POTENSI DAN TANTANGAN PENGELOLAAN SAMPAH SPESIFIK (SAMPAH KONSTRUKSI) DI INDONESIA
tv_hlZm5D64 • 2023-02-11
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
ini yaitu pada Sabtu 11 Februari 2023
baik sebelumnya perkenalkan saya Anisa
Wana selaku MC sekaligus moderator yang
akan memandu jalannya acara webinar pada
pagi hari ini
acara webinar kita hari ini mengusung
tema potensi dan tantangan pengelolaan
sampah spesifik atau sampah konstruksi
di Indonesia yang akan disampaikan oleh
pemateri kita hari ini yaitu bapak
dokter engineering maryono STMT
cara ini diselenggarakan oleh butik daur
ulang Project B Indonesia yang
bekerjasama dengan Universitas Islam
Indonesia
baik selanjutnya bapak ibu hadirin yang
terhormat Izinkan saya mengucapkan
selamat datang dan memberikan salam
hormat saya kepada bapak dokter hijrah
Purnama Putra SMA selaku Honda dari
butik daur ulang Project B Indonesia
sekaligus sekretaris jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
lalu kepada pemateri kita hari ini yaitu
bapak dokter engineering maryono STMT
dan juga kepada bapak ibu peserta
webinar pada hari yang berbahagia ini
sebelum masuk ke materi webinar kita
saya mohon izin sebelumnya untuk
mengingatkan
Bapak Ibu sekalian untuk dapat mengisi
daftar hadir atau presensi di Link yang
telah admin kami kirimkan di kolom chat
kemudian Dengan hormat saya juga meminta
kesediaan Bapak Ibu sekalian untuk
menonaktifkan microphone selama kegiatan
ini berlangsung supaya kita semua dapat
menikmati materi yang disampaikan dengan
baik
baik selanjutnya sebelum kita masuk ke
acara inti kita yaitu penyampaian materi
Mari kita dengarkan terlebih dahulu
penyampaian sambutan pepatah dua patah
kata dari bapak dokter hijrah Purnama
Putra SMA selaku founder dari Project by
Indonesia dan sekretaris jurusan Teknik
Lingkungan Universitas Islam Indonesia
waktu dan layar kami persilahkan
Baik Terima kasih Mbak Nisa Apakah suara
saya sudah masuk masuk Oke Baik
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
bismillah wabarakatuh
bismillah alhamdulillah
tentunya Selamat pagi salam sejahtera
untuk kita semuanya yang kami hormati
bapak dokter maryono dari magister ilmu
lingkungan Universitas Diponegoro atas
waktu dan
kesediaannya untuk berbagi ilmu kepada
kami pada kesempatan hari ini Serta
Bapak Ibu
peserta webinar
terkait dengan potensi dan tantangan
pengelolaan sampah spesifik terlebih
pada sampah konstruksi yang ada di
Indonesia Bapak Ibu yang
penikmat setia webinar-webinar yang
dilakukan oleh butik daur ulang Project
di Indonesia Alhamdulillah masih
diberikan kepercayaan oleh jurusan
Teknik Lingkungan Universitas Islam
Indonesia untuk menyelenggarakan webinar
yang kalau saya tidak salah ini yang
ke-3 atau ke-2 ya di tahun ini gitu ya
rata-rata dalam satu tahun
butik daur ulang
membuat webinar sekitar
16-17 kali seri dan mudah-mudahan di
tahun ini kita masih juga terus
bersemangat untuk mengerjakan webinar
tersebut pada kesempatan Hari ini saya
diinfokan oleh panitia sudah ada
360 peserta yang mendaftar namun
biasanya di hari H
pelan-pelan jadi nanti naik pelan-pelan
di sampai mungkin di angka
150-200 begitu ya karena biasanya Sudah
daftar terus kemudian lupa gitu untuk
mengikuti tapi teman-teman di butik daur
ulang sudah cukup senang menghubungi
Bapak Ibu semuanya karena di reminder
lagi pada pagi hari
Bapak Ibu sudah mendaftar dan bisa
mengikuti kegiatan ini gitu
semangatnya adalah semangat berbagi Pak
maryono dan Bapak Ibu semuanya Artinya
kita masih mampu dan berkah dari pandemi
kemudian kita bisa belajar di mana saja
Kapan saja dan
makanya webinar ini bisa terus
terlaksana begitu Jadi kita berkomitmen
untuk terus melaksanakan salah satunya
adalah Jika Bapak Ibu menyimak tadi di
video yang ditampilkan di awal
selanjutnya akan ada webinar tentang
pengelolaan minyak jelantah yang akan
dilakukan kurang lebih 2 minggu lagi
jadi Bapak Ibu jangan ketinggalan mudah
ikuti terus untuk webinar-we pada
kesempatan hari topik pada kesempatan
hari ini sangat spesial sekali jadi saya
ketemu Pak maryono kira-kira berapa
tahun yang lalu begitu di satu
conference Pak maryono menyampaikan
dengan tentang topik yang akan
dibicarakan pada kesempatan Hari ini
saya langsung sangat tertarik gitu ya
tentang tema tersebut karena tema ini
masih jarang sekali diangkat oleh
peneliti kemudian
aplikasi di lapangan Gitu ya tentang
sampah konstruksi jadi potensinya sangat
besar dengan pembangunan yang ada di
Indonesia tapi pengelolaannya masih
belum terdeteksi dengan baik Nah nanti
kita akan dengarkan pemaparan dari Pak
maryono Seperti apa tantangan dan
potensi pengelolaannya di Indonesia
siapa tahu kalau bahasa anak sekarang
kan jadi Cuan gitu Ya paling tidak
menghasilkan pengelolaan yang lebih baik
Agar lingkungan kita juga ikut jadi
lebih baik ya
Bapak Ibu semuanya tidak berlama-lama
agar kita bisa mendengarkan pemaparan
yang mudah-mudahan sangat menarik dari
Pak maryono Selamat mengikuti tentunya
Bapak Ibu semuanya Terima kasih Pak
maryono atas waktu di hari-hari Sabtu
seharusnya bersama keluarga tapi kita
minta waktunya 2 jam untuk bersamai
aktivitas kita pada kesempatan hari ini
mudah-mudahan semuanya lancar dan
diberikan manfaatnya tentunya dari
panitia kami juga mohon maaf jika banyak
kekurangan dalam pelayanan kepada bapak
ibu dan kita akan bertemu di kesempatan
yang lain yang mudah-mudahan kita
sehat-sehat semuanya ya terima kasih
atas waktu dan kesempatannya mohon maaf
jika banyak kekurangan wabillahi Taufiq
wal hidayah wassalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih Bapak hijrah
yang telah memberikan sambutannya dan
sekaligus membuka acara pada pagi hari
ini
baik Bapak Ibu sekalian kami dari
panitia juga melakukan live streaming
melalui YouTube channel kami di Project
by Indonesia jadi semisal selama acara
webinar ini berlangsung ada Bapak Ibu
sekalian yang mungkin terkendala di
dalam Zoom itu tidak perlu khawatir
karena
Bapak Ibu sekalian juga tetap bisa
mengikuti webinar ini melalui YouTube
channel kami yaitu Project Indonesia
kemudian seperti biasanya kami juga
menyiapkan 5 doorprise Untuk Bapak Ibu
sekalian yang beruntung
berdasarkan tiga pertanyaan terbaik dan
2 Story Instagram terunik selama webinar
ini berlangsung
Nah untuk doorprize pertanyaan terbaik
akan kami umumkan di akhir acara
