Transcript
v4aejOZKWT8 • ASN Mengaji Edisi Ramadhan - Puasa dan Tassawuf (Eps. 02)
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0141_v4aejOZKWT8.txt
Kind: captions
Language: id
Mohon perhatian bagi para jemaah kami
mohon untuk bergeser ke sebelah sini
biar terlihat
kamera agak maju yang sebelah sini
Monggo
sini
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Bismillahirrahmanirrahim
alhamdulillahiabbil alamin wabihi
nastain umurid dunyain wasatu wasalamu
sayidil mursalin sayidina wa Maulana
Muhammadin waa alihi wasohbihi ajmain
Amma Badu hadrat mtaramin yang kami
hormati Ustaz Husni
Mubarak jemah
masjid
Alhuda yang dirahmati Allah subhanahu wa
taala pertama-tama marilah kita
panjatkan puji syukur karat Allah
subhanahu wa taala yang mana pada
kesempatan siang hari ini kita masih
diberi kesehatan kekuatan sehingga dapat
hadir di masjid
alhudha dalam rangka mengikuti kajian
rutin yang diakanakan oleh bpsdm
Provinsi Jawa Timur Dalam bentuk ASN
mengaji dengan tem
puasa dan
tasawuf kedua kalinya selawat serta
salam marilah kita haturkan kepada
junjungan kita nabi besar Muhammad
sallallahu alaihi wasallam yang telah
berikan bimingan kita semua berupa
ajaran Islam yaitu agama yang benar
Semoga kelak kita selalu mendapat
syafaah dari beliau amin amin ya rabbal
alamin jemaah salat zuhur yang dirahmati
Allah subhanahu wa taala pada kesempatan
siang hari ini e merupakan lanjutan dari
tema yang kemarin yaitu puasa dan
tasawuf yang akan disampaikan oleh Ustaz
Hm Husni Mubarok kepada beliaunya kami
persilakan
bismillahirahmanirah
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuham
Alhamdulillah Alhamdulillahi wa Kafa
wasalatu wasalamu ala rasulihil
Mustofa waa alihi wasohbihi ahlidqi Wal
Wafa subhanaka La ilmaana illa maamtana
innaka Antal alimul
Hakim
Allah
W yang saya
muliakan yang saya
hormati hadirin
hadirat bapak-bapak
ibu-ibu jemaah salat
zuhur yang Semoga senantiasa dalam
rahmat dan lindungan dari Allah
subhanahu wa
taala
juga para pemirsa yang menyaksikan
kajian ini secara
virtual melalui bpsdm
TV juga Semoga senantiasa dalam rahmat
dan perlindungan dari Allah subhanahu wa
taala mengawali kajian kita pada siang
hari ini marilah kita sama-sama seperti
biasa menghaturkan puja dan puji syukur
kepada Allah subhanahu wa taala
biulilhamdulillahi rabbil
alamin karena atas aneka nikmat yang
Allah anugerahkan kepada kita semua
sehingga kita semua diberikan kemudahan
oleh Allah untuk melangkahkan kaki kita
ke masjid yang kita cintai
ini dan juga kita bersyukur kepada Allah
subhanahu wa taala bahwa Allah masih
memberikan kepada kita amanah usia
sehingga kita semua kembali dipertemukan
dengan bulan suci Ramadan di tahun
ini kita berdoa hadirin hadirat sekalian
Semoga semua ibadah yang kita semua
lakukan Salat kita puasa kita al-qur'an
kita zikir kita sedekah kita dan ibadah
apapun ingkang kul
panjenengan lakukan selama bulan Ramadan
ini kita berdoa kepada Allah sem Semoga
itu semua diterima oleh Allah subhanahu
wa taala dan juga kita berdoa semoga
kita masih dipertemukan oleh Allah
dengan ramadan-ramadan di tahun
mendatang amin amin allahum
amin hadirin hadirat
rahimakumullah kita masih membahas
tentang nasihat-nasihat yang disampaikan
oleh Al Imam Ibnu Atha illa
asekandari nasihat dalam kitab beliau
sebenarnya nya cukup
banyak yang mana
itu mungkin kalau dikaji secara rutin
Pak seminggu sekali mungkin setahun
belum tentu selesai
pak makanya
kemudian dalam pertemuan kali ini kita
hanya akan membahas nasihat-nasihat yang
paling prinsip
saja nasihat yang akan kita kupas pada
yang hari ini adalah termasuk di antara
nasihat yang menurut hemat kami
merupakan
ruh daripada seluruh nasihat yang ada
dalam kitab alhikam karya Ibnu athilla
asekandari apa nasihat itu dalam salah
satu bait hikamnya Al Imam Ibnu
aillah memberikan dua nasihat yang yang
sangat penting kepada kulo
panjenengan kepada kita para
pendamba-pendamba jalan menuju Allah
Subhanahu Wa Taala kepada kita para
pendamba-pendamba Rida Allah subhanahu
wa
taala apa kata beliau beliau berkata Min
alamatin
nujahi Fin nihayat
arujuallahi
bidat ini yang
pertama nasihat yang kedua adalah man
