Kind: captions Language: id [Musik] first [Musik] Pak [Musik] K [Musik] H [Musik] Kami haturkan selamat datang kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bapak Ads dan juga kami haturkan selamat datang kepada founder Bapak Dr. Ya habib salam alaika shawatullah alaika ya nabi salam alaika ya rasul salam Selanjutnya mohon berkenan kepada Bapak untuk dapat menyerahkan kepada anak yam alaika shawatullah alaika. asqadat minhul buduru mla husnik ma roaina qya wajha sururi Ya Nabi salam alaika, ya Rasul salam alaika, ya habib salam alaika shawatullah alai Anta syamsun, anta badrun anta nurun fauq nuri anta iksiru wa goli anta misbahus [Tertawa] Ya Nabi salam alaika, ya rasul salam alaika. Ya habib salam alaika shawatullah. alaika marhaban ya nural aini marhaban marhaban jaddal husaini rabi fagfirli dzunubi ya Allah bibarkatil hadi muhammad Ya Allah rabi fagfirli dunubi ya Allah bibkatin hadi Muhammad. Ya Allah rabi fagfirli dzunubi ya Allah bibarkil hadi Muhammad. Ya Allah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Ah. [Musik] H [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Hadirin disilakan duduk kembali. [Musik] Asalamualaikum. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam war Selamat pagi. Salam sejahtera. Shalom. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan dan salam sehat untuk kita semua. Bapak, Ibu, tamu undangan yang kami hormati. Jawa Timur memiliki jargon kebanggaan yang selalu kita kumandangkan untuk menambah semangat kita dalam terus berkarya dan berkontribusi. Mohon izin jika kami sampaikan Jawa Timur, Bapak, Ibu sekalian boleh menjawab dengan gerbang baru Nusantara. Jawa Timur, gerbang baru Nusantara Jawa Timur, Gerang Baru Nusantara. Boleh kita berikan tepuk tangan untuk semangat kita yang begitu luar biasa dan tentu untuk menambah kebersamaan kita yang begitu istimeewa pagi hari ini, Bapak Ibu, izinkan kami menyampaikan sebuah pantun. Mohon izin Bapak Ibu semangat untuk dapat menjawab dengan kata cakep. Meraih mimpi wujudkan cita. Jatim berkembang bersama-sama tingkatkan kinerja ASN penuh talenta melalui Update Leadership Forum 2025. [Tepuk tangan] Tentu pada hari ini sudah hadir bersama dengan kita yang terhormat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Bapak Adi Karodo AKS MAP. Kita berikan tepuk tangan untuk kehadiran beliau. Juga hadir bersama kita sosok yang begitu menginspirasi founder ESQ Corp Bapak Dr. Honoris Kausa Arianjar Agustian. Kita berikan tepuk tangan. Yang kami hormati Plt. Asisten administrasi umum Seda Provinsi Jawa Timur Bapak Dr. H. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. Selamat pagi, Bapak. Juga yang kami hormati Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramianto, SPMP beserta para Kepala OPD Provinsi Jawa Timur yang hadir. Kembali kita berikan tepuk tangan Bapak Ibu. Hadir pula bersama kita koordinator Widya Iswara BPSDM Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ir. Wahid Wahyudi. Selamat pagi. juga yang kami hormati para kepala perangkat daerah di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Timur, para sekretaris daerah kabupaten kota seJawa Timur, para kepala BKD, BKPSDM, BKPP kabupaten kota se Jawa Timur, dan tentunya tamu undangan yang berbahagia Bapak, Ibu, syukur alhamdulillah marilah senantiasa kita panjatkan kepada Tuhan yang maha esa Allah Subhanahu wa taala karena atas rahmat dan karunia-Nya senantiasa memberikan kita kesempatan untuk terus berikhtiar dalam kebaikan sehingga hari ini kita dapat bersama-sama melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM birokrasi yang penuh talenta dan memiliki kemampuan untuk menjawab berbagai dinamika yang ada dengan mengusung tema memimpin dengan visi menggerakkan dengan hati. Hari ini, Selasa, 15 Juli 2025, kami ucapkan selamat datang dalam acara update Leadership Forum seri 2 tahun 2025. Tentu rangkaian acara pada hari ini harapan kita semua memberikan manfaat, keberkahan yang begitu luar biasa. Karenanya marilah senantiasa kita iringi dengan doa bersama. Dan dalam kesempatan ini doa akan dipimpin oleh Bapak Dr. Ahmad Jazuli, S.H., M.Si. Kami silakan. Bismillahirrahmanirrahim. Mari kita berdoa sesuai keyakinan kita masing-masing. Bagi yang beragama Islam, mohon kiranya mengikuti kami. Bismillahirrahmanirrahim. [Musik] Allahumma sholli wasallim wabarik ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi ajmain. Walhamdulillahi rabbil alamin. Ya Allah Tuhan yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji dan sanjung hanya untukmu yang telah melimpahkan nikmat dan karunia yang tak pernah putus. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan. Ya Allah, Tuhan seruh sekalian alam, saat ini kami Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaksanakan leadership update forum seri kedua tahun 2025. bagi pejabat pimpinan tinggi pratama provinsi dan kabupaten kota se Jawa Timur sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas utamanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ya Allah, ya qawiyu, ya matin, berilah kami kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi ujian dan cobaan serta jauhkan kami dari musibah dan fitnah yang dapat merusak persatuan dan kesatuan kami. Ya Allah, Tuhan yang maha bijaksana. Allahumma arinal haqqo haqqo warjung tinabah. Ya Allah tunjukkanlah yang hak itu benar dan kami dapat mengikutinya. Waarinal batila batila warzuqna jtinabah. Dan tunjukkanlah bahwa yang batil itu salah dan kami mampu menjauhinya. Ya Allah ya mujibad dawat. Engkau zat yang maha mengabulkan doa. Terimalah amal ibadah kami serta kabulkan doa dan permohonan kami. Rbana taqobbal minna innaka antasimul alim watb alaina innaka ant tawwab rahim. Rbana atina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanah waqinaabar. Walhamdulillahiabbil alamin. Bapak, Ibu, tamu Dagan yang kami hormati. Selanjutnya akan kita dengarkan bersama laporan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Yang kami hormati Bapak Dr. Rabliato, SPME. Kami silakan. [Musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita sekalian. Yang terhormat dan kita banggakan Bapak Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Bapak Adi Karono AKS MAP. Terima kasih, Pak Sekda atas perkenan hadirnya. Kami menyadari kesibukan Bapak Sekda selaku Chief Executive Officer Pemprom Jatim yang luar biasa, tetapi masih menyempatkan untuk hadir pada acara kita sehingga ee kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. Terima kasih Pak Sekda. Yang kami hormati dan kita muliakan bersama Bapak Dr. H. Ariginanjar Agustian, founder ESQ Group. Terima kasih, Pak Ari di tengah-tengah kesibukan Pak Ari sebagai guru bangsa yang tanpa lelah memberikan sentuhan-sentuhan intelektual, emosional, dan spiritual di berbagai program prioritas nasional. Bapak masih menyisakan waktu untuk memberikan pencerahan kepada kami jajaran pimpinan birokrasi di pemerintah provinsi dan kabupaten kota se Jawa Timur. Kami yakin ini akan menjadi kegiatan yang manfaat dan barokah. Apalagi Pak Ari baru saja kembali dari haji. Insyaallah masih disertai oleh para malaikat Allah. Amin. Yang akan menambah keberkahan acara kita hari ini. Terima kasih juga kepada seluruh tim ESQ yang telah banyak memberikan pendampingan dalam beberapa program penting di Jawa Timur. Yang kami hormati dan kami banggakan Bapak, Ibu para pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan berita Provinsi Jawa Timur, para asisten, para staf ahli, para kepala perangkat daerah, para direktur dan wakil direktur UOBK RSUD seJawa Timur. Yang kami hormati Bapak, Ibu para sekretaris daerah kabupaten kota se Jawa Timur yang alhamdulillah banyak hadir. Pak Sekda, Bapak Ibu para widyaiswara yang hadir, Bapak Ibu sekretaris kepala bagian pada perangkat daerah Provinsi Jawa Timur, para pejabat struktural dan fungsional, serta hadirin yang berbahagia. Kami menyimpai menyampaikan terima kasih yang tulus atas perkenan hadir Bapak Ibu semua yang tentu dengan kesibukannya masing-masing masih menyempatkan diri untuk belajar bersama hari ini. Dengan senantiasa mengharap rida Allah subhanahu wa taala, izinkan kami melaporkan kepada Bapak Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur perihal kegiatan Leadership Update Forum seri kedua tahun 2025 sebagai berikut. Leadership Update Forum merupakan program pengembangan kompetensi berupa microlearning untuk para pejabat pada level pimpinan strategis di PEMPR Jatim dan kabupaten kota seJawa Timur. Program ini merupakan salah satu ikhtiar menerjemahkan arahan Ibu Gubernur Jawa Timur bahwa para pimpinan birokrasi di Jawa Timur harus terus melakukan update dan upgrade secara berkelanjutan agar tetap relevan dengan lingkungan strategis dan tuntutan zamannya. Kami laporkan kepada Bapak Sekda bahwa serial Leadership Update Forum telah dimulai sejak tahun 2023 dan dilaksanakan secara rutin tiga kali dalam 1 tahun. Untuk tahun ini salah satunya telah dilaksanakan pada seri pertama dengan mengundang Pak ee Prof. Dr. Renat Kasali dan kemudian dilanjutkan dengan retret Jatim 2025 di Pusdik Arhanut beberapa waktu yang lalu. Bapak Sekda yang kami hormati dan hadirin yang berbahagia, untuk leadership update forum seri kedua tahun 2025 ini mengambil tema memimpin dengan visi menggerakkan dengan hati. Tema ini adalah sebuah metafora kepemimpinan di mana dalam perjalanan birokrasi yang kian dinamis dan kompleks, kepemimpinan bukan sekedar soal posisi, melainkan soal arah dan daya gerak. Visi adalah cahaya di cakrawala yang menuntun langkah para pemimpin. Sedangkan hati adalah daya hidupnya yang memanusiakan arah, menyentuh semangat kolektif, membangkitkan motivasi batin, dan menciptakan keterubungan emosional dalam organisasi birokrasi. Atas arahan Ibu Gubernur dan Bapak Sekda, Leadership Auditorium yang diselenggarakan rutin khusus para pejabat pimpinan ini menggunakan pendekatan neurosins kepemimpinan yang menyatakan bahwa empati dan keteladanan pemimpin akan mengaktivasi kepercayaan, loyalitas, dan pembelajaran otentik dari organisasi secara komprehensif. Oleh karena itu, atas izin Bapak Sekda, pada LOU seri kedua tahun 2025 ini juga akan dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama dengan para kepala perangkat daerah seJawa Timur dan Sekretaris Daerah kabupaten kota se Jawa Timur sebagai wujud ee kesadaran kolektif tentang urgensi pengembangan kompetensi ASN di masing-masing perangkat daerah dan pemerintah daerah secara terintegrasi dan berkelanjutan. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa pengembangan kompetensi ASN bukanlah tanggung jawab penyelenggara pelatihan semata seperti BPSDM, BKD dan atau BKPSDM, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh organisasi perangkat daerah. Bapak Sekda yang kami hormati, kegiatan LOU kedua tahun 2025 ini juga merupakan rangkaian kegiatan pemetaan DNA talent seluruh ASN di Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur bersama ESQ dengan menggunakan Artificial Intelligence Talent Management yang nantinya akan terintegrasi dengan manajemen talenta pemerintah Provinsi Jawa Timur. Insyaallah besok pagi tanggal 16 Juli 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memecahkan rekor MURI dalam hal pemetaan DNA talent menggunakan artificial intelligence. DNA Talent by ASQ menjadi langkah konkret pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bukan hanya dalam rangka membangun sebuah sistem, tetapi menyusun orkestrasi manusia yang tepat dalam penugasan dan pengembangan yang tepat. DNA Talent adalah cermin keunikan setiap ASN, kekuatan, potensi tersembunyi hingga gaya berpikir dan bekerja mereka. Dengan memetakkan DNA talent, kita bukan sekedar menempatkan orang berdasarkan struktur, tetapi berdasarkan amanah ilahi agar setiap ASN tumbuh dan kembang sesuai kodrat terbaiknya. Kebijakan konkrit Ibu Gubernur ini adalah dalam rangka menyiapkan talenta-talenta terbaik menyongsong Jawa Timur sebagai gerbang baru Nusantara. Bapak Sekda yang kami hormati, terakhir kami laporkan bahwa LOF seri kedua tahun 2025 ini diikuti oleh 216 peserta terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Kota Jawa Timur, sekretaris perangkat daerah dan atau pejabat yang membidangi urusan SDM seJawa Timur, Kepala BKD BKP SDM kabupaten kota se Jawa Timur, serta pejabat struktural dan fungsional di lingkup dingungan pemerintah provinsi Jawa Timur. Bapak Sekda yang kami hormati, demikian beberapa hal yang dapat kami laporkan. Selanjutnya kami mohon dengan hormat Bapak Sekretaris Daerah untuk berkenan membuka kegiatan ini secara resmi serta memberikan sambutan pengarahan. Kepada Bapak Dr. H. Rik Kinanjar, kami mohon berkenan untuk memberikan pencerahan kepada kami semua. Sekian dan terima kasih. Mohon maaf hal-hal yang kurang berkenan. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Yeah. Baik Bapak, Ibu, tamu undangan yang berbahagia. sebagai rangkaian acara Leadership audit forum 2025. Sesaat lagi akan kita saksikan bersama penandatanganan komitmen bersama antara Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur dengan jajaran pimpinan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk bersinergi dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tebor. Karinanya kami undang dengan hormat untuk dapat menuju meja penandatanganan pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar. Kami silakan. Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik. Juga kami silakan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur. Kami undang pula Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Dan selanjutnya mohon berkenan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur juga didampingi Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur. Bapak, Ibu, ini merupakan sebuah sinergi yang begitu luar biasa karena sesaat lagi kita akan saksikan bersama penandatangan komitmen bersama kita saksikan. Bismillahirrahmanirrahim. Kami silakan Bapak, Ibu untuk dapat menandatangani komitmen bersama-sama. Kita berikan tepuk tangan yang begitu luar biasa. Baik, terima kasih. Penandatangan selesai. Mohon berkenan Bapak Segda untuk dapat kembali ke tempat duduk diikuti Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur dan seluruh pelaku penandatanganan yang sudah hadir. Kembali kita berikan tepuk tangan Bapak Ibu yang begitu luar biasa. Baik Bapak, Ibu, Temu Dagan yang kami hormati. Tiba saatnya momentum yang kita nantikan. Sesaat lagi akan kita dengarkan sambutan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang sekaligus berkenan membuka leadership update forum seri 2 tahun 2025. Yang terhormat Bapak Adi Karodo, AKS, MAP. Kami silakan. [Musik] Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat pagi, salam sehat, salam sejahtera, jangan lupa bahagia ya. [Tepuk tangan] Yang terhormat dan yang kita banggakan founder ISK Kop Bapak Dr. Ari Kinajar Agustian. Terima kasih atas berkenannya hadir di leadership update forum yang kedua ini. Untuk diketahui Bapak, Ibu sekalian bahwa dalam waktu yang bersamaan ada beliau sudah bersiap dengan tiketnya menghadiri acara di Malaysia ya untuk hari 100 tahun Tun Mahatir. Tapi begitu Jawa Timur memanggil beliau batalkan tiketnya. Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur yang memang dari Ibu Kofifah ingin bagaimana meningkatkan kualitas SDM kita dengan talentanya menjadi tujuan utama dan beliau sangat konsen. Terima kasih, Pak. Bapak melepaskan acara yang sangat besar untuk Jawa Timur. Yang kami hormati Plt. Asisten Administrasi Umum sekaligus sebagai widara utama, Pak Dr. Zajuli. Yang kami hormati Kepala BPSDM. Terima kasih Pak Ramli. Paket leadership update forum yang kedua ini adalah paket yang premium. Kami hanya mengundang orang-orang terbaik, orang-orang terkenal, orang-orang yang berpengaruh. Jadi baru dua tahun ini yaitu tadi Prof. Dr. Renal Kasali dan juga hari ini kita dengan Pak Ari Ginanjajar semah sudah tahu bagaimana beliau bisa memberikan yang terbaik untuk e kualitas dari SDM kita. Yang kami hormati juga Kepala BKD ini yang selalu rajin meng-update bagaimana kompetensinya, bagaimana proses-proses manajemen SDM yang terbaik, Ibu Inda Wahyuni. Kemudian juga ada koordinator Widiswara BPSDM Pak Wahid. Terima kasih, Pak Ketua dan seluruh widayiswara utama yang hadir. Para kepala OPD di sini hampir semua hadir, staf ahli, kemudian asisten, kepala OPD, direktur rumah sakit, Wakil Direktur, Sekretaris OPD, dan teman-teman ini anggota saya ini para sekretaris daerah kabupaten kota ya. Terima kasih sudah banyak yang hadir. Tapi bukan karena memang kesibukannya di sana lebih baik refreshing ke sini, bukan. Hadir karena memang komitmennya yang luar biasa. Ya, Pak Sekda ya. Kalau dipanggil bukan Pak Seks ya, Pak Sekda. Bapak Ibu sekalian juga para kepala perangkat daerah di lingkungan BPSDM ee para kepala BKD, BKPPSDM, BKPP Kabupaten Kota se Jawa Timur. Sekretaris Dinas Badan ya. Terima kasih dan seluruh hadirin undangan yang berbahagia. Puji syukur keat Allah Subhanahu wa taala pada hari ini kita diberikan kesempatan kesehatan untuk bersama-sama dalam suasana energi yang sangat positif hari ini untuk melaksanakan paket premium tadi leadership update forum kedua tahun 2025. di mana hari kali ini kita dengan tema memimpin dengan visi menggerakkan dengan hati dan kami bisa klaim mudah-mudahan Pak Ariinanjar setuju bahwa ini adalah leadership Advent Forum yang pertama berbasis AI. Nah, betul Pak. Betul. Ini luar biasa dan pertama kali di Jawa Timur. Terima kasih Pak Ramli. Beliau sangat ee responsif terhadap apa yang sudah digariskan kebijakan oleh Ibu Gubernur. Bapak, Ibu sekalian, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Ariginjan dan tim yang selama ini timnya sudah bekerja untuk talent DNA dan juga mengajarkan aplikasi ee talent dan sekarang sudah hampir seluruh ya seluruh eslon 3,ON 4 sudah melakukan asesmen dengan telen DNA. Kemudian juga kita punya 200 guru ee PP yang juga menjadi navigator untuk bisa mengakses maupun mempelajari, memahamkan terkait dengan hasil dari asesmen talian DNA. Kemudian Bapak, Ibu sekalian ee terutama Pak Ari, Ibu Gubernur tadi pagi menyampaikan salam hormat, salam hangat untuk Bapak dan juga seluruh hadirin. Beliau sangat ee konsern sehingga saya harus membatalkan dua acara jam 10.00 dan jam 09.00 untuk segera ke sini. Dan tentu ini bagian dari yang harus dipahami kita bersama bahwa persoalan kualitas SDM menjadi yang terpenting dalam hal ini. Dan permohon maaf karena hari ini banyak sekali kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat. Ibu Gubernur betul-betul memikirkan bagaimana layanan dan dampak yang harus diberikan dari sebuah program pemerintah terhadap masyarakat. Beliau ada di Probolinggo. Pak Wagub juga demikian. Kemudian saya ingin menyampaikan kalau kita lihat bagaimana cita-cita besar kita untuk menjadi Indonesia mendukung Indonesia emas tahun 2045 tentu tidak akan tercipta ketika tidak dibekali dengan para pemimpin kita yang betul-betul di tiap lini yang mumpuni cerdas, berkarakter, berintegritas, dan satu lagi yang sekarang dibutuhkan. Bagaimana melihat perkembangan zaman dengan algoritmanya yang Bapak, Ibu sekalian sudah tahu. Kalau kita tidak viral, tidak bekerja katanya. Padahal yang kami lakukan Pak Hari di sini kami bekerja dengan sistemik dan betul membaca kebutuhan rakyat dan sudah terprogram dengan baik. Tetapi saat ini belum cukup perkembangan teknologi informasi, isu-isu strategis yang berkembang, dan juga media-media yang memang digunakan membuat kita harus bekerja lebih keras lagi. Kemudian Jawa Timur mempunyai ASN terbanyak. Kalau kita gabungkan nih antara ASN Provinsi dengan kabupaten kota lebih dari 500.000 ya. dan itu membuat bagaimana kita memanage dengan baik. Dan tentu kita harus memastikan kualitas dari kepemimpinan kita yang menjadi lebih baik dalam hal tadi bagaimana kita membuat perencanaan yang baik, bagaimana membuat birokrasi yang lebih baik, bagaimana pelayan publik yang lebih berdampak dan juga memonitor semua hasil-hasil itu bisa dirasakan oleh masyarakat. Kemudian kami juga ingin memastikan bahwa ekosistem birokrasi kita sudah mulai bergerak untuk arah kebijakan yang memang sudah sesuai dengan program-program prioritas nasional. Membutuhkan talent-talent yang betul-betul mumpuni yang diinginkan. Oleh karena itu, dalam rangka good governance dan sustainability, kami di provinsi sudah melakukan manajemen talenta. BKD saat ini sudah melakukan asesmen semuanya terutama tadi di eslon 3 dan 4 karena kita butuh pemimpin yang berkarakter mulai dari jabatan eslon 2, eslon 3, dan eslon 4 dan kemudian guru, kepala sekolah ini menjadi komitmen yang kuat bagi Provinsi Jawa Timur untuk melangkah mengikuti undang-undang terkait ASN yang baru untuk nanti dengan menggunakan merit system dan melalui manajemen talenta ini tidak mudah. Kita akan melangkah ke sana lebih dulu. Kami ingin mengatakan Provinsi Jawa Timur ingin maju selangkah dari yang lain. Maka manajemen talenta diisi tidak hanya dengan asesmen dengan tidak hanya dengan pelatihan kompetensi, tetapi kita menggunakan yang namanya fitur ya program di ee talenta DNI yang dikerjaamakan kita dengan USQ Kop dan hasilnya alhamdulillah Pak kami sudah melihat ketika rapat BPER Jakjat sudah melihat calon calon-calon dari yang menduduki nanti eslon 3,on 4 dengan karakteristik keunikannya, potensinya dan kalau dibaca akan ada kecenderungan-kecenderungan ini sebetulnya cocok di mana. Dan ini yang terjadi ketika ada yang tidak betah, ada yang pekerjaannya tidak ee apa form. Ternyata kalau dilihat dari DNA-nya gennya ini berbeda berlawanan yang kita inginkan. Oleh karena itu, ini sangat membantu sekali dan kami juga sudah melakukan di BUMD seleksi untuk mendapatkan direksi kemarin dan komisaris juga didahului dengan tes DNA dan terus terang kami mendapatkan beberapa direktur dan direktur utama yang sangat tepat dan begitu lihat background-nya ternyata pengalamannya luar biasa dan sesuai dengan itu insyaallah kita akan ee dengan sentuhan B ini akan berdampak lebih kuat lagi untuk lebih maju lagi. Bapak, Ibu sekalian ee dari uji kompetensi lalu kita membuat sistem merit bagaimana manajemen LNA, kita akan tidak bisa ee bergerak dari bagaimana melakukan transformasi. Jadi kita berusaha terus untuk melakukan reformasi birokrasi. Salah satunya adalah transformasi digital. kita sudah melakukan bagaimana semua sistem birokrasi dijalankan dengan digital. Terima kasih Komin sudah memfasilitasi semua ya satu pintu dan juga bagaimana seluruh pelayan publik kita sudah dengan digital. Ingat bagaimana Transjatim sekarang ee moda transportasi publik yang paling ee bertransformasi dengan aplikasi yang sangat luar biasa. Kita bisa melihat berapa penumpangnya yang kosong. Kemudian keberadaan mobilnya bergerak sampai di mana dan bisa melihat halte ke depan akan halte mana saja dan itu terkoneksi dengan Surabaya. Ini bagian dari upaya kita untuk memberikan layanan terbaik yang betul-betul dirasakan oleh masyarakat. Kemudian sistem AI dengan talent manajemen dan platform talen DNA ini menjadi sesuatu yang wajib ya. karena kami sudah merasakan mudah-mudahan para Sekda ini saya tugaskan mohon bisa berhubungan dengan Pak Ramli atau Bu Yuyun untuk bisa juga ee kami ingin kabupaten kota bisa juga mengakses apa yang kami lakukan dengan talen DNA insyaallah sangat bermanfaat dan melihat dengan jelas terutama keunikan kecenderungan-kecenderungan. Saya contohkan misalnya tadi bercerita Pak Ari bahwa salah satu timnya yang namanya Hesti itu dari Madura. Beliau menemukannya tidak melihat dari ee wilayah atau etnik ya, tapi ada genet sesuai dengan yang diinginkan kebutuhan pekerjaannya. Begitu lihat Madura sementara teman-teman kita lihat ya kami lagi konsentrasi dengan Madura dan Madura Pandalungan untuk bisa juga ee ada disparitas kita bisa ditarik lebih cepat lagi khusus dalam hal peningkatan kapasitas SDM dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat sehingga kalau kita lihat program-program banyak masuk ke sana tetapi mungkin dampaknya belum terasa seperti yang di wilayah lain. Oleh karena itu, ternyata bisa kita melihat seperti apa di balik e kita ada pesimisme misalnya, kita akan melihat talent DNA yang bagus dan itu bisa kita kembangkan. Kemudian kalau kita lihat bagaimana mendapatkan the right man in the right place, saya sempat ya mencoba seperti apa sih kenapa kita akhirnya visi itu harus juga berseimbang, bersiring dengan bagaimana menggerakkan dalam hati. Saya pelajari terus ini ee di awal kita berdiskusi dengan Pak Ramli bagaimana kalau update forum ini sudah menyentuh bukan hanya kompetensi, bukan hanya visi. Visi ini adalah gambaran leadership yang bisa melihat lebih jauh tentang apa yang akan dilakukan kita ke depan dan bisa bersama-sama mencapai target yang kita akan tetapkan untuk bisa tercapai. Tetapi di balik itu visi tidak akan mungkin jalan juga tanpa diiringi dengan memimpin dengan menggerakkan, dengan hati. Nah, ini ibaratnya kalau supir nih, supir itu sebagai pemimpin membawa kendaraan bisa memastikan bahwa ke depan akan sampai mana dan bisa memastikan penumpang bisa sampai tujuannya dengan baik. Tetapi dengan hati dia akan memikirkan bagaimana kondisi penumpangnya itu di dalam berproses sampai tujuan bisa menyenangkan, bisa menyamankan dan tahu kebutuhannya. Ini di dalam. Tetapi juga bagaimana pengendara lain, bagaimana pejalan kaki juga merasa aman dan nyaman. Artinya pemimpin bukan persoalan target statistik, pemimpin bukan persoalan target logika realistis, tetapi pemimpin juga harus melihat talenta, pemimpin juga harus melihat bagaimana karakteristik kebutuhan ee stafnya. Jadi, Bapak, Ibu sekalian kalau ada yang agak merek lah, teman-teman kita, staf kita, mungkin kita lihat dulu kalau kita acuannya kejar target, kejar realisasi anggaran bisa. Tapi lihat dulu apakah yang kita ajak itu betul-betul lagi happy, betul-betul tidak punya masalah. Dan itu kita harus lihat mungkin ketika menjelang akhir bulan barangkali ya gajinya masih belum cukup ya atau apa persoalannya di rumah. Kita harus lihat juga bahwa keberhasilan itu bukan keberhasilan secara target fisik semata, tetapi bagaimana kita berproses bersama-sama menyamankan semua pihak dan akhirnya tujuan kita capai bersama. Saya kira itu yang bisa kami sampaikan. Sekali lagi, Ibu Gubernur sangat konsen dengan apa yang ee menjadi cita-cita kita untuk membekali kita memastikan bahwa Jawa Timur menjadi gerbang baru Nusantara. Nah, ini sudah terbukti bagaimana jalur tol yang 27, jalur 19-nya ada di Jawa Timur. Kemudian Bank Jatim kita sudah memulai menjadi bank induk dari lima bank BPD lainnya di NTT, NTB, Sultra, Lampung, dan Banten. Itu menunjukkan bahwa kita dipandang sebagai sebuah gerbang. Dan badan karantina juga menempatkan wilayah timur ada di Surabaya bekerja samaan BMD kita bahwa seluruh barang masuk barang keluar di wilayah timur dan wilayah negara-negara timur itu akan masuk melalui gerbang barunya yaitu Surabaya, Probolinggo ya itu menjadi Jawa Timur sudah mulai kelihatan kita akan menjadi nah di luar itu bagaimana kita menjadi barometer untuk peningkatan SDM BPSDM sudah membuktikan hampir setiap tahun diklat PIM mendapatkan kuota yang lebih. Hampir semua diklat diikuti oleh provinsi-provinsi lain. Bahkan Papua, Kalimantan, Sulawesi berdiklat di sini. Itu menunjukkan ini sudah mulai pintu gerbangnya sudah ada tetapi kita akan tingkatkan jadi gerbang baru yang betul-betul punya load yang lebih tinggi lagi, Bapak, Ibu sekalian. Oleh karena itu, momentum ini sebagai media untuk refleksi, media untuk berkolaborasi, media untuk bertransformasi terhadap apa yang sudah kita lakukan. Apakah kita sudah menjalankan pemimpin yang punya visi ke depan dan apakah juga kita sudah dibarengi dengan pemimpin yang menggerakkan dengan hati? Barangkali kita menggerakkannya dengan diba sekali ini ya. Barangkali menjadikan menggerakkannya dengan juknis. Kali ini dengan Pak Ginanjar kita akan diajarkan bagaimana menggerakkan hati kita untuk memahami seluruh faktor, seluruh personil yang mendukung kemajuan pembangunan ini sehingga berjalan dengan baik tetapi penuh dengan rasa kemanusiaan, rasa memahami kepada semua pihak. Kemudian ee tentu manfaatkan forum ini dengan baik ya. Saya katakan paket ini paket langka. Mungkin update forum yang ketiga kita sedang melihat lagi mana yang bisa ee momentumnya levelnya setara dengan Pak Riginanjar dengan Prof. Renal Kasali. saya kira sangat sulit mencari tokoh-tokoh lain. Kemudian mudah-mudahan acara hari ini bisa bermanfaat dan juga menjadi penyemangat kita semua untuk belajar memimpin dengan ee konsep kepala yang berpikir jauh ke depan tetapi dengan hati yang hangat. Saya kira itu yang bisa kami sampaikan. Kepada seluruh peserta kami ucapkan terima kasih. mohon untuk bisa konsentrasi dan mengikuti. Ini betul-betul ee media yang langka saya bisa katakan ya di Jawa Timur apalagi ini satu-satunya leadership update forum ini menjadi paket yang betul-betul mewah ya mewah dengan hadirnya narasumber yang luar biasa. Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, acara leadership update forum kedua tahun 2025 saya nyatakan dibuka. Burung gelatik, burung dadali cakep. Terbang tinggi menembus awan putih cakep. Pemimpin sejati tidak hanya punya visi yang jauh penuh kendali cakep, tapi dia juga bisa harus bekerja dengan mata hati yang bersih. Demikian, terima kasih. Wallahul mufiakum thq. Alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon berkenan Bapak Seda untuk tetap berada di atas panggung. Selanjutnya kami undang dengan hormat founder ESQUIKop Bapak Ari Kinanjar dan juga Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Bapak Drato Spersama-sama membuka leadership update forum seri 2 yang akan ditandai dengan pemukulan gong. Bapak, Ibu, tamu undangan, hadirin yang berbahagia, sesaat lagi kita akan menyaksikan sebuah momentum yang begitu berharga. Dan kita saksikan bersama-sama. Inilah pembukaan Leadership Update Forum seri 2. Mohon izin kami pandu dalam hitungan T 2 sat. [Musik] Kembali kita berikan tepuk tangan yang begitu luar biasa untuk forum yang begitu istimewa pada pagi hari ini. Terima kasih dan selanjutnya mohon berkenan kepada Bapak Sekda, Bapak Ginanjar, dan juga Bapak Kepala BPSD Provinsi Jawa Timur untuk selanjutnya dapat foto bersama dengan seluruh tamu undangan. Bapak, Ibu kami silakan untuk bangkit berdiri sejenak kita akan mengabadikan momentum yang begitu istimewa sebelum nantinya kita akan mendapatkan berbagai pemaparan insight positif dari narasumber yang sudah hadir pada hari ini. What Bapak, Ibu mohon izin untuk foto bersama akan kami pandu. Untuk pos pertama sikap sempurna terlebih dahulu. Mohon izin 3 2 s. Sekali lagi 3 2 1. Selanjutnya boleh mengepalkan tangan kanan Jawa Timur boleh dijawab gerbang baru nusantara. Jawa Timur. [Tepuk tangan] Jawa Timur. Tepuk tangan yang begitu luar biasa untuk semangat kolaborasi, sinergi yang begitu istimewa pada hari ini. Kami silakan untuk Bapak, Ibu dapat kembali ke tempat duduk masing-masing. Dan sesaat lagi kita akan bersiap untuk mengikuti sesi pemaparan yang akan disampaikan oleh narasumber yang begitu istimewa hari ini. Bapak, Ibu, tamu undangan yang berbahagia, hari ini merupakan sebuah momentum yang begitu luar biasa. Karena leadership update forum seri 2 adalah kesempatan bagi kita untuk belajar dan menggali lebih jauh bagaimana mengenali DNA kepemimpinan untuk menguatkan pencapaian tujuan khususnya dalam implementasi di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tentu ini bertujuan untuk menumbuhkan kemampuan mengelola tim secara yubadis dan transformatif untuk menunjang kinerja para ASN yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bapak, Ibu sudah siap nampaknya untuk menerima insight dan ilmu yang berharga. Are you ready? Waduh, kok lemas? Are you ready? Are you ready? Kita sambut dengan tepuk tangan yang begitu luar biasa, Bapak Dr. Honor Ginanjar Agustia. Jawa Timur gerbang Nusantara cag. Alamnya indah, memikat sukma. masyarakatnya kaya talenta, siap majukan bangsa tercinta. Versi kedua tadi versi pertama abab, versi kedua sekarang pakai yang lebih susah lagi. Tadi aa sekarang AB. Jawa Timur gerbang Nusantara. Pantai dan gunungnya penuh dengan jiwa yang bercahaya. Masyarakatnya penuh talenta, siap berkaya dan berprestasi. Pakai AI karena kalau pakai enggak pakai A ini enggak mungkin. Baik, terima kasih. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Pak Sekda yang saya hormati. Saya selalu bersemangat karena beliau ini punya energi. Jadi manusia itu diukur ada low energi, high energy. Dan ketika saya duduk di sebelahnya saya bertambah energi. Padahal saya dalam keadaan capek. Karena itu sering-seringlah duduk di sebelah Sekda. energinya bisa membuat kita jadi burung dadali. Luar biasa. Cakep gitu dong. Cakep juga Pak Kaban kita ini. Pak Kaban yang kaget saya saya diskusi. Beliau mampu membaca cara berpikir talen DNA. Padahal ini pertama bukan hanya di Indonesia, di dunia. Saya bertemu dengan Jensen Huang yang orang nomor satu terkaya di dunia itu. Dan kemudian saya ceritakan ini ketika saya bicara dengan beliau, Pak Ramlee, beliau paham jauh lebih dalam dari saya. Bapak punya kaban yang istimewa, bukan basa-basi, bukan memuji, saya cerita apa adanya gitu. Kita berikan applause ya. juga yang kami hormati Bapak Jazuli. Terima kasih banyak Bapak ini merangkap ustaz nih. Ini kalau doanya doanya kelihatan makbul semuanya ya. juga Kepala OPD PEMPR Jawa Timur, Sekretaris dan Pejabat Administrator, Sekda Kabupaten Kepala BKD, BKPP, BKPSDM Kabupaten Kota seJawa Timur. Saya kira saya datang ke sini bukan untuk ceramah, untuk doa. Karena baru pulang haji. Jadi, belum 40 hari. Alhamdulillah insyaallah belum ada dosanya. Ini haji saya yang ketujuh. Jadi haji saya yang ketujuh dan saya datang ke sini saya rasa bukan hanya untuk memberikan inspirasi tapi saya ingin mendoakan khususnya Ibu Gubernur kemudian juga para pejabat-pejabat di sini tokoh-tokoh Jawa Timur semuanya. Saya mohon bacakan al-Fatihah untuk Ibu Gubernur dan semua pimpinan-pimpinan Jawa Timur khususnya para pejabat-pejabat terasnya dan semuanya yang ada di sini dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa. Alfatihah. Auzubillahyaitan. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alamin. Arahmanirrahim. iki yaumiddin iyaka nabudu wa iyaka nastain ihdinatal mustaqimatadina anamta alaihim giril magdubi alaihim wadin amin shu ala nab allahumma shalli ya terima kasih banyak ya mudah-mudahan makbul doanya saya sebenarnya datang tapi seharusnya ada beberapa hari di sana jadi saya tiket saya hotel semuanya untuk 3 hari. Tapi saya langsung pulang setelah bertemu dengan Tun Mahattir Muhammad, anak saya ditinggal di sana. Nah, ini Tun berusia 100 tahun. Tepuk tangan dulu. 100 tahun saya sudah ketemu beliau enam kali. Masyaallah salamannya kencang. Lihat matanya ada kelihatan pikun apa tidak? itu berdiri tegak itu bukan duduk 100 tahun. Kalau dari wajahnya kelihatannya bakal seperti Tun Mahathir semuanya ya. Tepuk bahunya panjang umur bos. Panjang umur seperti Tun Mahattir. Panjang umur tapi sehat. Oke, sebentar. Sekarang tentu Bapak Ibu bertanya saya ini ya saya apa adanya ini karena baru pulang haji jadi insyaallah saya bicara dari hati. Kenapa kok Pak Ari mau datang ke Jawa Timur? Barusan saya ditelepon bahwa konsep ini harus akan di paparkan nanti ke yang sana nomor satunya Indonesia gitu. Tetapi saya herannya ternyata sebelum ke sana di Jawa Timur duluan. Tepuk tangan dulu. Saya punya keyakinan besar, Pak. Ini bukan basa-basi. yang namanya Jawa Timur, gerbang baru Nusantara itu bukan basa-basi, tapi itu adalah sebuah misi mimpi yang insyaallah bisa terjadi. Allah bicara kepada kita dengan empat cara. Satu, melalui ayat-ayatnya. Dua, melalui nabi rasul-Nya. Tiga, melalui alam semesta, empat melalui kejadian. Dua hal yang saya dapat. Saya pulang haji, rambutnya masih botak. Bertemu Tun Mahattir Muhammad, orang istimewa. Saya orang perindonesia satu-satunya yang diundang di acara yang istimewa. Satu-satunya enggak ada satu pun kecuali saya sendiri. Saya dapat energinya dan saya melihat bahwa energi itu akan turun di sebuah wilayah di Indonesia yang akan membangkitkan bukan hanya Jawa Timur tapi Indonesia. Dari situ akan bangkit cahaya. Dan saya percaya bahwa energi yang saya dapat dari Tun Mahattir insyaallah akan turun juga di Jawa Timur untuk membangun Jawa Timur gerbang baru Nusantara. Sekarang saya ingin tanya, siapa yang yakin bahwa Jawa Timur gerbang baru Nusantara akan jadi kenyataan? Kiri kanan siapa yang yakin? Cuma satu, dua, 3. Ah, ini bohong. Saya tahu kalau Anda yakinnya ada yang 10%, ada yang 25%. Ada yang 70%. Confirm kalau yakinnya meskipun cuma 80% gagal. Jadi saya lebih baik pulang aja gimana? Tapi kalau yakin 100% ini berguna. Saya cuma setengah hari. Betul. Bisa berubah apa tidak? Jujurlah enggak bisa. Memang saya siapa? Nabi saja itu dakwah di Makkah cuma berapa? Saya apalagi. Tetapi ketika go gong tadi dipukul oleh Pak Sekda lima itu. Saya tanya ke Pak Ramlee maknanya lima apa? Lima rukun Islam. Kaget saya. Itu sudah pesan itu bisa jadi melalui mulutnya beliau. gongnya melalui tangannya Pak Sekda. Sebelum saya mulai, ada gunanya enggak ini semua kalau kita mulai pagi ini dengan keyakinan 50%? Ayo, tolong jujur dong. Ada gunanya enggak pertemuan ini kumpul di sini biaya loh. Betul. Ini semua biaya loh. Ngabisin uang enggak? Kalau cuma dengan keyakinan 50% ngabisin uang Bapak Ibu ngabisin waktu, ngabisin anggaran, saya juga sama ngabisin waktu juga. Kok tegang gini wajahnya? Kita datang ke sini hanya satu yang akan bisa mengubah kita satu kata. Apa itu? Keputusan. Saya hanya datang, Pak Sekda, izin Pak Ramli. Kita hanya jadi saksi. Saya ingin menyaksikan bahwa tokoh-tokoh terbaik Jawa Timur ini membuat keputusan hakul yakin 100% bahwa Jawa Timur, gerbang baru Nusantara bisa kita wujudkan. Mengapa? Kalau kita tidak yakin, maka ketidakyakinan itu ya jadi kenyataan. Betul atau betul? 1% tidak yakin. 1% itu yang jadi kenyataan. Saya bukan motivator omon-omon. Saya buktikan ada orang Madura ini. Tepuk tangan. Hesti. Pamekasan ya bukan. Oh, Bangkalan ya. Oke. Bangga sekali dengan Bangkalan. Tepuk tangan Hesti. Arif Jawa Surabaya. Di mana? Ya, ini pakis ya. Saya kumpulkan anak-anak seperti ini berapa jumlah 300 ya. Terus saya minta, "Coba kamu buat sesuatu yang tidak pernah dibuat orang di Indonesia, Asia Tenggara dan dunia." Buat apa? Gedung 25 lantai atasnya bukan musala, masjid tertinggi nomor satu di dunia. Saya cuma dosen, guru, penulis. Masuk akal enggak? Enggak punya anggaran. Lihat. Jadi, tepuk tangan dulu. [Musik] Tepuk tangan dulu yang meriah. ini boleh diterima atau boleh tidak. Di tahun kelima nanti kalau diizinkan saya mau mengumpulkan masyarakat Jatim seluruh Jatim. Ada berapa rakyat Jatim? Juta. Saya minta masing-masing Rp100.000. Tolong hitung Rp100.000 * R0 juta berapa? Kali R juta lah. 20 R 20 juta Rp100.000 berapa? [Musik] 2 triliun. Bagaimana kalau nanti ini aminkan aja di akhir nanti masa jambatan saya pernah ditantang untuk membangun sebuah gedung di Malaysia dan juga di Riau. Gubernur bilang, "Ni Pak Ari tanahnya saya siapkan 4 hektar bangun." Tapi hati saya kok belum nerek. Gitu kan. Tapi bisa jadi ada sebuah bangunan tinggi namanya Jawa Timur, gerbang baru Nusantara. Tepuk tangan dulu, Pak Sekda. Ini bukan tentang gedung, Pak Sekda, tapi tentang semangat Jawa Timur gitu. Lalu kita undang semangat SAI Indonesia seluruhnya cukup enggak? 2 triliun satu gedung lebih dari cukup. Tapi itu semangat Indonesia emas bahwa akan ada gerbang baru di Jawa Timur. Bagaimana? Maaf tidak? Nah, dari wajahnya kelihatannya sudah mulai mau. Jadi kita sekarang mau yakin berapa persen? Harus. Sebab kalau tidak 100% maka kita di sini cuma karena dipanggil Pak Segdah. Betul. Bahaya ini karena dipanggil Pak Gubernur. Eh, maaf dipanggil Bu Gubernur useless. Tapi kalau datang ke sini karena sisa hidup yang tidak lama lagi, betul ya, maka kita akan mengisi kehidupan untuk membuktikan ini masa kepemimpinan yang terbaik di Jawa Timur untuk menjadikan Jawa Timur gerbang baru Nusantara. Apakah Anda bersedia? Lalu nanti kita pensiun, ya. Kita pensiun. Lalu kita meninggal dengan tersenyum. Lihat wajahnya kan enggak lama lagi. Coba lihat itu wajah-wajahnya kan sudah nampak enggak lama. Coba kiri kanan tobat kamu. Coba kiri kanan. Yakin bahunya tepuk dulu. Tepuk. Ayo berdiri. Berdiri semua. [Musik] Setiap saat setiap waktu keringat pasa tubuh. Ini saat yang ku tunggu. Hari ini kubuktikan kuakin aku kan menang. Hari ini kan dikenang. Semua doa kupanjatkan, sejarah kupersembahkan. Satu titik hanya itu. Fokus kita kejar lampaui batas terus fokus satu titik hanya itu titik itu tetap fokus kita kejar dan rabintang Jawa Timur gerbang paru nusantara tolong video video kita kirim ke Ibu Gubernur ya. Siap ya Jawa Timur. yang keras Jawa Timur. Ayo kurang keras. Tepuk bahunya berprestasi kalau kalah jangan frustasi kalah menang solidaritas kita galang sportivitas. Kalau menang berprestasi kalau kalah jangan frustasi. Kalah menang solidaritas kita sportivitas. Jawa Timur [Musik] Jawa Timur yang keras ya. Saya hitung 1 2 3 lompat Jawa Timur bisa sat du 2 268 2,9 Jawa Timur [Musik] ay kiri kanan kiri kanan ayo salaman kiri kanan keluar dari meja Ayo keluar keluar keluar ayo salaman salaman salaman salaman salaman kiri kanan bisa salaman salaman itu begitu kita fokus kita kejar fokus hanya itu tetap fokus kita kejar meraih bintang Luar biasa yang keras ya. Siap. Jawa Timur. Jawa Timur. [Tepuk tangan] Jawa Timur. Luar biasa. Tepuk tangan dulu. Tarik napas dulu. Jangan dulu. Tarik napas. Ini banyak orang terkena serangan jantung. Tarik napas. Tahan. Lepas. Kurasakan membangunkan tarik tahan lepas silakan. Siapa yang semangat? Oke, kalau sudah yakin baru kita kasih mulai modulnya. Setuju? Jadi saya bukan mau mengajar, tapi saya memberitahu caranya yang efektif, efisien supaya impiannya tercapai. Kalau Pak Nuh bilang deltanya itu kelihatan setelah ini. Angka-angkanya itu harus ada setelah ini. Jadi bukan hanya sekedar omon-omon ya. Target sudah punya semua? Sudah, visi sudah punya, misi sudah punya. Struktur sudah punya, strategi sudah punya, sistem sudah punya semua sudah ada anggarannya. Tinggal kuncinya di mana? Lihat ini. Tepuk bahunya kiri kanan. Pelaksanaan, Bos. Kiri kanan. [Musik] Manusia kuat. Manusia kuat. Kiri kanan pelaksanaan, Bos. Manusia kuat. Setiap saat, setiap waktu keringat kiri kanan pelaksanaan pelaksanaan pelaksanaan salaman kiri kanan pelaksanaan bosaman. Oke, sudah ya pelaksanaan bos. Pelaksanaan kegagalan kita di mana? Gerbang Jawa Timur. Potensi gagal kita di mana? Pelaksanaan. Ketika pelaksanaan apa masalahnya? Apakah struktur? Bukan perilaku. Dua, nilai-nilai. Nah, yang ketiga, keyakinan. Mau dikasih uang berapa juga ya. Katanya, "Paki, saya sudah kasih nih satu kabupaten. Duitnya semua ke situ, tapi enggak berubah." Apa yang enggak membuat berubah? Ini perilaku, nilai, dan keyakinan. Betul. sistem sudah kita kasih, anggaran sudah kita turunkan. Betul ya? Separuh Jatim turun ke sana kok tidak berubah. Di mana masalahnya? Yes or no? Nah, sekarang waktu enggak banyak. Kita 5 tahun kan ini kepengurusan ini sampai 2029 ya. 2030 pokoknya kalau 2030 kita kumpul lagi. Mudah-mudahan pada sehat lagi. Deltanya mesti kelihatan ya. Kiri kanan tobat sampean coba bahunya kiri kanan. [Musik] Kurasakan hangat indahnya sang mentari membangunkanku dari tidur yang lelap. Oke, jadi ada tiga yang kita akan bicara. Yang ini sudah