Transcript
o-jVcr4ZonA • BELAJAR DARI BANK SAMPAH INDUK TERBAIK INDONESIA 2021
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0025_o-jVcr4ZonA.txt
Kind: captions Language: id dalam mengikuti kegiatan pada kesempatan hari ini hari ini adalah hari Sabtu tentunya ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kami semuanya untuk ee bertegur sapa dengan Bapak Ibu dari seluruh Indonesia yang saat ini kurang lebih ada 70 yang sudah bergabung tapi kami yakin Ee tidak lama lagi akan terus bertambah karena hingga tadi malam peserta yang sudah mendaftar dalam kegiatan webinar pada kesempatan hari ini yaitu webinar belajar dari bank sampah Indu terbaik Indonesia tahun 2021 sudah terdata ada sekitar 500 pendaftar namun ee berbagai macam tantangan mungkin yang dihadapi saat pagi hari mungkin dalam kondisi ee sangat hetik di rumahnya masing-masing apalagi di hari libur kemudian juga mungkin ada tantangan juga di sinyal sehingga mungkin juga ada bapak ibu yang sudah bergabung di siaran langsung live YouTube yang kami ee selenggarakan juga pada kesempatan pagi hari ini Baik bapak ibu Ee tidak ada kata yang pantas rasanya yang kita ucapkan pagi hari ini ya Selain kata syukur ee atas berbagai macam nikmat yang diberikan oleh yang maha kuasa Tuhan ee Maha Esa yang telah memberikan kesempatan kepada kita berupa kesehatan dan berbagai macam nikmat yang lain sehingga kita bisa memanfaatkan waktu untuk saling belajar bersama ya tentunya pada kesempatan hari ini yang kami hormati eh Bapak Ari sugasri SH eh kepala subdit eh sampah spesifik dan daur ulang Kementerian lingkungan hidup Republik Indonesia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia kemudian yang kami hormati Bapak Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau yang mewakili dan yang berikutnya yang kami hormati eh Bapak D Anta selaku kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman eh dan para pemateri yang telah hadir pada kesempatan hari ini ada Bu wildanti dari eh BSI eh dari BSI eh benteng kreasi kemudian ada Bu dan satu lagi ada ee yang sudah juga hadir pada kesempatan pagi hari ini Bapak Ibu yang saya hormati tentunya kalau kita berbicara masalah sampah menjadi masalah ee tantangan yang tidak rasanya Sampai sekarang masih terus perlu digelorakan bersama diedukasi masyarakat dan menjadi perjuangan kita bersama mudah-mudahan dapat mewujudkan sistem pengolaan sampah yang lebih baik tentunya kami mengucapkan rasa Terima kasih sekali ee kepada Bapak Ibu yang sudah bergabung menyempatkan waktu untuk kita duduk bersama untuk belajar bersama mendengarkan pengalaman-pengalaman yang telah dilakukan oleh EE teman-teman kita para senior-senior kita Dan mudah-mudahan ini menjadi e pelajaran yang EE sangat-sangat baik terhadap kita sehingga kita bisa membentuk suatu sistem pengolaan sampah yang lebih baik di wilayah kita masing-masing ya Bapak Ibu eh kami sampaikan ee agar acara kita bisa kondusif ee silakan bapak ibu saat bergabung bisa langsung ee menonaktifkan suaranya masing-masing agar tidak mengganggu aktivitas yang ada di E Zoom pada pagi hari ini acara hari ini ee urutan acara pada kesempatan pagi hari ini E saya akan Coba bacakan yang pertama adalah pembukaan dan sambutan jadi kita punya dua sambutan nanti sekaligus pembukaan dan yang kedua kita akan langsung langsung masuk ke materi inti yang disampaikan oleh yang pertama adalah dari bank sampah induk benteng kreasi yang akan disampaikan oleh Bu wiayanti dan materi yang kedua akan disampaikan oleh Bu Febri dari Bang sampak induk bersinar dan materi yang terakhir pada kesempatan hari ini adalah dari Mbak virli yaitu dari Bang sampah induk Sorong Raya baru kemudian akan ada sesi foto bersama kemudian ada tanya jawab dan diskusi bagi Bapak Ibu yang nanti akan ee ingin melakukan tanya jawab akan saya jelaskan setelah kita mengikuti kegiatan yang pertama yaitu kegiatan pembukaan dan sambutan pada kesempatan yang pertama kami persilakan eh eh bapak kami yaitu Bapak Dwi Anta sudibya MT selaku eh ee pembimbing kami dari jejaring pengolahan sampah Mandiri di Kabupaten Sleman ee waktu dan tempat kami persilakan kepada Pak D silakan Pak ng ee Bapak Ibu yang kami hormati asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillahiabbil alamin kita dipenalkan dalam keadaan sehat yang kami hormati Bapak dari Kementerian klhk yang kami hormati Bapak dari ee dlhk D Bapak Ibu narasumber Pak hijrah dan kawan-kawan yang kami banggakan Terima kasih sekali atas waktya dan terima kasih sekali atas penyelenggaraan ee webinar ini ee mudah-mudahan webinar ini ee bisaap ya menguraikan sedikit meng menguraikan permasalahan sampah yang ada di daerah-daerah Kami yakin semua daerah tentu mempunyai masalah tentang sampah ini pasti pasti mungkin kalau daerah-daerah yang masih agak pedalaman mungkin belum begitu masalah semakin perkotaan Semakin menjadi masalah gu ya Sehingga ee peran dari bank sampah ini sangat besar dalam tata kelola ee penanganan ee persampahan di di suatu daerah sehingga ee kami berharap juga ee Peran bank sampah ini Baik atau bank sampah atau bank sampah Induk Ini untuk bisa lebih ditingkatkan dalam rangka ee apa tata kelola pengelolaan sampah di suatu ee daerah contoh di Sleman misalnya atau di dij pada umumnya itu kondisi saat ini sampah itu sudah suatu masalah yang sangat-sangat krusial Git terutama untuk di kabupaten di kartong Sleman Kota dan Bantul dengan adanya posisi tpst atau TPA piungan yang itu mungkin sudah overload ya itu saat ini ini mungkin informasi aja untuk bapak ibu semua ee apa TPA piungan itu yang posisi saat ini yang untuk ee penumpukan sampai saat ini nanti akan ditutup kira-kira di Tahun 2022 nahti 2022 awal itu akan disiapkan tempat transit sementara atau pangan sampah sementara sebelum kerja sama kpbu ee di perkiraan di tahun 2000 ee 24 akhir atau 2025 awal Nah untuk mengarah ke sana saat ini di a daerah tersebut harus bisa menghitung untuk pengurangan sampahnya agar bisa mengurangi sampah yang keungan karena memang posisinya sudah sangat Riskan suatu daerah juga kalau mau mengadakan TPA sendiri itu juga sudah sangat-sangat sulit kok TPA tpst aja kadang-kadang sulit TPA Nah untuk itulah e Peran bank sampah ini yang sangat kami andalkan dalam rangka untuk ee ya secara langsung bank sampah mempunyai fungsi untuk pengurangan sampah tetapi yang sangat besar yang kami rasakan ee Peran teman-teman bank sampah ini tidak sekedar hanya mengurangi sampah tetapi juga edukasi kepada masyarakat itulah yang perannya sangat besar kam tidak ikhlas setap berapa sih paling en gitu kalau untuk mengedukasi di seman itu ada 300-an KK gitu ya 300an Rib KK gu Bagaimana mau mengedukasi sehingga ini Peran peran-peran bank sampah inilah yang sangat kami handalkan dalam rangka edukasi ke ee masyarakat gitu ya Ee sehingga inilah yang kami dorong dieman untuk ee per Bang sampah dalam r mengedukasi dan mengedukasi ini kami juga dorong untuk teman-tem sampah bisa penanganan sampah secara tuntas gitu ya Sehingga mana peran ee teman-teman bank sampah ini bisa ikut menangani sampah secara tuntas bukan berarti harus terlibat langsung dalam penanganan sampah secara tuntas tetapi membikin sistem mengedukasi kepada suatu wilayah untuk penanganan sampah secara tuntas itu sudah sangat bermanfaat banyak model bank sampah yang kembang di di apa di wilayah gitu ya Eh sehingga saya sangat berharap edukasi dan per bank sampah dalam merangka penanganan sampah secara tuntas tidak hanya untuk mengurangi tetapi juga tata kelola sampah yang lain misalnya kan ee model pengelolaan bank sampah kan macam-macam ada yang suatu wilayah itu misalnya setiap 2 hari sekali atau 3 hari sekali membawa sampahnya yang bisa dimanfaatkan ditimbun suatu tempat kemudian yang tidak bisa dimanfaatkan atau residunya ditempatkan di PPS kemudian bank sampah itu bekerja sama dengan ee dinas untuk bisa mengambil ee residunya di ee TPS gitu ya itu model-model tata kola gitu ada yang masyarakat langsung ke suatu tempat ada yang mungkin ee di depan-depan rumahnya sudah dipilahkan yang ada yang khusus ee pengelola Bang sampah keliling ambil yang bisa di manfaatkan kemudi ada kerja sama dengan banyak tapi Saya berharap model pengolaan bank sampah itu tuntas tadi tidak hanya mengumpulkan yang EE bisa dimanfaatkan tapi termasuk residunya bisa ditata kelola masuk dalam sistem tata kelola di ee suatu wilayah di suatu ee Kabupaten dengan model seperti apa ya bisa menyesuaikan dengan tata kelola di ee lingkungan Kabupaten gitu ya Sehingga ee selain tadi bisa mengurangi sampah jugaemb Bu tentang tata kelola ee Kabupaten tadi karena ee ya Mohon maaf ini untuk diketahui saja saya ee di dlh itu baru 3 tahun tapi permasalahan utama di sampah itu sebetulnya ee ya kalau yang bank sampah itu sudah kesadaran masyarakat yang ikut bank sampah kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi sudah tinggi karena beliau kan bisa bisa ee apa memilah tapi yang kesadarannya sebetulnya yang EE menengah-menengah itu misal masalahnya adalah kemampuan bayar ee kemampuan bayar untuk dia mau berlengganan Kalau orang itu mau mengularkan uang r30.000 25 sampai r.000 itu orang e gak akan buang sampah sembareng bisa berengan di mana saja banyak yang tetapi ee orang masih ee belum mau seperti itu lah sekarang dengan model P itu kan seharusnya dengan dengan saya enggak tahu saya belum pernah menghitung ee masing-masing kk untuk lengganan bank sampah itu bisa enggak mendapatkan hasil r25.000 sampai 35 sehingga dia bisa dengan tata kelola dengan tata kelola itu kan dengan tata kelola sampah tadi sehinggaor yang mengeluar B sampah itu tidak akan mengeluarkan biaya untuk bisa apa mengelola sampahnya malah mungkin bisa dapat untung kan mungkin itu mas hijrah sekali lagi terima kasih dan EE apa selamat berweminar ee dalam rangka untuk meningkatkan tata kelola persampahan di Indonesia di provinsi ataupun di kabupaten dan mungkin Tata kelolanya hampir sama sehingga bagaimana meningkatkan peran ee bank sampah maupun bank sampah Indo ini dalam tata kelola ee persampahan Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan matur nuwun ee mohon maafting banyak kekurangan kami akhiri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih Pak dibio atas sambutan yang diberikan ee mudah-mudahan bisa menyemangati kita bersama untuk melaksanakan webinar pada kesempatan hari ini eh selanjutnya adalah e sambutan dan sekaligus e kami mohon berkenan ee dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia untuk membuka kegiatan pada kesempatan Pada kesempatan ini sambutan akan diberikan oleh Bapak selaku samp spesifik dan daur ulang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia silakan waktu dan tempat kami persilakan untuk Pak Baik terima kasih selamat pagi asalamualaikum warahmatullahi wabam se hormati ee Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang kami hormati Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Pak dibio eh terima kasih atas eh bantuannya untuk eh berpartisipasi dalam rangka bagaimana kita ke depannya mengembangkan bank sampah bank sampah ini dalam rangka menuju pengurangan sampah yang 30% tahun 2025 yang terhormat ketua jejaring pengolah sampah Mandiri Sehati Kabupaten Sleman yang terhormat eh butik daur ulang Project B Indonesia yang sudah bekerja sama dengan teman-teman jejaring poola sampah Mandiri yang terhormat eh para direktur bank sampah indut terbaik teman-teman saya ada ibu Wilda Pak Sawal ada Bu Ada Bu ada Bu Arma luar biasa dan terutama Terima kasih juga untuk Pak Bambang suwerda sebagai bapaknya Bang sampah Indonesia ya kita tahu semua beliau penggagas penggiatnya luar biasa dari teman-teman Jogja ini dalam rangka membantu pemerintah dalam rangka mengejar target pengurangan dan penanganan sampah yang ada di masing-masing kota dan kabupaten kemudian yang kami hormati juga para peserta webinar ee belajar dari bank sampah induk terbaik Indonesia 2021 pertama-tama mari kita panjatkan puji dan syukur k hadirat Allah subhanahu wa taala Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkah rahmatnya kita dapat berkumpul pada hari ini untuk melaksanakan kegiatan webinar belajar dari bangsampak induk terbaik Indonesia 2021 yang dilakukan secara virtual Bapak dan Ibu yang kami hormati kita menyadari bahwa persoalan sampah di Indonesia belum selesai bahkan semakin kompleks dengan magnitud yang semakin besar pekerjaan rumah kita untuk membangun pengol sampah yang lebih baik dan berpelanjutan masih cukup banyak jumlah timbulan sampah yang sangat besar ada 67,8 juta ton pada tahun 2020 akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan rendahnya tingkat kepedulian masyarakat Indonesia terhadap sampah berdasarkan hasil laporan indeks perilaku ketidakpedulian lingkungan hidup tahun 2018 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik bahwa 72% masyarakat kita enggak peduli kemarin Bu Wilda sampaikan juga bahwa tugas kita semua yang memberikan penyadarahuan kepada masyarakat ini terkait bagaimana mengelola sampah yang baik kemudian kondisi ini menjadi perhatian bagi kita semua sehingga revolusi mental perubahan perilaku bangsa Indonesia agar lebih peduli terhadap sampah wajib menjadi agenda prioritas kita bersama saat ini banyak gerakan-gerakan yang dilakukan oleh pemerintah Pemerintah Daerah komunitas masyarakat dan duniasaha dalam mendukung upaya pengelolaan sampah yang lebih baik pemerintah terus melakukan upaya pengelolaan sampah melalui berbagai kebijakan yaitu dengan terbitnya undang-undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah Peraturan Pemerintah Nomor 81 tahun 2012 tentang pengol sampah rumah tangga dan Sampah Jenis sampah rumah tangga Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2020 tentang pengulasan pas spesifik Peraturan Presiden nomor 97 tahun 2017 tentang jastranas dan Permen lhk 7529 tentang pet Jalan pengurang sampah oleh produsen pada tahun 2020 pemerintah juga telah mengeluarkan surat keputusan bersama tiga menteri dan Kepolisian RI terkait dengan limbah non B3 sebagai ban baku industri yang ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menteri perindustrian menteri perdagangan dan Kepala Kepolisian RI Diharapkan dengan terbitnya SKB ini dapat menyediakan bahan baku industri da ulang dan sirkul ekonomi dengan memanfaatkan sampah dalam negeri Salah satu program kebijakan pengas sampah dulu yang dilakukan secara sistematis dan terintegrasi dari seluruh stekholder mulai dari masyarakat swasta maupun pemerintah daerah adalah bank sampah bank sampah merupakan wadah atau tempat untuk mengol sampah dengan prinsip 3R yang dikelola oleh masyarakat pemerintah daerah dan dunia usaha yang memiliki sarana dan prasarana paling sedikit berupa sistem administrasi dan sarana pemilihan sampah yang berfungsi sebagai sarana edukasi pengelolah sampah perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah dan pelaksanaan sirkuler ekonomi sampah melalui bank sampah pembenahan untuk mendukung pemberdayaan bank sampah terus-menerus dilakukan oleh pemerintah pada bulan Juni 2021 Bapak Ibu perlu kami sampaikan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan peraturan menteri lhk nomor 14 tahun 2021 tentang pengelolaan sampah pada Bang sampah yang merupakan revisi dari Peraturan Menteri LH nomor 13 tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan 3R melalui bank sampah berdasarkan data Simba did Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sampai dengan bulan September 2021 tercatat 11.560 bank sampah yang terdapat di 368 kabupaten dan kota dengan jumlah nasabah sebanyak 400 6.000 orang dengan omset lebih kurang 2 miliar sampai dengan bulan September 2021 Bapak dan Ibu yang saya hormati Indonesia tidak hanya mempraktikkan penerapan 3R namun juga mempromosikan dan mengimplementasikan sirkul ekonomi sebagai langkah nyata dalam pengelolaan sampah berdasarkan kajian dilakukan oleh KLK dan Solid Indonesia diketahui bahwa sampah plastik yang mampu didaur ulang baru mencapai 45,9% sisanya belum dimanfaatkan laju da ulang plastik pasca konsumsi saat ini baru mencapai 7% sedangkan bahan baku da ulang plastik sebesar 15% masih berasal dari impor scrap plastik sektor informal memberikan kontribusi penyiapan bahan baku plastik sebesar 84,3% bank sampah baru di angka 2,7% dan meskipun baru memberikan kontribusi di 2,7% namun bank sampah diakui dapat memberikan kualitas plastik pasca konsumsi yang jauh lebih baik dari sektor informal laju daun ulang sampah kertas sebesar 13,5% sedangkan bahan baku daur ulang bahan baku ulang sampah kertas sebesar 13,5% sedangkan baku daur ulang kertas sebagai sebesar 50% berasal dari impor skrab kertas Bapak Ibu tahu 2019 pemerintah dihadapi dengan hampir 196 kontainer yang masuk dari beberapa negara di Eropa dari hal tersebut 2020 pemerintah melakukan reekspor terkait dengan sampah-sampah impor atau limbah non B3 yang dijadikan sebagai bahan baku ke negara pengekspornya atau negara pengirimnya sehingga Alhamdulillah kita berharap Nanti ke depannya kita bisa memanfaatkan sampah-sampah yang berasal dari dalam negeri sebagai bahan baku daun ulang sehingga gerakan pilah sampah ini menjadi salah satu hal yang harus betul-betul kita lakukan ke depannya untuk memenuhi bahan baku industri dalam negeri Bapak dan Ibu yang kami hormati Pada kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan permohon Maaf dari bapak direktur yang sedianya beliau akan menghadiri