Transcript
Q5XEY841MG4 • HUT AJI Part#7 NEW MEDIA FOR AJI
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0027_Q5XEY841MG4.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
internet di Indonesia tumbuh pesat
asosiasi penyedia jasa internet
Indonesia apji melansir tahun 2012 di
Indonesia terdapat 63 juta pengguna
internet aktif atau tumbuh sekitar 15%
dari tahun sebelumnya dengan prediksi
angka pertumbuhan hingga 30%
diperkirakan akhir tahun 2013 orang
Indonesia yang melek internet bisa
mencapai 82 juta
orang internet di Indonesia mulai
dikenal akhir era
8-an yang kita-kita yang menggunakan
radio mulai mengembangkan ee
komunikasi antar komputer lewat radio
radionya radio seperti
inilah
radioadio
jadul I ini radio amatir kebetulan
frekuensinya macam-macam ada banyak
sekali yang saya pegang inietulan yang
di vhf ketika media massa direpresi Orde
Baru radio siaran luar negeri dan
internet menjadi media
alternatifah satunya ma apa kabar nah
Apa kabar
menjadi dia adalah salah satu yang
paling eh konsisten tiap hari entah itu
dari Wall Street journal entah itu dari
eh apa media di dalam negeri Kompas apa
segala macam Dia angkat gitu ke dalam
mailing listnya dan disebarkan sebagai
berita Juli 1994 majalah editor tabloid
detik dan majalah Tempo di bradel rezim
Soeharto salah satunya karena
memberitakan pembelian kapal perang
bekas dari Jerman Timur
Sebetulnya saya sempat ngeri juga sih
Ngapain sih di media lagi gitu loh saya
sudah terbredel beberapa kali gitu kan
rasa-rasanya kok kapok gitu loh main di
media lagi gitu nah Yayan yang sering e
punya mimpi Kenapa sih enggak bikin
media yang
e tidak pakai SIUP misalnya surat izin
panesus tidak lagi pakai periodisasi ini
kan semua perangkat kita
punyaara hga awal 1998 detikom Republika
Online Tempo interaktif dan kompas.com
mulai mengembangkan platform baru bukan
semata-mata menghindari SIUP dan represi
juga antisipasi
bisnis di internet rupanya tidak terlalu
dikontrol artinya pada waktu itu reszim
Soeharto ini tidak terlalu memperhatikan
informasi di internet dan
eh user internet di Indonesia pada waktu
kan sangat terbatas
jurnalisme online menemukan momentum dan
menjadi saksi Bagaimana orde baru
digulingkan untuk menyatakan berhenti
angin kebebasan berhembus rezim baru tak
punya pilihan presiden BJ Habibi
menetapkan undang-undang pers nomor 40
tahun
1999 yang melindungi kebebasan media
lalu presiden gusdor membubarkan
Departemen penerangan
bahwa ide itu enggak bisa
dimatikan itu yang paling penting ini
merupakan Saya kira perlu dicatatlah
oleh pemerintah manapun Jangan pernah
mematikan ide karena percuma Teknologi
akan menyediakan jalan keluarnya Nah
itulah yang kami
alami jurnalisme di internet telah
menjadi bisnis baru sebagian berada di
bawah bendera perusahaan-perusahaan
media besar Apakah ini menguatkan spirit
pilar keempat atau hanya fenomena
konsolidasi bisnis
belaka sementara jurnalis dan pengusaha
mencari jawabannya Rakyat sudah
menemukan jurnalismenya sendiri sosial
media
[Musik]