File TXT tidak ditemukan.
Transcript
Q_uu6rzQJko • Webinar ASN Belajar Seri 42 - Menciptakan Learning Ecosystem bagi ASN
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0117_Q_uu6rzQJko.txt
Kind: captions Language: id bpsdm Provinsi Jawa Timur keren bpsdm Jawa Timur Jaya luar biasa bpsdm Jawa Timur unggul bpsdm Provinsi Jawa Timur pokoknya top bpsdm Provinsi Jawa Timur luar biasa bpsdm Jatim handal dan berkualitas bpsdm Jatim Jaya luar biasa bpsdm Provinsi Jawa Timur memang keren bpsdm Jatim pancen top dan Oke tenan bpsdm Jatim amazing bpsdm Provinsi Jawa Timur Salam Satu Jiwa bpsdm jatin mantap bpsdm Jatim hebat bpsdm Jatim hebat m top markot bpsdm Jawa Timur luar biasa bpsdm Provinsi Jawa Timur menjadi pusat unggulan BPS Jatim luar biasa saya saksinya bahwa bpsdm Jatim memang hebat bpsdm Jawa Timur berjaya dalam inovasi apa yang sudah diinisiasi oleh BP SDM dengan berbagai apresiasi yang sudah didapatkan dengan tugas dan mandat sebagai corporate University tentu kita berharap bahwa bpsdm akan terus bisa memberikan layanan terbaik bagi pengembangan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara baik dari Jawa Timur maupun dari berbagai daerah lain Dahsyat ya bpsdm ini bukan hanya tempatnya digitalisasi yang dilakukan oleh bpsdm ini menarik fur-fitur yang diberikan lewat media sosial yang dimiliki oleh bpsdm Jawa Timur sangat memberikan kesan Yang Tersendiri banyak hal yang telah diberikan banyak edukasi yang telah diberikan di bpsdm provinsi Jawa Timur Ken habis masih selalu terupdate dan kekinian saya sangat bersyukur sekali dengan adanya media sosial bpsdm Jatim baik itu Instagram Facebook Twitter maupun YouTube Di mana Di situ akan ada informasi terutama terkait pengembangan kompetensi as SDM sudah menggunakan pola interaktif dan itu ciri khas dari apa lembaga yang sudah transparan dan sampaian aspirasi tentang pendidikan tentang ee pembaharuan dari e peraturan-peraturan yang ada ini luar biasa semua masuk di dalam media sosial keterbukaan inilah yang saya kira menjadi apa E panutan atau inspiratif dari badan publik sepertipsdn Jawa Timur kami pemerintah kota juga menjadikan ini referensi untuk mendapatkan informasi mempelajari dan mencontohi hal tersebut dengan mengikuti media sosial bpsdm Provinsi Jawa Timur melalui kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada bpsdm Jawa Timur ewako membuat para SN semakin dapat berinovasi di bidangnya masing-masing sukses buat ppsdm Jatim Ayo mari kita kunjungi situs kita kunjungi media sosial yang dimiliki oleh PPS ja Timur menampilkan hal-hal yang terbaik menampilkan hal-hal inovasi yang cukup membanggakan Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Musik] zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan menjadi ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekad pantang menyerah jadi ASN jetar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan perkelas dunia Satukan tekat banggyerah jadi ASN t berku [Musik] Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam webinar ASN belajar yang dipersembahkan oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur sebelum memulai acara kita pada hari ini ada beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan agar acara dapat berjalan dengan lancar yang pertama Tulis nama sesuai dengan format nama spasi instansi sobat ASN kemudian Nyalakan kamera dan matikan mikrofon selama acara berlangsung lalu pastikan posisi kamera tidak membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN dapat terlihat dengan jelas jangan lupa gunakan virtual background yang sudah kami sediakan virtual background dapat diunduh pada Link yang dikirimkan melalui WhatsApp bagi sobat ASN yang sudah mengisi link pendaftaran apabila sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif sobat ASN dapat menggunakan reaction angkat tangan atau Rais hand pada Zoom meeting siapkan pula alat tulis sobat ASN selain untuk mencatat penting Hal ini dapat mempertajam pemahaman sobat ASN tentang materi yang akan disampaikan untuk mendapatkan sertifikat elektronik pada webinar ini sobat ASN wajib mengisi link presensi yang akan kami bagikan pada saat webinar berlangsung jangan lupa juga untuk mengisi link kuisioner ya agar sertifikat elektronik sobat ASN dapat langsung diunduh itulah beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini Selamat mengikuti webinar ASN [Musik] belajar sobat ASN pasti pernah dengar kata pembelajaran merupakan sebuah perjalanan seumur hidup y Benar banget karena belajar itu bukan hanya tugas seorang siswa sebagai ASN yang bekerja dan mengabdi untuk negara dan masyarakat kita harus senantiasa meningkatkan kemampuan Melalui pembelajaran untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik Nah maka dari itu keberadaan sebuah lingkungan kerja yang mendukung para pekerjanya agar senantiasa terdorong untuk belajar sangatlah penting kira-kira lingkungan Seperti apa ya yang dapat membuat para ASN bekerja sambil belajar dan mengembangkan diri cari tahu jawabannya dalam webinar ASN belajar seri [Musik] si Bang Kodir ini merupakan eh sebuah aplikasi untuk meningkatkan aksesibilitas informasi pengembangan kompetensi bagi semua e apa ASN yang ada di Jawa [Musik] Timur [Musik] bpsdm Jawa Timur merupakan unsur pelaksana pemerintah provinsi Jawa Timur di bidang pendidikan dan pelatihan aparatur sipil negara Kebijakan mutu yang yang diterapkan di bpsdm Jawa Timur tentunya didukung pula oleh fasilitas-fasilitas yang [Musik] memadai ruang kelas yang telah dilengkapi fasilitas audio TV monitor ruang yang nyaman serta WiFi untuk mengakses materi pembelajaran yang dibutuhkan ketersediaan Aula Sasana wiata Praja guna mengakomodir kebutuhan acara berskala besar maupun pembelajaran yang sifat umum Aula dilengkapi dengan video Tron audio conference dan beberapa fasilitas terkini terdapat pula Aula GPT di lantai 3 yang dapat difungsikan sebagai ruang seremonial acara maupun sebagai ruang pembelajaran ruang pusparaja dan common center merupakan sarana untuk melakukan pembelajaran daring ASN belajar dan pembuatan konten online semacam podcast dan Talk [Musik] Show kelas [Musik] internasional ruang kelas kreatif [Musik] e ruang kerja widyiswara bpsdm Jawa Timur sekaligus ruang diskusi dan pembimbingan para peserta dan [Musik] Wi gedung kerja [Musik] GPT [Musik] ruang perpustakaan bpsdm memiliki tempat yang nyaman untuk mengerjakan tugas juga menyediakan referensi buku-buku terkini serta buku referensi kertas kerja perubahan bagi para peserta yang tengah menempuh [Musik] pendidikan ruang kesehatan dan laktasi disediakan bagi peserta Putri atau karyawati yang [Musik] membutuhkan ruang laktasi juga menyediakan perawatan kesehatan bagi para peserta pelatihan dan karyawan atau karyawati bpsdm Jawa Timur yang [Musik] membutuhkan fasilitas beribadah yang selalu dijaga kebersihannya serta akses yang dekat dengan dengan asrama peserta membuat para peserta nyaman untuk [Musik] berbadah tersedia rumah tamu yang menjadi transit tamu VIP dengan fasilitas yang lengkap dan memadai bagi para peserta dari luar kota yang menuh pendidikan disediakan asrama untuk mengin yaitu asrama braha utama braha Eka Praja asrama Dwi Praja Asrama tripraja Asrama catur Praja asrama Panca [Musik] Praja asrama Sapta Praja dan [Musik] integrasi kita jujur yang didirikan dengan tujuan mengembangkan sikap integritas bagi peserta pelatihan dan karyawan ataupun karyawati bpsdm Jawa Timur dengan melakukan belanja dan pembayaran secara mandiri Bumi Nusantara ruang transit VIP yang biasa diperuntukkan penerimaan tamu VIP dari pusat maupun Gubernur wagup ataupun sekda Provinsi Jawa Timur ruang makan yang nyaman menjadi berem seluruh peserta dari berbagai pelatihan untuk dapat saling berinteraksi berbagi pengalaman dan juga kesan pesan kafe outdoor yang mana para peserta dan karyawan ataupun karyaw di dpsdm dapat menikmati udara segar yang rindang dengan spot pemandangan yang berbeda kantin indor yang dikelala di WP bpsdm Jawa Timur ini menggunakan pendingin ruangan sehingga pengunjung terhindar dari polusi asap rokokers banyak ruang terbuka di bpsdm untuk melakukan diskusi bercengkrama maupun berbagai jenis kegiatan lain ruang ide kreatif cetar biasa digunakan untuk berdiskusi atau sekedar bercengkramaibu belakang kelas [Musik] A kbo depan [Musik] masjid Bakti Satya selain untuk berdiskusi kerapula digunakan sebagai area pembelajaran luar kelas ataupun fairwell party kolam pancing menjadi area favorit bagi yang memiliki hobi memancing untuk melepas benar ruang alumni didedikasikan Bagi para alumni dikat Timnas yang telah melalui tahap pendidikan serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat di tempat [Musik] kerjanya [Musik] ruang bermain anak diperuntukkan bagi putra atau putri dari karyawan ataupun karyawati bpsdm Jawa Timur maupun peserta pelatihan yang hendak menitipkan anak sembari menempuh pendidikan di bpsdm Jawa Timur gedung yang dimanfaatkan sebagai tempat arsif dokumen bpsdm Provinsi Jawa Timur yang dikelola oleh arsiparis bpsdm Jawa Timur juga sebagai tempat penyimpanan barang pakai habis dan barang inventaris bpsdm yang nantinya akan didistribusikan fasilitas karaoke yang disediakan sebagai salah satu sarana hiburan bagi para peserta pelatihan untuk menjaga kebugaran tubuh bbsdm menyediakan berbagai sarana dan prasarana olahraga [Musik] sepeda jogging track voli senang pagi bersama instruktur bulu tangkis tenis meja tenis fitness center dan tidak ketinggalan ruang [Musik] sauna [Musik] gerbang [Musik] 24 corporate University SD bpsdm Jawa Timur untuk aparatur yang berkompet profesional berintegritas dan melayani sobat ASN pasti pernah dengar kata pembelajaran merupakan sebuah perjalanan seumur hidup Yap Benar banget karena belajar itu bukan hanya tugas seorang siswa sebagai ASN yang bekerja dan mengabdi untuk negara dan masyarakat kita harus senantiasa meningkatkan kemampuan Melalui pembelajaran untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik Nah maka dari itu keberadaan sebuah lingkungan kerja yang mendukung para pekerjanya agar senantiasa terdorong untuk belajar sangatlah penting kira-kira lingkungan Seperti apa ya yang dapat membuat para asnajangkan dalam webinar ASN belajar seri [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi sobat ASN di mana pun berada yang sudah bergabung tentunya di zoom meeting dan juga live YouTube bpsdm Jatim TV senang sekali tentunya bersama saya Dev Santi selaku host berjumpa kembali di dalam acara yang sudah dinanti-nantikan yaitu ASN belajar seri ke-42 kita kasih tepuk tangan dulu dong dan tentunya ASN belajar seri 42 adalah persembahan dari korpu sdjis BP SDM Provinsi Jawa Timur nah sobat ASN tidak hanya sebagai tempat mencari nafkah lingkungan kerja juga menjadi sarana kita semua untuk dapat terus menimbaah dan juga meng-upgrade ilmu termasuk pada instansi tempat sehari-hari kita bekerja nah selengkapnya akan dibahas di ASN belajar seri ke-42 menciptakan learning ecosystem bagi ASN tempat kerja adalah tempat [Musik] belajar sobat ASM sebelum kita mendapatkan banyak ilmu dari para narasumber marilah bersama-sama kita akan mengikuti opening speech oleh Kepala Badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur kepada bapak Dr ramlianto spmp [Musik] disilakan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian salam optimis Jatim bangkit sahabat ASN selamat bertemu kembali dalam webinar series ASN belajar yang saat ini telah memasuki seri ke-42 program pengembangan kompetensi ASN yang memanfaatkan sepenuhnya kanal digital ini diselenggarakan oleh corporate University badan pengembangan sumber daya manusia Provinsi Jawa Timur memasuki tahun keempat dari program ini kami terus berupaya keras untuk menghadirkan topik-topik menarik yang merupakan kebutuhan aktual pengembangan kompetensi ASN saat ini seperti seri-seri sebelumnya tema yang kita angkat untuk kita diskusikan pada seri ke-42 ini merupakan tema yang sedang menjadi perbincangan hangat di banyak kalangan ASN karena menyangkut kebijakan baru pengembangan kompetensi ASN di Indonesia tema ASN belajar kali ini adalah menciptakan learning ecosystem bagi ASN tempat kerja adalah tempat belajar sobat ASN sebagian besar dari kita pasti masih ingat salah satu pesan bijak dari kih haajar Dewantara Beliau pernah mengatakan jadikanlah semua tempat itu sebagai sekolah dan jadikanlah semua orang itu sebagai guru pesan bapak pendidikan Indonesia ini menemukan momentumnya ketika dunia dilanda pandemi covid-19 beberapa waktu yang lalu di mana semua pelayanan pendidikan dilakukan secara jarak jauh sehingga semua pembelajar maupun pembelajar melakukan aktivitasnya tidak di satuan pendidikan atau tempat pelatihan sebagaimana lazimnya untuk alasan keamanan dan keselamatan jiwa mereka salah satu hikmahnya adalah masa-masa tbut malah melahirkan sebuah kelasiman baru yang disebut the new normal tidak terbayangkan sebelumnya memang bahwa pesan Ki haajar Dewantara itu akhirnya menjadi sebuah tradisi baru para penuntut ilmu Sabat ASN di seluruh tanah air dalam konteks pengembangan kompetensi ASN filosofi yang sama bisa dijadikan jawaban terhadap Tata normal baru dalam manajemen ASN undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara memberikan sebuah amanat bahwa setiap pegawai ASN wajib melakukan pengembangan kompetensi Melalui pembelajaran secara terus-menerus agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi pembelajaran sebagaimana dimaksud dilakukan melalui sistem pembelajaran terintegrasi yang salah satunya terintegrasi dengan aktivitas pekerjaan ASN menerjemahkan sistem pembelajaran terintegrasi untuk ASN ini Tentu saja tidak bisa dipenuhi hanya melalui pengembangan kompetensi klasikal konvensional dibutuhkan pendekatan-pendekatan lain yang dapat memberikan sumbangsh signifikan terhadap tumbuh kembangnya kompetensi dan profesionalitas ASN baik belajar dari pengalaman belajar dari orang lain dan lingkungan ataupun belajar melalui pembelajar dan formal sobat ASN ada pertanyaan Apakah tempat kerja dan aktivitas kerja sehari-hari kita bisa menjadi Wahana pembelajaran bagi ASN tentu saja bisa bekerja untuk belajar belajar sambil bekerja bisa menjadi jargon baru ASN pada era di mana berbagai perubahan bergerak sangat akseleratif atasan teman sejawat bawahan stakeholders dan komunitas yang beririsan dengan aktivitas kerja kita tentu merupakan sumber belajar yang sangat luas demikian pula tempat kerja kita setiap aktivitas produktif di tempat kerja adalah sumber ilmu yang jika pandai mengambil lesson Learn darinya akan menjadi Wahana pengembangan kompetensi kita yang sangat berharga Sabat ASN aparatur sipil negara sebagai unsur inti dari organisasi birokrasi Sudah barang tentu membutuhkan pengembangan kompetensi secara terus menerus kapanpun di manapun serta dengan cara apapun mengingat saat ini organisasi pemerintah juga sedang konsen menjalankan sebuah misi agar memberikan dampak yang makin nyata terhadap publik Oleh sebab itu melalui webinar series ASN belajar seri ke-42 ini kita akan mendalami berbagai aspek yang terkait dengan bagaimana agar aktivitas sehari-hari kita sebagai ASN menjadi ajang pengembangan kompetensi yang berkelanjutan agar kita semakin kompeten semakin profesional dan semakin handal dalam menjalankan tugas dan fungsi kita sebagai abdi negara dan Abdi masyarakat nah sat SN seperti seri-seri sebelumnya pada seri ke-42 ini kami akan menghadirkan para narasumber yang sangat kompeten di bidangnya kami telah mengundang Dengan hormat yang terhormat Bapak Prof beliaualah guru besar ajen sumber daya manusia fakultas ilmu sosial dan politik Universitas Airlangga Surabaya kami juga turut mengundang yang terhormat Ibu Dr Erna Irawati SOS empol admin kepala pusat pembinaan program dan kebijakan pengembangan kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia dan kami juga turut mengundang bapak Muhammad Haris stmmt Innovation and system development PT Semen Indonesia S SN Selamat mengikuti ASN belajar seri ke-42 semoga bermanfaat wasalamualaikum warahmatullahi [Musik] wabarakatuh Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Dr ramlianto SMP dan kali ini sobat SN sebelum kita melanjutkan ke Sesi yang berikutnya Kami mau menginformasikan kembali bahwa link presensi sudah dapat diakses langsung melalui kliitbit.l/hadirsi 42 sekali lagi bisa langsung saja klik bit.l/hadirsi 42 seperti running t yang ada di bawah ini ya sobat ASN dan Pastikan data yang dimasukkan benar karena data tersebut yang akan digunakan untuk penerbitan e-sertifikat dan tidak dapat direvisi sobat ASN juga berkesempatan untuk mendapatkan 10 merchandise di pada seri kali ini merchandise kita kita yang pertama ada earbuds kemudian juga kita punya mouse wireless ada bantal dan juga t-shirt tepuk tangan dong yang pasti sobat ASN bisa mendapatkan dengan cara aktif sebagai penanya atau juga bisa langsung saja ikuti kuiz di official Instagram @bpsdmjatim dan [Musik] wiproomunication sobat ASN tanpa berlama-lama lagi kita akan menyimak bersama pemaparan dari narasumber yang pertama yaitu kepala pusat pembinaan program dan kebijakan pengembangan kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia marilah kita sambut Ibu Dr Erna Irawati SOS magister public Policy and administration Asalamualaikum Selamat pagi Ibu Erna Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak Mbak baik Bagaimana Ibu ernak sudah siap pada pagi hari ini untuk sesi sharingnya Oke sangat siap sekali bertemu dengan kawan-kawan semuanya Terima kasih Baiklah kalau begitu Temp waktu disilakan ya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera Bapak Ibu semuanya ee pembelajar yang saya yakin kawan-kawan motivasinya tinggi untuk mengikuti webinar seri yang sudah dilaksanakan oleh kawan-kawan bpsdm Provinsi Jawa Timur sekali lagi terima kasih dan topik pada pagi hari hari ini eh sangat-sangat relevan dengan perkembangan tentang keberadaan undang-undang yang mengatur tentang ASN di Indonesia yaitu undang-undang nomor 20 jadi yang EE tema ke-42 ini sangat-sangat penting karena ini adalah cikal bakal berbagai nanti reformasi pengembangan kompetensi akan dilaksanakan secara nasional jadi saya menyambut baik tema hari ini yaitu menciptakan learning ekosistem bagi ASN terutama adalah bagaimana kita mewujudkan tempat bekerja kita sebagai tempat untuk belajar tempat untuk mengembangkan kompetensi ada tiga hal yang ingin saya sharingkan dengan kawan-kawan pada pagi hari ini eh background nanti mungkin lebih kenapa Eh pengembangan kompetensi di tempat kerja menjadi sangat penting kemudian juga kebijakan atau calon kebijakan karena kita tahu undang-undang yang baru masih harus ditindaklanjuti dengan beberapa kebijakan teknis yang saat ini sedang berproses kemudian nanti di bagian terakhir saya akan memberikan beberapa metode pembelajaran di tempat kerja dan Bagaimana praktiknya misalnya Apakah saat ini sebenarnya kita sudah menjumpai beberapa ee metode pembelajaran di tempat kerja ini digunakan jadi saya akan memulai dari background-nya dulu bapak ibu ee tahun 2023 bagi kita ASN saat ini sedang menghadapi sebuah era eranya yang kita sebut sebagai sebuah transformasi Bagaimana kita bisa meng mengelola ASN ini untuk memberikan kontribusi seoptimal mungkin untuk ee pembangunan di Indonesia sehingga ada agenda transformasi yang termuat di dalam undang-undang yang mengatur tentang aparatur sipil negara yang menggantikan undang-undang ee tahun 2014 yaitu undang-undang