selesai, ada aturannya, perdanya, semua sudah seanggaran-anggaran sudah. Ketika pelaksanaan yang melaksanakan manuia. Ketika manusia bicara tentang perilaku, nilai, dan keyakinan. Kalau keyakinannya 50%, kinerja 50%. nilai-nilainya tidak ada ya ini berantakan semua. Terus yang kedua apa? Yang tengah leadership. Nah, ini kita bahas. Jadi kita bahas di sisi sebelah kanan. Tapi selama ini kita fokusnya sebelah kiri sebelah kanan. Kalau tidak tercapai yang dibahas sebelah kiri sebelah kanan kiri. Lalu rapat lagi. Rapat apa namanya? Kalau itu rapat evaluasi. Yang dievaluasi kiri atau kanan? Kiri. Lalu buat keputusan tanda tangan. Setelah itu tidak tercapai lagi dievaluasi. Yang evaluasi kiri atau kanan? Kiri. Tanda tangan lagi, perbaiki lagi, enggak tercapai lagi, evaluasi lagi. Kiri atau kanan? Kiri. Tidak berubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah jiwa mereka sendiri. Innallaha lairu maumin hattairu ma bianfusihim. Kiri kanan tobat panjenengan. Casakannya [Tepuk tangan] [Musik] membangunkan dari tidur yang lelap ini. Oke ya semua sudah ya. Coba lihat wajah kiri kanan. Kira-kira umurnya berapa lama lagi? Coba lihat. Lihat enggak? Jujurlah. Jangan bilang menghibur-hibur. Jujur. Berapa? Masih lama. Boleh ngomong masih lama. Masih lama. Tapi lihat bayang-bayang kematiannya ada enggak? Coba lihat. Magrib. Saya saya sudah enggak punya rumah sekarang. Rumah saya sudah saya serahkan semuanya ke istri dan anak-anak saya. Jadi kalau saya bisa diusir kapan saja oleh istri saya anak saya karena saya sudah serahkan semuanya. Uang belanja pun sudah anak saya ngurus, saya sudah ready to go. Paham ya? Semua sehingga saya numpang di rumah anak saya di tempat itu ya. Karena saya tahu persis bahwa manusia itu sebentar hidupnya. Kok wajahnya sedih gini? Jadi kita bagaimana kalau kita jadikan pos yang hari ini ini yang terakhir kita akan berjuang 5 tahun habis-habisan. Setuju apa tidak? Setuju. Setuju apa tidak? Setuju ya. Oke. Tangannya janji ya jangan omon-omon. Oke. Sekarang saya akan masuk sesi berikutnya. Apa itu leadership? Apa leadership menurut Bapak Ibu? Kepemimpinan ujungnya apa? Ibu Hfifah atau Ibu? Di sini kan ada dua. Satu leadership mengatur sistem dan struktur. Tapi yang paling membuat kemeringet Ibu Gubernur yang mana ya Pak Sekda yang paling membuat kesal itu struktur apa perilaku, Pak? Bapak juga punya anak buah nih. Sekda-sekda semuanya kan yang bikin e itu sebenarnya struktur atau perilaku mereka? Perilaku. Kalau perilaku beres maka target tercapai. Betul apa? Oke, sekarang bagaimana definisi leadership? Buka di internet coba cari. Insyaallah ada sejuta definisi leadership. Jutaan. Semakin belajar leadership semakin bingung. Nah, saya 25 tahun saya mendalami leadership. Sebelumnya 10 tahun saya ASN. Saya juga di Dewan Pertimbangan Kadin, Wakil Ketua Bidang Wirausaha dan Pendidikan. Saya juga di ICHMI di dewan Pakar dan seterusnya. Saya juga membuat universitas. Saya research yang paling efektif, efisien untuk jadi seorang leaders. Apa kira-kira rumusnya? Teladan. Banyak enggak sudah teladan tapi di bawah enggak karuan. Angkat tangan. Sapek-capek nemen. Aduh, kamu enggak ngelihat saya. Saya sudah ngasih teladan. Ya, teladan-teladan s penting. THR apa tukin? Betul. Nah, ini setuju enggak? Konsep sederhana yang hari ini adalah if I don't know me, I cannot lead you. Nah, ini konsep penting. Kalau saya tidak kenal dengan diri saya, saya tidak bisa memimpin Anda. Saya sendiri pun saya tidak kenal saya ini tipe seperti apa. Contoh, kalau saya seekor ikan, lalu saya memimpin yang paling bodoh hewan apa? Burung atau gajah atau monyet? Yang paling bodoh siapa? Kalau saya ikan ya, burung yang paling bodoh. Yang agak pintar siapa ya? Pinguin. Betul. Kalau saya seekor ee burung ya, yang paling bodoh yang mana? Gajah. Suruh suruh dia terbang bisa enggak? Kalau dia seekor gajah bisa angkat 20 ton, yang paling bloon siapa di sini? Ikan. digoreng aja katanya. Bahaya enggak kalau seorang pemimpin enggak kenal dirinya? Tegang gini kiri kanan tobat Anda coba kiri kanan to. E o wa e. Aduh, udah gitu sok tahu anak buah dipecat-pecatin, anak buah dimutasi semuanya, anak buah dimarah-marahin, bingung. Akhirnya Pak Kaban minta suruh coret ini, coret ini. Kiri kanan tobat panjenengan coba kiri kanan dulu. Itu mengapa? Karena kita tidak kenal diri kita. Bahaya tidak kalau kita pemimpin tidak kenal diri kita, lalu kita dikasih anggota? Siapa yang baru dilantik lalu punya anak buah baru? Angkat tangan. Pasek dah anak buahnya gimana? Pusing enggak, Pak? Bapak bisa nebak-nebak kira-kira kelakuan mereka seperti apa? Kalau kita tidak kenal diri kita, tidak kenal anak buah kita, lalu kita memerintah. Ya, ini saya Sekda baru. Oke, sekarang saya ngasih perintah ya. Gajah coba terbang dulu. Gajah terbang. Kamu bodoh sekali. Gajah pakai dong kupingmu. Waduh. Terus kemudian burung angkat itu batu 1 ton angkat burung. Bisa kalau kita berpikir bisa. Yang penting tuh panjenengan yakin. Sudah sekolah dokter enggak bisa juga. Gimana sih? Tahajud dulu coba. Ayo. Bahaya enggak kalau di Jawa Timur pemimpinnya seperti ini? Hancur enggak? Ini hancur. Tobat dulu. Tobat dulu. Boleh-boleh. Jadi hari ini kita harus berterima kasih kepada Pak Sekda, kepada Pak Kaban, Gubernur, satu-satunya pertama Indonesia mengajar leadership berdasarkan talenta berbasis AI. Bukan mau sombong, tapi bersyukur untuk tahadus bin nikmah supaya Anda merasa wow. Hari ini saya paham. Coba kebayang ya kalau Bapak Pak Sekda baru Pak apa namanya? Pak Fatur jadi Sekda langsung ketemu anak buah. Ini tipe kucing apa tipe beruang apa monyet? Bahaya enggak, Pak? Bahaya ya. Jadi kita harus tebak. Enggak boleh tebak-tebakan. Harus pas. Benar apa tidak? Masalahnya ini yang terjadi ini adalah ini bias information bias divining ourself as a leader. Bahaya ini. Jadi jangankan menilai anak buah, nilai diri sendiri saja sudah salah. Contoh saya ya, saya dibesarkan oleh kakek tentara. Kakek saya tentara. Kemudian teman saya semuanya jago-jago semua. Akhirnya saya melamar di TNI Akabri, tapi untung tidak lulus. Tapi saya mencoba gagah-gagahan. Wah, saya punya ee apa macam-macamlah koleksi-koleksi yang melambangkan macho. Betul kan? Waduh. Saya karateka dan lima, samurai saya dan tiga. Tetapi selama pertandingan saya enggak pernah tuh tangan saya mukul kepala orang. Enggak tega. Akhirnya saya sadar bahwa saya ini bukanlah seorang cocok jadi tentara. Enggak cocok. Kalau jadi Kopasus pelurunya pasti ini dia peng karena saya orangnya. Nah, seperti ini guru saya ini. Coba kalau saya masuk Kopasus kira-kira gimana? Enggak tega. Betul. Jadi kenapa saya umur 60 masih terus bicara 60? Cucu saya tujuh laki-laki dan enggak ada capek-capeknya sudah 25 tahun. Kenapa saya enggak capek-capek? Passion-nya passion saya apa? energizer. Jadi memang saya lahir merucut langsung jadi motivator. Saya begitu lahir jadi do guru. Saya lahir langsung jago bicara dan sekarang saya 60 tahun ya. Siapa yang di atas 60 tahun usianya? Cuma satu. Saya paling tua. Tapi penampilannya tua mana? saya dengan panjenengan. Kenapa? Kenapa wajah sampean tua-tua salah talenta muka umur 50 tuh? Betul bukan boros tidak. Dia tidak enjoy hidupnya. Dia tidak enjoy, tidak is, tidak excellent. Nih target kita ASN Jawa Timur mereka hidupnya enjoy. Dia is excellent. Itulah rahasia Tun Dr. Mahattir Muhammad. Dalam bahasa Jepang namanya ikuti ikigae. Nah, di Jepang usianya 100 tahun rata-rata. Jadi kalau usia 80 tahun itu disebut dengan anak muda. 80 90 tahun dewasa, 100 tahun tua. Jadi panjenengan anak-anak menurut teorinya ikigai. Nah, tugas kita hari ini menemukan apa rahasia ini. Siapa yang mau angkat tangan? Ya, yang penting lagi istri juga harus tahu. Karena kalau Anda tidak tahu istri, menderita hidup Anda. Confirm. Contoh kalau Anda coba ini dari Madura coba. Coba lihat wajahnya Ayu. Kira-kira sifatnya seperti apa wajahnya? Lihat dari senyumnya. Ayu. Ayu. Baik. Baik. Nurut. Nurut. Enggak. Kalau enggak kalau dari mukanya coba kalau dia saya misalnya n suaminya kepala dipegang. Kamu harus nurut sama saya. Kira-kira ngelawan enggak? Coba kita lihat talentanya. Munculkan. Ngeri ngeri courage panjenengan dilawan akuntable tugas diselesaikan goal getter confident nomor 6 otoritatif kasih mikrofon apa yang terjadi dengan nasib suami panjenengan tolong cerita apa adanya silakan ini bukan soal Madura ya tapi soal hestangan Jangan disama ratakan, enggak boleh. I ya. Terima kasih Pak Hari. Jadi ee di ee saya sudah 12 tahun menikah gitu ya dan di dengan taaruf tuh sekitar 5 tahun 5 sampai 7 tahun ya. Jadi sudah betul-betul mengenal tadinya tapi tadi ternyata bias gitu karena di 5 tahun pertama itu nyaris Pak. Nyaris udahan mau mau pisah. Iya, karena saya udah ee saling memberikan toleransi tapi enggak ketemu titik tengahnya gitu ya ini ya. Terus kalau dia punya atasan namanya iman, mana munculkan iman? Atasannya iman. Kira-kira yang tersiksa yang mana? Pak Iman. Kalau ada KDRT yang digebukin yang mana? Pak Iman. Tapi kalau kita jadi Sekda yang kita pecat siapa? Hesti. Bahaya enggak? Tapi saya kasih tugas sesuai dengan bidang dia. Dia saya jadikan direktur ini orang Madura yang menjadi direktur di ESQ Corporation lulusan UGM. Ya, tepuk tangan dulu HTI. Tugasnya saya kalau ngasih tugas sama dia, saya tinggal aja. Mengapa? Karena dia enggak akan tidur sampai tugasnya selesai dan dia mimpinya mencapai target. Kalau dia enggak mencapai target, dia datang. Tolong hukum saya, Fari. Mengapa ini? Jadi kalau di kalau dia di pempr tugaskan bagian apa? Dia cari lah yang nyari ngejar ngejar pajak ya. Ini pendar tepuk tangan dulu. Pasti tercapai targetnya. Kumpulkan 100 orang seperti ini. Berapa target pendapatan provinsi sini? 20 triliun. Insyaallah 30 triliun dapat. Asalkan orangnya begini semua. Betul. Tapi kalau kita kirim Ronald untuk kepala Bapenda, Ronald Ronald munculkan nih. Kira-kira orangnya peduli, caring, inisiatif, kira-kira tercapai enggak target 25 triliun? Enggak. Dia hobinya ngopi-ngopiow, slow, slow. Betul kan? Oh ya, hal Allah gitu kan. Tapi disenangi oleh atasan. Pasti Sekda senang sama dia karena dia jago untuk entertain tapi target enggak tercapai. Nah. [Tertawa] Nah. Nah, ya berarti cocoknya kalau kita jadikan dia staf kita, misalnya kita pimpinan nih, kita tugaskan dia, kita tugaskan apa dia? Humas. Tepuk tangan dulu. Hanya masalahnya begitu nanti jadi Sekda hari pertama ketemu orang asing semua. Nih ada ngelihat dari model hidungnya kayaknya enggak cocok nih. Itu dari ngomongnya, "Ah, nih ini orang Bangkalan nih kayaknya nih." Akhirnya nebak-nebak hancur enggak kita? Yang rusak sak organisasi kita berantakan. Ya, contoh sekarang tebak-tebakan. Coba Arif bantu saya. Ayo tepuk tangan. Ini saya datangkan orang-orang Jawa Timur semua nih. Arif silakan Rif. Baik, Pak Hari. Terima kasih. Baik, Bapak dan Ibu semuanya semangat pagi. Pagi. Ah, menurut Bapak dan Ibu mana yang betul? Mickey Mouse yang sebelah kiri A atau yang B? A itu enggak pakai ini apa? Ee tali. Kemudian yang B pakai tali. Yang mana? A B? B. Siapa yang A? Angkat tangan. Ayo yang A angkat tangan. Angkat tangan. Siapa yang A? Oke, siapa yang B? Wah, jawabannya yang betul adalah. A. Tepuk tangan dulu untuk yang jawab. Udah bayangin kalau dia jadi pejabat yang tadi dipecat semua. Bahaya enggak? Jadi, Anda harus terima kasih nih ke Pak Kaban. Kita ngasih ilmu ini. Tepuk tangan Pak Kaban dan izin dari Pak Sekda. Dan tentu nanti bilang makasih Ibu Gubernur pasti minta. Tolong bacain istri saya Pak nyebelin dia. Oke lanjut Arif. Baik berikutnya KitKat mana yang betul? A enggak pakai dash atau B pakai dash? Siapa yang A angkat tangan. Siapa yang A angkat tangan. A enggak pakai dash, enggak pakai strip. Siapa yang B? B. Oke, kita lihat mana yang betul. A B. Ah, enggak pakai dan tepuk tangan dulu yang jawab A. Bahaya enggak ini? Siapa yang pernah dibuat seperti itu sama bos? Dimutasi, dimarahin, dianggap bodoh. Angkat tangan. Siapa yang pernah seperti itu? Atau kita menganggap bodoh anak orang anak buah kita. Kita kesal, kita mutasi, kita pecat dia. Betul. Hancur kiri kanan tobat panjenengan bahunya. Lanjut berikutnya, siapa yang pernah main monopoli dulu? Oke, siapa yang A orangnya pakai kacamata atau B orangnya enggak pakai kacamata? Coba siapa yang A? A. Wah, ini yang main monopoli nih. Siapa yang B? Oke, A atau B? B. A B jawabannya adalah ah enggak pakai kacamata. Pak Seedda. Betul. Oke, berikutnya. Ah, ini dia Luni Tunes. T O N atau Luni Tunes. Mana tulisan yang betul? Siapa yang A? A. Siapa yang B? Yang betul adalah B. Masda. Betul. Tajam. Masuk. Mari kita lihat. [Musik] Coca-Cola. Semua pernah minum ya? Coca-Cola. Coca-Cola ada titiknya A atau Coca- Cola B? Enggak ada titiknya. Mana yang betul? Siapa yang A? Oh, A. Siapa yang B? Coba kita lihat. Yang betul adalah A. Weh, Pak. Ada buku. Ada buku hadiah. Hebat Pak Sekda istimewa. Oke, sudah. Tepuk tangan dulu. Baik, sekarang tolong hubungkan dengan konsep If I don't know me, I cannot lead you. Mas Arif kasih hadiah karena tidak menjawab buku ASQ. Oke, siapa yang bisa menyimpulkan ini? hubungkan dengan materi leadership hari ini. Bahaya tidak nebak-nebak seperti itu. Kalau yang nebaknya pemimpin, mati kita. Betul. Kalau kita punya kuasa habis. Jadi karena itu mengapa pemimpin ikut training di sini? Tepuk tangan dulu. Dan juga kita bisa kita lihat kalau misalnya dapat perintah dari atasan ini saya nyun sewu dan itu tidak bisa dirubah hanya Tuhan yang bisa mengubah. Qul kulu ya ala syakilatih itu ayat Al-Qur'an ya. Bahwa manusia bekerja sesuai talenta. Nih contoh sekarang pura-puranya Bapak Ibu saya kasih tiga anak buah. Zen putra iman. Oke. Tolong tugaskan. untuk jadi penceramah yang mana? Oke. Untuk penataan office yang mana? Kantor yang kita jadikan bagian untuk ee apa? Mengamati keuangan untuk aman bagian apa? Inspektur. Oke, Putra. Baik, ada yang bilang putra. Siapa yang bilang Putra? Angkat tangan ya. Siapa yang iman ya? Siapa yang zen? FF50 sudah korban lagi. Ngeri sekali. Anda bisa bayar harga resiko nasib orang itu kalau enggak punya ilmu ini hancur. Sementara dia sudah disekolahkan oleh orang tuanya, dikuliahkan jadi tempat bergantung. istrinya langsung kita mutasi dia. Bahaya kan? Kok jadi langsung merasa jangan-jangan saya pernah digituin juga dulu sama bos saya ya. Kebayang tidak kalau bagian SDM kalau seandainya nyuwun sewu, seandainya Pak Kaban SDM enggak punya data ini bagaimana? Tapi inilah kabia yang punya ini insyaallah akan objektif penilaiannya. Betul ya. Tidak untuk dimutasi, tidak, tetapi disadari lalu dimanfaatkan. Kayak contoh ya, saya courage-nya Ariginanjar level keberaniannya berapa? 