acara ini Namun karena beliau ada pertemuan dengan ibu pagi ini sehingga beliau memerintahkan kami dan beliau menyampaikan tetap semangat tetap sehat dan tetap kita menjaga Bagaimana bumi kita ini Tetap Menjadi bersih dan Sekali lagi kami juga mengucapkan terima kasih kepada dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jejaring pengola sampah Mandiri se hati Kabupaten slemantik daur ulang proek B Indonesia para narasumber teman-teman saya yang telah mendapatkan penghargaan dari ibu menteri lhk sebagai bank sampah terbaik 2021 pada bulan Agustus 2021 yang lalu dan kami pun berharap pada pertemuan hari ini sampai dengan besok para peserta webinar dapat memanfaatkan momen ini untuk menambah ilmu pengetahuan dan informasi tentang mekanisme pengelolaan sampah di bank sampah sehingga kita dapat bersama-sama melangkah maju dalam mewujudkan Indonesia bersih 2 demikian yang dapat e kami sampaikan dan Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim saya buka acara webinar belajar dari Bang sampah induk terbaik Indonesia 2021 terima kasih wabillahi Taufik walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah wabarakuh Terima kasih kami ucapkan kepada Pak at sekaligus pembukaan kegiatan pada kesempatan pagi hari ini Eh Pak Ari dan Pak Dio ee kami sangat berharap bapak berdua bisa mengikuti sampai acara ini berakhir Namun kami sangat sadar bahwa aktivitas Bapak berdua sangatlah padat jika ada kegiatan yang lain kami juga mempersilakan tentunya ini menjadi sebuah kesempatan yang baik bagi kami karena Bapak berdua sudah berkenan untuk hadir dan memberikan penyemangat bagi kami semuanya baik Bapak Ibu ee hadirin yang telah ee bergabung pada kesempatan Zoom pada kesempatan hari ini sambil kita bersantai di tempat kita masing-masing jangan lupa untuk sarapan menyiapkan teh atau kopi sambil mendengarkan pemateri-pemateri kita yang akan menyampaikan berbagai macam pengalaman terkait dengan pengolaan sampah induknya masing-masing ee Bapak Ibu ee kami perhatikan Di chat tadi sudah lumayan banyak pertanyaan-pertanyaan Materi belum disampaikan ternyata bapak ibu sudah sangat bersemangat untuk bertanya artinya mungkin masalahnya sudah template Ya sudah ada beberapa masalah yang sudah dirasakan bersama kami sampaikan juga untuk format pertanyaan silakan Bapak Ibu menghentikan nama bapak ee Bapak Ibu semuanya terus kemudian Asal dari mana kemudian pertanyaan tersebut ditujukan ke siapa pemateri pada kesempatan hari ini kita punya tiga ada bu wildayanti bu Febri dan e ibuliuriken silakan nanti mudah-mudahan kita bisa rekap jadi disampaikan melalui chat kemudian akan dirkap oleh panitia dan kami akan sampaikan pada saat kesempatan diskusi tanya jawab di akhir acara Nanti mudah-mudahan banyak peserta yang kami bisa akomodir untuk terjawab pertanyaannya jangan lupa bapak ibu ibu dengan pertanyaan yang paling menarik panitia sudah menyiapkan door price yang menarik yang siap dikirimkan ke alamat Bapak Ibu semuanya jadi tidak perlu harus diambil di Jogja tapi bisa dikirimkan ke alamat Bapak Ibu semuanya dan jangan khawatir buat para milenial agar bank sampah kita bisa tersosialisasikan ke para milenialmenial yang lain silakan yang memiliki Instagram bisa eh mengupdate storynya terkait kegiatan pada kesempatan hari ini juga disediakan doorpres yang menarik yang siap untuk dikirimkan ke tempat Bapak Ibu semuanya ya Bapak Ibu tidak berlama-lama ee lagi ee kita akan segera mulai untuk mendengarkan pemaparan materi-materi dari pemateri-pemateri kita yang EE sangat-sangat luar biasa namun rasanya eh Tak Kenal Maka Tak Sayang saya dari tadi memulai acara tapi saya belum memperkenalkan diri Bapak Ibu Nama saya hij urnama putra Bapak Ibu boleh panggil saya hijrah saat ini saya dipercaya untuk mengkomandoi jejaring pengolah sampah Mandiri yang ada di Kabupaten Sleman Kabupaten paling utara di provinsi ee ee Daerah Istimewa Yogyakarta ee provinsi asal mula dari bank sampah slogannya Pak Bambang suerda adalah 1 RT menjadi 1 RI dan kami sebagai pemegang tongkat estafet Selanjutnya kami ingin juga berkontribusi tidak hanya untuk sleleman saja tidak hanya untuk DIY saja tapi pada kesempatan hari ini dengan berkah pandemi kita bisa bertemu dengan Bapak Ibu hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan berbagai macam latar ee pekerjaan latar pendidikan tapi mudah-mudahan kita bisa berdiskusi bersama Baik bapak ibu saya tidak akan berlama-lama lagi karena Bapak Ibu pastinya sudah sangat tidak sabar untuk mendengarkan ee materi pada kesempatan pagi hari ini giliran yang pertama ee saya coba untuk share ee terlebih dahulu ee sebentar Sepertinya saya mengalami masalah sedikit Oke Bapak Ibu pada kesempatan pertama ini ee yang akan menyampaikan materi adalah Eh ibu wildayanti beliau adalah CEO dari PT zaviera Sinergi sekaligus menjadi direktur bank sampah benteng kreasi dan ternyata juga eh menjadi beberapa direktur dan founder di beberapa kegiatan yang lain ada direktur bank sampah Taman Ismail Marzuki kemudian ada founder rumah cinta bumi dan founder Indonesia Wilda center dan Kami yakin Bapak Ibu semuanya sudah sangat tidak asing lagi dengan pemateri kita pada kesempatan hari ini ya eh Bu Wilda kita cek dulu oke oke selamat pagi bu Wilda asamualaikum Waalaikumsalam Mas Oke bu Wilda Bapak Ibu peserta pada kesempatan hari ini sudah sangat tidak sabar lagi mendengarkan pemaparan dari i Wilda kami persilakan kira-kira waktunya nya ee 20 menit kemudian nanti kita akan lanjutkan pemateri yang kedua dan yang ketiga dan sesi tanya jawab kita akan tempatkan di akhir waktu dan tempat kami persilakan kepada bu Wilda Terima kasih e Mas Hijra luar biasa Mas hijrah Masih muda udah Doktor aktif di lingkungan keren eh appreate buat eh Mas dengantik daur ulang eh saya izinare materi adi terkait dengan silakan Bu Oke tanpa membuu waktu saya kesempatan kepada bapak saudara kita dariia kakari gimana kak halo halo suaranya aman Kak aman aman Oke siap Oke terima kasih ehak eh hari ini saya ee dapat tugas negara dari Sehati e untuk berbagi dengan temaneman semua tapi lebih pada bercerita mungkin ya e tidak menggurui tidak e lebih pada Bagaimana berbagi terhadap ee apa yang sudah dilakukan e e untuk dalam pengembangan di benteng kreasi eh eh saya mengembangkan pola kewirausahaan sosial ee sebelumnya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ee Selamat pagi ee salam sejahtera namo Buda salam kebaikan eh Om Swastiastu eh semoga pagi ini kita semua masih semangat eh masih e ada motivasi untuk bergerak bagi lingkungan kita lebih [Musik] baik eh tadi sudah disampaikan Mas hij bagaimana ee gerakan yang saya lakukan dari bank sampah teras rumah ee kemudian ee menjadi bank sampah pertama di Indonesia berkembang dengan kelembagaan PT eh dan kemudian berkembang e dengan terintegrasi menjadi TPS 3R pusat daur ulang eh dan Alhamdulillah eh tahun ini saya dapat kepercayaan dari teman-teman semua di bank sampah untuk menjadi ee ketua Asosiasi bank sampah yang teman-em liat itu ada di eh dari pergerakan di lingkungan ee juga ee perjuangan-perjuangan ee cukup mungkin sama seperti teman-teman semua Ee tidak mulus tidak seperti yang dilihat sekarang tapi ee dari gerakan-gerakan yang dulu memulai dari diri sendiri dari rumah kemudian dari gerakan-gerakan yang dilakukan di masyarakat dari gerakan-gerakan yang dilakukan di masyarakat eh kemudian karena keprihatinan sebenarnya Jadi kenapa sih akhirnya ngurus sampah karena ada keprihatinan terhadap permasalahan sampah bayangkan dulu Kenapa saya harus turun ke pengelolahan sampah karena setiap hari saya mendengar ibu-ibu caci maki tukang sampah kebayang enggak kalau kita eh melihat anak-anak kita ke depan mau jadi apa kalau setiap hari Ibu orang tuanya mencaci maki tukang sampah nah itu yang menjadi keprihatinan saya ee bagian dari keprihatinan terhadap permasalahan di lingkungan Nah dari gerakan-gerakan itu Alhamdulillah banyak apresiasi yang menjadi bonus dari gerakan kita mulai dari K Generation wanita wirausaha Femina entrepreneur Winning woman and yang kemudian eh apresiasi dari berbagai wilayah di Indonesia kemudian entrepreneur of the year tahun 2018 dan terakhir tahun ini menjadi bank sampah terbaik e dari tu bank sampah terbaik di Indonesia terus kalau ditanya dari bank sampah bisa berkembang jadi apa sampai hari ini kita sudah mengembangkan e Jaa pelatihan sosialisasi pelatihan dari yang gratis sampai berbayar itu bisa dilakukan dari gerakan bank sampah yang kita kembangkanemud sampanya udah di mana aja jadi mulai dari skala berbasis masyarakat sampai ke hotel Mall apartemen kawasan perumahan industri itu dilakukan semua jadi teman-teman bank sampah Jangan pernah pesimis Kalau hari ini kita masih kecil skala rumah masih diteras rumah masih enggak ada bangunan itu juga Sama saya juga dulu mengalami hal yang sama jadi kita jangan pernah pesimis dengan apa yang kitaam yang kita lakukan saat ini tapi yang pasti kita terus optimis bahwa ke depan kita ee semakin kita bisa bergerak membantu semakin banyak orang gerakan kita juga akan terus bertumbuh jadi saya selalu bilang edukasi berbanding lurus dengan hasil semakin kita Banyak mengedukasi masyarakat hasilnya juga banyak hasilnya itu apa tidak hanya terkait dengan eh maaf dalam tanda kutip materi tapi hasil utama kita adalah gimana penyelamatan lingkungan itu terus bertumbuh kemudian Bagaimana eh kesadaran masyarakat terus berkembang nah hasil secara ekonomi itu mengikuti jadi kita jangan di depan sudah berpikir kalau kami jalanin bank sampah gimana biar dapat uang bukan itu dulu yang harus kita pikirkan tapi bagaimana kita turun ke lingkungan adalah untuk ee mengedukasi masyarakat dan menumbuhkan kesadaran semua pihak untuk mau peduli terhadap sampahes nah terus banyak regulasi yang ada di lingkungan tapi kadang saat kita turun ke masyarakat ee kalau kita bicara undang-undang 18 tahun 2008 PP 81 2021 Permen LH 14 tahun 2021 Perpres 97 tahun 2017 tentang Jaksa Nas tapi kadang masyarakat enggak paham dengan apa yang kita sampaikan tapi saya selalu bilang ada undang-undang yang lebih Sakti yang Setiap orang wajib tahu dan wajib paham apa itu anjuran tentang agama karena Apa agama kita semua e beragama Nah jadi semua agama di Indonesia menganjurkan tentang kepedulian terhadap lingkungan agamamu Islam Agamaku Islam agamamu Kristen Hindu Buddha semuanya Eh bisa menganjurkan kita dan semua ada ayat-ayat di kitab sucinya untuk mengajak kita peduli lingkungan dan kesadaran di masyarakat bisa tumbuh dari dirinya sendiri dan keyakinannya dengan hubungannya dengan sesama manusia dan bagaimana hubungannya dengan e Tuhannya Nah itu bisa menjadi e dasar utama kita mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan Nah kenapa sih bank sampah e mbak Wilda bisa berkembang lebih pesat bisa lebih cepat inilah yang kami lakukan secara berbeda e jadi dulu tuh saya berpikir banyak orang bilang gak mungkin Bang bisa jalan karena banyak binaan yang dilakukan pemerintah CSR mati semua mangkrak semua ada plelangnya tapi enggak ada gerakannya Nah kita mencari Gimana caranya kita melakukan hal berbeda kalau orang lain melakukan hal yang gagal Kenapa kita harus ikut e metode itu dan kita harus mencari pola yang jauh lebih baik gima pola yang kita lakukan tidak kalau kita masih melakukan pola yang sama berarti kita akan menghasilkan hasil yang sama itu yang D saya lakukan nah Jika kita ingin ee mendapat hasil yang berbeda Kita harus melakukan pola yang berbeda mengikuti orang-orang yang berbeda melakukan untuk supaya apa supaya menghasilkan yang lebih baik Kalau ada yang mangkrak kita jangan ngikut pola yang sama jadi jangan pernah takut untuk mulai melangkah Oh itu mangkrak jadi nanti kita juga mangkrak gitu jangan seperti itu berpikirnya Jadi kalau dia mangkrak pasti ada sesuatu yang harus kita perbaiki Nah inilah pola mulai sampai akhirnya menjadi ee perusahaan peng ee bank sampah yang berkembang menjadi sebuah perusahaan yang menjadi ee konsisten dengan pengololaan sampah di Sumber jadi sampai hari ini kami konsisten banyak jasa pengangkut sampah di Indonesia di Jakarta aja ada 60 jasa pengangkut sampah tapi e yang mengelola sampah di sumber Ada berapa Boleh dicek nah kemudian memberi pelayanan solusi dan pendampingan secara terpadu jadi saat kita mengedukasi masyarakat kita tidak hanya bicara Ayo bentuk bank sampah bikin struktur ini buku tabungannya ini strukturnya ee kamu ini jenis sampahnya tidak bisa seperti itu tapi harus dengan program terpadu bagaimana kita ee membina sumber daya manusianya Bagaimana sumber daya manusia itu paham dengan manajemennya dengan teknologinya dengan program apa yang sebenarnya mereka jalankan kemudian menggunakan teknologi tepat guna anti bau menyengat bagaimana sampah itu bisa diyakinkan kepada semua orang bisa dilakukan mulai dari skala rumah tangga mulai sekali e mulai di e di skala RT di skala RW skala Desa skala kawasan semua bisa dilakukan Nah teman-teman bisa mengembangkan itu dari tahap yang paling sederhana Nah apa yang kita lakukan pertama dulu kita melakukan gerakan sosial banyak teman-teman e kadang Ini juga masih kontrol sebenarnya bagi pemikiran teman-teman di lingkungan bahkan termasuk teman-teman bank sampah Banyak orang melihat Oh Mbak Wilda itu orangnya apa mikirinnya bisnis saja karena dia berjalan dengan kelembagaan e perusahaan tapi e faktanya tidak seperti itu justru yang kita bangun adalah kemandirian dulu kenapa jadi kewirausahaan sosial jadi saya merubah pola yang dulunya gerakan sosial kita lakukan di lingkungan kita melakukan gerakan teman-teman pasti merasakan kalau kita mindsetnya sosial 100% eh terus kita ngajak masyarakat kalau kita enggak ada dana untuk transportasi aja kita gak bisa turun ke masyarakat kita akan terhenti mungkin kalau pas ada kita turun kalau enggak ada udah kita diam nah sedangkan di lingkungan itu gak bisa seperti itu butuh solusi berkelanjutan nah kemudian Kenapa mindsetnya dirubah dari sosial ke usaha sosial karena ee saya berpikir seperti ini yang kita bangun itu mindset usaha bukan mindset sosialnya Kenapa karena kalau kita berpikir Ayo kita bikin gerakan sosial bank sampah yang terjadi apa masyarakat yang ditanya pertama adalah Mbak nanti pembiayaannya dari mana terus kita bikin proposalnya Ke mana Cari bantuannya siap ke mana Siapa yang mau bantu kita itu mindset yang sering muncul saat kita mendampingi ini membentuk kelompok di masyarakat tapi kalau kita membangun mindset usaha Ayo kita bangun usaha sosial pengelolaan sampah kita bangun usaha sosial bank sampah usaha sosialnya apa usahanya yang pertama bidangnya apa satu penyelamatan lingkungan bagaimana kita mengedukasi semua orang untuk mau melakukan pemilihan sampah dulu nah kedua kedua Apa yang harus kita lakukan adalah Eh bagaimana kita ee menghasilkan nilai ekonomi dari gerakan kita tersebut Supaya apa supaya kita bisa bergerak terus membiayai minimal membiayai operasional nah jadi itu mindset usaha yang dibangun di tahap awal makanya saya mengembangkan kewirausahaan sosial dalam bank sampah nah mindset itulah yang dibangun jadi kalau k datang ke bank sampah saya enggak bilang ee Ayo kita bikin gerakan sosial enggak usah mikir hasil enggak usah mikir ini tapi tapi yang saya bangun adalah Ayo kita berusaha berusaha untuk penyelamatan lingkungan mudah-mudahan kalau kita kelola dengan baik bisa menghasilkan secara ekonomi Nah apa sih kewirausahaan sosial itu sebuah usaha positif dengan tujuan memberi solusi bagi permasalahan yang ada di masyarakat berupa permasalahan sosial budaya ekonomi dan lingkungan tidak hanya masalah sampah sebenarnya teman-teman bisa saat menemukan masalah tentang anak-anak kita bisa kembangkan keusaha sosialnya kemudian ketemu masalah lain juga kita bisa kembangkan Jadi intinya kewirausahaan sosial ini bisa membantu gerakan kita di lingkungan dengan pola kemandirian itu juga Apa tujuan kewirausahaan sosial di bank sampah memberi solusi berkelanjutan e suatu masalah dengan kemandirian di masyarakatah keunikannya apaemuanunikan darilaikirwiusah Sal kemampuan untuk melihat masalah Sebagai peluang Oh ada masalah sampah bagi orang itu menjijikan bagi orang sebuah hal yang tidak perlu didekati tapi Eh kalau kita membangun mindset ini kita melihat dari sudut pandang yang berbeda Bagaimana melihat yang menurut orang harus dijauhi justru bagi kita sesuatu yang digerakkan di optimalkan dan diday gunakan untuk manfaat yang besar mindset inilah yang perlus saya bangun Ee gimana cara mengembangkan bank sampah bisa terus bertumbuh dan berkembang nah Apa peran kewirausahaan sosial E kita bisa e mengimplementasikan ide dan mengembangkan misi dalam nilai sosial mengembangkan solusi dalam mengatasi masalah tanpa henti melayani misi tersebut karena apa kita minimal operasional kita tertutup dari gerakan kita terlibat dalam proses inovasi teman-teman bank sampah pasti mikir kalau saya sudah punya sampah ini saya punya sampah plti mulayer gak laku di lapak inovasi apa yang bisa kita lakukan itu akan mikir saat kita benar-benar turun dan mengubah masalah itu menjadi sebuah peluang nah kemudian menciptakan rasa tanggung jawab yang tinggi dan yang pasti sebagai agen perubahan sosial jadi saat kita mengembangkan kita membina banyak agen-agen perubahan di masyarakat dan teman-teman juga banyak yang sudah tahu ada yang namanya trip bottom l dalam gerakan di lingkungan e yaitu ada profit planet bagaimana keuntungan dampak sosial dan