Transcript
oaJFdfv6O2E • REFORMASI DIBAJAK #2 1998-2009
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/WatchdocDocumentary/.shards/text-0001.zst#text/0023_oaJFdfv6O2E.txt
Kind: captions
Language: id
[Musik]
memberikan dukungan kepada kami. Masih
banyak lagi yang harus kita perbaiki di
masa depan. Jadi siapa bilang Indonesia
tidak punya martabat? Ayo menjadi bangsa
yang mandiri.
[Musik]
Orang-orang ini adalah korban
pelanggaran hak asasi manusia dari
berbagai pelosok tanah air yang
berkumpul dan menggelar apa yang mereka
sebut sebagai kongres pejuang HAM
Nasional.
Selama darah masih mengalir di tubuh
kita, tidak akan surut untuk
menerjangkan hak dan ke ini adalah upaya
yang kesekian kalinya dari mereka yang
ingin mencari dan mendapatkan keadilan
dari
negara. Pertemuan ini digelar di tengah
hingar-binyar kampanye elit politik yang
sepertinya tidak lagi memperhitungkan
suara-suara mereka.
[Musik]
Para orang tua yang anaknya diculik atau
dibunuh menggelar aksi setiap Kamis sore
di depan kantor
presiden. Aksi ini sudah mereka lakukan
2 tahun berturut-turut. Tapi tidak
satuun kasus yang menampakkan kemajuan.
Padahal tragedi-tragedi yang mereka
alami menjadi pintu pembuka
demokratisasi, kebebasan politik, dan
peluang berkuasa bagi elit-elit baru.
Termasuk tiga pasang calon presiden dan
wakilnya
ini. Prabowo. Jika saudara mencintaiku,
marilah bekerja keras untuk mas suara
saudara-saudara sangat
[Musik]
penting menghadirkan keharmonisan dan
kebahagiaan bagi keluarga. Kesatria bagi
bangsa.
[Musik]
JK Colek
[Musik]
sanggup
[Musik]
[Tepuk tangan]
Sabut
memberikan dukungan kepada kami.
Sabarkan,
sebarkan, sebarkan berita ini ke seluruh
penjuru tanah air bahwa kalian akan
memilih kami berdua. Kalau dikatakan
bahwa saya ee kalau dipilih tidak akan
ee komit kepada penegakan HAM ya.
Memang saya mengerti bahwa saya sering
menjadi sasaran tuduhan-tuduhan bahwa
saya ini pelanggar HAM dan sebagainya
ya. Ee mau
kudeta ee terlibat ini, terlibat ini
terus ini sudah jalan 11 tahun
tuduhan-tuduhan terus kepada saya. Ee
sejarah membuktikan bahwa satu persatu
tuduhan-tuduhan itu ee tidak berdasar
ya.
[Musik]
Dengan
jujur, hati
terbuka,
objektif, tidakkah kita
merasakan keamanan dan stabilitas di
seluruh Indonesia makin baik? Peripurna
Indonesia tidak dapat sepenuhnya
diserahkan pada pasar.
[Musik]
Kalau saya presiden, saya akan membangun
bangsa ini. Saya berjanji di muka Anda
lebih cepat dan lebih baik. Bebas.
Bebas.
You kala negeri kita ini mampu.
Dibutuhkan kecepatan yang baik dan bebas
korupsi untuk membangun bangsa ini.
Amin. Masalah pelanggaran berat masih
dipat. Ya, kami menganggap bahwa itu
tidak adil tatkala kita telah mampu
mengamankan jajak pendapat di tim-tim
tapi tuduhan itu sepihak. Tapi karena
negeri yang yangang kalah kita, maka
kita melaksanakan namanya pengadilan hal
tim-tim 29 teman-teman kita dengan
sangat sedih saya antar
keadilan. Apa yang terjadi? Tidak dapat
dibuktikan itu HAM
berat. Mereka bebas.
Belum pernah secara komprehensif
terdengar bagaimana para kandidat ini
akan menyelesaikan kasus-kasus
pelanggaran HAM dan bagaimana rasa
keadilan bagi korban akan dipenuhi.
Forum-forum di media massa belum
menjadikan isu hak asasi manusia sebagai
bahan perdebatan melebihi topik-topik
ekonomi. Seolah rakyat Indonesia sedang
digiring pada satu gagasan bahwa
kemakmuran dan kesejahteraan lebih
penting dari penghormatan pada hak hidup
orang. Rakyat tidak makan HAM ya, makan
nasi, gitu. Itu yang dibutuhkan oleh
rakyat. Dan saya kira ee urusan HAM ini
juga lebih banyak kepentingan segelintir
orang elit dan juga
kepentingan-kepentingan asing. Tadi
11 tahun reformasi dan gencarnya iklan
televisi memang telah mencuci ingatan
kita semua bahwa para kandidat ini
adalah bagian dari rezim lama.
[Musik]
Proses hukum atas kasus-kasus
pelanggaran HAM bukannya tidak pernah
ada, tapi sejauh ini hanya berlaku bagi
para prajurit rendahan atau pelaksana
lapangan.
Komisi Kebenaran atau Pengadilan HAM
digelar justru sebagai instrumen untuk
membebaskan mereka yang berada di ujung
atas dari rantai komando.
Tapi yang dihadirkan adalah justifikasi
terhadap peristiwa masa lalu. Sebenarnya
tampak sekali bahwa peradilan yang
kemarin berlangsung adalah bagian dari
rangkaian kejahatan yang berlangsung
secara tertutup. Jadi kami melihat
peradilan yang kemarin yang membebaskan
para tersangka adalah bagian dari
instrumen kekuasaan kejahatan pada masa
itu.
Suara-suara kritis dan gugat itu pun
lalu dibungkam dan dilenyapkan
selama-lamanya.
[Musik]
Tapi masih ada waktu untuk mengingatkan
orang ramai bahwa ingatan kita semua
jauh lebih tajam dari pidato, balihum,
iklan atau
selebaran. Lagi pula kekuasaan hanya
bertahan 5 atau 10 tahun lagi. Namun
kita bisa hidup lebih lama dan akan
tetap gigih menagih.
[Musik]