File TXT tidak ditemukan.
PENYUSUNAN RISPAM SESI 2
hCMWBlsbYRk • 2026-01-28
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat siang dan salam
sejahtera bagi kita semua. Kita kembali
lagi di sesi dua rangkaian acara
training online yang diselenggarakan
oleh Kutik Daur Ulang Project B
Indonesia yang bekerja sama dengan
jurusan Teknik Lingkungan Universitas
Islam Indonesia. Bersama saya Nung Hasan
Maulida selaku MC sekaligus moderator
yang akan memandu sesi du ini dari pukul
13.00 hingga 15 nanti online kita hari
ini langsung topik penyusunan rencana
induk sistem penyediaan air minum atau
vispap yang disampaikan pemateri kita
yaitu Bapak Ir. Mudori ST, MT, PhD yang
merupakan dosen Teknik Lingkungan
Universitas Islam Indonesia yang tadi
juga telah mengisi di sesi SAT. Sebelum
masuk ke materi training online kita,
saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu
untuk dapat mengisi daftar hadir atau
presensi di link yang telah admin kami
kirimkan di kolom chat Zoom. Kemudian
dengan hormat saya meminta kesediaan
Bapak Ibu untuk menonaktifkan mikrofon
selama kegiatan berlangsung supaya kita
dapat mendengarkan materi yang
disampaikan dengan baik.
Bapak, Ibu sekalian, kami dari panitia
juga melakukan live streaming melalui
YouTube channel kami di Project di
Indonesia. Jadi, semisal selama acara
training online berlangsung sudah dari
Bapak Ibu yang terkendala dalam Zoom,
tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu
juga tetap bisa mengikuti training
online ini melalui YouTube channel.
Selanjutnya kami juga membuka kesempatan
untuk Bapak Ibu yang mungkin ingin
mendapatkan spesial dari kami dapat
memberikan pertanyaan terbaiknya di
kolom chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan.
Lalu Bapak Ibu juga dapat membuat story
Instagram semenarik mungkin dan jangan
lupa tag Instagram kami di @project
Indonesia.
Baik, tanpa berlama-lama lagi kita akan
langsung lanjut ke acara inti yaitu
penyampaian materi melanjutkan dari
penyampaian materi di sesi SAT tadi.
Baik, langsung saja kepada Bapak Hudori.
Waktu dan tempat kami persilakan.
Nggih. Ee terima kasih Mbak Nuha atas ee
kesempatan yang di telah diberikan. Ee
selamat siang Bapak Ibu. Ee di sesi yang
kedua ini saya akan melanjutkan ee
materi kita ya. Mudah-mudahan apa
namanya ee materi yang akan diberikan
ini bisa selesai sampai jam sebelum jam
.00 sore ya. Dan mudah-mudahan pada
siang hari ini Bapak Ibu bisa
konsentrasi ya. Karena kalau siang hari
kan terkadang godaannya banyak ya.
Setelah makan siang mungkin kondisi apa
namanya suhu ruangannya mungkin
menyebabkan kita menjadi mengantuk gitu
ya. Mudah-mudahan suara saya tidak
menjadi pengantar tidur gitu ya. Nggih.
Ee tadi ee saya sudah menyampaikan
terkait dengan apa namanya
ee beberapa bab di dalam ee dokumen Rpam
ya. kita tadi sudah sampai ke bab
ee 6 ya atau 6 atau 7 ya tadi.
Nah, ee saya akan melanjutkan materi ini
kemudian nanti kita akan melihat ee apa
namanya contoh kasusnya ya Bapak Ibu.
Nanti kita lihat salah satu ee contoh
dokumen Rp yang ee sudah menerapkan
menggunakan ee standar standar penulisan
yang terbaru gitu ya.
Oke, Bapak Ibu ee di bab ketujuh yang ee
sempat tadi saya bahas sebagian ini
merupakan sebenarnya ee inti ya inti
dari ee dokumen Rpam ya. Karena di sini
memang
menceritakan atau menjelaskan ya terkait
dengan rencana pengembangan ee spam
sendiri yang itu diawali dari beberapa
dokumen ee pendukung ya. Jadi seperti
dokumen tata ruang RTRW ini menjadi
dokumen yang sangat penting di dalam
kita ee melakukan pengembangan SPAM
karena mau tidak mau pengembangan
wilayah itu akan disertai dengan
pengembangan infrastruktur. Salah
satunya adalah terkait dengan penyediaan
ee air minum. Nah, di dalam bab 7 ini
juga nanti kita akan membuat
zonasi-zonasi ya, zona-zona pelayanan.
Jadi nanti mungkin di wilayah Bapak Ibu
nanti akan bisa dibagi beberapa zona.
Kemudian nanti ee masing-masing zona
akan dibuat tahapan-tahapan
pengembangannya ya. Jadi karena mungkin
ee masing-masing zona itu punya karakter
yang berbeda-beda sehingga ee programnya
bisa jadi antar zona itu tidak sama.
Kemudian selain itu ee masing-masing ee
wilayah tadi itu juga akan kita hitung
kebutuhan airnya termasuk juga potensi
potensi air baku, kemudian kehilangan
air dan juga keterpaduan dengan sarana
dan prasarana sanitasi yang lain
termasuk perkiraan kebutuhan biaya untuk
pembangunan ee infrastruktur ee SPAM
gitu ya.
Kemudian
ini ee beberapa bagian ya terkait dengan
identifikasi kebutuhan SPAM ya. Jadi ee
nanti ketika kita akan ini kebetulan
untuk kasus di mana apa namanya ee
respinsi
ya ini akan semacam membuat apa namanya
ee prioritas ya dari masing-masing
wilayah itu kondisinya seperti apa
sehingga nanti akan kita menentukan mana
yang akan diprioritaskan untuk dibangun.
Jadi ini ee apa namanya? Untuk melakukan
semacam perankingan ya, kebutuhan dari
spam di wilayah ee tersebut.
Kemudian ee ini beberapa contoh juga
terkait dengan ee spam regional ya.
Karena ini levelnya di level provinsi,
maka kita juga menceritakan dari
masing-masing wilayah yang itu mungkin
ada semacam kluster atau zona ya. Zonasi
juga sama dengan kluster tadi yang
terdiri dari beberapa kabupaten kota.
Kemudian kita mengidentifikasi sumber
air bakunya dari mana saja dengan
kapasitas berapa dan termasuk nanti
untuk alokasi layanannya ke mana saja
ya. Ya. Ini nanti kalau mungkin yang
kita rencanakan itu adalah respam
kabupaten kota ya otomatis nanti mungkin
levelnya akan menjadi kecamatan ya Bapak
Ibu. Jadi nanti kecamatan mana yang akan
dilayani, terus berapa besar yang akan
dilayani, berapa liter/ detik itu nanti
kita tentukan.
Kemudian setelah itu akan dilakukan ee
perankingan ya. Nanti akan dari har
scoring itu nanti akan dibuat ranking.
Kemudian nanti kita tentukan ini dulu
akan kita kerjakan. Jadi memang nanti di
dalam penentuan ee program terutama
untuk jangka pendek, menengah, dan
panjang ee prioritas ini menjadi penting
ya. Jadi mana saja yang memang harus
segera diselesaikan untuk tahap pendek
berarti nanti akan masuk pada ee rencana
pembangunan di jangka pendek. Tapi kalau
misalnya memang itu masih belum menjadi
masalah di tempat itu, masih artinya
dengan kondisi yang ada itu masih aman
gitu ya, maka itu nanti bisa kita
alokasikan di jangka menengah ataukah
mungkin di jangka panjang.
Oke. Kemudian ini beberapa contoh
kondisi ya, kapasitas spam kalau di
beberapa wilayah ya. Jadi kalau misalnya
tadi kita membuat respon provinsi, maka
nanti kita hanya cukup membuat tabel
yang di situ ada beberapa kabupaten kota
ya dan kita punya data karakteristik
dari masing-masing kabupaten kota
terkait dengan kapas sistemnya ya. Mulai
dari layanan, kebutuhan airnya, kemudian
kehilangan air sampai ee kondisi
assisting ya. Oke. Kemudian di sini juga
ee nanti dari program-program kegiatan
yang akan diusulkan oleh Bapak Ibu semua
itu nanti akan kita hitung ya perkiraan
biayanya kira-kira berapa ya. Jadi untuk
pembangunan itu kira-kira butuh berapa
misalnya untuk bangun intake, untuk
membangun instalasi, untuk membuat
jaringan ya membuat ee memasang pompa
air atau meter air dan seterusnya maka
ini akan kita hitung berapa biayanya.
Kemudian juga nanti untuk operasional
juga akan kita hitung ya untuk kebutuhan
operasionalnya. Jadi ini nanti akan
menjadi dasar bagi pemerintah daerah ya
ketika dia akan melaksanakan pembangunan
infrastruktur penyediaan air minum maka
dia bisa menggunakan acuan dokumen ini
ya respi. Termasuk juga ketika Bapak Ibu
ee di kabupaten daerah itu akan
mengajukan anggaran ee berupa hiba ya ke
pemerintah pusat maka nanti pemerintah
pusat pun akan melihat dokumen ini ya.
Oh, di dalamnya sudah ada misalnya ada
rencana untuk pembangunan intik misalnya
karena usulan dari daerah ada bangun
intek dipamnya enggak ada ya. Oh,
berarti kan tidak sesuai. Makanya semua
kebutuhan program terkait dengan
penyediaan sarana prasarana untuk air
minum seyogyanya itu semuanya di ee
hitung ya kebutuhannya untuk jangka
pendek, menengah, maupun yang jangka
panjang.
ee barang tentu memang kita mungkin
tidak bisa menentukan harganya sampai
harga fix ya. Karena itu kan nanti kan
akan lebih terperinci ketika kita
mendesain ee DEED-nya ya baru kita tahu
persis berapa angkanya gitu ya. Tapi
mungkin berdasarkan ee beberapa dokumen
perencanaan yang terdahulu yang mungkin
sudah ada di wilayah Bapak Ibu semua,
kita bisa memkirakan misalnya untuk
pembangunan instalasi pengolan air minum
kapasitas 10 liter/ detik misalnya ya
yang dulu habisnya sekian puluh M ya
kurang lebih kalau misalnya yang kita
rencanakan mungkin ya ada kenaikan ya
inflasinya berapa sehingga nanti paling
tidak ee angka yang kita usulkan itu
mungkin tidak terlalu jauh dengan
kondisi yang sebenar. nya. Kemudian
jangan lupa di sini juga disampaikan
terkait dengan keterpaduan dengan sarana
dan prasara sanitasi ya. Yang tadi di
sesi pagi saya sudah menjelaskan terkait
bagaimana ee permasalahan air baku ini
menjadi hal yang sangat penting dan itu
juga melibatkan sektor lain ya, sektor
air liimbang bersampahan gitu ya. di
mana itu menjadi salah satu sumber
pencemaran air baku kita. Dan ini ada
upaya-upaya apa saja termasuk
rekomendasinya untuk kita bisa
melindungi dan mengambalkan ee air baku
kita.
Kemudian di bagian atau di bab yang ke-8
ee terkait dengan analisis pendanaan itu
ada beberapa item ya terkait dengan
alternatif sumber pendanaan apa saja.
kemudian kebutuhan investasinya termasuk
juga indikasi terselenggaranya indikasi
apa sumber pendanan pendanannya ya
termasuk nanti di setiap periode waktu
kemudian nanti pentahapananya seperti
apa ya jadi ini mungkin nanti akan
menjadi salah satu dasar ketika kita
akan ee mengacukan mengajukan anggaran
ya jadi sudah tahu misalnya untuk
pembangunan ini harus ngambilnya dari
APBN ataukah ABBD ataukah ini harus
hutang luar negeri atau hutang yang lain
gitu ya itu nanti bisa dimasukkan ke
dalam dokumen ini. Kemudian yang
terakhir bab 9 terkait dengan
kelembagaan yang itu melimuti mulai dari
kondisi struktur organisasinya kemudian
kebutuhan sumber daya manusianya
termasuk juga kebutuhan
pelatihan-pelatihan untuk pengembangan
ya
termasuk nanti mungkin untuk kerja sama
dengan mitra-mitra yang ada di sana.
Nah, ini semua akan Bapak Ibu tuliskan
di dalam ee dokumen resp.
Jadi ini contoh apa namanya untuk pola
pendanaan ini misalnya kabupaten kota
layanan sekian yang kita akan sambung
SR-nya ada sekian unit harga sekian
nanti kita bisa tahu kebutuhan totalnya
berapa gitu ya. Kemudian juga untuk
operasionalnya juga nanti kita bisa
menghitung dari beban pegawai listrik
BBM ya pemakaian bahan kimia kantor
kemudian pemeliharaan penyusutan dan dan
seterusnya. Nanti kita bisa menghitung
total berapa sih operasional dari ee apa
namanya ee
alat-alat yang kita miliki ya untuk
sistem penjenan air minum.
Oke. Kemudian ee di sini nanti yang
terkait dengan kebutuhan investasi
sumber dan pola pendanaan. Jadi misalnya
tadi kita sampaikan kita ee akan
merencanakan untuk membangun intake
misalnya di wilayah kita karena ee kita
memerlukan tambahan untuk menambah
kapasitas ee produksi kita ya. Nah,
nanti kan di sini ada apa namanya ee
berapa biaya yang akan kita
ee keluarkan ya untuk pembangunan itu.
Kemudian kira-kira nanti sumber bayanya
dari mana saja. Nah, itu termasuk nanti
akan kita masukkan termasuk pentahapan
ya. Apakah proyek ini akan terselenggara
hanya di 1 tahun ataukah multiyear ya.
Jadi bisa jadi nanti kan ee pembangunan
ini mungkin intake dibangun tahun depan
misalnya tapi nanti 5 tahun lagi atau 10
tahun lagi nanti dibutuhkan lagi ya.
Karena kalau dari hasil proyeksi
kebutuhan air ternyata kita butuh
tambahan ee produksi ya sehingga kita
memerlukan ee unit ee pengambilan
ataukah misalnya ee terkait dengan
jaringan distribusi air ya perpipaannya
ee kapasitor produk kita sudah sudah
cukup besar ya tetapi jumlah
pelanggannya masih sedikit ya berarti
kan dari rancangan di bab 7 tadi kita
sudah merancang nanti ada penambahan
jaringan perpipaan ee distribusi air
minum ke sebagian wilayah yang sudah
direncanakan. Nah, ini nanti ee bisa
multi year untuk ee pembangunannya dan
nanti juga kita bisa menentukan ini
kira-kira biayanya dari mana dan berapa
besarnya ya.
Oke.
Kemudian ini beberapa analisa keuangan
dan ekonomi ya. Makanya nanti kita butuh
ee tim anggota tim tenaga ahli dari
orang ekonomi ya untuk bisa menghitung
terkait dengan beberapa analisis terkait
dengan apa namanya IRR NPV ee PCR dan
seterusnya ya.
Oke.
Kemudian terkait dengan lembaga
penyenggalanan SPAM nanti ee Bapak Ibu
ee dari kondisi existing nanti kan
mungkin bisa mengusulkan terkait dengan
struktur organisasi yang ee direncanakan
gitu ya. termasuk juga mungkin
menuliskan terkait dengan tugas ya,
tugas dan kewajiban yang ada di sana
sehingga nanti kita bisa
mengidentifikasi terkait dengan
kebutuhan sumber daya manusianya ya,
kebutuhan tenaga ahlinya, ee
tenaga-tenaga yang kita akan hire ke
depannya misalnya kompetensi-kompetensi
apa saja yang dibutuhkan untuk bisa
menjalankan organisasi ini dengan baik.
termasuk juga misalnya kita
mengidentifikasi kebutuhan pengembangan
e skill dari SDM yang kita miliki. Jadi
pelatihan-pelitian apa saja sih yang
dibutuhkan oleh ee staf kita ya itu
nanti kita akan ee tuliskan di bagian ee
kelembagaan ini ya.
Nah, ee itu Bapak Ibu terkait dengan apa
namanya outline dari ee Rispam ini. Jadi
secara apanya secara struktur penulisan
itu sudah ada template-nya ya. Dan itu
kalau kita mau mendapatkan skor yang
maksimal, minimal langkah pertama adalah
semua nama bab ya, nama bab maupun
subbab itu usahakan sama persis ya
dengan petunjuk teknis ini ya. Jadi
nanti apa namanya itu akan lebih aman
ketika ee apa namanya yang mengevaluasi
itu nanti melihat tersesuaiannya ya. Oh
ini sudah sama sudah sesuai. Jadi dari
item pertama itu nanti ee kita bisa
lolos ya, dapat poin penilaian
kesesuaian dengan outline. Kemudian ee
beberapa data itu akan lebih mudah
dilihat ketika Bapak Ibu menampilkannya
dalam bentuk tabel ya. Karena itu akan
lebih mudah untuk dicerna, dibaca dan
nanti bisa dibandingkan akan lebih
mudah. Kemudian juga ee neraca air ya.
neraca air ini juga salah satu ee
pekerjaan yang harus kita masukkan ya.
Dan ini mungkin juga terkadang ee tidak
semua ee Rispam itu memiliki dokumen ini
ya ataupun pembahasan terkait dengan
neraca air ini. Padahal ini diperlukan
untuk mengevaluasi kondisi eksisting
dari sumber air baku kita. Apakah saat
ini kondisi wilayah kita ini kondisinya
rentan atau tidak ya terhadap ee terkait
dengan ee ee kebutuhan air baku ya. Nah,
ini makanya diperlukan analisa untuk
menghitung berapa sih kebutuhan dan
ketersediaan gitu ya, apakah kondisi
kita akan surplus ataukah ee defisit.
Kemudian ee
karena respyangkut banyak pihak ya yang
terkait salah satunya terkait dengan air
baku itu adalah badai badan ee balai
wilayah sungai ya. Jadi jika di
tempatnya Bapak Ibu ada BWS ya yang
menangani sungai-sungai yang ada di
tempat tersebut, maka dalam
merapat-rapat penyusunan Rispam itu
mereka selalu diundang ya. Jadi untuk
nanti mengidentifikasi terkait dengan
ketersediaan ar bakunya kemudian izin
dan seterusnya ini akan lebih mudah
dilakukan ketika kita melibatkan mereka
ya.
Kemudian juga di beberapa bagian subbab
itu juga ada terkait dengan kebutuhan
peta ya. Jadi Bapak Ibu memang di
eksplisit di form penilaian itu ada juga
yang menyebutkan ada harus ada peta ini,
peta ini ya. Maka nanti di dalam kita
menulis maka peta itu harus tersedia.
Kalau enggak nanti ee kita akan
kehilangan skor ya. Jadi skornya akan
berkurang karena petanya tidak ada.
Kemudian ee untuk tabel-tabel yang
membutuhkan apa namanya ee karena
mungkin datanya cukup banyak ya nanti
mungkin tidak cukup kalau hanya
menggunakan kertas A4 nanti mungkin bisa
menggunakan kertas yang ukurannya lebih
besar A3 atau yang besar A3 sih sudah
cukup gitu ya.
Kemudian
ini ada beberapa tabel ya itu harapannya
bentuknya tabel bukan screenshot ya.
Kadang-kadang kan kita kan untuk lebih
mudah setting-nya ya, tidak
ngeser-ngeser langsung pakai circuit
shoot ya. Tapi mungkin bagi yang
evaluasi karena mungkin kebutuhannya
untuk di copy misalnya ya itu kan tidak
bisa harus diolah dulu ya.
Kemudian ee jika kita menyusun apa
namanya rispam provinsi ya
itu harapannya ee apa namanya ya memang
kalau dikatakan ini bukan gabungan dari
gabungan data ya ada benarnya ada juga
tidak benarnya maksudnya karena memang
ya kita kan menggabungkan data
sebenarnya cuma mungkin formatnya nanti
harus disesuaikan ya jadi mungkin ee
batasan wilayah itu nanti basisnya nanti
mungkin bisa berdasarkan daerah aluran
sungainya gitu ya, kesamaan sumber air
bakunya ya atau juga nanti terkait
dengan ee rencana untuk pembuatan spam
regional gitu ya. Nah, itu juga akan
masuk ke dalam item ketika kita membahas
spam. Jadi, tidak hanya misalnya cerita
ee dari kabupaten A, kabuten B,
kabupaten C dan seterusnya. Tapi nanti
ada integrasi-integrasi yang dibutuhkan
ketika kita akan ee menjelaskan secara
ee wilayah ya, wilayah secara lebih luas
lagi.
Nah,
untuk penilaian sendiri Bapak Ibu ee ini
ada tiga ya. Jadi ada tiga penilaian.
Yang pertama itu apakah dokumen kita itu
sesuai dengan outline atau tidak ya.
Jadi di surat edaran nomor 45 tahun 2022
ini itu sudah ada apa nam template-nya
ya. Jadi ada template-nya Bapak Ibu
nanti akan saya tunjukkan template-nya.
Jadi Bapak Ibu nanti tinggal pakai itu
saja ya. Tinggal nanti mungkin
dimasukkan data-data yang sesuai dengan
ee data di kabupaten kita yang kita
rencanakan gitu ya. Tapi yang jelas
paling mudah untuk melihat ini ya nanti
mungkin dari daftar I-nya ya. dator
isinya kan kelihatan ini misalnya di bab
ini harusnya ada enam subbab
kita punya hanya empat subbab misalnya
ya berarti jelas ini tidak sesuai ya
dari outline-nya ini tidak sesuai karena
tidak sama antara jumlah subab di dalam
Cuknis dengan dokumen resp ya termasuk
juga penempatannya Bapak Ibu. Jadi
terkadang ee misalnya ketika kita
menceritakan kondisi wilayah, kondisi
wilayah ya, kemudian kita mengambil
datanya dari dokumen RTRW. Nah, di RTRW
kan sudah tertata rapi ya Bapak, Ibu.
Kadang-kadang karena mungkin kita tidak
apa namanya tidak cermat gitu ya, ee
kadang-kadang hanya dicopy saja terus
ditaruh saja di dokumen respon kita.
Padahal ee isinya isinya mungkin sama
ya, tapi penempatan misalnya subabnya
ini yang bagian awal ini cerita apa apa
dulu, yang kedua apa dulu gitu ya. Itu
mungkin hanya perlu penyelesaian saja
sebenarnya kalau kita ada upaya. Tetapi
ketika itu tidak kita lakukan, maka
berarti di sini apa namanya? Ee dokumen
kita outlet-nya tidak sesuai. Kemudian
yang kedua adalah ketersediaan data ya.
Jadi data-data yang diminta oleh ee
Juknis ini itu nanti harus ada termuat
di dalam resp ya. Nah, itu kadang yang
mungkin menjadi kesulitan Bapak Ibu
konsultan yang di daerah yang tadi saya
katakan kalau tidak punya database yang
baik, yang bagus dan tidak lengkap dan
dan mungkin pekerjaan ini apa namanya ee
rentang waktu pengerjaannya juga lebih
pendek dengan anggaran yang mungkin
terbatas juga sehingga konsultan
terkadang tidak bisa tidak memiliki
sumber daya yang cukup ya untuk dia
melengkapi data-data tersebut. Nah, ini
juga akan menyebabkan nilai respel
ya. Jadi nanti akan nilainya akan
berkurang dari standar yang ada. Itu
nanti harus dipastikan bahwasanya
data-data yang diminta itu ada ya. Ini
dan ini mungkin menjawab apa namanya
pertanyaan tadi ya. Kalau misalnya dia
skornya cuma 75 salah satu yang paling
paling
kritis ya penyebab utamanya salah satu
ya ketersian data ya. Jadi datanya tidak
ada ya. Kalau datanya tidak ada kan
konsultannya atau yang menulis laporan
kan enggak bisa menulis gitu ya, enggak
menulis isinya karena dia enggak punya
data tersebut. Kemudian yang ketiga itu
adalah kesesuaian Juknis. Bapak Ibu apa
yang dimaksud dengan kesesuaian Juknis?
Jadi ketika Bapak Ibu menulis ya di
dalam laporan itu itu nanti yang di yang
dituliskan isinya itu harus sesuai
dengan substansi yang ada di dalam
Juknis ya. Jadi jangan sampai nanti
judulnya sudah sesuai tapi isinya kok
beda dengan di Juknis gitu ya. Berarti
kan ini tidak sesuai. Jadi nanti em kita
akan cermati satu persatu ya dari
masing-masing poin ini mulai dari
outline-nya, dari keteran datanya,
maupun kesesuaian terhadap ee Juknisnya.
Nah, ee ini adalah bobot penilaian Bapak
Ibu. Jadi ee skor masing-masing bab ini
berbeda-beda persentasenya. Untuk
pendahuluan ini ini hanya 2%, gambaran
umum 10% kondisi spam existing 15
standar atau kriteria pencernaan itu 5
proyeksi kebutuhan air itu 15
yang keenam itu potensi dan rencana
pengembangan air baku itu 15 rencana
pengembangan spam itu 25. Nah, ini yang
paling besar nilainya Bapak Ibu. Jadi
kalau rencana pengembangan spamnya itu
tidak lengkap gitu ya atau tidak sesuai
ya skornya nanti akan turun. Ini cukup
besar ee penyumbang apa skornya.
Kemudian analisis pendanaan itu delan
dan rencana pengembangan kelembagaan itu
lima ya. Jadi ini adalah skor atau bobot
per masing-masing bab ya. Kemudian untuk
menilai skor akhirnya ya itu nanti ada
ee beberapa poin ya. Jadi kalau misalnya
kita dari kesuat outline itu bobotnya
10%
kemudian ketersediaan data itu 20%
kemudian kesesuaian dengan petunjuk
teknis itu 70% ya.
Kemudian nanti di sini ini masuk bobot
penilaian akhir ya. Kemudian plus peta
Bapak Ibu. Jadi kalau ada belum ada
petanya nanti skornya mungkin bisa
kurang dari 25% ini. Jadi masing-masing
bagian itu punya masing-masing bab itu
punya bobot masing-masing. Kemudian
untuk parameter penilaiannya apakah
sesuai datanya ada atau sesuai dengan
Juknis itu masing-masing punya datanya
sendiri. Kemudian ada bobot penilaian
akhir ee yang itu gabungan dengan peta
ya. Jadi ini adalah beberapa item yang
apa namanya ee terkait dengan bobot
penan ya. Jadi Bapak Ibu nanti bisa
melihat oh kenapa kok skor saya nilainya
rendah ya. Ya, kita bisa menelusuri ya
apakah dari outlet-nya kurang tidak
sesuai datanya tidak lengkap ataukah
bahkan ya tidak sesuai dengan petunjuk
teknisnya ya atau ada peta-peta yang
tidak kita cantumkan.
Nah, ini adalah ee matriks ya, matriks
penilaian dari dokumen spam. Nanti saya
kasih saya berikan Excel-nya Bapak, Ibu.
Ini contoh ee apa namanya? Excel-nya.
Jadi, di file ini ada ee beberapa alat
bantu ya yang digunakan untuk mengisi
ya. Jadi yang di bagian apa namanya?
Bagian di sini daftar isi atau outline
ya. Nanti Bapak Ibu, kita bisa mengecek
berdasarkan daftar isi yang ada di
dokumen kita ini sesuai atau tidak ya.
Nah, ini juga ada ketua tangan ada peta
enggak nih? Peta RTRW, ada peta rencana
daerah. Oh, ini ada petanya enggak nih
ya. Jadi nanti kemudian di sini ada
kesesuaian outline, ketersediaan data
sesuai dengan Juknis, kemudian ada peta
ya. Nanti kalau sesuai ya nanti tinggal
kasih skornya ya satu1 sat tidak ada ya
di nanti yang tidak ada yang dikasih
angka satunya ya. Kemudian nanti akan
disekor dengan menggunakan beberapa
persentase tadi ya. Misalnya untuk bab 1
tadi berapa nilai untuk babnya, kemudian
dari skor terkait dengan kusan
outline-nya dan seterusnya. Nah, kita
nanti tinggal apa namanya masukin
angka-angka yang di biru aja ini ya, di
sel yang warnanya biru itu saja. Nanti
otomatis angkanya akan keluar Bapak Ibu
ya. Sehingga nanti kita bisa menghitung
skor dari dokumen respak memenuhi atau
tidak.
Nah, terkait dengan
apa namanya standar pemenuhan tadi ya
itu ada ada apa namanya ada ketentuannya
ya. Nah, ini mungkin sebagai contoh saja
ya Bapak Ibu. Nanti kita juga akan
melakukan mencoba ya mengevaluasi satu
dokumen respak ini sudah sesuai atau
tidak ya. Jadi ini contohnya ya. Jadi
misalnya di sini dikatakan pada dokumen
respnya
adalah proyeksi kebutuhan air minum.
di subbab 5.4 5.4 itu dia membahas
terkait dengan proyeksi kebutuhan air
minum. Itu judul babnya sama, data
kebutuhan air minumnya juga sudah
ditampilkan. Pembahasan, perhitungan,
serta pokok pikiran pembahasan sudah
sesuai dengan Juknis ya. Termasuk metode
perhitungannya, hasil perhitungannya,
cara menyajikan datanya ada. Maka nanti
kita bisa memberikan skor di sini dia
sesuai dengan outline-nya ya. Karena
memang di subbab 5 5.4 itu adalah
proeksi kebutuhan air minum. Kemudian
datanya ada karena di tabelnya di subbab
itu lengkap datanya kita kasih angka
satu. Kemudian sesuai dengan juknis ya
isinya sudah sesuai dengan juknis kita
kai angka satu ya. Nah ini kondisi
idealnya semuanya ini terisi dengan skor
maksimal.
Nah, kita bisa membandingkan dengan
kasus kedua ya, Bapak, Ibu. Jadi, pada
kasus kedua di sini adalah
proyeksi kebutuhan air minum itu tidak
dibahas di bab 5 ya.
Kemudian subbab pembahasan proyeksi
kebutuhan air minum ini juga tidak
dibahas pada subbab 5.4, tapi dibahasnya
di bab yang lain ya. Karena mungkin tadi
di apa namanya waktu ee melakukan apa
namanya analisa misalnya dia melakukan
pengembangan gitu ya. Nah, dia menaruh
proyeksinya di bab yang ketujuh misalnya
gitu ya. Maka ini kan dari segi outline
tidak sesuai karena harusnya proyeksi
kebutuhan air minum itu adanya di subbab
5.4 ya, bukan di bab yang lain atau di
subab yang lain. Jadi kalau seperti ini
itu nanti kesesuaian dengan outline itu
nilainya nol.
Walaupun di dalam tulisannya itu sudah
lengkap ya, pertungannya ada,
pembahasannya ada, cara penyajiannya
juga sudah sesuai Juknis ya. Tetapi
karena posisi dari bahasan itu di subbab
yang tidak sesuai dengan outline, maka
untuk kategori outline ini nilainya
skornya jadi nol.
E tapi yang lainnya mungkin ada nilainya
ya. Jadi datanya ada, sesuai dengan
jnisnya juga nilainya ada satu gitu ya.
Tapi dia tidak sesuai dengan outline.
Ini yang contoh yang kedua. Kemudian
contoh yang ketiga adalah ternyata pada
dokumen
apa spam itu
dia ee ada judulnya ya. Jadi ada
judulnya ada judul proyeksi kebutuhan
air minum. Kemudian di subbab 5.4 ada
juga judulnya proyeksi kebutuhan air
minum ya dengan judul yang sama.
Tetapi dilihat di dalamnya isinya
ternyata datanya enggak ada ya. Data
keputannya tidak ada. Mungkin lembar
Excel-nya mungkin lupa di copy gitu ya.
Tidak ada. Hanya mungkin orean-oreaian
kata-kata saja tapi datanya tidak ada.
Sehingga dia dari kedesaran datanya jadi
nol. Kemudian kesesuaian dengan jnisnya
karena tidak ada pembahasannya, tidak
ada datanya maka nilainya juga nol.
Tetapi kesesuai dengan outline-nya
nilainya satu ya karena sesuai judulnya
ada gitu ya. di daftar isi ada gitu ya,
ada bab ee bab 5 isinya proyeksi
kebutuhan air minum, ada subbab 5.4
terkait dengan proyeksi kebutuhan air
minum, tetapi ee apa namanya isinya
tidak ada ya atau isinya tidak sesuai.
Nah, nanti ee cara melakukan apa namanya
penentuan skornya seperti itu Bapak Ibu.
Nah, tadi saya katakan ee respak
bisa di setujui atau tidak, skornya
berapa, Bapak Ibu? Ya, jadi di sini
dikatakan respategorikan disetujui
apabila total skor kita itu lebih dari
90, ya. Jadi, setelah dinilai skor kita
lebih dari 90 maka ee respetujui,
ya. Nah, setujetnya nanti akan
dilegalkan maksudnya Bapak, Ibu. Jadi
nanti dari BPPEDA yang selaku apa
namanya ee instansi ya yang
menjadi berwenang menyusun apa ee resp
ya. Kemudian dia akan ee mengusulkan ee
dengan dibantu oleh biro hukum ya untuk
dicek, diverifikasi dan seterusnya.
Kemudian nanti akan diajukan dilegalkan
ke kepala daerah ya, apakah di bupati
ataukah gubernur ya di masing-masing
wilayah tersebut.
Jadi nanti ada ada tim ya, tim yang
dibentuk untuk melakukan proses
legalisasi.
Kemudian bagaimana kalau misalnya
skornya tidak 90 gitu ya, skornya
misalnya antara lebih dari 75
sampai 90 gitu ya.
Maka nanti di sini ee prosesnya adalah
kita bisa melakukan perbaikan dokumen
tersebut ya. Jadi dokumennya diespamnya
diperbaiki
sambil ya sambil kita lakukan proses
legalisasi ya. Jadi di sini bersifat ee
paralel ya. Ya memang apa namanya ee
kondisi ini ya tidak ideal ya tetapi apa
namanya ee proses ini harus dijalankan
ketika kondisi jadi revisinya mungkin
barangnya minor gitu ya. Provisnya
mungkin tidak terlalu banyak. Ketika
sudah diperbaiki dengan mungkin tidak
butuh waktu lama ini skornya bisa naik
di atas 90 sehingga sambil menunggu
legalisasi itu proses perbaikan bisa
tetap dilakukan.
Kemudian kalau bagaimana kalau skornya
kurang dari 75 Bapak Ibu? Kurang dari 75
ee lebih besar dari 25 maka yang
dilakukan adalah kita diminta untuk
memperbaiki tetapi tidak boleh diajukan.
untuk proses legalisasi ya. Jadi memang
ee ini apa namanya perbaikannya cukup
besar ya, cukup besar sehingga
ee pasti butuh waktu ya waktu-waktu yang
lama untuk bisa memperbaiki. Jadi tidak
memungkinkan kalau misalnya kita ajukan
legalisasi gitu ya. Kita ajukan
legalisasi ketika mau disahkan kok
dokumen responnya masih banyak yang
salah ya. Ya itu nanti kan akan repot
gitu ya. sehingga memang kalau sparnya
rendah itu tidak boleh diajukan dulu.
Nah, bagaimana kalau nilainya kurang
dari 25? Saya kira ini sangat jarang
sekali ya Bapak, Ibu. Kalau kurang 25
ini kayaknya tidak dikerjakan gitu ya
atau kerjaannya asal-asalan atau
konsultannya lari gitu ya atau tidak mau
ngerjain gitu ya. Kurang dari 25 ya. Mau
enggak mau ya harus disusun ulang ya
Bapak Ibu supaya nanti skornya bisa
naik.
Kemudian, nah untuk Rispam kabupaten
kota itu yang disusun oleh Bebeda atau
OPD air minum itu akan dinilai dan
disetui melalui tim ad yang merupakan
gabungan dari pepedah, OPD, dan pemangku
kepentingan dengan melibatkan pemerintah
daerah profesi dan unit kerja pembina
sektor air minum Kementerian BPR ya.
Jadi nanti untuk menilai ya, jadi nanti
yang menilai kan berarti yang levelnya
yang lebih tinggi itu nanti bisa dari
pemerintah provinsinya, nanti juga
melibatkan dari ee satkar ya, satkar air
minum di kementerian. Kemudian kalau
yang ee profesi nanti ya berarti ya
langsung ke pusat ya Bapak Ibu. Jadi
nanti langsung di di apa dievaluasi oleh
ee satker ee pusat ya, satker air minum.
Nah, jadi itu untuk apa namanya
ee
standar penilaiannya kita akan mencoba
untuk melakukan
atau mungkin saya akan tunjukkan dulu
apa namanya parametr matriks ya, matriks
dari
penilaian ya Bapak Ibu. Nanti setelah
itu kita akan mencoba untuk melihat
salah satu contoh dokumen ya. Ya,
rispaham yang nanti kita bisa evaluasi.
Oke,
ini Bapak Ibu bisa melihat apa namanya
file Excel saya ya di sini.
Di sini adalah scoring penilaian dokumen
e resp ya dari Bapak Ibu. Oke,
jadi di sini kita bisa melihat ee
terkait dengan apa namanya outline atau
daftar isinya ya. Jadi nanti dilihat di
sini latar belakangnya sesuai atau
tidak. Iya, kalau iya kasih angka satu
gitu ya. Kemudian nanti datanya ada
tidak kasih satu ya. Kalau latar
belakang kan mungkin apa namanya datanya
kan enggak banyak data yang harus
dimasukkan sebenarnya ya Bapak Ibu. Jadi
memang beberapa hal ini kadang-kala
mungkin ya kalau sudah ses kira-kira
sudah ada ya dikasih angka satu gitu ya.
Kemudian yang penting sebenarnya ya
judukisnya apakah waktu dia menceritakan
latar belakang itu sesuai dengan
juknisnya atau tidak.
Nanti kalau di sini tidak ada keterangan
yang peta yang dibutuhkan ya nanti tidak
kita isi ya Bapak Ibu. Nah di sini nanti
ada gambaran umum bab duanya ini rigid
semua ya. Jadi kalau kondisi fisik
daerah itu harus ada geografi dan
administrasi, iklim, topografi,
hidrologi, geologi, rawan bencana. Jadi
saran saya kalau kita membuat dokumen
ini, usahakan semua judul apa namanya
bab maupun subbab itu dibuat sama ya,
Bapak, Ibu dengan juknis ini ya. Tapi
mungkin kasih keterangan misalnya Bapak
ini gambaran umum misalnya wilayah
kabupaten mana gitu ya. Ini jelas. Tapi
sebabnya ya nanti judulnya pakai ini
saja misalnya kondisi fisik daerah,
sarana dan prasarana sosial budaya
ekonomi. Jadi paling aman itu kita kasih
nama yang sama persis ya dengan apa
namanya template-nya dari ee JKDIS ini
ya. Nah, ini misalnya di sini ada
kebutuhan peta Bapak Ibu. Kita lihat di
sini mana misalnya ini ya
misalnya spam perkotaan ini ada
kebutuhan petanya ada warna biru di sini
yang harus kita isi Bapak Ibu. Jadi dia
diminta ada peta terkait dengan spam
perkotaan ya. Itu kita baik yang
jaringan perpipaan maupun yang bukan
jaringan perpipaan itu harus dibuatkan
petanya ya. Nah, ini harus kita
cantumkan. Kalau enggak ada ya nanti
skornya jadi nol. Kemudian misalnya yang
ada peta lagi di sini
ini ya proyeksi kebutuhan air ini peta
RTRW. Ini diminta ya peta RTRW ada peta
rencana daerah pelayanan. Ini harus ada
skornya di sini.
Kemudian juga ada potensi air permukaan
ini dipetakan diminta ada petanya.
Kemudian potensi air tanah ini juga
dibuat petanya ya. Jadi kalau di sini
sudah dicantumkan ada petanya Bapak Ibu
harus mencantumkan petanya ya. Kemudian
juga misalnya di bab 7 ini ada rencana
pengembangan SPAM itu ada kebijakan
struktur dan pola pemaphan ruang wilayah
ya. Ini dia ada kebutuhan terkait dengan
petanya ya. di sini ada satu, satu, dan
seterusnya.
Ini
kemudian ada potensi penyemparan tanah
dia minta peta ya, kasih peta satu di
situ ya.
Jadi nanti ee skor itu nanti akan
dihitung ketika kita sudah memasukkan
angka-angka ini ya Bapak, Ibu. Ini nanti
di sebelah kanan ini ada otomatis ya dia
langsung ngitung sendiri sehingga nanti
bisa dihitung totalnya skornya berapa
persen gitu ya.
J nanti kita tinggal menggunakan matriks
ini ee untuk bisa menentukan apakah skor
kita sudah sesuai atau tidak.
Oke, kita akan ee apa namanya?
Menunjukkan Bapak Ibu terkait contoh ya.
Contoh dari dokumen ini saya ambilkan
dari salah satu dokumen resp
ya dan saya sudah lihat ini kalau dari
segi format apa namanya penulisan ini
sudah menggunakan JKNIS yang terbaru ya.
Nah, ini dokumen ini saya dapatkan dari
di internet ya dari Bapak Ibu sebenarnya
kalau Bapak Ibu rajin ini bisa
mendapatkan berbagai dokumen yang ada di
internet ya. Jadi kalau mau melihat
contohnya seperti apa, kita lihat contoh
dari dokumen apa namanya?
Prispam ya.
Sebentar.
Oke,
ini kita akan mencoba Bapak Ibu untuk
membandingkan ya antara skor penilaian
dengan ee apa namanya dokumen ya. Ini
dokumennya adalah respang
ya di Nangro Aceh Darussalam sana ya.
Oke, kita akan mencoba untuk melakukan
evaluasi
ee kesesuaian dengan outline ya, Bapak,
Ibu. Di sini misalnya kita lihat di
dokumen kita itu bab 1. Kita lihat ya
misalnya pendahuluan, kemudian
latar belakangnya ada, maksud dan tujuan
juga ada,
kemudian sasaran juga sudah ada, ruang
lingkup kegiatan ada, keluaran ada,
sistematika laporan ada. Ya, walaupun
judulnya beda ya di sini. sistem
penulisan laporan di matriks penilaian
itu sistematika laporan ya yang apa
namanya bisa kita maklumia lah gitu ya.
Kemudian kita lihat untuk yang bab du ya
Bapak Ibu. Bapak bab du di sini isinya
adalah terkait dengan kondisi fisik
daerah ya. Nah, ini seringkali yang
kadang kala keliru di sini Bapak Ibu.
Kondisi fisik daerah tadi karena kita
mendapatkan dokumen dari dokumen lain ya
misalnya RTRW. RW kan rata-rata sangat
lengkap sekali ya kalau kita
menceritakan terkait deskripsi wilayah
kita gitu ya. Itu kan sangat lengkap
tetapi mungkin urutan dari subabnya
tidak sama ya dengan yang diminta. Jadi
nanti bisa jadi skornya ee menjadi
hilang ya untuk sesuaian dengan outline
gara-gara kita tidak mau menyesuaikan ya
dengan format penulisannya. Nah, ini
mungkin kalau kita lihat dari segi judul
ya, Bapak, Ibu. Di sini ee untuk kondisi
umum daerah di outline-nya tulisannya
gambaran umum, tapi di ee dokumen ini
tulisannya adalah kondisi umum daerah.
Ini mungkin masih bisalah ya. Kemudian
kita lihat di sini kondisi fisik daerah
itu isinya apa saja? Ada geografi dan
administrasi, ada ya iklim, ada
topografi, ada hidrologi, ada geologi,
ada rawan bencana. Jadi untuk subbab 2.1
ini sama persis ya, aman ya. Kemudian
2.2 itu adalah sarana dan prasarana. 2.3
itu sosial, budaya, dan ekonomi.
Kemudian ada sub sub-subbabnya lagi
sosial sosial dan budaya dan ekonomi.
Kemudian 2.4nya ruang dan lahan. 25
kependudukan, 26-nya itu keuangan
daerah. Ya, walaupun mungkin namanya
beda ya. di Juknis tulisannya adalah
keuangan daerah. Di sini tulisannya
kondisi keuangan daerah, ya. Kemudian
sub-sebabnya sama penerimaan daerah,
pengeluaran daerah, sama pembiayaan
daerah, ya. Jadi ee yang mungkin berbeda
hanya nama, tapi saya kira itu bisa di
apa namanya? Diphami, ya.
Kemudian ee kita lihat di bab 3 ya,
kondisi existing. Di sini kita lihat 3.1
itu gambaran umum. Kemudian aspek teknis
ya. Aspek teknis di sini ada spam
perkotaan, ada bagiannya ada jaringan
perpipaan dan bukan jaringan perpipaan.
Di sini dia hanya menuliskan spam
perkotaan saja ya, tidak sampai lebih
detail lagi. Kemudian ada spam perdesaan
juga sama cuma memang tidak ceritakan
sampai jaring perpipaan dan bukan jaring
perpipaan. Jadi nanti akan dilihat di
dalam dokumentar tersebut apakah
mencantumkan yang jaring bermippaan dan
bukan jaring berpipaan. N kalau enggak
ada nanti berarti tidak sesuai ya.
Kemudian nonteknis di sini ada aspek
keuangan, kelembagaan, pengaturan, ya.
Nah, di sini kita lihat aspek nonteknis
ini untuk yang pengaturan tidak ada,
Bapak Ibu. Jadi otomatis untuk subbab
sub-subbab aspek pengaturan itu tidak
ada ya. Berarti tidak sesuai dengan
outline-nya, ya. Outline-nya tidak
sesuai. Kemudian isinya nanti kita cek
apakah di dalamnya itu ada enggak yang
membahas itu. Kalau enggak ada berarti
nanti skor untuk apa namanya aset
pengaturan dari kesuhan outline data
maupun kesan dan juknis nanti skornya
jadi nol semua. Kemudian kendala dan
permasalahan di sini ya kalau di dokumen
tulisnya adalah aspek permasalahan itu
ada aspek teknis maupun nonten
tulisannya ada tambahan aspek
permasalahan. Kalau di juknis hanya
tulis aspek teknis. Kemudian di dalamnya
itu ada yang spam BOMD sama spam lembaga
pengelolaan non BMD ya kalau mau
spesifik lagi.
Kemudian kita lihat untuk yang bab
keempat Bapak Ibu di sini ada standar
dan kriteria perencanaan ya. Nah kalau
di sini kan tulisannya standar dan
kriteria penyusunan Rpam ya. Nah, ini
sebenarnya mungkin enggak tepat ya.
Kalau ini kan ee karena ini yang lebih
tepatnya adalah perencanaan karena nanti
di sini bisa juga detail terkait dengan
perencanaan Bapak Ibu. Jadi mungkin
judulnya ini kayaknya perlu diperbaiki
ya. Kemudian di sini ada kriteria
perencanaan, ada unit air baku sudah
sesuai, unit transmisi, ada produksi,
distribusi, sama pelayanan ini sudah
sesuai. Kemudian standar kebutuhan air
di sini ada domestik, kemudian kebutuhan
air nonomestik.
hari maksimum, jam puncak sama
kebocoran. Ya, ini sama ya sudah sesuai
ya. Kemudian 4.3 itu adalah proyeksi
jumlah penduduk sudah sama. Kemudian
berikutnya 4.4 berbutan air baku,
perodecanaan sama kriteria daerah ee
layanan. Nah, ini sudah sama ya, sudah
sama, sudah sesuai. Kemudian yang bab 5
proyeksi kebutuhan air di situ ada arah
pengembangan ya ee di sini diteruskan ke
arah pengembangan Kota Sabang ya.
Kemudian ada rencana daerah pelayanan
sama proyeksi jumlah penduduk sama
proyeksi kebutuhan air minum. Ya, ini
saya kira sudah sesuai ya.
Kemudian yang bab 6 itu terkait dengan
potensi dan rencana pengembangan air
baku ya. Pertama terkait dengan potensi
air baku eh air permukaan ya. Air
permukaan itu ada air permukaan yang
telah dimanfaatkan, potensi air
permukaan yang dimanfaatkan sama potensi
air tanah ini juga sudah ada. Kemudian
ada neraca air, ada alati sumber air
baku, ada perizinan. Ada kriteria dan
penjaringan potensi air baku ya, baik
itu air baku yang dapat digunakan
ataukah yang debit andalnya mengalami
kekeringan. Kemudian air baku defisit
ini sudah sesuai semua ya untuk ee bab
6. Kemudian yang bab 7 kita lihat di
sini 71 itu terkait dengan kebijakan
struktur dan pola pemanfaatan ruang
wilayah ya. di dokumen ini tulisannya
adalah rencana pola pengatan ruang
wilayah ya. Jadi dari segi nama ee masih
perlu diperbaiki ya kalau mau diperbaiki
supaya sama ya. Tapi di dalamnya ada
kebijakan tata ruang, struktur tata
ruang, pola pembangunan ruang itu sudah
ee sesuai ya. Kemudian penyelenggaraan
wilayah atau daerah pelayanan atau
zonasi sudah ada. Kemudian 7.3 3 itu
kalau di apa namanya di outline ya di
Juknis itu judulnya adalah rencana
pengembangan spam ya tapi kalau di
dokumen itu tulisannya adalah tingkat
pelayanan ya kadang-kala seperti ini
kita kurang ee cermat ya.
Kemudian di sini ada matriks pemilihan.
Ini kalau kita di level profesi ya,
kalau bukan profesi nanti tidak perlu
menuliskan apa namanya ee terkait dengan
ee skemanya ini ya. Kemudian ada rencana
pentahapan
di sini ada sebenarnya kalau ini mungkin
bisa di sini kebetulan ee kalau kita
perhatikan
mungkin dia menggunakan
nah ini ya rencana zona satu kemudian
zona du dan seterusnya ada kebutuhan air
kemudian ada alternatif rencana
pengembangan olu di dokumen rencana
penyelenggaraan ya untuk masing-masing
zona. Kemudian ada penurunan tingkat
keyangan air baik fisik maupun non
fisik. Kemudian potensi sumber air baku,
ada perhitungan neraca air, kombinasi
sumber air bako, perhitungan
biaya capek opex ya kalau kita lihat di
respnya
ada ya. Kemudian ada keterpaduan
dengan sarana dan proses sanitasi ya.
Jadi ee saya kira sudah sesuai. Kemudian
yang bab ke-8 adalah analisis pendanaan.
Kita lihat isinya ee sama ya. Ada
kebutuhan investasi sumber dan pola
pendanaan. Ada kebutuhan investasi
sumber dan pola pendanaan. Cuma
nampaknya di sini dia ada
apa namanya? Ee di sini dia empat karena
lintas provinsi ya, Bapak, Ibu. Jadi
nanti kalau kita lihat di respnya
kabupaten kota nampaknya cuma ada ee
lebih lebih sedikit ya. Jadi jumlahnya
dia tidak mencantumkan yang lintas
provinsinya. Jadi ee apa namanya baru
penyesuaian terkait dengan matriksnya.
Kemudian dasar penentuan asumsi keuangan
juga sudah ada. Hasil analisis kelayakan
ekon keuangan dan ekonomi ini juga sudah
ada ya bahkan dijelaskan secara detail.
Kemudian terkait bab yang terakhir ee
rencana pengembangan kelembagaan ini
juga sudah dijelaskan terkait lembaga
penyelenggara SPAM, kemudian struktur
organisasi BLU ya, kemudian badan usaha
milik daerah, pengembangan lembaga pola
spam ya, kemudian ada sumber daya
manusia sama rencana pengembangan sumber
daya manusia.
Nah, Bapak Ibu kalau kita lihat dari
kesesuaian dengan outline dokumen yang
kita jadikan contoh ini secara garis
besar sudah sudah sesuai ya. Jadi
mungkin hanya mungkin hanya satu atau
dua saja yang masih belum sesuai ya.
Tapi sebagian besar ini sudah sudah
sesuai. Jadi skornya nanti untuk
kesuaian dengan outline ini ee cukup
tinggi ya. Nah, sekarang kita akan
mencoba untuk mencermati di
masing-masing apa namanya ee subab ya,
bab dan subabnya.
Oke, kita lihat di sini
kita akan coba bandingkan dengan
apa namanya ee Juknis ya.
coba.
Mudah-mudahan ini bisa terlihat dengan
jelas di apa namanya ee
laptop ataukah ee apa namanya perangkat
lain yang Bapak Ibu gunakan ya.
Oke, kita lihat di sini ya. Ini
juknisnya dari apa namanya? Surat edaran
dijenak karya ya.
Kita lihat di sini untuk ee latar
belakang si ya. Jadi di sini yang mau
diceritakan terkait dengan aspek
legalnya, kemudian isu utamanya ya,
permasalahannya.
Ini kita lihat ini yang level provinsi
sebentar coba kita lihat yang
level kabupaten kota ya.
E sama aja ya.
Oke. Jadi di sini kemudian
kalau kita perhatikan ya secara garis
besar mungkin ada beberapa yang ee apa
namanya sudah sesuai ya terkait
permasalahan. Ini juga dicantumkan ini
ada kebocoran pipa, kemudian pengaliran
juga masih pakai pompa dan seterusnya.
ini juga sudah dijelaskan. Kemudian di
maksud dan tujuan kalau kita lihat ya,
kalau contohnya ya sebenarnya kalau kita
mau membuat laporannya sebenarnya lebih
mudah ya Bapak Ibu karena di sini sudah
ada template-nya. Jadi misalnya
disebutkan misalnya maksud dan tujuan
maksud dari kegiatan apa ya kegiatannya
adalah penyusunan dokumen spam Kota
Sabang. Ini adalah ini bisa menginasi
kebutuhan air minum, mengetahui program
yang dibutuhkan memberikan masukan. Jadi
berarti kalau kita sebagai konsultan
kalau sudah ada template-nya ini ya
lebih mudah sekali ya karena beberapa
hal ya tinggal kita ganti saja dengan
data di wilayah perencanaan yang kita
akan rencanakan ya. Kemudian tujuan ini
juga disampaikan juga sasaran. Sasaran
juga sama persis ini ya antara Juknisnya
ya. Ya kalau sesuai dengan Juknis nanti
ya gampang menilainya ya. Jadi orang
yang menilai oh ini sama persis ini ya
tinggal dicentang saja ya makanya dapat
skor satu ya. Kemudian ini ruang lingkup
kegiatan ya. Kita lihat di sini juga
sudah dijelaskan ada dari A sampai
K ya. Di sini juga dari A sampai K ya.
Jadi beberapa hal yang di sini yang bisa
kita langsung gunakan, kita pakai ya,
kita bisa gunakan Bapak Ibu. Tapi nanti
ketika bicara terkait dengan detail
kondisi assisting kan di jurus kan
enggak ada ya. Jadi paling ya itu nanti
akan berbeda ya. Kemudian sistematika
laporan juga sudah dijelaskan ya. Ini
terkait dengan penjelasan masing-masing
bab isinya apa saja itu nanti bisa kita
lihat ya.
Oke, saya kira bab 1 aman. Kemudian bab
du. Nah, ini mungkin kita bisa melihat
seperti apa sih yang diceritakan terkait
dengan gambaran umum wilayah ya. Jadi
misalnya kondisi gambaran umum ya. Jadi
di ini ee ada gambaran kondisi fisik
daerah. Ini aspek geografi dan
administrasi ya. Nah, sebenarnya kalau
kita lihat poinnya di sana ada apa
namanya
beberapa hal dikatakan menjanikan
kondisi geografi dan administrasi ya.
Nah, di sini sudah ditentuk ee
ditunjukkan ee letak geografisnya di
mana, kemudian luasnya seperti apa. Nah,
ini sudah dijelaskan di sini. Nah,
termasuk ditunjukkan petanya ya. Peta
administrasi Kota Sabang ini ada terdiri
dari sekian kecamatan gitu ya. Kemudian
kondisi iklim ya. Kondisi iklim itu ada
terkait pembagian zona, kondisi iklim,
serta data cera hujan ya. Nah, di sini
mungkin yang ditunjukkan hanya terkait
dengan ee data cerah hujan sama
penyinaran sinar matahari, ya.
Kemudian topografi ini menjelaskan
terkait kondisi ee kemiringan lerengan
ya atau kondisi dataran. Nah, ini
dijelaskan ya ee secara spesifik
kemudian dilengkapi dengan peta
topografi ya. Ini kita lihat apakah ada
petanya.
Nah, ini ada ya peta lereng Kota Sabang.
Nah, ini kan sesuai berarti dengan ee
dengan ee Jnis ya. Kemudian kondisi
hidrologi ya terkait dengan sumber air
di sini jelaskan ada air permukaan, ada
mata air ya itu sudah dijelaskan.
Kondisi geologi juga sama apa
jenis-jenis batuan ya itu sudah
dijelaskan secara lengkap di sini di
dalam dokumen. Kemudian ini termasuk
juga ada peta geologinya juga ada
kondisi kawasan rawan bencana ya. Ini
kita juga jelaskan secara spesifik di
sini ya. Ini termasuk juga apa namanya
petanya ya. Petanya juga ada.
Kemudian
sarana prasarana ya dijelaskan mulai
dari transportasi energi, kemudian
pengolahan air limbah ya ada
persampahan, kemudian ada drainase, ada
jalan yaah ini semuanya dijelaskan
walaupun memang tidak sedetail kalau
Bapak Ibu menuliskan di dalam RTRW ya.
RTRW kan sangat-sangat detail. Jadi
tinggal dirangkom saja dari data yang
ada di dokumen RTRW itu nanti bisa
digunakan di dokumen ini. Kemudian ada
kondisi sosial, budaya, dan ekonomi ya.
Nah, di sini ada keterangannya apa saja
terkait dengan perkembangan sosial,
ekonomi, budayanya, kondisi
perekonomiannya, ya juga jelaskan.
Kemudian ruang dan lahan. Nah, ini juga
sudah dijelaskan ya untuk area terbuka,
kawasan hutan, perairan dan seterusnya
luasannya berapa.
ini juga bisa dijelaskan termasuk kalau
di sini ada petanya bisa tak cumkan
petanya. Kalau pendudukan di sini
mencantumkan ee wilayahnya ya dan jumlah
ee penduduknya berapa saja ya termasuk
juga badan penduduknya.
Kemudian untuk kondisi keuangan daerah
kita bisa lihat di sini ada terkait
penerimaan daerah ya, penerimaan,
pengeluaran sama pembiayaan. Nah, ini
ini bentuknya seperti yang di Juknis ya.
Formatnya juga hampir sama ya, ada
perimaan, ada PAD dan ada perimbangan,
pengeluaran juga sama di sini ada
belanja langsung tidak langsung,
pembiayaan daerah juga terkait dengan
SILPA dan seterusnya ya. Jadi ini sudah
sangat lengkap.
Kemudian
kita masuk pada ee spam assisting ya.
Ini kita mulai dari gambaran umum ya.
sistem penyediaan air minumnya seperti
apa ya. Mungkin ada unit-unit yang ee
wilayah layanannya kemudian caknya
seberapa banyak itu dijelaskan secara ee
umum ya, tidak sampai detail di sini
tapi nanti begitu sudah masuk ke apa
yang lainnya data-data seperti akses air
bersih ini juga sudah dicantumkan ya.
Ini kinerja perusahaan akses air bersih
seperti ini ya. Jadi kita punya data
terkait dengan akses amannya berapa
persen targetnya nanti berapa banyak ya
targetnya sampai akhir tahun perencanaan
ases layaknya layak dasarnya berapa ases
layak terbatasnya berapa sampai akses
tidak layaknya dan tidak tidak ada akses
ya ini sudah sesuai dengan format apa ee
tabelnya ya kemudian untuk aspek teknis
di sini nanti apa namanya masuk ke spam
perkotaan ya nah spam perkotaan di sini
nya ada yang jaringan perpipaan dan non
jaringan perpipaan ya. Nah, di sini
sebenarnya juga ada penjelasannya ya apa
namanya dimasuk ke dalam apa namanya ada
bukan jaringan perpivaan juga ada ya.
Jadi ee mungkin penjelasannya dilengkapi
dengan beberapa data di tabel di sini
ya. Oh ini jaringan perpipaakan mana
saja. Kemudian kinerja teknisnya ya. ini
karena di level kabupaten maka nanti apa
namanya di masing-masing wilayah atau
kalau misalnya di sini dia pakai kota ya
kota Sabang ya berarti n ini hanya
kotanya saja kemudian ini juga
dijelaskan perkataan untuk jaringan
perpipaan secara detail
itu mulai dari unit air baku ya air baku
dijelaskan apa saja sumbernya ya air
permukaannya dari mana saja ini
dibuatkan
ee ee penjelasannya termasuk mungkin
informasi-informasi beserta mungkin
dengan foto ya, foto-foto ee dari sumber
airnya ini bisa ditampilkan juga di
sini. Kemudian mata air. Nah, ini juga
ditampilkan kondisinya, lokasinya di
mana saja, kapasitasnya berapa, kemudian
air tanah juga sama. Kemudian di sini
ada air curah, ya. Kemudian ada unit
produksi ya.
Ini kita lihat di sini unit produksi ini
dijelaskan WTP-nya apa saja ya unitnya
ya. Kita juga tunjukkan foto-fotonya ya
di beberapa unit yang ada di sana.
Jadi nanti Bapak Ibu bisa apa namanya
mengumpulkan data-data ini kemudian
nanti tinggal dituliskan di ee apa
sesuai dengan subab yang ada di sini.
Kemudian
ini unit distribusi juga dijelaskan ya
terkait dengan aspek-aspek apa namanya
jenis-jenisnya kemudian kondisi tekanan
dan seterusnya. Ini juga dijelaskan
termasuk juga ada tabel-tabelnya.
Kemudian ada unit layanan ya. Unit
layanan disampaikan ini berapa persen
yang terlayani ya. Pertumbuhan
pelanggannya berapa banyak ya, jumlah
pelanggannya berapa banyak. Ini bisa
ditunjukkan di sini ya.
Kemudian, nah ini yang schematik spam
existing
Resume
Read
file updated 2026-02-14 07:20:46 UTC
Categories
Manage