Seminar Online Dari Tanah Kembali ke Tanah "Selesaikan Sampah Organik di Rumah"
tR_GVxfv54o • 2021-02-07
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hai jadi kan waktu dulu kepada bapak
hijrah purna Putra untuk memberikan
sambutan sebelum itu bapak ibu kalau
nanti mungkin Sinyalnya kurang baik bisa
juga melihat webinar ini ditutup dan
kekal atau pertanyaan tetap bisa nanti
dituliskan di sana
CEO anti dakwahkan direkap oleh admin
gede gitu Nah langsung aja kami berikan
waktu pada bapak hijrah Purnama Putra
selaku ketua ctsm jadi Kabupaten Sleman
untuk memberikan sambutan pada webinar
pagelaran ini Mitra Terima kasih Mas
Majid atas kesempatannya
Bismillahirohmanirohim Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
Bapak Ibu yang kami hormati salam
sejahtera untuk kita semuanya
mudah-mudahan kita selalu diberikan
kesehatan semangat dan nikmat-nikmat
yang lain sehingga penuh rasa syukur
kita menjalani kehidupan walaupun dalam
kondisi yang terbatas seperti saat ini
Tentunya ucapan terima kasih pastinya di
awal untuk memberi sambutan di
saat kesempatan webinar kan kali ini
Terima kasih tak terhingga tentunya
kepada para pihak yang telah membantu
terlaksananya kegiatan pada kesempatan
er ini kepada environesia grup kemudian
kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
Sleman kemudian ketika Project di
Indonesia sekaligus kepada para pengurus
jejaring pengolahan sampah Mandiri dpsm
Sehati Kabupaten Sleman nah tentunya
kita semuanya ini tidak akan bisa
berjalan dengan baik terutama dalam
mengelola sampah ini kalau tidak ada
dukungan dari berbagai macam pihak cpsm
sendiri adalah gabungan dari berbagai
macam kegiatan baik itu bank sampah TPS
3R sedekah sampah sekolah lingkungan
ataupun bentuk-bentuk kegiatan yang lain
yang diinisiasi oleh masyarakat tentunya
masyarakat ini powernya mungkin di
lingkungannya sendiri
lima si Oke kita tapi kalau kita
berbicara sampah yang masalahnya
menasional bahkan mengglobal kita butuh
kerjasama dengan berbagai macam pihak
dalam peringatan hps n hari peduli
sampah nasional ini yang sudah ke Kalau
tidak salah ke-16 kali diperingati di
tahun ini memang peringatan tahun ini
sedikit berbeda daripada tahun-tahun
sebelumnya biasanya dilihat si dengan
kegiatan bersih-bersih langsung ya
gelombabang sampah atau akun tapi dengan
kondisi yang terbatas kita tidak bisa
bertemu dengan jumlah orang yang banyak
tentunya tidak menyurutkan semangat kita
untuk belajar nah salah satunya adalah
sesuai sangat mengapresiasi kepada Bapak
Ibu semuanya ini telah meluangkan waktu
di sela-sela hari Minggu mungkin ini
adalah waktu hari keluarga tidak
kemana-mana mungkin mau santai-santai
tapi masih mau bersedia untuk kita
Hai sama-sama belajar bersama artinya
sering bersama mungkin Bapak Ibu sudah
melakukan hal-hal yang baik tentunya ini
adalah kesempatan kita sedikit mungkin
mengosongkan gelas kita untuk bisa
menerima ilmu dari orang lain salah
satunya adalah dari Mbak Deka Wardani
yang rasanya sudah cukup familiar begitu
kita Googling namanya sudah kelihatan
hasil-hasil karyanya beliau sangat aktif
sekali dan dengan saya kalau tidak salah
pernah bertemu beberapa waktu yang lalu
sebelum pandemi kemudian rasanya ini
adalah waktu yang tepat untuk kita
belajar bersama dari beliau dan
mudah-mudahan nanti materi-materi yang
disampaikan bisa Bapak Ibu terapkan di
Skala yang paling kecil yaitu skala
rumah nah Terima kasih Mbak Dek atas
waktu nya hari hari Minggu juga diminta
untuk mengisi kegiatan undang-undang
bisa menjadi amal kebaikan bagi kita
semuanya ini Bapak Ibu pastinya selamat
untuk belajar selamat untuk Sharing
mudah-mudahan kondisi yang terbatas tadi
Mas masjid di menyampaikan kalau nanti
sinyal kok kayaknya agak putus-putus
karena kita tidak tahu kondisi
masing-masing seperti apa Bapak Ibu bisa
mengaksesnya ia YouTube dan di YouTube
tersebut juga nanti bisa diulang-ulang
lagi mudah-mudahan ada poin-poin menarik
yang bisa diambil dan bisa dipraktekkan
mungkin itu yang bisa saya sampaikan
sekaligus terima kasih kepada
environesia cpsm Sleman kemudian Prodi
teknik lingkungan UII Project di
Indonesia dan Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Sleman atas atau
selenggarakannya kegiatan pada
kesempatan hari ini Tentunya masih
banyak kekurangan yang mungkin
ditampilkan oleh para panitia yang sudah
menyiapkan berbagai macam Usaha supaya
dapat melayani Bapak Ibu semuanya dan
mudah-mudahan
nanti kita bisa berinteraksi dengan
aktif di forum webinar pada kesempatan
hari Terima kasih dari saya mohon maaf
jika banyak kekurangan saya kembalikan
kepada masjid Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Waalaikum
salam warahmatullahi wabarakatuh kami
sampaikan terima kasih What the partai
tidak pernah mau Putra selaku ketua PSM
Sehati Kabupaten Sleman dan sambutan
yang kedua ada Bapak sabryan ST MSC
beliau merupakan CEO dari environesia
company group Beliau juga yang akan
membuka acara pada pagi hari ini Kepada
beliau kami persilahkan Terima kasih
masjid nilai Rohman Rohim salamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
dan
salam sejahtera untuk kita semua yang
saya hormati pak dokter hijrah Purnama
Putra ketua jpsm saat di Kabupaten
Sleman sekaligus founder dari Project
Indonesia beliau dalam mentor saya ini
yang tidak dapat saya pungkiri
Mengantarkan saya hingga sampai di tahap
hari ini Terima kasih Pak jahat aslimu
dan bimbingannya yang saya hormati uh DK
Wardani pemateri Agan narasumber dalam
kesempatan yang berbahagia ini saya
merasa sangat terhormat Ibu bisa satu
panggung juga akhirnya hehehe Terima
kasih banyak serta kawan-kawan Prodi
teknik lingkungan Undip sisa-sisa
Indonesia almamater S1 saya terima kasih
Akhirnya bisa duet kembali ke
Hai Afro Jack di Indonesia juga Dana
dinas dengan hidup Kabupaten Sleman eh
Bapak Ibu peserta yang kami hormati
Sebelumnya kami atas nama endrizal
company group saya izinkan membekali
diri dahulu saya saprian saudara yang
biarkan penigro tak kenal maka tak
sayang maka kita kenalan sekitar eh
Indonesia company Group adalah
perusahaan swasta nasional kami memiliki
beberapa bidang gerak beberapa
diantaranya konsen di bidang lingkungan
konsultan AMDAL kami juga memiliki
laboratorium hidup yang sudah datasi
oleh komunitas nasional lebih dari 200
parameter dan dalam proses pl200 lagi di
