WEBINAR ASN BELAJAR SERI 6 - PENDIDIKAN INKLUSI WUJUD PEMENUHAN HAK & PERLINDUNGAN ANAK DIINDONESIA
CGzulW1rOR4 • 2023-02-23
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
keputusan untuk terus mengakui kelemahan
diri
keputusan untuk tidak menyerah
keputusan untuk terus belajar
demi senantiasa
memberikan yang terbaik
bbsdm Jawa Timur dimana
ppsdm Provinsi Jawa Timur
pokoknya
Provinsi Jawa Timur luar biasa ptsdm
Jatim handal dan berkualitas bpsdm Jatim
Jaya luar biasa
bpsdm Provinsi Jawa Timur memang keren
bpdm Jatim pancen top dan Oke teman
ppsdm Provinsi Jawa Timur Salam Satu
Jiwa
Jatim hebat
[Musik]
Provinsi Jawa Timur menjadi pusat
unggulan BPS Jatim luar biasa
ppsdm Jawa Timur berjaya dalam inovasi
apa yang sudah diinisiasi oleh bpsdm
dengan berbagai
apresiasi yang sudah didapatkan dengan
tugas dan mandat sebagai corporate
University tentu kita berharap bahwa
bpsdm akan terus bisa memberikan layanan
terbaik bagi pengembangan kualitas SDM
Aparatur Sipil Negara
baik dari Jawa Timur maupun dari
berbagai daerah lain
[Musik]
sahabat-sahabat ASN di dalam pelatihan
suatu keharusan kalau itu akan
melahirkan suatu inovasi karena di ppsdm
Jawa Timur ini sudah melahirkan inovasi
ribuan ke seluruh Indonesia karena dari
satu peserta latihan itu wajib mempunyai
satu Inovasi dan yang lebih dari itu
dari suatu pelatihan adalah perubahan
mindset karena dari mindset atau dari
pola pikir itu akan menghasilkan
inovasi-inovasi yang baru di tempat
mereka bekerja perubahan mindset di
dalam pelatihan itu terbentuk dari suatu
metode pembelajaran yang inspiratif dan
inovatif dari
materi-materi yang inspiratif dan
inovatif itu akan menjadi membentuk
mindset pada peserta pelatihan yang
nantinya akan menjadi
inovasi-inovasi yang baru di tempat
mereka bekerja
[Musik]
dikucilkan
didiskriminasi bahkan tidak mendapatkan
pendidikan yang sama dengan yang lain
itulah mereka yang berkebutuhan khusus
namun Apakah mereka pantas mendapatkan
itu
padahal Setiap anak adalah berharga dan
punya kesempatan yang sama
pendidikan inklusi adalah jawaban atas
harapan mereka untuk menjadi bagian
dalam masyarakat
mereka juga berhak merasakan dampak
pembangunan dan berhak pula turut
membangun peradaban
mari bersama kita wujudkan pendidikan
inklusi untuk anak di ASN belajar seri 6
karena semua punya hak yang sama
[Musik]
ada dimana organisasi yang terbaik dari
hasil pengembangan potensi Mandiri
tentunya atas prakarsa dari Palu ini
masing-masing
[Musik]
Benda Timur ini memang menjadi rujukan
ya Bagi bpsdm yang lain
makanya tahun kemarin kita berikan
penghargaan sebagai yang terbaik
Kenapa ini bisa berlangsung Kenapa ini
bisa terjadi Bapak Ibu sekalian karena
menurut saya lombanya
provinsi-provinsi yang punya perhatian
baik terhadap pengembangan kompetensi
ASN
Jawa Timur yang terbaik
[Musik]
Alhamdulillah
hari ini bersama-sama kita hadir untuk
kembali membangun penguatan kita
sebagai bagian dari ASN tentu kita ingin
berkontribusi lebih baik dan lebih luas
lagi untuk masyarakat bangsa dan negara
yang kita cintai dan tentu atas nama
kita semua Marilah PKN tingkat 2
angkatan kedua ini kita bersama-sama
membuka dengan bacaan Basmalah
Bismillahirrohmanirrohim mudah-mudahan
Semuanya lancar sukses dan mendapatkan
ilmu yang bermanfaat Barokah
[Musik]
Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam
webinar ASN belajar yang dipersembahkan
oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur
sebelum memulai acara kita pada hari ini
ada beberapa hal yang patut sobat ASN
perhatikan agar acara dapat berjalan
dengan lancar yang pertama Tulis nama
sesuai dengan format nama spasi instansi
sobat ASN
kemudian Nyalakan kamera dan matikan
microphone selama acara berlangsung
lalu pastikan posisi kamera tidak
membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN
dapat terlihat dengan jelas
dan jangan lupa gunakan virtual
background yang sudah kami sediakan
virtual background dapat diunduh pada
Link yang dikirimkan melalui WhatsApp
bagi sobat ASN yang sudah mengisi link
pendaftaran
apabila sobat ASN ingin mengajukan
pertanyaan atau berpartisipasi
interaktif sobat ASN dapat menggunakan
reaction angkat tangan atau
siapkan pula alat tulis sobat ASN selain
untuk mencatat hal-hal penting Hal ini
dapat mempertajam pemahaman sobat ASN
tentang materi yang disampaikan
untuk mendapatkan sertifikat elektronik
pada webinar ini sobat ASN wajib mengisi
link presensi yang kami bagikan pada
saat webinar berlangsung jangan lupa
juga untuk mengisi linguisioner ya agar
sertifikat elektronik sobat ASN cepat
langsung diunduh
itulah beberapa hal yang patut sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini
Selamat mengikuti webinar ASN belajar
Aduh gimana sih ini kok sertifikatnya
belum muncul juga ya padahal udah isi
link presensi Ada apa sih bro oke Kok
kelihatannya bingung begitu ini logo
Saya kan sudah isi link presensi tapi
kok sertifikatnya belum ada ya padahal
kan katanya setelah isi link presensi
kita dapat langsung mengunduh
sertifikatnya sudah mengisi link
kuesioner belum
jadi setelah mengisi investasi Bu Novi
juga harus mengisi link kuesioner monev
baru deh sertifikat akan dikirimkan
melalui web sini-sini Bu saya bantuin
Berikut ini adalah tutorial cara
menggunakan aplikasi indef untuk
mendapatkan ssertifikat yang pertama
pastikan sobat ASN sudah mengisi link
pendaftaran yang terdapat pada flyer ASN
belajar link pendaftaran ini dapat diisi
maksimal satu hari sebelum acara webinar
dilaksanakan
Masukkan alamat yang tertera pada player
ASN belajar sebagai contoh
bit.ly garis miring ikut leadership
sobat ASN akan diminta untuk akses
lokasi pilih izinkan atau lo
setelahnya masukkan email sobat ASN yang
masih aktif
kemudian isi kolom data diri sobat ASN
pada formulir yang tersedia isi setiap
kolom dengan benar ya
Tulis nama lengkap sobat ASN karena ini
adalah nama yang akan tertera pada
esertifikat
selanjutnya isi kolom NIP pangkat dan
golongan sobat ASN
[Musik]
lalu isi instansi dari mana sobat ASN
berasal juga harus diisi dengan benar ya
jangan lupa tulis kota atau Kabupaten
dari mana sobat ASN berasal
[Musik]
Setelah semua kolom terisi cek dan
pastikan kembali data yang sudah sobat
ASN isi benar lalu klik submit
[Musik]
sobat ASN akan langsung mendapatkan
pesan di WhatsApp yang berisikan link
materi virtual background dan juga link