44. Tetapi kelihatan saya penakut apa tidak penakut? Tapi coba lihat di pertandingan karate munculkan. Saya juara karate PON 12. Saya juara samurai juara 3 dunia. Ada video gambarnya Ronald. Oke ya. Bisa muncul Ronald? Oke berarti dan saya pernah melawan Jatim juga. Saya Pon 12 juga med Perak dan lawannya Jatim Johannes Kunto. Apa yang kenal? itu ya saya lawan saya itu Johannes Kunto ya. Nah ini jadi kelihatannya penakut atau pemberani penakut tetapi kenapa saya pemberani balikan lagi. Saya mempergunakan self confidence saya paham ya saya di coach sama Arif kepercayaan diri saya dibangun. kedua goalgetter saya paham ya jadi bukan berarti harus dimutasi Pak tapi di coaching. Nah, karena itu Widya Iswara saya akan kasih ilmu coaching-nya. Angkat tangan Widaya Iswara temui Widayawara dan mereka akan membimbing menuntun Anda. Tepuk tangan dulu ilmunya saya akan serahkan semua ke sini. Paham ya? Jadi kita tidak bisa menilai tapi menyadari kenapa saya jadi pemberani? Coba baca apa yang membuat saya jadi pemberani. Tapi kalau nasihat, Ari kamu pemberani bisa apa tidak? Enggak bisa. Terus nasihati saya. Tolong Pak Ramli nasehati saya supaya saya menang pertandingan karate yang menakutkan. Gimana Pak Ramli? Top talent-nya apa? Top talent saya self confident. Yang kedua goalgetter. Yang ketiga satu jaser. Yang keelapan figurous. Paham ya? Jadi artinya tolong jangan takut menulis ini ya. Jangan wah diacal-asalan supaya enggak dibaca oleh Pak Ramlee. Rugi Anda ya. Bisa aman. Tapi psikologi umum itu mencari kelemahan. Kalau ini mencari kekuatan. Kiri kanan. Panjenengan jangan takut. Aman. [Musik] Aman ya. Aman. [Musik] di sini kau di sana tak menghalangi jiwa kita dalam ini orang-orang yang ini yang saya salami [Musik] jeniusukan [Musik] Jius. Hanya pertanyaannya Pak Ram tahu gak mereka jeniusnya apa? Pakda tahu gak jeniusnya apa? Kiri kanan itu coba jenius enggak? Jenius sampai-sampai malaikat sujud ke Adam saking sempurnanya dia. Tapi kesempurnaan itu selama ini hanya seperti setan. Setan itu ngomong gimana? Dia terbuat dari api. Aku terbuat dari eh. Dia terbuat dari tanah. Aku terbuat dari api. Berarti setan ngelihat apa? Fisik. Sedangkan malaikat melihat hati. Karena itu judul acara kita adalah [Musik] memimpin dengan visi menggerakkan dengan hati. Talenta kita membuka membaca hati manusia. Perhitungannya tidak bisa diduga. Saya sudah hitung perbedaan antara satu orang dengan satu orang. Kombinasinya 119 * 10^ = 119 okta desilien sama dengan jumlah atom dalam 60 buah matahari. Barulah saya paham ternyata bukan hanya sidik jari yang satu tapi talenta cuma panjenengan. Sekarang usap panjenengan istimewaar panjenengan istimewa. Kurasakan hangat indahnya sang mentari membangunkanku dari tidur yang lelap ini. Sinarmu yang terang mulai memasuki matau dari jadi gitu Bu Yuyun. Ini Bu Yuyunnya punya tanggung jawab yang sangat besar nih Bu Yuyun. Bu Yuyun hari ini akan kita kuak mereka orang istimewa. Jadi dulu saya bingung kenapa kok malaikat suruh sujud ke Adam. Betul. Lalu Allah mengatakan umatin ukat sempurna dia sempurna gimana ini? Kok pada bloon-bloon gitu kan. Iya kan? Contoh Hesti hebat enggak? Hebat tapi soal perasa blowon. Betul kan? Karena affectionate-nya di caring-nya 42. Yang penting target tercapai. Suruh kiri kanan peduli enggak bisa. Dia memang asli badan pendapatan daerah. Enggak ada caring. Pokoknya target 25 triliun tercapai. That's it. Itu ya. Jadi kita bisa melihat apakah Hesti sempurna apa tidak sempurna di talenta yang 10 ini. Tetapi yang 41 sampai 45 kita perlu Ronald Edison. Nah nih nah dia nih paham ya. Jadi nanti Bapak mencari pendampingnya yang seperti ini gitu. Kalau Hesti jadi pimpinan kepala atau BKD misalnya, Hesti jadi kepala BKD, wakilnya adalah Arif atau UI. Uwi mana? Uwi berantem enggak dia berdua? Berantem pasti. Bayangkan kalau Ibu gubernur punya satu level di bawah gubernur kepala dinas ya. Enggak tahu diri, enggak tahu begini. Pada berantem enggak? Ini jangan khawatir, Pak Ramle, Pak Segda. Ini kita kita harus paham ini ya. Harus satu level di bawah gubernur harus duduk bersama, harus kenal. Nanti ee dari Madura tolong bantu. Sambil minum teh kopi didampingi oleh Pastda dibacakan semua. Jadi Ibu Gubernur ngerti. Sebab bayangkan kalau saya punya ini satu jadi katakanlah kepala apa BKD apa kepala dinas apa misalnya. Oke. Satu lagi kepala dinas ini. Berantem enggak dia berdua? Pasti saling ngotot. Wah tiap rapat ini orang nih keras kepala kepalanya batu. Ya. Dasar nih orang ini gitu. Betul. Bahaya enggak ini? Bahaya. Jadi, jadi luar biasa. Kita harus berikan applause tanpa ber memuji acara hari ini pertama Indonesia. Jadi, artinya mengapa saya optimis bahwa misi ini akan tercapai. Oke, sekarang putra. Ini true story. Putra disuruh orang tuanya untuk kuliah di salah satu kampus terkenal di Jogja. Jabatan yang bisa dicari nanti adalah office management. Tapi setelah bulan setahun ketiga di dous di do dan dianggap mahasiswa terbodoh. Lalu putra eh jangan dimunculkan dulu sebentar. Lalu putra ya putra pindah jurusan mengambil bidang sosial. Harusnya lulus 3 tahun, 4 tahun. Ini 6 hampir 7 tahun baru lulus. Apa kira-kira masalahnya? Bukakan Putra. Sekarang Putra dibukakan talentanya. Apa yang membuat dia di drop out untuk office managemen atau manajemen perkantoran? Tolong dibaca. Structurnya lemah apalagi perfeksionisnya lemah. Betul. Terus otoritif lemah. Betul. Terus kemudian dia pindah jurusan di bidang sosial. Kenapa dia tidak lulus-lulus? Lihat di mana? Masalah apa tidak? Tidak juga. Tidak masalah. Yang penting putra paham. Lalu kita bisa manfaatkan apa perfeksionisnya pakai apa dia pakai apa dia bisa mendidik anak buah untuk jadi perfeksionis. Paham ya? Dia jago di kedua dia membentuk tim yang kuat untuk membangun office managementen. Tapi kenapa dia di do? karena tidak pernah ikut training telan DNA di Jawa Timur. Paham ya? Satu lagi sekarang ya, akhirnya dia jadi trainer ASQ ya karena memang dia suka dia di pesantren Gontor. Orang tuanya minta dia jadi ustaz. Dari dari berapa tahun di pesantren dia? SM dari SMP sampai tamat kuliah sampai hari ini tidak pernah bisa ceramah. Coba lihat kenapa Zen artikulatifnya rendah terus dan dimusuhin sama orang. Kenapa? Sociable-nya temannya sedikit. Mengapa nomor satunya cocoknya kalau dia kerja di Pemprov Jawa Timur bagian apa dia letakkan dia bagian apa, Pak Sekda? Satpol PP. Yang kedua, Inspekturat. Inspektur. Kalau dia jadi inspektur lolos enggak orang habis anda senyum saja dia udah ni ma maling apa dia nih nipu apa betul kan ngelihat orang tuh udah maunya apa dia kenapa karena dia nomor satunya otoritatif dan aers itu waspada tapi kalau Ronald saya jadikan dia inspektur kira-kira habis enggak uang Pemrov belanja dia. Betul. Forgiving. Jadi untuk mencapai gerbang baru Nusantara tanpa ini bahaya enggak? Itu orang selalu bilang ini masalah birokrasi bukan masalah birokrasi masalah talenta baru diatur dalam birokrasi. Kiri kanan sadar enggak ya? [Musik] Pokoknya Jawa Timur ya. Ini teladan ya. Setiap saat setiap waktu keringat pas tubuh ini saat yang kutunggu. Hari ini kuikan kuakin aku kan menang. Hari ini kami tenang semua doaku panjatkan, sejarah ku persobakan terus fokus satu titik hanya itu. Ik tetap fokus kita kejar lampaui batas terus fokus satu titik hanya itu. tetap fokus kita kejar dan rabintang yo ayo yo ayo yo yo ayo yo ayo yo yo ayo yo ayo yo y w o yo oke sudah ya ayo y saya salaman dengan siapa barusan saya salaman dengan siapa orang jenius yang hari ini akan kita buka kejeniusan nya. Tepuk tangan dulu. Nah, alhamdulillah saya ditugaskan untuk membantu sekolah rakyat tanpa tes yang hidupnya di pinggir kali, di jalanan, miskin ekstrem, masuk sekolah tidak dites, tapi pakai tes telan DNA. sehingga mereka akan ketahuan mana Rudi Habibi, mana Rudi Khairudin dan mana Rudi Hartono. Dan itu akan terjadi di provinsi pertama se Indonesia yaitu di Jawa Timur. Tetapi kalau cuma Jawa Timur tidak didukung oleh Sekda-Sekda kabupaten, gagal. Karena enggak mungkin cahayanya sendirian. Jadi tolong berdiri sekda-sekda dari daerah-daerah yang lain. Tolong berdiri. Wow. Tepuk tangan dulu. Ini dia tepuk tangan ya. Cahaya Jawa Timur. Tepuk tangan dulu. Alhamdulillah. Kalau BKD, BKD, BKD, BKD. Berdiri semuanya. BKD ya. Tepuk tangan dulu PKD. Wuh. Buktikan ya. Pokoknya insyaallah bukan hanya anggarannya tercapai, tapi yang terbaik. Setuju apaak? Sehingga nanti orang berbondong-bondong mau pindah ke Jawa Timur ya. Karena di sini gudang talenta sa Indonesia. Indonesia mau mencari ahli makanan bergizi datang ke Jawa Timur. Mau mencari calon insinyur datang ke Jawa Timur. Mau mencari koki makanan bergizi, datang ke Jawa Timur. Mau mencari bagian kredit meskipun lulus SMA untuk koperasi merah putih, cari ke Jawa Timur. Mau cari Jurkam cari ke Jawa Timur. Semua kita tahu. Aminkan dong. Amin. Nanti silakan setelah diumumkan ke nasional. Tapi siap dulu. Jadi nanti sa Indonesia semua gubernur bupati belajar ke Jawa Timur. Apakah siap? Siap. Ini baru pulang dari Padang Arafah nih. Ini Pak saya zikirkan 3.200 kali zikir dan enggak pernah ada yang bisa mampu menembus zikir yang saya lakukan. Betul ya? Arif berapa kali tembusnya? 1000. Karena panas zikir terus dan itu asmaul husna kan harus satu. Ya Allah ya Rahman. Terus dan kalau gagal Rahman, Rahim Malik. Eh, ulang lagi ya. Dan Ronald kemarin berhasil tembus sampai berapa? Enggak sampai enggak sampai saya berhasil. Setelah itu saya ya Allah bimbing ke mana ini? Ternyata saya dibawa ke Jawa Timur. Insyaallah rahmat dan barokah Arafah tercurah dan Jawa Timur tolong jadikan provinsi yang terbaik se-Indonesia. Amin. Karena Allah mencintai Jawa Timur. Ulamanya paling banyak. Betul. Zikirnya paling banyak. Selawatnya paling banyak. Sebutkan di mana provinsi yang selawatnya paling banyak kecuali Jawa Timur. Jawa Timur ya. Dan kabupaten mana? Bakala. Lirilir. Aduh. [Musik] Oke ya. Oke sekarang sebentar kita lanjut dulu. Oke semua sekarang tolong buka siapa Zen, siapa Putra, siapa iman. Next. Ini cara saya memimpin. Ini dia jelas. Jadi kalau saya jadi Sekda atau kepala BKD maka Zen cocoknya di mana? inspektur. Tapi kalau kalau iman terlanjur jadi inspektur, apakah masalah? Tidak. Jadi caranya bagaimana iman kalau dijadi inspektur? Dia kumpulkan orang-orang seperti Zen. Suruh laporan sama dia. Paham ya? Jadi tidak jadi aman tidak akan dimutasi ya. Jadi kira-kira aman aman amanah kita ya. Oke. Kalau iman cocoknya apa? Humas. Ya. Kalau zen. Tapi kalau dia langsung jadi humas mungkin kesulitan. Tetapi dia pandai membina 100 orang humas. bisa jadi lebih hebat dari ee iman senya atau artinya dia punya mampu mendidik orang untuk jadi inspektur kayak saya ya. Saya punya berapa perusahaan tuh? Banyak ya. Saya punya 17 perusahaan. Coba talenta saya ini. Perusahaan saya banyak. Asuransi ada gedung. H. Coba talenta saya, cocok enggak saya jadi pengusaha? [Tertawa] Enggak ada courage, enggak ada kompetitif. Artinya saya enggak mau be number one. Saya hanya memanfaatkan kekuatan saya. Apa kekuatan saya? Energizer sehingga hesty, unstoppable. Sudah berapa tahun kerja enggak mau mundur? Kenapa betah? Kalau ketemu saya gimana? Kenapa? Karena saya guru, saya advisor, tapi saya jago strategi. Betul enggak? Jadi saya tidak memaksa. Jadi tolong terimalah talenta Anda dengan ikhlas. Enggak usah wah saya pengin rubah talenta saya. Enggak usah jadi orang, jadi diri sendiri. Tinggal nanti kita akan latih para apa? Widyaiswara jadi coach-nya. Saya akan ajarkan coach Arif yang akan mengajar. Arif berdiri ke depan. Hesti akan mengajar Jawa Timur. Dua-duanya Jawa Timuran. Madura hidup. Madura Bangkalan hidup. Wah, Surabaya. Surabaya. Nah, dia akan dua-duanya akan bantu ya. Tepuk tangan silakan duduk. Oke, sekarang kita akan lanjut dengan mempergunakan AI. Apa setuju? Siap. Tolong sekarang data sudah 30.000. Tolong Mbak Hesti sama Arif demokan AI di sini. Bayangkan dengan AI. Bayang kalau Anda punya berapa ratus ribu kita ASN di sini 38.000. Kalau ASN Jawa Timur seteng juta, Pak. Tolong carikan terbaik untuk yang paling efektif, perfeksionis yang bisa menjamin makanan bergizi aman. Bisa cari enggak, Pak? Sulit, Pak. Jangankan 4 3000 sa ini aja pempr Jawa Timur berapa, Pak? R9.000. Tolong carikan satu orang terbaik yang jago untuk menjadi calon humas 10 tahun ke depan. Susah. Nah, kalau kita pakai tenaga, saya tidak menomakan psikolognya UN sewu. Berapa psikolog kita perlu? Berapa bayarnya per orang untuk nyewa psikolog? Jutaan. Katakan sejuta berarti 1 juta dikali ee berapa? Rp80.000 berapa kali Rp80.000? R0 miliar hanya untuk nyari satu. Udah gitu dikumpulin periksa lagi mana yang terbaik. Berapa berapa orang berapa orang psikolog lagi untuk meng sortir akhirnya? Wis ini aja. WS, wis, wsjenengan,panjenengan wis. Pernah enggak Anda punya itu dan setahun enggak selesai-selesai? Kita akan demo hitungan detik bisa dijawab. Tepuk tangan dari Madura Hesty ya. Silakan di sini Hesti. Sini. Baik, terima kasih Dr. Ari. Baik. Eh saat ini alhamdulillah ee dari Bu Gubernur, Pak Sekda juga kemarin dengan Bu Yuyun Kepala BPSDM alhamdulillah sudah ada 32.000 ee ASN nggih Bu yang sudah mengisi talent DNA di Jawa Timur. Tepuk tangan dulu dong. [Tepuk tangan] Nah, tadi menyambung apa yang dr. Ari sampaikan kami ada yang disebut dengan AI talent management. Namun ini adalah bentukannya. Namun data yang ada di sini yang akan kami demokan adalah data dami. Tapi tampilannya adalah kurang lebih seperti ini ya. Contoh di sini ada job fit. Boleh dicek, boleh diperbesar. Diperbesar. Job fit. Yes, job fit tinggal diklik. Ini bisa untuk karyawan baru atau CPNS misalnya karyawan. Klik karyawan yang sekarang. Yes. karyawan yang saat ini. Kemudian di job profile klik misalnya adalah Inspektorat Daerah Provinsi. Ini contoh ya Bapak Ibu ya. Misalnya Pak Sekda, Bapak Ibu sekalian mencari inspektorat di sini langsung hanya dalam hitungan detik kompetensinya sudah ada. Untuk menjadi inspektorat diperlukan manajemen, kompetensi manajemen pengawasan intern, standar audit, tata kelola manajemen risiko, di mana di masing-masing ini ada key behavior atau turunan perilaku. Boleh dicoba buka salah satu manajemen pengawasan intern. Di sini ada tiga perilaku spesifik yang diperlukan. Kemudian lanjut ke bawah. Ini adalah kompetensi-kompetensinya. Dan jika ada kompetensi-kompetensi spesifik yang diperlukan di kabupaten kota ini bisa melihat di sini kita tambahkan bisa di-customize. Yes, bisa dicustomize. Select kategori dicek klik langsung ee langsung semuanya saja kita submit. Nah, di sini AI bekerja sesuai dengan kecepatan internet ya. langsung tadi keluar dalam hitungan hanya beberapa detik ya. Bayangkan kalau pakai tenaga manusia berapa profesor mencari itu. Oh banyak Pak. Berapa konsultasi? Berapa banyak uang keluar untuk menyusun ini? Ya. Iya. Terus kemudian untuk menjadi inspektur talenta yang diperlukan adalah dia affersif. Yaitu tadi yang dr. Ari sampaikan, dia punya ee talenta yang waspada gitu ya. Kemudian strategizer, dia punya strategi. Oke. Jadi ini juga untuk pelatihan, Pak. Jadi misalnya Bapak punya tim tadi tugasnya apa? Inspektur, Pak. Inspektur. Pelatihannya ini coba di atas ini kursusnya ini aja. Jadi enggak usah latihan macam-macam, efisien. Dan itu bisa pakai apa? Digital. LMS ya. Iya. LMS. LMS atau mungkin double decker ke sini aja langsung. Jadi enggak US benar-benar presisi baru next. Kemudian dia juga perlu terstruktur, dia perlu accountable, bisa dipercaya, dan juga optimizer. Siapakah orangnya? Langsung klik, langsung keluar hanya dalam hitungan detik tadi ya. Yaitu contoh ini data DAMI Vina Melati dengan kecocokan 68,06%. Bu Yun langsung dapat orangnya. Tetapi tentu bukan ini segala-galanya, Bu Yuyun. Karena bisa jadi sebelum dites cek dulu ijazahnya. Iya. Cek dulu pendidikannya. Cek dulu semuanya terakhir baru ini gitu. Atau dibalik ya talentanya baru cek pengalamannya, catatan-catatannya. terakhir bukan EA yang mutuskan tetapi tetap gubernur kita serahkan monggo. Jadi kalau gubernur salah pun dari 10 terbaik lima dibuang lima terbaik. Kalau pasti ini 10-sepul dikasih ke gubernur salah semua dikasih dosa BKD-nya. Betul ya? Jadi salahnya aja benar ya. Jadi kita bisa melihat bahwa ini akan membuat kita lebih efektif, efisien dalam memilih dan memilah gitu dan memberikan pelatihan untuk BKD. Oh, ini pelatihannya di kelabnya ini gitu. Lanjut. Betul. Dan ini ee Pak Kaban di sini di bawah ini ada detailnya bahwa tadi Vina Melati ini yang kompetensi yang paling kuat adalah tata kelola. Namun yang perlu ditingkatkan ini untuk diklat-diklatnya yaitu untuk analisis proses dan juga pelaksanaan pengawasan. Jadi ini bisa sangat customize untuk juga pendidikannya. Kemudian kita coba lagi ya Bapak Ibu ya. Kita cari siapa lagi? Ee K Syarif kita cari ee job profile-nya sekarang BPEDA. BPEDA, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi, maka keluar kompetensinya Advokasi Kebijakan Otonomi Daerah. Seorang kepala BPD harus mampu menyusun rancangan APBD, pengelolaan pendapatan daerah, memiliki kompetensi pengawasan dan pengendalian pendapatan daerah, penyusunan laporan pendapatan daerah dan bisa dicustomize disesuaikan dengan provinsi dan daerah masing-masing. Baru show your best match. Di sini lima orang, lima yang terbaik dipilih kemudian di-submit. maka AI-nya bekerja sesuai dengan kecepatan internet dan kemudian kita akan dapat. Jadi dalam waktu hitungan tidak sampai bermenit-menit, tidak sampai 2 menit, maka kita sudah dapat hasilnya. Karena ini yang untuk pendapatan daerah ya, Pak ya tadi ya. Jadi ini sangat efektif, sangat efisien, langsung keluar sehingga kemudian kita bisa tahu talent-nya seorang kepala BPEDA yaitu pertama harus orang yang structured, harus yang memiliki cara berpikirnya struktur, kemudian logical, harus berdasarkan data kemudian orangnya harus punya strategizer, mampu memberikan pilihan-pilihan strategi dan kemudian orangnya adalah next. Siti Lestari tingkat kesesuaiannya 66,06%. Dan yang paling kompetensi yang paling sesuai yang sudah tinggi adalah 76,67% penyusunan laporan. Sedangkan advokasi kebijakan ini adalah kompetensi yang paling tidak natural dengan dirinya dia. Sehingga di situ area pengembangan kompetensinya atau supporting system yang bisa kita berikan. Ini bukan dimutasi tapi pendidikan. Pendidikan ya. Oke. Terus I kemudian yang kedua kalau Bapak Ibu mau melihat di sini yang kedua adalah Rina Anggraini dengan kecocokan 64,39%. Ketiga, ketiga, berikutnya Zaki Maulana 64,11% dan seterusnya. Cepat atau cepat sekali, Bapak, Ibu? Cepat sekali. Cepat sekali ya tadi ya ee hanya dalam hitungan detik. Itu salah satunya. Nah, ini tidak hanya dalam hal job fit, tapi juga dalam hal kompetensi manajerial, sosiokultural, ee berakhlak dan sebagainya. Ini nanti bisa dilihat. Nah, kemudian salah yang kedua nih eh Pak Sekda misalnya kita kembali lagi ke awal find by talent misalnya di salah satu ee kabupaten kota ada Bapeda yang itu bagus banget. Dia sudah ditempatin di berbagai hal dia pasti tercapai tuh di berbagai daerah dia pasti tercapai. Nah, kita bisa mencari kandidat terbaik suksesornya siapa? Eh, contohnya Hesti dulu. Ini suksesor kedua. Ini generasi kedua. Jadi saya cari ada generasi pertamanya Lia. Mana Lia? Mbak Lia sini ke depan. Ini generasi pertama ya. Ini sudah 20 tahun bekerja dan selalu mencapai target nih. Bapedan ASQ. Tetapi karena sudah berapa tahun bekerja? 20 tahun Pak. 20 tahun bekerja ngadap sana. 20 tahun. Iya, Pak. Ya, 20 tahun bekerja ya. Usia berapa sekarang? Banyak Pak. Umur sebut aja. 48 tahun sekarang. 48. Seperti umur berapa mukanya? 25 30. Coba kalau ini saya kasih ke Arif ngejar bapeda. Meninggal dia karena bukan bidangnya. Dan dia wajahnya semakin bersinar karena dia memang ikan disuruh berenang, burung disuruh terbang. Nah, kemudian talentanya dicari dapatlah Hesti. Ternyata orang Madura Bangkalan. gitu. Terima kasih. Terima kasih. Lanjut. Baik. Nah, tadi kita ingin mencari suksesor nih, Bapak Ibu di kita bisa hanya juga ee tinggal find by talent DNA, klik klik karyawan. Nah, kemudian kita cari nih dari BPEDA yang ada tuh yang terbaik. Nah, kita lihat talentanya apa. Nah, ini sebagai contoh. Ternyata talentanya adalah self confident. Kemudian talentanya adalah structure, talentanya adalah accountable, talentanya adalah convincing, bisa mempengaruhi orang lain. Talentanya adalah strategizer. Dia punya berbagai alternatif untuk mencapai target. Kalau sudah ya kemudian tinggal diklik search di sini langsung keluar hasilnya. Siapa yang paling mendekati? Yaitu di situ Rio. Rio Nugroho. Nah, nanti Bapak Ibu mau tahu nih Rio ini seperti apa sih? Keluar di sini yang sebelah kiri tadi seperti yang Dr. Ari sampaikan ini yang menjadi talenta terkuat. Yang sebelah kanan adalah talenta yang tidak natural. Tapi kan kalau seperti ini mungkin Bapak Ibu apa itu maksudnya ya? Bapak, Ibu tinggal nyontek di bawahnya sudah ada detailnya, penjelasannya dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Jadi bisa nyontek, jadi bisa dibacakan. Jadi enggak harus pintar-pintar amat. Asal bisa pakai ini kita bisa. Jadi kita kerja tapi kiri kanan tuh punya ratusan penasehat setiap kali kerja. Kebayang ya? Nah, ini penasehatnya memberitahu. I bahkan ee Pak e Pak Ramli paling bawah di sini ada development suggestion. development suggestion masing-masing orang. Sehingga yang tadi dr. Ari sampaikan pendidikan diklatnya sangat terpersonalisasi ya. Bermanfaat. Bermanfaat. Tenang Bapak Ibu masih lagi ada fitur lainnya lagi. Di sini ada yang disebut dengan talent synergy. Di sini individual compare tadi ya e di ESQ. Kenapa kita bisa tetap akur, damai, walaupun talentanya berbeda-beda. Di sini tinggal diklik. Jadi enggak ada friksi-friksi lagi nih, Bapak, Ibu. Misalnya Rudi Hartono mau ketemu sama Aldi Saputra. Nah, atasan bawahan tinggal di atas diompare, klik. Maka nanti di sini akan keluar Bapak, Ibu bagaimana talentanya, bagaimana cara dia berkolaborasi, bagaimana potensi konfliknya. di sini semuanya akan keluar baik itu secara person to person, individu ke individu, maupun juga antar unit kerja gitu ya. Misalnya Bu Yuyun mau melihat ini Dinas Pariwisata sama Bapeda bisa Bu di sini dilihat secara keseluruhan. Dan terakhir adalah di beranda di inside. Jadi, Bapak, Ibu seperti punya HR, sumber daya eh SDM expert gitu ya. Nah, di sini sudah tahu nih apa sih insight organisasi dari Jawa Timur? Nah, ini yang kemarin tanya tolong cek Madura bagaimana? Iya. Jadi, kita bisa tahu Madura seperti ini, Bangkalan seperti ini. Jadi, kita bisa tahu seperti betul atau satu wilayah misalnya yang Iya. di manauan gitu ya, Pak ya. Langsung kita bisa baca sehingga nanti informasi kalau kita Sekdah datang ke Bangkalan ini arahnya ya gitu. Jadi kita bisa ngerti oh ini seperti itu ya ini intelligennya kita. Oke ada lagi. Oke. Ee jadi ini harapan saya Bapak Ibu semuanya mengisi. Kita lanjut sesi berikutnya. yang belum mengisi tolong ya tolong disiapkan sekarang langsung mengisi ya. Ya. Baik, Bapak dan Ibu semuanya yang belum mengisi, yang sudah enggak usah. Yang belum mengisi angkat tangan karena rugi kalau tidak punya ini kita dianggap ini Anda jenius dan sangat jenius andanya. Maksud saya silakan yang belum mengisi, isi. Oke, kita akan bagi dua. Satu yang belum mengisi dari Pempr dan kemudian yang satu lagi yang belum mengisi dari Pemkap. Oleh karena itu yang Pemrov yang belum meng yang belum mengisi angkat tangan. Pempr yang belum mengisi angkat tangan. Baik. Kemudian yang Pempr belum mengisi boleh silakan scan barcode yang ada di depan khusus Pemrove ya yang tadi. [Musik] Boleh ditunjukkan yang Pemro. Baik. Link pengisian khusus DNA khusus Pemro. Sudah Pempr yang Pemkap kami akan tunjukkan setelah ini. Yang Pemkap kami akan tunjukkan setelah ini karena kami akan bedakan dalam penyusunan nanti di dalam datanya ya. Pem Prof. Baik, PEMP Prof sudah masuk semuanya. [Musik] Pempr sudah ya. Apabila ada kendala bisa angkat tangan dan tim kami akan bantu. Apabila ada kendala bisa angkat tangan dan tim kami akan bantu. Mas Harun, Teh Lia, Nuzul, Pemprov. Sudah Pempr saya bisa ganti ke Pemkap. Oh, iya silakan Pakda. Sudah. Baik, Pakda. [Musik] Ya. Ya. Teh Lia, Mbak Lia, Mbak Lia, tolong timnya maju ke depan semua. Tim dari tim dari ESQ maju ke depan untuk ganda semuanya maju ke depan. Yang ada kesulitan angkat tangan. Oke. Yang kesulitan tolong didatangi ke situ ya. Ini kesulitan. Oke. Angkat tangan yang kesulitan. Tolong di sini. Tolong di sini ya. Ronald turun tangan di sini. Nah, di sini. Ini dibantu. Oke. Di sini dulu. Ganda. Di sini. G ini. Ini ganda di sebelah sini. Iya. yang kesulitan langsung acungkan tangan aja. Tim kita akan datang. Ya, itu tuh yang kesulitan angkat tangan. Tim kita datang. Ah, itu [Musik] Arif tolong kasih tahu isinya jangan mentok. Geser kiri kanan. Cara pengisian dikasih lihat aja. Oh iya. Baik Pak. Baik. Berikutnya kita akan masuk ke Pemkap I. Baik, bagi yang Pemkap, bagi yang Pemkap boleh angkat tangan yang Pemkap dari Pemkap. Baik, yang dari Pemkap sekarang silakan untuk mengisi atau scan barcode yang ada di depan. Bagi yang PMPR yang masih ada kendala, tim kami sedang ee bantu dan konfirmasi karena ya link pengisian telen DNA Pemkap dan Pemode silakan dican dan kemudian silakan untuk mulai mengisi. Jadi mengisinya nanti Bapak dan Ibu tidak ada jawaban yang benar dan salah. Tidak ada jawaban yang benar dan salah. yang perlu Bapak dan Ibu lakukan adalah apakah perilaku tersebut sangat menyesuaikan Bapak dan Ibu atau tidak? Seberapa sesuai gambaran tersebut dengan kondisi Bapak dan Ibu. Jadi tidak ada yang salah, tidak ada yang benar gitu ya. Jadi semua jawaban adalah benar yang paling sesuai dengan diri Bapak dan Ibu. Oke. Eh, Mas Ronald boleh tolong di sebelah kiri dan sebelah kanan. Barcode-nya dua, jadi bisa bolak-balik. [Musik] Tolong tim ESQ berdiri satu di depan supaya bisa respon apabila ada yang angkat tangan ya. Silakan angkat tangannya ada masalah. [Musik] Jangan sungkan angkat tangan ya. [Musik] Jangan sungkan angkat tangannya kalau ada pertanyaan, kalau ada kesulitan enggak jelas. Oke, sisi sebelah kiri ada pertanyaan tuh. Tolong pindah ke sana. trainer Lia di situ. Ah. [Musik] H [Musik] Oke, angkat tangan lagi yang masalah. Oke, tolong di tengah ada di sini nih. [Musik] Ada aman. Ronald sini Ronald. Oh sini entar ya. Bisa tapi melalui kabupaten kota. Oh kota bisa. Baik Hesti di sini H. Bentar ya sebentar. [Musik] Ee ganda kan? Ayo di sini di sini. Silakan di sini di sini di sini. yang sudah keluar hasilnya angkat tangan. [Musik] Gesernya jangan terlalu mentok ke kiri, mentok kanan ya. Dia akan tahu sisakan sedikit di kiri kanannya. [Musik] Ganda dari depan sini, Gan. Siapa lagi baca masalah? Yang ada pertanyaan, Gan. Sini, Gan. Oke, yang sudah selesai angkat tangan dan ini real time langsung keluar hasilnya. angkat tangan. real time Ankarde Ansin Amin. [Musik] Kalau sudah selesai dia akan muncul. Kalau dia belum bisa muncul, tolong angkat tangan nanti akan dibantu. tuh [Musik] Hesti, Arif kalau ada yang sudah eh Ronald kalau yang sudah selesai angkat tangannya kita bacakan. Sudah selesai coba Arif. Eh, e sini saya bacakan. Ronald sini bantu Bapak di sini. Nama Bapak Fauzan. Fauzan Adima. Iya. Di tugas Bapak di mana? Di Rumah Sakit Syful Anwar Malang. Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang. Posisi sekarang yang sewu wakil direktur pendidikan. Wakil direktur pendidikan. Oke. Ini top tens atau top 45 Ronald? Oke. Ini ya. Oke. Atasannya siapa? Ada atasannya enggak di sini? Ada. Mana atasannya? Dokter Bahtiar sama bawahannya. Bawahnya tidak ada. Tidak ada. Atasannya aja. Sini atasannya. Oke, foto nih iya, Pak. Ya, ini Pak Fauzan Adima. Bapak sudah kenal beliau berapa tahun? Sudah 2 tahun. 2 tahun. Apa yang Bapak kenal tentang beliau? Yang Bapak tahu tentang beliau selama berinteraksi 2 tahun? Saya kira termasuk yang structure tadi. Iya. Kemudian ee figures. Iya. I. Oke. Apalagi? Ee sangat teliti tentang Arif. Rif yang 45-nya bottom-nya dibuka. Oke. Oke. Lanjut. Terus pilihannya apa lagi tadi? Pak mau nyontek langsung. Oke. Nah, ini iya convincing juga ya. Arif baca sama-sama ya. Iya. Tolong kasih tahu saya Arif di sini beliau ya namanya Mas apa dipanggil dokter apa? Fauzan. Drter Fauzan kalau sudah kerja orangnya fokus. Iya. Betul. Betul. Dan kalau bicara semua harus logik. Betul ya. Betul. Betul Pak. Ya. Betul. Terus dan beliau tidak hanya omon-omon, dia langsung jalan langsung kerja. Betul. Setuju. Setuju. Dan kadang-kadang berani ambil keputusan sendiri. Betul. Betul. Dan kalau sudah megang prinsip, pegang Teguh. Betul. Iya, betul. Kadang-kadang susah dikasih tahu juga ya dengan segala risikonya. Orang orang Madura. Iya. Oh, kelihatan Maduranya ini memang nih. Oke, tolong ceritakan yang paling menggambarkan Dr. Fauzan yang mana logik fokus selalu inginnya itu kalau bekerja kecewa kalau sudah kerja tapi atasan tidak memberikan feedback. Betul enggak, Pak? Jujur, Pak. Pegang, Pak. Iya, betul. E kalau Bapak sudah kerja tapi atasan tidak memberi feedback, gimana rasanya? Ya, gelo. Gelo, gelo. Pak Bahti suka ngasih masuk ngasih masukan atau jarang? Sering. Masukan sering. Nah, terus kalau berhasil kerja langsung di eh maaf. Iya, gitu ya. Yang paling menggambarkan Dr. Fauzan yang mana? Logiknya, fokusnya, inisiatornya atau fleksibelnya atau suka berani ambil gua sendiri. Decision decisif seperti apa contohnya? ee ketika ada masalah tentang pendidikan karena kemudian dengan harus berhadapan dengan apa namanya resiko ada yang mungkin tidak setuju maka berani mengambil keputusan diambil keputusan. Oke. Yang istimewa dari beliau apa? Orang Madura ini orang Madura apa yang kemudian beliau bukan seorang dia beliau yang pandai bekerja tapi tidak pandai bicara. Betul. Pandai juga pandai juga. Strcture mungkin Bapak structurnya tetapi bukan orang yang suka bicara gitu. Iya. Lebih banyak bekerjanya. Iya. Betul ya. Iya. Oke. Nah, ini menggambarkan beliau. Nah, sekarang Arif tolong dibacakan di bawahnya sebentar. Yang ini, Pak, ya. Iya. Jadi gambaran dari talent ini dokter mampu mengambil kesimpulan berdasarkan data maupun fakta. Kemudian menjaga konsentrasi atas apa yang dikerjakan. Kemudian fokus. Kemudian inginnya selalu berkontribusi dan memberikan dampak. itu tadi yang kalau tidak diberikan feedback agak-agak gelu. Jadi Pak Bahtiar memotivasi gampang tiap beliau kerja itu aja pasti dia senang sekali. Kemudian ee mengeksekusi dengan segera dan menggerakkan orang lain untuk memulai suatu aktivitas. Diikasih tugas cepat langsung dikerjakan. Enggak usah pakai nunggu-nunggu GPL. Betul. GPL. GPL apa itu, Pak? GPL mampu melakukan segala sesuatu secara konsisten, beradaptasi dengan mudah dan cepat dalam berbagai kondisi. Jadi, Pak Bahtiar tinggal baca ini beliau paham. Terus sekarang tolong jelaskan cara mengembangkan ee dokter Fauzan, baca development-nya, penjelasannya. Dan kemudian wilayah yang harus dikembangkan. [Musik] Wilayah yang harus dikembangkan adalah bukan secara natural menyampaikan pemikiran yang mudah dipahami. Jadi perlu effort. Kemudian secara baik itu secara lisan maupun tertulis. Kemudian dr. juga bukan orang yang secara alami memberikan alternatif cara mengatasi situasi serta bukan secara alami memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain. Jadi kalau ada kesalahan sama dia dipendem, disimpan. Betul ya? Iya. Ya. Sekarang Bapak kasih nasehat bagai atasan. Ya, saya kira setiap keputusan yang diambil itu saya apresiasi dan dengan segala risikonya harus harus berani ee menyampaikan kemudian baik kepada apa sebagai instruksi top down maupun laporan ke saya harus disampaikan sebagaimana yang semestinya. Iya. Sebenarnya dari situ bukannya beliau tidak mau menyampaikan, beliau harus dilatih teknik menyampaikannya. Iya. Karena artikulatifnya kurang kurang apa kurang. Tetapi kalau sudah kerja dia fokus sampai saking fokus dan inisiatornya sampai lupa mengkomunikasikan. Betul, Pak, ya. Nah, itu jadi Bapak dengan gitu bisa baca ini. Oke, ya. Saya kira itu dulu cukup. Terima kasih, ya. Tolong salaman dulu antara pimpinan dan wakil ya. Makasih banyak ya. Oke, Pak. Ini Pak izin selfie dulu. Oh, selfie dulu ya. Arif langsung ngajar sekarang Rif. Tapi tolong itu yang main itu drummer mau berdua dulu. Oke, Ronald drummer. Siap. Okeih. Makasih banyak ya. Makasih. Oke, nanti sekarang kita lanjutkan lagi. Jadi, ini sesi ini baru sesi pengenalan. Nanti akan ada sesi ya sehari atau dua hari bagaimana kita membaca. Tapi kalau Anda bingung enggak apa-apa di situ sudah ada AI-nya dibacakan. Tapi juga ada pelatihan bagaimana cara membaca diri, membaca orang, dan teknik menolong orang juga ada ya. Oke, sekarang kita lihat cuplikan video ini. Seorang yang dianggap bodoh karena suka mukul-mukul meja dalam kelas. Coba lihat. I have a lot of memories from when I was a child. One always stuck out to me though was when I was about 10 years old and I was in school and I struggled and I didn't struggle with English, math or science. I struggled holding still and I would try to listen and focus and process ideas but I couldn't help myself. Then to be honest, I would sit there and then I would just start tapping and the students in the class would look at me and they'd say, "Hey, stop tapping." A lot of the time I didn't even realize I was doing it and then eventually even the teachers got after me and they would yell at me and they'd say, "Clint, you have to stop tapping." It got so bad that I got sent to the principal's office for tapping. And he said to me, "K, maybe when you go back to class, just try sitting on your hands." And so I did. I went back to class and when I felt myself starting to tap, I just I did this. I sat on my hands and that worked for about 5 seconds. One time I was tapping in class and my teacher, Mr. Jenson, he looked at me and he yelled and he said, "Clint, stay after class." And I thought to myself, "This is it. I am done." Now, I've always been the type of person that believes that a single moment in time can change a person's life. And this was one of those moments for me, and I will never forget it. And so I was sitting there with Mr. Jenson and an empty classroom. He walked past me and he sat next to his desk and he said, "Clint, come here. I want to talk to you." And as he looked at me right in the eye, he said, "Now I need you to know something. You're not in trouble. But I do have just one question that I have to ask you. And he asked, he said, "Have you ever thought about playing the drums?" And in that moment, Mr. Jenson, he leaned back and he opened the top drawer of his desk and he reached in and he pulled out my very first pair of drumsticks and he held them in his hands and he looked at me and he said, "Hey Clint, you're not a problem. I think you're a drummer. [Musik] And from that moment on, I've never put those six down. I've toured, recorded, and played drums all over the world. My whole college education was paid for with drumsticks in my hand. Just because of a single moment in time when somebody believed in me and he saw something in me that I didn't even see within myself. And from that moment, I learned that there's a difference between being the best in the world and being the best for the world. Tepuk tangan dulu. Luar biasa. Bayangkan kalau kita pemimpin tidak tahu dia, dia kita hukum karena tangannya selalu mukul-mukul meja. Tapi kalau kita tahu talenta dia, kita biarkan dia main drum dan dia menjadi pemain drum yang sangat bagus. Tidak dipecat, tidak dimutasi, tidak di PHK, tapi diarahkan. Barusan kita sudah tahu Dr. Fauzan, Dr. Fauzan, kita paham talentanya dan tadi ada atasannya. Seandainya atasannya sudah 2 tahun bersyukur. Tapi kalau atasan baru tiba-tiba jadi kepala rumah sakit, maka bisa jadi dokter Fauzen akan mengalami masalah. Kenapa? Karena dr. Fauzan orang yang sangat fokus. Betul. Dr. Fauzan orang yang inisiator. Terus yang ketiga dan logik. Tetapi kontemplatifnya di mana? artikulatif kontemplatifnya di bawah. Artinya bisa jadi ketika dia kerja dia nampak tidak ramah. Betul enggak pimpinannya? Betul. Kalau sudah kadang-kadang dia ambil tindakan tanpa bicara. Betul. Nah, apa yang harus kita lakukan kalau dokter Fauzannya blind spot? dia tidak tahu seperti itu. Tapi dengan hari ini tahu bagaimana Dr. Fauzan manfaatnya. Dr. Fauzan akan lebih paham, oh ini saya toh. Dan akan melatih diri nanti mungkin e akan dibantu itu bagaimana cara melatihnya. Ya, Pak Kaban bisa jelaskan nanti bisa sharing ya, Pak Kaban. Sehingga bagaimana cara mengembangkan Dr. Fauzan supaya sesuatu saat dia menjadi kepala rumah sakit. Bagaimana yang dikembangkan? Jelas kalau Dr. Fauzan seperti itu, maka apa yang harus dikembangkan untuk dr. Fauzan? Kemampuan apa? Public speaking. Ya. Terus yang kedua apa lagi? Kemampuan kontemplatif. Jadi, Drter Fauzan ini orang Madura yang bukan ahli zikir. Betul ya? Suruh zikir dia enggak ngudeng. Betul enggak, Pak? Karena bukan tipenya. Bukan tipe yang betul. Iya. Ya, bisa jadi zikirnya kuat tetapi bisa jadi lisan. Tapi kalau kemampuan untuk merasakan sampai dalam itu bukan bukan bukan talentanya gitu. Bisa jadi dia zikir, berusaha, tapi mungkin apabila dibandingkan dengan orang kontemplatif kedalamannya beda. Dia orang yang sangat logik, sangat analitik, sangat fokus. Nah, sehingga atasannya harus tahu dan program pembinaan juga harus tahu sehingga BKD tahu. Maka latih ya public speaking. Kemudian nasihatnya pun minta supaya maafkan orang lain. Betul kan? Karena Allah Maha Pemaaf. Jadi ceramahnya pun pas. Tapi kalau kita bilang kerjakan, kerjakan. Enggak usah dinasehhati, dikerjakan tanpa diperintah. Betul. Fokus, fokus, fokus. Enggak usah diceritakan. Dia sudah fokus sebelum kita ngomong. Bayangkan kalau saya jadi motivator, kita harus fokus, harus kerjakan. Nyambung apa enggak? Saya bilang, "Saya sudah tahu itu." Tapi kalau saya ngomong, "Pak, maafkan orang-orang yang pernah menyakiti." Kena enggak di hati gitu, Pak. Sampaikan sebelum bertindak kena enggak? Dan pimpinannya tolong bantu bina supaya sampaikan. Ajak ngeteh, ajak ngopi, monggo sampaikan ke saya apa yang sedang Anda kerjakan. Jelas. Tetapi kalau ngasih tugas kerjakan tugas ini selesai besok. Kerjakan lagi. Selesai besok. Kasih lagi. Selesai, besok kasih lagi, selesai semuanya. Betul apa tidak, Pak? dan enggak akan tidur. Tapi kadang-kadang dia buat tapi tidak bicara. Bukan tidak bicara karena kemampuan untuk ini memang harus dikembangkan. Nah, di situlah pelatihannya untuk Dr. Fauzen. Terima kasih. Tepuk tangan kelak. Nanti pimpinannya naik, bawahannya naik, semuanya akan maju. Oke, berikutnya Kach Arif sesi berikutnya. Apakah sudah siap tambah lagi ilmunya? Kita nyanyi lagu dulu. Ler ilir [Musik] Arif 10 menit lagi. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. [Musik] Lir ilir lir ilir tangure w sumilir tak ijo royo tak senggo temanten anyar tak sengguh temanten anyar bocah angon bocah Angon penekno blimbing ku lunyulunyu penekno kanggo basuh dod tiro kanggo basuh dod tiro dod tiro dod tiro kumitir bedahing Ing pinggir tondono jumatono kanggo sebo mengko sore kanggo sebo mengko sore mumpung padang rembulane mumpung jembar kalangane yo sura oh sura [Musik] Baik Bapak dan Ibu semuanya tepuk tangan dulu yang meriah untuk semuanya. Siapa yang sudah selesai mengisinya? Boleh angkat tangan. Siapa yang sudah selesai angkat tangan. Sudah. Oke. Saya ingin menunjukkan kepada Bapak dan Ibu fitur yang bisa Bapak gunakan, Bapak dan Ibu gunakan di rumah secara pribadi. Boleh? Oke, Bapak dan Ibu. Bapak dan Ibu bisa melihat hasil laporannya. Bahkan Bapak dan Ibu juga bisa melihat hasil laporan talent DNA istri atau suami Bapak dan Ibu beserta dengan keluarga. Siapa yang mau ah untuk mengenal pasangannya masing-masing ya. Tapi tentu keluarga Bapak dan Ibu juga harus mengisi asesmen talent DNA. Baik, berikutnya Bapak dan Ibu bisa masuk ke talenta app.talentdna.mi. Jadi, Bapak Ibu bisa masuk ke app.talendna.mime dan kemudian nanti Bapak Ibu akan masuk ke sini ya atau mau boleh di ee dimunculkan ininya link-nya Mas Ronald apptalanddna.mi. Nah, kemudian setelah itu Bapak dan Ibu akan masuk ke talan ini ke webpage ini dan tinggal sign in. Masukkan alamat email-nya atau Bapak Ibu bisa sign in by Google ya dm ya app.telendna. nih boleh difoto dulu dan Bapak Ibu bisa lakukan nanti di rumah atau setelah acara ini kami akan tunjukkan apa yang bisa dilakukan. Oke, setelah masuk ke appdtalendna.mme maka Bapak Ibu akan melihat halaman ini. Kemudian silakan sign in, masukkan email dan juga password-nya. Atau Bapak Ibu bagi yang tadi registernya dengan alamat email Google, Bapak Ibu bisa masuk sign in with Google. Dah gitu masuk sign in. Ini contoh punya ee Bang Ronald. Di sini Bapak Ibu bisa apabila ingin melihat hasilnya, Bapak Ibu bisa melihat klik hasil di bawah sini ya. di bawah sini tadi. Dan kemudian ini ada AS Adinda, Asisten digital talent DNA. Ketika Bapak, Ibu klik eh AS Adinda, maka di sini Bapak Ibu bisa lakukan self coaching. Boleh dibesarkan astronal self coaching berdasarkan kombinasi top talent DNA, bottom five talent DNA saya, apa yang bisa dilakukan agar saya lebih bahagia? Maka ketika diklik diklik di sini generate maka AI akan bekerja dan akan membantu Bapak dan Ibu memahami hasil talent DNA Bapak Ibu sendiri. Jadi memanfaatkan top talent-nya bagaimana kombinasinya. Bawah terus di bawah. Nah termasuk bagaimana bottom five-nya lima terbawahnya. Apa yang perlu Bapak, Ibu lakukan? Bapak, Ibu bisa membaca dan bisa mengetahui. Jadi, bahwa nah ini juga ada lima pertanyaan bahkan sampai klik paling bawah berdasarkan ya berdasarkan kombinasi bottom five saya. Apa yang sering disalah pahami orang lain tentang diri saya berdasarkan lima yang terbawah saya, apa yang sering orang komplain kepada saya. maka Bapak Ibu akan bisa dapatkan di situ generate. Nah, di sini adalah biasanya yang membuat orang lain komplain tentang Bapak Ibu. Jadi di situ akan dijelaskan kenapa orang lain komplain karena talent DNA ini dan sebagainya sehingga Bapak Ibu bisa lebih memahami tentang diri sendiri. Oke, menarik atau menarik? Oke. Nah, kemudian Bapak Ibu, Bapak Ibu juga bisa mengetahui istri atau suami Bapak Ibu. Klik di sini couple coaching. Ketika masuk ke coupleing, Bapak Ibu bisa masukkan nama, alamat, email yang istri Bapak, Ibu yang sudah mengisi. Kemudian generate berdasarkan kombinasi top 10, bottom 5. Maka gambarannya seperti apa? Kolaborasinya bagaimana? termasuk berantemnya biasanya urusan apa. Nah, itu bisa ketahuan ya, Bapak Ibu bisa ketahuan dan kemudian Bapak Ibu bisa lebih saling memahami ketika dibaca berdua, Bapak Ibu bisa saling membagi tugas dan peran. Kemudian setelah itu Bapak Ibu juga bisa masukkan family coaching. Bapak Ibu bisa masukkan nama dan alamat email anak-anak Bapak dan Ibu sehingga Bapak dan Ibu dapat pandangan dari seorang ahli psikologi tentang bagaimana agar keluarga itu komunikasinya lebih baik, kemudian bagaimana hubungan dan anak dan itu menjadi lebih harmonis. ini bisa diketahui ya. Kemudian kalau talent DNA ini digunakan untuk anak Bapak dan Ibu, dari sini Bapak Ibu bisa melihat apa mata pelajaran atau mata kuliah serta karir yang paling cocok untuk saya. Jadi kalau ini untuk Bapak dan Ibu, anak Bapak Ibu, maka sudah terlihat berdasarkan kombinasi talent DNA. Maka ini adalah mata kuliah dan mata pelajaran yang paling sesuai. Karir dan jenis pekerjaan yang paling