Kind: captions Language: id pemahaman kita terkait dengan ee pengelolaan sampah ya tema yang diangkat pada kesempatan hari ini menuju Ramadan minum sampah sebenarnya ini tema yang sangat ee baik dalam rangka kita menjalani ee awal-awal Ramadan Ya dengan semangat ibadah juga semangat untuk mengelola lingkung ee di tahun sebelum tema yang sama juga kami angkat terkait dengan Ramadan minim sampah dengan pembicara pada saat itu adalah ibu Deka Wardani nah pada kesempatan tahun ini kami melihat eh suatu profil yang eh sangat cocok untuk menyampaikan materi pada kesempatan hari ini yaitu bu Tin Martini Bu eh di eh apa di kalangan praktisi pengolaan sampah pasti namanya sudah tidak asing lagi ya dengan berbagai macam kegiatan terutama di Jawa Barat yang EE beliau E inisiasi dan terlibat dan e sangat banyak ya produk yang sudah dihasilkan dan e berbagai macam inovasi pendekatan kepada masyarakat mudah-mudahan pada kesempatan hari ini beliau ee dapat menyampaikan sesuatu yang bisa membuat kita menggerakkan kita untuk membuat Ramadan kita menjadi minim sampah tentunya Terima kasih butini atas waktu e di hari e Sabtu yangharusnya istirahat tapi ini berkenan untuk berbagi kepada kita semuanya dan Bapak Ibu e yang telah mendaftar dalam kegiatan webinar Ramadan menuju minim sampah menuju Ramadan Min sampah untuk kesempatan hari ini laporan dari panitia menunjuk angka 330-an peserta yang mendftar tapi biasanya di angka 40 sampai 50% lah yang bergabung di hari gitu nah angka ini terus naik ini sudah 80-an peserta dan mudah-mudahan nanti semakin ramai agar ee manfaat yang bisa diambil oleh kita semuanya semakin banyak dan pastinya Kami mengucapkan terima kasih sekali kepada peserta semuanya yang telah ee senantiasa belajar bersama proek B Indonesia dan jurusan Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia walaupun kami berlokasi di Jogja tapi dari list peserta tadi bisa menyangkau seluruh ee pulau di Indonesia dan mudah-mudahan virus virus kebaikan terkait dengan pengolaan sampah ini lebih cepat menyebar Dan pengolaan Sampah memiliki titik terang dalam ee apa penyelesaiannya di ee ranah teori di Ran e aplikatif kah di lapangan dan mudah-mudahan itu menjadi harapan kita semuanya panitia yang sudah berkenan untuk eh menyelenggarakan ya menhandle keseluruhan dan eh sudah mengingatkan juga peserta pada pagi hari ini tapi jangan khawatir Bapak Ibu di Bulan puasa ini kita masih ada satu webinar lagi nanti di tanggal 30 tapi nanti bocorannya dari apa juga tidak kalah menarik nanti ee Setelah itu kita Libur Idul Fitri dan akan aktif kembali Insyaallah di bulan akhir April mungkin ya untuk webinar berikutnya Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim webinar menuju Ramadan minim sampah pada kesempatan Hari ini Sabtu 16 Maret 2024 resmi dibuka mudah-mudahan Bapak Ibu bisa mengikutinya dengan baik dan mendapatkan manfaat yang sekali lagi terima kasih Bu Terima kasih Bapak Ibu teman-teman semuanya para peserta webinar pada kesempatan hari ini Mbak Nisa dan tim yang sudah bekerja Luar biasa mudah-mudahan ini bisa menjadi amal ibadah amal kebaikan bagi kita semuanya Mohon maaf jika banyak kekurangan wabillahi taufik wal hidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih untuk Bapak hijrah yang telah memberikan sambutannya dan sekaligus membuka acara pada pagi hari ini Bapak Ibu sekalian kami dari panitia juga melakukan live streaming melalui YouTube channel kami yaitu di Project Indonesia jadi semisal selama acara webinar ini berlangsung mungkin ada Bapak Ibu sekalian yang terkendala di dalam Zoom itu tidak perlu khawatir karena Bapak Ibu sekalian tetap bisa mengikuti webinar ini melalui YouTube channel kami yaitu di Project Indonesia selanjutnya seperti biasanya Nih Bapak Ibu sekalian hari ini kami dari panitia juga menyiapkan berbagai macam DPR spesial untuk Bapak Ibu sekalian yang beruntung doorp ini diberikan berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan dua Story Instagram terunik selama webinar ini berlangsung untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik nanti akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang du Story Instagram terunik nantinya akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu sekalian yang ingin bertanya nih selama webinar ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nantinya akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenangkan DP spesial dari kami baik eh mungkin tanpa berlama-lama lagi kita akan langsung Lanjut nih ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita simak terlebih dahulu Sisi dari pemateri kita berikut [Musik] ini [Musik] Iya baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya saya mungkin akan sedikit menyapa pemateri kita terlebih dahulu nih Asalamualaikum Selamat pagi Bu Tini Waalaikumsalam pagi juga Ibu gimana kabarnya hari ini Bu Alhamdulillah baik luar biasa Alhamdulillah kalau begitu baik mungkin untuk efisiensi waktu kita mungkin langsung lanjut saja ibu ya untuk mulai penyampaian materi begitu ya ya Bu ya siap untuk penyampaian materinya nantinya waktunya kurang lebih sampai sekitar jam 10.30 begitu ya Bu ya baik mungkin tanpa berlama-lama lagi langsung saja tempat dan layar kami persilakan Iya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi semuanya semoga ee saat ini dalam keadaan sehat walafiat ya selawat dan salam kita curahkan kepada junjungan kita nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam kemudian Terima kasih juga kepada ee butik ya butik daur ulang Project Indonesia tentu saja dan juga teknik lingkungan it eh UII ya Universitas Islam Indonesia sebentar saya izin share screen ya oke apakah share screen saya sudah terlihat sudah terlihat Ibu Alhamdulillah ya Nah mungkin kalau kita ngobrolin tentang Ramadan seru ya gitu Ramadan ini penuh dengan dinamika dan lain sebagainya Nah mungkin saya akan coba gitu ya akan mencoba sharing saja gitu Saya bukan ahli banget gitu ya tetapi kita coba gitu ya menuju Ramadan minim sampah Seperti apa karena Ramadan ini adalah bulan yang penuh berkah ya tadi sudah disebutkan jadi saya enggak usah kenalan dulu nah saya sebetulnya dari Yayasan generasi semangat selalu ikhlas yang punya visi masyarakat yang bahagia dengan lingkungannya dan saling berinteraksi dan juga Ee Kita juga punya namanya Ketapang kita n ketahanan pangan kolaborasi antar warga yang mengawinkan dua program Besar Kota Bandung yaitu Kang pisman kampung eh kurangi bisa akan manfaatkan yang nanti kita akan jelasin gitu ya Eh kemudian buruan dan di sini kita ngomongin tentang sirkular material organik dan Ramadan sangat mungkin ee menggunakan seperti ini ini adalah buku-buku yang sudah saya tulis jadi tadi sudah disebutkan ee apa penulis buku jadi saya perlihatkan bahwa buku-buku saya saya tulis ee untuk anak-anak sih sebetulnya ya Jadi untuk guru dan anak-anak bagaimana ee cita-cita Mas hijrah tadi ya bagaimana sampah itu bisa selesai jangan cuma diobrol-obrolin saja tapi selesaikan dengan eh jalan ee apapun gitu ya Nah sebelum kita ngobrolin tentang minim sampah tentu saja saya ingin eh ngobrolin tentang keistimewaan bulan Ramadan ya bulan Ramadan itu ternyata di dalam penuh berkah dan lain sebagainya ya Banyak sekali keistimewaan bulan Ramadan tapi salah satu yang EE istimewa juga adalah yang kita tidak boleh lupa petunjuk jadi adanya diturunkannya al-qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan ada penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu yang pembeda ya al-qur'an itu artinya pembeda yang benar dan yang batil nah saat ini kita ngobrolin tentang yuk Gimana caranya ee menjalankan bulan Ramadan dengan benar gitu ya Eh sesuai dengan petunjuk dari Allah subhanahu wa taala Apa saja sih yang mau kita cer ee apa gali gitu ya di di dalam webinar ini tentu saja kita akan menggali Apa sih yang jadi potensi sampah gitu ya Ee Kalau bulan Ramadan kemudian bagaimana peralak-pralaku kita ya yang tidak ramah lingkungan yang kita lakukan selama bulan Ramadan kemudian gimana sih kita harus ee menjalani ee bulan Ramadan dengan minim sampah dan juga Mari kita rencanakan bulan Ramadan minim Sas sebagaimana ee harusnya gitu ya tuntunannya dan juga terakhir kita akan melaksanakan dan mengevaluasi bersama Bagaimana caranya nah sebelum itu kita ngobrolin tapi pertanyaannya adalah Mengapa ada sampah gitu ya Eh karena kita kalau ngobrolin tentang Ramadan minim sampah gitu ya sehari-hari kayaknya kita ngomongin tentang sampah sampahsampah tapi kok enggak selesai selesai gitu Mengapa ada sampah Nah tadi saya sudah bilang bahwa di Ee kita ini di Ramadan ini ada yang spesial yaitu adanya diturunkannya al-qur'an gitu nah yaitu petunjuk nah ternyata selama ini kita ngomongin sampah karena ada sistem buatan manusia yang tidak selaras dengan alam nah artinya ketika kita ngomongin ini maka kita harus apa ya refleksi pada diri sendiri gitu ya perilaku Apa sih yang sesungguhnya yang sudah kita lakukan sehingga masalah ini jadi besar gitu ya itu sih mungkin jadi Mengapa ada sampah karena ada sistem buatan manusia yang tidak selaras dengan alam artinya tidak selaras dengan ee ciptaan Allah gitu ya Eh secara signifikannya nah ini kita coba kaitkan dengan apa sih sebetulnya tugas manusia sebagai khalifah gitu ya ee eh i artinya pada saat itu ee Allah menciptakan manusia adalah untuk menjadikan khalifah di bumi ini gitu khalifah itu artinya eh sebagai wakil Allah di bumi gitu Ya nah tapi ternyata Apakah kita sekarang ini Sudahkah menjadi khalifah gitu ya sesungguhnya nah ternyata para malaikat itu dulunya gitu ya ceritanya adalah eh bertanya pada Allah gitu ya Eh mengapa engkau hendak jadikan khalifah di bumi ini itu orang yang akan membuat kerusakan tetapi ternyata Allah tahu gitu ya bahwa Allah lebih tahu bahwa sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui mudah-mudahan gitu ya mudah-mudahan kita kembali lagi Ramadan ini kita jadikan sebagai apa ya refleksi diri bahwa Yuk kita kembali lagi kepada apa yang Allah sunatullah lah ya artinya apa yang Allah inginkan kemudian eh kita kembali lagi ke Fitrah kita sebagai khalifah Amin ya sama-sam Lah ya saya juga sama-sama berjuang gitu ya Nah apa sih sebetulnya ya Bagaimana sih Ramadan minim sampah gitu ya kita coba apa sih sebetulnya potensi sampah yang ada di bulan Ramadan gitu ya Selain ee saya bilang di sini ini adalah kemasan sekali pakai dan juga mem makanan berlebih gitu Adakah ee potensi sampah lain gitu Ya tentu saja ada gitu ya dan banyak gitu ya tetapi di ciri khas di bulan Ramadan ini ada dua ee potensi sampah yang dihasilkan yang terbanyak ternyata gitu ya