Webinar ASN Belajar Seri 44 - Tantangan Humas Pemerintah Di Era Artificial Intelligence
eYSIfNr9yZM • 2023-11-30
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
saya sudah
[Musik]
bergabung
[Musik]
EMP t du S Iya asalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuh Shalom Om Swastiastu shom
kebajikan namo budaya Selamat datang
saya sampaikan kepada seluruh narasumber
dan juga peserta yang sudah hadir dalam
webinar ASN belajar seri ke-44
persembahan dari corpues digis bpsdm
provinsi Jawa Timur perkenalkan
saya host pada webinar seri kali
ini sobat ASN seperti yang kita ketahui
bersama teknologi berkembang begitu
pesat begituun praktik kehumasan
berkembang seiring dengan teknologi
mulai dari praktik kehumasan Dengan
menyebarkan fisik maupun foto fisik yang
seb publication
1.0udi
berkembang
2.0 dengan mengendalkan digital atau
online berbasis
website berkembang lagi di era sosial
media dengan
3.0 nah di era kecerdasan digital e
kecerdasan buatan atau artificial
intelligence mau enggak mau tugas
kehumasan pemerintah pun semakin
menantang mau tidak mau Suka tidak suka
dunia kehumasan juga harus bertransf
agar bisa Inline dengan dunia
sekitarnya jika industrinya sudah 4.0
medianya sudah 4.0 maka Tentu pr-nya
juga harus Selaras sobat ASN untuk itu
webinar ASN belajar seri ke-44 ini
spesial menyambut GPR Academy bootcamp
2023 mengangkat tema tantangan humas
pemerintah di era
selamat datang dalam webinar ASN belajar
seri ke-44 bpsdm Provinsi Jawa Timur
kali ini kita akan menjelajahi tema yang
sangat menarik yaitu tantangan humas
pemerintah di era artificial
intelligence di era yang didominasi oleh
teknologi canggih
seperatan atau artificial intelligence
Ai peran humas pemerintah menapaki
tantangan yang semakin Kompleks
bagaimana mereka bisa beradaptasi dengan
perubahan ini dan tetap efektif dalam
berkomunikasi dengan masyarakat itulah
yang akan dibahas dalam webinar ini coba
Kita Renungkan Bagaimana Ai telah
mengubah landcap komunikasi
pemerintah untuk menganalisis data yang
sangat besar dan menghasilkan wawasan
yang bernilai tinggi Ai telah menjadi
tools penting membantu humas pemerintah
membuat keputusan yang lebih cerdas
namun di balik kelebihan tersebut ada
tanggung jawab yang besar perlindungan
data pribadi dan keamanan informasi
menjadi perhatian utama Selain itu
tantangan lain yang dihadapi adalah
memahami dan mengelola Citra pemerintah
di era Ai webinar ASN belajar kali ini
akan membahas bukan hanya tentang
tantangan tetapi juga tentang peluang
dan jawaban Ai dapat membantu humas
pemerintah lebih efisien mengunik
program-program pemerintah dan merespon
kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat
Bagaimana pengelolaan komunikasi publik
pemerintah di tengah era artificial
intelligence bagaimana implementasi
artificial intelligence dalam mendukung
kinerja humas pemerintah dan bagaimana
fenomena chat GPT dan perannya untuk
humas pemerintah semua akan dibahas
tuntas pada webinar ASN belajar seri
ke-44 Mari kita saksikan dan ikuti
bersama materi dan diskusi yang akan
datang dan jadilah bagian dari perubahan
yang positif dalam mengelola komunikasi
pemerintah di masa
depan Iya soat ASN sebelumnya Izinkan
saya menyapa para tamu Kehormatan dan
juga para narasumber yang sudah hadir
secara online bersama kita semua di hari
ini I Izinkan saya menyapa bapak Dr an
SMP beliau adalah kepala bpsdm Provinsi
Jawa Timur dan berikutnya saya juga akan
menyapa para narasumber yang telah hadir
dan siap membagikan ilmunya kepada kita
semua dan tentu saja nanti juga menjawab
pertanyaan dari para sobat ASN yang
pertama saya akan menyapa bapak Dr
Muhammad Ridwan ST Master of
Engineering beliau adalah kepala kanrek
2 BKN Surabaya yang nanti beliau akan
menyampaikan keyote speech kepada kita
semua Kemudian berikutnya ada Bapak
Gagas Gayuh Aji SM MSC beliau adalah
dosen di fakultas vokasi Universitas
Airlangga
Surabaya berikutnya saya akan menyapa
Bapak thq Ramadani
mtrap beliau adalah ketua umum
iprahumas dan tidak ketinggalan Saya
ucapkan selamat datang kepada Bapak
beliau adalah Sal media strategist dari
kementerian keuangan Republik
Indonesia saya juga ingin sekali menyapa
dan mengucapkan selaat bergabung kepada
seluruh rekan-rekan peserta sobat ASN
dengan antusiasme yang sangat luar biasa
pada pagi hari ini yang bergabung baik
melalui link Zoom maupun melalui channel
YouTube bpsdm Jatim
TV puji syukur keadirat Allah Tuan Yang
Maha Esa atas berkat dan rahmat-nya kita
semua masih diberikan kesehatan dan
kesempatan sehingga dapat bergabung di
momen yang sangat baik ini semoga usaha
kita untuk terus memperbaiki diri
mengupdate kompetensi kita dapat
diberikan kelancaran dari Allah yang
Maha Esa amin amin ya rabbal
alamin baik Bapak Ibu sobat ASN membuka
acara ini Mari kita simak bersama
opening speech dari kepala bpsdm
Provinsi Jawa Timur yang disampaikan
oleh bapak Dr ramlianto
[Musik]
SMP
[Tepuk tangan]
[Musik]
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Salam sehat dan salam
sejahtera untuk kita sekalian salam
optimis Jatim bangkit sobat ASN selamat
bertemu kembali dalam webinar series SN
belajar yang saat ini telah memasuki
seri ke-44 program pengembangan
kompetensi yang berbasis platform
digital ini diselenggarakan dan
dikembangkan oleh corporate University
badan pengembangan sumber daya manusia
Provinsi Jawa Timur menjelang Penghujung
tahun 2023 ini kami tetap konsisten
menghadirkan topik-topik diskusi yang
menarik dan kekinian dan tentu relate
dengan kebutuhan aktual pengembangan
kompetensi ISM saat ini tema yang kita
angkat pada seri ke-44 ini merupakan
tema spesial dalam rangka menyambut
gelaran GPR Academy National bootcamp
tahun 2023 yang akan dilaksanakan oleh
bpsdm Provinsi Jawa Timur bersama para
humas pemerintah seluruh Indonesia pada
tanggal 4 sampai dengan 7 Desember 2023
mendatang tema yang akan kita diskusikan
Pada kesempatan kali
inialangan pemerintah dalam menghadapi
era artificial intelligence tema ini
akan membawa kita semakin memahami
betapa pentingnya mengawal reputasi
instansi pemerintah demi meningkatkan
kepercayaan masyarakat tentu melalui
implementasi teknologi terkini berbasis
kecerdasan buatan atau artificial
intelligence sbat ASN ada sebuah pepatah
yang mengatakan You canot build a
reputation on what you are to do by what
