Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id terunik selama webinar ini berlangsung untuk pemenang tiga pertanyaan terbaik akan kami umumkan di akhir acara Sedangkan untuk pemenang dua Story Instagram terunik akan kami Hubungi langsung melalui DM Instagram Nah jadi bagi Bapak Ibu yang ingin bertanya selama webinar ini berlangsung itu dapat sekali langsung memberikan pertanyaannya melalui kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan dan nanti akan kami pilih tiga penanya terbaik untuk memenangkan spesial dari kami baik ee tanpa berlama-lama lagi kita langsung akan lanjut ke acara inti kita yaitu penyampaian materi namun sebelum itu Mari kita lihat terlebih dahulu CV dari pemateri kita pada hari [Musik] ini [Musik] baik itu tadi sekilas mengenai pemateri kita pada hari ini selanjutnya saya mungkin akan menyapa pemateri kita terlebih dahulu nih Asalamualaikum Selamat pagi bapak Pak Arif Halo Pak Arif apakah sudah bergabung sepertinya terputus Mbak Nisa sebentar coba kita hubungi Oh iya baik mungkin kita tunggu terlebih dahulu ya Bapak Ibu sekalian sampun join [Musik] mbakisa Asalamualaikum Pak Arif Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Eh Bapak Gimana nih kabarnya hari ini pak sehat sehat sehat Alhamdulillah kalau gitu eh mungkin untuk efisiensi waktu kita mungkin bisa langsung lanjut saja untuk mulai penyampaian materi begitu ya Pak ya Iya betul untuk penyampaian materinya nanti waktunya kurang lebih sampai sekitar jam 10.30 begitu ya Pak baik ya untuk share screennya nanti dari kita bantu share screen gitu ya Pak ya betul betul betul betul Iya baik mungkin bisa langsung saja Bera lama lagi tempat dan layar kami persilakan Oke ee asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ee buat rekan-rekan semua yang ada di nusantara Selamat pagi salam sejahtera eh dari Yogyakarta eh Izinkan saya sedikit akan berbagi pengalaman terkaitan penanganan pengelolaan sampah tentu skala kawasan di mana Eh kita sebagai pelaku penggiat memang harus memiliki nilai satu kontribusi terhadap permasalahan yang ada di kota Jogjakarta sendiri dan saya yakin ini banyak e terjadi di kota-kota yang lain next konsep Tata kelol kawasan dan Paripurna ya Bapak Ibu kita ketahui isu skala nasional 40% problemnya adalah penahanan pengaan sampah di mana ee tahun 2000 tahun 2000 ee 19 ya tahun 2019 kita menghasilkan 60 juta ton ee sampah nah ini pada prinsipnya ee sampah bagi saya itu tidak ada nah ini yang memang perlu harus kadang kita sinergikan kenapa saya menyampaikan tidak ada karena kita belum mampu menerapkan satu regulasi undang-undang yang pada prinsipnya sudah sangat cukup bagus ya undang-undang kita di pasal 13 Pa Olas Sanah kawasan ini eh masih bertumpuh kepada TPA padahal e tentu sebagai ee satu kegiatan usaha kawasan maupun rekan-rekan PPS 3R maupun penghasil sampah itu berkewajiban untuk melakukan penanganan dan pengelolahan tapi mindset ini yang belum terbangunan saya coba untuk membangun sebuah nilai konsep-konsep di mana kawasan harus memiliki satu ruang publik yaitu dengan kelembagaan bank sampah dalam hal upaya melakukan penanganan maupun pengurangan dan itu ee bersinergi dengan pasal 12 yaitu tuntas penanganan pengolan sampah rumah tangga next Nah Bapak Ibu kita tahu di Indonesia ada 576 ya DPA di Indonesia pamping full ya hampir tidak ada satu prototpe TPA yang kredibel ya Eh sifatnya hanya kabul kumpul angkut buang lupakan nah ini yang harus kita bangun pada prinsipnya sampah ketika kita lakukan penanganan itu akan menjadi satu upaya balik terhadap eh penghasil sampah itu sendiri tapi mset-mset ini yang ee belum pernah diterapkan dan itu perlu satu kebijakan jumlah timbulan sampah dari tahun kemarin itu meningkat 68,5 juta ton luar biasa itu data dari Sisin ya Nah pada prinsipnya e residu yang dikirim dari seluruh kawasan itu masyarakat maupun kawasan ee ee hak usaha kegiatan rata-rata belum terpilah dengan baik dengan sifat-sifat kabel tadi Eh TPA kita overload Dan Kita hari ini mendengar ataupun melihat fenomena hampir di beberapa titik wilayah di TPA mengalami kebakaran yang cukup luar biasa nah pentingnya TPS 3R pentingnya PDU pentingnya eh bank sampah unit-unit yang ada di setiap RT maupun di kawasan ini yang perlu kita dorong nah ini harusnya e TPA di Indonesia tahun 2019 itu sudah ditutup ya Tapi pada sampai saat ini masih kita lihat fenomenanya eh masih dengan sifat open damping next ya Nah ini regulasi kita coba kita lihat kembali dan menengok karena rekan-rekan rata-rata penggiat pelaku apalagi kalau pelaku-pelapak ya perosok itu mereka tidak akan mungkin hanya ee bisa dihitung dengan jari yang mengetahui adanya regulasi undang-undang persampahan kita yang sudah cukup bagus tapi di dalam penerapan mereka perlu satu support perlu peningkatan kapasitas JM sedangkan regulator kita sendiri juga maaf NY se juga sedikit E kurang mendorong bahwa ada hak mereka ada kontribusi mereka dalam bentuk ee apa ya insentif maupun disentif yang belum dijalankan oleh pihak regulator nah rekan-rekan ini tanpa dikoordinasi sudah mampu melakukan upaya pengurangan penanganan maupun pengelolaan kan seperti itu Nah ini ada perpes tahun 35 18 ada undang-undang persampahan ada undang-undang tentang ee 3R ya dan paling terbaru ini ada undang-undang desa di mana pentingnya upaya ee penyehatan lingkungan maupun eh kegiatan di bidang pengelolaan sampah melalui eh kemendes yang itu nanti ke depan mungkin akan dipakai di setiap eh apa boomdes boomdes next kita pelan-pelan kita bicara regulasi Cukup Sudah Luar biasa ini data ya data yang kita ambil dari klhk ee berdasarkan ee apa penanganan pengelolaan sampah baik itu ada kaca Ada karet ada kain ada logam ada plastik ya ada kertas maupun kayu ranting data ini ee Saya yakin ee pada prinsipnya belum 100% ya Karena masih banyak sekali ee sampah-sampah ataupun limbah-limbah yang belum masuk dalam pendataan secara termolitoring melalui kajian di lapangan yang kredibel tapi ini cukup bagus dan membantu bahwa ada satu literasi pentingnya penanganan pengelolaan sampah upaya-upaya pengurangan next nah di mana sih sebenarnya sumber sampah tentu paling terdekat adalah ee rumah kita ataupun skala rumah tangga saya selalu menyampaikan di mana tuntas penanganan pengelolaan sampah rumah tangga sangat simpel