presensi save terlebih dahulu nomor
indef Gateway ya agar Link yang diterima
aktif dan menjadi hyperlink
nah link presensi ini baru bisa diakses
pada saat acara webinar berlangsung
sobat ASN dapat langsung klik Link yang
tertera dan pastikan kembali data diri
sobat ASN sudah benar setelah itu sobat
ASN dapat langsung Tanda tangan pada
kolom yang tersedia jika sudah klik
submit
setelah mengisi link resensi sobat ASN
akan langsung menerima pesan Whatsapp
dari indah yang berisi linguisioner klik
link tersebut dan isi kuesionernya sobat
ASN juga bisa loh menuliskan kritik dan
saran untuk webinar ASN belajar
setelah terisi klik submit sobat ASN
akan mendapatkan link sertifikat melalui
pesan Whatsapp
klik linknya dan sobat ASN akan dapat
langsung mengunduh sertifikat ingat ya
link Ace sertifikat yang diterima setiap
orang akan berbeda dan semua pesan
pemberitahuan ini akan dikirimkan
melalui WhatsApp bukan email
nah gimana Bu Novi udah bukan Wah iya Bu
Yanti ternyata mudah dan cepat ya terima
kasih banyak Bu atas bantuannya saya
udah nggak bingung lagi deh sama-sama Bu
Novi Nah untuk sobat ASN Jangan lupa
untuk segera mengisi link presensi ya
karena linkresi hanya dapat diakses pada
hari hal pelaksanaan webinar sampai
dengan pukul 23.59 waktu Indonesia
bagian barat
tetap semangat dan ikuti terus webinar
ASN belajar
[Musik]
maka pertemuan hari ini penting Kenapa
inilah forum peningkatan SDM itu
nah SDM sangat penting uang sangat
penting dua-duanya juga penting Nah
kalau kita disuruh memilih Mana duluan
uang ataukah SGM
ya dua-duanya harus bisa berjalan tetapi
Yakinlah kalau SDM unggul tidak ada uang
pun semua bisa jadi solusi
[Musik]
dikucilkan
didiskriminasi bahkan tidak mendapatkan
pendidikan yang sama dengan yang lain
itulah mereka yang berkebutuhan khusus
namun Apakah mereka pantas mendapatkan
itu
padahal Setiap anak adalah berharga dan
punya kesempatan yang sama
[Musik]
pendidikan inklusi adalah jawaban atas
harapan mereka untuk menjadi bagian
dalam masyarakat
mereka juga berhak merasakan dampak
pembangunan dan berhak pula turut
membangun peradaban
mari bersama kita wujudkan pendidikan
inklusi untuk anak di ASN belajar seri 6
karena semua punya hak yang sama
[Musik]
dan melalui event ini teman-teman sudah
terbangun optimis pemikiran positif
bahwa Bridge memiliki nilai
baik nilai moral
Selamat malam Salam sejahtera untuk kita
semua Om Swastiastu nama budaya salam
kebajikan Shalom dan yang saya banggakan
seluruh atlet
yang mengikuti kejuaraan Piala Gubernur
dan BTC tahun 2023 yang saya bacakan
maka komitmen saya bersama dengan
pengurus tentunya ingin Kris Jawa Timur
tetap menjadi andalan nasional dan
selalu menjadi kiblat keris di seluruh
Indonesia
4 tahun 2003 malam hari hari dimulai
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi sobat hsn Apa
kabar pagi hari ini senang sekali saya
Grace Mama hit bisa berjumpa dengan
seluruh sobat ASN dari Sabang sampai
Merauke dari Myanmar sampai Pulau Rete
kembali dipersembahkan oleh corpu sdgs
bpsdm Provinsi Jawa Timur inilah ASN
belajar seri 6
Pagi ini saya hadir di studionya bpsdm
ini kayaknya kita belum pernah ya pakai
background yang gini kalau sobat ASN
ngelihat cute banget kan ruangannya Iya
karena sekarang ini saya sedang ada di
ruang bermain anak Jadi kalau sobat ASN
ada Diklat di bpsdm kemudian masih punya
baby ada anak kecil bisa diletakkan di
sini ada lengkap ya Ada bermain kemudian
Ada mainan Ada buku-buku semuanya
fasilitasnya lengkap ada di sini nah
yang bikin saya juga hari ini merasa
tenang dan senang ketika saya pergi
keluar dari rumah untuk bekerja pagi
hari ini saya tadi pagi udah ngecek Buku
anak-anak saya di dalam tasnya udah
lengkap seragamnya juga udah lengkap
gitu ya kemudian
snack-snack dan minuman yang harus
mereka juga udah siap semua jadi begitu
saya keluar rumah saya ngerasa tenang
nih sahabat ASN Saya yakin sobat ASN
juga pasti merasakan hal yang sama kalau
di rumah itu udah selesai udah tenang
kerjanya otomatis pergi ke tempat
pekerjaan juga jadi lebih fresh ya nggak
ada lagi tuh pikiran-pikiran yang aduh
di rumah gimana ya tapi fokus di
pekerjaan nah ternyata sobat ASN ini
adalah satu circle yang terus
berkesinambungan loh termasuk bagaimana
kita memberikan pengasuhan yang baik
memberikan pendidikan yang layak untuk
anak-anak kita karenanya di seri keenam
ini kita akan bahas tentang pendidikan
inklusi wujud pemenuhan hak dan
perlindungan anak di Indonesia ada
banyak dan luas sekali ternyata setelah
saya melihat dan juga membaca hal-hal
Apa saja yang akan disampaikan oleh
narasumber kita hari ini Wah saya yakin
ASN akan semakin tercerahkan dan akan
menjadi lebih semangat lagi untuk
menjalankan tugas sebagai seorang ASN ya
Nah sebelum sahabat ASN kita akan
perkenalkan narasumber kita yang pertama
saya ingin ajak sobat ASN untuk melihat
satu tayangan dimana ternyata hal ini
bisa menjadi satu praktik baik kita
sebagai orang tua dan juga sebagai ASN
untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak anak
di Indonesia caranya seperti apa yaitu
menerapkan disiplin positif ya kita
lihat dulu videonya sebelum nantinya
kita akan bahas banyak tentang disiplin
positif ini ini dia
[Musik]
kalau ibu kasih pelajaran di papan tulis
nanti Ibu marah dan aku takut bertanya
karena guru galak
[Musik]
Sebelum kita belajar Ibu di sekolah lah
tempat anak-anak mengasihi imajinasi dan
membangun cita-citanya sehingga peran
para pendidik menjadi penting dalam
memotivasi siswa-siswinya namun di Papua
masih ada praktek hukuman dengan
kekerasan dimana seharusnya anak
dilindungi bukan hal sepele tentunya
karena di sekolahlah anak-anak menimba
ilmu di tengah proses perkembangan
kepribadiannya rotan atau tongkat
menjadi alat pengajar wajib sebagai
pembenaran praktik disiplin dengan
kekerasan ungkapan di ujung rotan ada
emas kerap digunakan guru-guru di Papua
sekali berat anak pun dia
guru sebagai sosok pengayom berubah
menjadi sosok yang ditakuti hal tersebut
mempengaruhi motivasi belajar anak
jadi ketika kami mengajar di papan tulis
ada anak yang sedang bermain atau ribut
kami langsung tegur
kadang-kadang papan tulis kita bunyikan
untuk membentak anak tersebut
bersama pemerintah daerah di Papua dan
Yayasan Nusantara sejati UNICEF
mengembangkan pendekatan disiplin
positif sebuah program yang melatih
pendidik untuk mengubah proses
