Seminar Online Dari Tanah Kembali ke Tanah "Selesaikan Sampah Organik di Rumah"
tR_GVxfv54o • 2021-02-07
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Hai jadi kan waktu dulu kepada bapak hijrah purna Putra untuk memberikan sambutan sebelum itu bapak ibu kalau nanti mungkin Sinyalnya kurang baik bisa juga melihat webinar ini ditutup dan kekal atau pertanyaan tetap bisa nanti dituliskan di sana CEO anti dakwahkan direkap oleh admin gede gitu Nah langsung aja kami berikan waktu pada bapak hijrah Purnama Putra selaku ketua ctsm jadi Kabupaten Sleman untuk memberikan sambutan pada webinar pagelaran ini Mitra Terima kasih Mas Majid atas kesempatannya Bismillahirohmanirohim Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Bapak Ibu yang kami hormati salam sejahtera untuk kita semuanya mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan semangat dan nikmat-nikmat yang lain sehingga penuh rasa syukur kita menjalani kehidupan walaupun dalam kondisi yang terbatas seperti saat ini Tentunya ucapan terima kasih pastinya di awal untuk memberi sambutan di saat kesempatan webinar kan kali ini Terima kasih tak terhingga tentunya kepada para pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan pada kesempatan er ini kepada environesia grup kemudian kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman kemudian ketika Project di Indonesia sekaligus kepada para pengurus jejaring pengolahan sampah Mandiri dpsm Sehati Kabupaten Sleman nah tentunya kita semuanya ini tidak akan bisa berjalan dengan baik terutama dalam mengelola sampah ini kalau tidak ada dukungan dari berbagai macam pihak cpsm sendiri adalah gabungan dari berbagai macam kegiatan baik itu bank sampah TPS 3R sedekah sampah sekolah lingkungan ataupun bentuk-bentuk kegiatan yang lain yang diinisiasi oleh masyarakat tentunya masyarakat ini powernya mungkin di lingkungannya sendiri lima si Oke kita tapi kalau kita berbicara sampah yang masalahnya menasional bahkan mengglobal kita butuh kerjasama dengan berbagai macam pihak dalam peringatan hps n hari peduli sampah nasional ini yang sudah ke Kalau tidak salah ke-16 kali diperingati di tahun ini memang peringatan tahun ini sedikit berbeda daripada tahun-tahun sebelumnya biasanya dilihat si dengan kegiatan bersih-bersih langsung ya gelombabang sampah atau akun tapi dengan kondisi yang terbatas kita tidak bisa bertemu dengan jumlah orang yang banyak tentunya tidak menyurutkan semangat kita untuk belajar nah salah satunya adalah sesuai sangat mengapresiasi kepada Bapak Ibu semuanya ini telah meluangkan waktu di sela-sela hari Minggu mungkin ini adalah waktu hari keluarga tidak kemana-mana mungkin mau santai-santai tapi masih mau bersedia untuk kita Hai sama-sama belajar bersama artinya sering bersama mungkin Bapak Ibu sudah melakukan hal-hal yang baik tentunya ini adalah kesempatan kita sedikit mungkin mengosongkan gelas kita untuk bisa menerima ilmu dari orang lain salah satunya adalah dari Mbak Deka Wardani yang rasanya sudah cukup familiar begitu kita Googling namanya sudah kelihatan hasil-hasil karyanya beliau sangat aktif sekali dan dengan saya kalau tidak salah pernah bertemu beberapa waktu yang lalu sebelum pandemi kemudian rasanya ini adalah waktu yang tepat untuk kita belajar bersama dari beliau dan mudah-mudahan nanti materi-materi yang disampaikan bisa Bapak Ibu terapkan di Skala yang paling kecil yaitu skala rumah nah Terima kasih Mbak Dek atas waktu nya hari hari Minggu juga diminta untuk mengisi kegiatan undang-undang bisa menjadi amal kebaikan bagi kita semuanya ini Bapak Ibu pastinya selamat untuk belajar selamat untuk Sharing mudah-mudahan kondisi yang terbatas tadi Mas masjid di menyampaikan kalau nanti sinyal kok kayaknya agak putus-putus karena kita tidak tahu kondisi masing-masing seperti apa Bapak Ibu bisa mengaksesnya ia YouTube dan di YouTube tersebut juga nanti bisa diulang-ulang lagi mudah-mudahan ada poin-poin menarik yang bisa diambil dan bisa dipraktekkan mungkin itu yang bisa saya sampaikan sekaligus terima kasih kepada environesia cpsm Sleman kemudian Prodi teknik lingkungan UII Project di Indonesia dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman atas atau selenggarakannya kegiatan pada kesempatan hari ini Tentunya masih banyak kekurangan yang mungkin ditampilkan oleh para panitia yang sudah menyiapkan berbagai macam Usaha supaya dapat melayani Bapak Ibu semuanya dan mudah-mudahan nanti kita bisa berinteraksi dengan aktif di forum webinar pada kesempatan hari Terima kasih dari saya mohon maaf jika banyak kekurangan saya kembalikan kepada masjid Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikum salam warahmatullahi wabarakatuh kami sampaikan terima kasih What the partai tidak pernah mau Putra selaku ketua PSM Sehati Kabupaten Sleman dan sambutan yang kedua ada Bapak sabryan ST MSC beliau merupakan CEO dari environesia company group Beliau juga yang akan membuka acara pada pagi hari ini Kepada beliau kami persilahkan Terima kasih masjid nilai Rohman Rohim salamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua yang saya hormati pak dokter hijrah Purnama Putra ketua jpsm saat di Kabupaten Sleman sekaligus founder dari Project Indonesia beliau dalam mentor saya ini yang tidak dapat saya pungkiri Mengantarkan saya hingga sampai di tahap hari ini Terima kasih Pak jahat aslimu dan bimbingannya yang saya hormati uh DK Wardani pemateri Agan narasumber dalam kesempatan yang berbahagia ini saya merasa sangat terhormat Ibu bisa satu panggung juga akhirnya hehehe Terima kasih banyak serta kawan-kawan Prodi teknik lingkungan Undip sisa-sisa Indonesia almamater S1 saya terima kasih Akhirnya bisa duet kembali ke Hai Afro Jack di Indonesia juga Dana dinas dengan hidup Kabupaten Sleman eh Bapak Ibu peserta yang kami hormati Sebelumnya kami atas nama endrizal company group saya izinkan membekali diri dahulu saya saprian saudara yang biarkan penigro tak kenal maka tak sayang maka kita kenalan sekitar eh Indonesia company Group adalah perusahaan swasta nasional kami memiliki beberapa bidang gerak beberapa diantaranya konsen di bidang lingkungan konsultan AMDAL kami juga memiliki laboratorium hidup yang sudah datasi oleh komunitas nasional lebih dari 200 parameter dan dalam proses pl200 lagi di Kuartal 1 2021 ini