Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi Community of Practice (CoP) Penyuluh Antikorupsi Tahun 2025
hDVBbpQBRbo • 2025-11-04
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
dari Bapak Ibu kepada Bapak Ibu. Jadi
nantinya kalau ingin difasilitasi
pembelajaran secara daring itu feel free
disampaikan kepada kami. Kami akan
memfasilitasi Zoom meeting gitu ya.
Kalau ada nanti kesempatan-kesempatan
kami undang seperti ini sehingga
membentuk suatu keluarga atau komunitas
yang ee sangat hangat kemudian dapat
meningkatkan bagaimana ee penyuluhan
anti korupsi di Jawa Timur tentunya. Pak
Asisten juga nanti ada penandatanganan
komitmen Bapak Ibu nanti akan ada
perwakilan yang akan menandatangani. ini
sudah kali keenam, Pak Asisten tentunya
juga ee sering sekali kami undang COP
ini tidak hanya untuk ee paksi, Bapak,
Ibu sudah ada JFAK, analis kebijakan,
analis SDMA, perencana, teman-teman
Damkar gitu ya, dan peranata humas juga
ada community of interest Bapak Ibu.
Kalau interest ini yang tertarik pada
satu hal. Jadi kita ada community of
interest terkait kebencanaan dari
seluruh sektor atau pejabat struktural
fungsional. Kalau COP tadi satu
background yang sama, penyuluh anti
korupsi semua, JFAK dan lain sebagainya.
Jadi kami ingin BPSDM Jawa Timur ini
mendorong ekosistem pembelajaran tidak
hanya di BPSDM Jatim, namun melalui
komunitas-komunitas di mana ke depan
kita diberikan tantangan ee efisiensi
gitu ya. Jadi lebih inovatif, lebih ee
adaptif terhadap anggaran-anggaran yang
sudah ee menjadi kewajiban kita untuk
melaksanakan gitu ngih Bapak, Ibu. Dan
tentunya di akhir Pak Asisten kami mohon
dengan hormat Bapak untuk berkenan nanti
memberikan sambutan, arahan, support
kepada teman-teman penyuluh anti korupsi
yang sangat luar biasa ini dan juga
membuka secara resmi acara Community of
Practice Penyuluh Anti Korupsi Provinsi
Jawa Timur tahun 2025. Selamat mengikuti
Bapak Ibu. Ee semoga acara ini membawa
manfaat. Tidak hanya buat e Bapak Ibu
sekalian nantinya berdampak dan relevan
di tusi Bapak Ibu sebagai penyuluh anti
korupsi. BPSDM welcome terkait ini Pak
Willy dan Pak Monato. Kalaupun nanti
diberikan eh tugas pilot project untuk
LMS, kita siap. Jawa Timur selalu siap
untuk pengembangan kompetensi anti
korupsi di Jawa Timur. Terima kasih
Bapak Ibu. Kalau ke Surabaya jangan lupa
beli es
rasi.
Cukup sekian terima kasih.
Wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Bapak, Ibu hadirin yang kami hormati.
Selanjutnya akan kita saksikan bersama
penandatanganan berita acara dan
deklarasi penyuluh anti korupsi paksi
yang akan dilakukan oleh ketua paksi
kabupaten kota di Jawa Timur, ketua
paksi provinsi Jawa Timur, serta turut
mengundang Plt Asisten Administrasi Umum
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.
Kepada para pelaku penandatangan kami
silakan untuk mengambil tempat.
Dengan hormat mengundang kepada Plt.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris
Daerah Provinsi Jawa [musik] Timur,
Bapak Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si.
turut mengambil tempat.
Penandatanganan diawali oleh Ketua Paksi
kabupaten kota di Jawa Timur. Kami
silakan.
Selanjutnya dilakukan oleh Ketua Paksi
Provinsi Jawa Timur.
Selanjutnya oleh Plt. Asisten
Administrasi Umum Sekretaris Daerah
Provinsi Jawa Timur.
Dilanjutkan dengan foto bersama dengan
menunjukkan dokumen yang telah
ditandatangani. Dan boleh kita berikan
applaus Bapak dan Ibu sebagai apresiasi.
Ini bentuk komitmen bersama antara Paksi
kabupaten kota di Jawa Timur dan ketua
paksi Provinsi Jawa Timur serta
penandatanganan dilakukan oleh Plt.
Asisten Administrasi Umum Sekretaris
Daerah Provinsi Jawa Timur.
Foto bersama kami cukupkan.
Baik, kami silakan kepada seluruh pelaku
penandatanganan untuk dapat kembali ke
tempat duduk.
Bapak, Ibu yang kami hormati.
Selanjutnya marilah kita simak bersama
sambutan dan pernyataan pembukaan yang
akan disampaikan oleh Plt. Asisten
Administrasi Umum Sekretaris Daerah
Provinsi Jawa Timur yang terhormat Bapak
Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. Disilakan.
Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita
semuanya.
Alhamdulillah wasalatu wasalamu ala
rasulillah. La haula wala quwwata illa
billah. Amma ba'du.
Burung dadali suka makan jamur.
Izinkan Jazuli mewakili Bu Gubernur.
[tepuk tangan]
Izin Bapak master dari KPK. Hari ini
bukan berarti Ibu Gubernur tidak
mementingkan acara ini, tapi hari ini
betul-betul sangat padat kegiatan
provinsi sehingga Bu Gubernur apa Pak
Wagupa, Pak Sekda hari ini termasuk
Kepala BPSDM ada di Malang ya.
Bu Gubernur jam ini mengundang para
bupati, walikota, dan tim, Kapores DPR
ya dan beberapa OPD ini ada kegiatan
di
ee Grand City gak salah ya. Sehingga
saya ini pun sudah kegiatan yang ke
berapa ini ya? Kedua. Nanti sudah
ditunggu lagi kegiatan dengan KPK juga
terkait dengan kegiatan pertanian jam
10.30
ya. Nanti jam . saya juga mewakili
gubernur lagi di OJK.
Lanjut sore nanti Lamongan ada Lamongan
ya di mulai pagi ini yang ke berapa ini
ya karena itu Bu Gubernur mohon maaf
bukan berarti Jzuli pamer kegiatan ya
memang ya memang padat mohon izin Bu
Gubernur ya ini dari kabupaten kota
hadir semuanya banyak teman-teman saya
ini ada Bu IM juga ini mantan asisten ya
baik
sebelum sambutan saya saya ingin
semangatnya ya nanti Anti korupsi
bagiannya master dari KPK. Kita berdiri
semuanya monggo berdiri semangatnya.
Kalau NKRI harga mati kalau Pancasila
jaya jangan lupa Pancasila jaya ingin
semangatnya NKRI
ada
Pancasila
jaya
pegang dagu semuanya. Dagunya dipegang
dagu dagu ya. Dagu dagu dagu. Dagu dagu.
Dagu dagu dagu. Terima kasih ya.
[tertawa] Duduk kembali.
Tepuk tangan untuk kita semuanya. Sudah
gak ada yang ngantuk ya.
Yely-yelnya semangat tetapi rupanya
terkesima dengan burung dadali cucuk
ireng. Jaduli benar-benar ganteng
sampai pegang dagu yang dipegang.
pegang dagu yang dipegang
dahi
dahi ya karena terkesima lihat jazuli
begini ya
ini kalau di dalam bahasa agama lisanul
hal afsohu min lisanil maqol bahasa
sikap bahasa contoh bahasa perbuatan itu
lebih bagus daripada bahasa perkataan
ketika saya megang dagu saya megang
bayi
sehingga
Anda tidak mengikuti ucapan saya. Yang
diikuti adalah perbuatan saya. Tidak
sedikit sekarang ini banyak anti
korupsi, anti korupsi tapi bendera
korupsi. Sehingga yang diikuti bukan
ucapannya tapi perbuatannya. Nauzubillah
minzalik. Ya, ini filosofinya masih
guyon yo. Guyon tapi ada maknanya. Ya,
Bapak, Ibu yang saya hormati,
izinkan saya menyampaikan pokok-pokok
sambutan Bu Gubernur. Yang saya hormati
Ketua
Komisi Pemberatasan Korupsi KPKRI atau
yang mewakili dalam hal ini diwakili
oleh Mr. Willy, Mr. Manuto,
Mr. Mangga
ya, Mister Azizah sebut mangga itu
langsung kemecer n enake rek monggok
apagi. Tapi yang jelas bukan mangga
gadung ya, bukan ya.
Ya, alhamdulillah kalau yang hadir ini
senyum ceria menunjukkan
optimis bahwa korupsi akan sirna minimal
berkurang. Allahuma ya saya tadi sempat
izin belum sambutan ini ya.
tadi sama master master manuto, Master
Willly, Master Aza, Master Mangga. Tadi
saya sempat ya kisahnya Pak Jajul kok
aet muda. Saya jawab karena istrinya
saya sabar gitu ya. Masih kurang percaya
apa enggak ada herbalnya. Sehingga saya
sempat cerita tentang herbal awet muda.
Pak Anom pernah dengar dulu ada seorang
mahasiswa dari Indonesia, Pak Pratik
belum pernah ini kuliah di London
menekuni herbal. Di antaranya ada herbal
awet muda.
Herbal ini ternyata
Bu Azizah sudah ketawa dulu ni Bu Azizah
master Azizah ya.
Tiap bulan itu dia bisa buat herbal awet
muda. Papa mamanya di Purwokerto itu
dikirimi satu kotak tablet itu. Mama
papa tiap menjelang tidur diminum herbal
ini. Herbal awet muda. Tapi yang terjadi
apa? Ternyata ee memang mujarab ketika
Sugeng ini pulang 3 tahun gak pulang.
Sampai di Purwokerto itu
ada sampai rumah itu didok-dok rumah itu
yang keluar ternyata ada seorang ibu
muda menggendong anak laki-laki.
Kata Sugeng, "Mbak, ini rumah Bu Neti.
Kurang ajar sugeng. Aku mamamu geng."
Loh, kok muda, Ma? Muda lah herbal geng.
Wah, ini khasiatnya.
Sugeng herannya karena apa? Yang heran
to. Tapi mama kok gendong anak laki
kecil. Kurang ajar ini papamu nih
overdosis
ya. Pak Mangga kok je ketawa lagi Pak
Mangga ini ulang katanya. Ya maksudnya
orang itu kalau selalu banyak bercanda
gurau ya itu akan awet muda. Karena apa?
Psikolog mengatakan
orang senyum itu ibarat putaran jarum
jam. Orang senyum itu butuh butuh
gerakan urat 13. Senyum ketawa
13. Tapi orang bersengut merengut itu
butuh gerakan urat 47.
Jadi kalau orang itu suka senyum awet
muda tapi kalau merengut a loro untu
tahunan kelek udunen.
Orang merengut itu butuh gerakan urat
47. Jadi, wah ya. Ayo kita tangani
korupsi tapi enggak usah emosi. Samel
saya itu ya orang merengut itu karena
gerakan urat 47 akhirnya cepat tua.
Cepat tuek terus cepat
loro dilik ojo matek.
Baik. Yang saya hormati
Kepala BPSDM
diwakili oleh Bu Amel, Kepala Bidang ee
Kompetensi Fungsional dan Sosial
Kultural bersama
para WI baik utama, madya maupun muda
ya. Mohon maaf WI ini wangel
mendatangkan semuanya karena saya lihat
WI itu sibuk semuanya. Ini ada latar,
ada PKA ya. Ya, termasuk burung dadali,
burung garuda. Oh, keliru. Burung
dadari, burung dara. Jazuli juga
widyaswara ya.
Iya.
Katanya teman-teman Pak Jaz cocok
widuara enggak ngantuk katanya. Oh iya.
semua
paksi
penyuluh anti korupsi dari provinsi,
dari kabupaten kota, dari guru, dari
BUNM, BUMD semua yang hadir saya doakan
panjenengan menjadi orang yang manfaat
dan selamat.
Mudah-mudahan
dengan kehadiran panjenengan di tempat
ini akan menjadi pionir bagaimana
pemberantasan korupsi, pencegahan
terutama bisa terlaksana dengan baik di
Jawa Timur.
Alhamdulillah pada pagi hari ini kita
semua bisa hadir pada acara
pembukaan forum konsultasi pengembangan
kompetensi community of practice
penyuluh anti korupsi atau Paksi
Provinsi Jawa Timur tahun 2025 dalam
suasana yang sehat penuh
kekompakan dan ceria. Kami menyambut
gembira dan memberikan apresiasi yang
setinggi-tingginya atas diselenggarakan
Forum Konsultasi Pengembangan Kompetensi
Community of Practice atau JUP Penyuluh
Anti Korupsi Provinsi Jawa Timur tahun
2025.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur
telah memiliki komitmen yang tak
tergoyahkan dalam upaya pemberatasan
korupsi yang merupakan pilar fundamental
reformasi birokrasi. Komitmen ini bukan
hanya sekedar retorika, melainkan sebuah
prasyarat utama untuk mewujudkan tata
kelola pemerintahan yang baik, good
governance yang bersih, serta
mengakselerasi pembangunan daerah demi
kesejahteraan masyarakat.
beberapa bukti yang
telah dilakukan sebagai komitmen dan
bukti konkret
di antaranya
peringkat dan penghargaan dari KPK
terkait MCP
dan survei ee penilaian integritas SPI.
Kemudian peningkatan MCP yang sudah 94%
atau di atas rata-rata nasional.
Nasional 76, Jawa Timur sudah 94. Tepuk
tangan.
Yang kedua, capaian MCP dan FPI. Jawa
Timur sudah 902
skornya, nasional 75. Tepuk tangan lagi
ya. Ini bukan kinerja Inspektorat saja
tapi semuanya ya.
Ada beberapa
hal terkait untuk mengukur ee delapan
area intervensi
yang rawan korupsi, perencanaan dan
penganggaran APBD, pengadaan barang dan
jasa, perizinan, pengawasan APIP,
manajemen ASN, optimasi pajak daerah,
manajemen aset daerah, dan tata kelola
keuangan desa.
Nilai tinggi di areah ini menunjukkan
perbaikan sistemik untuk menutup celah
korupsi.
Bapak, Ibu yang saya hormati,
memang berbicara tentang korupsi itu ya
mudah diucapkan tapi sulit dilaksanakan
karena banyak faktor yang mempengaruhi
orang baik. Kalau di
pengaruhi oleh orang-orang yang tidak
baik, mudah akan berubah. Makanya
melalui ee paksi panjenengan sebagai ee
penyuluh anti korupsi sekuat mungkin,
sebisa mungkin untuk berupaya mencegah,
menyadarkan supaya tidak tumbuh subur
korupsi. Karena apa? Kita ini sangat
berat menghadapi hal tersebut ya. butuh
komitmen semua pihak, terutama
unsur keteladanan dari pimpinan. Ya, ini
penting ya. Tidak hanya dari pemda, KPK
sendiri juga akan
mengamati bagaimana pimpinan saya.
Kadang-kadang ada pergolakan batin ya.
Saya kadang-kadang ke daerah-daerah
bagaimana, Pak yang ditanyakan ke saya,
saya ini mengikuti aturan apa petunjuk?
Saya bilang ini angel dijawabin ya. Saya
lihat pimpinan saya itu ikut tuntunannya
apa contohnya?
Repot juga ini ya.
Ya, ikuti kedua-duanya. Tapi yang baik.
Saya bilang gitu ya. Mesti benar ini ya.
Masih contoh nek salah ya kan diikuti
ya. Itu begitu. Makanya ada maqalah di
dalam kaidah itu kaifa yastaqimudilluh
waludu awaju. Meh lali saya ya.
Bagaimana
akan tegak suatu bayangan itu sedangkan
tongkatnya itu sendiri bengkong?
