Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia bersama sayaana selaku MC eh sekaligus moderator yang akan memandu sesi du ini dari pukul 1300 hingga pukul 1500 nanti melanjutkan sesi pertama tadi training online ini mengusung topik penyusunan dokumen studi kelayakan perencanaan Ipal atau instalasi pengolahan air limbah domestik yang akan disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu bapak Dr sebel untuk ke materi training online kita saya mohon izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi di Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian Dengan hormat saya juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat menonaktifkan mikrofon selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami yaitu di Project Indonesia jadi semisal sel acara training online ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian tetap bisa mengikuti training online ini melalui YouTube channel kami yaitu di projectb Indonesia Selanjutnya kami juga masih membuka kesempatan untuk Bapak Ibu sekalian yang mungkin ingin mendapatkan DP spesial dari kami itu dapat langsung memberikan pertanyaan terbaiknya di kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nantinya akan kami pilih tiga penanya terbaik di akhir acara untuk untuk mendapatkan doorp spesial dari kami baik mungkin tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi mungkin langsung saja kami persilakan kepada Pak Soni untuk mulai menyampaikan ee penyampaian materinya waktunya kurang lebih sampai sekitar jam 14.30 begitu Pak Oke baikik Langsung saja tanpa berlama-lama lagi tempat dan layar kami persilakan baik Terima kasih Bapak Ibu mudah-mudahan ee sudah istirahat semuanya ya Ee saya mohon izin melanjutkan ya Sua ibu mohon izin Share screen Hm mohon maaf salah Hm Oke Baik tadi kita sudah diskusi terkait dengan ee Bagaimana kita bisa menentukan karakteristik air limbah Bapak Ibu ya sekali lagi Eh ada dua ya setidaknya eh cara kita bisa mendapatkan eh karakteristik air limbah untuk eh dalam visibility study di air limbah domestik ya memang data primer itu yang terbaik tapi saya memahami bahwa data primer ini challenging ya Bapak Ibu cukup sulit untuk mendapatkannya khususnya untuk daerah-daerah yang mungkin baru dan eh sulit untuk bisa mengambil sampel dial existing misalkan ya atau di Tang septiknya Tang septiknya eh sulit di diakses misalkan ya tapi itu ee cara yang terbaik bagi kita untuk bisa mengetahui karakteristik a Limba agar nanti data yang kita analisis atau yang kita gunakan dalam studi kelajakan kita itu jauh lebih representatif dibandingkan ee ee ketika kita menggunakan ee karakteristik dari data sekunder tapi bukan berarti salah ya Bapak Ibu ya sekali lagi boleh Ee tidak masalah sebetulnya ee memang di teman-teman di pupr ee ee ketika Ded eh permintaannya pasti akan ke data primer ya karena tadi karakteristik dari setiap daerah ke daerah itu pasti akan berbeda sehingga eh penting untuk mendapatkan data yang representatif Oke Baik saya lanjutkan Bapak Ibu ya Jadi ini kita sudah lakukan Nah selanjutnya apa yang menjadi bagian yang harus dikaji ya dalam eh studi kelayakan ini ya Kajian e kelayakan teknis ya Eh setelah kita memahami karakteristik air limbah domestiknya maka kita bisa ee menyusun alternatif atau opsi-opsi teknologi atau unit operasi dan unit proses dari ee untuk mengolah aimba domestik kita Nah kita harus kembali ke dalam ee diagram ini ya Bapak Ibu ya Sekali lagi diagram ini mungkin eh ee apa Bisa saja berbeda Bapak Ibu Ya karena ada pertimbangan engineering jadi tidak saklek gitu ya Eh hanya saja ini menggambarkan eh sebentar sebentar bak jadi ini menggambarkan pengolahan tahap pertama ya ke bawahnya ya kemudian ada pengolahan tahap kedua itu ada dan kombinasi ya karena tadi isunya adalah tantangan baku mutu kita per lhk 68 2016 itu sudah tidak mungkin kita menggunakan hanya anaerobik Bapak Ibu jadi anerobik saja tidak minkan karena kita punya ee amonia yang harus kita sisihkan hanya dengan proses ee aerob ya Eh bakterinya bakteria aerob sebetulnya untuk menyisikan amonia jadi ya Eh kita enggak bisa menggunakan hanya anaerobik pasti kita akan menggunakan kombinasi di antara keduanya kemudian tahap akhir ya kemudian sama pengolahan ee lumpur oke ya Saya lanjut ya Nah pemilihan teknologinya berdasarkan apa pertimbangan Apa sih yang menjadi pertimbangan ya Sekali lagi ya Ini sudah kita diskusikan sebetulnya ya yang pertama adalah kualitas ee air limbah yang diolah ya jadi ee Itulah kenapa kita harus memahami dulu air limbah domestiknya Seperti apa saya ingat betul ya seringkali ee ada diskusi seperti ini Bapak Ibu ee boleh enggak kita juga mempertimbangkan ada air limbah misalkan air limbah dari home industry ya industri-industri rumah masuk ke dalam Ipal kita secara engineering memungkinkan Bapak Ibu jawaban ya kalau dari engineering ya tapi memang itu akan merubah karakteristik dan merubah ee desain unit operasi dan proses kita kecuali tadi Eh kita mengadopsi eh mekanisme atau metode di mana semua home industry itu harus ada prereatmentnya jadi dia ada syarat dia untuk bisa masuk ke dalam jaringan perpipaan kita itu boleh saja ya karena ya kita tahu ya Eh home industry di Indonesia banyak sekali ya yang kadang-kadang dia langsung masuk ke drinase atau masuk ke dalam jaringan perpipaan nah pemahaman terkait dengan karakteristik atau eh kualitas aimba ini penting sekali karena ini akan mempengaruhi teknologi mana Eh yang akan kita gunakan gitu ya Ee Jadi kalau dia jumlahnya mungkin eh eh sedikit dan anaerobik memungkinkan ya Saran saya anaerobik saja gitu ya anaerobik itu mumpuni Bapak Ibu efisiensinya juga bisa sampai 95% bahkan ya tapi Eh kalau air Libya besar pakai anaerobik seperti Kota Bandung contohnya ya rasa-rasanya Enggak mungkin gitu ya untuk kota-kota besar di Indonesia jadi ee kebutuhan lahannya besar sekali jadi kita harus e realistis dengan kondisi itu nah yang lainnya apa kebutuhan tenaga listrik ya proses yang dipilih harus mempertimbangkan pengurangan kebutuhan tenaga ristrik Jadi jangan sampai nanti ee pertama e daerah daerahnya suka EE susah listrik misalkan ya di daerah ya Ada daerah-daerah Indonesia yang EE masih suka jepret gitu ya listriknya suka turun tapi