Sedangkan untuk Story Instagram terunik
pemenang akan dihubungi langsung melalui
DM oleh admin kami seluruh hadiah ini
dipersembahkan oleh butik daur ulang
Project B Indonesia jadi bagi Bapak Ibu
sekalian yang ingin bertanya selama
webinar ini berlangsung itu dapat sekali
memberikan pertanyaannya melalui kolom
chat dengan format nama kemudian
pertanyaan yang ingin ditanyakan lalu
untuk Story Instagram Bapak Ibu sekalian
dapat membuat Story selama webinar ini
berlangsung
semenarik mungkin dan jangan lupa tag
Instagram kami di Project Indonesia baik
tanpa berlama-lama lagi kita akan
langsung ke acara inti kita yaitu
penyampaian materi oleh pemateri kita
yaitu bapak dokter engineering maryono
SMT Tapi sebelumnya saya mohon izin
Bapak Ibu sekalian untuk membacakan CV
Bapak maryono terlebih dahulu
Bapak dokter engineering maryono STMT
ini merupakan dosen magister ilmu
lingkungan Universitas Diponegoro
untuk pendidikannya Beliau pernah
menempuh pendidikan S1 teknik lingkungan
pada tahun
1998 di Institut Teknologi Bandung
Kemudian beliau melanjutkan pendidikan
S2 perencanaan wilayah dan kota pada
tahun 2001 di Institut Teknologi Bandung
lalu Beliau juga melanjutkan pendidikan
S3 teknik perkotaan dan lingkungan pada
tahun 2015 di kyushuu University Jepang
untuk aktivitasnya beliau merupakan
dosen magister ilmu lingkungan
Universitas Diponegoro Kemudian beliau
juga aktif di
Center for green infrast
and development Universitas Diponegoro
kemudian penelitian dan proyek
pengembangan 5 tahun terakhir yang
pertama ada pemodelan interaksi guna
lahan dan tarikan perjalanan pada jalan
kolektor sebagai upaya mewujudkan sistem
transportasi yang berkelanjutan di Kota
Semarang Kemudian yang kedua ada
pendugaan alih fungsi lahan dan stok
karbon permukaan di Kota Semarang
berbasis algoritma super vektor mesin
dan citra satelit Sentinel 2A kemudian
yang ketiga ada efektivitas
uhs dalam penyusunan tata ruang dan
infrastruktur hijau pada kota kecil di
Jawa tengah lalu untuk pengabdian
masyarakat yang pertama ada pemberdayaan
masyarakat dalam penentuan batas desa di
Kabupaten Brebes Desa Kretek pagojangan
dan teraban kemudian
ada pemetaan UMKM pelaku ekonomi kreatif
usaha kerajinan makanan ringan batik
bambu dan kayu di Kabupaten Temanggung
itu tadi sekilas Mengenai bapak maryono
selanjutnya Mungkin saya akan menyapa
beliau terlebih dahulu Assalamualaikum
selamat pagi Bapak
Selamat pagi Mbak Anisa
bapak bagaimana kabarnya hari ini Pak
Baik Ini suara saya sudah
bisa didengar ya Iya
untuk penyampaian materinya Apakah Bapak
sudah siap untuk menyampaikan materi
hari ini Coba dites dulu ya
untuk penyampaian materinya waktunya
kurang lebih sampai jam 10.30 begitu ya
pak Mungkin langsung saja tanpa
berlama-lama tempat dan layar kami
persilahkan
ya Tes dulu ini sudah terlihat terlihat
bapak
bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Terima kasih kami ucapkan kepada butik
daur ulang Project di Indonesia
lalu program studi teknik lingkungan
Universitas Islam Indonesia dan
terkhusus kepada
kolega kami teman kami yang
mudah-mudahan nanti semakin sering
berhubungan Bapak hijrah dan sekaligus
tadi beliau sudah membuka acara yang
saya malah terinspirasi ini
packaging acaranya juga sangat keren Pak
jerawat
Bapak Ibu adik-adik anak-anak yang saya
hormati yang bisa bergabung dengan acara
webinar series yang keberapa tadi saya
lupa tapi cukup banyak ya kami diberi
kesempatan untuk
sharing apa yang kami pahami dan
beberapa yang sudah kami lakukan ya di
beberapa tempat di Indonesia
terutama berkaitan dengan pengelolaan
sampah spesifik khususnya sampah
konstruksi di Indonesia
mudah-mudahan nanti pancingan diskusi
saya ini dapat membantu adik-adik bapak
ibu
sebagaimana tadi disampaikan Pak Hijrah
ya mudah-mudahan bisa nangkap peluang
tentang bagaimana sebenarnya pengelolaan
sampah spesifik atau sampah konstruksi
yang ada di Indonesia ini sehingga
di satu sisi bisa
standarisasi di sisi yang lain tentu
dengan
standarisasi itu ada keahlian keahlian
ya tadi Kalau Pak hijrah menyampaikan to
the point ada cumannya gitu ya jadi
standarisasi di sini adalah
[Musik]
optimasi
pemanfaatan
pengembangan
infrastruktur untuk mencapai standar
yang tentu itu berhubungan dengan
sekolah berhubungan dengan pengetahuan
berhubungan dengan pengetahuan dan olah
pikir yang
bagi para
pelakunya itu tentu memiliki keahlian
dan kemampuan yang tentu harus dilakukan
apa ya istilahnya
kalau misalnya ada sampah konstruksi
karena ada standar yang baku Jadi para
ahli para pekerja dan sistem
pengelolaannya itu
terstandarisasi Nah kalau standarisasi
jelas di situ ada
bisnis itu bisnis mungkin atau mungkin
government
making kontrak with private company
itu yang tadi disampaikan
jika tambah konstruksi bisa
terstandarisasi dengan baik dan
masyarakat
sudah
berperilaku Pro inframental behavior
gitu tentu di situ ada pengetahuan yang
tertransfer yang membutuhkan resourcess
gitulah atau dana untuk pengelolanya
itu yang tadi disampaikan Pak hijrah di
awal
nah
Bapak Ibu adik-adik karena
penyelenggaranya di sini butik daur
ulang dan UII yang tentu UII adalah
salah satu universitas terbaik di
Indonesia tadi sudah disampaikan di
videonya mohon izin saya akan memulai
diskusi pagi yang baik ini dengan
menyampaikan Bagaimana perspektif
akademik mengenai
sampah konstruksi atau limbah konstruksi
di Indonesia
karena zaman digital gitu Saya mencoba
mencari tahu ala anak-anak melanial
anak-anak melanial yang sederhana gitu
Saya mencoba mencari dari search engine
dengan kata kunci sampah konstruksi
di sini sampah konstruksi
ada tapi tidak terlalu banyak
jadi begitu tampilan pertama ini ada
empat ini satu membahas tentang
pemanfaatan sampah konstruksi tapi yang
lain tidak gitu Jadi mungkin tidak
terlalu cocok dengan kata ini
Jadi mungkin ada benarnya juga tadi yang
disampaikan Pak hijrah kalau
belum terlalu banyak mungkin yang
lalu berikutnya adik-adik anak-anak
bapak ibu kami hormati di forum yang
baik ini saya melanjutkan dengan
pencarian secara sederhana tapi
saya ubah kata kuncinya misalnya saya
menggunakan kata construction wish
kalau ini banyak ya Bapak Ibu begitu
saya bicara konstruksi langsung bahkan
ini semuanya
membahas jadi dari prosentase sekali
tampilan itu di dalam mesin pencari
langsung 100% ada tapi kalau tadi itu
