Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id akhir-akhir awal pun nanti intim terputus Tengah tapi tidak apa-apa karena kami awal menayangkannya di YouTube begitu baik Ah mungkin tanpa berlama-lama lagi as sebelum masyarakat kita mulai sebelum masyarakat sebelum kita memasuki acara inti yaitu pemaparan materi Saya ingin mengingatkan kepada bapak ibu untuk dapat menonaktifkan microphone selama kegiatan berlangsung dan seperti yang sudah ditayangkan pada video pembukaan tadi bahwa Day kami dari panitia telah menyiapkan doorprize bagi Bapak Ibu yang memberikan pertanyaan terbaiknya pada biar kita hari ini pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom chat selama materi berlangsung dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan kemudian kepada siapa pertanyaan tersebut ditujukan kepada pemateri siapa pertanyaan tersebut diajukan ke I make up Sebelum kita mulai saya akan terlebih dahulu untuk membacakan CV dari pemateri kita dua pemateri kita hari ini Bapak Doctor hijrah Purnama Putra beliau merupakan owner dari butik daur ulang project ke Indonesia dan beliau aktivitas saat ini beliau merupakan dosen dari Prodi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan juga ketua ajarin pengelolaan sampah Mandiri Kabupaten Sleman dari tahun 2020 asampai menanti tahun 2023 Beliau juga pernah menempuh pendidikan S1 di teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia pada tahun 2006 dan juga menempuh pendidikan S2 dengan Jurusan Sistem teknik di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 2009 dan cewek juga menyelesaikan S3 teknik lingkungan di Institut Teknologi Bandung tahun 2020 Kemudian untuk pemateri Yang kedua kita yang tak kalah Luar biasa ini ada bapaknya bibir Yuri and Dale SMA beliau merupakan kosong dari putik daur ulang Project P Indonesia dan aktivitas saat ini merupakan dosen dari Prodi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia beliau menempuh pendidikan S1 jurusan Teknik Lingkungan di Universitas Islam Indonesia selesai pada tahun 2011 kemudian menempuh pendidikan S2 teknik sistem lingkungan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada tahun 2015 Beliau juga merupakan peneliti laboratorium limbah padat dan B3 program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia baik ah tanpa berlama-lama lagi jenis saya akan menyapa terlebih dahulu Apakah sudah bisa Om tadi sepertinya mengalami kendala untuk materi kita Assalamualaikum selamat pagi Bapak dokter hijrah pernah matra Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Mbak Linda Apakah suara saya sudah terdengar dengan jelas nggak jelas Bapak lupa sehat Alhamdulillah sehat semangat ya semangat walaupun tetap puasa sehari kemudian saya akan menyapa terlebih dahulu piye Pak Assalamualaikum pak Yai Waalaikumsalam mbak Linda Alhamdulillah semoga semuanya sehat selalu belilah Baik bapak orang untuk nanti penyampaian materi akan disambung seperti itu repaginate dari matematika Paran materi pertama dari bapak hijrah kemudian dilanjut langsung ke pak Yadi begitu ya oke Melinda ya nanti kita akan adegan sesi tanya-jawab seperti itu nanti akan kami tampung dan kami sortir seperti itu pertanyaan dari konsep jadi Saya mengingatkan kepada bapak ibu peserta untuk pertanyaan bagi Bapak Ibu yang ingin mengajukan pertanyaan selama materi berlangsung dapat menuliskan pertanyaan bapak ibu semua di kolom komentar atau kolom chat dengan format nama kemudian pertanyaan yang ingin ditanyakan kemudian kepada pemateri siapa pertanyaan tersebut diajukan seperti itu lebih baik Bapak dokter hijrah Purnama Putra yang terlebih dahulu menyampaikan materi g-dle nak belinya selesai sudah siap Insyaallah sedihnya waktu dan pakai Oke Baik terima kasih sekali Mbak Belinda saya mohon nanti di reminder kalau misalnya sinyal saya kurang oh ya ada hal-hal yang mungkin terlewat untuk saya jelaskan mohon diingatkan karena sepertinya tadi di awal saya sempat terputus sebentar dan sepertinya juga baebii mengalami gangguan yang sama jadi mudah-mudahan nanti kita diberikan kelancaran Smash baik ah kita mulai saja Bismillahirohmanirohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh tentunya Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua nya yang kami hormati perwakilan dari program studi teknik lingkungan Universitas Islam Indonesia dan laboratorium pengolahan sampah dan limbah B3 di Prodi teknik lingkungan UII eh dan tentunya Mbak Belinda serta tim yang telah bekerja pada kesempatan hari ini mengingatkan Bapak Ibu untuk hadir pada kesempatan pagi hari ini hari ini sudah 170an beserta yang sudah hadir dan tentunya yang saya hormati Bapak Ibu Hai para peserta tryout webinar ya metode dan teknik sampling sampah yang berbahagia mudah-mudahan kita semuanya dalam kondisi yang sehat Nah bersemangat untuk mengikuti kegiatan pada kesempatan hari saya mohon izin Bapak Ibu saya banyak sekali melihat di list peserta para senior-senior yang telah berkecimpung banyak dibidang pengolahan sampah seizin untuk berbicara bukan berarti saya menyampaikan materi terus kemudian saya jadi lebih tahu semuanya Tentu saja tidak ini dalam rangka kita saling belajar mudah-mudahan kita bisa saling melengkapi ada hal-hal yang mungkin kurang dalam penyampaian saya bisa dilihat di oleh Bapak Ibu semuanya dan tentunya partner saya yang berbahagia hari ini Malaysia by Yuri andalah yang mandiin kita akan kolaborasi sejak masih by jadi webinar pada kesempatan hari ini kita coba buat dalam beda biasanya metode dan teknik sampling ini berlangsung selama dua hari Bapak Ibu namun dengan kondisi seperti saat ini jika dibuat dua hari mungkin terlalu panjang jadi kita coba dalam satu hari Namun nanti penyampaiannya da kita saling mengisi saja ya masih dia Jadi ada beberapa slide yang saya yang berhubungan dengan metode terutama metode penentuan jumlah sampel kemudian masyi yang akan menyampaikan terkait dengan teknik detail pengambilan sampel di lapangan dan pengolahan datanya jadi bapak ibu kadang nanti akan mendengar saya berbicara beberapa slide kemudian akan mendengarkan masih lebih berbicara Dedes ah dan mudah-mudahan siapkan pertanyaan dan mudah-mudahan masih begitu bisa jawab pertanyaan ya mudah-mudahan semoga apa hijrah Oke saya izin Bapak Ibu untuk menshare beberapa slide yang telah