kita menggunakan fully dari ee energi yang pompa airasi pompa airasi e air ator gitu ya kemudian fly eh mechical gitu ya Eh peralatannya itu tentu akan eh meningkatkan konsumsi listrik di instalasi kita Ya nah tapi bukan berarti enggak boleh ya boleh aja kalau ya daerah kami Enggak ada masalah gitu ya kami tidak punya masalah untuk e listrik Jadi kami eh membuka opsi e apa teknologi Apun Walaupun dia membutuhkan energi yang cukup tinggi lahan ya tadi ya biaya modal instalasi ya proses e sebaiknya dipertimbang pemanfaatan modal secara secara optimal gitu ya Eh biaya modal ya jadi jangan sampai nanti bisa bangunnya ya Ee tapi enggak bisa mengoperasikan atau kebalikannya ya wah kami bisa mengoperasikan tapi biaya kapitalnya enggak punya ya Capital cost e Capital expital enggak punya gitu ya Nah ini ini dua hal ya e e modal instalasi ee biaya operasional dan peliharaan kebutuhan untuk pemeliharaan kan kesederhanaan realibilitas ya jadi kesederhanaan jangan yang complicated banget ya harus Wah segala macam pakai sensor segala macam saya pikir boleh-boleh aja selama itu bisa dipenuhi syarat prasyaratnya ya Eh Saya sih tidak pada membatasi bahwa a domestik harus diolah dengan menggunakan yang sangat sederhana enggak juga bapak ibu tapi kalau misalkan bisa dengan cara sederhana ya lebih baik gitu ya karena ee kondisi di banyak daerah Ee tidak cukup siap untuk e mengoperasikan teknologi yang terlalu Advance nah Nah jadi harus memperhatikan kebutuhan dari pemeliharaan ya perhatian operator mempunyai prosedur yang mudah Oh operator harus Nyalain ini ini wah rumit misalkan ya itu operatornya enggak siap ya kalau misalkan memang harus menggunakan teknologi yang complicated Advance gitu maka harus ada training jadi tanda kutip kebutuhan atau spesifikasi atau requirement dari operatornya harus lebih naik lagi enggak bisa eh eh persyaratannya enggak mungkin mungkin eh backgroundnya harus harus diperhatikan gitu ya karena dia butuh ee pemahaman terhadap terhadap sesuatu yang EE peralatan yang EE cukup ee ee detail gitu ya fluktuasi beban nah ini juga sama Bapak Ibu ee tadi saya di di awal menyebutkan adanya eh ee apa tahapan yang disebut kita sebut sebagai BG ekualisasi Bapak Ibu jadi bak ekualisasi ini penting salah satunya adalah fluktuasi beban ya jadi eh unit operasi dan proses yang kita pilih itu harus mengantisipasi adanya fluktuasi beban gitu ya kalau di kota besar relatif fluktuasi beban ini enggak signifikan justru yang skala-skala kecil yang dia punya punya fluktuasi beban signifikan ya E misalkan skala permukiman kawasan gitu itu punya fluktuasi beban yang signifikan karena kesagamannya tidak terlalu e dia tidak terjadi keseragaman karena kalau pagi dia pasti akan tinggi gitu kalau siang nanti e relatif jaringan peripan kita Kosong gitu ya Eh beda sama skala perkotaan kalau skala itu mau Pagi siang sore pasti akan ada air dalam jaringan perpipaannya ya karena dia terlalu besar volumenya jadi dia kontinuitasnya e terus terjadi realibilitas gitu ya menghasilkan kualitas yang diinginkan secara konsisten jadi kita punya target yang cukup besar ya E bod 30 ya kemudian ada amonia gitu itu cukup besar sebetulnya untuk e Indonesia saat ini ya Ya nah tapi eh tadi ini menjadi menjadi faktor yang krusial yang penting ya Ee untuk kita bisa menentukan unit operasi dan proses yang mana yang harus kita pilih gitu ya kemudian ada pemulihan ee sumber daya keberlanjutan nah ini isu yang selagi nghits ya dikit-dikit harus eh sustainability jadi ada infrastruktur eh apa eh keberlanjutan infrastukur yang mampu mendukung keberlanjutan ya misalkan Eh ada ada Teknologi yang dikembangkan salah satu kawasan industri ya Eh teknologi itu disebut sebagai supply chain ya walaupun bagi saya sih supply chain tapi tetap aja bagi saya itu adalah eh aerobik tapi menggunakan e di atasnya menggunakan floating eh apa tanaman ya floating wetland gitu ya jadi sebagian nutriennya diadsor oleh eh floating wetland ya sehingga nanti nutriennya bisa turun gitu ya E isunya Eh kalau bahkan di beberapa negara sudah bicara recovery dan lain-lainnya itu yang kita sebut sebagai keberlanjutan atau misalkan gasnya ya gas yang dihasilkan dari proses digesting atau pematangan lumpur itu bisa dimanfaatkan untuk pembakaran eh untuk sumber gas gitu Ya tapi walaupun sumber gas metan yang dihasilkan dari proses anaerobik itu relatif kecil bu untuk ee Bapak Ibu ya Eh untuk ee apa lumpur yang sumbernya dari manusia itu eh sebetulnya enggak terlalu besar gitu dibandingkan dengan sapi misalkan ya Maka kalau sapi itu mean yang diaskan e besar gitu ya dibandingkan dengan eh manusia gitu ya Nah kita bicara dulu sekarang sumur pengumpul ya Bapak Ibu ini slide-nya saya minimalkan ya jadi saya tidak masuk ke dalam aspek detail engineering design tapi hanya mengenalkan teknologi-teknologi dari setiap tahapan ya bapak ibu ya Nanti Saran saya bapak ibu kalau mau memahami eh bagaimana cara menghitung gitu kriteria desainnya apa dari masing-masing teknologi ini Bapak Ibu bisa buat buka buku buuku pedoman ya buku pedoman itu buku pedoman namanya pedoman ee spal DT ya Nah buku pedoman spaldt itu ada yang utama buku utama buku a buku B buku C buku d buku F gitu ya jadi ee mulai dari jaringan perpipaan unit operasi proses ipalnya kemudian sipilnya Bagaimana menghitung atau menganalisis strukturnya kemudian Bagaimana merencanakan mekanikal elektrikalnya gitu ya gimana ee menyusun anggaran biayanya Bagaimana cara ee gambar tekniknya itu ada semua di buku pedoman itu bapak ibu bisa ee akses di mungkin saya enggak tahu ya di website-nya sekarang di mana ya terakhir saya cek eh sudah enggak ada tapi kalau misalkan memang butuh saya masih simpan file-nya dan saya bisa kirimkan nanti via Mbak Anisa ya via panitia ya nah eh di slide yang ini itu tertulis setelah jaringan perpipaan itu kan ada dua kemungkinannya ya Pak jadi sekali lagi e diagram ini fleksibel ya pak jadi tidak kaku harus seperti ini saya tidak mau eh waktu diminta nyusun ini saya sudah kasih disclaimer ya bahwa engineering itu seni eh jadi seni itu engineering itu agak susah untuk dibakukan saya ingat banget oleh senior-senior di eh pupr waktu itu diminta untuk membuat tahapan perhitungan bahkan ya E jaringan perpipaan