Kuartal 1 2021 ini sehingga ketika
paling cerah mengontak pasal dana
double-sided ini untuk join di program
ini
Mbak saya tanpa pikir panjang dalam
waktu kurang dari 2 menit langsung oke
Indonesia tagged Jayabaya karena isunya
sangat menarik Bapak Ibu isu terkait
dengan sampah domestik ini sangat seksi
untuk dibicarakan begitu ya karena
memang selama ini kita konsumennya
adalah ngebrem ke industri begitu
varejeira banyaknya ke yang skala besar
yang terlihat secara makro Padahal kita
lupa bahwa banyak sumber sampah yang
dimulai dari rumah tangga yang skalanya
jauh lebih besar dan ternyata itu adalah
problem serius dan menjadi penguat to
jika tidak dikelola dengan baik begitu
eh saya minta maaf ini Pak Reza karena
saya sudah sedikit banyak lupa ini
terkait dengan basic ke TNI lingkungan W
satunya memang tadi lingkungan dulu
Bapak Ibu Saudara nyawa
energi sekarang aki berdagang jadi
pebisnis menjadi saya tidak bisa
berkomentar banyak terkait dengan
hal-hal teknis nanti saya di sempit sama
Mbak Deka Wardani Ini kalau salah nanti
Hehehe begitu namun secara prinsip Kami
dari infranesia kampeni grup sangat
support terkait dengan kegiatan-kegiatan
yang berbasis masyarakat begini karena
memang kalau isu-isu sampah Memang
harusnya yang terlibat aktif adalah dari
aspek selesai dengan dari masyarakatnya
power itu sangat berpengaruh sekali
terakhir dengan suksesnya program
pengolahan sampah adalah banyak bapak
ibu kita ketahui bahwa program-program
yang diproses aptudown begitu tapi
ternyata malah dimensinya enggak jalan
begitu malah kita sekarang sangat
sepakat bahwa people power pengelolaan
sampah dimulai dari skala rumah tangga
itu ke
di sini akan menjadi jawaban dari
permasalahan sampah yang kian hari kian
mengkhawatirkan gitu Mas masjid ya
sekarang yang cpa makin overload
dimana-mana begitu saya rasa ini adalah
titik balik begitu ya ketika memang saya
lihat profilenya tadi juga mostly banyak
dari masyarakat umum ya Pak ya ikut join
di acara pada pagi hari lebih dari 2000
persen oke kesadaran dari kita semua
sudah mulai masuk nih gitu sehingga
momentumnya tinggal menghitung waktu
untuk bergabung sama-sama serasa
demikian eh padat Hijra bade ka
rekan-rekan kerja yang saya hormati yang
saya sampaikan Sekali lagi saya ucapkan
terima kasih sudah berkenan bergabung di
hari Ahad ini hari bersama keluarga ini
Tambun Bapak Ibu berkekuatan waktu
Selamat mengikuti ya ini semoga kiranya
apa yang kita lakukan intense menjadi
udah Abadi kita di Tuhan Yang Maha Esa
Baiklah dengan mengucap Basmallah
Bismillahirrohmanirrohim mewakili
panitia secara resmi acara pada pagi
hari ini saya buka demikian saya
kembalikan kepada Mas wajib Terima kasih
baik terima kasih kami sampaikan kepada
tetap bahasa Brian mengaku Hero
environesia company group Nah kita akan
beranjak ke materi Tapi sebelum itu
mohon izin saya untuk screen Sebentar ya
saya akan menampilkan CV dari pemateri
pada pagi hari ini apakah sudah nett ya
oke nah pemateri pada pagi hari ini
beliau
Hai Ibu Deka Wardani beliau merupakan
penulis saya kenalnya beliau itu penulis
Karena kalau saya chersing itu banyak
banget tulisan-tulisan beli buku-buku
beliau yang sangat bestseller gitu ya
aktivitas beliau itu pernah menjadi
dosen perencanaan wilayah dan kota gas
Brawijaya kemudian dia juga inisiator
komunitasbelajar Sahabat Alam cilik
kemudian printis Club jelajah ilmu
underclass hestek belajar zeroes
kemudian penulis aktif up sela-sela
penghargaan Beliau pernah menjuarai
lomba menulis dongeng konferensi
sanitasi dan air minum nasional pada
tahun 2016 Nah bapak-ibu bisa mengontak
beliau atau melihat Bagaimana aktivitas
beliau di Instagram etc
Wardani Nah selanjutnya saya mau coba
apa web Ibu Deka Wardani Apakah sudah
bergabung masih diminati khususnya
Assalamualaikum masjid ya Waalaikumsalam
tadi CV beliau sudah saya bacakan Bapak
Ibu sudah bisa melihat kalau beliau
memang kompeten dibidang ini kemudian
aktif menulis kemudian aktif memberikan
workshop juga by punah diseset juga
bagaimana kiprah beliau nafion Pada pagi
hari ini akan membahas Bagaimana sih
mulai dari pentingnya apa sih penuh kita
harus mengolah sampah dari rumahmu dan
terutama sampah organik sampai bagaimana
kemudian pentingnya apa kemudian
prosesnya kira-kira bagaimana dan
bagaimana membuat program yang
berkelanjutan mengompos itu di rumah itu
karena memang kalau sampah itu tidak
ditangani dari rumah dimana ganti tangan
itu kalau kita serahkan ke pihak olah
sampah mungkin pps1 dimana ya kita tidak
bisa menjamin bahwa itu akan terulang
dan nanti akhir-akhirnya ya akan
menumpuk gitu dan membuat TP itu atau
TPS itu apa namanya overload kalau
berita terbaru yang kemarin saya baru
baca itu di Magelang tanamannya overload
kemudian di waktu-waktu sebelumnya ada
juga di Pekanbaru kemudian di Banten
Bekasi itu semuanya overload Nah makanya
penting kita belajar bagaimana mengelola
sampah
Hai dari tanah menjadi tanah Jadi tanah
kembali ke tanah langsung saja saya
tidak akan berpanjang lebar
Hai tapi sebelum itu saya sampaikan pada
bapak ibu Ketika nanti ada pertanyaan
bisa baifu Tuliskan di chatroom sini apa
namanya nanti akan direkap oleh admin
dan akan ditampilkan di sesi tanya jawab
untuk dicapai oleh ibu Deka warga nih
dari itu dan nanti juga akan ada door
prize bagi peserta terpilih yang akan
diberikan oleh admin Insyaallah dikirim
langsung ke rumahnya seperti itu
Maksudnya Kepada beliau membudidayakan
ini kami persilahkan Baik terima kasih
Mas masjid Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
teman-teman semuanya Saya penggali
teman-teman najihah teman belajar gitu
ya alhamdulillah senang sekali berada
disini ini ada kalau saya lihat ada 100
kurang lebih 100 peserta dari seluruh
Indonesia gitu ya the
dengan wajah baru ini Jadi maksudnya
saya baru ketemu kalau biasanya kalau
saya mengadakan kegiatan tuh muka
mukanya seringkali sudah pernah ketemu
di media sosial tapi ini ini sama sekali
baru jadi ini Alhamdulillah ingin
memperluas silaturahmi ah dan memperluas
juga supaya ilmu-ilmu lebih tersebar
gitu eh SMP ingin cerita sedikit mungkin
latar belakang saya kenapa Saya
tiba-tiba konsen ke masalah sampah
begitu ya Jadi Bapak Ibu sekalian eh
Sebetulnya saya ini bukan lulusan dari
teknik lingkungan seperti Pak hijrah
atau paksa Brian gitu saya dulunya
kuliahnya di arsitektur jadi saya
