ASN Belajar Seri 30 | 2025 - ASN Cerdas Finansial: Belajar Saham,Mengelola Harapan,Menuai Masa Depan
NxEGaxynoXY • 2025-08-07
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] Zaman yang terus bergerak, sambut dengan penuh Semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak. Bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif. untuk inovasi yang berkelanjutan. Menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASN cetar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan kelas dunia satukan tekad pancang menyerah jadi ASN berkuwa cita. [Musik] Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh Corporate University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum memulai webinar, ada beberapa hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan format nama strip asal instansi Sobat ASN. Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat ASN dapat terlihat lebih jelas. Tiga, gunakan virtual background yang sudah disediakan. Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran, virtual background dapat diunduh pada link yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Empat, apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau rise hand pada Zoom meeting. Lima. Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar melalui live YouTube BPSDM Jatim TV dapat menuliskan pertanyaan melalui kolom live chat. Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting ya. Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan oleh narasumber. Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat pada webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat acara webinar berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi lembar penilaian dan kuesioner juga agar e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Tetap semangat dan selamat mengikuti webinar ASN Belajar. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. Barlah kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan. hadir di sini untuk mengabdi laksanakan tugas kebanggaan negeri berentas situt melani bangsa dengan akuntabilitas tinggi. Ham di sini tes dengan hati tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Layani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi gandeng tangan satu tujuan menjadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa [Musik] Kami dari sini tegas dengan hati. Tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan. Satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragam. mengerjas penuh hati tulus membantu sesama dengan bang kami melayani dengan bang kami melayani bangsa [Musik] Halamikum [Musik] warahmat warahmatullahi wabarakatuh. Ee perkenalkan nama saya Trisul Adi Saputro dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Naset ee Pengeluan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Magetan. Ee alhamdulillah ee hari ini kami melakukan tes uji kompetensi pengelola keuangan daerah. Ee saya selaku bendara pengeluaran alhamdulillah dengan uji kompetensi ini bisa menguji kompetensi kita apakah kita layak untuk menjadi bendara pengeluaran. ee pesan-pesan untuk teman-teman yang lain ee bisa memaksimalkan apa pengetahuannya untuk meningkatkan kompetensinya selaku pengelola keuangan daerah. Kemudian untuk saran untuk BPSDM Provinsi Jawa Timur ee selama kami di sini alhamdulillah pelayanan cukup baik dan memuaskan sehingga kami bisa nyaman dan bisa mengikuti ujian dengan nyaman juga. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo, asalamualaikum. Nama saya Dias Karismadani. Saya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Eh, hadir di sini untuk mengikuti sertifikasi kompetensi keuangan daerah. Kemarin hadir panitianya dari BPSDM benar-benar luar biasa. Penyambutan mulai dari depan sampai ke registrasi itu panitianya ramah sekali. Terus begitu masuk ke kamar ee semua fasilitasnya juga sudah memadai mulai dari makan, kamar tidur, kamar mandi semuanya bersih. Untuk jalannya tes juga sudah terschedule dengan rapi, dengan tertib sehingga kami bisa mengikuti dengan nyaman dengan bisa fokus dan bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Harapan kita ke depan adalah mungkin BBSDM bisa lebih sering mengadakan kegiatan atau untuk webinarnya lebih berfokus kepada masalah keuangan daerah, terutama yang untuk daerah-daerah yang kan masalahnya berbeda-beda setiap daerah. Jadi bisa lebih sering untuk mengadakan yang bertema tentang keuangan. Terima kasih. Wasalamualaikum. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi semuanya. Saya Dian Asuti Purwandani dari Dinas Pendidikan Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Magetan hari ini ikut mengikuti diklat ee sertifikasi kompetensi pengelolaan keuangan di BPKPSD ee Provinsi. Terima kasih panitia. luar biasa ee pelaksanaan Diket lancar dan kami ee selama mengikuti Diket di sini ee sangat sangat nyaman sekali dan harapannya untuk PKPSDM Provinsi ee memberi kuota tambahan biar teman-teman kami yang berada di kabupaten kota sekitar seluruh provinsi bisa mengikuti dikat yang sama sehingga kami dalam rangka melaksanakan pengalan keuangan di kabupaten kota ee dapat menyajikan laporan yang akunabel transparasi. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan nama saya Budi Fajarudin asal dari Kabupaten Nganjuk ee Kecamatan Patian Rowo. Ee kami mengucapkan terima kasih atas ee fasilitasnya di mana kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan bisa menambah ilmu semua rekan-rekan sehingga apa yang kita lakukan di pemerintah daerah akan bisa menjadi maksimal. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Nama saya Sumilan dari Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peserta ujian sertifikasi kompetensi pengelolaan keuangan daerah angkatan pertama di BPSDM Jawa Timur di Surabaya. kesan-kesan selama mengikuti acara sertifikasi kompetensi pengelolaan keuangan di sini, saya sangat ee bangga, sangat menambah pengetahuan dan harapan ke depan ee dari sisi kami, dari sisi saya, pengetahuan-pengetahuan, pembelajaran-pembelajaran yang saya dapat di sini bisa diterapkan di OPD bisa untuk perbaikan-perbaikan di OPD dan ee harapan terkait dengan penyelenggaraan kompetensi di BBSDM Jawa Timur di Surabaya mudah-mudahan ke depannya bisa ditingkatkan lagi. Utamanya terkait jaringan waktu wawancara ini ada sedikit kendala sempat putus Pak jaringannya. Demikian, terima kasih. Perkenalkan nama saya Dewi Ratnani Utami. Saya bendahara dari Dinas KB Kabupaten Magetan. Kesan-kesan saya saat mengikuti diklat di BKPSDM Jawa Timur ini ee saya menikmati sekali fasilitasnya juga di sini. asesornya ee panitia-panitianya juga sangat cepat dalam me memenuhi kebutuhan kita saat melakukan diklat. Dan untuk tempat ee asramanya saya juga merasa nyaman karena sudah terfasilitasi dari kamar mandi terus apa ada AC-nya. Jadi kita nyaman saat di kamar untuk melakukan kegiatan belajar belajarnya di malam hari atau untuk menyiapkan ujian-ujiannya, uji kompetensinya. Untuk pesannya kemudi ee semoga ke depannya lebih baik lagi dan fasilitas-fasilitasnya lebih baik lagi serta peserta itu lebih nyaman lagi untuk tinggal di sini. Terima kasih. Oh. [Musik] Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh Corporate University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum memulai webinar, ada beberapa hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan format. Nama strip asal instansi sobat ASN. Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat ASN dapat terlihat lebih jelas. Tiga, gunakan virtual background yang sudah disediakan. Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran, virtual background dapat diunduh pada link yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Empat, apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau rise hand pada Zoom meeting. Lima. Bagi sobat ASN yang mengikuti webinar melalui live YouTube BPSDM Jatim TV dapat menuliskan pertanyaan melalui kolom live chat. Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting, ya. Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan oleh narasumber. Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat pada webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat acara webinar berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi lembar penilaian dan kuesioner juga agar e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Tetap semangat dan selamat mengikuti webinar ASN Belajar. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Oh. [Musik] Oh. [Musik] H [Musik] Cek [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Halo sobat ASN, kita berjumpa lagi dalam webinar ASN belajar. yang dipersembahkan oleh Corporate University SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sebelum memulai webinar, ada beberapa hal yang perlu Sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar. Satu, tulis nama akun Zoom sesuai dengan format nama strip asal instansi Sobat ASN. Dua, aktifkan kamera. Pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya ya, agar wajah Sobat ASN dapat terlihat lebih jelas. Tiga, gunakan virtual background yang sudah disediakan. Bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran, virtual background dapat diunduh pada link yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp. Empat. Apabila Sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif, Sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau rise hand pada Zoom meeting. Lima. Bagi Sobat ASN yang mengikuti webinar melalui live YouTube BPSDM Jatim TV dapat menuliskan pertanyaan melalui kolom live chat. Enam. Jangan lupa siapkan alat tulis untuk mencatat hal-hal penting ya. Siapkan pula alat tulis Sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal penting. Hal ini dapat mempertajam pemahaman Sobat ASN tentang materi yang disampaikan oleh narasumber. Tujuh. Untuk mendapatkan e-sertifikat pada webinar ini, Sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat acara webinar berlangsung. Jangan lupa untuk mengisi lembar penilaian dan kuesioner juga agar e-sertifikat Sobat ASN dapat diunduh. Itulah beberapa hal yang patut Sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini. Tetap semangat dan selamat mengikuti webinar ASN belajar. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Zaman yang terus bergerak. Sambut dengan penuh semangat. Saatnya kita melangkah. Hadapi segala tantangan. Tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak. Bersama ASN belajar. Ciptakan SDM unggul berprestasi. selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan. Menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas. ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia satukan tekad pantang menyerah jadi ASN getar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan kelas dunia tekad pantang menyerah jadi ASN berkualit Cool servis. sama [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Sahabat ASN di mana pun Anda berada, baik yang sudah bergabung di Zoom meeting ataupun yang tengah menyaksikan melalui live YouTube BPSDM Jatim TV. Senang sekali saya Lukman dapat kembali menyapa sobat ASN dalam webinar ASN belajar seri 30 tahun 2025 persembahan Korpu SDGIS BPSDM Provinsi Jawa Timur. Sob SN berdasarkan data dari survei nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2025 yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan bersama Badan Pusat Statistik, tingkat literasi finansial nasional baru mencapai 66,46% sementara tingkat inklusi keuangan telah mencapai 80,51%. Dan data ini bisa kita lihat bahwasanya mengindikasikan adanya kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan juga kemampuan dalam memahami serta mengelola keuangan secara bijak termasuk dalam hal investasi. Banyak individu termasuk ASN yang sebenarnya sudah memiliki akses terhadap produk-produk keuangan, namun belum dibekali pemahaman yang memadai untuk mengelola risiko dan merencanakan tujuan finansial jangka panjang. Dan kondisi ini membuat mereka rentan mengambil keputusan investasi yang tidak tepat menjadi sasaran penipuan atau kesulitan menghadapi kebutuhan finansial mendesak seperti biaya pendidikan anak atau persiapan pensiun. Padahal dengan literasi finansial yang memadai, ASN ini dapat mencapai kemandirian kemandirian finansial, mengurangi ketergantungan terhadap hutang, perilaku konsumtif, serta merancang masa depan yang lebih stabil dan sejahtera. Oleh karenanya, webinar ASN Belajar seri 30 hadir untuk mengajak sobat ASN belajar tentang literasi keuangan bersama narasumber yang ahli di bidangnya. [Musik] Ya, Sobat ASN, untuk membuka webinar ASN belajar seri 30 tahun 2025, marilah kita dengarkan opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramlianto, SPMP. [Musik] Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian. Sobat ASN di seluruh tanah air, selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN Belajar, sebuah wahana pengembangan kompetensi ASN persembahan Jatim Corporate University, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Hari ini, Kamis tanggal 7 Agustus 2025, ASN belajar telah memasuki seri ke-30. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas antusiasme sobat ASN di seluruh negeri untuk terus mengikuti secara aktif program ASN belajar ini. Sebagai bentuk terima kasih kami, kami selalu berkomitmen sekaligus berikhtiar untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik, kekinian, dan tentu berdampak secara nyata terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara di Indonesia. Sahabat ASN, hari ini ASN Belajar seri ke-30 tahun 2025 ini menyajikan salah satu topik dalam rangka menindaklanjuti arahan Ketua Dewan Pimpinan Nasional Kops Pegawai Republik Indonesia Prof. Zudan Arif Fahrullah yang sekaligus beliau adalah Kepala Badan Kepegawaian Nasional. Arahan dimaksud adalah bahwa ASN perlu meningkatkan kesejahteraannya melalui ikhtiar-ikhtiar di luar bidang tugasnya dengan tidak mengganggu kinerjanya sebagai ASN dan ikhtiar yang bersifat halal dan tidak melanggar peraturan perundangan yang berlaku. Karena tema ini sangat tepat untuk kita elaborasi secara luas dan mendalam, maka ASN belajar seri ke-30 2025 ini mengangkat topik ASN cerdas finansial, belajar saham, mengelola harapan, menuai masa depan. Nah, Sobat SN, sudah menjadi tradisi akademik dalam SN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. Sahabat ASN di seluruh tanah air, kita telah lama mengenal frasa ASN adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Namun kini makna pengabdian itu tak lagi cukup jika hanya dengan integritas dan pelayanan. Kita juga harus mampu bertahan bahkan unggul di tengah tantangan finansial dan disrupsi ekonomi yang terus berubah. Di sinilah pentingnya menjadi ASN yang cerdas finansial. Sebab ketahanan ekonomi pribadi adalah pondasi dari keteguhan dalam melayani publik. Dan kesejahteraan yang baik adalah menumbuhkan dedikasi yang utuh. Kita semua menyadari bahwa menjadi ASN bukan hanya tentang pengabdian dan loyalitas, tapi juga tentang keseimbangan antara melayani dan menjaga diri antara profesionalisme dan kesejahteraan pribadi. Realitas saat ini menunjukkan bahwa tantangan kehidupan semakin kompleks. Maka kompetensi tambahan menjadi kebutuhan bukan lagi pilihan. Kompetensi tambahan ini bukan sekedar keterampilan teknis, tapi juga kecakapan hidup. Mulai dari literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, kemampuan komunikasi publik, hingga keterampilan wirausaha sosial yang tetap berada dalam koridor etika ASN. Sobat ASN, kompetensi tambahan bukan untuk mencari keuntungan pribadi secara liar, apalagi melanggar aturan. Justru sebaliknya, yang menjadi bekal untuk menciptakan ASN yang mandiri secara ekonomi, namun tetap berintegritas dalam setiap langkahnya. Hari ini kita tidak hanya membicarakan peningkatan kapasitas, kita sedang berbicara tentang transformasi mindset ASN. bahwa ASN pun bisa maju dan sejahtera selama ia terbuka terhadap pembelajaran baru, bersedia meningkatkan diri dan mampu menjaga akhlak serta etika profesinya. Sobat ASN di seluruh tanah air dalam pusaran zaman yang terus bergerak maju, seorang ASN dituntut tidak hanya cakap dalam melayani, tapi juga bijak dalam mengelola kehidupannya. Di tengah tuntutan profesi yang semakin kompleks, kesejahteraan lahir dan batin bukan sekedar impian, melainkan fondasi penting bagi pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan. Salah satu kompetensi esensial yang kini perlu kita bangun bersama adalah literasi finansial. Literasi yang bukan sekedar tahu cara menyimpan, tetapi paham cara mengelola, menumbuhkan, dan merawat rezeki dengan bijak. Literasi yang bukan sekedar wacana, tapi menjadi laku hidup agar ASN tidak rentan pada godaan, tetapi kuat dalam pilihan. Dan saham, ya saham adalah satu instrumen ilmu dan peluang yang kini hadir. Bukan hanya untuk mereka yang ahli ekonomi, tapi juga untuk kita semua yang ingin belajar bertumbuh. Saham bukanlah jalan pintas untuk menjadi kaya, tetapi jalan panjang menumbuhkan kedewasaan finansial. Bukan permainan, tetapi perencanaan. Bukan sekedar cuan, tetapi pemahaman. Melalui edukasi yang tepat, ASN dapat mengenali bahwa investasi bukanlah pelanggaran, melainkan ikhtiar cerdas dan etis dalam meningkatkan sejahtera. Selama ia tidak menanggalkan tugas dan tetap tunduk. pada norma serta aturan yang berlaku. Sobat ASN di seluruh tanah air, lalu bagaimana kita sebagai ASN Indonesia berupaya untuk memiliki kecerdasan finansial yang mantap dan mampu meningkatkan kesejahteraan kita. Nah, untuk membahas cerdas dan tuntas topik ini, kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya. Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada Sobat ASN di seluruh tanah air. Pertama kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Ibu Cita Melissa. Beliau adalah Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia di Jawa Timur. Kedua, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Bapak Dr. MT Sabirin, MBE, AK. Beliau adalah akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Ketiga, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada yang terhormat Bapak Rino Alvian Firdianggi. Beliau adalah Head Surabaya Brandch PT Mandiri Sekuritas. Nah, Sobat ASN di seluruh tanah air, mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri ke-30 tahun 2025. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Ramlianto, SPMP atas opening speech yang telah disampaikan. Sebelum kita berlanjut ke sesi berikutnya, kami informasikan bahwa saat ini Sobat ASN sudah dapat melakukan presensi pada laman semesta Bangkom dan link presensi ini dapat Sobat ASN lihat pada running tags, kemudian kolom chat Zoom, dan juga pinchat YouTube BPSDM Jatim TV. Dan dikarenakan saat ini traffic presensi sedang tinggi, bagi Sobat ASN yang mengalami kendala dalam akses presensi dapat mencoba kembali secara berkala sampai dengan pukul 12.00 siang. [Musik] Ya, Sobat SN, kita akan simak bersama keynote speech yang kali ini akan disampaikan oleh Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Timur, Ibu Cita Melisa, S. M.M. [Tepuk tangan] [Musik] Ya, saya akan sapa beliau terlebih dahulu. Selamat pagi, Bu Cita. Selamat pagi. Aduh, saya terlalu bersemangat nih sepertinya, Pak Lukman. Siap, Ibu. Kabar baik, Bu Cita. Kabar baik, alhamdulillah. Baik, Bu Cita. Untuk waktu penyampaian materi kurang lebih selama 30 menit. Nanti kita akan langsung masuk ke sesi tanya jawab ya, Bu Cita. Ya, silakan, Bu Jita. Baik, terima kasih Pak Lukman. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, semangat pagi sobat ASN yang saya hormati. Pertama-tama saya ingin ucapkan terima kasih kepada yang terhormat Bapak Dr. Ramlianto, SP,MP selaku Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur. Lalu rekan dan sahabat saya Bapak Dr. MT. Sabin MDA selaku dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Srawijaya Malang dan rekan saya juga sahabat saya juga Bapak Rino Alvian selaku Head Surabaya Brandch PT Mandiri Sekuritas. Rekan-rekan yang saya hormati sobat ASN ini luar biasa sekali kita belajar tentang finansial. Sungguh opening speech yang kuat dari Pak Ramli terkait dengan ASN Cerdas Finansial dan Kemerian Finansial. Karena kita ingin membuka pemasan rekan-rekan ASN tentang pentingnya berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik. Tema pada pagi hari ini merupakan tema yang sangat luar biasa karena kita akan belajar saham mengelola harapan dan masa depan. Dari sisi bursa efek Indonesia sendiri kami memiliki tema khusus untuk ASN sebetulnya kita sebutannya timnas yaitu tingkatkan manfaat investasi dan literasi untuk ASN. Baik, karena waktu jualah yang membatasi, jadi izin saya untuk memberikan ee materi presentasi saya pada pagi hari ini. Baik. Apakah sudah terlihat di layar, Pak Lukman? Sudah, Bu Cita. Mohon izin, Bu Cita untuk suaranya apa bisa dibantu perbesar sedikit, Ibu? Di sini kurang sedikit terdengar dengan jelas, Bu Cita. Mohon izin, Ibu. Eh, apakah sudah, Pak Lukman? Masih kurang, kan? Iya, masih sedikit kurang, Ibu. Apakah ada headset? Barangkali bisa lebih jelas suaranya, Bu Cita. Oh, baik. Izin saya ee 1 menit ya, Pak Ran. Iya, silakan, Bu Cita. Mohon maaf, Sobat SN. Mohon ditunggu sejenak sebelum kita masuk ke sesi materi agar suaranya bisa terdengar lebih jelas ya. Ini menarik sekali kalau kita bicara terkait dengan ee belajar saham ya. Kalau di era yang saat ini ada gitu ya, saham ini kan menjadi salah satu dari instrumen investasi yang bisa kita gunakan ya. Tapi memang ada konsep di mana riset return ini perlu untuk diperhatikan. Nah, nanti di sesi kali ini kita akan banyak sekali belajar bagaimana sebenarnya kita sebagai invest ee investor pemula ini bisa memilih saham yang tepat sesuai dengan em kondisi yang kita punya gitu ya. Karena yang saya tahu nanti mungkin bisa dikoreksi juga oleh pembicara, kita juga harus tahu sebenarnya fundamental-fundamental dari saham yang ingin kita beli itu seperti apa. Mulai dari industrinya, kondisi teknologinya, politikal legal yang bisa mempengaruhi industri tersebut, kemudian manajemen di baliknya itu juga harus kita pahami lebih jauh ya. Dan memang ee kalau kita ingin berinvestasi melalui saham itu ternyata kemarin saya coba lihat-lihat di podcast itu harus tahu juga yang namanya laporan keuangan gitu ya. Jadi kita enggak bisa serta-merta cuma lihat saham apa yang lagi hype gitu ya. Oh ya udah kita beli gitu enggak bisa kayak gitu. Tapi di balik itu harus punya pemahaman fundamental yang baik gitu ya. Ada ada teknik-tekniknya sendiri. Baca laporan keuangan harus paham. Kemudian rasio-rasio keuangan itu juga harus paham. Antar rasio itu juga memiliki makna yang berbeda gitu ya. Dan rasio-raso seperti apa yang harus digunakan itu nanti kita akan belajar banyak juga di webinar ASN Belajar seri 30 kali ini. Oke, saya coba panggil kembali di Bu Cita apakah sudah bisa terhubung dengan kami Bu Cita? Oke, masih belum bisa terhubung. Kalau begitu mungkin kita bisa juga remind ya terhadap Sobat TSN yang sudah bergabung di webinar kali ini. Jangan lupa untuk melakukan presensi pada laman semesta Bangkom ya. Dan link presensi ini dapat Sobat SN lihat pada running teks kolom chat Zoom dan juga pinchat YouTube BPSDM Jatim TV karena nanti akan ada merchandise menarik bagi penanya terpilih. Jadi buat Sobat HSN yang sudah bergabung tolong di-make sure ya konektivitasnya gitu ya. Jangan sampai hilang-hilangan. Barangkali nanti ada pertanyaan yang ingin ditanyakan kepada narasumber, silakan disampaikan secara langsung. Karena untuk penanya yang beruntung, kita akan berikan merchandise spesial dari BPSDM Jawa Timur langsung kepada Sobat ASN sekalian. Halo dan ya Bu Cita apa sudah bisa terhubung? Ya sudah, Pak Lukan, kalau begini apakah sudah jelas? Ya, ini sudah lebih jelas, Bu Cita. Aduh, baik. Aduh, mohon maaf ya, Sobat ASN. Ini ada kendala teknis. It's ok. Thank your time. Oke, Bu Cita monggo ahead, Ibu. Silakan. Baik, terima kasih, Pak Lukman. Rekan-rekan ASN, kami akan mulai dengan tema investasi di pasar modal Indonesia. Perkenalkan nama saya Cita Melissa. Saya selaku Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia di Jawa Timur. Jadi kalau rekan-rekan ASN yang domisili di Surabaya, rekan-rekan ASN bisa mampir ke kantor kami yang berada di Jalan Kusuma Bangsa nomor 19 Surabaya. Rekan-rekan, saya akan mulai dengan karena urusan masa depan harus terdepan. Nah, kenapa gambarnya ada petani yang sedang memegang handphone? Sekarang pasar modal tidak khusus untuk kalangan tertentu. Semua bisa masuk dan menjadi investor di pasar modal. Tidak hanya petani, tidak hanya pelayan, ibu rumah tangga bisa, apalagi rekan-rekan ASN. Kita