Transcript
lNjDoQeeoyk • OPTIMALISASI ASPEK PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM SPS SESI 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0096_lNjDoQeeoyk.txt
Kind: captions
Language: id
ini melalui YouTube channel kami di
Project B
Indonesia selanjutnya seperti biasa
Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga
menyiapkan berbagai macam doorpres
spesial untuk bapak ibu yang beruntung
doorpres ini diberikan berdasarkan tiga
pertanyaan terbaik dan dua Store
Instagram terunik selama trending online
ini berlangsung untuk pemenang tiga
pertanyaan terbaik akan kami umumkan di
akhir acara sesi 2 nanti Sedangkan untuk
pemenang dua Story Instagram terunik
akan kami Hubungi langsung melalui DM
Instagram nah Nah jadi bagi Bapak Ibu
yang ingin bertanya selama training
online ini berlangsung dapat memberikan
pertanyaannya melalui kolom chat dengan
format nama kemudian pertanyaan yang
ingin ditanyakan dan nanti akan kami
pilih tiga penanyaan terbaik untuk
memenangkan dpai spesial dari kami lalu
untuk Story Instagram terunik bapak ibu
dapat membuat Story Instagram semenarik
mungkin dan jangan lupa tag Instagram
kami di @projectb Indonesia baik tanpa
berlama-lama lagi kita akan langsung
lanjut ke AC inti kita yaitu penyampaian
materi namun sebelum itu Mari kita lihat
terlebih dahulu CV dari pemateri kita
berikut ini
[Musik]
baik Demikian sekilas mengenai materi
kita pada pagi hari ini selanjutnya
mungkin untuk efisiensi waktu jika Bapak
Indi sudah siap Kita akan memulai
langsung untuk penyampaian materinya
waktunya kurang lebih sampai pukul 10.30
ya bapak baik tanpa berlama-lama lagi
langsung saja tempat dan waktu saya
persilakan i terima kasih Mbak e
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Eh terima kasih ke
teman-teman butik eh daur ulang ee
kemudian juga kepada jurusan Teknik
Lingkungan UII ini sebenarnya agak
deg-degan ya Bapak Ibu sekalian ya Saya
sudah lama tidak ee zoom-zooman ini
karena diminta sama teman-teman jadi
agak ini juga ee mohon izin Bapak Ibu
sekalian kita belajar bersama hari ini
eh tentang optimalisasi aspek peranan
masyarakat di pengolaan sampah izin
share screen ya
Mbak Baik bapak silakan
eh kelihatan pbak
Ya sudah Pak sudah mak kasasih eh Bapak
Ibu sekalian eh saya Andy dari Yayasan
kontak Indonesia kami di Yayasan kontak
Indonesia itu dari tahun 2000
eh utamanya fokusnya pada eh peningkat
derajat kesehatan masyarakat maka di
Yayasan kontak Indonesia itu ada tiga
program yang pertama adalah program ee
kesehatan berkaitan dengan kesatan
reproduksi eh stunting kemudian gizi
kemudian juga kesehatan Eh masyarakat eh
kemudian juga di sana kita juga ada
program lingkungan yang berkaitan dengan
eh pelatihan pengelolaan sampah di
masyarakat di sekolah kita lebih
fokusnya pada sekolah kemudian kita juga
ada program pembedayaan masyarakat ini
kita ada pembedayaan masyarakat
eh ya di daera-daera dampingan kami yang
berkaitan dengan program kesehatan dan
juga program lingkungan Ee Kita juga
mendampingi beberapa teman-teman
pemulung ee yang tujuan utama dari
kegiatan kita adalah peningkatan derajat
kesehatan di ee masyarakat jadi eh hal
itu semuanya berkaitan program
lingkungan program kesehatan tujuan
utamanya adalah pada ke sini gitu ba
Bapak Ibu sekalian Saya sedikit ee
bercerita dan ingin belajar bersama
sebenarnya kalau jadi pemateri itu agak
berat ya sebenarnya dan Mohon maaf juga
ini suaranya agak sedikit serak-serak
basah karena Bandung 3 hari ini mendadak
hujan berat dan hujan angin gitu ya Dan
kita di Bandung Terata hari ini pada
Eh kena batuk eh semoga Bapak ibuan
tetap sehat eh Bapak Ibu sekalian
dalam pengolaan sampah eh mungkin
tujuannya sudah pada tahu semua ya Eh
ini berkaitan dengan
undang-undang-undang Ee tidak perlu
dibahas lagi ee menjadikan sampah
sebagai sumber daya gitu nah ini yang
yang sebenarnya menjadi Eh Topik menarik
Kenapa masyarakat banyak ingin E
mengelola sampah karena dianggapnya
bahwa ee masyarakat bisa menjadikan
sampah sebagai sumber daya baru gitu ya
tapi memang itu memang benar bisa bisa
dilakukan di masyarakat gitu
eh sebenarnya sampah tanggung jawab
siapa sih gitu kan eh karena Apun yang
dilakukan di dalam eh pengololan sampah
pemerintah selalu ee akan meminta
masyarakat yang mengelola di awal gitu
Mila sampah dan sebagainya di dalam
undang-undang jelas bahwa ee setiap
orang dalam pengelolaan sampah ee rumah
tangga dan Sampah se rumah tangga
bertanggung jawab mengurangi dan
menangani sampah secara berwawasan
lingkungan
eh mengurangi dan menangani ya bukan
mengelola gitu menangan itu Ya maksudnya
sampahnya ditangani secara baik dan
benar gitu dan EE ini menjadi dasar
bahwa eh peran serta masyarakat bisa
terlibat kemudian di
eh pasal 13 juga pengelolaan sampah di
kawasan pemukiman meliputi eh apa
klustter apartemen dan sebagainya itu
eh ditetapkan pada tempat yang mudah
dijangkau gu si fasilitas pengolaan
sampahnya cuman kadang-kadang juga
banyak fasilitas yang tidak Eh pada
tempatnya nah ini kalau kita bagi Maaf
eh dulu
eh pengololan sampah itu dibagi dua di
masyarakat itu di kawasan berpengelola
dan kawasan tidak berpengelola kalau di
pemukim RT RW eh Perumahan
biasa yang ketuanya adalah RT RW gitu ya
itu disebutnya kawasan tidak
berpengelola karena tidak ada penanggung
jawabnya secara resmi gitu dan
penanggung jawabnya adalah rtw gitu Dan
kalau di e Perumahan tentu saja
Perumahan ini kan kalau komplek
perumahan eh grand apa gitu ya elit gitu
itu kan biasanya ada developer yang
melakukan eh pengolaan sampah di sana
contohnya di Jakarta Pik 1 Pik 2 itu ada
yang mengelola sampah di sana gitu dan
itu yang mengelolanya adalah langsung
dari ee pihak pengelola Perumahan atau
apartemen sekolah ee Hotel itu ada
penanggung jawabnya sedangkan kalau di
masyarakat ee RT RW biasanya hanya
sebatas
penanggungjawaban pengumpulan sampah
bukan sampai pengelolaan sampah jadi ee
pengelolaan sampah atau pengumpulan
sampah di masyarakat ini sifatnya adalah
Swadaya gitu dan ada juga beberapa RT
dan RW tidak melakukan apa-apa gitu ya
dan dan pengangkutan sampahnya dilakukan
oleh eh pemerintah langsung e melalui
trak gitu dan sebagainya gitu tapi
kebanyakan di Pulau Jawa eh rata-rata
pengangkutan sampah di kawasan perumahan
eh tidak berpengelola itu biasanya sama
RT dan
RW nah
eh kalau dilihat dari pasal 28angundang
masyarakat dapat berperan ini peran
masyarakat ya di dalam undang-undang itu
tidak ada peran pengolaan sampah tapi
perannya adalah sebagai beri usulan
mempertimbangkan kepada pemerintah
tentang pengolaan sampah perumusan
kebijakan ee pemberian saran dan EE
penyelenggaraan
ee pengelolaan sampah ya dan
penyelesaian sengketa nah ini biasanya
di pasal 28 ini diterjemahkannya di
dalam ee musrembang musyawarah tingkat
musrembang tingkat Kelurahan Desa
Kecamatan sampai ke tingkat
ee apa namanya tingkat ee kabupaten kota
di musrembangnya dan biasanya
ini terwakilkan terwakilkan oleh
orang-orang tertentu di
ee di masyarakat bisa diwakilkan sama RT
RW Toga Toma gitu ya E tokoh agama tokoh
masyarakat atau sama LSM gitu dan
biasanya juga kalau kita ngalamin kita
enggak pernah ngasih apa-apa ke ke
usulan itu ya Warga itu enggak pernah
diminta gitu usulan itu biasanya pada
orang-orang tertentu yang EE diundang
dan mendapat utusan sedangkan kita punya
peran dalam pengusulan ee ee perumusan
kebijakan pengololan sampah di di daerah
kita
gitu nah Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia 81 2012
eh kita diminta nangani sampah di rumah
ini dasarnya Milah ngumpulin eh
pengangkutan dan pengelolaan dan
permosesan terakhir nah Biasanya kita
tuh hanya hanya prosesnya di eh menurut
undang-undang ya Bapak Ibu sekalian ya
di pemilihan saja gitu tidak sampai
pengangkutan pengangkutan itu biasanya
sama pemerintah atau Swadaya gitu nah
pemilihan sampah yang dimaksud dengan
pasal 16 huruf a tadi setiap orang pada
sumbernya Jadi kita itu secara
undang-undang hanya diamanatkan untuk
memilah sampah gitu ya kita balikin lagi
jadi ini kan pemilahan a ya bukan untuk
mengelola sampah secara undang-undang ya
Tapi secara praktik kenyataan masyarakat
banyak yang melakukan pengelolaan sampah
itu tidak salah juga gitu cuman Saya
hanya mengembalikan ee p porsi
sebenarnya siapa sih yang harus mengawa
sampah secara eh apa namanya secara
aturan gitu ya karena sekarang banyak
darurat sampah di mana-mana dan
disalahkannya kembali kepada masyarakat
W ini masyarakatnya tidakemila
masyarakat tidak mengelola masyarakat
tidak buat kompos masyarakat tidak tidak
apa namanya tidak ikut di bank sampah E
itu yang selalu di gaungkan eh apa sama
pemerintah bahwa lebih ditekankan ke
masyarakat tapi pemerintah tidak melihat
pada sistem atau tata kelola persampaan
secara kota itu sudah benar atau belum
gitu nah ee sehingga masyarakat yang
didorong untuk melakukan
pengolaannya nah ee ini juga sama eh
pasal 21 gitu ya
Ee sama setiap orang pada sumbernya gitu
ya jadi
ee ee yang dimak pengolan sampah dengan
dimaksud pada pasal 16 itu pemadatan
pengomposan dan darur ulang atau darur
ulang ee energi nah eh yang dilakukan
oleh siapa setiap orang pada sumbernya
nah tapi masalahnya nanti kita akan
lihat
[Musik]
eh kita akan lihat bahwa pemerintah
ituurusan wajibnya adalah untuk meng
sampah di daerah gitu ya Nah ini ini
yang kadang-kadang e pemerintah hanya
melakukan ini hanya di tingkat TPS tidak
sampai ke tingkat Perumahan tapi mereka
meminta masyarakat untuk memilah
mengelola tapi tidak pernah mengedukasi
nah pertanyaannya adalah ee tugas siapa
mengedukasi masyarakat gitu Sebenarnya
ada tugas pemerintah kemudian eh
Pernahkah anda ikut dalam pelatihan
pengolaan sampah Ini pertanyaan menarik
Bapak Ibu sekalian karena
eh kita sering minta masyarakat untuk
Milah buat kompos E apunlah itu di rumah
tapi tidak pernah ada yang namanya
pelatihan pengolaan sampah pelatihan Itu
pun kalau dilakukan hanya pada e hari
dan Sat hari itu hanya 1 jam 2 jam hanya
mengedukasi gini loh cara Milah ginioh
cara mengompos tapi tidak pernah
mendampingi masyarakat eh membuat kompo
secara baik dan benar nah eh menarik di
foto ini sebenarnya ini foto eh di
sekitar tahun 2000 eh 8 Kami sedang
edukasi di salah satu pameran eh salah
satu orang artis e datang dan menanyakan
kompos di kakura Saya di rumah itu
banyak belatungnya
kita tanya eh waktu buat kompos eh Teteh
diajarin sama siapa gitu kan mungkin e
bisa apa Bisa bertanya balik ke sana dan
semoga mereka bisa melihat yang terjadi
enggak ada Saya hanya baca dari buku
saja nah ini ini inisiatif yang sangat
bagus tapi e sayangnya buku-buku
kemudian pengetahuan yang ada itu tidak
bisa memberikan secara detail dan ini
dibutuhkan oleh masyarakat adalah sebuah
pelatihan pengolan sampah yang baik dan
ar ini ee sangat susah dicari di
Indonesia Bagaimana peran serta
masyarakat bisa optimal tapi hal ini
tidak pernah ada dilakukan dilakukan itu
hanya dilakukan secara masassal kemudian
eh
timingnya itu hanya 1 sampai 2 jam nah
kami di Yayasan kontak dari tahun 2000
itu belajar secara otodidak tidak pernah
ada guru yang mengajarkan eh kami
Bagaimana cara mengelolan sampah baik
dan benar cara mendampingi masyarakat
tang pengolahan sampah Kami selalu
mencari mencari dan EE belajar pada
teman-teman yang sudah Ee berhasil untuk
ee melakukan pengolaan sampah dan saya
kalau mihat daftar hadir sini banyak
sekali senior-senior yang sudah sudah
lama berkecibung dalam pengolaan sampah
dan e membantu masyarakat dalam
pengolaan sampah nah ini eh sedikit
berbagi cerita eh saya lupa ini Kalau
enggak salah
2 atau 2013 ketika kita sedang
mencarimencari materi orang yang bisa
mengajar kita dalam pengolahan apa ini
kami dapat info bahwa teknik lingkungan
UII melakukan e pelatihan Kalau enggak
salah ini sekitar 45 hari saya lupa
eh dan kita inisiatif untuk mengirim
beberapa orang pelatihan di sana gitu eh
untuk menambah dan meningkatkan ilmunya
Alhamdulillah hari ini UI belum lagi
melakukan pelatihan secara offline nah
semoga eh setelah acara ini bisa lagi
ada pelatihan secara offline untuk
pengan sampah di masarakat karena ini
sangat dibutuhkan oleh Oleh Oleh kita
sebagai pendamping di masyarakat untuk
meninggalkan ilmu dan pengetahuan juga
dibutuhkan oleh masyarakat e secara umum
terutama apalagi sekarang di Dinas
Lingkungan Hidup itu ada yang namanya
penyuruh lingkungan ya mohon maaf e
beberapa penyeluh lingkunganat kompos
saja tidak bisa gitu ya Eh bukan berarti
mereka harus pintar buat kompos Cum
untuk pegangah
[Musik]
organik ba saja mereka agak agak
takut-takut gitu ya Jadi bagaimana
mereka akan mengedukasi masyarakat Seca
pengolahan sampah sedangkan mereka
sendiri belum pernah melakukan pengolan
sampah nah eh sedikit berbagi pengalaman
dalam pendampingan masyarakat Bapak Ibu
sekalian teman-teman para senior
eh Biasanya kita melakukannya dengan
beberapa tahapan ini tidak terlalu
sistematis karena
bukunya yang kita buat gitu tapi ini
saya buat tidak terlalu sistematis kita
belajar bersama dengan masyarakat tidak
menggurui dan juga tidak jadi guru eh
kita dengan masyarakat saling berbagi
Siapa yang tahu Eh siapa yang bisa dia
yang akan menjadi eh pemateri di sana
gitu ya Eh kalau kita bilang ini adalah
pendidikan orang dewasa gitu ya jadi di
sini kita bukan menjadi eh penceramah
tapi kita menjadi fasilitator karena
kami saling belajar dengan masyarakat
kemudian menerapkan hasil pembelajaran
itu bersama-sama nah dikaji sama
masyarakat terus begitu dan terus begitu
apa yang mau dilakukan apa yang mau
dilatihkan apa yang masyarakat tidak
bisa kita ee cari bersama sumbernya kita
pecahkan bersama kita belajar bersama
nah biasanya sebagai fasilitator eh
tugas kami adalah
eh membantu orang untuk belajar atau
mempermudah ee segala sesuatu dalam
pembelajaran gitu menggunakan TD
pelajaran eh anagogi yang sifatnya
adalah komunikasi multilateral bagi para
peserta pelajar ke peselajar yang lain
mohon maaf dari fasilitator ke peserta
nah ini eh belajarnya belajar sama-sama
ya bukan bukan saling menggurui eh
membantu untuk eh berkolaborasi mereka
dalam mengeksplor isu-isu topik yang
tertentu nah di dalam jadiasilitator
eh kami tidak eh mematok peran yang
sangat dominan karena yang kami harapkan
adalah adanya keberlanjutan program eh
setelah kami tinggalkan maka peran itu
dari awal sampai akhir akan berkurang
sehingga akhirnya nanti peran kami tidak
ada lagi di masyarakat gitu fasilitator
tidak lagi masyarakat Jadi kalau
fasilitator seumur hidup di suu
masyarakat itu bukan fasilitator namanya
eh apa ya namanya ya Eh mereka jadi
masyarakat di sana gitu kalau
seorangasilit memfasilitasi kebutuhan
masyarakat ketika kebutuhannya sudah
terpenuhi sudah tercapai kita hilang
tiba-tiba G nah eh kita tidak pernah
lama di suatu tempat karena kita akan
membagi fungsi peran kita kepada
masyarakat secara habis sampai
masyarakat itu bisa e menangani secara
semuanya kalau masyarakat sudah bisa
menangani secara semuanya kita akan
melakukan monitoring setelah program itu
selesai dan tetap berhubungan dengan
mereka membantu mereka dari jauh tapi
tapi peran-perannya tetap sudah ada di
masyarakat Jadi kalau Bapak Ibu sekalian
mencari ee Yayasan kontak Indonesia
mendampingi Siapa itu Insyaallah akan
susah karena eh kita kadang-kadang tidak
meninggalkan nama di
MM di teman-teman dampingan biasanya
teman-teman dampingan tahunya hanya ee
bukan Yayasan kontaknya tapi nama orang
individunya eh saya sendiri di
masyarakat banyak panggilannya kalau
secara formil Nama saya Andy Sulistiawan
tapi secara di masyarakat Panggilan saya
macam-macam bisa Papa Panda bisa Om
gendut gitu ya macam-macamlah karena
postur tubuh saya yang cukup bongsor
gitu
ya Nah ini tadi
Eh kita perannya sebagai moderator gitu
kan sebagai motivator sebagai narasumber
sebagai mediator ini peran yang kita
lakukan ketika pendampingan gitu Jadi
kita tidak tidak juga sebagai orang yang
sok tahu sok pintar ee tetapi kita akan
cari tahu sebagaimana ee batas
pengetahuan kita dan batas pengetahuan
masyarakat itu dicocokin supaya bisa
menjadi kesatuan yang utuh dan bisa
belajar dengan baik di di masyarakat ya
karena sebenarnya masyarakat tuh sudah
banyak yang tahu gitu kita yang ggak
tahu kadangkadang kalau mereka itu tahu
gitu mereka lebih pintar daripada kita
gitu nah eh yang utama dalam melakukan
komunikasi di masyarakat dalam konteks
melakukan perubahan perilaku yang tadi
tadinya Ee tidak Mila sampah akus ee
jadi mau Mila sampah yang tadinya tidak
mau ngompos jadi Mila ngompos ini ee
siklus yang harus eh kami eh sebagai
fasilitator pahami karena eh setelah
kita ngasih penyuluhan masyarakat itu
akan tahu cuman kapan dia akan beraksi
gitu kan Nah terus begitu eh ada
pengetahuan baru mereka akan tahu mereka
akan paham tapi Kapan mereka akan
beraksi setelah beraksi hasilnya Apa
contohnya begini ketika mereka
ee melakukan pengelolaan sampah
menggunakan menernak magot kendala
utamanya adalah ke mana sih ngejualnya
pusing kan sudah latihan proses 45 hari
magot sudah ada ini mau diapain magotnya
kok harga magotnya rendah banget dengan
harga operasional tidak tidak tidak
memenuhi ee balik modalah intinya gitu
ya Nah ini terus berputar gitu kan Nah
Apa solusinya gitu kan J di sini kita
refleksi bersama dan jangan apa Jangan
dibiarkan mereka bingung gitu n dicari
solusi bersama Oh Bapak Ibu sekalian
kalau memang harga magotnya murah yang
tadi isunya di media sosial isunya di
kelompok-kelompok tertentu magot itu
60.000 r.000 gitu ya ternyata pas dijual
harganya cuma r.000 6.000 sudah
magotnya kita jadikan pakan ternak yang
dijual yang dimanfaatkan adalah
ternaknya bukan magotnya atau kompos
ketika jadi Jangan berpikir ee bahwa
kompos ini akan kita jual tapi kompos
ini kita kanan jadi media tanam apa
dampaknya tanaman jadi hijau ee rumah
atau rtrw menjadi lebih Asri gitu kan
jadi eh setiap kali tindakan itu dan
aksi itu harus ada solusi yang tepat
gitu untuk di masyarakat dan itu
kadangkadang kalau kita bayangkan siklus
ini seperti obat nyamuk akan ada stak
pada garis yang sama masyarakat itu ee
kita itu akan berhenti mikir kita mau
ngapain lagi ya gitu kalau ini tidak
diberikan solusi itu malah kegiatannya
akan berhenti total gitu itu harus terus
ada refleaksi Makanya di setiap kegiatan
kita akan selalu buat evaluasi refleksi
ini sebagai evaluasi di dalam ee
kegiatan program untuk sebelum melakukan
aksi berikutnya apa sih kita mau ke mana
sih gitu kan karena ee aksi-aksi Ini
harus realistis dan bisa dijalankan dan
dikerjakan oleh masyarakat dan semudah
mungkin tidak membebani
Ee tidak membebani tugas-tugas utama
mereka di keluarga gitu jangan sampai
pembuatan kompos pembuatan ee apa ternak
magot gitu ya ee atau Milah untuk bank
sampah itu menjadi menyita Waktu mereka
untuk kegiatan-kegiatan utama mereka itu
pasti akan ditinggalkan sama mereka gitu
nah eh sebelum melakukan kegiatan di
masyarakat ini akan ada dua dua tipe
pertama Kita diundang eh dan memang
sudah ada kelompoknya eh yang mengundang
kita atau di sana kita menginisiasi
mulai kegiatannya gitu nah Biasanya kami
akan melakukan dulu eh pengumpulan
informasi potensi di masyarakat ee apa
sih yang akan nanti ke depan kita akan
lakukan contohnya pengumpulan informasi
penting tentang lokasi kegiatan data
layanan pengolaan sampah yang sudah ada
di masyarakat kadang-kadang kita masuk
ke masyarakat kita beranggapan bahwa
mereka belum melakukan apa-apa ternyata
pas kita cek mereka punya mesin Caca
mereka punya borbi pori
eh mereka punya apa namanya pot-pot
untuk komposter yang jadi kendalanya
adalah Kenapa itu tidak pernah
difungsikan Nah itu kita harus tahu dulu
ee apa sih masalahnya gitu kan gitu
pasti masalahnya adalah ya kami punya ee
eh Tong komposter reaktor komposter tapi
kami tidak bisa membuatnya kami enggak
tahu Gimana kami pernah membuat tapi
ternyata gagal gitu Kami sudah membuat
ternyata komposnya enggak bisa
diapa-apain dijual enggak bisa selalu
identiknya adalah eh pengolaan sampah
itu
ujungnya selalu dengan menjual produk
pengolahan sampahnyaau dan itu yang
membuat eh banyak orang eh drop dalam
pengelolaan sampah karena orientasi di
awalnya adalah menjual hasil produkan
sampah G gitu Ini yang harus ada ada ada
solusi yang tepat gitu
ee Contohnya kayak buat up cycle buat
tas dari ee kopi atau dari bungkus
lainnya begitu sudah banyak buat Jualnya
ke mana ya gitu nah ee Ini juga juga
menjadi tantangan kan sebenarnya
produknya itu layak dijual atau tidak
Gitu kan ini yang pertama menjadi
ee menjadi pertanyaan dasar gitu nah
produknya bagus atau enggak gitu Kenapa
enggak dipakai sendiri gitu kan gitu dan
kadang-kadang
EE yang tadinya hanya mengelola sampah
di rumah untuk mendapatkan hasil lebih
Berharap ada hasil yang lebih bagus
hinggairnya menjadi apa menjadi
konsumtif contohnya begini ingin
mendapatkan suatu tas upsyel yang bagus
sehingga eh punya di dalam prediksinya
menjadi punya nilai jual yang tinggi
kita akan memilik produk-produk kopi
yang dop gitu ya Ee saya enggak nyebutin
mereknya sehingga ketika dijalit
dibuatin jadi tas hasilnya jadi bagus
gitu nah sehingga yang tadi di rumahnya
hanya minum kopi saset biasaan atau
hanya pakai yang kiloan Akhirnya beli
yang e saset yang bagus dan harganya
jadi mahal ketika mau dijual tidak ada
yang mau beli ini malah menjadi drop
lagi di masyarakat ini makanya kita
harus e petakan dulu potensi dan membuat
kesepakatan prioritas Apa sih yang harus
dilakukan di di di satu kelompok dan
fasilitator fungsinya adalah mengarahkan
dan mengasih info-info yang seperti tadi
ini loh bu resikonya kalau ini Eh ibu
membuat upcycle kemudian ibu eh membeli
produk-produk tertentu supaya hasilnya
menjadi lebih baik ini akan menjadi
konsumtif dan menjadi nilainya nilai
cost produksinya akan lebih tinggi Nah
di sini fungsi fasilitator untuk
mengingatkan juga untuk e memberitahu ke
masyarakat nah eh potensi-potensi ini
tadi Kalau sudah terbentuk kita akan
tahu buat apa Oh ternyata ee di kawasan
ini ee banyak menghasilkan kemasan botol
mungkin kita akan cocok membuat bank
sampah atau kita akan bekerja sama
dengan bank sampah yang sudah ada Ada
lahan kosong Oh ini bisa dibuatkan eh
Urban farming dengan eh komposting gitu
ya Dan itu yang akan menjadi
pertimbangan-pertimbangan kita di dalam
ee pengolaan sampah di masyarakat supaya
masyarakat juga ee paham bahwa apa yang
mereka lakukan itu benar-benar yang
mereka mampu lakukan
ee contohnya gini mau buat ee bank
sampah di suatu RW tapi ternyata
potensinya enggak ada potensi mdu-nya
material daur ulangnya enggak ada
gitu ya Bapak Ibu sekalian sedikit iklan
biasa di komplek saya
nah kita sudah Ee bersepakat Oke buat
bank sampah ternyata dari 100 200 KK itu
eh sampah plastik nya atau sampa yang
layak di dijual itu enggak mencukupi
gitu nah tidak mencukupi gimana
maksudnya ee dia 2 bulan baru bisa
terkumpul untuk dijual gitu Nah apakah
konsep bank sampah itu cocok atau tidak
di wilayah itu itu yang harus kita
pertimbangkan dan sepakati di masyarakat
karena tentu saja kalau buat bank sampah
itu kita harus punya gudang gitu ya atau
masyarakat punya tempat penyimpanan
kalau kita tidak punya gudang ee untuk
bersama-sama masyarakat bisa menyimpan
dulu di rumah untuk Berapa hari bersedia
tidak masyarakatnya gitu ya kemudian kan
ketika dijual
ee banyak sekali masyarakat kecewa tidak
sesuai dengan harapan yang mereka lihat
di media sosial Oh botol Pit itu bisa
r.000 bisa r9.000 tapi ketika mereka
jual hanya 3p.000 dan eort untuk
mengumpulkan botol Pit itu 1 kilo kan
itu bukan satu biji bisa 40 bisa 60 biji
ee botol Pit Berapa lama ngumpulin nah
effort ini yang EE yang kadang-kadang
membuat masyarakat tadi drop makanya
aksi ee refleksi itu perlu dibutuhkan
apakah cocok wilayah kita ini buat bank
sampah atau tidak itu harus
dipertimbangkan dengan baik atau bank
sampahnya bukan mencari profit tetapi
dihibahkan jadi infak sampah judulnya
gitu kan sehingga eh tidak terlalu
berpikiran orientasi di di otaknya
adalah suatu saat akan mendapatkan uang
dari penyimpanan penabungan itu nah ee
kesepakatan-kesepakatan ini harus
dibicarakan di awal sehingga memunculkan
motivasi-motivasi yang yang apa yang
kuat Gitu ya
Ee ini harus kita lakukan di awal dan
diedukasikan ke ke masyarakat yang ada
gitu supaya tidak terjadi salah paham
nah ini kita lihat tadi ada enggak
potensinya gitu ya Ee kalau potensinya
memang layak ada gitu ya oh 7 kilo per
hari ni eh sampahnya atau sampahnya ee
apa layak daur ulang itu ada 16 Kil k 10
kilo kemudian plastik 6 kilo itu dalam
per hari bisa kira-kira muncul seperti
itu Nah dasar-dasar ini biasanya kami
lakukan dulu bersama sama masyarakat eh
bersama kelompok yang ada di masyarakat
RW RT atau mereka memang ada kelompok
tertentu yang bergerak supaya mereka
jelas eh pengolaan sampah yang mereka
akan lakukan itu ke mana gitu supaya
tidak terjadi stak ee di dalam
pendampingan atau di dalam program
pengolahan sampah jangan sampai mereka
juga kadang-kadang Kita diundang untuk
inisiasi bank sampah tapi ternyata ee
potensinya kecil gitu ya kalau
potensinya kecil Kenapa tidak gabung aja
dengan bank sampah yang ada yang lainnya
jangan sampai membuat unit gitu nah
eh pemetahan potensi ini penting bagi
kami untuk menentukan apa sih sebenarnya
teknologi ee peran yang bisa dilakukan
oleh masyarakat sekitar supaya tidak ada
terjadi stak tadi gitu atau malah tidak
mau mengelola sampah sama sekali ah di
kami mah enggak bisa apa-apa katanya
Maaf Bapak Ibu mungkin Eh ada Mungin
Bapak terkendala sinyal jadi ini zoomnya
ng seperti itu mohon ditunggu
105 sampai ya Bapak Ibu
sekalian kalaupun tidak ada potensi
mungkin ada Ada hal melakukan
sosialisasi dan advokasi program eh kita
harus Halo iya bapak sudah sudah masuk
suaranya
e tadi Fus sampai di mana Mak
ya sampai
di Saya juga gak tahu tiba-tiba
putusftar ulang lagi
ya sampai di Aksi
refleksi Oh akslei jauh banget ber ya
kelihatan Mbak Iya Pak sudah sudah masih
di sini
eh setelah ini
pak
ini Iya ya potensi ya
iya iya mohonohon Maf eh I
eh mohon maaf Sean terputus saya jugaak
enggak sadar kalau jaringannya terputus
eh ya kami dalam melakukan kegiatan di
masyarakat selalu kami awali dengan ee
menentukan potensi apa yang yang baik di
di di masyarakat untuk dilakukan ee
pengolaan sampahnya gitu ya Apakah itu
pengomposan apakah itu bank sampah atau
kedua-duanya gitu itu itu penting gitu
kami lakukan ee mohon maaf tadi Kalau
ada ketputus Nah setelah kita menentukan
potensi itu melakukan gerakan bersama
eh Kami biasanya melakukan sosialisasi
ee bersama masyarakat ee
ke dinas-dinas terkait gitu ya Nah
mungkin di dinas terkait ini ada sedikit
yang cukup aneh gitu ya kalau ada Dinkes
gitu ya nah eh Dinkes ini punya peran
sekarang itu punya peran dalam
pengelolaan sampah berkaitan dengan PHBS
atau sanitasi total berbasis masyarakat
nah ini mereka punya peran untuk
mengedukasi masyarakat seperti mereka
mengedukasi tentang eh apa namanya eh
berak sembarangan gitu ya Ini sama juga
mungkin nanti akan ada dua edukator yang
di masyarakat edukator dari LH dan
edukator dari Dinkes yang kita bilang
namanya sanitarian ini mereka punya
peran penting juga gitu kemudian kita
juga eh harus koordinasi dengan pupr LSM
yang sudah melakukan
kegiatanegiatan sebelumnya supaya
kegiatan kita di di airw di masyarakat
ini bisa didukung kemudian berkaitan
dengan
eh pertanian organik apa sebagainya dari
hasil Patan kompos kita juga biasanya
bekerja sama dengan eh dinas pertanian
untuk ketahanan pangan nah sosialisasi
dan advokasi ini dilakukan diintas
sektor tidak hanya di dinas lingkungan
hidup karena banyak dinas lain yang bisa
e kita kerja samakan dalam pengolan
sampah contohnya gini e hasil kompos mau
diain Oh kita mau buat pertanian organik
tentu koordinasinya akan kepada dinas
yang terkait ya eh bukan eh tidak bisa
bisa tapi ada dinas yang lebih bisa e
apa namanya ya peran yang lebih penting
contohnya kita cari bibit gitu ya kita
cari
ee apa namanya edukator atau pendidik
yang lebih mengerti tentang bagaimana
menanam ee tanaman-tanaman organik itu
mungkin ke dinas pertanian atau ke
lsmlsm yang sudah Ee melakukan itu
secara lebih dulu gitu ya nah
eh kemudian sosialisasi dengan pihak
eksternal seperti Lembaga pengelolaan
sampah bersumber daya masyarakat seperti
bank sampah tps3r dan sektor lain yang
terkait nah Eh kalau kita mau buat bank
sampah tentu kita akan cari siapa nih
bank sampah induk yang mau terima
eh hasil pilihan kita hasil kumpulan
kita kalau tidak ada tentu kita akan
cari namanya pelapak atau Bandar gitu
yang yang berada di sekitar lingkungan
kita itu harus kita kerja samakan gitu
sama kita juga ada gak tps3r diit kita
kalau ada itu juga kita harus diajak
kerja sama jadi eh pendampingan di
masyarakat itu tidak bisa e kita sendiri
lakukan kita harus lakukan sama-sama
dengan pihak lain gitu
nah
ee hal yang terpenting kami lakukan
adalah membangun lingkungan yang
kondusif ee perkenalan program dan ee
apa namanya bina bina suasana gini Bapak
Ibu sekalian
Ee kita dalam melakukan pendampingan di
masyarakat mengoptimalisasikan peran
masyarakat seringki di awal kita salah
memilih ee teman di di bukan bukan salah
ya kurang tepat gitu ternyata orang ini
tidak punya peran apa-apa di masyarakat
nah ee makanya membangung lingkungan
kondusif ini itu penting kita untuk
mengenal fungsi peran siapa RT siapa RW
Siapa tokoh masyarakat gitu ya Siapa
tokoh agama nah di antara mereka ini
siapa yang punya peran paling penting
untuk mempengaruhi keputusan di
masyarakat gitu ya biasanya kalau di
rumah itu Ya kita melihat bapak-bapak
sangar gitu ya tapi yang mengambil
keputusan sebenarnya ibu-ibu gitu ya
ibunya istrinya gitu ya Nah itu yang
yang harus kita ambil perannya gitu nah
di masyarakat apakah yang punya peran
itu Pak RW apa yang punya peran itu Pak
RT atau yang punya peran itu tokoh agama
atau tokoh masyarakat lainnya atau malah
ada orang yang di luar dari
eh apa lingkungan itu yang punya peran
untuk supaya masyarakat itu mau bergerak
nah eh ini yang perlu kita eh dekati
gitu nah eh Kalau kami bilang itu Bu
busur pengaruh namanya Jadi kami akan
melihat siapa yang lebih pengaruh di
wilayah ini sehingga kita bisa membangun
ee apa ee kontivitas di wilayah
dampingan kita yang kedua kita tidak
terlibat pada konflik internal yang ada
di lingkungan contohnya gini pas kita
masuk dan mendampingi di masyarakat lagi
ada pemilihan RT atau pemilihan RW nah
ini pasti ada dua kubu atau beberapa
kubu kalau kita berada di posisi salah
satu kubu dan ternyata kalah ini
bisa-bisa eh apa namanya sik si kubu
yang satu yang menang enggak mau lagi
berteman dengan kita karena dianggapnya
kita berpihak pada kubu yang lain gitu
ini terjadi di beberapa eh proses
pendampingan eh malah yang lebih parah
di suatu wilayah itu kepingan kepala
desa sampai TPS pun tidak jadi dibangun
garaara si pendukung ini kalah gitu ya
Nah ini yang harus kita dari awal
sebagai pendamping di masyarakat eh
sebagai fasilitator harus sudah punya
posisi yang baik dan benar gitu tidak
memihak pada siapapun dan ketika kita
masuk kita sudah bisa mengidentifikasi
bahwa potensi-potensi ini ada gitu Ya
tentu saja ee pas itu masuk kita sudah
bisa melihat kan Oh lagi ada pemilihan
RW pilihannya kita akan masuk pada saat
itu atau kita tunggu dulu sampai ada
rw-nya atau desanya ada gitu kan gitu
Kalaupun kita akan masuk itu merasa
urgen dan penting masuk pada di awal nah
ini kita tetap pada posisi di tengah
tidak memihak karena kita adalah orang
luar kita bawa bawa kebaikan ke sana
tapi ketika kita menjadi memihak ke
salah satu nanti dianggapnya bukan
kebaikan tapi malah bawa kejelekan
karena dianggapnya kita Adah lawan nah
membangun lingkungan yang kondusif ini
penting gitu kemudian yang ketiga
adalah Ee Kita harus lihat program apa
yang sudah ada di sana contohnya gini
kita mau buat
ee apa namanya bank sampah ternyata di
sana sudah ada orang yang secara
individu mengumpulkan eh
mengumpulkan material-material yang bisa
dijual itu untuk keuntungan dia tuh
contohnya iniang gerobak gitu ya yang
ngambil sampah dia sudah bilah sampah
itu diambil dari rumah-rumah ketika kita
buat bank sampah otomatis mereka akan
berkurang penghasilannya dan ini pasti
akan menjadi konflik juga gitu nah ini
solusi ini harus ditemukan gitu nah kita
akan bekerja sama dengan mereka atau
bagaimana ya tentunya sebaiknya mereka
tetap dirangkul karena ini sudah
penghasilan mereka sejak lama contohnya
saya bisa ambil di sekolah di sekolah
Ketika ada program adata dan ketika
program adiwiata itu melakukan
pengumpulan sampah organik an organik
siswa-siswa ini pasti akan sedikit
berbenturan dengan penjaga sekolah yang
sehari-hari sebelumnya sebelum ada
programwiata di sekolah atau sebelum
Bangs di sekolah mereka sudah ngumpulin
tuh dari kantin kemudian dijual gitu ya
Dan ketika anak-anak melakukan itu nah
ini Jadi kendala gimana solusinya nya
gitu kan kalau bagi saya solusi yang
paling tepat adalah anak-anak tetap
menjual sampah ke si mang-mang si Mang
kebersihan ini atau mang penjaga sekolah
siimang ini yang menjual keluar gitu nah
Tetap dilibatkan sama seperti contohnya
di masyarakat pilihannya kalau memang ee
petugas memungut sampah ini sudah
memilah sampah ya kita sedekahkan saja
sampah ke mereka gitu atau mereka
dilibatkan di dalam program bank sampah
Kenapa karena gaji mereka sangat kecil
gitu ya gaji mereka itu sangat kecil
berapa sih gaji gaji gaji tukang sampah
gitu ya gaji tukang sampah itu enggak
UMK setengah UMK mungkin dapat
r00.000 per bulan dari sat RW gitu
mereka hanya mengawasi 4 RW berarti kan
R juta gitu tapi kekerjaan mereka sangat
berat ngangkut sampah dari rumah ke TPS
ee itu tugas mulia yang kurang di ee
dapat penghargaan dari kita sebenarnya
perannya adalah ee sangat penting nah k
kalau peran-peran ini sudah dilakukan
oleh mereka Apakah kita tegah melakukan
ee suatu program Contohnya kayak bank
sampah tapi melupakan mereka gitu tidak
tidak melibatkan mereka ini juga bahaya
itu tidak akan membuat eh lingkungan
yang ada di sana menjadi kondusif gitu
ya lingkungan di sana menjadi baik
ketika program itu dijalankan
gitu maaf Pak Ibu sekalian suaranya
masih serak-srak ini Nah itu tadi yang
penting dalam pemetaan ee membuatungkan
kondus itu pemetahan sosial tadi
perilaku sehari-hari Bagaimana Gitu Ee
ada masyarakat yang merasa ee
berkemampuan cukup tinggi ngapain gua
Mila sampah gitu ya gua bayar ajaang
sampahnya nah ini yang harus dibicarakan
kesepakatan-kesepakatan di awal tadi ee
Apakah kita akan memila sampah atau kita
akan mengumpulkan sampah saja Kemudian
yang Mila tetap orang lain atau membuat
kelompok eh satu kelompok kemudian
sampah bercampur diangkut kemudian di
lah di sana Nah itu
kesepakatan-kesepakatan ini harus
disepakati di di masyarakat kenapa
Karena di suatu komplek perumahan yang
eh bisa dalam tandatip elit gitu ya
mereka kadang-kadang enggak mau Milah
sampah dan ini harus dibentuk kelompok
yang mau memilah guu Apakah dibentuk KSM
atau di apa yang Kemungkinan tidak
melibatkan orang di wilayah itu gitu
orang di luar Nah kalau melibatkan orang
luar tentu harus ada izin dari orang
wilayah setempat karena menggerakkan
masyarakat itu ee tidak gampang Bapak
Ibu sekalian apalagi mereka yang
mempunyai kemampuan yang cukup finansial
cukup tinggi kalau kita orientasi kita
mengajarkan S mereka wo nabung di Bank
Sampah nanti Lebaran punya uang lebih
gitu ya itu belum tentu mau gitu nah
daripada kami capek-capek ee pila sampah
kami bayar aja gitu nah pemotan-pemotan
sosial ini harus penting gitu nah dan
kalau seandainya itu hanya ada satu dua
orang sedangkan ada 10 10 rumah lagi mau
melakukan tentu akan ada sanksi-sanksi
sosial yang secara tidak langsung akan
berlaku di masyarakat gitu ya apakah
pengucilan apa sebagainya itu akan
terjadi gitu kalau seandainya si
orang-orang ini yang sedikit ini tidak
mau tapi tetap harus ada kesepakatan dan
Jangan menghindari konflik yang terjadi
Git nah
eh membangun lingkungan kondusif dan
pemuatan sosial yang ada itu penting
gitu jangan sampai terjadi eh konflik
yang berkepanjangan di suatu wilayah
gitu mau enggak mereka Mila sampah kalau
mereka enggak mau Mila sampah mereka
maunya apa gitu itu itu harus kita Cari
solusinya mau enggak mereka kompos mau
enggak mereka buat lubang biopori habis
makan dimasukin ke lubang biopori yang
paling gampang dan paling sederhana dan
itu ee di awal kita harus sepakati dan
ketika sudah menjadi kesepakatan RT RW
tentu semuanya akan melakukan dengan
baik gitu ya walaupun masih ada
tentangan-tentangan ee yang menolak gitu
enggak apa-apa yang penting adalah
program ini bisa berjalan secara kontinu
dan terus-menerus jangan sampai berhenti
di tengah jalan ini tadi yang saya
bilang ee setelah edukasi ada aksi harus
direleksi lagi apa sih permasalahan
terus begitu berputar kalau Agak repot
mikirnya lihat aja obat nyamuk obat
nyamuk itu akan satu akan berhenti pada
garis yang sama akan bertemu pada garis
yang sama nah garis in yang akan yang
kita bilang adalah di mana masyarakat
mulai refleksi dirinya sebelum dia jalan
lagi gitu bisa saja dia mati di sana
gitu karena engak mau Oh ternyata capek
ngol sampah ini Sudahlah kita bayar
orang saja ya sudah kalau memang
kesepakatannya cari pihak ketiga ya itu
kita sepakati lagi gitu sekarang ini kan
banyak nih pihak-pihak ketiga yang yang
menawarkan
jasa-jasa e pengangkutan sampah langsung
ya dari rumah-rumah gitu ya Nus
dibicarakan di masyarakat ketika
masyarakat sudah kita dampingi gitu
kalau memang
peng diambil langsung ole Pih ketig
yaiknya kita saja gitu Jangan memaksakan
diri untuk masyarakat itu tetap
melakukan pengololaan sampah di di
wilayahnya gitu percuma gitu
ya nah
eh setelah tadi kita lihat kesepakatan
itu kita buat dalam rencana kerja eh
contohnya kita akan membuat kompos nah
kompos ini akan diapain setelah kompos e
buat kompos pengumpulannya Bagaimana
rencana kerjanya kemudian anggarannya
siapa yang akan bertanggung jawab gitu
ya Eh karena seringkiali ee kegiatan ini
terbentunnya sama anggaran G ya Dan kita
bahas anggaran Itu tiba-tiba anggarannya
harus dari rt harus dari RW gitu ya Coba
kita lihat potensi tadi Apakah kita
betulbetul butuh anggaran jangan-jangan
ada di masyarakat Oh kita butuh ee apa
tempat sampah ternyata di semua rumah
sudah ada tempat sampah tidak perlu ada
tempat sampah baru gitu ya kalau kita
butuh tempat sampah terpilah kita Kang
mikir Oh kita harus beli tong sampah
terpilah gitu tidak harus tong sampah
terpilah suatu wilayah yang ada program
e apa namanya pembagian beras
karung-karung berasnya bisa dimanfaatkan
untuk menjadi tempat sampah terpila gitu
tidak harus selalu kita membeli barang
baru dan mengeluarkan anggaran yang
besar Wah kita harus beli mesin Caca nah
ini seringkiali masyarakat eh ketika
kita dampingi untuk mengoptimal perannya
mereka minta ada mesin
Caca minta ada alat-alat yang cukup
mahal gitu nah ini fungsi kita sebagai
fasilitator harus mengingatkan ke mereka
satu mesin Caca itu butuh energi yaitu
solar listrik dan itu butuh biaya nanti
ketika sudah ada alatnya Siapa yang mau
memanfaatkan Siapa yang mau
mengoperasionalkan Siapa yang mau
mengeluarkan biaya operasional
seringkiali di awal bersemangat Wah kami
bisa kita kumpulkan uang begitu alatnya
ada mangkrak tidak jalan alasannya apa
enggak kebeli
solarnya Enggak sanggup listriknya nya
pai listrik rumah saya jadi bengkak nah
ini dari awal kita harus sudah
memberikan solusi teknologi yang tidak
terlalu menghabiskan biaya besar tidak
perlu di masyarakat itu ada
teknologi-teknologi
tinggi gitu ya karena ini akan
menghabiskan biaya yang cukup banyak
gitu ya kalau saya memang ada pencacaan
dan sebagainya sebaiknya kita gabung
dengan yang lain kayak membuat
fs3r dan itu ada di tps3r sehingga
anggaran-anggaran itu bisa bergabung di
sana sehingga bisa optimal gitu Tapi
kalau hanya untuk mendampingi satu RT
sat RW tidak perlulah alat-alat yang
EE membutuhkan biaya-biaya yang tinggi
gitu ya Nah sampai membangun gudang bank
sampah tersendiri juga itu juga juga
apakah baik atau tidak Gitu ya Karena
setelah dibangun ternyata sampahnya
tidak terkumpul juga ee bangunannya
menjadi terbengkalai gitu ya ini yang EE
dalam memasilitasi rencana Program kita
harus memberikan sesuatu yang
sangat-sangat real ee sangat-sangat
dibutuhkan oleh masyarakat itu yang kita
Ingatkan dalam dalam memfasilitasi
psanaan program di Mereka jangan
programnya yang terlalu tinggi-tinggi
tapi programnya ee yang sederhana tapi
bisa dilakukan bersama contohnya
makan-makan bareng gitu ya Itu kan hal
yang sederhana dan bisa dilakukan secara
bersama gitu nah eh ini penting Bapak
Ibu sekalian supaya tidak ada
ketergantungan program kepada pihak
ketiga gitu
ya ini masih nyambung pbak ya
Halo takut hilang lagi Oke ini paradigma
pengolan sampah kalau dulu tentu kita
akan
membahasnya di TPA paling besar nah di
masyarakat sebenarnya kita
harusedukasi Mere pencegahan patasan itu
harus paling besar
bagaimanaeluk itu linganghan
[Musik]
contohnya kalau mereka ada berempat di
sana Apakah Sabunnya cukup pakai satu
Daninya literan itu penting kan gitu
kemudian pembatasan-pembatasan ini eh
apa namanya perlu dilakukan untuk ee
mengurangi sumber daya yang kita gunakan
gitu ya nah
eh di sini menjadi tantangan buat
teman-teman yang melakukan pengolaan
sampah secara Mas ketika masyarakat
sudah melakukan pemilahan menggunakan
ulang dan sebagainya tentu potensi ee
sampai untuk dikelola ee itu akan
menjadi berkurang Apakah ini akan
dipertahankan atau tidak kalau saya
pilih ini karena pengolaan sampah itu
menuju Zero West ya akhirnya nanti eh
bisa bisa bahan untuk ee pengomposan itu
berkurang drastis gitu karena masyarakat
sudah menghabisin makanannya gitu kan Ya
tidak ada lagi sampah organik Ada sampah
organiknya sisa dapur tadi Kalau kami
membagikan organik itu jadi Jadi dua
organik ee sisa makanan dan dapur
organik halaman Nah kalau untuk kompos
kemagot pasti akan banyaknya pada sisa
makanan kalau masyarakat sudah efektif
dalam pengelolaan makanan tentu akan
berkurang ini gitu dan itu kita sebagai
fasilitator harus siap dan orientasi
kita bukan pada bisnis gitu ya adalah
pada pelestarian lingkungan jadi kalau
ini berkurang itu suatu kesuksesan gitu
ya Jadi kalau magot tiba-tiba tidak ada
makan ya ya ya itu sudahah sudahah hukum
alamnya karena proses e pembedayaan di
masyarakatnya pendamping di masyarakat
sudah optimal gitu Nah akhirnya
Eh sampah-sampah ini sudah menjadi
pilihan masyarakat tidak ada sampah lagi
gitu ya apalagi bank sampah Oh sekarang
di RW3 sudah tidak ada lagi botol
plastik hajatan sekarang sudah pakai
kembali ke Seperti Dulu pakai gelas kaca
gitu ya itu ya itu yang ya apa namanya
suatu keberhasilan bagi kita pendamping
eh pengelolaan sampah di masyarakat
bahwa masyarakat juga sudah eh
mengurangi konsumtifnya mereka
konsumsinya mereka untuk menjadi sampah
bukan suatu kegagalan gitu ya oh RW3
akhirnya bank sampahnya tutup karena
tidak ada lagi sampah yang bisa dijual
itu keberhasilan gitu ya jangan sedih
bank sampahnya
gitu karena tujuan tujuan akhirnya
Memang e sampah ini bisa berkurang dan
terkelola dengan baik dan tujuan
utamanya ad mengurangi gitu kan
pencegahan pembatasan gitu itu itu sudah
sudah harus kita pahami dari awal
menjadiisator di masyarakat mendampingi
masyarakat bahwa suatu saat e sampah ini
akan berkurang bukan hilang Ya tidak
hilang tapi akan
berkurang jadi dari paradigma ini eh
kita pengolaan sampah yang di TPS 3R
bank sampah eh rumah magot atau Apun itu
harus siap gitu harus siap menghadapi
gitu bahwa ketika masyarakat Sudah sadar
dengan eh pentingnya lingkungan
pentingnya eh apa namanya pencegahan
sampah dan sebagainya itu e sampai akan
dikelola akan berkurang itu bukan suatu
kegagalan tapi itu suatu keberhasilan
tahapan-tahapan di awal eh berhasil
contohnya sekarang pemerintah
mengharapkan tidak ada lagi TPA di tahun
eh apa eh 2030 atau 2040 tidak ada lagi
TPA yang ada masuk ke residu ke TPA jadi
masih ada sampah tapi residu residu Apa
barang yang sudah tidak bisa
diapa-apakan lagi gitu sampah yang sudah
tidak bisa punya daya guna lagi gitu
sampah yang tidak bisa dimanfaatkan lagi
akhirnya menjadi residu itu yang masuk
ke ke TPA nah Apa yang dilakukan situ
tadi pencegahan pembatasan guna ulang
ulang material gitu ulang energi kalau
seandainya ini sudah tidak ada lagi e
sampah itu sudah sangat berkurang Ya
otomatis tpnya akan berkurang gitu kan
yang mau did ulang juga berkurang itu
ituiko yang bagus yang akan terjadi e di
kita contohnya sekarang gini e rumah
magot butuh sampah organik saat ini
masyarakat memilah ketika masyarakat
memilah mereka melakukan pengomposan
sendiri mereka membuat lang-lang biop
atau lang-lang organik terus rumah tidak
dapat lagi sampah organik ya tidak
apaapa gitu jangan kecewa gitu karena
e orientasi kita di awal dalam pengolan
sampah itu
bisnis atau keparan lingkunganit itu Har
gitu Nah kalau kita memang untuk bisnis
ya
tadi masyarakat suruh beli banyak-banyak
hasilnya kita manfaatkan gitu Tapi kalau
kami tujuannya adalah peraran lingkungan
dan kesehatan sehingga ini tadi ke depan
akan sangat kerucut berkurang gitu ya
segitiganya ke bawah dan tidak dan
mungkin eh tidak ada lagi produk yang
bisa didaur ulang karena eh pabrik sudah
dengan produk Rama lingkungan gitu ya Ee
makanan di rumah sudah sudah terkelola
dan habis dengan dengan baik gitu ya Nah
itu ya sudah sudah menjadi risiko gitu
akhirnya ke mana dong rumah-rumah magot
ya tadi masih ada kawasan komersil gitu
ya Eh Hotel kemudian ada restoran gitu
ya yang bisa dimanfaatkan sampahnya gitu
Nah kalau di masyarakat terjadi hal
seperti itu ya itu hal yang sangat baik
menurut
saya
nah di Indonesia ini yang saya tahu ada
lima program ini yang yang yang yang eh
melibatkan masyarakat secara utuh Eh ada
tps3r tps3r ini walaupun tidak ada
kelompok masyarakat yang dibentuk KSM
untuk mengelola e KSM yang membangun dan
KSM yang mengol tps3r dan ini melibatkan
masyarakat sekitar di kawasan tps3r
biasanya sekitar 120 sampai 200 KK yang
terlibat di dalam tps3r eh yang menjadi
Mitra tps3r kemudian PDU pusat da ulang
ini juga dibentuk untuk e membantu bank
sampah e mengelola sampahnya gitu kan
kemudian bank sampah sendiri bank sampah
sendiri Ini kan di Indonesia di
Indonesia sendiri mulai genencar mungkin
sekitar 2013 2014 karena ini masuk dalam
komponen penilaian Adipura Kalau sa ini
enggak masuk dalam penilai komponen
penilaian Adipura Saya rasa PDU dan Bank
Sampah juga enggak
ada biasa-biasa aja gitu nah dan ini
karena ada masuk di dalam proses
penilaian Adipura tiba-tiba semua kota
ee gagap dan mendadak membuat bank
sampah dan ya tadi saya bilang siapa
yang mendidik dan melatihnya kembali ke
awal yang tadi kita ggak pernah dilati
bagaimana Bang sampah yang baik dan
benar di awal sehingganya kita belajar
sambil berjalan sehingga kita tahu gini
l Bang sampah gitu nah eh berkaitan
dengan program perubahan iklim ada
namanya kampung
proklim kampung perubahan iklim ini juga
sama
eh Keterlibatan Masyarakat penuh di sini
untuk supaya lingkungannya menjadi
lingkungan yang ramah iklim termasuk
dalam pengelolaan sampah ini juga
perannya peran di masyarakat gitu ya ini
kita bisa ambil peran itu di situ Peran
kita bisa ada di sini oke kita bangun
proklaim tapi proklaim tidak hanya
bicara sampah tapi bicara kepelestarian
lingkungan yang lain kemudian di sekolah
ada namanya program adiwiata adiwiata
ini sekolah berwawasan lingkungan
Bagaimana mengajarkan anak-anak tentang
eh lingkungan secara utuh eh secara
keseluruhan tidak hanya sekedar sampah
tapi juga ada pengolahan sampah di
adiwiata ini peran peran-peran apa ee
masyarakat yang ada di sekolah gitu
ya Nah bicara komposting ini bicara
sudah pengelolaan yang paling sederhana
adalah kompost
eh yang organik ya Saya hanya bicara
hari ini yang organik saja karena nanti
yang anorganik ada
ee yang dari bank sampak ya akan bicara
lebih lanjut untuk micaha misal itu nah
kompost kami bagiin tiga ada komposting
skala rumah tangga skala kawasan atau
sekelal kota tadi setelah potensi kita
lakukan oh ternyata kami enggak punya
lahan untuk buat kompos maka kita akan
cari Mitra ke mana nih sampah organik
ini kita akan kirim untuk dijadikan
kompos atau di ee manfaatkan ee peternak
magot atau di wilayah tertentu sampah
organik ini jadi makanan ternak hewan
lain itik ayam
sapi babi gitu ya itu banyak di daerah
lain di Sumatera Utara di Bali sambah
organik itu jadi ee makanan hewan ternak
Nah setelah kita tahu potensinya bahwa
di sini tidak punya lahan untuk membuat
kompos sedangkan sampah organiknya
banyak dilakukan di rumah-rumah
rumah-rumah juga susah ini kita pasti
tahulah kalau di setiap kota itu ada
Pemukiman yang padat gitu ya yang
gang-gangnya sempit dan kita susah untuk
melakukan
ee kegiatan-kegiatan pengololan sampah
organik di sana gitu ya ee eh mau kita
buat Bandung itu ada Leda eh Leda itu
lodong sisa sampah mau memasang lodong
aja di sana susah karena kalau kita
pasang lubang kayak membuat lubang
biopori bisa-bisa ada Solokan yang jebol
atau ada kabel yang rusak gitu nah nah
untuk kawasan-kawasan gini kita akan eh
cari eh kompos skala kawasan yang
mungkin bisa dilakukan secara
bersama-sama atau memang kotanya punya
ee komposting skala kota kayak di
Bandung ini saya tinggal di Bandung itu
kita ambil contohnya di daerah cibunut
walaupun mereka punya bata Terawang
karena sampahnya sangat banyak
organiknya itu dikirim ke salah satu TPS
di kota Bandung yang memang mengelola ee
sampah organik gitu ya Dan ini juga
sangat membantu gitu jadi ee kerja
sama-kerja sama seperti ini bisa
membantu masyarakat untuk menyelesaikan
eh masalah-masalah pengolan sampah di di
kawasannya Jadi kami selalu membagikan
tiga seperti ini Nah ini mungkin
contoh-contoh
ee komposter ya Bapak Ibu sekalian
sangat sudah sangat hafal dan sudah
sangat tahu Dan saya yakin ee sudah
sangat paham dengan hal ini Nah tadi
yang pertanyaannya adalah Apakah Bapak
Ibu sekalian dilatih secara baik dan
benar bagaimana menggunakan komposter
Tong tadi komposter ee bat Terawang
komposter
ee apa namanya takakura ini Yang menjadi
tantangan di kita adalah ada enggak yang
melatih kita saya bukan mengecilkan arti
teman-teman Dinas Lingkungan Hidup saya
sering sekali menjadi pemateri di
lingkungan hidup itu akhirnya yang saya
jadi pemateri di dinas lingung Salu
lingkungan hidup pesertanya adalah
masyarakat saya tanya ke kepala dinasnya
kok pesertanya masyarakat sama orang
dinas sudah bisa Mila sampah atau belum
orang dinas melakuk komposter apa tidak
akhirnya ada sesi kedua yang isinya
semua orang dinas ketika ditanya Mila
sampah saja mereka malas Gitu ya ini ini
kendala kita sering kali e meminta
masyarakat yang melakukan pengolaan dan
EE pemilihan sampah tapi Bapak Ibu
sekalian silakan cek dari ee Sabang
sampai Marauke ada berapa banyak dinas
atau rumah walikota rumah wakil walikota
rumah gubernur rumah wakil gubernur yang
melakukan pemilihan sampah secara baik
dan benar
akan susah
nyarinya sedangkan mereka minta
masyarakat melakukan pengolaan sampah
ini kita harus Tanya balik para pimpinan
kita m melakukan tidak gitu jug juga SSI
teman-teman di teman-teman di kementian
lingungan hidup apakah mereka yang
berkoar-koar kita harus mengolah
sampahka Man
atau
itua pas di masyarakat Oh Bupati saya
Mila sampah Walikota saya Mila sampah
gitu tidak hanya tunjuk tangan gitu ya
untuk kita Mila sampah gitu
eh ya itu yang penting di masyarakat
Gitu ada ada public figur yang yang akan
memberi contoh mereka bagaimana kompos
yang baik dan benar kembali tadi ke
pendidikan sebagai edukator edukator
masyarakat itu dari masyarakat lagi
kebanyakannya yang awalnya belajar
secara odidak gitu ya dari apakah itu
dari buku dari majalah kemudian
berpraktik dan mereka menjadi expert di
sana gitu itu yang kita harus beri
hormat ke saya yakin ada beberapa orang
peserta di sini juga orang-orang yang
sangat sert dalam pengelolaan sampah
rumah tangga eh pengelolaan sampah di
wilayahnya gitu yang kemungkinan awalnya
tidak pernah belajar sama siapapun gitu
nah hanya melihat mendengar kemudian itu
dipraktikkan dan ternyata hasilnya baik
dan dicontoh sama orang lain gitu nah eh
tadi saya bilang pentingnya edukasi di
di masyarakat itu untuk melakukan
perubahan perilaku di masyarakat adalah
pemberian edukasi yang benar gitu nah
dan ini yang yang tidak yang kurang yang
kurang dilakukan oleh pihak pemerintah
gitu ya seringkali Eh
pelatihan-pelatihan ini tadi saya bilang
hanya 1 jam 2 jam gitu saya ambil contoh
saja
eh kami di Bandung darurat sampah
eh dari tahun kemarin karena awalnya
sarik Mukti terbakar kemudian ada
program inisiasi program cukup bagus
akhirnya adalah program pengomposan di
perumahan
nah kelemahan di program pengomposan ini
Ketika dimasibkan di semua RW
pelatihannya cuman satu kali di satu GOR
yang menghadirkan semua RW Kelurahan dan
camat di GOR yang besar si pemateri di
tengah-tengah menyampaikan ke ke
masyarakat ya Anda bayang saja subagor
eh bukan bukan panggung tunjukan musik
yang suaranya bisa bisa keluar ke
mana-mana saking ramainya masyarakat
bercerita sendiri hasilnya Apa hasilnya
ketika dipraktik di masyarakat hanya
taruh di depan rumah
saja rumah saya Kebagian satu komposter
untuk tiga rumah penanggung jawabnya
tetangga saya perhatiin saya tidak
pernah cerita sama mereka saya siapa
perhatiin setiap hari setiap hari
perhatiin itu si komposter yang
diserahkan ke masyarakat tidak berfungsi
Terus kita tanya Pak Kenapa Pak Enggak
ini saya enggak tahu mau ngapain Saya
cuma dikasih kertas kemudian disuruh
masukin sampah organik Ya sudah kami
masukin semuah sampah organik ke sana
akhirnya tidak ada pengolahan tidak ada
pembalikan sampah
eh di dalam Tong itu ada media eh apa
namanya starter yang tetap di dalam
plastik karena tidak ada instruksi untuk
membukanya gitu nah jadi ya dibiarkan
begitu saja ya kemudian banyak belatung
dan sebagainya ribut akhirnya ditarik
kembali nah ini pentingnya edukasi di
masyarakat yang baik dan benar dan siapa
yang akan menjadi edukatornya
gitu kalau kita cari edukator yang baik
dan benar edukator yang paham ya
akhirnya kita cari orang yang
berpengalaman kita agak sedikit susah
mencari itu di dinas karena di dinas
kebanyakan mereka
berteori ya Nah ini yang skala kawasan
ee biasanya ee TPS 3R dan sebagainya
punya kompos yang punya kapasitas yang
cukup besar ini skala kota
ya Nah ini magot Black shoulder ini
sangat-sangat top saat ini saat ini
sangat top eh karena memang kemampuan si
makhluk kecil imut ini
eh yang imut-imut ini Bisa menghabisin
sampah ee ada yang bilang 10 kali ada
yang bilang lima kali dari dari jumlah
magotnya kalau magotnya 10 kilo dia bisa
ngabisin 100 kilo ini sangatsangat
Dahsyat ee dan manfaatnya sangat banyak
kalau kita bicara kalau saya dulu
mensosialisasikan magot di tahun-tahun
eh 2012 2014 15 gitu sampai dengan 2018
sebelum covid harga magotnya cukup bagus
gitu ya harga magot cukup bagus gitu
eh kenapa cukup bagus gitu eh karena
pemainnya masih sedikit orang yang
melakukan eh apa namanya pbud magot ini
sangat sangat sedikit sehingga
eh harganya masih bisa bersaing gitu dan
pada awalnya magot ini kan untuk eh
menambah protein di hewan ternak
kemudian dicobalah oleh salah satu dosen
IPB pakakahan dan itu bisa diampah kalau
saya ingat eh yang awal sekali melakukan
penerapan di sampah secara masif itu di
eh Depok dengan program ee apa namanya S
ember organik apa saya lupa di TPS
Merdeka itu magot dikenalkan di
masyarakat gitu kan dikenalkan di
pemerintahan-pemerintahan lain mencontoh
bahwa magot ini ee efektif untuk
mengurangi ee untuk mengelola sampah
yang banyak sangat efektif 10 ee apa 1
kilo magot bisa ngabisin 10 sampah
sekali makan per hari Jadi
eh efektivitasnya sangat sangat teruji
kemudian
ee magot itu siklusnya cukup panjang dan
E kalau yang mengelolanya bagus dia akan
terus tidak akan terhenti siklusnya gitu
ya manfaatnya juga banyak gitu Nah ini
bisa untuk tahan pertanian dari pemilian
sampah dikasih ke magot dari magot itu
ada dua hasil besar yang didapat magot
itu sendiri kemudian kasgot kompos dari
magot gitu ya di yang
terjadianyak ini
masyarakat tidak membuat siklus langsung
melihat bahwa magot segar ini dijual
peternak atau dijual ke orang lain
sehingga kita habis minta lagi ke
pemerintah di dalam darurat sampah di
kota Bandung itu ada sekitar 140 rumah
magot yang dibangun dan kendalanya
seperti
tadi ada yang bersiklus seperti ini ada
yang siklusnyaak siklusnya ggak jalan
itu rata-rata ya tadi orientasinya sudah
sudah uang ketika magotnya
ee sudah ada larvanya Larva ini dijual
ketika Larva ini dijual lupa kalau kita
butuh purva butuh magot dewasa yang
menjadi lalat kemudian telur jadi magot
lagi gitu lupa siklus ini sehingga
banyak rumah magot yang tidak optimal
karena siklusnya tidak jalan yang
keduaalah e orientasi ya adalah bukan
pada pengurangan sampah orientasinya
bukan pada pengolaan sampah orientasinya
adalah pada uang hasil dari pengelolaan
magot kita kan butuh dan operasional
jadi kita butuh uang dong betul tetapi
ketika magot itu sudah siklus sudah
siklus dengan baik kemudian kita jadikan
magot ini sebagai pakan terak contohnya
Bandung itu ada buruan ada terak ayam
dan sebagyaele
dan kita jual itu bukan magotnya tapi
end
produknya jadi kita jangan jual magotnya
kita jual end produknya kita jual
sayurannya kita jual e hewan-hewan yang
ternak dari magot tadi yang makan magot
tadi sebaiknya kita jual itu sehingga
magotnya tetap berproduksi gitu kita
tidak berpikiran jual telur magot kita
Jangan berpikiran jual baby magot Jangan
berpikiran menjual Larva karena siklus
ini tetap harus dijaga nah
kelebihan eh dari Larva inilah yang kita
eh olah untuk jadi pakan ikan atau
kasgon tadi untuk eh tanaman organik nah
tanaman organik inilah yang kita jual
yang akan punya nilai jual lebih tinggi
kenapa
Eh kita sering terkecoh seperti ini e
Wah harga mag di internasional
r.500 magot yang dari mana Kalau magot
dari sampah makanan rumah tangga itu
rata-rata eh dia akan kecil Kalau saya
bilang magonnya stunting tidak gemoy
sehingga ketika dia dikeringkan di dalam
oven untuk dijual ke luar negerianya dia
akan menjadikecil lidi gitu Tidak besar
lagi karena ada pengurangan airnya
sehingga ketika juual keluar itu akan
merugi tidak diterima ditolak tidak ada
yang mau beli ya sudah kita manfaatkan
sendiri karena orientasi kita di awal
harus jelas adalah pengolaan sampah dan
pengurangan sampah
organik bukan sekedar untuk orientasi
jual magot kalau memang Bapak Ibu
sekalianondasi di awalnya ee mengelola
magot adalah untuk ternak magot gitu ya
untuk menghasilkan magot yang
berkualitas yang mempunyai ukuran-ukuran
yang standar enggak apa-apa ada dua
pilihan yang satu itu kita bisa
menggunakan pupil sawit Ya sudah
industrikan saja atau kita ambil
sampah-sampah bukan Dar Dar masyarakat
tapi dari restoran dari hotel yang
mempunyai nilai protein dan
makanan-makanannya lebih segar dan lebih
sehat gitu sehingga magot yang kita
kelola lebih sehat tapi ingat kita akan
apa akan melakukan ini buat apa gitu ya
gitu nah ini tadi magot prosesnya sangat
cepat dan dan dan sangat menarik Ya saya
juga sangat suka lihat magot tapi tetap
kalau saya melatih magot kemudian
mengkonsepkan magot ke masyarakat
orientasinya ada adalah pengolahan
sampah jangan berorientasi untuk menjual
magot tapi end produknya yang dijual
ayamnya ikannya sayurannya
gitu nah ini yang e fungsi tps3r PDU dan
sebagainya ini e apa namanya eh yang ada
di masyarakat
nah jangan Sisakan makanan ini yang jadi
masalah karena secara gas buang dan
sebagainya kita ser lupa kita sering
lupa makan tapi sisanya banyak ya Ee ini
makanan teman saya dan kalau diaat foto
ini pasti protes dia eh karena saya buat
foto ini buat dia dan karena teman saya
itu sangat suka beli makanan tapi selalu
sakan setengah Alhamdulillah kalau ada
saya saya
ngabisin Nah perakuan kita cuman satu
Apun yang kita kelola Apun yang
masyarakat kelola di sampah yang harus
dilakukan AD adalah memilah
sampah Itu yang awal sekali kuncinya
kalau masyarakat enggak mau memilah Apun
tidak akan terjadi 140 rumah magot di
kota Bandung itu kebanyakan masyarakat
masih belum memilah sampahnya itu yang
yang berat yang berat itu adalah memilah
bukan mengelola mengelola kita bisa jadi
pihak ketiga tapi untuk memilah sampah
dari rumah itu sangat berat itu tugas
kita sebagai mendampingi masyarakat
mengedukasi masyarakat melakukan
perubahan laku masyarakat hal-hal ini
yang belum dilakukan secara masif di
Indonesia baik dengan pemerintah dan
sebagainya peran ini selalu diambil oleh
masyarakat dan akademisi pemerintah
masih berkurang dalam peraning
kebanyakan hanya membuat peraturan dan
perintah Ya ini yang harus kita rubah
bersama-sama Ayo dong
eh turunkan penyulu-penyulu yang
berkualitas gitu turunkan eh apa namanya
pendamping-pendamping kualitas kalau
enggak bayar aja kita untuk mendampingi
masyarakat kan gitu
eh ya ini di Bandung lah ini ya karena
saya tinggal di Bandung sudah mulailah
ada kegiatan-kegiatan ee pemilihan
sampah karena berkaitan dengan
kedaruratan sampah di Bandung memang
harus peran masyarakat diminta lebih
gitu ya tapi peran pemerintahnya ya
harus lebih
juga nah ini tadi saya bilang tadi
siklusnya adalah ee sampah organik jadi
Larva kemudian magot yang kita jual itu
tadi
ee apa namanya pumpuk komposnya hewannya
gitu ya seperti saya sempat punya
sedikit eh keberuntungan eh Beberapa
bulan yang lalu eh saya sempat di
Bandung untuk melakukan studi sosial
saya menemukan Eh sekitar 120 pengumpul
sampah organik dari hotel dan restoran
villa untuk apa untuk dikasihkan ke babi
makanan ternak babi Sama saya juga
pernah di ee Sumatera Utara melakukan
studi yang sama ee itu Te teman-teman di
Sumatera Utara Riau Padang sebagiannya
itu mengumpulkan sampah organik dari TPS
rumah makan untuk diserahkan untuk
dikasih pakaran babi Jadi mereka tidak
orientasinya adalah menjual babinya
nanti lebih bagus tapi mereka tidak
orientasi mengurangnya sampah tidak
mereka mengambil sampah organik itu
memang orientasinya untuk menghidupi
ternaknya gitu nah jadi tidak tidak
bicara masalah lingkungan gitu Tapi itu
suatu proses yang sangat bagus hingga
mengurangi ee beban sampah organik di
suatu daerah gitu nah ini Sama juga
seperti ini kalau kita jual larvanya
jual lalatnya jual telurnya ini akan
akan mendapat keuntungan sangat kecil
akan lebih bermanfaat kalau kita jualnya
end produknya nah ee Bapak Ibu sekalian
eh terima kasih Sekian dari saya ee
mohon maaf kalau ada kekurangan izin ee
Tujuan saya hari ini adalah untuk
belajar bersama gitu mbak terima kasih
baik
ee terima kasih kepada
bapakan atas pengembangan
materinya baik demikianlah penyampaian
materi Dar kita hari ini yaitu
bapak yang sangat sekali ya Bapak Ibu
sekalian jika dilihat-lihat juga
ternyata sudah ada banyak sekali
pertanyaan dari bapak ibu peserta
training online di sesi pertama ini tapi
sebelum masuk ke acara selanjutnya saya
ingin menginformasikan terlebih dahulu
kepada para peserta yang menginginkan
materi pada online ini dapat request
materi terlebih dahulu melalui Link yang
telah admin kami kirimkan di kolom chat
ya Bapak Ibu sekalian kemudian sebelum
kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan
melakukan sesi foto bersama terlebih
dahulu untuk sesi foto bersama kali ini
saya akan dibantu oleh admin kami
silakan kepada admin yang bertugas Saya
persilakan baik kepada bapak ibu peserta
training online diharapkan untuk
mengaktifkan kameranya ya bapak ibu
Makasih Terima kasih kali ini masuk sesi
foto bersama ya Ibu saya tunggu untuk on
kameranya terlebih dahulu
oke sudah lumayan banyak yang terlihat
onc kita mulai ya Ibu 1 2
t
lagi
kedua 1 2
t satu lagi yang terakhir 1 2 3 terima
kasih saya kembalikan ke
mapat Baik Terima kasih Mbak Aira telah
membantu sesi foto bersama di pagi hari
ini Baik eh kemudian Selanjutnya kami
juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu
untuk mengisi kuioner padeli yang sudah
kami kirimkan di kolom chat supaya
kegiatan kami selanjutnya bisa lebih
baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa
memberikan saran dan masukannya di link
Bu tersebut untuk acara selanjutnya
yaitu sesi tanya jawab di sini kami
sudah membantu untuk merangkumkan
pertanyaan Bapak Ibu
sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan
di kolom chat baik kepada bapaki saya
akan membacakan pertanyaannya terlebih
dahulu kemudian bisa langsung dijawab
Bapak begitu ya Bapak ya siapsap baik ee
i saya untuk share
screen baik Semoga sudah terlihat ya
Bapak Ibu sekalian eh untuk pertanyaan
pertama dari
bapakyah di sini ada dua pertanyaan yang
pertama yaitu Apakah pihak independen
bisa mengajak pemerintah untuk merubah
mindset mereka dulu dan juga pemerintah
wajib memberikan atau membuat inovasi
rekayasa Kemudian yang kedua Bagaimana
cara mengatasi sampah di Pulau
sedangkan kita sudah meminta pemerintah
untuk memfasilitasi sampah tersebut
alasan pemerintah setempat tak ada
anggaran Bagaimana ini Demikian Bapak
boleh langsung dijawab sa Terima kasih
ini kayaknya kalau nama-namanya nih
kayak dari Indonesia bagian matahari
terbenam ini
kayaknya jauh di sana ini kayaknya ini
Kak kenal saya
ini ya bisa Apakah bisa mengajak kita
untuk merubah mindset mereka dulu bisa
sangat bisa dan malah harus bisa gitu
karena mindset ya Kalau kami melakukan
advokasi itu ada dua advokasi ke
masyarakat dan advokasi ke pemerintah di
mana pemerintah mau melakukan itu nah
saya pernah eh melakukan eh apa namanya
eh sosialisasi gitu ya atau menjadi
menjadi narasumber di satu acara Ketika
pagi-pagi saya bilang Bisa tidak saya
setelah makan siang saya bilang kan
makan siang dikasih kotak Ya dikasih
kotak setelah makan siang itu saya ajak
tuh ibu-ibu pejabat dan sebagainya ini
sampah Anda yang mau dikelola gitu kalau
saat makan siangnya masih bentuk kotak
ini sampah loh siapa yang mau kelola
gitu Nah itu itu salah satu bentuk
edukasi yang sederhana pada acara itu
sendiri kita kritikin saja mereka kalau
Bapak Ibu masih menggunakan botol gitu
ya tidak menggunakan seperti ini atau
tidak menggunakan gelas sampah mau di
mana selalu alasannya adalah Oh itu bisa
Kebang sampah bukan itu tujuan
pengolahan sampah tujuan pengolan sampah
adalah pengurangan sampahnya gitu ya Nah
ee sampah di Pulau ini memang sedikit
menarik Bapak Ibu sekalian
ee terutama pulau-pulau kecil ya Ee
kayak Bangka Belitung itu mau
dikemanakan sampah sampah anorganiknya
gitu ya Kalau seandainya ee dijual ke
Jawa jauh biaya kapal mahal gitu ya Dan
ini memang harus ada ee harus ada
peruntangan semua pihak ee sangat besar
untuk menang sampah di Pulau
danedukasi masyarakat di sana terutama e
peran dari produsen produk untuk
menguranginya produk yang ke sana gitu
untuk menjadi sampah e kalau organik
mungkin selesai ya gitu ya bisa selesai
gitu ya tap kalau organik mau diain atau
reseduah e bungkus-bungkus makan itu mau
diain itu juga jug juga berat ya di
Kepulauan gitu Saya sudah pernah lihat
di Bangka Belitung Diak usah Diang
hitunglah di Sulawesi saja itu bingung
mau dikemain sampaan organiknya karena
tidak ada pusat pengolahan daur ulang di
sana Kirimnya ke mana Ke Surabaya Pak
pakai kontainer harganya jadi berapa
tidak menarik ya itulah yang terjadi dan
itu harus harus e pemerintah yang bisa
membantu menggerakkan di sana gitu
enggak bisa hanya sekedar masyarakat
tapi kalau pertanyaan pertama bisa dan
harus dilakukan gitu ya bisa dan harus
dilakukan gitu e mengajak untuk
memberikan ee pendampingan ke masyarakat
inovasi-inovasi dalam pengolahan sampah
yang bisa dilakukan oleh masyarakat
mungkin itu mbak yang
pertama baik
Eh bisa lanjut di pertanyaan yang kedua
udah tadi Pulau bisa sudah sudah dijawab
juga kepulauan tadi itu memang tantangan
yang sangat berat dan harus dilakukan
bersama-sama gitu Oh baik eh selanjutnya
pertanyaan dari
B Bagaimana membangkitkan warga yang
dilayani sampahnya mau membayar rribusi
yang layak kepada UPT
pelayanan nah ini ini ini menarik juga
eh pertanyaannya ada pertanyaan balik
UPTD sudah melayan Seperti apa gitu kan
UPT sudah melayan Seperti apa gitu apa
UPT benar-benar sudah melay dari rumah
ke rumah sehingga itu menjadi kewajiban
masarakat gitu karena
ee begini ketika kita bilang bayar dong
eebi sampah ada beberapa masyarakat Lu
kalau mau ambil sampah gua ambil aja
gitu kalau enggak gua belakang gua bakar
di belakang gitu Gua buang di belakang
gitu kan gitu E banyak seperti itu Nah
ini harus ada penerapan hukum eh
kebijakan yang baik dan benar ke
masyarakat gitu nah fungsinya apa di
sini apa edukasinya harus jalan Ini ini
edukasinya harus jalan karena enggak
bisa hanya sekedar datang nagih gitu ya
harus diedukasi masyarakatnya
ee kalau yang nanyanya Pak rendung agak
berat jawabannya Pak gitu ya Eh Pak
rendung kan senior juga nih ee
edukasinya Pak yang penting Pak karena
di beberapa wilayah itu diambil
masyarakatnya enggak mau bayar gitu Nah
kalau enggak mau diambil Enggak apa-apa
saya timbun saya buang ke ee Parit di
belakang rumah atau sungai di dekat gitu
ya Nah ini edukasinya sama penerapan
hukumnya harus jalan gitu nah ada
sanksi-sanksinya mungkin kalau ini ada
masyarakat adat ya sanksi adat yang
harus dijalan untuk ee kebaikan bersama
mkin gitu Pak Terima kasih Pak
renung Ya baik terima kasih atas Pan
jawabannya Pertanyaan selanjutnya dari
ibu
Isar S MMA kami di kepanwan Depok sudah
memaksimalkan peran masyarakat untuk
mengelola memilah menengani dan
mengurangi sampah dengan membentu
kelompok pengelola sampah Mandiri kpsm
di tingkat RW Kami mempunyai gerakan
gerakan Depok memilah sampah atau gede
Lampah dan til sampah sejak dini atau
papasani berbagai sosialisasi dan
pelatihan pengolaan sampah organik sudah
kami lakukan saat ini permasalahan lebih
banyak di pihak ketiga swasta pengambil
sampah yang belum bisa memasukkan residu
ke tpst sehingga menumpuk di beberagai
lokasi pengepul Bagaimana solusinya
menurut narasumber ba Gimana salusinya
Pak
Iya pertanyaan dari ibu Isti ya Terima
kasih Bu Isti eh tetap berjuang Bu tetap
semangat gitu ya
eh saya sangat hafal Depok Eh
permasalahannya ada di mana gitu ya
Eh TPA jantung itu memang sudah dari
beberapa tahun lalu overload gitu ya Eh
tidak bisa lagi menerima sampah dan
tetap dipaksakan kemudian terjadi
penumpukan sampah liar juga di beberapa
tempat gitu ya
Ee ya kalau saya Saya hanya bilang kita
berharap resedu ini nanti bisa masuk ke
TPS Nambo
eh di Kabupaten Bogor yang hari ini baru
bisa berjalan sekitar 50 ton per hari
tapi tetap walaupun TP ada penumpukan
tetap jangan patah semangat mengedukasi
masyarakat Bu Eh dijalankan karena ini
solusinya agak berat juga Bu karena
solusinya itu harus di tangan pemerintah
provinsi dan pemerintah Kota Depok gitu
atau mungkin nasional gitu karena ee
memang
ee apa namanya Ee tidak bisa membuang
sampah residu ini ke mana-mana gitu
karena tempatnya enggak ada gitu nah ini
menjadi solusinya yang agak berat gitu
ditanya solusinya apa Saya sendiri juga
tidak bisa jawab gitu Kalau saya bilang
Mari bersabar tunggu tunggu nambu ya Ee
TPA regional bisa berjalan dengan baik
dan benar karena hari ini mereka baru
mengelola sampah di bawah 100 ton gitu
gu eh ya tadi tapi di masyarakat organik
tetap Bu kalau yang bisa kita kasih
solusi di masyarakat adalah bagaimana
kita bisa memilah sampah supaya si
anorganik ini tidak tercampur dengan
organik supaya tidak ada bau biasanya
sampah plastik ini akan bau kalau
seandnya dia ada air ada sisa makanan
ini yang akan mengurangi E faktor resiko
penyakit gitu nah edukasinya ditambah
dengan untuk eh sampah organiknya atau
residunya eh air organik jangan berc
campur sama residu Dan Sampah residu ini
kalau bisa bersih ini yang akan ee
tinggal agak lama pun di masyarakat
kalau itu di bisa diolah dengan baik
tidak ada bercampur dengan kontaminasi
dengan sampah organik itu tidak akan
menimbulkan ee bau yang cukup menyengat
ya atau sumber penyakit gitu tapi sekali
lagi Eh terima kasih Bu Isti tetap
semangat
ee warga saya juga di Depok gitu ya eh
saya sangat tahu ee Depok karena bagian
dari Jawa barat dan semoga ee solusinya
cepat dapat gitu ya saya enggak bisa
ngasih saran yang banyak gitu gitu
mbak Baik terima kasih atas mempan
jawabannya Pertanyaan
selanjutnya dari bapak
dedandin faktor apa yang menjadi
penyebab faktor apa yang menjadi
penyebab pemberdayaan masyarakat dalam
pengelolaan sampah sering tidak ya
Ee faktornya banyak ya pak ee salah
satunya adalah tadi
ee fasilitator atau pendamping
masyarakat selalu ee berorientasi
mengasih edukasinya bahwa sampah Ini
menghasilkan uang sehingga masyarakat
kontak di kepalanya bahwa ketika dia
mengolah sampah adalah akan mendapatkan
uang Enggak bukan salah benar bisa bisa
menghasilkan uang tapi tidak tidak
sebesar yang mereka ee bayangkan gitu ya
Nah ada di suatu wilayah ketika edukator
mengedukasikan bahwa sampah itu
menghasilkan uang sampah itu bisa bisa
bermanfaat sampah itu adalah emas sampah
itu adalah Cuan gitu kemudian yang
terjadi kata Pak Tadi mereka gak mau
bayar ke tps3r mereka bilang kalau
sampahnya mau diambil Anda bayar ke kami
Anda boleh ambil sampah kami tapi bayar
kenapa karena sampah itu Juan sampah itu
uang sampah-sampah itu emas ini yang
harus kita sampaikan bahwa sebenarnya
pengolaan sampah itu tujuannyaal
mengurangi faktor penyak salah satu
utamanya bukan hanya sekedar uang nah
eh faktor pemberdayaan masyarakat
lainnya adalah eh faktor fasilitas gitu
kan faktor edukatornya sendiri punya
pengalaman atau tidak edukator di di di
masyarakat itu dia tidak harus pintar
dalam pengolaan sampah kalau dia tidak
bisa mengolaan sampah dia mengelingkan
ke yang lain tadi kolaborasi tadi dengan
pihak lain gitu Tetapi dia punya
kemampuan untuk masyarakat mendekati
masyarakat gitu kemampuan-kemampuan
komunikasi yang baik dengan masyarakat
dan tidak menimbulkan konflik nah itu
yang penting Sebenarnya tadi yang
kuncinya adalah di masyarakat jangan
selalu berorientasi bahwa sampah ini
jadi uang orientasinya harus sedikit
dirubah gitu walaupun benar sampah itu
bisa jadi uang jual botol jual besi Jual
apa jual tembaga itu uangit tapi tidak
tidak tidak bisa sebegitu juga gitu gitu
bapak mbak begitu mbak kir-kira
mbak
eh untuk Pertanyaan selanjutnya
dari
ibu yang pertama Bagaimana mencari
fasilitator untuk membantu dalam aspekan
sampah Kemudian yang kedua Bagaimana
sistem donasi yang bisa dijalankan
demikian I eh pertanyaan yang bagus Bu
Eh sebenarnya kalau kita mencari
parisitator untuk membantu dalam
pengelolaan sampah kita tidak perlu cari
fasilitator yang mengerti tentang sampah
sebenarnya tetapi orang yang mempunyai
pengetahuan tentang teknik-teknik
memfasilitasi masyarakat karena
fasilitator fungsinya hanya
memfasilitasi sedangkan pengetahuan
pengelolaan sampah nanti kita bisa minta
bantuan kepada pihak ketiga dlh LSM LSM
atau KPS 3R yang sudah bisa mengelola
sampah tetapi meracik Mer dan EE
memberdayakan masyarakat ini yang
penting jadi bukan fasilitator yang bisa
ee apa namanya tentang pengolaan sampah
tidak tidak harus gitu nah kita bisa
ngambil fasilitator dari bidang-bidang
lain karena kalau dia memang fasilitator
dia hanya suit isu saja dari isu
kesehatan dia su ke isu persampahan dari
isu pertanian dia suit ke isu
persampahan karena isu persampahan ini
kalau dipelajarin duduk dengan baik 2
hari selesai sehari selesai gitu
is-isunya untuk edukasi masyarakat tapi
yang tugas penting dari fasilitator
adalah melakukan proses perubahan
perilaku melakukan pemberdayaan
masyarakat yang mau mengelola sampah itu
yang penting bukan tingkat pengetahuan
dia pengomposannya bukan gitu tapi
bagaimana dia mengajak masyarakatnya ini
tugas berat dari fasilitator gitu
sedangkan kalau untuk pengetahuan
Bagaimana nih mengelola sampah Bagaimana
mengelola magot itu kita bisa panggil
expertnya gitu fasilitator fungsinya
tadi memfasilitasi Oh Bapak Ibu sekalian
di RW3 mau ngapain olama katanya baik
Bapak Ibu sekalian Minggu depan saya
datangkan orang yang expert dengan
pengelolaan magot nah di sana belajar
fungsi fasilitator tadi belajar bersama
kemudian fasilitator yang mendampingi
ketika terjadi masalah eksportnya
diundang lagi gitu nah jadi tidak harus
fasilitatornya yang mengerti tentang
magot gitu n tapi fasilitator yang bisa
mengajak masyarakat memotivasi
masyarakat dan mencari kader intinya
kader yang berikutnya ketika fasilitator
ini tugasnya sudah selesai sudah
berjalan itu tadi fungsinya dan masalah
donasi donasi bisa Dari mana saja Ibu
Bapak sekalian bisa sumbangan dari warga
eh atau ada lembaga-lembaga donor
Indonesia atau pihak ketiga klhk juga
ada eh saya lupa namanya dana bantuan
lingkungan Gitu ada ada website-nya itu
bisa diakses oleh masyarakat untuk
mengajukan eh bantuan-bantuan gitu nah
bantuan di masyarakat ini juga banyak
bisa dari Pemda gitu ya bisa dari swasta
bisa dari CSR bisa dari IPR gitu tapi
hati-hati kalau di CSR CSR ini
kadang-kadang lebih banyak menonjolkan
promosi produknya daripada bantuan untuk
e pengolaan sampahnya atau bantuan di
masyarakatnya eh begitu Ibu
moderator Baik terima kasih Bapak atas
Paran jawabannya selanjutnya dari
bapak dari Merto yudan Bagaimana solusi
menggerakkan kelompok yang pernah ada
dan memberikan penjelasan kepada nasabah
yang komplain karena harga dengan rosok
keliling mungkian Bapak Iya eh tadi
Bapak
eh membangun lingkungan kondusif
menggerakkan masyarakat itu tidak
gampang ya Eh tadi Eh bapak bilang ini
sini kan baimana menjelaskan kepada
nasabah yang komplain karena harga beda
dengan rongsokan keliling atau beda
dengan tempat lain nah ini harus
dijelasankan Pak karena ini pasti
berkaitan dengan bank sampah harus
dijelaskan bank sampah itu ada manajemen
ada operasional yang harus dilakukan Git
danah ini disepakatkan dari awal sebelum
bank sampah ini dibentuk itu harus sudah
dibicarakan gitu nah kita butuh karung
untuk eh mengumpul semua rongsok gitu ya
karung ini kan beli gitu ya walaupun
harga cuman 1000 gitu nah
eh kita butuh tempat penyimpanan kita
butuh timbangan dari mana ini Adah hasil
pyiksa eh apa selisi penjualan ini yang
harus dibicarakan sama mereka gitu sama
kita dengan eh manajemen RT RW itu harus
dijelaskan terbuka di masyarakat gitu
nah supaya mereka Paham gitu dan mereka
jadi pilihan mau enggak gitu Nah kalau
mereka enggak mau ya sudah gitu ya
jangan dipaksa kalau mereka mau langsung
ke rosok keliling silakan tapi kita akan
Jelaskan bahwa bank sampah itu butuh
dana operasional sehingga bank sampah
itu mengambil eh apa namanya eh sedikit
keuntungan untuk tadi gitu
operasional-operasional itu Tapi itu
juga dibuka Pak seringkiali bank sampah
itu melakukan pemotongan 30% 35% tapi
tidak terbuka pemotongannya buat apa
gitu nah dan itu yang menjadi masyarakat
ah mendingan saya jual keemang Udin saja
yang biasa lewat depan rumah wong harga
kertasnya Rp8.000 kok gitu nah di
sedangkan di bank sampah harga kertasnya
6.000 Nah itu hal yang biasa terjadi di
masyarakat godaan-godaan seperti itu
tapi ya biarkan Pak gitu kita tetap
berjalan gitu nah
ee tujuan bank sampahnya tadi Apa itu
disampaikan ke ke masyarakatnya k tapi
kalau tujuan kita bisnis murni bukan
pengolaan sampah ini terjadi wajar gitu
karena kita di bank
sampah itu harus bisa menemukan harga
yang terbaik opteer yang terbaik untuk
menjual sampahnya semua harganya stabil
memang dinamikanya namanya pasar harga
itu ada naik ada turun gitu ya Dan itu
yang akan ee membuat beban berat di bank
sampah dalam pengolaan sampah mungkin
nanti akan dijelasin di di sesi du
Bagaimana eh trik-triknya gitu gitu
mbak terima kasih kepada bapak
Pertanyaan selanjutnya
dari
ibu yang pertama indikator apa saja yang
harus ada agar wilayah pemukiman atau
sekolah itu bisa dikatakan baik dalam
penanganan sampah yang kedua sampah
fasilitator yang baik itu yang memiliki
kompetensi Seperti apa saja
Pak ya Eh terima kasih Bu oli eh Bu oli
indikator apa saja yang harus ada di
wilayah pemukiman di sekolah dikatakan
baik dalam penanganan sampah
eh Kalau indikator resminya sudah ada ya
di di di pemda di di pupr di LH itu ada
indikator-indikatornya gitu ya
Eh bisa mengelola sampah sekian persen
gitu kan bisa mengolah sampah organik
sekian persen anorganik sekian persen
kita punyaai peran-peran serta
masyarakat gitu itu itu
indikator-indikatornya banyak gitu ya di
di di buku-buku literatur gitu tapi yang
terpenting adalah ee bagi saya di
wilayah pemukiman eh di kawasan itu
mereka mau Milah
sampah sampah organik sampah onorganik
atau sampah apa mereka mau milal dua
jenis saja menimal sampah sisa makanan
dan Sampah bukan sisa makanan itu mereka
mereka bisa kelola itu itu sudah sudah
sudah sangat baik Kemudian yang kedua
adalah ada pengelolanya dikelola
sampahnya Apakah dikelola individu
perumah atau ada kelompok yang mengelola
itu saja sudah sangat membantu dalam
pengolaan sampah nah ee Kalau di
sekolah di sekolah juga sama seperti itu
ee bagaimana siswa bisa mengurangi
sampah dari rumah ke sekolah kemudian di
sekolah sendiri bisa membuat
aturan-aturan penerapanaturan untuk
pengurangan sampah di sekolah contohnya
makanan tidak lagi banyak pakai bungkus
plastik tidak lagi menggunakan ee beli
permen ya yang bungkusan kecil-kecil
gitu ya itu kan menjadi residu ya Ee
Bagaimana masyarakat di sekolah bisa ee
memanage mulai dari eh datang ke sekolah
di sekolahnya makanan-makanan di
kantinnya kemudian eh menyediakan
tempat-tempat minuman ee bukan sekali
pakai tapi ee yang bisa dipakai barang
ulang-ulang ada air isi ulangnya itu
mengurangi sampah di sekolah
indikator-indikator itu harus dibangun
gitu ya dan itu juga banyak di literatur
gitu nah Eh bagaimana dengan seorang
fasilitator yang baik dan punya
kompetensi apa yang pertama itu bagi
saya fasilitator itu punya komunikasi
yang
baik bisa berkomunikasi dengan baik gitu
ya dengan e
kelompoknya kemudian dia berpengalaman
atau dia belajar bagaimana e menurunkan
egonya bukan menjadi dia sebagai sebagai
utama tapiyarakat yang sebagai utama
gitu Nah kalau kompetensinya ini siapa
dulu kalau bnsp ada indikator-indikator
bnsp-nya gitu ya Ee tapi bagi saya tadi
dia bisa berkomunikasi dengan baik ee
menderunkan egonya e bahwa dia adalah
bagian dari masyarakat itu dan tidak
membawa isu apapun
eh menunjukkan isu apapun yang mereka
bawa ke masyarakat tapi isunya dia Tahan
kemudian isu itu dimasukkan ke dalam
proses-proses pekerjaan tidak
menonjolkan gitu nah eh fasilitator
bukan orang yang menonjol jadi
fasilitator bukan orang yang ada di
depan fasilitator orang yang ada di
samping di luar lingkaran yang
memfasilitasi masyarakat gitu intinya
adalah di komunikasi dan eh terutama pas
karena saya kadang-kadang ngelihat juga
gini
eh pendampingan di masyarakat tapi
ketika mau ditanya mau di apa yang
muncul si pendampingnya atau si
fasilitatornya itu sudah kesalahanah
bagi kami yang muncul itu masyarakatnya
yang kita dorong itu masyarakatnya kalau
kita ketemu sama dlh kita pak RW3 mau
ketemu bisa enggak ngomongin tentang
sampah ketika ketemu kita jadi moderator
yang banyak ngomong itu adalah
masyarakatnya tugas kita adalah
ngomporin gitu kompor gas lebih bagus
jangan kompor kayu bakar gitu ya Eh gitu
mbak
kira-kira baik eh terima kasih atas
pemaparan jawabannya Bapak ini
Pertanyaan selanjutnya dari
salanti yaitu tidak semua rtw yang mau
terlibat dalam pembuatan kompos akibat
yang mau terlibat dalam dan kompos
akibatnya bak kompos yang sudah
dibagikan oleh lingkungan hidup agak
mubazir bagaimana mengatasinya pakikian
Pak ya Eh ini masalah klasik Bapak Ibu
sekalian kita sering banyak kali lihat
fasilitas pengolaan sampah itu tidak
optimal tidak berjalan dengan baik malah
menjadi tempat sampah gitu ya Eh
contohnya bat Terawang nah pertanyaannya
adalah ketika Dinas Lingkungan Hidup
naruh ke sana itu mereka sudah melakukan
edukasi belum gitu ya ke masyarakat
jawabannya sudah gitu ya Ee masyarakat
mau nerima enggak ada yang mau ngelola
enggak ada yang mau bertanggung jawab
enggak sudah gitu ya Ee selalu
pertanyaan-pertanyaan itu dijawabnya
dengan sudah gitu nah tapi kenyataannya
ketika berjalan ee masyarakat ee tadi
merasa terbebani gitu nah dengan
pengomposan dengan wadah ini maka saya
bilang tadi kalau mereka memang merasa
terbebani mengurangi beban-beban mereka
sehari-hari Maka seharusnya
eh dinas lingkungan hidup atau kelompok
masyarakat membuat kelompok pengelola
Nah si kelompok ini akan mengelola
Karena gini contohnya seorang ibu muda
dan Bapak muda yang baru nikah sedang
aktif-aktifnya kerja berangkat pagi jam
gitu ya pulang magrib gitu ya Kapan
mereka akan kelola sampahnya gitu
sedangkan Sabtu Minggu mereka main ke
rumah keluarga quality time ke mall dan
sebagainya ini kan Jadi pertanyaan gitu
ya Kapan mereka mau kelola sampahnya
Siapa yang mau kelola akhirnya harus ada
pihak ketiga apalagi dengan rumah-rumah
mewah gitu ya Yang yang di rumahnya itu
kadang-kadang cuma ada pembantunya aja
orangnya enggak ada rumahnya ada
pembantu doang yang kelola gitu kan itu
juga sama gitu nah Eh siapa sih yang mau
kelola gitu kan akhirnya pengelolaannya
dibebankan ke pembantunya gitu nah eh
tadi kita harus kembali lagi ke ke
masyarakatnya mau enggak gitu kalau
enggak mau ini jadi mubazir gitu sama
saya bilang tadi masyarakat dikasih
mesin pencaca mesin pencacanya enggak
bisa di kerjakan enggak bisa dijalankan
karenapa enggak ada solarnya listriknya
mahal nah ini dari awal ini Pemerintah
harus sudah bisa memetahkan dulu benar
enggak sih masyarakat ini butuh gitu Nah
kalau masyarakatnya enggak butuh Ya kita
harus butuhin fasilitator pendamping di
sana Gitu begitu mbak
kira-kira baik eh terima kasih atasan
jawabannya Bapak eh untuk Pertanyaan
selanjutnya
Eh bisa kami ini Bapak e pertanyaan via
live karena dari bapak ibu peserta ada
yang angkat tangan
mungkin boleh Mbak boleh asal jangan
angkat kaki aja Mbak Oh baik bak betul
jangan angkat kaki eh baik kepada bapak
[Musik]
Aim bak boleh segera menyampaikan
pertanyaannya langsung tentang
optimalisasi aspek peran serta
masyarakat dalam sistem pengalaan sampah
baik kami persilakan Iya baik eh Selamat
siang pak
Hendi Pak Iya saya yang tanya tadi itu
yang ada dua terus kemudian yang in saya
tanyakan
eh Bagaimana mencari fasilitator itu ee
siapa saja fasilitatornya itu
Pak
eh fasilitatornya
eh ya kalau di kita memang belum ada
yang berpengalaman di bidang lingkungan
ee biasanya teman-teman LSM yang
melakukan pendampingan di masyarakat
atau eh tenaga-tenaga Pekerja Sosial itu
kita bisa minta mereka untuk membantu ee
menjadi fasilitator di program
lingkungan nanti mereka akan belajar
kalau mereka memang sebagai seorang
fasilitator mereka akan belajar isunya
gitu l mereka akan belajar ee
pengetahuannya Bagaimana contohnya kalau
di Yayasan kontak Indonesia awalnya kita
bergerak di bidang kesehatan Eh kami
punya pengalaman beberapa teman itu
fasilitator di program ee pengulangan
narkoba Hip dan kesehatan reproduksi
tetapi karena basic basic pengetahuan
fasilitator itu sama semua orang
sebenarnya gitu ya ketika belajar eh
maka isu itu hanya diit saja dengan isu
pengelolaan sampah dan sambil belajar di
masyarakat gitu nah di mana mencari
fasilitatornya
eh kita bisa coba eh bertanya ke
teman-teman LSM yang yang melakukan
pendampingan-pendampingan di masyarakat
mungkin di wilayah-wilayah kita kita
bisa cari itu ya Atau memang kita
belajar sendiri bersama-sama dengan
masyarakat untuk menjadi fasilitator itu
Eh sekarang lebih dimudahkan dengan
banyak YouTube dengan banyak model-modul
yang lain ya seperti saya bilang tadi
kita itu minim yang namanya edukasi ke
masyarakat edukasi ke fasilitator
ee pelajaran-pelajaran itu sangat minim
gitu makanya waktu 2013 atau 2014 saya
ee sebelumnya belajar atau tidak ketemu
dengan UII itu suatu hal yang sangat
bahagia gitu ya ternyata ada nih ee ee
kampus yang melakukan
pelatihan-pelatihan fasilitator seperti
itu gitu mungkin gitu Mas Pak Oh ya
siapsiap Baik berarti tidak harus dari
dinas lingkungan hidup saja ya Pak ya
bisa dari mungkin kampus yang
melaksanakan
kegiatan Contohnya kayak pengomposan itu
tadi kemudian mungkin pembuatan pakan
dari magot seperti itu pak ya Jadi kita
mencari sesuai aspek yang dibutuhkan ya
Pak ya Ya betul Pak gitu Pak kalau untuk
pendampingan masyarakat bapak bisa ada
tuh Puskesmas namanya ee
eh apa namanya sanitarian gitu atau eh
yang biasa Sudah lama sangat di
masyarakat itu Ada teman-teman Posyandu
gitu ada teman-teman plkb gitu ya yang
biasa mengedukasi masyarakat tinggal
kita bicarakan saja eh dengan mereka
untuk mensuit isu ini adalah isu-isu
persampahan Bagaimana masyarakat mau
mengelola sampah nah sedangkan pemateri
tadi tadi kita cari dari dinas yang
terkait k Dinas Perikanan Pertanian
Peternakan yang bisa ee membantu
masyarakat untuk dalam pengelolaan
kompos gitu dalam pengelolaan
pemanfaatan hasil-hasil e olahan sampah
tadi Pak pemulung pun bisa jadi
fasilitator Pak bisa jadi narasumber Pak
Oh baik baik siap jadi kita mencari
fasilitatornya sesuai dengan apa yang
kita butuhkan ya Pak Iya iya betul Pak
Oke siap Terima kasih pakama Pak oke
kasih kepada Pak atas Paran jawuhnya dan
kepada Bapak atas pertanyaannya yang
disampaikan selanjutnya
eh lanjut ke Pertanyaan
selanjutnya
dari ibu Nurul
am Apakah ada modul untuk menjadi
fasilitator pengelolaan S di masyarakat
kemudian Kalau kami butuh pendampingan
Bagaimana caranya agar bisa mengakses
demikian
eh modul banyak Bu Eh terima kasih Bu n
modul fasilitator masyarakat sangat
banyak
Eh sangat berlimpah gitu ya E cari di
dibah eh Google itu eh sangat berlimpah
apalagi sekarang sudah ada ai ya kita
tanya aja sana sudah ada gitu ya Eh
banyak ya Apalagi kemarin Tahun kemarin
sudah sudah juga dikeluarkan modul eh
fasilitator Mas masyarakat itu untuk di
ee sanitasi berbasis masyarakat untuk di
teman-teman sanitarian di Puskesmas
semoga mereka juga sudah sudah sudah
dapat modul-modul itu gitu ya can kalau
untuk di klhk eh berkaitan dengan khusus
e masalah persampahan Eh modul-modul ini
Eh banyakan buatan teman-teman LSM bukan
buatan eh dari eh teman-teman eh apa
Kementerian ya kalau untuk berkaitan
dengan pengolaan sampah banyak modul itu
dibuat oleh teman-teman LSM gitu ya
E Kalau kami butuh pendampingan
Bagaimana cara bisa mengakses nah eh
saya enggak tahu posisi ibu di mana ee
tapi Insyaallah Bu di setiap kota itu
ada Bu bisa diakses Bu gitu apalagi
sekarang dengan teknologi seperti ini
kan fasilitator itu
ee tidak bisa harus selalu tatap muka ya
Ee fisik gitu ya tapi memang lebih bagus
fasilitator itu bisa datang secara fisik
ke sana gitu ya
Ee Nah itu tadi saya bilang tadi seperti
pertanya sayaanya-tanya tadi ee Apakah
kita sudah pernah mendapat pelatihan
lingkungan atau tidak Saya sangat
berharap lembaga seperti UII dan butik
daurulang ini bisa melakukan
pelatihan-pelatihan offline di
masyarakat gitu untuk ee menjadi
fasilitator fasilitator atau pendamping
pengelolaan sampah di masyarakat karena
eh ya Mohon maaf saya enggak tahu kampus
lain ya Ee yang kampus Di Bandung saja
ada 1 2 3 kampus
ee yang
EE ada jurusan lingkungan itu belum
pernah melakukan ee apa namanya
pelatihan secara offline atau online
tentang fasilitator pendayan pemberayan
masyarakat di bidang eh persampahan gitu
ya Eh ya mungkin ini salah satunya
mungkin juga ada lembaga lain yang di
secara nasional yang pernah melakukan
itu gitu nah nah ini ini yang yang kita
dorong supaya ini dilakukan gitu di
masyarakat supaya jadi pendamping di
Bandung ada pendamping Kang pisman itu
memang di disiapkan sama sama LH gitu ya
Ee ada pelatihan-pelatihannya gitu dan
di daerah lain saya enggak tahu mungkin
juga ada gitu ya itu Bu kalau untuk ee
butuh pendamping dan bagaimana ee ya
mungkin bisa ngakses ke mana pun lah ya
ke dlh dan sebagainya kalau memang ini
nanti kita bisa diskusi lebih lanjut di
secara secara di luar Zoom gitu bu ya
Ee gitu mbak
sementara selanjutnya
ee pertanyaan dari bapak
Pernahkah bapak punya pengalaman
memotivasi para pengampul untuk
difasilitasi menjadi bank sampah atau
apaat bapak jika ini dilakukan kemudian
Adakah forum atau komunikasi bagi
lembaga bank sampah sebagai wadah
komunikasi belaj dan konsolidasi bersama
yang
anggotanya
Ya baik Pakak Rah eh saya jawab nomor
dua dulu pak Adakah forum komunikasiang
s-sama ada Pak
eh aduh satu lagi saya lupa namanya ada
adupi
asosiasi ada asopsi eh asosiasi
bangsampak Indonesia kemudian ada satu
lagi itu saya lupa namanya apa ini Eh
teman saya dari Aceh ini dia ketua di
Aceh ini
eh dan Oh perbanusa itu juga jaringan
jaringan nasional dua-dua itu
ee itu kita bisa belajar ke mereka ee
moga-moga di di di di wilayah Bapak ada
ada itu ya Ada itu dan itu bisa bisa
bisa bisa ee apa bisa belajar ke mereka
karena eh dua-dua jaringan ini ee cukup
besar ya perbanusa dan EE asosasi bank
sampah nasional itu cukup cukup besar
gitu dan itu kita bisa bisa tanya-tanya
itu ke eh apa ee ke masyarakat ya ke ke
dlh
ee ada banyak asosiasi asosiasi yang
sudah dibentuk oleh masyarakat sendiri
gitu ya Ee untuk forum-forum bank sampah
ini gitu malah itu lintas lintas wilayah
ya gitu nah Pernahkah bapak punya
pengalaman memotivasi pengepul untuk
difasilitasi jadi bank sampah belum Pak
belum
Eh saya tidak pernah memotivasi
teman-teman pemulung saya yang ada 1800
orang di dampingan kami untuk bergabung
di bank sampah kenapa orientasinya beda
Pak mereka orientasinya bisnis mereka
orientasinya e menghasilkan uang kita
sedangkan bank sampah yang ada saat ini
saya gak tahu kalau di kota lain yang
saya tahu itu tidak punya link yang
cukup baik ke
e jadi gini ada pengepul ada pemulung
ada pengepul ada Bandar ada
supplieru kalau kita pengin punya harga
bagus kita harus ke Supper Supper ini
pintunya pabrik jadi contoh pabri tas
kalau kita mau masuk sampah ke pabrik
kertas kita harus melalui supplier dulu
level kita di mana level kita di
pemulung pelapak atau Bandar kalau level
kita di pemulung kita kan ngambilnya
semua
sampah dan gabrusan istilahnya kalau
pelpelnya di pelapak pelapak itu tiga
jenis empat sampah lah yang mereka ambil
gitu nah plastik mungkin hanya plastik
pet PP dan sebagainya kemudian kalau ke
supplier PP ini beda nya pet itu beda
jalurnya hdpe beda jalurnya kertas beda
jalurnya nah ini yang membuat proses
dari awal sampai akhir harga ini menjadi
flatif karena masing-masing proses ada
harga-harga yang naik ada
selisih-selisih harga gitu n Kalau kami
saya juga punya unit daur ulang kita
langsung ke supplier Pak gitu ya Eh kita
butuh 20 ton sekali masukin sampah ke
supplier plastik 20 ton sampah kertas
sekali pabrik sekali kirim gitu enggak
bisa 1 kilo 2 kilo gitu makanya kalau
kita kita main di pemulung di pelapak
kita susah ngajak mereka ke bank sampah
karena mereka kadang-kadang ada
kebutuhan uang cepat yang tidak bisa
ditangani oleh bank sampah gitu tapi
apakah pemulung eh Bandar eh maaf ya di
levelan Bandar kemudian di levelan
pelapak bisa jadi koordinator Bang sama
bisa
Pak yang ada di pulau Sulawesi Pulau
Kalimantan mereka dasar awalnya adalah
pembulung Apa bandar dan lapak karena
mereka sudah punya jaringan ke supplier
Jadi mereka ngumpulin mereka bisa jual
dengan harga bagus gitu karena Bapak
bayangin aja di Sulawesi itu mereka
harus jualnya pakai kontainer Pak ke
Surabaya atau ke Jakarta berapa biayanya
gitu kan gitu Selisih harganya berapa
gitu se saya tidak pernah mengajarkan
pemulung untuk sampai hari ini belum
mengajarkan pemulung ke bank sampah saya
selalu mengarahkan mereka ke Bandar atau
laapak yang lebih bagus danayar kenapa
pemul itu butuh dana
harian dana harian dan kadang-kadang
mereka minjam ke pelapak dan Bandar itu
diikat gitu nah itu yang susah di bank
sampah untuk ngikat itu bank sampah kan
nunggu keuntungan kecuali kalau bank
sampahnya punya modal besar gitu ya itu
bisa dilakukan gitu intinya dalam proses
eh material daur ulang itu ada
skemaskemaskema dan ada skat-sat yang
harus dilalui gitu paling besar itu ada
supplier sekarang kalau pabrik terima
sampah plastik
ee itu harganya 12.000 itu kita dipotong
30% pak di supplier kita gak bisa bisa
kita gak bisa langsung dapat anggaran at
bayaran murni dari pabrik pasti dari
Supper G kecuali pabrik-pabrik baru Nah
Suer ini yang punya kunci untuk masuk ke
pabrik bagaimana kita jadi Supper kita
harus ngobrol dengan pabrik karena
pabrik itu butuh jaminan sampah butuh
jaminan material yang masuk ke mereka
nah ini siap menjadi ee apa namanya
menjamin bahwa sehari akan ada 20 ton
100 ton sampah plastik yang masuk ke e
pabrik Bapak sehingga produksi tetap
berjalan itu e skemanya yang ada di
masyarakat begitu
Mbak Eh terima kasih atas pemaparan
jawabannya
Bapak Mungkin pertanyaan dari bapak menj
pertanyair sekaligus
pen pertama ini Baik demikianlah
pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian
sekaligus menjadi pertanyaan penutup
dari sesi tanya jawab kita pada sesi
pertama TR online ini selanjutnya saya
ucapkan terima kasih untuk Bapak Indi
yang sudah membantu menjawab pertanyaan
dari bapak ibu peserta training online
kemudian bagi Bapak Ibu sekalian yang
mungkin masih memiliki berbagai macam
pertanyaan mengenai optimalisasi aspek
peran serta masyarakat dalam sistem
pengelan sampah bisa disimpan dahulu
pertanyaannya untuk sesi kedua training
online kita pada hari ini yang nanti
akan dilanjutkan pada pukul 13.00 hingga
pukul 1500 yang akan diisi oleh Bapak
Darga Sulton nanti ya Bapak Ibu Selain
itu kami juga ingin mengingatkan Bapak
Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner
yang linknya sudah di-share di kolom
chat supaya kegiatan kami selanjutnya
bisa lebih menarik lagi dan Sekali lagi
saya izin mengingatkan kepada Bapak Ibu
sekalian yang mengingat materi sekaligus
sertifikat dan kemarin belum request
dapat mengisi Link yang juga sudah
dikirimkan oleh admin kami Akhir kata
saya selaku MC sekaligus moderator
memohon maaf sebesar-besarnya apabila
selama memandu acara ini terdapat
kesalahan kata ataupun perbuatan saya sa
Alifa pamit undur diri dan sampai
bertemu lagi di di sesi kedua t online
pukul 13 Nanti Terima kasih
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih Asalamualaikum
Terima kasih Pak Terima kasih Pak kasih
Pak
Asalamualaikum kem di
yang ada di ee sini yang ada di siang
hari ini
ee pada topik pembahasan ee siang hari
ini kita akan membahas ee peran serta
masyarakat ee apa namanya
mem
optimalisasi ee peran masyarakat dalam
ee pengelolaan
sampah saya mohon maaf nih
Eh pada teman-teman semua ee mungkin
agak sedikit kaku ya gitu agak sedikit
grogi dalam penyampaian mungkin ini Zoom
saya yang kedua gitu ya Zoom saya kedua
gitu karena saya Kebanyakan untuk ee
perihal edukasi sosialisasi itu saya
kebanyakan offline gitu jadi untuk
masalah online itu ini yang kedua dan
mungkin dalam penyampaiannya agak
sedikit kaku atau bagaimana gitu ya saya
mohon maaf kepada teman-teman semua
sebelum ke pembahasan ini kita lihat ya
kondisi pengelolan sampah di Indonesia
sampah perkotaan di Indonesia ini belum
dikelola Seca optimal yaak berdampak
pada kesehatan masyarakat serta
lingkungan dan kugian material
ini informasi ini dari
SPN lhk tahun
2020 yang mana sampah yang paling banyak
itu adalah sampah organik
54,2% yaitu sisa makanan dan e
perkebunan ada juga sampah anorganik
45,8% yang mana terdiri dari plastik
kertas dan lainnya nah di mana sampah
ini ee sampah di Indonesia berakhir ya
cukup kecil sekali kita bisa lihat ya
yang bisa dikelola menjadi kompos atau e
daur ulang di sini 7,5% yang dikubur 10%
dan yang paling banyak itu berakhir di
TPA itu
69% yang dibakar 5% dan sisanya tidak
dikelola itu Mengapa bisa Mengapa bisa
seperti ini ya salah satunya kurangi
kesadaran akan pentingnya pengelolaan
sampah yang bertanggung jawab gitu terus
juga memang butuh
e investasi yang besar dalam ee saat ini
ad pengelolaan sampah
gitu dan pemerintah daerah sendiri
sampai saat ini
ee baru 10%
APBD yang dianggarkan untuk mengelola
sampah di wilayahnya kurang dari 30%
idealnya dalam ee penganggaran untuk
pengolahan sampah yang ada di wilayah
ee di wilayah kota atau kabupatennya
seperti itu next Mas
ya ini bisa dilihat ya Ini gambar yang
memang bisa kita lihat saat ini
kebakaran di TPA itu ya disebabkan oleh
mungkin overloadnya ee sampah yang masuk
ke sana diakibatkan mungkin
ee apa namanya Masih kurang tersadarnya
ee masyarakat atau kita dalam memilah
sampah sendiri itu nah ini dampak
terhadap kesehatan dengan lingkungannya
ya bisa kita lihat polusi udara terus
juga pencemaran lingkungan dan eh
kesehatan next
Mbak Nah ini bisa kita lihat ibu bapak
jadi apa yang yang kita bisa lakukan nah
ini yang bisa kita lakukan atau peran
dari masyarakat dalam e
optimalisasi e pengolahan sampah ya
kuncinya yaitu kunci utamanya yaitu di
edukasi atau
diosialisasi kunci utamanya dalam
mengubah perilaku masyarakat dengan
memberikan pemahaman yang benar tentang
masalah sampah dan
solusi-solusinya kita dapat memotivasi
masyarakat untuk serta untuk ikut serta
dalam upaya pengolahan sampah n bisa
kita lihat di sini dengan sosialisasi
kita bisa meningkatkan kesadaran
masyarakat dalam pengelolaan sampah nah
dalam edukasi ini mungkin yang e lebih
cepat menyebar itu kita bisa pakai yang
namanya sosialisasi melalui media sosial
nah salah satunya itu yang seperti ini
ya E ibu bapak atau teman-teman semua
salah satunya mengedukasi
mensosialisasikan
e tentang atau meningkatkan
kesehatanyarakat melalui media sosial
sepertisapp terus juga seperti media
sosial Facebook gitu ya terus juga
YouTube itu seperti ini yang sedang kita
lakukan ini yaitu salah satu ee cara
untuk meningkatkan e kesadaran
masyarakat yaitu memberikan informasi
tentang dampak
ee dari apa namanya bahaya ee sampah
bagi kesehatan dan lingkungan nah yang
berikutnya ini ya memberikan pengetahuan
tentang cara mengelola sampah yang benar
seperti apa ya kan caranya yaitu seperti
memberikan apa memberikan ee
pelatihan-pelatihan atau workshop gitu
ya Perihal apa perihal misalkan
pembuatan kompos pembuatan
ee apa namanya kerajinan daur ulang atau
guna ulang nah itu juga bisa menjadi
salah satu ee cara mengedukasi
masyarakat atau sosialisasi seperti itu
terus berikutnya ini yaitu manfaat dari
edukasi danalisasi dapat membentuk
kebiasaan baru yang lebih ramah
lingkungan ya eh di sini mungkin saya
baru memahami 3 R
ya red recycle gitu atau mengurangi kita
sosialisasi P masyarakat e terutama
mungkin di sini saya sebagai perannya
sebagai bank sampah gitu mendampingi
masyarakat memberikan edukasi kepada
mereka bagaimana cara untuk mengurangi
terus juga Bagaimana cara untuk ee guna
ulang dan bagaimana cara untuk ee daur
ulang Biasanya kalau untuk daur ulang
itu
ee ke arah industri sih yang saya
ketahui ya Ee kalau industri karena
membutuhkan alat gitu dan biaya yang
cukup besar karena merubah Suatu bentuk
gitu untuk ee apa
namanya membiasakan
ee k depan yang baru yang demi ramah
lingkungan terus juga kita bisa juga
dengan ee edukasi atau sosialisasi
dengan lomba-lomba bertemakan lingkungan
walaupun istilahnya mungkin itu
ee seremoni ya atau se saat gitu tapi
ee cukup apa ya cukup efektiflah untuk
bisa menyadarkan masyarakat terus juga
berikutnya mungkin apa yang bisa kita
lakukan untuk ee
e
mengoptimalisasikan yaitu dengan
kunjungan ke tempat-tempat pengolahan
sampah dengan kunjungan itu dapat
memberikan pengalaman langsung tentang
proses pengolahan sampah seperti
misalkan kita berkunjung ke ee
pengolahan sampah organik dengan metode
yang dibutuhkan seperti misalkan
pengolahan magot ekoenzim ataupun ke
perusahaan-perusahaan pengolahan seperti
pengolahan sampah rdf gitu ya terus juga
apagi tuh Ee jadi satu kreasi gitu ya
mungkin itu ee bisa dilakukan nah yang
berikutnya apa yang bisa kita bisa
lakukan
ee untuk lebih maksimal lagi yaitu kita
mengkampanyekan melalui tokoh-tokoh
masyarakat nah ini cukup penting juga
eh kita coba untuk melakukan pendekatan
kepada tokoh-tokoh masyarakat Seperti
apa yang yang mungkin bisa kita lakuk
yang mungkin sudah pernah saya lakukan
di sini ee bersama tokoh agama itu nah
bersama tokoh agama ini kita
ee ngobrol bareng gitu kan kita Coba
diskusi bareng itu untuk ee apa namanya
sosialisasi perihal ee pengolaan sampah
termasuk pemilahan sampah dalam menjaga
ee lingkungan ini Ya mudah-mudahan
dengan bekerja sama dengan tokoh
masyarakat Ya mungkin di sini Saya
pernah lakukan itu di tokoh dengan agama
ee itu mungkin bisa disampaikan di
kegiatan-kegiatan keagamaan seperti
mungkin di umat muslim itu ada yang
namanya
ee apa ee salat Jumat ya Nah itu kita
sarankan kepada ee tokoh-tokoh
masyarakat atau ustaznya gitu kan tolong
deh Pak di Pak ustaz disisipkan gitu kan
mungkin Sebulan sekali atau
berapa bulan sekali tentang dakwah dalam
menjaga ee lingkungan gitu seperti itu
next
Mbak nah
eh ibu bapak atau teman-teman semua
Mungkin di sini saya penyampaiannya
mungkin kebanyak ke arah teknis ya gitu
atau ke arah ee praktik atau ke arah
yang saya pernah lakukan gitu dalam
ee dalam berhubungan dengan masyarakat
atau dalam
ee Pemberdayaan Masyarakat atau dalam
kegiatan lingkungan yang ada di
masyarakat ini yang pernah ee Ini yang
sudah pernah saya lakukan
ee salah satunya dalam mengedukasi atau
mensosialisasi saya membaginya itu di ee
beberapa
kategori itu beberapa kategori yang saya
bagi saat ee sosialisasi atau edukasi
Nah kenapa saya bagi eh seperti ini
karena
eh yang kita sasar tuh kadang-kadang
berbeda-beda gitu berbeda-beda
karakternya gitu nah salah satunya ada
beberapa e kategori mungkin di sini ee
Saya bahas satu persatu dulu ya di sini
kita edukasi atau sosialisasi di
perumahan teratur nah Perumahan teratur
ini atau Komplek ya Bahasanya ini ya ini
Perumahan teratur ini ee kita mengadakan
e edukasi atau sosialisasi kepada
pemilik rumah dan ART gitu e asisten
rumah tangga nah eh rumahan teratur atau
Komplek ini
juga yang saya amati ini ada dua segmen
ada segmen menengah ke atas kompleknya
ada mungkin menengah gitu seperti itu
eh yang pernah saya lakukan untuk
edukasi sosialisasi Perumahan teratur
ini yaitu pemilik rumah dan EE asisten
rumah tangga nah Biasanya kalau untuk
komplek perumahan tratur ini
eh kita agak sulit menemui
eh pemilik e rumahnya gitu kita
terkadang lebih ke ee as rumah tangga
nah sosialisasi edukasi ee untuk
perumahan teratur ini kalau untuk
perumahan ee pemilik rumah biasanya itu
mereka melihatnya itu dari segi
lingkungan dan kesehatan gitu dari segi
nilai
ekonomi Nah itu ee mereka
ee sedikit sekali melirik Itu karena
dari segi kemampuan ekonomi ee mereka
cukup gitu Jadi mereka ee ee dalam
menjaga lingkungan itu bisa dilihat dari
segi
ee lingkungan dan kesehatannya seperti
itu Nah kita ada dua segmen untuk ee
atau dua sasaran untuk mengedukasi atau
mensosialisasikan ee diplumant tratur
selain pemilik ada asisten rumah tangga
Kenapa kita sisir asisten rumah tangga
karena mereka yang memang ee aktivitas
kesehariannya itu di
eh di dalam rumah gitu Emang mereka yang
mengurus segala sesuatu dari si pemilik
rumah termasuk apa termasuk sampahnya
nah ini kita sisir kita kita
sosialisasikan kepada mereka tentang
pentingnya e pengolahan sampah ini
seperti itu termasuk apa termasuk dalam
e Bagaimana cara memilah sampah nah art
ini biasanya itu mereka akan melirik e
akan berminat itu jika
Eh ada nilai ekonominya gitu nah ini
yang bisa kita Satukan bisa kita jadi
satu strategi eh dalam
eh mengedukasi mereka dalam mengajak
mereka
ee menjaga lingkungan sekitar atau rumah
mereka gitu ni ini as rumah tangga kita
coba edukasi dengan sistemnya karena
kita di bank sampah di sini kita ada
yang namanya tabungan THR dan tunai ini
mungkin THR ini tabungan tambahan mereka
Jadi mereka tertarik biasanya asisten
rumah tangga di perumahan teratur atau
Komplek ini karena ini sistemnya nanti
untuk tabungan mereka pada saat nanti
mereka akan ee pulang ke daerahnya Atau
pulang kampung bahasanya seperti itu Nah
ini ee bisa diterapkan oleh ibu dan
bapak atau teman-teman semua Bagaimana
cara mengajak
ee masyarakat
terutama di komplek e Perumahan Nah ini
bisa diterapkan Salah satunya yaitu kita
pendekatan ke asisten rumah tangga
dengan
ee nilai ekonomi dari mereka mau memilah
sampahnya seperti itu next
Mbak selanjutnya
Nah tadi ada Perumahan teratur nah nah
berikutnya adalah kita ada edukasinya
terbagi lagi menjadi ee edukasi untuk
perumahan atau sosialisasi Perumahan
tidak teratur nah Perumahan tidak
teratur ini seperti apa Kang n Perumahan
tidak teratur ini seperti
ee padat
penduduk kalau kita bisa lihat mungkin
perkampungan ya gitu nah ini
ee sasaran kita yaitu Ya pastinya warga
sekitar atau pemilik rumahnya yang kita
edukasi kepada mereka kita sosialisasi
kepada mereka nah ditekankan lagi apa
nih yang bisa mengajak mereka untuk mau
mengelola sampahnya yang ada ee di
sekitaran mereka gitu ya Salah satunya
ee yang untuk perkampungan itu biasanya
merekaedikit sekali Ini pengalaman saya
diikit sekali Mereka melihat yang
namanya dari segi lingkungan dan
kesehatan gitu sedikit sekali maksudnya
ee
mengajak mereka tuh melihat dari sisi
lingkungan Yuk kita jaga lingkungan
supaya bersih dan segala macam nah ini
memang ee sedikit yang tertarik gitu
tapi kalau misalkan dari segi ekonominya
gitu kan dalam arti mereka nih
ee mau menjaga lingkungan mau memilah
sampah Nah itu apa sih yang mereka e
dapati gitu Itu salah satunya yaitu
nilai ekonominya gitu sebagai nilai
tambah mereka itu yang Punten Ya
maksudnya Maaf ini eh ee di perkampungan
yang mereka tuju adalah hal-hal yang
seperti itu menjadi nilai tambah gitu
nah ini strategi bisa jadi strategi juga
buat teman-teman dalam ee mengedukasi
atau mensosialisasikan
ee kegiatan e di wilayah e teman-teman
masing-masing terutama di perkampungan
gitu Ini hasil dari ee Saya punya
kegiatan dan ini memang cukup efektif
juga gitu dalam
e mensosialisasikan kepada masyarakat
perkampungan
yaitu dari nilaitig ekonominya
eh yang berikutnya ini ya dari segi
ekonominya ini mungkin di sini bisa bisa
dilihat ya dari mau ditabung juga bisa
nah nilai tunai juga bisa gitu alat
tukar lainnya juga bisa ini salah satu
strategi mengajak mereka eh dalam
menjaga lingkungannya
next nah tadi ada Perumahan teratur kita
bisa sosialisasi
edukasi ada Perumahan tidak teratur atau
perkampungan Nah ada lagi kita edukasi
juga
ee Perumahan pinggiran sungai nah ini
memang apa ya agak unik juga gitu
karena ee yang saya temui itu
ee tempat pembuangan Biasanya sih
informasinya tempat pembuangan
terbesar untuk wilayah untuk wilayah
Bogor ya gitu karena saban edukasi itu
pasti ada hal-hal pertanyaan seperti itu
tempat tempat pembuangan sampah itu di
mana gitu kan terbesar tuh satu di TPA
dua di mana di sungai gitu seperti itu
pertanyaannya dari ee teman-teman gitu
atau emang e Kebanyakan yang pinggiran
sungai itu
ee apa namanya sebagian tuh buangnya ke
sungai gitu karena menurut mereka tuh ee
apa ya mudah gitu mudah terus dan segala
macamah Ini sesuatu yang memang harus
ee dirubah gitu ya Dan ini memang kami
penggiat ee lingkungan atau teman-teman
bank sampah nih ee salah satunya
sasarannya menyisirnya yaitu ee di
ee apa pinggiran sungai Nah ada beberapa
ee edukasi yang bisa
kita apa
ee sampaikan di sana gitu ya terutama ya
di sini yaitu pemilik rumahnya atau
warga sekitarnya gitu Nah kalau
perumahannya itu mungkin perumahan
pinggirin di pinggiran sungainya itu
perumahannya ee Komplek atau
perumahannya apa teratur gitu ya itu
saya rasa mereka enggak akan buang ke
sungai gitu nah ini yang mungkin yang
belum teredukasi Ini yang EE
pinggiran-pinggiran gitu karena memang
ee pendampingan atau sosialisasi mungkin
belum sampai kepada ee mereka gitu nah
salah satunya kita datang ke pinggiran
sungai untuk ee Sosialisasi pada pemilik
rumah atau warga sekitar Nah untuk
perumahan atau pinggiran sungai untuk
yang wilayahnya ee
perkampungan
atau tidak teratur Nah ini bisa pakai
sistem yang tadi ya bisa pakai sistem
ekonomi lingkungan dan kesehatan G Nah
ini bisa kita pakai seperti itu ya Jadi
ada ada dua
ee apa ya dua teknik gitu Jadi ada yang
nyisir di darat dan ada yang nyisir di
e sungai gitu maksudnya nyisir di darat
apa di darat itu kita melakukan edukasi
dan sosialisasi pengelolahan sampah nah
yang di
ee Sungai Nah itu memang sampah-sampah
yang sudah terlanjur
ee sampai ke sungai gitu Jadi ada
petugasnya Ada petugas shelternya gitu
kalau di sini ee di kita nih di kota
Bogor itu ada ee sungai namanya Sungai
ee cipakancilan gitu Nah itu ada
petugasnya yang
ee apa ya sebutnya tuh kalau bahasa
orang Sunda mah dijaring gitu ya kalau
bahasa Indonesianya dijaring jadi
sampah-sampah yang ada sudah terlanjur
ee mengalir ke sungai itu di jaring oleh
petugas ee ee apa namanya petugas dari
teman-teman bank sampah gitu dan itu
nanti yang ada nilai ekonominya larinya
ke bank sampah yang enggak ada nanti ke
ee pemerintah setempat nah yang di darat
itu bisa melakukan ee edukasi gitu
banyak ya edukasi ee apa namanya
mengajak pengolan sampah melalui bank
sampah tps3r dan lainnya dan juga
disediakan juga eh sarana
prasarananya untuk yang di sungai ini
agak agak ekstra ya gitu pinggiran
sungai karena mereka Salah satu alasan
yang buang ke sungai kangang enggak ada
sarana ee tempat ee pembuangan atau
tempat pemilihannya nah ini nanti bisa
difasilitasi e oleh banyak pihak seperti
itu
next nah ada lagi nih ya E edukasi ke
sekolah dan Universitas nah yang ini
yang pernah kita lakukan ke
sekolah-sekolah yaitu
kepada
teman-teman warga sekolah
termasuk murid guru gitu Nah mungkin di
sini kan sekolah juga ada sekolah
adiwiata ya gitu mungkin di dinas LH
atau di Kementerian ada program itu gitu
kan Nah ini bisa kita support gitu
sekolah yang memang berwawasan
lingkungan edukasi-edukasi tentang
pemilahan sampah itu atau sekolah sehat
di Bogor ini ada sekolah sehat n nah ini
kita ee bisa bisa apa namanya bisa
support itu terus juga di sekolah
sendiri itu
ee
butuh teman-teman penggiat lingkungan
gitu karena mereka butuh pendampingan
butuh kemitraan gitu karena
ee biasanya sekolah itu ada yang namanya
itu kurikulum Merdeka Ya itu ada kurikul
mereka Kalau enggak salah di situ ada
ee ada apa ya p5-nya Kalau enggak salah
tuh ya mohon maaf jika saya salah nanti
bisa dikoreksi ada p5-nya nah nah di P5
itu mungkin ada yang namanya hidup
berkelanjutan salah satunya tentang
lingkungan nah ini mereka butuhkan
ee kegiatan lingkungan di sekolah salah
satunya untuk ee memenuhi
kegiatan-kegiatan mereka nah selain itu
juga sekolah juga butuh sosialisasi atau
pendampingan juga karena mereka butuh
kemitraan gitu kemitraan dalam arti
eh teman-teman atau kepala sekolah atau
sekolah yang EE akreditasi gitu
akreditasi itu biasanya salah satunya
itu butuh ee kemitraan G butuh e MOU
dari teman-teman komunitas atau penggiat
lingkungan Nah itu mereka sangat
membutuhkan jadi eh kesempatan kita
untuk bisa masuk sosialisasi atau
edukasi ke sekolah ee dan Universitas
nah Universitas sendiri nih nanti kita
branding yaitu namanya Green kampus G
nanti kita ada programnya di
inovasi-inovasi nanti bisa ditanya bisa
kita bahas di inovasi next
Kak
berikutnya Nah kita lanjut ke
pemberdayaan gitu tadi setelah edukasi
ee untuk optimalisasi nah ini harus ada
ada pemberdayaan masyarakat nah ini ada
beberapa ee yang teman-teman atau ibu
bapak
bisa pakai ya yang ini yang Darga
ketahui ya yang Darga ketahui
pemberdayaan masyarakat melalui
pengolahan sampah ada tiga pemberdayaan
yang bisa dipakai yang pertama yaitu
bank sampah ya bank sampah ini
mengumpulkan sampah dari masyarakat ini
cara Garis besarnya ya
mengumpulkan sampah dari masyarakat dan
memberikan imbalan berupa uang atau
barang gitu Nah kalau bank sampah
sendiri ini itu
ee kembali lagi sistemnya itu ke
ee apa namanya pemilik sampahnya juga
akan mendapatkan
ee nilai tambah juga di samping e
pengurusnya gitu Ini juga bisa apa
namanya ee satu pemberdayaan masyarakat
dengan ee e pengolahan sampah nah ee
keuntungannya ee dengan bank sampah ini
banyak ya Selain edukasi tadi juga kita
juga ee Ada
kegiatan apa namanya ee pengolahan
sampah seperti itu Nah ini banyak
kegiatannya apa namanya pemberdayaan
masyarakatnya Gitu Ee terus juga selain
bank sampah nah ini ada yang namanya ee
pengolahan sampah kelompok pengolahan
sampah atau KSM ya kelompok swadaya
masyarakat tps3r nih ini Mola sampah
masyarakat dengan sistem retribusi gitu
kalau
ee apa namanya dalam pemberdayaan
mungkin
ee yang lebih banyak menguntungkan itu
di KSM
tps3r gitu kalau dari pemberdayaan ee
dari segi nilai ekonomi atau profitnya
ya gu ini saya ketahui yang di kota
Bogor gitu khususnya Kenapa
ee tps3r gitu yang lebih pemberdayaan
masyarakat gitu kan Terus juga dengan
ee nilai ekonominya
itu cukup banyak bisa di ee peroleh gitu
ya pastinya di sini ada ada ada apa ada
masuk masukan gitu kan karena tps3r itu
ini yang saya ketahui ya sistemnya itu
yang pertama itu mereka itu sistem
pelayanan itu sistem pelayanan yang
menarik adanya retribusi itu yang
pertama jumlah ee istilahnya apaemasukan
buat mereka tu ada retribusi setiap
bulannya itu kan dalam artiribusinya apa
masyarakat
eh membayar atau membuang sampah n itu e
berbayar beda dengan bank sampah kalau
bank sampah di sini kalian pilah sampah
ya kan Eh kalau bank sampah mungkin k
edukasi ya bank sampah ee jadi sampah
hanya dibayar oleh bank sampah gitu yang
saya ketahui nih bank sampah gitu kan
Kalau untuk TPS 3R itu kalian buang
sampah ya kalian harus bayar karena
nanti di sana ada ee pelayanan e apa
namanya pengolahan sampah oleh
masyarakat gitu Nah yang kedua kenapa ke
tps3r ini e istilahnya dalam
pemberdayaannya itu ee apa namanya
banyak ee mungkin dari segi nilainya itu
lebih menguntungkan kedua itu selain
retribusi mereka juga ada yang namanya
pemilahan sampah gitu yang saya ketahui
sementara ini mungkin sedikit sekali ya
Di tps3 itu untuk mengedukasi eh
pemilian sampah dari sumber karena
eh yang saya ketahui itu tps3r itu
sampah e dari masyarakat dibawa ke
tempat mereka dan dipilah pilah di
tempat mereka gitu jadi hasil pilahnya
Buat bonus mereka nah ini dua tungan
yang diperoleh oleh tps3r yang ketiga
apa Nah yang ketiga ini ada retribusi
atau ada insentif dari pemerintah
setempat gitu ini untuk Bogor ya saya
enggak tahu untuk wilayah lainnya untuk
Bogor sendiri pengolaan ee sampah
berbasis tps3r seperti itu retribusi
pemilihan sampah anorganik ya Ee seperti
kertas plastik dan lainnya yang ketiga
itu retribusi ee insentif atau bonus
dari pemerintah kota Bogor setiap
bulannya untuk pegawai tps3r yang ada di
wilayah kota Bogor itu tiga keuntungan
kalau misalkan teman-teman atau ibu
bapak mengelola e tps3r Nah ada lagi apa
selain tiga keuntungan nah satu lagi
empat Nah ini empat ini mungkin bonusnya
Ya itu bisa bonus harian atau bonus
bulanan bonus bulanan hariannya Seperti
apa Kang gitu Ini pengolahan sampah
organik gitu organik ya kan organik ini
bisa jadi pupuk apalagi kalau sekarang
lebih cepat dengan metode magot mungkin
bisa kalau bisa dimaksimalkan setiap
hari mungkin bisa panen gitu bukan bukan
bonus bulanan lagi mungkin kan gitu tapi
bonus harian gitu karena bisa ee
mengurai sampah bisa lebih cepat itu itu
keuntungan dari e Ee kita mengelola
pemberdayaan masyarakat melalui tps3r
kalau untuk bank sampah tadi ke edukasi
eh sampahnya kembali lagi ke user ada
memang ada keuntungan di situ untuk
ee pengurus ya teman Ee tidak terlalu
banyak gitu seperti itu
ee perlu ketahui teman-teman ee Ini
pengalaman saya gitu kan dalam
pemberdayaan masyarakat eh di sini ada
tps3r dengan bank sampah
nah ini enggak bisa di Satu zona
teman-teman semua itu yang saya ketahui
satu zonanya Maksudnya gimana Kang gitu
Satu zona Maksudnya di e di situ ada TPS
3R s r misalkan satu wilayah itu ada
tps3r
nah satu wilayah di satu wilayah yang
sama juga itu
Eh ada bank sampah gitu karena ini kan
ada dua sistem yang berbeda gitu
sedangkan dilakukan di Satu zona bisa
dilakukan di Satu zona
gitu tapi dengan
e manajemen atau pengurus yang sama tapi
kalau misalkan di Satu zona satu wilayah
pengurusnya beda E itu akan agak sulit
juga gitu bisa berjalan tapi ada
ee apa namanya ya mungkin apa ya ada
yang hilang dari
tps3r ya kira-kira teman-teman Tahu
enggak apa yang
hilang tadi yang sudah saya Sebutkan kan
ee saya sebutkan bahwa pengolahan sampah
TPS 3R itu ada ee pemilian sampah
anorganik betul enggak ya Kan itu ada
sampah pemilan organik nah sedangkan
bank sampah itu fokus mungkin ke ee
pemilahan sampah organik Nah kalau
misalkan digabung di Satu zona yang
biasanya itu larinya ke tps3r nah ini
larinya ke bank sampah Nah ini mungkin
harus dibicarakan lagi nih harus di
harus didiskusikan dimusyawarahkan kalau
misalkan
Ee Kita mau pakai
ee e sistem yang mana gitu kan yang mau
di ee terapkan di satu wilayah itu
kalau misalkan sudah ada
ee TPS 3R gitu
kan e TPS 3R ya mungkin Bang sampah ke
Ar edukasinya atau seperti apanya gu
mungkin itu nanti bisa kita diskusikan
di eh
pertanyaan-pertanyaan next
Kak
Nah Ada lagi satu lagi nah selain tadi
bank sampah tps3r Nah ada lagi ya Ini
upsycle nih ya ini salah satu
pemberdayaan masyarakat dengan
ee guna ulang dan daur ulang guna ulang
dengan fungsi yang berbeda kalau daur
ulang biasanya mereka itu merubah bentuk
gitu biasanya ini kalau saya kalau
pengamatan saya ini mah ke arah
industriah kalau daur ulang tuh perlu
alat dan segala macam ya Nah seperti itu
eh untuk up cycle sendiri nah ini guna
ulang dengan fungsi yang berbeda nah ini
nanti bisa dibuat satu karya ya Nah ini
yang pernah kita lakukan itu kita
fasilitasi teman-teman e karyanya itu
jadi jangan buat jadi kendala itu kan
upsycle tu
terkadang buat tapi pemasarannya yang
e kurang enggak ada kita buat-buat
banyak-banyak tapi enggak ada
pemasarannya nah ini kan jadi satu
kendala gitu nah sementara ini gimana
Kang apa yang pernah lakukan gu nah ini
kita ee Coba bantu
pemasarannya bantu pemasarannya dengan
apa yang pernah kita lakukan kita ee
audiensi ya audiensi ke dekranasda dewan
kesenian daerah gitu kan di Bogor tuh
ada jadi nanti dekranas di kotanya gitu
kita bisa menyimpan di Galeri mereka
gitu terus juga di
ee apa E pameran-pameran gitu terus juga
kita koordinasi ke dinas-dinas terkait
seperti UMKM koperasi terus juga ee
Perindustrian gitu perihal kita punya
kegiatan produk ini Bagaimana kegiatan
produk ini bisa menjadi nilai ekonomis
ee buat e si pengrajinnya Dan intinya
berkelanjutan gitu ini kita kita apa
namanya Ee Kita upayakan termasuk ya itu
tadi pemanfaatan
ee media sosial gitu seperti marketplace
gitu ya atau jualan-jualan di online
gitu Nah itu kita bisa bantu gitu bisa
bantu untuk ee penjualannya gitu tapi
enggak secepat kita daur ulang ya untuk
upcycle ini enggak terlalu banyak ya
gitu untuk upcycle ni atau guna ulang
ini gitu
eh kebanyakan tuh dipergunakan untuk e
larinya tetap ke industri ber ulang
solusinya seperti itu
next nah di sini juga ada peran
teknologi dan inovasi Nah tadi kita Saya
sudah sampaikan kepada
eh teman-teman semua ya Ibu
Bapak kita harus juga untuk
memaksimalkan peran masyarakat kita
harus juga memaksimalkan peran dari kita
punya teknologi ini yang kita pakai ini
yang saya pakai ya yang biasa saya pakai
atau teman-teman di sini pakai di bank
sampah itu pakai ini memanfaatkan
media-media sosial G ya banyak ya media
sosial termasuk di WhatsApp grup itu
kita bisa menyampaikan e
kegiatan-kegiatan termasuk teknologi ini
yang sudah pernah kita
jalankan dengan kerja sama dengan
startup atau penyedia layanan aplikasi
digital dulu kita kerja kerja sama
dengan octopus atau plastick P itu kita
pernah pernah apa namanya ee bekerja
sama gitu J kita berkerja sama dengan
mereka pernah Tapi saat ini ee sudah
terputus ya gitu mungkin teman-teman
yang sudah bekerja sama dengan octopus
sudah sudah merasakan ya atau plastic
pay gitu
eh manfaatnya gu ataupun digital lainnya
bukan hanya terpatok di dua itu gitu ya
banyak ya Kalau enggak salah itu ee
penyedia layanan aplikasi digital
next nah ini ibu bapak atau teman-teman
semua Mungkin di sini saya
ee peran
inovasinya menyampaikan beberapa yang
sudah pernah saya lakukan di masyarakat
gitu Ini istilahnya apa ya
praktik-praktik yang sudah pernah saya
lakukan terutama di sini inovasinya
dalam
inovasi dalam mengajaklah Bagaimana cara
mengajak masyarakat untuk gabung di bank
sampah untuk gabung
ee di kader lingkungan untuk gabung
untuk memilah
sampah kalau bahasanya mungkin di sini
ini hanya sebagai marketing kami ya
marketing bank sampah atau marketing
kami penggiat lingkungan gitu kan dalam
mengajak masyarakat nah ini seperti bisa
dilihat ini kita inovasinya itu bekerja
sama dengan Posyandu sadar lingkungan
Nah bisa dilihat gambarnya ya edukasi
ekologi ekonomi suatu kegiatan edukasi
berkelanjutan ini berkelanjutan enggak
sekedar sosialisasi Sudah besoknya
enggak ada tindak lanjut tapi kita ini
kegiatan-kegiatan yang memang
berkelanjutan bisa dilihat ini Ada
Posyandu sadar lingkungan Kok bisa
dibilang Posyandu sadar lingkungan nah
awalnya itu mereka di tempat kami itu
biasa e setiap wilayah berbeda-beda ya
keterbatasan
ee sarana dan prasarana gitu nah ini ada
satu Posyandu di wilayah kecamatan Bogor
Selatan nah mereka itu kurangnya sarana
prasarana dalam
ee kegiatan mereka Kang saya enggak
punya timbangan Kang saya enggak
timbangan bayi nih ya Ada timbangan ee
badan gitu kan ini kan salah satu
penting salah satu alat ee posandu yang
cukup penting gitu nah gimana Kang gitu
kan Nah mereka mereka konsultasi ke kita
Oke Bu gimana kalau misalkan kita
sediakan sarana prasarananya silakan Ibu
nanti bisa
ee mencicil gitu kan ee sarana prasarana
itu dengan
ee menukarkan E jelantahnya atau
mengukulkan jelantahnya atau sampah
lainnya gitu nah dan mereka itu berminat
pak ee Bapak Ibu gitu kan dan
alhamdulillah mereka berminat dan ini
dikembalikan lagi sosialisasi lagi
kepada masyarakat kepada wilayah mereka
gitu kan
ee untuk menjaga e lingkungannya untuk
memilah sampahnya jelantahnya gitu kan
untuk apa ini kita untuk untuk apa
namanya untuk membayar sarana ee
timbangannya yang diperlukan nah ini
sebenarnya strategi kami dalam
menciptakan kader gitu kader lingkungan
nah dalam beberapa bulan Kalau enggak
salah itu sekitar 3 sampai 4 bulan nah
ini sudah lunas Bu Timbangan dan EE
timbangan bayi dan timbangan badan
timbangan bayi dan timbangan badan ini
mereka yang beli Bu gitu Bu dalam arti
kita harganya itu kita harga toko ya
dalam arti mereka cok dibawa ke sana
gitu kan atau kita infokan nih harganya
segini Gitu Ee jadi enggak ada
istilahnya ee mengambil keuntungan dari
kita jual barang enggak gitu seperti itu
jual barang ee produk ee timbangan
segala macam enggak gitu kan tapi mereka
ee mendapatkan harga-harga toko dan bisa
dicicil selama sebenarnya selama mereka
menjaga lingkungan Ya selama itu mereka
bisa bayar gitu nah sebelah kanan ini
sebenarnya ini awal pila sampah pila
sampah dan jelanta dapat emas ini
sebenarnya kita awali di tahun 2019
sebelum sebelum covid
ya 2019 ini ya mungkin sekarang pegadai
ya Pegadaian mungkin
ee sekarangsekarang Ini booming ya
seperti itu Nah sebelumnya kita pernah
menjalankan itu dengan Pegadaian Syariah
dulu tem belum bisa lanjut gitu kan
karena memang ada ee pembahasan ada
pemahaman yang memang kami belum
mengerti tapi kami sudah menjalani jadi
emasnya ini gratis dulu kita punya ee
apa namanya
ee ee Inovasi Atau ajakan yang judulnya
itu ada emas ee di sampah yang kau buang
gitu bahasanya judul Kita sosialisasinya
dan alhamdulillah ee
masyarakat apa tertarik Apa sih yang
dimaksud dengan sampah ee dapat emas dan
segala macam Nah itu Kita sosialisasikan
sebenarnya di tahun 2019 gitu next
nah ini peran inovasi ya Ini ini
inovasi-inovasi yang mungkin bisa di
e diterapkan atau mengajak e masyarakat
bisa lebih optimal lagi nih gitu salah
satunya nah ini kita juga sebenarnya
mengatmkan ya amati tiru modifikasi
bukan ATP ya amati tiru
kepekkek Nah di sini ada namanya ambil
sekarang bayar nanti ya di grup sebelah
juga ada gitu ya di
ee marketplace sebelah juga ada nah ini
kita ngadop itu gitu ya beli sembako
token listrik pulsa gu belanja mudah
jargon kita nih belanja mudah pakai
sampah terpilah gitu nah ini juga satu
ajakan masyarakat jadi sesuai dengan
kebutuhan masyarakat nih Kita juga harus
tahu nih masyarakat Apa sih nih di
setiap tanggal ee apa namanya
akhir bulan atau di setiap
tanggal-tanggal darurat yang mereka
mungkin menipis ininya Nah ini bisa kita
eh terapkan inovasi seperti ini nah yang
berikutnya nih ada di samping kita
program magang ke Jepang Nah ini kita
sudah bekerja sama atau sudah MOU ee
dengan satu lembaga pelatihan kerja Nah
ini salah Jadi gini ibu bapak kegiatan
kami itu ee didasari itu di awal itu
jadi bank sampah yang kami lakukan itu
ee sebenarnya ee bukan hanya kegiatan
yang mungkin bisa jadi solusi
permasalahan ee lingkungan tapi
bagaimana kami berupaya di bank sampah
atau penggiat ee lingkungan ini
bagaimana caranya bisa menyelesaikan
permasalahan sosial juga karena Darga
sendiri ini
ee apa ya basicnya awalnya ya itu di
kegiatan sosial Darga dulu itu latar
belakangnya di Karang Taruna Jadi
bagaimana bukan memikirkan diri sendiri
tapi juga memikkan orang lain bagaimana
menyelesaikan permasalahan sosial orang
lain Salah satunya apa Nah ini ya kan
bagaimana menyelesaikan atau seidnya
mengurangi solusi dari pengangguran yang
di ee apa di di bisa
dikolaborasikan dengan kegiatan
lingkungan salah satunya yaitu apa
dengan program magang Jepang gitu nah
ini ee kita sudah kerja sama sudah MOU
dengan satu lembaga dan mereka siap gitu
karena kenapa ke Jepang ya ini menurut
informasinya Jepang itu ee satu
populasinya katanya menurun seperti itu
terus juga ee kebutuhan tenaga kerja ke
Jepang itu sekitar 6 juta 6 juta
ee tenaga kerja nah ini kan memang
peluang banget nih untuk teman-teman
atau anak-anaknya yang memang siap untuk
magang magang itu dalam arti bukan
magang kayak di negeri kita ya gitu jadi
magangnya biasa saja tapi di sana kalau
bahasanya itu magang tuh kerja gitu
selama 3 tahun kerja gitu Nah ini bisa
dipilih ada konstruksi perhotelan dan
segala Pertanian Peternakan nah
Kebetulan juga ini juga teman yang
mengolah itu gitu Jadi kita bisa
ee e apa namanya kolaborasi lingkungan
dan
ee apa namanya pelatihan kerja ini
seperti apa sih kemitraannya Gitu kan ya
Ini nah ini kan kemitraannya Salah
satunya apa ya tadi selain penyaluran
tenaga kerja nih gitu kan magang ke
Jepang Nah ini bisa berbayar berbayar ee
dengan sampah terpilah atau jelantah
gitu Apakah harus full bayarnya misalkan
sekian juta harus pakai sampah sekian
juta ya enggak sebennya strategi kami
dalam mengajak mereka menjaga lingkungan
Enggak seperti full pakai sampah enggak
sampahnya ada berapa ya tetap nanti
Tinggal dihitung untuk pembayaran
kegiatan
ee magang ke Jepang ini gitu dan ini
magang ke Jepang ini yang ee kerja sama
dengan kita itu ada ee
ee apa namanya ada dana talangan lah
seperti itu jadi istilahnya dat Talang
itu kalian
ee istilahnya ikut program ya kan
pelatihan pelatihan itu selama
8 bulan 4 bulan itu basa 2 bulan itu
keterampilan gu Nah sudahed itu bisa
berangkat nah yang sebelum-sebelumnya
itu eh informasinya tentang perihal
magang ke Jepang yang ada di Kota Bogor
ini nah selain nanti 3 bulan eh 3 tahun
mereka selesai misalkan mereka selesai
nih
eh magang ke Jepang kembali ke Indonesia
gitu biasanya e perusahaan-perusahaan
yang ada di Jepang itu lebih
mengutamakan ee yang sudah Ee belajar ke
Jepang gitu itu yang pertama yang kedua
ee pengalaman dari teman gitu ya jadi
setelah pulang dari Jepang Nah
setelahang Jepang usernya itu atau si
orang Jepangnya itu suka dengan kerja
dia gitu kan Nah dia itu dikasih modal
gitu dikasih modal untuk mengembangkan
ee ee kegiatan di negerinya gitu seperti
itu itu salah satu kegiatan program
inovasi yang kami lakukan untuk program
magang ke Jepang next
Kak Nah ini ada lagi Ibu mungkin di sini
saya banyak gambar-gambar ya yang
mungkin sebagai ajakan atau mungkin bisa
jadikan motivasi ini sudah pernah kita
lakukan oh seperti ini k gitu nah ini
counter Bang sampah Mat Insyaallah Nanti
ke depannya kami ee apa namanya eh coba
kami jalankan kami fokuskan gitu jadi
setiap RW lah gitu ya itu ada satu bank
sampah Mat gu Kalau di luar itu kan ada
ya namanya bank Indo Atau mo Alfa gitu
ya kalau di sini Bang sampahm kalau di
Bang Indo Atau mo Alfa kan mereka enggak
bisa bawa sampah po dituker ya gitu atau
bank Indo ditukar ya gitu kan e
sampahnya nih bisa enggak bayar ya Saya
rasa belum bisa gitu tapi kalau di bank
sampah Insyaallah bisa mereka bawa
sampahnya sampah terpilah ya gitu sampah
terpilah yang sebelum kita edukasi gitu
kan Nah itu untuk beli beras
beli apa ya minyak bayar pulsa dan
segala macam nah bank sampah Ini
sebenarnya sudah banyak diterapkan oleh
teman-teman bank sampah di wilayah atau
teman-teman penggiat lingkungan Apakah
itu namanya bank sampah atau bukan tapi
kayaknya Sistemnya sama gitu
oke nah berikutnya nih ini mah
pengalaman saya sendiri nih beasiswa
pendidikan sekolah tinggi nah ini untuk
teman-teman kampus tadi kan ada yang
namanya Green kampus gitu Kami mengajak
teman-teman Universitas ya mungkin
mudah-mudahan Kak di selain di Bogor di
tempat lain bisa ya bekerja sama gitu
dalam menciptakan Green kampus nah
kampus-kampus sendiri kan ini sebenarnya
banyak ee program-program ya Ada
beasiswa ada beasiswa yang 100%
50% kelas reguler atau kelas karyawan
Nah ini kan banyak programnya nih gitu
Nah ini bisa di
ee
dikolaborasikan Apakah nanti
ee apa namanya ee eh pendidikan atau
kalau kita nanti programnya ada S RW 10
sarjana gitu Dengan apa dengan berbayar
sampah terpilah Nah ini salah satu
program Nanti ke depannya yang
mudah-mudahan perguruan tinggi di
Indonesia ataupun nanti di khususnya
kota Bogor nih bisa
ee bekerja Samalah berkolaborasi nih
gitu dalamciptakan Green kampus ya kan
karena banyak saudara-saudara kita yang
memang
ee ingin apa
ee meningkatkan pendidikannya tapi
mereka
ee kemampuan secara ekonominya
ee kurang gitu nah bagaimana solusinya
Ya sudah dengan gabung dengan memilah
sampah kalian dengan menjaga lingkungan
ee kalian bisa e kuliah gitu bisa
melanjutkan ke perguruan tinggi Oke next
Kak
nah ini Ibu Bapak kita ada program nih
Insyaallah mudah-mudahan bisa berjalan
dengan lancar ini ini sih bel Sebenarnya
udah dari tahun kemarin Gitu dari tahun
kemarin kita coba untuk jalankan gitu
yaitu tabungan ibu hamil atau bersalin
gitu Nah mudah-mudahan ini bisa bisa
berjalan dengan lancar konsepnya kita
sudah Tawarkan ke ee teman-teman ya ke
teman-teman relawan ke teman-teman yang
yang lain dan kesehatan nih nanti kita
kerja sama dengan beberapa pihak tentang
tabungan ibu hamil atau bersalin Karena
gini Bapak Ibu ini programnya itu salah
satunya untuk pencegahan
ee untuk menekan angka kematian ibu dan
anak gitu Nah ini salah satunya dengan
tabungan ibu hamil atau bersalin gitu
Ini studi kasus kami Ibu Bapak gitu kan
karena sebagian masyarakat itu masih ee
apa ee belum ada persiapan pada saat
persalinan salah satunya gitu khususnya
menengah ke bawah ya gitu ya Nah ini
belum ada persiapan itu terutama dalam
dalam apa nih ada sebagian masyarakat
kita yang enggak punya BPJS ya kan BPJS
ee kesehatan gitu nah nah ini bisa jadi
salah satu solusinya jadi selama 9 bulan
itu mereka bisa mempersiapkan
ee tabungan mereka dengan apa ya Sekali
lagi dengan sampah terpilah mereka Jadi
pada saat nanti ee mereka bersalin
mereka sudah fokus melahirkan masalah
biaya masalah apaagi ya
ee e persiapan persalinan nah itu nanti
biar kami yang menanggungnya gitu Nah
itu ada sistemnya lah gitu yang ini juga
kam bekerja sama juga dengan relawan
kesehatan ya bang sampah enggak bisa
sendiri untuk menangani ini harus
kolaborasi seperti itu Nah berikutnya
nah ini ada galeri barang bekas bekas
berkualitas nah ini sudah banyak ya
teman-teman lakukan ya kan sebenarnya
kan masih banyak nih barang-barang yang
memang itu dibuang tapi sebenarnya layak
toh masih berkualitas masih dibutuhkan
nah ini juga bisa kita
e pakai di galeri-galeri kita gitu next
Kak nah nih kayaknya kalau masalah
pinjam tanpa Sema banyak ya yang mau
ee apa tertarik gitu ya nih pinjam r
juta balikin r500.000 gimana Mau enggak
pasti maulah apalagi tanpa jaminan tanpa
Denda bayar suka-suka I kan terus juga
tanpa riba gitu Kami terapkan sih
Insyaallah dalam kegiatannya itu tanpa
ada biaya tambahan
itu tentunya ada klasifikasi yang Ee
kita terapkan di sini ini salah satunya
peran inovasinya ya kar ini salah satu
juga kebutuhan dari masyarakat juga nih
gitu gitu oke terus juga nih ada promo
promo kita juga makai Tadi saya sudah
bilang kita juga apa namanya pakai
metode-metode yang sudah diterapkan oleh
e grup-grup sebelah gitu kan Nah kita
terapkan di Bank Sampah juga saya pernah
posting kalau memang yang ada satu grup
dengan saya saya sering mungkin ya
sering mungkin hampir setiap
hariting -kegiatan tuh ya kan
promoback gitu kan Nah ini Ini salah
satu e ajakan untuk ini masyarakat next
Kak nah salah satu perannya nah ini yang
ini kalau ini mungkin saya
e jalankan ya gitu Ini pembuatan lilin
beraroma gitu nah beraroma ini dari apa
teman-teman tahu dari ya ini Dar teman
dari minyak J ahah gitu nah minyak
jelantah yang sampai saat ini mungkin
dibuang ke ee apa ya tempat pembuangan
air gitu kan colokan segala macam bisa
di ee menjadi satu karya dan satu nilai
ekonomi gitu jadi bisa jadi lilin
beraroma ini bicara covernya ya kalau
bicara nanti cara pembuatannya itu nanti
lain lagi gitu nah di di tempat kami di
bank sampah sendiri kan menerima minyak
jelantah gitu tuh minyak jelantah nah
sebenarnya besarnya yang terkumpul untuk
minyak jelantah itu itu sebenarnya
besarnya untuk ekspor bahan baku
biodiesel gitu untuk keluar yang saya
ketahui gitu ya Selain di dalam negeri
ya Nah selain dergi tapi juga untuk
keluar untuk bahan baku nah teman-teman
komunitas gitu kan karena memang enggak
banyak kita buatnya gitu nah ini kita
buat satu kreasi inovasi pembuatan lilin
e beraroma yang pasti aromanya bukan
aroma ini ya ikan gitu bukan beraroma
apa ya ayam
gitu tapi beraroma yang e aroma terapiah
gitu next
Kak Nah ini
teman-teman Ini ada model kemitraan
antara antar seholder ya nah jadi
teman-teman tadi saya bilang teman-teman
dalam melakukan kegiatan ini kita enggak
bisa sendiri Kita butuh namanya
kolaborasi 2024 itu bukan sistemnya
namanya persaingan gitu tapi sistemnya
kolaborasi atau kerja samama lah atau
sama-sama kerja begitu nah ini ya ini
pemahaman saya gitu ya kan ada ada Kalau
enggak salah ada yang saya ketahui ada
dua ya ada yang
eh pentahelik sistemnya ada yang
nonahelik nonahelik itu yang biasanya
sembil pemangku kebijakan kalau ini lima
kebijakan gitu nonah helik itu biasanya
dipakai oleh CCV CCV itu ee CCV
Indonesia lah gitu itu biasanya mereka
pakai nonahelik tapi kalau kebanyakan
umumnya itu bisa ee bisa pakai eh
pentahelik Nah tadi kita bisa bilang
kita enggak bisa kita sendiri harus ada
bantuan dari pemerintah ya kan ada lima
Nih ada pemerintah ada masyarakat
akademisi pelaku usaha dan media gitu n
mungkin ibu bapak atau teman-teman di
sini sudah tahu ya
Ee Apa saja peran mereka gitu ya mungkin
tadi di sesi pertama atau sesi-sesi
sebelumnya masalah peran-peran ini sudah
dibahas gitu ya mungkin saya ke arah
praktiknya saja gitu Ini rangka kerja
kolaborasinya seperti ini yang kita
lakukan ada peran pemerintah peran
masyarakat akademisi pelaku usaha
media next
Kak Nah ini
dari yang
EE tadi saya bilang ya sistem pentahelik
nah pentahelik nah ini yang sudah kita
lakukan ya jadi izin bapak yang Bapak
Ibu atau teman-teman semua saya
menyampaikan apa yang sudah saya
praktikkan gitu Ini salah satunya yaitu
kemitraan bersama pemerintah nah ke apa
sih ee berupa apa kemitraannya Kang nah
ini programnya berupa program pengetasan
Angka kemiskinan melalui kreasi guna
ulang nah ini teman-teman bisa lihat ini
kami bekerja sama dengan Dinas Sosial
Kota Bogor itu bekerja sama dengan Dinas
Sosial Kota Bogor dalam
e mengentaskan Angka kemiskinan yaitu
dengan apa dengan satu kreasi guna ulang
dengan kreasi guna ulang e sampah atau
limbah kenapa Yang dipilih itu ini satu
sebenarnya ini satu inovasi
ya tahu ini satu inovasi dari
eh dinas sosial Harusnya kan
ee konsennya di lingkungan misalkan
Dinas Lingkungan gitu kan dinas apaagi
ya Koperasi e UMKM Aircraft gitu kan nah
kok Dinas Sosial mengurusi ini gitu itu
pertanyaan gitu kan Nah ini salahu
inovasi dari
eh
kami komunitas dan EE pemerintah gitu
jadi ee Dinas Sosial ini bukan hanya
mengurus mengurusi dengan permasalahan
sosial tapi mereka Bagaimana mencari
solusi dari permasalahan sosial gitu nah
ini sasarannya itu para penerima bantuan
atau Bansos ya di wilayah mungkin ada ya
perima Bansos tuh atau PKH tuh perima
keluarga harapan ya nah ini bagaimana ee
Dinas Sosial memikirkan
ee meningkatkan kesejahteraan masyarakat
gitu kan terutama mungkin prasejahtera
ini menjadi sejahtera dengan apa dengan
ee kreasi guna ulang ini gitu
jadi Dinas Sosial tuh bukan hanya ngasih
bantuan gitu ya tapi Dinas Sosial ini
mencarikan solusinya apa nih gitu kan
untuk meningkatkan nilai ee
kesejahteraan ee masyarakat ee penerima
Bansos yaitu tadi dibuatkan satu kreasi
guna ulang dari sampah ini gitu
penerimanya yaitu siapa masyarakat
penerima bantuan dengan harapan nanti ee
setelah mereka mengetahui
ee apaah mereka bisa memiliki
keterampilan mereka bisa usaha dan
mereka bisa e dengan harapan ke depannya
keluar dari ee apa namanya enggak tidak
enggak
ketergantungan dari
ee bantuan pemerintah sementara ini kan
masyarakat Punten ya penerima bantuan
tuh
eh mengharapkan terus nah tapi kita
berpikir bagaimana mereka agar keluar
dari itu nah pelatihan ini bukan hanya
sekedar seremoni saja teman-teman gitu
jadi ah ini mah apa namanya
pelatihan udah gitu ditinggal enggak
teman-teman gu jadi pelatihan ini nanti
ada tindak lanjutnya jadi yang ikut
pelatihan ini yang pertama selain
dikasih ilmu mereka dikasih sarana
prasarananya alatnya yang mereka bisa e
pakai di rumah jadi bisa dibawa pulang
dan mereka bisa produksi itu yang
kedua dibantu permodalannya gitu Jadi
mereka sudah prakk terus kita mau usaha
usaha modalnya dari mana gitu nah ini
satu paket gitu kan dibuatlah kelompok
ee apa namanya kelompok usaha bersama
gitu nah ini anggarannya lumayan cukup
membantu juga ee untuk kegiatan dari ee
apa masyarakat gitu nah selain dapat
dana bantuan ya Nah mereka juga
difasilitasi pemasarannya gitu jadi dari
sampai J itu dari a sampai C juga itu
difasilitasi termasuk Ya itu sudah
dibuat sudah dikasih modal pemasarannya
bingung nah ini juga difasilitasi oleh
pemerintah termasuk dinas sosial dengan
cara apa Dinas Sosial ini memasarkannya
mereka membuat katalog-katalog yang
nanti akan disebarkan ke semua dinas ke
semua opd atau ke semua eh steholder
yang ada di
eh Kota Bogor gitu kalau mau ngambil
soupenir dari lilin ya bisa di kami ya
mau buat cempal di kami mau buat karya
sablon di kami misalkan gitu Nah itu
ee apa namanya salah satu kreasi dari
dinas sosial nah
next nah ini tadi program ini sistem
pentahelik ya tadi kan sistem
eh kemitraan bersama pemerintah nah ini
bersama masyarakat Seperti apa Kang
bersama masyarakat nah ini ada yang
namanya program pangan murah berkualitas
bisa berbayar sampah terpilah Nah kita
ngadakan bazar bazar ya kita bazarbar
bazar-bazar yang bisa
e Bayarnya pakai sampah terpilah dan itu
masyarakat enggak perlu modal Itu
modalnya dari kami gitu bukan berarti
modalnya
mereka apa namanya ee mereka enggak
balikin mereka hanya balikin modalnya
saja keuntungannya dari hasil jual beli
sampah ini Eh jadi jual jual beli
sembakau ini yang bisa berbayar dengan
sampah nah ini ee keuntungannya buat
mereka buat masyarakat nah masyarakat
juga bisa mengambil peran nih ada
momen-momen momen-momen yang bisa mereka
pakai gitu seperti apa nah momennya pada
saat ini saat Pemilu ya kan saat Pemilu
ini banyak sampahsampah seperti apa
sampah spanduk nah sampah spanduk ini
sedikit sekali ee yang bisa diterima di
industri ee yang diterima di lapakan
atau di teman-teman pengepul gitu ya
spanduk nih tapi di Bang sampah yang
kami kelola ini Insyaallah untuk sampah
spanduk bisa gitu karena memang kita
sudah punya jejaringnya atauernya gitu
nah Dengan apa Dengan mengajak
masyarakat untuk menjaga lingkungan dari
sampah spanduk ya bisa tkat dengan
sembakau ini next
Kak Nah ini tadi udah ya ada tiga kan Ya
ada Udah dua ya ini tiga nih dengan
akademisi Nah kita juga kerja sama yang
sudah pernah kita lakukan yaitu dengan
anak-anak kampus kampus Merdeka ini
kemarin Tahun kemarin kita ada
kedatangan lima mahasiswa di lima
Universitas gitu yang EE melakukan
pemagangan di ee tempat kami di Kalau
enggak salah tuh di lima kelurahan gitu
mereka mendampingi pendampingannya
Seperti apa ya tadi bu pendampingan
mereka akademis ini kan mereka punya
ilmu Bu Pak ituu kami bank sampah itu
punya masyarakat punya jejaring yang
yang perlu ilmu dari teman-teman
akademisi G itu yang yang yang kami
sebenarnya hararapkan dari teman-teman
akademisi ayo atuh eh bagi ilmunya gitu
kan kami punya masyarakat yang harus
bisa yang harus diedukasi Nah itu peran
dari akademisi untuk membagi ilmunya itu
untuk masyarakat ini salah satunya
programnya kalau enggak salah berapa
bulan ya 3 bulan atau 4 bulan mereka ee
e magang di kita gitu
Oke
next Nah setelah akademisi yang keempat
itu dunia usaha nah dunia usaha
kemitraan kami yaitu dengan CCV ya itu
program pemberian Dropbox ini yang tahun
lalu ya gitu kan dan dua unit bak motor
gitu kita dapat baktor du dengan
dropboak salah berapa gitu
tahu ya drop tempat untuk memasukkan
sampah terpilah plastiknya itu nah ini
sebagai kegiatan bakti sosial dan
lingkungan perusahaan gitu nah ini kita
fasilitasi selain itu juga masyarakat
atau khususnya teman-teman bank
sampahi pembuatan Google Map pembuatan
Digital marketing dan segala macamnya
itu pengolan sampahnya Nah itu mereka Bu
untukarakat malisasi eh pengololaan
sampahnya next
Kak Nah ini kemitraan bersama media ini
yang kelima ya Nah kemitraannya apa Kang
program penyebaran informasi baik media
cetak maupun online Nah setelah kita ada
kegiatan Nah nanti masuk ke media online
gitu nah selain media online kita juga
dicetakkan ni kemarin ya kan Di Sosial
Kota Bogor latih warga keterampilan baru
masuk juga gitu kalau yang sebelah kanan
mah ini enggak usah dilihat ya Ini mah
ee pada enggak tahu Tahun berapa jadi
artis juga gitu Nah ini salah satunya ya
kemitraan dengan sistem pentahelik next
Kak Nah ini model kemitraannya tahapan
dalam membangun kemitraan nah ini
teman-teman Kang Akang bisa dapatin itu
menjalankan ini dan itu kayak gimana sih
tahapannya Nah ibu-ibu bapak-bapak bisa
atau teman-teman bisa lihat ya satu yang
pertama
identifikasiholdernya ini istilahnya nih
eh apa ya E sumber dayanya l gitu ya
yang bisa menjalan yang bisa e sama-sama
e menjalankan kegiatan ini dan mereka
juga punya kepentingan untuk itu gitu
yang tadi saya e share gambar-gambarnya
salah satunya itu menentukan siapa pihak
yang memiliki kepentingan dalam isu dan
proyek yang kita kerjakan jadi kita
menjalankan satu program kira-kira apa
nih Siapa yang bisa mendukung itu
pemerintah dalam hal apa pemerintah
dalam hal
eh kebijakan E aturan dan segala macam
masyarakat apa Media apa dan segala
macam nah dua ini nah Analisa
kepentingannya kepentingannya apa tadi
Oh pemerintah e analisa e kepentingannya
yaitu
eh mengurangi penumpukan sampah yang
terbuang ke TPA gitu kan dunia usaha
ee untuk ng-branding perusahaan atau
ee apa namanya menjual produk dan segala
macam nah ini yang ketiga membangun
komunikasi nih membangun komunikasi yang
efektif antareholder gitu Jadi ini
kuncinya ya tadi komunikasinya harus
baik nih gitu ya bisa nanti bisa
dibuatkan mungkin grup bersama dalam
membangun e komunikasi dalam apa namanya
menjalankan kegiatan bisa gitu terus
merumuskan tuju bersama harus sepakati
tujuan yang ingin kita dicapai apa sih
gitu Ini kalau ggak sama Aduh bahaya nih
si
apa yang ke lain dunia
usaha ke kiri kita ke kananah ini harus
harus disamakan Nah terus juga ini harus
ada peran dan tanggung jawab
masing-masingolder yang tadi ya Ada l
tuh ya ya perannya apa mereka tanggung
jawabnya apa nahaluasi dan melakukan
evaluasi dan monitoring ini nah ini
teman-teman diusahakan kalau misalkan
bermitra itu harus ada kerja sama berupa
MOU atau nota kesepahaman gitu nah nota
kesepahaman ini kan nanti ditulis tuh
tugas dan tanggung jawab dari apa kita
punya kegiatan kan gitu seperti itu dan
termasuk ini juga kan kita bisa evaluasi
dan monitoring dari
e MOU atau kerja sama kemitraan itu next
Kak
nah ini tantangannya apa kita pasti
memangak ada tantangannya kalau misalkan
kita ke Mitra bermitra itu pastilah adal
gitu nah salah satunya Apa perbedaan
kepentingan masing-masingolder memiliki
kepentingan yang berbeda sehingga kita
diperlukan negosiasi danom nah ini yang
harus disepakati nih kepentingannya Apa
sih kita untuk melaksukkan kegiatan itu
kepentingannya apa sih dengan
menciptakannya greenus yang ya kan Oh
kampusnya bersih gitu kan apa kampusnya
bersih gitu kan apa kampusnya hijau Nah
ini kan harus ini apa berbayar kuliah
berbayar sampah Nah ini kan harus
sepakati dulu gitu ya terus juga ini ee
kurangnya kepercayaan membangun
kepercayaan antasa membutuhkan waktu dan
upaya dan
konsisten nah yang kami lakukan untuk
membangun kepercayaan ini kita sudah ada
dulu
kegiatannya gitu ya kalau misalkan kita
mau bermitra tapi kita enggak ada
kegiatannya ee
Kalau saya sendiri agak sulit gitu Jadi
saya kalau mengajak Tuh ini loh
kegiatannya gitu seperti ini ee
tantangannya kan gitu Jadi ini salah
satu
ee upaya untuk meyakinkan mereka Nah
yang kedua kurangnya koordinasi ini
koordinasi yang buruk dapat menghambat
capaian tujuan bersama nah teman-teman
tahu enggak e Ini pengalaman saya gitu
termasuk apa ya tadi koordinasi dalam
hal komunikasi gu contoh Whatsapp ya Ada
sebagian teman-teman ya termasuk saya
eh next Kak belum kak dikit lagi Kak Nah
ada eh e kurangnya koordinasi itu salah
satunya apa Nah ini mungkin pengalaman
saya eh untuk
menjaga kemitraan nah tolong untuk
WhatsApp ini kalau bisa mah jangan
dicentang satu centang dua Abu gitu ya
tapi harus kalau misalkan ini centang
biru dua gitu gitu Nah itu berarti sudah
dibaca tuh atau gimana nah ini salah
satu e apa yabutnya kalau saya pribadi
sih
e komunikasi yang baik gitu terkadang
kita WhatsApp Ini udah baca atau belum
Nah ini bahaya juga kalaualkan
e teman-teman pakai ini bagi saya gitu
ya Jang yang mungkin bisa jadi
pengalaman juga teman-teman nah ini ya
tipsangun kemitraan komunikasi yang
terbuka sampan jujur ya itu jangan ada
yang ditutup-tutupi yang kiranya baik
sampaikan baik kiranya enggak baik
sampaikan tidak baik nah ini menghormati
perbedaan ya namanya kegiatan pasti
namanya pendapat pasti ada beda gitu kan
Nah ini coba kita musyawarahkan kalau
misalkan memang ada hal yang berbeda
gitu terus fokus terhadap tujuan ya
tujuan yang kita yang kita capai apa gu
ya untuk mereka untuk untuk yang kita
akan jalani nah ini ada evaluasi
berkala sejauh mana kemajuan yang telah
kita capai Apakah Sebulan sekali 3 bulan
atau berapa bulan mungkin itu Kak
next nah ini banyak ya Ada evaluasi nah
evaluasi mungkin di sini 7 menit lagi ya
sampai 14.30 ni ada evaluasi ya kita
evaluasi
teman-teman dari kita punya kegiatan ya
nanti kalau saya sih evaluasinya ya tadi
tuh gitu kan setelah kegiatan ya kita
evaluasi
eh dengan menanyakan masyarakat gitu kan
Gimana hasil kegiatan yang kita lakukan
gitu kan Terus juga ee apa namanya
ee dianalisa di studi kasus nih gitu kan
banyaknya sih kita studi kasus nih gitu
kan apa sih yang mereka
ee butuhkan atau mereka inginkan gitu
seperti
itu mungkin itu Kak next
Oke habis kayaknya ee Ibu Bapak e
teman-teman semua Mungkin itu yang bisa
saya sampaikan dalam kegiatan hari ini
atau siang hari ini saya mohon maaf ke
dalam penyampaian Saya mungkin ada
sesuatu yang keliru Dan tolong
ee saya
ee e apa namanya koreksi Jika ada memang
penyampaian yang kurang tepat saja
mungkin Terima kasih
Kak
baikih banyak kepada bapak dagas yang
baikan materinya eh Nam sebelum itu eh
untuk pemutaran videonya ingin
diputarkan sekarang atau setelah sesi
tanya jawab Pak Oh videonya betul Terima
kasih Kak ibu Bapak sambil santai ya
Sambil dari tadi kan saya ngobrol terus
nih saya ngomong gitu ya Nah ini mungkin
ada dua video yang Saya mau share yang
sudah pernah saya lakukan dalam hal
kegiatan e pengololaan sampah ya
terutama dalam Bagaimana
mengoptimalisasi peran masyarakat pada
dasarnya saya si kepada mengajak
strategi saya bagaimana mengajak
sebanyak-banyaknya bagaimana cara
mengajak masyarakat untuk mau gabung
dalam kegiatan Kami mau gabung memilah
sampah mau gabung e ke bank sampah mau
mengelola sampah itu Bagaimana strategi
kami mengajak masyarakat ya boleh Kak gu
Kak silakan Kak Baik e saya izin share
screen ya pak
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Mik Ir
cilan ngopiopi
maset mikir tagihan ngopiopi
maset mikir cicilan ngopiopi Mas
Pak sudah Pak sudah ya terima kasih
eh Mbak Sabrina
ya ya itu dua video yang pertama itu e
kegiatan pentahelik antar pemerintah
akademisi dunia usaha e kami ya
komunitas dengan atau masyarakat dengan
media gitu kan itu salah satunya ter
yang kedua itu tadi tukar sampah dengan
sembako salah satu strategi dalam
mengajak masyarakat untuk
memilah sampahnya yang ada di sekitar
situ itu
sajaah penyan mati kita hari ini yaitu
bapak seb
ikan terlebih dahulu kepada para peserta
Bapak Ibu sekalian yang menginginkan
materi pada training online kita hari
ini dapat request materi terlebih dahulu
melalui Link yang telah admin kami
kirimkan di kolom chat kemudian sebelum
kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan
melakukan sesi foto bersama terlebih
dahulu untuk sesi foto bersama kali ini
saya akan dibantu oleh admin kami
silakan kepada admin yang bertugas saya
persilakan bagi Bapak Ibu peserta TR
online di harapkan untuk mengaktifkan
kameranya ya
ibu baik Terima kasih Kak Sabrina kepada
bapak ibu disilakan untuk on kamera
terlebih dahulu saya tunggu
sudah terlihat banyak ya ini yang konten
eh saya mulai ya Hitung
S du
t slide
kedua S du t Oke terima kasih saya
kembalikan ke
moderator Baik terima kasih kepada Mbak
Aa yang telah membantu sesi foto bersama
kita pada siang hari ini kemudian
Selanjutnya kami juga ingin ingin
meminta kesediaan Bapak Ibu untuk
mengisi kuesioner yang linknya sudah
kami share di kolom chat supaya kegiatan
kami selanjutnya bisa lebih baik lagi
untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya
jawab yang di sini kami sudah membantu
untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu
sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan
di kolom chat baik kepada bapak Darga
Sulton saya akan membacakan
pertanyaannya terlebih dahulu kemudian
bisa langsung dijawab begitu ya
Bapak Iya mbak
silakan baik Semoga sudah terlihat ya
pak Bapak Ibu sekalian ee baik untuk
pertanyaan yang pertama dari bapak
Sutono Bapak pemateri Bisa dijelaskan di
samping gerakan dasar solusi sampah
dengan dengan memilah perilaku
masyarakat umum apakah yang jadi kendala
dan bagaimana triggernya Secara
umumnya gitu Bapak mungkin bisa langsung
dijawab I ada ini ya apa apa ada
beberapa kendala gitu ya di masyarakat
memang e yang pertama itu enggak
semuanya
ee mengikuti apa
yang kita apa sampaikan Gitu Ee dari
satu RT mungkin enggak semuanya bisa
mengikuti gitu yang terpenting bagi kami
ee berapapun itu setidaknya ada
ee Upaya atau kegiatan arakat
untuk ikut serta dalam
ee menjaga ee lingkungan sekitar gitu
terus juga ada beberapa kendala yaitu
ee mungkin di sini ada sarana
prasarananya ya yang
[Musik]
ee apa namanya yang harus difasilitasi
gitu nah salah satunya kendalanya
misalkan ee sampah b3-nya ke mana gitu
nah ini memang kami juga memang belum
belum belum
ee menumpuhkan offtaker ya atau
menghubung untuk sampah itunya gitu
sementara ini
ee sampah-sampah yang dikela itu itu
sampah-sampah yang memang bisa di ee
daur ulang atau diguna ulang baik sampo
organik maupun anorganiknya untuk kebuta
untuk organiknya anorganiknya pasti
untuk ee bahan baku industri untuk
organiknya pasti untuk pembuatan pupuk
dan segala macamnya Nah ada memang ee
beberapa sampah yang sampai saat ini ee
kami
ee belum ya gitu tapi Insyaallah ke
depannya ee sudah ada solusinya tinggal
nanti ee kolaborasinya Seperti apa ya
tadi seperti sampah rdf ya rdf ee atau
sampah multiayer gitu atau sampah ee
yang tidak memiliki nilai ekonomi gitu
ya Nah ini memang ee atau residu gitu ya
ini memang kami eh sampai saat ini ada
yang memang ee di ee apa namanya peran
dari pemerintah gitu salah satunya itu
peran pemerintah seperti
eh untuk masalah
pampes kami belum ya gitu Walaupun ada
teman-teman yang bank sampah yang lain
sudah mengelolanya pembalut gitu kami
belum gitu sampai ee apa namanya sampai
saat ini ee belum ngolahnya gitu B3 B3
non spesific Ya maksudnya B3 seperti oli
walaupun kami oli sendiri sebenarnya
sudah ketemu offternya gitu
teman masalah B3 oli ini itu agak
panjang ceritanya agak panjang
perjalanannya karena harus mengurus izin
ini dan itunya nah ini butuh waktu ya
mudah-mudahan ke depannya bisa e bisa
difasilitasi untuk masalah B3 gitu
seperti itu sementaranya b3-nya masih
ditangani oleh pihak-pihak terkait
seperti pemerintah
ee termasuk residonya Nah itu pemerintah
seperti itu ee yang lainnya Insyaallah
bisa kami
e carikan solusinya seperti itu Mbak
mungkin itu yang bisa saya jawab perihal
eh kendala yang ada di masyarakat gitu
mbak Baik terima kasih Bapak atasan
jawabannya eh baik kepada bapak ibu
peserta onl yang ingin bertanya secara
langsung kami akanembuka pertanyaan
secara langsung nanti setelah pertanyaan
kedua Jadi jika Bapak Ibu ingin bertanya
secara langsung bisa segera atau angkat
tangan nanti akan kami berikan
kesempatan dan waktu untuk berdiskusi
atau bertanya langsung kepada pemateri
kita hari ini yaitu bapak untuk
Pertanyaan selanjutnya yaitu dari
ibua besar efitas paanyarakatan
dari huru untuk penanganan sampah di
perkotaan seikian
Bapak ya dari hulu gitu sebenarnya kalau
misalkan memang tadi ya
edukasinya Secara
ee baik gitu terus juga secara
berkelanjutan gitu
sebenarnya besar banget ya efek efek
efeknya gitu ya dalam ee pemberdayaan
dengan Mila sampah ini
gitu untuk ee apa namanya pengolahan
sampah cara mandiri untuk penanganan
sampah di perkotaan
gitu sangat besar Bu untuk sampah ee
untuk ee ee
efektivitasnya itu yang
ter baik ee
Terima kasih atas pamparan Jawabannya
Bapak Dar selanjutnya
ee pertanyaan dari bapak Muhammad Faisal
apa kat-kiiat para penggiat lingkungan
agar Kementerian Desa membuat peraturan
menteri untuk mewajibkan setiap desa
menganggarkan dana desa untuk pengangan
sampah atau kegiatan sosial S sampah di
desa itu bapak I mungkin Ki kiatnya itu
dari saya ya Pak ya Gitu
Ee saya pribadi sih tadi sudah bilang
gitu kat-kiatnya Bagaimana
ee agak keminan Desa gitu kan
menganggarkan Ya tadi Pak kalau saya
pribadi sih Yang Pertama
eh bahwa pengelolaan sampah itu bukan
hanya solusi menjadi menjadi salah satu
solusi dari permasalahan lingkungan gitu
tapi saya
harapkan eh pengolahan sampah eh ini
bisa menjadi salah satu
solusi dari permasalahan sosial yang ada
di desa-desa gitu tadi Saya sudah
sampaikan ya Pak ya
Ee beberapa kegiatan program yang bisa
dikolaborasikan
ee perihal dalam menjaga kegiatan
lingkungan dan menyelesaikan
permasalahan sosial Salah satunya apa
tadi ya kan Bagaimana cara ee mengelola
sampah tapi bisa mengurangi pengangguran
yang ada di desanya dalam pengolaan
sampah Bagaimana bisa mencegah kematian
ibu dan anak dan mencegah stunting dalam
pengololaan sampah Bagaimana bisa
meningkatkan pendidikan ee warga desa
sekitar itu mungkin salah satu contohnya
ya mungkin itu kiat-kiat bagaimana
ee meyakinkan para pemangku kebijakan ee
e dalam menganggarkan
[Musik]
ee dana desanya untuk e pengolahan
sampah mungkin itu sih Pak eh yang bisa
saya jawab
gitu terima kasih kepada bapak Der atas
Pan jawabannya selanjutnya eh bagi Bapak
Ibu peserta TR online yang ingin
bertanya langsung saya persilakan untuk
mengangkat
tangan atau untuk
baik eh kepada Ibu Bintar
ningsik Eh bisa langsung mengaktifkan
mikrofonnya atau kameranya dan
menyampaikan pertanyaannya terkait
optimalisasi aspek peran serta
masyarakat dalam sistem pengaan
S baik silakan ibu bint
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah
eh mohon izin eh offc ya ini soalnya
tidak memungkinkan untuk onc eh terima
kasih atas kesempatan yang berikan ee
pertama Saya ingin ee apresiasi yang
luar biasa Untuk Kang Darga Sulton ya
karena sudah apa ya memberikan kita
wawasan yang luar biasa
tentang penanganan sampah sampai bisa
untuk menyelesaikan masalah-masalah
sosial di masyarakat ini luar biasa saya
apresiasi banget sampai menyelesaikan
masalah stunting masalah pendidikan
masalah masalah kesehatan juga ya ini
saya kebetulan dokter ya saya Dr bentari
War nings penggiat lingkungan juga saya
dari Banyuwangi dan saya ee dengan
seminar Pada hari ini saya makin apa ya
yakin bahwa ee dengan pengelolaan sampah
yang baik itu tidak hanya bisa mengatasi
masalah kesehatan lingkungan ee sebagai
dokter Saya tahu bahwa sampah yang
bertumpuk dan tidak terkeluar dengan
baik adalah sumber penyakit betul enggak
Nah dengan ikut seminarnya Kang Darga
ini kita makin luas wawasan kita eh guys
sampah nih bisa mengatasi
masalah Tidak cuma lingkungan aja loh
tapi bisa untuk Kayak misalnya
sosial-sosial tadi gitu ya iya ee
pertanyaannya ee mungkin
ee ya itu tadi untuk sampah-sampah idu
itu kang Darga ya kan di sekitar kita ee
kalau untuk sampah organik sudah jelas
nonorganik sudah jelas pemanfaatannya
karena kita sebagai penggiat kan kita
tahu ya untuk apa di manfaatnya cuman
untuk yang sama resudu-resudu ini Kang
Darga ini mau dibawa ke bank sampah
enggak laku mau di akhirnya bermuara ke
tempat pembuangan air untuk mengatasi
sampah residu ini bagaimana Nah itu aja
sih Salut ya untuk untuk Kang Darga
kegiatannya luar biasa dan inspiratif
banget terima kasih Kak asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh langsungahkan kepada bapak
Darga ya terima kasih Masyaallah nih
Barakallah bu dokter yang sudah
mengikuti beliau ini guru saya yaitu
teman-teman bu dokter nih guru saya
dalam ee apa namanya dalam kegiatan ee
pengolahan lingkungan gitu beliau itu
seorang dokter juga tapi aktif di
kegiatan lingkungan Terima kasih Bu
Dokter jadi grogi ni kalau saya yang
jawab guru saya Iya untuk masalah sampah
residu kunci utamanya sebenarnya itu di
edukasi pengurangan ya Jadi diedukasi
bagaimana cara mengurangi sampah dari
sumbernya gitu seperti Apa misalkan e
sampah-sampah
eh pembalut gitu ya nanti bu dokter
lebih hafal gitu ya yang lebih layak tuh
Ee Apakah bisa dipakai pembalutnya
itu yang sistem apa ya kemarin tuh ada
tuh teman-teman tuh
Ee bisa yang dicici tuh kalau enggak
salah nah itu salah satu
e solusi sampah residu untuk pembalut
misalkan gitu jadi enggak langsung buang
gitu kan gitu termasuk Pampers Nah
mungkin ada inovasi-inovasi eh
eh
apa Pampers yang bisa di e pakai tapi
bisa dicuci gitu kan sementar kan
Pampers sekali pakai buang gitu ya ya
buang juga mungkin ke TPA gitu kan atau
mungkin ke sungai gitu kan itu Nah itu
bahaya sekali ya mungkin salah satu
penanganan sampah residu yaitu ya tadi
tuh Ee di skala sumbernya ya itu di
pengurangan sampah untuk Maksudnya di
kehidupan sehari-harinya itu pengurangan
sampahnya seperti menggunakan
eh pengurangan apa namanya
eh Pampers atau pembalut dengan
yang berkali pakai ya atau guna ulang
gitu yang bisa dibersihkan nah perihal
untuk sampah residu yang engak bisa
ee dibawa ke Bangs sampah gitu Nah
mungkin enggak semua sampah residu
sementara ini kami dalam apa namanya
ee dalam tahap kolaborasi bekerja sama
dengan karyawan namanya karyawan
Indosemen koperasi Indosemen di sini
kita ada ya di Bogor tuhen nah mereka
menangani perihal sampah rdf-nya kalau
rdf tuh kalau bahasanya keripik sampah
Kalau enggak salah ya seperti
sampah-sampah yang memang enggak
memiliki nilai ekonomi yang memang sulit
di daur ulang mungkin gitu ya Nah itu
biasanya ee dibawa ke
ee Indosemen kalau di sini Indosemen
untuk
ee bahan bakar terbaharukan atau bahan
bakar alternatif pengganti batu bara
mungkin seperti itu kalau ee di kota
boger ini untuk pengenanganan sampah
residunya bu dokter Insyaallah
mudah-mudahan ee Mohon doanya dari
teman-teman di bulan
Oktober eh November nanti bisa
terlaksana Jadi seminimal mungkin
ee sampah yang terbuang ke TPA itu
sedikit sekali sedianya ada pengurangan
sampah yang e terbuang ke TPA mungkin
itu bu dokter Terima
kasih Baik terima kasih atas pemaparan
jawabannya Bapak selanjutnya kita
kembali ke pertanyaan
SH ya pak pertanyaan dari
bapak bagaimana cara membangun kultur di
perumahan teratur agar pengaan sampah
bisa berjalan dengan baik serta
Bagaimana cara mulai giat bank sampah di
komplek
perumahanikian
bapakung ahan Perumahan teratur kan ada
yang menengah ke atas ada yang menengah
ke bawah gitu basa kalau menengah ke
atas itu
ee tadi yang disampaikan ya
Eh sasarannya itu kan biasanya kalau
Perumahan teratur itu mereka ke
kesehatan dan lingkungan gitu Nah kalau
misalkan nilai ekonominya itu biasanya
ke asisten e rumah tangganya G jadi
nanti bisa e membangun itu
ee sebenarnya sih Ada pengelolannya ya
biasanya si kalau misalkan di perumahan
itu ada kalau apa
namanya E masyarakatnya atau rtrwnya
aktif biasanya dikelola sama rtrw-nya
seperti itu
e salah satunya yaitu dengan tadi ya
sosialisasi
kepada warga perumahan nanti tinggal
dilihat sasarannya siapa kalau permratur
itu umumnya biasanya sasarannya itu
asisten rumah tangga Pak gitu Jadi nanti
bapak bisa e mengedukasi asisten rumah
selain pemilik rumah asisten rumah
tangga gitu Dengan apa mereka tujuan
mereka untuk e menjaga ee ikut ke bank
sampah gitu kan Nah selain kesehatan
dengan lingkungan bisa ke nilai ekonomi
salah satunya tadi disampaikan di awal
e asisten rumah tangga eh mereka pasti
eh untuk e kegiatan ulang Kampung mereka
tambahannya dari mana dari memila sampah
ya teman-teman perlu ketahui sebenarnya
Bang sampah Ini ke arah edukasi gitu ya
ke arah edukasi untuk nilai ekonominya
sebenarnya reward gitu tapi dalam e
praktiknya masih banyak masyarakat
menilai ekonominya sebagai motivasi
mereka jadi memang harus disesuaikan
gitu sesuaikan dengan audiensi e yang
kita eh temui gitu Ini audiensinya yang
kita temui siapa sih motivasinya apa
gitu kan Nah kita sih menyesuaikan kalau
misalkan e motivasinya mereka
ee ee ekonomi gitu kan Ya silakan nanti
bisa e ke arah ekonomi
Apakah tunai barang gitu kan tapi memang
ada plus minusnya gitu ya ada plus
minusnya apa kalau misalkan Mereka
melihat dari segi lingkungan dan
kesehatan mereka akan ee terus tuh tanpa
melihat ekonomi dalam arti
ee enggak ngaruh masalah pilihan harga
harga naik turun mereka gak akan ngaruh
karena mereka nilai yang mereka nilai
itu kesehatan dan ekonominya eh
kesehatan dan lingkungannya tapi kalau
misalkan mereka lihatnya ekonomi
Terkadang ada motivasi yang kurang gitu
ada yang motivasi turun minat dari
masyarakatnya karena apa
Oh barangnya murah dan segala macam gitu
nah ini memang Ada strategi-strategi
khusus Bagaimana eh cara menangani
eh dari yang EE masyarakat yang
mempunyai motivasi yang seperti itu itu
ada sih strateginya sebenarnya Bagaimana
ee cara menjaga masyarakat tetap
ee apa namanya Tetap berminat di bank
sampah walaupun harganya turun mung
itu baik ee e Baik terima
kasihak
at selanjutnya pertanyaan dari Amaliah
Apakah Bang sampah sudah disadarkan
bahwa tujuan utama Bang sampah bukan
hanya memperbanyak sampah terpilah
tapiulus Terima kasih Bapak iya Eh yang
tadi sudah agak disampaikan gitu ya Nah
ini kan tadi Eh salah satunya yang
pertama sebelumnya gabung di bangsa
sampah itu gitu kan Ya pastinya kan kita
ada edukasi bank sampah edukasi 3R gitu
kan reduce R recycle gitu kan untuk ee
jadi bank sampa tuh kegiat bank sampa
itu bukan
ee ya tidak sama dengan pengepul lah
gitu kan Ya kalau bank sampa itu mungkin
ke sosial bisnis kalau pengepul mungkin
Fe bisnis gitu Nah ini mungkin ee apa ee
di awal di
ee ee Sadarkan dulu makudnya
disosialisasikan pada masyarakat perihal
yang tadi ya edukasinya tuh Ee
menyadarkan masyarakat ee apa tentang ee
pengolaan sampah yang baik dan benar
gitu perihal
[Musik]
ee mengurangi guna ulang ataupun Dar
ulang gitu terus juga
eh bank sampah ini eh tujuannya kayak
edukasi gitu Walaupun ada nilai
ekonominya
gitu dan juga ya tadi bukan untuk
memperbanyak sampah terpilah gitu
ya sebenarnya apa ya
Ee ada sih sebenarnya beberapa motivasi
gitu mereka
ee apa mengumpulkan sampah Sebenarnya
ada Mbak strategi Bagaimana mengajak
ee masyarakat gabung ke Bang sampah tapi
dia sampahnya kagak ada gitu sedikit
gitu tapi tabungannya banyak gitu nah
itu juga ada gitu seperti
itu ya mungkin itu Mbak untuk cara
menyadarkan masyarakatnya ee menyadarkan
nasabah bahwa
ee adanya sosialisasi atau dikasih 3R
itu gitu terus juga tadi disampaikan
ee bahwa ee harga sampah ini ee naik
turun gitu ya jadi itu juga harus
dimengerti oleh EE e para nasabah juga
seperti itu dan juga ee untuk menjaga
motivasi mereka eh menjaga lingkungan
yaitu Tadi Mbak kita kasih reward-reward
kepada mereka atau insentif atau bonus
atau apa gitu ya yang tetap untuk bisa
menjaga mereka untuk bisa menjaga
semangat mereka dalam eh kegiatan
lingkungan bukan dalam arti bonusnya itu
berupa uang dan segala macam itu tapi
bonus yang yang mungkin bisa mereka
rasakanlah seperti itu mungkin itu
Mbak baik e tjaan
selanjutnya dari bapak Rahmat Bagaimana
pendapat Bapak tentang bisnis
pengelolaan sampah organik untuk level
bank sampah unit atau kelurahan kemudian
secara ekonomi Apakah bisa menguntungkan
ya kalau untuk bank sampah sendiri
sampah organik itu kita ke arah edukasi
ya jadi ee skala tuntas dari sumber gitu
jadi mengedukasi masyarakat Bagaimana
mengelola sampahnya selesai organiknya
gitu seperti apa seperti pembuatan
lubang resapan biopori
ekoenzim Terus kalau misalkan
ee lebih besar lagi untuk sampah
organiknya untuk Oh ini skala level bank
sampah unit Kelurahan nah sebenarnya
untuk sampah organik juga bisa
menguntungkan Gitu
Ee jika sirkular ekonominya jalan gitu
seperti misalkan ee bisnis sampah
organik seperti ee magot gitu nah ini
kan sebenarnya kalau menurut saya
sih dimaksimalkan ee sangat
menguntungkan gitu selain ee karena kan
ini jadi solusi ee apa ya optimalisasi
pangan buat
ee pangan ini ya apa namanya
ee pertanian gitu atau peternakan ya kan
salah satunya dengan pengolahan sampah
organik
ee dengan metode magot gitu atau pupuk
kompos gitu secara ekonomi Apakah
menguntungkan
bisa menguntungkan bisa juga sih
menguntungkan tapi enggak sem
menguntungkan
ee secepat secepat
eh anorganik gitu karena sampah organik
kan mungkin butuh proses ya itu butuh
proses dalam pemasarannya karena kan itu
ada prosesnya n ini ada jedal waktunya
gitu nah ini yang mungkin
ee Butuh Waktu gitu
mungkin itu mbak yang bisa saya
jawab baik eh Baik terima kasih Bapak eh
selanjutnya pertanyaan dari
eh di sini Mohon maaf Bapak ini mungkin
pesertanya lupa untuk mengganti nama
jadi di sini namanya training online
pertanyaannya yaitu Bagaimana caranya
agar stakeholder terkait bisa ikut peran
serta dalam pengelolaan sampah seperti
Bang sampah di lingkungan sehingga
masyarakat memahami penting penanganan
sampah dari sumbernya demungian Mbak Iya
makasih mbak mbak izin sebelum Yang ini
tadi untuk masalah organik gitu kan Ya
teman-teman komunitas eh bank sampah
sebenarnya sudah membuat ya yang namanya
untuk saat ini selain eh selain
eh magot ada yang namanya ekoenzim Nah
ekoenzim ini kan ada produk turunannya
gitu nah terkadang produk ee ekoenzim
Ini ada yang teman-teman itu buat sabun
buat e apa namanya untuk kesehat apa
luka luar dan segala macam untuk
kesehatan juga gitu masanya nah ini
memang
eh sudah ada teman-teman dari bank
sampah yang sudah melaksanakan untuk
ee pengololan sampah organik atau
bisnisnya gitu kan dalam arti gitu tapi
tantangannya ini
ee di masyarakat itu masih terpaku oleh
EE produk-produk industri gitu ini
memang butuh waktu untuk meyakinkan
masyarakat dalam penggunaan
ee apa namanya produk-produk dari ee
Rampah organik ini gitu mungkin itu
terus yang ke berikutnya Bagaimana
cara ya tadi caranya sudah disampaikan
gitu ya ya memiliki tujuan yang sama
gitu kan ya mereka kan punya kepentingan
gitu nah kepentingan mereka apa yang
bisa di
ee jalankan oleh kita atau kolaborasikan
dengan kegiatan kita gu Kalau merasa
kepentingannya sama nih sebenarnya
kepentingannya
ee mereka bisa
memfasilitasi kendaraan gitu kan ee kita
difasilitasi kendaraan ee roda empat
untuk penanganan sampah
ee perusahaan mereka itu yang sudah
Ee terbuang eh sudah keluar di
ee masyarakat gitu misalkan pet-nya gitu
ee plastik atau ee hdpe-nya gitu mereka
apa namanya ee punya kepentingan itu
gitu ya Salah satunya itu peran sertanya
ee apa namanya ee
mereka
mempunyai tujuan yang sama apa sih
kepentingan mereka dengan kepentingan
kita mungkin itu
Mbak Baik terima kasih atas pengaporan
Jawabannya
bapak baik demikian tadi pertanyaan dari
Bapak Ibu sekalian sekaligus menjadi
pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab
kita pada training online kita hari ini
sebelum mengakhiri training onl ini
Izinkan saya untuk menyampaikan kepada
Bapak Ibu sekalian bahwa kami dari
Project B Indonesia yang berkerj sama
dengan jurusan Teknik Lingkungan
Indonesia mengadakan webinar online yang
bertopik bank sampah masa depan menuju
Indonesia emas 2024 yang Insyaallah akan
diisi oleh bapak Dr IR hijrah Purnama
Putra STM engs pada hari Sabtu 9
November 2024 yang akan berlangsung
pukul 9.00 hingga 11 Waktu Indonesia
Barat baik Bapak Ibu sekalian
selanjutnya saya ucapkan terima kasih
untuk pemateri kita pak pada hari ini
yaitu bapak Daga Sulton yang telah
membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan
sekaligus sharing bersama dengan Bapak
Ibu peserta training online kemudian
Terima kasih juga untuk bapak ibu yang
sudah aktif bertanya dan mohon maaf
apabila ada pertanyaan yang belum
terjawab karena waktu kita yang sangat
terbatas sekali Semoga di lain
kesempatan kita bisa bertemu kembali
dengan pertanyaan-pertanyaan dari Bapak
Ibu sekalian bisa terjawab di sesi yang
akan datang baik seperti janji baik
seperti janji kami di awal tadi Kak kami
juga sudah mengantongi nama-nama
pemenang yang beruntung pada hari ini
untuk mendapatkan door price
untuk
eh baik untuk ibu Isti fajaro dan Bapak
Ari dari Merto yudan
ehungi CP di bawah ini untuk melakukan
konfirmasi pemenang GL price
dan ibu Nurul Amal juga untuk
menghubungi kontak person untuk
melakukan
informasienang baik kita telah sampai di
pengunjung acara Bapak Ibu sekalian dan
Alhamdulillah hari ini Baik di sesi 1
ataupun sesi du kita sudah belajar
banyak melalui training online dengan
topik optimisasi aspek per serta
masyarakat dalam sistem pengelolaan
sampah yang disampaikan oleh Pi kita
hari ini yaitu bapak Darga supon banyak
sekali materi dan penyampaian yang kita
dapatkan semoga ilmu-ilmu tersebut dapat
bermanfaat untuk kita semua baik Selain
itu kami juga ingin mengingatkan Bapak
Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner
yang linknya sudah kami share di kolom
chat supaya kegiatan kami selanjutnya
bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi
saya izin mengingatkan kepada bapak ibu
yang menginginkan materi sekaligus
sertifikat dan kemarin belum request
dapat mengisi Link yang juga sudah kami
kirimkan pada kolom chat terakhir saya
ucapkan terima kasih kepada pemateri
kita hari ini yaitu bapak derga sultan
yang telah menyampaikan waktunya yang
telah menyempatkan waktunya untuk
berbagi dan sharing materi bersama kami
dari pagi hingga sore hari lalu saya
juga mengucapkan terima kasih kepada
bapak Dr IR hijrah pernama Putra stmn
selaku founder dari butik Dar ulang
Project B Indonesia sekaligus sekretaris
jurusan program studi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia dan juga
tidak lupa saya ucapkan terima kasih ke
kepada panitia dan peserta yang telah
berkontribusi dan sangat antusias selama
training online ini training online ini
berlangsung sampai bertemu lagi di
training online selanjutnya tentunya
dengan tema-tema yang lebih menarik lagi
Akhir kata saya selaku MC sekaligus
moderator memohon maaf sebesar-besarnya
apabila selama memandu acara ini
terdapat kesalahan kata ataupun
perbuatan saya sa alfifah pemit untuk
diri wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih Pak Darga Bapak
Ibu semuanya