hanya kecil sekali dan mungkin jarang
betul yang disampaikan Pak hijrah itu
tadi
Nah di sini menunjukkan bahwa memang
konstruction atau pengelolaan sampah
konstruksi sampah dari
cermatan sederhana ini beda ya kalau di
negara-negara maju sudah familiar begitu
kalau di kita memang masih jarang saya
masih penasaran saya mencoba
menset ya
nah ternyata tulisan saya juga ndak
jadi saya share lagi itu akhirnya
ada gitu ya
ada kata-kata
tapi itu kan terlalu susah gitu karena
tidak semua orang mengerti dan tadi
lagi-lagi yang disampaikan Pak hijrah
itu adalah satu apa ya istilahnya satu
satu celetukan gitu Yang Yang bener itu
agak susah gitu dicari di Indonesia itu
masih belum banyak lah tapi saya
penasaran lagi bener nggak sih ini
cara ganti dengan mengubah kata menjadi
sampah menjadi limbah jadi limbah
konstruksi gitu ya Wah kalau ini Mulai
mulai ada yang tadi dia hanya dua
sekarang naik persentasenya gitu ya
jadi hitungan pertama itu tadinya hanya
satu sekarang naik menjadi 2 Wah ini
kayaknya cocok ini kemudian saya
tingkatkan lagi menjadi limbah
konstruksi bangunan dengan kata kunci
itu ya Nah dengan kata ini ternyata ini
cukup banyak
yang dari sisi Akademi perspektif itu
sudah membahasnya bahkan ini bisa
dikatakan hampir mendekati 85% artinya
sampah spesifik limbah konstruk itu
kalau di kita berasosiasi dengan
penggunaan kata limbah ya jadi ternyata
sampah itu kalau kita bukan sampah ya
tapi limbah limbah konstruksi itu
mungkin Jadi intinya Bapak Ibu secara
akademik kita sudah banyak yang membahas
inilah intinya gitu ya Nah tetapi Apa
karena kita berada pada rezim atau area
info
kemudian sistem ability and seputar
perspektif itu apakah perspektifnya sama
dengan
engineering yang Civil engineering gitu
ya yang mungkin
lebih banyak berasosiasi dengan
efisiensi dan
optimasi material walaupun kedua-duanya
sama mungkin ya kalau kita hubungan
dengan DPR ya tapi mungkin perspektifnya
sedikit
agak agak berbeda mungkin kalau tapi
nanti kita lihat lebih jauh di belakang
Nanti jadi prinsipnya di sini sudah ada
nah saya kepo
karena saya dari teknik mengumpulkan
sebagaimana background tadi bisa
dibacakan oleh Mbak Nisa dan
sejauh ini juga saya agak jarang gitu
diskusi masalah ini dengan beberapa
teman di
mana gitu termasuk di dengan Pak hijrah
kemudian termasuk dengan Bu Winda dan
seterusnya pokoknya teman-teman di
teknik lingkungan di Indonesia itu agak
jarang gitu ya lalu saya kepo saya agak
dalam gitu ya mudah-mudahan ini bisa
mewakili terkini ya jadi saya
lebih dalam siapa ya Ini bapak-bapak ini
teman-teman kita ini yang sudah meneliti
atau menulis gitu nah ternyata
hampir semua itu berkaitan langsung
dengan pekerjaan konstruksi overall
juga secara umum Bapak Ibu yang sudah
menulis meneliti itu
backgroundnya adalah teknik sipil bukan
berarti membeda-bedakan ya Saya hanya
ingin mencari tahu teman saya dan tidak
yakin kemudian kalaupun ada kesehatan
itu masih terbatas gitu ya jadi dari
mungkin yang memiliki background teknik
lingkungan atau yang lain itu masih
jarang mudah-mudahan nanti semakin
kesini semakin banyak teman-teman yang
membahas tentang Pro info di dalam
kostraction management
jadi tidak
melulu pada konteks
efisiensi material di dalam construction
building tapi juga lebih pada konteks
kemasyarakatan Nah nanti nampak juga
bahwa dengan background seperti itu
nampak bahwa di dalam peraturan
pemerintah pun juga yang ditembak atau
yang di endorse atau yang dicermati
masih bergetar tentang konstruksi
konstruksi
masal gitu ya konstruksi masal yang
tidak berbasis Community beavier
jadi di dalam slide ini saya ingin
menyampaikan dan perlu kami baris bawahi
bahwa
di dalam akademik perspektif itu masih
fokus pada Engineering
terutama Civil engineering tetapi belum
belum banyak yang membahas tentang
nah tentu bagi adik-adik Kalau ini ada
yang kuliah S2 S3 atau barangkali S1 dan
dia akan melanjutkan S2 S3 karena ini
masih akademik perspektif
Tentu juga ini menjadi peluang seperti
yang disampaikan baik cerita tadi tetapi
tentu di sini belum belum mengarah pada
ekonomi perspektif ya tapi lebih pada
study of literatur walaupun tentu ada
beberapa batasan karena kalau kita lihat
saya set lebih dalam gitu tentang review
of construction wish itu ternyata udah
banyak banget gitu ya yang mengkaji gitu
ya Sehingga tentu harus hati-hati juga
apa yang baru dan apa yang belum dibahas
di dalam konteks
literatur review studi atau literatur
ini contoh yang tadi malam gitu ya
Sengaja saya coba agak akhir-akhir untuk
mengetahui terkini kondisi terkini dari
perkembangan literasi review of
construction ini saya hanya saya
Tampilkan
print screennya gitu karena tentu ada
copyrightnya ya karena berkaitan dengan
jurnal Bapak Ibu nanti bisa ke
UII tadi sudah ditampilkan video dengan
bagus atau mungkin nanti ke tempat kami
untuk melihat lebih dalam ya Misalnya
tentang
konteks lca di dalam construction and
Demolition
itu selalu diikuti dengan Demolition
gitu ya kalau di dalam beberapa
literatur konstruction itu membangun
demoction Tentukan pemugaran atau
penggantian atau merobohkan
ya ini masih berputar dengan literatur
review Bagaimana kami membantu anak-anak
adik-adik bapak ibu yang mungkin masih
sekolah tentang bagaimana sebenarnya
literatur review research di dalam
Extraction wish yang baik yang beneran
gitu ya Beberapa batasan harus dilihat
ini karena mereka sudah membahas
12345 gitu
faktor couple 3R strategi misalnya ya
tahun barusan kemudian tahun 2002 itu
sudah dibahas secara
ada 8 yang kami temukan 10 ya yang
curren situation ya dari 2016 sampai
2003 itu kalau nulis jurnal dan lain
sebagainya kan biasanya jurnal terkini
10 tahun terakhir atau 5 tahun terakhir
gitu ya Nah ini Tentu juga
mudah-mudahan membantu dari bapak ibu
adik-adik anak-anak yang mungkin
mengikuti webinar pada sesi pagi ini
Nah tadi saya menampilkan akademik
perspektifnya
nah berikutnya tadi ke Pak hijrah saya
menggunakan clo dari Pak hijrah tentang
Cuan tentu ini akan berkaitan dengan
tinjauan praktis dan praktek
tinjuan praktis dan praktek
nah lagi-lagi saya mencoba untuk
menyelami kehidupan keseharian anak-anak
tentang penggunaan gadget dan sistem
komunikasi
lagi-lagi saya mencoba untuk menggunakan
mesin pencari untuk bertanya apa to
limbah konstruksi dalam konteks commons
itu gitu ya Nah di sini disebutkan dari
