WATCHTALK : PERSPEKTIF Zenzi Suhadi - Ekonomi Nusantara, Solusi Pulihkan Indonesia?
vNbjCyD8Xvc • 2023-01-25
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
kerusakan lingkungan Indonesia itu
berawal dari pena meja para pejabat yang
berwenang siapa saja manusia di
Indonesia ini mau menyelamatkan
lingkungan atau melawan para penjahat
lingkungan daerah pasti masuk penjara
besok ketimbang lu simpan uang lu di
bank nggak tahu uang itu dikasih ke
perusahaan tambang mana itu investasi ke
perusahaan yang justru melakukan
perampasan tanah masyarakat mending uang
lo walaupun 100.000 dimulai di sini
berjumpa lagi dalam program watch talk
Kita masih dalam tajuk perspektif
bincang-bincang santai tapi tetap
substantif nah kali ini bersama aku
Puspita nggak akan sendiri di sini udah
ditemenin sama foundernya
Oke dan kali ini tetap kita kedatangan
tamu-tamu yang tentunya spesial setiap
episodenya dan kali ini kita sudah
kedatangan Mas zenzi dari walhi nasional
mau membuka
pertanyaan dulu buat
Mungkin pertanyaan pembuka kira-kira
untuk wali sendiri nih sekarang lagi
konsen sama isu besar apa sih Mas di
tahun 2020 ini terutama
3 isu besar yang sekarang menjadi konsen
kita itu pertama
pemulihan terhadap lingkungan pemulihan
terhadap daya dukung bumi ini terhadap
kehidupan manusia kelanjutan kehidupan
manusia yang kedua konsep kita itu
kepada ekonomi karena salah mengelola
ekonomi maka salah kita menempatkan
lingkungan sebagai penyokong kehidupan
manusia sekarang buktinya kan bencana
banyak sekali terjadi di Indonesia yang
ketiga konsumen kita itu ke generasi
manusia kayak gitu karena merekalah
pewaris bumi pewaris peradaban di masa
depan 3 isu itu yang sekarang menjadi
konsen kita
Oke janji problem lingkungan problem
besar sekali karena semua orang ini
hanya hidup orang banyak Tidak ada
manusia atau bahkan makhluk hidup di
dunia ini yang nggak butuh tentang
lingkungan yang baik gitu kira-kira gitu
ya tentu pekerjaannya jadi sangat besar
dalam konteks Indonesia internasional
dan sebagainya konteks cuma mau tahu
seberapa dukungan kerja walhi dalam
konteksi artinya
struktur bergeraknya awalnya boleh
diceritakan nggak
walhi ini satu tahun lebih tua dari saya
usianya ya Tahun berapa itu lahirnya dia
80 Waduh
42 tahun kalau manusia itu dia masuk ke
puber kedua
umur kedua itu kan ditandai dengan
kelahiran baru gagasan biasanya gitu
Sebenarnya dia bukan organisasi tunggal
itu dia organisasi forum kita merupakan
forum dari
52 organisasi di 28 provinsi di
Indonesia memberikan mandat agar
jadi kan tahun 80-an itu
organisasi-organisasi pecinta alam
peneliti akademisi organisasi HAM itu
bertemu kita membutuhkan satu tempat
berjuang bersama
dibentuklah Wahana lingkungan hidup
Indonesia satu forum yang
mewadahi perjuangan orang untuk
menyelamatkan tempat hidup manusia
menyelamatkan fungsi dari lingkungan
yang menyokong di depan manusia
saat ini kita bekerja di 28 provinsi di
Indonesia
kalau sistem kerjanya Wali itu
sebenarnya dia satu langkah itu selalu
lebih maju dari pemerintah Dahsyat
sebelum pemerintah bikin otonomi daerah
Wali sudah bikin otonomi daerah
bentuknya dalam struktur organisasinya
jadi di daerah itu kita semi otonom dia
Walaupun ada kantor eksekutif daerah
namanya daerah mereka otonom dia tidak
bisa dikendalikan begitu saja dari
eksekutif nasional karena mereka punya
forum juga organisasi-organisasi di sana
Jadi Walaupun walhi ada orget ada
eksekutif nasional begitu di nasional
yang memiliki forum itu di daerah
sebenarnya Oke karena keberadaan
organisasi itu ada di daerah
itu dewan Daerah namanya eksekutif
daerah jadi ada forum daerah namanya
forum daerah ini dibagi dua ada
eksekutif daerah ada dewan Daerah Oke
kalau kerja-kerjanya itu di eksekutif
dewan Daerah itu seperti
DPR ya kalau dari pemerintah
nah kerja kerja sebenarnya secara
langsung itu ada di anggota
ada yang pendampingan masyarakat ada
yang melakukan advokasi ada yang
melakukan desain ada juga yang melakukan
ekspedisi ekspedisi seperti teman-teman
Mapala
penjaga
rohnya wall Itu sebenarnya dari 30 tahun
lebih itu ada di Mapala ini kelompok
yang menjaga Wali itu sebagai organisasi
apa ya kalau bisa disebut kayak anti
kemapanan begitu secara
kerja-kerja advokasi itu ada teman-teman
organisasi yang bekerja di hukum ya
teman-teman LBH itu juga anggota Wali
itu dia terus pelepapan di setiap zaman
itu karena
forum walhi ini bekerja terhadap
persoalan jadi apapun persoalan di sana
dia bekerja gitu
juga yang membuat
gagasan-gagasan Wali itu kadang dia
memang satu langkah di depan pikirannya
pemerintah karena dia gagasannya itu
lahir dari persoalan
sebenarnya ini juga mungkin dulu tujuan
dari para pendahulu kita ya mendirikan
organisasi masyarakat sipil itu dia
menjadi satu ruang penghubung antara
rakyat dengan kebijakan pemerintah
karena ada jarak nih jarak yang sangat
jauh antara kebijakan dengan
dengan rakyat
penyalahgunaan wewenang itu terjadi
karena jarak ini biasanya
nah fungsi kita itu sebenarnya
mendekatkan persoalan rakyat itu dengan
kebijakan-kebijakan dalam arti jalan
keluarnya ya sebelum kita eksplorasi
lebih jauh tentang apa yang dilakukan
Wahyu dalam intervensi kebijakan
lingkungan dan lain sebagainya Saya
ingin tahu sebetulnya bacaan walhi
terhadap
kondisi
pemahaman keadaan kesadaran Indonesia di
dalamnya Berarti ada pemerintahnya
adalah legislatif nggak ada
masyarakatnya tentang pentingnya
penjagaan atas lingkungan dimana hari
ini juga ancamannya banyak sekali ada
krisis apa namanya iklim dan lain
sebagainya yang kita akan pasti akan
terpengaruh menurut Janji bagaimana
kesadaran Indonesia
terhadap hal ini jadi baru kita akan
lihat secara umum bagaimana dengan
kebijakannya Bagaimana dengan masyarakat
dan kalau kesadaran Indonesia dalam
kerangka bangsa
orangnya Indonesia Indonesia itu menurut
saya kesadaran sudah sangat tinggi
terhadap persoalan lingkungan yang jadi
soal itu kesadaran di pemerintahannya
orang yang diberi mandat untuk mengurus
rakyat diberi mandat untuk bikin
kebijakan ini Yang sekarang kita melihat
masih masih rendah ya
kalau kita lihat saat ini
persoal indikator dari kesadaran itu kan
ada di
keadilan ada di bencana Kalau lebih
besar bencana daripada keadilan
daripada Kesejahteraan Rakyat itu
indikator negara sedang salah urus betul
lingkungan gitu dan
semua persoalan lingkungan di Indonesia