you say reputasi organisasi kita tidak
sekedar bisa dibangun atas dasar yang
sudah kita lakukan tetapi juga
bergantung kepada Apa yang diketahui
publik tentang organisasi kita juga
sangat mempengaruhinya pepatah ini ingin
menjelaskan bahwa betapa pentingnya
informasi yang kita sampaikan pada
masyarakat tentang organisasi kita baik
substansi maupun cara kita
menyampaikannya sbat ASN di seluruh
tanah air di sinilah pentingnya peran
hubungan masyarakat bagi organisasi kita
terlebih lagi organisasi pemerintah yang
menyediakan berbagai layanan kepada
masyarakat tidak sekedar dalam rangka
membangun persepsi atau image tapi lebih
sebagai edukasi kepada masyarakat
tentang tugas fungsi kewenangan serta
kinerja dan prestasi organisasi kita
sebab itu menjadi kebutuhan yang sangat
aktual bagi kita untuk terus
meningkatkan dan mengembangkan
kompetensi SDM Aparatur dalam bidang
kehumasan ini sobat ASN harus menjadi
pemahaman kita bersama bahwa humas
pemerintah bukan hanya ASN yang
menduduki jabatan kehumasan atau
pengelola komunikasi saja namun kita
semua aparatur sipil negara yang bekerja
di lingkungan instansi pemerintah adalah
humas bagi instansi kita di sinilah
harus terbangun kesadaran kolektif bahwa
dunia terus berubah cepat di tengah
tuntutan masyarakat yang semakin
kompleks maka dari itu pola pengelolaan
hubungan masyarakat kita juga harus kita
semembangkan ke arah yang lebih relevan
dengan zamannya salah satu tantangan
yang kita hadapi saat ini dalam pola
hubungan dengan masyarakat adalah makin
masifnya penggunaan teknologi artificial
intelijen atau kecerdasan buatan dengan
kemampuannya yang luar biasa Untuk
menganalisis data yang sangat besar Ai
telah menjadi bagian tak terpisahkan
dalam meningkatkan efektivitas
kerja-kerja Umas
pemerintah akan tetapi sobat ASN kita
juga perlu waspada bahwa berbagai
keunggulan teknologi Ai tersebut juga
berseiring dengan tanggung jawab besar
kita terhadap perlindungan data pribadi
dan keamanan informasi di dunia maya
Selain itu tantangan lain yang kita
hadapi bersama adalah bagaimana memahami
dan mengelola Citra pemerintah di era Ai
yang arah komunikasi publiknya semakin
Kompleks seperti saat ini nah nah sobat
ASN sebab itu pada webinar ASN belajar
seri ke-34 ini akan dikupas secara luas
dan mendalam tentang berbagai kebijakan
strategi dan program disertai informasi
tentang praktik-praktik baik Bagaimana
perubahan mindset Hubungan Masyarakat
sekaligus bagaimana teknologi Ai dapat
kita manfaatkan dan kita kembangkan agar
berdampak nyata terhadap kualitas
Hubungan Masyarakat instansi pemerintah
nah sobat ASN seperti seri-seri
sebelumnya pada seri ke-44 ini kami akan
menghadirkan para narasumber yang sangat
kompeten di bidang Selamat mengikuti ASN
belajar seri ke-44 semoga bermanfaat
wasalamualaikum warahmatullahi
[Musik]
wabarakatuh Iya sat ASN sebelum kita
masuk ke materi Izinkan saya
menyampaikan pesan selama webinar
berlangsung mohon sobat ASN mengisi
presensi atau daftar hadir yang linknya
saat ini sudah tersemat di kolom chat
ataupun di Running tagt ya mohon ini
segerakan karena link ini atau pengisian
daftar hadir ini hanya dibuka hingga
hari ini pukul
13.59 jangan lupa pengisiannya harus
dengan benar karena data yang dimasukkan
dalam presensi adalah data yang akan di
dijadikan
sertifikat selain presensi atau daftar
hadir sobat ASN juga harus mengisi
lembar penilaian peserta dan juga
mengisi kuesioner monf jadi ingat ya
segera disegerakan dulu karena sebelum
kita masuk ke materi kalau sudah masuk
ke materi biasanya lupa mengisi presensi
baik Oh ya nanti silakan dengan sangat
aktif karena akan ada merchandise
menarik untuk para peserta yang paling
aktif dan juga beruntung tentu saja baik
sobat ASN selanjutnya Mari kita simak
bersama kepala krek 2 BKN Surabaya
menyampaikan keynote
speech-nya tentang artificial
intelligence bagi humas pemerintah
peluang atau ancaman kepada bapak Dr
Muhammad Ridwan ST Master of Engineering
coba saya sapa
dulu Asalamualaikum bapak ritwa
Apakah sudah Waalaikumsalam Mak Iwan
Selamat pagi selamat pagi jumpa lagi pak
ritwan kabar Baik Pak ritwan
alhamdulillah kabar baik Kabar baik
mohon maaf tadi masih ada gangguan
teknis nih di wi-i Saya baik sudah
sekarang sudah bisa diterima dengan baik
ya Pak ya suara Bapak juga sudah saya
terima Siap
bisa segera dimulai Pak sudah siap baik
bisa bisa Monggo silakan diare
baik sambil menyiapkan e share screen
dari bpsdm Bismillahirrahmanirrahim
asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Waalaikumsalam Selamat pagi
salam sejahtera untuk kita semua omu
namuda salam kebajikan Rahayu Eh mbak
Iwan yang saya hormati dan yang mulia
para narasumber ada Pak Farhan Pak thq
Pak Gagas ya Selamat pagi Pak Salam
kenal
eh sebelum nanti ee share screen-nya
dibagikan oleh
bpsdm saya mantan kabak humas dan
protokol di badan pengawas tenaga nuklir
2012-2015 kemudian karuh humas BKN 2000
ee
16-2019 jadi ee materi kali ini gue
banget nih Mbak Iwan ya Gue
Banget kemudian Nah yang kedua sebelum
ee share screen-nya ditampilkan oleh
bpsdm nampaknya saya ya oleh Pak
ramlianto selalu
dichallenge ketika bicara tentang eh
flexible working arrangement Bagaimana
ke depannya saya diminta bicara kemudian
ketika ada ai masuk di ruang kehidupan
kita di seni-si kupan kita saya diminta
bicara juga lama-lama saya berpikir Saya
ini bukan Kakan rek saya ini mungkin
dianggap dukun oleh Pak Ramli karena
nuklir saja Bapak
bered siap eh dan freord
memang enggak nyambung Pak Gagas e S1
saya teknik nuklir UGM s2-nya komuter
sains gitu tapi the show go on eh dan di
sini saya merasa Pak thq saya harus
belajar sesuatu yang baru setiap hari
karena tuntutan pekerjaan dan yang
lain-lain share screennya sudah bisa
ditampilkan Pak y Iya sedang
dipersiapkan baik baik sudah saya coba
langsung mulai ya karena waktunya mepet
sambil nanti ee share screen-nya di
Tampilkan
gini ee
pertama Apakah Ai dalam dunia kehimasan
itu peluang atau
Ancaman bagi saya
eh neither of
them bukan dua-duanya bagi saya
ee DII
adalah tantangan
ei menimbulkan peluang di satu sisi tapi
sekaligus ancaman di sisi lain jika kita
tidak bisa memaknainya memaknainya
dengan baik dan kalau misalnya
ee belum ya Baik saya teruskan saja
kalau kita misalnya lihat Bapak Ibu yang
saya hormati teman-teman ee sobat BKN
sobatnya BP SDM Jawa Timur Kita lihat
Misalnya eii ini dari waktu ke waktu
sudah sejak lama ternyata muncul dari
tahun awal eh
1900-an muncul sudah teori tentang
matematika kemudian kecerdasan buatan
gitu ya namanya Belum belum kecerdasan
buatan tapi 10 10 digit kemudian di
gelombang pertama di ee 1930-an misalnya
muncul pemikiran untuk memberikan
pengetahuan bagi mesin jadi mesin
diajari untuk ee ee
bisa diberikan pengetahuan Nah baru
ketika gelombang kedua
tahun50-an yang kita semua belum lahir
nih muncullah kemudian eh pertama kali
istilah kecerdasan buatan atau
artificial intelligence pada salah satu
konferensi di dortm
tahun'6 baru kemudian e ide itu di tahun
1980-an di Gelombang ketig baru kemudian
komputer sudah mulai pakai internet dan
sekarang seiring dengan canggihnya
teknologi Ai setelah menjadi bagian dari
keseharian kita
eh mahasiswinya pak Gagas kalau gak
pakai ea rasanya kurang teman-temannya
Pak thq sekarang kalau enggak pakai Ai
rasa-rasanya tapi
eh hati-hati dosen-dosen kita juga
semakin pintar ya Jadi kalau sekadar
eh apa namanya mempercayai Ai gak boleh
karena pasti akan dinilai e oleh Pak
Gagas tadi guu baik kita tunggu ya
Sambil kita tunggu nah
ee pertanyaannya kemudian Adakah
pekerjaan yang tidak bisa diganti oleh
Ai Apakah ada pekerjaan yang tidak bisa
digantikan oleh artificial
intelligence
Well inad of answering that question
bagi saya eh praktisi kehumasan Ai bisa
kita manfaatkan makanya saya tadi
Sebutkan Saya lebih suka EE Ai itu
adalah
tantangan kita bisa memakai Eis untuk
membantu menyelesaikan tugas ee dan
pekerjaan kehumasan
tetapi untuk pekerjaan-pekerjaan yang
lain dia tidak bisa menggantikan ada
beberapa yang EE kekerjaan yang sifatnya
klerikal misalnya itu bisa dilakukan
Tetapi kalau tidak maka
e Sebenarnya manusia masih
unggul
eh coba kita ke preview
slide Adakah
eh Oh sorryi Next slide next
slide next
slide Iya satu lagi nah coba diklik yang
bagian kiri sori sori bukan belum
previous
slide
sebelumnya nah yang sebelah kiri diklik
gambar
itu saya iya silakan diklik sebelah kiri
kantor berita Sin Hua pertama kali
memakai eid 2018 silakan
diputar belum terdengar ya suaranya
ya masih oke kita lanjut
saja baik kita lanjut saja Pak tahun
2018 shhua salah satu
ee ee apa ya Ee
media di Cina itu mulai menggunakan Ai
untuk eh berita jadi news aner sudah
bisa digantikan oleh oleh Ai selanjutnya
selanjutnya
next ya Nah Ai kemudian
e bisa kita manfaatkan sebagai peluang
Tetapi kalau tidak kita manfaatkan
sebaik-baiknya dia merupakan
ancaman saya Tunjukkan bagaimana kita
bisa membersamai ai next
slide Bapak Ibu izin snya belum
terlihat ada yang belum melihat ee Share
screen ya belum belum materinya belum
keluar
Pak
Oh baik teman-teman bpsdm silakan fonya
P kalau enggak ee bapak I dikasih ini
link share screen Soalnya ini enggak
tampil ini Enggak tahu desktopnya siapa
ini yang
tampil Mas Brian ini peserta tidak bisa
melihat
eh Share screen yang ditampilkan Mas
Brian
Apakah sudah tampil share screen-nya
Bapak Ibu belum Belum mungkin eh Bapak
dikasih akses Share screen aja bisa
langsung Share screen klik Share screen
dari bapak gak saya minta Mas Brian yang
melakukan itu karena internet di tempat
saya terbatas
ohoke Baik saya lanjut ya supaya ee
waktunya
ee apa namanya tidak terbuang sia-sia
tantangannya adalah How to maximize
opportunity while minimizing threat jadi
misalnya perkembangan teknologi itu
memang juga harus diimbangi dengan
perkembangan SDM pelaku kehumasan harus
tertantang untuk selalu berpikir
progresif transformasional serta ee
meningkatkan kompetensinya Nah sekarang
bagaimana kita membersamai ee Ai ini
dengan kalau istilah saya adalah eh
human featuring Ai jadi humannya yang
harus jadi kuncinya kemudian ai-nya yang
EE menjadi pembantu oleh itu baik
eh
next next
slide
baik beberapa strategi baru bagi public
relation untuk mengerjakan pekerjaannya
berbasisal
pert atau penyerhan tugas
kehasantohnya kalau kita
lihat ini sudah digunakan untuk
mendribusikan ke berbagai media di
seluruh dunia secara
atau mengidentifikasi persepsi audiens
terhadap produk atau layanan analisis
komentar mengetahui sentimen engagement
dan yang lain-lain Contohnya Google thre
brainw newsmer gitu bahkan di eh BKN
Saya pernah ketika menjadi Kal humas
menggunakan ini menggunakan Big data ini
untuk
memunculkan sentimen-sentimen positif
dan kalau ada yang negatif bagaimana
kita deal dengan itu Bagaimana kita
merespon itu dan yang berikutnya adalah
jadi otomatisasi dari berbagai tugas dan
pekerjaan kehumasan mengelola
otomatisasi konten dan sebagainya pada
media sosial misalnya itu bisa kita
eh
lakukan baik
next next Pak
Iya nah eh kemudian sebagaimana kita
tahu Ai itu sifatnya ada yang structur
data ada yang unstructur data nah
membuat yang structur data ee nampaknya
lebih mudah dan sudah menjadi keseharian
kita merangkum membuat konten
mengidentifikasi tren sehingga
menghasilkan laporan yang informatif dan
komprehensif misalnya kita bisa pakai
Google analytics ya Eh untuk melihat
bagaimana sebenarnya eh perilaku audiens
kita kemudian ada juga tracker ada news
clip dan influenal yang bisa kita
gunakan Nah yang kedua untuk data-data
yang sifatnya unstructur
itu kita juga bisa e memanfaatkannya itu
contoh yang paling sering dan mudah kita
lihat adalah penggunaan chatb yang bisa
menggunakan secara langsung Sabrina
misalnya milik
briinta milik BNI atau Sakera sistem
notifikasi kepegawaian Regional 2 milik
BK itu juga bisa dipakai sebagai bagian
dari Eh bagaimana yang unstructure data
kita manfaatkan sebagai strategi baru
public saya ka itu yang bisa saya
sampaikan mohon maaf mungkin pagi ini
banyak kendala teknis yang
eh e saya alami mudah-mudahan ke
depannya akan lebih baik lagi dan saya
kembalikan ke Bu Yuan tinggal Pak Gagas
bagian yang susah-susahnya Pak th juga
begitu ya mongg Pak kita share
responsibility and paknya sudah di saya
responsibility Diak Terima kasih mohon
maaf kalau ada
kanganillahfikalidahalamualaikum
warahmatullahi
wabarakatuhalikumsam warahmatullahi
wabarakatuh Terima kasih kami haturkan
kepada bapak Muhammad Ridwan ST Master
of
Engineering baik sobat ASN Oh ya untuk
bapak ritwan eh dikarenakan mungkin
agendanya padat jika memang berkenan
meninggalkan forum ini kami
persilakan siap siap mak kasih Mbak Iwan
Saya memang harus balik ke ee apa fjd
yang sebelah saya izin ya Mbak Iwan Pak
nanti kitau kapan-kapan Pak kalau
daring-daringu Kapan ngopinya gitu ya
makasih mohon maaf e buat semuanya
salamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat pagi salam sehat tetap semangat
Jatim bangkit terus maju
Iya Hatur nuun bapak baik sbat ASN
sampailah kita P sesi panel kita sudah
Kedatangan para narasumber yang seperti
dikatakan Bapak Ridwan ya sangat
berkompeten di bidangnya nanti akan
membahas daging-dagingnya secara lebih
mendalam dan
saya undang dan saya sapa kepada bapak
Gayuh Gagas
gayuhji MSC Selamat pagi Pak Gagas ya
Selamat pagi Mbak Yan suara saya
terdengar ya Iya sudah terdengar ini Mas
Gagas lebih cocok dipanggil Mas
ya bolehleh mudah-mudah mudah-mudah gini
Mas Gagas adalah dosen ya dosen di
fakultas vokasi Universitas Erlang i
selanjutnya saya akan menyapa Bapak thiq
Ramadani MTR ap Selamat
pagi pagi Asalamualaikum Waalaikumsalam
Warahmatullahi Wabarakatuh Nah sudah
mantap Bapak thik sekarang berkarir di
itu ya BPH Migas ya Sek ini Iya betul I
Aura humasnya terpancar memang
pak lanjut saja Mbak untuk pembicara
ketiga narasumber ketiga Bapak Farhan
Nurahman Selamat pagi Pak Farhan sudah
bergabung selamat pagi iya ini Pak
Farhan adalah sosial media strategis di
kementerian keuangan Republik Indonesia
baik untuk sesi panel kali ini nanti
masing-masing narasumber akan
menyampaikan materinya paparan materinya
selama 20 menit untuk selanjutnya di
akhir sesi akan ada diskusi dan tanya
jawab untuk itu langsung kita mulai
untuk materi pertama yang akan
disampaikan oleh Mas Gagas
gayuhji ya gga ya ganteng-ganteng Mas
Gagas eh salah gak boleh Mas Gagas ini
Eh spesialisasinya ada di digital
Economic ya Mas ya iya ya eh kebetulan
eh saya juga tergabung di perhumah
Surabaya he eh Terus kemudian di kampus
juga termasuk tim branding untuk e
fakultas vokasi saya kebetulan mantap
sangat sekali baik Mas gega silakan
memulai
[Musik]
paparannya
eh mungkin saya izin Share screen ya
[Musik]
Iya
e apa sudah terlihat sudah ya
oke eh asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi eh Mbak ywan
Pak thq E dan juga Pak Farhan eh izin
untuk membuka sesi kali ini jadi ee
Kebetulan saya akan ee membuka dengan
diskusinya adalah tentang pengelolaan
komunikasi publik pemerintah di tengah
era artificial
intelligence
kita tahu Eh dasar dari humas itu adalah
kita menyampaikan nah poinnya
permasalahannya ada ee persepsi atau
perspektif yang berbeda antara
ee pemberi atau kita yang memberikan
informasi kepada mereka yang menerima
informasiah ketika kita memberikan
sebuah barang contohnya seumpama kita ee
memberikan
ee botol maka orang lain mungkin akan
menerima botol nah tetapi
ketika kita mungkin
memberikan botol namun dengan kita
lemparkan ke orangnya maka ada
perspektif yang berbeda ada persepsi
yang berbeda maka di dalam pengiriman
pesan maka selalu ada kesan Nah ada
kesan-kesan tersendiri yang perlu
dibangun e oleh EE humas pemerintah
supaya memiliki
ee bahasa yang sama antara kita eh atau
kita semua ya sebagai mungkin humas di
opd-opd kita dengan mereka yang memang e
akan mendengarkan atau mencari informasi
publik di tempat kita
Oke Eh nanti mungkin sedikit e sedikit
akan saya jelaskan e blueprint untuk
pengelolaan komunikasi publabrik
pemerintah di tengah gemur era
kecerdasan buatan namun
sebelumnya mungkin kita akan sedikit eh
kembali ke tahun
2 20 e bagaimana ketika Eh ada covid 19
Nah di covid-19 itu terlepas bahwa kita
mengalami
e pandemi yang sangat menyakiti Namun
ternyata ada dampak positif dari adanya
pandemi covid-19 jadi ada dampak positif
lain e dari covid-19 yaitu adanya
paksaan eskalasi teknologi Jadi selama
ini Ketika kita belum benar-benar fatkan
teknologi dalam pekerjaan kita Nah
sekarang kita dipaksa untuk e
memanfaatkan teknologi sedemikian rupa
ee contohnya e kalau dulu Kalau kami ya
kalau dosen jelas menggunakan zoom terus
Kemudian untuk e koordinasi menggunakan
learning management system dan
sebagainya nah
e sekarang bahkan Eh ada artificial
intelligence yang eh tahu-tahu langsung
masif langsung apa di padahal diskusi
tentang Big data ini baru mulai muncul
lagi itu sekitar tahun 2011 2010 2011
nah Namun ternyata di tahun
2020 1 2022 ternyata artificial
intelligence ini langsung dideploy
kepada masyarakat nah kemudian
eh hal itu sangat berdampak pada eh
kehumasan ya atau kehumasan di sektor
pemerintah nah lalu strategi humas
seperti apa sih yang se Harusnya kita
lakukan gitu
oke ee tadi sudah disampaikan oleh Pak
Ridwan bahwa kecerdasan buatan itu
antara tantangan atau kesempatan Nah
kalau saya sementara ini saya melihatnya
sebagai kesempatan atau peluang kita
untuk ee lebih maju atau lebih mudah
untuk ee
memanfaatkan kecerdasan buatan ini untuk
pekerjaan-pekerjaan yang memang sifatnya
repetisi atau pengulangan nah biasanya
pekerjaan yang repetisi ini sangat
membosankan maka dengan adanya
kecerdasan buatan mereka akan lebih ee
mempermudah kita untuk memotong waktu
kita supaya kita e lebih produktif Jadi
bukan berarti karena Wah ada ada ai Ya
sudah nanti aja pekerjaannya Enggak
seperti itu tetapi seharusnya adalah
karena ada ai maka kita mengerjakan
lebih cepat maka nanti kita bisa lebih
produktif di pekerjaan yang lain semacam
kayak gitu oke namun ada tantangannyaata
teman-teman selain kecerdasan buatan
yaitu ee tantangan yang memang sejak
dulu atau memang karena urusannya adalah
tentang digitalisasi maka tantangan
nyata yang kita rasakan adalah yang
pertama biasanya adalah kalau
teman-teman yang saya temui di
humas-humas di daerah itu atau di opdopd
itu biasanya satu orang itu harus
melaksanakan semua pekerjaan mulai dari
dia membuat konten Mungkin dia ngedit
kemudian dia Po dan sebagainya nah ini
ini yang membuat kita menjadi Burn Out
teman-teman kita menjadi stres karena e
dianggap semua pekerjaan harus dengan
satu orang nah problem pertama ini yaitu
monopolisasi keterampilan editing nah di
satu sisi di satu sisi e kalau kita
melihat dari sisi ee personal kita bagus
maka kita punya banyak keterampilan tapi
nanti lambat laun karena kita punya
keterampilan yang bagus biasanya ee
antara kita terus yang di kasih
pekerjaan itu atau mungkin teman kita
apa ya Bahasanya jagakno lah ya mungkin
jagakno kita untuk mengerjakan pekerjaan
yang kehumasan mungkin editing atau
mungkin oh nanti ada kegiatan ini kita
bikin eh script untuk pidatonya
Bagaimana dan sebagainya Itu kan ee
kalau terus-terusan hanya dimonopolisasi
oleh satu orang atau satu kelompok saja
maka tidak bagus Maka kalau kita memang
memiliki keterampilan yang sama atau
mungkin dari sisi personal kita memiliki
keterampilan yang lebih baik
dibandingkan teman-teman kita mungkin
kita bisa sharing kita sharing knowledge
dengan teman-teman kita kita mungkin
bisa saling berbagi dengan ee mereka
supaya Ee Kita sama-sama majulah
modelnya seperti
itu tantangan yang kedua adalah ee di
humas kita memiliki dua
ee klien biasanya di humas pemerintah
yang pertama adalah pimpinan yang kedua
adalah masyarakat nah ee ketika kita
sudah mencoba untuk membuat konten atau
membuat informasi yang menarik kemudian
ee ternyata tidak sesuai dengan
permintaan pimpinan seumpama atau
mungkin juga sebaliknya pimpinan
menyetujui ternyata masyarakat
ee juga tidak sesuai atau tidak setuju
dengan apa yang kita buat atau mungkin
Wah kok gitu-gitu terus membosankan dan
sebagainya maka eh multi stakeholder
interface ini membuat kita Pusing ini
ada ini Ini adalah kita ini adalah
gambaran kita humas-humas ee pemerintah
yang pusing
kita harus seperti apa
ee solusinya nanti setelah ini e yang
ketiga adalah kesiapan teknologi
teman-teman Eh sekarang bayangkan kita
sudah ada apa namanya ada Ai sudah ada
apa namanya editing yang gampang sem
mungkin kanva seperti yang saya ee saya
menggunakan kanva sekarang atau mungkin
ee bisa menggunakan apapun Namun
ternyata ee di tempat kita kesiapan
teknologinya masih belum
mumpuni
boro-boro mau menggunakan i3 mungkin
komputer kita masih Pentium 4 ituun
dicicil dua kali berarti masih Pentium
Nah berarti kan kesiapan teknologi ini
memang perlu dipersiapkan Nah setelah
nanti ASN belajar kali ini teman-teman
nanti disampaikan ke pimpinannya Pak
kita ganti komputer yang bagus yang
lebih kuat yang mumpun interetnya
diperat supa eh kehumasan kita di era
artificial
intelligence Nah maka dari ketiga
problem itu sebenarnya Ai bisa menjadi
solusi teman-teman mengapa begitu
e karena yang pertama Kalau seumpama
kita urusannya adalah untuk membuat
skrip atau mungkin membuat e
ide mencari ide atau mungkin ada
permasalahan sesuatu di sini ada banyak
tools untuk kehumasan yang pertama
mungkin ada chat GPT yang nanti mungkin
ee disampaikan setelah ini lebih
detailah di sana nanti eh lumayan
powerful chat GPT ini lumayan powerful
kalau pengalaman saya
e di teman-teman mahasiswa biasanya
mereka memang untuk tugas menggunakan
cat GPT namun biasanya saya nilai jelek
bukan karena dia menggunakan Chat GPT eh
chat gpt-nya tetapi karena mereka tidak
pintar atau tidak cerdas untuk
menggunakan Chat GPT biasanya promnya
tuh tolong bikinkan saya ee tema ini
atau tema tugas ini esai ini Nah itu
kemudian hasil output-nya itu menurut
saya masih sangat robot nah di situlah
kemudian ee saya mulai mengajari
mahasiswa saya untuk mencoba untuk eh
belajar menjadi Prom writer nah Prom
wrriter itu menjadi salah satu pekerjaan
yang menarik ke depannya bahkan di
Amerika Kalau enggak salah ada ee Prom
writer itu itu digaji dalam 1 tahun tu
kalau enggak salah 49 miliar Kalau
enggak salah berarti saya benar karena
kan enggak salah maam kayak gitu nah
kemudian selain chat GPT ada e Sil bio
ini biasanya untuk video jadi kalau kita
malu untuk ngomong di depan umum
menggunakan sila Bi io juga bagus terus
kemudian desrip juga bisa Am jurn itu
kalau sem kita mau membuat gambar-gambar
seperti
e disne Pixar dan lain-l J juga bisa
terus Kemudian untuk ee analisis
Bagaimana apa apakah kemudian pesan kita
tuh tersampaikan dengan bagus ada Google
analytic untuk ee menganalisis mungkin
juga brand 24 dan semacamnya banyak
tools yang bisa kita gunakan ada juga
motion motion adalah ee sama
seperti Google kalalendar sebenarnya
cuma cuma kalau motion kita akan dibantu
dengan ai untuk menjadwalkan supaya
lebih bagus Nah nah ini yang EE Kalau di
tempat saya karena saya ada di
perkantoran digital ee saya mencoba
untuk
mengajari ee mahasiswa saya untuk
menggunakan motion Ai
ini nah kemudian ingat teman-teman ee
bahwa teknologi atau artifisial
Sementara saya bilang sementara hanya
alat mohon maaf Mengapa saya mengatakan
kayak gitu karena suatu saat ketika
limitasi dari Ai itu dilepaskan ketika
mereka bisa belajar dengan kemauannya
sendiri mungkin suatu saat pekerjaan
kita memang benar-benar akan digantikan
oleh mereka nah ini yang
ee e beberapa waktu lalu para petinggi
atau CEO CEO Ai ini ketemu mereka
menyampaikan bahwa Yuk kita stop dulu
kita buat ini segini dulu aja karena
kita tidak tahu nanti potensinya Apakah
menjadi ancaman atau peluang di masa
depan
Maka a ini sementara bagi saya masih
alat jadi kita perlu memanfaatkan dengan
baik nah Ai sendiri ini dapat membantu
kita dalam melakukan analisis data ee
mengidentifikasi tren atau bahkan
memberikan rekomendasi tetapi keputusan
strategis dan aspek kreatif dan public
relation itu perlu pemahaman manusia ee
yang mendalam dalam ee tentang konteks
nilai-nilai merek dan dinamika sosial
sama seperti saya yang EE saya sampaikan
di awal ketika kita mau memberikan botol
ketika kita memberikan botolnya dengan
baik maka kesan yang diterima oleh orang
akan Oh baik tetapi kalau seumpama kita
memberinya dengan kita lempar Nah maka
mungkin kesannya menjadi buruk nah pesan
kita sudah bagusapi mungkin kesannya
menjadi buruk nah pesan dan kesan yang
buruk ini masih belum bisa ditangkap
oleh Ai untuk sementara ini maka
e humas tetap memerlukan manusia atau
memerlukan kita sebagai decision
Maker Nah maka perlu adanya keseimbangan
antara hightech dan high touch ini yang
saya sampaikan artinya artificial
intelligence yang e berkembang dengan
sangat bagus tetap harus dibarengi
dengan yang namanya high t high t itu
sentuhan kita istilahnya adalah sentuhan
tangan kita atau keputusan dari
kita supaya tidak sampai eh berdampak
pada hal-hal yang buruk
Oke diskusi yang selanjutnya ini adalah
ee Bagaimana blueprint kesuksesan
kehumasan dalam E Sektor Publik nah ini
saya tidak akan terlalu panjang-panjang
artinya yang pertama ketika kita
melakukan kehumasan atau kita ditugasi
untuk menjadi humas yang yang perlu kita
analisis yang pertama karena kita
biasanya menggunakan sosial media
sekarang untuk sekarang maka kita harus
memahami target audiens kita banyak to
yang bisa kita gunakan untuk memahami
target audiens termasuk data analknya
Instagram atau tiktok atau
Facebook Google juga ada terus Kemudian
yang kedua adalah ee melakukan
penelitian kata kunci dan pemilihan
platform Maksudnya seperti apa kita gak
mungkin menggunakan platform ee apa
namanya platform semacam mungkin
Instagram eh sori Instagram masih bisa
dengan tiktok masih bisa tapi kayak
tiktok itu kan biasanya basic-nya adalah
kebanyakan adalah video maka ketika kita
ee menggunakan gambar mungkin kurang
bagus meskipun sekarang juga bisa ya di
tiktok itu digeser dan sebagainya Nah
karena pemilihan platform itu juga
menjadi penting maka teman-teman juga
harus memperhatikan dulu kembali lagi ke
nomor satu target audiensnya siapa kalau
target audiensnya anak muda maka tiktok
bisa menjadi salah satu pertimbangan
terus kemudian mungkin kalau
eh sosial media yang akan digunakan
sebagai eh saluran medianya ini adalah
untuk landing page mungkin Instagram
sekarang juga sudah bagus atau mungkin
untuk personal ee Linkin itu juga bagus
untuk
ee bagaimana kita mempromosikan atau
branding diri sendiri semacam kayak gitu
Nah setelah kita memiliki kata kunci
atau riset terhadap platform yang akan
kita gunakan kemudian kita melakukan
rencana konten berbasis
siklus jadi kita di sini membuat minimal
dalam setahun karena kan biasanya e
pekerjaan kehumasan itu kan repetisi Ya
sifatnya repetisi maka dia akan ada
terus mungkin selama setahun maka kita
membuat kalender editorial seumpama di
bulan Januari Ada apa nih Februari Ada
apa sampai mungkin desember ada apa Nah
kita sudah menyiapkan konten-konten atau
e planning konten Seperti apa atau
informasi publik Apa yang perlu kita
sampaikan atau mungkin begini karena kan
kalau kita di opd itu mungkin di bulan
Januari Februari Maret apa yang kita
lakukan atau mungkin lebih banyak kita
menyampaikan hasil dari apa yang kita
kerjakan di tahun lalu terus kemudian di
pertengahan kita sudah mulai melakukan
awal-awal pekerjaan Nah kita sampaikan
dan akhirnya Desember kita mungkin ee
sudah menyampaikan apa yang sudah kita
lakukan dalam setahun nah ini bisa kita
schedule secara umum baru nanti ketika
sudah jadwalnya terjadwal dengan baik
maka kita mengisi dengan lebih spesifik
ee Informasi Publik apa yang ingin atau
akan kita
sampaikan nah berikutnya
ee untuk mendukung kehumasan yang perlu
kita lakukan yang tadi sudah disampaikan
Pak juga ee chatboard dan kecerdasan
buatan Nah ini bisa kita gunakan supaya
banyak ee banyak seumpama masyarakat
kita yang menanyakan sesuatu yang
berulang berkali-kali atau seringnya
kita sebut FAQ atau frequently ask
question nah Biasanya kalau
pertanyaannya terus-menerus itu lebih
baik Kalau kita menggunakan chatbot
namun problemnya di kita chatbot ee kita
itu masih belum sempurna Biasanya kita
tinggal 1 menit itu sudah ganti
orang Nah itu kan menjadi tidak tidak
Oke namun ketika kita gabungkan dengan
kecerdasan buatan itu mungkin akan lebih
nyaman nah kemudian yang selanjutnya
adalah analisis sentimen online ini
berkaitan dengan Apakah informasi publik
yang kita sampaikan itu sudah sifatnya
positif negatif atau netral dan
sebagainya padahal mengacu p e Instruksi
Presiden saya agak lupa tahun Pada tahun
2015iden menyampaikan bahwa kita harus
menyampaikan eh good news kepada publik
maka kita perlu mempertimbangkan Kalau
seumpama ada sentimen negatif kepada
kita bukan berarti kita langsung emosi
dan sebagainya kita harus memitigasi nah
salah satunya adalah kita melakukan
personalisasi konten contohnya adalah
seumpama ini Eh ini Mas Eko Yuli e
beliau Eh lifter asal Jawa Timur nah ini
bisa dijadikan salah satu konten untuk
seumpama su kasusnya itu eh Dispora su
kita sampaikan bahwa Oh ini Mas Eko Yuli
latihannya Seperti apa dan lainlain maka
masyarakat akan memiliki engagement yang
lebih tinggi terhadap konten kita
semacamitu nah kemudian yang ketujuh
adanya pengelolaan mitigasi krisis
digital ini yang saya sampaikan
sebelumnya Ketika ada sentimen negatif
maka apa yang kita lakukan atau
e apa namanya itu mitigasi apa yang
kemudian kita siapkan Supaya apa suatu
saat kalau ada mungkin entah serangan
bazer atau semacam Apun kita siap untuk
menjawab atau mungkin setidaknya kita
tahu bagaimana kita
bersikap yang kedelapan ada pengukuran
kinerja digital setelah kita melihat
sentimen kita melihat E memitigasi itu
semua kemudian kita melihat kinerja
digital kita Apakah qpi kita sudah
sesuai dengan visi- misisi perusahaan
kita atau visi- misisi instansi kita
atau mungkin selama 1 tahun ini sudah
sesuai dengan training kita di awal nah
ini menjadi penting untuk mengukur
kinerja digital kita teman teman-teman
nah ee kemudian yang selanjutnya adalah
ketika kita menjadi admin sempama
biasanya kan kita juga ngedit kita juga
admin juga nah interaksi Real Time dan
respon cepat itu menjadi salah satu poin
kunci karena dengan Respon yang cepat
engagement dari masyarakat akan juga
tinggi terhadap kita contohnya seumpama
ee ada ee di sini kan ada saya lihat
beberapa teman itu kan tadi dari rumah
sakit gitu kan Nah biasanya mereka kan
menanyakan jadwal besok tuh jam berapa
Dan lain-lain memang namanya masyarakat
itu biasanya kalau ee mereka tuh gak gak
suka ncroll yang atas meskipun sudah ada
yang tanya biasanya mereka akan tanya
lagi jadwal bessuk jam berapa ya jadwal
bessuk jam berapa ya jangan kita jawab
kemudian dibaca tuh di atas nah jangan
seperti itu tetap kita jawab toh Kita
jawabnya juga dengan e kopas saja kan
gitu loh makanya di sini saya
menyampaikan dia ngeteknya pakai jari
kamu bacanya pakai Hati nah ini yang
bikin kalian menjadi Emos OS gak perlu
emosi di sosial media kita gak perlu
emosi maka kita perlu mengelola ee humas
lebih apa ya lebih sabarlah mungkin
bahasanya seperti itu yang selanjutnya
adalah pemantauan tren digital biasanya
konten-konten yang kita buat itu harus
sesuai dengan ee yang lagi ramai yang
lagi seru apa nah kita ini bahasanya itu
riding the wave kita ikutin contohnya
semama sekarang lagi ramai tentang Piala
Dunia ee U17 ya Kalau enggak salah n ee
di Piala Dunia 17 Apa sih yang cocok
dengan kita contohnya sem Oh kita punya
loh lapangan ee di di kota A di kota
saya ini punya lapangan yang ini Nah
kita Jelaskan historinya Seperti apa
terus kemudian Meskipun tidak digunakan
tapi dia standarnya internasional atau
semacam itu Itu juga salah satu
informasi publik yang bisa kita gunakan
salah satunya dengan menggunakan tren
digital Biasanya kalau menggunakan tren
digital yang sedang ramai itu biasanya
engagementnya akan tinggi contohnya
Kalau seumpama
Ee kita kalau sempama banyak yang
menggunakan tiktok di sini ya kalau kita
menggunakan lagu yang lagi viral
biasanya penonton kita jadi lebih banyak
karena e kebantu oleh lagu yang sedang
ramai atau viral
itu Nah setelah kita memantau tren
digital kita perlu memantau lingkungan
memantau lingkungan itu dalam artian
kita melihat bagaimana sih teman-teman
kita atau bagaimana sih landscape ee
kehumasan yang ada itu contohnya semuma
ee tentang ini punyanya DJP DJP ini E
saya ngfans sama DJP karena e kontennya
Tuh rapi saya saya mengatakan rapi rapi
meskipun saya sebenarnya lebih suka
uraan ya kalau saya tapi kerapian tuh
menjadi nyaman untuk dilihat maka
Minimal kita bisa melihat Oh ternyata
ini kontennya tentang ini Oh kita sudah
tahu nah kemudian mungkin kalau di
tiktok Eh ini kita bisa ngelihat cara
gampang nulis deskripsi diri di CV dan
sebagainya ini bisa menjadi salah satu
poin untuk ee teman-teman apa ya setelah
dilihat Seperti apa contohnya kita
adopsi di tempat kita semacam kayak gitu
untuk urusan desain pun juga sama
seperti itu nah kemudian di nomor 12
atau yang terakhir kita kembali lagi ke
analisis target dan audiens setelah apa
yang kita lakukan apakah kemungkinan
seumpama seumpama nih qpi dari kita
adalah menambah follower dengan organik
maka Apakah setelah kita bikin beberapa
kampanye atau beberapa ee penyampaian
informasi publik yang EE bagus menurut
kita bagus Apakah dilihat oleh
masyarakat bagus maka kita kembali lagi
untuk menganalisis target audiens Apakah
sudah tercapai atau belum semacam
seperti itu Nah Contohnya seperti ini
ee Ini yang sebelah kanan adalah Selamat
hari tani nasional ini miliknya ee Pak
Jokowi nah ini beliau lebih banyak
komunikasi visual Nah di sini kita
dijelaskan atau digambarkan dengan
suasana
ee sawah dan sebagainya yang mengarah
kepada urusan pertanian Nah di sini nah
ini yang dinamakan komunikasi visual
jadi dia tidak berbanyak tidak banyak
menggunakan kalimat namun lebih banyak
visual dan kita bagaimana kita memaknai
gambar tersebut nah kemudian yang kedua
ada yang namanya over communication Saya
tidak mengatakan eh cara Kila dapat
istri empat ini salah atau apa atau
mungkin saya sedang membahas Saya tidak
membahas substansinya saya membahas
posternya jadi ini kan Tulisannya sangat
banyak teman-teman ya pasti kita akan
tidak nyaman untuk membaca sebegitu
banyaknya Nah kalau memang e yang
komunikasi visual itu memang memerlukan
effort yang lebih
eh berat dibandingkan kalau semu kita
membuat poster tapi kalau membuat poster
kalau bisa ya jangan yang sepanjang ini
kata-katanya Nah karena apa Karena
Sekarang kan sudah ada memanfaatkan Ai
nah di Ai ini sendiri kan kita bisa
memanfaatkan atau memadatkan
kalimat-kalimat yang mungkin terlalu
panjang jadi e ai sendiri itu punya yang
namanya natural language processing jadi
dia menggunakan atau metode yang
digunakan itu memungkinkan ee komputer
itu untuk memahami memproses
menghasilkan bahasa manusia dengan cara
yang lebih mudah dicerna dan bermakna
nah biasanya ee teman-teman saya ee
dosen dosen itu yang baru biasanya kan
mereka sulit untuk menyampaikan
informasi dengan ee explanation-nya
lebih mudah gitu maka mereka biasanya
belajar menggunakan cat GPT untuk ee
supaya bahasa yang digunakan itu lebih e
mudah untuk dipahami oleh mahasiswa
biasanya begitu nah ini juga untuk
pemanfaatan untuk poster ASN belajar ini
kan juga bagus maksudnya foto saya bagus
enggak yang lainnya juga bagus tapi di
sini informasinya lengkap e Meskipun
tidak banyak kalimatnya nah tantangan
has menyambut pelaksanaan CPR dan
lain-lain nah ini ee ee fotonya juga
sudah menggunakan Ai nah ini adalah
salah satu pemanfaatan Ai ee supaya kita
juga lebih produktif atau lebih efisien
pekerjaan kita e dengan ai banyak
pekerjaan terbantu artinya bukan berarti
kita malah jagak no Ai tetapi dengan ai
kita berharap kita lebih produktif
kemudian kita bisa mengerjakan pekerjaan
yang lainam Gitu
Ee diskusi ini sebenarnya didasari oleh
ini yang saya sampaikan tadi Keterbukaan
Informasi Publik pelaksanaan keterbukaan
informasi PP Nomor 61 tahun 2010 dan
juga pengelolaan komunikasi publik yaitu
dari Instruksi Presiden Nomor 9 tahun
2015 nah ini yang saya sampaikan tadi
ada profesi di luar negeri yaitu promit
yang digaji 4,9 miliar per tahun Jadi
335.000 Us
do untuk menjadi Prom writer karena di
Ai atau di kecerdasan buatan saat ini eh
pembuatan Prom atau Prom riter itu
menjadi sangat eh urgencynya itu sangat
tinggi karena di situ kita memerlukan
imajinasi yang kuat ketajaman analitis
pemahaman konteks kejelian dalam bahasa
dan juga ketertarikan pada e topik-topik
tertentu nah itu yang menjadi atau
menjadikan E promiter itu menjadi eh
pekerjaan yang seksi sekali di e luar
negeri
oke eh teknologi tak akan pernah bisa
menggantikan guru yang hebat namun di
tangan guru yang hebat teknologi sangat
transformatif
menurut maka
eh ai itu harus kita manfaatkan apalagi
di humas artinya membuat kita menjadi
Lebi lebih mudah atau pekerjaan kita
menjadi lebih efisien dibandingkan
sebelumnya jangan jangan malah
menjadikan E A itu e pilihan Ya sudah
semuanya biar dikerjakan Ai sem jangan
seperti itu ya teman-teman
oke eh terima kasih mungkin dari saya eh
kurang lebihnya Mohon maaf saya
kembalikan lagi ke Mbak ywan matur
nuwun Gagas akan paparannya n namun
Mohon untuk tetap tinggal dulu ya jangan
jangan meninggalkan forum dulu karena
nanti masih ada diskusi dan tentu saja
ada pengambilan foto bersama Baik terima
kasih kita lanjut ke pemateri
kedua kali ini ada ketua umum ipra
humas sudah muncul Bapak thq Ramadani MT
rap ya asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuhikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh
Iya nanti pak thq akan menyampaikan
kepada kita semua tentang bagaimana
implementasi dari artificial
intelligence dalam mendukung kinerja has
pemerintah betul ya Pak
t i ya Monggo silakan langsung
pak ya Eh terima kasih sebelum mulai
Saya mau kasih pantun dulu nih biar asik
tadi apa agak cair gitu ya enggak apa
nanti tolong Cakepnya gitu ya
Iya pagi-pagi jalan ke Tambaksari cakep
cakep di jalan Ada motor mobil dan bus
cakep tenang aja buat jaga silaturahmi
saya enggak Pinjam
[Tertawa]
100 satu lagi boleh ya satu lagi boleh
pagi-pagi makan nasi uduk C Makannya
jangan berisik Bapak Ibu Monggo Silakan
duduk semoga presentasi saya asik
asik silakan Pak thik mantap sekali
Oke saya share Apakah terlihat
paparannya
sudah terlihat ya ya asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
menjelang siang saya saat ini lagi ada
di Bone Bapak Ibu teman-teman di
Sulawesi Selatan lagi ada kunjungan ee
lapangan di salah satu SPBU di sini ee
saya alhamdulillah ee berterima kasih eh
diberikan kesempatan untuk bisa sharing
terkait e implementasi Ai dalam kinerja
humas pemerintah
Oke ee Bapak Ibu Monggo bisa kita
silaturahmi ya ini ada Instagram saya di
@orik Ramadani dan EE nomor WA saya
Monggo jika ingin silaturahmi terus juga
ee saya ini senang nulis Bapak Ibu jadi
ada dua buku terakhir saya terkait
kehumasan yaitu siapa humas di 2020 dan
panduan praktis suas pemerintah atau GPR
handbook itu di 2022 jadi harapannya
bisa memberikan kasanah ya terkait eh
humas dan juga humas
pemerintah terus saya juga mau share
Alhamdulillah di tahun ini di awal tahun
saya mendapat
eh Anugerah gitu ya sebagai PNS
terinovatif di kantor Alhamdulillah
boleh tepuk tangannya dan juga e di
iprahumas iprahumas mendapatkan
penghargaan gitu menjadi organisasi PR
berpengaruh di Indonesia di Tahun 2022
kemarin jadi harapannya kita bisa saling
memberikan kontribusi tidak hanya
pribadi tapi juga organisasi
pada pagi hari ini menjelang siang
diskusi kita ee terbagi menjadi dua ya
Bapak Ibu ee dari undangan maupun e
silabus yang saya terima terkait
implementasi Jadi yang pertama saya
ingin ee menyampaikan terkait eh Aai di
humas pemerintah dan juga bagaimana
mendukung kinerja kita sebagai humas
pemerintah nah presiden jokowidodo juga
sudah beberapa kali gitu menyampaikan
terkait kecerdasan buatan ini namun yang
ingin saya highlight adalah ee beliau
menyampaikan gitu ya jangan sampai ee
alergi gitu baik itu PNS maupun humas
pemerintah gitu ya dan jangan hindari
perubahan teknologi justru kita gunakan
gitu ya jangan takut dengan mesin cerdas
dengan artificial intelligence ini eh
arahan beliau ketika e menyampaikan dan
belum lama gitu ya Eh bertemu dengan
para e akademisi ee pesannya adalah kita
bisa menggunakan ini dalam keseharian
pekerjaan kita sebagai ASN Apalagi
sebagai humas pemerintah Nah kita masuk
di artificial intelligence di humas
pemerintah jadi ada Penelitian yang
dilakukan oleh eh dunan dan Mujianto di
2020 terkait eh apa sih yang dilakukan
gitu ya eh di apa
GPR 4.0 khususnya terkait ee kecerdasan
buatan jadi ada ee pekerjaan yang dapat
e digantikan gitu ya misal ada sekitar
45% tuh terkait kliping berita ini sudah
eh old school sekali ya sudah lama
sekali dan ini memang sudah digantikan
yang dulu eh apa dengan motong gitu ya
Eh cliping dijadiin ditempel-tempel
sekarang ah enggak sama sekali Ada media
monitoring terus juga eh analisis berita
gitu ya Eh sekarang sudah ada beberapa
yang menggunakan eh toolsnya seperti itu
G terus juga
eh Apa hubungan media gitu ya atau media
relation dan juga stakeholder ini eh
harus sekitar 37% gitu Ini bisa e
digantikan terus juga terkait manajemen
eh konten di eh media sosial tadi juga
dijelaskan oleh narasumber sebelumnya
baik itu penjadwalan bahkan sampai untuk
ee membuat gitu ya dan juga
menganalisisnya atau Insight dari media
sosial itu sendiri itu bisa digantikan
dan juga mendistribusikan rilis eh
sekitar 33% dan juga sekarang sudah
banyak sekali penciptaan foto dan video
melalui eh artifisial inteligence
kecerdasan buatan Nah dari eh Big six
ini gitu ya pekerjaan yang eh pr
biasanya lakukan dan sudah bisa
digantikan gitu ya ini sudah banyak di e
lakukan namun demikian Manusia masih
tetap diperlukan nih Bapak Ibu e temanem
jadi manusia itu masih bisa diperlukan
kan dalam tataran kegiatan kemasan yang
lebih strategis gitu Kalau misalnya tadi
misal sifatnya ee apa admin atau
klerikal nah ini kita bisa lebih
strategis seperti e menganalisis data
gitu ya terus juga pemantauan media yang
sifatnya ee memprediksi ataupun ee
mencegah gitu ya Eh preventif e dalam
hal kegiatan kehumasan khususnya di e
humas pemerintah jadi sentuhan eh Kita
sebagai manusia itu masih ee diperlukan
jadi tidak semuanya menggunakan kan ee
mesin nah ini ada perbandingan ee Bapak
Ibu yang EE bisa saya sampaikan
Bagaimana kondisi humas pemerintah
S
yang ei ada big data gitu ya seperti
misalnya dari
sisi aspek SDM ini itu saja gitu ya Tapi
ke depannya
itu diharapkan juga analisis data dan
pembelajaran data gitu ya terus juga
dari sistem komunikasi eh apa saat ini
kan komunikasinya eh dua arah gitu ya
terus juga penggunaan big data hanya
digunakan untuk ee pemantauan di ee
media sosial gitu ya Namun demikian ke
depannya itu juga menggunakan komunikasi
yang EE dua arah gitu ya penggunaan ee
Ai robot Drone ee iot gitu ya terus juga
eh internet kecepatan tinggi dan lain
sebagainya terus juga untuk selanjutnya
eh strategi komunikasinya Jadi kalau
saat ini kan tadi based on dari invest 9
2015 itu ada Sinergi ya Antar
Kementerian lembaga dan pemerintah
daerah gitu ya Ada edukasi ada literasi
terus juga ee penguatan media sosial ada
cyber Army gitu ya Bahkan ada eh
satgassatgas medsos gitu ya tidak hanya
di pusat tapi teman-teman daerah itu
juga ada gitu terus juga ada narasi
tunggal gitu ya terus juga ada integrasi
strategi komunikasi antar komuntian baik
narasi tunggal maupun narasi besar kita
bisa melihat misalnya pada saat g20 kita
di sampaikan stom seperti ini terus di
eh apa ASEAN juga seperti ini gitu ya
sangat masif sekali dan juga
optimalisasiosure nah ke depannya itu eh
adalah menjadi otomatisasi konten dan
juga eh storyting secara digital jadi eh
arahnya akan ke sana seperti itu jadi
sinerginya itu secara simultan akan
bersama-sama menuju otomatisasi dan eh
storying yang k
digital Nah selanjutnya eh Bapak Ibu
kita akan masuk ke artificial
intelligence yang eh mendukung kinerja
Umas pemerintah saya bisa mengatakan
bahwa ada beberapa yang akan saya
sampakan ini sudah dilakukan gitu ya
namun ada juga yang memang masih ee
meraba gitu kalau tidak bisa dibilang
kita masih ee tergagak gitu ya atau
misalnya perlu pembelajaran lebih lanjut
seperti itu misalnya yang pertama
terkait pemantau
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:17 UTC
Categories
Manage