sehingga ketika paling cerah mengontak pasal dana double-sided ini untuk join di program ini Mbak saya tanpa pikir panjang dalam waktu kurang dari 2 menit langsung oke Indonesia tagged Jayabaya karena isunya sangat menarik Bapak Ibu isu terkait dengan sampah domestik ini sangat seksi untuk dibicarakan begitu ya karena memang selama ini kita konsumennya adalah ngebrem ke industri begitu varejeira banyaknya ke yang skala besar yang terlihat secara makro Padahal kita lupa bahwa banyak sumber sampah yang dimulai dari rumah tangga yang skalanya jauh lebih besar dan ternyata itu adalah problem serius dan menjadi penguat to jika tidak dikelola dengan baik begitu eh saya minta maaf ini Pak Reza karena saya sudah sedikit banyak lupa ini terkait dengan basic ke TNI lingkungan W satunya memang tadi lingkungan dulu Bapak Ibu Saudara nyawa energi sekarang aki berdagang jadi pebisnis menjadi saya tidak bisa berkomentar banyak terkait dengan hal-hal teknis nanti saya di sempit sama Mbak Deka Wardani Ini kalau salah nanti Hehehe begitu namun secara prinsip Kami dari infranesia kampeni grup sangat support terkait dengan kegiatan-kegiatan yang berbasis masyarakat begini karena memang kalau isu-isu sampah Memang harusnya yang terlibat aktif adalah dari aspek selesai dengan dari masyarakatnya power itu sangat berpengaruh sekali terakhir dengan suksesnya program pengolahan sampah adalah banyak bapak ibu kita ketahui bahwa program-program yang diproses aptudown begitu tapi ternyata malah dimensinya enggak jalan begitu malah kita sekarang sangat sepakat bahwa people power pengelolaan sampah dimulai dari skala rumah tangga itu ke di sini akan menjadi jawaban dari permasalahan sampah yang kian hari kian mengkhawatirkan gitu Mas masjid ya sekarang yang cpa makin overload dimana-mana begitu saya rasa ini adalah titik balik begitu ya ketika memang saya lihat profilenya tadi juga mostly banyak dari masyarakat umum ya Pak ya ikut join di acara pada pagi hari lebih dari 2000 persen oke kesadaran dari kita semua sudah mulai masuk nih gitu sehingga momentumnya tinggal menghitung waktu untuk bergabung sama-sama serasa demikian eh padat Hijra bade ka rekan-rekan kerja yang saya hormati yang saya sampaikan Sekali lagi saya ucapkan terima kasih sudah berkenan bergabung di hari Ahad ini hari bersama keluarga ini Tambun Bapak Ibu berkekuatan waktu Selamat mengikuti ya ini semoga kiranya apa yang kita lakukan intense menjadi udah Abadi kita di Tuhan Yang Maha Esa Baiklah dengan mengucap Basmallah Bismillahirrohmanirrohim mewakili panitia secara resmi acara pada pagi hari ini saya buka demikian saya kembalikan kepada Mas wajib Terima kasih baik terima kasih kami sampaikan kepada tetap bahasa Brian mengaku Hero environesia company group Nah kita akan beranjak ke materi Tapi sebelum itu mohon izin saya untuk screen Sebentar ya saya akan menampilkan CV dari pemateri pada pagi hari ini apakah sudah nett ya oke nah pemateri pada pagi hari ini beliau Hai Ibu Deka Wardani beliau merupakan penulis saya kenalnya beliau itu penulis Karena kalau saya chersing itu banyak banget tulisan-tulisan beli buku-buku beliau yang sangat bestseller gitu ya aktivitas beliau itu pernah menjadi dosen perencanaan wilayah dan kota gas Brawijaya kemudian dia juga inisiator komunitasbelajar Sahabat Alam cilik kemudian printis Club jelajah ilmu underclass hestek belajar zeroes kemudian penulis aktif up sela-sela penghargaan Beliau pernah menjuarai lomba menulis dongeng konferensi sanitasi dan air minum nasional pada tahun 2016 Nah bapak-ibu bisa mengontak beliau atau melihat Bagaimana aktivitas beliau di Instagram etc Wardani Nah selanjutnya saya mau coba apa web Ibu Deka Wardani Apakah sudah bergabung masih diminati khususnya Assalamualaikum masjid ya Waalaikumsalam tadi CV beliau sudah saya bacakan Bapak Ibu sudah bisa melihat kalau beliau memang kompeten dibidang ini kemudian aktif menulis kemudian aktif memberikan workshop juga by punah diseset juga bagaimana kiprah beliau nafion Pada pagi hari ini akan membahas Bagaimana sih mulai dari pentingnya apa sih penuh kita harus mengolah sampah dari rumahmu dan terutama sampah organik sampai bagaimana kemudian pentingnya apa kemudian prosesnya kira-kira bagaimana dan bagaimana membuat program yang berkelanjutan mengompos itu di rumah itu karena memang kalau sampah itu tidak ditangani dari rumah dimana ganti tangan itu kalau kita serahkan ke pihak olah sampah mungkin pps1 dimana ya kita tidak bisa menjamin bahwa itu akan terulang dan nanti akhir-akhirnya ya akan menumpuk gitu dan membuat TP itu atau TPS itu apa namanya overload kalau berita terbaru yang kemarin saya baru baca itu di Magelang tanamannya overload kemudian di waktu-waktu sebelumnya ada juga di Pekanbaru kemudian di Banten Bekasi itu semuanya overload Nah makanya penting kita belajar bagaimana mengelola sampah Hai dari tanah menjadi tanah Jadi tanah kembali ke tanah langsung saja saya tidak akan berpanjang lebar Hai tapi sebelum itu saya sampaikan pada bapak ibu Ketika nanti ada pertanyaan bisa baifu Tuliskan di chatroom sini apa namanya nanti akan direkap oleh admin dan akan ditampilkan di sesi tanya jawab untuk dicapai oleh ibu Deka warga nih dari itu dan nanti juga akan ada door prize bagi peserta terpilih yang akan diberikan oleh admin Insyaallah dikirim langsung ke rumahnya seperti itu Maksudnya Kepada beliau membudidayakan ini kami persilahkan Baik terima kasih Mas masjid Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi teman-teman semuanya Saya penggali teman-teman najihah teman belajar gitu ya alhamdulillah senang sekali berada disini ini ada kalau saya lihat ada 100 kurang lebih 100 peserta dari seluruh Indonesia gitu ya the dengan wajah baru ini Jadi maksudnya saya baru ketemu kalau biasanya kalau saya mengadakan kegiatan tuh muka mukanya seringkali sudah pernah ketemu di media sosial tapi ini ini sama sekali baru jadi ini Alhamdulillah ingin memperluas silaturahmi ah dan memperluas juga supaya ilmu-ilmu lebih tersebar gitu eh SMP ingin cerita sedikit mungkin latar belakang saya kenapa Saya tiba-tiba konsen ke masalah sampah begitu ya Jadi Bapak Ibu sekalian eh Sebetulnya saya ini bukan lulusan dari teknik lingkungan seperti Pak hijrah atau paksa Brian gitu saya dulunya kuliahnya di arsitektur jadi saya