Transcript
6eYArb6gHxo • STUDI KELAYAKAN IPAL DOMESTIK SESI 1
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0081_6eYArb6gHxo.txt
Kind: captions Language: id ini nantinya akan diselenggarakan dua sesi yaitu pada sesi pertama dari pukul 00 hingga pukul 11.00 kemudian dilanjut lagi di sesi kedua yaitu pukul 13.00 hingga pukul 15.00 training online kita hari ini merupakan training online yang kelima nih yang diselenggarakan oleh butik da ulang Project Indonesia serta bekerja sama dengan jurusan Teknik Lingkungan Universitas islamones acara training onl kita P hari ini topik penyusunan dokumen studi kelayakan perencanaan Ipal atau instalasi pengolahan air limbah domestik yang akan disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu bapak Dr Muhamad sonitiawan STMT baik eh selanjutnya bapak ibu hadirin yang terhormat Izinkan saya mengucapkan selamat datang dan juga memberikan salam hormat saya kepada pemateri kita pada hari ini yaitu bapak druhamad SMT lalu kepada bapak Dr hijrah Purnama Putra SML selaku founder dari butik daur ulang Project B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia eh dan juga tidak lupa kepada bapak ibu peserta training online pada hari yang berbahagia ini sebelum masuk ke materi training online kita saya ee mohon izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi daftar hadir atau presensi yang EE sudah dikirimkan oleh admin kami di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian Dengan hormat saya meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat menonaktifkan mikrofon selama kegiatan ini berlangsung supaya kita semua dapat menikmati materi yang disampaikan dengan baik baik eh selanjutnya mungkin sebelum kita masuk ke acara inti kita yaitu penyampaian materi akan ada sambutan dari bapak Dr IR hijrah Purnama Putra smeng selaku founder dari butik daur ulang projek B Indonesia sekaligus sekretaris jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia baik mungkin langsung saja waktu dan layar kami persilakan baik Terima kasih Mbak Nisa mudah-mudahan suara saya sudah terdengar dengan jelas ya Eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bismillah walhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah eh Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya yang kami hormati ee pemateri pada kesempatan hari ini ee Pak Dr Soni ya Eh terima kasih sekali atas eh berkenannya untuk eh sharing ilmu pada kesempatan pagi hari ini Bapak Ibu para peserta eh training online penyusunan dokumen studi kelayakan perencanaan Ipal domestik yang juga sudah bergabung ya dalam kegiatan rutin yang diadakan oleh jurusan Teknik Lingkungan ya Eh Universitas Islam Indonesia dan eh butik daur ulang Project B Indonesia Mbak Nisa dan teman-teman yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini secara teknis dengan ee sangat baik ya pastinya kita bersyukur Bapak Ibu pada kesempatan hari ini kita dalam kondisi yang sehat yang bersemangat walaupun kita berada di ee rumah mungkin ya mungkin Sebagian ada yang di kantor mungkin di kampus ya Tapi tetap juga semangatnya adalah ee semangat kita belajar bersama ini ah rangkaian training online untuk ee seri yang kedua seri yang pertama kemarin sudah kita selesaikan untuk bicara tentang rencana induk gitu ya pada saat ini kita bicara lanjutannya adalah studi kelayakan ya Dan studi kelayakan begitu dihubungkan dengan berbagai macam infrastruktur pengolaan lingkungan eh tentunya sangat banyak Eh tergantung dari infrastruktur tersebut nah di tahap pertama ini kita bahas tentang ee infrastruktur pengolahan air limbah setelah 2 minggu yang lalu kita selesaikan tentang studi kelayakan yang berhubungan dengan iplt instalasi pengolahan lumpur tinja ee hari ini kita akan mendengarkan terkait dengan bagaimana FS eh perencanaan Ipal domestik G ya jadi ee sebenarnya satu kesatuan keseluruhan termasuk acara di du Minggu yang EE yang akan datang yang berhubungan dengan ee Sewer ya yaitu jaringan ee air limbah jadi karena menggunakan ee misalnya Ipal e terpusat ya atau spal DT begitu ya Ee terpadu eh yang membutuhkan jaringan jadi jaringannya juga dihubungkan dengan ee kelayakan Git Nah dari ee video tadi disampaikan oleh EE panitia kita terlihat Bapak Ibu ASN sepertinya yang agak mendominasi di eh kesempatan pagi hari ini gitu ya mungkin Bapak Ibu eh eh mungkin sebagian ya bukan sebagai penyusun tapi harapannya ikut mensupervisi ya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pihak ketiga yang berhubungan dengan perencanaan ee FS ini gitu ya Nah mudah-mudahan ee kegiatan-kegiatan seperti ini dapat bermanfaat bagi Bapak Ibu semuanya dan Bapak Ibu nanti dapat menuliskan berbagai macam Masukan ya terkait dengan materi selanjutnya ataupun teknis dari acara ini mudah-mudahan eh jurusan Teknik Lingkungan terus men-support kegiatan kita dan secara teknis dapat dilakukan oleh butik daur ulang Project B Indonesia nah sekali lagi selamat mengikuti mudah-mudahan bermanfaat ya Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim acara training online penyusunan dokumen ee studi kelayakan perencanaan Ipal domestik ini pada hari Sabtu ee ee pada hari ini hari Sabtu 27 ya Eh 20 berapa hari ini saya sampai lupa 29 Maaf 29 Juni jam 00 nanti sesi yang kedua ada di jam . resmi untuk dibuka mudah-mudahan bermanfaat bagi Bapak Ibu semuanya dan saya tidak berpanjang kata agar materi segera kita dengarkan dari pematerinya dan Bapak Ibu silakan untuk berpartisipasi semaksimal mungkin Terima kasih semua pihak yang telah terlibat Terima kasih Pak Soni dan Bapak Ibu semuanya dan mudahmudahan eh semuanya diberikan kelancaran dalam kita belajar Sekian dari saya mohon maaf jika ada kekurangan wabillahi Taufik walhidah wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih untuk Bapak hij yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini baik eh Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami yaitu di Project B Indonesia jadi semisal selama acara training online ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian juga tetap bisa mengikuti training online ini melalui YouTube channel kami yaitu di Project B Indonesia eh selanjutnya seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami juga menyiapkan berbagai macam doorp spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung tu doorpres ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan dua Story Instagram terunik selama training online ini berlangsung untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik nantinya akan kami umumkan di akhir acara sesi du nanti Sedangkan untuk pemenang du Story Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya selama training online ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nantinya akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenangkan D spesial dari kami baik mungkin tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita simak terlebih dahulu CV dari pemateri kita berikut ini [Musik] Iya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya mungkin untuk eisiensi waktu jika Bapak Soni sudah siap kita mungkin bisa langsung saja untuk mulai penyampaian materinya begitu ya Pak ya waktunya Nanti kurang lebih mungkin sekitar sampai jam 1030 begitu Pak Baik langsung saja tanpa berlama-lama lagi tempat dan layar kami persilakan baik terima kasih eh ibu moderator Bismillah asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu Eh ya Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari UII dan butik daur ulang e p Pak Hijr atas eh undangannya untuk Sharing ya Eh ya mungkin saya coba share screen dulu ya Bapak Ibu salam kenal semuanya Eh saya surprise karena cukup ramai yang datang 238 eh dan EE Kalau lihat dari statistiknya lebih banyak eh ke ASN ya dan eh apa ke masyarakat umum ya jadi jadi e ya cukup senang saya eh karena banyak yang tertarik dengan Eh Topik ini ya saya maohon izin share screen ya Bapak Ibu ya ya ini saya saya mohon maaf belum bisa share e materinya ya Baru tadi pagi share materi karena Kebetulan kami ini di perguruan tinggi sekarang lagi disibukkan dengan kurikulum baru mahasiswa jadi sampai kemarin juga masih harus bantu-bantu ya jadi saya baru sempat itu kemaru kemarin ya Mulai menggarap materinya ya Ee jadi saya mohon maaf ya mungkin nanti eh Mbak Anisa bisa share ke Bapak Ibu semuanya materi pdf-nya ya Eh Sebelum saya mulai mohon izin bapak ibu jadi eh memang di randon saya lihat e ada sesi tanya jawab ya eh di jam berapa jam 10.30 sampai jam 11. ya tapi kalau dengan saya silakan Bapak Ibu ya Jadi kalau misalkan ada Ada yang ingin ditanyakan saya pikir ee jangan ditunda silakan langsung ditanyakan ya bisa melalui chat atau nanti Open Mic gitu ya nanti dibantu Mbak untuk memfasilitasi pertanyaan Bapak Ibu jadi sekali lagi bapak ibu silakan ya Jadi kalau misalkan ada yang ingin ditanyakan eh lebih baik segera gitu ya Jangan ditunda sampai di akhir nanti lupa atau malah engakak jadi enggak bertanya gitu ya Oke Baik Eh Topik hari ini terkait dengan studi kelayakan atauib ya Bapak Ibu ya Dan ini Memang agak saya agak surprise ketika diminta eh e training terkait dengan ini ya ini bagi saya training yang jarang dilakukan secara publik ya Biasanya kita di bimbingan teknis bimte eh di balai Wiyung Surabaya itu beberapa kali memang dilakukan ya Eh Bimtek terkait dengan studi kelayakan tapi kalau di weinar jarang sekali ya dilakukan Saya cukup surprise dan harus mempersiapkan materi eh lebih baik ya dibandingkan dengan sebelum-el sebelumnya jadi agak saya ee Butuh Waktu cukup lama tapi tadi saya sudah share ke panitia Ya silakan ee nanti bisa di-share keerta ke Bapak Ibu semuanya nah seperti tadi P kata Pak Hijrah ya Bapak Ibu Ya kalau kita berbicara visibility tud ini kan series ya eh Kemarin atau 2 minggu yang lalu ya 2 minggu yang lalu ya S minggu atau 2 minggu yang lalu ya Eh Pak Awaludin dari UII juga eh sudah memberikan eh materi terkait dengan studi pelajakan di PLT ya hari ini tentang Ipal dan nanti eh akan ada eh topik yang sama ya studi kelayakan tapi terkait dengan eh Sage ya atau kalau kita merujuk pada permain pupn nomor 4 tahun 2017 masuk dalam spaldt subsistem pengumpul ya harusnya subsistem pengumpul dulu baru Ipal ya tapi ya baguslah saya di tengah ya jadi saya eh khawatir kalau training training saya ini ditaruhnya di awal gitu ya Jadi agak grogi Sekarang aja jujur saya Ma jam . belajar lagi gitu ya Oke Baik ee ya saya izin memperkenalkan diri lagi bapak ibu silakan Bapak Ibu bisa memanggil saya dengan Sony ya Eh dan Bapak Ibu kalau eh Ma lagi mampir ke Bandung silakan bisa bertemu dengan saya di eh ITB ya ITB itu kita sekarang ada dua kampus eh di Bandungnya ya Eh itu ada di Ganesa ya di Dago ada juga yang di Jatinangor Bapak Ibu jadi kalau di di Ganesa itu ada di Prodi teknik lingkungan kalau di Jatinangor kami ada rekayasa infrastruktur lingkungan ya jadi saya sedikit banyak cerita dulu ya Bapak Ibu Ya saya senang eh ketika eh banyak yang melakukan atau mengadakan kegiatan-kegiatan webinar seminar atau eh training workshop gitu ya terkait dengan air limbah domestik ya karena air limbah domestik ini jadi isu yang sangat-sangat krusial di Indonesia ya Jadi yang menurut saya masih challenging atau masih banyak tantangan yang harus kita hadapi yang kita hadapi saat ini ya eh dan eh kami di di ITB Sendiri ya eh sejak ee mungkin berapa L sat dekade yang laluah Ya itu sudah memecah atau melahirkan program studi yang memang spesifik untuk membahas tentang sanitasi bapak ibu jadi eh teknik lingkungan di ITB itu Eh sekarang ada teknik lingkungan dan ada rekayasa infrastruktur lingkungan gitu ya Nah kalau teknik lingkungan memang ee lebih ke ee general dan lebih banyak banyak berbicara tentang industri ya Eh sedangkan ee di di rekasa infrastruktur lingkungan sudah banyak berbicaranya spesifikbicara tentang eh sanitasi Jadi Bapak Ibu kalau yang mau tertarik S2 atau S3 terkait dengan eh apa bidangnya air Limba domestik ya bisa eh ke eh namanya kita punya program eh pasc sarjananya itu adalah pias ya eh perencanaan infrastruktur air dan sanitasi n silakan Bapak Ibu ee Saya punya beberapa materi yang mungkin menarik bagi Bapak Ibu ee bisa bisa kontak saya gitu ya Eh ini kontak email dan nomor handphone saya gitu ya Oke saya lanjut ya Bapak Ibu Ya ini sedikit saja Selamat bergabung jadi sebagai engineer ya E kita akan berada pada posisi untuk merubah dunia itu kata kata Henry petrski ya jadi eh engineer ya Eh menjadi bagian untuk membuat perubahan di di dunia gitu ya khususnya kalau dalam konteks ini adalah pengelolaan air domestik