nomor 20 tahun 2023 ada tujuh transformasi salah satunya yang sangat terkait dengan topik yang kita bicarakan hari ini adalah agenda yang nomor tiga yaitu agenda yang berkaitan dengan percepatan pengembangan kompetensi nah percepatan pengembangan Kompetensi ini kenapa menjadi isu bapak ibu ada beberapa alasan alasan yang pertama adalah dari sisi kompetensi ketika lingkungan strategis kita ini mengalami perubahan yang sangat cepat akhirnya berimplikasi kepada organisasi termasuk organisasi sektor publik bahwa banyak sekali kompetensi-kompetensi baru yang harus ASN kuasai supaya tidak ketinggalan dalam hal ini adalah bisa merespon tuntutan publik dengan baik satu itu bapak ibu kemudian kalau paradigma meskipun dari kami Lembaga Administrasi Negara dari tahun 2018 ee banyak sekali yang sudah kita lakukan terkait dengan mengenalkan bahwa pembelajaran ini tidak hanya pembelajaran formal gitu tapi nanti juga ada pembelajaran yang sifatnya sosial dan experienial learning atau pembelajaran di tempat kerja tadi tapi ini belum secara masif bisa diakui sebagai cara untuk mengembangkan kompetensi kita masih ee banyak sekali menggunakan atau tergantung kepada cara-cara yang sifatnya formal tadi Pak Kaban sudah meng mengatakan tahun 2020 banyak sekali lesson Learn dari covid salah satunya adalah kita mengenal pembelajarannya tidak harus Face to Face di dalam kelas gitu nah ini yang kita sebut sebagai strategi percepatan tadi bahwa ketika tuntutan kebutuhannya semakin tinggi kita memerlukan suatu strategi baru supaya tuntutan ini dapat dipenuhi ini adalah agenda transformasi yang ketiga yang kita sebut sebagai percepatan pengembangan kompetensi Nah di sini tadi Pak Kaban juga sudah menyebutkan gitu bahwa ada satu perubahan besar di dalam undang-undang yang baru gitu kalau undang-undang 5 yang digantikan oleh undang-undang 20 ini disebutkan bahwa pengembangan kompetensi adalah haknya pegawai gitu sedangkan ee di dalam undang-undang yang baru frasa ini digantikan hak ini digantikan menjadi kewajiban nah kewajiban dan hak ini ujungnya berbeda Bapak Ibu kalau hak kita bisa menuntut hak kita tapi kalau kita menganggap bahwa hak kita ini biasa-biasa saja tidak menjadi motivasi yang tinggi sering sekali kita melupakan hak kita atau sengaja melupakan gitu kalau ee hak itu kita bisa menuntut organisasi eh saya punya hak Kalau kemarin misalnya Bapak Ibu memiliki hak 20 JP per orang Per tahun untuk PNS P3K maksimal 24 JP tapi dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu khusus untuk kawan-kawan P3K tapi sering sekali hak ini ee belum menjadi hak yang sepenuhnya ingin dituntut oleh pegawai gitu pegawai-pegawai masih berada di dalam situasi kalau tidak diingatkan terhadap haknya Ya sudah haknya itu ee tidak tidak dituntut gitu sehingga semangat untuk belajar ini belum optimal sehingga tahun 2023 dengan undang-undang yang baru hak ini dikembalikan atau digantikan menjadi kewajiban kalau kewajiban harus dilaksanakan Bapak Ibu menjadi bagian dari kinerja seorang pegawai untuk belajar itu menjadi kinerjanya gitu makanya katanya ee kata yang digunakan adalah wajib tadi ketika tadi Bapak Ibu setiap ASN Waji belajar Nah instansi juga memiliki tanggung jawab Bapak Ibu memberikan akses dan sumber daya kepada ASN untuk belajar berkembanglah media-media pembelajaran yang secara fleksibel dapat diakses oleh semua pegawai salah satunya adalah kewajiban dari instansi pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang membuat orang mau dan termotivasi untuk selalu belajar jadi ini dua sisi Bapak Ibu tidak hanya pegawainya diwajibkan tapi instansi atau organisasi juga tetap wajib untuk memberikan dukung memberikan akses dan sumber daya kepada setiap ASN untuk memenuhi kewajibannya jadi itu bapak ibu satu kenapa dari sisi background eh eh pembelajaran di tempat kerja ini menjadi penting ketika misalnya aksesnya hanya belajar terstruktur eh terstruktur Face to Face Bapak Ibu saya yakin kita akan menghadapi kendala banyak terutama terkait dengan pembiayaan yang kedua terkait dengan waktu dari kawan-kawan untuk belajar gitu kalau semuanya harus belajar meninggalkan tempat kerjanya Akhirnya kantornya Kosong gitu sehingga media-media yang lain metode-metode yang lain di dalam pengembangan kompetensi menjadi cara yang sangat efektif bahkan Bapak Ibu secara khusus Bapak Ibu di dalam undang-undang nomor 20 khususnya pasal 49 disebutkan di sini Bapak Ibu bahwa ee pengembangan kompetensi atau pembelajaran ini harus dilaksanakan sebagai sebuah sistem pembelajaran yang terintegrasi terintegrasi apanya gitu biasanya pertanyaannya ke sana yang pertama yang saya beri warna merah ini adalah terintegrasi dengan pekerjaan ketika kita belajar Bapak Ibu yang sangat-sangat kita butuhkan adalah sebuah ee sistem pembelajaran suatu hasil pembelajaran sistem dengan hasil dari pembelajaran yang ketika kita selesai belajar hasil belajar ini bisa membantu kita di dalam melaksanakan pekerja pekerjaan salah satunya tadi adalah harus terintegrasi dengan pekerjaan apa yang kita pelajari bermanfaat bagi pekerjaan kita apa yang kita pelajari akan membawa kinerja organisasi menjadi lebih tinggi terintegrasi dengan pekerjaan adalah kunci Bapak Ibu mungkin ada yang bertanya Bu berarti kalau ee keluar kantor atau di luar tempat kerja kita berarti tidak terintegrasi dengan pekerjaan tidak juga bapak ibu nanti saya akan memberikan contoh Bagaimana kalau pembelajaran Pajaran meskipun kita terpisah dari tempat kerja kita Kita juga bisa mengintegrasikan proses pembelajaran ini dengan tempat kerja kita tapi yang khusus yang kita bahas pada pagi hari ini lebih kepada di tempat kerja gitu nanti saya akan lebih menyorot Sal learning dan experienal bukan yang formal learning kalau formal learning adalah ketika kita keluar dari tempat kerja kita kemudian kita belajar bapak ibu tapi apakah bisa terintegrasi dengan pekerja sangat-sangat bisa Bapak Ibu nanti saya akan memberikan Contohnya bagaimana kalau formal learning ini juga terintegrasi dengan pekerjaan tadi pembelajaran e terintegrasi dengan pekerjaan selain yang sifatnya formal learning Bapak Ibu adalah suatu pembelajaran yang dapat dilakukan di tempat kerja kita tempat kerja kita sebagai sumber belajar untuk memprakkkan mengamati Bapak Ibu terintegrasi dengan tempat kerja tadi misalnya kita pergi belajar di tempat formal di lemdik atau di ee suatu lembaga pelatihan kemudian kita kembali ke tempat kerja kita kita mempraktikkan tapi tempat kerja kita selain bisa digunakan sebagai tempat untuk mempraktikkan hasil kerja kita bisa menggunakan tempat kerja kita untuk mengamati mengamati Bagaimana proses di tempat kerja kita melakukan refleksi Apakah dari pengamatan ini ada sesuatu yang harus kita tingkatkan dari tempat kerja kita Kemudian yang kedua berinteraksi dengan orang lain dengan cara berinteraksi ini kita juga belajar dari orang lain atau kita memberikan apa yang kita miliki dengan orang lain termasuk di tempat kerja kita Kita juga bisa menciptakan ide-ide baru yang akhirnya tadi di ujungnya Bapak Ibu ketika Bapak Ibu mengamati melakukan refleksi berinteraksi membuat apa yang kita miliki ini kompetensinya menj bertambah atau bahkan kalau memang sudah tidak relevan kita bisa mendapatkan kompetensi yang baru gitu jadi secara khusus Bapak Ibu pembelajaran yang ada di tempat kerja meskipun formal tadi bisa Bagaimana pembelajaran formal ketika di tempat kerja kita mempraktiikkkan tapi yang saya akan diskusikan dengan kawan-kawan pada pagi hari ini lebih kepada dua strategi atau dua metode Bapak Ibu yang pertama adalah belajar dari pengalaman yang kita sebut sebagai experiential learning dan bel dari orang lain atau social learning untuk menjawab solusi mengenai pertanyaan mengenai Apakah kalau belajar harus pergi keluar dari tempat kerja kita ee Jawabannya adalah tidak Bapak Ibu karena tempat kerja kita sebenarnya menyediakan berbagai sumber belajar yang dapat kita gunakan Nah yang kedua yang ingin saya sampaikan kepada bapak ibu adalah dari sisi eh studi gitu tadi saya mengatakan bahwa tempat kerja sebagai tempat belajar gitu itu sangat memungkinkan nanti saya akan memberikan beberapa contoh tapi saya akan menyajikan terlebih dahulu adalah beberapa studi yang melakukan atau memberikan suatu penguatan kepada kita bahwa tempat kerja kita memang penting ketika kita berbicara mengenai pengembangan kompetensi yang pertama adalah kalau ini bukan studi Bapak Ibu lebih kepada buku yang dikeluarkan oleh Peter singe tahun 1990 kalau kawan-kawan nanti apa namanya Mungkin ada yang sudah membaca kalau yang belum ee banyak sekali di online juga banyak gitu the FIF disiplin gitu sebenarnya Peter Senge di sini lebih eh memberikan suatu penekanan kepada istilah sebutannya adalah Learning Organization Bapak Ibu yaitu organisasi pembelajar gitu eh di dalam bukunya disebutkan bahwa keberhasilan suatu organisasi di era yang sangat berubah ini ada adalah ketika organisasi bisa menciptakan suatu ekosistem yang kondusif bagi setiap pegawai untuk meningkatkan kapasitasnya jadi kalau kita harus selalu mengirimkan orang keluar dari tempat kerja kita atau bahkan kita mengirimkan orang tapi organisasinya tidak menyediakan media yang cukup untuk mempraktikkan dari yang kita pelajari enggak ada gunanya Bapak Ibu jadi yang sangat penting ketika kita menghadapi perubahan dengan tuntutan-tuntutan yang sangat cepat dan bervariasi adalah kita menciptakan sebuah organisasi di mana organisasi ini kondusif bagi orang untuk meningkatkan kapasitasnya misalnya dalam bentuk komunikasi Pegawai bisa menyampaikan aspirasinya bagaimana kita sharing dengan orang lain diberikan waktu diberikan tempat dan lain-lain adalah beberapa cara simpel yang bisa dikatakan kalau kita mau menuju kepada organisasi pembelajar ini kalau ee di dalam bukunya disebutkan ada lima strategi utama pemikiran sistem penguasaan pribadi modal mental visi bersama dan pembelajaran tim bapak ibu tapi saya tidak akan membahas lebih jauh tapi buku ini menjadi sangat penting untuk tadi mengatakan bapak ibu bahwa tempat kerja adalah tempat belajar tempat kerja bisa menjadi tempat belajar ketika tempat kerja ini adalah kondisi kondusif ekosistemnya gitu jadi ekosistem yang ada di dalam suatu organisasi memberikan kesempatan untuk terjadi proses diskusi feedback eh sarana prasaranaan yang menunjang tadi di awal kita juga sudah menyaksikan sarana-prasarana yang disediakan kawan-kawan lemdik sebenarnya itu beberapa contoh juga bapak ibu ada sarana-sarana yang memang dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan atau ekosistem yang kondusif untuk belajar kemudian studi yang kedua Bapak Ibu ini yang kalau kita bekerjanya di tempat pengembangan Kompetensi ini yang yang mungkin sering sekali Kalau kami dari lembaga administrasi negara menyebutnya yaitu studi yang dilakukan ini penelitian kalau ini penelitian kalau kalau Peter tadi buku Bapak Ibu yang kedua ini adalah Penelitian yang dilakukan oleh lombardo dan juga inger bapak ibu tahun 2020 lombardo dan inger melakukan penelitian untuk melihat bagaimana seseorang itu belajar gitu dia membedakan Ada tiga cara belajar Bapak Ibu yang pertama adalah cara belajar cara belajar formal itu apa cara belajar formal adalah cara belajar yang dilaksanakan melalui program terstruktur terstruktur itu misalnya ada kurikulumnya kalau di kampus ya ada apa namanya ada kurikulumnya juga dan lain-lain E dan untuk kemajuan teknologi pembelajaran kalau dulu pembelajaran formal identiknya adalah pembelajaran dengan Face to Face gitu Bapak Ibu tapi dengan metode terbaru beberapa pembelajaran yang yang dilaksanakan dalam tatap Maya misalnya mooc atau e-learning yang terstruktur itu masuk pembelajaran formal termasuk pembelajaran Mandiri jarak jauh bapak ibu ee kalau terstruktur atau formal atau terstruktur eh dilaksanakan melalui program terstruktur kita sebut sebagai pembelajaran formal jadi lombardo lebih kepada pembelajaran formal adalah pembelajaran yang terstruktur dan Face to Face gitu yang kedua adalah sosial sosial learning yaitu eh suatu strategi pembelajaran yang ketiga adalah experiential learning pengalaman praktik kerja di praktik di tempat kerja bapak ibu jadi melalui tiga cara penelitian lombardo mengatakan bahwa kemampuan seseorang atau kompetensi seseorang itu akan meningkat gitu kalau kita bekerja ternyata 70% adalah dari experiential learning ketika kita melaksanakan atau melakukan prakk di tempat kerja kita mungkin konteksnya berbeda pengalaman atau tantangan dan lain-lain kemudian 20% adalah social learning atau belajar dari orang lain yang 10% adalah pembelajaran formal Bapak Ibu jadi sering sekali kita sebagai ASN mungkin memiliki background pendidikan yang kita mengatakan background-nya enggak cocok loh dengan jabatan saya gitu misalnya Bapak Ibu kita fres graduated gitu kemudian kita masuk di tempat kerja Gitu Ee ada jabatan-jabatan yang memang tidak secara teknis akan diberikan di kampus Bapak Ibu misalnya Bapak Ibu menjadi peneliti Bapak Ibu menjadi analis kebijakan Bapak Ibu menjadi Widya Iswara Bapak Ibu menjadi mungkin perencana dan lain-lain gitu mungkin memang ada pembelajaran-pembelajaran waktu kemarin kita diberikan tapi ketika kita berada di tempat kerja kita Bapak Ibu ternyata ketika kita masuk di dunia pekerjaan social learning-nya berperan gitu dan lombardo mengatakan ini lebih tinggi dari yang kita pelajari secara formal kita belajar dari atasan kita kita belajar dari rekan kerja kita kita belajar dari tim kita dan lain-lain social learning kemudian yang ketiga adalah ketika kita menduduki suatu jabatan kita dikasih pekerjaan di dalam proses kita dikasih pekerjaan kita melakukan analisis kita melakukan refleksi kita melakukan eh observasi dan lain-lain yang kita sebut sebagai eksperiens ar Inilah hasil penelitian dari lombardo bapak ibu bahwa 70% ketika kita menguasai suatu kompetensi di tempat kerja kita adalah ketika kita praktik di tempat kerja kita 20% adalah melalui orang lain atasan teman dan lain-lain yang ketiga adalah formal learning Saya tidak mengatakan bahwa Apakah berarti harus experienial learning semua tidak juga bapak ibu ada plus minusnya dari masing-masing tapi dari sisi kecepatan dan juga terintegrasi di tempat kerja 7020 itu sebenarnya di luar yang terstruktur atau terprogram tadi Bapak Ibu ini penelitian yang kedua dari lombardo yang ketiga adalah tahun 2020 belum lama Bapak Ibu studi yang dilakukan oleh eh zimak Bapak Ibu dan Jan kwa dia mengatakan bahwa organisasi yang diinamis dan terus berkembang menjadi tempat belajar bagi pegawainya mereka melakukan penelitian bahwa ee meneliti beberapa organisasi yang menjadikan organisasinya sebagai learning organisasi sebagai tempat untuk belajar menciptakan situasi-situasi yang kondusif ternyata memberikan dampak kinerja yang konsisten untuk peningkatan kinerja dari organisasi jadi dia ada empat elemen Bapak Ibu yang diamati Bagaimana sebuah pelatihan itu yang terintegrasi dengan pekerjaan atau taayor learning gitu Jadi pelatihan-pelatihan yang memang diperuntukkan atau disesuaikan dengan kebutuhan dari organisasi kemudian ada asesor-asesor yang digunakan untuk mengidentifikasi maupun melihat dari hasil pelatihan kemudian di dalam proses pembelajarannya dilaksanakan kolaborasi dari eh input tentang knowledge skill-skill yang baru dikaitkan dengan pekerjaan kemudian dikaitkan dengan karirnya juga akhirnya ternyata eh workplace learning ini memberikan dampak yang besar bagi peningkatan kinerja organisasi eh itu tadi dari sisi studi Bapak Ibu dari sisi kebijakan dari lembaga administrasi negara yang tadi saya Sebutkan di awal bahwa tahun 2018 Bapak Ibu sebagai cikal bakal tadi kita menyadari Bapak Ibu ketika perubahannya berjalan dengan sangat cepat kalau kita mengandalkan pelatihan formal yang kita sebut dulu sebagai pelatihan klasikal bapak ibu latihan Kita bedakan menjadi dua klasikal dan nonklasikal gitu kalau kita mengandalkan yang sifatnya klasikal Bapak Ibu nanti permasalahan tentang waktu muncul permasalahan terkait dengan biaya muncul e macam-macam bapak ibu sehingga kita menambahkan bahwa pelatihan itu selain bisa dilaksanakan dengan klasikal bisa dilaksanakan dengan nonklasikal Kami memang belum secara eksplisit ketika di dalam kebijakan membedakan ini kita hanya membedakan klasikal dan nonklasikal tapi sebenarnya nonklasical ini bisa dibagi tadi dua social learning dan experiential learning misalnya Bapak Ibu coaching mentoring ini adalah social learning pertukaran pegawai ini adalah experiential learning Jadi sebenarnya tahun 2018 kita sudah tadi memberikan suatu pedoman teknis atau kebijakan teknis bahwa pengembangan kompetensi bisa dilaksanakan dengan klasikal dan nonklasikal dan tahun 2023 ini bapak ibu kami mengeluarkan kebijakan yang baru corporate university kawan-kawan di pemerintah provinsi Jawa Timur sudah memiliki corporate University yang sangat hebat menurut saya gitu nah corporate University Ini adalah sebuah eh pembelajaran yang terintegrasi yang disebut di dalam undang-undang yang terbaru tadi kita menggabungkan semua cara belajar supaya pengembangan kompetensi tadi tidak terkendala ada delapan elemen Bapak Ibu kalau kita mau menyelenggarakan corpu ini kawan-kawan pemerintah Provinsi Jawa Timur sudah melaksanakan dan biasanya kalau kaitannya dengan pembelajaran di tempat kerja kita berada di yang elemen nomor Li strategi pembelajaran di dalam strategi pembelajaran di dalam kebijakan corpu ini sudah kita sebutkan ada pembelajaran formal eksperiensial dan juga ada social learning nah ini sekarang agak lebih teknis lagi bapak ibu tadi tempat bekerja adalah tempat belajar caranya yang pertama biasanya yang kita lakukan di tempat kerja adalah belajar dari pengalaman pegawai learn by doing dan melakukan refleksi atas pengalamannya dalam melakukan suatu pekerjaan nah sumber belajarnya di mana gitu kalau biasanya kalau kita kaitkan dengan tema ini tempat belajarnya Di mana tempat belajarnya bisa internal bisa eksternal Bapak Ibu kalau kita secara spesifik internal saja Monggo silakan gitu sumber belajarnya atau tempat belajarnya adalah internal dari organisasi masing-masing tempat kita bekerja itu adalah internal tempat kita belajar internal caranya seperti apa kita bisa eh saya mengatakan magang internal itu misalnya dalam unit kerja eselon 2 bapak ibu ada beberapa eh unit kerja yang misalnya dimagangkan gitu misalnya di tempat kami tahun 2019 waktu itu sempat kita misalnya dari tempat saya memagangkan pegawai di di tempat saya di pusat yang lain gitu Nah ini bisa juga dalam konteks yang lebih lebih apa namanya lebih kecil lagi gitu dalam satu opd unit kerja ee ee setara dengan jpt Pratama bapak ibu ada bidang-bidangnya atau koordinator-koordinator tertentu Kita bisa saling memagangkan kemudian membuat projek di dalam satu unit kerja kita ada suatu ee tugas yang kita berikan kepada sekelompok orang di situlah mereka mengalami experiential learning ee beradu ide berargumentasi berdiskusi dan lain-lain termasuk praktik menduduki jabatan baru bapak ibu nanti ada internship itu bisa masuk social learning bisa masuk experiential learning Bapak Ibu jadi misalnya praktik menduduki jabatan baru misalnya seseorang ee didudukkan di jabatan baru kemudian di situ diberi tugas-tugas ee kalau nanti di saat ini sedang dibahas bapak ibu tentang Permenpan manajemen talenta salah satu unya ketika kita jadi PLT kita jadi PLH Bapak Ibu ini adalah salah satu bagian mengembangkan