asraqat bidayatuhu asraqat
nihayatuh dua Bet ini kurang lebih
artinya termasuk di antara tanda-tanda
kesuksesan
seseorang di akhir perjalanan
perjalanannya adalah ketika dia bisa
kembali kepada Allah di ketika memulai
awal
perjalanan saya ulangi Malai Pak Nggih
termasuk di antara
kesuksesan atau keberhasilan seorang
hamba Allah di akhir
perjalanannya adalah ketika dia bisa
memulai kembali kepada Allah ketika
memulai
perjalanan bait yang kedua kurang lebih
artinya Barang siapa yang
permulaannya bersinar terang maka
akhirnya pun akan
bersinar hadirin hadirat
rahimakumullah dua kalimat yang ditulis
oleh Al Imam Ibnu athaillah
asakandari di sini adalah sebenarnya
berbicara
tentang
pentingnya niat bagi seorang
salik salik niku adalah
seorang yang memulai perjalanan menuju
Allah subhanahu wa
taala tetapi sebenarnya niat
ini adalah berlaku dalam setiap jenjang
kehidupan Kula
panjenengan niat ini berlaku dalam
setiap ibadah yang kita lakukan
yang mana Allah subhanahu wa taala
berfirman dalam berbagai ayat dalam
al-qur'an di antaranya dalam surah
azzumar Allah subhanahu wa taala niku
berfirman Qul inni umirtu an
abudallaha
muklahudin Katakanlah wahai Nabi
Muhammad Sesungguhnya aku diperintahkan
oleh
Allah untuk menyembah Allah dengan
memurnikan atau mengikhlaskan
penyembahan hanya kepada Allah wa Umir
akuna aalal muslimin dan juga aku
diperintahkan untuk menjadi orang yang
pertama kali Berserah diri kepada
Allah ayat ini adalah khitabnya meski
untuk Nabi Muhammad
tetapi substansi ajarannya pesan
ajarannya adalah untuk semua umat umat
Islam maka hadirin
rahimakumullah p penting bagi kulo
panjenengan Niki
untuk mempunyai niat yang benar dalam
segala
hal dalam segala hal Niki
maksudnya dalam setiap urusan kita baik
yang terkait dengan dunia ataupun
terkait dengan
akhirat banyak di antara kita ketika
ditanya apa itu aktivitas akhirat
biasane kulo panjenengan Ik jawab opo
Pak aktivitas akhirat niku salat Nggih
terus ngaji
terus puasa Terus zakat
terus Haji terus nopo Mali Pak umroh
Nggih noo
mawon banyak dianttara kul jenengan Niki
Yang menduga aktivitas akhirat itu hanya
terkait ibadah-ibadah mahd seperti itu
ibadah
murni ketika Kula panjenengan ditanya
aktivitas akhirat itu apa hadir di
majelis taklim kemudian salat zakat dan
sebagainya tadi
Pak kemudian kita ketika ditanya
aktivitas dunia itu apa aktivitas dunia
itu di antaranya kerjo ngoten Nggih
biasa sekolah terus SP
Mal
kebergian rekreasi atau bahasane lar
Siki niku healing terus Mal aktivitas
Dunia
pak
cangkruan terus
Mal terkait
niku ketika kita ditanya apa itu
aktivitas akhirat kita Jawab dengan
jawaban yang tadi ketika kita ditanya
tentang aktivitas dunia kita akan
menjawab dengan jawaban yang barusan Pak
l iku
termasuk di
antara sedikit mboten salah semua mboten
sedikit kesalahan kita dalam
memandang agama Islam yang universal
Niki maksudde pun
opo Al alamah asyahid as Syekh Said
Ramadan albughti seorang pakar tasawuf
besar
niku ketika beliau
ditanya mana yang disebut aktivitas
dunia mana yang disebut aktivitas
akhirat Apa jawaban beliau aktivitas
dunia dan aktivitas akhirat itu dinilai
ditentukan berdasarkan
niatnya contoh kulo ngeten niki Pak
Nggih kulo ngaji
koyoke aktivitas akhirat tapi Nggih
belum
tentu kalau kemudian niat kulo Niki
ngaji
kono pengin Tole amplop seumpomo Pak
seumpomo maka aktivitas kulo Niki akan
menjadi aktivitas
dunia sama dengan kulo
panjenengan sedekah atau
kita menunaikan umrah atau Haji atau
kulau panjenengan membaca al-qur'an
kalau niat kita karena dunia maka itu
akan menjadi aktivitas
dunia tetapi sebaliknya aktivitas
akhirat itu adalah aktivitas apapun yang
itu diniatkan karena Allah subhanahu wa
taala meskipun secara Zahir niku tampak
seperti aktivitas
dunia contoh nopo kulo panjenengan Ik
kerjo Nggih kerjo niku kan koy aktivitas
Dunia
pak kalau kita tidak niat apa-apa kerjo
hanya tolek isok mangan kerjo hanya
agar gak diseneni bojone sebab nek moten
setoran akhir bulan biasane ono sing
merengut teng biasanya
Pak nek niat kulo panjenengan ngotenu
maka itu akan menjadi aktivitas Dunia
pak tapi coba ketika panjenengan kulau
panjenengan meniatkan kerja