penyelamatan lingkungan itu harus berjalan seiringan Jadi tidak bisa berjalan sendiri hanya ngejar profit kita juga gak bisa lama-lama juga Kab karena lingkungan jadi rusak kalau hanya mikirinyarakat juga gak bisa tapi kita juga harus penyelamatan terhadap Bui kita dan lingkungan kita Nah ada juga ee dua jenis kewirausahaan sosial jadi enggak usah juga kita berpikir Oh dia benar dia salah gitu tapi banyak pola di kusahaan sosial bisa dengan pola mencari profit kemudian profitnya dipakai untuk untuk gerakan di masyarakat kedua ada yang dengan misalnya Lembaga ini bisa KSM UKM kemudian bisa koperasi bisa PT ini dengan konsep mencari bekerja ada profit kemudian profitnya dipakai untuk membantu gerakan di masyarakat ada lagi nonprit dia tidak untuk mencari keuntungan tapi gerakannya itu harus menghasilkan untuk membantu gerakan di masyarakat Contohnya apa lembaganya Yayasan e kemudian bisa juga e ngo gitu nah teman-teman bisa memilih jalur yang sesuai dengan eh kemampuan kita dengan eh nurani kita pilih sesu itu tidak ada yang paling benar Jadi kita tidak berpikir Siapa yang paling benar tapi Siapa yang paling mampu bertahan di dalam gerakan untuk menyelamatkan lingkungan Nah apa kunci dari saat teman-teman menggerakkan Bang sampah apa yang kita harus punya jiwanya pertama harus berani berani memberi solusi berani mencoba berani bermimpi Jangan justru mematikan semangat kadang kita ngapain sih ngurusin bank sampah gak dapat apa-apa gak P Malah dapat hujatan tapi kita harus berani dan berani gagal jadi e kegagalan itu bolak-balik dan saya eh tidak berarti e kami di tuuh bank sampah terbaik di Indonesia itu tidak pernah gagal tapi kita justru gagal bolak-balik yang tapi kita tidak pernah menyerah yang pernah ditutupl Bang sampahnya yang gak tidak disupport RT yang tidak disort desa atau Lurah itu sering kita lakukan dinas jadi banyak hal yang sering Ee kita alami tapi kita harus siap gagal tapi bukan berarti kita mengejar kegagalan gitu Tapi kalau bisa kegagalan ini kita hindari kita hindari makanya kita harus banyak belajar nah kalau dulu kami mungkin belum banyak tempat-tempat belajar yang bisa Ee kita lakukan Nah teman-teman sekarang sudah banyak teman-teman yang luar biasa di Indonesia mengembangkan bank sampah dengan berbagai pola kita bisa banyak belajar dari pengalaman untuk menghindari kegagalan Tapi saat melangkah kita Jangan pernah takut gagal nanti malu sama orang ggak usah malu kalau kita gagal ya mending kita gagal kita sudah melakukan nah orang lain belum mencoba nah jadi itu yang harus kita bangun dalam diri kita eh kemudian berani berproses konsisten kemudian apalagi kita harus berani juga sukses kadang kesuksesan itu juga gak semua siap untuk bisa menerima gitu nanti jadi sombong kemudian merasa sudah mampu itu juga kita harus berani untuk menghadapi itu jadi harus kita hadapi semua yang permasalahan yang ada di lingkungan nah ini sekedar pengetahuan buat teman-teman aja mungkin ada yang sudah tahu ada yang belum mungkin pernah dengar tentang conscious bisnis apa sih beda conscius bisnis dengan kewirausahaan sosial eh consus bisnis adalah kesadaran usaha ee dia sebuah perusahaan ee penggerak usaha bidang Apun tapi e dia dia bukan bergerak di bidang kepedulian lingkungan tapi dia peduli terhadap lingkungan contoh perusahaan-perusahaan yang melakukan CSR itu namanya Kus bisnis tapi kalau kita sendiri menggerakkan gerakan usaha yang kita lakukan itu untuk Mandiri penyelamatan lingkungan Itu adalah sebuah eh kewirausahaan sosial itu yang membedakan Nah apa kewirausan pengolaan sampah pengolan sampah atau atau biasa disebut W management solution sebuah sistem pengolan sampah terintegrasi di dalamnya mencakup edukasi manajemen teknologi dan sumber daya manusia dan ini harus teman-teman terapkan di eh bank sampah jadi konsep di bank sampah itu sebenarnya konsep W manajemen yang terintegrasi jadi kita tidak hanya bicara eh pilah sampah jual sampah tapi bagaimana membangun sistem di dalamnya kemudian ee kewirausahaan pengan sampah itu apa seb usaha positif yang tujuannya memberi solusi bagi permasalahan sampah yang ada di masyarakat dengan pendekatan praktis dan inovatif dan membangun bertujuan membangun kemandirian dalam memberi solusi berkelanjutan bagi masyarakat dengan menggerakkan ekonomi di dalam kegiatannya jadi ekonomi itu sebagai penggerak kegiatannya Jadi bukan tujuan utamanya nah Apa prinsip dasar dalam menggerakkan bank sampah dalam kepedulian di ee penataan pengelolaan sampah kita pertama yang harus kita miliki Apa semangat untuk mengedukasi Kenapa sih bisa turun ke sana ke sini sampai jam malam sampai jam 10 malam pulang dari masyarakat untuk mengedukasi Karena itu adalah kekuatan dasar dari pengelolaan sampah kita saat kita turun di bank sampah kekuatan dasar kita adalah edukasi edukasi kekuatan terbesar di pengaan sampah investasi terbesar Saya bahkan perah bilang di pemerintah kalau pemerintah membayar bank sampah untuk mengedukasi masyarakat yang mereka turun tiap hari ke tingkat RT ke rumah tangga door to door ke tingkat Desa ke mana-mana untuk mengedukasi kalau itu dibayar oleh pemerintah kalkulator pemerintah error membayar teman-teman bank sampah untuk mengedukasi tapi faktanya teman-teman melakukan dengan sukarela makanya saya selalu bilang edukasi investasi terbesar di pengelolaan sampah karena apa saat teredukasi kekuatannya itu akan powerful ke depannya karena terbangun kebiasaan terbangun habit terbangun pola dan perubahan karakter dan itu mahalil tak ternilai malah nah kedua kepedulian lingkungan ketiga kepedulian sosial kalau kita enggak peduli lingkungan cuma menuju ekonomi itu juga gerakan bank sampah biasanya stnan nah kemudianus punya jiwa sosial karena apa tidak semua gerakan kita bisa dinilai dengan ekonomi juga dengan materi ekonomi ekomi kemudian ekonomi harus bergerak Kenapa karena kadang kita Digerakan sosial itu dig gerakan kepedulian lingkungan di edukasi yang kita lakukan tidak semua kita dapat pembiayaan jadi teman-teman bahkan dengan sukela ibu rumah tangga ada yang bekerja sambil edukasi di lingkungan jadi kadang pembiayaannya tidak ada gitu nah jadi dari situlah Gimana cara kita membiayai gerakan kita sendiri Makanya manajemennya harus dikata nah coba kita perhatikan kita tutup aja salah satu dari empat pilar ini apa yang terjadi edukasi kita peduli lingkungan kita gerakan ekonomi tidak terjadi perubahan karakter di masyarakat tidak terjadi perubah per kemudian kita tutup ekonominya apa yang terjadi bank sampah kalau ekonominya engak Jalan operasional enggak ada maju mundur cantik maju mundur cantik itu terus yang terjadi mau maju salah mau mundur juga malu nah jadi akhirnya stagnan gitu Tapi kalau teman-teman juga fokus ke ekonomi apa yang terjadi yang terjadi berubah jadi lapak nanti saingan sama lapak besar cari sampah pokoknya dapat sampah sebanyak mungkin jual sampah sebanyak mungkin apa yang terjadi nanti bersaing dengan peng dengan lapak besar yang modalnya besar kita juga mati jadi sama intinya tapi kalau kita jalankan ing sejalan malah kita dapat bonus bonusnya sat meningkatnya kesehatan masyarakat karena teredukasi kepedulianungan Jalan ek bergengahkelarahing kesan diarat apa basic dasar yang perlu kita luruskan di bank sampah pertama banyak teman-teman mungkin menemukan permasalahan di bank sampah e kalau kita bikin bank sampah ngapain sih bikin bank sampah kalau bank sampah e ke bank sampah bisa dapat uang akhirnya bank sampah mengajak masyarakat dong menghasilkan banyak sampah ingat dulu kenaep di bank sampah teman-teman bisa menjelaskan ke banyak orang ke semua pihak bahwa bank sampah itu bukan untuk menghasilkan banyak sampah bukan untuk menghasilkan mengajak masyarakat menghasilkan banyak sampah karena sampah itu bisa dengan mindet dengan pola pikir yang selama ini dikembangkan sampah itu uang sampah itu berkah sampah itu emas jadi ini harus kita luruskan sampah itu bukan uang sampah itu bukan em sampah itu bukan Berk kitais u kita bisa mengelola sampah jadi berkah kita bisa mengelola sampah menjadi emas kuncinya apa mengelola jadi kita sampah itu tidak bisa jadi emas begitu saja karena apa Karena nanti kalau kita bilang sampah itu emas sampah itu berkah orang akan berpikir Yaudah kamu tuh nongkrong di Bantargebang nongkrong di TPA slan apa buat itu tinggal aja di Gunungan emas kan gitu jadinya mindsetnya tapi faktanya tidak seperti itu Nah jadi kita harus luruskan eh saat berbicara di masyarakat edukasi masyarakat dengan bahasa-bahasa yang baik saya juga banyak belajar dulu saya juga sama saat belum paham saya bilang saat orang bilang sampah itu emas ya saya juga bilang sampah itu emas karena bisa menghasilkan tapi faktanya saat bahasa itu harus kita luruskan di masyarakat Nah jadi eh itu yang harus kita luruskan pertama tapi pada prinsip nya hierarki pengelolaan sampah yang tertinggi itu adalah justru eh eh tugas bank sampah yang pertama bukan bagaimana menyetor sampah ke bank sampah tapi bagaimana bank sampah bisa mengedukasi masyarakat untuk mengurangi sampahnya kurangi sampahmu kedua kalau sudah ada sampah pilah sampahmu kalau udah dipilah ke mana diguna ulang didaur ulang kalau enggak bisa guna ulang dan daur ulang sendiri setor bank sampahmu di bank sampah ada namanya konsep saving W menabung samp itulah kep sebenarnya yang ada di bank sampah tapi pertama ingat tetap mengajakyarakat sebanyak mungkin mengurangi sampahnya itu konsep pertama di bank sampah sampah itu kunci yang kedua kalauah Ada sampah kalau gak bisa ngurangin Ya udah kalauah ada sampah kita gak bisa menghindari kemajuan teknologi kita harus pilah sampah kita ya itu kepnyaudangul menabung sampah Bu mohon maaf waktunya 5 menit lagi oke nah jadi E ini konsep dasar di pengelolaan sampah kita e nah kemudian ini Kenapa kita harus peduli terhadap sampah kita inilah masalah kita saya tadi setuju seperti yang disampaikan oleh Pak kadish eh bahwa eh Kadang orang tu gak Sar itu kalau ada sampah penginnya gratisan untuk bayaruran kadang gak mau Nah inilah yang harus kita Tata Kenapa bank sampah yang benteng kreasi bisa berkembang lebih pesat nah ini yang kita bangun e jadi saat saya mengedukasi masyarakat di bank sampah yang saya lakukan pertama edukasi mulai dari rumah jadi saat pertama kita di bank sampah tidak e Menak jadi semua jenis sampah yang sudah dipilyarakat kita Tera di sampah termasuk apa organik termasuk dari dulu itu saya sudah menerima multilayer steroform itu sudah saya terima saya bisa ngelola atau tidak laku atau tidak kalau masyarakat sudah Milah saya terima di bank sampah akhirnya jadi mikir saat numpuk di bank sampah jadi mikir di situlah muncul inovasi solusi Ee kita jadi berpikir untuk e berbagai Inovasi dan solusi Nah jadi eh kemudian saat kita terima semua jenis sampah akhirnya masyarakat ngasih tips ke bank sampah dulu historinya seperti itu ngasih tip ke petugas bank sampah e karena ah organiknya diambil nah kadang kita edukasi masyarakat ada dua pola untuk organik kamu pilah atau kamu kelola jadi kompos di rumahmu jadi masuk ke biopori Nah dengan konsep itulah kita akhirnya kembangkan dikasih tip kita kelola akhirnya iuran di masyarakat kita sepakati dengan kalau dikasih tip tidak tertib Akhirnya e dari sisi etika tidak bagus akhirnya kita Tata di masyarakat muncullah iuran sampah bank sampah bisa ngelola iuran bisa nah jadi teman-teman tapi dengan syarat kasih solusi kepada masyarakat kalau dia sudah nilah sampah terima semua jenis sampah yang mereka kelola sampai akhirnya kita nerima sampah residu eh sampah yang dari kamar mandi diapor pembalut tisu semua kita terima plastik yang kotor kita terima tapi dengan catatan diilah Nah itulah dasar pertama Kenapa Bang sampah benteng kasi jadi pesat berkembang akhirnya kita kita mengintegrasikan program itu dari bank sampah berkembang dengan program layanan kemudian jadi berkembang integrasi bank sampah dengan TPS 3R Tapi sampai hari ini di semua titik kami tidak pernah meninggalkan konsep bank sampah Kenapa karena karena apa Karena pemilahan sampah menjadi Eh dasar menjadi dasar dari kekuatan ee di bank sampah kita nah ini contoh pak pemilahan sampah yang kita lakukan sudah terlihat ya Sesi saya kita ee lebih BL aja ya eh dari santai di materi yang saya sampaikan juga akan ada beberapa to yangampikan supaya lebih apa ya lebih mudah dipahami lebih eh lebih tergambar k ada eh Dan satu hal lagi yang paling penting adalah ini berbeda dari masa semuanya di mana Dir Saya memang lebih eh apa ya lebih sifatnya pribadi dan saya mau mengajakan sekalian untuk ter bergerak untuk melakukan upaya Mina dari rumah dimulai dari diri sendiri danah mudah-mudahan Kita juga percaya bahwa teman-teman eh Pemuda Perta por itu juga sudah melakukan upaya ini dari rumah ee Sebelum saya menyampaikan materi Saya ingin share eh terkait Eh ada apa sih dengan masalahsampah yang menj saya adapun materi yang in saya [Musik] sampaikan kota Jakarta kam satu hari kota Jakarta suaranya terdengar tidak videya terdengar [Musik] ya Nah kemudian inilah konsep dasar di peman adaanah edukasinya tapi bertahap kita lakukan materi daur ulang residu nah materi daur ulang inilah yang kemudian menjadi setoran yang bisa dipilah semakin terpilah semakin baik e pengelolaan di bank sampah eh bagaimana membangun kebiasaan itu dari mulai anak-anak kemudian pemilahan itu dilakukan tidak harus menunggu fasilitas pakai kantong plastik pun bisa pakai tong sampah yang bagus oke terus pemilian sampah semakin banyak jenisnya semakin terpila dengan baik itu akan semakin mempercepat pengelolaan sampah yang kita lakukan nah ini contoh pemilahan nah kemudian kita mengembangkan di bank sampah tidak hanya bisa terkait tentang jual beli sampah tapi tentang edukasi yang kemudian bisa dikembangkan menjadi jasa kemudian eh pelatihan-pelatihan yang kadang dari gratis sampai bisa misalnya paket 5.000 dapat apa di bank sampah paket r.000 dapat apa jadi bangun si ee edukasi-edukasi yang ee apa ya yang mendidik gitu di masyarakat Nah jadi kadang anak-anak sekolah gitu Jadi intinya eh pola-pola edukasi yang kita lakukan Eh bisa bermacam-macam gitu Jadi intinya eh bank sampah tidak hanya terkait tentang bagaimana memilah sampah menerima sampah terpilah kemudian menjual sampah tapi banyak pola edukasi yang bisa teman-teman melakukan bersinergi dengan sekolah-sekolah dengan kelompok-kelompok di masyarakat kemudian mengembangkan lima aspek pengelolaan sampah dari kelembagaan dibenahi edukasi aspek hukum pendanaan teknologi sampai pemasaran itu harus terintegrasi dan tersistem karena waktunya eh cukup terbatas jadi eh saya eh cukup eh pendek tapi intinya enam aspek pengelolaan sampah itu harus kita terapkan dan sampai akhirnya kita bisa mengelah sampah menjadi multiproduk dari ee Bagaimana dari sampah menjadi produk Eh mulai dari ee tidak hanya mengolah sampah ee sampah plastik logam dan kaca tapi kita juga mengolah organik menjadi pelet pakan ternak eh kemudian menjadi energi biogas plastik menjadi BBM bioetanol dari sampah limbah buah eh kemudian biodiesel dari minyak jelanta kemudian produk-produk itu ini seperti di pojok ini mungkin banyak teman-teman Kalau kami sih bisa bikin pupuk organik cair tapi enggak ada yang mau makai Nah kita alhamdulillah sudah bisa mengekspor eh lindi sampah air e pupuk organik cair itu eh ke luar negeri Jadi intinya Kalau kemarin orang heboh impor sampah seperti yang disampaikan Pak Kita seharusnya Bang sampah sudah cukup bisa bangga karena kita sudah bisa eh mengirim Hasil produk ee cairan organik yang bisa di di sudah kita ekspor nah Jadi intinya teman-teman Bang sampah Jangan pernah pesimis bahwa kita bisa mampu jadi eh kami sekarang kan kecil cuma Dit teras rumah Sama saya juga diteras rumah dan enggak punya tempat dari awal bergerak jadi dari 10 11 tahun yang lalu ya Kita enggak punya tempat di teras rumah kadang juga ee sudahudah numpuk k kompos-kompos yang saya Bina Kebetulan kami ee melakukan banyak hal berbeda Salah satunya juga menerima tabungan kompos dari masyarakat jadi itu sampai numpuk di teras rumah gitu jadi karena enggak ada tempat gitu nah Jadi intinya teman-teman dari sekarang kita melakukan ee gerakan itu ee sampai akhirnya bisa ee bermitra dengan banyak pihak itu dengan ee pertama membenahi kelembagaan kita supaya apa supaya kita bisa bermitra dengan banyak pihak nah kemudian eh menciptakan lapangan kerja di bank sampah itu nyata bisa kita lakukan sekarang petugas kita di satu titik eh itu mulai dari du orang 5 orang 10 orang sampai ratusan orang di satu titiknya nah ini beberapa titik yang kami kelola bank sampah benteng kreasi itu ada di banyak tempat Jadi kalau nanti teman-teman ketemu di beberapa wilayah kita masuk di sana untuk bermitra dengan masyarakat gitu jadi ee kalau kalau di jabod detabek k kita ada berapa titik gitu di di luar e di luar jabod detabek kita juga banyak berapa titik bermitra dengan masyarakat nah kemudian eh intinya Eh di mana pun kita bisa ngolah sampah asal kita mau melakukan pemilahan dan eh dengan pemilahan itu kita mempercepat pengelolaan sampah kita jadi di semua titik di apartemen ada bank sampah enggak ada di mall saya bisa bikin bank sampah bisa di masyarakat apalagi dan itu harus Nah jadi Intinya kita bisa melakukan di man Manun jadi gak mesti tempat yang bagus tapi yang pasti pola pikir kita yang harus dirubah jadi lebih baik dulu nah di pasar bisa kita bisa melakukan solusi di Manun nah di masyarakat juga bisa Jadi intinya masyarakat mau gak disuruhah sampah mau cuma perlu panduan dan dampingan yang intensif memang tidak mudah tapi bisa kita Lakukan terus e kalau ngolah sampah di rumah tangga ada solusinya kami enggak ada teras untuk membuat biopori bikin biopori sendiri dengan konsep biokom ini kami bekerja sama juga dengan eh Bapak Sukarno di Jakarta Jadi kita mengembangkan eh komposter biokom dan anak-anak juga habis makan bisa langsung naruh sampahnya jadi e banyak pola yang teman-teman lakukan dan ini dari bank sampah untuk bank sampah kami dari mulai dari gerakan di bank sampah kemudian kita mengembangkan bank sampah kita ada program di Savira Global Sinergi di benteng kreasi Eh DP mobil tanpa bunga bagi teman-teman bank sampah yang ingin berkembang tadi kami cuma pakai gerobak tapi ee cuma bantu satu RT tapi kalau punya mobil teman-teman bisa bantu satu Perumahan atau satu desa jadi kita ada DP mobil tanpa bunga bermitra dengan bank sampah ini bank sampahbang sampah yang mengajukan kemitraan kita bisa support kemudian optimalisasi ee tempat nah intinya edukasi kepedulian lingkungan sosial dan ekonomi itu adalah kunci utama Bagaimana kita bisa berkelanjutan jadi selalu pesan saya kepada teman-teman sebelum ditutup ee jika teman-teman tidak menemukan orang yang peduli lingkungan e jadilah salah satu di anaranya ya terima kasih lakukan dari sekarang tanpa Nanti Terima salam eh zowest Semoga teman-teman bisa ee lebih peduli dan bisa lebih berkembang yang belum punya bank sampah Ayo bikin bank sampah jadi penggerak jadi pionir yang sudah ayo berkembang lebih maju semangat dan optimis bahwa kita bisa kita mampu asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikumumsalam warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah eh materinya sangat keren sekali bapak ibu ya rasanya waktu 20 menit itu enggak enggak enggak cukup ya Ee kita kasih tadi 25 menit Ternyata banyak sekali yang yang perlu di dijelaskan dan EE saya merasa sangat-sangat terinspirasi ini baru pemateri pertama aja kita sudah ngecas semangat ya Bapak Ibu di hari Sabtu ini menyeimbangkan antara profil people planet ya edukasi menjadi modal terbesar dalam pengelolaan sampah yang penting adalah mengajak masyarakat untuk mengelola sampah minimal dengan memilah sampah agar pengelolaan sampah di Bang sampah semakin ee berhasil Terima kasih sekali Bu Wilda materinya sangat-sangat menarik Dan mudah-mudahan kita punya kesempatan nanti karena kita lihat dari chat ada yang sudah mulai bertanya tentang manajemen ada yang sudah masuk tentang teknis sekali ya kalau organik Bagaimana kalau sampah popok sekali pakai Bagaimana dan seterusnya ya Oke mohon bersabar Bapak Ibu semuanya kita baru di pemateri Pertama eh selanjutnya kita akan masuk nih materi yang kedua e bank sampah induk juga dari bank sampah induk bersinar saya coba untuk ee Share screen terlebih dahulu siapa nih yang akan ee memberikan materi pada kesempatan ee pagi hari ini ada ibu atau mbak Fei Febri eh beliau adalah CEO dari Yayasan solusi bersinar Indonesia CEO dari bank sampah bersinar yang berlokasi di Kabupaten Bandung Jawa Barat dan ternyata berbagai macam ee aktivitas yang dilakukan ya pengalaman pengalaman beliau di luar hal yang berhubungan dengan sampah namun Kok saya yakin ee pengalaman-pengalaman sebelumnya sangat menginspirasi dan juga bisa diterapkan dalam sistem pengolaan sampah dah eh di bank sampah bersinar juga sama seperti Bu Wilda tadi menjadi eh satu dari tujuh bank sampah terbaik di Indonesia yang terpilih di 2021 Nah Bapak Ibu semuanya pastinya Ee kita sudah tidak sabar lagi untuk mendengar pemaparan materi yang kedua sambil Bapak Ibu boleh sangat santai sekali mengikutinya boleh sambil duduk sambil santai sambil e ngopi sambil ngeteh silakan ya agar suasana belajarnya jadi lebih nyaman ya kita tegur dulu Mbak sudah bergabung di kita Halo selamat pagi pakat pagi mudah-mudahan sudahakersem Untuk apa kita pengin tahu nih Bang sampah bersinar Seperti apa pengelolaan yang sudah dilakukan selama ini waktunya kira-kira 20 menit e waktu dan tempat kami persilakan ya Baik terima kasih Pak Putra asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu sealian Terima kasih sebelumnya yang sudah mengundang juga ee saya untuk ikut ee bagian dalam kegiatan pada ee pagi hari ini eh senang sekali ya tadi senior saya nih guru saya bu Wilda sudah sharing banyak sekali Saya juga eh sangat terinspirasi sekali ya dari apa yang Bu Wilda lakukan kalau eh beliau Eh kayaknya semua materinya sudah disampaikan oleh Bu nih sampai saya bingung nanti saya ngomong apa lagi eung mung Saya hanya cerita-cerita saja tidak ada sedikit pun maksud UNT menggurui karena saya juga belum terlalu lama di bank sampah eh saya baru eh memulai Bang sampah ini di awal tahun 2019 eh Jadi kalau misalnya dibilang Masih baru masih baru juga ya baru mungkin baru mau 3 tahun karena background saya Eh sekitar 13 tahun lah 13 13 14 tahun tuh memang saya di dunia ee usaha dan saya terbiasa dengan ee kerja profesional sehingga pada saat saya masuk ke bank sampah pun ee ini mungkin yang EE yang salah satu yang kami lakukan adalah bagaimana membuat bank sampah ini harus menjadi profesional gitu ee mungkin saya hanya hanya sharing aja tentang tentang Bang sampah bersinar tentang apa yang kami lakukan selama ini karena kayaknya kalau tadi ee yang tadi disampaikan Bu Wilda tuh sudah semuanya mulai dari trip ee ini ya tiga basic k eh planet profit tentang eh power bank sampah tentang 3R dan semuanya itu e Saya rasa semua bank sampah harus menerapkan itu sebagai basic gitu dan E saya enggak perlu ulang lagi sebentar saya share eh sor Sebentar ya saya izin saya untuk share screen silak ya oke ya Eh ini Bang sampah bersinar jadi eh lokasi kami itu ada di ee kabupaten Bandung Bang sampah bersinar sendiri sebenarnya berdiri tahun 2014 pendirinya Eh ibu Vivi Raharja beliau adalah pengusaha yang memang punya eh hati punya eh kepedulian terhadap lingkungan ya beliau belajar juga dari dari ee pabambang juga bapak Bang sampah ee sampai akhirnya menjadi sampah namun kembali lagi ternyata dalam perjalanannya dari 2014 sampai 2018 eh Memang kami berfokusnya eh di situ lebih banyak ke sosial ya bagaimana kita membantu masyarakat edukasi sosial sosial sosial pada satu titik Waduh ternyata m masih mending karena beliau pengusaha ya masih bisa support tapi ada satu titik lelah juga nih ya masyarakatnya susah berubah Uang sampahnya enggak berkembang eh dan mungkin kalau saya jadi beliau saat itu ya sudah ditutup gitu Enggak ada enggak ada eh kemajuan Kalau dibilang impact ke masyarakat juga ya segitu-gitu aja gitu tapi eh saya percaya semua juga itu adalah sebuah benih yang ditanam di di ee dari tahun 2014 sampai 2018 beliau melakukan kegiatan-kegiatan sosial melalui bank sampah ini nah di tahun 2019 Tentu saya tidak tidak memiliki permodalan seperti itu sehingga yang dipikirkan adalah bagaimana supaya kita bisa tetap berjalan tetap hidup walaupun misalnya dengan ee pembiayaan yang seadanya nih karena kami bukan bentukan pemerintah sehingga tidak ada anggaran khusus nih ya dan kita juga saat itu tidak menerima CSR sehingga Bagaimana caranya nih bank sampah ini bisa hidup eh di tahun 2019 itu yang pertama kali saya lakukan karena bank sampah itu waktu itu saya hanya kepikir bank sampa itu adalah tempat edukasi itu yang yang pertama kami lakukan sehingga di tahun 2019 awal memulai itu langsung masif yang kita lakukan adalah mengedukasi jadi eh kalau bisa dibilang 2019 itu kita mengedukasi ee 2019-2020 itu hampir 1000 lokasi gitu 1000 titik yang kita edukasi Bagaimana caranya semua pengurus-pengurus ee bank sampah yang ada yang sudah yang sudah yang sudah bagus itu itu menjadi ee ujung tombok menjadi ee pelatih baru menjadi trainer baru untuk mengedukasi RT sebelahnya RW sebelahnya gitu sehingga semakin banyak rtrw yang kita edukasi komunitas-komunitas satu sekolah mendampingi sekolah lainnya gitu Dan Dan kita eh menjadi masif sekali dari 1000 titik itu ternyata tidak jadi 1000 bank sampah unit dari 1000 hanya sekitar 300 bank sampah unit yang terbentuk Nah tadi seperti yang eh sebelumnya Bu Wilda sampaikan apa sih kita yang mau menjadi ciri kita apa sih pembedanya kita kita mau mendeklarasikan bank sampah kita itu sebagai apa apakah tempat ngupulin sampah apakah EE penggantinya tukang e pengelola sampah pengumpul sampah di komplek atau di daerah rumah atau apa gitu Nah kalau untuk bank sampah bersinar sendiri ee saya me eh kita kita mendeskripsikan bank sampah bersinar ini sebagai layanan edukasi edukasi itu betul sekali tadi Ya baik yang berbayar maupun tidak berbayarada prinsipnya kita kita mengedukasi 1000 titik itu banyaknya hampir 95% tidak dibayar Karena kita ee jemput bola ya kita yang datangin rt-nya datangin rw-nya ditolak itu sering sekali enggak dan apa kita coba jelaskan lagi program ini bagaimana bisa memberi manfaat buat masyarakat eh ada yang semangat ternyata setelah pulang dari situ ee kesannya Semangat tapi ternyata dihubungin lagi enggak bisa itu itu banyak sekali yang kayak gitu gitu sehingga ee yang yang terpenting kitanya enggak boleh menyerah gitu enggak boleh patah semangat hanya karena menemukan hambatan-hambatan Nah tadi Kal dari 1000 lokasi ternyata hanya 300 titik nah tapi yang 300 titik ini kita maintain dari satu unit itu ada yang eh unitnya ada yang 40 anggota ada yang 50 anggota ada juga yang tidak bergabung ke Unit eh karena tidak ada unit yang terdekat dia join ke bank sampah kita langsung ke bank sampah induk juga boleh sehingga saat ini kita yang terdaftar dengan aplikasi mymes itu ada sekitar 11.000 lebih register masabah dan yang terpenting itu bank sampah itu harus punya data yang akurat jadi kita bisa memanfaatkan aplikasi yang sudah disediakan oleh pemerintah atau aplikasi apa yang ada eh bank sampah itu saya pakai mymes dan kita bisa pakai untuk mendata eh nasabah-nasabah kita jadi Saat ditanya ada nasab berapa 11.000 buktinya mana Bisa dicek langsung gitu jadi enggak enggak nebak-nebak ak enggak enggak enggak ee Enggak cuman apa nembak angka tapi memang kita punya angkanya kita punya datanya dan kita bisa mainten unit Mana nih yang saat ini enggak aktif kita bisa datangin itu fungsinya di bank sampah induk ya kita kita datang ke bank sampah unit tersebut Apa sih yang menjadi kendala mereka Kenapa mereka enggak jalan biasanya kalau yang enggak jalan itu karena pengurusnya ganti Misalnya pengurusnya sekarang sibuk atau pengurusnya sekarang ee pindah rumah nah itu biasanya ee ada kendala nih di unitnya Nah kita bantu supaya bank sampah tersebut bisa ee jalan lagi nah eh kembali lagi tadi bagaimana kita mendefinisikan bank sampah kita kalau bank sampah bersinar kami mendefinisikannya sebagai layanan edukasi Inovasi dan jasa pengelolaan sampah berbasis masyarakat Kenapa kita memberikan definisi ini yang pertama edukasi itu harus edukasi yang pertama itulah yang membedakan bank sampah dengan ee pengumpul sampah lainnya yang ada di sistem pengelolaan sampah di Indonesia ya Ee karena kita yang melakukan edukasi ke masyarakat untuk mereka melakukan pengurangan sampah jadi bukan sekedar ngumpulin sampah sebanyak-banyaknya justru kita mengedukasi kurangi sampah sebanyak-banyaknya ya setelah dikurangi baru dipilah ya Ee baru Dapat diguna ulang dan daur ulang nah kemudian yang kedua adalah inovasi inovasi ini yang membuat ee terus terang Bang sampah bersinar bisa terus bertahan sampai dengan sekarang gitu jadi ee saya ee Bagaimana kita bisa buat sesuatu yang berbeda Bagaimana kita bisa mendatangkan solusi ya Walaupun mungkin belum secanggih yang tadi ya bang sampah bentkreasi itu dengan teknologi-teknologi yang luar biasa ee mungkin kalau bangsa bersinar kita lebih ke teknologi-teknologi yang sederhana tapi kita membuat inovasi-inovasi yang EE dari yang tadi sampahsampah Apa sih yang belum dikumpulin oleh bank sampah Nah kita Cari solusinya seperti itu dan kita juga jasa pengelolaan sampah berbasis masyarakat jadi ngumpulin sampahnya Kalau B ang sampah itu selalu saya tidak pernah mau menerima sampah campur dan dipilah di tempat kami jadi masyarakat harus pilah dulu sampahnya baru bisa kami terima nah eh ini adalah timbulan sampah yang berhasil kami kurangi eh di sumber dari sumber mungkin kalau dilihat dari jumlah timbulan sampah di Bandung Raya setiap hari mungkin ini Enggak seberapa ya kami hanya mengumpulkan nonorganik tuh sekitar 80 ton 1 bulan ini per bulan organik 6 ton minyak jelantah 1 ton ada electronic W ada popok bayi sekitar 5 ton dan ada limbah pakaian ini jenis-jenis sampah yang bisa kami eh setiap eh setiap bulan di tempat kami ya E saat ini Eh sekitar 80 sampai 100 ton per bulan ini tempat kami kalau ditanya tempat ini punya siapa ini kita sewa ya Eh kita sewa dan Eh bagaimana bisa bisa menutupi biayanya Nah itu dengan tentunya dengan sistem manajemen yang tepat sebelumnya kita menggunakan bank sampah bersinar yang di bangunan awal itu kita pinjam pakai dari founder kami namun setelah eh waktu 2019 kita up dari 8 ton sampah per bulan sekarang bisa sampai 80 ton tentu kita tidak memiliki tempat yang cukup lagi sehingga Alhamdulillah kita ada ee bangunan persis di sebelah nih Kebetulan sekali dan kita sewa di sana ee alhamdulillah ada jalannya kita bisa sewa dari Tun 2020 sampai sekarang mungkin kalau bapak ibu yang sudah pernah berkunjung ke tempat kami itu cukup luas sekitar 4.000 Me dan di situ kita membuat tempat edukasinya gitu kita menyebutnya kediaman kawasan edukasi dan inovasi pengelolaan sampah Mandiri jadi di tempat itu ee masyarakat bisa datang ke tempat kami Mereka melihat bagaimana sampah kalau di pilah itu bisa diolah berbagai metode pengolahan sampah organik mulai dari budidaya magot ee ada bata Terawang ada eh biopori takakura semua mereka bisa lihat di situ dan e untuk pengolahan sampah nonorganiknya ada hampir sekitar 60 jenis ya karena plastik itu kan banyak sekali jenisnya kertas juga banyak kaca logam Eh steroform ada cooking oil eh minyak jelantah ya Eh semuanya kita terima asal sudah terpilah termasuk eh multilayer juga ternyata bisa asal dipilah kalau tidak dipilah kita enggak bisa terima Nah jadi ee karena memang konsepnya berbeda dengan tps3r kalau tps3r kan dikumpulkan nanti ada pemilahan Nah kalau bank sampah kami khususnya kami tidak Ee tidak mau menerima sampah yang masih tercampur jadi semuanya harus dipilah dan nanti di kami ada pemilahan lagi tentunya eh di sini fungsi bank sampah induk ya bank sampah induk itu Eh bagaimana kita menjalin hubungan dengan industri sehingga bank sampah unit bank sampah unit yang connected dengan bank sampah induk bisa mendapatkan jaminan harga terbaik kemudian juga mendapatkan jaminan sampahnya pasti dijemput Jadi bank sampah unit itu tidak pusing lagi aduh sampah saya sudah numpuk kemudian kedua mau jual ke mana harganya murah bersaing dengan lapak bersaing dengan pengepul-pengepul yang ada di sekitar karena ee bank sampah induk kami itu menjamin kepada unit-unit kami kami memberikan harga yang terbaik kalau ada harga yang ee lebih lebih tinggi bisa sampaikan pada kami kami ee akan ganti selisihnya dan itu akan menjadi evaluasi buat kami Kenapa kita bisa membeli dengan harga yang tidak sebaik eh pengepuh atau lapak Padahal kita juga bisa eh langsung nyambung ke eh industri dan bank sampah induk itu memang kuncinya punya unit-unit yang eh produktif unit-unit yang aktif karena kalau ngomong sampah itu harus ngomong quantity kalau misalnya quantity kita tidak banyak kita juga susah untuk masuk ke industri daur ulang dan selain quantity juga quality kalau quality kita enggak bagus potongan dari pabrik tinggi nanti bank samp induknya juga rugi gitu jadi eh memang ini adalah eh social entrepreneur tapi memang dari sisi sosialnya kita jalan edukasi kemasyarakat kita jalan tapi satu sisi bisnisnya ini juga harus jalan sehingga manajemennya harus ditatat sebaik-baiknya e benar-benarreat memperlakukan bank sampah ini enggak setengah benar-benar harus full kita siapkan sop yang tepat dan bahkan karena background saya di [Musik] ehir eh itu saya pegang eh satu divisi salah satunya adalah ICT ya sistem E sistem informasi eh sehingga kita dari awal sudah membuat eh menggunakan software di mana barang masuk sampai nanti barang keluar semuanya terrecord dengan sistem dan kita juga hitung HPP cost semuanya itu kita hitung sehingga meminimalisir kerugian ee karena misalnya harga belinya lebih tinggi daripada harga jual kemudian biaya operasional itu ternyata lebih tinggi kemudian Berapa biaya operasional yang sekarang ee ada keluar misalnya biaya operasional 1 bulan r100 juta ternyata eh dari keuntungan itu hanya sekitar Rp0 juta berarti sudah rugi R juta Nah itu akan terbaca semuanya kalau misalnya kita dengan ee hitung-hitungan yang hanya coret-coretan apalagi dicampur dengan keuangan pribadi itu sudahudah pasti tidak akan bisa di luas sehingga ee yang pertama juga ee sekalipun mungkin bank sampahnya dalam skala unit pastikan kita menggunakan ee pencatatan yang baik ee pencatatan yang rapi ee semua data-data itu harus dibiasakan rapi sejak awal sejak kami saat itu 2019 bahkan belum Anton ya di awal itu ee Saya hanya ee 3 ton lah per bulan 3 ton per bulan kemudian dalam 3 bulan tuh cukup e signifikan naik sampai 8 ton semuanya kita biasakan rapi sampai sekarang bisa 80 ton 100 ton itu Eh sudah tersistem gitu Jadi kita tidak panik