Transcript
qC5ax91WvzQ • ASN Mengaji Seri 4 - Sudah Benarkah Cara Kita Bersuci ?
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0100_qC5ax91WvzQ.txt
Kind: captions Language: id para jamaah masjid al-huda yang saya muliakan Alhamdulillah kita sore ini masih diberikan nikmat sehat walafiyah sehingga kita bisa melaksanakan ibadah salat zuhur berjamaah yang kita lanjutkan dengan kajian ba'da zuhur semoga setiap langkah kita menuju masjid ini menjadi penggugur dosa-dosa kita menjadi peningkat derajat kita dan semoga Allah subhanahu wa ta'ala selalu memudahkan setiap langkah kita menuju surganya Allah Subhanahu Wa Ta'ala Amin ya robbal alamin para jamaah hari ini kita akan fokus tentang masalah praktek mensucikan Kalau kemarin kita bicara teori mensucikan teori wudhu hari ini kita akan praktek tentang masalah cara mensucikan dan wudhu sebelum saya sampaikan kita perlu tahu Apa saja benda najis yang pertama anjing anjing ini tapi najisnya Anjing itu tidak disepakati ada ulama yang mengatakan anjing ini enggak najis yaitu mazhab Maliki Maka jangan kaget kalau ada orang Arab atau ada orang Islam memelihara anjing cuma jenengan jangan praktekkan nanti di tempat ini ada yang pelihara anjing di bawah ke kantor jadi kita rata-rata ikut Syafi'i Syafi'i mengatakan Anjing itu termasuk najis bahkan najis tapi ada mazhab Maliki mengatakan Anjing itu suci makanya banyak yang pelihara tapi kalau babi ini ulama sepakat najis dan haram kalau babi ini hati-hati babi itu turunannya makanya vaksin vaksin ya MUI pusat mengatakan vaksin itu masih haram najis tapi halal karena terpaksa Kenapa Karena vaksin itu pembuatannya ada satu proses itu yang melibatkan unsur babi meskipun diproses akhir unsur babinya hilang Nah kenapa MUI masih gagah MUI pusat mengatakan vaksin itu najis tapi boleh alasan darurat Karena yang namanya najis itu kalau Mazhab Syafi'i harus disucikan 7 kali salah satunya pakai debu Masalahnya kalau vaksin dicuci itu masak jadi vaksin makanya ini mengatakan vaksin itu najis karena ada proses yang melibatkan babi meskipun unsur babinya itu hilang kecuali mazhab Hanafi Tapi mujatim kemarin mengatakan Suci karena ini Jati memilih pendapat mazhab Hanafi mazhab Hanafi itu yang penting najisnya hilang itu suci nah memang kita kadang-kadang sering perlu ikut mazhab Hanafi babi kemudian ngapunten perempuan biasanya tapi saya pernah ketemu di seminar internasional ada namanya Prof Erwandi beliau berasal dari Malaysia pakar halal dunia asalnya orang Medan tapi sekarang terwarganegaraan di Malaysia beliau itu pakar halal dunia sering diundang ke Jepang Korea karena di Jepang Korea itu pusat kosmetik Jualnya ke Timur Tengah dan Indonesia maka salah satu cara supaya laris harus ada sertifikat halal kata beliau beliau itu punya teknologi bisa mencuci vaksin tujuh kali cucian salah satunya ada debunya saya masih belum bisa membayangkan itu beliau punya teknologinya beliau orang Malaysia kemarin waktu seminar di Grand City Saya pernah ikut beliau punya teknologi untuk itu tapi kalau di Indonesia sepertinya masih belum Makanya kalau jangan lihat fatwa MUI tentang vaksin miningitis itu masih tetap mengatakan najis tapi boleh alasan darurat Kenapa karena ada satu proses yang melibatkan tadi termasuk ataupun pelentik bulu mata bulu mata anti badai kalau kata hati-hati banyak pelentik bulu mata itu berasal dari bulu babi itu kalau jenengan ndak hati-hati kemudian bulu matanya itu kemudian pelentiknya pakai bulu babi kemudian matanya basah itu kan najis semua kosmetik jangan sama vaksin anak saya pernah kecolongan sekali saya protes Biasanya kalau misalnya itu ada tulisannya mengandung unsur babi kalau memang ada babinya kan kalau mau punya anak mau vaksin itu minta labelnya Saya pernah kecolongan sekali makanya yang saya proses saya protes loh Ketika saya kan biasanya kalau setelah vaksin itu kan ditempel di buku itu ya saya baca mengandung unsur babi makanya hati-hati termasuk bahan-bahan yang kemudian es krim itu banyak juga mengandung unsur babi makanya pentingnya sertifikasi halal itu kita kalau sudah ada sertifikasi halal sertifikat halal itu kan tenang kemudian semua kotoran yang keluar dari dua jalan alat kelamin dan anus pertanyaannya kalau yang keluar itu padat kalau yang keluar itu padat maka padat itu ada dua kalau berupa padat bukan biji-bijian maka ulama sepakat ada Najis ada mutanajis apa bedanya najis itu Bendanya najis ndak bisa disucikan tapi kalau mutanajis itu artinya benda yang kena najis artinya masih bisa disucikan lah kalau jenengan Nelan benda padat contoh Nelan Inten ketika buang air besar intennya keluar maka intensi namanya mutanajis bukan najis karena mutanajis