sekali manakala kita mampu menerapkan kehidupan bersih dan efisien ya Nah tidak kalah penting menarik eh sebagai e sumber penghasil sampah belum terkelolanya ee sampah-sampah ini secara kawasan sumbernya jelas pasar tradisional pasar modern destinasi wisata Pelabuhan Kawasan Industri Mall perkantoran restoran Pabrik industri apartemen maupun TPS 3R sendiri masih dengan sistem kabul juga yang diambil yang laku-laku saja Padahal dia sebagai viak ketiga yang memberikan layan publik terhadap kawasan-kawasan tersebut maupun fasilitas daripada eh bank sampah itu sendiri masih ada menyisakan lit-lit yang mampu belum mampu untuk terserap bahkan komplek perumahan juga tidak ada area untuk eh pps3r dalam hal ini untuk mengelola sampah kawasannya itu sendiri nah nah ini yang coba kita beda dengan adanya satu pelaksanaan pengelolaan sampah kawasan melalui konsep-konsep e bank sampah memang diperlukan satu sistem ya Eh pengelolaan sampah ataupun penghasil limbah itu sendiri membikir satu kebijakan di mana Dari hasil kegiatan tersebut mampu diupayakan pengurangan ya seperti itu dengan tentu memilah sampah ketika sampah organik dan anorganik ini sudah terpilah semua akan menjadi serapan biologis daur ulang untuk organik maupun anorganiknya juga akan menjadi serapan material Bahan baku untuk industri memang ada satu residu yang bisa tidak terkelola tapi bisa menjadikan sebuah nilai produk turunan dengan manajemen bank sampah di setiap RT di setiap kawasan penghasil pelaku hak usaha Saya yakin itu nanti akan melakukan reduksi upaya penimbunan sampah ke TPA yang cukup luar biasa hari ini Alhamdulillah dari tahun 2010 saya membangun West Konsep ini W treatment W managemen bagaimana meningkatkan kapasitas SDM para pelaku usaha memilah dan menangani pengelolaan sampahnya secara mandiri di mana Nanti juga bisa melakukan upaya integrasi dengan TPS maupun pengelola sampah yang kredibel dan bertanggung jawab nah ini yang belum dilakukan pada prinsipnya hanya nimbang bayar nimbang bayar sisa residonya itu bukan masalah saya next nah pengelolaan sa secara umum kita lihat dan ini kemarin terlihat di Yogyakarta cukup luar biasa sudut kota Jogja Wah luar biasa sekali ya dan eh cukup eh bikin kelimpungan dpungan ional dari tiga kabupaten mengalami overload ya dan sampai saat ini masih dalam fase buka tutup dan kemarin ada kabar itu akan ditutup secara permanen dan penanganan pengelolaan sampah akan dikembalikan kepada setiap wilayah masing-masing maupun seluruh kawasan harus mampu melakukan penanganan pengelolaan sampahnya seperti itu kita lihat banyak sekali sampah-sampah yang bocor di sungai sampah-sampah yang bocor di jalanan bahkan bulunya itu nanti juga bisa masuk ke laut nah fenomena TPA di Indonesia persis hampir seperti ini saya sudah berkunjung dan berkeliling di hampir seluruh TPA ya dengan melelahkan ruang dan waktu dan ini belum ada satu upaya ee apa namanya ee pengelolaan bahwa TPA itu adalah akhir daripada resido harus dilakukan upaya penanganan tapi yang kita lihat Masih open damping ya dilakukan hanya penimbunan penimbunan tapi juga tidak dilakukan upaya ya Ee penanganan next nah regulasi kita sudah memberikan satu upaya ee melalui permen ya Di mana melalui kelembagaan bangsampak inilah yang mewadahi rekan-rekan penggiat KSM ataupun pelaku hak usaha yang lain dan EE permen ini cukup luar biasa diberikan kepada kita oleh klhk dengan tidak izin yang sangat ribet tapi mampu melakukan upaya ee di bidang ee eh usaha tata kelola sampah pengelolaan bank sampah pada prinsipnya adalah satu rekayasa social engineering mengajak masyarakat memilah sampah dari sumber baik dari rumah baik dari kawasan ya dengan eh sangat solutif maupun inovatif di mana prinsip penanganan pengelolaan sampah yang dulu buang kita ee apa eh harus mengeluarkan pembiayaan dengan konsep bank sampah ini bagaimana menyamakan satu nilai ekonomi sampah ini menjadi nilai sirkul ekonomi ya Di mana itu adalah pengeluaran kita Ubah menjadi pembiayaan ataupun menjadi pemasukan Nah dengan adanya konversi ee satu penyamaan antara sampah dengan nilai ekonomis ini masyarakat mungkin akan tergerak ya tergerak dalam hal melakukan pemilahan sampah sehingga menjadi satu ruang sirkul ekonomi ataupun pemasukan next nah saya hanya akan mengambil satu kawasan yang kebetulan ini saya dampingi dari tahun 2000 dan mendapatkan satu branding eh penanganan pengelolaan sampah eh skala Asia dengan eh apa ya pencapaian Grand Hospital ini salah satu baik itu industri baik itu Rumah Sakit baik itu pasar baik itu destinasi wisata maupun dalam ruang lingkup masyarakat sebenarnya ini mampu diterapkan cuman kebijakannya secara ee apa ya Secara kepemimpinan harus memang betul-betul ada usip yang mampu mendorong ini karena itu sebagai data bahwasanya pengurangan sampah mampu diterapkan nah ruang lingkup ini saya akan ambil di fasilitas dasar pelayanan kesehatan Kebetulan saya dampingi dari tahun 2012 dan cukup luar biasa melakukan upaya reduksi cukup fundamental ya pasarka sebagai jasa pelayanan kesehatan maupun ee industri sebagai jasa pelaku hak usaha tidak terlepas dari sisa Kegiatan apa produk produk itu dari mana juga bisa dari produsen atau dari sisi hasil kegiatan kita tapi belum ee dilakukan upaya penanganan ee pemilahan dari awal sumber limbah kami mampu melakukan upaya pengurangan limbah sampah sampah domestik ya yang ada di ee salah satu kawasan sarjito ya dengan nilai nominalnya cukup ee luar biasa ya untuk sampah plastik sampah kertas ya itu per hari ee ini ya untuk untuk kertas saja itu kurang lebih 11 E kurang lebih ya 11 ton pengurangan kalau anda itu dicampur bawur ini data September terupdate itu ya nanti bisa dicek di lapangan ya untuk plastik saja kurang lebih 5 ton ya 5 ton itu upaya pengurangan dengan konsep bank sampah kawasan ya Nah ini cukup luar biasa sekali ee baik kertas baik plastik ya Nah 16 kurang lebih dari total kegiatan yang kita lakukan kan itu 16 ton ya dalam kurun waktu 1 bulan nah ini pentingnya sebuah penanganan pengelolaan sampah kawasan itu harus didukung e berbagai kebijakan nanti ya Nah ini bilamana penghasil sampah ataupun penghasil limbah ya tidak melakukan upaya ini pasti semuanya akan tertumpuk di TPA limbah medis hanya cuma 20% dari sampah domestik dan ee lebih kurang 80%an nah sampah