mengurusin bangunan sebetulnya gitu cuman kemudian di situ saya belajar tentang Hai istilah sustainable City dan apa namanya Eko Siti gitu ya terus kemudian saya mengajar di Brawijaya di jurusan perencanaan wilayah dan kota atau mungkin kalau bapak ibu kurang familiar dengan PWK mungkin pernah dengar Planologi ya Nah di salah satu mata kuliah tersebut saya menjadi pengajarnya dan karena teman-teman saya waktu itu banyak yang sedang S3 itu saya ditempatkan untuk menjadi pembimbing di studio perencanaan eh permukiman ya di studio perencanaan permukiman dan waktu itu saya membimbing sektor persampahan Jadi waktu walaupun saya latar belakangnya arsitek Saya harus belajar gitu ya karena saya tebing mahasiswa untuk di sektor persampahan nah suatu hari gitu ya suatu hari setelah masa survei mereka lapor lagi datang ke saya Ibu ini kita nggak bisa bikin perencanaan untuk sampahnya bu katanya gitu kita nggak bisa bikin TPA TPA baru tiba-tiba mahasiswa saya itu datang gitu loh Kenapa Kan masih ada lahan masih ada ini ya kan Bu ini kan sudah diproyeksi untuk sekian tahun dia bilang ini udah diproyeksi untuk sekian tahun dan lahannya sudah diambil oleh sektor-sektor Yang lain Jadi sektor-sektor yang lain itu adalah sektor Perumahan sektor sarana dan prasarana Hai fasilitas umum dan sebagainya hidup Sehingga sektor persampahan itu tidak dapat mengembangkan lahan lagi sesuai baru berpikir disitu jika itu betulan terjadi begitu ya jika itu betul-betul terjadi suatu saat kita nggak bisa lagi mau menambah TPS penambah TP itu tidak bisa lagi terus gimana itu What happened Apa yang akan terjadi itu tidak pernah kita pikirkan ya dengan studi kasus saya lihat dari mahasiswa dan tidak lapor dia tidak bisa merencanakan itu saya jadi berfikir di situlah kemudian saya Eh ketemu dengan teman-teman saya yang yang ada di seluruh Indonesia melalui media sosial saya belajar tentang apa itu zeroize apa itu e3r ya awalnya saya tuh enggak tahu tentang 3R ya reduce Reus recycle itu saya beli Bet ngomongnya pakai Bahasa Inggris lagi ah hai Hai saya baru tahu gunanya 3R itu setelah justru terjun itu bersama mahasiswa-mahasiswa saya ini jadi inilah Kenapa kita mesti moh cara mengelola sampah ya mengelola sampah Hai dan mencegah terjadinya sampai itu sejak dari hulu sejak dari rumah kita karena tadi ceritanya pada suatu saat lahan itu akan habis karena lahan kita itu hanya segitu saja ia lahan kita tuh enggak pernah nambah bumi kita Cuma segini lahannya segitu penduduk tambah terus kebutuhan rumah tambah kebutuhan sarana komersial tambah sampah ada terus mau dibuang kemana lagi kalau sudah full ya jadi itu yang harus kita pikirkan dari awal eh semoga hari ini kita bisa mulai bijak untuk melihat masalah ini dari sumbernya yaitu kita Bapak Ibu sekalian jika berkenan Ya saya juga ingin mengajak agar Bapak Ibu terlibat untuk mengikat ilmu ya dicatat siapkan kertas siapkan pensil pena karena mungkin apa yang saya akan di slide Itu ada yang mungkin saya sampaikan secara lisan tetapi tidak tidak tertulis di slide gitu ya Baik saya ijin untuk share screen sedang kelihatan ini masjid Ya sudah ya eh tunggu-tunggu Hai nah jadi kita hari ini akan berbicara tentang menyelesaikan sisa organik sejak dari rumah kita masing-masingnya dengan latar belakang cerita sayang tadi itu kemudian oke nah teman-teman ah ah Hai saya telah menulis tiga buku ya Bukunya ada ini ada buku menuju rumah mungkin sampah baik-baik sekali pakai dan buku yang terakhir adalah mengompos di rumah itu mudah jadi nanti kalau misalkan dari pengamat parents saya ada yang kurang jelas mungkin ingin memperdalam lagi bisa dibaca di salah satu dari ketiga buku ini atau tiga-tiganya juga boleh Hai jadi Sudah ya Ini tadi kita langsung aja nah eh pertama saya ingin Hai ingin mengajak Bapak Ibu sekalian top rekan-rekan sekalian untuk melihat jadi permasalahan sampah di Indonesia itu apa saja sih akar masalahnya gitu Ini dari pengalaman saya ya dari pengalaman saya masalah sampah itu terjadi pertama karena masalah penyebutan yo yah masalah penyebutan ke karena kita semua menyenangkan sampah itu yang kita akan namanya salah satu yang menyebabkan kita ingin menyingkirkannya itu ingin menyingkirkannya dari rumah kita karena kita merasa istilah sampah itu adalah istilah yang menjijikkan istilah yang enggak seharusnya ada di rumah kita ini adalah sesuatu yang kotor itu nah coba Bapak Ibu sekalian gak usah di gak usah dianut ya dia dalam hati masing-masing atau dirumah masing-masing silahkan coba sampah itu diganti kata-katanya menjadi sisa konsumsi ya kata-kata sampah coba dibiasakan untuk diganti sisa konsumsi Hai Coba sih Kalau saya bilang sampah organik Bapak Ibu sekalian menjawab sisa konsumsi organik gitu ya kita coba iya di rumah masing-masing sampah organik sisa konsumsi hipertonik Nah kira-kira kalau saya bilang sampah organik dengan sisa konsumsi organik mana yang lebih positif menurut teman-teman semua Hai yang dari sisi bahasa itu dari sisi bahasa kita akan merasa lebih nyaman atau lebih merasa positif lebih tidak jijik ketika kita bilang sikap konsumsi organik gitu ya karena apa Saya melihat kalau udah makan kita ngomongnya sampah itu yang terjadi adalah kita membuntal itu langsung kita masukkan ke kresek kita pagi-pagi kita taruh di blog sampah di depan rumah supaya segera diangkut itu tetapi Ketika kita bicara cicak konsumsi ya kita menyebutnya sisa konsumsi kita akan berfikir tentang proses konsumsi yang kita lakukan proses konsumsi yang kita lakukan itu apakah akan menghasilkan sisa atau tidak ya contoh kita makan pecel kita makan pecel nih sarapan pagi saya tadi pecel ya selesai ya saya Belinya di wajah yang saya bawa sendiri dari rumah itu atau rantang itu ya ketika pecel itu dibungkus dengan dengan kertas nasi Hai kalau sudah selesai dikonsumsi sisanya Hai Sisanya adalah kertas nasi tetapi ketika pecel itu kita Hai pintu di dalam daun pisang sisanya apa Bisa Ini adalah daun pisang iya kalau kita masukkan dirancang sisanya apaan Sisanya adalah rantang gitu kalau makannya enggak habis ya Berarti masih ada sisa pecel Nah dari semua sisa ini kita lihat mana sih yang bisa kita kelola ternyata yang bisa kita peroleh rantang bisa kita kelola bisa kita cuci lagi daun pisang bisa kita kompos kan enggak ada sisanya nanti setelah makan pecel