Transcript
8c_vYV9GxXM • PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN TEKNIK TERINCI PEMBANGUNAN JARINGAN AIR LIMBAH 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0118_8c_vYV9GxXM.txt
Kind: captions Language: id MC sekaligus moderator yang akan memandu acara ini dari jam 09.00 hingga jam .00 sore nanti. Acara training online ini nantinya akan diselenggarakan dua sesi, yaitu sesi pertama pukul 09.00 hingga 11.30 dan sesi kedua pukul 13. Hingga 15 waktu Indonesia Barat. Acara trining online kita hari ini mengusung topik penyusunan dokumen perencanaan teknik terinci pembangunan jaringan air limbah yang akan disampaikan oleh pemateri kita yaitu Bapak, MT. Baik, selanjutnya Bapak, Ibu hadirin yang terhormat izinkan saya mengucapkan selamat datang dan memberikan salam hormat saya kepada pemateri kita pada hari ini yaitu Bapak Alfan Purama ST,mt dan juga kepada Bapak Dr. Ir. Hijrah Purama Putra, ST, MM selaku founder dari PTEK Dar Ulang Project BI Indonesia sekaligus sekretaris jurusan teknik lumutan Universitas Islam Indonesia. Dan juga tidak lupa kepada Bapak Ibu peserta training online pada hari ini yang berbahagia. Sebelum masuk ke materi training online kita, saya mohon izin mengingatkan Bapak Ibu untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat. Kemudian dengan hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu untuk menonaktifkan mikrofon selama kegiatan berlangsung supaya kita dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik. Baik, selanjutnya sebelum kita masuk ke acara inti kita yaitu penyampaian materi akan ada sambutan dari Bapak Dr. Ir. Hijrah Purama Putra ST, M.M selaku founder dari Butik Darul Ulang Projek B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia. Baik, kepada Bapak Hijrah waktu dan tempat kami persilakan. Oke, terima kasih Mbak Sabrina. Mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya. Ee baik. Bismillahirrahman ee oke sebentar. Oke, bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah walhamdulillah wasalatu wassalamu ala rasulillah. Ee Bapak Ibu selamat pagi tentunya. Salam sejahtera untuk kita semuanya. Mudah-mudahan semuanya kita dalam kondisi yang sehat ya. Dengan kondisi tersebut kita ee sepantasnya bersyukur dan mudah-mudahan dengan syukur kita atas nikmat yang sudah diberikan kita akan diberikan berbagai macam kenikmatan-kenikmatan yang lain ya. Dan pada kesempatan pagi hari ini kita sedang menikmati salah satu nikmat adalah nikmat untuk ee semangat dalam rangka kita belajar bersama dalam ee kegiatan training online yang dilakukan oleh butik Gur Project B Indonesia yang bekerja sama dengan jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia. Nah, seperti yang kita ketahui Bapak, Ibu, mungkin juga sebagian yang sudah bergabung dari berbagai macam kegiatan yang terdahulu. Training online hari ini adalah ee yang berhubungan dengan Air LIBA yang sebelumnya kita sudah bahas terkait dengan ee SPAL BT kemudian IPLT. Kemudian hari ini rasanya tidak lengkap kalau kita tidak bahas bagaimana membuat sebuah sistem pengaliran agar ee limbah yang dia hasilkan dari sumbernya masing-masing dapat terkumpul di satu tempat gitu ya. Nah, ee sangat cocok dengan materi yang sebelum-sebelumnya dihadirkan. Nah, pada kesempatan hari ini kita ee menghadirkan pemateri yang sangat ekspert di bidangnya ya, Pak Alfan Fornomi, Menteri Teknik Lingkungan Institut ee ee dari ITS ya dari Surabaya dan beliau ee ee teman baik kami di jurusan teknik lingkungan UI yang selama ini berkolaborasi dan beliau juga aktif di berbagai macam kegiatan. sebenarnya bidangnya air minum juga masuk, air limbah juga masuk gitu ya. Di ee salah satunya beliau sering mengisi di Balai Teknologi Sanitasi di Kementerian ee PU gitu ya. Nah, mudah-mudahan Bapak Ibu nanti dapat berinteraksi dengan baik ya. Em segi jumlah pendaftar sebenarnya cukup banyak dibandingkan dengan yang bergabung gitu. Mudah-mudahan ini sukses sedang proses untuk bergabung dan mudah-mudahan nanti semakin banyak seiring dengan waktu ee kegiatan ini. Nah, kita berharap mudah-mudahan acara ini terus bermanfaat dan mumpung ini training online tema air limbah sudah habis, ee Bapak Ibu sangat kita harapkan untuk mm pengin request tema apa begitu. Walaupun panitia sudah punya beberapa gambaran yang diambil dari masukan-masukan Bapak Ibu di kegiatan-kegiatan sebelumnya. Jadi harapannya 2 minggu ke depan. Tapi kalau dilihat 2 minggu ke depan mungkin ee kurang pas waktunya karena 2 minggu lagi tanggal 7 Juni ee kita ee Bapak Ibu yang merayakan Idul Adha gitu ya di tanggal-tanggal tersebut ee maka kita akan geser di minggu depannya lagi insyaallah ya. Jadi 3 minggu lagi kita bisa ketemu temanya apa. Sedang digodok oleh panitia. kita diskusikan juga dengan berbagai macam pihak yang ee terlibat dalam sistem pengelolaan lingkung gitu ya. Nah, kami dari penyelenggara mungkin banyak kekurangan Bapak, Ibu ee teman-teman sudah berusaha maksimal terutama terkait dengan komunikasi yang terus kita bangun dengan berbagai macam. Mungkin ada Bapak Ibu yang dapat link Zoom-nya lewat email ya, link Zoom-nya lewat Instagram, link Zoom-nya lewat Japri dan seterusnya. Bapak, Ibu monggo nanti dalam kuesioner dapat memilih link mana ee jalur mana yang Bapak Ibu ee apa ee senangi begitu ya. Jadi biar teman-teman panitia juga bisa memilih jalur yang mana ya. Dan jangan ragu Bapak Ibu rekomendasikan ke teman-teman yang lain untuk bisa mengikuti. Kalau Bapak Ibu merasa kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh butik Daur ulang dan jurusan teknik lingkungan ini bermanfaat untuk ee kita dan keberlanjutan kualitas lingkungan kita gitu. Terima kasih Pak Alfan atas kesediaan luangan waktunya di weekend ini begitu ya. Persiapan minggu depan weekend yang lebih panjang gitu ya. Tapi Bapak Ibu juga semangat untuk mengikuti. Terima kasih sekali atas kepercayaannya kepada Butik Daur Ulang dan Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia. Baik, tidak berlama-lama agar materinya saya juga semangat untuk bisa belajar menikmati dari online penyesan jaringan pada 2020ai sebagai mendapatkan dan sulit semua mungkin itu dari saya dan ee selamat mengikuti Bapak Ibu mohon billahi taufik wal hidayah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh terima kasih untuk Bapak Hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini. Bapak, Ibu sekalian, kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia. Jika semisal selama acara train online berlangsung ada Bapak Ibu yang terkendala dalam Zoom, tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu juga tetap bisa mengikuti training online ini melalui YouTube melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia. Selanjutnya seperti biasanya Bapak Ibu sekalian, kami dari panitia juga menyiapkan berbagai macam doorp spesial. Bagi Bapak Ibu yang beruntung, Dopres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan dua story Instagram terunik selama training online ini berlangsung. Untuk memenang tiga pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara sesi dua nanti. Sedangkan untuk pemenang dua story Instagram terunik akan kami hubungi langsung melalui DN. Nah, jadi jika Bapak Ibu ingin bertanya selama training online berlangsung dapat memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk menggunakan doorplay spesial dari kami. Lalu untuk story Instagram Bapak Ibu dapat membuat story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @projectBI Indonesia. Baik, tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi. Namun sebelum itu, mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini. [Musik] Baik, ee demikian sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini. Selanjutnya mungkin untuk efisiensi waktu jika Bapak Lafanama Stmt sudah siap mungkin kita bisa langsung saja untuk penyampaian materinya ee kepada Bapak Al Purnomo. Waktu dan tempat kami persilakan. Baik ee terima kasih Mbak Sabina. Mungkin ee suara saya sudah terdengar ya? Terdengar. Oke, terima kasih ya. Ee mungkin ee saya akan langsung di share screen ya biar Selamat pagi Bapak Ibu semuanya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Di sini saya diberi kesempatan ya oleh Projekti yang bekerja sama [Musik] dengan ee Teknik Lingkungan UII. Kebetulan kami juga seringkiali berdiskusi terkait dengan earlya dan juga sehingga ee untuk hari ini saya memang diberi kesempatan untuk memberikan materi terkait penyusunan dokumen rinci pembangunan. Ya, sebenarnya kalau ee melihat atau mendengar dari hijrah tadi yaibuk di sini mungkin ee sudah banyak e mengikuti planning-training online yang sudah dis alhamdulillah banyak yang konsen di bidang lingkungan ya di baik sarana di sini memang jika kita melihat kok ee adanya jaringan air lin tentunya di sini kita tidak ee kita tidak bisa menghindarkan ini ya karena ada beberapa hal terkait dengan hal yang terkait dengan perencanaan infrastruktur air limbah itu mulai dari S, Palp dan sebagainya. Di mana kalau kita melihat di sini jaringan air limbis itu memang ada di bagian dari PAL. Tapi mungkin saya perkenalkan diri lagi ya walaupun supaya dari mungkin lebih tepatnya nanti di sini saya ee mengapa sih kok tadi melihat TV-nya mungkin banyak ee air minum ya. Ya, jadi saya sendiri di IES itu berada di dalam naungan laboratorium teknologi pengolah. Nah, di dalam teknologi laboratorium ini memang banyak hal ya yang dian mulai minum air limbah, kemudian menyangkut juga air baku. Jadi banyak sekali banyak sekali hal-hal yang dikerjakan di sana yang memang ee di dalam laboratorium ini kita tidak bisa memiskan ya antara R4 karena brand desain nanti mungkin beberapa pulang itu bisa jadi ada ee ada semacam recycle air limbah menjadi air baku air minum yang mungkin Mungkin di sini sudah beberapa ini ya sudah beberapa lokasi sudah menemukan hal yang seperti itu. Salah satunya di Jakarta dan kalau negara sudah diurau sehingga terkait dengan pengolahan air limbah maupun minum semuanya menjadi satu di dalam laboratorium. Ini keseharian saya di malam ya. Oke, terkait dengan pengertian air limbah domestik ya, karena di sini kita belajar terkait dengan air limbah domestik sehingga tidak lengkap rasanya kalau kita mengetahui dulu air limbah domestik itu sebenarnya ya. Walaupun mungkin Bapak Ibu juga banyak yang paham ya ngerti dari air domestik itu sendiri. Kalau kita melihat di sini air limbah domestik itu adalah air limbah yang berasal dari hidup sehari-hari manusia yang tentunya berhubungan dengan pengum baik itu air untuk mandi, untuk suci, untuk ya atau yang susah gitu ya. Jadi di sini memang betul-betul yang disebut dengan domestik itu adalah aktivitas hari ini. Seringki kita itu ee salah mengartikan ya salah mengartikan bahwa contoh simpel saja misalkan ada ee industri industri. industri ini kalau kita sebut biasanya oh dia a limbah industri jadi dia bukan domestik lagi tapi dia non domestik padahal diat industri itu ada dua air limbah dua air limbah yang satu air limbah dari aktivitas produksinya dia dan satu lagi adalah air limbah dari