oke nah Ini pendahuluan ya saya mungkin agak panjang Bapak Ibu Ya bicara pendahuluan ya Jadi agak e mohon maaf agak Kalau agak sedikit boring ya Eh nantinya ya Eh kenapa air liimbah domestik ya karena ini topiknya adalah visibility study maka menjadi penting ketika pola pikir why-nya itu harus dipahami terlebih dahulu Bapak Ibu karena berbeda dengan tahapan Project Selanjutnya ya ketika kita berbicara detail engineering desain Bapak Ibu tidak lagi menganalisis dampak lingkungan dan lain-lainnya gitu ya Jadi sebetulnya tahapan krusial itu adalah visibility study nah memang di di air limbah domestik itu visibility stud itu enggak Eh sebagian tidak dilakukan Bapak Ibu ini sebagai informasi awal saja ya Eh kalau kita bicara studi kelayakan ya atau proek-proek yang terkait dengan infrastruktur lingkungan atau infrastruktur sanitasi a lib domestik dalam hal ini maka be banyak masih banyak hal masih banyak yang eh tidak dilakukan visibility study ya khususnya yang dibiayai oleh APBN langsung ya Nah memang kalau misalkan dia under misalkan jaika atau under eh usaid atau lembaga-lembaga internasional lainnya memang visibility stud itu eh dilakukan gitu Ya nah tapi kalau dia di khususnya yang spaldt skala permukiman gitu ya kita jarang melakukan eh visibility study ya Nah memang padahal ini tahap yang sangat krusial Bapak Ibu jadi sekali lagi ini tahap penting sebetulnya karena di sinilah kita mempelajari dari aspek kajian teknisnya ya ee teknologi apa yang layak gitu ya yang paling tepat untuk menghadapi tantangan yang ada di lapangan di case tadi kita perlu dicatat bahwa setiap daerah di Indonesia itu punya tantangan yang berbeda-beda Bapak Ibu ya karakteristik air limbah domestiknya saja mungkin berbeda-beda ya khususnya apalagi kalau bicara mungkin e 2 minggu yang lalu pakaludin sudah bicara instalasi pengolaan lumpur tinja ya Nah itu lumpur tinjanya sendiri setiap daerah itu bisa berbeda-beda bapak ibu jadi eh sangat-sangat apa kalau bahasa saya adalah spes sekali jadi e studi itu perlu dilakukan sebetulnya jadi tidak bisa tipikal satu teknologi bisa dipakai untuk di daerah yang lain belum tentu karena kekuatan atau kelebihan kelemahan masing-masing daerah itu berbeda-beda gitu ya Nah kenapa pertanyaannyabah domestik itu harus menjadi perhatian kita ya kita mulai dari air bersih ya Apa betul kita kekurangan atau kehabisan air bersih gitu ya Coba kita lihat dulu sumber air bersih kita Bapak Ibu dari total Global water atau total air yang ada di dunia itu Bapak Ibu 96,5% itu air laut itu yang tidak banyak disadari banyak orang yang mengatakan bahwa kita kan Indonesia kayak air apa yang gak ada yang daerah manaak ada air mungkin okah daerah Timur beberapa NTT gitu ya itu mungkin kekurangan air tapily daerah di Indonesia kalau kita jalan Sungai itu selalu ada gitu ya air itu mudah untuk kita temui ya berbeda sama tem-an yang adatropisararatropus Timur tengahitu yaungk kesan dengan air tapi di di kita apa Yang tapi dengan berlimpahnya air kita saja itu tuh sebetulnya hanya 2,5% air keseluruhan kita ya Nah dari 2,5% itu saja ya itu sebagian itu berupa S gitu Bapak Ibu jadi tidak bisa kita pakai ya dan itu itu permasalahnya dan 30%nya adalah ground water Bapak Ibu jadi hanya 1,2% dari 25% fres water itu yang kita bisa pakai yang berupa dia Surf water gitu ya 1,2% ini inilah yang dia dibagi jadi ground Ice ya Jadi ya itulah yang salah satunya di di apa SS yang ada di eh apa puncak Jayawijaya dan dan lain-lainnya gitu ya 20,9% itu berupa di danau ya ada di danau dan yang kita sering manfaatin ya yang berasal dari dari sungai itu hanya 0,49% ya Bapak Ibu jadi kecil sekali gitu ya jadi kita tuh sebetulnya enggak kaya dengan air Nah ini nanti kita lihat permasalahannya adalah sungai kita tuh seperti ini gitu Sungai kita tuh dalam kondisi yang sangat bermasalah ya Bandung yang sudah kerja keras sekalipun Bapak Ibu Bandung itu kita punya Citarum ya Ee Sungai terkotor beberapa tahun yang lalu di apa didaulat sebagai Sungai terkotor di dunia gitu ya tapi kita sudah kerja keras untuk memperbaiki dan itu signifikan sekarang sudah jauh lebih baik tapi kemarin tiba-tiba ramai kan di media sosial bahwa sungai di Citarum itu tertumpuk sampah gitu ya sampahnya memenuhi permukaan dari dari apa dari su itu jadi problem ya jadi problem kita Nah itulah air yang cuman 0,49% tadi bapak ibu jadi eh sebentar saya ini dulu ya Jadi yang hanya 4 0,4% itu kondisinya ya seperti ini Bapak Ibu ya Nah itu Yang sekarang kita sedang hadapi sekarang Itulah kenapa nanti kita berbicara tentang semangat semua orang semua sektor itu untuk memperbaiki sumber daya air kita ya Nah ke depan konsumsi atau ee penggunaan air bersih kita itu meningkat sampai bahkan tiga kali lipat beberapa literatur mengatakan gitu ya meningkat pak ya dari jumlah penduduk kita meningkat e industri kita meningkat ya ya dan itu menyebabkan kebutuhan air kita semakin meningkat gitu ya nah ini kalau dari dari eh world water development report ya Jadi ada prediksi kita akan meningkat ya sekian kali lipat ya jadi eh sangat-sangat tinggi sekali peningkatan e kebutuhan air kita gitu ya dibandingkan dengan eh apa eh jumlah penduduk kita yang juga terus meningkat gitu ya jadi kita akan terus water withraw kita akan tinggi sekali Bapak Ibu nah ini belum lagi ditambah katanya energi kita mau jadi energi air gitu ya gimana kita mau dapatin energi hidrogen kalau e jadi nanti hidrogen bapak ibu kalau bapak ibu sering ikut kalau misalkan kita trainingnya di offline ini ya training offl ini dan Bapak Ibu pas dikasih botol-botol kemasan air minum kemasan kalau biasanya habis seminar atau work itu banyak sisa ya nanti mungkin 10 tahun 20 tahun ke depan itu gak akan ada sisa Karena itu barang mahal kena bisa jadiahak kendar W ya itu itu sesuatu yang ke depan yang harus kita hadapi dan kita hadapi sekarang water krisis Indonesia termasuk high sebetulnya kenapa tapi itu bukan karena kita tidak ada air Bapak Ibu ya berbeda sama teman-teman Timur Tengah kalau teman- Timur Tengah mungkin exely karena memang iklim mereka seperti itu tapi kalau kita kita tuh di hutan tropis kita gak punya tahun yang betul-betul kering Arya setiap tahun kita selalu ada hujanu ya Hujan kita000 ratanya 3000 mm per tahun bandingkan sama negara-negara subtropis negara-negara subtropis itu hanya punya mungkin 500 sampai 800 mm per tahun jadi jauh bedanya Ya nah tapi kenapa kita dikategorikan sebagai high 40 sampai 80% ya karena tadi bukan terkait dari sisi kuantitas tapi terkait dengan kualitas kita punya masalah dengan kualitas gitu ya Nah itu yang jadi perhatian kita akan terus naik ya Nah ini water k gitu ya tadi water semakin naik sumber dayanya tetap gitu ya kita akan ada konflik terkait dengan air ya Ini pasti akan mulai e di Indonesia pasti akan mulai ya beberapa eh mungkin sekian tahun ke depan kita akan ada konflik karena air ya Dan saya pikir di beberapa daerah ini terjadi Bapak Ibu ya di eh di Mesir ituu sama negara bagi negara-negara Afrika Afrika Utara yang lainnya itu sudah konflik masalah air karena ada negara yang e di upstreamnya dari Sungai Nil itu akan membendung buat bendungan dan akan mempengaruhi sungai nil yang mengarah ke Mesir gitu nah itu jadi konflik akhirnya ya Nah ini kurang lebih gambarannya yaah ini mungkin saya lewatkan ya Nah ini salah satunya ya tadi karena memang eh water quality kita Bapak Ibu nah pertanyaan sebetulnya water quality kita tuh Dari mana sumber air limbahnya Apakah dari industri Apakah dari domestik Apakah dari peternakan misalkan ya Nah itu jadi jadi eh pertanyaan kita sebetulnya jawabannya mungkin dari semuanya gitu ya eh industri kita mungkin masih banyak yang nakal gitu ya masih discharge dia ke sungai e nakal gitu ya langsung atau baku mutunya e kadang-kadang mungkin memenuhi kadang-kadang enggak gitu ya domestik Ya pasti kalau domestik ya nanti kita lihat datanya ya peternakan Wah peternakan juga Sama ya Eh mungkin flashing bekas kotoran langsung masuk ke badan air sehingga naikin bod-nya organiknya jadi naik dan lain-lainnya nah ini ininya ya nah eh dari datanya teman-teman klh memang faktanya 50 sampai 60% sumber air limbah itu dari sumber pencemar dari di sungai-sungai kita itu datangnya dari domestik Bapak jadi Bapak Ibu bisa bayangkan kalau kita fokus di R5 domestik saja kita sudah sebetulnya sudah memberikan kontribusi untuk peningkatan kualitas air sungai signifikan sebetulnya Kalau lihat dari data statistik ini ya ya Jadi kalau kalau kita Cum hand misalkan di Ciliwung saja kita fokus di saja 84% beban dari limbah domestik itu berkontribusi ke sungai cilu sungai yang lain juga sama Kenapa karena kita masih punya masalah di pengelolan air limbah kita ya itu yang sekarang dikejar oleh pemerintah ya eh pr bersama kita adalah bagaimana caranya kita membangun infrastruktur E atau meningkatkan infrastruktur sanitasi kita ya ini sama ya E data statiknya banyak statusnya adalah eh sungai yang betul-betul eh tercemar berat gitu ya hi polu gitu ya Nah itu ee terjadi di Bandung Kami juga sama bapak ibu ya di Bandung itu ya kalau bapak lihat sebelah kanan ini adalah sungai eh cikapundung ya ini adalah sungai cikapundung yang Ya seperti itulah perata kenyataannya di sepanjang sungai itu ya lima domestik itu e langsung masuk gitu ya langsung masuk ke dalam e Sungai nah ini Jadi PR kita ya Nah belum lagi penengkatan ya urbanisation development terus meningkat ya Jakarta dari tahun 2000 sampai 2025 Bapak Ibu bisa bayangkan Bagaimana tahun 2050 tuh Ya nantinya Seperti apa nanti Jakarta mungkin Jakarta itu sudah meliputi Bogor gitu jadi satu kota gitu bukan Bogor udah enggak ada lagi sudah jadi satu kota Jakarta gitu Ya saking besarnya eh metropolitannya Jakarta Nah ini tantangan bersama Pak jadi indeks kita itu sebetulnya masih bermasalah eh tentang air limbah domestik ya eh eh apa kualitas lingkungan kita ya Nah ini yang jadi eh konsen kita biar kita bisa eh fokus salah satunya di domestiknya Itulah kenapa Eh penting untuk melakukan visibility study bapak ibu ya Nanti kaitannya eh visibility study itu scientific report kalau bagi saya ya Eh scientific report yang betul-betul memposisikan dari sisi teknis ya dari sisi lingkungan dari sisi keuangan ya finansial ekonomi itu kita lihat Apa betul Kita teknologinya Seperti apa dan jangan karena kebanyakan infrastruktur beberapa ya itu kadang-kadang ikut hanya ikut jadi Wah ini ee teknologinya a ya Oh ya sudah tidak pakai diadopsi juga di daerah lain itu sebetulnya belum tentu Bapak Ibu ya Jadi kita tidak bisa ee langsung mengikutkan teknologi dari daerah lain ke daerah kita karena challenge atau tantangannya berbeda-beda nah ini yang harus e dipahami oleh kita semua gitu ya oke nah dulu kita ada punya dulu e mdg ya mdg kita tuh sukses walaupun selisih 0 Kom sekian ya persen ya Eh ya walaupun kalau Strik Git ya tidak tercapai tapi bagi saya sih signifikan atau progresif sekali ya capaian kita ya naik itu harus diapresiasi dulu kita hanya fokus di eh akses sanitasinya Bapak Ibu nah tapi kalau sekarang kita sudah tidak lagi berbicara tentang hanya akses saja tapi kita bicara sesuatu yang lebih makro ya kita bicara tentang kualitas sumber daya air kita tadi yang cerita-cerita tadi waktudraw segala macam itu itu adalah challenge sampai 2030 walaupun ini UN ya United Nation atau PBB sudah ngasih eh apa kekhawatiran ya bahwa sdjs itu tidak akan tercapai Pak jadi ada statement itu sebetulnya yang buat Ah ini ee apa kerja keras kita ee memang enggak mudah gitu ya Eh tantangannya enggak mudah ee baik Apalagi kita punya sempat covid gitu ya sekarang krisis ekonomi ee pasti anggaran-anggaran tu ee ee apa di dialokasi ke sektor yang lain gitu ya ya ini sdgis Bapak Ibu kita punya akses sanitasi ya tapi dalam konteks yang sesuatu yang lebih makro ya Nah sedikit review ya ee sekali lagi bapak ibu ya kalau misalkan ada pertanyaan langsung ngacung gitu ya Eh nanti saya coba persilakan Open Mic ini review sedikit ya Bapak Ibu ya jadi air limb domestik itu kita punya dua regulasi yang menyebut air limbah domestik secara langsung dan punya definisinya ya Yang pertama adalah e permen lhk nomor 68 tahun 2016 tentang Baku Muto a domestik ini permen yang dulu lahirnya cukup kontroversial ya Eh Khususnya ketika ini terbit yang protes duluan atau yang kaget itu adalah teman-teman pupr karena ada baku mutuh amonia secara nasional ya karena amonia itu sebetul sudahah lama ya jadi jadi apa jadi eh acuan ya tapi itu di Jakarta Bapak Ibu jadi Jakarta itu kota yang sudah punya parameter amonia sejak dulu ya nah tapi secara nasional