Transcript
o-jVcr4ZonA • BELAJAR DARI BANK SAMPAH INDUK TERBAIK INDONESIA 2021
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/ProjectBIndonesia/.shards/text-0001.zst#text/0025_o-jVcr4ZonA.txt
Kind: captions
Language: id
dalam mengikuti kegiatan pada kesempatan
hari ini hari ini adalah hari Sabtu
tentunya ini menjadi kesempatan yang
sangat baik bagi kami semuanya untuk ee
bertegur sapa dengan Bapak Ibu dari
seluruh Indonesia yang saat ini kurang
lebih ada 70 yang sudah bergabung tapi
kami yakin Ee tidak lama lagi akan terus
bertambah karena hingga tadi malam
peserta yang sudah mendaftar dalam
kegiatan webinar pada kesempatan hari
ini yaitu webinar belajar dari bank
sampah Indu terbaik Indonesia tahun
2021 sudah terdata ada sekitar 500
pendaftar namun ee berbagai macam
tantangan mungkin yang dihadapi saat
pagi hari mungkin dalam kondisi ee
sangat hetik di rumahnya masing-masing
apalagi di hari libur kemudian juga
mungkin ada tantangan juga di sinyal
sehingga mungkin juga ada bapak ibu yang
sudah bergabung di siaran langsung live
YouTube yang kami ee selenggarakan juga
pada kesempatan pagi hari ini Baik bapak
ibu Ee tidak ada kata yang pantas
rasanya yang kita ucapkan pagi hari ini
ya Selain kata syukur ee atas berbagai
macam nikmat yang diberikan oleh yang
maha kuasa Tuhan
ee Maha Esa yang telah memberikan
kesempatan kepada kita berupa kesehatan
dan berbagai macam nikmat yang lain
sehingga kita bisa memanfaatkan waktu
untuk saling belajar bersama ya tentunya
pada kesempatan hari ini yang kami
hormati eh Bapak Ari sugasri SH eh
kepala subdit eh sampah spesifik dan
daur ulang Kementerian lingkungan hidup
Republik Indonesia Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik
Indonesia kemudian yang kami hormati
Bapak Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta atau yang mewakili dan yang
berikutnya yang kami hormati eh Bapak D
Anta selaku kepala Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Sleman
eh dan para pemateri yang telah hadir
pada kesempatan hari ini ada Bu
wildanti dari
eh BSI
eh dari BSI eh benteng kreasi kemudian
ada
Bu dan satu lagi ada ee yang sudah juga
hadir pada kesempatan pagi hari ini
Bapak Ibu yang saya hormati tentunya
kalau kita berbicara masalah sampah
menjadi masalah ee tantangan yang tidak
rasanya Sampai sekarang masih terus
perlu
digelorakan bersama diedukasi masyarakat
dan menjadi perjuangan kita bersama
mudah-mudahan dapat mewujudkan sistem
pengolaan sampah yang lebih baik
tentunya kami mengucapkan rasa Terima
kasih sekali ee kepada Bapak Ibu yang
sudah bergabung menyempatkan waktu untuk
kita duduk bersama untuk belajar bersama
mendengarkan pengalaman-pengalaman yang
telah dilakukan oleh EE teman-teman kita
para senior-senior kita Dan
mudah-mudahan ini menjadi e pelajaran
yang EE sangat-sangat baik terhadap kita
sehingga kita bisa membentuk suatu
sistem pengolaan sampah yang lebih baik
di wilayah kita masing-masing ya Bapak
Ibu eh kami sampaikan ee agar acara kita
bisa kondusif ee silakan bapak ibu saat
bergabung bisa langsung
ee menonaktifkan suaranya masing-masing
agar tidak mengganggu aktivitas yang ada
di E Zoom pada pagi hari ini acara hari
ini ee urutan acara pada kesempatan pagi
hari ini E saya akan Coba bacakan yang
pertama adalah pembukaan dan sambutan
jadi kita punya dua sambutan nanti
sekaligus pembukaan dan yang kedua kita
akan langsung langsung masuk ke materi
inti yang disampaikan oleh yang pertama
adalah dari bank sampah induk benteng
kreasi yang akan disampaikan oleh Bu
wiayanti dan materi yang kedua akan
disampaikan oleh Bu Febri dari Bang
sampak induk bersinar dan materi yang
terakhir pada kesempatan hari ini adalah
dari Mbak virli yaitu dari Bang sampah
induk Sorong Raya baru kemudian akan ada
sesi foto bersama kemudian ada tanya
jawab dan diskusi bagi Bapak Ibu yang
nanti akan ee ingin melakukan tanya
jawab akan saya jelaskan setelah kita
mengikuti kegiatan yang pertama yaitu
kegiatan pembukaan dan sambutan pada
kesempatan yang pertama kami persilakan
eh eh bapak kami yaitu Bapak Dwi Anta
sudibya MT selaku eh
ee pembimbing kami dari jejaring
pengolahan sampah Mandiri di Kabupaten
Sleman
ee waktu dan tempat kami persilakan
kepada Pak D silakan
Pak ng
ee Bapak Ibu yang kami hormati
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh
alhamdulillahiabbil alamin kita
dipenalkan dalam keadaan sehat yang kami
hormati Bapak dari Kementerian klhk yang
kami hormati Bapak dari ee
dlhk D Bapak Ibu narasumber Pak hijrah
dan kawan-kawan yang kami banggakan
Terima kasih sekali atas waktya dan
terima kasih sekali atas penyelenggaraan
ee webinar ini ee mudah-mudahan webinar
ini ee
bisaap ya menguraikan sedikit meng
menguraikan permasalahan sampah yang ada
di daerah-daerah Kami yakin semua daerah
tentu mempunyai masalah tentang sampah
ini pasti pasti mungkin kalau
daerah-daerah yang masih agak pedalaman
mungkin belum begitu masalah semakin
perkotaan Semakin menjadi masalah gu ya
Sehingga ee peran dari bank sampah ini
sangat besar dalam tata kelola ee
penanganan ee persampahan di di suatu
daerah sehingga
ee kami berharap juga ee Peran bank
sampah ini Baik atau bank sampah atau
bank sampah Induk Ini untuk bisa lebih
ditingkatkan dalam rangka ee apa tata
kelola pengelolaan sampah di suatu ee
daerah contoh di Sleman misalnya atau di
dij pada umumnya itu kondisi saat ini
sampah itu sudah suatu masalah yang
sangat-sangat krusial Git terutama untuk
di kabupaten di kartong Sleman Kota dan
Bantul dengan adanya posisi tpst atau
TPA piungan yang itu mungkin sudah
overload ya itu saat ini ini mungkin
informasi aja untuk bapak ibu semua
ee apa TPA piungan itu yang posisi saat
ini yang untuk ee penumpukan sampai saat
ini nanti akan ditutup kira-kira di
Tahun
2022 nahti 2022 awal itu akan disiapkan
tempat transit sementara atau pangan
sampah sementara sebelum kerja sama kpbu
ee di perkiraan di tahun 2000 ee 24
akhir atau 2025 awal Nah untuk mengarah
ke sana saat ini di a daerah tersebut
harus bisa menghitung
untuk pengurangan sampahnya agar bisa
mengurangi sampah yang keungan karena
memang posisinya sudah sangat Riskan
suatu daerah juga kalau mau mengadakan
TPA sendiri itu juga sudah sangat-sangat
sulit kok TPA tpst aja kadang-kadang
sulit TPA Nah untuk itulah e Peran bank
sampah ini yang sangat kami andalkan
dalam rangka untuk ee ya secara langsung
bank sampah mempunyai fungsi untuk
pengurangan sampah tetapi yang sangat
besar yang kami rasakan ee Peran
teman-teman bank sampah ini tidak
sekedar hanya mengurangi sampah tetapi
juga edukasi kepada masyarakat itulah
yang perannya sangat besar kam tidak
ikhlas setap berapa sih paling en gitu
kalau untuk mengedukasi di seman itu ada
300-an KK gitu ya 300an Rib KK gu
Bagaimana mau mengedukasi sehingga ini
Peran peran-peran bank sampah inilah
yang sangat kami handalkan dalam rangka
edukasi ke ee masyarakat gitu ya
Ee sehingga inilah yang kami dorong
dieman untuk ee per Bang sampah dalam r
mengedukasi dan mengedukasi ini kami
juga dorong untuk teman-tem sampah bisa
penanganan sampah secara tuntas gitu ya
Sehingga mana peran ee teman-teman bank
sampah ini bisa ikut menangani sampah
secara tuntas bukan berarti harus
terlibat langsung dalam penanganan
sampah secara tuntas tetapi membikin
sistem mengedukasi kepada suatu wilayah
untuk penanganan sampah secara tuntas
itu sudah sangat
bermanfaat banyak model bank sampah yang
kembang di di apa di wilayah gitu ya Eh
sehingga saya sangat berharap edukasi
dan per bank sampah dalam merangka
penanganan sampah secara tuntas tidak
hanya untuk mengurangi tetapi juga tata
kelola sampah yang lain misalnya kan ee
model pengelolaan bank sampah kan
macam-macam ada yang suatu wilayah itu
misalnya setiap 2 hari sekali atau 3
hari sekali membawa sampahnya yang bisa
dimanfaatkan ditimbun suatu tempat
kemudian yang tidak bisa dimanfaatkan
atau residunya ditempatkan di PPS
kemudian bank sampah itu bekerja sama
dengan ee dinas untuk bisa mengambil ee
residunya di
ee TPS gitu ya itu model-model tata kola
gitu ada yang masyarakat langsung ke
suatu tempat ada yang mungkin
ee di depan-depan rumahnya sudah
dipilahkan yang ada yang khusus ee
pengelola Bang sampah keliling ambil
yang bisa di manfaatkan kemudi ada kerja
sama dengan
banyak tapi Saya berharap model
pengolaan bank sampah itu tuntas tadi
tidak hanya mengumpulkan yang EE bisa
dimanfaatkan tapi termasuk residunya
bisa ditata kelola masuk dalam sistem
tata kelola di
ee suatu wilayah di suatu ee Kabupaten
dengan model seperti apa ya bisa
menyesuaikan dengan tata kelola di
ee lingkungan Kabupaten gitu ya Sehingga
ee selain tadi bisa mengurangi sampah
jugaemb Bu tentang tata kelola
ee Kabupaten tadi karena ee ya Mohon
maaf ini untuk diketahui saja saya ee di
dlh itu baru 3 tahun tapi permasalahan
utama di sampah itu sebetulnya ee ya
kalau yang bank sampah itu sudah
kesadaran masyarakat yang ikut bank
sampah kesadaran masyarakat sudah cukup
tinggi sudah tinggi karena beliau kan
bisa bisa ee apa memilah tapi yang
kesadarannya sebetulnya yang EE
menengah-menengah itu misal masalahnya
adalah kemampuan bayar
ee kemampuan bayar untuk dia mau
berlengganan Kalau orang itu mau
mengularkan uang
r30.000 25 sampai r.000 itu orang e gak
akan buang sampah sembareng bisa
berengan di mana saja banyak yang tetapi
ee orang masih ee belum mau seperti itu
lah sekarang dengan model P itu kan
seharusnya dengan dengan saya enggak
tahu saya belum pernah menghitung
ee masing-masing kk untuk lengganan bank
sampah itu bisa enggak mendapatkan hasil
r25.000 sampai 35 sehingga dia bisa
dengan tata kelola dengan tata kelola
itu kan dengan tata kelola sampah tadi
sehinggaor yang mengeluar B sampah itu
tidak akan mengeluarkan biaya untuk bisa
apa mengelola sampahnya malah mungkin
bisa dapat untung
kan mungkin itu mas hijrah sekali lagi
terima kasih dan
EE apa selamat berweminar
ee dalam rangka untuk meningkatkan tata
kelola persampahan di
Indonesia di provinsi ataupun di
kabupaten dan mungkin Tata kelolanya
hampir sama sehingga bagaimana
meningkatkan peran
ee bank sampah maupun bank sampah Indo
ini dalam tata kelola
ee persampahan Sekali lagi saya ucapkan
terima kasih dan matur nuwun ee mohon
maafting banyak kekurangan kami akhiri
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
Pak dibio atas sambutan yang diberikan
ee mudah-mudahan bisa menyemangati kita
bersama untuk melaksanakan webinar pada
kesempatan hari ini
eh selanjutnya adalah e sambutan dan
sekaligus e kami mohon berkenan ee dari
Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Republik Indonesia untuk
membuka kegiatan pada kesempatan
Pada kesempatan ini sambutan akan
diberikan oleh
Bapak selaku samp spesifik dan daur
ulang Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Republik Indonesia silakan
waktu dan tempat kami persilakan untuk
Pak Baik terima kasih selamat pagi
asalamualaikum warahmatullahi wabam
se hormati ee Kepala Dinas Lingkungan
Hidup dan Kehutanan Provinsi Daerah
Istimewa
Yogyakarta yang kami hormati Kepala
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman
Pak dibio eh terima kasih atas eh
bantuannya untuk eh berpartisipasi dalam
rangka bagaimana kita ke
depannya mengembangkan bank sampah bank
sampah ini dalam rangka menuju
pengurangan sampah yang 30% tahun
2025 yang terhormat ketua jejaring
pengolah sampah Mandiri Sehati Kabupaten
Sleman yang terhormat eh butik daur
ulang Project B Indonesia yang sudah
bekerja sama dengan teman-teman jejaring
poola sampah Mandiri yang terhormat eh
para direktur bank sampah indut terbaik
teman-teman saya ada ibu Wilda Pak Sawal
ada Bu Ada Bu ada Bu Arma luar
biasa dan terutama Terima kasih juga
untuk Pak Bambang
suwerda sebagai bapaknya Bang sampah
Indonesia ya kita tahu semua beliau
penggagas penggiatnya luar biasa dari
teman-teman Jogja ini dalam rangka
membantu pemerintah dalam rangka
mengejar target pengurangan dan
penanganan sampah yang ada di
masing-masing kota dan kabupaten
kemudian yang kami hormati juga para
peserta webinar ee
belajar dari bank sampah induk terbaik
Indonesia
2021 pertama-tama mari kita panjatkan
puji dan syukur k hadirat Allah
subhanahu wa taala Tuhan Yang Maha Esa
karena atas berkah rahmatnya kita dapat
berkumpul pada hari ini untuk
melaksanakan kegiatan webinar belajar
dari bangsampak induk terbaik Indonesia
2021 yang dilakukan secara virtual Bapak
dan Ibu yang kami hormati kita menyadari
bahwa persoalan sampah di Indonesia
belum selesai bahkan semakin kompleks
dengan magnitud yang semakin besar
pekerjaan rumah kita untuk membangun
pengol sampah yang lebih baik dan
berpelanjutan masih cukup banyak jumlah
timbulan sampah yang sangat besar ada
67,8 juta ton pada tahun 2020 akan terus
bertambah seiring dengan pertumbuhan
jumlah penduduk dan rendahnya tingkat
kepedulian masyarakat Indonesia terhadap
sampah berdasarkan hasil laporan indeks
perilaku ketidakpedulian lingkungan
hidup tahun 2018 yang diterbitkan oleh
Badan Pusat
Statistik bahwa 72% masyarakat kita
enggak peduli kemarin Bu Wilda sampaikan
juga
bahwa tugas kita semua yang memberikan
penyadarahuan kepada masyarakat ini
terkait bagaimana mengelola sampah yang
baik kemudian kondisi ini menjadi
perhatian bagi kita semua sehingga
revolusi mental perubahan perilaku
bangsa Indonesia agar lebih peduli
terhadap sampah wajib menjadi agenda
prioritas kita bersama saat ini banyak
gerakan-gerakan yang dilakukan oleh
pemerintah Pemerintah Daerah komunitas
masyarakat dan duniasaha dalam mendukung
upaya pengelolaan sampah yang lebih baik
pemerintah terus melakukan upaya
pengelolaan sampah melalui berbagai
kebijakan yaitu dengan terbitnya
undang-undang Nomor 18 tahun 2008
tentang pengelolaan sampah Peraturan
Pemerintah Nomor 81 tahun 2012 tentang
pengol sampah rumah tangga dan Sampah
Jenis sampah rumah tangga Peraturan
Pemerintah Nomor 27 tahun 2020 tentang
pengulasan pas spesifik Peraturan
Presiden nomor 97 tahun 2017 tentang
jastranas dan Permen lhk
7529 tentang pet Jalan pengurang sampah
oleh produsen
pada tahun 2020 pemerintah juga telah
mengeluarkan surat keputusan bersama
tiga menteri dan Kepolisian RI terkait
dengan limbah non B3 sebagai ban baku
industri yang ditandatangani oleh
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
menteri perindustrian menteri
perdagangan dan Kepala Kepolisian RI
Diharapkan dengan terbitnya SKB ini
dapat menyediakan bahan baku industri da
ulang dan sirkul ekonomi dengan
memanfaatkan sampah dalam negeri
Salah satu program kebijakan pengas
sampah dulu yang dilakukan secara
sistematis dan terintegrasi dari seluruh
stekholder mulai dari masyarakat swasta
maupun pemerintah daerah adalah bank
sampah bank sampah merupakan wadah atau
tempat untuk mengol sampah dengan
prinsip 3R yang dikelola oleh masyarakat
pemerintah daerah dan dunia usaha yang
memiliki sarana dan prasarana paling
sedikit berupa sistem administrasi dan
sarana pemilihan sampah yang berfungsi
sebagai sarana edukasi pengelolah sampah
perubahan perilaku masyarakat dalam
memilah sampah dan pelaksanaan sirkuler
ekonomi sampah melalui bank sampah
pembenahan untuk mendukung pemberdayaan
bank sampah terus-menerus dilakukan oleh
pemerintah pada bulan Juni 2021 Bapak
Ibu perlu kami sampaikan bahwa
Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan telah menerbitkan peraturan
menteri lhk nomor 14 tahun 2021 tentang
pengelolaan sampah pada Bang sampah yang
merupakan revisi dari Peraturan Menteri
LH nomor 13 tahun 2012 tentang pedoman
pelaksanaan 3R melalui bank sampah
berdasarkan data Simba did Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan sampai
dengan bulan September 2021 tercatat
11.560 bank sampah yang terdapat di
368 kabupaten dan kota dengan jumlah
nasabah sebanyak 400
6.000 orang dengan omset lebih kurang 2
miliar sampai dengan bulan September
2021 Bapak dan Ibu yang saya hormati
Indonesia tidak hanya mempraktikkan
penerapan 3R namun juga mempromosikan
dan mengimplementasikan sirkul ekonomi
sebagai langkah nyata dalam pengelolaan
sampah berdasarkan kajian dilakukan oleh
KLK dan Solid Indonesia diketahui bahwa
sampah plastik yang mampu didaur ulang
baru mencapai
45,9% sisanya belum dimanfaatkan laju da
ulang plastik pasca konsumsi saat ini
baru mencapai 7% sedangkan bahan baku da
ulang plastik sebesar 15% masih berasal
dari impor scrap plastik sektor informal
memberikan kontribusi penyiapan bahan
baku plastik sebesar
84,3% bank sampah baru di angka
2,7% dan meskipun baru memberikan
kontribusi di
2,7% namun bank sampah diakui dapat
memberikan kualitas plastik pasca
konsumsi yang jauh lebih baik dari
sektor informal laju daun ulang sampah
kertas sebesar
13,5% sedangkan bahan baku daur
ulang bahan baku ulang sampah kertas
sebesar
13,5% sedangkan baku daur ulang kertas
sebagai sebesar 50% berasal dari impor
skrab kertas Bapak Ibu tahu
2019 pemerintah dihadapi dengan hampir
196 kontainer yang masuk dari beberapa
negara di
Eropa dari hal tersebut
2020 pemerintah melakukan reekspor
terkait dengan sampah-sampah impor atau
limbah non B3 yang dijadikan sebagai
bahan baku ke negara pengekspornya atau
negara pengirimnya sehingga
Alhamdulillah kita berharap Nanti ke
depannya kita bisa memanfaatkan
sampah-sampah yang berasal dari dalam
negeri sebagai bahan baku daun ulang
sehingga gerakan pilah sampah ini
menjadi salah satu hal yang harus
betul-betul kita lakukan ke depannya
untuk memenuhi bahan baku industri dalam
negeri Bapak dan Ibu yang kami hormati
Pada kesempatan ini juga saya ingin
