Kind: captions Language: id [Musik] [Tepuk tangan] semenjak berdirinya bpsdm Jawa Timur kami telah secara progresif menciptakan wadah untuk tumbuh kembangnya para ASN Indonesia ketika era digital dimulai tumbuh sebuah tekad kuat untuk menyelenggarakan berbagai bentuk pengembangan kompetensi nonklasikal sebuah pembelajaran bagi ASN untuk mengembangkan kemampuan mereka yang arah geraknya berdampingan dengan teknologi eh sangat luar biasa dan Ini pengalaman kami eh belajar dengan menggunakan metode blended learning jadi secara online maupun secara during dan sistem yang dikembangkan pembelajaran juga sangat memudahkan bagi kami meskipun ini baru bagi kami dan kami baru mengetahui e ada mekanisme pembelajaran yang luar biasa Seperti ini bedah buku knowledge sharing komunitas belajar patok banding pelatihan jarak jauh pendampingan di tempat kerja podcast dan webinar adalah kegiatan-kegiatan pembelajaran yang telah sukses diselenggarakan oleh bpsdm Jawa Timur webinar series eh yang diselenggarakan bpsdm provinsi e Jawa Timur dengan mengambil tema hari ini yang tentang kehumasan ini merupakan sebuah terobosan yang luar biasa ini adalah merupakan sesuatu yang eh sangat menggembirakan ini merupakan tanda tanda dimulainya sebuah era baru yaitu era ASN eh belajar bpsdm Provinsi Jawa Timur tentu akan terus meng-update dan meng-upgrade dirinya tentu kita menyiapkan mendidik mendiklat bahwa yang sekarang dididik didiklat adalah mereka yang akan bersiap juga untuk berhadapan pada 4.0 sekaligus 5.0 meninggalkan sebuah legasi yaitu government public relation Academy ini kan hal-hal yang mungkin orang tidak terpikirkan Bah ternyata bpsdm itu bisa membuat banyak program-program yang menarik untuk meningkatkan kapasitas ASN kesuksesan bpsdm Jawa Timur Dalam pelaksanaan pengembangan Kompetensi nonklasikal ini akan terus kami pertahankan dan kembangkan menjadi lebih baik lagi ASN yang berpengetahuan luas dan cakap adalah kebanggaan kami SDM unggul menuju Indonesia emas adalah tujuan kami bersama bpsdm Jawa Timur ASN Indonesia berakhlak [Musik] juara segala penjuru kami datang bersama s [Musik] sama ada tiga macam ada PBB PPM dan juga cmi tapi kita fokuskan ke PPM yaitu tujuannya agar respek e para peserta didik kepada atasannya etikanya dan juga Tata caranya itu sesuai dengan peraturan penghormatan militer [Musik] Selamat sore Kami dari Kementerian Dalam Negeri dalam hal ini e bbsdm kemageri untuk melaksanakankait dengan monitoring kegiatan dari Diklat dasar sapol tujuan dari Diklat ini adalah untuk membekali para agar mampu dalam melaksanakan tugas dan fungsinya jaga keterintan dengan ketaranan masyarakat di dalam lingkungan dia [Musik] bekerja kepada para peserta pelatihan diharapkan ke depan mereka akan lebih berusaha meningkatkan kompetensinya lagi melalui program-program pengembangan kompetensi teknis dan fungsional lainnya tetap semangat tetap kompak salam prajawibawa sangat berterima kasih sekali atas penyelenggaraan Diklat SAR polppp pola 100 JP bagi CPNS pengangkatan pertama ke PNS formasi jabatan fungsional sertifikasi ini sangat kami butuhkan mengingat adanya peraturan tentang kewajiban polppp yang diangkat sebagai jabatan fungsional Satpol PP dalam waktu 3 tahun maksimal Pak wajib memiliki sertifikasi di klatsar pol P dan jabatan fungsional terima kasih kepada bpsdm Jawa Timur yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Dik ini karena ini sangat dibutuhkan untuk naik Janjang ke berikutnya Salah satu syarat untuk menaiki atau upgrade ke level berikutnya adalah dengan mengikuti pelatihan semacam ini terima kasih kepada bpsdm Provinsi Jawa Timur yang telah menyelenggarakan pelatihan mulai dari online class in class sampai dengan latihan PBB sukses terus bpsdm Provinsi Jawa [Musik] Timur last thing do is BR [Musik] down and and my eyes and I take it [Musik] in nanti kita mulai kita lajan k salah jangan diulang-ulang [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] i [Musik] belang [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Provinsi Jawa Timur terdiri dari 29 Kabupaten dan sembilan kota yang membuatnya menyandang predikat sebagai provinsi dengan jumlah kabupaten kota terbanyak di Indonesia menghadapi tantangan masa depan Jawa Timur bertekad untuk tampil terdepan dalam menyambut tantangan revolusi digital Jawa Timur terus melakukan inisiatif kolaborasi dan inovasi di berbagai sektor Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur adik karyiono membawa Jawa Timur melesat merespon tantangan transformasi digital dalam aspek birokrat [Musik] pan-pikiran yang inov danab UN menunangelayemangkajudkan reasi birrasi yang berdampaksung kepadayarakatemi Jawa timurah semahan berasek [Musik] dibaior integrasi dan interoperabilitas data dan informasi dari berbagai sektor serta membangun sistem keamanan cyber serta menciptakan budaya kerja ASN yang berbasis teknologi informasi bersama sosok yang pernah meraih penghargaan top 10 inovasi administrasi negara atau inagara as ini implementasi SPBE di provinsi Jawa Timur semakin berkembang Hal ini dapat dilihat dari layanan-layanan publik berbasis digital seperti eamsat Jatim online single submission atau jos Dimas tndde dan sat [Musik] Jati transasi digital di setiap proses pelayanan publik adalah kunci dari keberhasilan reformasi birokrasi yang berdampak langsung kepada masyarakat sebagai bentuk implementasi SPBE di Jatim khususnya keamanan siber bersama Pak Sekda adikaryo Saya yakin Provinsi Jawa Timur pasti dapat terus meningkatkan layanan birokrasi berbasis digital yang berdampak bagi masyarakat Terima kasih yang sub pemint Provinsi Jawa Timur Ibu Gubernur bapak wakil gubernur Bapak seng Bapak adaryo atas bimbingannya sehingga Sutomo bisa menciptakan suatu aplikasi untuk sistem informasi enterpriseomo untuk transparansi dan [Musik] akunabilitas [Musik] implementasi corvaliius ASN berakhlak pemerintah provinsi Jawa Timur presiden republik Indonesia Joko Widodo secara resmi meluncurkan cor values dan employer branding ASN pada bulan Juli Bismillahirrahmanirrahim saya luncurkan corvelius ASN berakhlak dan employer branding ASN bangga melayani bangsa Saya hanya ingin menyampaikan Core valu bagi ASN yang diluncurkan oleh Bapak Presiden pada bulan Juli tahun 2021 yaitu berlak asnai panduan berpikir bertutur dan berperilaku diimplementasikan dalam kata berakhlak akronim dari berorientasi pelayanan akuntabel kompeten harmonis loyal adaptif dan kolaboratif kemudian employer branding yang merupakan moto ASN dalam bekerja menggunakan semboyan bangga melayani bangsa ASN Memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat ASN bukan pejabat yang minta dilayani ASN harus memiliki jiwa melayani untuk membantu masyarakat pemerintah provinsi Jawa Timur bertekad untuk mengimplementasikan Core values berakhlak dan employer branding bangga melayani bangsa secara konsekuen dan berkelanjutan hari ini ada value baru yang diharapkan bisa menginisiasi dari proses pengintegrasian program kita dengan value loyalitas dengan value akuntabilitas dengan suasana-suasana yang memungkinkan kita bisa melakukan strongaboration jadi kolaborasi Saya rasa sudah dilakukan tapi bahwa membangun penguatan kolaborasi secara programatik dan sistemik itu yang mungkin akan mendapatkan penguatan ketika kita mendapatkan cor Val kita beraklak implementasi berakhlak pemerintah provinsi Jawa Timur berorientasi pelayanan Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat panduan perilakunya antara lain satu memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat dua ramah cekatan solutif dan dapat diandalkan tiga melakukan perbaikan tiada HTI Saya sangat senang sekali mengurus izin di sini karena petugasnya sangat ramah respon dan sangat bertanggung jawab e Terima kasih buat dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu E saya sudah bisa mengurus nib di sini dengan pelayanan yang sangat ramah dan gratis dibimbing sampai keperluan saya selesai dan saya juga diberikan ee pengetahuanpengetahuan cara pengisiannya dengan sangat baik dan jelas petugasnya ramah akuntabel kami bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan panduan perilakunya antara lain sat melaksanakan tugas dengan jujur bertanggung jawab cermat disiplin serta berintegritas tinggi du menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab efektif dan efisien t tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan kompeten terus belajar dan mengembangkan kapabilitas panduan perilakunya antara lain satu meningkatkan kompetensi dan menjawab tantangan yang selalu berubah dua membantu orang lain belajar tiga melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik harmonis kami saling puli dan menghargai perbedaan panduan perilakunya antara lain S menghargai setiap orang Apun latar belakangnya du suka menolong orang lain t membangun lingkungan kerja yang kondusifyal kam berikas s dan negar panduan perilakunya antara lain sat Memegang teguh ideologi Pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945 setia kepada NKRI dan pemerintahan yang sah Selamat pagi Kepada seluruh jajaran di Manun berada yang ada dan seluruh jajaran komando untuk memberikan arahan selamam bertugas salam sap salam Praja Wibawa 813 Dua menjaga nama baik sesama ASN pimpinan instansi dan negara Tiga menjaga rahasia jabatan dan negara salam sikap jas singis inovatif gererak cepat antisipasi persuasif Yes adaptif kami terus berinovasi dan antusias dalam menghadapi perubahan panduan perilakunya antara lain satu cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan dua terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas tiga bertindak proaktif kolaboratif kami membangun kerjaasama yang sinergis panduan perilakunya antara lain satu memberikan kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi dua terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah tiga menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama May [Musik] Bangs Halo sobat ASN minpro akan menjelaskan tentang cara mendapatkan e-sertifikat webinar ASN belajar yuk kita simak cara mendapatkan e-sertifikat webinar ASN belajar yang pertama pastikan sobat ASN sudah mendaftar dalam kegiatan webinar ASN belajar link pendaftaran dapat diisi maksimal h-1 sebelum webinar dilaksanakan Masukkan alamat yang tertera pada flyer ASN belajar sebagai contoh [Musik] bit.lyarftar_asnb2024 lalu klik tulisan masuk menggunakan Google masukkan Ail soat ASN yangih [Musik] kemudian isi kolom data diri sobat ASN pada formulir yang tersedia isi setiap kolom dengan benar nama Tulis nama lengkap sobat ASN karena ini adalah nama yang akan terterap pada e-sertifikat selanjutnya isi kolom NIP pangkat dan golongan sobat [Musik] ASN jabatan dan instansi dari mana sobat ASN berasal juga harus diisi dengan benar jangan lupa tulis pilih kota atau Kabupaten dari mana sobat ASN berasal dan yang paling penting isi nomor whatsApp sobat ASN yang aktif karena semua pemberitahuan akan dikirimkan melalui pesan Whatsapp setelah sebua kolom terisi cek dan pastikan kembali data yang sudah sobat ASN isi adalah benar lalu klik submit sobat ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp yang berisikan link materi virtual background dan juga link presensi simpan terlebih dahulu nomorfg agar Link yang diterima aktif dan menjadi hperlink nah link presensi ini baru bisa diakses pada saat acara webinar berlangsung sobat ASN dapat langsung klik Link yang tertera dan pastikan kembali data diri sobat ASN sudah benar setelah itu sobat ASN dapat langsung Tanda tangan pada kolom yang tersedia jika sudah klik submit setelah mengisi link presensi sobat ASN akan langsung diarahkan untuk mengisi [Musik] kuesioner sobat ASN juga bisa menuliskan kritik dan saran untuk webinar ASN belajar [Musik] loh setelah mengisi kuesioner sobat ASN dapat langsung mengunduh e-ertifikat webinar ASN belajar e-sertifikat bisa diunduh setelah acara webinar selesai ya jadi pastikan sobat ASN mengikuti webinar sampai akhir ingat Link eertifikat yang diterima setiap orang berbeda dan semua pesan pemberitahuan ini akan dikirimkan melalui pesan WhatsApp bukan email gimana soahbat ASN sekarang cara mendapatkan e-sertifikat semakin mudah kan tetap semangat dan ikuti webinar ASN belajar persembahan corpus sdis bpsdm Provinsi Jawa [Musik] Timur masih bingung cara daftar webinar di rumah SN langsung saja Check This Out pertama buka browser kalian bisa melalui handphone maupun laptop selanjutnya ketik rumah SN byp di provinsi Jawa Timur khusus untuk ASN PPR Jatim login dengan akun Master setelah itu masukkan NIP dan password Setelah kalian ada di branda rumah SN pilih menu webinar yang ada di sebelah kiri lalu pilih webinar yang akan diikuti dan klik buka selanjutnya registrasi terlebih dahulu dengan cara klik registrasi yang berwarna hijau setelah registrasi jangan lupa update data kalian dengan cara klik update informasi sertifikat dan Pastikan data kalian benar dari nama NIP jabatan dan instansi tempat kalian bekerja lalu klik Oke untuk mendapatkan sertifikat Kalian juga perlu mengisi survei dengan cara klik isi kuisioner setelah itu klik [Musik] submit Setelah semua persyaratan terpenuhi Sekarang Anda dapat mengunduh sertifikat webinar Jangan lupa untuk memberikan kami feedback dengan cara klik creating webinar Nah sekarang sudah paham kan cara mendaftar sampai mendapatkan sertifikatnya setelah mendapatkan sertifikatnya kalian enggak mau kan sertifikatnya tidak diakui yuk simak penjelasan teknis Bagaimana cara mengupdate data di dikap teknis atau seminar pertama pilih menu integrasi cisn pilih menu riwayat Diklat teknis yang kemudian akan muncul tampilan berikut dan selanjutnya tekan tambah setelah muncul pop up sobat ASN bisa mengisi data sesuai dengan sobat ASN miliki mudah bukan yuk ikuti webinar series yang ada di rum SN dan sampai bertemu di series berikutnya bertugas sebagai abdi negara seorang ASN tidak hanya melaksanakan fungsi sebagai pelaksana kebijakan pemerintah dan pelayan publik namun harus mampu menjadi perekat negara kesatuan republik [Musik] sosial kultural menjadi penting di tengah kondisi keberagaman masyarakat Indonesia ASN dituntut dapat melayani masyarakat tanpa diskriminasi sehingga diharapkan ASN memiliki kompetensi sosial kultural Sesuai dengan standar kompetensi jabatannya agar mampu menjaga mengembangkan dan mewujudkan rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Ayo kembangkan Kompetensi sosial kulturalmu bersama ASN belajar seri [Musik] sat asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shalom Om Swastiastu nama budhaya salam kebajikan Rahayu Rahayu Rahayu Dan salam sehat untuk kita semua selamat pagi sobat ASN di mana pun anda berada yang sudah bergabung di zoom meeting maupun di live YouTube bpsdm Jatim TV senang sekali saya Fanny patriia kembali hadir menjadi moderator pada ASN seri 9 pada pagi hari ini Tentunya pada momen kali ini Izinkan saya untuk dapat menyapa terlebih dahulu yang terhormat Kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur bapak Dr ramlianto SMP yang kami hormati para narasumber yang telah hadir secara virtual guru besar dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Erlangga Bapak Prof Dr Purnawan basudoro s.smh kepala pusat pengembangan kompetensi teknis dan sosial kultural aparatur sipil negara Lan RI Ibu Isti her Mba PLT asisten diputi manajemen talenta dan peningkatan kapasitas SDM Aparatur Kementerian Pan RB bapak Agus Yudi Wicaksono sstp mpmp dan tentu saja Bapak dan Ibu peserta ASN belajar seri ke-9 tahun 2024 di mana pun anda berada tentunya Pada momen kali ini Bapak dan Ibu sobat ASN luar biasa dapat hadir secara virtual di tempat dan dinas Anda masing-masing di mana Pada momen webinar seri kees9 kali ini kita akan membahas dan mengangkat tema di mana kompetensi ini sangat erat kaitannya dengan sikap toleransi keterbukaan dan kepekaan terhadap perbedaan antar individu atau kelompok masyarakat dan harus dimiliki oleh setiap ASN untuk menjalankan fungsi sebagai perkat dan pemersatu bangsa dengan tema Kompetensi sosial kultural ASN apa dan bagaimana [Musik] mengembangkannya [Musik] tentunya sebelum kita memulai sesi pemaparan dari para narasumber yang telah hadir secara virtual marilah kita simak terlebih dahulu keyn speech yang akan disampaikan oleh Kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur bapak Dr ramlianto [Musik] spmp [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian salam optimis Jatim bangkit sbat ASN selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN belajar persembahan Jatim University badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur pada hari ini Kamis tanggal 7 Maret 2024 ini ASN belajar telah memasuki seri kees9 untuk tahun 2024 kami informasikan bahwa ASN belajar diselenggarakan setiap hari Kamis sepanjang tahun dan diikuti oleh ASN di