kita diniatkan yang pertama adalah
karena ibadah kepada Allah loh Ustaz
kerj niku kok saget dinilai ibadah
enggih karena kenapa Allah memerintahkan
kul panjenengan ini kerjo untuk
memberikan nafkah kepada keluarga ketika
kita niat dalam bekerja adalah
untuk melaksanakan perintah Allah maka
itu ibadah
tapi aktivitas-aktivitas pekerjaan Niki
akan bernilai ibadah niku dengan syarat
tadi kulo panjenengan niate karena
ibadah karena Allah melaksanakan
perintah Allah kemudian yang kedua kerja
kita akan bernilai
ibadah
ketika dalam bekerja kita tidak
meninggalkan ibadah-ibadah yang wajib
contoh panjenengan kerjo dari awal niate
w rono gusti Allah seumpama kemudian
Wayah zuhur malas wis gak sembahyang
utawa panjenengan ketika bekerja dalam
kondisi pekerjaan yang biasa-biasa saja
bukan pekerjaan berat apalagi musafir
moten contohone panjenengan kerjo ngeten
niki kan mboten Patik Soro Pak Nggih
terus panjenengan moten Poso meskipun di
awal panjenengan niate karena Allah maka
itu tidak akan
diterima atau kemudian panjenengan
ketika bekerja melaksanakan pekerjaan
dengan melanggar perintah Allah contohne
Kula panjenengan bekerja kemudian ketika
kita dihadapkan
pada proyek ataupun apapun itu yang di
depan kita ada potensi kita untuk
mengambil uang yang haram maka kemudian
kita ambil
tanpa kita ambil uang itu maka itu
kemudian disebut dengan korupsi kalau
sudah Demikian maka meskipun kul
panjenengan Niati kerja untuk Allah maka
itu tidak tidak akan
diterima makanya lagi penting Pak ketika
kita
semua tahu bahwa aktivitas itu apakah
aktivitas dunia ataupun aktivitas
akhirat itu adalah dengan niatnya nek
kulo panjenengan kerjo niate karena
melaksanakan perintah Allah maka itu
akan bernilai pahala itu akan bernilai
aktivitas akhirat saya tukerj u Pak
ganjaran
pakay kata Baginda Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam semisal dalam
sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al
Imam Ahmad
nabi
makanan yang engkau berikan kepada
dirimu sendiri kepada anakmu kepada
istrimu kepada
pembantumu kepada orang tuamu yang mana
itu adalah hasil dari pekerjaan yang
halal maka itu bernilai sedekah bagi di
sisi allah subhanahu wa taala kemudian
Wen hadis mal yang diriwayatkan oleh Al
Imam
atthabraniahi penting wonten hadis nabi
dawuh
laukiral hammuabil maisyah ada di antara
beberapa jenis dosa yang mana itu cara
untuk mendapatkan ampunan dari Allah
adalah dengan bekerja lurang nopo Mal
Pak mane kulo panjenengan Niki se
diparingi tenaga oleh Allah diparingi
kesempatan diberikan kemudahan untuk
sakit bekerja di tempat-tempat seperti
ini maka itu harus kita syukuri yang
kedua niat kulau panjenengan harus benar
maka setiap langkah panjenengan
berangkat dari
rumah itu satu langkah akan dinilai
ibadah ya satu langkah dinilai
ibadah ketika panjenengan keluar menuju
tempat kerja sampai pulang lagi itu
semua dinilai ibadah di sisi allah
subhanahu wa taala ketika niat kulo
panjenengan
benar hadirin hadirat
rahimakumullah Maka sekali lagi
Mari kita kembali Tata niat kita dalam
hal apapun Pak dalam Ibadah dalam
bekerja apalagi dalam kulo panjenengan
menjalani kehidupan kita di dunia
ini Kenapa kita harus menata niat yang
benar Kenapa kita harus menata niat yang
ikhlas semata-mata karena Allah
subhanahu wa taala alasannya yang
pertama adalah kalau niat itu tidak
benar tidak diterima oleh Allah sebuah
amal sebagaimana sabda Baginda Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
dalam sebuah hadis yang terkenal Innamal
aalu binniat wa
innamariin Ma Nawa Sesungguhnya amal itu
ditentukkan dengan niatnya dan seorang
itu tergantung dari
amalnya Kemudian yang
kedua Kenapa kulau panjenengan ini harus
niat yang benar baik dalam ibadah dan
dalam bekerja ataupun dalam kita semua
menjalani kehidupan di dunia
ini alasan Yang kedua sebagaimana
disampaikan oleh para ulama karena niat
yang benar niat yang Ikhlas itu tidak
hanya berdampak kepada kita tetapi juga
berdampak kepada anak turun
kita suestui pak niat yang benar niat
yang Ikhlas itu tidak hanya berdampak
positif kepada kita tetapi juga
berdampak positif berdampak baik
berdampak Indah kepada anak turun
kita dalam kitab-kitab Tarikh dalam
kitab-kitab Sirah Nabawiyah
niku banyak dinukil
kisah seorang raja yang bernama tabban
As'ad Sinten Pak tabban
As'ad Taban As'ad Niki adalah seorang
raja besar Niki masih terkait dengan
bahasan niat
wau tabban As'ad Niki adalah seorang
raja besar yang mana pusat kerajaannya
adalah berada di
Yaman berada di Yaman Yaman NU Pundi
mangkin jenengan keluar pintu gerbang
belok nganan terus Pak ngih sampai teng
juandang ng numpak pesawat Mumbul nang
Yaman
mereko tabban As'ad ini adalah seorang
raja besar di Yaman
Pak l suatu saat beliau
ingin
melihat
rakyat-rakyat yang ada dalam bentangan
kekuasaannya yang begitu
luas yang mana kekuasaan raja tabban
saat itu meliputi Hijaz dan sekitarnya
ng termasuk Makkah Madinah
bareng Raja tabban As'ad itu hidup pada
masa kurang lebih 300 atau 400 tahun
sebelum dilahirkannya Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi
Wasallam Raja tabban As'ad ini kemudian
berkunjung ke beberapa kota di kota yang
pertama
beliau dengan di temani para
menteri-menterinya dengan ditemani para
ajudan ajudannya dengan ditemani para
penasihat-penasihatnya yang mana
penasihat beliau itu juga sebagian besar
berasal dari kalangan ahli
kitab berasal dari kalangan ahli
kitab ahli kitab saat itu adalah julukan
untuk orang-orang Yahudi ataupun orang
Nasrani tetapi dalam konteks ini adalah
orang Nasrani Pak loh Ustaz Ustaz
berarti agama Nasrani sebelum Nabi
Muhammad itu ada yang benar ada yang
lurus
Iya karena saat itu Ketika Nabi Isa
alaihialatu wasalam itu telah diutus
kemudian diangkat oleh Allah ke langit
maka Nasrani itu terpecah menjadi banyak
sekte Pak ada satu sekte yang masih
menganggap bahwa Nabi Isa itu hanyalah
seorang nabi dan rasul
saja tetapi agama Nasrani Niki adalah
ajarannya sampai Ketika Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam diutus maka
ajaran agama Nasrani itu sudah dianggap
kadal Warsa dan harus kalau orang pengin
disebut beriman harus mengikrarkan dua
kalimat syahadat dan bersaksi akan
keislamannya kepada Allah kepada Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam jadi saat itu mereka masih
disebut sebagai orang-orang
beriman
suatu saat Raja Taban As'ad ini
berkunjung ke beberapa kota di kota yang
pertama
beliau disambut karena beliau niku Raja
lazimnya seorang pejabat niku nek
berkunjung ke bawahan-bawahannya
mestikan dimuliakan pak mboten hanya
Rojo direktur perusahaan utau Bupati
Camat atau pimpinan kantor dan
sebagainya kalau berkunjung ke rumah
bawahan-bawahan kan pasti
dimuliakan disambut dimuliakan
dijamu dengan makanan-makanan yang
terbaik demikian pula Raja tabban As'ad
alyamani saat itu beliau berkunjung di
kota pertama niku dimuliakan dengan luar
biasa set setelah menginap beberapa hari
di kota pertama beliau kemudian
berkunjung lagi ke kota lain yang masih
dalam area kekuasaannya beliau
dimuliakan dengan itu luar biasa sampai
berganti beberapa kota demikian juga
beliau dimuliakan dengan begitu luar
biasa Sampai suatu saat beliau
berkunjung ke kota
Makkah ketika Raja tabban As'ad alyamani
ini berkunjung ke kota
Makkah maka saat itu hadirin hadirat
rahimakumullah para penduduk Makkah niku
biasa mawon wis koy ketemu wong biasa
ngoten lah koy ketemu
koncone ya disopo disopo tapi ng moten
dihormati lah yang namanya pimpinan yang
namanya Raja ketika rakyatnya berlaku
biasa saja tidak menghormati cuek-cuek
saja pasti rajaakan tersinggung
Pak setelah tersinggung beliau atau
rajataban As'ad alyamani ini mencari
tahu Sebab kenapa orang-orang Makkah
berbeda dengan penduduk lain kalau saya
berkunjung ke kota A itu dimuliakan kota
B dimuliakan sampai ber ganti-ganti kota
kecuali kota Makkah
ini Lalu setelah dicari
informasinya Kemudian beliau mendapatkan
jawaban Kenapa tuan raja tidak
dimuliakan di Makkah karena penduduk
Makkah ini punya
Ka'bah dan
mereka
berprinsip bahwa mereka tidak akan
memuliakan siapapun kecuali
Ka'bah
pun sampai ngeten sampai Niki Kemudian
beliau Oh ternyata seperti
itu karena Kemudian beliau dalam hati
beliau Ada
kecemburuan Kemudian dari peristiwa
tersebut menimbulkan rasa marah rasa
mangkel di hati rajetan