menyampaikan permohon Maaf dari bapak
direktur yang sedianya beliau akan
menghadiri acara ini Namun karena beliau
ada pertemuan dengan ibu pagi ini
sehingga beliau memerintahkan kami dan
beliau menyampaikan tetap semangat tetap
sehat dan tetap kita menjaga Bagaimana
bumi kita ini Tetap Menjadi bersih dan
Sekali lagi kami juga mengucapkan terima
kasih kepada dan memberikan penghargaan
yang
setinggi-tingginya kepada jejaring
pengola sampah Mandiri se hati Kabupaten
slemantik daur ulang proek B
Indonesia para narasumber teman-teman
saya yang telah mendapatkan penghargaan
dari ibu menteri lhk sebagai bank sampah
terbaik
2021 pada bulan Agustus
2021 yang lalu dan kami pun berharap
pada pertemuan hari ini sampai dengan
besok para peserta webinar dapat
memanfaatkan momen ini untuk menambah
ilmu pengetahuan dan informasi tentang
mekanisme pengelolaan sampah di bank
sampah sehingga kita dapat bersama-sama
melangkah maju dalam mewujudkan
Indonesia bersih 2
demikian yang dapat e kami sampaikan dan
Dengan mengucapkan
Bismillahirrahmanirrahim saya buka acara
webinar belajar dari Bang sampah induk
terbaik Indonesia
2021 terima kasih wabillahi Taufik
walhidayah
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah
wabarakuh Terima kasih kami ucapkan
kepada Pak at sekaligus pembukaan
kegiatan pada kesempatan pagi hari ini
Eh Pak Ari dan Pak Dio ee kami sangat
berharap bapak berdua bisa mengikuti
sampai acara ini berakhir Namun kami
sangat sadar bahwa aktivitas Bapak
berdua sangatlah padat jika ada kegiatan
yang lain kami juga mempersilakan
tentunya ini menjadi sebuah kesempatan
yang baik bagi kami karena Bapak berdua
sudah berkenan untuk hadir dan
memberikan penyemangat bagi kami
semuanya baik Bapak Ibu
ee hadirin yang telah ee bergabung pada
kesempatan Zoom pada kesempatan hari ini
sambil kita bersantai di tempat kita
masing-masing jangan lupa untuk sarapan
menyiapkan teh atau kopi sambil
mendengarkan pemateri-pemateri kita yang
akan menyampaikan berbagai macam
pengalaman terkait dengan pengolaan
sampah induknya masing-masing ee Bapak
Ibu ee kami perhatikan Di chat tadi
sudah lumayan banyak
pertanyaan-pertanyaan Materi belum
disampaikan ternyata bapak ibu sudah
sangat bersemangat untuk bertanya
artinya mungkin masalahnya sudah
template Ya sudah ada beberapa masalah
yang sudah dirasakan bersama kami
sampaikan juga untuk format pertanyaan
silakan Bapak Ibu menghentikan nama
bapak ee Bapak Ibu semuanya terus
kemudian Asal dari mana kemudian
pertanyaan tersebut ditujukan ke siapa
pemateri pada kesempatan hari ini kita
punya tiga ada bu wildayanti bu Febri
dan e
ibuliuriken silakan nanti mudah-mudahan
kita bisa rekap jadi disampaikan melalui
chat kemudian akan dirkap oleh panitia
dan kami akan sampaikan pada saat
kesempatan diskusi tanya jawab di akhir
acara Nanti mudah-mudahan banyak peserta
yang kami bisa akomodir untuk terjawab
pertanyaannya jangan lupa bapak ibu ibu
dengan pertanyaan yang paling menarik
panitia sudah menyiapkan door price yang
menarik yang siap dikirimkan ke alamat
Bapak Ibu semuanya jadi tidak perlu
harus diambil di Jogja tapi bisa
dikirimkan ke alamat Bapak Ibu semuanya
dan jangan khawatir buat para milenial
agar bank sampah kita bisa
tersosialisasikan ke para
milenialmenial yang lain silakan yang
memiliki Instagram bisa eh mengupdate
storynya terkait kegiatan pada
kesempatan hari ini juga disediakan
doorpres yang menarik yang siap untuk
dikirimkan ke tempat Bapak Ibu semuanya
ya Bapak Ibu tidak berlama-lama ee lagi
ee kita akan segera mulai untuk
mendengarkan pemaparan materi-materi
dari pemateri-pemateri kita yang EE
sangat-sangat luar biasa namun rasanya
eh Tak Kenal Maka Tak Sayang saya dari
tadi memulai acara tapi saya belum
memperkenalkan diri Bapak Ibu Nama saya
hij urnama putra Bapak Ibu boleh panggil
saya hijrah saat ini saya dipercaya
untuk mengkomandoi jejaring pengolah
sampah Mandiri yang ada di Kabupaten
Sleman Kabupaten paling utara di
provinsi ee ee Daerah Istimewa
Yogyakarta
ee provinsi asal mula dari bank sampah
slogannya Pak Bambang suerda adalah 1 RT
menjadi 1 RI dan kami sebagai pemegang
tongkat estafet Selanjutnya kami ingin
juga berkontribusi tidak hanya untuk
sleleman saja tidak hanya untuk DIY saja
tapi pada kesempatan hari ini dengan
berkah pandemi kita bisa bertemu dengan
Bapak Ibu hampir di seluruh wilayah
Indonesia dengan berbagai macam latar ee
pekerjaan latar pendidikan tapi
mudah-mudahan kita bisa berdiskusi
bersama Baik bapak ibu saya tidak akan
berlama-lama lagi karena Bapak Ibu
pastinya sudah sangat tidak sabar untuk
mendengarkan ee materi pada kesempatan
pagi hari ini giliran yang pertama ee
saya coba untuk share ee terlebih dahulu
ee
sebentar Sepertinya saya mengalami
masalah sedikit
Oke Bapak Ibu pada kesempatan pertama
ini
ee
yang akan menyampaikan materi adalah Eh
ibu wildayanti beliau adalah CEO dari PT
zaviera Sinergi sekaligus menjadi
direktur bank sampah benteng kreasi dan
ternyata juga eh menjadi beberapa
direktur dan founder di beberapa
kegiatan yang lain ada direktur bank
sampah Taman Ismail Marzuki kemudian ada
founder rumah cinta bumi dan founder
Indonesia Wilda center dan Kami yakin
Bapak Ibu semuanya sudah sangat tidak
asing lagi dengan pemateri kita pada
kesempatan hari ini ya eh Bu Wilda kita
cek
dulu oke oke selamat pagi bu Wilda
asamualaikum Waalaikumsalam
Mas Oke bu Wilda Bapak Ibu peserta pada
kesempatan hari ini sudah sangat tidak
sabar lagi mendengarkan pemaparan dari i
Wilda kami persilakan kira-kira waktunya
nya ee 20 menit kemudian nanti kita akan
lanjutkan pemateri yang kedua dan yang
ketiga dan sesi tanya jawab kita akan
tempatkan di akhir waktu dan tempat kami
persilakan kepada bu
Wilda Terima kasih e Mas Hijra luar
biasa Mas hijrah Masih muda udah Doktor
aktif di lingkungan keren eh appreate
buat eh Mas dengantik daur ulang eh saya
izinare materi adi terkait dengan
silakan Bu
Oke tanpa membuu
waktu saya kesempatan kepada bapak
saudara kita
dariia kakari gimana
kak halo halo suaranya aman Kak aman
aman Oke siap Oke terima kasih
ehak eh hari ini saya ee dapat tugas
negara
dari Sehati e untuk berbagi dengan
temaneman semua tapi lebih pada
bercerita mungkin ya e tidak menggurui
tidak
e lebih pada Bagaimana berbagi terhadap
ee apa yang sudah dilakukan e e untuk
dalam pengembangan di benteng kreasi eh
eh saya mengembangkan pola kewirausahaan
sosial ee sebelumnya asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh ee Selamat
pagi ee salam sejahtera namo Buda salam
kebaikan eh Om Swastiastu eh semoga pagi
ini kita semua masih semangat eh masih
e ada motivasi untuk bergerak bagi
lingkungan kita lebih
[Musik]
baik eh tadi sudah disampaikan Mas hij
bagaimana ee gerakan yang saya lakukan
dari bank sampah teras rumah ee kemudian
ee menjadi bank sampah pertama di
Indonesia berkembang dengan kelembagaan
PT eh dan kemudian berkembang e dengan
terintegrasi menjadi TPS 3R pusat daur
ulang eh dan Alhamdulillah eh tahun ini
saya dapat
kepercayaan dari teman-teman semua di
bank sampah untuk menjadi ee ketua
Asosiasi bank sampah
yang teman-em liat itu ada di eh dari
pergerakan di lingkungan ee juga ee
perjuangan-perjuangan ee cukup mungkin
sama seperti teman-teman semua
Ee tidak mulus tidak seperti yang
dilihat sekarang tapi ee dari
gerakan-gerakan yang dulu memulai dari
diri sendiri dari rumah kemudian dari
gerakan-gerakan yang dilakukan di
masyarakat
dari gerakan-gerakan yang dilakukan di
masyarakat eh kemudian karena
keprihatinan sebenarnya Jadi kenapa sih
akhirnya ngurus
sampah karena ada keprihatinan terhadap
permasalahan sampah bayangkan dulu
Kenapa saya harus turun ke pengelolahan
sampah karena setiap hari saya mendengar
ibu-ibu caci maki tukang sampah kebayang
enggak kalau kita eh melihat anak-anak
kita ke depan mau jadi apa kalau setiap
hari Ibu orang tuanya mencaci maki
tukang sampah nah itu yang menjadi
keprihatinan saya
ee bagian dari keprihatinan terhadap
permasalahan di lingkungan Nah dari
gerakan-gerakan itu Alhamdulillah banyak
apresiasi yang menjadi bonus dari
gerakan kita mulai dari K Generation
wanita wirausaha Femina entrepreneur
Winning woman and yang kemudian
eh apresiasi dari berbagai wilayah di
Indonesia kemudian
entrepreneur of the year tahun 2018 dan
terakhir tahun ini menjadi bank sampah
terbaik
e dari tu bank sampah terbaik di
Indonesia terus kalau ditanya dari bank
sampah bisa berkembang jadi apa sampai
hari ini kita sudah mengembangkan e Jaa
pelatihan sosialisasi pelatihan dari
yang gratis sampai berbayar itu bisa
dilakukan dari gerakan bank sampah yang
kita
kembangkanemud sampanya udah di mana aja
jadi mulai dari skala berbasis
masyarakat sampai ke hotel Mall
apartemen kawasan perumahan industri itu
dilakukan semua jadi teman-teman bank
sampah Jangan pernah pesimis Kalau hari
ini kita masih kecil skala rumah masih
diteras rumah masih enggak ada bangunan
itu juga Sama saya juga dulu mengalami
hal yang sama jadi kita jangan pernah
pesimis dengan apa yang kitaam yang kita
lakukan saat ini tapi yang pasti kita
terus optimis bahwa ke depan kita ee
semakin kita bisa bergerak membantu
semakin banyak orang gerakan kita juga
akan terus bertumbuh jadi saya selalu
bilang edukasi berbanding lurus dengan
hasil semakin kita Banyak mengedukasi
masyarakat hasilnya juga banyak hasilnya
itu apa tidak hanya terkait dengan
eh maaf dalam tanda kutip materi tapi
hasil utama kita adalah gimana
penyelamatan lingkungan itu terus
bertumbuh kemudian Bagaimana
eh kesadaran masyarakat terus berkembang
nah hasil secara ekonomi itu mengikuti
jadi kita jangan di depan sudah berpikir
kalau kami jalanin bank sampah gimana
biar dapat uang bukan itu dulu yang
harus kita pikirkan tapi bagaimana kita
turun ke lingkungan adalah untuk ee
mengedukasi masyarakat dan menumbuhkan
kesadaran semua pihak untuk mau peduli
terhadap
sampahes nah terus banyak regulasi yang
ada di lingkungan tapi kadang saat kita
turun ke masyarakat ee kalau kita bicara
undang-undang 18 tahun 2008 PP 81 2021
Permen LH 14 tahun 2021 Perpres 97 tahun
2017 tentang Jaksa Nas tapi kadang
masyarakat enggak paham dengan apa yang
kita sampaikan tapi saya selalu bilang
ada undang-undang yang lebih Sakti yang
Setiap orang wajib tahu dan wajib paham
apa itu anjuran tentang agama karena Apa
agama
kita
semua e beragama Nah jadi semua agama di
Indonesia menganjurkan tentang
kepedulian terhadap lingkungan agamamu
Islam Agamaku Islam agamamu Kristen
Hindu Buddha semuanya Eh bisa
menganjurkan kita dan semua ada
ayat-ayat di kitab sucinya untuk
mengajak kita peduli lingkungan dan
kesadaran di masyarakat bisa tumbuh dari
dirinya sendiri dan keyakinannya dengan
hubungannya dengan sesama manusia dan
bagaimana hubungannya dengan e Tuhannya
Nah itu bisa menjadi
e dasar utama kita mengajak masyarakat
untuk peduli lingkungan Nah kenapa sih
bank sampah e mbak Wilda bisa berkembang
lebih pesat bisa lebih cepat inilah yang
kami lakukan secara berbeda e jadi dulu
tuh saya berpikir banyak orang bilang
gak mungkin Bang bisa jalan karena
banyak binaan yang dilakukan pemerintah
CSR mati semua mangkrak semua ada
plelangnya tapi enggak ada gerakannya
Nah kita mencari Gimana caranya kita
melakukan hal berbeda kalau orang lain
melakukan hal yang gagal Kenapa kita
harus ikut e metode itu dan kita harus
mencari pola yang jauh lebih baik gima
pola yang kita lakukan tidak kalau kita
masih melakukan pola yang sama berarti
kita akan menghasilkan hasil yang sama
itu yang D saya lakukan nah Jika kita
ingin ee mendapat hasil yang berbeda
Kita harus melakukan pola yang berbeda
mengikuti orang-orang yang berbeda
melakukan untuk supaya apa supaya
menghasilkan yang lebih baik Kalau ada
yang mangkrak kita jangan ngikut pola
yang sama jadi jangan pernah takut untuk
mulai melangkah Oh itu mangkrak jadi
nanti kita juga mangkrak gitu jangan
seperti itu berpikirnya Jadi kalau dia
mangkrak pasti ada sesuatu yang harus
kita perbaiki Nah inilah pola mulai
sampai akhirnya menjadi ee perusahaan
peng ee bank sampah yang berkembang
menjadi sebuah perusahaan yang menjadi
ee konsisten dengan pengololaan sampah
di Sumber jadi sampai hari ini kami
konsisten banyak jasa pengangkut sampah
di Indonesia di Jakarta aja ada 60 jasa
pengangkut sampah tapi e yang mengelola
sampah di sumber Ada berapa Boleh dicek
nah kemudian memberi pelayanan solusi
dan pendampingan secara terpadu jadi
saat kita mengedukasi masyarakat kita
tidak hanya bicara Ayo bentuk bank
sampah bikin struktur ini buku
tabungannya ini strukturnya ee kamu ini
jenis sampahnya tidak bisa seperti itu
tapi harus dengan program terpadu
bagaimana kita ee membina sumber daya
manusianya Bagaimana sumber daya manusia
itu paham dengan manajemennya dengan
teknologinya dengan program apa yang
sebenarnya mereka jalankan kemudian
menggunakan teknologi tepat guna anti
bau menyengat
bagaimana sampah itu bisa diyakinkan
kepada semua orang bisa dilakukan mulai
dari skala rumah tangga mulai sekali e
mulai di e di skala RT di skala RW skala
Desa skala kawasan semua bisa dilakukan
Nah teman-teman bisa mengembangkan itu
dari tahap yang paling
sederhana Nah apa yang kita lakukan
pertama dulu kita melakukan gerakan
sosial banyak teman-teman e kadang Ini
juga masih kontrol
sebenarnya bagi pemikiran teman-teman di
lingkungan bahkan termasuk teman-teman
bank sampah Banyak orang melihat Oh Mbak
Wilda itu
orangnya apa mikirinnya bisnis saja
karena dia berjalan dengan kelembagaan e
perusahaan tapi e faktanya tidak seperti
itu justru yang kita bangun adalah
kemandirian dulu kenapa jadi
kewirausahaan sosial jadi saya merubah
pola yang dulunya gerakan sosial kita
lakukan di lingkungan kita melakukan
gerakan teman-teman pasti merasakan
kalau kita mindsetnya sosial 100% eh
terus kita ngajak masyarakat kalau kita
enggak ada dana untuk transportasi aja
kita gak bisa turun ke masyarakat kita
akan terhenti mungkin kalau pas ada kita
turun kalau enggak ada udah kita diam
nah sedangkan di lingkungan itu gak bisa
seperti itu butuh solusi berkelanjutan
nah kemudian Kenapa mindsetnya dirubah
dari sosial ke usaha sosial karena ee
saya berpikir seperti ini yang kita
bangun itu mindset usaha bukan mindset
sosialnya Kenapa karena kalau kita
berpikir Ayo kita bikin gerakan sosial
bank sampah yang terjadi apa masyarakat
yang ditanya pertama adalah Mbak nanti
pembiayaannya dari mana terus kita bikin
proposalnya Ke mana Cari bantuannya siap
ke mana Siapa yang mau bantu kita itu
mindset yang sering muncul saat kita
mendampingi ini membentuk kelompok di
masyarakat tapi kalau kita membangun
mindset usaha Ayo kita bangun usaha
sosial pengelolaan sampah kita bangun
usaha sosial bank
sampah usaha sosialnya apa usahanya yang
pertama bidangnya apa satu penyelamatan
lingkungan bagaimana kita mengedukasi
semua orang untuk mau melakukan
pemilihan sampah dulu nah
kedua kedua Apa yang harus kita lakukan
adalah Eh bagaimana kita ee menghasilkan
nilai ekonomi dari gerakan kita tersebut
Supaya apa supaya kita bisa bergerak
terus membiayai minimal membiayai
operasional nah jadi itu mindset usaha
yang dibangun di tahap awal makanya saya
mengembangkan kewirausahaan sosial dalam
bank sampah nah mindset itulah yang
dibangun jadi kalau k datang ke bank
sampah saya enggak bilang ee Ayo kita
bikin gerakan sosial enggak usah mikir
hasil enggak usah mikir ini tapi tapi
yang saya bangun adalah Ayo kita
berusaha berusaha untuk penyelamatan
lingkungan mudah-mudahan kalau kita
kelola dengan baik bisa menghasilkan
secara ekonomi Nah apa sih kewirausahaan
sosial itu sebuah usaha positif dengan
tujuan memberi solusi bagi permasalahan
yang ada di masyarakat berupa
permasalahan sosial budaya ekonomi dan
lingkungan tidak hanya masalah sampah
sebenarnya teman-teman bisa saat
menemukan
masalah tentang anak-anak kita bisa
kembangkan keusaha sosialnya kemudian
ketemu masalah lain juga kita bisa
kembangkan Jadi intinya kewirausahaan
sosial ini bisa membantu gerakan kita di
lingkungan dengan pola kemandirian itu
juga Apa tujuan kewirausahaan sosial di
bank sampah memberi solusi berkelanjutan
e suatu masalah dengan kemandirian di
masyarakatah keunikannya
apaemuanunikan
darilaikirwiusah
Sal kemampuan untuk melihat masalah
Sebagai peluang Oh ada masalah sampah
bagi orang itu menjijikan bagi orang
sebuah hal yang tidak perlu didekati
tapi Eh kalau kita membangun mindset ini
kita melihat dari sudut pandang yang
berbeda Bagaimana melihat yang menurut
orang harus dijauhi justru bagi kita
sesuatu yang digerakkan di optimalkan
dan diday gunakan untuk manfaat yang
besar mindset inilah yang perlus saya
bangun Ee gimana cara mengembangkan bank
sampah bisa terus bertumbuh dan
berkembang nah Apa peran kewirausahaan
sosial E kita bisa e mengimplementasikan
ide dan mengembangkan misi dalam nilai
sosial mengembangkan solusi dalam
mengatasi masalah tanpa henti melayani
misi tersebut karena apa kita minimal
operasional kita tertutup dari gerakan
kita terlibat dalam proses inovasi
teman-teman bank sampah pasti mikir
kalau saya sudah punya sampah ini saya
punya sampah plti mulayer gak laku di
lapak inovasi apa yang bisa kita lakukan
itu akan mikir saat kita benar-benar
turun
dan mengubah masalah itu menjadi sebuah
peluang nah kemudian menciptakan rasa
tanggung jawab yang tinggi dan yang
pasti sebagai agen perubahan sosial jadi
saat kita mengembangkan kita membina
banyak agen-agen perubahan di
masyarakat dan teman-teman juga banyak
yang sudah tahu ada yang namanya trip
bottom l dalam gerakan di lingkungan e