pembelajaran mereka menjadi proses yang
aktif dan menyenangkan
masyarakat pun dirangkul agar perubahan
terjadi di semua lingkungan pendidikan
anak termasuk di rumah
pelatihan disiplin positif kami
mengajarkan kepada guru membagi kepada
guru ada yang dinamakan dengan
konsekuensi logis di mana anak diberikan
disiplin bukan hukuman Anak itu tidak
hanya takut kepada guru tidak membuat
anak menjadi takut tapi sadar semua ini
bertujuan untuk menumbuhkan perilaku
positif mereka pengendalian dan percaya
diri dengan apa yang mereka mampu
pelajari setelah adanya program disiplin
positif yang diajarkan kepada kami di
sekolah ini kami mulai mengerti sekali
oh bagaimana kita melakukan siswa itu
seperti apa Jadi kita mau membuat satu
kesepakatan atau satu disiplin positif
yang saya guru dan siswa kita harus
sama-sama mentaati itu penerapan Disi
positif di 20 Sekolah Dasar menunjukkan
penurunan tingkat kekerasan Dari 21%
keempat persen untuk penghukuman fisik
dan Dari 13% keempat persen untuk
penghukuman emosional
penurunan ini berdampak pada kemampuan
siswa membaca menjadi budaya baru yang
kita terapkan budaya disiplin positif di
sekolah sehingga anak-anak Guru semua
harus merasa
Sudah 2 tahun pendekatan disiplin
positif diintegrasikan ke dalam program
pendidikan di tanah Papua
pemahaman masyarakat akan perbedaan
disiplin dengan hukuman diharapkan
berubah karena lingkungan sekolah
berkontribusi untuk membentuk
kepribadian anak seperti
[Musik]
sobat ASN satu tayangan yang baru saja
kita saksikan sempat kaget nggak eh Sama
saya juga ya waktu si Ibu guru tiba-tiba
ketok Apa ya stik mengajar beliau di
meja dan juga sampai patah tadi waktu di
papan tulis Wah saya juga sempat kaget
tapi itu mengingatkan saya juga nih
sobat ASN dulu banget zaman saya kecil
Sepertinya saya juga diajar dengan
cara-cara seperti itu Wah iya iya saya
dulu tuh kayaknya kalau melihat guru
Aduh takutnya setengah mati apalagi
kalau gurunya udah bawa kemoceng yang
panjang Aduh kayaknya takutnya setengah
mati Pokoknya langsung lari berhamburan
tapi ternyata sekarang nih sobat ASN
dengan adanya disiplin positif maka itu
juga mengubah cara mengajar para guru
kita dan otomatis itu akan sangat
berpengaruh kepada pemenuhan hak-hak
anak-anak kita kalau kita mau lihat
sedikit ke belakang
namanya pandemi kemarin aja ya di
tahun-tahun
2020-2021 banyak banget kan
berita-berita Yang viral banget yang
orang tuanya harus melakukan sesuatu
atau kekerasan kepada anaknya karena
dianggap anaknya diajarin nggak bisa
gitu diomongin begini nggak bisa
mendengarkan gitu kan ternyata memang
ada hal-hal nih sobat ASN yang
sebenarnya wajib diketahui Kita sebagai
orang tua dan yang lebih luas lagi bukan
hanya itu tapi seluruh sobat ASN sebagai
abdi negara sebagai perwakilan negara
untuk hadir di setiap anak di Indonesia
karena anak punya hak yang sama nah
karenanya seperti apa sih cara-cara yang
bisa kita lakukan salah satunya memang
adalah ini disiplin positif ya kita akan
bicara nih kali ini dengan beliau yang
juga pernah menulis disiplin positif
Indonesia untuk Merdeka belajar di Tahun
2022 bukan hanya itu Tapi beliau juga
merupakan Master trainer disiplin
positif Jakarta kita akan coba sapa
beliau adalah bapak
[Musik]
baik kita akan coba sapa beliau Selamat
pagi Bung Hen
oke
bohen selamat pagi
selamat pagi selamat pagi
tadi di awal sekitar jam setengah 8 kita
udah sempat coba
audio dan juga video ya semuanya
berjalan dengan sangat lancar Bung Han
Ini ada di Jakarta sekarang tentunya
bpsdm Provinsi Jawa Timur mengucapkan
terima kasih banyak pagi hari ini
mungkin sudah berkenan untuk meluangkan
waktu untuk berjumpa dengan seluruh
sobat ASN walaupun secara virtual dan
berbagi tentang sesuatu yang sangat
penting sekali bukan hanya untuk ASN
tapi juga untuk orang tua jadi bukan
hanya untuk Bagaimana pekerjaan mereka
bisa lancar tapi juga sebagai pribadi
mereka ketika berada di rumah
berinteraksi dengan anak-anak malah
memberikan pendidikan di rumah kepada
anak-anak begitu ya Burhan Apakah sudah
bisa
Open video atau mengaktifkan kamera
ini saya udah coba lagi mengaktifkan
kamera B nampaknya belum jadi lagi nih
tersambung
kalau bisa mungkin kita bisa mulai saja
tanpa kamera it's oke
Share screen aja nggak papa Yes kita
bisa langsung masuk share screen nah ini
saya juga sudah bisa melihat wajahnya
Oke
boleh Share screen silahkan
Oke terima kasih
Bapak Ibu sekalian Selamat pagi semoga
lancar pekerjaan sehat dan bahagia
selalu dalam pelaksanaan pekerjaannya
saya waktu diminta diminta untuk
membawakan materi tentang disiplin
positif di lingkungan satuan pendidikan
awalnya pikir hanya untuk bahasa Inggris
Jawa Timur tapi dari pengantarnya
tadi saya kaget juga ternyata untuk ASN
yang dari seluruh Indonesia malah yang
mengikuti
Nah Bapak Ibu sekalian sobat ASN saya
membawakan sedikit Kelihatannya tidak
ada tidak punya kaitan langsung dengan
pendidikan inklusif tapi mau kubilang
bahwa kalau ini tidak ada bagian ini pun
tidak dikuatkan dalam pendidikan
inklusif maka tidak cukup banyak
mengubah hanya memberikan kesempatan
tapi tidak cukup kuat untuk mengubah
anak-anak kita menjadi lebih baik nah
saya akan bicara tentang penerapan
pendekatan disiplin positif di
lingkungan satuan pendidikan
sobat alasan di Indonesia kita punya
banyak
sudah kita adopsi menjadi regulasi
regulasi salah satu pembicara tentang
konferensi makanan ambil semua tindakan
legislatif administratif sosial dan
pendidikan untuk melindungi anak dari
segala bentuk kekerasan fisik mental
segera pelecehan beneran perlakuan lain
penganiayaan eksploitasi termasuk
pelecehan seksual ini penegasan komitmen
banyak negara
oleh pemerintah Indonesia dan
meratifikasi konversi akan terkini
kemudian juga ada undang-undang di
undang-undang Dasar 1945 pasal 28 B ayat
2 juga menjelaskan
secara
yang banyak berkaitan dengan
Perlindungan Anak yang bapak ibu
dari banyaknya regulasi
dari banyaknya regulasi yang kita punya
namun ada realita yang kita hadapi
berhasil
survei dari Kementerian PPA itu
menunjukkan bahwa
kekerasan terhadap anak itu meningkat
dari tahun ke tahun
Bapak Ibu bayangkan di tahun 2017 itu
jumlahnya jumlah kasus kekerasan
terhadap anak sudah 12.000
dia meningkat menjadi 15 ribuan kasus
itu satu realita bahwa kekerasan
terhadap anak selalu naik dari tahun ke
tahun
ini menunjukkan yang menarik Bapak Ibu