kemudian pecel bisa kita habiskan berarti ke ada sisanya dari pecel yang kita beli tadi tapi kalau kita belinya pakai nasi pun pakai dukus kertas coklat itu maka akan tersisa kertas coklat ini dan sayangnya kertas coklat ini ada dua lapisan ada lapisan plastik adalah pisang kertasnya itu ya jadi nggak bisa dikomposkan Nah dengan mindset kita menyebut sisa konsumsi kita akan berupaya agar konsumsi kita tidak bersisa itu adalah hal pertama sebelum kita ngomong teknis kompos kita perlu membenahi dulu istilah yang kita gunakan di dalam rumah kita di dalam komunitas kita di dalam RT kita RW kita dan juga mungkin di skala kota itu Ya mulai saat ini Mari sebagai kader lingkungan kita jangan ngomong sampah kita ngomong sisa konsumsi aja ya kalau nanti saya ngomongnya sampah yaitu ha untuk menekankan definisi sampah dapur mungkin ya Nah kemudian supaya mudah saya di keluarga saya ini kan kami bereksperimen gitu yang melakukan eksperimen kalo nyebut sampah gak sampah tetapi kita sebut aja langsung namanya kalau sekitar sampah organik mungkin orang-orang agak bingung ya masyarakat umum tuh suka bingung ini organik anorganik ini apa sih kalau di Jawa saya pernah lihat waktu Strike Temanggung itu pakai bahasa Jawa nyebutnya sampah iso boso sama sampah nggak iso boso gitu ya sampai yang bisa pun busuk dengan sampeyan nggak bisa membusuk jadi masyarakat langsung tahu Oh ini yang busuk masuk sini ya gak bisa busuk masuk sini atau paling gampang Sebutkan ajab materialnya plastik masuk tempat ini ya tempat plastik tipis disini tempat kertas disini tempat kulit pisang sayur di sini gitu jadi pemilahan sampah itu kita lakukan sesuai dengan materialnya jangan pakai bahasa yang sulit untuk dipahami oleh sang seluruh anggota keluarga maupun masyarakat kita gunakan bahasa yang mereka langsung Oh saya tahu itu Jadi pakai aja langsung istilahnya dengan nama materialnya ini lebih memudahkan Hai kemudian itu tadi masalah pertama ya masalah pertama adalah masalah penyebutan masalah kedua adalah masalah pola konsumsi kita sebagai sebuah bangsa ini saya masih ingat pada waktu saya kecil saya suka dikasih tahu sama nenek gitu ya dimaem nasinya nanti petaninya nangis gitu katanya gitu ya kalau nggak dimakan nanti petaninya nangis tapi apa yang terjadi Ternyata kita walaupun dididik dengan cerita seperti itu pada waktu kita kecil Ternyata kita ini bangsa Indonesia termasuk Lima Besar penghasil sampah makanan gitu ya jadi kalau kita lihat ini Eh mungkin ada data terbaru nanti teman-teman dari UI mungkin bisa ya dari teknik lingkungan kisah kasih tahu tapi ini yang saya ambil dari tahun 2015-2016 sisa makanan itu menempati tempat pertama dari komposisi sampah yang dibuang ke TPA Jadi hampir 40% itu sampah kita adalah sampah makanan itu terus ada sampah kayu Ada sampah ranting daun ini juga organik Jadi kalau organik itu kalau ditotal memang lebih dari 50% hampir 60% sampah kita yang kita kirim ke TPA itu adalah organik Hai nah masalah ketidak yang kita hadapi adalah masalah perilaku ini memang nggak bisa kita pungkiri ya teman-teman mungkin yang kader lingkungan akan sering sekali menghadapi masalah ini di lapangan Kalau ngajak memilah sampah ngajak kelola sampah apa yang terjadi apa yang ditampilkan oleh orang yang diajak ya responden yang diajak itu pasti bilangnya kalau nggak males ini nggak ada gunanya atau mereka punya alasan lain saya nggak tahu kalau itu harus dipilah saya enggak punya fasilitas untuk memilah ini adalah jawaban yang sering dilontarkan oleh masyarakat kita ketika kita mengajak mereka untuk memilah sampah ya Ha masalah utama adalah kita menghadapi kemageran ini ah males yang nomor Oh ya ya Hai Terus masalah selanjutnya tadi sudah diceritakan Mas macet Jadi awal bahwa TPA kita itu Eh sudah tentu sudah banyak yang overload gitu nah selain overload Saya ingin cerita lagi bahwa TPA kita itu pakai sistem Open dumping ya sistem Open dumping Seperti apa ya ini jadi ada beberapa sistem dari TPA salah satunya yang paling eh seri yang paling banyak dipakai di tpad Indonesia atau masih digunakan ditebanh di Indonesia itu adalah Open dumping Open Damai itu dikeruk sampahnya yang di kresek-kresek tadi dibuang di situ terus nanti akan ada buldoser datang untuk memadatkan ya besok lagi dateng lagi dipadati lagi ya Cuman gitu aja nggak diapa-apain loh kita indie TV atau dipilah ada petugasnya enggak ada ibu bapak ya sayangnya itu hanya ada di imajinasi kita saja saya pernah datang ke TPA dan ternyata memang di TPI Cuma begini ini bisa lihat yang di atas ini adalah TPA di Kalimantan laporan pandangan mata dari teman saya ini di Tanjung di Kota Tanjung ini saya datang sendiri ini potret yang saya ambil sendiri need two Talangagung di kota Malang TPA Talangagung di kota Malang ini adalah Tbk percontohan nasional ya sering dapet penghargaan dan kondisinya seperti ini saya datang langsung untuk menyaksikan gitu ya memang dikeroyok sama pemulung tapi masa pemulung cuman lima orang ini mau Milah in sampah segunung nggak mungkin juga itu ya kemudian Nahin kalau kita lihat Bapak Ibu sekalian ini truknya bukan truk mainan ini truk betulan ya ini adalah truk yang mengangkut sampah dari TPS menuju TPA ya kalau kita lihat kita bayangkan ini suporternya paling tingginya cuman lima mil ini kalau difotoin Hai dan ini adalah gunungan sampah nya ya sekali-sekali kita perlu main nih ke TPA supaya kita tunggu ini adalah hasil stupa hasil kayak manusia nih ya Candi Borobudur aja kalah nih jadi ini ceritanya truk-truk ini antri untuk masuk TPA Bantargebang setiap harinya dan saya pernah dengar sendiri langsung dari seorang teman yang dia survei ke tepea bahwa mereka itu sih truk-truk ini harus antre 7jam ya untuk bisa membuang sampah ke atas Jadi mereka itu antri 7 jam jadi supir ini ya nunggu aja di sini tuh jam apalagi kalau hujan mereka sampai enggak bisa pulang gitu nah Hai saya ingin mengangkat sedikit Kenapa dengan two pendamping yang TPA Open dumping itu Ah mungkin Bapak Ibu sekalian disini masih ada yang tahu kalau kita buang sampah itu biasanya tiap hari gimana sih caranya Oh masuk ke kresek Ya yang pasti paling sering kita lihat itu adalah sampah dimasukkan di kresek ya entah itu nasi entah itu popok entah itu Oh namanya plastik itu dimasukkan jadi satu di unvolunteer ya masuk kesini nih Nah terus What happened gitu apa yang terjadi di dalam mereka ini kalau sudah sampai ke tepea Hai karena sampah itu tercampur dan kemudian di dalam kresek maka sampah-sampah makanan yang ada di sini atau sampah yang organik tadi ya yang ada di sini itu akan mengalami penguraian tidak sempurna atau bisa dikatakan proses penguraian anaerobik nah proses penguraian anaerobik ini menimbulkan cairan yang kita sebut dengan istilah air lindi dan kemudian dia juga akan melepaskan m.kes bernama gas metan itu ya ini ketika penguraian tidak sempurna dan penguraian and aerobic terjadi di TPA inilah yang kemudian membuat TP itu panas bisa terjadi ledakan sampai meruntuhkan gunung tv-nya tadi ya udah yang kita pretty sebagai hari peduli sampah nasional karena ada kejadian edit tweet gajah di Bandung saat itu saya masih mahasiswa pada saat ledakan itu terjadi dan saya merasakan sendiri ketika TPA itu meledak menimbun dua desa menghias sampai 150-an jiwa hilangnya itu Bandung menjadi lakukan sampah kita sampai hampir satu bulan ya sekitar tiga minggu gitu sampah tidak diambil jadi sampah itu sampai ada di median Jalan baunya kemana-mana nggak ada yang bisa ngambil mau diapain gitu ya sudah Letakkan aja kamungkin ini juga pernah terjadi di Yogyakarta beberapa waktu lalu ketika Piyungan di blog aja sama warga juga Jadi sebetulnya betul katanya masa pria tadi dan Mas masjid juga kau ini adalah pohon waktu kita menyimpan bom waktu sekarang memang Enggak kerasa karena enggak ada didepan mata kita tapi sebetulnya masalah itu terjadi terus setiap detiknya Hai Ah ini nanti bisa dibaca aja ya Oh jadi Hai kalau fakta yang saya temukan ini ya dari beberapa diskusi di grup grup peduli sampah 60% sampah di Indonesia itu masih tercampur belum terdaur ulang yang dia ini semua dari hulunya memang sudah tercampur terus kemudian 69 yang dikirim ke TPA sekitar tujuh persen saja yang baru sekitar tujuh persen yang terdahulu pulang yaitu dengan banyaknya bank sampah yang ada di seluruh Indonesia ternyata datanya masih sekian ini Oke ini saya lanjut Oh ketika tahun 2018 itu saya membuka kelas belajar stir wes kemudian saya juga pernah membuka kulwap di beberapa grup gitu ya tentang mengelola sampah rumah tangga saya iseng mengedarkan kuesioner Hai saya ingin tahu gitu seberapa sih Oh ibu-ibu rumah tangga ini sudah mengelola sampah mereka ya saya edarkan kuesioner itu pedal ini adalah masyarakat yang menurut saya pendidikannya cukup tinggi ketika saya service ownernya jawabannya adalah 100% belum punya komposter gitu ya padahal ini adalah ibu-ibu yang menurut saya Oh pendidikannya S1 ke atas itu terus kemudian ketika saya tanyakan apakah sudah memilih sampah ia masih 60% belum Memilih Setia ini di tahun 2018 kemudian saya membuka kelas lagi di tahun 2021 Januari kemarin Alhamdulilah ternyata ada peningkatan yang cukup baik menurut saya Ya gitu jadi ketika ini waktu itu kelas dapur Siro jika sebelum ikut ke yang belum mengompos itu sekitar 54 persen Tetapi setelah ikut kelas mereka semangat ya akhirnya yang belum ngompas Tinggal 14 persen 13 persen ya ini luar biasa menurut saya ini adalah progress yang sangat baik di tahun 2018 seperti itu muncul satu sudah ada peningkatan kesadaran yang yang cukup berarti itu jadi kita harus optimis Nah tadi empat masalah di depannya sekali itu adalah masalah eksternal masalah yang dihadapi secara umum Nah kemudian masalah internalnya Apa masalah internalnya adalah Hai takut mencoba ya masalah internalnya adalah takut mencoba kemudian mereka sudah tahu dan sudah paham apa itu mengompos tapi biasanya suka horor lah gitu Padahal horornya ini masih ada di pikiran aja belum dilakukan gitu loh coba aja belum Tapi udah takut mungkin karena masa kecilnya sering lihat film Suzanna ya Jadi mungkin lihat atau belatung belatung itu jadinya belum apa-apa Udah takut duluan itu Hai geter us a masalah selanjutnya adalah masalah mungkin salah informasi juga ada seringkali masalah salah informasi ini juga Ah menurut saya beberapa miskonsepsi itu karena rumor gitu jadi tetangga bilang gini yang itu bilang itu nah ini kadang-kadang mempengaruhi ketika kita mengompos kita enggak jadi berani untuk melakukan gitu ya emas masjid ini kayaknya Saya mau pindah slide selanjutnya karena ini adalah slide yang belum lengkap jadi saya mau coba ganti slide yang lebih saya lengkapi lagi mungkin bisa dihapus Kak pertanyaan dulu atau mau diisi yang lain foto bersama atau apa boleh ya Sebentar ya Mas Hai nanti diambil pas wajib Oke bagaimana Pak Epi mau konsul dulu boleh nggak papa silakan untuk menunggui putih Wardani muka materinya Oke kita dipandu oleh pak Yopi silakan Bapak Budi aktifkan kolom audionya saya udah videonya seakan minta waktu kurang lebih 30 detik untuk eh screenshoot baik kita mulai MP3 pakai senyum terbaiknya ada salam 3R juga ya Mas masjid kita yang boleh 3ra kedua r4rr nih Sebentar Bapak Ibu nggak kerasa ya masih by rasa masih banyak atuh lagi datanya ya Bu hai oke Sudah Bapak Ibu sudah selesai mesin sudah terima kasih Pak Yon jika warnanya setelah ini dari tadi ngomongin masalah terus ya bikin sesak nafas ibu-ibu sampai wajahnya berkerut kerut ini aku ke Sidik enggak dikasih solusi malah dikasih masalah gitu ya Ya kita harus tahu masalahnya dulu supaya kita bisa punya tekad yang kuat untuk menyelesaikannya gitu kalau kita enggak tahu ada apa sih sebetulnya ngapain Kita kok susah-susah ngompol situ kan ya ternyata filenya udah bener eh Hai saya kebanyakan file kayaknya Nia eh sori sori Hai hongkong Nah Eh cepetan ya Ya sudah deh ya makna Ayo kita mulai sekarang Kalau kalau tadi kita cerita-cerita tentang masalahnya sekarang kita mulai mencari solusinya gitu nah solusi yang pertama adalah kita mulai berkata ke diri kita sendiri ya mereka diri kita sendiri dulu bahwa eh sampahku tanggung jawabku atau lebih tepatnya sisa konsumsi ku adalah tanggung jawabku itu ayo mungkin ditulis atau diucapkan bareng-bareng boleh deh Biar agak ramai hye mi dulu aja ya kita konsumsi ku tanggung jawabku gitu ya dia bayamas masjid ya rame-rame perak inilah rileks sedikit Zarkasih masalah terus ya yuk kita bisa langsung ngetik bego Hai lagu lucu banget konsumtif uh Tanggung jawab tuh Iyalah jadinya sebetulnya waktu sehingga wanita waktu siap konsumsi ku Tikung jawab-jawab sih power banget [Musik] Hai terima kasih ampuh setelah lupa Aa sekarang setelah menyatakan seperti itu Eh kita jadi merasa agak berbeda gitu banget yang tadinya kita sebut sampah dan itu adalah tanggungjawabnya petugas sampah itu sebetulnya kita bisa ambil alih tanggungjawab itu mulai dari keluarga kita atau dari rumah kita masing-masing gitu ya Nah kemudian saya ingin ia mengajak teman-teman semua atau Bapak Ibu sekalian ya bahwa untuk menyelesaikan masalah sisa organik maupun anorganik di rumah kita kita melakukan yang namanya tiga ah ya tiga ah itu adalah cegah pilah dan olah ya biar gampang itu cegah bila sekolah gitu ya ditambah dua ah lagi boleh ya lakukan dengan Istiqomah agar berkah ya gitu ya jadi kita harus mulai mencegah terjadinya sampah memilah apa-apa yang sampai yang ada di rumah kita dan mengolahnya tetapi kita perlu untuk mengutamakan agar sampah itu jangan sampai terjadi itu ya Jadi bukan air hai Malah kita banyak-banyakan memilih dan mengolah karena ini adalah sesuatu yang butuh footboard butuh kerja keras gitu jadi sebaiknya kita mencegah dulu kalau bisa dicegah dulu Oh sampah itu sehingga kita nggak usah terlalu repot untuk memilih dan mengolahnya nah yang sebelum kita melakukan pengomposan kita bisa melakukan lakbet beberapa langkah untuk mengatasi sampah sisa makanan atau istilah kerennya tadi yang di depan adalah foodways ya Jadi kalau Ibu Bapak mau mau mulai mengompos jangan buru-buru memposting loh yang pertama kita lakukan itu pertama dalam merencanakan Hai porsi dan menu ya kenapa ini perlu ya Saya pernah eh menyaksikan sendiri gitu pada waktu anak saya ikut Pondok Romadhon bener om Anton di masjid gitu ya pulangnya pas dijemput itu seleb sampahnya menggunung sekali dan pada waktu dibuka kardus-kardus makanan itu mika mika nya itu masih ada sisa makanan di situ banyak ternyata anak-anak ini Ketika saya tanya kenapa kok nggak dihabiskan ternyata makanannya pedes nah ini berarti belum terencana menunya dengan baik ketika kita tahu yang mau makan adalah anak-anak tetapi catering nya menyediakan menu yang pedes sehingga makanan itu tidak dimakan oleh anak-anak Hai jadi penting untuk kita merencanakan menu agar menu itu bisa habis dikonsumsi keluarga gitu ya terus kedua langkah untuk mengatasi sisa makanan dalam menyimpan makanan dengan baik atau istilah kerennya adalah food preparation ya atau secara menyimpan makanan dengan baik misalkan kalau mau makanan di kulkas itu sayur sebaiknya nggak dicuci dulu supaya menghindari busuk atau harus dibungkus oleh dengan serbet gitu ya sayur-mayur yaitu kita bungkus dengan serbet supaya kelembaban nya diserap oleh sebaiknya jadi enggak sampai makanan itu tiga hari kemudian layu truk kita nggak jadi nggak jadi makan gitu ya akhirnya Oh ini terjadi buang jadi daripada dibuang yang kita kelola dulu sebelum sebelum busuk karenanya kemudian Langkah ketiga adalah langkah paling simple kalau kita Ayo kita usahakan agar makanan itu habis itu habis ya makanan itu habis jadi sebisa mungkin kita mengajarkan kepada keluarkan kita apapun yang tersedia kita syukuri dan apapun yang tersedia itu kita habiskan kemudian langkah yang keempat kalau misalkan ada sisa makanan kita olah menjadi makanan yang lain contohnya yang paling banyak ditanyakan itu book sampah sisa nasi itu apakah bisa dikomposkan itu banyak yang nanya seperti itu Saran saya sisa nasi jangan langsung dikomposkan bisa diolah menjadi nasi goreng mau jadi kerupuk nasi mohon jadi cireng dulu cireng nasi sehingga enggak buru-buru nasi tadi kita buang ke komposter gitu ya hai hai Hai kemudian cara selanjutnya adalah kita memberi makan tetangga ya jadi saya beberapa kali punya Eh ketemu dengan teman yang dia punya usaha menyalurkan makanan dari pesta jadi habis pesta habis pernikahan gitu kan biasanya ada sisa makanan banyaknya ini Dia adalah anak muda yang bisnisnya adalah dia mengambil makanan tersebut dari pihak penyelenggara pernikahan discord India bagikan ke kampung yang membutuhkan itu itu bagus sekali ya anak-anak muda ini yang bikin kegiatan Nah baru nomor 7 ini adalah kita kompos kan jadi kompos kan itu bukan pertama composed itu setelah kita melakukan langkah-langkah untuk mengatasi sisa makanan gitu g Hi Ho Hai makan Nek ya Nah sebelum mengompos juga yang perlu kita lakukan kalau kita mau sukses mengompos adalah kita harus terbiasa melakukan pemilahan sampah atau sisa konsumsi kita sesuai dengan jenisnya ya ini meski harus menjadi sebuah kebiasaan baru buat kita semua gitu bahwa yang membusuk harus diwadahi baskom tersendiri itu jangan di kresekin lagi jangan masuk ke kresek to diiket cus dibuang ke bak sampah kita mulai memisahkan pokoknya yang sisa sayur buah kulit buah kulit penemu akar-akar sayur kulit bawang itu taruh di baskom tersendiri yang plastik disendirikan yang kaca disendirikan yang kertas di sendiri karena itu apa harus kita biasakan dulu kita bisa ngompol karena kalau udah campur Baur akan sulit itu sebetulnya kalau yo Yo apa beberapa inovasi di beberapa kota besar itu mereka mengompos tetapi di hilirnya mengompos tetapi di TPS dan ada yang mengompresnya baru menuju TPA itu susah sekali karena harus dipilih Yang Jadi udah dari rumah tangga dicampur terus di TPS nya baru dipilihin yaitu sangat makan waktu nah ini beberapa contoh ini pasti ibu-ibu seneng kalo kayak gini Jadi ini mau saya ceritakan ini saya Membuat kaldu udang dari kulit dan kepala udang jadi ukuran dan kepala udah enggak saya kompos kan gak saya buang saya sangrai atau saya oven kemudian saya blender menjadi bubuk kaldu udang ini bisa kita gunakan untuk membuat tumis capcay nasi goreng mie goreng dan sebagainya jadi nggak lah sampai bau nih kulit udang itu ya Ini tinggi protein dan sebetulnya gizinya nutrisinya juga masih tinggi Hai kemudian ampas kelapa ampas kelapa saya oven saya jadikan kue ini kue ampas kelapa kadang ada saya jadikan gemblong saya jadikan kue bandros atau rangin nah atau apa aja yang bisa diolah dari kelapa dan ketan itu biasanya cek mic saja gitu saya campur Hai nah ini ya Bapak Ibu sekalian Jadi kita mesti punya di tempat sampah terpilah di rumah bentuknya boleh apa aja mau pakai keranjang bambu boleh mau pakai karung boleh ya mau pakai kardus boleh pokoknya dibilang gitu ya Nah ini biasanya Kalau ditempat Ayah kita pakai label seperti ini ya kita tempel di kardus-kardus supaya semua anggota keluarga tahu Oh kalau botol sama gelas plastik di sini kalau logam Disini yang plastik bersih disini kaca disini kardus sini sachet disini tapi masih inget tadi ya bahwa sampah itu atau sisa konsumsi itu yang paling penting adalah dicegah dulu dicegah dulu baru dipilah dan di Kola ya sekarang kita masuk ke materi mengompos di rumah itu Hai Coba Bapak Ibu sekalian bayangkan ya ini adalah sampah di rumah Tamin sebelum dikomposkan tuh bentuknya kayak gini dan ini yang sebelah kanan ini adalah setelah dikomposkan ini saya praktek gerabah ya tahu grab Bahkan dia kena batu dari tanah liat itu saya kompos kan bisa hasilnya bisa halus gini seperti ini hitam dan ini bisa jadi nutrisi untuk tanah asalnya kayak gini jadinya seperti ini jadi dari tanah kembali ke tanah itu memang betul itu Oh ya karena siklusnya sudah seperti ini sudah design didisain oleh Allah seperti ini siklus dari makanan kita masuk ke apa namanya komposter dari komposter bisa kita gunakan untuk menjadi pupuk-pupuk menjadi memupuk tanaman tanamannya kita panen kita masa lagi ini muter aja seperti ini ini namanya siklus yang tertutup ya Coba kalau plastik-plastik nggak bisa dibuat seperti ini bapak ibu tapi kalau ciptaan Allah itu pasti terus look atau siklus tertutup dan berkelanjutan itu sudah eh dijamin itu ya kecuali kalau kita mengintervensi kalau kita merusak siklusnya ini ya Salah satu cara kita merusak siklusnya ya tadi itu pada saat kita membuang sampah-sampah nya kita masukkan dalam crash itu akan merusak siklus hidup dari si sampah organik kita nah saya ingin bapak ibu mah memotivasi diri sendiri ya mengatakan kepada bikin sendiri mengompos itu mudah ya mengompos itu mudah karena apa Karena sudah dijamin Bapak Ibu sekalian kan pasti tahu kalo kita misalkan jualan Hai mengubur kulit buah aja kulit buah-buahan yang kubur di dalam tanah dalam 3 hari kulit buahnya itu sudah pasti hitam sudah pasti hilang yang nggak mungkin dia Bentuknya sama tapi kalau kita ngobrolnya plastik kita ngobrolnya kaca kita ngobrolnya botol mau sampai cucu kita botolnya tetep ada Jadi sebetulnya mengompos itu mudah Yang penting kita paham Bagaimana prinsip kerjanya dan kuncinya jadi kompos itupun ada kunci keseimbangannya Hai doa nah Biasanya nih nanti pasti ada akan ada pertanyaan pudc saya enggak punya lahan Bu halaman Saya sudah di paving semua sayap ah ah semuanya sudah diperkeras gimana Saya mau ngomong pos itu mesti pertanyaan atau ada pertanyaan kalau saya mau ngomong pos nanti tetangga saya protes baunya nah ini pasti ada nggak yang mau nanya itu ayo mesti ada yang mananya itu ya Nah kita mesti paham dulu bahwa mengompos itu metode mengobati ada dua ya boleh dicat mengompos itu metode nya ada dua yaitu yang pertama kita namakan aerob dan yang satu anaerob Hai saya kecepetan enggak ininya jelasnya ucapkan sih The Key kalau kecepetan bisa chat di kolom chat ya jadi sampah sore komposter itu atau wadah metode mengompol to ada dua yaitu aerob dan anaerob aerob itu maksudnya menggunakan oksigen menggunakan udara kalau Anaerob itu tidak melibatkan udara ya alias yang Anaerob itu biasanya kedap udara Jadi Bapak Ibu cek Oh ya cek dulu kalau ketemu komposter dilihat Oh ini ada lubang udaranya enggak ya Oh yang ini kok terbuka oh yang ini kok ada kerennya kok ini rapet yang ini kok ungu dibuka terus ya berarti dia adalah dua metode yang berbeda yang biasanya terjadi adalah kita tuh suka ketuker ya suka ketuker sudah tak suka kita anggap Tuh semua komposter itu sama atau kadang-kadang ada yang lucu juga Jadi ada yang mengatakan saya Hai kepengen komposter kayak Syiah Kai si B gitu jadi dia nggak mau sembarangan pakai komposter karena dia menganggap komposter punya si itu lebih mujarab begitu atau lebih ajaib kalau pakai komposter yang itu tuh pasti jadi gitu ya padahal itu enggak enggak seperti itu komposter itu hanya wajahnya saja ya mungkin enggak jadinya top gagalnya itu karena salah metode bisa mungkin kita nggak paham cara menggunakannya bisa jadi bukan salah komposernya ya cirinya komposter aerob itu tadi terbuka ya Ada rongga-rongga udaranya terus biasanya tanpa kran Biasanya karena dia cenderung kering kalau yang Anaerob itu cenderung sifat dalam kompasnya ini lebih basah kompos ternyata tertutup dan kedap udara gitu di mana yang lebih bagus nggak ada yang lebih bagus Menurut saya itu tergantung preferensi tergantung kitanya aja kita suka yang mana gitu bukan ini lebih bagus itu lebih bagus enggak oke nah ayo kita Tengok nih macam-macam komposter ya Jadi yang tadi nanya lahan saya enggak ada semua sudah di paving saya enggak punya lahan Ayo kita lihat seberapa besar sih butuhnya komposter itu ya Nah ini komposter yang ada di rumah saya Ya ada biopori pernah Saya pernah pakai tak kurang Saya pernah pakai cream biru Saya pakai gerabah Saya pernah juga pakai Felita ini Oh ya di satu rumah karena saya suka eksperimen jadi saya punya beberapa Saya juga punya yang karung dan yang ember enggak foto ini ini ini adalah paling sederhana menurut saya jadi tinggal pakai pot-pot yang dijual bebas di toko bunga itu ya di pasar bunga itu eh cari yang ukurannya agak besar ya yang sekitar diameter 50 Cent tilang itu ke atas ya kemudian diisi dengan tanah dan Abu kekasih Sasa dapurnya dimasukkan ke sini ya tadi agak terputus putus ya Mas masjid sekarang masih Hai hilang atau masih bisa diikuti Oh sudah sudah bisa postingin bisa diulang-ulang lagi ya oke dari yang ragam komposter ya Hai dari part ini udah oh dari pot Oke jadi pot ini adalah bentuk paling sederhana kalau Bapak Ibu sekalian mau ngompol ya beli pot di pasar bunga dengan bitmeter sekitar lima puluh senti ke atas diisi dengan pupuk kandang dan tanah sedikit sekarang juga boleh kemudian langsung bisa dioperasikan menjadi komposter ya Hai tapi ingat ini Cepet penuh gitu Jadi kalau mau punya ia punya beberapa ya pot-pot warna hitam inikan gampang ya dicari ya kamudian kalau mau yang lebih besar Ini contohnya yang dipercaya punya di rumah ini dari drum-drum warna biru ini cukup besar dan ini metodenya aerobik karena ini ada ventilasinya di sini ya kalau ini ini adalah ember tertutup tapi biasanya ada lubangnya di bawah sama disamping Hai doa kemudian ini yang paling saya sukai ini gerabah kalau di Jogja bisa beli di Kompleks di Kasongan ya ini gerabahnya sekitar diameternya juga berapa ya 50-60 cm ini besarnya bawahnya ada lubangnya 12 aja enggak masalah karena gerabah ini sudah berpori itu ini juga sebetulnya sama ini juga komposter komposter tapi modelnya tumpul nih gerabah tapi tumpuk jadi atas bawah ini tiga-tiganya bisa dipakai pria kemudian Kalau mau yang lebih eh Simpel lagi ada yang model karung kompos bak ini Hai ini saya pakai karung juga karung bekas beras bekas apa tuh namanya pupuk itu bisa dipakai lagi nih untuk menjadi komposter ya jadi enggak ada yang namanya komposter paling mujarab itu enggak ada menurut saya loh karena saya pakai semua metode itu dan berjalan semuanya dan kalau Bapak Ibu Lia komposer-komposer ini ukurannya paling maksimal di cuman lima puluh centi saja Jadi kalau dibilang makan lahan besar di halaman itu enggak betul juga ya komposter itu paling butuh lahan cuma 60 cm bisa ditumpuk ke atas Hai nah ini Coba kita lihat ini bisa ditumpuk ke atas nih komputernya Hai pakai kontainer Hah Ini takakura pakai keranjang laundry itu juga bisa jadi komposter mau yang lebih estetik misalkan tukang kayu bisa bikin ya Monggo niku bikin dari kayu dan kawat cuman kalau di Indonesia ya resiko rayap ya karena sering hujan itu atau mau pakai batako kakek bata batako juga bisa sama aja mau pakai keranjang rotan boleh ya mau pakai keranjang bambu keranjang rotan boleh pakai kawat boleh juga atau yang paling males ditumpuk tok terbuka bisa Hai Jadi kalau dari semua yang kita lihat di atas dengan berbagai metode mengompos sebetulnya ada yang ngepost itu memang bisa dilakukan di halaman ada juga yang bisa dilakukan di teras ya di balkon apartemen Enggak ada masalah dengan itu sebetulnya Hai kemudian atau kalau yang males punya kompos terpakai biopori seperti ini juga bisa ya tinggal dilubangin halamannya ini bisa sekaligus untuk nabung air hujan ini punya saya di rumah juga kami punya biopori Hai Nah jadi eh Nia kalau kita mengambil apa-apa yang dari alam ya kewajiban kita untuk mengembalikan semuanya Eh konsumsi organik itu bisa menyelesaikan daur hidupnya jadi jangan sampai diputus tadi ya dengan di kresekin atau dibuang ke bak sampah jadinya putus nanti siklus hidupnya oke sekarang mulai kita nyatet nih dicatat karena saya enggak enggak nulis satu persatu Apa saja yang kita butuhkan ketika mengompos Ya silahkan dicatat di Ibuku nya masing-masing jadi yang kita butuhkan saat mengompos itu kita perlu namanya unsur coklat ya unsur coklat ini adalah unsur yang mengandung karbon gitu ya Apa saja yang termasuk unsur coklat nanti ada di flight selanjutnya Oh ya kemudian setelah kita perlu unsur coklat kita perlu unsur hijau Hai sebutannya aja unsur icon Iya apa saja yang termasuk unsur hijau nanti ada di slide selanjutnya kemudian selain itu kita perlu tanah dan pupuk kandang pupuk kandang itu apa sih pupuk kandang itu bisa kita cari di pasar bunga jadi bilang aja Pupuk kandang itu pasti udah tahu pupuk kandang itu adalah pupuk dari hewan ternak ya ternak ya bukan hewan liar bukan kucing Gan anjing bukan namanya pupuk kandang tuh hewan yang diternakkan gitu lho jangan keliru ya bukan bukan sembarang kotoran hewan kemudian kalau metodenya aerob maka butuh udara atau oksigen sehingga komposernya perlu diberi lubang itu ya Jadi nanti akan ada pertanyaan dilubangin apa enggak nah tergantung mau pakai metode apa aerob Anaerob lubangnya berapa ya Monggo Ukurannya berapa dulu ya mau pake apa dulu mau pakai ember apa mau pakai drum ya secukupnya lah lubang itu kemudian kita butuh bioaktivator ia bioaktivator itu adalah untuk membangunkan mikroorganismenya jadi organisme-organisme itu sebenarnya sudah tersedia di alam tetapi ada yang posisinya Mungkin dia belum aktif itunya jadi kita aktifkan dengan bioaktivator Nah mungkin Ibu Bapak sering dengar Wah jadi harus beli EM4 ya gitu ya nggak bisa nanti akan pertanyaan jadi saya perlu bayar beli M4 nih untuk bio aktornya enggak Kalau saya bioaktivator nya saya pakai apa yang ada di rumah jadi nggak perlu beli mobil Hai contoh bioaktivator yang saya pakai adalah air rendaman tempe air gula air tape itu sudah bisa dipakai atau air cucian beras itu juga bisa dipakai itu kaya dengan organisme ya sampai sini mungkin bisa diikuti sampai sini Indonesia pisang kecepetan enggak Mas masjid sudah pas infonya sudah pas ya Oke lanjut ya jadi itu tadi 5 yang kita butuhkan di dalam komposter kita nah terus apa sih tadi saya nyebut-nyebut unsur coklat unsur hijau itu apa saja nah ini ya Jadi ada yang namanya unsur coklat ada yang namanya unsur hijau silahkan dicatat udah ada tulisannya semuanya dan kunci ngompas yang berhasil dan gak tahu itu adalah ketika unsur coklatnya itu 74-75 persen ya atau sekitar tiga bagian lebih banyak dari unsur hijaunya begitu nah ini bisa dicatat Hai jadi yang bikin komposter teman-teman itu bau BC dimarahin ke tangga terus ada uget-uget nya saya yakin itu ketika males ngasih unsur coklat gitu pasti jadi cuman diisi sama unsur hijau terus terus saat tanpa diselingi unsur coklat kedua yang bikin bau PC kemudian ada hewan belatungnya dan sebagainya adalah kerja kita jarang nengok ya kita jarang diaduk jarang diajak ngomong omongan itu komposter nya ya jarang di sambangi gitu dibiarin aja komputernya itu pasti jadinya nggak pernah ada unsur oksigen yang masuk ke dalam komposter kalau enggak ada Oksigen yang masuk dalam komposter yang terjadi emailkomp posternya terlalu padat dan dagingnya menjadi fermentasi Anaerob putih tuh Jadi sebenarnya logikanya sederhana saja kompos itu kompos itu tadi perlu di mahal dan dalam lima hal itu perlu dominan unsur coklat unsur coklatnya ini sangat banyak tersedia di alam di sekitar kita ya jadi enggak adalah kalau misalkan pulsa nggak punya untuk coklat Ya udah minta lah ke taman rtrw tuh pasti adalah daun kering tuh Masa nggak ada sih Ya itu Ya gampang dari daun kering tuh kenna catetan nih catetan silahkan dicatat kalau saya punya kucing Gimana kalau punya kucing bikin komposter tersendiri khusus untuk kotoran kucing dan kalau kotoran kucing ya tuh hewan jangan pakai untuk mengompos atau tidak dipakai untuk memupuk sayuran tapi gunakan untuk tanaman hias Hai jelas ya yo Come kotoran kucing kotoran hewan peliharaan untuk tanaman hias ya Terus kalau saya ada kertas
Resume
Categories