mengurusin bangunan sebetulnya gitu
cuman kemudian di situ saya belajar
tentang
Hai istilah sustainable City dan apa
namanya Eko Siti gitu ya terus kemudian
saya mengajar di Brawijaya di jurusan
perencanaan wilayah dan kota atau
mungkin kalau bapak ibu kurang familiar
dengan PWK mungkin pernah dengar
Planologi ya Nah di salah satu mata
kuliah tersebut saya menjadi pengajarnya
dan karena teman-teman saya waktu itu
banyak yang sedang S3 itu saya
ditempatkan untuk menjadi pembimbing di
studio perencanaan eh permukiman ya di
studio perencanaan permukiman dan waktu
itu saya membimbing sektor persampahan
Jadi waktu walaupun saya latar
belakangnya arsitek Saya harus belajar
gitu ya karena saya
tebing mahasiswa untuk di sektor
persampahan nah suatu hari gitu ya suatu
hari setelah masa survei mereka lapor
lagi datang ke saya Ibu ini kita nggak
bisa bikin perencanaan untuk sampahnya
bu katanya gitu kita nggak bisa bikin
TPA TPA baru tiba-tiba mahasiswa saya
itu datang gitu loh Kenapa Kan masih ada
lahan masih ada ini ya kan Bu ini kan
sudah diproyeksi untuk sekian tahun dia
bilang ini udah diproyeksi untuk sekian
tahun dan lahannya sudah diambil oleh
sektor-sektor Yang lain Jadi
sektor-sektor yang lain itu adalah
sektor Perumahan sektor sarana dan
prasarana
Hai fasilitas umum dan sebagainya hidup
Sehingga sektor persampahan itu tidak
dapat mengembangkan lahan lagi sesuai
baru berpikir disitu jika itu betulan
terjadi begitu ya jika itu betul-betul
terjadi suatu saat kita nggak bisa lagi
mau menambah TPS penambah TP itu tidak
bisa lagi terus gimana itu What happened
Apa yang akan terjadi itu tidak pernah
kita pikirkan ya dengan studi kasus saya
lihat dari mahasiswa dan tidak lapor dia
tidak bisa merencanakan itu saya jadi
berfikir di situlah kemudian saya Eh
ketemu dengan teman-teman saya yang yang
ada di seluruh Indonesia melalui media
sosial saya belajar tentang apa itu
zeroize apa itu e3r ya awalnya saya tuh
enggak tahu tentang 3R ya reduce Reus
recycle itu saya beli Bet ngomongnya
pakai Bahasa Inggris lagi ah
hai
Hai saya baru tahu gunanya 3R itu
setelah justru terjun itu bersama
mahasiswa-mahasiswa saya ini jadi inilah
Kenapa kita mesti moh
cara mengelola sampah ya mengelola
sampah
Hai dan mencegah terjadinya sampai itu
sejak dari hulu sejak dari rumah kita
karena tadi ceritanya pada suatu saat
lahan itu akan habis karena lahan kita
itu hanya segitu saja ia lahan kita tuh
enggak pernah nambah bumi kita Cuma
segini lahannya segitu penduduk tambah
terus kebutuhan rumah tambah kebutuhan
sarana komersial tambah sampah ada terus
mau dibuang kemana lagi kalau sudah full
ya jadi itu yang harus kita pikirkan
dari awal eh semoga hari ini kita bisa
mulai bijak untuk melihat masalah ini
dari sumbernya yaitu kita Bapak Ibu
sekalian jika berkenan Ya saya juga
ingin mengajak agar Bapak Ibu terlibat
untuk mengikat ilmu ya dicatat siapkan
kertas siapkan pensil pena karena
mungkin apa yang saya
akan di slide Itu ada yang mungkin saya
sampaikan secara lisan tetapi tidak
tidak tertulis di slide gitu ya Baik
saya ijin untuk share screen sedang
kelihatan ini masjid
Ya sudah ya eh tunggu-tunggu
Hai nah jadi kita hari ini akan
berbicara tentang menyelesaikan sisa
organik sejak dari rumah kita
masing-masingnya dengan latar belakang
cerita sayang tadi itu kemudian oke nah
teman-teman ah ah
Hai saya telah menulis tiga buku ya
Bukunya ada ini ada buku menuju rumah
mungkin sampah baik-baik sekali pakai
dan buku yang terakhir adalah mengompos
di rumah itu mudah jadi nanti kalau
misalkan dari pengamat parents saya ada
yang kurang jelas mungkin ingin
memperdalam lagi bisa dibaca di salah
satu dari ketiga buku ini atau
tiga-tiganya juga boleh
Hai jadi Sudah ya Ini tadi kita langsung
aja nah eh pertama saya ingin
Hai ingin mengajak Bapak Ibu sekalian
top rekan-rekan sekalian untuk melihat
jadi permasalahan sampah di Indonesia
itu apa saja sih akar masalahnya gitu
Ini dari pengalaman saya ya dari
pengalaman saya masalah sampah itu
terjadi pertama karena masalah
penyebutan
yo yah masalah penyebutan ke karena kita
semua menyenangkan sampah itu yang kita
akan namanya salah satu yang menyebabkan
kita ingin menyingkirkannya itu ingin
menyingkirkannya dari rumah kita karena
kita merasa istilah sampah itu adalah
istilah yang menjijikkan istilah yang
enggak seharusnya ada di rumah kita ini
adalah sesuatu yang kotor itu nah coba
Bapak Ibu sekalian gak usah di gak usah
dianut ya dia dalam hati masing-masing
atau dirumah masing-masing silahkan coba
sampah itu diganti kata-katanya menjadi
sisa konsumsi ya kata-kata sampah coba
dibiasakan untuk diganti sisa konsumsi
Hai Coba sih Kalau saya bilang sampah
organik Bapak Ibu sekalian menjawab sisa
konsumsi organik gitu ya kita coba iya
di rumah masing-masing sampah organik
sisa konsumsi hipertonik Nah kira-kira
kalau saya bilang sampah organik dengan
sisa konsumsi organik mana yang lebih
positif menurut teman-teman semua
Hai yang dari sisi bahasa itu dari sisi
bahasa kita akan merasa lebih nyaman
atau lebih merasa positif lebih tidak
jijik ketika kita bilang sikap konsumsi
organik gitu ya karena apa Saya melihat
kalau udah makan kita ngomongnya sampah
itu yang terjadi adalah kita membuntal
itu langsung kita masukkan ke kresek
kita pagi-pagi kita taruh di blog sampah
di depan rumah supaya segera diangkut
itu tetapi Ketika kita bicara cicak
konsumsi ya kita menyebutnya sisa
konsumsi kita akan berfikir tentang
proses konsumsi yang kita lakukan proses
konsumsi yang kita lakukan itu apakah
akan menghasilkan sisa atau tidak ya
contoh kita makan pecel kita makan pecel
nih sarapan pagi saya tadi pecel ya
selesai ya saya Belinya di wajah yang
saya bawa sendiri dari rumah itu atau
rantang itu ya ketika pecel itu
dibungkus dengan dengan kertas nasi
Hai kalau sudah selesai dikonsumsi
sisanya
Hai Sisanya adalah kertas nasi tetapi
ketika pecel itu kita
Hai pintu di dalam daun pisang sisanya
apa Bisa Ini adalah daun pisang iya
kalau kita masukkan dirancang sisanya
apaan Sisanya adalah rantang gitu kalau
makannya enggak habis ya Berarti masih
ada sisa pecel Nah dari semua sisa ini
kita lihat mana sih yang bisa kita
kelola ternyata yang bisa kita peroleh
rantang bisa kita kelola bisa kita cuci
lagi daun pisang bisa kita kompos kan
enggak ada sisanya nanti setelah makan