yaitu ada profit planet
bagaimana keuntungan dampak sosial dan
penyelamatan lingkungan itu harus
berjalan seiringan Jadi tidak bisa
berjalan sendiri hanya ngejar profit
kita juga gak bisa lama-lama juga Kab
karena lingkungan jadi rusak kalau hanya
mikirinyarakat juga gak bisa tapi kita
juga harus penyelamatan terhadap Bui
kita dan lingkungan
kita Nah ada juga ee dua jenis
kewirausahaan sosial jadi enggak usah
juga kita berpikir Oh dia benar dia
salah gitu tapi banyak pola di kusahaan
sosial bisa dengan pola mencari profit
kemudian profitnya dipakai untuk untuk
gerakan di masyarakat kedua ada yang
dengan misalnya Lembaga ini bisa KSM UKM
kemudian bisa koperasi bisa PT ini
dengan konsep mencari bekerja ada profit
kemudian profitnya dipakai untuk
membantu gerakan di masyarakat ada lagi
nonprit dia tidak untuk mencari
keuntungan tapi gerakannya itu harus
menghasilkan untuk membantu gerakan di
masyarakat Contohnya apa lembaganya
Yayasan e kemudian bisa juga e ngo gitu
nah teman-teman bisa memilih jalur yang
sesuai dengan eh kemampuan kita dengan
eh nurani kita pilih sesu itu tidak ada
yang paling benar Jadi kita tidak
berpikir Siapa yang paling benar tapi
Siapa yang paling mampu bertahan di
dalam gerakan untuk menyelamatkan
lingkungan Nah apa kunci dari saat
teman-teman menggerakkan Bang sampah apa
yang kita harus punya jiwanya pertama
harus berani berani memberi solusi
berani mencoba berani bermimpi Jangan
justru mematikan semangat kadang kita
ngapain sih ngurusin bank sampah gak
dapat apa-apa
gak P Malah dapat hujatan tapi kita
harus berani dan berani gagal jadi e
kegagalan itu bolak-balik dan saya eh
tidak berarti e kami di tuuh bank sampah
terbaik di Indonesia itu tidak pernah
gagal tapi kita justru gagal bolak-balik
yang tapi kita tidak pernah menyerah
yang pernah ditutupl Bang sampahnya yang
gak tidak disupport RT yang tidak disort
desa atau Lurah itu sering kita
lakukan dinas jadi banyak hal yang
sering Ee kita alami tapi kita harus
siap gagal tapi bukan berarti kita
mengejar kegagalan gitu Tapi kalau bisa
kegagalan ini kita hindari kita hindari
makanya kita harus banyak belajar nah
kalau dulu kami mungkin belum banyak
tempat-tempat belajar yang bisa Ee kita
lakukan Nah teman-teman sekarang sudah
banyak teman-teman yang luar biasa di
Indonesia mengembangkan bank sampah
dengan berbagai pola kita bisa banyak
belajar dari pengalaman untuk
menghindari kegagalan Tapi saat
melangkah kita Jangan pernah takut gagal
nanti malu sama orang ggak usah malu
kalau kita gagal ya mending kita gagal
kita sudah melakukan nah orang lain
belum mencoba nah jadi itu yang harus
kita bangun dalam diri kita eh kemudian
berani berproses konsisten
kemudian
apalagi kita harus berani juga sukses
kadang kesuksesan itu juga gak semua
siap untuk bisa menerima gitu nanti jadi
sombong kemudian merasa sudah mampu itu
juga kita harus berani untuk menghadapi
itu jadi harus kita hadapi semua yang
permasalahan yang ada di lingkungan nah
ini sekedar pengetahuan buat teman-teman
aja mungkin ada yang sudah tahu ada yang
belum mungkin pernah dengar tentang
conscious bisnis apa sih beda conscius
bisnis dengan kewirausahaan sosial eh
consus bisnis adalah kesadaran usaha ee
dia sebuah perusahaan ee penggerak usaha
bidang Apun tapi e dia dia bukan
bergerak di bidang kepedulian lingkungan
tapi dia peduli terhadap lingkungan
contoh perusahaan-perusahaan yang
melakukan CSR itu namanya Kus bisnis
tapi kalau kita sendiri
menggerakkan gerakan usaha yang kita
lakukan itu untuk Mandiri penyelamatan
lingkungan Itu adalah sebuah
eh kewirausahaan sosial itu yang
membedakan Nah apa kewirausan pengolaan
sampah pengolan sampah atau atau biasa
disebut W management solution sebuah
sistem pengolan sampah terintegrasi di
dalamnya mencakup edukasi manajemen
teknologi dan sumber daya manusia dan
ini harus teman-teman terapkan di eh
bank sampah jadi konsep di bank sampah
itu sebenarnya konsep W manajemen yang
terintegrasi jadi kita tidak hanya
bicara
eh pilah sampah jual sampah tapi
bagaimana membangun sistem di dalamnya
kemudian ee kewirausahaan pengan sampah
itu apa seb usaha positif yang tujuannya
memberi solusi bagi permasalahan sampah
yang ada di masyarakat dengan pendekatan
praktis dan inovatif dan membangun
bertujuan membangun kemandirian dalam
memberi solusi berkelanjutan bagi
masyarakat dengan menggerakkan ekonomi
di dalam kegiatannya jadi ekonomi itu
sebagai penggerak kegiatannya Jadi bukan
tujuan
utamanya nah Apa prinsip dasar dalam
menggerakkan bank sampah dalam
kepedulian di ee penataan pengelolaan
sampah kita pertama yang harus kita
miliki
Apa semangat untuk
mengedukasi Kenapa sih bisa turun ke
sana ke sini sampai jam
malam sampai jam 10 malam pulang dari
masyarakat untuk mengedukasi Karena itu
adalah kekuatan dasar dari pengelolaan
sampah kita saat kita turun di bank
sampah kekuatan dasar kita adalah
edukasi edukasi kekuatan terbesar di
pengaan sampah investasi terbesar Saya
bahkan perah bilang di pemerintah kalau
pemerintah membayar bank sampah untuk
mengedukasi masyarakat yang mereka turun
tiap hari ke tingkat RT ke rumah tangga
door to door ke tingkat Desa ke
mana-mana untuk mengedukasi kalau itu
dibayar oleh pemerintah kalkulator
pemerintah error membayar teman-teman
bank sampah untuk mengedukasi tapi
faktanya teman-teman melakukan dengan
sukarela makanya saya selalu bilang
edukasi investasi terbesar di
pengelolaan sampah karena apa saat
teredukasi kekuatannya itu akan powerful
ke depannya karena terbangun kebiasaan
terbangun habit terbangun pola dan
perubahan karakter dan itu mahalil tak
ternilai malah nah kedua kepedulian
lingkungan ketiga kepedulian
sosial kalau kita enggak peduli
lingkungan cuma menuju ekonomi itu juga
gerakan bank sampah biasanya stnan nah
kemudianus punya jiwa sosial karena apa
tidak semua gerakan kita bisa dinilai
dengan ekonomi juga dengan
materi
ekonomi ekomi
kemudian ekonomi harus bergerak Kenapa
karena kadang kita Digerakan sosial itu
dig gerakan kepedulian lingkungan di
edukasi yang kita lakukan tidak semua
kita dapat pembiayaan jadi teman-teman
bahkan dengan sukela ibu rumah tangga
ada yang bekerja sambil edukasi di
lingkungan jadi kadang pembiayaannya
tidak ada gitu nah jadi dari situlah
Gimana cara kita membiayai gerakan kita
sendiri Makanya manajemennya harus
dikata nah coba kita perhatikan kita
tutup aja salah satu dari empat pilar
ini apa yang
terjadi
edukasi kita peduli lingkungan kita
gerakan ekonomi tidak terjadi perubahan
karakter di masyarakat tidak terjadi
perubah
per kemudian kita tutup ekonominya apa
yang terjadi bank sampah kalau
ekonominya engak
Jalan operasional enggak ada maju mundur
cantik maju mundur cantik itu terus yang
terjadi mau maju salah mau mundur juga
malu nah jadi akhirnya stagnan gitu Tapi
kalau teman-teman juga fokus ke ekonomi
apa yang
terjadi yang terjadi berubah jadi lapak
nanti saingan sama lapak besar cari
sampah pokoknya dapat sampah sebanyak
mungkin jual sampah sebanyak mungkin apa
yang
terjadi nanti bersaing dengan peng
dengan lapak besar yang modalnya besar
kita juga mati jadi sama intinya tapi
kalau kita jalankan
ing sejalan malah kita dapat bonus
bonusnya sat meningkatnya kesehatan
masyarakat karena teredukasi
kepedulianungan Jalan ek
bergengahkelarahing kesan diarat
apa basic dasar yang perlu kita luruskan
di bank
sampah pertama banyak teman-teman
mungkin menemukan permasalahan di bank
sampah e kalau kita bikin bank sampah
ngapain sih bikin bank sampah kalau bank
sampah e ke bank sampah bisa dapat uang
akhirnya bank sampah mengajak masyarakat
dong menghasilkan banyak sampah ingat
dulu
kenaep di bank sampah teman-teman bisa
menjelaskan ke banyak orang ke semua
pihak bahwa bank sampah itu bukan untuk
menghasilkan banyak sampah bukan untuk
menghasilkan mengajak masyarakat
menghasilkan banyak sampah karena sampah
itu bisa dengan mindet dengan pola pikir
yang selama ini dikembangkan sampah itu
uang sampah itu berkah sampah itu emas
jadi ini harus kita luruskan sampah itu
bukan uang sampah itu bukan em sampah
itu bukan Berk kitais
u kita bisa mengelola sampah jadi berkah
kita bisa mengelola sampah menjadi emas
kuncinya apa mengelola jadi kita sampah
itu tidak bisa jadi emas begitu saja
karena apa Karena nanti kalau kita
bilang sampah itu emas sampah itu berkah
orang akan berpikir Yaudah kamu tuh
nongkrong di Bantargebang nongkrong di
TPA slan apa
buat itu
tinggal aja di Gunungan emas kan gitu
jadinya mindsetnya tapi faktanya tidak
seperti itu Nah jadi kita harus luruskan
eh saat berbicara di masyarakat edukasi
masyarakat dengan bahasa-bahasa yang
baik saya juga banyak belajar dulu saya
juga sama saat belum paham saya bilang
saat orang bilang sampah itu emas ya
saya juga bilang sampah itu emas karena
bisa menghasilkan tapi faktanya saat
bahasa itu harus kita luruskan di
masyarakat Nah jadi eh itu yang harus
kita luruskan pertama tapi pada prinsip
nya hierarki pengelolaan sampah yang
tertinggi itu adalah justru eh eh tugas
bank sampah yang pertama bukan bagaimana
menyetor sampah ke bank sampah tapi
bagaimana bank sampah bisa mengedukasi
masyarakat untuk mengurangi sampahnya
kurangi sampahmu kedua kalau sudah ada
sampah pilah sampahmu kalau udah dipilah
ke mana diguna ulang didaur ulang kalau
enggak bisa guna ulang dan daur ulang
sendiri setor bank sampahmu di bank
sampah ada namanya konsep saving W
menabung samp itulah kep sebenarnya yang
ada di bank sampah tapi pertama ingat
tetap mengajakyarakat sebanyak mungkin
mengurangi sampahnya itu konsep pertama
di bank
sampah sampah itu kunci yang kedua
kalauah Ada sampah kalau gak bisa
ngurangin Ya udah kalauah ada sampah
kita gak bisa menghindari kemajuan
teknologi
kita harus pilah sampah kita ya itu
kepnyaudangul menabung
sampah Bu mohon maaf waktunya 5 menit
lagi
oke nah jadi E ini konsep dasar di
pengelolaan sampah kita e nah kemudian
ini Kenapa kita harus peduli terhadap
sampah kita inilah masalah kita saya
tadi setuju seperti yang disampaikan
oleh Pak kadish eh bahwa eh Kadang orang
tu gak
Sar itu kalau ada sampah penginnya
gratisan untuk bayaruran kadang gak mau
Nah inilah yang harus kita Tata Kenapa
bank sampah yang benteng kreasi bisa
berkembang lebih
pesat nah ini yang kita bangun e jadi
saat saya mengedukasi masyarakat di bank
sampah yang saya lakukan pertama edukasi
mulai dari rumah jadi saat pertama kita
di bank sampah tidak e Menak jadi semua
jenis sampah yang sudah dipilyarakat
kita Tera di sampah termasuk apa organik
termasuk dari dulu itu saya sudah
menerima multilayer steroform itu sudah
saya terima saya bisa ngelola atau tidak
laku atau tidak kalau masyarakat sudah
Milah saya terima di bank sampah
akhirnya jadi mikir saat numpuk di bank
sampah jadi mikir di situlah muncul
inovasi solusi Ee kita jadi berpikir
untuk e berbagai Inovasi dan solusi Nah
jadi eh kemudian saat kita terima semua
jenis sampah akhirnya masyarakat ngasih
tips ke bank sampah dulu historinya
seperti itu ngasih tip ke petugas bank
sampah e karena ah organiknya diambil
nah kadang kita edukasi masyarakat ada
dua pola untuk organik kamu pilah atau
kamu kelola jadi kompos di rumahmu jadi
masuk ke biopori Nah dengan konsep
itulah kita akhirnya kembangkan dikasih
tip kita kelola akhirnya iuran di
masyarakat kita sepakati dengan kalau
dikasih tip tidak tertib Akhirnya
e dari sisi etika tidak bagus akhirnya
kita Tata di masyarakat muncullah iuran
sampah bank sampah bisa ngelola iuran
bisa nah jadi teman-teman tapi dengan
syarat kasih solusi kepada masyarakat
kalau dia sudah nilah sampah terima
semua jenis sampah yang mereka kelola
sampai akhirnya kita nerima sampah
residu eh sampah yang dari kamar mandi
diapor pembalut tisu semua kita terima
plastik yang kotor kita terima tapi
dengan catatan diilah Nah itulah dasar
pertama Kenapa Bang sampah benteng kasi
jadi pesat berkembang akhirnya kita kita
mengintegrasikan program itu dari bank
sampah berkembang dengan program layanan
kemudian jadi berkembang integrasi bank
sampah dengan TPS 3R Tapi sampai hari
ini di semua titik kami tidak pernah
meninggalkan konsep bank sampah Kenapa
karena karena apa Karena pemilahan
sampah menjadi Eh dasar menjadi dasar
dari kekuatan ee di bank sampah kita nah
ini contoh pak pemilahan sampah yang
kita
lakukan sudah terlihat ya Sesi saya kita
ee lebih BL aja ya eh dari santai di
materi yang saya sampaikan juga akan ada
beberapa to yangampikan supaya lebih apa
ya lebih mudah dipahami lebih
eh lebih tergambar k
ada eh Dan satu hal lagi yang paling
penting adalah ini berbeda dari masa
semuanya di mana Dir Saya memang lebih
eh apa ya lebih sifatnya pribadi dan
saya mau mengajakan sekalian untuk ter
bergerak untuk melakukan upaya Mina dari
rumah dimulai dari diri sendiri
danah mudah-mudahan Kita juga percaya
bahwa teman-teman eh Pemuda Perta por
itu juga sudah melakukan upaya ini dari
rumah ee Sebelum saya menyampaikan
materi Saya ingin share
eh terkait Eh ada apa sih dengan
masalahsampah yang menj saya adapun
materi yang in saya
[Musik]
sampaikan kota Jakarta kam satu hari
kota Jakarta suaranya terdengar tidak
videya terdengar
[Musik]
ya Nah kemudian inilah konsep dasar di
peman
adaanah edukasinya tapi bertahap kita
lakukan materi daur ulang residu nah
materi daur ulang inilah yang kemudian
menjadi setoran yang bisa dipilah
semakin terpilah semakin baik e
pengelolaan di bank sampah eh bagaimana
membangun kebiasaan itu dari mulai
anak-anak kemudian pemilahan itu
dilakukan tidak harus menunggu fasilitas
pakai kantong plastik pun bisa pakai
tong sampah yang bagus oke terus
pemilian sampah semakin banyak jenisnya
semakin terpila dengan baik itu akan
semakin mempercepat pengelolaan sampah
yang kita
lakukan nah ini contoh pemilahan nah
kemudian kita mengembangkan di bank
sampah tidak hanya bisa terkait tentang
jual beli sampah tapi tentang edukasi
yang kemudian bisa dikembangkan menjadi
jasa kemudian eh pelatihan-pelatihan
yang kadang dari gratis sampai bisa
misalnya paket 5.000 dapat apa di bank
sampah paket r.000 dapat apa jadi bangun
si ee edukasi-edukasi yang
ee apa ya yang mendidik gitu di
masyarakat Nah jadi kadang anak-anak
sekolah gitu Jadi intinya eh pola-pola
edukasi yang kita lakukan Eh bisa
bermacam-macam gitu Jadi intinya eh bank
sampah tidak hanya terkait tentang
bagaimana memilah sampah menerima sampah
terpilah kemudian menjual sampah tapi
banyak pola edukasi yang bisa
teman-teman melakukan bersinergi dengan
sekolah-sekolah dengan kelompok-kelompok
di masyarakat kemudian mengembangkan
lima aspek pengelolaan sampah dari
kelembagaan dibenahi edukasi aspek hukum
pendanaan teknologi sampai pemasaran itu
harus terintegrasi dan tersistem karena
waktunya eh cukup terbatas jadi
eh saya
eh cukup eh pendek tapi intinya enam
aspek pengelolaan sampah itu harus kita
terapkan dan sampai akhirnya kita bisa
mengelah sampah menjadi multiproduk dari
ee Bagaimana dari sampah menjadi produk
Eh mulai dari ee tidak hanya mengolah
sampah ee sampah plastik logam dan kaca
tapi kita juga mengolah organik menjadi
pelet pakan ternak
eh kemudian menjadi energi biogas
plastik menjadi BBM bioetanol dari
sampah limbah buah eh kemudian biodiesel
dari minyak
jelanta kemudian produk-produk itu ini
seperti di pojok ini mungkin banyak
teman-teman Kalau kami sih bisa bikin
pupuk organik cair tapi enggak ada yang
mau makai Nah kita alhamdulillah sudah
bisa mengekspor eh lindi sampah air e
pupuk organik cair itu eh ke luar negeri
Jadi intinya Kalau kemarin orang heboh
impor sampah seperti yang disampaikan
Pak Kita seharusnya Bang sampah sudah
cukup bisa bangga karena kita sudah bisa
eh mengirim Hasil produk ee cairan
organik yang bisa di di sudah kita
ekspor nah Jadi intinya teman-teman Bang
sampah Jangan pernah pesimis bahwa kita
bisa mampu jadi eh kami sekarang kan
kecil cuma Dit teras rumah Sama saya
juga diteras rumah dan enggak punya
tempat dari awal bergerak jadi dari 10
11 tahun yang lalu ya Kita enggak punya
tempat di teras rumah kadang juga ee
sudahudah numpuk k kompos-kompos yang
saya Bina Kebetulan kami ee melakukan
banyak hal berbeda Salah satunya juga
menerima tabungan kompos dari masyarakat
jadi itu sampai numpuk di teras rumah
gitu jadi karena enggak ada tempat gitu
nah Jadi intinya teman-teman dari
sekarang kita melakukan
ee gerakan itu ee sampai akhirnya bisa
ee bermitra dengan banyak pihak itu
dengan ee pertama membenahi kelembagaan
kita supaya apa supaya kita bisa
bermitra dengan banyak pihak nah
kemudian
eh menciptakan lapangan kerja di bank
sampah itu nyata bisa kita lakukan
sekarang petugas kita di satu titik eh
itu mulai dari du orang 5 orang 10 orang
sampai ratusan orang di satu titiknya
nah ini beberapa titik yang kami kelola
bank sampah benteng kreasi itu ada di
banyak tempat Jadi kalau nanti
teman-teman ketemu di beberapa wilayah
kita masuk di sana untuk bermitra dengan
masyarakat gitu jadi ee kalau kalau di
jabod detabek k kita ada berapa titik
gitu di di luar e di luar jabod detabek
kita juga banyak berapa titik bermitra
dengan masyarakat nah kemudian eh
intinya Eh di mana pun kita bisa ngolah
sampah asal kita mau melakukan pemilahan
dan eh dengan pemilahan itu kita
mempercepat pengelolaan sampah kita jadi
di semua titik di apartemen ada bank
sampah enggak ada di mall saya bisa
bikin bank sampah bisa di masyarakat
apalagi dan itu harus Nah jadi Intinya
kita bisa melakukan di man Manun jadi
gak mesti tempat yang bagus tapi yang
pasti pola pikir kita yang harus dirubah
jadi lebih baik dulu nah di pasar bisa
