AKSATRIYA: The Forgotten Beast
-8D-c8jjtjU • 2023-09-20
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
hutan tidak pernah membenci manusia
sampai akhirnya terdengar berbagai
bencana yang datangnya dari hutan larang
sampai hari ini sepertinya hutan mulai
lemah terlihat dari berbagai kerusakan
yang dialaminya ini kisah tentang Satria
penjaga hutan yang berada di Gunung
Galunggung sedaningsih
[Musik]
[Tertawa]
dari banyaknya berita tentang kerusakan
Saya memutuskan untuk mengetahui
penyebab dari adanya kerusakan hutan
tersebut
dimulai dengan gunung gembung
sedaningsih yang berkaitan dengan mitos
Aul yaitu sesosok makhluk penjaga hutan
yang terkenal pada zaman dahulu
pamitan
[Musik]
Saya dalam perjalanan menuju
tempat Satria bersemayam tepatnya di
Gunung gembung dan Ningsih
kawasan Ini seharusnya menjadi hutan
larang atau area konservasi
area yang tidak terjamah oleh manusia
tetapi faktanya seperti ini
[Musik]
yang terakhir
saur nama dari awal teh ka hanap nagami
[Musik]
Ibu Sri mengatakan pada saya bahwa sosok
Aul hanyalah cerita belaka
cerita yang dikarang untuk
menakut-nakuti masyarakat memasuki hutan
tetapi hari ini kenyataannya berubah
mereka berani memasuki hutan bahkan
mengolah kawasan hutan
[Musik]
selanjutnya saya akan bertemu dengan Pak
Agus seorang yang mengetahui tentang
adanya bencana alam pertama kali
sebagai bentuk musibah dari adanya
kerusakan hutan di Gunung gembung
sedaningsih
tanaman
[Musik]
Cibitung
masyarakat
saya meninggalkan Pak Agus dengan
perasaan bingung mereka seolah menutup
mata akan adanya longsor dengan resiko
lainnya yang akan terjadi ketika merusak
hutan tetapi mereka tetap mengolah
kawasan hutan tersebut demi bertahan
hidup
[Musik]
Bagaimana jika mitos alur menang dari
hilang mitos haul Danau Aur yang
apa yang terjadi selanjutnya Hutan
Larangan hilang malah
Allah longsor tahun 2015 di Kampung
Cibitung
Bagaimana jika Allah hanya sedang
bersembunyi
bagian maneh terus
[Musik]
sarebus
di Kampung Cibitung warga masyarakat
[Musik]
saya percaya bahwa ketika kita melanggar
sebuah aturan maka akan terjadi sesuatu
begitu pula dengan mitos dulu masyarakat
percaya terhadap mitos dan ketika
melanggarnya yaitu merusak habitat sosok
Aul atau kawasan hutan larang maka akan
terjadi mamala atau musibah yang akan
datang
saya akhirnya harus bertemu dengan
penulis buku sadar kawasan yaitu pepep
Didin Wahyudin Yang mengetahui
penjelasan kerusakan dan mitos Aul
secara ilmiah
jadi mitos awal sih kurang memang nggak
ada bentuk reelnya
mitos aul-aul kan manusia berkepala
Serigala dan menghadap ke belakang itu
nggak ada hanya ada di pikiran
masyarakatnya saja yang rawan
yang menjaga etika masyarakat Bagaimana
memperlakukan lingkungan khususnya
situasi
pemikiran masyarakat
Bagaimana cara masyarakat memperlakukan
alam itu cenderung destruktif
sebagai tempat
yang gitunya
tidak lebih hanya diperlakukan sebagai
tempat perputaran ekonomi perubahannya
bisa disebut kerusakan
kerusakan ada dua kerusakan dari pola
pikir mengakibatkan kerusakan
tapi kesadaran itu penting bisa
mengurang merasa diawasi ya merasa
diawasi jangan-jangan awal teh Aya
Apakah urang berani tuh ngerusak imahna
tempat dia itu tempat dia berkembang ya
tempat dia hidup secara keseluruhan itu
dan kita punya kesadaran bahwa
nya
dari kesadaran
kolektif masyarakat itu memunculkan satu
sosok untuk dijadikan manifestasi air
Epic dalam bahasa Bali untuk penjaga
kawasan agar tetap Lestari kebetulan
lebih mendalam
keberadaan mitos gaul itu Sarua dengan
keberadaan undang-undang di zaman ayeuna
kan naon
jaga tempat dimana mitos alur itu itu
[Musik]
dulu masyarakat
menganggap haul itu sebetulnya itu
penting Ayah bungkilkan atau paling
penting fungsi awal ini bekerja dengan
Baiknya apa fungsinya fungsinya sebagai
secara struktural mengatur masyarakat
agar ia disiplin untuk tidak merusak
lingkungan namun sekitar
kita
tapi kepercayaan masyarakat terhadap
mitologi
pembukaan lahan oleh masyarakat Seperti
yang bisa disaksikan sekarang hampir
semua sekeliling hutan sudah
dibuka hutannya ini benteng terakhir
[Musik]
sebagian besar karena Ia memang terjal
pisan
di saat yang sama
Kampung Cibitung yang dulu jadi tempat
urang penelitian sekarang sudah rata
dengan tilang sudah hilang Ternyata
kalau nggak salah tahun 2014 atau 2015
terjadi longsor tepat di atas
perkampungan Cibitung yang longsor itu
datang dari hutan larang yang dulunya
disakralkan sekarang sudah di Babatan
jadi ternyata mamala itu Ayah
kesadaran itu justru yang paling penting
bentuknya bisa Naon wae
manifestasi etik itu bagi jaman baheula
Mungkin cukup kupamali manifestasi
etiknya seperti itu seperti pemenang
micin buntah kewalongan pamali sirih
jarian manifestasi zaman dulu gitu Tapi
kan urang berubah jadi masyarakat modern
konon yang menyebutkan Wah mitos juri
jarian
[Musik]
akhirnya orang Boga masyarakat mutakhir
masyarakat modern Boga persoalan kan
masalah lingkungan termasuk masalah
sampah di sungai
nyien manifestasi Anyar berupa naon
konstitusi
90 barangsiapa merusak hutan
5 tahun penjara dan denda 5 miliar
pertanyaan paling sederhana mana Nu
paling Sinan bagi manusia modern
atau denda 5 miliar dan penjara sekian
tahun 5 miliar
[Musik]
faktanya kerusakan tetap terjadi
walaupun segala aturan telah
diberlakukan
hidup menjadi antroposentris Satria dan
aturan hanyalah panah
[Musik]
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:21:49 UTC
Categories
Manage