kompetensi belajar dari pengalaman kita menduduki suatu jabatan baru kita mengexercise pekerjaan yang ada di situ itu bagian dari kita untuk belajar ee misalnya Bapak Ibu juga misalnya ditugaskan mewakili dan lain-lain saya itu juga bagian dari ee di tempat kerja ketika kita diberi suatu penugasan itu bagian kita untuk mengembangkan kompetensi kemudian kalau eksternal macam-macam Bapak Ibu magang eksternal petukalan pegawai kolaborasi proyek ee atau inovasi lintas instansi benchmarking dan lain-lain jadi belajar dari pengalaman kita mempraktikkan Apa yang harus kita lakukan dari situ kita melaksanakan pembelajaran Jadi biasanya Bapak Ibu tahapannya ketika kita berbicara eksperiential learning atau learning by doing atau learn by doing tadi bapak ibu ada empat tahapan yang kita lakukan yang pertama kita harus tahu gitu bahwa kita belajar gitu ketika kita kita tahu kita belajar kita harus tahu tujuannya gitu Kalau misalnya tadi experiential learning menduduki jabatan baru kita harus tahu bahwa ketika experiential learning menduduki jabatan baru tujuannya adalah supaya saya kompetensinya sesuai dengan jabatan yang baru gitu Jadi yang pertama adalah memahami tujuan kompetensi yang akan di pelajari termasuk konsepsi pekerjaan gitu Bapak Ibu bisa melengkapi dengan belajar mandiri Oke kalau jabatan administrator bidang ini ah konsepsinya Seperti apa Teorinya seperti apa Jadi yang pertama adalah memahami tujuan Bapak Ibu bukan berarti bahwa tahapan ada ketika berbicara experiential learning Ya pokoknya saya jadi PLT saya jadi PLH saya diberi Project tapi kita harus men-reat ini sebagai sebuah sumber dari belajar kita gitu yang pertama itu bapak ibu yang kedua adalah observasi reflektif Bapak Ibu ketika Bapak Ibu misalnya diberi jabatan baru atau melakukan observasi atau Project Bapak Ibu ketika Bapak Ibu sudah memahami kita melaksanakan di tempat kerja kita itu melaksanakan obs observasi dari observasi kita lakukan analisis gitu misalnya kita mengamati suatu proek bapak ibu suatu proek yang ada di tempat kerja kita atau seorang pimpinan gitu kita didudukkan di depan jabatan yang baru untuk pengembangan Kompetensi ini kemudian kita mengamati pemimpin kita biasanya Seperti apa ketika melaksanakan pekerjaan diobservasi Kemudian reflektif Bapak Ibu itu oke tidak Oke ditingkatkan apa yang salah apa yang benar gitu jadi observasinya sifatnya adalah reflektif bukan tidak hanya mengamati selesai Bapak Ibu tapi kita melakukan analisis terhadap observasi kita kemudian dari hasil observasi itu konseptualisasi abstraknya dilakukan Bapak Ibu oh yang ini tidak Oke yang bagus seperti ini yang ini sudah oke dipertahankan dan lain-lain ini namanya konseptualisasi abstrak baru kemudian eksperimentasi aktif kita melaksanakan Bapak Ibu tahapan belajar dari pengalaman biasanya empat hal ini Bapak Ibu dilakukan gitu makanya Kenapa disebut pengembangan kompetensi karena memang sifatnya juga ee terstruktur gitu terstruktur dalam tanda kutip tapi ini adalah daily activity dari daily activity berbeda dengan eh terstruktur yang kita maksudkan di formal tadi Bapak Ibu jadi yang pertama adalah kita tahu tujuannya apa dari belajar ini yang kedua adalah sifat reflektif dari pembelajaran yang kedua adalah kita meng ambil kesimpulan apa yang baik apa yang tepat baru kemudian kita eksperimentasi aktif ini belajar dari tempat kerja bapak ibu ini beberapa apa namanya ee yang dapat kita lakukan nanti Misalnya ee magang pertukaran dan lain-lain dilakukan Kemudian yang kedua adalah belajar dari orang lain atau social learning ada satu teori yang di yang yang apa namanya dibuat oleh bandura Bapak Ibu yaitu teori social learning seseorang dapat belajar melalui orang lain dengan cara mengamati meniru sikap dan emosi orang lain gitu meskipun ini meniru mengamati dan lain-lain tapi ini sifatnya aktif ya Bapak Ibu yang baik ditiru gitu tapi yang yang tidak Jangan ditiru gitu proses pembelajaran mengobservasi perilaku orangin aran ini dilakukan dengan cara mengobservasi baik bisa dilakukan dengan pembimbingan atau tidak dengan pembimbingan pegawai saling belajar akan memberikan kemanfaatan yang sangat besar jadi belajar dari orang lain adalah ee bisa dilakukan dengan pembimbingan atau tidak dengan pembimbingan contoh dari belajar dari orang lain Bapak Ibu misalnya coaching mentoring body apprentisip meskipun apprentisip biasanya ini kita di tengah-tengah ya di tengah-tengah dalam arti ini bisa dikatakan experiential learning tapi ketika apprentisip ada yang mendampingi kita sebut sebagai social learning juga job shading juga sama Bapak Ibu job shading itu ketika Bapak Ibu misalnya mau dipromosikan ke dalam jabatan tertentu bapak ibu akan eh menjadi Shadow atau menjadi bayangannya dengan seseorang yang sudah menduduki jabatan itu jadi ini bisa social learning tapi juga experiential learning karena jabatan tadi adalah yang melekat di tempat pekerjaan kemudian belajar kelompok diskusi kelompok dan lain-lain termasuk dari sisi social learning nah biasanya yang menjadi sekarang masih tren Bapak Ibu dan sekarang trennya masih meningkat adalah istilah mentoring dan coaching Bapak Ibu ini yang bisa dilakukan di tempat kerja eh jadi Bedanya apa sih sebenarnya kalau coaching dan mentoring itu kalau mentoring kita biasanya lihatnya dari lima dimensi Bapak Ibu atau lima faktor yang pertama dari sisi wak itu mentoring itu jangka panjang Bapak Ibu sedangkan coaching adalah jangka pendek kalau dalam kalimat yang lain kita bisa katakan bahwa coaching adalah targeted gitu targeted dalam arti coaching-nya tujuannya apa peningkatan kinerja nah Berarti kurun waktu tertentu hanya untuk meningkatkan kinerja itu atau coachingnya adalah suatu kompetensi ya kurun waktu tertentu untuk meningkatkan kompetensi tertentu sedangkan mentoring adalah jangka panjang Bapak Ibu ini lebih kepada gambaran secara holistik mengenai suatu pekerjaan Gu Jadi jangkanya lebih panjang evaluasinya dari sisi evaluasi mentoring non evaluatif Bapak Ibu ini sebagai cara bagi kita untuk belajar secara terus-menerus gitu dengan menti gitu sedangkan kalau coach biasanya evalu evaluatif karena menguk kinerja tadi saya katakan targeted gitu bahwa kalau coaching targetnya adalah peningkatan kinerja ketika sudah dilakukan coaching kinerjanya meningkat gitu sedangkan kalau mentoring tidak biasanya mentoring biasanya kaitannya dengan karir gitu kemudian cara belajarnya lebih kepada eh mentinya yang mengekplore atau bertanya kepada mentornya dari pengalaman mentor gitu Jadi yang dilakukan mentor adalah mentransfer pengalaman kepada menti mentinya bertanya Pak kalau melakukan seperti ini kemarin sampai di posisi ini seperti apa dan lain-lain jadi mentor akan telling Bapak Ibu mentinya bertanya dari pengalaman mentor itu mentor tugasnya adalah mentransfer pengalaman sedangkan kalau coach Bapak Ibu ini lebih kepada coachnya yang bertanya tapi pertanyaannya adalah untuk mengidentifikasi area apa yang ditingkatkan gitu Jadi coachnya yang akan menjelaskan dan jawab kalau mentor tadi kan yang aktif adalah mentornya karena mentornya telling gitu yang nanya adalah menti gitu kalau coaching yang nanya coach tapi yang ngomong banyak adalah coachingnya gitu jadi coach-nya listening mendengarkan dari jawaban-jawaban coachinnya dari situ intervensi nanti akan dilaksanakan Gitu jadi ini social learning coaching dan mentoring kelihatannya trennya akan naik gunakan sebagai sebuah media untuk pembelajaran di tempat kerja di tempat kerja bisa enggak sangat bisa Bapak Ibu terutama kalau kita berbicara mentoring gu kalau coach bisa Gak bisa juga asal tadi seorang coach ini memiliki kompetensi yang tepat untuk menjadi seorang coach karena kan berbeda Bapak Ibu kalau mentoring biasanya nuansa daristiir lain-lain itu sangat kental gitu kalau coaching biasanya problem base gitu dipastikan kalau kita berperan menjadi coach ya kita tahu kalau problem ini intervensi yang akan dilakukan seperti apa kemudian eh yang dicari dari seorang mentor adalah memperluas networknya mendapatkan advice untuk peningkatan karir mentornya sebagai role model diskusi dan lain-lain untuk menyelesaikan masalah gitu sedangkan kalau di coach bukan menyelesaikan masalah suatu permasalahan tapi membantu supaya coachingnya menemukan solusi terhadap masalah tadi mengembangkan kalau coach mengembangkan skill tertentu praktiknya berulang waktunya terbatas seperti yang tadi saya Sebutkan ini perbedaannya ke sana Jadi ini bisa diterapkan di tempat kerja untuk coaching mentoring kemudian ini yang EE menurut saya sebenarnya sudah banyak dilakukan gitu cuman memang belum dilihat sebagai sebuah metode yang digunakan secara aktif di dalam organisasi yang kita sebut sebagai Bu sistem Bapak Ibu Bu itu teman bapak ibu rekan sejawat gitulah ee cuma saya belum menemukan padanan yang tepat gitu ee sistem pertemanan mungkin begitu ya Bapak Ibu kalau kita mau apa men-translate secara langsung itu kita sebut sebagai body system body system apa body system adalah eh ketika kita memasangkan seseorang yang memiliki keterampilan lebih dengan seseorang yang belum menguasai keterampilan lebih bapak ibu body sistem sebutannya E dan kalau dari sisi konsepsi ini biasanya digunakan untuk pegawai baru gitu kalau kita memiliki pegawai baru Bapak Ibu supaya dia bisa bekerja dengan baik atau melakukan transisi dari belum bekerja menjadi pekerja atau orientasi dia akan diberikan satu pegawai sebagai tempat untuk bertanya tempat untuk mentoring tempat untuk berdiskusi dan lain-lain makanya di sini kalau pegawai baru badi ini kita menetapkan seorang pegawai yang ditunjuk oleh organisasi untuk menjadi Bud menjadi teman untuk pegawai baru ini gitu tapi pengembangan dari bodyadi sisim tidak hanya untuk pegawai baru gitu kalau di tempat kerja bapak ibu kita memiliki banyak rekan gitu rekan-rekan ini sering sekali memiliki kompetensi-kompetensi yang unggul misalnya ada ada satu pegawai yang unggul dibandingkan misalnya saya saya enggak ngerti tentang ee membuat PPT yang canggih gitu Ada seorang pegawai yang pintar banget membuat PPT kemudian karena membuat PPT adalah kompetensi penting di dalam tempat kerja saya akhirnya saya diberiadi bapak ibu yaitu orang yang pintar Tadi jadi konsepnya seperti itu Dan saya yakin ini sangat bisa diterapkan di tempat kerja kita siapa yang bisa menjadi badi bagi orang lain gitu jadi di sini misalnya pengembangan dari bodyd sistem yang sebelumnya digunakan untuk pegawai baru tadi adalah pegawai yang memiliki kompetensi tertentu ditunjuk membantu pegawai lain menguasai kompetensi tertentu dan ini Ada batas waktunya Bapak Ibu bukan terus melekat terus gitu Bapak Ibu ada kurun waktu tertentu karena ada target-targetnya jadi body ssem itu harus ada targetnya kemudian ada kurun waktunya gitu jadi memasangkan pegawai yang belum berpengalaman atau belum kompeten dengan pegawai yang sudah kompeten nah caranya seperti apa strateginya strateginya kalau secara informal mungkin sudah kita lakukan gitu Tapi ketika ini sebagai cara pengembangan kompetensi organisasi perlu mengelola dengan baik yang pertama adalah organisasi mengidentifikasi kelompok badi dulu bapak ibu nah orang-orang yang memiliki kualifikasi tertentu kompetensi yang harusnya dimiliki semua pegawai itu siapa saja pegawai-pegawai terpilihnya yang akan menjadi Badi itu siapa saja kemudian ketika kita sudah memiliki kelompok badi atau kelompok pegawai-pegawai terpilih tadi Bapak Ibu kita akan memasangkan setiap pegawai tadi dengan satu atau dua orang pegawai lain kenapa enggak banyak gitu kalauak kalau kebanyakan nanti pusing Bapak Ibu ini memang Bu ini sistemnya adalah berpasangan sebenarnya gitu tapi bisa satu atau dua orang kalau nanti kita mau memaksakan kan tiga orang ya Monggo silakan tapi nanti mungkin dari kecepatan tadi untuk belajar nanti agak sedikit karena setiap orang itu kadang beda cara dan juga kecepatan untuk belajarnya makanya di sini ketika kita sudah memiliki kelompok buadi kemudian kita akan memasangkan buadi ini dengan orang yang mau belajar itu siapa saja Kemudian yang ketiga adalah kita perlu bukan bebas Bapak Ibu gitu tapi ada satu instrumen yang harus di kembangkan oleh organisasi untuk memastikan bahwa tujuan dari bodying tadi ada gitu misalnya tadi Bapak Ibu eh ketika bodyang-nya simpel Bapak Ibu supaya saya bisa membuat PPT ada ceklis kegiatan yang harus dilakukan kegiatan yang harus dilakukan ketika bodying mungkin bodyingnya untuk PPT 1 minggu Bapak Ibu mungkin 1 minggu 2 minggu dan lain-lain gitu ada ceklis kegiatan yang harus dilakukan ceklis kegiatan yang harus dilakukan adalah buadi menerangkan mengenai tips-tip dan lain-lain mempraktikkan dan ada ceklisnya kegiatan yang harus dilakukan kemudian yang keempat adalah ada evaluasi ketika waktunya misalnya tadi 1 minggu 2 minggu sudah selesai ada evaluasi dari bodyadi maupun partetnya tadi Apakah tujuan dari body yang ini sudah tercapai atau masih butuh waktu dan lain-lain untuk feedbacknya diberikan jadi eh selain coaching mentoring Bu ini menurut saya tempat kerjanya Kita menyediakan banyak Bu iadi pegawai-pegawai yang yang kualifikasinya sangat-sangat bagus di tempat kerja kita sebagai ee tempat belajar bagi orang lain yang mungkin pada saat tertentu belum menguasai suatu tempat eh suatu kompetensi Jadi Bapak Ibu Tema kita adalah tempat kerja adalah tempat belajar biasanya ini tempat belajar untuk experienal learning maupun social learning lingkungan kerja kita menyediakan sumber belajar dalam bentuk ada orang atau ahli yang ada di tempat kerja kita yang bisa kita gunakan sebagai sumber belajar atau tempat kerja kita sendiri sebagai media yang dapat diobservasi untuk mengembangkan kompetensi nah supaya ini terjadi Bapak Ibu sarana dan prasarana yang dibutuhkan juga harus dikembangkan misalnya tadi ketika kita berbicara menempatkan bodying mungkin diberikan Space diberikan waktu diberikan ruang yang memang mereka butuhkan supaya kegiatan belajar tadi juga tercapai observasi refleksi praktik kreativitas role model meniru orang adalah cara-cara yang dapat kita temui di tempat kerja kita organisasi harus mengelola serta menumbuhkan budaya dalam bekerja tadi Bapak Ibu kultur pegawainya Seperti apa Gitu Ee tadi lingkungan kerja kita tempat kerja kita menawarkan banyak bapak ibu ada orang-orang yang pintar sebagai sumber belajar ada cara bekerja yang bisa digunakan untuk observasi dan dikritisi Nah sharing-sharing untuk menumbuhkan inovasi tapi kita membutuhkan semangat dari kita sebagai seorang pegawai Bapak Ibu yang pertama tadi saya menyebutkan observasi aktif gitu Jadi kita tidak sekedar mengamati tidak sekedar meniru tapi keaktifan dari kita sangat dibutuhkan untuk bersifat kritis melakukan pertanyaan-pertanyaan argumentasi ketika melakukan observasi dan lain-lain berpikir kritis diperlukan Kemudian yang kedua adalah memberikan perhatian penuh Bapak Ibu ketika kita misalnya menjadi PLT menjadi PLH dan lain-lain kita memberikan perhatian mana yang baru dari yang kita lakukan kemudian refleksi reproduksi memproduksi hal baru dari observasi aktif dan perhatian tadi kemudian percaya trust penting bahwa kadang kan kita alah Kalau teman kita belajar dari orang lain kadang dianggap Kalau teman sendiri ah enggak percaya setiap harinya saya mengenal kamu gitu Jadi yang dibutuhkan juga adalah trust bahwa setiap orang adalah sumber belajar bagi orang lain dan juga saling menghargai yang keenam adalah motivasi everyday learning everyday life learning Bapak Ibu jadi Setiap kegiatan yang kita lakukan di tempat kerja kita adalah sumber bagi kita untuk belajar ini kita jadikan sebagai motivasi setiap hari ketika kita bekerja kemudian tadi saya menyebutkan apa Oke Ibu Erna mohon izin waktunya sudah habis boleh nantial dua lembar Mbak Baik Ibu Erna silakan Oke jadi yang eh Bapak Ibu tadi saya menyebutkan Apakah hanya experiential learning dan social learning yang terintegrasi dengan pekerjaan yang ada hubungannya dengan tempat kerja kita ada satu lagi bapak ibu tadi saya menyebutkan formal yang dipadukan dengan workplace learning gitu kawan-kawan yang bekerja di pengembangan kompetensi atau kawan-kawan yang sudah mengikuti lacar mengikuti pelatihan kepemimpinan pasti tahu bahwa banyak sekali pembelajaran dari sisi kebijakan yang dikembangkan oleh lembaga administrasi negara mencoba memadukan pembelajaran formal ini dengan di tempat kerja misalnya pelatihan dasar CPNS pasti ada habituasinya dalam bentuk aktualisasi jadi pembelajaran formal di kelas e-learning dan lain-lain kemudian kawan-kawan Kembali ke tempat kerja melaksanakan aktualisasi di pelatihan kepemimpinan juga sama ada berbagai ilmu kompetensi skill KSA diajarkan melalui formal e-learning belajar mandiri dan lain-lain ujung-ujungnya di tempat kerja membuat aksi perubahan atau proyek perubahan dan juga di pembelajaran yang baru Jadi kesimpulannya e karena waktunya juga sudah habis tadi Bapak Ibu di dalam menciptakan tempat kerja sebagai belajar Setiap orang wajib belajar tadi sebagai seb amanat kedudukan kita sebagai ASN dan setiap orang adalah sumber belajar bagi orang lain tapi tadi organisasi juga ada tugasnya gitu tidak hanya kita cultur-nya motivasinya tinggi dan kita menjadi sumber belajar bagi orang lain Dan kita harus belajar organisasi juga harus menciptakan sebuah budaya dan ekosistem yang mendukung gitu nah ini ini dua yang harus berperan individu dan juga organisasi budaya dan motivasi menjadi kunci dan juga kita tahu bahwa ketika setiap aktivitas belajar kita dihubungkan dengan tempat kerja kita Saya yakin manfaatnya akan secara langsung dapat dipetik jadi pengembangan kompetensi yang terintegrasi dengan pekerjaan akan memberikan manfaat langsung dalam peningkatan kinerja organisasi dan juga sering sekali efisiensinya ketemu Bapak Ibu ketika kita memanfaatkan tempat kerja kita sebagai belajar mungkin itu dari saya sekali lagi terima kasih kalau silakan nanti ada pertanyaan klarifikasi sharing dari kawan-kawan dipersilakan Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih untuk ibu Dr Erna Irawati SOS magister public Policy and administration nah kali ini sobatn marilah kita akan melanjutkan ke sesi tanya jawab di mana anda bisa sharing nih ya Nah kali ini sobat ASN yang sudah bergabung di zoom bisa saja menggunakan future resen atau yang melalui YouTube juga bisa Tuliskan pertanyaannya langsung melalui live chat nah kali ini pengin tahu nih Seperti apa sesi sharing-nya sesaat lagi [Musik] pastinya Baiklah kali ini langsung saja ya untuk Ibu Erna kita akan membuka sesi q& yang pertama saya akan memperkenalkan ada Bapak Jonny Halo selamat siang Bapak Joni Halo Bapak Joni bisa on cam nah ini dia Bapak Joni yang kita nantikan Bapak Joni boleh di dulu semangat pagi Pak Selamat pagi nah bagaimana sudah siap untuk Sharing pada hari ini siap Bapak Joni mohon izin boleh diperkenalkan Bapak Joni dari mana Saya dari Kabupaten Su baik silakan Ini saya ber Selamat pagi Pak Terima kasih atas tempat kerja untuk belajar sangat tertarik pada pagi ini cuma yang jadi iniing di tempat kerja saya itu kan e ada berbagai macam usia yang saya inin bagaim mencip Kondi atau menciptakan kemauan untuk belajar Nah itu itu yang mungk saya saya sudah perah menerapkan berbagai macamori seperachingingan juga saya Dar untuk belajar untuk meningkatkan e in pengetahuannya itu kan juga susah juga saya juga pernah menerapkan sudah e re andment bagi mereka yang mau belajar dan cepat menyerap itu saya kasih terus yang tidak mau