sampah ini bila tidak terkelola secara baik dan bertanggung jawab tentu ee akan berdampak terhadap upaya ee lingkungan salah satunya yang kita lihat fenomenanya hari ini next nah pihak yang terkait dalam pengelolan sampah siapa saja sih kan seperti itu Nah ini kadang-kadang ee mindset ee penghasil sampah ataupun penghasil limbah ataupun pelaku hak usaha Ah ini sampah ah enggak mau urusan Padahal di dalam ee jastrada dan jastranas hari ini bagaimana melakukan upaya pengurangan maupun penanganan kan gitu perlunya satu leadership dalam upaya penanganan pengelolaan sampah maupun limbah itu ada kebijakan yaitu direktur kalau direkturnya Abe Ya sampah itu hanya tidak akan pernah ee terkondisikan dengan baik Nah dari kelembagaan ini perlu adalah satu upaya satuan kerja pengelola sampah baru di sana nanti dibikin satu kelembagaannya yaitu kelembagaan bank sampah siapa penghasil sumber sampah tentu adalah para unit-junit maupun bagian daripada orang-orang yang ada di sana Nah kita wadai dengan adanya bank sampah melalui nasabah-nasabah ini nah dari situ baru bisa kita melakukan upaya e kerja sama dengan pihak-pihak terkait yang secara Kredibel dan bertanggung jawab dalam hal upaya pengelolaan material e lanjutan Nah dari data Itulah bisa kira kirim ke klhk di mana satu upaya pencapaian pengurangan ee sampah yang Diang sampah ternyata itu menjadi nilai bahan baku material lanjutan baik itu secara biologis maupun non biologis baik itu secara kembali ke alam maupun kembali ke industri next nah bapak ibu langkah rujukan pengelolaan dan penanganan tentu sudah sering kita dengar ya bagaimana ee ada upaya identifikasi dari awal sumber limbah tadi di depan sudah saya sampaikan ada kertas ada plastik ada logam ada kaca Tentu juga ada residu nah residu ini nanti bagaimana bekerja sama dengan pihak ketiga yang kredibel Jangan hanya bersifat kabul kan gitu kan ada dua yaitu mungkin bisa bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Apakah sisa resido saya ini terkelola apa tidak Apakah hanya akan diamput di TPA atau kita kerja sama dengan viak ketiga seperti TPS 3R Apakah hanya akan diambil sisa dari materialnya yang masih memiliki nilai atau hanya juga sisanya dibuang ke TPA ini yang banyak terjadi di fenomenanya nah dari situ mulai identifikasi kertas plastik logam bisa nanti dilakukan upaya pengumpulan ataupun dilakukan upaya pengelolaan lanjutan yaitu bisa melibatkan bank sampa tps3r maupun pelapa Saya tidak akan menjustis harus dengan timdis yang seperti itu Saya hanya akan memberikan satu nilai Konsep nah tentu Bagaimana Ee Kita sebagai penghasil sampah atau penghasil imbah juga harus mengetahui hulu dan hilirnya Nah dari pelapak ya dari bank sampah Oh ternyata sampah saya dikelola lagi nih ee menjadi ee darulang material yang berkelanjutan seperti itu jadi ee di sini ada angka sat angka du angka 3 itu adalah hulu Hilir nah Bagaimana peran produsen nanti kita bahas karena apa sangat jelas di pasal 15 bahwasanya produsen ikut bertanggung jawab menarik sisa kemasannya dengan program after consumer yang kita tererapkan ini ada adalah di pasal 13 bahwasanya pelaksanaan reyus dan redus itu bisa mampu diterapkan secara mandiri next nah tadi Nah sekarang upaya pengurangan sampah ya tadi itu adalah ee mengetahui hulu Hilir yang akan kita lakukan tentu di sini ada plastik ada logam ada kaca ada kertas nah juga ada organik tapi bagaimana melakukan upaya penanganan pengeluan sampah secara kawasan ini secara mandiri apa bisa dilakukan an bisa kalau tidak bisa dilakukan minimal sudah melakukan upaya reduksi nah limbah B3 hati-hati Bapak Ibu perlu penanganan khusus dan kewaspadaan tinggi tidak serta-merta bisa dilakukan upaya daur ulang nah untuk sampah domestik bisa dilakukan penanganan secara standar next lanjut Iya nah ini Bapak Ibu yang sudah ada di lapangan yang sudah kita lakukan ya dari tahun 2012 di mana ee tata kelola yang sangat terintegrasi ya ini penerapan pangan sampah kawasan anorganik ya anorganik yang tadi sudah saya sampaikan e berapa timbulan sampah yang sudah mampu dilakukan pengelolaan dan penanganan secara bertanggung jawab tentu pasti semua berawal dari pemilahan awal sumber limbah nah dari situ baru kita siapkan satu skema manajemen berkaitan bank sampah kawasan dan ini di dalam kawasan bukan di luar kawasan kan seperti itu sehingga kita menjadi bagian penting di dalam penanganan pengelolaan sampah maupun sumber limbah yang ada di ruang publik ee tersebut ya seperti itu Nah ini ada satu inovasi mungkin di ruang-ruang publik kawasan bisa diapkan drobok digital system dan di mana digital sistem ini nanti mampu mendapatkan nilai poin langsung ya mungkin Dar pengunjung mungkin dari masyarakat ya yang tidak memiliki buku tabungan kebetulan beliau lagi mungkin di kantin mungkin di ruang-ruang publik membawa satu e air mineral itu bisa langsung ditabung dan mendapatkan nilai poin yang untuk bisa ee transaksi dengan uang mata digital juga bisa untuk bayar PLN listrik dan yang lain-lain nah sampah-sampah yang sudah terkelola tadi dari empat ada logam ada plastik ada kertas ya dan ada kaca itu kita lakukan olahan material lanjutan bapak ibu kami punya workshop recycling center yang ada di katek tentunya ya yang sudah memiliki jaringan ee cukup luas Skala yang ada di di itu hampir 200 lebih ya rekan-rekan pelapak TPS 3R bank sampah kita lakukan olahan material lanjutan nah ini semuanya memiliki data yang valid berapa timbulan sampah yang sudah kami kelola next nah nah ini oke nah ini Bapak Ibu Ee tidak terlepas bahwa pelaku usaha pasti akan memiliki nilai sumber sampah maupun sumber limbah ee Ini salah satunya adalah sampah organik ya sampah organik itu memang harus kawasan memiliki sarana prasarana seperti ini ya bagaimana dari hasil kegiatan kawasan pasti akan menimbulkan sampah organik ya sampah organik ini bisa dikelola menjadi sumber protein yang cukup luar biasa baik untuk protein ee ee apa namanya unsur tanah itu sendiri maupun protein untuk hewan Nah di sini cukup luar biasa bisa dijadikan kompos bisa dijadikan baas juga bisa dijadikanakan ini cukup luar biasa ketika sampah-sampah anorganik yang secara ee non biologis maupun biologis itu nanti hanya tinggal residu nah alur ini menggambarkan bagaimana satu kawasan mampu mengelola sampahnya