Resume
j5BMtXIpRHo • OSINT At Home #11 – Six street view applications to explore the world
Updated: 2026-02-12 04:44:30 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur berdasarkan transkrip yang Anda berikan.


Panduan Utilisasi Street View untuk Investigasi OSINT: Google, Apple, hingga Baidu

Inti Sari (Executive Summary)

Video ini merupakan bagian ke-11 dari seri investigasi sumber terbuka (OSINT) yang dipandu oleh Ben, berfokus pada pemanfaatan berbagai alat street view untuk penelitian berbasis lokasi. Pembahasan mencakup perbandingan fitur unik dari enam platform utama—Google Maps, Apple Maps, Mapillary, Yandex Maps, Baidu Maps, dan Kartaview—serta bagaimana masing-masing alat tersebut dapat membantu analis dalam memverifikasi lokasi, melihat perubahan waktu, dan mengakses area yang kurang tercakup oleh layanan standar.

Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)

  • Google Street View menawarkan fitur Past Imagery yang langka namun sangat berguna untuk melihat perubahan lanskap dan renovasi bangunan dari waktu ke waktu.
  • Apple Maps menyediakan pengalaman visual yang lebih halus dan menyatu seperti video, serta menampilkan detail bangunan 3D.
  • Mapillary adalah solusi alternatif terbaik untuk area yang tidak memiliki cakupan Google Street View, menggunakan foto tunggal yang diambil oleh pengguna.
  • Yandex Maps memiliki fitur layering yang menghubungkan tampilan jalanan dengan informasi bisnis atau toko di sekitarnya.
  • Baidu Maps merupakan alat utama untuk investigasi di wilayah Tiongkok karena pembatasan akses pada platform lain.
  • Kartaview menyediakan data citra jalanan yang kuat untuk lokasi-lokasi spesifik seperti Indonesia, khususnya Jakarta.

Rincian Materi (Detailed Breakdown)

Berikut adalah uraian detail mengenai berbagai alat street view yang dibahas dalam video:

1. Google Maps & Google Street View

Google Maps menjadi standar industri dengan fitur ikon "orang kecil" (little person) untuk mengakses tampilan jalanan.
* Indoor View: Google menyediakan akses ke dalam beberapa bangunan tertentu, seperti yang terlihat pada Computer History Museum di San Jose.
* Past Imagery (Citra Masa Lalu): Ini adalah fitur yang sangat jarang dan berharga. Pengguna dapat melihat perubahan pada garis kota dan lanskap dari tahun ke tahun.
* Studi Kasus: Markas besar Twitter di San Francisco. Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat citra dari tahun 2021, 2014, 2013, 2012, hingga April 2011 ketika bangunan tersebut masih bernama SF Mart. Fitur ini sangat berguna untuk mengecek renovasi bangunan, perubahan papan nama, dan membantu geolocating gambar historis dengan mencocokkannya dengan citra masa lalu.

2. Apple Maps

Apple Maps menawarkan perspektif yang berbeda dengan citra satelit dan bangunan 3D yang mirip Google Earth.
* Fitur Look Around: Versi street view Apple ini memiliki blending (perpaduan) gambar yang sangat mulus saat dikendarai, hampir terasa seperti menonton video dibandingkan kumpulan foto.
* Studi Kasus: Shibuya Crossing di Tokyo digunakan sebagai contoh untuk menunjukkan kualitas visual dan kelancaran transisi gambar yang ditawarkan Apple.

3. Mapillary

Mapillary sangat berguna sebagai alat pendukung ketika Google Street View tidak menyediakan cakupan yang memadai.
* Cakupan Area: Contoh penggunaannya adalah di Mumbai (kota besar dengan populasi tinggi namun cakupan Google terbatas) dan Mandalay.
* Format Citra: Berbeda dengan Google yang menggunakan gambar 360 derajat, Mapillary menggunakan foto tunggal yang diambil di sepanjang rute.
* Navigasi: Pengguna dapat memperbesar peta, mengklik garis hijau yang menandai rute, dan melihat foto-foto tersebut secara berurutan.

4. Yandex Maps

Yandex menyediakan fitur panorama dan foto yang fungsionalitasnya mirip dengan Google Maps.
* Studi Kasus: Area Moskow.
* Fitur Unggulan: Pengguna dapat melakukan "perjalanan" melalui jalan sambil memanfaatkan fitur layering (pelapisan) untuk melihat tautan ke toko atau bisnis lokal di sepanjang jalan tersebut.

5. Baidu Maps

Alat ini sangat spesifik dan penting untuk investigasi di wilayah Tiongkok.
* Fungsionalitas: Menyediakan foto 360 derajat, kemampuan mengemudi virtual (drive around), dan fungsi zum.
* Penggunaan: Pengguna harus memilih ikon di pojok kanan bawah untuk melihat peta ketersediaan data jalanan (ditandai dengan ikon kamera), lalu seret dan lepas (drag and drop) ikon tersebut ke lokasi yang diinginkan untuk melihat tampilan jalanan.

6. Kartaview

Kartaview menawarkan data yang kuat untuk lokasi-lokasi tertentu yang mungkin terlewat oleh platform besar lainnya.
* Fokus Area: Contoh kekuatan data Kartaview terlihat di wilayah Indonesia, khususnya Jakarta.
* Format Citra: Sama seperti Mapillary, Kartaview menyajikan foto-foto individu dari sebuah pemandangan, bukan gambar 360 derajat.
* Fitur: Pengguna dapat melihat ratusan foto (misalnya 196 foto) yang diambil di sepanjang trek tertentu dan memutarnya (play through) secara berurutan.


Kesimpulan & Pesan Penutup

Dalam dunia investigasi OSINT, mengandalkan satu platform street view saja tidak cukup. Setiap alat—mulai dari Google dengan fitur historisnya, Apple dengan visual 3D-nya, hingga Baidu dan Kartaview untuk cakupan regional spesifik—menawarkan keunggulan unik yang dapat mengisi celah informasi satu sama lain. Menggabungkan berbagai alat ini akan meningkatkan akurasi dan kedalaman analisis lokasi secara signifikan.

Prev Next