sekitar 4 juta 450 data yang ditemukan
dalam waktu 0,35 detik itu ternyata
mereka mengatakan bahwa overall ya
common Sen ya ini pengetahuan masyarakat
umum
poin-poin limbah konstruksi adalah
poin-poin bangunan tanah beton baja kayu
dan bahan campuran lainnya yang timbul
dari berbagai aktivitas konstruksi
secara Saya rasa ini
sudah mulai
masyarakat maupun tadi yang perspektif
akademik yang ada 10 jurnal tadi ya
Samalah kurang lebih
jadi
saya terus meneruskan gitu ya Saya
berani meneruskan untuk menggunakan
kata-kata ini dengan searching lebih
dalam lebih dalam nah secara common
sains baik pada media maupun Universitas
maupun yang lainnya bercampur karena
commensen ya tinjauan praktek gitu ya
ternyata kata-kata dibawah konstruksi
sebenarnya tidak terlalu
asing dan memang sudah banyak yang
membahasnya gitu ya Bahkan secara
kasat mata Sorry Maaf saya menggunakan
kacamata itu sudah ada mencoba untuk
membuat guide lain guideline atau tadi
saya menyebutnya adalah standari
standarisasi yang itu memerlukan
pengetahuan tertentu kalau sudah ada
unsur pengetahuan tentu ada perlu
resources yang harus dikeluarkan
resource itu perlu membutuhkan
pembiayaan untuk mencapai sebuah mutu
standar yang baik yang tadi disebut oleh
Pak
hijrah dengan istilah Cuan nah ini saya
lingkar merah tentang
135 pola limbah konstruksi pada proyek
nih kata kuncinya tentu Bapak Ibu nanti
bisa mendapatkan slide ini dan tentu
bisa melihat lebih jauh
nah lagi-lagi saya teruskan gitu ya Nah
di sini juga sudah mulai ada pembahasan
tentang common sense itu ada website
anak teknik ko gitu ya mudah-mudahan
nanti
Project di Indonesia juga bisa
untuk membuat tentang tata cara
pengelolaan limbah konstruksi itu ya
tentu nanti akan banyak dibaca atau
banyak dijadikan sebagai acuan acuan di
dalam
praktek-praktek pengelolaan sampah
konstruksi ya melalui diskusi ini
mudah-mudahan nanti bisa terus
berkembang dan bertemu mudah-mudahan
nanti bisa berkolaborasi dengan
kita atau kamu Jadi
intinya adalah bahwa secara common sense
atau
praktek tinjauan praktis itu sudah ada
kalau teoritiknya masih jarang yang
berkaitan dengan proinfermental before
tapi kalau di dalam konteks praktis itu
cukup banyak tapi lagi-lagi juga masih
sama pertanyaannya Apakah itu sudah
dibungkus dengan
sustinability atau yang
kuat berkorelasi dengan Green
development atau ini masih bungkusnya
itu adalah konteks efisiensi produksi
gitu ya walaupun dua-duanya sama tapi
sebenarnya secara lahirnya itu agak
sedikit berbeda gitu Tetapi ada juga ini
koran yang membahas tentang bahwa limbah
konstruksi itu cukup tinggi ya limbah
konstruksi itu sepertiga dari sampah
dunia gitu ya sedemikian mungkin ini
sudah menjadi pemikiran para Civil
engineer para arsitek gitu ya termasuk
kita yang memiliki
sudut pandang dari sisi
menjadi konsep kita
Nah dari berbagai jurnal dan dari
berbagai tinjauan praktis tadi
sebenarnya kita tidak wagu-wagu amatlah
itu dan ini kalau perdefinisi atau
perkajian akademik itu sudah dimulai
kalau saya menemukan Pak Feri Firman
Ferry firmawan Kalau nggak salah ini
dari Sultan Agung atau mungkin dari mana
Nanti bisa di searching di mesin pencari
lebih jauh jadi Sudah ada yang mencoba
untuk membuat standar yang kita sebut
sebagai
ya sebagai satu alat untuk menuju
Dream construction Jadi bagaimana
Akademi perspektif dan tinjauan
keseharian dalam praktek pengelolaannya
sudah mulai di bangun ya dengan
konsep-konsep Green construction
Nah apakah Green construction index dan
lain sebagainya ini nanti akan semakin
Anda gitu Nah itu tentu juga nanti
membutuhkan perjuangan gitu ya senasif
di sini maksudnya adalah Banyak
masyarakat yang konsen dan pemerintah
konsen sedemikian banyak sumber daya
yang dialokasikan untuk itu
juga banyak tadi ya
Yang yang secara
pasti akan muncul tetapi menarik juga
seandainya Bapak Ibu adik-adik anak-anak
untuk menangkap peluang ini sebagaimana
disampaikan pelajar ini karena masih
jarang maka Bapak Ibu bisa membangun
perusahaan ya bisa membangun
kemungkinan-kemungkinan bisnis di dalam
pengelolaan limbah konstruksi itu kalau
orang Jawa menyampaikan itu
bisnis bongkahan itu
jadi nanti saya Tampilkan di slide ya di
depan rumah saya itu lahan kosong yang
karena bronggalan itu yang tadinya dulu
tahun 2015 itu 0 meter sekarang sudah
menjadi satu koma limaan yaitu karena
sampah konstruksi itu karena
gini gimana ini gitu kan Nanti saya
ceritain di belakang ya akhirnya Ya
gitulah ada konflik-konflik kecil di
dalam lingkungan gitu rumah lingkungan
RT gitu ya Nah ini yang mungkin agak
sedikit menjadi menggemesin gitu ya
kalau bagi mereka-mereka yang sudah jadi
karena yang
ditinjau atau yang disorot oleh
pemerintah yang besar-besar gitu ya Yang
kecil-kecil yang lingkungan RT RW gitu
masih saya menyebutnya nanti free market
gitu ya tapi nanti kita jelasin
dalam konteks hubungan perspektif
akademik dan praktis atau tadi Pak
hijrah menyampaikan udah berkali-kali ya
saya menggunakan kalimat itu juga itu
cuman itu udah ada gitu jadi peluang itu
sangat terbuka dan mudah-mudahan ini
dari bapak ibu adik-adik anak-anak yang
bisa bergabung di dalam ini bisa
memanfaatkan ini sehingga bisa membuat
konstruksional itu semakin
cantik
cantik itu maksudnya gimana marketingnya
gitu ya sedemikian banyak orang beli lah
kalau banyak orang beli ya tentu jualan
kita jadi banyak yang beli ya itu tadi
secara begitu
Jadi ini juga bisa menjadi satu
pekerjaan baru bagi kita
nah
judul yang disampaikan ke saya oleh Pak
hijrah dan tim adalah
potensi ya
sampah spesifik atau konstruksi di
Indonesia nah saya mencoba untuk
lagi-lagi saya
mencoba untuk mencari-cari Angle ini
gimana gitu ya Sama saya sama dengan
metodoki yang sebelumnya tadi saya
mencoba untuk berangkat dari apa toh ini
sebenarnya kekinian tentang istilah
potensi itu
Nah kalau dilihat secara commansen
potensi adalah kemampuan dasar yang
terpendam dan dapat dirasakan hasilnya
setelah kemampuan itu dikembangkan Nah
tadi wah ini udah yang ketujuh atau ke-8
saya menggunakan dan saya karena saya
apa yang disampaikan tepat banget ya
jadi Cuan jadi yang dimaksud potensi
mungkin di sini secara positifnya adalah
bagaimana ini bisa meningkatkan taraf
hidup
meningkatkan taraf hidup menjadi lebih
rapi lebih bagus gitu ya
Nah di sini potensi itu memiliki
perspektif yang condong dan berbicara ke
arah kebaikan atau optimisme Jadi