itu diterapkan jadi eh dan e pupr punya punya apa punya pembangunan infrastruktur anaerobik waktu itu semuanya ya apa anaerobik buffle reakor aerobik filter anaerobik filter Wah itu banyak banget dari Sabang sampai meruk kita bangun sanimas-sanimas kita gitu ya Jadi kalau ada amonia enggak mungkin pakai anaerobik Bapak Ibu jadi pasti pakai tambahan aerobik ya Nanti kita diskusi di teknologi pilihan-pilihan teknologi gitu ya Nah kalau dari permen lhk air limbah domestik itu punya definisi eh sebagai berikut Bapak Ibu jadi lebih general sebetulnya dibuat oleh teman-teman ke lhk ya air limbah yang berasal dari aktivitas hidup sehari-hari manusia yang berhubungan dengan paian air jadi lebih lebih lebih general Apun pemakaian air itulah yang dihasilkan Makanya kalau kita lihat persamaan debit air limbah domestik itu kan eh 60 sampai 80% dari pemakaian air bersih ya Nah itulah definisi dari domestik Nah kita juga punya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 4 tahun 2017 tentang penyelenggaraan sistem pengan domestik ya kalau bapak ibu baca dokumen ini tebal Bapak Ibu kalau saya enggak salah 300 sampai 500 dulu ya kita buatnya ya Nah elimba domestik itu adalah elimba yang berasal dari usaha dan atau kegiatan permukiman Rumah Makan perkantoran disebutin tuh ya si objek-objeknya disebutkan perkantoran perniagaan apartemen dan asrama ya Nah itu disebutkan ya ya ituu definisi dari ee permain pupr sama enggak sama aja Bapak Ibu ya Ee definisinya sama saja Nah kalau kita lihat lagi ee definisi nomenklatur yang lainnya ya E kita kenal Li ada yang namanya black water dan grey water ya black water itu adalah tinja grey water itu adalah ee ya termasuk dapur ya Bapak Ibu ya Ini penting untuk dipahami karena Coba bapak ibu cek rumah masing-masing ya rumah-rumah kita gitu ya kalau dari dapur itu akhirnya mengalir ke mana tuh ya kebanyakan pemahaman tukang-tukang kita ya di Indonesia itu ketika mereka lagi bangun dapur gitu ya pembuangannya pasti diarahin ke drainase bapak ibu dialirin keas ya Itu itu yang diketahui sama teman-teman tukang ya jadi pasti akan defaultnya pasti akan mereka alirkan atau pipanya pasti tidak ke e pengolahan setempat ya tapi dia langsung keinas nah kenapa seperti itu ya D pemahaman dulunya seperti itu ya Bapak Ibu Ya saya waktu bangun rumah juga Sama tuh sempat ribut sama tukangnya karena saya bilang Pak ini yang gre water tolong masukin ke pengolahan ya K Gak bisa Pak biasanya gre water itu masuk ke drinase dibuang langsung wah ini bilang RAM juga ya danap Banyak coba Bapak Ibu perhatikanenen kitaar khususnya di pemukiman ya itu ketika siang hari atau pagi pagi sama sore itu pasti akan ada air air yang ngalir walaupun tidak hujan Nah itu adalah air gre water karena dia ya apagi Yang banyak busa-busanya segala macam ya dari pencucian gitu ya Nah itu karena memang Bapak Ibu bukan karena dimasukkan Nah kalau kita merujuk ke permen PR nomor 4 tahun 2017 maka drenas itu enggak boleh jadi pembuangan air limbah Bapak Ibu Bapak Ibu baca permen Pur nomor 4 tahun 2017 itu tidak boleh jadi drainas itu hanya untuk mengalirkan air hujan jadi dia gak boleh mengalirkan dari grey water Jadi mau enggak mau grey water itu harus masuk ke dalam pengolan kita Oke ya Nah ini adalah eh apa nomenklatur dari permen pupr nomor 4 tahun 2017 ya Bapak Ibu Ya kemarin eh Pak waludin sudah memberikan pembahasan terkait dengan eh spald tempat sebetulnya ya subsistem pengolahan khususnya pengolahan lumpur ya atau lumpur tinja gitu ya nah jadi ada spald setempat ada spalde terpusat jadi sistem pengelolaan air limbah domestik setempat dan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat dibagi dua masing-masing ini ada a subsistem kalau setempat ada subsistem pengelolaan setempat ada subsistem pengangkutan ada subsistem pengolahan kalau terpusat subsistem pelayanan pengumpulan dan pengolahan nah ini ini ini dulu yang harus dipahami Nah kalau kalau di training kita hari ini kita akan fokusnya di sini Bapak Ibu ya Nah nanti yang pengumpul ini pak ini nanti ya saya gak tahu saya lupa seminggu minggu ke depan ini Pak Nah kemarin yang Pak Awaludin di sesi minggu yang lalu itual terkait denganitu ya jadi studi kelayakan memang ke arah sana ya walaupun kalau yang terpusat biasanya ini satu dokumen Bapak Ibu ya ini ya ini satu dokumen biasanya tapi tring ini dipisahkan karenaang banyak banget ya kalau saya harusetnya saya masuk juga ya jaringanipa di materi saya tapi gak banyak Cum sekedar biar nyambung aja gitu Bapak Ibu karena agak susah kalau dipisahkan sebetulnya yaahiantiuknya itu adaak oke ya Saya lanjut ya Bapak Ibu Nah lagi-lagi ada istilah onsite atau offside ya kalau onsite itu spalds offsite itu eh spal DT tapi tadi saya harus mengkelarkan eh definisi ini karena definisi masih banyak yang keliru ya Eh spal DS spal DT sekarang spal DT lah ya spal DT itu sebetulnya di definisinya berdasarkan jumlah KK Bapak Ibu jadi onsite itu lebih kecil dari 10 KK Bapak Ibu jadi kalau sampai 10 KK itu bisa kita sebut sebagai onset tapi kalau lebih dari 10 KK itu kategorinya adalah offside atau spal DT Jadi kalau ada Ipal bapak ibu ada tangkptik besar gitu ya Dan itu dialirkan dari eh 20 KK misalkan atau 30 KK itu kategori sudahal DT nah itu nanti eh apa eh Apakah wajib pakai studi kayak kan enggak bapak ibu ya Nanti ada kategori-kategorinya sebetulnya yang mana yang harus menggunakan studi kayak Jadi Bapak Ibu bayangin kalau kalau siapa si e 30 40 KK ini kita bangun Ipal harus pakai visibil Jadi manggil ahli teknik lingkungan ahli ekonomi ahli sipil semuanya dipanggilak mungkin jadinya terlalu mahal untuk itu ya Nah itu juga yang buat apa hampir infrastruktur di limbah itu memang tidak punya e karena kita lebih banyak sebetulnya membangun skalskala permukiman bukan yang skala perkotaan besar ya kalau yang skala perkotaan besar seperti yang sedang dibangun oleh DKI Jakarta Palembang misalkan ya Nah memang itu harus pasti punya dia merekaityinya Karena itu adalah kegiatan yang betul-betul besar skalanya ya oke ya ini mungkin nanti saya yakin pakaludin atau nanti pak bisa jelasin ya Bapak Ibu ini mungkin saya lewatin nah ini iplt kemarin sudah dibahas ya saya yakin iplt ini lebih sebetulnyaadapusat bapak ibu jadi eh bagi saya spalds itu lebih complicated lebih rumit sebetulnya dibandingkan dengan e spald terpusat Bapak Ibu karena dinamikanya jauh lebih banyak gitu ya Mulai dari tangki septik yang enggak enggak sesuai standar gitu ya metode penyedotannya gitu ya truk tangkinya jarak radius ritasi itu lebih komple bentuk kelembagaan iplt-nya itu sendiri Makanya banyak banyak iplt di Indonesia yang masih punya masalah dengan operasional iplt-nya karena memang challengnya beda tantangannya berbeda ya mungkin saya lewatin ya nah ini e contoh untuk yang di Denpasar ya eh di Denpasar nah ini adalah e spal DT skala permukiman ya Eh kalau dulu ada istilah komunal ya tapi sekarang tidak dipakai lagi eh nomenklaturnya 11 sampai 100 rumah kurang lebih ya skala kawasan 200 sampai 2000 rumah ya ini contohnya Ini di Bekasi Bapak Ibu kalau ee sempat ada di Bekasi ini Bekasi ee dulu E saya ikut mendesain ini ini masih buffel reaktor Bapak Ibu karena masih 2014 2015 Kalau enggak salah ya saya desain ini ya ee belum ada permen lhk nomor 68 tahun 2016 ya jadi masih pakai anaerobik Nah sekarangak sudah enggak bisa lagi pakai teknologi ini ini itu bagian dari bapak ibu juga nanti ketika melakukan visibility tadi ada target acuan evluen kita evluen kita itu harus mengacu pada 68 2016 permain HK ya Nah itu sudahah enggak mungkin lagi Eh opsi teknologi menggunakan anaerobik saja untuk yang skala-skala permukiman ya mungkin 100 200 KK itu sudah enggak memungkinkan lagi ya jadi pasti akan menggunakan teknologi yang kombinasi ya minimal ya Eh anaerobik dan aerobik atau Ya sudah sekalian saja pakai aerobik misalkan walaupunnya jadi relatif mahal nanti itu bagian yang harus dievaluasi ada skala perkotaan ya skala perkotaan ini sudah banyak di proeknya ya sekarang ya eh kami di Bandung sudah punya cukup lama sebetulnya Bandung punya bahkan kita sudah punya jaringan perpipaan itu dari zaman Belanda sebetulnya bapak ibu ya Ada ada beberapa infrastruktur e pipa kami yang di Bandung Itu yang sudah memang dibangun dari zaman Belanda jadi Sudah lama bahkan Kami punya Ipal terluas di Indonesia walaupun persentase pelayanan masih rendah ya Bagi saya menurut saya masih rendah dibandingkan sama dsdp misalkanpar Bandung masih rela rendah nah ini Bandung bapak ibu ya Ini buat waasan saja ya Bandung itu kita punya inl ya kemudian ini kita punya ini i yang dikelola pemerintah yang e menggunakan SKR PAM satu-satunya saya pikir ini ya di Indonesia yang punya skram yang domestik ya bapakbu Nah ini skram kita ya nanti kita jelasin Apa itu skram ya ini kemudian pengolan sampahnya kita punya gre Chamber ya eh enggak semua Ipal punya gre Chamber eh selain di Bandung kita denpar juga sekarang punya gre Chamber ya Nah kita pakai anaerobik Bapak Ibu anaerobik P ya Jadi kita punya lahan yang sampai .000 hetar untuk mengelola eh sori kita punya lahan 80 hektar untuk mengelola 80.000 m³ per hari besar sekali Bapak Ibu jadi kalau ditukar guring sama Sumarekon mau pasti mereka tuh jadi Sumarekon gitu ya Jadi kalau orang yang enggak tahu e bahwa e belum pernah ke ke Ipal bojongs itu pasti akan bilang ini eh tambak ikan mungkin ya atau atau sawah atau ya cuman e Embung gitu ya padahal itu adalah Ipal gitu ya ya J saya kasih lihat e tampak atasnya nah ini tampak atasnya Bapak Ibu jadi kalau kalau mau lihat Ipal domestiknya Kota Bandung itu ya Ini nih Bapak Ibu jadi besar sekali Kami punya Ipal yang besar banget ya ini besar sekali ini ipalnya tuh ya jadi paling ini kantornya Bapak Ibu nah ini anaerobik anaerobiknya ini fakultatif gitu ya kemudian ada maturasinya ya Nah ini inilah Sungai Citarum ya Sungai Citarum jadi nanti si Ipal kami itu akan dischar ke sungai Citarum Nah inilah kan jadi kalau dibandingkan dengan dsdp atau Jogja ya eh eh atau mana lagi Eh Jambi misalkan atau Aceh itu Eh ya ini kita besar sekali sebetulnya ya karena kita masih menggunakan teknologi yang yang lama ya menggunakan anaerobik dengan waktu tinggal yang mungkin sampai 1 bulan gitu waktu tinggal air itu saya pikir enggak mungkin lagilah e kita menggunakan anaerobik ya dengan harga tanah yang semakin mahal e apa kota-kota atau daerah Urban kita yang sudah semakin penduduknya semakin masif gitu ya E areanya sudah pembangunan sudah semakin masif rasa-rasanya kita akan sulit menggunakan teknologi yang anaerobik dengan waktu tinggal 20 sampai 30 hari gitu jadi besar sekali kapasitasnya Makanya sekarang Eh Minimal kita akan menggunakan eh aerobic gitu ya Eh pengolahannya nanti ini bagian dari e visibilityud yang harus kita analisis ini buanding Bapak Ibu ya Jadi kita perah kita punya case jadi di Indonesia itu lengkap sebetulnya cas kita punya Ipal yang besar kita yang e konvensional kita yang puny canggih Sekalipun kita sekarang sudah punya Bapak Ibu jadi variasi untuk belajar untuk belajar tentang bagaimana Ipal itu beroperasi itu sebetulnya kita sudah banyak cas tadinya ya Nah ini jadi kalau dibandingkan Ipal di luar negeri kita kecil Bapak Ibu tadi Bandung yang paling besar ada 80.000 m k per hari dibandingin dengan di cicago gitu ya itu kita kecil sekali sebetulnya tapi coba Bapak Ibu Lihat Mereka sebetulnya sudah Advance ya sudahudah Eh teknologi sudah Advance ya ee atau ini di Harbor ya eh di baston ya sama ya sudah sudahah canggih juga bisa sampai 4,5 juta m kbik per hari Jadi enggak ada apa-apanyaal kita gitu ya kemudian ada e baagong ya di Cina gitu ya ini juga sama besar ya kapasitasnya kemudian di sini di Hongkong ini eh Green building ya bahkan sudah cantik sekali e bangunannya jadi sudah enggak biasa Dar ipal-ipalnya Jadi Bapak Ibu bisa lihat ehbetul e modern eh ipalnya ya ini ada di Kairo ya ini baru ni Eh ipalnya ya Eh relatif baru dan ini sudah teknologi sudah Advance Ya sudah lumpur aktif eh teknologinya sudah eh eh apa cukup tinggi gitu ya kemudian ini ada yang di Jerman Kalau Jerman ini sudah cukup tua ya Eh jadi di Jerman Kalau Jerman sudah cukup lama mereka punyai pali-pali yang bagus ya Eh bahkan eh apa slajnya atau lumpurnya atau energi yang dihasilkan dari gas metan yang dihasilkan dari ee lumpur ya itu di digunakan untuk menggenerate risik ya menghasilkan listrik ee Jadi mereka punya pembangkitnya nah kurang lebih seperti itu Ini ada yang nunjuk tangan Mau ee bertanya barang kali mbak nisan enggak apa-apa iya boleh kalau Bu ee bu Wati bisa langsung