File TXT tidak ditemukan.
Webinar ASN Belajar Seri 39 - Peran Perempuan dalam Kesehatan Mental
s3OnPiECOxI • 2024-10-10
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Indonesia di mana perempuan sering menjadi korban utama bentuk kekerasan ini baik fisik seksual maupun psikologis berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental perempuan yang menghadapi tekanan sosial budaya dan ekonomi faktor seperti peran gender diskriminasi dan perubahan hormonal turut memengaruhi kesehatan mental mereka oleh karena itu penting untuk memahami cara perempuan menjaga kesehatan mental dan upaya pencegahan kekerasan berbasis gender webinar ASN belajar seri 39 akan membahas tema peran perempuan dalam kesehatan mental dan pencegahan tindak kekerasan berbasis gender bertepatan dengan hari tanpa kekerasan internasional pada 2 Oktober dan hari kesehatan jiwa sedunia Pada 10 Oktober [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi soat ASN salam sejahtera bagi kita semuanya Shalom omastu namo Buda salam kebajikan Hai Selamat bergabung di webinar ASN belajar seri ke-39 tahun 2024 persembahanpu BPM provinsi Jawa tim senang sekali rasanya saya Tiara Dinar Aulia menemani sobat ASN semua yang telah bergabung pada ASN belajar baik melalui live Zoom meeting ataupun live youtube channel bpsdm TV Jawa Timur bersatu bersama untuk maju sobat ASN tema belajar ASN belajar ke-39 ini adalah peran perempuan dalam kesehatan mental dan pencegahan tindak kekerasan berbasis gender tema ini diangkat dalam rangka memperingati hari kesehatan jiwa sedunia setiap tanggal 10 Oktober dan hari tanpa kekerasan internasional pada 2 Oktober tema ini sangat relevan di tengah tantangan yang dihadapi perempuan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk kesehatan mental dan kekerasan berbasis gender yang masih sering terjadi di masyarakat perempuan itu memiliki pemeran penting yang sangat krusial dalam menjaga kesehatan mental baik bagi dirinya sendiri bagi keluarga bagi komunitas yang ada di sekitarnya di saat yang sama pula perempuan itu juga memainkan peran sentral sebagai aken perubahan maupun sebagai pendukung bagi korban kekerasan sangat menarik yaat ASN tentunya nanti akan semakin menarik dari paparan narasumbernarasumber kita yang akan hadir bers kita kali ini Mari kita bersamaamaajar ASN untuk membangun pemberdayaan perempuan yang akan membawa dampak besar pada kesejahteraan masyarakat serta mendukung terciptanya generasi yang lebih kuat sehat dan bebas dari kekerasan dan untuk memulai rangkaian webinar ASN belajar ke-39 pada pagi hari ini marilah kita bersama menyimak opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur kepadaak bapak Dr ramanto spmp [Musik] disilakan asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian salam optimis Jatim bangkit sbat SN selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN belajar persembahan Jatim corporate University badan pengembangan sumber day manusia Provinsi Jawa Timur pada hari ini Kamis tanggal 10 Oktober 2024 ASN belajar telah memasuki seri ke-39 untuk tahun 2024 ini sebagai lembaga pengembangan kompetensi ASN yang telah menerapkan pendekatan performance Based Learning dalam berbagai kegiatannya ppsdm Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen sekaligus berikhtiar untuk menyajikan tema-tema pengembang kompetensi yang dapat berkontribusi secara nyata Terhadap Peningkatan kinerja aparatur sipil negara di seluruh Indonesia sobat ASN hari ini ASN belajar seri ke-39 tahun 2024 ini menyajikan salah satu tema yang sangat menarik dalam rangka turut serta memberikan kontribusi pengetahuan tentang kesehatan mental di mana hari ini 10 Oktober 2024 diperingati sebagai hari kesehatan mental sedunia atau World mental Heart dan kali ini kita akan mengkajinya dari perspektif gender nah sat SN Oleh karena itu tema yang akan kita angkat dalam webinar serisn belajar seri ke-39 ini adalah peran perempuan dalam kesehatan mental dan pencegahan terhadap kekerasan berbasis gender tentu saja topik menarik ini membutuhkan diskusi yang intensif dari beragam perspektif karena ASN sebagai sumber daya utama pemerintahan dan bangunan sudah seharusnya memahami dengan baik tentang urgensi kesehatan mental serta Bagaimana peran perempuan dalam pencegahan kekerasan berbasis gender sat ASN menurut rilis perserikatan bangsa-bangsa di seluruh dunia sekitar satu dari orang hidup mengalami gangguan mental tidak ada komunitas atau masyarakat yang luput dari hal ini bunuh diri masih menjadi penyebab utama kematian di kalangan generasi muda dan jutaan orang terus menderita dalam diam tahun ini hari kesehatan mental sedunia berfokus pada pengutamaan kesehatan mental di tempat kerja karenanya hari kesehatan mental sedunia tahun 2024 ini mengusung tema it is time to prioriti [Musik] atau saatnya memprioritaskan kesehatan jiwa di tempat kerja tema ini diangkat karena fakta menunjukkan bahwa 60% penduduk berusia di atas 15 tahun bekerja dan menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat kerja dari ruang-ruang ini lebih dari sekedarat kita makukanekerjaanat KJA yang aman danh rasa memiliki tujuan koneksi dan stabilitas sementara lingkungan kerja yang penuh tekanan dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental para pekerjanya sbat ASN akan halnya dengan kekerasan berbasis gender terdapat data bahwa berdasarkan catatan akhir tahun Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan mencatat kejadian kekerasan terhadap perempuan sepanjang tahun 2023 adalah sebanyak 289.111 kasus data tersebut berasal dari data Komnas Perempuan lembaga layanan masyarakat sipil pemerintah dan badan peradilan betapap pun terjadi penurunan yang signifikan setiap tahunnya tetapi data ini cukup mengkhawatirkan kita semua mengingat kita berada di suatu negara yang dengan akar kultur yang memiliki penghormatan yang tinggi terhadap perempuan nah sobat ASN Lalu bagaimana kita sebagai ASN dapat menjadi bagian dari upaya-upaya membangun kesehatan mental dan turut serta dalam upaya-upaya pencegahan kekerasan berbasis gender untuk membahas cerdas dan tuntas topik ini kami sudah mengundang Dengan hormat para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber hebat yang telah berkenan hadir dan akan ber i berbagai informasi strategis kepada sobat SN di seluruh