ASN Belajar Seri 5 | 2025 - Pers dan Pemerintah: Sinergi untuk Indonesia Emas 2045
TEFduR9srJA • 2025-02-06
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
zaman yang terus
bergerak sambut dengan penuh
semangat saatnya kita
melangkah hadapi segala tantangan
tingkatkan setiap
kompetensi untuk pelayanan
berdampak bersama
ASN belajar
ciptakan SDM unggul
berprestasi selalu inisiatif dan
kolaboratif untuk inovasi yang
berkelanjutan menjadi ASN berakhlak
mulia siap menyongsong Indonesia
emas
ASM belajar
wujudkan pemerintahan berkelas
dunia bukan tekat pantang
menyerah jadi ASN getar
berkualitas belajar wujudkan
pemerintahan berkelas
duniakan tat pantang
menyerah jadi as
[Musik]
berkuitas s Pajar
[Musik]
yang berbahagia sobat ASN di seluruh
Indonesia peringatan Hari pers nasional
tahun 2025 adalah momen untuk menghargai
kontribusi pers dalam pembangunan bangsa
lebih lanjut selengkapnya akan dibahas
dalam webinar hari ini dengan tema
pers dan pemerintah Sinergi untuk
Indonesia emas
2045 kami mohon tepuk tangannya tentunya
dari penonton yang ada di studio dan
juga sobat ASN di youtube channel luar
biasa asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Shalom Om Swastiastu namo
budhaya salam kebajikan marilah kita
panjatkan puja dan puji syukur keadirat
Allah subhanahu wa taala atas berkat
rahmatnya lah pada hari ini kita semua
dapat hadir dalam keadaan sehat di dalam
acara webinar hari ini ee Alhamdulillah
saya Maya Santia hari ini dipercaya
sebagai moderator pada hari ini sampai
dengan akhir acara nanti dan sobat ASN
webinar hari ini terselenggara oleh
bpsdm Jawa Timur Dalam Zoom meeting
maupun youtube channel dan bpsdm Jawa
Timur Jatim TV kami di studio bpsdm
Jatim berlokasi di balong saritama tanda
sobat ASN telah hadir bersama kita dan
saya ingin menyapa terlebih
dahulu yang terhormat Dr ramlianto spmp
selaku kepala Badan pengembangan sumber
daya manusia Provinsi Jawa Timur yang
kami hormati bapak Lil hakim ketua
Persatuan Wartawan Indonesia PWI Jawa
Timur bapak eketua
kemitraunikasiik komunikasi dan
informasi publik diskoninfo
Jatim dan narasumber kita yang ketiga Dr
Suko Widodo drandes m.si selaku pakar
komunikasi dan dosen fakultas Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Program Studi
Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga
luar biasa sobat ASN sedikit tegang
sedikit berbahagia yang penting tetap
bersemangat untuk hari ini dan izin
mohon izin untuk saya buka dengan
dua buah pantun luar biasa mungkin yang
di studio mohon Cakepnya ya dan tentunya
sobat SN mungkin di kolomar di kolom
komentar untuk jempolnya yang super
cakep juga jalan-jalan ke pasar membeli
sayur banyak sayur bawa pohon
Waru Mari kita panjatkan puji
syukur agar seminar
dijamin selanjutnya pantun kedua
ubur-ubur ikan lele cakep minum es
campur sambil makan lele cakep sobat ASN
Jangan kabur ke mane-mane cakep sebab
webinar kali ini makin seru Le luar
biasa baik menyapa SN yang ikut live
YouTube dan Zoom total hari ini sampai
berapa peserta semoga semakin banyak ya
dari yang kemarin untuk seri webinar
kelima hari ini ar biasa baik sobat ASN
sebelum kita berlanjut kami informasikan
bahwa presensi sudah dapat diakses
melalui website semesta bank.com seperti
yang tertera pada rounding atau Chat
Zoom dan juga jangan lupa sobat ASN
untuk mengisi survei serta mengisi
lembar MF maka sertifikat akan muncul 1*
24 jam kami mohon untuk dicek secara
berkala Dan ada informasi tambahan untuk
webinar tata tertib hari ini sesi
diskusi setelah materi Narso selesai dan
hanya dua penanya yang diberikan
kesempatan Namun apabila masih ada waktu
kami akan memberikan kepada penanya
berikutnya Baik panitia akan memilih
dari peserta webinar yang mengangkat
tangan Rais hand baik seperti
itu Kami lanjutkan baik sobat ASN pers
memiliki peran yang strategis dalam
menjaga keberlangsungan demokrasi dan
menyampaikan informasi kepada masyarakat
pasti sudah banyak yang penasaran nih
sobat ASN yang bergabung Bagaimana pers
dan apakah pers akan dibahas lebih
lanjut dalam pers dan pemerintah Sinergi
untuk Indonesia emas 2045 selengkapnya
akan dibahas di ASN belajar seri 5 tahun
[Musik]
membuka webinar seri 5 seri 5 tahun 2025
hari ini Mari kita sambut bersama
opening speech dari
bapak Dr ramanto spmp selaku kepala
Badan pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur balah kita saksikan
bersamaamualikum warahmatullahi
wabarakuh Salam sehat dan salam
sejahteruk kita sekalian sbat ASN di
seluruh tanah air selamat bertemu
kembali dalam webinar series ASN belajar
sebuah Wahana pengembangan kompetensi
persembahan Jatim corporate University
badan pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur hari ini Kamis
tanggal 6 Februari 2025 ASN belajar
telah memasuki seri yang kelima kami
menyampaikan apresiasi dan terima kasih
atas antusiasme sobat ASN di seluruh
tanah air untuk terus mengikuti program
ASN belajar ini kami selalu berkomitmen
sekaligus terus berikhtiar untuk
menyajikan topik-topik pengembangan
kompetensi yang menarik kekinian dan
tentu berdampak secara nyata Terhadap
Peningkatan kompetensi dan kinerja
aparatur sipil negara di
Indonesia sbat ASN hari ini ASN belajar
seri kelima tahun 2025 ini menyajikan
salah satu topik spesial dalam rangka
turut serta menyambut dan mreikan
kontribusi akademik pada hari pers
nasional 2025 yang diperingati setiap
tanggal 9
Februari Oleh karena itu sbat ASN ASN
belajar seri keelim tahun 2025 ini
mengangkat topik pers dan pemerintah
Sinergi untuk Indonesia 2045
nah sobat ASN sudah menjadi tradisi
akademik dalam SN belajar bahwa topik
menarik ini akan kita bahas secara
intensif dari beragam perspektif bersama
para narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya sobat HN di seluruh tanah air
sebagaimana kita sadari bersama pers
yang sering disebut sebagai pilar
keempat demokrasi memiliki peran krusial
dalam pembangunan sebuah bangsa pers
lebih dari sekedar sebagai penyedia
informasi pers dapat berfungsi sebagai
penyeimbang dan kontrol efektif terhadap
jalannya pemerintahan bahkan menjadi
Agent of Change yang mampu mendorong
kemajuan dan tentu bisa menjadi sebuah
platform bagi publik untuk
berpartisipasi dalam segala aspek
pembangunan sobat TN Dalam praktiknya
pers juga telah menjadi sarana edukasi
bagi masyarakat sehingga berbagai upaya