kebiasaan keseharian manusianya atau kariawannya yang ada di sekolah jadi kalau kita melihat satu rangkaian Dan air limbah yang dihasil industri itu memang harus dipisuskan. Satu air limbah domestik yang satunya air minum. Ini yang seringkiali kita ee salah katnya di sini ya. Kita seringi salah. Kemudian restoran, kemudian hotel. Hotel itu kan bukan dari rumah. Iya memang betul hotel bukan dari rumah. Restoran pun juga bukan dari rumah tapi dia dari kegiatan usaha. Tetapi aktivitas yang di sana itu adalah aktivitas kharian manusia. Artinya di situ di restoran di situ ada kegiatan memasak, mencuci piring dan sebagainya. Itu bisa disebut sebagai air ling komen begitu juga yang ada di hotel. Di hotel di situ dia menginap. Kemudian kegiatan kejarian manusia kampus gitu ya. sehingga otomatis di sini sama air limbah yang dihasil itu adalah air limbah sehingga di sini yang kita luruskan. Kemudian seperti tadi yang disampaikan limbah domestik dari kesehatan rumah keseharian manusia ini terbagi menjadi dua ada black water yang black water itu dari WC jadi gampangannya apapun air limbah yang dihasilkan melalui WC itu water. Kalau gre water secara gampang adalah selain dari WC ya. Sementara hanya itu yang ee diartikan di dalam ee pengertian air limbah yang ada ini. Ini ada tapi kalau misalkan di luar negeri itu ada macam brown water ada air a air coklat gitu ya kemudian ada yellow water. Jadi itu perbedaannya macam-macam. Nah di sini nanti kenapa harus dipisah seperti ini? Black water atau grill water karena nanti akan berkaitan ya karena nantinya ini berkaitan dengan ee penyaluran air limbungnya sistem apa sebenarnya yang bisa kita gunakan apakah hanya black water saja atau gre water saja atau campuran atau bahkan bisa jadi terkait dengan ee ditambahkan dengan air hujan. Jadi ada banyak sekali ya, ada banyak sekali sistem yang bisa kita rencanakan Bapak Ibu terkait dengan penyaluran air lindungnya. Kemudian terkait dengan air limbat domestik seperti tadi ada black water ada gre awam itu mendengarnya seperti ini. Kalau seandainya black water ya, seandainya black water nih, apakah bisa dia disalurkan nanti enggak mengendap di mana-mana mengingat mengingat ee kalau black water itu berupa tinja di sini saya langsung ekstrem bilang tinja gitu ya. Oran manusia berupa tinja. Tinja ini yang kebanyakan orang awam tahu tinja ini padat ya. Ninja ini padat. Sehingga kalau seandainya dia dialirkan melalui pipaan dapat dipastikan yang dikhawatirkan adalah menyumbat atau dia mengendap di dalam pipa itu sehingga aliran air yang ada di dalam pipa menjadiancar. Seringki orang awam itu seperti itu. Bahkan kalau misalkan Bapak Ibu yang dari pemerintahan yang kanan ee merencanakan pembangunan jaringan PIPA mungkin melalui IPAL Komunal ataupun ee jaringan pipa yang telah berkotaan gitu ya sudah merencanakan seperti itu. Tapi kemudian ketika masuk sosialisasi ke masyarakat kebanyakan gagal dan salah satunya adalah itu tadi banyak yang berpikir yang dikhawatirkan ketika tinggal masuk ke tibaan maka yang terjadi adalah penyembunjung. Ini menjadi hal yang menarik menurut saya ya. Ini ada menjadi hal yang menarik. intinya kita harus bisa menjelaskan bahwa pada prinsipnya air limbah walaupun itu tinja sekalipun itu komposisi utamanya itu adalah air. Jadi kan e untuk tinja sendiri bisa 90-an% ya. Ini ekstrem aja 99,9%. Ada juga yang 90 mungkin 93 95% artinya sebagian besar komposisinya itu air. Jadi ketika digelontor dengan baik maka di situ ee tinja itu akan pecah kemudian menjadi kecil-kecil dan sebagian besar menjadi air. Belum lagi terkait dengan ee air untuk penggelontornya. Jadi sehingga komposisi R5 itu sebagian besar adalah air dan sebutannya sangat mengik ini mungkin yang harus disampaikan sosialisasi ya. Kalau itu ada ee rencana kegiatan terkait dengan pembuatan jing karena memang ini banyak sekalius-maksudus yang terjadi di lapangan. ee dulu pada sebelum COVID ya. Jadi pekerjaan pekerjaan terkait dengan terpanel ini kalau yang saya kerjakan itu kebanyakan sebelum COVID itu juga pertama mereka sangat khawatir. Mereka sangat khawatir Pak nanti apa enggak enggak nyumbat enggak Bu Pak itu. Jadi selalu seperti itu menyampaikannya seperti itu. Jadi penyumbatan itu adalah salah satu hal yang dikhawatirkan oleh masyarakat. terkait kalau kita melakukan ee perencanaan atau akan mengaplikasikan kalau di dalam peraturan ya tadi yang saya sampaikan di awal atau mungkin yang Ibu ee ikuti ya melalui training ini otomatis memang sampai jangan sampai bosan ya dengan istilah-istilah DTAL DS ini karena memang apapun hasilnya apapun ee ilmu yang Bapak Ibu terima terkait dengan domestik terutama terkait dengannya dii pengeltian dari SAL DT. Jadi SAL JS itu otomatis di sini ada tiga sistem pengolahan tempat sistem pengangkutan dan juga sistem pengolahan. Jadi subnya ini ada ini. Sedangkan valp di sini ada sub pelayanan pengumpul pengolahan. Kemudian ee jaringan perpipahan air limbah ini ini masuk di mana? Jadi kalau kita melihat di sini jaringan piper limbah itu masuk di dalam spal DT ya. masuknya di dalam TP di sini di bagian subsistem pengumpul. Jadi sangat berbeda di sini ya. Jadi kalau dial itu mengun spistik yang di rumah kemudian diot kemudian di ee kirim ke IALT. Tetapi kalau dial DT itu berbeda. Jadi dari rumah kemudian dikumpulkan melalui jaringan dan selanjutnya masuk ke pengolah. seperti ini kurang lebihnya. Jadi yang membedakan DS dan DT itu adalah saja yang ada di dalamnya. Karena kita belajar di SPAL TT maka di sini kita jug harus mengetahui bahwa TT ini yang mana. Karena tadi ada juga PALDS yang menggunakan komunal. Iya. Tapi kalau dilihat di sini komunal di TS itu adalah 2 sampai 10 KK. Sedangkan kalau dial itu lebih besar sekit 11 sampai kan. Kalau ee di kawasan perkotaan itu juga bisa kawasan perkotaan, kawasan wisata, industri dan sebagainya itu sangat-sangat bisa. Jadi ada di di Bali itu ada ya perhotelan merekaah yang itu namanya berkitan begitu juga dengan kotanya di besar gu ya di Bali itu banyak sudah menerapkan ini mereka banyak kedatangan turis turis asing ya ee mereka harus menyesuaikan lokasinya atau wilayahnya nya dengan orang-orang yang datang di Bali. E kalau di Jogja itu juga ada sekolah perpotongan ya. Jadi memang ee sedikit ya kalau saya bilang sedikit. Kenapa? Karena jarang yang menggunakan ee suit atau jaringan pipa Air Limb ini untuk pelaku mungkin kalau kita hitung dengan jari di seluruh Indonesia itu bisa. Jadi sangat sedikit sekali. Yang banyak di mana? Yang banyak adalah wilayah pemikinan yang sama itu banyak sekali. Di mana-mana ada ya, mana-mana ada di Sungaya, dija apagi ya. Jadi di mana-mana berarti kalau kepala kawasan ataupun perkotaan itu mungkin sedikit mi yang punya. Nah, kemudian-nya kurang lebihnya di sini ya, Bapak, Ibu ya. Jadi seperti yang saya sampaikan tadi. Jadi kalau sekolah pembukinan di sini tertiar karena kecil-kecil Bapak, Ibu karena kecil-kecil. Kemudian sistemnya ada yang minimal dan ini ya kurang lebih kita di sampai 100. Kalau kawasan itu pipanya lebih besar lagi ya. Jadi selain ada IPAL, ada pipa bundar, ada station opsional. Artinya di sini tergantung dari wilayah. Nanti kita bisa mempelajari ya nanti kita bisa mempelajari kapan sih buah sistem jaringan perpipaan air limbutkan pempaan. Kena enggak semuanya pakai pompa karena beda dengan air minum. Kalau air minum bisa mungkin memangasi, tetapi justru karena fleksibilitasnya itu banyak yang tapi kalau di air limbah itu sangat berbeda lagi. Jadi kalau di out limbah kebanyakan memang di gunakan sistem yang nanti kita mempelajari kan kita menggunakan sistem umum. Kemudian, nah ini seperti tadi yang saya sampaikan juga kawasan kawasan itu bisa kompleks perumahan, bisa kompleks kentoran. Kalau perumahan mungkin 100 sampai 2000 rumah. Jadi ini satu salah untuk satu perumahan dipipkan ee mereka memiliki jaringan pipa sendiri ya. Kemudian ada hipal khusus di situ, hipalasan sendiri sehingga nanti dia bisa ee me-manage atau mengelola air limbahnya sendiri. Untuk model-model seperti ini itu juga menjadi hal yang belum wajar ya dilakukan di Indonesia. Kenapa? Karena kebanyakan kalau sekolah perumahan itu kebanyakan perumahan-perumahan yang dalam kategori besar masa kelas khusus yang biasanya mempunyai teknik untuk R5. Kemudian kalau ya ini sekali karena wilayahnya sehingga investasinya pun juga cukup banyakinya sangat-sangat banyak sehingga akan menjadi ee susah untuk di dan ditambah lagi mungkin belum ini ya dianggap belum. Kalau ini pipanya banyak lagi, tapi primer, sekunder, ini akan sangat banyak lagi dan lebih kompleks. Jadi, Bapak Ibu ya, jadi kalau misalkan kita akan melakukan desain atau perencanaan terkait dengan jaringan pipa air limbi. Kalau kita melihat tiga lokasi, sekolah pemukiman, sekolah kawasan, sekolah sportnya itu otomatis kita bisa memilah ya. kita bisa memilah dan memilih kira-kira sistem apa yang cocok karena kompleksitas di dalam perencanaan itu menjadi acuan utamaan utama di dalam seperti ini contohnya dari tadi kalau di pemukiman atau komunal hanya pitanya pengawasan bisa sampaiaranya lebih besar kemudian di perkotaan itu diar Bier dan lain jadi kompleksitasnya sangat kurang lebih itu pengantar ee terkait dengan Airlin. Kemudian di sini sekarang kita masuk terkait sistem jaringan PIMAL ini saja ya. Karena kalau melihat hal ee lokasi perencanaan otomatis seperti tadi yang saya sampaikan tergantung dari kompleksnyaung dari kebutuhan wilayahnya apakah sampai pelengkap itu atau tidak. Sekarang kita belajar mengenai sistem. Nah, di sini kalau Bapak Ibu perhatikan ya, di sini ada yang namanya konvensional storage. Stage ini sistem kebitkan sistem penyaluran nanti kebitnya di sini konvensionalinya ini yang sangat umum sebenarnya. Jadi secara umum itu seperti ini. Artinya dia menyalurkan air limbung meringcing-tingcing rumah menuju pengolahan pesat dengan aliran dan juga pompa jika di. Jadi kalau kita pilih di sini ya, air limbah yang berasal dari rumah itu langsung masuk ke pipanya. Itu masuk primernya ya. sekunder dan lain sebagainya. Intinya masuk pipa penyalurannya itu. Masuk ke pipa penyalurannya itu baru kemudian penyalurannya akan di alirkan sampai menuju itu. Penerapannya di sini ada banyak hal ya. Yang pertama pada daerah denganan lingkungan khusus misalkan daerah seperti tadi yang saya sampaikan di Bali itu di SDP ya dan project di situ mereka menggunakan jaringan pemitan air limbah kot. Jadi semua air limbah yang ada di rumah itu dibuangnya langsung melalui menuju ke informasi pengolahan air limbah atau daerah dengan kesabatan tinggi. Mengapa kok dengan tinggi? Karena kesadatan tinggi ini biasanya hal yang paling susah itu adalah menempatkan antiseptisnya ada di mana itu Bapak. Jadi ee seringki eh saya memberikan lagi di itu ee indikator-indikator itu menjadi namanya. Ee contoh saja misalkan sekarang ini di Palembang ya, Palembangan itu sedang di ee mulai mulai jaringan begitu. Jadi Bapak Ibu mungkin yang ada di pernah berkunjung di Palembang gitu ya, itu jalanan yang di kota-kota itu mulai di bawahnya