disampaikan aja pertanyaannya secara singkat ya Halo Bu Wati kalau ee kalau misalnya Belum ada bu Wati Mungkin kita bisa ke bapak Isa Hafiz dulu Oh belum bisa unmute mungkin admin bisa dibantu admin ya itu yang lain dulu kali ya Bi waktunya enggak habis oh iya boleh mungkin saya coba jawab yang dari chat dulu ya kali ya E yang mana ya banyak banyak sekali Memang dari mana nih Apakah P berarti P terbuka Iya Pak Dia terbuka memang jadi kalau P itu punya cas menarikak dan menarik agakcetulnya ada industri ini di konks dulu ya menggunakan Pon juga tapi ditutup sama dia saya bilang kenapa ditutup ya Takut hujan Masuk Biarin aja enggak apa-apa sebetulnya E tapi ada ada beberapa daerah yang ee rekan-rekan di daerah yang berpikir bahwa ketika ada hujan ya harus enggak boleh ada hujan masuk ke dalam Ipal Bapak Ibu kalau enggak boleh ada hujan yang masuk ke dalam Ipal kita maka Ipal bojongsang itu menghasilkan 80 hektar kalau dikali dengan curah hujan sekian itu besar sekali ee air hujan yang atau kalau mau di ditutup ya 80 hektar itu gimana cara kita nutup ee Ipal sebesar itu jadi sebetulnya Enggak ada masalah ee apaagi atau mungkin ditampung dulu kali yanya waktunya enggak cukup Iya Pak kalau misalnya pertanyaan yang di chat nanti kita ada di sesi sendiri aja pak Mungkin ini yang pertanyaan secara live aja dulu oke oke oke ya Eh nah ini tahap perencanaan atau instasi pengolahan El Li domestik ya Bapak Ibu ya Eh saya coba eh apa studi kelayakan ya jadi di kelayakan itu tadi saya sudah sempat cerita ya Ee ini tuh di di elimba domestik sebetulnya jarang dilakukan walaupun saya ingat saya e ketika kita nyusun eh pedoman teknis terinci ya diskusi ini muncul Bapak Ibu kenapa sih kalau bapak ibu baca pedoman teknis terinci ya eh kebetulan eh saya menyusun pedomannya gitu ya Nah pedoman teknis terinci itu kalau bapak ibu lihat metodologinya tahapan pekerjaannya itu adalah salah satu adalah pemilihan alternatif teknologi sebetulnya enggak boleh ada itu jadi Ded itu enggak boleh dihabiskan waktunya untuk menentukan atau mencari alternatif terbaik karena Ded itu berat Bapak Ibu enger Des itu kerjaannya banyak banget gitu ya Eh besar sekali dan butuh konsentrasi memang fokus di perencanaannya saja nah seharusnya itu larinya ke visibility stud nah tapi memang kebanyakan tadi eh apa eh proek-proek yang terkait dengan air Li domestik yang dibawahi atau di didanai oleh eh pemerintah itu kebanyakan tidak eh tidak tidak melakukan visibility stud ya ya kecuali yang dibiayai oleh eh apa lembaga-lembaga internasional ya eh jaika atau yang lainnya itu biasanya mereka mewajibkan adanya eh visibility study makanya Bapak Ibu kalau lihat ada dokumen publik ya Bapak Ibu bisa browsing di Google ya visibility study DKI Jakarta itu bapak ibu bisa melihat Bagaimana eh mereka mempersiapkan kota Jakarta bahkan itu dari tahun '89 tuh sudah ada Bu Bapak Ibu visibility study untuk eh di Jakarta itu sudah lama sudah lama sekali gitu ya tapi baru terwujud beberapa tahun terakhir ini ya Nah Apa itu studi kelayakan gitu ya jadi studi kelayakan itu adalah untuk mengetahui kelayakan ya itu ee sesuai judulnya saja ya kelayakan dari sisi mana dari sisi teknis keuangan ekonomi dan lingkungan Ya kurang sebetulnya e terminologinya ya Jadi kita pasti akan menjadi jadi yang dilakukan visibilitas tadi itu adalah kita tahu daerah pelayarannya di mana kondisi daerah pelayanannya Seperti apa Daerah perencanaannya seperti apa E penduduknya Seperti apa kotanya seperti apa infrastrukturnya seperti apa lingkungannya Seperti apa maka kita lakukan oh ada opsi a b c misalkan ya minimal tig lah ya atau mau L juga boleh gitu ya silakan dianalisis kalau pakai teknologi ini seperti Apa konsekuensi logisnya beda-beda dari setiap masing-masing teknologi itu pasti punya konsekuensi logis beda-beda Bapak Ibu Ya kalau misalkan mauakai anaerobik kayak Kota Bandung ya Bapak Ibu harus siap dengan area yang sangat luas sekali tapi biaya operationnya rendah tapi areanya luas sekali ya biaya Operation rendah tapi pemeliharaannya tinggi Karen apaa karena Kota Bandung itu enggak punya slat ya walaupun eh apa pengurasan lumpur lumpur di anaerobiknya itu eh lama ya durasinya lama tapi kalau sudah waktunya dikuras mereka pakai ini bu ekskavator itu Bapak Ibu jadi pakai ekskavator Jadi mereka buat Pulau dulu nanti digali jadi eh cukup cukup besar eh kegiatan pemeliharaannya ya nah eh studi kelayakan wajib disusun berdasarkan rencana induk jadi harus punya rencana induk dulu jadi Bapak Ibu enggak mungkin merencanakan visibility stadi tanpa ada rencana induk karena acumannya harus dari rencana induk ya dan dari rencana itu kan ada tuh dari macam banyak zona gitu ya Katakanlah Jakarta Jakarta punya 15 Zona kan yang ada yang prioritas dan ada yang belum prioritas ya karena nanti akan mempengaruh pada durasi kegiatan nah zona prioritas yang harus direncanakan gitu ya kemudian kegiatan pengembangan pada zona prioritas Nah itu adalah eh studi kelayakan Bapak Ibu ya Nah ada kriterianya jadi dapat berupa ya jadi studi kelayakan dan justifikasi teknis Bapak Ibu ya Jadi kalau studi kelayakan ya harus 100.000 jiw lah gitu ya jadi cakupan pelayannya r.000 Jadi kalau yang 20 KK 30 KK yang kalau pakai studi kelayakan eh Habis Waktu kita untuk e studi kelayakan gitu ya jadi itu justifikasi teknis namanya ya jadi ee cukup dengan justifikasi teknis dan biaya ya ya Nah itu biasanya teman-teman daerah atau dari pemerintah cukup yang ngelakuin ya ya Enggak usah Ya ee enggak usah sampai enggak dibutuh ahli banget gitu ya untuk melakuin tapi kalau ST dikelayakan karena ee mencakup banyak aspek maka harus melibatkan ee berbagai ee ahli gitu ya kompetensinya berbeda-beda Nah kalau kita lihat siklus Project Bapak Ibu ya Nah ini siklus projectnya ya ini ideal ya saya saya harus memberikan note bahwa ini adalah sangat ideal jadi ada ada ada pertama survei gu ya Eh kemudian ada perencanaan perencanaan itu selalu dimulai dari rencana induk Bapak Ibu jadi selalu dimulai dari sini rencana induknya harus keluar dulu misalkan Bapak Ibu dari kabupaten A atau kota A Bapak ibbu harus punya rencana induk dulu rencana induk itu ada dokumennya sendiri namanya rispal gitu ya Ada Ada proyek eh proyeksi layanan ada pemilihan sistem ada yang mau pakai setempatkah atau yang terpusatkah yang setempat pasti pakai iplt terpusat juga pasti akan ada butuh iplt Bapak Ibu karena kita yang skala-skala kecilnya skala kemukiman kita butuh penyedotan lumpur lumpurnya juga nah penyedotan lumpur itu ee pasti akan masuk ke iplt kita gitu ya jadi harus harus hati-hati ketika merencanakan rencana induk ya pentahapan pembangunan jadi harus dikasih tuh jadi rencana induk itu oke ee sampai 2030 kita mau bangun apa 2035 kita mau bangun apa 2040 mau bangun apa Nah kadang-kadang kita yang lemah itu di rencana induk sebetulnya ya konsistensi terhadap Master plan-nya yaah tapi tadi ya tantangannya banyak banget tuh di daerah ya masalah biayaalah masalah ah eh prioritas dan lain-lainnya ya tapi harapannya adalah rencana induk itu bisa bisa dijalankan ya secara konsisten sehingga upaya perbaikan lingkungan khususnya sumber daya air yang tadi kita bahas Tadi bisa bisa dijalankan gitu ya kemudian ada studi kelayakan ya ya studi kelayakan itu ya Ini yang kita bahas gitu ya jadi kajian teknis dipilih tuh teknologinya ada teknologi a b ada anaerobik aerobik segala macam banyak Bu teknologinya banyak bapak ibu banyak sekali teknologi itu ya jangan terpaku pada tetangga ya misalkan Ah si Kabupaten a pakai teknologi ee apa canggih nih Advance masa kita enggakah jangan kayak gitu Jadi Bapak Ibu harus kaji betul e kajian eh teknisnya seperti apa karena konsekuensinya pasti akan berbeda ya dari ekonomi gitu ya Eh ekonominya Seperti apa kalau masyarakatnya memang Ee tidak sanggup untuk membayar retribusi eh dengan mahal karena biaya eh teknologinya mahal gitu ya Maka jangan gunakan teknologi itu Nah itu salah satu kajian yang harus dilakukan ya pentingnya kajian itu adalah nanti terkait dengan eh biaya yang harus kita jalankan ya yang kita dapatkan dan yang kita jalankan gitu ya kemudian ada kajian keuangan ya Eh ini repitasi Bapak Ibu ya Kajian keuangan dari daerah kalau daerahnya eh dapat mungkin dari ada lembaga yang e apa dan dari lembaga tertentu ya apakah lembag yang mau memberikan uang untuk ee eh apa dengan ide teknologinya A atau teknologi B teknologi C Nah itu juga harus jadi pertimbangan itu yang dikaji dalam studi kelayakan jadi secaraak e secara general inilah yang dikaji Bapak Ibu Bapak Ibu punya daerah studinya kotanya apa Bapak tahu kotanya di mana Eh kondisi kondisi kotanya Seperti apa teknologi yang bisa memungkinkan Apa jadi ekonominya Seperti apa keuangannya Seperti apa itu yang dilakukan di studi kelayakan bapak ibu nantiak baru nentuin kalau menggunakan alternatif a konsekuensinya Seperti apa ketika menggunakan alternatif b maka konsekuensinya apa dan seterus dan seterusnya ya Nah kalau sudah dari situ punya punya opsi Oh Ternyata teknologi a yang bagus dengan segala pertimbangan ini teknologi a diputuskan baru eh desain detailnya ya atau perencanaan teknis terincinya atau detail engineering Des yang akan menghasilkan dokumen detail engineering Des nah ini sebetulnya urutan idealnya bapak ibu sekali lagi urutan idealnya Ya nah tapi e beberapa hal kita enggak ideal untuk beberapa banyak hal ya di tapi saya Besar harapan yang Saya dengar eh FS ini akan eh dijalankan untuk semua kegiatan Elba domestik dengar-dengar ya dengardengar eh dari beberapa kolega ya kalau misalkan itu jadi betul-betul jadi ya n itu betul-betul ee tahapan yang sangat krusial sekali karena itu scientific study ya Yang nanti bapak ibu bisa tahu sebetulnya dari sisi kajian dari sisi teknis Ekonomi keuangan seperti apa sih ee peluang-peluang yang ada gitu ya tantangan-tantangan yang ada Nah setelah perencanaan baru perizinan ya tadi ada yang nanyain slo segala macam nah ini agak susah kalau ee apakah EE pertek juga diterapkan Dimah domestik nanti silakan tanya ee regulatornya Bapak Ibu saya Ee tidak berani untuk menjawab itu Ya silakan bapak ibu tanya ke regulator eh ke klhk dalam hal ini ya Ee terkait dengan itu saya pikir ee biasanya ya kalau yang projek-projek yang adaa pemerintah ee eh enggak terlalu ribet lah ya dari sisi eh dokumen-dokumen perizinan ya Bahkan AMDAL pun eh pasti akan dimudahkan oleh teman-teman klhk kemudian ada penyiapan lahan konstruksi ya Nah konstruksinya adalah dari 2kumen Ded ya Operasi pengembangan dan seterusnya nah ini adalah tahapan dari eh siklus projectnya ya siklus Project yang ada di eh infrastruktur eh khususnya air limbah ya oke ya Eh ada Pak Hendri bertanya pak ee mungkin admin bisa dibantu untuk unmute ya nih di dikunci sama panitia Iya bisa kalau enggak bisa saya lanjut dulu kali ya Iya Pak sepertinya dilanjut aja dulu karena sepertinya belum bisa Oke saya lanjut ya Nah kalau ruang lingkup studi kelayak itu apa Nah inilah Bapak Ibu ya tadi ya sudah sudah kita siang Samat siang Ibu itu ada Oh ini baru bisa nih ini dengan Bu siapa sayaat si ini [Musik] sebenarnyaanya terkait dengan kebijakan atau mungkin persyaratan memang yang harus diwajibkan ini ini kasusnya ini di perahanah dibuatkan ee Ipal eh terpadu ya namun nah ini eh kasusnya itu kami di NTT kebanyakan itu mungkin hampir semua ya perumahan itu tidak ada Ipal e terpadunya nah ini dibuat septik tank masing-masing nah ini apakah ada regulasi yang mengikat mungkin dari yang mengikat untuk mewajibkan semua e perumahan-perumahan yang akan dibangun itu untuk mewajibkan ee memiliki IP terpadu Kemudian yang kedua terkait dengan ee mungkin Pemukiman yang yang EE pribadi ya memang mungkin ee sekarang ini memang untuk membangun satu Ipal untuk ee kawasan kawasan perkotaan atau kawasan yang lebih luas itu mungkin agaksah ya Nah ini mungkin ee bisa di ee ditindak lanjuti dengan kebijakan-kebijakan atau ee ketentuan-ketentuan yang memang mungkin dari sistem ipalnya sendiri atau desain ipalnya yang istilahnya ee standar standar yang bisa disosialisasikan atau di Sampaikan ke masyarakat saat pembangunan ee pemukiman atau Perumahan Mungkin itu saja dari saya terima kasih Pak Baik terima kasih buati pertanyaannya itu sebetul menggambarkan eh semua daerah Bupati eh isunya ya Eh sepengetahuan saya ya Bu Wati ya sepengetahuan Saya dari dari sisi regulasi pusat itu tidak punya yang ee oke pemukiman wajib menggunakan ee skala permukiman gitu ya Artinya yang dia eh tanda kutip komunal tadi Kalau nomenklatur yang lama ya itu enggak ada bu bu bu Wati ya Nah tapi di situlah pentingnya rencana induk jadi buwati harus punya rencana induk buwati kalau misalkan sudah punya rencana induk konsisten saja ke sana Jadi kalau daerahnya memang direncanakan sebagai spalal DT ya skala permukiman maka eh aturan daerah yang harusnya bisa digunakan untuk mempertegas eh para developer-developer rumah ini sebetulnya itu kesempatan bagus tapi saya note sekali lagi ee Bapak Ibu sebetulnya enggak harus menggunakan spaldt tangptik itu untuk beberapa wilayah adalah pilihan yang terbaik Bapak Ibu untuk beberapa case ya Bapak Ibu ya Eh untuk di beberapa case daerah ya khususnya di daerah-daerah yang mungkin ee ee apa kalau kita bangun jaran perpipaan jadi mahal gitu ya atau jarak rumahnya terlalu jauh kalau dibangun Jar perpipaan jadi mahal maka pilihan tangisptik itu adalah yang terbaik sebetulnya nah sekali lagi sangat tergantung sama rencana induknya Bapak Ibu kalau di pusat sebetulnya hanya meng-guide Bapak Ibu harus punya rencana induk gitu ya pengetahuan saya ya Bapak Ibu Ya nanti eh ee silakan Bapak Ibu bisa konsultasi ke teman-teman pupr tapi pengetahuan Saya pupr hanya membuat Framework dari Eh bagaimana kebijakan itu harus dibangun mulai dari rencana induk ee studi kelayakan sampai ke percanaaan teknis terinci Nah untuk kalau misalkan ada kebijakan lain dari itu maka kebijakan itu adalah kebijakan di daerah yang harus diperkuat itu adalah kebijakan di daerah karena setiap daerah beda-beda mungkin itu Bupati ya Ada lagi ya suara suaranya enggak kedengaran Bu Nur suaranya enggak kedengaran Bu Nur suaranya belum masuk nih Bu Nur Oke Eh mungkin saya lewatin nanti Bu Nur bisa dicoba lagi ya Sambil nanti langsung di eh apa dicut aja ya oke ya Nah ini ruang lingkup studi kelajakan Bapak Ibu ya berdasarkan e pedoman teknis terinci teknis studi kelayakan ee spell dijen eh 2016 ya sebetulnya ee di permen pupr 2016 sudah ada ya ini ini sudah muncul di permen pupr nomor 4 tahun 2017 ya Eh jadi ketentuan kelayakan ya tadi sudah kita diskusikan ya Ada proyek a BCD itu teknis ekonomi keuangannya Seperti apa layak apabila di biaya PBS yang tidak berbunga dan seterus dan seterus dan seterusnya jadi ada kriteria-kriteria itu bapak ibu yang harus dipenuhi ya kemudian kalau kita lihat lagi ya Ee sebelah kiri Ini ya dari diagram ini ya ee dan dari rencana induk ya ini kan rencana induk ya makanya tadi bupti harus punya rencana induk duluti jadi rencana induk Nah itulah yang nanti yang Buti jadikan e acuan untuk melakukan perencanaan Memang rencana induk itu apa ya Eh pegangan sekali Bapak Ibu jadi kalau bapak ibu belum punya rencana Ind khususnya yang e dari eh dari dinas ya segera dibuat ya jadi segera dibuat kalau perlu diupdate diupdate Bapak Ibu Eh di-update lagi karena mungkin tantangannya berbeda ya beberapa daerah mungkin sudah berubah eh ee apa eh visi misinya gitu ya jadi harus diubah lagi rencana induknya silakan saja gitu ya Nah kemudian baru Analisis terhadap eh kriteria kelayakannya Ya baik dari sisi kelayakan teknis maupun kelayakan ekonominya gitu ya melakukan kajian Ada kajian kelembagaan ya Ada kajian lingkungannya kajian sosial ada kajian pengaturan baru rencana pelaksanaan dan seterus jadi ee ee tahapan studi kelayakan itu kurang lebih seperti itu Bapak Ibu jadi tetap rencana induk itu adalah Acuan dari eh eh studi visibility study atau studi kelajakan Bapak Ibu jadi Bapak Ibu harus punya e rencana induk dulu nah ini studi kelajakan ya tadi ada yang lengkap ada yang sederhana atau justifikasi teknis ee dan biaya ya kalau nah ahlinya banyak bapak ibu itu yang saya bilang kalau enggak mungkin ipal-ipal yang e skala permukiman juga diwajibkan oleh eh apa eh visibility study ya karena banyak sekali harus itu teknik lingkungan Teknik Sipil karena ada kajian hidrologi air permukaan service dan EE ground water masa kita harus eh high hidrologi dan geohidrologi juga gitu ya kemudian pasti ada sosial ekonomi ada keuangan ada kelembagaan ada AMDAL bahkan sampai kajiannya ke arah sana gitu ya Walaupun memang belum berbicara Dokumen Amdal ya tapi eh sudah mengarah ke sana kalau misalkan skala proeknya besar ya E daerah yang terganggu itu e besar ya mencakup kota misalkan gitu ya Nah ini definisi saya ambil dari permen pupr nomor 4 tahun 2017 Bapak Ibu ee ini sebentar lagi informasinya akan diganti ya ee diperbaik ee di-update ya regulasinya E tapi saya enggak tahu kapan ya Ee rencana induk ya jadi eh ada rencana induk kemudian ada studi kelayakan ya jadi E menjadi acuan untuk mengetahui tingkat kelayakan dari usulan pengembangan spal DT jadi spal DT itu spal DT itu enggak kita enggak akan tahu kalau dia layak atau tidak kalau kita tidak melakukan kajian studi kelayakan ya Jadi Bapak Ibu kalau mau layak atau enggak seperti kata tadi bu Wati gitu ya saya mau jadi pakai Ipal eh eh apa E terpusat semua gitu ya Nah apakah memang itu layak yang jadi yang terbaik nah sebetulnya harus dikaji ya Bapak Ibu ya jadi belum tentu ee apa terpusat itu jadi satu-satunya solusi ya di beberapa banyak case eh domestik eh pengolaan domestik ya itu yang setempat yang atau spalds itu jadi pilihan terbaik ya Nah ini persiapan studi kelayakan ya Jadi ada ee pengkajian kelayakan teknis ya Nah inimasuk dari rencana teknisnya seperti apa kehandal Seperti apa Nanti konstruksinya kayak apa gitu ya kalau nanti ee 2 minggu lagi pak Andik akan bicara mungkin ee kalau misal jaringan perpipaan Apakah dia nanti digali ya Open TR atau dia akan menggunakan eh apa bor gitu ya untuk jaringan perpipaannya atau seperti apa termasuk nanti e dia apakah di permukaan atau dia nanti di bawah tanah gitu ya Eh si konstruksinya ya Apakah beton atau seperti apa Nah itu juga yang harus dikaji ya Eh secara konstruksi ya karena nanti Ee kita tahu debitnya kita tahu daerah daerah daerah lokasi ipalnya nanti akan ada di mana Nah maka kita akan lihat ee paling memungkinkan secara konstruksi menggunakan metode konstruksi seperti ini Nah itu adalah eh eh kajian e kelayakan teknisnya ya Kemudian Kemudian operasional lagi-lagi Bapak Ibu jangan eh eh apa mengikuti tetangga gitu ya karena tetangga kabupaten atau kota yang menggunakan teknologi yang Advance misalkan ya maka kita juga harus menggunakan teknologi yang Advance Nah itu enggak Belum tentu jadi eh dikaji saja gitu ya apa kalau memang dia e memungkinkan yang konvensional Saran saya sih konvensional saja gitu ya Secara teknis sebetulnya konvensional itu sama eh kemampuannya memiliki kemampuan yang sama ya Eh Bandung itu bagus Bapak Ibu hasil ipalnya ya cuman ya tadi e masalahnya eh besarnya gitu ya Eh dan kebutuhan lahannya besar sekali gitu ya jadi rasa-rasanya untuk banyak kota di Indonesia susah gitu ya kemudian SDM ya Ee keb air dan energinya juga jadi perhatihan kemudian ada analisis resiko lingkungan ya sebelah kanannya ya Ee ini semuanya dikaji Bapak Ibu jadi ee eh sal salah nah ini ya analisis risiko ini semuanya dikaji Apakah punya dampak udara apalagi sekarang sudah ngomongi eh Zero emission Nah itu sudah masuk itu ya Eh ada eh silakan Bu Nur silakan sudah bisa didengar Pak bisa Bu Nur jelas sekali Iya Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh suara emak-emak nih pak Soni ee saya menanyakan kalau sudah pakai teknologi untuk safety tank di rumah pakai biofil itu apakah ada pemeliharaan yang harus diperhatikan ya Pak ya Ee itu satu kemudian tadi Bapak menyampaikan ee pakai yang konvensional rencana kalau Biasanya kita di musala atau di masjid itu kan airnya terbuang ke drainase yang tadi Bapak sampaikan kan drainase Itu kan peruntukannya untuk air hujan bukan air yang dari kegiatan manusia seperti contohnya ee air yang kita gunakan untuk wudu yang biasanya juga tercampur dengan sabun tercampur dengan ee seumpama kita Mohon maaf batuk apa segala keluar Daha apa segala itu apakah lebih baik dikelola dengan konvensional dialirkan saja dengan sistem W atau harus diolah juga Pak Soni itu aja Pak Soni dua yang Nanti bisa kita membuat masing-masing punya tanggung jawab untuk menjaga air kita tetap berkelanjutan Terima kasih Terima kasih Bu Nur Pertanyaan bagus ya Eh biilter Apakah ada eh perawatan Iya pasti ada perawatan Bu eh biofilter ini eh sebetulnya Septi tank Bapak Ibu cuman eh dia dimodifikasi dia menggunakan media ya media filter biasanya honeikom atau sejenis yang lain ya biobol atau yang lain eh dan biasanya sudah dilengkapi oleh eh proses aerasi karena teknologi eh tuntutan 68 2016-nya biasanya vendor-vendor eh pabrikasi pengolahan setempat ini sudah melengkapi dengan dengan eh airasinya tapi enggak juga sih masih ada vendor yang hanya anaerobik saja ya Eh I masih butuh perawatan Bapak Ibu jadi e pasti akan ada penyedotan lumpur tinjanya jadi enggak enggak enggak ee artinya dia tiba-tiba hilang gitu ya lumpurnya engak ya pasti dia butuh penyedotan Um Pera eh pertanyaan keduanya musala musala tetap kategorinya ada limbah Bapak Ibu jadi tetap harus diolah nah diolahnya boleh menggunakan ttik ya tapi sayang saya lebih setuju dengan metodenya Bu Nur tadi bisa menggunakan wet Land ya Ya kami di Salman ITB itu bahkan sudah dicycle bapak ibu dengan Ada fatwa halal sah gitu ya eh wudunya gitu ketika dicycle sudah diolah eh itu sederhana hanya filtrasi dan lain-lainnya ya Eh sama desinfektan eh tentunya ya kemudian baru bisa dipakai lagi tapi saya enggak tahu ya masih aktif atau tidak kurang lebih itu menggambarkan eh pengolahan untuk di musala atau di masjid gitu ya Eh jadi kategorinya sama eh itu adalah R Liah Oke saya lanjut ya Bapak Ibu nah kemudian di sini ada yang ketiga ada penanyaan kelayakan eh ekonomi ya mang dianalisisaku Bu Jadi kalau Project ee proeknya itu layak enggak secara ekonomi gitu ya jangan ee ya tetap kita harus menganalisis Bapak Ibu ya Ee di sini setidaknya analisis eh kelayakan keuangan ya ekonomi dan manfaat sebetulnya nanti manfaat itu ada manfaat yang eh eh table sama intable ya Jadi ada yang memang eh apa E impact lingkungan yang kadang-kadang sulit untuk kita hitung itu harusnya kita bisa kalkulasi ya nah kurang lebih ini ya tapi ini saya ambil dari dokumen yang lama ya Bapak Ibu eh studi kelayakan lengkap Eh pada umumnya memuat informasi perencanaan sistem yang ada ini berdasarkan apa berdasarkan berdasarkan rencana induk ya perkaraan debit yang mau diolah kita sudah punya rencana induk ada zona saudesia kita mau spal DT di sini Kita sudah hitung kita bisa hitung eh perkiraan debitnya Oh daerah ini akan berkembang 10 20 30 tahun ke depan itu proyeksi penduduknya sekianah kita akan ee dapat perkiraan debitnya kemudian data karakteristik gitu ya kondisi sosial ekonomi ee kelembagaan program pengembangan dan strategi analisis dampak lingkungan rencana operasi dan pemeleraan biaya investasi dan seterusnya analisis keuangan baru kajian sumber pembiayaan nah ini penting ini kajian pembiayaan ini pembiayaan dari mana ya nanti termasuk nanti ee mempengaruhi terhadap kelembagaannya ya Jadi kalau misalkan dia dibiayai oleh negara ya itu berbeda sama ketika dia dibiayai oleh eh laga-lembaga internasional ya oke eh Saya lanjut ya Bapak Ibu ya oke nah kalau kita bicara kajian kelayakan ya tadi sudah secara general Bicara apa itu studi kelayakan Nah sekarang di dalam studi kelayakan atau visibilit tadi itu ada namanya kajian kelayakan Bapak Ibu jadi Ada kajian kelayakan itu terkait dengan teknisnya ipalnya atau nanti 2 minggu lagi itu Pak dengan Pak Andik itu akan berbicara tentang eh jaringan pipanya Apakah pipanya eh menggunakan Material apa berapa dimensinya nanti metode konstruksinya Seperti apa gitu ya dan lain-lainnya ya Nah itu eh di dalam kajian ini harus dianalisis secara mendalam ya Nah kalau kita lihat dari permen pupr nomor 4 tahun 2017 eh Mohon maaf ini bukan permen puup nomor 4 2017 ini adalah pedoman teknis terinci ya Bapak Ibu ya dulu saya buat eh untuk pedoman teknis terinci ya diagram ini masih cukup relevan dipakai ya walaupun eh nanti akan ada kemungkinan untuk di-update gitu ya kurang lebih tadi yang namanya studi kelayakan untuk e spaldt ya inilah semuanya sebetulnya yang akan dianalisis ya Jadi ada subsistem pengumpulan itu ad J jaringanipaan ya dianalisis jenis pip termasuk trasya atau alternatif jalur perpipaannya pipa induknya itu pakai jalur a jalur B jalur C misalkan mana yang paling e eisi Arya e ituik dari sisi maupun dari sisiakupan layanan Jadi kalau a hanya 50% dari penduduk aja yang teraj nih jalur B ternyata bisa sampai 90% maka saya ambil yang B tapi gimana ada ada biaya biaya pasti akan lebih tinggi misalkan nah itu pilihan-pilihan yang mungkin nanti akan ee dikaji di dalam studi kelajakan ya Nah