pemberdayaan dan pengembangan sumber
daya manusia dapat diakselerasi oleh
peran pers pers juga seringki
ditempatkan dalam konstruksi pentahelik
pembangunan di mana bersama dengan
pemerintah dunia akademik sektor swasta
dan masyarakat sipil dapat secara
sinergis menggerakkan roda pemerintahan
dan bangunan menjadi lebih efektif
efisien dan akuntabel
tentunya tidak jarang pers juga dapat
berperan dalam advokasi kebijakan publik
melalui pemberitaan dan analisisnya yang
mendalam pers dapat mendorong perubahan
kebijakan yang lebih baik lebih adil dan
lebih berpihak kepada kepentingan
masyarakat dalam konteks ini pers dapat
menyediakan platform bagi masyarakat
untuk berdiskusi bertukar pendapat dan
menyampaikan aspirasi mereka melalui
rubrik opini surat membaca atau forum
diskusi online PS dapat memfasilitasi
dialog yang konstruktif antara berbagai
kelompok masyarakat nah sobat ASN
mengingat peran pers yang luar biasa
Lalu bagaimana Sinergi yang harus kita
bangun dengan pers dalam rangka
mengembangkan kualitas tata kelola
pemerintahan pembangunan dan pelayanan
publik Nah untuk membahas cerdasan
tuntas topik ini kami telah mengundang
para narasumber luar biasa yang Sudah
barang tentu sangat kompeten di
bidangnya kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada para narasumber
hebat yang telah berkenan hadir dan akan
berbagi berbagai informasi strategis
kepada sobat ASN di seluruh tanah air
pertama kami menyampaikan terima kasih
kepada bapak Lutfi Hakim beliau adalah
ketua Persatuan Wartawan Indonesia PWI
Jawa Timur kedua kami menyampaikan
terima kasih kepada Ibu Rat Dewi Agustin
SSI Mip beliau adalah kepala dinas
komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa
Timur dan yang ketiga kami menyampaikan
terima kasih dan apresiasi kepada bapak
Dr Suko Widodo m.si beliau adalah
akademisi sekaligus pakar komunikasi
politik dari Universitas Erlangga
Surabaya nah sbat ASN Mari kita simak
dengan seksama webinar ASN belajar seri
kelima tahun 2025 Selamat hari pers
nasional tahun 2025 pers mengawal pangan
untuk kemandirian bangsa wasalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh demikianlah tadi opening
speech jadi bapak Dr ramlianto spmp
selaku kepala Badan pengembangan sumber
daya manusia Provinsi Jawa Timur Terima
kasih Bapak dan masih di ASN belajar
seri 5 tahun 2025 langsung saja akan
saya Perkenalkan narasumber pertama kita
hari ini yakni Bapak selaku ketua
persatuan an Indonesia PWI Jawa Timur
Kita sapa bersama Asalamualaikum Bapak
apa kabar bapak bapak Lil
hakimumam Mak Maya Baik terima kasih
sehat
bapakamdulillah Alhamdulillah luar biasa
Terima kasih atas e meluangkan waktu
juga kesempatannya untuk menjadi
narasumber kita hari ini ya Pak tentunya
luar biasa Terima kasih sekali dan untuk
selanjutnya kami persilakan saya
persilakan untuk langsung menyampaikan
ee materi yang akan disampaikan oleh
Bapak lutfil Hakim Monggo bapak
disilakan
oke asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat siang salam
sejahtera buat semua Alhamdulillah pagi
ini sangat luar biasa Mbak Maya
santawati sebagai pemantu cukup membuat
kita semua semangat pertama saya ucapin
eh terima kasih kepada Pak
ramlianto beliau ini kepala ppsdm Jawa
Timur sungguh sangat luar biasa
sambutannya tadi ini menunjukkan Kepala
Badan Ini punya visi dia paham betul Apa
itu
PES kemudian saya Sapa Juga
buita Ratna Dewi Agustina selaku kepala
dinas Kom Jawa Timur sebagai narasumber
kemudian saya Sapat juga narasumber yang
lain Bapak
drwiddok pakar komunikasi dari UN beliau
ini sudah menjadi lakon kalau di
panggung komunikasi di bukan di hanya di
Jawa Timur tapi di tanah air Oke Mbak
Maya
eh Tentu saya juga akan menyapa seluruh
peserta ya Eh peserta webinar
dengan istilahnya itu ASN belajar dan
kelima ini saya kira sangat luar biasa
bagaimana kita sebagai ASN untuk terus
ee
memacu terus mengembangkan keilmuan
pengetahuan dalam kerangka bagaimana
nanti kualitas pelayanan kepada publik
itu bisa lebih baik tentu dengan
pengetahuanketahuan saya terima kasih
kepada bpsdm terutama kepada Pak
ramlianto yang pagi ini webinar e ASN
belajar ini mengambil
tema kalau saya lihat fernya ini kok
beda ya
sama sambutan dari Pak Rianto kalau
playernya yang saya dapat kemarin itu
adalah per
kita baik
Bapak
tadi temanya lebih kepada Kangan tangan
kira nanti kita bahas
bareng Bagaimana sampai
pemerintahi
eh
menyiapkanas Kemudian pada proses itu
tentu ada beberapa hal yang penting
termasuk soal ketahanan pangan maupun
ketahanan
energi memang mbak a
eh hari PES
nasional tahun ini itu sekaligus adalah
hari ulang tahun PWI yang
ke-79 ini antusias masyarakat sangat
luar biasa untuk memperingati hari PES
nasional tahun 2025 ini saking
semangatnya sampai peringatan hpn di
tingkat pusat itu ada tiga lokasi Jadi
pertama itu
di Pekanbaru nanti sama tanggal 9
Februari di Pekanbaru itu ada juga
peringatan kat nasional hpn yang temanya
itu kalau gak salah justru soal eh
menyong Indonesia kemudian tanggal 9
Februari juga Karena hari PES itu memang
bersamaan dengan ulang tahun PWI yang
yang Kelan jadi ulang tahun PWI itu
tanggal 9 Februari tahun
49 yang di Banjarmasin
peringatan hpn sama nanti tanggal 9 itu
temanya soal ketahanan pangan memang
kemudian di Jakarta juga ada pada
tanggal 9 Itu peringatan Hari Peh
nasional yang digelar oleh teman-teman
eh konstituen dewan PES kalau PWI
menggelar di Pekanbaru dan manjarmasin
teman-teman konstituen dewan PES bersama
dewan PES menggelar eh peringatan hpn di
Jakarta
Saya kira siapapun ee yang
menyelenggarakan peringatan hari pas ini
bahkan masyarakat juga ikut serta di
beberapa daerah termasuk di Jatim ini
ada beberapa yang non masyarakat PES
tapi dia eh membuat acara yang itu
temanya dalam rangka memperingati Har
itu saya kira bukti bahwa sebetulnya PES
Itu bukan lagi bukan hanya milikan PES
tapi PES itu adalah milik masyarakat
milik bangsa dan terbukti kontribusinya
secara historis terhadap perjalanan
bangsa ini sudah sangat besar sekali
bisa diikuti di di sejarah mulai dari
Persiapan Kemerdekaan bagaimana pranes
itu betul-betul mengarahkan supaya ada
kemandirian Nusantara ini yang kemudian
kepada kemerdekaan kemudian mengisi
kemerdekaan mengisi pembangunan Sampai
detik ini bahkan mungkin ke depan Maka
itulyernya
eh diskusi yang dibuat oleh
bpsdmitas PS dengan
pemerintah menyongsong Indonesia 2045
