Transcript
WnibU5KRjY8 • STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN BSF PLANT SESI 2
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0088_WnibU5KRjY8.txt
Kind: captions Language: id siapkan nah untuk kali ini kita mau masuk lebih dalam Pak tentang studi kelayakan ee bsf magot namun sebelumnya Izinkan saya untuk memutarkan satu video lagi ya untuk bisa memberikan inspirasi buat kita semua saya sudah siapkan videonya dan kita simak sama-sama video ini sold bsf memiliki potensi luar biasa biersi Dar rumahan hingga industrieluar di dunia bionversi skala rumahan dapat dijadikan agen pengurai limbah dapur dan mengubahnya menjadi puk organik yang dapat dipergunakanara m dij sebeop asrale he terak tetapi juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca Mari bersama-sama mendukung inovasi ini dan bergerak menuju masa depan yang lebih hijau olah sampah jadi berkah Makasih Bapak Ibu sekalian nah eh mudah-mudahan video tadi bisa menginspirasi kita bahwa sebagaimana disampaikan dalam sesi pertama tadi J kita bisa membangun ee fasilitas budidaya magot itu mulai dari skala kecil ya di perumahan bahkan rekan kami dari PT biomek itu ikut promosikannya saya sudah membuat semacam eh boks-boks magot ya yang bisa di e manfaatkan untuk mengolah sampah di rumah masing-masing ya jadi mulai dari skala rumah skala RT RW ya sampai skala industri ya saya mohon izin untuk melanjutkan materi kita nah ini akan kita bahas Bapak Ibu teman-teman sekalian ee di sesi siang hari ini mudah-mudahan kita tetap bersemangat ya Ee untuk sama-sama belajar ee tentang bagaimana kita melakukan studi kelayakan perencanaan bsf yang tadi di awal kita sudah sama-sama diskusi adalah eh kondisikondisi makro yang harus kita perhatikan sebelum kita memutuskan budidaya BSM SF Jadi hati-hati Bapak Ibu teman-teman dalam segala hal sebelum kita ee memutuskan untuk melakukan kegiatan Bud daya apalagi bersifat usaha gitu ya untuk ee meningkatkan ekonomi mencukupi kehidupan sehari-hari kita tentu harus diperhitungkan dengan matang ya berbagai jenis usaha apapun tentunya bukan hanya budidaya magot Bapak Ibu ya Jadi kita harus berhati-hati kita harus memperhatikan faktor-faktor baik faktor yang sifatnya n langsung di dalam teknis budidaya ya faktor marketing faktor ee produksi juga faktor-faktor lain yang tadi saya sudah Uraikan yaitu termasuk tentang regulasi tentang ee kearifan lokal yang ada di lokasi Bapak Ibu masing-masing ya Nah ini saya tidak akan membahas di dalam forum ini ya Ee Bagaimana secara detail hitung-hitungan angka ya Ada angka-angka yang saya Tampilkan di sini ini saya adopsi dari buku referensi yang Nanti akan saya saya jadikan sebagai hadiah buat Bapak Ibu sekalian supaya bisa mengenal magot lebih jauh dan dari buku ini nah ini bukunya Bapak Ibu Ya sebentar saya izin untuk Mohon maaf Bapak izin mengingatkan Oh belum belum ini ya belum di sebentar ya silakan Mbak I EE untuk men-share screen secara penuh layar begitu bapak baik Iya baik Terima kasih Mbak Sabrina nah ini Eh saya tampilkan buku yang akan menjadi hadiah jadi nanti Mbak Sabrina dan teman-teman panitia akan menentukan dua orang eh peserta yang akan mendapatkan buku eh ini ya buku magot pakan ikan protein tinggi biomesin pengola sampah organik karya Dr meltarini Fahmi sahabat saya yang baik ya yang sekarang beliau adalah seorang peneliti di Kementerian Kelautan perikanan di balai Beni ikan hias di Depok Saya kira mungkin beberapa Bapak Ibu juga sudah pernah mengikuti webinar-webinar atau seminar-seminar yang disampaikan oleh Beliau ya saya harus e sangat respect kepada buini buini sangat konsisten eh melakukan penelitian magot mulai tahun 2004 ya Jadi kemarin kami baru rapat eh dengan teman-teman asosiasi bsf ya termasuk Ibu Rini Prof Agus Ibu Prof Dewi dan beberapa teman yang lain juga ada Prof Arif eh untuk mengevaluasi ya bionversi Indonesia dia magot ini sudah berlangsung selama 20 tahun ternyata ya jadi usia 20 tahun tahun 2024 ini Ternyata kita pencapaiannya masih jauh dari yang kita harapkan ya Jadi kalau dari sisi teknologi dari sisi akademisi dari sisi aplikasi eh sebenarnya kita sudah sangat mumpuni jadi SDM Indonesia itu luar biasa enggak kalah dari negara-negara lain ya tadi saya sampaikan di sesi awal banyak negara-negara kami dikunjungi oleh negara-negara lain lain bahkan saya pernah diundang ke Saudi Arabia untuk menyelesaikan persoalan sampah di Saudi ya Ada seorang Profesor dari Riad University mengundang kami melalui webinar ya dan EE mereka punya persoalan sampah terutama pada musim haji itu juga sangat besar sekali ya rata-rata sampah pada musim haji di kota Makkah Madinah itu juga mungkin enggak beda jauh seperti di Jakarta bisa mencapai 4.000 sampai 4.500 ton per hari dan ini belum dimanfaatkan secara maksimal ya Nah oleh karena itu kita akan masuk ke selanjutnya di dalam sesi ini ya apa saja faktor-faktor yang harus kita perhatikan Jadi Bapak Ibu mungkin di sesi kedua ini supaya juga kita enggak ngantuk ya kita lebih banyak interaksi jadi nanti satu dua slide saya buka lalu saya stop share nanti mungkin Bapak Ibu ada yang mau bertanya kita interaksi saja Eh bagaimana eh apa namanya menerapkan atau mengaplikasikan budiaya magot itu bisa lebih efektif jadi faktor apa saja ya ini yang saya Gambarkan di sini tentunya ini bukan ee budaya magot secara skala industri ya industri itu pengertiannya kalau kapasitas kita sudah mencapai 50 sampai 100 ton gitu ya bahkan kalau di beberapa negara di Cina misalnya kapasitas produksi mereka sudah mencapai 1000 sampai 1500 ton per hari ya Nah kalau di Indonesia kita mulai dari skala yang kecil dulu ya Misalnya skala 1 ton per hari bagaimana kita membuat satu eh Mekanisme dengan skala 1 ton per hari ya Apa yang perlu diperhatikan yang pertama tentu kita mesti identifikasi dulu di tempat Bapak Ibu sekalian ya ee apa saja sampah organik yang bisa digunakan untuk pakan magot nah konteks ini yang mesti diperhatikan adalah satu bahan baku pakan magot berupa sampah organik terpilah ya saya garis bawah terpilah di sini karena di sesi pertama sudah disampaikan bahwa penting sekali untuk efisiensi ya supaya sampah-sampah yang terpilah ini mudah diaplikasi mudah digunakan untuk pakan magot kalau sampah organik ini sudah terpilah sebenarnya E kalau menggunakan budidaya yang konvensional tidak perlu dilakukanatment dulu ya jadi bisa langsung diberikan begitu saja kepada magot-magot kita tapi kalau kita mau buat lebihik yaitas magotnya lebih ehat juga panennya nanti lebih merata ya kita bisa lakukan juga pencacahan kemudian melakukan fermentasi terhadap ee bahan baku pakan magot tadi Nah perlu diperhatikan sumber dan asal pakan ya teman-teman sekalian Eh ini penting sekali sumber dan asal pakan misalnya sumber pakan berasal dari hotel dari restoran yang tadi saya Kemukakan itu jenis makanannya mungkin makanan-makanan yang lebih sehat gitu ya dibanding dengan sumber pakan dari e pasar induk yang hanya berupa sayur-sayuran dan buah-buahan demikian juga kalau kita punya sumber pakan dari tempat lain misalnya dari industri makanan ya sisa-sisa roti sisa-sisa e susu ya itu juga bisa dimanfaatkan untuk e pakan magot ya nah kemudian kita hitung setelah kita tahu jenis sampahnya apa lalu kemudian volume sampahnya berapa barulah kita menentukan besar kapasitas budaya magot yang akan kita bangun ya ini Setelah itu kita tentunya memperhitungkan faktor biaya faktor modal faktor investasi ya untuk menentukan nanti kapasitas yang akan kita bangun di situ ya nah jadi lanjut saya masuk ke sini ya ini adalah segmentasi industri nah pting juga nih bapak ibu teman-teman sekalian ya mungkin saya perhatikan tadi di sesi satu ada yang dari dlh juga ya Ada dari instansi yang lain juga mungkin yang ikut serta di dalam webinar ini kita perlu memperhitungkan segmentasi ya karena di poin du saya tulis segmentasi industri ini proses biokonversi untuk solusi ya masalah atau dalam kurung pemanfaatan sampah organik Jadi sebetulnya kalau ee bsf ini ini dijadikan sebagai teknologi untuk menjadi solusi dalam permasalahan sampah ya maka tentunya kita tidak perlu memperhatikan yield-nya tuh berapa produktivitasnya berapa gitu ya tidak perlu memperhatikan ke arah sana kemudian nanti ujung-ujungnya jualannya jadi berapa gitu Tapi kalau kita mau menjadikan bsf ini adalah sebagai solusi yang terintegrasi Nah itu hitung-hitungannya bisa lain bisa berbeda ya apakah magot bisa dijadikan solusi untuk masalah sampah jawaban saya dengan sangat yakin dengan sangat optimis dengan sangat pasti yakin bisa ya kenapa Karena untuk satu kali investasi di budidaya magot ini e dengan sangat cepat koloni magot ini akan berkembang biak dengan luar biasa akan terjadi multiplikasi yang luar biasa jadi teman-teman sekalian bisa dibayangkan GR ya 1 gram Larva bsf itu ya mungkin Bapak Ibu boleh juga sambil mencatat nih Saya juga sambil catat nih 1 gram Larva bsf itu terdiri dari 50 ee rumpun telur ya kita sebutnya rumpun telur ya Nah satu rumpun telur itu umumnya terdiri dari 500 sampai dengan 900 Larva jadi bisa dibayangkan Bapak Ibu kalau saya ambil rata-rata 600 larpa saja maka 1 gram ee telur bsf itu jumlahnya terdiri dari 30.000 larva ya nah nah dari 30 Larva ini Tentunya ada yang kita sebut di dalam e bidang pertanian ya teman-teman yang dari latar belakang pertanian tentu tahu atau peternakan ada namanya mortality rate ya jadi mortality rate-nya asumsi kan misalnya mortality rateennya 50% maka Larva itu eh dari 1 gram akan mendapatkan 15.000 Larva nah kemudian kalau 15.000 larva ya kalau rata-rata pada waktu kita panen Larva itu beratnya 0,2 gram gitu ya 0,02 GR bahkan mungkin ya itu kita tinggal berhitung 1 gram itu akan menghasilkan berapa kogram ya larva ya 1 gram akan menghasilkan sekian kilogram Larva Nah dari pengalaman empiris ya yang kami lakukan Biasanya kami targetkan 1 GR itu minimum jadi 1 kg saja ya 1 kg larpa ya atau kalau dengan e jenis pakan yang bagus ya itu bisa menghasilkan sampai 2 kilo ya bahkan sampai dengan 2,5 kilo ya tapi kami ee secara konservatif kalau membuat asumsi perhitungan matematika perhitungan eh visibility study itu mengasumsikan 1 GR akan menghasilkan 1 kilo ee larva ya pada usia ya usia juga penting nih teman-teman ya pada usia 15 hari ya Nah baru sampai di situ nanti kita akan diskusikan juga Bagaimana caranya supaya mortality rate kita itu rendah ya kalau mortality rate-nya rendah tentunya hasilnya jadi jauh lebih tinggi ya Nah kemudian yang kedua ya teman-teman ya kenapa tadi saya katakan ee bisa dengan sangat yakin menjadi solusi ee kalau mesin teknologi pengelolaan sampah yang lain ya apalagi ee sampah ini kan mengandung licit ya sangat asam asidik ya jadi tentunya kalau mesin-mesin perlalatan-perlalatan yang dari metal itu akan sangat cepat korosi ya Sehingga mungkin kalau alat lain digunakan bisa 5 tahun 10 tahun kalau untuk pengelola sampah itu bisa hanya 3 tahun 4 tahun sudah habis gitu nah sementara kalau dengan laa apa magot bsf ini malahan bukan nyusut Bapak Ibu sekalian asal kita budidaya dengan benar maka si Larva ini akan bermultiplikasi sehingga yang tadinya mungkin bisa mengelola 1 ton sampah ya Di bulan pertama nanti dalam 1 tahun bisa bisa 10 kali lipat bahkan bisa 100 kali lipat ya jadi ee Ini yang e istimewa sehingga satu kali kita melakukan investasi ya Ee untuk magotnya itu sendiri dia akan bermultiplikasi Oleh karena itu di dalam bukunya ya ini I Rini menulis di sini pakan ikan protein tinggi dan bio mesin pengolah sampah organik ya itu karena apa Karena kita memiliki mesin biologi yang tidak ada susutnya ya Yang menyusut nanti yang perlu disusutkan adalah seperti perlengkapan-perlengkapan ini nih ada kayu ya Ada bangunan ada biopon dan lain sebagainya ya yang kedua dalam segmen testrasi industri ini tentunya kita harus juga memperhatikan tadi ya jadi bilamana kita mau membangun ini ee magot ini sebagai salah satu industri ya sebagai salah satu industri maka output dari produk