Transcript
lNjDoQeeoyk • OPTIMALISASI ASPEK PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM SPS SESI 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0096_lNjDoQeeoyk.txt
Kind: captions Language: id ini melalui YouTube channel kami di Project B Indonesia selanjutnya seperti biasa Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam doorpres spesial untuk bapak ibu yang beruntung doorpres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan dua Store Instagram terunik selama trending online ini berlangsung untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara sesi 2 nanti Sedangkan untuk pemenang dua Story Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram nah Nah jadi bagi Bapak Ibu yang ingin bertanya selama training online ini berlangsung dapat memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanyaan terbaik untuk memenangkan dpai spesial dari kami lalu untuk Story Instagram terunik bapak ibu dapat membuat Story Instagram semenarik mungkin dan jangan lupa tag Instagram kami di @projectb Indonesia baik tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke AC inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini [Musik] baik Demikian sekilas mengenai materi kita pada pagi hari ini selanjutnya mungkin untuk efisiensi waktu jika Bapak Indi sudah siap Kita akan memulai langsung untuk penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai pukul 10.30 ya bapak baik tanpa berlama-lama lagi langsung saja tempat dan waktu saya persilakan i terima kasih Mbak e asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh terima kasih ke teman-teman butik eh daur ulang ee kemudian juga kepada jurusan Teknik Lingkungan UII ini sebenarnya agak deg-degan ya Bapak Ibu sekalian ya Saya sudah lama tidak ee zoom-zooman ini karena diminta sama teman-teman jadi agak ini juga ee mohon izin Bapak Ibu sekalian kita belajar bersama hari ini eh tentang optimalisasi aspek peranan masyarakat di pengolaan sampah izin share screen ya Mbak Baik bapak silakan eh kelihatan pbak Ya sudah Pak sudah mak kasasih eh Bapak Ibu sekalian eh saya Andy dari Yayasan kontak Indonesia kami di Yayasan kontak Indonesia itu dari tahun 2000 eh utamanya fokusnya pada eh peningkat derajat kesehatan masyarakat maka di Yayasan kontak Indonesia itu ada tiga program yang pertama adalah program ee kesehatan berkaitan dengan kesatan reproduksi eh stunting kemudian gizi kemudian juga kesehatan Eh masyarakat eh kemudian juga di sana kita juga ada program lingkungan yang berkaitan dengan eh pelatihan pengelolaan sampah di masyarakat di sekolah kita lebih fokusnya pada sekolah kemudian kita juga ada program pembedayaan masyarakat ini kita ada pembedayaan masyarakat eh ya di daera-daera dampingan kami yang berkaitan dengan program kesehatan dan juga program lingkungan Ee Kita juga mendampingi beberapa teman-teman pemulung ee yang tujuan utama dari kegiatan kita adalah peningkatan derajat kesehatan di ee masyarakat jadi eh hal itu semuanya berkaitan program lingkungan program kesehatan tujuan utamanya adalah pada ke sini gitu ba Bapak Ibu sekalian Saya sedikit ee bercerita dan ingin belajar bersama sebenarnya kalau jadi pemateri itu agak berat ya sebenarnya dan Mohon maaf juga ini suaranya agak sedikit serak-serak basah karena Bandung 3 hari ini mendadak hujan berat dan hujan angin gitu ya Dan kita di Bandung Terata hari ini pada Eh kena batuk eh semoga Bapak ibuan tetap sehat eh Bapak Ibu sekalian dalam pengolaan sampah eh mungkin tujuannya sudah pada tahu semua ya Eh ini berkaitan dengan undang-undang-undang Ee tidak perlu dibahas lagi ee menjadikan sampah sebagai sumber daya gitu nah ini yang yang sebenarnya menjadi Eh Topik menarik Kenapa masyarakat banyak ingin E mengelola sampah karena dianggapnya bahwa ee masyarakat bisa menjadikan sampah sebagai sumber daya baru gitu ya tapi memang itu memang benar bisa bisa dilakukan di masyarakat gitu eh sebenarnya sampah tanggung jawab siapa sih gitu kan eh karena Apun yang dilakukan di dalam eh pengololan sampah pemerintah selalu ee akan meminta masyarakat yang mengelola di awal gitu Mila sampah dan sebagainya di dalam undang-undang jelas bahwa ee setiap orang dalam pengelolaan sampah ee rumah tangga dan Sampah se rumah tangga bertanggung jawab mengurangi dan menangani sampah secara berwawasan lingkungan eh mengurangi dan menangani ya bukan mengelola gitu menangan itu Ya maksudnya sampahnya ditangani secara baik dan benar gitu dan EE ini menjadi dasar bahwa eh peran serta masyarakat bisa terlibat kemudian di eh pasal 13 juga pengelolaan sampah di kawasan pemukiman meliputi eh apa klustter apartemen dan sebagainya itu eh ditetapkan pada tempat yang mudah dijangkau gu si fasilitas pengolaan sampahnya cuman kadang-kadang juga banyak fasilitas yang tidak Eh pada tempatnya nah ini kalau kita bagi Maaf eh dulu eh pengololan sampah itu dibagi dua di masyarakat itu di kawasan berpengelola dan kawasan tidak berpengelola kalau di pemukim RT RW eh Perumahan biasa yang ketuanya adalah RT RW gitu ya itu disebutnya kawasan tidak berpengelola karena tidak ada penanggung jawabnya secara resmi gitu dan penanggung jawabnya adalah rtw gitu Dan kalau di e Perumahan tentu saja Perumahan ini kan kalau komplek perumahan eh grand apa gitu ya elit gitu itu kan biasanya ada developer yang melakukan eh pengolaan sampah di sana contohnya di Jakarta Pik 1 Pik 2 itu ada yang mengelola sampah di sana gitu dan itu yang mengelolanya adalah langsung dari ee pihak pengelola Perumahan atau apartemen sekolah ee Hotel itu ada penanggung jawabnya sedangkan kalau di masyarakat ee RT RW biasanya hanya sebatas penanggungjawaban pengumpulan sampah bukan sampai pengelolaan sampah jadi ee pengelolaan sampah atau pengumpulan sampah di masyarakat ini sifatnya adalah Swadaya gitu dan ada juga beberapa RT dan RW tidak melakukan apa-apa gitu ya dan dan pengangkutan sampahnya dilakukan oleh eh pemerintah langsung e melalui trak gitu dan sebagainya gitu tapi kebanyakan di Pulau Jawa eh rata-rata pengangkutan sampah di kawasan perumahan eh tidak berpengelola itu biasanya sama RT dan RW nah eh kalau dilihat dari pasal 28angundang masyarakat dapat berperan ini peran masyarakat ya di dalam undang-undang itu tidak ada peran pengolaan sampah tapi perannya adalah sebagai beri usulan mempertimbangkan kepada pemerintah tentang pengolaan sampah perumusan kebijakan ee pemberian saran dan EE penyelenggaraan ee pengelolaan sampah ya dan penyelesaian sengketa nah ini biasanya di pasal 28 ini diterjemahkannya di dalam ee musrembang musyawarah tingkat musrembang tingkat Kelurahan Desa Kecamatan sampai ke tingkat ee apa namanya tingkat ee kabupaten kota di musrembangnya dan biasanya ini terwakilkan terwakilkan oleh orang-orang tertentu di ee di masyarakat bisa diwakilkan sama RT RW Toga Toma gitu ya E tokoh agama tokoh masyarakat atau sama LSM gitu dan biasanya juga kalau kita ngalamin kita enggak pernah ngasih apa-apa ke ke usulan itu ya Warga itu enggak pernah diminta gitu usulan itu biasanya pada orang-orang tertentu yang EE diundang dan mendapat utusan sedangkan kita punya peran dalam pengusulan ee ee perumusan kebijakan pengololan sampah di di daerah kita gitu nah Peraturan Pemerintah Republik Indonesia 81 2012 eh kita diminta nangani sampah di rumah ini dasarnya Milah ngumpulin eh pengangkutan dan pengelolaan dan permosesan terakhir nah Biasanya kita tuh hanya hanya prosesnya di eh menurut undang-undang ya Bapak Ibu sekalian ya di pemilihan saja gitu tidak sampai pengangkutan pengangkutan itu biasanya sama pemerintah atau Swadaya gitu nah pemilihan sampah yang dimaksud dengan pasal 16 huruf a tadi setiap orang pada sumbernya Jadi kita itu secara undang-undang hanya diamanatkan untuk memilah sampah gitu ya kita balikin lagi jadi ini kan pemilahan a ya bukan untuk mengelola sampah secara undang-undang ya Tapi secara praktik kenyataan masyarakat banyak yang melakukan pengelolaan sampah itu tidak salah juga gitu cuman Saya hanya mengembalikan ee p porsi sebenarnya siapa sih yang harus mengawa sampah secara eh apa namanya secara aturan gitu ya karena sekarang banyak darurat sampah di mana-mana dan disalahkannya kembali kepada masyarakat W ini masyarakatnya tidakemila masyarakat tidak mengelola masyarakat tidak buat kompos masyarakat tidak tidak apa namanya tidak ikut di bank sampah E itu yang selalu di gaungkan eh apa sama pemerintah bahwa lebih ditekankan ke masyarakat tapi pemerintah tidak melihat pada sistem atau tata kelola persampaan secara kota itu sudah benar atau belum gitu nah ee sehingga masyarakat yang didorong untuk melakukan pengolaannya nah ee ini juga sama eh pasal 21 gitu ya Ee sama setiap orang pada sumbernya gitu ya jadi ee ee yang dimak pengolan sampah dengan dimaksud pada pasal 16 itu pemadatan pengomposan dan darur ulang atau darur ulang ee energi nah eh yang dilakukan oleh siapa setiap orang pada sumbernya nah tapi masalahnya nanti kita akan lihat [Musik] eh kita akan lihat bahwa pemerintah ituurusan wajibnya adalah untuk meng sampah di daerah gitu ya Nah ini ini yang kadang-kadang e pemerintah hanya melakukan ini hanya di tingkat TPS tidak sampai ke tingkat Perumahan tapi mereka meminta masyarakat untuk memilah mengelola tapi tidak pernah mengedukasi nah pertanyaannya adalah ee tugas siapa mengedukasi masyarakat gitu Sebenarnya ada tugas pemerintah kemudian eh Pernahkah anda ikut dalam pelatihan pengolaan sampah Ini pertanyaan menarik Bapak Ibu sekalian karena eh kita sering minta masyarakat untuk Milah buat kompos E apunlah itu di rumah tapi tidak pernah ada yang namanya pelatihan pengolaan sampah pelatihan Itu pun kalau dilakukan hanya pada e hari dan Sat hari itu hanya 1 jam 2 jam hanya mengedukasi gini loh cara Milah ginioh cara mengompos tapi tidak pernah mendampingi masyarakat eh membuat kompo secara baik dan benar nah eh menarik di foto ini sebenarnya ini foto eh di sekitar tahun 2000 eh 8 Kami sedang edukasi di salah satu pameran eh salah satu orang artis e datang dan menanyakan kompos di kakura Saya di rumah itu banyak belatungnya kita tanya eh waktu buat kompos eh Teteh diajarin sama siapa gitu kan mungkin e bisa apa Bisa bertanya balik ke sana dan semoga mereka bisa melihat yang terjadi enggak ada Saya hanya baca dari buku saja nah ini ini inisiatif yang sangat bagus tapi e sayangnya buku-buku kemudian pengetahuan yang ada itu tidak bisa memberikan secara detail dan ini dibutuhkan oleh masyarakat adalah sebuah pelatihan pengolan sampah yang baik dan ar ini ee sangat susah dicari di Indonesia Bagaimana peran serta masyarakat bisa optimal tapi hal ini tidak pernah ada dilakukan dilakukan itu hanya dilakukan secara masassal kemudian eh timingnya itu hanya 1 sampai 2 jam nah kami di Yayasan kontak dari tahun 2000 itu belajar secara otodidak tidak pernah ada guru yang mengajarkan eh kami Bagaimana cara mengelolan sampah baik dan benar cara mendampingi masyarakat tang pengolahan sampah Kami selalu mencari mencari dan EE belajar pada teman-teman yang sudah Ee berhasil untuk ee melakukan pengolaan sampah dan saya kalau mihat daftar hadir sini banyak sekali senior-senior yang sudah sudah lama berkecibung dalam pengolaan sampah dan e membantu masyarakat dalam pengolaan sampah nah ini eh sedikit berbagi cerita eh saya lupa ini Kalau enggak salah 2 atau 2013 ketika kita sedang mencarimencari materi orang yang bisa mengajar kita dalam pengolahan apa ini kami dapat info bahwa teknik lingkungan UII melakukan e pelatihan Kalau enggak salah ini sekitar 45 hari saya lupa eh dan kita inisiatif untuk mengirim beberapa orang pelatihan di sana gitu eh untuk menambah dan meningkatkan ilmunya Alhamdulillah hari ini UI belum lagi melakukan pelatihan secara offline nah semoga eh setelah acara ini bisa lagi ada pelatihan secara offline untuk pengan sampah di masarakat karena ini sangat dibutuhkan oleh Oleh Oleh kita sebagai pendamping di masyarakat untuk meninggalkan ilmu dan pengetahuan juga dibutuhkan oleh masyarakat e secara umum terutama apalagi sekarang di Dinas Lingkungan Hidup itu ada yang namanya penyuruh lingkungan ya mohon maaf e beberapa penyeluh lingkunganat kompos saja tidak bisa gitu ya Eh bukan berarti mereka harus pintar buat kompos Cum untuk pegangah [Musik] organik ba saja mereka agak agak takut-takut gitu ya Jadi bagaimana mereka akan mengedukasi masyarakat Seca pengolahan sampah sedangkan mereka sendiri belum pernah melakukan pengolan sampah nah eh sedikit berbagi pengalaman dalam pendampingan masyarakat Bapak Ibu sekalian teman-teman para senior eh Biasanya kita melakukannya dengan beberapa tahapan ini tidak terlalu sistematis karena bukunya yang kita buat gitu tapi ini saya buat tidak terlalu sistematis kita belajar bersama dengan masyarakat tidak menggurui dan juga tidak jadi guru eh kita dengan masyarakat saling berbagi Siapa yang tahu Eh siapa yang bisa dia yang akan menjadi eh pemateri di sana gitu ya Eh kalau kita bilang ini adalah pendidikan orang dewasa gitu ya jadi di sini kita bukan menjadi eh penceramah tapi kita menjadi fasilitator karena kami saling belajar dengan masyarakat kemudian menerapkan hasil pembelajaran itu bersama-sama nah dikaji sama masyarakat terus begitu dan terus begitu apa yang mau dilakukan apa yang mau dilatihkan apa yang masyarakat tidak bisa kita ee cari bersama sumbernya kita pecahkan bersama kita belajar bersama nah biasanya sebagai fasilitator eh tugas kami adalah eh membantu orang untuk belajar atau mempermudah ee segala sesuatu dalam pembelajaran gitu menggunakan TD pelajaran eh anagogi yang sifatnya adalah komunikasi multilateral bagi para peserta pelajar ke peselajar yang lain mohon maaf dari fasilitator ke peserta nah ini eh belajarnya belajar sama-sama ya bukan bukan saling menggurui eh membantu untuk eh berkolaborasi mereka dalam mengeksplor isu-isu topik yang tertentu nah di dalam jadiasilitator eh kami tidak eh mematok peran yang sangat dominan karena yang kami harapkan adalah adanya keberlanjutan program eh setelah kami tinggalkan maka peran itu dari awal sampai akhir akan berkurang sehingga akhirnya nanti peran kami tidak ada lagi di masyarakat gitu fasilitator tidak lagi masyarakat Jadi kalau fasilitator seumur hidup di suu masyarakat itu bukan fasilitator namanya eh apa ya namanya ya Eh mereka jadi masyarakat di sana gitu kalau seorangasilit memfasilitasi kebutuhan masyarakat ketika kebutuhannya sudah terpenuhi sudah tercapai kita hilang tiba-tiba G nah eh kita tidak pernah lama di suatu tempat karena kita akan membagi fungsi peran kita kepada masyarakat secara habis sampai masyarakat itu bisa e menangani secara semuanya kalau masyarakat sudah bisa menangani secara semuanya kita akan melakukan monitoring setelah program itu selesai dan tetap berhubungan dengan mereka membantu mereka dari jauh tapi tapi peran-perannya tetap sudah ada di masyarakat Jadi kalau Bapak Ibu sekalian mencari ee Yayasan kontak Indonesia mendampingi Siapa itu Insyaallah akan susah karena eh kita kadang-kadang tidak meninggalkan nama di MM di teman-teman dampingan biasanya teman-teman dampingan tahunya hanya ee bukan Yayasan kontaknya tapi nama orang individunya eh saya sendiri di masyarakat banyak panggilannya kalau secara formil Nama saya Andy Sulistiawan tapi secara di masyarakat Panggilan saya macam-macam bisa Papa Panda bisa Om gendut gitu ya macam-macamlah karena postur tubuh saya yang cukup bongsor gitu ya Nah ini tadi Eh kita perannya sebagai moderator gitu kan sebagai motivator sebagai narasumber sebagai mediator ini peran yang kita lakukan ketika pendampingan gitu Jadi kita tidak tidak juga sebagai orang yang sok tahu sok pintar ee tetapi kita akan cari tahu sebagaimana ee batas pengetahuan kita dan batas pengetahuan masyarakat itu dicocokin supaya bisa menjadi kesatuan yang utuh dan bisa belajar dengan baik di di masyarakat ya karena sebenarnya masyarakat tuh sudah banyak yang tahu gitu kita yang ggak tahu kadangkadang kalau mereka itu tahu gitu mereka lebih pintar daripada kita gitu nah eh yang utama dalam melakukan komunikasi di masyarakat dalam konteks melakukan perubahan perilaku yang tadi tadinya Ee tidak Mila sampah akus ee jadi mau Mila sampah yang tadinya tidak mau ngompos jadi Mila ngompos ini ee siklus yang harus eh kami eh sebagai fasilitator pahami karena eh setelah kita ngasih penyuluhan masyarakat itu akan tahu cuman kapan dia akan beraksi gitu kan Nah terus begitu eh ada pengetahuan baru mereka akan tahu mereka akan paham tapi Kapan mereka akan beraksi setelah beraksi hasilnya Apa contohnya begini ketika mereka ee melakukan pengelolaan sampah menggunakan menernak magot kendala utamanya adalah ke mana sih ngejualnya pusing kan sudah latihan proses 45 hari magot sudah ada ini mau diapain magotnya kok harga magotnya rendah banget dengan harga operasional tidak tidak tidak memenuhi ee balik modalah intinya gitu ya Nah ini terus berputar gitu kan Nah Apa solusinya gitu kan J di sini kita refleksi bersama dan jangan apa Jangan dibiarkan mereka bingung gitu n dicari solusi bersama Oh Bapak Ibu sekalian kalau memang harga magotnya murah yang tadi isunya di media sosial isunya di kelompok-kelompok tertentu magot itu 60.000 r.000 gitu ya ternyata pas dijual harganya cuma r.000 6.000 sudah magotnya kita jadikan pakan ternak yang dijual yang dimanfaatkan adalah ternaknya bukan magotnya atau kompos ketika jadi Jangan berpikir ee bahwa kompos ini akan kita jual tapi kompos ini kita kanan jadi media tanam apa dampaknya tanaman jadi hijau ee rumah atau rtrw menjadi lebih Asri gitu kan jadi eh setiap kali tindakan itu dan aksi itu harus ada solusi yang tepat gitu untuk di masyarakat dan itu kadangkadang kalau kita bayangkan siklus ini seperti obat nyamuk akan ada stak pada garis yang sama masyarakat itu ee kita itu akan berhenti mikir kita mau ngapain lagi ya gitu kalau ini tidak diberikan solusi itu malah kegiatannya akan berhenti total gitu itu harus terus ada refleaksi Makanya di setiap kegiatan kita akan selalu buat evaluasi refleksi ini sebagai evaluasi di dalam ee kegiatan program untuk sebelum melakukan aksi berikutnya apa sih kita mau ke mana sih gitu kan karena ee aksi-aksi Ini harus realistis dan bisa dijalankan dan dikerjakan oleh masyarakat dan semudah mungkin tidak membebani Ee tidak membebani tugas-tugas utama mereka di keluarga gitu jangan sampai pembuatan kompos pembuatan ee apa ternak magot gitu ya ee atau Milah untuk bank sampah itu menjadi menyita Waktu mereka untuk kegiatan-kegiatan utama mereka itu pasti akan ditinggalkan sama mereka gitu nah eh sebelum melakukan kegiatan di masyarakat ini akan ada dua dua tipe pertama Kita diundang eh dan memang sudah ada kelompoknya eh yang mengundang kita atau di sana kita menginisiasi mulai kegiatannya gitu nah Biasanya kami akan melakukan dulu eh pengumpulan informasi potensi di masyarakat ee apa sih yang akan nanti ke depan kita akan lakukan contohnya pengumpulan informasi penting tentang lokasi kegiatan data layanan pengolaan sampah yang sudah ada di masyarakat kadang-kadang kita masuk ke masyarakat kita beranggapan bahwa mereka belum melakukan apa-apa ternyata pas kita cek mereka punya mesin Caca mereka punya borbi pori eh mereka punya apa namanya pot-pot untuk komposter yang jadi kendalanya adalah Kenapa itu tidak pernah difungsikan Nah itu kita harus tahu dulu ee apa sih masalahnya gitu kan gitu pasti masalahnya adalah ya kami punya ee eh Tong komposter reaktor komposter tapi kami tidak bisa membuatnya kami enggak tahu Gimana kami pernah membuat tapi ternyata gagal gitu Kami sudah membuat ternyata komposnya enggak bisa diapa-apain dijual enggak bisa selalu identiknya adalah eh pengolaan sampah itu ujungnya selalu dengan menjual produk pengolahan sampahnyaau dan itu yang membuat eh banyak orang eh drop dalam pengelolaan sampah karena orientasi di awalnya adalah menjual hasil produkan sampah G gitu Ini yang harus ada ada ada solusi yang tepat gitu ee Contohnya kayak buat up cycle buat tas dari ee kopi atau dari bungkus lainnya begitu sudah banyak buat Jualnya ke mana ya gitu nah ee Ini juga juga menjadi tantangan kan sebenarnya produknya itu layak dijual atau tidak Gitu kan ini yang pertama menjadi ee menjadi pertanyaan dasar gitu nah produknya bagus atau enggak gitu Kenapa enggak dipakai sendiri gitu kan gitu dan kadang-kadang EE yang tadinya hanya mengelola sampah di rumah untuk mendapatkan hasil lebih Berharap ada hasil yang lebih bagus hinggairnya menjadi apa menjadi konsumtif contohnya begini ingin mendapatkan suatu tas upsyel yang bagus sehingga eh punya di dalam prediksinya menjadi punya nilai jual yang tinggi kita akan memilik produk-produk kopi yang dop gitu ya Ee saya enggak nyebutin mereknya sehingga ketika dijalit dibuatin jadi tas hasilnya jadi bagus gitu nah sehingga yang tadi di rumahnya hanya minum kopi saset biasaan atau hanya pakai yang kiloan Akhirnya beli yang e saset yang bagus dan harganya jadi mahal ketika mau dijual tidak ada yang mau beli ini malah menjadi drop lagi di masyarakat ini makanya kita harus e petakan dulu potensi dan membuat kesepakatan prioritas Apa sih yang harus dilakukan di di di satu kelompok dan fasilitator fungsinya adalah mengarahkan dan mengasih info-info yang seperti tadi ini loh bu resikonya kalau ini Eh ibu membuat upcycle kemudian ibu eh membeli produk-produk tertentu supaya hasilnya menjadi lebih baik ini akan menjadi konsumtif dan menjadi nilainya nilai cost produksinya akan lebih tinggi Nah di sini fungsi fasilitator untuk mengingatkan juga untuk e memberitahu ke masyarakat nah eh potensi-potensi ini tadi Kalau sudah terbentuk kita akan tahu buat apa Oh ternyata ee di kawasan ini ee banyak menghasilkan kemasan botol mungkin kita akan cocok membuat bank sampah atau kita akan bekerja sama dengan bank sampah yang sudah ada Ada lahan kosong Oh ini bisa dibuatkan eh Urban farming dengan eh komposting gitu ya Dan itu yang akan menjadi pertimbangan-pertimbangan kita di dalam ee pengolaan sampah di masyarakat supaya masyarakat juga ee paham bahwa apa yang mereka lakukan itu benar-benar yang mereka mampu lakukan ee contohnya gini mau buat ee bank sampah di suatu RW tapi ternyata potensinya enggak ada potensi mdu-nya material daur ulangnya enggak ada gitu ya Bapak Ibu sekalian sedikit iklan biasa di komplek saya nah kita sudah Ee bersepakat Oke buat bank sampah ternyata dari 100 200 KK itu eh sampah plastik nya atau sampa yang layak di dijual itu enggak mencukupi gitu nah tidak mencukupi gimana maksudnya ee dia 2 bulan baru bisa terkumpul untuk dijual gitu Nah apakah konsep bank sampah itu cocok atau tidak di wilayah itu itu yang harus kita pertimbangkan dan sepakati di masyarakat karena tentu saja kalau buat bank sampah itu kita harus punya gudang gitu ya atau masyarakat punya tempat penyimpanan kalau kita tidak punya gudang ee untuk bersama-sama masyarakat bisa menyimpan dulu di rumah untuk Berapa hari bersedia tidak masyarakatnya gitu ya kemudian kan ketika dijual ee banyak sekali masyarakat kecewa tidak sesuai dengan harapan yang mereka lihat di media sosial Oh botol Pit itu bisa r.000 bisa r9.000 tapi ketika mereka jual hanya 3p.000 dan eort untuk mengumpulkan botol Pit itu 1 kilo kan itu bukan satu biji bisa 40 bisa 60 biji ee botol Pit Berapa lama ngumpulin nah effort ini yang EE yang kadang-kadang membuat masyarakat tadi drop makanya aksi ee refleksi itu perlu dibutuhkan apakah cocok wilayah kita ini buat bank sampah atau tidak itu harus dipertimbangkan dengan baik atau bank sampahnya bukan mencari profit tetapi dihibahkan jadi infak sampah judulnya gitu kan sehingga eh tidak terlalu berpikiran orientasi di di otaknya adalah suatu saat akan mendapatkan uang dari penyimpanan penabungan itu nah ee kesepakatan-kesepakatan ini harus dibicarakan di awal sehingga memunculkan motivasi-motivasi yang yang apa yang kuat Gitu ya Ee ini harus kita lakukan di awal dan diedukasikan ke ke masyarakat yang ada gitu supaya tidak terjadi salah paham nah ini kita lihat tadi ada enggak potensinya gitu ya Ee kalau potensinya memang layak ada gitu ya oh 7 kilo per hari ni eh sampahnya atau sampahnya ee apa layak daur ulang itu ada 16 Kil k 10 kilo kemudian plastik 6 kilo itu dalam per hari bisa kira-kira muncul seperti itu Nah dasar-dasar ini biasanya kami lakukan dulu bersama sama masyarakat eh bersama kelompok yang ada di masyarakat RW RT atau mereka memang ada kelompok tertentu yang bergerak supaya mereka jelas eh pengolaan sampah yang mereka akan lakukan itu ke mana gitu supaya tidak terjadi stak ee di dalam pendampingan atau di dalam program pengolahan sampah jangan sampai mereka juga kadang-kadang Kita diundang untuk inisiasi bank sampah tapi ternyata ee potensinya kecil gitu ya kalau potensinya kecil Kenapa tidak gabung aja dengan bank sampah yang ada yang lainnya jangan sampai membuat unit gitu nah eh pemetahan potensi ini penting bagi kami untuk menentukan apa sih sebenarnya teknologi ee peran yang bisa dilakukan oleh masyarakat sekitar supaya tidak ada terjadi stak tadi gitu atau malah tidak mau mengelola sampah sama sekali ah di kami mah enggak bisa apa-apa katanya Maaf Bapak Ibu mungkin Eh ada Mungin Bapak terkendala sinyal jadi ini zoomnya ng seperti itu mohon ditunggu 105 sampai ya Bapak Ibu sekalian kalaupun tidak ada potensi mungkin ada Ada hal melakukan sosialisasi dan advokasi program eh kita harus Halo iya bapak sudah sudah masuk suaranya e tadi Fus sampai di mana Mak ya sampai di Saya juga gak tahu tiba-tiba putusftar ulang lagi ya sampai di Aksi refleksi Oh akslei jauh banget ber ya kelihatan Mbak Iya Pak sudah sudah masih di sini eh setelah ini pak ini Iya ya potensi ya iya iya mohonohon Maf eh I eh mohon maaf Sean terputus saya jugaak enggak sadar kalau jaringannya terputus eh ya kami dalam melakukan kegiatan di masyarakat selalu kami awali dengan ee menentukan potensi apa yang yang baik di di di masyarakat untuk dilakukan ee pengolaan sampahnya gitu ya Apakah itu pengomposan apakah itu bank sampah atau kedua-duanya gitu itu itu penting gitu kami lakukan ee mohon maaf tadi Kalau ada ketputus Nah setelah kita menentukan potensi itu melakukan gerakan bersama eh Kami biasanya melakukan sosialisasi ee bersama masyarakat ee ke dinas-dinas terkait gitu ya Nah mungkin di dinas terkait ini ada sedikit yang cukup aneh gitu ya kalau ada Dinkes gitu ya nah eh Dinkes ini punya peran sekarang itu punya peran dalam pengelolaan sampah berkaitan dengan PHBS atau sanitasi total berbasis masyarakat nah ini mereka punya peran untuk mengedukasi masyarakat seperti mereka mengedukasi tentang eh apa namanya eh berak sembarangan gitu ya Ini sama juga mungkin nanti akan ada dua edukator yang di masyarakat edukator dari LH dan edukator dari Dinkes yang kita bilang namanya sanitarian ini mereka punya peran penting juga gitu kemudian kita juga eh harus koordinasi dengan pupr LSM yang sudah melakukan kegiatanegiatan sebelumnya supaya kegiatan kita di di airw di masyarakat ini bisa didukung kemudian berkaitan dengan eh pertanian organik apa sebagainya dari hasil Patan kompos kita juga biasanya bekerja sama dengan eh dinas pertanian untuk ketahanan pangan nah sosialisasi dan advokasi ini dilakukan diintas sektor tidak hanya di dinas lingkungan hidup karena banyak dinas lain yang bisa e kita kerja samakan dalam pengolan sampah contohnya gini e hasil kompos mau diain Oh kita mau buat pertanian organik tentu koordinasinya akan kepada dinas yang terkait ya eh bukan eh tidak bisa bisa tapi ada dinas yang lebih bisa e apa namanya ya peran yang lebih penting contohnya kita cari bibit gitu ya kita cari ee apa namanya edukator atau pendidik yang lebih mengerti tentang bagaimana menanam ee tanaman-tanaman organik itu mungkin ke dinas pertanian atau ke lsmlsm yang sudah Ee melakukan itu secara lebih dulu gitu ya nah eh kemudian sosialisasi dengan pihak eksternal seperti Lembaga pengelolaan sampah bersumber daya masyarakat seperti bank sampah tps3r dan sektor lain yang terkait nah Eh kalau kita mau buat bank sampah tentu kita akan cari siapa nih bank sampah induk yang mau terima eh hasil pilihan kita hasil kumpulan kita kalau tidak ada tentu kita akan cari namanya pelapak atau Bandar gitu yang yang berada di sekitar lingkungan kita itu harus kita kerja samakan gitu sama kita juga ada gak tps3r diit kita kalau ada itu juga kita harus diajak kerja sama jadi eh pendampingan di masyarakat itu tidak bisa e kita sendiri lakukan kita harus lakukan sama-sama dengan pihak lain gitu nah ee hal yang terpenting kami lakukan adalah membangun lingkungan yang kondusif ee perkenalan program dan ee apa namanya bina bina suasana gini Bapak Ibu sekalian Ee kita dalam melakukan pendampingan di masyarakat mengoptimalisasikan peran masyarakat seringki di awal kita salah memilih ee teman di di bukan bukan salah ya kurang tepat gitu ternyata orang ini tidak punya peran apa-apa di masyarakat nah ee makanya membangung lingkungan kondusif ini itu penting kita untuk mengenal fungsi peran siapa RT siapa RW Siapa tokoh masyarakat gitu ya Siapa tokoh agama nah di antara mereka ini siapa yang punya peran paling penting untuk mempengaruhi keputusan di masyarakat gitu ya biasanya kalau di rumah itu Ya kita melihat bapak-bapak sangar gitu ya tapi yang mengambil keputusan sebenarnya ibu-ibu gitu ya ibunya istrinya gitu ya Nah itu yang yang harus kita ambil perannya gitu nah di masyarakat apakah yang punya peran itu Pak RW apa yang punya peran itu Pak RT atau yang punya peran itu tokoh agama atau tokoh masyarakat lainnya atau malah ada orang yang di luar dari eh apa lingkungan itu yang punya peran untuk supaya masyarakat itu mau bergerak nah eh ini yang perlu kita eh dekati gitu nah eh Kalau kami bilang itu Bu busur pengaruh namanya Jadi kami akan melihat siapa yang lebih pengaruh di wilayah ini sehingga kita bisa membangun ee apa ee kontivitas di wilayah dampingan kita yang kedua kita tidak terlibat pada konflik internal yang ada di lingkungan contohnya gini pas kita masuk dan mendampingi di masyarakat lagi ada pemilihan RT atau pemilihan RW nah ini pasti ada dua kubu atau beberapa kubu kalau kita berada di posisi salah satu kubu dan ternyata kalah ini bisa-bisa eh apa namanya sik si kubu yang satu yang menang enggak mau lagi berteman dengan kita karena dianggapnya kita berpihak pada kubu yang lain gitu ini terjadi di beberapa eh proses pendampingan eh malah yang lebih parah di suatu wilayah itu kepingan kepala desa sampai TPS pun tidak jadi dibangun garaara si pendukung ini kalah gitu ya Nah ini yang harus kita dari awal sebagai pendamping di masyarakat eh sebagai fasilitator harus sudah punya posisi yang baik dan benar gitu tidak memihak pada siapapun dan ketika kita masuk kita sudah bisa mengidentifikasi bahwa potensi-potensi ini ada gitu Ya tentu saja ee pas itu masuk kita sudah bisa melihat kan Oh lagi ada pemilihan RW pilihannya kita akan masuk pada saat itu atau kita tunggu dulu sampai ada rw-nya atau desanya ada gitu kan gitu Kalaupun kita akan masuk itu merasa urgen dan penting masuk pada di awal nah ini kita tetap pada posisi di tengah tidak memihak karena kita adalah orang luar kita bawa bawa kebaikan ke sana tapi ketika kita menjadi memihak ke salah satu nanti dianggapnya bukan kebaikan tapi malah bawa kejelekan karena dianggapnya kita Adah lawan nah membangun lingkungan yang kondusif ini penting gitu kemudian yang ketiga adalah Ee Kita harus lihat program apa yang sudah ada di sana contohnya gini kita mau buat ee apa namanya bank sampah ternyata di sana sudah ada orang yang secara individu mengumpulkan eh mengumpulkan material-material yang bisa dijual itu untuk keuntungan dia tuh contohnya iniang gerobak gitu ya yang ngambil sampah dia sudah bilah sampah itu diambil dari rumah-rumah ketika kita buat bank sampah otomatis mereka akan berkurang penghasilannya dan ini pasti akan menjadi konflik juga gitu nah ini solusi ini harus ditemukan gitu nah kita akan bekerja sama dengan mereka atau bagaimana ya tentunya sebaiknya mereka tetap dirangkul karena ini sudah penghasilan mereka sejak lama contohnya saya bisa ambil di sekolah di sekolah Ketika ada program adata dan ketika program adiwiata itu melakukan pengumpulan sampah organik an organik siswa-siswa ini pasti akan sedikit berbenturan dengan penjaga sekolah yang sehari-hari sebelumnya sebelum ada programwiata di sekolah atau sebelum Bangs di sekolah mereka sudah ngumpulin tuh dari kantin kemudian dijual gitu ya Dan ketika anak-anak melakukan itu nah ini Jadi kendala gimana solusinya nya gitu kan kalau bagi saya solusi yang paling tepat adalah anak-anak tetap menjual sampah ke si mang-mang si Mang kebersihan ini atau mang penjaga sekolah siimang ini yang menjual keluar gitu nah Tetap dilibatkan sama seperti contohnya di masyarakat pilihannya kalau memang ee petugas memungut sampah ini sudah memilah sampah ya kita sedekahkan saja sampah ke mereka gitu atau mereka dilibatkan di dalam program bank sampah Kenapa karena gaji mereka sangat kecil gitu ya gaji mereka itu sangat kecil berapa sih gaji gaji gaji tukang sampah gitu ya gaji tukang sampah itu enggak UMK setengah UMK mungkin dapat r00.000 per bulan dari sat RW gitu mereka hanya mengawasi 4 RW berarti kan R juta gitu tapi kekerjaan mereka sangat berat ngangkut sampah dari rumah ke TPS ee itu tugas mulia yang kurang di ee dapat penghargaan dari kita sebenarnya perannya adalah ee sangat penting nah k kalau peran-peran ini sudah dilakukan oleh mereka Apakah kita tegah melakukan ee suatu program Contohnya kayak bank sampah tapi melupakan mereka gitu tidak tidak melibatkan mereka ini juga bahaya itu tidak akan membuat eh lingkungan yang ada di sana menjadi kondusif gitu ya lingkungan di sana menjadi baik ketika program itu dijalankan gitu maaf Pak Ibu sekalian suaranya masih serak-srak ini Nah itu tadi yang penting dalam pemetaan ee membuatungkan kondus itu pemetahan sosial tadi perilaku sehari-hari Bagaimana Gitu Ee ada masyarakat yang merasa ee berkemampuan cukup tinggi ngapain gua Mila sampah gitu ya gua bayar ajaang sampahnya nah ini yang harus dibicarakan kesepakatan-kesepakatan di awal tadi ee Apakah kita akan memila sampah atau kita akan mengumpulkan sampah saja Kemudian yang Mila tetap orang lain atau membuat kelompok eh satu kelompok kemudian sampah bercampur diangkut kemudian di lah di sana Nah itu kesepakatan-kesepakatan ini harus disepakati di di masyarakat kenapa Karena di suatu komplek perumahan yang eh bisa dalam tandatip elit gitu ya mereka kadang-kadang enggak mau Milah sampah dan ini harus dibentuk kelompok yang mau memilah guu Apakah dibentuk KSM atau di apa yang Kemungkinan tidak melibatkan orang di wilayah itu gitu orang di luar Nah kalau melibatkan orang luar tentu harus ada izin dari orang wilayah setempat karena menggerakkan masyarakat itu ee tidak gampang Bapak Ibu sekalian apalagi mereka yang mempunyai kemampuan yang cukup finansial cukup tinggi kalau kita orientasi kita mengajarkan S mereka wo nabung di Bank Sampah nanti Lebaran punya uang lebih gitu ya itu belum tentu mau gitu nah daripada kami capek-capek ee pila sampah kami bayar aja gitu nah pemotan-pemotan sosial ini harus penting gitu nah dan kalau seandainya itu hanya ada satu dua orang sedangkan ada 10 10 rumah lagi mau melakukan tentu akan ada sanksi-sanksi sosial yang secara tidak langsung akan berlaku di masyarakat gitu ya apakah pengucilan apa sebagainya itu akan terjadi gitu kalau seandainya si orang-orang ini yang sedikit ini tidak mau tapi tetap harus ada kesepakatan dan Jangan menghindari konflik yang terjadi Git nah eh membangun lingkungan kondusif dan pemuatan sosial yang ada itu penting gitu jangan sampai terjadi eh konflik yang berkepanjangan di suatu wilayah gitu mau enggak mereka Mila sampah kalau mereka enggak mau Mila sampah mereka maunya apa gitu itu itu harus kita Cari solusinya mau enggak mereka kompos mau enggak mereka buat lubang biopori habis makan dimasukin ke lubang biopori yang paling gampang dan paling sederhana dan itu ee di awal kita harus sepakati dan ketika sudah menjadi kesepakatan RT RW tentu semuanya akan melakukan dengan baik gitu ya walaupun masih ada tentangan-tentangan ee yang menolak gitu enggak apa-apa yang penting adalah program ini bisa berjalan secara kontinu dan terus-menerus jangan sampai berhenti di tengah jalan ini tadi yang saya bilang ee setelah edukasi ada aksi harus direleksi lagi apa sih permasalahan terus begitu berputar kalau Agak repot mikirnya lihat aja obat nyamuk obat nyamuk itu akan satu akan berhenti pada garis yang sama akan bertemu pada garis yang sama nah garis in yang akan yang kita bilang adalah di mana masyarakat mulai refleksi dirinya sebelum dia jalan lagi gitu bisa saja dia mati di sana gitu karena engak mau Oh ternyata capek ngol sampah ini Sudahlah kita bayar orang saja ya sudah kalau memang kesepakatannya cari pihak ketiga ya itu kita sepakati lagi gitu sekarang ini kan banyak nih pihak-pihak ketiga yang yang menawarkan jasa-jasa e pengangkutan sampah langsung ya dari rumah-rumah gitu ya Nus dibicarakan di masyarakat ketika masyarakat sudah kita dampingi gitu kalau memang peng diambil langsung ole Pih ketig yaiknya kita saja gitu Jangan memaksakan diri untuk masyarakat itu tetap melakukan pengololaan sampah di di wilayahnya gitu percuma gitu ya nah eh setelah tadi kita lihat kesepakatan itu kita buat dalam rencana kerja eh contohnya kita akan membuat kompos nah kompos ini akan diapain setelah kompos e buat kompos pengumpulannya Bagaimana rencana kerjanya kemudian anggarannya siapa yang akan bertanggung jawab gitu ya Eh karena seringkiali ee kegiatan ini terbentunnya sama anggaran G ya Dan kita bahas anggaran Itu tiba-tiba anggarannya harus dari rt harus dari RW gitu ya Coba kita lihat potensi tadi Apakah kita betulbetul butuh anggaran jangan-jangan ada di masyarakat Oh kita butuh ee apa tempat sampah ternyata di semua rumah sudah ada tempat sampah tidak perlu ada tempat sampah baru gitu ya kalau kita butuh tempat sampah terpilah kita Kang mikir Oh kita harus beli tong sampah terpilah gitu tidak harus tong sampah terpilah suatu wilayah yang ada program e apa namanya pembagian beras karung-karung berasnya bisa dimanfaatkan untuk menjadi tempat sampah terpila gitu tidak harus selalu kita membeli barang baru dan mengeluarkan anggaran yang besar Wah kita harus beli mesin Caca nah ini seringkiali masyarakat eh ketika kita dampingi untuk mengoptimal perannya mereka minta ada mesin Caca minta ada alat-alat yang cukup mahal gitu nah ini fungsi kita sebagai fasilitator harus mengingatkan ke mereka satu mesin Caca itu butuh energi yaitu solar listrik dan itu butuh biaya nanti ketika sudah ada alatnya Siapa yang mau memanfaatkan Siapa yang mau mengoperasionalkan Siapa yang mau mengeluarkan biaya operasional seringkiali di awal bersemangat Wah kami bisa kita kumpulkan uang begitu alatnya ada mangkrak tidak jalan alasannya apa enggak kebeli solarnya Enggak sanggup listriknya nya pai listrik rumah saya jadi bengkak nah ini dari awal kita harus sudah memberikan solusi teknologi yang tidak terlalu menghabiskan biaya besar tidak perlu di masyarakat itu ada teknologi-teknologi tinggi gitu ya karena ini akan menghabiskan biaya yang cukup banyak gitu ya kalau saya memang ada pencacaan dan sebagainya sebaiknya kita gabung dengan yang lain kayak membuat fs3r dan itu ada di tps3r sehingga anggaran-anggaran itu bisa bergabung di sana sehingga bisa optimal gitu Tapi kalau hanya untuk mendampingi satu RT sat RW tidak perlulah alat-alat yang EE membutuhkan biaya-biaya yang tinggi gitu ya Nah sampai membangun gudang bank sampah tersendiri juga itu juga juga apakah baik atau tidak Gitu ya Karena setelah dibangun ternyata sampahnya tidak terkumpul juga ee bangunannya menjadi terbengkalai gitu ya ini yang EE dalam memasilitasi rencana Program kita harus memberikan sesuatu yang sangat-sangat real ee sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat itu yang kita Ingatkan dalam dalam memfasilitasi psanaan program di Mereka jangan programnya yang terlalu tinggi-tinggi tapi programnya ee yang sederhana tapi bisa dilakukan bersama contohnya makan-makan bareng gitu ya Itu kan hal yang sederhana dan bisa dilakukan secara bersama gitu nah eh ini penting Bapak Ibu sekalian supaya tidak ada ketergantungan program kepada pihak ketiga gitu ya ini masih nyambung pbak ya Halo takut hilang lagi Oke ini paradigma pengolan sampah kalau dulu tentu kita akan membahasnya di TPA paling besar nah di masyarakat sebenarnya kita harusedukasi Mere pencegahan patasan itu harus paling besar bagaimanaeluk itu linganghan [Musik] contohnya kalau mereka ada berempat di sana Apakah Sabunnya cukup pakai satu Daninya literan itu penting kan gitu kemudian pembatasan-pembatasan ini eh apa namanya perlu dilakukan untuk ee mengurangi sumber daya yang kita gunakan gitu ya nah eh di sini menjadi tantangan buat teman-teman yang melakukan pengolaan sampah secara Mas ketika masyarakat sudah melakukan pemilahan menggunakan ulang dan sebagainya tentu potensi ee sampai untuk dikelola ee itu akan menjadi berkurang Apakah ini akan dipertahankan atau tidak kalau saya pilih ini karena pengolaan sampah itu menuju Zero West ya akhirnya nanti eh bisa bisa bahan untuk ee pengomposan itu berkurang drastis gitu karena masyarakat sudah menghabisin makanannya gitu kan Ya tidak ada lagi sampah organik Ada sampah organiknya sisa dapur tadi Kalau kami membagikan organik itu jadi Jadi dua organik ee sisa makanan dan dapur organik halaman Nah kalau untuk kompos kemagot pasti akan banyaknya pada sisa makanan kalau masyarakat sudah efektif dalam pengelolaan makanan tentu akan berkurang ini gitu dan itu kita sebagai fasilitator harus siap dan orientasi kita bukan pada bisnis gitu ya adalah pada pelestarian lingkungan jadi kalau ini berkurang itu suatu kesuksesan gitu ya Jadi kalau magot tiba-tiba tidak ada makan ya ya ya itu sudahah sudahah hukum alamnya karena proses e pembedayaan di masyarakatnya pendamping di masyarakat sudah optimal gitu Nah akhirnya Eh sampah-sampah ini sudah menjadi pilihan masyarakat tidak ada sampah lagi gitu ya apalagi bank sampah Oh sekarang di RW3 sudah tidak ada lagi botol plastik hajatan sekarang sudah pakai kembali ke Seperti Dulu pakai gelas kaca gitu ya itu ya itu yang ya apa namanya suatu keberhasilan bagi kita pendamping eh pengelolaan sampah di masyarakat bahwa masyarakat juga sudah eh mengurangi konsumtifnya mereka konsumsinya mereka untuk menjadi sampah bukan suatu kegagalan gitu ya oh RW3 akhirnya bank sampahnya tutup karena tidak ada lagi sampah yang bisa dijual itu keberhasilan gitu ya jangan sedih bank sampahnya gitu karena tujuan tujuan akhirnya Memang e sampah ini bisa berkurang dan terkelola dengan baik dan tujuan utamanya ad mengurangi gitu kan pencegahan pembatasan gitu itu itu sudah sudah harus kita pahami dari awal menjadiisator di masyarakat mendampingi masyarakat bahwa suatu saat e sampah ini akan berkurang bukan hilang Ya tidak hilang tapi akan berkurang jadi dari paradigma ini eh kita pengolaan sampah yang di TPS 3R bank sampah eh rumah magot atau Apun itu harus siap gitu harus siap menghadapi gitu bahwa ketika masyarakat Sudah sadar dengan eh pentingnya lingkungan pentingnya eh apa namanya pencegahan sampah dan sebagainya itu e sampai akan dikelola akan berkurang itu bukan suatu kegagalan tapi itu suatu keberhasilan tahapan-tahapan di awal eh berhasil contohnya sekarang pemerintah mengharapkan tidak ada lagi TPA di tahun eh apa eh 2030 atau 2040 tidak ada lagi TPA yang ada masuk ke residu ke TPA jadi masih ada sampah tapi residu residu Apa barang yang sudah tidak bisa diapa-apakan lagi gitu sampah yang sudah tidak bisa punya daya guna lagi gitu sampah yang tidak bisa dimanfaatkan lagi akhirnya menjadi residu itu yang masuk ke ke TPA nah Apa yang dilakukan situ tadi pencegahan pembatasan guna ulang ulang material gitu ulang energi kalau seandainya ini sudah tidak ada lagi e sampah itu sudah sangat berkurang Ya otomatis tpnya akan berkurang gitu kan yang mau did ulang juga berkurang itu ituiko yang bagus yang akan terjadi e di kita contohnya sekarang gini e rumah magot butuh sampah organik saat ini masyarakat memilah ketika masyarakat memilah mereka melakukan pengomposan sendiri mereka membuat lang-lang biop atau lang-lang organik terus rumah tidak dapat lagi sampah organik ya tidak apaapa gitu jangan kecewa gitu karena e orientasi kita di awal dalam pengolan sampah itu bisnis atau keparan lingkunganit itu Har gitu Nah kalau kita memang untuk bisnis ya tadi masyarakat suruh beli banyak-banyak hasilnya kita manfaatkan gitu Tapi kalau kami tujuannya adalah peraran lingkungan dan kesehatan sehingga ini tadi ke depan akan sangat kerucut berkurang gitu ya segitiganya ke bawah dan tidak dan mungkin eh tidak ada lagi produk yang bisa didaur ulang karena eh pabrik sudah dengan produk Rama lingkungan gitu ya Ee makanan di rumah sudah sudah terkelola dan habis dengan dengan baik gitu ya Nah itu ya sudah sudah menjadi risiko gitu akhirnya ke mana dong rumah-rumah magot ya tadi masih ada kawasan komersil gitu ya Eh Hotel kemudian ada restoran gitu ya yang bisa dimanfaatkan sampahnya gitu Nah kalau di masyarakat terjadi hal seperti itu ya itu hal yang sangat baik menurut saya nah di Indonesia ini yang saya tahu ada lima program ini yang yang yang yang eh melibatkan masyarakat secara utuh Eh ada tps3r tps3r ini walaupun tidak ada kelompok masyarakat yang dibentuk KSM untuk mengelola e KSM yang membangun dan KSM yang mengol tps3r dan ini melibatkan masyarakat sekitar di kawasan tps3r biasanya sekitar 120 sampai 200 KK yang terlibat di dalam tps3r eh yang menjadi Mitra tps3r kemudian PDU pusat da ulang ini juga dibentuk untuk e membantu bank sampah e mengelola sampahnya gitu kan kemudian bank sampah sendiri bank sampah sendiri Ini kan di Indonesia di Indonesia sendiri mulai genencar mungkin sekitar 2013 2014 karena ini masuk dalam komponen penilaian Adipura Kalau sa ini enggak masuk dalam penilai komponen penilaian Adipura Saya rasa PDU dan Bank Sampah juga enggak ada biasa-biasa aja gitu nah dan ini karena ada masuk di dalam proses penilaian Adipura tiba-tiba semua kota ee gagap dan mendadak membuat bank sampah dan ya tadi saya bilang siapa yang mendidik dan melatihnya kembali ke awal yang tadi kita ggak pernah dilati bagaimana Bang sampah yang baik dan benar di awal sehingganya kita belajar sambil berjalan sehingga kita tahu gini l Bang sampah gitu nah eh berkaitan dengan program perubahan iklim ada namanya kampung proklim kampung perubahan iklim ini juga sama eh Keterlibatan Masyarakat penuh di sini untuk supaya lingkungannya menjadi lingkungan yang ramah iklim termasuk dalam pengelolaan sampah ini juga perannya peran di masyarakat gitu ya ini kita bisa ambil peran itu di situ Peran kita bisa ada di sini oke kita bangun proklaim tapi proklaim tidak hanya bicara sampah tapi bicara kepelestarian lingkungan yang lain kemudian di sekolah ada namanya program adiwiata adiwiata ini sekolah berwawasan lingkungan Bagaimana mengajarkan anak-anak tentang eh lingkungan secara utuh eh secara keseluruhan tidak hanya sekedar sampah tapi juga ada pengolahan sampah di adiwiata ini peran peran-peran apa ee masyarakat yang ada di sekolah gitu ya Nah bicara komposting ini bicara sudah pengelolaan yang paling sederhana adalah kompost eh yang organik ya Saya hanya bicara hari ini yang organik saja karena nanti yang anorganik ada ee yang dari bank sampak ya akan bicara lebih lanjut untuk micaha misal itu nah kompost kami bagiin tiga ada komposting skala rumah tangga skala kawasan atau sekelal kota tadi setelah potensi kita lakukan oh ternyata kami enggak punya lahan untuk buat kompos maka kita akan cari Mitra ke mana nih sampah organik ini kita akan kirim untuk dijadikan kompos atau di ee manfaatkan ee peternak magot atau di wilayah tertentu sampah organik ini jadi makanan ternak hewan lain itik ayam sapi babi gitu ya itu banyak di daerah lain di Sumatera Utara di Bali sambah organik itu jadi ee makanan hewan ternak Nah setelah kita tahu potensinya bahwa di sini tidak punya lahan untuk membuat kompos sedangkan sampah organiknya banyak dilakukan di rumah-rumah rumah-rumah juga susah ini kita pasti tahulah kalau di setiap kota itu ada Pemukiman yang padat gitu ya yang gang-gangnya sempit dan kita susah untuk melakukan ee kegiatan-kegiatan pengololan sampah organik di sana gitu ya ee eh mau kita buat Bandung itu ada Leda eh Leda itu lodong sisa sampah mau memasang lodong aja di sana susah karena kalau kita pasang lubang kayak membuat lubang biopori bisa-bisa ada Solokan yang jebol atau ada kabel yang rusak gitu nah nah untuk kawasan-kawasan gini kita akan eh cari eh kompos skala kawasan yang mungkin bisa dilakukan secara bersama-sama atau memang kotanya punya ee komposting skala kota kayak di Bandung ini saya tinggal di Bandung itu kita ambil contohnya di daerah cibunut walaupun mereka punya bata Terawang karena sampahnya sangat banyak organiknya itu dikirim ke salah satu TPS di kota Bandung yang memang mengelola ee sampah organik gitu ya Dan ini juga sangat membantu gitu jadi ee kerja sama-kerja sama seperti ini bisa membantu masyarakat untuk menyelesaikan eh masalah-masalah pengolan sampah di di kawasannya Jadi kami selalu membagikan tiga seperti ini Nah ini mungkin contoh-contoh ee komposter ya Bapak Ibu sekalian sangat sudah sangat hafal dan sudah sangat tahu Dan saya yakin ee sudah sangat paham dengan hal ini Nah tadi yang pertanyaannya adalah Apakah Bapak Ibu sekalian dilatih secara baik dan benar bagaimana menggunakan komposter Tong tadi komposter ee bat Terawang komposter ee apa namanya takakura ini Yang menjadi tantangan di kita adalah ada enggak yang melatih kita saya bukan mengecilkan arti teman-teman Dinas Lingkungan Hidup saya sering sekali menjadi pemateri di lingkungan hidup itu akhirnya yang saya jadi pemateri di dinas lingung Salu lingkungan hidup pesertanya adalah masyarakat saya tanya ke kepala dinasnya kok pesertanya masyarakat sama orang dinas sudah bisa Mila sampah atau belum orang dinas melakuk komposter apa tidak akhirnya ada sesi kedua yang isinya semua orang dinas ketika ditanya Mila sampah saja mereka malas Gitu ya ini ini kendala kita sering kali e meminta masyarakat yang melakukan pengolaan dan EE pemilihan sampah tapi Bapak Ibu sekalian silakan cek dari ee Sabang sampai Marauke ada berapa banyak dinas atau rumah walikota rumah wakil walikota rumah gubernur rumah wakil gubernur yang melakukan pemilihan sampah secara baik dan benar akan susah nyarinya sedangkan mereka minta masyarakat melakukan pengolaan sampah ini kita harus Tanya balik para pimpinan kita m melakukan tidak gitu jug juga SSI teman-teman di teman-teman di kementian lingungan hidup apakah mereka yang berkoar-koar kita harus mengolah sampahka Man atau itua pas di masyarakat Oh Bupati saya Mila sampah Walikota saya Mila sampah gitu tidak hanya tunjuk tangan gitu ya untuk kita Mila sampah gitu eh ya itu yang penting di masyarakat Gitu ada ada public figur yang yang akan memberi contoh mereka bagaimana kompos yang baik dan benar kembali tadi ke pendidikan sebagai edukator edukator masyarakat itu dari masyarakat lagi kebanyakannya yang awalnya belajar secara odidak gitu ya dari apakah itu dari buku dari majalah kemudian berpraktik dan mereka menjadi expert di sana gitu itu yang kita harus beri hormat ke saya yakin ada beberapa orang peserta di sini juga orang-orang yang sangat sert dalam pengelolaan sampah rumah tangga eh pengelolaan sampah di wilayahnya gitu yang kemungkinan awalnya tidak pernah belajar sama siapapun gitu nah hanya melihat mendengar kemudian itu dipraktikkan dan ternyata hasilnya baik dan dicontoh sama orang lain gitu nah eh tadi saya bilang pentingnya edukasi di di masyarakat itu untuk melakukan perubahan perilaku di masyarakat adalah pemberian edukasi yang benar gitu nah dan ini yang yang tidak yang kurang yang kurang dilakukan oleh pihak pemerintah gitu ya seringkali Eh pelatihan-pelatihan ini tadi saya bilang hanya 1 jam 2 jam gitu saya ambil contoh saja eh kami di Bandung darurat sampah eh dari tahun kemarin karena awalnya sarik Mukti terbakar kemudian ada program inisiasi program cukup bagus akhirnya adalah program pengomposan di perumahan nah kelemahan di program pengomposan ini Ketika dimasibkan di semua RW pelatihannya cuman satu kali di satu GOR yang menghadirkan semua RW Kelurahan dan camat di GOR yang besar si pemateri di tengah-tengah menyampaikan ke ke masyarakat ya Anda bayang saja subagor eh bukan bukan panggung tunjukan musik yang suaranya bisa bisa keluar ke mana-mana saking ramainya masyarakat bercerita sendiri hasilnya Apa hasilnya ketika dipraktik di masyarakat hanya taruh di depan rumah saja rumah saya Kebagian satu komposter untuk tiga rumah penanggung jawabnya tetangga saya perhatiin saya tidak pernah cerita sama mereka saya siapa perhatiin setiap hari setiap hari perhatiin itu si komposter yang diserahkan ke masyarakat tidak berfungsi Terus kita tanya Pak Kenapa Pak Enggak ini saya enggak tahu mau ngapain Saya cuma dikasih kertas kemudian disuruh masukin sampah organik Ya sudah kami masukin semuah sampah organik ke sana akhirnya tidak ada pengolahan tidak ada pembalikan sampah eh di dalam Tong itu ada media eh apa namanya starter yang tetap di dalam plastik karena tidak ada instruksi untuk membukanya gitu nah jadi ya dibiarkan begitu saja ya kemudian banyak belatung dan sebagainya ribut akhirnya ditarik kembali nah ini pentingnya edukasi di masyarakat yang baik dan benar dan siapa yang akan menjadi edukatornya gitu kalau kita cari edukator yang baik dan benar edukator yang paham ya akhirnya kita cari orang yang berpengalaman kita agak sedikit susah mencari itu di dinas karena di dinas kebanyakan mereka berteori ya Nah ini yang skala kawasan ee biasanya ee TPS 3R dan sebagainya punya kompos yang punya kapasitas yang cukup besar ini skala kota ya Nah ini magot Black shoulder ini sangat-sangat top saat ini saat ini sangat top eh karena memang kemampuan si makhluk kecil imut ini eh yang imut-imut ini Bisa menghabisin sampah ee ada yang bilang 10 kali ada yang bilang lima kali dari dari jumlah magotnya kalau magotnya 10 kilo dia bisa ngabisin 100 kilo ini sangatsangat Dahsyat ee dan manfaatnya sangat banyak kalau kita bicara kalau saya dulu mensosialisasikan magot di tahun-tahun eh 2012 2014 15 gitu sampai dengan 2018 sebelum covid harga magotnya cukup bagus gitu ya harga magot cukup bagus gitu eh kenapa cukup bagus gitu eh karena pemainnya masih sedikit orang yang melakukan eh apa namanya pbud magot ini sangat sangat sedikit sehingga eh harganya masih bisa bersaing gitu dan pada awalnya magot ini kan untuk eh menambah protein di hewan ternak kemudian dicobalah oleh salah satu dosen IPB pakakahan dan itu bisa diampah kalau saya ingat eh yang awal sekali melakukan penerapan di sampah secara masif itu di eh Depok dengan program ee apa namanya S ember organik apa saya lupa di TPS Merdeka itu magot dikenalkan di masyarakat gitu kan dikenalkan di pemerintahan-pemerintahan lain mencontoh bahwa magot ini ee efektif untuk mengurangi ee untuk mengelola sampah yang banyak sangat efektif 10 ee apa 1 kilo magot bisa ngabisin 10 sampah sekali makan per hari Jadi eh efektivitasnya sangat sangat teruji kemudian ee magot itu siklusnya cukup panjang dan E kalau yang mengelolanya bagus dia akan terus tidak akan terhenti siklusnya gitu ya manfaatnya juga banyak gitu Nah ini bisa untuk tahan pertanian dari pemilian sampah dikasih ke magot dari magot itu ada dua hasil besar yang didapat magot itu sendiri kemudian kasgot kompos dari magot gitu ya di yang terjadianyak ini masyarakat tidak membuat siklus langsung melihat bahwa magot segar ini dijual peternak atau dijual ke orang lain sehingga kita habis minta lagi ke pemerintah di dalam darurat sampah di kota Bandung itu ada sekitar 140 rumah magot yang dibangun dan kendalanya seperti tadi ada yang bersiklus seperti ini ada yang siklusnyaak siklusnya ggak jalan itu rata-rata ya tadi orientasinya sudah sudah uang ketika magotnya ee sudah ada larvanya Larva ini dijual ketika Larva ini dijual lupa kalau kita butuh purva butuh magot dewasa yang menjadi lalat kemudian telur jadi magot lagi gitu lupa siklus ini sehingga banyak rumah magot yang tidak optimal karena siklusnya tidak jalan yang keduaalah e orientasi ya adalah bukan pada pengurangan sampah orientasinya bukan pada pengolaan sampah orientasinya adalah pada uang hasil dari pengelolaan magot kita kan butuh dan operasional jadi kita butuh uang dong betul tetapi ketika magot itu sudah siklus sudah siklus dengan baik kemudian kita jadikan magot ini sebagai pakan terak contohnya Bandung itu ada buruan ada terak ayam dan sebagyaele dan kita jual itu bukan magotnya tapi end produknya jadi kita jangan jual magotnya kita jual end produknya kita jual sayurannya kita jual e hewan-hewan yang ternak dari magot tadi yang makan magot tadi sebaiknya kita jual itu sehingga magotnya tetap berproduksi gitu kita tidak berpikiran jual telur magot kita Jangan berpikiran jual baby magot Jangan berpikiran menjual Larva karena siklus ini tetap harus dijaga nah kelebihan eh dari Larva inilah yang kita eh olah untuk jadi pakan ikan atau kasgon tadi untuk eh tanaman organik nah tanaman organik inilah yang kita jual yang akan punya nilai jual lebih tinggi kenapa Eh kita sering terkecoh seperti ini e Wah harga mag di internasional r.500 magot yang dari mana Kalau magot dari sampah makanan rumah tangga itu rata-rata eh dia akan kecil Kalau saya bilang magonnya stunting tidak gemoy sehingga ketika dia dikeringkan di dalam oven untuk dijual ke luar negerianya dia akan menjadikecil lidi gitu Tidak besar lagi karena ada pengurangan airnya sehingga ketika juual keluar itu akan merugi tidak diterima ditolak tidak ada yang mau beli ya sudah kita manfaatkan sendiri karena orientasi kita di awal harus jelas adalah pengolaan sampah dan pengurangan sampah organik bukan sekedar untuk orientasi jual magot kalau memang Bapak Ibu sekalianondasi di awalnya ee mengelola magot adalah untuk ternak magot gitu ya untuk menghasilkan magot yang berkualitas yang mempunyai ukuran-ukuran yang standar enggak apa-apa ada dua pilihan yang satu itu kita bisa menggunakan pupil sawit Ya sudah industrikan saja atau kita ambil sampah-sampah bukan Dar Dar masyarakat tapi dari restoran dari hotel yang mempunyai nilai protein dan makanan-makanannya lebih segar dan lebih sehat gitu sehingga magot yang kita kelola lebih sehat tapi ingat kita akan apa akan melakukan ini buat apa gitu ya gitu nah ini tadi magot prosesnya sangat cepat dan dan dan sangat menarik Ya saya juga sangat suka lihat magot tapi tetap kalau saya melatih magot kemudian mengkonsepkan magot ke masyarakat orientasinya ada adalah pengolahan sampah jangan berorientasi untuk menjual magot tapi end produknya yang dijual ayamnya ikannya sayurannya gitu nah ini yang e fungsi tps3r PDU dan sebagainya ini e apa namanya eh yang ada di masyarakat nah jangan Sisakan makanan ini yang jadi masalah karena secara gas buang dan sebagainya kita ser lupa kita sering lupa makan tapi sisanya banyak ya Ee ini makanan teman saya dan kalau diaat foto ini pasti protes dia eh karena saya buat foto ini buat dia dan karena teman saya itu sangat suka beli makanan tapi selalu sakan setengah Alhamdulillah kalau ada saya saya ngabisin Nah perakuan kita cuman satu Apun yang kita kelola Apun yang masyarakat kelola di sampah yang harus dilakukan AD adalah memilah sampah Itu yang awal sekali kuncinya kalau masyarakat enggak mau memilah Apun tidak akan terjadi 140 rumah magot di kota Bandung itu kebanyakan masyarakat masih belum memilah sampahnya itu yang yang berat yang berat itu adalah memilah bukan mengelola mengelola kita bisa jadi pihak ketiga tapi untuk memilah sampah dari rumah itu sangat berat itu tugas kita sebagai mendampingi masyarakat mengedukasi masyarakat melakukan perubahan laku masyarakat hal-hal ini yang belum dilakukan secara masif di Indonesia baik dengan pemerintah dan sebagainya peran ini selalu diambil oleh masyarakat dan akademisi pemerintah masih berkurang dalam peraning kebanyakan hanya membuat peraturan dan perintah Ya ini yang harus kita rubah bersama-sama Ayo dong eh turunkan penyulu-penyulu yang berkualitas gitu turunkan eh apa namanya pendamping-pendamping kualitas kalau enggak bayar aja kita untuk mendampingi masyarakat kan gitu eh ya ini di Bandung lah ini ya karena saya tinggal di Bandung sudah mulailah ada kegiatan-kegiatan ee pemilihan sampah karena berkaitan dengan kedaruratan sampah di Bandung memang harus peran masyarakat diminta lebih gitu ya tapi peran pemerintahnya ya harus lebih juga nah ini tadi saya bilang tadi siklusnya adalah ee sampah organik jadi Larva kemudian magot yang kita jual itu tadi ee apa namanya pumpuk komposnya hewannya gitu ya seperti saya sempat punya sedikit eh keberuntungan eh Beberapa bulan yang lalu eh saya sempat di Bandung untuk melakukan studi sosial saya menemukan Eh sekitar 120 pengumpul sampah organik dari hotel dan restoran villa untuk apa untuk dikasihkan ke babi makanan ternak babi Sama saya juga pernah di ee Sumatera Utara melakukan studi yang sama ee itu Te teman-teman di Sumatera Utara Riau Padang sebagiannya itu mengumpulkan sampah organik dari TPS rumah makan untuk diserahkan untuk dikasih pakaran babi Jadi mereka tidak orientasinya adalah menjual babinya nanti lebih bagus tapi mereka tidak orientasi mengurangnya sampah tidak mereka mengambil sampah organik itu memang orientasinya untuk menghidupi ternaknya gitu nah jadi tidak tidak bicara masalah lingkungan gitu Tapi itu suatu proses yang sangat bagus hingga mengurangi ee beban sampah organik di suatu daerah gitu nah ini Sama juga seperti ini kalau kita jual larvanya jual lalatnya jual telurnya ini akan akan mendapat keuntungan sangat kecil akan lebih bermanfaat kalau kita jualnya end produknya nah ee Bapak Ibu sekalian eh terima kasih Sekian dari saya ee mohon maaf kalau ada kekurangan izin ee Tujuan saya hari ini adalah untuk belajar bersama gitu mbak terima kasih baik ee terima kasih kepada bapakan atas pengembangan materinya baik demikianlah penyampaian materi Dar kita hari ini yaitu bapak yang sangat sekali ya Bapak Ibu sekalian jika dilihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali pertanyaan dari bapak ibu peserta training online di sesi pertama ini tapi sebelum masuk ke acara selanjutnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta yang menginginkan materi pada online ini dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat ya Bapak Ibu sekalian kemudian sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silakan kepada admin yang bertugas Saya persilakan baik kepada bapak ibu peserta training online diharapkan untuk mengaktifkan kameranya ya bapak ibu Makasih Terima kasih kali ini masuk sesi foto bersama ya Ibu saya tunggu untuk on kameranya terlebih dahulu oke sudah lumayan banyak yang terlihat onc kita mulai ya Ibu 1 2 t lagi kedua 1 2 t satu lagi yang terakhir 1 2 3 terima kasih saya kembalikan ke mapat Baik Terima kasih Mbak Aira telah membantu sesi foto bersama di pagi hari ini Baik eh kemudian Selanjutnya kami juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu untuk mengisi kuioner padeli yang sudah kami kirimkan di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi jadi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan masukannya di link Bu tersebut untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab di sini kami sudah membantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan di kolom chat baik kepada bapaki saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab Bapak begitu ya Bapak ya siapsap baik ee i saya untuk share screen baik Semoga sudah terlihat ya Bapak Ibu sekalian eh untuk pertanyaan pertama dari bapakyah di sini ada dua pertanyaan yang pertama yaitu Apakah pihak independen bisa mengajak pemerintah untuk merubah mindset mereka dulu dan juga pemerintah wajib memberikan atau membuat inovasi rekayasa Kemudian yang kedua Bagaimana cara mengatasi sampah di Pulau sedangkan kita sudah meminta pemerintah untuk memfasilitasi sampah tersebut alasan pemerintah setempat tak ada anggaran Bagaimana ini Demikian Bapak boleh langsung dijawab sa Terima kasih ini kayaknya kalau nama-namanya nih kayak dari Indonesia bagian matahari terbenam ini kayaknya jauh di sana ini kayaknya ini Kak kenal saya ini ya bisa Apakah bisa mengajak kita untuk merubah mindset mereka dulu bisa sangat bisa dan malah harus bisa gitu karena mindset ya Kalau kami melakukan advokasi itu ada dua advokasi ke masyarakat dan advokasi ke pemerintah di mana pemerintah mau melakukan itu nah saya pernah eh melakukan eh apa namanya eh sosialisasi gitu ya atau menjadi menjadi narasumber di satu acara Ketika pagi-pagi saya bilang Bisa tidak saya setelah makan siang saya bilang kan makan siang dikasih kotak Ya dikasih kotak setelah makan siang itu saya ajak tuh ibu-ibu pejabat dan sebagainya ini sampah Anda yang mau dikelola gitu kalau saat makan siangnya masih bentuk kotak ini sampah loh siapa yang mau kelola gitu Nah itu itu salah satu bentuk edukasi yang sederhana pada acara itu sendiri kita kritikin saja mereka kalau Bapak Ibu masih menggunakan botol gitu ya tidak menggunakan seperti ini atau tidak menggunakan gelas sampah mau di mana selalu alasannya adalah Oh itu bisa Kebang sampah bukan itu tujuan pengolahan sampah tujuan pengolan sampah adalah pengurangan sampahnya gitu ya Nah ee sampah di Pulau ini memang sedikit menarik Bapak Ibu sekalian ee terutama pulau-pulau kecil ya Ee kayak Bangka Belitung itu mau dikemanakan sampah sampah anorganiknya gitu ya Kalau seandainya ee dijual ke Jawa jauh biaya kapal mahal gitu ya Dan ini memang harus ada ee harus ada peruntangan semua pihak ee sangat besar untuk menang sampah di Pulau danedukasi masyarakat di sana terutama e peran dari produsen produk untuk menguranginya produk yang ke sana gitu untuk menjadi sampah e kalau organik mungkin selesai ya gitu ya bisa selesai gitu ya tap kalau organik mau diain atau reseduah e bungkus-bungkus makan itu mau diain itu juga jug juga berat ya di Kepulauan gitu Saya sudah pernah lihat di Bangka Belitung Diak usah Diang hitunglah di Sulawesi saja itu bingung mau dikemain sampaan organiknya karena tidak ada pusat pengolahan daur ulang di sana Kirimnya ke mana Ke Surabaya Pak pakai kontainer harganya jadi berapa tidak menarik ya itulah yang terjadi dan itu harus harus e pemerintah yang bisa membantu menggerakkan di sana gitu enggak bisa hanya sekedar masyarakat tapi kalau pertanyaan pertama bisa dan harus dilakukan gitu ya bisa dan harus dilakukan gitu e mengajak untuk memberikan ee pendampingan ke masyarakat inovasi-inovasi dalam pengolahan sampah yang bisa dilakukan oleh masyarakat mungkin itu mbak yang pertama baik Eh bisa lanjut di pertanyaan yang kedua udah tadi Pulau bisa sudah sudah dijawab juga kepulauan tadi itu memang tantangan yang sangat berat dan harus dilakukan bersama-sama gitu Oh baik eh selanjutnya pertanyaan dari B Bagaimana membangkitkan warga yang dilayani sampahnya mau membayar rribusi yang layak kepada UPT pelayanan nah ini ini ini menarik juga eh pertanyaannya ada pertanyaan balik UPTD sudah melayan Seperti apa gitu kan UPT sudah melayan Seperti apa gitu apa UPT benar-benar sudah melay dari rumah ke rumah sehingga itu menjadi kewajiban masarakat gitu karena ee begini ketika kita bilang bayar dong eebi sampah ada beberapa masyarakat Lu kalau mau ambil sampah gua ambil aja gitu kalau enggak gua belakang gua bakar di belakang gitu Gua buang di belakang gitu kan gitu E banyak seperti itu Nah ini harus ada penerapan hukum eh kebijakan yang baik dan benar ke masyarakat gitu nah fungsinya apa di sini apa edukasinya harus jalan Ini ini edukasinya harus jalan karena enggak bisa hanya sekedar datang nagih gitu ya harus diedukasi masyarakatnya ee kalau yang nanyanya Pak rendung agak berat jawabannya Pak gitu ya Eh Pak rendung kan senior juga nih ee edukasinya Pak yang penting Pak karena di beberapa wilayah itu diambil masyarakatnya enggak mau bayar gitu Nah kalau enggak mau diambil Enggak apa-apa saya timbun saya buang ke ee Parit di belakang rumah atau sungai di dekat gitu ya Nah ini edukasinya sama penerapan hukumnya harus jalan gitu nah ada sanksi-sanksinya mungkin kalau ini ada masyarakat adat ya sanksi adat yang harus dijalan untuk ee kebaikan bersama mkin gitu Pak Terima kasih Pak renung Ya baik terima kasih atas Pan jawabannya Pertanyaan selanjutnya dari ibu Isar S MMA kami di kepanwan Depok sudah memaksimalkan peran masyarakat untuk mengelola memilah menengani dan mengurangi sampah dengan membentu kelompok pengelola sampah Mandiri kpsm di tingkat RW Kami mempunyai gerakan gerakan Depok memilah sampah atau gede Lampah dan til sampah sejak dini atau papasani berbagai sosialisasi dan pelatihan pengolaan sampah organik sudah kami lakukan saat ini permasalahan lebih banyak di pihak ketiga swasta pengambil sampah yang belum bisa memasukkan residu ke tpst sehingga menumpuk di beberagai lokasi pengepul Bagaimana solusinya menurut narasumber ba Gimana salusinya Pak Iya pertanyaan dari ibu Isti ya Terima kasih Bu Isti eh tetap berjuang Bu tetap semangat gitu ya eh saya sangat hafal Depok Eh permasalahannya ada di mana gitu ya Eh TPA jantung itu memang sudah dari beberapa tahun lalu overload gitu ya Eh tidak bisa lagi menerima sampah dan tetap dipaksakan kemudian terjadi penumpukan sampah liar juga di beberapa tempat gitu ya Ee ya kalau saya Saya hanya bilang kita berharap resedu ini nanti bisa masuk ke TPS Nambo eh di Kabupaten Bogor yang hari ini baru bisa berjalan sekitar 50 ton per hari tapi tetap walaupun TP ada penumpukan tetap jangan patah semangat mengedukasi masyarakat Bu Eh dijalankan karena ini solusinya agak berat juga Bu karena solusinya itu harus di tangan pemerintah provinsi dan pemerintah Kota Depok gitu atau mungkin nasional gitu karena ee memang ee apa namanya Ee tidak bisa membuang sampah residu ini ke mana-mana gitu karena tempatnya enggak ada gitu nah ini menjadi solusinya yang agak berat gitu ditanya solusinya apa Saya sendiri juga tidak bisa jawab gitu Kalau saya bilang Mari bersabar tunggu tunggu nambu ya Ee TPA regional bisa berjalan dengan baik dan benar karena hari ini mereka baru mengelola sampah di bawah 100 ton gitu gu eh ya tadi tapi di masyarakat organik tetap Bu kalau yang bisa kita kasih solusi di masyarakat adalah bagaimana kita bisa memilah sampah supaya si anorganik ini tidak tercampur dengan organik supaya tidak ada bau biasanya sampah plastik ini akan bau kalau seandnya dia ada air ada sisa makanan ini yang akan mengurangi E faktor resiko penyakit gitu nah edukasinya ditambah dengan untuk eh sampah organiknya atau residunya eh air organik jangan berc campur sama residu Dan Sampah residu ini kalau bisa bersih ini yang akan ee tinggal agak lama pun di masyarakat kalau itu di bisa diolah dengan baik tidak ada bercampur dengan kontaminasi dengan sampah organik itu tidak akan menimbulkan ee bau yang cukup menyengat ya atau sumber penyakit gitu tapi sekali lagi Eh terima kasih Bu Isti tetap semangat ee warga saya juga di Depok gitu ya eh saya sangat tahu ee Depok karena bagian dari Jawa barat dan semoga ee solusinya cepat dapat gitu ya saya enggak bisa ngasih saran yang banyak gitu gitu mbak Baik terima kasih atas mempan jawabannya Pertanyaan selanjutnya dari bapak dedandin faktor apa yang menjadi penyebab faktor apa yang menjadi penyebab pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah sering tidak ya Ee faktornya banyak ya pak ee salah satunya adalah tadi ee fasilitator atau pendamping masyarakat selalu ee berorientasi mengasih edukasinya bahwa sampah Ini menghasilkan uang sehingga masyarakat kontak di kepalanya bahwa ketika dia mengolah sampah adalah akan mendapatkan uang Enggak bukan salah benar bisa bisa menghasilkan uang tapi tidak tidak sebesar yang mereka ee bayangkan gitu ya Nah ada di suatu wilayah ketika edukator mengedukasikan bahwa sampah itu menghasilkan uang sampah itu bisa bisa bermanfaat sampah itu adalah emas sampah itu adalah Cuan gitu kemudian yang terjadi kata Pak Tadi mereka gak mau bayar ke tps3r mereka bilang kalau sampahnya mau diambil Anda bayar ke kami Anda boleh ambil sampah kami tapi bayar kenapa karena sampah itu Juan sampah itu uang sampah-sampah itu emas ini yang harus kita sampaikan bahwa sebenarnya pengolaan sampah itu tujuannyaal mengurangi faktor penyak salah satu utamanya bukan hanya sekedar uang nah eh faktor pemberdayaan masyarakat lainnya adalah eh faktor fasilitas gitu kan faktor edukatornya sendiri punya pengalaman atau tidak edukator di di di masyarakat itu dia tidak harus pintar dalam pengolaan sampah kalau dia tidak bisa mengolaan sampah dia mengelingkan ke yang lain tadi kolaborasi tadi dengan pihak lain gitu Tetapi dia punya kemampuan untuk masyarakat mendekati masyarakat gitu kemampuan-kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat dan tidak menimbulkan konflik nah itu yang penting Sebenarnya tadi yang kuncinya adalah di masyarakat jangan selalu berorientasi bahwa sampah ini jadi uang orientasinya harus sedikit dirubah gitu walaupun benar sampah itu bisa jadi uang jual botol jual besi Jual apa jual tembaga itu uangit tapi tidak tidak tidak bisa sebegitu juga gitu gitu bapak mbak begitu mbak kir-kira mbak eh untuk Pertanyaan selanjutnya dari ibu yang pertama Bagaimana mencari fasilitator untuk membantu dalam aspekan sampah Kemudian yang kedua Bagaimana sistem donasi yang bisa dijalankan demikian I eh pertanyaan yang bagus Bu Eh sebenarnya kalau kita mencari parisitator untuk membantu dalam pengelolaan sampah kita tidak perlu cari fasilitator yang mengerti tentang sampah sebenarnya tetapi orang yang mempunyai pengetahuan tentang teknik-teknik memfasilitasi masyarakat karena fasilitator fungsinya hanya memfasilitasi sedangkan pengetahuan pengelolaan sampah nanti kita bisa minta bantuan kepada pihak ketiga dlh LSM LSM atau KPS 3R yang sudah bisa mengelola sampah tetapi meracik Mer dan EE memberdayakan masyarakat ini yang penting jadi bukan fasilitator yang bisa ee apa namanya tentang pengolaan sampah tidak tidak harus gitu nah kita bisa ngambil fasilitator dari bidang-bidang lain karena kalau dia memang fasilitator dia hanya suit isu saja dari isu kesehatan dia su ke isu persampahan dari isu pertanian dia suit ke isu persampahan karena isu persampahan ini kalau dipelajarin duduk dengan baik 2 hari selesai sehari selesai gitu is-isunya untuk edukasi masyarakat tapi yang tugas penting dari fasilitator adalah melakukan proses perubahan perilaku melakukan pemberdayaan masyarakat yang mau mengelola sampah itu yang penting bukan tingkat pengetahuan dia pengomposannya bukan gitu tapi bagaimana dia mengajak masyarakatnya ini tugas berat dari fasilitator gitu sedangkan kalau untuk pengetahuan Bagaimana nih mengelola sampah Bagaimana mengelola magot itu kita bisa panggil expertnya gitu fasilitator fungsinya tadi memfasilitasi Oh Bapak Ibu sekalian di RW3 mau ngapain olama katanya baik Bapak Ibu sekalian Minggu depan saya datangkan orang yang expert dengan pengelolaan magot nah di sana belajar fungsi fasilitator tadi belajar bersama kemudian fasilitator yang mendampingi ketika terjadi masalah eksportnya diundang lagi gitu nah jadi tidak harus fasilitatornya yang mengerti tentang magot gitu n tapi fasilitator yang bisa mengajak masyarakat memotivasi masyarakat dan mencari kader intinya kader yang berikutnya ketika fasilitator ini tugasnya sudah selesai sudah berjalan itu tadi fungsinya dan masalah donasi donasi bisa Dari mana saja Ibu Bapak sekalian bisa sumbangan dari warga eh atau ada lembaga-lembaga donor Indonesia atau pihak ketiga klhk juga ada eh saya lupa namanya dana bantuan lingkungan Gitu ada ada website-nya itu bisa diakses oleh masyarakat untuk mengajukan eh bantuan-bantuan gitu nah bantuan di masyarakat ini juga banyak bisa dari Pemda gitu ya bisa dari swasta bisa dari CSR bisa dari IPR gitu tapi hati-hati kalau di CSR CSR ini kadang-kadang lebih banyak menonjolkan promosi produknya daripada bantuan untuk e pengolaan sampahnya atau bantuan di masyarakatnya eh begitu Ibu moderator Baik terima kasih Bapak atas Paran jawabannya selanjutnya dari bapak dari Merto yudan Bagaimana solusi menggerakkan kelompok yang pernah ada dan memberikan penjelasan kepada nasabah yang komplain karena harga dengan rosok keliling mungkian Bapak Iya eh tadi Bapak eh membangun lingkungan kondusif menggerakkan masyarakat itu tidak gampang ya Eh tadi Eh bapak bilang ini sini kan baimana menjelaskan kepada nasabah yang komplain karena harga beda dengan rongsokan keliling atau beda dengan tempat lain nah ini harus dijelasankan Pak karena ini pasti berkaitan dengan bank sampah harus dijelaskan bank sampah itu ada manajemen ada operasional yang harus dilakukan Git danah ini disepakatkan dari awal sebelum bank sampah ini dibentuk itu harus sudah dibicarakan gitu nah kita butuh karung untuk eh mengumpul semua rongsok gitu ya karung ini kan beli gitu ya walaupun harga cuman 1000 gitu nah eh kita butuh tempat penyimpanan kita butuh timbangan dari mana ini Adah hasil pyiksa eh apa selisi penjualan ini yang harus dibicarakan sama mereka gitu sama kita dengan eh manajemen RT RW itu harus dijelaskan terbuka di masyarakat gitu nah supaya mereka Paham gitu dan mereka jadi pilihan mau enggak gitu Nah kalau mereka enggak mau ya sudah gitu ya jangan dipaksa kalau mereka mau langsung ke rosok keliling silakan tapi kita akan Jelaskan bahwa bank sampah itu butuh dana operasional sehingga bank sampah itu mengambil eh apa namanya eh sedikit keuntungan untuk tadi gitu operasional-operasional itu Tapi itu juga dibuka Pak seringkiali bank sampah itu melakukan pemotongan 30% 35% tapi tidak terbuka pemotongannya buat apa gitu nah dan itu yang menjadi masyarakat ah mendingan saya jual keemang Udin saja yang biasa lewat depan rumah wong harga kertasnya Rp8.000 kok gitu nah di sedangkan di bank sampah harga kertasnya 6.000 Nah itu hal yang biasa terjadi di masyarakat godaan-godaan seperti itu tapi ya biarkan Pak gitu kita tetap berjalan gitu nah ee tujuan bank sampahnya tadi Apa itu disampaikan ke ke masyarakatnya k tapi kalau tujuan kita bisnis murni bukan pengolaan sampah ini terjadi wajar gitu karena kita di bank sampah itu harus bisa menemukan harga yang terbaik opteer yang terbaik untuk menjual sampahnya semua harganya stabil memang dinamikanya namanya pasar harga itu ada naik ada turun gitu ya Dan itu yang akan ee membuat beban berat di bank sampah dalam pengolaan sampah mungkin nanti akan dijelasin di di sesi du Bagaimana eh trik-triknya gitu gitu mbak terima kasih kepada bapak Pertanyaan selanjutnya dari ibu yang pertama indikator apa saja yang harus ada agar wilayah pemukiman atau sekolah itu bisa dikatakan baik dalam penanganan sampah yang kedua sampah fasilitator yang baik itu yang memiliki kompetensi Seperti apa saja Pak ya Eh terima kasih Bu oli eh Bu oli indikator apa saja yang harus ada di wilayah pemukiman di sekolah dikatakan baik dalam penanganan sampah eh Kalau indikator resminya sudah ada ya di di di pemda di di pupr di LH itu ada indikator-indikatornya gitu ya Eh bisa mengelola sampah sekian persen gitu kan bisa mengolah sampah organik sekian persen anorganik sekian persen kita punyaai peran-peran serta masyarakat gitu itu itu indikator-indikatornya banyak gitu ya di di di buku-buku literatur gitu tapi yang terpenting adalah ee bagi saya di wilayah pemukiman eh di kawasan itu mereka mau Milah sampah sampah organik sampah onorganik atau sampah apa mereka mau milal dua jenis saja menimal sampah sisa makanan dan Sampah bukan sisa makanan itu mereka mereka bisa kelola itu itu sudah sudah sudah sangat baik Kemudian yang kedua adalah ada pengelolanya dikelola sampahnya Apakah dikelola individu perumah atau ada kelompok yang mengelola itu saja sudah sangat membantu dalam pengolaan sampah nah ee Kalau di sekolah di sekolah juga sama seperti itu ee bagaimana siswa bisa mengurangi sampah dari rumah ke sekolah kemudian di sekolah sendiri bisa membuat aturan-aturan penerapanaturan untuk pengurangan sampah di sekolah contohnya makanan tidak lagi banyak pakai bungkus plastik tidak lagi menggunakan ee beli permen ya yang bungkusan kecil-kecil gitu ya itu kan menjadi residu ya Ee Bagaimana masyarakat di sekolah bisa ee memanage mulai dari eh datang ke sekolah di sekolahnya makanan-makanan di kantinnya kemudian eh menyediakan tempat-tempat minuman ee bukan sekali pakai tapi ee yang bisa dipakai barang ulang-ulang ada air isi ulangnya itu mengurangi sampah di sekolah indikator-indikator itu harus dibangun gitu ya dan itu juga banyak di literatur gitu nah Eh bagaimana dengan seorang fasilitator yang baik dan punya kompetensi apa yang pertama itu bagi saya fasilitator itu punya komunikasi yang baik bisa berkomunikasi dengan baik gitu ya dengan e kelompoknya kemudian dia berpengalaman atau dia belajar bagaimana e menurunkan egonya bukan menjadi dia sebagai sebagai utama tapiyarakat yang sebagai utama gitu Nah kalau kompetensinya ini siapa dulu kalau bnsp ada indikator-indikator bnsp-nya gitu ya Ee tapi bagi saya tadi dia bisa berkomunikasi dengan baik ee menderunkan egonya e bahwa dia adalah bagian dari masyarakat itu dan tidak membawa isu apapun eh menunjukkan isu apapun yang mereka bawa ke masyarakat tapi isunya dia Tahan kemudian isu itu dimasukkan ke dalam proses-proses pekerjaan tidak menonjolkan gitu nah eh fasilitator bukan orang yang menonjol jadi fasilitator bukan orang yang ada di depan fasilitator orang yang ada di samping di luar lingkaran yang memfasilitasi masyarakat gitu intinya adalah di komunikasi dan eh terutama pas karena saya kadang-kadang ngelihat juga gini eh pendampingan di masyarakat tapi ketika mau ditanya mau di apa yang muncul si pendampingnya atau si fasilitatornya itu sudah kesalahanah bagi kami yang muncul itu masyarakatnya yang kita dorong itu masyarakatnya kalau kita ketemu sama dlh kita pak RW3 mau ketemu bisa enggak ngomongin tentang sampah ketika ketemu kita jadi moderator yang banyak ngomong itu adalah masyarakatnya tugas kita adalah ngomporin gitu kompor gas lebih bagus jangan kompor kayu bakar gitu ya Eh gitu mbak kira-kira baik eh terima kasih atas pemaparan jawabannya Bapak ini Pertanyaan selanjutnya dari salanti yaitu tidak semua rtw yang mau terlibat dalam pembuatan kompos akibat yang mau terlibat dalam dan kompos akibatnya bak kompos yang sudah dibagikan oleh lingkungan hidup agak mubazir bagaimana mengatasinya pakikian Pak ya Eh ini masalah klasik Bapak Ibu sekalian kita sering banyak kali lihat fasilitas pengolaan sampah itu tidak optimal tidak berjalan dengan baik malah menjadi tempat sampah gitu ya Eh contohnya bat Terawang nah pertanyaannya adalah ketika Dinas Lingkungan Hidup naruh ke sana itu mereka sudah melakukan edukasi belum gitu ya ke masyarakat jawabannya sudah gitu ya Ee masyarakat mau nerima enggak ada yang mau ngelola enggak ada yang mau bertanggung jawab enggak sudah gitu ya Ee selalu pertanyaan-pertanyaan itu dijawabnya dengan sudah gitu nah tapi kenyataannya ketika berjalan ee masyarakat ee tadi merasa terbebani gitu nah dengan pengomposan dengan wadah ini maka saya bilang tadi kalau mereka memang merasa terbebani mengurangi beban-beban mereka sehari-hari Maka seharusnya eh dinas lingkungan hidup atau kelompok masyarakat membuat kelompok pengelola Nah si kelompok ini akan mengelola Karena gini contohnya seorang ibu muda dan Bapak muda yang baru nikah sedang aktif-aktifnya kerja berangkat pagi jam gitu ya pulang magrib gitu ya Kapan mereka akan kelola sampahnya gitu sedangkan Sabtu Minggu mereka main ke rumah keluarga quality time ke mall dan sebagainya ini kan Jadi pertanyaan gitu ya Kapan mereka mau kelola sampahnya Siapa yang mau kelola akhirnya harus ada pihak ketiga apalagi dengan rumah-rumah mewah gitu ya Yang yang di rumahnya itu kadang-kadang cuma ada pembantunya aja orangnya enggak ada rumahnya ada pembantu doang yang kelola gitu kan itu juga sama gitu nah Eh siapa sih yang mau kelola gitu kan akhirnya pengelolaannya dibebankan ke pembantunya gitu nah eh tadi kita harus kembali lagi ke ke masyarakatnya mau enggak gitu kalau enggak mau ini jadi mubazir gitu sama saya bilang tadi masyarakat dikasih mesin pencaca mesin pencacanya enggak bisa di kerjakan enggak bisa dijalankan karenapa enggak ada solarnya listriknya mahal nah ini dari awal ini Pemerintah harus sudah bisa memetahkan dulu benar enggak sih masyarakat ini butuh gitu Nah kalau masyarakatnya enggak butuh Ya kita harus butuhin fasilitator pendamping di sana Gitu begitu mbak kira-kira baik eh terima kasih atasan jawabannya Bapak eh untuk Pertanyaan selanjutnya Eh bisa kami ini Bapak e pertanyaan via live karena dari bapak ibu peserta ada yang angkat tangan mungkin boleh Mbak boleh asal jangan angkat kaki aja Mbak Oh baik bak betul jangan angkat kaki eh baik kepada bapak [Musik] Aim bak boleh segera menyampaikan pertanyaannya langsung tentang optimalisasi aspek peran serta masyarakat dalam sistem pengalaan sampah baik kami persilakan Iya baik eh Selamat siang pak Hendi Pak Iya saya yang tanya tadi itu yang ada dua terus kemudian yang in saya tanyakan eh Bagaimana mencari fasilitator itu ee siapa saja fasilitatornya itu Pak eh fasilitatornya eh ya kalau di kita memang belum ada yang berpengalaman di bidang lingkungan ee biasanya teman-teman LSM yang melakukan pendampingan di masyarakat atau eh tenaga-tenaga Pekerja Sosial itu kita bisa minta mereka untuk membantu ee menjadi fasilitator di program lingkungan nanti mereka akan belajar kalau mereka memang sebagai seorang fasilitator mereka akan belajar isunya gitu l mereka akan belajar ee pengetahuannya Bagaimana contohnya kalau di Yayasan kontak Indonesia awalnya kita bergerak di bidang kesehatan Eh kami punya pengalaman beberapa teman itu fasilitator di program ee pengulangan narkoba Hip dan kesehatan reproduksi tetapi karena basic basic pengetahuan fasilitator itu sama semua orang sebenarnya gitu ya ketika belajar eh maka isu itu hanya diit saja dengan isu pengelolaan sampah dan sambil belajar di masyarakat gitu nah di mana mencari fasilitatornya eh kita bisa coba eh bertanya ke teman-teman LSM yang yang melakukan pendampingan-pendampingan di masyarakat mungkin di wilayah-wilayah kita kita bisa cari itu ya Atau memang kita belajar sendiri bersama-sama dengan masyarakat untuk menjadi fasilitator itu Eh sekarang lebih dimudahkan dengan banyak YouTube dengan banyak model-modul yang lain ya seperti saya bilang tadi kita itu minim yang namanya edukasi ke masyarakat edukasi ke fasilitator ee pelajaran-pelajaran itu sangat minim gitu makanya waktu 2013 atau 2014 saya ee sebelumnya belajar atau tidak ketemu dengan UII itu suatu hal yang sangat bahagia gitu ya ternyata ada nih ee ee kampus yang melakukan pelatihan-pelatihan fasilitator seperti itu gitu mungkin gitu Mas Pak Oh ya siapsiap Baik berarti tidak harus dari dinas lingkungan hidup saja ya Pak ya bisa dari mungkin kampus yang melaksanakan kegiatan Contohnya kayak pengomposan itu tadi kemudian mungkin pembuatan pakan dari magot seperti itu pak ya Jadi kita mencari sesuai aspek yang dibutuhkan ya Pak ya Ya betul Pak gitu Pak kalau untuk pendampingan masyarakat bapak bisa ada tuh Puskesmas namanya ee eh apa namanya sanitarian gitu atau eh yang biasa Sudah lama sangat di masyarakat itu Ada teman-teman Posyandu gitu ada teman-teman plkb gitu ya yang biasa mengedukasi masyarakat tinggal kita bicarakan saja eh dengan mereka untuk mensuit isu ini adalah isu-isu persampahan Bagaimana masyarakat mau mengelola sampah nah sedangkan pemateri tadi tadi kita cari dari dinas yang terkait k Dinas Perikanan Pertanian Peternakan yang bisa ee membantu masyarakat untuk dalam pengelolaan kompos gitu dalam pengelolaan pemanfaatan hasil-hasil e olahan sampah tadi Pak pemulung pun bisa jadi fasilitator Pak bisa jadi narasumber Pak Oh baik baik siap jadi kita mencari fasilitatornya sesuai dengan apa yang kita butuhkan ya Pak Iya iya betul Pak Oke siap Terima kasih pakama Pak oke kasih kepada Pak atas Paran jawuhnya dan kepada Bapak atas pertanyaannya yang disampaikan selanjutnya eh lanjut ke Pertanyaan selanjutnya dari ibu Nurul am Apakah ada modul untuk menjadi fasilitator pengelolaan S di masyarakat kemudian Kalau kami butuh pendampingan Bagaimana caranya agar bisa mengakses demikian eh modul banyak Bu Eh terima kasih Bu n modul fasilitator masyarakat sangat banyak Eh sangat berlimpah gitu ya E cari di dibah eh Google itu eh sangat berlimpah apalagi sekarang sudah ada ai ya kita tanya aja sana sudah ada gitu ya Eh banyak ya Apalagi kemarin Tahun kemarin sudah sudah juga dikeluarkan modul eh fasilitator Mas masyarakat itu untuk di ee sanitasi berbasis masyarakat untuk di teman-teman sanitarian di Puskesmas semoga mereka juga sudah sudah sudah dapat modul-modul itu gitu ya can kalau untuk di klhk eh berkaitan dengan khusus e masalah persampahan Eh modul-modul ini Eh banyakan buatan teman-teman LSM bukan buatan eh dari eh teman-teman eh apa Kementerian ya kalau untuk berkaitan dengan pengolaan sampah banyak modul itu dibuat oleh teman-teman LSM gitu ya E Kalau kami butuh pendampingan Bagaimana cara bisa mengakses nah eh saya enggak tahu posisi ibu di mana ee tapi Insyaallah Bu di setiap kota itu ada Bu bisa diakses Bu gitu apalagi sekarang dengan teknologi seperti ini kan fasilitator itu ee tidak bisa harus selalu tatap muka ya Ee fisik gitu ya tapi memang lebih bagus fasilitator itu bisa datang secara fisik ke sana gitu ya Ee Nah itu tadi saya bilang tadi seperti pertanya sayaanya-tanya tadi ee Apakah kita sudah pernah mendapat pelatihan lingkungan atau tidak Saya sangat berharap lembaga seperti UII dan butik daurulang ini bisa melakukan pelatihan-pelatihan offline di masyarakat gitu untuk ee menjadi fasilitator fasilitator atau pendamping pengelolaan sampah di masyarakat karena eh ya Mohon maaf saya enggak tahu kampus lain ya Ee yang kampus Di Bandung saja ada 1 2 3 kampus ee yang EE ada jurusan lingkungan itu belum pernah melakukan ee apa namanya pelatihan secara offline atau online tentang fasilitator pendayan pemberayan masyarakat di bidang eh persampahan gitu ya Eh ya mungkin ini salah satunya mungkin juga ada lembaga lain yang di secara nasional yang pernah melakukan itu gitu nah nah ini ini yang yang kita dorong supaya ini dilakukan gitu di masyarakat supaya jadi pendamping di Bandung ada pendamping Kang pisman itu memang di disiapkan sama sama LH gitu ya Ee ada pelatihan-pelatihannya gitu dan di daerah lain saya enggak tahu mungkin juga ada gitu ya itu Bu kalau untuk ee butuh pendamping dan bagaimana ee ya mungkin bisa ngakses ke mana pun lah ya ke dlh dan sebagainya kalau memang ini nanti kita bisa diskusi lebih lanjut di secara secara di luar Zoom gitu bu ya Ee gitu mbak sementara selanjutnya ee pertanyaan dari bapak Pernahkah bapak punya pengalaman memotivasi para pengampul untuk difasilitasi menjadi bank sampah atau apaat bapak jika ini dilakukan kemudian Adakah forum atau komunikasi bagi lembaga bank sampah sebagai wadah komunikasi belaj dan konsolidasi bersama yang anggotanya Ya baik Pakak Rah eh saya jawab nomor dua dulu pak Adakah forum komunikasiang s-sama ada Pak eh aduh satu lagi saya lupa namanya ada adupi asosiasi ada asopsi eh asosiasi bangsampak Indonesia kemudian ada satu lagi itu saya lupa namanya apa ini Eh teman saya dari Aceh ini dia ketua di Aceh ini eh dan Oh perbanusa itu juga jaringan jaringan nasional dua-dua itu ee itu kita bisa belajar ke mereka ee moga-moga di di di di wilayah Bapak ada ada itu ya Ada itu dan itu bisa bisa bisa bisa ee apa bisa belajar ke mereka karena eh dua-dua jaringan ini ee cukup besar ya perbanusa dan EE asosasi bank sampah nasional itu cukup cukup besar gitu dan itu kita bisa bisa tanya-tanya itu ke eh apa ee ke masyarakat ya ke ke dlh ee ada banyak asosiasi asosiasi yang sudah dibentuk oleh masyarakat sendiri gitu ya Ee untuk forum-forum bank sampah ini gitu malah itu lintas lintas wilayah ya gitu nah Pernahkah bapak punya pengalaman memotivasi pengepul untuk difasilitasi jadi bank sampah belum Pak belum Eh saya tidak pernah memotivasi teman-teman pemulung saya yang ada 1800 orang di dampingan kami untuk bergabung di bank sampah kenapa orientasinya beda Pak mereka orientasinya bisnis mereka orientasinya e menghasilkan uang kita sedangkan bank sampah yang ada saat ini saya gak tahu kalau di kota lain yang saya tahu itu tidak punya link yang cukup baik ke e jadi gini ada pengepul ada pemulung ada pengepul ada Bandar ada supplieru kalau kita pengin punya harga bagus kita harus ke Supper Supper ini pintunya pabrik jadi contoh pabri tas kalau kita mau masuk sampah ke pabrik kertas kita harus melalui supplier dulu level kita di mana level kita di pemulung pelapak atau Bandar kalau level kita di pemulung kita kan ngambilnya semua sampah dan gabrusan istilahnya kalau pelpelnya di pelapak pelapak itu tiga jenis empat sampah lah yang mereka ambil gitu nah plastik mungkin hanya plastik pet PP dan sebagainya kemudian kalau ke supplier PP ini beda nya pet itu beda jalurnya hdpe beda jalurnya kertas beda jalurnya nah ini yang membuat proses dari awal sampai akhir harga ini menjadi flatif karena masing-masing proses ada harga-harga yang naik ada selisih-selisih harga gitu n Kalau kami saya juga punya unit daur ulang kita langsung ke supplier Pak gitu ya Eh kita butuh 20 ton sekali masukin sampah ke supplier plastik 20 ton sampah kertas sekali pabrik sekali kirim gitu enggak bisa 1 kilo 2 kilo gitu makanya kalau kita kita main di pemulung di pelapak kita susah ngajak mereka ke bank sampah karena mereka kadang-kadang ada kebutuhan uang cepat yang tidak bisa ditangani oleh bank sampah gitu tapi apakah pemulung eh Bandar eh maaf ya di levelan Bandar kemudian di levelan pelapak bisa jadi koordinator Bang sama bisa Pak yang ada di pulau Sulawesi Pulau Kalimantan mereka dasar awalnya adalah pembulung Apa bandar dan lapak karena mereka sudah punya jaringan ke supplier Jadi mereka ngumpulin mereka bisa jual dengan harga bagus gitu karena Bapak bayangin aja di Sulawesi itu mereka harus jualnya pakai kontainer Pak ke Surabaya atau ke Jakarta berapa biayanya gitu kan gitu Selisih harganya berapa gitu se saya tidak pernah mengajarkan pemulung untuk sampai hari ini belum mengajarkan pemulung ke bank sampah saya selalu mengarahkan mereka ke Bandar atau laapak yang lebih bagus danayar kenapa pemul itu butuh dana harian dana harian dan kadang-kadang mereka minjam ke pelapak dan Bandar itu diikat gitu nah itu yang susah di bank sampah untuk ngikat itu bank sampah kan nunggu keuntungan kecuali kalau bank sampahnya punya modal besar gitu ya itu bisa dilakukan gitu intinya dalam proses eh material daur ulang itu ada skemaskemaskema dan ada skat-sat yang harus dilalui gitu paling besar itu ada supplier sekarang kalau pabrik terima sampah plastik ee itu harganya 12.000 itu kita dipotong 30% pak di supplier kita gak bisa bisa kita gak bisa langsung dapat anggaran at bayaran murni dari pabrik pasti dari Supper G kecuali pabrik-pabrik baru Nah Suer ini yang punya kunci untuk masuk ke pabrik bagaimana kita jadi Supper kita harus ngobrol dengan pabrik karena pabrik itu butuh jaminan sampah butuh jaminan material yang masuk ke mereka nah ini siap menjadi ee apa namanya menjamin bahwa sehari akan ada 20 ton 100 ton sampah plastik yang masuk ke e pabrik Bapak sehingga produksi tetap berjalan itu e skemanya yang ada di masyarakat begitu Mbak Eh terima kasih atas pemaparan jawabannya Bapak Mungkin pertanyaan dari bapak menj pertanyair sekaligus pen pertama ini Baik demikianlah pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada sesi pertama TR online ini selanjutnya saya ucapkan terima kasih untuk Bapak Indi yang sudah membantu menjawab pertanyaan dari bapak ibu peserta training online kemudian bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin masih memiliki berbagai macam pertanyaan mengenai optimalisasi aspek peran serta masyarakat dalam sistem pengelan sampah bisa disimpan dahulu pertanyaannya untuk sesi kedua training online kita pada hari ini yang nanti akan dilanjutkan pada pukul 13.00 hingga pukul 1500 yang akan diisi oleh Bapak Darga Sulton nanti ya Bapak Ibu Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih menarik lagi dan Sekali lagi saya izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang mengingat materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum request dapat mengisi Link yang juga sudah dikirimkan oleh admin kami Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya sa Alifa pamit undur diri dan sampai bertemu lagi di di sesi kedua t online pukul 13 Nanti Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Asalamualaikum Terima kasih Pak Terima kasih Pak kasih Pak Asalamualaikum kem di yang ada di ee sini yang ada di siang hari ini ee pada topik pembahasan ee siang hari ini kita akan membahas ee peran serta masyarakat ee apa namanya mem optimalisasi ee peran masyarakat dalam ee pengelolaan sampah saya mohon maaf nih Eh pada teman-teman semua ee mungkin agak sedikit kaku ya gitu agak sedikit grogi dalam penyampaian mungkin ini Zoom saya yang kedua gitu ya Zoom saya kedua gitu karena saya Kebanyakan untuk ee perihal edukasi sosialisasi itu saya kebanyakan offline gitu jadi untuk masalah online itu ini yang kedua dan mungkin dalam penyampaiannya agak sedikit kaku atau bagaimana gitu ya saya mohon maaf kepada teman-teman semua sebelum ke pembahasan ini kita lihat ya kondisi pengelolan sampah di Indonesia sampah perkotaan di Indonesia ini belum dikelola Seca optimal yaak berdampak pada kesehatan masyarakat serta lingkungan dan kugian material ini informasi ini dari SPN lhk tahun 2020 yang mana sampah yang paling banyak itu adalah sampah organik 54,2% yaitu sisa makanan dan e perkebunan ada juga sampah anorganik 45,8% yang mana terdiri dari plastik kertas dan lainnya nah di mana sampah ini ee sampah di Indonesia berakhir ya cukup kecil sekali kita bisa lihat ya yang bisa dikelola menjadi kompos atau e daur ulang di sini 7,5% yang dikubur 10% dan yang paling banyak itu berakhir di TPA itu 69% yang dibakar 5% dan sisanya tidak dikelola itu Mengapa bisa Mengapa bisa seperti ini ya salah satunya kurangi kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab gitu terus juga memang butuh e investasi yang besar dalam ee saat ini ad pengelolaan sampah gitu dan pemerintah daerah sendiri sampai saat ini ee baru 10% APBD yang dianggarkan untuk mengelola sampah di wilayahnya kurang dari 30% idealnya dalam ee penganggaran untuk pengolahan sampah yang ada di wilayah ee di wilayah kota atau kabupatennya seperti itu next Mas ya ini bisa dilihat ya Ini gambar yang memang bisa kita lihat saat ini kebakaran di TPA itu ya disebabkan oleh mungkin overloadnya ee sampah yang masuk ke sana diakibatkan mungkin ee apa namanya Masih kurang tersadarnya ee masyarakat atau kita dalam memilah sampah sendiri itu nah ini dampak terhadap kesehatan dengan lingkungannya ya bisa kita lihat polusi udara terus juga pencemaran lingkungan dan eh kesehatan next Mbak Nah ini bisa kita lihat ibu bapak jadi apa yang yang kita bisa lakukan nah ini yang bisa kita lakukan atau peran dari masyarakat dalam e optimalisasi e pengolahan sampah ya kuncinya yaitu kunci utamanya yaitu di edukasi atau diosialisasi kunci utamanya dalam mengubah perilaku masyarakat dengan memberikan pemahaman yang benar tentang masalah sampah dan solusi-solusinya kita dapat memotivasi masyarakat untuk serta untuk ikut serta dalam upaya pengolahan sampah n bisa kita lihat di sini dengan sosialisasi kita bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah nah dalam edukasi ini mungkin yang e lebih cepat menyebar itu kita bisa pakai yang namanya sosialisasi melalui media sosial nah salah satunya itu yang seperti ini ya E ibu bapak atau teman-teman semua salah satunya mengedukasi mensosialisasikan e tentang atau meningkatkan kesehatanyarakat melalui media sosial sepertisapp terus juga seperti media sosial Facebook gitu ya terus juga YouTube itu seperti ini yang sedang kita lakukan ini yaitu salah satu ee cara untuk meningkatkan e kesadaran masyarakat yaitu memberikan informasi tentang dampak ee dari apa namanya bahaya ee sampah bagi kesehatan dan lingkungan nah yang berikutnya ini ya memberikan pengetahuan tentang cara mengelola sampah yang benar seperti apa ya kan caranya yaitu seperti memberikan apa memberikan ee pelatihan-pelatihan atau workshop gitu ya Perihal apa perihal misalkan pembuatan kompos pembuatan ee apa namanya kerajinan daur ulang atau guna ulang nah itu juga bisa menjadi salah satu ee cara mengedukasi masyarakat atau sosialisasi seperti itu terus berikutnya ini yaitu manfaat dari edukasi danalisasi dapat membentuk kebiasaan baru yang lebih ramah lingkungan ya eh di sini mungkin saya baru memahami 3 R ya red recycle gitu atau mengurangi kita sosialisasi P masyarakat e terutama mungkin di sini saya sebagai perannya sebagai bank sampah gitu mendampingi masyarakat memberikan edukasi kepada mereka bagaimana cara untuk mengurangi terus juga Bagaimana cara untuk ee guna ulang dan bagaimana cara untuk ee daur ulang Biasanya kalau untuk daur ulang itu ee ke arah industri sih yang saya ketahui ya Ee kalau industri karena membutuhkan alat gitu dan biaya yang cukup besar karena merubah Suatu bentuk gitu untuk ee apa namanya membiasakan ee k depan yang baru yang demi ramah lingkungan terus juga kita bisa juga dengan ee edukasi atau sosialisasi dengan lomba-lomba bertemakan lingkungan walaupun istilahnya mungkin itu ee seremoni ya atau se saat gitu tapi ee cukup apa ya cukup efektiflah untuk bisa menyadarkan masyarakat terus juga berikutnya mungkin apa yang bisa kita lakukan untuk ee e mengoptimalisasikan yaitu dengan kunjungan ke tempat-tempat pengolahan sampah dengan kunjungan itu dapat memberikan pengalaman langsung tentang proses pengolahan sampah seperti misalkan kita berkunjung ke ee pengolahan sampah organik dengan metode yang dibutuhkan seperti misalkan pengolahan magot ekoenzim ataupun ke perusahaan-perusahaan pengolahan seperti pengolahan sampah rdf gitu ya terus juga apagi tuh Ee jadi satu kreasi gitu ya mungkin itu ee bisa dilakukan nah yang berikutnya apa yang bisa kita bisa lakukan ee untuk lebih maksimal lagi yaitu kita mengkampanyekan melalui tokoh-tokoh masyarakat nah ini cukup penting juga eh kita coba untuk melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat Seperti apa yang yang mungkin bisa kita lakuk yang mungkin sudah pernah saya lakukan di sini ee bersama tokoh agama itu nah bersama tokoh agama ini kita ee ngobrol bareng gitu kan kita Coba diskusi bareng itu untuk ee apa namanya sosialisasi perihal ee pengolaan sampah termasuk pemilahan sampah dalam menjaga ee lingkungan ini Ya mudah-mudahan dengan bekerja sama dengan tokoh masyarakat Ya mungkin di sini Saya pernah lakukan itu di tokoh dengan agama ee itu mungkin bisa disampaikan di kegiatan-kegiatan keagamaan seperti mungkin di umat muslim itu ada yang namanya ee apa ee salat Jumat ya Nah itu kita sarankan kepada ee tokoh-tokoh masyarakat atau ustaznya gitu kan tolong deh Pak di Pak ustaz disisipkan gitu kan mungkin Sebulan sekali atau berapa bulan sekali tentang dakwah dalam menjaga ee lingkungan gitu seperti itu next Mbak nah eh ibu bapak atau teman-teman semua Mungkin di sini saya penyampaiannya mungkin kebanyak ke arah teknis ya gitu atau ke arah ee praktik atau ke arah yang saya pernah lakukan gitu dalam ee dalam berhubungan dengan masyarakat atau dalam ee Pemberdayaan Masyarakat atau dalam kegiatan lingkungan yang ada di masyarakat ini yang pernah ee Ini yang sudah pernah saya lakukan ee salah satunya dalam mengedukasi atau mensosialisasi saya membaginya itu di ee beberapa kategori itu beberapa kategori yang saya bagi saat ee sosialisasi atau edukasi Nah kenapa saya bagi eh seperti ini karena eh yang kita sasar tuh kadang-kadang berbeda-beda gitu berbeda-beda karakternya gitu nah salah satunya ada beberapa e kategori mungkin di sini ee Saya bahas satu persatu dulu ya di sini kita edukasi atau sosialisasi di perumahan teratur nah Perumahan teratur ini atau Komplek ya Bahasanya ini ya ini Perumahan teratur ini ee kita mengadakan e edukasi atau sosialisasi kepada pemilik rumah dan ART gitu e asisten rumah tangga nah eh rumahan teratur atau Komplek ini juga yang saya amati ini ada dua segmen ada segmen menengah ke atas kompleknya ada mungkin menengah gitu seperti itu eh yang pernah saya lakukan untuk edukasi sosialisasi Perumahan teratur ini yaitu pemilik rumah dan EE asisten rumah tangga nah Biasanya kalau untuk komplek perumahan tratur ini eh kita agak sulit menemui eh pemilik e rumahnya gitu kita terkadang lebih ke ee as rumah tangga nah sosialisasi edukasi ee untuk perumahan teratur ini kalau untuk perumahan ee pemilik rumah biasanya itu mereka melihatnya itu dari segi lingkungan dan kesehatan gitu dari segi nilai ekonomi Nah itu ee mereka ee sedikit sekali melirik Itu karena dari segi kemampuan ekonomi ee mereka cukup gitu Jadi mereka ee ee dalam menjaga lingkungan itu bisa dilihat dari segi ee lingkungan dan kesehatannya seperti itu Nah kita ada dua segmen untuk ee atau dua sasaran untuk mengedukasi atau mensosialisasikan ee diplumant tratur selain pemilik ada asisten rumah tangga Kenapa kita sisir asisten rumah tangga karena mereka yang memang ee aktivitas kesehariannya itu di eh di dalam rumah gitu Emang mereka yang mengurus segala sesuatu dari si pemilik rumah termasuk apa termasuk sampahnya nah ini kita sisir kita kita sosialisasikan kepada mereka tentang pentingnya e pengolahan sampah ini seperti itu termasuk apa termasuk dalam e Bagaimana cara memilah sampah nah art ini biasanya itu mereka akan melirik e akan berminat itu jika Eh ada nilai ekonominya gitu nah ini yang bisa kita Satukan bisa kita jadi satu strategi eh dalam eh mengedukasi mereka dalam mengajak mereka ee menjaga lingkungan sekitar atau rumah mereka gitu ni ini as rumah tangga kita coba edukasi dengan sistemnya karena kita di bank sampah di sini kita ada yang namanya tabungan THR dan tunai ini mungkin THR ini tabungan tambahan mereka Jadi mereka tertarik biasanya asisten rumah tangga di perumahan teratur atau Komplek ini karena ini sistemnya nanti untuk tabungan mereka pada saat nanti mereka akan ee pulang ke daerahnya Atau pulang kampung bahasanya seperti itu Nah ini ee bisa diterapkan oleh ibu dan bapak atau teman-teman semua Bagaimana cara mengajak ee masyarakat terutama di komplek e Perumahan Nah ini bisa diterapkan Salah satunya yaitu kita pendekatan ke asisten rumah tangga dengan ee nilai ekonomi dari mereka mau memilah sampahnya seperti itu next Mbak selanjutnya Nah tadi ada Perumahan teratur nah nah berikutnya adalah kita ada edukasinya terbagi lagi menjadi ee edukasi untuk perumahan atau sosialisasi Perumahan tidak teratur nah Perumahan tidak teratur ini seperti apa Kang n Perumahan tidak teratur ini seperti ee padat penduduk kalau kita bisa lihat mungkin perkampungan ya gitu nah ini ee sasaran kita yaitu Ya pastinya warga sekitar atau pemilik rumahnya yang kita edukasi kepada mereka kita sosialisasi kepada mereka nah ditekankan lagi apa nih yang bisa mengajak mereka untuk mau mengelola sampahnya yang ada ee di sekitaran mereka gitu ya Salah satunya ee yang untuk perkampungan itu biasanya merekaedikit sekali Ini pengalaman saya diikit sekali Mereka melihat yang namanya dari segi lingkungan dan kesehatan gitu sedikit sekali maksudnya ee mengajak mereka tuh melihat dari sisi lingkungan Yuk kita jaga lingkungan supaya bersih dan segala macam nah ini memang ee sedikit yang tertarik gitu tapi kalau misalkan dari segi ekonominya gitu kan dalam arti mereka nih ee mau menjaga lingkungan mau memilah sampah Nah itu apa sih yang mereka e dapati gitu Itu salah satunya yaitu nilai ekonominya gitu sebagai nilai tambah mereka itu yang Punten Ya maksudnya Maaf ini eh ee di perkampungan yang mereka tuju adalah hal-hal yang seperti itu menjadi nilai tambah gitu nah ini strategi bisa jadi strategi juga buat teman-teman dalam ee mengedukasi atau mensosialisasikan ee kegiatan e di wilayah e teman-teman masing-masing terutama di perkampungan gitu Ini hasil dari ee Saya punya kegiatan dan ini memang cukup efektif juga gitu dalam e mensosialisasikan kepada masyarakat perkampungan yaitu dari nilaitig ekonominya eh yang berikutnya ini ya dari segi ekonominya ini mungkin di sini bisa bisa dilihat ya dari mau ditabung juga bisa nah nilai tunai juga bisa gitu alat tukar lainnya juga bisa ini salah satu strategi mengajak mereka eh dalam menjaga lingkungannya next nah tadi ada Perumahan teratur kita bisa sosialisasi edukasi ada Perumahan tidak teratur atau perkampungan Nah ada lagi kita edukasi juga ee Perumahan pinggiran sungai nah ini memang apa ya agak unik juga gitu karena ee yang saya temui itu ee tempat pembuangan Biasanya sih informasinya tempat pembuangan terbesar untuk wilayah untuk wilayah Bogor ya gitu karena saban edukasi itu pasti ada hal-hal pertanyaan seperti itu tempat tempat pembuangan sampah itu di mana gitu kan terbesar tuh satu di TPA dua di mana di sungai gitu seperti itu pertanyaannya dari ee teman-teman gitu atau emang e Kebanyakan yang pinggiran sungai itu ee apa namanya sebagian tuh buangnya ke sungai gitu karena menurut mereka tuh ee apa ya mudah gitu mudah terus dan segala macamah Ini sesuatu yang memang harus ee dirubah gitu ya Dan ini memang kami penggiat ee lingkungan atau teman-teman bank sampah nih ee salah satunya sasarannya menyisirnya yaitu ee di ee apa pinggiran sungai Nah ada beberapa ee edukasi yang bisa kita apa ee sampaikan di sana gitu ya terutama ya di sini yaitu pemilik rumahnya atau warga sekitarnya gitu Nah kalau perumahannya itu mungkin perumahan pinggirin di pinggiran sungainya itu perumahannya ee Komplek atau perumahannya apa teratur gitu ya itu saya rasa mereka enggak akan buang ke sungai gitu nah ini yang mungkin yang belum teredukasi Ini yang EE pinggiran-pinggiran gitu karena memang ee pendampingan atau sosialisasi mungkin belum sampai kepada ee mereka gitu nah salah satunya kita datang ke pinggiran sungai untuk ee Sosialisasi pada pemilik rumah atau warga sekitar Nah untuk perumahan atau pinggiran sungai untuk yang wilayahnya ee perkampungan atau tidak teratur Nah ini bisa pakai sistem yang tadi ya bisa pakai sistem ekonomi lingkungan dan kesehatan G Nah ini bisa kita pakai seperti itu ya Jadi ada ada dua ee apa ya dua teknik gitu Jadi ada yang nyisir di darat dan ada yang nyisir di e sungai gitu maksudnya nyisir di darat apa di darat itu kita melakukan edukasi dan sosialisasi pengelolahan sampah nah yang di ee Sungai Nah itu memang sampah-sampah yang sudah terlanjur ee sampai ke sungai gitu Jadi ada petugasnya Ada petugas shelternya gitu kalau di sini ee di kita nih di kota Bogor itu ada ee sungai namanya Sungai ee cipakancilan gitu Nah itu ada petugasnya yang ee apa ya sebutnya tuh kalau bahasa orang Sunda mah dijaring gitu ya kalau bahasa Indonesianya dijaring jadi sampah-sampah yang ada sudah terlanjur ee mengalir ke sungai itu di jaring oleh petugas ee ee apa namanya petugas dari teman-teman bank sampah gitu dan itu nanti yang ada nilai ekonominya larinya ke bank sampah yang enggak ada nanti ke ee pemerintah setempat nah yang di darat itu bisa melakukan ee edukasi gitu banyak ya edukasi ee apa namanya mengajak pengolan sampah melalui bank sampah tps3r dan lainnya dan juga disediakan juga eh sarana prasarananya untuk yang di sungai ini agak agak ekstra ya gitu pinggiran sungai karena mereka Salah satu alasan yang buang ke sungai kangang enggak ada sarana ee tempat ee pembuangan atau tempat pemilihannya nah ini nanti bisa difasilitasi e oleh banyak pihak seperti itu next nah ada lagi nih ya E edukasi ke sekolah dan Universitas nah yang ini yang pernah kita lakukan ke sekolah-sekolah yaitu kepada teman-teman warga sekolah termasuk murid guru gitu Nah mungkin di sini kan sekolah juga ada sekolah adiwiata ya gitu mungkin di dinas LH atau di Kementerian ada program itu gitu kan Nah ini bisa kita support gitu sekolah yang memang berwawasan lingkungan edukasi-edukasi tentang pemilahan sampah itu atau sekolah sehat di Bogor ini ada sekolah sehat n nah ini kita ee bisa bisa apa namanya bisa support itu terus juga di sekolah sendiri itu ee butuh teman-teman penggiat lingkungan gitu karena mereka butuh pendampingan butuh kemitraan gitu karena ee biasanya sekolah itu ada yang namanya itu kurikulum Merdeka Ya itu ada kurikul mereka Kalau enggak salah di situ ada ee ada apa ya p5-nya Kalau enggak salah tuh ya mohon maaf jika saya salah nanti bisa dikoreksi ada p5-nya nah nah di P5 itu mungkin ada yang namanya hidup berkelanjutan salah satunya tentang lingkungan nah ini mereka butuhkan ee kegiatan lingkungan di sekolah salah satunya untuk ee memenuhi kegiatan-kegiatan mereka nah selain itu juga sekolah juga butuh sosialisasi atau pendampingan juga karena mereka butuh kemitraan gitu kemitraan dalam arti eh teman-teman atau kepala sekolah atau sekolah yang EE akreditasi gitu akreditasi itu biasanya salah satunya itu butuh ee kemitraan G butuh e MOU dari teman-teman komunitas atau penggiat lingkungan Nah itu mereka sangat membutuhkan jadi eh kesempatan kita untuk bisa masuk sosialisasi atau edukasi ke sekolah ee dan Universitas nah Universitas sendiri nih nanti kita branding yaitu namanya Green kampus G nanti kita ada programnya di inovasi-inovasi nanti bisa ditanya bisa kita bahas di inovasi next Kak berikutnya Nah kita lanjut ke pemberdayaan gitu tadi setelah edukasi ee untuk optimalisasi nah ini harus ada ada pemberdayaan masyarakat nah ini ada beberapa ee yang teman-teman atau ibu bapak bisa pakai ya yang ini yang Darga ketahui ya yang Darga ketahui pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan sampah ada tiga pemberdayaan yang bisa dipakai yang pertama yaitu bank sampah ya bank sampah ini mengumpulkan sampah dari masyarakat ini cara Garis besarnya ya mengumpulkan sampah dari masyarakat dan memberikan imbalan berupa uang atau barang gitu Nah kalau bank sampah sendiri ini itu ee kembali lagi sistemnya itu ke ee apa namanya pemilik sampahnya juga akan mendapatkan ee nilai tambah juga di samping e pengurusnya gitu Ini juga bisa apa namanya ee satu pemberdayaan masyarakat dengan ee e pengolahan sampah nah ee keuntungannya ee dengan bank sampah ini banyak ya Selain edukasi tadi juga kita juga ee Ada kegiatan apa namanya ee pengolahan sampah seperti itu Nah ini banyak kegiatannya apa namanya pemberdayaan masyarakatnya Gitu Ee terus juga selain bank sampah nah ini ada yang namanya ee pengolahan sampah kelompok pengolahan sampah atau KSM ya kelompok swadaya masyarakat tps3r nih ini Mola sampah masyarakat dengan sistem retribusi gitu kalau ee apa namanya dalam pemberdayaan mungkin ee yang lebih banyak menguntungkan itu di KSM tps3r gitu kalau dari pemberdayaan ee dari segi nilai ekonomi atau profitnya ya gu ini saya ketahui yang di kota Bogor gitu khususnya Kenapa ee tps3r gitu yang lebih pemberdayaan masyarakat gitu kan Terus juga dengan ee nilai ekonominya itu cukup banyak bisa di ee peroleh gitu ya pastinya di sini ada ada ada apa ada masuk masukan gitu kan karena tps3r itu ini yang saya ketahui ya sistemnya itu yang pertama itu mereka itu sistem pelayanan itu sistem pelayanan yang menarik adanya retribusi itu yang pertama jumlah ee istilahnya apaemasukan buat mereka tu ada retribusi setiap bulannya itu kan dalam artiribusinya apa masyarakat eh membayar atau membuang sampah n itu e berbayar beda dengan bank sampah kalau bank sampah di sini kalian pilah sampah ya kan Eh kalau bank sampah mungkin k edukasi ya bank sampah ee jadi sampah hanya dibayar oleh bank sampah gitu yang saya ketahui nih bank sampah gitu kan Kalau untuk TPS 3R itu kalian buang sampah ya kalian harus bayar karena nanti di sana ada ee pelayanan e apa namanya pengolahan sampah oleh masyarakat gitu Nah yang kedua kenapa ke tps3r ini e istilahnya dalam pemberdayaannya itu ee apa namanya banyak ee mungkin dari segi nilainya itu lebih menguntungkan kedua itu selain retribusi mereka juga ada yang namanya pemilahan sampah gitu yang saya ketahui sementara ini mungkin sedikit sekali ya Di tps3 itu untuk mengedukasi eh pemilian sampah dari sumber karena eh yang saya ketahui itu tps3r itu sampah e dari masyarakat dibawa ke tempat mereka dan dipilah pilah di tempat mereka gitu jadi hasil pilahnya Buat bonus mereka nah ini dua tungan yang diperoleh oleh tps3r yang ketiga apa Nah yang ketiga ini ada retribusi atau ada insentif dari pemerintah setempat gitu ini untuk Bogor ya saya enggak tahu untuk wilayah lainnya untuk Bogor sendiri pengolaan ee sampah berbasis tps3r seperti itu retribusi pemilihan sampah anorganik ya Ee seperti kertas plastik dan lainnya yang ketiga itu retribusi ee insentif atau bonus dari pemerintah kota Bogor setiap bulannya untuk pegawai tps3r yang ada di wilayah kota Bogor itu tiga keuntungan kalau misalkan teman-teman atau ibu bapak mengelola e tps3r Nah ada lagi apa selain tiga keuntungan nah satu lagi empat Nah ini empat ini mungkin bonusnya Ya itu bisa bonus harian atau bonus bulanan bonus bulanan hariannya Seperti apa Kang gitu Ini pengolahan sampah organik gitu organik ya kan organik ini bisa jadi pupuk apalagi kalau sekarang lebih cepat dengan metode magot mungkin bisa kalau bisa dimaksimalkan setiap hari mungkin bisa panen gitu bukan bukan bonus bulanan lagi mungkin kan gitu tapi bonus harian gitu karena bisa ee mengurai sampah bisa lebih cepat itu itu keuntungan dari e Ee kita mengelola pemberdayaan masyarakat melalui tps3r kalau untuk bank sampah tadi ke edukasi eh sampahnya kembali lagi ke user ada memang ada keuntungan di situ untuk ee pengurus ya teman Ee tidak terlalu banyak gitu seperti itu ee perlu ketahui teman-teman ee Ini pengalaman saya gitu kan dalam pemberdayaan masyarakat eh di sini ada tps3r dengan bank sampah nah ini enggak bisa di Satu zona teman-teman semua itu yang saya ketahui satu zonanya Maksudnya gimana Kang gitu Satu zona Maksudnya di e di situ ada TPS 3R s r misalkan satu wilayah itu ada tps3r nah satu wilayah di satu wilayah yang sama juga itu Eh ada bank sampah gitu karena ini kan ada dua sistem yang berbeda gitu sedangkan dilakukan di Satu zona bisa dilakukan di Satu zona gitu tapi dengan e manajemen atau pengurus yang sama tapi kalau misalkan di Satu zona satu wilayah pengurusnya beda E itu akan agak sulit juga gitu bisa berjalan tapi ada ee apa namanya ya mungkin apa ya ada yang hilang dari tps3r ya kira-kira teman-teman Tahu enggak apa yang hilang tadi yang sudah saya Sebutkan kan ee saya sebutkan bahwa pengolahan sampah TPS 3R itu ada ee pemilian sampah anorganik betul enggak ya Kan itu ada sampah pemilan organik nah sedangkan bank sampah itu fokus mungkin ke ee pemilahan sampah organik Nah kalau misalkan digabung di Satu zona yang biasanya itu larinya ke tps3r nah ini larinya ke bank sampah Nah ini mungkin harus dibicarakan lagi nih harus di harus didiskusikan dimusyawarahkan kalau misalkan Ee Kita mau pakai ee e sistem yang mana gitu kan yang mau di ee terapkan di satu wilayah itu kalau misalkan sudah ada ee TPS 3R gitu kan e TPS 3R ya mungkin Bang sampah ke Ar edukasinya atau seperti apanya gu mungkin itu nanti bisa kita diskusikan di eh pertanyaan-pertanyaan next Kak Nah Ada lagi satu lagi nah selain tadi bank sampah tps3r Nah ada lagi ya Ini upsycle nih ya ini salah satu pemberdayaan masyarakat dengan ee guna ulang dan daur ulang guna ulang dengan fungsi yang berbeda kalau daur ulang biasanya mereka itu merubah bentuk gitu biasanya ini kalau saya kalau pengamatan saya ini mah ke arah industriah kalau daur ulang tuh perlu alat dan segala macam ya Nah seperti itu eh untuk up cycle sendiri nah ini guna ulang dengan fungsi yang berbeda nah ini nanti bisa dibuat satu karya ya Nah ini yang pernah kita lakukan itu kita fasilitasi teman-teman e karyanya itu jadi jangan buat jadi kendala itu kan upsycle tu terkadang buat tapi pemasarannya yang e kurang enggak ada kita buat-buat banyak-banyak tapi enggak ada pemasarannya nah ini kan jadi satu kendala gitu nah sementara ini gimana Kang apa yang pernah lakukan gu nah ini kita ee Coba bantu pemasarannya bantu pemasarannya dengan apa yang pernah kita lakukan kita ee audiensi ya audiensi ke dekranasda dewan kesenian daerah gitu kan di Bogor tuh ada jadi nanti dekranas di kotanya gitu kita bisa menyimpan di Galeri mereka gitu terus juga di ee apa E pameran-pameran gitu terus juga kita koordinasi ke dinas-dinas terkait seperti UMKM koperasi terus juga ee Perindustrian gitu perihal kita punya kegiatan produk ini Bagaimana kegiatan produk ini bisa menjadi nilai ekonomis ee buat e si pengrajinnya Dan intinya berkelanjutan gitu ini kita kita apa namanya Ee Kita upayakan termasuk ya itu tadi pemanfaatan ee media sosial gitu seperti marketplace gitu ya atau jualan-jualan di online gitu Nah itu kita bisa bantu gitu bisa bantu untuk ee penjualannya gitu tapi enggak secepat kita daur ulang ya untuk upcycle ini enggak terlalu banyak ya gitu untuk upcycle ni atau guna ulang ini gitu eh kebanyakan tuh dipergunakan untuk e larinya tetap ke industri ber ulang solusinya seperti itu next nah di sini juga ada peran teknologi dan inovasi Nah tadi kita Saya sudah sampaikan kepada eh teman-teman semua ya Ibu Bapak kita harus juga untuk memaksimalkan peran masyarakat kita harus juga memaksimalkan peran dari kita punya teknologi ini yang kita pakai ini yang saya pakai ya yang biasa saya pakai atau teman-teman di sini pakai di bank sampah itu pakai ini memanfaatkan media-media sosial G ya banyak ya media sosial termasuk di WhatsApp grup itu kita bisa menyampaikan e kegiatan-kegiatan termasuk teknologi ini yang sudah pernah kita jalankan dengan kerja sama dengan startup atau penyedia layanan aplikasi digital dulu kita kerja kerja sama dengan octopus atau plastick P itu kita pernah pernah apa namanya ee bekerja sama gitu J kita berkerja sama dengan mereka pernah Tapi saat ini ee sudah terputus ya gitu mungkin teman-teman yang sudah bekerja sama dengan octopus sudah sudah merasakan ya atau plastic pay gitu eh manfaatnya gu ataupun digital lainnya bukan hanya terpatok di dua itu gitu ya banyak ya Kalau enggak salah itu ee penyedia layanan aplikasi digital next nah ini ibu bapak atau teman-teman semua Mungkin di sini saya ee peran inovasinya menyampaikan beberapa yang sudah pernah saya lakukan di masyarakat gitu Ini istilahnya apa ya praktik-praktik yang sudah pernah saya lakukan terutama di sini inovasinya dalam inovasi dalam mengajaklah Bagaimana cara mengajak masyarakat untuk gabung di bank sampah untuk gabung ee di kader lingkungan untuk gabung untuk memilah sampah kalau bahasanya mungkin di sini ini hanya sebagai marketing kami ya marketing bank sampah atau marketing kami penggiat lingkungan gitu kan dalam mengajak masyarakat nah ini seperti bisa dilihat ini kita inovasinya itu bekerja sama dengan Posyandu sadar lingkungan Nah bisa dilihat gambarnya ya edukasi ekologi ekonomi suatu kegiatan edukasi berkelanjutan ini berkelanjutan enggak sekedar sosialisasi Sudah besoknya enggak ada tindak lanjut tapi kita ini kegiatan-kegiatan yang memang berkelanjutan bisa dilihat ini Ada Posyandu sadar lingkungan Kok bisa dibilang Posyandu sadar lingkungan nah awalnya itu mereka di tempat kami itu biasa e setiap wilayah berbeda-beda ya keterbatasan ee sarana dan prasarana gitu nah ini ada satu Posyandu di wilayah kecamatan Bogor Selatan nah mereka itu kurangnya sarana prasarana dalam ee kegiatan mereka Kang saya enggak punya timbangan Kang saya enggak timbangan bayi nih ya Ada timbangan ee badan gitu kan ini kan salah satu penting salah satu alat ee posandu yang cukup penting gitu nah gimana Kang gitu kan Nah mereka mereka konsultasi ke kita Oke Bu gimana kalau misalkan kita sediakan sarana prasarananya silakan Ibu nanti bisa ee mencicil gitu kan ee sarana prasarana itu dengan ee menukarkan E jelantahnya atau mengukulkan jelantahnya atau sampah lainnya gitu nah dan mereka itu berminat pak ee Bapak Ibu gitu kan dan alhamdulillah mereka berminat dan ini dikembalikan lagi sosialisasi lagi kepada masyarakat kepada wilayah mereka gitu kan ee untuk menjaga e lingkungannya untuk memilah sampahnya jelantahnya gitu kan untuk apa ini kita untuk untuk apa namanya untuk membayar sarana ee timbangannya yang diperlukan nah ini sebenarnya strategi kami dalam menciptakan kader gitu kader lingkungan nah dalam beberapa bulan Kalau enggak salah itu sekitar 3 sampai 4 bulan nah ini sudah lunas Bu Timbangan dan EE timbangan bayi dan timbangan badan timbangan bayi dan timbangan badan ini mereka yang beli Bu gitu Bu dalam arti kita harganya itu kita harga toko ya dalam arti mereka cok dibawa ke sana gitu kan atau kita infokan nih harganya segini Gitu Ee jadi enggak ada istilahnya ee mengambil keuntungan dari kita jual barang enggak gitu seperti itu jual barang ee produk ee timbangan segala macam enggak gitu kan tapi mereka ee mendapatkan harga-harga toko dan bisa dicicil selama sebenarnya selama mereka menjaga lingkungan Ya selama itu mereka bisa bayar gitu nah sebelah kanan ini sebenarnya ini awal pila sampah pila sampah dan jelanta dapat emas ini sebenarnya kita awali di tahun 2019 sebelum sebelum covid ya 2019 ini ya mungkin sekarang pegadai ya Pegadaian mungkin ee sekarangsekarang Ini booming ya seperti itu Nah sebelumnya kita pernah menjalankan itu dengan Pegadaian Syariah dulu tem belum bisa lanjut gitu kan karena memang ada ee pembahasan ada pemahaman yang memang kami belum mengerti tapi kami sudah menjalani jadi emasnya ini gratis dulu kita punya ee apa namanya ee ee Inovasi Atau ajakan yang judulnya itu ada emas ee di sampah yang kau buang gitu bahasanya judul Kita sosialisasinya dan alhamdulillah ee masyarakat apa tertarik Apa sih yang dimaksud dengan sampah ee dapat emas dan segala macam Nah itu Kita sosialisasikan sebenarnya di tahun 2019 gitu next nah ini peran inovasi ya Ini ini inovasi-inovasi yang mungkin bisa di e diterapkan atau mengajak e masyarakat bisa lebih optimal lagi nih gitu salah satunya nah ini kita juga sebenarnya mengatmkan ya amati tiru modifikasi bukan ATP ya amati tiru kepekkek Nah di sini ada namanya ambil sekarang bayar nanti ya di grup sebelah juga ada gitu ya di ee marketplace sebelah juga ada nah ini kita ngadop itu gitu ya beli sembako token listrik pulsa gu belanja mudah jargon kita nih belanja mudah pakai sampah terpilah gitu nah ini juga satu ajakan masyarakat jadi sesuai dengan kebutuhan masyarakat nih Kita juga harus tahu nih masyarakat Apa sih nih di setiap tanggal ee apa namanya akhir bulan atau di setiap tanggal-tanggal darurat yang mereka mungkin menipis ininya Nah ini bisa kita eh terapkan inovasi seperti ini nah yang berikutnya nih ada di samping kita program magang ke Jepang Nah ini kita sudah bekerja sama atau sudah MOU ee dengan satu lembaga pelatihan kerja Nah ini salah Jadi gini ibu bapak kegiatan kami itu ee didasari itu di awal itu jadi bank sampah yang kami lakukan itu ee sebenarnya ee bukan hanya kegiatan yang mungkin bisa jadi solusi permasalahan ee lingkungan tapi bagaimana kami berupaya di bank sampah atau penggiat ee lingkungan ini bagaimana caranya bisa menyelesaikan permasalahan sosial juga karena Darga sendiri ini ee apa ya basicnya awalnya ya itu di kegiatan sosial Darga dulu itu latar belakangnya di Karang Taruna Jadi bagaimana bukan memikirkan diri sendiri tapi juga memikkan orang lain bagaimana menyelesaikan permasalahan sosial orang lain Salah satunya apa Nah ini ya kan bagaimana menyelesaikan atau seidnya mengurangi solusi dari pengangguran yang di ee apa di di bisa dikolaborasikan dengan kegiatan lingkungan salah satunya yaitu apa dengan program magang Jepang gitu nah ini ee kita sudah kerja sama sudah MOU dengan satu lembaga dan mereka siap gitu karena kenapa ke Jepang ya ini menurut informasinya Jepang itu ee satu populasinya katanya menurun seperti itu terus juga ee kebutuhan tenaga kerja ke Jepang itu sekitar 6 juta 6 juta ee tenaga kerja nah ini kan memang peluang banget nih untuk teman-teman atau anak-anaknya yang memang siap untuk magang magang itu dalam arti bukan magang kayak di negeri kita ya gitu jadi magangnya biasa saja tapi di sana kalau bahasanya itu magang tuh kerja gitu selama 3 tahun kerja gitu Nah ini bisa dipilih ada konstruksi perhotelan dan segala Pertanian Peternakan nah Kebetulan juga ini juga teman yang mengolah itu gitu Jadi kita bisa ee e apa namanya kolaborasi lingkungan dan ee apa namanya pelatihan kerja ini seperti apa sih kemitraannya Gitu kan ya Ini nah ini kan kemitraannya Salah satunya apa ya tadi selain penyaluran tenaga kerja nih gitu kan magang ke Jepang Nah ini bisa berbayar berbayar ee dengan sampah terpilah atau jelantah gitu Apakah harus full bayarnya misalkan sekian juta harus pakai sampah sekian juta ya enggak sebennya strategi kami dalam mengajak mereka menjaga lingkungan Enggak seperti full pakai sampah enggak sampahnya ada berapa ya tetap nanti Tinggal dihitung untuk pembayaran kegiatan ee magang ke Jepang ini gitu dan ini magang ke Jepang ini yang ee kerja sama dengan kita itu ada ee ee apa namanya ada dana talangan lah seperti itu jadi istilahnya dat Talang itu kalian ee istilahnya ikut program ya kan pelatihan pelatihan itu selama 8 bulan 4 bulan itu basa 2 bulan itu keterampilan gu Nah sudahed itu bisa berangkat nah yang sebelum-sebelumnya itu eh informasinya tentang perihal magang ke Jepang yang ada di Kota Bogor ini nah selain nanti 3 bulan eh 3 tahun mereka selesai misalkan mereka selesai nih eh magang ke Jepang kembali ke Indonesia gitu biasanya e perusahaan-perusahaan yang ada di Jepang itu lebih mengutamakan ee yang sudah Ee belajar ke Jepang gitu itu yang pertama yang kedua ee pengalaman dari teman gitu ya jadi setelah pulang dari Jepang Nah setelahang Jepang usernya itu atau si orang Jepangnya itu suka dengan kerja dia gitu kan Nah dia itu dikasih modal gitu dikasih modal untuk mengembangkan ee ee kegiatan di negerinya gitu seperti itu itu salah satu kegiatan program inovasi yang kami lakukan untuk program magang ke Jepang next Kak Nah ini ada lagi Ibu mungkin di sini saya banyak gambar-gambar ya yang mungkin sebagai ajakan atau mungkin bisa jadikan motivasi ini sudah pernah kita lakukan oh seperti ini k gitu nah ini counter Bang sampah Mat Insyaallah Nanti ke depannya kami ee apa namanya eh coba kami jalankan kami fokuskan gitu jadi setiap RW lah gitu ya itu ada satu bank sampah Mat gu Kalau di luar itu kan ada ya namanya bank Indo Atau mo Alfa gitu ya kalau di sini Bang sampahm kalau di Bang Indo Atau mo Alfa kan mereka enggak bisa bawa sampah po dituker ya gitu atau bank Indo ditukar ya gitu kan e sampahnya nih bisa enggak bayar ya Saya rasa belum bisa gitu tapi kalau di bank sampah Insyaallah bisa mereka bawa sampahnya sampah terpilah ya gitu sampah terpilah yang sebelum kita edukasi gitu kan Nah itu untuk beli beras beli apa ya minyak bayar pulsa dan segala macam nah bank sampah Ini sebenarnya sudah banyak diterapkan oleh teman-teman bank sampah di wilayah atau teman-teman penggiat lingkungan Apakah itu namanya bank sampah atau bukan tapi kayaknya Sistemnya sama gitu oke nah berikutnya nih ini mah pengalaman saya sendiri nih beasiswa pendidikan sekolah tinggi nah ini untuk teman-teman kampus tadi kan ada yang namanya Green kampus gitu Kami mengajak teman-teman Universitas ya mungkin mudah-mudahan Kak di selain di Bogor di tempat lain bisa ya bekerja sama gitu dalam menciptakan Green kampus nah kampus-kampus sendiri kan ini sebenarnya banyak ee program-program ya Ada beasiswa ada beasiswa yang 100% 50% kelas reguler atau kelas karyawan Nah ini kan banyak programnya nih gitu Nah ini bisa di ee dikolaborasikan Apakah nanti ee apa namanya ee eh pendidikan atau kalau kita nanti programnya ada S RW 10 sarjana gitu Dengan apa dengan berbayar sampah terpilah Nah ini salah satu program Nanti ke depannya yang mudah-mudahan perguruan tinggi di Indonesia ataupun nanti di khususnya kota Bogor nih bisa ee bekerja Samalah berkolaborasi nih gitu dalamciptakan Green kampus ya kan karena banyak saudara-saudara kita yang memang ee ingin apa ee meningkatkan pendidikannya tapi mereka ee kemampuan secara ekonominya ee kurang gitu nah bagaimana solusinya Ya sudah dengan gabung dengan memilah sampah kalian dengan menjaga lingkungan ee kalian bisa e kuliah gitu bisa melanjutkan ke perguruan tinggi Oke next Kak nah ini Ibu Bapak kita ada program nih Insyaallah mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar ini ini sih bel Sebenarnya udah dari tahun kemarin Gitu dari tahun kemarin kita coba untuk jalankan gitu yaitu tabungan ibu hamil atau bersalin gitu Nah mudah-mudahan ini bisa bisa berjalan dengan lancar konsepnya kita sudah Tawarkan ke ee teman-teman ya ke teman-teman relawan ke teman-teman yang yang lain dan kesehatan nih nanti kita kerja sama dengan beberapa pihak tentang tabungan ibu hamil atau bersalin Karena gini Bapak Ibu ini programnya itu salah satunya untuk pencegahan ee untuk menekan angka kematian ibu dan anak gitu Nah ini salah satunya dengan tabungan ibu hamil atau bersalin gitu Ini studi kasus kami Ibu Bapak gitu kan karena sebagian masyarakat itu masih ee apa ee belum ada persiapan pada saat persalinan salah satunya gitu khususnya menengah ke bawah ya gitu ya Nah ini belum ada persiapan itu terutama dalam dalam apa nih ada sebagian masyarakat kita yang enggak punya BPJS ya kan BPJS ee kesehatan gitu nah nah ini bisa jadi salah satu solusinya jadi selama 9 bulan itu mereka bisa mempersiapkan ee tabungan mereka dengan apa ya Sekali lagi dengan sampah terpilah mereka Jadi pada saat nanti ee mereka bersalin mereka sudah fokus melahirkan masalah biaya masalah apaagi ya ee e persiapan persalinan nah itu nanti biar kami yang menanggungnya gitu Nah itu ada sistemnya lah gitu yang ini juga kam bekerja sama juga dengan relawan kesehatan ya bang sampah enggak bisa sendiri untuk menangani ini harus kolaborasi seperti itu Nah berikutnya nah ini ada galeri barang bekas bekas berkualitas nah ini sudah banyak ya teman-teman lakukan ya kan sebenarnya kan masih banyak nih barang-barang yang memang itu dibuang tapi sebenarnya layak toh masih berkualitas masih dibutuhkan nah ini juga bisa kita e pakai di galeri-galeri kita gitu next Kak nah nih kayaknya kalau masalah pinjam tanpa Sema banyak ya yang mau ee apa tertarik gitu ya nih pinjam r juta balikin r500.000 gimana Mau enggak pasti maulah apalagi tanpa jaminan tanpa Denda bayar suka-suka I kan terus juga tanpa riba gitu Kami terapkan sih Insyaallah dalam kegiatannya itu tanpa ada biaya tambahan itu tentunya ada klasifikasi yang Ee kita terapkan di sini ini salah satunya peran inovasinya ya kar ini salah satu juga kebutuhan dari masyarakat juga nih gitu gitu oke terus juga nih ada promo promo kita juga makai Tadi saya sudah bilang kita juga apa namanya pakai metode-metode yang sudah diterapkan oleh e grup-grup sebelah gitu kan Nah kita terapkan di Bank Sampah juga saya pernah posting kalau memang yang ada satu grup dengan saya saya sering mungkin ya sering mungkin hampir setiap hariting -kegiatan tuh ya kan promoback gitu kan Nah ini Ini salah satu e ajakan untuk ini masyarakat next Kak nah salah satu perannya nah ini yang ini kalau ini mungkin saya e jalankan ya gitu Ini pembuatan lilin beraroma gitu nah beraroma ini dari apa teman-teman tahu dari ya ini Dar teman dari minyak J ahah gitu nah minyak jelantah yang sampai saat ini mungkin dibuang ke ee apa ya tempat pembuangan air gitu kan colokan segala macam bisa di ee menjadi satu karya dan satu nilai ekonomi gitu jadi bisa jadi lilin beraroma ini bicara covernya ya kalau bicara nanti cara pembuatannya itu nanti lain lagi gitu nah di di tempat kami di bank sampah sendiri kan menerima minyak jelantah gitu tuh minyak jelantah nah sebenarnya besarnya yang terkumpul untuk minyak jelantah itu itu sebenarnya besarnya untuk ekspor bahan baku biodiesel gitu untuk keluar yang saya ketahui gitu ya Selain di dalam negeri ya Nah selain dergi tapi juga untuk keluar untuk bahan baku nah teman-teman komunitas gitu kan karena memang enggak banyak kita buatnya gitu nah ini kita buat satu kreasi inovasi pembuatan lilin e beraroma yang pasti aromanya bukan aroma ini ya ikan gitu bukan beraroma apa ya ayam gitu tapi beraroma yang e aroma terapiah gitu next Kak Nah ini teman-teman Ini ada model kemitraan antara antar seholder ya nah jadi teman-teman tadi saya bilang teman-teman dalam melakukan kegiatan ini kita enggak bisa sendiri Kita butuh namanya kolaborasi 2024 itu bukan sistemnya namanya persaingan gitu tapi sistemnya kolaborasi atau kerja samama lah atau sama-sama kerja begitu nah ini ya ini pemahaman saya gitu ya kan ada ada Kalau enggak salah ada yang saya ketahui ada dua ya ada yang eh pentahelik sistemnya ada yang nonahelik nonahelik itu yang biasanya sembil pemangku kebijakan kalau ini lima kebijakan gitu nonah helik itu biasanya dipakai oleh CCV CCV itu ee CCV Indonesia lah gitu itu biasanya mereka pakai nonahelik tapi kalau kebanyakan umumnya itu bisa ee bisa pakai eh pentahelik Nah tadi kita bisa bilang kita enggak bisa kita sendiri harus ada bantuan dari pemerintah ya kan ada lima Nih ada pemerintah ada masyarakat akademisi pelaku usaha dan media gitu n mungkin ibu bapak atau teman-teman di sini sudah tahu ya Ee Apa saja peran mereka gitu ya mungkin tadi di sesi pertama atau sesi-sesi sebelumnya masalah peran-peran ini sudah dibahas gitu ya mungkin saya ke arah praktiknya saja gitu Ini rangka kerja kolaborasinya seperti ini yang kita lakukan ada peran pemerintah peran masyarakat akademisi pelaku usaha media next Kak Nah ini dari yang EE tadi saya bilang ya sistem pentahelik nah pentahelik nah ini yang sudah kita lakukan ya jadi izin bapak yang Bapak Ibu atau teman-teman semua saya menyampaikan apa yang sudah saya praktikkan gitu Ini salah satunya yaitu kemitraan bersama pemerintah nah ke apa sih ee berupa apa kemitraannya Kang nah ini programnya berupa program pengetasan Angka kemiskinan melalui kreasi guna ulang nah ini teman-teman bisa lihat ini kami bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Bogor itu bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Bogor dalam e mengentaskan Angka kemiskinan yaitu dengan apa dengan satu kreasi guna ulang dengan kreasi guna ulang e sampah atau limbah kenapa Yang dipilih itu ini satu sebenarnya ini satu inovasi ya tahu ini satu inovasi dari eh dinas sosial Harusnya kan ee konsennya di lingkungan misalkan Dinas Lingkungan gitu kan dinas apaagi ya Koperasi e UMKM Aircraft gitu kan nah kok Dinas Sosial mengurusi ini gitu itu pertanyaan gitu kan Nah ini salahu inovasi dari eh kami komunitas dan EE pemerintah gitu jadi ee Dinas Sosial ini bukan hanya mengurus mengurusi dengan permasalahan sosial tapi mereka Bagaimana mencari solusi dari permasalahan sosial gitu nah ini sasarannya itu para penerima bantuan atau Bansos ya di wilayah mungkin ada ya perima Bansos tuh atau PKH tuh perima keluarga harapan ya nah ini bagaimana ee Dinas Sosial memikirkan ee meningkatkan kesejahteraan masyarakat gitu kan terutama mungkin prasejahtera ini menjadi sejahtera dengan apa dengan ee kreasi guna ulang ini gitu jadi Dinas Sosial tuh bukan hanya ngasih bantuan gitu ya tapi Dinas Sosial ini mencarikan solusinya apa nih gitu kan untuk meningkatkan nilai ee kesejahteraan ee masyarakat ee penerima Bansos yaitu tadi dibuatkan satu kreasi guna ulang dari sampah ini gitu penerimanya yaitu siapa masyarakat penerima bantuan dengan harapan nanti ee setelah mereka mengetahui ee apaah mereka bisa memiliki keterampilan mereka bisa usaha dan mereka bisa e dengan harapan ke depannya keluar dari ee apa namanya enggak tidak enggak ketergantungan dari ee bantuan pemerintah sementara ini kan masyarakat Punten ya penerima bantuan tuh eh mengharapkan terus nah tapi kita berpikir bagaimana mereka agar keluar dari itu nah pelatihan ini bukan hanya sekedar seremoni saja teman-teman gitu jadi ah ini mah apa namanya pelatihan udah gitu ditinggal enggak teman-teman gu jadi pelatihan ini nanti ada tindak lanjutnya jadi yang ikut pelatihan ini yang pertama selain dikasih ilmu mereka dikasih sarana prasarananya alatnya yang mereka bisa e pakai di rumah jadi bisa dibawa pulang dan mereka bisa produksi itu yang kedua dibantu permodalannya gitu Jadi mereka sudah prakk terus kita mau usaha usaha modalnya dari mana gitu nah ini satu paket gitu kan dibuatlah kelompok ee apa namanya kelompok usaha bersama gitu nah ini anggarannya lumayan cukup membantu juga ee untuk kegiatan dari ee apa masyarakat gitu nah selain dapat dana bantuan ya Nah mereka juga difasilitasi pemasarannya gitu jadi dari sampai J itu dari a sampai C juga itu difasilitasi termasuk Ya itu sudah dibuat sudah dikasih modal pemasarannya bingung nah ini juga difasilitasi oleh pemerintah termasuk dinas sosial dengan cara apa Dinas Sosial ini memasarkannya mereka membuat katalog-katalog yang nanti akan disebarkan ke semua dinas ke semua opd atau ke semua eh steholder yang ada di eh Kota Bogor gitu kalau mau ngambil soupenir dari lilin ya bisa di kami ya mau buat cempal di kami mau buat karya sablon di kami misalkan gitu Nah itu ee apa namanya salah satu kreasi dari dinas sosial nah next nah ini tadi program ini sistem pentahelik ya tadi kan sistem eh kemitraan bersama pemerintah nah ini bersama masyarakat Seperti apa Kang bersama masyarakat nah ini ada yang namanya program pangan murah berkualitas bisa berbayar sampah terpilah Nah kita ngadakan bazar bazar ya kita bazarbar bazar-bazar yang bisa e Bayarnya pakai sampah terpilah dan itu masyarakat enggak perlu modal Itu modalnya dari kami gitu bukan berarti modalnya mereka apa namanya ee mereka enggak balikin mereka hanya balikin modalnya saja keuntungannya dari hasil jual beli sampah ini Eh jadi jual jual beli sembakau ini yang bisa berbayar dengan sampah nah ini ee keuntungannya buat mereka buat masyarakat nah masyarakat juga bisa mengambil peran nih ada momen-momen momen-momen yang bisa mereka pakai gitu seperti apa nah momennya pada saat ini saat Pemilu ya kan saat Pemilu ini banyak sampahsampah seperti apa sampah spanduk nah sampah spanduk ini sedikit sekali ee yang bisa diterima di industri ee yang diterima di lapakan atau di teman-teman pengepul gitu ya spanduk nih tapi di Bang sampah yang kami kelola ini Insyaallah untuk sampah spanduk bisa gitu karena memang kita sudah punya jejaringnya atauernya gitu nah Dengan apa Dengan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dari sampah spanduk ya bisa tkat dengan sembakau ini next Kak Nah ini tadi udah ya ada tiga kan Ya ada Udah dua ya ini tiga nih dengan akademisi Nah kita juga kerja sama yang sudah pernah kita lakukan yaitu dengan anak-anak kampus kampus Merdeka ini kemarin Tahun kemarin kita ada kedatangan lima mahasiswa di lima Universitas gitu yang EE melakukan pemagangan di ee tempat kami di Kalau enggak salah tuh di lima kelurahan gitu mereka mendampingi pendampingannya Seperti apa ya tadi bu pendampingan mereka akademis ini kan mereka punya ilmu Bu Pak ituu kami bank sampah itu punya masyarakat punya jejaring yang yang perlu ilmu dari teman-teman akademisi G itu yang yang yang kami sebenarnya hararapkan dari teman-teman akademisi ayo atuh eh bagi ilmunya gitu kan kami punya masyarakat yang harus bisa yang harus diedukasi Nah itu peran dari akademisi untuk membagi ilmunya itu untuk masyarakat ini salah satunya programnya kalau enggak salah berapa bulan ya 3 bulan atau 4 bulan mereka ee e magang di kita gitu Oke next Nah setelah akademisi yang keempat itu dunia usaha nah dunia usaha kemitraan kami yaitu dengan CCV ya itu program pemberian Dropbox ini yang tahun lalu ya gitu kan dan dua unit bak motor gitu kita dapat baktor du dengan dropboak salah berapa gitu tahu ya drop tempat untuk memasukkan sampah terpilah plastiknya itu nah ini sebagai kegiatan bakti sosial dan lingkungan perusahaan gitu nah ini kita fasilitasi selain itu juga masyarakat atau khususnya teman-teman bank sampahi pembuatan Google Map pembuatan Digital marketing dan segala macamnya itu pengolan sampahnya Nah itu mereka Bu untukarakat malisasi eh pengololaan sampahnya next Kak Nah ini kemitraan bersama media ini yang kelima ya Nah kemitraannya apa Kang program penyebaran informasi baik media cetak maupun online Nah setelah kita ada kegiatan Nah nanti masuk ke media online gitu nah selain media online kita juga dicetakkan ni kemarin ya kan Di Sosial Kota Bogor latih warga keterampilan baru masuk juga gitu kalau yang sebelah kanan mah ini enggak usah dilihat ya Ini mah ee pada enggak tahu Tahun berapa jadi artis juga gitu Nah ini salah satunya ya kemitraan dengan sistem pentahelik next Kak Nah ini model kemitraannya tahapan dalam membangun kemitraan nah ini teman-teman Kang Akang bisa dapatin itu menjalankan ini dan itu kayak gimana sih tahapannya Nah ibu-ibu bapak-bapak bisa atau teman-teman bisa lihat ya satu yang pertama identifikasiholdernya ini istilahnya nih eh apa ya E sumber dayanya l gitu ya yang bisa menjalan yang bisa e sama-sama e menjalankan kegiatan ini dan mereka juga punya kepentingan untuk itu gitu yang tadi saya e share gambar-gambarnya salah satunya itu menentukan siapa pihak yang memiliki kepentingan dalam isu dan proyek yang kita kerjakan jadi kita menjalankan satu program kira-kira apa nih Siapa yang bisa mendukung itu pemerintah dalam hal apa pemerintah dalam hal eh kebijakan E aturan dan segala macam masyarakat apa Media apa dan segala macam nah dua ini nah Analisa kepentingannya kepentingannya apa tadi Oh pemerintah e analisa e kepentingannya yaitu eh mengurangi penumpukan sampah yang terbuang ke TPA gitu kan dunia usaha ee untuk ng-branding perusahaan atau ee apa namanya menjual produk dan segala macam nah ini yang ketiga membangun komunikasi nih membangun komunikasi yang efektif antareholder gitu Jadi ini kuncinya ya tadi komunikasinya harus baik nih gitu ya bisa nanti bisa dibuatkan mungkin grup bersama dalam membangun e komunikasi dalam apa namanya menjalankan kegiatan bisa gitu terus merumuskan tuju bersama harus sepakati tujuan yang ingin kita dicapai apa sih gitu Ini kalau ggak sama Aduh bahaya nih si apa yang ke lain dunia usaha ke kiri kita ke kananah ini harus harus disamakan Nah terus juga ini harus ada peran dan tanggung jawab masing-masingolder yang tadi ya Ada l tuh ya ya perannya apa mereka tanggung jawabnya apa nahaluasi dan melakukan evaluasi dan monitoring ini nah ini teman-teman diusahakan kalau misalkan bermitra itu harus ada kerja sama berupa MOU atau nota kesepahaman gitu nah nota kesepahaman ini kan nanti ditulis tuh tugas dan tanggung jawab dari apa kita punya kegiatan kan gitu seperti itu dan termasuk ini juga kan kita bisa evaluasi dan monitoring dari e MOU atau kerja sama kemitraan itu next Kak nah ini tantangannya apa kita pasti memangak ada tantangannya kalau misalkan kita ke Mitra bermitra itu pastilah adal gitu nah salah satunya Apa perbedaan kepentingan masing-masingolder memiliki kepentingan yang berbeda sehingga kita diperlukan negosiasi danom nah ini yang harus disepakati nih kepentingannya Apa sih kita untuk melaksukkan kegiatan itu kepentingannya apa sih dengan menciptakannya greenus yang ya kan Oh kampusnya bersih gitu kan apa kampusnya bersih gitu kan apa kampusnya hijau Nah ini kan harus ini apa berbayar kuliah berbayar sampah Nah ini kan harus sepakati dulu gitu ya terus juga ini ee kurangnya kepercayaan membangun kepercayaan antasa membutuhkan waktu dan upaya dan konsisten nah yang kami lakukan untuk membangun kepercayaan ini kita sudah ada dulu kegiatannya gitu ya kalau misalkan kita mau bermitra tapi kita enggak ada kegiatannya ee Kalau saya sendiri agak sulit gitu Jadi saya kalau mengajak Tuh ini loh kegiatannya gitu seperti ini ee tantangannya kan gitu Jadi ini salah satu ee upaya untuk meyakinkan mereka Nah yang kedua kurangnya koordinasi ini koordinasi yang buruk dapat menghambat capaian tujuan bersama nah teman-teman tahu enggak e Ini pengalaman saya gitu termasuk apa ya tadi koordinasi dalam hal komunikasi gu contoh Whatsapp ya Ada sebagian teman-teman ya termasuk saya eh next Kak belum kak dikit lagi Kak Nah ada eh e kurangnya koordinasi itu salah satunya apa Nah ini mungkin pengalaman saya eh untuk menjaga kemitraan nah tolong untuk WhatsApp ini kalau bisa mah jangan dicentang satu centang dua Abu gitu ya tapi harus kalau misalkan ini centang biru dua gitu gitu Nah itu berarti sudah dibaca tuh atau gimana nah ini salah satu e apa yabutnya kalau saya pribadi sih e komunikasi yang baik gitu terkadang kita WhatsApp Ini udah baca atau belum Nah ini bahaya juga kalaualkan e teman-teman pakai ini bagi saya gitu ya Jang yang mungkin bisa jadi pengalaman juga teman-teman nah ini ya tipsangun kemitraan komunikasi yang terbuka sampan jujur ya itu jangan ada yang ditutup-tutupi yang kiranya baik sampaikan baik kiranya enggak baik sampaikan tidak baik nah ini menghormati perbedaan ya namanya kegiatan pasti namanya pendapat pasti ada beda gitu kan Nah ini coba kita musyawarahkan kalau misalkan memang ada hal yang berbeda gitu terus fokus terhadap tujuan ya tujuan yang kita yang kita capai apa gu ya untuk mereka untuk untuk yang kita akan jalani nah ini ada evaluasi berkala sejauh mana kemajuan yang telah kita capai Apakah Sebulan sekali 3 bulan atau berapa bulan mungkin itu Kak next nah ini banyak ya Ada evaluasi nah evaluasi mungkin di sini 7 menit lagi ya sampai 14.30 ni ada evaluasi ya kita evaluasi teman-teman dari kita punya kegiatan ya nanti kalau saya sih evaluasinya ya tadi tuh gitu kan setelah kegiatan ya kita evaluasi eh dengan menanyakan masyarakat gitu kan Gimana hasil kegiatan yang kita lakukan gitu kan Terus juga ee apa namanya ee dianalisa di studi kasus nih gitu kan banyaknya sih kita studi kasus nih gitu kan apa sih yang mereka ee butuhkan atau mereka inginkan gitu seperti itu mungkin itu Kak next Oke habis kayaknya ee Ibu Bapak e teman-teman semua Mungkin itu yang bisa saya sampaikan dalam kegiatan hari ini atau siang hari ini saya mohon maaf ke dalam penyampaian Saya mungkin ada sesuatu yang keliru Dan tolong ee saya ee e apa namanya koreksi Jika ada memang penyampaian yang kurang tepat saja mungkin Terima kasih Kak baikih banyak kepada bapak dagas yang baikan materinya eh Nam sebelum itu eh untuk pemutaran videonya ingin diputarkan sekarang atau setelah sesi tanya jawab Pak Oh videonya betul Terima kasih Kak ibu Bapak sambil santai ya Sambil dari tadi kan saya ngobrol terus nih saya ngomong gitu ya Nah ini mungkin ada dua video yang Saya mau share yang sudah pernah saya lakukan dalam hal kegiatan e pengololaan sampah ya terutama dalam Bagaimana mengoptimalisasi peran masyarakat pada dasarnya saya si kepada mengajak strategi saya bagaimana mengajak sebanyak-banyaknya bagaimana cara mengajak masyarakat untuk mau gabung dalam kegiatan Kami mau gabung memilah sampah mau gabung e ke bank sampah mau mengelola sampah itu Bagaimana strategi kami mengajak masyarakat ya boleh Kak gu Kak silakan Kak Baik e saya izin share screen ya pak [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Mik Ir cilan ngopiopi maset mikir tagihan ngopiopi maset mikir cicilan ngopiopi Mas Pak sudah Pak sudah ya terima kasih eh Mbak Sabrina ya ya itu dua video yang pertama itu e kegiatan pentahelik antar pemerintah akademisi dunia usaha e kami ya komunitas dengan atau masyarakat dengan media gitu kan itu salah satunya ter yang kedua itu tadi tukar sampah dengan sembako salah satu strategi dalam mengajak masyarakat untuk memilah sampahnya yang ada di sekitar situ itu sajaah penyan mati kita hari ini yaitu bapak seb ikan terlebih dahulu kepada para peserta Bapak Ibu sekalian yang menginginkan materi pada training online kita hari ini dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom chat kemudian sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silakan kepada admin yang bertugas saya persilakan bagi Bapak Ibu peserta TR online di harapkan untuk mengaktifkan kameranya ya ibu baik Terima kasih Kak Sabrina kepada bapak ibu disilakan untuk on kamera terlebih dahulu saya tunggu sudah terlihat banyak ya ini yang konten eh saya mulai ya Hitung S du t slide kedua S du t Oke terima kasih saya kembalikan ke moderator Baik terima kasih kepada Mbak Aa yang telah membantu sesi foto bersama kita pada siang hari ini kemudian Selanjutnya kami juga ingin ingin meminta kesediaan Bapak Ibu untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah kami share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi untuk acara selanjutnya yaitu sesi tanya jawab yang di sini kami sudah membantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan di kolom chat baik kepada bapak Darga Sulton saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Bapak Iya mbak silakan baik Semoga sudah terlihat ya pak Bapak Ibu sekalian ee baik untuk pertanyaan yang pertama dari bapak Sutono Bapak pemateri Bisa dijelaskan di samping gerakan dasar solusi sampah dengan dengan memilah perilaku masyarakat umum apakah yang jadi kendala dan bagaimana triggernya Secara umumnya gitu Bapak mungkin bisa langsung dijawab I ada ini ya apa apa ada beberapa kendala gitu ya di masyarakat memang e yang pertama itu enggak semuanya ee mengikuti apa yang kita apa sampaikan Gitu Ee dari satu RT mungkin enggak semuanya bisa mengikuti gitu yang terpenting bagi kami ee berapapun itu setidaknya ada ee Upaya atau kegiatan arakat untuk ikut serta dalam ee menjaga ee lingkungan sekitar gitu terus juga ada beberapa kendala yaitu ee mungkin di sini ada sarana prasarananya ya yang [Musik] ee apa namanya yang harus difasilitasi gitu nah salah satunya kendalanya misalkan ee sampah b3-nya ke mana gitu nah ini memang kami juga memang belum belum belum ee menumpuhkan offtaker ya atau menghubung untuk sampah itunya gitu sementara ini ee sampah-sampah yang dikela itu itu sampah-sampah yang memang bisa di ee daur ulang atau diguna ulang baik sampo organik maupun anorganiknya untuk kebuta untuk organiknya anorganiknya pasti untuk ee bahan baku industri untuk organiknya pasti untuk pembuatan pupuk dan segala macamnya Nah ada memang ee beberapa sampah yang sampai saat ini ee kami ee belum ya gitu tapi Insyaallah ke depannya ee sudah ada solusinya tinggal nanti ee kolaborasinya Seperti apa ya tadi seperti sampah rdf ya rdf ee atau sampah multiayer gitu atau sampah ee yang tidak memiliki nilai ekonomi gitu ya Nah ini memang ee atau residu gitu ya ini memang kami eh sampai saat ini ada yang memang ee di ee apa namanya peran dari pemerintah gitu salah satunya itu peran pemerintah seperti eh untuk masalah pampes kami belum ya gitu Walaupun ada teman-teman yang bank sampah yang lain sudah mengelolanya pembalut gitu kami belum gitu sampai ee apa namanya sampai saat ini ee belum ngolahnya gitu B3 B3 non spesific Ya maksudnya B3 seperti oli walaupun kami oli sendiri sebenarnya sudah ketemu offternya gitu teman masalah B3 oli ini itu agak panjang ceritanya agak panjang perjalanannya karena harus mengurus izin ini dan itunya nah ini butuh waktu ya mudah-mudahan ke depannya bisa e bisa difasilitasi untuk masalah B3 gitu seperti itu sementaranya b3-nya masih ditangani oleh pihak-pihak terkait seperti pemerintah ee termasuk residonya Nah itu pemerintah seperti itu ee yang lainnya Insyaallah bisa kami e carikan solusinya seperti itu Mbak mungkin itu yang bisa saya jawab perihal eh kendala yang ada di masyarakat gitu mbak Baik terima kasih Bapak atasan jawabannya eh baik kepada bapak ibu peserta onl yang ingin bertanya secara langsung kami akanembuka pertanyaan secara langsung nanti setelah pertanyaan kedua Jadi jika Bapak Ibu ingin bertanya secara langsung bisa segera atau angkat tangan nanti akan kami berikan kesempatan dan waktu untuk berdiskusi atau bertanya langsung kepada pemateri kita hari ini yaitu bapak untuk Pertanyaan selanjutnya yaitu dari ibua besar efitas paanyarakatan dari huru untuk penanganan sampah di perkotaan seikian Bapak ya dari hulu gitu sebenarnya kalau misalkan memang tadi ya edukasinya Secara ee baik gitu terus juga secara berkelanjutan gitu sebenarnya besar banget ya efek efek efeknya gitu ya dalam ee pemberdayaan dengan Mila sampah ini gitu untuk ee apa namanya pengolahan sampah cara mandiri untuk penanganan sampah di perkotaan gitu sangat besar Bu untuk sampah ee untuk ee ee efektivitasnya itu yang ter baik ee Terima kasih atas pamparan Jawabannya Bapak Dar selanjutnya ee pertanyaan dari bapak Muhammad Faisal apa kat-kiiat para penggiat lingkungan agar Kementerian Desa membuat peraturan menteri untuk mewajibkan setiap desa menganggarkan dana desa untuk pengangan sampah atau kegiatan sosial S sampah di desa itu bapak I mungkin Ki kiatnya itu dari saya ya Pak ya Gitu Ee saya pribadi sih tadi sudah bilang gitu kat-kiatnya Bagaimana ee agak keminan Desa gitu kan menganggarkan Ya tadi Pak kalau saya pribadi sih Yang Pertama eh bahwa pengelolaan sampah itu bukan hanya solusi menjadi menjadi salah satu solusi dari permasalahan lingkungan gitu tapi saya harapkan eh pengolahan sampah eh ini bisa menjadi salah satu solusi dari permasalahan sosial yang ada di desa-desa gitu tadi Saya sudah sampaikan ya Pak ya Ee beberapa kegiatan program yang bisa dikolaborasikan ee perihal dalam menjaga kegiatan lingkungan dan menyelesaikan permasalahan sosial Salah satunya apa tadi ya kan Bagaimana cara ee mengelola sampah tapi bisa mengurangi pengangguran yang ada di desanya dalam pengolaan sampah Bagaimana bisa mencegah kematian ibu dan anak dan mencegah stunting dalam pengololaan sampah Bagaimana bisa meningkatkan pendidikan ee warga desa sekitar itu mungkin salah satu contohnya ya mungkin itu kiat-kiat bagaimana ee meyakinkan para pemangku kebijakan ee e dalam menganggarkan [Musik] ee dana desanya untuk e pengolahan sampah mungkin itu sih Pak eh yang bisa saya jawab gitu terima kasih kepada bapak Der atas Pan jawabannya selanjutnya eh bagi Bapak Ibu peserta TR online yang ingin bertanya langsung saya persilakan untuk mengangkat tangan atau untuk baik eh kepada Ibu Bintar ningsik Eh bisa langsung mengaktifkan mikrofonnya atau kameranya dan menyampaikan pertanyaannya terkait optimalisasi aspek peran serta masyarakat dalam sistem pengaan S baik silakan ibu bint asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah eh mohon izin eh offc ya ini soalnya tidak memungkinkan untuk onc eh terima kasih atas kesempatan yang berikan ee pertama Saya ingin ee apresiasi yang luar biasa Untuk Kang Darga Sulton ya karena sudah apa ya memberikan kita wawasan yang luar biasa tentang penanganan sampah sampai bisa untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial di masyarakat ini luar biasa saya apresiasi banget sampai menyelesaikan masalah stunting masalah pendidikan masalah masalah kesehatan juga ya ini saya kebetulan dokter ya saya Dr bentari War nings penggiat lingkungan juga saya dari Banyuwangi dan saya ee dengan seminar Pada hari ini saya makin apa ya yakin bahwa ee dengan pengelolaan sampah yang baik itu tidak hanya bisa mengatasi masalah kesehatan lingkungan ee sebagai dokter Saya tahu bahwa sampah yang bertumpuk dan tidak terkeluar dengan baik adalah sumber penyakit betul enggak Nah dengan ikut seminarnya Kang Darga ini kita makin luas wawasan kita eh guys sampah nih bisa mengatasi masalah Tidak cuma lingkungan aja loh tapi bisa untuk Kayak misalnya sosial-sosial tadi gitu ya iya ee pertanyaannya ee mungkin ee ya itu tadi untuk sampah-sampah idu itu kang Darga ya kan di sekitar kita ee kalau untuk sampah organik sudah jelas nonorganik sudah jelas pemanfaatannya karena kita sebagai penggiat kan kita tahu ya untuk apa di manfaatnya cuman untuk yang sama resudu-resudu ini Kang Darga ini mau dibawa ke bank sampah enggak laku mau di akhirnya bermuara ke tempat pembuangan air untuk mengatasi sampah residu ini bagaimana Nah itu aja sih Salut ya untuk untuk Kang Darga kegiatannya luar biasa dan inspiratif banget terima kasih Kak asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh langsungahkan kepada bapak Darga ya terima kasih Masyaallah nih Barakallah bu dokter yang sudah mengikuti beliau ini guru saya yaitu teman-teman bu dokter nih guru saya dalam ee apa namanya dalam kegiatan ee pengolahan lingkungan gitu beliau itu seorang dokter juga tapi aktif di kegiatan lingkungan Terima kasih Bu Dokter jadi grogi ni kalau saya yang jawab guru saya Iya untuk masalah sampah residu kunci utamanya sebenarnya itu di edukasi pengurangan ya Jadi diedukasi bagaimana cara mengurangi sampah dari sumbernya gitu seperti Apa misalkan e sampah-sampah eh pembalut gitu ya nanti bu dokter lebih hafal gitu ya yang lebih layak tuh Ee Apakah bisa dipakai pembalutnya itu yang sistem apa ya kemarin tuh ada tuh teman-teman tuh Ee bisa yang dicici tuh kalau enggak salah nah itu salah satu e solusi sampah residu untuk pembalut misalkan gitu jadi enggak langsung buang gitu kan gitu termasuk Pampers Nah mungkin ada inovasi-inovasi eh eh apa Pampers yang bisa di e pakai tapi bisa dicuci gitu kan sementar kan Pampers sekali pakai buang gitu ya ya buang juga mungkin ke TPA gitu kan atau mungkin ke sungai gitu kan itu Nah itu bahaya sekali ya mungkin salah satu penanganan sampah residu yaitu ya tadi tuh Ee di skala sumbernya ya itu di pengurangan sampah untuk Maksudnya di kehidupan sehari-harinya itu pengurangan sampahnya seperti menggunakan eh pengurangan apa namanya eh Pampers atau pembalut dengan yang berkali pakai ya atau guna ulang gitu yang bisa dibersihkan nah perihal untuk sampah residu yang engak bisa ee dibawa ke Bangs sampah gitu Nah mungkin enggak semua sampah residu sementara ini kami dalam apa namanya ee dalam tahap kolaborasi bekerja sama dengan karyawan namanya karyawan Indosemen koperasi Indosemen di sini kita ada ya di Bogor tuhen nah mereka menangani perihal sampah rdf-nya kalau rdf tuh kalau bahasanya keripik sampah Kalau enggak salah ya seperti sampah-sampah yang memang enggak memiliki nilai ekonomi yang memang sulit di daur ulang mungkin gitu ya Nah itu biasanya ee dibawa ke ee Indosemen kalau di sini Indosemen untuk ee bahan bakar terbaharukan atau bahan bakar alternatif pengganti batu bara mungkin seperti itu kalau ee di kota boger ini untuk pengenanganan sampah residunya bu dokter Insyaallah mudah-mudahan ee Mohon doanya dari teman-teman di bulan Oktober eh November nanti bisa terlaksana Jadi seminimal mungkin ee sampah yang terbuang ke TPA itu sedikit sekali sedianya ada pengurangan sampah yang e terbuang ke TPA mungkin itu bu dokter Terima kasih Baik terima kasih atas pemaparan jawabannya Bapak selanjutnya kita kembali ke pertanyaan SH ya pak pertanyaan dari bapak bagaimana cara membangun kultur di perumahan teratur agar pengaan sampah bisa berjalan dengan baik serta Bagaimana cara mulai giat bank sampah di komplek perumahanikian bapakung ahan Perumahan teratur kan ada yang menengah ke atas ada yang menengah ke bawah gitu basa kalau menengah ke atas itu ee tadi yang disampaikan ya Eh sasarannya itu kan biasanya kalau Perumahan teratur itu mereka ke kesehatan dan lingkungan gitu Nah kalau misalkan nilai ekonominya itu biasanya ke asisten e rumah tangganya G jadi nanti bisa e membangun itu ee sebenarnya sih Ada pengelolannya ya biasanya si kalau misalkan di perumahan itu ada kalau apa namanya E masyarakatnya atau rtrwnya aktif biasanya dikelola sama rtrw-nya seperti itu e salah satunya yaitu dengan tadi ya sosialisasi kepada warga perumahan nanti tinggal dilihat sasarannya siapa kalau permratur itu umumnya biasanya sasarannya itu asisten rumah tangga Pak gitu Jadi nanti bapak bisa e mengedukasi asisten rumah selain pemilik rumah asisten rumah tangga gitu Dengan apa mereka tujuan mereka untuk e menjaga ee ikut ke bank sampah gitu kan Nah selain kesehatan dengan lingkungan bisa ke nilai ekonomi salah satunya tadi disampaikan di awal e asisten rumah tangga eh mereka pasti eh untuk e kegiatan ulang Kampung mereka tambahannya dari mana dari memila sampah ya teman-teman perlu ketahui sebenarnya Bang sampah Ini ke arah edukasi gitu ya ke arah edukasi untuk nilai ekonominya sebenarnya reward gitu tapi dalam e praktiknya masih banyak masyarakat menilai ekonominya sebagai motivasi mereka jadi memang harus disesuaikan gitu sesuaikan dengan audiensi e yang kita eh temui gitu Ini audiensinya yang kita temui siapa sih motivasinya apa gitu kan Nah kita sih menyesuaikan kalau misalkan e motivasinya mereka ee ee ekonomi gitu kan Ya silakan nanti bisa e ke arah ekonomi Apakah tunai barang gitu kan tapi memang ada plus minusnya gitu ya ada plus minusnya apa kalau misalkan Mereka melihat dari segi lingkungan dan kesehatan mereka akan ee terus tuh tanpa melihat ekonomi dalam arti ee enggak ngaruh masalah pilihan harga harga naik turun mereka gak akan ngaruh karena mereka nilai yang mereka nilai itu kesehatan dan ekonominya eh kesehatan dan lingkungannya tapi kalau misalkan mereka lihatnya ekonomi Terkadang ada motivasi yang kurang gitu ada yang motivasi turun minat dari masyarakatnya karena apa Oh barangnya murah dan segala macam gitu nah ini memang Ada strategi-strategi khusus Bagaimana eh cara menangani eh dari yang EE masyarakat yang mempunyai motivasi yang seperti itu itu ada sih strateginya sebenarnya Bagaimana ee cara menjaga masyarakat tetap ee apa namanya Tetap berminat di bank sampah walaupun harganya turun mung itu baik ee e Baik terima kasihak at selanjutnya pertanyaan dari Amaliah Apakah Bang sampah sudah disadarkan bahwa tujuan utama Bang sampah bukan hanya memperbanyak sampah terpilah tapiulus Terima kasih Bapak iya Eh yang tadi sudah agak disampaikan gitu ya Nah ini kan tadi Eh salah satunya yang pertama sebelumnya gabung di bangsa sampah itu gitu kan Ya pastinya kan kita ada edukasi bank sampah edukasi 3R gitu kan reduce R recycle gitu kan untuk ee jadi bank sampa tuh kegiat bank sampa itu bukan ee ya tidak sama dengan pengepul lah gitu kan Ya kalau bank sampa itu mungkin ke sosial bisnis kalau pengepul mungkin Fe bisnis gitu Nah ini mungkin ee apa ee di awal di ee ee Sadarkan dulu makudnya disosialisasikan pada masyarakat perihal yang tadi ya edukasinya tuh Ee menyadarkan masyarakat ee apa tentang ee pengolaan sampah yang baik dan benar gitu perihal [Musik] ee mengurangi guna ulang ataupun Dar ulang gitu terus juga eh bank sampah ini eh tujuannya kayak edukasi gitu Walaupun ada nilai ekonominya gitu dan juga ya tadi bukan untuk memperbanyak sampah terpilah gitu ya sebenarnya apa ya Ee ada sih sebenarnya beberapa motivasi gitu mereka ee apa mengumpulkan sampah Sebenarnya ada Mbak strategi Bagaimana mengajak ee masyarakat gabung ke Bang sampah tapi dia sampahnya kagak ada gitu sedikit gitu tapi tabungannya banyak gitu nah itu juga ada gitu seperti itu ya mungkin itu Mbak untuk cara menyadarkan masyarakatnya ee menyadarkan nasabah bahwa ee adanya sosialisasi atau dikasih 3R itu gitu terus juga tadi disampaikan ee bahwa ee harga sampah ini ee naik turun gitu ya jadi itu juga harus dimengerti oleh EE e para nasabah juga seperti itu dan juga ee untuk menjaga motivasi mereka eh menjaga lingkungan yaitu Tadi Mbak kita kasih reward-reward kepada mereka atau insentif atau bonus atau apa gitu ya yang tetap untuk bisa menjaga mereka untuk bisa menjaga semangat mereka dalam eh kegiatan lingkungan bukan dalam arti bonusnya itu berupa uang dan segala macam itu tapi bonus yang yang mungkin bisa mereka rasakanlah seperti itu mungkin itu Mbak baik e tjaan selanjutnya dari bapak Rahmat Bagaimana pendapat Bapak tentang bisnis pengelolaan sampah organik untuk level bank sampah unit atau kelurahan kemudian secara ekonomi Apakah bisa menguntungkan ya kalau untuk bank sampah sendiri sampah organik itu kita ke arah edukasi ya jadi ee skala tuntas dari sumber gitu jadi mengedukasi masyarakat Bagaimana mengelola sampahnya selesai organiknya gitu seperti apa seperti pembuatan lubang resapan biopori ekoenzim Terus kalau misalkan ee lebih besar lagi untuk sampah organiknya untuk Oh ini skala level bank sampah unit Kelurahan nah sebenarnya untuk sampah organik juga bisa menguntungkan Gitu Ee jika sirkular ekonominya jalan gitu seperti misalkan ee bisnis sampah organik seperti ee magot gitu nah ini kan sebenarnya kalau menurut saya sih dimaksimalkan ee sangat menguntungkan gitu selain ee karena kan ini jadi solusi ee apa ya optimalisasi pangan buat ee pangan ini ya apa namanya ee pertanian gitu atau peternakan ya kan salah satunya dengan pengolahan sampah organik ee dengan metode magot gitu atau pupuk kompos gitu secara ekonomi Apakah menguntungkan bisa menguntungkan bisa juga sih menguntungkan tapi enggak sem menguntungkan ee secepat secepat eh anorganik gitu karena sampah organik kan mungkin butuh proses ya itu butuh proses dalam pemasarannya karena kan itu ada prosesnya n ini ada jedal waktunya gitu nah ini yang mungkin ee Butuh Waktu gitu mungkin itu mbak yang bisa saya jawab baik eh Baik terima kasih Bapak eh selanjutnya pertanyaan dari eh di sini Mohon maaf Bapak ini mungkin pesertanya lupa untuk mengganti nama jadi di sini namanya training online pertanyaannya yaitu Bagaimana caranya agar stakeholder terkait bisa ikut peran serta dalam pengelolaan sampah seperti Bang sampah di lingkungan sehingga masyarakat memahami penting penanganan sampah dari sumbernya demungian Mbak Iya makasih mbak mbak izin sebelum Yang ini tadi untuk masalah organik gitu kan Ya teman-teman komunitas eh bank sampah sebenarnya sudah membuat ya yang namanya untuk saat ini selain eh selain eh magot ada yang namanya ekoenzim Nah ekoenzim ini kan ada produk turunannya gitu nah terkadang produk ee ekoenzim Ini ada yang teman-teman itu buat sabun buat e apa namanya untuk kesehat apa luka luar dan segala macam untuk kesehatan juga gitu masanya nah ini memang eh sudah ada teman-teman dari bank sampah yang sudah melaksanakan untuk ee pengololan sampah organik atau bisnisnya gitu kan dalam arti gitu tapi tantangannya ini ee di masyarakat itu masih terpaku oleh EE produk-produk industri gitu ini memang butuh waktu untuk meyakinkan masyarakat dalam penggunaan ee apa namanya produk-produk dari ee Rampah organik ini gitu mungkin itu terus yang ke berikutnya Bagaimana cara ya tadi caranya sudah disampaikan gitu ya ya memiliki tujuan yang sama gitu kan ya mereka kan punya kepentingan gitu nah kepentingan mereka apa yang bisa di ee jalankan oleh kita atau kolaborasikan dengan kegiatan kita gu Kalau merasa kepentingannya sama nih sebenarnya kepentingannya ee mereka bisa memfasilitasi kendaraan gitu kan ee kita difasilitasi kendaraan ee roda empat untuk penanganan sampah ee perusahaan mereka itu yang sudah Ee terbuang eh sudah keluar di ee masyarakat gitu misalkan pet-nya gitu ee plastik atau ee hdpe-nya gitu mereka apa namanya ee punya kepentingan itu gitu ya Salah satunya itu peran sertanya ee apa namanya ee mereka mempunyai tujuan yang sama apa sih kepentingan mereka dengan kepentingan kita mungkin itu Mbak Baik terima kasih atas pengaporan Jawabannya bapak baik demikian tadi pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada training online kita hari ini sebelum mengakhiri training onl ini Izinkan saya untuk menyampaikan kepada Bapak Ibu sekalian bahwa kami dari Project B Indonesia yang berkerj sama dengan jurusan Teknik Lingkungan Indonesia mengadakan webinar online yang bertopik bank sampah masa depan menuju Indonesia emas 2024 yang Insyaallah akan diisi oleh bapak Dr IR hijrah Purnama Putra STM engs pada hari Sabtu 9 November 2024 yang akan berlangsung pukul 9.00 hingga 11 Waktu Indonesia Barat baik Bapak Ibu sekalian selanjutnya saya ucapkan terima kasih untuk pemateri kita pak pada hari ini yaitu bapak Daga Sulton yang telah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing bersama dengan Bapak Ibu peserta training online kemudian Terima kasih juga untuk bapak ibu yang sudah aktif bertanya dan mohon maaf apabila ada pertanyaan yang belum terjawab karena waktu kita yang sangat terbatas sekali Semoga di lain kesempatan kita bisa bertemu kembali dengan pertanyaan-pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian bisa terjawab di sesi yang akan datang baik seperti janji baik seperti janji kami di awal tadi Kak kami juga sudah mengantongi nama-nama pemenang yang beruntung pada hari ini untuk mendapatkan door price untuk eh baik untuk ibu Isti fajaro dan Bapak Ari dari Merto yudan ehungi CP di bawah ini untuk melakukan konfirmasi pemenang GL price dan ibu Nurul Amal juga untuk menghubungi kontak person untuk melakukan informasienang baik kita telah sampai di pengunjung acara Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini Baik di sesi 1 ataupun sesi du kita sudah belajar banyak melalui training online dengan topik optimisasi aspek per serta masyarakat dalam sistem pengelolaan sampah yang disampaikan oleh Pi kita hari ini yaitu bapak Darga supon banyak sekali materi dan penyampaian yang kita dapatkan semoga ilmu-ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua baik Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuesioner yang linknya sudah kami share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya izin mengingatkan kepada bapak ibu yang menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum request dapat mengisi Link yang juga sudah kami kirimkan pada kolom chat terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita hari ini yaitu bapak derga sultan yang telah menyampaikan waktunya yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi bersama kami dari pagi hingga sore hari lalu saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Dr IR hijrah pernama Putra stmn selaku founder dari butik Dar ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih ke kepada panitia dan peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias selama training online ini training online ini berlangsung sampai bertemu lagi di training online selanjutnya tentunya dengan tema-tema yang lebih menarik lagi Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya sa alfifah pemit untuk diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak Darga Bapak Ibu semuanya