Yang yang saya enggak tahu ya Apakah memang ini sama dengan teman-teman atau tidak ee tetapi yang saya lihat adalah ketika kita mau ngobrolin tentang Ramadan kemasan sekali pakai itu mulai banyak ketika kita misalkan berbagi tajil kemudian ee buka puasa bersama kemudian berburu takjil dan lain sebagainya dan kemudian potensi sampah yang kedua adalah makanan berlebih di bulan Ramadan di siang hari rasanya semua makanan pengin kita makan gitu ya Tapi kok set setelah azan magrib satu cangkir ee teh manis saja sudah membuat penuh tu eh apa perut kita ya Nah akhirnya makanan-makanan yang kita siapkan itu jadi mubazar gitu Jadi potensi sampah yang paling banyak yang kita eh hasilkan di bulan Ramadan adalah kemasan sekali pakai dan makanan berlebih tentu saja nah eh ini juga sudah kita apa ya bulan Ramadan ini ternyata gitu ya harusnya menebar kebaikan kepada sesama manusia tapi juga harus bertindak menjaga bumi tapi yang terjadi ternyata terbalik justru timbulan sampah di bulan Ramadan tercatat naik 20% ya karena sisa makanan dan Sampah kemasan dan ini ee dari ee klhk ya gitu ya ini adalah ee potongan-potongan cuplikan-cuplikan ee artikel ya gitu ya bahwa yang menguatkan bahwa ternyata Ramadan ini justru meningkatkan eh bukan iman dan takwa saja tetapi meningkatkan potensi sampah yang keluar dari rumah rumah ka nah kemudian harusnya gimana dong gitu ya untuk tidak ee menghasilkan sampah itu dan inilah sebetulnya Mengapa ada banyak sampah yang EE terjadi di bulan Ramadan dari kemasan dan sisa makanan Ternyata kita seringkiali menyiapkan makanan berlebih artinya ya tadi ya pengin makan tapi ternyata pas sudah dimakan kenyang akhirnya makanannya tersisa kemudian banyak menggunakan kemasan sekali pakai Waktu buka puasa ee beli taji belanja kemudian ee berbagi ya Banyak orang yang akhirnya Kalau Ramadan itu bukan akhirnya sih ini memang eh sering terjadi berbagi tajil dan berbagi makanan buka puasa ya dengan kemasan sekali pakar kemudian juga Biasanya kita pakai energi berlebih Kenapa karena eh Biasanya kita masih tidur jam 3an ya jam 3. jam . tu kita masih tidur sehingga lampu tidak ter eh Nyalakan tetapi karena kita makan sahur maka penggunaan lampu dan energi lainnya pasti lebih banyak gitu ya tetapi tentu saja Mari kita coba e matikan e listrik dan lain sebagainya yang memang tidak dipakai gitu ya kemudian ada juga sih sebetulnya belanja di luar kebiasaan Nah kalau buang sampah sembarangan saya harus nanya dulu ya apakah benar teman-teman e buang sampah atau tidak Nah inilah yang EE ada di Indonesia ya ternyata sedih banget nih ternyata Indonesia peringkat kedua negara yang suka buang makanan setelah Saudi Arabia Apakah kita bagian dari ini jadi eh cocoklah ya tadi bahwa ee sampah makanan itu Adah dan di Indonesia eh ternyata sampah makanan itu harganya gitu ya nih nolnya bayangin gitu ya 27 nah ini tuh Mau [Musik] ee triliun loh gitu ya Ee sebanyak Inikah uang yang memang dibuang-buang oleh EE masyarakat Indonesia ketika kita ya enggak apa-apalah satu di piring Saya cuma sedikit sedikit sedikit dikit tapi kalau kita bayangkan seluruh Indonesia setiap tahun di Indonesia itu ada 13 juta ton makanan terbuang kebayang gitu ya Eh dan rata-rata P Indonesia menghasilkan 300 kg tampah makanan dalam sebulan nah Mari kita pikirkan baik-baik ini gitu ya di Ramadan ini yang pasti Allah tidak menciptakan sesuatu ee yang tidak ya tidak ada yang si sia ya gitu tapi hari ini ternyata sesuatu itu ada yang sia-sia loh Git ya di surah alimran ayat 191 adalah tidaklah engkau menciptakan ini dengan sia-sia gitu ya tetapi ternyata gitu kita tu menyyakan sesuatu artinya sampah ya kan sampah itu adalah sesuatu yang tidak kita inginkan dibuang begitu saja sehingga Ee tidak berguna lagi nah ayat ini Tentu saja tidak bisa kita amalkan jika kita masih mencampur sampah gitu jadi Mengapa harus minim sampah di bulan Ramadan gitu ya karena tadi eah ternyata komposisi sampah berdasarkan jenisnya ini adalah di luar Ramadan Ya ini di luar Ramadan saya ambil ee dari sipsn gitu ya data komposisi sampah sisa makanannya Pak 41,7% di luar Ramadan loh gitu ya tetapi tentu saja kalau kita di Ramadan pasti ini bertambah Kenapa karena kan tadi ya Eh Ramadan ini banyak sekali eh potensi-potensi sama makanan nah sampah lainnya kita lihat komposisinya yang paling banyak selain sisa makanan adalah plastik 18,54% jadi cocok ya bahwa sampah ee di Ramadan ini yang ditambahkan itu sisa makanan dan plastik tentu saja gitu ya dan ternyata gitu eh di sini sampah yang kita hasilkan semuanya Itu dicampur di satu tempat namanya TPA gitu ya dan di sinilah tempat berakhirnya sampah-sampah kita jika kita tidak pilah nah dan mencampur adukan sampah terutama yang organik itu menyebabkan tentu saja sampahnya Jadi kotor Jiji jorok bau gitu ya dan menimbulkan masalah yang lebih besar gitu ya bukan hanya sekedar Jiji cororok bau saja ternyata ya Ada metana yang dua kali 25 kali lebih kuat ya dalam memperparah pemanasan global jadi pemusukan sampah organik di TPA akan menghasilkan gas metan dan metana ini lah yang membuat gas rumah kaca menjadi pemicu pemanasan global dan memicu longsor di TPA Lewi gajah TPA Lewi gajah itu adalah TPA di tempat dekat kami ya dekat Kota Bandung eh TPA yang 2005 1 Februari 2005 meledak dan melewatkan 150 orang dan menghilangkan dua desa dalam peta dan setiap 21 Februari itu diperingati sebagai hari peduli sampah nasional e padahal waktu itu eh pemicunya adalah gas metan yang terperangkap di dalam dan EE berusaha keluar gitu ya dan meledaklah longsorlah eh yang menyebabkan longsor dan juga pemicu keb aran di TPA sarimukti TPA dekat rumah saya ya artinya di Bandung Raya eh ini kebakaran terbesar di Jawa Barat eh terlama juga ya sekitar 2 sampai 3 bulan eh baru bisa dipadamkan benar tapi Tenang saja Ternyata bukan hanya TPA kami gitu ya Bandung Raya yang kebakaran ada t dalam 3 bulan ada 30 TPA yang terbakar dan itu semua Kenapa karena tadi gas metan yang terperangkap ya yang kecampur dengan segala macam terperangkap di dalam ee tumpukan sampah itu kemudian ee karena tahun lalu itu kita menghadapi panas yang luar biasa sehingga muncullah kebakaran di TPA gitu yaayang nah saya sih ingin bertanya sama teman-teman di rumah ya gitu Ini ada 100 26 nih Yang Yang ini apakah Ke manakah sampah di rumah kita gitu ya dari rumah kita tentu saja sampah ini akan dibawa sama Mamang sampah ini kalau yang normal gitu ya ini ada di kota Bandung eh sampahnya diambil oleh Mamang sampah dan Mamang sampah akan ke TPS gitu dari TPS akan ke TPA tapi di perjalanan itu apa menimbulkan masalah juga gitu ya belum ke TPA jadi di sinilah tempat sampah-sampah kita berakhir dan kalau kita masih mengumpulkan sampah-sampah ini yaitu kumpul angkut buang ini bukan menyelesaikan masalah tapi Kita mindahin masalah jadi bahkan di dalam prosesnya kita menzalimi orang ya artinya Mamang sampah tuh cuci jorok baunya tu eh ke Mamang sampah dari rumah kita dari rumah dari Mamang sampah pindahlah ke Jiji jorok baunya ke TPS di perjalanan menuju TPA itu menimbulkan masalah di perjalanan gitu ya sepanjang jalan itu jadi ini yang sebetulnya kita perlu refleksi pada diri sendiri tadi gitu ya dan ternyata karena ini adalah teknik lingkungan ya gitu yang menyelenggarakan tentu saja kalau di teknik lingkungan pola pengolaan sampah ini disebut dengan no5 ya kalau kalau enggak salah karena saya bukan jurusan Teknik Lingkungan tapi mungkin ini nah kumpul angkut buang itu adalah pola penanganan sampah paling primitif gitu ya paling primitif nah dan ini sudah ditinggalkan oleh negara-negara di belahan dunia lain gitu ya kalau level SD SMP SMA gitu ya atau TK gitu ya kita masih TK Git Nah mungkin kita perlu naik level Ya gitu Padahal sebetulnya tren di dunia sekarang sampah itu mulai dipisahkan jadi di Ramadan ini mungkin kita perlu memisahkan sampah kemudian juga ee sampah organiknya trennya dikompos di Sumber ya dan yang dibuang dan diolah di TPA itu hanya residu hanya sampah yang benar-benar enggak bisa diapa-apain gitu nah ini yang disebut dengan gaya hidup minim sampah jadi cocok sekali dengan tema kita namanya Ramadan ee menuju Ramadan minim sampah ya jadi eh kita coba eh ikutin tren gitu Sebetulnya ada eh yang kita perlu refleksikan lagi adalah sesungguhnya eh kita bukan orang yang akan membuat kerusakan gitu ya tapi ternyata kita telah membuat kerusakan Indonesia peringkat kedua penghasil sampah plastik Kelautan dan ini seringkiali dial sama orang-orang orang ya enggak kok enggak kok tapi ternyata memang seringki di dipaparkan ya Ee datanya Nah ee kemudian isi bayangkan gitu ya si sampah-sampah yang ada tadi di lautan itu me apa ya namanya ya mm menzalimi ya kehid bawah laut guu bayang dan mudah-mudahan ini bisa apaakah terdengar suaranya ya ee belum ada suaranya Ibu I belum ada gambarnya halo ee gambarnya ada cuma untuk suaranya belum ada masuk Ibu Oh Sebentar ya saya cobas dulu vernya mudah-mudahan ini terdengar [Musik] suaranya we of plasticer and other dispabl [Musik] Yes i jadi itu mungkin semua Orang beranggapan bahwa enggak apaapa satu berapa ggak apaapa satu gak apaapa satu gitu ya tapi terny itu menimbulkan masalah yang besar dan ternyata bumi kita semakin hari semakin rusak kenapa sih sebetulnya eh semakin hari semakin rusak karena tadi ya di awal kita sebutkan bahwa kenapa harus ada sampah karena kita manusia tidak hidup silaras dengan alam nah eh gimana seharusnya adalah ya kita balik lagi ke Fitrah kita gitu ya Eh rahmatanilamin dan dan eh khalifah telah nampak kerusakan di darat dan di lautan karena perbuatan tangan manusia supaya itu mudah-mudahan ya gitu ya Eh ini kan berakibat pada kita semua ya satu kalau per satu perahu minimal apa istilahnya satu perahu kita naik bareng-bareng kemudian hanya satu orang yang bikin lubang di perahu tapi ternyata satu perahu pasti gitu ya Nah mudah-mudahan Ramadan tahun ini membuat kita ee balik lagi ya merefleksikan diri kita ee mau seperti apa sih gitu ya bumi kita Nah kalau di Bandung kita punya Kang pisman nih gitu ya makanya Kak kurangi pisahkan manfaatkan Yuk kita rencanakan Ramadan ini menjadi Ramadan minim sampah dan Ramadan ini menjadi momentum untuk ke depan nya bagaimana kita memperlakukan bumi ini satu Gimana sih caranya gitu ya Periksa kesediaan dan kebutuhan sebelum belanja jangan-jangan ketika kita belanja sudah ada di rumah atau kita kelebihan yang pasti Yuk kita buat daftar menu untuk menghindari belanja yang berlebihan eh tiga praktikkan cara nyimpan bahan makanan yang benar karena eh masing-masing bahan makanan itu punya karakteristik tersendiri ada yang bisa di dalam kulkas ada