As'ad Kemudian beliau berniat Niki masih
niat Belum
diucapkan beliau berniat dalam hati
beberapa hari lagi ku akan menghancurkan
Ka'bah agar orang-orang Makkah kalau
Ka'bah sudah hancur maka mereka akan
berali
menghormatiku Niki masih berupa niat
Pak hadirin hadirat rahimakumullah
setelah beliau berniat pada malam itu
esoknya Allah subhanahu wa taala
kemudian memberikan beliau sakit
keras sampai beberapa hari beliau tidak
bisa berjalan beliau yang namanya Raja
tentu mengambil tabib atau dokter-dokter
yang terbaik yang mampu
beliau bayar yang mampu beliau
datangkan dokter dari berbagai wilayah
tabib dari berbagai wilayah beliau
datangkan ternyata tidak bisa sembuh Lah
ternyata wonten satu dokter yang mana
satu dokter ini tidak hanya dokter saja
Beliau juga sebagai seorang ulama
sebagai seorang ahli
kitab lalu kemudian dokter sekaligus
ulama tadi berkata kepada raja Taban
wahai tuan
raja Bolehkah aku menyampaikan sesuatu
kepadamu tetapi aku ingin berbicara
Empat Mata
Oh baik-baik kalau setelah itu Kemudian
ajudan-ajudan beliau yang ada di kamar
beliau disuruh keluar dan beliau
berbicara Empat Mata wahai tuan raja
sungguh penyakitmu ini bukan penyakit
biasa tapi merupakan azab dari Allah
subhanahu wa taala karena Engkau telah
melakukan sesuatu yang itu sangat buruk
nilainya di sisi allah subhanahu wa
taala lalu kemudian Raja
tersadar setelah Raja tersadar Kemudian
beliau cerita engkau betul wahai Tuan
tabib sesungguhnya Beberapa hari lalu
aku niat untuk menghancurkan Ka'bah
karena saat itu aku tersinggung dengan
para penduduk Makkah yang mana mereka
tidak menghormatiku sama
sekali setelah Kemudian beliau tahu
bahwa sakit beliau itu ditimpahkan oleh
Allah karena niat yang salah tadi Pak
Lalu Kemudian beliau bertaubat kepada
Allah subhanahu wa taala beliau
bertaubat kepada Allah beristigfar
kepada Allah subhanahu wa taala dan
kemudian niatnya
berubah bahwa Mulai detik itu beliau
akan menjadi orang yang memuliakan
Ka'bah mengagungkan Ka'bah tidak hanya
itu beliau bernazar akan memberikan
kiswah terbaik kiswah atau penutup
Ka'bah yang diambil dari kain terbaik
dan paling mahal di zaman
itu lalu Kemudian beliau menunaikan
janjinya menunaikan nazarnya Bapak Ibu
sekalian maka dalam sejarah orang
pertama yang memberikan kiswah kepada
Ka'bah kiswah niku penutup Pak sing
Warno Ireng niku Pak Nggih itu adalah
raja Taban As'ad
alyamani setelah menetap di Makkah
Beberapa hari kemudian beliau memutuskan
pulang Tetapi sebelum pulang beliau
memilih berkunjung ke kota
yatrib kota yatrib niku sekarang bernama
Madinah Pak dulu namanya yatrib dan
kemudian ketika nabi hijrah nama
tersebut dirubah oleh Nabi menjadi
Madinah
almunawarah
Raja Taban As'ad alyamani ini kemudian
berkunjung ke
Madinah setelah berkunjung ke Madinah
beberapa hari beliau kemudian
mengumumkan kepada para
pengikut-pengikutnya para
pejabat-pejabatnya yang ikut dalam
rombongan perjalanan bahwa besok kita
semua akan pulang kembali ke kampung
halaman kita yakni di kota
Yaman lalu hadirin hadirat
rahimakumullah pada malam itu Kemudian
ada beberapa orang yang mana orang itu
adalah termasuk dari rombongan
perjalanan Raja tabban As'ad alyamani
beberapa orang itu terdiri daripada
ulama-ulama ahli kitab
beliau kemudian mereka berkata kepada
raja tabban As'ad wahai tuan raja
Sesungguhnya kami mohon maaf bahwa besok
kami tidak bisa ikut bersamamu untuk
kembali ke Yaman kami minta izin untuk
tinggal di kota yatrib
ini lalu Raja kaget Dan bertanya kenapa
kalian ingin tinggal di
sini Bukankah ketika kalian berada di
kota Yaman aku mencukupi seluruh
kebutuhan kalian kalian menjadi
orang-orang terdekatku sekaligus sebagai
penasihatku kalau kalian ingin tinggal
di sini berikan kepadaku satu alasan
yang yang masuk akal Kalau alasan itu
bisa aku terima maka kalian akan aku
izinkan tinggal di kota yatrib ini kata
raja
Taban lalu kemudian mereka ulama-ulama
ahli kitab tadi berkata Wahai Raja
tebban Sesungguhnya kami
membaca dalam kitab-kitab kami bahwa di
kota yatrib ini nanti akan menjadi
tempat Tujuan hijrah Nabi akhir zaman
Muhammad sallallahu Al
wasallam Kami ingin tinggal di
sini agar kelak dari keturunan-keturunan