Diamnya merenung ini ya. Bagaimana
bayangan itu akan kelihatan tegak
sementara
tiangnya itu cagaknya itu bengkong.
Kalau cagaknya bengkong otomatis
bayangannya juga bengkong. Ini makanya
tidak mudah tugas panjenengan sebagai
paksi penyuluh anti korupsi ini yang
dihadapi itu ya
masih sangat berat
ya yang sudah menyandang master ya
master Willy master Manuto, Master
Mangga, Master Azizah ya. Iya. ini
sebagai narasumber kepada panjenengan.
Saya tadi sempat diskusi memang mohon
maaf barangkali ini baik saya tanamkan
pada diri saya sendiri.
Saya supaya tidak tertarik dengan
materi nak
tergoda dengan materinya tergoda tapi
yang halal ya. Entah caranya dengan ya
kalau WI itu ya sgep ngajar JP-nya akh
kesejahteraan halal itu ya. Iya kayak
guru begitu ya yang ASN ojo sampai bolos
hingga TPP-nya tidak kalong. Itu
cara-cara yang dibenarkan ya. Ada
kegiatan-kegiatan yang regulasinya
benar. Makanya saya ingat setiap
saat saya teringat korupsi itu ingat
bahwa harta yang halal itu dihisab.
Dihisab diperhitungkan di akhirat
dihisab. Sedangkan harta yang haram
diazab. Makanya tidak salah kalau
dijelaskan di hadis Nabi, di kitab-kitab
itu bahwa orang kaya itu kalau masuk
masuk surga paling akhir. Karena apa?
Walaupun hartanya halal, itu akan akan
diperiksa semuanya. Halal dihisab,
diperhitungkan, tapi yang haram langsung
diazab. Ya, makanya
mohon maaf bukan berarti jazuli sok
suci, tapi memang saya tanamkan bahwa
kalau ada sesuatu yang haram sedikit pun
tidak tertarik saya. Karena apa? Ingat
kata-kata
yang halal dihisab, yang haram diazab.
Bolehlah kita kaya tapi jalannya yang
benar. Siapa manusia gak suka uang?
Orang KPK ya sama saja ya. Kepengin kaya
tapi yang benar jalannya. Iya. Selagi
manusia itu makanya ee ada pertanyaan
apa yang disukai orang semua profesi? Ya
artis yo senang, kiai yo senang, pejabat
yo senang, polisi, tentara yo uang itu
sehat yo senang, sakit yo senang ya itu
uang ya. Ya ini makanya filosofinya
harta yang halal dihisab.
yang haram diazab ini untuk ya melemeki
kita. Minimal kita ini apabila
dihadapkan suatu pilihan sama-sama
dosanya akan memilih dosa yang paling
kecil. Ya, karena manusia itu hakikatnya
tidak ada yang sempurna.
Makanya kalau ada pimpinan ya ono salah
titik-titik biasa manusia. Nek pimpinan
gak pernah salah itu malaikat gak ada
namanya manusia. supaya tidak mudah
frustasi di dalam berdakwah tentang anti
korupsi. Jadi nek ono titik-titik
kekurangan ya step by step ya. Ini
makanya
kaidah usul fikih yang sampaikan tadi.
Kaifa yastaqimudillu
waludu awaju. Bagaimana bayangan itu
bisa tegak?
Bayangan itu kelihatan tegak.
Bagaimana bisa tegak manakala tongkatnya
itu bengkok? Ya, bagaimana kita akan
menegakkan anti korupsi selama masih
pimpinan-pimpinan kita di semua lini?
Ya, di PNS-nya ya, TNI-nya ya, Polrinya,
ya, Kejaksaannya, KPK-nya. Kalau masih
itu bicara seperti ini saya khawatir
juga. Kabur makqaktan indallahi
antaquuluna ma taf'alun. dosa besar wong
sing iso ngomong gak iso ngelakoni ini
ya subhanallah saya ini bukan berarti
orang baik tapi ingin menjadi baik mohon
maaf kalau kita ini dikatakan orang baik
orang hebat orang top
bukan karena kita baik dan hebat bukan
karena kita ini memang top
tetapi karena kelemahan kita sedang
ditutup oleh Allah Subhanahu wa taala.
Betul.
Kita semua punya kelemahan. Kalau dibuka
oleh Allah, malu kita ini ya. Ya, mulai
lahir ya
muhasabah dosa-dosa kita ini. Jadi
ceramah akhirnya ya.
Mohon maaf ya. Ya, makanya saya sendiri
di birokrasi juga berdakwah mengajak
kebaikan untuk diri saya sendiri dan
teman-teman sekalian ya. Alhamdulillah
ini saya ini hari ini padat.
Subhanallah. Sudah mau ditunggu acara
yang di
gedung Brawijaya ya. Ya. Tamu dari KPK
tapi pencegahan. Ini kan pendidikan. Nek
pendidikan makanya banyak guru. Izin
yang guru mengacung yang dari guru. Wah
terima kasih ya. Burung dadali suka
makan ikan.
Jazuli mantan kepala dinas pendidikan.
[tepuk tangan]
Yang dari kabupaten dan kota.
ngacung Bu Imeko.
Terima kasih burung dadal i
burung garuda Jazuli mantan Sekda
dari Mojokerto ada Mojokerto
doa ya. Burung dadali naik kereta jazuli
mantan PJS Bupati Mojokerto. Ya
subhanallah kok menggok-menggok ndak
apa-apa ya. Subhanallah.
Gopo iso guyon ya karena ada ditunggu ya
ya kita itu memang wal asri in lafi khus
manusia itu
sesungguhnya rugi illadina amanu wa dan
seterusnya kenapa Allah menggunakan
sumpah dengan menggunakan waktu wal asri
karena pentingnya waktu itu seperti
pedang jika tidak digunakan akan
memotong kita sendiri
Subhanallah. Betul, Pak Eko ya. Dari
Jombang ini sudah mampu kiai Jombang itu
ya. Ya, saya alhamdulillah setelah saya
dari
kabupaten kota bisa di provinsi temannya
makin banyak. Karena ini insyaallah yang
paling sering mewakili gubernur ke
daerah ya saya ini ya. Keliling mulai
Banyuwangi, Sumenep, Pacitan,
Trenggalek mana enggak ada gak adaing
berapa ratus. Mungkin kalau 4 tahun saya
di provinsi mungkin sudah ya kalau saya
berkali-kali lah ya.
Bapak, Ibu yang saya hormati. Kalau
cerita yang lainnya ndak ent-entek. Wong
saya ini enggak ng mohon maaf
ditakdirkan Allah mungkin senengane
bicara ya. Ya. E ya.
Saya pernah master Manuto, Master Willy.
Saya pidato 2 jam ya pernah juga ya 2
jam pernah di Jember waktu pembina ASN
se Jember. Izin yang melalui Zoom ya.
Lupa yang saya hormati yang ikut secara
daring. Saya pembinaan ASN sewilayah
Jember Banyuwangi. Lumajang 1000 lebih
lah narasumbernya. Top top top. Tapi
yang terakhir Bu Gubernur karena
Gubernur banyak acara ternyata jam .
sudah habis pemateri kok diluk-diluk
bugup masih di Probolinggo.
Pak Sekda, Pak Jajuli manggil saya Pak
Kiai. Pak Kiai bicara ya siap.
Berapa harnya gubernur? Uh
izin master manuto saya, Master Willy
saya pidato 2 jam ya gak tahu wis
pokoknya ada saj ya.
gimana?
Iya, tapi punya PowerPoint. Makanya
begitu ikut WI sama Pak Samsul katut
saya ini ya. Ya. Dan
ee saya pernah pidato meakili gubernur
tersingkat ada dari Banyuwangi.
Oke, jauh ya setengah menit. Gimana
pidato setengah menit itu ya? Saya
begitu meil gubernur ada ulang tahun
Banyuwangi
di lapangan ada hiburannya Pak Jazuli
makili gubernur. Iya. Sambutan siap
katanya izin yang melalui virtual jangan
lama-lama Pak ya. Oh siap. Saya betul
pidato itu. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Daun kemangi tungguh tumbuhnya lebat.
Banyuwangi. Memang hebat. Sekian. Salam
wabarakatuh.
setengah menit selesai. Loh, kok
singkat, Pak? Iya. Bapak, Ibu yang saya
hormati, karena itu kegiatan ini sangat
penting. Kami berharap
COP yang fokusnya bagaimana
paksi-paksi ini, penyuluh anti korupsi
ini untuk dipompa lagi semangatnya,
mempunyai strategi baru bagaimana
anti korupsi ini pencegahannya ya. bisa
lancar, bisa diterima dengan baik. Forum
ini manfaatkan untuk sharing ya, take
and gift ya. Tidak hanya masukan dari
master-master dari KPK, tapi keluhan
Anda di lapangan sampaikan ya supaya
apa? Menghasilkan sesuatu yang
bermanfaat dalam rangka pencegahan
korupsi di Jawa Timur khususnya ya.
Karena apa? kita ini tidak boleh putus
semangat, tidak boleh ee ketika ada
sesuatu yang berat, ah loyo, jangan.
Mari upaya kita sekecil apapun ada
nilainya dalam kaidah ushul fikih ma la
yudroku kulluh. La yudroku kulluh. Jika
kamu tidak bisa menggapai semuanya,
tidak bisa menghapus korupsi semuanya,
tapi jangan kau tinggalkan semuanya.
minimal ada yang yang berhasil. Ini
kaidah usul fikih sehingga kita tidak
mudah frustasi. Saya sudah begini kok
tidak ada tanggapan dari atasan, tidak
ada support atasan. Ya tetap saja ya
memang isinya dunia. Ya, Bapak, Ibu yang
saya hormati. Karena itu kami sampaikan
terima kasih kepada master-master dari
KPK, Master Willy, Master Manuto, Master
Manggan, Master Azizah dan semua yang
hadir. Mudah-mudahan kehadiran
panjenengan semuanya dicatat sebagai
amal ibadah di sisi Allah Subhanahu wa
taala.
Pada akhirnya dengan memohon rida Allah
subhanahu wa taala dengan membaca
bismillahirrahmanirrahim
pada hari ini 4 November 2025
pembukaan forum konsultasi pengembangan
kompetensi community of practice
penyuluh anti korupsi provinsi Jawa
Timur secara resmi saya nyatakan dibuka
dan dimulai.
Terima kasih.
Burung dadali memegang emap.
Yo gak iso.
Burung dadali memegang emap. Manakala
ada salahnya Jazuli minta maaf ya.
Matur nuwun. Asalamualaikum wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Baik Bapak, Ibu hadirin yang kami
hormati. Selanjutnya adalah kita akan
berfoto bersama mengalikan momen
kebersamaan ini. Tentunya yang pertama
kami undang terlebih dahulu kepada
seluruh tamu VIP untuk dapat bangkit
berdiri menghadap ke panggung. Kepada
tim dokumentasi dan juga fotografer kami
silakan untuk dapat mengambil tempat di
atas panggung. peserta dan juga Bapak
Ibu tamu undangan kami undang bangkit
berdiri pula boleh silakan untuk maju
bersama-sama lebih merapat.
Baik kami undang yang juga mengikuti
secara daring untuk open camp. Nah,
baik yang daring kami mohon maaf tidak
bisa untuk berfoto bersama ya di dalam
ruangan sasanawiata BPSDM Provinsi Jawa
Timur ini yang di belakang semoga
terlihat ya satu frame. Kita akan
berfoto dalam dua pose sikap sempurna
terlebih dahulu. Hitungan tiga,
dua,
satu.
Baik, selanjutnya sikap semangat. Tangan
mengepal di depan. Yang di belakang
tangannya ke atas. Siap. Hitungan 3 2 1.
Terima kasih banyak Bapak dan Ibu,
terutama kami ucapkan kepada Plt.
Asisten
3.
Oh, baik. Nanti Bapak ya ketika akhir ya
ternyata ada pose kompeten ternyata di
akhir ya.
Oh boleh boleh satu lagi. Izin satu kali
lagi fotografer. Ternyata ada satu pose
lagi. Pos competen
karena ini adalah community of practice.
Jadi harus dengan simbol kebersamaan.
Sudah siap semuanya? Hitungan 3 2 1.
Terima kasih banyak. Luar biasa kompak
sekali.
Baik. Kami ucapkan terima kasih kepada
Plt. Asisten Administrasi Umum
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur
yang sudah hadir membuka acara. Forum
Community of Practice PAKSI Provinsi
Jawa Timur hari ini tanggal 4 November
2025 di ruang Sasanawiata. Dan segera
Bapak Ibu kita akan lanjutkan dengan
forum COP
penyuluhan anti korupsi Paksi Provinsi
Jawa Timur di mana sudah dihadiri oleh
para narasumber yang langsung hadir luar
biasa hari ini. Semoga saja peserta yang
juga mengikuti secara daring dapat
mengikutinya sampai dengan selesai dan
nanti dapat berinteraksi pada sesi tanya
jawab.
kita tidak berintegritas.
Kalau misalkan kita dialami dengan
gudaan ini
resiko yang akan kami terima, Pak.
Mungkin kalau ada waktu 2 menit saya
akan bercerita flashback 2 hari yang
kemarin saja. Boleh, Master? Ya,
silakan Pak Seol.
Oke.
Heeh.
Kemarin kira-kira 2 hari sebelum saya
hadir ke sini, saya itu sedang
duduk-duduk di warung kopi. Oke.
Kebetulan background saya adalah guru
madrasah saja.
Oke. Siap.
Tanpa jabatan kecuali guru.
Oke.
Tiba-tiba
saya dekat dengan seseorang yang
memanggil. Katakanlah Pak Jaya.
Pak.
Pak Jaya ini sudah saya samarkan Pak
Jaya. Oh iya saya mau beli rokok.
Oke.
Ada rokoknya. Ternyata beliau itu
membawa rokok itu satu kresek.
He.
Dan itu saya lihat adalah semua rokok
ilegal.
Oh,
rokok ilegal.
Padahal di Jawa Timur itu adalah
berantas rokok ilegal.
W.
Saya pengin mungkin nanti di dalam
melanjutkan materi saya pengin posisi
saya itu harusnya berada di mana. Itu
nanti pertanyaannya. Tapi saya lanjutkan
sedikit begini.
I
lalu tiba-tiba orang yang membawa Pak
Jaya itu membawa kresek itu dia bilang
begini.
Makanya cari dekengan itu yang hebat.
Heeh.
Jangan yang pensiun kayak saya ini.
Ternyata setelah saya amati beliau
adalah seorang tentara.
Oh.
Bahkan sampai ke
Kapolda saya gak pernah takut.
Oke.
Itu di telinga saya.
Heeh.
Nah, saya melihat kemungkaran seperti
itu sebagai seorang paksi tentu saya
menjerit hati.
Iya. I
tapi saya ndak pengin menanggung sebuah
risiko.
Heeh. Karena tadi resiko di situ gak ada
itu. Makanya yang empat-empat itu bagi
saya itu adalah resiko bagi anak TK.
Oke.
Tapi yang resi sesungguhnya yang akan
saya terima
Heeh.
Ini Pak bisa diantemi saya nanti di
warung itu.
Nah, menurut panjenengan menurut Pak
Woto ya. Heeh.
Saya sebagai guru biasa yang tidak punya
kewenangan kebijakan yang tangan saya
ini mempunyai power.
Heeh. apa yang harus saya lakukan, coba?
Padahal KPK selama ini dengan power-nya
seperti itu aja masih kewalahan gitu.
Iya.
Karena banyaknya Kurowo sementara
pendowo kan hanya lima.
Heeh.
Tapi minimal saya itu di posisi
punakawan yang bisa memelihara bagaimana
integritas itu kepada anak-anak.
Tapi melihat kemungkaran itu, hati saya
menangis.
Itu yang pertama. Heeh.
Yang kedua, saya juga jaga ronda.
Oke.
Malam hari ada ibu-ibu yang nelepon
melalui WA, WhatsApp itu, "Pak, ini kok
banyak orang minum-minum?"
He.
Nah, ternyata enggak bisa ditangani.
Kenapa? Karena pimpinannya juga doyan
minum
lah. Terus saya gimana sebagai
masyarakat biasa itu loh, padahal saya
ini paksi, paksi, paksi. Kalau hanya
slogan, hanya sertifikat saja saya kira
gak terlalu penting bagi saya. Terima
kasih. Maturun. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Nanti setelah ini kita ee
chatting-chatting akan ada pransos untuk
Pak Seo nanti akan kami kirim dah itu ee
ee menjawab pertanyaan kita bagaimana
menghadapi itu sekaligus juga dengan
pertanyaannya Pak Saiful ya tapi nanti
akan kami respon dan itu sudah menjadi
cara yang bagus ee bagaimana cara
menghadapi godaan itu. Tapi ini akan
kami berikan rekomendasi yang pertama
adalah bagaimana keterampilan untuk itu.
Yang pertama adalah penajaman nurani.
Ya, terkait dengan integritas itu, Bapak
Ibu, ini bukan tugas kelembagaan saja,
tapi ini adalah terkait dengan
pertanggungjawaban kita kepada Tuhan
Yang Maha Kuasa. Kita ada di jabatan itu
bukan hanya ee tanggung jawab kita
kepada lembaga, tapi adalah tanggung
jawab kita kepada Tuhan yang memberikan
ee jabatan atas itu. Maka dari itu, kita
pertajam nurani kita. Ini yang pertama.
Yang kedua adalah menjadi individu yang
asertif. Ya, individu yang asertif itu
adalah yang tegas dan jelas. Tadi Pak
Saiful sudah menyampaikan contoh. Jadi
kalau misalkan ada godaan yang mungkin
terjadi, jangan kita berikan ruang atau
kesempatan untuk orang lain itu lebih
kuat mendorong kita. Misalkan seperti
ada penawaran untuk membeli rokok. Ee
apa tadi? rokok ilegal. Kita kasih
kesempatan. Mm saya pikir-pikir dulu ya
gitu atau ee coba saya tanya dulu teman
saya atau misalnya kalau yang lain ada
dari vendor yang lain ingin mendapatkan
informasi terkait siapa pemenang kita
kasih kayak agak ragu-ragu gitu. Itu
akan mendorong para ee swasta ini atau
vendor ini untuk lebih gigih menggoda
integritas kita. Jadi yang kedua itu
adalah menjadi individu yang asertif,
tegas, jelas, tapi menghargai perasaan
orang lain. Kalau memang tidak, katakan
tidak. Kalau iya, katakan iya. Jangan
ragu-ragu. Itu ya. Yang ketiga adalah
pertanyaan refleksi. Ini juga untuk Pak
Seful. Misalnya dipertanyakan kenapa
rokok ilegal ini ee kalau rokok mungkin
karena dijual ya, berarti kita harus
mengeluarkan uang. Kalau misalnya kita
ini para vendor memberikan sesuatu
kepada kita atau siapapun ini yang ee
paksi-paksi yang berproses sebagai guru,
kalau misalkan ada orang tua memberikan
hadiah, kain, makanan, dilakukan
pertanyaan refleksi. Kenapa ini
diberikan kepada saya? Apa yang
mendasari saya menerima ini? Jadi jangan
terima-terima saja atau monggo-monggo
saja dilakukan pertanyaan refleksi ini
untuk apa? Karena tidak ada Bapak Ibu
makan siang yang gratis. Kalau seseorang
memberikan sesuatu kepada kita itu akan
dianggap menjadi piutangnya
dan itu menjadi utang budi kita. Jadi
harus kita bayar di waktu mendatang.
Lakukan pertanyaan refleksi. Yang
keempat adalah jadilah teladan. ini tadi
sudah saya sampaikan. Kita adalah apa
yang kita lakukan, bukan apa yang kita
katakan.
Dan yang keempat adalah membangun sistem
atau ekosistem berintegritas antara
lingkungan kita setiap individu-individu
yang ada di situ dan itu dan juga
kebiasaan-kebiasaan kita. Kalau ini bisa
kita lakukan di unit kerja kita, di
tempat kerja kita, saya yakin kita akan
menjadi sosok-sosok yang berintegritas
dan kita bisa menahan atau melawan
godaan-godaan yang tadi itu. Ini ya. Dan
yang kedua adalah dilema integritas.
Kalau tadi godaan adalah hal-hal yang
menguntungkan kita untuk tidak
berintegritas. Sedangkan kalau dilema
itu adalah hal-hal yang merugikan kita
atau hal negatif yang bisa kita alami
kalau kita tetap berintegritas.
Yaitu ini tadi nih segala situasi atau
dilematis yang disebabkan adanya
konsekuensi yang merugikan kita ketika
kita melakukan integritas. Seperti apa?
Bapak, Ibu tadi sudah ee menyebutnya
seperti ini.
Sudah adanya ancaman
apalagi tidak dilewatkan dalam kegiatan,
dikucilkan, dimutasi, cercaan,
di framing negatif atau di profiling,
ditanyain, di diingat-ingat
dosa-dosa kita masa lalu, ya kan. Terus
dibocorin data-data rahasia kita
diprofiling itu kan tidak membuat kita
tidak nyaman kan. Terus pembunuhan
karakter baru diintimidasi bahkan sampai
resiko pembunuhan.
Inilah risiko yang biasanya
dia kita alami kalau kita orang menjadi
sosok-sosok yang berintegritas. Dan ini
banyak sekali contohnya di akhir-akhir
ini, Bapak, Ibu. Makanya kita harus
hati-hati. Slide berikutnya adalah
bagaimana menghadapi ini. Tapi contohnya
yang terjadi saat ini adalah rekan kita
ini ee kepala cabang salah satu bank
BUMN
dibunuh karena apa? Karena beritanya dia
melaporkan pinjaman
fiktif
dan dibunuh. Ya, pada tahun-tahun
sebelumnya juga terjadi ada pembunuhan
di sini di Provinsi Jawa Timur ini dan
itu kasusnya belum belum entah di mana
yaitu pembunuhan ASN. Karena apa?
Karena
adanya ee ee diketahui adanya ee
penyelewengan ee pendapatan daerah yang
sampai saat ini pun itu belum tahu sudah
di mana kasusnya. Bapak, Ibu yang lebih
paham karena di daerah sendiri yang
mayatnya dibakar dan kasusnya belum
selesai. Itu adalah risiko-resiko yang
kita alami kalau kita tetap melakukan
integritas. Tapi kita harus melakukannya
kan bukan berarti tadi risiko itu banyak
makanya jadi kita mundur. Maka dari itu
kita belajar bersama bagaimana cara
mengelolahnya, bagaimana manut
mengelolanya. Ini yang akan kami berikan
rekomendasi keterampilan menghadapi
dilema itu yang pertama adalah kita
meningkatkan level integritas kita.