itu dia berawal dari kebijakan ekonomi
Indonesia dan
pelaku pengrusakan lingkungan di
Indonesia itu
pertamanya itu bukan bulldozer bukan
excavator pelaku pertama dari kerusakan
lingkungan ini saya itu pena
seluruh kerusakan lingkungan Indonesia
itu berawal dari pena meja para pejabat
yang berwenang
sambil contoh
eksploitasi kehancuran hutan Indonesia
dalam 40 tahun ini itu berawal dari
kebijakan ketika negara membolehkan
orang menebang kayu menebang hutan dalam
jumlah yang luas dalam kacamata
lingkungan ini kejahatan Kenapa dia
kejahatan karena kayu wilayah itu ada
pemiliknya masyarakat adat komunitas
lokal
kejahatan kedua dari ini Seharusnya kayu
itu tidak boleh ditebang tetapi oleh
kebijakan dia boleh jadi kebijakan Ini
dia melegalkan satu kejahatan
dalam konteks ini kita menempatkan
negara itu salah satu pelaku dari
kejahatan HAM tuh karena dia
mendefinisikan kejahatan itu bukan
kejahatan dan membolehkan kejahatan itu
dilakukan itu fase pertama ya kejahatan
lingkungan kehancuran lingkungan di
Indonesia terjadi fase kedua itu justru
terjadi pasca reformasi
pasca reformasi itu
kalau fase pertama itu negara melegalkan
satu kejahatan pasca reformasi itu
negara itu melindungi
kejahatan
lingkungan kejahatan sumber daya alam
dan sekarang paska undang-undang Cipta
kerja terus cinta kerja ini
negara mengambil peran ketiga masa
ketiga negara mengampuni massal para
pelaku kejahatan jadi kita sudah masuk
fase ketiga dan yang kedua saya juga
melihat relasi antara
negara dengan para pelaku kejahatan
Kalau sebelum Reformasi
pemerintah itu ditempatkan sebagai
instrumen dari kejahatan
pasca reformasi terutama setelah 2014 ya
negara bukan lagi pemerintah ya negara
ditempatkan sebagai instrumen dari
kejahatan
kalau di pas pertama Kenapa dikatakan
pemerintah itu instrumen dari kejahatan
kita lihat tuh Pilkada
2004-2009 siapa mau jadi kepala daerah
jadi Bupati Gubernur itu yang biayain
para pelaku kejahatan ini setelah dia
jadi
Setelah dia jadi merekalah yang
memberikan izin kepada para pelaku
kejahatan ini kelihatan sudah
korelasinya tapi saya tertarik tadi
dengan bagaimana negara mengampuni
pelaku kejahatannya ini bagaimana
operasionalnya ini ada perilaku misalkan
menghancurkan hutan Mereka melakukan apa
namanya eksploitasi dalam hutan lalu
yang dulu dihukum sekarang tidak begitu
kita mengidentifikasi
ada sekitar
2.400 perusahaan kehutanan perkebunan
dan tambang itu dia melakukan
pelanggaran terhadap ketentuan
undang-undanghutanan undang-undang
lingkungan undang-undang pertambangan di
Indonesia dan itu dibiarkan
kejahatan ini bukan tidak diketahui oleh
Polisi bukan tidak diketahui oleh
pemerintah tetapi dibiarkan dia
dijadikan satu ruang bebas pemerasan
modern Jadi lu kalau tidak mau masuk
jeruji lu keluarin uang begitu nah itu
di penegakan hukum dan sekarang kemarin
kalau kita lihat ini ya pernyataannya
dari
ppapk ada satu triliunan uang dari
kejahatan lingkungan itu
mengalir ke banyak pihak termasuk ke
parpol Nah inilah
satu ruang pengampunan massal kepada
para pelaku kejahatan ini kan
ketika Indonesia ini mendeklarasikan
diri sebagai bangsa yang merdeka tahun
45 dalam deklarasi itu kan juga termasuk
bahwasanya Indonesia adalah negara hukum
ketika dia dideklarasikan sebagai negara
hukum maka hukum itu digunakan satu
untuk mengontrol kekuasaan yang kedua
mengendalikan kejahatan yang ketiga itu
mewujudkan keadilan betul nah
tetapi sekarang hukum itu kan dia tidak
dipakai untuk mewujudkan tiga itu hukum
dipakai sekarang satu untuk melindungi
para pelaku kejahatan buktinya siapa
saja manusia di Indonesia ini mau
menyelamatkan lingkungan atau melawan
para penjahat lingkungan daerah pasti
masuk penjara besok nah itu yang mau
saya tanya
kalau dari yang dikumpulkan oleh walhi
baik itu dalam konteks nasional pada
akhir nya tapi inputnya pasti dari
eksekutif daerah tadi
logika kan logikanya tadi kan gini
terjadi kerusakan di komunitas-komunitas
yang bersentuhan dengan hutan atau
interaksi tambang laut pesisir dan
sebagainya pasti ada penjagaan oleh
komunitas dan walhi dan lain sebagainya
Apakah memang angkanya tinggi
karena saya sudah membaca ini
yang disebut dengan kriminalisasi
pejuang lingkungan dan angkanya sangat
tinggi
2018-2020 dan sebagainya cukup tinggi
betul yang terjadi
Puncak tertinggi dari
kriminalisasi pejuang lingkungan itu di
tahun 2015 ya itu dimana proses
kriminalisasi itu lebih cepat dari
rotasi bumi pada porosnya
penangkapan kepada rakyat yang
melindungi lingkungan itu lebih dari
tiga kali satu hari kalau
kita lihat lebih lebih dalam ya
proses kriminalisasi terhadap
rakyat ini saya melihatnya ada tiga tiga
bentuk biasanya satu yang diambil itu
biasanya para pemimpin dari komunitas
itu yang kedua yang diambil itu para
pengaplikasinya
bisa aktivis lingkungan Nah kalau
sekarang itu dia udah masuk ke
perkembangan yang ketiga itu sudah mulai
menyasar kelompok akademisi oke yang
mencerahkan ya yang membuktikan benar
atau salah itu sudah mulai disasar dan
Menurut saya kita masuk ke fase yang
sangat berbahaya saat ini di mana Yang
di kriminalisasi sekarang itu bukan
hanya orang
setelah
2019 itu yang di kriminalisasi itu
adalah moral
organisasi-organisasi yang bekerja
menyuarakan kebenaran bekerja
menyelamatkan lingkungan menyelamatkan
para rakyat itu organisasinya ini yang
sudah mulai disasar moralnya sudah mulai
ditempatkan di ruang publik sebagai
pihak yang jahat ideologisi
yang mulai disikat
kerja-kerja walhi itu kalau dari yang
diceritain di sini
cukup berat gitu loh Mas untuk terutama
di Indonesia sendiri gitu kan Nah
dari kerja-kerjanya waleh ini boleh
diceritain nggak sih Mas organ-organ
yang buat organ bergeraknya Wali ini
seperti apa
Wali itu dia sekarang sudah masuk fase
keempat ya geraknya fase pertama itu di
tahun 80-an walhi itu dia lebih banyak
menggugah kesadaran terhadap hak manusia
terhadap lingkungan
dalam proses itu kemudian di tahun 90-an
awal
walhi itu melahirkan satu gerakan
identitas pemilik dari lingkungan ada
gerakan masyarakat adat begitu nah fase
ketiga itu Wali itu masuk ke gerakan
advokasi hukum itu ditandai setelah ada
ylbi ylbh nah itu gerakannya itu lebih
banyak masuk ke gugatan-gugatan luar
biasa Nah sekarang fase keempat
sebenarnya walhi itu dia masuk ke
gerakan sosial gerakan ekonomi ini fase
keempat saat ini nah bagaimana kita
menggerakkan ini
satu di daerah itu pondasi dasar kita
itu walhi itu dia Kenapa salamnya salam
Adel dan lestari kita tidak akan
bergerak kecuali ada mandat dari rakyat
atau kasus jadi ada mantap dari
konstituen subjek dari lingkungan secara
langsung kepada kita yang kedua
kita bergerak itu dengan
mandat dari anggota jadi setiap anggota
walhi dengan isunya masing-masing mereka
bekerja di persoalannya masing-masing
begitu persoalan tangani masing-masing
ada isuha lingkungan ada isu petani
begitu nah dari mandat ini juga kita
bekerja dari iman dan anggota ini dia
dikerjakan oleh
eksekutif daerah eksekutif nasional di
lapangan bekerja sama dengan member juga
ya anggota yang 15
petani ada organisasi petani masyarakat
adat janji ini apa namanya banyak tadi
kita ulas tentang apa perusakan yang
berbasis hutan dan sebagainya Apakah
juga terjadi di pesisir dan di Urban
perkotaan gitu ya ini dua konteks yang
berbeda ya Biar apa sisir dan Urban
apa sisir itu dia menjadi
kerusakannya itu dua kali lipat
ketimbang daratan karena apa yang
terjadi di darat pasti berdampak pada
pesisir Oke terjadi penambangan
pembuangan limbah di darat pasti
jatuhnya ke laut
makanya kita satu slogan gerakan kita
itu kan
walaupun kita tinggal di pulau yang
berbeda tetapi kita hidup di kubangan
yang sama di laut yang sama artinya
kalau kita mau tinggal di laut yang
bagus di Pulau manapun kita tinggal maka
pesisir itu harus kita selamatkan
kerusakan kedua di Pesisir Ini yang eee
mulai 2019 kita diimplikasi pesisir laut
Indonesia itu dalam gerbang
kehancurannya mengikuti hutan Indonesia
karena kebijakan di pesisir laut itu dia
mengcopy paste kebijakan di darat Nah
yang kedua kerusakan di Urban kurban ini
saya melihat di dua konteks yang pertama
terhadap
manusianya manusia yang lahir dan besar
di Urban itu di kota itu orang-orang
yang dicabut dari hak ekologinya mereka
tunggu berkembang itu tanpa ekologi
mereka hanya mempunyai hak terhadap
udara
air mereka sudah dicabut cuman udara
sekarang yang yang gratis jadi di kota
itu pun sebenarnya kan
ada 7 kota di Indonesia ini yang sudah
tidak layak untuk kehidupan manusia
padahal menurut undang-undang
air gratis
yang paling parah itu untuk hak atas
udara dan air ini sebenarnya Jakarta
udara Jakarta itu sudah tidak layak
sebenarnya untuk manusia hidup dan
tumbuh karena setiap udara yang kita
hisap itu sebagainya sudah racun kalau
di musim kebakaran hutan itu ada 6 kota
yang merah ya yang artinya kadar
apa namanya polutannya itu sudah
melampaui ambang batas itu satu Jakarta
yang kedua Jambi Riau Palembang
Palangkaraya dan Pontianak 5 kota
lainnya itu karena kebakaran hutan
Tetapi kalau Jakarta ini memang Setiap
hari kalau pohon ada dua sumber polutan
besar ya kalau Jakartanya satu knalpot
yang kedua daerah industri Oke daerah
industri ini sekarang dibiarkan ya
sebenarnya di negara itu kan di
pemerintah itu ada dua satu kewenangan 2
tanggung jawab yang diambil cuma
kewenangan yang ngasih izin industri
tetapi tanggung jawabnya untuk
mengontrol dan mengendalikan tidak
diambil betul makanya udara dari Banten
dari Bekasi masuk ke Jakarta itu yang
bikin apa namanya
udara di Jakarta itu selain knalpot juga
dari industri ini yang bikin kita tidak
layak sebenarnya untuk
membayangkan masalahnya besar dan di
awal saya bilang dan penjelasan janji
mengkonfirmasi bahwa apa yang perlu di
intervensi besar pada akhirnya
supply saat apa ya penjagaan terhadap
lingkungan tetap harus terjadi Maksudnya
aktor-aktor yang menjaga lingkungan
tetap terjadi saya juga mendengar bahwa
tahun ini sebenarnya dari tahun kemarin
saya mendengarnya juga punya misi dalam
konteks tadi
akan membangun sebuah Akademi ekologi
bisa cerita saja ia Akademi ekologi ini
kan dilatary oleh dua hal yang besar ya
Yang Pertama
semua kehancuran lingkungan semua
bencana ekologis di Indonesia itu
diawali oleh satu kebijakan dan
masalahnya kebijakan di Indonesia itu
tidak ada yang
dilatarbelakangi oleh satu kajian tidak
dibuat dalam kerangka menjawab satu
persoalan kebijakan terhadap sumber daya
alam dan lingkungan Indonesia selalu
diawali oleh keputusan politik dan
keputusan politik ini selalu diawal
diawali oleh kepentingan politik dan ini
membuat orang berpolitik itu bukan dalam
kerangka mewujudkan kesejahteraan
terhadap rakyat Tetapi dia membuat
dia terlibat dalam politik itu dalam
kerangka mengamankan bisnisnya gitu itu
satu konsen kita bahwasanya Indonesia
ini membutuhkan satu layer suara orang
yang sadar akan hak-hak
konstitusionalnya akan hak-hak
lingkungannya dan mereka mengambil sikap
secara politik pada negara
yang kedua
Tadi saya sudah sampaikan bahwasanya
orang-orang yang lahir dan besar di
kota-kota besar mereka ini kan tercabut
dari haknya atas lingkungan dan ekologis
Sebagian besar orang di kota itu kan
sebenarnya mereka diaspora dari suatu
daerah
nah mereka punya hak untuk mengenali
memanfaatkan seluruh tumbuhan yang ada
di Indonesia
tetapi jangankan untuk umpankan melihat
saja mereka belum pernah coba tanya nih
anak-anak yang besar di Jakarta
Siapa yang sudah pernah melihat pohon
pakis Siapa yang sudah pernah makannya
pasti susah gitu
nah menjawab ini kita
Dirikanlah Akademi ekologi nah Akademi
ekologi ini dengan dua latar belakang
tadi tetapi tujuannya ada 3 oke tujuan
pertama itu bagaimana di 2045
anak muda di Indonesia yang lahir hari
ini
2045 mereka adalah orang-orang yang
mempunyai hak politik
dan merekalah yang akan belajar ya
akademiakologi yang kedua
seluruh kejahatan lingkungan di
Indonesia
diputuskan dibolehkan oleh kekuasaan
melalui kebijakan
dan dibenarkan oleh akademisi
kalau kita mau tanya Siapa yang paling
bertanggung jawab terhadap bencana
ekologis Indonesia ada dua
satu pelakunya yang kedua para akademisi
yang melegalkan melalui AMDAL nah
Akademi ekologi ini kita rancang dia
untuk menjadi tempat
pengawetan
pengetahuan manusia di nusantara ini
yang masih tersisa
sekarang
kita sebagai bangsa merasa kita sudah
maju
pemimpin kita menyatakan Indonesia
menjadi negara maju Tetapi sesungguhnya
kita ini melangkah mundur
karena manusia di Indonesia ini sudah
hidup itu ratusan hingga ribuan tahun
dan mereka mewariskan Rimba yang bagus
laut yang jernih sungai yang bening
artinya ada pengetahuan yang mereka
lahirkan dalam proses interaksi mereka
dengan alam itu pengetahuan yang luar
biasa
di setiap kampung itu ada profesornya
itu kalau kita bikin akademisi betul
sekali Nah sekarang kita punya sangat
banyak Profesor punya sangat banyak
akademisi tetapi kenapa lingkungan kita
makin hancur
Artinya kita melangkah di jalan yang
salah terhadap lingkungan nah kami
melihat ada dua perbedaan besar ya
perbedaan antara falsafah manusia
Nusantara terhadap lingkungan dengan
falsafah ekonomi secara global
menempatkan lingkungan kalau falsafah
manusia Nusantara
setiap lingkungan mereka itu berbeda dan
mereka memahaminya dan pemahaman itu
dijadikan pengetahuan pengetahuan ini
dijadikan pedoman kehidupan bersama
Contohnya orang di Nusa Tenggara Timur
itu mempunyai pengetahuan untuk mewarnai
kain tenun dan bikin kain tenun kain
tenun itu dinamakan kain tenun Sumba
kain tenun Flores itulah pengetahuan
bersama disebut peradaban kalau ekonomi
secara global sekarang itu setiap
pengetahuan dia diberi fertilisasi
menjadi milik seseorang itu dan hasil
pengetahuan itu dia di materialkan
menjadi produk semua orang dijadikan
konsumen begitulah yang mengawali watak
ekonomi itu dia eksploitatif betul semua
orang harus menjadi konsumen semua
komoditi itu harus menjadi bahan baku
produk mereka nah inti dari perlawanan
kita dengan Akademi ekologi itu satu
Bagaimana kembali menempatkan
pengetahuan komunal itu sebagai rujukan
utama kita mengelola kekayaan Indonesia
kekayaan kita sangat luar biasa yang
kedua kita mau memastikan setiap
generasi yang lahir di Indonesia atau
besar di nusantara di masa depan mereka
juga pewaris terhadap kekayaan di
Indonesia jadi mereka bukan hanya
penikmat dari cerita sejarah kekayaan
Betul tapi mereka jadi
pewaris
Saya pengen ini terlihat apa namanya
Bagaimana operasionalnya Apakah dalam
konteks Akademi ekologi tadi teman-teman
Wahyu membuka
khusus apa namanya jalur-jalur
pendidikannya Akademia atau memanfaatkan
dengan yang adem misalkan kalau pakai
kultural ya masih ada NU dengan banyak
Pesantren misalkan Muhammadiyah punya 80
kampus lebih misalkan dan ormas-ormas
lain juga punya banyak dan sebagainya
jadi jalur-jalur kultural atau ada
bahkan bisa masuk ke pemerintahan
misalkan lewat kurikulum saya nggak tahu
apakah membangun sendiri atau
memanfaatkan mekanisme pendidikan yang
selama ini sudah ada
kita tidak mau melepaskan Akademi
ekologi ini dengan falsafah yang
melatarbelakanginya ya
Akademi ekologi ini dia tidak boleh
menjadi milik walhi dia lahir dari walhi
Iya Tetapi dia harus menjadi milik
manusia di nusantara nah
bagaimana dia akan dioperasionalkan
bank panjat pada hari ini
tidak ada orang di Indonesia ini yang
tidak mengikuti Pendidikan Ilmu
Pengetahuan Alam ya termasuk presiden
pencinta alam juga itu
justru mereka menjadi pihak yang
menghancurkan alam menghancurkan
lingkungan ini artinya ada gap antara
pengetahuan formal di sekolah terhadap
alam dengan realitas kehidupan betul
sekali berjarak di alam itu ada jarak
nah Akademi ekologi ini kan fungsinya
itu agar anak-anak yang mempelajari
tentang hewan tentang tumbuhan tentang
alam tentang sosial di sekolahnya Dia
bisa menemukan realitanya dimana itu ya
ini kita bangunkan Akademi ekologi
supaya antara teori dengan kenyataan itu
tidak berbeda Nah kalau ini di lakukan
maka orang tidak akan berbeda antara
perkataan dengan tindakannya orang tidak
akan berbeda antara ilmu dan
kehidupannya
satu persoalan besar sekarang itu
orang ketika selesai sekolah selesai
kuliah itu susah mencari pekerjaan itu
salah satu indikator antar bawa
pengetahuannya itu tidak relevan dengan
kenyataan saat ini
pengetahuannya tidak dibentuk untuk
menjawab atau menjadi bagian dari
persoalan kehidupan nah Akademi ekologi
ini kita
rancang itu dalam tiga bentuk ya satu
memang dia untuk memberi ruang kepada
setiap generasi di Indonesia untuk dia
mendekatkan pengetahuan formal di sistem
pendidikan di SD SMP SMA sampai kuliah
itu dengan kenyataan di luar yang kedua
dia menjadi tempat bagi seluruh orang
generasi muda di Indonesia yang mau
belajar lebih jauh mengabdikan diri
lebih jauh terhadap alam lingkungan di
Indonesia kita kasih ruang dari sana
untuk belajar yang ketiga dia menjadi
rumah bagi seluruh orang
masyarakat toko masyarakat
akademisi tanpa terkecuali kita kasih
ruang untuk dia melahirkan satu
operasional sesuatu yang nyata dari
pengetahuan dan pengalamannya Ada sangat
banyak akademisi misalnya saya ambil
contoh yang saya kuliah biologi di
Universitas Bengkulu di Bengkulu tidak
sedikit dosen saya itu kembali ke Eropa
karena teknologi
ruang praktik
itu tidak mewadahi apa isi kepalanya
pengetahuan itu dia akan hilang kalau
gini kita kasih perancang untuk
memberikan ruang itu sekarang itu ada
sekitar 7 engineering muda baru pulang
dari Jerman itu kita kasih ruang sana
untuk mereka bikin Bagaimana listrik itu
dihasilkan dari segala sesuatu yang ada
di sekitar kita harus dengan tidak harus
dengan fosil mereka kita kasih tugas
untuk bagaimana para nelayan itu bisa
melaut sejauh mungkin tanpa tergantung
dengan bahan bakar
cair ya bensin atau solar Jadi mereka
merancang perahunya itu dengan tenaga
matahari bisa dan mereka bisa lebih
hemat itu salah satu contoh bagaimana
akademikologi itu menjadi ruang kepada
semua orang begitu nah yang terakhir
akademikologi ini
setelah kita rancang untuk menjadi
shortcut ya jadi orang dengan
profesional profesi apapun orang mau
jadi politisi dan lain-lain kita memberi
ruang untuk dia mendalami perspektif
ekologis-perspektif lingkungan dengan
kursus singkat di sana orang pada
akhirnya itu juga harus intervensi
karena mereka yang akan pada akhirnya
membuat kebijakan
ini udah seru banget sih cukup seru di
perbincangan di segmen 1 tapi nanti kita
akan balik lagi di segmen yang kedua
Oke berjumpa lagi di segmen kita yang
kedua langsung saja mungkin kita lanjut
perbincangan yang udah seru yang tadi Ya
tidak saya gali karena saya
menempatkannya di segmen kedua jadi ada
posisi begini advokasi lingkungannya
walhi itu berbasis kemanusiaan berbasis
manusia jadi
mengintervensi lingkungan tidak semata
lingkungan ya tapi manusianya dia fokus
dulu dan dalam konteks mengatakan
manusia ini juga unsur ter yang paling
utamanya juga harus diintervensi apa itu
ekonominya aku tertariknya
konsentrasi pada level ekonomi
manusianya
konsepnya apa janji yang dipikirkan oleh
walhi dalam konteks manusiakan dalam
konteks ekonomi
ada dua hal ya
pertama bahwasanya ekonomi itu kan bukan
lahir Minggu kemarin tuh ekonomi itu
sudah ada di kampung-kampung di
pantai-pantai di pulau-pulau kecil
Indonesia dari ratusan tahun yang lalu
tapi mungkin namanya bukan ekonomi nah
yang menarik dari ekonomi nusantara ya
ekonomi asli masyarakat di Indonesia itu
ekonominya itu dirancang dibangun itu
dengan proses adaptasi terhadap malamnya
mereka tidak memodifikasi itu tidak
mengeksploitasi betul jadi ekonominya
itu tumbuh bersamaan dengan pertumbuhan
peradaban mereka dan pertumbuhan
lingkungan itu sendiri itu satu yang
kedua kehancuran
lingkungan di Indonesia saat ini itu
disebabkan oleh ekonomi jadi
karena kepentingan ekonomi pemerintah
selalu mengorbankan Kepentingan
lingkungan dan kepentingan sosial nah
dalam perjalanan panjang kita di walking
kita
merumuskan bisa nggak ekonomi itu tumbuh
tanpa harus mengorbankan lingkungan
tanpa harus mengorbankan sosial
jawabannya bisa
justru ekonomi itu bisa tumbuh bersamaan
dengan proses pemulihan lingkungan
ekonomi justru bisa tumbuh dengan proses
Pengakuan hak manusia terhadap
wilayahnya Nah setelah
1965 ekonomi Indonesia itu dibangun
dengan pondasi
memisahkan manusia Indonesia manusia
Nusantara itu dengan sumber dayanya
dengan
kehutanan ketika undang-undang
ketentuan pokok tentang kehutanan
dilahirkan ditunjuk kawasan hutan
terpisahlah manusia dengan hutan nggak
boleh masyarakat berusaha di sana nggak
boleh masyarakat hidup dari hutan itu
yang kedua undang-undang konservasi
tahun 90 juga manusia tidak boleh masuk
sama sekali di sana padahal manusia
sudah lama hidup di sana Nah itu
fase pertama ya bagaimana ekonomi itu
memisahkan antara manusia dengan
wilayahnya Nah kita
melahirkan ekonomi Nusantara itu teksnya
adalah ekonomi Nusantara jadi ekonomi
yang lahir berkembang itu oleh manusia
Nusantara dengan cara mereka merawat
alam
menjaga fungsi dari lingkungan dan
memulihkan lingkungan nah pada konteks
sekarang ekonomi Nusantara ini dirancang
itu untuk mengaddress tiga hal
memulihkan tiga tiga dimensi dimensi
pertama itu kan dia memulihkan hak dan
akses rakyat terhadap sumber daya
alamnya nah ini kita melakukan advokasi
Bagaimana undang-undang kehutanan itu
memberikan hak kepada rakyat
ada target tentaranya perhutanan sosial
begitu ada juga yang pelepasan kawasan
hutan ada pengakuan hutan adat yaitu
yang kedua dia memulihkan fungsi
lingkungan nah ini sangat penting
menurut saya Ya
setelah tahun 91 ekonomi Indonesia
berbasis sumber daya alam itu dibangun
dengan ekonomi yang bersifat horizontal
jadi
semakin tinggi nilai ekonomi yang mau
dikejar dia membutuhkan lahan semakin
luas
Kenapa karena yang ditanam sawit sawit
seberapa besar pun pohonnya buahnya akan
segitu saja kalau mau ningkatin produksi
dia harus tambah tanah sedangkan ekonomi
yang dibangun oleh rakyat itu adalah
ekonomi yang produksinya itu vertikal
tuh
contoh cengkeh semakin tua umurnya
produksinya semakin banyak
pokoknya semakin besar Oksigen yang
dilepas makin banyak air yang ditahan
makin banyak
ini ekonomi yang tumbuh bersamaan dengan
pertumbuhan lingkungan
kalau lingkungannya
bagus ekonominya tumbuh sosialnya juga
tumbuh
peradabannya tumbuh
kita dari tahun 2013 kita merancang satu
konsepsi namanya wilayah kelola rakyat
wilayah kelola rakyat ini dia mengatur
tiga hal
satu tata kuasa jadi bagaimana
Pengakuan hak terhadap wilayah tersebut
Siapa yang berhak terhadap wilayah itu
yang kedua dia mengatur tentang tata
kelola suatu wilayah itu harus dikelola
Seperti apa untuk menjawab 3 ini tadi
ekonomi sosial dan lingkungan yang
ketiga dia bicara tentang tata produksi
dan tata konsumsi
Bagaimana wkr ini dia mempunyai
moral dan nilai yang berbeda dari corak
ekonomi kapitalistik
jadi dari pertumbuhan ekonomi ini siapa
yang menjadi pemanfaatan sejahteranya
begitu
Nah whr itu di tempat ini Kita bangun
nah hilirnya itu kita lahirkan satu
ekosistem ekonomi
Nusantara
ekosistem ya ekosistem ekonomi Nusantara
dia dirancang untuk menjadi untuk
menjadi
alternatif bisa juga digolongkan menjadi
penanding ekonomi kapitalistik yang itu
saya baru mau minta penjelasan kepada
janji kalau dari yang penjelasan janji
secara singkat ini jelas bahwa upaya
membangun ekonomi ini tentu menjadi
narasi tanding dari ekonomi kapitalistik
yang dianut oleh banyak negara termasuk
Indonesia akhir-akhir ini terutama
muncul di mana antitesisnya dari ekonomi
kapitalistik ekonomi kapitalistik itu
kan dia lahir dari
falsafah
material
materialkan satu idea betul Siapa yang
menemukan sesuatu mewujudkan idea itu
menjadi material atau produk dia akan
disebut sebagai penemu betul yang
mempunyai hak paten terhadap itu dan
kemudian dikasih modal atau dibeli Pak
patennya oleh satu perusahaan jadilah
dia produk satu perusahaan dan wataknya
dia eksploitatif dan ekstraktif dia
mengambil satu saja bagian atau komponen
dari ekosistem dari ekologi itu
selebihnya dia tempatkan sebagai sampah
betul sebagai limbah
padahal
secara spiritual ya tidak ada bagian
dari bumi ini
dimasukkan dalam ketentuan hukum alam
oleh Tuhan itu tanpa maksud bahwasanya
itu bermanfaat bagi kehidupan manusia
kapitalistik itu dia
mengekstrak satu bagian saja kalau ada
batubara diambil saja batubaranya
kayunya tumbuhannya hewannya itu
dimusnahkan semua Nah itulah yang
mengakibatkan bencana
yang kedua ekonomi kapitalistik itu dia
bersifat
eksploitatif terhadap manusia
jadi manusia walaupun bekerja di satu
sistem industri ekonomi kapitalistik itu
dia sebenarnya tidak ditempatkan sebagai
manusia yang menjadi bagian dari bisnis
itu
orang yang bekerja di sana dia
ditempatkan sebagai mesin produksi
seberapapun besar pertumbuhan ekonomi
dan profit dari bisnis itu
kesejahteraan manusia itu segitu saja
sambil contoh ya
orang yang bekerja di daerah Urban di
daerah kota industri kayak begitu dia
butuh 15 tahun itu untuk mereka bisa
mempunyai tempat tinggal sendiri betul
dan untuk mendapat itu mereka bekerja di
sistem industri ini tadi dan di
Indonesia itu sangat kompleks ya saya
lihat bahwasanya
kelompok-kelompok yang membabat habis
hutan Indonesia mengambil emas mengambil
batubara di Indonesia
uangnya dibawa ke kota mereka bikin
perusahaan satu properti yang kedua
mereka bikin perusahaan produksi yang
lain nah
pertanyaannya Siapa yang bekerja di
perusahaan mereka di sini dan siapa yang
membeli rumah mereka yang mereka
produksi di kota ini adalah orang-orang
generasi kedua generasi ketiga dari
kampung-kampung yang tanah dan
kekayaannya mereka ambil
contoh orang-orang di kampung saya yang
tanahnya diambil oleh perusahaan sawit
di tahun 90-an generasi kedua generasi
ketiga Merantau semua ke Jakarta Bekasi
dan mereka sekarang membeli rumah dari
perusahaan-perusahaan yang punya
perkebunan kelapa sawit di Indonesia nah
nilai lain yang saya temukan yang
bersifat destruktif di Indonesia
kultur manusia di Indonesia ini kan dia
kultur manusia yang hidup beradaptasi di
negeri tropis
sebagian besar rumahnya dibangun dari
kayu sebenarnya untuk membuat semua
orang setiap individu di Indonesia ini
punya rumah sendiri Kita cuman butuh 4
juta hektar hutan
artinya satu kesejahteraan manusia
tetapi saat ini kita sudah 80 juta hutan
yang habis
justru sebagian besar generasi sekarang
itu tidak punya rumah
Nah itulah ekonomi kapitalis
memisahkan pemilik sesungguhnya terhadap
kekayaan
supaya tidak mengaksesnya manusia tidak
boleh lagi sekarang ambil papan bikin
kayu bikin rumah dari itu sering terjadi
di daerahnya kaya itu penduduknya miskin
kapitalistik itu dia membunuh peradaban
betul saya ambil contoh ya
di kampung-kampung itu orang mau
bikinkan rumah untuk satu orang itu
cukup satu hari
karena seluruh bahan bakunya ada di sana
pengetahuan membuat rumah itu menjadi
pengetahuan bersama semua orang bisa itu
bikin rumah jadi gotong royong orang
satu kampung jadi satu rumah dan mereka
bijak mengambil hanya yang diperlukan
bukan dalam konteks bukan dalam konteks
mereka menjadikan itu satu komoditi dan
komoditi betul sekali itu perspektifnya
Nah itu ya watak ekonomi kapitalistik
satu dia ekstraktif eksploitatif
membunuh peradaban memisahkan manusia
dengan sumber kehidupannya sesungguhnya
dan melahirkan kebutuhan betul jadi
dengan dipisahkan orang dengan sumber
dayanya muncul kebutuhannya nah
kebutuhan ini kemudian mereka yang
melahirkan sederhananya air air itu kan
konstitusi kita itu sudah memerintah
bahwasanya air adalah kebutuhan dasar
manusia di Indonesia dia tidak boleh
dibatasi tidak boleh dikurangi betul
atau dikasih perantara pemenuhannya
karena itu kebutuhan mendasar manusia
tapi sekarang Coba kita lihat di Jakarta
betul segala air itu sudah menjadi
daerah-daerah sungai-sungai menyediakan
air yang bening yang yang sehat pak air
mineral sesungguhnya kepada orang di
kampung tetapi oleh perusahaan tambang
kawasan hulunya dihancurkan tercemar dia
tercemar
dibikin kan Perusahaan yang menjual air
bersih itu ini watak ekonomi
kapitalistik sedangkan ekonomi nusantara
yang kita bangun itu
satu dia memulihkan hak manusia tadi
betul manusia tidak boleh dipisahkan
dengan haknya manusia tidak boleh
dipisahkan dengan lingkungan yang
menyokong kehidupannya itu satu hak dan
aksesnya itu dipulihkan yang kedua dia
memulihkan fungsi lingkungan jadi
lingkungan yang rusak itu dipulihkan
fungsinya dan ekonomi yang tumbuh di
sana itu milik masyarakat yang ketiga
dia memulihkan ekonomi itu sendiri
tetapi Apa yang membedakan pertumbuhan
ekonomi ini dengan pertumbuhan ekonomi
kapitalistik nah ekosistem ekonomi
Nusantara itu kita
rancang dari pertumbuhan ekonomi di sini
semua orang menjadi bagian menjadi
pemilik terhadap ekonomi itu jadi tidak
ada satu orang menjadi pemilik usahanya
semuanya pekerjaan nggak semua jadi
pemilik misalnya ekonominya ekonomi
misalkan kita kelola nih satu Pinang
misalkan ya orang yang mengupas Pinang
itu dia Bukan Pekerja statusnya di sana
dia menjadi pemilik dari bisnis itu jadi
pendapatan dia itu ditentukan oleh
seberapa bagus kualitas kita dan
seberapa besar produksi kita semakin
besar produksi kita semua orang
menikmati
kesejahteraan yang
setarability ada di tangan dia yang
menentukan kebijakannya
besar sekali Saya membayangkan Indonesia
jarang sekali
pada level ekonomi membuat narasi
tanding Bung Hatta sejarahnya punya
ekonomi koperasi yang sampai sekarang
juga ada yang berjalan ada yang tidak
Pak Walaupun ada kementeriannya tapi
saya tidak tahu bagaimana perkembangan
Sejujurnya
ekonominya besar sekali karena
parameter-parameter sudah ditentukan
oleh ekonomi kapitalis tiket seperti
ekonomi itu mesti dibaca dalam konteks
growt pertumbuhan jadi tadi keren sekali
bagaimana membaca punya narasi tanding
yang berbeda bahkan PRnya nanti
Bagaimana membuat ukuran-ukuran yang dan
tanda positif bahwa bisa dibuktikan ini
saya mau
membayangkan bahwa tentu ini sudah di
exercise ada pelet Project mungkin yang
mau saya tanya kejadian Adakah pelet
Project di beberapa ada di beberapa
daerah dengan melibatkan beberapa orang
atau beberapa tanah yang sedang
dijadikan file Project untuk ekonomi
Nusantara saya jadi pengen tahu nih
kita bekerja di 28 provinsi ya dan
40 tahunan Wali itu kan bekerja dia
melindungi dan mendorong pengakuan
terhadap wilayah itu ya sekarang itu
udah 1 jutaan hektar wilayah itu yang
dikelola masyarakat itu bersama walhi
Nah dari satu juta hektar hutan ini
hutan pesisir daratan ini
nilai ekonominya itu
48 pilihan USD di pasar Wow
angkanya kan seperti tidak mungkin
tetapi saya mau sampaikan satu hal satu
grup perusahaan terkaya saat ini itu ada
VOC ya VOC itu membangun kekayaannya itu
dari rempah di nusantara
itulah sekarang yang di satu juta hektar
ini komunitas bersama kita itu
menghasilkan rempah-rempah yang memang
dihasilkan oleh hutan tropis Indonesia
tetapi dari 48 billion USD ini
yang sampai ke masyarakat selama ini kan
cuma satu persen betul sekali ini karena
pasar dari ini semua dikuasai oleh
kartel ya 48 Million itu berapa ya
kira-kira kalau dirupiahkan saya juga
pusing ini menerjemahkannya kan itu
kira-kira setara dengan apa namanya satu
tahun APBN Indonesia
bunganya cukup fantastis sih Aku sengaja
ya
Dan kalau itu
diurus oleh negara sebenarnya yang akan
Sejahtera itu bukan hanya rakyat negara
sendiri akan Sejahtera
karena yang 99% tadi di pasar itu itu
kalau ditarik ke Indonesia
ininya tata kelola Tata produksinya itu
maka
yang 99% itu bisa jadi dia masuk ke
pajaknya negara
masuk ke ekonomi di dalam negeri Nah
sekarang dia dikuasai oleh kartel dan
menjadi bagian dari ekonomi
undergroundnya itu kan ekonomi yang
tidak tercatat dalam Akuntansi Negara
sudah sangat lama sebagian besar
rempah-rempah ini dikeluarkan itu
melalui Singapura melalui Vietnam
melalui Thailand tidak tercatat
pertumbuhan ekonominya di sana tadi
kembali ke itu berapa daerah janji yang
sudah menjadi sudah berjalan kayaknya
pertanyaannya sekarang itu kita punya
eee enam provinsi ya yang menjadi pilot
project
ada Maluku Utara kita ambil Maluku Utara
ini karena dulu Portugis Spanyol Inggris
Belanda lama
yang kedua di Sulawesi Selatan yang
ketiga Jawa Barat yang keempat NTT yang
kelima Lampung yang keenam Bengkulu
yaitu Sumatera Barat kita pilih semua
tempat ini dengan alasannya tidak kita
Oh kita mau main sana bukan kita memilih
tempat ibadah
tentang ekonomi Nusantara Bengkulu
sendiri kita pilih karena India company
saingannya VOC Belanda dulu kan punyanya
Inggris yaitu benteng terbesar Inggris
Asia Pasifik itu ada di Bengkulu dan di
sana itu ada sekitar 8 jenis rempah yang
rempah ini
dari masa pemerintahannya Sriwijaya
di Sumatera itu sudah menjadi komoditi
ekspor menyokong peradabannya Timur
Tengah peradaban India peradaban Cina
termasuk Eropa nah ini yang kita
telusuri semua lagi jalur pasarnya Dan
sekarang itu
inkubasi inkubasi daerah-daerah Yang
sekarang kita jadikan project ini
dia kita dorong itu untuk
masuk ke Tata produksi
fokus awalnya memang di rempah fokus
awalnya sebenarnya kan rempah itu
komoditi yang kita putuskan untuk dia
menjadi penyokong peradaban global itu
yang menurut saya ini satu memang
operasional
ini mengembalikan memang namanya menurut
saya sudah luar biasa
sampai menghadirkan apa namanya
datang ke Indonesia
kolonisasi
Apakah mau ngambil simbolnya itu memang
maksudnya
mengambil rempah itu mengambil simbol
ekonominya atau memang ini operasional
memang ini masih dibutuhkan relevan
dalam konteks ekonomi hari ini dia tidak
diambil sebagai simbol
dia dilahirkan dari persoalan yang
memang harus tumbuh Oh dia
dia modal terbesar bukan hanya bagi
walhia bagi kemudian tapi inilah modal
nyata bagi Indonesia sebagai bangsa
Kalau mau maju karena inilah yang
ditakdirkan oleh Tuhan bagi bangsa yang
ada di nusantara
kita tidak bisa memilih lahir di
Sumatera di Jawa di Indonesia
tetapi ketika kita lahir di sini kita
harus sadar bahwasanya Tuhan telah
menakdirkan sebagai sebanyak jenis
tumbuhan dan hewan untuk punya kehidupan
dan inilah yang sudah dikelola oleh
manusia di nusantara ini ratusan tahun
artinya kalau kita mau membangun ekonomi
yang tidak menghancurkan lingkungan yang
mensejahterakan rakyat ya harus basisnya
ekonominya ini Itulah kenapa kita
menyokong supaya dia tumbuh kayak gitu
tidak kita ambil Tetapi dia ini yang
kita sokong untuk basis tanahnya yang
dikelola di tujuh itu sekitar berapa 7
provinsi tadi 7 provinsi ini
Lampung itu yang sudah ini ya kita
identifikasi yang sudah ada komoditinya
itu udah ada 66000 hektar tapi 6000
hektar
baru di Lampung tapi kan sesungguhnya
kan 1 juta hektar dan
untuk luar biasa ini satu daerah Rp6.000
hektar
7 provinsi dan itu
udah dimulai dari kapan sih mesinnya
kalau boleh tahu dari proses kajiannya
itu dimulai 2017 ya tetapi praktik
ekonominya itu sudah dimulai dari eh
tahun 2001 awal
di masa pandemi pandemi itu memberikan
berkah juga kepada kita
saya bisa meninggalkan Jakarta Terus
tinggal datang ke kampung-kampung begitu
memulai praktik ekonominya
dan apa namanya dari proses praktik itu
ekonomi itu tidak tidak cukup dia dikaji
berdasarkan literasi tidak cukup dengan
pandangan ahli ekonomi yang nyata di
rakyat itu baru bisa kita Identifikasi
dan kita kembangkan kalau kita sendiri
hidup bersama ekonomi
Saya mau menantang sebenarnya
generasi-generasi muda di Indonesia yang
saatnya ada di kampus-kampus untuk
mengeluarkan pikiran dan ilmu terbaiknya
untuk kita bangun ekosistem ekonomi
karena janji saya tertarik dari tadi
kamu mengulang ekosistemnya sudah
tertarik Bisa dijelaskan yang dimaksud
ekosistemnya sebenarnya karena orang
Biasanya ngomong ekonomi ngomong sih
ngomong sistemnya ngomong Nusantara
satu nilainya itu dikatakan ekosistem
itu dia menjadi milik semua orang
dan ini tidak boleh dia menjadi milik
Wali Kalau jadi milik wali-wali jadi
kapitalis dong
ekonomi ini adalah milik rakyat di
nusantara yang memang menjadi subjek
dari wilayah dan lingkungan di nusantara
Kalaupun dia lahir dari walhi yaitulah
buah dari walhi bekerja bersama
persoalan rakyat
nah saya
tadi belum dijawab tapi saya mau justru
menambah pertanyaan lagi ada hubungannya
Puspita Siapa tahu What's dockers yang
nonton ini ingin tertarik dan ingin
terlibat lebih jauh ada yang mau bikin
tesisnya ada yang mau membantu pada
level kajiannya bahkan membantu menjadi
pelakunya juga
bisa ceritakan nggak janji Bagaimana
sebetulnya operasional ekonomi Nusantara
ini satu tempat aja satu komunitas
misalkan lalu sambil menjelaskan yang
dimaksud dengan ekosistem tadi di situ
ya saya ambil ini ya yang di tapak
pertama kali kita bangun itu
kita bangun bisnis
Pinang Kenapa kita ambil Pinang oke itu
karena
Bengkulu tempatnya di Bengkulu karena
nama Bengkulu itu berasal dari
bangkahulu Bangka itu Pinang betul
Pinang dahulu Pinang asli begitu
di sini
Pinang ini dia menyokong peradaban
seluruh manusia di muka bumi selama
orang masih menggunakan pasta gigi untuk
gosok gigi maka Pinang selalu dibutuhkan
karena bagian putih Pinang itu Itulah
flora dan
yang kedua selama Manusia masih
menggunakan fashion ya tekstil
pewarnanya itu dari Dari sini Dari dari
Pinang nah Pinang ini sebenarnya satu
komoditi dari 8 komoditi yang dihasilkan
oleh masyarakat yang mengelola hutan
jadi hutannya itu ditanam 8 jenis
tumbuhan begitu tumbuhan utama Pinang
salah satunya
Nah dari
Pinang ini
selama ini
nilai ekonomi yang jatuh ke masyarakat
cuman satu persen Nah
yang mau kita jawab itu bagaimana 99%
nya itu Bisa
bergeser nih ke kampung ini
tantangannya ada dua ini juga untuk
teman-teman mahasiswa ya dengan banyak
latar belakang tantangannya dua
seluruh komoditi pertanian kehutanan
Indonesia yang dihasilkan oleh petani
itu 40% nya itu sampah jadi petani kita
itu mempunyai pengalaman panjang
mengelola tanah tetapi memproduksi
komoditi yang cocok untuk konsumen di
banyak tempat itu dia tidak punya
referensi nah ini kita dampingi
komunitas-komunitas untuk bagaimana
mereka memproduksi komoditi itu bagus
kualitasnya supaya dia nilainya itu 100%
betul Yang kedua
kita memanggil
anak-anak muda yang dulu menjadi buruh
gudang
Kenapa kita panggil mereka karena mereka
yang mempunyai pengalaman pengetahuannya
ada dimana pengetahuan ada di mereka
merekalah menjadi gudang ini rata-rata
telunjuknya sudah ada yang putus
karena lama jadi pengupas Pinang ya
Ada dua hal yang mau kita gali dari
mereka satu Bagaimana mengelola komoditi
ini yang kedua bagaimana agar kita dapat
mendapatkan nilai keadilan dari orang
yang bekerja di sana apa sebenarnya Hak
yang harus dipenuhi dari setiap orang
yang mengelola itu jadi tampak kita
mendapatkan
apa namanya
bentuk nyata penindasan dalam satu
rantai produksi kita tidak akan bisa
merumuskan
Bagaimana
sistem satu bisnis itu dibangun dengan
mengedepankan keadilan
Nah dari pengalaman pengetahuan dan
pikiran anak-anak muda ini kita
lahirkanlah satu ekosistem bisnis jadi
petani Apa keuntungan utama dari petani
1 nilai jualnya Jauh betul sekali dua
kali lipat Tiga kali lipat terus
ekonominya lahir di sini jadi
orang-orang yang tidak mempunyai
kesempatan untuk bekerja dan lain-lain
yang banyak selama ini banyak Urban yang
pergi ke kota ke mana-mana di sini dia
tempatnya
mengelola bisnis ini dan mereka
mendapatkan bagian itu bukan upah kayak
gitu Tetapi dia bagian dari siklus
bisnis nah Selain itu dia dikatakan
ekosistem Siapapun boleh terlibat di
sini
kita membagi profitnya itu 4 dari bisnis
ini
bagian pertama itu untuk manajemen
bagian kedua itu untuk modal bagian
ketiga itu untuk infrastruktur bagian
keempat itu untuk pengembangan jadi
skema investasi kalau orang mau jadi
bagian jadi milik Ini skema juga kita
bagi tiga
satu dia menjadi
pemilik dia mendapatkan profit itu nanti
di akhir tahun oke
yang kedua dia kita kasih kesempatan
untuk menjadi bagian dan dia akan
mendapatkan profit itu setiap siklus
produksi Oke jadi kalau kayak sekarang
setiap 3 bulan kita satu kali ekspor nah
dia mau investasi itu Misalkan dalam
satuan satu ton jadi setiap ekspor 1 ton
ini 3 bulan dia dapat bagian dari
Keuntungan koperasi
sedangkan infrastruktur dan manajemen
inilah milik koperasi mau ke milik
koperasi dia infrastruktur kenapa dia
harus jadi milik koperasi karena supaya
ada yang bertanggung jawab terhadap ini
yang kedua supaya petani itu mendapat
keuntungan juga
dirantai yang mereka sudah tidak
terlibat gitu karena Koperasi ini kan
anggotanya seluruh petani yang
komoditinya kita bangunkan pasarnya
mereka jadi anggota dari koperasi nanti
di akhir tahun koperasi melakukan
perhitungan keuntungan begitu nah
seluruh anggota kan mendapat bagian dari
keuntungan itu
[Musik]
ini kita rancang begini satu dia lahir
dari persoalan yang kedua kita mau
membangun tandingan terhadap corak
ekonomi yang dibangun berdasarkan
kewenangan negara
selama ini kan kalung modal Tidak cukup
tidak kurang modal yang dimiliki negara
potensi pengetahuan tidak kurang tetapi
kenapa seluruh ekonomi yang dibangun
oleh negara termasuk koperasi wilayah
negara itu gagal karena setiap
kesempatan terbaik itu pasti diambil
oleh
pemilik kewenangan ya kita ambil contoh
terbaru lah misalkan yang bisnis ke
vaksin
orang-orang yang punya kewenangan di
sana menghancurkan Indonesia
orang menggunakan kewenangannya
mengambil kesempatan nah ini yang mau
kita bangun
pengetahuan dan kesempatan itu harus
diberikan kepada pemilik sesungguhnya
dari satu komoditi dan mereka
mendapatkan apa ya mendapatkan
kesempatan untuk maju janji ini apa ini
menurut saya jadi kami kita sudah
membahas tadi janji bicara kalau ngomong
segala sesuatu itu
peluangnya sudah ada kekuatannya juga
ada jadi masa lalu sekarang
pengetahuannya ada di masyarakat dan
sebagainya gitu modalitasnya ada yang
belum kita jawab Sudahlah sebetulnya
tantangannya apa sih hambatannya apa
Lalu siapa kalau gitu teman strategis
untuk supaya ini bisa terimplementasi
yang pertama memang pondasi dasarnya itu
memang
masyarakatnya rakyat yang menjadi
pemilik gitu yang kedua memang sangat
dibutuhkan itu
orang orang yang mempunyai kemampuan
inovasi terhadap ini sebenarnya kita
memang sangat berharap sama
generasi-generasi muda ya itu yang
berhasil membangun satu skema bisnis
Pinang itu sekarang mereka menghasilkan
PIN yang terbaik dan sudah ekspor itu
itu anak-anak Taman SMA luar biasa Tidak
kuliah tinggi-tinggi begitu aman SMA
tetapi mereka menggunakan semak-simal
mungkin pengetahuannya gitu Nah yang
ketiga yang memang sangat kita butuhkan
itu
teman-teman masyarakat organisasi
masyarakat sipil yang selama ini
melakukan advokasi kebijakannya supaya
ekosistem ekonomi Nusantara ini dia
menjadi keyakinan negara ini di masa
depan menjadi Jalan kebijakan ekonomi
negara ini masa depan dan
itu membutuhkan satu proses advokasi
untuk minimal menjaga kebijakan ini
terjaga minimal dan yang terakhir itu
kita membutuhkan orang yang
mau ekosistem ekonomi Nusantara ini
menjadi sumber kehidupannya
kita membuka pintu seluas-luasnya kepada
siapapun mau terlibat dimanapun di
bagian manapun memulai apapun kita kita
buka karena ini bukan punya Wali ini
punya rakyatnya Indonesia
ketimbang lu simpan uang lo di bank
nggak tahu uang itu dikasih ke
perusahaan tambang mana
investasi ke perusahaan yang justru
melakukan
perampasan tanah masyarakat mending uang
lo walaupun 100.000 dimulai di sini ini
yang Pinang ini sekarang sudah ekspor ke
mana-mana itu transaksi pertamanya itu
170.000 nah transaksi hari pertama
begitu Tetapi dia tumbuh terus tuh
setiap putaran dia ini yang mau saya
tanya janji
revolusivic itu gagal karena
pasarnya tidak dikuasai produknya dia
kuasai pelakunya pasarnya kita juga
punya pengalaman beberapa teman-teman
buruh nanti bisa cerita
Bagaimana dengan pasar di ekonomi
Nusantara ini dalam dan luar negeri
kalau ada mungkin saya cerita ya Ini
juga menjawab apa namanya pertanyaan
Bang Panca sebelumnya ya
selama ini kan ini dikuasai oleh kartel
kartel ini bekerja dengan dua cara betul
satu dia mengendalikan produksi yang
kedua dia mengendalikan konsumen yang
produksi bagaimana dia mengendalikannya
kualitas yang dibikin jelek supaya tidak
ada orang lain mau beli dan harganya
bisa ditekan gitu nah ini kenapa kita
membutuhkan teman-teman yang punya
kemampuan inovasi betul yang kedua
bagaimana mereka mengendalikan buyer di
luar negeri Jadi seluruh komoditi ini
itu dia punya musim panen musim panen
melimpah harganya rendah di petani
mereka stok baru dik
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:21:34 UTC
Categories
Manage