melakukan apa yang sudah dipelajari juga sudah pernah saya juga sudah tapi tetap keman belajarnya itu masih kurang itu bagaimanausinya eh langsung Ya Mbak Ya baik Pak J pertanyaan menarik dan mungkin kalau kita bekerja di sektor publik ini yang sering sekali temui ya Pak Joni ya enggak hanya di tempatnya Pak Joni deh kayaknya banyak sekali gitu kalau pertanya ngalami Bapak Ibu gitu solusinya Seperti apa atau Strategi apa yang dapat kita lakukan tadi Bapak Ibu Eh kalau tadi Sebenarnya Pak Ji mengatakan Bu kalau dari hak diubah menjadi kewajiban saya sudah menerapkan reward and punishment Enggak enggak Ini juga Bu Enggak Apa Enggak enggak matang juga kok gitu ee terus Apa yang harus kita lakukan Bapak Ibu sering sekali kalau saya melihat ada permasalahan dengan target dari setiap individunya sering sekali orang itu nebeng Pak Joni nebeng itu dalam arti begini ada permisif dari organisasi tentang kinerja orang gitu Bapak Ibu kita bisa amati ini yang pertama adalah ketika penilaian kinerja mau pakai DP3 dulu atau mau pakai SKP tadi kemarin Pak Menteri eh apa namanya paparan di kami diilan penutupan PKN menterian Bapak Ibu Beliau mengatakan bahwa 97% penilaian SKP itu nilainya adalah sangat baik dan baik 97% bapak ibu n ini sebenarnya indikasi apa indikasi bahwa budaya kita untuk menilai dan dinilai ini mungkin berkontribusi terhadap budaya tadi gitu Bapak Ibu ada sifat permisif dari kita untuk mengatakan kalau kinerja ujung-ujungnya nanti tunjangan kinerja atau karier eh kita baik hati deh kan gitu ya Bapak Ibu nah nah dengan undang-undang yang baru Kalau saya kenapa undang-undang undang-undang ini nanti ikatannya memang kayaknya undang-undang ini ikatannya banyak bapak ibu tadi ada reward ismen yang lain enggak Pak Joni yang dibenci gitu kan gitu kan bapak ibu tapi sebagai sebuah gerakan yang ada kebijakan Saya yakin ini menciptakan kondisi yang secara nasional bahwa seseorang bisa diberhentikan karena kinerjanya enggak bagus Kenapa orang kinerjanya enggak bagus ya karena enggak kompeten Kenapa orang enggak kompeten ya enggak mau belajar gitu Nah mungkin strategi yang dapat kita lakukan adalah ee memang dari Hak menjadi wajib ini harus gitu setiap individu nanti kita minta membuat individual learning plan bapak ibu ada dialog dengan atasannya e tantangan nanti Banyak sekali kebijakan yang akan berubah sistem yang akan berubah gitu jadi orang bisa dikatakan kinerja belajarmu enggak oke karena Apa kamu sudah punya kontrak belajar kamu enggak laksanakan apalagi ketemu kinerja Bapak Ibu kinerjanya enggak oke karena apa kamu tidak sesuai kompetensi yang dibutuhkan sehingga kinerjanya enggak bagus kalau saya strateginya bapak ibu ada satu waktu bahwa seseorang diberi tugas yang sifatnya stand alone gitu tidak nebeng Pak kalau orang ini nebeng pasti dia akan ngikut nebeng gitu tapi ada suatu Project ada suatu tugas yang memang menantang diberikan kepada orang itu kamu silakan belajar dengan cara apapun tapi proek ini harus kamu selesaikan Dan dari situ kinerjanya dihitung gitu Saya yakin memang harus ada budaya menilai dan dinilai yang konsisten Sehingga tadi Bapak Ibu bukan berarti bahwa ee orang itu harus selalu dihukum tidak gitu Tapi kita masih menghadapi permasalahan dengan motivasi belajar makanya kegagalan kita ketika menyebut hak bapak ibu jarang orang menuntut haknya belajar bapak ibu tapi kalau hak yang lain dituntut gitu Tapi kalau hak yang belajar kayaknya enggak dituntut gitu Makanya sekarang diganti menjadi kewajiban gitu nah ini menurut saya agak sedikit pemaksaan untuk menerapkan bahwa ASN itu harus belajar kalau enggak mau belajar ya ketinggalannya banyak ya gitu eah kalau saya gini ee Bapak Ibu konsepsi ini masih konsepsi ya meskipun sudah dilakukan piloting ini tahun 2024 akan semakin banyak pilotingnya single salary single salary itu desainnya seperti apa desainnya satu bapak ibu gajinya Kan ee jadi gajinya naik gitu Jadi kalau di Kementerian lembaga porsi dari tunjangan kinerja ini sebagian akan ditaruh di gaji gitu kemudian tunjangan kinerja ini akan masuk melalui unit bapak ibu organisasi atau unit-organisasi yang kiner kinerjanya bagus akan diberi tunjangan kinerja yang lebih banyak daripada organisasi yang kinerjanya enggak bagus pimpinan bisa mendistribusikan tunjangan kinerja ini secara berbeda kepada individu tergantung kepada kinerjanya nah sekali lagi PR besar kita adalah kemampuan kita untuk menilai dan dinilai Bapak Ibu budaya kita gitu makanya ini perubahannya besar pak ee kita menyadari tadi Pak Pak Joni ini stres gitu udah dikasih coaching mentoring pembimbing dan lain-lain tetap aja yang belajar itu-itu saja yang lain enggak mau belajar aja di reward and punishment enggak apa-apa sebentar lagi saya pensiun enggak ngaruh dengan karir saya dan lain Aduh ya Bapak Ibu jadi memang salah satu PR besar kita adalah menumbuhkan orang untuk belajar gitu nah menumbuhkan orang belajar kelihatannya pendekatan kebijakan kayaknya di awal ini agak dipus Pak pendekatan kebijakan-kebijakan ini menjadi kewajiban nanti penilaian kinerja oleh atasan dengan sistem atasannya juga perlu Bagaimana budaya menilai dan dinilai nanti kalau menilainya juga enggak benar juga nanti dismotivasi enggak tumbuh lagi semangat belajar Oh enggak ada bedanya Kok menilainya gitu Jadi saya yakin bahwa menumbuhkan ini tidak hanya eh apa namanya tidak hanya pekerjaan seseorang pimpinan atau unit organisasi membutuhkan banyak hal dari sisi instrumen kebijakan dari instrumen budaya dan lain-lain juga menjadi penting jadi tega-tegaan Bapak Ibu seorang individu dikasih proek dikasih suatu tugas tertentu sampai selesai dinilai kinerjanya Saya yakin menjadi cara yang secara tidak langsung akan mendorong orang untuk selalu termotivasi untuk belajar Baik Terima kasih Bu dan tentunya Bapak Semoga bisa menjawab keresahan atupun juga B hari ini Terima kasih Pak ter Baiklah nah kali ini kita langsung saja untuk ke penanya yang kedua untuk penanya kedua saya langsung mengundang kepada Ibu Indri Halo selamat siang Ibu indriat iu Indri Boleh berkenalan IB di Man dan juga dari mana selamat siang Bapak Ibu saya dari dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kota Batu Jawa Timur baik kalau begitu Ibu Indri bisa langsung memberikan pertanyaan dan ibu er kami mohon izin untuk bisa menjawab dengan jelas dan juga padat secara singkat karena keterbatasan waktu yang kami punya Terima kasih baik Saya tertarik sekali dengan body system karena eh sebagai ASN terutama di struktural itu cepat sekali ada pergantian nah bagaimana jika body sistem ini tidak berjalan di satu lingkungan kerja terus sebagai pegawai baru Bagaimana mencari lingkungan belajar yang tepat e Biar tidak terlalu melenceng dan e tugas dan fungsinya sesuai cukup itu aja Indri Eh kalau Bu sistem untuk pegawai baru memang yang paling tepat sumber belajarnya dari tempat kerja itu ya Bu ya karena apa ee ini lebih ke orientasi orientasi orang baru ini di tempat bekerja gitu Jadi kalau enggak ada yang jadi badi bingung banget ya gimana kinerja dari organisasi gitu ya Bu ya Ee Kalau saya kalau body sistem untuk pegawai baru ee usahakan dari memang dari tempat kerja itu karena kalau badinya dari tempat lain orientasinya enggak akan berhasil karena orientasinya adalah melaksanakan pekerjaan di itu kecuali kita bisa menemukan Bu Bu Bu Indri ada unit kerja lain yang memang sama dengan kita gitu tapi kembali lagi balik saya yakin konteksnya akan berbeda jadi usahakan kalau body sisimnya untuk orang baru ya kita cari binya dari tempat ini Kemudian yang kedua adalah Eh kalau untuk pegawai yang lama boleh enggak badi ini di luar Dar dari eh unit kerja Kalau saya body system ini kan lebih ke internal banget ya Bu ya body system kalau unit eselon 2 kemudian ada bidang-bidang boleh enggak badinya dari tempat lain asal kompetensi yang mau dipelajari adalah sama Bu misalnya tadi Kalau membuat PPT kan enggak harus di lingkup saya di tempat lain ada yang pintar tapi sekali lagi bahwa ini penunjukan organisasi Kalau masih di dalam lingkup organisasi yang sama kita kan bisa menetapkan badinya n kalau PPT Dilan itu yang pintar adalah I tempatnya di rumas kalau ini ini tempatnya di sini ya enggak apa-apa organisasi akan men menempatkan bodyadi dan skillnya apa yang mau menjadi rujukan Bu gitu jadi tidak harus di dalam unit kerja kotak kita tapi masih di dalam unit kerja yang lebih besar dari kita karena harus ada orang ini pintarnya mana itu dijadikan badi gitu nah tapi kalau ee akan lebih bagus lagi kalau memang di tempat kerja kita ada tapi kalau di luar tempat kerja kita masih di dalam organisasi yang sama mungkin body system ini diangkat ke level ee Kabupaten atau diangkat ke level opd tidak di bidang-bidang gitu jadi memang buadi ini kita menemukan orang dulu yang memiliki keahlian yang bisa di-sharingkan atau diajarkan kepada orang lain gitu cuman sumbernya Kalau di luar gitu kan nanti agak berbeda strateginya Oh Jangan jangan ini mentoring internshipship dan lain-lain kalau Bud ini teman bapak ibu itu itu Ini kuncinya di sana Bu Jadi boleh misalnya organisasi yang lebih besar menetapkan badinya itu level organisasi misalnya Pemda gitu sudah bisa melokasi yang pintar mana saja di mana saja ini adalah buadi loh bisa digunakan oleh macam-macam meskipun nanti permasalahannya adalah kalau banyak orang minta badi ini kan tadi saya badi itu one on one atau satu dua terbatas jumlah partnernya tidak boleh banyak kalau lebih tinggi lagi saya yakin akan lebih banyak lagi gitu Jadi mungkin itu bu bu Indri Baik Ibu Indri Semoga dapat menjawab pertanyaan dari ibu Indri ya di Damkar batu ya nanti kalau ada kita buka kembali S sharing nanti Ibu Indri juga boleh kembali lagi untuk S sharing bersama kita terima kasih nah kali ini Tentunya kembali lagi saya bersama Dr Nah Ibu Erna Boleh dong dikasih closing statement kali ini untuk seluruh ASN sobat ASN yang sudah hadir pada hari ini mau Zoom ataupun juga live YouTube apa nih pesan-pesannya Ibu Erna oke eh pesan saya sebenarnya hanya dua yang pertama adalah Eh bagaimana kita mendorong diri kita sebagai seorang ASN untuk menjadikan setiap aktivitas kita bekerja adalah belajar bapak ibu Bu setiap kita melakukan pekerjaan kita adalah sebagai media kita untuk belajar yang pertama itu jadi dari sisi motivasi kita harus tinggi bahwa everyday learning itu tergambar atau menjadi motivasi kita setiap hari kemudian yang kedua adalah tempat kerja kita kita harus percaya dan kita harus saling menghargai bahwa di tempat kerja kita banyak sumber belajar yang dapat kita manfaatkan trust belief menjadi penting bahwa sebenarnya tempat kerja kita menyediakan banyak menyediakan teman untuk belajar menyediakan media untuk belajar dijadikan media untuk belajar juga ada jadi kita bisa memanfaatkan setiap hari sebagai belajar dan tempat kerja kita menyediakan banyak cara untuk belajar mungkin itu dari saya terima kasih banyak Terima kasih banyak kita Berikan tepuk tangan yang meriah dong untuk ibu Dr Erna Irawati esos and poliy administration Terima kasih ibu untuk kesempatan dan juga waktunya untuk Sharing pada hari ini sehat selalu untuk Ibu Erna Irawati nah kali ini Bapak dan Ibu sobat ASN ya kita akan langsung saja menuju narasumber yang berikutnya Tapi sebelum itu kita saksikan terlebih dahulu video yang berikut ini susah banget ini ya Lagi ngapain Pak ini lagi mau ikutan webinar mau masuknya susah banget ya sekarang apa-apa digital e internet aplikasi bikin ribet aja susah gimana Pak coba lihati ini Oh ini nih harus masuk ke sini dulu nih Bapak nah habis itu bapak Pak masuk ke sini ke sini udah deh Bisa langsung lihat webinarnya gitu ya Mas sekarang era digital sudah canggih Pak enggak ada batas di era digital ini kita memiliki ruang yang lebih luas untuk belajar Nah Oleh sebab itu pengembangan kompetensi justru di era ini yang tadinya tantangan ini akan menjadi sebuah peluang Nah inilah yang bisa dimanfaatkan oleh kita semua khususnya untuk aparatur sipil negara dengan seluas Indonesia yang saat ini barangkali yang tersebar seluruh aparatur sipil negara belajar tidak lagi ada batasnya ya semuanya dari Sabang sampai Merauke memiliki kesempatan yang sama dan yang paling penting sekarang ini regulasi kita juga akan membuka ruang yang seluas-luasnya orang untuk bukan hanya meningkatkan kompetensi melalui e peningkatan kapasitaspet teknis manajerial sosial kulturalnya tapi juga eh pengembangan kompetensi terkait dengan peningkatan kualifikasi pendidikan ya jadi learning itu menjadi satu budaya dan ini didukung oleh EE regulasi dari Kementerian panrb khususnya dalam rangka mendukung upaya-upaya peningkatan kapasitas transformasi digital telah membawa aparatur sipil negara untuk belajar tanpa batas ya Nah oleh sebab sebab itu ini menjadi sebuah peluang yang bisa kita manfaatkan bahwa pengembangan kompetensi bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tentunya kalau kesempatan ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh aparatur sipil negara kita ini akan mempercepat proses guna mendukung capaian program prioritas nasional transformasi digital menjadi titik mula perkembangan dunia yang lebih cepat Gempita inovasi teknologi yang terus berkembang harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi aparatur sipil negara yang berwawasan luas berintegritas dan berakhlak menjadi titah reformasi birokrasi digital learning meneguhkan ikhtiar pembelajaran tanpa mengenal tapal batas 34 provinsi yang membentang di Indonesia dengan ragam letak geografis bukan kendala bagi aparatur sipil negara untuk terus meningkatkan kapasitasnya Kementerian pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi Republik Indonesia mendukung pembelajaran tanpa batas untuk terwujudnya Indonesia emas 2045 Kementerian Pan RB berakhlak bangga melayani bangsa [Musik] Baiklah sobat ASN kita akan menyimak untuk pemaparan dari narasumber yang kedua yaitu selaku guru besar manajemen sumber daya manusia Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas air langangga dan kali ini kami mengundang kepada bapak Prof Dr dris H Yusuf iranto [Musik] mkom Asalamualaikum Bapak Yusuf Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Bagaimana kabarnya hari ini Alhamdulillah sehat Mbak Nah kali ini apakah sudah siap bapak Insyaallah siap baik langsung saja kali ini Bapak dan Ibu sbat ASN ini dia Bapak Yusuf hianto asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi salam sejahtera untuk kita semuanya Terima kasih Mbak sudah menyampaikan ee arahannya untuk mempersilakan saya menyampaikan gagasan-gagasan tentang eh learning ecosystem Izinkan saya eh share screen ya mudah-mudahan tidak ada gangguan ee Apakah sudah tampil di slide ya sampun Ya Mbak Ya baik ee pagi hari ini saya diminta untuk membicarakan tentang membangun learning ecosystem bagi ASN dengan subtopik tentang tempat kerja sebagai tempat belajar jadi ini adalah satu penegasan bahwa Ee kita ini harus belajar mulai dari Bun Ibu sampai menjelang masuk ke liang lahad belajar sepanjang Hayat di kandung badan tidak mengenal batas dan sungguh ini adalah satu platform ya bahwa tempat kerja atau working place itu sebagai satu wadah bagi kita untuk belajar Kita bisa belajar tanpa ada batasan waktu tanpa ada eh tanpa ada batasan tempat dan seterusnya ya dan hari ini mudah-mudahan saya bisa menyampaikan dengan baik dan ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita untuk selalu belajar ya karena orang belajar itu adalah orang yang bisa eh is ya bisa menjamin sustainable sust ability-nya karena apa Karena orang belajar itu nanti tahu segala hal tentang apa yang harus dipelajarinya tentu saja ya dan dapat ilmu nah orang yang belmud adalah orang yang bisa beradaptasi menyesuaikan diri dengan perubahan perubahan itu terus terjadi kalau kita tidak bisa beradaptasi maka musnah kita supaya kita is maka kita harus bisa menyesuaikan diri beradaptasi caranya beradapt itu adalah di antaranya dengan selalu belajar ya Nah ini adalah sekedar perkenalan singkat dengan saya Eh ini adalah nama saya subrianto ya saya guru besar di unir e saat ini saya adalah bakil dekan bidang akademik dan saya sudah di Kemenpan RI Kemenpan RB ya maksud saya sejak tahun 2017 sebagai tim evaluasi sinovik kemudian tim penilai kabik ya sebagai ketua di P Jatim dari 2012 sampai sekarang Bapak Ibu yang mau kontak saya silakan untuk hal-hal yang terkait dengan SDM dan pembelajaran dan ini adalah nomor HP saya dan eh apa email saya resmi di lembaga ya di kemudian ini adalah satu hal yang perlu kita pahami bahwa ada berbagai macam dampak yang ditimbulkan oleh transformasi digital terhadap ASN sebagai pegawai pemerintah ya Dan kita mesti harus mencermati sesuatu yang berkembang di era digital semacam ini banyak tuntutan ya yang harus Ee kita sikapi dengan bijaksana dan Agel ya Agil itu sesuatu yang harus kita eh apa lekatkan dalam keperibadian kita kita menjadi orang yang lincah fleksibel karena apa kita dituntut untuk meningkatkan fleksibilitas kita kelenturan kita untuk apa untuk mensikapi perubahan-perubahan yang terjadi kita harus fokus pula terhadap hal-hal yang terkaitan dengan information security ya keamanan data kita keamanan informasi kita karena semuanya sudah terakses oleh terkoneksi dengan banyak pihak lalu kita harus punya kemampuan yang analisis yang terlebih baik dalam hal bekerja dan kita harus terlaluapat produktif serta mampu menjalin kolaborasi lebih luas dengan jejaring ya karena kita tidak bisa sendiri lalu kita juga dituntut untuk fokus pada yang terkait dengan kemampuan adaptabil kita dan agility kita ini adalah sesuatu yang esensial tidak boleh hilang dari kepribadian kita sebagai ASN kalau ini hilang kemampuan daya saing kita sebagai ASN untuk apa mobile ya secara vertikal naik karirnya terus berjenjang ya itu akan kalah dengan kawan-kawan kita yang mampu mengakomodir tuntutan-tuntutan dalam eh digital transformation eh terhadap kita sebagai Oke ASN Jadi anda harus betul-betul selalu belajar ya kalau mau Sis Ya kalau mau diperhintungkan karena apa Karena dari berbagai macam studi ditunjukkan bahwa ada tuntutan-tuntutan yang sedemikian rupa bagi kita untuk dapat kita P nah ini adalah Agenda saya yang nanti akan tidak satu satu peratu slide saya sampaikan ya nanti panjenengan anda semua bisa meminta slide P panitia kalau dibutuhkan ya kemudian ee tentu saja saya harus merujuk pada kebijakan yang ada tentang penguatan sistem kerja dan e birokrasi di ee untuk ASN ya karena seperti itulah yang tergambar dari dua peraturan menteri Pan RB nomor 6 dan Nomor 7 Tahun 2022 ya Nomor 6 itu adalah tentang pengelolaan ksn dan nomor 7 adalah sistem kerja pemerintah untuk penyediaan edukasi nah dalam merujuk dua peraturan itu kita bisa simpulkan bahwa sistem kerja SN tidak lagi hierarkis tidak lagi berjenjang ya namun lebih sederhana dan ini adalah peluang kita untuk apa bergerak moving vertial karena apa pemerintah kita mengetan keahlian Kita semua harus punya keahlian yang spesifik agar apa agar kita mampu menjawat tantangan Di samping melaksanakan tugas-tugas kita sehari-hari jangan takut ya karena kita didukung oleh teknologi teknologi itu bukan dewa ya tetap adalah suatu alat ya yang dapat mempermudah kita untuk mencapai Tuan kita Nah baru ketika kita berpadu antara keahilan kita dengan dukungan teknologi dan apa dan subsistem yang lain atau elemen-elemen yang lain muncul ekosistem digital nah pertanyaannya adalah seberapa jauh posisi kita dalam suatu ekosistem