misalkan Nah itu tuh Saya sempat komen gitu ya saya bilang eh sulit untuk memastikan atau menentukan hanya dari satu cara perhitungan karena banyak cara yang bisa kita gunakan kita dekati untuk mendapatkan berapa dimensi pipa jaringan ee air limbah kita sebetulnya banyak caranya nah tapi karena untuk kemudahan ya Eh bagi pembaca bagi bapak ibu semua maka kita sepakati dibuat tapi ada disclaimernya nah discllaimer itu yang saya buat ya jadi dari jaringan pipa ini masuk ke sumur pengumpul inlet apakah masuk ke sumur pengumpul inlet enggak juga jadi cas-nya di Bandung misalkan Bandung Itu sumur pengumpul inletnya jauh Pak ada di Soekarno Hatta ya Ee di Jalan Soekarno Hatta kemudian dia masuk ke dalam sumber pengumpul ee pompa ya dia langsung dipompa tapi masih jauh Pak ipalnya itu masih dibjongsang ya mungkin saya enggak tahu ya mungkin ada 3 sampai 5 kiloan ya dan dia masuk ke jaringan ee apa saluran terbuka ya Jadi bagi orang-orang yang tidak tahu ee itu air limbah ya dia akan menyangkanya itu adalah saluran ee irigasi misalkan ya karena kanan kirinya ee apa sawah gitu ya jadi ee kalau ada orang yang ngambilin air itu saya suka ee senyum-senyum tuh ini orang enggak tahu G kalau itu adalah air limbah gitu ya nah jadi sumber pengumpul inlet ini biasanya pompa Bapak Ibu ya Jadi biasanya pompa Kenapa karena dia jaringan pipa itu sudah terlalu dalam gitu ya Ya sudah terlalu dalam dan kalau kita teruskan dari sisi cost eh untuk pembuatan jaringan perpipaan jadi semakin mahal jadi kita sudah enggak memungkinkan lagi membiarkan pipa itu semakin mendalam karena eh baik dia jacking maupun e Open trend itu terlalu mahal untuk ya konstruksinya gitu ya maka kita harus lifting gitu ya kita naikkan dia biar dia e nanti ipalnya bisa ngalir secara gravitasi nah eh pompa itu bisa dua ya eh sumur pengumpul itu bisa dua Kalau kami di Bandung itu punya yang namanya submersibel jadi submersibel itu seperti ini Bapak Ibu ini submersib namanya submersib gitu ya jadi eh sori kok sersibel skru PAM Mohon maaf Bapak Ibu skru PAM ya ya skam jadi dia seperti skru gitu ya nah eh keunikan skru PAM ini dia kalau ada sampah gitu ya Ada sampah plastik atau daun itu enggak ada masalah sebetulnya ya jadi dia masih masih masih bisa terbawa sampai ke atas gitu ya Nah beda sama kalau misalkan yang di bawah Bapak Ibu kalau di bawah ini sentrifugal ya Eh kalau sentrifugal itu kalau ada sampah pasti akan cloging gitu akan nyangkut di propellerernya pompa nah itu yang akhirnya butuh an akhirnya ya itulah kenapa kalau misalkan pakai pompanya sentrifugal kita butuh yang namanya screen di awal ya Nah beda kalau misalkan pakai SKR PAM SKR Pam itu biasanya si screennya itu ada di setelahnya biasanya di sini ya di kalau di Bandung itu setelah skrup Pam itu ada eh mechanical bar screen namanya ya jadi eh screen yang bisa pembersihannya secara otomatis nah ee yang perlu dipertimbangkan apa dalam perencanaan sumber pengumpul ini ya tentu nanti kedalaman ya Ee Bapak Ibu harus ee nanti dalam visibility stud itu biasanya keluar tuh sampai kedalaman berapa nanti ya Eh iterasinya ya Eh sehingga kita butuh sumur pengumpul dan seterus dan seterusnya gitu ya Nah nanti e kebutuhan head totalnya berapa ya karena nanti akan berpengaruh di dalam ketersediaan pompa jangan sampai nanti e ketersediaan pompanya headnya Katakanlah ya Katakanlah eh untuk yang Katakanlah yang submersibel mungkin bisa sampai 20 atau eh 30 me misalkan ya Yang sedianya Sedangkan kebutuhan headphone total kita karena head loss-nya besar misalkan kita butuh yang sampai ee 40 maka kan enggak mungkin kita gunakan itu ya jadi itu jadi pertimbangan ya kemudian rencana pengembangan jadi rencana pengembangan juga harus e eh eh diperhatikan ketika kita menentukan sumur pengumpul innet ini biaya kapital dan Operation tentunya ya Oke saya lanjut nah ini adalah screen ya screen itu Ada dua bapak ibu ya Jadi ada manual screen ya ada yang eh mechanical screen ya Nah ini yang manual screen itu contohnya ini jadi eh dia ditutup manual oleh petugasnya Bapak Ibu ya jadi sor ini ini gate ya mohon maaf di depannya itu ada ada manual screen ya Nah kalau yang di bawahnya ini di Bojong Soang nih di Bojong Soang dia pakai mechanical screen ya jadi Sinya itu siapa pembersihnya otomatisnya itu akan mengangkut membawa sampah menuju ke conve ini ada conve Bapak Ibu convey nanti dia jatuh keer ini ya kemudian agak depress ya nanti baru masuk ke eh bug penampungan sampahnya ya Nah ini contohnya jadi mau pilih yang mana nih mau yang manual atau yang mekanikal ya dua-duanya boleh dipakai bapak ibu ya tentu konsekuensinya adalah ketika dia kita menggunakan manual maka Bapak Ibu butuh SDM di sini butuh orang lah ya sdm-nya kerja gitu ya harus ngangkutin sampahnya kalau enggak e sampahnya Enggak diangkutin nanti dia ngeluap gitu ya karena air itu enggak lancar masuk ke lolos ke ke saringannya ya Nah kalau dia mechical mechical butuh SDM juga ya tapi SDM yang mengerti tentang eh peralatan mekanik gitu ya Dan dia sebetulnya enggak perlu standby setiap saat karena semuanya sudah e diotomatisasi gitu ya jadi sudah bekerja gitu ya Nah kurang lebih kelebihan dan kekurangan itu jadi dua-duanya bisa dipakai sebetulnya di Indonesia banyak yang mana di Indonesia kalau untuk yang kecil-kecil lebih banyak ke manual screen gitu ya mechanical screen ini banyak ya yang sudah dipakai Bandung makai ya Eh di mana lagi yang makai ya di H denper juga makai gitu ya Eh yang lainnya seingat saya kebanyakan pakai manual ya Nah kemudian ada Grid Chamber Grid Chamber itu adalah eh penyisian partikel diskrit ya Bapak Ibu ya jadi memanfaatkan gaya sentripetalnya eh sentrifugalnya dari eh eh partikel ya jadi dia ngalir ya air itu ngalir keliling gitu Nah nanti ee si partikelnya karena punya massa lebih besar maka dia akan terakumulasi atau tertinggal di tengah-tengah ya ini ada enggak yang pai ada yang makai ini ya Di denpar itu kita makai ya jadi eh biasa kita eh sudah ada contoh cas-nya di di Indonesia ya atau pakai kolam aja seperti biasa ya pakai seperti sedimentasi karena kan pada prinsipnya adalah sedimentasi satu ya Jadi kalau kita itu mengenal empat jenis sedimentasi ada sedimentasi satu itu sedimentasi 2 3 dan 4 ya satu itu biasanya untuk