sudah ada sudah ada jaringan tapi ya belum seluruh kota mungkin ya. Nah, karena ini ada dimulai dari wilayah mungkin wilayah penigaan atau wilayah pertoran dan sebagainya. Jadi [Musik] dibagi-baginya itu jadi kesehatan tinggi ini menjadi penting. Makanya kemudian dial di situ ada kawasan pemukiman yang 100 ee yang di 11 sampai 100 yang tadi ada wilayah ee kampungan atau wilayah kemukiman yang padat gitu ya. Itu mereka sudah agak susah meletakkan teksi ya. Terus tenang saja wilayah itu dibanyakkan tangki ini sudah tidak berada diorangan Bapak Ibu di beberapa rumah di Surabaya itu banyakan ya karena saya ee berada di Surabaya. Jadi sebagian besar rumah di Surabaya itu tangki sebnya sekarang tidak berada di berada di luar rumah tapi justru berada di dalam rumah. Kalau misalkan dibuat persentase ya mungkin 90% mungkin ya 60% kenapa ya? Karena susah sekali padat sekali. Belum lagi ketika ditanya ee sumur dengan tangki septik jaraknya berapa? Sumur tangki septik secara aturan itu jaraknya minimal 10 m. Gimana mau 10 m? Mau rumahnya sendiri aja hanya 12 m. Jadi, rumah-rumah di Papaya itu untuk ee perumahan-perumahan baru atau rumah-rumah baru ya itu kebanyakan mereka jual itu dengan ukuran 5* 12 m² untuk tanahnya. Jadi kecil sekali Ibu bisa bayangkan. Jadi untukya makanya di sini lebih baik kita menggunakan konvensional rate kemudian tikus kota dan seterusnya kawasan industri yang mempan kemudian di daerah permukiman baru ini yang paling enak ini ya yang paling enak di poin nomor di permukiman baru yang pendidiknya penghasilan menengah tinggi. Kenapa? Karena seage ini biaya opsional ini. Makanya biasanya untuk baru, baru yang ee ditargetkan untuk orang-orang yang pembelinya itu adalah penghasilan menengah atas gitu ya, mereka biasanya diminta untuk sebaiknya ada kan di kan mereka punya instalasi pengolahan Riri. Jadi selain R5 ada pengolahan Riri. Jadi mereka istilahnya ya ikut mandiri. Ini yang bisa diterapkan terkait dengan konvensional atau eh jaringan. Kemudian ada yang lebih simpel lagi atau simplifiede. Nah, itu kita biasa menyebutkan dengan suer ya. sama seperti konvensional turit ya. Jadi di sini saya tidak memberikan pengertian seperti konvensional turit tadi, tapi di sini yang saya berikan adalah gambaran umumnya. Jadi di sini sama seperti konvensional turit, namun dia menggunakan diameter yang kecil lebih kecil dari konvensional dan juga di dalam kedalaman yangal dengan kemiringan lebih landai diensional. Jadi ini yang membedakan ini yang membedakan atau simplifiedage dengan konvensional yang membedakan diameter penanaman pipanya itual kemiringannya diingkom yang lupa berarti konvensional seage itu di dalam kedalaman yang jauh lebih dalam. Ya, permasalahannya begini Bapak Ibu ya. Permasalahannya simplifiedage ini dipasang untuk skala kawasan yang tidak yang tidak terlalu luas belum ya. Cuman di sini cocok digunakan untuk daerah kecil. Jadi sangat berbeda dengan konvensional. konvensional itu skolannya bisa potongan sehingga debit yang dimasukkan di konvensional toate otomatis dia jauh lebih besar daripada simplified toage ini jadi sangat berbeda karena debitnya sedikit otomatis pipanya kecil ya kalau pipa kecil kita bisa menggunakan pipa yang banyak ditemui di PVC ya juga kalau mis mau yang lain tulis PE TPE gitu ya itu juga boleh jadi yang banyak di ditemui makanya karena ini kecil dan karena ini di skala RW keluar ya tinggi sehingga kedalaman penanaman pun juga tidak berbeda dengan yangotaan kota itu harus dalam Bapak Ibu kenapa karena daerahnya yang luas Otomatis panjang pipanya itu lebih panjang daripada suer atau lebih panjang karena dia miring Bapak Ibu ya. Jadi dia miring karena yang diinginkan adalah gravitasi maka makin lama makin dalam ini. Sehingga di situlah penanaman pipinya juga menjadi lebih digunakan untuk penduduk yang sudah sebagian besar mempunyai penembungan air ya. Jadi prinsip dasarnya adalah orangnya harus punya WC sendiri. Intinya gitu. WC sendiri sehingga bukan menggunakan WC umum gitu ya. Jadi tidak seperti itu. Kalau WC umum lebih baik kita ya langsung aja mengolah di lokasi WC umumnya. ini terkait dengan atau simplifi kemudian ini yang paling sederhana lagi yaitu solid free atau small for di sini sama seperti simplifiedage namun dengan pisa diang sudah outflowat ini perbedaan jadi kalau tadi ee konvensional toate, simplified to perbedaannya hanya di skalanya ya, kepala kawasannya, skala pelayanannya. Jala kanan sebetulnya skala kemungkinan kecil. Tapi kalau simplifur itu perbedaannya adalah sumbernya ya. dalam artian di sini adalah ee kalau konvensional dan simplified murid mereka dari WC bisa langsung masuk ke pip dari dapur kamar mandi bisa langsung masuk P. Tetapi kalau solid free atau small forever dia tidak masuk ke pipa dulu, tapi yang masuk ke pipa itu adalah keluaran dari antiseptik. Jadi dari tangki dimasukkan dulu baru dari tangki keluar kecuali yang water tadi. Makanya dari awal saya jelaskan dulu by water water. Jadi kalau di small forer water bisa langsung masuk. Kemudian tapi untuk black water itu tidak bisa masuk. Jadi dia harus masuk ke tetik dulu baru keluarannya masuk ke ini yang biasanya digunakan oleh ee semacam isal komunal. Jadi IPAL-Ipal komunal yang baru-baru itu biasanya mereka langsung memasukkan ee pipanya atau menyambungkan pipa itu langsung dengan outflow-nya bentuk dan juga titik pembuangan dew. Jadi begitu Bapak Ibu ya. Jadi ini perbedaan perbedaan utamanya. Terus bagaimana dengan penanamannya? Penanamannya sama seperti simplifat. Jadi dia tidak terlalu dalam pun juga kecil. Jadi smaller ini cocok kalau dibuat di suatu kopi besar gitu ya. itu tidak cocok sama seperti dan small viewer itu tidak cocok untuk perpos manajemen tapi hanya cocok untuk kawasan kecil saja untuk RW desa di kampung itu boleh gitu. Kemudian sistem pengalirannya ya. Sistem pengalirannya di sini kalau Bapak Ibu bisa lihat itu ada sistem campur dan kombinasi. Ini yang saya mungkin singgung di awal ya. Jadi kalau kita melihat air buangannya atau sumber dari air buangannya itu ada tiga ini. Jadi di dalam satu BPA kalau terpisah berarti air hujan sendiri, air buangan sendiri. Ini yang paling banyak di Indonesia kurang lebihnya seperti ini. Jadi air buangan itu masuk ke ini dan itu masuknya ke loken ya. Karena di Indonesia ini wilayahnya itu surat hujannya cukup besar ya. Sehingga kalau air hujan itu campur dengan ee air limbah, air buangan, maka menjadi menuh besar ini jadinya. Kenapa? Karena IPAL yang kita desain itu mau tidak mau terus mampu menerima air hujan dengan jumlah yang sangat besar. Nah, ini menjadi besar jadinya. Kemudian kalau sistem tercampur berkebalikan dengan jadi di sini air hujan dananya disalurkan melalui yang apakah ada yang ada tapi di mungkin tidak di Indonesia ya Indonesia mungkin di wilayah yang kemudian kombinasi ini yang menarik Bapak Ibu ya kombinasi ini yang menarik jadi dia ee bisa memasukkan hujan dan bisa juga menolak air hujannya itu menutup. Nah, jadi di sini dia dipisah oleh pemisah. Jadi macam-macam nih alat pemisnya. Ada yang bisa berupa ee pintu air, ada yang bisa di apa ya? Ya, semacam pintu air lah istilahnya ya untuk membentasi air hujannya supaya diuk ke air ini pr. Nah, ini ini menarik. Kenapa? karena dia disatukan hanya pada musim kemarau. Tentunya pada saat musim kemarau airnya ini kan kemungkinan besar ya itu karena suhu ya karena suhu pada musim otomatis dia mungkin bisa mulai penguapan-penguapan gitu sehingga patatannya jatuhnya dia ee lebih banyak yang mengendum sehingga kalau ini disatukan ya mungkin bisa jadi air loson itu masih ke situ. Tapi dalam artian di sini air plokannya benar-benar plokan yang bebas sumpah ya. Bukan air plokan yang banyak sampernya gitu enggak. Jadi simpah itu memang harus dihilangu supaya dia ke air l jadi air yang masuk ke pipa itu bisa jadi sebagai air penggelontor. Soalnya ini sangat menarik sebenarnya kombinasi. Jadi pada saat kita membutuhkan kemudian di hujan yang banyak dengan kita bisa menyaring dan kemudian bisa memeluk lontor. Jadi bisa seperti itu. ini menarik tetapi mungkin dalam pelaksanaan atau operasional pemeliharaan di lan itu sedikit menjadi ya sangat berbeda dengan danur itu sudah di-load aja dia ya bisa ya sudah dian jadi kalau ada masalah di berarti misalnya ada di R5 itu kan berarti air hujan tapi kalau kombinasi ini jadi itu yang menyebabkan ee sistem kombinasi ini kecuali kalauya sudah cukup mumpuni untuk mengatur ini semua. Nah, di sini setelah kita belajar teorinya tadi, nah kita masuk di dalam ini bagaimana di dalam tahapan ini? Di tahapan ini cukup banyak Bapak Ibu ya. Kalau kita bisa melihat ada banyak ada tujuh poin yang bisa kita kerjakan mulai pengumpulan Dung Limbah layanan dan penyeluaran negeri. Kemudian menghitung dimensi panya, merencanakan, menghitung sebutan material, dan menghitung untuk yang sesi ini kalau tadi menjadi dua sesi, sesi yang sebelum salat zuhur dan nanti setelah salat zuhur ada sesi kedua dan di sini saya beradi mencari ini. Jadi untuk yang sesi satu ini maupun salat zuhur itu saya akan membagi sampai di perhitungan dimensi juta penyalurannya itu yang saya bagi taruh jadi empat poin di awal dan poin di akhir kalau saya fullkan gini saya kira cukup rumit Bapak Ibu ya ada ini hal yanganyakan nanti Oke, sekarang kita masuk ke pengumpulan. Pengumpulan data ini tentunya ada data primer, ada data sekunder, Bapak, Ibu ya. itu karena air limbah ini untuk pipanya itu kita disarankan menggunakan sistem gravitasi atau di sini tidak menggunakan kompas maka kemiringan lahan atau topografi atau ee pengukuran elevasi yang lain ya itu menjadi sangat penting walaupun Bapak Ibu sudah punya sekunder misalkan pipa dari GIS ya, pipa dari terserah mungkin dari pihak pemerintah sudah menyediakan oh pipa JAS-nya seperti ini. Bahkan mungkin kalau kita melihat di Google itu sebenarnya bisa ya kita melihat di Google itu bisa sebenarnya. Oh, kita bisa melihat bagaimana kemiringannya itu bisa dari Google Maps tapi ya karena ini perencanaan jaringan produk R5 itu akan sangat berpengaruh pada endapannya. Jadi kalau kita salah mengidentifikasi ya, kalau kita salah mengidentifikasi pemiringan lahan, otomatis yang berisiko nanti di sini akan ada cekungan, cekungan atau ee semacam bundukan ya di bukit gitu ya. Jadi yang bermasalah nanti di situ berarti kalau terjadi dukungan di dalam ada kesalahan dalam ee penentuan elokasi maka yang terjadi adalah kalau kita salah menentukan agak naik tiba-tiba sedikit ya enggak banyak Bapak Ibu ya walaupun cuman 5 cent ya 5 cent atau 10 C itu bagi perencanaan jaringan R5 itu menjadi hal seperti ini bisa Bapak Ibu bayangkan ya kalau seandainya kalau se andainya dia tiba-tiba ee turun begini, nah ada cekungan sedikit walaupun ini beda 10 cent Bapak Ibu ya. Ini tidak boleh ya. Ini tidak boleh walaupun beda 10 cent saja yang naiknya sama di sini. ini tidak boleh naik ini nanti di sini akan ada banyak itu boleh makanya di sini untuk survei jalur terutama pada kemiringan lahan itu menjadi hukumnya wajib harus data primer dengan kemudian