biokonversi ini untuk apa saja bisa kita aplikasikan ya ini sudah kita bahas di depan untuk pertanian peternakan perikanan Farmasi kosmetik dan lain-lain ya salah satu di bidang pertanian misalnya Bapak Ibu sekalian Saya pernah presentasikan ini di forum Asia Pasific conference ya tentang pgpr bagaimana upuk bsf ini sangat luar biasa ya Ee produktivitas pertanian dan teman-teman Kami sekarang sang ee membuat beberapa dmlot diaplikasikan di dalam ee pertanian silakan Bapak Ibu Coba nanti ya Jadi ada ada bahkan salah satu staf kami Dia mulai dari ee mahasiswa dia menyusun skripsinya tentang implikasi bsf terhadap ee tanaman perkebunan cabai ya jadi di cabai itu ee dampaknya luar biasa nah sebagaimana yang saya sampaikan di perkebunan atau di pertanian padi teman-teman ee ee produktivitas padi itu bisa naik sampai dengan 20% ya Bahkan ee terakhir ada data yang menyebutkan 26%. nah artinya di dalam setiap hektar padi yang tadinya mungkin produksinya hanya 5 ton Gaba kering Ya itu bisa mendapatkan hasil menjadi 6 Ton dan ini tentu akan sangat membantu para petani kita lebih sejahtera ya kemudian ee aplikasi ini kami lakukan untuk mengurangi pupuk kimia sebanyak ee ee ee 40 sampai dengan 50% jadi separuhnya daripada pupuk kimia kita ganti dengan pupuk organik nah jumlahnya tentunya tidak equal ya jadi penggunaan pupuk organiknya berapa kilogram kemudian diganti dengan pupuk ee mengganti pupuk kimia sekian kilogram dan juga yang menggembirakan adalah penggunaan pestisida ya karena ee pupuk magot ini juga mengandung pestisida alami yang berasal dari insek sehingga aplikasi terakhir kami di karawat ya diemp lahan pertanian setengah hektar itu yang di tetangga-tetangganya itu menggunakan pestisida sampai dengan 16 kali kita hanya menggunakan t maksimum EMP kali saja jadi bisa 3/4 eh pestisida eh apa namanya kimia itu bisa kita kurangi ya Nah ini eh segmentasi industrinya ya teman-teman jadi Dengan begitu kita bisa menyimpulkan bahwa biokonversi adalah satu proses meskipun tanpa output ya ini adalah ee solusi untuk sampahnya dulu yang kedua ada outputnya dan outputnya ini rupanya e produk-produk yang memiliki nilai yang luar biasa Kemudian faktor yang penting ya sebelum di lakukan budidaya magot tentunya juga kita mesti melihat skala usahanya ya kalau Bapak Ibu memiliki peternakan perikanan kolam ikan misalnya ya untuk mencari pakan alternatif Monggo silakan dihitung nanti dari hulu dari awalnya ya sampai ke hilirnya ya supaya tidak ada lagi isu loh ternyata magot ini begitu diternak kayak pusing nih Cari market gitu ya Nah harus hati-hati jadi jangan euforia sekali lagi jangan eforia jangan melihat cuannya saja tapi resiko-resiko bisnisnya tidak diperhitungkan gitu ya Nah terus kemudian juga kalau kita memiliki rencana bisnis ini Bud daya magot untuk usaha mandiri Bapak Ibu bukan cuma skill budaya magot yang dikuasai tetapi skill-skill yang lain nah Oleh karena itu saya pikir kalau kita membangun usaha mandiri ini alangkah baiknya juga kita bersinergi dengan komunitas-komunitas yang juga eh terkait ya dengan e aplikasinya baik di peternakan perikanan maupun pertanian karena apa Karena sekarang ini belum ada orang yang e membangun skala industri secara luas ya Jadi kami sedang merintis itu di Bogor kami sudah merintis dengan beberapa berapa kawan ya ya Jadi kita juga sudah ada beberapa binaan-binaan ya rekanan-rekanan Yang nanti pada waktunya tiba nanti ya kami mengharapkan sekali sebetulnya ya apa yang kami bangun fasilitas kami di Bekasi itu total mencapai eh 25 ton input sebetulnya ya kami berharap sebetulnya target kami untuk sampai ke 150 ton per hari untuk mengolah sampah organik tapi karena suplainya ya suplainya tadi ya di awal Mas Bona dan teman-teman yang lain juga memiliki kesulitan mudah-mudahan nanti ee ada solusi-solusi yang lebih baik ya dari pemerintah dan juga dari ee berbagai pihaklah untuk mendukung ini Nah kalau kita memang mau membangun ini secara skala industri ya faktor-faktornya tentunya jauh lebih luas jauh lebih komprehensif harus kita inventarisasi harus kita ee petakan dari hulunya sampai ke hilirnya ya teman-teman Saya mengingatkan beberapa pihak juga contoh misalnya ya di Belanda itu ada perusahaan yang namanya protix ya itu adalah salah satu perusahaan insek protein terbesar di ee Eropa ya investasinya juga jutaan dolar ya dan skala industrinya cukup besar ya jadi sudah eh ribuan Ton itu kapasitasnya Nah untuk memproduksi tadi saya katakan untuk memproduksi 1 ton ya 1000 kg sampah organik ya atau teman-teman suka bilangnya Sod gu gu ya sampau organik dapur itu membutuhkan sedikitnya 100 gram telur bsf ya hanya 1 ton saja itu butuhnya 100 gram jadi kalau kita memiliki sampahnya 1000 ton ya bisa dibayangkan Berapa banyak itu ee apa namanya ee telur bsf yang diperlukan ya Jadi jumlahnya bisa mencapai sampai 100 kg itu sampah ee apa namanya telur bsf-nya kalau kita mengelola sampah organiknya sejumlah ee 1.000 ton ya Nah di tempat kami kapasitas kami yang sekarang kami set up ee sebesar 25 ton ya kami gunakan sekarang aktif itu 15 ton Jadi kalau 15 ton sampah organik yang masuk itu kebutuhan telur bsf-nya Tuh kurang lebih 1500 GR gitu ya teman-teman dan tentunya kalau kita bukan orang-orang yang fokus di bidangnya ya bukan orang-orang yang punya skill ini tentu tidak mudah menyediakan ee telur bsf sebanyak 1500 gram per hari ya apalagi kalau terjadi e musim hujan sebentar lagi musim hujan nih mendung-mendung gitu ya Eh biasanya lalatnya agak enggan bertelur sehingga kita mesti mengantisipasi dengan berbagai strategi ya Nah Oleh karena itu di poin yang berikutnya diperlukan kemitraan inti plasma ya Jadi kami bermitra dengan mitra-mitra kami eh istilah kami itu satelit ya jadi jadi ada pusatnya ya tempat kami kemudian di sekeliling kami itu ada plasma-plasma ya plasma-plasma itu yang akan memberikan support atau sebagai support sistem kami manakala kami membutuhkan support telur gitu ya e mana Kami membutuhkan support pakan ini mitra-mitra ini akan berperan untuk mendukung kegiatan kami supaya terjadi kegiatan yang berkesinambungan ya dan akhirnya inti ya kami lalu plasma ya sehingga kalau nanti di UII atau di Jogja nanti akan terbangun Saya bermimpi Jogja juga nanti akan memiki fasilitas yang jauh lebih besar dari tempat kami nah senang sekali Nanti kalau kita bisa bersinergi bekerja sama ya ada plasma-plasma di sekitar sehingga yang sampahnya mungkin volumenya hanya 1 ton 2 ton ini e mereka akan kita berdayakan untuk menjadi support syistem ya Sehingga istilahnya ee industri ini tidak seperti industri-industri lain pada umumnya dan pengelolaan sampah ini pun tidak memerlukan satu TPA yang begitu luas ya karena sudah diselesaikan di timbulannya gitu jadi pemberdayaan masyarakat juga bisa berlangsung ya teman-teman kemudian juga tentunya pengangguran bisa juga kita atasi kita atanggungulangi karena apa yang e mereka kerjakan nanti teman-teman kita kerjakan itu eh di dalam budidaya bsf ini tidak memerlukan tentunya tingkat pendidikan yang begitu tinggi asal mereka ngerti paham konsisten kita ajari sebentar kemudian mereka terbiasa dan akhirnya ee itu bisa ee menjadi lapangan usaha Ya saya juga ingin sampaikan salah satunya di tempat kami ada ee salah satu tim kami dulunya ya dulunya itu pernah mengalami gangguan jiwa jadi odgj kita bisa pekerjakan dengan baik dan Alhamdulillah sekarang dia bisa menjadi salah satu tulang punggung bagi keluarganya ya ini menjadi berkah buat kita nah ini bentuk-bentuk ini kemitraan ini juga pernah kami usulkan ya ke Kementerian kehakiman ya Kementerian Hukum dan hakasi manusia sebagai salah satu program untuk asimilasi jadi bisa dibayangkan teman-teman gara-gara lalat ini gara-gara bsf ini ya Eh saudara-saudara kita yang sekarang dalam lembaga permasyarakat permasyarakatan ketika mereka keluar nanti mereka kan biasanya akan sulit dith masyarakat nah sehingga kita bisa memberikan pembekalan kepada mereka Bua ini bisa membantu ya Ee mereka budidaya magot kemudian mereka ternak ayam mereka ternak ikan dan akhirnya mereka bisa kembali ke jalan yang baik ya ini adalah bentuk-bentuk kemitraan yang bisa kita kerjakan kemudian balik lagi ke sini teman-teman ya Bagaimana sih menyusun analisis kelayakan usaha jadi kalau saya dalami atau detailkan ya teman-teman ini 3 SKS sendiri nih pelajaran visibility study kalau di universitas di Fakultas Ekonomi ya jadi ee enggak enggak akan secepat itu untuk menggambarkan bagaimana kita menyusun kelayakan usaha Nah untuk teman-teman dalam kesempatan ini ya Eh Tentu saya juga membuka komunikasi membuka peluang dan membuka kesempatan mudah-mudahan nanti mungkin pak purnama dan teman-teman mahasiswa di UI juga bisa support ya bilamana ada yang ingin dibantu menyusun visibility study-nya Mari kita sama-sama diskusikan ya kemudian juga bukan hanya visibility study dari sisi eh ekonominya tetapi dari sisi kelayakan usaha ee dan kondisi-kondisi yang lain ya sehingga kita sama-sama melakukan mitigasi atau resiko-resiko yang timbul sebelum kita e menyusun visibilitasadi tersebut nah ini teman-teman aspek-aspek yang tentunya harus kita kuasai ya di dalam melakukan budaya magot ini ya aspek biologi dan bioreproduksi ini tentunya harus kita kuasai ya kemudian secara teknis teknologi mohon maaf secara teknis teknologi ini juga dapat memberikan ya Ee Apun teknologi itu Nah kalau kita bicara bsf kita mesti pastikan bsf ini bukan menjadi sumber masalah baru yaapi kita memahami misalnya seperti ini eh kita budidaya bsf ya lalu sampahnya sudah habis kemudian e untuk mengurangi resiko ya tentunya tadi saya katakan pemilian sampah di depan itu penting karena kalau tidak bapak ibu akan menghadapi persoalan baru yaitu residu sampah nonorganik yang harus juga nanti kita buang ke TPA dan untuk bapak ibu ketahui ya Jangankan kita nih yang di luar komunitas atau ekosistem persampahan mereka yang ada di ekosistem persampahan pun ketika mereka memilah sampah Katakanlah di TPS 3R itu mereka buang sampah ke TP harus bayar ya dan memang itu dikenakan kadang-kadang biaya tinggi bisa sampai 7800.000 per ton ya itu itu ee ee praktik yang terjadi ya saya enggak tahu kalau di kota-kota lain ya jadi E ini perlu diantisipasi jangan sampai nanti kita bisa mengelola sampah organik sampah organikikan pakan magot tapi setelah itu ada residu yang numpuk ya residu yang numpuk ini Tentunya kan harus diatasi juga nah mengatasi persoalan residu yang numpuk ini ya juga harus bisa disinergikan dengan eh teman-teman eh yang sesuai pada bidangnya Ya misalnya seperti kami kami mengolah sampah tertentu ya dari industri tertentu itu ada residunya dan residunya itu kita usahakan dimakan lagi oleh rekan-rekan kita yang lain sehingga benar-benar target kita semaksimal mungkin Zero waste to landfill itu bisa diaplikasikan ya Jadi tidak ada lagi sampah yang dibuang ke TPA ya semuanya harus bisa dimanfaatkan ya itu adalah target maksimal yang harus kita kejar ya Meskipun praktiknya teman-teman saya harus jujur mengatakan tidak seideal yang eh diharapkan jadi masih tetap ada mungkin 5 sampai 10% residu dan kita mesti spending ya harus kita alokasikan dana untuk ee transport untuk biaya pembuangan sampah tadi ke TPA tapi paling tidak dari 100% sampah yang sebelumnya lari ke TPA kita bisa kurangi kita bisa maksimalkan pemanfaatannya sehingga tinggal 10% 5% dan seterusnya ya kemudian ee masih di sini tadi ya Secara ekonomi dapat memberikan keuntungan sudah pasti namanya kelayakan usaha ya kalau enggak layak ngapain usaha gitu ya tetapi supaya usaha tersebut supa ee layak Bagaimana caranya bagaimana e melakukan eh perencanaan-perencanaan yang matang ya E supaya kita jangan sampai e istilah anak-anak sekarang jangan sampai boncos katanya gitu ya harus Cuan nah lanjut E kesinambungan dan keberlanjutan nah ini Tentunya teman-teman ini penting ya tadi di sesi pertama ada yang kasih komen ee Bagaimana di Banyumas Kemarin saya juga Saya sangat bangga dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Banyumas pada waktu itu ya tapi saya enggak tahu sekarang bagaimana keberlanjutannya Jadi harap diperhatikan juga supaya usaha ini layak tapi layaknya tidak hanya sesaat ya Bapak Ibu teman-teman ya Jadi kita mesti memperhatikan Bagaimana ee kesinambungan usaha tersebut Apakah suplai dari ee bahan baku kita bisa terus menerus berkesinambungan ya dan juga selain kesinambungan keberlanjutan ya jadi istilahnya kalau bicara kesinambungan continuity keberlanjutan sustainability jadi istilahnya kalau kita enggak untung enggak Cuan tentunya kan enggak akan berlanjut gitu nah keberlanjutan ini penting korelasinya terkait juga dengan regulasi yang ada di kota-kota atau kabupaten di mana tempat bapak ibu gitu ya jadi berharap kalau misalnya kita dapat dukungan pemerintah setempat kita bisa Sinergi jadi dlh kemudian juga ee Dinas Pertanian gitu ya dlh yang punya sampah nih yang punya TPA ada di bawah pengawasan dlh ya beliau-beliau ini memberikan fasilitas memfasilitasi para pegiat magot misalnya ya Ee menghubungkan Atau paling tidak mengkoneksikan antara pegiat magot dengan dlh ya ee atau dengan sumber-sumber pakan ya jadi pemerintah itu menjadi fasilitator yang kita harapkan bisa seperti itu ya mengkoneksikan antara pegiat magot ya dengan eh penghasil sampah organik misalnya ya melalui phri ya jadi ingat tuh phri misalnya perhimpunan Hotel Resto kemudian perhimpunan Mall misalnya atau bahkan dengan rumah sakit-rumah sakit rumah sakit itu cukup besar teman-teman sampah domestiknya ya jangan sampah yang e infeksius jangan sampah organik sampah yang berasal dari domestik ya Ada kantinnya ada makanan sisa-sisa penunggu pasien dan lain-lain juga banyak di sana dan Misnya di di rumah sakit pengalaman kami ya waktu ee di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung itu sampahnya bisa mencapai 2 sampai 2,eng ton per hari ya jadi eh apa namanya kalau dihubungkan oleh pemerintah Pemerintah memfasilitasi tinggal nanti kita tindakan di lapangannya Seperti apa ya nah teman-teman sekali lagi juga terkait ke sini Kita juga memperhatikan aspek-aspek lain karena kita sebagai pembudidaya magot ya juga memiliki tantangan tentunya ya Selain Kita pembudidaya magot di lokasi tempat Bapak Ibu itu berkembang kearifan lokalnya Seperti apa ya kalau di Pontianak ada teman kami yang di Pontianak sekarang e beternak babi ya Mohon maaf Bapak Ibu jadi peternak babi nah sumber pakan organik ini sudah dimakan oleh peternakan babi Jadi mesti hati-hati ya kalau di tempat bapak ibu mungkin ada yang berternak bebek juga ya itu eh hati-hati berhitung jangan sampai melihat nanti Wah Kita yakin kita bisa nih membudidayakan Mago tetapi tidak memperhitungkan Berapa banyak peternak bebek yang menggunakan sampah organik sehingga akhirnya kita nanti berkompetisi untuk berebutan pakan gitu ya sehingga nanti kesinambungan keberlanjutannya enggak jalan Nah selanjutnya kalau ini Saya kira tidak akan saya dalamin satu persatu ya ini terlalu teknis dan ini biasanya kerjaannya orang-orang akuntan ya saya latar belak belakang saya akuntan kebetulan S1 saya jadi eh nanti Bapak Ibu kalau ada yang mau tanya lebih dalam Mungkin kita bisa bahas secara terpisah Ya tapi kalau kita menghitung eh kelayakan usaha Eh rasio-rasio ini Net fres value ya kemudian net BC irr Payback period dan lain sebagainya ini menjadi makanan sehari-hari ya Dan ini penting sekali kalau kita mau membangun skala industri tapi kalau skala rumahan tadi dan tujuan utamanya hanya untukusnahkan sampah tentunya enggak usah sedetail ini Bapak Ibu Nah kita yang praktis aja Bapak Ibu ya yang praktis yaitu Apa saja sih investasi yang dibutuhkan dalam melakukan budidaya magot yang pertama adalah tentunya kita mau siapkan anggaran untuk membangun insektarium ya insektarium Jadi Bapak Ibu mungkin bisa bisa mencatat ya Bisa menghitung tergantung di daerah Bapak Ibu masing-masing Berapa besar anggaran untuk insektarium kalau anggaran pembangunan Saya kira kita hitung rata-rata sekarang per meter perseg untuk bangun-bangunan e insektarium seperti ini sekitar 2 sampai 2,5 juta ya Jadi kami biasanya membangun insektarium itu ee dengan luas 2 * 3 m² ya sehingga jumlahnya 6 m² untuk satu area kamar produksi telur ya ya kalau ada di Bogor namanya Pak Dadang itu kalau istilahnya tuh bilik kawin katanya ya bilik cinta nah bilik cintanya itu 2* 3 m 6 m per kalau dikali 2,5 juta berarti ketemulah angka ee R juta ya untuk satu bilik tuh ya itu itu itu sangat mewah sekali tuh biliknya ah pakai screen pakai fiber atapnya ya dan seterusnya termasuk perlengkapan-perlengkapan di dalamnya ada boks plastik untuk menempatkan attracton ada kayu-kayu Egis untuk bertelur dan lain-lain Bapak Ibu sekalian ya Nah ini kita bisa hitung satu bilik ini berapa telur yang dihasilkan ya ini Tentunya tergantung juga dari suplai pupa yang Bapak Ibu masukkan ya pupa yang dimasukkan berapa ya Misalnya satu satu bilik ee cinta atau satu insektarium 2* 3 ini asumsi kita masukkan upanya 3 kg setiap hari misalnya ya ada yang 3 kg ada yang 4 kg dan seterusnya tentu makin banyak pupa yang dimasukkan makin banyakibility untuk mendapatkan produksi telur tetapi juga ada ukurannya ya jangan terlalu padat kalau terlalu padat dia bingung milih pasangan akhirnya gak kawin-kawin nanti ya gak kawin-kawin ya gak bertelurtelur dia ya jadi as dengan 3 kg ya anggapah Misnya perik mendapatkan telur 50 gram ya ini saya anggap ee asumsi-asumsi kasar aja Nah jadi artinya Bapak Ibu kalau untuk mendapatkan ee jumlah telur Seperti yang saya butuhkan di Bekasi ya Sebanyak 15.00 gram per hari berarti saya mesti mempunyai 30 bilik untuk ee rumah apa insektarium Se suas 2 * 3 sehingga 6 m² ya Jadi per ee biliknya itu menghasilkan 50 GR jadi kita membutuhkan 30 kamar ya ini asumsinya sehingga kalau kita berhitung 30 kamar itu berarti luasnya dikali 6 m per ya kita membutuhkan luas 1800 m per hanya untuk insektarium 1800 m² di* 2,5 juta kita sudah bisa Hitung berapa besar investasinya ya jadi itu gambarannya Bapak Ibu sekalian kemudian larvarium larvarium ini ee boleh disebut biopon ya istilahnya biopon bioponnya bisa macam-macam ya Bisa vertikal dengan Bok bisa pakai sistem bowing dengan lantai gitu ya dilubangi dikasih tempat untuk e apa pupasi dan masih banyak macam ya jenisnya ya nanti kita bisa diskusikan di sesi tanya jawab ya ini untuk e biopnya nah jenis larvarium atau biop ini gantung tadi ya Ee untuk misalnya Bapak Ibu punya 1 ton nah 1 ton itu membutuhkan bioponnya Berapa luas ya itu ada hitung-hitungannya juga ya sat misalnya 1 ton kalau misalnya kita membuat ee apa namanya Sori kalau kita punya sampah sumbernya 1 ton berarti luas larvariumnya harus berapa meter pers gitu ya ini menentukan ee untuk mengkalkulasi jumlah Space atau luasan area yang dibutuhkan ya Atau mungkin kalau dengan sistem vertikal kalau misalnya 1 ton itu Eh kita menggunakan bok plastik misalnya ya bok plastik Nah itu kita hitung boks plastiknya ukurannya panjang kali lebar berapa dikali tingginya berapa ya setelah itu e tinggi staknya tuh tinggi apa susunannya itu berapa berapa berapa bok gitu ya Nah itu bisa menentukan nanti jlah luas area yang dibutuhkan Nah kalau Bapak Ibu nanti sudah dapat perhitungan luas area yang dibutuhkan tinggal dikalikan per meter pers untuk pembangunan bangunannya tu berapa nilainya ya jadi saya masuk dari investasi dulu tadi insekarium sudah larvarium sudah perlengkapan-perlengkapan kalau vertikal misalnya pakai bok sudah ya lalu kita masuk ke mesin ya mesin yang dibutuhkan kalau sampah ton sebetulnya mesacah yang sederhana saja ya yang diproduksi oleh teman-teman kita di saya waktu itu pernah beli dari Jawa Timur ya dari Jawa Tengah itu e cukup ya kapasitas mungkin 700 sampai 1 ton per jam itu sudah sangat cukup sekali gitu jadi e satu mesin hanya untuk mencacah melembutkan menghaluskan e sampah organik tidak pun tidak masalah ya Jadi pakai mesin pun pakai mesin cap nasi bungkus Bapak Ibu sekalian ya dikasih makan nasi bungkus pegawai kita Kian dicacah pakai golok aja langsung bisa dijadikan pakan magot ya yang keempat Eh ini mesin ini kalau misalnya udah apa namanya volumenya besar ya itu e kalau memang diperlukan ada the watering system untuk mengurangi kadar air dan lain-lain ini kalau udah bicara skala industri maka dibutuhkan supportingsorting equipment equipment lain sehingga memudahkan proses sehingga terjadi homogenisasi ter ap Jenis sampah karena yang masukkan sampah itu komposisinya berbeda-beda setiap hari ya lalu ee ada kebutuhan lain troli ya kemudian Kalau kami di site kami karena kapasitasnya cukup besar sudah menggunakan forlip Ya sudah menggunakan alat-alat bantu pekerjaan yang lain ini kita harus perhitungkan tergantung jumlah kapasitas ya Kalau di awal sesi sat tadi saya berikan gambaran Bagaimana di Eropa membangun ee bisnis apa namanya kegiatan yang sudah ribuan ton mereka menggunakan teknologi robotic system Ya sudah mekanisasi sudah pakai conve sudah semuanya sudah komputerisasi ya jadi eh apalagi tenaga kerja di Eropa di Amerika tentunya juga lebih ya menantang lah ya lebih sulit dibanding di Indonesia ya itu yang menjadi pertimbangan Nah Bapak Ibu sekalian kalau Biaya variabel tentu ya Tergantung k nya berapa maka itu akan berhubungan dengan biaya logistik biaya transportasi pengambilan sampah organik ya biaya listrik biaya energi kalau menggunakan mesin ya kemudian e harga pakan magot ya kalau magot kalau pakannya ini beli ya kalau makan Ini harus diperhitungkan juga kalaupun misalnya ada juga yang dibayar tadi kan jadi kompensasi Seperti apa dan upah tenaga kerja ya ini eh kita sudah ee lebih ke detail tadi Bapak Ibu Ya ini ada biaya-biaya yang harus kita keluarkan tentu selain tadi biaya tetap untuk investasi ada biaya operasional juga ya Eh kemudian di sini eh ini menjadi hitung-hitungan kita nanti di tahapan berikutnya ya dan Saya biasanya dengan tim menggunakan 80% hasil magot itu untuk konsumsi kita sendiri artinya untuk digunakan pakan ayam pakan ikan dan EE kita alokasikan 20% untuk reproduksi untuk menghasilkan pupa dan lain-lain ya ini pertimbangan-pertimbangan ee yang perlu kita ee perhitungkan Bapak Ibu tadi Saya sudah sampaikan di depan ya bagaimana kita merangkum ini menjadi ee asumsi-asumsi ya bukan cuma biaya ini ada kurang ada termasuk juga nilai jual pendapatan ya dan benefit-benefit lain Jadi selain kita bicara tentang profit ya Kita juga harus menghitung benefit-benefit lain yang bisa dimanfaatkan dari di sini ya Oke angka-angka ini ya ini saya sadur dari bukunya Bu Rini ya untuk peserta yang beruntung ya yang punya pertanyaan terbaik mungkin nanti mendapatkan bukunya burini ya saya sediakan dua buku saya akan kirim nanti ke alamat Bapak Ibu ya nah eh ini hitung-hitungannya Bapak Ibu Tapi ini tergantung ya Tergantung seperti misalnya insektarium dihitung di sini Oh ya per unit 100 juta tapi pasti berbeda di satu tempat dengan tempat yang lain ya Lalu ada larvarium tadi ini larvariumnya dengan menggunakan eh sistem bowing di lantai bukan vertikal ya dihitung misalnya 30 unit Kal 3 juta per unit r0 juta ya lalu mesin cacah sampah organik Ya ini yang EE mungkin gini menggunakan yang R5 juta tapi dulu saya pernah menggunakan yang R1 juta ada yang harga R juta juga bahkan ada yang harga R juta ya Jadi tergantung nanti kebutuhan dan kapasitas ee mesin nya Nah ini ada mesin PR sampah organik ada troli nah freezer nah freezer untuk apa Bapak Ibu pernah dulu kita karena kelebihan produksi Larva larvanya kita bekukan ya Jadi kalau Larva kalau untuk ikan masih kita bisa dibekukan setelah itu kalau mau diberikan kepada ikan untuk dikonsumsi maka tinggal kita keluarkan dari freeer ya kalau untuk ayam tentunya enggak ya timbangan digital ini juga kita perlukan dan masih banyak alat-alat e lain yang bisa mendukung kegiatan kita saya Berikan ilustrasi saja ya Bapak Ibu ya Jadi ini adalah untuk e percobaan yang dilakukan di tempatnya Ibu Rini menggunakan bungkil kelapa sawit dulu masih 10000 per kilo tapi sekarang harga bungkil sawit sudah mencapai 2500 bahkan 3.000 per kilo tergantung juga di mana lokasinya kalau bapak ibu di Kalimantan atau di Pakanbaru Riau mungkin harga bungkil hanya 1000 Perak gitu ya Nah di Bogor sekarangga bukil sudah mencapai r.000 dan air inia kita perhit air juga karena nanti untuk bersih-bersih dan lain-lain juga sangat diperlukan ya BBM untuk bahan bakar nah sampah organik sendiri ya sampah organik ee berapa sampah organik harganya tadi waktu di sesi pertama ada yang bilang katanya r.000 Ya kurang lebih 200 sampai r00.000 ya dan kebutuhan-kebutuhan lain ada ayakan ada skop ada lain-lain bapak ibu oke Saya lanjut aja Nah kalau sudah lihat ke keuntungan langsung mata kita berbinar-binar ya tapi saya enggak mau Bapak Ibu menjebak Bapak Ibu ke sana ya Jadi segala sesuatu keuntungan ini akibat kalau kita di awalnya sudah memperhitungkan dengan matang dan mitigasi risiko itu sudah kita lakukan maka saya yakin tidak akan terjadi pengalaman-pengalaman pahit yang dialami oleh rekan-rekan kita karena euforia menganggap bahwa ini menguntungkan budiidayanya mudah pasarnya luas Harganya oke langsung gitu semangat 45 ya langsung budidaya BS tanpa memperhitungkan ee riko-resiko yang timbul di belakang hari ya teman-teman jadi ee saya akan skip ini nanti akan kita bahas di dalam diskusi kita eh Selanjutnya ya Nah ini ini kalau sudahudah skala industri pasti ngitungnya seperti ini Bapak Ibu ya Break Event pointnya di level berapa ya kemudian roi-nya Berapa lama dan seterusnya ya ya Jadi ini poin-poin yang tadi saya sampaikan untuk hitung ee dari sisi analisa ee laporan keuangan atau analisa keuangannya ya tapi mungkin nanti di dalam sesi tanya jawab nanti akan berkembang ee Saya ingin nanti membuat simulasi tergantung dari ee kondisi atau situasi di ee beberapa orang atau di salah satu ee nanti peserta ya nah saya ingin sebelum kita diskusi teman-teman kita kembali ke slide ini ya Ini adalah timbulan sampah ya timbulan sampah yang kita temukan di setiap kota ya Jadi sebelum kita menyatakan bahwa apakah visibel untuk membangun satu budaya magot pastikan dulu timbulan sampah Ini ya Bukan ilusi teman-teman ya jadi Sekalipun kita mendengar berita mendengar istilahnya menyaksikan di media sosial membaca di surat kabar dan lain sebagainya timbulan sampah di kota sekian ribu ton ya ya Nah itu pastikan yakinkan bahwa timbulan sampah ini bisa diakses dengan mudah itu dulu ya kalau sulit diakses apalagi diminta bayar dan lainlain Bapak Ibu harus perhitungkan hati-hati ya dan sekalipun ya kalau kita sudah dapat nih timbulan sampahnya Katakanlah Bapak Ibu sudah dapat di salah satu hotel restoran misalnya ya Bapak Ibu mesti punya perjanjian ya tertulis bikin perjanjian tertulis ya Enggak cuma MOU tapi bikin perjanjian tertulis di situ hak dan kajiban masing-masing supaya mengingkat kita juga bahwa kapasitas kita ee bisa memproduksi atau bisa mengolah sampah yang dihasilkan oleh hotel tersebut seberapa besar ya hati-hati Bapak Ibu jangan over comitmen jangan terlalu confiden kalau kita eh enggak yakin benar gitu dengan fasilitas kita misalnya Bapak Ibu punya fasilitas sampah 2 ton per hari ya lalu Bapak Ibu sudah memiliki perjanjian dengan salah satu hotel dan restoran mengolah sampah mereka eh 1 ton per hari sampahnya ya Nah itu harus diperhitungkan benar-benar dengan baik bilamana suu ketika mungkin mesin kita rusak kendaraan kita rusak jangan sampai hotel tersebut nanti tidak terlayani ya kalau tidak terlayani satu hari sih mungkin masih oke tapi kalau sudah hari yang kedua sampahnya sudah busuk sudah bau itu kan mengganggu tamu-tamu Hotel maka akhirnya ee siapa yang akan disalahkan teman-teman ya sama seperti saya diundang oleh dinas lingkungan hidup salah satu kota ya di Jawa Barat ya waktu itu mereka ingin membangun program magotisasi dengan target 150 Desa ya lalu dibangun di salah satu kawasan sebagai inti Ya nah tapi karena konsepnya karena e desainnya layout-nya dan lain sebagainya tidak memenuhi kaidah-kaidah praktisi budidaya magot Wah itu Saya sangat khawatir ya akhirnya saya beranikan diri untuk membantu ee dinas tersebut ya dengan tujuan bukan untuk supaya kepala dinasnya naik pangkat bukan tetapi saya menjaga Marwah magot di Indonesia ya Saya ingin magot ini jangan sampai jadi sesuatu yang dikerdilkan ya jangan sampai nanti magot disalahkan Oh ternyata magot enggak bisa seperti tadi pernanya di sesi pertama ya bukan magotnya yang salah tetapi manusianya yang keliru ya magot ini kita tidak bisa salahkan magot adalah ciptaan tuhan yang mahaasa yang sudah disediakan Tuhan untuk membantu mengatasi persoalan manusia yaitu persoalan sampah ya magot adalah hewan kecil yang sangat menjijikan itu tapi dia akan menyertai mendampingi kita sampai di liang lahat Jadi teman-teman itu kita mesti perhatikan oleh karena itu banyak faktor yang tidak bisa diatasi oleh manusia Tuhan sudah Menciptakan makhluk yang kecil ini untuk membantu kita Nah sekarang kalau kita bisa memberdayakan magot itu tadi salah satunya untuk misalnya E mengatasi persoalan sampah Hotel tinggal manusianya Bagaimana ya set kita jangan sampai nanti kita tidak bisa melayani atau tidak bisa menjalankan komitmen yang sudah kita berikan Nah kalau itu bisa berjalan Bapak Ibu maka kita bisa menghitung berapa sampah yang bisa kita kelola ya sehingga kita bisa menyusun kapasitas itu ya Dan pada akhirnya dari kapasitas input ya yang kita dapat itu kita proses di dalam proses biokonversi ya dan akhirnya output yang kita akan ee capai itu berapa banyak ya Jadi yang pertama adalah pastikan sumber sampah sebagai bahan pakanot itu e secara sustain bisa kita amankan yang kedua tentunya Eh kalau kita sudah menghitung Berapa besar kapasitas input maka berapa banyak bibit magot yang kita butuhkan tadi Kalau saya katakan kalau saya 15 ton ohohon Ma saya butuh 15 ton ya 15 ton maka saya butuh 1500 gram eh eh telur bsf ya yang telur bsf ini setiap hari tidak boleh putus ya tidak boleh nanti alasannya magotnya enggak mau bertelur atau apapun ya pokoknya kalau sudahudah 15 ton kapasitas saya harus memproduksi minimum 1500 GR ya ini yang mesti diperhatikan teman-teman ya kalau enggak bisa gimana Pak Nah itu ada plan B Plan c dan seterusnya ya ini ini terkait dengan masalah sik kalau sudah 1500 gram per hari maka target kita panen ya pada hari ke1 itu adalah sedikitnya 1500 kg output Larva per hari ya dengan asumsi 1 GR menghasilkan 1 kg Kalau outputnya lebih banyak lagi karena pakannya bagus misalnya bisa jadi 200 kg ya maka Bapak Ibu mesti mengukur Ya ini yang 15 Larva ini saya mau ke manakan ya saya mau jual dijualnya ke mana kepada siapa sudahud ada offtaker belum Jangan ngomongin offter setelah punya output ya dari awal dulu gitu banyakan orang yang gagal budidaya magot ini terus menyalahkan magot akhirnya ya mereka yang bikin fasilitas terlalu euforia terlalu semangat begitu punya produk bingung akhirnya eh mengatakan Bah Wah magot ternyata jelek Enggak bisa bukan magotnya yang jelek bapak ibu ee mereka sendiri yang salah perhitungan gitu ya Nah kemudian kalau misalnya produksinya berlimpah ditargetkan 1500 kg toh outputnya bisa menghasilkan 2.500 kg Apa yang mesti dilakukan gitu ya Nah ada lagi muncul euforia Ya udah kita keringkan aja magotnya ya kalau dikeringkan kan bisa disimpan dalam waktu lama ya tapi begitu dikeringkan masih bingung juga jualannya ke mana Enggak ada yang mau beli gitu nah itu juga salah satu ini lagi Makanya saya bilang mesti hati-hati ya mesti membangun ekosistem Ya paling tidak kalau kita di Jogja bangun ekosistem ada teman-teman kita yang punya semangat sama yang punya visi yang sama kalau ramai-ramai ya itu saya yakin akan ada solusi-solusi yang baik gitu ya Jadi gunakanlah lakukan filosofi magot kita nih berbudidaya magot tapi enggak mau melakukan filosofi magot magot itu enggak pernah banyak omong ya dia kerja aja tiap hari makan ya Mulai dari lahir hidup sampai mati dia bermanfaat bagi di alam semesta Nah kita harus seperti itu teman-teman ya Jadi bagaimana magut itu memakan sampah yang orangor sudah enggak mau sentuh dimakan sampahnya kemudian proteinnya diberikan kepada manusia ya lalu sisa-sisanya ya termasuk kulitnya ganti kulitnya tadi cangkangnya ya Bahkan bangkai lalat mati pun itu masih bisa bermanfaat bagi manusia ya teman-teman Nah tadi saya katakan kalau ada outputnya Seperti apa bagaimana mana memanfaatkan output itu ya Saya ingin memberikan ilustrasi ada teman-teman yang sudah membangun pertanian yang terintegrasi jadi dari magot ini ya menghasilkan pupuk dan protein pupuknya dibangun di Agriculture ya jadi eh seperti yang kami kerjakan ya di di Bekasi jadi pupuk itu kita gunakan untuk memupuk tanaman jagung ya jadi jagung tadi saya baru dapat kabar tuh dari tim kami di lapangan ternyata eh tebon jagung yang dipanen yang harusnya 85 hari itu sekarang umur 80 hari sudah siap panen artinya lebih cepat 5 hari Nah teman-teman kalau lebih cepat 5 hari itu artinya kan mengurangi biaya produksi ya lalu kemudian juga Eh ini untuk pupuknya Nah kalau kita panen jagung jagung pipilnya itu jagung pipilnya kembali lagi nanti untuk peternakan ayam ya Jadi kita punya ayam petelur kita punya ikan kita punya apa namanya perkebunan ya Nah ini jadi satu jadi satu siklus yang terintegrasi di situ baik Nah teman-teman tadi Saya sudah sampaikan tentang timbulan sampah kemudian tentang proses produksinya kemudian tentang outputnya ya Nah ini tambahan lain bonus-bonus yang mungkin ee buat sebagian kita masih awam ya tetapi ada teman-teman yang lain juga yang sudah mungkin mulai menjajaki Bagaimana pengurangan sampah organik ini bisa mengurangi mereduksi emisi gas rumah kaca nah ini ada perhitungan kreditnya teman-teman ya jadi Eh ini sementara yang saya bisa sampaikan sebentar masih ada slide lanjutan mungkin nanti untuk kita bahas di dalam tanya jawab Oke sementara mungkin saya akhiri sampai di sini dulu ya nanti berkembang di dalam tanya jawab Bapak Ibu peserta semua silakan Mungkin ada yang menyampaikan pertanyaan saya kembalikan dulu kepada moderator silakan Mbak Sabrina Baik pak ee ini boleh bisa langsung mengajukan si tanya jawab secara langsung Pak dengan Rais hand baik mungkin untuk Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya atau ingin menyampaikan sesuatu bisa segera ra hand kemudian menyalakan mikrofonnya baik kepada bapak Hadi Marzuki dipersilakan Oke ee terima kasih saya lihat di perhitungan tadi harga jualnya magot dewasanya di 4000 per Kil itu harga hpp-nya ketemunya di berapa ya pak ya terima kasih saya jawab langsung Boleh Pak langsung dijawab saja Oke Pak terima kasih pertanyaannya rela apa ya HPP itu kalau saya katak tergant dari sampah yang kita peroleh sebagai bahan baku Pak ya kalau bapak ee misalnya dapat sampahnya gratis tentunya hp-nya akan lebih lebih murah ya Misalnya saya juga dapat HPP yang EE malahan enggak gratis ya tapi misalnya kita keluar biaya tertentu untuk mendapatkan sampah itu tentunya akan jadi lebih mahal jadi relatif Pak angkanya ya Tapi bapak nanti bisa hitung sendiri sebetulnya ya dari jumlah sampah yang masuk kemudian ee yieldnya misalnya 10% atau 15% itu juga akan ee berpengaruh terhadap HPP tentunya ya jadi ee teknik budidaya juga mempengaruhi ee untuk mendapatkan misalnya tadi 1 ton sampah ee untuk seseorang yang sudah berpengalaman yang sudah paham teknik budidaya bisa menghasilkan ee 1 gram Larva itu jadi 2 kilo ya tetapi kalau misalnya yang belum mungkin 1 kilo termasuk jenis pakanannya juga Apa itu juga mempengaruhi Pak jadi relatif ee kalau misalnya sudah bisa dijual 4.000 ya saya yakin yang menjual 4.000 itu sudah memperhitungkan juga berapa keuntungan yang bisa didapat dari situ demikian mudah-mudahan bisa menjawab Pak Hadi Bagaimana Pak apakah sudah baik I Maksudnya tadi kan Pak Markus bilang ee saat ini pembelanjaannya antara 200 300 kalau beli e sampahnya dengan harga 300 dan ada biaya pressing segala macam selama ini ketemunya hpp-nya di berapa gitu Itu aja saya perasaan 4.000 enggak masuk deh Terima kasih I Iya Pak jadi satu lagi pak selain masalah sampahnya itu sebagai bahan pakan magot Bapak juga Maih kalkulasi telur magotnya Bapak beli atau produksi sendiri Pak itu tentu akan berpengaruh juga terhadap HPP ya Jadi kalau Bapak hitung W ternyata 4.000 enggak masuk kalau buat saya masih masuk gitu ya Nah Rahasianya di mana Nanti Bapak kita bisa japrian Pak Rahasianya di mana Saya gak mau buka di sini Pak Hadi Ya nanti kalau buka di sini e dapur saya kebuka semua Nanti Pak oke silakan saya lanjutkan ya Pak selanjutnya kepada pakiss mengaktifkan mikrofonnya dan menyampaikan kepada Pak silakan Pak Nurahman Terima kasih Pak Markus akan menarik sekali ini topik eh yang hari ini Pak Markus sebetulan kami kan dari Kawas industri dan di kawasan industri itu kebetulan kita menghasil ee dari IPA isttil pengolah air limbah itu menghasilkan selat selat itu betetulan itu dari produk eh pengolahan kelapa Pak e dari organik lah ya Apakah Selat dari pengolahan kelapa itu memungkinkan enggak Pak jadi pakan itu itu yang pertama yang keduanya yang saya tanyakan eh ee ada kasus atau enggak ya Ee makot ini saat budidaya misalnya ruang isolasinya e enggak prepare Jadi kurang kurang kompl Terusir nya ee indukan makut itu keluar jadi jadi isu lingkungan gitu Apakah ada studi kasus seperti itu atau enggak ya ada kasus seperti itu atau enggak ya kaitannya dengan itu Du Dua pertanyaan itu aja L Pak Markus Terima kasih sekali atas eh tangkapannya nanti Baik Pak Rohman Terima kasih Pak pertanyaannya Yang pertama mengenai slat kelapa Ya Pak Eh mohon izin Pak Rohman ini industri di mana ya pak yaetulan ada di Bintan Pak Oh oke oke oke Bintan ya wah eh yang untuk menjawab pertanyaan pertama Pak Selat kelapa Sebetulnya saya juga mesti mesti mesti ngerti nih pak ya ini slatnya bentuknya seperti slat yang lain atau atau tidak Tapi Intinya kalau slat itu berasal dari material organik ya sepanjang itu tidak tercampur dengan chemikal ya dan EE itu sangat memungkinkan dikelola oleh magot kami membantu beberapa industri juga ya di Bekasi tetapi kita pastikan bahwa sat ini benar-benar sat eh yang organik misalnya sat dari Ace krim slat dari pabrik susu ya itu eh apa namanya bisa kita manfaatkan untuk magut tetapi memang harus dengan e pre treatment dulu Pak jadi eh kalau dari slat itu kita mesti ukur dulu kalau dekat Pak biasanya kami minta sampel lalu kami langsung berikan ke magot kita lihat reaksi magot tapi kalau misalnya ee selain itu kita juga minta coa biasanya Pak coa dari selat itu apa ya Jadi apakah kandungan protein kandungan fat dan kandungan-kandungan yang lain bisa memenuhi nutrisi maget atau tidak e terus kemudian bisa dicampur atau enggak dengan nutrisi yang lain ya Misalnya tadi kalau saya punya slat dari industri tertentu kemudian kita campur dengan e nutrisi yang lain sehingga akhirnya eh limbah ini yang tadinya dibuang ke Ipal itu bisa dimanfaatkan untuk jadi pakan magot itu yang pertama yang kedua tadi pertanyaan Bapak tentang eh isu ini indukan-indukan magotnya keluar ya Pak ya ini biasanya indukan magot itu tidak nyaman kalau eh apa namanya ekosistem di tempat dia bertumbuh berkembang itu terlalu apa namanya terlalu panas atau terlalu dingin Pak terlalu basah gitu kalau itu bisa dikondisikan sesuai dengan habitatnya si magot pasti tidak akan terjadi Pak dan kalaupun itu keluar ya Keluar akhirnya dia kalau enggak mati ya dia jadi apa Jadi pupa ya Dan kalau jadi pupa ya karena nutrisinya belum terpenuhi dia akan dia tidak akan berubah menjadi lalat ya jadi dia hanya berubah jadi lalat kalau semua nutrisi di dalam tubuhnya selama jadi pupa itu memenuhi untuk dia menetas mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaannya Pak nurohman Baik bagaimana bapak Nurahman Apakah sudah cukup cukup B terima kasih sekaliak eh baik selanjutnya kepada bapak Indra eh silakan segera menyampaikan pertanyaan atau meng sesuatu bisa segera mengaktifkan mikrofonnya Bapak Indra Pak Indra masih dimute Pak ya sedang Oke terima kasih terima kasih Pak Markus eh saya enggak bertanya tapi coba sharing ya mungkin sharing pengalaman mudah-mudahan bisa membantu teman-teman yang lain kelihatannya antusias sekali untuk menternakkan magot apakah eh Kita pernah bisa atau buatkan suatu starter kit gitu Katakanlah Pak untuk eh Okelah 100 Kil gram sampah yang skala RW atau bagaimana gitu ya Pak ya yang mengikuti ee siklus budidaya magot itu mulai dari telur pembesaran menjadi larva kemudian di biopon biopon kemudian menjadi buupa dan EE lava kemudian masuk lagi ke tempat pembiakan nah seperti itu ee Kalau mungkin bisa dibiatkan yang skala kecil nanti mungkin setelah mereka mampu mengikuti arus apa eh sirkulasi kehidupan itu mungkin mereka bisa mengembangkan lagi nanti gitu Pak yang pertama itu yang kedua Eh banyak yang pembudidaya magot ini eh Tidak mencacah pakannya pak saya kira kalau kita bisa padahal mesin cacahnya itu murah kok ya Saya pernah beli itu cuma R jutaan kalau bisa dicacahkan mungkin ee daya serapnya itu lebih besar gitu ya Pak ya Nah itu mungkin juga ya perlu di disampaikan juga di dalam dalam k tadi itu Pak dan yang syukur-syukur bisa difermentasi sehingga rasanya lebih baik dan kemudian bisa disimpan lebih lama gitu ya eh eh apa tuh yang ketiga adalah gini Pak Eh kalau kita berpikirnya sebagai dijual itu memang kelihatannya agak susah pak jadi memang saya setuju dengan kemitraan jadi memang kita harus ee sebelumnya kita melihat atau memetakan tadi ya Pak ya Siapa yang kita bisa kita kerja sama karena kan pengurangan akan 30% 40% itu merupakan profit bagi mitra kita yang mengambil produk-produk magot tadi ya sehingga eh mungkin dari situ bisa bagi hasil gitu kalau anda bisait sekian nanti hasilnya berapa untuk kita gitu jadiak enggak dijual 1 kilo r.000 atau bagaimana gitu mungkin itu yang lebih baik jadi sistem plasma in tadi Mungkin yang lebih cocok Pak dan yang ketiga tadi untuk an itu kita juga sudah mempraktikkan magot itu kita bikin POC Pak jadi kita blender kemudian kita fermentasi untuk POC sehingga tidak hanya pupuk pupuk organik padatnya ya yang tadi itu saja yang jadi pupuk tapi juga bisa menjadi po juga itu saja Pak mudah-mudahan nanti bisa membantu Pak Markus Terima kasih Pak Terima kasih pakang sek Pak sudahasi ikan magot yang pertama tadi starter kit sebetulnya sudah ada Pak dari teman-teman biomx mereka membuat Mago box namanya ya Mago box itu juga bisa dimanfaatkan kalau nanti eh teman-teman tertarik mungkin untuk mendiskusikan lebih jauh eh apa namanya membuat starit seperti itu dari klhk juga eh pernah Pak kami membantu menyusun eh buku untuk Membangun fasilitas mulai dari skala ada yang 100 ton 200 ton bahkan sampai e puluhan ton gitu ya tadi benar sekali yang di sampaikan Pak Indra tentang mencacah pakan apalagi memfermentasi karena ee teman-teman yang mungkin punya latar belakang di peternakan di pertanian ya fermentasi itu Selain untuk mengurangi eh bau ya dari sampah organik itu akan meningkatkan protein sehingga akhirnya nutrisi si manggut juga akan lebih baik ya jadi alangkah lebih baik memang dilakukan pencacahan ya pencacahan kemudian eh kecuali kalau sampah kalau food yaood Biasanya enggak perlu dicacah itu cepat habis ya dan bahwa itu baik e dimakan magot biasanya tuh sudah terjadi perubahan bau jadi baunya sudah tidak seperti bau sampah tapi baunya seperti bau tapek bau fermentasi gitu Nah tadi tepat sekali pak Indra ya mudah-mudahan ini kita sama-sama pak kita gak bisa berjalan sendiri-sendiri memang kita harus gandengan tangan semua pihak ya untuk membangun kemitraan sehingga target pemerintahget kita semua untuk mengurangi sampah ke TPA itu bisaatnya bisa berjalan gitu ya dan tentang POC itu benar sekali di saya sampaikan tadi di negara-negara lain ee penggunaan magot itu tidak hanya frasnya ya tetapi juga magotnya itu sendiri adalah sumber eh asam amino protein dan lain-lain jadi kita bisa ee gunakan itu untuk ee penggunaan di bidang pertanian ipoc Baik terima kasih Pak Indra Saya kira clear Ya silakan Mungkin pertanyaan lain Mbak Sabrina baik Terima kasih Bapak Markus selanjutnya eh dari Ibu Sri Rahayu silakan segera B menyalakan mikrofonnya Iya Oke Baik terima kasih eh penyampaian eh terima kasih Pak Markus atas kesempatan yang diberikan jadi ee Saya dari ee Kota Tangerang Selatan seperti itu dan sehari-hari EE kami bergerak di bidang ee apa sih bank sampah yang mbak bahan-bahan e anorganik yang plasik dan sebagainya dan kemarin di awal bulan ini awal Agustus kami mendapatkan bantuan dari eh Kelurahan ya kelurahan setempat peralatan untuk eh apa budaya magot seperti itu Cuma kan selama ini yang saya kerjakan hanya pembesaran magot ya jadi eh menggunakan apa namanya pembesaran magot dengan sampah dari rumah tangga tiba-tiba dikasih peralatan untuk budidaya magot seperti itu dan benar-benar tidak ada apa tidak ada apa sih namanya tidak ada ilmu sama sekali seperti itu Nah cuman mau saya kerjakan itu karena peralatan sudah dikasih seperti itu juga masih maju mundur karena masalah ee Apa namanya Sumber sampahnya seperti itu kan sebenarnya itu kan untuk ee untuk rumah tangga ya untuk ee area apa sih area rumah seperti itu ya dan biasanya yang diharapkan adalah sampah-sampah rumah tangga yang EE digunakan untuk e pakan magotnya itu tetapi saya kok agak agak enggak berani agak skepus itu gara-gara orang-orang kita itu kalau umpamanya sudah ada Katakanlah eh apa namanya sudah tahu ee apa namanya istilahnya sudah mau sih ikut gitu katakan tapi kemudian kadang tidak bertanggung jawab jadi akhirnya sampai ditumuk di dekat tempatnya seperti walaupun belum kejadian tapi saya ngelihat perilaku masyarakat seperti itu duh nanti jangan-jangan depan rumah saya jadi tempat orang buang sampah nih karena kan saya bilang saya terima sampah e organik seperti itu dari rumahnya akhir awalnya awalnya mungkin saya mikir Oke saya saya inilah saya saya absen saya kasih jadwal k Tapi kan lama-lama enggak sempat Bu pasti main taruh aja di depan rumah gitu dan akhirnya saya mundur lagi ah kayaknya enggak berani saya seperti itu itu yang EE membuat saya agak eh apa ya agak ragu untuk melaksanakan ee budaya dalam di lingkungan rumah gitu kalau tempat sebenarnya ee Kebetulan kami juga ada masih ada tanah ya E sehingga itu bisa di samp cuma karena tadi masalah sumber Untuk pakannya magot itulah yang saya enggak berani karena tadi eh apa namanya masyarakat kita itu belum belum tipikal orang yang e apa namanya memisahkan sampah organik dan organik juga belum kemudian ketika melihat ada orang tempat menerima sampah main tar aja kan akhirnya Sudahlah nanti malah mencemari rumah saya seperti itu jadi itu gimana Pak solusinya itu pertanyaan pertama ee yang kedua adalah saya sering lihat ini tadi saya sudah tanyakan di chat itu eh sering lihat sering lewat pasar nih pasti itu setiap pagi itu melihat tumpukan sampah memang belum diangkut sama petugas kebersihan tapi ngelihat ee itu potongan sawi bekas ee yang sudah Ee apa sih daun-daun segala macam itu ada di situ Gitu Ee dan itu pasti posisinya karena dia baru baru selesai ee jual beli transaksinya kan berarti sebenarnya belum terlalu kena kotoran banyak seperti itu ya pak Tapi saya mikir itu sayang sekali ya ee apa namanya sampah-sampah seperti itu tidak ada tidak ada P tidak digunakan untuk pakan mot tapi akirnya nanti kan memang Ada petugas kebersihannya lalu kemudian di dibawa ke TPA Bantargebang seperti itu Jadi saya antara gimana ya caranya supaya itu bisa kemudian saya gunakan jadi saya enggak usah ngomong-ngomong sama tangga saya berdiri magot karena nanti kalau tetangga tahu dan mereka pikir sampah mereka bisa dikirim ke rumah saya nanti saya nanya aja mereka seperti itu itu gimana Pak saya harus ee apa ya berperilaku kalau untuk yang dari dari pasar ya mungkin kita bisa minta tolong petugas kebersihannya untuk menyiapkan kemudian dikirimkan itu ada sih biaya yang e ee dikeluarkan tapi lebih baik seperti ituah atau saya ee udahlah sampah dari tetangga aja tapi dengan perilaku yang mungkin saja tidak bertanggung jawab nantinya gim Pak terima kasihasih dari Tangerang Selatan ya Saya pernah Membangun fasilitas budidaya magot di cipecang di TP cipec waktu zamannya ibu wikota ya Jadi ini ceritaja jadi dan itu tidak berlangsung lama di cipecang seb ya eh termasuk ini Bu Sri memang kesadaran masyarakat kita ini perlu masih memerlukan edukasi yang panjang jadi ada teman-teman saya di wilayah Tangerang Selatan di BSD di Bintaro Dan lain-lain mereka juga terus bergerak ya Bahkan kami kerja sama dengan Universitas Prastia mulia dengan UPH ya mendorong kegiatan-kegiatan supaya masyarakat di sana juga dibangun kesadarannya ya Nah inilah makanya ini PR kita semua kita mengaku religius kita mengaku bangsa yang beragama tetapi ee ngurus sampah aja masih belum bisa gitu sampah sendiri belum bisa nah ini PR kita nih Bu Jadi itu peradaban kita saat ini tapi jangan putus asa Bu Sri Saya yakin apa yang sudah Ibu Sri kerjakan eh paling tidak mulai dari satu rumah dua rumah dan seterusnya diedukasi e ada teman-teman juga yang memberikan insentif kepada orang-orang yang mau ikhlas ya Ini judulnya gitu mau ikhlas memilah sampah dari rumah kemudian ditaruh di ber gitu ya atau di plastik yang misalnya bisa dijadikan sebagai wadah kemudian ditimbang Bu nanti kita kasih insentif tuh jadi sama seperti bank sampah yang selama ini apa namanya memanfaatkan sampah tapi yang sifatnya kan non organik ya Bu ya yang ada nilai ada botol bekas kertas dan lain-lain Nah kita juga perlakukan sama kalau botol Aqua Kalau enggak salah sekarang harganya sekilo berapa Bu 4.000an ya Bu ya 3.000 3.000 Iya Nah mungkin sampah organik kita mulai Bu dengan R misalnya gitu ya kalau sampah plastik 3.000 kan botol Aqua tuh berapa banyak tuh botol Aqua 1 kilonya gitu ya tapi kalau sampah organik mungkin kan eh jumlahnya eh apa namanya 100 r100 per kilo misalnya ya kalau dari satu rumah ada misalnya 3 kilo Nah tinggal dijumlahkan selama 1 bulan itu jadi berapa nanti kita ee apa namanya berikan insentif kasih token listrik kah atau apa ini sama Bu sebennya konsepnya dengan apa yang dikerjakan oleh oleh teman-teman di bank sampah tapi paling tidak sudah mulai teredukasi yang selama ini sampah organik itu menimbulkan bau busuk dan lain-lain mereka sudah mau serahkan nih ke ibu gitu ya ibu bisa mengelola dan kemudian juga nanti bisa akhirnya mengurangi sampah ke TPA kasihan bu TPA cipecang udah di pinggir sungai gitu ya longsor terus gitu kan kemarin belum lama kebakaran juga gitu nah ini juga ee Jadi PR kita semua jadi apalagi misalnya dari Kelurahan sudah bisa memberikan dukungan berupa fasilitas untuk pengelolaan magotnya ya Nah nanti memang perlu lagi lebih dalam ibu ee komunitas magot di wilayah Tangerang Selatan cukup banyak Bu Jadi Ibu nanti bisa melalui media sosial ya di Facebook dan lain-lain terkoneksi nanti dengan teman-teman kita di sana bagaimana supaya budidayanya juga tidak merusak lingkungan jadi ini kan ditakutkan ada beberapa pertanyaan saya lihat di apa namanya di chat ini ya Ee supaya enggak ganggu gimana tentunya volume sampah yang masuk dengan jumlah bibit yang ee di apa namanya dimasukkan juga harus seimbang ya tadi Pak Indra disampaikan di depan harus dicacah dulu difermentasi sehingga akhirnya tidak menimbulkan gangguan kepada tetangga-tetangga kita jadi apa yang sudah ibu lakukan sebenarnya Bu tinggal di apa didorong lagi lebih semangat lagi Bu kemudian mungkin melalui forum-forum seperti eh apa namanya di pengajian-pengajian ibu-ibu gitu ya sosialisasi ke masyarakat ee membangun kesadaran saya kira itu akan membantu sekali Bu Jadi apa yang sudah Ibu kerjakan luar biasa ee lanjutkan Bu tetap semangat mudah-mudahan nanti di tempat Ibu bisa jadi percontohan nanti buat teman-teman yang lain bu Terima kasih Bu Sri Rahayu silakan mungkin yang lain e Mak Sabrina selanjutnya baik baik Bapak e selanjutnya yaitu kepada Ibu ikaen dipersilakan baik eh terima kasih atas kesempatannya Mbak e izin bertanya Bapak eh terkait dengan teknis ini ya Pak jadi ee saya dan suami sudah mulai budidaya magot pak ee ada di daerah kami tapi ternyata eh kendalanya itu adalah terkait dengan bau Pak Jadi sebenarnya kami sudah eh mencari sebuah lokasi yang itu cukup agak jauh dari pemukiman tapi eh kami sudah mencoba untuk melakukan siasat dengan fermentasi Pak tetapi dari hasil fermentasi itu ternyata masih menimbulkan cukup bau ee yang menyengat ee Dan itu menjadi istilahnya apa ya kami kan niatnya pengin membantu lingkungan ya Pak tapi ternyata pada akhirnya justru kami diprotes bahkan e terancam diusir Pak seperti itu Nah apakah EE yang menjadi kesalahan kami sehingga ee itu bisa menimbulkan bau Kami menggunakan Tong Pak ukuran 150-an liter ada 6 Tong waktu itu karena akhirnya ada protes dari warga akhirnya kami mencoba mengurangi volume ee fermentasi kami seperti itu pak Mungkin ee ada ilmu yang bisa disampaikan dari bapak itu yang pertama Pak Kemudian yang kedua ee ini menjadi persoalan yang dilematis sebenarnya Pak karena ee di sekitar kami itu sebenarnya ada beberapa komunitas itu yang mendapatkan bantuan tetapi justru itu enggak sestain Pak Nah kami ee mencoba untuk merintis ini basisnya adalah dari individu yang kemudian arahnya memang ke arah profit pak ee karena ketika merintis komunitas itu dan itu belum berhasil Itu kan mungkin dipandangnya masyarakat apa sih ini kayak gitu kayak kerja gotongroyong sukarela tetapi tidak bernilai ekonomi nah pada akhirnya ee dengan apa ya mungkin modal seadanya gitu Kami mencoba tapi Barangkali Pak ee bapak pak Markus mungkin atau teman yang lain punya informasi terkait dengan ee pendanaan atau seat Capital untuk bisa mengembangkan bisnis kami ee atau kemudian info komunitas Bapak tadi Bapak juga menyampaikan tentang asosiasi bsf eh apakah itu ada grup misalnya lewat WhatsApp sehingga kami bisa mendapatkan informasi termasuk nanti mungkin tips ee atau akses informasi marketing Bapak mungkin ee Bisa diinfokan seperti itu ee Dua pertanyaan itu saja sih Pak dari saya terima kasih baik terima kasih eh Mbak Ika Mbak Ika lokasi di mana Mbak Ika masih di-mute mbak lokasinya di mana Mbak Ika Iya saya ada di saya di di Sukoharjo Bapak di belakang ka Sur Oke baikik Sukoharjo dekat dengan kampung halaman Ibu sayaoniri ohun jadi gini mbaka tadi mengenai bau ya mungkin saya perlu detail sampah organik yang mbaka kelola itu berasal dari mana sumbernya Dar diuk in sebenarnya mengintegrasikan E dengan partisipasi warga jadi sampah dapur mereka Bapak e kami bantu kelola tapi memang secara komposisi itu lebih banyak sayurnya gitu Pak Jadi ada yang sayur mentah kemudian sayur matang dan juga catering itu Pak Oke Oke jadi baik e jadi sampah sampah organiknya adalah sampah dapur ya Nah sampah dapur itu kalau baru satu hari kan masih fresh Mbak ya tapi Mbak Ika mesti pastikan jadi dari teman-teman dari tetangga-tetangga yang datang itu sampah dapurnya masih fresh ya kalau masih fresh untuk mengurangi bau tadi karena sudah lewat 1 malam apalagi 2 malam itu bau aroma sampahnya kan keluar ya apalagi misalnya banyak sayur apalagi Sayurnya sayur cool Nah itu baunya luar biasa tuh nah Oleh karena itu tadi disampaikan Pak Indra betul jadi kita bisa melakukan fermentasi dulu dicacah dulu supaya jadi lebih kecil partikelnya Kalau sudah lebih kecil partikelnya kan akan lebih mudah nanti difermentasi ya ya nanti setelah difermentasi Saya biasanya lakukan tuh fermentasi enggak lama-lama 1 malam cukup jadi kalau kita kumpulkan sampah pagi ini itu besok paginya itu baru diberikan jadi pakan magot ya jadi baika masukkan ke dalam Tong ya difermentasi cara fermentasi yang paling gampang baika itu macam-macam ya tadi disampaikan ada yang disemputkan bioaktivator katanya nah bioaktivator tergantung bioaktivatornya juga jangan sampai bio namanya bioaktivator berarti dari biologi ya Bu ya Nah itu bisa kita semprotkan pakai istilahnya Yakut molases itu kan ada basilus di situ bisa juga Ibu paling gampang itu pakai ragi Bu ragi tapek itu juga bisa ya Jadi disemprotkan pakai itu atau kalau sudah budidaya magot untuk menghilangkan bau ya itu pupanya Ibu rendam cangkang pupanya Ibu rendam Nah rendamannya itu Ibu semprotkan itulah bioaktivator sebetulnya ya untuk mengurangi bau dan juga untuk mengurangi lalat-lalat di sekitar itu ya tu ada yang usul juga pakai ekoenzim katanya tapi ekoenzim Ibu Mesti bikin dulu ya dan E itu kan fermentasinya lebih lama juga 3 sampai 4 bulan ekoenzim ya jadi banyak cara yang kita bisa lakukan untuk ee menghindari bau tetapi di dalam proses eh apa biokonversi itu sendiri budidaya magot ya harusnya kalau terjadi keseimbangan antara jumlah input pakan organik yang masuk dengan jumlah ee koloni bsf yang ada di situ yaitu seimbang bu ya tadi saya sampaikan kalau satu ton berarti butuh 100 GR ya itu nanti ditetaskan kemudian dia makan sampah Ibu setiap hari ya itu juga itu juga bisa dijadikan apa namanya E menjadikan supaya tidak terjadi bau jadi baunya sudah diseregap dulu sama si magot tapi kalau koloninya kurang di dalam proses pengolahan sampah itu itu yang akan menimbulkan bau ya Nah ada jug ada juga yang tanya nih Bagaimana dengan E4 Pak E4 bagus itu untuk fermentasi jadi E4 ee digunakan untuk Fer ASI ya ee apa namanya itu juga bagus ya Saya kira demikian mudah-mudahan bisa membantu nanti Mbak Ika izin bertanya Pak mungkin m-follow up jadi ee Kalau kami itu Pak Memang modelnya adalah menamp Heeh eh boleh me-follow up Bapak mohon maaf Monggo Monggo silakan eh di kami itu baunya itu adalah setelah 2 minggu Bapak jadi ee kami kan menampung di dalam tong-tong yang cukup besar karena untuk mengantisipasi stok pakan yang tidak selalu ready setiap hari Bapak Jadi kami tampung ee limbah-limbah dari warga itu e selama 2 minggu difermentasi itu ternyata muncul bau Bapak dan bau itu di keluar ketika itu di eh apa ya di makankan ke magotnya Bapak gitu Jadi sebenarnya oke oh ini ini e mohon maaf ya jadi saya katakan bukan bukan kesalahan tetapi ya kalau selama 2 minggu itu difermentasi kemudiana baru buka maka tentunya kan itu Penguapan yang keluar itu Ya akan menghasilkan bau ya tetapi kalau kita fermentasi setiap hari maka itu tidak terjadi pembusukan di situ ya Jadi Mbak Ika juga mesti perhatikan apalagi misalnya tadi sayurnya k kangkung gitu itu kalau kangkung 2 minggu enggak akan jadi pakan magot malah Mbak karena Udah tinggal seratnya aja ya jadi nutrisinya sudah berkurang jadi saya Saran saya sebaiknya tadi ya setiap hari m Ika sampai yang dikumpulkan dari warga ya itu hanya difermentasi satu malam besoknya sudah bisa diaplikasikan ke magot Jangan tunggu 2 minggu Mbak Ika ya janganinggu terus kemudian di pilah-pilah juga yang berasal dari warga masyarakat itu kan ada sampah yang bisa jadi pakan magot yang sifatnya busuk ada juga yang misalnya bonggol pisang itu Mbak Ika jangan paksain untuk fermentasi ya Enggak enggak efektif itu lebih baik Kalau yang misalnya sifatnya fiber serat gitu ya ee daun pisang gitu ya kulit durian kulit nenas gitu itu jangan jangan dipaksakan untuk jadi pakan magot tapi lebih baik itu dikomposting ya setelah dikomposkan itu nanti dicampur bisa dicampur dengan frus yang dari kaskot ya baru diaplikasi ke tanaman itu juga baru bisa begitu Jadi harus dilakukan pemilahan dulu kemudian kalau difermentasi pun jangan lebih dari sat malam itu langsung diaplikasi jadi jangan nunggu 2 minggu Mbak Ika kalau 2 minggu itu dibuka ya terjadi fermentasi amonia nya ya dan lain-lain segala macam itu gas-gas itu keluar di situ kalau tadi kol itu berarti kan sulfur Nah itu sudah pasti tuh kemungkinan besar sih saya yakin mungkin sayur-sayuran sejenis itu pol Cim gitu ya itu mengandung sulfur tinggi jadi baunya pasti seperti bau apa namanya bau limbah Bau apa namanya bau bau jamban ya sor iya iya iya mudah-mudahan bisa diatasi Mbak Ika ya Terima kasih Bapak pertanyaan kedua ya pak I silakan jadi yang kedua tentang akses tadi Ya memang harus diperhitungkan baika jadi kalau kita melakukan kegiatan hanya sifatnya untuk CSR gotong-royong tidak sustain itu sangat disayangkan Saya yakin kalau di sukuarjo mungkin di tempatnya Mbak Ika eh saya terkoneksi dengan teman-teman para petani organik ya beras organik di sana dan mereka sudah bisa sampai ekspor ke Amerika ke Jepang dan lain-lain ya Monggo dimanfaatkan hasil output produksi magotnya Mbak Ika ya dan teman-teman di Sukoharjo Saya yakin juga komunitas bsf di Sukoharjo cukup banyak ee ini ee bisa nanti berkolaborasi ya lalu bisa membangun pertanian organik ya kemudian juga pakannya bisa digunakan untuk pakan ayam kalau mau digunakan skala kecil enggak masalah MB Ika sekarang mengelola sampahnya Berapa besar Berapa banyak sampahnya per hari rata-rata boleh di ini Mbak Eh 100 kilo Bapak Oke I 1 hari 100 kilo ya 100 kilo S hari kalau asumsi seperti itu berarti kalau menggunakan magot itu paling tidak kita dapat 10%nya aja sudah dapat 10 kilo tuh magotnya ya Nah magot 10 kilo bisa digunakan untuk pakan ayam berapa ekor itu Tinggal dihitung Mbak kalkulasinya ayam itu kebutuhan pakannya kurang lebih 120 GR kalau untuk ayam petelur ya ya per hari per ekor ya itu hanya 120 GR Jadi kalau 10 kilo berarti kan 10.000 gram dibagi 120 gram jadi berapa ekor tuh Ya ini tinggal tinggal hitung-hitungan aja ya Sebentar ya kalau kita punya sampah tadi 100 kilo berarti dapatnya magotnya eh 10 kilo ya 10 kilo berarti 10.000 GR dibagi 120 Nah itu bisa cukup untuk 83 ekor Oh iya pak tapi ayam jangan dikasih makan magot 100% jadi Mbak Mbak Ika bisa gunakan maksimum 50% saja artinya kalau 50% maka magotnya baika itu cukup untuk 83 di* 2 160 nah 160 ekor Kalau Mbak Ika punya ayam pertelur 160 ekor ya ini 160 ekor ya 160 ekor itu katakan5% Mbak Ika bisa punya telur 136 butir ya atau kalau dibagi 16 ya maka 8,5 kilo hasil telurnya ya Jadi silakan MB Ika Coba ya budidaya ayam kalau mau cepat ayam broiler ayam pedaging ya kalau mau misalnya cukup tempatnya untuk ayam petelur Monggo ayam pedaging mungkin 3,eng bulan maksimum 4 bulan sudah bisa panen cuman pesan saya jangan diberi 100% magot maksimum 50% ya nah jadi nanti ayam petelur kalau tadi 160 ekor bisa bertelur 136 butir atau 8,5 kilo jadi 8,5 kilo ditinggal dikali harga telur misalnya r25.000 ya Nah ini hitung-hitungannya ini ini cara-cara praktis bikin visibilit tadi kayak gini nih ya jadi 8,5 kil* 25.000 nah Berarti penghasilan baika r2.000 per hari Masya per hari ya tap kan tetap mesti investasi ayamnya MTI beli dan lain sebagainya tapi Monggo Mbak Ika mulai dari kecil dulu punya satu ekor ayam pejantan Kalau ayam kampung ya lalu ayam betinanya 10 ekor Jadi satu pejantan dikasih 10 betina ya Nah itu nanti bertelur nanti telurnya makin banyak beranak lagi pecah telurnya gitu kan makin banyak lagi nah itu akhirnya nanti menghasilkan ee ayam petelur yang telurnya bukan cuma sekedar telur kampung tapi telur omega3 ya itu incomeennya kalau 200.000 Kal 30 hari berapa ya wah,3 juta kan lumayan kan Wah sebentar lagi UMR Ya Allah Bapak ya tapi sekali lagi hati-hati ya hati-hati kalau kita bicara visibility tadi kelayakan usaha Jangan cuman ngitung cuannya Rikonya dan lain-lain Yang tadi kita sudah bahas di depan ya kita mesti perhatikan juga ya mengelola ayam juga tidak semudah yang dibayangkan orang Ya itu ayam kadang-kadang ada penyakit yang mesti diatasi dan lain-lain ya tapi pengalaman kami mengelola ayam petelur dengan budidaya magot Ini akhirnya ayam petelur itu tidak usah diberikan antibiotik ya tidak pakai antibiotik lagi karena antibiotiknya sudah di e sudah ada di dalam magot itu sendiri Saya kira gitu Mbak Ik terima [Musik] kasih terima kasih Bapak ilmunya I sami-sami Monggo Monggo baik ee terima kasih kepada Ibu Ika dan Bapak Markus selanjutnya kita ke sesi tanya jawab yang di kolom chat ya Bapak ee Nanti akan saya sampaikan terlebih dahulu pertanyaannya lalu langsung Bapak jawab begitu ya Bapak Iya baik saya izin share screen baik ee Pertanyaan selanjutnya dari Dar ibuti Berapa kapasitas biopon supaya budaya bsf ini menguntungkan secara ekonomi produk apa saja yang sudah dihasilkan oleh PT magot Indonesia Lestari ke mana dan bagaimana cara pemasaran produk yang dihasilkan dari produkproduk budidaya magot ini Demikian Bapak Baik terima kasih Buti kapasitas biop supaya menguntungan secara ekonomi itu kembali lagi bu ya ini tergant Dar jumlah input sampah yang kita punya ya Jadi sebetulnya ee apa namanya sampah organik itu yang dijadikan pakan magot di awal itu sangat menentukan ya karena dengan kita tahu potensi yang akan kita kelola ya berapa besar jumlahnya baru kita bisa menentukan lagi Fasilitas yang akan kita bangun supaya tidak over investment ya tidak ee investasi berlebihan gitu kita mau bangun kita punya duit gitu ya kita merasa punya duit kita punya lahan lalu kita bangun kapasitas 10 ton per hari misalnya tapi sampahnya enggak ada yang enggak bakal jadi Cuan enggak bakal jadi Untung ya Nah kalau ibu tanyakan tadi Berapa kapasitas biopon ini kembali lagi teringantung saya enggak bisa menjawab ee Berapa kapasitas yang menguntungkan ini harus semuanya secara holistik Bu Jadi harus dihitung ee inputnya berapa kemudian nanti outputnya berapa juga harus dihitung ya Jadi bukan cuman Mas masalah biopon saja yang menjadi perhatian kita kalau biopon gampang Bu mengikuti ya ibu bisa beli bok Ibu bisa bangun pakai terpal Ibu bisa bangun dengan eh cara-cara yang bermacam-macam ya jadi metodologi untuk membangun biopon ini eh banyak macamnya kemudian produk apa yang dihasilkan oleh PT magot nah PT magot fokus kepada integrated farming ya Jadi yang dihasilkan itu selain eh larva magot yang kita jadikan untuk pakan ayam ya dalam hal ini ayam petelur ya eh semua yang kita kerjakan ini sifatnya semua skala laboratorium walaupun e kita menggunakan eh fasilitas dengan input 15 ton per hari ya sampah yang masuk dari berbagai sumber Tadi dari pasar induk dari hotel dari restoran dari industri ya Beberapa industri sudah bekerja sama dengan kami salah satunya Unilever ya Nutrifood dan lain-lain ya saya enggak perlu sebut satu persatu eh kemudian eh selain itu kita memberikan jasa layanan kepada mereka ya untuk nahkan sampah organik dikonversi jadi magot lalu kemudian hasilnya tadi selain Larva untuk pakan ayam petelur juga untuk pakan ikan ya Dan frnya kita gunakan untuk eh pertanian ya kami bekerja sama dengan koperasi produsen pangan fungsional Indonesia ya untuk menjadikan e pupuk organik kasgot ya dan juga kami memproduksi pupuk cair tadi Pak Indra di depan sampaikan juga poocat pupuk organik cair ya istilah kami PCM pupuk cair magot ya itu juga sudah kita produksi untuk ee lahan-lahan pertanian kami ya Ke mana dan bagaimana pemasangan produk Kalau kami sekarang Ee tidak menjual keluar jadi ee 15 ton sampah ya Atau rata-rata mungkin produksi kita ee sekitar 1.000 sampai 1.200 kg telur apa ee Larva itu kita gunakan untuk kebutuhan sendiri ya kalau teman-teman kita yang lain ya tentunya seperti dari ada dari biocycle ada magalarva dan lain-lain mereka sekarang sudah punya pasar bahkan sudah bisa mengekspor ke luar negeri Ya ada teman kita juga dari sanofly mereka sudah ekspor ke Amerika ada yang ekspor ke Jepang ada yang ke Korea dan lain-lain ya tapi teman-teman eh perlu hati-hati karena untuk ekspor itu kan harusnya minimum satu kontainer gitu kalau sekarang ya kalau mau efisien satu kontainer itu kalau 40 Fet eh mungkin 20 fet lah ya 20 fet itu berarti sekitar 6 sampai 7 ton ya kalau 6 sampai 7 ton kering berarti basahnya FR larvanya harus tiga kalinya Ya jadi 18 ton fres Larva Nah kalau untuk mendapatkan fresh Larva 18 ton berarti kita butuh sampahnya itu ee kurang lebih 10 kalinya jadi 180 ton ee sampah yang dibutuhkan Nah tinggal tergantung mengumpulin larpa kering ee eh sebanyak 6 Ton itu berapa lama ya Jadi Bapak Ibu itu ada urut-urutannya Saya kira demikian Mbak Sabrina boleh lanjut Baik bapak eh selanjutnya yaitu dari bapak Ibnu alfarid jika magot ingin dikonvensi menjadi pakan ternak atau kosmetik untuk diekspor Apakah ada kriteria khusus atau standar yang digunakan dikarenakan sampah di Indonesia masih banyak yang belum terpilah dengan baik sehingga Ada kemungkinan tercampur dengan senyawa kimia berbahaya dari lindi atau bahan kimia berbahaya lainnya mohon penerahannya Bapak seperti itu Makasih Pak Ibnu alfarid pertanyaannya jadi tepat sekali Pak eh untuk skala industri tertentu Pak apalagi digunakan sebagai bahan baku kosmetik sebagai bahan baku pakan ya dalam hal ini pakan hewan peliharaan misalnya dan juga bahan baku-bahan baku lain pasti ada syarat-syaratnya nah ini benar sekali Jadi kalau sampah organik itu tercampur dengan senyawa kimia nah ini kami pernah hadapi juga ya kalau berasal dari pemukiman ya itu tadi Ibu Sri Rahayu juga menghadapi kesulitan tuh ya kalau dari pemukiman tuh kadang-kadang eh warga masyarakat kita belum disiplin memilah sampah jadi masih tercampur biklean masih tercampur bahan-bahan kimia berbahaya ya tapi untungnya magot ini ini itu dia bisa memberikan kode gitu ya Jadi kalau dia ee Ada racunnya ya dia pasti juga akan kelihatan gitu Wah ini pertumbuhannya enggak bagus ya tiba-tiba magotnya mati dan lain-lain Nah itu juga harus kita perhatikan nah Oleh karena itu Pak untuk memenuhi kebutuhan tadi apalagi ekspor ya itu istilah kami harus digunakan bahan baku-bahan baku yang food grade ya atau grade-nya grade untuk ee kebutuhan tertentu Apakah itu bisa berasal dari sampah organik ya tentunya bisa jadi Bapak harus melakukan quality assurance ya dari sumbernya Ya jadi istilahnya pastikan bahwa sampah-sampah itu memang tidak terkontaminasi dengan kandungan-kandungan kimia berbahaya ya bisa apa tidak ya tentu itu harus ada effort ya harus ada effort di depan misalnya kita seperti kami bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang Maskan sampah organik tertentu ya dan itu ee dari hulunya dari timbulannya sampai dengan ke lokasi kami kita harus jagain tuh Pak ya atau selain sampah organik misalnya ee ada juga sampah-sampah yang misalnya dari industri ee apa namanya ya industri makanan misalnya tadi ya Nah itu kalau memang mau di dialokasikan khusus maka harus juga direatmen secara khusus gitu jadi ee intinya seperti itu Pak karena memang kalau sampahnya berasal dari tadi yang tercampur gitu ya itu itu ee resiko ya cukup tinggi jadi harus diperhatikan qualti kontrol dari mulai ee timbulan sampai dengan prosessing di tempat kita mudah-mudahan bisa menjawab itu Pak Ibnu Baik bapak eh terima kasih atas Jawabannya selanjutnya yaitu dari bapak Budi napitukulu kalau di TPA saya itu Pak banyak sekali magot Apakah jenis magotnya sama warnanya putih kalau kalau bisa dimanfaatkan Apakah tinggal dikumpulkan saja Pak berapa harganya magot per kilo demikian B Oke Pak Budi napiul di TPA saya tidak bisa jamin Pak apakah itu magot bsf atau itu magotnya Lalat Hijau atau itu magotnya lalat rumah pak ee yang bisa membedakan tentu ee jenisnya Pak ya jenisnya kalau kita lihat secara langsung secara fisik saya bisa membedakan apakah itu magot bsf atau atau magot dari lalat-lalat yang lain mirip tetapi eh besarnya beda ya jadi eh dan Biasanya sih kalau kalau magot bsf itu tidak akan eh bertelur di Semarang tempat Pak ya Jadi ini uniknya kalau bapak mungkin bisa pelajari lebih dalam Bagaimana siklus hidup magot magot bsf ini hanya akan bertelur di tempat-tempat yang dia pastikan nanti larva-larva atau bayi bayinya itu akan memiliki makanan yang cukup jadi dia enggak bakal ee bertelur di sembarang tempat Makanya kalau kita keluar ya atau di luar di tempat-tempat e umum gitu jarang sekali kita menemukan lalat Black soldierfly Ya jarang sekali kecuali misalnya di situ banyak limbah buah sampah buah nah di situ mungkin satu dua ada e lalat bsr ya harga magot per kilo sekarang kalau fresh itu