kita bisa melakukan solusi di Manun nah
di masyarakat juga bisa Jadi intinya
masyarakat mau gak disuruhah sampah mau
cuma perlu panduan dan dampingan yang
intensif memang tidak mudah tapi bisa
kita Lakukan terus e kalau ngolah sampah
di rumah tangga ada solusinya kami
enggak ada teras untuk membuat biopori
bikin biopori sendiri dengan konsep
biokom ini kami bekerja sama juga dengan
eh Bapak Sukarno di Jakarta Jadi kita
mengembangkan eh komposter biokom dan
anak-anak juga habis makan bisa langsung
naruh sampahnya jadi e banyak pola yang
teman-teman lakukan dan ini dari bank
sampah untuk bank sampah kami dari mulai
dari gerakan di bank sampah kemudian
kita mengembangkan bank sampah kita ada
program di Savira Global Sinergi di
benteng kreasi Eh DP mobil tanpa bunga
bagi teman-teman bank sampah yang ingin
berkembang tadi kami cuma pakai gerobak
tapi ee cuma bantu satu RT tapi kalau
punya mobil teman-teman bisa bantu satu
Perumahan atau satu desa jadi kita ada
DP mobil tanpa bunga bermitra dengan
bank sampah ini bank sampahbang sampah
yang mengajukan kemitraan kita bisa
support kemudian optimalisasi ee tempat
nah intinya edukasi kepedulian
lingkungan sosial dan ekonomi itu adalah
kunci utama Bagaimana kita bisa
berkelanjutan jadi selalu pesan saya
kepada teman-teman sebelum ditutup ee
jika teman-teman tidak menemukan orang
yang peduli lingkungan e jadilah salah
satu di anaranya ya terima kasih lakukan
dari sekarang tanpa Nanti Terima salam
eh zowest Semoga teman-teman bisa ee
lebih peduli dan bisa lebih berkembang
yang belum punya bank sampah Ayo bikin
bank sampah jadi penggerak jadi pionir
yang sudah ayo berkembang lebih maju
semangat dan optimis bahwa kita bisa
kita mampu asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh waalaikumumsalam
warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah
eh materinya sangat keren sekali bapak
ibu ya rasanya waktu 20 menit itu enggak
enggak enggak cukup ya Ee kita kasih
tadi 25 menit Ternyata banyak sekali
yang yang perlu di dijelaskan dan EE
saya merasa sangat-sangat terinspirasi
ini baru pemateri pertama aja kita sudah
ngecas semangat ya Bapak Ibu di hari
Sabtu ini menyeimbangkan antara profil
people planet ya edukasi menjadi modal
terbesar dalam pengelolaan sampah yang
penting adalah mengajak masyarakat untuk
mengelola sampah minimal dengan memilah
sampah agar pengelolaan sampah di Bang
sampah semakin ee berhasil Terima kasih
sekali Bu Wilda materinya sangat-sangat
menarik Dan mudah-mudahan kita punya
kesempatan nanti karena kita lihat dari
chat ada yang sudah mulai bertanya
tentang manajemen ada yang sudah masuk
tentang teknis sekali ya kalau organik
Bagaimana kalau sampah popok sekali
pakai Bagaimana dan seterusnya ya Oke
mohon bersabar Bapak Ibu semuanya kita
baru di pemateri Pertama
eh selanjutnya kita akan masuk nih
materi yang kedua e bank sampah induk
juga dari bank sampah induk bersinar
saya coba untuk ee Share screen terlebih
dahulu siapa nih yang akan ee memberikan
materi pada kesempatan ee pagi hari ini
ada ibu atau mbak Fei Febri eh beliau
adalah CEO dari Yayasan solusi bersinar
Indonesia CEO dari bank sampah bersinar
yang berlokasi di Kabupaten Bandung Jawa
Barat dan ternyata berbagai macam ee
aktivitas yang dilakukan ya pengalaman
pengalaman beliau di luar hal yang
berhubungan dengan sampah namun Kok saya
yakin ee pengalaman-pengalaman
sebelumnya sangat menginspirasi dan juga
bisa diterapkan dalam sistem pengolaan
sampah dah eh di bank sampah bersinar
juga sama seperti Bu Wilda tadi menjadi
eh satu dari tujuh bank sampah terbaik
di Indonesia yang terpilih di
2021 Nah Bapak Ibu semuanya pastinya Ee
kita sudah tidak sabar lagi untuk
mendengar pemaparan materi yang
kedua sambil Bapak Ibu boleh sangat
santai sekali mengikutinya boleh sambil
duduk sambil santai sambil e ngopi
sambil ngeteh silakan ya agar suasana
belajarnya jadi lebih nyaman ya kita
tegur dulu Mbak sudah bergabung di kita
Halo selamat pagi
pakat
pagi mudah-mudahan
sudahakersem
Untuk apa kita pengin tahu nih Bang
sampah bersinar Seperti
apa pengelolaan yang sudah dilakukan
selama
ini waktunya kira-kira 20 menit e waktu
dan tempat kami persilakan ya Baik
terima kasih Pak Putra asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu
sealian Terima kasih sebelumnya yang
sudah mengundang juga ee saya untuk ikut
ee bagian dalam kegiatan pada ee pagi
hari ini eh senang sekali ya tadi senior
saya nih guru saya bu Wilda sudah
sharing banyak sekali Saya juga eh
sangat terinspirasi sekali ya dari apa
yang Bu Wilda lakukan kalau eh beliau Eh
kayaknya semua materinya sudah
disampaikan oleh Bu nih sampai saya
bingung nanti saya ngomong apa lagi eung
mung Saya hanya cerita-cerita saja tidak
ada sedikit pun maksud UNT menggurui
karena saya juga belum terlalu lama di
bank sampah eh saya baru eh memulai Bang
sampah ini di awal tahun 2019
eh Jadi kalau misalnya dibilang Masih
baru masih baru juga ya baru mungkin
baru mau 3 tahun karena background saya
Eh sekitar 13 tahun lah 13 13 14 tahun
tuh memang saya di dunia ee usaha dan
saya terbiasa dengan ee kerja
profesional sehingga pada saat saya
masuk ke bank sampah pun ee ini mungkin
yang
EE yang salah satu yang kami lakukan
adalah bagaimana membuat bank sampah ini
harus menjadi profesional gitu ee
mungkin saya hanya hanya sharing aja
tentang tentang Bang sampah bersinar
tentang apa yang kami lakukan selama ini
karena kayaknya kalau tadi ee yang tadi
disampaikan Bu Wilda tuh sudah semuanya
mulai dari trip ee ini ya
tiga basic k
eh planet profit tentang eh power bank
sampah tentang 3R dan semuanya itu e
Saya rasa semua bank sampah harus
menerapkan itu sebagai basic gitu dan E
saya enggak perlu ulang lagi sebentar
saya share
eh sor Sebentar ya saya izin saya untuk
share
screen
silak ya
oke ya Eh ini Bang sampah bersinar jadi
eh lokasi kami itu ada di ee kabupaten
Bandung Bang sampah bersinar sendiri
sebenarnya berdiri tahun 2014 pendirinya
Eh ibu Vivi Raharja beliau adalah
pengusaha yang memang punya eh hati
punya
eh kepedulian terhadap lingkungan ya
beliau belajar juga dari dari ee
pabambang juga bapak Bang sampah
ee sampai akhirnya menjadi sampah namun
kembali lagi ternyata dalam
perjalanannya dari 2014 sampai 2018 eh
Memang kami berfokusnya eh di situ lebih
banyak ke sosial ya bagaimana kita
membantu masyarakat edukasi sosial
sosial sosial pada satu titik Waduh
ternyata m masih mending karena beliau
pengusaha ya masih bisa support tapi ada
satu titik lelah juga nih ya
masyarakatnya susah berubah Uang
sampahnya enggak berkembang eh dan
mungkin kalau saya jadi beliau saat itu
ya sudah ditutup gitu Enggak ada enggak
ada eh kemajuan Kalau dibilang impact ke
masyarakat juga ya segitu-gitu aja gitu
tapi eh saya percaya semua juga itu
adalah sebuah benih yang ditanam di di
ee dari tahun 2014 sampai 2018 beliau
melakukan kegiatan-kegiatan sosial
melalui bank sampah ini nah di tahun
2019 Tentu saya tidak tidak memiliki
permodalan seperti itu sehingga yang
dipikirkan adalah bagaimana supaya kita
bisa tetap berjalan tetap hidup walaupun
misalnya dengan ee pembiayaan yang
seadanya nih karena kami bukan bentukan
pemerintah sehingga tidak ada anggaran
khusus nih ya dan kita juga saat itu
tidak menerima CSR sehingga Bagaimana
caranya nih bank sampah ini bisa hidup
eh di tahun 2019 itu yang pertama kali
saya lakukan karena bank sampah itu
waktu itu saya hanya kepikir bank sampa
itu adalah tempat edukasi itu yang yang
pertama kami lakukan sehingga di tahun
2019 awal memulai itu langsung masif
yang kita lakukan adalah mengedukasi
jadi
eh kalau bisa dibilang 2019 itu kita
mengedukasi ee 2019-2020 itu hampir 1000
lokasi gitu 1000 titik yang kita edukasi
Bagaimana caranya semua
pengurus-pengurus ee bank sampah yang
ada yang sudah yang sudah yang sudah
bagus itu itu menjadi
ee ujung tombok menjadi ee pelatih baru
menjadi trainer baru untuk mengedukasi
RT sebelahnya RW sebelahnya gitu
sehingga semakin banyak rtrw yang kita
edukasi komunitas-komunitas satu sekolah
mendampingi sekolah lainnya gitu Dan Dan
kita eh menjadi masif sekali dari 1000
titik itu ternyata tidak jadi 1000 bank
sampah unit dari 1000 hanya sekitar 300
bank sampah unit yang terbentuk Nah tadi
seperti yang eh sebelumnya Bu Wilda
sampaikan apa sih kita yang mau menjadi
ciri kita apa sih pembedanya kita kita
mau mendeklarasikan bank sampah kita itu
sebagai apa apakah tempat ngupulin
sampah apakah EE penggantinya tukang e
pengelola sampah pengumpul sampah di
komplek atau di daerah rumah atau apa
gitu Nah kalau untuk bank sampah
bersinar sendiri ee saya me eh kita kita
mendeskripsikan bank sampah bersinar ini
sebagai layanan edukasi edukasi itu
betul sekali tadi Ya baik yang berbayar
maupun tidak
berbayarada prinsipnya
kita kita mengedukasi 1000 titik itu
banyaknya hampir 95% tidak dibayar
Karena kita ee jemput bola ya kita yang
datangin rt-nya datangin rw-nya ditolak
itu sering sekali enggak dan apa kita
coba jelaskan lagi program ini bagaimana
bisa memberi manfaat buat masyarakat
eh ada yang semangat ternyata setelah
pulang dari situ ee kesannya Semangat
tapi ternyata dihubungin lagi enggak
bisa itu itu banyak sekali yang kayak
gitu gitu sehingga ee yang yang
terpenting kitanya enggak boleh menyerah
gitu enggak boleh patah semangat hanya
karena menemukan hambatan-hambatan Nah
tadi Kal dari 1000 lokasi ternyata hanya
300 titik nah tapi yang 300 titik ini
kita maintain dari satu unit itu ada
yang eh unitnya ada yang 40 anggota ada
yang 50 anggota ada juga yang tidak
bergabung ke Unit eh karena tidak ada
unit yang terdekat dia join ke bank
sampah kita langsung ke bank sampah
induk juga boleh sehingga saat ini kita
yang terdaftar dengan aplikasi mymes itu
ada sekitar 11.000 lebih register
masabah dan yang terpenting itu bank
sampah itu harus punya data yang akurat
jadi kita bisa memanfaatkan aplikasi
yang sudah disediakan oleh pemerintah
atau aplikasi apa yang ada eh bank
sampah itu saya pakai mymes dan kita
bisa pakai untuk mendata eh
nasabah-nasabah kita jadi Saat ditanya
ada nasab berapa 11.000 buktinya mana
Bisa dicek langsung gitu jadi enggak
enggak nebak-nebak ak enggak enggak
enggak ee Enggak cuman apa nembak angka
tapi memang kita punya angkanya kita
punya datanya dan kita bisa mainten unit
Mana nih yang saat ini enggak aktif kita
bisa datangin itu fungsinya di bank
sampah induk ya kita kita datang ke bank
sampah unit tersebut Apa sih yang
menjadi kendala mereka Kenapa mereka
enggak jalan biasanya kalau yang enggak
jalan itu karena pengurusnya ganti
Misalnya pengurusnya sekarang sibuk atau
pengurusnya sekarang ee pindah rumah nah
itu biasanya ee ada kendala nih di
unitnya Nah kita bantu supaya bank
sampah tersebut bisa ee jalan lagi nah
eh kembali lagi tadi bagaimana kita
mendefinisikan bank sampah kita kalau
bank sampah bersinar kami
mendefinisikannya sebagai layanan
edukasi Inovasi dan jasa pengelolaan
sampah berbasis masyarakat Kenapa kita
memberikan definisi ini yang pertama
edukasi itu harus edukasi yang pertama
itulah yang membedakan bank sampah
dengan ee pengumpul sampah lainnya yang
ada di sistem pengelolaan sampah di
Indonesia ya Ee karena kita yang
melakukan edukasi ke masyarakat untuk
mereka melakukan pengurangan sampah jadi
bukan sekedar ngumpulin sampah
sebanyak-banyaknya justru kita
mengedukasi kurangi sampah
sebanyak-banyaknya ya setelah dikurangi
baru dipilah ya Ee baru Dapat diguna
ulang dan daur ulang nah kemudian yang
kedua adalah inovasi inovasi ini yang
membuat ee terus terang Bang sampah
bersinar bisa terus bertahan sampai
dengan sekarang gitu jadi ee saya ee
Bagaimana kita bisa buat sesuatu yang
berbeda Bagaimana kita bisa mendatangkan
solusi ya Walaupun mungkin belum
secanggih yang tadi ya bang sampah
bentkreasi itu dengan
teknologi-teknologi yang luar biasa ee
mungkin kalau bangsa bersinar kita lebih
ke teknologi-teknologi yang sederhana
tapi kita membuat inovasi-inovasi yang
EE dari yang tadi sampahsampah Apa sih
yang belum dikumpulin oleh bank sampah
Nah kita Cari solusinya seperti itu dan
kita juga jasa pengelolaan sampah
berbasis masyarakat jadi ngumpulin
sampahnya Kalau B ang sampah itu selalu
saya tidak pernah mau menerima sampah
campur dan dipilah di tempat kami jadi
masyarakat harus pilah dulu sampahnya
baru bisa kami terima nah
eh ini adalah timbulan sampah yang
berhasil kami kurangi eh di sumber dari
sumber mungkin kalau dilihat dari jumlah
timbulan sampah di Bandung Raya setiap
hari mungkin ini Enggak seberapa ya kami
hanya mengumpulkan nonorganik tuh
sekitar 80 ton 1 bulan ini per bulan
organik 6 ton minyak jelantah 1 ton ada
electronic W ada popok bayi sekitar 5
ton dan ada limbah
pakaian ini jenis-jenis sampah yang bisa
kami eh setiap eh setiap bulan di tempat
kami ya E saat ini Eh sekitar 80 sampai
100 ton per bulan ini tempat kami kalau
ditanya tempat ini punya siapa ini kita
sewa ya Eh kita sewa dan
Eh bagaimana bisa bisa menutupi biayanya
Nah itu dengan tentunya dengan sistem
manajemen yang tepat sebelumnya kita
menggunakan bank sampah bersinar yang di
bangunan awal itu kita pinjam pakai dari
founder kami namun setelah eh waktu 2019
kita up dari 8 ton sampah per bulan
sekarang bisa sampai 80 ton tentu kita
tidak memiliki tempat yang cukup lagi
sehingga Alhamdulillah kita ada ee
bangunan persis di sebelah nih Kebetulan
sekali dan kita sewa di sana ee
alhamdulillah ada jalannya kita bisa
sewa dari Tun 2020 sampai sekarang
mungkin kalau bapak ibu yang sudah
pernah berkunjung ke tempat kami itu
cukup luas sekitar 4.000 Me dan di situ
kita membuat tempat edukasinya gitu kita
menyebutnya kediaman kawasan edukasi dan
inovasi pengelolaan sampah Mandiri jadi
di tempat itu ee masyarakat bisa datang
ke tempat kami Mereka melihat bagaimana
sampah kalau di pilah itu bisa diolah
berbagai metode pengolahan sampah
organik mulai dari budidaya magot ee ada
bata Terawang ada eh biopori takakura
semua mereka bisa lihat di situ dan e
untuk pengolahan sampah nonorganiknya
ada hampir sekitar 60 jenis ya karena
plastik itu kan banyak sekali jenisnya
kertas juga banyak kaca logam Eh
steroform ada cooking oil eh minyak
jelantah ya Eh semuanya kita terima asal
sudah terpilah termasuk eh multilayer
juga ternyata bisa asal dipilah kalau
tidak dipilah kita enggak bisa terima
Nah jadi ee karena memang konsepnya
berbeda dengan tps3r kalau tps3r kan
dikumpulkan nanti ada pemilahan Nah
kalau bank sampah kami khususnya kami
tidak Ee tidak mau menerima sampah yang
masih tercampur jadi semuanya harus
dipilah dan nanti di kami ada pemilahan
lagi tentunya eh di sini fungsi bank
sampah induk ya bank sampah induk itu Eh
bagaimana kita menjalin hubungan dengan
industri sehingga bank sampah unit bank
sampah unit yang connected dengan bank
sampah induk bisa mendapatkan jaminan
harga terbaik kemudian juga mendapatkan
jaminan sampahnya pasti dijemput Jadi
bank sampah unit itu tidak pusing lagi
aduh sampah saya sudah numpuk kemudian
kedua mau jual ke mana harganya murah
bersaing dengan lapak bersaing dengan
pengepul-pengepul yang ada di sekitar
karena ee bank sampah induk kami itu
menjamin kepada unit-unit kami kami
memberikan harga yang terbaik kalau ada
harga yang ee lebih lebih tinggi
bisa sampaikan pada kami kami ee akan
ganti selisihnya dan itu akan menjadi
evaluasi buat kami Kenapa kita bisa
membeli dengan harga yang tidak sebaik
eh pengepuh atau lapak Padahal kita juga
bisa eh langsung nyambung ke eh industri
dan bank sampah induk itu memang
kuncinya punya unit-unit yang eh
produktif unit-unit yang aktif karena
kalau ngomong sampah itu harus ngomong
quantity kalau misalnya quantity kita
tidak banyak kita juga susah untuk masuk
ke industri daur ulang
dan selain quantity juga quality kalau
quality kita enggak bagus potongan dari
pabrik tinggi nanti bank samp induknya
juga rugi gitu jadi eh memang ini adalah
eh social entrepreneur tapi memang dari
sisi sosialnya kita jalan edukasi
kemasyarakat kita jalan tapi satu sisi
bisnisnya ini juga harus jalan sehingga
manajemennya harus ditatat
sebaik-baiknya e
benar-benarreat memperlakukan bank
sampah ini enggak setengah benar-benar
harus full kita siapkan sop yang tepat
dan bahkan karena background
saya di
[Musik]
ehir eh itu saya pegang eh satu divisi
salah satunya adalah ICT ya sistem E
sistem informasi eh sehingga kita dari
awal sudah membuat eh menggunakan
software di mana barang masuk sampai
nanti barang keluar semuanya terrecord
dengan sistem dan kita juga hitung HPP
cost semuanya itu kita hitung sehingga
meminimalisir kerugian ee karena
misalnya harga belinya lebih tinggi
daripada harga jual kemudian biaya
operasional itu ternyata lebih tinggi
kemudian Berapa biaya operasional yang
sekarang ee ada keluar misalnya
biaya operasional 1 bulan r100 juta
ternyata eh dari keuntungan itu hanya
sekitar Rp0 juta berarti sudah rugi R
juta Nah itu akan terbaca semuanya kalau
misalnya kita dengan ee hitung-hitungan
yang hanya coret-coretan apalagi
dicampur dengan keuangan pribadi itu
sudahudah pasti tidak akan bisa di luas
sehingga ee yang pertama juga ee
sekalipun mungkin bank sampahnya dalam
skala unit pastikan kita menggunakan ee
pencatatan yang baik ee pencatatan yang
rapi ee semua data-data itu harus
dibiasakan rapi sejak awal sejak kami
saat itu 2019 bahkan belum Anton ya di
awal itu ee Saya hanya ee 3 ton lah per
bulan 3 ton per bulan kemudian dalam 3
bulan tuh cukup e signifikan naik sampai
8 ton semuanya kita biasakan rapi sampai
sekarang bisa 80 ton 100 ton itu Eh