disucikan boleh tapi kalau biji-bijian kata ulama biji-bijian kalau ditelan keluar kalau sekiranya biji-bijian ini ditanam masih bisa cukul maka dianggap mutanajis bisa dicuci Mama jenengan makan satu kilo jagung gitu ya Andaikan biji jagung ini ditanam masih bisa cukul maka jagung ini bisa dicuci dimasak boleh aneh kalau jenengan adanya nggak aneh apa kopi luwak ya kalau kalau kita makan kemudian dimakan kan aneh ada yang kopi luwak itu luwak itu termasuk hewan yang pintar cari kopi yang bagus ditelan kan setelah ditelan dikeluarkan katanya diambil bijinya lah Andaikan biji kopi luwak itu ditanam bisa cukul maka statusnya mutanajis karena mutanajis dicuci suci jadi kotoran yang keluar itu adalah kecuali benda padat kalau benda padat Muta najis tapi kalau biji-bijian utuh Andaikan ditanam masih bisa tumbuh maka hukumnya bukan najis tapi mutanajis karena Muta najis masih bisa disucikan Bun muntahan dari perut ini ulama sepakat najis darah dulu saya zaman waktu kecil ada namanya di deh itu haram biasanya dulu kalau saya waktu kecil itu banyak kalau korban itu diwadahi enak Waduh ada yang suka ternyata di sini ada ada penikmatnya kalau ada penikmatnya mulai sekarang di di apa dihentikan karena di dia itu najis darah darahnya mengalir najis belum saya masih ingat ada saya dulu bingung ya Kenapa kok banyak orang kalau kurban itu bawa kayak timbal gitu diadai ternyata dijemur setelah dijemur dipotong-potong digoreng itu najis dan haram kemudian benda yang memabukkan benda yang memabukkan khamr itu najis pertanyaan saya alkohol itu najis atau suci saya kasih tahu ada khomer ada alkohol alkohol itu senyawa kimia Saya ulangi alkohol itu di fatwa MUI alkohol itu senyawa kimia karena alkohol senyawa kimia hukum asal alkohol tidak najis tidak haram kalau alkohol itu haram repot durian durian tuh kalau dicek ada alkoholnya nggak Tapi ada makanya kata MUI alkohol itu senyawa kimia nah senyawa kimia alkohol ini kalau diproduksi untuk kepentingan minuman keras maka dia jadi khamar kalau sudah jadi khamar maka hukumnya najis Meskipun tidak digunakan untuk minum tapi kalau senyawa kimia alkohol itu memang diproduksi bukan untuk minuman keras contoh alkohol medis medis itu tidak pernah luput dari alkohol sterilisasi Biasanya kalau ogd ya kecepatan Saya juga punya rumah sakit itu kalau habis alus pasti disemprot alkohol hand sanitizer alkohol najis atau suci Suci karena alkohol yang diproduksi untuk selain kepentingan minuman keras jadi yang najis itu adalah alkohol yang diproduksi untuk minuman keras yang memabukkan itu najis karena najis baik dia dijadikan makanan atau tidak dijadikan makanan maka tetap najis makanya parfum beralkohol boleh nggak boleh karena parfum beralkohol itu memang alkohol yang diproduksi bukan untuk kepentingan minuman keras ada Wadi Adam mani Adam Madi ada bedanya bedanya agak jorok tapi tulis saya jelaskan money itu kata ulama cirinya tiga Salah satunya satu keluarnya muncrat 2 atau Meskipun tidak keluar diiringi rasa nyaman lega yang ketiga ketika kering baunya seperti putih telur kalau salah satunya ini tidak ada berarti bukan Mami kemungkinannya 2 Wati dan mati tapi kemungkinan besar itu mati mati itu apa Madi itu cairan keruh agak lengket kadang-kadang Memang agak putih keluar ketika syahwat memuncak tapi tidak sampai keluar mani itu namanya Madi nah Biasanya apa waktu suami istri berhubungan intim biasanya waktu pemanasan itu pasti keluar cairan itu namanya mati Bedanya apa mani itu suci tapi mewajibkan mandi mandi itu najis tapi mewajibkan wudhu suami istri berhubungan intim wis pemanasan burung padahal bahasa Sarungnya sudah sudah basah keluarnya bahasa itu itu bukan mani tapi mati karena itu dia tidak wajib mandi tapi sarungnya najis makanya sarung untuk berhubungan intim jangan dipakai salat Kenapa karena pasti sebelum perubahan intim akan keluar cairan yang itu namanya mati itu najis juga Makanya ada ulama yang mengharamkan ngapunten oral Kenapa karena pasti akan ada cairan najis yang keluar masuk ke mulut apa cara najisnya mandinya itu bukan itu najis mewajibkan mandi eh mewajibkan mandi ada Wadi Wadi itu biasanya laki-laki biasanya capek gitu ya ngangkat-ngangkat beban berat keluar cairan putih itu tadi atau biasanya setelah kencing setelah kencing kok pingin keluar lagi dikeluarkan putih itu namanya Wadi Wadi itu najis mewajibkan wudhu intinya mani itu cirinya tiga kalau nggak ada salah satunya berarti kemungkinan besar mati satu muncrat atau setelah keluar bersamaan dengan rasa nyaman nomor 3 baunya seperti putih telur kalau tiga-tiganya ndak ada berarti mati kemungkinan besarnya mati luka yang sudah berubah bau itu juga najis nanah