kemudian ada ipalnya jadi dari sini itu masuk Ipal Bapak Ibu Ya dari sini itu adalah masuk Ipal gitu ya Ada pengolahan tahap pertama ada pengolahan tahap kedua ada pengolahan tahap ketiga ada pengolahan lanjutan ya Nah kalau pengolahan tahap pertama itu ada sumur pengumpul inlet walaupun posisi ini sama posisi ini sangat tergantung sama desain dulu saya buat ini sebetulnya saya kasih note Bapak Ibu Eh itu agak rumitnya engineering Bapak Ibu ya Jadi kalau engineering itu sebetulnya sangat-sangat eh fleksibel ya dinamis sekali ya Bisa saja kita enggak butuh semuanya bisa saja e cas-nya seperti itu Jadi ada di berapa case ya saya cerita ada salah satu ee area dulu tambang sebetulnya sekarang jadi kota gitu Ya nah tapi perusahaan tambangnya itu membangun ee fasilitas instalasi pengolahan air limbah nah dia enggak pakai yang namanya Sumber pengumpul dia enggak pakai eh saringan signifikan gitu ya Jadi dia langsung pipa langsung masuk ke dalam tangki besar ya e jadi itu dulu desa namanya ya E Desa Tapi sekarang sudah jadi kota tahun tahun 90 dibangunnya jadi desa di Kalimantan yang sudah punya pengolaan Advance itu adalah namanya Desa Sangata bapak ibu kalau bapak ibu dari Sangata Bapak Ibu bisa main ke eh Desa Sangata mereka punya 12 eh instalasi pengan air libah yang Advance saya kategorikan sebagai Advance karena itu enggak ada di daerah lain ya Nah kemudian ada Chamber ya adaisasi Ada pengend pertama nah kemudian baru masuk ke proses tahap kedu tahap ini adalah proses biologi ini yang sering kali dijadikan alternatif karena teknologin banyak sekali bak banyak sekali tekninya sekang berkembang macam-mamanya adaov ada ada supply chain teknologi atau apalagi eh membran reaktor dan lain-lainnya banyak sekali teknologinya berkembang Ya nah tapi itu yang yang harus dikaji e Apakah memang tepat untuk situasi casnya Bapak Ibu itu yang dilakukan kelayakannya ya kemudian ada tahap berikutnya ya ini desinfeksi dannya kemudian ada pengolahan lumpur ya jadi fasenya cuman itu aja ada tahap pertama tahap kedua yang harus dianalisis ya teknologi-teknologinya apa saja tahaptig kemudian ada pengolahan pengolahan lumpur ya Nah ini yang banyak sekali ee Saya pikir kita enggak akan cukup waktunya bahas dari semuanya jadi dari kemarin pagi itu saya agak kebingungan Aduh ini gimana ya nyusun slide-nya eh karena kalau mau masuk ke ke dokumen nanti takutnya terlalu eh dokumen sekali ya sedangkan substansi dari ide atau pola pikir dari perencanaannya atau analisisnya itu malah enggak dapat tapi kalau mau dikaji semuanya untuk waktu dua sesi ini rasa-rasa saya enggak cukup jadi ee saya generalendalnya saja ya bapak ibu ya Nanti silakan kalau misalkan ada yang mau didiskusikan Ee kita bisa didiskusikan lebih lanjut gitu ya atau nanti bisa ditanya ke Pak Andik jadi sekens gitu ya jadi nanti pak Andik beban pertanyaan jauh lebih banyak oke ya Nah ini kriteria kajian kelayakan ya jadi rencana teknik operasionalnya Seperti apa kebutuhan lahannya beda-beda Bapak Ibu kalau mau pakai anaerobik yang kayak Kota Bandung Wah habis itu ya Jakarta misalkan Jakarta Kami mau yang murah operasionalnya enggak pakai listrik enggak pakai power konsumsi airnya enggak besar ah Kami mau kayak Bandung pakai apa Pakai area 80 hektar mau ditaruh di mana Jakarta ya kalau kata developer Jakarta mending bangun menara tinggi kita kontrakin gitu kita sewain itu lebih menghasilkan ya jadi itu tantangannya ya Jadi Bapak Ibu e kebutuhan lahan itu jadi penting gitu ya nanti ngaruh ke e teknologi yang yang tat yang yang kita akan ambil gitu ya kemudian ada kebutuhan air dan energieri lagi ya Eh kalau mau hemat yaerobik tapi kebutuhan lahannya besar Nah itu ada plus minus ya Nah itu enggak mudah nanti mengkajinya Bapak Ibu Ya apalagi Belum ada pasti ada kepentingan-kepentingan lainnya tu dari sisi pemerintahnya Wah ini nanti e kalau di sini nanti masyarakatnya marah bla blaa baunya gimana nah itu nanti masalah sosialnya harus juga jadi pertimbangan kemudahan dan kehandalan konstruksi Wah kalau Kalau kayak Bandung itu bapak ibu itu enggak ada perkerasan Bapak Ibu yang yang proses biologinya ya kalau yang eh awal-awalnya pengumpulnya pompa kemudian GD Chamber itu ada ya itu ada perkerasan beton Ya tapi kalau proses biologinya itu enggak ada kita jadi cuman digali aja kayak pon-pon gitu ya kayak pon-pon eh tanpa perkerasan gitu ya jadi eh itu mudah lah dari sisi konstruksi tapi tadi Plus minusnya ada Bapak Ibu kemudahan operasional mudah banget kalau Kota Bandung tapi kalau bandingin misal Den pasar Den pasar itu agak rumit ya karena betul-betul Advance ya pengoperasian pemeliharaannya kemudahan suku candang Nah itu bagian kalau di yang di Denpasar mungkin agak sulit ya nyari belt filter press gitu karena mereka pakai bel filter PR untuk mengeringkan lumpurnya ya pasti nyari suku cadangnya itu susah ya tapi kalau Bandung Apa suku cadangnya Bandung itu ya paling pompa gitu ya E pompa kemudian mungkin motor gitu untuk gerakin pembersih dari g chambernya gitu dan lain-lainnya tapi kalau yang lainnya gak ada ya umur teknis Eh nah ini juga sama Bandung Unggul Unggul sekali ya karena mungkin umur teknisnya akan panjang gitu karena kita enggak terlalu rumit gitu ya sumber daya manusianya kita juga enggak terlalu e perlu yang tahu sampai kalau di proses lumpur aktif Nanti kita diskusi ya Apa itu teknologi numpor aktif Oh ini harus tahu e berapa rasio bakterinya gitu ya Eh apa E FM rasionya Seperti apa svi indeksnya berapa Wah itu nanti e perlu training segala macam ya jadi Kebutuhan sumber dayanya spesial ya Nah ini tahapannya Bapak Ibu ya jadi ee tahapan pengkajian kelayakan teknis jadi mulai dari rencana kegiatan pengembangan spaldt-nya jadi balik lagi bapak ibu bapak ibu harus punya rencana Jadi Bapak Ibu enggak tiba-tiba kita lakuin studi kelanakan yuk di RT sekian RW sekian Kecamatan sekian gitu ya misalkan ya atau di daerah kota Kabupaten sekian kita kita adainibility tadi yuk gitu Nah itu jangan lakukan seperti itu tapi mulai dari pembuatan rencana khususnya rencana induk ya kemudian baru pengumpulan data daerah daerahnya itu seperti apa misalkan ada enggak sudah ada enggak zona prioritas yang diate di dalam rencana induk misalkan Ya topografinya seperti apa Apakah dia di lereng misalkan kayak di Bandung kan enak banget Bapak Ibu di Bandung itu e jaringan perpipaannya gravitasi gitu ya nanti lebih enak Jakarta gimana Jakarta tuh pompanya banyak bapak ibu atau kalau enggak pompanya banyak Nanti jaringan pipanya dalam sekali itu mereka tuh gosip-gosipnya dalam sekali itu kejar-kejaran sama MRT juga mungkin ya jadi dia dalam sekali Nah itu yang harus dikaji kualitas sungainya Seperti apa wah ini kalau kualitas sungai kota-kota besar Indonesia bermasalah semua ya jadi pasti kita butuh pengolahan air limbah yang mumpuni sehingga mereduksi beban polutan di sungai kita kualitas air Tan Seperti apa E saya pikir hampir semua di kota-kota Indonesia punya masalah dengan air tanah ya Bandung juga kita punya masalah di air tanah rencana penataan wilayahnya kependudukannya Seperti apa nanti proyeksi penduduknya Seperti apa proyeksi si Pembangunan perkotaannya seperti apa Apakah dia akan ee berkembang Gitu ya Ke arah mana berkembangnya jadi kita harus bisa ee cenayang ke arah sana gitu ya harus bisa memprediksi eh rencana-rencana pertumbuhan eh perkotaannya gitu ya Nah baru setelah itu baru kita kita sudah tahu proyeksi penduduk eh kita sudah tahu rencana pembangunannya kita tahu rencana eh pertumbuhan eh sor estimasi pertumbuhan penduduknya maka kita bisa hitung debitnya timbulannya berapa nanti tahun selesai dibangun misalkan kan besok ee tahun depan dibangun maka e 2026 2027 itu akan selesai estimasi debitnya berapa nanti ketika 10 tahun berikutnya itu berapa debitnya 10 tahun berikutnya nanti debitnya berapa itu bisa kita prediksi ya itu ada metodenya kita prediksi dan itu perlu nanti karena kita butuh tahu sebetulnya kapasitas saya ambil contoh seperti ini Bapak Ibu Bandung itu hanya ee total capacitynya itu 80.000 m³ per hari bapak ibu tapi sekarang itu hanya mungkin 56 r.000 saja yang sudah masuk ke ke ipalnya yang lainnya belum Bapak Ibu kita masih masih cukup rendah sebetulnya ee penyambungan air limbah kita ya dibandingkan dengan teman-teman dsdp ya dari Denpasar ya Denpasar eh rasa-rasanya sudah 60 70% atau jangan-jangan sekarang sudah 80% ya saya enggak tahu ya tapi progresif sekali teman-teman di Den pasar ya Nah setelah debit baru kita hitung karakteristik eh analisis karakteristik Elim domestiknya nanti ada dua metod lah ya walaupun ini perdebatan ya nanti kita coba diskusikan ya bagaimana cara kita menentukan karakteristik Arba domestik ya Nah setelah itu baru analisis kondisi sosial ekonomi baru pelaksanaan kajian ee ee kajian kelayakannya Ya baik dari sisi sosialnya seperti apa teknisnya seperti apa e eh ekonomi dan keuangannya Seperti apa ya Nah ini contoh saya ambil dari dokumen risel dkiage management Bapak Ibu ya jadi Sudah ada zonanya jadi ada 15 eh zona pengembangan ya jadi sebelah sebelah kiri ini ee eh spal ee yang Z ya itu adalah spal dt-nya jadi dibagi zona Kenapa dibagi zona enggak mungkin Bapak Ibu Jakarta itu relatif flat kalau enggak dibangunang enggak dibangun seperti ini jadi susah jaringan perpipaannya ya Eh mungkin kalau nanti bangun pipanya jadi besar pipanya besar-besar e Bapak Ibu bisa bayangkan gitu ya kemacetannya pasti akan besar sekali jadi makanya mungkin dari sisi pertimbangan itu mereka membuatnya jadi zona-zon si ya Nah kalau yang sebelah kanan ini ada eh iplt jadi tetap butuh it Bapak Ibu jadi karena pelayanannya enggak 100% ya nah lagi-lagi kok ada yang enggak 100% sangat tergantung dengan rencana induk Bapak Ibu jadi dibuat dulu ya oke ya oke Saya lanjut dulu nah ini contohnya gitu ya Eh pelayanannya ya jadi dibagi mana zona prioritasnya ternyata zona prioritas itu adalah ada satu Misalkan ya Eh zona 6 4 5 8 dan setus dan seterusnya gitu ya itu penentuan zonanya jadi kita fokus ke sana pembangunannya Jadi sampai sekian tahun itu kita akan fokus ke pembangunan zona 1 2568 misalkan saya ambil dari eh dsda Jakarta ini ya Jadi kurang lebih pola pikirnya seperti itu mau di Manap pun jadi Bapak Ibu enggak mungkin menyelesaikan satu masalah A5 domestik jeblek langsung semuanya gitu Jadi tetap basisnya adalah rencana jangka pendek menengah dan panjang ya nah jadi ee prioritasnya ya Nah itu yang harus disampaikan di dalam ee dokumen atau dokumen rencana induknya gitu ya oke ya ini sudah oke Ada pertanyaan Bapak Ibu terny masih panjang nih mudah-mudahan sempat ya ada yang mauanyakan atau ya Nah ini Penentuan domesk Bapak Ibu ya Jadi Bapak Ibu bisa baca Bagaimana cara menentukanbitmbah domk itu dari buku pedoman teknisinu Apa yang harus dilakukan adalah tahap pertamanya kalau jadi ini adalah berdasarkan jiwa ya Bapak Ibu ya jadi dulu kami memprediksi Gimana caranya e menentukan eh debit ya Jadi ada metode yang menggunakan jumlah jiwa ada menggunakan eh bangunan ya karena jumlah jiwanya kita tidak ketahui ada yang menggunakan area Kenapa ada yang area Bapak Ibu misalkan saya ambil contoh ya Bapak Ibu di kawasan industri itu mereka gak tahu mau bangun apa ya Jadi mereka adalah biasanya mereka sudah punya satuan liter per hektar per hari Jadi punya timbulan itu mereka mereka punya standar sendiri gitu ya Nah itu yang mereka pakai untuk menghitung berapa air limbah yang dihasilkan dari setiap kawasan Nah itu Tinggal dihitung aja jadi dari proyeksi kemudian kita hitung 60 sampai 80%nya 60 S 0% Angka berapa biasanya 80%nya ya kondisi puncaknya ya kemudian baru dihit ada debitaktor puncaknya dan lainainnya biasanya Eh kalau Ipal Kalau ini kan untuk pipa ya ya sama sebetulnya Bapak Ibu pasti kita akan berdaskan dari dari jaringan perpipaan Karen desnya dari jaringan perpipaan ya libahnya kan nanti dari jaringan perpipaan ya Nah ini kurang lebih Bapak Ibu ya Jadi asumsinya ada dua car saya sampaikan ya ada yang kita bisa menggunakan minum ya minum bisa menggunakan pendekatan dari literatur ya dari SM ini caan pling ya itu mengeluarkan standar pemakaian air bersih kalau rumah tinggal itu 120 nah ini biasanya setiap kota itu beda-beda bapak ibu l dari mana caranya kita bisa tahu nah bapak ibu bisa mengakses data teman-teman dari PDAM sebetulnya Jadi Bapak Ibu punya data PDAM sebetulnya berapa sih pemakaian air bersih di kota Bapak Ibu Bapak Ibu bisa analisis dari data eh teman-teman dari PDAM itu jauh lebih baik sebetulnya dibandingkan ambil data yang terlalu kasar menggunakan asumsi-asumsi yang ada di tabel ini