kondisi jalur atau profil jalannya Ya, profil jalan berbeda dengan profil jalan yang ada di data sekunder. Kalau di data sekunder profil jalannya ini ee seperti jalan misalkan ini jalan jalan nasional atau jalan ee provinsi atau jalan kabaten kota atau jalan desa mungkin ya. Jadi ini maksudnya seperti itu. Tetapi kalau yang di sini profil jalannya itu dia melewati berapa sungai, berapa selokan, berapa saluran? Apakah ada rel kereta di situ, lebarnya berapa, apakah double track atau single track? Kemudian lebar jalannya, maka ada hal-hal lain yang sifatnya penting di sana. Itu semua harus dalam surveyur ini harus tata primer, Bapak, Ibu. Karena kalau tidak ini menjadi besar ya, ini menjadi kecil. Kemudian kondisi tanah. Kondisi tanah ini jarang sekali digunakan. Jadi kalau Bapak Ibu ee akan merencanakan permaan ini wajib. Jenis tanah di sini berarti akan ee akan mempengaruhi pada kemampuan daya dukung tanah untuk menerima beban pitanya tadi. Jadi kalau misalkan tanahnya itu tanah keras ya, tanah keras berbatu misalkan ya, otomatis ini akan mempengaruhi jenis pipa yang dipakai tidak cocok kalau pipa pakai beton. Kenapa? Karena kalau di situ tanah keras dan berbatu. Kalau pakai pipa beton kemudian diai di situ dilewati oleh miskin yang besar gitu ya, kendaraan-kendara besar itu akan mengakibatkan kekuatan pipanya menjadi rawan, pipanya mudah pecah misalkan seperti itu. ini harus hati-hati bisa walaupun itu masih bisa dii dengan mungkin kita menampil pasir untuk bamnya mungkin menggunakan casing gitu ya kita menggunakan casing di sepanjang be kan juga enggak mungkin ini harus hati-hati Bapak Ibu makanya jenis tanah ini harus dilakukan ee pengambilan kemudian tinggi muk air kanan ini juga sama ya jadi jangan sampai pada saat kita menanam pipa ternyata wilayah itu a muka air tanahnya cukup tinggi. Ini menjadi lagi nanti. Ini pernah saya lakukan Bapak Ibu ya. Pernah saya lakukan ini punya punya pengalaman buruk sebenarnya. Jadi ee ada satu jalur pipa itu dia melewati sepi sungai. Dia melewati sepi sungai. Padahal kami sudah memperkirakan bahwa musik air tanahnya itu tidak terlalu tinggi. Waktu itu kurang lebih sekitar 10 mungkin ya. 10 mata saya ya sekitar 5 sampai 10 m. Jadi tidak terlalu tinggi. Namun karena ada jalur yang beran dengan sungai, padahal jalur pipanya itu tidak di samping sungai persis, tapi kurang lebih sekitar 10 sampai 15 m dari sungai. Tetapi ketika digali, Bapak, Ibu, ternyata tanah yang di sekitar sungai itu bukan tanah yang sama dengan permukiman. Sehingga pada waktu itu ee saya melihat jenis tanahnya sepertinya ini tanah uruk ya dalam artian dulu mungkin ini sebuah sungai atau saluran atau apa kemudian diurup oleh lumpur-lumpur sungai kemudian sungainya itu dipasang apa itu perkerasan di sampingnya dan ini seakan-akan menjadi dengan biasan sehingga pada saat digali air tanahnya di situ luar biasa yang sebelumnya 5 sampai 10 m ternyata di sini tinggi rannya bisa sampai kurang dari 1 m. Akhirnya dari situ ya otomatis mau mau ketika proses penggalian karena waktu itu saya sedang membangun eh small forer ya jadi yang kecil sekolah desa. Jadi pada saat membangun ini harus hati-hati nih penanaman pip jadi agak didalamkan tapi mau enggak mau juga harus diserhati dikompa terus ee air tanah yang e menggenangi menggenangi lokasi pipa yang akan jadi cara nanamnya luar biasa rumit inya dari situ akan ee terjadi kemoloran ee ini penanaman pip jadi progres kerjanya menjadi sedikit lambat Karena jalur yang di sebelahnya sungai itu enggak panjang sebenarnya, paling cuma 100 m saja jalurnya. Tapi ya 100 m itu menjadi memperlambat pekerjaan. Nah, kemudian untuk data sekunder di sini peta jalan, topografi sama topografinya ya antara di data sekunder dengan primer. Cuman pedanya di sini kemiringan lahan untuk yang data primer itu memang fokus untuk di jalur pipa. Sedangkan di sini topografi itu secara umum saja secara kewilayan. Jadi untuk menentukan lokasi IPALnya ada di mana otomatis kita menentukan dari ee kewilayahan topografi wilayah. Kemudian tata guna lahan untuk menentu kira-kira yang mana ya kira-kira mana yang ee lebih utama. Ini kalau ini sudah mau sudah istilahnya biasanya sih ini sudah ada di apa ya di visibility ya di kelayasan di situ sudah ya sudah langsung aja wilayah ini yang harus direncanakan untuk jalur perpannya gitu dan itu juga mungkin bisa muncul dial rencana induk itu penyaluran pengelolaan kemudian profil jalan seperti tadi yang Ini yang paling luar biasa. Fasilitas bawah jalan. Fasilitas bawah jalan ini wajib diketahui ya, Bapak, Ibu ya. Karena kita menggunakan jalan itu sebagai penanaman pipanya. Tidak lucu juga kalau kita menanam pipa tiba-tiba bertabrakan dengan pipa air minum, tabrakan dengan pipa gas, tabrakan dengan kabel objek. ini tidak lucu juga seperti itu. Ini ini bukan masalah yang mungkin kalau Bapak Ibu tidak pernah mengalami hal yang seperti ini ya silakan ya silakan kalau Bapak Ibu tidak pernah mengalami ini. Tetapi di dalam pekerjaan di lapangan konstruksi itu ee mengalami hal seperti ini itu akan sangat banyak sekali ya. ya kan sangat banyak sekali terkait dengan fasilitas bawah sana dan biasanya karena jalan itu mungkin pernah dilebarkan kemudian pernah menjadi maju-maju gitu perubahan-perubahan jalan akhirnya yang terjadi adalah peta existing-nya misalkan pipa air minum yang punya itu adalah PV pipa gas yang punya punya PGN, kabel optik yang punya Telkom. Kalau tiga-tiganya ini disatukan atau diminis, itu seringki beda. Belum lagi kalau ada jalur pipa dari kereta yang lama punyanya KA. Oh, itu luar biasa, Bapak Ibu. Jadi, apapun pekerjaannya terkait dengan ee itual di sini kita terkait dengan limbah ya. Tetapi kalau kita terkait dengan minum sama PDM bisa ini semua apalagi jalan misalkan pembuatan flyover atau jembatan itu juga sama harus mengetahui ini. Jadi ini wajib ada ya ini wajib ada wajib ada dan harus dikoordinasikan dengan pemilik pipa-pipa atauis bawah jalan yang lain. Kemudian data berikutnya adalah penis penduduk dan serta jumlah fasilitas umum pola pasar makan dan lain ini bisa di BPS gitu ya seperti apa kemudian harga satuan dan harga satuan ya gitu ya dan kemudian kapal lognya khusus mungkin nanti untuk ee kalau misalkan membutuhkan kompus mungkin membutuhkan panel-panel lain atau bahkan ee lebih ekstrem lagi ya lebih maju lagi kita bisa menggunakan SPADA sebenarnya kalau di Indonesia SADA ini nantinya ke instalasi air minum keinginan air minum tapi itu bisa juga dibuat untuk air lima walaupun jarang yang menggunakan model musik senya saja bedanya sensornya nya sensornya kita bikin sensor kalau ee tinggi airnya tinggi air kita bisa melihatnya segini bompnya nyala itu bisa kita sebenarnya cuman kembali lagi biaya industri yang di itu ya jadi kurang lebihnya adanya minimal ini tambahannya apa banyak contoh saja kalau misalkan mau atau memasang close connection atau sambungan rumah. Maka di sini primer yang adalah kondisi rumah pelanggannya itu tadi. Ada di mana di mana ini tentunya berbeda-beda. Jadi rumah SAT dengan Jadi ini ini ada jadi data minimal itu adalah ini. Data maksimalnya bagaimana? serah disesuaikan dengan kondisi itu wilayah pabrik kemarin teman ya. Jadi bisa disesuaikan jadi ini minimum [Musik] minimum. Oke. Kemudian setelah kita punya data yang tadi kita kumpulkan, yang pertama kali sebelum kita merencaya itu adalah kita menghitung debit air limbusnya dulu. kita menghitung limbung ini untuk debit air limbung ini ya ini menarik sebenarnya kita seringki menghitungnya sampai 80% kebutuhan air putih, air minum umumnya begitu. Jadi kalau misalkan pemakaian pemakaian airnya kurang lebih kan seperti ini nih COVIDnya. Jadi pada malam hari atau mungkin pada saat yang hari dia posisinya [Musik] turunya ya. Jadi kurang lebih seperti itu. Nah, ini dapat dari mana Bapak Ibu? Ini kalau dengan mudah kita bisa dapat dari PDM ya, data dari PDM. Kalau PDHM-nya punya loger atau alat untuk mencatatasi pengguna minion bersihnya itu bisa kita buat ini sehingga kita tahu kira-kira kira-kira kebutuhannya rata-ratanya ini. Unu kita langsung saja mengambil dari ee asumsi-asumsi asumsi dari kalau kota besar itu pemaknya berfungsian. itu boleh saya juga seperti itu limbah itu asumsinya adalah 60 sampai 80% R atau R kenapa saya bilang ini menarik karena saya pernah berdiskusi denganing ya orang asing di mana orang luar negeri sana dari negara lain yang sudah menggunakan ee perbanaan R5 Mereka ketika mengetahui sebisa 60 sampai 80% pertanyaan sederhananya muncul. Kalau kita mengasumsikan 80% kebutan air minum atau air bersih ini menjadi air limbah lalu ke mana 20%? Kita selalu orang Indonesia terserah Bapak Ibu ya bisa melihat di lur diuran kurang lebih begitu 40% kebanyakan memilihnya. Nah, sekarang misalkan cara gampangannya saja ya. Ini cerita saja gempangannya adalah kita satu hari itu menggunakan air bersih kurang lebih sekitar 200 atau 100 lit set orang sendiri. Itu kecil sebenarnya 100 lit orang. liter orang Indonesia biasanya ngomongnya iya Pak Bu ini 80% menjadi air limbang yang 20% menjadi air minum. Sekarang Bapak Ibu bisa tanya-tanya ke masing-masing. Kalau Bapak Ibu menggunakan air bersih 100 L orang besar ya satu orang itu menggunakan 100 liter 20% dari 100 dari 100 liter itu adalah 20 L kita pakai bubuk minum air di situ. Ini yang menarik. Jadi akhirnya dari beberapa studi itu bisa sampai lebih besar dari itu secara teoritis itu 60% yang 20%-nya ke mana ya itu masih ee misteri sebenarnya kita minum paling 2 liter kemudian bisa jadi yang sisanya adalah dibuang di ee sekitar rumah Artin apa? Untuk me menyiram salam ya. Kemudian untuk memasak itu pun kalau kita menggunakan misalkan yang berkuah tapi kalau menggunakan yang bertuah ya tetap aja gitu air ya. Jadi ini masih cerita lucu nih. Ini rata-rata kurang lebih. Kemudian di dalam eh perhitungan sedikit polimik ada tipik. Tipik ini adalah Q maksimum ya, Q maksimum air limbah. Kenapa ini harus dihitung? supaya pipanya itu dapat menyimpung pada saat fik atau start maksimum supaya tidak meluber. Dan tambahan lagi adalah supaya sistem gravitasinya itu tetap jalan. Jadinya pada saat Big ya, pada saat di puncak gravitasinya jalan syaratnya adalah sebagian pipa harus tidak berisi artinya tidak boleh full ya. Tidak boleh full airnya itu. H ini penting sekali ya. Nanti Bapak Ibu bisa cek di belakang ee membencana. Kemudian kimin kimin ini pada minimum artinya yang paling dikit. Yang paling sedikit ini harus dihitung ya. Kenapa ini harus dihitung? Karen yaitu ya karena seperti tadi kita harus bisa memastikan bahwa tidak boleh ada endasan di Pip. Kalau sampai ada endan di maka resikonya adalah anggapan ini akan mengak dan akhirnya dapat menjadi sumbatan di dalam. Caranya gimana? Caranya gimana? Adalah kita harus bisa memastikan bahwa air yang ada di dalam pipas itu mempunyai kedalaman minimal. Tinggi air minimum. Kita biasanya menyebutkan dengan tinggi renang ya. Ada kedalaman minimal. Nah, kedalaman minimal itu itu harus di harus bisa dilayani dengan adanya Q min ini. Jadi, Q minimal itu harus bisa membentuk kedalaman minimal di dalam P. Karena kalau misalkan saja ini contoh contoh nyata Bapak Ibu ya. Di dalam perpipaan yang skala kota itu pernah ditemukan kasur Bapak Ibu. itu ditemukan pertanyaannya dia lewat mana? Padahal ini konvensional konvensional itu masuk lewat rumah langsung. Kalau lewat rumah enggak mungkin jadi pasti mereka membutnya kemudian dimasukkannya itu akan menyumbat semuanya. Itu kalau kasur. Sekarang kita berbicara tentang ungapan. Kenapa pentingnya tinggi ren ya nanti nanti saya jelaskan lebih detailnya. Contoh saja misalkan ada ya misalkan ada sampah lah tiba-tiba masuk ke situ ya. Sampah masuk ke situ. Contoh saja misalkan botol plastik masuk ke dalam seluran. Botol plastik itu tingginya seapa sih tebelnya? Bukan tinggi ya, maksud betulnya diameter botol plastik yang 600 mili itu kan kurang lebih sekitar ya 10 cent 8 sampai 10 cent lah itu kalau dia menutup saluran maka otomatis endapan yang lain misalkan endapan tinja mungkin yang cuma 3 cent yang mengapung dia otomatis dia tahan di situ tertahan tertahan tertahan dan akhirnya enggak bisa lewat itu yang dimaksud kemudian ada di infiltrasi. Infiltrasi ini dapat dari mana? Infiltrasi ini bisa dari ee air tanah ya memang kecil. Memang kecil infrasi ini. Makanya di sini dari luasan dialikan dengan sektor inf. Jadi infiltrasi ini dari e air yang masuk mungkin lewat sambungan-sambungan. Karena kebanyakan air limbah domestik ini menggunakan fit model beton. modelonnya itu tinggal di belakangini kemudian mungkin ditutup sama semen dan ini jadi dia otomatis masih akan ada yang masuk walaupun kecil ya itu juga ada perhitungannya sendiri contohnya di sini ya di sini ada skor yang dibutuhkan adalah prof dan skor inilasi seperti ini. ini. Nah, ini vektornya di sumbu Y yang ini. Di sini kita bisa melihat dari dua kurva ini. Ada yang dari populasi didasarkan saja jumlah populasinya ber jumlah pendidikannya atau didasarkan debit air akan. Jadi kalau debit rata-rata sekian m³ persik. Tapi di sini berarti profitnya sekian atau populasinya 100.000 1000 orang nanti di sini 1000 orang tarik ke jadi kurang lebih seperti itu. Kalau infiltrasi ini tadi ya cari a dari air sana untuk hari masuk ke sistem penyaluran melalui dinding yang setia atau dinding manh atau dan besarnya kita langsung aja besarnya di sini itu kurang lebih sekitar 0,2 sampai 75 jadi kecil ekor ya ini kita musim hujan bisa mencampai beberapa kali lipatnya bahkan bisa lebih dari 10 kali lip ini kuantitas tergantung dari panjang keluran kondisi dan jadi kalau kita berbicara danasi ya semuanya terung dari di sini kalau Bapak Ibu bisa lihat ya hektarya terent hektar wilayah pelayanannya nya ini servis areanya berapa albesar di sini vektor vektor infiltrasinya adalah sekian ini mungkin 4 m³ per hektar jadi 1 hari hanya 4 m³ untuk layanan 500 ini kecil sekali jadi terlalu volimum itu nanti tetap harus dihitung ya. Kenapa yang dikhawatirkan tip itu t untuk yang mengganggu [Musik] sistem jadi kurang lebihnya itu untuk terkait dengan ya. Sekarang sebelum kita masuk ke desain atau cara menghitung perbitaannya, kita harus memahami dulu prinsipaliran air untuk me untuk mengetahui prinsip pengaliran air kembangan di sini ya intinya cuma satu alirannya lancar inti atau meng kenapa karena kalau dia samp menging dan sebagainya akan muncul bau dan kalau memang ingin lebih detail lagi ya lebih detail lagi ung-huntungannya Bapak Ibu ya jadi untuk penentuan berapaan dan sebagainya itu disesuaikan dengan gas yang dihasilkan. Kalau sampai muncul yang dihasilkan bisa dihitung melalui kualitas air keuangan yang limpah. Tapi di sini kita berbicara tanpa jadi prinsipnya adalah aliran lancar tidak terhenti kemudian kemiringan saluran mengikuti kemiringan mukana ini diutamakan ya diutamakan. Makanya ini pada di pengumpulan data primer sebisa mungkin elevasi jalur PB itu adalah dari hasil pengukuran bukan dari hasil data sekunder. Kenapa? Karena ini tadi salah satunya kemiringan saluran baiknya mengikuti kemiringan m supaya penanamannya itu sama. Mungkin Bapak Ibu ee tadi kan saya menyampaikan beda 10 centti saja itu menjadi masalah. Sekarang kalau Bapak Ibu bekerja di bidang konstruksi ya atau misalkan ee kalau tukang gali menggali itu biasanya kan kedalaman kan tidakis ya penggalian baik itu menggunakan kap ataupun ee menggunakan manual itu enggak mesti bisa jadi beda 5 cent bisa 2 cent bisa 10 centin besar yang bisa 5 semakin besar juga perbedaan itu ya mungkin besar kemungkinan lebih sehingga di sini Bapak Ibu pada penanami harus benar-benar mengetahui kemiringannya benar atau tidak. Jadi setiap naruh pipa cek. Setiap naruh pipa cek. Terus setiap berapa kali pipa? misalkan ada 10 gelond pipa gitu ya, 10 lonjor pipa itu dicek atau berapa ee lonjor pipa itu baru kemudian dicek atau berapa jarak minimal ee minisalkan 100 m di ke 100 m katop 20 mes. Itu kemudian mempunyai kecepatan atau self cleansing velocity. Maksudnya apa? Maksudnya di sini adalah kecepatannya itu memastikan bahwa benar-benar tidak akan terjadi peng. Jadi dia harus punya kecepatan minimal. Nanti akan saya jelaskan di slide-side berikutnya. Jadi harus mempunyai kecepatan minimal di dalam dan kecepatan di dalam pipa ini boleh terlalu kencang Bapak Ibu. Karena kenapa? Kalau dia terlalu kencang kita ngurus saluran. Dan jeleknya lagi Bapak Ibu ya, kalau seandainya dia terlalu airnya ini akan jalan duluan daripada endapannya sehingga endapannya tertinggal airnya juga lewat. Kalau sudah seperti itu resikonya lagi adalah endapannya atau mengendap. Makanya ini berkaitan semuanya. Kemudian tertutup untuk menjaga konsumen udara karena nanti khawatir masih ada bau dan gas ya nanti akan mempengaruhi udara di kemudian selain udara ada tanah maupun air yang jadi poin nomor satu dan poin nomor dua ini merupakan sesuatu yang penting ya di dalam perencanaan itu perhatikan jadi yang pertama tidak boleh adaan dengan cara apa dengan kita bisa mengatur. Bagaimana cara mengatur kecepatan? Kita harus mengatur kemiringan. Jadi kurang lebihnya begitu. Oke, kita lanjut lagi. Ini kita pengalirannya seling velocity yang baik ya itu dihasilkan dari artinya dimensi pipa nanti harus mengi dari kemudian selain itu kecitan ini juga dipengaruhi oleh kesaran pipa yang digunakan pipa beton dan pipa plastik atau pipa yang lain misalkan besi ya itu beda. ya semakin besar kekasarannya mungkin nilainya nantiin kecil eh sori semakin besar kekasarannya maka nilainya akan menjadi semakin besar kalau dia semakin kecil otomatis dia makin halus kecepatan minimumnya seperti ini. Walaupun kondisinya enggak penuh penuh, dia harus punya kecepatan minimum 0,6 m. Kecepatan rata rata boleh 0,75 ya. Jadi ini kecepatan minimum 0,5. Jadi pelan sebenarnya cuman ini harus dipenuhi. Kenapa? Kalau terlalu pelan resikonya tadi adalah pen kecepatan maksimumnya itu 2,5 sampai 3. Kebanyakan sih enggak nyampai 3 ya. Untuk mencapai 2,5 saja kadang ada biasanya. Biasanya kalau di itu rata-rata du sehingga kalaupun lebih itu sekitar 2,3 2,1. Jadi jarang sekali kita sampai angka tiga. Jadi kebanyakan kalau kecepatan maksimum ini insyaallah ya enggak ada masalah. Enggak ada masalah. Justru yang paling bermasalah itu kecepatan minimum. Jadi pada saat kita merencanakan dimensi pipa ya pada saat kita merencanakan dimensi kebanyakan kita tidak bermasalah di sini tapi tadi kita ini tadi kecepatan terlalu besar harus dihari. Karena plak ada dia menggerus di panjang. Kemudian saluran curam aliran sedikit muka di tidak bisa mengalur nantinya patatannya tertinggal alir airnya lewat. Kemudian penentuan jalur jaringan Ring ya. Jadi ini masih cukup banyak Bapak Ibu ya. Jadi sebelum menghitung banyak sekali yang harus di cuma tadi kecepatannya. Kemudian yang kedua adalah penentuan jalur pipanya. Jalur pipa seperti tadi di awal karena kita bermainmain dengan kemiringan ya. Jadi kondisi fisik wilayah ini menjadi sangat penting. Topografinya, geografinya, pola jaringannya. Geografi ini maksudnya ee ini permukimannya ya, persekaran penduduknya dan sebagainya. Jadi kita harus memperhatikan [Musik] kemiringannyaaran penduduknya atau rumah kita kemudian dan melola ini dulu saya pernah Bu di daerah small Sori Wiri itu Bapak Ibu bisa bayangkan ternyata pola jaring berjalannya waktu itu kita di enggak tahu kenapa setiap kali ada ITS datang yang membantu langsung dikasih yang susah. Jadi yang mudah-mudah itu diberikan oleh ee rekanan dari PU-nya, Dinas PUA waktu. Tapi ada yang susah-susah perencanaannya tuh dimintain tolong ke ITS dan waktu itu saya bagian e timnya di eh tim perencanannya di situ ya. survei saya survei semua lokasi yang dilayani di mana, kemudian jalur pitanya bagaimana, seperti apa dan seterusnya. belum waktu itu karena hanya menentukan telur ini. Saya ingin tahu pola profil wilayahnya dan ternyata Bapak Ibu ada satu hal yang menarik. Mungkin suaranya bisa lebih di ini di mikrofonnya mungkin lebih didekatkan. Iya karena suaranya mengecil. Sudah jelas I ya. Ya, sudah jelas, sudah jelas, Pak. Siap. Baik. I ya. Terima kasih sudah diingatkan. Baik, ya. Ee ada ada hal yang menarik terkait dengan pola jaringan jalan ini ya. Jadi di pola jaringan jalan ini ada satu kelompok masyarakat ada satu ee sekitar 4 sampai 10 rumah kalau enggak salah menurut saya. nya berapa itu harus masuk jang kecil dulu ya, Mas lewat jalan kecil. Jalan kecilnya itu lebarnya mungkin kalau motor saja itu mepet ya. Jadi kurang lebih sekitar 1 m jalannya. Dan ini jalan penting karena di dalam rumah itu ee jalannya ini jalan buntu. Jadi di rumah itu punya milik ada yang punya motor dan melewati jalan itu untuk casesnya. hanya 1 mungkin ya sekitar 1 sampai 1 set enggak enggak enggak nyampai 1,5 mungkin 1,75 cm mungkin 1 m 25 kurang lebih ini motor masuk itu full sudah mungkin hanya tersisa 5 cent kanan kiri di jalan ee di sampingnya itu. Nih ini akan menjadi sangat menarik kalau seandainya ini dipasang betulan ya. Jadi kalau misalkan di situ ada pipa masuk walaupun enggak besar ya sekitar kalau misalkan 4 sampai 10 rumah kurang lebihnya nanti sekitar 4 sampai 6 inch pitanya enggak besar. Tapi masalahnya kalau sampai 6 inch otomatis kan galiannya kurang lebih ya sekitar 20 cent. Kalau 20 centti masuk seperti itu nanti enggak boleh terlalu meegak ketemu. Wah, itu luar biasa. Akhirnya ee sebelum kita merencanakan jalur pipa yang di tempat itu, kita lebih dulu sosialisasi apakah mereka itu butuh atau tidak. Contentnya seperti itu. Makanya di sini untuk penentuan jaringan pipanya, jalur pipanya itu benar-benar diperhatikan pola jaringan jalan ini. Jangan hanya melihat oh jalannya kayak gini aman di saja pokoknya dibuat jalur pipanya di situ. Enggak. Ini harus menjadi data primer. Jadi kemungkinan kesulitan-kesulitan yang terjadi pada saat penanaman pipa saja. Kemudian yang kedua, pikiran pengembangan perkembangan kota dan tata bina lahan. Otomatis di sini kaitannya dengan ee kaitannya dengan prospek ke masanya. Jadi misalkan ini harus diperhatikan, oh di sana ada rencana pipa mungkin ya yang harus di inikan yang harus yang harus