juga najis baik kental atau cair air empedu ini beberapa benda najis nah semua anggota bangkai hewan kecuali bangkai manusia belalang dan ikan ini menurut Mazhab Syafi'i ada kambing kejepit ndak boleh dijadikan sate karena yang terputus dari anggota hewan yang hidup itu hukumnya seperti bangkai kecuali bulu dan apa bulu sama ya bulu ya bulu sama ininya itu ndak tapi Kalau umpama ada hewan yang kemudian ayam itu ya kakinya patah ndak boleh dijadikan digoreng karena hukumnya seperti seperti bangkai pun saya tanya semut najis atau suci semut kalau mati najis atau suci kalau Mazhab Syafi'i najis karena yang suci di hadis itu ada dua belalang sama ikan semut itu ikan atau belalang bukan kedua-duanya Kecoa itu kalau mati najis atau suci semut kalau Mazhab Syafi'i ada minuman dicemplungin semut mati kalau disengaja minumannya najis tapi kalau semutnya jatuh sendiri kata-kata Syafi'i najis tapi diampuni artinya diampuni tetap semutnya boleh dibuang sisanya boleh diminum kalau nyemplung sendiri kayak tapi kalau mazhab Hanafi mazhab Hanafi hewan yang tidak punya darah mengalir itu kalau mati suci semut itu nggak punya darah kemudian pokoknya serangga-serangga itu tidak punya darah itu kalau mati Suci nah masalahnya begini masalahnya begini jenengan kalau salat kok nyekel semut di kantongnya ada semut semutnya itu mati shalatnya satu ndak kalau Syafi'i kalau disengaja nggak sah karena berarti bahwa dulu ada saya masih lihat waktu kecil saya itu ada gantungan kunci itu berasal dari serangga-serangga yang diawetkan lah itu najis kalau mazhab Syafii Jadi kalau jenengan ngantongi itu kalau Mazhab Syafi'i karena berarti ngantongi najis salat bahwa najis tapi yang mengatakan hewan yang tidak punya darah mengalir itu kalau mati itu dianggap suci itu agak berat itu agak berat apa beratnya karena darah Syafi'i apapun itu najis termasuk darah ikan makanya dalam beberapa kitab Mazhab Syafi'i dikatakan ikan asin tapi ikan asin kelapa itu kata Mazhab Syafi'i itu najis atau suci jangan Katanya ngomong najis [Tertawa] kan ada orang yang buat ikan asin itu bersaf pertama dijemurnya saya pertama kedua ketiga keempat maka yang terjadi adalah darah dari ikan saf pertama kedua ketiga itu kan netes ke ikan di bawahnya itulah yang menjadikan kata Mazhab Syafi'i mengatakan ikan asin itu najis bukan ikannya yang najis tapi karena ikannya bercampur dengan darah ikan yang di atasnya karena abot solusinya pakai Hanafi Hanafi mengatakan darah ikan sebagaimana ikan bangkainya Suci darahnya suci Makanya kalau ikan asin Hanafi makanya orang Indonesia itu ngaku Syafi'i banyak yang ikut Syafi'i termasuk ikan asin kalau kita kan [Tertawa] tapi ini penting untuk ilmu lanjut nah bagian tubuh hewan yang dipotong karena masih hidup tadi sudah dijelaskan ini benda-benda najis pun kita akan melihat cara mensucikan najis anjing ini kalau najis anjing nah anjing atau babi cara mensucikannya 7 Kali basuhan salah satu basuhannya dicampur dengan debu atau tanah debu atau tanahnya boleh ditaruh di awal di tengah atau di akhir tapi kalau saya menganjurkan ditaruh di awal supaya bantuan pertama masih kotornya debu basuhan kedua sampai ketujuh sudah bersih debunya anjing atau kena apa kena babi gitu ya kalau debunya taruh di akhir kan kotor jadi debunya diproses di awal bilas Pertama pakai debu sisanya kedua ketiga sampai ketujuhnya enggak usah debu jadi tidak harus awal sampai akhir ndak yang penting salah satunya Ini contohnya debunya di awal Nah tinggal dicampurkan debunya ndak harus utuh diatur banyak yang penting ada campuran debunya siramkan nah kotor kan tinggal dibersihkan kedua ketika hamil ke-7 jadi kalau saya menganjurkan memang dibasuhnya yang pakai debu itu bosan pertama jadi Sudah suci nah ini yang kemarin saya hati-hati kalau ada najis di tengah-tengah sini lantai ada Najis ada kencing ada kotoran jangan langsung disiram kalau Bendanya masih ada karena kalau Bendanya masih ada jenengan siram air yang digunakan nyiram ikut najis apalagi pakai pel-pelan nya najis dimasukkan ketimbah isi air najis itu namanya bukan mensucikan tapi meratakan najis makanya ilmu ini simple tapi wajib tahu karena kalau nggak tahu itu bukan mensucikan apalagi martabat masjid harus ngerti ini yang kemudian Makanya bagaimana caranya jadikan dulu najis hukmiyah Bagaimana caranya Bendanya dihilangkan sampai baunya rasanya warnanya tidak ada diperkirakan aja nah ini contoh kalau kotoran bersihkan dulu kotorannya bisa pakai tisu basah bisa pakai gombal kalaupun pakai gombal ya ingat gombalnya itu najis tangan jenengan kalau kena ya Najis harus Cuci dulu kalau saya biasanya kalau ini pakai serabut ya kalau sekarang saya lebih simpel pakai