War Mode Investment!! America is making big profits!!!!. THIS IS THE RIGHT TIME TO INVEST!!!
HVdlDpz_GgI • 2022-03-17
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Halo, selamat pagi. Kembali lagi bersama Benix. Kita kali ini akan membahas tentang saham mode perang. [Musik] Ya, dia bilang di WhatsApp, "Eh, thank you, Om Ben. Gua udah dapat nih, cuannya gua dapat untung hampir 30%." Dia bilang, "Dari lock hit terus ee ya gua bilang, ya sama-sama gitu." Jadi sebetulnya gua udah bagi juga sih sama teman-teman yang ada di YouTube ya, terutama gua pernah posting foto awal tahun ini. Foto gua lagi gendong pot bunga gitu loh. Ternyata ada beberapa orang yang udah nangkap kode itu dan dia beli. Nah, ini sebetulnya cocok untuk kalian kalau seandainya punya dana investasi yang cukup besar. Kenapa? Karena nilai transaksinya bukan cuma 10 20 triliun ya, tapi lebih dari 100 triliun. So, ini market cap yang sangat gede ya, enggak mungkinlah di Indonesia. Kenapa? Karang kalau di Indonesia 100 triliun lu taruh di saham-saham yang kecil gitu kayak Samudra Indonesia itu udah bisa langsung arah. Jadi memang game-nya beda kalau dana kita di bawah R10 juta, di bawah R00 juta. Dana kita di atas R miliar apalagi di atas R 1 triliun ini. Tapi salah satu peluang yang menurut gua ya memang kita bisa maksimalkan dengan baik. Peluang-peluangnya dari mana? Kalau kamu ingat dari tahun lalu gue itu udah bilang bahwa akan segera terjadi perang. Berkali-kali gua bilang lu harus segera masuk ke saham-saham yang berhubungan dengan perang gitu. Ya. Ya. Salah satunya ya saham sektor energi, saham sektor pangan gitu ya. Gua tahu sih beberapa dari kalian juga udah banyak yang cuan kan dari energi maupun pangan. Kalau kamu lihat lagi ya apa sih penyebab mereka bisa naik tinggi? Kalau lu lihat saham Agrolestari ya dari sejak awal tahun kita sudah naik hampir 20% lebih. Begituun kalau kamu lihat saham yang berhubungan dengan ee IMP misalkan yang punyanya Salim dia naiknya udah di atas kemarin sempat di atas 10% sampai 15% bahkan. Apa sih penyebabnya? ya penyebabnya yang pasti ya karena ada serangan dari negara besar yang namanya Rusia ke Ukraina. Apa yang kita bisa pelajari dari situ? Yang pertama sih dari yang gua lihat bagaimana kekuatan propaganda dari negara barat. Mereka kasih sanksi ekonomi kepada Rusia sedemikian besar. Bahkan produk-produk Rusia semua diband. Apa votka itu sudah diband minuman kesehatan dari Rusia asli. Lalu bank, jasa finansial, perusahaan asuransi dari Rusia semua diband. Bahkan kapal, kapal-kapal Rusia juga banyak yang sudah di-band. Mungkin sebentar lagi minyak dan gas juga bakal di-band. Di band itu disangksi atau dilarang. Ya, lu bisa lihat bahwa trennya akan ke sana sehingga kemudian bursa Rusia itu jatuh. Untung di Rusia ya cukup cerdiklah mereka freeze. Jadi bursanya itu ditutup per hari ini. Kalau seanda yang bisa jalan sampai minggu ini selesai itu udah 3 minggu berarti bursa Rusia ditutup. Kalau kita ngobrol ya sebetulnya dengan penutupan bursa Rusia, dengan perang yang terjadi di Eropa, kita itu harus lihat sebetulnya siapa sih yang diuntungkan. Ya, Rusia kita lihat rugilah mereka. Jelas Ukraina diserang juga rugilah mereka. Apakah semua orang rugi? Apakah tidak ada orang yang diuntungkan? Oh, salah. Lu jangan