sudah tersistem gitu Jadi kita tidak
panik dengan dengan angka yang besar
dengan jumlah nasabah yang banyak karena
semuanya sudah ada di dalam sistem nah
ini Eh tempat material recovery facility
kami dan kami percaya sekali dengan yang
namanya kolaborasi ya Eh kita mencari
solusi-solusi untuk pengolahan sampah
salah satunya nih electronic waste kita
kerja sama dengan ewas RG mereka Sangat
terbuka
dengan kerja sama dan kolaborasi dengan
eh berbagai kota dan ini bisa dilakukan
di kota mana pun kemudian juga untuk
pengolahan sampah popok bayi kebetulan
untuk pengolahan sampah popok bayi ini
saat ini Kami menggunakan mesin yang
kita ee ciptakan sendiri kita kita buat
sendiri mesinnya Gimana bisa ya Itu
dengan inovasi kita melihat apa yang
menjadi kendala apa yang menjadi apa
yang menjadi masalah ee melalui diskusi
ee Kebetulan saya orangnya cukup nekat
dan agak ee apa ya mungkin dalam tanda
kutip ee apa ya SKSD gitu ya saya saya
coba hubungin ada seorang Profesor dari
ITB saya tanyakan Bagaimana cara membuat
begini begini kemudian ee cari juga
literasi ee ya alhamdulillah sekarang
dengan Google informasi mudah kita
dapatkan juga dan EE kebetulan ada
teman-teman dari Balai Besar pulp dan
kertas kita datangin juga sehingga dari
popok bayi ini kita bisa
mengelolah menjadi kertas karena itu
high quality fiber kita bisa juga bikin
E refeview plastic fuel Eh di mana kita
membuat semacam briket ya Eh rpf dengan
kalori 7.000 kalori itu sangat tinggi
sekali dan juga pupuk cair untuk eh yang
mengandung super absortion polimer yang
dapat digunakan untuk eh treatment tanah
treatment tanah eh untuk pengumpulannya
kita kerja sama dengan octopus sehingga
eh memudahkan juga pengumpulan popok
bayi dari masyarakat dan setelah kita
berjalan ee maka kita juga akan
mendapatkan dukungan dari ee produsen
nah saat ini kami bekerja sama dengan
Kimberly clar softtex jadi kalau saya
prinsipnya dibalik bukan kita cari dulu
dukungan baru kita kerjakan melainkan
kita cari dulu inovasinya kita kerjakan
maka ada gula ada semut nah saat kita
kerjakan produsen juga butuh untuk
sampahnya dikelola maka e produsen itu
juga akan datang untuk
eh dukung kita gitu jadi Ee Kita cari
dulu aja inovasinya enggak perlu E ini
kalau kalau dari sisi kami ya gitu kita
cari aja dulu inovasinya maka nanti ada
solusinya gitu untuk pembiayaannya kita
di-support eh oleh kimberlysoftek
sehingga saat ini kita bisa mengolah ee
5 ton sampah popok bayi setiap bulannya
dan EE Insyaallah Tahun 2022 kita akan
tingkatkan 15 ton per hari untuk di
Bandung Raya Nah kita juga sejak tahun
2021 awal itu sudah mengumpulkan limbah
pakaian awalnya limbah pakaian ini kan
ada yang pakaian layak pakai ada yang
tidak layak pakai Kalau yang layak pakai
itu kita Salurkan ke masyarakat nanti ee
masyarakat yang membutuhkan jadi
sekalian kita datang ke RT ke RW apalagi
kalau yang di ee kampung-kampung di
desa-desa Mereka senang sekali saat kita
bawa bantuan ee pakaian yang masih layak
pakai sehingga mereka lebih welcome juga
sama kita mereka Ee Kita juga
e ke panti-panti sosial sehingga panti
sosial itu juga nanti bisa menjadi unit
kita juga kita support jadi eh saling ya
Eh kita saling membantu kita saling
support e sampahnya mereka juga kita
bantu Pa kita bantu kolek ee dan mereka
yang pilah dan nanti mereka mendapatkan
tambahan ee dari sampah yang terpilah
tersebut nah di e pertengahan 2021
Ternyata ada echotouch yang memang
mengolah sampah pakaian tidak layak
pakai sebelumnya pakaian yang tidak
layak pakai itu kita kerja sama dengan
UMKM untuk bikin isian sofa dan
sebagainya harganya murah sekali
sebenarnya tapi setidaknya sampahnya
bisa dikelola karena banyak sekali
sampah pakaian tidak layak pakai ini
juga terbuang sia-sia di TPA Nah
sekarang dari sampah pakaian yang tidak
layak pakai ini kita bisa membuat
insulator jadi pakaian tidak layak pakai
ini tidak lagi mencemari lingkungan tapi
bisa dipakai Jadi insulator insulator
ini bisa dipakai di pabrik-pabrik untuk
ee atap ya eh
eh tengah-tengah teman-teman lihat
Bagaimana pengaplikasiannya kemudian di
temembok ya pengganti rckwol dan ini
Tentunya ramah lingkungan karena kalau
udah rusak pun bisa dikembalikan bisa
diolah lagi nanti untuk menjadi
insulator lagi gitu Jadi sebenarnya
sampah itu kalau kita mau pilah pasti
ada solusinya n yang penting mau dipilah
jadi itu yang akan kita edukasi ke
masyarakat ee yuk masyarakat pilah
sampahnya nanti sampahnya ini bisa eh
menjadi bisa kita olah dan tidak lagi
menjadi masalah di lingkungan ini
beberapa kegiatan edukasi dan
sosialisasi yang kami lakukan Jadi kalau
1000 titik itu kebanyakan RT RW
sekolah-sekolah itu kita ee eh hajar
semuanya Istilahnya ya kita edukasi
semuanya bahkan mungkin yang paling Nek
itu saya datang ke penjara ya waktu awal
datang ke penjara itu terus terang waktu
awal kan kita benar-benar door to door
kita ee saya datang ke sana itu sampai
dipelototin dari ujung kaki sampai ujung
rambut ya Mbak Mau ngapain ke sini mau
eh edukasi tentang sampah Pak gitu ya
mereka sampai kaget gitu dan terus
terang sih juga kaget ya waktu awal
datang datang ke penjara itu eh itu
benar-benar drama banget lah istilahnya
karena kita enggak pernah ya datang ke
penjara enggak tahu kayak gimana
diperiksa semuanya gitu dan tapi ya itu
Alhamdulillah
ee setiap niat baik pasti ketemu Jalan
kebaikannya sehingga eh waktu itu kita
diterima awalnya sama pengurusnya Terus
ternyata mereka laporkan ke kalapasnya
kalapasnya e akhirnya eh eh berkenan
untuk bertemu dengan kami kita kita
ketemu sampai akhirnya saya boleh masuk
ke dalam dan eh surprise banget saat itu
ini Lapas jelekong kelas 2 lapas
narkotika jelekong kelas 2 ee Bandung ya
Ee Jadi waktu pertama kali datang itu
timbulan sampah e ada tumpukan sampah
itu gunung sampah kalau bisa dibilang
jadi di dalam tps-nya ee ada
sekitar 1 eh ada
16 binaan ya istilahnya di sana itu ada
sekitar 15 * 5 m ee panjang ke lebar
tingginya tuh bisa sekitar 3 m bayangkan
di dalam tuh tumpukan sampahnya udah
segitu dan mereka bakar tapi yang mereka
bakar itu enggak sebanding dengan sampah
yang dihasilkan setiap harinya dan truk
pengambilan sampahnya itu kayak diambil
satu truk tapi dihasilkannya empat truk
git eh empat empat D truk gitu jadi
kayak enggak seimbang sehingga itu jadi
gunungan sampah gitu itu benar-benar
kondisinya udah jelek banget udah Udah
Ee istilahnya udah kotor banget udah
jadi gunung dan
eh saya ditanya Mbak mau ngapain
ngurusin sampah ini itu agak kaget juga
gitu ya Aduh mau gimana ya deg-degan
juga gitu Ini benar-benar nekad banget
tapi saya bilang Oke Pak kita beresin
ini tapi mulai dari sekarang kita pilah
sampah sambil kita beresin ini kita
pilah sampah dan alhamdulillah ini eh
surprise sekali sampai akhirnya karena
satu Lapas ini
ee kita jadi
dibukainan di di Bandung Raya yang kita
kelola sampahnya karena dari gunungan
sampah itu dalam 1 tahun mereka bisa
menghasilkan sekitar r0 juta sehingga
itu benar-benar diapresiasi dan
menghasilkan ee pemasukan negara bukan
pajak yang paling besar dibandingkan
pelatihan-pelatihan yang lain sampai
kita disiapkan pelatihan khusus buat
warga binaan di sana dan kita ajarkan
kepada warga binaan di sana saya bukan
mengajarkan kalian untuk menjadi
pemulung eh tanpa bermaksud untuk
eh mengurangi ya Eh maksud saya jadi
mereka Jangan berpikir seperti itu gitu
tapi mereka bisa bisa kembali ke
masyarakat kalaupun mereka ditolak oleh
masyarakat mereka menjadi Hero di
lingkungannya dengan mengelola
sampah-sampahnya itu menjadi pemasukan
juga buat dia nanti berm dengan kita
saya ee saya membuka sekali kesempatan
tersebut kepada teman-teman warga binaan
yang ada di Lapas jilekong tersebut dan
Alhamdulillah banyak sekali dari mereka
yang eh
terinspirasi dan mereka
mulai berbuat jahat lagi saat kembali ke
masyarakat setidaknya kalaupun enggak
ada kerjaan mereka bisa ngolah sampahnya
dan sekarang ada ee bukan cuman lapaz
jelekong saja tapi ada ee juga Rutan ee
di suka miskin kita kita kelola mulai
dari Rutan perempuan lapaz perempuan
Rutan ee dari lpka semuanya kita kelola
karena kita tidak melihat siapa dia tapi
kita melihat masyarakat semua masyarakat
harus kita edukasi semua masyarakat yang
menghasilkan sampah itu harus diedukasi
ini ee kalau lihat foto yang di bawah
ini kebalikannya ini ibu-ibu direktur
Polda Jabar jadi sekali lagi kita tidak
melihat statusnya siapa dia gitu Apakah
dia eh penghuni Lapas atau bahkan dia
ibu-ibu direktur ini I ibu bayangkari
ibu-ibu Polda Jabar tapi kita melihat
mereka sebagai masyarakat sebagai
manusia yang menghasilkan sampah setiap
hari yang harus kita edukasi dan mereka
harus pilah sampahnya dan kita siapkan
fasilitka eh mengirimkan sampahnya ke eh
bank sampah unit yang terdekat Lalu
nanti bank sampah induk akan menjemput
di bank sampah unit bank sampah unit
tersebut ee ada sekolah-sekolah tentunya
ada pantiasuhan semuanya kita lakukan
dan sehubungan dengan edukasi yang kita
lakukan edukasi ee itu kita lakukan dari
sedini mungkin ee maka kita juga ini
program yang dari dulu kita lakukan
yaitu kelas belajar bahasa Inggris bayar
pakai sampah ada beberapa titik yang
kita lakukan ee anak-anak yang tinggal
di pinggiran sungai Citarum itu kita
kita kita buatkan kelas belajar bahasa
Inggris sehingga dari kecil mereka
Jangan buang sampah ke sungai tapi
mereka bisa menghargai sampah tersebut
mereka ambil dan nanti mereka bisa bawa
untuk belajar bahasa Inggris di ee ee
mereka bisa bayar pakai sampah dan
alhamdulillah ini saya melihat sekali ee
perubahan signifikan yang biasanya
anak-anak mereka buang begitu saja
sampahnya sekarang mereka
lihat kalau ditanya Eh kenapa diambil
nanti bisa buat belajar bahasa Inggris
nah kebetulan Bang sampa bersinar itu
kita punya Kak Min market di bangsa
bersinar di mana kita siapkan ada
sembako ada jajanan jajanan anak-anak ee
nah mereka tuh bisa bayar pakai sampah
termasuk beli pulsa apa segala macam ya
itu standar lah ya mereka bisa bayar
pakai sampah nah di unit-unit kami itu
diduplikasi Jadi kalau e teman-teman ada
yang pernah nonton di Metro TV itu
sampai ada beberapa unit yang yang saya
ajak mereka dari Metro TV datang ke sana
untuk Lihat langsung buktinya nih ada
unit kami yang dia pengurus Unitnya
punya e Toko kecil atau warung lah
mungkin dia nerima pembayaran pakai
sampah itu lingkungannya bersih sekali
ada anak-anak jalan itu dia ambil
sampahnya kenapa ya nanti buat jajan dia
bilang kayak gitu jadi masyarakatnya
mulai berubah perilakunya itu yang kita
harapkan masyarakat eh perubahan
perilaku masyarakat sehingga yang
namanya Milah sampah itu bukan lagi
sesuatu yang dipaksa tapi mereka
menjalankan secara sadar dengan dengan
kemauan mereka sendiri dengan dengan ee
apa ya dengan sadar mereka melakukannya
itu enggak perlu dipaksa-paksa lagi dan
EE dan EE hasilnya Mereka melihat
manfaatnya sendiri bukan sekedar
tabungan yang mereka dapatkan tapi di
sisi lain mereka juga melihat lingkungan
mereka menjadi bersih ya Belum lagi eh
di bank sampah kami itu kami juga punya
modul-modul pelatihan Jadi kalau mereka
sudah lulus nih istilahnya dengan
pelatihan pemilahannya mereka sudah
berjalan kita akan masuk ke pelatihan eh
sampah organiknya misalnya mereka eh mau
ngolah sampah organik dengan metode Apa
itu kita sangat welcome ya kalau
misalnya mereka mau mau pelatihan
budidaya magot atau mau pelatihan ee
dengan e komposting sehingga nanti bisa
diselesaikan masalah sampah organik itu
di rumah masing-masing ada juga bank
sampah yang dia keunikannya Dia jago
sekali bikin kerajinan kerajinan Nah itu
bank sampah induk kita e membantu dalam
hal pemasarannya baik eh secara online
maupun kita menyiapkan display untuk eh
bank sampah unit tersebut eh sehingga
nanti kita pasarkan hasil kerajinan eh
dari bank sampah dari bank sampah unit
bank sampah unit tersebut ini beberapa
program campaign yang kami lakukan ya Eh
ini Ini program Ini tuh sebenarnya eh
mohon maaf waktunya 2 menit lagi ya Iya
baik jadi program-program campaign ini
perlu kita lakukan supaya masyarakat itu
tertarik memang bagaimanapun masyarakat
tuh masih senang dengan ee apa hal-hal
yang membuat mereka menarik Ya seperti
tukar popok bekas dengan Po baru
kemudian juga tukar mlantah dengan emas
ee Cicil motor bayar pakai sampah itu
cukup menarik buat masyarakat dan kita
juga connected dengan para petugas
sampah sehingga mereka yang eh
mengirimkan sampahnya ke kami kita jamin
harga yang terbaik dan kita juga suplly
sembako setiap bulan P mereka sehingga
kehidupan mereka lebih baik dan mereka
juga terlepas dari ijon-ijon ya Banyak
sekali para petugas sampah atau pemulung
juga yang terikat utang-utang dari ee ee
diutangin dengan bunga yang sangat besar
sehingga kita membantu mereka untuk
lepas dari kondisi tersebut ini beberapa
kegiatan kami di Jawa Barat dengan dinas
lingkungan hidup dengan disperkim kita
mengolah apartemen transit dan EE ada
Gebyar belanja bayar pakai sampah dan
inovasi-inovasi seperti ini dibutuhkan
supaya masyarakat tertarik dengan
program Bang sampah eh saya percaya
teman-teman semuanya sudah menjalankan
dengan sangat baik yang dibutuhkan
adalah lebih ke inovasi bagaimana kita
kreatif lihat masalah yang ada di
masyarakat supaya
ee sesuai jadi kita tidak bisa samakan
satu tempat dengan tempat yang lainnya
Walaupun mungkin basicnya sama ya tapi
kita bisa melihat bagaimana culture di
masyarakat tersebut masalah yang ada di
masyarakat tersebut dan Bang sampah itu
mencoba untuk membawa solusi buat
masyarakat ini eh integrated farming
yang kami lakukan ini penghargaan yang
eh kami dapatkan di tahun ini Mungkin
itu saja yang bisa saya sampaikan semoga
menginspirasi dan sukses buat ee eh
semua teman-teman bang sampah di seluruh
Indonesia terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih
sekali Mbak Febri dari bank sampah induk
bersinar Eh luar biasa bapak ibu eh kita
sangat menikmati rasanya memang 20 menit
ee waktunya sangat sedikit untuk
menjelaskan segala macam aktivitas dan
banyak sekali keyword- keyword kata-kata
kunci yang bisa kita ambil tadi ee saya
mencat ada kuantitas kualitas menjadi
kata kunci dari pengelolaan ee bank
sampah Indu namun tidak sedikit dari
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tadi
Oh saya baru mulai dan seterusnya tapi
prinsip ada gula ada semut juga kita
perlu pegang dengan baik ya Artinya kita
perlu menyiapkan sesuatu agar ee
pihak-pihak lain yang
EE mempercayai kita dapat terus
melakukan kerja sama dengan kita ya Oke
Bapak Ibu eh pastinya ini sudah sudah
materi yang kedua dan
EE masih ada satu lagi kalau tadi ini
dua dari Pulau Jawa Mbak V dan Bu Wilda
ini kita akan lihat ada satu pemateri
dari paling ujung timur ya kita coba
lihat bank sampah yang ada di ujung
timur itu seperti apa siapa pematerinya
Ada mbak virli yuriken itu ketua Misol
foundation dari Sorong Papua Barat dan
dan saat ini menjabat sebagai eh program
manajer di bank sampah e Sorong raya dan
Misol foundation dan berbagai macam
aktivitas dan rasanya kok ini
eh pemateri yang termuda hari ini ya di
samping yang dua tadi muda-muda banget
Saya yakin dan ini yang mungkin yang
paling muda Nah kita eh coba sapa dulu
nih Mbak sudah
eh
halo siang dari kota selat mudah-mudahan
ee materi yang terakhir ini bisa menjadi
penutup dan bisa menginspirasi sebelum
kita tanya jawab ya Mbak virli Eh
silakan waktunya juga sama seperti
pemateri Yang Lain 20 menit ee waktu dan
tempat kami
persilakan baik terima kasih banyak Mas
Hijra saya izin share screen Ya sebentar
oke
silakan
Oke Eh skirnya sudah terlihat
Ya baik
eh Selamat siang lagi dari kota Sorong
Wah Sebenarnya tadi Bua sama MB ini
senior-senior Eh saya nih ya jadi saya
yang paling muda kayaknya di sini gitu
eh Kalau saya sendiri sebenarnya
bergabung di bank sampah Sorong Raya itu
baru diahu tahun 2000
eh 18 sementara kalau bank sampah Sorong
Raya sendiri ini kami sudah bergerak
dari 7 tahun yang lalu jadi dari tahun
berapa tuh sekitar
2014 Nah mungkin perbedaannya antara
bank sampah Sorong Raya dengan eh bank
sampah-bang sampah yang lain kami
diinisiasi oleh missel foundation atau
Yayasan Miso bftin nah eh misal
foundation sendiri Ini adalah eh eh
organisasi yang bergerak di bidang
konservasi laut Nah jadi awalnya itu eh
kegiatan kami kegiatan inti dari Mal
foundation sendiri adalah melakukan
patroli laut di area konservasi di raja
selatan di Papua Barat nah eh area itu
dulunya menjadi sasaran dari pengeboman
ikan Nah jadi di sana banyak destructive
fishing dulu sebelumnya jadi terumbuk
karang-terumbuk karang yang masih bagus
itu terancam karena ada Peril e karena
ada eh perilaku-perilaku yang kurang
bertanggung jawab eh untuk mengambil
hasil laut seperti itu nah eh setelah
itu dari missal foundation hadir untuk
eh membantu pemerintah melakukan eh
pengawasan di area konservasi tersebut
ketika teman-teman Ranger patroli kami
melakukan patroli laut eh di sana kan
banyak pulau-pulau yang tidak ada
penghuninya nah tetapi di pulau-pulau
yang tidak ada penghuninya itu kami
menemukan sampah-sampah juga nih Padahal
kan tadi ee kalau saya enggak salah
dengar di awal sekali di ee bagian
sambutan dibilang mungkin masalah sampah
itu baru terasa di perkotaan sementara
yang di pedalaman itu mungkin kurang
merasakan justru malahan kami juga
ee apa namanya merasakan tantangan juga
hanya saja dengan tantangan yang berbeda
gitu apalagi untuk kami yang tinggalnya
di pesisir Nah jadi dari situ mulailah
ada inisiatif untuk ee Bagaimana kalau
misalnya kami mengadaptasi dan
