Transcript
7yvLhmybSUE • LUMBUNG IKAN NESTAPA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0206_7yvLhmybSUE.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Nama saya Laudya Isman
pekerjaan saya penilaian
nilai laut itu mulai start dari Jam 2
malam itu udah bangun
sudah mulai bikin perlengkapan bekal
alat-alat pancing yang mau dibawa full
harus disiapkan bahwa sudah lengkap baru
ke laut
[Musik]
sebelum ngopi ini
tangkap tuna cari umpan cumi dulu
setelah tangkap cumi sudah
mencukupi
target lah umpan
Waru mulai cari lokasi
tuna untuk tangkap
Claude adalah nelayan yang berasal dari
Tanjung yaindoelo Kecamatan amahai
Maluku Tengah
di usianya yang kini menginjak 32 tahun
Laode sudah satu dasawarsa lebih
menjalani profesi sebagai nelayan secara
mandiri
mencari ikan pelagis besar seperti ikan
tuna di kawasan perairan laut Banda
[Musik]
profesi ia lakukan secara turun-temurun
dari keluarganya
yang juga menjadi profesi sekitar
190.000 jiwa dari 1,8 juta jiwa total
populasi
[Musik]
artinya lebih dari 10% masyarakat
provinsi Maluku mengandalkan hidup dari
hasil laut
[Musik]
jika cumi ditangkap Laode untuk
dijadikan umpan pancing maka lain halnya
dengan Waode Zakia atau Mama cek
[Musik]
bisa naik
Mama Jack merupakan Warga Pasir Panjang
Desa tial Maluku Tengah
cumi hasil tangkapan nelayan warga
sekitar ia bawa ke pasar Mardika untuk
dijual
untuk sampai di pasar ia menempuh jarak
sekitar 20 KM dengan menggunakan
transportasi umum
di lapak inilah Mama Jack menjual cumi
tangkapan nelayan kepada masyarakat
[Musik]
anak muda belum tahu pacaran
[Musik]
Laode dan mama Jack adalah warga Maluku
yang menggantungkan hidupnya dari hasil
laut
namun kini mereka dihadapkan pada hasil
laut yang semakin lama semakin sulit
didapat
[Musik]
hal itu dirasakan langsung oleh Laode di
mana dari waktu ke waktu ikan hasil
tangkapannya semakin berkurang
bahkan Laode harus memancing ikan hingga
ke tengah laut dengan jarak 25 mil dari
daratan
Namun karena ombak kali ini cukup besar
Ia memutuskan berada di sekitaran 16 mil
kalau
tahun kemarin sampai untuk sekarang ini
pak kalau
sekarang lebih rumit lebih susah untuk
cari tuna
hendak
jangkauan jauh baru
nelayan banyak
baru kan kalau untuk nilai kalau untuk
Kamil dan sini kebanyakan mengharap
mancing itu di lumba atau rumpun saja
kondisi yang dialami Laode
mengindikasikan bahwa ekosistem laut di
kawasan ini tidak baik-baik saja
nilai-nilaian kita sulit mendapatkan
iklan sekarang nilai-nilaian kita harus
mencari ikan lebih jauh ke tengah laut
dan berlayar lebih lama itu salah satu
karakteristik yang lautnya sudah
mengalami overfishing ikannya sudah
sedikit kita lihat Bagaimana laporan
Komnas kajiskan yang di bawah KKP ya
tahun 2017 yang 2002 terbaru itu Potensi
perikanan kita sudah memang
kritis ya
hampir semua itu yang memang yang memang
masih bisa ditangkap itu sangat sedikit
[Musik]
kawasan laut Indonesia terbagi menjadi
11 wilayah pengelolaan perikanan atau
disebut wpp
Kementerian Kelautan dan Perikanan
melaporkan ada tiga wilayah dengan
status tingkat pemanfaatan yang
dieksploitasi secara berlebihan untuk
jenis ikan pelagis besar
sementara 8 wilayah lainnya berstatus
tereksploitasi penuh
artinya tidak boleh ada penerbitan baru
surat izin penangkapan ikan dan proses
penangkapan harus diawasi secara ketat
termasuk di wilayah Laode melaut yakni
wpp 714
[Musik]
kalau kita lihat dari rilis KKP itu yang
warna hijaunya dikit banget gitu yang
dominan itu merah dan kuning kalau yang
kuning itu kan sudah full exploited ya
wilayah itu tidak boleh lagi ditambah
penangkapan tapi harus diawasi secara
ketat artinya itu sudah warning ya tapi
banyak juga yang merah yang over fishing
artinya laut itu atau Potensi perikanan
itu sudah harus berhenti penangkapannya
sebenarnya sudah harus dikurangi drastis
sehingga ada waktu buat laut kita untuk
memulihkan diri sehingga ikan-ikan bisa
beregenerasi kembali setelah itu Mungkin
beberapa tahun ke depan setelah Ada
kajian yang baru
[Musik]
namun proses pemulihan yang semestinya
dilakukan berubah arah seiring
disahkannya undang-undang Cipta kerja
dimana terdapat pasal beserta peraturan
turunan yang justru memperburuk kondisi
perairan laut Indonesia
[Musik]
melalui undang-undang Cipta kerja
pemerintah memperbolehkan Kapal asing
untuk masuk ke perairan Indonesia
[Musik]
artinya kapal-kapal besar akan ikut
serta menangkap ikan bersama dengan
kapal-kapal dalam negeri
untuk mendukung Aturan itu maka
kebijakan pengelolaan sumber daya ikan
diserahkan kepada pemerintah pusat
sehingga perizinan penangkapan ikan oleh
Kapal asing menjadi lebih mudah
tapi di dalam pasal itu disitu
membolehkan kapal ikan asin beroperasi
di perairan Indonesia
tentu ini menjadi problem tersendiri
karena kapal ikan asin ini kan
itu mempunyai
berbagai macam hal ya dia punya
mekanisme
teknologi sendiri punya apa namanya
Alat tangkap jenis tertentu gitu yang
dia terapkan dan bahkan di dalam ujk itu
nyaris tidak ada lagi aturan yang
membolehkan
melarang Tenaga Kerja Asing beroperasi
di kapal ini yang jadi proble M cuma
satu body yang
dia punya
Laode menggunakan cumi sebagai umpan
dalam mencari ikan
metode yang ia lakukan dengan
menggunakan alat pancing tradisional
setelah mata kail diberi umpan senar
pancing digulung dengan menggunakan batu
fungsinya agar pancingan bisa tenggelam
lebih cepat di kedalaman ikan tuna
berada
[Musik]
Selain itu umpan juga diberi tinta cumi
untuk mendapatkan perhatian dari ikan
[Musik]
Maluku lainnya kerap memancing ikan di
sekitar rumpon berada
rumpon adalah rumah ikan buatan agar
ikan berkumpul sehingga lebih mudah
untuk didapat
namun tidak diketahui pasti Siapa
pemilik rumpun-rumpun ini
sebab keberadaan rumpon yang melebihi
Jarak 12 mil dari daratan adalah
perbuatan ilegal
kebanyakan rumpun Pak
karena rumpun itu
Semakin Jauh
mungkin ikan semakin menggeser semakin
jauh lah Pak
kalau tahun kemarin itu rumpun di
dekat-dekat sini
itu kita tangkap itu semakin
dekat lagi kan
selain ikan yang kini semakin sulit
didapat keberadaan nelayan tradisional
seperti Laudya ini juga diterpa ancaman
lainnya
pagi hari ini saya khusus datang ke
Ambon tuh hanya punya satu keperluan
bahwa kita akan membangun
Ambon Newport
yang
kurang lebih ini di dalam perencanaan
nanti ada 700 hektar yang itu
terintegrasi antara
Pelabuhan logistik dan
Pelabuhan Perikanan serta
industri perikanan ada di
satu lokasi yang tadi disampaikan untuk
mengefisienkan semuanya
dan kedepan yang kita harapkan dari
situlah nanti kita bisa export langsung
ke manapun
tahun ini akan akan
dimulai pembangunannya dan kita harapkan
dalam 2 tahun akan selesai
[Musik]
pemerintahan Joko Widodo berencana
membangun proyek strategis nasional di
kawasan Maluku
[Musik]
melanjutkan program yang diinisiasi
pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono
menjadikan kawasan Maluku sebagai
lumbung ikan nasional atau Lin
di mana akan dibangun sebuah Pelabuhan
Baru bernama Ambon Newport dan juga
Kawasan Industri perikanan terpadu
hal itu dilakukan guna mendorong
penerimaan negara bukan pajak di sektor
perikanan sebesar 3,7 triliun per tahun
[Musik]
nantinya proyek dibangun di atas lahan
seluas 700 hektar dengan memakan biaya
pembangunan awal sebesar 3,2 Triliun
Rupiah
[Musik]
menggunakan dana pemerintah yang
anggarannya telah disetujui oleh komisi
4 DPR RI pada September 2020
[Musik]
Iya lumbung ikan nasional kan kalau
secara filosofi kan sebetulnya itu
daerah yang diperuntukkan untuk
penyediaan stok sumber daya ikan untuk
kepentingan nasional kan harusnya kan
begitu ya bukan untuk kepentingan
negara asing gitu
kan harusnya begitu dalam konsepnya gitu
tetapi Blink Ini kan juga
ini sebetulnya kalau kita lihat
apa namanya
orientasinya pemerintah Pemerintah ini
itu dalam rangka mengundang asing juga
untuk beroperasi di Lini itu
[Musik]
Ambon Newport dan Kawasan Industri
perikanan terpadu nantinya akan dibangun
di desa Wae Maluku Tengah
Kawasan Industri perikanan diproyeksikan
dapat menampung 55 perusahaan pengolahan
ikan
Selain itu keberadaan Ambon juga
diproyeksikan dapat meningkatkan hasil
tangkapan ikan menjadi
750.000 ton per tahun
sebab selama ini hasil tangkapan ikan di
kawasan Maluku dianggap rendah yakni
berada di Kisaran
543.000 ton per tahun di tengah potensi
ikan sebanyak 4,7 juta ton per tahun
artinya pemerintah beranggapan baru
sekitar 10% potensi ikan di kawasan
Maluku yang dimanfaatkan
nantinya hasil tangkapan ikan didorong
untuk ekspor ke luar negeri
untuk mendorong capaian itu pemerintah
mengundang investor sekaligus membuka
pintu bagi kapal industri untuk
menangkap ikan
bahkan proyek lumbung ikan nasional ini
digadang-gadang akan membuka lapangan
pekerjaan sebanyak 20.000 tenaga kerja
jika lumbung ikan nasional akan menyerap
lapangan pekerjaan maka pertanyaannya
adalah apakah akan melibatkan warga
sekitar
kemudian Bagaimana nasib nelayan-nelayan
kecil yang akan bersaing melawan
kapal-kapal besar dengan Alat tangkap
modern
Apakah nelayan kecil yang kalah bersaing
akan meninggalkan kapal miliknya dan
bergabung menjadi pekerja di kapal-kapal
besar
[Musik]
karena kehidupan di pelabuhan itu penuh
dengan ketidakpastian ketika jadi buruk
kalau hanya jadi buruh pelabuhan yang
untuk apa
kan di situ Katanya mau dibuat juga
kawasan industri pengolahan
tapi industri pengolahan itu bukan
pengolahan perikanan tradisional kan
tetapi pengolahan perikanan industri
untuk kebutuhan ekspor
itu ya tidak mungkin nilai tradisional
bisa disitu dan kalau nilai-nilai yang
kita nelayan kecil tidak ada ruang lagi
menangkap ikan atau ikan yang sudah
tidak ada mereka kalah bersaing mereka
akan bekerja di situ ya akhirnya mereka
akan menjadi pekerja tidak menjadi tuan
lagi di laut mereka sendiri
jika nelayan tradisional saja tidak bisa
bekerja di industri besar maka pekerjaan
yang dilakoni Mama Jack hari ini juga
akan terancam
ke depan ia akan sulit mendapatkan cumi
hasil tangkapan nelayan yang didapat
dari dekat rumahnya
aktivitas industri besar membuat nelayan
di sekitar Lin akan kesulitan untuk
mendapatkan hasil laut atau bahkan
nelayan tidak lagi mencari cumi dan
memilih bekerja di atas kapal milik
pemodal besar
maka memajek akan kehilangan pendapatan
sebesar 100.000 dari setiap kali ia
menjual cumi di pasar
ya kita tuh mau hasil laut itu mudah
didapat tapi mau bikin gimana lagi
Terpaksa dari kerjaan lain
ancaman yang menimpa Mama Jack bukan
tanpa sebab karena lumbung ikan nasional
akan mengeksploitasi tiga wilayah
pengelolaan ikan
yakni wpp 714 wpp 715 dan wpp 718
dimana ketiga wilayah itu masuk kategori
fully exploided pada Tahun 2022
maka lumbung ikan nasional menjadi
sebuah proyek ambisius di tengah kondisi
laut yang semestinya dibatasi
penangkapan ikannya
jadi
bagaimana nanti dampaknya Saya kira
dampaknya besar sekali karena begini
juga dalam
stok sumber daya ikan Kita sebenarnya
wilayah kita ini kan sebenarnya hampir
semuanya sudah mengalami over
eksploitasi
apalagi ketika masuk asing diundang
beroperasi di Indonesia dengan sistem
kuota ini ini bisa membuat stok sumber
daya ikan ini semakin tinggi tingkat
eksploitasinya
proyek lumbung ikan nasional yang
dicanangkan pemerintahan Jokowi tidak
hanya mengancam ekosistem laut namun
juga mengancam ruang hidup Mustaman
[Musik]
sebelumnya Mustaman menjabat sebagai
kepala Dusun Batu Dua Desa way sejak
tahun 2002
jabatan yang selama ini diemban
berdasarkan mekanisme pemilihan langsung
oleh masyarakat
[Musik]
namun perjalanan hidup Mustaman seketika
berubah
[Musik]
sementara gencar-gencarnya begitu
gencar-gencarnya
[Musik]
kami pada saat itu saya masih menjabat
sebagai kepala dusun setelah
gencar-gencarnya
bahasa Lin Dan Ambon yupos itu
saya dan teman-teman yang lain ketika
tiga kepala dusun dilengserkan secara
langsung
pencopotan kepala dusun yang menimpa
Mustaman secara tiba-tiba menimbulkan
pertanyaan ia mengira barangkali inilah
penyebabnya
kalau bisa
jangan lagi mengambil kita punya daerah
ini Bang otomatis bahasa katanya kita
menolak
itu sudah secara langsung kita menolak
itu keinginan kami secara keseluruhan
masyarakat dari ketiga Dusun ini
penolakan Mustaman dan warga di tiga
Dusun bukan tanpa sebab
pembangunan Ambon Newport direncanakan
berdiri di atas lahan seluas 600 hektar
dimana sebagian kawasannya akan
menggusur tiga Dusun yakni Dusun Batu 2
Ujung Batu dan batu naga
dimana terdapat setidaknya 400 kepala
keluarga yang bermukim di wilayah Ini
kebanyakan dari mereka berprofesi
sebagai petani dan nelayan kecil seperti
Mustaman
selain pembangunan Lin akan menggusur
pemukiman mereka juga khawatir akan
terampas ruang hidupnya dimana
kapal-kapal besar akan datang di wilayah
tempat mereka mencari ikan sehingga
ikan-ikan yang kini sudah semakin
berkurang akan semakin sulit didapat
Selain itu warga juga khawatir hanya
akan menjadi penonton usai menyerahkan
ruang hidup yang selama ini mereka
jalani
tapi kalau berbicara mengenai sifatnya
kan kita Masyarakat di sini bukan
menghidupi lagi tapi mematikan
karena itu berdasarkan tadi kita nelayan
kapal 1 2 saja yang masuk ikan sudah
lari pergi
sementara kita kan masyarakat kecil
yang gunakan
perahunya dengan bobotan bukan puluhan
Town tapi dengan di bawah daripada satu
ton
apa kita bisa berpacu dengan kapal-kapal
yang bobotnya ratusan Tong puluhan tahun
kan tidak mungkin
