Transcript
O4m1_JjX6NM • MENCARI TITIK TEMU: Konservasi Vs Ekonomi Nelayan di Alor, NTT
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0220_O4m1_JjX6NM.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
pemerintah tidak pernah melarang
masyarakat untuk melaksanakan aktivitas
apapun dalam kawasan boleh melaksanakan
tetapi sesuai dengan aturan
tinggi lagu kalau tuna bermain ya kita
memancing guna datang kalau pas meeting
untuk hiu punya ya kita tetap mancing
hiu yang penting apa saja yang kita
menghasilkan yang ketiga kalau kita
sudah di laut persiapan alat kita itu
kan sudah siap semua
kebebasan yang bertanggung jawab
untuk berhenti untuk berhenti menangkap
tiup tikus maka akan Tikus Dan jika
tertangkap dan jika
ditangkap akan dilepaskan akan
dilepaskan
[Musik]
Kabupaten Alor Surga Di Timur Matahari
merupakan sebuah kabupaten di provinsi
Nusa Tenggara Timur secara geografis
letaknya berbatasan laut dengan Timor
Leste
Kabupaten Alor memiliki kawasan
konservasi perairan seluas
276.000 hektar wilayah laut yang
ditetapkan pada tahun 2015 sebagai
kawasan konservasi perairan selat Pantar
dan laut sekitarnya Upaya ini dilakukan
untuk melindungi dan melestarikan sumber
daya ikan yang ada di wilayah laut
Kabupaten Alor kawasan konservasi
perairan ini dikelola langsung oleh
dinas Kelautan dan Perikanan provinsi
Nusa Tenggara Timur maksud dan tujuan
dari kawasan konservasi ini adalah
dilindungi tetapi tidak melarang
masyarakat untuk menangkap Artinya bahwa
boleh melakukan aktivitas di dalam
kawasan konservasi tetapi sesuai dengan
aturan yang ada Dan harus menangkap ikan
yang tidak dilindungi
dengan
nelayan menangkap duit tikus Baik terima
kasih untuk masalah hiu tikus awalnya
memang untuk hiu tikus ini belum
dilindungi secara penuh tetapi hiu tikus
ini dilindungi terbatas dia termasuk di
dalam apendix 2 sehingga kami sebagai
pengelola dalam kawasan konservasi
selaku suop untuk menjaga sehingga hiu
tikus jangan sampai punah maka Kami
menghimbau kepada masyarakat agar tidak
boleh menangkap atau mengambil hiu tikus
ada aturan yang mengatur rupa yang boleh
mana yang tidak meskipun pemerintah
sudah menghimbau penangkapan hiu tikus
di Alor telah lebih dulu dilakukan sejak
50 tahun terakhir oleh nelayan di dua
desa yaitu Desa walu dan desa Ampera
salah satunya adalah Mustafa
persiapan alat kita itu kan sudah siap
semua untuk mau hiu hiu untuk ikan merah
ya mau tuna semua itu kita sudah siap
nilai ekonomi hiu tikus yang dirasa
cukup untuk memenuhi kebutuhan ekonomi
membuat nelayan menangkap hiu tikus
sebagai salah satu tangkapan utama
kita tarik satu ekor saja ya hasilnya
sudah lumayan juga
itu hiu karena dia punya kalau kita
kasih pemborong ya itu sekitar 3-400.000
jual sendiri Tapi kalau macam ibu yang
jual itu kan bisa target bisa dapat
600 700 ribu dalam satu ekor itu ya
kalau dia punya sirip kan dulu kan
sampai 200-an juga itu jadi satu ekor
tuh juta mau dapat itu namun sayangnya
sebagian besar dari hiu tikus yang
tertangkap dalam kondisi hamil
triser Shark Indonesia mencatat sebanyak
126 hiu tikus betina berhasil di
daratkan dan rata-rata mengandung 2 ekor
anakan hiu tikus permasalahan tersebut
mendorong Treasure Shark Indonesia salah
satu angio lokal di Alor bersama-sama
dengan pemerintah Kabupaten Alor dan
pemerintah provinsi untuk melakukan
upaya konservasi sehingga keberadaan hiu
tikus di Alor tidak punah
dari tahun 2018 kita melakukan
pendekatan dengan nelayan tidak lupa
bekerja sama dengan pemerintah Desa toko
agama dan tokoh masyarakat untuk kita
terus edukasi dan Karena dia sudah
terancam punah penting kita menjaganya
jadi bersama dengan nelayan untuk kita
edukasi kira-kira nantinya kalau mereka
berhenti untuk menangkap hiu tikus bisa
tidak mulai STI Turun Ini mulai ngobrol
kita
runding bersama cerita begini-begini
dikasih bantuan untuk berhenti dari itu
Ya kita juga namanya pemerintah itu kan
dia sudah melarang ikut dan tidak ikut
pasti satu kali saat kan pasti dilarang
Kita kan sudah pikir begitu jadi lagi
bagus yang kita ikut apa yang diberitahu
ikan lain pun kita bisa
untuk hidup yang penting kita rajin
semangat mencari begitu Kemudian pada
tahun 2021 terdapat 9 nelayan hiu tikus
di desa lewalu dan Ampera yang
berdeklarasi untuk berkomitmen tidak
lagi menangkap hiu tikus dan turut
menjaga hiu tikus
Desa menyatakan
untuk berhenti
menangkap hiu tikus
dan jika tertangkap
akan dilepaskan
sembilan nelayan ini 5 diantara mereka
itu mereka mendapatkan bantuan body 2
diantara mereka itu mendapatkan bantuan
mesin dan 2 lagi itu mendapatkan bantuan
modal usaha Mustafa teibang adalah salah
satu nelayan yang berkomitmen untuk
berhenti menangkap hiu tikus kini
Mustofa taibang menangkap ikan tuna dan
ikan merah namun setelah bertansi ia
kerap kali mengeluhkan pendapatannya
yang menurun
atau apa saja saya juga kurang tahu juga
yang penting sementara ikan tidak
mahal kita keluar kan butuh minyak beli
apa makanan untuk anak-anak jamin untuk
dapur atau tidak anak sekolah Dapur Kita
juga butuh rokok kita
yaitu anak dari Mustofa taibang turut
menyuarakan keluh kesah yang ayahnya
rasakan selama dua bulan belakangan ini
jadi
yang sekarang ini orang tua saya rasakan
mungkin bukan orang tua saya saja ya
Abang ya masalah keuangan masalah
penghasilan itu
sangat mengganggu demi mendapatkan dua
sudut pandang kami pun mendapatkan
klarifikasi dari Treasure Shark
Indonesia
memutuskan untuk mereka berhenti
menangkap hiu tikus dan beralih kepada
Tuhan
kita memang butuh proses untuk melihat
dan mengidentifikasi jadi Emang selama 2
tahun itu melihat bahwa ketika mereka
berhenti pasti ada peningkatan ekonomi
yang bisa kita lihat dari pendapatan
ekonomi mereka bisa meningkat adalah
dari mereka punya hasil tangkapan atau
dari mereka punya data ya jadi memang
dari setiap penggalan itu harus
mempunyai data tapi kalau memang dilihat
ketika ada nelayan yang mereka aktif di
laut dan aktif mencatat cenderung
pendapatannya meningkat tapi memang
mereka mengeluh untuk kami pendapatan
turun bahkan kami
drastis turunnya itu Ketika kita melihat
ternyata oh mereka lebih aktif di darat
atau mereka jarang melaut mereka lebih
aktif mungkin ada activity kadang-kadang
kerja rumah atau ke kebun atau ada
activity di darat yang mengharuskan
mereka untuk tidak ke laut begitu atau
bisa juga dari hasil tangkapan mereka
yang tidak tertata dengan baik ikan tuna
memang memiliki nilai jual yang jauh
lebih tinggi Hal itu juga yang dirasakan
oleh Mustafa taibang namun untuk
menangkap ikan tuna Mustafa taibang
harus melaut lebih jauh dari lokasi
biasa ia memancing ikan tuna itu kalau
yang besar betul itu
[Musik]
yang besar itu ada yang sampai 2 juta
lebih satu ekor
ekonominya lebih tinggi
semua itu keberanian lah kalau di luar
itu kalian tidak terbiasa ya susah juga
karena kalau menangkap tuna dia tidak di
dalam sini dia harus keluar di lautan
lepas nah itu yang mungkin kebiasaan
adalah yang di sini yang belum terbiasa
karena memang kita selalu menangkap ikan
permukaan ikan dasar dan ikan
pertengahan yang ikan-ikan dan bersal
nah ikan tuna ini kan sudah ikat yang di
laut lepas orang dapatnya juga saya
pikir ya perlu keterampilan dan
keberanian yang cukup gitu kita tidak
berhenti di situ yang kita lakukan
adalah terus membekali mereka dengan
bagaimana sih semua yang bisa membantu
mereka untuk meningkatkan ekonominya
mereka Maka juga harus bisa mengelolanya
dalam manajemen keuangan kemudian 7
nelayan yang tadi yang dapat bantuan
body dan juga mesin kami memberikan
pelatihan untuk Bagaimana sih bisa
menangkap tuna karena mereka berhenti
untuk menangkap hiu maka dibekali untuk
bisa menangkap tuna jadi bekerja sama
juga dengan lain-lain dari Bajo untuk
mengajari mereka bagaimana merakit umpan
Jadi mereka sebenarnya sudah bisa
tangkap tuna tapi bagaimana meningkatkan
keberanian supaya mereka bisa menangkap
keluar
nanti baru kita ke dalam lagi cari tuna
lebih besar yang kita dapat lagi akan
alhamdulillah juga
[Musik]
mau jual ke pasar
untuk mengetahui apakah permasalahan
seperti ini wajar dalam usaha konservasi
kami sudah terhubung dengan peneliti Hiu
dan pari Muhammad Ihsan
itu ada tarik ulur kepentingan itu sudah
sangat wajar dan konservasi sendiri
Memang kalau bisa saya bilang identik
dengan hal itu jadi jangan heran kalau
oke kita ngasih kita datang Resto hal
yang baik kok masyarakat
reaksinya bertolak belakang dengan apa
Harapan Kita gitu ya memang itu identik
dengan konservasi akan pasti akan selalu
ada gitu saya seperti itu karena mereka
sudah terbiasa dengan
jalan seperti itu tiba-tiba ada kamu
yang intervensi yang jelas intervensi
dari kebiasaan yang sudah ada tentunya
membuat
Gejolak seperti itu
kalau misalkan emang ada hiu tikus bapak
yang masuk ke dalam jaring begitu Jadi
harus dilepaskan karena dia punya hidup
di alur ini cukup banyak bapak jadi demi
kelestariannya jadi dia cukup kalau
negara ini kan mengatur sumber daya
untuk hajat hidup masyarakat tentunya
harus Lestari harus seimbang gitu kalau
eksploitasi berlebih kayak kasus tracer
ini ya harus di
istilahnya dikelola begitu
menurut saya dia merupakan satu brand
salah satu brand dari kawasan konservasi
itu yang kami berharap bahwa di lokasi
sana bisa mempunyai brand sehingga
dijual mahal dijual kepada Apa pelaku
pariwisata dampaknya apa masyarakat di
situ yang dapat
pada akhirnya usaha konservasi yang baik
ialah kolaborasi seimbang antara
pemerintah
LSM dan masyarakat untuk menjaga
kelestarian lingkungan dan habitat namun
tidak melupakan kesejahteraan masyarakat
yang hidup berdampingan dengan sumber
daya alam tersebut
[Musik]