tanah air pertama kami menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat Ibu Ratna susianawati S MH beliau adalah Deputi perlindungan hak perempuan pada Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia kedua kami menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat Ibu Dr Tri Wahyuni liswa mpd beliau adalah Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak dan kependudukan Provinsi Jawa Timur ketiga kami menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat Ibu Dr gigi Fitria Dewi m.si beliau adalah Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur dan yang keempat kami menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat bapak Dr Ari Cahyono sstp m.si beliau adalah widayaswara ahli madya Provinsi Jawa Timur dan sekaligus sebagai fasilitator pembangunan pengarustamaan gender di provinsi Jawa Timur nah sbat SN Mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri ke-39 tahun 2024 semoga bermanfaat wasalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh baik kami haturkan terima kasih kepada bapak Dr ramlianto spmp baik sobat ASN sebelumnya ada video dari kami baik itu apresiasi untuk bpsdm provinsi Jawa Timur yang menjadi lembaga responsif gender Pemerintah perlu bersikap adaptif dan responsif terhadap berbagai isu strategis di masyarakat seperti kesetaraan gender isu ini diakui dalam sustainable Development Goals yang menunjukkan bahwa keadilan gender adalah kondisi penting yang harus diupayakan bersama oleh semua pihak dalam menjawab tantangan tersebut bpsdm Provinsi Jawa Timur telah bertransformasi menjadi lembaga yang responsif gender Mereka menyediakan sarana prasarana dan kebijakan yang mendukung kesetaraan gender sehingga diharapkan dapat menciptakan kenyamanan dan keadilan bagi semua individu yang beraktivitas di lingkungan bpsdm untuk mendukung kebijakan responsif gender bpsdm membentuk tim fokal po gender yang melibatkan seluruh unit kerja ini bertujuan memastikan bahwa implementasi kebijakan gender diterapkan di semua layanan Selain itu Isu gender juga dimasukkan dalam perencanaan kegiatan dan ada video microlearning yang menjelaskan cara memasukkan Isu gender dalam dokumen perencanaan Apa yang dilakukan bpsdm Provinsi Jawa Timur telah mendapatkan apresiasi dari Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak dan kependudukan Mereka menerima penghargaan sebagai perangkat daerah dengan kualitas perencanaan dan penganggaran responsif gender terbaik pada Tahun 2022 dan 2023 ini menunjukkan komitmen bpsdm dalam mendukung kebijakan responsif gender di pemerintah provinsi [Musik] sobat ASM izin menginfokan bahwa pada webinar kali ini berbeda di mana kita memulai sesuatu yang baru sebat SM pada seri ke-39 ini kita memakai semesta bangkom yang nanti ya soat ASN bisa mengisi link daftar hadir link survei dan link evaluasi yang kemudian sertifikat bisa langsung diakses di semesta bangkong berikut dengan materi pada webinar pagi hari ini jadi Marilah sobat ASN semuanya untuk bisa mengakses link di linkfe/asmbajar39 pastikan sobat ASM sudah terdaftar pada webinar ASM belajar seri ke-39 ini Baik sat Pagi ini saya gak sendirian loh saya ditemani oleh bapak Dr Ar cah SSP MSI beliau adal Wid Isar ah Mad bpsdm Provinsi Jawa Timur dengan spesialisasi memang gender proender yang akan menjadi moderator di sesi ke-39 pagi hari ini Mari kita sa dulu beliaunyaat [Musik] asnatatag luar biasa hari ini kita memperingati hari sehat ee mental internasional Jadi harus sehat Ini Mbak Tiar betul sehat jiwa raga Pak Hari ya betul sekali jadi eh menurut Pak Hari nih argensi Tema kita nih Apa sih Pak supaya sobat ASN di seluruh Indonesia ini yang luar biasa antusiasmenya itu ee penting untuk diketahui dan disimak untuk hari ini penting sekali ee kalau kita cek ya apalagi temanya hari ini adalah asalanya prioritas kesehatan jiwa di tempat kerja kalau kita banyak ee justru layanan kesehat mental itu minim dibanding dengan fitness jargonnya seperti ini Mbak Jadi kalau dibilang itu badannya Fit hatinya yang ngenes Aduh hatinya galau ya Pak Ari ya Oke Oke Baik terima kasih banyak Pak Ari baik sat ASN selain Pak Hari di studio iki bpsbm Jawa Timur juga hadir sobat ASN Yang konsen banget dengan tema hari ini kayaknya di studio iki bpsm ini ada 1000 sobat ASN yang hadir langsung live kita tes suaranya ya Mana suaranya ya teman-teman sobat ASN ini ya ye luar biasa luar biasa baik Izinkan saya berpantun dulu sobat ASN karena di sini banyak banget ya Eh sobat asn-nya dibantu Cakepnya bisa Oke burung nuri terbangga huten cakep mencari saran di pagi hari C kekerasan gender harus dihentikan C Mari hidup dengan saling menyayangi baik sobat ASN untuk menambah semangat sobat ASN semuanya Hari ini kita akan bagi-bagi hadiah banyak sekali nantinya akan ada 12 sobat ASN yang terpilih yang akan mendapatkan saldo ewallet dari bpsdm provinsi Jawa Timur enam sobat ASN akan kita pilih ee dari penanya aktif dalam dua sesi paparan narasumber dan yang baru sobat ASN kita akan memilih enam sobat ASN yaitu dengan mengirimkan pantun terbaik ya karya teman-teman semuanya yang akan dipilih melalui live Zoom dan live YouTube bpsbm TV tentunya pantunnya harus sesuai dengan Tema kita pada pagi hari ini batas waktu untuk pengiriman pantun adalah sebelum tanya jawab pemateri sesi yang kedua ya ASN supaya kita bisa seleksi pantun yang terbaik yang Nanti akan saya bacakan di akhir sesi webinar seri ke-39 baik Selain itu kita juga akan membagikan merchandise yang ketentuannya akan kami infokan di akhir acara untuk tata cara mengikuti giveanya tepuk tangan yang merah dong untuk bpsdm provinsi Jawa [Tepuk tangan] sebelum Bapak memandu untuk pemaparan dari narasumber Mari kita terlebih dahulu menyimak ke spech dari Ibu Ratna Suswati SH MH beliau merupakan Deputi bidang perlindungan hak perempuan Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik [Musik] Indonesia baik asalamualaikum um warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Ibu Deputi Selamat pagi Pak Ari bagaimana kabarnya Bu Sehat selalu Alhamdulillah sehat semuanya mudah-mudahan semuanya juga di Jawa Timur dan saya melihat tidak hanya di Jawa Timur ini pesertanya Pak Ari luar biasa dari seluruh Indonesia tentunya ee apresiasi yang mendalam dari kami baik kami laporkan Bu Deputi ada sekitar 700 lebih nih