WADAS WARAS
7ymbC--W-tk • 2021-11-02
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hai
bingung bingung bingung bingung bingung
bingung bingung bingung ngomong
[Musik]
berex01
yang athena's dari Desa Wates dukun
Randu Parang cara asli orang sini terus
ngasih makan ayam itu kayak tadi ngasih
minum ngasih makan ayam kambing itu
selesai kerjanya gitu Garuda itu rendah
Belum masih ada waktu saya pergi ke
ladang itu bersih-bersih ladang tuh
kadang rawat raut ini buat apa ya
Tanaman
apa itu tadi koplo go ke tanaman kencur
Hai kalau udah itu kan udah ada sore
sehari-hari kerjanya gitu
Hai
nama saya Amin ya Saya asli penduduk
Wadas pekerjaan sehari saya tanya
kalau saya yo misalnya masyarakat Jawa
kecepetan Iya Ya enak Mas soalnya kalau
jadi petani nggak tergantung sama orang
kita mau kerja kita enggak kita enggak
ada ikatan apa-apa kalau misalnya kalau
di kantor kita nggak masuk pasti
dimarahin sama atasan kalau jadi petani
kita pasrah kita mau kerja apa terserah
kita jadi kita enggak ada yang
disitu enggak ada yang ngikat pakai saat
kita tinggal kita mau kerja apa gitu
Hamim dan Hati nah adalah dua warga asli
Wadas Kecamatan bener Kabupaten
Purworejo Jawa Tengah
profesi mereka sebagai petani
[Musik]
bersama suaminya ngatinah tiap hari
pergi ke kebun merawat dan memanen
tanaman mereka
[Musik]
kalau kelapa 15-sai setengah bulan
sekali ambil Terus kalau duren satu
tahun sekali duren pete itu DPT
kadang-kadang sekali setahun dua kali
kalau itu dideket rumah gitu kan ada air
terkasih air tersebut lebih itu beras
tahun dua kali opsi yaitu berapa Weni
tuh ada pohon
Hai ini apalah pohon-pohon
apa-apa hon itu apa ya
klapa terus pohon
aren itu banyak beberapa batang tuh itu
banyak tuh mantep nah juga ada woi
banyakkan ini pohon nganu Opo muchus Mas
[Tepuk tangan]
kalau harganya Saya kadang dari ya
Enggak pasti mas sedang dari kelapa bisa
main kelapa kalau satu bulan panen dua
kali
kedua kalau berhari-hari saya enggak
enggak ada kemarin enggak ada kepala
yaitu bikin gula aren ditunggu naren
perharinya itu
Hai
cepet-cepet cepet-cepet
[Musik]
Oh pakai sih namanya Kadek lah Adek
terus kita dikasih di Hai pakai bambu
itu namanya disini namanya punggung
lodong salah ya pakai obeng juga bisa
nah terus itu adiknya itu dibawa Dila
pulang terserah masak ntar sore mau
bikinnya terus kita masa kayak kira-kira
tiga zaman lah itu mulai dibikin gula
pakai namanya nikah di sini batok kelapa
alhamdulillah alhamdulillah kita dengan
hasil bumi pada Syekh bumi kita
Alhamdulillah cukup web kehidupan
sehari-hari baik kita nyekolahin anak
kebutuhan sehari-hari hampir kita cukup
ya alhamdulillah cukup panas
Hai kayaknya Saya rasa dah Makmur lah
kehidupan saya sehari-hari
penghasilan saya seharian juga kayaknya
cukuplah zat makan satu bulan dan berhak
habis gitu
[Musik]
Hai
namun ketenangan ngatinah Hamim dan
ratusan warga desa Wadas terusik kabar
bahwa Desa mereka akan menjadi area
pertambangan
kalo denger dari 2016 2016 mulai ada
berita-berita itu 2016
dimulai
istilahnya kayak opo petet apa yang Oppo
warga mulai 2017
Hai kamu like
Hai turun ke warga
2018z tahu itu dengan ada Fairy tapi
kalau kita apa orang deorang kecilkan