Saya kira justru Bagaimana ke depan
hingga tahun 45 gitu ya bahkan mungkin
berikutnya Kalau saya melihat e apa
namanya tema ini Ini ada dua Angle jadi
ada dua Angle besar pertama yaituergitas
antara
dengan pemerintah kemudian Angle yang
kedua adalah
eh Indonesia masuk tahun
2025 Saya kira ini dua hal yang yang
sangat sangat penting untuk kita
diskusikan karena ini adalah keniscayaan
yang memang harus harus kita jalani dan
selama ini sudah sudah berjalan saya
kira bagaimanaitas antara PS dengan
pemerintah kalau di daerah itu PES
dengan pemerintah daerah Saya kira itu
sudah berjalan sudah sangat lama sekali
dan ini adalah satu keniscayaan bahwa
PES itu adalah ee mengawal mengawal itu
bukan hanya menyampaikan kepada publik
menyiarkan secara luas kepada publik
tentang program-program pemerintah
tentang kebijakan pemerintah tentang
keputusan-keputusan besar pemerintah
Tapi
semua keputusan semua kebijakan yang
dilakukan oleh pemerintah PS bertanggung
jawab untuk menyampaikan kepada publik
dan ini saya
kira jika sinergitas antara PES dengan
pemerintah terus diperkuat maka ini bisa
menjadi kunci bisa menjadi backb
strategis Bagaimana kemudian komunikasi
dua arah to traffic communication antara
government dengan publik antara
pemerintah dengan masyarakat yang
menempatkan PES sebagai pihak yang ada
di tengah jadi PES kemudian ee
menyampaikan kepada publik tentang bukan
hanya apa yang sudah dilaksanakan oleh
pemerintah tapi juga tentang
rencana-rencana apa yang akan dilakukan
jadi mulai dari perencanaan kemudian
penerapan dan
evaluasinya selalu menyampaikan P publik
secara detail secara benar sesuai dengan
prinsip-prinsip
jurnalistik tapi sekali lagi Eh
pemerintah
eh bisa kemudian mendapatkan Upan balik
dari PES Bagaimana kemudian masyarakat
itu menilai mengevaluasi terhadap
program-program yang sudah disampaikan
melalui pres mengevaluasi langsung
Bagaimana penerapan kebijakan yang sudah
dibuat oleh pemerintah kalau di daerah
itu adalah pemerintah daerah Kemudian
masyarakat bisaarang langsung melakukan
evaluasi penilaian mengukur Bagaimana
kinerja daripada
eh entahan tersebut yang sudah
dipublikasi oleh P artinya apa P di sini
bisa menjadi salah satu alat sebagai
salah satu sarana untuk membangun
kepercayaan publik terhadap program dan
kinerja pemerintah apalagi kalau
komunikasi yang dibangun yang berasal
dari pemerintah itu diikuti atau
disertai dengan data-data yang yang
akurat data-data yang EE transparan
data-data yang yang ak sehingga kemudian
ini menjadi satu
eh satu benchmarking kepercayaan publik
kepada pemerintah tapi PES tidak boleh
kemudian meninggalkan aspirasi publik
aspirasi masyarakat opini-opini publik
evaluasi publik terhadap program
memerintah juga wajib kita sampaikan
kepadament untuk arah sebaliknya dan itu
saya kira kemudian bisa dijadikan tolok
ukur bagi pemerintah untuk melakukan
evaluasi Bagaimana kemudian kebijakan
dibuat keputusan dibentuk dan
program-program berikutnya itu bisa
lebih lebih lebih ideal bisa lebih
sesuai dengan apa yang diinginkan
masyarakat dan EE Bapak Ibu sekalian
bahwa PES itu tidak hanya membantu
membangun komunikasi dua arah antar
government dengan publik tapi PES
sendiri sesuai dengan amanah
undang-undang wajib memberikan masukan
memberikan kritikan memberikan koreksi
memberikan e yang sepanjang itu untuk
kepentingan kepentingan pembangunan itu
tidak boleh kemudian ini memang bagian
dari hal-hal yang kurang menyenangkan
bagi pemerintah ketika ada kritikan
ketika ada masukan ketika ada itu saya
kira bagian dari kewajiban dan PES
memang eh sebagai salah satu
pilari sebagai salah satu backb daripada
bagaimana pembangunan bangsa ini
memberikan masukan yang benar meluruskan
meluruskan di sini bukan sekedar
eh memberikan data yang benar tapi juga
menjalankan fungsi watchd fungsi kontrol
sosial jadi di undang-undang pasal 3 itu
disebutkan bahwaes itu selain itu dia
melakukan edukasi kemudian dia juga
melakukan ee fungsi kontrol sosial
menjalankan fungsi watchd fungsi
pengawasan itu juga diperkuat di Pasal 6
undang-undang PES di mana Pes itu wajib
memberikan masukan wajib melindungi
publik dari kemungkinan rencana-rencana
pembangunan yang salah apalagi
rencana-rencana pembangunan yang
disengaja untuk salah rencana-rencana
Pembangunan hasil praktik political
connection antara Penguasa dan dan Eh
oligarki istilahnya dalam konteks
sekarang ini jadi ketika
ee penguasa atau
pemerintah berencana membuat sebuah
kebijakan tapi rencana ini adalah hasil
praktik political connection dengan
pihak yang berkpentingan siapapun itu
termasuk
ti ketika PES itu
membiarkan maka kemudian kebijakan itu
tidak langsung bersentuhan untuk
kepentingan publik tapi hanya untuk
kepentingan pihak terduduk maka itu
kewajiban PES perlu melakukan fungsi
watchdok PES harus berteriak PES harus
menjenggong istilahnya Bagaimana
kemudian eh rencana persekokolan tadi
itu untuk membuat kebijakan yang hanya
mementingkan pihak-pihak ter itu bisa
dibatalkan ketika rencana itu Rencana
tidak baik itu kemudian batal akibat
Bagaimana pers itu berdaya PES ini
kemudian memberikan kritikan yang sangat
luar biasa maka ketika rencana-rencana
persekongkolan yang tidak baik itu batal
maka di situlah substansi bahwa PES
telah melindungi kehidupan bangsa jadi
melindungi kehidupan bangsa itu bukan
hanya dengan peluru bukan hanya dengan
bukan hanya dengan alut Sista tapi p
juga memberikan perlindungan kepada
publik perlindungan bukan hanya sekedar
berlindung dari berita-berita yang
yang benar berita-berita H
berita-beritaing tapi justru yang paling
penting adalah bagaimana pers itu
menatkan dirinya sebagai kontrol
sosial diilah independ daripada pers itu
betulbetul
dibutuhkan karena ketikaes itu tidak
independen maka kemudian
ee keberdayaannya untuk memberikan
masukan untuk
meluruskan terhadap hal-hal yang
kemungkinan terjadi
distorsi terkait dengan kepentingan
publik maka sebetulnya begitulah
ee awal daripada prahara itu akan
terjadi ketika PES membiarkan ketika PES
apalagi bagian daripada rincana
percengongolan itu kemudian membiarkan
apalagi kalau PES itu memberikan semacam
Applause terhadap rencana persekompolan
itu
menjustifikasi memberikan stempel bahwa
seolah-olah rencana pembangunan itu
adalah benar menjustifikasi seolah-olah
kebijakan yang baru dibuat itu adalah
satu yang maka seulah diu dosa PES maka