kami siapkan ya Hai Hah mudah-mudahan sudah terlihat ya Mbak Belinda ya Udah Pak Udah jelek oke bye bye Bu kita mulai saja pelan-pelan dalam kondisi yang santai berikut sambil beristirahat mungkin di hari sabtu seperti penghantar Mbak Belinda tadi pada kesempatan hari ini kita bicara tentang metode teknik dan sampling sampah deh bersama saya hijrah dan masyit Om outline materi kira-kira ada empat bagian besar materi yang kita akan sampaikan yang pertama pendahuluan tentang sampling dua terus Kemudian yang kedua metode sekaligus teknik sampling nah di bagian yang kedua ini nanti akan bergantian Kami berbicara kadang ada masih tegang saya itu dan yang ketiga terkait dengan pengolahan data sampling nah ini jagonya Masih Begini akan bicara full dan yang terakhir terkait dengan survei sosial ekonomi budaya sebagai tantangan data sampling ini yang nanti akan menjadi bagian saya tidak Oke Bapak Ibu tidak berlama-lama lagi tapi kondisinya Tetap santai Le sambil rebahan gitu ya jangan lupa juga mungkin ada beberapa hal yang perlu dicatat silahkan untuk disiapkan catatannya untuk bagian yang pertama Bapak Ibu kita akan masuk tentang samping tampak pastinya kita semuanya sudah sangat paham terkait dengan sampling sampah itu untuk apa gitu Yang pasti mengidentifikasi ya kuantitas dan kualitas kita sebut disini kualitas walaupun di dalam samping sampah disebut sebagai komposisi dan karakteristik sampah jadi tapi ini mengidentifikasi jumlah sampah yang dihasilkan di suatu wilayah kemudian asistennya perubahan karena dengan pertambahan jumlah penduduk kemudian perubahan perilaku aktivitas yang dilakukan pasti terjadi tren perubahan tidak mungkin sampah itu hanya segitu itu sejak nya inginnya sih segitu segitu saja tapi ternyata dilapangan menunjukkan three perubahan terkait dengan kuantitas dan kualitas sampah berarti saat berbicara trend kita berbicara tentang sampling sampah yang berkelanjutan tidak hanya 10 tahun sekali Mungkin setiap satu tahun atau dua tahun sekali perlu dilakukan sampling terkait dengan tren Perubahan sampah-sampah tersebut in dan tentunya Bapak Ibu dari dinas mungkin karena tadi dari profil peserta kita melihat banyak sekali yang absen ikut hadir dalam kesempatan hari ini pastinya Bapak Ibu punya program Nah untuk melihat keberhasilan atau ketidakberhasilan Pro tersebut salah satunya bisa dilakukan dengan sampling sampah Dan harapannya sampling dan sampah tersebut menjadi dasar yang kuat untuk perumusan kebijakan jadi kebijakan yang kita buat adalah besson data jadi berdasarkan data real existing yang terjadi di masing-masing wilayah bukan yang diambil di wilayah sebelahnya bukan wilayah Jakarta yang mungkin berbeda dengan daerah kita masing-masing namun tantangannya ini ada beberapa dari Prof Enri Damanhuri Profesor saya pada saat saya kuliah sementara ini data itu adalah barang mewah menurut beliau nih sulit untuk didapatkan ajika pun ada mungkin sulit untuk diakses gitu jadi banyak juga berkembang data-data tersebut berada di asumsi tanpa dasar keilmuan udah pokoknya ngambil sajalah simpel saja sampah call dibuat Tibet padahal sudah ada rule rule yang jelas terkait dengan sampling sama dan menariknya juga Kadangkala kita mendapatkan data yang dapat dirubah-rubah disajikan sesuai dengan kebutuhan ya persentasenya kadang naik kadang turun sesuai dengan kebutuhan dari data tersebut akan dibawa kemana jika pun tersedia secara elektronik website game mungkin saja jarang untuk dia Jadi ini menjadi tantangan kita semua mudah-mudahan pada hari ini dapat memberikan sedikit motivasi untuk kita semuanya dalam menyediakan data yang lebih baiknya namun Kita patut diacungi jempol terkait dengan kinerja yang dilakukan salah satunya oleh Kementerian lingkungan hidup saat ini berupaya untuk merekap seluruh data dari data yang masuk misalnya di 2021 ini dari 200 10 5 kabupaten kota se Indonesia dengan jumlah timbulan sampah sekian gede 26,7 juta ton pertahunnya pengurangan sampah sudah bisa diperkirakan penanganan sudah bisa sampah terkelola berapa tidak terkelola oleh delapan namun kan pertanyaannya yang menginput data ini adalah Bapak Ibu yang bekerja di dinas lingkungan hidup di masing-masing daerah kalau Input datanya tidak sesuai dengan dasar keilmuan yang ada ya bra didata seluruh Indonesia menjadi tantangan untuk ini bener nggak sih Iya tapi ya karena sudah dipublish kita pakai untuk sebagai dasar data dalam sebuah penelitian jika kita bongkar secara mendalam ia terkait dengan website tadi kita bisa lihat timbulan sampah dari Aceh sampai Papua baik berapa jumlahnya dan bisa terlihat jumlah-jumlah wilayah-wilayah mana saja yang memiliki Hai lumbung-lumbung sampah gini kemudian Bagaimana capaian kinerja nya juga bisa dilihat dari website tersebut tidak lain tidak bukan data ini didapatkan dari hasil sampling bukan hasil tebak-tebakan untuk dalam rangka untuk meningkatkan capaian kinerja daerah bukan itu yang kita inginkan tetapi tidak bisa kita pungkiri kadangkala ada oknum-oknum yang memanfaatkan hal tersebut untuk menampilkan kinerja pengelolaan sampah di daerahnya lebih baik dari tahun ke tahun gitu ya Ini juga data yang ditampilkan dari si PSM sistem informasi pengolahan sampah nasional yang Bapak Ibu bisa akses di sini terbuka datanya terkait dengan komposisi sampah yang dilakukan setiap tahun yang ini juga dilakukan secara nasional setiap daerah menginput data sampel Jadi bukan data tebak-tebakan kemudian komposisi berdasarkan sumber sampah dilakukan juga di sana nah eh dari dari data-data ini Tentunya semua akan berujung ke sini bye Gue dah ini bukan hal yang baru lagi jakstranas kebijakan dan strategi nasional jakstrada adalah kebijakan dan strategi daerah yang sudah diatur lewat Perpres 97 tahun 2017 arahnya sih ke benar sebenarnya ke pengolahan sampah ayat menetapkan target-target di suatu daerah untuk bisa melakukan pengurangan dan penanganan sampah Sesuai dengan amanat undang-undang sehingga di Perpres tersebut dibuatlah dari data-data yang ada kemudian ada sebuah strategi target yang diharapkan bisa muncul dan eh diplot lah sejak tahun 2017 pai 2025 pengurangannya berapa persen dan penanganannya berapa persen penjumlahan antara a dan b dan pengurangan dan penanganan ini disebutlah sebagai pengelolaan sampah jadi harapannya di tahun 2025 