WATCHTALK : PERSPEKTIF Zenzi Suhadi - Ekonomi Nusantara, Solusi Pulihkan Indonesia?
vNbjCyD8Xvc • 2023-01-25
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id kerusakan lingkungan Indonesia itu berawal dari pena meja para pejabat yang berwenang siapa saja manusia di Indonesia ini mau menyelamatkan lingkungan atau melawan para penjahat lingkungan daerah pasti masuk penjara besok ketimbang lu simpan uang lu di bank nggak tahu uang itu dikasih ke perusahaan tambang mana itu investasi ke perusahaan yang justru melakukan perampasan tanah masyarakat mending uang lo walaupun 100.000 dimulai di sini berjumpa lagi dalam program watch talk Kita masih dalam tajuk perspektif bincang-bincang santai tapi tetap substantif nah kali ini bersama aku Puspita nggak akan sendiri di sini udah ditemenin sama foundernya Oke dan kali ini tetap kita kedatangan tamu-tamu yang tentunya spesial setiap episodenya dan kali ini kita sudah kedatangan Mas zenzi dari walhi nasional mau membuka pertanyaan dulu buat Mungkin pertanyaan pembuka kira-kira untuk wali sendiri nih sekarang lagi konsen sama isu besar apa sih Mas di tahun 2020 ini terutama 3 isu besar yang sekarang menjadi konsen kita itu pertama pemulihan terhadap lingkungan pemulihan terhadap daya dukung bumi ini terhadap kehidupan manusia kelanjutan kehidupan manusia yang kedua konsep kita itu kepada ekonomi karena salah mengelola ekonomi maka salah kita menempatkan lingkungan sebagai penyokong kehidupan manusia sekarang buktinya kan bencana banyak sekali terjadi di Indonesia yang ketiga konsumen kita itu ke generasi manusia kayak gitu karena merekalah pewaris bumi pewaris peradaban di masa depan 3 isu itu yang sekarang menjadi konsen kita Oke janji problem lingkungan problem besar sekali karena semua orang ini hanya hidup orang banyak Tidak ada manusia atau bahkan makhluk hidup di dunia ini yang nggak butuh tentang lingkungan yang baik gitu kira-kira gitu ya tentu pekerjaannya jadi sangat besar dalam konteks Indonesia internasional dan sebagainya konteks cuma mau tahu seberapa dukungan kerja walhi dalam konteksi artinya struktur bergeraknya awalnya boleh diceritakan nggak walhi ini satu tahun lebih tua dari saya usianya ya Tahun berapa itu lahirnya dia 80 Waduh 42 tahun kalau manusia itu dia masuk ke puber kedua umur kedua itu kan ditandai dengan kelahiran baru gagasan biasanya gitu Sebenarnya dia bukan organisasi tunggal itu dia organisasi forum kita merupakan forum dari 52 organisasi di 28 provinsi di Indonesia memberikan mandat agar jadi kan tahun 80-an itu organisasi-organisasi pecinta alam peneliti akademisi organisasi HAM itu bertemu kita membutuhkan satu tempat berjuang bersama dibentuklah Wahana lingkungan hidup Indonesia satu forum yang mewadahi perjuangan orang untuk menyelamatkan tempat hidup manusia menyelamatkan fungsi dari lingkungan yang menyokong di depan manusia saat ini kita bekerja di 28 provinsi di Indonesia kalau sistem kerjanya Wali itu sebenarnya dia satu langkah itu selalu lebih maju dari pemerintah Dahsyat sebelum pemerintah bikin otonomi daerah Wali sudah bikin otonomi daerah bentuknya dalam struktur organisasinya jadi di daerah itu kita semi otonom dia Walaupun ada kantor eksekutif daerah namanya daerah mereka otonom dia tidak bisa dikendalikan begitu saja dari eksekutif nasional karena mereka punya forum juga organisasi-organisasi di sana Jadi Walaupun walhi ada orget ada eksekutif nasional begitu di nasional yang memiliki forum itu di daerah sebenarnya Oke karena keberadaan organisasi itu ada di daerah itu dewan Daerah namanya eksekutif daerah jadi ada forum daerah namanya forum daerah ini dibagi dua ada eksekutif daerah ada dewan Daerah Oke kalau kerja-kerjanya itu di eksekutif dewan Daerah itu seperti DPR ya kalau dari pemerintah nah kerja kerja sebenarnya secara langsung itu ada di anggota ada yang pendampingan masyarakat ada yang melakukan advokasi ada yang melakukan desain ada juga yang melakukan ekspedisi ekspedisi seperti teman-teman Mapala penjaga rohnya wall Itu sebenarnya dari 30 tahun lebih itu ada di Mapala ini kelompok yang menjaga Wali itu sebagai organisasi apa ya kalau bisa disebut kayak anti kemapanan begitu secara kerja-kerja advokasi itu ada teman-teman organisasi yang bekerja di hukum ya teman-teman LBH itu juga anggota Wali itu dia terus pelepapan di setiap zaman itu karena forum walhi ini bekerja terhadap persoalan jadi apapun persoalan di sana dia bekerja gitu juga yang membuat gagasan-gagasan Wali itu kadang dia memang satu langkah di depan pikirannya pemerintah karena dia gagasannya itu lahir dari persoalan sebenarnya ini juga mungkin dulu tujuan dari para pendahulu kita ya mendirikan organisasi masyarakat sipil itu dia menjadi satu ruang penghubung antara rakyat dengan kebijakan pemerintah karena ada jarak nih jarak yang sangat jauh antara kebijakan dengan dengan rakyat penyalahgunaan wewenang itu terjadi karena jarak ini biasanya nah fungsi kita itu sebenarnya mendekatkan persoalan rakyat itu dengan kebijakan-kebijakan dalam arti jalan keluarnya ya sebelum kita eksplorasi lebih jauh tentang apa yang dilakukan Wahyu dalam intervensi kebijakan lingkungan dan lain sebagainya Saya ingin tahu sebetulnya bacaan walhi terhadap kondisi pemahaman keadaan kesadaran Indonesia di dalamnya Berarti ada pemerintahnya adalah legislatif nggak ada masyarakatnya tentang pentingnya penjagaan atas lingkungan dimana hari ini juga ancamannya banyak sekali ada krisis apa namanya iklim dan lain sebagainya yang kita akan pasti akan terpengaruh menurut Janji bagaimana kesadaran Indonesia terhadap hal ini jadi baru kita akan lihat secara umum bagaimana dengan kebijakannya Bagaimana dengan masyarakat dan kalau kesadaran Indonesia dalam kerangka bangsa orangnya Indonesia Indonesia itu menurut saya kesadaran sudah sangat tinggi terhadap persoalan lingkungan yang jadi soal itu kesadaran di pemerintahannya orang yang diberi mandat untuk mengurus rakyat diberi mandat untuk bikin kebijakan ini Yang sekarang kita melihat masih masih rendah ya kalau kita lihat saat ini persoal indikator dari kesadaran itu kan ada di keadilan ada di bencana Kalau lebih besar bencana daripada keadilan daripada Kesejahteraan Rakyat itu indikator negara sedang salah urus betul lingkungan gitu dan semua persoalan lingkungan