Transcript
bd0Dt2U3bb4 • ASN Belajar Seri 10 | 2025 - Flexible Working Arrangement (FWA): Antara Efisiensi dan Kinerja
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0217_bd0Dt2U3bb4.txt
Kind: captions Language: id [Musik] zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar ciptakan SDM unggul prestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan jadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekat pantang menyerah jadi ASN jetar berkualitas as belajar wujudkanintahan berkelas duniakan tekat pantang menyerah jadi as [Musik] ber ak belajar [Musik] next Desember 2024 kita semua dapat berkumpul bersama dalam penyelenggaran kegiatan S session sobatpo sertifikasi kompetensi tim prestasi ASN berkualitas dalam keadaan sehat B salah satuis dalam meningkatkan kualitas ASN adalah pengobahan kompetensi melalui sertifikasi kompetensi sertifikasi kompetensi bukan sekedar sear panal tetapi merupakan unuk investasi ass standarnya sesuai dengan Kus sertifikasi kompetensi investasi ASM berkualitasan dan [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Iya mbak Jo Ah iya Ini aku Lukman Mbak Jo Mbak Jo tanggal 24 Maret itu kan pemerintah sudah mulai menghimbau untuk melaksanakan fwa ya flexible working arrangement anyway kalau kita kerja di rumahnya shokina gimana Jadi nanti after kerja kita juga bahas persiapan buat libur lebaran gitu kali ya gitu ya oke oke siap-siap Ini aku matiin dulu ya soalnya aku lagi ada acara webinar ASN belajar series 10 Oke sampai ketemu tanggal 24 ya thank you Asalamualaikum bye oke Sabat ASN Halo sahabat ASN asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi sahabat ASN di Manap pun anda berada senang sekali di sini saya Lukman sebagai your host mengucapkan selamat datang dalam acara webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara efisiensi dan kinerja Saya ingin menyapa untuk seluruh sobat ASN yang tengah bergabung menyaksikan acara webinar ASN belajar seri 10 via Zoom atau yang tengah bergabung melalui kanal untuk kami di bpsdm Jatim TV Semoga tetap dalam keadaan semangat ya pastinya Ya gimana minggu kedua bulan Ramadan puasanya masih On Fire ya jangan sampai bolong-bolong tarawihnya juga harus konsisten semoga kita tetap bisa menjaga konsistensi selama bulan puasa Ini sampai dengan nanti ketika hari raya Idul Fitri supaya nanti ketika ketemu dengan keluarga besar kita bisa sambut dengan sukacita dan penuh kehangatan anyway sobat OSN di manapun andau Kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur Selanjutnya kami juga ingin menyapa kepada yang kami hormati ibu Nani murwati se MA selaku Deputi bidang kelembagaan dan tata laksana Kemenpan RB yang kali ini diwakilkan oleh Dr Dani Isworo makirtio tusto Wardoyo SOS m.si selaku Asisten Deputi perumusan kebijakan sistem kelembagaan dan tataalaksana dan tidak hanya itu juga saya juga menyapa kepada dua narasumber spesial kita di pagi hari ini saya izin untuk menyapa kepada yang kami hormati Ibu Adina fibriani s. makak selaku Kepala Biro organisasi sekretariat daerah provinsi Jawa Timur Selamat datang ibu dan selanjutnya kami juga ingin menyapa kepada yang kami hormati Bapak Basuki Ari wsh selaku kabak tu kanrek 2 BKN Surabaya Sebelum saya mulai acara di pagi hari ini terlebih dahulu saya ingin melontarkan pantun tolong buat teman-teman sobat ASN yang ada di kelas internasional ditimpali dengan kata cakep ya ini pantun ala-ala Genzi Oke saya izin mulai ubur-ubur ikan lele semangat pagi le cukupcukup dua baris aja ya enggak perlu panjang-panjang itu pantun alagensi anyway sobat ASN di Manap pun anda berada kalau kita bicara terkait dengan flexible working arrangement ini sangat menarik sekali ya karena mungkin waktu pandemi covid-19 kita sudah sempat mengenal yang namanya work from Anywhere mungkin bagi sebagian sobat ASN yang berasal dari kalangan genzy Ya kebijakan ini sangatlah menarik ya karena kita juga bisa work Life Balance terus kita juga merasa lebih produktif tapi mungkin bagi sebagian generasi let's say generasi milenial atau Baby boomers kebijakan ini atau himbuan untuk melakukan flexible working arrangement ini dipandang sebagai sebuah tantangan karena mereka juga harus beradaptasi dengan teknologi kemudian kemampuan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan rekan tim juga akan sangat terbatas nah melalui webinar ASN belajar seri 10 kita akan banyak sekali belajar terkait dengan Insight Bagaimana kebijakan ini bisa berpengaruh terhadap prioritas pemerintah terkait dengan efisiensi maupun dampaknya terhadap kinerja dari ASN itu sendiri selengkapnya akan kita bahas melalui webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara Efisiensi dan kinerja [Musik] ya sobat ASN anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara efisiensi dan kinerja sebelum kita lanjut ke rangkaian acara inti di pagi hari ini terlebih dahulu saya ingin mengingatkan kepada sobat ASN Jangan lupa untuk mengisi absensi via semesta bankkom dan juga kami pastikan agar sobat ASN memastikan kan koneksi internet dalam kondisi stabil kemudian apabila sobat ASN menyalahkan kamera jangan sampai terjadi backlight apalagi nanti kalau misalnya ingin tanya rest hand gitu ya usahakan kameranya terlihat ya wajahnya terlihat wajah cantik wajah gantengnya terlihat dengan jelas ya seperti itu jadi jangan lupa untuk mengisi absensi Lewat Semesta bangkom baik sobat ASN kali ini kita akan bersama-sama mendengarkan opening speech yang kali ini akan disampaikan oleh yang terhormat Dr ramlianto spmp selaku kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur Kepada yang terhormat Dr ramlianto spmp kami persilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian sobat ASN di seluruh tanah air selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN belajar sebuah Wahana pengembangan kompetensi ASN dalam jaringan persembahan Jatim corporate University badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur hari ini Kamis tanggal 13 Maret 2025 ASN belajar telah memasuki seri yang ke-10 kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas antusiasme sobat ASN di seluruh negeri untuk terus mengikuti program ASN belajar ini secara aktif untuk itu kami selalu berkomitmen sekaligus terus berikhtiar untuk menyajikan topik-topik pengembangan kompetensi yang menarik kekinian dan tentu berdampak secara nyata Terhadap Peningkatan kompetensi dan kinerja aparatur sipil negara di Indonesia sobat ASN hari ini ASN belajar seri ke-10 tahun 2025 ini menyajikan salah satu topik yang saat ini kalau menurut bahasa anak-anak muda lagi happening nih khususnya di kalangan aparatur sipil negara yakni tentang wfh atau work from home atau dalam cakupan yang lebih luas adalah fwa atau flexible working arrangement dikaitkan dengan soal kinerja di tengah kebijakan efisiensi anggaran saat ini karena itu sobat ASN ASN belajar seri ke-10 tahun 2025 ini ini mengangkat topik flexible working arrangement atau fwa antara efisiensi dan kinerja Nah sudah menjadi tradisi akademik dalam ASN belajar bahwa topik menarik ini akan kita bahas secara intensif dan akan ditinjau dari beragam perspektif bersama para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya sobat ASN di seluruh tanah air fwa atau flexible World arrangement sebenarnya bukanlah hal baru bahkan untuk konteks tata laksana pemerintahan di Indonesia sudah diatur dalam peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tentang hari kerja dan jam kerja instansi pemerintah dan pegawai ASN Dalam praktiknya beberapa instansi pemerintah sudah menerapkan kebijakan ini walaupun tentu itu dilakukan secara selektif dengan berbagai kriteria dan pertimbangan namun sobat SN sejak awal tahun 2025 ini pola kerja fwa ini kembali banyak dibicarakan di kalangan ASN setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku dalam skala nasional pola kerja fwa ini diyakini Dapat dijadikan salah satu alternatif pola kerja yang dapat berdampak positif terhadap efisiensi Anggar nah sobat SN jika kita flashback salah satu model pola kerja fwa yakni wfh atau work from home atau bekerja dari rumah sudah pernah kita terapkan secara masif di masa pandemi covid-19 yang telah lalu artinya secara praktik terhadap penerapan poula kerja fwa ini bagi ASN bisa lebih cepat diadaptasi baik yang menyangkut fleksibilitas waktu maupun fleksibilitas lokasi kerja namun tentu saja fleksibilitas ini harus juga berseiring dengan kinerja ASN kita pasti sepakat bahwa tidak boleh kemudian atas nama efisiensi lalu kinerja ASN menjadi menurun kita juga pasti sepakat bahwa tidak boleh kemudian atas nama fwa kita tidak perlu menjaga disiplin dan tata kerja yang profesional pelaksanaan fwa harus tetap dalam koridor regulasi yang berlaku dengan standar kinerja yang telah dibakukan untuk mencapai kinerja tinggi dengan pengaturan kerja yang fleksibel maka harus memastikan adanya ekspektasi yang jelas komunikasi yang kuat pengawasan berjenjang jaminan angkutabilitas yang berorientasi pada hasil dan budaya kerja yang menghargai produktivitas dan keseimbangan kehidupan kerja sobat hsn di seluruh tanah air lalu Bagaimana penerapan pola kerja fba yang dapat berdampak positif terhadap efisiensi dan sekaligus terhadap kinerja SN Nah untuk membahas cerdas dan tuntas topik ini kami telah mengundang para narasumber luar biasa yang Sudah barang tentu sangat kompeten di bidangnya kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada sobat ASN di seluruh tanah air pertama kami menyampaikan terima kasih kepada ibu Nani murwati SME beliau adalah Deputi kelembagaan dan tata laksana Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi Republik Indonesia kedua kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Adina Febriani S makak beliau adalah Kepala Biro organisasi sekretari daerah provinsi Jawa Timur dan yang ketiga kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Basuki Ari W SH beliau adalah kepala bagian tata usaha Kantor Regional 2 badan kepekaian negara di Surabaya nah sobat ASN di seluruh tanah air mari kita simak dengan seksama webinar seri ASN belajar seri ke-10 tahun 2025 semoga bermanfaat wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih kepada bapak Dr ramlianto spmp selaku kepala bpsdm provinsi Jawa Timur atas opening speech yang telah disampaikan bapak ibu sobat SN di Manap pun anda berada sebelum kita masuk ke Sesi inti dari acara webinar ASN belajar seri 10 di pagi hari ini terlebih dahulu saya ingin mengingatkan bagi sobat SN yang ingin mengajukan pertanyaan kepada narasumber Jangan lupa untuk mengaktifkan feature Rais hand di sesi q&a jadi nanti akan saya persilakan bagi sobat S terpilih silakan mengajukan Pertanyaan langsung kepada narasumber kita akan mulai masuk ke Sesi diskus diskusi kita yang pertama ini sangat menarik sekali karena kita akan mengundang ibu Nani murati S Ma selaku Deputi bidang kelembagaan dan tata laksana Kemenpan RB yang dalam hal ini akan diwakilkan oleh bapak Dr Deni Isworo makirtio tustowardoyo SOS MSI selaku Asisten Deputi perumusan kebijakan sistem kelembagaan dan tata laksana Saya ingin sapa terlebih dahulu Selamat pagi Pak Deni Selamat pagi kabar sehat pak Den nih Alhamdulillah makasih nih waduhnya luar biasa pak Thank you Pak Thank you Senang sekali bertemu dengan Pak Deni Ini baru pertama kali kita bertemu anyway zoom-nya dari lokasi mana ini Pak saya kebetulan tidak fwa ya Oh tidak fwa ya dari kantor ya Pak ya Oke Pak sebelum Pak Deni menyampaikan materinya Kemarin saya sempat baca-baca bahwasanya kebijakan fwa ini sebenarnya sudah pernah di ee aplikasikan di negara negara seperti Finlandia dan juga Jepang yang memang mereka ini berfokus untuk mendukung work Life Balance dari para pekerja pemerintahan di sana seperti itu namun pertanyaannya Apakah worklife Balance ini memang menjadi value yang dirasa sesuai ya untuk teman-teman pegawai ASN yang ada di Indonesia Nah ini kan kita juga perlu kaji ya kesesuaian value antara kebijakan fwa dengan value yang ada di pegawai ASN kita saat ini nah kali ini saya akan persilakan Pak Deni untuk menyampaikan materinya Setelah itu kita akan lanjut ke Sesi diskusi dan tanya jawab silakan Pak Deni baik eh terima kasih masman ya semangatnya luar biasa ya Eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera Bapak Ibu sekalian eh mungkin yang saya hormati ya pertama Pak Dr ramlianto ya Pak kepala bpsdm kemudian Pak eh Kepala BKN regional 2 atau yang mewakili terus Kepala Biro organisasi di sekda Provinsi ya Bu adinaan serta seluruh peserta ASN belajar yang saya lihat di zoom ini ada lebih dari 1000 nih luar biasa ya jadi eh semuanya yang saya banggakan mungkin kita akan mulai ya terkait dengan ee ya tadi sudah disampaikan mungkin oleh MC oleh Pak RAM bahwa memang di kita ini eh flexible working rement ini awalnya memang diperkenalkannya adalah sebelum adanya pandemi jadi sekitar 201 Ya itu sudah ada cuman pada saat itu eh masyarakat kita ini masih belum percaya gitu ya n ini bisa Enggak ini ASN ini diberikan Mba sementara ee tiap hari saja dia melakukan apa absen aja datang ke kantor juga masih terus diawasi gitu ya makanya ee pada saat itu dilakukannya fba Ini akhirnya tidak Ee tidak bisa langsung diterapkan tapi dilakukan uji coba tapi di 2019 sejak adanya pandemi ee ee mau enggak mau ya Secara ini langsung dilakukan ee dipaksa gitu ya karena kita harus bekerja dari rumah sementara kita masih harus melakukan Ee pekerjaan-pekerjaan kita maka dengan itu ee fba ini bisa langsung dijalankan mungkin nanti bisa di dilihat dulu ya di perkembangan yang semakin ee dinamis ya saat ini kita ini sedang melakukan ee penyusunan ya terhadap peraturan menteri terkait dengan kebijakan fwa sebenarnya kebijakan ini disusun ya sebagai amanat dari PP pp94 tengkat disiplin pegawai kemudian ee Perpres 21 tahun 2003 2023 Maaf tentang hari dan jam kerja instansi pemerintah nah dua dasar Itu PP dan merpres itulah yang melandasi dilakukan fleksibilitas kerja ya itu Sedangkan fleksibilitas kerja sendiri merupakan pola atau metode kerja ya yang diterapkan oleh pegawai dengan mengoptimalkan penggunaan SPBE ya Jadi ada beberapa fleksibilitas yang dilakukan baik itu secara lokasi maupun secara waktu nah memang ee untuk layanan yang sifatnya langsung ini kayaknya enggak perlu gitu ya tapi layanan ini mau enggak mau nanti ke depannya juga akan bisa dilakukan secara online Nah kalau sudah dilakukan secara online berarti tidak secara langsung lagi kecuali ya memang dia membutuhkan alat dia membutuhkan apa namanya ee seperti peneliti itu kan butuh laboratorium sendiri butuh ini Nah itu tidak bisa ya Atau mungkin pekerjaan-pekerjaan yang lain nah ini memang ee menariknya di situ Bapak Ibu sekalian jadi ada fleksibilitas itu ada dua terkait dengan waktu dan terkait dengan ee tempat gitu ya lokasi seperti itu nah nah ini saya tunggu-tunggu dari tadi slide-nya Nah pertama definisi dan tujuan dari fleksibilitas kerja di enggak bisa Mas slnya biar full dulu ya terimaasih sudah jadi definisi dan tujuan fleksibilitas kerja fleksibilitas kerja adalah pola atau metode kerja tertentu yang diterapkan yang diterapkan pegawai SN menjalankan kedinasan secara lokasi dan atau waktuah ada lokasi waktu tertentu untuk mencapai target organisasi dengan mengoptimalkan penggunaan sistem pemerintah berbasis elektronik jadi sudah jelas Bapak Ibu yang mendasari adalah penggunaan teknologi sebab kalau tidak ada teknologi otomatis tidak bisa dilakukan ee fleksibilitas kerja ini kemudian tujuan yang kedua fksibitas kerja dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi nah kinerja organisasi ini untuk meningkatkan kinerja individu kualitas hidup pegawai serta melalui penerapan penilihan kerja yang terukur dengan optimalisasi pemanfaatkan eh teknologi atau sistem pemerintah yang berbasis elektronik tadi Jadi intinya Bapak Ibu sekalian fleksibel ini untuk meningkatkan kinerja Jadi bukan karena alasan efisiensi tadi saya setuju ya kalimat Pak kepala eh bpsdm bahwa dengan efisiensi kita akan mengurangi justru tidak kita tidak mengurangi tapi hal-hal yang bisa kita efisiensikan seperti e lampu AC yang di kantor itu kita enggak perlu kantor kita pakai AC di apa E penerangan yang ada di rumah kita sendiri kita untungnya apa kita gak perlu ongkos perlu waktu yang EE ini untuk ke kantor jadi seperti itu ini otomatis akan meningkatkan kinerja dan juga kemampuan pegawai tersebut untuk e e efisiensinya nah ini prinsip-prinsip yang EE dalam penerapan fleksibilitas kerja yang pertama ini yang jelas fleksibilitas kerja ini bukan merupakan hak pegawai ya tapi merupakan ee diberikan timbangan objektif dan kesesuaian dengan tujuan organisasi jadi ee memberikan ee fleksibilitas ini