mengadopsi ee skema bank sampah yang
memang waktu itu kebetulan sudah masuk
ke
ee pemerintah Ya sudah disarankan gitu
itu di desa-desa sekitar yang paling
dekat dulu deh dengan area kami bertugas
dulu nah ee jadi waktu itu kami mulai
tadi Kalau enggak salah saya baca di
chat itu banyak yang tanya bagaimana
caranya memulai Bagaimana caranya
memulai waktu itu k hanya mulai dari
lima ee desa kecil jadi memang ee titik
berat yang dilakukan dalam ee apa
namanya kegiatan
eh bank sampah itu adalah edukasi
masyarakat jadi itu adalah pilar utama
dari kegiatan bssr saya yakin tadi sudah
sudah diulang-ulang juga oleh
eh Bu Wilda oleh Mbak gitu bahwa eh bank
sampah itu bedanya dengan eh apa namanya
P pengolaan-pengelolaan sampah yang lain
ada di edukasinya gitu jadi dulu kita
mulai dengan lima Desa terus habis itu
masyarakat yang awalnya itu membuang
sampah ke laut ee mereka mulai ee mereka
mulai berubah nih perilakunya karena
mereka tahu bahwa kalau mereka kalau
mereka memilah akan ada yang mengambil
gitu nah eh itu juga awalnya menjadi
tantangan terbesar kami karena Awalnya
kami hanya ingin mengedukasi tetapi
ketika kita sudah mengedukasi bapak
dengan Mama bapak-bapak dengan mama-mama
yang ada di sini mereka tanya kan ee
baru kalau kita sudah Pang diapain
sampahnya gitu Nah akhirnya kita
eh tertodong juga nih karena kita juga
yang eh apa namanya sebagai pionir untuk
melakukan edukasi supaya sampah itu
jangan dibuang ke laut dan kita juga
yakin bahwa membakar sampah itu bukanlah
ee solusi yang tepat akhirnya eh kita
coba adaptasi eh program bank sampah di
dalam eh di bawah naangan misal
foundation Nah dari lima Desa itu 1
tahun di tahun berikutnya barulah kami
mendapatkan kesempatan untuk bisa punya
ee inisiatif ini bisa berkembang menjadi
lebih besar kami dipinjamkan tempat oleh
eh dinas Perumahan pemukiman kota Sorong
untuk kita bangun gudang sendiri di sana
lalu untuk bisa ee memberikan
penjangkauan ke masyarakat dengan jumlah
yang lebih besar Karena tentu saja di
mana ada manusia pasti di situ ada
sampah dan kalau kita kalau kita merasa
kita mau melindungi ee area konservasi
inih jantung terumbuk Karang terkaya di
dunia ya kita memang harus menyasar ke
populasi yang lebih eh besar eh untuk
edukasi masyarakat sendiri di sini kami
tidak terbatas dengan eh ibu-ibu ibu-ibu
rumah tangga dari e RT RW kelurahan gitu
tidak tetapi kami juga masuk ke eh
sekolah-sekolah kami juga masuk ke
kegiatan kegiatan keagamaan Jadi kami
juga ee ikutan sosialisasi nih dengan
ibu-ibu pengajian atau dengan ee ee
teman-teman pemuda gereja seperti itu
nah terus kami juga didukung juga oleh
beberapa
ee organisasi-organisasi Aparatur Negara
yang memang mereka juga sudah mulai
konsern jadi waktu itu kami ee pernah
bikin eh sosialisasi yang cukup ee
banyak juga dengan ibu-ibu bayangkari
dan EE ibu-ibu Persit gitu Nah itu dari
komandannya tuh yang
ee apa namanya menghimbau untuk semua
ibu-ibu Persit semua ibu-ibu bayangkari
harus harus dan wajib gitu punya
ee pemilahan sampah pengelolaan sampah
di ee area mereka masing-masing Nah jadi
ee apa namanya skalanya udah bergeser
Enggak cuman dari ee RT aja tetapi jadi
kelompok-kelompok juga Nah tadi Saya
dengar kalau misalnya ee eh apa namanya
Bu Wilda juga sempat sampaikan ya bahwa
eh enggak apa-apa Kalau masih di teras
rumah Iya betul di bank sampah Sorong
Raya sendiri kalau misalnya
eh teman-teman datang ke Sorong gitu mau
mau tanya di mana ada 118 ee bank sampah
unit yang ada di kota Sorong kalau
misalnya mau cari bangunannya itu enggak
ada kita cuman punya bangunan bank
sampah induk aja sementara untuk ununit
sendiri eh Kami yakin dan percaya bahwa
bank sampah itu adalah komunitas
itu bukan ee bangunan fisik tetapi
Bagaimana sekelompok masyarakat atau
sekelompok ee komunitas mereka punya ee
kepedulian yang sama terhadap lingkungan
dan mau melakukan proses pemilahan
sampah dari rumah masing-masing lalu
eh mau berubah gitu yang tadinya cuman
eh Beli Pakai buang beli pakai buang Nah
sekarang mereka sudah mulai Milah dan
ditabung di bank
sampah kemudian Eh kalau untuk proses
sampah daur ulangnya sendiri di kota
Sorong kami bagi Menjadi 30 jenis
eh 30 Jenis sampah yang kami terima sama
seperti tadi Mbak bilang kami tidak
menerima sampah yang tidak dipilah kami
hanya menerima sampah yang betul-betul
dipilah jadi jadi itu kami sangat e apa
ya kami sangat Strik juga ketika kami
memberikan edukasi ke masyarakat Lalu
nanti kalau misalnya sampahnya gak dipil
gimana gitu ya kita gak mau terima gitu
kita enggak mau terima saya selalu
menekankan gini ee analoginya gampang
aja kalau misalnya kita pergi ke
supermarket Enggak mungkin kan di dalam
raknya supermarket itu ditaruhnya
nyampur misalnya di situ ada shampo di
situ ada kecap di situ ada Saus dicampur
di dalam satu rak yang sama itu enggak
mungkin kan dari Nah itu aja kita mau
gitu jalan untuk ngambil barang-barang
dari ee rak yang terpisah itu gitu nah
begitu juga kita harus memperlakukan
sampah kemasan dari ee barang
barang-barang yang kita konsumsi itu
yang ee apa namanya membuat e masyarakat
jadi jadi ee apa ya jadi aha momen juga
buat mereka Oh iya ya kita kan beli
sesuatu di pasar atau di warung atau di
ee supermarket itu semuanya juga ee
terpisah jadi kita juga harus eh mau
gitu untuk memisahkan sampah-sampah kita
jadi memang betul-betul mulai dari
eh kami ketika turun ke masyarakat sama
sekali tidak pernah pakai materi yang
EE dengan bahasa yang terlalu
tinggi-tinggi dengan alasan bahwa Ini
jenisnya berbeda apa segala macam segala
macam Enggak Yang jelas aja yang mereka
lihat di eh yang mereka lihat di eh apa
namanya di kehidupan mereka adalah ya
kalau mereka beli itu kan udah
terpilah-pilah ya Eh peletakannya gitu
nah itu juga kita mau seperti itu nah
itu yang e eh masuk akal buat mereka dan
itu mereka bisa terima terus sama
perubahan perilaku itu kadang-kadang
kita pikir kok kita edukasi satu kali
lalu mereka gak berubah-berubah gitu ee
ada penelitian yang saya baca bahwa Eh
kalau kita memberiahu sesuatu ke ke ke
ke orang lain gitu istilahnya kita
memberikan edukasi mungkin yang terserap
itu mungkin hanya 16% Jadi kalau
misalnya kita melakukan edukasi itu
hanya satu kali kita kasih sosialisasi
itu hanya satu kali terus kita berharap
besoknya orangnya Berubah itu sama
sekali enggak mungkin jadi memang harus
berulang ulang ulang ulang ulang ulang
bahkan ke teman-teman bank sampah unit
yang sudah terbentuk pun kadang-kadang
kita tetap harus mendampingin ke sana
kita jelasin lagi kita berikan ee
edukasi lagi kalau misalnya ada ada
update informasi kita berikan update
informasi nah jadi memang
ee itu sebenarnya
ee proses proses masyarakat mau memilah
sampah dan EE memberikan atau menabung
sampahnya bersama Bang sampah Sorong
Raya itu sebagai ikatan aja biar kita
bisa silaturahmi lagi biar kita bisa
balik lagi untuk memberikan edukasi
edukasi edukasi edukasi terusmenerus
sampai ke mereka punya anak-anak
saudara-saudara dan segala macam
sehingga ee kalau kita memang
mengharapkan ada perubahan perilaku
secara kolektif Ya paling tidak kita
selalu setiap hari itu satu langkah
lebih maju ke tujuan kita yang itu gitu
nah eh terus bang sampa Sorong Raya
sendiri eh di sini kami Sebelum pandemi
ee ini sebelum pandemi kami bekerja
dengan 35 staf memang pada saat pandemi
kami eh Berada di posisi yang sangat
sulit sekali Mbak tahu ceritanya saya
sampai japrin Mbak V saya sampai curhat
ke Mbak Fe Mbak V Aduh gimana nih Saya
sudah capek banget Rasanya kayak
ngurusin Bang sampah nih kayak mau
menyerah gitu tapi lagi-lagi itu yang eh
tadi bu Wilda sampai-sampai yang di
depan bahwa kayak kita harus berani gitu
dan saya yang saya lihat dari
teman-teman bank sampah dari tujuh bank
sampah ini kita lihat yang saya lihat
adalah kita ini memang orang-orang nekad
Jadi kalau misalnya mungkin belum nekad
Belum berani gitu mungkin enggak mungkin
Engak enggak akan berada di posisi
sekarang gitu jadi memang ee ketika kita
Capek ngurusin ini kok enggak
berubah-berubah ya atau kok ini stak ya
gitu ya enggak apa-apa berhenti aja dulu
istirahat gitu tapi dilihat lagi
evaluasi Apa yang kurang apa yang harus
diperbaiki Apa yang sebenarnya itu ada
peluangnya kayak gitu jadi jangan eh
jangan gampang menyerah dengan eh
kondisi yang eh sulitlah seperti itu
apalagi mungkin kalau teman-teman yang
di Jawa Aduh saya mau bilang teman-teman
yang di Jawa itu boleh dibilang
pabriknya itu di sebelah
rumah pabrik daur ulang itu cuman di
Jawa Timur ada di Jakarta ada
teman-teman masih di satu pulau kami
dari Papua ngirimnya itu harus nunggu
satu kontainer Full enggak bisa ngirim
Misalnya ini ya kalau misalnya masih
mulai yang kecil gitu mau ngirim pakai
truk aja Ah gitu biar uangnya cepat
balik gitu atau misalnya ee dengan ee
apa volume yang lebih sedikit tapi lebih
sering gitu ngirimnya teman-teman bisa
bikin kalau berada di ee e apa namanya
apalagi untuk teman-teman yang berada di
Jawa ya sementara untuk kami yang berada
di antahberantah ini gitu ya di cukup
jauh dari pusat industri eh kami
betul-betul harus sangat perhitungan
satu kontainer pokoknya
seminimalminimalnya 8 ton saya selalu
bilang sama teman-teman di gudang aduh
kalau misalnya sampai kurang dari 8 ton
ya kita pasti rugi rugi digkos karena
satu kontainer itu kitanya harus keluar
sekitar r juta untuk Kir koner sementara
harga sampah yang teman-teman terima di
Jawa sama harga yang kami terima di
Papua itu sama Jadi kalau misalnya Mbak
ngirim satu kontainer 8 ton dapat R juta
misalnya saya juga ngirim dapatnya r0
juta juga gitu cuman mungkin ba ngirim
ke sana ongkosnya eh enggak nyampai eh
enggak nyampai R juta Gitu sementara
kami ngirim dari sana costnya harus at
least R juta supaya satu kontainer itu
Eh bisa bisa masuk ke Jawa dan kita bisa
dapat ee revenue untuk diputar kembali
ke masyarakat dan untuk biaya
operasional
kita nah eh untuk kegiatan lain eh
pengembangan dari edukasi itu kami sadar
bahwa ketika kami berada di posisi eh
kami di sini di Papua Barat eh dengan
eh apa namanya pengetahuan kolektif yang
sudah kami punya teman-teman yang
betul-betul sudah ahli di bidang
pemilahan dan sudah ahli di bidang ee
prosessing sampah untuk ee daur ulangnya
gitu nah Kami yakin bahwa ee ilmu itu
memang sudah seharusnya kita sebarkan di
ee Papua Barat sehingga
kabupaten-kabupaten lain ee atau mungkin
ee kota-kota lain yang berada di Papua
dan Papua Barat itu bisa punya
ee ilmu yang sama sehingga kita bisa
sama-sama nih menyelesaikan masalah ee
persampahan yang ada di di daerah
sebelah sini gitu karena enggak mungkin
kalau misalnya
ee Sorong sendiri nih misalnya Sorong
sendiri disamperin sama Kabupaten
tambrau gitu misalnya atau disamperin
sama Kabupaten Bintuni gitu misalnya
untuk bantuin dong untuk menyelesaikan
masalah sampah di sana ya enggak bisa
gitu karena costnya sendiri itu sudah Ee
luar biasa gitu kita enggak bisa tempuh
dengan jalur darat harus dengan jalur
laut dan itu ee bukan bukan makan biaya
yang sedikit tapi makan biaya yang cukup
banyak Nah jadi akan lebih murah costnya
Jika pemerintah dari setiap Kabupaten
itu eh copy paste kita punya ilmu di
daerah mereka masing-masing sehingga
dari masing-masing daerah itu bisa ee
mendirikan eh bank sampah masing-masing
nah yang penting nanti kalau misalnya
volumenya masih sedikit tadi eh apa
namanya Mbak juga ee sampaikan juga
bahwa kalau kita bicara sampah kita
bicara kuantitas kalau volumenya sedikit
ya kita mau ngelolanya juga
ee posisi tawar kita juga susah gitu
untuk masuk ke industri Nah kalau
misalnya posisi kalau misalnya volumenya
masih sedikit ya nanti dipull aja ke eh
bank sampah Sorong Raya misalnya karena
kami punya akses ke akses Pelabuhan kami
ke Surabaya itu eh lebih frequent lebih
sering dibanding dari
kabupaten-kabupaten
lain nah ee kalau tadi saya sudah S
sampaikan bahwa satu kontainer itu kita
butuh ee biaya ee biaya pengiriman
sekitar r juta dari total penjualan
materi ee material daur ulang itu hanya
bisa mengcover sekitar 40 sampai 50%
biaya operasional terus sisanya gimana
mbakli dapat uang dari mana itu gitu kan
Nah eh sisanya itu kami eh sebelum
pandemi kami dapat
eh kami banyak dapat dukungan dan donasi
dari e sektor pariwisata nah eh kenapa
dari sektor pariwisata di sini karena
memang industri pariwisata di sini
ee yang dijual kan ee alamnya ya gitu
Kalau misalnya mereka ee menjual ee apa
namanya keindahan alam yang ada di sini
tetapi mereka tidak tidak bisa
memastikan bahwa misalnya mereka mau
balik 5 tahun lagi atau mereka mau balik
7 tahun ke depan gitu mereka tidak bisa
memastikan bahwa area tersebut masih
sama kondisinya dengan 7 tahun
sebelumnya mereka datang dengan
keindahan dan kebersihan yang EE cukup
terjaga maka ee industri pariwisata
pasti akan turun gitu industri
pariwisata pasti akan jatuh Nah makanya
ee mereka memberikan cukup banyak
dukungan untuk ee bank sampah Sorong
Raya sehingga kami bisa
mengedukasi masyarakat-masyarakat
khususnya yang berada di pesisir ya
untuk bisa mengelola sampah mereka
dengan baik dan jangan sampai ee
terbuang ke laut seperti itu Nah jadi
sebenarnya peluang-peluangnya ee banyak
mungkin kalau misalnya kayak kami di
bank sampah Sorong Raya mau mau menyasar
ke industri-industri penghasil sampah
yang
EE yang yang yang besar gitu ya Eh big
big corporate gitu eh agak sulit gitu
untuk kami karena pertama volume kami
masih lebih sedikit dibandingin tadi itu
jumlah sampahnya mve apalagi jumlah
sampahnya dari Bu wildlda pasti
jumlahnya eh cukup cukup besar gitu
untuk untuk memang memang masuk untuk
skala industri Tetapi kalau untuk kami
itu cukup kecil tetapi tetap kalau
jumlah segitu misalnya kami kapasitas
kami 200 ton plastik per tahun atau 400
ton ee total sampah daur ulang Kalau
misalnya itu tidak terkelola dengan baik
atau let's say 200 ton plastik itulah
masuk ke laut gitu itu industri
pariwisata udah pasti mati gitu siapa
turis yang mau datang ke eh Raja at yang
diagung-agungkan atau digaung-gaungkan
sebagai eh surga bawah air
eh terbaik gitu di Indonesia gitu ya
Siapa yang mau datang gitu Kalau
misalnya banyak sampahnya Nah jadi
eh apa namanya itu juga yang menjadi eh
salah satu
eh alat komunikasi kami dengan eh
rekan-rekan di sektor pariwisata dan
juga pemerintah yang mendukung eh
pengembangan pariwisata di daerah ini
lalu kami juga punya jasa angkut ini
untuk jasa angkut eh sampah organik
harapannya ke depan e bank sampah Sorong
Raya bisa seperti eh bank sampah eh di
Bandung atau di Jakarta gitu ya memang
betul-betul bisa ola sampah eh
organiknya sampai bisa jadi pupuk terus
habis itu bisa punya nilai jual gitu dan
eh ya pasti semuanya kan ada first
stepnya dan ya Kami yakin bahwa ke
depannya kita bisa juga untuk bisa
sampai di tahap
ituah ini yang tadi sudah saya sempat
saya ceritakan n Ini kebanyakan unit
kami itu beradanya dia di eh daerah
pesisir ya sebenarnya ini di bawah-bawah
lagi di pulau-pulau ini banyak juga yang
kita juga unit-unit di situ karena
eh banyak juga dari nasabah-nasabah kami
yang mereka itu nelayan lalu perubahan
perilaku yang menurut saya sangat eh apa
namanya menyentuh hati itu ketika ee
nasabah-nasabah yang nelayan-nelayan ini
ketika mereka eh melaut mereka cari ikan
ketika mereka lihat sampah yang eh
mengapung di laut mereka juga ambil gitu
itu menurut saya sebagai kita enggak
pernah sampaikan itu di sosialisasi ya e
kita juga enggak pernah nyuruh atau atau
meminta ee siapapun yang kami edukasi
untuk menjadi kayak apa ya pemulung atau
mungut-mungutin sampah gitu tidak tetapi
mereka sadar bahwa Kalau makin banyak
plastik di laut berarti akan ke depannya
untuk mereka punya anak cucu akan lebih
sedikit ikan di laut untuk anak cucu
mereka di generasi berikutnya Makanya eh
itu yang menjadi eh kunci sosialisasi
kami juga atau kunci edukasi kami juga
ketika kami turun ke masyarakat buat eh
teman-teman yang hadir di webinar kali
ini yang nanya gimana sih caranya untuk
edukasi ke masyarakat sosialisasi gitu
Kita bisa betul-betul mulai dari hal-hal
yang sangat sederhana yang dekat sekali
dengan kita gitu engakgak eh mungkin
materi sosialisasi kami atau materi
edukasi kami saya M dengan ibu Wilda
pasti bisa jadi berbeda-beda gitu karena
memang kami menyesuaikan dengan konteks
di mana masyarakat itu tinggal ketika
saya melakukan sosialisasi dengan
masyarakat yang berada di pesisir
otomatis materinya berbeda dengan ketika
kita an sosialisasi dengan masyarakat
yang hidupnya di perkotaan
e kemudian Eh nah dalam
eh skala rumah tangga eh untuk
nasabah-nasabah kami atau siapapun yang
sudah mendapatkan edukasi dari kami
mereka sudah mulai melakukan proses
pemilahan sampah terus habis itu yang
yang senang juga nih anak-anak ikut
berperan aktif juga dalam pemilaan
sampah di rumah karena beberapa
unit-unit kami juga ada yang
Eh base-nya itu di sekolah jadi
sekolah-sekolah yang punya unit bank
sampah itu di sini juga banyak jadi
guru-gurunya ee mendorong anak-anak
untuk ee bisa melakukan pemilahan sampah
dan mengurangi ee penggunaan Pasik
sekali pakai di sekolah-sekolah yang
memang sudah eh mendapatkan materi
sosialisasi atau edukasi dari kami
kemudian eh berikutnya lagi kita juga
Ketika memberikan sosialisasi kan
kadang-kadang kan ee ee apa namanya kita
juga selalu menyampaikan bahwa
sebenarnya recycling itu adalah pilihan
terakhir loh pilihan pilihan pertamanya
adalah mengurangi kalau memang bisa
dikurangi dan bisa dihindari penggunaan
plingnya Lalu gimana kalau misalnya
enggak bisa dikurangin atau enggak bisa