dengan dengan angka yang besar dengan jumlah nasabah yang banyak karena semuanya sudah ada di dalam sistem nah ini Eh tempat material recovery facility kami dan kami percaya sekali dengan yang namanya kolaborasi ya Eh kita mencari solusi-solusi untuk pengolahan sampah salah satunya nih electronic waste kita kerja sama dengan ewas RG mereka Sangat terbuka dengan kerja sama dan kolaborasi dengan eh berbagai kota dan ini bisa dilakukan di kota mana pun kemudian juga untuk pengolahan sampah popok bayi kebetulan untuk pengolahan sampah popok bayi ini saat ini Kami menggunakan mesin yang kita ee ciptakan sendiri kita kita buat sendiri mesinnya Gimana bisa ya Itu dengan inovasi kita melihat apa yang menjadi kendala apa yang menjadi apa yang menjadi masalah ee melalui diskusi ee Kebetulan saya orangnya cukup nekat dan agak ee apa ya mungkin dalam tanda kutip ee apa ya SKSD gitu ya saya saya coba hubungin ada seorang Profesor dari ITB saya tanyakan Bagaimana cara membuat begini begini kemudian ee cari juga literasi ee ya alhamdulillah sekarang dengan Google informasi mudah kita dapatkan juga dan EE kebetulan ada teman-teman dari Balai Besar pulp dan kertas kita datangin juga sehingga dari popok bayi ini kita bisa mengelolah menjadi kertas karena itu high quality fiber kita bisa juga bikin E refeview plastic fuel Eh di mana kita membuat semacam briket ya Eh rpf dengan kalori 7.000 kalori itu sangat tinggi sekali dan juga pupuk cair untuk eh yang mengandung super absortion polimer yang dapat digunakan untuk eh treatment tanah treatment tanah eh untuk pengumpulannya kita kerja sama dengan octopus sehingga eh memudahkan juga pengumpulan popok bayi dari masyarakat dan setelah kita berjalan ee maka kita juga akan mendapatkan dukungan dari ee produsen nah saat ini kami bekerja sama dengan Kimberly clar softtex jadi kalau saya prinsipnya dibalik bukan kita cari dulu dukungan baru kita kerjakan melainkan kita cari dulu inovasinya kita kerjakan maka ada gula ada semut nah saat kita kerjakan produsen juga butuh untuk sampahnya dikelola maka e produsen itu juga akan datang untuk eh dukung kita gitu jadi Ee Kita cari dulu aja inovasinya enggak perlu E ini kalau kalau dari sisi kami ya gitu kita cari aja dulu inovasinya maka nanti ada solusinya gitu untuk pembiayaannya kita di-support eh oleh kimberlysoftek sehingga saat ini kita bisa mengolah ee 5 ton sampah popok bayi setiap bulannya dan EE Insyaallah Tahun 2022 kita akan tingkatkan 15 ton per hari untuk di Bandung Raya Nah kita juga sejak tahun 2021 awal itu sudah mengumpulkan limbah pakaian awalnya limbah pakaian ini kan ada yang pakaian layak pakai ada yang tidak layak pakai Kalau yang layak pakai itu kita Salurkan ke masyarakat nanti ee masyarakat yang membutuhkan jadi sekalian kita datang ke RT ke RW apalagi kalau yang di ee kampung-kampung di desa-desa Mereka senang sekali saat kita bawa bantuan ee pakaian yang masih layak pakai sehingga mereka lebih welcome juga sama kita mereka Ee Kita juga e ke panti-panti sosial sehingga panti sosial itu juga nanti bisa menjadi unit kita juga kita support jadi eh saling ya Eh kita saling membantu kita saling support e sampahnya mereka juga kita bantu Pa kita bantu kolek ee dan mereka yang pilah dan nanti mereka mendapatkan tambahan ee dari sampah yang terpilah tersebut nah di e pertengahan 2021 Ternyata ada echotouch yang memang mengolah sampah pakaian tidak layak pakai sebelumnya pakaian yang tidak layak pakai itu kita kerja sama dengan UMKM untuk bikin isian sofa dan sebagainya harganya murah sekali sebenarnya tapi setidaknya sampahnya bisa dikelola karena banyak sekali sampah pakaian tidak layak pakai ini juga terbuang sia-sia di TPA Nah sekarang dari sampah pakaian yang tidak layak pakai ini kita bisa membuat insulator jadi pakaian tidak layak pakai ini tidak lagi mencemari lingkungan tapi bisa dipakai Jadi insulator insulator ini bisa dipakai di pabrik-pabrik untuk ee atap ya eh eh tengah-tengah teman-teman lihat Bagaimana pengaplikasiannya kemudian di temembok ya pengganti rckwol dan ini Tentunya ramah lingkungan karena kalau udah rusak pun bisa dikembalikan bisa diolah lagi nanti untuk menjadi insulator lagi gitu Jadi sebenarnya sampah itu kalau kita mau pilah pasti ada solusinya n yang penting mau dipilah jadi itu yang akan kita edukasi ke masyarakat ee yuk masyarakat pilah sampahnya nanti sampahnya ini bisa eh menjadi bisa kita olah dan tidak lagi menjadi masalah di lingkungan ini beberapa kegiatan edukasi dan sosialisasi yang kami lakukan Jadi kalau 1000 titik itu kebanyakan RT RW sekolah-sekolah itu kita ee eh hajar semuanya Istilahnya ya kita edukasi semuanya bahkan mungkin yang paling Nek itu saya datang ke penjara ya waktu awal datang ke penjara itu terus terang waktu awal kan kita benar-benar door to door kita ee saya datang ke sana itu sampai dipelototin dari ujung kaki sampai ujung rambut ya Mbak Mau ngapain ke sini mau eh edukasi tentang sampah Pak gitu ya mereka sampai kaget gitu dan terus terang sih juga kaget ya waktu awal datang datang ke penjara itu eh itu benar-benar drama banget lah istilahnya karena kita enggak pernah ya datang ke penjara enggak tahu kayak gimana diperiksa semuanya gitu dan tapi ya itu Alhamdulillah ee setiap niat baik pasti ketemu Jalan kebaikannya sehingga eh waktu itu kita diterima awalnya sama pengurusnya Terus ternyata mereka laporkan ke kalapasnya kalapasnya e akhirnya eh eh berkenan untuk bertemu dengan kami kita kita ketemu sampai akhirnya saya boleh masuk ke dalam dan eh surprise banget saat itu ini Lapas jelekong kelas 2 lapas narkotika jelekong kelas 2 ee Bandung ya Ee Jadi waktu pertama kali datang itu timbulan sampah e ada tumpukan sampah itu gunung sampah kalau bisa dibilang jadi di dalam tps-nya ee ada sekitar 1 eh ada 16 binaan ya istilahnya di sana itu ada sekitar 15 * 5 m ee panjang ke lebar tingginya tuh bisa sekitar 3 m bayangkan di dalam tuh tumpukan sampahnya udah segitu dan mereka bakar tapi yang mereka bakar itu enggak sebanding dengan sampah yang dihasilkan setiap harinya dan truk pengambilan sampahnya itu kayak diambil satu truk tapi dihasilkannya empat truk git eh empat empat D truk gitu jadi kayak enggak seimbang sehingga itu jadi gunungan sampah gitu itu benar-benar kondisinya udah jelek banget udah Udah Ee istilahnya udah kotor banget udah jadi gunung dan eh saya ditanya Mbak mau ngapain ngurusin sampah ini itu agak kaget juga gitu ya Aduh mau gimana ya deg-degan juga gitu Ini benar-benar nekad banget tapi saya bilang Oke Pak kita beresin ini tapi mulai dari sekarang kita pilah sampah sambil kita beresin ini kita pilah sampah dan alhamdulillah ini eh surprise sekali sampai akhirnya karena satu Lapas ini ee kita jadi dibukainan di di Bandung Raya yang kita kelola sampahnya karena dari gunungan sampah itu dalam 1 tahun mereka bisa menghasilkan sekitar r0 juta sehingga itu benar-benar diapresiasi dan menghasilkan ee pemasukan negara bukan pajak yang paling besar dibandingkan pelatihan-pelatihan yang lain sampai kita disiapkan pelatihan khusus buat warga binaan di sana dan kita ajarkan kepada warga binaan di sana saya bukan mengajarkan kalian untuk menjadi pemulung eh tanpa bermaksud untuk eh mengurangi ya Eh maksud saya jadi mereka Jangan berpikir seperti itu gitu tapi mereka bisa bisa kembali ke masyarakat kalaupun mereka ditolak oleh masyarakat mereka menjadi Hero di lingkungannya dengan mengelola sampah-sampahnya itu menjadi pemasukan juga buat dia nanti berm dengan kita saya ee saya membuka sekali kesempatan tersebut kepada teman-teman warga binaan yang ada di Lapas jilekong tersebut dan Alhamdulillah banyak sekali dari mereka yang eh terinspirasi dan mereka mulai berbuat jahat lagi saat kembali ke masyarakat setidaknya kalaupun enggak ada kerjaan mereka bisa ngolah sampahnya dan sekarang ada ee bukan cuman lapaz jelekong saja tapi ada ee juga Rutan ee di suka miskin kita kita kelola mulai dari Rutan perempuan lapaz perempuan Rutan ee dari lpka semuanya kita kelola karena kita tidak melihat siapa dia tapi kita melihat masyarakat semua masyarakat harus kita edukasi semua masyarakat yang menghasilkan sampah itu harus diedukasi ini ee kalau lihat foto yang di bawah ini kebalikannya ini ibu-ibu direktur Polda Jabar jadi sekali lagi kita tidak melihat statusnya siapa dia gitu Apakah dia eh penghuni Lapas atau bahkan dia ibu-ibu direktur ini I ibu bayangkari ibu-ibu Polda Jabar tapi kita melihat mereka sebagai masyarakat sebagai manusia yang menghasilkan sampah setiap hari yang harus kita edukasi dan mereka harus pilah sampahnya dan kita siapkan fasilitka eh mengirimkan sampahnya ke eh bank sampah unit yang terdekat Lalu nanti bank sampah induk akan menjemput di bank sampah unit bank sampah unit tersebut ee ada sekolah-sekolah tentunya ada pantiasuhan semuanya kita lakukan dan sehubungan dengan edukasi yang kita lakukan edukasi ee itu kita lakukan dari sedini mungkin ee maka kita juga ini program yang dari dulu kita lakukan yaitu kelas belajar bahasa Inggris bayar pakai sampah ada beberapa titik yang kita lakukan ee anak-anak yang tinggal di pinggiran sungai Citarum itu kita kita kita buatkan kelas belajar bahasa Inggris sehingga dari kecil mereka Jangan buang sampah ke sungai tapi mereka bisa menghargai sampah tersebut mereka ambil dan nanti mereka bisa bawa untuk belajar bahasa Inggris di ee ee mereka bisa bayar pakai sampah dan alhamdulillah ini saya melihat sekali ee perubahan signifikan yang biasanya anak-anak mereka buang begitu saja sampahnya sekarang mereka lihat kalau ditanya Eh kenapa diambil nanti bisa buat belajar bahasa Inggris nah kebetulan Bang sampa bersinar itu kita punya Kak Min market di bangsa bersinar di mana kita siapkan ada sembako ada jajanan jajanan anak-anak ee nah mereka tuh bisa bayar pakai sampah termasuk beli pulsa apa segala macam ya itu standar lah ya mereka bisa bayar pakai sampah nah di unit-unit kami itu diduplikasi Jadi kalau e teman-teman ada yang pernah nonton di Metro TV itu sampai ada beberapa unit yang yang saya ajak mereka dari Metro TV datang ke sana untuk Lihat langsung buktinya nih ada unit kami yang dia pengurus Unitnya punya e Toko kecil atau warung lah mungkin dia nerima pembayaran pakai sampah itu lingkungannya bersih sekali ada anak-anak jalan itu dia ambil sampahnya kenapa ya nanti buat jajan dia bilang kayak gitu jadi masyarakatnya mulai berubah perilakunya itu yang kita harapkan masyarakat eh perubahan perilaku masyarakat sehingga yang namanya Milah sampah itu bukan lagi sesuatu yang dipaksa tapi mereka menjalankan secara sadar dengan dengan kemauan mereka sendiri dengan dengan ee apa ya dengan sadar mereka melakukannya itu enggak perlu dipaksa-paksa lagi dan EE dan EE hasilnya Mereka melihat manfaatnya sendiri bukan sekedar tabungan yang mereka dapatkan tapi di sisi lain mereka juga melihat lingkungan mereka menjadi bersih ya Belum lagi eh di bank sampah kami itu kami juga punya modul-modul pelatihan Jadi kalau mereka sudah lulus nih istilahnya dengan pelatihan pemilahannya mereka sudah berjalan kita akan masuk ke pelatihan eh sampah organiknya misalnya mereka eh mau ngolah sampah organik dengan metode Apa itu kita sangat welcome ya kalau misalnya mereka mau mau pelatihan budidaya magot atau mau pelatihan ee dengan e komposting sehingga nanti bisa diselesaikan masalah sampah organik itu di rumah masing-masing ada juga bank sampah yang dia keunikannya Dia jago sekali bikin kerajinan kerajinan Nah itu bank sampah induk kita e membantu dalam hal pemasarannya baik eh secara online maupun kita menyiapkan display untuk eh bank sampah unit tersebut eh sehingga nanti kita pasarkan hasil kerajinan eh dari bank sampah dari bank sampah unit bank sampah unit tersebut ini beberapa program campaign yang kami lakukan ya Eh ini Ini program Ini tuh sebenarnya eh mohon maaf waktunya 2 menit lagi ya Iya baik jadi program-program campaign ini perlu kita lakukan supaya masyarakat itu tertarik memang bagaimanapun masyarakat tuh masih senang dengan ee apa hal-hal yang membuat mereka menarik Ya seperti tukar popok bekas dengan Po baru kemudian juga tukar mlantah dengan emas ee Cicil motor bayar pakai sampah itu cukup menarik buat masyarakat dan kita juga connected dengan para petugas sampah sehingga mereka yang eh mengirimkan sampahnya ke kami kita jamin harga yang terbaik dan kita juga suplly sembako setiap bulan P mereka sehingga kehidupan mereka lebih baik dan mereka juga terlepas dari ijon-ijon ya Banyak sekali para petugas sampah atau pemulung juga yang terikat utang-utang dari ee ee diutangin dengan bunga yang sangat besar sehingga kita membantu mereka untuk lepas dari kondisi tersebut ini beberapa kegiatan kami di Jawa Barat dengan dinas lingkungan hidup dengan disperkim kita mengolah apartemen transit dan EE ada Gebyar belanja bayar pakai sampah dan inovasi-inovasi seperti ini dibutuhkan supaya masyarakat tertarik dengan program Bang sampah eh saya percaya teman-teman semuanya sudah menjalankan dengan sangat baik yang dibutuhkan adalah lebih ke inovasi bagaimana kita kreatif lihat masalah yang ada di masyarakat supaya ee sesuai jadi kita tidak bisa samakan satu tempat dengan tempat yang lainnya Walaupun mungkin basicnya sama ya tapi kita bisa melihat bagaimana culture di masyarakat tersebut masalah yang ada di masyarakat tersebut dan Bang sampah itu mencoba untuk membawa solusi buat masyarakat ini eh integrated farming yang kami lakukan ini penghargaan yang eh kami dapatkan di tahun ini Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan semoga menginspirasi dan sukses buat ee eh semua teman-teman bang sampah di seluruh Indonesia terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih sekali Mbak Febri dari bank sampah induk bersinar Eh luar biasa bapak ibu eh kita sangat menikmati rasanya memang 20 menit ee waktunya sangat sedikit untuk menjelaskan segala macam aktivitas dan banyak sekali keyword- keyword kata-kata kunci yang bisa kita ambil tadi ee saya mencat ada kuantitas kualitas menjadi kata kunci dari pengelolaan ee bank sampah Indu namun tidak sedikit dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tadi Oh saya baru mulai dan seterusnya tapi prinsip ada gula ada semut juga kita perlu pegang dengan baik ya Artinya kita perlu menyiapkan sesuatu agar ee pihak-pihak lain yang EE mempercayai kita dapat terus melakukan kerja sama dengan kita ya Oke Bapak Ibu eh pastinya ini sudah sudah materi yang kedua dan EE masih ada satu lagi kalau tadi ini dua dari Pulau Jawa Mbak V dan Bu Wilda ini kita akan lihat ada satu pemateri dari paling ujung timur ya kita coba lihat bank sampah yang ada di ujung timur itu seperti apa siapa pematerinya Ada mbak virli yuriken itu ketua Misol foundation dari Sorong Papua Barat dan dan saat ini menjabat sebagai eh program manajer di bank sampah e Sorong raya dan Misol foundation dan berbagai macam aktivitas dan rasanya kok ini eh pemateri yang termuda hari ini ya di samping yang dua tadi muda-muda banget Saya yakin dan ini yang mungkin yang paling muda Nah kita eh coba sapa dulu nih Mbak sudah eh halo siang dari kota selat mudah-mudahan ee materi yang terakhir ini bisa menjadi penutup dan bisa menginspirasi sebelum kita tanya jawab ya Mbak virli Eh silakan waktunya juga sama seperti pemateri Yang Lain 20 menit ee waktu dan tempat kami persilakan baik terima kasih banyak Mas Hijra saya izin share screen Ya sebentar oke silakan Oke Eh skirnya sudah terlihat Ya baik eh Selamat siang lagi dari kota Sorong Wah Sebenarnya tadi Bua sama MB ini senior-senior Eh saya nih ya jadi saya yang paling muda kayaknya di sini gitu eh Kalau saya sendiri sebenarnya bergabung di bank sampah Sorong Raya itu baru diahu tahun 2000 eh 18 sementara kalau bank sampah Sorong Raya sendiri ini kami sudah bergerak dari 7 tahun yang lalu jadi dari tahun berapa tuh sekitar 2014 Nah mungkin perbedaannya antara bank sampah Sorong Raya dengan eh bank sampah-bang sampah yang lain kami diinisiasi oleh missel foundation atau Yayasan Miso bftin nah eh misal foundation sendiri Ini adalah eh eh organisasi yang bergerak di bidang konservasi laut Nah jadi awalnya itu eh kegiatan kami kegiatan inti dari Mal foundation sendiri adalah melakukan patroli laut di area konservasi di raja selatan di Papua Barat nah eh area itu dulunya menjadi sasaran dari pengeboman ikan Nah jadi di sana banyak destructive fishing dulu sebelumnya jadi terumbuk karang-terumbuk karang yang masih bagus itu terancam karena ada Peril e karena ada eh perilaku-perilaku yang kurang bertanggung jawab eh untuk mengambil hasil laut seperti itu nah eh setelah itu dari missal foundation hadir untuk eh membantu pemerintah melakukan eh pengawasan di area konservasi tersebut ketika teman-teman Ranger patroli kami melakukan patroli laut eh di sana kan banyak pulau-pulau yang tidak ada penghuninya nah tetapi di pulau-pulau yang tidak ada penghuninya itu kami menemukan sampah-sampah juga nih Padahal kan tadi ee kalau saya enggak salah dengar di awal sekali di ee bagian sambutan dibilang mungkin masalah sampah itu baru terasa di perkotaan sementara yang di pedalaman itu mungkin kurang merasakan justru malahan kami juga ee apa namanya merasakan tantangan juga hanya saja dengan tantangan yang berbeda gitu apalagi untuk kami yang tinggalnya di pesisir Nah jadi dari situ mulailah ada inisiatif untuk ee Bagaimana kalau misalnya kami mengadaptasi dan mengadopsi ee skema bank sampah