apa tisu basah itu dikeringkan dulu terakhir pakai tisu basah setelah pakai tisu basah kan sudah hilang Bendanya hilang warnanya hilang baunya hilang tinggal hilang Nah kalau disiram ini air yang digunakan nyiram itu sudah suci jadi mau di tengah-tengah ya itu najis ya saya ambil bersihkan sampai Bendanya hilang kemudian saya siram air yang digunakan siram itu sudah Suci tinggal dikeringkan sudah suci sama dengan kencing ini kencing kalau kencing sama keringkan dulu muntah Ya saya bisa anak-anak saya itu ada yang dulu gampang muntah tetap dibersihkan sampai bersih kemudian dihilangkan sampai bau warnanya hilang baru disiram atau pakai semprotan airnya udah suci Sebelum saya lanjutkan wudhu ada yang mau tanya tentang mensucikan monggo nggak ada kalau nggak ada saya lanjutkan cara wudhu ini kita terakhir tentang masalah Thaharah nah ini cara wudhu ini sunnah yang jarang ini bicara tentang mulai sunnah sampai cara wudhu ya sunnahnya Siwak saya juga lupa ini yang kata Rasulullah alaihi wasallam itu lebih baik dibandingkan 70 kali rakaat tanpa sifat yang sebelum berangkat kantor siwakan adus gajinya 70 kali lipat yang nggak siwakan nggak sikatan kira-kira jenengan milih mana jangankan Siwa kalau sudah tak gosok kabeh Kucur tubuh selisihnya 70 kan Ya akan dilakukan padahal dengan hanya Siwak 2 rokaat itu setara 70 nah ini sunnah yang jarang jarang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika mau meninggal beliau itu melihat ada Anas bin Malik maka beliau ketika ndak kuat itu minta sama Siti Aisyah untuk di siwaki maka sunnahnya rasulullah yang sampai beliau mewafat tidak ditinggalkan itu adalah Siwak yang jarang saya Biasanya bawa jadi lupa sebelum wudhu sunah siwakan boleh nggak pakai sikat gigi boleh si waktu itu kata ulama jadi gini Siwak itu intinya adalah gosok gigi alatnya namanya misua jadi ini namanya misua karena miswak itu alat maka Siwak itu boleh dengan sesuatu yang kasar pakai sikat gigi boleh pakai kain boleh [Musik] lu juga boleh kalau anaknya kasar yang penting dengan sesuatu yang kasar cuma yang paling simpel ya Ini namanya kayu Arok kalau pakai sikat gigi kan sampeyan ke masjid bawa sikat itu kan setiap salat nomor dua sebelum siwat setelah Siwak setelah baca bismillah bersihkan Jadi kalau tangan itu sebelum wudhu dibersihkan bersihkan dulu kotor-kotorannya kemudian dibersihkan namanya tasbih baru kemudian niat kumur-kumur Nah kumur-kumur itu caranya ada 3 tapi pendapat yang paling kuat adalah tiga kali ambil air untuk 3 kali kumur-kumur dan ngambil air hidung jadi begini ambil air taruh sini kumur-kumur sisanya untuk hidung ambil lagi kumur-kumur sisanya untuk hidung jadi wudhu itu semakin irit semakin bagus makanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu untuk wudhu semakin ini semakin bagus bahkan Rasul mengatakan Andaikan kamu wudhu di pinggir sungai ataupun di pinggir laut semakin sedikit air semakin bagus ini beda dengan Indonesia semakin melimpah air semakin bagus tiga kali satu kumur-kumur sisanya untuk ini yang paling sunnah tapi pisah-pisah juga boleh makanya saya sering ngomong ke jenengan wudhu itu sunnahnya tiga kali lebih dari tiga kali itu kalau pakai air sendiri hukumnya makruh Tapi kalau pakai air umum air Masjid itu hukumnya haram dengan wudhu Kok baksonya sampai 4 kali itu kalau pakai air umum itu bisa haram Makanya kalau untuk wudhu yang empat saja haram membawa sepeda motor nah ini yang sering kita kita itu biasanya kalau blok tipis golek Masjid itu kalau dengan setelah pipis di toilet masjid Capcus itu haram karena menggunakan kepentingan umum tidak ada kepentingan ke masjid caranya nggak haram Bagaimana Ustadz setelah kencing wajib bayar seperti kota toilet umum atau kalau tidak bayar infak salat Sunnah tahiyatul masjid 2 rakaat gantinya air yang digunakan untuk dan kencing boleh kencing di masjid kalau kalau ndak ya bayar infak bukan tempat pembuangan kotoran air besar setelah itu Capcus maksudnya DKI baunya saja itu bisa haram untuk wudhu ingat yang kemarin saya sampaikan harus ada air mengalir di sini jadi wudhu itu kalau basuh harus ada airnya kalau cuma basah kemudian diratakan itu namanya bukan wudhu jadi disini harus ada air untuk wajah sunnahnya dari atas bukan dari sini diratakan dengan lihat 3 kali dari atas nah kemarin sudah saya jelaskan batas wajah batas wajah itu dari dahi sampai ini maka wajib sampai ini supaya memastikan batas itu terbasuh termasuk telinga telinga kemarin sudah saya jelaskan hati-hati godek ibu-ibu biasanya hati-hati godek godek itu tempatnya di depan telinga Tapi biasanya kalau di sisi kiri disisir di belakang telinga Maka kalau mau wudhu godek yang di belakang telinga