pernah lihat segala sesuatu itu menurut kacamata atau propaganda media. Nah, ini yang gua lihat. Media di Indonesia itu cuma bisa apa? Copy paste doang dari apa yang dibilang oleh CNN. CNN bilang apa? Mereka copy paste apa? Mereka enggak lihat yang alasan yang di belakang itu gitu, agendanya itu apa. Bahwa ini semua adalah propaganda. Gua mau bilang tidak peduli perang ya. Perang di mana pun pasti ada yang dirugikan dan pasti ada yang diuntungkan. Apalagi perang yang dilaksanakan atau perang yang disponsori oleh negara barat. Jadi kalau lu lihat siapa yang diuntungkan dari perang Ukraina ini, gua mau kasih lihat di layar. Lu sudah lihat di sini ini adalah 10 perusahaan militer terbesar di dunia. Dari 10 ini, lu tahu enggak? Dari 10 perusahaan militer terbesar di dunia, tujuh itu perusahaan Amerika ya. Ada Panteon, ada Bay System, ada General Dynamic, ada Boeing. Bahkan sampai yang terkenal namanya Lockheit Martin. Ya, mereka bikin bukan cuma pistol ya. No no. Mereka bikin canggih, mereka bikin rudal anti tank, mereka bikin misil, mereka bikin pesawat jet. Ini semua adalah perusahaan Amerika. Nah, lu tahu enggak kalau kita kupas ya satu-satu gua enggak akan bahas semuanya lah. Kita buat buy system lah. Bu system itu harganya 554. Sekarang harganya 723. Artinya apa? Sahamnya sudah naik 30% lebih, Bro. Itu ekstrem sekali. Kalau lu lihat lock hit Martin, salah satu perusahaan, bukan salah satu ini bahkan yang paling besar di dunia dari Amerika juga. Awal tahun ini pas gua posting itu harga sahamnya masih 340. Hari ini harga sahamnya 450. Jadi udah cuan 30% lebih. Ini gila banget. Kenapa gila? Karena lu tahu enggak itu artinya market cap, market capitalization dari Lockheit Martin itu udah naik 300 triliun lebih. Lu bayangin, Bro. Ini perang juga baru 1 bulan dia udah cuan 300 triliun lebih satu perusahaan loh. Masih banyak perusahaan yang lain yang berhubungan dengan miler. Jadi ini it's all about money. Apa betul Ukraina itu jujur, tulus, murni, suci seperti bayi? Ya belum tentu. Apa betul Rusia itu jahat, iblis, Putin, bandit, kriminal dunia? Apa betul? Belum tentu. Tapi at least itu agenda Barat yang mereka mau lu percaya. Kenyataannya ya kita tidak perlu tahu juga. yang kita perlu tahu apa sih agenda di balik propaganda itu ada di sini. Artinya apa sih? Pertama bahwa war is a goodis. Perang itu adalah bisnis yang bagus, Bro. Iya. Lu bisa cuan ribuan triliun dengan gampang hanya dengan orang lain yang perang. Yang perang siapa? Ukraina. Yang cuan siapa? Amerika. Ya, Bro. Lu jangan komen dong. Jadi lu tahu enggak semua CEO di Amerika itu juga udah tahu gitu loh. Sebetulnya Ukraina ini enggak benar-benar banget. Presiden Zelanski itu ketika dia menang pemilu jadi presiden, apa yang dia lakukan? Orang bilang kita harus dukung Ukraina pro demokrasi. Enggak. Zelanski jadi presiden, dia tutup tiga kantor berita media dia tutup yang tidak mendukung dia. Jadi dia sama aja di tiktor juga, Bro. Ukraina bikin-bikin eh laboratorium kimia, laboratorium biochemical itu bisa bikin jadi biowapon, senjata biologis. Siapa yang sponsorin laboratoriumnya? Iya, lu sudah tahu siapa? Amerika juga. Jadi ketika kemudian orang dukung Ukraina ya gua enggak bilang itu salah dan ketika Rusia bilang dia terpaksa nyerang Ukraina karena ada nuklir