adalah 100% pengolahan sampah sering disebut sebagai zeroize menuju zeroeight Bukan nol sampai sebenarnya Tapi nol sampah yang tidak terkelola atau berakhir ke kelingkungan nah ini menjadi dasar pemikiran kita beribu harapannya pemerintah pusat sudah berbuat seperti ini dapat ditindaklanjuti dengan dengan baik oleh pemerintah daerah untuk mewujudkan sebuah data yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan kira-kira lebih namun tantangan di lapangan adalah kita sudah punya SNI 1939 83 tahun 95 Bapak Ibu dan Hai saya yakin Bapak Ibu mungkin sudah juga sering melihat Jika Bapak Ibu butuh kita punya SNI nya tapi rasanya Mudah juga untuk dicari di Google ya sudah menetapkan rata kira-kira ya untuk sumber rumah itu berapa volumenya berapa beratnya kantor Berapa ruko berapa dan selisih ini untuk panduan pada saat itu mungkin gambarannya adalah masih sangat sulit untuk mendapatkan data kualitas Kempling yang baik Kemudian dari data Kota jadi dengan mudahnya adalah dengan mengalihkan dengan jumlah penduduk yang ada kira-kira data tersebut sering digunakan oleh timbulan sampah di daerah karena praktis Ya hanya dikalikan dengan jumlah penduduk yang ada namun kalau kita boleh jujur Bapak Ibu ini kan data tahun 95 mungkin survei yang dilakukan 9392 dan seterusnya jadi kalau kita 95 berarti saat ini sudah 27 tahun Apakah benar sampah kita polanya masih seperti ini keunikan SNI belum dirubah belum ada yang baru gitu ya and tapi kita juga sadar bahwa kota kita kabupaten kita terus berkembang aktivitas kita semakin berkembang juga berarti jumlah sampah yang dihasilkan juga semakin berubah dibandingkan dengan data-data yang ada di sini mungkin data ini hanya sebagai patokan awal saja tapi kita semuanya butuh sempling kenapa seperti itu berkait Bu karena kalau kita berbicara perjalanan sampah itu panjang bye dari sumber sampah pemukiman terus model ada pengolaan individu yang dilakukan kemudian mungkin juga ada yang masih bakar sampah buang sampah ke sungai buang sampah ke laut dan seterusnya akhirnya and control berakhir kelingkungan atau bapak ibu juga sudah ada yang sudah memilah sampah menyerahkan ke saudara-saudara kita sebagai pemulung pakpol dijual tukang rosok loak dan terusnya masuk ke sektor informal atau pun mengikuti pola institusional yang sudah dilakukan melalui pengumpulan transfer poin pengangkutan TPA dan seterusnya yang semuanya kalau bapak ibu akademisi peneliti melihat ini menjadi sebuah data yang menarik karena apa ini dapat berhubungan satu sama lain bayangkan kalau kita punya data kuantitas sampah yang asal-asalan kita buat berarti setiap perencanaan yang kita lakukan ini akan menjadi problem otpcc kita cepat penuh game salah satunya adalah data yang kita tampilkan adalah yang rendah itu kualitasnya Oke Bapak Ibu kita lanjut lagi kepentingan data buat apa sih data-data tersebut seperti gambar diagram tadi ya pasti kita butuh semua data terkait dengan pengolahan sampah dari mulai pemilihan peralatan pewadahan pengumpulan pengangkutan perencanaan rute pengangkutan yang dilakukan gini design fasilitas twiga er dan seterusnya sampai berhubungan dengan TPA jadi satu jalur besar tadi dibangun dengan basis data yang keliru atau ya dan tanda kutip masih dipertanyakan nah Berarti fasilitas yang dibangun pun ia akan dipertanyakan dengan dengan jelas juga oleh berbagai macam pihak jadi Menurut kami data ini menjadi hal yang baik untuk membuka keseluruhannya fasilitas-fasilitas yang kita rencanakan di wilayah kita masing-masing Nah mungkin itu bapak ibu sekedar pengantar kira-kira 10 menit terkait dengan Ada apa sih kita perlu belajar detail terkait dengan teknik sampling tampak dengan Bapak Ibu sudah punya gambaran yang kau ya sudah ada puzzlenya minimnya secara utuh mungkin belum Tapi secara puzzlenya sudah ada dan nanti kita bisa lanjutkan lewat seksi Tenjo bagian yang kedua Bapak Ibu kita tidak perlu berlama-lama lagi karena bagian yang kedua ini yang bagian yang paling penting ini Bapak Ibu dalam teknik penentuan sampel link sampah hebat dan dibagian ini nanti mas Yafi akan muncul ya dan di bagian-bagian tertentu yang beliau akan bicara teknik sampling tanpa nah terkait dengan metode ini kita bagi-bagi beberapa lokasi yang kita harapkan mungkin ada teman-teman mahasiswa dan peneliti yang hadir pada kesempatan hari ini dapat memanfaatkan materi ini untuk bisa memilih usai butuh yang sumber domestik saja oh sumber nondomestik juga ada di TPS ada tps3r jadi coba buat secara detail dan mudah-mudahan kita doakan waktunya cukup Beb ya oke yang pertama terkait dengan sumber sampah kemungkinannya kita juga sudah punya sebenarnya SNI terkait dengan metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan dan hingga saat ini pun saya dan tim masih melakukan di berbagai macam kegiatan dan hasil-hasil dari kegiatan-kegiatan tersebut kami coba rekap membuat yang lebih aplikatif mungkin ya kemudian kita hadirkan dalam bentuk materi ini dimulai dari di SNI tersebut pengumpulan data populasi jadi Paling gak kita punya data rumahnya Berapa banyak jumlah penduduknya Berapa banyak barulah kemudian kita coba Tentukan sampel karena berhubungan dengan waktu sampling tidak mungkin bisa diselesaikan waktu yang singkat untuk seluruh populasi yang ada berarti butuh sampling setelah kita tentukan jumlah sampel nya brapa berkemudi and Kita tentukan lokasi samplingnya di mana saja barulah dilaksanakan pelaksanaan samplingnya dianalisis sehingga ketemulah timbulan dan komposisi sampah di Kabupaten a-a-a-a Hoon berapa Nah untuk yang pertama byebug kita akan masuk yang pertama itu populasi-populasi ini menggunakan data-data sekunder pasti data BPS ya kependudukan Kabupaten dalam angka kota dalam angka dan terusnya nah ini sebagai data awal misalnya kita juga bisa asumsikan jumlah KK perkatanya berapa orang atau di dalam kependudukan tersebut ada deh di dalam SNI di dipisah bapak ibu anda sumber-sumber rumah permanen rumah semi permanen dan nonpermanen untuk modifikasikan singkat pendek pendapatan karena ada indikasi bahwa jumlah sampah yang dihasilkan akan berhubungan dengan Jungkat pendapatan yang dimiliki oleh orang tersebut jadi dipisah disitu nah kategori rumahnya ini juga menjadi pertanyaan sering di lapangan kita lihat di mana maksud rumah permanen Apakah kita harus tanya langsung ke pemilik rumahnya Berapa gaji perbulan geledah itu sungguh tidak mengenakkan karena kita coba buat paget Lancer GTI Boyband dan Girlband sini tidak baku ini yang kita gunakan selama ini yang dimaksud dengan kategori tinggi itu yang mana Sini rumah permanen selalu 2 lantai atau lebih tapi balik lagi wilayah yang kita samplingnya nah fasilitas fisiknya kelihatan jadi surveyor tanpa bertanya sudah bisa mengidentifikasi uh ini yang tinggi ini yang sedang ini yang rendah habis Nanti ditanya dapat sama nya Oh ini tinggi tapi ternyata masuk kategorinya rendah enggak masalah ini bisa dirubah jadi kita buat aturan main yang secara internal tim kita sepakati kalau kamu lihat yang ini ini masuk kategorinya ini loh dan berusaha untuk mengidentifikasi supaya jenis-jenis rumah tadi jelas Walaupun memang eh kita pahami bahwa ini sangat subjektif ya Tergantung yang menilai Bapak Ibu satu lokasi dengan lokasi yang lain pasti berbeda tapi panduan tadi Silahkan jika Bapak Ibu merasa bermanfaat dengan panduan tersebut silahkan untuk dipakai ide dan perlu kesepakatan agar ada strata karena SNI mensyaratkan seperti itu tapi balik lagi ke tujuan sampling kita apa gede deh kalau sampling kuota untuk menghadirkan sebuah data ya Modelnya seperti ini tapi kalau penelitian yang lain akan lihat lebih spesifik berarti kita perlu Hai menyesuaikan Nah setelah itu eh populasinya jelas gitu ya tugas berikutnya adalah berarti kita perlu yang kedua dilihat dari tabel tadi dari grafik diagram tadi yang kedua adalah bagaimana menentukan jumlah sampel nah SNI sangat-sangat simpel bpui rumusnya pun Simpel simpel sekali jadi dari jumlah contoh kemudian koefisien rumah yang dipakai satu dan 0,5 tergantung jenis kuotanya terus diakar dengan jumlah populasi jumlah jiwanya sudah ketemu jumlah contoh jiwa ini kemudian pertanyaannya berapa rumah yang dipakai tinggal jumlah contoh jiwa dibagi dengan jumlah jiwa perkatanya ketemulah jumlah sampel yang akan dipakai per rumahnya deh jadi dibagi nanti rumah permanen berapa semipermanen berapa non-permanen Mbak Nah sebelah kanan ini kita hadirkan dalam bentuk contoh bisa 1000 jumlah penduduk dengan koefisien kotanya adalah satu didapatlah jumlah penduduk yang akan dijadikan sampelnya adalah 1000 dari data sosial ekonomi di wilayah tersebut didapatkan bahwa pendapatan tinggi 25% 30 persen 40 persen mustahil dan rendah sehingga dengan rumusan jumlah keluarga ya akan di samping ketemulah 200 rumah dari 1000 jiwa tadi kemudian dibagi lah 50 untuk permanen semi permanen di 60 non-permanen 90 sangat simpel bapak ibu tapi kadang kita di lapangan sering lupa gitu saat coret-coret terus kemudian hilang lagi chat-an nah di dalam training ini kita menyiapkan mebel ibu untuk membantu bapak ibu sudah ada XL yang kita buat Otomatis Bapak Ibu tinggal memasukkan yang kuning-kuning nya saja Kirim Hai berapa jiwa koefisiennya Berapa jumlah contoh yang warna hijau sudah otomatis ya oke Sepertinya saya termit jadi Apakah sudah jauh terlihat Mbak B ide Pak tidak ya Oke sobat berarti baru saja yang berikutnya adalah ini apa kategori rumah ini yang bisa diisi sedangkan yang hijau sudah dalam bentuk Ya sudah sangat gampang ya jadi SNI tadi sudah dirubah dalam bentuk eh share dan ini simple nggak perlu rumusan Pro pemograman yang sulit dan di SNI tersebut juga sudah ada panduan ya untuk kota metropolitan besar sedang kecil sudah ada contoh-contoh jiwanya dan juga sudah dicontohkan Tapi bapak ibu mungkin ya Bapak Ibu konsultan gini yang disyaratkan oleh pemilik kerjaannya saya enggak pingin pakai SNI hitungan jumlah sampel ada Bapak Ibu Perhitungan jumlah sampel di rumus-rumus ane yang lain di buku-buku statistik yang kita bisa pakai nah salah satunya misalnya rumus Isaac dan Michael ininya dengan rumusan ini juga sudah kita sediakan xl-nya untuk bapak ibu yang sudah registrasi jadi jumlah jiwanya sudah ada gede tinggal isi dan ketemulah jumlah rumah yang diisi dan karena sering berhadapan dengan berbagai macam pekerjaan kita diminta berbagai macam metode untuk dibandingkan jumlah sampel nya brapa Oke ini ada dua metode SNI sama Ishak missed yang berikutnya ada rumus slovin yang sering juga dipakai ini juga ada metode ininya apa sudah ada xl-nya yang bisa dipakai atau menggunakan nomogram rx-king menggunakan grafik ini saja ya menghubungkan tapi kita juga sudah buat Aa panduannya sehingga ketemu jumlah sampel nya berapa dan ada satu lagi nanti di Excel yang diberikan oleh panitia sudah kita siapkan yang menggunakan tabel-tabel kesalahan satu persen lima persen dan 10 persen sehingga LDI listriknya supaya bapak ibu punya 5 metode para peserta hari ini harus lebih keren bye SNI 1 isakmp sl2 sloppy 30 cream nomogram 4 dan tabel tadi yang kelima jadi untuk menentukan jumlah sampel nya ada lima jenis samping yang bisa dilakukan video selanjutnya setelah ketemu jumlahnya berarti ya ketersebaran lokasinya yang kita pilih deh jangan yang pinggir-pinggir rumah kita saja yang pingin gampang tapi misalnya kita punya satu wilayah daerah Jangan hanya bagian kiri saja yang kita sampling tapi juga butuh Bagian tengah bagian sampai agar waktunya ke terlewati LAN dan datanya semakin kuat dan dapat dipertanggungjawabkan ini kira-kira Bapak Ibu untuk menentukan jumlah sampel yang akan dilakukan Nah selanjutnya secara detail akan dijelaskan oleh masih masih sudah siap nih capai cerah nah baik-baik Celakanya saya melanjutkan dari Pak hijrah ini Nah tadi sudah cerita penentuan sampling nah jumlah sampelnya berapa Terus lokasi lokasinya mau ya Bapak ibunya anak eh yang paling krusial ketika kita sudah menentukan jumlah sampelnya adalah melakukan samplingnya nah Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan Bapak Ibu semuanya yang pertama kita harus menetapkan waktu sampling Bapak Ibu yaitu kalau menurut SNI itu Delapan hari berturut-turut tapi kalau Kami biasanya resep link ini memang Delapan hari berturut-turut pengambilan sampelnya tetapi persiapannya itu bisa jadi seminggu sebelum sampling itu kita sudah melakukan apa survei Tadi kenapa Ezra sudah menyebutkan bahwa ada survei penentuan jumlah sampel jadi kita harus menentukan nah titik sampelnya dimana nah barulah kita melakukan Delapan hari berturut-turut ini Nah selanjutnya yaitu waktu memulainya nah ini juga harus dipastikan bahwa eh Ante waktu memulai dan jam sampling ini yang paling penting juga eh kesepakatan bersama karena biasanya eh lokasi yang kita sampling kalau untuk rumah tangga akan kita harus berkas pakatan dengan pihak rumah tangga tersebut ataupun sektor informal dan lain sebagainya juga seperti itu sehingga perlu disepakati bersama waktu sampingnya dimulai Kapan Jam berapa sampahnya diambil dan di TSM pling dan eh Kami biasanya melakukan G2 pertengahan musim jadi ada di musim Kalau Ki Kenapa di dua pertengahan musim karena kita di Indonesia ada dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan nah terus biasanya data Ini berlakunya lima tahunan bapak-ibu yang kita ambil nah ini untuk penetapan waktu sampling Kemudian untuk petugas sampling ada ketua tim pelaksana utama dan pekerja teknis nah ini kenapa kita membedakan ini supaya tidak ada double job ataupun eh ketua teknis nah ketua tim ketua tim itu merangkap keseluruhan tapi kadang di lapangan seperti itu akan tetapi hal ini bisa menyebabkan terjadi eh nanti bahkan ke kesalahan input data Kenapa karena biasanya cukup banyak aalat yang kita gunakan nanti setelah ini saya akan Jelaskan peralatannya nah ketika ketua tim juga merangkap sebagai yang nanti menimbang sampah mengumpulkan sampah dan sebagainya bisa jadi ada kelupaan ataupun ada mis dalam input data Oke next mungkin Plaza Nah ini Bapak Ibu eh setelah kita D persiapan sampling nah yang pertama yang kedua Kita juga harus menyiapkan Jenis sampah apa yang mau kita sampling karena ini bergantung dengan tujuan kita nah Jenis sampah apanya akan kita sampling kalau di sini nanti si kami akan berikan bloxy ini yang biasa kami lakukan di lapangan ada yang pertama itu ada sembilan Jenis sampah Nah ada organik ada kertas ada kayu ada kain atau tekstil Ada karet atau kulit ada plastik resah logam gelas atau kaca dan lain-lain nah biasanya dari ketua tim tadi ini menyampaikan kepada tim teknis di lapangan nah Jenis sampah ini dan contoh sampahnya apa Karena ini yang paling penting jangan sampai nanti eh petugas sampling kita itu kesulitan untuk mengkategorikan jenis sampahnya Nah karena biasanya kita membutuhkan banyak orang untuk melakukan sampling terutama apabila dari hasil perhitungan jumlah sampel yaitu mencapai ratusan Bapak Ibu Oke next nah ini Yang Kedua jenis sampahnya lebih banyak dan lebih detail nah bapak-ibu sekali lagi saya sampaikan bahwa Eh ini tergantung kebutuhan Nah Bapak Ibu mau menggunakan yang 9 jenis tadi 12 jenis atau bahkan kami juga pernah dan sampai 40 jenis Kenapa Karena untuk sampah kertas ini dibagi-bagi lagi ya percontoh sampahnya yaitu koran tersendiri majalah tersendiri kardus tersedih dan lain sebagainya sehingga sekali lagi untuk Jenis sampah ini adalah Khan bergantung kebutuhan Bapak Ibu kalau konsultan biasanya dia akan mengambil yang 9 dan 12 ini nah Tetapi kalau untuk instansi-instansi pemerintahan mereka akan lebih prefer untuk mengambil sedetail mungkin jadi sebanyak mungkin jenis sampahnya sehingga nanti ini biasanya akan mempermudah dalam menyusun peraturan terkait pengelolaan sampah ataupun pengolahan sampah yang ada di Sumber sampah di kabupaten atau kota sampai ke pengumpulan pengangkutan hingga nanti sampai ke lem feelingnya baik lanjut perwira nah ini hei peralatannya Bapak Ibu yang tentu kota assembling kotak sampling ini kita biasa menggunakan dua jenis kota sampling yaitu ukuran 40 L dan 500 l untuk sampling kalau untuk di rumah tangga Biasanya kita akan menggunakan yang 40 L tetapi untuk fasilitas-fasilitas umum yang di samplak sampah jenis-jenisnya ataupun timbulnya yang banyak Kita akan menggunakan Yang 500 l Terus yang kedua adalah timbangan nah ini timbangan biasanya juga ada dua versi timbangan Ada timbangan yang eh lebih prefer nya sih memang timbangan digital yang bisa sampai 100 kiloan bapak ibu dengan eh bisa sampai Eh gua dibelakang koma atau tiga belakang Komala untuk ukuran kramnya sehingga kita bisa mendapatkan dengan detail hasil samplingnya Terus yang tidak kalah penting telah Lombok nah lookbook ini eh seperti yang disampaikan Pak hijrah Tadi kita juga sudah menyediakan logbook nya yang sederhana biasanya lampu kini yang akan dibawa oleh pekerja yang teknisnya nah ketua tim hanya memantau nah SC Diharapkan dengan adanya lookbook yang praktis nah pekerja di lapangan juga mudah untuk menulisnya nanti nah terus ada alat untuk sekop dan sapu untuk ini melakukan sampling ada kantong plastik untuk wadah hanya kalau ini biasanya untuk di rumah tangga ini kantong plastik Nah kalo yang di nanti ada di tps-tps di er kita bergantung dengan alat angkut ataupun alat pengumpul nya ada terpal dan sejenisnya ini Biasanya kita gunakan untuk apa untuk eh lokasi sampah-sampah yang memang timbulnya tinggi atau banyak sehingga kita ada nanti ada metode quartering nah yang kita gunakan untuk penentuan hai hai timbulan sampah nya selanjutnya adalah perlengkapan K3 tester Kenapa kami sebut K3 ini sangat penting saat ini Bapak Ibu terutama Eh ini masa pandemic ini ketika kami melakukan samping di masa pandemic ya kami juga sering menemukan Adam masker bekas dan lain obat-obatan dan sebagainya sehingga kita terutama tisu nanti sangat banyak kita temukan padahal kan Eh di masa pandemic ya Eh sangat ini rentan lah kita untuk terkena oleh virus Taufik 19 sehingga peralatan K3 juga sangat penting untuk para pekerja sampling Oke next fade nah ini untuk persiapan samping yang lookbook sampah domestik nah ini yang paling simpel Coba kami buatkan kepada bapak-ibu ada lokasinya di pedesaan ataupun di perkotaan next widra ini hai eh Nah di pedesaan dan perkotaan trus ada juga pendapatan tinggi sedang dan pendapatan rendah sehingga ini mempermudah nanti petugas sampling untuk tinggal checklist aja nah area survei ada alamat ada desanya ini juga untuk mempermudah eh pihak pengguna jasa nah entah itu bye yang menghair petugas sampingnya adalah konsultan atau pihak swasta ataupun pihak instansi pemerintah nanti juga bisa dengan adanya area survei ada alamat ada Desa Bapak Ibu sekalian bisa mempraktekkannya di peta sehingga pekerjaan sampling ini terdata dengan baik mulai dari data timbulan sampah nya sampai kepada titik koordinat samplingnya diharapkan seperti itu Nah Disini di sampel Hai sampah domestik ini ada delapan hari yang kita lakukan Nah ada yang diukur biasanya adalah tinggi volume sama berat sampahnya nah terus komposisinya ini kembali lagi kepada komposisi ini bergantung kepada kebutuhan Tetapi kalau untuk tinggi volume sama berat ini sudah baku yang kita lakukan tapi kalau untuk komposisi memang bergantung kepada kebutuhannya nanti dan yang paling penting juga jangan lupa di jumlah jiwa yang kita sampling berapa Bapak Ibu Terus kode sampel nya dimana biasanya kode sampel ini untuk mempermudah ya sampel 1-2 sampel 3 sehingga dihari berikutnya Klaten kita melakukan sampling lagi itu kita sudah tahu rumah satu ini formnya rumah2 ini ataupun sampel satu ini simpel dua ini Oke Neng spira Nah selanjutnya apa ketika kita sudah memiliki lookbook maka kita akan mulai melakukan sampling nah pada saat melakukan sampling ini yang pertama tentu gunakan HP dia tadi peralatan lengkap lah Yah Nah jadi peralatan perangnya untuk samping sampah harus disiapkan Bapak Ibu nah yang pertama camp sampel sampah yang kita ambil dari rumah tangga dari sampah domestik ya kita timbang berat sampah yang terdapat pada wadah atau kantong plastik yang sudah kita sediakan tadi Nah terus dicatat pada log book nah di Lombok sudah ada beratnya tadi Bapak Ibu berarti dicatat di kolom beratnya nah itu yang dilakukan selama delapan hari selanjutnya kita mengukur volume nya berarti satu kantong contoh satu sampel sampah dari rumah tangga tadi diambil dari titik sampling dan masukkan kedalam kotak samping 40 L neh masukkan kedalam kotak sampling di angkat kira-kira nah 20 cm neh dari ketinggian dari atas tanah atau lantai tempat kita sampling nah diangkat nanti dihentakkan video kali ini untuk pemadatan saja Bapak Ibu nah supaya kita bisa mengukur volume nya lalu kita ukur tinggi nah dan kita bisa menghitung volume ya karena panjang dan lebarnya kita sudah siapkan nah jadi untuk kotak sampling kan sudah jelas itu eh 20 kali 20 cm ketinggian sampahnya yang yang kita hitung saja Jadi biasanya petugas sampling hanya mencatat tinggi sampahnya berapa di dalam kotak samplingnya sehingga nanti untuk ketua tim itu langsung menginputkan data di Excel yang kita Kalau kami kami sediakan jadi tinggal menginputkan data ketinggian Sudah otomatis ini kita dapat volumenya dan berarti untuk berat dan volume itu kalau menggunakan kotak sampling Pa menggunakan logbook yang tadi Saya tunjukkan itu cukup petugas itu mencantumkan berat dan tinggi dari alat samplingnya atau petak sampingnya nah seperti ini nah ini ada tinggi kalau kita inputkan tingginya otomatis akan keluar volumenya karena kalau ini Pak hijrah sudah menyediakan perhitungan-perhitungan nya Nah jadi tinggal tinggi dan berat saja yang diinputkan oleh petugas ini juga tujuannya adalah mempermudah kerja dari petugas sampling Bapak Ibu Keh next pydra Nah selanjutnya tentu pengukuran komposisi sampah nah ini yang kami lakukan di tahun 2021 foto-foto ini nah di salah satu tempat di kota serta bahwa seluruh petugasnya harus berpakaian menggunakan APD nah pakai masker Rain sebagai saya sengaja membentuk wajah ya Nah ini proses pemilahan sampah berdasarkan komposisi yang diinginkan kebetulan ini ada 12 Jenis sampah Nah jadi dipilah dulu sampah yang dari kota assembling tadi kota assembling 40 L itu dipilah Berdasarkan komponen komposisi yang telah ditentukan Nah setelah itu ditimbang satu persatu berdasarkan komposisi yang sudah kita tentukan setelah hancurnya baru catat di looknya sesuai dengan kebutuhan Bapak Ibu nah yang dicatat cukup beratnya saja nanti ketua tim akan menginputkan kedalam form yang sudah ada softwarenya yaitu dari XL biasanya nanti akan keluar eh persentase dari komposisi dan biasanya untuk komposisi kan kita luarnya persentase jadi petugas sampling yang di lapangan Nah itu tidak perlu sampai ke persentase Tetapi hanya mengukur beratnya dengan adanya pengukuran berat dikomposisi ini Bapak Ibu kita bisa melihat bahwa sampling yang kita lakukan ini sesuai atau tidak Nanti karena diawal tadi kita sudah mengukur berat di akhir kita juga mengakumulasikan berat berdasarkan komposisinya gitu kira-kira Pak hijrah Nah untuk proses sampling sampah domestik di rumah tangga oke Pak Ebi Hahaha terima kasih bye bye nanti muncul lagi ya pake keyboard Batak Ibu tadi sudah dijelaskan metode sampling penentuan sampel di domestik ya domestik karena dalam bidang sampah itu ada domestik dan non domestik domestik itu berasal di pemukiman perumahan dan non domestik di luar aktivitas Perumahan pemukiman tersebut nah bagian yang kedua ya masih metode penentuan sampel dan teknik sampling tapi lokasinya di nondomestik belum dengan Bapak Ibu tidak yang baru mungkin mengikuti tidak bingung begitu ya karena ada beberapa pertanyaan tadi yang saya sempat Scroll Scroll ada yang berhubungan dengan domestiknya Nah nondomestik itu atau non perumahan di dalam SNI yang sama Bapak Ibu jadi SN Ini sebenarnya sudah sangat komplit ya mungkin hanya perlu penambahan nanti aktivitas-aktivitas yang mungkin dulu tidak ada sekarang sudah dan nah di SNI tersebut ada berbagai macam fasilitas non perumahan yang ada toko kantor sekolah termasuk tadi ada yang nanya Boarding School ini sekolah yang bisa dilakukan masuk dalam kategori ini pasar Jalan hotel restoran dan seterusnya Apakah Rao detail beda banget dengan Perumahan tidak jadi ya tapi kita perlu pahami dulu kita punya categoria berdasarkan ukuran tentunya satu tokoh dengan tokoh yang lain ukurannya berbeda apalagi ada minimarket ya ada yang supermarket kan masuk kategorinya lebih besar kantor juga begitu sekolah juga begitu pasar di nah ini kita coba Pan buat buatkan panduan walaupun ini sudah sering dipakai di lapangannya dari data tersebut kemudian biasanya di awal kita menyerahkan ke surveyor yang ada di lapangan untuk menulis ya menulis yang dimaksud dengan toko itu yang mana saja begitu ya Dan ini kita sebutkan merek-merek mudah-mudahan tidak masalah Bapak Ibu ya toko modern supermarket dan seterusnya fasilitas ibadah juga Kita bedakan kantor pasar dan seterusnya ya nanti jumlah populasinya bisa terekrut dengan baik Wow baik lewat survei langsung ataupun menggunakan data sekunder data unit ini yang kita apakai untuk menentukan jumlah sampel yang akan diambil menggunakan metode tadi yang 5 metode tadi boleh Bapak Ibu atau di SNI dibuat lebih muda beberapa kategori misalnya toko untuk kota metropolitan bisa antara 3-30 lokasi untuk contohnya kota kecil ya lebih kecil lagi dan seterusnya toko sekolah kantor pasar nah lokasi lain yang tidak disebutkan di tabel ini boleh diambil 10 persennya atau minimal satu lokasi tapi balik lagi ke kita berencana samplingnya Apakah dengan satu lokasi cukup mewakili karena saat Delapan hari berturut-turut tersebut mungkin ada fluktuasi naik turun hai hai jumlah sampah yang dihasilkan dari tadi data tersebut kemudian digabung Bapak Ibu untuk jumlah sampel ya sampel domestik ya sampel domestik ini saya tutup lokasi lokasinya Berapa jumlahnya tingginya berapa sedang nya berapa rendahnya berapa kemudian sampel nondomestik jumlahnya berapa ada di lokasi mana saja sehingga ketahuan lah jumlah sampel yang dibutuhkan nah dalam perencanaan pembiayaan sampling suatu daerah Bapak Ibu ingin menganggarkan ya Bapak Ibu bisa menghitung ini dulu jumlah sampel yang dibutuhkan kemudian Nanti ketahuan jumlah orang yang dibutuhkan kemudian Berapa hari pelaksanaan walaupun sebenarnya Delapan hari Bapak Ibu Ya tapi kalau kita punya 100 lokasi misalnya Nah mungkin selama delapan hari kecuali kita menggunakan tenaga sampel surveyor yang lebih banyak jadi samaan sekaligus atau jumlah tenaga kita terbatas berarti dibagi wilayah sekian Delapan hari wilayah pindah Wilayah B sekian Delapan hari atau jika surveinya sudah sangat terbiasa dia bisa menggilir ya Jadi bisa dalam waktu bersamaan wilayah a dan b itu bisa berjalan karena waktu samplingnya yang bisa diatur pagi dia siang di B sore DJ Mungkinkah tapi dalam waktu yang singkat ini terkait dengan jumlah sampel yang dimiliki untuk wilayah nondomestik Nah kita akan dengar lagi penjelasan masih byk terkait dengan teknik teknik samplingnya Seperti apa Silahkan masih they've jerawat nah ini Bapak Ibu mungkin saja untuk melihat ininya ya Nah ini Bapak Ibu Eh ini seperti ini for nah nah kita mulai dengan logbook nya dulu ini sekali lagi dengan adanya lookbook ini nah sejauh ini kami melihat ini sangat memperlancar nah memperlancar proses pengambilan sampel Kenapa karena pekerja di lapangan itu sangat mudah melakukan ceklis na block book untuk sampah dan domestik juga sama masih ada lokasi pedesaan-perkotaan Terus tadi ada toko Kantor Fasilitas ibadah dan lain sebagainya sama area survei juga alamat dan desa akan tetapi nanti ada disini di keterangan dan kode sampel nah ini juga keterangan ini nanti akan mengerucut kepada eh lokasinya toko apa dan pasar apa channel jalan mana nahkoda sampelnya berapa dan ini nah sampling ini juga ada ke yang dimasukkan hanya tinggi dan berat juga nanti Volume atau mati desanya ketika kita menggunakan Excel kali dan komposisi juga tergantung kebutuhan Bapak Ibu untuk komposisinya ada 9-12 atau bahkan hanya 4/5 itu boleh tergantung kebutuhan kita untuk menentukan komposisi sampah yang akan kita ambil paket next fade nah ini sebetulnya langkah-langkahnya sama untuk mengukur beratnya Bapak Ibu Itulah kenapa tadi eh kami menyediakan itu ada kotak sampling 500 dan 40 L nah akan tetapi nanti nah di lapangan ini bergantung dengan fasilitas yang mau kita eh sampling kalau untuk pertokoan untuk toko Biasanya kita hanya menggunakan yang Pak glitter Tetapi kalau untuk eh pasar Nah untuk pasarkan tidak mungkin 40 L Nih Bapak Ibu karena sampahnya sudah jelas banyak berarti kita ambil sampel nya dengan wadah sampel yang 500 l prosedurnya sama Nah kalau untuk dibahas di pasar itu biasanya ada di tempat pewadahan sampah TPS nya tetapi kalau bisa jadi ada tempat sampahnya yang sudah ukuran 500 l Yap kita bisa pakai itu sebagai sampelnya tapi kalau untuk pertokoan kita biasanya menyediakan kantong plastik jadi petugas sampel sudah menyediakan kantong plastik yang diisi oleh setiap toko ataupun nanti ada fasilitas ibadah dan lain sebagainya Selanjutnya ya kita masukkan wadah ke wadah sampel setelah itu kembali lagi dijatuhkan tiga kali kenapa ini untuk pemadatan saja lalu diukur tingginya kalau dimasukkan ke lookbook ataupun lookbook yang secara soft Alya Itu otomatis akan kita ketahui volumenya nanti jadi seperti itu fairah Nah ini juga sama ah untuk umum kalau Quran komposisi juga sama seperti yang non domestik bahwa untuk komponen-komponen isinya Kita tentukan terlebih dahulu nah sesuai kebutuhan lalu dipisahkan nah ditimbang perbagian sehingga nanti akan kita dapatkan persentase komposisi sampah yang eh kita gunakan begitu vaictm Allah Vira dilanjutkan minum oke masih bisa terima kasih itu bapak ibu terkait bagian yang kedua nondomestik ternyata sama hanya saja kategorinya lebih banyak hepibook karena sumbernya tidak hanya dari rumah saja yang perlu kita tentukan dari awal Lokasinya dimana itu harus tepat tidak bergantian setiap 8 hari tersebut Tapi di lokasi yang sama dan tadi sudah ada gambaran ada dua kotak smpi dan 40 dan ada yang 200 liter tergantung dari jumlah sampah yang diambil tapi jangan diganti-ganti hari ini pakai ini hari ini besok pakai itu nanti volumenya beda bapak gue karena volumenya dihitung secara otomatis nah yang ketiga Bapak Ibu ini juga pertanyaan tadi antar bank sampah kan dulu Enggak ada sekarang ada gede kita masukkan Bapak Ibu agar menjadi ada di tambahan di dalam teknik sampling yang bapak ibu lakukan apa yang membedakan dalam menentukan jumlah sampel nya berarti kita harus dan ketahui terlebih dahulu jumlah bank sampah yang tersedia dan setiap daerah Saya rasa sudah punya data tersebut data sekunder dari dinas lingkungan hidup setempat paguyuban bank sampah sip Saint juga sudah tapi jangan lupa Bapak Ibu kita perlu mengkategorikan dua bagian ini bank sampah Dia tipe apa tipe unitkah atau dia lebih besar menampung berbagai macam ah yang dihasilkan di wilayah-wilayah yang lain atau bank sampah yang naik nah jenis lain yang terkadang masuk agar Gerry bank sampah adalah sedekah sampah jadi kita perlu petakan agar data yang kita dapatkan bisa mewakili keseluruhan bank sampah yang dimiliki A dan pastinya Bapak Ibu tidak semua bank sampah itu yang terdata itu aktif jadi yang perlu kita ambil adalah ya Bapak Ibu tergantung tujuannya ya melihat keberhasilannya saja ngambil yang bagus-bagus tapi kalau mau lihat secara keseluruhan dan kita mau jujur dengan program yang kita miliki berarti perlu melihat keseluruhan baik mau yang jalan maupun yang tidak nah penyebarannya pun misalnya calo salah satu contohnya yang kita kelola di Kabupaten Sleman di Yogyakarta ini ada beberapa wilayah yang kecamatannya memiliki lokasi yang lebih tinggi berarti porsi nanti dalam pengambilan sampel di tersebut menjadi lebih tinggi sesuai dengan jumlah yang dimiliki oleh lokasi tersebut nah Apa yang membedakan ini menarik tentang bangsa-bangsa nanti akan dijelaskan oleh masiri silakan masih debit [Musik] yah baik Vajra nah ini tentang bank sampah Bapak Ibu cukup berbeda dengan yang sampling domestik dan no domestik bahwa eh di bank sampah ini biasanya kebutuhan datanya Bukan masalah volume tapi lebih kepada berat lebih kepada berat mungkin next Hajrah Oke lanjutkan nah ini ada di lookbook ada bank sampah 123 dan sebagainya hebat bapak ibu tinggal checklist cara jadi cara mengecek ini memberikan informasi kepada petugas samping adalah mereka tinggal bantu lakukan checklist aja lokasi lokasinya ini saya akan tetapi nanti ada di kategori sampah ini Bapak Ibu yang yang memang setiap jenisnya berbeda-beda nah contohnya kertas ini ada duplex ada kardus koran arsip bergantung kepada bank sampah yang akan kita kita sampling Nah ada juga kategori sampah biasanya ada ke klastik selain kertas ada logam ada kaca bergantung juga kepada apa kepada sampah yang diterima oleh bank sampah tersebut karena bank sampah Kan setiap wilayah berbeda-beda Nah kalau seperti di tempat kami itu hanya ke fokus kepada plastik tapi di tempat lain ada kertas sadar logam dan kaca selanjutnya pengukurannya itu ya ada di sini bank sampah satu bang sampah2 dan sebagai ada P1 P2 dan P3 ini bergantung kepada proses pengukurannya itu mau dilakukan per hari kah perminggu atau perbulan nah ini P1 P2 P3 itu maksudnya itu P1 biasanya per hari kedua itu perminggu P3 itu per bulan sehingga kita ingin melihat bahwa dari sisi hariannya itu berapa timbulan sampah nya Sir dari sisi per minggu berapa ataupun dari sisi perbulan berapa nanti kita akan lihat di data pengolahan pengolahan datanya bapak ibu akan melihat Seperti apa nanti kenapa Kok detail banget seperti ini karena tadi Faizah mau sudah menyampaikan bahwa kita mau jujur-jujuran atau tidak tentang data sampah kita di suatu wilayah sehingga makanya kami mencoba untuk menjabarkan sedetail mungkin tetapi pengambilan sampling ini tidak menyusahkan petugas samplingnya begitu Keh next hijrah Nah ini dia Bapak Ibu pengukuran komposisinya biasanya ditimbang kita tidak pakai volume kalau untuk untuk yang Abang sampai Tetapi kalau ingin menggunakan volume biasanya volumenya ini akan cukup tinggi Kenapa Kena sampah-sampah yang layak jual itu seperti duplex kardus koran itu sangat-sangat besar volumenya Nah jadi biasanya yang data diambil itu adalah berat sampahnya Nah jadi pilah contohnya berdasarkan jenis sampah yang ditentukan oleh pengelola bank sampah lalu ditimbang per setiap jenis sampahnya lalu dimasukkan ke lookbook nah ketika menggunakan software yang sudah kita sediakan biasanya nanti akan keluar persentasenya berapa Nah teknik spray dress lanjutkan ini untuk yang bank sampah Pak hijrah Baik terima kasih masih terkait tadi Berarti yang ketiga adalah opsi bank sampah love ibu ya bank sampah kita optimalkan data yang mereka miliki gede jadi kita tidak banyak menimbang-nimbang sampah Nah makanya di dalam log book seperti yang dijelaskan oleh masih biadab P1 P2 P3 itu sangat tergantung dari periode yang dilakukan oleh mereka ada bank sampah yang beroperasi setiap hari ada yang bank sampah mingguan ada bank sampah bulanan ya Tergantung kan dan tidak semuanya p12 dan 3 itu terisi gede sangat tergantung dari data yang mereka punya Nah itu adalah pengolahan sampah berbasis masyarakat yang ini pun untuk bagian yang berikutnya adalah tps3r Bapak Ibu kita bisa Tarik nafas dulu ya tampil santai karena kami khawatir ini agak-agak panjang gitu ya Tapi mudah-mudahan bisa diikuti dengan dengan santai dinikmati belum jelas nanti silahkan ditanya kita sudah sampai di bagian yang kedua Tapi materi yang keempat ya tentang lokasi TPS 3R apa yang membedakannya nah dalam menentukan lokasi ini pastinya sama dengan bank sampah tadi ya kita perlu cari tahu dulu populasinya berapa Beb misalnya data di Kabupaten Sleman nih bapak ibu ya setiap ke Kecamatan dia punya tps3r berapa saja Wa 27p kalau di lokasi Bapak Ibu bisanya kabupatennya baru memiliki tiga lokasi saja Ya sudah berarti tidak laku dilakukan sampling tapi sensus ketiganya diambil saja karena kalau diambil satupun mungkin belum mencerminkan ketiganya dia nah kalau mau dibuat Bapak Ibu punya data yang lebih banyak bisa dibuat kategori tak berdasarkan tahun operasional berdasarkan jumlah pelanggan berdasarkan area kerja berdasarkan aktivitas pengelolaan nah ini sangat tergantung dari tujuan sampling yang dilakukan usai pingin lihat efektivitas berdasarkan pengelolaan yang dilakukan ya berarti kelompok ndak mana saja yang mengelola secara kompos komposting mana saja yang mengelola secara bxep biogas ataupun dengan yang layak jual dan jumlah residu yang diangkut ke TPA Jadi tergantung kebutuhan samplingnya Seperti apa dan balik lagi catatan kita adalah kalau yang berhubungan nama masyarakatnya Tidak semua yang terdata itu aktif Bapak Ibu ya Jadi kita sebagai perencana samping di lapangan begitu dapat data seperti ini tentunya kita perlu tindak lanjut ke lapangan untuk melihat apakah memang benar data yang disediakan oleh Bapak Ibu pengelola daerah itu semuanya dalam kondisi aktif Kalau tidak bisanya Katakanlah ya ini ada 27 lokasi bye gue ternyata yang aktif yang bekerja selama ini hanya lima tetapi saat kita mendapatkan sampel Justin bulan sampai yang berhasil dikelola oleh tps3r card nah 2/3 ton perhari begitu ya datanya berarti kita kali 27 dong 3tone dikali 27 lokasi dan tidak ver padahal yang berjalan hanya lima secara rootnya 5 dikali tiga biliar ataupun ya kalau saat ada 12 lokasi yang berjalan seadanya jumlahnya tidak Tiga Ton jadi itu kita bisa lain ceritanya jadi balik lagi ya keterbukaan data yang kita miliki nah Apa yang membedakan di TPS 3R ini bapak ibu ada pengelolaan yang dilakukannya secara garis besar ada pengelolaan organik ada pengelolaan anorganik dan residu berarti yang kita
Resume
Categories