pecel kemudian pecel bisa kita habiskan
berarti ke ada sisanya dari pecel yang
kita beli tadi tapi kalau kita belinya
pakai nasi pun pakai dukus kertas coklat
itu maka akan tersisa kertas coklat ini
dan sayangnya kertas coklat ini ada dua
lapisan ada lapisan plastik adalah
pisang kertasnya itu ya jadi nggak bisa
dikomposkan Nah dengan mindset kita
menyebut sisa konsumsi
kita akan berupaya agar konsumsi kita
tidak bersisa itu adalah hal pertama
sebelum kita ngomong teknis kompos kita
perlu membenahi dulu istilah yang kita
gunakan di dalam rumah kita di dalam
komunitas kita di dalam RT kita RW kita
dan juga mungkin di skala kota itu Ya
mulai saat ini Mari sebagai kader
lingkungan kita jangan ngomong sampah
kita ngomong sisa konsumsi aja ya kalau
nanti saya ngomongnya sampah yaitu ha
untuk menekankan definisi sampah dapur
mungkin ya Nah kemudian supaya mudah
saya di keluarga saya ini kan kami
bereksperimen gitu yang melakukan
eksperimen kalo nyebut sampah gak sampah
tetapi kita sebut aja langsung namanya
kalau sekitar sampah organik mungkin
orang-orang agak bingung ya masyarakat
umum tuh suka bingung ini organik
anorganik
ini apa sih kalau di Jawa saya pernah
lihat waktu Strike Temanggung itu pakai
bahasa Jawa nyebutnya sampah iso boso
sama sampah nggak iso boso gitu ya
sampai yang bisa pun busuk dengan
sampeyan nggak bisa membusuk jadi
masyarakat langsung tahu Oh ini yang
busuk masuk sini ya gak bisa busuk masuk
sini atau paling gampang Sebutkan ajab
materialnya plastik masuk tempat ini ya
tempat plastik tipis disini tempat
kertas disini tempat kulit pisang sayur
di sini gitu jadi pemilahan sampah itu
kita lakukan sesuai dengan materialnya
jangan pakai bahasa yang sulit untuk
dipahami oleh sang seluruh anggota
keluarga maupun masyarakat kita gunakan
bahasa yang mereka langsung Oh saya tahu
itu Jadi pakai aja langsung istilahnya
dengan nama materialnya ini lebih
memudahkan
Hai kemudian itu tadi masalah pertama ya
masalah pertama adalah masalah
penyebutan masalah kedua adalah masalah
pola konsumsi kita sebagai sebuah bangsa
ini saya masih ingat pada waktu saya
kecil saya suka dikasih tahu sama nenek
gitu ya dimaem nasinya nanti petaninya
nangis gitu katanya gitu ya kalau nggak
dimakan nanti petaninya nangis tapi apa
yang terjadi Ternyata kita walaupun
dididik dengan cerita seperti itu pada
waktu kita kecil Ternyata kita ini
bangsa Indonesia termasuk Lima Besar
penghasil sampah makanan gitu ya jadi
kalau kita lihat ini Eh mungkin ada data
terbaru nanti teman-teman dari UI
mungkin bisa ya dari teknik lingkungan
kisah kasih tahu tapi ini yang saya
ambil dari tahun 2015-2016
sisa makanan itu menempati tempat
pertama dari komposisi sampah yang
dibuang ke TPA Jadi hampir 40% itu
sampah kita adalah sampah makanan itu
terus ada sampah kayu Ada sampah ranting
daun ini juga organik Jadi kalau organik
itu kalau ditotal memang lebih dari 50%
hampir 60% sampah kita yang kita kirim
ke TPA itu adalah organik
Hai nah masalah ketidak yang kita hadapi
adalah masalah perilaku ini memang nggak
bisa kita pungkiri ya teman-teman
mungkin yang kader lingkungan akan
sering sekali menghadapi masalah ini di
lapangan Kalau ngajak memilah sampah
ngajak kelola sampah apa yang terjadi
apa yang ditampilkan oleh orang yang
diajak ya responden yang diajak itu
pasti bilangnya kalau nggak males ini
nggak ada gunanya atau mereka punya
alasan lain saya nggak tahu kalau itu
harus dipilah saya enggak punya
fasilitas untuk memilah ini adalah
jawaban yang sering dilontarkan oleh
masyarakat kita ketika kita mengajak
mereka untuk memilah sampah ya Ha
masalah utama adalah kita menghadapi
kemageran ini ah males yang nomor
Oh ya ya
Hai Terus masalah selanjutnya tadi sudah
diceritakan Mas macet Jadi awal bahwa
TPA kita itu Eh sudah tentu sudah banyak
yang overload gitu nah selain overload
Saya ingin cerita lagi bahwa TPA kita
itu pakai sistem Open dumping ya sistem
Open dumping Seperti apa ya ini jadi ada
beberapa sistem dari TPA salah satunya
yang paling eh seri yang paling banyak
dipakai di tpad Indonesia atau masih
digunakan ditebanh di Indonesia itu
adalah Open dumping Open Damai itu
dikeruk sampahnya yang di kresek-kresek
tadi dibuang di situ terus nanti akan
ada buldoser datang untuk memadatkan ya
besok lagi dateng lagi dipadati lagi ya
Cuman gitu aja nggak diapa-apain loh
kita indie TV atau dipilah ada
petugasnya enggak ada ibu bapak ya
sayangnya itu hanya ada di imajinasi
kita saja saya pernah datang ke TPA
dan ternyata memang di TPI Cuma begini
ini bisa lihat yang di atas ini adalah
TPA di Kalimantan laporan pandangan mata
dari teman saya ini di Tanjung di Kota
Tanjung ini saya datang sendiri ini
potret yang saya ambil sendiri need two
Talangagung di kota Malang TPA
Talangagung di kota Malang ini adalah
Tbk percontohan nasional ya sering dapet
penghargaan dan kondisinya seperti ini
saya datang langsung untuk menyaksikan
gitu ya memang dikeroyok sama pemulung
tapi masa pemulung cuman lima orang ini
mau Milah in sampah segunung nggak
mungkin juga itu ya kemudian Nahin kalau
kita lihat Bapak Ibu sekalian ini
truknya bukan truk mainan ini truk
betulan ya ini adalah truk yang
mengangkut sampah dari TPS menuju TPA ya
kalau kita lihat kita bayangkan ini
suporternya paling tingginya cuman lima
mil ini kalau difotoin
Hai dan ini adalah gunungan sampah nya
ya sekali-sekali kita perlu main nih ke
TPA supaya kita tunggu ini adalah hasil
stupa hasil kayak manusia nih ya Candi
Borobudur aja kalah nih jadi ini
ceritanya truk-truk ini antri untuk
masuk TPA Bantargebang setiap harinya
dan saya pernah dengar sendiri langsung
dari seorang teman yang dia survei ke
tepea bahwa mereka itu sih truk-truk ini
harus antre 7jam ya untuk bisa membuang
sampah ke atas Jadi mereka itu antri 7
jam jadi supir ini ya nunggu aja di sini
tuh jam apalagi kalau hujan mereka
sampai enggak bisa pulang gitu nah
Hai saya ingin mengangkat sedikit Kenapa
dengan two pendamping yang TPA Open
dumping itu Ah mungkin Bapak Ibu
sekalian disini masih ada yang tahu
kalau kita buang sampah itu biasanya
tiap hari gimana sih caranya Oh masuk ke
kresek Ya yang pasti paling sering kita
lihat itu adalah sampah dimasukkan di
kresek ya entah itu nasi entah itu popok
entah itu Oh namanya plastik itu
dimasukkan jadi satu di unvolunteer ya
masuk kesini nih Nah terus What happened
gitu apa yang terjadi di dalam mereka
ini kalau sudah sampai ke tepea
Hai karena sampah itu tercampur dan
kemudian di dalam kresek maka
sampah-sampah makanan yang ada di sini
atau sampah yang organik tadi ya yang
ada di sini itu akan mengalami
penguraian tidak sempurna atau bisa
dikatakan proses penguraian anaerobik
nah proses penguraian anaerobik ini
menimbulkan cairan yang kita sebut
dengan istilah air lindi dan kemudian
dia juga akan melepaskan m.kes bernama
gas metan itu ya ini ketika penguraian
tidak sempurna dan penguraian and
aerobic terjadi di TPA inilah yang
kemudian membuat TP itu panas bisa
terjadi ledakan sampai meruntuhkan
gunung tv-nya tadi ya
udah yang kita pretty sebagai hari
peduli sampah nasional karena ada
kejadian edit tweet gajah di Bandung
saat itu saya masih mahasiswa pada saat
ledakan itu terjadi dan saya merasakan
sendiri ketika TPA itu meledak menimbun
dua desa menghias sampai 150-an jiwa
hilangnya itu Bandung menjadi lakukan
sampah kita sampai hampir satu bulan ya
sekitar tiga minggu gitu sampah tidak
diambil jadi sampah itu sampai ada di
median Jalan baunya kemana-mana nggak
ada yang bisa ngambil mau diapain gitu
ya sudah Letakkan aja kamungkin ini juga
pernah terjadi di Yogyakarta beberapa
waktu lalu ketika Piyungan di blog aja
sama warga juga Jadi sebetulnya betul
katanya masa pria tadi dan Mas masjid
juga
kau ini adalah pohon waktu kita
menyimpan bom waktu sekarang memang
Enggak kerasa karena enggak ada didepan
mata kita tapi sebetulnya masalah itu
terjadi terus setiap detiknya
Hai Ah ini nanti bisa dibaca aja ya Oh
jadi
Hai kalau fakta yang saya temukan ini ya
dari beberapa diskusi di grup grup
peduli sampah 60% sampah di Indonesia
itu masih tercampur belum terdaur ulang
yang dia ini semua dari hulunya memang
sudah tercampur terus kemudian 69 yang
dikirim ke TPA sekitar tujuh persen saja
yang baru sekitar tujuh persen yang
terdahulu pulang yaitu dengan banyaknya
bank sampah yang ada di seluruh
Indonesia ternyata datanya masih sekian
ini Oke ini saya lanjut Oh ketika tahun
2018 itu saya membuka kelas belajar stir
wes kemudian saya juga pernah membuka
kulwap di beberapa grup gitu ya tentang
mengelola sampah rumah tangga saya iseng
mengedarkan kuesioner
Hai saya ingin tahu gitu seberapa sih Oh
ibu-ibu rumah tangga ini sudah mengelola
sampah mereka ya saya edarkan kuesioner
itu pedal ini adalah masyarakat yang
menurut saya pendidikannya cukup tinggi
ketika saya service ownernya jawabannya
adalah 100% belum punya komposter gitu
ya padahal ini adalah ibu-ibu yang
menurut saya Oh pendidikannya S1 ke atas
itu terus kemudian ketika saya tanyakan
apakah sudah memilih sampah ia masih 60%
belum Memilih Setia ini di tahun 2018
kemudian saya membuka kelas lagi di
tahun 2021 Januari kemarin Alhamdulilah
ternyata ada peningkatan yang cukup baik
menurut saya Ya gitu jadi ketika ini
waktu itu kelas dapur Siro
jika sebelum ikut ke yang belum
mengompos itu sekitar 54 persen Tetapi
setelah ikut kelas mereka semangat ya
akhirnya yang belum ngompas Tinggal 14
persen 13 persen ya ini luar biasa
menurut saya ini adalah progress yang
sangat baik di tahun 2018 seperti itu
muncul satu sudah ada peningkatan
kesadaran yang yang cukup berarti itu
jadi kita harus optimis Nah tadi empat
masalah di depannya sekali itu adalah
masalah eksternal masalah yang dihadapi
secara umum Nah kemudian masalah
internalnya Apa masalah internalnya
adalah
Hai takut mencoba ya masalah internalnya
adalah takut mencoba kemudian mereka
sudah tahu dan sudah paham apa itu
mengompos tapi biasanya suka horor lah
gitu Padahal horornya ini masih ada di
pikiran aja belum dilakukan gitu loh
coba aja belum Tapi udah takut mungkin
karena masa kecilnya sering lihat film
Suzanna ya Jadi mungkin lihat atau
belatung belatung itu jadinya belum
apa-apa Udah takut duluan itu
Hai geter us a masalah selanjutnya
adalah masalah mungkin salah informasi
juga ada seringkali masalah salah
informasi ini juga Ah menurut saya
beberapa miskonsepsi itu karena rumor
gitu jadi tetangga bilang gini yang itu
bilang itu nah ini kadang-kadang
mempengaruhi ketika kita mengompos kita
enggak jadi berani untuk melakukan gitu
ya emas masjid ini kayaknya Saya mau
pindah slide selanjutnya karena ini
adalah slide yang belum lengkap jadi
saya mau coba ganti slide yang lebih
saya lengkapi lagi mungkin bisa dihapus
Kak pertanyaan dulu atau mau diisi yang
lain foto bersama atau apa boleh
ya Sebentar ya Mas
Hai nanti diambil pas wajib Oke
bagaimana Pak Epi mau konsul dulu boleh
nggak papa silakan untuk menunggui putih
Wardani muka materinya Oke kita dipandu
oleh pak Yopi silakan Bapak Budi
aktifkan kolom audionya saya udah
videonya seakan minta waktu kurang lebih
30 detik untuk eh screenshoot baik kita
mulai
MP3 pakai senyum terbaiknya ada salam 3R
juga ya Mas masjid kita yang boleh 3ra
kedua r4rr nih Sebentar Bapak Ibu nggak
kerasa ya masih by rasa masih banyak
atuh lagi datanya ya Bu
hai oke Sudah Bapak Ibu sudah selesai
mesin sudah terima kasih Pak Yon jika
warnanya setelah ini dari tadi ngomongin
masalah terus ya bikin sesak nafas
ibu-ibu sampai wajahnya berkerut kerut
ini aku ke Sidik enggak dikasih solusi
malah dikasih masalah gitu ya Ya kita
harus tahu masalahnya dulu supaya kita
bisa punya tekad yang kuat untuk
menyelesaikannya gitu kalau kita enggak
tahu ada apa sih sebetulnya ngapain Kita
kok susah-susah ngompol situ kan ya
ternyata filenya udah bener eh
Hai saya kebanyakan file kayaknya Nia eh
sori sori
Hai hongkong Nah Eh cepetan ya
Ya sudah deh ya makna Ayo kita mulai
sekarang Kalau kalau tadi kita
cerita-cerita tentang masalahnya
sekarang kita mulai mencari solusinya
gitu nah solusi yang pertama adalah kita
mulai berkata ke diri kita sendiri ya
mereka diri kita sendiri dulu bahwa eh
sampahku tanggung jawabku atau lebih
tepatnya sisa konsumsi ku adalah
tanggung jawabku itu ayo mungkin ditulis
atau diucapkan bareng-bareng boleh deh
Biar agak ramai hye mi dulu aja ya kita
konsumsi ku tanggung jawabku gitu ya dia
bayamas masjid ya rame-rame perak inilah
rileks sedikit Zarkasih masalah terus ya
yuk kita bisa langsung ngetik bego
Hai lagu lucu banget konsumtif uh
Tanggung jawab tuh Iyalah jadinya
sebetulnya waktu sehingga wanita waktu
siap konsumsi ku Tikung jawab-jawab sih
power banget
[Musik]
Hai terima kasih ampuh setelah lupa Aa
sekarang setelah menyatakan seperti itu
Eh kita jadi merasa agak berbeda gitu
banget yang tadinya kita sebut sampah
dan itu adalah tanggungjawabnya petugas
sampah itu sebetulnya kita bisa ambil
alih tanggungjawab itu mulai dari
keluarga kita atau dari rumah kita
masing-masing gitu ya Nah kemudian saya
ingin
ia mengajak teman-teman semua atau Bapak
Ibu sekalian ya bahwa untuk
menyelesaikan masalah sisa organik
maupun anorganik di rumah kita kita
melakukan yang namanya tiga ah ya tiga
ah itu adalah cegah pilah dan olah ya
biar gampang itu cegah bila sekolah gitu
ya ditambah dua ah lagi boleh ya lakukan
dengan Istiqomah agar berkah ya gitu ya
jadi kita harus mulai mencegah
terjadinya sampah memilah apa-apa yang
sampai yang ada di rumah kita dan
mengolahnya tetapi kita perlu untuk
mengutamakan agar sampah itu jangan
sampai terjadi itu ya Jadi bukan air
hai Malah kita banyak-banyakan memilih
dan mengolah karena ini adalah sesuatu
yang butuh footboard butuh kerja keras
gitu jadi sebaiknya kita mencegah dulu
kalau bisa dicegah dulu Oh sampah itu
sehingga kita nggak usah terlalu repot
untuk memilih dan mengolahnya nah yang
sebelum kita melakukan pengomposan kita
bisa melakukan lakbet beberapa langkah
untuk mengatasi sampah sisa makanan atau
istilah kerennya tadi yang di depan
adalah foodways ya Jadi kalau Ibu Bapak
mau mau mulai mengompos jangan buru-buru
memposting loh yang pertama kita lakukan
itu pertama dalam merencanakan
Hai porsi dan menu ya kenapa ini perlu
ya Saya pernah eh menyaksikan sendiri
gitu pada waktu anak saya ikut Pondok
Romadhon bener om Anton di masjid gitu
ya pulangnya pas dijemput itu seleb
sampahnya menggunung sekali dan pada
waktu dibuka kardus-kardus makanan itu
mika mika nya itu masih ada sisa makanan
di situ banyak ternyata anak-anak ini
Ketika saya tanya kenapa kok nggak
dihabiskan ternyata makanannya pedes nah
ini berarti belum terencana menunya
dengan baik ketika kita tahu yang mau
makan adalah anak-anak tetapi catering
nya menyediakan menu yang pedes sehingga
makanan itu tidak dimakan oleh anak-anak
Hai jadi penting untuk kita merencanakan
menu agar menu itu bisa habis dikonsumsi
keluarga gitu ya terus kedua langkah
untuk mengatasi sisa makanan dalam
menyimpan makanan dengan baik atau
istilah kerennya adalah food preparation
ya atau secara menyimpan makanan dengan
baik misalkan kalau mau makanan di
kulkas itu sayur sebaiknya nggak dicuci
dulu supaya menghindari busuk atau harus
dibungkus oleh dengan serbet gitu ya
sayur-mayur yaitu kita bungkus dengan
serbet supaya kelembaban nya diserap
oleh sebaiknya jadi enggak sampai
makanan itu tiga hari kemudian layu truk
kita nggak jadi nggak jadi makan gitu ya
akhirnya Oh ini terjadi buang jadi
daripada dibuang yang kita kelola dulu
sebelum sebelum busuk
karenanya kemudian Langkah ketiga adalah
langkah paling simple kalau kita
Ayo kita usahakan agar makanan itu habis
itu habis ya makanan itu habis jadi
sebisa mungkin kita mengajarkan kepada
keluarkan kita apapun yang tersedia kita
syukuri dan apapun yang tersedia itu
kita habiskan kemudian langkah yang
keempat kalau misalkan ada sisa makanan
kita olah menjadi makanan yang lain
contohnya yang paling banyak ditanyakan
itu book sampah sisa nasi itu apakah
bisa dikomposkan itu banyak yang nanya
seperti itu Saran saya sisa nasi jangan
langsung dikomposkan bisa diolah menjadi
nasi goreng mau jadi kerupuk nasi mohon
jadi cireng dulu cireng nasi sehingga
enggak buru-buru nasi tadi kita buang ke
komposter gitu ya
hai hai
Hai kemudian cara selanjutnya adalah
kita memberi makan tetangga ya jadi saya
beberapa kali punya Eh ketemu dengan
teman yang dia punya usaha menyalurkan
makanan dari pesta jadi habis pesta
habis pernikahan gitu kan biasanya ada
sisa makanan banyaknya ini Dia adalah
anak muda yang bisnisnya adalah dia
mengambil makanan tersebut dari pihak
penyelenggara pernikahan discord India
bagikan ke kampung yang membutuhkan itu
itu bagus sekali ya anak-anak muda ini
yang bikin kegiatan Nah baru nomor 7 ini
adalah kita kompos kan jadi kompos kan
itu bukan pertama composed itu setelah
kita melakukan langkah-langkah untuk
mengatasi sisa makanan gitu g
Hi Ho
Hai makan Nek ya Nah sebelum mengompos
juga yang perlu kita lakukan kalau kita
mau sukses mengompos adalah kita harus
terbiasa melakukan pemilahan sampah atau
sisa konsumsi kita sesuai dengan
jenisnya ya ini meski harus menjadi
sebuah kebiasaan baru buat kita semua
gitu bahwa yang membusuk harus diwadahi
baskom tersendiri itu jangan di kresekin
lagi jangan masuk ke kresek to diiket
cus dibuang ke bak sampah kita mulai
memisahkan pokoknya yang sisa sayur buah
kulit buah kulit penemu akar-akar sayur
kulit bawang itu taruh di baskom
tersendiri yang plastik disendirikan
yang kaca disendirikan yang kertas di
sendiri karena itu apa harus kita
biasakan dulu
kita bisa ngompol karena kalau udah
campur Baur akan sulit itu sebetulnya
kalau
yo Yo apa beberapa inovasi di beberapa
kota besar itu mereka mengompos tetapi
di hilirnya mengompos tetapi di TPS dan
ada yang mengompresnya baru menuju TPA
itu susah sekali karena harus dipilih
Yang Jadi udah dari rumah tangga
dicampur terus di TPS nya baru dipilihin
yaitu sangat makan waktu nah ini
beberapa contoh ini pasti ibu-ibu seneng
kalo kayak gini Jadi ini mau saya
ceritakan ini saya Membuat kaldu udang
dari kulit dan kepala udang jadi ukuran
dan kepala udah enggak saya kompos kan
gak saya buang saya sangrai atau saya
oven kemudian saya blender menjadi bubuk
kaldu udang ini bisa kita gunakan untuk
membuat tumis capcay nasi goreng mie
goreng dan sebagainya jadi nggak lah
sampai bau nih kulit udang itu ya Ini
tinggi protein dan sebetulnya gizinya
nutrisinya juga masih tinggi
Hai kemudian ampas kelapa ampas kelapa
saya oven saya jadikan kue ini kue ampas
kelapa kadang ada saya jadikan gemblong
saya jadikan kue bandros atau rangin nah
atau apa aja yang bisa diolah dari
kelapa dan ketan itu biasanya cek mic
saja gitu saya campur
Hai nah ini ya Bapak Ibu sekalian Jadi
kita mesti punya
di tempat sampah terpilah di rumah
bentuknya boleh apa aja mau pakai
keranjang bambu boleh mau pakai karung
boleh ya mau pakai kardus boleh pokoknya
dibilang gitu ya Nah ini biasanya Kalau
ditempat Ayah kita pakai label seperti
ini ya kita tempel di kardus-kardus
supaya semua anggota keluarga tahu Oh
kalau botol sama gelas plastik di sini
kalau logam Disini yang plastik bersih
disini kaca disini kardus sini sachet
disini tapi masih inget tadi ya bahwa
sampah itu atau sisa konsumsi itu yang
paling penting adalah dicegah dulu
dicegah dulu baru dipilah dan di Kola ya
sekarang kita masuk ke materi mengompos
di rumah itu
Hai Coba Bapak Ibu sekalian bayangkan ya
ini adalah sampah di rumah Tamin sebelum
dikomposkan tuh bentuknya kayak gini dan
ini yang sebelah kanan ini adalah
setelah dikomposkan ini saya praktek
gerabah ya tahu grab Bahkan dia kena
batu dari tanah liat itu saya kompos kan
bisa hasilnya bisa halus gini seperti
ini hitam dan ini bisa jadi nutrisi
untuk tanah asalnya kayak gini jadinya
seperti ini jadi dari tanah kembali ke
tanah itu memang betul itu
Oh ya karena siklusnya sudah seperti ini
sudah design didisain oleh Allah seperti
ini siklus dari makanan kita masuk ke
apa namanya komposter dari komposter
bisa kita gunakan untuk menjadi
pupuk-pupuk menjadi memupuk tanaman
tanamannya kita panen kita masa lagi ini
muter aja seperti ini ini namanya siklus
yang tertutup ya Coba kalau
plastik-plastik nggak bisa dibuat
seperti ini bapak ibu tapi kalau ciptaan
Allah itu pasti terus look atau siklus
tertutup dan berkelanjutan itu sudah eh
dijamin itu ya kecuali kalau kita
mengintervensi kalau kita merusak
siklusnya ini ya Salah satu cara kita
merusak siklusnya ya tadi itu pada saat
kita membuang sampah-sampah nya kita
masukkan dalam crash
itu akan merusak siklus hidup dari si
sampah organik kita nah saya ingin bapak
ibu mah memotivasi diri sendiri ya
mengatakan kepada bikin sendiri
mengompos itu mudah ya mengompos itu
mudah karena apa Karena sudah dijamin
Bapak Ibu sekalian kan pasti tahu kalo
kita misalkan jualan
Hai mengubur kulit buah aja kulit
buah-buahan yang kubur di dalam tanah
dalam 3 hari kulit buahnya itu sudah
pasti hitam sudah pasti hilang yang
nggak mungkin dia Bentuknya sama tapi
kalau kita ngobrolnya plastik kita
ngobrolnya kaca kita ngobrolnya botol
mau sampai cucu kita botolnya tetep ada
Jadi sebetulnya mengompos itu mudah Yang
penting kita paham Bagaimana prinsip
kerjanya dan kuncinya jadi kompos itupun
ada kunci keseimbangannya
Hai doa nah Biasanya nih nanti pasti ada
akan ada pertanyaan pudc saya enggak
punya lahan Bu halaman Saya sudah di
paving semua sayap
ah ah semuanya sudah diperkeras gimana
Saya mau ngomong pos itu mesti
pertanyaan atau ada pertanyaan kalau
saya mau ngomong pos nanti tetangga saya
protes baunya nah ini pasti ada nggak
yang mau nanya itu ayo mesti ada yang
mananya itu ya Nah kita mesti paham dulu
bahwa mengompos itu metode mengobati ada
dua ya boleh dicat mengompos itu metode
nya ada dua yaitu yang pertama kita
namakan aerob dan yang satu anaerob
Hai saya kecepetan enggak ininya
jelasnya
ucapkan sih
The Key kalau kecepetan bisa chat di
kolom chat ya jadi sampah sore komposter
itu atau wadah metode mengompol to ada
dua yaitu aerob dan anaerob aerob itu
maksudnya menggunakan oksigen
menggunakan udara kalau Anaerob itu
tidak melibatkan udara ya alias yang
Anaerob itu biasanya kedap udara Jadi
Bapak Ibu cek
Oh ya cek dulu kalau ketemu komposter
dilihat Oh ini ada lubang udaranya
enggak ya Oh yang ini kok terbuka oh
yang ini kok ada kerennya kok ini rapet
yang ini kok ungu dibuka terus ya
berarti dia adalah dua metode yang
berbeda yang biasanya terjadi adalah
kita tuh suka ketuker ya suka ketuker
sudah tak suka kita anggap Tuh semua
komposter itu sama atau kadang-kadang
ada yang lucu juga Jadi ada yang
mengatakan saya
Hai kepengen komposter kayak Syiah Kai
si B gitu jadi dia nggak mau sembarangan
pakai komposter karena dia menganggap
komposter punya si itu lebih mujarab
begitu atau lebih ajaib kalau pakai
komposter yang itu tuh pasti jadi gitu
ya padahal itu enggak enggak seperti itu
komposter itu hanya wajahnya saja ya
mungkin enggak jadinya top gagalnya itu
karena salah metode bisa mungkin kita
nggak paham cara menggunakannya bisa
jadi bukan salah komposernya ya cirinya
komposter aerob itu tadi terbuka ya Ada
rongga-rongga udaranya terus biasanya
tanpa kran Biasanya karena dia cenderung
kering kalau yang Anaerob itu cenderung
sifat dalam kompasnya ini lebih basah
kompos ternyata tertutup dan kedap udara
gitu
di mana yang lebih bagus nggak ada yang
lebih bagus Menurut saya itu tergantung
preferensi tergantung kitanya aja kita
suka yang mana gitu bukan ini lebih
bagus itu lebih bagus enggak oke nah ayo
kita Tengok nih macam-macam komposter ya
Jadi yang tadi nanya lahan saya enggak
ada semua sudah di paving saya enggak
punya lahan Ayo kita lihat seberapa
besar sih butuhnya komposter itu ya Nah
ini komposter yang ada di rumah saya Ya
ada biopori pernah Saya pernah pakai tak
kurang Saya pernah pakai cream biru Saya
pakai gerabah Saya pernah juga pakai
Felita ini
Oh ya di satu rumah karena saya suka
eksperimen jadi saya punya beberapa Saya
juga punya yang karung dan yang ember
enggak foto ini ini ini adalah paling
sederhana menurut saya jadi tinggal
pakai pot-pot yang dijual bebas di toko
bunga itu ya di pasar bunga itu eh cari
yang ukurannya agak besar ya yang
sekitar diameter 50 Cent tilang itu ke
atas ya kemudian diisi dengan tanah dan
Abu kekasih Sasa dapurnya dimasukkan ke
sini ya tadi agak terputus putus ya Mas
masjid sekarang masih
Hai hilang atau masih bisa diikuti Oh
sudah sudah bisa postingin bisa
diulang-ulang lagi ya oke dari yang
ragam komposter ya
Hai dari part ini udah oh dari pot Oke
jadi pot ini adalah bentuk paling
sederhana kalau Bapak Ibu sekalian mau
ngompol ya beli pot di pasar bunga
dengan bitmeter sekitar lima puluh senti
ke atas diisi dengan pupuk kandang dan
tanah sedikit sekarang juga boleh
kemudian langsung bisa dioperasikan
menjadi komposter ya
Hai tapi ingat ini Cepet penuh gitu Jadi
kalau mau punya ia punya beberapa ya
pot-pot warna hitam inikan gampang ya
dicari ya kamudian kalau mau yang lebih
besar Ini contohnya yang dipercaya punya
di rumah ini dari drum-drum warna biru
ini cukup besar dan ini metodenya
aerobik karena ini ada ventilasinya di
sini ya kalau ini ini adalah ember
tertutup tapi biasanya ada lubangnya di
bawah sama disamping
Hai doa kemudian ini yang paling saya
sukai ini gerabah kalau di Jogja bisa
beli di Kompleks di Kasongan ya ini
gerabahnya sekitar diameternya juga
berapa ya 50-60 cm ini besarnya bawahnya
ada lubangnya 12 aja enggak masalah
karena gerabah ini sudah berpori itu ini
juga sebetulnya sama ini juga komposter
komposter tapi modelnya tumpul nih
gerabah tapi tumpuk jadi atas bawah ini
tiga-tiganya bisa dipakai pria kemudian
Kalau mau yang lebih eh Simpel lagi ada
yang model karung kompos bak ini
Hai ini saya pakai karung juga karung
bekas beras bekas apa tuh namanya pupuk
itu bisa dipakai lagi nih untuk menjadi
komposter ya jadi enggak ada yang
namanya komposter paling mujarab itu
enggak ada menurut saya loh karena saya
pakai semua metode itu dan berjalan
semuanya dan kalau Bapak Ibu Lia
komposer-komposer ini ukurannya paling
maksimal di cuman lima puluh centi saja
Jadi kalau dibilang makan lahan besar di
halaman itu enggak betul juga ya
komposter itu paling butuh lahan cuma 60
cm bisa ditumpuk ke atas
Hai nah ini Coba kita lihat ini bisa
ditumpuk ke atas nih komputernya
Hai pakai kontainer Hah Ini takakura
pakai keranjang laundry itu juga bisa
jadi komposter mau yang lebih estetik
misalkan tukang kayu bisa bikin ya
Monggo niku bikin dari kayu dan kawat
cuman kalau di Indonesia ya resiko rayap
ya karena sering hujan itu atau mau
pakai batako kakek bata batako juga bisa
sama aja mau pakai keranjang rotan boleh
ya mau pakai keranjang bambu keranjang
rotan boleh pakai kawat boleh juga atau
yang paling males ditumpuk tok terbuka
bisa
Hai Jadi kalau dari semua yang kita
lihat di atas dengan berbagai metode
mengompos sebetulnya ada yang ngepost
itu memang bisa dilakukan di halaman ada
juga yang bisa dilakukan di teras ya di
balkon apartemen Enggak ada masalah
dengan itu sebetulnya
Hai kemudian atau kalau yang males punya
kompos terpakai biopori seperti ini juga
bisa ya tinggal dilubangin halamannya
ini bisa sekaligus untuk nabung air
hujan ini punya saya di rumah juga kami
punya biopori
Hai Nah jadi eh Nia kalau kita mengambil
apa-apa yang dari alam ya kewajiban kita
untuk mengembalikan semuanya Eh konsumsi
organik itu bisa menyelesaikan daur
hidupnya jadi jangan sampai diputus tadi
ya dengan di kresekin atau dibuang ke
bak sampah jadinya putus nanti siklus
hidupnya oke sekarang mulai kita nyatet
nih dicatat karena saya enggak enggak
nulis satu persatu Apa saja yang kita
butuhkan ketika mengompos Ya silahkan
dicatat di Ibuku nya masing-masing jadi
yang kita butuhkan saat mengompos itu
kita perlu namanya unsur coklat ya unsur
coklat ini adalah unsur yang mengandung
karbon gitu ya Apa saja yang termasuk
unsur coklat nanti ada di flight
selanjutnya
Oh ya kemudian setelah kita perlu unsur
coklat kita perlu unsur hijau
Hai sebutannya aja unsur icon Iya apa
saja yang termasuk unsur hijau nanti ada
di slide selanjutnya kemudian selain itu
kita perlu tanah dan pupuk kandang pupuk
kandang itu apa sih pupuk kandang itu
bisa kita cari di pasar bunga jadi
bilang aja Pupuk kandang itu pasti udah
tahu pupuk kandang itu adalah pupuk dari
hewan ternak ya ternak ya bukan hewan
liar bukan kucing Gan anjing bukan
namanya pupuk kandang tuh hewan yang
diternakkan gitu lho jangan keliru ya
bukan bukan sembarang kotoran hewan
kemudian kalau metodenya aerob maka
butuh udara atau oksigen sehingga
komposernya perlu diberi lubang itu ya
Jadi nanti akan ada pertanyaan
dilubangin apa enggak nah tergantung mau
pakai metode apa aerob
Anaerob lubangnya berapa ya Monggo
Ukurannya berapa dulu ya mau pake apa
dulu mau pakai ember apa mau pakai drum
ya secukupnya lah lubang itu kemudian
kita butuh bioaktivator ia bioaktivator
itu adalah untuk membangunkan
mikroorganismenya jadi
organisme-organisme itu sebenarnya sudah
tersedia di alam tetapi ada yang
posisinya Mungkin dia belum aktif itunya
jadi kita aktifkan dengan bioaktivator
Nah mungkin Ibu Bapak sering dengar Wah
jadi harus beli EM4 ya gitu ya nggak
bisa nanti akan pertanyaan jadi saya
perlu bayar beli M4 nih untuk bio
aktornya enggak Kalau saya bioaktivator
nya saya pakai apa yang ada di rumah
jadi nggak perlu beli mobil
Hai contoh bioaktivator yang saya pakai
adalah air rendaman tempe air gula air
tape itu sudah bisa dipakai atau air
cucian beras itu juga bisa dipakai itu
kaya dengan organisme ya sampai sini
mungkin bisa diikuti sampai sini
Indonesia pisang kecepetan enggak Mas
masjid sudah pas infonya sudah pas ya
Oke lanjut ya jadi itu tadi 5 yang kita
butuhkan di dalam komposter kita nah
terus apa sih tadi saya nyebut-nyebut
unsur coklat unsur hijau itu apa saja
nah ini ya Jadi ada yang namanya unsur
coklat ada yang namanya unsur hijau
silahkan dicatat udah ada tulisannya
semuanya dan kunci ngompas yang berhasil
dan gak tahu itu adalah ketika unsur
coklatnya itu 74-75 persen ya atau
sekitar tiga bagian lebih banyak dari
unsur hijaunya begitu nah ini bisa
dicatat
Hai jadi yang bikin komposter
teman-teman itu bau BC dimarahin ke
tangga terus ada uget-uget nya saya
yakin itu ketika males ngasih unsur
coklat gitu pasti jadi cuman diisi sama
unsur hijau terus terus saat tanpa
diselingi unsur coklat kedua yang bikin
bau PC kemudian ada hewan belatungnya
dan sebagainya adalah kerja kita jarang
nengok ya kita jarang diaduk jarang
diajak ngomong omongan itu komposter nya
ya jarang di sambangi gitu dibiarin aja
komputernya itu pasti jadinya nggak
pernah ada unsur oksigen yang masuk ke
dalam komposter kalau enggak ada Oksigen
yang masuk dalam komposter yang terjadi
emailkomp posternya terlalu padat dan
dagingnya menjadi fermentasi Anaerob
putih tuh Jadi sebenarnya logikanya
sederhana saja kompos itu kompos itu
tadi perlu di mahal dan dalam lima hal
itu perlu dominan unsur coklat unsur
coklatnya ini sangat banyak tersedia di
alam di sekitar kita ya jadi enggak
adalah kalau misalkan pulsa nggak punya
untuk coklat Ya udah minta lah ke taman
rtrw tuh pasti adalah daun kering tuh
Masa nggak ada sih Ya itu Ya gampang
dari daun kering tuh kenna catetan nih
catetan silahkan dicatat kalau saya
punya kucing Gimana kalau punya kucing
bikin komposter tersendiri khusus untuk
kotoran kucing dan kalau kotoran kucing
ya tuh hewan jangan
pakai untuk mengompos atau tidak dipakai
untuk memupuk sayuran tapi gunakan untuk
tanaman hias
Hai jelas ya
yo Come kotoran kucing kotoran hewan
peliharaan untuk tanaman hias ya Terus
kalau saya ada kertas 
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:12:17 UTC
Categories
Manage