yang terdigitalisasi itu maka kalau kita perlu diperhitungkan kalau kita punya posisi yang berharap posisi yang lebih baik maka kita harus pahami ekosistem digital untuk pembelajaran yang mendukung kita untuk tahu ya untuk meningkatkan skill dan seterusnya Inilah yang disebut sebagai learning ecosyem Ya yang dapat kita gunakan sebagai SN setiap saat kalau kita gak tahu ya Langsung aja ambil gadget kita atau langsung tanya kepada kawan kita atau manfaatkan segala sesuatu yang ada di organisasi kita di unit kerja kita karena ini adalah satu sistem sistem itu terdiri berbagai macam subsistem yang saling berinteraksi manfaatkan itu tidak hanya kawan tidak hanya pimpinan tidak hanya e subsistemganisasi tidakya peralatan tidak hanya komputer semuanya kita bisa manfaatkan Supaya apa kita bisa akses itu pengetahuan mereka itu ya fasilitas mereka fitur-fitur yang sediakan itu untuk menambah pengetahuan kita untuk meningkatkan pengetan kitaar biasa kalau anda tidak e Kalau tidak Anda masuk tidak Sori kalau kita tidak masuk dalam sistem itu kita nanti akan terpinggirkan jangan sampai ya maka kita harus termotivasi Ya kita harus terus punya keinginan untuk belajar supaya kita eksis kemudian apa yang kita harus maknai tentang learning ecosystem itu ya Le itu terdiri dari berbagai elemen di mana masing-masing elemen itu berkontribusi pada kita untuk mendapatkan pengalaman belajar learning experience itu penting saudara ya Jadi recogn PR Learning Kita ditanya nanti belajar apa saja dan kita dapat amanah dari apa yang kita pelajari nah dalam konteks pelatihan at pengembangan SDM pengang SN elemen-elemen dalam bisa mencakup SDM kita sebagai kawan kita Pinan kita ya kemudian ada peralatan itu juga elemen tool ya harus ada tool-nya Lalu ada konten atau materi ada teknologi ya ada data ada budaya belajar ada strategi ada Tata kelar dan sebagainya dan itu Anda bisa lihat di unit kerja saudara Seberapa jauh unit kerja saudara atau organisasi yang menung saudara itu punya sejumlah elemen yang lengkap nah Jawa Timur Alhamdulillah ya di di bawah bpsdm Jawa Timur itu sudah menyadi berbagai macam sarana yang Setahu saya itu sangat Kredibel untuk dapat dimanfaatkan oleh ASN di Jawa Timur maka berdatanganlah eh apa asnasn dari daerah Jawa Timur ya dari luar Jawa Timur terutama Indonesia timur datang ke sini belajar itu bagus se Ya seperti yang saya katakan elemen-elemen yang kita sebutkan tadi mulai dari SDM sampai Tata kelol dan seterusnya itu dapat bertambah lagi Berupa apa saja yang dapat memaruhi cara kita sebagai ASN untuk memperoleh pengetahuan dan skill baru ya contoh aja kalau saya sebagai dosen saya gak harus sekolah lagi hanya untuk mendapatkan gelar atau apa ya tapi cukup saya manfaatkan sistem yang ada di organisasi saya untuk apa pengetahuan terus update karena kalau gak gitu saya ketinggalan ketinggalan kerita sama mahasiswa saya pintar-pintar itu ya maka saya harus belajar terus kalau gak belajar ya sayaak dianggap Oh mahasiswa saya demikian juga saudara di tempat kerja kalau belajar habis kita karena Apa tantangan terus ya tugas-tugas baru terus jalan ya Dan kita harus beradaptasi dengan itu lanjutnya ini gak usah ya tapi seperti yang saya sebutkan tadi ee ekosistem itu sebetulnya merupakan satu istilah yang kita ambil dari ilmu Biologi ilmu hayat dulu ya Di mana dalam ilmu Biologi itu kita bisa lihat adanya saling ketergantungan atau saling interaksi antara organisme dengan lingkungannya Nah kalau kita adopsi dari situ kita bisa lihat kedudukan kita sebagai SN itu punya hubungan yang kompleks dengan berbagai macam subsistem yang ada dalam organisasi kita dan di situ ada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kita belajar apa Kapan dan bagaimana seterusnya ya Nah seperti makhluk hidup e yang umum Le learning ecosyem itu bisa sehat bisa kita buat diri kita itu Mandiri atau bahkan kita bisa terancam oleh legator dan sebagainya maka kita harus tempatkan diri kita pada satu posisi yang paling tepat ya Supaya apa kita berada dalam suu sistem kehidupan yang menjamin eksistensi diri kita nah gitu ya Dan kalau sudah begitu Le itu adalah satu ide yang sangat luas tidak terbatas pada pada pekerjaan saja ya dan ini kita bisa manfaatkan berbagai macam platform yang kita bisa gunakan untuk belajar itu oke ya kemudian ada sesuatu yang kita perlu pastikan perbedaannya antara learning ekosistem budaya pembelajaran selama ini kita kenal learning culture ya banyak tulisan yang terkait dengan budaya pembelajaran ini ini adalah satu hal yang tidak perlu dipertentangkan ya dalam le li ya learning ekosistem Li ya dalam osistem itu adaa pembelajaran singkatnya begitu ya jadi budaya pembelajaran itu adalah bagian dararingkat ya Kara waktunya sangatingkat nah ini tadi saya sebut berbagai macam subsistem dalam sistem itu dalam learning ecosystem dalam Li ya Nah ini ada lima elemen utama Nah kita bahas yang utama saja ya di samping itu ada derivasinya ada turunannyaah kapan-kapan kita akan bahas turunannya itu sebagai elemen dalam learning ecosyem apa yang pertama people Ya orang-orang itu sangat penting kedudukannya yang kedua adalah konten ini bacananya seperti jarum jam ya konten itu sangat penting Dar kita fitur-fiturnya ituesain dirancang dengan sengaja oleh bbsdm atau badan Dik ya Sup yang ketig elategi ya sebagaiah satu cara berpikir dan cara bertindakganisasi supa apa itu harus Diat strategiup ya kita punya pola berpikir danla bertindak yang pas supaya ini terus berlanjutajarah ini ya ketahuan yaar cult budaya pembelajaran itu merupakan salah satu elemen dalam atauosem yang k itu hal iniudara sangat P ini harus berinaksi misalnya ya Di m teknologi punya literasi tknologi ya atau digital literasy misalnya ya people harus terintegrasi dengan budaya pendelajaran kalau gak dia tersingkirkan ya Nah ini adalah salah satu wujud dari suatu sistem ekosistem ya Di mana masing-masing elemen itu saling berinteraksi saling mendukung tapi tidak saling melemahkan itu yang perlu dicatat jadi kita sebagai people sebagai ASN harus menjadi bagian terpenting Dar sistem itu apa membuat konten memanfaatkan konten ya mendukung strategi ya terlibat dalam budaya pembelajaran dan menguasai teknologi ya Jadi ini tidak mungkin anda bisa laksanakan learning ekosistem itu tanpa ada penguasaan teknologi maka kita terus belajar belajar belajar supaya kita bisa kuasai teknologi itu ya kan karena apa teknologi itu merupakan salah satu alat yang digunakan untuk belajar nah bagaimana memanfaatkannya tentu kita harus punya literasi itu nah gitu ya ini saya singkat aja gak usah sayau ya bahwa people ASN itu adalah komponen terpenting dalam learning ekosistem kalau sudah begitu bagaimana kita bisa memposisikan secara tepat sebagai SN ya di birokrasi yang terusterus tiap hari mendapat tantangan ini dan kita menjadi bagian terpenting memberikan kontribusi untuk birokrasi Nah itu nadi balasannya sudah jelas Anda diperhatikan pimpinan ya Anda dihargai kawan-kawan Sega and pantas untuk naik pangkat naik jabatan mendapat amanah yang lebih besar people itu sangat penting ya kedua konten ada struktur pembelajaran ya bagaimana itu dipresentasikan ada juga manual atau petunjuk ya atau panduan dalam pembelajaran ada konten berbentuk video dan konten kreatif lainnya sehingga Anda makin tertalik sebagai SM untuk belajar Lalu ada pembelajaran berbasis permainan atau game dan strategi penilaiannya bagaimana itu harus disusun dengan lupa sehingga apa tetap ada kontrol bahwa belajar mandiri belajar di mana saja Ke Man saja dalam ekosistem tempat kita itu tetap terpantau dan ada apresiasinya ada nilainya juga jangan dibikin lihat ini terlembagakan ya dan itu kalau sudah begitu maka eh konten ini menjadi sesuatu yang esensial sebagai bagian penting juga dalam eh apa elemen inius komponen ya Eh sama aja ya elemen yang kedua adalah konten ya kemudian elemen yang ketiga adalah teknologi di sini kita bisa mengembangkan konten belajar yang semakin mudah dengan adanya teknologi demikian juga delivery method ya Kita bisa belajar dari mana saja dari sumber mana saja dari mentor siapa saja dari trainer siapa saja karena apa method of delivery atau metode penyanan itu lebih inovatif menggunakan teknologi sehingga misalnya seorang ahli di bidang keuangan Anda bisa akses lewat podcast yang terselip dalam ee apa Apa itu YouTube atau platform yang lain ya atau website dan seterusnya di situ juga ada umpan balik ada data untuk mengembangkan strategi Le sehingga kita itu menjadi lebih baik lagi ya kan banyak konten yang dapat diakses oleh SN itu artinya apa kontribusi teknologi terutama teknologi digital sehingga kita bisa belajar dari mana saja ya dari berbagai macam platform yang tersedia Nah kalau kita gak punya literasi habis kita ya Artinya kita tidak bisa sebagai pemanfaat dari hadirnya teknologi itu maka kita harus punya teknologi literate Ya kita harus menguas teknologi oke ya kemudian ini gak usah ya kita loncati aja ya ini kemudian ada elemen yang keempat budaya belajar ya sebagai salah satu bagian atau elemen dalam eh learning cosistem Bagaimana budaya pembelajaran itu menentukan arah Li secara keseluruhan jadi jadi dalam konteks seperti ini menunjukkan tradisi ya ritus-ritus kebiasaan ya nilai-nilai atau value individu ASN kita semuanya untuk bertindak dan memberitahu apa yang diharapkan dari kita itu saat berhubungan dengan Li apa kita adalah user dari sistem yang dibangun oleh UN di kerja yang dibangun oleh organisasi kita supaya apa supaya kita bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya n Nah kalau misalnya kita tidak memiliki budaya belajar yang kuat bisa jadi elemen-elemen yang disediakan oleh organisasi kita dengan biaya yang sangat besar anggaran yang sangat besar itu nanti muspr gak ada gunanya maka kita harus punya tradisi pemikiran tradisi eh tradisi perilaku kebiasaan-kebiasaan yang relevan dengan kebutuhan untuk menuntut ilmu itu untuk ee apa belajar ya Jadi kita harus aktif motivasi kalau gak ada motivasi Bagaimana motivasi itu terus gak pernah berhenti ya dan itu membentuk suatu kultur ya membentuk suatu kebiasaan kebiasaan itu nanti pada dasarnya menjadikan kita punya karakter dan karakter itu mengarahkan kita pada takdir kita hati-hati ya Jadi kalau kita malas yadaya kita Mal yauddirnya orang k oke ya jadi budaya pembelajaran yang terbaik itu mendorong injudement keterlibatan aktif kita di tempat kerja ya lalu mendorong pula pembelajaran secara berkelanjutan mulai dari apa mulai dari Bu Ibu sampai menjelang masuk Diang tahat ya dan bagaimana kita ASN ya dapat terbantu dengan berinteraksi dengan semua elemen dalam Li itu oke ya kemian terakhir itulah strategi pimpinan unit kerja ini sangat penting peranan ya dalam membuat keputusan untuk menentukan strategi yang berfokus pada pengembangan ASN tentu saja ya Nah tujuantujuan dan strategi yang dibangun oleh pimpinan itu akan menginformasikan semua keputusan-keputusan yang dibuat ya bagaimana Li yang dibangun itu punya orientasi spesifik untuk mencapai tujuan strategis kita kita punya target ya unit kerja kita punya target target itu ditentukan selama Januari sampai Desember ketercapainya Bagaimana ya strategi itu adalah apa tadi pola berpikir dan pola bertindak yang spesifik untuk apa untuk mencapai tujuan itu nah Li learning ecosystem yang terdiri dari berbagai macam elemen utama dan elemen derifiknya tadi harus mensupport ASN untuk turut terlibat dalam kegiatan aktif dalam rangka mencapai itu tujuan Sei semakin mudah kalau kita nanti punya berbagai macam target itu dengan orang-orang yang punya kemampuan orang-orang yang berkompetensi orang-orang yang punya literasi dan seterusnya ya oke kemudian yang penting lagi juga begini apa yang terjadi pada masa lalu ketika strategi itu kita buat kadang-kadang tidak relevan lagi dengan sekarang yang sudah berubah dengan cepat dalam konteks yang seperti ini ya pimpinan itu tidak memaksakan strategi yang tak efektif bukan buat As buat buat pegawainya buat stafnya maka dia menyusun strategi yang lebih baik yang lebih fleksibel yang lebih adaptif untuk mencapai hasil yang artinya apa saudara-saudara bukan tidak mungkin strategi yang kita buat itu nanti berubah ya perubahan dengan kecepatan tinggi itu menandakan bahwa kita mampu beradaptasi itu namanya fleksibilitas kita jadi ni itu sifatnya dinamis tidak statis contoh dinamika itu misalnya apa kontenah kontennya harus terlalu update kalau kontennya update itu artinya apa eh ASN akan belajar sesuatu yang baru ya dengan sesuatu yang baru dia ba nanti bisa melakukan eh tindakan-tindakan dalam pekerjaan yang baru pula sesuai dengan ketentuan yang baru Nah itu namanya bagaimana kita harus fleksibel yang yang termaktub dalam elemen strategi tersebut ya kemudian Kenapa kok kita ini butuh Li ya Ada banyak alasan tetapi dari sejumlah studi itu bisa kita lihat bahwa Li yang organisasi dengan baik yang dirancang dengan baik ya itu akan menghasilkan program-program pengembangan secara personal ingat ya yang namanya Human Resource management itu tadinya dahulunya itu adalah untuk kelompok untuk tim tapi sekarang adalah untuk personal artinya anda semua ya kita semua sebagai individu itu dilayani oleh sistem yang namanya sistem manajemen SDM Nah lewat Li itu nanti ada tersedia fitur-fitur yang diakses oleh individu sesuai dengan kebutuhannya kebutuhan Apa kebutuhan melaksanakan pekerjaan yang ini tidak ada dalam bentuk platform tradisional tidak lagi ada Makanya sekarang namanya bpsdm dulu Badan Diklat dari namanya sayaja itu mengandung arti yang yang berubah saudara ya dalam kata-kata Diklat itu paradigma lama tergantung pada trainernya tergantung pada Widya Iswara ya wi tapi sekarang gak juga ya berubah semuanya Anda tergantung pada diri Anda sendiri artinya apa kebutuhan anda secara personal itu dilayani oleh sistem ini ya kedua kita lebih mudah sebagai snnya untuk dapat belajar pada saat yang tepat P kapan pun Nah kalau Diklat itu terjadwal kapan di mana itu ketat jadi kita tergantung dari waktu dan tempat termasuk dana juga toh tapi dengan learning ekosistem kita bisa setiap saat tanpa biaya yang eh mahal bahkan Nir biaya yang ketiga adalah pendekatan pembelajaran terdesentralisasi yang didukung oleh pimpinan ini logis ya pimpinan mana yang tidak mendukung stafnya untuk belajar ya dan itu terdesentralisasi tidak tergantung pada siapapun kecuali pada dirinya yang keempat memastikan pengetahuan disimpan lebih baik dan kemudian kita gunakan lagi untuk diterapkan pada situasi yang tepat kemudian merespon lebih tangkas eal ya untuk berubah lebih efektif lagi dan yang keenam itu adalah menghasilkan pengalaman belajar yang lebih menarik lagi bagi SM sehingga terus Semangat belajarnya Saya sekarang sudah hampir ee usia saya sudah mau ya mau belum 60 ya tapi kalau saya nak belajar habis saya ya karena sebagai dosen itu dituntut pengetan baru ya tidak hanya dosen tidak hanya guru Ya anda sebagai SN juga bikit itu guru bagi apa anak-anak muda sekarang yang masuk di instansi saudara Nah itu ya Lalu studinya apa yang bisa kita bisa lihat ya Tahun 2022 ini ya Why you need learning culture karena apa 80% employee itu akan lebih terlibat lebih bisa diandalkan kalau dia menguasai skill baru itu artinya apa ada 20% yang tidak terlibat dengan aktif kalau dia tidak mengas SK baru baru bagaimana bisa dilibatkan kalau dia tidak punya tidak menguasai pengetahan baru tidak tidak bisa skill baru sementara zaman sudah berubah ini masuk akal Ya jadi terus anda belajar kuasi yang baru supaya Anda dapat tantangan yang baru lalu ada 46% employee ya itu kalau dia merasa bahwa tidak dilibatkan dalam pembelajaran dia akan bosan ya Jadi ini adalah kelemahan manusia beda dengan artificial intelligence ya atau robot manusia tuh punya bosan maka dia harus beri diberi tantangan-tantangan baru tantangan baru dalam pekerjaan baru itu harus didukung dengan penguasaan baru Maka dia harus di dilatih dikembangkan diberi kemampuan baru kalau gak nanti mereka bosan itu ada 46 hampir separuh Ya ini yang penting nih terutama bagi perusahaan swasta ya kalau bagi negeriit Insyaallah anda itu tetap Stay di di jadi Bai PNS toh Gak akan keluar ya kerja tetap terus di tempatnya masing-masing kalau misalnya organisasi kita unit kerja kita itu invest invest apa nyuruh kita belajar dengan biaya berapa pun Nah sekarang dengan adanya teknologi dengan ada learning cosystem ini biaya semakin murah staf kita ya dari 94% karyawan itu akan tetap bekerja dengan kita kalau kita itu mendidik mereka nah ini sebagai salah satu kunci Mengapa kita perlu learning culture dan learning Apa ekosistem tadi itu ya ini gak usah saya baw karena ini menerangkan yang tadi lalu ini ada oracleelitian tahun 2002 Li atau learning ecosystem itu berdampak pada SDM dan memperoleh manfaat yang signifik ya Tidak usah saya e Tidak usah saya baca satu persatu jadi kalau kita belajar dengan di dengan platform Li itu ada 58% akan memiliki skill baru yang memenuhi kebutuhan masa depan tentu ya di ASN dengan adanya fasilitasi pemerintah kita akan lebih tinggi lagi tidak hanya 58% mungkin lebih dari itu angkanya ya Saya kira ini ad sesuatu yang perlu kita perhatikan untuk membangun tempat k kerja kita dengan fasilitas yang ada entah itu terbatas atau tidak terbatas kalau terbatas perlu ditambahi lagi ya itu sebagai tempat belajar kita ya oke sekarang persoalannya adalah bagaimana kita bisa bangun ya Li itu seperti apa ada divisnisnya tadi Li itu apa tujuannya ada Sudah tadi rumusannya Li itu apa manfaatnya Sudah saya sampaikan tadi ya sekarang bangunnya Bagaimana kalau kita belum terbangun dengan baik kalau sudah tentu ditingkat lagi performanya ya kualitasnya yang pertama assess your learning ecosystem bas on bus goal tujuan kita itu apa sebetulnya unit kerja kita itu apa organisasi kita itu apa kita asses ya kita nilai apakah learning ecosystem sebagai suesatu yang urgen apakah sebagai suatu prioritas dan sebagainya tergantung dari bisnis goal kita bisnis itu jangan diumpamakan sebagai perusahaan ya kita juga punya bisnis ya cor bisnis kita itu apa bisnis inti kita apa kalau di ruang tinggi pelayanan pelayanan mahasiswa apa pendidikan penelitian dan seterusnya Anda apa golnya Apa Anda nilai dan seberapa jauh learning ecosystem itu diperlukan Saya yakin ya Apun tujuan Anda apa diperlukan hanya saja mungya ber lelnya ber ya kayak perguruan tinggi di mana Saya belajar dinya yangak bo hang karena tu makasen harusuh peralatan teknologi yang paling tepat supaya apa supaya kita bisa mendapatkan kemudahan dengan alat-alat itu e Coba anda bayangkan ya dulu waktu pandemi muncul pertama kali tahun 2020 ya resmi di ditutup kita itu 2021 Maret ya masih ingat ya Bapak Ibu ya bagaimana kita berubah dari belajar offline yang biasanya di kampus di gedung sekolah ya tiba-tiba harus lewat seperti kita ini sekarang ya lewat Zoom ini secara online kalau kita tidak punya tool learning tool yang tepat Bagaimana Coba nanti para siswa peserta didik dan mahasiswa itu memperoleh ilmunya dalam waktu yang cepat saudara-saudara ya perguruan tinggi di seluruh dunia tidak hanya Indonesia seluruh dunia beradaptasi menentukan direct learning tool for the studen luar biasa saudara dan alhamdulillah ya alhamdulillah terlepas dari berbagai macam kekurangannya tapi tetap kita jamin proses pendidikan berjalan Apun mutunya itu kan ada evaluasinya tentu ya dan ternyata apa lulusannya bagus kan artinya apa kita harus punya kemampuan untuk menentukan right learning tool peralatan yang paling kemudian yang ketiga Listen to the data Apa maksudnya bahwa semua keputusan kita buat desain yang kita buat ya atau rancangan yang kita buat dalam Li itu berbasis data Jadi kita nak boleh subjektivitas ya karena ada duit karena proyek karena apa lalu kita bangun Li jangan ya Dari mana data itu Anda assment ya Anda diskusikan Anda fgd sehingga apa Ada sejumlah data yang menunjukkan bahwa kita ini butuh ya yang keduaalah kita dapat menentukan to yang berbasis data jugaentan anggaran berbasis data pula menentukan orang-orang yang terlibat berbasis data pula jadi data itu menjamin objektivitas kita kalau ada keputusan yang tidak berbasis data itu namanya keputusan dibastikan subjektif tidak objektif Li butuh keputusan yang objektif yang keempat adalah assign specific rle to people Inem kita menugaskan kepada setiap orang dengan peran-peran yang spesifik kepada setiap orang ya dalam sistem yang kita bangun dan yang kelima itu adalah it all come back to the learn semuanya harus Dikembalikan pada learner siapa itu ASN sebagai individu Li hal ini ya yang perlu Kita waspadai ketika kita step by step Tahap demi tahap kita membangun learning ecosyem di unit kerja kita ya Ini saya tadi sudah sampaikan bagaimana kita menilai berdasarkan tujuan Ya misalnya itu terkait dengan butuh butuh keterampilan baru lalu butuh keahlian baru butuh mengembangkan unit kerja baru lalu butuh peningkatan efisiensi dan produktivitas dan seterusnya ini adalah contoh-contoh yang terkait dengan bagaimana kita menilai learning ekosistem itu berdasarkan tujuan ya improvement itu menjadi bagian yang harus eh apa diputuskan menjadi tujuan sebagai proses pengambilan Fokus dari proses pengambilan keputusan kita kalau sudah se itu apa Li yang tadi bersifat Kompleks karena terjadi banyak elemen itu akan menjadi sesuatu yang berdampak pada lingkungan kerja kita ya dengan pertimbangan tujuan jelas unit kerja kita mengembangkan indikator untuk memahami nilai tambah l itu betul-betul diwujudkan dalam organisasi kita lihat aja nanti ya apa Data yang kita bisa peroleh dengan adanya Li Dan setelah ada Li Tentu saya yakin ada perubahan ya Kemudian yang kedua menilai alat oke Sudah saya sampaikan tadi ya langkah keeda berbis data oke Sudah tadi langkah keempat itu adalah peran spesifik apa misalnya ini misalnya ya saya ambil contoh di bpsdm Jawa Timur ya dari level staf staf bpsdm yang diberi peran khusus tadi spesific role ya dengan tanggung jawab tertentu tadi itu membuat konten ya menerapkan alat yang akan digunakan oleh pembelajar tadi ya menerapkan strategi yang ditentukan oleh Pimpin P dan membantu interaksi ASN dengan berbagai komponen dalam sistem itu jadi ini adalah peran-peran khusus yang menjadi tanggung jawab dari satu unit kerja kita untuk apa membangun Le yang betul-betul efektif dan dapat diakses dari level pimpinan bpsdm misalnya ya mengkomunikasikan pentingnya pengan ASN memotivasi tim dan menentukan arah budaya pembelajaran sehingga betul-betul ada milu learning di situ ya Kita tentukan keseluruhan strategi dan tujuannya untuk mendukung pengembanan Le dengan apa dengan strategi yang pas menyusun plakor yang pas sehingga apa Le itu betul-betul diwujudkan secara efektif ya kemudian kalau sudah peran-peran ini dilaksanakan dengan baik baik pada level staf maupun pimpinan itu akan mengizinkan ya membuka pintu bagi setiap ASN untuk mengkonsumsi konten pembelajaran sekaligus dapat umpan balik ya yang dapat dind berdasarkan pengalamannya ya ASN nanti akan berikan masukan kritik yang konstruktif saran-saran dan seterusnya oke ya langkah kelima kembalikan semuanya kepada kebutuhan peserta didik yaitu ASN sebagai learner ya staf bpsdm sebagai elemen ya pimpinan teknologi konen strategi budaya itu diintegrasikan untuk membangun untuk apa mengak ASN sebagai peserta didik dia akan terbantu ya dan akhirnya outputnya apa ASN nanti akan punya kemampuan baru yang bermanfaat untuk pekerjaan ya jadi semuanya itu adalah sesuatu hal yang berorientasi pada ASN sebagai learner oke apa yang bisa kita ambil kesimpulan dari apa yang saya jelaskan tadi bahwa hakikat belajar sepanjangyat diandungajang itu akan semakin mudah sudah diterapkan manakala Li terbangun di organisasi kita di unit kerja kita di organisasi kita ya dalam berbagai bentuk dan ukurannya itu tergantung faktor-faktor ASN sebagai individu sebagai pembelajar ya sebagai manfaat lalu harus ada strateginya ada dan seterusnya di mana elemen-elemen itu sudah saya sampaikan tadi keberhasilan Le tergantung dari dukungan Pimpinan dan staf artinya apaorting sistem berjalan difasilitasi sehingga ASN sebagai pembelajar atau pemanfaat itu dapat atau user dapat mengaksesnya dengan baik ya kita berharap ya melalui eh apa pengembangan Li ini ASN semakin berdaya dan bagaimanakah teknologi kita bisa akomodir ya sehingga nanti akhirnya ASN itu meningkat keterbatasannya dalam proses-proses pekerjaan ASN itu dapat dikendalikan sor dapat di andalkan untuk membuat Indonesia lebih maju lagi yang kedua ini yang penting efisiensi ya Eh biaya itu sampin besar saudara untuk pelatihan itu nah biaya itu akan dapat kita tekan lebih efisien skill dan reskilling yang kita butuhkan itu akan semakin berkurang biayanya lalu kreativitas inovasi terus jalan ya Dan saya berharap di sinovic maupun di Kemenpan dengan eh apa di apa diik di jatin itu semakin kreatif kita sehingga proposal-proposal inovasinya semakin bermutu akhirnya kita menjadi bangsa yang betul-betul maju berbasis inovasi yang keempat promosi pengalan belajar itu secara terbuka dan kolaboratif itu menjadi sesuatu yang esensial ya dan ASN adalah bagian penting dari kemajuan bangsa Terima kasih semoga sehat selalu ya silakan eh tanya jawab dan terima kasih atas perhatiannya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh nah kali ini Tentunya Bapak dan Ibu sobat ASN langsung saja kita akan lelanjutkan untuk ke sesi tanya jawab jadi sobat ASN bisa menggunakan future S atau yang bergabung melalui YouTube untuk bisa menuliskan pertanyaan melalui live [Musik] chat nah kali ini sbatn silakan saja untuk para penanya kita bersiap-siap ya kali ini Prof Yusuf ya yang pertama saya akan mengundang Bapak Sigit ywono yang akan bertanya silakan Bapak Sigit Yono halo halo bagaimana bapak sudah siap untuk bertanya dengan Prof Yusu siap Insyaallah baik silakan eh Baik terima kasih Bismillah ahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat siang dan salam sejahtera buat kita semuanya ee Sebelumnya saya memperkenalkan diri saya Sigit ywono dari dinas ketahanan pangan tanamangan danultur atau dkptphh kabupaten pelelawan provinsi Riau Eh terima kasih ee untuk moderator dan Bapak Ibu ee narasumber mungkin ee ada sedikit pertanyaan dan ini ee tentang sebuah kasus Pak ya Eh begini Pak ini mungkin masalah undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN yaitu percepatan pengembangan kompetensi eh dalam studi kasus gitu kan dalam kebanyakan kasus bahwa hak progatif pimpinan daerah itu kan sangat dominan Pak ya sangat dominan dan EE terkadang seorang ASN itu Sudah lama di situ tapi tahu-tahunya dipindahkan gitu kan contohnya gini contohkan saya aja kan eh Saya sudah lama di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten plawan dan saya di situ sudah Ee mengikuti ee pelatihan-pelatihan misalnya p yang AMDAL a AMDAL B AMDAL C kemudian pelatihan ekologi lingkungan gitu kan kemudian saya ee karena pimpinan saya kemudian mendapatkan mutasi atau pindahan ke dinas perizinan gitu kan dan di dinas perizinan pun saya ee mau belajar gitu kan mau belajar tetapi sebelum kita melakukan atau mengembangkan kompetisi kita gitu kemudian ee pimpinan itu memindahkan kita gitu kan memindahkan kita yaitu ke dinas pertanian gitu kan dan EE saya di dinas pertanian kan belum lama cuman dalam hal ini itu kan eh ASN itu kan kebanyakan ditempatkannya bukan berdasarkan backgroundnya atau bukan berdasarkan eh skillnya gitu kan kadang-kadang mungkin di bidang orang sosial mungkin di bidang pertanian kan Jadi mungkin ada ya mungkin ada arahan atau mungkin ada masukan dari bapak ee Prof gitu kan bagaimana untuk menyikapi solusi seperti menangapi masalah seperti itu Terima kasih wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Prof Yusuf saya persilakan untuk bisa menjawab baik ya Ini mudah-mudahan bukan curhat ya tapi rasa syukur ya kalau saya sen dipindah-pindah sen saya namanya bawahan Ya terserah pimpinan to maunya nanti kalau ditanya l kamu kok lambat belajarnya itu benar kalau kamuak bisa apa saya baru sebulan Pak di sini dipindah lagi siapa yang salah gitu aja yaak apaap itu saya pernah ingat ya seorang pejabat tinggi di provinsi Jawa Timur bilang ke saya Prof ya k kita ini sebagainasanya Kak punya gaji ya ya kan semuanya itu kan tergantung pimpinan kita wajib kita patuhi pimpinan itu maka syukur aja bersyukur Ya siapa tahu di baik itu ada hikmahnya tetap anda belajar dari apa yang Anda alami itu namanya your experience ya yang orang lain tuh gak punya pengalaman serupa dengan anda jadi gak usah ngeluh Ya sebulan di dinas X ya pindah lagi di dinas a pindah lagi ke dinas B dan seterusnya Disyukuri aja Ya belajar dari halal yang seperti itu ya Jadi kalau misalnya tadi pertanyaannya Anda Kok enggak bisa ya mana sempat saya berarti belum belum apa-apa Sudah dipindah Anda kok tidak bisa mencapai target target apa Saya gak punya kesempatan untuk bekerja mencapai target itu buktinya apaain l sk-nya berubah-ubah gitu aja jawabannya ya Tapi tetap Anda harus belajar dari hal yang anda alami ya jadi mutasi itu bagus kalau dilakukan dengan benar berbasis kata kan ya kan Nah kalau itu subjektivitas bisa jadi pimpinan itu sebel ngelihat kita enggak suka sama kita ya pindah-pindah aja biar kita ini gak bisa maju-macu itu ada preferensin yang gak baik ingat tadi ya semua keputusan harus berbasis pada data dan aturan Nah itu ya itu ya Mas ya Mas dari Belawan ya jauhnya ya jadi dari mana riauak pelalan pak ya oke sukses ya Mas ya syukuri aja dipah ya oke oke siapa kasih Pak Baik terima kasih Bapak Sigit nah kali ini pros Yusuf kita akan menuju ke penanya kedua untuk penanya kedua kali ini saya akan mengundang langsung Bapak Nono Soekarno Halo selamat siang Bapak Nono Selamat siang Ibu Terima kasih atas waktunya asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullah hal Oke ibu ini kita bicara tentang learning OS kemudian kita paradok dengan apa yang selama ini terjadi di level pimpinan itu kayaknya ada yang namanya eh p yang menyatakan Pimpinan gak butuh nih sta par pimpinan butuh staf yang loyal ini menjadi sebuah Dilema pada satu saya paham e konsep sistem mendorong karyawan atau staf ASN itu lebih bisa berkontribusi lebih bisa berinovasi tapi pada satu sisi yang lain itu kemudian dalam tanda kutip ada kebijakan-kebijakan pimpinan yang tentunya kemudian tidak bisa kita kita pahami ee sesederhana itu maka yang muncul kemudian ee bahasa pimpinan tidak butuh staf pintar tapi pemimpinan butuh staf yang loyal ngapun Pak terhadap itu cuma kira-kira kita bagaimana Prof he Prof sebelum dijawab Prof saya mohon izin Bapak nonoarno dari mana Dari pol Kecamatan Bu dari Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan Oke dari Pasuruan silakan Prof untuk bisa menjawab pertanyaan dari bapak nonoarno Baik Pak Nono ya Pak Nono itu Pak tidak tidak ya Kalau Pak yes yes itu pak ya Oke kita sama Jawa Timur Jadi gu aja ya tadi dengan saya serus ya kan ono pimpinan yang bagus itu pimpinan yang bisa bekerja sama bisa ngemong dengan e dengan anak buahnya memang loyal itu dibutuhkan ya loyal itu komitmen itu dibutuhkan ya tetapi kalau ada bawahan yang pintar ya yang cerdas ya encer nangdas ya cerjas itu encer nangdas itu menyia-nyiakan dirinya sendiri untuk mendapatkan durian ya karena disia-siakan durian tak dapat dia apa yang dia dapat Bua keceput Ya yang rasanya pahit belong yang ada itu pintar-pintar kokak dimanfaatkan bahwa pimpinan tuh punya target target itu tidak bisa dicapai tanpa adanya bantuan dari pihak lain siapa staf stafnya harus pintar ya bisa digunakan diberakan kepintarannya untuk kemajuan bersama jadi itu Saya kira adalah pimpinan yang menyia-nyiakan potensi dan itu justru menudukan dia dilihat aja nanti performanya ya jadi itu urusan dia kalau usah kinerja pencapaian tujuan dan seterusnya itu urusan pimpinan ya tapi begitu kinerjanya jelek Salah satu faktornya itu adalah SDM ya bahwa selama ini ASN aparat bawahan staf yang tidak dimanfaatkan atau tidak diberarkan secara optimal itu akhirnya mempengaruhi kinerja dia sebagai pimpinan jadi begini kan ono ya pertama Bagaimana kita menyikapi pimpinan yang tidak kondusif ya didoakan seperti eh orang-orang yang teraniaya ya supaya apa pimpinan kita lebih perhatian lagi terhadap kebawahannya dengan satu asumsi bahwa pimpinan itu atau atasan itu tergantung bawahan yang kedua tidak ada artinya seorang pemimpin itu manakala dia tidak memperhatikan bawahannya dan dia menghilangkan dari salah satu unsur salah satu komponen atau elemen penting dalam learning ekosistem itu apa pimpinan hilang ya Bawan akhirnya bingung maunya apa pimpinan itu Jadi dua dosa itu satu dia membuat bingung orang lain dan dua dia mengabaikan potensi yang ada yang sebetulnya itu bisa diberdayakan jadi gini Pak yang menyikapinya terus saja Pak belajar terus saja Pak menunjuk satu etiket yang baik bekerja dengan baik dengan pintar ya tanpa harus minteri orang tanpa harus terkesan sombong sehingga orang nanti akan apa termasuk pimpinan kita akan respek terhadap kita bisa jadi sikap seseorang itu termasuk sikap pimpinan kita itu e tergantung apinya juga apinya tergantung dari Bawan juga kan mungkin bawahannya kurang interaksi atau apa Nah semuanya harus refleksii I itu ada forum ya untuk refleksi diri sehingga semua tahu duduk perkaranya di mana Saya kira itu Pak Nuno ya semoga sukses ya amin semoganya berubah ya lebih baik lagi sehingga pasuran lebih maju daripada Surabaya ya siap siap siap Baik terima kasih banyak dan untuk Bapak Nono juga kami ucapkan terima kasih banyak kali ini sebagai informasi untuk para penanya yang telah terpilih untuk bisa konfirmasi alamat ke kontak person kami 90411 nah kali ini Prof Yusuf Boleh dong dikasih ataupun juga diberikan closing statement nih pada hari ini apa sih pesannya untuk seluruh sobat ASN yang ada di Indonesia Prof baik kita semua punya potensi untuk bergerak terus terlibat aktif dalam ee kemajuan bangsa kita sesuai kapasitas kita di daerah masing-masing di tempat KJA kita masing-masing jangan jangan abaikan peluang itu ya jadikan kita sebagai bagian terpenting dari sistem kita dengan cara apa dengan cara terus belajar dan dengan belajar itu kita bisa berkontribusi semaksimal mungkin untuk kemajuan bangsa kita semoga sukses selalu Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh kita Berikan tepuk tangan yang meriah untuk Prof Dr Dres H Yusuf iryanto m.kom Terima kasih untuk waktunya dan juga kesempatan di sesi sharingnya tentunya dalam ASN belajar seri ke-42 nah kali ini Tentunya sobat ASN sebelum kita melanjutkan ke narasumber yang berikutnya marilah bersama-sama kita akan mendengarkan jingle ASN Belajar ciptaan Gubernur Jawa Timur Dr honoris Kausa Hajah kofifa Indar [Musik] Parawansa zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama ASN belajar ciptakan SDM unggul berprestasi selalu inisiatif dan kolaboratif untuk inovasi yang berkelanjutan dari ASN berakhlak mulia siap menyongsong Indonesia emas ASN belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekad pantang menyerah jadi ASN jetar berkualitas belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekat pantang menyerah jadi ASM t [Musik] berkualitasamaajar nah Baiklah sobat ASN kita akan menyimak pemaparan narasumber yang ketiga Beliau memiliki andil dalam mengembangkan sistem manajemen SDM dan hukum pada saat ini menjabat sebagai Innovation and system development PT Semen Indonesia dan marilah kita sambut ini dia bapak Muhammad Haris ST mmt [Musik] asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh Bagaimana kabarnya Bapak Muhammad Haris baik mbak Santi Devi Mbak Devi Santi ya Iya betul Devi Santi Bapak senang sekali bapak bisa hadir bersama di tengah-tengah kami bersama sobat ASN seluruh Indonesia Nah kali ini untuk pemaparannya tempat dan waktu disilakan baik oke baik ee Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh waalaikum Selamat siang ee kepada para sobat ASN yang saya banggakan yang saat ini ee menunjukkan ee bahwa yang hadir di forum ini adalah good learner semua ee terkait hal ini Tentunya saya masuk kepada sesi yang ketiga ya Ee setelah tadi ada Bu Dr kemudian S du adalah Prof H Yusuf yang memberikan petuah-petuah gitu termasuk tadi konsultasi individu ya E dan di sesi ketiga ini Tentunya saya akan membawakan terkait dengan bagaimana menumbuhkan budaya kerja yang kreatif E dan inovatif gitu Ya untuk itu mungkin saya mohon izin untuk bisaarereen terlebih dahulu dulu ee dan Mohon konfirmasinya apabila k sudah metayang Ee screen saya apakah sudah Ee tayang S screen-nya Sudah Bapak sor tapi terbalik Bapak Oh Terbalik ya Iya sebentar sebentar Allahu akbar Allahu akbar ee mohon izin karena ini ada azan Ee Kita Break dulu ya boleh Bapak silakan bapak baik baik Ee kita lanjutkan ya jadi ee terkait dengan sesi ini ee saya akan membaakan materi terkait dengan ee menumuhkan budaya kerja yang kreatif dan inovatif ya Ee sesuai dengan apa pesanan dari panitia ini ya Nah terkait hal ini kalau kita menyimak tadi apa yang sudah dipaparkan oleh Bu Dr Erna ee dan sekaligus yang dipaparkan oleh prof Yusuf ee bahwa kita sadari ee saat ini ee kita bisa merasakan ya dan mencermati ee terkait dengan adanya perubahan ee atas pola kerja kita kemudian perubahan atas produk di sekitar kita kemudian perubahan terhadap layanan terhadap masyarakat dan semuanya Itu adalah sebuah ee perubahan yang perlu kita managemen nah artinya dari satu titik eh existing yang kemudian berubah menjadi sebuah titik on the future Itu adalah sebuah eh perubahan yang harus kita ee tangkap E dan kemudian itu bisa menjadi sebuah perubahan perilaku kita di dalam hal ini nah kemudian kita melihat saat ini ee kalau kita merasakan ee dari sisi komunikasi pun itu kita juga yang dulunya itu kita tidak ee bisa berkomunikasi jarak jauh kemudian ada namanya teknologi waktu itu Eh handphone ya kemudian hanya bisa dikomunikasikan dan sekarang ini sudah bergerak menjadi smartphone itu adalah sebuah Trans formasi ee era ee yang memang ee mengikuti dari kebutuhan ee pasar atau mengikuti dari tuntutan ee peradaban gitu ya nah begitu juga ee di aspek industri industri juga demikian ee banyak sekali perubahan teknologi yang tadinya menggunakan konvensional itu sekarang saat ini sudah mulai bergerak menjadi teknologi robotial nah termasuk terhadap servis terhadap layanan yang di mana saat ini layanan juga demikian layanan juga mengalami sebuah perubahan yang tadinya Ee Kita melayani ee customer harus datang ee ke meja dan kemudian kita layani secara konvensional di mana itu membutuhkan waktu yang panjang ee dan saat ini Ee Kita juga ee mulai membenahi diri ee dan membenahi metode layanan e kita sehingga kita bisa memperbaiki layanan ini ee berbasis pada di digitalisasi nah ini merupakan sebuah ee transformasi peradaban era nah terkait hal ini ee maka saya teringat terkait dengan apa yang disampaikan oleh jackwell ini adalah salah satu eh dari eh mantan Ce dari G ya Eh dan yang memang dikenal