dipasang sama Ukraina. Ukraina mau join NATO nanti ditaruh peluncur nuklir di Ukraina. Gua juga enggak bisa bilang Rusia itu benar gitu loh. Namanya perang ya siapa yang setuju dengan perang. Tapi kalau lu lihat zaman dulu Uni Soviet juga pernah mau pasang nuklir di Kuba. Kuba itu dekat banget dengan Florida, negara Amerika Serikat. Apa ujung-ujungnya Kuba juga diserang? Kenapa ya? Karena Amerika saat itu merasa terganggu. pengalihan IS itu banyak terjadi ya. Lu teman-teman saham pasti udah tahulah beberapa media bisa dibayar utamanya di negara-negara Filipina. Gua gak bilang Indonesia, di Filipina media bisa dibayar, media bisa di-setting. Kesempatan ini nih jadi peluang nih buat NATO, buat Amerika Serikat. Buat apa? Buat mereka menutup-nutupi kejahatan perang mereka di Syria, di Iran, di Afghanistan dan lain sebagainya. Sekarang semua orang bilang Rusia itu bandit. Putin itu penjahat perang. Kalau lu lihat berita yang ada di depan bahkan detik news di situ sudah dibilang bahkan di Jerman juga propaganda yang terjadi Jerman apa? Mereka mengarahkan fokus kepada perang Ukraina. Di situ lu bisa lihat jelas di layar lu di detik.com juga dibilang Barat sudah enggak mau lagi ngurusin krisis yang terjadi di Afghanistan. Tahu enggak? Mereka selalu bilang Rusia itu kejam, Putin itu kejam. Tapi didatain nih lu bisa lihat 20 tahun perang terjadi 2001 sampai 2021 di Afghanistan itu tentara Amerika sama tentara NATO bikin kekacauan. Poraakoranda tahun 2001 sampai 2021 NATO itu menyerang Afghanistan. Korbannya sekali lagi gua ulangin ya, korban civilian atau penduduk sipil itu 70.000 lebih korban tentara Afghanistan yang tewas tentara dan kepolisian itu juga 78.000 lebih. So, kalau ditanya apakah artinya Barat itu betul-betul jujur, baik hati, penyelamat dunia, ya enggak juga. Tinggal kita pintar-pintar aja bagaimana menyaring berita yang disajikan gitu loh. Dan kalau kita lihat lagi di sini ini juga jadi peluang hebat bagi NATO. Kenapa? Tahun 99 kalau kamu masih ingat NATO itu pernah menyerang Serbia secara ilegal. Kenapa ilegal? Karena mereka tidak dapat persetujuan dari Dewan Keamanan PBB. Banyak yang dibom, rumah sakit dibom, tempat ibadah dibom, penduduk sipil dibunuh. Di Serbia, Albania, Yugoslavia, semua kacau. Tahun 99 itu masih baru buat saya. masih baru, masih fresh. So, kalau lu lihat media yang di Indonesia dengan media yang terjadi di Eropa Timur, khususnya kalau lu warga Serbia dan sekitar itu beda. Di situ mereka malah melihat ini peluang peluang bagi kita untuk balas dendam kepada NATO. Mereka bahkan udah bikin website, lu bisa lihat di depan, mereka ngumpulin pakai Instagram dan bikin website khusus bagi orang-orang yang mau daftar untuk bervolun menjadi sukarelawan ke Ukraina, membantu Rusia. Sebegitunya mereka anti dengan NATO. So, ini salah satu pelajaran kita ambil bahwa oh propaganda itu bukan cuma terjadi di dunia saham, ternyata di level bisnis tingkat dunia which is yang namanya bisnis perang ya propaganda itu perlu diedarkan. Nah, kalau gua lihat komentar-komentar media di Indonesia itu banyak yang condong menghina Putin, condong menghina Rusia. Mereka membabi buta membela Ukraina, membabi buta membela Amerika. Apakah itu ee buah keberhasilan propaganda Amerika Serikat? Menurut gua iya. Dan kita harus