nggak dikasih tahu ini mau ditambah mau
diambil apanya nggak tahu cuma yang tahu
itu lurahnya doang kalau lurahnya
ditanyain katanya nggak apa-apa ini
enggak enggak apa ya enggak meresahkan
warga itu enggak Katanya
[Tepuk tangan]
ingatin Ah masih ingat saat sejumlah
orang melakukan pengeboran di desa Wadas
tapi tak mengira itu adalah rencana awal
penambangan di Wadas
orang-orang yang ngasih tahu Pak Mas
orang lurahnya enggak sih Tahu cuma ini
mau ada
kegiatan itu dulu kan dikasih di ini
diberi itu kan dulu toh Dibor tapi
katanya ditanyain enggak merasakan warga
juga enggak gitu katanya
Hai katanya nggak apa-apa gitu
orang ini cuma mau
ngambil batunya apel dulu tuh cuma and
Gitu nggak ngasih tahu mau Ini Dedek
ngapain juga enggak warga nggak dikasih
tahu cuma itu dulu Ada itu Ada mesin ke
sini gitu orang sini Suruh membawa ke
atas itu mode ambil itu batunya nggak
dikasih tahu apa-apa orangnya
hai hai
Hai
penambangan batu di Wadas rupanya untuk
pembangunan Bendungan bener yang
terletak di desa Guntur Kecamatan benar
jaraknya sekitar 10 km dari Desa Wadas
[Musik]
Bendungan bener direncanakan bisa
menjadi sumber irigasi untuk 15500
hektar sawah air baku untuk Kabupaten
Purworejo Kebumen dan Kulonprogo serta
pembangkit listrik sebesar 650
Bendungan bener masuk dalam proyek
strategis nasional
teknologi untuk sebuah kemakmuran
menuding sebuah kesejahteraan tanpa ada
yang air lupakan
kuncinya hanya satu disini air dengan
air inilah nanti kita bisa kalau
biasanya setahun hanya panel sekali
menjadi dua kali atau tiga kali yang
dulunya nggak bisa malam apa-apa bisa
menjadi enam apa-apa
ingin menekankan agar komunikasi ke
publik terus ditingkatkan nagaraya tahu
apa yang tengah dikerjakan Apa manfaat
bagi rakyat bagi masyarakat sehingga
muncul dan tumbuh rasa ikut memiliki
kemudian ikut mengawasi memantau
langsung Pelaksanaan Praktek yang ada
masyarakat Wadas tak menolak pembangunan
Bendungan bener dukunglah dalam sebulan
saling dukung
akhir-akhir dewasa kalau saya warga pada
sah khususnya kalau ada Bendungan ini
bener kita mendukung itu kan pemerintah
yang ditolak warga Wadas adalah
penambangan batu andesit di desa mereka
dengan dimensi tinggi 159 m dan panjang
timbunan 543 m Bendungan bener
membutuhkan material dalam jumlah sangat
besar
Hai Material berupa batuan andesit
itulah yang akan ditambang dari Desa
Wadas untuk bahan urugan Bendungan benar
menurut bbwso sebagai pemrakarsa
pembangunan Bendungan bener material
yang akan diambil dari desa Wadas
sebanyak 8,5 juta M3
[Musik]
dari 400 hektar areal Desa Wadas bbws
OST akan membebaskan 114 hektar lahan
Desa Wadas yang meliputi tujuh dusun
dari 300 warga di tujuh Dusun mayoritas
menolak penambangan
Yo what's bukannya nolak Bendungan
silakan mode bikin bentuknya silakan
tapi jangan ngambil quarry di warga
Semoga aja terserah memang itu program
pemerintah kita dukung
Ayo kita buka Nyalakan dengan suka
enggak salah paham Mas enggak boleh
Enggak boleh Enggak boleh diambil lah
pokoknya enggak usah ngambil dari Desa
Wates Pokoknya kita nggak boleh lho
[Musik]
Hai banget nyengat indah bersama
perempuan Wadas lainnya kemudian
membentuk wadon Wadas
[Tepuk tangan]
Ayo
sama gempa Dewa Yoga kita selamatkan
bumi wajah tercinta
I warga Desa Wates juga menggabungkan
diri dalam gerakan masyarakat peduli
Alam Desa Wadas atau gempa Dewa
sementara kalangan Pemuda bergabung
dalam Kawula Muda Desa Wadas atau kamu
Dewa mereka terus menyuarakan aspirasi
penolakan penambangan di desa Wadas
Syifa
[Musik]
cara mengusir mereka dari tanah kita
baru kami
masih motor
Indonesia sehat siapa
pentingnya
menonjol Allah
maka dari itu karena wajah Purworejo
menetap sebagai calon gubernur Jokowi
mendesak Gubernur Jawa Tengah untuk
menerima segala tuntutan warga yang
kedua mendesak Presiden Joko Widodo dan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar pranowo
Untuk menghentikan Kak menghentikan
segala bentuk perampasan tanah yang
ketika berusaha Presiden Joko Widodo dan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar pranowo
untuk memfasilitasi aktivitas tambang
dan perusakan alam semesta wajah dengan
dalih kepentingan umum penolakan juga
diekspresikan dengan bendera spanduk dan
mural di berbagai pelosok Desa
[Musik]
himbauan Kurniadi anggota walhi
Yogyakarta yang mendampingi perjuangan
warga menyebut Ada sejumlah kejanggalan
dalam penerbitan izin Pertambangan
quarry di desa Wadas yang
menjadi persoalan juga disini
jadi setelah kita baca itu drag amdalnya
itu ternyata
Hai ini dijadikan satu sama proyek
bendungan yang ada di Guntur gitu yang
ada di tapaknya itu jadi padahal
jarak antara bapak Bendungan dengan di
sini Tuhan
jauh sekitar 10 Kidul Jadi kalau
ngomongin soal dampaknya tentu akan
berbeda Kenapa kemudian ini jadi
Hai Sabtu dokumen lingkungan fisik itu
yang yang juga terjadi problemnya
[Tepuk tangan]
dosanya kok keanehan yang sama juga
dilihat oleh Julian Dwi Prasetyo anggota
LBH Jogjakarta yang mendampingi
masyarakat Wadas pertama kalau misalnya
kita melakukan ini ya batu atau
analisisnya pada beberapa rezim
undang-undang pertama menggunakan rezim
undang-undang pengadaan tanah kalau
misalnya kita pakai undang-undang
tersebut sebenarnya makna kepentingan
umum itu itu dibatasi jadi ada sekitar
eh 24 pasca omnibus ya Ada beberapa What
penambahan proyek yang itu dikatakan
kepentingan umum Nah di dalam
proyek-proyek penting kepentingan umum
itu itu tidak ada satu proyek pun yang
menyebutkan istilah pertambangan Anehnya
di desa Wadas kemudian ini adalah
wilayah yang dijadikan pertambangan
dengan mekanisme pengadaan tanah untuk
kepentingan umum
[Musik]
dasar penambangan di desa Wadas berasal
dari izin penetapan lokasi atau ipel
yang dikeluarkan Gubernur Jawa Tengah
Ganjar pranowo tanggal 8 q2018
[Musik]
berbekal ipel itu tanggal 23 APR 2012
satu dilakukan sosialisasi dan pematokan
lahan di desa Wadas
[Musik]
kira-kira jam
di sebelah situ polisinya dateng polisi
itu membawa senjata lengkap lah ada-ada
Agas air mata ada yang bawa pistol apa
bedil ada yang bawa itu apa tameng itu
apa namanya juga enggak tahu ada yang
bawa tongkat tahun buat apa gitu kau
bawa senjata lengkap itu orang-orang ini
di sana itu cuma muhajadah di jalan tapi
kok polisi tiba-tiba bahwa senjata itu
lengkap i
[Tepuk tangan]
Hai
[Tepuk tangan]
menyentak Nah
kalau
