Kind: captions Language: id [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] gunung memiliki peranan yang penting bagi peradaban manusia dalam naskah-naskah kuno gunung dianggap tempat suci pusat yang menjaga keseimbangan dunia tujuan bagi para resi dan pujangga yang mendaki untuk mendalami ilmu kehidupan mereka meyakini di tempat yang tinggilah bersemayam kerendahan hati di ujung barat Pulau Jawa tepatnya di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten terdapat tiga gunung purba yang dikenal dengan nama akarsari asupan karang dan pulaosari gunung pulaosari merupakan gunung api purba yang keberadaannya telah disebut-sebut ada sejak abad ke-15 dalam naskah tangtu panggelaran sebagai kailasa Pulau Sari yang memiliki ketinggian 1346 m di atas permukaan laut juga memiliki banyak ketinggalan sejak masa prasejarah berupa cagar budaya seperti menhir hingga dolmen jejak peradaban kerajaan Sunda bercorak Hindu Buddha seperti Arca hingga makam-makam para pemuka agama Islam menjadi bukti bahwa manusia telah lama berbagi ruang dalam harmoni di Gunung Pulosari saat ini pendakian Gunung telah menjadi tren di kalangan muda-mudi namun banyak di antaranya melakukan pendakian sebagai sebuah pembuktian eksistensi diri atau narsisme semata kebanyakan dari mereka melakukan pendakian bukan untuk mendalami ilmu kehidupan tapi untuk kesenangan belaka Hal itulah yang membawa kekhawatiran para pemerhati gunung di Indonesia salah satunya Asep Rahman tokoh pecinta alam yang mulai mendaki gunung Pulosari sejak tahun 1994 selama itulah ia banyak menyaksikan perubahan di Gunung Pulosari [Tertawa] [Musik] [Tertawa] [Musik] masuk Pandeglang Melihat wilayah Pandeglang yang ada beberapa gunung yaitu Gunung Karang asupan Pulosari yang sekarang e dikenal akarsari mulailah jiwa SMA saya waktu itu mulai Wah kalau naik gunung kayaknya puas nih di sini tahun 94 saya mulai mendaki gunung Pulosari yang pada saat itu masih hutannya masih jauh berbeda dari sekarang Putri itu masih banyak e satwia seperti makaka atau k ekor panjang berawal dari situ para pendaki gunung yang memang nyari konten dengan para pendaki gunung yang memang memang khusus ingin merubah karakter atau ingin merubah mindset pendaki gunung itu keren sebetulnya bukan hanya naik gunung foto-foto buang sampah sembarangan tapi Mereka dididik untuk naik gunung itu belajar dari segala segala macam kesulitannya gunung pulaosari sebelah baratnya ya awalnya yang namanya Curug Putri itu hutan sekarang itu sampai hampir ke kawah itu sudahah mulai kebun Jadi sebetulnya kadang-kadang Saya pengin nanya ini kebijakan Siapa yang ada di ee lahan-lahan pegunungan itu sampai sampai perkebunan warga itu sampai ke atas bukan apa-apa sih sebetulnya kita melihat e kondisi alam sekitar yang artinya sumber air tanah pasti akan berpengaruh dengan pembalakan hutan yang tanpa izin ataupun yang mungkin berizin tapi izinnya tidak jelas terdapat banyak kampung yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan di pulauari salah satunyaalah kampung cilentung sebagian besar penduduk di wilayah pulaosari mayoritas masyarakat Kampung cilentung menggantungkan hidupnya melalui bertani atau berkebun namun melalui tangan sujaai salah satu pengelola wisata alam gunung polosari Kampung cilentung berkembang hingga digadang sebagai salah satu destinasi terbaik oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pandeglang pada tahun 2017 sektor pariwisata menjadi Harapan Baru bagi masyarakat Kampung cilentung fenomena ini mengarah pada pergeseran mata pencaharian penduduk seiring bertambahnya pekerjaan baru untuk mendukung wisata pulausari namun Ambisi untuk menjadikan pulaauari sebagai destinasi utama pariwisata di Pandeglang masih terkendala oleh berbagai persoalan tata kelola yang belum mengindahkan aspek lingkungan menjadikan aktivitas wisata tak lagi selaras dengan alam kecemburuan masyarakat menambah persoalan dalam berbagai ruang hidup di Gunung pulaosari hal ini diperparah dengan terjadinya longsor pada tahun 2017 tepatnya di bulan Des Desember Harapan Baru masyarakat untuk meningkatkan ekonomi harus terhenti seiring ditutupnya wisata alam gunung Pulosari pada tahun 2017 kejadian longsor di daerah Curug Putri ya kalau kalau kata ada ada patahan lah ada patahan tapi yang pastinya itu longsoran karena pembabatan hutan aslinya terlihat longsorannya itu adalah ak akakar pohon yang yang EE menumpuk di satu titik yang memang juruk Putri itu curam gitu dengan mengatasnamakan e gara-gara pendaki gara-gara yang naik ke gunung masyarakat lebih menyalahkan kepada pendatang yang dibilang suka bikin kemaksiatan suka bilang sembrono di di tempat wisata bagi saya itu tidak tidak relevanlah Tempat wisata mana yang tidak bisa dijadikan buat hal-hal yang negatif seperti itu tinggal kitanya aja menempatkan diri bahwa memang Gunung itu bukan tempat seperti itu hanya manusia sendiri tidak bisa [Musik] diceah ini Tadinya tempatiran ini di mana parkiran terus ini apa nih parkir ini apa nih ini tempat apa dulu kolam ya oh kamar mandi di sini kalau itu dulu tempat Apa itu musala musala I pos S pos dua Curug Pos 3 itkawa 24 jam dulu ngontrol di sini ya dulu sini tempat pos kedua pos kedua ya dulu Teh para pendaki di sini regisnya di sini apa gimana tah Iya di di sini posisi di apa di pos di lagi kumpul-kumpul sama teman terus ada suara yang guduk-guduk gitu itu ternyata itu longsor wtu itu wisatawan ramai Iya semua orang itu pada teriak semua pada bubar Semuanya yang ada di apa lagi pada mandi semua itu orang pada teriak terus kabur semua itu terjadinya seperti itu dari situ penutupan jalur pendakin langsung ditutup berar Iya langsung ditutupah tadina waktu s terbuka Alhamdulillah Sisil ker jadi untuk hari-hari biasa kan ada pemasukanya ukurbel rokok mah Tapi sekarang kalau udah penutupan sekarang pengangguran gitu urut urang kitu ngar pariwisata bisa ngopi bisa ngariung jeaturan tapi kari barang tutup pariwisata Kanu bisa warah warungarung [Musik] jadi Tad Alhamdulillah masalah parawisata masih berjalan mah budak-budak Leutik balik sekolah bisa nyingjing Aqua jualan kar warga ya ceritanaarga Te Aya pemasukan kaarakat [Musik] dimanfaatkan terus ada ada bahasa dirawat tidak dimanfaatkan ada satu lagi tidak dirawat tidak dimanfaatkan itu lebih berbahaya lamun dirawat tidak dimanfaatkan itu bagus cuk urang mah karena kan tujuannya untuk menjaga tapi apakah mampu gitu Kak kecamatan kabupaten atau Desa sebetulnya itu kejadian longsor itu bukan yang pertama kali itu tahun 2017 itu sebetulnya kejadian yang ketiga yang pertama terjadi longsor itu tahun 2016 terjadi longsor cuman longsornya pada malam hari jadi waktu itu sepi pengunjung tidak tidak ada yang tahu langsunglah kami selaku pengelola dirapihkan gitu nah terjadi longsor lagi yang kedua itu pada waktu subuh subuh itu sebetulnya longsor yang paling besar itu yang kedua pada waktu subuh sama seperi pengunjung pas kami selaku pengelola naik ke atas di sana banyak puing-puing material longsoran akhirnya kami rapihkan nah yang terjadi longsor di tahun 2017 itu yang ketiga kalinya setelah terjadinya longsor kami selaku pengelola yang pertama dilakukan penutupan yang pertama kami e ee tujuannya untuk lakukan rebuisasi dulu yang terjadi longser itu biar tumbuh dulu pohonnya baru setelah jadi setelah pulih lagi kami buka lagi sebetulnya kalau jalur sih sebetulnya tidak terganggu ee sebetulnya memang saya akui si waktu tahun 2017 itu pas terjadinya longsor itu pengunjung kan sangat banyak gu ya jadi di setiap minggunya enggak kurang dari 800 Jadi mungkin kami juga di situ banyak kekuranganlah selaku pengelola yang pertama ee dari pengunjung itu terlalu bebas guu jadi si pengunjung ini tidak ada yang mau naik kami skrining Terus eh laki-laki perempuan tidak ada guide gitu jadi jadi bebaslah Gitu Ee mungkin itu salah satu kesalahan kami juga gitu selaku pengelola gitu dan juga tidak waktu itu tidak dibatasi gitu itu kesalahan kami juga sangat disayangkan bahwa Gunung ini sebenarnya gunung yang bersejarah sangat takut kami kalau Gunung itu hanya dipakai hura-hura setelah habar khabar maka kami cek bersama ternyata benar bahwa di kawa itu semacam dibuat perkemahan terjadilah perkemahan tersebut bahkan ini bukan menduga deh ya bukan menduga bahkan kadang-kadang ada satu tenda seorang laki-laki dan perempuan itulah berarti kami beranggapan itu bukan pencipta alam itu sebetulnya pada hakikatnya merusak alam maka kami mengan perkumpulan yaitu para desa dan tokoh masyarakat bahwa Gunung ini ditutup yang keduanya makanya ditutup itu sangatsangat itu jadi kamu ituyaar R jugan masarakat susulan masyarakat itu susulan masyarakat per daerah ditutupnya akses pariwisata membuat masyarakat kehilangan pekerjaan dan sebagian memilih kembali merambah hasil hutan di kawasan pulauari ya itu mungkin pak ya namanya di sini yang Maun bikin rumahlah panggunglah sekarangsekarang inilah rumah jadi begini juga Kalau dulu kan hampir hampir atas semua panggung Ya saking orang kecilnya kan kita mau beli enggak punya uang kan tomatis nebang kayu satu dua mah ya gitu juga tetap izin karena yang jaga utan ibaratnya kecuali kita buat jual apaayah he untuk kepentingan pribadiah Iya itu untuk dipak lah untuk memperkaya lag kalau untuk dijual mah intinya ya Enggak Enggak di sini tap anu sabenerna mah Eta anu longsor Sanes garapan masyarakat I Sanes ya pertamanya itu Curug yang longsor tahu dapat beberapa hari itu gunungetak retak itu bukan sedikit panjang juga bukan garapan bukan bukan kondom juga ngelambak sampah mata air yang tercemar kemaksiatan dan kerusakan lingkungan sebagian masyarakat percaya hal sepenuhnya diakibatkan oleh pariwisata sebagian mendukung kebijakan penutupan akses wisata permanen sebagian menuntut pariwisata kembali dibuka ditutupnya jalur akses dari kampung cilentung memicu beberapa Kampung termasuk Kampung Parigi membuka jalur pendakian ilegal ke Pulosari yang sekarang di 2022 semenjak 2017 ditutup puli untuk Kecamatan se Des Parigi Kampung parianta bulan Juli sudah mulai dibuka untuk umum Walaupun ada pro dan kontra tapi e Animo Animo para penggiat alam yang memang kangen dengan pulauari ya akhirnyati Ya saya rasa sekarang yang jalur yang aman buat pembakian umum kalau di adanya dibuka jalur dari parianta saya pribadi orang cilentung itu saya enggak sepakat yang pertama kami tidak bisa kontrol tidak bisa kontrol pengunjung itu seperti apa yang naik dari parianta ya minimal harus ada pemberitahuan ke masyarakat cilentung sistemnya Seperti apa kami juga khawatir takutnya malah lebih parah yang dari kemarin gitu Kami memohon kepada aparat dan Al ulama para Kiai tolong dihimau supaya Jangan dibuka tapi ternyata itu masih dibuka Ibu pintu belakang ditutup depan ditutup ternyata Jalan Jendela jangan sampai dibuka lagi sudahup diantar bapak camat kami bisa menolak masyarakat desa cilon Um jadi kamu itu musyawarah kumaha carana jadi supaya kami rtw kompak jadi supayalak gunungosari ah dibuka aksi sepihak ini menjadi masalah baru yang semakin memicu keuruanyarakatit siapa yanging berhakola pulari Kecamatan didorong untuk melakukan penutupan akses dan berkoordinasi dengan Perhutani dan Kecamatan lain ya mungkin kami hanya cukup menyampaikan saja aspirasi itu Tapi secara action secara tindak lanjut kita tidak bisa apa melakukan penutupan dengan serta-merta karena banyak hal yang lebih bermanfaat yang bisa diperoleh dari ee pemanfaatan gunung Pulosari gunung ditutup masyarakat aman nyaman Tam gitu sare ngun gitu tapi lamun gunung dibuka masyarakat resah jadi Siap kami munkan seterju set tolong bilangin ke pusat tolong usahakan harus karunya k Desa masyarakat cilentung gunung Cu Putri Jangan dibuka ketiadaan peran pemerintah dalam menyelesaikan persoalan di pulusari membuat konflik kepentingan dan pergesekan ruang hidup di pulausari semakin runcing sebetulnya gini saya selaku asperi sudah menunggu kemarin itu menunggu dibuka bersama-sama ya karena apa maksudnya kan harus ada sah ke atas itu karena harus tetap kita sebagai pengol pengola hutan itu kan harus tahu ya Karena kalau kita dikel oleh purutani ini kan Berarti ada tiketnya masuk ada asuransinya sementara ini kan tidak ada nih hanya Mungkin selumput-selumputan gitu aja perhatian pemerintah terhadap kerusakan lingkungan di Pulosari muncul pada tahun 2003 melalui keputusan menteri kehutanan nomor 195 kpts-2 romawi/ar23 status hutan di Pulau Sari dibagi menj a yaitu hutan produksi dan hutan lindung Banyak masyarakat yang tidak mengetahui mana yang bisa dikelola dan mana yang termasuk hutan lindung gunung Pulosari disebut memiliki kerusakan yang paling parah di kabupaten Pandeglang 65% hutan di kawasan hutan pulausari telah gundul sehingga hanya 35% yang tertutup vegetasi hutan kalau pen pas ada penunan pohon yauman kan tidak signanyakh kita bararh m sama-sama menghijaukan karena kan namanya gunung tetap ya sebagai paru-paru dunia ya kita harus sama-sama sadar termasuk orang purutani masyarakatnya juga termasuk aparatan juga jadi jangan dititik beratkan ke perutani kayu [Musik] kayu faktanya kalau di dinas lingkungan hidup provinsi itu di tahun 2003 ya 2003 itu yang saya ee saya duduk ini adalah masuknya ke sebetulnya kawasan hutan lindung hutan piku jauh di bawah di bawah Hutani jauh adanya mungkin lebih dekat dengan e perumah perumahan penduduk hanya saja ternyata hutan lung itu sudah dijadikan seperti hutan produksi Kiara Lawang itu hutan yang salah satu hutan yang apa sekarang dulunya itu gimana sekarang gimana k hutan itu mah Luwung tutupan Pah sana luung tutupan jadi ah engak bolehup sekarang dari tahun ke tahunin ke atas kebunnya yang Mahoni kemarin ditebang diiam ya harusnya enggak boleh ditebang ya sengaja dulu apa gimana didimin gini sengaja sengaja udah adem tarik Mahon yang ditebang tuh Mahon tuh waktu Atan ke sini waktu masih ada kira-kira Tahun berapa Enggak ini mah baru baru ya baru sekitar 2 bulan lah oh gede [Musik] kanernyaangan aja tidak sinkron dengan kalau sering dikontrol mungkin tidak akan terjadi pembalakan seperti itu bisa dianulir itu kira-kira sampahnya baru apa sudah lama baru ini bagi para pendaki ya khususnya yang wisata Kalau mungkin kalau yang pendaki yang mungkin hanya tujuannya pendidikan atau penelitian mungkin tidak akan berpengaruh padaagaman hanya oleh e pendaki-pendaki yang tujuannya wisata yang hanya sekedar refing itu mereka tidak diberi pengetahuan tentang kalau ke gunung itu dilarang meninggalkan Apun selain jejak kerjaasama antara masyarakat sekitar dengan e pemerintah daerah dan juga e lebih ditekkan aturan mainnya ya aturan gimana pengelola gimana gitu pihak Desa gimana Perum Perhutani Seperti apa gitu kenapa tidak bisa daerah lain pun bisa kenapa pulauari tidak bisa dibuka untuk wisata hanya saja mungkin perlu pengawasan yang ketat terusnya kontrol yang ketat juga kalau itu dijaga mungkin pulauari Ee tidak beda jauh dengan tempat-tempat wisata hutan gunung lain lainnya menyarankan pemerintah ikut dalam untuk menjaga pulaosari ini jangan sampai ee gunung pulaosari hanya ditutup tapi tidak dikontrol wilayahnya harapan ketika dibuka memiliki aturan-aturan yang tegaslah dari pihak sana harapannya eh ketika jalur Sakti ini dibuka kejadian 5 tahun ke belakang itu tidak terulang di Sakti itu sih harapannya hutan dan gunung pulaosari masih menjadi bagian rumah bagi berbagai flora dan fauna endemik jika bercermin dari sejarah Gunung merupakan sebuah tempat yang begitu dijaga oleh setiap manusia yang hidup di dalamnya saat ini di era modern seiring perkembangan zaman yang semakin pesat sudah sepatutnya Manusia berbenah tak lagi saling menyalahkan untuk menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan semesta an di [Musik] pulusari di ujung barat Pulau Jawa gunung pulaauari menyimpan penuh misteri jejak peradaban menjadi kunci dalam maknailasa di setiap sunyi ruang yang menyimpan keindahan pepohonan menjulang tinggi satwa mengintai kepunahan Akankah manusia menyadari pola kehidupan Selaras kini saatnya gunung perlu diperhatikan bukan hanya memanfaatkan sebab sakitnya gunung bukan karena alam melainkan manusia yang ingin dirinya terjebak dalam egosentris [Musik] Curuk Putri sumber kehidupan bagi mereka yang membuttuhkan peradaban Megalitikum adalah bukti adanya ekosistem keseimbangan buka mata buka hati dan pikiran jadi Hidup bukan berarti merawat melainkan keselarasan jiwa pada dirinya dengan alam sekitar