tergantung nanti ee pertimbangan objektif dari atasan langsung dan dengan tujuannya tadi makanya harus disiapkan infrastruktur maupun ee apa ee jenis pekerjaan yang bisa dilakukan secara fleksibel Kemudian yang kedua diterapkan untuk pencapaian kinerja organisasi nah ini adalah fleksibilitas kerja diterapkan dan diterapkan oleh instansi pemerintah sesuai dengan kebutuhan organisasi dan karakteristik tugas untuk mendukung optimalisasi pencapaian kinerja organisasi dan individu jadi fleksibilitas kerja ini dilakukan untuk mendukung pencapaian kemudian juga untuk mendukung ASI pencapaian kinerja baik organisasi Ma individu dua-duanya tercapai kemudian mengedapatkan tanggung jawab dan akuntabilitas ini untuk mendukung kelancaran ya Bapak Ibu ya Eh dengan mengedepankan tanggung jawab akuntabilitas optimalisasi eh sistem eh pemerintah berfasilas elektronik atau penggunaan teknologi Nah kenapa tanggung jawab dan akuntabilitas ya karena kita sudah diberikan kepercayaan kita memberi kepercayaan kepada tim kita untuk melakukan fleksibel nah supaya jangan terlalu banyak fleksibelnya ya istilahnya diafleksibelkan lagi jadi Sudah fleksibel bisa bekerja dari rumah bukannya bekerja di rumah tapi malah ke mana ke mana Nah ini yang enggak boulh nah ini itu nanti ee ee tidak e mengedepankan tanggung jawab akuntabilitas artinya pekerjaan itu terukur gitu yang diberikan atasan juga gitu jadi sering k kita terima komplain ya dari atasannya itu pegawai saya begitu kita kasih wfh dicari susah Pak Nah kemudian saya tanya balik memang sebelum dikasih apa wfh itu diberikan pekerjaan enggak pak Wah enggak Pak lah ini Ini juga enggak bisa ya jadi harus kerja sama Jadi kalau dia dibiarin saja di rumah juga Dia ngerjain apa juga bingung juga seperti apa gitu ya kemudian berpedoman pada kode etik dan kode perilaku nah fleksibilitas kerja ini dilakukan dengan pedoman pada undang-undang yaitu di kode etik ya ada di e pp94 ya tentang disiplin pegawai dan kode perilaku juga ya tentang ASN yang berakl jadi lanjut nah jenisnya ada dua ya tadi sudah kami sampaikan di awal juga disinggak kepalamibilitaraokasi dan secara waktu ya Nah fleksibilitas secara lokasi ini merupakan pelaksanaan tugas ke dinasan pegawai yang dilakukan di kantor di kantor artinya wfo work from office atau bekerja dari kantor Nah yang kedua rumah tinggal rumah tinggal atau wfh work from homebase atau lokasi lain yang ditetapkan oleh pejabat pimpina kepegawaian atau pimpinan instansi kalau enggak ada PPK ya pimpinan instansi ini yang disebut dengan eh work from Anywhere Jadi selain dari home dan office ya home ada dua ya bisa home yang tempat dia eh domisili di kantor itu atau home base tempat dia eh tinggal bersama istri atau eh keluarga gitu ya jadi ada homebase ada home juga ada E anyw anyw ini bukan berarti di mana-mana tapi lokasi itu sudah ditetapkan oleh eh instansinya masing-masing atau ppk-nya jadi misalnya di eh apa di koperasi kantor atau di eh kantor cabang misalnya eh e Walikota ya Kota Surabaya Surabaya bisa mengantor dari Kecamatan atau yang dekat rumahnya itu termasuk lokasi lain yang ditetapkan gitu ya jadi ini fleksibilitas secara lokasi ini ini berarti yang disebut-sebut tadi wfa masuk mana ini Bapak Ibu ya work anywere tadi masuk di yang terakhir ya yang lokasi lain Jadi selain rumah dan selain kantor karena dari dulu adanya wfh dan wfu gitu Ya tahunya nah ini sekarangwnya adalah lokasi lain kemudian fleksibilitas kerja secara waktu ini dilakukan pengaturan waktu bekerja memenuhi target kinerja nah ini ee sudah banyak ya diterapkan ya mungkin untuk daerah-daerah ya kalau Surabaya Terus ee Malang mungkin yang EE kota-kota yang sudah macet yang mulai susah Nah ini sangat diperlukan fleksibilitas kerja ini karena kadang-kadang kita ee apa telat absen itu cuma 1 menit ee 2 menit gitu ya kan sayang banget makanya terus dipotong pasti kan Ya makanganya dikasih fleksibilitas ini dilakukan mungkin 30 menit gitu ya jadi tidak tapi dia harus mengganti ya nanti mengganti di akhir gitu ya gak bisa pada saat itu juga jadi ini contoh fleksibilitas secara waktu Ini hanya salah satu contoh ya fas waktu itu banyak sekali nanti kita ee lanjutkan di ee apa ee di slide yang selanjutnya kemudian jenis-jenis kerja yang dari lokasi ya ini sudah kami sampaikan tadi ya kantor ya kantor selain lokasi yang menjadi tempat kerja pegawai kemudian rumah atau rumah tinggal jadi kantor atau kantor yang tempat lain tadi kemudian ee rumah atau tempat tinggal kemudian lokasi lain nah ini sudah kami sampaikan tadi ya contoh-contohnya juga lanjut nah yang waktu ini ya Bapak Ibu ya Jadi untuk waktu ini sebenarnya lebih banyak ya ada yang disebut dengan fleksibilitas kerja secara shf yaitu fleksibilas kerja sistem shf merupakan pola pengaturan hari jam kerja yang membagi pegawai ASN menjadi kelompok-kelompok berdasarkan waktu dan atau hari ini contohnya di mana ini kalau di ee pemerintah daerah ya ini contohnya untuk ee di kesehatan di di rumah sakit di Puskesmas gitu ya kemudian juga ada di ee apa pendidikan ya di sekolah itu kan waktunya berbeda ya karena kita ini ada dua sebenarnya jadi ada jam kerja jam ee apa instansi dan jam kerja pegawai gitu nah ini Eh shftsiif ini karena perlu apa 247 ya 24 jam 7 hari seminggu makanya diatur pola-pola ee shf ya jadi kebanyakan di rumah sakit maupun di e sekolah karena sekolah juga hari sabtu masuk kadang-kadang hari Minggu masih ada ekstrakurikuler gitu ya atau apaah ini perlu dilakukan kerja secaraf atau kalau dulu ya sebelum ada fba ini ya pokoknya di St aja gitu ya ST aja ya gitu pokoknya itu makanya dengan ini sudah bisa dipayungi tidak perlu SD lagi Kemudian yang kedua fleksibilitas kerja yang dinamis yaitu model pengaturan Haria yang memungkinkan pegawai ASN untuk menyesuaikan ya waktu kerja dengan kebutuhan pencapaian target kinerja serta pemenuhan jumlah hari kerja dan jam kerja dalam 1 minggu nah F kerja dinamis ini memungkinkan ee ee beberapa contoh ya Misalnya fleksibilitas yang EE seperti pemanfaatan ya Pemanfaatan waktu gitu ya jadi benar-benar dia diberikan ya Bisa misalnya hari Senin ya sampai berapa jam gitu ya Yang penting dalam 1 minggu itu 37 jam 30 menit ya Kalau hari apa kalau Ramadan gini 32 jam menit lanjut nah kriterianya kriteria fleksibilitas kerja ini yang untuk ada dua jenis ya yang pertama kriteria tugas kedinasan yang kedua kriteria Paw asn-nya Nah untuk yang tugas kedinasan merujuk pada karakteristik tugas kedinasan yang memungkinkan ya untuk menenerapkan fleksibilitas kerja yaitu kriteria tugas kedinasan pada fleksibilitas kerja secara lokasi dan kriteria secara waktu ya lanjut kriteria pegawai sn-nya ee belum ya Nah kriteria sn ini biasanya adalah tadi ya yang memang berpredikat ee ee baik gitu ya kemudian juga pekerjaan itu juga bisa dilakukan dari rumah gitu ya karena pegawai tersebut juga punya alatnya gitu ya seper itu lanjut nah kriteria fleksibilitas kerja secara fleksibilitas secara lokasi tugas kedinasan yang dilakukan atau dapat dilakukan di luar kantor nah ini contohnya yang tadi Ya memang enggak semua itu bisa dilakukan Mba atau wfh ya work Home atau dari lapangan atau lokasi Tapi bapak ibu rata-rata pekerjaan kita itu juga sudah Ee dibuka dari ee apa melakukan juga kunjukan ke lapangan Gitu ya Sehingga hampir sama itu kedudukannya n tugas kedinasan yang dilakukan dapat ee dilakukan di luar kantor ini ee macam-macam Ini contohnya Nanti bisa kita ee bahas di ee sesi di tanya jawab ya nanti kita bisa sampaikan itu nah kemudian tugas kejinasan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang tadi ya jadi dengan adanya ee apa perkembangan teknologi yang semakin maju ini kita gak mungkin hanya di salah satu ee apa hanya ada desainnya di kantor saja enggak bisa jadi seperti apa dulu customer service itu customer service yang ada di apa apa eh bank atau yang ada di kantor kantor kita itu tidak Ee tidak bisa dilakukan dari rumah tapi dengan adanya pandemi itu kita bikin dengan kemajuan teknologi kita buka akhirnya bisa dilakukan dari rumah bahkan sekarang ini pun sekarang Eh eh teknologi terbaru ya dokter itu bisa mengoperasi dari misalnya operasinya di Jakarta dokternya ahlinya kebetulan adanya di Surabaya itu bisa jadi mereka e menggunakan artificial intelligence ya dengan menggunakan eh robotik gitu ya jadi dikendalikannya dari ee Surabaya Nah itu sudah sudah makin maju lagi bapak ibu jadi makanya tidak ee semua ini bisa dilakukan di eh hampir semua pekerjaan itu nantinya bisa dilakukan oleh teknologi makanya kita harus memperkuat kompetensi supaya tidak terlalu jauh ketinggangan dengan teknologinya tadi Kemudian tugas kindasan memiliki interaksi tatap muka yang sifatnya minimum kan tugasas tidak memerlukan supervisi atasan secara terus-menerus dan dan kriteria yang ditetapkan oleh EE ppk-nya jadi seperti itu ini kriteria-kriterianya nah nah kemudian kriteria fleksibilitas kerja yang EE secara waktu ya tadi juga secara lokasi e secara waktu ini kiteria ketugas Kasan yang dapat melaksanakan fleksibel kerja saf ya memiliki jam kerja lebih dari 8 jam 30 menit dalam sehari ya Jadi kalau memang lebih dari kan sehari rata-rata 7 Seteng ya 7 jam 30 menit nah ini kalau sudah lebih ee dari 7 jam 30 lebih dari sejam atau yang lebih dari 5 hari itu bisa melakukan ee fleksibilitas kerja secara shf ya itu kemudian kriteria tugas kinasan yang dapat melaksanakan fleksibilitas kerja secara dinamis ini adalah tugas kedinasan yang tidak terikat jam kerja instansi dan tetap memenuhi ketentuan hari kerja dan jam kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan nah ini ee contohnya di di apa rumah sakit sama ee pendidikan tadi ya seperti itu atau mungkin kalau di ini juga masa di dinas pertamanan dinas kebersihan dan mungkin ee pekerjaan-erjaan ya seperti penyuluh gitu ya ini bisa melakukan ee fleksibel ee secara dinamis Kemudian tugas kasa tidak memerlukan supervisi atau ee pengawasan langsung secara terus-menurus artinya ini ee kan ada ya pekerjaan-pekerjaan yang seperti di manufakturing itu kan ada eh berjalan n di situ ada eh supervisor yang selalu mengawasi nah ini tidak bisa kalau seperti itu dilakukan dengan eh fleksibilitas lanjut Nah untuk kriteria pegawai asn-nya yang pertama adalah tidak sedang menjalani atau ee dalam hukuman disiplin ya kalau di his ya tidak bisa mendapatkan ibilitas kemudian ee kriteria yang kedua bukan pegawai baru ya atau ee baru saja menempati jabatan baik melalui proses pengandan formasi promosi ini maksud kami nanti bisa diatur oleh ppk-nya kriteria pegawai yang baru ini Apa karena kadang-kadang ee apa namanya pergantian atau regenerasi itu ada yang mungkin tiap kantor itu engak tiap tahun ada pegawai yang baru atau tidak setiap tahun ada pergantian promosi lah ini kriteria baru nanti bisa diatur Oh baru itu baru sebulan baru 3 bulan 6 bulan atau bahkan setahun ya itu nanti bisa diatur oleh PPK atau pimpinan unitnya masing-masing lanjut Pak Nah tahapan penerapan ini ada empat tahap ya yang pertama kita identifikasi dulu bapak ibu identifikasi karakteristis tugas kedinasannya mencakup aspek Misnya lingkungan kerja sosial mental dan emosional dan kognitif tugas kedinasan kedua identifikasi kesiapan dari instansi yang mencakup aspek-aspek misalnya dukungan pimpinan infrastruktur teknologi kinerja ini termasuk dari identifikasi kesiapan instasi kemudian penetapan jenis fleksibilitas kerja ini yang ditetapkan adalah PPK mana-mana pekerjaan atau maaf mana-mana jenis-jenis yang bisa diterapkan misalnya jenis yang lokasi aja Atau mungkin jenis yang waktu atau kombinasi antara lokasi dan waktu Nah ini bisa ditetapkan nanti oleh EE ppk-nya kemudian penerapan fleksibilitas pada unit organisasi ini misalnya di uptupt di kantor pelurahan kantor kecamatan atau mungkin di dinas-diras ya yang selain di di Sekda atau di pusat itu pimpinan J organisasi bertanggung jawab untuk mengatur fleksibilitas kerja yang dilaksanakan oleh pegawai ASN jadi setelah jenisnya ditetapkan oleh Eh Pak Sekda atau eh provinsi maupun e kabupaten kota maka unit-unit akan mengatur berdasarkan fleksibilitas yang sudah ditetapkan tadi jadi ya hanya membuat semacam ee apa ya aturan atau bukan aturan ya mengatur eh sistem tiketnya tadi atau mengatur Oh yang boleh fleksibel berapa orang atau jumlah eh yang penting kinerja itu tetap terpenuhi dan kedua pelayanan masyarakat tidak terganggu nah ini itu lanjut nah evaluasi ini ada empat ya Ini juga masuk di dalam perancangan peraturan kami yaitu yang pertama terkait dengan capaian kinerja organisasi yang kedua capampaian kerja pegawai SN dalam mendukung kinerja unit organisasi dan ketiga disiplin pegawai serta keempat adalah kualitus eh kualitas hidup ee pegawai asnnya nah capampaian kenerja ini dari mana ini ada nanti kep ee apa peraturan dari eerp ya dari RB ya Ee terkait dengan penilaian kerja ee organisasi kemudian capaian kerja pegawai ini juga pakai apa Eh per6 ya di situ ada cara kerja Pan kerjaanya disiplin ini juga pakai PP 94 dan turunannya Kian kualitas hidup pegawai SN ini nanti kriterianya ada di dalam eh peraturan P4 ya Nti dijelasi di situ Ya mulai ada Eh misalnya bagaimana dia mempengaruhi eh peningkatan kinerja maupun apa eh kepuasan dan e ke atau tingkat e stres Maun tingkat bebatal dari pegawai tersebut ini masuk dalam kualitas hidup pegawai ASN Nah itu mungkin ya Eh terkait dengan apa paparan terkait sama kesimpulannya ada tiga ya Bapak Ibu Ya kerja ini untuk meningkatkan kinerja organisasi bukan merupakan pegawai dan diterapkan danapkan sesuai dengan kas pekerjaan pada masing-masing instansi pemerintah eh mungkin itu yang bisa kami sampaikan kami kembalikan lagi atau e ke pak lman ya tadi Eh selaku host di ee lanjutkan dengan eh tanya jawab ya makasih siap Thank you Pak Deni untuk paparannya menarik banget pak jadi memang benar ya Ee fleksibel ini bukan diartikan sebagai fleksibel yang sefleksibel itu tapi tetap ada koridor-koridor batasannya tadi fleksibel secara lokasi dan juga waktu dan itu pun juga harus mendapatkan approval dari ppk-nya ya seperti itu dan memang ketika kita menerapkan eh fleksibilitas kerja ini juga perlu ada sistem monitoring dan juga kontrolling yang tepat gitu ya di unit kerja itu supaya bisa mengontrol capaian organisasi atau capaian kinerja di unit tersebut baik sobat ASN Saya ingin membuka sesi tanya jawab em kepada sobat ASN yang ingin bertanya silakan langsung bisa Raise hand oke di sini sudah ada yang sudah resen saya persilakan atas nama bapak siapa dan juga asal instansi dan juga asal daerahnya Pak silakan Pak Ya silakan Pak bisa dibantu mute unmute suaranya Oke sembari menunggu tim membetulkan suaranya ini sudah jelas Oke sudah bisa e terdengar oke terdengar silakan Pak boleh dibantu perkenalkan asal instansi dan asal daerahnya Pak Selamat pagi salam sehat untuk kita semua yangir pada pagi hari ini perkenalkan dan saya dengan dari KSOP Kepulauan Seribu yang posisinya ada di daerah Jakarta Utara dekat daricol Selamat pagi Pak Salam sehat pak ini sangat menarik sekali tentang fleksibilitas kerja Pak eh pertanyaan saya seperti ini Pak saya kan dari sebuah UPT yang ada di kepulauanbu itu pak di daera Jakarta Utara di mana Wilayah kerja kami itu terdiri dari lima pulau lima wilayah kerja dan eh ada offshore dan Kemudian ada beberapa banker dan juga kapal-kapal Pak yang ingin saya tanyakan ini kan terkait efisiensi yang sedang diterapkan oleh pemerintah saat ini Pak eh Apakah bisa Pak bagi para petugas petugas-petugas yang ada di tiap-tiap wilayah kerja atau pulau-pulau kemudian kapal-kapal yang terkait tentang yang terkait dengan keselamatan dan keamanan pelayaran diberikan semacam fleksibilitas kerja Pak dalam rangka efisiensi penghamatan yang sedang dicadangkan oleh pemerintah saat ini karena eh terus terang Pak eh tupoksi yang ada di UPT itu eh sangat sangatsangat urgen sekali Pak karena terkait dengan keselamatan dan keamanan pelayaran ee pertanyaan saya cukup itu aja pak terima kasih selamat pagi dan salam ini bisa Lesa saja dijawab pak oke eh Baik terima kasih nih ini dari Jakarta Utara ya Pak Ya betul Pak Oke Oh dekat ya Pak ya Ucapkan daerah pulau yang di daerah Jawa Timur sana Pak kan ada di Maduro ada pulau yang kecil itu bel Pak mungkin hampir sama ya Pak ya Oke jadi di Bapak sebagai di salah satu UPT yang di Kepulauan itu ada eh offsore ada beberapa tempat yang harus diawasi nah nah sekarang karakteristik tugas pekerjaan berapa itu ya mungkin kalau saya lihat tadi terkait dengan keamanan dan keselamatan pelayaran gitu ya Iya betul Pak Nah sekarang e pekerjaan itu keselamatan pelayaran keamanan pelayaran itu pekerjaannya sifatnya apa ya kalau memang sifatnya fisik fisik secara misalnya harus bertemu Harus melihat dan tidak bisa digantikan oleh teknologi berarti agak kurang bisa dilakukan fksibilitas Namun apabila pekerjaan tersebut bisa juga dilakukan misalnya untuk memantau k maknanya oke ya pakai kan ada eh kalau untuk kapal kan ada a Pak ya Ada A jadi kan kelihatan eh kapal itu jalan ke mana kan dikodernya kan kelihatan misalnya atau apa pakai teknologi itu bisa berarti pekerjaan itu e bisa dilakukan secara fleksibel gitu Pak Nah kecuali kerja Bapak adalah menjagausuar ya enggak bisa ke mana-mana Pak memang harus jagaang harus di situ gitu ya itu jadi ee kalau pekerjaan itu masih bisa di eh dilakukan apa dibantu ya dengan teknologi dengan sistem yang tersambung 100% bisa dilakukan fleksibilitas seperti itu jadi misalnya jahatkan Pulau P 100 Pulau sekian Pulau kalau memang itu sudah terawasi secara teknologi ya jadi lengkap sudah Ee apa namanya CCTV dan segala macam hanya saja terkait dengan keselamatan itu kan memang harus ada semacam piket ya kayak ee apa kayak pemadam kebakaran kayak ee bencana gitu ya itu kan begitu terjadi ada kejadian dia harus langsung turun kan gitu eh untuk keselamatan nah ini yang mungkin ee ee bisa lakukan kombinasi gitu Pak kombinasi antara kerja ee apa shift tadi dengan yang 24 tu tadi yang dilakukan dengan shift atau juga ee dengan ini atau juga ee misalnya dengan eh walk raster Pak walk raster itu misalnya Bapak Karena di Pulau enggak mungkin bolak-balik tiap hari ya Pak ya enggak tahu ya kalau mau pulang balik tiap hari itu bapak 3 minggu di Pulau seminggu libur gitu Pak Jadi kayak kerja Dirik atau 2 minggu 2 minggu Terserah itu banyak sekali contoh-contohnya jadi hal itu adalah ee lumrah apa wajar dilakukan dan sudah sudah pernah memberikan persetujuan tersebut ee kepada kementerian keuangan untuk yang penjaga perbatasan Pak yang di tangabado di ee Nunukan gitu ya Eh nah itu karena bordernya itu dijaganya 24 jam dan orangnya ganti-ganti makanya dia hanya bekerja selama 3 minggu kemudian seminggunya dia off balik ke kantor jadi seperti itu jadi Ee tidak Ee tidak seperti jam kerja yang biasa yang jam .00 eh apa jam 08.00 sampai jam 730 sampai jam 16 Enggak seperti itu karena dia kan ee 24 jam ya apalagi dia kalau di situ ya Itu makanya kayak pekerjaanpjagaan ee penjaga Mercu suar tadi yaah itu mungkin dia habisan manfaat itu 2 minggu full Dia sana 2 minggu Oh 2 minggu full ganti orang g gitu Pak cara Mungkin gitu Pak ya Ya jelas ya Pak Iya jelas Pak Terima kasih baik terima kasih Pak atas pertanyaannya jadi memang konsiderasinya memang harus kita lihat seberapa besar peran manusia ini bisa digantikan oleh teknologi kalau misal dirasa tidak bisa tergantikan ya mau tidak mau fleksibilitas kerja mungkin harus kita kesampingkan ya dan memang konsiderasi lainnya memang harus kita lihat juga culture secara organisasi ini terkait dengan output kinerjanya juga seperti itu Thank you Pak untuk pertanyaannya kita akan lanjut masuk ke Pertanyaan selanjutnya di sini sudah terhubung bersama kami kami persilakan untuk tim bisa bantu PIN penanya berikutnya baik selamat pagi ibu baik Terima kasih atas waktunya Terima kasih izin pakarkenkan sayaan adalah terkait yang turunan fwa ini kan sebenarnya turunan dari PP 21 hari kerja dan jam kerja ya Pak ya Dan kalau engak salah di PP tersebut tercantum bahwa terkait pengaturan fwa akan diatur oleh menteri dalam hal ini adalah oleh Menpan Nah mungkin pertanyaan pertama saya adalah Apakah terkait yang Aturan fwa ini apakah memang sudah terbit atau takutnya malah kami gak tahu Terata Sudah terbit tapi memang kami belum tahu gitu dan yang kedua tadi terkait yang bahasan yang wfa ini sangat menarik sekali nih karena mungkin kami pun menjajakinya untuk ee Pelaksanaan kerja di kami mungkin karena sifatnya ada yang bisa diwfa kan maka mungkin kami cenderungnya adalah nanti untuk depannya mungkin bisa mengambil wfa cuma di sini adalah untuk wfa tadi bahasanya adalah eh bukan bekerja bukan dalam pengertian bekerja Dari mana saja tapi bekerja dari suatu lokasi tertentu yang sudah ditentukan I nah misalnya kalau ee kalau misalnya kayak kemarin saya pernah membaca ketentuan yang dari aturan yang kementerian keuangan mereka memang sudah membentuk yang namanya lokasi kantor satelit ya Pak jadi mereka sudah ada kantor satelit misalnya di beberapa wilayah Jadi mereka nanti kalau misalnya ada orang yang EE langsana mungkin mereka bisa ikutan eh wfa-nya di kantor satelit itu nah bagaimana kalau misalnya untuk kantor yang tidak memiliki kantor satelit Nah kalau misalnya akhirnya kami menerapkan wfa itu memang dengan pengertiannya adalah di mana saja maksudnya bisa dilakukan di rumah atau enggak misalnya di kafe atau di mana Yang intinya adalah eh semua pekerjaan itu memang targetnya tercapai tapi kita lokasinya lebih fleksibel Apakah nanti diperbolehkan Mungkin pertanyaan saya itu aja terima kasih Pak Deni baik eh Mak kasih Bu Eh pertanyaannya ya dari BPK ya Bu ya baik yang pertama memang di dalam PP eh eh 94 itu Eh mengamanatkan ada dua jenis yaitu ada fleksibilitas secara lokasi dan waktu Nah dari PP tersebut kami memperbaikies Maaf ehes terkait dengan hari dan j eh maaf yaes ya terkait hari dan jam kerja yang ada di ppres 21 tahun 2023 ppres 21 tersebut itu mencabut tiga ppres sebelumnya jadi mulai pepes tahun 7 itu masih 6 hari kerja tapi ee dalam satu ee hari eh 1 minggu itu tetap 37 jam 30 menit kemudian juga ee pepres ee tahun 72 terkait dengan ee apa eh jam kerja khusus untuk wilayah DKI ya DKI karena DKI ini banyak instansi pemerintah Ya hanya daerah makanya dibuat PES sendiri tahun 72 dan terakhir PES tahun 95 yang sudah menjadi 5 hari kerja terutama untuk di wilayah ee DKI dan beberapa tempat tertentu dan diberikan waktu transisi 2 tahun yang masih 6 hari menuju ke 2 hari makanya simplifikasi menjadi PPS 21 tahun 2003 intinya Ee tidak ada perubahan sama sekali baik di eh apa jumlah jam kerja selama seminggu tetap 37 jam Seteng kemudian mulainya juga tetap dari jam .30 sampai jam 1600 istirahatnya juga dari jam apa 1 jam dan 1,eng jam untuk hari Jumat ya dari jam 12 sampai jam ini masih sama nah hanya ada tambahan sedikit di situ terkait dengan fleksibel ya Bu ya Nah fleksibelnya di PPS 21 itu ada dua jenis yang pertama hari dan jam kerja untuk instansi hari dan jam kerja instansi itu fix tidak bisa dirubah-rubah jam 30 sampai jam 16 jadi kita tidak bisa merubah jam kerja instansi kita karena apa nanti enggak akan ketemu Bapak misalnya ibu mau maju nih saya jam atau saya 7 nanti selesainya dia jam .00 selesainya jam padahal masih ada pelayanan sampai jam .00 nanti enggak ee enggak ketemu nanti pelayanannya makanya instansi tetap jam 07.30 sampai jam 16.00 tetapi untuk pegawai diberikan fleksibilitas Jadi Bapak Ibu mau masuk jam 6.30 mau masuk jam 7 bisa pulang lebih cepat dari jadwal yang di apa ee ditetapkan misalnya t harusnya jam 00 kalau dia datang jam .30 berarti dia jam . sudah bisa pulang jadi seperti itu inilah yang disebut dengan fleksibilitas makanya di dalam ee untuk mengatur hal-hal tadi diamat diamanatkan dalam P tersebut dibentuk suatu peraturan menpam tadi yang ditanyakan oleh Heeh Bu Eh siapa bumaya tadi jadi eh peraturan tersebut nanti ini sedang proses harmonisasi Bu jadi memang kalau saya Tahulah ini BPK ini yang paling update ya untuk peraturannya Ya semua juga ngambil apa jdih-nya dari sana ya jadi eh Pasti enggak ketinggalan lah Bu memang kita belum keluarkan jadi masih dalam proses harmonisasi jadi perannya dalam ee proses harmonisasi kemudian terkait dengan eh pengertian dari work from Anywhere ini kan di dalam eh rancangan permen ini sebenarnya ada tiga ya yang pertama office ya itu enggak fleksibel ya oke makanya yang pertama itu kantor atau kantor Selain itu misalnya tadi kantor cabang atau kantor apa Nah itu yang akan dilakukan apa namanya fleksibilitasnya Terus yang kedua Eh tempat lain maaf yang kedua adalah rumah home ya home ini bisa rumah dia cost gu Ya itu dia J atau rumah kontrak atau apa itu rumah dia tempat domisili atau homebase homebasenya di mana misalnya tinggalnya di Jakarta homebas-nya Bandung Nah itu juga bisa ada wfh atau homease tapi ini aturannya nanti kalau di dalam permenan eh rancangan peran itu nanti yang diperlukan ee apa istilahnya ee konsultasi dulu ya dengan ppk-nya dengan pimpinannya Supaya apa supaya untuk absen segala macam kan harus dibuka koordinatnya sampai sana atau mungkin sistem itu sudah menjago sampai sana atau belum gitu ya Nah supaya itu bisa eh ditetapkan Nah untuk tempat lain ini memang kemarin tujuan kami Bu supaya tidak ada eh Asni yang bekerja dari ruang publik yang tidak aman gitu ya lebih kear security sistemnya jadi misalnya mungkin di kafe juga ada Wii tapi Wii yang Open itu kan nanti akan merusak di dalam eh sistem Anda yang ada di kantor makanya perlu ditetapkan tadi boleh misalnya di eh mungkin nanti pas mau lebaran ini kan sudah ada se daringanan ya terkait wfa apa eh eh flexible working arement mulai tanggal 24 sampai 27 Itu bisa di mana saja nah itu nanti Misalnya eh ppk-nya oke itu di perjalanan pun boleh mau di R area mau di mobil mau di apa karena dia kan dalam perjalanan mudik itu itu boleh ya sudah berarti itu sudah ditetapkan oleh ppk-nya jadi seperti yang penting itu seperti itu jadi tidak harus eh apa ee suatu tempat yang memang ee formal sekali gitu ya memang di di keuangan itu khususnya di kementerian keuangan itu yang ditepat EE ada dua mereka menetapkan coring Space dulu cws-nya jadi untuk untuk kq itu yang ditetapkan CWS itu di sini ya di Purnawarman ya di bppk jadi tempat apa pelatihan e pendidikanpelatihan kepegawaian yang di dalam di Jakarta Selatan ya Dekat kantor kami ini itu ditetapkan CWS untuk yang keuangan jadi pegawai keuangan yang kemarin kebetulan teman kami ya yang bertugas di IKN di Balikpapan itu dia melakukan eh flexibleing eh arrangement itu di cws-nya di Purnawarman di BBK yang penting apa yang penting sistem yang ada di BK itu nyambung dengan sistem yang ada di e Pusat atau yang sampai daerah tadi itu kuncinya jadi selama itu bisa itu tidak ada masalah Bapak Ibu sekalian bekerja dari manaun nanti kalau misalnya bak I perjalanan juga kan masih nyambung ya itya internetnya atau apanya ya kecuali ya kalau eh Blank Spot lah itu mungkin nanti paling berapa menit juga bisa lagi nah jadi bukan enggak boleh bu di kafe ini tapi kalau sudah ada persetujuan dari wpk-nya atau apa E silakan itu gitu ya Bu Maya kasih Bu Maya untuk pertanyaannya Terima kasih juga Pak Deni untuk jawabannya Kemarin saya sempat scrollsroll lewat tiktok juga sih Pak banyak sekali keraguan-keraguan dari para pegawai ASN ini ketika fwa ini diterapkan maka work Life Balance ini akan semakin berkurang karena bounderis antara kehidupan profesional dengan kehidupan personal itu akan tercampur aduk tapi tadi Dari penjelasan Pak Deni kita bisa tahu bahwasanya jam kerja instansi tetap ya dari jam 30 sampai dengan pukul .00 yang fleksibel adalah jam kerja pegawai itu pun sudah diatur di tiap minggunya jam kerjanya normalnya berapa jadi pasti kita bisa pastikan ya tidak tidak akan tercampurlah antara kehidupan personal dengan kehidupan profesional seperti itu ya Pak Deni ya mantap nih Pak Lukman sudah bisa sosialisasi nih nanti saya diajak aja Pak kalau misalnya mau sosialisasi Saya bersedia untuk ikut anyway Pak Deni Sebelum kita akhiri sesi satu kali ini silakan Pak Deni barangkali ada closing statement yang ingin diberikan kepada sobat ASN Pak Deni Wah ini luar biasa ya karena eh kebijakan yang akan keluar sudah bpsjm Jawa Timur sudah apa minta duluan gitu ya jadi nanti semoga S nanti ee sebelum apa cuti bersama sudah ada peraturannya ya Bapak Ibu Terus eh kode apa istilahnya eh jenis-jenis fleksibilitas kalau mulai sekarang dipetakkan di masing-masing supaya nanti bisa ee begitu peraturanan oh yang bisa ini ini nah C sudah mulai dipetakkan gitu Mungkin itu saja pakman Eh bance ya jangan lupa yajaan keluarga dan kesehatan work Life Balance tapi kalau di kita sekarang mungkin nyebutnya lebih ke work Life integration juga ya Pak Deni Ya baik Paki Terima kasih sekali lagi atas kedatangannya di webinar ASN belajar seri 10 kali ini Salam sehat selalu untuk bapak dan seluruh rekan-rekan di sana ya Pak ya sampai ketemu lagi di eventevent selanjutnya Pak Deni Thank you Pak Baik sobat ASN itu tadi perbincangan kita dengan Dr selaku Asisten Deputi perumusan kebijakan sistem kelembagaan dan tata laksana kita masih punya dua segmen menarik yang tidak boleh untuk dilewatkan jangan ke mana-mana kita akan kembali setelah jeda pandiwara berikut ini [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Kami mencoba menjadi yang terbaik melayani bangsa dengan sepenuh hati berhak kami Junjung ekukan diri dan jadikan pedoman serta kekuatani ini untuk mengabi laksanakan tugas kebanggaan negeriasuk melai bangsa dengan akuntabilitas [Musik] tinggi dari sini tugas dengan hati tunjukan Kensi dalam harmoni melayani bangsa loyal tanpa batasannya selalu adaptif dan berkolaborasi gandeng t sat menjadikan ASN lebih berakhlak bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama dengan Pah kami [Musik] melayani bangsa [Musik] kami dari sini tus dengan hati Tunjukkan Kensi dalam harmoni di bangsa loyal tanpa batasannyaelalu adaptif dan ber kolaborasi bergandeng tangan satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragam bekerja sepenuh hati tulus membantu sesama bilang kami melayani Bil bangah kami melayani bangsa [Musik] Ya anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara efisiensi dan kinerja bersama dengan saya Lukman Ali kalau tadi kita bahas terkait dengan perspektif kebijakan dari Kemenpan RB ya terkait dari perspektif pusat kali ini kita sudah kedatangan narasumber representatif dari provinsi Jawa Timur saya akan sapa beliau terlebih dahulu Selamat siang Bu Adina fibriani s. makak selaku Kepala Biro organisasi sekretariat daerah provinsi Jawa Timur Selamat pagi Ibu Selamat Pagi mas Lukman Kabar baik bu Alhamdulillah sehat baik bu Dina tadi kita sudah memperhatikan terkait dengan kebijakan pusat ya bahwasanya fleksibel yang dimaksud ini adalah fleksibel secara lokasi dan juga fleksibel secara waktu tapi pada kenyataannya implementasinya juga akan diserahkan kepada culture dari tiap instansi tersebut dan juga kebutuhan dari organisasi kali ini saya ingin mendengarkan paparan dari budina bagaimana pemerintah provinsi Jawa Timur merespon himbauan atau kebijakan terkait dengan flexible working arrangement namun sebelum saya serahkan kepada Bu Din Sekali lagi saya ingin menginformasikan kepada sobat ASN bahwasanya nanti kita juga akan melakukan sesi q& di akhir Jadi bagi sobat as n yang tertarik untuk bertanya kepada narasumber kedua kita bisa langsung Nyalakan fitur R hand dan nanti akan kami pilih untuk penanyanya baik silakan Bu Dina kami persilakan untuk menyampaikan materinya Ibu Monggo baik makun baik samualaikum warahmatullahi wabarakatuh baik ee bapak ibu semua kalau tadi kita sudah mendengarkan ee terkait dari kebijakan dari asdeep perumusan kebijakan Pak Dr Deni Isworo ya juga alhamdulillah kita dapat satu lagi bocoran bahwa akan ada lagi satu lagi aturan dari Menpan yang akan eh dikeluarkan terkait dengan fleksibel fleksibel working arrangement fleksibilitas bekerja baik eh bapak ibu tadi juga sudah oleh Kepala bpsdf juga dijelaskan secara eh ringkas Apa sih yang dimaksud dengan e fleksibilitas bekerja kemudian juga tadi pak pak juga sudah menjelaskan juga terkait dengan eh fwa fleksibilitas beerja nah next mungkin itu fleksibilitas pja itu Eh bisa bebas pekerja dari saja dan jam berapa saja Kemudian bebas bukan berarti juga bebas tidak bekerja bukan berarti juga ee kalau bebas bekerja dengan siapa saja karena memang selama ini kita sudah bekerja secara tim ya di apa namanya di organisasi kita kemudian ee kemudian juga bisa juga berarti fleksibilitas bekerja juga bebas bekerja Apa saja jadi eh kita harus bekerja secara multitasking gitu ya untuk bebas bekerja Apa saja nah kemudian dasar hukumnya tadi juga sudah di ee apa Disinggung sedikit oleh Pak Deni yaitu [Musik] ee Peraturan Pemerintah Republik Indonesia yang terkait dengan ee disiplin pegawai yaitu PP nomor 94 tahun 221 nah di memang tadi dijelaskan bahwa pasal 4 itu adalah ada pengatur ee pasal 4 dari pp94 ini adalah ada pengaturan terkait dengan lokasi dan eh waktu bekerja kemudian terkait dengan ketika kemudian mengenai kewajiban PNS masuk kerja dan mentaati itu diserahkan kepada eh peraturan dari masing-masing instansi pemerintah kalau misalnya di Pemprov Jatim ada terkait dengan berarti Pergub Jatim Kalau di apa pusat berarti terkait dengan peraturan menteri kemudian juga ada ee juga dijelaskan juga tadi juga Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 yaitu tentang eh hari dan jam kerja instansi kemudian juga hari dan jam kerja pegawai bahwa Kalau hari dan jam kerja instansi itu adalah ee dalam Perpres ini bahwa ee ASN itu harus kerja dalam perpensi sebanyak 37,5 jam per minggu dimulai jam 07.30 sesuai zona waktu setempat kemudian tidak ada fleksibilitas kalau di Pemprov Jatim Berarti mulai bekerja mulai jam ee masih kita masih jam 0808 kemudian selesainya sampai jam 1600 kemudian diberikan jam istirahat sebanyak 60 menit pada hari Senin sampai dengan Kamis dan 90 menit pada hari Jumat itu kemudian jadi Perpres tersebut juga diatur bahwa juga ada untuk jam khusus bulan Ramadan terus kemudian ada juga yang diatur terkait dengan 5 hari kerja dan untuk pelayanan publik mungkin ya itu yang 6 hari kerja Kemudian untuk jam kerja Ramadan itu diatur dalam Perpres itu sebanyak 32,5 jam per minggu kemudian ee dimulai pukul 00 dan istirahatnya adalah 30 menit pada hari kerja Senin sampai Kamis dan 60 menit pada hari Jumat gitu fleksibilitas di sini hanya berlaku bagi pegawai ASN tidak berlaku pada instansi peremerenta dan sekali lagi di dalam Perpres ini diatur fleksibilitas waktu dan fleksibilitas tempat Git sebagaimana juga diamanatkan dalam PP 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS next nah kemudian kalau kita melihat bahwa eh Peraturan Presiden ini tentang hari kerja dan jam kerja instansi pemerintah dan pegawai ASN pengecualian untuk yang misalnya nih yang bekerja di pelayanan kesehatan itu tadi juga sudah Disinggung sedikit oleh Pak Deni memakai sistem shift jadi eh mungkin sehari 24 jam dibagi menjadi tig shift karena ini eh unit kerja kalau misalnya di pelayanan kesehatan ini memberikan eh layanan langsung ya kepada masyarakat kemudian ada juga ee di kabupaten kota mungkin saat ini sedang membangun pelayanan publik itu juga ee mungkin sistemnya juga akan ee sistem shift sehari dibagi 3 si itu terus kemudian ee untuk unit kerja pada instansi pemerintah yang telah mendapatkan persetujuan tertulis dari menteri terkait dengan ee jam kerja dan hari kerja tetap melaksanakan hari kerja dan jam kerja sebagaimana yang ditetapkan oleh EE PPK Jadi intinya di situ bahwa apapun itu yang menetapkan adalah tetap adalah pejabat Pembina kepegawaian kemudian eh kita hubungkan dengan ee saat ini ada Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 yang terutama adalah dipangkas Pada perjalanan dinas sebanyak 50%. nah n Eh PM Prof Jatim juga eh mengikuti amanah dari impres ini ee bahwa anggaran pada masing-masing instansi eh perangkat daerah di Pemprov Jatim dipotong sebanyak 50% jadi kemudian eh seperti kegiatan-kegiatan htek e kemudian kegiatan-kegiatan rapat kudian seminar itu eh di PM Prof Jatim lebih banyak memanfaatkan eh jaringan Zoom ya Jadi kita sama seperti pada waktu covid kemarin jadi kita lebih banyak itu terus kemudian terkait dengan turun ke lapangan terkait dengan evaluasi mungkin bisa dilakukan lewat Zoom itu itu kemudian efisiensi ini tapi tidak termasuk untuk belanja pegawai dan belanja bantuan sosial jadi untuk belanja pegawai masih aman terkait gaji dan EE tunjangan penghasilan kemudian eh juga ada lagi yang terkait dengan aturan dari Menpan yang baru terbit tadi juga sempat Disinggung oleh Pak Deni yaitu peraturan Man nomor 2 tahun se Menpan 2 nomor nomor 2 tahun 2025 yang eh mengatur Untuk pelaksanaan tugas kedinasan ASN eh menyambut hari libur nasional dan cuti bersama yaitu hari raya Suci Nyepi dan hari raya Idul Fitri Nah di situ juga mengamanahkan bahwa tanggal 24 sampai 27 itu eh diperbolehkan untuk eh fleksib eh wfo wfh dan wfa tapi ee ini akan ditindak lanjuti oleh EE Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur dengan membuat se namun ee kembali lagi untuk perkara wfo masalah wfh atau wfa diserahkan ke masing-masing ee perangkat daerah karena yang tahu terkait dengan petanya Apakah ini bisa dikerjakan secara di rumah atau di kantor itu Yang tahu adalah peta dari masing-masing eh perangkat daerah Kemudian eh sejauh ini gimana sih Eh persepsi terhadap fleksibilitas pekja next n memang keuntungannya adalah untuk fleksibilitas bekerja Ini adalah setiap orang akan memiliki Golden Power untuk bekerja jadi ada waktu tertentu yang orang-orang ini justru tambah rajin misalnya nih eh orang ini bekerja sukanya mulai jam 10 sampai jam sampai jam 12 itu waktu-waktunya dia eh apa namanya eh bisa mengeluar akan apa berdiskusi berinovasi dan lain-lain itu di situ jadi ada beberapa orang yang memang suka EE bekerja mulai jam 10.00 sampai jam 12.00 nah kemudian jam 12.00 dia itu bisa istirahat dulu nah kayak gitu keuntungannya fleksibilitas bekerja atau kemudian Mungkin dia bisa ee dia bisa di lokasi tertentu jadi tidak di kantor dia malah ee ide-idenya keluar semua seperti itu ya itu yang EE setiap orang memiliki Golden H untuk bekerja kemudian bekerja pada situasi yang ideal akan menghasilkan kinerja optimal ya memang eh apa namanya ada beberapa orang yang juga seperti itu kemudian semangat menuju work Life Balance ini yang biasanya didengung-dengungkan oleh gensi kemudian eh indikator kinerja harapannya akan tiap individu akan lebih terukur dengan fleksibilitas bekerja namun hambatan utamanya adalah untuk ee fleksibilitas bekerja ini adalah susah untuk komunikasi dan koordinasi kemudian kemungkinan distraksya lebih besar kemudian kerja sama tim sulit diwujudkan karena kan Eh di tempat masing-masing ya Dan apa namanya ee ketemunya lewat media daring kemudian yang terutama yang saat ini dirasakan adalah kesulitan pemenuhan terkait dengan target kinerja karena sekali lagi target kinerja ini memang butuh ee pemantauan dari atasan langsung terkait ee misalnya targetnya dari bulan pertama dia sampai dengan bulan ketiga tidak memenuhi nah ini adalah tanggung jawab dari atasan langsung untuk eh memonitor melakukan evaluasi Kenapa sih targetnya dari bawahnya tidak tercapai Nah dari sinilah kemudian akan terjadi namanya dialog kinerja supaya target dari eh bawahannya ini bisa tercapai eh berikut ini ada dua video ee terkait dengan ee fleksibilitas bekerja Mungkin bisa kita ee nikmati bersama-sama [Musik] suka wfo atau wfh Kalau saya sendiri kayaknya wfh sih ya aku lebih suka wfo ya lebih suka wfh [Musik] ya masih ingat sama omongan Jokowi yang satu ini dengan kondisi ini saatnya kita kerja dari rumah belajar dari rumah ibadah di rumah setelah peraturan tersebut dinyatakan masyarakat kalang kabut Gimana Enggak biasanya kita melakukan Apun dengan tatap muka eh tiba-tiba harus berganti jadi tatap layar alhasil berbagai dampak negatif muncul seperti angka stres meningkat kesehatan mata menurun kelalahan dan obesitas yang lebih parah angka kekerasan dalam rumah tangga juga meningkat data menunjukkan bahwa KDRT pada perempuan semenjak pandemi naik 75%. tapi untungnya dampak negatif ini perlahan membaik karena masyarakat mulai terbiasa pandemi juga pelan-pelan melandai beberapa negara bahkan sudah memperbolehkan warganya untuk kembali bekerja dari kantor walaupun masih ada beberapa yang menerapkan sistem kerja campur atau remote dan akhirnya pada 24 Mei kemarin karyawan di Jabo the tabek sudah boleh untuk sepenuhnya wfo tak sedikit dari mereka yang menyambut antusias dari kebijakan tersebut sebab kebijakan ini dirasa cukup mudah dijalankan karena pekerja merasa keadaan di kantor justru membuatnya lebih produktif data menunjukkan bahwa 79 pekerja yang terbiasa bekerja dari kantor ternyata lebih senang dengan penerapan kerja wfo karena bisa lebih fokus bekerja dan adanya fasilitas yang lebih memadai fenomena kembali bekerja dari kantor ini rupanya tidak hanya di Indonesia melainkan sejumlah negara di seluruh dunia karena statistik covid-19 yang sudah melandai beberapa bulan belakangan tapi bagi beberapa perusahaan mengajak pekerja untuk kembali ke kantor ternyata memiliki tantangannya tersendiri contohnya Tesla perusahaan mobil listrik yang satu ini mewajibkan seluruh karyawannya untuk kembali bekerja dari kantor Tapi kebijakan itu justru tidak ditaati para karyawannya hingga Tesla harus mengancam karyawan untuk angkat kaki apabila tidak mau bekerja dari kantor Hal serupa juga terjadi di Perusahaan keuangan goldman sack dan JP Morgan cash andco mereka juga harus berusaha keras agar para karyawan mau kembali ke kantor sampai-sampai goldman sack akan menaikkan gaji sebesar 30% untuk karyawan baru yang ingin bekerja penuh dari kantor pada 2021 lalu menariknya survei juga menemukan bahwa 58% pekerja akan mencari tempat kerja baru Jika mereka tidak dapat melanjutkan bekerja secara remote di tempat yang lama karena ya mereka sudah nyaman dengan sistem kerja ini yang dinilai lebih banyak kemudahan dan manfaat mulai dari lebih baik dari sisi work Life Balance karena karyawan dapat memilih Berapa lama ia bekerja tanpa terpaku jam kerja formal 825 lalu sistem kerja remote juga akan membuat lebih banyak waktu dengan keluarga para orang tua yang tidak bisa meninggalkan anaknya sendirian tentu bisa bekerja dengan sistem kerja semacam ini dan yang paling penting adalah lebih hemat waktu karena banyak pekerja yang tinggal jauh dari tempat kerjanya sehingga mereka bisa menghabiskan waktu rata-rata 54 menit sendiri untuk pulang dan pergi Kalau dari sisi perusahaan dengan adanya sistem remote akan membuat perusahaan berkesempatan mendapatkan sumber daya yang lebih baik sekalipun dia berada di tempat yang jauh sayangnya survei-survei ini kebanyakan dibuat pada 2020 sampai 2021 yang tentunya berbeda dengan situasi sekarang jadi konteks akan mewancarai sejumlah karyawan untuk dimintai pendapatnya kalau saya pribadi sih lebih suka wfh ya karena kalau di rumah itu kan waktu lebih lebih banyak lebih fleksibel karena setelah pandemi ini tuh banyak meet yang enggak enggak ketemu langsung gitu loh jadi kita dibeja tapi e rapatnya itu secara ini gitu virtual gitu karena lebih fleksibel ya Heeh untuk kondisi yang sekarang ah jauh membaik sih aku lebih suka wfo ya karena lebih enggak ketat kayak dulu kalau dulu kan emang takut ke mana mana ya Jadi emang lebih prefer e di rumah aja sama aja gitu maksudnya wfa wfo mendingan wfa aja sekalian gitu karena kalau misalnya wfo itu lebih e waktunya lebih lebih teratur gitu kalau wfa kan Bisa sambil ngerjain yang lain Jadi enggak fokus cuma ngerjaan-kererjaan doang Kalau sekarang sih aku malah jadi penginnya keluar mulu gitu jadi begitulah pendapat mereka gimana kalau kamu lebih suka wfo atau remote baik ee Bapak Ibu jadi dari video tadi juga kita bisa ee menangkap pesannya bahwa manusia itu adalah makhluk yang suka bersosialisasi jadi ketika pandemi itu sudah berakhir Ya sudahlah kan sudah kondisi normal kembali jadi kita kembali bekerja di kantor nah terkait dengan fleksibilitas bekerja Ini juga sebenarnya ada sudah diakomodir dari ada kebijakan dari Menteri Pan RB untuk mendukung fleksibilitas bekerja yaitu dengan terkait dengan kinerja jadi pada Tahun 2022 eh Menpan ini mengeluarkan dua aturan yaitu nomor 6 dan nomor 7 terkait dengan pengelolaan kinerja ee pegawai ASN bahwa eh saat ini adalah kalau dulu mungkin pengelolaan kinerja itu kita masih mengenal dengan DP3 nah kemudian tahun sejak ada peraturan Menpan nomor 6 dan 7 ini kita mengubah mindset bahwa kita sekarang Eh terkait dengan pengelolaan kinerja ini kita memakai SKP SKP itu eh terdiri dari dua penilaian di situ yaitu prestasi dan perilaku kinerja nah nah kemudian prestasi ini kemudian dinilai dengan apa namanya eh apa yang dilakukan oleh oleh EE pegawai ASN sehari-hari ee itu di prestasi kinerja kemudian di perilaku kinerja itu yang biasanya kita sebut cor Val kita adalah berakhlak nah di situ juga Eh ada tu cor Val berakhlak mungkin Bapak Ibu juga sudah eh apa namanya tahuasi pelayanan akuntabel kompeten harmonis loyal adaptif dan kolaboratif nah kemudian di situ juga ada bukti kerja dari masing-masing baik itu prestasi maupun cor Val ini yang eh di apa namanya Biasanya kami menggunakan di mengg mengunakan Google Drive gitu ya link untuk mengisi masing-masing bukti kerja dan kemudian setiap bulan ee ini akan dinilai oleh atasan langsung nah harapannya ketika kemudian ee antara uraian di prestasi atau uraian di ee perilaku kerja ini sesuai dengan bukti kerja maka akan ee dinilai sesuai tapi kemudian ketika kemudian Ee tidak sesuai ya harus dinilai oleh atasan langsung di bawah eh di bawah ekspekasi gu harapannya adalah dengan e atasan langsung menilai di bawah ekspetasi ini supaya terjadi dialog kinerja namun kadangkadang masih ada beberapa eh pimpinan ya mungkin budaya Jawa ya jadi masih merasa bahwa sungkan menilai bawahannya di bawah ekspekasi karena sudah Ee bekerja sudah membantu dan lain-lain eh reaseningnya tapi sebenarnya eh SKP ini adalah eh apa ya istilahnya tuh wadah wadah bagi atasan dan bawahan untuk berkomunikasi terkait dengan eh kinerja apa yang akan dilakukan baik itu ke depan maupun maupun kinerja yang akan dilakukan misalnya ee 3 bulan lagi kayak seperti itu dan dari eh kinerja inilah sebenarnya saat ini kita eh ke depan maunya setelah kinerja ini benar-benar kita dipahamkan bahwa pimpinan harus menilai sesuai ekspektasi bawa ekspektasi atau di atas ekspektasi ketika ini sudah terjadi dialog kinerja maka kemudian ke depan akan disesuaikan ke kembali dengan ee beban kerja dari masing-masing bawahan seperti itu kemudian setelah ee aturan terkait dengan SKP ini diperkuat kembali oleh menteri Pan RB yaitu esrat edaran Menteri Pan RB nomor 3 tahun 2023 tentang tata cara penetapan predikat kinerja bagi pegawai ASN ini adalah tata cara terkait dengan penilaian ee organisasi secara keseluruhan bahwa kemudian ketika kemudian pimpinan dinilai sangat baik berarti pimpinan ini boleh menilai bawah hannya 70% sangat baik kemudian 30% baik dimungkinkan dimungkinkan 30% baik dan dimungkinkan juga ketika kemudian ee atasan ini menilai bahwa hanya misalnya di bawah ekspetasi itu juga diperbolehkan karena itu tadi harapannya akan terjadi dialog kinerja jadi ee kembali lagi sejalan dengan prinsip fleksibilitas bekerja sangat mengedepankan trust dan output dari kinerja itu harapannya jadi jangan sampai kemudian ketika bawaan ini melakukan kesalahan kemudian Eh misalnya dia e melanggar integritas dan lain-lain itu terjadi pembiaran oleh atasan langsung dan pada akhirnya bwa ini tidak tahu bahwa di dia salah gitu jadi kemudian dia ee orang kalau salah kemudian tidak ditegur kemudian tidak dilakukan pembinaan Ya sudah dia akan merasa bahwa dia dia benar tidak melakukan kesalahan itu ee harapannya dari eh eh kita menilai kinerja saat ini next kemudian di sini juga eh definisi fleksibilitas bekerja tadi juga sudah disampaikan oleh pak eh Asisten Deputi Pak Deni bahwa fibilitas bekerja pegawai ASN merupakan pola kerja dinamis bagi pegawai ASN di instansi pemerintah untuk melaksanakan tugas kedinasan pada lokasi dan waktu tertentu dalam rangka mendorong optimalisasi kinerja dengan penilaian kinerja yang terukur kemudian fleksibilitas dimaksud diberikan dengan mempertimbangkan sifat dari pekerjaannya kemudian prestasi atau performa pegawai kemudian situasi dan kondisi pegawai dimaksud Apakah Eh ibu hamil apakah mengalami eh kecacatan dan lain-lain pegawai ASN di instansi pusat dan instansi daerah kecuali yang ditugaskan di instansi TNI dan Polri itu fleksibilitas pekerjanya eh bukan tadi juga sebbutkan bukan merupakan hak melainkan harus disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan dan dan khusus pegawai SN jadi dipetakan dulu seperti disampaikan oleh Pak Deni harus dipetakan dulu nih karakteristik pekerjaannya kemudian Apakah ada Keadaan khusus dari pegawai ASN dimaksud next kemudian eh jenis dan pola fleksibilitas bekerja Ini juga tadi juga sudah dijelaskan secara detail juga oleh Pak denikait dengan fleksibilitas waktu dan fleksibilitas tempat ya mungkin bisa kita loncati loncati next berikutnya nah ini ada praktik baik penerapan dari ada tiga ee ada tiga praktik baik yang sudah menerapkan fleksibilitas bekerja yaitu dari Kementerian Keuangan kemudian eh provinsi Jawa Barat kemudian provinsi DKI Jakarta mereka ada peraturan-peraturan yang dibuat untuk dalam rangka menerapkan fleksibilitas bekerja namun kembali lagi dalam dalam misalnya di kementerian keuangan itu dalam ketentuannya disebutkan bahwa fleksibilitas tempat bekerja jadi ee di kementerian keuangan lebih ke flexible working Space dan pemadatan jam kerja kemudian yang untuk di provinsi Jawa Barat ini ee poinnya adalah kalau di Jawa Barat itu yang boleh mengajukan fleksibilitas bekerja adalah pegawai yang sudah Ee yang mereka mempunyai prestasi Jadi bukan seperti yang dijelaskan seorang ee CPNS baru atau ee pegawai baru itu masih belum boleh poinnya adalah di Jawa provinsi Jawa Barat ini adalah yang berprestasi yang boleh mengajukan fleksibilitas bekerja Kemudian untuk yang di e Provinsi DKI Jakarta ini adalah fleksibilitas jam kerja atau flexib working hour itu kemudian nah next Berikutnya ini yang terutama Bapak Ibu dukungan SPBE untuk pelaksanaan fleksibilitas bekerja karena untuk fleksibilitas bekerja ini sangat tidak mungkin kita tidak menggunakan it atau kita tidak memakai digital ya karena sekali lagi ee jarak antar ee orang ini kemudian kalau tanpa alat komunikasi juga kita akan kesulitan gitu ya jadi fleksibilitas tempat dan jam kerja ini adalah harus ada kemudahan terkait dengan administrasi jadi ketika pimpinan kemudian ee memberikan disposisi terkait dengan surat masuk surat keluar nah seperti itu nah kalau di pmim saat ini sudah diwadahi di dalam ee aplikasi tndde jadi sangat memudahkan sekali untuk melakukan disposisi surat terus kemudian terkait dengan penandatanganan surat yang saat ini sudah memakai tte kemudian adalah kemudahan berbagi informasi dan kolaborasi jadi meskipun kita fleksibel bekerja tetapi eh kemudahan kita misalnya kita membutuhkan data kita tetap eh bisa melakukan eh komunikasi dengan teman-teman kita yang terkait dengan data yang kita butuhkan jadi sekali lagi kolaborasi adalah kunci utama dari kita melakukan fleksibilitas pekerja kemudian transparansi dan akuntabilitas itu juga sangat dibutuhkan ketika fleksibilitas beekkerja kemudian ee untuk saat ini mungkin terkait dengan pengembangan diri kemudian pengembangan diri ini saat ini sudah Ee diampu oleh bpsdm untuk saat ini ada webinar terus kemudian kalau kemudian di ee apa namanya di lan itu ada LMS ya itu itu jadi pengembanganiri yang bisa setiap saat dilakukan tanpa harus mengikuti di jam-jam tertentu jadi ketika kemudian ee dia ini bisa bisanya mengembangkan dirinya misalnya sore sekitar jam Setelah jam kerja gitu dia mengikuti itu masih bisa ee pengembangan diri mengikuti LMS atau mungkin dari YouTube terus kemudian disediakan ee link untuk sertifikat kemudian ada adaptif terhadap perkembangan teknologi ini sangat diperlukan sekali Bapak Ibu dalam fleksibilitas bekerja jadi Ee Kita harus apa ya Ee memperbaiki selalu ee terkait dengan perkembangan teknologi saat ini yang lagi apa Nam viral itu ai ya Jadi kita harus tahu apa sih Ai itu jadi tahu kemudian juga ee terkait dengan ai ini juga kita tergantung dari data yang dimasukkan J jangan langsung percaya n bapak ibu terkait dengan apa yang kita bertanya dengan eii kemudian ei menjawab itu juga jangan langsung semuanya di apa namanya dipercaya tetap kita harus melakukan cross check ya cross check ulang terkait dengan apa yang di statementkan oleh Ai kemudian akomodatif terhadap kreativitas dan inovasi nah ini terutama Bapak Ibu yang EE yang penting dari kita dalam bekerja adalah akomodatif terhadap kreativitas dan inovasi inovasi dan kreativitas tidak harus kita eh apa membuat aplikasi baru tidak tetapi ketika kita kesulitan dalam melakukan pekerjaan itu ada solusi solusi dari ee hambatan kita dalam melakukan tugas misalnya kemudian hambatannya adalah membuat SK itu bisa sampai biasanya 3 hari nah kemudian kita bisa nih membuat SK dalam 1 hari Nah itu adalah sudah suatu inovasi tidak harus besar bapak ibu tapi sekecil apapun tapi memberikan solusi dalam kita melakukan pekerjaan itu adalah inovasi kemudian yang juga tidak boleh dilupakan Adalah jaminan keamanan data karena saat ini sangat-sangat rentan eh apa namanya medsos atau apapun itu diretas bapak ibu terkait dengan baik itu judi online atau eh game online itu sangat rentan sekali makanya kita harus punya apa ya namanya eh server-server yang memang terjamin eh apa namanya keamanan datanya kemudian terkait dengan kemudahan pengambilan keputusan itu juga ee dalam fleksibilitas bekerja Ini juga sangat diperlukan sekali dan yang terakhir yang sangatsangat Dil Lukan adalah sistem pelaporan kinerja yang terintegrasi Nah kalau di ee di pemprok Jatim saat ini ad sudah ada SKP di dalam siaster Nah di situ sudah terintegrasi semuanya terkait dengan eh buktil link kerja dan absensi itu semuanya sudah terintegrasi di dalam sistem pelaporan kinerja di Caster namun kadang-kadang eh bapak ibu ee apa namanya yang mengerjakan SKP ini teman-teman ini kadang-kadang untuk mengupload bukti kerja itu tidak rutin tidak tidak eh apa ya ketika pekerja misalnya ketika kegiatan itu selesai dilakukan itu tidak langsung mengupload bukti kerjanya Jadi menunggu dulu sampai akhir bulan kemudian baru akhir bulan mengerjakan SKP padahal bukan seperti itu rutin kita melakukan kegiatan kemudian setelah itu kita meng-upload bukti kerja kita insyaallah lebih lebih apa ee lebih ringan lebih enak daripada kemudian kita menunda karena 2 hari atau 3 hari kemudian bukti kerja lupa kita upload pasti kemudian ee ya sudah kita juga akan lupa Ketika nanti kita mengisi eh terkait dengan bukti kerja untuk eh perilaku atau untuk prestasi next nah ini bapak ibu terkait dengan pelaksanaan fleksibilitas bekerja di pempr Jatim itu ada di perkut Jatim Nomor 19 Tahun 2022 jadi pegawai yang mengalami keterlambatan masuk kerja wajib mengganti waktu keterlambatan pada saat kepulangan setelah jam kerja berakhir pada hari berkenaan jadi misalnya nih ketika e kita masuk kantor jam 000 kemudian terlambat 30 menit nah kemudian pada waktu pulang nanti dia berarti harus jam Seteng jam 16 d+ 30 menit nah namun maksimal waktu keterlambatan sebagaimana dimasud itu dalam 1 bulan itu hanya lima kali jadi tidak terus kemudian e dalam 1 bulan mengalami keterlambatan terus kemudian boleh diganti tidak tidak seperti itu ng jadi itu fleksibilitas bekerjanya ada di ee jam jam kerja ketika terlambat menggantinya di waktu ee melebihi dari waktu pulang seperti itu next nah ini adalah ee top tiga besar terkait dengan ee pelanggaran disiplin yaitu tetap pertama adalah tidak masuk kerja padahal di ee disebutkan tadi adalah ee pegawai ASN tetap harus mematuhi jam kerja jam masuk kerja nah ee di sini adalah ada 33 kasus yang Ee tidak masuk kerja namun untuk eh saat ini dengan sosialisasi yang masif kemudian sampai ke bawah E ini kasus ini terkait dengan hukuman disiplin ini sudah mulai agak berkurang Bapak Ibu jadi memang ternyata untuk sosialisasi terkait disiplin ini memang kita harus sampai ke bawah tidak cukup hanya misalnya kita eh mengundang sosialisasi sampai dengan di eh kasub tu-nya atau sampai dengan di ee apa namanya di sekretarisnya tidak sampai tidak seperti itu tapi kita ternyata sosialisasi terkait dengan disiplin ini ternyata sampai harus ke bawah dan itu sekali lagi bisa dilakukan dengan eh media daring yaitu dengan memanfaatkan Zoom untuk memberikan eh sosialisasi jadi kewajiban PNS berdasarkan PP 494 tahun 2021 tadi adalah masuk kerja dan mentaati ketentuan dari jam kerja itu kemudian eh pelanggaran terhadap eh kewajiban masuk kerja ini next lagi bawahnya itu bawahnya lagi itu ada sama kayak sanksi disiplin ringan sanksi disiplin sedang dan sanksi disiplin hukuman berat jadi ketika kemudian ee 1 sampai 3 hari kumulatif dalam 1 tahun dia tidak ada ee tanpa keterangan tanpa izin gitu apa namanya pelanggaran terhadap kewajiban masuk itu diberikan teguran lisan oleh atasan langsungnya teguran Lisan Ini bukan berarti bahwa hanya sekedar memberikan teguran ee dipanggil kemudian teguran lisan tidak ada SK yang diberikan kepada pegawai yang bersangkutan sebagai bukti bahwa yang bersangkutan ee pernah diberikan teguran secara lisan nah tapi SK tersebut ketika kemudian pegawai itu sudah Ee melakukan perbaikan ya skik akan dinyatakan sudah tidak berlaku ini hanya memberikan istilahnya hanya memberikan shok terapi bahwa ee bawahan ini melakukan kesalahan 1 sampai 3 hari tidak masuk tanpa keterangan itu mungkin yang disampaikan kalau terkait dengan eh hukuman disiplin ringan terkait dengan eh kewajiban tidak masuk kerja Kemudian untuk yang sedang itu yang sedang itu 11 sampai 13 hari kumulatif dalam 1 tahun itu dikenai hukuman sanksi sedang memulai pemotongan tunjangan kinerja sampai kemudian eh penundaan kenaikan gaji Berk ini kemudian kalau sanksi hukuman berat itu adalah sampai dengan penurunan jabatan selama 1u tahun jika ee pegawai ini tidak masuk kerja 21 sampai 24 hari kumulatif dalam 1 tahun itu kemudian ee ketika bertambah harinya misalnya dia tidak masuk berarti pembebasan dari jabatan kemudian misalnya 20 hari kumulatif 1 tahun pemberhentian Dengan hormat sebagai PNS kalau 10 hari berturut-turut dia tidak masuk dan tanpa keterangan Akan diberhentikan Dengan hormat sebagai PNS itu jadi pelanggaran terhadap kewajiban masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja sebagaimana dimaksud itu dihitung secara kumulatif sampai dengan akhir tahun berjalan PNS yang tidak maksud kerja dan tidak mentaati ketentuan jam kerja tanpa alasan yang sah secara terus-menerus selama 10 hari kerja sebagaimana di maksud diberhentikan pembayaran gajinya sejak bulan berikutnya next nah ini eh presensi yang saat ini dijalankan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur dengan e-presensi yang sudah bisa menggunakan Android di masing-masing pegawai jadi ASN ini wajib melakukan pencatatan kehadiran setiap hari kemudian alat pencatat kehadiran menentukan kat kehadiran pegawai ASN dan epresensi ini sudah terintegrasi dengan eh aplikasi SKP jadi itu akan kelihatan dia terlambatnya Berapa hari kemudian dia tidak tidak senang Berapa hari kemudian dia eh Apanya tidak masuk atau sakit Berapa hari sudah terekam di situ kemudian alat ukur juga pemotongan komposisi kedisiplinan pegawai untuk pembayaran TPP juga ada di situ kemudian satu pengguna satu gawai kemudian dan eh aplikasi ini tersedia di Play Store lewat Android dan App Store next telat dan pulang sebelum waktunya tetap melakukan presensi jadi ada surat yang ditandatangani oleh biasanya oleh pimpinan atau atasan langsungnya yang di-upload lewat e-presensi lupa presensi datang atau pulang membuat surat keterangan yang ditanda sama ya dengan yang nomor 6 yang Dit atasan langsung dan unggah di Jatim Lensi maksimal boleh lima kali dalam sebulan Kalau lebih sudah yang diakui adalah lima lima yang diakui dalam sebulan kemudian selebihnya akan dikenai pemotongan kemudian jika mengikuti perjalanan dainas rapat seminar pendidikan dan pelatihan atau sedang menjalani penugasan upload SPT maksimal pada tanggal 5 bulan berikutnya nah ini untuk mengakomodir biasanya teman-teman yang tidak langsung eh mengupload SPT atau tidak langsung membuat SPT pada hari yang bersangkutan sedang mengikuti perjalanan dinas rapat atau seminar G jika lebih dari tanggal 5 bulan berikutnya tetap tidak diupload makaprensi akan dikunci lebih dari itu juga tidak diakui gu nah sarannya lebih baik ketika kemudian SPT belum ada nah biasanya kan teman-teman ini suka foto selfie nih pada kegiatan Nah itu bisa di kemudian jika tidak masuk kerja karena ee sakit izin atau cuti meninggalkan kantor karena kepentingan pribadi jangan lupa upload dokter surat izin atau surat cutinya pada e-presensi misalnya pada hari itu juga supaya sekali lagi adalah Ee tidak lupa karena memang sifat manusia adalah lupa itu itu yang terkait dengan e presensi yang EE saat ini sedang e dijalankan oleh pemerintah provinsi Jawa Timur next untuk pemotongan TPP dari kedisiplinan karena di perkub jate nomor 4 tahun 2025 yang yang kemarin juga sempat disosialisasikan 70 kita sudah berubah ya 70% adalah kinerja dan 30% disiplin Nah untuk disiplin ini Eh misalnya ada pegawai tidak mengikuti apel pagi upacara bendera atau senam olahraga akan dikenai potongan gitu terus Kemudian pada pulang kerja juga sebelum waktunya pada bulan berjalan juga ada pemotongannya kemudian pengurangan tidak berlaku Apabila ada penggantian waktu keterlambatan masuk kerja seperti tadi misalnya terlambat 30 menit tapi kemudian sudah diganti ee pada waktu pulangnya lebih ee lebih lebih lama 30 menit kemudian dan ada surat kyataan juga Lupa absen Tapi maksimal lima kali dalam sebulan itu tidak pemotongan tidak berlaku Tapi kalau lebih dari lima kali ya sudah tetap akan dilakukan pemotongan itu bapak ibu terkait dengan ee kedisiplinan terkait dengan fleksibilitas bekerja jadi tetap ee untuk fleksibilitas bekerja ini di pempr jate mungkin tetap bisa diakomodir cuman ya ituu tadi tetap ada standar aturan yang berlaku kemudian target kinerja yang diberikan oleh atasan Lang tetap harus dipenuhi tu kemudian next berikutnya sebenarnya hambatan utama ee apa namanya dari fleksibilitas beekkererja ini kadang-kadang adalah ee kurang baiknya perilaku manusia atau pegawai karena tadi ya ee apa namanya kadang-kadang ini antara teman-teman ini di SKP atau di di kinerjanya adalah di uraian itu berbeda dengan bukti kerja Nah harusnya kemudian misalnya di uraiannya adalah analisa berarti bukti kerjanya adalah juga hasil analisa itu seperti itu hambatan-hambatan utamanya itu adalah terkait dengan kinerja kemudian kemudian ada juga lemahnya pengaturan atau mekanisme kerja kemudian juga kurang memadainya sarana pelayanan kemudian ketika kita fleksibilitas bekerja itu kadang-kadang motivasi kerja pegawainya ee kurang karena mungkin ee apa namanya kurangnya waktu bertemu untuk e dari atasan langsung untuk memberikan motivasi terkait dengan target-target yang harus segera dipenuhi oleh EE pegawai dimaksud kemudian kualitas pegawai yang belum memadai seiring juga dengan perkembangan teknologi jadi kadang-kadang t ee teknologinya kurang dikuasai jadi pada akhirnya juga kemudian mereka malu ya Malu bertanya kepada yang lebih muda terkait dengan ee KKA mereka tidak bisa nih tidak bisa teknologi ini kemudian malu untuk bertanya kepada yang lebih ee muda ini yang akan ee menjadi hambatan untuk ee menguasai terkait teknologi next nah ini saran terkait it dengan peningkatan kinerja dari ASN jadi ee kewajiban dari atasan langsungnya adalah mempengaruhi mengarahkan mendorong dan mengendalikan pegawai dalam melaksanakan tugas Nah agar eh kemampuan keahlian keterampilan hubungan kerja sama antara atasan bawahan dalam melaksanakan tugas juga denganan kerja tim itu menghadap ketika menghadapi hambatan itu ada ee bersama-sama memikirkan ee solusi apa iniusi kalau dipikirkan secara tim pasti akan lebih bagus daripada hanya dipikirkan oleh satu orang kemudian ee menerapkan aturan organisasi berdasarkan nilai dan norma yang menjadi karakter kehidupan seseorang akan terbentuk proses interaksi dengan orang lain dalam instansi melalui kepatuhan terhadap aturan yang berlaku jadi komitmen dari masing-masing ee pegawai ini juga adalah eh bersama-sama untuk mencapai tujuan dari ee organisasi ini seperti apa seperti itu jadi memang dibutuhkan banget komitmen bareng-bareng kita berkolaborasi tujuannya apa sih dari organisasi ini nah ini kita lebih baik dicapai secara bersama-sama kemudian adalah yang ketiga adalah menggerakkan perilaku pegawai melalui rew kepada pegawai yang menunjukkan kinerja yang baik karena pegawai ini sebenarnya rew itu tidak harus berupa eh uang ng Bapak Ibu karena sebenarnya atasan langsung atau pimpinan kadang-kadang memberikan apa ya Eh support melalui eh memberikan motivasi itu adalah juga reward yang diberikan memberikan rasa Terima kasih bahwa sudah dibantu dan itu juga merupakan reward jadi tidak harus reward itu adalah berupa eh rupiah next jadi eh mungkin ini empat langkah strategi untuk Kinerja individu ASN untuk mendukung kinerja organisasi adalah menerapkan sistem kerja berbasis tim jadi kelompok tim kerja kemudian ada dialog kinerja antara pimpinan atasan dengan ee pegawai kemudian ketika terjadi hambatan sama-sama ee memberikan solusi kreatif dan mungkin ada inovasi yang bisa ee diberikan dipikirkan bareng-bareng kemudian terkait dengan peningkatan sarpras pendukung terutama ee it atau ee digitalisasi dari dalam kita melakukan eh tugas sehari-hari jadi eh next berikutnya jadi fleksibilitas bekerja atau fba itu bukan hanya Sebenarnya bukan hanya sekedar tren tetapi sebenarnya peluang untuk meningkatkan efisiensi birokrasi jika diterapkan dengan strategi yang matang seperti tadi juga sudah dijelaskan oleh Eh Pak As Pak Deni dengan pemetaan tugas yang tepat dan ini tadi juga diberikan PR oleh Pak Deni bahwa kita harus segera sebelum eh sebelum apa namanya peraturan itu dikeluarkan terkait permen Pan RB tadi kita harus mulai siap-siap nih memetakan tugas yang tepat ee agar ASN bisa mendapatkan keseimbangan antara produktivitas dan kenyamanan kerja tanpa mengorbankan pelayanan publik kemudian eh tips terakhir untuk eh penerapan fleksibilitas bekerja adalah tetap mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku kemudian berkomunikasi secara terbuka dan transparen dengan baik itu dengan atasan dan rekan kerja kemudian menggunakan sumber daya instansi seperti akses jaringan peralatan atau data dengan penuh tanggung jawab jadi kalau kita misalnya mengambil data seseorang ya tetap kita harus meminta izin terus kemudian menjaga kejujuran dalam penilaian kerja jadi seperti tadi misalnya ee uraiannya adalah analisa tetapi harapannya di bukti kerja itu juga analisa bukan kemudian di uraiannya adalah analisa tetapi di kerja Hanya berupa foto kemudian yang terakhir adalah mendokumentasikan seluruh proses kinerja dengan baik dengan cara secara reg reguler ketika kemudian kegiatan itu selesai langsung upload bukti kerja itu mungkin eh yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat saya kembalikan kepada Mas lukmanap Terima kasih Bu Dina untuk ins-insetnya menarik sekali sobat ASN tadi pembahasan dari budina bagaimana pros and cons dari fwa ini kemudian konteksnya penerapannya di tiap entitas atau organisasi juga berbeda-beda yang mana kebetulan kalau di provinsi Jawa Timur konteksnya lebih kepada em keterlambatan dari waktu kerja itu sendiri Kita bisa kompensasi dengan ee lama bekerja kita gitu ya jadi absen pulang juga harus lebih lama cuman sebelum kita masuk ke sesi tanya jawab Bu Dina ada satu ini pertanyaan yang mengganjal di Saya mungkin pure curiosity saja ya Bu kalau tadi sempat dikatakan bahwasanya paling banyak lima kali terlambat dalam 1 bulan dan kalau misalnya sudah sampai di lima kali keterlambatan itu baru akan ada potongan tapi yang namanya manusia ya Bu ya Sekali lagi pasti akan ada yang namanya mindset untuk melanggar seperti itu yang mana ini kalau kita lihat sebenarnya efeknya juga berkelanjutan bisa kita lihat battleeneck prosesnya juga akan terjadi gitu ya ketika kita butuh koordinasi sama si orang A tapi orang a ini datangnya terlambat jadinya kan battleeneck akhirnya kolaborasi juga enggak bisa berjalan secara efektif kalau dari PAM Prof Jatim untuk menanggapi isu-isu yang kemungkinan akan terjadi seperti ini langkah preventif apa saja yang dilakukan Bu Dina oke baik eh sebenarnya ketika kemudian lima kali ini kadang-kadang juga teman-teman ini kadang-kadang sudah kami kunci ya lima kali gitu ya terus kemudian mereka itu kadang-kadang masih tetap kemudian menghubungi eh Bu tolong dibuka dong saya belum saya belum belum ini kami masih apa namanya masih berusaha untuk memasukkan ini jadi jangan dipotong dulu lah seperti ini seperti ini kayak gitu tapi tapi sekali lagi kita harus konsisten dengan Ya sudah lima kali dibatasi ya dikunci selesai enggak ada lagi ee apa namanya ee apa ya toleransi ya Bu ya kalau misal toleransi ketika kemudian kita memberikan toleransi pasti akan berdampak pasti kemudian akan terjadi ee misalnya nih dinas a kemudian kita berikan toleransi pasti akan kemudian dampaknya ke belakang juga akan banyak lagi yang akan meminta toleransi seperti itu itu itu sih yang bisa dilakukan jadi memang kita harus konsisten dengan aturan tersebut bahwa Ya sudah l kali ketika sudah lebih dari l kali ya Otomatis penghasilan atau tambahan penghasilannya akan kami potong benar dan saat ini dengan peruk ini juga sudah cukup besar pemotongan dari eh apa namanya keterlambatan ini eh mas Lukman Oke jadi harapannya memang efek itu tadi bisa dirasakan ya oleh soahbat ASN yang mungkin dalam tanda kutip kurang disiplin ya dalam bekerja Ya Bu Dina ya Baik Bu Dina kita akan langsung masuk ke sesi tanya jawab kita akan pilih satu peserta untuk memberikan pertanyaan kepada budina kami persilakan untuk bapak silakan bisa diperkenalkan dirinya asal instansi dan asal daerahnya silakan Pak Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh nama Aji S Pramono dari dinas penanggulangan kebakaran penyelamatan kota bad eh pertanyaannya simpel bu ketika di dinas itu banyak toksid jadi ketika orang yang bekerja dengan sungguh-sungguh itu termarginalisasi nah ituatnya terus yang kedua ini bu ini istilahnya ada sebuah permasalahan khususnya di dinas penanggulanaran di provinsi Jawa Timur itu kan banyak harus sesuai dengan permend itu kan semua harus jadi dinas Nah ini kan untuk kebutuhantingnya kan banyak kekurangan Bu karena ditut bahakaran ituunyai bagim tentang fleksibilitas diperkenankankah apabila daradi satu kota diminta untuk membantu kota lain itu aja terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh langsung saya jawab Mas ya betul silakan Bu dinaasih makasih pakji atas eh pertanyaannya eh karena saat ini mungkin terkait dengan aturan juga manajemen ASN di masing-masing kabupaten kota maupun provinsi ini aturannya untuk eh saling bertukar gitu ya Pak ya mungkin kalau secara ini bertukar ini mungkin kalau magang mungkin Boleh Pak jadi sistemnya magang gitu n terus atau kemudiand magang itu kemudian kita saling saling belajar misalnya kemudian misalnya sudah yang di Pak Haji misalnya Kota Batu ini sudah Ee apa namanya dinasnya sudah ada ng terus kemudian dari provinsi kemudian karena memang masih baru ya Pak ya masih baru membentuk kemudian ada dari PNS Provinsi yang magang itu mungkin ee masih bisa Pak masih diperbolehkan jadi antar gitu apalagi kalau ee apa namanya magang itu di dalam ee apa namanya di dalam aturan juga masih ee diperbolehkan kan Pak Itu juga salah satu cara pengembangan peningkatan kapasitas Pak Haji itu mungkin bisa tapi kalau Eh misalnya yang lebih dari itu kayak misalnya harus tukar menukar ini atau mutasi atau itu mesti ada prosesnya P kalau mutasi atau rotasi ke masing-masing pemerintah provinsi atau ke Batu itu Jadi mungkin kalau sekedar magang atau malah mungkin boleh malah Setuju Pak karena itu adalah salah satu e cara dari e peningkatan kapasitas itu mungkin pak Hai yang bisa sampaikan Mungkin ada lagi mungkin yang belum saya jawab Pak itu Bu untuk yang toit ee terus sama ini Bu untuk kinerja itu terbatas atau tidak ya Ee hierarkinya Apakah itu hanya untuk struktural untuk ini laporan kinerja itu apakah siap individu dan itu dokumennya itu apakah sesuaikan dengan SKP Atau lainnya terima kasih giih ee e individu Pak SKP kami pak jadi eh di masing-masing orang ini kemudian dia kan Membuat iku dengan membuat iki ya Pak ya Nah di dalam iki itu ada uraiannya pakji uraiannya itu misalnya kemudian dia apel nih kemudian ada kalau misalnya dia apel pernah apel palingak kalau apel kan foto ya Pak Haji nah tapi kemudian ketika di dalam uraiannya itu kemudian dia mengatakan bahwa eh dia lelakukan analisa ya kemudian bukti kerjanya juga harus hasil analisa Pak kemudian mengikuti rapat kemudian dia juga sebagai apa itu harus jelas Pak apakah sebagai moderatornya ataukah sebagai notulensinya atau apa juga harus jelas di dalam notul rapat nah notular rapat itulah yang nanti harus di-upload di bukti kerjanya Pak Haji jadi setiap individu harus membuat SKP harus ada buktinya itu yang ee apa namanya nantinya akan bermuat ah kepada pemberian eh penghasilan Pak tambahan penghasilan di pempr Jatim itu pak haji yang sampaikan Matur nuuhun pertanyaannya Pak Haji Makasih Matur nuuhun Pak Makasih Pak Haji untuk pertanyaannya budina sebenarnya kami masih ingin banyak sekali mengeksplorasi pertanyaan Namun karena keterbatasan waktu sesi pertanyaan akan kita akhiri di pukul saat ini bu tapi sebelum ditutup Bu Dina barangkali ada closing statement yang ingin Ibu berikan kepada seluruh soat ASN yang tengah menyaksikan webinar kali ini Bu silakan Bu Oke siap Makasih Cum enya hanya terkait dengan kinerja Ya karena memang saat ini adalah pelaporan sistem pelaporan kinerja yang ada di Jatim ini e sudah sudah bagus namun kadang-kadang terkait dengan e pemahaman atau terkait dengan pengisiannya itu masih banyak yang belum sesuai gitu jadi harapannya tolong ee sekali lagi bimbingan dari atasan langsung itu sangat penting untuk eh mengarahkan kinerja dari pegawainya jadi ada pembinaan ada bimbingan dari atasan langsung terkait dengan kinerja dari eh bawahannya itu mungkin statement saya siap bu Dina Terima kasih jadi memang dari e Leadernya juga harus kontrol dari kitanya sendiri juga harus mawas diri ya untuk bisa melaporkan sesuai dengan apa yang kita lakukan ya Bu Dina ya Sekali lagi Thank you Bu Dina sudah berkenan untuk bergabung di webinar ASN belajar seri ke-10 Salam sehat selalu Semoga kapan-kapan kita bisa bertemu secara offline ya Bu ya Siap Mas Thank you Bu Dina Salam sehat selalu amin baik sobat ASN itu tadi akhir dari segmen kedua kita bersama dengan ibu Adina fibriani S Mak selaku Kepala Biro organisasi sekretariat daerah provinsi Jawa Timur kita masih punya sisa satu segmen setelah ini jadi jangan ke mana-mana kita akan kembali setelah pesan-pesan berikut ini [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN belajar seri 10 flexible working arrangement antara efisiensi dan kinerja Masih bersama dengan saya Lukman Ali kali ini kita sudah kedatangan narasumber yang sangat spesial di segmen terakhir kali ini kita akan berbincang bersama dengan Bapak Basuki Ari wsh selaku kabak tu kanrek 2 BKN Surabaya saya akan sapa terlebih dahulu beliau Selamat siang pak Basuki Selamat siang Mas kabar se kabar Baik Pak alhamdulillah kabar baik di tengah puasa ini Oke sudah bolong Pak puasanya Pak atau masih On Fire Alhamdulillah masih Alhamdulillah mas masih istikomah konsisten ya pak Basuki ya Oke pak Basuki tadi Kalau misalnya budina sudah memberikan penjelasan terkait dengan em penyesuaian konteks eh fwa ya di provinsi Jawa Timur terkait dengan eh toleransi waktu keterlambatan nah kali ini kita akan bersama-sama mendengarkan paparan dari pak Basuki Bagaimana kalau di instansi Bapak ini menanggapi eh himbauan atau kebijakan dari fwa Jadi sebelum saya persilakan kepada pak Basuki untuk menyampaikan materinya terlebih dahulu Kami juga ingin menghibau sekali lagi kep pada sobat ASN di akhir sesi kita masih punya kesempatan diskusi dan tanya jawab dengan narasumber jadi pastikan untuk tetap stay tune fokus mendengarkan paparan dari narasumber kita satu ini baik kepada pak Basuki kami persilakan pak Monggo Pak bisa menyampaikan materinya Pak siap Terima kasih eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang salam sejahtera untuk kita semua Semoga selalu sehat salam kenal ini saya lihat tadi pesertanya dari Sabang sampai Merauke dari miangas sampai e Pulau Rote eh terima kasih mohon izin kami Share screen dulu eh terkait dengan materi oke oke eh terima kasih eh mas Lukman yang pertama Bapak Ibu Terima kasih untuk Bapak Kepala bkpsdm kemudian Pak Deni dari kemudian yang ketiga Bu Adina dari Kepala Biro organisasi Nah kalau tadi sudah dijelaskan semuanya dari teori praktik sampai dengan penerapan terkait dengan flexible working arrangement ini nah di sesi yang pertama ini saya mohon izin untuk bisa berinteraksi dengan teman-teman kami akan membagikan link dulu seberapa setuju Bapak Ibu dan teman-teman EE sekalian dengan penerapan fwa ini di masing-masing tempat kerja oke saya share dulu materinya silakan Dian menggunakan HP nanti akan kita bahas bersama di akhir paparan saya sebagai bahan untuk ee kebijakan ke depan bisa juga nanti kami ee teruskan ke Pak Deni Di menpan dan kami teruskan ke BKN pusat ee Sebagai tambahan untuk ee kajian kebijakan pelaksanaan ke depannya wfa Seperti apa sudah di ee Ini Bapak Ibu scan Oke harapan saya sudah Dian ya Ee untuk yang kedua terkait dengan wfa ini ee dikaitkan dengan efisiensi maka yang di slide ketiga ini marilah kita dengarkan bersama dulu video dari e bapak presiden kita terkait dengan efisiensi dalam pelaksanaan di anggaran pemerintahanan dinas dikurangi saya potong presid prab suaranya terdengar ya Bapak ibuar pakengengak 2025 tentang efisiensi belanja Negeri lewat inves dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025 itu total Belanja Negara yang dipotong dari anggaran pemerintah pusat dan daerah senilai 36,69 triliun Ines ini ditujukan bagi para menteri kabinet merah putih Panglima TNI kapori jaksaagung para kepala lembaga pemerintah nonkementeri kekretariatanembaga negara Gubernur dan Bupati atau Walikota penerima instruksi tersebut diharuskan untuk melakukan unuk anggaran itu meliputi belanja operasional dan nonerasionalanja operasional perkantorananja pemelihara perjalanuan pemembangunan termasuk untuk belanja pegawai dan belanja bantuan sosial Prabowo mengharuskan kepala daerah untuk membatasi belanja kegiatan yang bersifat seremonial kajian itu dibanding percetakan publikasi dan seminar atau diskusi kepala daerah juga diminta mengurangi belanja perjalanan dinas hingga 50%. Oke kita lanjutkan bapak ibu jadi tadi sudah dijelaskan oleh pemateri pertama dan pemateri kedua terkait dengan wfa ee kami ulangi sedikit bahwa terkait dengan wfa ini adalah sistem kerja yang memungkinkan karyawan atau pegawai memiliki fleksibilitas yang EE dalam menentukan cara waktu dan lokasi kerja jadi berdasarkan lokasi kerjanya sebenarnya ini bisa dibedakan menjadi empat Jadi yang pertama work from home dari rumah kemudian from Anywhere Dari mana saja yang ketiga Hybrid bisa dari kantor bisa dari rumah yang keempat adalah remote nah remote ini sepenuhnya 100% kita tidak perlu datang ke kantor nah dari pelaksanaan ini ada keunggulan yang bisa kita ambil dari sisi organisasi bisa melakukan penghematan terkait operasional kemudian mempercepat proses digitalisasi karena kita harus menyiapkan ee sarana dan Pras sarananya kemudian bisa melaksanakan penyederhanaan Proses bisnis meningkatnya literasi digital karena mau gak mau kita akan dipaksa untuk menguasai teknologi informasi kemudian organisasi lebih efisien dari segi waktu pembagian kerja lebih terstruktur karena setiap pegawai akan dinilai dari hasil kerjanya bukan dari berapa lama yang bersangkutan di kantor kemudian pegawai lebih dapat diandalkan dan bertanggung jawab karena pembagiannya siapa mengerjakan apa dan kemudian organisasinya lebih produktif bagi dari sisi ASN akan lebih fokus dalam bekerja nah ini nanti akan ada pro dan kontra akan kami jelaskan di belakang ee fokus dalam bekerja karena tidak terganggu oleh kanan kiri dan teman-teman yang ada di kantor kemudian waktu mengerjakan lebih efisien karena tidak adanya gangguan kemudian lebih sehat secara fisik dan mental karena di tengah gi saat ini kami banyak menemukan ee keluhan-keluhan terkait dengan kesehatan mental terutama bagi yang bekerja di kantor karena lebih banyak tekanan menurut generasi ee milenialnya seperti itu kemudian hidup lebih tenang karena kita bisa mengerjakan sesuai dengan waktu longgar kita kemudian pengeluaran lebih sedikit karena kita tidak mengeluarkan uang untuk biaya perjalanan pulang pergi dan lebih mudah beribadah karena kita lebih ee banyak pilihannya sebenarnya di rumah ya untuk wfa ini kemudian bagi pimpinan ee sama ee secara fisik dan mental lebih sehat karena tidak berhadapan dengan pegawainya langsung yang kadang-kadang ada pegawai yang mungkin di kantor hanya di dalam kantor Tapi kinerjanya kurang maksimal kemudian hidupnya lebih tenang dan untuk pimpinan juga lebih mudah beribadah kalau tadi dari Pak Deni dari Kementerian Pan RB eh mencontohkan Jepang di kami saat ini eh mencontohkan ada beberapa negara yang sudah mengimplementasikan seperti Uni Emirat Arab austral dan Belanda di mana Di sana untuk eh pelayanan publik diberikan kesempatan untuk melakukan ee wfa di mana pelayanan publik ini khusus yang tidak berdampak langsung terhadap pelayanan di masyarakat nah kami akan ikapi ini dari sisi BKN terkait dengan ee berlakunya impres nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi anggaran ee belanja APBN dan APBD tahun 2025 jadi beberapa ee waktu yang lalu Kepala BKN sudah menyampaikan bahwa terkait dengan efisiensi ini kami Insan BKN harus bisa menyikapi yang pertama efisiensi ini dipandang sebagai peluang karena dengan impres ini tentang efisiensi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas kerja BKN dan menguji sejauh mana kehandalan sistem informasi ASN jadi kalau kita berbicara dengan sistem informasi ASN ini ini adalah sistem yang eh menaungi dari pekerjaan pokok atau kor bisnisnya BKN seperti penerimaan pegawai kemudian mutasi rotasi sampai pensiun nah ini akan diuji sejauh mana penerapannya Apakah bisa ee dilakukan atau diakses dari luar Kemudian yang kedua penerapan wfa wfu ini BKN saat ini menerapkan 1 hari wfa dan 4 hari wfo sebagai langkah awal efisiensi untuk mengurangi biaya operasional yang tidak perlu jadi pada saat ini kami melaksanakan uji coba wf-nya hari Senin kemudian wfnya hari sa sampai dengan hari Jumat yang ketiga adalah membangun kepercayaan publik di mana efisiensi anggaran ini juga e bertujuan untuk meningkatkan trustwthly eh masyarakat agar penggunaan anggaran negara lebih transparan dan tidak dianggap sebagai suatu pemborosan dan bisa digunakan untuk tujuan-tujuan lain untuk pembangunan masyarakat ataupun tujuan pembangunan infrastruktur yang ada yang yang keempat adalah meningkatkan kompetensi ASN di mana dengan kebijakan efisiensi ini pegawai BKN dituntut untuk bekerja lebih efektif dan efisien sehingga mampu bersaing dan mencapai target kinerja yang optimal kemudian yang kelima adalah mendorong Inovasi dan digitalisasi efisiensi ini diharapkan melahirkan berbagai inovasi yang mempercepat penyelesaian pekerjaan serta menemukan pegawai bertalenta digital yang mampu mendukung transformasi teknologi yang ada di BKN Jadi intinya efisiensi ini ee memacu semangat kinerja para ASN khususnya ASN BKN untuk lebih dapat berinovasi dan digitalisasi EE untuk meningkatkan pelayanan publik kemudian terkait dengan dasar hukum penerapan wfa Ini sama juga dengan yang sudah disampaikan tadi di dua pemateri yang awal ada Perpres 21 tahun 2023 tentang hari kerja dan jam kerja instansi pemerintah dan pegawai ASN di mana dalam pasal 8 ee ayat 1 pegawai ASN dapat melaksanakan tugas kedinasan secara fleksibel yang kemudian yang kedua pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel sebagaimana dimaksud pada ayat 1 meliputi fleksibel secara lokasi dan atau fleksibel secara waktu juga diatur dalam PP 94 tahun 2021 tentang disiplin PNS di pasal 4 huruf F kewajiban masuk kerja dan mentaati ketentuan jam kerja dapat dijalankan dengan dengan pengaturan fleksibel dalam hal waktu dan lokasi kerja tapi pada penerapannya implementasi ini diserahkan kepada masing-masing PPK atau pimpinan Kementerian lembaga dan pemerintah daerah yang bertanggung jawab menetapkan jenis-jenis pekerjaan dan pegawai mana yang dapat menerapkan fleksibilitas tersebut sesuai dengan kebutuhan organisasi Karena tidak semua pegawai ASN yang bisa menerapkan WF wfa ini secara maksimal kemudian jabatan apa saja yang bisa menerapkan wfa pada intinya pekerjaan yang bisa menerapkan wfa adalah pekerjaan-pekerjaan yang sudah terdigitalisasi kemudian minim keterlibatan langsung dengan pelayanan tatap muka kemudian hasil berdasarkan orientasi output bukan orientasi waktu kemudian sudah terjamin keamanan data dan ketersediaan sistem digital yang menunjang pekerjaan contoh peranata komputer ketika membangun suatu aplikasi maka yang bersangkutan bisa melaksanakan wfa kemudian peranata humas ketika memproduksi ee berita atau mengelola konten-konten bisa dilakukan wfa analis sdma dengan ketersediaan aplikasi-aplikasi penunjang seperti siasn yang tadi disebutkan analis kebijakan auditor kepegawaian dan pekerjaanpekerjaan lain yang tidak langsung bersinggungan dengan pelayanan terhadap masyarakat Adapun jabatan ASN yang tidak dapat menerapkan wfa jadi pekerjaan yang berinteraksi langsung dengan publik kemudian berhubungan dengan kerahasiaan data negara memerlukan akses atau peralatan khusus atau berkaitan dengan keamanan dan pengawasan contoh dokter atau perawat atau yang berkaitan dengan ee kesehatan ini akan sulit untuk menerafkan wfa karena tidak mungkin ketika pasien butuh diperiksa dokternya memberi arahan melalui Zoom berbeda lagi dengan yang saat ini dengan kecanggihan ee Ai Ee kita pun ee sudah bisa difasilitasi dengan konsultasi digital seperti Halo dok ketika kita sakit tidak harus datang ke rumah sakit atau dokter kita bisa berkonsultasi terkait obat atau jenis Penanganannya terkait dengan ee kesehatan kita ini juga akan ee menimbulkan pro dan kontra karena beberapa pekerjaan-pekerjaan lain ini tidak bisa dilaksanakan seper seperti wfa ee ada polisi kemudian pamong praja kemudian pemadam ee kebakaran yang harus standby 24 jam jadi ee artinya ini merubah dari wfa menjadi sistem kerja shift 24 jam Dibagi berapa shift di BKN terkait dengan pengembangan fitur pada e-kinerja eh pelaporan jadi pelaksanaan wfa di BKN ini diatur ketat terkait dengan pelaporan kinerjanya dalam rangka mendukung penerapan wfa ini dan menjamin akuntabilitas kinerja maka BKN mengembangkan fitur baru di aplikasi kinerja atau yang biasa kita sebut eekinerja di mana ada lima unsur yang pertama adalah progres kinerja harian kita harus ee memasukkan kemudian progres kerja harian bawahan akan diawasi berjenjang kemudian ada jenis target rencana aksi apa saja yang menjadi rencana dan apa yang dikerjakan kemudian perhitungan realisasi rencana aksi dan yang terakhir adalah pengisian bukti dukung otomatis pengisian bukti dukung otomatis ini khususnya bagi pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan ee berkaitan dengan siasn kalau pekerjaan-pekerjaan yang tidak berkaitan dengan siasn maka kita harus mengisi secara manual terkait dengan laporan kinerja yang ada nah ini implementasi di kanrek 2 BKN akan berbeda dengan di instansi lain tapi pada dasarnya kalau kita ee BKN Pusat kemudian kantor regional 1 sampai kanrek eh kantor regional 14 hampir sama dengan apa yang sudah dilakukan di kanrek 2 BKN kami menerapkan untuk wfa ini Dalam uji coba itu 1 hari dalam 5 hari kerja yaitu pada hari Senin di mana pada hari Senin seluruh layanan kepegawaian dilakukan secara online tapi kami tetap membuka frontliner ee tatap muka dengan meniagakan dua orang di lobi kantor Hal ini kaitan dengan upaya pencegahan terhadap adanya laporan tidak terlayaninya ee customer ketika eh datang ke BKN tidak bisa pada praktiknya ketika kita melaksanakan wfa kemudian ada yang akan berkonsultasi atau akan mengurus sesuatu di BKN Ee kita tolak dengan alasan kita sedang melaksanakan Fa Jadi pada dasarnya ee ada yang kita berlakukan sistem piket kemudian di hari Selasa dan hari sampai dengan hari Jumat layanan kantor dilakukan secara offline dan online sama seperti hari-hari biasa Nah di sini akan muncul tantangan di mana yang pertama tantangannya adalah kebutuhan sarana dan prasarana berupa laptop alat kerja tidak sebanding nah ee ini solusinya adalah memprioritaskan penggunaan fasilitas ee kerja kepada pegawai yang memiliki pekerjaan berhubungan dengan it dan melek it jadi memang kondisi di kantor hampir semua kantor pasti ada generasi-generasi ee para senior kita yang mungkin masih membutuhkan bantuan ketika bekerja menggunakan teknologi informasi Kemudian kami Sebelum menerapkan wfa ini juga melakukan bimbingan ee terhadap pegawai ee pegawai yang belum terlalu famili dengan penggunaan teknologi informasi harapannya adalah ketika pegawai-pegawai ini melakukan eh penerapan wfa dari rumah atau dari manapun maka tetap bisa melakukan pekerjaan ini secara optimal nah e tantangan yang kedua adalah pegawai yang terbiasa melakukan pekerjaan di luar kantor merasa terganggu dengan aktivitas sehari-hari memang kita akui di satu Sisi bahwa penerapan wfa ini banyak masukan dari teman-teman bahwa mereka bisa melakukan hal-hal kecil bersama keluarga seperti ee mengantar anak kemudian memasak di rumah membersihkan rumah dan sebagainya tapi kadang-kadang ada pegawai yang biasanya konsentrasinya lebih ee pada kegiatan di kantor ini akan lebih banyak waktu yang dibutuhkan untuk penyesuaian ee ketika yang bersangkutan pekerja di rumah solusinya adalah pegawai harus bisa mengkondisikan atau beradaptasi dengan suasana kerja yang ada jika memang ee pelaksanaan wfa ini tidak bisa dilaksanakan di kantor maka pekerja bisa mencari tempat lain untuk bisa melaksanakan target kinerja hariannya kemudian yang ketiga adalah seperti dijelaskan di awal tidak seluruh pegawai terhadap digitalisasi layanan yang diterapkan di BKN nah ini juga kami siasai dengan membagi porsi pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan yang EE menetapkan target harian yang sesuai dengan apa yang sudah disepakati antara atasan dengan bawahan di sini juga akan menekankan ee pentingnya dialog kinerja antara atasan dan bawahan ee sebelum pelaksanaan wfa artinya harus harus memetakan semuanya mana yang bisa dikerjakan secara online dan mana yang bisa dikerjakan secara daring kemudian pegawai-pegawai mana yang bisa melaksanakan ini secara penuh atau pegawai-pegawai mana yang harus tetap dalam bimbingan dalam pelaksanaan wifh beberapa kali kami sudah melaksanakan ee uji coba ini ada beberapa ee Kel atau ada beberapa masukan dari pimpinan Terutama ketika akan melaksanakan koordinasi baik berupa rapat Zoom atau ee berupa koordinasi melalui WhatsApp grup ini biasanya pegawai akan beralasan ada kepentingan lain sehingga ee pimpinannya merasa bahwa wfa ini di satu sisi akan menghambat sistem koordinasi yang ada nah ini harus kita sadari bersama bahwa jika kita sudah sepakat untuk mengimplementasikan wfa maka di jam kerja terutama kalau di BKN jam 8.00 sampai jam .00 sore kita harus standby baik di depan laptop ataupun di ee HP kita sehingga ee ketika ada perintah-perintah dari pimpinan yang harus segera ditindaklanjuti maka kita bisa segera melaksanakan perintah tersebut Kami lanjutkan Nah kalau tadi kita sudah menjelaskan wfa-nya sekarang kita masuk ke efisiensinya apa yang dihasilkan ketika pelaksanaan wfa ini di BKN dikaitkan dengan impres tentang efisiensi yang pertama Kemarin kami sudah melakukan uji dan kami mapatkan data terutama ee karena saya di bagian umum atau di bagian tata usaha pelaksanaan wfa ini sudah mengurangi 20% dari biaya listrik yang biasanya kita bayarkan nah ini sudah termasuk prestasi yang luar biasa meskipun pelaksanaan wfa di kanrek 2 BKN ini baru 1 hari bagaimana kalau sudah 2 hari 3 hari 4 hari bahkan mungkin 5 hari wfa akan banyak anggaran-anggaran yang dapat kita efisienkan untuk dipergunakan ee terkait dengan pembiayaan program yang lain dan di dalam pelaksanaan wfa di kanrek 2 juga kemarin untuk pembayaran penggunaan air menurun 10% ini juga suatu prestasi yang luar biasa di tengah himpitan ee efisiensi ya kemudian yang ke dua ee efisiensi ini juga memberikan kemudahan bagi pegawai berupa penghematan sehari-hari biaya seperti biaya bensin biaya tol biaya makan siang di luar dan EE lainnya kemudian yang ketiga adalah efisiensi ini juga sangat menghemat biaya perjalanan dinas seperti yang disampaikan Pak Presiden tadi tapi kami juga menggantinya dengan pertemuan-pertemuan virtual seperti saat ini ee digunakan pertemuan ee virtual untuk tetap melaksanakan target kinerja yang sudah kita sepakati nah ini yang terkait dengan manfaat keberlanjutan Jadi apa manfaatnya wfa bagi SN dan bagi negara yang pertama ASN dapat ditandai sebagai pekerjaan yang ramah lingkungan artinya tidak harus di kantor tidak harus dengan biaya operasional yang besar kemudian ee kehidupan pekerjaan seimbang Jadi sekarang banyak e kalau istilahnya teman-teman Genzi itu adalah mental He ini akan berimbang kemudian yang ketiga adalah fleksibilitas kerja dengan mengutamakan target penyelesaian kinerja Jadi bukan Berapa lama kita di kantor Tapi Berapa banyak target atau hasil kerja yang dapat kita perbuat kemudian yang keempat adalah ASN dapat lebih berinovasi dan kreatif terhadap apa-apa yang harus dilengkapi ketika yang bersangkutan ini melaksanakan wfa Nah ada kebaikan tentu ada kekurangan pelaksanaan wfa kalau tadi ee ada sebagian ASN yang lebih senang wfa karena pekerjaannya tidak terganggu di satu sisi eh pekerjaan atau wfa yang dilaksanakan oleh ASN ini ketika ASN tidak terbiasa untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan ini di rumah atau di tempat lain maka yang bersangkutan akan susah untuk berkonsentrasi dan menyelesaikan target kinerjanya nah ini juga membutuhkan adaptasi terkait dengan tempat-tempat yang dipilih untuk melaksanakan Wifa Kemudian yang kedua kesulitan koordinasi dengan tim ee Ini juga karena kadang-kadang kita masih menganggap bahwa pelaksanaan wfa ini di satu sisi adalah yang penting target kinerja kita selesai dan kita tidak ee memperhatikan waktu-waktu timing-timing di mana kita harus standby untuk melaksanakan koordinasi dengan pimpinan atau dengan tim kerja yang ketiga terkait dengan risiko kebocoran atau rahasia data seperti yang disampaikan ee oleh dua pemateri memang di sini sangat Riskan jika kita menggunakan sumber-sumber internet ee publik seperti yang ada di kafe mungkin di mall atau di stasiun dan lain-lain yang keempat adalah keterbatasan sumber daya di mana ketika kita melaksanakan wfh atau wfa Ya baik wfh kemudian ee keterbatasan sumber daya ini terkait dengan internet atau listrik ini akan menjadi tanggungan kita masing-masing kalau kita kerja di rumah berarti akan nambah tagihan listriknya karena kita menyalakan laptop Menyalakan AC menyalakan lampu dan lain-lain kalau yang sudah berlangganan listrik paket data di rumah mungkin tidak akan menjadi masalah tapi kemarin kami juga sudah melakukan survei tidak semua ASN di rumahnya ini ada ee internet ada jaringan internet sehingga yang bersangkutan Pak masih harus menyiapkan paket data dan lain-lain nah ini kami juga sedang berkonsultasi apakah dengan pelaksanaan wfa kemudian efisiensi anggaran yang sudah dilaksanakan ee Apakah dimungkinkan nah dimungkinkan ini bisa ya Bisa tidak ee Apakah dimungkinkan kita bisa memberikan subsidi paket data kepada ASN yang melaksanakan wfa untuk mengurangi beban yang bersangkutan nah ini masih ee kami terus komunikasikan karena ini akan menjadi pro dan kontra dan yang paling penting adalah terkait dengan pertanggungjawaban keuangan Apakah ini boleh dilaksanakan atau tidak nah yang kelima adalah penilaian kinerja dapat terhambat karena hanya dapat melihat output tanpa adanya proses di satu sisi kita akan terbantu dengan teknologi informasi tapi di satu sisi ketika kita ini tidak ee melaksanakan proses dari pekerjaannya karena banyak menggunakan kecerdasan ee buatan atau Ai jadi kita nanti pokoknya Pakai chat GPT pekerjaannya selesai pimpinannya sudah tahu kita bekerja nah ketika kita diminta untuk ee menjelaskan maka kita tidak akan atau kesulitan dalam menjelaskan ee e sekian paparan dari saya saya stop ee stop share dulu kemudian saya akan ambil data dari apa yang sudah Ee kami edarkan tadi ya terkait dengan apa namanya ee survei Entar saya proses dulu enggak apa-apa oke eh sebentar oke sudah terlihat bapak ibu Bu slide show oke nah ee ini scan surveinnya nah kami bacakan Apakah kamu seorang PNS dan P3K jadi yang menjawab ee 19% adalah PNS dan 81% adalah P3K Kemudian dari golongan usia jadi 18 sampai 34 tahun 30% kemudian 35 sampai 50 tahun 60% kemudian di atas 50 tahun ada 10% kemudian nah ini yang paling penting Apakah setuju dengan implementasi wfa nah sor yang setuju 84% yang tidak setuju 60% di sini kami belum menggali terkait dengan alasan setuju dan tidak setuju dari total 572 responden luar biasa lebih dari 50% ee yang gabung mengisi Terima kasih kemudian Berapa hari idealnya penerapan wfa ini ada yang 20% menjawab 1 hari saja Kemudian 2% menjawab ee 36% menjawab 2 hari kemudian 24% menjawab 3 hari kemudian 8% menjawab 4 hari dan 8% menjawab full wfa yang saya takutkan di sini Bapak Ibu kalau full wfa jangan-jangan nanti lupa kalau masih punya kantor nah ini yang bahaya nanti kemudian eh full wfo-nya ada 4% nah ini yang full wfo ini mungkin yang sen di kantor biar tidak membayar tambahan tagihan listrik ngih bapak ibu kemudian Hal apa yang paling menguntungkan ketika penerapan wfa yang pertama menjawab irit 28% kemudian lingkungan nyaman 20% karena tadi seperti video yang disampaikan Bu Adina tadi masih bisa melaksanakan pekerjaan dengan setengah tiduran kemudian bisa melaksanakan efisiensi operasional menjawab 16% kemudian nah ini yang paling penting adalah work Life Balance 36% kemudian Eh ini yang lanjutannya ketika memilih wfa Bapak Ibu atau teman-teman semua memilih bekerja dari mana Nah ini pilihannya banyak yang dari rumah saja biar lebih menghemat Karena makanannya sudah tersiapkan bisa masak bisa bersih-bersih rumah kemudian dari coorking Space 20% Kemudian dari kafe 2% nah yang dari kafe ini otomatis akan menambah pengeluaran kita nah ini yang perlu dipikirkan di satu sisi kita menjawab irit tapi dengan bekerja di kafe kita akan banyak menambah pengeluaran Oke sementara itu Bapak Ibu yang dapat saya sampaikan terima kasih mohon maaf jika ada yang kurang berkenan untuk selanjutnya kami serahkan kepada ee mas Lukman selaku host Terima kasih Mas Lukman terima kasih Bapak Ibu pak Basuki untuk paparannya banyak sekali Inside yang bisa kita dapatkan tadi yang menarik bagi saya ketika pak Basuki presentasi adalah eh kebijakan fwa ini juga dijadikan kesempatan untuk Melakukan asesmen di BKN terkait kesiapan dari sumber daya manusia untuk bisa melakukan pekerjaan dengan teknologi apalagi kalau kita kaitkan dengan konteks sekarang ini kita kenal akan ada yang namanya Society 5.0 Di mana para pekerja itu harus bisa balancing between human and technology jadi mau tidak mau arah kita bakal ke sana dan pilihannya Hanya dua kalau kamu tidak berubah atau kamu kalah dengan perubahan zaman seperti itu ya pak Basuki ya anyway buat sobat SN yang tertarik untuk bertanya saya persilakan untuk memberikan pertanyaan kepada pak Basuki saya persilakan untuk mute suaranya kemudian memberikan pertanyaan dan silakan nanti bisa dijawab langsung oleh Pak Basuke kami persilakan untuk tim bisa dibantu untuk PIN terkait dari tim sobat SN yang mungkin memiliki pertanyaan terkait dengan sesi kita di siang hari ini ya sebali kita menunggu pertanyaan yang masuk ini saya ada pertanyaan menarik di pak Basuki ya Ee terkait dengan em bagaimana tadi Ketika pak Basuki sudah sudah sudah meng-capture ya ternyata ketika kita melaksanakan fwa di lingkungan BKN Surabaya masih ada beberapa tantangan-tantangan yang Perlu diperbaiki utamanya terkait dengan eh ketidakrataan bahwasanya ada pegawai-pegawai yang mungkin sudah berusia lanjut gitu ya berasal dari kalangan baby boomers mereka kurang bisa beradaptasi dengan teknologi gitu Dan kalau kita perhatikan bahwasanya sebenarnya kalau pembagian load-nya itu mungkin akan lebih banyak kalau yang berhubungan dengan teknologi itu mungkin akan dipegang oleh Genzi dan juga milenial tapi tidak bisa kita pungkiri juga ya pak Basuki bahwasanya ketika hal itu terjadi mungkin akan ada eh sisi kecemburuan sosial gitu ketika Genzi dan game milenial mereka anggap saya dapat pekerjaan yang lebih sulit gitu dibandingkan generasi baby boomers yang mungkin Secara pekerjaan mereka akan lebih banyak berhubungan dengan hal-hal administratif sedangkan saya harus yang lebih Advance dari situ Padahal kalau secara struktural fungsional jabatan mungkin saja yang generasi baby boomers ini lebih tinggi one step Akir dibandingkan generasi-generasi yang ada di bawahnya kalau melihat kese seperti itu Bagaimana tanggapan dari pak Basuki Oke terima kasih Mas yang pertama memang tidak kita ee tidak bisa dipungkiri mas ya setiap kantor pasti ada generasi-generasi ya karena ee kami masuk pun sudah ada senior dan kami masuk pun sudah ada yang ee lebih muda dari kita ya yang pertama terkait dengan penguasaan teknologi informasi pada saat ee perencanaan wfa ee kami sudah melaksanakan namanya ee pembekalan ya terhadap mana-mana ee pegawai yang kurang berpengalaman dalam teknologi informasi kemudian kebutuhannya Apa perlu pendampingan ee atau seperti apa Kemudian yang kedua hampir 80% pekerjaan di BKN ini sudah dilaksanakan melalui sistem ee siasn ya Mulai dari penetapan NIP kenaikan pangkat proses mutasi dan lain-lain EE tuntutannya adalah ee kalaupun menguasai biasanya yang baby gomers ini agak lebih lambat daripada yang teman-teman milenial akhirnya pekerjaannya kami Ee tidak sama ratakan jadi adil itu kan tidak selalu sama rata tapi pembagian porsinya mungkin yang baby boomers ini mungkin sedikit ee dikurangi daripada teman-teman yang milenial yang kecepatan kerjanya lebih di atas nah ee kemudian yang ketiga kami sementara merumuskan kebijakan terkait dengan reward and punishment jadi eh apa yang harus kita buat untuk mengapresiasi pegawai-pegawai yang tingkat kinerjanya tinggi ini untuk menjaga tetap ee mereka ini berkinerja tinggi karena ya kalau tidak diberikan e maka mereka akan Ah sudahlah sama-sama kerja gajinya sama ditivasi dimotivasi Pak betul betul sementara itu Mas terima kasih kalau berkaitan dengan reward dan yang tadi yang Bapak sempat Sebutkan ya reward apa yang bisa mengencourage buat para generasi-generasi yang tadi generasi z dan milenial ini untuk terus bisa memberikan performansi optimal mereka dibandingkan dengan generasi baby Boomer yang dalam tanda kutip masih kurang Teknologi Pak yang pertama yang dicita-citakan para gzi sekarang itu mas ee mendahului daripada para pendahulunya bagi para yang di atasnya itu ee mendapatkan pengembangan Kompetensi ini bisa berupa beasiswa untuk pendidikan terutama pendidikan yang di luar negeri ataupun di dalam negeri yang kedua ee terkait dengan ee memberikan kesempatan untuk pengembangan kompetensi dari yang lain kadang-kadang kan kita ada namanya Diklat atau pengembangan kompetensi itu kan terbatas jumlah yang harus dikirim nah ini ee kami juga memperhatikan terkait kinerja yang ketiga terkait dengan penilaian kinerja sangat baik bagi ee para JF atau jabatan fungsional ketika skp-nya ini atau kinerjanya ini dinilai sangat baik maka mereka bisa naik pangkat lebih cepat nah ini juga merupakan reward terhadap penilaian kinerja kira-kira begitu Mas Oke Eh saya setuju sebagai generasi Z saya merasa bahwa sebenarnya kita bekerja itu sekarang bukan melihat value of money saja tapi self development plan kita juga kita lihat value-value kita Apakah sesuai dengan instansi tersebut dan saya rasa apa yang sudah dilakukan oleh BK itu memang tepat untuk bisa memberikan motivasi lebih bagi para generasi Z ataupun milenial untuk bisa terus memiliki performansi yang secara optimal seperti itu pak ini ada pertanyaan masuk eh satu pertanyaan saya silakan kepada Ibu boleh disebutkan diperkenalkan dirinya asal instasi dan daerah silakan Bu makasih saya dengan Sinta dari eh ogusmen Republik Indonesia Saya berada di kantor pusat Jakarta eh Saya tertarik dengan apa yang disampaikan oleh Bapak eh Basuki dan moderator terkait dengan gengen generasi-generasi adalah generasi yang eh dibilanger juga sudah bukan tapi di gen x mungkin ya tapi eh sudah termasuk sangat senior nih di kantor tadi tentangan untuk eh generasi Yang eh milenial Yang genz adalah eh digital-digital Memang eh Saya merasakan sangat eh tertantang atau dengan adanya eh teknologi yang demikian besesar itu semua menggunakan digital eh saya sebagai orang yang generasinya sudah hampir punah mungkin di kantor juga beberapa eh Kementerian juga sudah hampir pensiun ya 2 3 tahun lagi pensiun tapi Ee tidak menutup keinginan tahuan saya terhadap perkembangan-perkembangan yang ada di teknologi ini nah yang saya tanyakan tuh ya Eh Apakah pengembangan kompetensi yang dengan adanya efisiensi anggaran ini yang boleh dibilang dalam tanda kutip dibikin r0 rupiah itu bagaimana ya kita mengikuti Apakah cukup dengan mengikuti webinar-webinar yang eh gratisan E itu sudah bisa ee meningkatkan kompetensi kita untuk mengetahui hal-hal yang sifatnya digital atau seperti apa ya mungkin seperti itu pakuki Terima kasih Terima kasih Bu Sinta dari ommen luar biasa ini kami bermitra dengan ombusmen terkait pelayanan publik ya Bu Eh mohon izin menjawab Ibu terkait dengan pengembangan kompetensi Kalau kami e dari sudut pandang undang-undang ASN setiap ASN ini sebenarnya diwajibkan per tahun minimal 20 jam untuk pengembangan kompetensi tetapi kadang-kadang instansi ini masih belum ee apa ya belum memperhatikan terkait dengan pengembangan Kompetensi ini sehingga mau tidak mau Suka tidak suka kita wajib mencari pengembangan kompetensi dari luar karena kalau tidak dilaksanakan seperti itu kita akan jauh eh Tertinggal seperti yang disampaikan Bu Sinta eh Kemudian yang kedua dikaitkan dengan efisiensi eh Apakah boleh mengikuti pengembangan kompetensi dari luar sangat disaran Bu itu yang kedua ee karena kalau kita menunggu dari instansi tidak bergerak-bergerak Nanti ketika November Desember Ternyata kita enggak dapat pelatihan apa-apa ini yang rugikan kita kita tidak tahu dengan perkembangan yang terjadi di luar sana seperti apa kemudian yang ketiga eh di my ASN Kami berbicara di aplikasinya BKN ee terkait dengan data pribadi kita sebagai ASN kita bisa memasukkan ee terkait dengan ee kompetensi-kompetensi atau pengembangan apa yang kita ikuti sehingga ketika kita akan melakukan mutasi rotasi dan sebagainya bisa menjadi perhatian pimpinan bahwa kita sudah melewati pelatihan ABC dan memiliki kemampuan ABC sehingga kita bisa Ee tidak hanya menguasai di satu bidang kadang-kadang kan gini Bu kita bekerjanya di bidang kesehatan Tapi karena kita menguasai atau kita ikut pengembangan kompetensinya terkait ee konent kreator bisa jadi kita juga e tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi konten kreator nah ketika pimpinan mau melakukan ee mutasi rotasi terkait pengembangan karir ini akan bisa menjadi ee perhatian khusus kira-kira kalau dari sisi kami begitu Bu Bagaimana menurut Bu Sinta Bu sintah Punten izin buinta suaranya tidak terdengar dari kami ya tadi di terima kasih kalau menurut saya Betul apa yang disampaikan bahwa memang kembali ke manusianya ya Pak ya bahwa orang itu mau mengembangkan diri mencari keluar tanpa menunggu apa yang ada di apaau yang ada diberikan dari eh lembaga saya secara pribadi eh ingin tahu kadang-kadangu mencari-cari sendiri tapi kan Tidak semua orang seperti itu nah saya eh sebetulnya ingin membangkitkan teman-teman yang eh di antara generasi eh x z y yang mungkin eh mereka masih mengharapkan bahwa Eh ini perlu pengembangan kompetensi tapi perlu didukung atau didanai ee oleh lembaga tidak akan tidak seperti itu sih sebetulnya jadi dari masing-masing ya harus punya motivasi diri untuk tetap ber ee kompetisi dengan perkembangan zaman teknologi gitu kan Nah yang kebetulan saya juga di eh unit kerjanya saya adalah ee analis sdma ahli Madia kemudian juga saya yang menjadi ketua pengembangan SDM di sini kami mengadakan kegiatan-kegiatan eh bimtech atau webinar yang eh nol rupiah ya kita Hanya mengundang melalui webinar eh menggunakan aplikasi Zoom meeting atau Google gitu Nah untuk teman-teman yang eh ada di luar kota sana tapi bisa mengetahui apa sih yang sebetulnya lakukan mengenai pelayanan publik seperti itu sih Pak kalau di kami ya luar biasaint kami ini bahkan pernah gini Bu sedikit bercerita ya Bu karena kemarin itu ada efisiensi jadi pengembangan kompetensi sudah gak ada anggarannya bahkan e BBM kecil sekali anggarannya tapi ketika teman- ee berkomunikasi Pak kami butuh untuk trainer terkait pengembangan public speaking Pak W enggak ada anggarannya gimana ini ya kami tidak mungkin mengundang profesional tanpa memberikan honor kan begitu bu ya iya iya Akhirnya gimana Enggak ada anggarannya tapi teman-teman gensi ini yang malah men-support kami pak kami mau kok pak patungan untuk memberikan mereka honor yang penting kami dapat ilmunya sampai segitunya mereka iniah itu yang mungkin ee kalau di kami Bu ee di kanrek 2 Bu Sinta kalaupun memang ya Ee dibutuhkan ee apa ya dibutuhkan untuk narasumber dan lain-lain kami siap support penuh gratis pun kami bersedia nah ini yang perlu kita ini yang penting apa ee ketika kami terutama yang di manajemen ASN ya Bu korbisnis Kami ya Bu ya Ee ketika ada yang meminta kami untuk terkait dengan eekinerja atau terkait dengan kenaikan pangkat dan apapun itu akan sebenarnya mempermudah pekerjaan kami di selanjutnya kalau pns-nya kemudian pengelola kepegawaiannya sudah paham tentang manajemen ASN ketika mengusulkan ke kami itu kami sudah sebenarnya sudah tutup mata W pasti sudah benar semua ini jadi kira-kira itu bu Sinta ya terima kasih luar biasa sekali buinta Terima kasih Pak Terima kasih buinta untuk pertanya ya jadi memang penting banget ya sobat ASN buat kita itu punya growth mindset daripada fixed mindset apalagi di era sekarang era kompetitif semuanya Eh jadi semakin bisa untuk menunjukkan bakat dan personal brandingnya penting buat kita untuk tampil berbeda diversifikasi kompetensi ada satu pertanyaan lagi pak Basuki yang akan kami persilakan kepada sobat ASN untuk menyampaikan pertanyaannya silakan bapak bisa disampaikan nama asal instansi dan daerahnya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang Bapak eh perkenalkan saya pak Sugeng Prastiono dari BLK Nganjuk ee perlu saya tanyakan Bapak yaitu terkait masalah ee wfa wfa ya pak ee bekerja dari rumah e Apakah pertanyaan saya apakah EE bfa itu bisa menjadi maksimal Pak karena kita itu berhadapan langsung dengan masyarakat banyak yaitu terkait masalah pembelajaran pelatihan yang seharusnya pembelajaran itu harus bertatap muka itu aja Bapak Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh langsung saya jawab mas Lukman silakan pak Basuki Terima kasih Pak Sugeng eh dari BLK Nganjuk Bapak jadi eh kalau menurut kami Bapak ee tiap-tiap instansi dan tiap-tiap pengajar ya Kalau saya bilang pengajar atau widyaiswara ataupun penyuluh Ketenagakerjaan ya pak atau penyuluh keterampilan ini ee bisa memilih mana yang lebih tepat dalam penyampaian materi contoh kalau bapak blk-nya mengajarkan tentang ee apa ya perbaikan atau las gitu ya Ada kan e ketampilan untuk mengelas gitu kan Iya akan tidak efisien kalau bapak mengajarkan secara Zoom karena mereka butuhnya praktik nah ini yang eh perlu kita identifikasi tapi kalau penyampaian materinya ini hanya terkait tentang dasar-dasar ee pekerjaannya itu seperti bagaimana ee Apa yang dimaksud dengan las Apa yang dimaksud dengan mesin motor Apa yang dimaksud ini masih bisa kalau teori masih ba bisa menggunakan zoom atau ee wfh Bapak dari rumah teman-teman dari masing-masing tempat tapi kalau sudah praktikum ini rasanya akan sulit karena Bapak menjelaskan dan tidak memberikan pengalaman ke teman-teman ini untuk langsung terjun di lapangan ini akan menyusahkan teman-teman ketika teman-teman ini melepas di satu sisi Ketika nanti teman-teman sudah dianggap lulus dan mendapatkan sertifikat dari BLK mereka akan dip bahwa mereka ini berkompeten terhadap ilmu-ilmu tertentu ketika mereka terjun di dalam pekerjaan ketika mereka tidak bisa melakukan mereka akan dipertanyakan dari BLK mana Nah Memangnya dulu Enggak praktik nah seperti itu Jadi kalau dikaitkan dengan efisiensi Bapak mungkin ee akan Selaras ya kadang-kadang pak diefisiensi pak jadi terkait dengan praktikumnya agak dikurangi biasanya begitu pak ya e mungkin yang terjadi di lapangan nah ini yang harus mungkin dikonsultasikan atau dikoordinasikan dengan ee bagian anggarannya ee jadi yang dikurangi ini bukan yang berkaitan dengan ee keterampilan kerja Pak karena akan membahayakan sekali kalau yang dikurangi ini berkaitan dengan keterampilan kerja karena kita akan melepas para teman-teman ini ke masyarakat untuk bisa langsung bekerja kira-kira itu Pak sueng I pakeng Iya Pak i terima kasih Bapak masukannya Baik terima kasih Pak Sugeng untuk pertanyaannya pak Basuki tidak terasa kita sudah berada di sesi ujung acara webinar ASN belajar seri 10 tidak terasa banget ya Pak ya tadi diskusi banyak banget kita dapat banyak sekali Insight dari pak Basuki juga barangkali jika berkenan bisa Pak diberikan closing statement sebelum mengakhiri segmen di siang hari ini pak Basuki silakan Pak Terima kasih Mas Lukman eh yang pertama Terima kasih e pkpsdm sudah memberikan kesempatan untuk berbagi informasi dan berbagi materi yang kedua kami pesankan ke Bapak Ibu bahwa wfa ini mutlak terkait dengan perkembangan zaman dan kita wajib untuk segera menyesuaikan karena kalau tidak menyesuaikan kita yang akan ketinggalan jauh jadi ee dulu kita pernah ee mendapat masa di mana kita sangat berperan kemudian kalau sekarang para generasi Z atau gensi yang akan sangat berperan terkait dengan pelaksanaan pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi informasi jangan patah semangat tetap Bapak Ibu wajib mengembangkan kompetensi agar tidak kalah dengan teman-teman muda Kita di lapangan atau di tempat bekerja Terima kasih banyak bapak ibu mohon maaf jika ada yang kurang berkenan Terima kasih Mas Lukman terima kasih pak Basuki Salam sehat selalu Semoga kita bisa bertemu di offline event Selanjutnya ya pak Basuki ya Thank you Pak terima kasih baik sobat ASN tidak terasa itu tadi penghujung acara dari webinar ASN belajar seri ke-10 Sebelum saya tutup Saya ingin mengingatkan kepada seluruh sobat ASN jangan lupa untuk mengisi monitoring dan evaluasi dari acara yang telah anda ikuti melalui semesta bankcom ya dan juga untuk mendapatkan e-ertificate dari bbsdm Jawa Timur dan Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada seluruh webinar seluruh sobat ASN yang telah bergabung di webinar ASN belajar seri 10 baik yang bergabung melalui Zoom ataupun yang bergabung melalui YouTube channel di bpsdm Jatim TV Semoga mendapatkan banyak Insight dan bisa diterapkan di lingkungan kerja masing-masing Akhir kata saya Lukman beserta tim bpsdm Jatim yang bertugas pamit undur diri terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan sampai bertemu di webinar ASN seri berikutnya bye bye [Musik] zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan menj ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekat pantang menyerah jadi ASN jetar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan ber kelas dunia bukan tekat pantang menyerah jadi as [Musik] berkualitas akuajar [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] foreign