sikapi itu dengan seksama supaya kita bisa ambil langkah yang tepat. Contohnya apa? Dalam masa perang sepanjang sejarah itu harga minyak selalu naik. Nah, lu tahu enggak sih siapa produsen minyak terbesar di dunia? Amerika Serikat. Ah, jelas. Jadi, harga minyak naik ya dia cuan juga. Dan yang paling untung Arab Saudi. Jadi, kalau kita, gua mau kasih dulu gambarannya begini. Bagaimana perang ini menguntungkan negara-negara minyak ya. Contohnya di Arab Saudi digambar di depan di tanggal 4 Maret kemarin harga minyak itu sempat masuk ke harga di atas 120 bahkan sampai naik ke 130lar. Lu lihat perhitungan di depan tahun 2020 penghasilan Arab Saudi dari minyak itu hanya 145 biliun dolar. Tahun 2022 145 miliar dolar itu bakal naik menjadi 375 miliar dolar alias mereka cuan 150% lebih dalam 2 tahun ini. Tapi kalau lu bayangin perang ini cuma baru berlangsung hitungan bulan lah. Baru 1 bulan orang-orang udah cuan ratusan miliar dolar, Bro. Orang-orang udah banyak yang cuan ribuan triliun. Masa sih kita cuma jadi penonton? So, yang gua mau bilang apa? Kembali lagi ke foto yang di depan dan gua mau kasih lu gambaran di foto itu lu udah lihat gua gendong sebuah pot bunga yang bentuknya aneh. Lu tahu enggak yang gua gendong itu apa dan itu kenapa itu jadi viral dan kenapa saham kita bisa naik dan gua akan kasih jelas kenapa kita harus bisa memanfaatkan situasi ini. Khususnya gua mau berkomentar buat pemerintah Indonesia sih. Karena kan gua udah dari kemarin udah ngobrol udah dari jauh hari gua bilang lu harus invest di saham perang. Lu harus invest di industri yang berhubungan dengan perang. Kenapa? Kita harus melindungi kedaulatan bangsa kita sendiri. Yang lagi viral sekarang di dunia barat itu adalah ekspor jevelin. Jevelin itu rudal anti tank. Serinya FGM 148. Ini dibikin secara khusus oleh negara barat untuk menghancurkan tank. Ya tentunya tanknya siapa ya? Bukan tank Prancis dong, bukan tanknya Jerman dong ya. Tank-tank negara yang berseberangan dengan Amerika dengan Barat. Bahkan di majalah Forbes Rudal Jeevelin ini, ini bahkan sampai over, Bro. Ordernya kebanyakan, Bro. Gua selalu bilang sama lu, invest di bisnis yang sibuk nolak order. Jangan invest di bisnis yang sibuk cari order. Artinya dia susah jualan. Nah, bisnis ini, bisnis roket anti tank ini, itu bisnis yang bagus gitu loh. Ya, sekali lagi, perang itu bisnis yang bagus. Lu tahu enggak harga satu yang gua gendong itu harganya berapa? 175.000 sekitar 2,5 miliar lah. Kemarin baru aja kemarin dalam 1 minggu ee Amerika tuh itu udah ekspor 17.000. 17.000. R000 pot bunga yang bentuknya lonjong, cuy. 17.000 pot bunga lonjong itu udah diekspor ke Ukraina. Kalau kita hitung deh 17.000 jevelin dikali 2,5 miliar itu hasilnya 42,5 triliun. Lu bayangin, Bro. Bisnis apa, Bro? Dapat 42 triliun dalam 1 minggu, Bro. Bisnis perang, Bro. Ini baru satu alat, ya. Lu belum ngomong yang lain loh. Lu belum ngomong pesawat terbang, lu belum ngobrol kapal, laut, kapal tempur, rudal, obat, antinuklir, senjata kimia, dan lain sebagainya. ya bisnisnya pemiliknya ya dia juga dia juga. Ketika kita bikin video ini itu yang mau gua sampaikan bahwa belum terlambat. Gua memang udah bilang dari zaman kemarin sama teman-teman yang duduk di sana, lu harus segera investasi gitu. Lu harus perang. The war