dipasang di sana karena akan ada ee perumahan elit di sebelah sana. Kemudian padatan penduduk pada awal perencanaan dan proyeksi taman penduduk ini juga harus diperhatikan ya. Kalau misalkan wilayah kecil enggak ada masalah sudah lewatin aja aman. Tapi yang dikhawatirkan adalah dari tanah kosong 10 tahun ke depan jadi perumahan elit atau wilayah bisnis. Nah, ini menjadi ini fungsi catatan penduduk ini harus dihatikan datanya dengan nomor kemudian diusahakan perencanaan seekonomis mungkin tanpa meninggalkan fungsinya. Kalau ini nanti aja ya nanti bisa dibanding-bandingkan. Jadi lewat sini harus lewat sana dan seterusnya. Dan satu lagi yang paling penting adalah ee kalau jalur pipa ini itu tidak melingkar atau tidak polanya tidak tertutup seperti air minum. Jadi polanya cabang ya. Jadi kalau melingkar dia berputar terus akhirnya yang masuk ke IPAL jatuh. Lain di sini pendekatannya dengan pipa-pipanya kurang lebihnya seperti ini, Bapak Ibu ya. Jadi pipa-pipanya seperti itu ya. Ada ada manhol, ada mainer dan sebagainya ya. Jadi ada banyak hal di sini. Kalau Bapak Ibu lihat jenis-jenis pipanya dan sebagainya semuanya cabang Bapak Ibu. Tidak ada yang sistem tertutupnya nanti semuanya cabang ya. Jadi nanti kalau misalkan kalau kayak gini kan kayaknya enak-enak aja ya rumahnya. Ini enak banget ini, Pak. Ya, rumah-rumah model-model seperti ini ya, rumah-rumah perumahan ya. Perumahan itu enak seperti ini. Makanya paling enak kalau ee terkait dengan perencanaan jaringan pbisaan itu lebih ke perumahan. Tapi kalau sudah masuk perkampungan, skala kota yang sudah ada sebelumnya, wah susahnya luar biasa. Oke. Kemudian, nah ini saya ambil contoh beberapa saja ya. Ambil contoh saja. Ini pembuatan blok pelayanan ini untuk memudahkan saja ya. Jadi misalkan di sini itu adalah satu blok. Misalkan yang tengah ini satu blok sehingga masuk ke minnya di sini. Nahnya jadi blok. Kemudian ini lagi, satu blok lagi. Jadi blok ini hanya untuk mau memisahkan aja dan artinya sebisa mungkin blok-blok yang sudah dibentuk ini disesuaikan dengan ee jalan ya. Mungkin Bapak Ibu yang ada dari Mojok mungkin tahu ya ini ya. Jadi ee disesuaikan dengan jalan. Terus kemudian misalkan ini ada rel kereta api di di sini. Bisa jadi ini tidak boleh ya Bapak, Ibu ya. Ini ini tidak perlu melewati sana misalkan Pak yang ini gimana? Ya kita lihat tadi kan salah satu klausul di sini adalah diusahakan perencanaan seekonomis mungkin tanpa meninggalkan fungsinya. Sekarang kita lihat di sini makanya kata kunci utama adalah menentukan pelayanan itu harus harus mengetahui profil wilayahnya. wilayah di sini seperti apa? Apakah dia padatannya tinggi atau wilayah khusus? Mungkin wilayah non tourantan atau wilayah apa? Ini harus diperhatikan dulu. Kalau memang dia tidak membutuhkan untuk pelayanan, ya sudah kita stop sampai di sini. Tapi kalau misalkan dia menggunakan pelayanan, ya ini bisa dijadikan blok lagi atau digabung dengan blok ini. Jadi kurang lebih begitu ya. Jadi untuk pembuatan blok ini bisa di ee disesuaikan dengan jalur jalannya atau didasarkan pada sungainya ini wilayah alam atau juga didasarkan pada rel. Tapi sebenarnya ada satu lagi yang harus wajib diperhatikan yakni topografik. Kebetulan wilayah ini wilayahnya ya, jadi ee membuat bloknya jangan-jangan saja. Jadi dihindu sesuai ada dannya oke. Tetapi kalau Bapak Ibu ee memperhatikan jalur apa itu eh sori memperhatikan topografielasi ini akan menjadi menarik. Misalkan ya ini sungai sungai-sungai dia menuju ke sana nih sungainya berarti wilayah paling kecil itu ada di sana paling sehingga menentukan jalur pipa itu nanti bisa langsung ke sana sehingga lokasi IPALnya bisa kemungkinan berada di sini. Jadi begitu Bapak Ibu ya. Jadi harus diperhentikan dalam membuat blok layanan. Kita harus memberikan banyak hal mulai dari kecingkatan atau fungsi dari penduduknya di situaran penduduknya. Kemudian yang kedua itu terkait dengan profil jalannya. Kemudian yang ketiga kait dengan elok ini. Kalau tiga-tiganya ini juga diperhatikan, maka penentuan jalur pipa itu pasti akan menjadi sesuatu yang ekonomis. Jadi kurang lebihnya seperti itu. Sekarang untuk perencanaan perbangan baru lindungnya. Kalau kita berbicara perencanaan air limbah ini seperti tadi ya, kecepatan pengaliran bahwa minimum harus 0,6. Kalau tidak maka endapan kemungkinan besar akan timbul. Kemudian kecutan, maksimum harus supaya tidak merusak kita dan tidak menyebabkan endapan itu ee tertinggal. Kemudian yang berikutnya adalah tinggi renang. Seperti tadi yang saya jelaskan ya, tinggi renang ada ini sangat penting juga pengalirannya secara tapi kalau pompa bagaimana? Kalau pompa mah bebas, Pak. Ya. Kenapa? Karena di situ dia bertekanan. Kalau dia bertekanan berarti pipanya penuh. Karena kalau pipanya ada udaranya maka pompanya bisa rusak. Jadi ee air di dalam pipa ini harus penuh. Ini yang menjadi n kalau pemompaan pangsa jahit. Tetapi kalau gravitasi ini yangusnya. Jadi ada kecepatan maksimum ada halaman aliran di sini dapat mempengaruhi kelancaran aliran ya tadi yang saya sampaikan alirannya nanti ee otomatis tidak akan ada utukan di dalam pip. Nah, kedalaman aliran atau D min ya, ketinggian air di dalam pipa atau pinggir renang atau dingin galeriran itu untuk pipa halus sekitar 5 cent. Kalau pipa kasar kurang lebih sekitar 7 sampai centti. Ini minimal. Ini menjadi menarik Bapak, Ibu seperti tadi yang saya sampaikan. Kalau misalkan ada tiba-tiba botol air mineral mili masuk ke situ di mana ee lebar botolnya cuma sekitar 7,5 sampai 10 cent, maka dia langsung akan nempel di situ. Dia akan menjadi pan. Nah, kalau misalkan itu ada tisu misalkan ya, tisu nempel nempel nempel nempel jadi ini menjadi mas. Dan bila pada debit minimum kedalaman berenang tidak dapat dicapai maka saluran memerlukan penggelontoran. tadi saya ee saya cerita terkait dengan kasur. Bisa kasur ini ketahuan bisa dibayangkan Bapak Ibu ya dalam kondisi yang normal atau pada saat imin bit minimum itu tinggi air di dalam pipa kurang lebih sekian ya. Tapi tiba-tiba pada saat ee kimin ternyata tinggi air itu enggak sekian tapi tiba-tiba misalkan 30 cent itu kan menjadi hal yang aneh 30 cent terus setelahnya itu langsung turun 5 cent berarti ada yang aneh di situ. Berarti ada yang menyumbat misalnya di sini harus diambil cari yang apa yang menyumbat. Nah, kalau misalkan yang menyumbat itu adalah ee engapan kotoran gitu ya, ya kita bisa melakukan penggelontoran. Tapi kalau tadi harus mau mau diambil. Kemudian pada awal penyaluran dalam aliran kurang lebih sekitar 60% diameter karena ini di awal-awal Bapak Ibu ya. Jadi beda kalau yang sudah di tengah. Kalau di awal ini kan posisinya memang debitnya berkurang banyak. Jadi sebisa mungkin ee diameternya apa itu tinggi renangnya kurang lebih sekitar 60% dari diameter. Jadi ceritanya seperti itu. Nah, kalau perhitungan dimensi pipa di sini Bapak Ibu bisa perhatikan ya. ini yang seperti tadi yang sampaikan diameter pipa ya itu [Musik] penuh air itu akan berada di sini di bawahnya ini harus ada udaranya Bapak Ibu. Nah, kemudian di sini harus direncanakan perbandingan kedalaman aliran terhadap diameter B atau D kecil/ D besar. Untuk D kecil/ D besar ini itu disesuaikan dalam aliran untuk yang apa ini bit minimum atau debit puncak. Ini contoh saja ya. Saya ambil B/D-nya ini atau ini adalah 0,6. 0,6 artinya tinggi air di dalam pipa itu adalah 60% dari diameter kemudian yang atnya adalah 10%. Kemudian dimasukkan ke sini Bapak Ibu ini nanti dari sini kita cari. Nah, G B/-nya itu ada di mana? Inya ada di sini kan 0,6 di sini. Nah, kita tinggal cari nih maunya apa. Ada debit, ada kecepatan. Jadi tinggal dicari aja yang A eh sori yang B untuk kecepatan, yang C untuk debit. Jadi kalau debit kita pakai grafik yang ini. Kalau untuk kecepatan kita pakai yang B. sudah sangat simpel sekali Bapak Ibu. Jadi ee untuk perencanaan ini simpel sekali sebenarnya cuman yang harus diperhatikan adalah berikutnya ini. Karena dari grafik itu sebenarnya kita bisa mencari perbandingan debit puncak atau debit minimum dengan debit aliran pipa penim. Jadi pada saat di full itu berapa? Jadi tadi ada D kecil/0 itu dibandingkan dengan di sini yang kita cari yang kita cari tadi itu kan adalah full dan ada kit kan. Nah, misalkan ternyata ee QP ya puncak pada puncak atau semuanya menggunakanmaan eh menggunakan menghasilkan R5an. Kemudian dari sini itu kan kalau kita lihat di sini kan tetap harus ada udara. Jadi misalkan pada saat puncak dia kurang lebih 0,8 dari bit saat atau diameter ritme penuh misalkan ya. Jadi diameter pada puncak itu sekitar 0,9 dari diameter sigma. Jadi misalkan 0,8 ditarik 0,8ik kemudian ke sini redit pip di sini kemudian turun. Nah dapat angka 0,9 0,95 0,9 dari debitnya bit full ya. kita cari nanti. Contoh kita ee kita menghitung debitnya tadi, debit sama full-nya kurang lebih berapa jatuhnya diamin. Jadi kita bisa mengasumsikan dari dua sisi Bapak Ibu ya, dari diameternya atau dari nanti kalau di sini biasanya dalam perencanaan umumnya itu diasumsikan debitnya kita hitung debit ini sehingga tuh debitnya kita hitung kemudian kita diameter nanti kalau sudah dapat diameter kita cari kecepatannya berapa setelah tahu kecepatan dan diameter pada adam puncak baru kita crossback lagi dias of minimum. Jadi selalu crossback pada saat injak dan minimum. Kalau rata-rata kita enggak pernah kalau rata-rataata kita enggak pernah eh crossback itu biasanya minimum minimum. Lalu itu kenapa? Karena seperti tadi ya kan, kecepatan minimum ada, kecepatan pada puncak ada atau kecepatan maksimumnya ada, kemudian tinggi renangnya ada. Jadi ini tiga ini harus disebutkan harus diketahui. Tinggi renang, kemudian penguliran minimumnya, kemudian ee kecepatan pada saat minimum sama kecepatan pada saat pindah. Tiga ini wajib dan ditambah satu lagi ini tidak perlu ada sebenarnya tapi dengan syarat pada saat puncak pipa tidak boleh penuhnya itu. Jadi pada saat jadi begitu Bapak Ibu ya sebenarnya hanya cukup dengan grafik yang seperti ini selesai sebenarnya perlu hal yang disusah. Jadi kita hitung debitnya, kita tarik grafik ini kita dapatkan diameternya berbandingkan diametriknya kemudian kita crossback velocity-nya atau kecepatannya baik itu pada saat minimum kita tidak selesai. Tentinya di sini secara teori dimensi kita itu sudah selesai. Kemudian berikutnya adalah kita mainkan terkait dengan kemiringan. Pemiringan ini pun juga sama Bapak Ibu kita teki sama kali luas permukaan luas 6 biasanya seperti itu. N tetapi kecepatan di sini bukan ya satuannya memang meter detik gitu ya tetapi bukan ee panjang dibagi dengan waktu bukan seperti itu. Tapi kita menggunakan rumus maning. Ini namanya rumusing ya. Ketahui aja. N itu adalah kefisikan kesetaran mening. R itu jar-jari hidrolik itu ada rumusnya sendiri luas menampang basa dibagi dengan keliling. He. Kemudian S kemiringan lahan dan N ini tergantung jenis pipa. Seperti tadi yang saya sampaikan, pipa yang kasar ya pipa yang kasar akan mengakibatkan nilai p-nya semakin kecil. sehingga pipa yang pasar itu nilainya 0,0 siang. Nah, kalau misalkan di sini ada dua 0,013 dan 0,015. Jadi, pipa kasar itu ada di sini. Ini pipa kasar sedangkan ini pipa halus. Yang paling menentukan lagi R. R adalah hidrolik. Seperti tadi yang saya sampaikan, R ini dihitung dari luas penampang basa dibagi dengan keliling basa. ini tergantung dari ee dari sini Bapak, Ibu ya, dari [Musik] perhitungan B/B-nya berapa. Jadi pada saat minimum R-nya berapa pada saat maksimum atau pada saat puncak R-nya berapa itu ada sendiri bisa dihitung. Kemudian S ya ini kemiringan lahan atau slope ini yang paling luar biasa Bapak yang ini mungkin berapa ya nila karena nilainya kecil tapi di sini ini sangat luar biasa nilai S ini tergantung dari jenis pipanya jadi kalau pipanya kasar maka dia harus lebih miring ya dia harus lebih miring pipanya besar dia enggak terlalu miring enggak apa-apa. Tapi kalau pipanya kecil, dia wajib untuk miring. Kok bisa seperti itu? Karena kalau pipanya besar, diameternya kan besar. Sementara tinggi renang tadi itu antara 5 sampai 7,5 ya. 5 untuk pipa yang halus dan 7,5 untuk pipa yang kotar. Nah, kalau pipanya besar-besar seperti ini, ini pengambil aja dari tabel seperti ya. literatur mungkin ini diameternya mungkin ee yang dibaiki Pak ya eeatkan untuk waktunya 5 menit lagi ya Pak dan mungkin bisa lebih ditingkatkan lagi suaranya ya. Oke. Siap siap siap siap makasih. Baik Bapak ya. Jadi ini SLP ini juga akan mempengaruhi. Jadi Bapak Ibu nanti akan mengikuti slop. tadi kan disampaikan juga bahwa kemiringan lahan ini akan mempengaruhi kan dan diusahakan sebisa mungkin kemiringan ini mengikuti eh kemiringan pipa mengikuti kemiringan lahan. Nah, tapi kalau seandainya kemiringan lahan ini tidak cukup untuk membentuk pinggi renang tadi, maka bisa diturunkan otomatis dari situ jatuhnya seperti ini, Bapak, Ibu. ini harus yang ini. Jadi kalau kemiringan lahan ini itu tidak sama dengan kemiringan kita, maka Bapak Ibu harus menambahkan bangunan-bangunan yang lain. Ya, kalau ini contohnya kemiringan lahannya itu lebih rendah daripada kemiringan pipa. Jadi kemiringan pipa makin lama makin dalam. Sementara lahannya ee jadi makin dalam penanamannya di sini. Otomatis kalau ini diteruskan makin panjang jatuhnya makin dalam lagi dan itu. Kemudian yang kedua kecepatan aliran di pipa dengan kecepatan minimal seperti tadi juga yang saya sampaikan. Jadi kecepatan minimal harus wajib capai ya. Begitu juga dengan kedalaman minimal. Jadi ini wajib karena kalau tidak aliran akan menjadi perencanaan dimensi pipa kurang lebih seperti itu ya Buu ya. Jadi cukup dengan data ini sepertinya sudah selesai hanya saja ini yang harus diikan. Oke saya kira itu saja untuk sesi satu ini. Terima kasih. silakan kalau ada diskusi. Baik, Bapak. Ee baik, demikian tadi penyampaian materi dari pentar kita pada hari ini yaitu Bapak AKWA STMT yang sangat luar biasa sekali. Namun sebelum masuk ke acara selanjutnya, saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang menginginkan materi sekaligus sertifikat pada training online kita hari ini dapat request materi terlebih dahulu pada link yang telah kami kirimkan di kolom chat ya, Bapak Ibu sekalian. Lalu ee untuk selanjutnya yaitu foto bersama. Di sini ee akan dibantu oleh admin kami yang bertugas. KepadaNU selaku admin yang bertugas kami persilakan. Terima kasih eh Mbak Bapak dan Ibu training online sebelum memulai dokumentasi ee kami harapkan untuk bisa kameranya terlebih dahulu. Baik, ee saya pandu untuk slide pertama. 3 2 1. Oke, kita lanjutkan di slide berikutnya. 3 2 1. Cukup ee saya kembalikan ke baik. Eh, terima kasih kepada Mas Ibnu selaku admin yang telah membantu kita pada foto bersama pada sesi pertama kali ini. Eh, selanjutnya yaitu ee sesi tanya jawab. Di sini kami sudah membantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu yang sudah Bapak Ibu sampaikan di kolom chat. Baik, ee kepada Bapak Alfan Purnomo, saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu, kemudian bisa langsung dijawab. Begitu ya, Bapak. Baik, saya izin untuk share screen terlebih dahulu. Baik, semoga sudah terlihat ya, Bapak Ibu sekalian. Untuk pertama pertanyaan yang pertama dari Bapak Fahrudin, apakah ada regulasi tentang sistem air limbah, terpisah, tercampur, dan kombinasi? Demikian, Pak. Mungkin bisa langsung saja untuk dijawab, ya. Ee terima kasih, Pak. eeoma rutin ya. Kalau regulasi saya kira mungkin belum ada, Pak. Ya, terkait dengan ini. Ini mungkin bukan sebuah regulasi, tapi petunjuk teknis, Pak. Jadi, di petunjuk teknis itu ada terkait dengan ini informasi sistem air limbah yang terpisa, tercampur, dan kombinasi. saya ee melihat buku di petunjuk bisnis itu ada ada info terkait itu. Tetapi untuk regulasi seperti tadi yang saya sampaikan yang ee tidak ada yang membuktikan bahwa oh ini harus limbahnya terpisah, ini tercampur ini tidak. Jadi yang ada hanya petunjuk teknis saja sebenarnya karena ini kan terkait dengan desainnya nantinya seperti itu Pak. Baik, ee untuk pertanyaan selanjutnya dari Bapak Subik yang pertama, apa rencana untuk mengatasi potensi masalah atau kegagalan sistem jaringan air limbah? Lalu yang kedua, bagaimana sistem jaringan air limbah ini akan diuji dan dievaluasi. Sekian, Mbak. Oke, terima kasih. Oke, ini pertanyaan menarik tapi jawabannya mungkin sangat-sangat panjang ini ya. Jadi ee yang nomor satu rencana untuk mengatasi potensi masalah atau kegagalan sistem jaringan. Nah, potensi masalah ini sebenarnya kita bisa me apa ya? kita bisa merencanakan sebenarnya ya kita bisa mengetahui atau merencanakan potensi-potensinya itu didasarkan pada perencanaannya ee P-nya seperti apa dan ee kita harus mengetahui dulu apa saja yang menjadikan potensi permasalahan di lapangan. Nah, ini ini yang menjadi menarik karena kenapa? Karena ee untuk potensi masalah ini ya atau kegagalan sistem itu pertama kali itu yang harus di yang harus ditekankan lagi itu adalah surveinya terutama survei primer ya. Kenapa? Seperti tadi yang saya sampaikan bahwa potensi masalah yang seringki terjadi adalah air limbahnya enggak ngalir karena ada hitungan pada saat penanaman atau mungkin pada saat survei jaringan ee jalur pipanya itu dia tidak menggunakan jalur ee tidak menggunakan survei primer untuk mengetahui topografinya. hanya memperhatikan dari peta. Contoh saja kalau fabrik diperhatikan ya, kalau misalkan pakai Google atau pakai GS itu range-nya kalau G bisa kita atur ya range-nya. Range-nya bisa kita atur. Tetapi kurasinya ini beda Bapak Ibu. Kalau Bapak Ibu ee bisa membagikan ya kalau biasa menggunakan GS kita bisa mengatur range elevasinya ini bisa misalkan ee jarak 0,1 m atau beda beda tinggi 0,1 m resikonya nanti akan akan sangat padat sekali apa itu namanya ee garis-garisnya, garis konturnya akan sangat padat. Makanya di sini setelah jalur pipanya ini disesuaikan direncanakan, baru kemudian kita ukur elevasi di lapangan seperti apa. Karena kita tidak tahu apakah mungkin di sini akan ada pernah ada pengurukan atau mungkin yang lain-lain kita enggak tahu. Jadi otomatis kita harus survei betulan di situ. Makanya di sini kalau kita berkaitan dengan nomor satu ini cukup luar biasa sekali jawabannya potensi masalahnya seperti apa? Itu kalau ee terkait dengan aliran lancar atau tidak biasanya dua hal itu yang menjadi masuk. Yang pertama pada saat survei primernya ini tidak dilakukan dengan baik ya. atau yang masalah kedua kita tidak ee mungkin dalam perencanaan kita mungkin sedikit mengabaikan terkait dengan kualitas R5 dan sebagainya. Jadi banyak hal yang menjadikan potensi masalah. Jadi di sini harus benar-benar di ini di istilahnya apa ya? Di harus dicari satu persatu ya. Harus dicari satu persatu. apa saja yang memungkinkan menjadi masalah. Tapi kata kuncinya ya tiga tadi. Kecepatan minimum juga harus ee terpenuhi, kecepatan pada saat puncak juga harus diperhatikan, dan yang ketiga adalah tinggi renang atau kedalaman aliran di intinya tiga itu. Baru kemudian yang lain-lain, masalah-masalah yang lain. Kemudian yang kedua, bagaimana sistem jaringan limbah ini akan diisi dan evaluasi. Nah, ini ee uji dan evaluasinya tentang apa dulu ya? Kalau diuji dan evaluasi terkait dengan kebocoran itu kita bisa memasukkan air ya biasanya dimasukkan air cek gitu kira-kira seperti apa dari dari satu jalur ke jalur berikutnya dari satu jalur ke jalur berikutnya bisa seperti itu. Terus kalau misalkan diuji kekuatan pipanya nahan ini ya tentunya beda lagi. Itu tergantung pemilihan di pipa nantinya. Makanya nanti ee di profil jalan di untuk pencarian data sekunder ini ee data primer sori untuk pencarian data primer ini benar-benar harus dikaji dengan baik. Kira-kira bebannya berapa? kira-kira jenis kendaraan apa yang lewatasnya itu juga harus di oleh karena itu di dalam perencanaan ini akan sangat banyak ee sangat banyak membutuhkan waktu di primer ini akan sangat banyak memberikan waktu. Oke, saya kira itu saja. Terima kasih. Baik Bapak, pertanyaan selanjutnya dari Bapak Mesalin. Bagaimana mengukur kecepatan aliran Pak? Oke. Mengukur kecepatan aliran itu bisa menggunakan ya tergantung ya Bapak, Ibu ya. Ini mau kecepatan yang akurat atau tidak. Kalau kecepatan akurat itu ada alatnya di sini ya, tinggal diaruh di airnya. Jadi bisa dia mengalir, dicek, diletakkan di situ bisa seperti itu. Kemudian akan ada alat ukuran di situ dia. Jadi alatnya dimasukkan kemudian dia mengukur ee alirannya di situ ada alatnya ya. Alat seperti apa ya? seperti air gitu ya yang lebihnya. Jadi ada angkanya gitu kurang lebihnya. Ada juga yang pakai ee digital itu kalau misalkan kecepatan sederhana dengan aliran ee dengan cara sederhana ya. Ya, Bapak Ibu bisa mengambil aja ee menaruh menaruh alat atau benda yang mengapung eh yang apa ya? Bukan bukan mengapung tapi berada di tengah-tengah ya Bapak Ibu ya. dimasukkan di tengah. Ee kemudian dia ditunggu aja sampai berapa jarak berapa sambil di stopboard dicari di kemudian dilihat di titik berikutnya. Itu bisa seperti itu. Jadi ada dua cara mau yang cara akurat atau cara yang biasa. Kalau cara sederhana ya itu aja. Taruh ee benda yang melayang kemudian diukur pakai stopwat di titik tertentu. Akhirnya sudah dapat aliran. Tapi kalau perhitungan ya kita asumsi dengan cara perhitungan aja dengan cara-cara yang baru. Oke, saya kira itu saja. Terima kasih. Baik Bapak ee untuk pertanyaan selanjutnya yaitu dari Bapak eh. Bagaimana kriteria penentuan pemilihan pipa? Apa ada jenis pipa yang direkomendasi seperti pipa HDPE atau yang ya? Ee pertanyaan ini menarik sekali ya. Jadi kriteria penentuan pemilihan pipa memang ada aturannya ya. Ada keaturan. Jadi ee pertama yang kita butuhkan itu sebenarnya daya dukung tanahnya dulu. Dukung tanahnya bagaimana? Jenis tanahnya bagaimana. Terus yang kedua beban. nanti yang diterima itu karena limbah domestik ini airnya kan tetap ya tidak berubah-ubah sehingga kita sebenarnya bisa saja memakaipe ee kemudian dip kemudian pakai beton itu enggak ada masalah pakai ee pakai dekel juga boleh terserah ya artinya di sini tidak ada masalah mau pakai yang model pipa apapun gak ada masalah cuman masalahnya ada di jenis tanah dan beban ban yang diterima pipa itu nantinya sebenarnya lebih ke sana sih sebenarnya karena ee jenis tanah ini misalkan ya kalau ee kita meletakkan pipa yang pada jenis tanah mungkin yang dengan muka air tanahnya cukup tinggi. Kalau dengan menggunakan pip air tanah cukup tinggi sebaiknya dengan tipu plastik. Kenapa? Kalau pakai pipa plastik silakan tapi harus dikunci untuk menahan supaya pipa plastiknya tidak melayang. Nah, jadi seperti itu. Jadi ini tergantung dari ee lokasi karena kalau dari R limbahnya sendiri saya kira enggak ada masalah. Intinya jangan gampang yangat gitu aja karena ini air air bertemu dengan Oke, saya kira itu saja. Lanjut atas jawabannya Bapak. Pertanyaan selanjutnya dari Bapak Imron. Jika saluran air kotor menggunakan pompa dengan penyeluran pipa HDPE, apakah pipa bisa disambung dengan sambungan TE? Demikian, Mbak. Oke. Jadi kalau yang ini ee mungkin nanti ya saya jawab di sesi dua. Jadi Bapak Imron ee mohon bersabar. Nanti di akan saya jelaskan bagaimana ee pompa itu akan dimasukkan di dalam dukun jaringan PKlinia ya. Jadi mohon bersabar nanti akan saya jelaskan tidak saya jawab sekarang. Baik. Baik. Eh, pertanyaan selanjutnya dari Bapak Joko Sugiharto. Apa rekomendasi bentuk kelembagaan yang cocok untuk pengelola IPAL dan IPLT dikaitkan dengan program LLTT? Nih iniya ini ee ini Pak, ini pertanyaannya sebenarnya memang di luar konteks perencanaan ya. Nah, ini lebih ke kelembagaan pengelola IPAL IPL. Ya, monggo saja kalau ingin menggabungkan dengan Lutt. Tapi ee memang ini di luar konteks. Jadi, mohon maaf saya mungkin kalau sekarang ya saya hanya bilang ya bisa pakai blot atau PT gitu aja kalau saya bilang sekarang. Tapi untuk kajian sendiri nih. Mungkin nanti ee ini masukan buat buat panitia mungkin ada latihan khusus ini untuk LLTP ini. Ini menarik sebenarnya pelatihan LTP. Kira itu aja Mbak. Peran selanjutnya dari dari Bapak Kawarismi dari YouTube, bagaimana tahapan penyusunan DD jiringan air limbah perkotaan dapat diselaraskan dengan hasil perencanaan masterpl sanitasi? Apakah menurut Bapak ada keterkaitan antar dokumen tersebut? Jika ada, bagaimana contoh konkrit terkait data dari masterpen digunakan dalam penentuan tres dan kapasitas pipanya, Pak? ini ini jawabannya cukup ee panjang ya ceritanya ini. Jadi gampangnya gini ee kalau penyusunan DED ini DED ini kan sesuatu atau ee dokumen-dokumen yang berada di IR ya sebelum konstruksi. Jadi DE itu posisinya adalah diir konstruksi di sini bahwa kasusnya itu seringkali DE ini itu mengadu dari dokumen-dokumen sebelumnya. Dokumen sebelumnya itu apa? Bisa jadi terkait dengan situ kelayakan atau plan atau ral tadi. Nah, jadi di sini tentunya pasti akan ada tahapan-tahapan yang harus diselaraskan ya. Jadi dari mas perkotaan atau roadmap sisi kotanya itu sendiri. Kemudian nanti dari roadmap itu otomatis kan ada target-target yang mungkin diberikan oleh pemerintah ya pemerintah pusat, pemerintah provinsi kepada kota itu ada targetnya. Lalu kemudian tarih ya dari target itu kita bisa memilih kita menggeng BS atau BT nanti baru disesuaikan kalau misalkan dengan PAL DT itu pola yang seperti apa dan bagaimana. Jadi kurang lebih seperti itu ya. Ini Ibu atau Bapak mohon maaf. Jadi kurang lebih seperti itu. Jadi pasti akan ada urutan-urutan karena urutan itu nanti larinya ke pembiayaan juga soalnya. Jadi kalau misalkan sudah ada di EG SPALnya sudah jelas bisa jadi itu dapat bantuan dana dari provinsi atau dari pusat. Jadi tergantung seperti itu. Karena kalau tidak ada ya untuk konstruksi maka ya harus membangun secara ee mandiri. Artinya kabupaten kota itu sendiri yang menyediakan dan tapi kalau tidak ada di dalam dokumen risal dan seterusnya itu sudah ada. Kalau dikaitkan dengan yang lainnya itu terkait dengan aja targetnya mau berapa berapa terkait dengan roadmapitasinya. Nah, nanti dari situ berarti ada target berapa banyak orang yang dilayani. Tinggal pilih aja lokasinya berapa, eh lokasinya di mana, penduduknya berapa, pasti tinggal dihitung aja. Oke, saya kira itu aja, Pak. Ee untuk pertanyaan selanjutnya dari Ibu Afifa. Mohon penjelasannya, Pak, terkait kriteria teknis dan nonteknis dalam pemilhan metode pemasangan pipa dalam Ded Jaringan Air Limbah Perpotan. Ee adakah studi terkait analisis risiko dan pertimbangan sosial lingkungan dari masing-masing metode K? Vipa mungkin nanti ya akan saya jelaskan terkait ee masangan pipanya karena ini masih perencanaan dimensi pipa. Jadi nanti mohon maaf untuk sekarang belum saya jawab nanti di sesi kedua mungkin. Terima kasih. Baik, Bapak ee untuk pertanyaan selanjutnya dari ee Ibu Dewi. Yang pertama dalam proses perencanaan hidrolis dan hidrolis jaringan air limbah. Bagaimana pendekatan analisis beban puncak dan debit dasar digunakan untuk menentukan diameter pipa, kemiringan, dan kecepatan aliran dihubung dihubungkan dengan studi kasus petaan dengan kepadatan tinggi misalnya. Lalu yang kedua menurut Bapak bagaimana data spasial seperti digital elevation model, PEPA tipografi dan data utilitas existing digunakan dalam perencanaan DD jaringan air limbah perkotaan? Apakah teknologi disk dan BIM dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam penyusunan D tersebut? Demikian, Pak. Oke, terima kasih. Ini ini mungkin sedikit sudah saya jelaskan ya materi penjelasan materi tadi. Jadi memang di dalam perencanaan itu untuk yang nomor 10 dulu ya. Jadi di dalam perencanaan memang pasti dikaitkan dengan diam ee beban puncak lebih dasar dan sebagainya itu pasti akan digunakan ya. Jadi pendekatan analisisnya tentunya nanti untukan puncak ya kita pakai itu tadi untuk grafik-grafik yang tadi itu. Kemudian boleh menggunakan dari PDAM terkait dengan debit rata-ratanya dan asumsi persen ee debit air lindnya. Kemudian ya itu semuanya cantung dari ee data ya data dan arensi limpah dan ee berupa banyak kebutuhan air bersip kota. Nah, itu walaupun keceatan tinggi, kecekatan rendah itu pun saya kira enggak ada masalah di situ. Dan kemudian untuk penentuan kita bisa dengan grafik tadi ya, penentuan diameter pipa, pengiringan danan aliran. Dengan grafik tadi kita bisa menentukan tiga hal itu tadi. Jadi diameter minimum, kemudian kecepatan aliran puncak ataupun minimum sehingga kita mengatur kemiringan dan diameter pan dari sini. Kemudian yang nomor kedua seperti tadi juga yang saya jelaskan memang betul di ini dan BIM ini sangat-sangat berpengaruh ya untuk segi tapi alangkah baiknya jika memang ini akan dibuat ee konstruksinya sebaiknya memang harus ada ee data primer terkait dengan pengukuran elokasi di jalur pipanya. hanya jalur pipanya. Karena seperti tadi yang saya sampaikan ya, itu hanya untuk validasi saja apa yang ada di lapangan. Kalau G ini kan hanya untuk rencanan, oke ya, untuk data DM ini oke sebenarnya dari situ bisa kita dapatkan. Namun untuk validasi di lapangan apakah seperti itu dan sebagainya itu sebaiknya dilakukan analisis untuk ee dilakukan pencarian data. Jadi memang ini sangat membantu untuk menencanakan tapi pada konstruksi lebih baik eeografi itu dibuat dengan menggunakan sebagai data primer karena nanti akan pengaruh sekali 10 centti penanaman itu akan sangat pengaruh sekali. Oke, saya kira itu. Baik, Bapak ee untuk pertanyaan selanjutnya dari Bapak Yohanes dalam konteks keberlanjutan bagaimana penyusunan DD jaringan air limbah harus mempertimbangkan aspek adaptasi perubahan iklim dan potensi penggunaan kembali air limbah. Adakah pengalaman untuk skenario mengintegrasikan sistem terdesentrasi terdesentralisasi dan tisus di kawasan pemukiman paten? Iman, Bapak. Oke. Baik, terima kasih. Ini pertanyaan cukup jawab ya untuk adaptasi perubahan iklim dan potensi penggunaan Toreius ya penggunaan kendali memang untuk ee jaringan air limbah ini sudah sulit ya dalam artian begini jaringan air limbah yang ada sekarang ini kebanyakan itu hanya mengalirkan air limbah dari sumber air limbah yaitu rumah ataupun bangunan ya menuju ke IPAL. Ya, kata konsepnya seperti itu. Selalu seperti itu. Kemudian di beberapa tahun terakhir ini semis dan sebagainya akhirnya muncul nih efekasi perpan iklim dan eh potensi reus-nya ini. Nah, di beberapa ee di Singapura contohnya saja ya. Saya ambil Singapura saja contoh. Jadi Singapura itu dari rumah masuk ke tempat pengumpulan dan kemudian dia diolah. Jadi yang diolah itu di pengumpulannya, di instalasinya IPALnya itu kemudian diambil ya dengan menggunakan free treatment tentunya ya belum diolah menjadi R. Jadi kurang lebih seperti itu. Nah, kalau ee skenario desain yang ada di Indonesia sendiri rata-rata enggak ada ya. rata-rata belum belum mencapai arah sana. Jadi ee di Indonesia kebanyakan seperti tadi yang saya sampaikan, air limbah dari sumber melalui pipa kemudian diolah dan hasil pengolahannya dikembalikan ke badan air. Standarnya begitu. Jadi untuk menggunakan kembali ya untuk menggunakan kembali air limbah menjadi air bersih untuk di Indonesia ini ada kesulitan ya. Ya, mohon maaf sebelumnya ya, karena kesulitan pertama yang mendasari itu adalah masalah kajian halal. Jadi ee masih ada tarik ulur ya, apakah air limbah itu sebenarnya boleh atau tidak di olah menjadi air putih. Karena air putih menurut ee orang muslim itu adalah air putih yang dapat mens disucikan air suci suci dan menyucikan. Artinya di sini dia harus bisa menggunakan sebagai air wudu dan sebagainya. Nah, ini menjadi tarik ulur terkait dengan bagian-bagian seperti ini. Makanya di Indonesia mungkin jarang sekali kita temukan skenario untuk reuse ya. Tapi di luar negeri saya kira sudah banyak untuk skenario reus. Saya kira kurang lebihnya seperti itu. Baik, Bapak mungkin pertanyaan ini menjadi banyak pertanyaan terakhir. Ee ada sesi tanya jawab di sesi pertama kita pada training training online kali [Musik] ini. Demikian tadi pertanyaan Bapak Yohanes sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada training training online ini. Saya ucapkan terima kasih untuk Bapak Alfan Purnom Stmt yang sudah membantu menjawab pertanyaan dari Bapak Ibu peserta training online. Kemudian selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah kami share, sudah admin kami share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi. Jadi Bapak Ibu bisa memberikan saran dan masukannya di link kuesioner tersebut. Kemudian bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin masih memiliki berbagai macam pertanyaan mengenai penyusunan dokumen perencanaan teknik terinci pembangunan jaringan air limbah bisa disimpan dahulu pertanyaannya. Dan sekali lagi saya izin mengingatkan Bapak Ibu yang menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum request dapat mengisi di link yang juga sudah admin kami kirimkan di kolom chat. Akhir kata, saya selaku MC sekaligus moderator pada sesi pertama memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan. Saya Sabina pamit undur diri. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih dan sampai jumpa lagi di sesi du pukul pukul . yang nanti. Terima kasih kepada Bapak Alfan dan Bapak Ibu peserta tren online. Baik, Bapak Pak