yang memang waktu itu kebetulan sudah masuk ke ee pemerintah Ya sudah disarankan gitu itu di desa-desa sekitar yang paling dekat dulu deh dengan area kami bertugas dulu nah ee jadi waktu itu kami mulai tadi Kalau enggak salah saya baca di chat itu banyak yang tanya bagaimana caranya memulai Bagaimana caranya memulai waktu itu k hanya mulai dari lima ee desa kecil jadi memang ee titik berat yang dilakukan dalam ee apa namanya kegiatan eh bank sampah itu adalah edukasi masyarakat jadi itu adalah pilar utama dari kegiatan bssr saya yakin tadi sudah sudah diulang-ulang juga oleh eh Bu Wilda oleh Mbak gitu bahwa eh bank sampah itu bedanya dengan eh apa namanya P pengolaan-pengelolaan sampah yang lain ada di edukasinya gitu jadi dulu kita mulai dengan lima Desa terus habis itu masyarakat yang awalnya itu membuang sampah ke laut ee mereka mulai ee mereka mulai berubah nih perilakunya karena mereka tahu bahwa kalau mereka kalau mereka memilah akan ada yang mengambil gitu nah eh itu juga awalnya menjadi tantangan terbesar kami karena Awalnya kami hanya ingin mengedukasi tetapi ketika kita sudah mengedukasi bapak dengan Mama bapak-bapak dengan mama-mama yang ada di sini mereka tanya kan ee baru kalau kita sudah Pang diapain sampahnya gitu Nah akhirnya kita eh tertodong juga nih karena kita juga yang eh apa namanya sebagai pionir untuk melakukan edukasi supaya sampah itu jangan dibuang ke laut dan kita juga yakin bahwa membakar sampah itu bukanlah ee solusi yang tepat akhirnya eh kita coba adaptasi eh program bank sampah di dalam eh di bawah naangan misal foundation Nah dari lima Desa itu 1 tahun di tahun berikutnya barulah kami mendapatkan kesempatan untuk bisa punya ee inisiatif ini bisa berkembang menjadi lebih besar kami dipinjamkan tempat oleh eh dinas Perumahan pemukiman kota Sorong untuk kita bangun gudang sendiri di sana lalu untuk bisa ee memberikan penjangkauan ke masyarakat dengan jumlah yang lebih besar Karena tentu saja di mana ada manusia pasti di situ ada sampah dan kalau kita kalau kita merasa kita mau melindungi ee area konservasi inih jantung terumbuk Karang terkaya di dunia ya kita memang harus menyasar ke populasi yang lebih eh besar eh untuk edukasi masyarakat sendiri di sini kami tidak terbatas dengan eh ibu-ibu ibu-ibu rumah tangga dari e RT RW kelurahan gitu tidak tetapi kami juga masuk ke eh sekolah-sekolah kami juga masuk ke kegiatan kegiatan keagamaan Jadi kami juga ee ikutan sosialisasi nih dengan ibu-ibu pengajian atau dengan ee ee teman-teman pemuda gereja seperti itu nah terus kami juga didukung juga oleh beberapa ee organisasi-organisasi Aparatur Negara yang memang mereka juga sudah mulai konsern jadi waktu itu kami ee pernah bikin eh sosialisasi yang cukup ee banyak juga dengan ibu-ibu bayangkari dan EE ibu-ibu Persit gitu Nah itu dari komandannya tuh yang ee apa namanya menghimbau untuk semua ibu-ibu Persit semua ibu-ibu bayangkari harus harus dan wajib gitu punya ee pemilahan sampah pengelolaan sampah di ee area mereka masing-masing Nah jadi ee apa namanya skalanya udah bergeser Enggak cuman dari ee RT aja tetapi jadi kelompok-kelompok juga Nah tadi Saya dengar kalau misalnya ee eh apa namanya Bu Wilda juga sempat sampaikan ya bahwa eh enggak apa-apa Kalau masih di teras rumah Iya betul di bank sampah Sorong Raya sendiri kalau misalnya eh teman-teman datang ke Sorong gitu mau mau tanya di mana ada 118 ee bank sampah unit yang ada di kota Sorong kalau misalnya mau cari bangunannya itu enggak ada kita cuman punya bangunan bank sampah induk aja sementara untuk ununit sendiri eh Kami yakin dan percaya bahwa bank sampah itu adalah komunitas itu bukan ee bangunan fisik tetapi Bagaimana sekelompok masyarakat atau sekelompok ee komunitas mereka punya ee kepedulian yang sama terhadap lingkungan dan mau melakukan proses pemilahan sampah dari rumah masing-masing lalu eh mau berubah gitu yang tadinya cuman eh Beli Pakai buang beli pakai buang Nah sekarang mereka sudah mulai Milah dan ditabung di bank sampah kemudian Eh kalau untuk proses sampah daur ulangnya sendiri di kota Sorong kami bagi Menjadi 30 jenis eh 30 Jenis sampah yang kami terima sama seperti tadi Mbak bilang kami tidak menerima sampah yang tidak dipilah kami hanya menerima sampah yang betul-betul dipilah jadi jadi itu kami sangat e apa ya kami sangat Strik juga ketika kami memberikan edukasi ke masyarakat Lalu nanti kalau misalnya sampahnya gak dipil gimana gitu ya kita gak mau terima gitu kita enggak mau terima saya selalu menekankan gini ee analoginya gampang aja kalau misalnya kita pergi ke supermarket Enggak mungkin kan di dalam raknya supermarket itu ditaruhnya nyampur misalnya di situ ada shampo di situ ada kecap di situ ada Saus dicampur di dalam satu rak yang sama itu enggak mungkin kan dari Nah itu aja kita mau gitu jalan untuk ngambil barang-barang dari ee rak yang terpisah itu gitu nah begitu juga kita harus memperlakukan sampah kemasan dari ee barang barang-barang yang kita konsumsi itu yang ee apa namanya membuat e masyarakat jadi jadi ee apa ya jadi aha momen juga buat mereka Oh iya ya kita kan beli sesuatu di pasar atau di warung atau di ee supermarket itu semuanya juga ee terpisah jadi kita juga harus eh mau gitu untuk memisahkan sampah-sampah kita jadi memang betul-betul mulai dari eh kami ketika turun ke masyarakat sama sekali tidak pernah pakai materi yang EE dengan bahasa yang terlalu tinggi-tinggi dengan alasan bahwa Ini jenisnya berbeda apa segala macam segala macam Enggak Yang jelas aja yang mereka lihat di eh yang mereka lihat di eh apa namanya di kehidupan mereka adalah ya kalau mereka beli itu kan udah terpilah-pilah ya Eh peletakannya gitu nah itu juga kita mau seperti itu nah itu yang e eh masuk akal buat mereka dan itu mereka bisa terima terus sama perubahan perilaku itu kadang-kadang kita pikir kok kita edukasi satu kali lalu mereka gak berubah-berubah gitu ee ada penelitian yang saya baca bahwa Eh kalau kita memberiahu sesuatu ke ke ke ke orang lain gitu istilahnya kita memberikan edukasi mungkin yang terserap itu mungkin hanya 16% Jadi kalau misalnya kita melakukan edukasi itu hanya satu kali kita kasih sosialisasi itu hanya satu kali terus kita berharap besoknya orangnya Berubah itu sama sekali enggak mungkin jadi memang harus berulang ulang ulang ulang ulang ulang bahkan ke teman-teman bank sampah unit yang sudah terbentuk pun kadang-kadang kita tetap harus mendampingin ke sana kita jelasin lagi kita berikan ee edukasi lagi kalau misalnya ada ada update informasi kita berikan update informasi nah jadi memang ee itu sebenarnya ee proses proses masyarakat mau memilah sampah dan EE memberikan atau menabung sampahnya bersama Bang sampah Sorong Raya itu sebagai ikatan aja biar kita bisa silaturahmi lagi biar kita bisa balik lagi untuk memberikan edukasi edukasi edukasi edukasi terusmenerus sampai ke mereka punya anak-anak saudara-saudara dan segala macam sehingga ee kalau kita memang mengharapkan ada perubahan perilaku secara kolektif Ya paling tidak kita selalu setiap hari itu satu langkah lebih maju ke tujuan kita yang itu gitu nah eh terus bang sampa Sorong Raya sendiri eh di sini kami Sebelum pandemi ee ini sebelum pandemi kami bekerja dengan 35 staf memang pada saat pandemi kami eh Berada di posisi yang sangat sulit sekali Mbak tahu ceritanya saya sampai japrin Mbak V saya sampai curhat ke Mbak Fe Mbak V Aduh gimana nih Saya sudah capek banget Rasanya kayak ngurusin Bang sampah nih kayak mau menyerah gitu tapi lagi-lagi itu yang eh tadi bu Wilda sampai-sampai yang di depan bahwa kayak kita harus berani gitu dan saya yang saya lihat dari teman-teman bank sampah dari tujuh bank sampah ini kita lihat yang saya lihat adalah kita ini memang orang-orang nekad Jadi kalau misalnya mungkin belum nekad Belum berani gitu mungkin enggak mungkin Engak enggak akan berada di posisi sekarang gitu jadi memang ee ketika kita Capek ngurusin ini kok enggak berubah-berubah ya atau kok ini stak ya gitu ya enggak apa-apa berhenti aja dulu istirahat gitu tapi dilihat lagi evaluasi Apa yang kurang apa yang harus diperbaiki Apa yang sebenarnya itu ada peluangnya kayak gitu jadi jangan eh jangan gampang menyerah dengan eh kondisi yang eh sulitlah seperti itu apalagi mungkin kalau teman-teman yang di Jawa Aduh saya mau bilang teman-teman yang di Jawa itu boleh dibilang pabriknya itu di sebelah rumah pabrik daur ulang itu cuman di Jawa Timur ada di Jakarta ada teman-teman masih di satu pulau kami dari Papua ngirimnya itu harus nunggu satu kontainer Full enggak bisa ngirim Misalnya ini ya kalau misalnya masih mulai yang kecil gitu mau ngirim pakai truk aja Ah gitu biar uangnya cepat balik gitu atau misalnya ee dengan ee apa volume yang lebih sedikit tapi lebih sering gitu ngirimnya teman-teman bisa bikin kalau berada di ee e apa namanya apalagi untuk teman-teman yang berada di Jawa ya sementara untuk kami yang berada di antahberantah ini gitu ya di cukup jauh dari pusat industri eh kami betul-betul harus sangat perhitungan satu kontainer pokoknya seminimalminimalnya 8 ton saya selalu bilang sama teman-teman di gudang aduh kalau misalnya sampai kurang dari 8 ton ya kita pasti rugi rugi digkos karena satu kontainer itu kitanya harus keluar sekitar r juta untuk Kir koner sementara harga sampah yang teman-teman terima di Jawa sama harga yang kami terima di Papua itu sama Jadi kalau misalnya Mbak ngirim satu kontainer 8 ton dapat R juta misalnya saya juga ngirim dapatnya r0 juta juga gitu cuman mungkin ba ngirim ke sana ongkosnya eh enggak nyampai eh enggak nyampai R juta Gitu sementara kami ngirim dari sana costnya harus at least R juta supaya satu kontainer itu Eh bisa bisa masuk ke Jawa dan kita bisa dapat ee revenue untuk diputar kembali ke masyarakat dan untuk biaya operasional kita nah eh untuk kegiatan lain eh pengembangan dari edukasi itu kami sadar bahwa ketika kami berada di posisi eh kami di sini di Papua Barat eh dengan eh apa namanya pengetahuan kolektif yang sudah kami punya teman-teman yang betul-betul sudah ahli di bidang pemilahan dan sudah ahli di bidang ee prosessing sampah untuk ee daur ulangnya gitu nah Kami yakin bahwa ee ilmu itu memang sudah seharusnya kita sebarkan di ee Papua Barat sehingga kabupaten-kabupaten lain ee atau mungkin ee kota-kota lain yang berada di Papua dan Papua Barat itu bisa punya ee ilmu yang sama sehingga kita bisa sama-sama nih menyelesaikan masalah ee persampahan yang ada di di daerah sebelah sini gitu karena enggak mungkin kalau misalnya ee Sorong sendiri nih misalnya Sorong sendiri disamperin sama Kabupaten tambrau gitu misalnya atau disamperin sama Kabupaten Bintuni gitu misalnya untuk bantuin dong untuk menyelesaikan masalah sampah di sana ya enggak bisa gitu karena costnya sendiri itu sudah Ee luar biasa gitu kita enggak bisa tempuh dengan jalur darat harus dengan jalur laut dan itu ee bukan bukan makan biaya yang sedikit tapi makan biaya yang cukup banyak Nah jadi akan lebih murah costnya Jika pemerintah dari setiap Kabupaten itu eh copy paste kita punya ilmu di daerah mereka masing-masing sehingga dari masing-masing daerah itu bisa ee mendirikan eh bank sampah masing-masing nah yang penting nanti kalau misalnya volumenya masih sedikit tadi eh apa namanya Mbak juga ee sampaikan juga bahwa kalau kita bicara sampah kita bicara kuantitas kalau volumenya sedikit ya kita mau ngelolanya juga ee posisi tawar kita juga susah gitu untuk masuk ke industri Nah kalau misalnya posisi kalau misalnya volumenya masih sedikit ya nanti dipull aja ke eh bank sampah Sorong Raya misalnya karena kami punya akses ke akses Pelabuhan kami ke Surabaya itu eh lebih frequent lebih sering dibanding dari kabupaten-kabupaten lain nah ee kalau tadi saya sudah S sampaikan bahwa satu kontainer itu kita butuh ee biaya ee biaya pengiriman sekitar r juta dari total penjualan materi ee material daur ulang itu hanya bisa mengcover sekitar 40 sampai 50% biaya operasional terus sisanya gimana mbakli dapat uang dari mana itu gitu kan Nah eh sisanya itu kami eh sebelum pandemi kami dapat eh kami banyak dapat dukungan dan donasi dari e sektor pariwisata nah eh kenapa dari sektor pariwisata di sini karena memang industri pariwisata di sini ee yang dijual kan ee alamnya ya gitu Kalau misalnya mereka ee menjual ee apa namanya keindahan alam yang ada di sini tetapi mereka tidak tidak bisa memastikan bahwa misalnya mereka mau balik 5 tahun lagi atau mereka mau balik 7 tahun ke depan gitu mereka tidak bisa memastikan bahwa area tersebut masih sama kondisinya dengan 7 tahun sebelumnya mereka datang dengan keindahan dan kebersihan yang EE cukup terjaga maka ee industri pariwisata pasti akan turun gitu industri pariwisata pasti akan jatuh Nah makanya ee mereka memberikan cukup banyak dukungan untuk ee bank sampah Sorong Raya sehingga kami bisa mengedukasi masyarakat-masyarakat khususnya yang berada di pesisir ya untuk bisa mengelola sampah mereka dengan baik dan jangan sampai ee terbuang ke laut seperti itu Nah jadi sebenarnya peluang-peluangnya ee banyak mungkin kalau misalnya kayak kami di bank sampah Sorong Raya mau mau menyasar ke industri-industri penghasil sampah yang EE yang yang yang besar gitu ya Eh big big corporate gitu eh agak sulit gitu untuk kami karena pertama volume kami masih lebih sedikit dibandingin tadi itu jumlah sampahnya mve apalagi jumlah sampahnya dari Bu wildlda pasti jumlahnya eh cukup cukup besar gitu untuk untuk memang memang masuk untuk skala industri Tetapi kalau untuk kami itu cukup kecil tetapi tetap kalau jumlah segitu misalnya kami kapasitas kami 200 ton plastik per tahun atau 400 ton ee total sampah daur ulang Kalau misalnya itu tidak terkelola dengan baik atau let's say 200 ton plastik itulah masuk ke laut gitu itu industri pariwisata udah pasti mati gitu siapa turis yang mau datang ke eh Raja at yang diagung-agungkan atau digaung-gaungkan sebagai eh surga bawah air eh terbaik gitu di Indonesia gitu ya Siapa yang mau datang gitu Kalau misalnya banyak sampahnya Nah jadi eh apa namanya itu juga yang menjadi eh salah satu eh alat komunikasi kami dengan eh rekan-rekan di sektor pariwisata dan juga pemerintah yang mendukung eh pengembangan pariwisata di daerah ini lalu kami juga punya jasa angkut ini untuk jasa angkut eh sampah organik harapannya ke depan e bank sampah Sorong Raya bisa seperti eh bank sampah eh di Bandung atau di Jakarta gitu ya memang betul-betul bisa ola sampah eh organiknya sampai bisa jadi pupuk terus habis itu bisa punya nilai jual gitu dan eh ya pasti semuanya kan ada first stepnya dan ya Kami yakin bahwa ke depannya kita bisa juga untuk bisa sampai di tahap ituah ini yang tadi sudah saya sempat saya ceritakan n Ini kebanyakan unit kami itu beradanya dia di eh daerah pesisir ya sebenarnya ini di bawah-bawah lagi di pulau-pulau ini banyak juga yang kita juga unit-unit di situ karena eh banyak juga dari nasabah-nasabah kami yang mereka itu nelayan lalu perubahan perilaku yang menurut saya sangat eh apa namanya menyentuh hati itu ketika ee nasabah-nasabah yang nelayan-nelayan ini ketika mereka eh melaut mereka cari ikan ketika mereka lihat sampah yang eh mengapung di laut mereka juga ambil gitu itu menurut saya sebagai kita enggak pernah sampaikan itu di sosialisasi ya e kita juga enggak pernah nyuruh atau atau meminta ee siapapun yang kami edukasi untuk menjadi kayak apa ya pemulung atau mungut-mungutin sampah gitu tidak tetapi mereka sadar bahwa Kalau makin banyak plastik di laut berarti akan ke depannya untuk mereka punya anak cucu akan lebih sedikit ikan di laut untuk anak cucu mereka di generasi berikutnya Makanya eh itu yang menjadi eh kunci sosialisasi kami juga atau kunci edukasi kami juga ketika kami turun ke masyarakat buat eh teman-teman yang hadir di webinar kali ini yang nanya gimana sih caranya untuk edukasi ke masyarakat sosialisasi gitu Kita bisa betul-betul mulai dari hal-hal yang sangat sederhana yang dekat sekali dengan kita gitu engakgak eh mungkin materi sosialisasi kami atau materi edukasi kami saya M dengan ibu Wilda pasti bisa jadi berbeda-beda gitu karena memang kami menyesuaikan dengan konteks di mana masyarakat itu tinggal ketika saya melakukan sosialisasi dengan masyarakat yang berada di pesisir otomatis materinya berbeda dengan ketika kita an sosialisasi dengan masyarakat yang hidupnya di perkotaan e kemudian Eh nah dalam eh skala rumah tangga eh untuk nasabah-nasabah kami atau siapapun yang sudah mendapatkan edukasi dari kami mereka sudah mulai melakukan proses pemilahan sampah terus habis itu yang yang senang juga nih anak-anak ikut berperan aktif juga dalam pemilaan sampah di rumah karena beberapa unit-unit kami juga ada yang Eh base-nya itu di sekolah jadi sekolah-sekolah yang punya unit bank sampah itu di sini juga banyak jadi guru-gurunya ee mendorong anak-anak untuk ee bisa melakukan pemilahan sampah dan mengurangi ee penggunaan Pasik sekali pakai di sekolah-sekolah yang memang sudah eh mendapatkan materi sosialisasi atau edukasi dari kami kemudian eh berikutnya lagi kita juga Ketika memberikan sosialisasi kan kadang-kadang kan ee ee apa namanya kita juga selalu menyampaikan bahwa sebenarnya recycling itu adalah pilihan terakhir loh pilihan pilihan pertamanya adalah mengurangi kalau memang bisa dikurangi dan bisa dihindari penggunaan plingnya Lalu gimana kalau misalnya enggak bisa dikurangin atau enggak bisa eh diganti nih gitu eh ya