is coming. Perang datang. Perang akan datang. Udah dari tahun lalu gua ngomong. Tapi baru awal Maret gua baru diundang lagi jadi pembicara buat ngomong sektor pangan bahwa kita harus bisa bangun pangan Indonesia sesegera mungkin, secepat mungkin dan kita harus lakukan digitalisasi di sana. Banyak orang yang sukses dengan itu. Jepang berhasil dengan itu. Cina Cina bahkan sudah nanam pakai krypto. Jadi pakai teknologi blockchain untuk melakukan distribusi, untuk melakukan pemanenan dan menggunakan IoT ya. Internet of things untuk melihat kapabilitas dan daya kuat daya serap, daya vitamin tanah dan faktor cuaca dalam penanaman di sana. Jadi menurut gua ini hal yang tidak terelakan. Memang kita kemarin udah terlambat tapi ya gua sih senang gua udah boleh sharing sama teman-teman waktu di forum itu diundang. Maksud gua adalah gini, kalau gua aja manusia biasa gitu, gua udah bisa memprediksi dari jauh hari dari tahun lalu akan terjadi krisis pangan di Indonesia. Kita perlu segera investasi di bidang pangan di Indonesia. Gua aja bisa cuan gitu loh. Seharusnya kita juga bisa antipasi lebih awal supaya kita tidak terjadi krisis minyak goreng. Malu-maluin banget Indonesia surganya sawit tapi kita krisis minyak goreng. Enggak jelas. Aneh. Harusnya kita udah bisa prediksi itu dari kemarin gitu loh, bukan sekarang malah bingung. Lalu krisis kedelai. Aduh ini panjang banget ceritanya ini. Kasihan banget nih orang-orang yang pengrajin tahu tempe. Gua sorry banget gua baru dapat berita lagi terbaru fresh from the salah satu eksportir kedelai terbesar di dunia namanya Argentina. Argentina itu udah bikin surat larangan ekspor kedelai. Fresh from the oven, Bro. Jadi kita udah enggak bisa lagi impor kedelai dari Argentina. Siap-siap, Bro. Ini akibatnya nih kalau kita gagal mengantisipasi yang namanya masa depan. Menurut gua semua itu bisa kita prediksi, semua bisa kita kalkulasi. Kemungkinan terburuk apa ya? Kita stok aja lebih awal gitu loh ya. So what? Ini belum terlambat khususnya buat teman-teman investor. Sebetulnya kalau kamu enggak sempat beli saham-saham pertahanan, saham rudal, saham nuklir juga masih ada. Jadi guys, konten video ini kita bikin bukan artinya kamu sudah terlambat untuk investasi di saham mode perang atau saham-saham yang berhubungan dengan ee militer atau pertahanan atau persenjataan. No, masih banyak sektor lain yang namanya sektor energi dan sektor pangan. Yang gua dari tahun lalu gua udah bilang sama lu, beli itu, beli itu, beli itu. Sekarang kita sudah tahun 2022, gua melihat masih ada peluang untuk kita masuk ke sektor pangan dan sektor energi yang lambat terapresiasi oleh masyarakat. Ya, salah satunya karena adanya DMO, domestic market obligation dari Kementerian Perdagangan yang menahan harga saham sawit. Jadi, gua kasih pilihan nih sama kalian. Next, kita mau bahas saham energi, saham pangan atau kamu lebih suka kita bahas saham IPO yang namanya Gojek Tokopedia? Yuk, kamu jangan lupa like and comment di bawah ini menurut kamu next saham apa yang harus kita bahas? Apakah saham mode perang atau saham IPO yang namanya Gojek? Oke, guys. Kita tunggu ya komentarnya. Thank you buat kamu yang sudah nonton. Salam sehat, salam cuan. Bye bye. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]
Resume
Categories