kisarannya antara r.000 sampai Rp6.000 tergantung di eh apa namanya di beberapa tempat mungkin bisa berbeda-beda ya kalau di Bogor di sini rata-rata 5.000an kalau fres demikian Pak Budi Terima kasih Terima kasih Bapak selanjutnya dari dari Ibu Sri wahunings dari penjelasan Bapak tadi saya menangkap tingkat reduksi melalui bdidaya magot hanya 25% dari total sampah dengan asumsi 50%nya organik Bagaimana cara mengelola atau mengelola atau mengolah residu dari sampah yang tidak dapat terolah di makut Apakah dianggut ke TPA atau bagaimana best practice dari pengalaman Bapak demikian bapak baik Terima kasih Bu Sri wayuningsih Jadi sebetulnya Kalau saya menjadi seorang yang punya otoritas di dalam bidang pengelolaan sampah Ya saya akan membangun sistem pengelolaan sampa yang terpadu dengan berbagai teknologi yang tepat guna ya nah sekarang itu kita belum punya disebutkan ya mungkin ada contoh enggak ya beberapa kota sekarang sedang membangun E sistem pengelolaan sampah yang e apa terpadu tetapi belum jadi masih parsial gitu ya jadi buri kalau kita punya peng sistem pengololaan sampah yang terpadu tadi ya Ini semua sampah bisa masuk ke tempat itu ya cuma kalau saya juga menjadi otoritas pengololan sampah saya tentunya harus membatasi supaya yang masuk itu terpilah jadi sampah organik dan Sampah nonorganik paling tidak sudah dipilah ya lalu timbul pertanyaan Wah Pak susah nih masyarakat susah untuk memilah sampah oke no problem ya dari masyarakat dari pemukiman mungkin masih tercampur tetapi dari industri tertentu industri perhotelan mall dan lain-lain mereka harus kita paksa untuk memil sampah ya Bisa gak pasti bisa karena gak akan ada pilihan mereka warga masyarakat pun nanti bisa kita akan edukasi ke sana tapi bisa bertahap Nah kalau ini terjadi maka sampah yang terpilah itu akan mudah dikelola ya kalau sampah itu tercampur Bagaimana Pak sekarang sudah ada teknologi mesin pengolahan sampah yang bisa memilah sampah minimum organik dan nonorganik ya kalau sampah yang tercampur tadi masuk ke dalam sistem ini maka mesin itu akan memilah organiknya nanti akan terpilah sendiri nonorganiknya ya itu mungkin akan dipilah secara konvensional ada petugas-petugas kebersihan yang memilah di situ atau bisa juga pakai mekanical bahkan pakai sensor ya nanti yang ada metal ada besi ada paku Ya itu bisa terpisah sendiri pakai magnit kemudian plastik masuk kertas masuk dan seterusnya nah yang nonorganik ini itu industri daur ulang sudahah menunggu ya Kenapa industri daur ulang menunggu karena industri daur ulang kita masih membutuhkan bahan baku yang sangat besar ya apa buktinya sampai hari ini Indonesia masih memberikan izin untuk impor sampah ya padahal undang-undang kita melarang seperti itu ya Nah sekarang bicara tentang persentase tadi jadi Bu dari total 100% sampah ya Saya hanya menggunakan data dari klhk bahwa umumnya ya 55 sampai 60% Bahkan bukan cuma 50% kalau data Ibu bisa download di datanya klhk ada sipsn ya sampah organik esia itu komposisinya dari total sampah kurang lebih 55 sampai 60% jadi saya pakai asumsi 50% ya Nah kalau 50% sampah organik ya ini ada yang nulis 60 sampai 70% ya Bu engak apaapa saya pakai asumsi 50% aja Bu jangan besar-besar ya 50%nya organik kemudian organik itu tidak semuanya bisa dijadikan pakan magot Bu Lalu ke mana Nah itu bisa jadi bisa jadi komposter bisa jadi biomassa gitu kan Kayak misalnya sampah kayu itu kan organik juga Bu sampah kayu ya kan organik Nah itu kemudian sampah misalnya seperti kemarin saya dari Ciamis tuh ada sampah dari e acikawung misalnya itu bisa jadi biomassa ya sampah Serbuk gergaji itu kan organik juga bisa jadi biomassa jadi eh Prinsipnya yang organik bisa dipakan magot saya asumsikan hanya sebesar 25% tapi kalau 25%nya dari total sampah Indonesia yang sekarang 60 juta ya 60 juta Dik 50% itu R juta Nah 30 juta kalau saya kalikan lagi 25% saja itu berarti ada kurang lebih sekitar berapa tuh 7.000 eh 7,5 juta ton sampah yang bisa kita konversi menjadi pakan dan pupuk organik jadi saya kira itu bu Nah sekarang bagaimana cara mengolah e residu sampah yang tidak dapat diolah oleh magot tadi ya Nah kalau bicara ya harusnya ya dengan komposisi sampah tadi ya Ee jumlah sampah yang 100% yang masih ter yang tercampur tadi ya mungkin itu hitung-hitungannya kalau dikelola dengan baik dengan sistem terintegrasi tadi ya dengan sistem pengolahan yang terpadu tadi itu residunya paling banyak hanya 10 sampai 15% Bu ya yang lain tuh bisa diolah semua ya termasuk sampah organik yang tidak bisa dimakan magot itu bisa jadi biomassa bisa ba jadi kompos dan lain-lain ya Nah Oleh karena itu eh dengan target pengurangan sampah nasional yang kita targetkan sebetarnya ke TPA itu hanya 10 sampai 15% itu bisa terwujud jadi tp-nya enggak semakin overload ya Apakah kita masih butuh TPA masih ya karena t tadi apa TPA itu hanya untuk residu Nah apakah resid itu bisa diolah bisa teknologi-teknologi itu sudah ada supaya semua sampah itu bisa diolah bisa dikelola dengan baik tinggal masalahnya tadi ya Ibu ya Nah sekarang kan tadi kita sudah bahas di sesi pertama ada rdf gitu ya Apakah rdf menguntungkan nah kembali lagi saya bilang rdf itu menguntungkan kalau ada offtakernya Apakah offtakernya memberikan keuntungan tergantung harga belinya gitu ya jadi ini semua visibility ini harus dihitung secara holistik terintegrasi dari hulu sampai ke hilir ya demikian eh Bu Sri wahyuningsi mudah-mudahan bisa menjawab baik eh terima kasih banyak bapak Mar Susanto selanjutnya pertanyaan yang terakhir dari Ibu Dewi saya salah seorang penggiat magot dari Semarang kapasitas form kami masih di 8 sampai 120 kilo per bulan bersama komunitas kami berusaha menggerakkan keterlibatan kelompok masyarakat dalam budaya bsf ini sebagai plasma dan menampung hasilnya untuk pemasaran kendala produksi Bagaimana memperbesar kapasitas produksi kemudian Kendal ekonomi Bagaimana prinsip bagi hasil dengan plasma demikian Bapak Baik Bu Dwi Terima kasih Bu Dwi nahb Dwi ingin memperbesar kapasitas produksi Wah baik sekali nih Budi tentunya pertama Ibu mesti hitung ya kalau ibu mau memperbesar kapasitas produksi potensi sampahnya ada enggak di tempat Ibu dan berapa banyak potensi yang Ibu mau olah kalau itu bisa terjawab baru nanti eh kita melangkah ke tahapan berikutnya ya kemudian Bagaimana prinsip bagi hasil dengan plasma nah ini kalau prinsip bagi hasil dengan plasma Monggo ya guyup aja sama plasmanya sistem bagi hasilnya seperti apa yang penting eh semua Happy ya kita Eh istilahnya bagi hasilnya Apakah bagi keuntungan revenue sharing profit sharing atau apapun ya kalau yang kami kembangkan sebetulnya inti plasma itu plasma-plasma itu hanya kami tugasi untuk proses breeding ya breeding itu hanya produksi telur ya Jadi kami fasilitasi kami berikan pupa ya pupanya itu mereka jadikan alat reproduksi mengasilkan lalat dan lalatnya bertelur jadi Kami beri pupa tuh ya tentunya pupanya gak boleh dijual tentunya ya Nah setelah itu ya lu telurnya dij ke kami ya kami telh P mereka dikasih keuntungan ya Nah ini akan kita manfaatkan untuk apa namanya E budaya prosesening ya untuk pembesaran di tempat kami setelah itu nanti untuk reproduksi Yang tadi 20% kita berikan lagi ke mereka jadi terbangunah siklus hubungan antara inti dengan plasma Saya kira demikian jawabannya mudah-mudahan bisa menjawabtanyaan i jawabannya baik demikian tadi pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada training online kita hari ini baik seperti janji kami di awal tadi kami juga sudah mengantongi nih nama-nama pemenang yang beruntung pada hari ini untuk mendapatkan door price untuk bapak ibu yang beruntung dipersilakan untuk menghubungi admin ya Bapak Ibu eh di sini ada bapak ibu Kemudian Bapak Kemudian Bapak WA bagi pemenang silakan menghubungi CP di bawah ini untuk melakukan konfirmasi untuk melakukan konfirmasi baik eh Sebelum saya mengakhiri eh kepada bapakus saya juga izin menyampaikan bahwa e pada sesi tanya jawab secara langsung kami memiliki memiliki penanya yang Seca langsung yaitu itu ada Bapak had maruki Kemudian Bapak Nurman Kemudian Bapak Indra kemudian ibu sahuni dan ibu Iken mungkin dari kelima sesi penanya tersebut bisa Bapak pilih untuk mendapatkan doorpres berupa buku dari bapak begitu bapak baik Terima kasih Mbak Sabrina nanti siapa yang dapat saya kasih tahu Mbak Sabrina ya dihubungi nanti melalui wa untukakan alamatnya nanti saya kirim e buku yang luar Biasa Ini dari bu Nini pakmi baik baik Bapak ee Berarti masih kita rahasiakan ya Bapak begitu kemudian sebelum mengakhiri training online ini Izinkan saya untuk menyampaikan kepada Bapak Ibu sekalian bahwa kami dari Project B Indonesia yang bekerja sama dengan jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia juga mengadakan training online selanjutnya dengan empat topik yaitu topik pertama optimalisasi aspek kebijakan dan regulasi dalam sistem pengolahan sampah oleh ibu Nur Azizah SII pmsc pada hari Sabtu 14 September 2024 kemudian topik kedua yaitu optimalisasi aspek pendanaan dan pembiayaan dalam sistem pengelolaan sampah oleh Bapak Amrizal Amir pada hari Sabtu 28 September 2024 kemudian topik ketiga yaitu optimalisasi aspek kelembagaan dalam sistem pengelolahan sampah oleh ibu Sukma siip m m.si pada hari Sabtu 12 Oktober 2024 dan yang terakhir yaitu topik keempat yaitu optimalisasi aspek peran serta masyarakat dalam sistem pengawalan sampah oleh Bapak Andy Sulistiawan dan Bapak Darga Sultan pada hari Sabtu 26 oktober 2024 semua topik tersebut akan berlangsung selama dua sesi sesi pertama pukul 0900 hingga 11.00 dan si kedua pukul 13.00 hingga 15.00 baik eh selanjutnya kepada Bapak Ibu sekalian Saya ucapkan terima kasih untuk pemateri kita hari ini yaitu bapak Markus yang telah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing bersama dengan Bapak Ibu peserta training online kemudian Terima kasih juga kepada bapak ibu yang sudah aktif bertanya dan mohon maaf apabila ada pertanyaan yang belum terjawab karena waktu kita yang sangat terbatas sekali ya Bapak Ibu sekalian semoga diilan kesempatan kita bisa bertemu kembali dan pertanyaan-pertanyaan pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian bisa terjawab di sesi yang akan datang baik kita telah sampai di penghujung acara Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini Baik di sesi 1 ataupun sesi dua kita sudah belajar banyak sekali melalui training online dengan topik studi kelayakan perencanaan bsf Black solder fly plan yang disampaikan oleh pemateri kita hari ini yaitu bapak Markus banyak sekali ilmu yang kita dapatkan pada saat penyampaian materi yang disampaikan oleh pemateri kita hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua baik Selain itu kami juga ingin mengingatkan Bapak Ibu sekalian untuk mengisi kuioner yang linknya sudah kami share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya izin mengingatkan kepada bapak ibu yang menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin belum request dapat mengisi Link yang juga sudah kami kirimkan pada kolom chat terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita hari ini yaitu bapak Markus Susanto SH MH ICC yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan sharing materi bersama kami dari pagi hingga sore hari ini lalu saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak Dr IR hijrah Purnama Putra stmng selaku founder dari butik da ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias selama training online ini berlangsung sampai bertemu lagi di training online selanjutnya tentunya dengan tema-tema yang lebih menarik lagi Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya Sab pamit undur diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahiikumsalam warahmatullahi wabarakatuhim Mak kasih Mbak sablina Terima kasih Pak Markus Terima kasih Bapak Ibu semuanyaima kas Pak Baik sampai ketemu lagi nanti pamit Pak Monggo Makasih kasih Pak markusih sami-sami aminasih pak Markus