mereduksi sampahnya secara mandiri ya baru nanti bekerja sama dengan pihak ketiga yang kredibel kan gitu nih ini untuk mendorong upaya penilaian akreditasi proper maupun ruang-ruang yang memiliki Eh kalau di rumah sakitc secara internasional kan seperti itu nah saya baru membangun satu nilai konsep namanya Depo pawiatan di mana Depo ini menjadi literasi eh penanganan penguran sampah tuntas dengan program Zer to land terintegrasi antara kawasan yang sudah melakukan upaya penangan apa pengurangan reduksi residunya kita lakukan pengelolaan lanjutan yang itu nanti bisa menjadi nilai produk turunan sehingga tidak lagi dibuang di TPA Kemarin saya sudah melakukan satu upaya monitoring kajian ya dan melakukan pelaksanaan sekitar hampir 6 bulan dan clear kita tidak membuang sampah ke TPA ya Dan ini menjadi satu fenomena ke depan yang cukup luar biasa next nah teknologinya sebenarnya sangat sederhana bapak Ibu mungkin sudah banyak kita lihat ya Di mana sampah-sampah yang tercampur ataupun sampah-sampah residu tadi bisa kita pulihkan kembali ya yang organik kita lakukan ee upaya pengelolaan organik yang anorganik itu bisa menjadi serapan industri daul ulang maupun serapan ee energi baru terbarukan ya seperti itu Nah ini ada mesin PR ya mesin PR ini untuk ee apa ya Eh untuk packaging di mana sampah-sampah dari mulai botol dari dari mulai plastik-plastik kemasan rendah itu kita lakukan packaging sehingga nanti ketika didistribusikan itu tidak ee memakan tempat maupun ruang Bapak Ibu nah nah penerapan pasal 13 pilas sampah olah kawasan ini memang perlu sponsorship karena dia ada di satu ruangan kan gitu siapa yang akan memberikan sponsorship itu tentu adalah Para produsen kan seperti itu dengan tentu menggunakan programnya after consumer Nah di sini Kita juga mendapatkan satu upaya donasi dari rekan rekan ee yaitu mesin posis hibrid ya cukup Luar biasa ini adalah kajian dan penelitian dari bapak kita eeodo mantan Direktorat Jenderal Kak bagian gakum di mana Nanti menjadi salah satu upaya penanganan pengolan sampah plastik tuntas dan residunya juga bisa dilakukan upaya e pengelolaan dalam bentuk material yang memiliki nilai manfaat seperti itu dan kebetulan kemarin Tahun 2002 kita ikut perlombaan kita kasih nama mesin pemus S satu Jagat di mana Dari hasil residu-residu yang tidak terkelola itu menjadi nilai produk turunan next kita lihat bawahnya produk turunannya apa saja serapan industrinya apa saja next lanjut Nah itu untuk skala kawasan Bagaimana kalau skala rumah tangga karena sumber sampah ada di sana sangat sederhana satu rumah punya teknologi ini ya punya mikroba bisa ekoenzim ya tapi kalau ini sudah SNI ya kita kerja sama dengan juga rekan-rekan di kcana online ya bagaimana mikroba ini ada di setiap rumah Bagaimana satu rumah memiliki Tong komposter yang besar itu kapasitasnya kalau yang besar dengan ukuran 400 ataupun ee 300 itu eh satu rumah tidak akan pernah membuang sampah ke TPA bilamana pengelolaan sampah organik ini termonitoring dengan baik artinya Apa artinya ketika sampah organik terkelola dengan baik kita tidak akan pernah memberikan Sumbang si sampah yang tercampur ke TPA nah perlu upahnya pengulangan sampah melalui bank sampah inilah yang menjadi serapan daur ulang nah cuman tidak semua rekan-rekan di penggiat itu mampu melakukan penanganan lanjutan seperti multiayer seperti plastik-plastik kecil itu belum mampu dilakukan serapan nah inovasi yang terbaru itu nanti bisa menjadikan rdf maupun bahan e jumputan padat seperti itu Ini ada di rumah tangga yang tadi ada di kawasan ketika ini kita lakukan Saya yakin ya pengurangan penanganan pengelolaan sampah akan selesai dari rumah dan selesai dari kawasan next lanjut ya Nah ini Bapak Ibu saya yakin residu inilah yang ada di ruang publik kita ya bagaimana pemanfaatan dan pengelolaan sampah menjadi produk turunan yang paling atas nomor satu itu adalah dari Abu Sapu Jagat Abu ya yang kita manfaatkan ee abunya nya kita karantina untuk dijadikan batako ya kalau untuk yang plastik-plastik sebagai sumber energi bisa kita gunakan dengan mesin periolosis yang tadi sudah saya sampaikan ya di depan Nah ini juga kita ada satu inovasi kemarin baru dilakukan uji dengan UGM di mana plastik-plastik residu yang dihasilkan dari pendaur ulang plastik dari pendaur ulang plastik pemroses itu memiliki serpian-serpian mikroplastik memiliki sampah-sampah yang tidak terkelola juga kita antina dengan ping block maupun batako ya Bapak Ibu bisa melihat di situ masih ada serapan materialnya nah tidak kalah penting residu plastik-plastik yang tidak memiliki nilaiah ini juga bisa dijadikan upaya e energi baru terbarukan dalam bentuk e dalam bentuk rdf yang menjadi sumber e energi buat pltuu maupun menjadi tenaga energi listrik yang seperti itu ketika ini dilakukan baik pemerintah mendukung produsen duukung rekan-rekan penggiat Saya yakin pada prinsipnya sampai selesai cuman regulasi kita masih ee kurang kurang mampu diterapkan next nah apa sih Eh benefit yang sebenarnya kita dapat setelah kita lakukan upaya kita lakukan e pengelolaan ini tentu ee mengurangi volume sampah yang dikirim di TPA itu pasti dengan bekerja sama dengan vi-vak yang kredibel tentunya ya kedua meminimasi tercecernya ya tadi ke sungai ke laut ya maupun di jalan-jalan ya Nah ini ee Kapan kita akan menyelesaikan ini sehingga gas metan itu tidak akan keluar sehingga menembus S misi dan hari ini kita berbicara kiming dua ketika sampah terkelola dengan baik depan juga sudah saya sampaikan bahwa sampah bagi saya tidak ada pasti akan menimbulkan dampak sirkuler ekonomi dan menumbuhkan ee apa namanya E perekonomian kerakyatan dan menghasilkan satu upaya tambahan dalam bentuk insentif empat terciptanya tata kelola sampah dari hulu hingga Hil secara terencana tersistem ya terkoordinir secara bertanggung jawab Nah inilah sebagai upaya program-program nanti yang mampu membantu rekan-rekan penggiat maupun rekan-rekan ee pelaku di mana Dari hasil kegiatan itu bisa menarik sumber-sumber pendanaan yang lain nah yang kelima tentu mendorong eh kawasan seperti perusahaan seperti industri Ya seperti perhotelan ketika sudah mampu mengelola sampahnya secara mandiri dan bekerja sama dengan viak ketiga yang kredibel untuk melakukan penanganan P sampah residonya ini bisa mendorong