Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi Community of Practice (CoP) Penyuluh Antikorupsi Tahun 2025
hDVBbpQBRbo • 2025-11-04
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id dari Bapak Ibu kepada Bapak Ibu. Jadi nantinya kalau ingin difasilitasi pembelajaran secara daring itu feel free disampaikan kepada kami. Kami akan memfasilitasi Zoom meeting gitu ya. Kalau ada nanti kesempatan-kesempatan kami undang seperti ini sehingga membentuk suatu keluarga atau komunitas yang ee sangat hangat kemudian dapat meningkatkan bagaimana ee penyuluhan anti korupsi di Jawa Timur tentunya. Pak Asisten juga nanti ada penandatanganan komitmen Bapak Ibu nanti akan ada perwakilan yang akan menandatangani. ini sudah kali keenam, Pak Asisten tentunya juga ee sering sekali kami undang COP ini tidak hanya untuk ee paksi, Bapak, Ibu sudah ada JFAK, analis kebijakan, analis SDMA, perencana, teman-teman Damkar gitu ya, dan peranata humas juga ada community of interest Bapak Ibu. Kalau interest ini yang tertarik pada satu hal. Jadi kita ada community of interest terkait kebencanaan dari seluruh sektor atau pejabat struktural fungsional. Kalau COP tadi satu background yang sama, penyuluh anti korupsi semua, JFAK dan lain sebagainya. Jadi kami ingin BPSDM Jawa Timur ini mendorong ekosistem pembelajaran tidak hanya di BPSDM Jatim, namun melalui komunitas-komunitas di mana ke depan kita diberikan tantangan ee efisiensi gitu ya. Jadi lebih inovatif, lebih ee adaptif terhadap anggaran-anggaran yang sudah ee menjadi kewajiban kita untuk melaksanakan gitu ngih Bapak, Ibu. Dan tentunya di akhir Pak Asisten kami mohon dengan hormat Bapak untuk berkenan nanti memberikan sambutan, arahan, support kepada teman-teman penyuluh anti korupsi yang sangat luar biasa ini dan juga membuka secara resmi acara Community of Practice Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Selamat mengikuti Bapak Ibu. Ee semoga acara ini membawa manfaat. Tidak hanya buat e Bapak Ibu sekalian nantinya berdampak dan relevan di tusi Bapak Ibu sebagai penyuluh anti korupsi. BPSDM welcome terkait ini Pak Willy dan Pak Monato. Kalaupun nanti diberikan eh tugas pilot project untuk LMS, kita siap. Jawa Timur selalu siap untuk pengembangan kompetensi anti korupsi di Jawa Timur. Terima kasih Bapak Ibu. Kalau ke Surabaya jangan lupa beli es rasi. Cukup sekian terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati. Selanjutnya akan kita saksikan bersama penandatanganan berita acara dan deklarasi penyuluh anti korupsi paksi yang akan dilakukan oleh ketua paksi kabupaten kota di Jawa Timur, ketua paksi provinsi Jawa Timur, serta turut mengundang Plt Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Kepada para pelaku penandatangan kami silakan untuk mengambil tempat. Dengan hormat mengundang kepada Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa [musik] Timur, Bapak Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. turut mengambil tempat. Penandatanganan diawali oleh Ketua Paksi kabupaten kota di Jawa Timur. Kami silakan. Selanjutnya dilakukan oleh Ketua Paksi Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Dilanjutkan dengan foto bersama dengan menunjukkan dokumen yang telah ditandatangani. Dan boleh kita berikan applaus Bapak dan Ibu sebagai apresiasi. Ini bentuk komitmen bersama antara Paksi kabupaten kota di Jawa Timur dan ketua paksi Provinsi Jawa Timur serta penandatanganan dilakukan oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Foto bersama kami cukupkan. Baik, kami silakan kepada seluruh pelaku penandatanganan untuk dapat kembali ke tempat duduk. Bapak, Ibu yang kami hormati. Selanjutnya marilah kita simak bersama sambutan dan pernyataan pembukaan yang akan disampaikan oleh Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang terhormat Bapak Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. Disilakan. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semuanya. Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala rasulillah. La haula wala quwwata illa billah. Amma ba'du. Burung dadali suka makan jamur. Izinkan Jazuli mewakili Bu Gubernur. [tepuk tangan] Izin Bapak master dari KPK. Hari ini bukan berarti Ibu Gubernur tidak mementingkan acara ini, tapi hari ini betul-betul sangat padat kegiatan provinsi sehingga Bu Gubernur apa Pak Wagupa, Pak Sekda hari ini termasuk Kepala BPSDM ada di Malang ya. Bu Gubernur jam ini mengundang para bupati, walikota, dan tim, Kapores DPR ya dan beberapa OPD ini ada kegiatan di ee Grand City gak salah ya. Sehingga saya ini pun sudah kegiatan yang ke berapa ini ya? Kedua. Nanti sudah ditunggu lagi kegiatan dengan KPK juga terkait dengan kegiatan pertanian jam 10.30 ya. Nanti jam . saya juga mewakili gubernur lagi di OJK. Lanjut sore nanti Lamongan ada Lamongan ya di mulai pagi ini yang ke berapa ini ya karena itu Bu Gubernur mohon maaf bukan berarti Jzuli pamer kegiatan ya memang ya memang padat mohon izin Bu Gubernur ya ini dari kabupaten kota hadir semuanya banyak teman-teman saya ini ada Bu IM juga ini mantan asisten ya baik sebelum sambutan saya saya ingin semangatnya ya nanti Anti korupsi bagiannya master dari KPK. Kita berdiri semuanya monggo berdiri semangatnya. Kalau NKRI harga mati kalau Pancasila jaya jangan lupa Pancasila jaya ingin semangatnya NKRI ada Pancasila jaya pegang dagu semuanya. Dagunya dipegang dagu dagu ya. Dagu dagu dagu. Dagu dagu. Dagu dagu dagu. Terima kasih ya. [tertawa] Duduk kembali. Tepuk tangan untuk kita semuanya. Sudah gak ada yang ngantuk ya. Yely-yelnya semangat tetapi rupanya terkesima dengan burung dadali cucuk ireng. Jaduli benar-benar ganteng sampai pegang dagu yang dipegang. pegang dagu yang dipegang dahi dahi ya karena terkesima lihat jazuli begini ya ini kalau di dalam bahasa agama lisanul hal afsohu min lisanil maqol bahasa sikap bahasa contoh bahasa perbuatan itu lebih bagus daripada bahasa perkataan ketika saya megang dagu saya megang bayi sehingga Anda tidak mengikuti ucapan saya. Yang diikuti adalah perbuatan saya. Tidak sedikit sekarang ini banyak anti korupsi, anti korupsi tapi bendera korupsi. Sehingga yang diikuti bukan ucapannya tapi perbuatannya. Nauzubillah minzalik. Ya, ini filosofinya masih guyon yo. Guyon tapi ada maknanya. Ya, Bapak, Ibu yang saya hormati, izinkan saya menyampaikan pokok-pokok sambutan Bu Gubernur. Yang saya hormati Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi KPKRI atau yang mewakili dalam hal ini diwakili oleh Mr. Willy, Mr. Manuto, Mr. Mangga ya, Mister Azizah sebut mangga itu langsung kemecer n enake rek monggok apagi. Tapi yang jelas bukan mangga gadung ya, bukan ya. Ya, alhamdulillah kalau yang hadir ini senyum ceria menunjukkan optimis bahwa korupsi akan sirna minimal berkurang. Allahuma ya saya tadi sempat izin belum sambutan ini ya. tadi sama master master manuto, Master Willly, Master Aza, Master Mangga. Tadi saya sempat ya kisahnya Pak Jajul kok aet muda. Saya jawab karena istrinya saya sabar gitu ya. Masih kurang percaya apa enggak ada herbalnya. Sehingga saya sempat cerita tentang herbal awet muda. Pak Anom pernah dengar dulu ada seorang mahasiswa dari Indonesia, Pak Pratik belum pernah ini kuliah di London menekuni herbal. Di antaranya ada herbal awet muda. Herbal ini ternyata Bu Azizah sudah ketawa dulu ni Bu Azizah master Azizah ya. Tiap bulan itu dia bisa buat herbal awet muda. Papa mamanya di Purwokerto itu dikirimi satu kotak tablet itu. Mama papa tiap menjelang tidur diminum herbal ini. Herbal awet muda. Tapi yang terjadi apa? Ternyata ee memang mujarab ketika Sugeng ini pulang 3 tahun gak pulang. Sampai di Purwokerto itu ada sampai rumah itu didok-dok rumah itu yang keluar ternyata ada seorang ibu muda menggendong anak laki-laki. Kata Sugeng, "Mbak, ini rumah Bu Neti. Kurang ajar sugeng. Aku mamamu geng." Loh, kok muda, Ma? Muda lah herbal geng. Wah, ini khasiatnya. Sugeng herannya karena apa? Yang heran to. Tapi mama kok gendong anak laki kecil. Kurang ajar ini papamu nih overdosis ya. Pak Mangga kok je ketawa lagi Pak Mangga ini ulang katanya. Ya maksudnya orang itu kalau selalu banyak bercanda gurau ya itu akan awet muda. Karena apa? Psikolog mengatakan orang senyum itu ibarat putaran jarum jam. Orang senyum itu butuh butuh gerakan urat 13. Senyum ketawa 13. Tapi orang bersengut merengut itu butuh gerakan urat 47. Jadi kalau orang itu suka senyum awet muda tapi kalau merengut a loro untu tahunan kelek udunen. Orang merengut itu butuh gerakan urat 47. Jadi, wah ya. Ayo kita tangani korupsi tapi enggak usah emosi. Samel saya itu ya orang merengut itu karena gerakan urat 47 akhirnya cepat tua. Cepat tuek terus cepat loro dilik ojo matek. Baik. Yang saya hormati Kepala BPSDM diwakili oleh Bu Amel, Kepala Bidang ee Kompetensi Fungsional dan Sosial Kultural bersama para WI baik utama, madya maupun muda ya. Mohon maaf WI ini wangel mendatangkan semuanya karena saya lihat WI itu sibuk semuanya. Ini ada latar, ada PKA ya. Ya, termasuk burung dadali, burung garuda. Oh, keliru. Burung dadari, burung dara. Jazuli juga widyaswara ya. Iya. Katanya teman-teman Pak Jaz cocok widuara enggak ngantuk katanya. Oh iya. semua paksi penyuluh anti korupsi dari provinsi, dari kabupaten kota, dari guru, dari BUNM, BUMD semua yang hadir saya doakan panjenengan menjadi orang yang manfaat dan selamat. Mudah-mudahan dengan kehadiran panjenengan di tempat ini akan menjadi pionir bagaimana pemberantasan korupsi, pencegahan terutama bisa terlaksana dengan baik di Jawa Timur. Alhamdulillah pada pagi hari ini kita semua bisa hadir pada acara pembukaan forum konsultasi pengembangan kompetensi community of practice penyuluh anti korupsi atau Paksi Provinsi Jawa Timur tahun 2025 dalam suasana yang sehat penuh kekompakan dan ceria. Kami menyambut gembira dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas diselenggarakan Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi Community of Practice atau JUP Penyuluh Anti Korupsi Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memiliki komitmen yang tak tergoyahkan dalam upaya pemberatasan korupsi yang merupakan pilar fundamental reformasi birokrasi. Komitmen ini bukan hanya sekedar retorika, melainkan sebuah prasyarat utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, good governance yang bersih, serta mengakselerasi pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat. beberapa bukti yang telah dilakukan sebagai komitmen dan bukti konkret di antaranya peringkat dan penghargaan dari KPK terkait MCP dan survei ee penilaian integritas SPI. Kemudian peningkatan MCP yang sudah 94% atau di atas rata-rata nasional. Nasional 76, Jawa Timur sudah 94. Tepuk tangan. Yang kedua, capaian MCP dan FPI. Jawa Timur sudah 902 skornya, nasional 75. Tepuk tangan lagi ya. Ini bukan kinerja Inspektorat saja tapi semuanya ya. Ada beberapa hal terkait untuk mengukur ee delapan area intervensi yang rawan korupsi, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan desa. Nilai tinggi di areah ini menunjukkan perbaikan sistemik untuk menutup celah korupsi. Bapak, Ibu yang saya hormati, memang berbicara tentang korupsi itu ya mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan karena banyak faktor yang mempengaruhi orang baik. Kalau di pengaruhi oleh orang-orang yang tidak baik, mudah akan berubah. Makanya melalui ee paksi panjenengan sebagai ee penyuluh anti korupsi sekuat mungkin, sebisa mungkin untuk berupaya mencegah, menyadarkan supaya tidak tumbuh subur korupsi. Karena apa? Kita ini sangat berat menghadapi hal tersebut ya. butuh komitmen semua pihak, terutama unsur keteladanan dari pimpinan. Ya, ini penting ya. Tidak hanya dari pemda, KPK sendiri juga akan mengamati bagaimana pimpinan saya. Kadang-kadang ada pergolakan batin ya. Saya kadang-kadang ke daerah-daerah bagaimana, Pak yang ditanyakan ke saya, saya ini mengikuti aturan apa petunjuk? Saya bilang ini angel dijawabin ya. Saya lihat pimpinan saya itu ikut tuntunannya apa contohnya? Repot juga ini ya. Ya, ikuti kedua-duanya. Tapi yang baik. Saya bilang gitu ya. Mesti benar ini ya. Masih contoh nek salah ya kan diikuti ya. Itu begitu. Makanya ada maqalah di dalam kaidah itu kaifa yastaqimudilluh waludu awaju. Meh lali saya ya. Bagaimana akan tegak suatu bayangan itu sedangkan tongkatnya itu sendiri bengkong? Diamnya merenung ini ya. Bagaimana bayangan itu akan kelihatan tegak sementara tiangnya itu cagaknya itu bengkong. Kalau cagaknya bengkong otomatis bayangannya juga bengkong. Ini makanya tidak mudah tugas panjenengan sebagai paksi penyuluh anti korupsi ini yang dihadapi itu ya masih sangat berat ya yang sudah menyandang master ya master Willy master Manuto, Master Mangga, Master Azizah ya. Iya. ini sebagai narasumber kepada panjenengan. Saya tadi sempat diskusi memang mohon maaf barangkali ini baik saya tanamkan pada diri saya sendiri. Saya supaya tidak tertarik dengan materi nak tergoda dengan materinya tergoda tapi yang halal ya. Entah caranya dengan ya kalau WI itu ya sgep ngajar JP-nya akh kesejahteraan halal itu ya. Iya kayak guru begitu ya yang ASN ojo sampai bolos hingga TPP-nya tidak kalong. Itu cara-cara yang dibenarkan ya. Ada kegiatan-kegiatan yang regulasinya benar. Makanya saya ingat setiap saat saya teringat korupsi itu ingat bahwa harta yang halal itu dihisab. Dihisab diperhitungkan di akhirat dihisab. Sedangkan harta yang haram diazab. Makanya tidak salah kalau dijelaskan di hadis Nabi, di kitab-kitab itu bahwa orang kaya itu kalau masuk masuk surga paling akhir. Karena apa? Walaupun hartanya halal, itu akan akan diperiksa semuanya. Halal dihisab, diperhitungkan, tapi yang haram langsung diazab. Ya, makanya mohon maaf bukan berarti jazuli sok suci, tapi memang saya tanamkan bahwa kalau ada sesuatu yang haram sedikit pun tidak tertarik saya. Karena apa? Ingat kata-kata yang halal dihisab, yang haram diazab. Bolehlah kita kaya tapi jalannya yang benar. Siapa manusia gak suka uang? Orang KPK ya sama saja ya. Kepengin kaya tapi yang benar jalannya. Iya. Selagi manusia itu makanya ee ada pertanyaan apa yang disukai orang semua profesi? Ya artis yo senang, kiai yo senang, pejabat yo senang, polisi, tentara yo uang itu sehat yo senang, sakit yo senang ya itu uang ya. Ya ini makanya filosofinya harta yang halal dihisab. yang haram diazab ini untuk ya melemeki kita. Minimal kita ini apabila dihadapkan suatu pilihan sama-sama dosanya akan memilih dosa yang paling kecil. Ya, karena manusia itu hakikatnya tidak ada yang sempurna. Makanya kalau ada pimpinan ya ono salah titik-titik biasa manusia. Nek pimpinan gak pernah salah itu malaikat gak ada namanya manusia. supaya tidak mudah frustasi di dalam berdakwah tentang anti korupsi. Jadi nek ono titik-titik kekurangan ya step by step ya. Ini makanya kaidah usul fikih yang sampaikan tadi. Kaifa yastaqimudillu waludu awaju. Bagaimana bayangan itu bisa tegak? Bayangan itu kelihatan tegak. Bagaimana bisa tegak manakala tongkatnya itu bengkok? Ya, bagaimana kita akan menegakkan anti korupsi selama masih pimpinan-pimpinan kita di semua lini? Ya, di PNS-nya ya, TNI-nya ya, Polrinya, ya, Kejaksaannya, KPK-nya. Kalau masih itu bicara seperti ini saya khawatir juga. Kabur makqaktan indallahi antaquuluna ma taf'alun. dosa besar wong sing iso ngomong gak iso ngelakoni ini ya subhanallah saya ini bukan berarti orang baik tapi ingin menjadi baik mohon maaf kalau kita ini dikatakan orang baik orang hebat orang top bukan karena kita baik dan hebat bukan karena kita ini memang top tetapi karena kelemahan kita sedang ditutup oleh Allah Subhanahu wa taala. Betul. Kita semua punya kelemahan. Kalau dibuka oleh Allah, malu kita ini ya. Ya, mulai lahir ya muhasabah dosa-dosa kita ini. Jadi ceramah akhirnya ya. Mohon maaf ya. Ya, makanya saya sendiri di birokrasi juga berdakwah mengajak kebaikan untuk diri saya sendiri dan teman-teman sekalian ya. Alhamdulillah ini saya ini hari ini padat. Subhanallah. Sudah mau ditunggu acara yang di gedung Brawijaya ya. Ya. Tamu dari KPK tapi pencegahan. Ini kan pendidikan. Nek pendidikan makanya banyak guru. Izin yang guru mengacung yang dari guru. Wah terima kasih ya. Burung dadali suka makan ikan. Jazuli mantan kepala dinas pendidikan. [tepuk tangan] Yang dari kabupaten dan kota. ngacung Bu Imeko. Terima kasih burung dadal i burung garuda Jazuli mantan Sekda dari Mojokerto ada Mojokerto doa ya. Burung dadali naik kereta jazuli mantan PJS Bupati Mojokerto. Ya subhanallah kok menggok-menggok ndak apa-apa ya. Subhanallah. Gopo iso guyon ya karena ada ditunggu ya ya kita itu memang wal asri in lafi khus manusia itu sesungguhnya rugi illadina amanu wa dan seterusnya kenapa Allah menggunakan sumpah dengan menggunakan waktu wal asri karena pentingnya waktu itu seperti pedang jika tidak digunakan akan memotong kita sendiri Subhanallah. Betul, Pak Eko ya. Dari Jombang ini sudah mampu kiai Jombang itu ya. Ya, saya alhamdulillah setelah saya dari kabupaten kota bisa di provinsi temannya makin banyak. Karena ini insyaallah yang paling sering mewakili gubernur ke daerah ya saya ini ya. Keliling mulai Banyuwangi, Sumenep, Pacitan, Trenggalek mana enggak ada gak adaing berapa ratus. Mungkin kalau 4 tahun saya di provinsi mungkin sudah ya kalau saya berkali-kali lah ya. Bapak, Ibu yang saya hormati. Kalau cerita yang lainnya ndak ent-entek. Wong saya ini enggak ng mohon maaf ditakdirkan Allah mungkin senengane bicara ya. Ya. E ya. Saya pernah master Manuto, Master Willy. Saya pidato 2 jam ya pernah juga ya 2 jam pernah di Jember waktu pembina ASN se Jember. Izin yang melalui Zoom ya. Lupa yang saya hormati yang ikut secara daring. Saya pembinaan ASN sewilayah Jember Banyuwangi. Lumajang 1000 lebih lah narasumbernya. Top top top. Tapi yang terakhir Bu Gubernur karena Gubernur banyak acara ternyata jam . sudah habis pemateri kok diluk-diluk bugup masih di Probolinggo. Pak Sekda, Pak Jajuli manggil saya Pak Kiai. Pak Kiai bicara ya siap. Berapa harnya gubernur? Uh izin master manuto saya, Master Willy saya pidato 2 jam ya gak tahu wis pokoknya ada saj ya. gimana? Iya, tapi punya PowerPoint. Makanya begitu ikut WI sama Pak Samsul katut saya ini ya. Ya. Dan ee saya pernah pidato meakili gubernur tersingkat ada dari Banyuwangi. Oke, jauh ya setengah menit. Gimana pidato setengah menit itu ya? Saya begitu meil gubernur ada ulang tahun Banyuwangi di lapangan ada hiburannya Pak Jazuli makili gubernur. Iya. Sambutan siap katanya izin yang melalui virtual jangan lama-lama Pak ya. Oh siap. Saya betul pidato itu. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Daun kemangi tungguh tumbuhnya lebat. Banyuwangi. Memang hebat. Sekian. Salam wabarakatuh. setengah menit selesai. Loh, kok singkat, Pak? Iya. Bapak, Ibu yang saya hormati, karena itu kegiatan ini sangat penting. Kami berharap COP yang fokusnya bagaimana paksi-paksi ini, penyuluh anti korupsi ini untuk dipompa lagi semangatnya, mempunyai strategi baru bagaimana anti korupsi ini pencegahannya ya. bisa lancar, bisa diterima dengan baik. Forum ini manfaatkan untuk sharing ya, take and gift ya. Tidak hanya masukan dari master-master dari KPK, tapi keluhan Anda di lapangan sampaikan ya supaya apa? Menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dalam rangka pencegahan korupsi di Jawa Timur khususnya ya. Karena apa? kita ini tidak boleh putus semangat, tidak boleh ee ketika ada sesuatu yang berat, ah loyo, jangan. Mari upaya kita sekecil apapun ada nilainya dalam kaidah ushul fikih ma la yudroku kulluh. La yudroku kulluh. Jika kamu tidak bisa menggapai semuanya, tidak bisa menghapus korupsi semuanya, tapi jangan kau tinggalkan semuanya. minimal ada yang yang berhasil. Ini kaidah usul fikih sehingga kita tidak mudah frustasi. Saya sudah begini kok tidak ada tanggapan dari atasan, tidak ada support atasan. Ya tetap saja ya memang isinya dunia. Ya, Bapak, Ibu yang saya hormati. Karena itu kami sampaikan terima kasih kepada master-master dari KPK, Master Willy, Master Manuto, Master Manggan, Master Azizah dan semua yang hadir. Mudah-mudahan kehadiran panjenengan semuanya dicatat sebagai amal ibadah di sisi Allah Subhanahu wa taala. Pada akhirnya dengan memohon rida Allah subhanahu wa taala dengan membaca bismillahirrahmanirrahim pada hari ini 4 November 2025 pembukaan forum konsultasi pengembangan kompetensi community of practice penyuluh anti korupsi provinsi Jawa Timur secara resmi saya nyatakan dibuka dan dimulai. Terima kasih. Burung dadali memegang emap. Yo gak iso. Burung dadali memegang emap. Manakala ada salahnya Jazuli minta maaf ya. Matur nuwun. Asalamualaikum wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati. Selanjutnya adalah kita akan berfoto bersama mengalikan momen kebersamaan ini. Tentunya yang pertama kami undang terlebih dahulu kepada seluruh tamu VIP untuk dapat bangkit berdiri menghadap ke panggung. Kepada tim dokumentasi dan juga fotografer kami silakan untuk dapat mengambil tempat di atas panggung. peserta dan juga Bapak Ibu tamu undangan kami undang bangkit berdiri pula boleh silakan untuk maju bersama-sama lebih merapat. Baik kami undang yang juga mengikuti secara daring untuk open camp. Nah, baik yang daring kami mohon maaf tidak bisa untuk berfoto bersama ya di dalam ruangan sasanawiata BPSDM Provinsi Jawa Timur ini yang di belakang semoga terlihat ya satu frame. Kita akan berfoto dalam dua pose sikap sempurna terlebih dahulu. Hitungan tiga, dua, satu. Baik, selanjutnya sikap semangat. Tangan mengepal di depan. Yang di belakang tangannya ke atas. Siap. Hitungan 3 2 1. Terima kasih banyak Bapak dan Ibu, terutama kami ucapkan kepada Plt. Asisten 3. Oh, baik. Nanti Bapak ya ketika akhir ya ternyata ada pose kompeten ternyata di akhir ya. Oh boleh boleh satu lagi. Izin satu kali lagi fotografer. Ternyata ada satu pose lagi. Pos competen karena ini adalah community of practice. Jadi harus dengan simbol kebersamaan. Sudah siap semuanya? Hitungan 3 2 1. Terima kasih banyak. Luar biasa kompak sekali. Baik. Kami ucapkan terima kasih kepada Plt. Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang sudah hadir membuka acara. Forum Community of Practice PAKSI Provinsi Jawa Timur hari ini tanggal 4 November 2025 di ruang Sasanawiata. Dan segera Bapak Ibu kita akan lanjutkan dengan forum COP penyuluhan anti korupsi Paksi Provinsi Jawa Timur di mana sudah dihadiri oleh para narasumber yang langsung hadir luar biasa hari ini. Semoga saja peserta yang juga mengikuti secara daring dapat mengikutinya sampai dengan selesai dan nanti dapat berinteraksi pada sesi tanya jawab. kita tidak berintegritas. Kalau misalkan kita dialami dengan gudaan ini resiko yang akan kami terima, Pak. Mungkin kalau ada waktu 2 menit saya akan bercerita flashback 2 hari yang kemarin saja. Boleh, Master? Ya, silakan Pak Seol. Oke. Heeh. Kemarin kira-kira 2 hari sebelum saya hadir ke sini, saya itu sedang duduk-duduk di warung kopi. Oke. Kebetulan background saya adalah guru madrasah saja. Oke. Siap. Tanpa jabatan kecuali guru. Oke. Tiba-tiba saya dekat dengan seseorang yang memanggil. Katakanlah Pak Jaya. Pak. Pak Jaya ini sudah saya samarkan Pak Jaya. Oh iya saya mau beli rokok. Oke. Ada rokoknya. Ternyata beliau itu membawa rokok itu satu kresek. He. Dan itu saya lihat adalah semua rokok ilegal. Oh, rokok ilegal. Padahal di Jawa Timur itu adalah berantas rokok ilegal. W. Saya pengin mungkin nanti di dalam melanjutkan materi saya pengin posisi saya itu harusnya berada di mana. Itu nanti pertanyaannya. Tapi saya lanjutkan sedikit begini. I lalu tiba-tiba orang yang membawa Pak Jaya itu membawa kresek itu dia bilang begini. Makanya cari dekengan itu yang hebat. Heeh. Jangan yang pensiun kayak saya ini. Ternyata setelah saya amati beliau adalah seorang tentara. Oh. Bahkan sampai ke Kapolda saya gak pernah takut. Oke. Itu di telinga saya. Heeh. Nah, saya melihat kemungkaran seperti itu sebagai seorang paksi tentu saya menjerit hati. Iya. I tapi saya ndak pengin menanggung sebuah risiko. Heeh. Karena tadi resiko di situ gak ada itu. Makanya yang empat-empat itu bagi saya itu adalah resiko bagi anak TK. Oke. Tapi yang resi sesungguhnya yang akan saya terima Heeh. Ini Pak bisa diantemi saya nanti di warung itu. Nah, menurut panjenengan menurut Pak Woto ya. Heeh. Saya sebagai guru biasa yang tidak punya kewenangan kebijakan yang tangan saya ini mempunyai power. Heeh. apa yang harus saya lakukan, coba? Padahal KPK selama ini dengan power-nya seperti itu aja masih kewalahan gitu. Iya. Karena banyaknya Kurowo sementara pendowo kan hanya lima. Heeh. Tapi minimal saya itu di posisi punakawan yang bisa memelihara bagaimana integritas itu kepada anak-anak. Tapi melihat kemungkaran itu, hati saya menangis. Itu yang pertama. Heeh. Yang kedua, saya juga jaga ronda. Oke. Malam hari ada ibu-ibu yang nelepon melalui WA, WhatsApp itu, "Pak, ini kok banyak orang minum-minum?" He. Nah, ternyata enggak bisa ditangani. Kenapa? Karena pimpinannya juga doyan minum lah. Terus saya gimana sebagai masyarakat biasa itu loh, padahal saya ini paksi, paksi, paksi. Kalau hanya slogan, hanya sertifikat saja saya kira gak terlalu penting bagi saya. Terima kasih. Maturun. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nanti setelah ini kita ee chatting-chatting akan ada pransos untuk Pak Seo nanti akan kami kirim dah itu ee ee menjawab pertanyaan kita bagaimana menghadapi itu sekaligus juga dengan pertanyaannya Pak Saiful ya tapi nanti akan kami respon dan itu sudah menjadi cara yang bagus ee bagaimana cara menghadapi godaan itu. Tapi ini akan kami berikan rekomendasi yang pertama adalah bagaimana keterampilan untuk itu. Yang pertama adalah penajaman nurani. Ya, terkait dengan integritas itu, Bapak Ibu, ini bukan tugas kelembagaan saja, tapi ini adalah terkait dengan pertanggungjawaban kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita ada di jabatan itu bukan hanya ee tanggung jawab kita kepada lembaga, tapi adalah tanggung jawab kita kepada Tuhan yang memberikan ee jabatan atas itu. Maka dari itu, kita pertajam nurani kita. Ini yang pertama. Yang kedua adalah menjadi individu yang asertif. Ya, individu yang asertif itu adalah yang tegas dan jelas. Tadi Pak Saiful sudah menyampaikan contoh. Jadi kalau misalkan ada godaan yang mungkin terjadi, jangan kita berikan ruang atau kesempatan untuk orang lain itu lebih kuat mendorong kita. Misalkan seperti ada penawaran untuk membeli rokok. Ee apa tadi? rokok ilegal. Kita kasih kesempatan. Mm saya pikir-pikir dulu ya gitu atau ee coba saya tanya dulu teman saya atau misalnya kalau yang lain ada dari vendor yang lain ingin mendapatkan informasi terkait siapa pemenang kita kasih kayak agak ragu-ragu gitu. Itu akan mendorong para ee swasta ini atau vendor ini untuk lebih gigih menggoda integritas kita. Jadi yang kedua itu adalah menjadi individu yang asertif, tegas, jelas, tapi menghargai perasaan orang lain. Kalau memang tidak, katakan tidak. Kalau iya, katakan iya. Jangan ragu-ragu. Itu ya. Yang ketiga adalah pertanyaan refleksi. Ini juga untuk Pak Seful. Misalnya dipertanyakan kenapa rokok ilegal ini ee kalau rokok mungkin karena dijual ya, berarti kita harus mengeluarkan uang. Kalau misalnya kita ini para vendor memberikan sesuatu kepada kita atau siapapun ini yang ee paksi-paksi yang berproses sebagai guru, kalau misalkan ada orang tua memberikan hadiah, kain, makanan, dilakukan pertanyaan refleksi. Kenapa ini diberikan kepada saya? Apa yang mendasari saya menerima ini? Jadi jangan terima-terima saja atau monggo-monggo saja dilakukan pertanyaan refleksi ini untuk apa? Karena tidak ada Bapak Ibu makan siang yang gratis. Kalau seseorang memberikan sesuatu kepada kita itu akan dianggap menjadi piutangnya dan itu menjadi utang budi kita. Jadi harus kita bayar di waktu mendatang. Lakukan pertanyaan refleksi. Yang keempat adalah jadilah teladan. ini tadi sudah saya sampaikan. Kita adalah apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan. Dan yang keempat adalah membangun sistem atau ekosistem berintegritas antara lingkungan kita setiap individu-individu yang ada di situ dan itu dan juga kebiasaan-kebiasaan kita. Kalau ini bisa kita lakukan di unit kerja kita, di tempat kerja kita, saya yakin kita akan menjadi sosok-sosok yang berintegritas dan kita bisa menahan atau melawan godaan-godaan yang tadi itu. Ini ya. Dan yang kedua adalah dilema integritas. Kalau tadi godaan adalah hal-hal yang menguntungkan kita untuk tidak berintegritas. Sedangkan kalau dilema itu adalah hal-hal yang merugikan kita atau hal negatif yang bisa kita alami kalau kita tetap berintegritas. Yaitu ini tadi nih segala situasi atau dilematis yang disebabkan adanya konsekuensi yang merugikan kita ketika kita melakukan integritas. Seperti apa? Bapak, Ibu tadi sudah ee menyebutnya seperti ini. Sudah adanya ancaman apalagi tidak dilewatkan dalam kegiatan, dikucilkan, dimutasi, cercaan, di framing negatif atau di profiling, ditanyain, di diingat-ingat dosa-dosa kita masa lalu, ya kan. Terus dibocorin data-data rahasia kita diprofiling itu kan tidak membuat kita tidak nyaman kan. Terus pembunuhan karakter baru diintimidasi bahkan sampai resiko pembunuhan. Inilah risiko yang biasanya dia kita alami kalau kita orang menjadi sosok-sosok yang berintegritas. Dan ini banyak sekali contohnya di akhir-akhir ini, Bapak, Ibu. Makanya kita harus hati-hati. Slide berikutnya adalah bagaimana menghadapi ini. Tapi contohnya yang terjadi saat ini adalah rekan kita ini ee kepala cabang salah satu bank BUMN dibunuh karena apa? Karena beritanya dia melaporkan pinjaman fiktif dan dibunuh. Ya, pada tahun-tahun sebelumnya juga terjadi ada pembunuhan di sini di Provinsi Jawa Timur ini dan itu kasusnya belum belum entah di mana yaitu pembunuhan ASN. Karena apa? Karena adanya ee ee diketahui adanya ee penyelewengan ee pendapatan daerah yang sampai saat ini pun itu belum tahu sudah di mana kasusnya. Bapak, Ibu yang lebih paham karena di daerah sendiri yang mayatnya dibakar dan kasusnya belum selesai. Itu adalah risiko-resiko yang kita alami kalau kita tetap melakukan integritas. Tapi kita harus melakukannya kan bukan berarti tadi risiko itu banyak makanya jadi kita mundur. Maka dari itu kita belajar bersama bagaimana cara mengelolahnya, bagaimana manut mengelolanya. Ini yang akan kami berikan rekomendasi keterampilan menghadapi dilema itu yang pertama adalah kita meningkatkan level integritas kita. Kalau tadi ada yang sudah di level 1, naiklah ke level 2. Kalau sudah di level 2, naiklah ke level 4. Kalau sudah di level 4 naiklah ke level 5. Menjadi teladan dan juga inspirasi. Jadi jangan sampai nyaman begitu-begitu saja. Itu ini yang pertama. Yang kedua adalah melakukan tindakan korektif. Jadi jangan mencari-cari kesalahan atau jangan melimpahkan kesalahan kepada rekan kerja lainnya atau jangan menghindari kesalahan. Tindakan lakukan tindakan korektif. Kalau memang tidak tepat, langsung dieksekusi. Jangan menunggu orang lain untuk menyelesaikannya. Ini yang kedua. Yang ketiga adalah tetap terorganisir dan terkontrol dalam bertindak. Jadi jangan sampai yang akhir-akhir ini yang harusnya pekerjaan itu dilaksanakan oleh staf tapi dilaksanakan oleh wakil menteri. Galak-galak lagi pukul-pukul meja, tendang-tendang pintu segala macam arogan. Nyatanya apa? kena OTT tetap terkontrol dan juga terorganisir. Kalau memang ada yang kurang tepat dibahas di dalam ruangan. Kalau ini hal yang sensitif diomongin