Kalau tadi ada yang sudah di level 1,
naiklah ke level 2. Kalau sudah di level
2, naiklah ke level 4. Kalau sudah di
level 4 naiklah ke level 5. Menjadi
teladan dan juga inspirasi. Jadi jangan
sampai nyaman begitu-begitu saja. Itu
ini yang pertama. Yang kedua adalah
melakukan tindakan korektif. Jadi jangan
mencari-cari kesalahan atau jangan
melimpahkan kesalahan kepada rekan kerja
lainnya atau jangan menghindari
kesalahan. Tindakan lakukan tindakan
korektif. Kalau memang tidak tepat,
langsung dieksekusi. Jangan menunggu
orang lain untuk menyelesaikannya. Ini
yang kedua. Yang ketiga adalah tetap
terorganisir
dan terkontrol dalam bertindak. Jadi
jangan sampai yang akhir-akhir ini yang
harusnya pekerjaan itu dilaksanakan oleh
staf tapi dilaksanakan oleh wakil
menteri. Galak-galak lagi pukul-pukul
meja, tendang-tendang pintu segala macam
arogan. Nyatanya apa? kena OTT tetap
terkontrol dan juga terorganisir. Kalau
memang ada yang kurang tepat dibahas di
dalam ruangan. Kalau ini hal yang
sensitif diomongin secara empat mata.
tidak usah galak-galak diambil ee diajak
kameramen, biroh humas, terus dipublish
supaya menjadi seseorang yang wow,
terkontrol dan juga terorganisir.
Ini yang ketiga. Yang keempat adalah
mendukung penguatan unit kerja yang
melakukan yang menegakkan integritas.
Jadi kalau misalkan ada rekan kita yang
memberikan saran atau ide bagaimana cara
menegakkan integritas, kita dukunglah.
Jadi jangan sampai kita sepelekan, ah
paling hitung itu bertahan sampai 6
bulan saja, paling lama 1 tahun. Itu kan
jadi mematakan semangat kan. Kita
dukunglah kegiatan rekan kerja kita atau
rekan yang lain atau unit lain yang
ingin menegakkan integritas. ini sangat
penting. Dan yang terakhir ini adalah
pembentukan tim, koalisi, dan juga
jejaring. Kami sangat bersyukur sekali
buat para master-master yang ada di sini
karena keberadaan dan juga partisipasi
master-master ini sangat penting sekali
untuk membantu tugas bersama kita. Ini
bukan hanya tugas KPK saja, tapi tugas
bersama kita di dalam memberantas
korupsi. Karena kami tidak cukup panjang
tangan dan juga banyak tangan dan juga
banyak kaki untuk menjangkau orang-orang
terkait penyampaian nilai-nilai
integritas. Maka dari itu terimalah
terima kasih kami dan juga hormat kami
kepada master-master semua ini membangun
jaringan karena ini sangat penting Bapak
Ibu Bapak Ibu juga yang akan kita
lakukan nanti itu adalah COP kita perlu
orang lain kita perlu komunitas orang
lain. Jadi jangan hanya diri kita
sendiri saja apa yang mau kita sampaikan
itu nanti akan kita diskusikan. Ini
inilah bagaimana keterampilan menghadapi
godaan integritas. Jadi eh dilema
integritas. Jadi supaya tidak terjadi
seperti yang sudah-sudah.
Nah dan selanjutnya adalah bagaimana
niat semangat untuk tetap berintegrasi.
Yang pertama sekali adalah kita harus
tahu dulu tujuan dan pertanggungjawaban
hidup kita. Tujuan kita apa? Menjadi
paksi itu tujuannya apa? Apakah hanya
untuk gengsi-gengsian?
supaya terlihat keren di mata rekan
kerja kita atau supaya menjadi sesuatu
yang wow di mata ee atasan kita. Tujuan
dan tanggung jawab kehidup kita apa?
Untuk memberantas korupsi atau untuk
melayani Tuhan, membagikan keluarga kita
melalui pekerjaan kita itu sudah sangat
bagus. Kalau kita sudah punya tujuan
hidup yang bagus maka kita akan memiliki
niat yang baik. Niat yang baik itu
didapat dari tujuan hidup yang baik.
Jadi seperti akhir-akhir ini ada pejabat
negara belum dilantik jadi pejabat sudah
mendiskusikan dengan timnya korupsi apa
yang bisa dilakukan. Bahaya banget kan?
Belum aja dilantik tapi sudah membentuk
tim. Bagian-bagian mana yang menjadi
topoksinya yang bisa mendapatkan
keuntungan pribadi?
Niatnya sudah tidak baik. Ya, karena
itu, karena tujuannya tidak baik. Kalau
kita sudah punya niat yang baik, maka
kita akan memiliki visi misi yang baik.
Rencana jangka pendek, jangka panjang,
jangka menengah, dan juga jangka
panjang. Ada strategi yang dilakukan
ini. Kalau kita punya visi dan misi yang
baik, maka kita akan melakukan
hal terbaik. Hal terbaik itu bisa
dilakukan kalau punya kalau punya visi
yang baik. Kalau kita sudah melakukan
hal terbaik, maka akan menghasilkan apa?
hasil terbaik.
Kalau misalnya semua kita melakukan ee
mendapatkan hasil yang terbaik, maka
kepercayaan publik kepada kita itu akan
tinggi. Jadi kepercayaan itu,
kepercayaan masyarakat itu berasal dari
tujuan hidup kita masing-masing. Kita
pengin seperti apa atau kita ingin
seperti apa. Ini dia selanjutnya
mengenai tentang peran paksi dalam
tujuan pemberatasan korupsi itu seperti
apa?
Master Willy akan memandu kita untuk
belajar bersama. Master Willy, saya
persilakan.
Tepuk tangan untuk Master Willy.
Oh, masih ada. Masih ada kode etik ya.
Kayaknya masih ada kelewat deh.
Oh, iya masih ada kode etik ya. Dah,
maaf kita sudah janjian ya. Oh, iya.
Saya teruskan atau Mas. Oke. Oke.
Nah, supaya terjadi tadi itu, supaya
terlaksana tadi kepercayaan publik yang
tinggi itu,
maka sebagai master kita punya kode etik
dan kode perilaku. Ini master-master
sudah sangat paham sekali. Ee ini hanya
mengingatkan kembali yaitu sesuai dengan
nilai-nilai yang dianut oleh KPK yaitu
IS KPK. Jadi
IS KPK itu yang pertama adalah
integritas. ini tadi sudah kesesuaian
kata-kata dengan perilaku berdasarkan
nilai-nilai yang kita anut. Apa yang
bisa kita lakukan? Ini memang agak
sedikit kecil jadi tidak bis tidak bisa
terlihat.
Yang kedua adalah sinergi. Sinergi itu
adalah bekerja sama dengan tim yang
lain, bekerja sama dengan orang lain,
rekan yang lain,
tidak ingin menonjol secara sendiri,
harus sinergi. Yang ketiga adalah
keadilan. Keadilan itu artinya tidak
diskriminasi.
Menghargai perbedaan pendapat, perbedaan
latar belakang, perbadan agama, status,
jabatan itu harus kita hargai. Jadi
jangan sampai kita sebagai paksi hanya
mendengar pendapat yang sejawat kita
saja. Karena paksi itu latar belakang
jabatannya banyak. Jadi tidak hanya
auditor aja, tidak hanya analis aja,
tidak hanya widiswara saja, tidak hanya
guru dan dosen aja, tapi dari berbagai
jabatan dan kita harus menerima
perbedaan itu. Kemudian adalah
profesionalisme. Jadi untuk melakukan
penyuluh berarti harus profesional,
mempersiapkan dengan baik ya. Jadi tidak
begitu-begitu saja ya. untuk sehari-hari
mungkin boleh misalnya untuk tetap ee
jujur seperti kisahnya Pak Seful tadi
itu ada tawaran untuk membeli rokok
ilegal kita harus tanggapi dengan baik
juga bahwa itu hal yang tidak patut
untuk dilakukan is KPK baru yang
terakhir adalah kepemimpinan. memimpin
diri sendiri tentunya lebih utama
sebelum memimpin orang lain, memimpin
unit kerja atau organisasi, tapi kita
bisa memimpin diri sendiri dan juga
keluarga kita. Nah, untuk penerapan
nilai-nilai ini kita dibantu oleh komite
etik.
Jadi, komite etik ini untuk melakukan
evaluasi, koordinasi, menerima laporan,
dan juga membuat kebijakan supaya
semuanya terlaksana dengan baik. Jika
ada pelanggaran-pelanggaran ee ada
risiko terburuk berupa berupa
pelanggaran fraud dan juga yang
lain-lain, ada tempat kita untuk
mengadu. Jadi tidak berlalu begitu saja
itu. Jadi komite etik ini yang akan
melakukan atau mengalis pelaporan atau
pengaduan yang diterimanya dan
memutuskan apakah itu sebuah pelanggaran
atau tidak dan juga perlu
ditindaklanjuti atau tidak. Kalau memang
itu ternyata sebuah pelanggaran, maka
ee begini cara ee pelaporannya.
Kalau misalkan terjadi pelanggaran, maka
inilah sanksi-sanksi yang akan diterima
oleh rekan-rekan paksi. Ada sanksi
ringan, sedang, dan juga berat. Kalau
berat itu ini sampai pemberhentian
sertifikasi paksi kita. Kalau sedang itu
adalah ee pembertian tidak diperkenankan
untuk melakukan penyuluhan ee 3 sampai 6
bulan tergantung berat ee pelenggaran
yang dilakukan. Sedangkan kalau sanksi
sedang itu adalah eringan itu adalah
permintaan maaf dan yang lain-lain. Ini
dia. Oke, sudah. Terus bagaimana
penguatan akan di handle sama Master
Willy? Silakan Master.
Oh, berikan tepuk tangan untuk Master
Willy.
Oke, terima kasih Master Manoto. Tepuk
tangan dulu dong buat Master Manoto, ya.
Oke, mungkin eh materi terkait
integritas itu sebetar harusnya sudah di
berada di luar kepala ya, para master
sekalian ya. Tapi setidaknya ini bisa
me-refresh ya, me-refresh tadi
keterampilan kita bagaimana menjaga
integritas gitu ya. Tentu ya dalam
pelaksanaan tugas kita sebagai penyuluh
anti korupsi yang namanya godaan,
dilema itu pasti akan selalu ada.
Sekarang tinggal bagaimana
kita bisa mengelolanya. Benar enggak,
Pesar? Ya, kayak gitu. dan juga mungkin
bisa membagikan pengetahuan yang
didapatkan terkait integritas ini kepada
rekan kerja kita kayak gitu. Karena
ya kita sebagai paksi ASN juga tentunya
secara umum ya godaan-godaan itu akan
sangat besar kayak gitu akan selalu ada
kayak gitu tinggal bagaimana kita
mengelolanya. Kurang lebih seperti itu
intinya kayak gitu ya. Nah, untuk tadi
ee terkait bagaimana kita apa ee benang
merah ya menjaga godaan, menjaga dilema,
kita kembali lagi kepada nilai-nilai
yang kita yakini. Benar ya? Pasti para
master semuanya di kantor masing-masing,
di instansi masing-masing ada yang
namanya kode etik. Ya, kode etik itulah
yang akan menjadi apa? Panduan kita
ketika kita melaksanakan kode etik.
Insyaallah kita terhindar dari apa?
godaan dan dilema tadi. Begitu pula
dengan teman-teman paksi ya. kita
penyuluh anti korupsi termasuk juga yang
ahli pembangun integritas sudah
menyepakati adanya tadi yang disampaikan
oleh Mas Manoto kode etik pemegang
sertifikat ee sektor anti korupsi ya itu
mencakup untuk API dan paksi juga tadi
ada IS KPK itu teman-teman silakan nanti
dibaca kembali ya para masar sekalian
itu diharapkan menjadi panduan kita
sebagai paksi ini intinya seperti itu ya
dan tentu tadi disampaikan juga oleh
Master Manoto bahwa ya ee karena tadi ya
godaan dilema itu mungkin akan selalu
kita hadapi jika nanti para master
menemukan mungkin ada sesama paksi yang
melakukan pelanggaran fraud dan
lain-lain itu bisa dilaporkan ke komite
etika PK ya para sekalian tadi sudah
disampaikan seperti apa mekanismenya
bentuk laporan dan lain-lain sampai
nanti tim komit etik yang akan
menentukan apakah ee bersalah salah atau
tidak bersalah ee diberikan sanksi
seperti apa kayak gitu. Itu itu ee
sebagai bridging tadi terkait integritas
ya. Jadi intinya ini adalah sebagai ee
sarana kita bisa belajar bersama ya
mengingatkan kembali terkait pentingnya
integritas kayak gitu ya. Oke master
sekalian ini sesuai dengan amanat yang
kami terima ya dari Master Laeli ya.
Ee jadi di sini ee ada beberapa teman
paksi yang mungkin masih baru kayak gitu
ya di 2025 dan mungkin juga ada beberapa
kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan
sapa daya ya kalau enggak salah ya untuk
penyuluh-penyuluh anti korupsi yang baru
disertifikasi mungkin ada beberapa yang
terlewat ya mungkin dari jadwalnya yang
enggak pas dan lain-lain. Nah di sini di
sesi kali ini saya akan sedikit mengulas
kembali ya para masar sekalian terkait
kepaksian kita kayak gitu ya. Jangan
sampai nanti kita lupa terkait peran
tugas kita nanti seperti apa kayak gitu
ya. Dan juga nanti mungkin kita bicara
ketataran nasional seperti apa peran
strategis kita sebagai paksi ya dalam
kerangka hukum dan kerangka kebijakan.
Perannya seperti apa kayaknya gitu ya.
Oke.
Mana tadi?
Oke ya.
Kalau bicara manfaat dan lain-lain, saya
pikir ini sudah tidak bisa dijelaskan.
Enggak usah dijelaskan lagi ya, tapi
setidaknya para master sekalian ya,
Sasis selalu bilang ketika saya menjadi
ee paksi ataupun
menjadi ahli pembangun integritas itu
menjadi benteng untuk diri sendiri. Buat
saya secara pribadi ya, para master
sekalian itu saya menilainya seperti itu
untuk diri saya. setidaknya ya ketika
sudah menjadi paksi saya ataupun
diharapkan bisa bebas dari tadi yang
namanya godaan maupun dilema kayak gitu.
Saya sih selalu mendefinisikan manfaat
yang saya sekecil-kecilnya iman
istilahnya kayak gitu ya. Menjadi vaksi
setidaknya bisa menjadi benteng buat
kita untuk tidak melakukan korupsi. Itu
aja dulu para masterar sekalian. Ke
depannya kita berusaha ya mengedukasi
publik sesuai dengan tugas dan fungsi
kita para masar sekalian. Kalau di sini
ya
bagi individu memiliki pengakuan
kompetensi, memperluas jaringan,
meningkatkan kompetensi pengetuan
keterampilan dan menjadi sarana
memelihara mengaktualisasi nilai
integritas. Saya pikir itu sudah sepakat
semuanya kayak gitu. Tapi yang menjadi
pertanyaan bagi organisasi seperti apa
sih para master sekalian? Kira-kira saya
pengin tahu keberadaan para master
sekalian dilirik enggak sih di instansi
masing-masing?
Saya pengin tahu ada yang bisa bercerita
enggak? Ada enggak instansi yang sudah
merasakan, "Oh, ternyata keberadaan
vaksin ini bermanfaat." Saya pengin tahu
kira-kira ada yang ada ada yang bisa
cerita enggak ke saya?
Silakan ingin berbagi. Oh, ternyata
setelah keberadaan paksi
pimpinan-pimpinan saya tuh menjadi lebih
melek gitu ya. Ya, enggak berani
mengambil keputusan yang mungkin bisa
menimbulkan resiko dan lain-lain kayak
gitu. Silakan, saya pengin dengar cerita
kayak gitu. Betul enggak klaim di sini
kayak gitu? Silakan, Master Im.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Langsung saja ya, Master. Ya, sudah
siang ya. Jadi ee saya ini master ee
lulusan pelopor Provinsi Riau Oktober
2024 dan mendapatkan sertifikat dari KPK
masih bulan April 2025. Tapi
alhamdulillah ketika saya ikut menjadi
ee paksi ini, saya sudah menduduki
eselon 2 atau JPT sehingga ee itu sangat
mempengaruhi di Kabupaten Tulungagung
khususnya. Jadi ketika ada apa April
sampai dengan bulan Oktober ini saya
sudah diminta enam kali untuk melakukan
sosialisasi anti korupsi dan ini nanti
dalam rangka hari hak Kordia itu mulai
besok kita akan reto kepada guru-guru di
lingkungan ee pemerintah Kabupaten
Tulungagung, guru SD, SMP ee membangun
integritas dan nanti harapannya dari
guru itu bisa diturunkan kepada siswa.