kekerasan terjadi juga dalam lingkungan
pendidikan
mulai dari tahun
sampai dengan perguruan tinggi terjadi
kekerasan terhadap anak
dengan jumlah-jumlah presentasi terbesar
itu namanya terjadi di pendidikan dasar
dan pendidikan menengah SD SMP SMA
tingkat SMP
yang
melakukan kekerasan itu
orang tua ada keluarga ada tetangga ada
yang menjadi pelaku kekerasan terhadap
anak walaupun dengan sebesar
2,39
[Musik]
kontribusi terhadap kekerasan terhadap
anak
itu bicara tentang
Bapak Ibu di data yang lain
Mendikbud di tahun 2021 tentang hasil
asesmen nasional ini bicara tentang
profil pelajar Pancasila
menunjukkan bahwa itu belum mencapai 50%
masih banyak belajar kita yang belum
memiliki karakter yang merujuk kepada
Pancasila dan yang paling menyedihkan
itu di level SD pendidikan SD itu agak
tinggi di SMP dia menurun jauh dan di
SMP di SMA dia agak sedikit meningkat
ini tentang
hasil asesmen nasional
yang menjadi rapor Pendidikan Indonesia
itu belum optimal ditunjukkan oleh para
pelajar kita dan apakah karena hasil itu
lalu akhirnya menunjukkan perilaku
anak-anak
dia yang mungkin sudah sering sobat ASN
melihat dan membaca di sosial media
ada murid siswa yang memukul dalam
beberapa kejadian pernah kita dialogkan
pada waktu terjadi misalnya di Sulawesi
Utara
ada anak yang membunuh gurunya ada
gurunya yang menghukum anak tanpa
mengetahui anaknya sakit dan akhirnya
membuat meninggal dan beberapa kejadian
yang lain di banyak tempat di Indonesia
ini contoh-contoh yang
saya angkat dari media sosial
berkaitan dengan
anak yang menjadi korban kekerasan siswa
yang menjadi korban kekerasan dan juga
menjadi pelaku kekerasan
yang harus kita tanyakan buat diri kita
sendiri dan harus kita jawab Berdiri
kita sebenarnya apa yang belum tepat
dalam cara kita membina dan mendidik
anak-anak kita selama ini
sehingga kelihatan cenderung anak-anak
kita itu menjadi pelaku kekerasan dan
juga menjadi korban kekerasan
dengan data-data yang ada pada kita
punya regulasi yang cukup
kita punya banyak upaya untuk melakukan
tapi masih banyak kondisi yang
ditunjukkan oleh anak-anak kita sehingga
mereka menjadi korban kekerasan maupun
menjadi pelaku kekerasan lalu apa yang
bisa kita lakukan pertanyaan keduanya
lalu apa yang bisa kita lakukan untuk
mengubah kondisi tersebut pertanyaan ini
Bapak Ibu terutama pertanyaan pertama
itu pada waktu kita lakukan dalam proses
sosialisasi dan pelatihan
kecenderungan jawabannya adalah
karena pendidikan kita di rumah belum
cukup baik karena pola didirikan kita di
sekolah belum cukup baik sehingga anak
cenderung berperilaku tidak tepat ya
akhirnya membuat dia bisa membuat dia
menjadi korban kekerasan dan menjadi
pelaku kekerasan
bahwa dibilang karena orang tua guru
tidak percaya kepada anak-anak dan
banyak jawaban tapi juga muncul jawaban
bahwa
ada yang guru misalnya itu karena
masalah dia orang tua
yang tidak cukup membina sementara orang
tua bilang kami sudah memberikan mandat
untuk membimbing anak-anak kami kepada
para guru dari kadang terjadi saling
melemparkan tanggung jawab siapa yang
harus bertanggung jawab
karena kondisi-kondisi yang dihadapi
oleh anak-anak nah pada beberapa catatan
penting
melakukan kami melakukan proses
sosialisasi maupun pelatihan disiplin
positif dari tahun 2016 dan kalau bapak
ibu
yang diputar Google tadi itu video
pertama pada waktu kami mulai menerapkan
pendekatan disiplin positif di Papua dan
Papua Barat dan hasilnya sudah sudah
ditunjukkan tadi bahwa ada penurunan
tingkat kekerasan yang terjadi di
sekolah dari 20-an perusahaan turunan
hanya menjadi 4% tapi juga peningkatan
prestasi akademik anak setelah
pendekatan menerapkan pendekatan
disiplin positif Nah dari
catatan-catatan proses sejak 2016 itu
bapak ibu
mencatat beberapa hal
ternyata
cara mendidik kita cara
mendidik dan membina anak-anak kita
cenderung dipengaruhi oleh pengalaman
kita waktu didik dan dibina menjadi anak
daripada saat kita menjadi anak kita
cenderung dididik dan dibina dengan
pengendakatan hukuman maka itu punya kan
kita pergunakan buat anak-anak kita kita
akan menggunakan juga pendekatan hukuman
buat anak-anak kita yang kedua catatan
yang menarik Yang kedua bahwa ternyata
orang tua pendidik orang dewasa itu
cenderung memberikan perhatian kepada
anak hanya saat anak berperilaku negatif
atau perilaku tidak tepat Oke namun pada
saat anak berperilaku tepat
berlian yang diberikan hanya sekedarnya
dan seringkali dianggap lalu karena itu
menjadi kewajiban anak yang kedua ini
Bapak Ibu
yang masuk dalam kategori
Toxic Parenting
catatan yang kedua ini
bahwa dalam menangani anak-anak
kecenderungan kita
adalah menangani terutama menangani
Perilaku tidak tepat kecenderungan orang
tua para guru orang dewasa
itu adalah menggunakan
yang pertama adalah pasti akan menghukum
kecenderungan yang kedua adalah
membiarkan nah kecenderungan yang
membiarkan ini menjadi jauh lebih lebih
meningkat sejak dikeluarkannya
undang-undang perlindungan anak
dengan alasan ya daripada kami dipidana
karena membuat kekerasan kepada anak
yang sudah kita Biarkan saja anak
berperilaku semaunya dia
dan yang ketiga adalah
kita cenderung menasehati anak ini tiga
hal yang kita temukan kecenderungan pada
saat kita menangani perilaku anak yang
tidak tepat yang keempat Bapak Ibu
sekalian bahwa alasan utama mogok mana
alasan mengapa kita mau ke mana ada yang
paling utama anak tidak mengikuti aturan
yang kita buat
anak tidak mengikuti aturan yang kita
buat yang kedua kita menghukum anak
karena anak tidak mengikuti arahan yang
kita perintahkan buat dia
lalu alasan ketiga anak tidak disiplin
dan alasan 4 anak nakal itu
alasan-alasan yang sering disampaikan
lalu apa tujuan utama kita menghukum
anak
kecenderungan kita tujuan utama adalah
anak menjadi Jera dan tidak Mengulangi
kesalahan dan yang kedua anak menjadi
baik dan menjadi
pada saat alasan utamanya supaya anak
menjadi Jera dan tidak mengulang
kesalahan Bapak Ibu dan yang sering kita
lanjutkan adalah Lalu setelah menghukum
Apakah anak tidak mengulangi
kesalahan dia tidak lagi mengulangi
Perilaku tidak tepatnya malah Jawabannya
masih terulang
lalu kalau tujuan kita hanya untuk
membuat anak cerah dengan menghukum tapi
anak tidak juga jelas Lalu apakah tempat
kita menggunakan hukuman buat anak
nah bapak ibu untuk menguatkan Catatan
tadi Saya kepingin Bapak Ibu menonton