di di market itu kan tersedia beberapa jenis varian produk yang kemasannya berbeda-beda gitu Jadi kita berusaha juga untuk memberiahu bahwa kalau kemasan seperti ini Iya bisa didaur ulang tetapi nilai daur ulangnya sekian itu sulit untuk didur ulang atau kita sampaikan juga kadang-kadang dulu kami juga ambil multilayer sekarang kami eh sementara stop untuk ambil multilayer karena kami juga mau memberikan edukasi ke masyarakat bahwa Eh kalau multilayer itu bisa dihindari penggunaannya Kenapa tidak gitu Kenapa memilih membeli multilayer eh dibanding membeli yang kemasannya Memang mereka sudah tahu bisa didur ulang itu juga yang ee apa namanya berusaha kami sampaikan juga ke e masyarakat di sini karena lagi-lagi ya tantangannya berbeda kami ee cukup jauh ya di sini sekitar ee 3.000 mil jauhnya dari ee apa namanya dari ee pusat industri sehingga kami sangat ee hati-hati sekali gitu untuk menyampaikan Apakah ini bisa didaur ulang atau ini tidak bisa didaur ulang karena ee kami juga tidak mau menyampaikan bahwa ee eh karena hanya karena ini bisa didaur ulang lalu kita bisa seenak-enaknya ee mengkonsumsi tapi kalau misalnya memang itu masih bisa dikurangi akan akan jauh lebih baik kalau memang itu bisa dikurangi Nah dari total omset eh bank sampah sepertiganya itu kembali lagi ke masyarakat dan EE kami di sini juga bekerja sama dengan ee pemulungpememulung pengepul ee apa namanya baik mungkin dari pengepul yang ngasih ke kita atau dari kita yang ngasih ke pengepul itu ee apa namanya Ee Kita berpartner lah di sini gitu karena eh Kita juga harus yakin bahwa eh kita enggak bisa gitu sendirian kita memang harus berkolaborasi dengan siapapun itu karena selama kita masih manusia kita masih menghasilkan sampah selama kita masih menghasilkan sampah Ya kita harus bekerja sama dengan eh berbagai macam pihak gitu untuk bisa menyelesaikan masalah persampahan yang ada di daerah kita masing-masing nah untuk ee perubahan perilaku di sini kami menyasarnya sebenarnya enggak hanya untuk perubahan perilaku masyarakat saja tetapi juga Ee Kita juga mau mulai nih untuk eh mendorong perubahan perubahan perilaku di para pelaku usaha nah di Sorong ini Eh sekarang lagi banyak banget lagi fenomena yang eh sedang terjadi tuh lagi banyak banget eh orang-orang bikin usaha kedai-kedai kopi yang pakai ee apa namanya plastik-plastik gelas-gelas plastik yang satu kali pakai itu nah itu juga kami ee mau mendorong juga para pengusaha-pengusaha untuk paling tidak meningkatkan eh apa namanya kesadaran para konsumen ini juga bahwa bisa l bisa loh e ada ada loh pilihan untuk ngopi atau nongkrong-nongkrong cantik ya dengan bawa tumbler sendiri kayak gitu Jadi itu juga yang mau eh harapannya ke depan bisa kita dorong lebih eh eh lebih gencar lagi ke teman-teman pelaku usaha yang ada di sini nah eh ini tantangan ini tantangan yang dihadapi oleh EE bank sampah Sorong Raya memang akses pelayanan ee persampahan di Kepulauan itu eh Memang ee apa ya sangat tricky gitu Jadi kalau ee kami di sini dari 118 itu kami punya sekitar eh 20 sampai 25 unit ee kepulauan Kalau saya tidak salah dan itu kami ee berusaha untuk eh tetap eh engage gitu sama teman-teman Bang sampah unit yang ada di Kepulauan karena mereka yang eh apa ya Garda terakhir gitu kalau dari daratan utama masih ada sampah yang le ke laut masih ada sampah yang lolos ke laut mereka adalah orang-orang terakhir yang bisa kita harapkan untuk ee e membantu kita ngambil sampah atau menyelamatkan sampah terutama sampah plastik ya yang tidak tenggelam G yang kelihatan eh sehingga tidak mencemari laut itu jadi eh apa namanya cost tetapi cost untuk pelayanan eh di Kepulauan ini memang sangat tinggi nah tapi ini juga kami eh berusaha untuk e bekerja sama juga Kami sempat bekerja sama juga dengan eh dinas lingkungan hidup Raja untuk eh bagaimana ke depannya kita secara strategis ee dan berkelanjutan tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk ee masyarakat yang ada di desa-desa yang ada di ee kepulauan gitu yang di pulau-pulau kecil gitu jadi ee apalagi kalau misalnya kita mau bilang ke mereka untuk jangan dibakar ya sampahnya gitu atau jangan dibuang ke laut ya sampahnya gitu meskipun pasti ujung-ujungnya ada aja pasti sampah yang EE dibakar gitu sama ee masyarakat tetapi kami berusaha untuk meminimalisir itu dengan memberikan ee pelayanan yang terbaik juga untuk masyarakat yang berada di Kepulauan Nah untuk untuk keberlanjutan finansial eh karena kami setengah dari operasional kami itu mengandalkan donasi pariwisata dan donor eksternal Eh itu yang menjadi tantangan kami juga nih ketika pandemi ini gitu kan dari 2020 Maret 2020 itu kan tidak ada ee aktivitas eh pariwisata ya apa namanya gerbang pariwisata masih tertutup dan diprediksi ee diprediksi ee jumlah turis ee itu baru akan kembali lagi mungkin seperti dulu sebelum pandemi itu mungkin nanti di tahun 2024 atau 2025 gitu nah ini yang menjadi tantangan buat kami juga nih untuk Bagaimana ke depannya kita ee harus putar otak lagi supaya secara finansial kita tetap bisa ee mendanai operasional kita sehingga proses edukasi yang kita lakukan ke masyarakat itu tidak terhenti ee kemudian ee berkaitan juga dengan itu karena harga plastik itu cukup fluktuatif mungkin kalau misalnya kayak eh eh Mbak Fe atau Bu Wilda bisa kelola langsung di situ ya tetapi Kalau kami karena volume kami juga masih sedikit kami juga masih belum bisa punya ee apa namanya mesin yang langsung ee ngolah bisa jadi langsung biji plasik atau langsung olah lagi jadi produk pilihan Kami sekarang itu masih mengirimkan ke pabrik tantangan nya nih misalnya kayak gini misalnya hari ini saya dapat harga sekian gitu dari pabrik a terus habis itu kan kami kirim kontainer itu satu kali Kirim kontainer itu eh du sampai 3 minggu ya kontainernya baru sampai di eh pabrik Nah dari eh dari sepanjang waktu perjalanan kontainer itu Harga itu bisa berubah berapa kali gitu nah bisa jadi juga ketika kami kirim hari ini harga sekian gitu terus nanti ketika barang sampai di sana harganya turun Nah itu kita udah enggak bisa berkutik tuh maksudnya tantangan kami itu juga kita juga engak bisa eh apa namanya eh kalau mengalihkan mungkin masih masih mungkin ya tetapi ketika satu pabrik harganya turun pasti notabnya harga pabrik-pabrik yang lain juga turun kayak gitu nah jadi itu yang menjadi salah satu tantangan kita juga gitu dan kita tidak eh untuk saat ini kami masih belum punya pilihan lain harapannya nanti kalau misalnya teman-teman dari kabupat dan kabupaten lain di Papua Barat sudah punya bank sampah sendiri terus ee pengelolaan sampah daur ulangnya sudah lebih baik harapannya kita bisa punya ee apa namanya inovasi yang lebih Baiklah untuk mendekatkan proses gitu sehingga ee rantainya enggak harus sepanjang itu dan perjalanannya enggak harus sepanjang itu untuk plastiknya harus jalan-jalan dari itu plastik itu kasihan banget loh dia tuh sudahah jalan-jalan dari Jawa dikirim ke Papua dibalikin lagi ke Jawa gitu jadi ee apa apa namanya harapannya ke depan tidak harus seperti itu nah kemudian berikutnya di sini ee ee apa namanya kami juga ya mohon maaf waktunya 2 menit lagi ya Sip Oke makasih Eh di sini juga kami eh sedang eh gencar-gencaranorong mendorong peran aktif pemerintah untuk eh Ayo kita harus sama-sama gitu untuk nyelesaiin masalah persampahan ini Jadi jangan sampai jangan sampai kita nunggu dulu daerah kita sampai eh volume sampah yang masuk ke TPA itu banyak baru kita mau selesaiin atau banjir di mana-mana atau sampah bersyarakan di mana-mana baru kita selesaiin tetapi dari sebelum itu kita mari sama-sama bangun sistem eh supaya ee masyarakat sudah mulai memilah sampah dari rumah dan kita sudah bisa mengelola sampah-sampah yang sudah terpilah itu untuk eh mencapai target pengurangan sampah di tahun 2025 nah ini beberapa lembaga yang pernah bekerja sama dengan kami Misol itu eh adalah eh sister company dari Misel foundation itu adalah e sebuah Resort di ee raja selatan ee yang selama ini menjadi donator utama untuk ee kami bisa berjalan sebesar ini kami juga pernah mendapatkan eh apa namanya pendanaan dari beberapa ee pendanaan-pendanaan yang cukup besar dari luar untuk ee bisa sampai sampai hari ini kita bisa mengembangkan ee ee sistem edukasi dan pengelolaan sampah yang lebih baik di Kota Sorong em ya ini ee beberapa ini tadi saya sudah sempat ceritain di awal ee kolaborasi dengan pemerintah untuk Ee kita mulai gerakkan pila sampah dari rumah dan mengaktivasi kembali unit-unit bank sampah di daerah-daerah ee di ee Sorong maupun mungkin nanti ke depannya di Provinsi Papua Barat oke kurang lebih sebenarnya ee mungkin seperti itu ee kami di sini eh senang sekali ya bisa berbagi cerita dari Papua untuk e rekan-rekan sekalian mungkin dari seluruh Indonesia gitu untuk teman-teman yang belum bikin Bang sampah kalau mau mulai mulai aja dulu dari yang paling kecil enggak usah enggak usah langsung ee Wah itu besar banget ya harus bisa sampai jadi seperti itu pasti saya yakin dulu mbak dengan mbak Wilda juga Eh ibu Wilda juga pasti dulu pernah mengalami proses bangun ya seperti e kami kami sedang alami sekarang dan pasti juga dulu pasti pernah kecil ya engak mungkin datang-datang langsung gede gitu Jadi yang penting e tetap semangat teman-teman dan eh mari sama-sama kita menjaga lingkungan kita untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih Terima kasih Selamat siang Terima kasih Mbak atas materinya eh tentunya sangat menarik Bapak Ibu kita sudah disuguhkan ketiga pemateri dengan karakter yang ee berbeda-beda ya di materi yang terakhir ee Saya merasa saya di Sleman Jogja gitu ya Eh Rasanya harus lebih semangat nih ee dibandingkan dengan teman-teman Papua yang berbagai macam keterbatasan untuk pengangkutan ee sangat sulit untuk dikirim ke Jawa begitu ya Ee ini seperti tamparan keras bagi saya pribadi nih ya untuk seharusnya Sleman dan Yogyakarta harus bisa buat lebih bagus lagi karena lebih dekat dengan dengan berbagai macam akses yang ada di sana Oke Bapak Ibu eh Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada bu Wilda Mbak Febri kemudian mbakli atas materi yang sangat menginspirasi pada kesempatan pagi sampai siang hari ini kita bisa pantau tadi kita mulai 70 peserta saat ini sudah masih ada 130-an peserta yang bergabung dan di YouTube juga tidak kalah eh e juga tetap ada yang tahu begitu nah saat ini kita sudah sampai di ee sesi tanya jawab ya diskusi namun sebelumnya ee dari panitia menitipkan pesan agar Bapak Ibu bisa sebentar saja menyalakan kameranya kita akan dokumentasi kegiatan pada kesempatan hari ini Bersama pemateri-pemateri kita mudah-mudahan bisa menjadi kenang-kenangan yang nanti mungkin suatu saat gantian Bapak Ibu yang akan kita undang untuk bisa eh menginspirasi teman-teman yang lain seluruh Indonesia Baik terima kasih sekali ini sudah luar biasa cukup banyak yang mengaktifkan kamera eh saya serahkan ke teman-teman panitia untuk bisa mengambil gambar silakan baik Mohon maaf Bapak Ibu dipersilakan untuk dan saya akan mengambil gambar dalam hungan ketig Bapak Ibu dalam sesi 3 senyum bisa pakai 3R juga bapak ibu boleh sebentar oke 1 2 [Musik] untuk yang terakhir yang terakhir Bapak Ibu senyumnya makin lebarik Terima kasih baik terima kasih panitia Terima kasih Bapak Ibu yang sudah e meluangkan waktunya untuk menghidupkan Kama sebentar ya sebelum kita sesi tanya jawab Bapak Ibu kita agak agak sedikit molor waktunya Karena tadi sangat seru rasanya mendengarkan ketiga pemateri kita untuk menyampaikan dan waktu 20 menit rasanya memang kurang sekali ya dan EE Jangan khawatir kita masih punya ee lima lagi besok jadi Bapak Ibu harapannya tetap bisa bergabung ya di esok hari kita mulai di jam yang sama tapi jam 09.00 Ee Kita harap bisa tepat waktu untuk Kita bisa mulai pemateri-pemateri yang ada Oke Bapak Ibu teman-teman panitia sudah Ee merekap berbagai macam pertanyaan yang sudah bapak ibu sampaikan di kolom chat ya Ee saat ini kita coba melihat beberapa pertanyaan e yang sudah bergabung dan EE boleh di slide yang kedua teman-teman panitia Oke pertanyaan yang EE e pertama jadi kita coba kolaborasi bukan hanya yang pertama muncul tapi kita lihat yang EE supaya urut ya urut dari temanya begitu ya Yang pertama adalah dari Randi Ahmad Kurnia untuk mengoptimalkan fungsi bank sampah itu sendiri faktor apa saja nih yang harus diperhatikan gitu ya Ee rasanya agak agak sejalan nih dengan pertanyaan mungkin Bu Bintari ya Bagaimana menjaga e bank sampah itu tetap eksis ee sampai ke an Nah mungkin untuk pertanyaan Dua pertanyaan yang hampir-hampir mirip ee mungkin kami bisa dibantu oleh mbakb untuk bisa menjawab pertanyaan ini silakan Mak Ya baik eh terima kasih Pak Putra eh untuk optimali fungsi dari bank sampah Nah mungkin nanti ada pertanyaannya dulu bank sampah induk kah atau bank sampah unit sebenarnya kalau untuk bank sampah unit sebenarnya Bagaimana supaya bisa lebih optimal eh karena kalau fungsi bank sampah unit itu lebih ke menjaga supayaanya itu tetap istilahnya istikamah konsisten dalam ikut programnya jadi bank sampah unit tinggal membuat program-program di kelompoknya karena itu biasanya komunitas yang menarik yang tidak membosankan ee ee apa sih namanya Kayak misalnya ee programnya juga enggak boleh misalnya minggu ini ada minggu depan enggak ada bulan ini ada bulan depan enggak ada nah jadi memang pengurus bank sampa unit nih harus konsisten Nah kalau Bang sampah induk ee harus melakukan edukasi terus-menerus dan EE sekali lagi memang kuncinya konsistensi ya bagaimana Bang sampah induk ini eh secara konsisten mencari harga terbaik buat unit-unitnya memberikan pelayanan yang terbaik buat unit-unitnya menjamin penjemputan eh jangan sampai sudahah dijanjiin ternyata gagal gagal batal batal nah kasihan bank sampah unit apalagi yang tidak punya tempat misalnya hanya memanfaatkan teras rumah itu banyak sekali yang seperti itu Kan kasihan kalau sudah sudah janjikan Selasa ternyata mundur Rabu Kamis Jumat enggak dijemput-jemput rumah nanti jadi penuh sampah dia udah kecewa jadinya eh kapok deh untuk jadi ee Bang sampah unit nah eh kemudian buat program-program yang kreatif misalnya tadi ee dari nabung sampah bisa jadi emas atau program ee beli sembako bayar pakai sampah jadi nanti hasil tabungannya bisa di ee beli oleh anggota-anggotanya bayar pakai sampah dan banyak sekali sih yang bisa kita lakukan dan enggak semuanya harus pakai uang bisa aja misalnya ada yang bisa memasak ikut belajar kelas memasak bayar pakai sampah atau nih kayak kami nih hari Selasa nanti ada teman saya Saya pengin bantuank sampah kamu dong tapi saya enggak bisa ngapa-ngapain Oke kamu bisanya apa Saya seneng ngajarin orang-orang Skincare misalnya Ya udah kita buat kelas make up eh Skincare basic Skincare Bayarnya pakai sampah itu hal-hal unik seperti itu membuka sebenarnya peluang masyarakat untuk ee Awalnya mereka kan cuma mau ikut kelas makeup-nya tapi lama-lama dia ikut kelas dia ikut program bank sampahnya jadi kalau saya simpulkan yang pertama kita harus e komitmen eh bank sampah itu harus komitmen yang kedua harus konsisten kemudian inovatif jadi harus kreatif ya inovatif kreatif ee Saya yakin Sampai kapan karena ini pertanyaannya sampai kapanp ya karena ee ee dunia ini kan dinamis sekali jangankan bank sampah kalau kalau kayak di Bandung ini aja kafe kalau misalnya 6 bulan gitu gitu aja Itu indikasinya bakal tutup nih gitu ya apalagi bank sampah sesuatu yang mungkin ee butuh effort dari masyarakat jadi kita harus harus ikut juga dinamis kita kreatif juga lihat ada peluang apa di masyarakat dan salah satu yang enggak boleh kalah penting adalah memanfaatkan sosial media dari sosial media itu kita bisa tahu apa sih isu yang lagi ramai nih saat ini gitu dan kita bisa eh grab eh apa peluang di situ gitu eh saat ini Bang sampah bersinar kita punya followers 15.000 lebih gitu Dan itu enggak beli enggak beli followers enggak pakai Ads enggak beli Ads enggak pasang iklan Enggak Apa Enggak gimana kita mulai dari 2019 bisa dapat 15 followers eh dan hampir eh 50% ya itu connected banget gitu jadi engagementennya kuat banget karena kebanyakan dari mereka nasabah kita mereka kirim Sampah ke kita kita Lumayan loh bang sampah bisa dapat sampah gratis lewat sosial media mereka kirim sampahnya kita yang penting kita edukasi sama masyarakat jadi tadi komitmen konsisten inovatif dan kreatif gitu kalau tiga ini kita bisa pertahankan Insyaallah kita bisa eksis di eh masyarakat Makasih oke eh menarik sekali jawaban dari Mbak Ve ya Eh Bapak Ibu eh Bu Wilda eh mohon maaf karena ada kegiatan yang bersamaan di waktu ini Kebetulan beliau harus presentasi dan EE beliau sudah menjawab e pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan lewat chat ke saya saya mencoba untuk membacakan mudah-mudahan nanti bisa dilengkapi lagi kalau masih kurang nih sama mbak sama Mbak pertanyaan Bu Bintari juga dijawab oleh Bu Wild jawabannya adalah bank sampah untuk tetap eksis konsisten harus menjalankan EMP pilar sebenarnya agak mirip-mirip dengan Mak memang teman-teman bangamp punya kekompakan menjawab jangan-angan Ya yang pertama lakukan edukasi terus nerus ya yang kedua semangat kepedulian lingkungan harus terus dikembangkan yang ketiga jiwa sosial terus harus digali dan yang keempat jangan lupa bahwa bank sampah ini adalah gerakan sirkular ekonomi sehingga butuh manajemen yang baik terus perlu ditingkatkan dan terus kita perlu