sesuai bisa digunakan untuk mulai melihat apa talenta alami Bapak dan Ibu, Anak dan juga orang-orang di keluarga Bapak, Ibu. Baik, Bapak dan Ibu. Semoga talent DNA ini membantu untuk Bapak Ibu lebih memahami tentang diri masing-masing, ya. Oleh karena itu, tepuk tangan dulu untuk Gubernur dan juga eh PM Prof. Silakan. Apakah ada pertanyaan di sini? Ada yang ingin ditanyakan? Monggo. Silakan. Saya saya Cita dari RSUD Dr. Sutomo. Ee menarik sekali dan kita langsung mikir ini nanti dibuat penelitian di Sutomo. Tetapi yang e ingin saya tanyakan ee apakah sudah pernah ada misalkan ee sebuah institusi berkonsultasi menggunakan ini untuk talent mapping kemudian monitoring evaluasinya apa? ya memang pas atau ee ada sesuatu yang perlu die-adjust dan bagaimana ee pengalaman dari Pak Ari dan kawan-kawan. Matur nun. Baik, terima kasih ee Dok. Jadi kita sudah lakukan ini di banyak organisasi termasuk untuk pengembangan kepemimpinan. Bagaimana melakukan coaching berdasarkan talent DNA. Kemudian bagaimana membangun tim sinergi itu berdasarkan dengan talent DNA. Bahkan kita sudah menggunakan di beberapa institusi untuk rekrutmen karyawan baru daripada kemudian kita bagaimana memastikan kita merekrut orang yang tepat gitu. Contohnya yang kita pakai Mahkamah Agung. Mahkamah Agung memilih panitra supaya tidak salah ketik. Karena kan kalau kalau panitra itu kan harus orang yang perfeksionis ya. Jadi perfeksionis, kemudian harus analitik ya, structured. Jadi tidak mungkin panitra yang kita letakkan adalah orang yang seperti iman pasti akan salah ketik ya 1 tahun bisa 10 tahun itu terus kemudian yang kedua, Koperasi Merah Putih itu berapa puluh ribu itu? Iya banyak se-Indonesia, Pak. Se-Indonesia. Untuk memilih mana bagian kredit, mana bagian pemasaran pakai AI. Karena kalau kita salah bagian kredit, bisa-bisa uangnya habis. Padahal 500 triliun uang di situ. I masih banyak lagi. Banyak sekali. Di dinas Dinas Kesehatan, Bu. Salah satunya adalah di Dinas Kesehatan DKI Jakarta itu untuk seluruh RSUD dan Puskesmas se Jakarta. Terima kasih. Ee Nun sewu. Maksud saya tadi kan Mbak siapa? Eh, ada Mbak Lia, kemudian Mbak Hesti. ee apa namanya tuh di bukan bukan apa ya di seperti suksesor. Nah, ee suksesor itu seberapa kan kita tahu bahwa surrounding itu kan penting ya. Bagaimana yang terjadi di luar itu seberapa pas gitu pengin cari yang seperti Mbak Lia ternyata oh ternyata meleset gitu. Itu apakah pernah terjadi? Mat mungkin kalau itu saya sendiri pakai itu dan enggak ada meleset. Saya kantor saya isinya orang-orang dengan talenta semuanya. Misalnya ini analitik, maka Arif saya tidak kasih tugas-tugas bidang bidang-bidang sosial tapi kalau menghitung analitik nyusun data Hesti kalah sama Arif. Tetapi kalau untuk ngejar target supaya tercapai Arif pasti kalah sama Hesti. Jadi dia pintar di bidangnya. Lalu siapakah orang seperti Hesti? Banyak. Dan itu luar biasa. Nah, mungkin ini saya mau sharing agak seram sedikit ini. Siapa yang di rumah sakit ini? Ini true story. Seram sekali ya. Saya ini ini agak ngeri ini rumah sakit nih. Tolong ceritakan munculkan Rendy ini true story. Jadi dia perawat ya, perawat di sebuah rumah sakit saya tidak sebutnya di Sumatera. Kemudian nilai dia paling bagus ketika sekolah. ada paling bagus dan kemudian karena paling bagus ditempatkanlah di rumah sakit sebagai perawat. Kemudian apa yang terjadi di sana? Ya karena nilainya bagus dia perawat kemudian dia kalau perban itu cepat karena kan setiap satu guluan perban dapat uang. Betul ya? Terus kalau infus dia dapat dan prestasinya bagus. Tapi ketika saya tanya, apakah Anda merasakan penderitaan pasien? Enggak. Terus bahkan ketika ee ini harusnya kan yang baru ya sama dia yang bekas digunting ketajam kan tusukin lagi dan dia tidak merasa bersalah gitu. Terus kemudian yang lebih repot lagi, sudah meninggal jenazahnya kan mesti ditarik itu dia enggak malas tarik, gunting aja. Kenapa coba? Tapi dia bagus enggak nilainya sebagai perawat? Bagus karena kompetitif. Tampilnya bagus enggak? Tampil. Tapi kalau jadi perawat ada enggak caringnya? Enggak. Mampu merasakan perasaan pasien? Enggak. Nah, ini yang mengakibatkan komplain ke masyarakat. Jadi kebayang kalau ini kita jadikan perawat, rumah sakit ibu yang kena. Nah, pertanyaannya apakah ini masalah sudah terlanjur? Oke, paling tidak kita sudah tahu kita memberikan pelatihan khusus atau kita tempatkan dia di bagian administrasi. Jangan langsung menangani pasien, bisa meninggal pasiennya. Ya, jadi ini betapa pentingnya ini khususnya perawat atau dokter. Kalau dokter seperti ini kira-kira gimana supaya obatnya keluar aja, supaya pendapatan tinggi kan ya. Jadi ini penting sekali sehingga kalau kita mau cari perawat contohnya ya kita harus cari orang yang seperti Ronald ini pasti jadi perawat pasti bagus dia enggak akan capek-capeknya ngobatin orang dia. Mengapa? karena dia orangnya caring dan dia sudah saya jadikan personal asisten saya berapa tahun? 20 tahun. Dan enggak mau mundur, terus aja dia bantu saya. Kenapa? Karena dia setia, nobel. Nobel. Tapi barang-barang berantakan. Karena dia memang tidak tidak directif, tidak fokus. Dan saya sudah harus menerima kenyataan dan saya sudah coba enggak pernah berhasil. Sampai hari ini saya coba kasih jabatan tinggi, saya jadikan direktur. Ya, enggak bisa juga. Dan dia kena yang disebut dengan skill trap. Dia megang komputer sekarang. Dan karena megang komputer ya dia enggak berkembang di situ. Terus sudah 20 tahun. Betul Ral ya. Tapi sudah jadi haji sih ya. Ya, karena kan saya pergi haji, dia ikut jadi haji gitu kan. Nah, apa yang saya lakukan? Dia saya jadikan untuk menghubungi para VIP-VP semua ditempel dan dia hebat mendekati orang begitu. Jadi rumah sakit ini yang paling bahaya. Contoh lagi untuk UGD kan. Iya, IGD. IGD kalau DKI gimana ceritanya? Jadi di ini real case di salah satu rumah sakit itu ada sempat viral berita bahwa di IGD itu telat penanganannya sampai ada korban gitu. korbannya anak-anak saat itu. Nah, kemudian dipilih orang terbaik secara kompetensi sudah ada ee melalui saat itu melalui tes yang lain, tapi terjadi lagi. Akhirnya singkat cerita kemudian dites melalui talan DNA ini ternyata dilihat ee Bu beberapa yang sudah di sana ternyata punya benang merah yang sama secara intelektual pintar tapi kontemplatif. Eh, dia nomor atasnya adalah kontemplatif, Pak Ri saat itu. Jadi, dia bergeraknya ketika ada pasien harusnya cepat dia enggak dia pikir dulu. Contoh ini nih ya. Kalau ini kita minta IQ-nya 100 150 cerdas. Doktor bukan lagi dokter, sudah doktor, PhD. Nah, kalau kita jadikan dia kepala IGD, kira-kira pada meninggal enggak pasiennya? Iya, Pak. Iya. Bukan. Dia tidak bertindak. Dia semuanya ada masalah dipikirin. Terus kemudian explore. Kenapa ya enggak dikerjain? Kemudian inovasi cari solusi ya tapi tidak dikerjakan ya itu pada meninggal semua pasien-pasiennya tapi dia paling pintar. Nah kadang kita ketipu IQ dia 150. Saya pernah jadikan dia rektor di Universitas Ariginja, tetapi akreditasinya jeblok karena tidak mengirimkan laporan. Mengapa? Karena hasil laporan laporan yang prosedurnya jalankan sama dia diarch pelajari. Wah, ini sistem laporan Kemen Dikti itu salah. Kemudian dicari, dibahas itu. Kemudian dia datang ke saya, "Pak, oke ini kamu." Oke, saya mundur dari rektor sekarang di bagian researcher. Riset. Masyaallah, dia riset kelas dunia kalah sama dia. Lampu kamarnya selalu ruangannya gelap dan semua riset yang paling berat kasih ke dia selesai. Termasuk riset-riset talen DNA. Nanti seperti tadi riset Jawa Timur saya kasih ke dia. Jadi kalau kita sakit gigi obatnya apa? Apa? Panadol. Kalau dia riset ya, tetapi kalau riset saya kasih ke Ronal meninggal dia. Jadi seperti itu ya. Saya kira itu nanti kita ada diskusi lagi. Harapan saya sih ada suatu saat ada pertemuan yang bisa lebih dalam lagi. Janah khawatir. Yang penting sekali lagi bahwa cita-cita kita kembali lagi cita-cita ini adalah sebuah permulaan. Yang kita pentingkan adalah kita memiliki keinginan untuk menjadikan Jawa Timur menjadi gerbang baru Nusantara. Setuju enggak? Setuju. Kita bisa bayangkan. Kita bisa bayangkan kalau semua rumah sakit, kalau bisa rumah sakit jadi teladan, tolong rumah sakit Jawa Timur kita pastikan begitu ketemu perawatnya saja sembuh ya, ketemu dokter sembuh dan dari semuanya kita bisa perbaiki. Nanti dari sini masing-masing akan kalau boleh saya izin Pak Sekdah masing-masing melaporkan ke Pak Ibu Gubernur perbaikan apa yang dilakukan untuk gerbang ya dengan talenta sehingga hasilnya benar-benar nyata benar-benar konkret. Ingat Indonesia punya harapan yang besar dan Jawa Timur adalah harapannya bangsa Indonesia. Mengapa saya mempelajari saya sudah keliling dunia ke manaun, provinsi manaun tidak ada satu provinsi yang punya tiga kecerdasan kecuali Jawa Timur. Tiga kecerdasan. Orang Jawa Timur itu bukan hanya intelektualnya tinggi, tapi emotional intelligence-nya dan spiritual intelligence-nya. Ini permata yang harus dijaga Jawa Timur. Kalau ini luntur, Indonesia hilang semua juga. Karena di sinilah pusat tiga kecerdasan. Orang-orangnya pintar, ada berbagai universitas, ada UNER, tetapi orang-orangnya sangat spiritual, sangat religius. Kemudian mereka patuh sama atasan, hormat sama atasan, loyal. Ini modal segala-galanya ada di sini. Siapa yang bisa memanage orang Jakarta? Susah. Siapa yang bisa memanage orang-orang Jakarta yang sudah analitik, yang sudah sedemikian individualis? Siapa? Siapa? Tapi yang masih bisa di-manage itu Jawa Timur. Kita bisa manage spiritualnya dan itu cukup. Kita bisa manage emosionalnya. Tapi kalau ini kita tidak bekerja, Jawa Timur bisa luntur, kehilangan asetnya. Dan kitalah yang diamanahkan, Bapak, Ibu, diamanahkan Allah untuk menjaga mutiara kesayangan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Kesayangannya. Bagaimana? Apakah siap setelah ini kita bekerja? Saya berharap nanti masing-masing kalau boleh buatlah tugas kecil, paparan rumah sakit apa perbaikannya, rumah sakit ini apa, kemudian BAPA apa perbaikannya, bagaimana? Kemudian lihat deltanya kebaikan. Laporkan ke Ibu Gubernur bahwa ini bukan menghabiskan anggaran. Ini bukan hanya waktu tapi memelihara Jawa Timur sebagai gerbang Nusantara Baru. Asalamualaikum warahmatullah. Maaf dan batin. [Tepuk tangan] Silakan, Pak. Patahkan kakiku. Tapi tidak mimpi-mimpiku kau bisa lupukkan tangan. Baik, satu kata sebenarnya luar biasa hari ini ya. Terima kasih Pak Ariginar dan tim Pak Arif, Pak Lia, Hesti dan Ronald tadi terkenal sekali Ronald ya. Saya pengin punya orang yang didampingi seperti Ronald ya. dari tiga unggulan tadi ee yang dari Jawa Timur. Saya yakin setelah acara ini kita tidak berhenti, kita akan lanjutkan. Dan betapa sangat bermanfaatnya, memudahkan kita untuk mencari talent yang paling cocok, yang paling memungkinkan untuk berkembang untuk organisasi kita dan orang yang paling tepat. Kami minta seluruh kepala OPD kepada satker baik di badan, kepala dinas, rumah sakit ini untuk provinsi tidak berhenti di sini. Silakan masing-masing selesaikan semua ASN P3K-nya untuk dilakukan pelan DNA. Setuju? Setuju. Enggak ada yang tidak setuju ya. Ini perintah ya. Tetapi pastikan ini bagian dari suatu kebutuhan ya. Nanti akan kita lihat laporannya seperti apa perubahan-perubahannya setelah membaca itu semua. Dan teman-teman Sekda, kenapa kami meminta Sekda hadir dan saya kira tadi excited semua mohon bisa dilanjutkan karena Provinsi Jawa Timur tidak utuh kalau kabupaten kotanya tidak ikut. Jadi petanya akan nyambung semua, semua talent tidak ada bedanya provinaten. Maka mumpung kita menyusun anggaran atau 2026 kita pastikan bahwa Jawa Timur selangkah lebih maju ke depan dari sisi ya bagaimana saya Indonesia ini ya ingin menjadi ya pertama kalinya provinsi yang betul-betul menggunakan talent and basis AI ya dan saya kira pasti akan ada perubahan banyak waktu yang singkat cepat bisa memutuskan dan bisa melihat nanti. Betul saya riset tadi begitu dilihat Pak Drkter Pak Hujan mirip ternyata betul ya dari laporan-lapor oh ternyata benar nih seperti itu. Ini bagus mungkin bisa ditempatkan tempat yang lain nanti kan saya akan baca drter Rijal ya. Apakah kenyataan dengan potensinya sama atau tidak? Kita sudah siapkan juga tempatnya kalau sesuai. Nah, I sudah kelamaan di sana ya. Masa Lembo menunggu ya ada rumah sakit baru Masa Lembo menunggu di sana ya. Saya kira terima kasih sekali ini suatu penghormatan buat kita. beliau membatalkan ke ya menyelesaikan di Malaysia dengan cepat untuk Jawa Timur. Jadi ketika Jawa Timur berhasil ya menyelesaikan persoalan maka Indonesia juga menjadi berhasil. Oleh karena itu, mari kita penuh sambut dengan penuh keyakinan bahwa Jawa Timur sebagai gerbang baru Nusantara itu pasti akan terjadi ya. Terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. kita foto bersama berdiri ya. Indonesia dimulai dari Jawa Timur. [Tepuk tangan] Baik, mohon izin untuk kembali dapat melaksanakan sesi foto bersama kami undang Bapak Ibu untuk bangkit berdiri sejenak. kita akan mengabarkan momentum yang begitu luar biasa berharga pada kesempatan kali ini. Mohon izin Bapak, Ibu, seluruh tamu undangan untuk dapat bergeser merapatkan barisan. Kita akan mengabadikan momentum yang begitu berharga pada kesempatan kali ini dengan melaksanakan sesi foto bersama terlebih dahulu. Baik, mohon izin foto bersama dalam hitungan T. Sekali lagi Bapak Ibu mohon izin 3 2 san. Baik. Kalau tadi sudah Jawa Timur gerbang baru Nusantara, sekarang Indonesia Emas dimulai dari Jawa Timur. Baik 1 2 3 Indonesia emas dimulai dari Jawa Timur. Kita berikan tepuk tangan yang begitu luar biasa. Terima kasih kami Bapak yang sudah memberikan insight, pengalaman, ilmu dan juga experience yang begitu berharga untuk seluruh ASN kebanggaan yang ada di Provinsi Jawa Timur. Dan Bapak Ibu dapat disaksikan di layar LED bahwasanya Bapak, Ibu dapat mengunduh materi yang telah disampaikan di barcode yang telah tersedia. Bapak, Ibu sekali lagi bisa disaksikan di layar LED untuk seluruh materi yang disampaikan dapat dian melalui barcode yang telah ditampilkan. [Musik] Sekali lagi kami informasikan bagi Bapak, Ibu, seluruh tamu undangan untuk materi dapat diunduh melalui barcode yang telah disediakan dan ditampilkan di layar LED. [Musik] Dan untuk feedback sukma juga bisa dian melalui barcode yang telah ditampilkan di layar LED. Tidak satu jelasmu akan bawa [Musik] bahaya. Baik, sekali lagi kami informasikan Bapak Ibu untuk link feedback atau barcode feedback yang telah ditampilkan di