katanya ada yang nyuruh saya itu katanya
saya itu disuruh katanya saya itu jadi
orang provokator ya disitu saya ditarik
itu ada yang Oding oding katanya
apa-apa revolusi disitulah
Hai terus saya ditarik kebelakang saya
diseret sampai sendal saya tuh hilang
satu korsase dari situ saya ditarik lagi
ke belakang lagi sampai jauh sekali tuh
saya ditangkap sama orang perempuan
orangnya 4 disitu saya diangkat
digotong gitu saya di nggak nggak Dijak
gak suruh jalan saya diangkat disitu
digotong sampai ke belakang deket itu
dekat mobil belakang paling belakang lah
disitu saya didudukin situ saya ditampar
tiga kali
fenomena
Jokowi bumi sejak
menonton video
Habis itu saya melihat sekitar 2/3
tembakkan gas air mata ya ataupun
Jatirejo dan 11 orang waktu itu
ditangkap termasuk saya dan
eh pengabdi bantuan hukum LBH Yogyakarta
Jadi dua orang
kemudian ada warga Wadas dan itu warga
wajah tua udah siap membantumu ada
sedikit tangkap dan eh ada anak yang di
bawah umur perempuan itu ditangkap juga
lebih
warga Wadas punya alasan kuat Mengapa
Mereka menolak penambangan salah satunya
soal sumber air minum ini di tempat di
Wadas drt kali Gendol ini tempat sumber
mata air yang buat yang dimakan gampang
airnya itu yang dibuat minum warga Inul
mayoritas ada beberapa warga yang
ngambil diri dari sini sekitar
10 warga 10 kata seluruh masalah 10
rumah yang minum air ini menurut warga
di lokasi penambangan quarry sedikitnya
ada 27 sumber mata air
sudah ia kena ini ini Uang ini file Hai
jadi ya kalau ditambang Yes masyarakat
cuma nggak bisa makan air maka semuanya
lah pokoknya sumber mata kehidupan dari
orang hidup dari air misal dari air
the bridge ini rumah saya nicoobook saya
terus yang mau dikeluarin dari bawah
sampai atas atau suara serak power suara
atas mentok sama perbatasan desa jadi
mulai dari sini mulai nya itu sparco
atasan dari semua nah rumah saya kena
terus warga sini rumahnya kita semua
benar-benar
dapat tambang
selain kekhawatiran hilangnya sumber air
warga juga khawatir daerah mereka akan
terjadi longsor seperti musibah yang
terjadi tahun 1988
karena itu Desa Wadas sebenarnya
ditetapkan sebagai daerah rawan bencana
bahkan dari tahun 86 pernah Ya ada
pengalaman soal longsor yang sangat
besar itu disekitar 59 orang meninggal
ribuan ah kalau
Hai yang pasti kalau misal dari tata
ruang jadi tata ruang Purworejo
2011-2030 itu disini tidak ada kemudian
bener itu Kecamatan bener karena
wadahnya termasuk kecamatan bener tuh
sebagai kawasan tambang itu enggak ada
itu terus disini pun juga malah
ditetapkan sebagai kawasan rawan bencana
Jadi kalau aktivitas yang disini malah
Hai menambah enggak itu ada aktivitas
pertambangan tentunya itu akan menambah
kerentanan daerah rawan bencana itu
Wow ada sepakat wek
Laura aktivitas tambang Kyle
meski mendapat penolakan warga upaya
pematokan tetap berjalan
kualitas
warga wadah terus Menghadang dan menolak
tanahnya diukur dan dipasang Patok
[Musik]
Hai Hai
Jaan Abang website Jogjakarta channel
udah gua jalannya pun sangat
hai hai
Hai
sabar terwujudnya Oke Pak dalam
undang-undang dan IPS habis 5juli
kemarin itu sudah dipermasalahin karena
buktinya benar-benar kalau diperpanjang
Lex alis wajib perpanjangan 2 tahun satu
tahun perpanjangan kita itu resmi urusan
kita kalau kita
bicara undang-undang kamu berbicara
mau ketemu sama orang yang
ketemu sama kami
Hai
[Musik]
Untuk membatalkan penambangan warga
Wadas kemudian mengajukan gugatan ke
pengadilan tata usaha negara PTUN
Semarang
tuntutannya agar ipel yang dikeluarkan
oleh Gubernur Jawa Tengah dibatalkan
tanggal 5 Jun 2012 satu Gubernur Jawa
Tengah sudah mengeluarkan perpanjangan
IP lama yang sudah habis
Hai pakar hukum lingkungan Universitas
Gadjah Mada igusti Agung Wardana menjadi
saksi ahli Agung Wardana menyebut izin
penambangan Wadas bermasalah Hunger
benua-benua
di kategori pembangunan demi kepentingan
umum dimana pengambilan penyelenggaraan
pada tanahnya pun
tertidur kita cek di daftar
tidak ada penambangan
kan org integrasikan ke dalam satu
proyek
penambangan nya pun
menggunakan prinsip penyelenggaraan
pengadaan tanah untuk kepentingan umum
tanahnya diambil menggunakan dengan
dalih subseven gitu jadi mestinya kalau
penerbangan itu urusannya adalah kalau
memang pemerintah membutuhkan material
tambang atau
bahan tambang gdd penambahan itu
dilakukan oleh aktor non-negara
aneh
lainnya semua
e6621m berdua ribu 21 PTUN Semarang
menolak gugatan warga Wadas warga Wadas
kemudian mengajukan kasasi
[Tepuk tangan]
[Musik]
menurut Agung Wardana isu perebutan
ruang hidup seperti di Wadas adalah
ekses program besar presiden Jokowi yang
tertuang dalam proyek strategis nasional
atau PSN
proyek-proyek PSN itu membutuhkan
pembebasan lahan masyarakat selama ini
pembebasan lahan kerap menjadi kendala
selesaikan secepatnya
berbagai hambatan berbagai sumbatan
segi pelaksanaan PSN di lapangan
Saya menerima laporan bahwa hambatan
yang paling besar Masih pada urusan
pembebasan lahan
agar target PSN tidak terganggu Presiden
Joko Widodo mendorong diterbitkannya
undang-undang nomor 11 tahun 2020 Cipta
kerja atau yang dikenal dengan omnibus
slow ada ongkos yang harus dibayar mahal
oleh masyarakat lokal dan juga oleh
lingkungan hidup
tentang Celakanya ular sekalugus lo ini
membawa apa namanya
pemahaman kita tentang pembangunan itu
kembali ke era orde baru dari
pembangunan ekonomi sebagai sebagai
panglima dan hukum digunakan
untuk alucomp digunakan sebagai
instrumen untuk mengkonsumsi pembangunan
ekonomi ini di
hai hidup
proyek strategis nasional merupakan
proyek infrastruktur yang difokuskan
meningkatkan ekonomi dan pemerataan
pembangunan di Indonesia namun Benarkah
Hai mungkin
proyek bendungan bener mungkin bisa
menjadi ilustrasi
Bendungan bener diproyeksikan
menghasilkan air sebesar 1500 liter per
detik
[Musik]
700 liter per detik yang dialirkan ke
Kulonprogo Yogyakarta digunakan untuk
menyuplai kebutuhan air Yogyakarta
International Airport dan pembangunan
aerocity disekitarnya
Hai
karena air Bendungan Wadas ini sebagian
besar 75 persennya akan digunakan untuk
mensuplai kebutuhan air di airod City di
Kulonprogo
nasyid ini sendiri termasuk Bandara
Internasional Kulonprogo menjadi bagian
integral dari
kawasan nasional pariwisata kawasan
strategis parutan acara Borobudur tadi
kspn Borobudur ini karena salah satu
Bali baru
warga desa Wadas yang tanahnya ditambang
malah tidak menikmati air Bendungan
benar
Bustomi juga warga desa Wadas profesinya
sebagai peternak madu klanceng
Hai sekarang laba-laba mengajar sebagai
peternak madu Bustomi membutuhkan hutan
Wadas yang alami
contoh alamasri itu alam yang banyak
masih banyak dibilang hutan rakyat jadi
hutan rakyat itu kan fungsi untuk lebah
tersebut dalam mencari pakan atau
pendongkrak maha Silma diuraikan dari
hujan tersebut Bercanda ya tersebut
jadikan mereka bisa mengambil dari
beberapa
pohon-pohon yang punya rakyat sekitar
sebut jadi punya warga tersebut seperti
pohon pisang
terus pohon kelapa durian mangga dan
lain-lainnya Mas
Bustomi kini cemas jika pertambangan
andesit di desa Wadas benar-benar
terjadi hutan Wates ini memang sumber
kehidupan mereka Jadi mereka memang
hidup dari hutan hasilnya dari hutan
apa-apa dari hutan Masri sumber-sumber
kanan mereka ambil terus panenan tiap
bulannya mereka ambil itu memang hasil
panen hasil pertanian memang dari situs
sumbernya ketika jual kawasan sudah
ditambang
artinya dia akan kehilangan kesuburannya
sebenarnya hatinya secara ekologis sudah
tidak bisa untuk dikembangkan menjadi
kawasan pertanian dan ketika tidak bisa
lagi di manfaatkan sebagai kawasan
pertanian ini yang kemudian akan
menimbulkan dampak bagi masyarakat lokal
mereka
dan mereka akan menjadi apa
plus pelajar prakas proletar yang harus
menjual tenaga mereka kecamatan di
[Musik]
nyentuh
skenario ini sepertinya sudah dilihat
oleh pemerintah karena itu pemerintah
memang menjanjikan area bekas tambang
Wadas akan direklamasi dan disulap
menjadi tempat wisata sehingga membuka
lapangan kerja baru bagi alih profesi
warga desa warga
namun Benarkah skenario itu tepat untuk
masyarakat Wadas
Hai sementara secara sosio-kultural dari
generasi ke generasi masyarakat desa
Wadas adalah masyarakat petani
Hai Kalo nurut saya tuh malah orang di
situ mah Nggak punya kerjaan Mas habis
kerjanya itu orang itu udah ada banyak
kerjaan di desa Wadas ini kalau ada
pertambangan malah orang desa itu malah
tidak bisa kekurangan pangan Mas
hai Malah bisa kekeringan lah gantengnya
nggak bisa makan malah ramai kamu
seorang pisau udah subur Makmur gini
malah suruh kita buruh sama orang luar
gitu
Oh iya Mas kan petugas karo diambil kan
kita malah burrus sama orang luar
malahan hidup Bakrie dada mewah damai
sejahtera udah enak aman deh kita
tinggal di pesawat situs dari nenek
moyang dulu Enggak ada yang namanya
orang
kelaparan Alhamdulillah nggak ada cukup
dari hasil bumi itu udah cukup buat apa
Pak buat petani wadah semua Iya harapan
saya wadah tetap waras kode Bestari
supaya kedepannya warga disini juga
kembali seperti dulu kembali bertani
bercocok tanam dan saya mau lebih
mengembangkan ke budayanya akan saya
cover besar nanti itu mengajak
teman-teman khususnya pemuda
untuk budidaya lebah madu khususnya
Hai
menyentuh
[Musik]
jiwa Desa Wadas terancam oleh
pertambangan hutan di Papua terancam
oleh investasi eskalatif industri sawit
Hai padahal hutan Papua kini adalah
benteng terakhir di Indonesia
j&t
[Musik]
hai hai
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:21:45 UTC
Categories
Manage