Yang di zoom ada ribuan juga yang di YouTube yang memang fokus ya hari ini istimewa sekali karena bertepatan dari dengan ee hari kesehatan jiwa internasional dan hari tanpa kekerasan atau hari Anti Kekerasan baik eh terima kasih rahmunya Bu Deputi Baik sahabat sobat ASN belajar di mana pun anda berada ee hari ini pagi ini kita sungguh luar biasa karena yang hadir sebagai K Speak adalah ibu Deputi dan sebelum Bu Deputi memaparkan Kin speed mohon izin untuk saya bisa sampaikan kurikulum Fit beliau ya eh nama lengkap beliau adalah Ibu Ratna susanawati SH MH ya beliau bertempat tanggal lahir di Yogyakarta 27 februarib 192 ya Jabatan beliau adalah Deputi bidang perlindungan hak perempuan ya di Kementerian pembudayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia beliau pendidikan magister hukum ini luar biasa karir dan kiprah beliau e sobat ASN mulai dari beliau dari kepala bidang advokasiil eh fasilitasi gender dalam SDA dan lingkungan di Deputi bidang puj bidang pol suskum ya kemudian kabak hukum sekretar menteri negara e menteri negara waktu itu PPPA ya Kepala Biro hukum dan humas ya asdeb kesetaraan gender bidang infrastruktur dan lingkungan eh sekretaris Deputi bidang kesetaraan gender staf ahli menteri bidang komunikasi pembangunan dan terakhir saat ini adalah beliau menjabat sebagai Deputi perlindungan Deputi bidang perlindungan hak perempuan ya ini luar biasa karir beliau ee sudah Malang melintang di dunia pergenderan dan saya mengenal beliau ini adalah mentor terbaik saya berbicara tentang gender baik Eh ibu Deputi eh kami persilakan untuk ee memaparkan keinut speak eh bagi sobat ASN belajar pada pagi hari ini dipersilakan Ibu Terima kasih banyak Ini juga sahabat saya yang luar biasa bapak Dr Ari Cahyono sstp m.si tentunya yang saya hormati juga hari ini ada Mbak Tiara yang sudah mengantarkan tadi luar biasa eh apa sesi yang diantarkan dengan prolog yang memberikan semangat dan saya melihat Animo yang cukup besar Pak Ar kalau melihat dari sisi virtual ini hadir sudah di saya tercatat lebih dari 800 ee peserta dan juga bagaimana Saya membayangkan suasana di bpsdm tadi tepuk tangannya luar biasa membayangkan kalau saya langsung di bpsdm Waduh suasana luar biasa tentunya I asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi Shalom Om Swastiastu namo budhaya salam kebajikan dan tentunya Salam sehat untuk kita semua semua yang saya hormati saya banggakan bapak Dr ramlianto SMP kepala ppsdm Provinsi Jawa Timur sekaligus pengampu acara dan inisiator pada webinar hari ini yang Sekali lagi saya hormati sahabat saya yang juga luar biasa yang nanti akan memandu memoderatori pertemuan Pada sepanjang hari ini bapak Dr Ari Cahyono sstp m.si Widya Iswara ahl bpsdm Jawa Timur sekaligus spesialis gender yang kita miliki tidak hanya dimiliki oleh Jawa Timur tetapi juga oleh Indonesia terima kasih Pak Ari yang saya hormati para narasumber ini juga sahabat saya ibu Dr Lis Kepala Dinas p3ak Provinsi Jawa Timur dan juga narasumber Ibu Dr gigi Fitria direktur Rumah Sakit Menur yang selama ini juga selalu eh mengangkat tentang isu-isu p perempuan di tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga seluruh Indonesia tentunya yang kami hormati kami banggakan para peserta webinar series ASN belajar yang ke-39 hari ini luar biasa tidak bisa kami Sebutkan satu persatu tanpa mengurangi rasa hormat tentunya Terima kasih Pak Ari yang menjadi komunikan yang luar biasa penjembatan dan beberapa hari bahkan beberapa waktu yang lalu langsung kita menelepon saya untuk bisa memberikan sebaik sejatinya Pak Ari ini adalah sharing praktik yang sangat bagus sangat baik dari pertemuan-pertemuan yang diinisiasi oleh EE bpsdm Provinsi Jawa Timur tentunya sekali lagi ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk bisa bicara terkait denganusi informasi-informasi terkini dan hari ini subjek to discus-nya adalah bicara tentang isu perempuan tentunya kami dari Kementerian pemberdeaan perempuan dan perlindungan anak memberikan apresiasi yang luar biasa karena ini menjadi kesempatan tidak hanya dialog terkait dengan problematik Tetapi bagaimana kita bisa mengenali nantinya praktik-praktik baik solusi-solusi yang diberikan dan juga tentunya pemikiran-pemikiran konstruktif terkait dengan isu yang diangkat dalam setiap serial diskusi-diskusi ASN belajar ini dan saya izinkan untuk mengawali Bapak dan Ibu semuanya tadi sudah sangat jelas disampaikan dalam sambutan Bapak Kepala bpsdm bahwasanya setiap serial-serial yang diinisiasi melalui WB melalui webinar ataupun serial-serial pertemuan rutin oleh bpsdm dan ini Saya membayangkan bahwasanya ini sudah dilakukan dan hari ini bertepatan yang ke-39 kalinya ini luar biasa momentum yang yang sangat baik momentum untuk berkumpul untuk berdialog membangkitkan forum-forum konstruktif dalam membangun isuisu terkini tidak hanya isu-isu isu lokal tetapi juga isu-isu nasional mungkin bahkan isu-isu global kalau melihat Bapak dan Ibu terkait dengan tema yang diangkat hari ini kalau bicara perempuan tentunya Saya ingin mengajak kita semua untuk melihat mengakukan overview bagaimana potret perempuan dalam pembangunan Bagaimana perempuan menjadi kekuatan Bagaimana perempuan menjadi subjek dalam setiap pelaksanaan tahapan pembangunan kalau melihat dari sisi proporsi jumlah penduduk Indonesia perempuan adalah mengisi setengah dari penduduk Indonesia dan apalagi kalau ditambahkan dengan anak karena biasanya perempuan tidak bisa lepas dari anak Dar isu anak jadi kita bisa membayangkan jumlah penduduk keseluruhan populasi Indonesia 2/3 penduduk Indonesia diisi oleh perempuan dan anak tentunya kita harus melihat ini sebagai kekuatan sebagai cara kita semua untuk menyiapkan sumber daya manusia yang potensial sumber daya yang mampu bersaing di tingkat nasional di tingkat Global bahkan internasional tentunya ini menjadi Semangat bagi kita semua bahwasanya Bagaimana komitmen negara hadir Bagaimana konstitusi negara kita undang-undang Dasar Negara tahun 1945 dan berbagai regulasi nasional dan komitmen Global mengangkat isu ini menjadi isu prioritas isu yang tidak bisa ditinggalkan isu yang harus menjadi komitmen bersama komitmen semua pihak tentunya kita masih mengingat beberapa ratifikasi-ratifikasi dan regulasi-regulasi nasional yang kemudian dijamin diterbitkan untuk bisa memastikan perlindungan kepada perempuan sebagai pelaksana pembangunan perempuan yang mengisi dari setengah penduduk Indonesia ini Tentunya berbagai regulasi perubahan-perubahan yang dilakukan melalui komitmen-komitmen ratifikasi-ratifikasi atas komitmen Global sebut saja ada Konvensi Sido ada Beijing platform for action ada SD is ada ratifikasi-ratifikasi yang lainnya yang tujuannya adalah bagaimana memastikan kesetaraan gender pemberdayaan perempuan dan perlindungan perempuan menjadi prioritas dalam kerangka penyusunan kebijakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan satu lagi menjadi pemantik semangat kita semua bahwa 2045 tujuan visi pembangunan pemerintah kita adalah mewujudkan Indonesia emas tentu tentunya dengan Indonesia emas kualitas hidup semua masyarakat termasuk di dalamnya tentunya adalah perempuan dan anak menjadi kekuatan yang tidak bisa ditinggalkan prinsip-prinsip sustainable Development Goals yang tadi juga disampaikan Bagaimana memastikan no one left behind tidak boleh ada satu kelompok pun masyarakat yang tertinggal dalam proses-proses pembangunan tentunya ini menjadi semangat yang luar biasa hari ini isu ini menjadi topik utama menjadi pemantik diskusi kita bersama dan memastikan bahwasanya dalam frame pembangunan nasional saya selalu mengingatkan kita semuanya bahwa Pak Ari dalam konteks rencana pembangunan jangka jangka nasional pembangunan rpjpnn nasional dan juga rpjmn bagaimana menempatkan isu ini menjadi isu prioritas isu perempuan dan anak kesetaraan gender adalah isu yang sifatnya crosscutting artinya tidak bisa hanya diselesaikan oleh satu pihak tidak bisa hanya diselesaikan oleh satu Kementerian tidak bisa hanya diselesaikan oleh dinas-dinas atau perangkat daerah tertentu tetapi ini akan menjadi kerja-kerja kolaborasi akan menjadi kerja-kerja Sinergi yang memerlukan dukungan semua pihak Bapak dan Ibu yang kami hormati kalau berbicara frame pembangunan yang berkesetaraan bagaimana memastikan komitmen Pemerintah Indonesia dalam kurun 50 tahun kalau kita berpikir kerangka Pembangunan Jangka Panjang nasional sampai dengan 2050 ke depan strategi pengaruh utamaan gender ini masih menjadi strategi yang terus kita dorong untuk bisa mengurai berbagai persoalan-persoalan ketidakkesetaraan gender yang masih terjadi dan kalau kita bicara ketidaksetaraan gender tentunya kelompok perempuan masih menjadi kelompok yang tertinggal inilah yang terus kita dorong dengan semangat kesetaraan gender menggunakan strategi pengaruh setamaan gender kita ingin memastikan dalam setiap tahapan pembangunan akses partisipasi kontrol dan manfaat pembangunan bisa dirasakan secara setara dan berkeadilan bagi semua masyarakat Indonesia baik laki-laki ataupun perempuan Bapak dan Ibu yang kami hormati tentunya dalam 5 tahun terakhir dalam kerangka per kerangka pembangunan jangka menengah 2020-2024 yang sebentar lagi akan berakhir dan sekaligus dalam frame bagaimana pemerintah menempatkan isu-isu prioritas terkait dengan perempuan dan anak ini juga menjadi komitmen yang terus dikedepankan 5 tahun terakhir Kementerian pemberdeaan perempuan dan perlindungan anak mendapatkan mandat yang luar biasa mandat untuk bisa memastikan lima arahan Bapak Presiden yang terkait Bagaimana memastikan perempuan memiliki kontribusi dalam pembangunan salah satunya adalah bagaimana memastikan penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi prioritas yang harus dilakukan dalam setiap Lini pembangunan dari mulai perencanaannya penganggarannya pelaksanaannya hingga dalam evaluasi dan monitoringnya tentunya dalam 5 tahun terakhir tentunya komitmen bapak presiden juga ditegaskan kepada kami sebagai ntionional missionaryy untuk pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak adalah melalui tambahan tugas dan fungsi kepada kami bagaimana memastikan negara hadir menjawab persoalan-persoalan untuk meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak kami diberikan tugas tambahan tugas fungsi implementatif untuk bisa memastikan layanan rujukan akhir kepada perempuan korban kekerasan dan anak yang memilikan perlindungan khusus tentunya dengan tugas yang luar biasa ini kita harus bisa memastikan bahwa Selo tolerans terhadap berbagai bentuk kekerasan bagi perempuan dan anak adalah hal yang harus menjadi kerja-kerja nyata kita semuanya tentunya dalam konteks 5 tahun terakhir kehadiran unit layanan yang kami inisiasi melalui melalui layanan sahabat perempuan dan anak call center sapa 129 ini ingin memastikan bahwa kehadiran negara memberikan sesuatu yang berarti memberikan perform memberikan kepastian kepada para korban kekerasan untuk mendapatkan hak-hak dan kepentingan terbaiknya Bapak dan Ibu yang kami hormati hari ini bertepatan dengan momentum tanggal 10 Oktober 2024 menjadi momentum yang diambil menjadi tema inti pada serial webinar hari ini bagaimana memastikan perlindungan perempuan pemenuhan hak-haknya atas kesehatan mentalnya ini Tentunya sejalan dengan apa Sebentar lagi kita akan memasuki transisi ke pemerintahan yang baru dan tentunya Kita patut bersyukur Bapak dan Ibu bahwasanya sekali lagi isu perempuan dan anak masih menjadi per an dalam konteks 5 tahun ke depan kalau tahun 5 tahun terakhir kita berbicara tentang bagaimana nawacita menjawab persoalan-persoalan terkait dengan upaya-upaya untuk bisa menurunkan kekerasan terhadap perempuan dan anak dan sekali lagi 5 tahun ke depan melalui astaacita Kita patut berbangga Kita patut mendukung upaya-upaya pemerintah tidak hanya berhenti Sampai dengan saat ini isu penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak ini masih menjadi koridor masih menjadi frame dalam 5 tahun ke depan Bahkan dalam kurun waktu sampai dengan tahun 2050 ke depan rpjmn RPJM eh D tentunya nanti harus bisa memastikan bagaimana kerangka-kerangka pembangunan yang responsif gender bisa menjadi prioritas kita bersama ibu dan bapak yang kami hormati Namun demikian kita tidak memungkiri bahwasanya masih ada pending meter masih ada tantangan di depan kita semua data masih menunjukkan bagaimana kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi kami selama ini untuk bisa memastikan Bagaimana kondisi masyarakat sampai di akar rumput terhadap perlindungan terhadap kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak survei pengalaman hidup perempuan nasional yang sejatinya survei dengan karakteristik survei dengan kekhususan untuk bisa melihat sejauh mana kekerasan terjadi terhadap perempuan ini terus kita lakukan sejak 2016 dimulai kemudian 2021 dan Baru saja kami merilis hasil survei tersebut masih banyak PR yang harus kita lakukan melalui berbagai kebijakan dan aksi-aksi konkrit lainnya tentunya Bapak dan Ibu meskipun hasil survei 3 tahun terakhir ini terhitung dari 2021 survei kita lakukan dan 2024 kembali kita lakukan terjadi penurunan prevalensi Kekerasan Terhadap Perempuan ini Tentunya menunjukkan bahwa ikhtiar kita bersama-sama menjadikan satu keberhasilan terjadinya penurunan dalam 3 tahun terakhir namun ini Tentunya tidak menjadi titik akhir bagi kita untuk terus melakukan berbagai upaya perbaikan upaya-upaya konstruktif untuk Mahi dari sisi regulasi polisi penyelenggaraan layanan dan juga partisipasi masyarakat dan terjadinya kekerasan terhadap perempuan Namun demikian Mohon izin Bu mohon izin Ibu Deputi suaranya terputus sebentinya sepertinya terputus Paki Bu Puti kita tunggu beberapa saat lagi Eh ibu Deputi kembali bergabung pada eh webinar kita Paki Iya benar ya Sambil menunggu Bu Deputi kembali ke forum ini anu tadi terlihat sekali bagaimana komitmen internasional ya berkaitan dengan perungan mulai dari sidol BBFA sampai dengan Konvensi H anak itu menjadi eh sebuah ratifikasi bagi pemerintah Indonesia dan mau tidak mau siap tidak siap ee Terjemahkan mengimplementasikan melalui kebijakan-kebijakan ada di Indonesia termasuk kampus kita ini bpsdm Jawa Timur yang Kya SD Iya betul ap lagi kita sudah merencarakan bahwa PPS provinsi jaw lembaga responsif Pak apakah sudah bergabung kembali Ibu Ratna baik sepertinya masih belum terhubung Pak beliaunya E mohon izin soat selagi menunggu ee beliau untuk bisa bergabung kembali mohon izin ee bu Ratna Ibu Deputi Apakah sudah bergabung kembali Oh Belum sepertinya belum [Musik] bergabung baik sobat ASN eh setelah ini akan ada pemaparan dari narasumber pertama Bapak nah sobat ASN bisa mulai e kira-kira mau bertanya apa kepada narasumber pertama berikut juga kepada narasumber yang kedua tentang per perempuan dalam kesatan mentalahan tindak kekerasan berbasis gender gitu Pak Bagaimana Pak nanti ini iya itu nanti akan menjadi catatan bagi teman-teman ya audien sahabat ASN di mana pun anda ee berada eh sekali lagi di dalam konteks sehat mental itu kan menjadi ee tanggung jaab pribadi ya hanya saja mampu enggak g kan ee kita seperti cat seperti konon ini ya k saya curhat sama Mbak Tiara ya itu setidaknya melepaskan sebagian beban ya seperti itu terlebih kalau kita lihat tematik kita ini kan berkaitan dengan sehat mental di tempat kerja gitu kan Baik mohon izin Bud putih Apakah sudah bergabung Bu Ratna Budha putih Apakah sudah bergabung kembali ibu mbak Meriska dari kppa baik sobat SN eh selagi menunggu Ibu Deputi untuk bergabung kembali Eh dengan Zoom live Zoom saya akan mengingatkan sobat ASN untuk e bisa mengakses link fre/asn belajar39 untuk e mengisi link daftar hadir kemudian link survei dan link evaluasi yang nantinya sertifikat bisa langsung diunduh di semesta bangkom linktr/asn belajar39 dan Sekali lagi saya akan mengingatkan eat ASN semuanya untuk e penanya aktif masuk lagi nanti akan mendapatkan ewall dari kita dan enam pantun terbaik akan kita tiga akan kita pilih dari live Zoom meeting kemudian tiga pantun terbaik lainnya dari live YouTube bpstm TV Kami tunggu karya pantun terbaik dari sobat ASN tentang peran perempuan dalam kesehatan mental dan pencegahan tindak kekerasan berbasis gender Saya yakin ee sobat SN semuanya pasti jago-jago banget bikin pantunnya nanti yang paling baik akan kita ee ucapkan ya akan kita pantunkan nanti di akhir sesi webinar ke-39 pada hari ini Baik mohon izin Apakah Bu Deputi sudah bergabung kembali lagi mau Ratna Bu Ratna Bu Ratna Ratna Ratna Ratna baik sepertinya sudah banyak pertanyaan-pertanyaan Pak Ari dari sobat ASN yang akan ee ditanyakan nanti kepada narasumber Ee kita pada hari ini dan luar biasa antusiasmenya sobat ASN ini di E Zoom webinar sekarang di saya ada 971 sobat ASN dan di live YouTube bpsdmtv ada 1900 sobat ASN yang antusiasme sekali dengan webinar seri ke-39 kali ini baik apakah sudah bergabung Bu Ratna Bu Deputi baik belum bergabung juga baik Pak Ari menurut Pak Ari sendiri ee peran perempuan itu bagaimana sih Pak Apakah sekarang itu perempuan masih menjadi ee korban kekerasan berbasis gender gitu Pak eh baik ee Mbak Tiara kalau kita berbicara tentang peran gender ya peran perempuan peran perempuan ini kan sudah bergesel dari double barden menjadi triple Ben di antaranya peran dia domestik ya peran produktif dia terus kemudian belum lagi ditambah dengan poron komunitas gitu Kan itu ada pada satu perempuan Oke dan EE ketika semua jadi satu ngumpul jadi satu ini kan menjadi beban tersendiri kan Nah kalau tidak ada apa ya pendampingan Kalau tidak ada sesuatu yang kelihatan ketimpangan tidak ada kemitra ra laki-laki ini ya tentunya beban tersebut berat banget gitu kan seperti kita sadari ya Selain bekerja seperti Mbak Tiara kan terus Iya terus kemudian harus peran produksi g kan di rumah mengasuh anak ya kan belum lagi mbak Tiara aktif dalam kegiatan komunitas itu kan gabung jadi satu baik e izin Apakah belum bergabung Baik Pak Ari sepertinya Eh ibu Deputi ee masih ada kepentingan di ee di kantor jadi eh sobat ASN kita akan memulai sesi pemaparan narasumber yang pertama eh sebagai informasi bahwa sesi webinar kali ini nantinya akan dimoderatorin oleh bapak Dr Ari Cahyono sstp m.si yang akan menjadi moderator narasumber kepertama dan narasumber kedua pada e pagi hari ini jadi saya persilakan bapak Ari untuk memulai baik Oh sudah join sudah join kembali terima kas Oke bu Ratna Bud Puti Apakah sudah Bu Apakah sudah bergabung bergabung Bu ini ada sekitar 2000 lebih Bu yang menunggu Bu Ratna ya kan di studio aja udah 1000 lebih ya di YouTube belum di zoom meeting ini menunggu kembalinya Bu Deputi bergabung dengan kitaabung kita ini bu ini suatu kesempatan langka juga ya betul kesempatan langka Bude Puti bisa bergabung eh menyapa kita semuanya dalam webinar ASN seri ke-39 ini jadi sobat ASN mohon waktunya eh supaya bisa kembali terhubung dengan Bu Deputi Ibu Ratna Oh putus lagi Put baik ee mohon izin