seluruh Indonesia partisipasi aktif dari sobat ASN di seluruh tanah air ini menunjukkan antusias yang luar biasa dari para sobat ASN untuk terus mengembangkan kompetensinya secara berkelanjutan sat ASN karena itu Kami berkomitmen untuk selalu menyajikan topik-topik aktual yang menjadi kebutuhan RI pengembangan kompetensi ASN di Indonesia pada seri ke9 tahun 2024 ini kami menyajikan topik yang terkait dengan salah satu kompetensi yang dipersyaratkan untuk ASN dionesia yakni Kompetensi sosial kultural topik menarik ini tentu membutuhkan diskusi yang intensif yang akan melahirkan rekomendasi yang lebih konkret serta strategi pengembangan kompetensi yang lebih praktis dan berdampak bagi kita nah sobat ASN sebab itu topik yang akan kita angkat dalam webinar series ASN belajar seri kees9 ini adalah Kompetensi sosial kultural apa dan bagaimana mengembangkannya sat SN termaktub dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terdapat tiga kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh aparatur sipil negara yakni kompetensi manajerial kompetensi teknis dan kompetensi sosialkultural kompetensi sosial kultural sendiri merupakan seperangkat pengetahuan keterampilan dan sikap perilaku yang dapat diamati diukur dan dikembangkan terkait dengan pengalaman ASN berinteraksi dengan masyarakat majemo baik dalam hal agama suku dan budaya perilaku wawasan kebangsaan etika nilai-nilai moral emosi dan prinsip yang harus dipenuhi oleh setiap ASN dengan memenuhi Kompetensi sosial kultural ini seorang ASN diharapkan mampu menjadi Garda terdepan persatuan dan kesatuan bangsa kita sobat ASN di seluruh tanah air kemajemukan dan keberagaman suku bangsa bahasa agama pandangan politik masyarakat Indonesia menuntut aparatur sipil negara untuk tidak hanya melaksanakan fungsinya sebagai pelaksana kebijakan pemerintah dan pelayanan publik namun harus mampu menjadi katalisator kohesi sosial yang mengarah pada makin kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia berbeda memang dengan kompetensi manajerial dan kompetensi teknis Kompetensi sosial kultural memiliki karakteristik yang berbeda mengingat cakupan yang luas dalam hal standar dan pengembangannya dalam konteks yang lebih luas Kompetensi sosial kultural dapat dijelaskan sebagai seperangkat kemampuan dalam memberikan pelayanan kepada publik lintas budaya secara lebih efektif jika kita kaji lebih mendalam pengembangan kompetensi SOS kultural bagi ASN setidaknya ada empat tujuan pertama mengembangkan kesadaran ASN agar menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman kesetaraan dan kemartabatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan masyarakat yang kedua dalam rangka menumbuhkan sikap kritis peka dan Arif dalam memahami keberagaman kesederajatan dan kemartabatan manusia dengan landasan nilai estetika etika dan moral dalam kehidupan masyarakat yang ketiga mampu memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada ASN sebagai bekal hidup bermasyarakat selaku individu dan makhluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya serta mampu memecahkan masalah sosial kultural secara Arif dan yang terakhir keempat mampu memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kultural agar daya tanggap persepsi dan penalaran ASN dalam menghadapi lingkungan sosial kultural dapat ditingkatkan sehingga kepekaan ASN pada lingkungan menjadi lebih besar nah sobat ASN kita pasti sepakat bahwa dalam rangka pengembangan Kompetensi sosial kultural ASN harus dilakukan secara terencana dan sistematis dengan standar kompetensi yang terukur lalu Seperti apa strategi kita sebagai ASN mengembangkan Kompetensi sosial kultural ini untuk membahas tuntas dan cerdas topik ini kami sudah mengundang Dengan hormat para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para narasumber yang telah berkenan hadir dan akan berbagi berbagai informasi strategis kepada sobat ASN di seluruh tanah air pertama kepada bapak Prof Dr Purnawan basundoro ssmhum beliau adalah guru besar sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Erlangga Surabaya yang sudah memiliki pengalaman riset yang sangat luas di bidang sosial kultural yang kedua beliau adalah ibu Isti heriani Mba beliau kepala pusat pengembangan kompetensi teknis dan sosial kultural Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia dalam kapasitas jabatannya beliau telah menyusun seperangkat regulasi tentang pengembangan Kompetensi sosial kultural bagi ASN dan yang ketiga adalah bapak Agus Yudi Wicaksono s.stp MPP beliau adalah pelaksana tugas Asisten Deputi manajemen talenta dan peningkatan kapasitas SDM Aparatur Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi nah sobat ASN Selamat mengikuti webinar ASN belajar seri ke9 tahun 2024 semoga bermanfaat wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] tu Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kami ucapkan terima kasih atas Ken speech dan juga opening speech yang telah disampaikan oleh bapak Dr ramlianto spmp nah tentu saja sobat SN yang sekarang ini telah bergabung di zoom meeting maupun di akun YouTube official kami di bpsdm Jatim TV pastikan bahwa sobat ASN untuk dapat mengisi link presensi yang dapat diakses langsung melalui batly Gar Mir hadir seri 9 seperti running Tex yang ada di layar sobat ASN namun untuk sekarang khusus untuk ASN Pemprov Jawa Timur Anda dapat mengikuti webinar pada rumah ASN yang linknya tertera di Running Tex juga untuk lebih lengkapnya agar dapat mudah terintegrasi dengan C ASN sehingga nilai ipasn Anda dapat diakui secara sah sekali lagi khusus untuk sobat ASN di lingkungan Pemprov Jawa Timur bisa langsung masuk dan mengikuti webinar ASN seri ke-9 ini pada rumah ASN di mana linknya ini terdapat di Running tag yang ada di layar supaya sobat ASN bisa langsung mudah nih terintegrasi dengan casn sebuah aplikasi khusus ya dan nilai IP ASN bisa diakui secara sah untuk sobat ASN juga berkesempatan mendapatkan 10 merchandise menarik selama mengikuti ASN belajar seri ke-9 ini dan dapatan dapatkan aktif sebagai penanya dengan nanti bisa langsung mengajukan pertanyaan melalui kolom pertanyaan yang ada di zoom meeting maupun kolom pertanyaan yang ada di akun YouTube serta Rais hand bila nanti telah kami Open Mic dan juga Open cam Jadi anda bisa langsung berdiskusi dengan para narasumber dan kuis official Instagram di @bpsdmjatim dan juga wipromunication jangan sampai dilewatkan di mana hadiah juga akan kami bagikan bagi Anda yang terpilih Dan juga anda yang berhasil memenangkan kuis sekali lagi jangan lupa untuk follow dulu akun Instagram di @bpsdmjatim dan juga di @wiproomunication dan selengkapnya kita akan menuju dan menyapa langsung narasumber kita yang [Musik] pertama [Musik] baik segera kita akan menyapa narasumber kita yang pertama yaitu guru besar dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Erlangga Bapak Prof Dr Purnawan basundoro SSM home di mana Kami akan membacakan terlebih dahulu profile singkat dari beliau saat ini beliau menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Erlangga mulai dari tahun 2020 kemudian di tahun 2022 hingga sekarang juga menjabat sebagai sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya tacb Kota Surabaya dengan riwayat pendidikan menempuh pendidikan di tahun 2011 dengan gelar doktor ilmu sejarah Universitas Gadjah Mada dan telah menerbitkan publikasi ilmiah buku dan jurnal sejumlah Luar biasa ini ada sekitar puluhan ya tidak hanya belasan saja total ada 51 jurnal dan buku yang telah dipublish serta artikel yang dap dapat Bapak Ibu sobat ASN dapatkan dan baca di surat kabar dan majalah ini terdapat puluhan juga sehingga pada momen kali ini materi yang disampaikan oleh Beliau jangan sampai dilewatkan segera kita akan menyimak pemaparan dan menyapa narasumber yang pertama profesor Dr Purnawan basundoro [Musik] ssmh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Prof Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Apa kabar Alhamdulillah sehat ya walaupun kondisinya mendung setiap hari hujan tapi kita harus sehat pak betul sehat dan juga tentunya semangat ya apalagi pada B ini Semangat betul Terima kasih telah bergabung secara virtual pada pagi hari ini Prof dan tentunya dinantikan oleh seluruh sobat ASN yang telah tergabung ada ada dua media satunya di akun YouTube dan juga Zoom meeting untuk itu kesempatan momen pertama kali ini kami langsung berikan kepada Profesor disilakan Oke terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua dan semoga sobat-sobat ASN yang berada di berbagai tempat di Indonesia hari ini dalam keadaan eh sehat walafiat Eh pada pagi hari ini saya diberi apa namanya tema untuk ee berdiskusi dengan rekan-rekan ASN semua mengenai Kompetensi sosial kultural ya Bagi ASN karena memang ee Kompetensi sosial kultural ini ee kemudian menjadi sesuatu yang diformalkan ya walaupun sebenarnya secara umum Kompetensi sosial kultural ini adalah sesuatu yang melekat ya secara alamiah berada di diri kita masing-masing gitu ya tetapi karena posisi kita ini sebagai ASN dan kemudian ee keahlian sosial kultural ini kemudian diformalkan menjadi sebuah kompetensi yang bisa diukur maka tidak bisa tidak kita semua yang merasa sebagai aparatur sipil negara atau ASN tentu saja kita harus ee menguasai hal tersebut gitu ya sebenarnya ee Kompetensi sosial kultural ini bukan sesuatu yang sulit ya bukan sesuatu yang rumit ya Ee dan tidak membutuhkan keahlian tertentu Sebenarnya ya ini agak berbeda dengan kompetensi yang lainnya seperti misalnya kompetensi manajerial karena kompetensi manajerial itu memang ee sebuah keahlian yang itu harus dilakukan dengan cara ee belajar secara terus-menerus baik teoritis maupun yang bersifat praktis nah sementara Kompetensi sosial kultural ini sebenarnya ya secara sederhana itu sebenarnya bisa diukur dengan hati kita dengan nurani kita kira-kira tindakan kita sehari-hari itu dalam melayani masyarakat ya sebagai aparatur sepir negara sebagai ahli ee sebagai apa namanya ee pelayanan masyarakat ini kira-kira Itu Menyakitkan merugikan atau tidak terhadap kelompok-kelompok yang lain itu sebenarnya intinya itu hati nurani kita ini sebenarnya ya sebagai kontrol yang paling baik ya atas sikap-sikap kita yang terkait dengan Kompetensi sosial dan kultural itu Ini catatan yang utama itu adalah itu nah tetapi ee pagi ini supaya lebih ee ter struktur saya ingin berbagi eh apa namanya nah ini PowerPoint ya terkait dengan apa yang harus kita lakukan ee kaitannya dengan Kompetensi sosial kultural ini waktu yang diberikan ke saya terbatas ini hanya 30 menit sehingga ee nanti jika ada hal-hal yang masih kurang nanti kita bisa diskusikan atau di lain waktu juga rekan-rekan ASN bisa menghubungi saya secara langsung nah terkait dengan kompetensi ini sebenarnya sudah diatur di dalam peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan Reformasi birokrasi ya nomor 38 tahun 2017 di sana sudah dijelaskan secara detail apa-apa yang eh harus dilakukan oleh seorang ASN dan terkait dengan kompetensi ini ini sudah ada kamusnya ya di dalam ee Peraturan Menteri tersebut di lampiran itu sudah ada e kamus terkait dengan kompetensi ya dan salah satunya adalah Kompetensi sosial kultural nah di sana ada definisi ya ini eh apa namanya definisi umumnya semacam ini bahwa Kompetensi sosial kultural ini adalah pengetahuan keterampilan dan sikap perilaku yang dapat diamati ya Jadi yang namanya sikap ya yang namanya kompetensi itu bisa diamati Jadi kalau eh apa namanya ada orang mengamati kita dan ini ternyata tidak sesuai dengan kamus ya berarti kita belum kompeten gitu ya dan kemudian bisa diukur kompetensi itu bisa diukur bisa dikuantifikasi sikap ini sebenarnya E kompetensi adalah kemampuan ya keterampilan sikap tetapi ini bisa diukur bisa dikuantifikasi Oleh karena itu tentu saja karena ini bisa diukur gampang sebenarnya Nah karena bisa diukur maka bisa dikembangkan ya perilaku-perilaku terkait dengan ee sosial kultural ini walaupun itu bersifat alamiah dan itu ada di dalam diri kita tetapi kalau itu tidak dipupuk tidak dikembangkan itu bisa berbalik ya Jadi bisa kompetensinya itu bisa gugur gitu ya apa yang mestinya kita lakukan ya bisa menjadi ee ee negatif gitu ya nah Kompetensi sosial kultural ini lebih banyak terkait dengan perilaku Sebenarnya ya dengan perilaku kita manakala kita berinteraksi dengan masyarakat ee yang majemuk Ya majemuk ini kalau dalam konteks Indonesia itu ya Ee majemuk dalam hal agama kita memiliki agama resmi itu ada en gitu ya kemudian suku dan budaya Wah ini sangat banyak kemudian perilaku wawasan kebangsaan jadi dalam konteks eh kita yang beragam ini wawasan kebangsaan kita seperti apa pemahaman terkait dengan keragaman dalam konteks persatuan Indonesia itu seperti apa G ya dan kemudian ada etika ada nilai-nilai moral dan lain sebagainya yang ini harus dipenuhi oleh kita semua ASN yang bekerja di ee Indonesia itu ya Nah kalau mengacu kepada peraturan menteri itu nama kompetensinya adalah perkat bangsa jadi kita sebagai seorang ASN ini harus berperan sebagai perkat bangsa Mengapa kok istilahnya perkat Bangsa apakah EE bangsa ini bisa pecah Apakah bangsa ini bisa terbelah-belah gitu ya sehingga harus ada perkatnya betul bangsa kita ini karena latar belakang kemajemukannya tadi maka kita itu rentan sekali dengan perpecahan rentan dengan ee apa namanya perbedaan ya rentan dengan konflik itu intinya itu kita bisa melihat banyak sekali kasus-kasus di Indonesia yang itu ee terjadi ya konflik-konflik yang terjadi karena adanya keragaman tadi yang dilatar belakangi karena adanya perbedaan perbedaan yang terjadi di Indonesia gitu ya Nah Oleh karena itu ee apa namanya kita sebagai aparatur ya yang bekerja di negara dan negara ini berkewajiban untuk menjaga yang namanya Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI itu negara berkewajiban untuk menjaga Harmoni antar masyarakat ya maka kita sebagai ASN tentu saja berkewajiban untuk menjalankan tugas negara tadi gu ya namanya saja kita aparatur sipil negara gitu ya Ada lagi aparatur non siipil ya ya tentara misalnya itu non siipil gitu nah kita ini sipil juga berkewajiban jika misalnya aparatur militer itu berkewajiban untuk ee apa namanya menjaga bangsa ini dari serangan musuh yang berasal dari luar maka kita sebagai aparatur pil negara ya sebagai ASN berkewajiban untuk tadi merekatkan agar ee apa namanya perbedaan-perbedaan yang terjadi di negara ini itu tidak menyulut perpecahan gitu ya apalagi kalau kita tahu bahwa yang namanya aparatur sipil negara itu kan ditempatkan di berbagai wilayah di Indonesia ya tanpa kecuali kalau kita di awal diangkat sebagai ASN itu kan ada sumpah gitu ya sumpah ASN yang salah satunya ya kita harus bersedia ditempatkan di berbagai tempat di Indonesia Itu Nah sayangnya memang saat ini di era apa namanya otonomi daerah itu ya itu ada aparat sipil yang diangkat oleh daerah setempat dan agak sulit untuk dilakukan ee mutasi ke daerah lain gitu ya Nah ini juga menurut saya juga menjadi salah satu kelemahan kita karena kemudian eh ASN tersebut ya pengalaman menghadapi Apa namanya kebinekaan tadi pengalaman menghadapi keberagaman itu menjadi tidak maksimal ya karena seperti saya misalnya status saya sebagai dosen di ee Universitas air Langga yang statusnya ptnph itu tidak boleh ternyata untuk motasi ke tempat lain ya kalau sangat tidak terpaksa ya tetapi beruntung bahwa saya itu diberi tugas kadang-kadang harus berkeliling Indonesia ya seperti Bapak Ibu sekalian Saya kira dengan penugasan-penugasan singkat yang EE ke berbagai daerah ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk bisa melihat realitas keberagaman itu nah ini kenapa kenapa kemudian ASN kok harus e berposisi sebagai perkat bangsa itu tidak lain karena kita itu memang beragam nah keberagaman ini keberagaman Indonesia atau multikultur Indonesia atau kebinekaan Indonesia itu ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa ini adalah ee sunatullah bersifat alamiah kita tidak bisa meminta Kenapa misalnya kita tidak dilahirkan di negara yang keberagaman itu minim misalnya di negara-negara yang sifatnya kontinen ya yang ee di benua di daratan semua itu itu kan biasanya Ee keberagamannya tidak terlalu besar sebagai contoh misalnya masyarakat di Timur Tengah di Arab Saudi itu Bahasanya saja satu bahasa Arab G ya kalaupun ada perbedaan Mungkin sedikit saja di dialek tapi Indonesia Indonesia hidup di negara kepulauan yang kecil-kecil ya ada yang kecil ada yang besar tapi jumlah puluhnya sangat banyak di sana diuni oleh berbagai orang sehingga pada zaman dulu misalnya kesempatan untuk saling berkomunikasi antar satu pulau dengan pulau yang lain itu tidak terlalu besar kesempatannya sehingga masing-masing kemudian ya mengembangkan budaya ee yang unik ya di Pulau itu bahasa kemudian aspek-aspek ee tuju unsur universal kebudayaan itu