sedikit video pendek ini
menonton video pendek ini lalu
berefleksi
berefleksi merenung sendiri berkaitan
dengan video tadi
terutama dikaitkan dengan cara kita
terhadap anak
[Musik]
film tadi
video pendek tadi
sering kali
menggambarkan lebih sering menggambarkan
tentang cara kita terhadap anak
cara kita mendidik dan membina anak
dalam cerita itu
anak bertemu dengan penjual buah
anak bertemu dengan penjual buah bertemu
dengan penjaga museum
dan bertemu dengan
[Musik]
tukang perhiasan
ini yang buatku menjadi menarik bapak
ibu
dengan
kita selalu menasehati anak
dan yang menggugah kesadaran kita yang
dapat menjadi refleksi Kita sebagai
orang tua pendidik orang dewasa dalam
meminta dan pendidikan anak-anak yang
ada dalam tanggung jawab kita
kalimat menarik tadi di terakhir dari
sang Ibu adalah ingatlah
kelilinglah
kelilingi dirimu dengan orang-orang yang
menghargai kamu
itu kalimat penugas sebagai nasehat tapi
sebagai orang tua sebagai guru maka
pertanyaan refleksi yang akan menggugah
kesadaran kita adalah
dalam pandangan kita
Seberapa berharganya anak-anak yang ada
dalam tanggung jawab kita itu satu
pertanyaan yang pertama yang akan
merefleksikan kita terhadap kita
terhadap anak-anak yang kedua
dalam cara memperlakukan anak-anak
tersebut dengan perilaku yang mereka
Tunjukkan
Apakah kita sering debat atau kurang
tepat dengan harga yang kita tentukan di
pertanyaan pertama
karena dari dua pertanyaan
ini sebenarnya ada satu kesimpulan yang
menarik yang kami temukan dari proses
mulai melakukan sosialisasi dan
pelatihan Ternyata apa Bapak Ibu
kesimpulan yang menjadi menjadi
kesimpulan kami
Seberapa berharganya anak-anak yang ada
dalam kehidupan dan tanggung jawab kita
itu akan ditunjukkan
dengan cara kita memperlakukan anak-anak
itu
Apakah kita akan menjawab kebutuhan dia
tahukah lebih banyak kita menjawab
kebutuhan kita
itu yang menjadi kesimpulannya
dari kondisi itu
bapak ibu
ada beberapa
tadi udah dijelaskan di awal sebagai
catatan kecenderungan kita menghadapi
perilaku anak adalah menghukum kemudian
membiarkan dan menasehati
dalam disiplin positif dalam pendekatan
disiplin positif
menghukum anak itu berdampak negatif
jangka panjang
dampak jangka pendek anak akan ketakutan
anak akan bisa merasa tidak nyaman ada
banyak yang pendeknya dan jangka pendek
jangka panjangnya juga anak perilaku
positif anak tidak akan berkembang
Kemudian pada saat membiarkan anak
berperilaku
semaunya itu juga berdampak negatif
pada salah satu yang paling kuat dalam
membiarkan anak berperilaku semaunya
adalah kita melanggar hak anak salah
satu haknya adalah dia harus mendapati
berikan dan Bina atau melanggar hak anak
dan itu akan memperparah anak di masa
mendatang lalu kita membiarkan anak
berperilaku semuanya
dan yang ketiga ini
dalam disiplin positif
bila kita lakukan di awal proses
bila menasehati itu tidak tepat bila
kita lakukan
di awal proses Mengapa tidak tepat
karena menerapkan itu adalah cara kita
memberikan pengalaman kita untuk jadi
pengalaman anak
padahal anak perlu menemukan
pembelajaran dari pengalamannya sendiri
bila menghukum itu negatif
pertanyaannya bila menghukum dan negatif
kemudian menarik
apa yang bisa kita lakukan agar bisa
memberikan anak-anak dan bukan
memperburuknya
nah salah satu pilihan yang kita
tawarkan yang kami tawarkan yang kami
lakukan selama ini adalah dengan
menerapkan pendekatan
adalah pendekatan
sehingga
tidak ada kata disiplinnya
membangun kesadaran
membentuk sikap bertanggung jawab
sebagai wujud dari menghormati diri
sendiri dan menghormati orang lain lalu
di mana disiplin
nya bila selama ini dalam upaya
mendisiplinkan anak
Wah saya menyimak sekali ya karena luar
biasa ternyata kalau kita saksikan dan
kita lihat tadi di penjelasan terakhir
atau slide terakhir dari Bung Han
disampaikan sebagai bahwa disiplin
Positif itu adalah upaya untuk
menumbuhkan
nah ini dia pemikiran dan juga perilaku
positif
sepanjang hidupnya ini tentu saja
menjadi satu PR yang luar biasa kita
sebagai orang tua ya Oke bu Han sudah
bergabung kembali dengan kita
boleh
diambil dulu microphone ya
Saya senang sekali dengan Tema kita hari
ini ya sobat ASN ya oke
tadi sampai tentang tidak ada kata
disiplin
disiplin positif ya
Kenapa Bapak Ibu karena disiplin itu
adalah bonus kalau anak sudah punya
kesadaran sudah punya sikap bertanggung
jawab karena dia menghormati dirinya dan
menghormati orang lain itu bonus yang
akan ditunjukkan
sehingga kalau Bapak Ibu dalam kerangka
disiplin membangun disiplin anak tidak
membangun tiga hal itu maka disiplin
tidak akan ditunjukkan oleh anak itu
disiplin itu sendiri
Bapak Ibu sekalian disiplin itu
disiplin positif ini dikembangkan Kita
sebenarnya merujuk kepada disiplin
positif yang dikembangkan di tahun 1981
dan bukunya tentang
disiplin positif disiplin itu
diterbitkan tahun 98 1987 dan itu
didasari pada konsep
ide pengasuhannya ide pengasuhan
1960 dan classroom teknik dari
intinya disiplin Positif itu berfokus
untuk mengembangkan social relation
relasi sosial dengan kita membentuk
sosial skill dan life skill anak
itu
mewujudnya ke situ tapi Jalan
perkembangannya Bapak Ibu sekalian
ternyata Konsep ini Masa harus kita
adopsi dan elaborasi dengan kondisi dan
budaya di Indonesia
salah satu yang sebenarnya membuat berat
membuat berat waktu menerapkan konsepnya
itu dalam penerapan disiplin positifnya
itu bertumpu pada media dialog yang
membangun dengan anak
dialog yang membangun anak
itu yang belum cukup kuat ada di tradisi
kita cukup kuat ada di budaya kita yang
dibudaya kita lebih cenderung adalah
memerintahkan mengarahkan menasehati
bukan dialog makanya itu pendekatan ini
kami
mengadopsinya kemudian melaborasi dengan
pemikiran dan gagasan Ki Hajar Dewantara
tentang mendidik yang bersifat tertib
damai Tata tentram dalam suasana ngomong
Among dan
padahal idenya tentang ide tentang kalau
kau sebut pemikiran dan gagasan Ki Hajar
Dewantara tentang proses pendidik ini
sebagai
mendidik yang memerdekakan anak
itu
1922 sudah disampaikan berarti hampir
sama waktunya dengan yang dikembangkan
oleh
Alfred atler maupun rudol driver
adalah sesuatu yang dapat dipahami
karena dia punya alasan dia punya tujuan
dan umumnya dipengaruhi oleh perasaan
anak jadi anak melakukan segala sesuatu
itu lebih banyak didorong oleh perasaan
mereka
sementara respon orang tua guru maupun