yang tidak perlu dimasukkan ke dalam kulkas atau ada yang harus diolah dulu ee untuk bisa lebih awet atau kan ada yang tidak kemudian yang pasti adalah pastikan kita tahu kapasitas makanan yang dipakai dimakan gitu ya Artinya kita ada berapa orang sih di dalam rumah gitu ya di dalam rumah kita ada berapa orang dan EE kita hitung gitu ya Ee kapasitas makanan misalnya kalau ada adik bayi tentu saja makanannya kan jadi dia sedikit ya makannya jadi pastikan itu kita paham itu ee ketersediaan makanan dan tahu kapasitas eh makanan yang bisa dimakan yang dihabiskan dalam sat minggu atau dalam S bulan atau dalam S hari ajak eh satu katot keluarga untuk mengevaluasi porsi makannya gitu ya Apakah makanan Saya cukup enggak satu piring ini ataukah saya harus dua piring atau makan setengah piring G ya kemudian ee menghindari takjil berkemasan sekali pakai Karena sekarang ini banyak yang berburu takjil gitu ya Nah kalau misalnya mau berburu takjil Yuk kita bawa eh tempat makan sendiri e wadah sendiri gitu ya kurangi penggunaan barang-barang sekali pakai yang pasti kalauama apa E lagi puasa gitu ya kesannya tu pengin makan banyak gitu ya ketika buka puasa nah kalau kalau bisa kita ambil secukupnya jadi ee menambah lebih baik Agar kita tidak menyisakan makanan ambil makanan secukupnya terutama saat berbukka puasa bareng apalagi kalau misalnya ada teman-teman yang buka puasa barengnya di hotel atau di tempat-tempat lain gitu ya kadang-kadang kita ngumpulin dulu makanannya di meja kemudian ketika ee sudah makan enggak habis gitu ya dan juga hindari nsu belanja bukan keinginan tapi memang itu dibutuhkan atau diperlukan yang pasti hemat air hemat energi listrik dan lain sebagainya dan terapkan prinsip 3R Kang pisman apa sih Kang pisman itu kurangi ya pisahkan dan manfaatkan jadi kita kurangi eh kira-kira apa yang akan jadi sampah gitu ya kemudian kalau sudah terlanjur ada sampahnya di rumah kita Yuk kita pisahkan sampahnya minimal tiga jenis satu sampah organik ya sampah yang bisa kita coba E ulang dan eh sampah yang lainnya ya Nah Mari kita coba lihat satu persatu gitu ya Nah menguranginya dengan cara apa tentu saja menggunakan e mengurangi barang-barang sekali pakai gitu ya jadi jangan pakai e kita belinya wadah sendiri gitu ya kemudian bawa kantong belanja saat Ee Kita belanja takjil gitu ya bawa wadah makanan tempat minum dan alat makan sendiri juga saat buka puasa bareng yang pasti ambil makanan secukupnya dan tidak menyisahkan makanan nah kurangi sampahnya dengan mencegah sampah makanan juga gitu ya Ee kemudian kita coba pakai barang-barang yang tidak sekali pakai nah ini ee hal yang menarik buat saya adalah ketika di Joko karian Jogja ya karena teman-teman ada di Jogja katanya membagikan 3.000 takjil setiap hari untuk berbuka tetapi pakai ee piring ya walaupun ini masih pakai plastik kelihatannya tetapi ee sudah mulai mengurangi eh banyak hal gitu ya Nah ketika sudah jadi ketika teman-teman sudah ada punya sampahnya maka sampah yang kita punya adalah dipisahkan minimal tiga jenis sampah organiknya Yuk kita kompos kita kasih makan makanan dan lain sebagainya kemudian anorganiknya kita pisahkan juga benda-benda yang masih bisa bernilai ee untuk didaur ulang gitu ya bisa Kebang sampah atau sedekah sampah dan hanya sampah residuah yang bisa diberikan kepada ee pemerintah ya Mamang sampah tapi ada Jenis sampah lain yang mungkin kita bisa olah sendiri juga yaitu kresek dan plti kemasan yang terlanjur ada gitu ya Nah ini bukan sol Usi jangka panjang tetapi bisa kita minimalisir terutama apalagi Jogja gitu ya Eh yang EE piungannya sudah ditutup gitu Ya tentu saja ini eh sangat e mungkin untuk bisa dikurangi tapi kalau sudah misahin SP terus diapain gitu Ya tentu saja kalau yang organik makanan dan daun-daunnya harus dikompos gitu ya nanti mungkin bisa belajar mengompos bagaimana cara mengembalikannya kalau anorganik yang laku dijual ya dijual gitu ya atau disedekahkan e inilah kalau kita pengin kembali ke masa lalu gitu ya kembali ke Fitrah kita kembali ke eh sistem buatan alam kita eh punya alam gitu ya punya alam yang punya siklus gitu alam ini punya sistem gitu nah sistemnya itu berbentuk siklus yang harusnya dapat berlangsung terus-menerus Semua material di alam ini harusnya Eh bisa dipakai terus-menerus tanpa hilang atau terbuang gitu Nah yang sekarang kita lakukan adalah sistem buatan manusia yang ternyata eh material yang kita punya sekarang adalah banyak yang tidak berbentuk siklus nah ini sebetulnya yang bisa kita lakukan di rumah pisahkan sampah organiknya kemudian ee bentuknya siklus seperti ini contohnya nah eh kalau di kota Bandung inilah yang kita lakukan di dua program besar yaitu Kisman dan buruan Sae kalau misalkan sampah organiknya ngompos dan e buat POC danenzim itu ada di ranahnya Kang pisman kemudian kalau misalnya ditanam kembali ya reg atau menjadi tanam kemudiananam menanam itu rannyauru di KPP nah ini eh programisman di kota Bandung sudah berhasil menahan laju pertumbuhan sampah yang dibuang ke TPA 2014 sampai 2019 eh sampahnya naik gitu ya dan ternyata setelah 2018 Kang pisman diluncurkan di akhir 2018 dan 2019 mulai digencarkan di rwrw dan 2023 saat eh data ini diambil itu masih ada cuma 100 RW dari 1500 RW yang ada di kota Bandung melakukannya dan ini sudah signifikan menurunkan dan saat ini saat saya sudah paparan ternyata ada 350 RW yang sudah melakukan Kisman tentu saja mungkin mengurangi Banyak sampah yang akhirnya bisa ke TPA gitu ya dan pemilihan sampah itu bukan hanya di Indonesia di Bandung bukan hanya di mana-mana tapi juga di eh Amerika dan di Jepang juga sudah dilakukan dan ini adalah di besakon ya Dan ini sesuai dengan amanan undang-undang Tahun 2008 Nomor 18 bahwa kita punya kebutuhan transformasi sistem dari yang harusnya sentralisasi dibawa semua ke TPA harus menjadi desentralisasi diolah sedekat mungkin dengan sumber dan juga melibatkan banyak pihak secara partisipatif jadi Kenapa kita harus mengurangi sampah mengapa kita harus minim sampah apa ya ini sebetulnya kunci suksesnya pengolahan sampah ada tiga pilah sampah dari sumber ya itu adalah syarat utamanya agar kita mengurangi ee transportasi sampah dan masuk ke TPA yang kedua proses edukasi masyarakat harus di pastikan ya mampu memilah sampah yang terakhir tentu saja kalau kita bareng-bareng kalau kita mau bikin sstem ya ini lebih baik gitu ya membangun dan yang terakhir tentu saja kita harus ya melaksanakan atau eh mengevaluasi gimana sih mengevaluasi e pelaksanaan Ramadan minim sampah itu satu ya waktu ngambil Makanan apakah sudah tahu porsi makan kita yang pas gitu ya segini cukup engak ya habis engak ya kalau habis Alhamdulillah kalau enggak kira-kira ah secukupnya gitu ya Kemudian yang kedua adalah anggota keluarga yang sering tidak menghabiskan makanan ada enggak anggota keluarga yang tidak menghabiskan makanan guu ya kemudian yang ketiga adalah seberapa sering sih anggota keluarga kita tidak menghabiskan makanan dalam seminggu Siapakah gitu ya siapa juga anggota keluarga yang tidak bisa Ee tidak menghabiskan jika ada makanan yang tidak habis biasanya diapain gitu ya Ee mungkin itu artinya ambil secukupnya Kemudian jika ada anggota keluarga yang memang sering ee Ingatkan kemudian setelah kita lihat Ada enggak sih makanan yang tidak habis itu biasanya diapakan ee Adakah makanan yang sudah basih atauada luarsa di rumah itu juga perlu dievaluasi gitu ya Jadi kalau masak mungkin ibu masak secukupnya saja ee Apakah sampah yang dihasilkan bertambah volumenya atau berkurang di Ramadan ini jadi kita coba evaluasi nih pelaksanaan badannya Seperti apa dan ini adalah salah satu jurnal pahlawan pangan yang ada di buku saya Tiwi dan kunci kulina ini saya ajak anak-anak untuk M apa ya untuk ee melihat gitu ya bagaimana mereka ee menjadi detektif gitu ya Ada enggak sih makanan basi gitu ya atau makanan yang akan kada luarsa di rumah mereka masing-masing dan apa sih yang dilakukan mereka untuk ee dilakukan untuk menyelamatkan makanan gitu ya dan makanan apa sih yang berhasil diselamatkan misalnya ada kangkung yang sudah layu ya Cepatlah dimasak gitu ya eh supaya itu tidak jadi sampah dan ini mungkin apa ya melaksanakan evaluasinya agak ribet seperti ini Tapi Yuk kita sama-sama e pastikan gitu ya bahwa yuk ketika kan ada food Los dan food waste nih gitu ya kalau kita belum ada di rumah kita makanan hilang itu adalah food loss Nah maka kalau di rumah kita ini namanya food waste atau sampah makanan yang pasti kita pertama kali adalah saat membeli gitu ya saat membeli kita perlu merencanakan menunya dulu gitu ya Artinya merencanakan menunya kemudian setelah merencanakan menu kita ya belanjalah seperlunya sesuai dengan ee menu gitu ya dan juga pastikan tahu kapasitas makanan yang dimakan oleh EE keluarga kemudian juga mem ketika sudah Ee dibeli gitu ya simpan makanan dengan benar ada beberapa makanan yang memang perlu treatmen khusus gitu dan juga ada pada saat mengolahnya saat membeli saat mengolah gitu ya saat mengolah ingat bahwa ee abdaka sampah makanan ee sampah berlebih Ee Kita kompos kembali lagi ke alam dan lain sebagainya dan juga ee kalau misalnya kita ee ada saat makan dan ternyata enggak habis maka biasanya ibu-ibu yang kreatif itu akan mendaur ulang menu misalkan mem Kita bikin apa ya Ee bihun goreng gitu ya Nah ternyata bihun goreng itu enggak habis gitu gu ya pada malam itu akhirnya besoknya Ee Kita buat kroket gitu ya jadi si bihunnya itu dimasukkan ke dalam isian kroket itu itu jadi daur ulang menu gitu ya Artinya tidak jadi sampah tetapi kita coba manfaatkan ee di menu yang lain kemudian kita harus ingat pada saat membeli saat mengolah saat makan dan setelah makan ketika kita selesai makan Adakah yang sisa kalau kita misalnya ada sisa maka Boleh dong gitu ya Ee ini masih layak dimakan orang enggak Kalau masih layak dimakan orang maka kita coba eh kasih kepada orang lain gitu ya tapi kalau tidak layak coba ke binatang misalnya ke magot ke ayam ke kucing anjing dan lain sebagainya kalau enggak layak lagi ya Kembalikan ke tanah Nah itu mungkin adalah dan terusmenerus ini bentuknya siklus artinya kita tidak lagi membuang atau mengeluarkan sampah organik ya sampah yang akan membuat Jiji jorok bau dan menimbulkan bencana luar biasa gitu ya di 30 TPA tadi kebakaran dan lain sebagainya bahkan di kota Bandung itu kebakarannya luas gitu ya Ee belasan hektar gitu dan berbulan-bulan gitu nah ini kenapa berawal dari sampah organik ini nah yuk kita mulai Ee mensikluskan tidak mengeluarkan sampah organik keluar dari rumah kita selesaikan di rumah kita itu mungkin Dan inilah terakhir saya