Jadi intinya ini pengalaman saya ya,
Master. Dulu ee saya pernah dengan
Master Willy ini Retsu bus KPK waktu itu
masih kapak organisasi ya. Ee jadi
menurut saya memang jabatan Yun Sewu
jabatan ini mempengaruhi ee
manfaat dari seorang paksi. Menurut saya
seperti itu. Jadi ee kalau bisa paksi
ini
lahir dari seorang JPTJPT yang dari
pemerintah kabupaten kota. Karena kalau
dulunya Tulungagung itu sudah ada paksi,
tapi karena gak punya jabatan itu tidak
ada apa ya gak ada gaungnya sama sekali,
gak dilirik sama sekali. Tapi ketika
seorang ee kepala dinas atau apapun JPT
Slon 2 itu dia mau menjadi paksi, maka
itu ee alhamdulillah sangat
mempengaruhi. Tapi memang
ee biasanya kalau eselon 2 sudah gak mau
[tertawa]
dan itu yang pertama. Kemudian yang
kedua paling tidak saya bisa memberikan
contoh kepada teman-teman atau staf saya
di kantor kalau saya tidak punya contoh
dari atas saya yang harus menjadi contoh
teladan yang baik untuk pemberantasan
anti korupsi. sehingga teman-teman di
dinas, kebetulan saya di Dinas
Perizinan, DPMPTSP selaku Kepala Dinas,
saya selalu memberikan ee
contoh yang baik untuk tidak selalu
tidak artinya untuk berbuat seperti ee
Jumat bersepeda kakak itu ee paling
tidak bisa diorganisasi sendiri. tetapi
juga secara umum di Tulungagung akhirnya
paksi ini bergaung. Begitu Master Willy
terima kasih itu juga sesuai dengan
hadis Nabi saya kira. Jadi maraminkum
munkaran faliru yang pertama itu biadi
dengan kekuasaan kemudian baru
fabilisanih dengan lisan dan yang
terakhir itu fabiqolbi dengan hati. Dan
itu adalah paling lemah-lemahnya iman
gitu. [tertawa]
Jadi yang pertama ee itu di jabatan dan
yang kedua tentu butuh apa ya
peningkatan keimanan seorang paksi.
Nggih. Terima kasih. Asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam. Silakan
B ya. Nanti dengan master di belakang
bercerita ya. Ini mudah-mudahan bisa
menjadi inspirasi juga Bu ya buat
teman-teman yang lain ya.
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Perkenalkan nama saya Dahlia selaku
koordinator daerah. Paksi Api Dana Raksa
Kementerian Keuangan.
Ee terima kasih diberikan kesempatan
untuk bisa hadir di ee majelis ilmu yang
luar biasa. Banyak sekali insight yang
saya dapatkan. Pertama saya ketika
menjadi paksi itu ketika saya berada di
Direktorat Kepatuhan Internal dan
Transformasi Sumber Aparatur di DJP itu
kami melahirkan 200-an ee paksi untuk
DJP. Kemudian saya promosi Bapak Ibu.
Jadi inline juga dengan disampaikan oleh
master yang tadi. Jadi sehingga kekuatan
kekuasaan itu juga mempengaruhi sekali
ketika kita ingin menerapkan e budaya
anti korupsi. Saya promosi di Kalimantan
Tengah tepatnya di KPP Pratama Pangkalan
Bun. Ee dengan adanya kehadiran saya
sebagai paksi, banyak sekali manfaat
yang kita peroleh. Pertama, bisa
membentengi diri. Kedua, kita bisa
memberikan aura positif di lingkungan
yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah.
Karena kami juga memberikan materi
sosialisasi dan penyuluhan budaya anti
korupsi pembangunan ZIWBKWBM untuk
lingkup di Kalimantan Tengah terutama di
Pangkalan Bun baik meliputi pemerintah
daerah kemudian instansi vertikal
kejaksaan negeri waktu itu di Sukamara
kemudian Pengadilan Negeri dan
Pengadilan Agama itu luar biasa dan juga
dampak bagi kami selaku penggawa
pengelola keuangan dan mengumpulkan
penerimaan pajak itu wajib pajak ketika
bertemu dengan pimpinan sosok pimpinan
yang seorang paksi itu beda. Jadi
artinya kita ingin mereka ingin
mencoba-coba itu mereka akan urung
niatnya dan kita juga akan menjaga
anggota kita. Kemudian saya pindah ke
Kalimantan Barat sebagai kepala bidang
itu kita juga bisa menjembatani semua ee
paling enggak memberikan inset positif.
Saat ini saya berada sebagai Kepala KPP
Pratama Surabaya Rungkut. Ketika saya
masuk di Surabaya, terus terang yang
dibenak saya karena waktu saya di Kisda
itu banyak sekali hal-hal terkait
Surabaya, terkait Jawa Timur termasuk
tiga provinsi dengan tingkat ee kasus
fraudnya itu yang tertinggi untuk
Indonesia. Jadi yang pertama itu ada di
Sumatera Utara, kemudian Jawa Barat,
Jawa Timur salah satunya ketika pertama
kali di Jawa Timur agak keder terus
terang ya ini kira-kira mampu enggak sih
bisa menjaga teman-teman yang ada di
kantor pajak tapi alhamdulillah kalau
kita bisa menyuarakan kita paksi itu
beda terasa gaungnya beda. Mungkin dari
saya terima kasih
Master Dahliah luar biasa ya. Satu lagi,
Master di belakang.
Baik. Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Ee perkenalkan saya Pak Roni Khairul
Imam ee dari Pemerintah Kota Surabaya.
Untuk kami selaku penyuluh paksi di sini
di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya,
alhamdulillah sudah direspon baik bukan
hanya di instansi pemerintah Kota
Surabaya malahan ee di seluruh warga
Kota Surabaya. Jadi impact baik dari Pak
Walikota Surabaya di sini menegaskan
bahwasanya seluruh ASN di lingkungan
kami itu di membuat suatu pakta
integritas anti pungli, Pak. Dan kami
diperintahkan juga untuk memberikan
sosialisas-sosialisasi kepada seluruh
warga kota Surabaya melalui
tingkat-tingkat RW dan maupun tingkat
kelurahan kecamatan. Artinya di sini ee
peran paksi di sini sangat dibutuhkan
sebagai peran aktif dalam anti korupsi.
Seperti itu, Pak, dari kami mungkin ada
tambahan dari ketua. Monggo.
Terima kasih atas waktunya Bapak kami
dari Surabaya, Ketua Paksi Kota
Surabaya. Apa yang disampaikan dari
Bapak Roni tadi selaku sekretaris Paksi
Kota Surabaya dengan adanya penetapan
kan paksi di Surabaya ditetapkan oleh
kepala daerah, Pak. ada ada unsur
strukturalnya di situ, Pak. Sehingga
dalam rangka itu disosialisasikan ke
seluruh perangkat daerah bagaimana
upaya-upaya untuk melakukan pencegahan
melalui melalui instrumen dari paksi.
Akhirnya dengan adanya demikian banjir,
Pak, permintaan untuk melakukan
sosialisasi sehingga kami disibukkan
dalam hal pemberian sosialisasi.
Akhirnya kita kadang kala lupa dengan
tugas dan fungsi kita sebagai unsur API.
Kan kami dari Inspektorat Kota Surabaya.
Demikian ya
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:19 UTC
Categories
Manage