Transcript
UERVVbvwNJ4 • 4 Alasan Penolakan Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto | Banyak Alasan
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0277_UERVVbvwNJ4.txt
Kind: captions Language: id [Musik] Penolakan terhadap usulan pemberian gelar pahlawan nasional untuk Soeharto bukan sekadar soal sentimen sejarah, melainkan soal tanggung jawab moral dan politik terhadap masa depan bangsa. Inilah empat alasan dari saya mengapa kita perlu menolak gelar pahlawan nasional untuk Soeharto. Alasan pertama, rekam jejak pelanggaran HAM berat. Sebagai pemimpin rezim Orde Baru, Soeharto bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran HAM berat yang terjadi. Di antaranya pembantaian massal 1965 diperkirakan lebih dari 500.000 Rib orang dibunuh secara sistematis tanpa proses hukum. Berikutnya ada penindasan di Timor Timur tahun 1975 sampai 1999. Invasi militer lewat operasi Seroja menewaskan 100.000 hingga 200.000 warga sipil Timor Leste. [Musik] Tragedi Tanjung Priuk, Talangsari. kasus penculikan aktivis dan kasus-kasus lainnya. Pemberian gelar pahlawan kepada orang yang bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan akan melukai rasa keadilan korban dan merusak moral bangsa. Alasan kedua, pelanggaran prinsip demokrasi dan kebebasan sipil. Selama lebih dari 30 tahun, Soeharto menjalankan kekuasaannya secara otoriter. Di antaranya menumpas oposisi lewat kekerasan. dan represi. Membungkam pers, membungkam kebebasan berpendapat dan membatasi kebebasan berorganisasi. Memanipulasi pemilu dan memperalat hukum demi mempertahankan kekuasaan. Memberi gelar pahlawan kepada tokoh utama Orde Baru. Sama saja dengan memberi legitimasi pada penghancuran nilai-nilai demokrasi. Saya mau tanya, mengapa presiden di Indonesia cuma satu? Padahal Indonesia satu. Kenapa kamu tanya begitu? Hah? Kenapa? Karena siapa? Kamu tanya begitu. E, siapa yang suruh siapa? Hah? Alasan ketiga, korupsi dan nepotisme skala besar. Soeharto, keluarga dan kroninya menguasai jaringan bisnis dan menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya. Tahun 2004, Transparensi Internasional menyebut Soeharto sebagai kepala negara paling korup di dunia dengan dugaan korupsi 15 hingga 35 miliar US Do. Korupsi bukan sekadar penyimpangan, ia adalah pengkhianatan terhadap rakyat. namanya Soeharto, jenderal bintang lima yang tidak pernah dipilih langsung oleh rakyat, tetapi berkuasa selama 32 tahun tanpa jeda. Alasan yang terakhir, alasan keempat, pahlawan nasional harus mewakili nilai-nilai terbaik bangsa. Gelar pahlawan nasional bukan sekadar penghormatan simbolik. Ada nilai yang ingin kita wariskan. keberanian, pengorbanan, kejujuran, keadilan, dan komitmen terhadap kemanusiaan. Soeharto bagaimanapun perannya dalam pembangunan ekonomi, dia tidak dapat mewakili nilai-nilai itu secara utuh. Apalagi jika ditimbang dengan kerusakan sistemik yang diwariskannya hingga hari ini. Menolak gelar pahlawan untuk Soeharto bukan soal membenci masa lalu, tapi tentang melindungi masa depan. agar kita tidak mendewakan kekuasaan yang merusak prinsip keadilan. Itu tadi empat alasan dari saya menolak gelar pahlawan nasional untuk Soeharto. Kamu pasti punya alasan lainnya. Tambahkan di kolom komentar agar kita punya lebih banyak lagi alasan.