potensi itu optimisme bahwa kita bisa
dan kita bisa mengembangkan
[Musik]
mengembangkan isu ini gitu ya isu ini
itu maksudnya kontraksi ini nanti bisa
menjadi isu yang baik yang mendorong
orang untuk berperilaku lebih baik
sedemikian dia juga rela untuk
mengeluarkan biaya tambahan untuk itu ya
mungkin tidak akan semasiv AMDAL klhs ya
mungkin ya tapi siapa tahu nanti kita
bisa memiliki optimisme sedemikian
pengelolaan sampah konstruksi atau
limbah konser itu menjadi semakin
diperhatikan oleh masyarakat sedemikian
sehingga terjadi pertukaran
risosis secara offer adil dan lebih
bermutu begitu ya di dalam konteks
kehidupan dan keseharian kita pertukaran
resources di sini akan identik dengan
standar penanganan yang baik dan
terbayar atau
terpenuhinya resources untuk mencapai
sebuah standar penanganan yang baik itu
potensi disini kemudian saya lebih masuk
lagi berkaitan dengan
kondisi fisik riilnya sebenarnya potensi
itu apa dan saya mencoba untuk melihat
karena ini berasosiasi dengan sebuah
jumlah material dalam istilah
inframental engineering science
infermentasi dan influmental science
yaitu potensi sampah itu berasosiasi
dengan timbulan seberapa besar gitu ya
Nah tentu nanti menjadi menarik kalau
di beberapa literatur ada yang menyebut
timbulan yang itu umum dan berlaku tapi
juga sudah mulai ada yang mencoba
memperoleh data production gitu ya
Monggo nanti bapak ibu adik-adik
anak-anak masuk ke masjid yang mana gitu
tapi saya tetap termasuk yang
menggunakan kata timbulan atau
Generation gitu ya Jadi bukan production
itu karena saya masih menganggap bahwa
wish atau limbah itu adalah
namanya anu wonded berarti kan tidak
disetujui eh tidak terlalu dikehendaki
kelahirannya gitu sehingga kalau dia
menggunakan kata production gitu kok
rasanya gimana gitu nah ini tentu
Berkaitan dengan pola pikir masyarakat
gitu ya tentang potensi ini sendiri jadi
kalau walaupun potensi ini juga kalau
jumlahnya banyak resources dan
keuangannya besar tapi saya masih lebih
suka kalau
menyebut bis itu dengan istilah
Generation wish gitu bukan produk
sandwich
Nah masuk ke slide saya ini jadi kalau
potensial Generation gitu di sini ada
kondisi normal atau fish time secara
umum dengan
timbulan sampah konstruksi pada
pasca bencana atau posisi saya nah yang
lebih banyak Disinggung tadi review
selai itu adalah pada kondisi fish time
gitu ya yang pada kondisi bersih dan
kita masih sangat jarang
nah tentu di sini yang tadi juga
mudah-mudahan nanti bisa
memunculkan sebuah potensi
pembukaan lapangan kerja
di bidang ini
mungkin saya tes suara dulu bu Anisa
masih bisa didengar
[Musik]
waktunya berapa menit lagi kalau masih
iya sampai 10.30 Pak
nah Berikutnya ini pada kondisi normal
keadaan keseharian kita
keseharian kita di dalam perspektif
[Musik]
potensi
penciptaan lapangan kerja itu secara
aturan pemerintah tidak mengendorse
secara khusus supaya ada standarisasi
tertentu
tetapi
pemerintah mendorong atau
menginginkan ini saya kasih
pengelola kawasan jadi pada kondisi
normal sampah konstruksi itu lebih
dibebankan untuk dikelola secara baik
kepada pengelola kawasan itu kalau
masyarakat secara commons mungkin
tidak diatur secara khusus sebenarnya
gitu ya kalau cermati Saya dari Bahasa
Hukum di sini ya kemudian
potensi timbulan yang yang didorong
untuk diatur itu adalah
para bapak ibu peserta untuk memiyut
microphone nya supaya tidak terjadi
double atau multiple voice ya di forum
ini mohon dibantu untuk
Nah jadi kalau di dalam konteks
governance atau tata kelola sesuai
dengan PP nomor 20 tahun
PP Nomor 27 tahun 2020 tentang sampah
spesifik itu yang di Indonesia adalah
pengelola kawasan kawasan industri
kawasan pemukiman
kemudian berlaku untuk bangunan gedung
Taman tempat rekreasi berhubungan dan
pengairan itu secara secara
aturan yang dipandang menimbulkan
masalah lah gitu ya oleh pemerintah
Nah kalau kita lihat dalam keseharian
kita
sebenarnya
yang
Pro infomental tadi gitu ya tidak lebih
pada konteks efisiensi
efisiensi material itu ini ada beberapa
yang memang belum Disinggung pertama
adalah yang ada di pabrik housing
facility keseharian kita yang tidak ada
pengelolanya jadi rumah-rumah kampung
yang
kampung tapi berubah menjadi kota
kampung tapi berubah menjadi kota itu
yang tidak dan belum banyak Disinggung
tentu di sini baik konteks dan
perspektif akademik maupun konteks dan
Pada perspektif praktis ini perlu banyak
kita kaji apakah secara ekonomi sudah
bisa berdiri sendiri atau
itu menjadi beban lingkungan yang tentu
menimbulkan
quote keresahan gitu ya karena tidak ada
standarnya orang tidak peduli akhirnya
menimbulkan keresahan
nah ini tadi Kalau kita bisa
membangkitkan maka itu akan menjadi
potensi ekonomi yang baik ya tapi
masalahnya adalah
Apa iya ada wereness dari masyarakat
dalam konteks masyarakat yang Urban itu
kalau yang ruler malah mungkin karena
tanahnya dan kondisi lahannya masih luas
mungkin tidak masalah ya tapi kalau yang
ruler mungkin
itu yang daerah-daerah perkotaan ya Iya
tapi di saya tidak gitu tapi Kota Metro
ya tidak gitu itu mungkin yang banyak
ditemukan beberapa isu sosial berkaitan
dengan
saya nanti bisa di di apa istilahnya
bisa didiskusikan bersama-sama
berikutnya yang juga tidak di singkong
di dalam PP tadi adalah energi dan
elektrik konstruction Apakah ini masuk
B3 ya nanti tentu Ini juga masih menjadi
ranah Bapak Ibu kita semua untuk terus
melakukan riset dan kajian baik dalam
konteks akademik maupun
juga yang tidak Disinggung adalah pada
pabrik communication dan Information
System
jadi pada konstruksi-konstruksi bidang
ini ini tidak Apakah laki-laki ini masuk
kategori nanti ke B3 atau limbah
elektronik begitu atau seperti apa Nah
ini tentu harus kita cermati
bersama-sama
yang sudah Disinggung tadi pabrik
bleeding part wortel supply system
termasuk sulit transportation water wish
flat control Ya itu sudah dimuat secara
jelas tapi pada konteks common public
housing yang ala Indonesia jadi banyak
masyarakat yang memiliki tanah private
yang jumlahnya tidak tingkat tapi hanya
satu dua yang berjajar panjang dan luas
itu yang tidak terlalu singgung yang
barangkali kalau saya pribadi itu sering
menemukan
masalah-masalah seperti ini
nah Berikutnya ini saya menampilkan
beberapa contoh tadi yang saya sebut
tentang yang tadinya dari nol meter
kemudian ini sudah berubah menjadi 1,5 m
