Kind: captions Language: id [Musik] Manah semuanya sudah ada di sini bisanya k bawah ini ke bawah ke Sidikalang ku juual berhasilnya semua ini walaupun ada rumput-rumput ini semua berhasilnya aku jual Dari [Musik] sini Dari durian ini kam R jutaak mahal dapat dari sini kalau berbuah dari durian dari Manggis banyaklah ah gak tahu aku karena aku Ang sudah tua-tua kalau apanya ini gak kulisi Gak tahu aku namanya pun waktu ituang aku gak sekolah hurunyaang aku waktu itu jadi aku gak tahu nulis menulis maka anakanakku se k sekolahkan jadi sarjana semua [Musik] Ma masih hidup lagi katanya dari sanalah ada di tempat Duran sana Aku udah di sana sudahah dihanyutkan di sana kan masih hidup lagi kau Mama katanya nangis aku dengar bilang sama dia sama suamiku Siapa yang bilang mama itu bilang anak kita [Musik] dari sini hanyuklah ke sana sana 25 me ke sana [Musik] hanyut sampai di sana 25 me saya di sana saya berdiri terus saya ber terusah datanglah k besar Yangi ter terus aku tenggelam lagi tenggelam lagi aku baru hanyut tenggelam tenggelam lagi nangislah aku yang meninggal ad EMP yang boleh diambil du lagi gak dapat lagi Tapi sesudah banjir bandang Saya tidak lagi kemari tidak lagi mengusahai Gambir di sini Saya [Musik] ketakutan ang tuhanang kalap is isoklat jengkol bandang itu ada pada terjadi pada 18 Desember 2018 waktu itu hujan deras hujan memang deras AG dan itu lumayan lama dan waktu itu Dom juga bahkan enggak menyangka sampai sehancurnya itu dan ketika hujan sudah berhenti eh itu jalan menuju ke ladang ke ladang kami itu terputus dia jembatannya ada terputus dan itu juga waktu itu hancurlah sawah-sawah di situ hancur terus di di jambatan sana juga akhirnya waktu itu kelas 2 SMA enggak bisa sekolah besoknya banyaklah tanaman-tanaman seperti duku juga banyak kelapa terus itulah paling banyak jeruk purut terus sawah Akhirnya sampai sekarang kami gak punya sawah [Musik] lagi ini Nah itulah gunungnya yang k langsor di daerah inilah bor sama limbah yang bocor di situlah daerah ini semua di atas [Musik] seingat saya waktu saya umur umur berapa ya tapi kira-kira kelas 5 SD saya sudah merasakan gimana kehadiran dpm waktu dulu sebelum dpm yang sekarang saya sekolah dengan masyarakat yang Desa lokotan sama kami sama-sama desa lokotan tapi saya di Dusun sipat mereka di Dusun sopokomil yang agak dengan perumah ee dengan lokasi dpm gitu Jadi mereka disuruh walaupun anak-anak gitu disuruh membawa minyak helikopter itu dalam satu jerken itu kalau zaman dulu satu jerken itu dibayar dengan harga .000 mengangkat ke hutan berlanjut sampai saya SMP dpm masih ada terus ya sampai SMP tapi belum seperti ini konflik yang kami rasakan kira-kira 4 tahun yang lalu 4 tahun yang lalu datanglah dpm yang sekarang 4 tahun atau 5 tahun yang lalu datanglah dpm yang sekarang kembali mereka buka lagi Kami lihat orangnya sudah beda bukan lagi orang Australia seperti dibilang orang Cina kata mereka orang Korea sekalipun tidak pernah mereka memperkenalkan diri kami datang lagi kami Buka sekarang kami yang megang atau menjelaskan lebih rinci kepadayarakat kamiak tahu ti-banyaudah dibangun di sana bahan peledak tanpa ada izin tanpa ada permisi bahkan tanpa ada sosialisasi itu Yang Pertama eh tiba-tibanya juga di belakang rumah saya ini udah dibangun juga tempat pembuangan limbah kan kita terkejut jaraknya hanya 20 Me dari rumah kita dibangun tempat pembuangan limbah mau jadi apa D Fails I want to show you this video of a Failure that occurred Last year in January 2019 in Brazil safety record for tailing Dam has been bad Today everyone agrees that our crowded World should not and will not tolerate unsafe projects like this one that is being proposed in the middle of one of the riskiest uh and wet uh part kalau terjadi dpm ini kan berseberangan ini ini tempat Lim yang ada ini perbatasan gunung inia satu Gunung ini perat ke apakah terjadi itu curah hujan tinggi di sini rawan gempa pun kuat he apagi nanti terjadi nanti tambang di bawah tanah selaku orang itu gak ada mau respon mau informasi pun gak ada sampai sekarangak ada informasinya Apakah di manaang tanah itu apaah sampai di rumah kamiak tah gak ada informasi orang itu banjir bandang punudah khawatiran apagi datang lagi PT dpm kamihatirar bangah lagi menangang gemp mengeluhnya Kamang kami pun rusak gagal panen waktu itu Ang jadi cuma membor saja udah rusak hasil Tani kami di mana Nanti kalau dari dibawa di diambilnya sedangkan gempa di Aceh sampai ke sini di sini pernah gempa kuat jadi kalau di dari bawah nanti di apanya di lubangnya gempa nanti di mana Kami memang katanya dari sananya di lubang tapi kami gak tahu di mana sampatnya lubang sampai nanti ke bawah rumah kami sebetulnya sudah ada dua kali pembahasan adendum adendum pengajuan adendum 2019 itu atas perubahan tiga tiga perubahan yang pertama gudang Handak kemudian lokasi TSF dan mulut tambang nah ketika itu eh di komisi penilai AMDAL pusat dan juga eh sekber eh sekber lewat teman-teman bakumsu ID dan juga kami petrasa memberikan masukan-masukan sampai ee akhir 2020 bahkan sampai April 2021 itu kan tidak ada mendapatkan persetujuan apapun dari klhk baik ee persetujukan Apakah itu layak atau tidak layak sekitar tahun 2021 eh dpm kembali mengajukan revisi atas adendum AMDAL tahun 2019 Gitu Ee dan disidangkan pada tanggal 27 mei 2021 yang lalu pasca mereka eh melakukan sidang kemudian KPA memutuskan untuk memberikan waktu 30 hari kepada dpm untuk me baiki adendum itu dan sampai hari ini kita tidak mendapatkan eh apa dokumen eh revisi atau apa gitu dan sampai hari ini eh dpm sendiri juga belum ya belum mendapatkan izin lingkungan Apakah layak atau tidak layak [Musik] begitu mereka Kerja Kerja Banyak alat berat gitu kerja orang orang tua saya nanya kalian mau ngapain mau bangun tempat pembuangan limbah lama di lama loh kok rumah ini jadi bergetar gitu kan ditengok lagi rumah kami yang di belakang yang beton tiba-tibanya udah pada retak tanggal 1 bulan 7 2021 kesabaran orang tua saya sudah hilang rasanya tidak mungkin hidup di rumah yang bergetar rumah yang sudah retak kita diam aja kan tidak mungkin seperti itu Oh kita bicara kepala desa pun engak didengar kepala desa enggak sampaikan atau gimana kita enggak tahu kita sampaikan juga ke ke pegawainya di lapangan ee juga enggak direspon Ya udah kita stop jalan masuk mereka Camat datang Polisi datang sebanyak-banyaknya pegawai dpm datang sebanyak-banyaknya bawa sapol PP seakan-akan orang tua saya itu menyetop jalan itu seperti penjahat sementara jalan yang mereka stop itu sebenarnya jalan ke dpm e ke tempat limbah juga jalan ke ladang kami sangat sedih rasanya ketika aparat ketika pemerintahan dan juga kepala desa yang harusnya melindungi masyarakatnya malah jadi berpihak kepada perusahaan belum lagi polisi yang bilang jangan kamu stop ini ini bukan Tanah nenok moyangmu itu sangat sedih loh Pak jalan nenek moyang lambat engak apa Bu jalan umum [Musik] the shaking causes The Wall of the Dam to collapse and the Failure causes a mud wave to flow down like at Brazil The mud wave could go in a couple of different Directions including North to paril or to sopokil Village either as it is now or in future Years from now When there might be a lot more people in even schools and churches in that same area although it keeps most of the information about the foundation condition Secret admits that the foundation is a soft volcanic Ash the yellow color on this map Shows that area of volcanic [Musik] Ash the project would still be illegal in China Which prohibits construction of a tailing stam Within 1000 meters of A populated area although the mining companies Indonesian y conronesia in China Kita menyayangkan sebenarnya ketika Cina sudah menerapkan safety D itu atau keamanan Bendungan tapi ternyata itu hanya berlaku di domestiknya di dalam negerinya tapi tidak berlaku di Indonesia ya kita berharap kebijakan itu ya berlaku juga di di di di luar dari Cina sehingga ee indikasi risiko bencana yang selalu kita Suarakan Akibat keberadaan PT dpm itu harusnya ditindaklanjuti dan harus diusut sesuai dengan panduan-panduan yang ada di Cina di pemerintahan Cina tersebut secara khusus misalnya pemerintah Cina bisa menghentikan [Musik] pendanaan perusahaan tambang ini hadir sejak 1998 diberikan kontrak karya tapi sampai mereka kemudian eh beraktivitas membangun infrastruktur tidak banyak informasi yang kami tahu sangat penting informasi itu bagi kami karena mereka hadir di ruang hidup kami di kampung kami e apalagi kami tahu ini resmi informasi dari Badan Penanggulangan Bencana bahwa Kampung kami ini daerah kami ini [Musik] merupakanah untuk e hidup kami tidak terancam kan tidak ada terkait air sumber air kami benar-benar di situ sumber air dari hanya berjarak kurang lebih 200 m dari pintu portal sumber air itu mengairi memberi eh suplai air untuk kebutuhan di delapan Desa terkaat Sumber air yang kita temukan memang di lapangan yang paling sangat terpengaruh itu adalah sumber air di desa longkotan itu yang disebut dengan masyarakat menyebutnya dengan laucu karena Lau sendiri keberadaannya itu berada persis di dalam pusat dari aktivitas tambang kurang lebih jarak antara pusat aktivitas tambang dengan sumber air laucu itu 270 Me yang sangat dikhawatirkan hasil dari pitan kita menyimpulkan bahwasanya dengan aktivas tambang ini akan air itu di tercemar karena melihat dekatnya aktivitas tambang dengan sumber air dan juga akses yang terbatas masyarakat September 21 permohonan kami ini diidang dan di 20 Januari 2022 permohonan kami dikabulkan dimenangkan oleh komisi informasi pusat Tapi sayangnya pihak Kementerian ESDM belum juga memberikan permohonan dan saat ini eh mereka malah mengajukan banding ke PTUN tidak adanya sampai hari ini izin lingkungan masukan-masukan e masyarakat dan ahli independen dan juga komplain masyarakat atas petisi yang kita ambil sebanyak 2200 tanda tangan itu cukup efektif gitu ya kalau kita mau bilang itu cukup efektif untuk mengulur paling tidak mengulur izin lingkungan itu gitu belum sampai kita membatalkan Har kita kan sampai betul-betul itu dibatalkan karena memang sesungguhnya tidak layak karena kita berada di daerah resiko bencana gitu [Musik] ini karena bukan dari tambang kami makan dari hasil pertanian kami makan bisanya kekolahkan anakku se anakku jadi sarjana Ca hasil pertanian kalau buka tambang ini Pak Ke manalah anak saya anak cucu saya kalau buka ini karena hancurlah nanti jadi lautan an saya yang saya tanam Apun di sang saya biar bisa anak cucu saya dan semua meresapi Bagaimana enaknya saya dulu mulai kecil sampai besar saya di desa ini Pak makanya saya tidak mau mendukung tambang Buka di sini tetap saya menolak Pak harapan terbesar saya perusahaan itu tidak usah beroperasi di sini biarlah masyarakat di sini hidup dengan bertani dengan damai dan tidak ada ancaman untuk merusak lingkungan dampaknya gak saat ini terjadi mungkin 5 tahun lagi atau 10 tahun lagi atau beberapa tahun lagi kita Gak tahu tapi itu harus kita waspada jadi Harusnya kita sebagai masyarakat harus mempedulikan kenyamanan dan keamanan kita terlebih dahulu Kami hidup bahagia sejahtera dari [Musik] per tutup [Tepuk tangan] [Musik]