akan gunakan handphone kita sebagai sarana. Selain komunikasi, kita juga harus gunakan sebagai sarana untuk berinvestasi dan bisa mengutilize teknologi. Jadi, tidak harus scrolling sosm berjam-jam, tapi kita bisa pakai untuk belajar investasi ya, Sobat ASN. Memang kalau urusan masa depan terkadang kita tidak memikirkan, namun tidak terasa waktu itu akan berjalan dengan cepat dan tidak terasa juga kita akan memasuki usia pensiun. Webinar pada pagi hari ini memang khusus juga diharapkan rekan-rekan ASN mempersiapkan pensiun dengan tanpa ya kesulitan finansial. Rekan-rekan mungkin dari rekan-rekan ASN tidak kenal dengan Bursa Efek Indonesia dan pasar modal. Mungkin juga background-nya tidak semuanya dan Fakultas Ekonomi ya. Jadi saya akan jelaskan di awal tentang pasar modal Indonesia. Pasar modal sebetulnya apa itu pasar modal? Ada perusahaan yang membutuhkan dana jangka panjang bertemu dengan pihak individu ya yang memiliki kelebihan dana. Jadi ini bertemunya di pasar modal Indonesia melalui instrumen apa? Saat ini memang kita fokus membahasnya tentang saham, tapi instrumen-instrumen finansial di pasar modal selain saham ada juga obligasi dan reksadana. Untuk belajar pasar modal memang butuh waktu yang tidak cukup ya, 45 menit 1 jam. Jadi kita memang butuh waktu yang cukup lama. Tapi fokus kita pada webinar pagi hari ini kita fokus ke saham. Saham itu apa, Rekan-rekan ASN? Saham itu adalah bukti kepemilikan kita terhadap suatu perusahaan. Secara mudahnya kalau kita membeli saham suatu perusahaan, kita ikut menjadi pemilik perusahaan tersebut. Kenapa dinamakan perusahaan tercatat? Jadi dulu perusahaan ini merupakan perusahaan yang tertutup. Nah, kenapa ingin mendapatkan dana dari masyarakat melalui pasar modal? Perusahaan ini mendapatkan ee atau melakukan proses begitu ya, Sobat ASN menjadi perusahaan tercatat. Jadi yang awalnya tertutup kemudian menjadi perusahaan terbuka dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Itulah yang dinamakan perusahaan tercatat. Jadi kalau perusahaan-perusahaan yang tidak Tbk dan tidak tercatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia, Sobat ASN tidak bisa membeli saham dari perusahaan tersebut karena perusahaannya masih perusahaan private atau perusahaan tertutup. Nah, kenapa kita bilang ada investor atau seseorang yang memiliki kelebihan dana? Harapannya Sobat ASN ini paham dengan prinsip-prinsip investasi sebelum memulai investasi di pasar modal. Prinsip investasinya apa? Yang pertama, rekan-rekan harus memiliki dana yang idle atau dana nganggur atau uang yang dingin ya, Sobat ASN. Bukan uang untuk cicilan rumah, kemudian kebutuhan rumah tangga sehari-hari untuk bayar SPP anak, ataupun dana-dana yang memang dikatakan harus dikeluarkan tiap bulan. Jadi ini benar-benar dana yang disisihkan di depan untuk investasi. Yang kedua, rekan-rekan juga paham dulu untuk belajar dulu sebelum Sobat ASN membeli produknya. Sama halnya dengan berinvestasi di pasar modal. Kalau kita belum paham tentang saham, belum paham tentang risiko dan konsekuensi memiliki investasi di pasar modal khususnya di saham, rekan-rekan jangan langsung membuka rekening saham terlebih dahulu, apalagi membeli saham-saham yang rekan-rekan tidak tahu. Jadi pahami betul supaya kita bisa cerdas mengelola keuangan. Kemudian yang selanjutnya, rekan-rekan kalau bisa jangan membagi ee jangan menaruh ya menaruh investasi atau uangnya rekan-rekan tadi, Sobat ASN dalam satu keranjang yang sama. Jadi sebagai seorang investor yang cerdas, kita harus bisa memiliki prinsip investasi yaitu diversifikasi atau pembagian portofolio. Jadi ketika rekan-rekan nanti paham bagaimana mengelolanya, jadi mungkin oh ya baik Bu, saya akan meletakkan sekian portofolio saya, dana saya di saham, kemudian saya membagi lagi ke emas, membagi lagi ke rakdana, itu tidak apa-apa. Karena betul, rekan-rekan atau sobat ASN. Kenapa seperti itu? Karena kita yang paham diri kita sendiri, kita paham karakteristik dari kita untuk pengelolaan risikonya. Apakah saya termasuk orang yang tidak suka risiko? Apakah saya orang ya fifty-fifty saya suka risiko, suka ee biasa aja atau saya malah suka ambil risiko. Nah, itu rekan-rekan yang bisa men-screening gitu ya, mengevaluasi sebetulnya profi risiko dari Sobat ASN seperti apa. Sekarang saya akan menggambarkan bagaimana sebetulnya pasar modal itu dan apa itu bursa efek. Ini seperti pasar pada umumnya, Sobat ASN. Jadi ada pembelinya, ada lokasinya kami ini. Nah, di sini di screen-nya kebetulan ee DTC ya atau pasar atom lah kalau di Surabaya. Rekan-rekan sobat ASN datang ke pasar atom. Nah, kami ini di bursa itu selaku pengelola pasar atomnya. Jadi, Sobat ASN menjadi pembelinya. Kemudian barang-barang yang dibeli di pasar itu merupakan saham-sahamnya. Nah, yang menjual produknya atau yang menjual barangnya itu kalau di pasar modal namanya perusahaan efek atau perusahaan sekuritas. Jadi, Sobat ASN kalau ingin membuka rekening saham di pasar modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia tidak bisa ke bursanya. Namun untuk membeli barang tadi ya analogi analogi mudahnya untuk membeli barang tadi ya ke pedagangnya. Pedagangnya siapa ya? Perusahaan efeknya. Jadi pada webinar pagi hari ini nanti di sesi ketiga ada Pak Rino dari Madiri Sekuritas yang akan menjelaskan lebih rinci mengenai analisa-analisa dari saham di Bursa Efek Indonesia. Jadi ini seperti pasar pada umumnya, Sobat ASN. Bagaimana sih Bu Cita strukturnya? Sebetulnya bagaimana posisi bursa? Jadi ini posisi kami di struktur pasar modal Indonesia. kami di bawah pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan. Otoritas Jasa Keuangan ini mengawasi perbankan dan non perbankan. Jadi kami masuk yang non perbankan yaitu pasar modal. Tapi kami tidak bekerja sendiri. Jadi ada yang namanya PT Clearing Penjaminan Efek Indonesia. Ini tugasnya menjamin ya. Kalau Sobat ASN beli saham ya dapat sahamnya. Kalau jual saham ya dapat uangnya ya. Kemudian ada PT Custodian Sental Efek Indonesia atau KSI. Sobat ASN tidak perlu khawatir sekarang semua tersimpan secara elektronik di KSI. Jadi kalau Sobat ASN memiliki warisan dari orang tua, sahamnya masih dalam bentuk kerta, silakan bisa disampaikan ke kami. Nanti kami akan bantu cek di KSI ya. Jadi tidak ada lagi sekarang saham dalam bentuk kertas. Sekarang sudah semuanya elektronik disimpan di KSI. Kemudian di bawah dari struktur pasar modal yang ada di bagan bagan bagian bawah ada perusahaan efek, ada lembaga penunjang, ada profesi penunjang, kemudian ada investor ya ee sobat ASN serta ada emiten. Jadi kita melihat di sini kita akan fokus kepada perusahaan efek. Perusahaan efek itu tempat nantinya kalau sobat ASN ingin membuka rekening saham atau menjadi investor. Saya yakin juga pada peserta webinar pagi hari ini pasti ada yang sudah menjadi investor. Namun bagi yang belum, perusahaan efek ini ada memiliki beberapa fungsi begitu ya, Sobat ASN. Nanti fungsi kalau untuk membantu membukakan rekening saham itu fungsi yaitu sebagai perantara pedagang efek. Tapi jika Sobat ASN punya perusahaan ingin menjadi gop atau menjadi perusahaan Tbk dan tercatat nanti fungsi dari perusahaan efek akan dibantu yang namanya fungsi penjamin emisi effect. Jadi ini adalah struktur pasar modal Indonesia sebagai gambaran. Namun bursa efek Indonesia ini sebetulnya lembaga swasta ataupun atau BUMN ini Bu kami murni swasta sobat ASN. Kami di bawah pengawasan OJK dan kami swastanisasi sejak tahun 92. Tidak ada lagi Bursa Efek Surabaya, tidak ada lagi Bursa Efek Jakarta. Kami hanya satu Bursa Efek Indonesia yang memang instrumen finansialnya saham, obligasi, reks, dana dan lain-lain. Nah, supaya enggak ngantuk ya, saya masuk slide ini. Mungkin kalau enggak bisa open mic, mungkin ada teman di sebelahnya dorong-dorongan nih, aduh kamu ikut main enggak gitu ya. Rekan-rekan sobat ASN, banyak sekali ASN yang terjebak judi online. Jadi jangan sekali-kali rekan-rekan ASN mencoba yang namanya judi online karena itu tidak ada manfaatnya sama sekali. Kenapa? Karena data di tahun 2023 ini dari PPATK bahkan ada yang usianya di bawah 10 tahun itu juga sudah masuk ke Judi online sebanyak 2%. luar biasa sekali kerugiannya sampai hampir Rp327 triliun. Nah, di sini ada perubahan perilaku masyarakat Indonesia setelah COVID, Sobat ASN. Memang pada saat COVID kita tidak bisa ke mana-mana begitu ya. Kita hanya diam di rumah, kemudian kita hanya melihat di handphone, melihat video-video di YouTube ataupun tutorial di TikTok. atau di RELS ya yang sobat ASN pasti tahu setelah COVID atau during ee pada saat pandemi itu pun juga banyak kenaikan dari masyarakat Indonesia yang membuka rekening saham. Tadi ee Pak Lukman juga Pak Ramli sudah menyampaikan dengan sangat baik di awal betul ada gap-nya survei dari literasi kita itu malah rendah dibandingkan jumlah inklusinya. Artinya apa? Berarti masyarakat di Indonesia masih banyak yang ikut-ikutan. Ketika mereka lihat di sosial media, ayo investasi ini ikut, tapi tanpa paham sebetulnya investasinya apa, apa resikonya, dan kemudian untungnya bagaimana, itu tidak paham sama sekali. Rekan-rekan, perlu kita pahami bersama bahwa perencanaan keuangan itu penting. Kenapa penting? Karena jika kita tidak merencanakan dari sekarang, masa depan kita nanti kita tidak akan bisa bebas finansial dan jadinya akan merepotkan keluarga di sekitar kita. Nah, ini nanti juga akan dibahas oleh Pak Sabirin. Tapi saya akan menyenggol sedikit ya, Sobat ASN bagaimana atau apa pentingnya investasi di pasar modal. Kita paham bahwa ada yang namanya inflasi. Jadi setiap tahun pasti ada inflasi. Yang bisa mengalahkan inflasi apa, Bu Cita? Ya, salah satunya adalah harus berinvestasi. Karena kenaikan harga barang itu ya memang tidak bisa kita hindari dan kita harus berinvestasi, kita harus bisa mengembangkan begitu ya ee dana kita untuk di masa depannya. Kemudian yang kedua, sebetulnya ini cerita-cerita informal ya kalau diketemu sama teman-teman. Sebetulnya apa sih sesuatu yang pasti di muka bumi ini selain nantinya kita ee akan meninggal begitu ya? Salah satunya pastinya ya ketidakpastian itu sendiri. Jadi kita tidak boleh menggantungkan apapun khususnya finansial itu kepada orang lain karena kita harus berinvestasi untuk menghindari ketidakpastian itu. Apalagi kalau sobat SN ee perempuan ee wanita yang notam ini merupakan Menteri Keuangan dalam rumah tangga. Kita harus memiliki mindset perempuan dan kemandirian finansial. Ya, sebagai Menteri Keuangan dalam rumah tangga harapannya bisa lebih bijak mengelola keuangan. Selain itu kan kita banyak ya keinginan sobat ASN pengin healing-healing tipis-tipis, kemudian mungkin pengin nonton konser, pengin check out keranjang kuning atau hijau atau orange, ya. Jadi investasi itu dapat memenuhi keinginan dari Sobat ASN. Harapan dari Pak Ramli memang di awal menyampaikan Sobat ASN bisa mendapatkan penghasilan sendiri di luar penghasilan per bulan yang didapatkan secara tetap. Jadi ini bisa menjadi opsi untuk rekan-rekan ASN ke depannya memenuhi keinginan dan mimpi dari rekan-rekan ASN. Meningkatkan nilai aset tentu saja dan juga kebutuhan. Kita tahu kebutuhan makin hari makin lama bertambah tahun pasti akan menjadi semakin mahal dan semakin meningkat. Ini penting kita berinvestasi. Jadi kita tidak meletakkan dana kita dalam suatu instrumen tidak memiliki perkembangan karena pastinya akan tergerus inflasi. Nah, jadi kita akan lihat di screen ini mungkin ee rekan-rekan atau sobat ASN paham yang di tahun-tahun dulu sekali nasi putih masih 150 perak. Kemudian, aduh enggak mungkin banget ya di era sekarang ini soto aja 350 perak itu kayaknya kok enggak mungkin. Apalagi dulu itu Indomie juga masih harganya 900 perak per bungkus. Ini yang namanya inflasi, Sobat ASN. Sekarang enggak mungkin kita ketemu dengan menu-menu seperti ini di wartek-wartek dengan harga semurah ini tidak mungkin. Jadi kalau kita menaruh uang kita apalagi di bawah bantal, di celengan itu pasti akan tergerus inflasi karena kenaikan harga-harga ini. Beberapa kesalahan kita selaku investor pemula. Yang pertama karena kita tamak ya. Jadi kalau di luaran sana kok bisa ya Bu Cita, ada orang yang pendidikannya tinggi, orangnya pintar tapi ketipu juga gitu. Kita lupa bahwa hakikatnya semua manusia tuh ada sifat tamaknya. Dan sifat tamaknya ini kadang yang akhirnya menjerumuskan menjerumuskan mereka dan menjadi tamak dan mengambil jalan pintas seperti itu ya. Salah satunya ya dengan dana hutang terjebak dan memang itu adalah kurangnya bekal ee serta pemahaman tentang investasi. memborong habis di awal. Kemudian ee ada ketakutan untuk ketinggalan sesuatu yang trendy atau FOMO bahasa Genzinya ya, fear of missing out. Jadi, aduh apa nih yang ngetren sekarang? Oh, ya udahlah ikut-ikutan. Tapi sebetulnya enggak ngerti itu beli apa, ikut-ikutan aja, buka-buka aja gitu kan. Tapi begitu nanti ada minus atau ada kerugian teriak-teriak. Padahal dari awal sebetulnya sudah sadar, saya enggak paham ya, tapi saya ikut-ikutan teman aja karena lagi happening nih seperti itu. Kemudian menelan rekomendasi mentah-mentah. Mungkin dari sobat ASN ada yang follow influencer di Instagram ataupun TikTok tanpa tahu ini background-nya influencer ini sebetulnya punya izin enggak, punya sertifikat enggak, tapi ya udah ditelan mentah-mentah aja udah kadung nge-fans seperti itu ya. Panik atau kalap terhadap fluktuasi itu juga kita harus bisa lebih bijak. Karena jika kita pahami prinsip yang saya sampaikan di depan di mana kita pakainya uang dingin, uang yang harapannya kalaupun nanti ada fluktuasi atau ada naik turunnya di pasar modal, kita tidak perlu panik. Karena apa? Kita tujuannya memang untuk masa depan, untuk jangka panjang, dan kita juga berinvestasi di saham-saham yang baik dan performance-nya bagus. Begitu. Kemudian kesalahan berikutnya tidak punya rencana investing plan. Nah, ini nanti juga akan disampaikan Pak Sabirin dan Pak Rino ya, bagaimana sih kita kalau mau trading seperti apa? Nah, kalau trading memang ada hal-hal yang harus dikorbankan nih, Sobat ASN. Kenapa saya bilang begitu? Karena untuk menjadi trader itu melakukan jual beli tiap hari itu ada yang harus dipelajari secara optimal dan juga ada waktu yang harus disisihkan untuk belajar itu. Jadi kalau sobat ASM memang lagi banyak kerjaan kemudian memang fokusnya bekerja apalagi mahasiswa ya pasti fokusnya ya menyelesaikan studinya mungkin lebih berpikir ah ya udahlah saya jadi investor aja toh saya juga setiap bulan pasti akan menyisihkan uang saya untuk membeli saham-saham yang kinerjanya bagus ya lalu kesalahan berikutnya tidak mau upgrade diri merasa nyaman enggak usahlah saya konsultasi ke analis-analis yang lain saya enggak belajar Jarah, enggak baca berita-berita ekonomi biasa aja gitu, tidak mau beradaptasi dengan teknologi. Nah, ini juga harusnya kalau sudah jadi investor harus bisa mengupdate diri baca-baca informasi di luar sana. Kemudian kalau misalkan ada teknologi-teknologi lain-lain yang bisa menunjang kebutuhan rekan-rekan menjadi investor akan lebih baik. Dan yang terakhir tidak melakukan diversifikasi. tadi saya sampaikan ya harus paham risiko dari kita bagaimana portofolio kita dibagi ke instrumen-instrumen apa. Jadi kalau Sobat ASN menaruh telurnya dalam satu keranjang yang sama ini ada istilahnya Warren Buff ya. Don't put all of your eggs ex in one basket karena jika terjadi sesuatu yang tidak pasti dan di luar dugaan investasi rekan-rekan yang ditaruh di telur yang sama itu akan menjadi pecah sehingga Sobat ASN enggak punya backup. Nah, itu jangan sampai terjadi. Jadi, bisa diversifikasi dengan instrumen yang tetap. Misalkan diobligasi, ditaruh di reksa dana pasar uang, ya. Dan kemudian sisanya ada yang di saham atau malah ada juga yang di properti. Itu sudah sangat baik. Bagi sobat ASN sekalian. Kita punya tagline di bursa effect. Yuk, jadi investor cerdas dengan paham, punya, pantau apa itu? kita bedah yang P yang pertama yaitu paham. Paham yang pertama, rekan-rekan harus bisa paham tentang kelola keuangan. Jadi paham tentang financial planning. Jadi kalau ternyata susah nih ya untuk ee memulai, coba deh rasain ngeluarin uang ee Sobat N pakai duit cash gitu. Jadi ada rasa code and code sakitnya untuk ngeluarin cash itu kayak enggak rela gitu. Aduh segini ee worth it enggak ya? Nah, itu coba di kelola keuangan dicatat dulu di Excel gitu tipis-tipis supaya bisa kepantau atau track record-nya kepantau. Biasanya kalau sekarang dibanking sudah kelihatan ya ee di aplikasi masing-masing ee perbankan rekan-rekan itu sudah kelihatan tuh berapa pendapatan pengeluarannya itu sudah baik sekali untuk membantu. Kemudian tentukan tujuan investasi. Bu Cita, saya pengin nikah tanpa bantuan orang tua. Bu Cita, saya pengin pensiun tanpa membebani anak saya. Jadi saya enggak ngerepotin anak, saya pengin jalan-jalan suka-suka saya gitu karena ya saya sudah enggak produktif ya ya udah saya pengin ke mana-mana enggak usah ngerepotin keluarga. Kemudian tentukan risiko dan keuntungannya. Jadi kalau Sobat Esn tanya risikonya ada enggak Bu Cita yang tanpa risiko? Enggak ada, Rekan-rekan. Semua yang kita lakukan di dunia ini pasti ada risikonya. Entah itu tadi pagi datangnya telat, kemudian ada yang kehabisan bensin mungkin sehari-hari kita akan dihadapkan dengan risiko masing-masing. Jadi begitu juga dengan investasi. Pasti semua investasi ada risikonya dan juga ada keuntungannya. Bagaimana rekan-rekan bisa mem-manage itu? Kita langsung masuk ke P yang kedua yaitu punya. Setelah paham kita langsung punya. Jangan punya dulu sebelum paham. Jangan kebalik. Nah, setelah punya kita pastikan dulu tempat kita membuka rekening investor atau rekening saham tadi merupakan perusahaan efek yang merupakan member dari Bursa Efek Indonesia dan terdaftar di OJK. Itu legal. Dan pastikan juga mereka memiliki instrumen yang logis ya. Selain legal juga logis. Jadi makes sense tidak ee ada yang berbunga-bunga. Oke boleh investasi di saya, saya kembalikan se 100% dalam seminggu gitu. Saya kembalikan uang Rp300.000 jadi R2 juta dalam seminggu. Itu sudah enggak logis. Jadi Sobat SN harus bisa lebih cerdas ee mengantisipasi hal tersebut. Lalu kenali dan yakini produknya. Kalau tadi sudah tahu saham, berarti saham itu kan kepemilikan. kita ikut memiliki perusahaan itu. Kalau obligasi bagaimana Bu Cita? Obligasi itu secara mudahnya perusahaan itu yang ngutang ke kita gitu ya. Menerbitkan obligasi namanya menerbitkan surat tutang. Nah, setelah kenal yakini produknya baru kita bisa memiliki instrumen finansial tersebut. Yang ketiga, diversifikasi bagi sobat ASN yang pengin risikonya dikelola. Nah, kita masuk P yang terakhir yaitu pantau. Jadi setelah punya eh maaf setelah paham kemudian punya jangan lupa untuk dipantau. Jadi rekan-rekan, Sobat TSN kalau scroll sosial media, follow akun Instagram yang berkaitan dengan ekonomi itu kan pasti enak ya udah bacanya. Mereka memiliki beberapa slide yang diposting di fit tinggal discroll aja ke kanan. mereka pasti akan men-summarize atau ee merangkumkan kondisi terkini dari sebuah perusahaan. Sebetulnya untung dari sebuah perusahaan Tbk jika sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia salah satunya yaitu adalah promosi gratis mereka di media. Jika mereka masih perusahaan tertutup, mereka tidak diberitakan oleh media ekonomi. Namun jika mereka sudah terbuka dan tercatat, media-media besar di Indonesia secara otomatis akan memberitakan mereka. Karena ketika mereka memiliki informasi yang strategis, itu informasi tersebut berguna loh buat investor untuk pengambilan keputusan investor menjual atau membeli saham tersebut. Kalau istilah di ee kita di ekonomi ya, itu namanya aksi korporasi perusahaan atau corporate action. Nah, setelah paham kondisi terkini misalkan dari sisi Indonesia, dari politik, ekonomi global dan lain-lain, update berita informasi, Sobat SN juga harus paham tentang peraturan kebijakan Bu Cita ini legal enggak sih? Ada undang-undangnya enggak? Kalau di Undang-Undang Pasar Modal kita ada Undang-Undang Nomor 95. Kemudian kita memang di bawah pengawasan dari OJK. Nah, semua anggota bursa kita merupakan anggota Bursa Efek Indonesia yang terdaftar di OJK. Jadi kebijakan-kebijakannya kalau rekan-rekan pengin tahu juga bisa dilihat di web di OJK maupun di peraturan bursa. Jadi kita harus paham dan mengutilize kita punya handphone ataupun laptop untuk bisa memantau berita-berita terkini terkait dengan instrumen investasi kita di pasar modal. Nah, ini adalah profil risikonya ee rekan-rekan ee yang saya sudah membagi-bagi gitu ya, Sobat Esn kira-kira profil risikonya di mana? Bu Cita, saya sangat konservatif, orangnya konvensional sekali. Ya sudah, kalau gitu bisa deposito atau reksadana pasar uang. Nah, reksa dana itu apa? Tadi belum saya singgung ya. Reksadana itu adalah portofolio yang dikelola oleh pihak ketiga yang namanya manajer investasi. Jadi, ada beberapa ee memang ya di basicnya di RSA dana itu ada yang campuran saham, ada yang campuran dari surat utang. Memang bagi orang yang sangat konservatif, cocok nih di pasar uang ataupun pendapatan tetap. Nah, tapi kalau udah masuk moderat sama agresif itu bisa ke reksa dana saham atau campuran. Jadi reksa dana itu ada empat ya, Sobat ASN. Ada reksa dana pasar uang, ada reksa dana pendapatan tetap, ada reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Nah, Bu Cita saya ini tipenya konservatif. Ee yang tadi tuh sangat konservatif sekali ya. Ini konservatif. Nah, itu bisa melirik ke obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun kemudian dimix dengan ee deposito dan reksadana dari pasar uang. Bu Cita, saya agak moderat nih. Enggak apa-apa fifty-fy coba ke saham dan bisa juga ke reksadana campuran. Jadi memang underlying-nya ada obligasi saham dan pasar uang. Bu Cita saya agresif nih. Saya enggak apa-ap lah Bu. Ee saya masukin semuanya ke saham sampai produk turunannya yaitu derivatif saya enggak masalah. Kenapa, Bu? Saya agresif karena saya memiliki uang yang disisihkan dengan cukup besar. Jadi enggak masalah. Memang ini uang dingin saya, Bu. Jadi saya agresif aja. Nah, itu Sobat Aden bisa memilih instrumen-instrumen yang ada di layar ini. Kita masuk ke keuntungan. Keuntungan dari saham terjangkau. Jangan khawatir, dengan 5.000 sebetulnya kita sudah memiliki saham. Kenapa kok dengan 5.000? Satuan untuk jual beli saham adalah lot 1 lot 100 lembar. Dan untuk harga terendah dari suatu saham per lembarnya adalah 50 perak saja. Jadi 50* 100 lembar itu adalah 5.000 untuk 1 lot. Sebetulnya bisa tuh dengan 5.000 kita sudah bisa menjadi pemilik saham. Namun apakah Sobat ASN cocok dengan perusahaan-perusahaan yang sahamnya 50 perak itu enggak kan? Nah, itu tadi yang saya sampaikan juga tidak semua perusahaan di Bursa Efek Indonesia performance-nya atau kinerjanya bagus. Jadi, Sobat Esen harus bisa pintar melihat mana perusahaan-perusahaan yang Sobat Esn cocok untuk bisa dibeli sahamnya. Menjadi pemilik perusahaan otomatis karena ya teman-teman punya sahamnya, teman-teman berhak menjadi pemiliknya, teman-teman ikut juga ee berhak untuk mengeluarkan suara ya ketika ikut rapat umum pemegang saham nih. RUPS dan memiliki hak suara. Pertumbuhan laba bersih sekaligus juga bisa kita dapatkan kapital gain jika harga jual kita lebih tinggi dibandingkan dengan harga beli. Kemudian dividen. Jadi perusahaan itu akan membagikan dividen atau keuntungan jika mendapatkan ee laba bersih di laporan keuangan mereka. Nah, tidak semua perusahaan itu bagi dividen, Sobat ASN. Jadi kalau sobat ASN pengin cek Bu Cita kira-kira mana ya perusahaan-perusahaan yang sering bagi dividen? Nanti cek ke website kami ada indeks yang namanya indeks dividen high. Sobat bisa cek saja. Di sana kami sudah mengumpulkan karena indeks itu kumpulan ya artinya ya itu sudah mengumpulkan saham-saham yang masuk ee dividennya cukup tinggi. Nah, enggak perlu repot-repot cari di 900-an saham sudah langsung masuk ke situ aja. transaksinya fleksibel dari Senin sampai Jumat kita ada dua sesi mulainya sesi 1 jam 09.00 sampai jam 12.00 kemudian lanjut ke sesi berikutnya jam .00 sampai jam jam .00. Kenapa kita sampaikan investasi di saham itu adalah investasi yang liquid? Jadi sehari-hari ee Sobat SN bisa jual dan beli. Misalkan beli di hari ini, hari Kamis, jualnya di hari Jumat bisa ataupun mungkin di minggu depan ya. Nah, ini beda dengan investasi yang tidak likuid seperti properti dan tanah yang memang sangat susah sekali sekarang untuk jualnya karena tidak semua orang memiliki dana sebesar itu kan. Jadi kita harus cari investasi yang liquid. Enggak afdol, enggak fair kalau saya enggak bilang ke sobat tentang ri
Resume
Categories