secara empat mata. tidak usah galak-galak diambil ee diajak kameramen, biroh humas, terus dipublish supaya menjadi seseorang yang wow, terkontrol dan juga terorganisir. Ini yang ketiga. Yang keempat adalah mendukung penguatan unit kerja yang melakukan yang menegakkan integritas. Jadi kalau misalkan ada rekan kita yang memberikan saran atau ide bagaimana cara menegakkan integritas, kita dukunglah. Jadi jangan sampai kita sepelekan, ah paling hitung itu bertahan sampai 6 bulan saja, paling lama 1 tahun. Itu kan jadi mematakan semangat kan. Kita dukunglah kegiatan rekan kerja kita atau rekan yang lain atau unit lain yang ingin menegakkan integritas. ini sangat penting. Dan yang terakhir ini adalah pembentukan tim, koalisi, dan juga jejaring. Kami sangat bersyukur sekali buat para master-master yang ada di sini karena keberadaan dan juga partisipasi master-master ini sangat penting sekali untuk membantu tugas bersama kita. Ini bukan hanya tugas KPK saja, tapi tugas bersama kita di dalam memberantas korupsi. Karena kami tidak cukup panjang tangan dan juga banyak tangan dan juga banyak kaki untuk menjangkau orang-orang terkait penyampaian nilai-nilai integritas. Maka dari itu terimalah terima kasih kami dan juga hormat kami kepada master-master semua ini membangun jaringan karena ini sangat penting Bapak Ibu Bapak Ibu juga yang akan kita lakukan nanti itu adalah COP kita perlu orang lain kita perlu komunitas orang lain. Jadi jangan hanya diri kita sendiri saja apa yang mau kita sampaikan itu nanti akan kita diskusikan. Ini inilah bagaimana keterampilan menghadapi godaan integritas. Jadi eh dilema integritas. Jadi supaya tidak terjadi seperti yang sudah-sudah. Nah dan selanjutnya adalah bagaimana niat semangat untuk tetap berintegrasi. Yang pertama sekali adalah kita harus tahu dulu tujuan dan pertanggungjawaban hidup kita. Tujuan kita apa? Menjadi paksi itu tujuannya apa? Apakah hanya untuk gengsi-gengsian? supaya terlihat keren di mata rekan kerja kita atau supaya menjadi sesuatu yang wow di mata ee atasan kita. Tujuan dan tanggung jawab kehidup kita apa? Untuk memberantas korupsi atau untuk melayani Tuhan, membagikan keluarga kita melalui pekerjaan kita itu sudah sangat bagus. Kalau kita sudah punya tujuan hidup yang bagus maka kita akan memiliki niat yang baik. Niat yang baik itu didapat dari tujuan hidup yang baik. Jadi seperti akhir-akhir ini ada pejabat negara belum dilantik jadi pejabat sudah mendiskusikan dengan timnya korupsi apa yang bisa dilakukan. Bahaya banget kan? Belum aja dilantik tapi sudah membentuk tim. Bagian-bagian mana yang menjadi topoksinya yang bisa mendapatkan keuntungan pribadi? Niatnya sudah tidak baik. Ya, karena itu, karena tujuannya tidak baik. Kalau kita sudah punya niat yang baik, maka kita akan memiliki visi misi yang baik. Rencana jangka pendek, jangka panjang, jangka menengah, dan juga jangka panjang. Ada strategi yang dilakukan ini. Kalau kita punya visi dan misi yang baik, maka kita akan melakukan hal terbaik. Hal terbaik itu bisa dilakukan kalau punya kalau punya visi yang baik. Kalau kita sudah melakukan hal terbaik, maka akan menghasilkan apa? hasil terbaik. Kalau misalnya semua kita melakukan ee mendapatkan hasil yang terbaik, maka kepercayaan publik kepada kita itu akan tinggi. Jadi kepercayaan itu, kepercayaan masyarakat itu berasal dari tujuan hidup kita masing-masing. Kita pengin seperti apa atau kita ingin seperti apa. Ini dia selanjutnya mengenai tentang peran paksi dalam tujuan pemberatasan korupsi itu seperti apa? Master Willy akan memandu kita untuk belajar bersama. Master Willy, saya persilakan. Tepuk tangan untuk Master Willy. Oh, masih ada. Masih ada kode etik ya. Kayaknya masih ada kelewat deh. Oh, iya masih ada kode etik ya. Dah, maaf kita sudah janjian ya. Oh, iya. Saya teruskan atau Mas. Oke. Oke. Nah, supaya terjadi tadi itu, supaya terlaksana tadi kepercayaan publik yang tinggi itu, maka sebagai master kita punya kode etik dan kode perilaku. Ini master-master sudah sangat paham sekali. Ee ini hanya mengingatkan kembali yaitu sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh KPK yaitu IS KPK. Jadi IS KPK itu yang pertama adalah integritas. ini tadi sudah kesesuaian kata-kata dengan perilaku berdasarkan nilai-nilai yang kita anut. Apa yang bisa kita lakukan? Ini memang agak sedikit kecil jadi tidak bis tidak bisa terlihat. Yang kedua adalah sinergi. Sinergi itu adalah bekerja sama dengan tim yang lain, bekerja sama dengan orang lain, rekan yang lain, tidak ingin menonjol secara sendiri, harus sinergi. Yang ketiga adalah keadilan. Keadilan itu artinya tidak diskriminasi. Menghargai perbedaan pendapat, perbedaan latar belakang, perbadan agama, status, jabatan itu harus kita hargai. Jadi jangan sampai kita sebagai paksi hanya mendengar pendapat yang sejawat kita saja. Karena paksi itu latar belakang jabatannya banyak. Jadi tidak hanya auditor aja, tidak hanya analis aja, tidak hanya widiswara saja, tidak hanya guru dan dosen aja, tapi dari berbagai jabatan dan kita harus menerima perbedaan itu. Kemudian adalah profesionalisme. Jadi untuk melakukan penyuluh berarti harus profesional, mempersiapkan dengan baik ya. Jadi tidak begitu-begitu saja ya. untuk sehari-hari mungkin boleh misalnya untuk tetap ee jujur seperti kisahnya Pak Seful tadi itu ada tawaran untuk membeli rokok ilegal kita harus tanggapi dengan baik juga bahwa itu hal yang tidak patut untuk dilakukan is KPK baru yang terakhir adalah kepemimpinan. memimpin diri sendiri tentunya lebih utama sebelum memimpin orang lain, memimpin unit kerja atau organisasi, tapi kita bisa memimpin diri sendiri dan juga keluarga kita. Nah, untuk penerapan nilai-nilai ini kita dibantu oleh komite etik. Jadi, komite etik ini untuk melakukan evaluasi, koordinasi, menerima laporan, dan juga membuat kebijakan supaya semuanya terlaksana dengan baik. Jika ada pelanggaran-pelanggaran ee ada risiko terburuk berupa berupa pelanggaran fraud dan juga yang lain-lain, ada tempat kita untuk mengadu. Jadi tidak berlalu begitu saja itu. Jadi komite etik ini yang akan melakukan atau mengalis pelaporan atau pengaduan yang diterimanya dan memutuskan apakah itu sebuah pelanggaran atau tidak dan juga perlu ditindaklanjuti atau tidak. Kalau memang itu ternyata sebuah pelanggaran, maka ee begini cara ee pelaporannya. Kalau misalkan terjadi pelanggaran, maka inilah sanksi-sanksi yang akan diterima oleh rekan-rekan paksi. Ada sanksi ringan, sedang, dan juga berat. Kalau berat itu ini sampai pemberhentian sertifikasi paksi kita. Kalau sedang itu adalah ee pembertian tidak diperkenankan untuk melakukan penyuluhan ee 3 sampai 6 bulan tergantung berat ee pelenggaran yang dilakukan. Sedangkan kalau sanksi sedang itu adalah eringan itu adalah permintaan maaf dan yang lain-lain. Ini dia. Oke, sudah. Terus bagaimana penguatan akan di handle sama Master Willy? Silakan Master. Oh, berikan tepuk tangan untuk Master Willy. Oke, terima kasih Master Manoto. Tepuk tangan dulu dong buat Master Manoto, ya. Oke, mungkin eh materi terkait integritas itu sebetar harusnya sudah di berada di luar kepala ya, para master sekalian ya. Tapi setidaknya ini bisa me-refresh ya, me-refresh tadi keterampilan kita bagaimana menjaga integritas gitu ya. Tentu ya dalam pelaksanaan tugas kita sebagai penyuluh anti korupsi yang namanya godaan, dilema itu pasti akan selalu ada. Sekarang tinggal bagaimana kita bisa mengelolanya. Benar enggak, Pesar? Ya, kayak gitu. dan juga mungkin bisa membagikan pengetahuan yang didapatkan terkait integritas ini kepada rekan kerja kita kayak gitu. Karena ya kita sebagai paksi ASN juga tentunya secara umum ya godaan-godaan itu akan sangat besar kayak gitu akan selalu ada kayak gitu tinggal bagaimana kita mengelolanya. Kurang lebih seperti itu intinya kayak gitu ya. Nah, untuk tadi ee terkait bagaimana kita apa ee benang merah ya menjaga godaan, menjaga dilema, kita kembali lagi kepada nilai-nilai yang kita yakini. Benar ya? Pasti para master semuanya di kantor masing-masing, di instansi masing-masing ada yang namanya kode etik. Ya, kode etik itulah yang akan menjadi apa? Panduan kita ketika kita melaksanakan kode etik. Insyaallah kita terhindar dari apa? godaan dan dilema tadi. Begitu pula dengan teman-teman paksi ya. kita penyuluh anti korupsi termasuk juga yang ahli pembangun integritas sudah menyepakati adanya tadi yang disampaikan oleh Mas Manoto kode etik pemegang sertifikat ee sektor anti korupsi ya itu mencakup untuk API dan paksi juga tadi ada IS KPK itu teman-teman silakan nanti dibaca kembali ya para masar sekalian itu diharapkan menjadi panduan kita sebagai paksi ini intinya seperti itu ya dan tentu tadi disampaikan juga oleh Master Manoto bahwa ya ee karena tadi ya godaan dilema itu mungkin akan selalu kita hadapi jika nanti para master menemukan mungkin ada sesama paksi yang melakukan pelanggaran fraud dan lain-lain itu bisa dilaporkan ke komite etika PK ya para sekalian tadi sudah disampaikan seperti apa mekanismenya bentuk laporan dan lain-lain sampai nanti tim komit etik yang akan menentukan apakah ee bersalah salah atau tidak bersalah ee diberikan sanksi seperti apa kayak gitu. Itu itu ee sebagai bridging tadi terkait integritas ya. Jadi intinya ini adalah sebagai ee sarana kita bisa belajar bersama ya mengingatkan kembali terkait pentingnya integritas kayak gitu ya. Oke master sekalian ini sesuai dengan amanat yang kami terima ya dari Master Laeli ya. Ee jadi di sini ee ada beberapa teman paksi yang mungkin masih baru kayak gitu ya di 2025 dan mungkin juga ada beberapa kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan sapa daya ya kalau enggak salah ya untuk penyuluh-penyuluh anti korupsi yang baru disertifikasi mungkin ada beberapa yang terlewat ya mungkin dari jadwalnya yang enggak pas dan lain-lain. Nah di sini di sesi kali ini saya akan sedikit mengulas kembali ya para masar sekalian terkait kepaksian kita kayak gitu ya. Jangan sampai nanti kita lupa terkait peran tugas kita nanti seperti apa kayak gitu ya. Dan juga nanti mungkin kita bicara ketataran nasional seperti apa peran strategis kita sebagai paksi ya dalam kerangka hukum dan kerangka kebijakan. Perannya seperti apa kayaknya gitu ya. Oke. Mana tadi? Oke ya. Kalau bicara manfaat dan lain-lain, saya pikir ini sudah tidak bisa dijelaskan. Enggak usah dijelaskan lagi ya, tapi setidaknya para master sekalian ya, Sasis selalu bilang ketika saya menjadi ee paksi ataupun menjadi ahli pembangun integritas itu menjadi benteng untuk diri sendiri. Buat saya secara pribadi ya, para master sekalian itu saya menilainya seperti itu untuk diri saya. setidaknya ya ketika sudah menjadi paksi saya ataupun diharapkan bisa bebas dari tadi yang namanya godaan maupun dilema kayak gitu. Saya sih selalu mendefinisikan manfaat yang saya sekecil-kecilnya iman istilahnya kayak gitu ya. Menjadi vaksi setidaknya bisa menjadi benteng buat kita untuk tidak melakukan korupsi. Itu aja dulu para masterar sekalian. Ke depannya kita berusaha ya mengedukasi publik sesuai dengan tugas dan fungsi kita para masar sekalian. Kalau di sini ya bagi individu memiliki pengakuan kompetensi, memperluas jaringan, meningkatkan kompetensi pengetuan keterampilan dan menjadi sarana memelihara mengaktualisasi nilai integritas. Saya pikir itu sudah sepakat semuanya kayak gitu. Tapi yang menjadi pertanyaan bagi organisasi seperti apa sih para master sekalian? Kira-kira saya pengin tahu keberadaan para master sekalian dilirik enggak sih di instansi masing-masing? Saya pengin tahu ada yang bisa bercerita enggak? Ada enggak instansi yang sudah merasakan, "Oh, ternyata keberadaan vaksin ini bermanfaat." Saya pengin tahu kira-kira ada yang ada ada yang bisa cerita enggak ke saya? Silakan ingin berbagi. Oh, ternyata setelah keberadaan paksi pimpinan-pimpinan saya tuh menjadi lebih melek gitu ya. Ya, enggak berani mengambil keputusan yang mungkin bisa menimbulkan resiko dan lain-lain kayak gitu. Silakan, saya pengin dengar cerita kayak gitu. Betul enggak klaim di sini kayak gitu? Silakan, Master Im. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Langsung saja ya, Master. Ya, sudah siang ya. Jadi ee saya ini master ee lulusan pelopor Provinsi Riau Oktober 2024 dan mendapatkan sertifikat dari KPK masih bulan April 2025. Tapi alhamdulillah ketika saya ikut menjadi ee paksi ini, saya sudah menduduki eselon 2 atau JPT sehingga ee itu sangat mempengaruhi di Kabupaten Tulungagung khususnya. Jadi ketika ada apa April sampai dengan bulan Oktober ini saya sudah diminta enam kali untuk melakukan sosialisasi anti korupsi dan ini nanti dalam rangka hari hak Kordia itu mulai besok kita akan reto kepada guru-guru di lingkungan ee pemerintah Kabupaten Tulungagung, guru SD, SMP ee membangun integritas dan nanti harapannya dari guru itu bisa diturunkan kepada siswa. Jadi intinya ini pengalaman saya ya, Master. Dulu ee saya pernah dengan Master Willy ini Retsu bus KPK waktu itu masih kapak organisasi ya. Ee jadi menurut saya memang jabatan Yun Sewu jabatan ini mempengaruhi ee manfaat dari seorang paksi. Menurut saya seperti itu. Jadi ee kalau bisa paksi ini lahir dari seorang JPTJPT yang dari pemerintah kabupaten kota. Karena kalau dulunya Tulungagung itu sudah ada paksi, tapi karena gak punya jabatan itu tidak ada apa ya gak ada gaungnya sama sekali, gak dilirik sama sekali. Tapi ketika seorang ee kepala dinas atau apapun JPT Slon 2 itu dia mau menjadi paksi, maka itu ee alhamdulillah sangat mempengaruhi. Tapi memang ee biasanya kalau eselon 2 sudah gak mau [tertawa] dan itu yang pertama. Kemudian yang kedua paling tidak saya bisa memberikan contoh kepada teman-teman atau staf saya di kantor kalau saya tidak punya contoh dari atas saya yang harus menjadi contoh teladan yang baik untuk pemberantasan anti korupsi. sehingga teman-teman di dinas, kebetulan saya di Dinas Perizinan, DPMPTSP selaku Kepala Dinas, saya selalu memberikan ee contoh yang baik untuk tidak selalu tidak artinya untuk berbuat seperti ee Jumat bersepeda kakak itu ee paling tidak bisa diorganisasi sendiri. tetapi juga secara umum di Tulungagung akhirnya paksi ini bergaung. Begitu Master Willy terima kasih itu juga sesuai dengan hadis Nabi saya kira. Jadi maraminkum munkaran faliru yang pertama itu biadi dengan kekuasaan kemudian baru fabilisanih dengan lisan dan yang terakhir itu fabiqolbi dengan hati. Dan itu adalah paling lemah-lemahnya iman gitu. [tertawa] Jadi yang pertama ee itu di jabatan dan yang kedua tentu butuh apa ya peningkatan keimanan seorang paksi. Nggih. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Silakan B ya. Nanti dengan master di belakang bercerita ya. Ini mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi juga Bu ya buat teman-teman yang lain ya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Dahlia selaku koordinator daerah. Paksi Api Dana Raksa Kementerian Keuangan. Ee terima kasih diberikan kesempatan untuk bisa hadir di ee majelis ilmu yang luar biasa. Banyak sekali insight yang saya dapatkan. Pertama saya ketika menjadi paksi itu ketika saya berada di Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Aparatur di DJP itu kami melahirkan 200-an ee paksi untuk DJP. Kemudian saya promosi Bapak Ibu. Jadi inline juga dengan disampaikan oleh master yang tadi. Jadi sehingga kekuatan kekuasaan itu juga mempengaruhi sekali ketika kita ingin menerapkan e budaya anti korupsi. Saya promosi di Kalimantan Tengah tepatnya di KPP Pratama Pangkalan Bun. Ee dengan adanya kehadiran saya sebagai paksi, banyak sekali manfaat yang kita peroleh. Pertama, bisa membentengi diri. Kedua, kita bisa memberikan aura positif di lingkungan yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Karena kami juga memberikan materi sosialisasi dan penyuluhan budaya anti korupsi pembangunan ZIWBKWBM untuk lingkup di Kalimantan Tengah terutama di Pangkalan Bun baik meliputi pemerintah daerah kemudian instansi vertikal kejaksaan negeri waktu itu di Sukamara kemudian Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama itu luar biasa dan juga dampak bagi kami selaku penggawa pengelola keuangan dan mengumpulkan penerimaan pajak itu wajib pajak ketika bertemu dengan pimpinan sosok pimpinan yang seorang paksi itu beda. Jadi artinya kita ingin mereka ingin mencoba-coba itu mereka akan urung niatnya dan kita juga akan menjaga anggota kita. Kemudian saya pindah ke Kalimantan Barat sebagai kepala bidang itu kita juga bisa menjembatani semua ee paling enggak memberikan inset positif. Saat ini saya berada sebagai Kepala KPP Pratama Surabaya Rungkut. Ketika saya masuk di Surabaya, terus terang yang dibenak saya karena waktu saya di Kisda itu banyak sekali hal-hal terkait Surabaya, terkait Jawa Timur termasuk tiga provinsi dengan tingkat ee kasus fraudnya itu yang tertinggi untuk Indonesia. Jadi yang pertama itu ada di Sumatera Utara, kemudian Jawa Barat, Jawa Timur salah satunya ketika pertama kali di Jawa Timur agak keder terus terang ya ini kira-kira mampu enggak sih bisa menjaga teman-teman yang ada di kantor pajak tapi alhamdulillah kalau kita bisa menyuarakan kita paksi itu beda terasa gaungnya beda. Mungkin dari saya terima kasih Master Dahliah luar biasa ya. Satu lagi, Master di belakang. Baik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ee perkenalkan saya Pak Roni Khairul Imam ee dari Pemerintah Kota Surabaya. Untuk kami selaku penyuluh paksi di sini di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya, alhamdulillah sudah direspon baik bukan hanya di instansi pemerintah Kota Surabaya malahan ee di seluruh warga Kota Surabaya. Jadi impact baik dari Pak Walikota Surabaya di sini menegaskan bahwasanya seluruh ASN di lingkungan kami itu di membuat suatu pakta integritas anti pungli, Pak. Dan kami diperintahkan juga untuk memberikan sosialisas-sosialisasi kepada seluruh warga kota Surabaya melalui tingkat-tingkat RW dan maupun tingkat kelurahan kecamatan. Artinya di sini ee peran paksi di sini sangat dibutuhkan sebagai peran aktif dalam anti korupsi. Seperti itu, Pak, dari kami mungkin ada tambahan dari ketua. Monggo. Terima kasih atas waktunya Bapak kami dari Surabaya, Ketua Paksi Kota Surabaya. Apa yang disampaikan dari Bapak Roni tadi selaku sekretaris Paksi Kota Surabaya dengan adanya penetapan kan paksi di Surabaya ditetapkan oleh kepala daerah, Pak. ada ada unsur strukturalnya di situ, Pak. Sehingga dalam rangka itu disosialisasikan ke seluruh perangkat daerah bagaimana upaya-upaya untuk melakukan pencegahan melalui melalui instrumen dari paksi. Akhirnya dengan adanya demikian banjir, Pak, permintaan untuk melakukan sosialisasi sehingga kami disibukkan dalam hal pemberian sosialisasi. Akhirnya kita kadang kala lupa dengan tugas dan fungsi kita sebagai unsur API. Kan kami dari Inspektorat Kota Surabaya. Demikian ya
Resume
Categories