ya berkembang di masing-masing Pulau itu dan ini sudah disadari oleh eh para pendiri kita oleh para pendiri bangsa kita Para founding fathers gitu ya Bahkan misalnya ketika Bung Karno eh menyampaikan pidato di sidang badan penyelidik usaha-usaha persisipan kemerdekaan PPU PKI pada tanggal 1 Juni 1945 sebagai nota apa namanya untuk menyampaikan dasar negara Pancasila itu beliau itu sudah menyata ak gitu ya bahwa Indonesia ini adalah sebuah kesatuan yang terdiri atas pulau-pulau suku-suku serta beraneka ragam agama ini sudah disadari ya Sehingga ini saya petik misalnya Bungo mengatakan terkait dengan ketika dia mengusulkan tentang satu paham kebangsaan ya dia mengatakan bahwa jikalau tuan-tuan terima baik marilah kita mengambil sebagai dasar negara yang pertama yaitu kebangsaan ya kebangsaan Indonesia yang bulat G bukan kebangsaan Jawa bukan kebangsaan Sumatera bukan kebangsaan Borneo ya selebes Bali dan lain-lain ini sudah disadari oleh Bung Karno bahwa kita dianugerahi eh apa namanya sebagai bangsa itu yang memiliki keragaman yang luar biasa ya Ee Dan ini menjadi kewajiban kita ASN itu untuk menjaganya nah ini Misalnya ini secara singkat keberagaman kita gu itu ada agama resmi gitu ya enam suku itu lebih dari 250 gitu ya kemudian ada aliran kepercayaan ada Pulau ada adat ada desa dan macam-macam belum lagi misalnya keberagaman terkait dengan latar belakang sosial ekonomi gu ya dari mulai yang miskin sampai yang kaya nah ini adalah keberagaman yang Tentu saja Ini harus ee dijaga dengan sebaik-baiknya ee Apalagi kita yang posisinya adalah sebagai ASN sehingga kita memiliki kewajiban untuk itu kita tidak ingin misalnya saudara-saudara kita yang di Papua kemudian memisahkan diri saudara-saudara kita yang di Maluku misalnya memisahkan diri atau di Kalimantan miskan diri kita memiliki pengalaman yang saya kira cukup traumatik ya terkait dengan ee apa NKRI ini atau terkait dengan kesatuan ee Indonesia ini ada pengalaman yang sangat traumatik yang pertama misalnya Aceh ya Gerakan Aceh Merdeka itu yang meminta agar Aceh itu merdeka Papua yang sampai sekarang belum bisa dituntaskan dengan baik nah ini adalah eh gerakan-gerakan yang latar belakangnya itu kena ini tadi karena ke agama ini tadi karena keterpisahan antara satu pulau dengan pulau yang lain sehingga seringkiali ada kecemburuan-kecemburuan yang muncul antara satu wilayah dengan wilayah yang lain ini tidak boleh terjadi ini nah belum lagi ini misalnya keagaman yang terkait dengan mata pencaharian juga gender ya kita ini secara alamiah ee apa namanya dibedakan ya Ant ada yang laki-laki ada yang perempuan dengan kodrat yang masing-masing itu berbeda walaupun peran-peran sosial peran-peran ekonomi peran-peran politik itu sama tapi ada sesuatu yang membedakan ya dan ada budaya agama dan lain sebagainya nah ini misalnya ee kasus-kasus yang terkait dengan keberagama kasus Ambon misalnya pada saat eh awal eh apa namanya adanya gerakan reformasi kita memunculkan kita mendapatkan kondisi adanya konflik yang terjadi di ampun kemudian Poso memang kita berhasil kemudian ee menyelesaikan kasus-kasus itu tetapi kerusuhan yang diambon di Poso Sampit gitu ya itu berjalan bertahun-tahun awalnya ya dan baru bisa dipadamkan ya setelah beberapa tahun dan ini tentu saja kasus-kasus semacam ini menimbulkan ee korban Ya baik korban jiwa juga korban materi yang lain ya memang tidak bisa kita pungkiri bahwa kasus Ambon kasus Poso kasus Sampit misalnya eh terutama yang dua ya Ambon dan Poso ini kita tidak bisa Menutup Mata bahwa di sana ada persoalanpoalan yang terkait dengan agama gitu ya kasus Sampit misalnya itu ada persoal -alan terkait dengan masalah suku masalah ras gitu ya Nah ini adalah contoh bagaimana kita itu harus ee bisa menghindari hal-hal semacam ini supaya tidak ee terjadi lagi nah Apa kira-kira yang harus kita lakukan sebagai seorang ee ASN pertama tentu saja kita harus bisa memahami keberagaman itu Ya kita harus bisa melihat secara terbuka bahwa bangsa ini memang eh bangsa yang plural bangsa yang beragam ya jangan sampai para ASN yang misalnya Hanya bekerja di lup kecil di daerah tertentu kemudian tidak menyadari bahwa Oh di luar sana ternyata ada banyak keragaman yang kita harus bisa memperlakukan dengan bijak dengan sebaik-baiknya Oleh karena itu yang pertama tentu saja kita harus bisa ee apa namanya kita harus bisa berkomunikasi ya berhubungan antar satu orang dengan orang yang lain dengan sangat baik ini diperlukan yang namanya Kompetensi sosial jadi Kompetensi sosial ini walaupun kalau kita lihat di permen ini kan namanya Kompetensi sosial kultural ya tapi kita coba lihat yang namanya Kompetensi sosial Kompetensi sosial ini terkait dengan hubungan kita antara sesama orang gitu ya yang namanya saja ee sosial ya Society masyarakat sehingga posisi kita sebagai individu itu harus bagaimana menghadapi ee atau berhadapan dengan apa namanya situasi-situasi yang itu terjadi di luar kita gitu ya Oleh karena itu Kompetensi sosial ini bisa diartikan sebagai kemampuan kita dalam mengambil cara-cara alternatif gitu ya ketika menghadapi situasi tertentu Oleh karena itu tentu saja karena yang dibutuhkan itu adalah ee cara-cara alternatif di dalam situasi yang kadang-kadang itu mungkin eh di luar kendali kita maka kita harus memiliki harus bisa memupuk ee kemampuan tersebut gitu ya Nah hal ini biasanya terkait dengan pengalaman-pengalaman yang diperoleh sebelumnya ya yang kemudian diterapkan ke dalam situasi baru saat melakukan interaksi sosial nah biasanya pengalaman-pengalaman sebelumnya itu kan kita ini banyak dididik di keluarga banyak dididik di sekolah kalau keluarga dan sekolah ini ternyata tidak memilihi kepekaan keberagaman tadi kepekaan kebinekaan tidak memiliki kepekaan Bagaimana kita menyikapi perbedaanperbedaan maka Nanti orang yang dididik di keluarga itu juga akan semacam itu ketika di luar ya Misalnya ada orang dari suku bangsa lain ya kita biasanya memiliki sikap yang apa namanya sikap yang dibentuk di rumah atau di sekolah nah Oleh karena itu kan keluarga-keluarga itu hendak nya harus mendidik anaknya secara inklusif ya toleran jadi jangan sampai kita itu menghasilkan sebuah generasi yang anti toleransi yang eksklusif gitu ya tidak menghargai keberagaman itu karena berangkatnya dari sana Oleh karena itu tentu saja yang namanya Kompetensi sosial ini harus betul-betul diperhatikan bagaimana kita ee apa namanya berkomunikasi dengan sebaik-baiknya dengan orang-orang yang ada di sekitar kita dengan tetap memperhatikan ee apa namanya keberagaman tadi banyak keluarga-keluarga yang didudik secara eksklusif di di rumahnya sehingga cara bertindak dan berpikir di apa namanya di ruang publik ya ASN kan Kerjanya di ruang publik di apa namanya di ruang yang diakses oleh banyak orang karena kita memang tugasnya harus melayani banyak orang oleh karena itu sifat-sifat eksklusivisme itu yang mungkin kita bawa dari rumah itu harus dihilangkan sehingga kita bisa berkomunikasi dengan efektif dan efisien dengan semua kalangan jangan sampai misalnya kita di kantor itu hanya yang muslim hanya mau berinteraksi dengan muslim yang Kristen dengan Kristen yang Katolik dengan Katolik tidak bisa semacam itu kita misalnya baru saja mendapatkan sebuah pengalaman Seorang anggota DPD ya di provinsi tertentu diberhentikan karena itu tadi dia tidak memiliki kompetensi sosial yang baik gitu ya jadi ini akibat itu nah kemudian nah ini misalnya Kompetensi sosial itu ya harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik memiliki empati ya menjalin hubungan dengan orang lain menghargai diri sendiri dan orang lain mau mendengarkan pendapat gitu ya jangan kita kemudian menyampaikan sesuatu hanya dasarnya eh apa namanya apa yang kita pikirkan secara pribadi tidak dikaitkan dengan hal-hal lain yang ada di luar kita itu nah Kompetensi sosial ini tentu saja harus diselaraskan dengan yang namanya Kompetensi kultural ya ini adalah kemampuan e menjalankan fungsinya secara efektif dalam konteks perbedaan budaya yang berbeda-beda yang beragam tadi ini bukan sesuatu yang ringan sebenarnya manakala Ee kita yang misalnya berasal dari keluarga-keluarga tertentu yang dididik dengan ketat berdasarkan apa namanya eh entah budaya kebiasaan-kebiasaan di keluarga yang hanya berdasarkan budaya yang diyakini atau keyakinan-keyakinan itu yang diyakini di keluarga itu manakala kita harus berhubungan dengan banyak orang gitu karena sekali lagi ASN itu bukan ap aparatur sipil yang hanya melayani kelompok tertentu Kita harus melayani banyak orang bahkan dalam kondisi tertentu Kita juga harus bisa melayani orang-orang yang berasal dari berbagai negara seperti kami yang ada di fakultas Il budaya itu kan sering kedatangan tamu dari ada mahasiswa dari Jepang mahasiswa dari Thailand mahasiswa dari Belanda dan macam-macam nah tentu saja ketika mereka ke sini kita harus bisa melayani dengan sebaik-baiknya Ya kita harus bisa memperlakukan mereka dan mereka merasa nyaman ada di sekitar kita nah ini Kompetensi kultural ini ee terkait dengan perilaku kita dengan sikap dengan kebijakan yang terbangun dalam lembaga kita dalam sistem kita itu ya supaya bisa mengatasi perbedaan-perbedaan yang eh ada di sekitar kita itu nah Oleh karena itu secara Ril secara praktis itu sebenarnya ada tindakan-tindakan yang bisa kita hindari ya oleh seorang ASN supaya kita tetap berada di dalam ee kebinakan tadi dan kebinak itu tidak terlukai gitu ya Nah ini adalah beberapa perilaku atau tindakan baik yang harus dihindari maupun yang nanti harus dilakukan Jadi yang pertama walaupun ini di dalam kamus ini ya sudah secara rinci itu ya dijelaskan oleh kamus ini tetapi secara praktis itu ada berapa hal yang bisa dilakukan oleh kita supaya kita bisa tetap berada di dalam konteks tidak melukai keberagaman itu supaya orang yang dihadapi oleh kita itu tidak kemudian merasa disakiti gitu ya Oleh karena itu yang pertama tentu saja kita harus menghindari namanya prasangka nah prasangka itu ada dua prasangka baik dan prasangka buruk di dalam agama G ya terutama dalam ya prasangka Ini kan ada dua ada yang namanya prasangka e positif ada yang namanya prasangka negatif tetapi yang namanya prasangka itu biasanya lebih ke yang negatif gitu ya ini biasanya sikap ya atau pikiran kita Ya pikiran negatif Kita yang diarahkan kepada orang lain yang bisanya membandingkan dengan diri kita sendiri itu prasangka nah prasangka-prasangka ini harus dihindari baik prasangka yang dengan teman kita sekantor maupun prasangka-prasangka dengan pribadi-pribadi yang itu berada di luar kita gu ya Nah prasangka ini biasanya akan mudah sekali dijatuhkan ya kalau di dalam eh agama Islam itu namanya suuzon ya sikap e berprasangka buruk menuduh ya bahwa pihak lain itu melakukan hal-hal yang buruk misalnya itu prasangka nah jika kita itu memiliki prasangka jelek Ini pasti akan melukai kebinekaan itu karena apa di luar kita ya pribadi-pribadi di luar kita itu kan pasti merupakan pribadi yang berbeda dengan kita baik dari pikiran dari kultural dan macam-macam ya Nah dengan demikian kita harus menghindari ini prasangka-prasangka buruk prasangka-prasangka negatif ini harus dihindari supaya kita tetap eh apa namanya Bisa berada dalam situasi yang harmonis gitu ya dan prasangka itu biasanya bersifat sangat individual ya menuduh orang lain misalnya dari yang perilaku yang ringan-ringan gitu ya Oh kamu Ternyata begini gitu ya kamu Ternyata punya perilaku buruk Misalnya ini adalah prasangka nah prasangka itu biasanya adalah sebuah tuduhan dalam tanda kutip yang tidak didasari atas bukti-bukti yang kuat ini adalah prasangka ini harus dihindari ya karena e prasangka ini pasti akan membuat orang lain tidak ee tenang nah kemudian itu ada yang namanya stereotipe stereotipe ini adalah mirip dengan prasangka tetapi itu biasanya dasarnya ya kita melekatkan sifat-sifat tertentu yang jelek yang negatif kepada pihak-pihak lain yang dasarnya balnya ras atau Suku atau agama itu stotyp gitu ya Yang ini dasarnya adalah subjektif dasarnya hanya pikiran kita walaupun mungkin ada bukti-bukti tertentu gitu ya tetapi bukti-bukti itu tidak secara general tidak secara luas ini berbahaya seperti misalnya ya kita akan selalu mengatakan atau kadang-kadang kita berpikir bahwa e tukang rombeng itu pasti dari Madura atau sebaliknya orang Madura Ini pasti tukang rombeng guu ya padahal tidak semua tukang rombeng itu orang Madura kalau kalau kita lihat di desa-desa secara detail gitu ya Dan kita tanya Ee kita bisa mengambil kesimpulan Oh Ternyata bukan hanya orang Madura yang menjadi tukang rombeng Nah stereotaip itu tadi dasarnya adalah Biasanya karena adanya perbedaan-perbedaan tadi pemahaman yang tidak utuh atas perbedaan yang di luar sana yang itu dasarnya suku agama ras dan lain sebagainya itu ya nah jika ini dipelihara sifat-sifat semacam ini dipelihara ini bisa membahayakan itu ini bisa bertentangan dengan eh Kompetensi kultural kita bisa bertentangan dengan sifat-sifat kita sebagai seorang ASN yang berfungsi sebagai perkat bangsa saya eh apa namanya menduga kasus yang terjadi di Sampit ya pada awal tahun 2000 itu yang menimbulkan yang merupakan konflik antara Dayak dengan Madura Ini awalnya dari ini dari sikap-sikap atau Ada apa namanya penilihan-penilihan yang dasarnya adalah stereotip tadi kecurigaan-kecurigaan terhadap suku lain yang dasarnya eh pengetahuan yang minim itu jadi yang muncul adalah sifat-sifat negatif stereotipe itu biasanya itu adalah generalisasi dari sifat-sifat tertentu yang cenderung negatif itu dari kelompok lain dan ini biasanya di didasari atas pengetahuan kita pada periode sebelumnya yang yang tidak tidak maksimal gitu ya Misalnya kita hanya mendengar di sekolah kita ee kasakkusuk bahwa ini orang Madura ini semacam ini dulu misalnya saya ingat betul waktu saya sekolah di SD waktu tahun -an ini teman saya selalu mengatakan menceritakan menjelek-jelekkan orang Batak bahwa Orang batak itu suka makan orang katanya itu juga orang e apa namanya Dayak orang Dayak itu suka memenggal leher orang Nah ini kan stereop sesuatu yang kemudian digeneralisasikan sifat-sifat jelek ee pada orang lain yang kemudian di ini nah kemudian kita juga harus menghindari Apa yang disebut sebagai etnosentris gitu ya ini adalah kecenderungan melihat dunia hanya melalui sudut pandang kelompoknya sendiri seolah-olah Kitalah yang paling benar Kitalah yang paling hebat Dulu itu Ya waktu zaman kecil itu kan saya juga diajari sosial orang apa namanya misalnya orang Papua bahwa orang Papua itu masih memakai kotk bahwa orang Papua Itu bajunya misalnya pakai kulit kayu misalnya nah ini kemudian dijadikan dasar bagi kita untuk menilai UN untuk melakukan justifikasi bahwa Oh kalau begitu berarti orang Papua itu kehidupannya masih rendah orang Papua itu belum modern orang Papua itu ee apa namanya primitif kan selalu semacam itu kemudian dibandingkan dengan kita bahwa orang Jawa Itu modern orang Jawa Itu sudah memakai baju yang bagus dan macam-macam nah perbandingan-perbandingan semacam ini yang dasarnya etnis dan memandang suku kita itu paling hebat ini yang disebut sebagai etnosentris kalau ini yang ada di dalam pikiran kita dijamin bahwa ini pasti akan bisa memicu yang namanya perpecahan kalau kita punya teman misalnya di lingkup komunitas kita dan kemudian kita posisikan semacam ini pasti teman itu pasti tidak akan rela kalau kita punya teman dari luar Jawa misalnya untuk ASN yang dari Jawa kemudian mengatakan bahwa Jawa ini hebat bahwa di sana itu belum ada fasilitas ini fasilitas ini sehingga menjadikan Anda ini terbelakang nah ini adalah sifat enosentris sifat-sifat yang dasarnya itu hanya melihat diri kita sendiri gitu ya kita menunjuk orang lain gitu ya tanpa kita melihat diri kita sendiri atau kita hanya membandingkan memposisikan bahwa Kitalah yang paling hebat atas eh orang lain nah ini yang tentu saja bisa ee merugikan hal-hal semacam ini karena ee kadang-kadang etnosentrisme ini ya dasarnya melihat diri kita itu paling baik paling benar paling hebat gitu ya dibandingkan dengan ee kelompok yang lain ini Tentu saja tidak diperbolehkan apalagi kemudian sifat ee atau pikiran-pikiran yang bersifat rasis rasisme ini masih menggejala di banyak tempat yang dasarnya adalah kepercayaan atau doktrin yang mengatakan bahwa apa namanya warna kulit gitu ya itu bisa menentukan ee apa namanya kualitas hidup seseorang sifat-sifat rasisme ini kan sekarang sudah berusaha untuk di distop misalanya di dalam aturan dalam sepak bola pun itu dilarang sikap-sikap yang EE rasis ini ini kan kalau di Indonesia sikap rasial ini kan peninggalan dari zaman kolonial dulu pada zaman penjajahan masyarakat kita itu didasarkan atau di kelompokan dasarnya ras ras Eropa itu paling atas ya memiliki posisi paling tinggi kemudian di bawahnya itu adalah ras Timur jauh ya di situ ada orang-orang Tionghoa orang Arab gu ya itu diposisikan di lapis kedua kemudian yang paling bawah ini adalah ras yang namanya apa inlander orang-orang Bumiputra nah sifat-sifat semacam itu atau sikap-sikap pandangan semacam itu ternyata ternyata kadang masih ee apa namanya Masih terbawa sampai sekarang kita bangsa Indonesia kadang-kadang tidak percaya diri manakala berhadapan dengan ee orang kulit putih misalnya gitu ya atau sebaliknya Kita kadang-kadang memandang rendah orang-orang yang berkulit hitam misalnya dianggap itu tadi bahwa orang-orang kulit hitam ini dianggap eh apa namanya rendah misalnya itu ya dianggap tidak cakap misalnya padahal belum tentu nah sifat-sifat atau sikap-sikap rasis ini sangat berbahaya ini bisa ee memantik berbagai kerusuhan Indonesia ini adalah sebuah negara yang memiliki pengalaman ee kerusuhan yang basisnya ras kerusuhan anti Cina di Indonesia itu berkali-kali terjadi nah tentu saja kita sebagai apa namanya sebagai ASN harus menghindari hal tersebut kemudian ada diskriminatif ya membeda-bedakan kelompok eh apa namanya berdasarkan pandangan-pandangan tertentu yang sangat subjektif kita tentu saja sebagai seorang ASN itu tidak boleh melayani secara diskriminatif apapun latar belakang orang yang dilayani oleh kita kita harus melayani dengan sebaik-baiknya kita tidak boleh diskriminatif atas dasar kesejahteraan ekonomi misalnya kita harus e apa namanya bisa apa namanya bersikap proporsional nah ini adalah sikap-sikap yang harus dihindari oleh kita sebagai seorang e ASN ya dengan demikian maka diharapkan jika kita mampu menghindari sikap-sikap semacam itu maka diharapkan kita sebagai seorang ASN mampu menjadi perekat bangsa tadi Dengan demikian maka Kompetensi sosial dan kultural kita kita akan ee apa namanya bisa terpenuhi dengan kita melakukan menghindari ya dengan kita menghindari hal-hal yang tadi ini saya sudah diingatkan Sebenarnya ada beberapa hal yang EE terkait hal-hal yang perlu kita lakukan ya tetapi mungkin bisa kita lanjutkan nanti dalam diskusi terima kasih [Musik] sekali untuk bisa Baik terima kasih kami ucapkan kepada profesor yang setelah memaparkan materinya Pada momen kali ini Tentunya ingin sekali kepada sobat ASN yang ingin bertanya atau berdiskusi kami silakan dan Rais hand serta Open camp telah kami Open begitu ya dengan teman-teman yang berada di kantor bpsdm Provinsi Jawa Timur ini untuk itu disilakan telah hadir di sini sobat ASN yang ingin bertanya Oh baik saya sudah memiliki info nama-nama yang akan kami Open camp Selamat pagi Bapak Asep Doni boleh langsung open C Prof untuk tetap berada bersama dengan kami karena langsung baik ya baik Bapak Asep boleh open C dan juga Open m baik masih Kami tunggu untuk dapat terhubung dengan Bapak Asep Doni baik sementara masih belum terhubung Mungkin saya akan menghubungi pak bapak Koko dari dp3appkb kabupaten Blitar Selamat pagi Blitar sudah terhubung dengan kami di sini Open Mic dan juga Open cam Pak Koko Iya selamat pagi baik Apakah suara saya bisa terdengar dengan baik sudah terdengar dengan jelas sekali Pak Koko sebentar lagi akan kami ee Tampilkan Open cam agar bisa langsung bertatap muka dengan Profesor Purnawan Pada momen pagi kali ini silakan untuk pertanyaannya Pak Koko ee ya terima kasih ee tadi sudah dijelaskan terkait keberagaman ee yang saya ingin penjelasan kepada Profesor ponaman bahwa apa saja hambatan yang dihadapi dalam memahami keberagaman ini terus kemudian Bagaimana cara menumbuhkan rasa toleransi dan saling menghormati di tengah keberagaman terus yang terakhir Bagaimana peran generasi muda terkait dengan hal ini mungkin mungkin itu yang bisa saya tanyakan Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak Pak Koko baik Prof akan dihimpun atau langsung dijawab begitu eh langsung saja ya supaya tidak lupa ya baik silakan Prof Ya baik eh terima kasih Pak Koko dari Blitar ya pertanyaan yang sangat bagus jadi Yang pertama Apa hambatan dalam memahami keberagaman biasanya salah satu hambatan itu adalah ee eh adanya sikap-sikap yang egois ya egois itu artinya kita ini seolah-olah berada pada situasi atau bahwa kita itu adalah yang terbaik gitu ya itu yang pertama dengan demikian kita kadang-kadang menutup mata terhadap keberagaman itu nah ini kemudian menjadi hambatan karena itu tadi karena sikap egois kita kita tidak mau memahami bahwa di sana itu bahwa orang itu orang itu ternyata memiliki ee apa budaya kultur yang yang berbeda-beda ketika kita dilahirkan dalam situasi yang berbeda itu pasti akan melahirkan generasi yang berbeda sehingga akan melahirkan ee sikap-sikap dan pikiran yang berbeda itu yang pertama kali harus di ee apa namanya harus dipahami oleh kita Nah egoisme itu ya itu yang seringkiali dibesar-besarkan oleh kita wah ngapain kita eh apa namanya Harus memahami orang lain Kenapa tidak kita saja yang diperhatikan gitu ya Nah ini yang Tentu saja itu bisa menghambat pemahaman kita terhadap keberagaman itu kasus-kasus konflik itu itu karena sikap tadi Kemudian yang kedua seringkali kita itu menutup Komunikasi komunikasi itu adalah hal yang sangat penting untuk kita bisa menghindari dari prasangka ya bisa misalnya ada orang datang ke kita orang ini ternyata tidak mau menyapa kita misalnya terus kemudian kita berprasangka Oh orang ini kayaknya kok agak ini memenci kita ini padahal belum tentu bisa saja orang ini karena di rumah misalnya ribut dengan istrinya gitu ya Atau memang orang ini memiliki sifat pendiam misalnya komunikasi penting sekali Komunikasi itu seringkiali ee apa namanya perbedaan perbedaan pendapat ya perbedaan-perbedaan sikap itu terjadi karena kita tidak mau berkomunikasi dengan orang yang lain nah sehingga kemudian bisa menimbulkan prasangka-prasangka tadi Mengapa kita ee memiliki pemikiran yang stereotip misalnya terhadap eh apa namanya suku-suku yang lain ya karena kita tidak mau bertanya seperti apa sebenarnya suku kamu seperti apa sebenarnya agama kamu kalau kita mau bertanya kita mau belajar ya berkomunikasi itu tadi pasti kita akan bisa menghindari hal-hal semacam itu jadi sikap egois dan rendahnya komunikasi kita itu yang kemudian bisa menjadi hambatan ini terutama ee tentu saja nyambung dengan pernyataan kedua Bagaimana cara kita menumbuhkan sikap toleransi pertama tentu saja toleransi itu harus dibangun dengan yang namanya empati kita harus mau memahami menyelami kondisi orang lain Jadi jangan hanya berpikiran hanya berputar-putar di pikiran kita saja dengan kita memahami orang lain dengan kita empati dengan orang lain itu tentu saja toleransi kita bisa tumbuh sebagai contoh misalnya Sebentar lagi kita akan ee masuk bulan suci Ramadan di satu sisi dan di sisi yang lain misalnya juga masuk ke e ada hari-hari Nyepi misalnya Nah bagi kita yang bukan orang Hindu Ya tentu saja kita harus empati bahwa orang Hindu ini memiliki tradisi yang namanya Nyepi gu ya yang dalam sehari semalam tidak boleh untuk ee ada bunyi-bunyian ya kalau sehari semalam saja kita menahan diri untuk tidak azan misalnya yang muslim tidak ditaruh di ini apa Toa atau apa gitu ya yang bagi yang di Bali kan gak masalah sebenarnya wong itu hanya sehari semalam misalnya toh besok lagi bisa tetap lagi jadi empati yang paling penting dalam toleransi dengan cara empati itu maka sikap-sikap kita menghargai orang lain ya menghadapi perbedaan itu bisa tumbuh dengan sebaik-baiknya kita harus bisa apa namanya menahan diri ya untuk tidak melukai untuk tidak menyakiti orang lain Jadi bukan malah kemudian kita sengaja wah ngapain Ini orang ee apa Kok tidak boleh untuk apa namanya ee menyembuny e membunyikan petasan misalnya nah jangan begitu Itu namanya tidak empati ya Kita juga harus bisa menyadari ee apa namanya bahwa orang lain itu membutuhkan sesuatu yang apa namanya yang kadang-kadang sedang kita inginkan gitu ya Sebagai contoh misalnya menutup jalan pada saat hajatan ini kan dalam tanda kutip sikap-sikap yang tidak toleran terhadap eh apa namanya pengguna jalan yang lain zaman dulu itu pada saat saya sekolah itu ee apa namanya pengetahuan bahwa kepentingan umum itu harus didahulukan daripada kepentingan pribadi itu selalu didengung-dengungkan dalam rangka itu tadi dalam rangka untuk agar kita ee memiliki sikap tolerans tadi kemudian Bagaimana dengan generasi muda generasi muda itu sangat dipengaruhi oleh pendidikan di keluarga keluarga itu sangat penting dalam rangka memberi pemahaman kepada generasi muda kepada anak-anak kita karena apa Karena memang anak-anak muda ini paling banyak itu berinteraksi dengan kita sebagai orang tua interaksi mereka di sekolah itu tidak terlalu banyak sebenarnya ya kalau sehari semalam itu 24 jam di sekolahan itu tidak sampai 8 jam nah Oleh karena itu ee peran orang tua itu ya di dalam memberi pemahaman keberagaman terhadap generasi muda itu perlu sekolah-sekolah yang eksklusif itu mestinya juga harus tetap memberikan ee pelajaran-pelajaran mengenai toleransi toleransi ini sunatullah sesuatu yang ee apa harus dimunculkan di dalam menghadapi sunatullah yang lain yaitu apa keberagaman keberagaman tanpa toleransi itu akan ee apa sangat merugikan nah ini pendidikan di dalam keluarga dan sekolah itu saya kira sangat penting di dalam ee apa menghadapi atau menyiapkan generasi muda ini agar mampu memahami keberagaman itu saya kira itu Terima kasih baik sudah menjawab begitu ya Pak Koko dari Blitar Dan ini juga bisa disampaikan kepada rekan-rekan yang ada di sana terima kasih Pak Koko atas pertanyaannya dan telah bergabung secara langsung virtual begitu ya dengan Prof lalu kita akan menuju ke penanya berikutnya yaitu bapak Asep Doni kembali kami akan mencoba untuk menghubungi bapak Asep Doni Apakah sudah terhubung asamualaikum baik Waalaikumsalam Pak Asep boleh diinfo Bapak dari mana Dari Majalengka majengka i baik eh majalengknya dari dinas mana mungkin Bapak bisa diinfo dari Kantor Urusan Agama KUA sebagai penyul baik disilakan untuk pertanyaannya Pak Asep Ibu Bagaimana eh Prof ya Prof Iya Prof bagaimanaik kita sebagai ASN menghadapi konflik di daerah kita baik konflik agama ataupun etnis begitu sekian terima kasih terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Pak Asep singkat namun Tentu saja Ini mewakili pertanyaan sobat ASN seluruh Indonesia begitu ya silakan Prof untuk jawabannya ya kalau kita secara teknis ya membuka-buka kamus eh Kompetensi sosial kultural itu kan bahwa apa namanya kita itu sebagai ASN itu harus mampu meredam yang namanya konflik nah n Bagaimana cara kita secara teknis menghadapi itu ASN itu oleh masyarakat itu kan dianggap sebagai wakil dari negara Wakil pemerintah gitu ya Nah Oleh karena itu sebagai Wakil pemerintah itu sebagai wakil negara posisi kita itu harus netral itu yang pertama Ya ketika menghadapi konflik antar kelompok jangan kita yang pertama kali itu jangan kita apa namanya mlihatkan bahwa kita ini Pro kelompok yang satu atau Pro kelompok yang lain ini mirip dengan kasus ketika kita menghadapi apa kita berada pada situasi Pemilu kemarin kan ASN kan disuruh Netral fungsinya itu tadi dengan kita Netral maka upaya untuk kita memediasi antara dua kelompok yang E berkonflik itu itu akan menjadi Lebi lebih apa namanya lebih bagus gitu ya tetapi kalau sejak awal misalnya kita sudah menunjukkan sikap yang tidak Netral pasti yang berkonflik itu pasti akan curiga pada kita Wah saya enggak mau ini dimediasi oleh orang ini karena ini pasti nanti akan eh apa namanya akan menguntungkan kelopok yang sana itu yang pertama itu kudian yang kedua tentu saja kita harus bisa mendorong agar kelompok-kelompok yang berkonflik itu membuka komunikasi itu biasanya karena dandasi itu tadi ada sebuah peristiwa tetapi minim dengan komunikasi komunikasi itu rendah komunikasi terputus sehingga yang muncul itu adalah prasangka-prasangka Nah inilah yang harus menjadi tugas kita bagaimana mendorong agar pihak-pihak yang berkonflik itu mau membuka diri dengan demikian maka eh apa namanya dengan membuka diri itu harus jadi tahu masing-masing pihak apa sebenarnya yang diinginkan oleh pihak ini apa yang diinginkan oleh pihak ini sekarang ini kan karena apa ya orang ini memiliki banyak sumber komunikasi ya sumber informasi dengan orang ee memegang HP itu bisa membuat sumber informasi dan kemudian bisa menyebarkan informasi-informasi secara cepat nah konflik itu biasanya di sana ada ee e persebaran Informasi yang tidak lengkap ini yang kemudian memanaskan situasi Oleh karena itu sebagai seorang ASN juga kita harus bisa mendorong agar masing-masing pihak itu bisa berkomunikasi dan menyampaikan informasi dengan selengkap-lengkapnya dengan demikian maka kecurigaan antara satu pihak dengan pihak lain itu bisa eh terjembatani Saya kira begitu Pak Asep ya jadi ter terima baikima kasih banyakak Netral gitu ya jadi memang butuh penjelasan dan EE juga kepekaan terhadap pertanyaan untuk dapat menjembatani perbedaan yang ada Baik terima kasih Prof dan juga Pak Asep telah bergabung secara virtual baik karena pada momen kali ini setiap penanya kami berikan kesempatan dua orang untuk itu Prof Terima kasih banyak telah menyampaikan materi yang luar biasa sekali insightful juga waktunya pada pagi hari ini sebagai narasumber kita yang pertama ee kami harapkan profesor jika tidak ada kegiatan lain dapat mengikuti sampai dengan selesai Terima kasih banyak dan dengan demikian sobat ASN telah kita ikuti bersama pemaparan dari narasumber kita yang pertama yaitu guru besar dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Erlangga Bapak Prof Dr Purnawan basudoro SSM home segera kita akan menyapa narasumber kita yang kedua namun saksikan terlebih dahulu video berikut ini masih bingung cara daftar webinar di romah SN langsung saja Check This Out pertama buka brus kalian bisa melalui handphone maupun laptop selanjutnya ketik rumah SN by PKD Provinsi Jawa Timur khusus untuk ASN P Jatim login dengan akun Master setelah itu masukkan NIP dan password Setelah kalian ada di branda rumah SN pilih menu webinar yang ada di sebelah kiri lalu pilih webinar yang akan diiku dan buutnya reg klik registrasi yang berwarna hijau setelah registrasi jangan lupa update data kalian dengan cara klik update informasi sertifikat dan Pastikan data kalian benar dari nama NIP jabatan dan instansi tempat kalian bekerja lalu klik Oke untuk mendapatkan sertifikat Kalian juga perlu mengisi survei dengan cara klik isi kuioner setelah itu klik [Musik] submit setelah semuayaratanpenuhik and munduh sertifikat webinar Jangan lupa untuk memberikan kami feedback dengan cara klik creating webinar Nah sekarang sudah pahamkan cara mendaftar sampai mendapatkan sertifikatnya setelah mendapatkan sertifikatnya kalian gak mau kan sertifikatnya tidak diakui yuk simak penjelasan teknis Bagaimana cara mengupdate data di diclab teknis atau seminar pertama pilih menu integrasi cisn pilih menu riwayat Diklat teknis yang kemudian akan muncul tampilan berikut dan selanjutnya tekan tambah setelah muncul pop up sobat ASN bisa mengisi data sesuai dengan sobat ASN miliki mudah bukan yuk ikuti webinar series yang ada di rumah SN dan sampai bertemu di series [Musik] berikutnya [Musik] Anda masih bersama kami sobat ASN dengan ASN webinar seri kees9 dan topik kita Pada momen kali ini masih sama mengenai topik besar yaitu kompetensi sosial kultural ASN apa dan bagaimana mengembangkannya akan kami sapa terlebih dahulu untuk narasumber kita yang kedua tentunya bergabung secara virtual yaitu kepala pusat pengembangan kompetensi teknis dan sosial kultural aparatur sipil negara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Ibu dranda Isti Heryani Mba sebelum kami sapa Izinkan saya untuk dapat menyampaikan sedikit profile beliau Ibu Isti lahir di Yogyakarta pada tahun 1967 dan saat ini menjabat sebagai kepala pusat pengembangan kompetensi tskasn l Republik Indonesia Boleh saya langsung sapa kepada Ibu Isti yang telah tergabung secara virtual selam S pagi Ibu Selamat [Musik] pagi semanya Apa kabar Bu baik alhamdulillahbil alamin Wah syukur segar sekali Terima kasih telah bergabung bersama dengan kami di sini tentunya memberikan informasi insightful dan update begitu ya kepada sobat ASN yang bergabung ibu saat ini berada di Jakarta betulul di Jakarta diant Kami di daerah Pejompongan I baik cuaca di Surabaya di kantor bpsdm saat ini mendung hujan apa kabar Jakarta hari ini Bu I eh agak mendung juga Mbak sama He tapi ya mudah-mudahan Eh kita cerah ya tidak semendung cuaca hari ini betul namun saya yakin dengan kehadiran narasumber kita yang kedua yaitu IB Isti tetap menambah semangat sobat ASN untuk fokus dan menyimak pemaparan materi yang akan langsung disampaikan disilakan Ibu Ya baik Terima kasih Mbak fann patriia Eh Saya mengucapkan terima kasih hari ini bisa berada di antara rekan-rekan ASN Insyaallah seluruh Indonesia ya nah saya juga ingin memberikan apresiasi juga kepada bbsdm Jawa Timur yang menginisiasi acara yang bagus ini Selamat ya Ternyata ini juga ee rutin begitu ya ya Jadi bisa dijadikan sebagai ajang belajar bagi teman-teman ASN di seluruh Indonesia baik eh hari ini saya bahagia diberi kesempatan untuk ya mungkin ee menyampaikan sharing saja ya sharing kemudian nanti Insyaallah juga ada waktu untuk diskusi sebentar Nah kemudian Tadi kita juga sudah mendengar dari narasumber pertama berbagai apa ya hint ya H atau eh cara-cara agar dapat eh apa Menjaga Eh ini apa eh mendorong Kompetensi sosial kultural ASN ya Nah rekan-rekan kami dari lembaga administrasi negara Saya sendiri sebagai kepala pusat pengembangan kompetensi teknis sosial kultural ASN ini Tentunya juga sangat berhubungan dengan eh potensi sosial kultural bagi ASN di Indonesia ya jadi rekan-rekan eh lembaga administasi negara eh apa namanya telah istilahnya menyusun beberapa kebijakan yang ini juga merupakan turunan dari kebijakan yang lebih besar dan artinya tadi kalau kita melihat judul ya apa dan bagaimana mengembangkan Kompetensi sosial kultural bagi ASN Nah mungkin nanti saya ee dalam waktu yang telah disiapkan ini ingin lebih menyampaikan eh apa ya strategi begitu ya strategi Bagaimana kira-kira mengembangkan Kompetensi sosial kultural bagi ASN ya Eh saya setuju ya tadi yang disampaikan oleh narasumber pertama bahwa sebenarnya eh hal sosial kultural ini juga melekat ya tadi ya disampaikan melekat dalam diri masing-masing saya setuju tadi juga sudah di bahas Disinggung Bagaimana sebenarnya lingkungan kita ini juga membentuk membentuk Kompetensi sosial kultural Bagaimana ee pendidikan di lingkungan keluarga kita kemudian Bagaimana ee dunia pendidikan kita Sebelum menjadi ASN itu ya saya melihat ini eh tuju benar sekali Jadi sebenarnya ini sudah sudah melekat begitu di masing-masing ee diri kita nah namun benar tadi yang dikatakan bahwa eh sebagai ASN ini mempunyai salah satu eh kewajiban juga bahwa kita juga harus mempunyai Kompetensi sosial kultural dalam menjalankan tugas sehari-hari oleh karena itu eh Lembaga Administrasi Negara tentunya sebagai satu instansi yang mempunyai tugas dalam mendorong kapasitas kompetensi ee ASN tentunya menelorkan berbagai ee aturan dan strategi Bagaimana cara mengembangkan Kompetensi sosial kultural ini dengan eh pas begitu ya harapannya seperti itu ya lanjut Nah mungkin teman-teman sebelum memasuki ke dalam hal yang kita bahas mungkin saya ingin me-refresh ya merefresh saja bahwa kita sebagai ASN tentunya mempunyai hakikat dan fungsi ya yang harus benar-benar kita pahami ini adalah satu kerangka ee besar yang kita harus ingat lagi hakikat dan fungsi kita sebagai ASN nah ASN ini sudah kita anggap sebagai profesi ya Oleh karena itu karena sebagai profesi kita juga tentunya harus terus didorong profesionalisme kita kemudian kita juga dikelola Berdasarkan sistem merit ya rekan-rekan ini bagaimana kita juga harus ada kualifikasi kita harus punya kompetensi dan potensi kerja harus kita dorong juga bagaimana juga Eh bagaimana performance kita ya kerja kita integritas moralitas ini juga harus terus didorong nah rekan-rekan sekalian siapapun kita berada di posisi manaun kita boleh berkarir di jabatan fungsional dan kita juga boleh bertarik di jabatan manajerial ini Tentunya merupakan choice merupakan pilihan kita kita akan eh mempunyai kenyamanan di mana untuk berkarir eh jalur tersebut nah Oleh karena itu jalur tersebut tentunya akan ee membutuhkan persyaratan-persyaratan kompetensi yang salah satunya nanti akan kita bahas bersama Nah teman-teman mungkin singkat saja bahwa forvelus berakhlak ini juga sudah dicanangkan ini Tentunya juga berkait ya dengan eh kompetensi kita bagaimana eh adanya kode etik profesi kemudian kode perilaku ini juga tentunya berkaitan nanti dengan ee Bagaimana kompetensi yang akan kita dorung nah ee kemudian sebagai ASN kita juga diberikan jaminan pengembangan rekan-rekan ee pengembangan inilah yang nanti mungkin di sesi saya akan lebih apa ya lebih dibahas Bagaimana cara mengembangkan ee Kompetensi sosial kultural tersebut nah kemudian teman-teman tadi sudah dibahas juga oleh narasumber pertama bahwa sebenarnya ee inti dari ee Kompetensi sosial kultural ini juga ditujukan eh kita sebagai eh ASN di sini terlihat fungsi dan tugas ASN kita salah satunya sebagai perekat dan pemersatu bangsa ya tadi juga sudah dibahas ya Nah di samping itu jangan lupa eh fungsi dan tugas kita juga sebagai pelaksana kebijakan yang ada yang sudah dicanangkan kemudian juga kita juga melaksanakan pelayanan publik jadi ada tiga fungsi dan tugas ASN yang harus kita laksanakan dan harus kita garis bawahi secara terus-menerus Nah itu semuanya untuk mendukung peran ASN kita pada posisi kita masing-masing dan semuanya itu untuk mewujudkan berbagai tujuan program-program yang EE dicanangkan oleh pemerintah nah kemudian tak lain tak bukan rekan-rekan inilah yang menjadi ee tujuan akhir kita yaitu Bagaimana kita dapat mendorong bagaimana kita sebagai ASN dapat eh men-support eh tercapainya tujuan negara yang ada di dalam Pembukaan undang-undang dasar 40 ini ya next nah teman-teman nanti ee sesuai dengan ee porsi saya jadi saya juga juga ingin menyampaikan kepada rekan-rekan mengingatkan ee pasca undang-undang nomor 20 tahun 2023 bahwa pentingnya pengembangan kompetensi ASN karena dalam aturan tersebut sekarang ada ketentuan bahwa setiap ASN itu mempunyai kewajiban kewajiban untuk ee kegiatan-kegiatan yang terkait dengan pengembangan kompetensi Nah rekan-rekan kita tahu bahwa tantangan kita sebagai ASN tentunya makin Kompleks ya Ee Kalau saya sendiri tadi juga sudah dikenalkan oleh Mbak F Tanggal lahir saya teman-teman juga sudah tahu tentunya eh tahun ini Alhamdulillah masuk tahun KE30 saya jadi Sudah cukup senior ya ini saya e bahagia bisa eh diskusi nanti dengan rekan-rekan yang tentunya merupakan adik-adik saya eh yang akan menjadi penerus sebagai ee ASN yang profesional ASN yang terus ee mendorong pengembangan kompetensinya sehingga dapat menjawab berbagai tantangan ke depan yang tentunya makin tidak mudah ya akan makin berat seperti itu Nah Oleh karena itu rekan-rekan Eh sudah eh teman-teman pahami bahwa eh wajib ya jadi hukumnya wajib kita semua harus terus-menerus melakukan pengembangan kompetensi nah pengembangan kompetensi itu sendiri kita apa ini ada pendekatan-pendekatan yang kita ingin pengembangan kompetensi itu juga dengan model atau sistem pembelajaran secara terintegrasi nah yang seperti apa secara terintegrasi itu yaitu tentunya harus terintegrasi dengan pekerjaan kita masing-masing dengan pekerjaan kita send sendiri harus nyambung jangan ke kanan ke kiri tapi harus nyambung antara apa pengembangan kompetensi itu dalam apa mendukung mendukung dengan tugas-tugas kita kemudian juga sebagai bagian penting dan saling terkait dengan komponen manajemen ASN serta tentunya juga terhubung dengan pegawai-pegawai lain sehingga bisa saling nyambung begitu pengembangan Ya lanjut nah ini tadi juga sudah di di awal saya juga sudah mengikuti tadi dari pengantar eh bapak kepala bpsdm Jatim bahwa teman-teman harus pahami setiap ASN itu harus mempunyai setidaknya tiga kompetensi ya Nah di sini ada kompetensi teknis ini eh kebijakan pengembangannya tentunya dikaitkan dengan eh masing-masing kompetensi teknis itu sendiri dalam hal ini mungkin mungkin juga berkaitan dengan pembinaan JF Dari masing-masing kompetensi teknis tersebut Kemudian yang kedua ada kompetensi manajerial ini di sini kebijakan pengembangannya memang ada di bawah Lembaga Administrasi Negara nah kemudian yang kita bahas hari ini rekan-rekan yaitu ketiga Kompetensi sosial kultural dan ini Kebetulan juga eh kebijakan pengembangannya juga di ee atur oleh lemb administrasi negara ya Nah ini tadi saya lihat Pak narasumber pertama juga sudah menayangkan ya Jadi ini memang eh satu definisi Apakah itu Kompetensi sosial kultural mungkin saya mengulang saja rekan-rekan juga bisa temukan ini di dalam eh pmen Pan RB nomor 38 2017 sudah ada di perlan nomor 1 Tahun 2022 bahwa Kompetensi sosial kultural ini sebagai suatu pengetahuan keterampilan Sikap perilaku yang dapat diamati diukur dan dikembangkan terkait dengan pengalaman berinteraksi dengan masyarakat majemuk tadi ya yang ada di dalamnya agama Suku dan sudah dibahas panjang lebarlah tadi ya oleh narasumber pertama yang semuanya itu harus dipenuhi oleh setiap masing-masing pemegang jabatan untuk memperoleh hasil kerja sesuai dengan peran fungsi dan jabatan ya Nah kemudian rekan-rekan sebenarnya Kompetensi sosial kultural ini ber mempunyai peran yang penting dalam pembangunan ya kalau tadi kita sebagai ASN juga kita sebut salah satunya sebagai perekat ya perkat pemersatu nah kemudian Kompetensi sosial kultural ini juga berperan untuk membentuk pengetahuan sikap dan perilaku ASN yang adil dan tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat jadi kita eh tadi Kalau mendengarkan panjang lebar tadi dari narasumber pertama kita memang harus open mind di sini ya open mind kita harus adil dalam rangka Salah satu tugas kita dalam pelayanan kepada masyarakat kemudian kita juga harus mampu membangun k sama kolaborasi Sinergi dan kekompakan dalam melaksanakan tugas-tugas jabatan kita sesuai jabatan k nah ini teman-teman eh terkait dengan pengembangan rumpun pengembangan kompetensi ASN tadi ada tiga ya Ada tiga eh pengembangan kompetensi kebetulan untuk yang di bawah eh Lembaga Administrasi Negara adalah manajerial dan sosial kultural teman-teman mungkin sudah pahami untuk pengembangan kompetensi manajerial ini dalam bentuk baik pada saat awal CPNS masuk yaitu pelatihan dasar kemudian juga pada saat eh teman-teman akan eh berkarir mungkin dalam ranah di jabatan manajerial kalau dulu kita mengenal ada diklatpim ya ada Diklat pim 1 2 3 4 ee sekarang kita sebut dengan pelatihan kepemimpinan pengawas PP pelatihan kepemimpinan administrator pka dan pelatihan PKN tingkat du dan tingkat satu nah kemudian yang kita bahas nanti Bagaimana cara mengembangkan Kompetensi sosial kultural di sini ada rumpun pengembangan Kompetensi sosial kultural yaitu dengan pelatihan soschool jenjang 1 kemudian pelatihan SOS school jenjang 2 dan pelatihan SOS schol jenjang jadi ada tiga jenjang nanti dalam rangka pengembangan kompetensinya ya lanjut Nah rekan-rekan tadi kita bicara dari sisi kompetensi yang akan dibentuk Kompetensi sosial kultural nah ini akhirnya turun atau keluar perelan Nomor 1 Tahun 2022 yang mengatur terkait dengan pengembangan Bagaimana strategi pengembangan pelatihan sosial kultural yang di sini merupakan pelatihan yang dilaksanakan dalam rangka pengembangan kompetensi ASN dalam hal Kompetensi sosial kultural dan diharapkan dapat untuk mencapai persyaratan standar kompetensi jabatan dan dalam rangka untuk pengembangan karir Ya lanjut Nah mungkin rekan-rekan kita selalu mendasarkan ee berbagai ee program-program atau strategi pengembangan ini Tentunya ada beberapa kebijakan yang kita pedomani ya yaitu salah satunya tadi juga sudah saya sebut undang-undang baru undang-undang nomor 2023 di situ juga ada penyebutan dalam kewajiban bahwa ASN harus mengikuti pengembangan kompetensi kemudian dalam PP 11 dan diperbarui dengan PP 2020 di situ terdapat eh kusul yang mengatakan penyusunan rencana pengembangan kompetensi manajerial dan sosial kultural ini dilakukan oleh lembaga administrasi negara nah kemudian juga dari peraturan eh Menpan RB nomor 38 2017 di situ kita juga anut adanya ketentuan standar kompetensi jabatan ASN yang salah satunya adalah standar kompetensi sosial kultural nah kemudian yang terkait langsung dengan pengembangannya untuk pengembangan kompetensi eh apa sosial kultural itu diatur dengan perlan Nomor 1 Tahun 2022 tentang pelatihan S schol sosial kultural dan yang terbaru Adanya keplan nomor 714 eh 2023 tentang doman kurikulum jadi rekan-rekan izin nanti mungkin saya ingin sampaikan juga ee gambaran gambaran kurikulum bagaimana untuk eh mengembangkan kompetensi eh sosial kultural bagi para ASN sesuai dengan jenjangnya masing-masing Ya lanjut nah ini eh Mungkin saya akan menyampaikan e terkait dengan jenjang dan sasaran peserta jadi ada kita kategorikan mungkin ini bisa menjadi ee informasi Bagi teman-teman EE perbedaan ee jenjang dan siapa saja sasaran atau peserta yang EE nanti harus mengikuti pelatihan sosial kultural ya nah eh rekan-rekan ini terjemahan dari standar kompetensi yang sudah diatur di permenan 38 201 nanti ada eh narasumber ketiga dari men mungkin B lebih detail ya di situ ya Nah dari lima level ini ee untuk pengembangan ee Kompetensi sosial kultural eh perlan 1 2022 membagi menjadi tiga jenjang rekan-rekan untuk jenjang pertama ini yaitu untuk memenuhi eh standar kompetensi ASN harus peka memahami dan menerima kemajemukan nanti diharapkan akan ada ee pelatihan yang tujuannya untuk memahami mengenali dan menerima keberadaan Kompetensi sosial kultural jadi ini adalah jenjang yang paling bawah kemudian jenjang yang kedua itu dalam rangka untuk menciptakan eh kompetensi untuk aktif mengembangkan sikap saling menghargai kemudian menekankan persamaan dan persatuan kemudian juga untuk dapat mempromosikan dan mengembangkan sikap toleransi dan kesatuan ini akan diadakan pelatihan jenjang kedua yang tujuannya untuk eh ASN dapat mengembangkan dan mempromosikan keberadaan Kompetensi sosial kultural Kemudian untuk yang level tertinggi yaitu jenjang ketiga ini agar didapatkan kompetensi untuk mendayagunakan perbedaan secara konstruktif dan kreatif untuk meningkatkan efektivitas organisasi ee dan menjadi wakil ya tadi juga sudah disebut beberapa kali bahwa ASN ini menjadi Wakil pemerintah untuk membangun hubungan sosial psikologis nah ini diharapkan dengan diberikannya pengembangan kompetensi pelatihan jenjang 3 dapat menciptakan lingkungan kerja yang produktif walaupun dalam keberagaman sosial kultural dan diharapkan menjadi role model serta Wakil pemerintah dalam mempromosikan Kompetensi sosial Ya lanjut nah ini sasaran peserta rekan-rekan mungkin yang bisa dicatat di sini tadi ada pelatihan jenjang 1 jenjang dua dan jenjang 3 untuk pelatihan jenjang sat ini yang paling bawah itu diperuntukkan untuk pegawai para pejabat pelaksana dan rekan-rekan pejabat fungsional di level pemula Itu jadi ada di ranah eh pelatihan jenjang pertama Kemudian untuk pengembangan kompetensi pelatihan SOS schol yang jenjang kedua ini sasaran pesertanya adalah rekan-rekan pejabat pengawas atau kalau dulu eselon 4 seperti itu ya kemudian pejabat di level administrator kemudian juga pejabat fungsional ahli pertama pejabat fungsional ahli muda pejabat fungsional terampil pejabat fungsional Mahir dan pejabat fungsional penyelia jadi baik yang di manajerial maupun yang teman-teman fungsional yang ada di menengah ya Nah kemudian untuk ee pelatihan sosial kultural jenjang ketiga yang paling tinggi ini diperuntukkan sasarannya kepada peserta yang menduduki pejabat pimpinan tinggi Pratama kemudian jpt pejabat pimpinan tinggi Madya pejabat pimpinan tinggi utama pejabat fungsional ahli madya dan pejabat fungsional ahli utama ya Ya baik nah ini tujuan dan sasaran dari latihan Saya rasa tadi sudah ya mungkin lanjut ya jadi rekan-rekan eh tadi ee cara pengembangannya sudah kita kategorikan menjadi tiga jenjang jenjang sat jenjang dua dan jenjang nah Adapun struktur kurikulum dari pelatihan ini mempunyai eh tujuan yang sudah dipetakan sesuai dengan standar kompetensi dari masing-masing eh pejabat tadi yang sudah dikat kategorikan Nah untuk struktur kurikulum ee pelatihan sosial kultural jenjang 1 ini pada pelatihan ini peserta diharapkan dapat memahami mengenali dan menerima keragaman sosial kultural sebagai wujud pemenuhan Kompetensi sosial kultural jadi di sini rekan-rekan pada tataran yang paling rendah diharapkan Eh ada apa keberterimaan ya Jadi mau mengakui Bang bahwa memang ada keragaman Saya rasa tadi di awal juga sudah disampaikan kita harus mengakui kita harus menerima bahwa kondisi masyarakat kita ini memang penuh dengan eh perbedaan-perbedaan dari sisi sosial kultural dan sebagainya ini pada level eh jenjang satu Kemudian untuk yang pelatihan jenjang kedua yang menengah ini diharapkan para ASN diharapkan dapat mulai mengembangkan dan mempromosikan keragaman sosial kultural diharapkan ee apa tidak menjadi hambatan ya Justru dengan mengembangkan atau mempromosikan keragaman sosial kultural ini diharapkan ini juga untuk mendorong produktivitas tapi tidak menjadi hambatan-hambatan dalam pekerjaan kita tugas sehari-hari nah Adapun untuk pelatihan yang paling tinggi jenjang eh tig di sini sudah makin meningkat eh apa struktur kurikulumnya yaitu peserta diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang produktif di tengah keragaman sosial kultural untuk ee mewujudkan pemenuhan Kompetensi sosial kultural di jenjang ketiga jadi di sini lingkupnya mungkin lebih makro ya jadi dapat menciptakan atau mewujudkan lingkungan yang eh lebih kondusif lebih produk Ya lanjut nah ee rekan-rekan sekarang ee Saya ingin menyinggung sedikit bahwa ada ee pendekatan pengembangan Kompetensi sosial kultural yang dianggap ini eh mampu untuk menjawab kebutuhan ee pengembangan tadi yaitu dengan pendekatan ee 10% 20% dan 70% saya rasa teman-teman juga sudah eh pernah mendengar dan familiar ya dengan pendekatan eh corporate university di sini bahwa dalam memberikan pendekatan pendekatan pengembangan kompetensi itu tidak hanya berhenti di ranah yang 10% seperti selama ini kita hanya berhenti pelatihan-pelatihan itu di lingkup eh formal eh learning Ya di situ ada pelatihan dan di situ juga nanti ada bentuk-bentuk self study nah kemudian itu juga harus dilanjutkan dengan porsi yang 20% di situ Adanya eh social learning yaitu di sini peran dari coaching mentoring nanti bisa memberikan feedback eh dari pelatihan-pelatihan yang sudah diberikan atau diikuti dalam 10% tersebut Nah nanti baru porsi yang paling besar kita kembali ke ranah lingkungan kerja masing-masing di situ juga masih terjadi semacam pengembangan kompetensi yang bentuknya bisa bermacam-macam di sini lebih banyak yaitu bisa dengan penugasan-penugasan atau mungkin juga ada task Force untuk penerapan-penerapan dari eh pengembangan Kompetensi sosial kultural tadi jadi itu porsi yang paling besar nanti justru berada di lingkungan tugas kita masing-masing ya lanjut nah kemudian ini rekan-rekan kita menginjak ke em desain pembelajaran sosial kultural ini yang telah di atur dalam ee Apa kebijakan yang dikeluarkan oleh Lan diharapkan desain ini mampu tadi apa istilahnya mengisi ya mengisi atau mengisi dari kompetensi yang diharapkan yaitu ada dua dua desain yang pertama itu adalah eh dengan eh mata pelatihan generik mata pelatihan generik ini memang yang eh mengatur yang mengeluarkan kebijakannya adalah dari Lembaga Administrasi Negara di sini dengan menggunakan metode pembelajaran secara daring kemudian eh secara tidak langsung atau asinkronus jadi secara online kita sering menyebutnya dengan metode full eLearning melalui mooc Massive Open online house ya jadi teman-teman di sini eh apa istilahnya teman-teman bisa langsung ya langsung mengikuti Eh ini karena ee dapat melakukan belajar dengan Mandiri ini dengan melakukan mooc dari jenjang 1 jenjang du dan jenjang 3 Nah nanti bahan-bahan nanti kita dari lembaga administrasi negara akan disiapkan modul-modulnya kemudian paparannya materi-materi lain mungkin ada video ada berbagai apa materi-materi yang akan dapat di ikuti oleh seluruh peserta eh nanti ada bedak-beda dari jenjang 1 2 dan 3 Nah setelah selesai mengikuti eh mata pelatihan generik ini nanti akan dilakukan evaluasi dan akhirnya akan diberikan apabila sudah memenuhi kriteria akan diberikan sertifikat yang yang dikeluarkan oleh lembaga anasi negara nah kemudian yang EE kedua bagian kedua rekan-rekan di sini nanti akan ada mata pelatihan muatan lokal atau kita singkat dengan mulok Nah untuk mata pelatihan muatan lokal atau mulok ini hanya ada di jenjang sat dan jenjang du jadi untuk jenjang yang tertinggi tidak diberikan ee mata pelatihan muatan lokal nah ee Apakah itu ee untuk yang muatan lokal ini ee ditentukan dapat dititentukan oleh masing-masing lemd yang terakreditasi untuk menyelenggarakan eh pengembangan kompetensi muatan lokal di sini terdiri dari ceramah 20 JP dan ada aktualisasi di tempat kerja rekan-rekan jadi nanti teman-teman sudah mulai ee masuk ke ranah lingkungan kerjanya nya dan nanti di situ ada tugas untuk menyusun aktualisasi di tempat kerja secara mandiri nah kemudian terakhir untuk yang muatan lokal ini nanti ada Sharing Session jadi para peserta diberi kesempatan untuk ber tukar eh pendapat ya Jadi ada Sharing Session antar peserta muatan lokal itu eh di akhir eh kedua ya dari pelatihan yang EE muatan lokal Nah rekan-rekan untuk yang muatan lokal ini metodenya dengan daring tapi dapat blended Ya baik secara sinkronus offline juga dan dapat dilaksanakan dengan Fen learning atau dengan metode yang lainnya jadi bisa blended eh metodenya beda dengan yang pertama tadi Kalau pertama tadi lebih semuanya secara full e-learning Nah kemudian Eh kenapa harus ada muatan lokal ini diharapkan ee dari masing-masing instansi ini untuk menyelenggarakan secara tersendiri Matan lokal karena diharapkan ini bisa diberi pengayaan dari yang generik tadi Kalau generik Mungkin sifatnya lebih sama ya tapi kalau yang Matan lokal ini ada Eh istilahnya ee pengayaan yang disesuaikan dengan masing-masing instansi ee yang akan menyelenggarakan dari pengembangan muatan lokal ya lanjut ini waktunya sudah habis tapi saya ada sedikit closing ya Jadi ini gambarannya seperti ini rekan-rekan dalam pengembangan Kompetensi sosial kultural untuk jenjang satu ini nanti untuk yang generik isinya adalah ini overview kebijakan kemudian peran ASN kebinekaan dan tantangannya kemudian juga pengenalan kebinekaan kerjasama dan dalam individu maupun kelompok masyarakat nah kemudian ini lima 15 JP Kemudian untuk 40 JP pengayaannya adalah muatan lokal Bagaimana menguraikan tantangan ngebinekaan dalam tugas dan fungsi instansi atau daerah nah kemudian yang kedua jenjang kedua untuk generik ini berisi overview kebijakan kemudian juga bagaimana mendorong kecerdasan emosi dalam keberagaman kemudian Bagaimana membangun toleransi dan komunikasi bagaimana metetapkan potensi dan pengelolaan konflik sosial budaya serta Bagaimana eh bisa eh ada media untuk mengatasi konflik tersebut ini 33 JP Kemudian untuk muatan lokalnya 40 JP yaitu bagaimana e rekan-rekan nanti membuat rencana aksi mengelola konflik dalam keberagaman budaya nah adapun yang terakhir yang ketiga jenjang ketiga ini hanya ada di generik terdiri dari over w kebijakan kemudian pemetaan dan mitigasi resiko ancaman keberagaman bangsa dan yang ketiga Bagaimana membangun gotongroyong dalam pembangunan nah ini yang paling kanan adalah target pesertanya sesuai dengan yang telah kami sampaikan di awal tadi baik mungkin itu rekan-rekan ada nanti kami share bahannya itu eh eh penjelasan eh apa kurikulum yang lebih lengkap dan itu merupakan eh kebijakan yang telah disusun oleh lembaga administrasi negara dalam konteks generik dan kami juga berharap nanti ada pengayaannya dari muatan lokal itu yang akan disesuaikan oleh masing-masing eh instansi maupun dari daerah masing-masing Baik terima kasih saya kembalikan lagi kepada makik Terima kasih ibu untuk pemaparan materi yang sangat jel lengkap sekali tentunya ini juga menjadi bahan ee pemahaman bagi sobat ASN ya yang telah bergabung mulai dari awal hingga saat ini dan saatnya kita akan menuju ke Sesi q&a siapkan pertanyaan anda karena yang terpilih akan kami Open cam dan juga Open [Musik] Mic baik kami telah memilih dua orang beruntung begitu untuk dapat berdiskusi dan bertanya langsung dengan ibu Isti Selamat pagi Bapak sunoto infonya dari Maluku baik selamat pagi Pakel pagi Bu selamat pagi ya kalau di sini sudah siang ibu ya Iya betul ja 2 jam begitu ya Apa kabar malu Pak Alhamdulillah baik dan kebetulan hari ini hujan deras ibu di Maluku baik sama seperti Coca di Surabaya untuk pertanyaan Pak disilakan ya terima kasih sebelumnya atas waktu yang diberikan dan kesempatan yang sangat luar biasa kepada kami asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang dan salam sejahtera bagi kita sekalian yang sangat kami hormati Ibu narasumber yang sangat luar biasa yang telah memberikan materinya yang nantinya akan kita jadikan referensi kami selaku wijaiswara ada tiga pertanyaan yang mungkin akan kami sampaikan yang pertama berkaitan dengan Mengapa sih Kompetensi sosial kultural ini perlu untuk kita pelajari dan kita implementasikan terutama bagi ASN ya kemudian pertanyaan yang kedua dengan model pembelajaran yang tadi ibu narasumber paparkan tadi Apakah dengan dua model pembelajaran itu dapat menjamin bahwa peserta itu Ben benar dapat memahami dan sekaligus mengimplementasikan karena Kompetensi sosial kultural ini perlu adanya suatu contoh-contoh nyata ya salah perlu adanya salah satu contoh-contoh nyata yang nantinya bisa lebih memberikan pendalaman kepada peserta peserta pelatihan kemudian yang ketiga berkaitan Apakah memang namanya itu pelatihan sosial kultural atau mungkin ada jenis-jenis pelatihan lain yang nota b-nya mungkin ada kaitannya dengan Sosi kultural jujur Ibu dulu saya pernah bertanya contoh pelatihan Sosi kultural itu seperti apa Saya pernah mendapatkan salah satunya adalah pelatihan revolusi mental dengan jawaban itu apakah mungkin ada pelatihan pelatihan jenis lain yang not bd-nya tujuan itu hampir sama dengan yang namanya peningkatan untuk Kompetensi sosial kultural Mungkin tiga pertanyaan itu yang bisa kami sampaikan dan sekali lagi terima kasih atas waktu yang diberikan kepada kami Dan mohon arahan dari Bu narasumber sekian wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat untuk kita semuanya Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak sangat mewakili sekali sobat ASN tidak hanya di baluku saja ya untuk mengajukan tiga pertanyaan ini berkenan kepada Ibu Isti untuk dapat menjawab Langsung disilakan Ya baik terima kasih Mbak F Terima kasih Pak sunoto dari Maluku Wah Luar biasa ini sudah lebih siang ya Pak ya di Maluku siap ibuaasih kalau gak salah Pak ini Wi kami ya guru bangsa kami ya pak e Siap ibu baik terima kasih ya Jadi ada terima kasih Pak sudah merespon eh dengan tiga pertanyaan akan saya coba respon Bapak dari pertanyaan bapak yang pertama tadi Mengapa sih kompetensi ee sosial kultural ini perlu dipelajari ASN begitu ya ya Bapak tadi saya ee di awal juga sudah menyampaikan dan saya juga merunut dari ee narasumber pertama ya bahwa sebenarnya Kompetensi sosial kultural Ini sebenarnya sudah melekat begitu ya Pak ya Secara otomatis sebenarnya sudah sudah melekat di dalam masih masing eh ASN sebagai unsur eh manusia ya Nah namun tentunya ini mempunyai perbedaan-perbedaan Pak eh kompetensi ya kompetensi atau kemampuan kita dalam sosial kultural ini tergantung tadi Bagaimana background kita bagaimana latar belakang kita Apakah keluarga kita itu merupakan keluarga yang apa ya kalau saya tadi saya lebih suka menyebut open mind begitu ya Eh menerima keberagam menerima perbedaan seperti itu atau tadi juga sudah Disebut apakah background keluarga kita ini sebagai yang Maaf agak tertutup agak konservatif begitu ya maksudnya lebih melihat bahwa eh budaya yang ada di keluarga kita itu yang paling harus diikuti misalnya seperti itu sehingga ini kan akan mempengaruhi ke rekan-rekan ya Pak ya dalam hal ini ASN ASN muda kita misalnya kita bicara ASN muda kita nah oleh karena itu itu Eh pak sunoto ini sangat penting Pak untuk ee dipelajari ya terutama karena kita juga Tadi pertama menyampaikan bahwa seorang ASN kan harus mempunyai tiga kompetensi tadi ya Pak ya kompetensi tekniserial dan sosial kultural nah Adapun si pegawai ini ternyata yang sudah melekat dalam dirinya sudah bagus itu Alhamdulillah Pak Alhamdulillah Namun kami eh lihat bahwa tidak semuanya itu mempunyai tingkat kompetensi yang yang sama begitu ya E seperti tadi apabila background dia itu relatif tertutup begitu dikhawatirkan Nanti pada saat dia bekerja di lingkungan eh birokrasi dia juga agak susah untuk mengembangkan kompetensinya sosial kultural tersebut Bapak jadi memang ini eh sangat di o background dari kehidupan masing-masing ASN itu ya Pak ya tadi e Apakah keluarga atau pendidikannya mohon maaf misalnya ada juga rekan-rekan kita yang e sekolah di sekolah keagamaan misalnya seperti itu itu kan homogen begitu ya Pak ya terbiasa dengan sekolah yang homogen yang ini nah dikhawatirkan itu nanti pada saat dia bergelut di birokrasi akan terhambat bapak untuk bagaimana dia mengembangkan Kompetensi sosial kulturalnya Oleh karena itu kewajiban eh pemerintah Bapak tetap harus diadakan ee apa pelatihanpelatihan sosial kultural ya tentunya mungkin startnya memang berbeda ya tapi tadi kami memang kami eh bedakan jenjangnya dari sisi kayak senioritas atau jabatan begitu Pak jenjang 1 2 dan t itu mungkin yang pertama Kemudian yang kedua model eh dengan dua metode tadi Apakah menjamin peserta ee dapat mengimplementasikan begitu ya Pak ya ini Tentunya eh kami dari sisi e kebijakan sudah melakukan berbagai studi Ya Pak Eh sunoto dan kami melihat bahwa dengan metode berbagai metode dan kemudian kami e laksanakan tadi di sesi pertama tadi dengan generik kemudian yang bagian kedua dengan muatan lokal tentunya ini kami berharap ini bisa eh menjawab bapak untuk meng-cover kebutuhan-kebutuhan tadi Nah Adapun tadi Pak sunoto menyatakan ini Yang penting kan praktiknya contohnya begitu nah itu tentunya kami juga akan bahas Pak di dalam pembelajaran ya dalam pembelajaran memang di generik tadi lebih nuansanya lebih ke knowledge ya Pak ya di situ kami kami dulu dengan e lebih ke arah knowledge Nah justru nanti yang di muatan lokal bapak muatan lokal itu diharapkan izin Pak mungkin misalnya nanti pak sunoto di lingkungan eh daerah Maluku begitu ya Pak ya justru nanti di sit akan kita challenge Bagaimana ini kira-kira ASN di wilayah e Maluku ini agar bisa mengejar juga bagaimana keberagaman dalam eh apa lingkungan birokrasi tidak hanya eh maaf berpikiran sempit hanya bicara Indonesia timur Katakanlah kalau ee apa wilayah Maluku seperti itu Nah justru di situ Bapak nanti akan ada contoh-contoh konkret Seperti apa karena itu kan ada apa ceramah di awal kemudian nanti di tengah juga akan diberikan tugas-tugas apa semacam action plan begitu ya Pak ya Nah itu justru saya rasa menjawab tadi Pak keinginan Apakah ini bisa nanti diimplementasikan seperti itu ya baik kemudian yang ketiga Bapak ee saya setuju Pak bahwa ada beberapa pelatihan lain yang sebenarnya sudah menyangkut begitu ya Pak ya sudah menyangkut dari eh pengembangan Kompetensi sosial kultural ini saya setuju Pak Benar sekali dulu ada pelatihan revolusi mental di situ Bagaimana diajarkan juga rekan-rekan itu dalam memberikan pelayanan yang adil begitu ya Pak ya Ee Pak Sun mungkin sudah sudah menguasai dulu yang terkait evolusi Iya benar Pak setuju sekali jadi memang kemungkinan banyak sekali pelatihan-pelatihan lain yang ternyata memang sudah menyangkut begitu sudah menyangkut dengan eh apa pengembangan Kompetensi sosial kultural nah namun ini memang sengaja disusun kebijakan khusus Pak yang ini memang ee khusus di di peruntukkan untuk mendorong Kompetensi sosial mungkin itu Pak sunoto mudah-mudahan sesuai dengan yang baik siap Terima kasih Ibu Atas arahannya sama-sama Bapak I Baik terima kasih banyak Pak sunoto telah menanyakan tiga pertanyaan ini yang juga ee mewakili rekan-rekan yang ada di Indonesia timur barat maupun yang ada di tengah begitu ya karena seperti yang kita ketahui Indonesia ini terdiri dari tiga wilayah daerah begitu Terima kasih juga Ibu ist dan kita akan segera bergabung dengan penanya kedua masih di Maluku begitu dari bpsdm Maluku Ibu Eta Selamat siang Ibu Eta Selamat siang Bu baik Wah ini semoga ee pertanyaannya bisa lebih beragam begitu ya walaupun satu daerah kepada bu Eta disilakan pertanyaannya baik eh terima kasih eh Bu Isti yang saya hormati Eh tadi memang sudah ditanyakan juga oleh kasunoto tetapi ada dua hal lagi yang ingin saya tanyakan supaya lebih eh memahami tentang Kompetensi sosial kultural ini Eh Yang Pertama eh ketika kita menyandingkan e tiga kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang ASN yaitu kompetensi manajerial teknis dan sosial kultural maka e pertanyaan saya adalah sejauh mana kemanfaatan dari atau nilai manfaat dari eh Kompetensi sosial kultural ini sehingga eh bisa bersainglah katakan begitu dengan dua kompetensi yang lain karena sampai hari ini kalau eh saya ya dari kecamata saya coba mengamati sepertinya kompetensi manajerial kemudian urutan kedua adalah kompetensi teknis dan eh seakan-akan Kompetensi sosial kultural ini masih belum ee memiliki apa ya gaung yang lebih ya dibanding dua kompetensi yang lain Nah mungkin ee Ibu bisa menjelaskan sehingga kami ee akhirnya paham Oh ternyata Kompetensi sosial kultural ini penting dan itu harus eh benar-benar dimiliki oleh seorang SN yang kedua Bu Eh terkait dengan eh model pelatihannya Saya tertarik dengan model pelatihan yang moc nah pertanyaannya ee kira-kira prosedurnya Seperti apa sehingga misalnya bisa kami terapkan di bpsdm Provinsi Maluku demikian Bu terima kasih banyak baik Salam sehat semangat Bu salam sehat dan semangat juga IB Eta berkenan untuk dapat langsung dijawab Bu Isti disilakan Baik Terima kasih Mbak F Waduh ini dari Maluku semua ya waduh senang nih bertemu dengan teman-teman Maluku nih Sudah lama tidak ke Maluku ya Bu Eta mohon maaf Ibu Eta Wi atau apa ini eh saya pengelola administrator pejabat administrator oke ya eh dari administrator ya Ibu Eta Eh tadi Dua pertanyaan menarik ini bicara disandingkan tiga kompetensi manajerial teknis dan sosial kultural seolah-olah kok apa Kompetensi sosial kultural ini Paling Enggak penting begitu ya seolah-olah Ada ada pertanyaan seperti itu ya Menurut kami ibu sebenarnya tiga kompetensi ini penting semua ibu Oleh karena itu ini yang harus dimiliki oleh EE semua ASN kita nah tentunya tentunya ada persentase-prosentase yang memang eh sesuai dengan jabatan begitu ya Bu ya Sesuai dengan jabatan Eh misalnya eh kompetensi manajerial ini mungkin hukumnya wajib bagi rekan-rekan yang berkarir di jabatan eh apa eh manajerial begitu rasanya mungkin ee harus besar begitu tapi tentunya juga harus mempunyai kompetensi teknis juga bagaimana nanti untuk ee apa mengerjakan tugas-tugas apabila tidak ada kompetensi teknis nah bagaimana status Kompetensi sosial kultural ini juga tidak kalah penting Ibu Katakanlah misalnya sebagai seorang manajer manajer ini juga makanya tadi ada di ranah level 3 ya Bu ya jenjang tig tadi ya jenjang tig untuk yang level level pejabat ee itu juga mempunyai jenjang yang cukup lebih ee tingkat apa istilahnya kesulitannya juga lebih tinggi Bu tadi kemampuan sosial kulturalnya nah Oleh karena itu menurut saya semuanya penting ibu kita tidak bisa apa memilih ini yang nomor satu ini nomor dua ini nomor tapi tergantung dari jabatan masing-masing nah Oleh karena itu tadi kan untuk ee jenjang kompetensi apa sosial kultural juga sudah dipilah-pilah ya Bu ya Ada jenjang satu itu untuk pemula mungkin sekedar awareness sekedar apa pemahaman bahwa Oh ada keberagaman kemudian ada yang jenjang kedua jenjang kedua sudah harus bisa ee apa menerapkan bahwa harus adil pelayanan dan sebagainya harus bisa mendorong ee apa adanya keberagaman itu juga dapat untuk ee apa produktivitas seperti itu Nah justru yang jenjang ketiga ini Bu itu yang yang tingkat ee Saya rasa dapat menciptakan lingkungan seperti itu Nah itu juga penting sekali Bu karena apabila lingkungan itu kondusif dari apa perbedaan-perbedaan sosial budaya tentunya itu juga akan ujung-ujungnya mempengaruhi produktivitas kerja jadi ibu kalau menurut saya memang kita tidak bisa ee apa ee ngurutkan begitu ya tapi sesuai menurut kami sesuai dengan jabatan dan posisi masing-masing itu yang harus di digaris bawahi seperti itu kemudian yang kedua Bu Eta ee model pelatihan mooc Baik Ibu ini kami sebelumnya memohon maaf jadi memang tadi bu Eta juga kok kayaknya ini yang tidak terlalu sering dibahas karena memang eh dari sisi kebijakan ini agak agak ee baru keluar begitu ya Bu ya baru keluar ee apa nanti untuk eh pelaksanaan pelatihan ini juga ee Insyaallah tahun ini ee akan bergulir Ibu jadi memang saya setuju Kalau Ibu tadi kok kayaknya ini kurang kurang populer begitu ya Bu ya jadi memang baru akan dicanangkan Ibu ini saat ini sedang dipersiapkan sistem moc-nya oleh kami oleh Lan Insyaallah dalam waktu dekat ini nanti bisa ibu itu bisa diikuti dan ini memang secara luas karena memang si siatnya mooc jadi bisa secara luas Saya rasa tidak terbatas ee apa wilayah tidak terbatas waktu dan dari jenjang 1 2 3 pun nanti bisa mengikuti semuanya begitu Bu Eta mudah-mudahan segera akan ada ee apa Pengumuman yang secara eh teknisnya ya teknisnya mengenai pelaksanaan mooc pelatihan sosial kultur baik mudah-mudahan menjawab apa yang ditanyakan ibu Eta Terima kasih baik terima kasih banyak Ibu Eta Ini pertanyaan yang luar biasa sekali ya substansional sekali dan semoga menjawab dan dapat langsung diimplementasikan Bu isi Terima kasih banyak atas dua pertanyaan yang telah diajukan oleh dua penanya masing-masing dari Maluku namun sobat ASN yang belum beruntung untuk dapat bertanya langsung Jangan berkecil hati karena tentunya materi dari ibu Isti juga nanti akan kami bagikan melalui Link yang akan nanti kami Tampilkan Ibu Isti Terima kasih banyak atas waktu dan berkenika tidak ada kegiatan dapat bergabung dengan kami sampai dengan ASN belajar selesai Terima kasih banyakasih Mbak dan semua peserta Selamat siang Selamat siang [Musik] Ibu [Musik] baik masih dengan ASN belajar seri ke-9 pada Momen siang kali ini Bapak dan Ibu sobat ASN di mana pun berada kembali Kami ingin mengingatkan bahwa kami memiliki 10 merchandise menarik bagi enam total penanya yang terpilih begitu ya masing-masing ee du orang untuk setiap narasumber kemudian empat orang beruntung yang mengikuti kuis untuk itu jangan lupa untuk follow akun Instagram kami di @bpsdmjatin dan juga di @wiprocommunication ada Kuis yang sangat mudah sekali diikuti dan merchendise bisa langsung anda dapatkan kami akan kirim dari bpsdm Jawa Timur segera kita akan terhubung dengan narasumber kita yang ketiga namun sebelumnya Izinkan saya untuk dapat memberikan informasi singkat mengenai profil beliau bapak Agus Yudi Wicaksono s.stp mmp saat ini menjabat sebagai PL LT Asisten Deputi manajemen talenta dan peningkatan kapasitas SDM Aparatur Kementerian Pan RB di mana juga menjabat sebagai saat ini begitu ya sebagai analis kebijakan ahli madya Deputi SDM Aparatur Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi birokrat atau Pan RB serta telah menempuh pendidikan di tahun 2011 dengan gelar master of public Policy Michigan State University USA dan di Tahun 2022 Sampai dengan saat ini eh mohon maaf Mulai tahun 2012 ya 10 tahun yang lalu sampai dengan 2022 ini mengikuti banyak sekali Diklat luar negeri untuk Diklat dalam negeri pun beliau ikuti mulai dari tahun 2007 sampai dengan 2019 dan tentunya Pada momen ketiga kali ini kita akan langsung terhubung dengan narasumber kita yang ketiga yaitu bapak Agus Yudi Wicaksono sstp MPP [Musik] Selamat siang asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh bapak Agus Selamat siang Bapak nih baik apa kabar Ya Pak Agus Hari ini ee Baik baik mbak Alhamdulillah baik terima kasih banyak telah mengunjungi dan juga hadir dalam ASN belajar seri kees9 pada pagi hari ini Tentunya di narasumber yang ketiga telah siap untuk dapat memberikan materinya kepada Pak Agus disilakan Baik terima kasih Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Eh yang kami hormati kami banggakan Bapak Ibu para ASN pembelajar di seluruh Indonesia eh yang kami hormati e panitia dari eh bpsdm Provinsi Jawa Timur yang sudah menginisiasi kegiatan ini ee yang pertama kami mengucapkan ee apresiasi terhadap ee forum ASN belajar ini karena ee forum ini ee telah apa ya menggelorakan semangat belajar untuk semua ASN terkait dengan topik hari ini ee kami mungkin nanti ee lebih ee apa mengeksplore ee ee terkait dengan arah kebijakan transformasi pengembangan kompetensi ASN berdasarkan undang-undang 20 tahun 2023 karena tadi terkait dengan bagaimana teknis eh pelatihan kemudian Apa itu isi dari kompetensi sosiokultural eh sesuai permenan 38 tahun 2017 tadi sudah dengan sangat baik dijelaskan oleh Bu kapus Buti ee Bapak Ibu sekalian sebagaimana kita ketahui ya bahwa ee ruasn ini telah diundangkan menjadi undang-undang ASN Eh nomor 20 tahun 2023 tadi sempat Disinggung oleh Bu Isti ya bahwa eh ada beberapa perubahan mendasar di dalam ee kompetensi jadi ee untuk kompetensi ini merupakan salah satu dari tujuh agenda ee transformasi di dalam undang-undang ASN yaitu percepatan pengembangan kompetensi dalam percepatan pengembangan Kompetensi ini ASN itu tidak hanya berhak tapi wajib untuk mengembangkan kompetensi ya Jadi kalau wajib berarti kalau tidak kita laksanakan maka akan ada sanksi kalau hak berarti ee ada kewajiban dari instansi ee untuk memberikan dukungan akses dan sumber daya kepada ASN untuk belajar ya Jadi ini eh apa sifatnya ini saring take and give antara ASN dengan instansinya seperti itu Nah bentuk-bentuk dukungan akses ee belajar ini sebenarnya ee sudah kita apa ya sudah kita ee inisiasi di beberapa aturan misalnya terkait dengan ee pemberian ee apa afirmasi ee program studi akreditasi C dan EE yang lainnya depan kita juga ee menginisiasi nanti mudah-mudahan akan ada ee dompet belajar untuk ASN sehingga ASN nanti ee lebih banyak bisa mengaktualisasi dirinya untuk belajar Ee tidak lagi harus menunggu ee semacam eh mandatory diklat yang di ee susun oleh biro SDM atau eh Biro Kepegawaian di masing-masing instansi jadi lebih kepada bagaimana implementasi dari individual development plan yang sudah disepakati oleh pegawai eh dengan pimpinannya ini adalah transformasi yang eh ketiga nah bentuk dari Bagaimana eh transformasi di RPP eh bahwa tadi ya Eh ketika Bu is tadi sudah menjelaskan ya jadi ee pembelajaran nanti itu kita akan integrasikan dengan pekerjaan kita juga integrasikan sebagai bagian komponen manajemen ASN dan nanti ASN itu bisa belajar di lintas instansi jadi kaitannya dengan eh apa eh kompetensi sosiultural eh cultural ini jadi nanti ee terkait dengan pembelajaran dan pemenuhan kompetensinya Kami harapkan itu bisa terintegrasi dengan pekerjaan yang sehari-hari bagaimana sosial ee eh Kompetensi sosial kultural ini dipraktikkan di dalam lingkungan kerja ya dan bagaimana ee pemenuhan Kompetensi sosiokultural ini juga nanti terhubung dengan komponen manajemen ASN penghargaan misalnya nanti ada eh penghargaan kepada pegawai misalnya yang dia sangat eh apa dari sisi Kompetensi sosiokultural ini eh sangat eh apa eh menonjol dibandingkan dengan rekan-rekan yang lain dan kami harap nanti juga eh para ASN itu bisa saling belajar saling berbagi antar ASN yang lainnya gitu Jadi kalau tadi pendekatannya bu Isti lebih kepada pendekatan yang Kasal ya kami harapkan nanti kita bisa lebih apa ya mengcapture Bagaimana praktik sesungguhnya di lapangan nah terkait dengan bagaimana mengcapture praktik sesungguhnya di lapangan sebenarnya untuk Kompetensi sosial kultural itu ada di perilaku harmonis tadi saya sepakat dengan eh eh pendapat Prof Purnawan e basundoro ya bahwa eh toleransi itu hanya bisa tumbuh kalau ada empati ee dan empati itulah yang paling penting untuk menghargai perbedaan jadi kata kuncinya di sini adalah eh perilaku harmonis itu di mana kita bisa ee diharapkan bisa menghargai setiap orang Apun latar belakangnya dan kemudian kita bisa membangun lingkungan kerja yang kondusif itu menjadi salah satu ekspektasi di dalam ee kinerja pegawai dari aspek perilaku jadi dari aspek perilaku ini ada tujuh aspek perilaku salah satunya ya kompetensi sosiokultural itu masuk di dalam praktik perilaku harmonis dan ini nanti yang bisa memberikan penilaian ini adalah para pimpinan atau para pejabat penilai kinerja pejabat penilai kinerja ini bisa bisa mendapatkan masukan dari eh apa rekan rekan eh ASN yang bersangkutan bisa dari stakeholder ya bisa dari sumber-sumber yang lainnya seperti itu Jadi kalau tema hari ini bagaimana kita ee bisa apa meningkatkan kompetensi sosiokultural kita maka salah satunya adalah ini dipraktikkan dalam lingkungan kita sehari-hari bukan berarti kita tidak tidak tidak boleh belajar G ya kita tidak tidak apa ya belajar tentang Apa itu sosiokultural itu penting ya tapi kita tidak hanya berhenti di ruang ee belajar baik yang modelnya klasikal ataupun melalui eh apa Zoom meeting seperti ini webinar seperti ini tapi juga Bagaimana eh kompetensi itu bisa kita lihat dalam praktik kita sehari-hari Apakah kita menghargai setiap orang Apun latar belak belakangnya Apakah kita suka menolong orang lain apakah kita membangun lingkungan kerja yang kondusif ya ini eh kata kunci ketika kita mempraktikkan Bagaimana kompetensi sosiokultural itu di lapangan seperti itu jadi eh praktiknya banyak sekali dan yang kami harapkan praktik-praktik di lapangan itu nanti bisa ee di apa ya di di kemudian dikonversi menjadi pemenuhan ee eh eh pemenuhan kompetensi kita gitu jadi uji kompetensi Kami harapkan ke depannya tidak hanya di dalam eh apa satu momen ujian tertentu tapi eh ujian itu sesungguhnya bisa dicapture dari bagaimana keseharian kita itu yang kami harapkan Kenapa karena eh di dalam transformasi kebijakan ini kami juga menggunakan teori dari eh learning effectiveness dari lombardo dan eh Nah di sini eh formal learning yang tadi disampaikan Bu kapus ya dari training-tining itu mungkin kita akan kurangi ya Eh bukan dikurangin ya porsinya nanti akan lebih besar keeral learning dibandingkan dengan formal learning jadi tantangan ke depannyaalah kami berhap kepada Lan untuk bisa meng learning dan experiential learning ini ke dalam pemenuhan kompetensi jadi pemenuhan kompetensi SOS kultural itu bukan hanya kita diuji di ruang kelas ya melalui ee apa kursus melalui diklat ya tapi juga bagaimana kita interaksi kita sehari-hari ya di di pekerjaan kita ee interaksi kita dalam ee ber ber apa bersosialisasi dengan eh stakeholder kita dengan customer kita itu sebaiknya bisa dicapture sehingga ee alat ukur untuk ee pemenuhan Kompetensi sosial kultural kita itu lebih bisa apa ya meng-capture apa eh diri kita sesungguhnya di eh keseharian kita seperti itu nah eh kenapa kita kemudian geser eh fokusnya ini ke experience learning dan social learning karena ada persoalan budget budget kita sangat terbatas untuk bisa membuat formal-formal learning untuk membuat eh pembelajaran dalam bentuk klasical ya itu kita sangat terbatas makanya kita coba kita geser kita capture Bagaimana social learningnya SN Bagaimana experiential learningnya SN untuk apa mempraktikkan eh atau untuk belajar kompetensikompetensi yang eh diatur di dalam ee permentaan RB 38 tahun 2017 nah ini tadi ya Ee yang kami harapkan jadi Ee Kita akan mengintegrasikan belajar kita dengan pekerjaan ya jadi belajar kita terkait dengan sosiokultural itu harus menjadi bagian dari ee ee apa eh pelaksanaan pekerjaan kita kemudian kita juga ingin mengintegrasikan belajar ee apa antar pegawai lintas Kementerian lembaga dan daerah jadi integrasi pembelajaran sesama pegawai Jadi kami harapkan ke depan nanti ee sibangkom Lan eh yang ada di lan ya Ada platform sibangom LAN yang nanti akan diintegrasikan ke dalam Smart ASN itu nanti bisa memiliki fitur di mana ASN itu bisa menjadi konten kreator bisa menjadi coach bisa menjadi mentor ya di eh untuk sesama ASN yang lainnya ya Jadi kami akan eh apa ya Eh nanti mungkin akan ada eh konten kuratornya gu dari dari LAN yang akan mengkoordinasikan itu sehingga eh para ASN yang ingin apa menjadi mentor ya ingin menjadi contonent Creator di dalam platform eh Smart ASN ke depannya itu bisa eh apa bisa di eh apa ya di e ada kontrol sebelum konten itu bisa diakses oleh para pegawai yang lain seperti itu ya Jadi ini harapan kami ke depan eh setiap ASN itu sebenarnya adalah pusat pembelajaran jadi menempatkan ASN sebagai center of learning nah ini eh apa visi kita ke depan untuk transformasi pengembangan eh kompetensi kemudian kita juga ingin mengintegrasikan ya pembelajaran eh dengan eh Talent Management Jadi kalau tadi pertanyaannya Bu Eta dari provinsi Maluku kok kesannya eh Kompetensi sosial kultural itu kok rasanya agak terpinggirkan gitu ya ee apa kayaknya kurang kurang apa ya Kurang greget gitu ya kurang di diperhatikan sesungguhnya tidak bu ya jadi justru eh ketika kita ada catatan terhadap misalnya terhadap e toleransi ada catatan terhadap eh apa sikap-sikap yang eh apa eh tidak menunjukkan eh perilaku sosiokultural itu terkadang Justru itu yang menjadi catatan ketika Ee kita mengikuti seleksi jabatan pimpinan tinggi utamanya kalau eh di level jpt Madya itu biasanya Eh kalau ada catatan itu eh rasanya akan susah Bu Bu Bu Eta ya Justru sosiultural itu adalah kompetensi yang EE kalau di level pimpinan tinggi itu sangat penting untuk di eh dicek ini background dari e orang perorang ini makanya eh kita harus sangat hati-hati dalam menggunakan sosial media kita harus hati-hati dalam apa eh berinteraksi di dalam eh sosial media karena eh Jejak atau rekam digital itu e sangat berpengaruh terhadap pengembangan karir kita ke depannya seperti itu ya kemudian kita juga ingin mengintegrasikan ee pembelajaran lintas Kementerian lembaga dan daerah ya yang kami harapkan nanti ee di instansi Pembina itu ke depannya tidak lagi terjadi battleing untuk misalnya uji kompetensi ya tidak ada battleing ASN untuk belajar seperti itu ya karena kami membayangkan kalau eh pembelajaran itu sifatnya Kasal maka ketika ada keterbatasan budget itu akan menyebabkan antrian ASN untuk belajar Nah antrian Ini harus kita lening dengan cara apa kita integrasikan pembelajaran-pembelajaran itu dalam bentuk eh digitalisasi Jadi konsep eh masif Open online course atau mcco tadi yang dianyakan oleh Bu Eta ini eh sangat sangat e apa ya relevan dengan eh apa konsep eh transformasi kebijakan pembelajaran ke depannya Terima kasih Bu Eta tadi pertanyaannya ee nyambung dengan paparan kami nah eh yang kami siapkan itu adalah regulasi yang kami siapkan adalah platform nah yang Bapak Ibu harus siapkan ini adalah Bapak Ibu sebagai pemimpin dan sebagai pegawai ASN karena percuma kita punya regulasi yang bagus kita punya undang-undang yang bagus PP yang bagus berikut turun dan platform yang bagus kalau bapak ibu sebagai pimpinan itu tidak cakap dan tidak punya komitmen ya Jadi kita butuh pemimpin yang cakap dan berkomitmen ya Dalam rangka apa eh perbaikan birokrasi Indonesia Kemudian yang kedua kita juga berharap bapak ibu sebagai pegawai ASN ini memiliki grow mindset ya karena kalau tidak memiliki grow mindset kita akan terkungkung di dalam zona nyaman kita akan nyaman dengan apa yang sudah kita punya sekarang kita tidak akan tumbuh sebagai eh birokrat yang profesional jadi eh tiga eh empat eh puzzle ini menjadi hal yang sangat penting nah terkait dengan transformasi ee Kompetensi ini kami juga sedang dalam ee perumusan untuk perbaikan ee Permenpan 38 tahun 2017 jadi Eh peremiran ini ya Ee di dalam peremiran ini ada delapan kompetensi manajerial dan satu Kompetensi sosial cultural ini nanti akan eh Insyaallah akan kita transformasi ya menjadi ini kisi-kisinya ya kisi-kisinya Jadi ada sem ee kompetensi manajerial dan satu Kompetensi sosial kultural ee utamanya adalah namanya nanti adalah managing diversity ini masih masih bahasa Inggris nanti akan ada bahasa Indonesianya aspeknya itu adalah eh leveraging diversity external awareness keterbukaan atau inclusiveness kemudian harmonis empathy dan cultural awareness Jadi yang tadi disampaikan oleh prof eh Purnawan terkait dengan empati itu eh apa ya selaras dengan eh aspek kompetensi managing diversity yang kami ee sedang eh apa Sedang susun mungkin ee sementara itu Bu Eh Fani ya penjelasan singkat dari kami sebagai pemantik diskusi eh siang hari ini eh kami kembalikan ke ibu untuk sesi berikutnya terima kasih mohon maaf kalau ada kekurangan wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak Pak Agus dan kita akan langsung menuju ke sesi tanya jawab [Musik] 3 baik sobat ASN yang masih bergabung dengan kami atau baru saja bergabung karena memang sebelumnya harus melakukan beberapa kewajiban dulu begitu ya Nah inilah kesempatan bagi sobat SN untuk bertanya dan kami telah menghimpun dua orang beruntung begitu untuk dapat bertanya kepada bapak Agus langsung selaku narasumber kita yang ketiga Selamat siang Bapak Jeffri prata silakan untuk Open cam dan juga Open Mic kepada bapak Jefri prata sudah terhubung dengan kami pak Jefri ya Selamat pagi Bu dipedan Baik pak Jefri izin kalau dari monitor kami ini belum open cam Pak boleh dinyalakan dulu kameranya Mohon maaf Bu lagi di luar bu lagi di luar kurang bagus Oh baik baik kalau begitu secara audio terdengar dengan jelas disilakan bapak untuk dapat berdiskusi atau bertanya dengan Pak Agus Oke selamat pagi menjelang siang Pak Agus Nama saya je saya konsultan dari Medan ada berapa yang sayaanakanama Bapak nahit pengembangan kompeti yangaksud berbagai macam cara mulai dari pelatihan seminar workshop hingga pendidikan formal ee question-nya Pak terkait ASN wajib upgrade Bagaimana rekomendasi Bapak menyikapi pengembangan kompetensi jadi fokus rancangan aturan baru ini apakah sudah efektif dan sefisien di awal tahun 2024 dan di sektor mana yang harus dibenahi jadi sorotan publik mohon pencerahannya Pak Baik Pak Je Apakah satu pertanyaan saja atau ada pertanyaan lanjutan ada Bu next terkait Bagaimana ASN di era industri 4,0 Ee kita ini memilih kompetensi hard skill atau soft skill di mana ASN diharapkan Terus berinovasi yang fungsinya sebagai pelaksana kebijakan dan pelayanan publik dan yang terakhir Pak question saya seperti apa pandangan kebijakan Bapak terkait pelatihan ASN berpijar di mana meningkatkan future skill aparatur sipil negara atau SN di era digital di mana manfaat program untuk ASN berhubungan dengan implementasi dan dampak jangka panjang Sekian dan terima kasih Bapak AG Selamat pagi Tuhan memberkati Pak Baik Selamat pagi terima kasih banyak Pak Je telah tergabung dan terdapat pertanyaan izin pakus untuk dapat langsung dijawab gak Miss yang EE pertanyaan yang ketiga tadi ya tapi coba saya ee apa saya coba ee Jawab dulu ya jadi eh pengembangan kompetensi dalam bentuk seminar workshop pendidikan formal itu adalah pengembangan kompetensi yang EE bersifat eh apa klasikal mungkin pak ya Atau sebentar saya saya tadi saya ada paparannya sebentar ya formal learning Pak jadi eh di dalam apa E pembelajaran itu sebenarnya kita kenal tiga jenis pembelajaran formal learning social learning dan experiential learning Jadi yang tadi Bapak sampaikan eh apa terkait dengan eh seminar workshop itu semuanya adalah pendidikan formal nah eh kekurangannya dengan pendidikan formal ini adalah ada keterbatasan-keterbatasan Pak Ya baik dari sisi kuota pesertanya ya Kemudian dari sisi ee apa ee anggarannya gitu dari sisi fasilitasnya jadi keterbatasan dari budget keterbatasan dari fasilitas itu membuat tidak semua ASN bisa mengakses ee formal learning Ini sementara eh apa di dalam undang undang-undang yang baru undang-undang 20 tahun 2023 ee belajar itu menjadi kewajiban dari ASN Nah kalau kita mewajibkan ASN untuk belajar maka tidak fair kalau kemudian kita tidak menyiapkan eh ruang atau kesempatan ASN untuk belajar gitu jadi agak kontradiktif nanti ini kita wajibkan ASN belajar tapi akses belajarnya ASN hanya dari misalnya formal learning saja nah itu membuat apa ee kerugian di pihak asnnya nah ini yang kami ee apa ingin ee apa antisipasi ya ketika undang-undang sudah mewajibkan berarti eh di e Menpan dan LAN dan instansi pemerintahan lainnya khususnya instansi Pembina nanti ya itu harus bisa memberikan akses seluas-luasnya untuk pegawai bisa belajar seperti itu pak pak Jef kemudian sektor mana yang harus dibenahi dari sorotan publik Menurut kami eh yang perlu dibenahi adalah alignment dari konten pembelajaran dengan apa yang menjadi ekspektasi publik kinerja pemerintah di lapangan itu yang harus di diperbaiki Jadi kalau menurut kami masih ada gap ya terkait dengan konten pembelajaran kita dengan apa yang menjadi ekspektasi kinerja pemerintah di lapangan karena apa kami mengharap kan eh belajarnya ASN itu nyambung dengan apa yang menjadi ekspektasi kinerjanya yang bersangkutan gitu Jadi jangan sampai kita belajar tapi enggak nyambung dengan apa yang menjadi ekspektasi pekerjaan kita makanya di dalam eh transformasi pembelajaran ini kita ingin melinkkan pembelajarannya ASN dengan apa yang menjadi ekspektasi kinerjanya ee lapangan seperti itu Pak Supaya apa supaya ekspektasi publik ini bisa terus kita maintain eh apanya eh delivery-nya seperti itu Pak Je nah kemudian yang ketiga tadi pelatihan ASN di era digital ya pelatihan era digital ini saya pikir merupakan konsekuensi dari kemarin kita menghadapi covid ya Pak ya kita menghadap eh apa menghadapi covid-19 itu itu merupakan game Changer kemarin itu pak ya kalau enggak ada covid rasanya kita enggak akan dipaksa untuk ee belajar secara online Pak dan hari ini nyatanya Eh tadi sebelum kami bergabung kami mendapat informasi ada 22.000 ya Bu Fani ya yang sudah mendaftar di dalam forum hari ini itu Luar Biasa pak di dalam satu forum ada 22.000 ASN yang ikut belajar itu rasanya belum Ee tidak akan terjadi kalau kemarin kita tidak ee apa ee ee apa mengalami eh covid kemarin itu ya jadi ee Ini yang menjadi arahan dari pak ee Pak Presiden ya bahwa eh reformasi belajarnya ASN itu harus berdampak Pak ya reformasi belajar ASN harus berdampak ke masyarakat reformasi belajar ASN itu tidak menimbulkan tumpukan kertas Baru dan Reformasi ASN itu membuat Asen belajar lebih cepat dan mungkin itu jawaban kami bu f Terima kasih Bu Baik terima kasih banyak atas Jawabannya Pak Jef semoga menjawab dari ketiga pertanyaan yang telah diajukan begitu ya dan terima kasih telah bergabung secara virtual dengan kami di sini selanjutnya kita akan menuju kepada ibu Diah Mubarokah yang telah terpilih sebagai penanya ketiga Selamat siang Ibu di Selamat siang baik boleh diinformasikan Ibu dia dari mana baik saya dari ee bbsdmd provinsi Jawa Tengah sebagai widiswara baik Jawa Tengah apa kabar Jawa Tengah hari ini Bu baik alhamdulillah sejuk agak mendung-mendung sedikit nih Baik kalau begitu disilakan untuk dapat mengajukan pertanyaan maupun Dis baik eh terima kasih eh saya tujukan kepada bapak Agus Yudi wijaksono sstp MPP eh luar biasa sekali bapak eh apa namanya e an atau Kompetensi sosiokultural ini ee kebetulan beberapa waktu yang lalu kami juga sedang sudah mengikuti tot pemantapan nilai-nilai kebangsaan kalau saya menyimak dari pembicara pertama kedua dan sampai ke bapak Agus ini output yang di einginkan adalah ASN yang dapat memiliki kompetensi sosiokultural di mana E kompetensi itu berdampak pada meningkatnya ee ee ketercapaian ekspektasi kinerja pemerintah kurang lebihnya seperti itu dan ini adalah bagaimana mengembangkan nilai-nilai di dalam ee masyarakat yang dilayani misalkan juga nilai-nilai di dalam ee lingkungan kerjanya nah eh Saya hanya berpikir bahwa ee apa Yang Eh ini sangat menarik ya sangat menarik sekali untuk eh pelatihan ini sosiokultural dan akan sangat bagus apabila ee diintegrasikan dengan ee materi nilai-nilai kebangsaan di mana Di dalam nilai-nilai kebangsaan itu ada sumbernya adalah empat konsensus dasar dari Pancasila uod 45 NKRI dan juga sesanti bineka Tunggal Ika di mana Di sana ada nilai-nilai yang tadi ingin eh di apa namanya dikembangkan ataupun dimiliki oleh ASN semisal nilai-nilai k keluargaan keselarasan itu dari Pancasila sila kedua dan ketiga juga dari nilai-nilai di bineka Tunggal Ika ada nilai gotongroyong untuk mendukung lingkungan kerja yang kondusif kemudian ada nilai toleransi dan sebagainya mungkin sekedar eh usul saja Pak Agus supaya ini diintegrasikan dengan ee nilai-nilai kebangsaan di dalam materinya sehingga benar-benar eh match G mungkin itu Terima kasih mohon maaf asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Selamat siang Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang baik menanggapi dari usulan yang telah disampaikan ibu Diah dari bpsdm Jawa Tengah disilakan Pak Agus Ya baik terima kasih Bu ya dari bpsdm jatang eh Memang kalau dilihat dari isinya yang tadi ibu sampaikan ini mirip-mirip ya Bu ya ini mirip-mirip gitu Jadi sebenarnya ee kami sepakat itu bu karena yang kami lakuk yang kami ee apa ya yang kami susun itu adalah sebenarnya standar kompetensinya dulu sebenarnya bu ya Nah yang EE diharapkan dari standar kompetensi itu nanti bisa apa ya menjadi dasar bagi eh apa lembaga-lembaga pelatihan Ya bagi para contonent kreator Ya bagi para eh mentor untuk memperkaya modul-modul ee yang disusunnya gitu nah sekali lagi Bu apa ya cara belajarnya itu bisa macam-macam banget Bu ya kalau tadiu bilang ada di to pemantapanilai kebangsaan Menurut kami itual Salah satu cara belajar bisa jadi ada cara-cara belajar yang lainitu Nah kalau ini bisa diingrasikan sangat bagus sek karena biasanya itu hanya dariya dariakesum Diang belajarnya ASN itu mindset saat ini masih belajar di ruang kelas masih belajar yang mendapatkan sertifikat gitu nah di luar itu ASN menganggap saya enggak lagi belajar padahal sesungguhnya yang bersangkutan lagi belajar gitu makanya ini eh apa ya Eh challenge kami kepada Lan Bagaimana supaya mindset ASN ini belajar itu enggak hanya persoalan sertifikasi persoalan eh apa sertifikat piagam ya piagam mengikuti apa misalnya webinar hari ini aja gitu Saya yakin banyak Asen yang ngikut karena ada ee sertifikatnya gitu tapi saya yakin juga banyak yang mengikuti ini tidak hanya ingin mendapatkan sertifikat tapi ingin mendapatkan ilmu ingin mendapatkan ee pengetahuan yang baru tapi usulan Ibu ee nanti coba kami ee sampaikan juga ke Bu Isti di Elan Bu Terima kasih Bu Dia Baik terima kasih banyak atas ee tanggapan yang telah disampaikan oleh bapak Agus Yudi Wicaksono s.stp MPP karena memang kami hanya memilih dua orang penanya yang beruntung saja Terima kasih banyak ibu Diah atas pertanyaan yang telah disampaikan mohon maaf usulan ya lebih tepatnya dan nanti akan dipertimbangkan begitu dan dibicarakan kembali di-follow up oleh Bu Isti juga Pak Agus Terima kasih banyak atas waktunya dan memenuhi undangan dari kami sebagai narasumber pada ASN belajar seri ke-9 siang hari ini dan sebagai narasumber terakhir sekali lagi kami haturkan Terima kasih atas kebersamaan kita dan juga materi yang telah disampaikan nah tentunyaih Selamat siang Bapak tentunya Terima kasih juga kami ucapkan kepada ketiga narasumber yang mulai dari awal tadi telah memberikan materi dan juga memenuhi undangan dari bpsdm Jawa Timur di mana ini merupakan program cororpu sdgis bpsdm Provinsi Jawa Timur kepada bapak Prof Dr Purnawan basundoro s.sm home selaku guru besar dan Dekan Fakultas Ilmu Budaya universitas airlanggat Terima kasih juga kami haturkan kepada kepala pusat pengembangan kompetensi teknis dan sosial kultural aparatur sipil negara Lan Republik Indonesia Ibu Isti Heryani Mba yang juga tadi telah menampung pertanyaan dan juga menjawabnya secara langsung serta bapak Agus Yudi Wicaksono s.stp MPP Terima kasih banyak bapak setelah ini tentu saja kami ingin memberikan reminder kepada seluruh sobat ASN yang tergabung maupun dari akun YouTube dan juga Zoom meeting bahwa Link preset sudah dapat diakses terutama untuk sobat ASN di lingkungan pemerintah provinsi Jawa Timur ini sudah Melalui aplikasi casasn begitu ya supaya dapat terintegrasi dengan lebih mudah anda bisa langsung klik di beatly garis mir hadir seri 9 untuk sobat ASN yang berada di luar provinsi Jawa Timur atau seluruh Indonesia dan link presensi hanya hari ini saja ya Jadi langsung saja diakses bapak dan ibu kita tunggu sampai dengan pukul 11.59 waktu indonesia barat malam nanti sekali lagi link presensi akan kami buka maksimal sampai dengan pukul 23 Le 59 menit waktu indonesia barat jadi dimanfaatkan sebaik mungkin kalau misalnya hari ini masih terkendala dengan kegiatan yang harus dilakukan jangan lupa reminder di handphone-nya harus absen ya Dan setelah mengisi link presensi sobat SN akan langsung diarahkan untuk mengisi kuisioner jadi tidak perlu link-link yang lain begitu e sobat ASN absen link kuisioner langsung bisa diisi Klik tombol isi kuisioner yang terdapat di sebelah kiri dari eh laman Bapak dan Ibu sobat SN kemudian setelah mengisi kuesioner sobat ASN dapat langsung upload Oh mohon maaf download ya lebih tepatnya dan mengunduh eertifikat webinar ASN belajar seri ke-9 sekali lagi harap dipenuhi dulu dulu syarat-syaratnya mudah sekali absensi kuesioner diisi kemudian sobat ASN bisa langsung men-download mengunduh e-sertifikat webinar ASN seri yang kees9 hari ini tapi ingat ya sobat ASN bahwa e-sertifikat bisa di-download atau diunduh setelah acara webinar selesai jadi pastikan sobat ASN mengikuti webinar ini sampai dengan selesai Oh ya sobat ASN lembar link penilaian sudah dapat diakses juga jadi jangan lupa untuk diisi ya dan tentunya pada akhir momen kali ini kami ucapkan terima kasih banyak atas kebersamaan mulai pukul .00 pagi tadi hingga siang hari ini semoga tema yang kita berikan di setiap serinya ini dapat menambah pengetahuan update dan juga pemaparan materi yang sangat insightful ini juga dapat menambah wacana dan juga wawasan dari seluruh sobat ASN yang telah tergabung pada sesi kali ini yaitu kompetensi sosial kultural ASN apa dan bagaimana mengembangkannya ini akan semakin menambah kekayaan pengetahuan mohon dibagikan kepada sobat ASN lainnya di lingkup sobat ASN berada Akhir kata sebelum mengakhiri sesi siang hari ini Izinkan saya untuk dapat membacakan pantun dulu ya sebagai penutup jalan-jalan ke Surabaya C minumnya es kelapa pelepas dahaga cat Nusantara ini beraneka budaya c persatuan bangsa harus dijaga Akhir kata saya F Patri pamit undur diri wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh sampai jumpa lihat as belajar dong zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangatu terdapat tiga kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh aparatur sipil negara yakni kompetensi manajerial kompetensi teknis dan Kompetensi sosial kultural energi yang kuatn belajar seri 9 sukses inovasi yang berkelanjutan menj ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekad pantang menyerah jadi ASN jetar berkualitas as belajar wujudkan pemintahan berkelas dunia Satukan tekat pancang menyerah jadi ASM C berkuitasar buah manggis buah kedondong lihat aen belajar dong zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saat Kami berkomitmen untuk selalu menyan topik-topik ak terdapat tiga kompetensi yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh aparatur sipil negara yakni kompetensi manajerial kompetensi teknis dan kompetensi sosalur energi yang SN belajar seri 9 sukses inovasi yang berkelanjutan menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekad pantang menyerah jadi ASN getar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan ber duniajukan [Musik] tekatanger jadi as [Musik] berkualita [Musik] Halo sobat ASN minpro akan menjelaskan tentang cara mendapatkan e-ertifikat webinar ASN belajar yuk kita simak