lumbung ikan nasional yang masuk dalam
proyek strategis nasional ini pun
mendapat gelombang penolakan dari
masyarakat Maluku
[Musik]
salah satunya dari aliansi masyarakat
pesisir Maluku atau AMPM
untuk cuman berenang
aksi penolakan dilakukan dengan cara
berenang menyeberangi laut dari desa Wae
Menuju Pulau pombo
[Musik]
aksi itu dilakukan oleh Yusuf
[Musik]
dalam narasi mengemuka di proyek ini
dimana Yan dominan adalah narasi
pembangunan ekonomi berorientasi pada
pasar seperti peringatan-peningkatan
ekspor dan genjotan produksi perikanan
pembangunan hukuman ekonomi pertumbuhan
dan peningkatan khas daerah
tidak ada narasi ekonomi berbasis
masyarakat yang Disinggung seperti
peningkatan kesejahteraan nelayan dan
pengelolaan lingkungan
[Musik]
jarak sejauh 3 km itu mampu ia tempuh
dengan waktu 2 jam
[Musik]
aksi ini membawa pesan kepada masyarakat
bahwa proyek lumbung ikan nasional dan
Ambon Newport pada dasarnya hanya
mengakomodasi kepentingan elit dan
pemilik modal
gerakan berenang dari way ke pulau kombo
ini sebagai isyarat bahwa negara jangan
merampas ruang hidup kami pemerintah
provinsi jangan merampas ruang hidup
anak-anak orang Maluku jangan merampas
hak-hak nelayan kecil Pulau pombo
merupakan salah satu pulau yang akan
kena dampak dari pembangunan Ambon
merupakan salah satu tempat
kecil nelayan yang hidup menghidupkan
keluarga menghidupkan anak-anak tempat
mereka mengakses penghidupan di sini
[Musik]
namun rencana pemerintah untuk memulai
pembangunan sejak 2021 silam belum juga
terlaksana
untuk itu Komisi 4 DPR memanggil Menteri
Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu
trenggono untuk menghadiri rapat kerja
dan di dalam rapat itu ternyata
tapi mohon maaf bangun
ini direkam soalnya duitnya nggak ada
masalahnya cuman satu yang harus saya
lakukan Saya undang investor investor
ini lho saya kasih hak kamu untuk
ngambil di sini tapi syaratnya kamu
harus bangun Pelabuhan sudah ada 8
pelabuhan yang dibangun pemerintah
silahkan dipilih
atau Kalian mau bangun baru itu salah
satu yang itu yang salah satu yang
sedang kita kerjakan itu supaya
terintegrasi mulai dari hulu sampai
Hilir kalau misalnya kita siapkan
contohnya misalnya waktu itu Newport
lalu kemudian tidak jadi karena memang
anggarannya tidak ada Pak yang pertama
yang kedua
Siapa yang mau masuk ke situ kan juga
harus kita unggah Saya mau masuk ke
dalam kawasan itu kan harus kita undang
apakah cocok atau Kapas dan lain
sebagainya selain investasi tidak boleh
ada alasan tidak ada duit tidak ada uang
ini soal janji presiden yang ke sana
wara-wiri ke sana dengan beberapa
menteri ke sana saya tidak bisa ambil
Terima kayak begini
presiden menyampaikan sejak 2016
[Musik]
akan dibangun ground breakingnya bulan
November 2017 kalau katakan duit tidak
ada kami tidak bisa terima bisa bangun
kereta api di Bandung bisa bangun
ibukota negara ya ini laut kami
bertahun-tahun 3 wpp ada di sana
kontribusi tertinggi 37% untuk negara
ini kalau alasan tidak ada uang
[Musik]
bagi kami ini tidak adil
ini juga merupakan jika menteri KKP
menunda pembangunan lumbung ikan
nasional karena tidak ada biaya maka
keterangan berbeda datang dari Luhut
binsar Panjaitan
[Musik]
menteri koordinator kemaritiman dan
investasi itu menyatakan pembangunan
lumbung ikan nasional justru dibatalkan
alasannya lokasi berada di jalur gunung
api aktif bawah laut serta terdapat
ranjau peninggalan perang dunia ke-2
ketika hampir semua Potensi perikanan
itu sudah full exploited dan over house
player fishing
ya ikan mana lagi yang mau ditangkap di
situ gitu kapan akan balik modalnya jadi
memang saya melihat semua
itung-itungannya pemerintah melihat
pembangunan itu ya dari segi bisnis
dan nggak masuk gitu kan jadi ya udah
hentikan aja gitu dan itu yang akan
menyakitkan buat sebagian masyarakat
yang sudah berharap itu tapi di sisi
lain
Saya berharap sebenarnya pemerintah
menghentikan itu karena memang Ya udah
ini karena potensi perikanannya nggak
ada kita pulihkan dulu lautnya sampai
pada fase memang laut kita sudah sehat
lagi potensi sudah bisa lagi untuk kita
manfaatkan secara terukur ya dengan
data-data yang valid baru kita mulai
di tengah kebijakan yang simpang siur
Laode tetap mengarahkan perahunya menuju
pelampung yang ia tinggalkan
memeriksa Apakah umpan yang ia
tinggalkan di lahap ikan tuna
seketika perhatian Laode mengarah pada
perahu nelayan lainnya yang sedang
menarik pancingan
nelayan bernama lawarman ini merupakan
saudara sepupu dari Laode
[Musik]
tuna yang ditaksir berbobot 15-20 kg ini
muncul ke permukaan
[Musik]
di pengepul nilai jual ikan tuna sirip
kuning menyentuh angka sekitar 60 ribu
rupiah per kg
Jika harga jual sekitar Rp60.000 per kg
maka nilai jual dari ikan ini berada di
Kisaran 1 juta rupiah
angka yang tidak besar mengingat modal
yang disiapkan nelayan untuk setiap kali
melaut ada di Kisaran 800.000
modal itu ia gunakan untuk membeli bahan
bakar es batu untuk penyimpanan ikan dan
bekal makan selama melaut
bahkan modal itu belum tentu kembali
mengingat setiap kali melaut nelayan
belum pasti akan membawa pulang ikan ke
rumah
belum lagi nelayan tidak melaut setiap
hari sepanjang tahun
di tengah nasib nelayan yang tidak pasti
pemerintah mencanangkan program
penangkapan ikan terukur berbasis kuota
program pemerintah ini dimaksudkan untuk
membatasi penangkapan ikan yang
dilakukan di perairan Indonesia demi
ekosistem laut berkelanjutan
namun aturan pendukung kebijakan yang
dikeluarkan justru bertolak belakang
dari total 11 wilayah pengelolaan
perikanan 6 diantaranya dijadikan
Kawasan Industri
[Musik]
di kawasan inilah kapal penangkap ikan
di atas 30 groston akan beroperasi
[Musik]
kapal yang berasal dari korporasi besar
ini akan mendapatkan izin kontrak
penangkapan hingga 30 tahun di wilayah
pengelolaan perikanan
termasuk Kapal asing yang sudah
diperbolehkan beroperasi sesuai dengan
aturan yang terdapat di dalam
undang-undang Cipta kerja
[Musik]
di dalam rencana pemerintah itu mereka
menargetkan sampai 12 triliun di target
pendapatan negara bukan pajak langsung
ini harapannya akan menaikkan pnbp
karena memang setiap tahun pnbp itu
jarang tercapai target bahkan tahun 2021
ini baru sekitar Belum nyampe 50% ya
target pnbp pemerintah berpikir ya ambil
jalan cepat aja itu dengan penerapan
sistem kuota di BPP saya sendiri belum
yakin dengan harapan ikan terukur
berbasis kuota itu bisa
diimplementasikan di Indonesia 1
merujuk kepada data Potensi perikanan
yang ada tadi kita sudah
exploit dan over fishing
Terus yang kedua akan ada wacana untuk
kapal-kapal besar ya oke kapal nggak
bukan Kapal asing tapi kapal besar
dengan metode apa yang mau ditangkap
gitu loh hari ini aja nelayan kita
menjerit untuk menangkap ikan aja mereka
harus lebih jauh dan lebih lama kosnya
lebih besar pendapatannya jadi lebih
berkurang terus mereka akan bersaing
dengan kapal-kapal besar yang itu kan
punya perusahaan
ya
jalur penangkapan juga diatur dalam
kebijakan penangkapan ikan terukur
dimana kapal besar di atas 30 gross ton
hanya boleh menangkap ikan di atas 12
mil dari bibir pantai
sementara kapal ukuran 4 sampai 30
groston berada di jalur 2 yakni 4 sampai
12 mil dari bibir pantai
sedangkan nelayan kecil dengan kapal di
bawah 5 groston beroperasi di jalur 1
yakni 0 sampai 4 mil dari bibir pantai
namun bagaimana kenyataannya
[Musik]
Selain itu potensi konflik dengan
nelayan lokal akan semakin tinggi karena
fishing groundnya beririsan
menurut informasi di lapangan
KKP sudah mengeluarkan beberapa izin
kapal dengan Alat tangkap Pukat Hela
tersebut untuk beroperasi di wpp 718
karena yang saya dapatkan dari lapangan
sudah disampaikan beberapa foto Konflik
terjadi di lapangan
kapal-kapal
dengan di atas 30 JT bahkan 200 JT masuk
sampai di jalur 2 dengan jaring troll
menyeret jaring-jaring nelayan kecil
[Musik]
kapal inilah yang dimaksud
[Musik]
kondisi itulah yang berpotensi sebagai
ancaman bagi nelayan kecil saat
menangkap ikan
[Musik]
kisah Laode menjadi gambaran Bagaimana
nelayan kecil seperti dia harus melaut
lebih jauh di area 20 hingga 30 mil
untuk mendapatkan tuna
padahal kawasan laut yang ia jelajahi
berada di wpp 714 wilayah yang
ditetapkan pemerintah sebagai zona
pemijahan dan pengembangbiakan ikan
wilayah yang ditetapkan bukan untuk
kawasan tangkap namun kini dalam kondisi
sulit untuk mendapatkan ikan
Penantian Laode pun kini membuahkan
hasil
pelampung yang ia tinggalkan bergerak
pertanda umpan yang ia jatuhkan disambar
ikan
seketika ia menarik Sinar pancing laut
agar hasil tangkapan ikannya menyerupai
hasil tangkapan nelayan sebelumnya
namun apa daya hasil tangkapan laut di
hari ini tidak sesuai harapan
Ia hanya mendapat baby tuna yang jika
dijual ke pasaran Nilainya sangat rendah
Laode
tangkapan hari ini dan kembali ke rumah
kalau memang niat kita untuk
mensejahterakan nilai kecil dan lain
yang tradisional
ya buat saya
memang harus dikembalikan
pengelolaan perikanan itu secara
tradisional kearifan lokal bukan
berbasis kepentingan untuk menambah
devisa negara tapi memang berbasis
kebutuhan ya kebutuhan kita hari ini
apa yang dialami Laode adalah gambaran
Bagaimana nelayan kecil di perairan
Indonesia bertahan hidup
[Musik]
dihadapkan dengan kondisi ekosistem laut
yang semakin hari semakin bermasalah
ditambah dengan kebijakan yang tidak
berpihak kepada mereka bahkan berpotensi
semakin membuat nelayan seperti Laode
semakin sulit
kalau harapan saya itu
kalau bisa
baby tuna itu
dan ditangkap
kedua kayak
jaring-jaring bobok
atau kapal-kapal yang ini mesinnya
batasi tangkapan lah
bisa mungkin ambil yang sesuai standar
supaya yang dia
itu bisa
ini tapi kalau macam kayak jaring-jaring
yang sekarang ini kan mau dia pun dari
ukuran yang kecil sampai besar semua
ambil
[Musik]
namun Laode tetap harus menghadapi
kenyataan yang berseberangan dengan
harapan
di mana Ia tetap membawa pulang
tangkapannya seekor ikan baby tuna
[Musik]
di mana ia tidak memiliki pilihan lain
selain menafkahi keluarganya
[Musik]