orang dewasa terhadap perilaku anak
itu dipengaruhi Logika dan persepsi yang
terbentuk dari pengalaman
ini contoh yang contoh yang disebutkan
di catatan di awal bahwa
cara mendidik kita pada anak-anak
sekarang lebih banyak dipengaruhi oleh
cara kita waktu dididik sebagai anak itu
yang bicara tentang terbentuk dari
pengalaman logika kita dan di sinilah
tidak pernah nyambung
anak Karena rasa kita sebagai orang tua
sebagai guru orang dewasa karena logika
disitulah sering tidak nyambung proses
pembinaannya
yang berikut ini
anak-anak penurut anak baik anak pendiam
itu hal biasa dan lumrah menurut
perkembangannya
kalau dalam pelatihan pada saat masuk ke
Sesi tertentu akan dibilang anak
kadang-kadang akan berperilaku yang
tidak tepat untuk mencapai untuk
mencapai tujuan yang dia inginkan kadang
menggunakan cara yang tidak tepat
dan pada saat anak Berlaku tidak tepat
dalam pandangan kita
kadang itu adalah bagian dari
perkembangannya
jadi karena perasaannya lebih berperang
maka kita pun dalam menanggapi mereka
harus memperhatikan perasaan mereka itu
biasa
makanya anak-anak waktu masih anak-anak
itu nakal biasa
tapi setelah dewasa pasti dia tidak
nakal lagi
tapi saya percaya
Bapak Ibu ASN sobat ASN tidak nakal
setelah dewasa
Dosa dalam pelatihan kita bilang Tapi
ada kok orang-orang dewasa yang nakal
tapi nakal untuk urusan
[Musik]
itu akan membaikkan anak atau malah
memperburuk anak
sebagai contoh akan dibilang begini bila
untuk segala sesuatu hal-hal kecil
kesalahan kecil anak kita cenderung
memarahi dia terus
maka tanpa sadar kita mengajarkan anak
mendorong anak belajar berbohong kepada
kita
itu salah satu tentang respons kita yang
akan membagikan atau memperburuk anak
ini perbedaan
tentang pendekatan hukum dan pendekatan
disiplin positif agresif cenderung
menunjukkan kekuasaan membuat anak
tertekan takut kita mengabaikan hal baik
di anak sering mempermalukan dan
melecehkan anak dan hanya bersifat
jangka pendek itu kalau pendekatan
hukuman pendekatan pendekatan disiplin
Positif itu kita malah mendorong supaya
anak mengembangkan perilaku positif
mendekatkan anak tidak mengandung
kekerasan
memanfaatkan kesalahan anak sebagai
peluang untuk belajar bukan hanya
anaknya belajar tapi kita pun belajar
ada beberapa beberapa hal yang sering
kali kusampaikan dalam pelatihan pada
saat berkaitan dengan anak saya bilang
ada hal yang menarik ditemukan dari
orang-orang tua kita orang tua orang tua
yang ada di Indonesia saya melihat bahwa
kita cenderung baru belajar menangani
anak
pada saat kita sudah punya anak
itu cenderung terlihat lalu akibatnya
apa kita baru belajar menangani anak
saat kita sudah punya anak
akibatnya kita cenderung menggunakan
cara orang tua membimbing kita waktu
anak menggunakan cara orang tua kita
memilih kita Waktu kita menjadi anak
ini perbedaannya bapak ibu
oke
cuma butuh 2 hal yang paling utama untuk
bisa menerapkan
Ya kalau karena ini BPS dan Jawa Timur
maka aku pakai sedikit bahasa Jawa
Tengah menggunakan trust and care
percaya dan peduli buat anak
di sekolah
dalam proses di sekolah
sering kami temukan bahwa guru-guru itu
juga orang tua
pasti peduli buat anak-anak mereka
masih peduli bulat peserta didik mereka
tapi dalam cara mereka
kadangkala tidak percaya bahwa anak-anak
itu bisa berubah anak-anak itu bisa
mampu melakukan anak-anak itu bisa
menjadi lebih baik
kita peduli tapi kadang kita tidak
percaya sementara anak-anak
sementara anak-anak yang dalam tanggung
jawab kita mereka itu sangat percaya
buat kita
tapi dalam perilaku mereka
seringkali tidak peduli dengan kondisi
kita
mereka percaya buat kita makanya di
sekolah sering terjadi pada saat anak
mendapat penguatan di sekolah pada saat
dia pulang ke rumah dan berdialog dengan
orang tuanya kadang anak bisa menebak
orang tuanya hanya karena kata gurunya
begitu
itu
percayanya
Oke jadi butuh keras
kita harus enter kepada anak
tapi kita juga harus mengkondisikan
untuk anak bisa keras dan care pada kita
itu hal yang penting karena pada saat
terjadi di dua pihak maka disitulah
terjadi mutual saling menghargai dan
saling menghormati
sering positif Sebenarnya ada empat
komponen penting
yang pertama tahu kenal pahami
perkembangan anak
kita seringkali tahu dan kenal Tapi
kadang kita tidak paham anak yang
pertama yang kedua kita memahami
Perilaku tidak tepat anak dari sudut
pandang yang tepat sudut pandang baru
yang tepat
oke yang ketiga menerapkan konsekuensi
logis yang berfokus kepada solusi
di bagian ini
kecenderungan kita adalah menerapkan
menangani hanya berkaitan dengan akibat
bila sudah terlambat maka dia dihukum
itu bicara akibat kita jarang menangani
sebabnya
padahal maksud dari kemenangannya akibat
adalah supaya tidak semakin parah tapi
menangani sebabnya adalah supaya tidak
berulang menangani sebabnya seringkali
terabaikan oleh kita Oke dan yang
keempat ini memberikan penguatan dan
terowongan positif kepada anak yang
Bapak Ibu pelajari yang kita lakukan
selama ini adalah memberikan reward dan
punishment
pujian dan hukuman
buatan Positif itu berbeda dengan pujian
pujian itu hanya kalau sudah ada hasil
penguatan dan dorongan positif bisa
dilakukan di awal di tengah maupun di
air
itu perbedaan 4 komponen penting itu
Nah setelah sekian lama dari 2017 sampai
dengan 2019 kami keliling Indonesia
untuk membagikan
pendekatan mensosialisasikan dan
mematikan pendekatan disiplin positif
ini sehingga kami membuat skema holistik
tadi
skema holistik untuk memahami disiplin
positif secara cepat lingkaran hijau
adalah lingkaran kalau kita berkaitan
dengan anak
maka syaratnya kita harus percaya dan
peduli tadi Yang kedua kita harus paham
dan kenali perilaku anak kenal dan
pahami perilaku anak
sehingga pada saat percaya dan peduli
sudah kita kondisikan dan anak juga
percaya dan peduli dengan kita ditambah
kita mengenal dan pahami perilaku anak
maka yang terjadi adalah mutual respect
kemudian kita pada saat berkaitan dengan
anak pun kita harus memberikan penguatan
dan dorongan positif serta pendampingan
efektif kepada anak
kemudian
merah ini pada saat kita menangani anak
yang berlaku tidak tepat atau menangani
anak yang baik tapi mengalami kesulitan
umum untuk mengambil keputusan dari
pilihan-pilihan yang ada
pada saat kita menangani perilaku anak
yang tidak tepat maka ada empat prinsip
yang harus kita kuasai
kita punya harus harus punya alasan yang
kuat dan masuk akal Mengapa kita harus
menangani anak itu
Yang kedua kita harus
related berhubungan dengan perilaku dia
yang kita tangani di bagian related ini
kalau kita menangani dia masalah
terlambat ngomongin hanya masalah
terlambat dulu jangan campur dengan
tidak mengerjakan PR jangan ditambahkan
dengan melawan orang tua membantah huruf
Jangan hanya berkaitan dengan perilaku
yang kita tangani
yang berikut adalah respect full
Oke adalah menghargai tetap dengan
menghargai anak
bukan kesalahannya tapi ada hak anak
adalah
didengarkan terlebih dahulu ini yang
paling cenderung kita kita abaikan
karena anak baru ngomong dua kata
kita sudah langsung menghentikan
bicaranya dan kita cenderung bilang
sudah jangan lanjutkan karena saya sudah
paham apa yang mau kamu bicarakan
padahal anak belum bicara apa-apa
disitulah kita mengabaikan anak-anak
untuk didengarkan terlebih dahulu yang
keempat adalah have membantu anak dalam
kerangka membantu anak supaya anak bisa
memperbaiki Perilaku tidak tepatnya itu
bukan kita yang langsung memperbaiki
betul 4 prinsip yang harus kita tegang
sebagai kesadaran pada saat mendengar
perilaku anak yang tidak tepat kemudian
ada dua syarat juga bapak ibu sobat
yang pertama pada waktu menangani
Perilaku tidak tepat karena hubungan
bangun hubungan sebelum kita mengoreksi
anak
bangun hubungan baik dulu sebelum kita
mengoreksi anak buat kondisi nyaman dulu
sebelum kita mengoreksi pelakunya itu
syarat yang pertama
dan syarat yang kedua adalah bertanya
dan bukan menasehati
bagi kita dalam proses menerapkan
konsekuensi logis berfokus solusi di
lingkaran merah ini adalah untuk
menuntun anak menemukan jawabannya Bukan
Kita sebagai orang tua atau guru yang
menemukan jawabannya
yang berikut Bagaimana tahapnya adalah
pahami sebuah akibat supaya anak paham
sebabnya dan paham akibatnya kemudian
kita menerapkan konsekuensi logis adalah
supaya anak paham
apa dampaknya kalau perilaku itu terus
berlanjut
kemudian Apa akibat yang dirasakan oleh
orang lain karena perilakunya itu lalu
apa nilai-nilai dan aturan yang
dilanggar oleh dia karena perilakunya
itu itu bicara tentang menerapkan
konsekuensi logis
kemudian setelah paham sebab dan akibat
adalah dialog dan pilihan solusi
berkaitan dengan sebab dan akibat supaya
dampak tidak perlu terbentuk
solusi pilihan solusi berdasarkan sebab
dan akibat bila kita ada punya pilihan
solusi di sini maka kita bukan
mengarahkan anak untuk melakukan kita
akan menanyakan dulu apakah bisa ini
kamu lakukan solusi ini kamu lakukan
supaya anak juga yang paham bukan karena
kemauan kita
baru bangun kesepakatan solusi positif
dengan anak berkaitan dengan
pilihan-pilihan yang perlu dilakukan
untuk menangani sebab dan
pilihan-pilihan yang perlu dilakukan
solusi yang perlu dilakukan untuk
menangani akibat dan semua itu dilakukan
sehingga
Ahsan kalau pendekatan disiplin positif
ini kita lakukan tanpa sadar maupun
sadar maka ada empat keterampilan yang
sementara kita latihkan kepada anak life
skill bagaimana dia menjalani hidup
keterampilan menjalani hidup sosial
skill keterampilan bagaimana dia hidup
dalam lingkungan sosial keterampilan
sosialnya
keterampilan untuk bertanggung jawab
dalam kehidupannya dan keterampilan
Raden save menyelesaikan permasalahannya
itu 4 dari kalau aku baca tentang
keterampilan masa depan Maka 4 dari 12
keterampilan masa depan yang di perlu
dikuasai oleh
ini prinsip-prinsip
Jelaskan banyak panjang lebar tapi ya
mohon maaf karena memang waktu kita
sangat terbatas nanti mungkin untuk
prinsip-prinsip kita akan lanjutkan di
sesi diskusi kita ya tapi luar biasa
sekali
[Musik]
Berapa sudah selesaikah waktunya
nanti kita akan lanjut
[Tertawa]
Enak
tidak bicara tentang anak secara
tentang diri kita sendiri
yang akan memberikan dampak dan pengaruh
baik kepada anak
Bapak Ibu Saudara Berikan tepuk tangan
dulu untuk
Baik bu Hen nanti kita akan lanjutkan di
sesi diskusi kita ya kita akan lagi
bertanya lebih dalam tapi Tentu saja Ini
kita semakin tercerahkan sobat assen
sekarang ya dan semakin merefleksi nih
apa yang sudah kita lakukan sebagai
orang tua di rumah yang juga memberikan
pendidikan pertama Madrasah pertama
sekolah pertama bagi anak-anak kita
sebelum mereka menempuh ke pendidikan
formal ya dan tentu saja
disiplin positif ini juga merupakan
salah satu pendekatan yang bisa kita
lakukan sebagai wujud pemenuhan
hak-hak dan juga perlindungan kepada
anak-anak kita nah seperti apa yang
dilakukan oleh corpu sdgs bpsdm Provinsi
Jawa Timur Dalam upaya untuk memenuhi
hak-hak dan juga melindungi anak-anak
ini nih dihadirkan ruang bermain dan
juga belajar untuk anak-anak ASN di
provinsi Jawa Timur
kita saksikan Seperti apa ruang bermain
anak ini dihadirkan untuk ASN ini dia
ada yang baru lagi nih di bpsdm provinsi
Jawa Timur ruang bermain anak tempat
yang satu ini adalah solusi bagi para
orang tua yang masih memiliki anak kecil
Kita sebagai orang tua pasti khawatir ya
apalagi kalau ditinggal kerja nih Wah
kira-kira anak saya aman gak ya di rumah
kira-kira anak saya bermain atau belajar
dengan baik nggak ya di rumah sobat ASN
kalau dikirim Diklat di bpsdm provinsi
Jawa Timur sekarang udah nggak perlu
khawatir lagi karena di bpsdm provinsi
Jawa Timur ruang bermain anaknya lengkap
banget fasilitasnya mulai ada Tempat
bermain tempat tidur untuk mereka bisa
istirahat kemudian buku-buku edukatif
dan ada ruang Nursery juga untuk ibu
menyusui kamar mandinya pun lengkap dan
bersih dan yang gak ketinggalan penting
sobat ASN bisa langsung pantau lewat
CCTV keren banget kan jadi Mami and
Daddy sekarang gak perlu khawatir lagi
ya
[Musik]
berdasarkan trust and care juga maka
kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur Bapak
Aris agong pawai juga menghadirkan ruang
bermain anak ini untuk para sobat ASN
yang sedang menempuh pendidikan dan juga
pelatihan di corpu sdgs bpsdm provinsi
Jawa Timur
kita hari ini sudah ada beberapa sobat
ASN yang menggunakan fitur
rishan untuk bertanya ya sudah ada 3
orang saya akan sapa dulu dari ibu
Selvia Wijaya dari dinas penanaman modal
dan pelayanan terpadu satu pintu
Provinsi Jawa Timur Bu selfie atau Bu
Wijaya panggilnya Bu
Oke bu selfie Silahkan ibu boleh
langsung berbincang dengan Bung Han
silahkan
boleh diambil dulu Bu mikrofonnya
Iya kita belum bisa dengar suara Ibu
selfie
boleh dibantu dulu
Oke ibu selfie ini pasti