coba pengen ngelihatin gitu ya Satu [Musik] film ya kita coba inikan saja nanti saya linknya saya kasih Nah kita tanggung jawab kita kalau bukan kita dan [Musik] kalauasih maafkan Iya baik sepertinya ee itu tadi penyampaian materi dari pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Tini yang sangat luar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian kalau kita lihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali nih Bu pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar di kolom chat nih tapi mungkin sebelum masuk ke acara selanjutnya saya ingin menginformasikan terlebih dahulu kepada para peserta ee yang mungkin menginginkan materi pada webinar kita pada hari ini itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian mungkin sebelum kita masuk kees tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silakan ad Baik terima kasih Kak Apakah suara saya terdengar dengan jel sudaheng Oh unukersingat waktu diohon Bapak Ibu untuk menghidupkan kameranya untuk POnya nanti seperti ini ya 3R iya Alhamdulillah sudah boleh ya sekarang boleh setelah kemarin enggak bisa ya saya izin ya satu 2 3 Lagi 1 2 t baik sudah kak Anisa Terima kasih Bapak Ibu saya kembalikan ke kak Anisa Iya baik Terima kasih untuk admin yang telah membantu sesi foto bersama kita pada hari ini kemudian selanjutnya saya juga ingin meminta kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuesioner yang linknya sudah di-share di kolom chat supaya kegiatan kita selanjutnya bisa lebih baik lagi Jadi bagi Bapak Ibu sekalian bisa memberikan saran dan juga masukkannya di link kuesioner tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi tanya jawab dan di sini Kita juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan dari Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan di kolom chat eh kemudian mungkin untuk ibu Tini nanti saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Ibu ya untuk pertanyaan pertama ini ada pertanyaan dari bapak pak Basuki pertanyaannya bagaimana agar sampah yang dihasilkan dari masyarakat itu diolah oleh masyarakat sendiri yang menghasilkan sehingga masyarakat merasakan sendiri jadi kesadaran masyarakat itu ada tanggung jawab seperti itu Ibu Ya terima kasih mungkin ini contohnya adalah eh di kota Bandung ya di kota Bandung saya mendampingi satu RW namanya eh cibunut ya Eh rw07 cibunut yang awalnya hanya satu RT kemudian berkembang jatuh sat RW dan akhirnya jadi Satu kelurahan gitu Jadi gimana sih caranya gitu ya biar masyarakat itu Eh mau mengolah eh sendiri yang pasti adalah satu eh edukasi ke masyarakat itu harus pas gitu ya masing-masing masyarakat berbeda kepentingannya kalau misalnya ee dan itu harus jadi kepentingannya masyarakat itu sendiri bukan kepentingan pemerintah bukan kepentingan saya bukan kep kepentingan siapapun tetapi tentu saja adalah kepentingan dilihat dari kepentingan masyarakat itu sendiri penting enggak sih buat masyarakat itu gitu ya jangan-jangan Eh mereka enggak enggak merasa penting gitu ya untuk ee memilah sampah atau mengolah sampah sendiri kemudian juga buat ee apa ya Ada nilai ee lebih dari ya dari ngolah sampah tersebut gitu ya bagai mana ee masyarakat itu mau ee melihat gitu ya bahwa ada nilai lebih ketika ee masyarakat itu mengolah sampah yang pasti nilai lebihnya itu bukan hanya dalam bentuk Nominal uang ya yang bisa kita e lihat langsung tetapi juga misalnya kok ketika satu RW ini sudah mulai Milah sampah eh ternyata ada perubahan besar di R ah tersebut ee misalnya masyarakatnya jadi lebih sehat gitu ya lebih nyaman itu kan sebetulnya ee nilai lebih gitu ya untuk masyarakat dan masyarakat merasakan sendiri gitu ya di luar dari nominal tentu saja Tetapi kalau misalnya kita sudah bisa membuat sistem pengolaan sampah skala RW ee itu kan artinya masyarakat mengolah sampah organiknya menjadi kompos pupuk ya Dan ini bisa dijual nih kompos ini gitu ya bisa dimanfaatkan juga untuk tanam menanam dan tanamannya bisa dijual juga gitu ya dan EE ini sudah sudah ada di beberapa eh tempat di Bandung kemudian Sampah anorganiknya juga kan bernilai ya di bank sampah misalnya bikinkan bank sampah atau kas kas sampah di di kelompok masyarakat tersebut terus juga mungkin yang kami bangun adalah ketika masyarakat itu sudah mengola sampah dan lain sebagainya ada nilai lebih ternyata bisa menjadi wisata edukasi lingkungan Ya seperti yang dilakukan oleh masyarakat cibunut jadi banyak sebetulnya ya kalau kita memang ee hanya memang kita butuh ya pak Basuki atau ee apa Mas Basuki e butuh [Musik] keabaran untuk menemani masyarakat itu ee mencari sistem yang pas untuk mereka itu sih sebetulnya jadi ee eh satu sistem tidak bisa sama dengan yang lain tetapi tentu saja ada polanya gitu ya polanya ada gitu ya saya punya polanya tetapi pendekatan tidak sama Karena masing-masing wilayah akan berbeda pendekatannya itu saja mungkin kalau menurut saya Ya jadi kesadaran itu akan ada ketika masyarakatnya sendiri eh memahami bahwa itu kepentingannyau bukan kep dengan orang lain mudah-mudahan bisa menjawab iya Baik terima kasih untuk ibu Tini untuk jawabannya kemudian mungkin kita langsung lanjut lagi nih Bu ke Pertanyaan selanjutnya ini ada dari ibu Aci Emelia pertanyaannya Bagaimana upaya kita dalam mengedukasi masjid-masjid di sekitar kita agar bisa menjadi pejuang lingkungan terutama saat bulan Ramadan ini seperti itu Ibu Ya kalau ini mungkin ee perlu pendekatan khusus ya kalau di Bandung ee ya kalau saya ikut ee ekodin nih ada ada satu wa grup namanya ekodin gitu ya di situ eh ada juga dari masjid Untuk Bumi gitu ya grup itu ya gitu Nah itu adalah salah satu mengedukasinya tapi itu edukasinya kan agak jauh ya bagaimana kalau mengedukasi ee masjid di sekitar kita satu contoh ya satu contoh gitu ya Ee karena kalau menurut saya ini [Musik] ee bukan dilakukan sesaat tetapi juga harus dilakukan berulang-ulang yang kedua adalah buatkan sistemnya gitu ya seperti masjid Joko Karan itu kan juga jadi punya sistem ya bahwa ketika mereka menyiapkan ee apa makanan untuk ee jemahnya mereka pakai piring-piring dan itu tentu saja pakai sistem gitu ya jadi memang eh buatkan sistemnya agar lebih memudahkan eh masjidnya yang ketiga adalah ya Kitanya yang harus ee bukan hanya mengedukasi tetapi kitanya juga harus mau ngurusin ya kalau di sekitar kita ya artinya masjid di dekat rumah kita tentu saja gitu ya itu sih Dan kalau di ee sekarang kan MUI Ya sudah mengeluarkan fatwa ee apa namanya ee eh krisis iklim ya gitu Jadi itu sebetulnya adalah acuan kita gitu acuan kita bahwa memberikan eh ya kalau Ustaz titipkan ya kalau saya sih biasanya ya titipkan pada penceramah-penceramah yang akan ee ceramah di sana gitu ya jadi eh Saya biasanya suka nyolek-nyolek gitu ya Pak RW atau nyolek-nyolek ee DKM masjid untuk e Coba dong Titi pada eh Ustazah atau Ustaz yang akan ee berceramah di sana Nah biasanya akan lebih masuk dibanding dengan kita yang ngomong gitu ya itu satu sih saya itu triknya ya gitu jadi dekati pak RW dan eh DKM Kemudian yang kedua ya tadi contoh sih contoh sih kalau menurut saya sih Contohkan dan eh buatkan sistem sehingga mereka Langsung bisa praktik karena kadang-kadang masyarakat tuh atau teman-teman tuh enggak tahu how to-nya Bagaimana caranya gitu Dan kita harus menyiapkan cara gu sih itu mungkin tapi yang pasti pendekatan secara hati ke hati sih kalau masjid kan Iya baik seperti itu ya Bu ya jawabannya semoga menjawab Ya kemudian selanjutnya kitasung lanjut lagi Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari eh kak Andi eh pertanyaannya takjil ramah lingkungan memang intian seluruh pejuang zeroest tapi seberapa susah sih penerapannya mengingat waktu yang singkat pada saat berbuka yang pendek dengan jumlah orang yang banyak terutama di masjid agak sulit menerapkan pemilahan sampah seperti itu ibu Iya eh ya menarik nih masjid ya gitu karena Eh kalau masjid yang sudah menerapkan ini ada di Banjarmasin gitu ya Ee teman saya ada di sana sudah sudah pernah melakukannya dan satu lagi masjid Salman ITB gitu ya nanti boleh di eh follow eh namanya savor Ranger gitu ya Eh itu Eh sudah menerapkan takjir ramaah lingkungan memang eh agak susah tetapi Tentu saja Ini dengan apa ya kalau jumlah banyak tentu saja agak perlu perlu ee tenaga banyak ya gitu Karena kan ini di katanya ee waktu yang singkat eh dan juga jumlah orang yang banyak terutama di masjid Nah kalau saya sih kalau kalau saya kan ee suka ya di rumah itu saya ada dua dua tempat di rumah tu ada di Bandung dan di Garut nah di diminta untuk menyiapkan takjil gitu ya Ee kan ada ada ada jadwalnya tuh maka kita kasih contoh tak jiramah lingkungan itu seperti apa yang tidak menghasilkan sampah nah ini kalau memang Kang Andi atau Mas Andi Ini adalah eh yang bisa gitu ya Eh bikin sistemnya tentu saja siapkan dari awal gitu Ya siapkan dari awal dan juga tempat sampahnya itu ee dibuat S sistems sistem yang jelas nah ini memang perlu apa ya emang seberapa susah Emang susah sih gitu ya jujur ya saya jujur seberapa susah Emang susah tetapi tentu saja buatkan sistemnya yang sedemikian rupa sehingga ini membuat ee teman-teman di sana lebih lebih mudah gitu ya Misalnya satu minta sama eh penyedia Pak Jil ee minta sama penyedia takjil supaya tidak banyak sampah ya potensi sampah yang kedua mungkin siapkan jika ada potensi sampah siapkan tempat sampah terpilah dengan jelas dan ee apa ya dekat dengan saat mereka makan gitu ya itu sih Mungkin ya karena emang agak susah tetapi Ee tidak ada yang tidak mungkin gitu ya Dan mungkin ini contohnya adalah ee nanti bisa dilihat di masjid Salman ITB kita sudah menerapkan itu gitu ya kalau masjid dekat rumah saya belum cuman saat saya saya apa saat saya menyiapkan takjil saya menyiapkan til tanpa sampah itu aja itu mungkin ya terauk jawan kemud Mung lanjut lagi nih Bu ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari bapak sudarwin ada sepertinya ada dua slide tapi kita akan membahas yang slide pertama dulu Bu ada dua pertanyaan yang pertama masalah terbesar Sebenarnya karena di rumah tangga belum ada kesadaran untuk memilah sampah Bagaimana menumbuhkan kesadaran tersebut Kemudian yang kedua Menurut data Indonesia terbanyak kedua yang buang sampah Apakah jenisnya organik semua seperti itu ibu eh saya saya eh jawab yang kedua dulu ya pakudarwin Pak sudarwin eh Indonesia Juara kedua ya penghasil sampah plastik kelautan gitu ya jadi sampah plastik keelautan itu Juara kedua gitu ya Nah kemudian eh Juara kedua juga negara yang suka buang-buang sampah makanan ya artinya nya dua-duanya ini plastik dan organik itu sama peringkatnya kedua gitu ya cuman yang peringkat yang plastik tadi setelah Cina Kalau yang makanan setelah Arab Saudi ee bedanya itu ya Jadi tetap sama-sama yang kedua gitu ya jadi eh dua-duanya sama penting makanya Kenapa tadi saya di awal di slide saya ee potensi sampah terbesar di Ramadan ada dua sampah kemasan Dan Sampah makanan gitu ya kemudian masalah terbesar adalah di rumah tangga gitu ya Nah justru Itulah kenapa kita harus menumbuhkan kesadaran itu bersama ya saya seringkiali e gemesnya adalah kalau kita cuman satu satu satu satu di satu satu komplek atau ini saya sih lebih senang misalnya Yuk kita buat sistem gitu ya maka membuat sistem pengolaan sampah skala RT RW itu akan lebih mudah dibandingkan dengan kalau kita hanya mengedukasi masyarakat dari rumah ke rumah tanpa ada sistem nanti masyarakatnya bilang gini saya sudah Milah sampah tapi ketika ada Mamang sampah disatukan kembali sakit hati enggak ya Mbak Anisa kan sakit hati ya ketika kita sudah Mila sampah di rumah ketika diberikan kepada ee apa petugas sampah sama petugas sampah di Satukan kembali Nah itulah Kenapa kita butuh sistem gitu sistem bersama supaya masyarakat paham mengapa dia harus Milah sampah gitu ya Ee dan dia juga ee diperlihatkan bahwa ketika kita sudah Milah sampah maka kita akan mengolahnya dan mengangkutnya secara terpilah itu penting ya makanya kenapa di Bandung ada gerakan kangvisman atau KBS kawasan bebas sampah rw-rw yang didorong bukan rumah-rumah saja gitu gu ya maka yang didorong adalah rw-nya bukan ee rumahnya saja gitu kemudian juga ee kalau memang sistemnya belum terbangun maka mau enggak mau ajari teman-teman masyarakat untuk mengolah sampah organik saja gitu ya sampah yang mudah dikompos sampah yang mudah busuk diolah di rumahnya sendiri nah sampah lainnya boleh diberi kan kepada petugas sampah Kenapa karena ketika sudah tidak ada sampah organik di sampah-sampah lainnya maka dia akan ee lebih bersih gitu ya lebih mudah diambil juga sama pemulung gitu ya lebih mudah juga diambil sama petugas kebersihan gituesampahnya jadi kita memanusiakan memang sampah ketika kita memisalkan sampah organik ya sampah yang Jiji jorok bau itu gitu Itu sih Mungkin ya Jadi kalau saya sih selalu pesan ya Ah bikin sistem gitu ya walaupun cuman 10 rumah gitu ya 10 rumah 10 rumah 10 rumah tapi sudahah tahu sistemnya sehingga kalau kita Milah sampah kita tahu juga bahwa sampahnya tidak akan dicampur kembali oleh petugas sampah yang kalaupun Kepaksa enggak ada ya udah ajari untuk mengolah sampah organik sedekat mungkin dengan sumber kalau sampah yang lainnya Ya sudah enggak apa-apa kasih ke petugas lain gitu sih Mungkin ya mudah-mudahan Eh bisa terjawab ya Iya baik kemudian mungkin kita lanjut lagi ke pertanyaan lanjutan dari bapak sudarwin ini eh yang keempat terkait gas metan dari timbulan sampah yang menyebabkan pemanasan global ada juga pendapat di sana bahwa itu sebenarnya tidak Betul tapi sengaja dimunculkan oleh elit politik global Bagaimana tang narasumber Kemudian yang kedua paradigma modern mengubah sampah menjadi uang dan sumber daya namun Gimana cara merealisasikannya ya kemudian yang selanjutnya salah satu jenis sampah yang banyak saat ini adalah popok bayi dan Maaf pembalut bagaimana mengatasinya ya Bu kemudian yang terakhir Apakah ada cara terbaik untuk penanganan sampah plastik atau pres seperti itu Oke saya jawab yang nomor tu aja deh nomor favorit saya ya karena kakak saya tujuh maka angka favorit saya tujuh jadi saya anak kedelapan Adakah cara terbaik untuk penanganan sampah organik eh sampah plastik atau kresek sampah yang terbaik adalah mengurangi artinya berusaha untuk tidak menggunakannya itu yang paling baik ee bahwa tas belanja sendiri gitu ya enggak pakai plastik ke mana-mana pakai bawa misting bawa tempat makan dan lain sebag ya tapi bagaimana jika sudah ada gitu ya jika sudah ada bersihkan gitu ya kemudian masukkan ke dalam tadi botol sehingga kita bisa buat ekob briak nah satu karung 25 kilo itu bisa masuk ke dalam satu botol 60 ml dan itu kita berusaha untuk mengurangi volumenya dulu Walaupun itu bukan jangka panjang ya bukan solusi jangka panjang kalau menurut saya jadi kalau saya kan agak garis keras ya gitu ya Ee jadi ya kalau gitu enggak enggak usah gitu tapi kalau misalnya terpaksa ada ya masukkan ke dalam ee botol itu nah tapi kalau misalnya di beberapa kota sekarang kayak di Bogor gitu ya Di itu ada namanya rdf gitu ya jadi bahan bakar untuk ee apa namanya ee e pabrik semenitu ya Nah itu mungkin itu skala Global Ya tapi kalau menurut saya Eh ini yang paling baik sih menahan tidak tidak ya tidak tidak usah pakai kresek atau pakai plastik tapi yang kedua adalah tahan supaya dia tidak menjadi eh pencemar gitu ya eh enggak ke lautan enggak ke mana-mana dan lain sebagainya tahan di ekobak gitu ya walaupun OB bukan solusi jangka panjang kemudian salah satu yang nomor en ya salah satu jenis sampah yang banyak popok pembalut dan lain sebagainya kalau saya boleh menyarankan Ya kembali ke masa lalu di mana Masa lalu itu ee orang tua kita dulu Enggak pakai ee pembalut ee sekali pakai gitu ya enggak pakai popok bayi sekali pakai tetapi yang bisa dicuci berulang-ulang ee Jadi sekarang sih banyak pilihan kelopok bayi yang reusable gitu ya yang bisa dipakai berulang-ulang itu yang yang jadi apa nyaman ya untuk bayi kalau saya lihat ya walaupun saya belum punya bayi lagi gitu ya tetapi saya kalau ada orang yang EE melahirkan saya selalu memberi hadiah itu gitu ya Kenapa karena ya tadi Eh kita mencontohkan kemudian kalau pembalut kayaknya banyak sih pilihan yang sekarang itu yang lebih nama lingkungan gitu ya karena ee kalau kita ngomongin tentang pembalut popok sampahnya diapakan itu adalah sampah yang paling susah diolah G Ya itu sih ya jadi eh itu kemudian mem para digma modern mengubah sampah menjadi uang dan sumber daya m kayaknya kalau saya ee belum sepakat ya sepenuhnya belum sepenuhnya sepakat dengan kata-kata sampah menjadi uang gitu ya Eh dan e sumber daya ya Tapi tentu saja kita kasih contoh gitu ya merealisasikannya seperti tadi di cibun tadi ya jadi dari sampah sampah itu dijadikan e pupuk karena sampah organik sampahnya Sudah terpilah nih gitu ya kalau sampah tercampur kayaknya gak bisa deh gituitu ini ubah sampah menjadi uang atau sumber daya ini kalau masih tercampur agak sulit gitu nah tetapi ketika dia sudah terpisah maka dia agak ee mudah gitu ya agak mudah ya tidak mudah tapi agak mudah nih gitu ya karena pasti agak agak E ini ribet gitu ya tapi yang pasti adalah bagaimana si sampah organik ini tidak keluar dari kawasan dan dia jadi kompos dan ini sudah bisa dijual dan bahkan bisa dipakai berulang kali gitu ya kemudian sampahan organiknya Tentu saja Ini bisa dijual kembali Jadi uang kan Nah ketika kita sudah melakukan pengelolaan sampah ini bahwa Nanti uangnya itu tidak balik dalam bentuk return gitu uang tetapi ketika kita sudah mengolah sampah ini dan menghasil mengurangi timbulan sampah yang ke TPA maka kita berhasil mengurangi menghemat pengeluaran sampah misalnya Biasanya kalau ee satu RW itu membuang sampah gitu ya Eh sat RW itu membuang sampah eh l kali dalam sebulan misalnya gitu ya eh eh 5 trak dalam sebulan Nah kalau sudah melakukan ee pengemilahan sampah kemudian pengolahan sampah terdesentralisasi bisa saja Jadi dua truk sebulan gitu Nah itu ketika kita bayar 5ma truk dengan du truk kan akan berbeda ya gitu Nah itu mungkin ee merealisasikannya seperti itu gitu ya tapi kalau samp tercampur agak susah ya kemudian kalau gas metan mungkin kalau saya sih ee kalau saya ngajarin anak-anak nih ya saya kan biasanya bikin modul untuk anak-anak ya untuk anak SD dan tapi ternyata ketika saya coba modul di KKN ekologi Kebetulan saya kan alumni Unpar ya Eh s2-nya dan Kami coba uji cobakan di teman-teman mahasiswa Unpar itu kita buat namanya itu miniatur bumi ya Eh percobaan miniatur bumi di botol pertama gitu ya di di botol pertama kita isi hanya sampah organik saja gitu ya hanya sampah organik saja Kemudian atasnya dikasih botol Eh dikasih eh balon gitu hanya samp organik saja Kemudian kasasih balon yang kedua adalah sampah organik yang sudah kita campur dengan tanah ya kemudian kita kasih balon lagi kemudian kita yang ketiga adalah sampah organik eh sampah campuran ya kasih balon lagi coba lihat balon mana yang paling besar itu sih Mungkin ya saya sih Eh apa ya kadang-kadang nerangin dengan mungkin karena saya juga ee dulunya lulusan dari fisika ya jadi masih apa pakai logika Jadi kalau menerangkan biasanya saya suka kalau apalagi ke anak-anak dia harus r gitu ya harus nyata maka pakai percobaan miniatur bumi namanya gitu ya itu Eh kita terangkannya seperti itu bahwa Oh ternyata sampah organik yang didiamkan tanpa diolah ternyata menimbulkan gas gitu ya dan banyak gitu artinya balonnya jadi paling besar gitu di antara empat balon lainnya itu mungkin ya Pak ya gitu Yuk kita sama-sama aja coba gitu ya percobaan artinya saya juga ee mencoba menerangkannya dengan cara seperti itu pada anak-anak setidaknya ya minimal anak jadi paham gitu bahwa Oh kalau seperti itu kita harus mengolah sampah organiknya sesimpel misalnya kalau saya ajarin anak-anak nih ya Ee pot gitu ya isi tanah kemudian kalau Ada sampah organik kita campurin Nah itu adalah cara pengolah sampah yang paling mudah untuk anak-anak ya karena saya sukanya sih sama anak-anak ya kalau ngajarin Ya tapi kalau sama orang dewasa tentu saja akan lebih rumit dan lebih ee dalam itu sih Mungkin ya Masud Darwin Iya baik Terima kasih untuk Bu Tini untuk jawabannya kemudian mungkin sebelum kita masuk ke Pertanyaan selanjutnya ee kami juga ingin memberikan kesempatan nih Mbak bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin ingin bertanya secara live itu bisa ra hand terlebih dahulu dan nantinya akan kami pilih untuk menanyakan pertanyaannya secara live kemudian kita lanjut terlebih dahulu ke pertanyaan yang ada di slide Eh ini ada pertanyaan dari ibui salah satu yang menjadi permasalahan juga adalah bagaimana pengurangan sampah dimulai dari kantor-kantor pemerintah apalagi di bulan Ramadan ini beberapa orang kantoran juga berjualan kue kering dan packingannya menggunakan masih menggunakan kantong plastik solusi terbaik untuk menangani permasalahan ini seperti apa seperti itu Nah kalau ini mungkin e masuknya ke ecoofice ya gitu ya Nah tentu saja kalau ecoofice kan banyak ya sebetulnya kalau di kantor ya gitu jadi kantor-kantor pemerintah itu sebetulnya sudah ada eh apa namanya sudah ada Kanya nih Bagaimana menerapkan ecoofice di perkantoran salah satunya adalah mengurangi penggunaan plastik jadi yang mau enggak mau sih sebetulnya