sobat ASN Sepertinya kita akan langsung bergeser ke pemaparan Pak Ari Bagaimana pemaparan narasumberama eh pertama I baik oke Oh sudah lagi bergabung baik sepertinya Ee besok Bu Dep putih bisa langsung ke sini aja Pak Hari ya duduk bersama kita di sini supaya E langsung bisa berkomunikasi Iya soalnya kemarin beliau dari UB Oke harusnya langsung ke sini ya pasti ter sekali Oke Oke Baik bu Deputi bisa on C ibu mohon izin bisa oncam dan bergabung kembali Mohon izin Bu Deputi Alhamdulillah ibu yang menunggu ribuan Bu menunggu Ibu kembali ke sini Bu liar Bapak Ibu semu nya Mohon maaf sekali inilah teknologi betul ada hal-hal yang tidak bisa kita hindari apakah saya masih diizinkan untuk melanjutkan Masih dong Ibu masih kita tunggu ibu silakan Ibu Aduh Mohon maaf Bapak dan Ibu baik Iya eh Bapak dan Ibu yang kami hormati terima kasih banyak tadi ee beberapa hal yang menjadi konsen kita bersama Bagaimana data yang masih menunjukkan bahwasanya kekerasan terhadap An masih saja terjadi di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat kita saat ini Namun demikian kalau melihat ee prevalensi kekerasan dalam 3 tahun terakhir memang menunjukkan tren penurunan Bapak dan Ibu namun sekali lagi yang harus kita sikapi bersama-sama bahwasanya fenomena kekerasan terhadap perempuan dan juga anak adalah fenomena gunung es masih banyak kasus-kasus yang belum terlaporkan masih banyak korban keluarga korban atau masyarakat yang masih belum berani untuk lapor terkait dengan kasus-kasus kekerasan yang terjadi di sekitarnya di keluarganya Nah inilah yang kemudian menjadi Semangat bagi kita semua bahwasanya penguatan regulasi pasca lahirnya undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang undang-undang tindak pidana kekerasan seksual menjadi salah satu bentuk pembaharuan hukum saat ini yang terjadi di masyarakat kita di Indonesia karena undang-undang inilah yang kemudian menjadi salah satu undang-undang dengan kekhususannya leg spesialis yang kemudian secara komprehensif dan integratif melakukan berbagai upaya nantinya melalui undang-undang tpks Bagaimana memastikan pencegahan penanganan pelindungan pemulihan hak-hak korban termasuk asesmen terhadap kebutuhan para penyintas kekerasan menjadi hal yang dikedepankan dari undang-undang tpks ini Tentunya Bapak dan Ibu kalau melihat fenomena setiap hari kasus-kasus kekerasan yang masih menjadi perhatian publik masih menjadi atensi kita bersama baik itu yang melakukan pengaduan langsung ataupun melalui ee viral di media massa tentunya ini menjadi catatan penting bagi kami para penyelenggara layanan korban kekerasan untuk bekerja secara maksimal secara optimal tentunya untuk memastikan Bagaimana pemenuhan hak-hak korban menjadi prioritas utama yang kita kedepankan Bapak dan Ibu yang kami hormati pak Ari dan eh tentunya Bapak Ibu semuanya kasus kekerasan terhadap perempuan tadi sudah disampaikan tentunya memberikan dampak yang luar biasa tidak hanya dampak secara psikis dampak secara ekonomi tetapi juga dampak secara sosial tentunya kasus-kasus kekerasan yang saat ini masih terjadi atkan korban yang sebagian besar adalah perempuan mengalami hal-hal yang luar biasa yang berdampak tidak hanya secara mentalnya tetapi juga berdampak pada depresi masalah-masalah ee Bagaimana menghadapi stigmatisasi menghadapi berbagai bentuk diskriminasi dari masyarakat sekitarnya kemudian juga mengalami bentuk-bentuk ketidakadilan lainnya tentunya inilah yang menjadi Semangat bagi kita semuanya untuk bisa memastikan bahwa korban kekerasan ini tidak terjadi dan bagaimana memberikan kepentingan terbaik bagi korban itu sendiri Bahkan seringki para korban kekerasan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua untuk bisa saling menguatkan Bapak dan Ibu sesuai dengan tugas dan fungsi yang dimiliki oleh kita masing-masing baik itu melalui Kementerian lembaga melalui perangkat daerah melalui perguruan tinggi melalui dunia usaha bahkan partisipasi masyarakat bahkan yang terkecil melalui partisipasi keluarga tentunya beberapa hal yang selama ini masih juga dihadapi pada persoalan terjadinya kekerasan terhadap perempuan adalah benturan pada persoalan-persoalan terjadinya relasi kuasa terjadinya ee hal-hal yang kemudian menempatkan posisi subordinat antara laki laki dan perempuan cara pandang tentang peran gender itu sendiri yang masih seringki menjadikan perempuan sebagai korban ini yang kemudian memantik diskusi pada hari ini Bapak dan Ibu tentunya di media sosial kita masih dihadapkan pada viral kasus-kasus Bagaimana perempuan menjadi korban kekerasan karena ketidak tahuannya terhadap teknologi Bagaimana memanfaatkan teknologi yang kemudian berdampak pada terjadinya kekerasan terhadap dirinya sendiri terhadap anaknya Bagaimana kasus viral yang kemudian menjadikan seorang ibu melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan apa yang ada dalam norma-norma kehidupan sosial Ini yang seringki menjadikan mereka juga menjadi korban Bagaimana ketidaktahuannya terhadap literasi baik itu literasi digital literasi terhadap hukum dan sebagainya menjadikannya perempuan berhadapan dengan hukum inilah yang kemudian sekali lagi menjadi perhatian kita semuanya mudah-mudahan dalam diskusi webinar hari ini juga bisa memberikan bahwasanya peningkatan kualitas keluarga juga menjadi sangat penting dalam upaya-upaya pencegahan kekerasan Bagaimana peran pentahelik yang tadi kami Sebutkan bisa disinergikan dikolaborasikan menjadi lebih kuat Bagaimana peran-peran ini semua akan menjadi Garda terdepan di dalam memutus mata rantai terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan negara hadir Bagaimana memastikan itu bapak dan ibu penyelenggaraan layanan bagi korban kekerasan ini harus bisa kita jawab tentunya Bagaimana memastikan Kami hadir melalui layanan sahabat perempuan dan anak 129 kami mendorong untuk memasifkan kampanye-kampanye untuk berani bersuara kampanye-kampanye untuk to speak up ini Tentunya menjadi tantangan bagi kita Sebagai penyelenggara layanan untuk bisa menjawab persoalan-persoalan kebutuhan-kebutuhan para saudara-saudara kita korban kekerasan khususnya adalah perempuan dan anak tentunya sekali lagi bapak dan ibu fenomena kekerasan terhadap perempuan dan anak ini menjadi bagian yang harus kita selesaikan bersama-sama Kita harus mencari solusi yang tepat solusi yang betul-betul menjawab persoalan-persoalan mencari penyebab Akar masalah terjadinya kasus-kasus kekerasan dan mencari solusi Bagaimana memastikan para korban dan penyintas korban menjadi kembali berdaya kembali bisa hidup di tengah-tengah masyarakat kembali bisa diterima oleh masyarakat dan akan memberikan kekuatan untuk bisa menjawab bahwasanya tidak boleh lagi sekecil apapun kekerasan terjadi di tengah-tengah kita khususnya terhadap perempuan dan dan anak sekali lagi Pak Hari ee Kami mengucapkan terima kasih melalui momentum-momentum peringatan seperti hari ini ini juga sekaligus nanti akan menyongong peringatan 16 hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan yang selalu menjadi momentum yang kita jadikan sebagai momentum untuk merefleksikan kerja kerja kita selama ini dalam upaya untuk pencegahan kekerasan terhadap perempuan dialog di dialog dan forum-forum interaktif seperti ini juga akan menjadi cara dan upaya yang strategis untuk bisa mengungkap beberapa praktik baik dan juga tentunya hal-hal yang positif yang akan kita kembangkan dalam perumusan berbagai kebijakan nantinya Sekali lagi mohon ini menjadi catatan penting bagi kita semua kita dorong para korban keluarga korban dan masyarakat yang melihat mendengar mengetahui identifikasi adanya kasus-kasus kekerasan di sekitar kita mari kita laporkan ke sapa 129 atau ke UPT dppa yang ada di seluruh Indonesia baik di provinsi ataupun kabupaten kota dan unit-unit layanan pengaduan lainnya tentunya semangatnya sama Kalau hari ini webinar ingin menuju ketika perempuan kuat perempuan sehat Indonesia akan hebat tetapi sekali lagi tujuan kita nantinya mudah-mudah dengan perempuan berdaya anak terlindungi Insyaallah Indonesia maju Terima kasih banyak Pak Ar saya kembalikan kepada moderator yang luar biasa sekali lagi saya mohon maaf atas kejadian yang tadi tidak tidak kita kehendaki bersama mohon maaf Inilah mudah-mudahan satu waktu bisa ketemu langsung ya pak Ari bisa langsung ke bpsdm bisa bertemu dengan Bapak Ibu di manaun bapak ibu berada Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wakatuh selamat pagi waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Baik terima kasih Ibu Deputi K Speak yang luar biasa yang tentunya nanti akan memantik kita memantik pada ee narasumber pertama dan narasumber kedua dan tadi informasi Bagaimana harusnya negara hadir dan ada pesan yang saya tadi tline ya Bapak Ibu sekalian ee manakala ada kekerasan maka silakan menghubungi melalui layanan-layanan pengaduan melalui UPT PPPA di provinsi maupun kabupaten kota dan bersama-sama pasti kita bisa bisa siap Terima kasih banyak Eh ibu Deputi atas e kot speech-nya kepada kami Semoga sehat selalu Ibu sukses selalu dan sampai bertemu di bpstm provinsi Jawa Jawa Timur baik Sahat ASN eh selanjutnya akan ada paparan narasumber pertama dan narasumber kedua untuk itu silakan Pak Ari untuk memulai ee pemaparan ee mulai e memandu jalan ya pemaparan narasumber pertama kita dan narasumber keduanya Oke terima kasih Mbak Tiara baik Sahat ASN di mana pun anda berada tadi kalau kita lihat ya Em ternyata dari survei pengalaman hidup perempuan nasional di tahun 2024 tadi disebutkan satu dari empat perempuan mengalami kekerasan fisik Wow satu dari empat perempuan itu dari persentasenya 24,1% Ini Mbak Tiara Nah Bapak Ibu sekalian ee itu berbicara kekerasan fisik ya mbak betul ee tentunya kekerasan fisik itu kan Iya berdampak pada psikisnya nah saya mengibaratkan ini sebelum kita masuk ke narasumber ee kedua ya narasumber pertama ini kan seperti kertas putihnya Mbak Tiara ya oke baik Ketika seseorang mengalami kekerasan fisik maka saya sepertian lakukan ini oke ya oke Bapak Ibu sekalian Apakah dia akan bisa kembali seperti semula ya kalau kita lihat Iya bisa hanya saja ini kan tidak utuh lagi ya ada ee sisa-sisa atau ada ee ada inilah yang menjadi residu-residu yang secara ee psikis itu akan mempengaruh e seseorang baik ini narasumber kita kedua ee saya sapa ibu Dr gigi vitri Dewi MSI Selamat pagi Selamat pagi Ibu sudah terdengar suara saya sudah terdengar ibu oke salam sehat jiwa Bapak hari ini khusus istimewa istimewa sudah tumpengan sepertinya ya Bu ya jam 10 tepat ini tumpengan yang dikand ini langsung dari rumah sakit jiwa Naim mata Kupang seluruh Indonesia seluruh Indonesia potong tumpeng bareng Iya baik ibu terima kasih hadirnya ini Bu baik sobat ASN ee belajar di mana pun anda berada narasumber pertama ya Izinkan saya akan ee membacakan oke [Musik] Oke Baik baik silakan dilanjutkan Pak Baik baik sebelumnya mungkin bisa dibacakan kurikulum vite dulu bapak Oke Baik akan saya bacakan untuk narasumber pertama ya yang hadir akan membersamai Bapak Ibu sekalian kita sobat ASN belajar eh nama lengkap Ibu Dr gigi Fitria Dewi MSI ya Jabatan beliau saat ini adalah Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur ya Eh pendidikan beliau S1 pada fakultas putaran gigi Uner eh S2 pengembangan SDM pasar sarjana Uner Wah ini sama-sama alumni kita bu ya bidang kealilian profesi beliau adalah bidang keahlian manajerial dan pengembangan SDM dan pengalaman pekerjaan sejak tahun 1992 sampai dengan 1996 Puskesmas Petaling Bangka wah ini sudah di luar Jawa ya Bu tahun 1996 sampai dengan tahun 2010 ee beliau berdinas di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2010 sampai dengan tahun 2011 beliau aktif di Badan Narkotika Provinsi Jawa Timur tahun 2011 sampai dengan tahun 2021 beliau berada di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan tahun 2020 sampai dengan sekarang beliau sebagai Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur Baik sahabat S ASN di mana pun anda berada [Musik] eh Kami lanjutkan Bu Dr gigi Fitria Dewi kami persilakan siap I saya ada waktu berapa menit untuk paparan untuk paparan Mohon izin Bu 45 menit Bu baik terima kasih terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam War Salam sehat jiwa buat semua teman-teman ASN belajar di mana pun berada sepertinya tadi sampai E saya lihat dari Jember ada yang dari sampai dari luar Jawa bahkan saya lihat tadi ada dari tu Sekjen di Kemenkes nah luar biasa Terima kasih teman-teman bpsdm yang hari inia memberikan kesempatan pada kami karena ini memang Hari Istimewa buat kami karena sedang memperingati hari kesehatan jiwa sedunia dan hari ini pun kami menggaungkan lewat berbagai media mulai dari media cetak digital radio TV untuk menggabungkan masalah kesehatan jiwa eh karena memang ini menjadi bagian yang penting dan kasus semakin meningkat kalau saya ada di rumah sakit Menur tahun 2021 saya datang itu masih ada 211 tempat tidur namun hari ini sudah hampir 400 tempat tidur dan itu hampir selalu penuh jadi bornya Sudah di 90% untuk rumah sakit sudah enggak sehat Kalau bor 90% karena kalau ada sesuatu yang mendesak Kita kan harus siapkan untuk bor jiwa itu mencapai 90% ini menjadi satu tantangan sehingga kami berterima kasih Kalau hari ini kami bisa berdiskusi dengan teman-teman semua Baik saya menyesuaikan dengan tema yang diberikan karena ini memang ada ee pencegahan tindak kekerasan berbasis gender dan bagaimana ini kesehatan mental harus dijaga dan khusus hari ini memang hari tema hari kesehatan jiwa sedunia yang diperingati hari ini adalah saatnya memprioritaskan kesehatan mental di tempat kerja dan kalau kita ngomong gender banyak perempuan juga tuh yang tidak aman di tempat kerjanya bahkan kalau di Jakarta ee kereta api untuk gerbong kereta api untuk eh para pekerja pun sudah ada yang khusus untuk perempuan begitu supaya menghindarkan ada pelecean seksual atau kekerasan di sana Baik eh mungkin tidak berpanjang lebar saya langsung saja share screen ya Iya saya bisa share screen biar kita bisa langsung masuk ke materi kita Oke I Apakah eh sebentar ini mungkin saya ini dulu ya baik sudah bisa dilihatkah sudah tampak di layar Bapak Ibu sekalian sudah bu sudah baik bapak ibu mohon maaf ini ada Pak dari bpsdm Jambi kami menyebut wanita kuat Wan sehat neara Hebat bukan berarti Pak Yaman enggak harus sehat loh ya ini karena saya melihat layarnya Pak Yaman ada juga Pak Firman ini dari Kecamatan Wuluhan sepertinya ini saya menulisnya wanita kuat wanita sehat bukan berarti laki-laki enggak enggak Hebat bukan loh ya Ya tapi ini bagaimana saat ini kita bersama-sama memahami kondisi realitas yang ada di ee yang kita nyata lihat sehari-hari baik Bapak Ibu tadi saya senang itu moderator kita bilang fitness itu Fit badannya ngenes hatinya gitu ya jadi belum tentu orang yang kelihatannya gagah berani tampak kuat itu kemudian dia dikatakan sehat begitu karena kalau kita mengatakan sehat itu adalah sehat pikirannya sehat badannya Jadi kalau fitness tadi yang dikatakan Fit badannya ngenes hatinya itu enggak sehat Berarti ya Nah ee Ini betul sekali karena sering kita melihat begitu banyak kalau kemudian kita mengatakan rapuh ya begitu ya anak yang mungkin kita lihat Wah kelihatannya sehat tapi kemudian Dia memutuskan mengambil keputusan yang di luar dari pemikiran kita ini banyak dihadapi terutama pekerja muda loh ini jujur di Menur di rumah sakit kami ini ee untuk pasien-pasien kami ini ee peningkatannya luar biasa nanti saya ada data yang akan saya Tunjukkan sehingga Bapak Ibu ketika kita mengatakan Bagaimana Ketika pikiran kita harus sehat dan badan kita juga sehat maka ini sama pentingnya kesehatan fisik dan kesehatan ee jiwa itu sama pentingnya bahkan ee ini mohon maaf nih para ini ada PNS semua ini kan teman-teman ASN ini ASN Bu data yang ditunjukkan oleh oleh eh apa survei kesehatan Indonesia Ski 1,2% pegawai swasta dan 0,7% PNS agak lebih kecil ya 0,7% itu PNS TNI Polri pegawai BUMN gitu itu memiliki masalah kesehatan jiwa nah dan yang mengalami depresi mengalami depresi Kalau swasta itu 1% jadi dari yang tadi itu 1%-nya itu yang dari swasta itu mengalami depresi dan 0,3% PNS lah yang mengalami depresi ayo bapak ibu siapa yang hari ini belum Stres saya yakin hari ini teman-teman tadi yang di Jakarta itu yang di kenkes berangkat mungkin sudah macet sudah stres Tapi bapak ibues itu bisa menjadi teman kita tapi juga bisa menjadi musuh kita bagaimana kita STR gitu Kanah jadi ini sangat menarik pagi saja kita memulai itu sudah stres mungkin ibu-ibu tadi pagi juga sudah mengalami stres banyak nanti saya akan Tunjukkan gambarnyaik nah ini saya sampanim bisa tahu apa sih kekurangan saya kelebihan saya jadi kalau orang yang bisa memahami dirinya dengan baik itu memunculkan percaya diri yang luar biasa dengan kepercayaan diri yang baik ini dia mampu mengaktualisasi dirinya mohon maaf mohon maaf ini saya saja dulu saya merasa saya itu sampaikan ke orang tua saya Pak Kenapa sih kulit saya kok niru Bapak gitu ya kok ggak Nuru niru Mama gitu karena Bapak saya kulitnya lebih anu hitam gitu ya Mama saya kulitnya putih gitu kemudian dengan sayang beliau ngelus saya dia bilang begini kamu tak yang hitam itu belum tentu enggak bagus dia bilang itu buah manggis itu depannya itu kelihatannya hitam tapi dalamnya putih Wah memberi semangat saya senang banget itu berarti ini yang hitam ini kelihatannya luar hitamnya Tapi dalamnya putih jujur luar biasa nah sekali waktu ketika saya nyari warna mau cari baju Wah ini enggak cocok untuk kulit hitam begitu ya Terus Bapak saya mengatakan lagi kalau itu enggak cocok untuk kulit hitam maka di Afrika di sana warna itu enggak ada yang cocok semua gitu nah artinya itu memotivasi memotivasi Bagaimana Oh ini sesuatu yang indah begitu sehingga orang tahu bagaimana sadar diri kemampuannya kondisinya bisa menerima dan jelas mengatasi tekanan hidup tadi saya sampaikan orang yang sehat mental itu kalau ada masalah dia tahu caranya Meskipun mungkin tidak bisa mengatasi sendiri karena kemudian dia bisa berkomunikasi berelasi dengan teman-temannya dan yang jelas dia produktif dan berkontribusi di masyarakat ini bagaimana kita mengatakan makanya hari ini ketika kesehatan mental mempunyai tema adalah saatnya memprioritaskan kesehatan mental di tempat kerja itu karena betul Bagaimana kalau orang tidak sehat mentalnya maka produktivitasnya menjadi Zero kalaupun ada enggak bisa di atas 50% sayang sekali nah baik kita sepakat ya kita hari ini sehat jiwa kita semua bisa produktif bagus luar biasa nah ini sekarang saya sambungkan nih saya ini nyoba-nyoba nyambungkan dengan tema kesehatan mental nyambungkan dengan tema ya ini ada teman yang luar biasa ini yang pemberdayaan perempuan Bagaimana kemudian banyak masalah kekerasan pada perempuan Oh mohon maaf belum belum belum kelihatanah masih di enggak jalan mohon maaf mohon maaf kalau enggak jalan sebentar tidak jalan Bu masih di cover tadi Bu sebentar ya
Resume
Categories