OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS TPS3R
NaeI_a9FtTE • 2025-02-27
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id selama webinar ini berlangsung dapat memberikan pertanyaan terbaiknya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanyaan terbaik untuk mengenakan doorp spesial dari kami lalu untuk Story Instagram bapak ibu dapat membuat Story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @prjectb Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu mari kita lihat dan semak terlebih dahulu CV dari pemateri kita hari ini [Musik] baik eh mungkin demikian sekas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya mungkin untuk efisiensi waktu eh eh kepada bapak dan bapak waktu tempat kami persilakan Oke baik mbak Sabrina ee terima kasih waktunya mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya Eh Baik Pak yebi saya izin ee duluan I Monggo Pak ias ya konsepnya kita ngobrol-ngobrol hari ini Bapak Ibu semuanya tidak bermaksud sama sekali untuk menggurui Bapak Ibu semuanya tapi ini dalam konteks kita belajar e bersama begitu ya Ee mungkin ee Bapak Ibu punya pengalaman yang sudah dimiki ya di wilayahnya masing-masing kemudian E saya dan Mas juga punya pengalaman tapi tidak dalam konteks mengelola TPS 3R ya tapi dalam konteks beberapa pekerjaan penelitian gitu ya dan dariekeran tersebut kemudian kami mencoba ee menulis e buku begitu ya tentang Operasional operasional dari TPS 3R karena buku yang ada saat ini e lebih kepada Bagaimana membangun tps3r tapi belum banyak berbicara tentang konstruksi jadi nanti kita akan share eh mungkin materi hari ini sebagian besar pak ini sudah nyiapin 100 SL sepertinya ee lebih banyak memang isiisi dari buku tersebut tapi memang mungkin karena terbatas waktu tidak semua bagian yang mungkin ee sangat-sangat detail ya contoh dan seterusnya yang ada di dalam ee buku tersebut ya saya izin untuk berbagi layar Bapak Ibu semuanya ee terkait dengan materi kita hari ini ya ee oke saya us bersemangat belum membuka gitu ya Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillahhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah pada kesempatan hari ini Tentunya Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya Bapak Ibu yang telah hadir dari berbagai macam wilayah saya lihat tadi beberapa ada yang EE aktivitas aktivis-aktivis pengelolaan sampah ya ada senior-senior di bidang ee akademisi dan EE beberapa apa bapak ibu yang hadir dari ee ASN ya jadi sangat komplit pada kesempatan hari ini mudah-mudahan kami berdua bisa bisa menyampaikan materi sesuai dengan kebutuhan dari Bapak Ibu semuanya ya nah mudah-mudahan eh slide saya sudah terlihat dengan jelas e ada outline materi yang kami Coba Siapkan eh outline materi ini terbagi dalam 7ian Bapak Ibu mudah-mudahan waktunya nanti Cukup gitu ya sampai jam 11.00 nanti ya tapi nanti kami akan gantian menyampaikan ya Eh saya bagi yang satu pendahuluan Kemudian Mas CBI akan bicara di poin 2 dan 3 tentang eh sarpras dan operasional gitu ya nanti akan kembali ke saya lagi ke kebijakan kelembagaan poin 4 kemudian poin 5 di keuangan kemudian nanti poin 6 di peningkatan serta masyarakat karena akhir-akhir ini Mas yebi ini banyak bergelut hubungannya dengan masyarakat dan budaya gitu nanti akan cerita banyak di sana G dan poin yang ketujuh kita akan nyiapkan evaluasi ee kinerja dari sebuah TPS 3R walaupun ternyata setelah kami coba susun buku yang ya sangat sederhana ini ya Ee hanya beberapa halaman saja 170-an halaman yang tentunya masih sedikit meng mengulik secara detail tentang TPS 3R tapi setelah nulis buku ini terus kemudian bukunya dalam proses Eh sekarang ybn begitu ya Tapi mungkin agak ngeri sedikit ee Kami menemukan Oh ternyata Sepertinya harus nulis lanjutannya gitu ya lelanjutannya terkait dengan bagaimana yang disebut dengan TPS berkelanjutan jadi ada indeks ke berlanjutan ya bagaimana menilai sebuah TPS tersebut bisa berlanjut atau tidak Gitu ya Atau harus berlanjut dengan apa gitu jadi ya mungkin akan kita next bicara Selanjutnya ya Mas ya jadi banyak yang bicarakan nah bagian yang pertama eh sebenarnya posisi dari TPS 3R itu di mana gitu dalam sistem pengolaan sampah di Indonesia begitu Jadi saat kita bicara di Sumber sampah ya jadi di Sumber sampah yang eh berasal dari berbagai macam lokasi pemukiman perkantoran pusat perdagang fasilitas umum dan seterusnya kita juga sudah mencoba untuk melakukan pengolahan individu dengan memilah sampah dengan melakukan pengomposan dan EE berbagai macam hal yang lain kemudian ada aktivitas pengumpulan ya yang dilakukan oleh eh manajemen sistem perkotaan begitu ya kemudian berada di transfer point G nah yang dulunya perpindahan menuju ke tempat pengolahan akhir menuju naik dari Geba kemudian naik ke truk ya kita sebut sebagai TPS nah tapi seiring berjalan waktu keluar Permen PU Nomor 3 tahun 2013 ya Eh keluarlah istilah ada TPS 3R jadi tidak hanya sekedar perpindahan saja oh slide saya masih kelihatan Pak Ibi masih pakjutih ya Oh kok di saya hilang Oh ada ada ada oke nah eh sebentar I Oke ini sudah kelihatan ya oke transfer point tidak hanya berpindah saja tapi eh diikuti dengan aktivitas pengelola pengolahan ya untuk meminimasi akhirnya muncul TPS 3R sebelum diangkut menuju ke TPA tapi memang tidak menutup kemungkinan ada saudara-saudara kita yang bekerja di sektor informal mulai dari pemulung pengepul lapak rosok kemudian sampai berakhir ke industri daur ulang yang mereka tujuan utamanya bukan pengelolaan lingkungan tapi ke aktivitas ekonomi tapi secara tidak langsung juga berhubungan dengan lingkungan kita supaya sampah yang dihasilkan tidak ee banyak lagi yang berakhir ke lingkungan gitu ya Nah ee semua-semuanya itu di dilakukan tidak tidak bukan adalah untuk ee menghindari ya aktivitas berbagai macam aktivitas yang ya tidak RAM lingkungan ya buang di pinggir sungai pinggir jalan mengalirkan ke selokan kemudian masuk ke sungai berakhir ke laut bakar sampah bau ee yang Dik tercampur gitu ya jadi ee aktivitas tps3r itu dalam rangka untuk mengurangi ya ee potensi pengelolaan sampah yang tidak ramah lingkungan karena apa Bapak Ibu kita sangat sadar bahwa Eh sebagian besar permasalahan lingkungan termasuk dari sampah tersebut dimulai dari akhlak kita terhadap lingkungan gitu ya tapi bukan bukan berarti ada ada ada moto ini berhubungan dengan Isu bukan isu ya berita beberapa hari terakhir ini ya tapi ini akhlak yang benar e terhadap lingkungan ee tidak tahu mungkin tidak mau dan akhirnya berakhir tidak peduli jadi ee Kenapa tps3r berhubungan dengan masyarakat salah satunya bukan mendekatkan ee sampah kepada masyarakat tapi e mendekatkan pengelolaan sampah kepada masyarakat di sumbernya Ya B masyarakat ikut terlibat dalam sistem yang ada akhirnya muncullah yang namanya TPS 3R ya nahnya adalah dia sebenarnya E tujuan utamanya adalah mengurangi ya kuantitas atau memperbaiki dari karakteristik dari sampah yang nantinya akan diolah lebih lanjut di tempat pemosesan akhir sampah nah poin ini perlu kita kita pahami bersama bahwa tps3r itu punya k punya keterbatasan tidak mungk meng sah sampai habis dengan konsep Zero gitu ya Ee karena ada tempat lain ya yang dipersiapkan untuk mengolah sampah yang dianggap residu dari tps3r ee para pemangku kebijakan pun harus paham Bahwa saat ada ee residu yang keluar dari TPS 3R yaah jadi kontrol adalah Jumlah residu yang keluar gitu bukan tidak boleh mengeluarkan residu tersebut gitu karena TPS 3R secara desain tidak untuk mengolah seluruh sampah sampai dia Ee tidak menghasilkan ee sampah atau Zero wte tapi ada tempat yang lain ya Ee kalau sekarang kita mengenal dengan konsep tpst gitu ya tempat pengolahan sampah terpadu Berarti ada residu yang seharusnya keluar di ps3r yang dikelola oleh masyarakat dengan berbagai macam keterbatasannya tapi sudah berusaha ditekan semaksimal mungkin mungkin yang keluar dari tps3 hanya 3% dari total sampah yang masuk kemudian diolahlah di lokasi yang mampu mengolah hal tersebut jadi eh jangan sampai nanti memaksa tps3r untuk bekerja maksimal sehingga terjadi berbagai macam pengolahan yang tidak mampu dikontrol secara lingkungan jadi yang tujuannya mau mengurangi potensi pencemaran lingkungan malah nanti jadi potensi eemari lingkungan jadi di awal eh TPS 3R itu e di e di Munculkan gitu ya Jadi Bapak Ibu nanti boleh Bua di juknis-juknis awal tahun 2017 gitu ya tps3r itu dimunculkan disampaikan bahwa tps3r itu tidak untuk menghasilkan suatu produk gitu ya jika ada itu bonus gitu ya jadi apa sebenarnya dulu ya ruhnya dulu kan ini cerita di awalnya dulu bapak ibu guu ya jadi saat dia punya rosok punya barang ee layak jual begitu ya Jangan dianggap itu bisa e menopang segala macam operasional yang ada di TPS 3R tersebut gitu belum mampu karena memang tidak ditujukan untuk menghasilkan ee produk tadi begitu ya Nah tapi dia lebih kepada ee isunya adalah semakin kritisnya lahan TPA si tps3r ini bisa mengolah dengan makal maka ee di awal-awal pembentukan TPS 3R tersebut konsep utama TPS 3R adalah menyasar kepada pengolahan organik Nah kenapa organik karena dia adalah menjadi sampah yang eh dalam dalam secara kuantitas Dia memiliki jumlah yang ee lebih banyak daripada yang lain nah prosesnya adalah pelibatan ya pibatan berbagai macam ee masyarakat dan pemerintah daerah walaupun TPS 3 tersebut dibangun dengan dana APBN mungkin ya dana pusat kemudian ee dikembalikan aset tersebut kepada daerah tapi proses pelibatan ada proses pemberdayaan pembinaan pendampingan karena TPS 3R ini bukan berarti dia harus hidup sendiri dia harus menj keberlanjutannya sendiri ee sangat tidak mungkin gitu ya jadi harapannya ada ee tiga Aktivitas ini pibatan pemberdayaan pembinaan dan seterusnya Nah kalau kita lihat tadi ee posisi TPS 3R di dalam sistem pengolaan sampah G Saya pengin ngasih lihat juga posisi TPS 3R dengan sistem yang lain dalam aspek ee posisi kewilayahan misalnya gitu ya jadi kita buat kayak gini Bapak Ibu Ya misalnya berwarna biru gitu ya itu adalah area-area jadi eah saya Munculkan dulu warna-warnanya bapak ibu Oh keterangannya ternyata belakangan gitu warna biru itu adalah layanan yang dikelola oleh EE dinas ee terkait di bidang pengelolaan samp ya nah dlh misalnya ya yang berwarna biru jadi area area perkotaan biasanya tapi kan terbatas ya armada terbatas pemb ee pendanaan terbatas dan juga ada ee rencana di masamasa yang akan datang untuk peningkatannya sehingga berpotensi yang berwarna oren atau kem ini ya pelayanan yang dilakukan oleh sektor swasta mereka juga membantu gitu ya mengangkut sampah walaupun ya mungkin enggak diolah dan Sebagian ada yang diolah juga begitu ya dan ada juga yang mungkin daerah daerah yang berwarna merah ya ada sampahnya wilayah perkotaan tapi belum mampu untuk diangkut gitu warna merah atau yang tidak berwarna ya dalam peta ini tidak berwarna sampah yang belum ada pelayanannya ya Jadi tidak 100% karena konsepnya kan dibagi ada perkotaan ada perdesaan gitu di mana Muncul TPS 3rah yang berwarna hijau-hijau ini Bapak Ibu gitu ya dan teman-teman semuanya idealnya seperti itu tps3r berada dalam sistem di luar sistem yang berjalan saat ini begitu ya tapi kalau dia berada di dalam warna biru akan ber ee apa akan bersaing dengan UPT berwarna di dalam warna ee apa krem akan bersaing dengan swasta gitu seharusnya ada di dalam warna merah ataupun tidak berwarna ya jadi supaya dia akan memperluas jangkauan tersebut walaupun nanti ada persyaratan-persyaratan ya dalam membangun sebuah tps3 Nah untuk apa TPS 3R tersebut ee sesuai dengan posisinya tadi dia ya hubungannya dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat gitu ya karena undang-undang 18 pun bicara tentang itu gitu ya kebersihan lingkungan gitu ya kemudian ya kualitas air sungai karena potensi membuang sampah di sungainya menjadi lebih tinggi potensi bakar sampahnya juga tinggi gitu ya potensi kubur sampahnya juga tinggi dan yang terakhir adalah memperpanjang umur teknis dari tpaama nah maksud dan tujuan ini saya ambil dari salah satu juknis Kalau saya tidak salah di tahun 2021 saya ambil ini tapi di juknis 2024 agak ditambah dan lebih spesifik ya jadi nanti kalau bapak ibu butuh kumpulan juknis TPS 3R Ee kita punya nanti kita kasih e lewat panitia gitu ya Nah refresh sejenak gitu ya Eh kayak apa sih kok muncul sebuah tps3r di lokasi tersebut ya jadi mulai dari aktivitas penetapan lokasi tersebut tentunya masuk dalam ee strategi sanitasi kota begitu ya Oh masuk enggak ya Ee daerah rawanasi kalau masuk punya enggak lahan gitu ya siap enggak terima aset ya Punya enggak dana untuk operasional kalau tidak berarti TPS tersebut tidak bisa dibangun kalau punya ya rekrut TFL ya terus kemudian baru proses selanjutnya berhubungan dengan metode pemilihan ya Jadi ada metode ilmiah namanya slotif seleksi lokasi partisipatif gitu ya kalau tidak lolos berarti tidak dibangun di situ gitu baru proses eh KSM ada rencana kerja Meraka penyusunan Ded ya oleh KSM dan ini terus disempurnakan sehingga menghasilkan nama-nama baru ya nanti akan Jelaskan ya Ada KPP ya kelompok penerima ee pemanfaat gitu ya Ada kelompok Swadaya Mas masyarakat dan seterusnya jadi ee dengan alur ini ya Secara teorinya ee TPS 3R tersebut dipilih memang di lokasi yang tepat dan butuh serta siap gitu ya jadi Sudah bisa diprediksi sejak awal ee keberlanjutan dari TPS 3R ini menjadi lebih tinggi kalau polanyaikuti seperti ini ya dan TPS 3R itu mendekati ke pemukiman gitu ya jadi pemukiman skalanya nya adalah di wilayah merah tadi yang belum diayani atau yang tidak berwarna karena apa menyasar sektor rumah tangga yang memiliki ee jumlah sampah yang besar gitu ya jadi kalau kita lihat Walaupun memang data menunjukkan perubahan ya di sipsn 2020 62% sampah perkotaan tersebut kemudian sipsn 2025 itu muncul di angka 54,47% ya nah kita tidak bisa pungkiri bahwa aspek pengelolaan sampah itu eh tidak hanya bicara aspek operasional teknis saja gitu tapi bicara juga adaek tentang kebijakan kelembagaan ya kemudian Bagaimana peran serat masyarakat dan ada di pembiayaan jadi kalau kita bicara di sebuah kola bicara tentang sistem pengelolaan sampah kita pakai aspek ini Seharusnya saat ngelola TPS 3S aspek ini juga perlu gitu ya yang namanya direktur TPS 3R atau ketua TPS 3R harus memahami konteks ini begitu nanti kita akan bahas satu persatu nah ini yang tadi saya sampaikan ada beberapa eh apa juknis yang ada 2020 2021 2024 gitu yang kita punya tentunya bukan kita yang susun gitu kementerian PU yang menyusun tapi ranahnya memang banyak di aktivitas konstruksi Bagaimana TPS 3R t dibangun tapi belum banyak bicara tentang TPS 3R tersebut dioperasionalkan Tapi nanti mungkin pak Ebi akan bicara di 2021 itu ada sedikitlah bicara tentang ee biaya operasional begitu ya tapi di yang lain mungkin tidak banyak bicara tentang itu gitu ya Oke Eh ini sekedar pengantar ya ya 15 menit untuk pengantar Bapak Ibu Nah untuk selanjutnya Mas yebi yang akan ee menjelaskan Lebih Detail terkait dengan sarana prasarana silakan mas yebi Baik terima kasih Pak hijrah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu semuanya ee dan mungkin ada juga teman-teman mahasiswa ataupun rekan-rekan ee sejawat yang mungkin pernah ee merencanakan pengelolaan sampah ee bersama kami ee sekali lagi seperti yang disampaikan oleh Pak Hijra maksud dari kami untuk melaksanakan webinar ini adalah untuk berbagi Berbagi apa yang sudah pernah kami alamilah Bapak Ibu ya terkait pengelolaan ee sarana prasarana di TPS 3R karena memang dari petunjuk teknis yang ada lebih kepada Bagaimana proses pembentukan TPS 3r-nya tetapi ee dari Konsep Pengelolaan secara teknis di lapangan ketika beroperasi ini yang kadang menjadi kendala karena biasanya TPS 3R serah terima terus 6 bulan berjalan karena ada pembiayaan biasanya 6 bulan berjalan setelah itu nanti akan ada istilah tps3r-nya aktif aktif berjalan dengan baik aktif ketika ada kunjungan nah ini yang yang biasanya akan akan sering terjadi TPS 3nya 3r-nya aktif tetapi ketika ada kunjungan saja Nah setelah itu tidak nah sehingga dari beberapa kejadian ini kami mencoba eh merencanakan ataupun bukan merencanakan menyusun menyusun seperti apa kira-kira yang memungkinkan dilakukan di masyarakat pengelolaan eh sarana prasarana tps3r ini Oke next Mungkin Pak Ir nah ini kalau kita lihat kita mulai dari kriteria teknis dulu bahwa memang desain kapasitas TPS 3R ini untuk 200 KK dengan minimal 200 m² Nah dengan ada bangunan hanggarnya dengan berbagai fasilitas lah ya nanti kita bisa lihat fasilitasnya yang mungkin di yang di 2024 ada tambahan fasilitas nanti kita bisa lihat layout-nya nah dan juga ada unit area pengelolaannya penerimaan sampahnya pemilahan pengolahan organik pengolahan dan atau penampungan anorganik serta residu dan kendaraan biasanya gerobak atau motor walaupun saat ini cukup banyak TPS 3R mengembangkan daripada menggunakan gerobak motor banyak yang menggunakan pick up ada juga nah akan tetapi secara template-nya eh minimal lahan yaitu 200 m per Nah kalau lebih dari itu ya Enggak ada masalah sebetulnya nah begitu juga ee ke penerimaan sampah pemilahan itu sudah biasa pengolahan organik yang biasanya cukup banyak dilakukan eh inovasi-inovasi oleh beberapa tps3r pada umumnya seperti nanti mungkin ada pengomposan ada yang berbagai metode juga dan Selain itu ada yang menggunakan magot Nah ada juga yang menggunakan cacing nah dan lain sebagainya eh next Pak Ira nah nah ini layout yang eh tipikal ya Bapak Ibu Bagaimana Ada sampah masuk Nah nanti ada kantor ada fasilitas-fasilitas lainnya dan juga ada unit pengomposan Ada gudang nah ini yang secara tipikal walaupun ini desainnya seperti ini nah dan juga ada mesin pengayak ada aerator Nah ada juga nanti mesin gilingnya untuk pengomposan biasanya nah juga ee sekarang kadang ada ditambahkan nah alat PR alat PR untuk sampah-sampah anorganik yang memang bisa di langsung dijual nah oke next nah juga ada di sini kriteria utama batasan administrasi lahan tps3r berada dalam batas administrasi yang sama dengan rencana area pelayanan tps3r ini yang kadang kadang menjadi masalah Nah untuk operasional TPS 3r-nya kadang batasan administrasi ini penentuan titik dari peletakan TPS 3R tanpa dilakukan secara detail kajiannya Nah ya kita tidak menutupi bahwa ada kadang TPS 3R Titipan kita harus mengakui itu Bapak Ibu semuanya bagaimana ada keinginan kelompok tertentu Oh di tempat saya saja karena Apa karena ada beberapa kali kami melakukan wawancara interview dan juga pemantauan bahwa yang mereka lihat apa biaya operasional yang didukung di awal itu tinggi ya kita sebut saja biasanya 600 jutaan selama 6 bulan gitu tapi setelah 6 bulan itu kan ee TPS 3R juga harus bisa mendapatkan suatu pembiayaan walaupun tidak 100% tetapi bisa hidup dengan dengan pendanaan secara mandiri n minimal untuk untuk operasional ataupun gaji karyawannya nah tetapi karena adanya batasan administrasi tadi ini juga berpengaruh kadang tempatnya ini ingin dibangun tapi masyarakatnya tidak ingin menjadi nasabah nah ataupun menjadi pelanggan tps3r Nah itu juga jadi masalah batasan administrasi kadang di lapangan ini yang perlu kita perhatikan juga terus Status kepemilikan lahan milik pemerintah lainnya yang kan dengan ada aktanya nah ini juga kadang jadi masalah kalau bukan bukan milik pemerintah nah ini juga perlu dilakukan kajian serta memiliki kegiatan lingkungan berbasis masyarakat ini syarat utamanya nah jangan sampai TPS 3R dibangun di tempat yang masyarakatnya memang tidak ingin nah beberapa hari yang lalu saya ee pergi ke satu wilayah di kabupaten kota yang sudah dibangunkan 14 ps3r Alhamdulillah hanya satu yang aktif di saat kunjungan 13-nya berubah menjadi ada yang menjadi lapangan olahraga ada yang menjadi bangunan begitu saja nah ternyata setelah kita lihat Kenapa ternyata berhubungan dengan TPS 3R titipan tadi Bapak Ibu karena ada kepentingan lain sebagainya dibangun saja tanpa melihat apa masyarakatnya mau ngelola lingkungan atau tidak pada pahal supporting untuk tps3r ini tentu masyarakat juga di luar e supporting lainnya nah dan selain itu juga ada kriteria pendukung berada di dalam wilayah pemukiman bebas banjir ini sudah jelas nah jangan sampai TPS 3r-nya di lahan yang ketika hujan baru Eh setengah jam ataupun berapa S jam gitu sudah banjir nah terus ada jalan masuknya sebaiknya tidak terlalu jauh dengan jalan raya ini juga kait pengangkutan ketika ketika Bapak Ibu mengambil ee sampah menggunakan motor roda 3 itu enggak ada masalah ketika lebar jalannya Jalan masuknya itu hanya 2 M atau 2, m tetapi ketika ada ee ya Biasanya kita sebut industri daur ulang walaupun pada umumnya ya pengupul Lah ya pengepul atau pelapak yang mengambil sampah yang layak jual ke TP s3r yang Bapak Ibu kelola ini biasanya mereka minimal kan menggunakan pick up atau bahkan kalau sampahnya banyak mereka menggunakan truk sehingga apa akses jalan juga sangat perlu di diperhitungkan Nah kalau pemukiman juga sama bapak ibu kami coba menganalisa walaupun ee analisa kasar radius pelayanan TPS 3R ini maksimal mungkin 3 sampai 4 KM saja radiusnya kenapa motor roda 3 itu Ya sanggupnya ya berjalan 1 hari ya 30 sampai 60 KM di luar itu nanti akan apa akan berpengaruh terhadap operasional juga dan maintenance dari kenderaan untuk pengangkutnya Nah itu selanjutnya terdapat toko masyarakat yang disegani nah ini juga Iya Bagaimana tokoh masyarakat juga berperan dalam mempengaruhi masyarakat dalam mengelola lingkungan kita ee akan lebih baik ketika akan dilakukan pembangunan nah dilaksanakan operasional dan EE tps3r tokoh masyarakat juga dilibatkan dalam pembangunan ini dan begitu juga masyarakatnya bersedia membayar retribusi nah yang disepakati bersama dan juga ada kelompok yang aktif yang tadi disampaikan Pak hijrah sekarang namanya Kadang sulit disebutkan entah KPP lah k ee KSM dan lain sebagainya tapi kalau Kami lebih enak menyebutnya ya kelompok swadaya masyarakat yang mau mengelola TPS 3 RI ini Oke next Pak Nah nah desain TPS 3r-nya ada desain bangunan di sini memang ee kurang lebih seperti ini ada area penerimaan dropping area ada area pemilahan atau separasinya area pencacahan area komposting ada pematangan kompos dan juga area gudang kompos kantor dan sarana lainnya nah akan tetapi perlu diperhatikan bapak Bapak Ibu dalam ee operasional sarpras dari TPS 3R Ini pertama jumlah jiwa atau KK yang dilayani ini juga berpengaruh terhadap operasional nanti yang paling simpel ee Ini nanti terkait apa retribusi ketika tps3r itu jauh dari pemukiman tentu jangkauan layanannya juga akan semakin sedikit untuk jumlah jiwa atau KK yang dilayani Nah terus juga produksi sampahnya juga perlu dilihat Berapa banyak kira-kira sampah yang akan masuk akan dikelola nah densitas sampahnya juga Sama ini terkait Apa alat pengangkutnya pengumpulnya alat pengumpul yaitu motor roda 3 ataupun ada yang menggunakan pick up dan waktu pemrosesannya ini juga berpengaruh terhadap luasan nanti desain bangunannya nah dan terakhir itu luasan area yang dibutuhkan an nah ini berpengaruh ee enam faktor ini biasanya berpengaruh terhadap desain bangunannya nah terutama juga komposisi sampah organik anorganik serta residu ini juga perlu diperhatikan dengan baik Nah karena tipikal masyarakat yang dilayani ini juga akan mempengaruhi komposisi sampah yang ada nah di beberapa wilayah kadang kita memang melayani ee TPS s3r itu melayani Pemukiman yang menengah ke ataslah ya Nah seperti itu akhirnya apa sampahnya ya memang sampah anorganik saja Bapak Ibu lebih banyak yang organik ke mana karena mereka memang aktivitas di rumahnya itu lebih kepada untuk di malam hari sampai pagi hari Nah pagi hari sampai sore hari mereka di kantor dan lain sebagainya sehingga ini juga nanti akan berpengaruh terhadap komposisi sampah yang akan akan dibawa ke TPS 3R dan berpengaruh terhadap apa terhadap desain bangunan dan fasilitas-fasilitas yang ada di sekitar yang ada di TPS 3R nah di mana sehingga pengaturan layout ruangan hanggar untuk mendukung TPS 3R yang bisa berjalan dengan baik tentu juga harus menyesuaikan dengan enam faktor ini Oke next Pak hijrah nah nah ini kurang lebih diagramnya pengelolaan sampah di ps3r Bagaimana sampah dipilah di Sumber harapannya seperti itu walaupun sampai saat ini ee kami belum menemukan yang memang full semuanya dipilih minimal tiga tadi ada organik D ulang residu nah Biasanya apa yang dilakukan nah sampah pagi hari masuk ke dalam kantong kecil ketika siang hari ambil kantong yang besar sampah yang kantong kecil tadi masuk lagi ke dalam kantong yang besar diisi lagi dengan sampah yang ada siang harinya begitu selanjutnya nah tetapi harapannya ee idealnya nah idealnya yang yaitu tadi perlu pendekatan ke masyarakat kita bagaimana memilah sampah yang sesuai dengan kebutuhan lah ya Nah lalu dikumpulkan ada yang menggunakan gerobak biasa gerobak dorong gerobak motor ataupun pick up Biasanya kalau sudah truk biasanya jarang bapak ibu ada ada yang menggunakan truk ada kalau bapak ibu ke Karawang itu ada yang menggunakan truk tps3r-nya karena memang e layanannya sampai 6.000 KK Kalau enggak salah itu nah sehingga besar tetapi kalau hanya ee 200 ya biasanya menggunakan gerobak motor nah lalu karena sudah dipisahkan ini harapan idealnya nah sampah organik terus juga daur ulang sama residu sehingga di TPS 3 3 mudah melakukan pengelolaannya ini juga untuk menghemat waktu petugas TPS 3R melakukan pemilahan yang organik bisa jadi kompos jadi produk nanti nah berapa persen kira-kira nanti akan jadi produknya terus juga sampah anorganiknya diolah ataupun dipisah ataupun nanti langsung dimasuk ke industri daur ulang ya bahasa kerennya industri daur ulang tapi ya kalau kita di lapangan Maksudnya ya pelapak lah ya atau ee pengepul gitu Nah yang residu nanti ada diangkut ke TPA ini kira-kira alurnya nah oke next P nah ini yang lebih detailnya Bagaimana sampah rumah tangga ini nanti diangku diambil ya Nah masuk ke pemilahan Ada sampah organik organik bisa dikomposkan kalau seandainya memungkinkan ada langsung bernilai Bapak Ibu bernilai ekonomis Kami biasanya lebih ee menyarankan ada yang ingin menjadikannya pakan ternak kalau sampah organik Ya silakan itu akan lebih baik sehingga apa ini juga akan mempermudah pengelolaan TPS 3r-nya kalau seandainya ada pakan ternak karena di beberapa tempat contohnya kalau di Bali Nah dari teman-teman kami dapat info bahwa sampah sisa makanan itu bisa untuk pakan hewan yaitu babi di ee Sumatera Utara itu juga banyak yang untuk pakan hewan nah beberapa tempat juga engak ada bukan hanya untuk babi tapi bisa untuk bebek ataupun entok ya Nah atau juga bisa selain dikomposkan bisa jadi biodegaster atau di bsf seperti ee kegiatan di ini di Bandung Bagaimana ada programnya apa Satu kelurahan itu 1 ton sampah organik jadi diolah menggunakan bsf nah ini juga ada di beberapa tempat di Bandung bahkan ada yang lebih 1 ton kadang nah ngelola sampah ya tapi memang bekerja sama bukan hanya e masyarakat ee rumah yang dilayani tapi ada seperti rumah makan dan tempat hotel dan lain sebagainya yang dilayani Nah dari sampah organik ini tetap akan ada residu kita tidak memungkiri ada residu yang memang harus di dialirkan ataupun di ee buang ke TPA lah Nah dan untuk sampah nonorganik kita bisa pisah barang bekas pakai ulang kertas kardus plastik logam kaca dan dan sebagainya tentu melalui pernytiran nah dan jangan lupa juga kadang tetap ada yang membuang sampah-sampah yang mengandung B3 terutama untuk bisa melihat dia B3 atau tidak saat ini sudah ada Permen LH nomor 9 tahun 2024 B3 dan limbah B3 rumah tangga di situ sudah ada nah apa saja yang kira-kira yang mengandung B3 sehingga nanti bisa masuk ke TPS 3R dengan syarat tps3r-nya itu eh juga termasuk dalam TPS SS B3 nah sehingga e untuk B3 juga kita perlu perhatikan nah dan untuk kardus plastik lain sebagainya yang memang bisa layak jual macam-macam Jenis sampah ini langsung masuk pengepul atau ada proses lebih lanjut dan pemasaran ya Monggo ini ee lebih kepada inovasi biasanya tapi kebanyakan di TPS 3R ini langsung masuk pengepul atau industri daur ulang oke Pak Ira nah ini pembagian areanya minimal inilah bapak ibu ada sembilan area ini yang ada di tps3r supaya ee pekerja ataupun KSM tadi kelompok swadaya masyarakat yang ingin mengelola sampah di tps3r merasa nyaman dalam bekerja pertama area penerimaan sampah terus area pemilahan sampahnya area pengolahan sampah organik area pencacahan dengan mesin pencacah baik untuk organik maupun anorganik terus area pengomposan sampah organiknya area pematangan komposnya terus area gudangnya ini juga nanti bergantung dengan ee produk akhir yang diinginkan area gudang ini terus area perkantoran atau pertemuan dan area sanitasi dan fasilitas air bersih Nah untuk area pencacahan mesin pencacah mau organik dan anorganik ini biasanya nanti juga tergantung timbulan sampahnya tadi Nah dan juga tergantung kemampuan nah kemampuan tps3r baik kelistrik listriknya dan juga pembiayaan yang nanti akan dibahas oleh Pak Hijra Oke next Pak Nah ini layout-nya ada contoh layout yang pertama ini yang dulu saat 2017 dan 2021 biasanya pakai yang layout 1 melihat perkembangannya bapak ibu melihat perkembangannya bahwa cukup banyak orang yang tertarik dengan magot nah sehingga apa di layout yang kedua yang di juknis TPS 3R 2024 itu ditambahkan area untuk pengolahan sampah apabila menggunakan magot nah ini ada nanti mungkin yang belum mendapatkan juknis tps3r 2024 kita jadiin bonus juga ya Pak Hijrah ya kebetulan kita ada juknis yang terbaru 2024 ee sekarang itu ada juknisnya terus ada lampirannya yang detail n oke next P nah ini untuk pengangkutan ada hal yang kadang kita lupakan nah dalam hal ini terutama jadwal pengangkutan nah ini perlu disepakati bersama rute pengambilan sampahnya dan sop pengangkutannya nah ini ee jadwal sama rute biasanya Sudah sama sop yang kadang berubah-rubah Nah kenapa sop ini termasuk penggunaan alat pelindung diri Bapak Ibu yang kadang dilupakan oleh petugas nah ini yang yang kadang Terlupa efeknya apa ini masalah kesehatan karena Ee kita sering mendapatkan memang tidak kelihatan di awalnya tapi kadang Nanti biasanya ada juga ee penyakit-penyakit yang dibawa oleh faktor penyakit yang ada di sampah ini karena sampah kita seperti saya sampaikan tadi tidak terpilah sangat banyak ya bukan sangat banyak hampir seluruh tempat yang Dili tps3r itu memang belum terpilah kadang nah ini yang mengakibatkan apa sop-nya ini harus kita jalankan dengan baik terutama oleh petugas yang mengumpulkan sampah yang mengangkut sampah dari rumah-rumah yang EE dilayani oleh tps3r tersebut Nah ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam skenario pengangkutan pertama tentu jumlah dan kapasitas motor sampahnya kapasitas angkutnya biasanya 200 sampai 50 kg dengan ada modifikasi ini 200 sampai 300 kg ini kurang lebih 1 sampai 1,5 m³ lah atau maksimal 2 m³ itu pun sudah menggunung biasanya motor sampahnya gitu nah terus atau layanannya kurang lebih ya plus minus 150 rumah lah gitu ya Nah terus jumlah pengemudi dan pengambilnya biasanya ada satu pengemudi satu pengambil minimal akan lebih baik satu pengemudi dua ambil untuk proses yang lebih cepat nah jadwalnya tertata dengan rapi sampahnya sebaiknya diangkut setiap hari karena ini sampah tercampur kalau tidak tercampur itu akan lebih mudah sebetulnya ada pemilahan nah sampah organik itu bisa setiap hari Nah yang lainnya bisa per 2 hari atau per 3 hari Jika pemilihan rumah tangga dilaksanakan maka pengangkutan sampah nonorganik bisa tidak setiap hari Biasanya du atau 3 hari sekali tergantung nanti dari komposisi yang ada nah next ini contoh jadwal dan area pengangkutannya ini hanya sekedar contoh Bapak Ibu Bagaimana ee usahakan tidak dua kali melewati jalan yang sama untuk pengangkutan nah ini contoh pemetaannya ini beberapa tempat ini Pak hijrah yang ee lebih sering biasanya memetakan saat ini nah saat ini pun kami bersama Pak hijrah memetakan untuk DIY seperti apa Apakah efektivitas pelayanan pengangkutan ee kelompok yang dilakukan oleh kelompok swadaya masyarakat ini efektif atau tidak nah ini yang sedang kita petakan juga yang jelas harapannya waktunya terjadwal dengan baik nah sehingga apa masyarakat juga mudah ketika meletakkan sampah di depan rumahnya terutama biasanya kan memang di depan rumah yang kedua jadwal untuk pekerja di TPS 3R juga terus terus bisa bisa berjalan dengan baik Nah itu kira-kira next pakra dan ini penurunan sampahnya dari tempat eh dari ini dari groba ataupun dari motor roda tig nah ini karena saya tidak terbiasa menyebutkan motor roda 3 Karena biasa nyebut merek Pak hijrah VR atau tosa Biasanya karena karena kalau dengan teman-teman tps3r kalau mereka pakai merek tertentu ya kalau enggak VR ya tosah itu mereka nyebut itu itu tapi ya kita biasakan motor roda 3 Nah jadi penurunan dari motor roda 3 ini harus menggunakan APD sebaiknya nah ini yang kadang Terlupakan juga nah prosedur dan teknisnya jelas nah ya minimal peralatannya ada garuk atau keranjang lah ya Bapak Ibu nah terus perlengkapan ada helm atau topi sepatu yang ya sepatu B nah sarung tangan dan masker yang paling penting sarung tangan dan masker sebetulnya sama sepatu Put ini kenapa Karena yang diangkut oleh Bapak Ibu dari rumah ke tps3r kita tidak tahu isinya apa kalau menggunakan sendal biasa takutnya ada jarum karena kadang ada tetap nyelip jarum atau tusuk sate yang bisa berbahaya juga sebetulnya nah dan juga sarung tangan ketika untuk memegang sampahnya masker Ini masalah eh respirasi kita ya nah bagaimana Ee Kita kalau menghirup sampah ya tahu aja bau dan lain sebagainya masalah keamanan eh pernapasan biasanya untuk masyarakat untuk ini untuk petugas tps3r-nya oke terus pemilahannya nah banyak metode sebetulnya Bapak Ibu yang kami Tampilkan ini ini kami ambil dari dokumentasi teman-teman yang mungkin kita tahu dulu ini di borda nah teman-teman borda yang mendampingi TPS 3R brah muda karena kami juga sering ke sini Jadi kami sering mengambil ambil foto dokumentasinya bagaimana ini secara manual dilakukan Nah kalau Bapak Ibu nanti berkunjung ke TPS 3R brah muda sekarang sudah ada e mesin mereka gunakan tapi inilah tahapan-tahapan awalnya biasanya menggunakan secara manual nah Tetapi kalau memang ee pelayanannya sudah besar biasanya menggunakan menggunakan ada conveyoryor yang digunakan nah nah kembali lagi ketika pemilahan dilakukan yang paling penting APD dan prosedur teknisnya nah peralatannya ya setiaknya Ada Garu kecil keranjang untuk pemilahan terus peralatan juga sama nah dan ada juga nih bapak ibu ada juga nah di beberapa tps3r ini sebagian dipilah di atas motor saat pengangkutan jadi sambil berjalan petugas tadi ya biasanya dua orang itu melakukan itu nah melakukan pemilahan ada yang kelihatan Ya sudah jadi dia bawa kalau di Jogja namanya Bagor atau keranjang atau karung Nah jadi yang yang bisa dipilah di di motor Ya sudah langsung dipilah atau pilah organik nonorganik terlebih dahulu untuk mudahnya atau pilah organik dan semua jenis nonorganik dipilah tergantung kebutuhannya kadang kalau kita ketemu dengan pengepul pelapak mereka punya 40 jenis yang harus dipilah nah semakin banyak dipilah biasanya harganya juga semakin semakin bagus untuk tps3r-nya oke nah Ini dia ada teknologi pemilahan Ada plus minus nya sebetulnya nah penggunaan listriknya ya kalau untuk manual memang tidak ada penggunaan ee listrik Bapak Ibu nah tapi mesin conveyoryor belt mesin cacah itu tetap ada listriknya nah terus waktu operasional nah ketika manual ee cukup lama dibandingkan ketika menggunakan mesin sebetulnya Nah ada kebutuhan luas area juga sama nah semakin ee ee menggunakan mesin biasanya luas areanya akan semakin kecil juga biasanya kanan tetapi tergantung tergantung juga dengan sampah yang masuk juga nah sama Jenis sampah terpilah kalau menggunakan manual ini akan banyak sampah bisa dipilahkan walaupun membutuhkan waktu yang lama nah dibandingkan conveyoryor karena conveyoryor terus terus berjalan dan kecepatan tangan petugas juga ini sangat berpengaruh Nah kalau untuk biaya investasi sudah jelas secara manual lebih murah Nah kalau menggunakan mesin lebih mahal terutama nanti untuk listriknya juga operasional maintenance-nya jumlah petugasnya kurang lebih sama saja Nah kalau untuk ergonomis memang Nah kalau manual menggunakan kalau hanya duduk tadi kita lihat duduk ada yang menggunakan meja pilah itu lebih baik yang manual meja pilah kami sarankan kalau menggunakan mesin untuk jumlah petugasnya e untuk ergonomisnya Ya untuk ergonomisnya itu sudah sudah jelas ee petugasnya itu berdiri biasanya lebih amanlah ya Nah untuk masalah ergonomis karena kalau duduk itu nanti berpengaruh kepada ya struktur tulang dan lain sebagainy lah katanya seperti itu Nah keahlian khusus ee petugasnya yang manual lebih harus lebih terampil untuk memilahkan jenis sampahnya kalau yang mesin lebih terampil apa kecepatan tangannya untuk memilah dan kecepatan matanya untuk memilah lebih lebih gesitlah bisa dibilang seperti itu kalau untuk lebih cepat Oke next nah ini pengelolaan sampah anorganik ini contoh-contoh yang sudah dipilah Bapak Ibu bisa lihat nah area penyimpanannya ini ada yang manual ya bukan manual sederhana ya sederhana areanya nah area jenisnya pilihan sampah nonorganik wadah penampungan sampah B3 jadi memang dipisahkan ruang atau gudang residunya biasanya ya material ini dia untuk apa minimal yang bisa masuk lapak lapak ini ya pengepul tadi sampah B3 dan residu biasanya yang anorganik nah peralatannya Ya seperti tali timbangan kotak PR dan keranjang kotak pres ini memang ini yang manual biasanya kotak PR minimal punya kotak kotak PR manual Kalau tidak ada yang mekanis Ya kembali lagi apd-nya sarung tangan sepatu dan masker minimal oke nah Ini contohnya Bapak Ibu kotak presnya kotak PR manual karena memang ee ada beberapa tempat kalau menggunakan mesin ya nanti akan nambah biaya operasional lagi bayar listrik kan sehingga apa ya manual lah dilakukan bagaimana nanti setelah dipres diinjak-injak seperti itu ada gambarnya nah ini yang EE nanti setelah itu diikat nah oke next nah ini tempat yang untuk fasilitas ee gudang nah gudang yang memang e sederhana ada pemisahan-pemisahan Oh sampah layak jual yang apa yang jenis kardus karton dan lain sebagainya ini masih masih disatukan kalau ini yang jelas ada tempat wadah gudang pemisahannya antara anorganic layak jual yang bisa masuk pelapak dengan anorganic B3 karena ini ada yang sebelahnya itu B3 Bapak Ibu nah oke sehingga apa manajemen teknis operasional peng samp 3R ini memang eh sangat erat hubungannya dengan manajemen sumber daya manusianya Bapak Ibu Bagaimana ada pembagaan kerja waktu kerjanya nah sehingga yang pertama yang diatur ketika TPS 3R untuk manajemen fasilitas peralatan atau mesin kerja ini kita hanya pemeliharaan dan perawatan tapi kalau SDM ini biasanya m-mutan Bapak Ibu nah ini yang perlu di endikan karena e kita banyak melihat kalau moodnya bagus itu petugasnya pekerjaannya gerak cepat G gercep lah Ya nah tapi kalau ada hal-hal yang tidak tidak ini masalah M Swing tadi kita menyebutnya kalau genz menyebutnya M Swing Nah kalau udah udah baper sudah moodnya jelek ini dalam S hari kadang 1 ton itu gak kelar gu karena memang manajemen sumber daya manusia ini sangat berpengaruh terhadap ya dengan manusia sendiri dengan hub hungannya dengan ee petugas-petugas yang ada ya di TPS 3R nah ini yang perlu kita kendalikan juga manajemen SDM Nah kalau fasilitas peralatan dan mesin ya tinggal pemeliharaan dan perawatan rutin itu sudah dilakukan G nah dan manajemen SDM juga perlu operasional maintenance yang rutin secara berkala tetapi berdasarkan kondisi dan situasi Nah itu dia yang paling berat nah sehingga apa yang perlu dijaga ketika manajemen ini bisa berjalan dengan baik tentu apa prosedur prosedur jadwal operasional hariannya jelas tata tertib pekerja tps3r-nya terstruktur dan jelas juga dan ada sop APD untuk keselamatan kerja sop pengangkutan sop pemrosesan Akhirnya terus sop pengolahan sampah organik dan sop peralatan mesin nah dan mesin untuk terutama untuk ee ee pemeliharaannya Oke next nah ini yang coba kami kembangkan dari ee berbagai macam referensi Bapak Ibu entah itu S dari juknis TPS 3R dan dari beberapa kali pengalaman kami di lapangan melihat kondisi tps3r minimal ee kalau Kami menyarankan setidaknya ada sop-sop ini yang di miliki oleh TPS 3R di manaun di Indonesia ada sop pemeliharaan sampah di Sumber sampahnya sop pemeliharaan ee pemilahan sampah di tps3r sop pengumpulan sop pencacahan sop pengolahan sampah organik terus pengayakan pengepakannya Dan pengolaan Sampah an organiknya sampai ke sop penjualan sampah anorganiknya sop pengangkutan residu dan sop sampling sampah ini yang setidaknya dilakukan eh monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap sop ini nah terutama di awal dan di akhir nah sop pemilahan ketika pemilahan berjalan dengan baik pemilahan sampah di Sumber berjalan dengan baik maka akan mempermudah juga sop pemilahan sampah di TPS 3R begitu juga untuk mempermudah sop pengumpulan dan lain sebagainya dan juga sampling sampah biasanya rutin kami lakukan kan di beberapa tps3r yang EE kami kenal untuk melihat apa Seperti apa tren pengelolaan sampah di TPS 3R tersebut Oke next Pak ini jadwal operasional contohnya Bapak Ibu buka TPS 3R ada persiapan ada Briefing jam .00 nah Ada petugas yang berangkat jam 00 sampai jam 1000 ngambil sampah ini hanya contoh ya Bapak Ibu ya pengaturan jadwal ini fleksibel tergantung dengan dengan kesepakatan di tps3r dengan ee pelanggan yang dilayani nah terus jadwal pemilahan dan pensortiran jam berapa Nah di sini kita buat biasanya jam 8.00 sampai jam 12.00 lanjutan pemilahan dan penyortirannya setelah istirahat jam 1314 terus ada lagi pencacahan dan pengomposan 1 jam nah penanganan nonorganiknya juga sama Ada petugas yang mulai dari jam 13.00 biasanya sampai 15.30 nah terus jangan lupa ada waktu untuk pembersihan dan pencucian kalau memang peralatannya perlu perawatan setiap hari pembersihan setiap hari harus dibersihkan minimal Kalau kami buat di sini ya 30 menitlah untuk pembersihan dan pencucian bersih-bersihnya seperti itu next nah bagaimana dengan residu Nah ada tindakan pencegahan ada penanganan yang bisa dilakukan nah ini juga tergantung dengan kondisi tadi Bapak Ibu sop-nya berjalan atau tidak nah sehingga perlu dilihat Seperti apa untuk peningkatan kualitas sampah yang masuk melalui sosialisasi aktif masyarakat entah itu peningkatan kapasitas pemilahannya dan lain sebagainya penanganan lebih kepada nanti residunya diangkut ke mana Nah pemilihan secara detail antara residu Dan Sampah B3 kembali lagi sampah B3 ini Kadang kita tidak menyadari nah Seperti apa botol parfum yang ada spray nya Nah ini ini sebetulnya masuk sampah B3 kadang oleh di rumah tangga itu langsung dimasukkan saja nah ini juga perlu ada pencegahan dan penanganan secara teknisnya Oke next pakra Nah kita lanjut ke operasional pengolahan sampah organik e opsi teknologi pengolahan sampah di TPS 3R Nah ada aktivitasnya di sini opsi-opsinya Bapak Ibu Nah untuk pemilihan sampah opsi standarnya ya areanya ya area pilah dan meja pilah untuk medium ada meja pilah area pilah dan mesin cacah pilah nah terus untuk premium area pilah meja pilah atau conveyor belt dan mesin cacah pilah nah nah kalau ada yang menyebutkan Wah ada gibrik Pak dan lain sebagainya itu mungkin istilah Ya tapi kalau Kami menyebutnya mesin cacah pilah dan lain sebagainya nah terus untuk pengolahan sampah organiknya ada pencaca organik ada aerator bambu kalau pakai Open windrow ada kaspari ada bter buuka dan banyaklah istilah-istilah yang digunakan untuk pengolahan sampah organik untuk standar Nah kalau yang medium kami mengkategorikan ya biasanya ada yang menggunakan takak kura susun bata berongga drum composter atau bahkan ada biodigester atau jadi POC jadi menggunakan bsf atauing n menggunakan cacing nah dan ada juga Peng nya Nah kemudian untuk premium ya Ada pencacah organik terus lebih Advance lagi biasanya eh yaitu tadi ada eh teknologinya digabung ada biodigaser juga POC digabung ada bsf juga di situ ada casting juga nah pengolahannya terus pengolahan sampahan organiknya kalau standar ya cukup pengepakan manual sudah masuk ke pelapak Nah kalau yang medium pengepakan manual dan juga menggunakan mesin PR nah dan yang premium biasanya pengepakan dengan mesin press dan juga ada mesin pencacah plastiknya jadi dicacah dulu baru dipres gitu nah dan pengolahan residu tidak ada nah kalau di premium menggunakan termal berupa Mini insenerator atau pirolisis dan lain sebagainya Walaupun ada yang menyebutnya sekarang tungku bakar nah oke next pakra nah ini persiapan pengomposan nah kembali lagi Kami selalu mengingatkan APD Bapak Ibu dan prosedur teknisnya durasi waktunya juga diperlukan pengetahuan dan keterampilan tenaganya juga perlu l nah seperti itu jadi Tidak sembarangan melakukan pengomposan entah itu Modelnya Seperti apa Nanti kita bisa lihat nah ini yang kalau di buku kami sudah menyebutkan berbagai macam metodenya entah itu Open windowrow kaspari ataupun ember tumpuk dan lain sebagainya biasanya Oke next ini persiapan pengomposan tentu akan lebih baik Kalau dicacah dulu bapak ibu dicacah sampah organiknya yang basah dengan yang kering ya pada umumnya untuk menjadikan sampah organik itu menjadi kompos yang baik setidaknya ada sampah basah dan keringnya sampah organik bisa dikomposkan itu sampah sayuran sampah da dapur daun kulit telur terus limbah buah-buahan serbuk kayu ataupun Abu kayu dengan support Biasanya kalau memang ada kotoran ternak nah dan yang tidak bisa di ee dikomposkan di sini kami juga buatkan bahwa produk susu keju yogur daging ikan dan tulang biasanya ini susah minyak sayur kulit salah nah ini yang mempengaruhi kadang ketika di TPS 3R ini tercampur pengangkutannya ini juga jadi perhatian eah Oke next Pak I ini pencacahan sampah organiknya jadi sebelum dikomposkan akan lebih baik sampahnya dicacah terlebih dahulu nah yang perlu diperhatikan di sini ketika menggunakan mesin pencacah Nah kalau APD sudah jelas ya mesin yang digunakan dan prosedurnya serta biaya investasi pengoperasian dan pemeliharaannya juga perlu diperhatikan nah ini ada peralatannya mesin pencaca skop keranjang kereta dorong dan lain sebagainya dan APD juga sangat perlu Oke next Pak Ir saya sudah diingatkan oleh EE ini sepertinya Mbak Sabrina sudah sudah materinya baru slide 30 dari 100 gitu ya jadi ee mudah-mudahan eh tidak terlalu cepat ini nah ini proses pengomposan Bapak Ibu bisa dilihat nah ini eh modelnya ya Open windrow ini yang kami Tampilkan Open windw nah bagaimana ee tumpukannya seperti ini setidaknya ya 1 meteran lah Bapak Ibu tumpukannya area timbunannya yang ada di situ ada segitiga dari bambu yang untuk ee lubang udaranya dari bawah gitu nah dan nanti mudah untuk untuk melakukan bolak-balik dan pembalikannya juga Oke next Pak Ira nah jenis pengomposan ini yang kami Coba kami coba tampilkan ee ada sembilan setidaknya yang sudah ada kami bahas pertama tentu yang paling mudah Open windraw yang banyak digunakan oleh berbagai pihak terus ada metode bata berongga nah ini seperti yang digambar di sebelah itu bat berongga nah metode kaspari kaspari ya ditumpuk juga tapi ditumpuk ee biasanya dalam bentuk ee persegi empat atau kubus gitu ya atau ee lain sebagainya terus metode takakura susun jadi ee sampah masuk ke boks seperti bok takakura nanti disusun tinggi berat ketinggian 1 M atau 1,5 me gitu nah terus ada metode bak terbuka Ya sudah seperti biasa saja terbuka Terus ada yang menggunakan drum juga ada ada juga yang menggunakan bsf magot Jadi pakai magot nanti hasilnya ada dapat e magotnya dapat juga komposnya terus metode cacing dapat cacingnya dapat komposnya dan metode anaerobic digester nah yang paling sulit biasanya menggunakan aerobic dig butuh pengendalian ee sampah yang masuk Bapak Ibu supaya apa supaya kalau gas yang digunakan ya kita menyebutnya biogas nah biogas yang digunakan bisa juga memenuhi tekanan dan standarnya tergantung campurannya biasanya ya untuk bagus akan ada campuran kotoran hewannya Nah kalau ada TPS 3r-nya bersebelahan dengan eh peternakan terutama kambing atau sapi atau ayam itu bolehlah digunakan metode anaerobic digester ini kalau Kami menyarankan tapi kalau hanya sampah dari rumah tangga saja eh berat di operational maintenance biasanya nah oke next P ini alur kerja aerator bambu ini yang kita sebut ya Open windrow tadi Nah sampah organik yang sudah dipilah terus ditimbun di erotor bambu nah yang sebelumnya juga sudah dicacah-cacah ya Nah dan Wak wtunya kurang lebih 30 hari Nah setelah umur 30 hari timbunan ini dibongkar dan ada masa pematangan sampai 15 hari 45 hari Bapak Ibu nah ini juga perlu diperhatikan terkait lahannya memang ada proses Percepatan saat ini Nah kita juga bukan hanya kegiatan-kegiatan pada umumnya proses percepatan pengomposan juga ada proses percepatan Bapak Ibu pakai menggunakan apa mikroorganisme lokal nah ataupun menggunakan ee POC tambahan ataupun juga nanti ee biasa disebut yang di pasaran EM4 ataupun ada bakteri-bakteri sekarang yang dijual di pasaran Bagaimana yang menyebutkan bakteri pengurai tapi kembali lagi ketika menambah bakteri yang memang kita beli dari pihak tertentu ya Nambah biaya biayanya gitu nah oke next nah ini proses-prosesnya alur-alurnya Bapak Ibu ketika kompos sudah matang tentu diaya setelah diaya Ya udah nanti akan masuk ke packing nah dan siap dipasarkan Oke ini yang perlu diperhatikan nah rasio c/n-nya Bapak Ibu untuk optimal di sini ini ada yang pertama ada bakteri terus ada temperatur yang sebelah kiri Bapak Ibu ini juga berpengaruh campuran-campurannya Bapak Ibu ketika rasio cprnnya umpamanya ketika sampah coklat sampah keringnya lebih tinggi maka ini nanti tidak akan optimal suhunya sehingga apa bakterinya tidak akan tidak akan mati bapak ibu nah sehingga apa makanya minimal yang basah dengan yang kering yang sampah yang hijau ya sampah dari rumah tangga seperti kulit buah sayuran itu dengan sampah yang kering biasanya minimal campurannya 1 banding S Supaya apa rasio cprnya ee bisa 2 b 1 atau 30 b 1 atau ditambah biasanya dengan kotoran hewan Seperti apa kotoran sapi nah sehingga apa Suhu optimalnya ketika sudah direntang 15 har
Resume
Categories