bahkan kalau di sini sudah 2 meter ya
karena masyarakat pada itu buang-buang
gitu ya brongkalan-brolan kecil itu ya
dari hanya satu kilo kemudian teman
lainnya ikut 2 kilo 3 kilo dari yang
dikira itu hanya
kayu gitu masyarakat Ya ngikut-ngikut
seperti yang ada di tengah ini gitu ya
akhirnya ya tetap Walaupun mungkin tidak
kategori politik
lama ini saya membantu ini untuk gimana
ya caranya supaya enak ya udah akhirnya
karena saya orang kampung ya udahlah
tadi di dalam konteks
mengganggu mata ini yang dianggap
kadang-kadang singa dan ayam gitu ya
jadi yang kuat ya Wah itu yang lemah Ya
ini yang tadi saya rasa itu tidak
terlalu banyak Disinggung di dalam
konteks akademik perspektif gitu ya jadi
masih
nanti di slide belakang saya Saya
menyebut masih free mekanisme atau free
market mekanism itu jadi pemerintah
membiarkan masyarakat mencari
keseimbangannya sendiri
nah ini Dilema ini antara konteks info
perspektif dan ekonomi gross tentu ini
ranah kita sebagai
ilmuwan-ilmuwan dari teknik lingkungan
dan handphone
tidak kenapa Kan Mungkin gitu ya tapi ya
harus saya lakukan supaya tidak
menimbulkan pandangan yang kurang baik
terhadap mata keseharian kita nah
berikutnya seringkali
kalau tidak pada konteks pengelola atau
Katakanlah masih bukan pada kawasan yang
dikelola oleh pengelola itu
kadang-kadang jumlahnya nggak banyak sih
tapi kadang-kadang ya memang mengganggu
gitu ya sudah mengganggu
baik itu pada konteks public building
seperti schools bisa gitu atau yang
lainnya gitu ya maupun pada konteks
pagerasional gitu ya mungkin jumlahnya
satu meter kubik atau satu
[Musik]
terlalu banyak gitu ya memang dalam
konteks satu aktivitas tapi
kadang-kadang si
aikot ya akhirnya jadinya juga agak
sedikit mengganggu nah seberapa besar
standar bahwa dia terganggu dan dia
tidak terganggu itu memang sangat
subjektif gitu ya Dan itu memang karena
belum pernah ada kasus mungkin
tapi itu tantangan kita untuk menghindar
baik government maupun Society
demikian halnya dengan bangunan-bangunan
pada konteks water supply Kemudian pada
konteks water dan pada konteks solipis
itu sendiri pada konteks plat kontrol
pada counter elektrik engineering itu
kalau kita temukan di jalan-jalan itu
gangguannya nggak terlalu besar
dikejar-kecil sih misalnya mohon maaf
nggih Jelita tanah di Jalan Raya
misalnya gitu karena truk construction
materialnya terlalu banyak sampai
kuncup-uncup gitu ya Sehingga tanahnya
pada tumpah ke jalan gitu Nah di sini
konteks amdalnya juga nggak masuk gitu
ya karena itu terlalu kecil mikro gitu
ya tapi sebenarnya keseharian kita juga
mengganggu gitu ya bagi masyarakat yang
memang sudah hidup sangat higienis itu
kalau Ban mobilnya itu kena jepretan
tanah gitu ya kadang-kadang jengkel
kecil juga gitu tapi mungkin di situ
juga kelebihan kita gitu ya karena
masyarakat kita itu masyarakat gotong
royong mungkin juga
nah di dalam konteks ini mungkin banyak
ditemukan di wilayah-wilayah
pertambangan misalnya gitu ya kalau
angkutannya besar dan sebagainya gitu
sehingga jalan raya yang mestinya
warnanya hitam ini agak sedikit
becek gitu ya agak kekuning-kuningan
gitu karena ada tanah-tanah yang nah
bagaimana ini tidak atur tentu sudah
diatur ya di dalam konteks kesehariannya
tapi mungkin juga tidak terlalu banyak
masyarakat yang wear nah ini yang tadi
juga saya singgung dalam konteks
keseharian kita sebagai infomental
engineer dan implemental series tidak
mudah untuk
pekerjaan di dalam isu ini gitu ya tapi
mungkin ini juga yang menjadi menarik
Kenapa sandwich ini kayak jalan di
tempat gitu kalau saya menyebutnya di
Indonesia ini
nah Berikutnya ini tadi sudah ya
berbagai sistem off sistem atau sistem
in system di dalam
infrastruktur development and Generation
of construction
lalu berikutnya Bapak Ibu di dalam
di atas tadi sudah saya sampaikan juga
bahwa
potensi timbulan berikutnya juga
terjadi di dalam
ini atau dalam hal ini adalah pada saat
timbulnya bencana atau pos disaster Jadi
kalau terjadi bencana tentu banyak
bangunan yang rusak atau kolaps dan ini
tentu membutuhkan energi besar untuk
mengelolanya nah ini memang belum banyak
dikupas dan masih jarang
secara praktis gitu ya
[Musik]
kejadian bencana itu banyak dibantu oleh
[Musik]
donor asing itu mungkin tapi nanti kita
lihat lebih jauh di dalam
prakteknya di kita di Indonesia gitu ya
Apakah seperti ini atau mungkin sudah
ada terobosan-terobosan
yang bisa saya ceritakan adalah dari
hasil riset saya gitu
meskipun kejadian-kejadian itu adalah
sesuatu yang sangat tidak dikehendaki
dan amat sangat kalau bisa jangan
terjadi itu ya tetapi kejadian bencana
ini yang seringkali menjerit sampah
puing atau konstruction atau mungkin
berhubungan pula dengan Demolition atau
perubahan bangunan
itu secara tidak sengaja
menjadikan kita itu bisa jadi kita itu
memiliki
laboratorium yang baik untuk menangani
sampah konstruksi
kalau di dalam kebencanaan atau
manajemen kebencanaan itu Indonesia
menjadi laboratorium penanganan bencana
internasional itu mungkin turunannya
juga kita bisa menjadi laboratorium
internasional untuk penanganan sampah
konstruksi poin bangunan akibat bencana
jadi itu potensinya gitu ya jadi kita
bisa menjadi tempat rujukan lah gitu
nah pada sisi yang lain tadi untuk yang
ke sekian kalinya berbicara tentang Cuan
gitu ya Bapak Ibu nanti bisa ngeset
sendiri ya di sini saya nggak tega gitu
karena ini dana pinjaman cukup tinggi
sekali kalau kita lihat dan kita
memenuhi standarnya
dunia atau standar internasional tentang
construction
management itu standarnya cukup lumayan
berat juga dan dananya tinggi sekali
Bapak Ibu
potensinya itu ada lagi-lagi
persoalannya atau saya langsung
tantangannya adalah bagaimana kita
menjerit itu menjadi sebuah pabrik
wireless gitu ya sehingga kita
jadi itu menjadi
kesadaran publik sehingga kita rela
untuk mengeluarkan biaya tambahan apa
iya ini ini potensi tapi sekaligus
tantangannya gitu ya
nah saya hanya menampilkan Berapa lama
saja Bapak Ibu pengalaman yang sudah
pernah kita miliki
kurang lebih ada 8 tahun ya prosesnya
mulai dari pengumpulan sampai
dibangunnya kembali
dalam hal ini adalah
manisipasolid wisland fill yang berlaku
di Indonesia itu pada waktu itu 8 tahun
lah dengan pendampingan UNDP tim gitu ya
Kalau tidak salah ini ada
Bapak kita atau dosen senior kita yang