itu wajib dikeluarkan supaya kena air kalau godeknya nanti keluarkan masih di sini ketika wudhu kan enggak kena air padahal ini termasuk anggota wajah maka berpotensi wujudnya tidak sah makanya laki-laki nah ini tiga kali sunnah Bun lanjut tangan ini sunnah tangan itu sunnahnya sampai siku wajibnya sampai siku tapi sunnah sampai lengan tangan itu sunnahnya dari ujung jari sampai ke siku Maka kalau wudhu itu sebenarnya begini Bukan begini dijalankan begini Bukan begini tapi ndak wajib ndak wajib Tapi kalau bicara sunnah sunnahnya dari ujung jari maka coba tinggal lihat itu Nah dari ujung kan Nah dari ujung sama ini juga dari ujung dari ujung Nah dari ujung kan jadi sunnahnya dari ujung jari ke siku Nah bukan dari bukan begini tapi sunah ndak wajib Nah kita lihat nah ini sunnahnya gitu nah ini cara basuh kepala ngusap kepala jadi usap kepala ini di pilingan ini jari telunjuk itu nyambung kemudian dijalankan sampai ke belakang sampai Jito ini kemudian dibalikkan ini kalau Mazhab Syafi'i sunnah tapi mazhab Maliki wajib seperti tadi itu wajib kalau Mazhab Syafi'i cuma resikonya Kemarin saya sampaikan apa cahayanya nanti di akhirat Kelap kelap kelip karena kan anggota wudhu itu kan nanti bercahaya Nah kalau jenengan yang dibasuh cuma ini cuma segini berarti kan potensinya nanti di akhirat Kelap rambut sempurna Nah kalau seperti ini kan cahayanya utuh cahayanya tak kelap-kelip ini sunahnya seperti ini nah dikembalikan tiga kali tidak harus ada airnya di sini yang penting tangannya basah makanya Ustaz nanti kepala saya bahasa Ustad ndak Kalau jenengan yang penting tangannya basah Jadi jangan pakai air disini tangannya dibasahin basah kemudian di makanya nggak terlalu basah nanti wajahnya apa kepalanya karena tidak harus ada airnya di sini yang penting tangan basah untuk kepala tapi kalau yang lain nya wajib ada airnya telinga ini jari telunjuk itu bagian dalam jempol itu untuk luar dan ingat telinga ini Sunnah Wudhu tanpa ngusap atau baso telinga itu sah Nah kita lihat ini telunjuk bersih rata sampai sela-sela telinga kemudian jempol sampai ke luar itu bersih juga sama kaki itu sunnahnya dari ujung kaki bukan dari lutut ke ujung kaki tapi dari ujung jari sunnahnya tapi sunnah paling gampang ada namanya tapi kalau Maliki sunnahnya itu begini Setelah wudhu diginikan itu yang menggosok ini kalau Syafi'i sunnah kalau Maliki wajib dengan tangannya setelah dibasuh nah ini namanya kaki juga sama setelah diusap dibasuh digosok itu kalau Syafi'i sunnah kalau Maliki wajib nah tapi tetap saya tetap saya kalau sapi nah ini yang sering lupa nyerat nyela kaki kaki dengan jari telunjuk jari kelingking tangan kiri dimulai dari jari kelingking kaki kanan berakhir di jari kelingking kaki kiri Ini yang sunnah yang sering Terlupakan Makanya kalau wudhunya sempurna iku Rodo suwe Iya kalau jenengan Makanya bagi orang yang menyempurnakan wudhu itu janjinya kan luar biasa kata Rasulullah alaihi wasallam orang yang wudhunya sempurna salat dua rakaat ngadep wajah dan hatinya hadisnya ngomong wajabat lahul Jannah wajib masuk surga di atas yang lain Rasul mengatakan orang yang wudhunya sempurna kemudian salat setelah salat Setelah wudhu kemudian baca doa kata Rasulullah kelak di Hari Kiamat akan menjadi tamu VIP dia boleh masuk surga dari pintu mana saja makanya abot untuk paling gampang ini saya tambahkan dengan tayamum tayamum Sampai jam berapa ini [Tertawa] maksimal sampai jam 1 ban ini doa Tidak usah saya Sebutkan tayamum nah mandi ini mandi intinya mandi itu tidak akan saya jelaskan Yang nonton intinya mandi itu rata Maka kalau mandi itu yang bisa menghalangi keluarnya apa nyampenya air ke kulit dihilangkan semua bedak yang satu senti lipstik yang setengah senti itu dihidangkan semua Kemudian gelungan rambut harus dibersihkan semua Sunah sebelum mandi wudhu sunah wudhu Nah kalau selama mandi ndak kencing ndak megang kemaluan maka tidak perlu untuk lagi karena mandi itu mensucikan dari hadas kecil plus besar jadi jenengan kalau mau mandi itu sebenarnya kalau selama mandi ndak kencing Ndak ini itu tidak usah wudhu caranya bagaimana kalau dengan tidak wudhu 1 dengan ketika mandi sabunan dulu semuanya ndak usah niat dulu sabunan bersih waya kencing-kencing beol ya beol selesai semua disiram tinggal bantuan terakhir jenengan Niati mandi saya niat mandi besar sampai rata setelah itu kan intinya adalah yang diniati mandi yang basuhan terakhir yang rata kalau itu terjadi niatnya Dari awal saya lihat mandi setelah mau mandi mau keluar ya wudhu lagi ini tayamum pesawat boleh tayamum ndak pertanyaan saya yang boleh tayamum kapan ndak boleh ndak boleh kena air dan tidak ada air jadi syarat tayamum itu