itu di undang-undang
pes 9 ditegaskan bahwa PES itu harus
mengusahakan keadilan dan
kebenaranes itu harus memberikan
kritikes harus masukkan harus meluruskan
dan harus independen Bagaimana bisa
independen ketika situasi seperti
sekarang
e kebutuhan untuk tetap hidup itu saya
kira memang jaab api dari panggang Saya
kira di sini eh terjadi sesuatu yang
pilihan-pilihan sulit pilihan-pilianl
tapi tidak boleh mengenal Apun itu
karenaes ini sesuatu yang sebagai sebah
entitas bisnis yang agak
unik badan usahanya sebagai entitas
bisnis itu dia memang harus hidup dia
harus bisa mencari kemasukan sebesar
mungkin untuk biaya operasional untuk
biaya gaji termasuk gaji jurnalis tapi
pada sisi produk inilah satu-satunya
entitas B produknya itu diatur oleh
banyak peraturan
banyak sekali yurisdiksi yang
mengepung produk jurnalistik sehingga
profesi jurnalis sebagai produsen yang
membuat karya jurnalistik itu harus
betul-betul mengikuti banyak sekali
regulasi banyak sekali peraturan yang
kemudian itu
memaksa agar produk jurnalistik itu
betul-bentul adalah produk yang yang
mencerdaskan
produk yang bertanggung jawab melindungi
kehidupan bangsa dalam konteks
betul-betul e berjalan
fungsinya tidak membiarkan yang namanya
ketidakadilan tidak menutup mata
kemudian ketika ada kebijakan atau
keputusan Apun yang itu menyakiti hati
masyarakat tidak
boleharkan maka itues itu harus
betul-betul ber saya ketua P Jawa Timur
termasuk salah satu yang EE justru
otokritik saya sering mengkritisi
tentang program
eh indeks kebebasan pers yang diinisiasi
oleh E bapnas dan dewan pers karena apa
Karena indeks kebebasan pers yang
dipersepsikan oleh beliau-beliau yang
ada di Jakarta itu hanya lebih kepada
ee ukuran-ukuran Bagaimana kemudian
profesi jurnalis itu bebas melakukan
kerja jurnalistiknya sehingga ketika ada
kekerasan terhadap jalis baik itu
kekerasan fisik ataupuning dalam bentuk
kata-kata atau dalam bentuk yang lain
maka di situ skor itu
muncul saya kemudian agak tidak terima
ketika 2 tahun yang lalu Jawa Timur
ditempatkan sebagai salah satu provinsi
yang berada di bawah
dari bawah sebagai provinsi yang indeks
kebebasan pesnya rendah ketika ada
ukuran-ukuran saat itu ada kekerasan
terhadap salah satu jurnalis di lokusnya
saja yang ada di di Jawa Timur lokusnya
saja yang ada di Jawa Timur padahal
pelakunya otak daripada pelaku kekerasan
ini bukan orang Jawa Timur dan isu
maupun tema yang kemudian menjadi diikan
jurnalis ini dikerasi oleh pihak-pihak
yang tidak menyukai itu itu sebetulnya
adalah isu nasional sehingga ketika
lokus saja yang ada di di Jawa Timur
kemudian
menjadikan provinsi ini sebagai provinsi
yang dianggap tidak bebas atau rendah
indannya ini saya kira sesuatu yang nyut
Saya melihat ada beberapa provinsi yang
justru indek kebebasan pesnya itu tinggi
ini saya kira bukan jaminan Apakah bisa
menjamin ketika ada salah satu provinsi
atau dua a provinsi yang indekannya itu
tinggi di situ tidak ada kekerasan
terhadap jalis jangan-jangan karena di
situ sudah ada ada pressing sehingga
jurnalis itu bekerja dalam kondisi under
pressure ada tekanan-tekanan dari pihak
tertentu sehingga karya jurnalistiknya
kemudian lebih mengarah kepada friendly
journalism apalagi eh
mengarah kepada hal-hal yang
mengapresiasi saja kerjanya melalui
karya jurnalistiknya maka saya kira itu
bukan bukan bukan Bebas Merdeka tidak
tepat kalau provensi-provi tersebut
kemudian eh mendapat indeks kebebasan
kemerdekaan itu pada posisi yang tinggi
belum lagi
Eh intervensi dalam bentuk
imbalan-imbalan biklan atau
imalan-imbalan yang lain yang seharusnya
tidak boleh harap dilakukan oleh Prof
jurnalis Ketika itu terjadi maka
kemudian di situ
tentu hanya untuk menyenangkan saja
berita-berit sehingga tentu tidak akan
ada kegerasan ketika tidak ada kegerakan
maka kemudian eh yang terjadi indeks
kemerdekaan daerah tersebut menjadi ini
kan gak nyambung Saya justru berpendapat
lain Harusnya bukan indeks kemerdekaan
kebebasan P tapi adalah indeks
keterberdayaan Jadi bagaimana P itu
berdaya Kalau menurut saya justru
sebaliknya Semakin banyak Insan itu
dikerasi oleh siapapun maka itu bukti
bahwa
sebetulnya itu berdaya direspon ketika
dia memberikan kritik kemudian mengena
ketika yang dikritik dan mengena tadi
itu kemudian tidak terima melakukan
kekerasan
ba maka sebetulnya P itu berdaya
harusnya otoritas yang membawai atau
yang mengawasi atau yang membina
ekosistem kehidupan itu membuat definisi
ke arah sana jangan kemudian mendistorsi
arah arah yang seharusnya dilakukan oleh
pes pes itu harus berdaya PES itu harus
berani karena apa banyak sekali kita
dengan telanjang Mata melihat
praktik-praktik bagaimana kemudian heeh
anggaran yang begitu besar di korupsi
kita bisa menghitung Berapa jumlah eh
pegawai ASN atau kepala daerah atau yang
lain yang terkait denganar apbm yang
kemudian karirnya berujung di balik eh
di balik apa namanyaugi Bi banyak sekali
kita tidak mengada-ada gu itu mungkin
karena salah satu bagian dari ketika
pesnya tidak berc karena PES nya tidak
memberikan pendidikan karena pesnya
atau yang lebih parah dari itu mungkin
ketika pesnya sudah tidak dianggap lagi
nah ini mesti yang menjadi keperadtinan
besar pihak yang mengawal kehidupan
Harus berpikir tentang ini apakah
sebetulnya itu sudah
didengar Apakah kritikan dari pres itu
kemudian bisa mengubah perilaku
kebijakan kekuasaan birokrasi
bisa mengubah
tingkat kualitas pelayanan
birokrasi Saya khawatir
justru sekeras apapun kritikan PES ini
Sesuatu akan jadiadi bencana betul
ketika PES itu sudah kritis sudah
memberikan masukan yang agak keras tapi
kemudian tidak diangkap ini saya kira
akan menjadi awal bagaimana kemudian
kehidupan demokrai Danan publik itu akan
menjadi runtuh menjadi pertaruhan yang
yang sangat sangat menjadi
cororetanarah Bapak Ibu sekalian maka
itu
ee baik pyongsong
indonesiaama baik dalam konteks
ketahanan pangan bukan hanya ketahanan
pangan Saya kira yang menjadi ancam juga
ketahanan Saya kira kembali kepada
laptop Bagaimana Sin kita dengan
pemerintah itu betul-betul terus harus
terus
di tidak hanya melalui
tulisan-tulisan carya jurnalistiknya
kalau perlu masyarakat itu juga
memberikan
masukan semacam advokasi kepada
pemerintah kalau di daerah kepada
pemerintah k tanpa harus melalui
tulisan-tulisan bisa jadi sebagai warga
negara melalui diskusi-diskusi melalui
fpd seminar kajian-kajian semacam ini
memberikan masukan kepada pemerintah
daerah Bagaimana arah kebijakan mulai
dari pelayanan P publik yang
mempertimbangkan kualitas payanan
kemudian memperhatikan betul Sal welfare
yang itu memang seharusnya menjadi
tanggung jawab negara tanggung jawab
pemerintah terhadap Bagaimana nasib
masyarakat yang ada di bawah yang memang
saya harusnya tolong dan banyak aspek
yang harus bersama-sama didiskusikan
dari
daripada dikerjakan tanpa diskusi dengan
jurnalis tiba-tiba nanti muncul sebagai
sebahan dan kemudian jurnalisnya
merespon berita-berita Yang Yang Mir
Saya kira itu jauh Le persepinyaag
publik tapi ketika diskusi itu dua arah
ini
yang
ituilakukan yang lebih intens tidak
dalam konteks ekonomi Yai konteks
Bagaimana kemudianes dan government itu
betul-betul eh membuat tancangan
Bagaimana
idealisasi kebijakan maupun program yang
harus dilakukan sehingga ketika muncul
pesnya tidak mengkritiki tapi memberikan
apresiasi karena itu sesuai dengan kepan
publik ka itu Bapak Ibu sekalian
Bagaimana kemudian itu harus betul-betul
Dikan karena ini
Eh sekarang itu ada di
tengah Baik bapak mohon izin pangapunten
sanget Bapak suara Bapak Lil sedikit
tidak terdengar bapak mohon izin baik
pangapunten Sang Bapak baik kami
persilakan untuk
melanjutkanangudio sudah
berah materinya disilakan bapak agar
lebih bersemangat untuk sobat ASN di
seluruh Indonesia silakan Bapak ya ya
oke ya
oke ya i
jadi PES berdaya ini yang harus
dilakukan oleh seluruh stakeholder Saya
kira bukan hanya masyarakat PES saja
karena kita sekarang berada di di
persimpangan jalan ketika teknologi
informasi itu begitu mudah kemudian eh
setiap orang bisa menjadi jurnalis
dan Yang kemarin bukan jurnalis sekarang
sudah mengaku-ngaku jurnalis itu banyak
sekali di ruang publik sehingga publik
itu menjadi bingung mana sesungguhnya
yang jurnalis mana yang bukan istilahnya
kalau di Jawa Timur itu Bapak Ibu
sekalian Orang yang mengaku-ngaku
jurnalis itu biasanya disebut sebagai
wartawan Bodrek ah kalau di Jatim ini
lengkap bukan hanya Bodrek ada bodrekin
ada Panadol macam-macam ini saya kira
akibat dari dua hal pertama ada revolusi
revolusi di teknologi digital ini yang
kemudian setiap orang bisa mengakses dan
membuat
ee apa
namanya platform berita melalui melalui
website dan itu cukup dengan template
saja sudah sudah bisa dia mengoperate ee
ee menginformasikan berita-berita tapi
apa yang terjadi kemudian karena dia
mudah sekali membuat itu dia kemudian
merekrut jurnalis atau meminta
teman-temannya Kalaupun dia bukan
jurnalis
kemudian dipacai sebagai jurnalis
dikasih baju sebagai jurnalis yang itu
ada di ruang publik dan kadang-kadang
Memang jauh api dari panggang saya tidak
bermaksud menisbikan yang demikian
Monggo ini adalah hak setiap warga
negara untuk menjadi Apun Tapi harusnya
ikuti karena profesi ini bukan profesi
semberangan profesi ini adalah profesi
yang diatur banyak sekali oleh regulasi
untuk memastikan bahwa apa yang ditulis
apa yang
disbarlaskan sebagai berita itu adalah
betul-betul berita yang berkualitas
berita yang memberikan pencerahan berita
yang memang betul-betul menjaga
kepentingan
publik ada undang-undang
Peh undang-undang pet itu yang dari 21
Pasal itu sangat lengkap sekali
bagaimana seharusnya
PES kemudian ada banyak sekali peraturan
dewan per atau
PDB ada puluhan peraturan dewan p yang
itu wajib diikuti oleh
Insan kemudian ada pedoman penulisan
oleh dewan banyak sekali yang harus
diikuti jadi profesi pers ini sebetulnya
itu adalah profesi yang dupung oleh
banyak
peraturan jadi tidak mudah kemudian
kemarin masih jadi tukang apa sekarang
sudah menjadi jurnalis itu tidak tidak
nyambung ya saya tidak bermaksud Menan
provisi orang tapi tidak Apple to Apple
karena ini adalah satu koridor yang
harus dijaga harus betul-betul setiap
apa yang disampaikan kepada publik itu
adalah eh sesuai dengan tahapan-tahapan
sesuai dengan yurisdiksi yang sudah
memaksa mereka untuk meng itu selain itu
ada yang namanya peraturan organisasi
Kebetulan saya
ketua kesatuan Wartawan Indonesia atau
PUI salah satu asosiasi jurnalis
tertua Karen anggotanya tua-tua dan
warna kulitnya juga tua tapi di situ
ingin memastikan bahwa untuk menjadi
anggota PWI
saja itu harus dia sertifikasi dulu yang
namanya okk orientasi organisasian dan
kewartawanan di situ dia digembeng
dikasih materi dikasih penjelasan
Bagaimana sejatinya menjadi
jurnalis baik dari sisi keorganisasian
kepwian
maupun dalam konteks secara Kafah
Bagaimana diaarusnya sebagai jurnalis
baik baik skill bahkan sampai
perasaannya jadi tidak
mudah itu untuk menjadi anggota muda di
PW itu harus sertifikas bias dulu kata
setelah nunggu 2 tahun baru kemudian
bisa menjadi anggota biasa yang secara
organisasi punya hak untuk dipilih dan
memilih tapi syaratnya juga harus uji
kompetensi wata dan ini kalau bukan
watawan susah sekali untuk mengikuti ukw
tingatan jadi di salah satu peraturan
dewan P tadi itu itu juga mewajibkan
kepada jurnalis harus sertifikasi
kompetensi yang disebut dengan uji
kompetensi wartawan
level-levelnya itu ada ada muda ada
Madia ada utama disesuaikan dan kenaikan
tingkat itu tidak bisa setamat t dia
harus nunggu dulu 2 tahun harus nunggu
dulu eh tahapan berikutnya jadi
ketika jurnalis itu dipaksa untuk
sertifikasi dan dipaksa untuk mengikuti
yang namanya Minimal dia sudah paham
betul bahwa dia itu adalah jurnalis yang
penuh tanggung
jawab adalah profesi yang sangat berat
maka itu Ronald Reagen itu pernah
mengatakan presiden Amerika ke-40 itu ya
Bagi yang masih muda-muda mungkin belum
tahu Beliau mengatakan kalau ingin ya
itu kritikannya terhadap birokrasi waktu
itu kalau birokrasi itu ingin bekerja
untuk efektif tirulah cara kerja
jurnalis
Kenapa karena kerjawan itu harus
cepat dia dipaksa untuk bertarung dengan
waktu karena terkait sama persaingan
kalau zaman dulu ketika masih tering
terkait dengan selain juga terkait
dengan momentum ketika ada pejabat dari
pusat Datang
keumah sebuah kota di Kabupaten tak
mungkin dia dua kali datang pada maka
jurnalisnya juga harus cepat datang dia
harus cepat dia harus cermat juga dalam
konteks bagaimana dia menggali informasi
dari nars tersebut bagaimana dia
melakukan
investigasi caranya ada aturannya
bagaimana dia itu mencari mengumpulkan
mengolah dan menyiarkan yang
namanya itu juga juga diatur di
peraturan sampai segitunya
Jadi selain itu apa lagi kehebatan jalis
katanya dia bekerja
dengan prure peraturan sebab kalau salah
di kalau salah dia dimarah ole redaktur
ketika beritanya
dikplattihati dia harus cover dia harus
menerapkan kode etik jurnalistik
menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik
rakfa artinya aturan tadi sesuai dengan
undang-undang PES peraturan dewan PES
pedoman penulisan kode etik jurnalistik
kode perilaku watawan
peraturan-peraturan organisasi ada
peraturan dasar ada peraturan rumah
tangga itu semua yang kemudian memaksa
profesi ini harus
betul-betul karya jurnalistiknya itu per
Karya jurnalisnya itu betul-betul
bermanfaat karya jurnalistiknya itu
tidak mengarah kepada H karya
jurnalistiknya itu tidak mengarah kepada
Fring jadi kompetensi betul jadi
kompetensi bukan hanya skill tapi
kompetensi melalui aturan
perundang-undangan tadi itu adal
kompetensi juga secara moral dia harus
jujur pers itu harus
jujur ketika pers sudah tidak jujur maka
itu pintu sebah prahara bagi
sebah saya selaku ketua administrasi
selalu menekankan Anda boleh kompeten
dalam skill penulisan pencarian berita
investigasi tapi anda harus punyapotensi
juga secarang harus jujur tidak boleh
framing karena kalau Hook mungkin
sekarang sudah banyak sekali aplikasi
untuk mengukur Bagaimana berita
itu Tapi kalau namanya framing itu
sangat tipis sekali saya kasih contoh
misalnya sebuah survei melakukan survei
tentang tingkat kepuasan masyarakat
terhadap kinerja Gubernur di sebuah
provinsi provinsi X misalnya dari hasil
survei tersebut diketahui bahwa tingkat
kepuasan publik terhadap
kinerja Gubernur tersebut itu besar
70% artinya yang tidak tidak puas
terhadap kinerja itu adalah sebaliknya
berarti 30% jadi yang puas itu 70 yang
tidak puas 30 Bagaimana kemudian ketika
pers itu melakukan framing Jadi bukan
70-nya yang ditulis sebagai judul tapi
30-nya dia tidak bohong karena itu hasil
survei tapi itu yang namanya framing itu
yang namanya bingkaian dia
mengkondisikan masyarakat supaya
masyarakat terpengaruh pikum motoriknya
persepsinya tentang persepsi kinerja
Gubernur tersebut sehingga ditulis
kemudian 30% warga provinsi X tidak puas
dengan kinerja Gubernur n ini
framing apalagi kalau 30% itu dikonversi
ke jumlah penduduk sekian puluh juta
warga di provinsi X tidak puas terhadap
kinerja Gubernur ini ini gak boleh jadi
PES itu Sampai segitu aja gak
boleh misalnya wawancara dia dengan bank
daerah misal ketika jurnalisnya itu
paham sekali dia wawancara dengan
direksi bank daerah secara komprehensif
banyak sekali aspek-aspek kebobolan dari
sisi kredit misalnya dari sisi seurity
digital
bankingnya tapi kemudian yang diambil
angennya karena dia hubungan baik dengan
direksi itu misalnya Bagaimana kemudian
bank daerah ini hanya diangkat
tentang partisipasinya terhadap
menggerakkan ekonomi UMKM melalui kredit
umkmin yang ini namanya FR dia harusnya
komprehensif menyebutkan ini sebagai
sebuah bank milik daerah harus
dijelaskan keseluruhan baru kemudian
yang menonjol tadi bisa di taruh di atas
atau di bagian di struktur G itu bagian
yang teruat n ini saya kira
eh yurisdiksi PES itu mengatur sampai ke
arah sana Jadi bukan hanya kompetensi
secara skil tapi juga kompeten
ceramoral satu lagi PES itu juga dipaksa
melalui pengetahuan itu dia juga harus
kompeten sor dipaksa oleh peraturan tadi
juga kompeten secara ilmu
pengetahuan jadi katanya ral jadi selain
dia kerja cepat dia
cermat dia dalam pressure peraturan dan
dia juga harus luas pengetahuannya
Bagaimana seorang jurnalis ketika dia
secara tidak sengaja ketemu dengan
pejabat
yang yang jabatan ini sebetulnya tidak
semua publik
paham misalnya ketemu dengan kepala LP S
misalnya lembaga penjaminan simpanan
padahal sangat penting bagaimana
kemudian simpanan publik itu di
diekurity oleh LPS sehingga publik itu
tidak merasa ragu lagi untuk menagun di
perbangkan sehingga tidak terjadi ras k
ada kepercayaan ini kan sangat pentingat
ini tapi ketika jurnal tidak paham Apa
itu r apa itu banking
terkait tidak ituulis maka
itu peraturan di dalam tek Itu m saya
juga jurnalis itu harus pahamak dia
harus tahu betul mulai dari dulu kalau
itu vektor bisnisah mulai dari
kebijakannya kemudian praktik bisnisnya
kemudian siapa pelakunya kemudian siapa
yusatnya bagaimana mengelolanya apalagi
kalau dia perusahaan yanganggu publik di
pasar modal dia harus betul-betul
disclosure dia harus betul-betul
mendorong Bagaimana semua itu terbut
sampai di sana yang namanya pers itu
diatur tapi apa sebetulnya
Apakah jauh api dari pangg kalau mau
dibilang mungkin kurang dari yang
diidealkan melalui peraturan tadi itu
dibanding fakta yang ada
karena mudahnya orang membuat media
apalagi ini otokritik di undang-undang
pes pasal 9 ayat 1 menyebutkan bahwa
setiap warga negara berhak atau boleh
memilihi hak untuk mendirikan perusahaan
media bisa dibuka itu undang-undang PES
nomor 40 tahun
1999 pasal 9 ayat 1 menyebutkan setiap
warga negara boleh Mendirikan perusahaan
media perusahaan
sehingga siapapun kemudian hanya karena
bisa
membeli
platform membeli website kemudian
mendiri membuat PT kemudian membuat
perusahaan Pes yang dia tidak tahu di
mana ujung kanan ujung kiri daripada
ekosistem itu sendiri sehingga apa yang
terjadi seperti kita rasakan banyak
sekali masyarakat mengeluh karena
semakin banyak ee pihak di ruang publik
itu yang mengakui sebagai pers jadi pers
yang benar sekarang itu ada di
persimpangan jalan satu begitu derasnya
harus informasi karena setiap orang itu
bisa bisa berpendapat melalui atau
melalui
platform kemudian di dalam tesnya
sendiri karena tadi itu karena mudahnya
orang membuat platform mudahnya mudahnya
peraturan itu
membolehkan dan dia mengaku sebagai Jadi
dua tantangan di dalam ekosistem sendiri
itu masih lebih Saya kira lebih dari 50%
yang jauh api dari panggang mengenai
standarisasi tadi belum bisa disebut
sebagai kemudian di ruang publik juga
dia berhadapan dengan eh media sosial
yang aneka platform itu menawarkan ap
terutama sekarang justru
menyita
kehidupan men waktu publik melalui
survei sudah diketahui lebih dari 72%
dia lebih senang mengkonsumsi
eh video atau informasi apapun itu benar
atau tidak melalui platform IG melalui
platform tiktok
dan aplikasi ini kan kemudian menyita
ketika kita duduk
megang gadget kita Scroll mulai dari
awal jam . kita gak terasa sampai jam
ada yang lucu ada yang sedih ada yang
karena itu memang menarik tapi ini
sebetulnya lawan daripada
lembaga-lembaga informasi
lembaga-lembaga komunikasi termasuk
lembaga yang sejtinya tugas utamanya
kajibannya memberikan masukan kepada
warga memberikan kecerdasan kepada
publik bagaimana mereka bisa terlibat
bisa berpartisipasi langsung pusnya
yang jadi Bapak Ibu sekalian banyak hal
yang mesti dipersiapkan
eh tentu bagaimana sinergitas nanti
antara PES dengan pemerintah itu paling
tidak yang harus dikuatkan dulu adalah
persesnya bagaimana standarisasi tadi
itu betul-betul bisa diikuti Jadi
melalui Sinergi yang kuat dengan
government jadi P ini kemudian mencoba
untuk mengejar ketertinggalannya supaya
standarisasinya itu bisa diikuti Saya
berani mengatakan
lebih dari 50% masih jauh api dari dan
itu pun karena kita memang kita ini
sebagai sebuah bangsa kadang-kadang
memang sering membuatit sendiri ketika
dewan PES
membuat peraturan yang harus diikuti
oleh dewan diikuti oleh jurnalis untuki
kompetensiartwan saya bisa katakan bahwa
peraturan itu sudah 11
tahun sampai ini tidak lebih dari
sekitar
21.000 wartawan yang baru mengantongi
sertifikat uji kepupetensi
warta padahal faktanya menurut dewan P
juga barang dengan mudahnya media cber
ini media
onlinecatat sekitar
52.000 media media ini yang diclare
sebagai media sebagai per
52.000 media dengan platform cyber
platform digital saya bayangkan kalau
52.000 itu masing-masing media itu
dengan jumlah 5 redaksi saja orang itu
kan sudah ketemunya 250.000 watatawan
lebih jadi di luar sana ibaratnya itu
orang mengemudi di luar sana di jalanan
ini sudah ada orang yang menjalankan
mobilnya itu sejumlah 250.000 lebih tapi
yang pegang
SIM baru 21.000 Ti hanya berapa persen
sangat kecil sekali lantas bagaimana dia
menerapkan mengimplementasikan
ee profesi
ini memang tidak semua orang yang punya
tidak setiap orang yang tidak punya Jim
tidak bisa menyetir memang tidak setiap
orang yang
mengantongi sertifikat uji kompetensi
watawan itu tidak bisa menulis bisa tapi
yang namanya
mengendarai mobil itu kan harus
pakai jadi yang
namanya sebagai jurnalis membuat liputan
menyiatkan ya itu harus adatifikat K dan
itu juga mewajibkan kepada perusahaan
PES Jadi bukan hanya pada profesi P
perusahaan PES untuk melakukan
verifikasi sebagai eh
entitas pada ekosistem PES nasional yang
listing di dewan harus tercatat dan itu
diverifikas dan verifikasinya tidak
mudah ya harus Muhi betul unsur-unsur
yang memungkinkan kemudian sistem kerja
di tersebut itu
kalupun mang jauh Dar maka itu melalui
forum ini juga Kalau mungkin
dewan
sayaruusulkan
sudah diberatkan saja syaratnya untuk
menjadi ampet seperti perusahaan
sekuritas misalnya perusahaan investasi
misalnya kalau gak salah minimal
modalnya itu 50 miliar atau lebih
samakan saja perusahaan PES itu modal
dasarnya misalnya harus 50 miliar yang
mampu Ya sudah itu yang mendirikan
jurnalis yang hebat ya Dia bekerja di
situ tapi bagaimana kemudian dia
betul-betul dijamin tingkat gajinya
tingkat serinya asuransinya tingkat
katannya sehingga dia bekerja secara
benar diharapkan bekerja secara benar
bekerja sebagai jurnalis yang
betul-betul bisa mengarahkan Bagaimana
arah kehidupan arah bangsa ini tapi apa
yang terjadi sekarang dengan mudahnya
dia membikin kemudian dia rekrut
teman-temannya tapi tidak di seingga
kemudian Apa yang dilakukan dia
melakukan Pring dia melakukan itu
beberapa yang paling banyak mengeluh itu
adalah kepala desa yang paling banyak
mengeluh juga kepala sekolah karena
kepala-sekolah sekarang juga
pegang jadi itu Bapak Ibu sekalian untuk
menuju
Indones sinergitas ini memang harus
saling dikuatkan jadi pesnya harus
saling dikuatkan karena apa Karena PES
nasional
sekarang sistem berada di ruang yang
sangat kotor berada di ruang yang sangat
kontaminatif karena media sosial juga
banyak yang mirip-mirip
EE platform
tapi di dalam ekosistem sendiri masih
banyakali lebih
dari% jauh dari Bang
konteks itu dari si
Bagaimana
konksemudi apa juga yang harus disap
o
menyiapkan kena ini sesu yang
sat
ini 3
2045 Bagaimana kemudian ledakan penduduk
ini terjadi itu menjadi 300 something
dan dengan angka angka produktif itu
sangat tinggi sekali ini kalau kemudian
tidak dimulai dari sekarang bagaimana
kemudian
persoalan-persoalan persoalan-persoalan
stregi persoalan-persoalan yang
harusangan Seca tak itu tidak
dilakukan maka saya
kira slogan-slogan Indonesia emas itu
hanya akan menjadi akan tetap menjadi
slogan hanya akan menjadi Kim bahkan
menjadi ancaman ketika angka terbesar e
usia produktif itu kemudian tidak
difasilitas oleh negara ini
infrastruktur tentang investasi
infrastruktur tentang kerja maka apa
yang akan terj ini saya kira betul-betul
Bagaimana kemudian sesuai dengan tema
laptop
bagaimanaitas dengan pemerintah dalam 15
tahun ke depan dalam 20 tahun ke depan
harus betul-betul bagaimana mengawal
hal-hal yang memungkinkan nanti 2045 itu
kemudian
menjadikan menjadikan setiap generasi
pada usia produk itu dia bisa melakukan
produkitasnya yang kemudian Nanti
akumulasinya banyak sektor-sektor yang
masih jauh api dari banggang dalam
konteks of apa namanya itu ya Apa
persyaratan untuk menuju ke arah
sana banyak hal sekali baik dari SDM
darii infrastruktur darianyak sekali
yang mesti direformasi
dari jadiinya itu harus betul-betul
dimulai dari searang
karenaedakan penduduk ini jadi demokrasi
Jangan Anggap saja ini sebagai ancaman
harusnya tapi bagaimana kemudian ancaman
ini disiapkan dengan perencanaan yang
bagus kemudian nanti terkelola dengan
batu Nti jangan gembira dulu ledakan ini
sebagai sebuah bonus karena ini bisa
menjadi Bob yang membahayakan ketika
pada saat itu pemerintah tidak bisa
memfasilitasi dengan sempurna ketika
dari sekarang saja tidak melakukan
reformasi dengan Pusuk baru 270 jutaan
sekarang jutaan sekarang sudah kita bisa
lihat Bagaimana
angkaan bagaimana angka idealisasi k
rasio Bagaimana
angka Bagaimana angka investasi yang
masuk Bagaimana investasi yang masuk
iniendrive kegiatan usaha yang kemudian
bisa menyerap tenaga kerja sangat minim
sekali jadi ini yang mtinya jadi
konsamament dengan harus betul-betul
lebih detail mengkaji Jangan pernah
tersinggung kalau
dikritik jangan kemudian hanya
performance saja mohon maaf banyak
sekali birokrasi yang hanya per saja
tapi itu tidak bersentuhan seetulnya
dengan e kepentingan publik itu harus
dimulai dari sekarang banyak hal yang
kalau tidak disiapkan dari sekarang
bukan tidak mungkin dan bisa
dipastikan bahwa Indonesia Mas dalam
konteks 2045 itu akan betul-betul
menjadi anggama dan banyak hal
pertumbuhan ekonomi masih tidak merata
baik dari sisi geografi maupun dari sisi
kelas
sosial hanya 1 2% orang dengan tingkat
income perkapitanya jauh melebihi
negara-negara
la tapi bagian besar mayori daripada
masyarakat ini masih berada di lkang P
kapita Yang jauh dariang kikiran masih
itu Angka kemiskinan itu ketika tolok
ukur miskin ini soal definisi saja
ketika yang diukur itu adalah cas out
seberapa besar angka nilai rupiah untuk
mengkonsumsi misalnya angkanya dalam
sebulan dia itu atau dalam sehari Sori
dalam sebulan angkanya itu
200 berap itu ya
tentu coba dinaikin sedikit mengikuti
angkaangka yang yang dilakukan oleh yang
disarankan
oleh maka
kemudian
akan baik bapak baik bapak mohon
izin Karena untuk waktunya memang sudah
hampir selesai bapak mohon izin Kurang 1
menit lagi dan akan diesi tanya
[Musik]
jawab sektorekor yang Mang
sangat pemerintah yang harus didorong
melalui Harus berpikir tentang What The
Day After Tomorrow jadi hari setelah
besok misalnya sektor Pang ancamannya
sangat luar biasa sekali pemerintah
kalau tidak melakukan reformasi di
pangan-pangan utama kita gak usah
jauh-jauh kita ngomong gula saja
produksi gula kita itu cuman 2,4 juta di
tengah kebutuhan itu sekitar 7
juta tentu ini kan ada rentang yang
sangat sangat lebar untuk dilakukan
impor dan impor ini kadang-kadang
kemudian ee sengaja dikonstruksi oleh
pihak-pihak yang memang disponsori oleh
para pemburente ini saya kira yang perlu
distop dari sekarang dan mulai
persiapkan kita lihat contoh satu sektor
komoditas gula saja Thailand itu luas
daratannya itu hanya 1/4at dibanding
luas daratan Indonesia tapi yang namanya
ladang tebu di Thailand itu bisa 1,7
juta hektar kita yang sangat luas ini
ladang tebu itu hanya 40.000
bayangin dari sisi luas saja sudah beda
kemudian di sisi on teknologi pertanian
di Thailand itu semua saya kira bisa
bagaimana kemudian Thailand bisa
memproduksi per hetar tonas itu bisa 120
130 Ton kita diangka
7080 sama-sama
hektar
kemudian rtingkat
kandungan gula pada tebu itu rendemen
gula tebu di Thailand itu ketika masuk
ke onfarmnya off farmnya di
pabrik rata-rata
12% kita 7 7,5 aja susah sekali jadi
dari luasan tanaman dari
ee kualitas tanaman sehingga produksi
ton ton per hektar itu jauh kemudian
kandungan gula pada itu juga jauh
sehingga yang kemudian apa yang terjadi
Thailand yang kecil itu bisa memproduksi
11 juta ton setahun sudah ditap
kebutuhan dalam negerinya hanya 1 juta
saya tidak bisa membayangkan Andai tidak
ada bar kita kalau 10 juta Ton itu
kemudian diekspor semua ke Indonesia
habis riwayat yang Nam dulu pernah ada
pabrik gula misalnya dulu pernah ada
keramaian setiap ada pembukaan Kiling
yang itu
kemudian membekal apa meninggalkan
catatan-catatan budaya dan sejarah akan
hilang Padahal kita kalau dilihat dari S
gak usah jauh-jauh deh Bagaimana lahan
idel yang dikoordinasi oleh
kementerianmn
dengan pemerintah semua pemerintah jadi
semua tanah idel yang di dalam kendali
pemerintah termasuk di Kementerian BUMN
kayak perutani
dan kumpulkan itu saya kira jauh lebihah
B mencapai jutaan hektar maka kemudian
teknologi pertaniannya di harus dipaksa
Bagaimana Thailand itu bisa tendeminya
itu 12 sampai 13 Kita juga harus Bika
Bagaimana tonas per hektar itu 120 ton
atau Kita juga harus bisa bagaimana
budaya masyarakat petani itu juga kita
harus bisa tapi kalau pemerintahnya
tidak melakukan apapun Bahkan dia
terlibat
pada praktik-praktik persekongkolan
sponsorship untuk melakukan ekonomi R di
tengah kebutuhan yang besar itu untuk
dilakukan impor maka kamaiap pun jangan
pernah
beromongal sembag jangan pernah bermimpi
tentang Indonesia em itu akan hanya
menjadi
men maka itu PES harus tegak PES harus
dan PES harus berani untuk
melakukan baik luar biasa bapak semakin
seru sekali seperya bapin dan semakin
banyak untuk sobat ASN di seluruh
Indonesia yang mulai bertanya Bapak yang
sudah mulai banyak yang Raise hand mohon
izin Monggo
Bapak saya boleh diizinkan saya tak
minum sebentar aja boleh Bapak Monggo
disilakan baik sobat SN Sekali lagi saya
juga ingin menyampaikan Jangan lupa
untuk
eh link absensi yang ada di Running kita
di youtube channel di situ Adan belajar
5 silakan login di semest bangkom dan di
situ juga ada bila ada problem bisa eh
WhatsApp di helpdesk semestabankkom di
082166444461 jadi luar biasa sekali
untuk hari ini Eh Pak lutfil sangat
bersemangat sekali ya sobat ASN semuanya
Oke Baik mohon izin
Bapak ya Baik bapak
Monggo Bapak ada pertanyaan pertama kami
mohon untuk menyebutkan nama dan
instansi dari instansi mana bapak dengan
Pak siapa
disilakan
baik tak lupa juga Saya mengucapkan
terima kasih kepada Pak Lupi atas materi
yang disampaikan dan diilakan bapak
mohon izin dari mana dan dari instansi
mana baik
bismillahirahmanirrahimalamualikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh dari pusat pelatihan pegawai
ASN Kementerian Desa baik baik
bapak kementerian ini satu pertanyaan
ini untuk Pak tadi menarik bwa Sinergi
antara PES pemerintah dengan masyarakat
eh pertanyaan saya begini Pak kami kita
atau kami sebagai masyarakat ini Eh
gimana caranya kita e bisa juga ikut
ngontrol rekan-rekan PES karena seperti
yang Pak luffi bilang tadi kasus
wartawan bordrek dan segala macam itu
kan juga masih banyak di Indonesia eh
apa yang bisa kita lakukan selaku
masyarakat untuk bisa ikut eh memberikan
ya bersinergi termasuk memberikan
pengawasan kepada teman-teman di pes
agar eh apa yang menjadi tujuan mulia
dari Pak Lufi bilang tadi PES bisa
menjaga dan membawa Indonesia Indonesia
emas itu bisa benar-benar terwujud
Terima kasih Pak Lutfi
Oke terima kasih tidak mendengar
suaranya Bapak dengan Pak siapa tadi
Bapak mohon diulang Toha dari pusat
pelatihan pegawai ASN Moha Bapak Moha
dari pusat pelatihan pegawai ASN Baik
disilakan bapak untuk memberikan
jawabannya
Monggo ya jadi Kementerian Desa Ya siap
dengar Pak ya jadi memang menteri and
Kapan
hari itu mengkritik meminta kepada
polisi untuk menangkap saja itu lsmlsm
Dan
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:09 UTC
Categories
Manage