sebetulnya ya data yang tambel ini pun masih ada perdebatannya gitu ya E dinilai terlalu kecil gitu ya Ee Tapi sayangnya riset kita terkait dengan ini Eh saya rasanya belum banyak yang melakukan ya jadi e mungkin ke depan harus kita lakukan ya Nah tadi dari domestik saja ya barubaru dari airimba domestik Nah tapi di jaringan perpipaan Nah itu memang kenapa saya bilang aba domest eh jaringan perpipaan itu agak susah di dipisahkan ya dengan Ipal ya Nah Diba domestik di jaringan perpipaannya itu enggak hanya air domestik yang masuk Bapak Ibu jadi bisa saja ada infiltrasi permukaan ya jadi infiltrasi permukaan itualah infiltrasi yang masuk melalui main Bapak Ibu dari m itu karena itu Gak rapat ya gak kedap jadi air itu pas masuk Nah itu kita hit Jadi Bapak Ibu bisa menggunakan persamaan ini ya cr* QR Q itu-rata dari air limbah yang tadi Bapak Ibu hit crisi 0,10,3ah I menggunakan infiltrasi itu ada sangat mungkin misalkan ya di kota Bandung itu di daerah selatan Ya itu sudah menggunakan pipanya pipa beton Bapak Ibu jadi udah beton gitu ya Nah potensi bocor itu pasti ada Bapak Ibu Nah itu harus kita antisipasi sebagai perencana sebagai engineer kita harus antisipasi adanya air yang masuk melalui jaringan perpipaan kita maka kita hitung menggunakan persamaan l/1000 QR Dib Dik QR ya l inial panjang pipanya ya QR itu rata-rata yang tadi dihitung ya Nah kurang lebih persamaannya ini Bapak Ibu ya nah jadi Q total itu adalah Q Elba domestik ditambah debit air infiltrasi yang ada dua infiltrasi permukaan dan infiltrasi saluran Oke saya lanjut ya Nah ini contohnya jadi proyekip penduduk ya jadi dari Jakarta ya saya ambil contoh ya eh eh ya saya ambil Jakarta karena Jakarta datanya enak ya lengkap cukup lengkap ya untuk dianalisis ee kami yang di kampus sih ee lebih enak ee melihat nya ya Eh mereka sudah punya analisis sampai 2030 tuh ya Jadi sampai 20 ee30 kepadatannya 180 orang per hektar nah Apakah semua dilayani enggak Bapak Ibu itu yang tadi tergantung sama perencanaan Bapak Ibu enggak mungkin semuanya kita bisa layani jadi pasti ada cakupan layanan Cage ya Bandung saja mungkin 30 40%nya tidak dilayani oleh jaringan perpipaan ya Eh dan pasar juga sama masih cukup tinggi yang Ee tidak dilayani oleh jaringan perpipaannya ya maka kita harus tentuin berapa R cakupan layanannya ya Nah itu tergantung sama perencanaan Bapak Ibu di rencana induk jadi rencana induknya juga harus dianalisis secara mendalam berapa persen yang akan menggunakan jaringan perpipaan di visibility stud ini juga bisa sebetulnya ya misalkan tadi yang saya bilang jaringan perpipaan itu kalau misalkan menggunakan trase yang pertama kita bisa mencakup lebih banyak orang dibandingkan dengan tras yang kedua misalkan maka kita menggunakan eh yang kedua Tapi dengan konsekuensi cost kita akan lebih tinggi Nah itu dianalisis saja nanti pengambilan kep ususannya e tinggal dianalisis nah ini jaringan peripipaan ya Eh Saya terusin dulu aja kali atau mau dilanjut sesi du ya Eh kalau misalnya emang sudah ini sebenarnya waktunya sampai 10.30 Pak cuma kita kasih tambahan waktu sampai 1040 deh Pak enggak apa-apa oke ya wis ingetin saya ya Iya baik Pak oke nah Ini conanya Bapak IB Jadi kalau eh saya lanjutin ke pipa ya mohon izin saya ee singgung sedikit pipa ya Bapak Bapak Ibu ya Nah pipa ini Eh ada ada dua ada tiga ya jenisnya ada smallbard Sewer ada limbah dangkal atau shellow Sewer ada convensional Sewer ya kalau yang di Jakarta itu konvensional kalau Bandung itu konvensional kalau yang skala permukiman seperti contoh yang sebelah foto ini ya Bapak Ibu ya Nah Foto ini itu adalah smallbard Sewer atau S Sewer ya Eh saya lupa persisnya ya Nah harus jadi Div visibilitas tadi itu bapak ibu kan sudah punya topografi Ya kan Bapak Ibu sudah punya eh utilitas ya punya semua informasi kota itu bapak ibu harus masukkan ke dalam satu satu sistem informasi geografis itu ya Nah karakteristik morfologi dari sebuah daerah perencanaan itu akan mempengaruhi jenis pengaliran a domestiknya apakah dia menggunakan pressure ya atau menggunakan pompa atau dia menggunakan gravitasi contoh misalkan di Bandung di Bandung itu kami punya e elevasi yang mudah ya dari utara sampai Selatan tu dia lereng jadi mudah tapi ada di di selatannya itu udah enggak punya lagi elevasi untuk gravitasi akhirnya kita pompa Bapak Ibu ke ipalnya jadi ke saluran terbuka menuju ipalnya ya Nah ini penting menentukan memahami eh apa topografi dari daerah perencanaan untuk menentukan karena masing-masing punya konsekuensi lagi itu nanti ya misalkan kalau aliran bertekanan kita butuh rumah pompa kita butuh Listrik kita butuh alat-alat elekrikal dan lain-l lainnya artinya Apa artinya nanti cost kita akan Mahal biaya investasinya nambah biaya operation-nya nambah biaya ee perawatan juga nambah Ya nah tapi kalau misalkan enggak pipanya jadi dalam banget nanti gimana gitu ya Nah nanti itu yang di dalam visibility tadi ini dianalisis Bapak Ibu Nah contoh Bandung bapak ibu ya Bandung itu kita punya punya pompa di selatan ya Eh mungkin daerah sinilah ya saya lupa ya Dari sini kita punya punya pompa ya punya pompa ee punya apaa jadi dari selatan ini gravitasi semuanya Bapak Ibu jadi dari dari atas itu gravitasi semuanya ya Dar tapi di bagian bawah sebelum masuk ke Ipal Bojo soang kita punya pompa punya dua pompa kalau saya salah enggak salah ya nah sama di Den pasar juga sama ya denpar itu yang dari kuteya ya dari Kute itu ada pumping station Kemudian dari Sanur juga ada pumping station Nah dari denparnya enggak ada karena ini natural eh gravitasi semuanya Ya nah tapi yang sebelah kiri kanannya karena relatif sudah datar elevasinya agak lebih tinggi wtp-nya maka dia perlu pumping ya Nah itu harus disiapin Bapak Ibu bagian Nanti yang punya konsekuensi ketika dianalisis dalam visibilityud Bapak Ibu harus keluarkan opsi-opsi itu bisa saja kalau misalkan ini terlalu mahal dari sisi kapital dan e Operation cost maka udahlah dan pasar aja dilayaninya ya Tapi nanggung B ada kebijakan-kebijakan itu yang mungkin nanti dianalisis di dalam stud kelajakan ya Nah ini adalah kriteria desainnya ya kalauipa gravitasi kanan ya Ee mungkin saya enggak akan bahas Nanti Pak Andik yang akan menjelaskan lebih banyak ya saya lewatin Bapak Ibu ya Nah ini karakteristik elimba domestik Bapak Ibu ya kita punya permen pupr eh permen lhk 68 2016 ya Ada PH bod COD TSS amonia ya sekarang 10 mg per liter dan total coliform Nah ada dua ini kalau ngomongin data karakteristik ini agak drama sebetulnya Bapak Ibu Ya ada data primer yang bisa kita pakai data primer atau data sekunder sebetulnya data primer itu Bapak Ibu harus sampling nah samplingnya di mana Kan ipalnya belum jadi nah bisa jadi Ipal existing Ipal permukiman yang Isting Bapak Ibu bisa ambil atau dari tangki septik walaupun Memang agak rumit tuh ngambil data eh apa air Liba dari tangki septik dari inlet tangki septik lagi ya kan itu kan di bawah tanah tuh jadi agak susah sebetulnya ngambilnya Ya tapi ini Eh kalau di pedoman teknis terinci di perencanaan detail engineering design ya eh di dokumen pedoman teknis itu kita mengeluarkan statement bahwa ini harus data primer teman-teman p biasanya minta datanya data primer ya Tapi menurut saya untuk visibility tadi bisa saja menggunakan eh data sekunder ya dari kajian literatur nah kajian literatur ini banyak bapak ibu banyak sekali sebetulnya ya Eh asumsi-asumsinya banyak ya Nah ini yang saya ambil ini dari jaik ya Bapak Ibu bisa lihat ya Ini saya ambil dari jaik kualitas influennya hanya 200 mg/ Bapak Ibu suspend solidnya pun hanya 200 mg/ jadi relatif kecil sebetulnya kok kecil banget ya bisa jadi karena dia mengasumsikan ada air yang masuk Gu Jadi terencerkan gitu ya jadi enggak terlalu besar kalau dia skala permukiman saya enggak confiden untuk menggunakan angka 200 ya mungkin better kalau misalkan menggunakan eh 300 sampai 500 mg/liter Ya nah tapi kalau untuk Jakarta misalkan ya karena banyak kantor ya Eh saya pikir 200 eh realistis ya angka yang mungkin moderat gitu ya Nah evluennya juga sama ee punya target walaupun eh di Permen PU permen lhk-nya e bod itu kan 30 mg/lit tapi mereka lebih tinggi targetnya adalah 20 mg/l tss-nya sampai 20 mg/l juga nah ini adalah literatur Bapak Ibu jadi Bapak Ibu bisa pakai sebetulnya ya Ada enggak data literatur yang lain ada nah ini datanya lama betul ya sudah lama ini waktu saya tugas akhir skripsi masih pakai data ini saya enggak tahu apakah eh teman-teman pupr masih memperbolehkan menggunakan data ini tapi kita enggak punya data lainnya kami di ITB juga sudah melakukan Saya yakin UII juga sudah punya ee data-data ee apa yang dilakukan studi oleh mahasiswa ya mungkin perlu perlu waktu untuk ee duduk bareng untuk mengumpulkan kemudian kita men-state bahwa itu adalah angka-angka yang bisa kita pakai Ya tapi ini bisa dipakai bapak ibu jadi yang kalau high income 43,9 gram per orang Per hari midle income-nya 31 low income-nya 26,8 oke ya nah ini kalau rentangnya ya rentangnya 100300 Ee tapi diberapa cases bisa sampai 500 ya Bapak Ibu ya domestik ini ya lagi-lagi sangat tergantung sama daerah sebetulnya daerahnya mungkin kalau bapak ibu jalan ke Padang mungkin bod-nya akan lebih tinggi eh apa eh minyaknya mungkin lebih lebih besar gitu ya E saya cerita saya riset di Bandung sama denpar itu punya karakteristik yang berbeda Bapak Ibu e limbah domestiknya berbeda ya jadi eh mungkin karena kalau di Denpasar makanannya laut gitu ya kalau di Bandung makannya lalapan gitu ya punya Kar aristinya berbeda jadi ya itu penting Kenapa waktu itu kami dengan teman-teman pupr eh meminta berharap eh data-data karakteristi data primer sebetulnya karena biar bisa merepresentasikan daerah perencanaannya ya oke ya oke pemili kita dulu Iya tapi kalau misalnya ini masih ada 4 menit lagi Pak boleh mungkinesi pertanyaan aja kali ya Oh baik silakan bapak ya izin Pak eh saya jalin kebetulan sekarang Lagi fokus untuk mendap mendaftarkan trl ke klhk terkait dengan teknologi yang kita buat teknologi Ini teknologi e apa namanya dari Jepang Kebetulan saya dulu eh bantu pakaka meriset itu itu terkait dengan RBC akan tetapi kendala yang dihadapi kita ketika eh mlkan e teknologi ini itu ada e karakteristik baku mutu yang eh berbeda antara Jepang dengan Indonesia sebagai contoh eh untuk eh total Col itu kan kalau di Indonesia berdasar per 68 2016 itu 3.000 per10 ML artinya setiap ini kanas eh apa namanya eh limbahnya sangat ketat dibandingkan dengan Jepang gitu loh Pak Nah itu sehingga E ketika itu diaplikasikan ke Indonesia kita sudah pasal 94 unit di ial domestiuh Indonesia Pak akan tetapi ee ketika diminta oleh EE klhk ya itu menjadi apa sebuah permasalahan karena ee standar yang kita yang dibuat oleh teman-teman Pak Tanaka ee dan kita itu menggunakan standar desain dari Jepang gitu loh Pak Nah sepertinya terputus ya Iya ulangi ya Pak halo iya silakan silakan silakan Pak jadi saya ulangi Pak jadi Ee Kita mauakkan alat nih teknologi dari dari dari Jepang RBC Pak tapi kendala yang terjadi adalah ee dari ke LK itu minta lhu ketika kita sandingan lhu ee antara para baku mutu yang ada di Indonesia dengan Jepang itu berbeda desainnya Pak Pak jadi sebagai contoh kemarin sempat diskusi dengan ee Orang klhk Bila Indonesia menetapkan ee 3.000 e total kform per 10 mili ee itu maka ee teknologi ee yang kita buat harus menambahkan unit e berupa ee desinfektannya Pak Heeh klorin Nah kalau andai kata klorin dinaikkan menjadi ee untuk memuduh sekian ribu karena di Jepang kan cuma 3.000 tuh pak gak ada ininya 3.000 per mgr gitu Pak jadi eh dampak yang akan terjadi ketika dinaikkan desinfektannya maka eh klorid itu akan berpengaruh pada air air permukaan Pak yaitueb E menyebabkan kanker Nah itu cara mensiasati seperti apa Pak karena ada perbedaan antara bakuu yang ada di Jepang yang menjadi dasar tolak desain kita eh dengan baku mutu yang ada di Indonesia Pak kita sudah memasang teknologi RBC latis 3 dimensi itu 94 provinsi Pak eh sor 94 kabupaten kota Pak itu jadi Kendal itu karena Ee kita selaku ee apa namanya penggiat penyusun ee pertek segala macam kan sayang kalau andai kata kita masukkan teknologi orang lain Pak kita masukkan teknologi kita sendiri gitu loh Pak Nah untuk itu kita trlkan lah ke klhk nah sampai saat ini kendalanya itu Pak karena desain yang dibuat oleh pak pak Tanak dan tim itu tidak sama bakutunya batasan butunya dengan Indonesia mohon Inya Pak seperti apatinya Pak eh dengan Pak siapa ya saya jalin Pak alumni lingkungan UI 99 Oke Pak jan eh pendapat saya sih Bapak tetap harus menyesuaikan dengan regulasinya