adalah ee mengingatkan kembali teman-teman di kantor-kantor pemerintahan untuk ee mengurangi sampah ini karena pengurangan sampah atau kita ngomongin tentang pengololangan sampah tidak terlepas dari ee semua aspek Ya semua orang semua orang ini ya sama gitu harus melakukan hal yang sama termasuk juga di kantor-kantor apalagi kalau di kantor-kantor itu ada ee apa ya Ada penilaian-penilaiannya memang lewat eh ceklis-ceklis di ecoofice ya gitu Itu sih Mungkin ya dan Ingatkan saja kalau misalnya Eh mbak Vivi atau Bu Vivi Eh bisa mengingatkan teman-teman kantornya akan lebih baik gitu ya Dan satu juga sih contoh gitu ya k mana Mana bawa atas belanja sendiri Oh enggak mau saya mah pakai plastik aja gitu ya Ee ini berlaku di pasar juga gitu ya Ee di pasar tentu saja Saya adalah orang yang seringkiali menolak plastik dan Di pasar saya terkenal dengan orang yang bawa wadah sendiri Di pasar saya dan hanya satu orang yang di pasar itu yang belanja seperti itu Nah ya Sama aja enggak apa-apa Bu Vivi atau mbak Vivi ya Eh ya kita lakukan aja hal yang seperti itu ya apa yang bisa kita lakukan ya lakukan itu sih mungkin iya baik eh terima kasih untuk ibu Tin untuk jawabannya kemudian selanjutnya mungkin kita beralih ke pertanyaan secara live nih udah ada bapak bambangud yang Jadi silakan untuk menyampaikan pertanyaannya secara singkatitu ya Bapak Bang terima kas hal masukar Bapak Terima kasih waktu yang diberikan pada saya Mbak dan ibu pembicara mengenai sampah selama ini yang saya lakukan Sudah tidakak lama yaitu kaca percan gelas piring dan seb saya sendirikan saya lokalisir di suatu tempat ember misalnya gitu plastik bungkus sayur bungkus bakso Karena kita gak bisa menghindari fakta tentang plastik yang banyak itu itu juga saya sendirikan jadi gak boleh bertamp dengan yang lain terus kertas juga sudah saya sendirikan bak berbau kertas dan sampah organik seperti daun bekas nasi bekas makanan juga sudah saya sendirikan nah kemudian yang saya lakukan pada sampah-sampah itu adalah untuk yang organik yang bekas sayur apa namanya tadi yang bekas nasi bekas makanan bekas kemudian daun itu saya timbun dalam sebuah bit sumur kira-kira dalamnya 3 m yang nantinya kalau sudah penuh saya dudah saya dudah yang nanti bisa kemudian saya saring saya campur menggunakan apa namanya arang sekam dan lain sebagainya nanti campur harapan saya jadi organik jadi sampah eh apa jadi pupuk organik gu tapi kemudian kertas itu biasanya setelah terkumpul saya panggil pemulung Mas ini lagu tidak dijual kalau dia mengatakan lagu Nah itu baru kemudian saya Suruh dia ambil bawa dia berserah mau di mau di apa Nah yang kesulitan selnya adalah plastik dan data nah plastik saya selama ini menggunakan cara ekstriim saya bakar meskipun ini tidak bukan solusi yang bisa menimbulkan rumah kaca Ya tapi saya gak bisa menemukan harapan kami dalam forum ini atau yang akan datang nanti ada solusi Bagaimana rekas teknologi mengatasi sampah plastik jadi produk lain misalnya dengan teknologi injeksi plastik misalnya atau yang lain as Nah itu Monggo terserah nah kemudian yang kataa kata selama ini saya buang kalau ada orang mau bangun rumah saya titipkan di pondasi saya Pendem di situ atau saya kuur di situ tapi kalau enggak ada yang buat rumah ya akirnya ya penuh juga sampah kaca itu di rumah nah ini solusi sampah plastik dan kaca ini yang ingin Kami harapkan Dalam Seminar atau dalam webinar selama ini ada terima [Musik] kasihamp ya mungkin eh Mas bang eh apa domisili di mana masang saya di Jogja Oh di Jogja Sulaiman jalan kalaliurang oh iya siap ya Kalau mungkin pertanyaannya Ini nanti bisa disampaikan ke teman-teman Jogja juga ya gitu ya karena kalau di Bandung Eh Alhamdulillah sudah ada bank sampah yang menerima eh pecahan kaca gitu ya Ee gitu Jadi ini salah satu nah salah satu Mungkin saya juga harus nanya nih mohon mohon maaf nih kadang-kadang kan juga ada ada pertanyaan yang tidak bisa kita Jawab ya tapi mungkin ya kalau kaca ini memang Apakah bisa didar ulang atau tidak bisa sebetulnya tapi agak susah gitu ya tetapi ada enggak bank sampah yang bisa menerima kalau di Bandung ada gitu ya kalau di eh Jogja mungkin nanti kita cari gitu ya Eh Adakah eh gitu ya teman-teman Jogja nanti mungkin boleh kemudian kalau plastik sebetulnya teknologi ini adalah pilihan tekologi ini adalah pilihan dan sebetulnya kalau kita mau kembali lagi kita ngomongin tentang menuju Rama dan minim sampah ya Nah Eh kita mau kembali lagi ke Fitrah kita sebagai eh khalifah di muka bumi ini eh Harusnya kita kembali meniru ee cara hidup orang zaman dulu gitu ya yang tidak menghasilkan sampah artinya pernah enggak sih manusia bisa gitu ya hidup tanpa sampah pernah sih sebelum tahun nah gitu ya Artinya ada penelitian nih Katanya orang yang dalam tanda kutub merusak tanda kutip merusak bumi itu adalah yang lahir sejak 1947 katanya Kenapa karena sejak itulah mulai yang hidup dengan kepraktisan dan lain sebagainya Nah jadi kalau tadi ngobrolin tentang eh plastik ya yang paling eh apa utama adalah mengurangi gitu ya atau sama sekali enggak menggunakan tapi kalaupun ada gitu ya Ee banyak sekali pilihan teknologi dan itu sesungguhnya ee seperti menu di dalam kafe gitu ya tergantung dari jumlah budget kita gitu ya eah kemudian juga ada eh kalau kita ngomongin plastik nih agak ribet gitu ya kalau saya nih ya agak ribet Kenapa karena eh Jangan dipikirkan bahwa ketika kita ee memilih misalnya satu teknologi kadang-kadang gini masyarakat katanya gitu eh di luar negeri itu ada insinerator sampah itu tinggal di bakar saja di sana gitu ya Ee nah di di luar negeri sendiri pun yang menggunakan itu adalah hanya sampah-sampah residu gitu ya hanya sampah-sampah yang benar-benar enggak bisa diapa-apain lagi baru dia di situ dan itu costnya besar sekali gitu ya jadi ee mungkin sementara gitu ya sementara eh pilah saja sampah plastiknya kemudian kalau misalnya di Jogja ada bank sampah yang menerima jenis-jenis plastik tertentu ya berikan kepada pengepulnya ya kalau memang nanti ada juga yang mungkin ya Ee yang kalau kita mau daur ulang gitu ya daur ulang plastik-plastik ini menurut saya mem perlu teknologi yang eh safe gitu ya Artinya teknologi yang ramah lingkungan yang bukan malah membuat bumi ini semakin rusak Nah itu ya jadi kalau kita ngomongin tentang plastik ini agak eh apa ya melow kalau saya sih ya mendingan enggak usah ada plastik deh dalam dunia ini gitu ya supaya kita enggak banyak masalah gitu ya tetapi tentu saja karena kita sudah ada gitu ya E samp plastiknya ya mau enggak mau berikan pada orang-orang atau eh lembaga-lembaga yang memang kompeten untuk ee mendaur ulangnya Pak gitu Itu sih kalau menurut saya ya ehper misalnya nih Betik daur ulang proek kan juga mendur ulang plastik ya gitu jadi berikanlah pada orang yang apa ahlinya gitu Jangan sendiri-sendiri karena kalau sendiri-sendiri harus dipikirin dampak e Apa dampak sosial dan juga dampak pada lingkungan sekitar itu sih Mungkin ya kalau ngomongin plastik [Musik] AG se ya sudah menjawab pertanyaannya kemudian mungkin kita langsung ee memberikan kesempatankali lagi nih untuk pertanyaan secara live udah sudah ada Bapak Wahyu yang eh Rais hand Jadi silakan untuk Bapak Wahyu bisa menyampaikan pertanyaannya secara singkat Begitu baik terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh Nama saya wahyudianto ee terima kasih diberi kesempatan saya tinggal di Surabaya di salah satu Perumahan namanya Sidosermo Indah saya selaku ketua rw di sana untuk mengelolaan sampah kami secara standar sudah laksanakan secara ee standar yang sudah apa disampaikan melalui dlh ya kita kerja sama dan beberapa ee apa lomba-lomba juga kita sudah ikut cuma gini Bu butini ee saya ada sedikit kesulitan khusus untuk masjid ini kita skop yang kecil ya masjid ini di perumahan kami itu ada ee sampahnya ini membeludak karena Eh jemaahnya ini banyak memberikan sumbangan berupa nasi sodqah untuk buka buka bersama dan dalam bentuk ee kemasan yang sekali pakai nah di situ membluda kami agak kesulitan gini untuk khusus Masjid itu bagaimana e cara kita untuk apa memberikan edukasi ataupun himbauan yang tadi tuh betul ada yang nanya Tadi mengenai himbauan apakah mungkin juga dari MUI juga ada atau saran-saran apa sebagai alat kami untuk ee jemah itu supaya mereka ee sadar bahwa sampah jangan terus langsung dibuang gitu aja Nah karena perlakuan yang khusus ee dengan ee melalui apa yang di masjid ini kita memang melalui ee para penceramah ya para imam masjid hanya kami bu perlu ee ada mungkin alat ee alat yang khusus untuk edukasi itu gimana supaya mereka sadar dan bisa ee langsung me ee menempatkan sampahnya itu pada yang mungkin saya siapkan itu memang ada komposter ada kami ada punya komposter pun juga ada yang keranjang sampah khusus plastik kemudian kalau untuk yang kardus-kardus ya kita tumpuk gitu aja dan kita Panggil Pak Pak sampah untuk ee mengolek itu kemudian mereka akan ke tempat eh apa eh bank sampah yang ada di dekat di lokasi kami di dekatlah lokasi kami itu dijual itu ee ada yang bermanfaat menjadi uang memang untuk yang plastik itu kita sudah sendirikan hanya saja memang volume yang besar itu apakah ada Tips atau manajemen sampah ya untuk mengatur itu agar kami bisa terbantu kalau saya mengandalkan hanya beberapa orang kewalahan gitu Bu ini intinya kami minta tips dan mungkin Apakah ada manajemen sampah yang khusus untuk masjid yang bisa kita terapkan demikian Terima kasih Bu ini alalamualaikum warahmatullah w akatuh Waalaikumsalam ya mungkin untuk ee Apakah Pak pertanyaannya Apakah di komplek Bapak sudah diberlakukan pemilahan sampah dari rumah eh sudah Bu Kami sudah memberi edaran Bagaimana memilih dan memilah sampah dan sudah pengambilan terpilahnya sudah ada sistemnya ee pengambilannya melalui Pak sampah ya Yang mana Yang sampah kering dan sampah basah itu untuk yang ya iya oke ya berarti masjidnya itu ada di sekitar rumah Bapak gitu ya dan orang-orangnya sudah teredukasi gitu ya Artinya sudah ini kan artinya ee masjid yang seperti apa gitu ya apakah EE orang-orang yang masuk ke sana sudah teredukasi atau belum ya Nah Ternyata kalau misal ee mayoritas Bu itu pend eh apa yang lewat artinya masjid kami ini kan dekat dengan ee apa yang pemukiman sebelah ya Yang mana warganya juga ya kadang-kadang masih anu enggak tertib ituanyakan gitu Ibu siap pak keren ya Eh terima kasih sudah memilah sampah dan mengolah sampahnya dengan baik gitu ya karena itu artinya Bapak sudah eh berkontribusi gitu ya untuk menahan krisis iklim Nah yang kedua Bagaimana sih tipsnya supaya kalau misalnya sekarang lagi masanya ee Buka bersama di masjid