apa yang disampaikan oleh Bung Hen tadi
kayaknya relate banget ya sama saya juga
relate kadang-kadang kita Bu Hen kadang
tuh kita sebagai ibu ya terutama saya ya
sebagai ibu tuh apa yang disampaikan
sama Bung Hen tadi ih ternyata selama
ini yang saya lakukan Masih keliru ya
gitu gua kan ini sambil menunggu
microphone Ibu selfie berfungsi ya
ketika tadi bung Han menjelaskan saya
itu jadi terpikir tentang satu kalimat
yang sering sekali bahkan saya juga
sering mengucapkannya kadang-kadang
kalau saya mau pergi ini keluar sama
teman-teman terus saya terlambat saya
suka bilang begini Aduh sorry ya aku
telat kenapa ya soalnya anak aku rewel
tadi di rumah
ternyata nih dari apa yang diperjelaskan
oleh bungken sebenarnya nggak ada ya
kata anak rewel itu kan mereka itu
berperilaku hanya berdasarkan perasaan
mereka ya gitu jangan-jangan saya yang
nggak paham sama anak saya ya jadi
sebenarnya enggak ada ya kata anak rewel
itu ya Bu Hen iya
[Tepuk tangan]
Silahkan ibu
selamat pagi
untuk pendidikan di Indonesia yang
sekarang ini untuk menuju lebih baik
dalam pendidikan inklusi baik dalam
aspek pemerintahan yaitu bidang
pendidikan dalam Lini masyarakat maupun
keluarga Bapak karena dalam akhir-akhir
ini kita dengar berita bahwa banyak
kekerasan di pendidikan yaitu misalnya
di Madrasah ataupun di pondok pesantren
yang mana Banyak
perilaku pendidik yang menuntutnya tidak
dilakukan kepada murid-muridnya bapak
itu membuat siswa menjadi
lebih takut akan masuk sekolah atau
pikirannya itu menjadi tidak
terkondisikan untuk
lebih fokus dalam peneliti pendidikan
yang lebih baik seperti itu Pak Itu yang
pertama bapak
Oke pertanyaan keduanya apa nih Bu
selfie Bagaimana
yang tadikan sudah
care dalam disiplin positif tersebut
apakah akan hukum atau peraturan ataupun
sosialisasi bagi tenaga pendidik ataupun
di masyarakat dan keluarga sebagai
pendidikan inklusif atau
pendidikan contoh pendidikan yang baik
bagi kita untuk
ini pendidikan keluarga dan masyarakat
seperti itu Adakah peraturan
seperti itu karena sejak 2017
pendekatan disiplin positif ini mulai
diakomodir oleh Kementerian PPA
yang mencoba memasukkan itu dalam
pendekatan sekolah ramah anak yang
dikembangkan
terus terakhir di
[Musik]
2021 itu kami juga sudah melakukan
padahal 8 pondok pesantren yang ada di
Jawa Tengah dan di Jawa Timur ada 4 di
Jawa Timur Pondok Pesantren yang yang
sempat kita lakukan
pelatihan dan pendampingan proses itu
kemudian di 2002 itu sudah diakomodir
juga oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan makanya sudah kami latihkan
untuk
sekolah seluruh Indonesia dengan
dukungan dari
Kemendikbud untuk SMA
direktur SMA dan sekitar
180 sekolah untuk
SMP termasuk juga yang di Jawa Timur itu
untuk seluruh Indonesia dan yang
sekarang sementara berjalan saya Jadi
waktu dengan
[Musik]
dengan Kemendikbud itu bersama-sama
dengan yayasan setara di Semarang
Kemudian untuk pesantren dengan lpa
Klaten kudampingi untuk proses buat
Pesantren Dan sekarang juga sementara
dilakukan untuk 10 madrasah yang ada di
Jawa Tengah
Jogja dan Jawa Timur
itu jadi
Apakah ada proses ini Ya setidaknya
kalau bisa mengikuti mendapatkan proses
seperti ini
bisa membagikan bahwa Ada cara lain yang
bisa digunakan selain menghukum anak
kalau ada acara pendekatan disiplin
Positif itu Bu Saya berharap ini
berdekatan disiplin positif ini nanti di
sekolah
di level sekolah itu sudah kita
gabungkan menjadi gerakan disiplin
positif di sekolah
sudah bekerjasama dengan Kementerian
Pendidikan ya untuk bapak ibu tenaga
kependidikan ya betul betul Iya Jadi
untuk Kemendikbud itu yang akhirnya kita
membuat sebagai disiplin positif untuk
mereka belajar dan disiplin positif
untuk mendukung profil pelajar Pancasila
jadi sudah dibikin pelatihan dilakukan
pelatihan dan dibuat buku bacaan untuk
para guru itu sudah dilakukan Bu dan
untuk Madrasah Pesantren Kita Sementara
menggodok menjadi buku bacaan juga buat
apa
dan guru demokrasi dan pesantren
[Musik]
kita akan beralih ke ibu ra Siti Hana
ya Ada ibu ra Siti Hona Selamat pagi Bu
Siti
oke Ibu Siti Selamat pagi
Ibu dari mana Bu
dari Kabupaten Sumenep Oh ya ya
agak hitam gitu ya Bu gitu
hitam semua gitu saya agak kaget loh bu
oke
Ibu Siti dari Sumenep ya Bu
izin dari dinas atau dari mana bu ini
kan
dinas Perumahan Rakyat kawasan
permukiman dan Perhubungan oke silakan
Ibu
yang saya ingin
bertanya
di era digital ini kan anak sekolah itu
terutama ee sudah level SMP itu sudah
mengerjakan tugas enggak secara manual
sudah melalui HP gitu dan mencari
informasinya juga kalau kita zaman dulu
itu pakai buku-buku ke perpustakaan tapi
dengan sekarang Google gitu ya
jadi yang menjadi keprihatinan saya gitu
ya kadang-kadang anak-anak ini
Okelah kita pergunakan HP ini untuk
mencari ilmu pengetahuannya gitu
kadang-kadang mereka menambah untuk main
game gitu Jadi gimana cara memberikan
pengertian kepada mereka
agar itu
apa pergunakan gadget secara eee secara
apa namanya ya
hanya untuk kegiatan yang bermutu gitu
karena kalau main game Itu kan
kadang-kadang lama gitu jadi Saya
khawatir dengan kesehatan mereka mah
terutama mata gitu Bagaimana
ada di rumah ada kecil ada si kecil bu
yang biasanya tiga orang anak yang
pertama TK SD SMP yang SMP itu kan Kalau
mengerjakan tugas itu pakai HP
mencari
tugas itu pakai pakai HP kadang membuat
video gitu mencari ilmu pengetahuannya
kadang-kadang dia menggunakan HP yang
saya khawatirkan itu dari kondisi
kesehatan mata dan pembagian waktu
mereka Jadi saya sebagai orang tua kan
juga terjadi Gimana cara memberikan
motivasi dan
pemberian
pembatasan waktu gitu kepada mereka
[Musik]
main game Itu hak anak nggak sih boleh
nggak sih
udah saya kasih waktu tapi mereka masih
kadang-kadang nambah gitu gimana untuk
agar mereka itu bisa mengering sendiri
dari kita memberikan pengertian bisa
akhirnya ke pendirian mereka Oh ada ada
rem gitu Saya sudah memberikan tapi
masih kadang-kadang masih ada yang
namanya anak-anak
tuh kita sebagai orang tua kan gini Aduh
jangan lama-lama toh main gamenya gitu
kan suka marahin anak gitu gara-gara
jangan lama-lama dong main gamenya
belajar gitu kadang-kadang Jadi
kadang-kadang kita pun juga kesulitan
sebagai seorang Bu Siti Don't Worry You
Are Not Alone Ya saya juga suka begitu
bu ayo toh nak be
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:05:20 UTC
Categories
Manage