sebagai eh apa Bapak kepemimpinan gitu ya jadi memang mempunyai leader leadership style yang memang sangat luar biasa ee beliau menyatakan bahwa jika laju pertumbuhan di luar itu lebih cepat dibandingkan dengan laju pertumbuhan di internal maka akhir sudah dekat artinya ketika kemudian ada perubahan ya perubahan teknologi perubahan pelayanan perubahan proses kerja kita ee di luar itu lebih cepat dan kita tidak bisa mengikuti Perubahan tersebut maka itu akhir sudah dekat Artinya kita tidak bisa ee ee exit ee apa eksis di dalam proses ee layanan ee di dalam pertumbuhan ee perubahan yang terjadi nah ini yang ee apa insek yang disampaikan olehwell bahwa e saat ini di dalam respon perubahan ini maka ada tiga kata kunci yang memang harus Ee kita lakukan yang pertama adalah bagaimana kemudian kita bisa melakukan adaptasi terhadap perubahan tersebut Nah maka Ee Kita merlukan pembelajaran Nah di sinilah sebenarnya keyp Ee kita pada hari ini adalah proses belajar untuk bisa ee beradaptasi dengan perubahan yang terjadi kemudian yang kedua itu bagaimana kemudian kita bisa secara Agile tadi sudah disempat disingkung oleh prof Yus juga bagaimana kita secara eil untuk bisa menangkap e peluang e yang ada di dalam perubahan tersebut sehingga perubahan ini bukan sebuah Ancaman bagi kita tetapi Ini adalah sebuah peluang untuk kita lakukan ee adaptasi gitu ya secara cepat begitu nah kemudian yang berikutnya adalah terkait dengan ee sustainability Bagaimana kemudian antara ee adaptasi yang kita lakukan secara cepat e dengan eility dan ini akan bisa memberikan keberlanjutan dan keberlangsungan organisasi di dalam ee ee Tata kelolanya maka Ee kita memerlukan ee kata kunci untuk bisa mencapai semua nya itu adalah bagaimana kita bisa melakukan ee pembelajaran dalam hal ini ee pembelajaran tadi juga sudah disampaikan ee panjang lebar oleh eh Bu Dr Erna dan ee bu eh dan profesor Yusuf ya Eh dan saya mungkin akan melihat dari aspek praktisionernya ya jadi saat ini kita melihat bahwa proses pembelajaran itu ee di dalam ee perspektifnya perubahan mindsetnya adalah bahwa pembelajaran ini sebenarnya kebutuhannya bukan dari organisasi pengelola atau memang e dari Kalau dari sini ada ppsdm ya tetapi kebutuhan belajar ini keinginan belajar ini adalah harusnya e dari learnernya atau dari kita sebagai ASN nah tentunya kita perlu menselaraskan Bagaimana kita bisa menselaraskan antara ee kebutuhan organisasi kompetensi yang dibutuhkan untuk bisa mencapai visinya ee dengan ee kebutuhan eh personal dari ASN untuk bisa ee mencapai ee tujuan daripada organisasi tersebut maka yang pertama adalah eh cca gitu ya Core kompetensi analysis kita harus bisa menemukan apa yang menjadi cor kompetensi di dalam proses eh bisnis di unit atau di organisasi yang e yang yang kita jalani begitu Nah setelah kemudian kita bisa menemukan Core kompetensi maka kita harus menyusun namanya adalah eh diagnostic need analysis atau dne gitu ya Apa saja kebutuhan yang kemudian itu bisa kita ee antara kompetensi inti yang yang yang Isting untuk kita perkuat dan kompetensi inti yang akan kita bangun ke depan bukan Tidak mungkin bahwa dalam satu organisasi itu tidak mempunyai e kompetensi inti yang statis semuanya dinamis seiring dengan e perubahan Nah jadi untuk bisa menyesuaikan ee atas perubahan tuntutan itu maka kita juga ee perlu mengidentifikasi apa yang menjadi kompetensi inti layanan saat ini dan apa yang akan kita ciptakan kompetensi inti baru untuk bisa memperbaiki layanan tersebut nah barulah kemudian kita masuk ke dalam e training need analysis gitu yang kemudian ini akan menjadi learning plan yang akan ee diidentifikasi oleh masing-masing personal as n yang kemudian akan diajukan nah dan analisis ini akan di ee susun berdasarkan dari DNA ee ya development need analysisnya ya development analysis juga akan disusun berdasarkan cor kompetensi analisisnya nah ini yang akan menjadi sebuah keselarasan bagaimana kita menjembatani antara ee kebutuhan kompetensi organisasi saat ini dan akan datang ee dengan kebutuhan gap eh kompetensi yang Ee Kita milik sebagai personal ASN nah tentunya ini akan menjadi sebuah proses gitu ya bagaimana kemudian kita bisa menyelaraskan itu dan eh harapannya ini akan bisa mengakselerasi ya kompetensi yang dimiliki oleh individu ASN ee kemudian akan ee apa akan mengagregasi menjadi sebuah kompetensi organisasi dan itu bisa mengakselerasi Dari kompetensi eh mengakselerasi dari pencapaian daripada tujuan organisasi tersebut begitu nah ee terkait dengan ini Tentunya Mungkin saya akan perkenalkan ee Mungkin kita sudah tahu ya kita mungkin sudah pernah belajar eh apa itu sebenarnya eh learning proses e konsep begitu ya Nah pembelajaran ini ada tiga tahap Eh kalau eh apa ini dari Alvin tler Ya itu eh berpendapat bahwa proses pembelajaran itu mengalami sebuah fase tiga fase gitu ya yang pertama adalah fase learn bagaimana kita kemudian di dalam perubahan ee yang terjadi kemudian permasalahan yang terjadi kemudian peluang yang kita identifikasi itu menjadi materi pembelajaran kita gitu ya Nah kalau kita ingat bahwa pembelajaran tadi yang disampaikan elemen daripada ee apa learning ecosystem itu mempunyai ee banyak elemen tadi disampaikan oleh prof Yusuf ada lima elemen ee namun sebenarnya tidak ee apa Ee tidak terbatas pada itu gitu ya Ee jadi kalau saya saya ambil simpelnya aja terkait dengan subjeknya subjeknya adalah learnernya learnernya ini bagaimana eh apa tingkat eh kesadaran diri daripada learnernya kemudian Bagaimana tingkat keyakinan daripada learnernya dan bagaimana tingkat kemauan daripada learnernya ini juga akan menjadi ee objek Bagaimana kemudian kita bisa menganalisis dan kita bisa secara sadar diri bahwa kita ee perlu mengembangkan diri melalui pembelajaran yang ada kemudian proses itu sendiri metodenya mungkin kalau kita melihat metodenya yang sekarang ini berkembang Eh ada dua yang eh metode besarnya ada eh pedagogic learning ada anragogic learning gitu ya jadi ada yang memang one way communication ada yang ada yang two way communication nah n kemudian kalau kita mulai dari sebuah teknisnya kalau teknisnya itu bisa saat ini Eh kalau dulu offline learning kalau sekarang e bisa online learning dan itu tidak terbatas pada tempat gitu yaah tidak terbatas pada eh waktu gitu ya bisa jadi antara waktuia bagian barat dan timur ini bisa menjadi apa eh eh satu event learning yang sama begitu dan saat ini juga kalau kita melihat dari aspek eh cara itu macam-macam gitu ya jadi bisa menggunakan ya saat ini kita menggunakan materi yang konvensional ada juga yang sekarang dikembangkan menjadi podcast learning gitu ya yang artinya kita bisa melakukan pembelajaran ee sambil beraktivitas dan waktunya bisa kita tentukan sendiri begitu nah ini menjadi eh apa perubahan-perubahan konsep learning yang EE memudahkan bagi learner untuk bisa menambah atau mengembangkan kompetensinya begitu nah bisa juga ada dalam bentuk video tutorial gitu ya dalam bentuk apa materi seperti ini atau mungkin ee apa dalam bentuk coaching conseling mentoring gitu bisa juga ada job assignment itu adalah semua eh metode metode learning yang dikembangkan berbasis pada culture yang ada disesuaikan begitu jadi eh harapannya dengan metode yang ada ini e learning toolsnya itu juga sudah kita eh lihat bersama bahwa Kembangan juga semakin ee semakin dinamis gitu ya sehingga itu bisa memudahkan ee para learner untuk bisa menambah wawasan dan meningkatkan kompetensinya begitu nah eh kembali lagi kepada eh konsep learning eh proses di dalamnya di sini Bagaimana kita bisa mempelajari objek-objek baru ee Kemudian Kemudian kita bisa ekstraksi ee permasalahan-permasalahan terjadi di tempat kerja kita itu adal sebagai sumber ya ee eh apa learning source-nya eh bagi kita sebagai eh individual ASN itu bisa ee dipakai sebagai ee salah satu e sumber untuk pembelajaran di mana masalah ini bisa ee muncul di mana-mana kalau di tempat kerja kita misalkan Eh ada gap antar target kinerja dengan realisasi misalkan atau mungkin ada gap antara standar layanan oneeh service ee ternyata realisasinya lebih dari one hours gitu nah itu juga bisa menjadi sebuah pembelajaran bagi kita artinya pembelajaran yang berbasis pada ee permasalahan atau problem base juga e bisa kita lakukan pembelajaran e dengan meng-capture potensi-potensi untuk eh meng-create menciptakan proses kerja baru atau tata kelola baru begitu ya yang tadinya belum ada kita ciptakan semata-mata untuk merespon perubahan yang ada dan itu ee berbasis pada e Voice of customer gitu berbasis pada ee customer experience Apa yang dirasakan customer kemudiankemudian yang diharapkan oleh customer begitu Itu yang eh menjadi salah satu resource e Learning Kita di tempat kerja ini termasuk eh di dalamnya adalah eh eh ketika kita ada di tempat kerja kita kita lihat apakah memang ada kondisi-kondisi yang unsif condition itu juga bisa menjadi eh materi Learning Kita gitu ya jadi eh sebenarnya eh ketika kita belajar maka syaratnya adalah bagaimana kemudian kita bisa menguasai eh job description kita setelah kita bisa menguasai kemudian kita bisa mengidentifikasi permasalahan atau gap eh apa antara standar target dengan realisasinya begitu gitu atau di situ terjadi ketidaksesuaian mengenai komplain pelanggan atau komplain masyarakat dan sebagainya ini menjadi sebuah eh source of learning berikutnya adalah eh terkait dengan eh proses unlearn gitu ya pros unl ini maksudnya adalah ee bukan kemudian melupakan semuanya bukan tetapi melupakan apa yang sudah diketahui sebelumnya yang memang itu dirasa sudah tidak relevan gitu ya sehingga kita tidak terjebak pada blocking mindset gitu ya block mindset atau eh fix mindset gitu ya Nah maka kita ee perlu e membuka diri dengan proses rel melakukan pembelajaran ee dengan lebih terbuka ee dan ee apa lebih terbuka terhadap ee perspektif dan fakta-fakta EE yang ada begitu di situlah kemudian akan tercipta sebuah ide karena proses pembelajaran itu harapannya adalah menghasilkan ee output yaitu dalam bentuk ide nah kemudian Ide ini dikembangkan Nah ide dikembangkan menjadi creativity creativity dikembangkan lagi menjadi sebuah produk inovasi nah di situlah kemudian nanti eh secara sistem eh Saya kira ASN sudah sudah punya sistem eh kompetisi terkait dengan inovasi itu yang akan bisa menjadi ee sistem yang terintegrasi Bagaimana eh sistem mengcreate eh eh metode pembelajaran dan kemudian Bagaimana bisa menghasilkan ide dan ide ini akan bisa menjadi sebuah produk inovasi ee ASN dan ini akan bisa memperkuat dan meningkatkan eksistensi daripada organisasi tersebut begitu ya kemudian eh Yang eh tadi E ketika kita berbicara idea ide itu gambarannya adalah Eh bagaimana ini Ide adalah sebuah mental konsep ya eh atau gambaran yang ada di pikiran kita gitu ya yang e sebenarnya merespon pada satu objek gitu ya satu objek tertentuah objek itu Apakah objek masalah objek itu apakah EE apa peluang Nah itu menjadi sebuah objek nah objek ini kemudian eh apa Ee kita visualisasikan e di dalam pikiran kita gitu ya pikiran kita kemudian coba kita eh apa Kita uji dengan eh apa dengan beberapa ee apa ee metode pengembangan ide ya misalkan di situ ide itu bisa dalam bentuk ee combine gitu ya mengcombine antara produk layanan satu dan produk layanan lain menjadikan satu atau kemudian ee ide itu e bisa e disimplifikasi misalkan yang tadinya itu melalui sebuah proses e layanan yang cukup panjang kemudian dipotong prosesnya sehingga itu bisa lebih cepat dan sebagainya Nah itu adalah ee dalam bentuk Gambaran atau sebuah ide Nah ide ini ee akan masuk ke dalam ee tahap creativity apabila Ee kita mampu untuk bisa mengembangkan ide tersebut gitu ya dan mencari jalan-jalan keluar yang baru gitu ya terhak kait dengan ee masalah maupun opportunity yang ada nah ini yang eh menjadi creativity jadi ide belum tentu e kreatif tetapi ketika kreatif Itu adalah sebuah ide yang memang sudah di dikembangkan Ya sudah dikembangkan ee dan itu bisa siap untuk bisa diimplementasikan nah ketika hanya sebatas ide maka ini bukan inovasi ini baru ide kreatif gitu ya Nah ketika kita masuk ke dalam tahap fase inovasi maka ide harapannya adalah ide yang sudah terimplementasi dan terbukti memberikan benefisial bagi organisasi tersebut entah itu terkait dengan masalah efisiensi biaya entah itu terkait dengan eh apa eh mempercepat waktu layanan ya atau mempercepat proses kerja kita gitu ya Ee terkait dengan meningkatkan akurasi data kita dan sebagainya jadi adalah benefit karena benefit ini ada dua kalau di dalam inovasi jadi ada benefit yang e sifatnya bisa dirupiahkan atau diuangkan adalah benefit finansial ada juga soft saving benefit atau benefit yang kualitatif gitu ya kualitatif yang ee apa Ee tidak bisa diurpiakan atau ee perlu ee riset untuk bisa murikan itu dengan menentukan proksi-proksi ee tertentu gitu ya Nah berikutnya adalah ketika kemudian ini bisa bergerak ya satu pembelajaran menghasilkan ide-ide dikembangkan menjadi sebuah ee ide kreatif dan ide kreatif ini diimplementasikan menjadi sebuah produk Inovasi dan itu berjalan secara ee kontinu maka akan menghasilkan memperkuat perilaku kita gitu ya jadi perilaku ASN eh yang inovatif gitu ya maka ini akan menjadikan mengukuhkan kita gitu ya sebagai ASN yang inovatif Nah maka e perilaku Inilah yang disebut dengan values gitu kan karena vales ini dibentuk dari sebuah eh perilaku-perilaku dibentuk dari sebuah kebiasaan gitu ya Nah dari sinilah kemudian eh pentingnya Bagaimana kemudian Ee kita secara konsisten melakukan pembelajaran yang nanti akan bisa menghasilkan sebuah produk inovatif melalui sebuah transformasi ide ide kreatif kemudian inov inovasi yang kemudian akan menjadi sebuah ee perilaku dari individu ASN dan ini akan mengagregasi menjadi secara kolektif menjadi perilaku secara bersama diorganisasi dan menjadi sebuah budaya kerja nah budaya kerja ini Tujuannya adalah untuk mendorong peningkatan keberlanjutan kinerja yang berkelanjutan sesuai dengan apa yang menjadi misi atau yang menjadi tujuan daripada organisasi tersebut ya Nah kemudian Eh kalau kita lihat apa sih sebenarnya keterkaitan antara valu work system maupun work proses begitu ya kalau kita melihat bahwa di sini eh values eh kita saat ini sudah mengenal adalah ASN berakhlak maka ASN berakhlak ini menjadi sebuah cor valus di mana corvus ini itu akan bisa eh mendorong ya mendorong terciptanya work System yang eh yang konsisten e dan di dalamnya ya maka gambaran dalam box system di sini itu kita Gambarkan di dalam e apa eh gambar yang di tengah itu ada plan to check action itu adalah eh ding cycle gitu ya adalah eh sebuah tahapan proses yang selalu ee terkait ee dan itu selalu berputar looping gitu ya Nah ini yang dinamakan sistem ya keterkaitan antara proses yang kemudian saling terkait dan itu ee berjalan secara repable Itu adalah sebuah work system maka Diharapkan dengan perilaku-perilaku SN yang eh apa Yang Eh a good learner itu akan bisa menciptakan sebuah produk Inovasi dan itu akan bisa apa apa bisa mendorong ya terciptanya work System yang EE sustain dari dari work System yang ini dari work System yang kemudian terbentuk maka akan merefleksikan menjadi sebuah work proses gitu ya proses kerja kita sehari-hari gitu ya Sehingga inovasi ini tidak terjebat pada eh seremonial event tidak terjebak pada event-event tertentu saja baru berinovasi tetapi ee bisa dilakukan eh di mana pun dan kapanp begitu ketika kita mempunyai Fais tadi karena Fais adalah refleksi dari perilaku kita gitu ya jadi berakhlak gitu ya Nah kemudian dari work pres ini ee muncullah ee ada delan langkah yang kita kenal Jadi kalau pendekatan di metodologi eh continual improvement itu ada yang pendekatan eh seven eh Seven tools eh Seven tools ada yang juga yang eh Del langkah ada juga yang tuuh langkah begitu ya Nah eeah kita pendekatnya saat ini adalah mungkin saya pilih di delan langkah gitu supaya bisa lebih clear eh antar tahapan work proses yang yang yang apa yang mungkin ini bisa Ee kita adop ya kita adop dan kita bisa lakukan sehingga kita melakukan ee inovasi ini tidak terjebat pada eh seremonial event tetapi ini kita sudah menjadi sebuah sistem kerja menjadi sebuah proses kerja yang yang eh dilakukan oleh eh para Insan ASN ya jadi ee terkait dengan b proses maka ee sebenarnya di sini ee dari delapan langkah itu ee kita kenal bahwa Langkah pertama dalam setiap pekerjaan itu ee yang pertama adalah bagaimana kita bisa menentukan aktivity atau ee sini adalah sebenarnya output-nya adalah bagaimana kita bisa mengidentifikasi ee permasalahan tersebut kemudian mengklasifikasi ya kemudian setelah mengklasifikasi kemudian kita tetapkan mana yang prioritas gitu ya Mana yang kita prioritas sehingga outputnya di sini adalah problem statement gitu ya atau opportunity statement ya jadi di sinilah eh kita bisa mengidentifikasi E dan kita dilatih Bagaimana kita bisa eh meningkatkan sense of Crisis kita sense of ury kita bagaimana kita dilatih kepekaan kita di dalam mengidentifikasi permasalahan di lingkungan kerja kita kita ya dengan mempelajari ee hal-hal yang e baru dengan mempelajari metode-metode yang baru ya di luar yang bisa mungkin kita adop di dalam ee lingkungan kerja kita begitu ya Nah kemudian yang kedua adalah ketika kita sudah mendapatkan problem statement berbasis pada data gitu ya karena memang ee ketika kita berbicara inovion itu maka speak by data decision by Fa jadi tidak lagi ee berbicara secara kualitatif gitu ya Nah di sini yang kedua adalah bagaimana kita bisa mengidentifikasi ee penyebab permasalahan tersebut gitu ya Nah di sini kita bisa gunakan beberapa ee statistic tool sederhana yang bisa kita ee gunakan untuk mengidentifikasi penyebab ee utama dari munculnya permasalahan tersebut kemudian dari langkah yang ketiga tentunya setelah kita menentukan dan kita ketahui akar penyebab bab masalahnya maka kita tentukan solusinya maka solusinya di sini ee tentunya ee juga ada eh tools yang bisa kita gunakan untuk bisa mengidentifikasi alternatif eh solusi yang terjadi gitu ya kemudian ee setelah kita tentukan solusi maka kita rencanakan ee perbaikannya ya jadi di manapun dalam case apapun dalam scop pekerjaan apapun Ini juga berlaku gitu ya ketika di situ ada permasalahan ada gap ee antara target dengan realisasi ada gap antara standar dengan realisasi ya antara ee terjadinya ketidaksesuaian itu bisa kita ee apa jadikan sebuah data ee yang kita collek dan kemudian kita tentukan permasalahannya kemudian kita selesaikan dengan delapan langkah begitu ya Nah semua ini di langkah sat sampai dengan langkah itu masuk dalam ee sistem plan gitu ya jadi di mana pun e kita dalam melakukan pekerjaan selalu harus melalui tahapan perencanaan gitu ya entah di situ ad melalui kita bikin work program kita bikin RAB gitu yaah dan itu selalu dimaintain nah ketika kemudian ada permasalahan kita bisa gunakan dengan workess contin improvement gitu ya Nah lalu kemudian kita masuk ke dalam sistem yang kedua yaitu do ya ber mengimplementasikan apa yang sudah kita rencanakan ee dan selanjutnya kita masuk ke dalam work system Cheek gitu ya yang ketiga yaitu kita melakukan evaluasi perbaikan di sinilah tadi sempat disingut oleh eh Bu Dr Erna Bagaimana kemudian kita bisa melakukan pengukuran ya pengukuran terhadap kinerja yang ada gitu ya tadi disampaikan bahwa di situ ada mulai dari Ada apa ee kalau di ASN kalau seingat saya itu ada indikator kinerja utama iu dan indikator kinerja individu gitu ya Ii ya Nah itu adalah sebuah cas skating eh Indicator yang kemudian akan dilakukan pengukuran begitu juga di dalam eh apa case e terkait dengan Innovation metodology ini bagaimana kemudian hasil perbaikan setelah kita laksanakan itu kemudian kita evaluasi dengan Ee kita bandingkan antara permasalahan yang di langkah satu dengan hasil yang sudah Ee kita lakukan perbaikan Apakah ini ee sudah menyelesaikan permasalahan atau belum Nah begitu ya Nah kemudian ini juga bisa kembali apabila ini ee tujuan melaksanaan perbaikan ternyata tidak memenuhi atau tidak menyelesaikan permasalahan bisa kembali ke langkah sat ya Atau mungkin kita bisa kembali ke langkah dua apabila pada saat kita melakukan ee analisis penyebab masalahnya itu juga ee kurang representatif gitu ya Sehingga yang dicapture bukan akar penyebab masalahnya tetapi yang dicapture adalah masih penyebab-penyebab masalah yang memang masih bisa diturunkan ini juga bisa kembali ke langkah du juga bisa kembali ke langkah T atau langkah ketika di dalam menentukan solusi itu tidak mengadress pada perbaikan permasalahan yang terjadi Nah di sinilah sebenarnya E tol ukur keberhasilan dari sebuah eh proses ya Eh contin continual improvement ee di dalam melakukan ee inovasinya berikutnya apabila kemudian melalui evaluasi perbaikan itu dinyatakan sudah berhasil maka e kita lakukan standarisasi hasil perbaikan atau tadi yang di e tahap fase relarn itu menciptakan atau eh meningkatkan standar eh kerja yang eh baru begitu ya jadi di situ produknya adalah standarisasi adalah mengembalikan kepada standar meningkatkan kepada standar atau menciptakan standar baru gitu nah kemudian langkah Del ee di work System yang action itu adalah menetapkan tema perbaikan selanjutnya nah ini adalah entry point Bagaimana kemudian ini bisa menjadi sebuah ee perilaku yang berkelanjutan untuk melakukan ee proses kerja secara berkelanjutan ee di mana pun ee dan kapanpun ee ketemu masalah ketemu peluang itu bisa kita lakukan dengan ee memutar work system dan proses kerja yang ada ya Nah dari sinilah kemudian harapannya ada transformasi atas dampak perilaku yang kemudian mulai dari yang tadi sampaikan Mul dari pembelajaran yang efektif kemudian menghasilkan sebuah ide ide kemudian dikembangkan menghasilkan sebuah berbag inovasi yang kemudian akan ee membentuk perilaku atau values ee individu yang kreatif atau tim yang kreatif Nah di sinilah kemudian Eh tadi sempat Dis juga Yos bahwa di sini kemudian akan meningkatkan skill dan menciptakan creatif skill kemudian ada motivasi gitu ada self motivation Nah di sini akan memberikan inputan ee bagi di eh skim di apa lingkungan kerja kita dalam bentuk ee motivasi secara organisatoris gitu ya Di mana sebenarnya kreatif Ide ini itu akan bisa menjadi salah e salah satu eh sumber untuk bisa kita berinovasi dan creative skill ini juga bisa menciptakan standar eh praktis ee sistem tata kelola atau sistem atau proses kerja kita atau proses layanan yang ada di tempat kerja kita ini adalah dampak ee ketika kita akan melakukan ee apa ee pembelajaran ya secara konsisten kemudian menghasilkan ee outcome-nya adalah Inovasi dan inovasi memberikan dampak terhadap lingkungan ee lingkungan kerja yang inovatif e di dalamnya dan ini untuk ee mendorong keberlanjutan daripada atau reputasi daripada organisasi begitu nah kemudian ee terkait hal ini tentu Ee kita akan melihat ee Bagaimana ee harapan dari sebuah dari Insan ASN gitu ya bagaimana ee di dalam proses pembelajaran di tempat kerja ini kita bisa gunakan ee apapun ya yang sepanjang mata Pemandang kita bisa ee apa Ee kita bisa gunakan sebagai objek ya untuk bisa melakukan pembelajaran hal-hal yang baru gitu ya halhal yang baru Nah sehingga ee dibutuhkan self projection ya Jadi bagaimana kita bisa secara sadar diri kita bisa e menentukan ya kira-kira Ee saya atau sebagai insan ASN itu selaiknya melakukan atau berkontribusi terhadap ee kinerja daripada organisasi kemudian eh membutuhkanenticity gitu ya jadi karena setiap itu pasti mempunyai kepribadian unik jadi tidak ada yang tidak bisa tidak ada yang ini tidak ada yang bodoh jadi semuanya itu mempunyai kelemahan dan kelebihan masing-masing maka tentukanlah atau temukan autensity anda temukan keunikan Anda kemudian percaya ee pada ee keemampuan Anda ya pada kelebihan anda dan loyallah terhadap apa yang menjadi tujuan anda di dalam mengabdi sebagai insan si nah kurang lebih seperti itu insnya dan ini adalah apaach dari jam harington jadi imagination driativity Bagaimana imajinasi itu akan mendorong e terciptanya kreativitas ya kemudian kreativitas itu akan mendorong Inovasi dan inovasi akan mendorong reputasi organisasi James harington dan dari saya sebenarnyaah cult merupakan refleksi dari ya dibutuhkan semuama organisasi sebagai upaya mewujudkan ee visi yang berorientasi pada continual improvement ya untuk memberikan kontribusi positif secara signifikan terhadap peningkatan kinerja performance improvement Terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih kami ucapkan kepada bapak Muhammad khis ST mmt dan kali ini sobat ASN kita akan melanjutkan ke sesi tanya jawab jadi untuk sobat ASN bisa menggunakan future FM atau yang bergabung melalui YouTube bisa Tuliskan pertanyaan melalui live [Musik] chat nah kali ini Bapak Haris sudah ada dua penanya bersama kita sobat ASN langsung saja untuk yang pertama kami mengundang kepada bapak Firman Supriadi Halo selamat siang Asalamualaikum Bapak Firman Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh masih semangat Bapak Oh tetap Oh tetap dong ye Terima kasih bersemangat dan juga antusiasnya boleh perkenalkan diri Bapak Firman Supriadi ini dari mana saya Firman Supriadi dari Kecamatan Wulan Kabupaten Jember Oh ada di Jember kali ini silakan aja untuk bapakman bisa mengutarakan pertanyaannya atau juga bisa sharing bersama Bapak Har disilakan Bapak eh terus terang paparan dari bapak tadi sangat menarik untuk saya eh sehingga eh ada satu pertanyaan Bagaimana cara membangun teamwork yang yang bisa menjadi sebuah Dream te Pak dengan apa yang beranggotakan orang-orang dengan Ensi yang berbeda mohon pencerahannya baik silakan untuk Bapak Haris untuk bisa menjawab Langsung Baik terima kasih eh pertanyaan luar biasa dari Pak Firman Supriadi ya E dari Kecamatan e di Jember tadi ya Luar biasa salam kenal pak eh Firman Jadi pertanyaan adalah bagaimana kita bisa membangun eh Dre Te e terkait dengan e basic ee mungkin kompetensi yang berbeda begitu Pak ya dengan dengan profesi yang berbeda ee justru sebenarnya inovasi ini sebenarnya adalah diate bagaimana kemudian kita bisa memberikan ee benefisial yang impact yang signifikan itu dari e berbagai profesi ya Pak ya Nah dibagai dari berbagai profesi eah yang penting di sini adalah bagaimana kita bisa membangun komitmen terlebih dahulu gitu ya kalau kita lihat di sini bahwa eh di dalam apa di dalam teori ja window di situ kan memang ketika kita merekrut anggota tim maka kita harus bisa melihat mana tim yang mempunyai willingness yang kuat dan mempunyai kapasitas ya atau ability mempunyai kemampuan untuk itu nah itu yang akan menjadi Prioritas pertama untuk bisa kita rekrut ee sehingga dengan adanya kemauan dan kemampuan dari tim yang kita rekrut itu bisa ee menjadi eh tim yang EE bisa diajak untuk ee apa ee membangun sebuah produk inovasi gitu ya Selaras Kemudian yang kedua itu juga ee bisa jadi ada kemauan yang kuat dari calon anggota tim tersebut dan EE kemampuannya kurang Nah mungkin dari sini treatmentnya adalah bagaimana kita bisa memberikan kesempatan untuk ee melakukan edukasi terlebih dahulu sehingga kita bisa mempunyai ee kemampuan yang sama dan kemauan yang sama begitu Pak Nah kemudian ada juga juga yang mempunyai ee kemampuan yang baik tetapi kurang mempunyai kemauan ini juga mungkin ee sering Ee kita kita temui ya di tempat kerja kita ya Di tempat saya juga demikian gitu ya maka ee biasanya teman-teman yang mempunyai kemampuan itu adalah teman-teman yang memang sudah Ee senior gitu ya sudah seniorunyai e experience bekerja ee lebih lama dibanding dengan teman-teman yang lainnya ee sehingga ini membutuhkan sedikit kalau kita bisa melihat dari aspek psikologi mungkin butuh ee pengakuan sehingga kita bisa tempatkan ee teman-teman ee yang mempunyai karakter seperti ini adalah di ee level koordinator gitu Pak ya atau eh key agen gitu ya karena memang teman-teman yang e berkarakter seperti ini adalah membutuhkan eh apa pengakuan e dari sekitarnya begitu nah yang terakhir ini pak yang terakhir ini mungkin ini juga sering kali atau acap kali juga ada di tempat kerja kita gitu ya Yang orang-orang yang memang e demotivasi secara pekerjaan kemudian ee apa itu dari aspek kemampuan juga kurang begitu Pak ya Nah halal seperti inilah yang yang karakter yang terakhir ini memang e perlu pembinaan dari aspek ee motivasi tadi yang tadi saya sampaikan adalah eh projection bagai Bagaimana kemudian membangun kesadaran diri dari yang bersangkutan kemudian dari ee apa ee dari kesadaran diri itu kemudian kita berikan edukasi terkait hal ini itu bagaimana kita merekrut yang kedua adalah bagaimana Karena inovasi ini tidak mengenal Ee tidak mengenal satu perspektif skill pak ya di dalam membangun sebuah inovasi itu bisa jadi lintas Inovasi saya juga punya pengalaman bagaimana kita membangun ee tim inovasi ya Ee tim inovasi itu lintas perusahaan Pak ya lintas perusahaan nah kebetulan perusahaannya ada di grersik ee di Padang dan di Tonasa dan artinya itu bisa gitu ya sepanjang yang pertama adalah kuncinya adalah bagaimana kita bangun komitmen kemudian kita menyamakan persepsi dulu atas Tujuan yang akan kita lakukan ya termasuk ee Bagaimana kemudian kita bisa apa melibatkan ya Setiap proses di dalamnya jadi tidak terlibat di di langkah-langkah tertentu saja tetapi mulai awal sudah kita libatkan gitu Jadi itu Pak eh dari saya ya terkait dengan bagaimana membangun The Dream Team e terkait dengan hal ini supaya kita bisa mempunyai ee tim kerja yang EE Solid E dan produktif di dalamnya terima kasih terima kasih terima kasih Bapak firman dan juga Terima kasih Bapak Haris dan kali ini kita akan menuju ke penanya yang kedua untukanya kedua langsung saja ada bapak ya eh salam sehat semua pertanyaan saya sederhana ya Eh yang pertama tadi buna ketika Bagaimana membangun eh tempat kerja juga sebagai tempat belajar maka diperlukan semacam badis begitu ya teman-teman yang memiliki eion yang sama kemudian Prof Yusu teknologi bisa dipakai untuk itu nah saya mau bagaimana memanfaatkan wa grup ya ataupun meds grup kita baik eh Facebook ataupun Instagram itu sebagai sarana untuk belajar jadi belajarnya lewat medsos karena sering terjadi kita punya wag itu hanya untuk e bukan wa Bukan wag saya ya wag teman-teman yang lain itu tidak untuk sarana pembelajar tapi sebagai share kegiatan perang yang jauh di sana untuk kegiatan e yang enggak ada relevansinya dengan peningkatan kompetensi nah bagaimana memanfaatkan teknologi yang sederhana itu bisa untuk sarana pelajaran kita yang sederhana ada topik tertentu yang disepakati ada yang mendiskusikannyaanya seperti apa pengalaman belajar tempat bekerja ya tapi sambil nyambi eh ikut webinar nyambi membalas wa yang bertopik diskusi begitu Terima kasih Terima kasih Bapak Bapak hari Wahyudi di mana Pak Oh saya ee kebetulan sedang ee ada di luar kota tugas lapangan jadi menyempatkan belajar lewat webinar ini karena temanya menarik jadi seperti pak ee Kepala Badan belajar itu bisa di mana saja tidak tidak harus klasikal jadi di resto bisa belajar di mana di pesawat ketika menunggu bisa belajar caranya dengan membuat wag yang memang memang diorientasikan untuk meningkatkan kompetensi kita begitu baik Bapak nah kali ini silakan Bapak kalau instansinya saya di bpsdm Oh baik Bapak Iya di sebagai Widyaswara Baik terima kasih Bapak silakan Bapak Haris untuk bisa memberikan jawabannya Baik terima kasih Pak Hari Wahyudi Ini pertanyaan luar biasa dari Pak Wahyudi ya bbsdm Pak ya ini bbsdm Jawa Timur ini Pak betul salam salam kenal pak Hari wayudi Jadi apakah ini memungkinkan kita melakukan eh learning e di dalam ee media sosial yang sudah Ee apa digunakan oleh teman-teman itu e jawabannya sangat mungkin pak ya sangat mungkin jadi kalau di dalam perspektif knowledge management ya kebetulan Saya juga eh pernah mengelola eh unit knowledge management itu ada namanya center of interest ada center of practices gitu Pak ya Jadi kalau kita berbicara center of Interest itu sebenarnya adalah bagaimana kemudian kita bisa merekrut anggota-anggota wag yang mempunyai Inter yang sama di dalam satu objek gitu ya satu objek bidang misalkan olahraga misalkan atas layanan dan sebagainya nah ini juga bisa direate di mana kemudian si admin ini bisa ee mengatur gitu ya bisa mengatur ee proses atau traffic knowledge yang ada di dalam wag tersebut begitu sehingga memfilter e termasuk eh menetapkan tata tertib di dalam proses eh respon daripada anggota wq tersebut ada juga yang sifatnya adalah center of practices center of practices adalah eh kumpulan eh orang-orang ahli yang memang mempunyai ee tujuan yang sama begitu Pak ya ini juga bisa menjadi sebuah community yang kemudian dibangun dalam e media sosial entah itu melalui wag atau mengenai apa Facebook Instagram dan sebagainya ee apalagi ee di dalam Google classroom juga ada gitu ya kemudian ada working group e di Google juga ada juga gitu ya itu ee silakan itu bisa digunakan Pak dan itu ee free ee bagi teman-teman sehingga ee saat ini itu pembelajaran itu bergantung pada e learnernya gitu ya bergantung pada pembelajarnya e bergantung pada kita semuanya karena kebutuhan eh belajar itu adalah kesadaran diri dari kita untuk bisa mengembangkan kompetensi kita selama kita mempunyai kesadaran diri yang sama mempunyai komitmen yang sama Insyaallah itu bisa Ee Kita jalankan dan bisa sefleksibel mungkin kita melakukan bahkan ee di tempat kami itu sudah mengembangkan podcast learning Ya podcast learning itu artinya belajar sambil berak aktivitas ya Sambil masa sambil kita berolahraga sambil hari kita sambil dengarin podcast learning gitu dan itu ee juga ee menjadi cara-cara Bagaimana kemudian kita bisa ee apa ee belajar yang Ee tidak klasikal yang akhirnya membutuhkan waktu kehadiran dan sebagainya tetapi kita bisa mengatur waktu kita sendiri kapan kita bisa longgar dan kita juga bisa melakukan secara ee paralel dengan aktivitas yang terjadi jadi kita kerja bisa juga sambil mendengarkan podcast learning yang ada nah sehingga di sini fasilitator dalam hal ini adalah bpsdm bisa memfasilitasi dengan eh apa membuat ya kurikulum eh podcast-pcast materi-materi yang dibutuhkan untuk pengembangan kompetensi ASN ee di situlah kemudian ASN bisa ee registrasi kemudian bisa mengakses ya sesuai dengan kebutuhan daripada Inan ASN untuk bisa mengembangkan terketali itu sehingga Terima kasih ee dan itu akan bisa Ee kita gunakan untuk diskusi Bagaimana kemudian apa mengkultivasi kemudian mengkristalisasi ya Ee keilmuan itu sehingga ilmu itu bisa berkembang di dalam eh center of practices community begitu Terima kasih e Pak Herry Baiklah terima kasih dan untuk para penanya sobat ASN yang terpilih untuk bisa mengkonfirmasi alamat ke kontak person kami 0821190411 nah kami ucapkan terima kasih bak bak Muhamad ST mmt Bapak Boleh dong diberikan closing statement apakah pesan-pesannya untuk sobat ASN yang sudah hadir di seluruh Indonesia kali ini Pak eh Oke Baik terima kasih kepada sobat ASN Jadi mungkin ee Saya sedikit aja closingnya adalah Eh bagaimana kemudian kita bisa mempunyai kesadaran diri ya untuk bisa mengembangkan diri kita karena kita harus yakin bahwa kita mempunyai kita adalah manusia unik kita mempunyai kelebihan masing-masing dan kita harus percaya itu maka ee dengan Keyakinan itu kita perlu mengembangkan diri untuk bisa ee bersaing ya untuk bisa bersaing dan bisa menciptakan hal-hal baru dan berkontribusi pada organisasi demikian sehingga spirit to learn for a better future Terima kasih Terima kasih Bapak Haris kita Berikan tepuk tangan yang Meria dong dan artinya ini adalah sudah di sesi yang terakhir usai sudah SN belajar seri ke-42 dan terima kasih untuk seluruh pihak yang telah mendukung yaitu kami ucapkan terima kasih kepada kepala pusat pembinaan program dan kebijakan pengembangan kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Ibu Dr Erna Irawati esos magister public Policy and administration dan juga kami ucapkan terima kasih untuk guru besar manajemen sumber daya manusia visip Universitas air langangga Bapak Prof Dr dris H Yusuf iryanto atau m.kom dan juga tentunya kami ucapkan terima kasih untuk Innovation dan system development PT Semen Indonesia bapak Muhammad khis ST mmt dan tentunya kami juga ingin Mengingatkan untuk sbat ASN bahwa link presensi sudah dapat diakses langsung saja klik bit.l/hadir seri 42 dan link presensi hanya hari ini saja sampai dengan pukul 2359 Waktu Indonesia Barat dan untuk layanan kontak person anda bisa menghubungi di WhatsApp kami 0821 9411 hanya sampai 18 November 2023 pukul 21 Waktu Indonesia Barat nah kali ini SN belajar seri ke-42 dipersembahkan oleh cororpu sdjis bpsdm Provinsi Jawa Timur kami pamit undur diri wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Salam sehat selalu sampai [Tepuk tangan] [Musik] jumpa zaman yang terus bergerak sambut dengan penuh semangat saatnya kita melangkah hadapi segala tantangan tingkatkan setiap kompetensi untuk pelayanan berdampak bersama sebelum kita memulai ee acara webinar ser 4 ini e untuk kelancaran e supaya tidak ada kendala yang berarti Mari kita berdoa bersama-sama e berdoa kita mulai [Tepuk tangan] sukses pemerintahan berkelas dunia Satukan tekad pantang menyer SM jetar berkualitas SM belajar wujudkan pemerintahan berkelas dunia Satukan tekad pantang menyerah jadi as car [Musik] berkitasama as belajar [Musik] Aduh gimana sih ini kok sertifikatnya belum muncul juga ya padahal udah isi link presensi Ada apa sih Bu Novi Kok kelihatannya bingung begitu ini loh bu saya kan sudah isi link presensi tapi kok sertifikatnya belum ada ya padahal kan katanya setelah isi link presensi kita dapat langsung mengunduh sertifikat knya Bu Novi sudah mengisi link kuisioner belum Hah kuisioner apa Bu jadi setelah mengisi link presensi Bu Novi juga harus mengisi link kuisioner monf baru deh sertifikat akan dikirimkan melalui What sini-si Bu saya bantuin Berikut ini adalah tutorial cara menggunakan aplikasi indef untuk mendapatkan e-sertifikat yang pertama pastikan sobat ASN sudah mengisi link pendaftaran yang terdapat pada ler ASN belajar link pendaftaran ini dapat diisi maksimal 1 hari sebelum acara webinar dilaksanakan Masukkan alamat yang tertera pada flyer ASN belajar sebagai contoh bit. Gar ikut leadership sobat ASN akan diminta untuk akses lokasi pilih izinkan atau allow setelahnya masukkan email sobat ASN yang yang masih [Musik] aktif kemudian isi kolom data diri sobat ASN pada formulir yang tersedia isi setiap kolom dengan benar ya Tulis nama lengkap sobat ASN karena ini adalah nama yang akan tertera pada esertifikat selanjutnya isi kolom NIP pangkat dan golongan sobat [Musik] ASN lalu isi instansi dari mana sobat ASN berasal juga harus diisi dengan benar ya jangan lupa tulis kota atau Kabupaten dari mana sobat ASN [Musik] berasal Setelah semua kolom terisi cek dan pastikan kembali data yang sudah sobat ASN isi benar lalu klik submit sobat ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp yang berisikan link materi