tajil dan lain sebagainya gitu satu ya kalau bapak misalnya bisa ee apa dan berwenang untuk bikin kebijakan gitu ya karena bapak-bapak RW tentu saja ee buat kebijakan yang mau memberikan gitu ya yang mau memberikan ee tajil atau yang mau memberikan makanan ke situ adalah yang minim sampah ya minim artinya Enggak mungkin kan enggak enggak nyampah banget gitu ya Ee karena kan pasti harus pakai kotak dan lain sebagainya minim sampah yang kedua adalah Bapak siapkan tempat sampahnya memang terpilah dan dekat dengan tempat makannya gitu ya Dan karena ini pemula gitu ya karena kan bukan orang yang ahli di di bilah sampah tentu saja siapkan orang-orang ee atau relawan-relawan yang ada di dekat tempat sampahnya sehingga itu jadi edukasi untuk pemiliahan sampah Oh organiknya ke sini pak ee apa kardusnya dilipat seperti ini gitu ya itu kita jadi edukatornya dan itu ada dilakukan oleh teman-teman di Majid Salman ITB artinya eh di dan di halo-halo ya di diannounce oleh eh apa ya selalu gitu ya Ee ya eh apa namanya ustaznya G ya Eh penceramahnya gitu ya juga diselipin ya setiap saat kemudian juga mungkin bisa jadi kebijakan bahwa di masjid ini kita sudah Milah sampah loh gitu ya nah eh kalau menurut saya konsistensi sangat dibutuhkan di sini dan juga relawan di awal-awal penerapannya ya mau enggak mau sih kalau memang e orangnya belum teredukasi ya Yang pasti gitu ya dan p sampahnya benar-benar dilihatin Pak gitu bahwa ee karena kan nanti akan kalau misalnya dus gitu ya dia sampai dilipat tapi dan tertumpuk rapi itu kan sebetulnya untuk mengurangi volume kalau dus yang enggak ditumpuk kan jadi di dalam trashbacknya jadi menggunung tuh gitu ya eah saya sudah pengalaman empat eh jadi waktu itu saya bikin workshop gitu ya Eh untuk sebuah bank ee makan pertama mereka dikasih nasi bok gitu ya kita cuekin nah kemudian kami pilah sendiri kami pilah sendiri dan kami lihatin kepada peserta bahwa ini loh sampah yang berhasil kami kumpulkan Ternyata satu boks makanan kemudian eh awalnya tuh l trashbag dan akhirnya cuman 1 Seteng trashbag gitu kalau kita sudah pilah Nah itu juga sama Pak seperti itu kemudian yang makan kedua kami minta mereka yang Milah sampahnya seperti apa yang kami inginkan Nah itu mungkin jadi bapak mau enggak Mau ee simpan relawan-relawan di depat tempat sampah dan Bapak mau Milah berapa jenis gitu jadi misalkan Bapak mau Milah berapa jenis sih Eh kardus gitu ya Eh organik dan plastik dan residu misalnya empat gitu ya Nah Bapak siapkan tempat sampahnya dengan benar dan dengan gambar Pak orang cenderung melihat gambar daripada tulisan Entah kenapa orang Indonesia ini literasinya buruk gitu ya Eh kalau ada tulisan jelas gitu enggak dibaca Tetapi kalau ada gambarnya dia akan melihat Oh ini hanya untuk ini gitu ya hanya untuk sisa makanan maka dimasukkanlah ke makanan dan kalau menurut saya Karena Bapak mungkin ya pengunjung masjidnya itu e juga eh apa reguler gitu ya Yang reguler mungkin jadi akan terbiasa Milah sampah seperti itu dan ini bisa jadi masjid yang keren ya artinya masjid yang sudah menerapkan ee memilah sampah dari awal harus dari awal Pak kalau udah misalnya udah orang makan numpukin numpukin numpukin ada orang yang Milah itu akan lama tetapi begitu kita selesai makan orang tersebutlah yang harus memilah sampahnya dituntun gitu ya dituntun e jadi kalau membuang sampah ya baris gitu dan barisnya itu adalah ee memilah itu keren Pak kalau menurut saya sih tipsnya itu ya ehah sampah sejak dari awal itu akan lebih baik dibanding dengan Milah sampah kalau sudah nyampur gu itu sih mungkin mudah-mudahan bisa membantu ya Pak gitu Nanti kalau ada yang mau ditanyain lagi hubungi di bawah ini eh salah [Musik] ya terima kasihuk jawabannyaa sudah menjawab pertanyaan Bapak Wahyu ya Bapak ya kemudian mungkin kita lanjut lagi nih Bu ke pertanyaan yang ada di slide saya Saya tertarik dengan pertanyaan buini nih Oh I mungkin e ada gini ya Iya nanti kita akan baca sampai slide 11 tapi mungkin sebelumnya kita baca di slide terlebih dahulu eh untuk pertanyaan dari Kak eh pertanyaannyaak solusi alternatif terkait kondisi saat ini dengan maraknya belanja online baik itu makanan dan non makanan sehingga banyak timbulan sampah yang dihasilkan Oh ternyata sudah serupa dengan e pertanyaan Pak sudarwin tadi nih Bu Jadi mungkin kita langsung next gitu aja Bu ya untuk Pertanyaan selanjutnya mau jawab sedikit Oh baik Boleh eh kalau belanja online kita harus cerewet satu ya kalau belanja online kita harus cerewet gitu ya Artinya kita chat eh ketika kita pesan GR food atau gra food gitu ya makanan kita cerewet jangan e banyak plastiknya dan la sebagainya atau kita belanja ke tempat yang kita eh paham gitu ya itu Eh kalau belanja online yang lain juga sama cerewet kemudian kalau sudah ada pisahkan itu aja sih baik mungkin kita lanjut lagi ke Pertanyaan selanjutnya ini ada pertanyaan dari ibu ka pertanyaannya Bagaimana caranya kalau masalah sampah ini disosialisasikan dari rumah bersih dari rumah dan ada penilaiannya sehingga Setiap warga itu semangat untuk pilah sampahnya masing-masing sampahmu tanggung jawab seperti itu Ibu Ya kalau saya sih melakukannya Di berbagai tempat ya Eh kita bikin lomba lombanya adalah rumah sehat gitu ya rumah Pah sampah misal gitu ya Dan nanti ee rumah yang sudah Milah sampah kalau di Garut dan di Bandung biasanya ada tempelannya tempelannya adalah rumah ini sudah memilah sampah gitu ada stikernya dan ketika satu RW ini eh yang stikernya banyak dan dia sendiri yang enggak ada stikernya rasanya juga enggak enak gitu ya Jadi kalau ee masal disosialisasikan dari rumah tentu aja harus gitu ya Ee tapi kalau misalnya mau ada penilaian ee skalanya mana gitu ya mau skala kota kalau skala kota kan mungkin skalanya RT RW baru bisa gitu ya Dan penilainya juga mungkin tidak satu hari 2 hari Tetapi ini sebetulnya kalau saya biasa melakukan 3 bulan bu penilaiannya dan EE ceknya itu tidak dijadwalkan secara rutin eh maksudnya bukan ee nanti kita hari ini atau gitu ya tapi datang secara acak gitu ya dan melihat ke Mamang sampahnya Apakah rumah ini sudah Milah sampah atau belum itu sih keren ini tetapi mungkin ee untuk skalanya kecil ya kalau skala kota mungkin jadinya Kelurahan kek gitu ya atau ee RW gitu ya atau Kecamatan gitu sih Iya baik Terima kasih untuk ibu Tini untuk jawabannya kemudian kita langsung lanjut lagi nih Bu ke Pertanyaan selanjutnya ada dari bapak Teguh ada tiga pertanyaan yang pertama eh di tempat kami sudah ada bank sampah sangat membantu mengurangi sampah rumah tangga terutama sampah anorganik nah bagaimana dengan sampah organik ini yang belum terkelola Kemudian yang kedua Bagaimana mengelola sampah organik atau sampah basah ini tapi enggak pakai ribet kemudian yang ketiga siapa saja para pihak yang bisa diajak kolaborasi barangkali ada sak story di daerah lain ataupun unsuccess Story yang bisa dibagikan seperti itu ibu oke menarik nih ya gitu kalau bank sampah itu tentu saja ee dia hanya mungkin mengurangi sampah sekitar 20 sampai paling banyak itu 30 gu ya Dan kalau sampah organiknya belum diolah sayang banget gitu Pak gitu ya Jadi kalau menurut saya bapak Teguh ee Yuk kita gaungkan juga pila sampah termasuk yang organik nah gimana caranya mengolah sampah e organik ini enggak pakai ribet Saya mungkin Eh ada Kami menggunakan Kang empos gitu ya Eh Kang empos itu mungkin karung ember kompos gitu ya Nah tanpa ribet Apakah saya boleh share screen lagi mungkin saya bisa share screen boleh Ibu silakan Sebentar ya saya carikan dulu mm caranya ngompos ya Oke saya izin Share screen lagi ya apakah sudah terlihat sudah ibu ya jadi ee ngolah sampah yang organik itu adalah eh mengembalikan ya mengembalikan sampah organik menjadi menjadi tanah Nah ngompos itu dia butuh lima unsur pengomposan Pak gitu ya eah unsur pertama adalah unsur hijauan hijauan itu dari sisa makanan kita kemudian ada unsur coklatan unsur karbon itu adalah dari daun kering sekam bakar eh sekam sekam sekam biasa gitu ya bukan sekam bakar kemudian tanah dan lain sebagainya oksigen juga penting dan lain sebagainya kemudian ee mikroorganisme nah ee mengolah sampah organik ini itu sebetulnya tidak ada yang gagal tetapi ada kondisi yang tidak ideal gitu ya Jadi kalau menurut kami ini yang perlu dilihat gitu ya ketika kita ngomongin tentang sampah organik nah hal yang paling penting dalam pengomposan adalah satu hijauan ya mengandung nitrogen nih buah sayur daun sisa sisa makanan ampastek kopi dan lain sebagainya gitu ya kemudian unsur cokelatan tadi gitu ya Ee itu boleh serbuk bergaji apa dan lain sebagainya dan bioaktivator gitu kalau memang tadi ee hal yang paling ee e krusial enggak ada misalnya E karbon ya itu boleh pakai tanah atau kompos Jadi kenapa saya menggunakan tanah atau kompos Jadi sebetulnya di dalam tanah di dalam kompos jadi itu ada bakteri-bakteri pengurai gitu Nah kalau nanti mengolah S organik yang paling ideal adalah ya yang paling ideal ini adalah ee ketika kita unsur nya adalah hijau dan ee nitrogennya ya unsur coklatan dan unsur ee hijaunya itu 3 banding 1 lebih banyak karbonnya dibanding dengan ee cokelat apa kehijauan kemudian jaga kelembabannya nah berikan aktivator dan cukup airasi ya Nah untuk tulang ee daging tulang ikan olahan susu ee lemak dan minyak ini amannya dikubur ya gitu atau dipakai biopori nah eh ini adalah metode lubang Pak gitu ya ini metode biopori yang tadi dipakai oleh Bapak siapa ya saya lupa nah ini dia bikin lubang nah lubang begini atau juga bikin biopori gitu nah biopori itu adalah lubang sedalam 1 me ya dan diameternya hanya 10 cm gitu ini ee dipakai oleh penduduk kota Bandung dan di cibunut itu ya di di dampingan kami ada 100 lebih biopori dan 1 RT itu tidak apa tidak mengeluarkan sapa organiknya keluar tetapi ee dia menggunakan biokori ini gitu ya gitu Ini mudah gitu kemudian Kalau enggak punya lahan terbuka bisa pakai namanya kalau di kemarin di kami namanya loseda ya lodong Sesa dapur kalau di Jogja namanya losida katanya gitu ya Nah ee Ini paralon seperti ini gitu ya Ee tinggal masukin tapi ini eh agak treatmennya agak susah gitu ya Nah atau metode Tong nah ini juga salah satu metode kalau bapak punya lahan agak luas ya dan EE ini pak pakai metode ember yang kita potong gitu ya jadi e embernya bolong gitu ya kemudian kita masukkan ke tanah kemudian lapisin berlapis-lapis tanah ee hijauan coklatan hijauan coklatan dan lain sebagainya kemudian ada metoda karung Pak gitu ya Nah atau metode bata Terawang semua ini ee bisa dilakukan di tempat bapak organik gitu ya tetapi tentu saja yang mudah Seperti apa nah yang mudah Kalau menurut saya adalah dalam jumlah kecil oleh masing-masing orang gitu ya nah gimana caranya kita pakai komposter ember tanam komposter ember tanam itu adalah ember yang diberi lubanglubang besar gitu ya kemudian ditanam ke dalam tanah dibenamkan seperti ini gitu ya Apakah terlihat saya coba pak po nah ini pak bolong-bolongnya gitu ya Dan ini jari kita telunjuk kita bisa masuk ya artinya biarkan ini jadi e rumah cacing jadi cacing bisa masuk keluar masuk dan ditanam dibenamkan ke tanah seperti ini Nah itu e ini minim perawatan karena dia dibantu oleh tanah penyerapan lendi dan lain sebagainya tapi jika kita enggak punya lahan maka kita pakai karung ember kompos ya namanya Kang empos Nah kita coba karungnya seperti ini apa embernya seperti ini dan karungnya itu yang bisa masuk ke dalam ember seperti ini ya kemudian embernya itu nanti saya perasaan saya punya ini deh punya videonya Bentar ya Eh kok jadi hilang ya entar sebentar sebentar ada videonya Kalau enggak salah nah ini ini komposter ember tanamnya seperti ini dan carara eh keminnya jadi lebih mudah Ya seperti ini nah ini adalah Kang empos asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yuk hari ini saya ingin berbagi aksi ngompos mudah dan murah dengan Kang empos karung ember kompos pertama siapkan ember ukuran 25 kg Kedua siapkan karung masukkan karung ke dalam ember rapikan karung mengelilingi bibir ember kemudian masukkan alas kompos berupa kardus bekas atau unsur cokelat lainnya berikutnya isi karung dengan starter pengurai sampah di sini saya menggunakan media kompos atau minimal bisa dengan tanah kemudian masukkan sampah organik lapisi bagian atas sampah organik sat atau dua hari sekali dengan tanah atau kompos atau sekap atau unsur coklat lainnya terus lakukan sampai karung penuh untuk di rumah saya dengan anggota keluarga 5 sampai 8 orang satu karung Kang OS ini bisa digunakan untuk du sampai 3 pekan loh keluarkan karungnya sudah penuh lalu ikat bagian atas karung diamkan atau tunggu 2 sampai 4 Minggu untuk panen kompos Insyaallah mudah kan selama menunggu Pan kita bisa membuat kompos berikutnya dengan mengganti karung dan melakukan proses seperti di awal hasil pengomposan ini biasanya kami gunakan sebagai Urban farming kami gunakan untuk menanap sayuran atau hasil pengomposan ini bisa digunakan untuk starter atau lapisan kangempos berikutnya dan minimal hasil sampah organik ini sudah aman untuk dikembalikan lagi ke alam jadi Yuk kita mulai bebarengan mengompos sampah kita tanggung jawab kita kita bahagia dengan kelola sampah nah itu mungkin ya Eh jadi Kang empos dan ingat kalau di dalam kalau yang mudah tadi ya kalau di ember tanam gitu ya kalau di ember tanam itu Eh kita tinggal cemplung-cemplungin gitu ya Eh sampah organiknya dan biarkan cacing yang bantuin ngompos gitu ya Nah Tetapi kalau di Kang empos terlarang untuk ngasih bioaktivator yang cair Kenapa karena kita menghindari eh apa lembab gitu ya Jadi kenapa kita pakai tanah tadi lapisan-lapisan tanah karena di dalam tanah itulah bioaktivatornya gitu Jadi pakailah tanah di sekitar kebun atau ya yang ak yang ada komposnya gitu ya Eh itu biasanya lebih memudahkan dan yang pasti di dalam Kang empos itu tadi di lapisan bawah harus sekitar 15 sampai 20 untuk mengurangi ee kelembaban jadi nanti begitu diangkat karungnya enggak lembab gitu ya Artinya ee itu jadi baik Git ee komposnya itu sih mungkin ya tapi kalau kalau kita ngomongin kompos banyak sekali metodenya gitu ya yang mudah adalah campurkan tanah gitu ya diaduk pakai tanah simpan Kasih dimasukin ke karung selesai itu paling mudah sebetulnya gitu tapi ada Enggak Yang mau ngurusin itunya gitu Ya baik itu ya Pak Teguh ya untuk jawabannya semoga menjawab kemudian eh mungkin kita lanjut ke satu pertanyaan terakhir nih Bu dari Ibu Rini eh pertanyaannya kabarnya Kota Solo berhasil menjadikan sampah sebagai pembangkit tenaga listrik Bandung salah satu kota yang diberikan izin dari PL LN pusat untuk merealisasikan hal tersebut kendalanya apa ya tidak kurang pakar lingkungan salah satunya di kota Bandung ya kalau ngomongin Kota Bandung dan eh PLT sa.a Tentu saja Ini eh agak kontroversial di kota Bandung karena orang-orang Kota Bandung paham bahwa ketika kita menggunakan ee insinerator ini gitu ya ee pltsa pembangkit listrik tenaga sampah kita ee enggak mau sampah tercampur gitu ya karena nanti costnya akan tinggi Gitu Ee bebannya akan tinggi juga jadi eh Kota Bandung ee ingin ya kalaupun gitu ya ada gitu karena Ee Kita juga nanti akan menggunakan pltsa ini di Legok nangka tapi bukan punya Kota Bandung dia punya ee provinsi gitu ya punya bersama karena kita paham bahwa Kalaupun kita menggunakan ee insinerator Ini sampahnya yang harus benar-benar sudah terpilah benar-benar residu sampah organik masuk ke dalam pltsa ini dia akan mempersulit gitu Jadi itu mungkin ya kalau dari saya gitu ya Ee pakar lingkungan ya ada di Bandung Justru karena mungkin pakar lingkungannya mengerti jadinya banyak menolak pltsa ini gitu ya jadi plsa-nya akhirnya jadi berlarut-larut dan Bandung sekarang sedang berusaha untuk mewajibkan rumahnya memilah sampah Dulu ketika rumah-rumah sudah memilah sampah dan organiknya tidak dicampur dengan sampah lainnya maka ee ketika diberlakukan Misalnya insenerator ini akan lebih mudah dan lebih murah gitu ya ya Eh ting-nya dan lain sebagainya dan pertanyaan Bu Rini ya ini di chat sebetulnya adalah Eh saya Bacanya adalah sistem belief yang kuat sejak dini wajib diinternalisasikan secara berkesinambungan dan saya sangat setuju dengan e Bu ini makanya kenapa sekarang di sekolah-sekolah Saya senang karena ada P5 ya modul Project pelajar Pancasila dan itu sebetulnya adalah salah satu cara kita untuk memasukkan ya isme atau ee belief ini ke dalam anak-anak nah yuk kita sama-sama berjuang untuk memasukkan isu-isu ini ke dalam kurikulum sekolah gitu ya nah saya ee termasuk yang buku-buku yang saya tulis tadi adalah buku-buku yang saya buat untuk guru-guru di sekolah supaya guru-guru lebih mudah mengajarkan pada anak-anak gitu Itu sih Mungkin ya Ee jadi kita sama sama pejuang lingkungan enggak usah beli buku saya yang penting mah kita masukin gitu ya kita sama-sama berjuang masukkan isme ini ke dalam kurikulum sekolah sedini mungkin makanya salah satu buku yang saya tulis adalah petulangan butin tadi untuk anak TK untuk anak pakut nah yuk sama-sama masukin gitu ya terserah mau caranya seperti apa yang penting masukkan dulu ke dalam eh kurikulum sekolah di setiap jenjang sehingga ee semua anak semua jenjang kita bisa apa ya Eh sistem belief-nya berubah gitu bahwa sampah adalah eh tanggung jawabmu dan juga sampah harus diolah sama kita sendiri bukan diberikan kepada petugas sampah apalagi ditumpuk di mana aja gitu ya Eh karena kan masih banyak kabupaten kota yang sampahnya belum terolah dengan baik gitu ya ya sama seperti di Garut ini gitu ya Ee sistem pengolahan sampahnya masih belum 100% benar kemudian pengumpulan sampah atau layanan pengumpulan sampahnya masih di bawah 30% eah jadi eh undang-undang tadi yang harusnya desentralisasi itu benar harus dilakukan itu sih jadi perjuangannya sangat panjang itu mungkin ya Terus kalau nanyain pltsa ke saya saya termasuk yang eh bukan kurang setuju ya tetapi hanya sampah residu yang boleh masuk ke tpltsa ke insenerator karena di negara-negara lain pun sama seperti itu jadi pisahkan sampah dulu itu hanya sampah residu yang boleh masuk sampah plastik bernilainya biarkan saja di butik daur ulang itu sih Mungkin ya Iya baik itu tadi pertanyaan terakhir dari Ibu Rini sekaligus menjadi pertanyaan penutup dari sesi tanya jawab kita pada hari ini saya ucapkan terima kasih untuk pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Tini yang telah membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan sekaligus sharing bersama dengan Bapak Ibu peserta webinar kemudian ee seperti janji saya di awal tadi saya juga sudah mengantong nama-nama pemenang yang beruntung pada pagi hari ini untuk mendapatkan dorpai spesial dari kami berikut untuk nama-nama yang beruntung yang pertama ada Bapak Basuki Kemudian yang kedua ada ibu Jen dan yang ketiga ada bapakarwi Jadi bagi ketiga pemenang yang beruntung untuk mendapatkan spesial dari kami bisa langsung menubungi admin kami melalui Kak person yang tertera seper itu Iya baik kemudian selanjutnya saya juga ingin menginformasikan untuk agenda kita yang akan mendatang ini ada webinar mengenai Ind dalam penilaian kinerja sistem pengelolaan sampah yang nantinya akan dilaksanakan pada hari Sabtu 30 Maret 2024 dengan pemateri yang mungkin tertarik nih atau mau tanya-tanya terlebih dahulu mengenai kegiatannya bisa langsung ee menghubungi admin kami melalui contact person butik daur [Musik] ulang baik eh kita telah sampai nih di penghujung acara nih Bapak Ibu sekalian dan Alhamdulillah hari ini kita sudah belajar banyak sekali melalui webinar menuju Ramadan minim sampah yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini yaitu ibu banyak sekali ilmu-ilmu yang kita dapatkan pada saat penyampaian materi yang disampaikan oleh pemateri kita pada hari ini semoga ilmu-ilmu tersebut dapat bermanfaat untuk kita semua baik eh Selain itu kami dari panitia juga ingin mengingatkan nih kepada Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuioner yang linknya sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi dan Sekali lagi saya juga izin mengingatkan kepada Bapak Ibu sekalian yang mungkin eh menginginkan materi sek sealigus sertifikat dan kemarin mungkin belum sempat request itu dapat mengisi Link yang juga sudah dikirimkan oleh admin kami di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian terakhir saya ucapkan terima kasih kepada pemateri kita pada hari ini yaitu ibu Maran S yang telah menyempatkan waktunya untuk berbagi dan juga sharing eh materi bersama kami pada pagi hari ini lalu saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak drr SML selaku Founder dari butik daur ulang Project Indonesia sekaligus sekretaris jurusan program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia dan juga peserta yang telah berkontribusi dan sangat antusias sekali selama webinar ini berlangsung Semoga kita semua masih bisa bertemu di webinar-webinar selanjutnya ya Bapak Ibu sekalian Akhir kata saya selaku MC sekaligus moderator memohon maaf sebesar-besarnya apabila selama memandu acara ini dapat kesalahan kata ataupun perbuatan saya an saluana pamit undur diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Terima kasih Bu tinis Terima kasih Bapak Ibu sampai ketemu lagi sama-sama terima kasih juga Mohon maaf lahir batin yeah