Webinar ASN Belajar Seri 44 - Tantangan Humas Pemerintah Di Era Artificial Intelligence
eYSIfNr9yZM • 2023-11-30
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] saya sudah [Musik] bergabung [Musik] EMP t du S Iya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shalom Om Swastiastu shom kebajikan namo budaya Selamat datang saya sampaikan kepada seluruh narasumber dan juga peserta yang sudah hadir dalam webinar ASN belajar seri ke-44 persembahan dari corpues digis bpsdm provinsi Jawa Timur perkenalkan saya host pada webinar seri kali ini sobat ASN seperti yang kita ketahui bersama teknologi berkembang begitu pesat begituun praktik kehumasan berkembang seiring dengan teknologi mulai dari praktik kehumasan Dengan menyebarkan fisik maupun foto fisik yang seb publication 1.0udi berkembang 2.0 dengan mengendalkan digital atau online berbasis website berkembang lagi di era sosial media dengan 3.0 nah di era kecerdasan digital e kecerdasan buatan atau artificial intelligence mau enggak mau tugas kehumasan pemerintah pun semakin menantang mau tidak mau Suka tidak suka dunia kehumasan juga harus bertransf agar bisa Inline dengan dunia sekitarnya jika industrinya sudah 4.0 medianya sudah 4.0 maka Tentu pr-nya juga harus Selaras sobat ASN untuk itu webinar ASN belajar seri ke-44 ini spesial menyambut GPR Academy bootcamp 2023 mengangkat tema tantangan humas pemerintah di era selamat datang dalam webinar ASN belajar seri ke-44 bpsdm Provinsi Jawa Timur kali ini kita akan menjelajahi tema yang sangat menarik yaitu tantangan humas pemerintah di era artificial intelligence di era yang didominasi oleh teknologi canggih seperatan atau artificial intelligence Ai peran humas pemerintah menapaki tantangan yang semakin Kompleks bagaimana mereka bisa beradaptasi dengan perubahan ini dan tetap efektif dalam berkomunikasi dengan masyarakat itulah yang akan dibahas dalam webinar ini coba Kita Renungkan Bagaimana Ai telah mengubah landcap komunikasi pemerintah untuk menganalisis data yang sangat besar dan menghasilkan wawasan yang bernilai tinggi Ai telah menjadi tools penting membantu humas pemerintah membuat keputusan yang lebih cerdas namun di balik kelebihan tersebut ada tanggung jawab yang besar perlindungan data pribadi dan keamanan informasi menjadi perhatian utama Selain itu tantangan lain yang dihadapi adalah memahami dan mengelola Citra pemerintah di era Ai webinar ASN belajar kali ini akan membahas bukan hanya tentang tantangan tetapi juga tentang peluang dan jawaban Ai dapat membantu humas pemerintah lebih efisien mengunik program-program pemerintah dan merespon kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat Bagaimana pengelolaan komunikasi publik pemerintah di tengah era artificial intelligence bagaimana implementasi artificial intelligence dalam mendukung kinerja humas pemerintah dan bagaimana fenomena chat GPT dan perannya untuk humas pemerintah semua akan dibahas tuntas pada webinar ASN belajar seri ke-44 Mari kita saksikan dan ikuti bersama materi dan diskusi yang akan datang dan jadilah bagian dari perubahan yang positif dalam mengelola komunikasi pemerintah di masa depan Iya soat ASN sebelumnya Izinkan saya menyapa para tamu Kehormatan dan juga para narasumber yang sudah hadir secara online bersama kita semua di hari ini I Izinkan saya menyapa bapak Dr an SMP beliau adalah kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur dan berikutnya saya juga akan menyapa para narasumber yang telah hadir dan siap membagikan ilmunya kepada kita semua dan tentu saja nanti juga menjawab pertanyaan dari para sobat ASN yang pertama saya akan menyapa bapak Dr Muhammad Ridwan ST Master of Engineering beliau adalah kepala kanrek 2 BKN Surabaya yang nanti beliau akan menyampaikan keyote speech kepada kita semua Kemudian berikutnya ada Bapak Gagas Gayuh Aji SM MSC beliau adalah dosen di fakultas vokasi Universitas Airlangga Surabaya berikutnya saya akan menyapa Bapak thq Ramadani mtrap beliau adalah ketua umum iprahumas dan tidak ketinggalan Saya ucapkan selamat datang kepada Bapak beliau adalah Sal media strategist dari kementerian keuangan Republik Indonesia saya juga ingin sekali menyapa dan mengucapkan selaat bergabung kepada seluruh rekan-rekan peserta sobat ASN dengan antusiasme yang sangat luar biasa pada pagi hari ini yang bergabung baik melalui link Zoom maupun melalui channel YouTube bpsdm Jatim TV puji syukur keadirat Allah Tuan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-nya kita semua masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bergabung di momen yang sangat baik ini semoga usaha kita untuk terus memperbaiki diri mengupdate kompetensi kita dapat diberikan kelancaran dari Allah yang Maha Esa amin amin ya rabbal alamin baik Bapak Ibu sobat ASN membuka acara ini Mari kita simak bersama opening speech dari kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur yang disampaikan oleh bapak Dr ramlianto [Musik] SMP [Tepuk tangan] [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian salam optimis Jatim bangkit sobat ASN selamat bertemu kembali dalam webinar series SN belajar yang saat ini telah memasuki seri ke-44 program pengembangan kompetensi yang berbasis platform digital ini diselenggarakan dan dikembangkan oleh corporate University badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur menjelang Penghujung tahun 2023 ini kami tetap konsisten menghadirkan topik-topik diskusi yang menarik dan kekinian dan tentu relate dengan kebutuhan aktual pengembangan kompetensi ISM saat ini tema yang kita angkat pada seri ke-44 ini merupakan tema spesial dalam rangka menyambut gelaran GPR Academy National bootcamp tahun 2023 yang akan dilaksanakan oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur bersama para humas pemerintah seluruh Indonesia pada tanggal 4 sampai dengan 7 Desember 2023 mendatang tema yang akan kita diskusikan Pada kesempatan kali inialangan pemerintah dalam menghadapi era artificial intelligence tema ini akan membawa kita semakin memahami betapa pentingnya mengawal reputasi instansi pemerintah demi meningkatkan kepercayaan masyarakat tentu melalui implementasi teknologi terkini berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence sbat ASN ada sebuah pepatah yang mengatakan You canot build a reputation on what you are to do by what you say reputasi organisasi kita tidak sekedar bisa dibangun atas dasar yang sudah kita lakukan tetapi juga bergantung kepada Apa yang diketahui publik tentang organisasi kita juga sangat mempengaruhinya pepatah ini ingin menjelaskan bahwa betapa pentingnya informasi yang kita sampaikan pada masyarakat tentang organisasi kita baik substansi maupun cara kita menyampaikannya sbat ASN di seluruh tanah air di sinilah pentingnya peran hubungan masyarakat bagi organisasi kita terlebih lagi organisasi pemerintah yang menyediakan berbagai layanan kepada masyarakat tidak sekedar dalam rangka membangun persepsi atau image tapi lebih sebagai edukasi kepada masyarakat tentang tugas fungsi kewenangan serta kinerja dan prestasi organisasi kita sebab itu menjadi kebutuhan yang sangat aktual bagi kita untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kompetensi SDM Aparatur dalam bidang kehumasan ini sobat ASN harus menjadi pemahaman kita bersama bahwa humas pemerintah bukan hanya ASN yang menduduki jabatan kehumasan atau pengelola komunikasi saja namun kita semua aparatur sipil negara yang bekerja di lingkungan instansi pemerintah adalah humas bagi instansi kita di sinilah harus terbangun kesadaran kolektif bahwa dunia terus berubah cepat di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kompleks maka dari itu pola pengelolaan hubungan masyarakat kita juga harus kita semembangkan ke arah yang lebih relevan dengan zamannya salah satu tantangan yang kita hadapi saat ini dalam pola hubungan dengan masyarakat adalah makin masifnya penggunaan teknologi artificial intelijen atau kecerdasan buatan dengan kemampuannya yang luar biasa Untuk menganalisis data yang sangat besar Ai telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam meningkatkan efektivitas kerja-kerja Umas pemerintah akan tetapi sobat ASN kita juga perlu waspada bahwa berbagai keunggulan teknologi Ai tersebut juga berseiring dengan tanggung jawab besar kita terhadap perlindungan data pribadi dan keamanan informasi di dunia maya Selain itu tantangan lain yang kita hadapi bersama adalah bagaimana memahami dan mengelola Citra pemerintah di era Ai yang arah komunikasi publiknya semakin Kompleks seperti saat ini nah nah sobat ASN sebab itu pada webinar ASN belajar seri ke-34 ini akan dikupas secara luas dan mendalam tentang berbagai kebijakan strategi dan program disertai informasi tentang praktik-praktik baik Bagaimana perubahan mindset Hubungan Masyarakat sekaligus bagaimana teknologi Ai dapat kita manfaatkan dan kita kembangkan agar berdampak nyata terhadap kualitas Hubungan Masyarakat instansi pemerintah nah sobat ASN seperti seri-seri sebelumnya pada seri ke-44 ini kami akan menghadirkan para narasumber yang sangat kompeten di bidang Selamat mengikuti ASN belajar seri ke-44 semoga bermanfaat wasalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh Iya sat ASN sebelum kita masuk ke materi Izinkan saya menyampaikan pesan selama webinar berlangsung mohon sobat ASN mengisi presensi atau daftar hadir yang linknya saat ini sudah tersemat di kolom chat ataupun di Running tagt ya mohon ini segerakan karena link ini atau pengisian daftar hadir ini hanya dibuka hingga hari ini pukul 13.59 jangan lupa pengisiannya harus dengan benar karena data yang dimasukkan dalam presensi adalah data yang akan di dijadikan sertifikat selain presensi atau daftar hadir sobat ASN juga harus mengisi lembar penilaian peserta dan juga mengisi kuesioner monf jadi ingat ya segera disegerakan dulu karena sebelum kita masuk ke materi kalau sudah masuk ke materi biasanya lupa mengisi presensi baik Oh ya nanti silakan dengan sangat aktif karena akan ada merchandise menarik untuk para peserta yang paling aktif dan juga beruntung tentu saja baik sobat ASN selanjutnya Mari kita simak bersama kepala krek 2 BKN Surabaya menyampaikan keynote speech-nya tentang artificial intelligence bagi humas pemerintah peluang atau ancaman kepada bapak Dr Muhammad Ridwan ST Master of Engineering coba saya sapa dulu Asalamualaikum bapak ritwa Apakah sudah Waalaikumsalam Mak Iwan Selamat pagi selamat pagi jumpa lagi pak ritwan kabar Baik Pak ritwan alhamdulillah kabar baik Kabar baik mohon maaf tadi masih ada gangguan teknis nih di wi-i Saya baik sudah sekarang sudah bisa diterima dengan baik ya Pak ya suara Bapak juga sudah saya terima Siap bisa segera dimulai Pak sudah siap baik bisa bisa Monggo silakan diare baik sambil menyiapkan e share screen dari bpsdm Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua omu namuda salam kebajikan Rahayu Eh mbak Iwan yang saya hormati dan yang mulia para narasumber ada Pak Farhan Pak thq Pak Gagas ya Selamat pagi Pak Salam kenal eh sebelum nanti ee share screen-nya dibagikan oleh bpsdm saya mantan kabak humas dan protokol di badan pengawas tenaga nuklir 2012-2015 kemudian karuh humas BKN 2000 ee 16-2019 jadi ee materi kali ini gue banget nih Mbak Iwan ya Gue Banget kemudian Nah yang kedua sebelum ee share screen-nya ditampilkan oleh bpsdm nampaknya saya ya oleh Pak ramlianto selalu dichallenge ketika bicara tentang eh flexible working arrangement Bagaimana ke depannya saya diminta bicara kemudian ketika ada ai masuk di ruang kehidupan kita di seni-si kupan kita saya diminta bicara juga lama-lama saya berpikir Saya ini bukan Kakan rek saya ini mungkin dianggap dukun oleh Pak Ramli karena nuklir saja Bapak bered siap eh dan freord memang enggak nyambung Pak Gagas e S1 saya teknik nuklir UGM s2-nya komuter sains gitu tapi the show go on eh dan di sini saya merasa Pak thq saya harus belajar sesuatu yang baru setiap hari karena tuntutan pekerjaan dan yang lain-lain share screennya sudah bisa ditampilkan Pak y Iya sedang dipersiapkan baik baik sudah saya coba langsung mulai ya karena waktunya mepet sambil nanti ee share screen-nya di Tampilkan gini ee pertama Apakah Ai dalam dunia kehimasan itu peluang atau Ancaman bagi saya eh neither of them bukan dua-duanya bagi saya ee DII adalah tantangan ei menimbulkan peluang di satu sisi tapi sekaligus ancaman di sisi lain jika kita tidak bisa memaknainya memaknainya dengan baik dan kalau misalnya ee belum ya Baik saya teruskan saja kalau kita misalnya lihat Bapak Ibu yang saya hormati teman-teman ee sobat BKN sobatnya BP SDM Jawa Timur Kita lihat Misalnya eii ini dari waktu ke waktu sudah sejak lama ternyata muncul dari tahun awal eh 1900-an muncul sudah teori tentang matematika kemudian kecerdasan buatan gitu ya namanya Belum belum kecerdasan buatan tapi 10 10 digit kemudian di gelombang pertama di ee 1930-an misalnya muncul pemikiran untuk memberikan pengetahuan bagi mesin jadi mesin diajari untuk ee ee bisa diberikan pengetahuan Nah baru ketika gelombang kedua tahun50-an yang kita semua belum lahir nih muncullah kemudian eh pertama kali istilah kecerdasan buatan atau artificial intelligence pada salah satu konferensi di dortm tahun'6 baru kemudian e ide itu di tahun 1980-an di Gelombang ketig baru kemudian komputer sudah mulai pakai internet dan sekarang seiring dengan canggihnya teknologi Ai setelah menjadi bagian dari keseharian kita eh mahasiswinya pak Gagas kalau gak pakai ea rasanya kurang teman-temannya Pak thq sekarang kalau enggak pakai Ai rasa-rasanya tapi eh hati-hati dosen-dosen kita juga semakin pintar ya Jadi kalau sekadar eh apa namanya mempercayai Ai gak boleh karena pasti akan dinilai e oleh Pak Gagas tadi guu baik kita tunggu ya Sambil kita tunggu nah ee pertanyaannya kemudian Adakah pekerjaan yang tidak bisa diganti oleh Ai Apakah ada pekerjaan yang tidak bisa digantikan oleh artificial intelligence Well inad of answering that question bagi saya eh praktisi kehumasan Ai bisa kita manfaatkan makanya saya tadi Sebutkan Saya lebih suka EE Ai itu adalah tantangan kita bisa memakai Eis untuk membantu menyelesaikan tugas ee dan pekerjaan kehumasan tetapi untuk pekerjaan-pekerjaan yang lain dia tidak bisa menggantikan ada beberapa yang EE kekerjaan yang sifatnya klerikal misalnya itu bisa dilakukan Tetapi kalau tidak maka e Sebenarnya manusia masih unggul eh coba kita ke preview slide Adakah eh Oh sorryi Next slide next slide next slide Iya satu lagi nah coba diklik yang bagian kiri sori sori bukan belum previous slide sebelumnya nah yang sebelah kiri diklik gambar itu saya iya silakan diklik sebelah kiri kantor berita Sin Hua pertama kali memakai eid 2018 silakan diputar belum terdengar ya suaranya ya masih oke kita lanjut saja baik kita lanjut saja Pak tahun 2018 shhua salah satu ee ee apa ya Ee media di Cina itu mulai menggunakan Ai untuk eh berita jadi news aner sudah bisa digantikan oleh oleh Ai selanjutnya selanjutnya next ya Nah Ai kemudian e bisa kita manfaatkan sebagai peluang Tetapi kalau tidak kita manfaatkan sebaik-baiknya dia merupakan ancaman saya Tunjukkan bagaimana kita bisa membersamai ai next slide Bapak Ibu izin snya belum terlihat ada yang belum melihat ee Share screen ya belum belum materinya belum keluar Pak Oh baik teman-teman bpsdm silakan fonya P kalau enggak ee bapak I dikasih ini link share screen Soalnya ini enggak tampil ini Enggak tahu desktopnya siapa ini yang tampil Mas Brian ini peserta tidak bisa melihat eh Share screen yang ditampilkan Mas Brian Apakah sudah tampil share screen-nya Bapak Ibu belum Belum mungkin eh Bapak dikasih akses Share screen aja bisa langsung Share screen klik Share screen dari bapak gak saya minta Mas Brian yang melakukan itu karena internet di tempat saya terbatas ohoke Baik saya lanjut ya supaya ee waktunya ee apa namanya tidak terbuang sia-sia tantangannya adalah How to maximize opportunity while minimizing threat jadi misalnya perkembangan teknologi itu memang juga harus diimbangi dengan perkembangan SDM pelaku kehumasan harus tertantang untuk selalu berpikir progresif transformasional serta ee meningkatkan kompetensinya Nah sekarang bagaimana kita membersamai ee Ai ini dengan kalau istilah saya adalah eh human featuring Ai jadi humannya yang harus jadi kuncinya kemudian ai-nya yang EE menjadi pembantu oleh itu baik eh next next slide baik beberapa strategi baru bagi public relation untuk mengerjakan pekerjaannya berbasisal pert atau penyerhan tugas kehasantohnya kalau kita lihat ini sudah digunakan untuk mendribusikan ke berbagai media di seluruh dunia secara atau mengidentifikasi persepsi audiens terhadap produk atau layanan analisis komentar mengetahui sentimen engagement dan yang lain-lain Contohnya Google thre brainw newsmer gitu bahkan di eh BKN Saya pernah ketika menjadi Kal humas menggunakan ini menggunakan Big data ini untuk memunculkan sentimen-sentimen positif dan kalau ada yang negatif bagaimana kita deal dengan itu Bagaimana kita merespon itu dan yang berikutnya adalah jadi otomatisasi dari berbagai tugas dan pekerjaan kehumasan mengelola otomatisasi konten dan sebagainya pada media sosial misalnya itu bisa kita eh lakukan baik next next Pak Iya nah eh kemudian sebagaimana kita tahu Ai itu sifatnya ada yang structur data ada yang unstructur data nah membuat yang structur data ee nampaknya lebih mudah dan sudah menjadi keseharian kita merangkum membuat konten mengidentifikasi tren sehingga menghasilkan laporan yang informatif dan komprehensif misalnya kita bisa pakai Google analytics ya Eh untuk melihat bagaimana sebenarnya eh perilaku audiens kita kemudian ada juga tracker ada news clip dan influenal yang bisa kita gunakan Nah yang kedua untuk data-data yang sifatnya unstructur itu kita juga bisa e memanfaatkannya itu contoh yang paling sering dan mudah kita lihat adalah penggunaan chatb yang bisa menggunakan secara langsung Sabrina misalnya milik briinta milik BNI atau Sakera sistem notifikasi kepegawaian Regional 2 milik BK itu juga bisa dipakai sebagai bagian dari Eh bagaimana yang unstructure data kita manfaatkan sebagai strategi baru public saya ka itu yang bisa saya sampaikan mohon maaf mungkin pagi ini banyak kendala teknis yang eh e saya alami mudah-mudahan ke depannya akan lebih baik lagi dan saya kembalikan ke Bu Yuan tinggal Pak Gagas bagian yang susah-susahnya Pak th juga begitu ya mongg Pak kita share responsibility and paknya sudah di saya responsibility Diak Terima kasih mohon maaf kalau ada kanganillahfikalidahalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhalikumsam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih kami haturkan kepada bapak Muhammad Ridwan ST Master of Engineering baik sobat ASN Oh ya untuk bapak ritwan eh dikarenakan mungkin agendanya padat jika memang berkenan meninggalkan forum ini kami persilakan siap siap mak kasih Mbak Iwan Saya memang harus balik ke ee apa fjd yang sebelah saya izin ya Mbak Iwan Pak nanti kitau kapan-kapan Pak kalau daring-daringu Kapan ngopinya gitu ya makasih mohon maaf e buat semuanya salamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sehat tetap semangat Jatim bangkit terus maju Iya Hatur nuun bapak baik sbat ASN sampailah kita P sesi panel kita sudah Kedatangan para narasumber yang seperti dikatakan Bapak Ridwan ya sangat berkompeten di bidangnya nanti akan membahas daging-dagingnya secara lebih mendalam dan saya undang dan saya sapa kepada bapak Gayuh Gagas gayuhji MSC Selamat pagi Pak Gagas ya Selamat pagi Mbak Yan suara saya terdengar ya Iya sudah terdengar ini Mas Gagas lebih cocok dipanggil Mas ya bolehleh mudah-mudah mudah-mudah gini Mas Gagas adalah dosen ya dosen di fakultas vokasi Universitas Erlang i selanjutnya saya akan menyapa Bapak thiq Ramadani MTR ap Selamat pagi pagi Asalamualaikum Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Nah sudah mantap Bapak thik sekarang berkarir di itu ya BPH Migas ya Sek ini Iya betul I Aura humasnya terpancar memang pak lanjut saja Mbak untuk pembicara ketiga narasumber ketiga Bapak Farhan Nurahman Selamat pagi Pak Farhan sudah bergabung selamat pagi iya ini Pak Farhan adalah sosial media strategis di kementerian keuangan Republik Indonesia baik untuk sesi panel kali ini nanti masing-masing narasumber akan menyampaikan materinya paparan materinya selama 20 menit untuk selanjutnya di akhir sesi akan ada diskusi dan tanya jawab untuk itu langsung kita mulai untuk materi pertama yang akan disampaikan oleh Mas Gagas gayuhji ya gga ya ganteng-ganteng Mas Gagas eh salah gak boleh Mas Gagas ini Eh spesialisasinya ada di digital Economic ya Mas ya iya ya eh kebetulan eh saya juga tergabung di perhumah Surabaya he eh Terus kemudian di kampus juga termasuk tim branding untuk e fakultas vokasi saya kebetulan mantap sangat sekali baik Mas gega silakan memulai [Musik] paparannya eh mungkin saya izin Share screen ya [Musik] Iya e apa sudah terlihat sudah ya oke eh asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi eh Mbak ywan Pak thq E dan juga Pak Farhan eh izin untuk membuka sesi kali ini jadi ee Kebetulan saya akan ee membuka dengan diskusinya adalah tentang pengelolaan komunikasi publik pemerintah di tengah era artificial intelligence kita tahu Eh dasar dari humas itu adalah kita menyampaikan nah poinnya permasalahannya ada ee persepsi atau perspektif yang berbeda antara ee pemberi atau kita yang memberikan informasi kepada mereka yang menerima informasiah ketika kita memberikan sebuah barang contohnya seumpama kita ee memberikan ee botol maka orang lain mungkin akan menerima botol nah tetapi ketika kita mungkin memberikan botol namun dengan kita lemparkan ke orangnya maka ada perspektif yang berbeda ada persepsi yang berbeda maka di dalam pengiriman pesan maka selalu ada kesan Nah ada kesan-kesan tersendiri yang perlu dibangun e oleh EE humas pemerintah supaya memiliki ee bahasa yang sama antara kita eh atau kita semua ya sebagai mungkin humas di opd-opd kita dengan mereka yang memang e akan mendengarkan atau mencari informasi publik di tempat kita Oke Eh nanti mungkin sedikit e sedikit akan saya jelaskan e blueprint untuk pengelolaan komunikasi publabrik pemerintah di tengah gemur era kecerdasan buatan namun sebelumnya mungkin kita akan sedikit eh kembali ke tahun 2 20 e bagaimana ketika Eh ada covid 19 Nah di covid-19 itu terlepas bahwa kita mengalami e pandemi yang sangat menyakiti Namun ternyata ada dampak positif dari adanya pandemi covid-19 jadi ada dampak positif lain e dari covid-19 yaitu adanya paksaan eskalasi teknologi Jadi selama ini Ketika kita belum benar-benar fatkan teknologi dalam pekerjaan kita Nah sekarang kita dipaksa untuk e memanfaatkan teknologi sedemikian rupa ee contohnya e kalau dulu Kalau kami ya kalau dosen jelas menggunakan zoom terus Kemudian untuk e koordinasi menggunakan learning management system dan sebagainya nah e sekarang bahkan Eh ada artificial intelligence yang eh tahu-tahu langsung masif langsung apa di padahal diskusi tentang Big data ini baru mulai muncul lagi itu sekitar tahun 2011 2010 2011 nah Namun ternyata di tahun 2020 1 2022 ternyata artificial intelligence ini langsung dideploy kepada masyarakat nah kemudian eh hal itu sangat berdampak pada eh kehumasan ya atau kehumasan di sektor pemerintah nah lalu strategi humas seperti apa sih yang se Harusnya kita lakukan gitu oke ee tadi sudah disampaikan oleh Pak Ridwan bahwa kecerdasan buatan itu antara tantangan atau kesempatan Nah kalau saya sementara ini saya melihatnya sebagai kesempatan atau peluang kita untuk ee lebih maju atau lebih mudah untuk ee memanfaatkan kecerdasan buatan ini untuk pekerjaan-pekerjaan yang memang sifatnya repetisi atau pengulangan nah biasanya pekerjaan yang repetisi ini sangat membosankan maka dengan adanya kecerdasan buatan mereka akan lebih ee mempermudah kita untuk memotong waktu kita supaya kita e lebih produktif Jadi bukan berarti karena Wah ada ada ai Ya sudah nanti aja pekerjaannya Enggak seperti itu tetapi seharusnya adalah karena ada ai maka kita mengerjakan lebih cepat maka nanti kita bisa lebih produktif di pekerjaan yang lain semacam kayak gitu oke namun ada tantangannyaata teman-teman selain kecerdasan buatan yaitu ee tantangan yang memang sejak dulu atau memang karena urusannya adalah tentang digitalisasi maka tantangan nyata yang kita rasakan adalah yang pertama biasanya adalah kalau teman-teman yang saya temui di humas-humas di daerah itu atau di opdopd itu biasanya satu orang itu harus melaksanakan semua pekerjaan mulai dari dia membuat konten Mungkin dia ngedit kemudian dia Po dan sebagainya nah ini ini yang membuat kita menjadi Burn Out teman-teman kita menjadi stres karena e dianggap semua pekerjaan harus dengan satu orang nah problem pertama ini yaitu monopolisasi keterampilan editing nah di satu sisi di satu sisi e kalau kita melihat dari sisi ee personal kita bagus maka kita punya banyak keterampilan tapi nanti lambat laun karena kita punya keterampilan yang bagus biasanya ee antara kita terus yang di kasih pekerjaan itu atau mungkin teman kita apa ya Bahasanya jagakno lah ya mungkin jagakno kita untuk mengerjakan pekerjaan yang kehumasan mungkin editing atau mungkin oh nanti ada kegiatan ini kita bikin eh script untuk pidatonya Bagaimana dan sebagainya Itu kan ee kalau terus-terusan hanya dimonopolisasi oleh satu orang atau satu kelompok saja maka tidak bagus Maka kalau kita memang memiliki keterampilan yang sama atau mungkin dari sisi personal kita memiliki keterampilan yang lebih baik dibandingkan teman-teman kita mungkin kita bisa sharing kita sharing knowledge dengan teman-teman kita kita mungkin bisa saling berbagi dengan ee mereka supaya Ee Kita sama-sama majulah modelnya seperti itu tantangan yang kedua adalah ee di humas kita memiliki dua ee klien biasanya di humas pemerintah yang pertama adalah pimpinan yang kedua adalah masyarakat nah ee ketika kita sudah mencoba untuk membuat konten atau membuat informasi yang menarik kemudian ee ternyata tidak sesuai dengan permintaan pimpinan seumpama atau mungkin juga sebaliknya pimpinan menyetujui ternyata masyarakat ee juga tidak sesuai atau tidak setuju dengan apa yang kita buat atau mungkin Wah kok gitu-gitu terus membosankan dan sebagainya maka eh multi stakeholder interface ini membuat kita Pusing ini ada ini Ini adalah kita ini adalah gambaran kita humas-humas ee pemerintah yang pusing kita harus seperti apa ee solusinya nanti setelah ini e yang ketiga adalah kesiapan teknologi teman-teman Eh sekarang bayangkan kita sudah ada apa namanya ada Ai sudah ada apa namanya editing yang gampang sem mungkin kanva seperti yang saya ee saya menggunakan kanva sekarang atau mungkin ee bisa menggunakan apapun Namun ternyata ee di tempat kita kesiapan teknologinya masih belum mumpuni boro-boro mau menggunakan i3 mungkin komputer kita masih Pentium 4 ituun dicicil dua kali berarti masih Pentium Nah berarti kan kesiapan teknologi ini memang perlu dipersiapkan Nah setelah nanti ASN belajar kali ini teman-teman nanti disampaikan ke pimpinannya Pak kita ganti komputer yang bagus yang lebih kuat yang mumpun interetnya diperat supa eh kehumasan kita di era artificial intelligence Nah maka dari ketiga problem itu sebenarnya Ai bisa menjadi solusi teman-teman mengapa begitu e karena yang pertama Kalau seumpama kita urusannya adalah untuk membuat skrip atau mungkin membuat e ide mencari ide atau mungkin ada permasalahan sesuatu di sini ada banyak tools untuk kehumasan yang pertama mungkin ada chat GPT yang nanti mungkin ee disampaikan setelah ini lebih detailah di sana nanti eh lumayan powerful chat GPT ini lumayan powerful kalau pengalaman saya e di teman-teman mahasiswa biasanya mereka memang untuk tugas menggunakan cat GPT namun biasanya saya nilai jelek bukan karena dia menggunakan Chat GPT eh chat gpt-nya tetapi karena mereka tidak pintar atau tidak cerdas untuk menggunakan Chat GPT biasanya promnya tuh tolong bikinkan saya ee tema ini atau tema tugas ini esai ini Nah itu kemudian hasil output-nya itu menurut saya masih sangat robot nah di situlah kemudian ee saya mulai mengajari mahasiswa saya untuk mencoba untuk eh belajar menjadi Prom writer nah Prom wrriter itu menjadi salah satu pekerjaan yang menarik ke depannya bahkan di Amerika Kalau enggak salah ada ee Prom writer itu itu digaji dalam 1 tahun tu kalau enggak salah 49 miliar Kalau enggak salah berarti saya benar karena kan enggak salah maam kayak gitu nah kemudian selain chat GPT ada e Sil bio ini biasanya untuk video jadi kalau kita malu untuk ngomong di depan umum menggunakan sila Bi io juga bagus terus kemudian desrip juga bisa Am jurn itu kalau sem kita mau membuat gambar-gambar seperti e disne Pixar dan lain-l J juga bisa terus Kemudian untuk ee analisis Bagaimana apa apakah kemudian pesan kita tuh tersampaikan dengan bagus ada Google analytic untuk ee menganalisis mungkin juga brand 24 dan semacamnya banyak tools yang bisa kita gunakan ada juga motion motion adalah ee sama seperti Google kalalendar sebenarnya cuma cuma kalau motion kita akan dibantu dengan ai untuk menjadwalkan supaya lebih bagus Nah nah ini yang EE Kalau di tempat saya karena saya ada di perkantoran digital ee saya mencoba untuk mengajari ee mahasiswa saya untuk menggunakan motion Ai ini nah kemudian ingat teman-teman ee bahwa teknologi atau artifisial Sementara saya bilang sementara hanya alat mohon maaf Mengapa saya mengatakan kayak gitu karena suatu saat ketika limitasi dari Ai itu dilepaskan ketika mereka bisa belajar dengan kemauannya sendiri mungkin suatu saat pekerjaan kita memang benar-benar akan digantikan oleh mereka nah ini yang ee e beberapa waktu lalu para petinggi atau CEO CEO Ai ini ketemu mereka menyampaikan bahwa Yuk kita stop dulu kita buat ini segini dulu aja karena kita tidak tahu nanti potensinya Apakah menjadi ancaman atau peluang di masa depan Maka a ini sementara bagi saya masih alat jadi kita perlu memanfaatkan dengan baik nah Ai sendiri ini dapat membantu kita dalam melakukan analisis data ee mengidentifikasi tren atau bahkan memberikan rekomendasi tetapi keputusan strategis dan aspek kreatif dan public relation itu perlu pemahaman manusia ee yang mendalam dalam ee tentang konteks nilai-nilai merek dan dinamika sosial sama seperti saya yang EE saya sampaikan di awal ketika kita mau memberikan botol ketika kita memberikan botolnya dengan baik maka kesan yang diterima oleh orang akan Oh baik tetapi kalau seumpama kita memberinya dengan kita lempar Nah maka mungkin kesannya menjadi buruk nah pesan kita sudah bagusapi mungkin kesannya menjadi buruk nah pesan dan kesan yang buruk ini masih belum bisa ditangkap oleh Ai untuk sementara ini maka e humas tetap memerlukan manusia atau memerlukan kita sebagai decision Maker Nah maka perlu adanya keseimbangan antara hightech dan high touch ini yang saya sampaikan artinya artificial intelligence yang e berkembang dengan sangat bagus tetap harus dibarengi dengan yang namanya high t high t itu sentuhan kita istilahnya adalah sentuhan tangan kita atau keputusan dari kita supaya tidak sampai eh berdampak pada hal-hal yang buruk Oke diskusi yang selanjutnya ini adalah ee Bagaimana blueprint kesuksesan kehumasan dalam E Sektor Publik nah ini saya tidak akan terlalu panjang-panjang artinya yang pertama ketika kita melakukan kehumasan atau kita ditugasi untuk menjadi humas yang yang perlu kita analisis yang pertama karena kita biasanya menggunakan sosial media sekarang untuk sekarang maka kita harus memahami target audiens kita banyak to yang bisa kita gunakan untuk memahami target audiens termasuk data analknya Instagram atau tiktok atau Facebook Google juga ada terus Kemudian yang kedua adalah ee melakukan penelitian kata kunci dan pemilihan platform Maksudnya seperti apa kita gak mungkin menggunakan platform ee apa namanya platform semacam mungkin Instagram eh sori Instagram masih bisa dengan tiktok masih bisa tapi kayak tiktok itu kan biasanya basic-nya adalah kebanyakan adalah video maka ketika kita ee menggunakan gambar mungkin kurang bagus meskipun sekarang juga bisa ya di tiktok itu digeser dan sebagainya Nah karena pemilihan platform itu juga menjadi penting maka teman-teman juga harus memperhatikan dulu kembali lagi ke nomor satu target audiensnya siapa kalau target audiensnya anak muda maka tiktok bisa menjadi salah satu pertimbangan terus kemudian mungkin kalau eh sosial media yang akan digunakan sebagai eh saluran medianya ini adalah untuk landing page mungkin Instagram sekarang juga sudah bagus atau mungkin untuk personal ee Linkin itu juga bagus untuk ee bagaimana kita mempromosikan atau branding diri sendiri semacam kayak gitu Nah setelah kita memiliki kata kunci atau riset terhadap platform yang akan kita gunakan kemudian kita melakukan rencana konten berbasis siklus jadi kita di sini membuat minimal dalam setahun karena kan biasanya e pekerjaan kehumasan itu kan repetisi Ya sifatnya repetisi maka dia akan ada terus mungkin selama setahun maka kita membuat kalender editorial seumpama di bulan Januari Ada apa nih Februari Ada apa sampai mungkin desember ada apa Nah kita sudah menyiapkan konten-konten atau e planning konten Seperti apa atau informasi publik Apa yang perlu kita sampaikan atau mungkin begini karena kan kalau kita di opd itu mungkin di bulan Januari Februari Maret apa yang kita lakukan atau mungkin lebih banyak kita menyampaikan hasil dari apa yang kita kerjakan di tahun lalu terus kemudian di pertengahan kita sudah mulai melakukan awal-awal pekerjaan Nah kita sampaikan dan akhirnya Desember kita mungkin ee sudah menyampaikan apa yang sudah kita lakukan dalam setahun nah ini bisa kita schedule secara umum baru nanti ketika sudah jadwalnya terjadwal dengan baik maka kita mengisi dengan lebih spesifik ee Informasi Publik apa yang ingin atau akan kita sampaikan nah berikutnya ee untuk mendukung kehumasan yang perlu kita lakukan yang tadi sudah disampaikan Pak juga ee chatboard dan kecerdasan buatan Nah ini bisa kita gunakan supaya banyak ee banyak seumpama masyarakat kita yang menanyakan sesuatu yang berulang berkali-kali atau seringnya kita sebut FAQ atau frequently ask question nah Biasanya kalau pertanyaannya terus-menerus itu lebih baik Kalau kita menggunakan chatbot namun problemnya di kita chatbot ee kita itu masih belum sempurna Biasanya kita tinggal 1 menit itu sudah ganti orang Nah itu kan menjadi tidak tidak Oke namun ketika kita gabungkan dengan kecerdasan buatan itu mungkin akan lebih nyaman nah kemudian yang selanjutnya adalah analisis sentimen online ini berkaitan dengan Apakah informasi publik yang kita sampaikan itu sudah sifatnya positif negatif atau netral dan sebagainya padahal mengacu p e Instruksi Presiden saya agak lupa tahun Pada tahun 2015iden menyampaikan bahwa kita harus menyampaikan eh good news kepada publik maka kita perlu mempertimbangkan Kalau seumpama ada sentimen negatif kepada kita bukan berarti kita langsung emosi dan sebagainya kita harus memitigasi nah salah satunya adalah kita melakukan personalisasi konten contohnya adalah seumpama ini Eh ini Mas Eko Yuli e beliau Eh lifter asal Jawa Timur nah ini bisa dijadikan salah satu konten untuk seumpama su kasusnya itu eh Dispora su kita sampaikan bahwa Oh ini Mas Eko Yuli latihannya Seperti apa dan lainlain maka masyarakat akan memiliki engagement yang lebih tinggi terhadap konten kita semacamitu nah kemudian yang ketujuh adanya pengelolaan mitigasi krisis digital ini yang saya sampaikan sebelumnya Ketika ada sentimen negatif maka apa yang kita lakukan atau e apa namanya itu mitigasi apa yang kemudian kita siapkan Supaya apa suatu saat kalau ada mungkin entah serangan bazer atau semacam Apun kita siap untuk menjawab atau mungkin setidaknya kita tahu bagaimana kita bersikap yang kedelapan ada pengukuran kinerja digital setelah kita melihat sentimen kita melihat E memitigasi itu semua kemudian kita melihat kinerja digital kita Apakah qpi kita sudah sesuai dengan visi- misisi perusahaan kita atau visi- misisi instansi kita atau mungkin selama 1 tahun ini sudah sesuai dengan training kita di awal nah ini menjadi penting untuk mengukur kinerja digital kita teman teman-teman nah ee kemudian yang selanjutnya adalah ketika kita menjadi admin sempama biasanya kan kita juga ngedit kita juga admin juga nah interaksi Real Time dan respon cepat itu menjadi salah satu poin kunci karena dengan Respon yang cepat engagement dari masyarakat akan juga tinggi terhadap kita contohnya seumpama ee ada ee di sini kan ada saya lihat beberapa teman itu kan tadi dari rumah sakit gitu kan Nah biasanya mereka kan menanyakan jadwal besok tuh jam berapa Dan lain-lain memang namanya masyarakat itu biasanya kalau ee mereka tuh gak gak suka ncroll yang atas meskipun sudah ada yang tanya biasanya mereka akan tanya lagi jadwal bessuk jam berapa ya jadwal bessuk jam berapa ya jangan kita jawab kemudian dibaca tuh di atas nah jangan seperti itu tetap kita jawab toh Kita jawabnya juga dengan e kopas saja kan gitu loh makanya di sini saya menyampaikan dia ngeteknya pakai jari kamu bacanya pakai Hati nah ini yang bikin kalian menjadi Emos OS gak perlu emosi di sosial media kita gak perlu emosi maka kita perlu mengelola ee humas lebih apa ya lebih sabarlah mungkin bahasanya seperti itu yang selanjutnya adalah pemantauan tren digital biasanya konten-konten yang kita buat itu harus sesuai dengan ee yang lagi ramai yang lagi seru apa nah kita ini bahasanya itu riding the wave kita ikutin contohnya semama sekarang lagi ramai tentang Piala Dunia ee U17 ya Kalau enggak salah n ee di Piala Dunia 17 Apa sih yang cocok dengan kita contohnya sem Oh kita punya loh lapangan ee di di kota A di kota saya ini punya lapangan yang ini Nah kita Jelaskan historinya Seperti apa terus kemudian Meskipun tidak digunakan tapi dia standarnya internasional atau semacam itu Itu juga salah satu informasi publik yang bisa kita gunakan salah satunya dengan menggunakan tren digital Biasanya kalau menggunakan tren digital yang sedang ramai itu biasanya engagementnya akan tinggi contohnya Kalau seumpama Ee kita kalau sempama banyak yang menggunakan tiktok di sini ya kalau kita menggunakan lagu yang lagi viral biasanya penonton kita jadi lebih banyak karena e kebantu oleh lagu yang sedang ramai atau viral itu Nah setelah kita memantau tren digital kita perlu memantau lingkungan memantau lingkungan itu dalam artian kita melihat bagaimana sih teman-teman kita atau bagaimana sih landscape ee kehumasan yang ada itu contohnya semuma ee tentang ini punyanya DJP DJP ini E saya ngfans sama DJP karena e kontennya Tuh rapi saya saya mengatakan rapi rapi meskipun saya sebenarnya lebih suka uraan ya kalau saya tapi kerapian tuh menjadi nyaman untuk dilihat maka Minimal kita bisa melihat Oh ternyata ini kontennya tentang ini Oh kita sudah tahu nah kemudian mungkin kalau di tiktok Eh ini kita bisa ngelihat cara gampang nulis deskripsi diri di CV dan sebagainya ini bisa menjadi salah satu poin untuk ee teman-teman apa ya setelah dilihat Seperti apa contohnya kita adopsi di tempat kita semacam kayak gitu untuk urusan desain pun juga sama seperti itu nah kemudian di nomor 12 atau yang terakhir kita kembali lagi ke analisis target dan audiens setelah apa yang kita lakukan apakah kemungkinan seumpama seumpama nih qpi dari kita adalah menambah follower dengan organik maka Apakah setelah kita bikin beberapa kampanye atau beberapa ee penyampaian informasi publik yang EE bagus menurut kita bagus Apakah dilihat oleh masyarakat bagus maka kita kembali lagi untuk menganalisis target audiens Apakah sudah tercapai atau belum semacam seperti itu Nah Contohnya seperti ini ee Ini yang sebelah kanan adalah Selamat hari tani nasional ini miliknya ee Pak Jokowi nah ini beliau lebih banyak komunikasi visual Nah di sini kita dijelaskan atau digambarkan dengan suasana ee sawah dan sebagainya yang mengarah kepada urusan pertanian Nah di sini nah ini yang dinamakan komunikasi visual jadi dia tidak berbanyak tidak banyak menggunakan kalimat namun lebih banyak visual dan kita bagaimana kita memaknai gambar tersebut nah kemudian yang kedua ada yang namanya over communication Saya tidak mengatakan eh cara Kila dapat istri empat ini salah atau apa atau mungkin saya sedang membahas Saya tidak membahas substansinya saya membahas posternya jadi ini kan Tulisannya sangat banyak teman-teman ya pasti kita akan tidak nyaman untuk membaca sebegitu banyaknya Nah kalau memang e yang komunikasi visual itu memang memerlukan effort yang lebih eh berat dibandingkan kalau semu kita membuat poster tapi kalau membuat poster kalau bisa ya jangan yang sepanjang ini kata-katanya Nah karena apa Karena Sekarang kan sudah ada memanfaatkan Ai nah di Ai ini sendiri kan kita bisa memanfaatkan atau memadatkan kalimat-kalimat yang mungkin terlalu panjang jadi e ai sendiri itu punya yang namanya natural language processing jadi dia menggunakan atau metode yang digunakan itu memungkinkan ee komputer itu untuk memahami memproses menghasilkan bahasa manusia dengan cara yang lebih mudah dicerna dan bermakna nah biasanya ee teman-teman saya ee dosen dosen itu yang baru biasanya kan mereka sulit untuk menyampaikan informasi dengan ee explanation-nya lebih mudah gitu maka mereka biasanya belajar menggunakan cat GPT untuk ee supaya bahasa yang digunakan itu lebih e mudah untuk dipahami oleh mahasiswa biasanya begitu nah ini juga untuk pemanfaatan untuk poster ASN belajar ini kan juga bagus maksudnya foto saya bagus enggak yang lainnya juga bagus tapi di sini informasinya lengkap e Meskipun tidak banyak kalimatnya nah tantangan has menyambut pelaksanaan CPR dan lain-lain nah ini ee ee fotonya juga sudah menggunakan Ai nah ini adalah salah satu pemanfaatan Ai ee supaya kita juga lebih produktif atau lebih efisien pekerjaan kita e dengan ai banyak pekerjaan terbantu artinya bukan berarti kita malah jagak no Ai tetapi dengan ai kita berharap kita lebih produktif kemudian kita bisa mengerjakan pekerjaan yang lainam Gitu Ee diskusi ini sebenarnya didasari oleh ini yang saya sampaikan tadi Keterbukaan Informasi Publik pelaksanaan keterbukaan informasi PP Nomor 61 tahun 2010 dan juga pengelolaan komunikasi publik yaitu dari Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2015 nah ini yang saya sampaikan tadi ada profesi di luar negeri yaitu promit yang digaji 4,9 miliar per tahun Jadi 335.000 Us do untuk menjadi Prom writer karena di Ai atau di kecerdasan buatan saat ini eh pembuatan Prom atau Prom riter itu menjadi sangat eh urgencynya itu sangat tinggi karena di situ kita memerlukan imajinasi yang kuat ketajaman analitis pemahaman konteks kejelian dalam bahasa dan juga ketertarikan pada e topik-topik tertentu nah itu yang menjadi atau menjadikan E promiter itu menjadi eh pekerjaan yang seksi sekali di e luar negeri oke eh teknologi tak akan pernah bisa menggantikan guru yang hebat namun di tangan guru yang hebat teknologi sangat transformatif menurut maka eh ai itu harus kita manfaatkan apalagi di humas artinya membuat kita menjadi Lebi lebih mudah atau pekerjaan kita menjadi lebih efisien dibandingkan sebelumnya jangan jangan malah menjadikan E A itu e pilihan Ya sudah semuanya biar dikerjakan Ai sem jangan seperti itu ya teman-teman oke eh terima kasih mungkin dari saya eh kurang lebihnya Mohon maaf saya kembalikan lagi ke Mbak ywan matur nuwun Gagas akan paparannya n namun Mohon untuk tetap tinggal dulu ya jangan jangan meninggalkan forum dulu karena nanti masih ada diskusi dan tentu saja ada pengambilan foto bersama Baik terima kasih kita lanjut ke pemateri kedua kali ini ada ketua umum ipra humas sudah muncul Bapak thq Ramadani MT rap ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Iya nanti pak thq akan menyampaikan kepada kita semua tentang bagaimana implementasi dari artificial intelligence dalam mendukung kinerja has pemerintah betul ya Pak t i ya Monggo silakan langsung pak ya Eh terima kasih sebelum mulai Saya mau kasih pantun dulu nih biar asik tadi apa agak cair gitu ya enggak apa nanti tolong Cakepnya gitu ya Iya pagi-pagi jalan ke Tambaksari cakep cakep di jalan Ada motor mobil dan bus cakep tenang aja buat jaga silaturahmi saya enggak Pinjam [Tertawa] 100 satu lagi boleh ya satu lagi boleh pagi-pagi makan nasi uduk C Makannya jangan berisik Bapak Ibu Monggo Silakan duduk semoga presentasi saya asik asik silakan Pak thik mantap sekali Oke saya share Apakah terlihat paparannya sudah terlihat ya ya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi menjelang siang saya saat ini lagi ada di Bone Bapak Ibu teman-teman di Sulawesi Selatan lagi ada kunjungan ee lapangan di salah satu SPBU di sini ee saya alhamdulillah ee berterima kasih eh diberikan kesempatan untuk bisa sharing terkait e implementasi Ai dalam kinerja humas pemerintah Oke ee Bapak Ibu Monggo bisa kita silaturahmi ya ini ada Instagram saya di @orik Ramadani dan EE nomor WA saya Monggo jika ingin silaturahmi terus juga ee saya ini senang nulis Bapak Ibu jadi ada dua buku terakhir saya terkait kehumasan yaitu siapa humas di 2020 dan panduan praktis suas pemerintah atau GPR handbook itu di 2022 jadi harapannya bisa memberikan kasanah ya terkait eh humas dan juga humas pemerintah terus saya juga mau share Alhamdulillah di tahun ini di awal tahun saya mendapat eh Anugerah gitu ya sebagai PNS terinovatif di kantor Alhamdulillah boleh tepuk tangannya dan juga e di iprahumas iprahumas mendapatkan penghargaan gitu menjadi organisasi PR berpengaruh di Indonesia di Tahun 2022 kemarin jadi harapannya kita bisa saling memberikan kontribusi tidak hanya pribadi tapi juga organisasi pada pagi hari ini menjelang siang diskusi kita ee terbagi menjadi dua ya Bapak Ibu ee dari undangan maupun e silabus yang saya terima terkait implementasi Jadi yang pertama saya ingin ee menyampaikan terkait eh Aai di humas pemerintah dan juga bagaimana mendukung kinerja kita sebagai humas pemerintah nah presiden jokowidodo juga sudah beberapa kali gitu menyampaikan terkait kecerdasan buatan ini namun yang ingin saya highlight adalah ee beliau menyampaikan gitu ya jangan sampai ee alergi gitu baik itu PNS maupun humas pemerintah gitu ya dan jangan hindari perubahan teknologi justru kita gunakan gitu ya jangan takut dengan mesin cerdas dengan artificial intelligence ini eh arahan beliau ketika e menyampaikan dan belum lama gitu ya Eh bertemu dengan para e akademisi ee pesannya adalah kita bisa menggunakan ini dalam keseharian pekerjaan kita sebagai ASN Apalagi sebagai humas pemerintah Nah kita masuk di artificial intelligence di humas pemerintah jadi ada Penelitian yang dilakukan oleh eh dunan dan Mujianto di 2020 terkait eh apa sih yang dilakukan gitu ya eh di apa GPR 4.0 khususnya terkait ee kecerdasan buatan jadi ada ee pekerjaan yang dapat e digantikan gitu ya misal ada sekitar 45% tuh terkait kliping berita ini sudah eh old school sekali ya sudah lama sekali dan ini memang sudah digantikan yang dulu eh apa dengan motong gitu ya Eh cliping dijadiin ditempel-tempel sekarang ah enggak sama sekali Ada media monitoring terus juga eh analisis berita gitu ya Eh sekarang sudah ada beberapa yang menggunakan eh toolsnya seperti itu G terus juga eh Apa hubungan media gitu ya atau media relation dan juga stakeholder ini eh harus sekitar 37% gitu Ini bisa e digantikan terus juga terkait manajemen eh konten di eh media sosial tadi juga dijelaskan oleh narasumber sebelumnya baik itu penjadwalan bahkan sampai untuk ee membuat gitu ya dan juga menganalisisnya atau Insight dari media sosial itu sendiri itu bisa digantikan dan juga mendistribusikan rilis eh sekitar 33% dan juga sekarang sudah banyak sekali penciptaan foto dan video melalui eh artifisial inteligence kecerdasan buatan Nah dari eh Big six ini gitu ya pekerjaan yang eh pr biasanya lakukan dan sudah bisa digantikan gitu ya ini sudah banyak di e lakukan namun demikian Manusia masih tetap diperlukan nih Bapak Ibu e temanem jadi manusia itu masih bisa diperlukan kan dalam tataran kegiatan kemasan yang lebih strategis gitu Kalau misalnya tadi misal sifatnya ee apa admin atau klerikal nah ini kita bisa lebih strategis seperti e menganalisis data gitu ya terus juga pemantauan media yang sifatnya ee memprediksi ataupun ee mencegah gitu ya Eh preventif e dalam hal kegiatan kehumasan khususnya di e humas pemerintah jadi sentuhan eh Kita sebagai manusia itu masih ee diperlukan jadi tidak semuanya menggunakan kan ee mesin nah ini ada perbandingan ee Bapak Ibu yang EE bisa saya sampaikan Bagaimana kondisi humas pemerintah S yang ei ada big data gitu ya seperti misalnya dari sisi aspek SDM ini itu saja gitu ya Tapi ke depannya itu diharapkan juga analisis data dan pembelajaran data gitu ya terus juga dari sistem komunikasi eh apa saat ini kan komunikasinya eh dua arah gitu ya terus juga penggunaan big data hanya digunakan untuk ee pemantauan di ee media sosial gitu ya Namun demikian ke depannya itu juga menggunakan komunikasi yang EE dua arah gitu ya penggunaan ee Ai robot Drone ee iot gitu ya terus juga eh internet kecepatan tinggi dan lain sebagainya terus juga untuk selanjutnya eh strategi komunikasinya Jadi kalau saat ini kan tadi based on dari invest 9 2015 itu ada Sinergi ya Antar Kementerian lembaga dan pemerintah daerah gitu ya Ada edukasi ada literasi terus juga ee penguatan media sosial ada cyber Army gitu ya Bahkan ada eh satgassatgas medsos gitu ya tidak hanya di pusat tapi teman-teman daerah itu juga ada gitu terus juga ada narasi tunggal gitu ya terus juga ada integrasi strategi komunikasi antar komuntian baik narasi tunggal maupun narasi besar kita bisa melihat misalnya pada saat g20 kita di sampaikan stom seperti ini terus di eh apa ASEAN juga seperti ini gitu ya sangat masif sekali dan juga optimalisasiosure nah ke depannya itu eh adalah menjadi otomatisasi konten dan juga eh storyting secara digital jadi eh arahnya akan ke sana seperti itu jadi sinerginya itu secara simultan akan bersama-sama menuju otomatisasi dan eh storying yang k digital Nah selanjutnya eh Bapak Ibu kita akan masuk ke artificial intelligence yang eh mendukung kinerja Umas pemerintah saya bisa mengatakan bahwa ada beberapa yang akan saya sampakan ini sudah dilakukan gitu ya namun ada juga yang memang masih ee meraba gitu kalau tidak bisa dibilang kita masih ee tergagak gitu ya atau misalnya perlu pembelajaran lebih lanjut seperti itu misalnya yang pertama terkait pemantau
Resume
Categories