yang partikel diskrit ee dua itu ya untuk yang flog ya dari proses kimia ya koagulasi flokulasi ya itu adalah eh sedimentasi tipe du nah yang diskrit ini kita bisa pakai memanjang ya jadi bentuk kolamnya ini ini Bapak Ibu jadi ini contoh di jababek ya saya ambil fotonya di jababek kawasan kawasan industri tapi ada IPA ada Ipal untuk eh domestiknya ya Nah itu menggunakan dia channeling ya jadi eh si air itu masuk ke channel dan memberikan kesempatan ya direkayasa sedemikian rupa eh salurannya untuk memberikan kesempatan Grid Chamber ini Grid ini ya Eh partikel diskr ini untuk mengendap ke dasar saluran sehingga eh nanti dia jatuh Nah kenapa Grid ini harus di beberapa cas dia digunakan ya karena GD Grid ini berpotensi merusak eh pompa dan mengganggu proses biologi Bapak Ibu Nah jadi harus di dipertimbangkan itu juga ketika menyusun studi kelayakan karakteristik air limbahnya Seperti apa misalkan Bandung itu punya great Chamber ya karena mungkin beberapa daerahnya e dari Jalan e terbawa pasir gitu ya misalkan di denpar pakai Pak denpar itu pakai mungkin karena dari Kute dari Sanur gitu ya E kebanyakan dari pantai mungkin masuk ke sana gitu ya sehingga mereka menggunakan gre Chamber ya di Jak makai di Jogja enggak makai ya di Sewon itu enggak dia mereka enggak punya G Chamber Ya hanya eh dia langsung ya e kolam erasi gitu ya er gitu ya Nah ini contoh-contoh dari gre Chamber ya oke nah Ini ekualisasi tadi Bapak Ibu jadi ekualisasi itu penting bapak ibu jadi eh pengalaman saya eh mengevaluasi beberapa Ipal di Indonesia eh banyak yang salah satunya itu karena fluktuasi dari air limbahnya Bapak Ibu jadi air limbah ini punya fluktuasi yang hebat ya jadi ketika dia pck maka karakteristik tadi bod-nya cod-nya naik signifikan gitu ya e parameternya jadi signifikan naik kemudian ketika low Dia turun gitu ya turun signifikan nah eh ekualisasi itu fungsinya untuk menghomogenisasi sebetulnya ada dua yang dihomogenisasi oleh bak ekualisasi yang pertama itu adalah debit discharge ya debit air limbahnya jadi tujuan debit e homogenisasi debit ini adalah agar eh tidak terjadinya shock loading yang ada e mengalir ke setiap unit operasi dan proses ya misalkan diproses bakteri E di biologi ya proses biologi itu sangat sensitif sama e Berapa unit berapa tipe teknologinya itu sangat sensitif dengan e shock loading ya maka dia harus e gak boleh tiba-tiba konsentrasi bod-nya besar gitu ya nanti itu terjadi maka kita butuh ekualisasi jadi debitnya lebih lebih stabil gitu ya yang kedua yang dihomogenisasi itu Adah kuitasnya ya Tadi ada debit ada kualitas dihenisasi jadi kita menjaga Ipal kita bisa bekerja secara stabil konstan gitu Jadi kita tidak berharap terjadinyaing tadi yang bisa berpengaruh ke perform ialah itu yangus dibangkan jugaud Sean kitaang kemudian ini bak pengendapan ya bak pengendapan itu ada dua bentuknya sebetulnya ya ada bentuknya rektangguler ya Eh biasanya sedimentasi pertama bentuknya rektangguler Tapi enggak juga ya Bapak Ibu ya di beberapa case dia menggunakan juga yang rektangguler di sedimentasi pertama contohnya saya kasih contoh di Jav BK javabk itu menggunakan sedimasi pertamanya menggunakan bentuk sirkuler ya bentuk lingkaran ya Ee bentuknya seperti ini Ya nah tapi memang yang bentuknya eh bulat seperti ini ya ee lingkaran seperti ini ee lebih banyak kita gunakan untuk eh sedimentasi kedua ya untuk mengendapkan flok-flok dari proses biologi yang sudah terbentuk gitu ya Nah ini bentuknya ya Bapak Ibu Ya ini gambarnya ini proses jadi dia mengendap ya jadi di proses sedimentasi itu yang kita rekayasa adalah kecepatan sebetulnya ya yang kita rekayasa adalah kecepatan pengendapan intinya adalah memberikan kesempatan partikel-partikel padatan ya solidnya itu untuk mengendap secara gravitasi prinsipnya itu sebetulnya jadi kita rekayasalah dengan menggunakan atau merekayasa bentuk dimensi geometri dari eh teknologinya eh agar tadi kecepatan yang deres tiba-tiba turun ya Eh kecepatan alirannya ya Nah ketika dia kecepatan itu turun maka partikel itu akan Eh mulai mengendap nah di situlah terjadi proses sedimentasi nah ini sama sebetulnya ya sebelah kanan ini foto yang eh foto di eh iplt sebetulnya ya IP ee tapi fungsinya sama sedimentasi juga ya tapi tikener ya dia untuk mengentalkan tapi prinsipnya sama eh ini di iplt-nya Suwung ya eh di Denpasar ya Eh jadi Bapak Ibu lihat eh Mirip ya gambar gambar ini gambar textbook ya saya ambil dari textbook yang sebelah kanannya Ini gambar dari eh eh Denpasar ya iplt Denpasar ya Eh Suwung ya Nah ini Mirip kan ya Jadi ada ada apa ada scrapernya di bawah itu ada Scraper ya ada Dia muutar kemudian ada sebelah kanan kirinya sekelilingnya ini ada we ya di sini ada pelimpah ya outlet ya struktur outletnyaluen Nah itulah yang akan mengalirkan air yang eh sudah terpisahkan dari padatannya Oke saya lanjut ya Nah pengolahan tahap kedua Jadi kalau tadi sudah di proses sedimentasi pertama Biasanya kita langsung Lanjutkan ke tahap kedua kita sebut sebagai eh secondary treatment ya secondary atau tahap kedua ini ee adalah merupakan proses biologi ya proses biologi nah proses biologi ini ada dua kemungkinannya kalau proses biologi itu menghasilkan ee Biomas yang besar maka kita butuh ee pengendapan misalkan kayak lumpur aktif itu butuh pengendapan tapi kalau misalkan enggak ya anaerobik misalkan maka kita enggak butuh ee pengendapan kedua ini Bapak Ibu jadi ini sangat tergantung dengan teknologi ee ee proses proses biologi yang kita kita gunakan ya ya nah oke ya selanjutnya nah ini kurang lebih sebetulnya ya Eh teknologi proses biologi jadi e proses biologi itu berfungsi untuk menyisihkan material organik ya Eh yang bisa ee dengan memanfaatkan e peran bakteri di dalamnya ya Nah kita kenal ada cuman ada dua Sebetulnya Bapak Ibu prinsip proses biologi ya tiga sama yang eh fakultatif ya Ee ada duati ya ya Ada anaerobik dan aerobik Bapak Ibu proses biologi itu cuma dua itu aja apapun itu nama nama teknologi teknologinya ya kadang-kadang e ada juga vendor yang bilang w teknologinya a bc gitu ya Tapi pada prinsipnya kalau dia enggak anaerobik pasti aerobik gitu ya kalau anaerobik dia kita kenal ada dua dia sistem terlarut yang itu yang pertama Ya yang kedua adalah sistem terlekat sistem terlarut itu bakterinya itu tumbuh di airnya jadi e dia tanpa media kalau dia sistem terlekat ya bakteri anaerobik ini dia melekat di dalam eh di permukaan medianya contohnya anaerobic filter ya tadi eh Bu Siapa yang eh di pagi hari tadi tanya boleh enggak ditambah biofilter eh biofilter tuh gimana perawatannya gitu ya Nah biofilter tuh sebetulnya sistemnya terlekat Bapak Ibu karena dia di dalamnya ada sarang tawon ada biobol atau media lainnya gitu ya Nah anaerobic filter reaktor ini eh paling tren di Indonesia ya Eh banyak yang pabrik-pabrik pabrikasi itu ya dari eh bahan fiber itu banyak banget yang menggunakan prinsip anaerobic filter reaktor gitu ya Nah kalau sistem terlarut banyak juga ya Eh kolam anaerobik seperti yang di Bandung itu menggunakan anaerobik eh itu namanya suspended grow ya atau anaerobic buffel reaktor ya eh dia buffel-bffel bentuknya atau upflow anaerobic slutch blanket ya kayak di Medan ya USB ya itu juga eh kita kategorikan sebagai sistem terlarut atau suspended grow microb gitu ya Nah yang kedua adalah aerobik aerobik itu sama ya dibagi Jadi dua sistem tersuspensi atau suspended growth atau sistem terlekat atau attach growth microb ya nah yang tersuspensi itu ada kolam aerasi ada lumpur aktif Nah ini lumpur aktif paling e paling banyak sebetul yang digunakan di Indonesia ya khususnya industri ya kalau yang sistem terlekat ada rotating bial contactor seperti tadi ya Ada pertanyaan yang tentang RBC ya tricking filter ada a filter moving bioreor gitu ya BBR dan lain-lainnya nah ini inilah proses biologis sebetulnya bapak ibu tapi banyak banget namanya Bapak Ibu jadi Bapak Ibu kalau baca buku ya anak ee teknik lingkungan itu punya buku yang seringkiali disebut sebagai kitab suci namanya matcalf ya buku matcalf itu banyak tuh walaupun medcalf itu yang yang yang yang memang banyak digunakan di banyak negara ya Bapak Ibu Ya tapi yang di luar itu banyak juga yang berkembang gitu ya Nah silakan nanti itu yang bagian dari dikaji ya Nah biasanya yang di proses biologi yang di di apa dikaji di dalam studi kelayakan Bapak Ibu misalkan Saya mau menggunakan ee lumpur aktif misalkan antara cmas kah dengan Extended aation k atau sbr atau oxidation ya Nah itu adalah yang kita kita evaluasi Mana nih yang paling memungkinkan atau ini juga bisa dibandingkan dengan eh anaerobik misalkan ya saya mau pakai anaerobik tapi saya mau bandingin dengan proses biologinya eh dengan proses aerobiknya mana yang kira-kira eh layak untuk dipilih gitu ya nah ituung itu yang kita kerjakan di dalam studi kelayakan sebetulnya ya opsi-opsi itu yang harus dibuka eh dan itu berdasarkan ee scientific literatur yang kuat ya jadi kita bisa pilih yang terbaik untuk eh daerah perencanaan kita nah ini saya ambil contoh di eh kolam eh anaerobik Bapak Ibu ya lagi-lagi yang Bandung ya saya mungkin saya lewatin ya jadi Bandung itu Eh anaerobik ya ini yang tadi saya bilang ya anaerobik nah ini juga bisa digunakan tapi ini sudah jarang dipakai di di Indonesia ya Eh karena kalau di iplt mungkin masih dipakai bapak ibu ya kalau iplt kan kecil aja ya kalau dia ipalde e skala perkotaan besar sekali Bapak Ibu jadi enggak sanggup gitu jadi e mungkin harus realistis e untuk kota-kota besar itu mungkin harus menggunakan sudah menggunakan mempertimbangkan untuk metode atau teknologi yang lebih Advance dibandingkan dengan yang ada di kota Bandung kota itu gede banget ya ya ini kolam airasi ini juga ini yang paling banyak dipakai di Indonesia ee Jogja Denpasar Aceh Dari Sabang Sampai merukia banyak banget menggunakan teknologi ini ya Ee ini relatif mudah eh sederhana dan EE penyisiannya juga ee tinggi gitu ya Ee dan tidak menghasilkan bau salah satunya ya kalau bapak ibu meletakkan ini juga satu bagian dari studi kelayakan yang harus ditetapkan kalau dalam menentukan teknologi khususnya ya kalau dia ditaruh di kanan kiri depan belakangnya ada ada penduduk hati-hati dengan menentukan teknologi Bapak Ibu kalau dia anaerobik pasti menghasilkan bau karena anaerobik itu menghasilkan gas metan jadi pasti bau berbeda sama proses aerobik kalau proses aerobik itu gas yang dihasilkan tidak tidak ada ya jadi secara penyisian degradasi material organiknya memang tidak menghasilkan gas metan Nah itu berbedanya kenapa kalau bapak ibu hadir di Ipal yang menggunakan Aas dia tidak bau ya dibandingkan sama yang EE anaerobik kalau anaerobik itu pasti bau Bapak Ibu Nah jadi kalau misalkan dia ada di tengah pemukiman ya Maka hati-hati jangan gunakan teknologi yang bisa menimbulkan bau kalau enggak nanti ee pagar ipalnya ditutup digembok sama masyarakat jadi harus hati-hati ya masyarakatnya pasti proses oke ya Nah ini contoh Ipal di Jogja Bapak Ibu ini pakai menggunakan e kolam aerasi ya jadi di tengah-tengahnya ada aerasi ya untuk meningkatkan e konsentrasi oksigennya ada aerator ya Surface aerator ini kita sebutnya ya ya ini Surface aerator ya Ini Bapak Ibu Ya ini ad Surface aerator dan pasar juga sama Bapak Ibu ini ada Surface aeratornya ya Ada berapa itu ya Ini ini ini Kolam aerasinya eh saya ggak tahu di antara dua ini ada e dua-duanya fakultatif atau salah satunya maturasi ya Eh mungkin ya mungkin salah satu ee fakultatif ya satunya maturasi ya oke ya Nah ada juga lumpur aktif Nah lumpur aktif ini yang paling mungkin banyak digunakan karena punya efisiensi yang paling tinggi tapi eh kebutuhan listriknya tinggi karena dia harus di ada namanya juga a eh lumpur aktif ya Jadi ada proses airasi di sana ya jadi eh si reaktornya kita desain sedemikian rupa untuk ee bakteri air aerob tadi bisa bertumbuh ya Sehingga menghasilkan Biomas dia ya jadi bentuk untuknya biomasnya biasanya jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang prosesnya anaerobik itu juga harus jadi perhatian Bapak Ibu jadi ketika mendesain prosesnya menggunakan Num proaktif Bapak Ibu pasti akan menggunakan ada unit eh operasi yang namanya secondary clarifier pasti kalau enggak ada ini mau diendapin di mana bioflock atau biomass-nya ya pasti akan ada eh secondary clarifier ya jadi dari sini pasti akan ada pompa pompa aerator ya yang kita supply gitu ya E ke dalam sistem ya biar nanti bakteria bisa tumbuh nah ini yang kita sebut sebagai convenional activated ini yang paling banyak digunakan ya complete mix activated ST juga banyak digunakan oxidation ditch ini ada di kemutih Keputih kemutih ya Di iplt ya atau di jabaabk juga pakai Eh oxidation dge ya ada yang juga disebut sebagai step aation ya Eh plug flow ya Nah ini kriteria desainnya nah ini juga jadi pertimbangan kalau saya ngelihatnya salah satu variabel yang bisa dengan kasat mata Bapak Ibu bisa Analisis adalah dengan eh waktu tinggal ya Eh total waktu hidrolisnya ya Jadi kalau kalau konvensional konvensional ya lpuraktif konvensional hanya 4 sampai 8 jam jadi cepat aja kan Ya tapi kalau sudah extend itu 18 sampai 36 jam Nah Bapak Ibu ini jam hitungannya bukan hari loh ya Bapak Ibu bisa bandingkan dengan tadi yang saya sampaikan kalau anerobik dia butuh waktu mungkin 10 sampai 30 hari Bapak Ibu Bandung itu sampai 30 hari 25 sampai 30 hari jadi lama sekali ya air itu enggak keluar-keluar selama 1 bulan gitu ya beda sama kalau misalkan dia pakai teknologi yang lebih Advance lebih cepat dia ya hanya 18 sampai 36 kalau kita pakai Extended aation maka prosesproses itu sudah selesai ya selanjutnya kita endapkan di clarifier di pengendapan kedua maka sudah bersih sebetulnya yaudahudah udah e apa organik kita sudah kita sisihkan gitu ya nanti tinggal eh mikroorganisme lainnya ya total kiform yang harus kita sisihkan melalui proses eh desinfeksi oke Ya itu tipsnya ya jadi dari total waktuulis bisa kelihatan sebetulnya ya pilihan teknologinya ya Nah ini contoh-contoh bentuknya jadi bapak ibu ya yang eh mungkin yang belum pernah melihat activated SL atau lumpuraktif Ya seperti itulah ya Jadi kalau bentuknya ini ini Surface aerator ya ini diffuser ya Bapak Ibu ini diffuser jadi disuplly jadi kayak Bubble ya kayak di akuarium lah ya Bapak Ibu kalau yang punya akuarium itu ada diuser tuh ya untuk menupplai oksigen di dalam akuariumnya fungsinya sama sebetulnya ya suplai oksigen ya Nah ini juga sama ya aerator ini juga sama ya Nah ini saya ambil contoh di alam sutra kalau saya enggak salah ya di Tangerang ya jadi bentuknya seperti itu aasinya ya Jadi Bapak Bapak Ibu yang belum pernah melihat ee lumpur aktif ya seperti inilah eh proses pengolahan lumpur aktif ya jadi di aasi ya nanti dia terbentuk bioflocknya ya jadi seperti gumpalan-gumpalan ya nanti dia kita sisihkan di proses pengendapan kedua ya Nah kalau ini oxidation ditch ini saya ambil videonya kalau tadi saya ambil videonya di alam sutra ya Eh kalau ini saya ambil videonya di jababk namanya oxidation ditch ya jadi dia seperti kanal air itu diputar Jadi tapi diputarnya itu melalui motor jadi dia bergerak eh dia dan ketika dia bergerak dia eh mengambil oksigen dari udara atmosfer gitu ya Nah modelnya seperti ini jadi dia digerakkan ya Diah pergerak di ada motor ya bergerak jadi dia mengalir seperti Kal kanal ya panjang melingkar dia oval gitu ya nanti ada keluaran outletnya Nah itu Ah kelihatan tuh biasanya gumpalan-gumpalan E biomasnya itu sudahah kelihatan nah ini rotating biologal contactor ya saya tadi Happy melihat ada eh yang sudah banyak menggunakan eh rotating bial contactor ya Eh Tadinya saya merasa ini teknologi yang mungkin mahal buat Indonesia karena perawatannya susah ya ada dis-dis gitu ya bakterinya melekat di disdis tersbut ya Eh karena terakhir saya melihat rotating biological contactor itu ada di Sangata Pak di salah satu eh kontraktor tambang eh saya lupa Buma atau Pama gitu ya saya datang disnya itu enggak enggak pernah dirawat gitu ya Ee jadi apa ee gumpalan atau ee bakterinya tadi udah udah sangat tebal gitu ya akhirnya saya yakin itu sudah menghambat performa proses biologinya sih ya Nah itu harus dibersihin Pak Bapak Ibu jadi harus rajin dibersihin karena e bakteri itu ketika melekat di media dia akan tumbuh terus gitu yang e akan bentuk lapisan-lapisan terus terus gitu seperti itu Jadi kalau ee kalau tidak rajin di kan Ya pasti akan mengganggu performa di proses selanjutnya nah kurang lebih ini tuh prosesnya gitu Pak Bapak Ibu jadi dia muar Jadi Bapak Ibu bayangin ada Dis banyak piringan-piringan gitu ya Nah piringan itulah yang e tempat bakteri itu tumbuh gitu ya Nah dia akan Mar ya jadi dia e tenggelam separuh gitu ya dia separuh bagiannya itu tenggelam Ya nah dia akan memutar jadi ketika Si Dis itu ada di luar di udara bebas dia akan meng oksigen kemudian ketika dia tenggelam dia akan makan organiknya ya jadi bakteri kerjaanya gitu aja e tenggelam makan tenggelam eh apa Muncul tenggelam makan gitu ya jadi kerjaannya seperti itu bakterinya Nah prosesnya seperti itu di Indonesia di mana di e yang diolah sama pemerintah ya dioperasionalkan oleh pemerintah salah satunya itu ada di eh Banjarmasin banjarmin itu menggunakan e rotating biologal contctor ya nanti saya lihat kasih lihat e contohnya ya Nah biologal contor itu kurang lebih seper seperti ini bapak ibu jadi eh cukup lambat gitu ya Eh prosesnya itu tuh disd tuh Itu yang saya bilang itu harus e beberapa dalam periode berkalah itu ada momennya dia harus diganti sebetulnya atau dia harus dibersihkan dari kerak-kerak Biomas yang melekat di dalam di permukaan e disnya ya Nah itu butuh perawatan makanya saya e cukup senang ketika eh memang banyak yang menggunakan teknologi teknologi ini bagus gitu ya Ee tapi cukup mahal gitu dari sisi operasional karena dia ada motornya ada electrical kemudian harus ada pgantian disnya eh tapi Eh kalau ada yang bisa menggunakan ya itu menarik ya karena di Indonesia sekarang sudah cukup lengkap kita punya rtingical contactor tickener juga kita punya gitu ya Eh lumpur aktif banyak gitu ya anaerobik banyak gitu ya jadi kita bisa belajar ya eh dari banyak Case di palipal lainnya nah ini yang contoh banjarmin ya Eh fotonya agak ngeblur nih karena sudah diopy beberapa kali ke slide yang berbeda gitu ya Eh jadi eh dia menggunakan eh rotating biological contactor juga ya nah eh sama ya di Banjarmasin itu dibagi menjadi beberapa zona ya nah jadi Bapak Ibu bisa lihat ya di sini ada rotating biological contactornya ya jadi dia menarik ya Eh ini diolah sama pemerintah harapan saya bisa jalan terus eh dan perawatannya bagus jadi bisa jadi case tud Nanti kalau ada yang mau penelitian di sana gitu ya Bapak Ibu mau studi banding e bisa ke Banjarmasin oke ya Nah yang lagi ngetren juga adalah moving bed bioreactor gitu ya ini ngetren ini sebetulnya ya karena bisa mengurangi waktu tinggal sehingga secara Space lebih hemat ya kalau saya ggak salah di IKN juga katanya Ya saya gak tahu ya eh eh Apakah betul ya menggunakan moving bed bioreaor ya Saya sendiri e tidak tahu ya saya hanya Ca sempat terlibat diadi untuk jaringan perpipaannya ya dialnya Saya cuman dengar gosipnya menggunakan eh moving bed bioreactor ya nah jadi moving bed bioreakor itu seperti eh seperti lumpur aktif ya ada proses airasi tapi ada medianya Jadi Bapak Ibu bisa bayangkan eh akuarium gitu ya Eh ada biobolnya kemudian dikasih airasi ya jadi si bakterinya itu akan tinggal atau tumbuh di permukaan medianya ya dan dia memanfaatkan eh eh Oksigen yang dari proses airasi tadi untuk ee tumbuh gitu ya ya Nah ini contohnya ya Ee kriteria desainnya sekali lagi ee kriteria desain ini banyak bapak ibu ya sayangnya Ee kita ya Eh kita itu belum punya kriteria desain versi Indonesia dulu saya ingat banget eh almum pak sukrul itu bilang mas eh bisa enggak buat eh apa kriteria desain versi Indonesia Saya bilang Waduh ini susah ya risetnya panjang Sebetulnya saya yakin sudah ada ya saya yakin UII juga banyak hasil riset masih siswa eh dosen-dosennya penelitian sama di ITB juga banyak gu cuman mungkin perlu sekali-sekali perlu duduk bareng untuk merangkum kemudian kita e e bisa apa menyebutkan bahwa itu adalah kriteria desain untuk kiss Indonesia karena kita negara tropis ya sedikit banyak mungkin akan berdampak kepada kriteria-kriteria desain kita ya nah gimana cara menentukan alternatif teknologi tadi Eh saya sampaikan ya kalau anaerobik aerobik jelas ya anaerobik itu pasti akan butuh lahan yang besar kalau di antara teknologi aerobiknya sendiri gimana nah di sini ada perbandingan ada ada grafik ya Eh antara evluen target evluennya efisiensi lah ya efisiensi dengan kebutuhan lahan ya Jadi tadi ada yang namanya oxidation pond tuh oxidation pond dia butuh lahan besar Pak makanya di e apa eh Jogja ya atau di Denpasar kan besar-besar walaupun lebih enggakak enggak sebesar di Bandung ya Bandung itu ya enggak terkalahkan lah itu besar sekali karena kita memang 30 Har waktu tinggalnya ya kalau airated kan Ya mungkin akan e hitungannya Mungkin jam gitu ya Nah tapi dia kategorinya Walaupun dia sudah airasi Tapi masih masih dikategorikan besar kebutuhan lahannya ya efisiensinya juga ya middle lah ya moderat ya e ada di tengah-tengah lah ya aated lagun Yang banyak juga dipakai tuh ya eh di Indonesia yaated lagun ya e ya moderat lah kebutuhan lahannya masih besar sebetulnya nah yang sebelah kiri Ini Bapak Ibu grup-grup yang sebelah kiri Ini yang banyak digunakan yang kembang saat ini karena dia punya kebutuhan areanya kecil ya dan efisiensi pengolahannya tinggi ya makanya tadi ada mbr ya eh eh ini beda lagi bapak ibu ini membran bioreaktor ya Ada sequence bat reactor gitu ya Ada convenional activity SL tadi sudah kita diskusikan nah ini punya e kebutuhan lahan yang relatif kecil sebetulnya Ini kluster-kluster teknologi yang ya kalau ada daerah-daerah yang hopess gitu untuk cari lahan gitu ya kayak Bandung Bandung itu enggak punya e kita iplt itu enggak punya bapak ibu kita mau bangun iplt itu bingung juga tuh e di mana ya akhirnya kan eh mau enggak mau harus nyari keluar Bandung kali ya kalau di dalam kota Bandung Kita terpaksa menggunakan modular atau yang Advance lah ya e jadi enggak bisa menggunakan metode yang digunakan oleh banyak daerah ya menggunakan anaerobik eh eh kemudian e fakultatif Dan maturasi itu enggak mungkin kita gunakan ya Nah ini ini pilihan jadi nah ini saya ambil dari jaik yang sebelah kanan ini adalah matriks ee penentuan teknologi Nah Bapak Ibu bisa pakai ini sebetulnya sitasi aja enggak apa-apa ya Atau Bapak Ibu bisa cari ketika Duh ee jadi kajiannya itu bisa bisa kajian literatur kalau untuk menentukan e teknologi terbaik tadi atau kalau memang ada hasil riset ya jurnalnya Bapak Ibu bisa sitasi sebetulnya ya karena kan belum tentu ini variabel yang menentukan pemilihan bisa saja masalah ee ah pokoknya karena area tadi ya areanya ee kita butuh kecil gitu ya eh atau atau yang lain ya variabel lainnya ya Nah ini saya ambil dari Jik Bapak Ibu ya matriks untuk pemilihan teknologi macam-macam ini proses biologi semua di sini ya convenional activated slot tadi yang saya Sebutkan ada anoic ya ini jarang ya Ada stepfit biological nitrogen removal ya karena kita ada amonia maka eh opsi ini bisa jadi eh opsi ya Ada sequencing batch reactor gitu ya Ada moving B biofilm reactor membran biological nitrogen atau mbr ya membran bioreaktor ya USB seperti di Medan ya Extended aation lagun dan lainlainnya nah ini variabel-variabel yang ada huruf VG itu sangat bagus very good gitu ya Ada bagus goodverage sama gitu ya buruk Ya silakan Bapak Ibu bisa ambil ini sebetulnya opsi-opsinya ya untuk kajiannya Ya tentu pasti akan ada fokus GR discussion ketika studi kelayakan ya teknologi mana yang akan kita gunakan dan itu biasa ramai sih ya Ee perdebatannya banyak gitu ya Ee karena kalau secara matematika atau secara analisis di atas kertas eh kadang-kadang perbandingannya sudah jelas ya pasti akan teknologi itu yang terpilih tapi ada variabel lain yang biasanya ketika di fokus group discussion itu akan muncul bapak ibu oke ya Saya lanjut ya Nah ini pengolahan lumpur itu juga bagian yang harus di eh analisis dalam studio kelayakan ya Bapak Ibu ya Eh ada pengantalan biasanya eh clarifier ya eh Kenapa kita butuh clarifier Karena untuk meningkatkan kadar solidnya atau mengurangi kadar air di dalam lumpur kita kenapa biar nanti biar lebih murah aja G lebih mudah untuk handlingnya ya di proses Selanjutnya ya Eh pemakaian bahan kimianya kalau dia proses Eh ada penambahan bahan kimia ya dia enggak butuh banyak gitu ya atau proses biologinya dieramkan atau digestingnya dia enggak butuh kapasitas yang besar gitu ya jadi lebih optimal proses biologinya nanti Nah kemudian ada ilisasi lumpur ya ada proses biologi eh atau secara conditioning tadi Eh secara kimia ya saya kasih contoh yang secara kimia ini ada di denpar denpar itu menggunakan penambahan bahan kimia Bapak Ibu ya kemudian ada filter press ini untuk pengeringan ya Ada belt filter press filter PR itu yang dipres ya pakai plat-plat ya plat yang ada kainnya ya Kemudian dipres Kemudian kalau belt filter press itu yang e dari conveyor terus dipres gitu ya E airnya ya kalau SL ya dihamparin ya Jadi ada ada bak-bak kemudian ada pasir lapisan pasir kemudian dihamparin nanti dia akan mengering airnya akan turun ke bawah panasnya akan ee airnya akan sebagian terevaporasi ya karena panas ya Nah kita lihat ya ini sat drank bed kenapa ditutup karena di Indonesia dengan curah hujan 3.000 m per tahun rasa-rasanya harus pakai tutup nah tapi Carilah tutup yang EE justru tidak memblok eh 100% cahaya matahari jadi kalau bisa yang transparan jadi yang kita yang kita cegah itu hanya air nya tapi ee cahaya mataharinya jangan dicegah Bapak Ibu nanti kalau sudah kering itu dia bentuknya seperti ini Bapak Ibu jadi ee Ki ya jadi keras jadi retak-retak dia pecah-pecah nanti diambil secara manual oleh operatornya ya Nah ini kriteria desainnya Bapak Ibu bisa lihat ya Eh kriteria desainnya ini saya ambil dari Kasim ya Kasim itu buku juga buku ee pengolahan air limbah ya Eh Kasim tahun 1985 nih bukunya cukup tua ee selain medc tadi ya banyak buku lain sayangnya sekali lagi Indonesia enggak punya ya SNI Kita enggak punya yang terkait dengan unit operasi dan proses beda sama air bersih air bersih itu rasa-rasanya sudah punya kita kita di albah belum belum punya nah ini e belt filter tadi ya Bel filter dia dipres ya nanti jadi kick seperti ini nah tapi ini kekurangannya apa powernya besar Bapak Ibu ya jadi powernya besar dan butuh bahan kimia ya karena apa butuh bahan kimia dia butuh eh biar si ini Ketika di PR itu tidak pecah jadi bentuknya cake gitu ya jadi ee bahan kimianya bisa dikasih polimer ya Bi ketika dia dipres dia ya kayak kue aja ya jadi nyetak gitu ya Nah beda kalau misalkan dia tidak dikasih kalau enggak dikasih biasanya dia suka ketika dipres dia buyar gitu ya dia tidak terbentuk ceknya Nah itu fungsinya polimer nah seperti ini ya contohnya Bapak Ibu Ya nih bentuknya seperti ini jadi kick seperti ini ya E bentuknya kick seperti ini nah ini eh eh water contentnya sudahudah berkurang signifikan Kalau sudah seperti ini ya jadi eh bisa kita buang atau kalau dia domestik karena bukan LB3 ya jadi bisa kita manfaatinah ya walaupun studinya studinyaudah banyak kok Ya studinya sudah banyak Harusnya bisa dimanfaatkan untuk apa taman di sekitar ipalnya misalkan ya itu memungkink nah ini biogasadi ya dig dig karena di lumpnya ituih organik Mas lag maka biasanya diamkan dulu jadi e bakteri anaerobiknya kita B kasih kesempatan lagi untuk menguraikan material organiknya nah dia menghasilkan gas ya masih ingat ya Di anaerobik itu pasti menghasilkan gas nah gasnya itu yang dimanfaatkan untuk eh pembangkit listrik itu kalau di Jerman ya Nah biasanya bentuknya pipih-pipih seperti ini atau bentuknya seperti ini ya di Jerman banyakan pipinnya seperti ini ya bentuk ee tabung atau reaktornya ya Nah Biasanya banyak karena volume mereka besar ya tadi sudah saya share ya nanti Bapak Ibu bisa baca tuh di Googling gitu ya Ee ipal-ipal di dunia tuh sudah besar-besar sekali kita yang mungkin masih relatif kecil sebetulnya walaupun 0.000 itu besar ya sebetulnya cuman kalau dibandingkan di luar negeri ternyata kecil nah ini saya bahas juga masalah perencanaan sideep ya Bapak Ibu ini eh kadang-kadang enggak secara eksplisit keluar di studi kelayakan Ya tapi ini penting karena ini akan berpengaruh semua komponen di dalam Ipal sebetulnya ya jadi side plan itu layoutnya ya Ini juga mempengaruhi estetika dan nanti mempengaruhi jaringan perpipaannya ya nanti jaringan perpipaan itu ngaruh ke head lnya ke kebutuhan material-materialnya jadi penting sekali merencanakan itu dengan baik nah kegunaannya apa tadi ya meningkatkan keindahan Ipal estetika anak TL itu seringali dikritik bangunannya kok gitu-gitu aja Git engak estetik gitu kalau mahasiswa mahasiswa desain gitu ya k kotak-kotak aja gitu rumah itu juga penting ya mungkin sekali-sekali ada yang mendesainkan Ipal dengan Cantik katanya yang dikain bagus ya Eh saya juga menunggu yang di IKN e kalau jadi seperti apa bisa main kita nanti ya Eh kesesuaian antara kebutuhan operasional proses Ipal ya jadi eh dia harus sesuai ya jadi Tata letaknya itu enggak sembarangan Bapak Ibu jadi bukan taruh ada lahan eh Katakanlah 1000 he ee apa 100 k 100 naruhnya Sembarangan aja penuh gitu ya Pan kita bisa koma gitu ya kita dekatkan sehingga dari Sisi kebutuhan pipa kebutuhan kabel-kabel komponen lainnya itu jauh lebih hemat jadinya ya dan lebih enak Nanti kalau misalkan ada pengembangan dia bisa di digunakan lahan yang masih ada gitu ya Nah kemudian memperkecil biaya konstruksi operasional J capek juga kalau jauhuh ialnya ya jauhjauh letaknya ya kita mau satu ke satu proses ke proses yanginnya jadiib modifasi kalau modifikasi kendara bis masuk ee akses ada pengembangan bisa dilakukan mau nambah tangki segala macam itu masih ada ya Nah keenamnya adalah mempertahankan landscaping dan struktur Ipal Harmony with the environment ya itu yang isu lagi ini ya Nah ini faktor-faktor mempengaruhi ya topografi ya eh Jadi kalau misalkan bisa desain kayak gini ini harus harus bisa dilakukan ketika visibility stud karena nanti berpengaruh kepada eh luas area yang dibutuhkan jadi kalau kita cuman dikasih luas areanya sekian maka belum tentu enggak bisa dimuat e ee oh ini enggak bisa enggak bisa nih e area ini belum tentu Bapak Ibu bisa saja kalau misal kita buat Kom gitu ya itu memungkinkan untuk kita bangun jadi pengaruhnya adalah topografi geologi tapak ya pertimbangan perhitungan pondasi pembangaman tapak Jalan akses dan seterusnya ya bangunan dan seterus dan seterusnya ya jadi inilah eh faktor-faktor yang mempengaruhi eh S plan ya Nah sebelum buat S plan saya lu bilang Mulailah dari skematik sederhana ya skematik sederhana ini Buatlah ee skematik termasuk pipa-pipanya atau ini pipa ada injeksi apa misalkan ada pemakaian bahan kimia ada pipa aeratornya Ada mixernya mungkin ada pompanya di sini ada penampungan bahan kimianya misalkan ada ada apa Eh ada penampungan bakterinya misalkan Kalau misalkan ada bakteri starternya disiapkan gitu dan lain-lainnya eh itu harus disiapkan gitu ya jadi Bua
Resume
Categories