kami itulah yang akan menyambut Baginda
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
dan yang akan menjadi sahabat-sahabat
serta
pembela-pembelanya lalu Raja teban
tertegun
Pak tertegun beliau kemudian berkata Oh
begitu alasan kalian kalau begitu
baiklah aku akan mengizinkan kalian
tinggal di sini agar nanti dari
keturunan-keturunan kalian itulah yang
akan menyambut Baginda Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam tetapi
kemudian aku ingin titip Suratku kepada
kalian yang mana Suratku ini tolong
kalian kalau sudah mendekati akhir usia
kalian wasiatkan kepada anak kalian anak
kalian wasiatkan kepada anaknya lagi
anaknya lagi wasiatkanlah kepada ada
anaknya lagi sampai surat ini sampai ke
tangan nabi akhir zaman tersebut Lalu
Raja Taban Asad alyamani menulis sebuah
surat yang diperuntukkan untuk Baginda
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
Pak padahal nabi masih lahir sekitar 400
tahun setelah
itu apa yang ditulis Raj Taban As'ad
Beliau berkata dari Taban hamba
Allah
Sesungguhnya Hai Nabi Agung akhir zaman
Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam seandainya Niki dalam surat
terjat ban As'ad Pak
Seandainya Aku ditakdirkan
saat engkau diutus oleh Allah sebagai
seorang rasul Seandainya aku hidup di
zaman itu Seandainya aku hidup di masa
itu maka aku pasti akan menjadi sahabat
dan pembela-pembela di jalan Allah
subhanahu wa
taala lalu kemudian surat itu ditutup
surat orang zaman dulu Itu kan dari
kulit Pak ngih dari kulit yang keras itu
bisa bertahan sampai ratusan tahun surat
itu kemudian digulung kemudian diikat
diberikan kepada
pemimpin pemimpin rombongan dari ahli
kitab yang menjadi pengikut-pengikut
dari Raja Taban As'ad alyamani tadi
setelah itu Kemudian beliau
pulang hari berganti dengan hari sampai
berlalu bertahun-tahun berpuluh-puluh
tahun beratus-ratus tahun
Pak hingga
kemudian ketika tiba diutusnya Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang
mana Nabi berdakwah di kota Makkah niku
sekitar 13 tahun tetapi sebagaimana kita
ketahui dalam rentang waktu yang cukup
lama tersebut sedikit sekali orang
Makkah yang beriman sedikit sekali orang
kafir Quraisy yang beriman Bapak Ibu
sekalian
tetapi
yang men menakjubkan
adalah bahwa di akhir-akhir nabi tinggal
di kota Makkah saat itu kalau kita baca
sejarah Pak latar belakang keimanan
orang-orang Madinah adalah ketika mereka
menunaikan ibadah
haji ketika mereka menunaikan ibadah
haji mereka
mendengar pengaruh-pengaruh atau
ucapan-ucapan yang barkan oleh
orang-orang kafir Quraisy wahai para
jemaah haji wahai para penduduk Arab
kalau kalian masuk kota Makkah untuk
menunaikan ibadah haji berhati-hatilah
dari orang yang bernama Muhammad nah
niku pengaruh daripada orang-orang kafir
Quraisy saat itu pak karena kenapa dia
adalah seorang tukang sihir maka
berhati-hatilah kalian terhadap
ucapan-ucapannya yang penuh dengan sihir
itu Dia adalah seorang dukun dan
berbagai fitnah lainnya yang ditujukan
kepada Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam tetapi dasar Pak karena
leluhur-leluhur orang-orang Madinah
adalah para ahli kitab yang menjadi
pengikut Raja Taban As'ad alyamani tadi
yang mana mereka adalah orang-orang yang
punya niat-niat yang luhur maka
pengaruhnya ke anak
cucunya maka kul panjenengan melihat
bahwa meskipun nabi masih berada di
Makkah tetapi keimanan itu telah
diterima oleh penduduk
Madinah dan itu kemudian berlangsung
beberapa bulan kemudian sampai kemudian
Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam hijrah
ke ke Madinah dan kita semua tahu
bagaimana peristiwa hijrahnya Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
beliau hijrah ke Madinah tetapi keimanan
Islam telah dipeluk hampir mayoritas
oleh para Penduduk Madinah hingga ketika
naiku hijrah ke
Madinah lalu apa yang terjadi beliau
disambut dengan Gagap gembita dengan
sorak bahagia dan dengan syair-syair
yang indah bahkan syairnya kita
senandungkan hingga sekarang Pak
barangkali ini adalah syair Arab yang
paling terkenal di Indonesia nopo syair
nikuadtil
telah terbit bulan purnama di atas kita
dari tempat di antara dua bukit dan
seterusnya Kenapa iman itu begitu mudah
diterima oleh para Penduduk Madinah
kenapa hati mereka begitu mudah luluh
dengan Hidayah dan kebaikan karena
mereka terlahir daripada nenek-nenek
moyang mereka yang mana nenek- moyang
mereka adalah orang-orang yang berhati
bersih yang mempunyai niat yang
tulus
hingga kemudian hadirin hadirat
rahimakumullah Nabi Sallallahu Alaihi
Wasallam ketika memasuki kota
Madinah beliau naik di atas unta beliau
yang bernama
alqaswa lah Ketika Nabi masuk kota
Madinah niku kan para penduduk
berbondong-bondong menyambut beliau
tidak hanya menyambut Mereka ingin
rumahnya disinggahi nabi sebagai tempat
tinggal
sementara terutama orang-orang yang kaya
orang-orang yang punya rumah yang luas
Pak Ketika Nabi lewat di depan rumah
mereka Ya Rasulullah Monggo tinggal teng
Meri mawon Ya Nabi Ya Rasulullah Monggo
pinara tinggal Tengger kulo mawon sudah
kami siapkan semua keperluanmu ya
Rasulullah tetapi
Kemudian dari semua ajaan itu nabi hanya
menjawab
khilahaahamur biar unta ini berjalan
semaunya karena sesungguhnya dia
diperintah oleh Allah dia dituntun oleh
Allah subhanahu wa taala di manaun unta
ini berdiri maka itulah tempat yang
dipilih oleh Allah subhanahu wa taala
sebagai tempat
Kelahiranku
hadirin ini adalah unta Pak bukan siapa
untanya bukan tetapi Siapa orang yang
ber ada di atas
unta tidak lain adalah Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi Wasallam orang Pak
kalau di hatinya ada nabi maka dia akan
selalu dituntun oleh Allah dia akan tahu
kapan waktunya saya berjalan Kapan saya
belok Kapan saya harus bekerja Kapan
saya harus beribadah ketika orang itu di
hatinya ada ada Nabi Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasallam maka dia akan dituntun
oleh Allah dalam seluruh urusannya
termasuk Allah akan menolongnya agar dia
terhindar dari kemaksiatan nek kulo
panjenengan kadang-kadang se Urip mboten
jelas Pak ngalor ngidul moten jelas
utawo kepingin tobat jatuh lagi kepingin
tobat jatuh
lagi Monggo kulo panjenengan ikiki
introspeksi Pak apakah di hati kita
cinta kepada Nabi Muhammad keberadaan
Nabi Muhammad itu ada atau tidak atau
seandainya ada seberapa besar dalam hati
kita mahabbah kepada Nabi Muhammad
Sallallahu Alaihi
Wasallam hadirin sampai kemudian unta
itu
berjalan unta itu kemudian berhenti di
sebuah rumah yang mana rumah itu adalah
milik seorang sahabat yang bernama Abu
Ayyub
al-anshori dan barangkali
Berdasarkan informasi daripada ulama
Kenapa rumah Abu Ayub dipilih oleh Allah
sebagai tempat singgahnya nabi nabi
tinggal di rumah Abu Ayyub niku mboten
sehari du hari pak tetapi 6 bulan
sebelum rumah nabi yang bergandingan
dengan Masjid Nabawi itu selesai selama
itu beliau tinggal di rumah Abu Ayyub
al-anshari Kenapa Abu Ayyub al-ansari
dipilih oleh Allah mendapatkan kemuliaan
dari Allah sebagai tempat tinggal nabi
rumahnya karena dalam hatinya ada
kerendahan hati ketika orang-orang minta
rumahnya disinggahi oleh Nabi demi
gengsi AB Ayub saat itu merasa w gak
mungkin nabi iku singgah di rumah saya
karena kenapa saya ini orang bukan orang
kaya rumah saya kecil saya ndak pantas
disinggahi oleh Nabi karena kerendahan
hatinya itulah kemudian dia diangkat
oleh
allahah barang siapa yang tawad hatinya
merendahkan diri maka Allah akan
mengangkatnya
kebahullah Barang siapa yang tawadu dia
akan diangkat oleh Allah sebaliknya
Siapa yang menyombongkan diri dia akan
dijatuhkan oleh Allah hadirin hadirat
rahimakumullah singkat cerita setelah
Rasulullah sampai di rumah Abu Ayyub
satu hari penuh beliau menerima tamu di
malam
harinya Abu Ayyub meminta waktu khusus
kepada Baginda Nabi Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasallam apa kata beliau Nabi
Ayub
mengantarkan satu
surat yang mana surat ini adalah dari
Raja tabban As'ad yang dititipkan kepada
buyutnya yang
pertama apa kata raja kata Abu ayyab
al-anshari Ya Rasulullah sesungguhnya
ini ada ada surat yang dititipkan untuk
engkau ya rasul surat ini berasal dari
Raja Taban As'ad alyamani yang
dititipkan kepada buyut kami yang per
buyutku yang pertama surat itu dibuka
oleh Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi
Wasallam setelah dibuka nabi membaca
isinya yang mana isinya tadi
adalah kesaksian daripada Raja Taban
Seandainya aku hidup di zamanmu wahai
nabi pasti aku akan beriman dan menjadi
sahabat serta pembelamu sampai
kapanpun lalu kemudian apa kata Baginda
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
beliau bersabda
inahu Min Ahadi rufaqai fil Jannah
sesungguhnya Raja tabban ini akan
menjadi salah satu dari temanku ketika
berada di surga nanti hadirin hadirat
rahimakumullah itulah niat Pak Artinya
niat itu tidak hanya penting untuk kulau
panjenengan untuk kita amal ibadah kita
diterima oleh Allah Iya kalau niat kita
ikhlas tetapi niat niku pengaruhnya ke
anak-anak
kita maka nek kulo panjenengan mungkin
anak kita moten nurut sering melanggar
perintah Allah sering kemudian mungkin
pernah membentak kita Barangkali Pak
barangkali Dulu ketika Kula panjenengan
niat sedari menikah atau sedari kemudian
berkumpul dengan istri nopo niat kulo
panjenengan kalau niat kita adalah untuk
mencetak hamba-hamba Allah yang Saleh
mencetak umat Nabi Muhammad Sallallahu
Alaihi Wasallam menjadi penerus sujud
kita di atas permukaan bumi kalau kita
telah tiada maka itu niat yang baik Pak
kalau kemudian anak kita menjadi anak
yang tidak baik maka mungkin ada yang
salah dengan niat kita dan itu harus
kita perbaiki Pak harus kita harus kita
perbaiki sebagaimana tadi Raja tabban
Asad dan ulama-ulama ahli kitab mereka
meniatkan untuk Allah mereka meniatkan
untuk Rasulullah Sallallahu Alaihi
Wasallam lalu kemudian efek baik atau
energi positif itu menular ke anak anak
cucu
mereka loh Ustaz kulo Niki kan moten Sae
barangkali orang-orang tua kulo dulu
sing mboten moten usah Nyalakan
sinten-sinten Pak nek kulo panjenengan
merasa bahwa kita belum baik maka
Marilah kebaikan itu kita mulai daripada
diri kita karena kenapa dengan kebaikan
itu kita mulai daripada diri kita
Insyaallah ke depan anak-anak kita
cucu-cucu kita dan keturunan-keturunan
kita Insyaallah menjadi orang yang
dijaga oleh Allah subhanahu wa taala
amin amin allahum amin maasyiral hadirin
bapak-bapak ibu-ibu yang sangat saya
muliakan demikian sedikit kajian kitab
alhikam tentang dua bait yang
disampaikan oleh Al Imam Ibnu athakan
dari tadi kita berdoa kepada Allah
semoga Allah subhanahu wa taala
senantiasa membimbing kita semua
membimbing seluruh keluarga kita
membimbing semua orang-orang yang kita
cintai dan Semoga Allah subhanahu wa
taala memudahkan langkah kaki kita untuk
menata niat dan kelak kita ketika kita
telah meninggalkan dunia ini Insyaallah
kita berkumpul dengan Baginda Nabi
Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam
hadirin hadirat rahimakumullah demikian
yang bisa saya
sampaikan mungkin sebelum kita tutup apa
ada yang ingin
bertanya ponten
Pak baik jika tidak ada Mari kita tutup
kajian pada siang hari ini dengan berdoa
kepada Allah semoga apa yang kita
pelajari pada siang hari ini dapat kita
pahami tidak hanya dapat kita pahami
tetapi juga Allah mudahkan kepada kul
panjenengan untuk mengamalkannya
bagaimana hidup itu bagaimana hidup itu
semestinya hanya untuk Allah dan
rasulnya
Bismillahirrahmanirrahim Allahumma Shi
ala sayyidina muhammad waa alihibihi
[Musik]
Allah
Arika waukrika wa Husna ibadatik
Allahumma Ana alaikrika Wa husnika
waukrika Wa Husna ibadatik
allahummaalna Min ibadikal mukhlinal
muttaqinal mustaqimin W tajalna Minal
girin W tajalna Minal girin
Allah muhammadahu Alaihi
wasihikauid Muhammad Shallallahu alaii
wasihbanaa Fid Dunya Hasanah wa akhirati
Hasan
waqabarahuaidina Muhammadin waa
alihibihi Wak was
walhamdulillahiabbil alamin kurang
lebihnya mohon maaf yang benar dari
Allah jika ada yang salah semua atas
kesalahan saya pribadi walu minkum
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih demikianlah
tadi kajian ASN mengaji edisi Ramadan
dengan tema puasa dan tasawuf yang
merupakan
lanjutan bagian yang kedua yang
Insyaallah nanti akan dilanjutkan pada
Rabu depan sampai ke at kali
pertemuan kurang lebihnya mohon maaf
kepada seluruh jemah kami ucapkan dan
kami ucapkan terima kasih akhirul kalam
wasalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh