Resume
Qn6UhNsbHhs • Webinar ASN Belajar Seri 1 - Leadership Update Forum "Lead With Impact"
Updated: 2026-02-12 02:05:20 UTC

Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur dari acara Leadership Update Forum & Webinar ASN Belajar Seri 1 Tahun 2024.


Lead with Impact: Transformasi Kepemimpinan Digital & Tantangan Global di Era Disrupsi

Inti Sari (Executive Summary)

Acara Leadership Update Forum dan Webinar ASN Belajar Seri 1 Tahun 2024 diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi tantangan birokrasi modern. Mengusung tema "Lead with Impact", forum ini menghadirkan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., yang membahas pentingnya perubahan mindset, adaptasi terhadap teknologi (AI), dan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan demografi.


Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)

  • Konteks Global: Dunia menghadapi "year of uncertainty" dengan penurunan populasi di negara maju, krisis ekonomi di China, dan kekurangan talenta global (talent shortage), terutama di bidang STEM.
  • Adopsi Teknologi: ASN dituntut untuk melek teknologi dan memanfaatkan AI (seperti ChatGPT) sebagai alat bantu produktivitas, bukan pengganti, dengan tetap menjaga validasi data.
  • Pola Pikir (Mindset): Pemimpin harus beralih dari System 1 (berpikir cepat/intuitif) ke System 2 (rethinking/kritis) untuk menghindari jebakan overconfidence dan stagnasi.
  • Tata Kelola & ESG: Good Governance bukan lagi pilihan tetapi kewajiban. Integrasi ESG (Environmental, Social, Governance) sangat mempengaruhi kinerja dan kepercayaan publik.
  • Manajemen Perubahan: Perubahan adalah proses yang menyakitkan namun diperlukan. Pemimpin harus memisahkan konflik kepentingan dan memahami karakteristik generasi muda (Strawberry Generation) yang rentan namun kreatif.
  • Administrasi: Peserta wajib mengisi daftar hadir via link di Running Text untuk mendapatkan sertifikat (3 JP).

Rincian Materi (Detailed Breakdown)

1. Pembukaan & Konteks Acara

Acara dibuka secara resmi di Sasana Wiyata Praja (BPSDM Jatim) dan disiarkan secara hybrid via Zoom dan YouTube.
* Narasumber Kunci: Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. (Guru Besar UI & Founder Rumah Perubahan) dan Sekda Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono.
* Tujuan: Merespon roadmap reformasi birokrasi untuk menciptakan birokrasi yang berdampak (impactful bureaucracy).
* Agenda Mendatang: Diinformasikan adanya LUF Series 2 pada 26-27 Januari 2024 dengan tema "Disaster Leadership Academy" di Batu Campside.

2. Tantangan Ekonomi & Demografi Global

Prof. Rhenald Kasali mengawali dengan analisis situasi global yang mempengaruhi kebijakan lokal:
* Pergeseran Kekuatan Ekonomi: Penurunan populasi China akibat kebijakan satu anak menyebabkan "ghost city" dan gangguan ekonomi, sementara India bangkit sebagai penyedia tenaga kerja STEM.
* Fenomena Depopulasi: Penurunan angka kelahiran di kota-kota besar (Jakarta, Bali, Jawa Timur) mengakibatkan penutupan sekolah dan rumah sakit bersalin.
* Dinamika Geopolitik: Perang Ukraina menyebabkan resesi di Eropa, memakat AS melepas cadangan minyak, dan mempengaruhi dominasi dolar serta nilai tukar Rupiah.
* Krisis Talenta: Dunia menghadapi kekurangan talenta (74%). Indonesia menghadapi masalah ketimpangan lulusan (banyak SAG dan Ilmu Sosial, sedikit STEM) yang menyebabkan brain drain ke luar negeri.

3. Transformasi Digital & Literasi ASN

Menghadapi era mesin cerdas, ASN diminta untuk mengubah cara kerja:
* Survei Pemprov Jatim: Sekitar 30-37% ASN belum optimal menggunakan machine learning dan data untuk kebijakan (data driven policy) karena keterbatasan skill dan teknologi.
* Digital Literacy 2.0: Orang tua dan pemimpin harus tahu keberadaan anak/bawahan di dunia maya (dark web, pinjol, dll), bukan sekadar keberadaan fisik.
* Keterampilan Baru: Fokus pada kemampuan Searching (bertanya pada mesin), Verification (mengvalidasi info karena banyak hoaks), dan Executive Functioning (kemampuan mengendalikan perhatian dan rencana).
* Pemanfaatan AI: Gunakan AI (ChatGPT, Bard, dll) untuk efisiensi, tetapi jangan percaya begitu saja (validasi mutlak diperlukan). AI memberdayakan manusia, bukan menggantikan.

4. Pola Pikir, Kepemimpinan & ESG

  • Konsep "The Leap": Indonesia perlu melakukan lompatan (leap) seperti Samsung atau rekor lompat jauh Mike Powell, bukan hanya berjalan normal, untuk keluar dari pertumbuhan ekonomi 4-5%.
  • Kuis Berpikir Cepat vs. Kritis: Peserta diuji dengan soal sederhana. Mayoritas (70-80%) salah menjawab karena terjebak System 1 (pikiran cepat/intuitif). Peserta diajak untuk beralih ke System 2 (rethinking) yang membutuhkan keraguan, rasa ingin tahu, dan pembelajaran terus-menerus.
  • ESG (Environmental, Social, Governance):
    • Environmental: Mempengaruhi peringkat kredit dan harga saham.
    • Social: Contoh afirmasi seperti Freeport yang merekrut lokal tanpa tes, atau kesetaraan gender di kepolisian.
    • Governance: Kunci hasil yang besar. Teknologi memaksa transparansi; tidak ada lagi yang bisa disembunyikan.

5. Dampak Buruk Tata Kelola & Solusi

  • Akibat Bad Governance: Jasa rendah, korupsi, kemiskinan, dan bahkan terorisme (teroris datang ke negara yang dianggap tidak adil).
  • Best Practice (Kementerian PUPR): Menerapkan budaya "No Bribery, No Kickback, No Gift" dan meningkatkan tunjangan kinerja untuk mencegah godaan eksternal mengingat anggaran proyek yang besar.
  • Kebutuhan Generasi Muda: Generasi muda membutuhkan lebih dari sekadar "roti" (gaji), tetapi juga "madu" (hiburan/kebahagiaan). Pemimpin harus pandai menyeimbangkan ini.

6. Kesehatan Mental & Manajemen Perubahan

Menjawab pertanyaan peserta tentang kesehatan mental dan resistensi perubahan:
* Cyberchondria: Fenomena diagnosa diri sendiri lewat internet yang memicu kecemasan berlebihan dan depresi, terutama di kalangan muda yang kurang kebijaksanaan.
* Ketidakamanan (Insecurity): Generasi muda merasa tertekan melihat kesuksesan teman sebaya (insecure), dituntut lulus cepat, dan biaya hidup tinggi.
* Strategi Perubahan:
* Pemimpin harus bebas dari benturan kepentingan.
* Terapkan "The Power of Simplicity": Sederhanakan prosedur, lakukan simulasi, dan ubah secara bertahap (role model).
* Pemisahan Peran: Belajar dari Binus atau universitas luar negeri yang memisahkan peran fundraising (Yayasan) dan akademik (Rektor) agar tidak terlalu berat.

7. Generasi Sandwich & Hybrid Work

  • Strawberry Generation: Generasi muda di kantor dianggap lembut dan mudah patah semangat (resign begitu dimarahi atau diaudit BPK). Solusinya adalah pelatihan mental (resilience training).
  • Tantangan Hybrid Work: OJK mendapati banyak talenta muda IT yang ingin kerja remote namun memiliki masalah kesehatan (obesitas, mata) dan kurang disiplin. Kantor perlu menyesuaikan ruang kerja menjadi lebih nyaman dan adaptif.
  • Grooming ASN: ASN diingatkan untuk tidak terlihat "tua sebelum waktunya" dalam cara berpakaian dan bersikap. Biarkan generasi muda menjadi kreatif di bawah bimbingan.

Kesimpulan & Pesan Penutup

Acara ditutup dengan penekanan bahwa untuk memimpikn dengan dampak (Lead with Impact), seorang pemimpin harus memiliki keberanian untuk berubah (brave to adapt), menguasai teknologi tanpa kehilangan sentuhan kemanusiaan, serta menjunjung tinggi integritas dan tata kelola yang bersih.

Informasi Administratif bagi Peserta:
1. Sertifikat: Akan diproses maksimal 3 hari kerja. Hubungi CP di caption Instagram BPSDM Jatim jika belum menerima setelah batas waktu tersebut.
2. Absensi: Wajib mengisi daftar hadir melalui link di Running Text (bukan kolom chat) sebelum pukul 23:59.
3. Kuis: Terdapat kuis berhadiah merchandise dengan menjawab pertanyaan tentang kategori penghargaan "hat-trick" yang diraih BPSDM Jatim dari LAN RI di kolom komentar Instagram.

Prev Next