Transcript
xlICXwQc60Q • 5 TAHUN DPR #1 KINERJA DAN REPUTASI
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0043_xlICXwQc60Q.txt
Kind: captions Language: id [Musik] Amin. [Musik] ganteng [Tepuk tangan] [Musik] kemenangan di setiap hari jam 30 malam. Ini adalah Andriansyah. Usianya 22 tahun. Ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Jenis profesi yang biasanya tak tercantum dalam KTP. Tugasnya beragam. Pagi-pagi beres-beres dapur, cuci mobil, depan cuci mobil, terus habis itu nyapu, ngepel sama nyuci jemur pakaian. Udah gitu. ee istirahat terus sekitar apa jam an mulai nyetrika. Udah udah nyetrika beres-beres lagi di halaman nyapuin halaman. Udah gitu beresin dapur tata meja makan nyiapin makan malam udah gitu beresin meja makan lagi dapur. Udah gitu nunggu yang pulang ngantor nungguin bukain pagar gitu. Ini tahun ketiga bagi Andriansyah. Dulu profesi ini disebut pembantu rumah tangga bahkan babu. Tapi sekarang pekerjaan ini diakui sebagai profesi sehingga disebut pekerja rumah tangga. Layaknya pekerja, para pembantu rumah tangga memiliki kontrak kerja yang memuat hak dan kewajiban. Mengatur upah, jam kerja, cakupan kerja, hak libur, bahkan cuti dan jaminan kesehatan. ee bos yang di tempat kerjaku tuh udah apa ya udah udah seperti keluarga aja gitu. Jadi enggak ada yang enggak usah yang pakai kontrak-kontrak kerjaan seperti itu. Hubungan profesional telah menjadi personal. Widioko Sumantri sang majikan adalah bagian dari jutaan kepala keluarga yang telah menjalani ikatan kerja berdasarkan kebiasaan yang turuntemurun. setuju tapi jangan terlalu complicated karena sekarang kita sendiri dari zaman dahulu sampai sekarang tuh kita sudah melakukan itu walaupun mungkin tanpa kontrak. Tunjangan ada, lebaran ada, cuti ada. Andri dan Widoko mungkin punya hubungan harmonis, namun kondisi ini tak terjadi di semua keluarga. Setidaknya itu yang dicatat Jala PRT, sebuah jaringan nasional advokasi pekerja rumah tangga. Berdiri sejak 1994 di Yogyakarta. Jala PRT kini berkawan dengan 44 organisasi. Tahun 2012 terdapat 327 kasus kekerasan terhadap pekerja rumah tangga. Setahun kemudian jumlahnya menjadi 336 kasus. Ini hanya angka yang kejadiannya dilaporkan. Adapun yang disebut kekerasan jenisnya macam-macam. Mulai dari pemukulan, bentakan, larangan berkomunikasi, penyekapan, hingga pemerkosaan. Juga hal-hal yang kerap tak disadari para majikan, yakni eksploitasi cakupan kerja dan jam kerja. Ya, seringki kasus-kasus kekerasan yang ekstrem itu ee menguak menyeru ketika ya itu ketika PRT sudah dalam keadaan situasi yang ekstrem. ee apa terluka parah bahkan hampir meninggal atau sudah meninggal ini baru terlihat. Padahal sebenarnya masyarakat sudah melihat fenomena-mena apa gejala-gejala itu di sekitar lingkungannya. [Musik] Ibung kita, saudara kita saat ini akan dipansung 14 hari lagi, Kawan-kawan. Tapi di mana negara kita, Kawan-kawan? Sekali lagi negara kita abai terhadap guru migra di Indonesia. Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan sama sekali tak mengatur dan melindungi para pekerja rumah tangga. Padahal jumlah mereka signifikan. Ironisnya, posisi tawar mereka lebih lemah dari kelompok pekerja lain yang sanggup mengorganisasi diri dan memiliki aturan yang lebih jelas meski belum memuaskan. Buru bukan robot. Ketika hasil karena tidak ada perlindungan ini maka kita melihat juga bahwa kan bekerja ini kan bekerja tanpa standar yang normatif. Artinya tidak ada batasan-batasan kan, Kak. Semua semua situasi kerjanya ee tergantung pada kebaikan hati majikan. Sebenarnya ada rancangan Undang-Undang Pekerja rumah tangga yang tengah disiapkan Dewan Perwakilan Rakyat. Nyatanya sampai sekarang satu yang kita dapati realitasnya di DPR undang-undang ini macet di balek dan menghadapi penolakan-penolakan dari anggota DPR yang lebih mewujudkan dirinya sebagai majikan daripada sebagai wakil rakyat. Bagaimanapun juga di pemerintah ee para pejabat, para menteri dan ini adalah mereka juga para majikan. Jadi ini ini yang kita menghadapi ee apa beteng besar ya tembok yang artinya tembok itu adalah mereka sendiri gitu. Indikator kemiskinan yang lebih jelas karena RUU pekerja rumah tangga sejatinya masuk dalam program legislasi nasional atau ProKnas di DPR sejak tahun 2010. Namun hingga kini belum selesai. Padahal untuk membahas RUU Perlindungan PRT ini, anggota dewan melakukan studi banding hingga ke Argentina dan Afrika Selatan pada Agustus dan September 2012 lalu. Dan harusnya ee DPR Komisi 9 dan Balek mempertanggungjawabkan anggaran yang dipakai tersebut dengan lahirnya satu undang-undang yang berkualitas. Rancangan Undang-Undang Pekerja Rumah Tangga bukanlah satu-satunya. Ada juga rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Luar Negeri yang sudah dibahas sejak tahun 2010. Kalau undang-undang ini bisa diselesaikan dalam periode sekarang itu akan melengkapi sebenarnya atau ee akan menambah kuat ee apa semangat untuk perlindungan buru migran. Ada juga rancangan Undang-Undang Pengelolaan ibadah haji yang sudah dibahas sejak tahun 2011. Lalu, RUU hakkak Hukum adat dan RUU tentang penyandang cacat. Rancangan undang-undang tersebut adalah bagian dari 160 RUU yang menjadi utang DPR periode 2009-2014. Sejak dilantik 1 Oktober 2009, DPR periode ini mempunyai target menyelesaikan 247 undang-undang. Namun hingga akhir 2013 yang berhasil disahkan hanya 87 undang-undang. itu sudah termasuk Undang-Undang APBN, Ratifikasi Perjanjian Internasional atau Undang-Undang Pemekaran Wilayah yang pasal perpasalnya nyaris sudah baku. ini tidak sesuai dengan Undang Dasar 45 pasal 33 yang bunyinya bumi dan air yang terkandung di dalamnya nya dikuasai oleh negara dan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Berantakan rusak korupsi gedungnya aja yang bagus rusak kurang maju perbaikilah. Kalau aku sebut kata DPR, apa yang e Bapak tangkap? Satu kata aja tentang DPR. Nah, lihat ke sini, Pak. Lihat ke kamera. Enggak enggak enggak enggak ngerti ya. Akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia. Akan memenuhi kewajiban Wakil Presiden Republik Indonesia. DPR periode ini adalah DPR hasil Pemilu tahun 2009 yang dilantik tanggal 1 Oktober 2009. DPR mempunyai tiga fungsi, yakni fungsi legislasi atau membuat undang-undang, fungsi penyusunan anggaran, dan menjalankan fungsi mengawasi pemerintah. Fungsi legislasi adalah fungsi yang paling terukur untuk menilai kinerja DPR, yakni apakah jumlah dan kualitas undang-undang yang dihasilkan sesuai target dan harapan masyarakat. Dari 247 target rancangan undang-undang, hanya 87 yang bisa menjadi undang-undang atau sekitar 35%. Itu sudah termasuk Undang-Undang APBN, Perjanjian Internasional, dan Pemekaran Wilayah yang pasal perpasalnya nyaris sudah baku. Memang tidak mudah membuat undang-undang. Secara singkat, beginilah proses membuatnya. [Musik] Semua dimulai dari Proleknas atau program legislasi nasional yang menetapkan target undang-undang sesuai kebutuhan zaman dan kehidupan masyarakat. Setelah itu mulai disusun naskah-naskah akademik yang menjadi rancangan undang-undang baik oleh DPR maupun pemerintah. Setelahnya naskah-naskah tersebut akan masuk proses harmonisasi oleh Badan Legislasi atau baleg agar tidak bertentangan atau tumpang tindih dengan ratusan undang-undang lain. Hasil harmonisasi balek kemudian dibawa ke sidang paripurna untuk disetujui menjadi rancangan undang-undang RUU. Inilah yang akan dibahas di rapat-rapat komisi bersama pemerintah. Setelah jadi barulah disetujui dan ditetapkan dalam sidang paripurna. [Musik] Proses berjenjang inilah yang barangkali membuat 560 anggota DPR periode ini hanya sanggup menyelesaikan 35% undang-undang. Meski DPR periode sebelumnya memiliki rapor yang lebih baik, yakni menyelesaikan 57% dari target kerja karena undang-undang kalau pembahasan itu tidak mungkin dilaksanakan tanpa kehadiran pemerintah. banyak kasus di mana pemerintah sudah dijadwalkan tapi tidak hadir maka kemudian tertunda dan itu bukan sekali dua kali terus gitu. Nah, itu juga menjadi penyebab gitu. Nah, itu mungkin dua hal itu ya. Jadi dari masalah kerumitan undang-undangnya itu sendiri dan yang kedua adalah ya tingkat optimalitas tim. Rata-rata setiap tahun ee mereka itu berkeinginan untuk bisa mengesahkan sampai dengan sekitar ee 70 sampai 80 undang-undang rencananya. Tetapi kenyataannya rata-rata hanya 20% e 20 undang-undang hanya sekitar 30%. Maka ini yang menjadi ee kekuatiran dan sekaligus kekecewaan anggota dan pimpinan. Saya salah satu pimpinan tentunya juga bertanggung jawab terhadap hal itu. Harus ada yang dievaluasi, harus ada yang diperbaiki. Caranya adalah untuk ke depan ee seyogianya DPR tidak masuk pada wilayah yang terlalu teknis. Menurut Indonesia Budget Center, DPR periode 2009-2014 mengalokasikan hingga Rp2 triliun untuk membuat 200-an undang-undang. Setiap tahun anggarannya berubah-ubah sesuai target undang-undang yang akan dibuat. Jika dirata-rata satu undang-undang membutuhkan dana hingga Rp8,1 miliar di luar gaji anggota. Anggaran cukup yang sudah siap dan tersedia biasanya merangsang semangat kerja. Tapi Lukman Hakim Musni bersikap sebaliknya. Semangatnya sebagai guru di SD Kebon Manggis, Jakarta Timur tak lekang oleh urusan anggaran. Ya, karena melihat seorang guru itu kayaknya benar-benar luar biasa lah. Besar sudut ketiganya juga berbeda. Seorang guru itu pengabdian. Yang pertama pengabdian. kita mengabdi di masyarakat ya, anak bangsa. Kemudian juga sekaligus kita mengabdi kepada bangsa. Sebagai guru honorer, Musni menerima Rp300.000 per bulan kira-kira 1/enam dari upah minimum di Jakarta. Saya sini juga prihatin dengan apa yang telah terjadi seperti DPR ketika bersidang. Padahal bersidang itu enggak enggak tiap hari ya. Kalau saya kan istilahnya bekerja tiap hari gitu kan. Nah, DPR hanya bering saat-saat tertentu aja gitu kan. Tapi kenapa kadang-kadang saya ketika melihat berita itu ada yang tertidur ya kan kadang juga masih ada yang absen sedangkan apa yang diamanahkan masyarakat terhadap beliau itu kan ditunggu. Tentu produksi undang-undang yang hanya 35% dari target tak dapat dinilai baik atau buruk begitu saja. Kualitas atau mutu sebuah undang-undang tetap jauh lebih penting dari jumlah yang dihasilkan. Sebab bagaimanapun DPR bukan pabrik, maka mutu sebuah undang-undang bisa dilihat dari puas tidaknya masyarakat. Dan salah satu cara untuk mengukurnya adalah di Mahkamah Konstitusi. Dari 87 undang-undang yang dihasilkan DPR periode ini, 49 di antaranya adalah hasil legislasi murni. Dari 49 undang-undang tersebut, hampir separuhnya atau 22 undang-undang digugat ke Mahkamah Konstitusi oleh berbagai pihak. [Musik] Maka kini ada dua alat ukur kinerja DPR, kualitas dan kuantitas. [Musik] jika gugatan atau judisial review sebuah undang-undang dikabulkan MK. Otomatis undang-undang itu tidak berlaku dan DPR harus membahas ulang. Banyaknya undang-undang yang diajukan judicial review diakui Wakil Ketua DPR Muhammad Soohibul Iman sebagai bukti produk legislasi DPR yang kualitasnya kurang baik. Maka sesungguhnya harus menjadi kesadaran bersama juga seluruh anggota DPR dan pemerintah bahwa kita tidak bisa menyusun undang-undang itu asal-asalan. Nah, di titik ini ee kami akui bahwa ee dengan kasus-kasus di yudicial review itu maka berarti bahwa banyak ee undang-undang yang dihasilkan DPR ya memang kualitasnya masih ee kurang baik gitu seperti itu. Salah seorang yang turut menggugat lahirnya sebuah undang-undang adalah Amin Jalalen, seorang petani penggarap lahan asal Cikamurang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Amin menggugat Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani atau Undang-Undang Perlintan yang baru disahkan pada Juli 2013. Tak seperti namanya, Undang-Undang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani ini justru membuat Amin harus membayar sewa lahan kepada negara tanpa ada harapan tanah-tanah ini dapat dimiliki suatu hari. Setelah saya menggarap sendiri di lahan Citayam ini, ternyata di sini itu ada lahan luas yang kurang bermanfaat. Ada tanaman tegakan jati juga ada satu dua. Artinya kalau dibiarkan itu kan sayang. Jadi terpaksa saya menggarap lahan jitayam. Kemudian ee pada saat itu saya diundang untuk ee jadi kesaksian di MK atau Mahkamah Konstitusi. Saya sempat mengatakan bahwa Undang-Undang Perlintan sekarang yang kaitannya dengan ee tanah negara yang sudah jadi digarap oleh petani kemudian ee diundangkan dengan ee hak guna garap dengan sistem sewa. Saya katakan itu jahat. Kenapa saya katakan jahat? Karena ini tidak sesuai dengan Undang Dasar 45 pasal 33 yang bunyinya bumi dan air yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. H he [Musik] Setelah bel sekolah berbunyi, ruang-ruang kelas di SD Kebon Manggis, Jakarta Timur ini segera penuh terisi. Di ruang kelas 5, pelajaran pun segera dimulai. Guru Musni ada di sini. Sisi AB dengan panjangnya sisi AC ini sa ya. itu sudah artinya sudah budaya itu sudah ada sudah ada ya ya yang kalau di sekolah ini kan kita budayakan memang adab santun ya kan bersalaman ya kalau misalkan sama adik kelas memanggilnya adik kalau kakak kelas memanggilnya kakak seperti itu jadi enggak ada istilahnya manggil nama-nama langsung itu enggak ada as ini sama panjang sebagai pendidik tugas terbesar guru musni adalah mengajarkan etika dan kejujuran kepada anak didiknya termasuk untuk tidak membolos. [Musik] Kursi-kursi kosong inilah barangkali biang penyebab mengapa target undang-undang yang diselesaikan DPR hanya 35%. juga biang keladi mengapa hampir separuh dari undang-undang yang dapat diselesaikan itu digugat ke Mahkamah Konstitusi. Pada tahun 2013 saja dari 560 anggota DPR tingkat kehadirannya hanya sekitar 55 hingga 60%. [Musik] he [Musik] terutama karena sidang-sidang ini tengah membahas agenda-agenda yang terkait hajat hidup masyarakat. Sebut saja saat pembahasan rancangan Undang-Undang Hak Hukum Masyarakat Adat yang tidak dihadiri 230 anggota. Rancangan undang-undang ini gagal menjadi undang-undang atau rapat pembahasan RAPBN 2014 dan pembahasan RUU keuangan yang tidak dihadiri 263 orang. Bahkan ada 291 anggota yang tidak hadir saat DPR membacakan laporan kinerjanya sendiri. Konon lagi ketika membahas masalah-masalah yang jauh dari Jakarta seperti otonomi Papua, Aceh, konflik lahan atau perlindungan tenaga kerja Indonesia. Tidak hadir itu tidak ada apa? Tidak ada hukuman pidananya, tidak ada sanksinya gitu ya. Hanya ada adalah terkait dengan ee etika gitu. Nah, di dalam kode etik yang dibuat oleh DPR, kalau seseorang tidak hadir ee kalau enggak salah enam kali berturut-turut ya di dalam paripurna atau di dalam sidang-sidang ee alat kelengkapan dewan itu mereka kemudian bisa diberikan sanksi oleh BK gitu ya, badan kehormatan bahkan bisa diberhentikan di in seperti itu. Nah, tetapi kan ya namanya seperti itu kan orang setelah lima kali bolos ya berikutnya masuk kan udah enggak enggak kena kan. Nah, makanya di titik ini sebetulnya karena ini kaitannya etika gitu ya, itu yang paling efektif itu adalah nurani mereka, nurani para anggota dewan ya. Ee dan tentu saja yang juga penting selain nurani adalah ee sorotan masyarakat ya. Karena itu menurut saya media ya itu silakan aja diekspos saja supaya mereka-mereka yang memang punya tingkat kehadiran yang rendah itu mereka juga akhirnya terketuk hatinya karena ditekan oleh masyarakat gitu. [Musik] Ini adalah contoh daftar fraksi dan jumlah anggota yang tingkat kehadirannya di bawah 50% sepanjang sidang paripurna tahun 2012. [Musik] Guru Musni punya pekerjaan sampingan melayani bimbingan belajar. Itu dilakukan untuk menutupi honornya yang hanya Rp300.000 per bulan. Lalu apakah negara juga mengabaikan honor anggota DPR? Komponen pertama yang diterima setiap anggota DPR adalah gaji pokok sebesar Rp15.500.000. Lalu ada aneka tunjangan mulai listrik, tunjangan aspirasi, tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi, dan tunjangan pengawasan yang bila dijumlah dengan gaji pokok nilainya mencapai Rp45 juta per bulan. Ini belum termasuk gaji ke-13 atau tunjangan hari raya dan dana reses atau dana aspirasi dapil yang besarnya Rp31.500.000 dan dalam 1 tahun terdapat 4 kali reses atau totalnya Rp118 juta. Sama ka segitiga sama ka. Bila guru Musni menganggap daftar ini sudah cukup, dia salah. Anggota dewan masih punya sumber pendapatan lain, yakni dana insentif pembahasan rancangan undang-undang dan honor uji kelayakan dan kepatutan yang besarnya Rp5 juta setiap kegiatan. Ini masih ditambah dana kebijakan insentif legislatif sebesar Rp1 juta untuk setiap pembahasan rancangan undang-undang. Singkata, jika dijumlahkan rata-rata anggota DPR menerima Rp1 miliar per tahun atau sekitar 83 juta per bulan. Pramono Anung sedang cuti untuk berkampanye di dapilnya di Jawa Timur ketika menanggapi ihwal pendapatan anggota DPR. Gaji DPR itu dipotong untuk iuran partai, kemudian dipotong untuk ee kekonstituen. Seorang anggota DPR ini kurang lebihlah 18 sampai dengan 20 juta. Sementara dia harus setiap bulan juga harus kembali ke konstituennya. Mengenai ini cukup gak cukup menurut saya relatif. Menurut Independent Parliamentary Standard Authority, IPSA, dan International Monetary Fund IMF, besarnya pendapatan anggota DPR di Indonesia setara dengan 18 kali lipat dari rata-rata pendapatan per kapita penduduknya. Dibandingkan dengan pendapatan rakyatnya, gaji anggota DPR di Indonesia berada di posisi empat besar dunia. Posisi ini bahkan mengalahkan banyak negara-negara maju seperti Amerika, Inggris, dan Jerman. Yohanes Atawuwur adalah buruh pabrik kabel listrik di Tangerang, Banten. Gajinya masih di bawah kebutuhan hidup layak, besarnya Rp2.400.000 per bulan. Itu pun langsung dipotong jika sehari saja ia tak masuk kerja. Kita nih masuk si karyawannya masuk dalam satu bulan dia ada alpanya beberapa kali. Nah, itu biasanya dapat surat peringatan satu SP1. Ee SP1 itu berlakunya 6 bulan. Jadi, dalam 6 bulan itu misalkan dia ada sama kelakuannya ee aksennya enggak bagus juga, dia dapat SP2. Kalau enggak langsung SP3 biasanya tuh. Eh, terakhir sih biasanya dikeluarin. [Musik] [Tepuk tangan] Bukan seharusnya sudah ada ya di Indonesia itu ee di Republik Indonesia mekanisme pengawasan untuk masalah teknis seperti ini. Buat apa jauh-jauh, Pak datang sini bawa istri pula capek-capek buang energi apalagi buang uang rakyat gitu kan. Tidak semua RUU itu harus diawali dengan studi banding. [Musik] Sebagai seorang pekerja rumah tangga seperti Andriansyah, hari libur bagi orang lain tak serta-merta libur baginya. Eh, kadang-kadang kalau untuk mau libur gitu kan agak susah juga kan kalau bentrok sama yang punya rumah acaranya mau ke mana gitu kan. Tetapi kita itu pas harus kitanya libur gitu kan. Berlin, ibu kota Jerman. Ongkos pesawat ke sini sekitar Rp13 juta per orang pulang pergi bila naik kelas ekonomi. 23 April 2012, rombongan anggota Komisi 1 DPR tiba di Airport Tegel, Berlin. Yang mengambil gambar adalah Perhimpunan Pelajar Indonesia atau PPI, Organisasi Pelajar Indonesia di luar negeri di mana Bung Hatta dan Bung Sahrir pernah menjadi anggotanya. Dalam jamuan makan di Kedutaan Besar Indonesia, para mahasiswa menyampaikan protes terhadap acara kunjungan atas nama studi banding ini. Dan yang terhormat Bapak Yoris Tawai. Namun bagi Komisi 1 DPR, kunjungan di Berlin tahun 2012 ini dalam rangka menilai boros tidaknya kantor-kantor perwakilan Indonesia di luar negeri. Lalu kami juga melihat kedatangan anggota dewan ini selalu berjamaah atau berbondong-bondong malah di bawah juga istrinya di mana kami melihat tidak ada keefektivitasannya, tidak ada urgensinya dan tidak ee sesuai dengan manajemen kenegaraan yang harusnya di Republik Indonesia itu harusnya sudah maju dan modern. Mengapa budaya ini dilestarikan? Selama 2010 hingga 2013 ada 51 kali kunjungan studi banding yang dilakukan anggota DPR. Bila kita buka peta dunia, perjalanan-perjalanan itu akan tergambar seperti ini. [Musik] Bukan seharusnya sudah ada ya di Indonesia itu ee di Republik Indonesia mekanisme pengawasan untuk masalah teknis seperti ini. Buat apa jauh-jauh, Pak datang sini bawa istri pula capek-capek buang energi apalagi buang-buang rakyat gitu kan. [Musik] Indonesia Budget Center mencatat tren angka studi banding yang selalu naik dari tahun ke tahun. Mulai hampir Rp70 miliar di tahun 2009 lalu meningkat menjadi Rp162 miliar setahun kemudian. Sedikit turun di tahun 2011 dan 2012 sebelum akhirnya mencapai Rp248 miliar yang dianggarkan tahun 2013. [Musik] Studi banding itu tidak begitu apa efektif dilakukan dengan ee datang berombongan. cukup ada perwakilan salah satu ee apa ee wakil dari pansus atau komisi atau alat kelengkapan yang bersangkutan ditambah dengan tenaga ahli misalnya ya seolah-olah studi banding ini menjadi semacam ya ajang untuk ee wisata gitu. Saya termasuk yang pernah mengusulkan bahwa ya tidak semua RUU itu harus diawali dengan studi banding gitu. Jadi bisa kita harus bisa menerapkan satu persyaratan yang lebih ketat. Boleh saja mungkin RUU tertentu tidak perlu studi banding gitu ya. Ya, teman-teman anggota dewan ini menurut saya juga harus bangkitlah kesadaran etisnya bahwa mereka pergi ke sana tadi tujuannya mulia luar biasa. Maka lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya. Jangan kemudian ya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti ya ternyata justru lebih banyak ke pergok belanja dan sebagainya gitu. Sekretariat Jenderal DPR sebagai mesin birokrasi di parlemen menolak diwawancarai. Setidaknya ada delan undang-undang yang belum jadi meski DPR sudah studi banding ke luar negeri. [Musik] Jadi ya tidak ada hubungannya lah antara studi banding dengan selesainya sebuah undang-undang. Sehingga ketika anggaran itu dialokasikan maka yang ada adalah bagaimana menghabiskan anggaran studi banding ke luar negeri adalah bagian dari total belanja DPR yang dibiayai APBN. Tahun ini misalnya DPR dan Sekretariat Jenderal memiliki anggaran hingga Rp4,1 triliun sedikit turun dibanding tahun lalu. Bagaimana kita melihat bahwa fenomena gaji DPR, fasilitas itu dikaitkan dengan ee kinerja mereka. Semoga tahun ini menjadi tahun yang penuh rahmat. Jika dibandingkan dengan total APBN yang R800 triliun, sesungguhnya anggaran DPR tak sampai 1% saja. Tapi memang bukan itu yang dipersoalkan. Bagi warga negara seperti Roy Salam, yang dipersoalkan adalah kesesuaian antara anggaran dan output yang dihasilkan. anggaran yang dialokasikan atau bertambah setiap tahun dari program-program dan kegiatan yang diusulkan itu benar-benar punya hasil yang bisa diukur oleh oleh ee oleh publik. Bahkan kita kan berharap sebetulnya yang sudah masuk Prolnas ini apalagi yang sudah masuk dalam pembahasan itu sebaiknya dituntaskan gitu ya. Karena kalau sudah masuk pembahasan kan berarti memang juga dia sudah menggunakan anggaran kan. Nah, itu harusnya dituntaskan gitu di pimpinan koordinator anggaran yang langsung komunikasi ke banggar besarnya siapa itu? Angelina Sonda Wayan Coaster Kahar [Musik] ditetapkan menjadi tersangka tiba-tiba di vonis 14 tahun menjadi kelinci percobaan sekarang di vonis 6 tahun itu juga bagi saya tidak menjadi soal. H [Musik] [Tepuk tangan] di mana ustaz [Musik] Selasa, 22 Februari 2011. Sidang paripurna DPR kali ini terisi penuh. Hak konstitusional anggota dewan telah digunakan dalam pengusulan angket perpajakan. Pembentukan pansus angket perpajakan. Hari ini 530 anggota DPR hadir alias hanya 30 orang yang tak datang. Di paripurna biasa. Jumlah yang kosong rata-rata di atas 200-an kursi. Tapi hari ini mereka akan memutuskan hak angket mafia pajak menyusul kasus gayus Tambunan. Praktik mafia pajak disinyalir merugikan negara hingga Rp3 triliun karena target penerimaan pajak yang tak tercapai. Saya juga sama seperti rekan-rekan sebelumnya yang mempertanyakan masalah ini. Ada kesan seolah-olah pimpinan memperlambat bahkan ingin membendung hak angket perpajakan yang digagas oleh ratusan anggota DPR. Terima kasih. Saya persilakan yang tengah. Baik. Pimpinan mendapat setelah bersidang 9 jam dan menemui jalan buntu, mereka akhirnya memilih voting. Inilah daftar partai yang menolak dan menerima hak angket mafia pajak. Dua anggota yakni Lili Wahid dan Effendi Khoiri membelot dari sikap fraksinya dan memilih bergabung dengan kelompok pendorong hak angket. Dewan Penyelamat. Mentalnya hak angket mafia pajak seperti mengafirmasi indeks korupsi birokrasi yang dilansir KPK bahwa DPR adalah lembaga paling korup sejak 2009. Selama periode itu silih berganti anggota DPR tersandung kasus korupsi. Yang paling menyita perhatian adalah kasus Muhammad Nazaruddin. Bendahara umum partai ini awalnya terlibat dalam kasus sua pembangunan wisma atlet di Palembang. Nasaruddin divonis 4 tahun 10 bulan penjara oleh pengadilan tipikor dan diperberat oleh MA menjadi 7 tahun. Tiga, menjatuhkan pidana denda sebesar Rp200 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan. Siapa saja yang terlibat di proyek Hambalang yang aktif? Yang terlibat mungkin terima uang banyak, tapi yang aktif itu contohnya ditanya siapa yang aktif di Kemenpora? Di Kemenpora itu yang aktif yang benar-benar mengatur semuanya adalah Pak Wafid. yang bawahnya itu hanyalah menerima perintah dari Pak Wafid. Terus ditanya siapa yang aktif di DPR? Di DPR itu yang aktif ada beberapa orang. Yang aktif ada Mas Anas sebagai pengendali penuh, terus saya sebagai pelaksana. di Komisi 10-nya di pimpinan itu yang aktif betul yang mengendalikan, yang selalu mendealkan berapa persentasenya itu Ruli Azwar, Mahyu Eri Ahmadi di pimpinan koordinator anggaran yang langsung komunikasi ke banggar besarnya siapa itu? Angelina Sonda, Wayan Coaster, Kahar. Kasus Nazarudin berkembang menjadi drama multibabak karena menyeret sejumlah anggota dewan lainnya seperti Angelina Sondah yang akhirnya divonis MA 12 tahun penjara dan membayar utang pengganti nyaris Rp40 miliar. menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Angelina Patricia Pinkkan Sondak berupa pidana penjara selama 12 tahun. [Musik] Kasus lainnya adalah Luthfi Hasan Ishak yang saat itu adalah presiden partai. Luthfi terlibat kasus korupsi dan suap impor daging sapi di Kementerian Pertanian. Sidang Tipikor akhirnya memvonis Luthfi 16 tahun penjara. Khawatir vonisnya diperberat, Luthfi tidak mengajukan banding ke Mahkamah Agung. [Musik] Anggota Badan Anggaran DPR Waod Nurhayati ditangkap KPK karena diduga menerima hadiah terkait pengalokasian anggaran percepatan pembangunan infrastruktur daerah senilai Rp40 miliar. Wa akhirnya divonis 6 tahun penjara bahwa saya tawakal alallah. Saya telah menyiapkan diri untuk hal yang terburuk karena saya sudah terbiasa dengan hal-hal yang buruk. Jadi bagi saya ditetapkan menjadi tersangka tiba-tiba divonis 14 tahun menjadi kelinci percobaan. sekarang divonis 6 tahun itu juga bagi saya tidak menjadi soal karena dari awal saya sadar benar terlalu kecil saya untuk ee mendapat keadilan. [Musik] Kasus korupsi anggota DPR yang juga mendapat sorotan melibatkan Zulkarnain Jabar. Politikus dari partai lama ini dituding terlibat kasus korupsi pengadaan Alquran di Kementerian Agama. modusnya dengan memberi dukungan agar anaknya sendiri dimenangkan dalam tender pengadaan Al-Qur'an. Zulkarnain akhirnya divonis 15 tahun penjara. [Tepuk tangan] Masih dari partai yang sama, anggota Komisi 2 DPR Kirun Nisa ditangkap KPK saat mengantar seorang pengusaha yang akan menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mukhtar. Kasus termuttakhir adalah kasus suap SKK Bigas dengan terdakwa Rudi Rubiandini. Sejauh ini belum ada anggota dewan yang terseret. Namun dalam sidang Rudi menyebut sejumlah nama politikus DPR seperti Sultan Batugana dan Tri Yulianto dari partai pemerintah dan koalisinya. [Musik] Wakil Ketua KPK Busro Muqadas melansir data antara tahun 2004 hingga 2011 kerugian negara akibat korupsi mencapai Rp39 triliun. Tentu tak semua melibatkan anggota parlemen. Namun Indonesia Corruption Watch mencatat tren korupsi anggota DPR terus meningkat dari tahun ke tahun. ini tidak lepas dari satu sistem dan ee sistem politik dan kultur politik kita yang juga turut menyuburkan pola-pola praktik korupsi parlemen yang terjadi. Misal bagaimana sistem pemilu ee yang memang ee menjadi ee ketika membangun keterpilihan misal mereka melakukan cara-cara yang memang ee menghalalkan segala cara. [Musik] di sini sama lu jangan lu jangan menc [Musik] H [Musik] Amin Jalalen menekuni lahan pertaniannya di Cikamurang, Indramayu, Jawa Barat. Dia adalah bagian dari barisan warga negara yang akan bersaksi bagaimana produk-produk legislasi mempengaruhi kehidupan mereka sehari-hari. [Musik]