terlibat itu Prof Sugianto Kalau nggak
salah ya tapi kalau salah nanti bisa di
cancel ya tapi kalau dari bacaan yang
saya temukan itu Prof Suryanto yang
artinya Apa artinya ada ahli Indonesia
yang memang sudah konsen pada konteks
seperti ini gitu ya Artinya kita ya
Secara overall gitu kita juga tidak amat
lah kalau dibandingkan dengan negara
lain gitu ya walaupun tentu secara
finansial kita
juga sudah peduli gitu apalagi kalau
kita lihat sejarah di Indonesia kan juga
cukup banyak kejadian-kejadian bencana
yang dimulai sebelum tsunami Aceh itu
nah tonggak sejarahnya kan sejak 2008 di
mana kita mengeluarkan undang-undang
penanganan bencana lalu dalam konteks
ini
kita itu mulai konsen secara formally
itu sejak tahun 2008 melalui
undang-undang pengelolaan sampah buat
angkot diteruskan Setelah sekian tahun
baru tahun
[Musik]
2020 keluar PP Nomor 27 tahun 2020
itupun juga masih harus kita cermati
Bagaimana sebenarnya artinya adalah
kuotaan quote adalah
untuk membuat pengelolaan sampah
konstruksi itu proper on
inframentalnability itu masih banyak
yang harus kita kerjakan artinya banyak
peluang lah gitu mudah-mudahan ya itu
tadi cuma Bagaimana membangkitkan publik
sehingga mereka mau membayar lebih yaitu
memang menjadi masih menjadi tantangan
tentang regulationnya gitu kemudian
responsibility and responsible
organization kemudian bucking itu masih
terus harus kita tingkatkan baik pada
kondisi normal maupun kondisi
post disaster kalau kondisi normal
mungkin jumlahnya kecil tapi jumlahnya
kecil itu pun kadang-kadang masih
membuat gemes gitu di kehidupan kita
keseharian misalnya dengan tenaga kita
atau tetangga RW kita atau gimana Yang
deket-deket itu atau mungkin dalam
konteks kecil-kecil misalnya becek di
tengah jalan gitu atau mungkin
ada drop yang lewat juga nggak gitu di
jalan kemudian dia tiba-tiba diglong itu
kan tidak ditangani dengan baik gitu ya
itu cuma itu juga masih belum terlalu
banyak kita diskusikan atau belum
terlalu banyak dibahas
nah potensi dan sekaligus saya
ngintip-ngintip tantangan adalah bahwa
masih perlu kita kembangkan tentang
construction
wishka dan pada kondisi normal itu
tentang ini gitu ya bagaimana
estimasinya Bagaimana penanganan di
tempat Bagaimana membuat
temporary Bagaimana memprosesnya
bagaimana memproduksinya sehingga
menjadi material yang berguna nah
tentunya mudah-mudahan nanti kita bisa
sama-sama dengan di Project untuk
reproduksi ini ya lalu juga utilization
sebagai supplier dari proses recovery
atau
di dalam konteks tadi
construction yang sudah dibangun tadi ya
bikin Cross
Bagaimana ini menjadi kesadaran publik
di laki-laki ya sehingga kita tidak
terus-terusan volume
ada kata-kata volunteer karena kita
lebih banyak volunteer
nggak enak mau ngobrol ini aku harus
dibayar sekian gitu itu kan nggak enak
gitu kan tapi padahal sebenarnya itu ya
harus kita cermati juga Karena itu
adalah proses yang membutuhkan resources
nah ini pengalaman-pengalaman kita yang
bisa kita dapatkan Ya ini kemarin Tahun
berapa ya waktu saya S3 itu saya
diizinkan untuk
memfotocopy lah pengalaman anda menjadi
sebuah slide yang nah potensinya di mana
bapak ibu dan juga tantangannya ya ini
kebutuhan alat berat gitu ya kan tidak
mudah ya untuk daerah-daerah kita
apalagi di beberapa wilayah itu kalau di
Lombok dan sebagainya Itu juga cukup
lumayan butuh waktu untuk mendapatkan
peralatan-peralatan berat seperti ini
Demolition gitu juga tidak mudah untuk
itu nah ini kita sudah pernah ngalamin
gitu ya nah bagaimana menggait ini
menjadi sebuah sop yang itu proper
secara environment juga
public itu menerima dan pamor attention
gitu termasuk wireless to
UCH
ini saya mencoba membuat hitung-hitungan
matematika ini bagi yang bapak ibu suka
gitu ya nanti bisa bergabung dengan kami
dan di Project karena ini dibagi Project
mungkin ya bisa bergabung bersama-sama
gitu ya tentang How estimate gitu ya
ini saya
mencoba untuk
membuat bentuk ini nanti anak-anak lebih
canggih lah tapi intinya adalah bahwa
kami dari
pada waktu itu bisa menemukan nada
deviasi yang cukup lumayan ya antara 6,8
eh 68 dan 781 ton kalau misalnya satu
ton itu satu juta kan udah lumayan tuh
udah 100an juta Cuan tadi jadi bisa
180 juta lumayan kan gitu ya lumayan
Andaikan satu ton itu asosiasinya satu
juta Tapi tentu belum tentu 1 tahun itu
1 juta ya tergantung dari sistem dan
tata cara yang kita gunakan
nah ini tadi ya jadi sekitar berapa 170
kalau di sini ya dari kesimpulannya
170-an
selisihnya bedanya
tadi sudah saya singgung lalu saya
penasaran gitu karena judulnya tantangan
Saya lagi-lagi mencari pembenaran bener
nggak sih tantangan itu kayak gitu
ternyata adalah benar ya jadi tantangan
adalah hal atau objek yang menggugah
tekad kita jika kita bisa meningkatkan
kemampuan untuk meningkatkan mengatasi
masalah tadi sudah benar ternyata yang
kita duga ya Jadi bagaimana beberapa
masalah yang sudah pernah kita tangani
itu bisa kita kapitalisasi
sedemikian kita bisa mendapatkan satu
kekuatan untuk kalau kita lihat gitu
yang mungkin beberapa saya alami dengan
teman-teman di Jepang itu ya
yaitu mereka mendapat musibah pada saat
tsunami 2011 gitu ya
tapi dengan itu dia Lalu menulis buku
gitu terus kemudian
mencoba mempelajari itu sebagai sebuah
message Yang Positif itu lalu kita
diajak untuk membaca itu gitu ya Dan
saya rasa itu juga Memang menjadi satu
tantangan juga ya bagaimana saya
untuk juga saya share gitu ke beberapa
teman barangkali itu berguna itu
mudah-mudahan juga maksud saya adalah
bagaimana kalau kita sebagai States itu
bersama-sama menuliskan apa yang kita
lakukan terkait dengan kertas sandwich
itu lalu kita share pada publik itu kan
challenge juga gitu artinya tidak
head to head dengan Cuan tadi tapi
tidaknya kan mungkin itu bisa menjadi
cara baru untuk beribadah gitu atau
volunteer dengan gaya yang sedikit
berbeda lah
jadi volunteer yang tidak hanya sekedar
pada konteks
sandwich tapi juga volunteer
[Musik]
to community to people yang tadi
membangkitkan kepedulian itu yang itu
tentu tidak mudah gitu karena
propertinya adalah public wireless event
tadi pemerintah sudah mengatur tentang
endorsement pada pengelola atau
perusahaan lah namanya gitu ya tapi
kalau pabrik wirelessnya tidak terlalu
kuat ya mungkin itu tadi di dalam
keseharian dan kehidupan kita masih
bingung kita mau kemana sih sebenarnya
kalau komplain itu itu mungkin ya karena
takut juga karena takut juga ada gimana
komplain maksudnya unproper construction
itu menyebabkan kita terganggu terus
kita takut untuk komplain
nah ini adalah bahan renungan yang
barangkali tentu bisa kita cermati saya
tidak bermaksud menggurui Bapak Ibu
adik-adik anak-anak yang raut di sini
Saya yakin kalian itu kalau di jalan
sekecil gitu Saya yakin kalian bapak ibu
semua gitu ya kan larinya lebih cepat
gitu nah Mencoba mudah-mudahan ini Bapak
Ibu bisa menemukan peluang-peluang ya
untuk menciptakan
profit dan kerja gitu ya dalam
kontekstraction
yang pertama yang perlu juga kita kaji
dan kita lihat lebih dalam dalam konteks
t to praktis atau bahasa kerennya itu
Hilir hilirisasi Penelitian adalah bahwa
penelitian tentang construction Wisnu
masih didomasi oleh Bapak Ibu dengan
background Teknik Sipil yang lebih
cenderung pada efisiensi produk bahan
material event ada bungkusan Green
environment tapi
lebih masih lebih pada konteks
in material use itu kalau saya nangkap
begitu sih ya memang karakternya begitu
karena engineering ya
Tetapi beberapa penelitian yang mengarah
pada pro influenter beavier baik dalam
konteks perilaku korporat maupun dalam
konteks individual misalnya oleh
pengembang atau mungkin kita dalam
keseharian itu misalnya di rumah-rumah
kita dalam perbaikan rumah-rumah kecil
itu masih terbatas masih harus kita
endorse gitu ya sedemikian
itu semua itu masih Tadi saya sudah
menyampaikan ke depan yaitu bisa menjadi
atau muncul kesadaran publik sedemikian
dia Dan kita
apa ya Ikhlas untuk membayar lebih
Nah tadi sudah saya sebut bahwa
PP 27 2020 itu memiliki kecenderungan
untuk tidak membuat standar baru jadi
menggunakan
standar-standar pengelolaan bangunan
yang ada dan undang-undang yang ada
termasuk di dalamnya dia mengatur
corporate atau pengelola saja kita
tetapi belum menyentuh atau mungkin
karena memang nggak tega mungkin
suasananya atau mungkin karena itu belum
ada masalah gitu ya Atau mungkin itu
sudah diatur yang lain tentu ini perlu
kita cermati yang saya rasakan adalah
masih ada
antara Top Down dan bottom up itu yang
Apakah memang itu disengaja ya kita
supaya mencari keseimbangan sendiri gitu
ya atau seperti apa gitu tapi yang saya
rasakan yang kurang baik saja ya kalau
yang baik mungkin mohon maaf dan ini
saya tidak bermaksud menyinggung
siapa-siapa ini murni riset biasa gitu
ya bahwa karena
free market mekanisme itu tadi jadi
masyarakat di dalam
lingkungan-lingkungan kecil itu dia agak
tidak berani itu untuk ini Kemana saya
harus ini gitu ya Nah akhirnya
isu-isu lingkungan kecil di dalam
rumah-rumah itu muncul misalnya banjir
kecil kemudian apa ya istilahnya
gangguan-gangguan kecil seperti apa yang
tidak besar lah gitu Ya nah tapi
sebenarnya gangguan-gangguan kecil yang
tidak besar ini sebenarnya agak sedikit
berbahaya karena kalau yang kecil-kecil
itu dibiarkan ya pasti nanti akan
membuat menjadi besar gitu ya ini contoh
yang terjadi di saya gitu ya jadi ada
yang menebang ini kan tadi Pak gitu ya
Pak itu ada bongkahan-bongkahan kayu kan
kayu kan bukan pencemaran lingkungan dia
kan tidak B3 kan gitu kan Ya
gitu banyak
masyarakatnya masih belum terlalu kuat
Gitu ya akhirnya ya tidak terlalu proper
gitu ya Nah ini saya harus hujan-hujanan
gitu ya untuk menyingkirkan ini gitu nah
kejadian seperti ini kan
tidak dan tidak pernah dibahas gitu dan
itu dianggap sebagai mungkin karena kita
juga masyarakat yang terlalu baik kali
ya gotong royong gitu ya
nggak papa juga sih gitu tapi dalam
konteks ini konstruction wash dan
ya Monggo Nanti bisa kita berikan
bersama-sama kita mau mencapai standar
yang mana gitu Apakah
yo itu atau kita mencoba untuk membenahi
standar ini sedemikian kita bisa more
happiness Life
gitu ya more program
keseharian kita jadi lebih menghargai
sesama yang lain Jadi Yang belum paham
tentang kontraksi ya tidak terlalu
itu tadi yang kuat
[Musik]
menekan yang lemah itu karena ya itu
memang ciri khas free market Mekanisme
seperti itu Jadi yang kuat menekan yang
lemah kuat itu di sini bukan berarti
bahwa dia badannya besar gitu tapi yang
dianggap have a power in the community
itu dia cenderung untuk
menggunakan
[Musik]
unproper situation itu kadang-kadang
tidak memiliki solusi yang baik
ini gambaran dari keseharian kita
termasuk potensi dan juga tantangan
bagaimana kita menjerit satu standar
konstruction sehingga
saya tadi jadi gimana kita tantangannya
adalah gimana potensi dan Tanya gini
banyak sekali
proses-proses pembangunan faktur yang
kita lakukan
baik secara privat maupun corporate gitu
ya tapi
di situ masih belum terlalu banyak yang
memiliki High Level of environmental
konsen gitu ya kalau saya sehingga kita
memiliki peluang untuk
tadi menciptakan suatu mekanisme
sehingga terjadi wireless ke-12 pihak
antara si kuat dan si lemah sehingga dia
mau mengeluarkan sumber dayanya atau
bahasa Pak hijrah tadi adalah uangnya
sehingga tidak misalnya contoh
gampangannya menebang pohon lah dia
tidak seperti ini gitu karena kalau ini
kan mirip sebenarnya kan dia tidak perlu
tidak perlu ongkos untuk mengolahnya
gitu kan bisa ngirit katakan 100.000
karena itu dianya itu yang dibebankan
atau di
depankan pada lingkungan gitu Jadi
bagaimana kita mendorong untuk biaya
lingkungan itu tidak dibebankan ke
publik Tapi ya sedikit demi sedikit
jadi banyak
jadi besar gitu belum lagi kalau itu
nanti mengganggu bentuk akan menimbulkan
bencana tadi ya jadi lingkungan itu
kalau tidak kita kelola dengan pas
dengan baik kan ujungnya kan juga akan
mengancam keseharian dan kehidupan kita
lewat bencana
nah berikutnya Bapak Ibu dalam konteks
ini yang tidak mudah juga untuk
membangkitkan publik
information public wearness dan
seterusnya itu bagaimana kalau terjadi
bencana gitu ya metode untuk mengukur
saja masih harus kita kembangkan belum
lagi siapa yang membiayai dan seterusnya
itu masih masih belum jelas gitu ya Nah
ini masih
ini belum menjadi satu ranah
penciptaan lapangan kerja yang
menjanjikan lah gitu ya tapi masalahnya
iya gitu jadi House stage understanding
about survey method house understanding
about management data gitu belum lagi
infrastruktur logistik itu Ini juga
masih perlu kita Tata kedepan baik dalam
kontek normal maupun
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:16 UTC
Categories
Manage