upaya penilaian akreditasi maupun proper mereka berbintang en berbintang l berbintang tapi rata-rata masih konsepnya kabul kumpul angkut buang lupakan tidak ada upaya reduksi maupun pengurangan next Bapak Ibu nanti bisa melihat apa yang kami lakukan secara dekat ya Dari sekian tahun ini tantangan dari pengelolaan sampah ya Nah ini cukup luar biasa secara Nusantara kami tergabung dalam perkumpulan pengelola sampah dan Bang sampah nusantara yang memiliki 34 DPD skala nasional tantangannya sama bapak ibu ya mininnya literasi ya regulasi sampah bacaja belum izin itu apa juga gak tahu betul engak yang penting mereka saya sudah berbuat yang penting nimbang bayar seperti itu bahkan sosialisasi tidak ada itu di ruang-ruang pelapak maupun pengumpul besar tahunya saya bisnis kan seperti itu betul enggak regulasi kelembagaan regulasi saja gak pernah dibaca ya apalagi ee para pelaku pengelola sampah ini saya melakukan analisa dan monitoring tidak banyak memiliki kelembagaan yang penting jalan kan seperti itu Nah ini sebenarnya ketika saya melakukan satu upaya pendampingan Bagaimana sat R RT itu kita lakukan edukasi dulu ya kita buatkan kelembagaannya kita kasih pelatihan kita buatkan Proposalnya kita bikinkan apa bikinkan company profilnya kita edukasi masyarakatnya satu desa dalam satu ruang lingkup monitoring saya itu membutuhkan waktu 1 tahun nah luar biasa jadi tidak bisa dilepaskan sosialisasi dan edukasi ditinggal enggak bisa apalagi dikasih selebar habis itu ditinggal Nah inilah yang menjadi tantangan ketika tidak ada pendanaan ya tidak jalan kan seperti itu tapi seorang penggiat yang mumpuni seorang penggiat yang memang dia berbicara berkaitan isu dampak lingkungan itu pasti akan dilakukan nah yang ketiga minimnya SDM pengelolaan sampah menyusun program juga belum mampu bikin company profil tidak mampu memiliki jaringan-jaringan yang sekiranya mampu mendatangkan upaya kegiatan Beliau juga tidak mampu n yang keempat rekan-rekan di penggiat maupun pelaku usaha sampah ini bertumpuh kepada modalnya perbankan W modalnya kadang-kadang nyarinya di perbankan kan gitu padahal masih banyak sumber-sumber dana yang bisa kita cari mulai dari CSR mulai dari mungkin bina-bina lingkungan yang lain Maupun dana Hi nah harapannya seperti yang saya sampaikan tadi bahwasanya sampah ini dengan konversi uang itu menjadi satu nilai ekonomi cuman di sini belum sampaikan Bagaimana peran industri ataupun peran produsen dalam upaya membantu program mereka melalui after consumer itu kebijakannya masih bulat kayaknya ya seperti itu next nah bapak ibu ini yang EE sudah kami lakukan di mana dalam melupakan upaya pendampingan dalam upaya konsultan itu memiliki tahapan yaitu Bagaimana ee seorang konsultan itu mampu memberikan satu upaya pendampingan yang EE cukup terhadap ee apa penghasil sampah ee sehingga mereka itu melek Oh iya bahwa sampah itu adalah kanggung jawab saya kan seperti itu melakukan mapping kajian ini loh pak sampahu itu bermasalah di TPA kalau di sini sudah dibuang Persih tapi di eh bermasalah seperti itu kedua melakukan upaya pendampingan Bagaimana ee memberikan ee W manajemen terhadap ee kawasan tidak lagi dengan sistem kabul tapi melakukan upaya Ya kebijakan penanganan pengelolaan sampah dari sumber tiga memberikan pelatihan terhadap seluruh SDM yang ada di sana ya bagaimana setiap orang ee bahwa sampahku adalah tanggung jawabku itu secala individu maupun ee pelaku kan harus melakukan ee pelatihan lah itu di ee bisa dibuktikan nanti ketika mereka sudah kasih pelatihan dengan adanya munculnya sertifikat standarisasi kegiatan hak usaha yang ada di sana juga bisa kita dorong dan ini kita lengkapi dengan dengan sistem aplikasi ya di ruang-ruang kawasan dengan edukasiupuk digital sistem tadi harapannya ee seluruh kegiatan yang ada di sana bisa diingatkan dengan adanya ruang-ruang publik penanganan pengelolan sampah nah yang keenam yaitu ee tata kelola maupun barulang lanjutan yang bertanggung jawab dan Kredibel next Alhamdulillah Bapak Ibu tim bisa bangun pada tahun 2010 ya 2 tahun setelah undang-undang kesampahan dan memiliki satu apa ya P kerja sama di tu provinsi dan 36 kota Kabupaten ya dengan 150 fasankes yang tersbar ada di Indonesia dan 200 pengelola sampah yang ada di DIY dan peng sampah maupun Desa next nah ini sampah yang sudah kita kelola tahun 2002 ya tadi yang saya sampaikan itu adalah ee Har ee apa per per bulan per bulan eh perpember hari ini cukup luar biasa nah sampah yang sudah kita kelola ya Eh untuk eh sampah domestik itu 8 ton eh lebih ya Eh harapannya nanti ee sampah-sampah ini eh 8, dan limbah eh B3 atau limbah non b3-nya kurang lebih eh du du 2 ton lebih ya per hari Bapak Ibu itu yang bisa saya sampaikan dari hasil kegiatan ini next satu kali lagi mungkin di penutup ee ee satu lagi masih cara konsep kerja sama nah ini nanti bisa eh bilamana nanti ada yang tertarik kami memberikan satu upaya pendampingan konsultan market ya market jaminan market maupun e bina lingkungan untuk mencari upaya-upaya pendanaan buat rekan-rekan penghian next oke oke bapak ibu itu yang bisa saya sampaikan ada kurang inya mohon digali seluruh pertanyaan dari hasil paparan kecil ini harapannya Nanti kita diskusi bahwa sampah bagi saya tidak ada yang ada adalah kita tidak mau memilas sampah bahwasanya kawasan tidak mau membikin satu standar dan kebijakan tuntas penanganan pengelolaan sampah pada prinsipnya masyarakat itu taat pada prinsipnya masyarakat itu gotong-royong tapi ketika tidak dilakukan upaya pendampingan tidak dilakukan upaya konsultan tidak diberikan pelatihan ya mereka akan lupa nah ini yang tidak diterapkan Matur sembahun ada kurang lebihnya S Maaf mudah-mudahan bermanfaat buat kita semua dan memberikan nilai kontribusi terhadap lingkungan kita yang lebih baik salam di bidang penyataan lungan samualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh baik itu tadi penyampaian materi dari pemateri kita pada hari ini yaitu bapak yang sangatar biasa sekali ya Bapak Ibu sekalian Wah kalau dilihat-lihat juga ternyata sudah ada banyak sekali nih pertanyaan dari bapak ibu peserta webinar nih di kolom chat tapi sebelum masuk ke Sesi selanjutnya eh Saya ingin menginformasikan terlebih dahulu nih untuk eh para peserta webinar yang mungkin menginginkan materi pada webinar kita pada hari ini itu dapat request materi terlebih dahulu melalui Link yang telah admin kami kirimkan di kolom Chat Zoom ya Bapak Ibu sekalian kemudian ee sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab kita akan melakukan sesi foto bersama terlebih dahulu ee untuk sesi foto bersama kali ini saya akan dibantu oleh admin kami silakan admin Baik terima kasih Kak Anis apakah suara saya terdengar dengan jelas terdengar admin baik untuk mempersingkat waktu Dimohon untuk bapak ibu menghidupkan kamera ya Ibu untuk Posa nanti seperti ini ya nya 109 1 2 3 FL 2 1 2 3 fled 3 1 2 3 fled 4 1 2 3 slide 5 1 2 3 slide 6 1 2 3 7 1 2 3 terakhir 8 S du baik Kakak terima kasih baik Terima kasih untuk Adin yang telah membantu sesi F bersama kita pada hari ini kemudian Selanjutnya kami juga eh ingin meminta kesediaan Untuk Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi kuioner yang linknya sudah dishare di kolom chat supaya kegiatan kami selanjutnya bisa lebih baik lagi Jadi bagi Bapak Ibu bisa memberikan saran ataupun masukannya di link kuion tersebut Kemudian untuk acara selanjutnya yaitu kita masuk ke sesi tanya jawab dan di sini kami juga sudah bantu untuk merangkumkan pertanyaan Bapak Ibu sekalian yang telah Bapak Ibu sampaikan di kolom chat Iya baik ee mungkin untuk Bapak Arif nanti saya akan membacakan pertanyaannya terlebih dahulu kemudian bisa langsung dijawab begitu ya Pak ya ini untuk pertanyaan pertama ada eh pertanyaan dari dari Kakel yang pertama Bagaimana pemilah sampah rumah tangga agar mudah dibawa ke bank sampah Kemudian yang kedua Eh bagaimana mengola sampah nonorganik seperti kaca kaleng dan juga plastik kemudian ada satu pertanyaan yang hampir sama yaitu pertanyaan dari bapakah eh pertanyaannya Bagaimana cara membangun mindset masyarakat yang masih suka membuang popok sekali Pak yang sangat meresahkan begitu Bapak Ar mungkin bisa langsung dijawab eh sepertinya masih termute Bapak Oke terima kasih ya Oke saya jawab pertanya Eh ini sebenarnya sangat mudah Bapak Ibu Bagaimana pemilihan sampah rumah tangga agar mudah dibawa ke bank sampah siapkan EMP pewadahan ya jangan mahal mahal ya satu rumah minimal ada empat kantong ataupun Bagor kalau di Jogyakarta Ya dikasih empat Bagor kertas plastik ya logam sudah ya itu dipisahkan dan satu rumah harus ada Tong komposter kalau enggak kalau bisa jangan punya pelanggan jasa angkut sampah dicatat ini ya masa kita suka mengeluarkan pembiayaan kalau memang sampah kita skalkala rumah tangga bisa menjadi satu nilai ekonomis dengan nanti bekerja sama dengan bank sampah berarti kita tidak akan pernah pun punya jasa pelanggan angkut sampah kan seperti itu Nah sangat mudah siapkan empat pewadahan kertas plastik kaleng kaca ya Nah kita juga harus melihat bank sampahnya ini Kredibel apa enggak jangan-jangan Nanti yang diambil hanya cuma yang punya nilai yang enggak punya nah ini yang perlu nanti pendampingan bank sampahnya betul Enggak ini bank sampahnya ini yang perlu pendampingan Kalau jelas berbicara dengan Maaf mungkin ee rekan-rekan yang tidak memiliki market pasti akan kesulitan masa akat sudah diminta untuk memilah tapi tidak dibawa nah kendalanya di sana kan seperti itu nih nah nah pada prinsipnya kaca masih memiliki nilai kaleng masih memiliki nilai Kalau kaca masih di angka Rp200 ya kalau kaca ya kaca beling bukan kuda lumping ya terus untuk kaleng itu masih diangka 2000 plastik tergantung mayoritas plastiknya itu kreset hdpe ataupun HD maupun pe tapi kalau plastiknya dalam bentuk botol ya itu pasti memiliki nilai di angka 2 2.000-an ke atas apalagi kalau sudah terpilah dengan baik itu bisa diangkat 3.000 sampai 4.000 seperti itu bagaimana cara membangun mindset masyarakat yang masih membuang pokok sekali pakai nah ini perlu satu kebijakan dari pemerintah Pemerintah apa Pemerintah desa dari pemerintah Desa diturunkan ke pemerintah kedukuan dari pemerintah padukuan diturunkan ke RT bikin satu kesepahaman kesepakatan Siapa yang itu biasanya melalui Data sudah bisa Oh hari ini siapa sih yang melahirkan betul Enggak Oh Ternyata di sat RT tidak 150 KK masa hamil semua Masa ee punya hamil semua kan Enggak mungkin betul Enggak kan itu Nah itulah data itu bisa nanti dikorelasikan dengan rekan-rekan buang sampah nanti diberikan pelatihan Pak Bu ketika memiliki Pampers anak-anak ini lakukan upaya pembersihan dulu kan seperti itu umpamanya ya dilakukan sehingga nanti tidak dibuang sembarangan karena popok juga bisa dijadikan nilai ee Apa upaya daur ulang dalam bentuk e kerf seperti itu Nah kebetulan Kemarin saya mendampingi k smmpah berkah ya Di mana mendapatkan pendanaan dari foundation di mana mengelola popok untuk dijadikan untuk dijadikant untuk dijadikan nilai ASB Nah itu kan juga untuk satu upaya bank sampah bekerja sama dengan penghasil popok siapa rumah tangga Siapa yang memiliki anak-anak ini tadi Nah itu harus dilakukan sosialisasi pemahaman pelatihan terus-terusan enggak bisa kita hanya memberitahu sementara itu enggak bisa nah ini perlu satu kebijakan bank sampah dibentuk skala RT pentingnya social engineering nah ini ini yang yang yang sudah saya lakukan mungkin itu lagi yang mau pertanyaannya ada lagi Iya baik mungkin kita langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya begitu ya Pak ya ini ada pertanya ada dua pertanyaan dari yang pertama ada dari Kak api eh bagaimana cara mengedukasi warga yang efektif tentang pemilahan sampah dari rumah kemudian ini untuk selanjutnya ada pertanyaan dari bapak sutarmanto eh kami ada inovasi sampah ditukar dengan sembako yang Kami beri nama bangsa sah peramar Tapi itu tidak cukup mengedukasi warga dalam memilah sampah pertanyaannya Bagaimana mengedukasi warga atau masyarakat agar mau memilah sampahnya mulai dari rumah oke ya bagaimana cara tentang pimpilan sampah dari rumah bikin kelembagaan bank sampah di setiap RT nah ini bikin kelembagaan di setiap RT caranya di satu RT itu setiap bulan itu pasti ada pertemuan warga betul enggak nah hari ini contoh yang ada di kota Yogyakarta semua berbicara sampah nah kebijakan ini sebenarnya perlu didukung oleh pemerintah kan gitu tapi karena sifatnya ini memang satu upaya literasi ee di bidang persampahan bahwa setiap orang itu menghasilkan sampah perlu ya itu tadi seperti satker tadi satuan kerja ini di di tingkat RT nih betul enggak di tingkat RT Bagaimana kalau di kelembagaan RT itu i tapi RT ini nanti ee bikin satu kelembagaan namanya bank sampah nah bank sampah ini rata-rata kenapa mangkrak kenapa tidak berjalan karena dia sifatnya sudah bisnis tapi kalau sifatnya sudah social engineering beda Bang sampak bertransformasi menjadi bank sampah bisnis itu pasti beda dengan bank sampah secara social engineering apa Sat RT bergotong royong bikin kelembagaan sosialisasi bersama dari bagaimana mereka mampu melakukan pemilahan awal sumber limbah dan itu nanti bisa dikumpulkan setiap bulan di satu titik dari situ bisa kita kerja sama dengan pihak ketiga yang kredibel yang mampu memberikan pendampingan yang mampu memberikan pelatihan yang mampu memberikan konsep-konsep seperti itu Nah kalau bank sampah secara sudah bisnis itu berbeda dengan bank sampah social engineering jadi bank sampah ini yang disepakati oleh masyarakat betul enggak Nah nanti kalauyar nanti akan teridentifikasi dari 100 KK Katakanlah siapa sih yang enggak suka memila dan tidak suka menabung nanti kelihatan Oh ternyata pak wargono itu keluarganya sudah Tidak Pernah Menabung dan tidak pernah memilah sampah makanya sampahnya selalu ee bermuara dengan jasa angkut kan seperti itu betul enggak lah itu nanti sosial yang akan menghukum Nah kan gitu kalau kita mau berbicara social engineering kan gitu nah kami ada inovasi sampai di ditukar dengan sembako yang Kami beri nama Bang sampah primamart oke nah Ini sudah bisnis sudah bisnis kalau sudah Bisnis kenapa kok masyarakat susah diedukasi karena Anda bisnis tidak social engineering tadi betul enggak Nah kalau sus engineering Boleh silakan Anda bisa menjadi pendamping menjadi pendamping bank sampah RT tadi betul enggak untuk mengambil sampah-sampahnya kan gitu nih Nah cara sosialisasinya bank sampah Smart ini berkolaborasi dengan bank sampah yang dibentuk oleh RT tadi yang secara sociosial engineering yang tidak ada yang dibayar Kenapa bank sampah rata rata mangkrak karena ada direktur ada pelaku ada yang lain-lain kan seperti itu tapi kalau Bang sampah bersifat social engineering masyarakat disuruh memilah sampahnya selama 1 bulan ditahan betul-betul baru setiap bulan nanti dikumpulkan di satu wilayah titik dengan kebersamaan itu yang sudah kami lakukan ya seperti itu sehingga tidak ada bank sampah bangkrut tidak ada bank sampah mangkraak kan gitu seperti itu mungkin itu bapak ibu nah perlunya literasi pelaku usaha ini sudah salah satu pelaku usaha Bank Sampah Smart ini dengan menukar dengan memberikan apa namanya pembelian Ini arahnya ke sudah ke bisnis dan itu harus memiliki literasi SDM yang mampu menghandle eh apa namanya kultur masyarakat yang ada di sana mungkin itu dari saya dari untuk pak sutarmanto dan Bu simpel kalau ee pengelolaan S skala rumah tangga sangat simpel sekali ya baik kemudian Ee kita langsung lanjut ke Pertanyaan selanjutnya Oh I EE namun ee kami juga ingin menginformasikan bagi Bapak Ibu sekalian yang mungkin ingin bertanya secara live kami juga memberi kesempatan untuk Ris hand terlebih dahulu kemudian setelah ini akan kami pilih untuk memberikan pertanyaannya secara live ya Kemudian untuk selanjutnya ini ada pertanyaan dari Bapak ada dua pertanyaan nih pak yang pertama bagaimana konsep zerest dapat eh merubah tahapannya pengelolaan sampah yang ada sekarang Kemudian yang kedua Apakah dampak rbf dan Kenapa banyak yang tidak menyarankan melakukan itu Begitu baik terima kasih terima kasih Pak pertanyaannya bagaimana konsep Z Zer itu mampu diterapkan di skala rumah tangga diingat-ingat ya Di rumah tangga dengan tadi yang sudah saya sampaikan di depan satu rumah itu ada empat pewadahan dan satu tempat untuk pengomposan clear itu ya nanti kita kapan-kapan beda kasusnya ya artinya ketika satu rumah nah ini memang perlu satu kebijakan apa SK kepala rumah tangga Ada bapak ada ibu ada tiga anak betul enggak nah saya baru membuat satu program nih dengan adanya kurikulum merdeka atau P5 nih betul enggak bagaimana orang orang tua dipaksa untuk memilah sampahnya melalui kurikulum Merdeka Bagaimana Pak Bu Saya harus menabung besok untuk penanganan pengelolaan sampah sebagai ekstrakurikuler apa dari setiap kegiatan yang ada di rumah tangga itu hanya bisa dilakukan upaya tadi pemilahan dan pengolahan pengolahannya yang organik tentunya kan gu Kan kalau satu rumah sudah punya Tong komposter satu yang besar 3 tahun tidak akan pernah buang sampah organik dan kedua kita bisa panen ya setiap bulan kompos kan gitu nih nah yang anorganik jelas itu adalah serapan daur ulang kan gitu nih Nah tentu Ah ini fdf ini adalah serapan daur ulang yang sangat rendah seperti Chiki seperti multiayer betul enggak n ataupun kresek-kresek kalau itu dijual kepelapak itu enggak laku dia bilang seperti itu tapi bagi saya semua akan saya tampung Kenapa Kami punya solusinya Kami punya Kami punya teknologinya kan seperti itu nah itu sih yang untuk menyaran ke masyarakat perlunya satu upaya sat RT bikin kelembagaan bank sampah dengan konsep social engineering berbeda dengan Perumahan kalau permunahan sifatnya sudah bayar semua nah di situ bisa kita terapkan satu KPS 3R kalau dia memang tidak mau memilah karena saya sudah punya uang kan seperti itu tapi berbeda dengan eh konversi pemberdayaan masyarakat dan penanganan pengelolaan sampah harus selalu dilakukan edukasi terus menerus baik itu sampah ee apa penanganan pengelolaan sampah itu terus-menerus tidak bisa kita lepaskan mungkin itu Pak iya Baik terima kasih Pak kemudian mungkin kita langsung lanjut ke pertanyaan secara live ya ini Eh mungkin yang pertama bisa mengajukan pertanyaannya ada bapak mahard bisa langsung diunmute dan menyampaikan pertanyaannya Pak Baik terima kasih Terima kasih suara saya kedengar terdengar mbakengar Bapak ya okea kasih Pak pemaparannya Saya dari Bali saya kebetulan akan mengambilasi tentang kesadaran sampah ini hanya saja saya Kebetulan juga Akis di bidang sampah tetapi sayail posisi di penanganan di Dieng kesadaran masyarakat seperti tadi ada beberapa pertanyaan ee Bagaimana mendidik masyarakat untuk mengedukasi masyarakat untuk Ee tidak membuang sampah terutama kami spesifikasi ke plastik Pak karena plastik tidak bisa diurai kalaupun dikatakan akan terurai ratusan tahun setelah itu jadi mikroplastik malah jadi semakin semakin kacak Jadi sekarang kalau kalau dulu ada istilah perubahan e tidak ada perubahan tidak ada yang abadi kecuali perubahan sekarang Ada lagi satu yang abadi adalah plastik sampah plastik nih hati-hati sekali Nah karena itu begini pak ee saya ee ee salut dengan bapak dengan termasuk ada edukasinya segala macam hanya Saya ingin usul aja penambahannya di pengertian hulu yang kami maksud yang kami sering dengungkan adalah ee ketika timbulan belum muncul gitu ya Belum ada sampah Karena begini Kalau misal sekarang kita kampanyekan kalau satu keluarga biasanya 10 kilo misalnya per minggu Nah 0,7 kalau bisa menjadi 0, E 5 aja misalnya atau 0,3 itu sudah sesuatu yang luar biasa Pak Nah di sinilah kalau ibaratnya kalau banjir eh atau sumber keran sumber kerannya kita kecilin gitu ya bukan ngepelnya bukan proses di gilirnya ini Pak Nah ini tetap penting tetap penting eh karena sampah pasti akan selalu ada begitu ya tapi untuk tingkat pengurangannya ee kami ee lebih konsen bagaimana kita kurangi di Hulu dalam pengertian kesadaran manusianya untuk memproduksi sampah misalnya kita bawa tambler ke mana-mana kita isi kita bukan nanti plastik kita tetap isi dengan dari galon di rumah atau galon di mana Di toko di mana Di pos-pos nanti pengisian tetapi sepanjang satu hari itu kita tidak pernah lagi membeli ee kemasan plastik sekali pakai entah itu botolnya entah itu gelasnya gitu Pak misalnya kemudian membiasakan diri membawa kotak makanan kalau kita beli kita sodorkan itu bukan lagi pakai ee plastik dan sebagainya Itu salah satu contohnya kemudian yang yang menarik dan agak lucu Pak kalau kita misal hanya dihilir kemudian tadi misalnya eh kita coba cari e CSR kita carikan sponsor di Para produsen plastik itu kan aneh Harusnya kita dengan tegas mengatakan mereka wajib memberikan dana kepada kepada penggiat sampah ini begitu bahasanya kalau menurut saya pak ya n karena Ee kita bahasanya justru merekalah yang justru membuat membuat sampah-sampah ini ada kami di Bali Sudah ada ee pergup tentang tas kresek misalnya tapi sekarang saya saya anggap ini lucu karena apa begitu kita masuk ke minimarket ya tas kreseknya kita permasalahkan tetapi seluruh rak itu plastik Pak dan kehidupan kita begitu melekat dengan plastik dan kita tidak pernah membatasi diri kita untuk memproduksi sampah bagi diri kita nah ini yang yang perlu kita ee apa campaign kampanyekan dengan lebih serius pak jadi saya titip dari proses-proses pakif mengedukasi itu ee sesungguhnya yang EE ada titipan lagi yang lebih ee lebih penting adalah di situ bagaimana kita mengedukasi mengurangi ee sampah menyampah kita pak karena istilahnya kalau produsen justru membentuk ee bank sampah mereka buat tim ee tim pembersih pantai apa semacam dibayar itu kan Green washing Pak sebenarnya mereka mengatasnamakan lingkungan mereka yang buat lingkungan mereka bayar berapa untuk untuk berapa persen sih gitu ya Nah itu menarik Pak e pakif nanti e saya mungkin perlu kontak-kontak dengan pakif karena nanti diserasi saya juga akan kooyokkan dengan teman-teman dari semua Lini kita akan coba garap gitu karena kajian-kajiannya kalau hanya dari satu Lini itu tidak tidak Ee tidak menggelegar gitu ya tidak membikin Gregetan ini masyarakat karena ini sampah plastik terutama ini sudah bencana Pak ini ini mengerikan kalau kita biarkan Begini saya kira demikian Maaf agak panjang sedikit Makasih Pak Makasih baik baik Luar biasa ini eh padik mudah-mudahan nanti kita bisa bersilaturahmi dan berjumpa darat ya ada satu pengertian bapak yang bisa coba saya sharing kata upaya pengurangan sampah ini yang juga perlu harus kita memberikan satu persamaan persepsi biar tidak tumpang saya ingatkan plastik tidak bisa terurai hanya bisa dilakuk upaya penanganan Pan oleh industriah ini ada rentetannya sebenarnya yang tadi disampaikan kan gitu kan kita tidak akan menutup plastik adalah temuan manusia paling terhebat saat ini dan kita gunakan melekat di kaca saya kac saya melekat melekat di Ben saya ini melekat Pak ya kita tidak terlepas dari yang namanya plastik kata upaya pengurangan itu bapak ibu Bagaimana kalau kita makan kalau bisa dihabiskan sehingga tidak tersisa ituuanyaaya pengurangan nah memang Bapak ini yang menjadi penting ee pasal 15 ini yang belum berjalan Bagaimana upaya produsen sebagai industri belum mampu melakukan kewajibannya menarik sisa kemasan produsennya kadang-kadang rekan-rekan penggiat kasihan ni sudahudah sudah memila sudah membawa betul enggak sudah melakukan upaya Dar ulang tapi tidak ada satu program untuk eh after consumernya di mana penggiat sudah melakukan upaya Penanganan dan pengelolaan ya Ee betul tadi Bagaimana cara upaya kita mengurangi Pak Bu Boleh saya sampaikan industri dia tidak akan pernah berhenti untuk memproduksi karena ada permintaan konsumen seperti itu nih Nah plastik hanya bisa diulah oleh industri itu kembali seperti itu ini ini Coba kita menyamakan persepsiedikit ya memang Pak pltik tidak akan bisa diurai oleh tanah ratusan tahun karena dia memang non apa anorganik bukan biologis nah biologis itu adalah sampah organik yang seperti itu Nah upaya edukasi sosialisasi pengurangan ini adalah dibutuhkan peran pemerintah sebenarnya peran stakolder Karena masyarakat ini sudah bertindak nih penggiat-penggiat ini sudah banyak melakukan upaya pengurangan dengan apa ee melakukan eh pengelolaan secara sederhana melalui bank sampah Maaf saya sedikit tidak setuju juga eh apa dengan rekan-rekan penggiat dengan dengan membersihkan sampah di pantai itu sampai besok tidak akan pernah selesai karena hulunya tidak diperbaiki sistemnya nah Hari ini saya tidak berbicara sistem Pak nanti malah saya kena semprit ya itu yang punya adalah regulator ya Saya hanya akan berbicara teknis saja nanti karena tendensinya itu sudah berbicara kepentingan Pak kan gitu Walaupun saya tahu kan gitu kan cuman IPR memang belum diterapkan bahwasanya ada satu tanggung jawab produsen menarik sisa kemasan yang sudah tersebar di masyarakat kan gitu nih Nah Upaya apa yang dilakukan seluruh produsen ini memberikan upaya bina lingkungan ya produsennya dibuat di Jakarta tapi jualnya di Papua betul enggak nah plastiknya di sana sampai di sana Nah itulah dengan penggiat-penggiat ke
Resume
Categories