tidak boleh kena air atau ndak ada pertanyaan saya di pesawat boleh kena air nggak boleh ada air nggak alasannya boleh tayamum apa nggak wudhu 1 gelas bisa ndak terus alasannya kita di pesawat tayamum apa makanya di pesawat tidak boleh tayamum karena air ada kita juga boleh kena air loh ustadznya Bagaimana wudhu itu ndak harus pakai bak mandi segini itu bisa untuk kalau nggak takut basah itu tak praktekkan caranya begini ambil air ya Yang penting di sini ngembang di sini ngembang setelah itu jenengan ratakan sudah itu juga ngembang gitu ya diratakan begini itu dosa jadi segini ini cukup Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam itu di hadits wudhunya itu satu mud 1 Mut itu sekitar 500 mili air DK yang tanggung itu itu wudhunya Rasulullah mandinya Rasulullah SAW itu di hati satu sok itu ukuran 3 liter ya berarti mungkin 22 atau 3 air minum besar itu untuk mandi [Tertawa] di Indonesia bayangkan di Arab itu kan air repot artinya berarti segini kan bisa wudhu berarti ndak ada alasan di pesawat boleh tayamum ceritakan pakai semprotan yang semprotan ada dua semprotannya sekiranya kalau disemprotan ke tangan itu airnya mili karena daya semprotan itu yang kayak sprei gitu ya semprot kan basah tapi airnya juga bisa jadi ke tangan itu saya punya di rumah itu untuk wudhu bisa jikalau jangan wudhu semprotkan aja rata tangannya semprotkan rata udah selesai jadi jangan kalau kemana-mana Bondo semprotan segini itu untuk bisa kali dua kali wudhu Berarti ada alasan untuk tayamum ndak ndak ada alasan tayamum itu sama antara tayamum pengganti wudhu dengan tayamum pengganti mandi ada orang junub mau tayamum maka cara tayamumnya cuma sama wajah sama kaki karena dulu ada sahabat itu yang ketika junub tayamum karena nganggap kalau mandi itu harus pakai air rata maka dia gulung-gulung di tanah jadi saya takut nanti di sini kalau ada yang Jono mau tayamum jadi tayamum itu dari pengganti wudhu dan pengganti mandi itu sama hanya basuh wajah mengusap wajah dan ngusap tangan meskipun untuk mandi satu nomor dua kaedah tayamum semakin sedikit debu semakin bagus kurang kotor semakin bagus Makanya kalau tayamum nanti setelah hampir debu ditiup karena kaidah dasarnya semakin sedikit debu semakin bagus dan cukup sekali jadi ciri khas tayamum itu bukan semakin hitam semakin Soleh Bukan tapi semakin sedikit semakin bagus kita lihat cara tayamum nah ambil Solo semuanya yang sekiranya nanti nggak bisa kena ini jam cincin akik dilepas dulu semuanya ngambil debu niat niatnya tayamum itu bukan menghilangkan hadas karena tayamum tidak menghilangkan hadas tapi tayamum itu niatnya supaya boleh sholat Apa bedanya Ustadz kalau wudhu itu menghilangkan hadas jenengan sekali wudhu yang penting ndak batal salat 1000 kali boleh tapi karena tayamum itu tidak menghilangkan hadas hanya boleh salat maka tayamum sekali pakai karena tidak menghilangkan hadas Maka kalau jenengan tayamum ya tayamum sekarang nanti tayamum lagi tapi kalau jangan wudu jangan sekarang wudhu sampai nanti Isya ndak batal boleh dipakai terus ketika ngambil tanah niat tayamum nah ambil tanah supaya debunya rontok atau kalau ndak ya ditiup supaya nggak terlalu banyak debu cukup langsung diusapkan ke kepala rata cuma sekali nah selesai makanya tidak perlu sampai wajahnya hitam gara-gara debu semakin sedikit semakin bagus saya umumnya tangan sama dibuang dulu debunya Ambil debu baru tapi [Musik] [Tertawa] ketika ngambil tanah ini jangan sampai kena debu yang ini jangan sampai kena tangan yang ini kenapa Karena kalau kena tangan ini debu yang ini sudah tidak bisa dipakai makanya nanti kan begini jangan sampai kena ini biar bisa dipakai ini Coba kita lihat ini jangan sampai kena tangan yang ini rata yang ini untuk yang di sini nah jangan sampai kena yang ini karena ini khusus untuk ini nanti Cukup dua kali kayak membentuk selesai selesai doa nah terakhir dari saya ini yang jarang dipakai jarang tahu ada namanya tayamum Plus boleh tayamum ndak ndak boleh tayamum karena wajah masih bisa wudhu tangan yang lain masih bisa karena ada sebagian yang terkena wajah Maka kalau Mazhab Syafi'i wajib wudhu plus tayamum wudhu karena masih kena basah saya umumkan ada bagian yang nggak kena air ini contoh tayamum plus wudhu contoh tangannya yang sakit dia butuh dulu karena dia nggak boleh tayamum mutlak air tangan yang lain bisa kena air Kakinya bisa kena air di bakso Semua yang enggak kena perban semuanya dibasuh baru yang kena perban diusap nah ketika diusap ini ini kan di bawahnya kan enggak kena air gantinya yang nggak kena air ini kemudian diganti dengan tayamum [Musik] keringkan dulu setelah itu keringkan dulu keringkan setelah keringkan baru tayamum Nah kenapa kok tayamum ganteni sing tadi kena air ini namanya [Tertawa] seperti ini ikut mazhab Hanafi mazhab Hanafi kalau kena perban dak wajib tayamum penggantinya perbanyak diusap cuma syaratnya kalau wudhu pakai Hanafi harus pakai air keran airnya harus ngalir terus nomor dua kepala minimal seperempat jadi Kalau umpama jenengan sakit kena perban bukan hanya perban handyplus itu kan nggak bawanya kan kadang-kadang anti air itu juga sama dengan ini Maka kalau dengan pingin yang nggak repot pakai Hanafi cara wudunya bagaimana pakai air Kal yang mengalir terus kemudian yang nomor 2 kepala itu seperempat sisanya sama dengan yang lain tak kasih bocoran rame-rame yang ini kesulitan kalau bagi kita itu sulit ada yang mau ditanyakan saya persilahkan Saya kira cukup untuk tema thoharoh cara toharoh kalau ada yang mau tanyakan saya persilakan kalau ada pertanyaan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam ada garasi itu supaya semua itu jadi halal itu Pak Terus yang kedua ini di tempat kami ada penjual daging babi Pak air bekas mencuci dagingnya disiram-siramkan ke Jalan lah ini kalau sepeda motor lewat Apakah ini najis Karena setelah sepeda motor dipakai ini kan masuk rumah apakah saya kalau mau lewat harus meloncat terbang dulu [Tertawa] saya tanya jenengan barang langka dengan barang yang banyak lebih mudah mana nyarinya lebih muda yang banyak Maka kalau ada omongan sing golek karo merepot itu bener karena haram itu sedikit repot golekane haram itu sedikit repot oleh gampang bon saya tanya yang haram bisa dihitung tidak jenengan tak suruh menyebutkan yang haram bisa dihitung nggak makanan haram berapa ya paling cuma itu tuh kan cuma 45 kan tapi makanan yang halal tidak bisa minuman haram jenis pekerjaan haram bisa dihitung nggak jadi pekerjaan halal ndak bisa makanya Kenapa ada yang ngomong Ustadz ojo jelasno titik-titik bener atau ndak bener Alquran itu banyak menjelaskan yang haram kenapa Karena yang haram itu sedikit saking sedikitnya perlu dijelaskan untuk yang halal ndak usah dijelaskan karena selain yang haram itu halal jadi otak kita itu harus di mindsetnya dirubah yang halal itu banyak tidak terbatas yang halal itu menentramkan yang haram itu sedikit terbatas dan tidak menentramkan jenengan lebih gampang mana gampang halal lebih tentramkan mana haram itu bengi-bengi Cuma masalahnya satu Allah itu ngasih gambaran kepada kita ini hati-hati saya tanya di surga itu yang halal banyak ndak banyak Nabi Adam ketika ditunjuk oleh Allah untuk tinggal di surga yang halal banyak yang enak banyak Allah hanya minta satu ojok-cedak nang pohon ini kira-kira banyak nggak buah-buahan yang jauh lebih nikmat dibandingkan pohon ini banyak manusia itu satu wes dilarang [Tertawa] itu memang repot Kalau jenengan cari yang halal nggak repot gampang karena banyak orang ngomong seperti itu Saya dukung Iya bener Pak Makanya jangan dicari Pak yang haram Pak karena sulit sedikit Pak yang dicari yang halal saja karena banyak mudah bahkan di Alquran dikatakan karena yang haram itu sedikit kata Allah aku jelaskan yang haram yang selain yang haram aku halalkan bagi kalian dagang itu jenengan kerja itu kalau halal tentram cara bagaimanapun gampang tapi kalau haram itu ndak enak cuma sedikit ndak enak ndak menentramkan wanita yang kedua ini jangan biar nggak was-was itu kata ulama adalah yakin kalau ndak yakin maka tidak najis contoh-contoh di depan itu di pintu ada orang kencing sudah dapat tiga hari kan otomatis karena di pintu banyak orang yang lalu lalang bisa jadi ada yang ke sana ada yang ke sini ada yang ke sini pertanyaannya yang wajib disucikan satu masjid atau cukup yang di depan saja kata ulama yang wajib disucikan cuma yang di depan saja karena yang yakin najisnya di situ sedangkan yang ke sini yang ke sini kan masih ragu dalam masalah najis ragu-ragu itu tidak dianggap pokoknya yakin maka Kalau jenengan umpama ada orang siram-siram kok najis nggak ketok iki nyirami bagian kono opo bagian kiri apa Ustadz kelihatan masih basah Ustaz yang ini ya sudah hindari yang basah tapi kalau sudah kering Ya sudah kita kan ragu Hatinya nggak yakin yang di mana satu nomor dua kalaupun yakin kata ulama ustad Umpama di depan itu ada hujan kira-kira kotoran yang ada di depan itu najis atau suci Suci karena nggak pernah kita lihat ada orang eek di situ kan nggak pernah kita lihat ada orang kencing di situ kan artinya potensi najis itu kan masih ragu bukan yakin kecuali begini Ustadz Kemarin saya lihat ada anak kecil di situ hujan bagaimana kalau hujan najisnya hilang sudah Suci karena air hujan itu ada kotorannya Ustad Saya yakin ada kotorannya maka kata ulama kalau sulit menghindar