File TXT tidak ditemukan.
Webinar ASN Belajar Seri 39 - Peran Perempuan dalam Kesehatan Mental
s3OnPiECOxI • 2024-10-10
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Indonesia di mana perempuan sering
menjadi korban utama bentuk kekerasan
ini baik fisik seksual maupun psikologis
berdampak negatif pada kesehatan fisik
dan mental perempuan yang menghadapi
tekanan sosial budaya dan ekonomi faktor
seperti peran gender diskriminasi dan
perubahan hormonal turut memengaruhi
kesehatan mental mereka oleh karena itu
penting untuk memahami cara perempuan
menjaga kesehatan mental dan upaya
pencegahan kekerasan berbasis gender
webinar ASN belajar seri 39 akan
membahas tema peran perempuan dalam
kesehatan mental dan pencegahan tindak
kekerasan berbasis gender bertepatan
dengan hari tanpa kekerasan
internasional pada 2 Oktober dan hari
kesehatan jiwa sedunia Pada 10 Oktober
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi soat ASN salam
sejahtera bagi kita semuanya Shalom
omastu namo Buda salam kebajikan Hai
Selamat bergabung di webinar ASN belajar
seri
ke-39 tahun 2024
persembahanpu BPM provinsi Jawa tim
senang sekali rasanya saya Tiara Dinar
Aulia menemani sobat ASN semua yang
telah bergabung pada ASN belajar baik
melalui live Zoom meeting ataupun live
youtube channel bpsdm TV Jawa Timur
bersatu bersama untuk
maju sobat ASN tema belajar ASN belajar
ke-39 ini adalah peran perempuan dalam
kesehatan mental dan pencegahan tindak
kekerasan berbasis gender tema ini
diangkat dalam rangka memperingati hari
kesehatan jiwa sedunia setiap tanggal 10
Oktober dan hari tanpa kekerasan
internasional pada 2 Oktober tema ini
sangat relevan di tengah tantangan yang
dihadapi perempuan dalam berbagai aspek
kehidupan termasuk kesehatan mental dan
kekerasan berbasis gender yang masih
sering terjadi di
masyarakat perempuan itu memiliki
pemeran penting yang sangat krusial
dalam menjaga kesehatan mental baik bagi
dirinya sendiri bagi keluarga bagi
komunitas yang ada di sekitarnya di saat
yang sama pula perempuan itu juga
memainkan peran sentral sebagai aken
perubahan maupun sebagai pendukung bagi
korban
kekerasan sangat menarik yaat ASN
tentunya nanti akan semakin menarik dari
paparan narasumbernarasumber kita yang
akan hadir bers kita kali ini Mari kita
bersamaamaajar ASN untuk membangun
pemberdayaan perempuan yang akan membawa
dampak besar pada kesejahteraan
masyarakat serta mendukung terciptanya
generasi yang lebih kuat sehat dan bebas
dari
kekerasan dan untuk memulai rangkaian
webinar ASN belajar ke-39 pada pagi hari
ini marilah kita bersama menyimak
opening speech yang akan disampaikan
oleh Kepala Badan pengembangan sumber
daya manusia Provinsi Jawa Timur
kepadaak bapak Dr ramanto spmp
[Musik]
disilakan asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian salam
optimis Jatim bangkit sbat SN selamat
bertemu kembali dalam webinar series ASN
belajar persembahan Jatim corporate
University badan pengembangan sumber day
manusia Provinsi Jawa Timur pada hari
ini Kamis tanggal 10 Oktober 2024 ASN
belajar telah memasuki seri ke-39 untuk
tahun 2024 ini sebagai lembaga
pengembangan kompetensi ASN yang telah
menerapkan pendekatan performance Based
Learning dalam berbagai kegiatannya
ppsdm Provinsi Jawa Timur terus
berkomitmen sekaligus berikhtiar untuk
menyajikan tema-tema pengembang
kompetensi yang dapat berkontribusi
secara nyata Terhadap Peningkatan
kinerja aparatur sipil negara di seluruh
Indonesia sobat ASN hari ini ASN belajar
seri ke-39 tahun 2024 ini menyajikan
salah satu tema yang sangat menarik
dalam rangka turut serta memberikan
kontribusi pengetahuan tentang kesehatan
mental di mana hari ini 10 Oktober 2024
diperingati sebagai hari kesehatan
mental sedunia atau World mental Heart
dan kali ini kita akan mengkajinya dari
perspektif gender nah sat SN Oleh karena
itu tema yang akan kita angkat dalam
webinar serisn belajar seri ke-39 ini
adalah peran perempuan dalam kesehatan
mental dan pencegahan terhadap kekerasan
berbasis
gender tentu saja topik menarik ini
membutuhkan diskusi yang intensif dari
beragam perspektif karena ASN sebagai
sumber daya utama pemerintahan dan
bangunan sudah seharusnya memahami
dengan baik tentang urgensi kesehatan
mental serta Bagaimana peran perempuan
dalam pencegahan kekerasan berbasis
gender sat ASN menurut rilis
perserikatan bangsa-bangsa di seluruh
dunia sekitar satu dari
orang hidup mengalami gangguan mental
tidak ada komunitas atau masyarakat yang
luput dari hal ini bunuh diri masih
menjadi penyebab utama kematian di
kalangan generasi muda dan jutaan orang
terus menderita dalam
diam tahun ini hari kesehatan mental
sedunia berfokus pada pengutamaan
kesehatan mental di tempat kerja
karenanya hari kesehatan mental sedunia
tahun 2024 ini mengusung tema it is time
to prioriti
[Musik]
atau saatnya memprioritaskan kesehatan
jiwa di tempat kerja tema ini diangkat
karena fakta menunjukkan bahwa 60%
penduduk berusia di atas 15 tahun
bekerja dan menghabiskan sebagian besar
waktunya di tempat kerja dari
ruang-ruang ini lebih dari sekedarat
kita
makukanekerjaanat KJA yang aman danh
rasa memiliki tujuan koneksi dan
stabilitas sementara lingkungan kerja
yang penuh tekanan dapat berdampak buruk
bagi kesehatan mental para pekerjanya
sbat ASN akan halnya dengan kekerasan
berbasis gender terdapat data bahwa
berdasarkan catatan akhir tahun Komisi
Nasional Anti Kekerasan Terhadap
Perempuan atau Komnas Perempuan mencatat
kejadian kekerasan terhadap perempuan
sepanjang tahun 2023 adalah
sebanyak
289.111 kasus data tersebut berasal dari
data Komnas Perempuan lembaga layanan
masyarakat sipil pemerintah dan badan
peradilan betapap pun terjadi penurunan
yang signifikan setiap tahunnya tetapi
data ini cukup mengkhawatirkan kita
semua mengingat kita berada di suatu
negara yang dengan akar kultur yang
memiliki penghormatan yang tinggi
terhadap perempuan
nah sobat ASN Lalu bagaimana kita
sebagai ASN dapat menjadi bagian dari
upaya-upaya membangun kesehatan mental
dan turut serta dalam upaya-upaya
pencegahan kekerasan berbasis gender
untuk membahas cerdas dan tuntas topik
ini kami sudah mengundang Dengan hormat
para narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya kami menyampaikan terima kasih
dan apresiasi kepada para narasumber
hebat yang telah berkenan hadir dan akan
ber i berbagai informasi strategis
kepada sobat SN di seluruh tanah air
pertama kami menyampaikan terima kasih
kepada yang terhormat Ibu Ratna
susianawati S MH beliau adalah Deputi
perlindungan hak perempuan pada
Kementerian pemberdayaan perempuan dan
perlindungan anak Republik Indonesia
kedua kami menyampaikan terima kasih
kepada yang terhormat Ibu Dr Tri Wahyuni
liswa mpd beliau adalah Kepala Dinas
Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak
dan kependudukan Provinsi Jawa Timur
ketiga kami menyampaikan terima kasih
kepada yang terhormat Ibu Dr gigi Fitria
Dewi m.si beliau adalah Direktur Rumah
Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur dan
yang keempat kami menyampaikan terima
kasih kepada yang terhormat bapak Dr Ari
Cahyono sstp m.si beliau adalah
widayaswara ahli madya Provinsi Jawa
Timur dan sekaligus sebagai fasilitator
pembangunan pengarustamaan gender di
provinsi Jawa Timur nah sbat SN Mari
kita simak dengan seksama webinar ASN
belajar seri ke-39 tahun 2024 semoga
bermanfaat wasalamualaikum
warahmatullahi
[Musik]
wabarakatuh baik kami haturkan terima
kasih kepada bapak Dr ramlianto spmp
baik sobat ASN sebelumnya ada video dari
kami baik itu apresiasi untuk bpsdm
provinsi Jawa Timur yang menjadi lembaga
responsif
gender Pemerintah perlu bersikap adaptif
dan responsif terhadap berbagai isu
strategis di masyarakat seperti
kesetaraan gender isu ini diakui dalam
sustainable Development Goals yang
menunjukkan bahwa keadilan gender adalah
kondisi penting yang harus diupayakan
bersama oleh semua pihak dalam menjawab
tantangan tersebut bpsdm Provinsi Jawa
Timur telah bertransformasi menjadi
lembaga yang responsif gender Mereka
menyediakan sarana prasarana dan
kebijakan yang mendukung kesetaraan
gender sehingga diharapkan dapat
menciptakan kenyamanan dan keadilan bagi
semua individu yang beraktivitas di
lingkungan
bpsdm untuk mendukung kebijakan
responsif gender bpsdm membentuk tim
fokal po gender yang melibatkan seluruh
unit kerja ini bertujuan memastikan
bahwa implementasi kebijakan gender
diterapkan di semua layanan Selain itu
Isu gender juga dimasukkan dalam
perencanaan kegiatan dan ada video
microlearning yang menjelaskan cara
memasukkan Isu gender dalam dokumen
perencanaan Apa yang dilakukan bpsdm
Provinsi Jawa Timur telah mendapatkan
apresiasi dari Dinas Pemberdayaan
perempuan Perlindungan Anak dan
kependudukan Mereka menerima penghargaan
sebagai perangkat daerah dengan kualitas
perencanaan dan penganggaran responsif
gender terbaik pada Tahun
2022 dan
2023 ini menunjukkan komitmen bpsdm
dalam mendukung kebijakan responsif
gender di pemerintah provinsi
[Musik]
sobat ASM izin menginfokan bahwa pada
webinar kali ini berbeda di mana kita
memulai sesuatu yang baru sebat SM pada
seri ke-39 ini kita memakai semesta
bangkom yang nanti ya soat ASN bisa
mengisi link daftar hadir link survei
dan link evaluasi yang kemudian
sertifikat bisa langsung diakses di
semesta bangkong berikut dengan materi
pada webinar pagi hari ini jadi Marilah
sobat ASN semuanya untuk bisa mengakses
link di
linkfe/asmbajar39 pastikan sobat ASM
sudah terdaftar pada webinar ASM belajar
seri ke-39 ini Baik sat
Pagi ini saya gak sendirian loh saya
ditemani oleh bapak Dr Ar cah SSP MSI
beliau adal Wid Isar ah Mad bpsdm
Provinsi Jawa Timur dengan spesialisasi
memang gender
proender yang akan menjadi moderator di
sesi ke-39 pagi hari ini Mari kita sa
dulu beliaunyaat
[Musik]
asnatatag luar biasa hari ini kita
memperingati hari sehat ee mental
internasional Jadi harus sehat Ini Mbak
Tiar betul sehat jiwa raga Pak Hari ya
betul sekali jadi eh menurut Pak Hari
nih argensi Tema kita nih Apa sih Pak
supaya sobat ASN di seluruh Indonesia
ini yang luar biasa antusiasmenya itu ee
penting untuk diketahui dan disimak
untuk hari ini penting sekali ee kalau
kita cek ya apalagi temanya hari ini
adalah asalanya prioritas kesehatan jiwa
di tempat kerja kalau kita banyak ee
justru layanan kesehat mental itu minim
dibanding dengan fitness jargonnya
seperti ini Mbak Jadi kalau dibilang itu
badannya Fit hatinya yang ngenes Aduh
hatinya galau ya Pak Ari ya Oke
Oke Baik terima kasih banyak Pak Ari
baik sat ASN selain Pak Hari di studio
iki bpsbm Jawa Timur juga hadir sobat
ASN Yang konsen banget dengan tema hari
ini kayaknya di studio iki bpsm ini ada
1000 sobat ASN yang hadir langsung live
kita tes suaranya ya Mana suaranya ya
teman-teman sobat ASN ini ya
ye luar biasa luar biasa baik Izinkan
saya berpantun dulu sobat ASN karena di
sini banyak banget ya Eh sobat asn-nya
dibantu Cakepnya
bisa Oke burung nuri terbangga huten
cakep mencari saran di pagi hari C
kekerasan gender harus dihentikan C Mari
hidup dengan saling
menyayangi baik sobat ASN untuk menambah
semangat sobat ASN semuanya Hari ini
kita akan bagi-bagi hadiah banyak sekali
nantinya akan ada 12 sobat ASN yang
terpilih yang akan mendapatkan saldo
ewallet dari bpsdm provinsi Jawa Timur
enam sobat ASN akan kita pilih ee dari
penanya aktif dalam dua sesi paparan
narasumber dan yang baru sobat ASN kita
akan memilih enam sobat ASN yaitu dengan
mengirimkan pantun terbaik ya karya
teman-teman semuanya yang akan dipilih
melalui live Zoom dan live YouTube bpsbm
TV tentunya pantunnya harus sesuai
dengan Tema kita pada pagi hari ini
batas waktu untuk pengiriman pantun
adalah sebelum tanya jawab pemateri sesi
yang kedua ya ASN supaya kita bisa
seleksi pantun yang terbaik yang Nanti
akan saya bacakan di akhir sesi webinar
seri
ke-39 baik Selain itu kita juga akan
membagikan
merchandise yang ketentuannya akan kami
infokan di akhir acara untuk tata cara
mengikuti giveanya tepuk tangan yang
merah dong untuk bpsdm provinsi Jawa
[Tepuk tangan]
sebelum Bapak memandu untuk pemaparan
dari narasumber Mari kita terlebih
dahulu menyimak ke spech dari Ibu Ratna
Suswati SH MH beliau merupakan Deputi
bidang perlindungan hak perempuan
Kementerian pemberdayaan perempuan dan
perlindungan anak Republik
[Musik]
Indonesia baik asalamualaikum um
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
Ibu
Deputi Selamat pagi Pak Ari bagaimana
kabarnya Bu Sehat selalu Alhamdulillah
sehat semuanya mudah-mudahan semuanya
juga di Jawa Timur dan saya melihat
tidak hanya di Jawa Timur ini pesertanya
Pak Ari luar biasa dari seluruh
Indonesia tentunya ee apresiasi yang
mendalam dari kami baik kami laporkan Bu
Deputi ada sekitar 700 lebih nih Yang di
zoom ada ribuan juga yang di YouTube
yang memang fokus ya hari ini istimewa
sekali karena bertepatan dari dengan ee
hari kesehatan jiwa internasional dan
hari tanpa kekerasan atau hari Anti
Kekerasan baik
eh terima kasih rahmunya Bu Deputi Baik
sahabat sobat ASN belajar di mana pun
anda berada ee hari ini pagi ini kita
sungguh luar biasa
karena yang hadir sebagai K Speak adalah
ibu Deputi dan sebelum Bu Deputi
memaparkan Kin speed mohon izin untuk
saya bisa sampaikan kurikulum Fit beliau
ya eh nama lengkap beliau adalah Ibu
Ratna susanawati SH MH ya beliau
bertempat tanggal lahir di Yogyakarta 27
februarib
192 ya Jabatan beliau adalah Deputi
bidang perlindungan hak perempuan ya di
Kementerian pembudayaan perempuan dan
perlindungan anak Republik
Indonesia beliau pendidikan magister
hukum ini luar biasa karir dan kiprah
beliau e sobat
ASN mulai dari beliau dari kepala bidang
advokasiil eh fasilitasi gender dalam
SDA dan lingkungan di Deputi bidang puj
bidang pol suskum ya kemudian kabak
hukum sekretar menteri negara e menteri
negara waktu itu PPPA ya Kepala Biro
hukum dan humas ya asdeb kesetaraan
gender bidang infrastruktur dan
lingkungan eh sekretaris Deputi bidang
kesetaraan gender staf ahli menteri
bidang komunikasi pembangunan dan
terakhir saat ini adalah beliau menjabat
sebagai Deputi perlindungan Deputi
bidang perlindungan hak perempuan ya ini
luar biasa karir beliau ee sudah Malang
melintang di dunia pergenderan dan saya
mengenal beliau ini adalah mentor
terbaik saya berbicara tentang gender
baik Eh ibu Deputi eh kami persilakan
untuk ee memaparkan keinut speak eh bagi
sobat ASN belajar pada pagi hari ini
dipersilakan
Ibu Terima kasih banyak Ini juga sahabat
saya yang luar biasa bapak Dr Ari
Cahyono sstp
m.si tentunya yang saya hormati juga
hari ini ada Mbak Tiara yang sudah
mengantarkan tadi luar biasa
eh apa sesi yang diantarkan dengan
prolog yang memberikan semangat dan saya
melihat Animo yang cukup besar Pak Ar
kalau melihat dari sisi virtual ini
hadir sudah di saya tercatat lebih dari
800 ee peserta dan juga bagaimana Saya
membayangkan suasana di bpsdm tadi tepuk
tangannya luar biasa membayangkan kalau
saya langsung di bpsdm Waduh suasana
luar biasa tentunya I asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
Shalom Om Swastiastu namo budhaya salam
kebajikan dan tentunya Salam sehat untuk
kita semua semua yang saya hormati saya
banggakan bapak Dr ramlianto
SMP kepala ppsdm Provinsi Jawa Timur
sekaligus pengampu acara dan inisiator
pada webinar hari ini yang Sekali lagi
saya hormati sahabat saya yang juga luar
biasa yang nanti akan memandu
memoderatori pertemuan Pada sepanjang
hari ini bapak Dr Ari Cahyono sstp m.si
Widya Iswara ahl
bpsdm Jawa Timur sekaligus spesialis
gender yang kita miliki tidak hanya
dimiliki oleh Jawa Timur tetapi juga
oleh Indonesia terima kasih Pak Ari yang
saya hormati para narasumber ini juga
sahabat saya ibu Dr Lis Kepala Dinas
p3ak Provinsi Jawa Timur dan juga
narasumber Ibu Dr gigi Fitria direktur
Rumah Sakit Menur yang selama ini juga
selalu eh mengangkat tentang isu-isu p
perempuan di tidak hanya di Jawa Timur
tetapi juga seluruh Indonesia tentunya
yang kami hormati kami banggakan para
peserta webinar series ASN belajar yang
ke-39 hari ini luar biasa tidak bisa
kami Sebutkan satu persatu tanpa
mengurangi rasa hormat tentunya Terima
kasih Pak Ari yang menjadi komunikan
yang luar biasa penjembatan dan beberapa
hari bahkan beberapa waktu yang lalu
langsung kita menelepon saya untuk bisa
memberikan sebaik sejatinya Pak Ari ini
adalah sharing praktik yang sangat bagus
sangat baik dari pertemuan-pertemuan
yang diinisiasi oleh EE bpsdm Provinsi
Jawa Timur tentunya sekali lagi ini
menjadi ruang yang sangat strategis
untuk bisa bicara terkait
denganusi informasi-informasi terkini
dan hari ini subjek to discus-nya adalah
bicara tentang isu perempuan tentunya
kami dari Kementerian pemberdeaan
perempuan dan perlindungan anak
memberikan apresiasi yang luar biasa
karena ini menjadi kesempatan tidak
hanya dialog terkait dengan problematik
Tetapi bagaimana kita bisa mengenali
nantinya praktik-praktik baik
solusi-solusi yang diberikan dan juga
tentunya pemikiran-pemikiran konstruktif
terkait dengan isu yang diangkat dalam
setiap serial diskusi-diskusi ASN
belajar ini dan saya izinkan untuk
mengawali Bapak dan Ibu semuanya tadi
sudah sangat jelas disampaikan dalam
sambutan Bapak Kepala bpsdm bahwasanya
setiap serial-serial yang diinisiasi
melalui WB melalui webinar ataupun
serial-serial pertemuan rutin oleh bpsdm
dan ini Saya membayangkan bahwasanya ini
sudah dilakukan dan hari ini bertepatan
yang ke-39 kalinya ini luar biasa
momentum yang yang sangat baik momentum
untuk berkumpul untuk berdialog
membangkitkan forum-forum konstruktif
dalam membangun isuisu terkini tidak
hanya isu-isu isu lokal tetapi juga
isu-isu nasional mungkin bahkan isu-isu
global kalau melihat Bapak dan Ibu
terkait dengan tema yang diangkat hari
ini kalau bicara perempuan tentunya Saya
ingin mengajak kita semua untuk melihat
mengakukan overview bagaimana potret
perempuan dalam pembangunan Bagaimana
perempuan menjadi kekuatan Bagaimana
perempuan menjadi subjek dalam setiap
pelaksanaan tahapan pembangunan kalau
melihat dari sisi proporsi jumlah
penduduk Indonesia perempuan adalah
mengisi setengah dari penduduk Indonesia
dan apalagi kalau ditambahkan dengan
anak karena biasanya perempuan tidak
bisa lepas dari anak Dar isu anak jadi
kita bisa membayangkan jumlah penduduk
keseluruhan populasi Indonesia 2/3
penduduk Indonesia diisi oleh perempuan
dan anak tentunya kita harus melihat ini
sebagai kekuatan sebagai cara kita semua
untuk menyiapkan sumber daya manusia
yang potensial sumber daya yang mampu
bersaing di tingkat nasional di tingkat
Global bahkan internasional tentunya ini
menjadi Semangat bagi kita semua
bahwasanya Bagaimana komitmen negara
hadir Bagaimana konstitusi negara kita
undang-undang Dasar Negara tahun
1945 dan berbagai regulasi nasional dan
komitmen Global mengangkat isu ini
menjadi isu prioritas isu yang tidak
bisa ditinggalkan isu yang harus menjadi
komitmen bersama komitmen semua pihak
tentunya kita masih mengingat beberapa
ratifikasi-ratifikasi dan
regulasi-regulasi nasional yang kemudian
dijamin diterbitkan untuk bisa
memastikan perlindungan kepada perempuan
sebagai pelaksana pembangunan perempuan
yang mengisi dari setengah penduduk
Indonesia ini
Tentunya berbagai
regulasi perubahan-perubahan yang
dilakukan melalui komitmen-komitmen
ratifikasi-ratifikasi atas komitmen
Global sebut saja ada Konvensi Sido ada
Beijing platform for action ada SD is
ada ratifikasi-ratifikasi yang lainnya
yang tujuannya adalah bagaimana
memastikan kesetaraan gender
pemberdayaan perempuan dan perlindungan
perempuan menjadi prioritas dalam
kerangka penyusunan kebijakan dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara dan
satu lagi menjadi pemantik semangat kita
semua bahwa
2045 tujuan visi pembangunan pemerintah
kita adalah mewujudkan Indonesia emas
tentu tentunya dengan Indonesia emas
kualitas hidup semua masyarakat termasuk
di dalamnya tentunya adalah perempuan
dan anak menjadi kekuatan yang tidak
bisa ditinggalkan prinsip-prinsip
sustainable Development Goals yang tadi
juga disampaikan Bagaimana memastikan no
one left behind tidak boleh ada satu
kelompok pun masyarakat yang tertinggal
dalam proses-proses pembangunan tentunya
ini menjadi semangat yang luar biasa
hari ini isu ini menjadi topik utama
menjadi pemantik diskusi kita bersama
dan memastikan
bahwasanya dalam frame pembangunan
nasional saya selalu mengingatkan kita
semuanya bahwa Pak Ari dalam konteks
rencana pembangunan jangka jangka
nasional pembangunan rpjpnn nasional dan
juga rpjmn bagaimana menempatkan isu ini
menjadi isu prioritas isu perempuan dan
anak kesetaraan gender adalah isu yang
sifatnya crosscutting artinya tidak bisa
hanya diselesaikan oleh satu pihak tidak
bisa hanya diselesaikan oleh satu
Kementerian tidak bisa hanya
diselesaikan oleh dinas-dinas atau
perangkat daerah tertentu tetapi ini
akan menjadi kerja-kerja kolaborasi akan
menjadi kerja-kerja Sinergi yang
memerlukan dukungan semua pihak Bapak
dan Ibu yang kami hormati kalau
berbicara frame pembangunan yang
berkesetaraan bagaimana memastikan
komitmen Pemerintah Indonesia dalam
kurun 50 tahun kalau kita berpikir
kerangka Pembangunan Jangka Panjang
nasional sampai dengan 2050 ke depan
strategi pengaruh utamaan gender ini
masih menjadi strategi yang terus kita
dorong untuk bisa mengurai berbagai
persoalan-persoalan ketidakkesetaraan
gender yang masih terjadi dan kalau kita
bicara ketidaksetaraan gender tentunya
kelompok perempuan masih menjadi
kelompok yang tertinggal inilah yang
terus kita dorong dengan semangat
kesetaraan gender menggunakan strategi
pengaruh setamaan gender kita ingin
memastikan dalam setiap tahapan
pembangunan akses partisipasi kontrol
dan manfaat pembangunan bisa dirasakan
secara setara dan berkeadilan bagi semua
masyarakat Indonesia baik laki-laki
ataupun perempuan Bapak dan Ibu yang
kami hormati tentunya dalam 5 tahun
terakhir dalam kerangka per kerangka
pembangunan jangka menengah
2020-2024 yang sebentar lagi akan
berakhir dan sekaligus dalam frame
bagaimana pemerintah menempatkan isu-isu
prioritas terkait dengan perempuan dan
anak ini juga menjadi komitmen yang
terus dikedepankan 5 tahun
terakhir Kementerian pemberdeaan
perempuan dan perlindungan anak
mendapatkan mandat yang luar biasa
mandat untuk bisa memastikan lima arahan
Bapak Presiden yang terkait Bagaimana
memastikan perempuan memiliki kontribusi
dalam pembangunan salah satunya adalah
bagaimana memastikan penurunan kekerasan
terhadap perempuan dan anak menjadi
prioritas yang harus dilakukan dalam
setiap Lini pembangunan dari mulai
perencanaannya penganggarannya
pelaksanaannya hingga dalam evaluasi dan
monitoringnya tentunya dalam 5 tahun
terakhir tentunya komitmen bapak
presiden juga ditegaskan kepada kami
sebagai ntionional missionaryy untuk
pelaksanaan pembangunan pemberdayaan
perempuan dan perlindungan anak adalah
melalui tambahan tugas dan fungsi kepada
kami bagaimana memastikan negara hadir
menjawab persoalan-persoalan untuk
meminimalisir terjadinya kekerasan
terhadap perempuan dan anak kami
diberikan tugas tambahan tugas fungsi
implementatif untuk bisa memastikan
layanan rujukan akhir kepada perempuan
korban kekerasan dan anak yang memilikan
perlindungan khusus tentunya dengan
tugas yang luar biasa ini kita harus
bisa memastikan bahwa Selo tolerans
terhadap berbagai bentuk kekerasan bagi
perempuan dan anak adalah hal yang harus
menjadi kerja-kerja nyata kita semuanya
tentunya dalam konteks 5 tahun terakhir
kehadiran unit layanan yang kami
inisiasi melalui melalui layanan sahabat
perempuan dan anak call center sapa 129
ini ingin memastikan bahwa kehadiran
negara memberikan sesuatu yang berarti
memberikan perform memberikan kepastian
kepada para korban kekerasan untuk
mendapatkan hak-hak dan kepentingan
terbaiknya Bapak dan Ibu yang kami
hormati hari ini bertepatan dengan
momentum tanggal 10 Oktober
2024 menjadi momentum yang diambil
menjadi tema inti pada serial webinar
hari ini bagaimana memastikan
perlindungan perempuan pemenuhan
hak-haknya atas kesehatan mentalnya ini
Tentunya sejalan dengan apa Sebentar
lagi kita akan memasuki transisi ke
pemerintahan yang baru dan tentunya Kita
patut bersyukur Bapak dan Ibu bahwasanya
sekali lagi isu perempuan dan anak masih
menjadi per an dalam konteks 5 tahun ke
depan kalau tahun 5 tahun terakhir kita
berbicara tentang bagaimana nawacita
menjawab
persoalan-persoalan terkait dengan
upaya-upaya untuk bisa menurunkan
kekerasan terhadap perempuan dan anak
dan sekali lagi 5 tahun ke depan melalui
astaacita Kita patut berbangga Kita
patut mendukung upaya-upaya pemerintah
tidak hanya berhenti Sampai dengan saat
ini isu penurunan kekerasan terhadap
perempuan dan anak ini masih menjadi
koridor masih menjadi frame dalam 5
tahun ke depan Bahkan dalam kurun waktu
sampai dengan tahun 2050 ke depan rpjmn
RPJM eh D tentunya nanti harus bisa
memastikan bagaimana
kerangka-kerangka pembangunan yang
responsif gender bisa menjadi prioritas
kita bersama ibu dan bapak yang kami
hormati Namun demikian kita tidak
memungkiri bahwasanya masih ada pending
meter masih ada tantangan di depan kita
semua data masih menunjukkan bagaimana
kekerasan terhadap perempuan dan anak
terjadi kami selama ini untuk bisa
memastikan Bagaimana kondisi masyarakat
sampai di akar rumput terhadap
perlindungan terhadap kekerasan yang
terjadi terhadap perempuan dan anak
survei pengalaman hidup perempuan
nasional yang sejatinya survei dengan
karakteristik survei dengan kekhususan
untuk bisa melihat sejauh mana kekerasan
terjadi terhadap perempuan ini terus
kita lakukan sejak 2016 dimulai kemudian
2021 dan Baru saja kami merilis hasil
survei tersebut masih banyak PR yang
harus kita lakukan melalui berbagai
kebijakan dan aksi-aksi konkrit lainnya
tentunya Bapak dan Ibu meskipun hasil
survei 3 tahun terakhir ini terhitung
dari 2021 survei kita lakukan dan 2024
kembali kita lakukan terjadi penurunan
prevalensi Kekerasan Terhadap Perempuan
ini Tentunya menunjukkan bahwa ikhtiar
kita
bersama-sama menjadikan satu
keberhasilan terjadinya penurunan dalam
3 tahun terakhir namun ini Tentunya
tidak
menjadi titik akhir bagi kita untuk
terus melakukan berbagai upaya perbaikan
upaya-upaya konstruktif untuk Mahi dari
sisi regulasi polisi penyelenggaraan
layanan dan juga partisipasi masyarakat
dan terjadinya kekerasan terhadap
perempuan Namun demikian
Mohon izin
Bu mohon izin Ibu Deputi
suaranya terputus sebentinya sepertinya
terputus Paki Bu
Puti kita tunggu beberapa saat lagi
Eh ibu Deputi kembali bergabung pada eh
webinar kita Paki Iya benar ya Sambil
menunggu Bu Deputi kembali ke forum ini
anu tadi terlihat sekali bagaimana
komitmen internasional ya berkaitan
dengan perungan mulai dari sidol
BBFA sampai dengan Konvensi H anak itu
menjadi eh sebuah ratifikasi bagi
pemerintah Indonesia dan mau tidak mau
siap tidak siap
ee Terjemahkan mengimplementasikan
melalui kebijakan-kebijakan ada di
Indonesia
termasuk kampus kita ini bpsdm Jawa
Timur yang Kya SD Iya betul ap lagi kita
sudah merencarakan bahwa PPS provinsi
jaw lembaga
responsif Pak apakah sudah bergabung
kembali Ibu
Ratna baik sepertinya masih belum
terhubung Pak beliaunya E mohon izin
soat
selagi menunggu ee beliau untuk bisa
bergabung
kembali mohon izin
ee bu Ratna Ibu Deputi Apakah sudah
bergabung kembali
Oh Belum sepertinya belum
[Musik]
bergabung baik sobat ASN eh setelah ini
akan ada pemaparan dari narasumber
pertama Bapak nah sobat ASN bisa mulai e
kira-kira mau bertanya apa kepada
narasumber pertama berikut juga kepada
narasumber yang kedua tentang per
perempuan dalam kesatan
mentalahan tindak kekerasan berbasis
gender gitu Pak Bagaimana Pak nanti ini
iya itu nanti akan menjadi catatan bagi
teman-teman ya audien sahabat ASN di
mana pun anda ee berada
eh sekali lagi di dalam konteks sehat
mental itu kan menjadi
ee tanggung jaab pribadi ya hanya saja
mampu enggak g kan ee kita seperti cat
seperti konon ini ya k saya curhat sama
Mbak Tiara ya itu setidaknya melepaskan
sebagian beban ya
seperti itu terlebih kalau kita lihat
tematik kita ini kan berkaitan dengan
sehat mental di tempat kerja gitu
kan Baik mohon izin Bud putih Apakah
sudah
bergabung Bu Ratna Budha putih Apakah
sudah bergabung kembali
ibu mbak Meriska dari kppa
baik sobat SN eh selagi menunggu Ibu
Deputi untuk bergabung kembali Eh
dengan Zoom live Zoom saya akan
mengingatkan sobat ASN untuk e bisa
mengakses link fre/asn
belajar39 untuk e mengisi link daftar
hadir kemudian link survei dan link
evaluasi yang nantinya sertifikat bisa
langsung diunduh di semesta bangkom
linktr/asn belajar39
dan Sekali lagi saya akan mengingatkan
eat ASN semuanya untuk e penanya aktif
masuk lagi nanti akan mendapatkan ewall
dari kita dan enam pantun terbaik akan
kita tiga akan kita pilih dari live Zoom
meeting kemudian tiga pantun terbaik
lainnya dari live YouTube bpstm TV Kami
tunggu karya pantun terbaik dari sobat
ASN tentang peran perempuan dalam
kesehatan mental dan pencegahan tindak
kekerasan berbasis gender Saya yakin ee
sobat SN semuanya pasti jago-jago banget
bikin pantunnya nanti yang paling baik
akan kita
ee ucapkan ya akan kita pantunkan nanti
di akhir sesi webinar ke-39 pada hari
ini Baik mohon izin Apakah Bu Deputi
sudah bergabung kembali lagi mau Ratna
Bu Ratna Bu
Ratna Ratna Ratna
Ratna baik sepertinya sudah banyak
pertanyaan-pertanyaan Pak Ari dari sobat
ASN yang akan ee ditanyakan nanti kepada
narasumber Ee kita pada hari ini dan
luar biasa antusiasmenya sobat ASN ini
di E Zoom webinar sekarang di saya ada
971 sobat ASN dan di live YouTube
bpsdmtv ada 1900 sobat ASN yang
antusiasme sekali dengan webinar seri
ke-39 kali
ini baik apakah sudah bergabung Bu Ratna
Bu Deputi
baik belum bergabung
juga baik Pak Ari menurut Pak Ari
sendiri ee peran perempuan itu bagaimana
sih Pak Apakah sekarang itu perempuan
masih menjadi ee korban kekerasan
berbasis gender gitu Pak eh baik ee Mbak
Tiara kalau kita berbicara tentang peran
gender ya peran perempuan peran
perempuan ini kan sudah bergesel dari
double barden menjadi triple Ben di
antaranya peran dia domestik ya peran
produktif dia terus kemudian belum lagi
ditambah dengan poron komunitas gitu Kan
itu ada pada satu perempuan Oke dan EE
ketika semua jadi satu ngumpul jadi satu
ini kan menjadi beban tersendiri kan Nah
kalau tidak ada apa ya pendampingan
Kalau tidak ada sesuatu yang kelihatan
ketimpangan tidak ada kemitra
ra laki-laki ini ya tentunya beban
tersebut berat banget gitu kan seperti
kita sadari ya Selain bekerja seperti
Mbak Tiara kan terus Iya terus kemudian
harus peran produksi g kan di rumah
mengasuh anak ya kan belum lagi mbak
Tiara aktif dalam kegiatan komunitas itu
kan gabung jadi
satu baik
e izin Apakah belum bergabung
Baik Pak Ari sepertinya Eh ibu Deputi ee
masih ada kepentingan di ee di kantor
jadi eh sobat ASN kita akan memulai sesi
pemaparan narasumber yang pertama eh
sebagai informasi bahwa sesi webinar
kali ini nantinya akan dimoderatorin
oleh bapak Dr Ari Cahyono sstp m.si yang
akan menjadi moderator narasumber
kepertama dan narasumber kedua pada e
pagi hari ini
jadi saya persilakan bapak Ari untuk
memulai
baik Oh sudah join sudah join
kembali terima kas
Oke bu Ratna Bud Puti Apakah sudah Bu
Apakah sudah bergabung bergabung
Bu ini ada sekitar 2000 lebih Bu yang
menunggu Bu Ratna ya kan di studio aja
udah 1000 lebih ya di YouTube belum di
zoom meeting ini menunggu kembalinya Bu
Deputi bergabung dengan kitaabung kita
ini bu ini suatu kesempatan langka juga
ya betul kesempatan langka Bude Puti
bisa bergabung eh menyapa kita semuanya
dalam webinar ASN seri ke-39 ini jadi
sobat ASN mohon waktunya eh supaya bisa
kembali terhubung dengan Bu Deputi Ibu
Ratna Oh putus lagi Put baik ee mohon
izin sobat ASN Sepertinya kita akan
langsung bergeser ke pemaparan Pak Ari
Bagaimana pemaparan narasumberama eh
pertama I
baik oke Oh sudah lagi
bergabung baik sepertinya Ee besok Bu
Dep putih bisa langsung ke sini aja Pak
Hari ya duduk bersama kita di sini
supaya E langsung bisa berkomunikasi Iya
soalnya kemarin beliau dari UB Oke
harusnya langsung ke sini ya pasti ter
sekali
Oke Oke Baik bu Deputi bisa on C ibu
mohon izin bisa oncam dan bergabung
kembali Mohon izin Bu
Deputi
Alhamdulillah ibu yang menunggu ribuan
Bu menunggu Ibu kembali ke sini
Bu
liar Bapak Ibu semu nya Mohon maaf
sekali inilah teknologi betul ada
hal-hal yang tidak bisa kita hindari
apakah saya masih diizinkan untuk
melanjutkan Masih dong Ibu masih kita
tunggu ibu silakan Ibu Aduh Mohon maaf
Bapak dan Ibu baik Iya eh Bapak dan Ibu
yang kami hormati terima kasih banyak
tadi ee beberapa hal yang menjadi konsen
kita bersama Bagaimana data yang masih
menunjukkan bahwasanya kekerasan
terhadap An masih saja terjadi di
tengah-tengah kehidupan bermasyarakat
kita saat ini Namun demikian kalau
melihat ee prevalensi kekerasan dalam 3
tahun terakhir memang menunjukkan tren
penurunan Bapak dan Ibu namun sekali
lagi yang harus kita sikapi bersama-sama
bahwasanya fenomena kekerasan terhadap
perempuan dan juga anak adalah fenomena
gunung es masih banyak kasus-kasus yang
belum terlaporkan masih banyak korban
keluarga korban atau masyarakat yang
masih belum berani untuk lapor terkait
dengan kasus-kasus kekerasan yang
terjadi di sekitarnya di keluarganya Nah
inilah yang kemudian menjadi Semangat
bagi kita semua bahwasanya penguatan
regulasi pasca lahirnya undang-undang
Nomor 12 Tahun 2022 tentang
undang-undang tindak pidana kekerasan
seksual menjadi salah satu bentuk
pembaharuan hukum saat ini yang terjadi
di masyarakat kita di Indonesia karena
undang-undang inilah yang kemudian
menjadi salah satu undang-undang dengan
kekhususannya leg spesialis yang
kemudian secara komprehensif dan
integratif melakukan berbagai upaya
nantinya melalui undang-undang tpks
Bagaimana memastikan pencegahan
penanganan pelindungan pemulihan hak-hak
korban termasuk asesmen terhadap
kebutuhan para penyintas kekerasan
menjadi hal yang dikedepankan dari
undang-undang tpks ini
Tentunya Bapak dan Ibu kalau melihat
fenomena setiap hari kasus-kasus
kekerasan yang masih menjadi perhatian
publik masih menjadi atensi kita bersama
baik itu yang melakukan pengaduan
langsung ataupun melalui ee viral di
media massa tentunya ini menjadi catatan
penting bagi kami para penyelenggara
layanan korban kekerasan untuk bekerja
secara maksimal secara optimal tentunya
untuk memastikan Bagaimana pemenuhan
hak-hak korban menjadi prioritas utama
yang kita kedepankan Bapak dan Ibu yang
kami hormati pak Ari dan eh tentunya
Bapak Ibu semuanya kasus kekerasan
terhadap perempuan tadi sudah
disampaikan tentunya memberikan dampak
yang luar biasa tidak hanya dampak
secara psikis dampak secara ekonomi
tetapi juga dampak secara sosial
tentunya kasus-kasus kekerasan yang saat
ini masih terjadi atkan korban yang
sebagian besar adalah perempuan
mengalami hal-hal yang luar biasa yang
berdampak tidak hanya secara mentalnya
tetapi juga berdampak pada depresi
masalah-masalah ee Bagaimana menghadapi
stigmatisasi menghadapi berbagai bentuk
diskriminasi dari masyarakat sekitarnya
kemudian juga
mengalami bentuk-bentuk ketidakadilan
lainnya tentunya inilah yang menjadi
Semangat bagi kita semuanya untuk bisa
memastikan bahwa korban kekerasan ini
tidak terjadi dan bagaimana memberikan
kepentingan terbaik bagi korban itu
sendiri Bahkan
seringki para korban kekerasan
memutuskan untuk mengakhiri hidupnya
inilah yang menjadi tantangan tersendiri
bagi kita semua untuk bisa saling
menguatkan Bapak dan Ibu sesuai dengan
tugas dan fungsi yang dimiliki oleh kita
masing-masing baik itu melalui
Kementerian lembaga melalui perangkat
daerah melalui perguruan tinggi melalui
dunia usaha bahkan partisipasi
masyarakat bahkan yang terkecil melalui
partisipasi keluarga tentunya beberapa
hal yang selama ini masih juga dihadapi
pada persoalan terjadinya kekerasan
terhadap perempuan adalah benturan pada
persoalan-persoalan terjadinya relasi
kuasa terjadinya ee hal-hal yang
kemudian menempatkan posisi subordinat
antara laki laki dan perempuan cara
pandang tentang peran gender itu sendiri
yang masih seringki menjadikan perempuan
sebagai korban ini yang kemudian
memantik diskusi pada hari ini Bapak dan
Ibu tentunya di media sosial kita masih
dihadapkan pada viral kasus-kasus
Bagaimana perempuan menjadi korban
kekerasan karena ketidak tahuannya
terhadap teknologi Bagaimana
memanfaatkan teknologi yang kemudian
berdampak pada terjadinya kekerasan
terhadap dirinya sendiri terhadap
anaknya Bagaimana kasus viral yang
kemudian menjadikan seorang ibu
melakukan tindakan-tindakan yang tidak
sesuai dengan apa yang ada dalam
norma-norma kehidupan sosial Ini yang
seringki menjadikan mereka juga menjadi
korban Bagaimana
ketidaktahuannya terhadap literasi baik
itu literasi digital literasi terhadap
hukum dan sebagainya menjadikannya
perempuan berhadapan dengan hukum inilah
yang kemudian sekali lagi menjadi
perhatian kita semuanya mudah-mudahan
dalam diskusi webinar hari ini juga bisa
memberikan bahwasanya peningkatan
kualitas keluarga juga menjadi sangat
penting dalam upaya-upaya pencegahan
kekerasan Bagaimana peran pentahelik
yang tadi kami Sebutkan bisa
disinergikan dikolaborasikan menjadi
lebih kuat Bagaimana peran-peran ini
semua akan menjadi Garda terdepan di
dalam memutus mata rantai terjadinya
kasus kekerasan terhadap perempuan
negara hadir Bagaimana memastikan itu
bapak dan ibu penyelenggaraan layanan
bagi korban kekerasan ini harus bisa
kita jawab tentunya Bagaimana memastikan
Kami hadir melalui layanan sahabat
perempuan dan anak
129 kami mendorong untuk memasifkan
kampanye-kampanye untuk berani bersuara
kampanye-kampanye untuk to speak up ini
Tentunya menjadi tantangan bagi kita
Sebagai penyelenggara layanan untuk bisa
menjawab persoalan-persoalan
kebutuhan-kebutuhan para saudara-saudara
kita korban kekerasan khususnya adalah
perempuan dan anak tentunya sekali lagi
bapak dan ibu fenomena kekerasan
terhadap perempuan dan anak ini menjadi
bagian yang harus kita selesaikan
bersama-sama Kita harus mencari solusi
yang tepat solusi yang betul-betul
menjawab persoalan-persoalan mencari
penyebab Akar masalah terjadinya
kasus-kasus kekerasan dan mencari solusi
Bagaimana memastikan para korban dan
penyintas korban menjadi kembali berdaya
kembali bisa hidup di tengah-tengah
masyarakat kembali bisa diterima oleh
masyarakat dan akan memberikan kekuatan
untuk bisa menjawab bahwasanya tidak
boleh lagi sekecil apapun kekerasan
terjadi di tengah-tengah kita khususnya
terhadap perempuan dan dan anak sekali
lagi Pak Hari ee Kami mengucapkan terima
kasih melalui momentum-momentum
peringatan seperti hari ini ini juga
sekaligus nanti akan menyongong
peringatan 16 hari Anti Kekerasan
Terhadap Perempuan yang selalu menjadi
momentum yang
kita jadikan sebagai momentum untuk
merefleksikan kerja kerja kita selama
ini dalam upaya untuk pencegahan
kekerasan terhadap perempuan dialog di
dialog dan forum-forum interaktif
seperti ini juga akan menjadi cara dan
upaya yang strategis untuk bisa
mengungkap beberapa praktik baik dan
juga tentunya hal-hal yang positif yang
akan kita kembangkan dalam perumusan
berbagai kebijakan nantinya Sekali lagi
mohon ini menjadi catatan penting bagi
kita semua kita dorong para korban
keluarga korban dan masyarakat yang
melihat mendengar mengetahui
identifikasi adanya kasus-kasus
kekerasan di sekitar kita mari kita
laporkan ke sapa 129 atau ke UPT dppa
yang ada di seluruh Indonesia baik di
provinsi ataupun kabupaten kota dan
unit-unit layanan pengaduan lainnya
tentunya semangatnya sama Kalau hari ini
webinar ingin menuju ketika perempuan
kuat perempuan sehat Indonesia akan
hebat tetapi sekali lagi tujuan kita
nantinya mudah-mudah
dengan perempuan berdaya anak
terlindungi Insyaallah Indonesia maju
Terima kasih banyak Pak Ar saya
kembalikan kepada moderator yang luar
biasa sekali lagi saya mohon maaf atas
kejadian yang tadi tidak tidak kita
kehendaki bersama mohon maaf Inilah
mudah-mudahan satu waktu bisa ketemu
langsung ya pak Ari bisa langsung ke
bpsdm bisa bertemu dengan Bapak Ibu di
manaun bapak ibu berada Terima kasih
wasalamualaikum warahmatullahi wakatuh
selamat pagi waalaikumsalam
warahmatullahi wabarakatuh Baik terima
kasih Ibu Deputi K Speak yang luar biasa
yang tentunya nanti akan memantik kita
memantik pada ee narasumber pertama dan
narasumber kedua dan tadi informasi
Bagaimana harusnya negara hadir dan ada
pesan yang saya tadi tline ya Bapak Ibu
sekalian ee manakala ada kekerasan maka
silakan menghubungi melalui
layanan-layanan pengaduan melalui UPT
PPPA di provinsi maupun kabupaten kota
dan bersama-sama pasti kita bisa bisa
siap Terima kasih banyak Eh ibu Deputi
atas e kot speech-nya kepada kami Semoga
sehat selalu Ibu sukses selalu dan
sampai bertemu di bpstm provinsi Jawa
Jawa Timur baik Sahat ASN eh selanjutnya
akan ada paparan narasumber pertama dan
narasumber kedua untuk itu silakan Pak
Ari untuk memulai ee pemaparan ee mulai
e memandu jalan ya pemaparan narasumber
pertama kita dan narasumber keduanya Oke
terima kasih Mbak Tiara baik Sahat ASN
di mana pun anda berada tadi kalau kita
lihat ya
Em ternyata dari survei pengalaman hidup
perempuan nasional di tahun 2024 tadi
disebutkan satu dari empat perempuan
mengalami kekerasan fisik Wow satu dari
empat perempuan itu dari persentasenya
24,1% Ini Mbak Tiara Nah Bapak Ibu
sekalian ee itu berbicara kekerasan
fisik ya mbak betul ee tentunya
kekerasan fisik itu kan Iya berdampak
pada
psikisnya nah saya mengibaratkan ini
sebelum kita masuk ke narasumber ee
kedua ya narasumber pertama ini kan
seperti kertas putihnya Mbak Tiara ya
oke baik Ketika seseorang mengalami
kekerasan fisik maka saya sepertian
lakukan ini oke ya oke Bapak Ibu
sekalian Apakah dia akan bisa kembali
seperti semula ya kalau kita lihat Iya
bisa hanya saja ini kan tidak utuh lagi
ya ada ee sisa-sisa atau ada ee ada
inilah yang menjadi residu-residu yang
secara ee psikis itu akan mempengaruh e
seseorang baik ini narasumber kita kedua
ee saya sapa ibu Dr gigi vitri Dewi
MSI Selamat pagi Selamat pagi Ibu sudah
terdengar suara saya sudah terdengar ibu
oke salam sehat jiwa Bapak hari ini
khusus istimewa istimewa sudah tumpengan
sepertinya ya Bu ya jam 10 tepat ini
tumpengan yang dikand ini langsung dari
rumah sakit jiwa Naim mata Kupang
seluruh Indonesia seluruh Indonesia
potong tumpeng bareng Iya baik ibu
terima kasih hadirnya ini Bu baik sobat
ASN ee belajar di mana pun anda berada
narasumber pertama ya Izinkan saya akan
ee membacakan
oke
[Musik]
Oke Baik baik silakan dilanjutkan Pak
Baik
baik sebelumnya mungkin bisa dibacakan
kurikulum vite dulu bapak Oke Baik akan
saya bacakan untuk narasumber pertama ya
yang hadir akan membersamai Bapak Ibu
sekalian kita sobat ASN belajar eh nama
lengkap Ibu Dr gigi Fitria Dewi MSI ya
Jabatan beliau saat ini adalah Direktur
Rumah Sakit Jiwa Menur ya
Eh pendidikan beliau S1 pada fakultas
putaran gigi Uner eh S2 pengembangan SDM
pasar sarjana Uner Wah ini sama-sama
alumni kita bu ya bidang kealilian
profesi beliau adalah bidang keahlian
manajerial dan pengembangan SDM dan
pengalaman pekerjaan sejak tahun
1992 sampai dengan
1996 Puskesmas Petaling Bangka wah ini
sudah di luar Jawa ya Bu
tahun
1996 sampai dengan tahun 2010 ee beliau
berdinas di Dinas Kesehatan Provinsi
Jawa
Timur tahun 2010 sampai dengan tahun
2011 beliau aktif di Badan Narkotika
Provinsi Jawa Timur tahun
2011 sampai dengan tahun
2021 beliau berada di Dinas Kesehatan
Provinsi Jawa Timur dan tahun 2020
sampai dengan sekarang beliau sebagai
Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur Baik
sahabat S ASN di mana pun anda berada
[Musik]
eh Kami lanjutkan Bu Dr gigi Fitria
Dewi kami persilakan siap I saya ada
waktu berapa menit untuk paparan untuk
paparan Mohon izin Bu 45 menit Bu baik
terima kasih terima kasih asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Waalaikumsalam War Salam sehat jiwa buat
semua teman-teman ASN belajar di mana
pun berada sepertinya tadi sampai E saya
lihat dari Jember ada yang dari sampai
dari luar Jawa bahkan saya lihat tadi
ada dari tu Sekjen di
Kemenkes nah luar biasa Terima kasih
teman-teman bpsdm yang hari inia
memberikan kesempatan pada kami karena
ini memang Hari Istimewa buat kami
karena sedang memperingati hari
kesehatan jiwa sedunia dan hari ini pun
kami menggaungkan lewat berbagai media
mulai dari media cetak digital radio TV
untuk menggabungkan masalah kesehatan
jiwa eh karena memang ini menjadi bagian
yang penting dan kasus semakin meningkat
kalau saya ada di rumah sakit Menur
tahun
2021 saya datang
itu masih ada 211 tempat tidur namun
hari ini sudah hampir 400 tempat tidur
dan itu hampir selalu penuh jadi bornya
Sudah di 90% untuk rumah sakit sudah
enggak sehat Kalau bor 90% karena kalau
ada sesuatu yang mendesak Kita kan harus
siapkan untuk bor jiwa itu mencapai 90%
ini menjadi satu tantangan sehingga kami
berterima kasih Kalau hari ini kami bisa
berdiskusi dengan teman-teman semua
Baik saya menyesuaikan dengan tema yang
diberikan karena ini memang ada ee
pencegahan tindak kekerasan berbasis
gender dan bagaimana ini kesehatan
mental harus dijaga dan khusus hari ini
memang hari tema hari kesehatan jiwa
sedunia yang diperingati hari ini adalah
saatnya memprioritaskan kesehatan mental
di tempat kerja dan kalau kita ngomong
gender banyak perempuan juga tuh yang
tidak aman di tempat kerjanya bahkan
kalau di Jakarta
ee kereta api untuk gerbong kereta api
untuk eh para pekerja pun sudah ada yang
khusus untuk perempuan begitu supaya
menghindarkan ada pelecean seksual atau
kekerasan di sana Baik eh mungkin tidak
berpanjang lebar saya langsung saja
share screen ya Iya saya bisa share
screen biar kita bisa langsung masuk ke
materi kita
Oke I Apakah eh sebentar ini mungkin
saya ini dulu
ya baik sudah bisa dilihatkah sudah
tampak di layar Bapak Ibu sekalian sudah
bu sudah baik bapak ibu mohon maaf ini
ada Pak dari bpsdm Jambi kami menyebut
wanita kuat Wan sehat neara Hebat bukan
berarti Pak Yaman enggak harus sehat loh
ya ini karena saya melihat layarnya Pak
Yaman ada juga Pak Firman ini dari
Kecamatan Wuluhan sepertinya ini saya
menulisnya wanita kuat wanita sehat
bukan berarti laki-laki enggak enggak
Hebat bukan loh ya Ya tapi ini bagaimana
saat ini kita bersama-sama memahami
kondisi realitas yang ada di
ee yang kita nyata lihat sehari-hari
baik
Bapak Ibu tadi saya senang itu moderator
kita bilang fitness itu Fit badannya
ngenes hatinya gitu ya jadi belum tentu
orang yang kelihatannya gagah berani
tampak kuat itu kemudian dia dikatakan
sehat begitu karena kalau kita
mengatakan sehat itu adalah sehat
pikirannya sehat badannya Jadi kalau
fitness tadi yang dikatakan Fit badannya
ngenes hatinya itu enggak sehat Berarti
ya Nah ee Ini betul sekali karena sering
kita melihat begitu banyak kalau
kemudian kita mengatakan rapuh ya begitu
ya anak yang mungkin kita lihat Wah
kelihatannya sehat tapi kemudian Dia
memutuskan mengambil keputusan yang di
luar dari pemikiran kita ini banyak
dihadapi terutama pekerja muda loh ini
jujur di Menur di rumah sakit kami ini
ee untuk pasien-pasien kami ini ee
peningkatannya luar biasa nanti saya ada
data yang akan saya Tunjukkan sehingga
Bapak Ibu ketika kita mengatakan
Bagaimana Ketika pikiran kita harus
sehat dan badan kita juga sehat maka ini
sama pentingnya kesehatan fisik dan
kesehatan
ee jiwa itu sama pentingnya bahkan ee
ini mohon maaf nih para ini ada PNS
semua ini kan teman-teman ASN ini ASN Bu
data yang ditunjukkan oleh oleh eh apa
survei kesehatan Indonesia Ski
1,2% pegawai
swasta dan 0,7% PNS agak lebih kecil ya
0,7% itu PNS TNI Polri pegawai BUMN gitu
itu memiliki masalah kesehatan jiwa
nah dan yang mengalami depresi mengalami
depresi Kalau swasta itu 1% jadi dari
yang tadi itu 1%-nya itu yang dari
swasta itu mengalami depresi dan 0,3%
PNS lah yang mengalami depresi ayo bapak
ibu siapa yang hari ini belum
Stres saya yakin hari ini teman-teman
tadi yang di Jakarta itu yang di kenkes
berangkat mungkin sudah macet sudah
stres
Tapi bapak ibues itu bisa menjadi teman
kita tapi juga bisa menjadi musuh kita
bagaimana kita STR gitu Kanah jadi ini
sangat menarik pagi saja kita memulai
itu sudah stres mungkin ibu-ibu tadi
pagi juga sudah mengalami stres banyak
nanti saya akan Tunjukkan gambarnyaik
nah ini saya
sampanim bisa tahu apa sih kekurangan
saya kelebihan saya jadi kalau orang
yang bisa memahami dirinya dengan baik
itu memunculkan percaya diri yang luar
biasa dengan kepercayaan diri yang baik
ini dia mampu mengaktualisasi dirinya
mohon maaf mohon maaf ini saya saja dulu
saya merasa saya itu sampaikan ke orang
tua saya Pak Kenapa sih kulit saya kok
niru Bapak gitu ya
kok ggak Nuru niru Mama gitu karena
Bapak saya kulitnya lebih anu hitam gitu
ya Mama saya kulitnya putih gitu
kemudian dengan sayang beliau ngelus
saya dia bilang begini kamu
tak yang hitam itu belum tentu enggak
bagus dia bilang itu buah manggis itu
depannya itu kelihatannya hitam tapi
dalamnya putih Wah memberi semangat saya
senang banget itu berarti ini yang hitam
ini kelihatannya luar hitamnya Tapi
dalamnya putih jujur luar biasa nah
sekali waktu ketika saya nyari warna mau
cari baju Wah ini enggak cocok untuk
kulit hitam begitu ya Terus Bapak saya
mengatakan
lagi kalau itu enggak cocok untuk kulit
hitam maka di Afrika di sana warna itu
enggak ada yang cocok semua gitu nah
artinya
itu memotivasi memotivasi Bagaimana Oh
ini sesuatu yang indah begitu sehingga
orang tahu bagaimana sadar diri
kemampuannya kondisinya bisa menerima
dan jelas mengatasi tekanan hidup tadi
saya sampaikan orang yang sehat mental
itu kalau ada masalah dia tahu caranya
Meskipun mungkin tidak bisa mengatasi
sendiri karena kemudian dia bisa
berkomunikasi berelasi dengan
teman-temannya dan yang jelas dia
produktif dan berkontribusi di
masyarakat ini bagaimana kita mengatakan
makanya hari ini ketika kesehatan mental
mempunyai tema adalah saatnya
memprioritaskan kesehatan mental di
tempat kerja itu karena betul Bagaimana
kalau orang tidak sehat mentalnya maka
produktivitasnya menjadi Zero kalaupun
ada enggak bisa di atas
50% sayang sekali nah baik kita sepakat
ya kita hari ini sehat jiwa kita semua
bisa produktif bagus luar biasa nah ini
sekarang saya sambungkan nih saya ini
nyoba-nyoba nyambungkan dengan tema
kesehatan mental nyambungkan dengan tema
ya ini ada teman yang luar biasa ini
yang pemberdayaan perempuan Bagaimana
kemudian banyak masalah kekerasan pada
perempuan Oh mohon maaf belum belum
belum kelihatanah
masih di enggak jalan mohon maaf mohon
maaf kalau enggak jalan sebentar tidak
jalan Bu masih di cover tadi
Bu
sebentar ya
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:10 UTC
Categories
Manage