di Indonesia itu dia berawal dari kebijakan ekonomi Indonesia dan pelaku pengrusakan lingkungan di Indonesia itu pertamanya itu bukan bulldozer bukan excavator pelaku pertama dari kerusakan lingkungan ini saya itu pena seluruh kerusakan lingkungan Indonesia itu berawal dari pena meja para pejabat yang berwenang sambil contoh eksploitasi kehancuran hutan Indonesia dalam 40 tahun ini itu berawal dari kebijakan ketika negara membolehkan orang menebang kayu menebang hutan dalam jumlah yang luas dalam kacamata lingkungan ini kejahatan Kenapa dia kejahatan karena kayu wilayah itu ada pemiliknya masyarakat adat komunitas lokal kejahatan kedua dari ini Seharusnya kayu itu tidak boleh ditebang tetapi oleh kebijakan dia boleh jadi kebijakan Ini dia melegalkan satu kejahatan dalam konteks ini kita menempatkan negara itu salah satu pelaku dari kejahatan HAM tuh karena dia mendefinisikan kejahatan itu bukan kejahatan dan membolehkan kejahatan itu dilakukan itu fase pertama ya kejahatan lingkungan kehancuran lingkungan di Indonesia terjadi fase kedua itu justru terjadi pasca reformasi pasca reformasi itu kalau fase pertama itu negara melegalkan satu kejahatan pasca reformasi itu negara itu melindungi kejahatan lingkungan kejahatan sumber daya alam dan sekarang paska undang-undang Cipta kerja terus cinta kerja ini negara mengambil peran ketiga masa ketiga negara mengampuni massal para pelaku kejahatan jadi kita sudah masuk fase ketiga dan yang kedua saya juga melihat relasi antara negara dengan para pelaku kejahatan Kalau sebelum Reformasi pemerintah itu ditempatkan sebagai instrumen dari kejahatan pasca reformasi terutama setelah 2014 ya negara bukan lagi pemerintah ya negara ditempatkan sebagai instrumen dari kejahatan kalau di pas pertama Kenapa dikatakan pemerintah itu instrumen dari kejahatan kita lihat tuh Pilkada 2004-2009 siapa mau jadi kepala daerah jadi Bupati Gubernur itu yang biayain para pelaku kejahatan ini setelah dia jadi Setelah dia jadi merekalah yang memberikan izin kepada para pelaku kejahatan ini kelihatan sudah korelasinya tapi saya tertarik tadi dengan bagaimana negara mengampuni pelaku kejahatannya ini bagaimana operasionalnya ini ada perilaku misalkan menghancurkan hutan Mereka melakukan apa namanya eksploitasi dalam hutan lalu yang dulu dihukum sekarang tidak begitu kita mengidentifikasi ada sekitar 2.400 perusahaan kehutanan perkebunan dan tambang itu dia melakukan pelanggaran terhadap ketentuan undang-undanghutanan undang-undang lingkungan undang-undang pertambangan di Indonesia dan itu dibiarkan kejahatan ini bukan tidak diketahui oleh Polisi bukan tidak diketahui oleh pemerintah tetapi dibiarkan dia dijadikan satu ruang bebas pemerasan modern Jadi lu kalau tidak mau masuk jeruji lu keluarin uang begitu nah itu di penegakan hukum dan sekarang kemarin kalau kita lihat ini ya pernyataannya dari ppapk ada satu triliunan uang dari kejahatan lingkungan itu mengalir ke banyak pihak termasuk ke parpol Nah inilah satu ruang pengampunan massal kepada para pelaku kejahatan ini kan ketika Indonesia ini mendeklarasikan diri sebagai bangsa yang merdeka tahun 45 dalam deklarasi itu kan juga termasuk bahwasanya Indonesia adalah negara hukum ketika dia dideklarasikan sebagai negara hukum maka hukum itu digunakan satu untuk mengontrol kekuasaan yang kedua mengendalikan kejahatan yang ketiga itu mewujudkan keadilan betul nah tetapi sekarang hukum itu kan dia tidak dipakai untuk mewujudkan tiga itu hukum dipakai sekarang satu untuk melindungi para pelaku kejahatan buktinya siapa saja manusia di Indonesia ini mau menyelamatkan lingkungan atau melawan para penjahat lingkungan daerah pasti masuk penjara besok nah itu yang mau saya tanya kalau dari yang dikumpulkan oleh walhi baik itu dalam konteks nasional pada akhir nya tapi inputnya pasti dari eksekutif daerah tadi logika kan logikanya tadi kan gini terjadi kerusakan di komunitas-komunitas yang bersentuhan dengan hutan atau interaksi tambang laut pesisir dan sebagainya pasti ada penjagaan oleh komunitas dan walhi dan lain sebagainya Apakah memang angkanya tinggi karena saya sudah membaca ini yang disebut dengan kriminalisasi pejuang lingkungan dan angkanya sangat tinggi 2018-2020 dan sebagainya cukup tinggi betul yang terjadi Puncak tertinggi dari kriminalisasi pejuang lingkungan itu di tahun 2015 ya itu dimana proses kriminalisasi itu lebih cepat dari rotasi bumi pada porosnya penangkapan kepada rakyat yang melindungi lingkungan itu lebih dari tiga kali satu hari kalau kita lihat lebih lebih dalam ya proses kriminalisasi terhadap rakyat ini saya melihatnya ada tiga tiga bentuk biasanya satu yang diambil itu biasanya para pemimpin dari komunitas itu yang kedua yang diambil itu para pengaplikasinya bisa aktivis lingkungan Nah kalau sekarang itu dia udah masuk ke perkembangan yang ketiga itu sudah mulai menyasar kelompok akademisi oke yang mencerahkan ya yang membuktikan benar atau salah itu sudah mulai disasar dan Menurut saya kita masuk ke fase yang sangat berbahaya saat ini di mana Yang di kriminalisasi sekarang itu bukan hanya orang setelah 2019 itu yang di kriminalisasi itu adalah moral organisasi-organisasi yang bekerja menyuarakan kebenaran bekerja menyelamatkan lingkungan menyelamatkan para rakyat itu organisasinya ini yang sudah mulai disasar moralnya sudah mulai ditempatkan di ruang publik sebagai pihak yang jahat ideologisi yang mulai disikat kerja-kerja walhi itu kalau dari yang diceritain di sini cukup berat gitu loh Mas untuk terutama di Indonesia sendiri gitu kan Nah dari kerja-kerjanya waleh ini boleh diceritain nggak sih Mas organ-organ yang buat organ bergeraknya Wali ini seperti apa Wali itu dia sekarang sudah masuk fase keempat ya geraknya fase pertama itu di tahun 80-an walhi itu dia lebih banyak menggugah kesadaran terhadap hak manusia terhadap lingkungan dalam proses itu kemudian di tahun 90-an awal walhi itu melahirkan satu gerakan identitas pemilik dari lingkungan ada gerakan masyarakat adat begitu nah fase ketiga itu Wali itu masuk ke gerakan advokasi hukum itu ditandai setelah ada ylbi ylbh nah itu gerakannya itu lebih banyak masuk ke gugatan-gugatan luar biasa Nah sekarang fase keempat sebenarnya walhi itu dia masuk ke gerakan sosial gerakan ekonomi ini fase keempat saat ini nah bagaimana kita menggerakkan ini satu di daerah itu pondasi dasar kita itu walhi itu dia Kenapa salamnya salam Adel dan lestari kita tidak akan bergerak kecuali ada mandat dari rakyat atau kasus jadi ada mantap dari konstituen subjek dari lingkungan secara langsung kepada kita yang kedua kita bergerak itu dengan mandat dari anggota jadi setiap anggota walhi dengan isunya masing-masing mereka bekerja di persoalannya masing-masing begitu persoalan tangani masing-masing ada isuha lingkungan ada isu petani begitu nah dari mandat ini juga kita bekerja dari iman dan anggota ini dia dikerjakan oleh eksekutif daerah eksekutif nasional di lapangan bekerja sama dengan member juga ya anggota yang 15 petani ada organisasi petani masyarakat adat janji ini apa namanya banyak tadi kita ulas tentang apa perusakan yang berbasis hutan dan sebagainya Apakah juga terjadi di pesisir dan di Urban perkotaan gitu ya ini dua konteks yang berbeda ya Biar apa sisir dan Urban apa sisir itu dia menjadi kerusakannya itu dua kali lipat ketimbang daratan karena apa yang terjadi di darat pasti berdampak pada pesisir Oke terjadi penambangan pembuangan limbah di darat pasti jatuhnya ke laut makanya kita satu slogan gerakan kita itu kan walaupun kita tinggal di pulau yang berbeda tetapi kita hidup di kubangan yang sama di laut yang sama artinya kalau kita mau tinggal di laut yang bagus di Pulau manapun kita tinggal maka pesisir itu harus kita selamatkan kerusakan kedua di Pesisir Ini yang eee mulai 2019 kita diimplikasi pesisir laut Indonesia itu dalam gerbang kehancurannya mengikuti hutan Indonesia karena kebijakan di pesisir laut itu dia mengcopy paste kebijakan di darat Nah yang kedua kerusakan di Urban kurban ini saya melihat di dua konteks yang pertama terhadap manusianya manusia yang lahir dan besar di Urban itu di kota itu orang-orang yang dicabut dari hak ekologinya mereka tunggu berkembang itu tanpa ekologi mereka hanya mempunyai hak terhadap udara air mereka sudah dicabut cuman udara sekarang yang yang gratis jadi di kota itu pun sebenarnya kan ada 7 kota di Indonesia ini yang sudah tidak layak untuk kehidupan manusia padahal menurut undang-undang air gratis yang paling parah itu untuk hak atas udara dan air ini sebenarnya Jakarta udara Jakarta itu sudah tidak layak sebenarnya untuk manusia hidup dan tumbuh karena setiap udara yang kita hisap itu sebagainya sudah racun kalau di musim kebakaran hutan itu ada 6 kota yang merah ya yang artinya kadar apa namanya polutannya itu sudah melampaui ambang batas itu satu Jakarta yang kedua Jambi Riau Palembang Palangkaraya dan Pontianak 5 kota lainnya itu karena kebakaran hutan Tetapi kalau Jakarta ini memang Setiap hari kalau pohon ada dua sumber polutan besar ya kalau Jakartanya satu knalpot yang kedua daerah industri Oke daerah industri ini sekarang dibiarkan ya sebenarnya di negara itu kan di pemerintah itu ada dua satu kewenangan 2 tanggung jawab yang diambil cuma kewenangan yang ngasih izin industri tetapi tanggung jawabnya untuk mengontrol dan mengendalikan tidak diambil betul makanya udara dari Banten dari Bekasi masuk ke Jakarta itu yang bikin apa namanya udara di Jakarta itu selain knalpot juga dari industri ini yang bikin kita tidak layak sebenarnya untuk membayangkan masalahnya besar dan di awal saya bilang dan penjelasan janji mengkonfirmasi bahwa apa yang perlu di intervensi besar pada akhirnya supply saat apa ya penjagaan terhadap lingkungan tetap harus terjadi Maksudnya aktor-aktor yang menjaga lingkungan tetap terjadi saya juga mendengar bahwa tahun ini sebenarnya dari tahun kemarin saya mendengarnya juga punya misi dalam konteks tadi akan membangun sebuah Akademi ekologi bisa cerita saja ia Akademi ekologi ini kan dilatary oleh dua hal yang besar ya Yang Pertama semua kehancuran lingkungan semua bencana ekologis di Indonesia itu diawali oleh satu kebijakan dan masalahnya kebijakan di Indonesia itu tidak ada yang dilatarbelakangi oleh satu kajian tidak dibuat dalam kerangka menjawab satu persoalan kebijakan terhadap sumber daya alam dan lingkungan Indonesia selalu diawali oleh keputusan politik dan keputusan politik ini selalu diawal diawali oleh kepentingan politik dan ini membuat orang berpolitik itu bukan dalam kerangka mewujudkan kesejahteraan terhadap rakyat Tetapi dia membuat dia terlibat dalam politik itu dalam kerangka mengamankan bisnisnya gitu itu satu konsen kita bahwasanya Indonesia ini membutuhkan satu layer suara orang yang sadar akan hak-hak konstitusionalnya akan hak-hak lingkungannya dan mereka mengambil sikap secara politik pada negara yang kedua Tadi saya sudah sampaikan bahwasanya orang-orang yang lahir dan besar di kota-kota besar mereka ini kan tercabut dari haknya atas lingkungan dan ekologis Sebagian besar orang di kota itu kan sebenarnya mereka diaspora dari suatu daerah nah mereka punya hak untuk mengenali memanfaatkan seluruh tumbuhan yang ada di Indonesia tetapi jangankan untuk umpankan melihat saja mereka belum pernah coba tanya nih anak-anak yang besar di Jakarta Siapa yang sudah pernah melihat pohon pakis Siapa yang sudah pernah makannya pasti susah gitu nah menjawab ini kita Dirikanlah Akademi ekologi nah Akademi ekologi ini dengan dua latar belakang tadi tetapi tujuannya ada 3 oke tujuan pertama itu bagaimana di 2045 anak muda di Indonesia yang lahir hari ini 2045 mereka adalah orang-orang yang mempunyai hak politik dan merekalah yang akan belajar ya akademiakologi yang kedua seluruh kejahatan lingkungan di Indonesia diputuskan dibolehkan oleh kekuasaan melalui kebijakan dan dibenarkan oleh akademisi kalau kita mau tanya Siapa yang paling bertanggung jawab terhadap bencana ekologis Indonesia ada dua satu pelakunya yang kedua para akademisi yang melegalkan melalui AMDAL nah Akademi ekologi ini kita rancang dia untuk menjadi tempat pengawetan pengetahuan manusia di nusantara ini yang masih tersisa sekarang kita sebagai bangsa merasa kita sudah maju pemimpin kita menyatakan Indonesia menjadi negara maju Tetapi sesungguhnya kita ini melangkah mundur karena manusia di Indonesia ini sudah hidup itu ratusan hingga ribuan tahun dan mereka mewariskan Rimba yang bagus laut yang jernih sungai yang bening artinya ada pengetahuan yang mereka lahirkan dalam proses interaksi mereka dengan alam itu pengetahuan yang luar biasa di setiap kampung itu ada profesornya itu kalau kita bikin akademisi betul sekali Nah sekarang kita punya sangat banyak Profesor punya sangat banyak akademisi tetapi kenapa lingkungan kita makin hancur Artinya kita melangkah di jalan yang salah terhadap lingkungan nah kami melihat ada dua perbedaan besar ya perbedaan antara falsafah manusia Nusantara terhadap lingkungan dengan falsafah ekonomi secara global menempatkan lingkungan kalau falsafah manusia Nusantara setiap lingkungan mereka itu berbeda dan mereka memahaminya dan pemahaman itu dijadikan pengetahuan pengetahuan ini dijadikan pedoman kehidupan bersama Contohnya orang di Nusa Tenggara Timur itu mempunyai pengetahuan untuk mewarnai kain tenun dan bikin kain tenun kain tenun itu dinamakan kain tenun Sumba kain tenun Flores itulah pengetahuan bersama disebut peradaban kalau ekonomi secara global sekarang itu setiap pengetahuan dia diberi fertilisasi menjadi milik seseorang itu dan hasil pengetahuan itu dia di materialkan menjadi produk semua orang dijadikan konsumen begitulah yang mengawali watak ekonomi itu dia eksploitatif betul semua orang harus menjadi konsumen semua komoditi itu harus menjadi bahan baku produk mereka nah inti dari perlawanan kita dengan Akademi ekologi itu satu Bagaimana kembali menempatkan pengetahuan komunal itu sebagai rujukan utama kita mengelola kekayaan Indonesia kekayaan kita sangat luar biasa yang kedua kita mau memastikan setiap generasi yang lahir di Indonesia atau besar di nusantara di masa depan mereka juga pewaris terhadap kekayaan di Indonesia jadi mereka bukan hanya penikmat dari cerita sejarah kekayaan Betul tapi mereka jadi pewaris Saya pengen ini terlihat apa namanya Bagaimana operasionalnya Apakah dalam konteks Akademi ekologi tadi teman-teman Wahyu membuka khusus apa namanya jalur-jalur pendidikannya Akademia atau memanfaatkan dengan yang adem misalkan kalau pakai kultural ya masih ada NU dengan banyak Pesantren misalkan Muhammadiyah punya 80 kampus lebih misalkan dan ormas-ormas lain juga punya banyak dan sebagainya jadi jalur-jalur kultural atau ada bahkan bisa masuk ke pemerintahan misalkan lewat kurikulum saya nggak tahu apakah membangun sendiri atau memanfaatkan mekanisme pendidikan yang selama ini sudah ada kita tidak mau melepaskan Akademi ekologi ini dengan falsafah yang melatarbelakanginya ya Akademi ekologi ini dia tidak boleh menjadi milik walhi dia lahir dari walhi Iya Tetapi dia harus menjadi milik manusia di nusantara nah bagaimana dia akan dioperasionalkan bank panjat pada hari ini tidak ada orang di Indonesia ini yang tidak mengikuti Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam ya termasuk presiden pencinta alam juga itu justru mereka menjadi pihak yang menghancurkan alam menghancurkan lingkungan ini artinya ada gap antara pengetahuan formal di sekolah terhadap alam dengan realitas kehidupan betul sekali berjarak di alam itu ada jarak nah Akademi ekologi ini kan fungsinya itu agar anak-anak yang mempelajari tentang hewan tentang tumbuhan tentang alam tentang sosial di sekolahnya Dia bisa menemukan realitanya dimana itu ya ini kita bangunkan Akademi ekologi supaya antara teori dengan kenyataan itu tidak berbeda Nah kalau ini di lakukan maka orang tidak akan berbeda antara perkataan dengan tindakannya orang tidak akan berbeda antara ilmu dan kehidupannya satu persoalan besar sekarang itu orang ketika selesai sekolah selesai kuliah itu susah mencari pekerjaan itu salah satu indikator antar bawa pengetahuannya itu tidak relevan dengan kenyataan saat ini pengetahuannya tidak dibentuk untuk menjawab atau menjadi bagian dari persoalan kehidupan nah Akademi ekologi ini kita rancang itu dalam tiga bentuk ya satu memang dia untuk memberi ruang kepada setiap generasi di Indonesia untuk dia mendekatkan pengetahuan formal di sistem pendidikan di SD SMP SMA sampai kuliah itu dengan kenyataan di luar yang kedua dia menjadi tempat bagi seluruh orang generasi muda di Indonesia yang mau belajar lebih jauh mengabdikan diri lebih jauh terhadap alam lingkungan di Indonesia kita kasih ruang dari sana untuk belajar yang ketiga dia menjadi rumah bagi seluruh orang masyarakat toko masyarakat akademisi tanpa terkecuali kita kasih ruang untuk dia melahirkan satu operasional sesuatu yang nyata dari pengetahuan dan pengalamannya Ada sangat banyak akademisi misalnya saya ambil contoh yang saya kuliah biologi di Universitas Bengkulu di Bengkulu tidak sedikit dosen saya itu kembali ke Eropa karena teknologi ruang praktik itu tidak mewadahi apa isi kepalanya pengetahuan itu dia akan hilang kalau gini kita kasih perancang untuk memberikan ruang itu sekarang itu ada sekitar 7 engineering muda baru pulang dari Jerman itu kita kasih ruang sana untuk mereka bikin Bagaimana listrik itu dihasilkan dari segala sesuatu yang ada di sekitar kita harus dengan tidak harus dengan fosil mereka kita kasih tugas untuk bagaimana para nelayan itu bisa melaut sejauh mungkin tanpa tergantung dengan bahan bakar cair ya bensin atau solar Jadi mereka merancang perahunya itu dengan tenaga matahari bisa dan mereka bisa lebih hemat itu salah satu contoh bagaimana akademikologi itu menjadi ruang kepada semua orang begitu nah yang terakhir akademikologi ini setelah kita rancang untuk menjadi shortcut ya jadi orang dengan profesional profesi apapun orang mau jadi politisi dan lain-lain kita memberi ruang untuk dia mendalami perspektif ekologis-perspektif lingkungan dengan kursus singkat di sana orang pada akhirnya itu juga harus intervensi karena mereka yang akan pada akhirnya membuat kebijakan ini udah seru banget sih cukup seru di perbincangan di segmen 1 tapi nanti kita akan balik lagi di segmen yang kedua Oke berjumpa lagi di segmen kita yang kedua langsung saja mungkin kita lanjut perbincangan yang udah seru yang tadi Ya tidak saya gali karena saya menempatkannya di segmen kedua jadi ada posisi begini advokasi lingkungannya walhi itu berbasis kemanusiaan berbasis manusia jadi mengintervensi lingkungan tidak semata lingkungan ya tapi manusianya dia fokus dulu dan dalam konteks mengatakan manusia ini juga unsur ter yang paling utamanya juga harus diintervensi apa itu ekonominya aku tertariknya konsentrasi pada level ekonomi manusianya konsepnya apa janji yang dipikirkan oleh walhi dalam konteks manusiakan dalam konteks ekonomi ada dua hal ya pertama bahwasanya ekonomi itu kan bukan lahir Minggu kemarin tuh ekonomi itu sudah ada di kampung-kampung di pantai-pantai di pulau-pulau kecil Indonesia dari ratusan tahun yang lalu tapi mungkin namanya bukan ekonomi nah yang menarik dari ekonomi nusantara ya ekonomi asli masyarakat di Indonesia itu ekonominya itu dirancang dibangun itu dengan proses adaptasi terhadap malamnya mereka tidak memodifikasi itu tidak mengeksploitasi betul jadi ekonominya itu tumbuh bersamaan dengan pertumbuhan peradaban mereka dan pertumbuhan lingkungan itu sendiri itu satu yang kedua kehancuran lingkungan di Indonesia saat ini itu disebabkan oleh ekonomi jadi karena kepentingan ekonomi pemerintah selalu mengorbankan Kepentingan lingkungan dan kepentingan sosial nah dalam perjalanan panjang kita di walking kita merumuskan bisa nggak ekonomi itu tumbuh tanpa harus mengorbankan lingkungan tanpa harus mengorbankan sosial jawabannya bisa justru ekonomi itu bisa tumbuh bersamaan dengan proses pemulihan lingkungan ekonomi justru bisa tumbuh dengan proses Pengakuan hak manusia terhadap wilayahnya Nah setelah 1965 ekonomi Indonesia itu dibangun dengan pondasi memisahkan manusia Indonesia manusia Nusantara itu dengan sumber dayanya dengan kehutanan ketika undang-undang ketentuan pokok tentang kehutanan dilahirkan ditunjuk kawasan hutan terpisahlah manusia dengan hutan nggak boleh masyarakat berusaha di sana nggak boleh masyarakat hidup dari hutan itu yang kedua undang-undang konservasi tahun 90 juga manusia tidak boleh masuk sama sekali di sana padahal manusia sudah lama hidup di sana Nah itu fase pertama ya bagaimana ekonomi itu memisahkan antara manusia dengan wilayahnya Nah kita melahirkan ekonomi Nusantara itu teksnya adalah ekonomi Nusantara jadi ekonomi yang lahir berkembang itu oleh manusia Nusantara dengan cara mereka merawat alam menjaga fungsi dari lingkungan dan memulihkan lingkungan nah pada konteks sekarang ekonomi Nusantara ini dirancang itu untuk mengaddress tiga hal memulihkan tiga tiga dimensi dimensi pertama itu kan dia memulihkan hak dan akses rakyat terhadap sumber daya alamnya nah ini kita melakukan advokasi Bagaimana undang-undang kehutanan itu memberikan hak kepada rakyat ada target tentaranya perhutanan sosial begitu ada juga yang pelepasan kawasan hutan ada pengakuan hutan adat yaitu yang kedua dia memulihkan fungsi lingkungan nah ini sangat penting menurut saya Ya setelah tahun 91 ekonomi Indonesia berbasis sumber daya alam itu dibangun dengan ekonomi yang bersifat horizontal jadi semakin tinggi nilai ekonomi yang mau dikejar dia membutuhkan lahan semakin luas Kenapa karena yang ditanam sawit sawit seberapa besar pun pohonnya buahnya akan segitu saja kalau mau ningkatin produksi dia harus tambah tanah sedangkan ekonomi yang dibangun oleh rakyat itu adalah ekonomi yang produksinya itu vertikal tuh contoh cengkeh semakin tua umurnya produksinya semakin banyak pokoknya semakin besar Oksigen yang dilepas makin banyak air yang ditahan makin banyak ini ekonomi yang tumbuh bersamaan dengan pertumbuhan lingkungan kalau lingkungannya bagus ekonominya tumbuh sosialnya juga tumbuh peradabannya tumbuh kita dari tahun 2013 kita merancang satu konsepsi namanya wilayah kelola rakyat wilayah kelola rakyat ini dia mengatur tiga hal satu tata kuasa jadi bagaimana Pengakuan hak terhadap wilayah tersebut Siapa yang berhak terhadap wilayah itu yang kedua dia mengatur tentang tata kelola suatu wilayah itu harus dikelola Seperti apa untuk menjawab 3 ini tadi ekonomi sosial dan lingkungan yang ketiga dia bicara tentang tata produksi dan tata konsumsi Bagaimana wkr ini dia mempunyai moral dan nilai yang berbeda dari corak ekonomi kapitalistik jadi dari pertumbuhan ekonomi ini siapa yang menjadi pemanfaatan sejahteranya begitu Nah whr itu di tempat ini Kita bangun nah hilirnya itu kita lahirkan satu ekosistem ekonomi Nusantara ekosistem ya ekosistem ekonomi Nusantara dia dirancang untuk menjadi untuk menjadi alternatif bisa juga digolongkan menjadi penanding ekonomi kapitalistik yang itu saya baru mau minta penjelasan kepada janji kalau dari yang penjelasan janji secara singkat ini jelas bahwa upaya membangun ekonomi ini tentu menjadi narasi tanding dari ekonomi kapitalistik yang dianut oleh banyak negara termasuk Indonesia akhir-akhir ini terutama muncul di mana antitesisnya dari ekonomi kapitalistik ekonomi kapitalistik itu kan dia lahir dari falsafah material materialkan satu idea betul Siapa yang menemukan sesuatu mewujudkan idea itu menjadi material atau produk dia akan disebut sebagai penemu betul yang mempunyai hak paten terhadap itu dan kemudian dikasih modal atau dibeli Pak patennya oleh satu perusahaan jadilah dia produk satu perusahaan dan wataknya dia eksploitatif dan ekstraktif dia mengambil satu saja bagian atau komponen dari ekosistem dari ekologi itu selebihnya dia tempatkan sebagai sampah betul sebagai limbah padahal secara spiritual ya tidak ada bagian dari bumi ini dimasukkan dalam ketentuan hukum alam oleh Tuhan itu tanpa maksud bahwasanya itu bermanfaat bagi kehidupan manusia kapitalistik itu dia mengekstrak satu bagian saja kalau ada batubara diambil saja batubaranya kayunya tumbuhannya hewannya itu dimusnahkan semua Nah itulah yang mengakibatkan bencana yang kedua ekonomi kapitalistik itu dia bersifat eksploitatif terhadap manusia jadi manusia walaupun bekerja di satu sistem industri ekonomi kapitalistik itu dia sebenarnya tidak ditempatkan sebagai manusia yang menjadi bagian dari bisnis itu orang yang bekerja di sana dia ditempatkan sebagai mesin produksi seberapapun besar pertumbuhan ekonomi dan profit dari bisnis itu kesejahteraan manusia itu segitu saja sambil contoh ya orang yang bekerja di daerah Urban di daerah kota industri kayak begitu dia butuh 15 tahun itu untuk mereka bisa mempunyai tempat tinggal sendiri betul dan untuk mendapat itu mereka bekerja di sistem industri ini tadi dan di Indonesia itu sangat kompleks ya saya lihat bahwasanya kelompok-kelompok yang membabat habis hutan Indonesia mengambil emas mengambil batubara di Indonesia uangnya dibawa ke kota mereka bikin perusahaan satu properti yang kedua mereka bikin perusahaan produksi yang lain nah pertanyaannya Siapa yang bekerja di perusahaan mereka di sini dan siapa yang membeli rumah mereka yang mereka produksi di kota ini adalah orang-orang generasi kedua generasi ketiga dari kampung-kampung yang tanah dan kekayaannya mereka ambil contoh orang-orang di kampung saya yang tanahnya diambil oleh perusahaan sawit di tahun 90-an generasi kedua generasi ketiga Merantau semua ke Jakarta Bekasi dan mereka sekarang membeli rumah dari perusahaan-perusahaan yang punya perkebunan kelapa sawit di Indonesia nah nilai lain yang saya temukan yang bersifat destruktif di Indonesia kultur manusia di Indonesia ini kan dia kultur manusia yang hidup beradaptasi di negeri tropis sebagian besar rumahnya dibangun dari kayu sebenarnya untuk membuat semua orang setiap individu di Indonesia ini punya rumah sendiri Kita cuman butuh 4 juta hektar hutan artinya satu kesejahteraan manusia tetapi saat ini kita sudah 80 juta hutan yang habis justru sebagian besar generasi sekarang itu tidak punya rumah Nah itulah ekonomi kapitalis memisahkan pemilik sesungguhnya terhadap kekayaan supaya tidak mengaksesnya manusia tidak boleh lagi sekarang ambil papan bikin kayu bikin rumah dari itu sering terjadi di daerahnya kaya itu penduduknya miskin kapitalistik itu dia membunuh peradaban betul saya ambil contoh ya di kampung-kampung itu orang mau bikinkan rumah untuk satu orang itu cukup satu hari karena seluruh bahan bakunya ada di sana pengetahuan membuat rumah itu menjadi pengetahuan bersama semua orang bisa itu bikin rumah jadi gotong royong orang satu kampung jadi satu rumah dan mereka bijak mengambil hanya yang diperlukan bukan dalam konteks bukan dalam konteks mereka menjadikan itu satu komoditi dan komoditi betul sekali itu perspektifnya Nah itu ya watak ekonomi kapitalistik satu dia ekstraktif eksploitatif membunuh peradaban memisahkan manusia dengan sumber kehidupannya sesungguhnya dan melahirkan kebutuhan betul jadi dengan dipisahkan orang dengan sumber dayanya muncul kebutuhannya nah kebutuhan ini kemudian mereka yang melahirkan sederhananya air air itu kan konstitusi kita itu sudah memerintah bahwasanya air adalah kebutuhan dasar manusia di Indonesia dia tidak boleh dibatasi tidak boleh dikurangi betul atau dikasih perantara pemenuhannya karena itu kebutuhan mendasar manusia tapi sekarang Coba kita lihat di Jakarta betul segala air itu sudah menjadi daerah-daerah sungai-sungai menyediakan air yang bening yang yang sehat pak air mineral sesungguhnya kepada orang di kampung tetapi oleh perusahaan tambang kawasan hulunya dihancurkan tercemar dia tercemar dibikin kan Perusahaan yang menjual air bersih itu ini watak ekonomi kapitalistik sedangkan ekonomi nusantara yang kita bangun itu satu dia memulihkan hak manusia tadi betul manusia tidak boleh dipisahkan dengan haknya manusia tidak boleh dipisahkan dengan lingkungan yang menyokong kehidupannya itu satu hak dan aksesnya itu dipulihkan yang kedua dia memulihkan fungsi lingkungan jadi lingkungan yang rusak itu dipulihkan fungsinya dan ekonomi yang tumbuh di sana itu milik masyarakat yang ketiga dia memulihkan ekonomi itu sendiri tetapi Apa yang membedakan pertumbuhan ekonomi ini dengan pertumbuhan ekonomi kapitalistik nah ekosistem ekonomi Nusantara itu kita rancang dari pertumbuhan ekonomi di sini semua orang menjadi bagian menjadi pemilik terhadap ekonomi itu jadi tidak ada satu orang menjadi pemilik usahanya semuanya pekerjaan nggak semua jadi pemilik misalnya ekonominya ekonomi misalkan kita kelola nih satu Pinang misalkan ya orang yang mengupas Pinang itu dia Bukan Pekerja statusnya di sana dia menjadi pemilik dari bisnis itu jadi pendapatan dia itu ditentukan oleh seberapa bagus kualitas kita dan seberapa besar produksi kita semakin besar produksi kita semua orang menikmati kesejahteraan yang setarability ada di tangan dia yang menentukan kebijakannya besar sekali Saya membayangkan Indonesia jarang sekali pada level ekonomi membuat narasi tanding Bung Hatta sejarahnya punya ekonomi koperasi yang sampai sekarang juga ada yang berjalan ada yang tidak Pak Walaupun ada kementeriannya tapi saya tidak tahu bagaimana perkembangan Sejujurnya ekonominya besar sekali karena parameter-parameter sudah ditentukan oleh ekonomi kapitalis tiket seperti ekonomi itu mesti dibaca dalam konteks growt pertumbuhan jadi tadi keren sekali bagaimana membaca punya narasi tanding yang berbeda bahkan PRnya nanti Bagaimana membuat ukuran-ukuran yang dan tanda positif bahwa bisa dibuktikan ini saya mau membayangkan bahwa tentu ini sudah di exercise ada pelet Project mungkin yang mau saya tanya kejadian Adakah pelet Project di beberapa ada di beberapa daerah dengan melibatkan beberapa orang atau beberapa tanah yang sedang dijadikan file Project untuk ekonomi Nusantara saya jadi pengen tahu nih kita bekerja di 28 provinsi ya dan 40 tahunan Wali itu kan bekerja dia melindungi dan mendorong pengakuan terhadap wilayah itu ya sekarang itu udah 1 jutaan hektar wilayah itu yang dikelola masyarakat itu bersama walhi Nah dari satu juta hektar hutan ini hutan pesisir daratan ini nilai ekonominya itu 48 pilihan USD di pasar Wow angkanya kan seperti tidak mungkin tetapi saya mau sampaikan satu hal satu grup perusahaan terkaya saat ini itu ada VOC ya VOC itu membangun kekayaannya itu dari rempah di nusantara itulah sekarang yang di satu juta hektar ini komunitas bersama kita itu menghasilkan rempah-rempah yang memang dihasilkan oleh hutan tropis Indonesia tetapi dari 48 billion USD ini yang sampai ke masyarakat selama ini kan cuma satu persen betul sekali ini karena pasar dari ini semua dikuasai oleh kartel ya 48 Million itu berapa ya kira-kira kalau dirupiahkan saya juga pusing ini menerjemahkannya kan itu kira-kira setara dengan apa namanya satu tahun APBN Indonesia bunganya cukup fantastis sih Aku sengaja ya Dan kalau itu diurus oleh negara sebenarnya yang akan Sejahtera itu bukan hanya rakyat negara sendiri akan Sejahtera karena yang 99% tadi di pasar itu itu kalau ditarik ke Indonesia ininya tata kelola Tata produksinya itu maka yang 99% itu bisa jadi dia masuk ke pajaknya negara masuk ke ekonomi di dalam negeri Nah sekarang dia dikuasai oleh kartel dan menjadi bagian dari ekonomi undergroundnya itu kan ekonomi yang tidak tercatat dalam Akuntansi Negara sudah sangat lama sebagian besar rempah-rempah ini dikeluarkan itu melalui Singapura melalui Vietnam melalui Thailand tidak tercatat pertumbuhan ekonominya di sana tadi kembali ke itu berapa daerah janji yang sudah menjadi sudah berjalan kayaknya pertanyaannya sekarang itu kita punya eee enam provinsi ya yang menjadi pilot project ada Maluku Utara kita ambil Maluku Utara ini karena dulu Portugis Spanyol Inggris Belanda lama yang kedua di Sulawesi Selatan yang ketiga Jawa Barat yang keempat NTT yang kelima Lampung yang keenam Bengkulu yaitu Sumatera Barat kita pilih semua tempat ini dengan alasannya tidak kita Oh kita mau main sana bukan kita memilih tempat ibadah tentang ekonomi Nusantara Bengkulu sendiri kita pilih karena India company saingannya VOC Belanda dulu kan punyanya Inggris yaitu benteng terbesar Inggris Asia Pasifik itu ada di Bengkulu dan di sana itu ada sekitar 8 jenis rempah yang rempah ini dari masa pemerintahannya Sriwijaya di Sumatera itu sudah menjadi komoditi ekspor menyokong peradabannya Timur Tengah peradaban India peradaban Cina termasuk Eropa nah ini yang kita telusuri semua lagi jalur pasarnya Dan sekarang itu inkubasi inkubasi daerah-daerah Yang sekarang kita jadikan project ini dia kita dorong itu untuk masuk ke Tata produksi fokus awalnya memang di rempah fokus awalnya sebenarnya kan rempah itu komoditi yang kita putuskan untuk dia menjadi penyokong peradaban global itu yang menurut saya ini satu memang operasional ini mengembalikan memang namanya menurut saya sudah luar biasa sampai menghadirkan apa namanya datang ke Indonesia kolonisasi Apakah mau ngambil simbolnya itu memang maksudnya mengambil rempah itu mengambil simbol ekonominya atau memang ini operasional memang ini masih dibutuhkan relevan dalam konteks ekonomi hari ini dia tidak diambil sebagai simbol dia dilahirkan dari persoalan yang memang harus tumbuh Oh dia dia modal terbesar bukan hanya bagi walhia bagi kemudian tapi inilah modal nyata bagi Indonesia sebagai bangsa Kalau mau maju karena inilah yang ditakdirkan oleh Tuhan bagi bangsa yang ada di nusantara kita tidak bisa memilih lahir di Sumatera di Jawa di Indonesia tetapi ketika kita lahir di sini kita harus sadar bahwasanya Tuhan telah menakdirkan sebagai sebanyak jenis tumbuhan dan hewan untuk punya kehidupan dan inilah yang sudah dikelola oleh manusia di nusantara ini ratusan tahun artinya kalau kita mau membangun ekonomi yang tidak menghancurkan lingkungan yang mensejahterakan rakyat ya harus basisnya ekonominya ini Itulah kenapa kita menyokong supaya dia tumbuh kayak gitu tidak kita ambil Tetapi dia ini yang kita sokong untuk basis tanahnya yang dikelola di tujuh itu sekitar berapa 7 provinsi tadi 7 provinsi ini Lampung itu yang sudah ini ya kita identifikasi yang sudah ada komoditinya itu udah ada 66000 hektar tapi 6000 hektar baru di Lampung tapi kan sesungguhnya kan 1 juta hektar dan untuk luar biasa ini satu daerah Rp6.000 hektar 7 provinsi dan itu udah dimulai dari kapan sih mesinnya kalau boleh tahu dari proses kajiannya itu dimulai 2017 ya tetapi praktik ekonominya itu sudah dimulai dari eh tahun 2001 awal di masa pandemi pandemi itu memberikan berkah juga kepada kita saya bisa meninggalkan Jakarta Terus tinggal datang ke kampung-kampung begitu memulai praktik ekonominya dan apa namanya dari proses praktik itu ekonomi itu tidak tidak cukup dia dikaji berdasarkan literasi tidak cukup dengan pandangan ahli ekonomi yang nyata di rakyat itu baru bisa kita Identifikasi dan kita kembangkan kalau kita sendiri hidup bersama ekonomi Saya mau menantang sebenarnya generasi-generasi muda di Indonesia yang saatnya ada di kampus-kampus untuk mengeluarkan pikiran dan ilmu terbaiknya untuk kita bangun ekosistem ekonomi karena janji saya tertarik dari tadi kamu mengulang ekosistemnya sudah tertarik Bisa dijelaskan yang dimaksud ekosistemnya sebenarnya karena orang Biasanya ngomong ekonomi ngomong sih ngomong sistemnya ngomong Nusantara satu nilainya itu dikatakan ekosistem itu dia menjadi milik semua orang dan ini tidak boleh dia menjadi milik Wali Kalau jadi milik wali-wali jadi kapitalis dong ekonomi ini adalah milik rakyat di nusantara yang memang menjadi subjek dari wilayah dan lingkungan di nusantara Kalaupun dia lahir dari walhi yaitulah buah dari walhi bekerja bersama persoalan rakyat nah saya tadi belum dijawab tapi saya mau justru menambah pertanyaan lagi ada hubungannya Puspita Siapa tahu What's dockers yang nonton ini ingin tertarik dan ingin terlibat lebih jauh ada yang mau bikin tesisnya ada yang mau membantu pada level kajiannya bahkan membantu menjadi pelakunya juga bisa ceritakan nggak janji Bagaimana sebetulnya operasional ekonomi Nusantara ini satu tempat aja satu komunitas misalkan lalu sambil menjelaskan yang dimaksud dengan ekosistem tadi di situ ya saya ambil ini ya yang di tapak pertama kali kita bangun itu kita bangun bisnis Pinang Kenapa kita ambil Pinang oke itu karena Bengkulu tempatnya di Bengkulu karena nama Bengkulu itu berasal dari bangkahulu Bangka itu Pinang betul Pinang dahulu Pinang asli begitu di sini Pinang ini dia menyokong peradaban seluruh manusia di muka bumi selama orang masih menggunakan pasta gigi untuk gosok gigi maka Pinang selalu dibutuhkan karena bagian putih Pinang itu Itulah flora dan yang kedua selama Manusia masih menggunakan fashion ya tekstil pewarnanya itu dari Dari sini Dari dari Pinang nah Pinang ini sebenarnya satu komoditi dari 8 komoditi yang dihasilkan oleh masyarakat yang mengelola hutan jadi hutannya itu ditanam 8 jenis tumbuhan begitu tumbuhan utama Pinang salah satunya Nah dari Pinang ini selama ini nilai ekonomi yang jatuh ke masyarakat cuman satu persen Nah yang mau kita jawab itu bagaimana 99% nya itu Bisa bergeser nih ke kampung ini tantangannya ada dua ini juga untuk teman-teman mahasiswa ya dengan banyak latar belakang tantangannya dua seluruh komoditi pertanian kehutanan Indonesia yang dihasilkan oleh petani itu 40% nya itu sampah jadi petani kita itu mempunyai pengalaman panjang mengelola tanah tetapi memproduksi komoditi yang cocok untuk konsumen di banyak tempat itu dia tidak punya referensi nah ini kita dampingi komunitas-komunitas untuk bagaimana mereka memproduksi komoditi itu bagus kualitasnya supaya dia nilainya itu 100% betul Yang kedua kita memanggil anak-anak muda yang dulu menjadi buruh gudang Kenapa kita panggil mereka karena mereka yang mempunyai pengalaman pengetahuannya ada dimana pengetahuan ada di mereka merekalah menjadi gudang ini rata-rata telunjuknya sudah ada yang putus karena lama jadi pengupas Pinang ya Ada dua hal yang mau kita gali dari mereka satu Bagaimana mengelola komoditi ini yang kedua bagaimana agar kita dapat mendapatkan nilai keadilan dari orang yang bekerja di sana apa sebenarnya Hak yang harus dipenuhi dari setiap orang yang mengelola itu jadi tampak kita mendapatkan apa namanya bentuk nyata penindasan dalam satu rantai produksi kita tidak akan bisa merumuskan Bagaimana sistem satu bisnis itu dibangun dengan mengedepankan keadilan Nah dari pengalaman pengetahuan dan pikiran anak-anak muda ini kita lahirkanlah satu ekosistem bisnis jadi petani Apa keuntungan utama dari petani 1 nilai jualnya Jauh betul sekali dua kali lipat Tiga kali lipat terus ekonominya lahir di sini jadi orang-orang yang tidak mempunyai kesempatan untuk bekerja dan lain-lain yang banyak selama ini banyak Urban yang pergi ke kota ke mana-mana di sini dia tempatnya mengelola bisnis ini dan mereka mendapatkan bagian itu bukan upah kayak gitu Tetapi dia bagian dari siklus bisnis nah Selain itu dia dikatakan ekosistem Siapapun boleh terlibat di sini kita membagi profitnya itu 4 dari bisnis ini bagian pertama itu untuk manajemen bagian kedua itu untuk modal bagian ketiga itu untuk infrastruktur bagian keempat itu untuk pengembangan jadi skema investasi kalau orang mau jadi bagian jadi milik Ini skema juga kita bagi tiga satu dia menjadi pemilik dia mendapatkan profit itu nanti di akhir tahun oke yang kedua dia kita kasih kesempatan untuk menjadi bagian dan dia akan mendapatkan profit itu setiap siklus produksi Oke jadi kalau kayak sekarang setiap 3 bulan kita satu kali ekspor nah dia mau investasi itu Misalkan dalam satuan satu ton jadi setiap ekspor 1 ton ini 3 bulan dia dapat bagian dari Keuntungan koperasi sedangkan infrastruktur dan manajemen inilah milik koperasi mau ke milik koperasi dia infrastruktur kenapa dia harus jadi milik koperasi karena supaya ada yang bertanggung jawab terhadap ini yang kedua supaya petani itu mendapat keuntungan juga dirantai yang mereka sudah tidak terlibat gitu karena Koperasi ini kan anggotanya seluruh petani yang komoditinya kita bangunkan pasarnya mereka jadi anggota dari koperasi nanti di akhir tahun koperasi melakukan perhitungan keuntungan begitu nah seluruh anggota kan mendapat bagian dari keuntungan itu [Musik] ini kita rancang begini satu dia lahir dari persoalan yang kedua kita mau membangun tandingan terhadap corak ekonomi yang dibangun berdasarkan kewenangan negara selama ini kan kalung modal Tidak cukup tidak kurang modal yang dimiliki negara potensi pengetahuan tidak kurang tetapi kenapa seluruh ekonomi yang dibangun oleh negara termasuk koperasi wilayah negara itu gagal karena setiap kesempatan terbaik itu pasti diambil oleh pemilik kewenangan ya kita ambil contoh terbaru lah misalkan yang bisnis ke vaksin orang-orang yang punya kewenangan di sana menghancurkan Indonesia orang menggunakan kewenangannya mengambil kesempatan nah ini yang mau kita bangun pengetahuan dan kesempatan itu harus diberikan kepada pemilik sesungguhnya dari satu komoditi dan mereka mendapatkan apa ya mendapatkan kesempatan untuk maju janji ini apa ini menurut saya jadi kami kita sudah membahas tadi janji bicara kalau ngomong segala sesuatu itu peluangnya sudah ada kekuatannya juga ada jadi masa lalu sekarang pengetahuannya ada di masyarakat dan sebagainya gitu modalitasnya ada yang belum kita jawab Sudahlah sebetulnya tantangannya apa sih hambatannya apa Lalu siapa kalau gitu teman strategis untuk supaya ini bisa terimplementasi yang pertama memang pondasi dasarnya itu memang masyarakatnya rakyat yang menjadi pemilik gitu yang kedua memang sangat dibutuhkan itu orang orang yang mempunyai kemampuan inovasi terhadap ini sebenarnya kita memang sangat berharap sama generasi-generasi muda ya itu yang berhasil membangun satu skema bisnis Pinang itu sekarang mereka menghasilkan PIN yang terbaik dan sudah ekspor itu itu anak-anak Taman SMA luar biasa Tidak kuliah tinggi-tinggi begitu aman SMA tetapi mereka menggunakan semak-simal mungkin pengetahuannya gitu Nah yang ketiga yang memang sangat kita butuhkan itu teman-teman masyarakat organisasi masyarakat sipil yang selama ini melakukan advokasi kebijakannya supaya ekosistem ekonomi Nusantara ini dia menjadi keyakinan negara ini di masa depan menjadi Jalan kebijakan ekonomi negara ini masa depan dan itu membutuhkan satu proses advokasi untuk minimal menjaga kebijakan ini terjaga minimal dan yang terakhir itu kita membutuhkan orang yang mau ekosistem ekonomi Nusantara ini menjadi sumber kehidupannya kita membuka pintu seluas-luasnya kepada siapapun mau terlibat dimanapun di bagian manapun memulai apapun kita kita buka karena ini bukan punya Wali ini punya rakyatnya Indonesia ketimbang lu simpan uang lo di bank nggak tahu uang itu dikasih ke perusahaan tambang mana investasi ke perusahaan yang justru melakukan perampasan tanah masyarakat mending uang lo walaupun 100.000 dimulai di sini ini yang Pinang ini sekarang sudah ekspor ke mana-mana itu transaksi pertamanya itu 170.000 nah transaksi hari pertama begitu Tetapi dia tumbuh terus tuh setiap putaran dia ini yang mau saya tanya janji revolusivic itu gagal karena pasarnya tidak dikuasai produknya dia kuasai pelakunya pasarnya kita juga punya pengalaman beberapa teman-teman buruh nanti bisa cerita Bagaimana dengan pasar di ekonomi Nusantara ini dalam dan luar negeri kalau ada mungkin saya cerita ya Ini juga menjawab apa namanya pertanyaan Bang Panca sebelumnya ya selama ini kan ini dikuasai oleh kartel kartel ini bekerja dengan dua cara betul satu dia mengendalikan produksi yang kedua dia mengendalikan konsumen yang produksi bagaimana dia mengendalikannya kualitas yang dibikin jelek supaya tidak ada orang lain mau beli dan harganya bisa ditekan gitu nah ini kenapa kita membutuhkan teman-teman yang punya kemampuan inovasi betul yang kedua bagaimana mereka mengendalikan buyer di luar negeri Jadi seluruh komoditi ini itu dia punya musim panen musim panen melimpah harganya rendah di petani mereka stok baru dik
Resume
Categories