belajar Nah seperti peserta pada kesempatan hari ini tetap bisa bertahan walaupun sudah siang ini 120 peserta mungkin itu tambahan dari Bu Ya silakan teman-teman panitia untuk kita lanjutkan ke pertanyaan berikutnya ee pertanyaan ini dari Pak Imam Mulyono eh langkah apa saja yang harus disiapkan untuk membentuk Bank Sampah mungkin yang skalanya RT ya menurut pengalaman Mbak virli nih di daerahnya Bagaimana dan kemudian ada yang kedua hampir mirip juga ya sudah bergerak dalam waktu yang lumayanlah 2 tahun ya membuat ekoenzim ekobriak nah jika ingin meluaskan menjadi bank sampah apa nih yang harus dilakukan kayaknya hampir-hampir mirip untuk memulai bank sampah unit mungkin ya mungkin ee Mbak virli bisa membantu untuk menjawab Oke Baik terima kasih untuk pertanyaannya kalau misalnya untuk membentuk Bank Sampah wilayah RT eh yang pertama tetap edukasi ya Pak jadi eh apa namanya Biasanya sih Kalau kami ee kami ada dua macam nih biasanya tuh untuk untuk jenis sosialisasi tuh ada yang EE Pak rt-nya yang datang duluan ke kami ada yang kami yang duluan datang ke mereka Oh ada tiga Berarti ada satu lagi ada satu orang juga yang k ada orang-orang juga yang kadang mereka sudah dengar dari keluarganya kalau ada bank sampah di tempat lain lalu mereka mau instal bank sampah nih di rt-nya mereka Jadi mereka datang ke kami lalu minta difasilitasi untuk bicara dengan RT Jadi biasanya ya Eh harus permisi dulu tetap sama ee rt-nya dan minta dukungan bahwa mungkin kalau misalnya ada yang memang perlu di ee apa namanya difasilitasi gitu dari rt dari rt-nya bisa memfasilitasi dan kalau dari Kami biasanya itu yang penting masyarakatnya mau memilah itu aja masyarakatnya mau memilah terus habis itu kalau memang di tempatnya Pak Imam sudahudah ada ee ee bank sampah induknya nih lalu mau buat bank sampah unit di rt-nya Nah nanti dari bank sampah unit itu di disinkronin aja jadwalnya sama bank sampah ee induk yang di sana Nah kalau di tempat kami itu biasanya kami punya jadwal untuk setiap eh bank sampah unit jadi hari di mana Hari di mana Eh nasabah unit eh a gitu misalnya unit A itu dia mengumpulkan misalnya di setiap hari Senin jam 09.00 pagi nanti kita eh kira-kira tuh dari di hari senin setiap hari Senin jam 0.00 pagi itu ee mungkin mereka penimbangan sekitar 1 jam nanti jam 10 itu kami udah datang ke sana untuk angkut sampah yang sudah terpilah dan sudah tercatat jadi secara administrasi sudah beres secara teknis untuk e si sampahnya sudah dicek dan segala macam udah beres baru kita angkat gitu nah jadi kalau misalnya di e nah ini saya enggak tahu nih di bank sampah induk di sana sistemnya Seperti apa Tetapi kalau memang mau mulai bank sampah unit di sana alangkah lebih baiknya dikoneksikan dengan bank sampah eh sistem bank sampah induk yang ada di sana gitu jadi setelah edukasi masyarakatnya sudah oke Ini udah siap lalu udah ada kepengurusan eh pengurus untuk si eh bank sampa unitnya itu tinggal konsisten menjalaninya aja gitu Dan rt-nya juga mungkin harus siap untuk setiap eh 6 bulan sekaliah atau per 3 bulan sekaliah melakukan penyegaran untuk si eh bank sampah unit itu G nah terus untuk pertanyaan yang berikutnya ee jika mau meluaskan menjadi bank sampah Apa yang sebaiknya dilakukan nah ee itu lagi-lagi sebenarnya karena kuncinya karena wadahnya itu adalah karena Bang sampah sebenarnya adalah wadah untuk edukasi ya Eh kalau kalau menurut saya dan praktis yang sudah pernah kami lakukan di sini ya Ee tetap melakukan edukasi gitu Jadi tetap ee cari ee orang-orang di sekitar ajak edukasi pasti ada saja yang belum ee tahu untuk melakukan ee bikin ekoenzim atau bikin ekobreak gitu misalnya nah itu nanti tinggal dibagikan saja ilmunya Lalu nanti kalau memang dari di daerahnya Eh ini ibu atau bapak Okta sudah ada eh bsi-nya sudah ada bank sampa induknya bisa dikoneksikan dengan bank sampa induk sebaiknya seperti itu Oke Baik terima kasih sekali Mbak atas Jawabannya ya sangat menarik dan mudah-mudahan Pak Imam atau Bu Okta bisa lebih jelas eh saya jadi eh melihat Lagi chat Bu Wilda ternyata Bu Wilda juga sempat menjawab nih terkait dengan yang eh pertanyaan yang kedua dari Okta ya Bu Okta eh eh jawabannya adalah pertama tadi hampir mirip ya disampaikan oleh mbakli tadi Eh berkoordinasi ya dengan pihak-pihak terkait RT RW Desa Lurah kemudian membuat kelompok bank sampah bentuk struktur organisasi ya kemudian tentukan tempatnya ada di mana ya walaupun tadi lokasinya bisa di mana saja ya kalau belum ada tempat koordinasi dengan bank sampah induk atau lapak atau pengepul yang ada di wilayah ee tersebut gitu ya setelah itu baru edukasi dan sosialisasi ke masyarakat Saya rasa ee sejalan Ya semua jawaban yang diberikan kepada kita semuanya baik eh Bapak Ibu e jika nanti saya saya coba an satu penanya yang bisa menanya langsung ya silakan Res setelah pertanyaan yang ini silakan siap-siap Bapak Ibu ya Eh selanjutnya e teman-teman panitia Oh ya pertanyaan berikutnya ya Ee Jadi Bapak Ibu yang punya pertanyaan tadi belum sempat ngetik mau tanya langsung kepada pemateri silakan nanti saya akan pilih satu ya mudah-mudahan yang eh berikutnya adalah dari Bu is dan buh Eh ini agak mirip pertanyaannya kemudian gabung oleh panitia yang pertama adalah bagaimana cara membentuk Bank Sampah induk di berbagai macam level ya Apakah ditunjuk oleh pemerintah atau bagaimana ya Nah ini menurut pengalaman Mbak Febri nanti ya terus Kemudian yang kedua Eh bagaimana wilayah yang saat ini belum ada BSI ya Ee dengan segala pengaturan dan mengatasi masalah yang berhubungan dengan masalah sampah jadi gimana Nih kalau enggak Belum ada BSI gimana mungkin eh duaul dulu deh sebelum lupa Nanti pertanyaannya silakan Mbak baik ee kalau Bagaimana cara membentuk Bang sampa induk ya Kalau Bang sampa induk itu sebenarnya Eh ada permen lhk yang terbaru ya Eh tentang persyaratan Bang sampa induk Bang sampa induk itu memang harus ada eh badan hukumnya Kalau sekarang baik PT Yayasan eh bisa juga eh pokoknya ada badan hukumnya jadi karena kalau bank sampah induk itu nanti akan menaungi unit-unit kalau bank sampah induk ee Saya rasa kalau tingkat provinsi itu terlalu luas ya satu provinsi kan besar sekali jadi ee paling besar itu saya rasa tingkatnya kota atau Kabupaten jadi nanti bisa membawahi kecamatankecamatan Kelurahan ee atau ee Kelurahan Desa dan sebagainya atau minimal bisa juga tingkat kecamatan ee kalau kecamatannya cukup besar itu bisa membawahi ee kelurahan-kelurahan dan desa dan RT RW di bawahnya itu juga cukup besar tergantung dari eh luas tempat dari si bank sampah induk sendiri jadi kalau untuk bank sampah induk Sama aja seperti membuat satu perusahaan sih jadi mulai dari e kexnya capitalnya modalnya berapa kemudian nanti operasionalnya kira-kira berapa Eh sehingga memang beda dengan bank sampah unit treatmentnya kalau bank sampah unit e kita cukup edukasi ke masyarakat connected dengan lapak atau dengan pengepul atau dengan bank sampah induk yang sudah ada kita sudah bisa jalan tapi kalau untuk bikin bank sampah induk tentu harus ada badan hukum kemudian lebih baik lagi nanti bisa didukung dengan SK dari eh kota atau Kabupaten eh dan satu kota Kabupaten pun tidak dibatasi satu bank sampah induk sama aja kayak kita juga di bank ada bank BCA ada Mandiri ada BNI masyarakat bisa punya pilihan jadi semakin banyak bank sampah induk saya yakin itu memberikan manfaat semakin luas buat masyarakat jadi kalau mau bikin bank sampah induk itu eh Saran saya di tingkat kota Kabupaten atau minimal Kecamatan dipastikan juga mengenai tempat permodalan dan sebagainya karena itu berkaitan ya dengan dengan ee ini seperti manage satu satu bisnis gitu Kemudian yang kedua Bagaimana kalau misalnya eh sampai saat ini belum ada BSI belum ada BSI ee Jangan sampai karena belum ada BS BSI terus kita jadi enggak jalan cara termudah ya kita connect dengan lapak dan pengepul yang ada ee di mana ada niat pasti ada jalan nanti kita lihat pengepul atau pelapak mereka bisa terima apa saja sih gitu karena beberapa unit yang sebelumnya belum connect dengan kami tapi mereka sebenarnya sudah ada bank sampah mereka jual ke lapak mereka jual ke pengepul itu saya apresiasi sekali ya mereka ee eh mereka caranya mereka lihat lapak ini atau pengepul ini mereka terima apa saja Kemudian nanti mereka jual tapi memang effortnya jadi lebih besar dan eh si bank sampah unit ini perlu waktu perlu tenaga yang lebih besar dan di sini biasanya lapak pengepul eh sori di sini biasanya Bang saapa-bang saapa unit suka menyerah sehingga akhirnya mereka jadi berhenti Nah jadi yang EE saya saya bisa sarankan hubungkan dengan lapak pengepul yang bisa konsisten support ke kita tapi saya yakin kalau komitmen kalau konsisten dari pemerintah pun bisa support Eh tapi jangan belum jalan udah minta support duluan karena ada beberapa juga tempat yang saya tuh butuh dukungan mesin PR Oke butuh mesin PR nanti dikasih mesin PR sampahnya ada enggak gitu karena mesin pres itu supaya optimal dia harus kita punya barang misalnya 1 ton sehari ada enggak barangnya 1 ton sehari karena kalau barangnya enggak ada 1 ton sehari enggak akan nutup tuh operasionalnya gitu jadi memang harus ada perhitungan yang cermat seperti itu Pak Putra Semoga bisa menjawab Oke terima kasih sekali Mbak Fei ee menarik ya jangan sampai kita penginnya Wah saya belum ada ini nih butuh ini nih butuh ini semua butuh ternyata pas di e diakomodir semuanya enggak bisa jalan juga ya Nah ini PR kita bersama Bapak Ibu ee yang ketiga mungkin terakhir karena saya lihat yang keempat tadi sebenarnya sudah terjawab di pertanyaan sebelumnya ya yang ketiga mungkin pengalaman Eh mbak V atau mbak virl ya untuk kolaborasi dengan TPS 3R yang sudah ada sebenarnya kayaknya ini pertanyaan untuk Bu Wilda tadi agak agak disampaikan dalam materi ada TPS 3R gitu ya tapi ee menurut pengalaman kita kan di satu-satu tempat itu sudah ada TPS TPS 3R kemudian dibangun bank sampah supaya bisa Berjalan seiring bersama ini seperti apa ya menurut pengalaman Mbak V dan Mbak virli Ya silakan kalau virli eh enggak bisa jawab eh Mas Hijr karena di Sorong belum ada TPS 3R jadi belum relevan pertanyaannya kayaknya di kabupaten Bandung sudah ada Jadi enggak bisa ngelak silakan Pak i jadi kalau TPS 3R itu memang konsepnya berbeda Dar Bangs sampah TPS 3R itu ee melakukan layanan jemput sampah dari masyarakat Lalu nanti mereka pilah di TPS 3R ee memang TPS 3R sendiri Ini kan Eh tapi saya percaya ni sih berproses ya Banyak petugas-petugas sampah yang nganterin ke TPS 3R itu adalah sampah-sampah yang sudah tidak bernilainya giliran sampah yang bernilainya sama sama petugas jeput sampahnya dijual sendiri nih kelapak atau ke pengepul gitu karena memang belum terakomodir dengan bank sampah nah beda kalau Bu Wilda kan memang sudah punya TPS 3R sendiri ini untuk di kawasan eh kawasan yang dihandle oleh Bu Wilda Nah kalau pengalaman saya sendiri saya memang eh datangin UN TPS 3r-nya kemudian eh saya tanya mau enggak si jual sampah ke kita Lalu nanti tps3nya Bu kita juga enggak punya sampah nonorganik karena semuanya udah diambil tuh sama para petugas-petugas yang jemput sampah Nah baru tuh saya pengalaman saya tuh saya kumpulin para petugas jemput sampahnya saya tanya mereka beli berapa sampahnya kemudian yang tadi itu sebenarnya saya ingin melepaskan mereka dari jeratan utang-putang karena mereka tuh sama seperti pemulung itu oleh EE ada lapak-lapak yang EE kayak kasih pinjaman uang dulu nanti mereka Bayarnya pakai sampah setorannya tapi yang EE Saya sedihkan misalnya mereka pinjaman Uangnya Rp500.000 mereka dikenakan ee bunganya itu bisa 100 r200.000 sebulan jadi bunganya besar sekali gitu sehingga mereka tidak mendapatkan ee kehidupan yang layak Nah kita tawarkan Oke saya beli dengan harga yang sama dengan pengepul kita kita kita harganya Enggak bolehlah kita jangan sampai dia rugi juga Ee kita berikan sembako bahkan kita ada yang lebih tinggi juga Nah nanti mereka bisa connected sama kita kita kita kasih BPJS juga itu program kita sih sebenarnya bagaimana mereka si petugas sampah ini juga bisa dapatkan kehidupan yang lebih layak Jadi sebenarnya kalau bank sampah induknya ini bisa jalan selama quantiti kita semakin besar jadi kalau pengumpul-pengumpul sampah itu masuk ke bank sampah bank sampah quanya semakin besar maka bank sampahnya juga bisa semakin hidup pada prinsipnya komunikasi aja datang ke sana TPS 3rnya mereka bersedia Enggak Yang penting win-win karena pasti kan mereka juga enggak mau kalau mereka kerja sama dengan bank sampah terus malah jadi rugi kan jadi winwin apa yang bisa ditawarkan oleh bank sampah mereka dapat benefit apa dari bank sampah kita dapat benefit apa dari TPS 3R seperti itu semoga menjawab i terima kasih Mbak mudah-mudahan bisa menjawab Ya Bu buh Ya baik eh Sepertinya di di eh peserta belum ada nih yang eh mengajukan Rais hand ya berarti artinya eh sepertinya sangat menikmati untuk eh mendengarkan jawaban-jawaban ya E kita akan coba lihat e karena waktunya Kayaknya sudah lewat 15 menit tapi mungkin satu lagi deh pertanyaan eh panitia boleh ke slide nah ini pertanyaannya menarik nih dari pak agungwoko ya Eh sudah hadir Sejak pagi tadi untuk mbakli karena tadi Mbak virli menjelaskan ada transport ya Ee Apakah tidak bisa dikembangkan teknologi untuk mengolah gitu jadi sebagian besar diolah di Sorong atau Papua gitu ya Ee jadi enggak harus dikirim ke Jawa mungkin seperti itu pertanyaannya Nah mungkin Eh mbakli bisa sedikit menjelaskan untuk Pak Agung ini silakan Mbak Eh Baik terima kasih Pak Agung pertanyaannya menarik sekali jawabannya bisa tetapi untuk sementara ini kami harus memastikan bahwa volume sampahnya itu bisa sesuai dengan teknologi yang nantinya akan dipakai contohnya Misalnya ini kan kami juga lagi berusaha untuk kalau misalnya kita juga berpikir kan Ya kira-kira gimana kalau misalnya untuk yang di Kepulauan itu Kita pakai sistem pirolisis jadi misalnya sampahnya bisa jadi ee BBM gitu Karena kan di Pulau kan pasti juga butuh BBM dan BBM juga pasti di sana harganya lebih mahal tapi kalau misalnya mesin pirolisisnya itu ada di pulau ee itu dia Butuh berapa kilo plastik supaya bisa optimal gitu penggunaannya Nah itu juga yang harus di ee perhitungan dengan baik gitu nah jadi eh apa namanya kami juga sebenarnya terbuka juga untuk eh bisa mau lihat eh apa sih sebenarnya peluang-peluang eh inovasi dari teknologi untuk bisa menyelesaikan langsung di sini gitu tapi kembali lagi kami juga Eh ini masih masih Hangat sekali juga di kami juga sedang mendiskusikan kira-kira gimana kalau misalnya kita mulai mempertimbangkan untuk pakai sistem pirolisis di sini gitu sih Jadi kami sedang e memperhitungkan kira-kira kalau misalnya kita punya mesinnya Sat hari kapasitasnya berapa ton gitu cukup enggak kita sekian ton eh apa namanya volume volume sampah yang masuk sekian Ton itu bisa memenuhi itu enggak gitu untuk menutup biaya operasionalnya gitu misalnya dan kami juga mempertimbangkan Kak Kak misalnya emisi karbon yang dikeluarkan berapa gitu dengan menggunakan teknologi-teknologi itu jadi ee apa namanya eh harapannya ke depannya ketika kita sudah lebih banyak Eh masyarakat yang engage lagi volume sampahnya sudah lebih besar lagi kita bisa punya teknologi yang tepat guna yang bisa digunakan di sini sesuai dengan volume sampah yang sudah terkumpul seperti itu Oke terima kasih sekali Mbak jawabannya ee ee sangat menarik ya mudah-mudahan bisa terjawab ee untuk Pak Agung Purwoko ya Ee Bapak Ibu peserta webinar pada kesempatan pagi hingga siang hari ini kalau melihat daftar pertanyaan Sebenarnya masih sangat banyak ya Ee sepertinya ada 20an pertanyaan lagi yang belum terjawab Dan saat Ee kita tanya jawab ini ee pertanyaan Terus masuk gitu ya jadi sangat antusias peserta untuk bertanya dan mudah-mudahan Kar karena rasanya tidak bijak juga kalau kita teruskan melewati waktu yang sudah kita sepakati bersama dan mudah-mudahan pertanyaan-pertanyaan tersebut nanti kita akan coba rekap dan mungkin akan terjawab pada pertemuan esok hari ya Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Mbak Febri eh Bu Wilda kemudian Mbak virli atas pemaparannya yang sangat-sangat bermanfaat bagi kita semuanya dan tentunya bagi peserta semuanya mudah-mudahan materinya bisa menginspirasi berbagai macam kekurangan pasti kita punya tapi satu hal yang kita tidak boleh ee mengalah adalah dengan semangat intinya adalah semangat membangun pengolaan sampah yang lebih baik di Indonesia mungkin ini saja yang bisa saya sampaikan dalam sesi pertama di hari pertama ini mudah-mudahan kita diberikan kesehatan semangat sehingga kita bisa bertemu kembali pada esok hari di hari yang kedua masih di jam yang sama yaitu jam 900 Insyaallah sampai jam 11. 30 bersama Li pemateri lainnya yang mudah-mudahan cukup nih waktunya ya ini 3 hari ini sudah molor ya mudah-mudahan besok cukup ya Sekali lagi terima kasih Mbak Feb mbak Bu Wilda dan peserta semuanya yang telah hadir pada kesempatan hari ini dan sangat-sangat aktif sekali eh saya selaku moderator dan MC pada kesempatan hari ini eh saya sampaikan mohon maaf jika banyak kekurangan dalam memandu acara dan mudah-mudahan bisa berman manfat bagi kita semuanya kita akhiri ee wabillahi taufik wal hiidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang Bapak Ibu semuanya sampai berjumpa kembali esok hari Terima kasih siangak kasihi Terima kasih [Musik] semuanya ya mohon live ya mohon pamit terima kasih