di Indonesia Pak jadi teknologi yang dari luar Apun itu ya Bapak Ibu mau dari Jepang atau dari yang lain tetap harus disesuaikan lagi berarti kararena eh mungkin dari Jepang dia adalahluen standarnya adluen memang dari proses biologi gitu ya makanya dia gak terlalung kurang tahu ya standar yang digunakan ya tapi kalau di Indonesia kan standarnya adalah standar yang keluar dari Ipal karena jadi standarnya yang keluar dari Ipal bapak ibu jadi eh sebetulnya ditambah saja dimodif saja ya apa kalau misalkan tidak mau kelar ya Bapak Ibu bisa Eh P Jar bisa menggunakan teknologi desinfect yang lain gitu ya bisa menggunakan UV sekarang teknologi UV saya pikir berkembang eh pesat gitu ya Dan itu jauh lebih less Toxic gitu ya dibandingkan dengan eh desinfektan desinfektan sebetulnya baik-baik saja kalau misalkan dia pada dosis yang tepat sebetulnya jadi enggak ada masalah dengan itu eah saya pikir dimodif saja sih Pak jadi ee saya ee percaya bahwa teman-teman trl konteksnya itu adalah untuk eh keluar ya ketika itu di eh eh main teknologi atau teknologi utamanya itu tetap menggunakan yang Jepang yang di bawah adalah rotating biological contactornya kemudian ada tambahan untuk eh menyisihkan dari si total coliformnya itu enggak apa-apa sih untuk prl Enggak ada masalah sih Iya baik mungkin seperti itu ya Pak jalin mungkinas sebelum kita masuk ke sesi tanya jawabnya kita akan melakukan sesi foto bersama dulu begitu ya Pak silakan untuk untuk admin bisa membantu untuk sesi foto bersama kita kali ini teraih sudahengukak ikan any Baik saya tunggu saya mulai ya Sat 2 3 sat dua t Baik terima kasih untuk Bapak Ibu yang sudah meluangkan waktunya saya kembalikan ke Terima kasih baik Terima kasih untuk admin yang telah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini kemudian selanjutnya juga saya ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi tanya jawab nih pak tapi mungkin eh kali ini kita memberikan kesempatan untuk yang sudah bertanya secara le Le Eh lewat chat zoom begitu Pak Ya sudah kami rangkum juga melalui eh PowerPoint ini akan saya Tampilkan terlebih dahulu Iya baik ee mungkin nanti saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Pak ya ini ada pertanyaan dari Kak Akbar eh studi kelayakan itu dilakukan pada suatu sistem spalde atau pada suatu komponen instalasi atau jaringan seperti itu bapak ya ini Mas Ariza oke eh Makasih Mas Ariza sebetulnya eh Harusnya kita tidak mengkotak-kotakkan Apakah dia masuk spalde atau atau instalasi jaringan ya konsep berpikir dari studi kelayakan itu adalah eh meng lakukan kajian terhadap satu kegiatan itu layak atau tidak dari sisi teknis ee lingkungan ee keuangan ee ekonominya ya itu Itu itu yang itu itu pola pikirnya sebetulnya Jadi sebetulnya eh kita gak boleh menutup kemungkinan bahwa hanya instalasi atau jaringannya saja karena saya yakin ada k-kes seperti itu sih di Indonesia ya kalau di Indonesia tu unik pasti ada seperti itu ya eh dia hanya jaringannya saja atau instalasinya saja maka harusnya e dilakukan cuman tadi poinnya gini kalau dia hanya jaringan atau instalasin t ketika kita menentukan instalasi e jaringan jaringan perpipaan kan kita harus tahu dulu tuh instalasinya di mana gitu ya menempatin si posisi instalasinya ada di mana gitu ya kalau kita posisi instalasinya saja kita tidak tahu di mana maka ya kita enggak bisa menentukan jaringan perpipaannya akan akan seperti apa mungkin itu Eh mas ya Jadi kalau konsep eh berpikirnya dari studi kelayakan harusnya tidak di kotaknya harusnya lebih fleksibel ya tapi dalam kontak spald e rasa-rasanya memungkinkan tapi tadi ya eh enggak mungkin rasanya kita melakukan kajian kayakan jaringan perpipaan tanpa tahu instalasi pengolahannya di mana Ya baik terima kasih untuk Bapak Sony untuk jawabannya kemudian mungkin kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari Bapak David Eh pertanyaannya berapa jangka waktu pengerjaan visibility study pada umumnya cob B Pak eh beberapa case bisa sampai enam bulan lebih bahkan ya 6 sampai 8 bulan cukup lama dan tergantung skop atau ee area studinya Ya saya pikir kalau untuk Jakarta ya Eh itu mungkin akan lama ya proses visibility studinnya ya Ya baik kemudian kita langsung lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak mahrisul ada dua pertanyaan yang pertama Apakah ada dasar hukum yang mengatur secara teknis tentang limbah domestik dapat dilakukan dengan studi kelayakan misalnya harus ada jumlah kuantitas jumlah rumah atau jumlah Limah yang sudah bisa dihitung Kemudian yang kedua ee Bagaimana cara menghitung jumlah limbah dalam jumlah RT yang menghasilkan limbah seperti itu bapak eh sebentar saya enggak terlalu nangkap yang pertama ini Adakah dasar hukum yang mengatur secara teknis tentang limbah domestik dapat dilakukan dengan stundit kelayakan eh Bapak Pakak Pak Samsul bisa baca permen pupr nomor 4 tahun 2017 bak jadi di situ ada mengatur eh perihal tentang studi kelayakan mana yang EE bisa menggunakan e mana yang harus dilakukan studi kelayakan dan mana yang e dia tidak harus menggunakan studi kelayakan eh pakul bisa baca per 17 Gimana cara menghitung jumlah limbah e dalam jumlah RT yang menghasilkan limbah e mungkin debit ya mungkin saya saya e yang saya tangkap ini mungkin hitung debit ya Hitung debit tadi Pak Samsul kita bisa menghitung dari pemakaian air ya Ada ada banyak sebetulnya metode yang bisa dipakai ya yang paling umum kita gunakan adalah dengan pendekatan ee jumlah jiwa ya jumlah jumlah orang ya Ee dari proyeksi penduduk khususnya atau bisa menggunakan dari bangunan dari jadi asumsi e timbulan bangunannya ya jadi dari bangunan itu akan keluar yang namanya penduduk ekivalen biasanya ya Ee itu bisa kita pakai sebetulnya Bapak Ibu bisa baca pedoman teknis terinci spaldt Bagaimana cara menghitung debit ada di buku harusnya e buku pedomanpedoman teknis rinci itu dibagi jadi buku utama buku a buku B buku C buku d buku F jadi Bapak Ibu bisa baca buku a buku Anya itu tentang jaringan perpipaan di sana ada ada metode Bagaimana cara menghitung debitnya cukup detail dan ada contohennya ya Jadi Bapak Ibu bisa bisa ambil karena gak mungkin sayaih tadi di di training kali ini mungk begitu Pak mudah-mudahan menjawab ba untuk bapak untuk jawabannya kemudian kita langsung lanjut lagi nih pak ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak R selama ini perhitungan air limbah hanya distandarkan 70 sampai 80% dari kebutuhan air bersih Apakah ada ketentuan yang lebih khusus untuk penentuan presentasi ini misalnya pusat perbelanjaan 75% perhotelan 70% atau ditentukan sendiri oleh konsultan yang mengerjakan seperti itu bapak Oke ini ini perdebatan yang akan selalu terjadi kita menentukan eh debit eh atau faktor tim bulan ya 70 atau sampai 80 salah enggak Kalau saya menentukan 72 enggak salah Bapak Ibu kalau secara prinsip metodologinya enggak salah jadi Sayangnya kita enggak punya dasar Kenapa 70 Kenapa 75 Kenapa 78 e 80 gitu kita engak punya dasar sebetulnya angka ini sudah ada beberapa yang menggugat sebetulnya dari bahkan kolega saya di di di kampus sudah mempertanyakan Apa iya 80% jangan-jangan 90% untuk apartemen misalkan karena Departemen e semuanya jadi Ay limbah misalkan ya jadi Sudah ada ee pemikiran ke sana sayangnya riset kita belum sampai sana Jadi saya enggak Ee tidak bisa memberikan ee kalau ditanya ada enggak data yang mensate 75% ini secara resmi data yang resmi dikeluarkan oleh institusi pemerintah enggak ada nah kalau tapi kalau Eh Pak Radian eh baca jurnal ya dari perguruan tinggi saya yakin banyak di kampus di kami di TL ITB juga sudah beberapa mahasiswa yang melakukan riset tim buulan ini sebetulnya berapa sih timbulan ee air limbah dari air bersih sekali lagi bapak ibu 7080% ini ee memang masih sekarang ee beberapa orang sudah memperdebatkannya ya Ee jadi tidak ada acuan jadi salah enggak Bapak Ibu pakai 70 enggak juga gitu ya tapi eh worst case kita selalu menggunakan prinsip eh eh worst case ya walaupun k worst case nanti overdign ya ada ada potensi overdain gitu ya jadi ya itu ee perdebatan yang masih masih timbul ketika kita menetapkan 70 sampai 80% begitu Pak radiar Iya baik Terima kasih untuk Bapak Soni untuk jawabannya kemudian kita lanjut lagi nih pak Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapakarudin Bagaimana cara menghitung jumlah sambungan rumah yang terlayani dalam suatu sistem spaldeak eh ini dalam konteks apa dalam kalau konteksnya konteks perencanaan maka Bapak Ibu harus punya data infrastruktur kotanya termasuk rumah rumah permukimannya jadi harus survei survei lapangan jadi enggak bisa pakai Eh pakai peta data dari badan informasi geospasial misalkan enggak bisa Bapak Ibu harus survei Bah eh bahkan kalau sekarang teknologi Drone pun Bapak Ibu harus konfirmasi atau klarifikasi di lapangan jadi harus benar-benar survei Berapa jumlah eh sambungan rumah yang akan terlayani dari rencana yang dilakukan studi kelayakannya tapi kalau konteksnya sudah dikonstruksi ya mau enggak mau Harus disurvei eh dari data ya ee Saya yakin ee yang sudah punya spal DT ee ee apa pasti punya punya data sambungan rumah ya eh rasa-rasanya enggak mungkin enggak enggak punya ya Bandung punya Pak kami punya data Berapa banyak sambungan rumah dan di mana posisinya dan lain-lain Iya baik eh terima kasih untuk Bapak Soni untuk jawabannya kemudian mungkin satu pertanyaan terakhir untuk sesi eh sesi sat pada hari ini ini ada pertanyaan dari bapak honwan ada pertanyaan yang pertama instansi mana yang seharusnya memastikan FS dilakukan bagaimana itu dilakukan yang kedua Balai teknologi sanitasi atau BTS mengeluarkan sertifikasi untuk Ipal pabrikan sementara klhk untuk uji evluen ini bagaimana keterkaitannya seperti itu bapak oke yang nomor satu yang memastikan FS dilakukan tentu yang eh dari yang akan ee Siapa pemilik proeknya ya Jadi kalau misalkan dia di pemerintah ya pemerintah ee pemerintah daerah nya ya kalau di ee penunap pusatnya ya harusnya di ee apa di teman-teman dari ee pupr yang memastikan bahwa FS itu dilakukan karena biasanya FS ini yang punya kepentingan nanti eh eh salah satunya adalah eh yang nanti membiayai ya Karena kan dia harus lihat tuh eh layak enggak gitu ya dari sisi teknisnya Seperti apa Kenapa dasar pertimbangan teknologinya Seperti apa dari keuangan dan ekonominya Seperti apa manfaat lingkungannya Seperti apa itu itu harusnya ee Apa diperlukan bagi bagi institusi yang nanti mengerjakan atau membiayai proek ini yang kedua B ya BTS punya sertifikasi untuk I pabrikan Iya eh kita juga punya trl tadi ya yang pakadin tadi ya Eh keterkaitannya kalau kalau BTS sertifikasi kepada produk ya Pak kalau klhk eh yang ujiluen ini eh Harusnya bukan ke produk ya karena itu pemenuhan baku mutu ya Eh itu tugas sudah tinya klhk untuk melakukan ee apa pengawasan terkait dengan ee ipal-ipal yang ada di Indonesia ya Jadi mereka memastikan bahwa ipal-ipal yang ada di Indonesia itu ee sudah sesuai jadi bentuknya pengawasan kalau kalau BTS harusnya bentuknya sertifikasi ya Ee jadi ee ke produknya bukan ke eh ke eluen bahwa eluen itu sebagai bagian yang yang dinilai dalam sertifikasi itu lain hal Pak begitu Pak Irawan Iya baik itu tadi pertanyaan dari bapak honi Irawan sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada sesi pertama training online ini saya ucapkan terima kasih untuk Bapak Sony yang sudah membantu menjawab pertanyaan dari bapak ibu peserta training online kemudian eh bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin masih memiliki berbagai macam pertanyaan mengenai penyusunan dokumen studi kelayakan perencanaan Ipal atau instalasi pengolahan air limbah domestik itu bisa disimpan dulu pertanyaannya untuk sesi kedua training online kita pada hari ini yang nantinya akan dilanjutkan lagi pada pukul 13.00 hingga pukul 15.00 nanti Selain itu kami juga ingin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya izin mengingatkan ee kepada Bapak Ibu sekalian yang mungkin menginginkan materi sekaligus sertifikat dan kemarin mungkin ee belum sempat untuk request itu dapat request terlebih dahulu melalui Link yang juga sudah dikirimkan oleh admin kami melalui Chat Zoom Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator pada sesi pertama pada hari ini mohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini mungkin terdapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya Anana pamit undur diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sampai bertemu lagi di sesi kedua training online kita di jam 13.00 Nanti Terima kasih kasih bapak-bapak sampai ketemu for