eh diganti nih gitu eh ya di di market
itu kan tersedia beberapa jenis varian
produk yang kemasannya berbeda-beda gitu
Jadi kita berusaha juga untuk memberiahu
bahwa kalau kemasan seperti ini Iya bisa
didaur ulang tetapi nilai daur ulangnya
sekian itu sulit untuk didur ulang atau
kita sampaikan juga kadang-kadang dulu
kami juga ambil multilayer sekarang kami
eh sementara stop untuk ambil multilayer
karena kami juga mau memberikan edukasi
ke masyarakat bahwa
Eh kalau multilayer itu bisa dihindari
penggunaannya Kenapa tidak gitu Kenapa
memilih membeli multilayer eh dibanding
membeli yang kemasannya Memang mereka
sudah tahu bisa didur ulang itu juga
yang ee apa namanya berusaha kami
sampaikan juga ke e masyarakat di sini
karena lagi-lagi ya tantangannya berbeda
kami ee cukup jauh ya di sini sekitar ee
3.000 mil jauhnya dari
ee apa namanya dari ee pusat industri
sehingga kami sangat ee hati-hati sekali
gitu untuk menyampaikan Apakah ini bisa
didaur ulang atau ini tidak bisa didaur
ulang karena ee kami juga tidak mau
menyampaikan bahwa ee eh karena hanya
karena ini bisa didaur ulang lalu kita
bisa seenak-enaknya ee mengkonsumsi tapi
kalau misalnya memang itu masih bisa
dikurangi akan akan jauh lebih baik
kalau memang itu bisa
dikurangi Nah dari total omset eh bank
sampah sepertiganya itu kembali lagi ke
masyarakat dan EE kami di sini juga
bekerja sama dengan ee
pemulungpememulung pengepul ee apa
namanya baik mungkin dari pengepul yang
ngasih ke kita atau dari kita yang
ngasih ke pengepul itu ee apa namanya
Ee Kita berpartner lah di sini gitu
karena eh Kita juga harus yakin bahwa eh
kita enggak bisa gitu sendirian kita
memang harus berkolaborasi dengan
siapapun itu karena selama kita masih
manusia kita masih menghasilkan sampah
selama kita masih menghasilkan sampah Ya
kita harus bekerja sama dengan
eh berbagai macam pihak gitu untuk bisa
menyelesaikan masalah persampahan yang
ada di daerah kita
masing-masing nah untuk ee perubahan
perilaku di sini kami menyasarnya
sebenarnya enggak hanya untuk perubahan
perilaku masyarakat saja tetapi juga Ee
Kita juga mau mulai nih untuk eh
mendorong perubahan perubahan perilaku
di para pelaku usaha nah di Sorong ini
Eh sekarang lagi banyak banget lagi
fenomena yang eh sedang terjadi tuh lagi
banyak banget eh orang-orang bikin usaha
kedai-kedai kopi yang pakai ee apa
namanya plastik-plastik gelas-gelas
plastik yang satu kali pakai itu nah itu
juga kami ee mau mendorong juga para
pengusaha-pengusaha untuk paling tidak
meningkatkan eh apa namanya kesadaran
para konsumen ini juga bahwa bisa l bisa
loh e ada ada loh pilihan untuk ngopi
atau nongkrong-nongkrong cantik ya
dengan bawa tumbler sendiri kayak gitu
Jadi itu juga yang mau eh harapannya ke
depan bisa kita dorong lebih eh eh lebih
gencar lagi ke teman-teman pelaku usaha
yang ada di
sini nah
eh ini tantangan ini tantangan yang
dihadapi oleh EE bank sampah Sorong Raya
memang akses pelayanan ee persampahan di
Kepulauan itu eh Memang ee apa ya sangat
tricky gitu Jadi kalau ee kami di sini
dari 118 itu kami punya sekitar eh 20
sampai 25 unit ee kepulauan Kalau saya
tidak salah dan itu kami ee berusaha
untuk eh tetap eh engage gitu sama
teman-teman Bang sampah unit yang ada di
Kepulauan karena mereka yang eh apa ya
Garda terakhir gitu kalau dari daratan
utama masih ada sampah yang le ke laut
masih ada sampah yang lolos ke laut
mereka adalah orang-orang terakhir yang
bisa kita harapkan untuk ee e membantu
kita ngambil sampah atau menyelamatkan
sampah terutama sampah plastik ya yang
tidak tenggelam G yang kelihatan eh
sehingga tidak mencemari laut itu jadi
eh apa namanya cost tetapi cost untuk
pelayanan eh di Kepulauan ini memang
sangat tinggi nah tapi ini juga kami eh
berusaha untuk e bekerja sama juga Kami
sempat bekerja sama juga dengan eh dinas
lingkungan hidup Raja untuk eh bagaimana
ke depannya kita secara strategis ee dan
berkelanjutan tetap memberikan pelayanan
yang terbaik untuk ee masyarakat yang
ada di desa-desa yang ada di ee
kepulauan gitu yang di pulau-pulau kecil
gitu jadi
ee apalagi kalau misalnya kita mau
bilang ke mereka untuk jangan dibakar ya
sampahnya gitu atau jangan dibuang ke
laut ya sampahnya gitu meskipun pasti
ujung-ujungnya ada aja pasti sampah yang
EE dibakar gitu sama ee masyarakat
tetapi kami berusaha untuk meminimalisir
itu dengan memberikan ee pelayanan yang
terbaik juga untuk masyarakat yang
berada di
Kepulauan Nah untuk untuk keberlanjutan
finansial eh karena kami setengah dari
operasional kami itu mengandalkan donasi
pariwisata dan donor eksternal Eh itu
yang menjadi tantangan kami juga nih
ketika pandemi ini gitu kan dari
2020 Maret 2020 itu kan tidak ada ee
aktivitas eh pariwisata ya apa namanya
gerbang pariwisata masih tertutup dan
diprediksi ee diprediksi ee jumlah turis
ee itu baru akan kembali lagi mungkin
seperti dulu sebelum pandemi itu mungkin
nanti di tahun 2024 atau 2025 gitu nah
ini yang menjadi tantangan buat kami
juga nih untuk Bagaimana ke depannya
kita ee harus putar otak lagi supaya
secara finansial kita tetap bisa ee
mendanai operasional kita sehingga
proses edukasi yang kita lakukan ke
masyarakat itu tidak terhenti ee
kemudian
ee berkaitan juga dengan itu karena
harga plastik itu cukup fluktuatif
mungkin kalau misalnya kayak eh eh Mbak
Fe atau Bu Wilda bisa kelola langsung di
situ ya tetapi Kalau kami karena volume
kami juga masih sedikit kami juga masih
belum bisa punya ee apa namanya mesin
yang langsung ee ngolah bisa jadi
langsung biji plasik atau langsung olah
lagi jadi produk pilihan Kami sekarang
itu masih mengirimkan ke pabrik
tantangan nya nih misalnya kayak gini
misalnya hari ini saya dapat harga
sekian gitu dari pabrik a terus habis
itu kan kami kirim kontainer itu satu
kali Kirim kontainer itu
eh du sampai 3 minggu ya kontainernya
baru sampai di eh pabrik Nah dari
eh dari sepanjang waktu perjalanan
kontainer itu Harga itu bisa berubah
berapa kali gitu nah bisa jadi juga
ketika kami kirim hari ini harga sekian
gitu terus nanti ketika barang sampai di
sana harganya turun Nah itu kita udah
enggak bisa berkutik tuh maksudnya
tantangan kami itu juga kita juga engak
bisa eh apa namanya
eh kalau mengalihkan mungkin masih masih
mungkin ya tetapi ketika satu pabrik
harganya turun pasti notabnya harga
pabrik-pabrik yang lain juga turun kayak
gitu nah jadi itu yang menjadi salah
satu tantangan kita juga gitu dan kita
tidak eh untuk saat ini kami masih belum
punya pilihan lain harapannya nanti
kalau misalnya teman-teman dari kabupat
dan kabupaten lain di Papua Barat sudah
punya bank sampah sendiri terus ee
pengelolaan sampah daur ulangnya sudah
lebih baik harapannya kita bisa punya ee
apa namanya inovasi yang lebih Baiklah
untuk mendekatkan proses gitu sehingga
ee rantainya enggak harus sepanjang itu
dan perjalanannya enggak harus sepanjang
itu untuk plastiknya harus jalan-jalan
dari itu plastik itu kasihan banget loh
dia tuh sudahah jalan-jalan dari Jawa
dikirim ke Papua dibalikin lagi ke Jawa
gitu jadi ee apa apa namanya harapannya
ke depan tidak harus seperti itu nah
kemudian berikutnya di sini ee ee apa
namanya kami
juga ya mohon maaf waktunya 2 menit lagi
ya Sip Oke makasih Eh di sini juga kami
eh sedang eh gencar-gencaranorong
mendorong peran aktif pemerintah untuk
eh Ayo kita harus sama-sama gitu untuk
nyelesaiin masalah persampahan ini Jadi
jangan sampai jangan sampai kita nunggu
dulu daerah kita sampai eh volume sampah
yang masuk ke TPA itu banyak baru kita
mau selesaiin atau banjir di mana-mana
atau sampah bersyarakan di mana-mana
baru kita selesaiin tetapi dari sebelum
itu kita mari sama-sama bangun sistem eh
supaya ee masyarakat sudah mulai memilah
sampah dari rumah dan kita sudah bisa
mengelola sampah-sampah yang sudah
terpilah itu untuk eh mencapai target
pengurangan sampah di tahun
2025 nah ini beberapa lembaga yang
pernah bekerja sama dengan kami Misol
itu eh adalah eh sister company dari
Misel foundation itu adalah e sebuah
Resort di ee raja selatan ee yang selama
ini menjadi donator utama untuk ee kami
bisa berjalan sebesar ini kami juga
pernah mendapatkan eh apa namanya
pendanaan dari beberapa ee
pendanaan-pendanaan yang cukup besar
dari luar untuk ee bisa sampai sampai
hari ini kita bisa mengembangkan ee ee
sistem edukasi dan pengelolaan sampah
yang lebih baik di Kota
Sorong em ya ini
ee beberapa ini tadi saya sudah sempat
ceritain di awal ee kolaborasi dengan
pemerintah untuk Ee kita mulai gerakkan
pila sampah dari rumah dan mengaktivasi
kembali unit-unit bank sampah di
daerah-daerah ee di ee Sorong maupun
mungkin nanti ke depannya di Provinsi
Papua Barat
oke kurang lebih sebenarnya ee mungkin
seperti itu
ee kami di sini
eh senang sekali ya bisa berbagi cerita
dari Papua untuk e rekan-rekan sekalian
mungkin dari seluruh Indonesia gitu
untuk teman-teman yang belum bikin Bang
sampah kalau mau mulai mulai aja dulu
dari yang paling kecil enggak usah
enggak usah langsung ee Wah itu besar
banget ya harus bisa sampai jadi seperti
itu pasti saya yakin dulu mbak dengan
mbak Wilda juga Eh ibu Wilda juga pasti
dulu pernah mengalami proses bangun ya
seperti e kami kami sedang alami
sekarang dan pasti juga dulu pasti
pernah kecil ya engak mungkin
datang-datang langsung gede gitu Jadi
yang penting e tetap semangat
teman-teman dan eh mari sama-sama kita
menjaga lingkungan kita untuk
menciptakan lingkungan yang lebih bersih
Terima kasih Selamat
siang Terima kasih Mbak atas materinya
eh tentunya sangat menarik Bapak Ibu
kita sudah disuguhkan ketiga pemateri
dengan karakter yang ee berbeda-beda ya
di materi yang terakhir ee Saya merasa
saya di Sleman Jogja gitu ya Eh Rasanya
harus lebih semangat nih ee dibandingkan
dengan teman-teman Papua yang berbagai
macam keterbatasan untuk pengangkutan ee
sangat sulit untuk dikirim ke Jawa
begitu ya Ee ini seperti tamparan keras
bagi saya pribadi nih ya untuk
seharusnya Sleman dan Yogyakarta harus
bisa buat lebih bagus lagi karena lebih
dekat dengan dengan berbagai macam akses
yang ada di sana Oke Bapak Ibu eh Sekali
lagi kami ucapkan terima kasih kepada bu
Wilda Mbak Febri kemudian mbakli atas
materi yang sangat menginspirasi pada
kesempatan pagi sampai siang hari ini
kita bisa pantau tadi kita mulai 70
peserta saat ini sudah masih ada 130-an
peserta yang bergabung dan di YouTube
juga tidak kalah eh e juga tetap ada
yang tahu begitu nah saat ini kita sudah
sampai di ee sesi tanya jawab ya diskusi
namun sebelumnya ee dari panitia
menitipkan pesan agar Bapak Ibu bisa
sebentar saja menyalakan kameranya kita
akan dokumentasi kegiatan pada
kesempatan hari ini Bersama
pemateri-pemateri kita mudah-mudahan
bisa menjadi kenang-kenangan yang nanti
mungkin suatu saat gantian Bapak Ibu
yang akan kita undang untuk bisa eh
menginspirasi teman-teman yang lain
seluruh Indonesia Baik terima kasih
sekali ini sudah luar biasa cukup banyak
yang mengaktifkan kamera eh saya
serahkan ke teman-teman panitia untuk
bisa mengambil gambar
silakan baik Mohon maaf Bapak Ibu
dipersilakan untuk dan saya akan
mengambil gambar dalam hungan ketig
Bapak Ibu dalam
sesi 3
senyum
bisa pakai 3R juga bapak ibu
boleh sebentar
oke 1 2
[Musik]
untuk yang
terakhir yang terakhir Bapak
Ibu senyumnya makin
lebarik Terima kasih baik terima kasih
panitia Terima kasih Bapak Ibu yang
sudah e meluangkan waktunya untuk
menghidupkan Kama sebentar ya sebelum
kita sesi tanya jawab Bapak Ibu kita
agak agak sedikit molor waktunya Karena
tadi sangat seru rasanya mendengarkan
ketiga pemateri kita untuk menyampaikan
dan waktu 20 menit rasanya memang kurang
sekali ya dan EE Jangan khawatir kita
masih punya ee lima lagi besok jadi
Bapak Ibu harapannya tetap bisa
bergabung ya di esok hari kita mulai di
jam yang sama tapi jam 09.00 Ee Kita
harap bisa tepat waktu untuk Kita bisa
mulai pemateri-pemateri yang ada Oke
Bapak Ibu teman-teman panitia sudah
Ee merekap berbagai macam pertanyaan
yang sudah bapak ibu sampaikan di kolom
chat ya
Ee saat ini kita coba melihat beberapa
pertanyaan e yang sudah bergabung dan
EE boleh di slide yang kedua teman-teman
panitia
Oke pertanyaan yang EE e pertama jadi
kita coba kolaborasi bukan hanya yang
pertama muncul tapi kita lihat yang EE
supaya urut ya urut dari temanya begitu
ya Yang pertama adalah dari Randi Ahmad
Kurnia untuk mengoptimalkan fungsi bank
sampah itu sendiri faktor apa saja nih
yang harus diperhatikan gitu ya Ee
rasanya agak agak sejalan nih dengan
pertanyaan mungkin Bu Bintari ya
Bagaimana menjaga e bank sampah itu
tetap eksis ee sampai ke an Nah mungkin
untuk pertanyaan Dua pertanyaan yang
hampir-hampir mirip ee mungkin kami bisa
dibantu oleh mbakb untuk bisa menjawab
pertanyaan ini silakan Mak Ya baik eh
terima kasih Pak Putra eh untuk optimali
fungsi dari bank sampah Nah mungkin
nanti ada pertanyaannya dulu bank sampah
induk kah atau bank sampah unit
sebenarnya kalau untuk bank sampah unit
sebenarnya Bagaimana supaya bisa lebih
optimal eh karena kalau fungsi bank
sampah unit itu lebih ke menjaga
supayaanya itu tetap istilahnya
istikamah konsisten dalam ikut
programnya jadi bank sampah unit tinggal
membuat program-program di kelompoknya
karena itu biasanya komunitas yang
menarik yang tidak membosankan ee ee apa
sih namanya Kayak misalnya ee programnya
juga enggak boleh misalnya minggu ini
ada minggu depan enggak ada bulan ini
ada bulan depan enggak ada nah jadi
memang pengurus bank sampa unit nih
harus konsisten Nah kalau Bang sampah
induk
ee harus melakukan edukasi terus-menerus
dan EE sekali lagi memang kuncinya
konsistensi ya bagaimana Bang sampah
induk ini eh secara konsisten mencari
harga terbaik buat unit-unitnya
memberikan pelayanan yang terbaik buat
unit-unitnya menjamin penjemputan eh
jangan sampai sudahah dijanjiin ternyata
gagal gagal batal batal nah kasihan bank
sampah unit apalagi yang tidak punya
tempat misalnya hanya memanfaatkan teras
rumah itu banyak sekali yang seperti itu
Kan kasihan kalau sudah sudah janjikan
Selasa ternyata mundur Rabu Kamis Jumat
enggak dijemput-jemput rumah nanti jadi
penuh sampah dia udah kecewa jadinya eh
kapok deh untuk jadi ee Bang sampah unit
nah eh kemudian buat program-program
yang kreatif misalnya tadi ee dari
nabung sampah bisa jadi emas atau
program ee beli sembako bayar pakai
sampah jadi nanti hasil tabungannya bisa
di ee beli oleh anggota-anggotanya bayar
pakai sampah dan banyak sekali sih yang
bisa kita lakukan dan enggak semuanya
harus pakai uang bisa aja misalnya ada
yang bisa memasak ikut belajar kelas
memasak bayar pakai sampah atau nih
kayak kami nih hari Selasa nanti ada
teman saya Saya pengin bantuank sampah
kamu dong tapi saya enggak bisa
ngapa-ngapain Oke kamu bisanya apa Saya
seneng ngajarin orang-orang Skincare
misalnya Ya udah kita buat kelas make up
eh Skincare basic Skincare Bayarnya
pakai sampah itu hal-hal unik seperti
itu membuka sebenarnya peluang
masyarakat untuk ee Awalnya mereka kan
cuma mau ikut kelas makeup-nya tapi
lama-lama dia ikut
kelas dia ikut program bank sampahnya
jadi kalau saya simpulkan yang pertama
kita harus e komitmen eh bank sampah itu
harus komitmen yang kedua harus
konsisten kemudian inovatif jadi harus
kreatif ya inovatif kreatif ee Saya
yakin Sampai kapan karena ini
pertanyaannya sampai kapanp ya karena ee
ee dunia ini kan dinamis sekali
jangankan bank sampah kalau kalau kayak
di Bandung ini aja kafe kalau misalnya 6
bulan gitu gitu aja Itu indikasinya
bakal tutup nih gitu ya apalagi bank
sampah sesuatu yang mungkin ee butuh
effort dari masyarakat jadi kita harus
harus ikut juga dinamis kita kreatif
juga lihat ada peluang apa di masyarakat
dan salah satu yang enggak boleh kalah
penting adalah memanfaatkan sosial media
dari sosial media itu kita bisa tahu apa
sih isu yang lagi ramai nih saat ini
gitu dan kita bisa eh grab eh apa
peluang di situ gitu eh saat ini Bang
sampah bersinar kita punya followers
15.000 lebih gitu Dan itu enggak beli
enggak beli followers enggak pakai Ads
enggak beli Ads enggak pasang iklan
Enggak Apa Enggak gimana kita mulai dari
2019 bisa dapat 15 followers eh dan
hampir eh 50% ya itu connected banget
gitu jadi engagementennya kuat banget
karena kebanyakan dari mereka nasabah
kita mereka kirim Sampah ke kita kita
Lumayan loh bang sampah bisa dapat
sampah gratis lewat sosial media mereka
kirim sampahnya kita yang penting kita
edukasi sama masyarakat jadi tadi
komitmen konsisten inovatif dan kreatif
gitu kalau tiga ini kita bisa
pertahankan Insyaallah kita bisa eksis
di eh masyarakat Makasih
oke eh menarik sekali jawaban dari Mbak
Ve ya
Eh Bapak Ibu eh Bu Wilda eh mohon maaf
karena ada kegiatan yang bersamaan di
waktu ini Kebetulan beliau harus
presentasi dan EE beliau sudah menjawab
e pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan
lewat chat ke saya saya mencoba untuk
membacakan mudah-mudahan nanti bisa
dilengkapi lagi kalau masih kurang nih
sama mbak sama
Mbak pertanyaan Bu Bintari juga dijawab
oleh Bu Wild jawabannya adalah bank
sampah untuk tetap eksis konsisten harus
menjalankan EMP pilar sebenarnya agak
mirip-mirip dengan Mak memang
teman-teman bangamp punya kekompakan
menjawab jangan-angan Ya yang pertama
lakukan edukasi terus nerus ya yang
kedua semangat kepedulian lingkungan
harus terus dikembangkan yang ketiga
jiwa sosial terus harus digali dan yang
keempat jangan lupa bahwa bank sampah
ini adalah gerakan sirkular ekonomi
sehingga butuh manajemen yang baik terus
perlu ditingkatkan dan terus kita perlu
belajar Nah seperti peserta pada
kesempatan hari ini tetap bisa bertahan
walaupun sudah siang ini 120 peserta
mungkin itu tambahan dari Bu Ya silakan
teman-teman panitia untuk kita lanjutkan
ke pertanyaan berikutnya ee pertanyaan
ini dari Pak Imam Mulyono eh langkah apa
saja yang harus disiapkan untuk
membentuk Bank Sampah mungkin yang
skalanya RT ya menurut pengalaman Mbak
virli nih di daerahnya Bagaimana dan
kemudian ada yang kedua hampir mirip
juga ya sudah bergerak dalam waktu yang
lumayanlah 2 tahun ya membuat ekoenzim
ekobriak nah jika ingin meluaskan
menjadi bank sampah apa nih yang harus
dilakukan kayaknya hampir-hampir mirip
untuk memulai bank sampah unit mungkin
ya mungkin ee Mbak virli bisa membantu
untuk menjawab Oke Baik terima kasih
untuk pertanyaannya kalau misalnya untuk
membentuk Bank Sampah wilayah RT eh yang
pertama tetap edukasi ya Pak jadi eh apa
namanya Biasanya sih Kalau kami
ee kami ada dua macam nih biasanya tuh
untuk untuk jenis sosialisasi tuh ada
yang EE Pak rt-nya yang datang duluan ke
kami ada yang kami yang duluan datang ke
mereka Oh ada tiga Berarti ada satu lagi
ada satu orang juga yang k ada
orang-orang juga yang kadang mereka
sudah dengar dari keluarganya kalau ada
bank sampah di tempat lain lalu mereka
mau instal bank sampah nih di rt-nya
mereka Jadi mereka datang ke kami lalu
minta difasilitasi untuk bicara dengan
RT Jadi biasanya ya
Eh harus permisi dulu tetap sama ee
rt-nya dan minta dukungan bahwa mungkin
kalau misalnya ada yang memang perlu di
ee apa namanya difasilitasi gitu dari rt
dari rt-nya bisa memfasilitasi dan kalau
dari Kami biasanya itu yang penting
masyarakatnya mau memilah itu aja
masyarakatnya mau memilah terus habis
itu kalau memang di tempatnya Pak Imam
sudahudah ada ee ee bank sampah induknya
nih lalu mau buat bank sampah unit di
rt-nya Nah nanti dari bank sampah unit
itu di disinkronin aja jadwalnya sama
bank sampah ee induk yang di sana Nah
kalau di tempat kami itu biasanya kami
punya jadwal untuk setiap eh bank sampah
unit jadi hari di mana Hari di mana Eh
nasabah unit eh a gitu misalnya unit A
itu dia mengumpulkan misalnya di setiap
hari Senin jam 09.00 pagi nanti kita eh
kira-kira tuh dari di hari senin setiap
hari Senin jam 0.00 pagi itu ee mungkin
mereka penimbangan sekitar 1 jam nanti
jam 10 itu kami udah datang ke sana
untuk angkut sampah yang sudah terpilah
dan sudah tercatat jadi secara
administrasi sudah beres secara teknis
untuk e si sampahnya sudah dicek dan
segala macam udah beres baru kita angkat
gitu nah jadi kalau misalnya di e nah
ini saya enggak tahu nih di bank sampah
induk di sana sistemnya Seperti apa
Tetapi kalau memang mau mulai bank
sampah unit di sana alangkah lebih
baiknya dikoneksikan dengan bank sampah
eh sistem bank sampah induk yang ada di
sana gitu jadi setelah edukasi
masyarakatnya sudah oke Ini udah siap
lalu udah ada kepengurusan eh pengurus
untuk si eh bank sampa unitnya itu
tinggal konsisten menjalaninya aja gitu
Dan rt-nya juga mungkin harus siap untuk
setiap eh 6 bulan sekaliah atau per 3
bulan sekaliah melakukan penyegaran
untuk si eh bank sampah unit itu G nah
terus untuk pertanyaan yang berikutnya
ee jika mau meluaskan menjadi bank
sampah Apa yang sebaiknya dilakukan nah
ee itu lagi-lagi sebenarnya karena
kuncinya karena wadahnya itu adalah
karena Bang sampah sebenarnya adalah
wadah untuk edukasi ya Eh kalau kalau
menurut saya dan praktis yang sudah
pernah kami lakukan di sini ya Ee tetap
melakukan edukasi gitu Jadi tetap ee
cari ee orang-orang di sekitar ajak
edukasi pasti ada saja yang belum ee
tahu untuk melakukan ee bikin ekoenzim
atau bikin ekobreak gitu misalnya nah
itu nanti tinggal dibagikan saja ilmunya
Lalu nanti kalau memang dari di
daerahnya Eh ini ibu atau bapak Okta
sudah ada eh bsi-nya sudah ada bank
sampa induknya bisa dikoneksikan dengan
bank sampa induk sebaiknya seperti itu
Oke Baik terima kasih sekali Mbak atas
Jawabannya ya sangat menarik dan
mudah-mudahan Pak Imam atau Bu Okta bisa
lebih jelas
eh saya jadi eh melihat Lagi chat Bu
Wilda ternyata Bu Wilda juga sempat
menjawab nih terkait dengan yang eh
pertanyaan yang kedua dari Okta ya Bu
Okta eh eh jawabannya adalah pertama
tadi hampir mirip ya disampaikan oleh
mbakli tadi Eh berkoordinasi ya dengan
pihak-pihak terkait RT RW Desa Lurah
kemudian membuat kelompok bank sampah
bentuk struktur organisasi ya kemudian
tentukan tempatnya ada di mana ya
walaupun tadi lokasinya bisa di mana
saja ya kalau belum ada tempat
koordinasi dengan bank sampah induk atau
lapak atau pengepul yang ada di wilayah
ee tersebut gitu ya setelah itu baru
edukasi dan sosialisasi ke masyarakat
Saya rasa ee sejalan Ya semua jawaban
yang diberikan kepada kita
semuanya baik eh Bapak Ibu e jika nanti
saya saya coba an satu penanya yang bisa
menanya langsung ya silakan Res setelah
pertanyaan yang ini silakan siap-siap
Bapak Ibu ya Eh selanjutnya e
teman-teman panitia Oh ya pertanyaan
berikutnya ya Ee Jadi Bapak Ibu yang
punya pertanyaan tadi belum sempat
ngetik mau tanya langsung kepada
pemateri silakan nanti saya akan pilih
satu ya mudah-mudahan yang eh berikutnya
adalah dari Bu is dan buh
Eh ini agak mirip pertanyaannya kemudian
gabung oleh panitia yang pertama adalah
bagaimana cara membentuk Bank Sampah
induk di berbagai macam level ya Apakah
ditunjuk oleh pemerintah atau bagaimana
ya Nah ini menurut pengalaman Mbak Febri
nanti ya terus Kemudian yang kedua Eh
bagaimana wilayah yang saat ini belum
ada BSI ya Ee dengan segala pengaturan
dan mengatasi masalah yang berhubungan
dengan masalah sampah jadi gimana Nih
kalau enggak Belum ada BSI gimana
mungkin eh duaul dulu deh sebelum lupa
Nanti pertanyaannya silakan
Mbak baik ee kalau Bagaimana cara
membentuk Bang sampa induk ya Kalau Bang
sampa induk itu sebenarnya Eh ada permen
lhk yang terbaru ya Eh tentang
persyaratan Bang sampa induk Bang sampa
induk itu memang harus ada eh badan
hukumnya Kalau sekarang baik PT Yayasan
eh bisa juga eh pokoknya ada badan
hukumnya jadi karena kalau bank sampah
induk itu nanti akan menaungi unit-unit
kalau bank sampah induk ee Saya rasa
kalau tingkat provinsi itu terlalu luas
ya satu provinsi kan besar
sekali jadi ee paling besar itu saya
rasa tingkatnya kota atau Kabupaten jadi
nanti bisa membawahi kecamatankecamatan
Kelurahan ee atau ee Kelurahan Desa dan
sebagainya atau minimal bisa juga
tingkat kecamatan ee kalau kecamatannya
cukup besar itu bisa membawahi ee
kelurahan-kelurahan dan desa dan RT RW
di bawahnya itu juga cukup besar
tergantung dari eh luas tempat dari si
bank sampah induk sendiri jadi kalau
untuk bank sampah induk Sama aja seperti
membuat satu perusahaan sih jadi mulai
dari e kexnya capitalnya modalnya berapa
kemudian nanti operasionalnya kira-kira
berapa Eh sehingga memang beda dengan
bank sampah unit treatmentnya kalau bank
sampah unit e kita cukup edukasi ke
masyarakat connected dengan lapak atau
dengan pengepul atau dengan bank sampah
induk yang sudah ada kita sudah bisa
jalan tapi kalau untuk bikin bank sampah
induk tentu harus ada badan hukum
kemudian lebih baik lagi nanti bisa
didukung dengan SK dari eh kota atau
Kabupaten eh dan satu kota Kabupaten pun
tidak dibatasi satu bank sampah induk
sama aja kayak kita juga di bank ada
bank BCA ada Mandiri ada BNI masyarakat
bisa punya pilihan jadi semakin banyak
bank sampah induk saya yakin itu
memberikan manfaat semakin luas buat
masyarakat jadi kalau mau bikin bank
sampah induk itu eh Saran saya di
tingkat kota Kabupaten atau minimal
Kecamatan dipastikan juga mengenai
tempat permodalan dan sebagainya karena
itu berkaitan ya dengan dengan ee ini
seperti manage satu satu bisnis gitu
Kemudian yang kedua Bagaimana kalau
misalnya eh sampai saat ini belum ada
BSI belum ada BSI
ee Jangan sampai karena belum ada BS BSI
terus kita jadi enggak jalan cara
termudah ya kita connect dengan lapak
dan pengepul yang ada ee di mana ada
niat pasti ada jalan nanti kita lihat
pengepul atau pelapak mereka bisa terima
apa saja sih gitu karena beberapa unit
yang sebelumnya belum connect dengan
kami tapi mereka sebenarnya sudah ada
bank sampah mereka jual ke lapak mereka
jual ke pengepul itu saya apresiasi
sekali ya mereka ee eh mereka caranya
mereka lihat lapak ini atau pengepul ini
mereka terima apa saja Kemudian nanti
mereka jual tapi memang effortnya jadi
lebih besar dan eh si bank sampah unit
ini perlu waktu perlu tenaga yang lebih
besar dan di sini biasanya lapak
pengepul eh sori di sini biasanya Bang
saapa-bang saapa unit suka menyerah
sehingga akhirnya mereka jadi berhenti
Nah jadi yang EE saya saya bisa sarankan
hubungkan dengan lapak pengepul yang
bisa konsisten support ke kita tapi saya
yakin kalau komitmen kalau konsisten
dari pemerintah pun bisa support Eh tapi
jangan belum jalan udah minta support
duluan karena ada beberapa juga tempat
yang saya tuh butuh dukungan mesin PR
Oke butuh mesin PR nanti dikasih mesin
PR sampahnya ada enggak gitu karena
mesin pres itu supaya optimal dia harus
kita punya barang misalnya 1 ton sehari
ada enggak barangnya 1 ton sehari karena
kalau barangnya enggak ada 1 ton sehari
enggak akan nutup tuh operasionalnya
gitu jadi memang harus ada perhitungan
yang cermat seperti itu Pak Putra Semoga
bisa menjawab Oke terima kasih sekali
Mbak Fei ee menarik ya jangan sampai
kita penginnya Wah saya belum ada ini
nih butuh ini nih butuh ini semua butuh
ternyata pas di e diakomodir semuanya
enggak bisa jalan juga ya Nah ini PR
kita bersama Bapak Ibu ee yang ketiga
mungkin terakhir karena saya lihat yang
keempat tadi sebenarnya sudah terjawab
di pertanyaan sebelumnya ya yang ketiga
mungkin pengalaman Eh mbak V atau mbak
virl ya untuk kolaborasi dengan TPS 3R
yang sudah ada sebenarnya kayaknya ini
pertanyaan untuk Bu Wilda tadi agak agak
disampaikan dalam materi ada TPS 3R gitu
ya tapi ee menurut pengalaman kita kan
di satu-satu tempat itu sudah ada TPS
TPS 3R kemudian dibangun bank sampah
supaya bisa Berjalan seiring bersama ini
seperti apa ya menurut pengalaman Mbak V
dan Mbak virli Ya
silakan kalau virli eh enggak bisa jawab
eh Mas Hijr karena di Sorong belum ada
TPS 3R jadi belum relevan pertanyaannya
kayaknya di kabupaten Bandung sudah ada
Jadi enggak bisa ngelak silakan Pak i
jadi kalau TPS 3R itu memang konsepnya
berbeda Dar Bangs sampah TPS 3R itu ee
melakukan layanan jemput sampah dari
masyarakat Lalu nanti mereka pilah di
TPS 3R ee memang TPS 3R sendiri Ini kan
Eh tapi saya percaya ni sih berproses ya
Banyak petugas-petugas sampah yang
nganterin ke TPS 3R itu adalah
sampah-sampah yang sudah tidak
bernilainya giliran sampah yang
bernilainya sama sama petugas jeput
sampahnya dijual sendiri nih kelapak
atau ke pengepul gitu karena memang
belum terakomodir dengan bank sampah nah
beda kalau Bu Wilda kan memang sudah
punya TPS 3R sendiri ini untuk di
kawasan eh kawasan yang dihandle oleh Bu
Wilda Nah kalau pengalaman saya sendiri
saya memang
eh datangin UN TPS
3r-nya kemudian eh saya tanya mau enggak
si jual sampah ke kita Lalu nanti
tps3nya Bu kita juga enggak punya sampah
nonorganik karena semuanya udah diambil
tuh sama para petugas-petugas yang
jemput sampah Nah baru tuh saya
pengalaman saya tuh saya kumpulin para
petugas jemput sampahnya saya tanya
mereka beli berapa sampahnya kemudian
yang tadi itu sebenarnya saya ingin
melepaskan mereka dari jeratan
utang-putang karena mereka tuh sama
seperti pemulung itu oleh EE ada
lapak-lapak yang EE kayak kasih pinjaman
uang dulu nanti mereka Bayarnya pakai
sampah setorannya tapi yang EE Saya
sedihkan misalnya mereka pinjaman
Uangnya Rp500.000 mereka dikenakan ee
bunganya itu bisa 100 r200.000 sebulan
jadi bunganya besar sekali gitu sehingga
mereka tidak mendapatkan ee kehidupan
yang layak Nah kita tawarkan Oke saya
beli dengan harga yang sama dengan
pengepul kita kita kita harganya Enggak
bolehlah kita jangan sampai dia rugi
juga Ee kita berikan sembako bahkan kita
ada yang lebih tinggi juga Nah nanti
mereka bisa connected sama kita kita
kita kasih BPJS juga itu program kita
sih sebenarnya bagaimana mereka si
petugas sampah ini juga bisa dapatkan
kehidupan yang lebih layak Jadi
sebenarnya kalau bank sampah induknya
ini bisa jalan selama quantiti kita
semakin besar jadi kalau
pengumpul-pengumpul sampah itu masuk ke
bank sampah bank sampah quanya semakin
besar maka bank sampahnya juga bisa
semakin hidup pada prinsipnya komunikasi
aja datang ke sana TPS 3rnya mereka
bersedia Enggak Yang penting win-win
karena pasti kan mereka juga enggak mau
kalau mereka kerja sama dengan bank
sampah terus malah jadi rugi kan jadi
winwin apa yang bisa ditawarkan oleh
bank sampah mereka dapat benefit apa
dari bank sampah kita dapat benefit apa
dari TPS 3R seperti itu semoga menjawab
i terima kasih Mbak mudah-mudahan bisa
menjawab Ya Bu buh Ya baik eh Sepertinya
di di
eh peserta belum ada nih yang eh
mengajukan Rais hand ya berarti artinya
eh sepertinya sangat menikmati untuk eh
mendengarkan jawaban-jawaban ya E kita
akan coba lihat e karena waktunya
Kayaknya sudah lewat 15 menit tapi
mungkin satu lagi deh pertanyaan eh
panitia boleh ke slide nah ini
pertanyaannya menarik nih dari pak
agungwoko ya Eh sudah hadir Sejak pagi
tadi untuk mbakli karena tadi Mbak virli
menjelaskan ada transport ya Ee Apakah
tidak bisa dikembangkan teknologi untuk
mengolah gitu jadi sebagian besar diolah
di Sorong atau Papua gitu ya Ee jadi
enggak harus dikirim ke Jawa mungkin
seperti itu pertanyaannya Nah mungkin Eh
mbakli bisa sedikit menjelaskan untuk
Pak Agung ini silakan Mbak Eh Baik
terima kasih Pak Agung pertanyaannya
menarik sekali jawabannya bisa tetapi
untuk sementara ini kami harus
memastikan bahwa volume sampahnya itu
bisa sesuai dengan teknologi yang
nantinya akan dipakai contohnya Misalnya
ini kan kami juga lagi berusaha untuk
kalau misalnya kita juga berpikir kan Ya
kira-kira gimana kalau misalnya untuk
yang di Kepulauan itu Kita pakai sistem
pirolisis jadi misalnya sampahnya bisa
jadi ee BBM gitu Karena kan di Pulau kan
pasti juga butuh BBM dan BBM juga pasti
di sana harganya lebih mahal tapi kalau
misalnya mesin pirolisisnya itu ada di
pulau ee itu dia Butuh berapa kilo
plastik supaya bisa optimal gitu
penggunaannya Nah itu juga yang harus di
ee perhitungan dengan baik gitu nah jadi
eh apa namanya kami juga sebenarnya
terbuka juga untuk eh
bisa mau lihat eh apa sih sebenarnya
peluang-peluang
eh inovasi dari teknologi untuk bisa
menyelesaikan langsung di sini gitu tapi
kembali lagi kami juga Eh ini masih
masih Hangat sekali juga di kami juga
sedang mendiskusikan kira-kira gimana
kalau misalnya kita mulai
mempertimbangkan untuk pakai sistem
pirolisis di sini gitu sih Jadi kami
sedang e memperhitungkan kira-kira kalau
misalnya kita punya mesinnya Sat hari
kapasitasnya berapa ton gitu cukup
enggak kita sekian ton eh apa namanya
volume volume sampah yang masuk sekian
Ton itu bisa memenuhi itu enggak gitu
untuk menutup biaya operasionalnya gitu
misalnya dan kami juga mempertimbangkan
Kak Kak misalnya
emisi karbon yang dikeluarkan berapa
gitu dengan menggunakan
teknologi-teknologi itu jadi ee apa
namanya eh harapannya ke depannya ketika
kita sudah lebih banyak Eh masyarakat
yang engage lagi volume sampahnya sudah
lebih besar lagi kita bisa punya
teknologi yang tepat guna yang bisa
digunakan di sini sesuai dengan volume
sampah yang sudah terkumpul seperti itu
Oke terima kasih sekali Mbak jawabannya
ee ee sangat menarik ya mudah-mudahan
bisa terjawab ee untuk Pak Agung Purwoko
ya Ee Bapak Ibu peserta webinar pada
kesempatan pagi hingga siang hari ini
kalau melihat daftar pertanyaan
Sebenarnya masih sangat banyak ya Ee
sepertinya ada 20an pertanyaan lagi yang
belum terjawab Dan saat
Ee kita tanya jawab ini ee pertanyaan
Terus masuk gitu ya jadi sangat antusias
peserta untuk bertanya dan mudah-mudahan
Kar karena rasanya tidak bijak juga
kalau kita teruskan melewati waktu yang
sudah kita sepakati bersama dan
mudah-mudahan pertanyaan-pertanyaan
tersebut nanti kita akan coba rekap dan
mungkin akan terjawab pada pertemuan
esok hari ya Sekali lagi kami ucapkan
terima kasih kepada Mbak Febri eh Bu
Wilda kemudian Mbak virli atas
pemaparannya yang sangat-sangat
bermanfaat bagi kita semuanya dan
tentunya bagi peserta semuanya
mudah-mudahan materinya bisa
menginspirasi berbagai macam kekurangan
pasti kita punya tapi satu hal yang kita
tidak boleh ee mengalah adalah dengan
semangat intinya adalah semangat
membangun pengolaan sampah yang lebih
baik di Indonesia mungkin ini saja yang
bisa saya sampaikan dalam sesi pertama
di hari pertama ini mudah-mudahan kita
diberikan kesehatan semangat sehingga
kita bisa bertemu kembali pada esok hari
di hari yang kedua masih di jam yang
sama yaitu jam 900 Insyaallah sampai jam
11. 30 bersama Li pemateri lainnya yang
mudah-mudahan cukup nih waktunya ya ini
3 hari ini sudah molor ya mudah-mudahan
besok cukup ya Sekali lagi terima kasih
Mbak Feb mbak Bu Wilda dan peserta
semuanya yang telah hadir pada
kesempatan hari ini dan sangat-sangat
aktif sekali eh saya selaku moderator
dan MC pada kesempatan hari ini eh saya
sampaikan mohon maaf jika banyak
kekurangan dalam memandu acara dan
mudah-mudahan bisa berman manfat bagi
kita semuanya kita akhiri ee wabillahi
taufik wal hiidayah wasalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang
Bapak Ibu semuanya sampai berjumpa
kembali esok hari Terima kasih
siangak
kasihi Terima kasih
[Musik]
semuanya
ya mohon live ya mohon pamit terima
kasih