kata ulama dimakfur artinya kalau kita lewat jalan kok jalan itu yakin najis tapi kemudian nyiprat ke kita kata ulama dimakfu dengan catatan tiga kita sudah hati-hati nomor 2 kita tidak kelihatan najisnya langsung nomor 3 sing nempel itu ndak kuning Makanya kalau saya jenengan ada lagi apalagi kalau ikut Hanafi panas matahari itu untuk tanah mensucikan yang membatalkan wudhu yang membatalkan wudhu itu kalau dalam Mazhab Syafi'i ada empat satu adalah keluarnya sesuatu dari anggota depan dan belakang bisa kencing bisa kentut nggak harus Umpama keluar keluar ulat pun juga batal jadi yang penting keluar nggak harus kentut pokoknya sesuatu yang keluar dari Jalan 2 itu membatalkan sesuatu yang kedua kalau Syafi'i bersentuhan kulit perempuan laki-laki itu membatalkan wudhu kecuali mahram itu Mazhab Syafi'i batal kecuali ikut mazhab Hanafi mazhab Hanafi jangankan menyentuh mencium meluk ndak batal yang batal kalau berhubungan intim makanya saya kemarin menganjurkan kalau jenengan punya anak kecil jangan ikut Syafi'i agak sulit apalagi kalau umroh meskipun ada Mazhab Syafi'i itu ada tapi pendapatnya agak-agak lemah dan repot saya anjurkan ikut Hanafi cara wudhunya pakai Hanafi kemarin sudah saya jelaskan kepala minimal seperempat bagian ubun-ubun ini saja bedanya Hanafi sama Syafi'i Jadi kalau jenengan wudhu pakai air keran kemudian kepala sudah seperempat ini itu sudah sah pakai Hanafi Jadi kalau jenengan nyentuh istri Kalau ikut Hanafi tak Batal Yang nomor 3 selain keluarnya sesuatu dari dubur adalah yang nomor 3 adalah tidur kecuali tidurnya orang yang pantatnya kalau jenengan Jumatan kalau sudah sampai begini ndak nemplek kecuali tapi batal jangan langsung Jumatan wudhu mana yang pojokan enak aman kan kalau tengah-tengah Jangan begini Ini sudah pasti ngangkat ini cuma yang kemarin saya Terangkan ada tidur ada tidur ada ngantuk kalau ngantuk nggak batal kalau tidur batal Apa ciri ngantuk sama ciri tidur kata ulama ciri tidur itu mimpi untuk Jakarta Nah itu tidur berarti Jakarta berarti mimpi batal tapi kalau ngantuk ciri ngantuk itu kata ulama dengar suara kruweng-keruwong Meskipun tidak jelas [Musik] nomor terakhir hilangnya akal hilang nakal contoh kayak kita penyakit epilepsi orang yang kemudian kena penyakit epilepsi tidak sadar itu batal orang yang dibius ketika kemudian selesai maka wajib wudhu lagi kalau tidur itu saya belum nemu kalau tidur ya saya belum nemu Ya dia nggak tidur ngantuk mungkin yang pertama yang perlu saya sampaikan Tidak semua yang terjadi di Masjidil Haram itu ada mazhabnya ada yang karena ndak ngaji ada yang enggak ngaji tapi ada yang memang ada mazhabnya contoh kalau dengan lihat di Masjidil Haram jangan di Masjidil Haram akan lihat ada orang salat jamaah makmumin ada teman saya sekarang yang lagi umroh Eh lagi umroh itu ternyata imamnya itu imamnya itu ternyata di Masjidil Haram bukan di daerah pelataran tawaf padahal jamaahnya sampai depan tawaf sampai Deket masjid sampai dekatnya Ka'bah Padahal imamnya di tengah-tengah memperbolehkan Maliki Masjid Nabawi itu kan jangan tahu Mihrab itu banyak orang sholat yang memperbolehkan kalau itu masih ada itu Maliki tapi jangan coba-coba praktek di sini untuk artinya dengan kita tahu banyak mazhab itu tidak gampang menyalahkan kalau kita tahu ada lagi kalau dalam kalau yang pernah ada yang pernah umroh di AS shofwah hotel assofa itu pas pelataran Masjidil Haram dekatnya Tower Zamzam Saya pernah umroh itu nginep di situ jadi di asofa itu ada musholanya musholanya itu tirainya Kalau dibuka masjid kelihatan itu kalau pakai Syafi'i ndak sah Kenapa nggak sah antara makmum dengan imam itu ada Jeddah ada penghalang itu bukan hanya penghalang wong kalau mau ke sana harus naik lift satu-satu yang boleh pakai Maliki Nah kalau yang tidur itu saya masih belum nemu insya Allah nanti saya jelaskan kalau memang nemu ada mazhabnya sehingga saya belum ketemu ya tidur kecuali mantap pribadi 10 menit Semoga menjadi manfaat Barokah Semoga kita Allah jadikan orang yang istiqomah dalam kebaikan ibadah kita oleh Allah subhanahu wa ta'ala yang keliru Di sebelumnya semoga diampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan semoga Allah menerima seluruh ibadah yang telah kita lakukan Amin ya robbal alamin Bismillahirrohmanirrohim Alhamdulillah Rabbana Atina Fiddunya Hasanah wa fil akhiroti Hasanah waqina adzabannar wa Sallallahu ala sayyidina muhammad wa ala ali [Musik] assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh waalaikumsalam mohon perhatian kepada seluruh jamaah agar tetap pada posisi masing-masing karena akan disampaikan sambutan oleh Bapak Kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur