Transcript
bqG8o0LqNtw • WEBINAR ASN BELAJAR SERI 40 - PEMBANGUNAN KELUARGA ERA DIGITAL DI INDONESIA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0055_bqG8o0LqNtw.txt
Kind: captions
Language: id
dari keputusan
[Musik]
kita keputusan untuk Terus berbenah
keputusan untuk meraih mimpi-mimpi
keputusan untuk terus mengakui kelemahan
diri
keputusan untuk tidak menyerah
keputusan untuk terus belajar
demi senantiasa memberikan yang terbaik
bpsdm Jawa Timur hebat di presiden Jawa
Timur
jos banget
bpsdm Jawa Timur berjaya dalam inovasi
bpsdm Jawa Timur hebat ppsdm terapi
hijau Timur Jaya leuwir biasa hasilnya
ini
Jawa Timur semakin besar bpsdm Jawa
Timur bangkit
Jawa Timur mantap sukses
bpsdm Provinsi Jawa Timur keren
Jawa Timur Jaya luar biasa
Jawa Timur
pokoknya
[Musik]
bpsdm Provinsi Jawa Timur memang keren
bpsdm Jatim pancen top dan Oke
teman-teman
ppsdm Provinsi Jawa Timur Salam Satu
Jiwa
bksdm top markotop bpsdm Jawa Timur luar
biasa
ppsdm Provinsi Jawa Timur menjadi pusat
unggulan BPS Jatim luar biasa
saya saksinya bahwa
hebat Jawa Timur berjaya dalam inovasi
apa yang sudah diinisiasi oleh bpjsdm
dengan berbagai
apresiasi yang sudah didapatkan dengan
tugas dan mandat sebagai corporate
University tentu kita berharap bahwa
bpsdm akan terus bisa memberikan layanan
terbaik bagi pengembangan kualitas SDM
Aparatur Sipil Negara baik dari Jawa
Timur maupun dari berbagai daerah lain
Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam ASN
belajar yang dipersembahkan oleh bpsdm
Provinsi Jawa Timur
sebelum memulai acara kita hari ini ada
beberapa hal yang patut sobat ASN
perhatikan agar nantinya rangkaian acara
kita berjalan dengan baik dan lancar
yang pertama gunakanlah nama sesuai
dengan format yaitu nama spasi instansi
sobat ASN agar acara ini berjalan dengan
lancar kami mohon sobat ASN untuk
mengaktifkan kamera dan menonaktifkan
microphone selama acara ini jika sobat
ASN ingin mengajukan pertanyaan atau
berpartisipasi interaktif sobat ASN
dapat menggunakan relay action
mengangkat tangan atau riskhand pada
Zoom meeting siapkan pula alat tulis
sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal
yang penting Hal ini dapat mempertajam
memahami sobat ASN tentang materi yang
akan disampaikan kenakanlah pakaian dan
sopan dan posisikan kamera tidak
membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN
dapat terlihat dengan jelas pada webinar
kali ini kami juga menyediakan virtual
background Jadi kami mohon sobat ASN
gunakan juga ya virtual background nya
untuk mendapatkan sertifikat elektronik
pada sesi narasumber kedua nanti kami
akan memberikan link absensi yang bisa
sobat ASN isi jangan lupa ya linknya
harus diisi agar sertifikat elektronik
sobat ASN dapat langsung diunduh dan
harapan kami sobat ASN mengisi form
absensi dengan benar untuk mempermudah
pencetakan sertifikat elektronik itulah
beberapa hal yang patut sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini
selamat webinar dan tetap semangat
untuk mendapatkan insertifikat di AFN
belajar
Yang Pertama masukkan alamat yang
terdapat pada flyer ASN belajar
bit.ly garis miring ikut seri yang ke
berapa nih kita Contohkan seri 22 ya
kemudian sobat ASN akan diminta untuk
akses lokasi pilih low atau izinkan
setelahnya masukkan email Google
dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu
mengisi data diri dengan benar isi
setiap kolom dengan benar ya nama
lengkap ini adalah nama yang akan
dipakai di sertifikat sobat ASN NIP
kemudian selanjutnya adalah pangkat
golongan ditulis lengkap
setelah itu Tuliskan juga jabatan
lembaga atau instansi dari mana sobat
ASN berasal dan jangan lupa juga kota
atau Kabupaten
dan yang penting nomor handphone ini
harus yang terhubung dengan Whatsapp
sobat ASN
jangan lupa cek dulu ya sebelum klik
submit
pastikan sudah benar karena data ini
tidak bisa direvisi
pilih submit
setelah klik submit sobat ASN akan
langsung mendapatkan pesan di WhatsApp
sobat ASN yang berisikan tentang
pendaftaran webinar ASN belajar jangan
lupa Save nomor index Gateway agar semua
linknya langsung aktif dan menjadi
hyperlink
terdapat juga link virtual background
kemudian presensi
nah link presensi ini bisa diakses pada
saat hari H atau hari pelaksanaan sobat
ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu
semua datanya dan tanda tangan pada
kolom tanda tangan dan submit
sobat
link notifikasi pada WA untuk mengisi
Monas Mohon diisi ya kuisioner monev-nya
kalau sudah diisi sobat ASN akan
langsung mendapatkan link sertifikat
yang bisa sobat ASN langsung unduh semua
notifikasi ini akan masuk pada WA ya
bukan email mudah cepat dan bisa
dilakukan sendiri Indah emang paling
bisa
ada yang baru lagi nih di bpsdm provinsi
Jawa Timur ruang bermain anak tempat
yang satu ini adalah solusi bagi para
orang tua yang masih memiliki anak kecil
Kita sebagai orang tua pasti khawatir ya
apalagi kalau ditinggal kerja nih Wah
kira-kira anak saya aman gak ya di rumah
kira-kira anak saya bermain atau belajar
dengan baik nggak ya di rumah sobat ASN
kalau dikirim Diklat di bpsdm provinsi
Jawa Timur sekarang udah nggak perlu
khawatir lagi karena di bpsdm provinsi
Jawa Timur ruang bermain anaknya lengkap
banget fasilitasnya mulai ada Tempat
bermain tempat tidur untuk mereka bisa
istirahat kemudian buku-buku edukatif
dan ada ruang Nursery juga untuk ibu
menyusui kamar mandinya pun lengkap dan
bersih dan yang gak ketinggalan penting
sobat ASN bisa langsung pantau lewat
CCTV keren banget kan jadi Mami and
Daddy sekarang gak perlu khawatir lagi
ya
[Musik]
era digital telah mengubah berbagai
sendi kehidupan tanpa terkecuali
kalangan anak-anak anak yang sedang
dalam perkembangan baik fisik maupun
mental sangat membutuhkan pengawasan
khusus akan apa saja yang ia lakukan dan
apa saja yang ada di sekelilingnya di
satu sisi era digital telah menyuguhkan
berbagai perangkat canggih dengan
beragam fitur yang menarik perhatian
mata kalangan manapun maka menjadi
penting untuk memahami dampak yang bisa
ditimbulkan dari merebaknya perangkat
digital dan bagaimana cara membangun
pola asuh keluarga di era digital ini
[Musik]
Apa sih yang kita inginkan untuk masa
depan keluarga yang sehat pendidikan
yang merata akses untuk air bersih
ekonomi yang kuat atau lingkungan yang
terawat semua itu adalah cita-cita kita
bersama melalui sustainable deepment
goals atau sdgs negara-negara termasuk
Indonesia telah turut serta dalam
mewujudkan tujuan bersama tersebut
Indonesia sendiri sudah membuat banyak
pencapaian seperti tingkat kemiskinan
yang terus berkurang
akses pelayanan publik yang semakin baik
pendidikan
besar yang semakin tercukupi dan tingkat
literasi nasional yang tinggi akan
tetapi kita tidak boleh lemah sebab
masih banyak tantangan yang Menghadang
di depan mata ketimpangan sosial masih
sangat sosial yang masih sangat terasa
kebakaran dan kerusakan kebakaran dan
kerusakan hutan kekerasan terhadap
perempuan terhadap perempuan
sampah plastik yang
merusak lingkungan
pengangguran anak muda
yang masih tinggi
pekerjaan-pekerjaan yang belum usai ini
harus segera kita tuntaskan semua
tantangan ini bisa kita taklukkan hanya
bila kita bergerak bersama Sebab saya
yakin tanpa kamu kebakaran hutan akan
terus ada perempuan akan terus
berhadapan dengan kekerasan tanpa kamu
anak-anak Indonesia masih terus belajar
tanpa lampu tanpa kamu anak-anak
Indonesia masih juga tidak mendapatkan
gizi yang cukup dan tanpa kamu potensi
anak muda menjadi pengangguran akan
terus ada tanpa kamu tujuan-tujuan kita
itu hanyalah mimpi belaka jadi mari kita
berjalan beriringan mari kita berjalan
beriringan mewujudkan cita-cita kita
bersama mewujudkan cita-cita kita
bersama dan pastikan Tak ada satupun
kawan kita yang tertinggal di belakang
Indonesia yang lebih baik Mari kita
bangun Indonesia bersama-sama
Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam ASN
belajar yang dipersembahkan oleh bpsdm
Provinsi Jawa Timur
sebelum memulai acara kita hari ini ada
beberapa hal yang patut sobat ASN
perhatikan agar nantinya rangkaian acara
kita berjalan dengan baik dan lancar
yang pertama gunakanlah nama sesuai
dengan format yaitu nama spasi instansi
sobat ASN agar acara ini berjalan dengan
lancar kami mohon sobat ASN untuk
mengaktifkan kamera dan menonaktifkan
microphone selama acara ini jika sobat
ASN ingin mengajukan pertanyaan atau
berpartisipasi interaktif sobat ASN
dapat menggunakan relay action
mengangkat tangan atau
riskhand pada Zoom meeting siapkan pula
alat tulis sobat ASN selain untuk
mencatat hal-hal yang penting Hal ini
dapat mempertajam pemahaman sobat ASN
tentang materi yang akan disampaikan
kenakanlah pakaian dan sopan dan
posisikan kamera tidak membelakangi
cahaya agar wajah sobat ASN dapat
terlihat dengan jelas pada webinar kali
ini kami juga menyediakan virtual
background Jadi kami mohon sobat ASN
gunakan juga ya virtual background nya
untuk mendapatkan sertifikat elektronik
pada sesi narasumber kedua nanti kami
akan memberikan link absensi yang bisa
sobat ASN isi jangan lupa ya linknya
harus diisi agar sertifikat elektronik
sobat ASN dapat langsung diunduh dan
harapan kami sobat ASN mengisi form
absensi dengan benar untuk mempermudah
pencetakan sertifikat elektronik itulah
beberapa hal yang patut sobat ASN
perhatikan selama mengikuti webinar ini
selamat webinar dan tetap semangat
Halo sobat afm Apa kabar pasti udah pada
tahu kan waktunya ikutan ASN belajar
setiap hari Kamis apalagi di webinar RS
yang belajar ini sobat ASN bisa
mendapatkan insertifikat gratis tanpa
Biaya apapun Hanya sobat ASN harus ikuti
persyaratannya Nah berikut ini saya akan
ajak sobat aset untuk mengikuti tutorial
cara menggunakan aplikasi index untuk
mendapatkan insertifikat di ASN belajar
Yang Pertama masukkan alamat yang
terdapat pada flyer ASN belajar
bit.ly/ikut seri yang keberapa nih kita
Contohkan seri 22 ya
udah kemudian sobat ASN akan diminta
untuk akses lokasi pilih allow atau
ijinkan setelahnya masukkan email Google
dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu
mengisi data diri dengan benar isi
setiap kolom dengan benar ya nama
lengkap ini adalah nama yang akan
dipakai di sertifikat sobat ASN NIP
kemudian selanjutnya adalah pangkat
golongan ditulis lengkap
setelah itu Tuliskan juga jabatan
lembaga atau instansi dari mana sobat
ASN berasal dan jangan lupa juga kota
atau Kabupaten
dan yang penting nomor handphone ini
harus yang terhubung dengan Whatsapp
sobat ASN
jangan lupa cek dulu ya sebelum klik
submit
pastikan sudah benar karena data ini
tidak bisa direvisi
pilih submit
setelah klik submit so but ASN akan
langsung mendapatkan pesan di WhatsApp
sobat ASN yang berisikan tentang
pendaftaran webinar ASN belajar jangan
lupa Save nomor indeft Gateway agar
semua linknya langsung aktif dan menjadi
hyperlink
[Musik]
terdapat juga link virtual background
kemudian presensi
nah link presensi ini bisa diakses pada
saat hari H atau hari pelaksanaan sobat
ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu
semua datanya dan tanda tangan pada
kolom tanda tangan dan submit
sobat alasan akan langsung menerima link
notifikasi pada WA untuk mengisi Monas
Mohon diisi ya kuisioner monev nya kalau
sudah diisi sobat ASN akan langsung
mendapatkan link sertifikat yang bisa
sobat asset langsung unduh semua
notifikasi ini akan masuk pada WA ya
bukan email mudah cepat dan bisa
dilakukan sendiri Indah emang paling
bisa
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
kedua satu
Hallo selamat pagi sobat ASN
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Shalom
budaya salam kebajikan dan juga Rahayu
Salam sehat untuk kita semuanya
bagaimana kabarnya sobat ASN semoga
dalam keadaan sehat walafiat dan tetap
bersemangat ya Dan saya safety di agent
yang menjadi Host dalam acara hari ini
seneng banget nih karena saya melihat
hari ini sobat ASN yang bergabung di dua
platform yakni Zoom dan juga YouTube
sudah ada 5000 peserta luar biasa sekali
antusiasnya Nah sobat ASN tentunya kita
hadir lagi dalam ASN belajar seri 40
Tema kita kali ini sangat mendukung
terwujudnya sustainable Development
Goals ya ini merupakan program dunia
khususnya ini poin nomor 3 dengan salah
satu tujuannya yakni meningkatkan
kesejahteraan seluruh penduduk semua
usia maka Tema kita kali ini yakni
pembangunan keluarga era digital di
Indonesia dan tentu saja dengan
pemilihan tema ini adalah bagian dari
upaya bpsdm Jawa Timur Dalam
melaksanakan corpora University
berlandaskan sdgs ya untuk membuka
webinar di pagi hari ini kita akan
mendengarkan bersama opening speech yang
akan dibawakan oleh Kepala bpsdm Jawa
Timur Mari kita sambut bersama yang
terhormat Bapak Aris Agung
[Tepuk tangan]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi sobat ASN yang
kami banggakan di seluruh Indonesia hari
ini kita melaksanakan ASN belajar seri
40 tidak terasa waktu begitu berlalu dan
kita sudah memasuki seri ke-40 tentunya
di setiap serinya banyak hal yang dapat
kita ambil ilmu pengetahuan tentang
pengembangan kompetensi bagi ASN di
seluruh Indonesia sobat
Jawa Timur melaksanakan ASN belajar
tentunya Untuk menjangkau para aset kita
dari berbagai institusi dan juga
berbagai profesi yang kalau kita
laksanakan dalam bentuk Diklat tentu
tidak memenuhi waktu yang dimana para
esensi kita banyak melakukan aktivitas
di pagi hari sampai dengan sore hari
maka oleh sebab itu ASN belajar sangat
efektif bagi aset kita untuk
mengembangkan potensinya dimanapun
berada seri 40 ini tentunya sangat luar
biasa dimana tahapan-tahapan seri yang
sebelumnya sudah kami laksanakan dengan
berbagai tema maka di tema pada kali ini
pembangunan manusia keluarga di era
digital sangat dibutuhkan oleh sebab itu
pada kesempatan ini kami mengundang para
narasumber kita ada ibu boros riastuti
dari direktur bapaknas Republik
Indonesia dan juga Bapak Aris Cahyono
yang adalah
Timur akan memberikan berbagai ilmu
pengetahuan dan berbagai hal yang
tentunya diharapkan Bagaimana tema ini
kita dapat membangun keluarga dengan era
di disrupsi yang sangat luar biasa Pada
kesempatan ini tentunya kita berharap
bahwa anak-anak kita keluarga kita
selamat di berbagai hal terutama di
dalam pengembangan kompetensi kita
terutama keluarga kita kita berharap
bahwa anak kita walaupun dengan adanya
dunia digital yang begitu cepat saat ini
tapi dapat bermanfaatkan dengan baik
maka oleh sebab itu tidak ada salahnya
di era saat ini ASN juga belajar
membangun keluarga dengan era digital
yang ada saat ini kita berharap bahwa
keluarga dapat memanfaatkan dengan baik
era digital saat ini dengan berbagai
informasi
dan bagaimana kita menyaring hoax
terhadap dunia saat ini terjadi kita
berharap ini menjadi pengembangan
kompetensi kita bersama ikuti terus ASN
belajar di seri-seri berikutnya Kami
yakin tema-tema yang kami angkat sangat
bermanfaat buat essence seluruh
Indonesia Selamat mengikuti ASN belajar
seri 40 Sukses selalu untuk sobat ASN
berkarirlah dan terus berjuang untuk
kemakmuran rakyat Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Kami
mengucapkan banyak terima kasih tentunya
kepada kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur
Bapak Aris Agung payway sstpmf atas
opening speech yang begitu luar biasa di
pagi hari ini Nah pastinya hari ini kita
akan bergabung dengan dua narasumber
yang spesial akan kami hadirkan tentunya
dengan sobat ASN Sebelum kita lanjutkan
dengan narasumber kita mau ingetin dulu
untuk sobat ASN bahwa link presensi
sudah bisa diakses Langsung loh Langsung
aja Klik di bit.ly slide hadir FA dari
40 seperti running text di layar sobat
ASN saat ini ya dan link presensi hanya
berlaku hari ini saja sampai pukul 2359
waktu indonesia barat so jangan
kelewatan dan Pastikan data yang
dimasukkan benar karena data yang sobat
ASN masukkan adalah data yang akan
digunakan untuk
penerbitan dari es sertifikat dan juga
data ini tidak bisa direvisi manual so
data yang sudah masuk ini sistemnya
tidak bisa direvisi dan tentu saja pada
setiap ASN belajar yang bekerjasama
dengan wipro communication sobat ASN
berkesempatan untuk mendapatkan 10
merchandise eksklusif ASN belajar
diantaranya ada headset power bank
clutch dan juga t-shirt so saya mengajak
seluruhnya sobat ASN di sini untuk bisa
aktif bertanya nanti pada setiap
kesempatan dari tiap-tiap eh narasumber
di sini ya karena enam penanya akan kami
Berikan hadiah dan juga kami ajak untuk
bisa mengikuti kegiatan giveaway kami
yang akan kami Adakan di Instagram
langsung langsung aja follow dan
kunjungi Instagram kami
@bpsdmjatim dan juga
@wipercommunication baik dan kita
tentunya akan menjumpai narasumber yang
pertama tapi sebelumnya saya akan
mengajak anda untuk menyaksikan
bersama-sama tayangan dari digital
Parenting
Halo
ini akan membahas edukasi tentang
penggunaan teknologi digital anak
Smart parents cara dan pola pengembangan
orang tua sebagai DJ terhadap anak
sebagai digital native harus di upgrade
jangan sampai kelihatan anak menggunakan
teknologi digital mengganggu pola
pengasuhan dari orang tua
Smart parents sebenarnya tugas orang tua
dalam mengasuh anak soal teknologi
digital sangat sederhana yaitu
membimbing cara penggunaannya dan
mengenalkan konten digital yang
dikonsumsi anak
untuk mengasuh anak di era digital
secara umum Smart parents perlu
melakukan setidaknya 5 hal pertama
menambah pengetahuan tentang teknologi
digital yang berkembang saat ini
terutama fungsi fitur dan cara
mengoperasikannya kedua pahami resiko
teknologi digital bagi keselamatan anak
orang tua harus menyadarkan anak tentang
resiko dan bahaya di dunia maya misalnya
penipuan penculikan Saber bullying
stress dan sebagainya ketiga memonitor
penggunaan teknologi digital baik
terkait dengan aplikasi maupun konten
pastikan aplikasi yang digunakan anak
bermanfaat dan monitor konten yang
dilihat anak seperti riwayat penelusuran
agar tidak memuat konten negatif seperti
kekerasan pornografi dan penyimpangan
sosial
keempat Smart parent juga perlu membuat
kesepakatan dengan anak tentang waktu
durasi dan saat yang tepat untuk
menggunakan teknologi digital ini akan
membantu anak dalam mengatur waktu dan
berdisiplin terutama menyeimbangkan
waktu bermain dan belajar serta
menjaganya tetap aktif di dunia nyata
dengan pemakaian yang positif dan
terkontrol prestasi anak dapat terjaga
bahkan meningkat kelima Smart parents
perlu merancang aktivitas luar ruang
yang menarik bagi anak sehingga dapat
mengurangi ketergantungannya pada
teknologi
Smart parents edukasi teknologi digital
bagi anak perlu disesuaikan dengan usia
dan perkembangan anak
[Musik]
pada usia bayi dapat kita sebaiknya
jangan paparkan anak dengan gadget tapi
perkenalkan anak dengan aktivitas fisik
untuk mengembangkan kemampuan otak dan
motoriknya pada usia 3 hingga 7 tahun
gunakan teknologi digital untuk membantu
anak belajar misalnya dengan mengenalkan
angka huruf atau benda-benda sekitar
tunda pembuatan akun media sosial bagi
si kecil dan juga batasi akses gadget
hingga usia anak cukup
Jangan jadikan gadget sebagai alat bantu
menenangkan si kecil yang rewel Dengan
begitu kita dapat mengurangi dan bahkan
mencegah paparan konten negatif gangguan
konsentrasi gangguan perkembangan otak
dan fisik serta gangguan bersosialisasi
di dunia nyata dan yang pasti membantu
memperkuat interaksi anak dengan orang
tua
di usia 7 Hingga 12 tahun ajak anak
berdiskusi tentang hal-hal yang dilihat
dan dipahaminya dari dunia digital
Jangan hanya menyuruh atau melarang anak
tapi juga Jelaskan mengapa suatu konten
boleh atau dilarang untuk dilihat agar
anak Mengerti bagaimana menyikapi konten
digital di masa depan Selain itu gunakan
teknologi digital sebagai sarana
merangsang dan memfasilitasi kreativitas
anak pada usia remaja Ingatkan risiko
dan bahaya berbagi Informasi pribadi
seperti data diri foto alamat rumah dan
password tanpa si izin orang tua Selain
itu bimbingan anak untuk berperilaku dan
berkomunikasi di dunia maya dengan baik
dan sopan
Smart parent juga selayaknya memberikan
edukasi mengenai Bagaimana mendapatkan
mengolah dan menyebarkan informasi di
dunia maya supaya anak terhindar dan
tidak menyebarkan provokasi hoax ataupun
konten negatif lainnya
[Musik]
dorong anak untuk menggunakan teknologi
digital sebagai media untuk
mengeksplorasi minat bakatnya
meningkatkan kreativitas mengasah daya
Nalar dan kritis serta mendorong
produktivitas anak misalnya dengan
melatih anak untuk menulis blog atau
mengunggah konten kreatif lain
sekian seri cfdc Express kali ini semoga
bermanfaat bagi keluarga khususnya
sebuah hadiah Smart parents Sampai
ketemu di seri cfdge berikutnya jangan
lupa subscribe dan tonton video-video
kami yang lain sampai jumpa
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
baik tanpa perlu berlama-lama lagi kita
akan berjumpa dengan narasumber kita
yang pertama secara virtual tapi
Izinkanlah saya untuk bisa membacakan
profiling beliau terlebih dahulu dengan
jabatan Widya Suara ahli madya di
instansi badan pengembangan sumber daya
manusia bpsdm Provinsi Jawa Timur baik
data pendidikan beliau S1 Sekolah Tinggi
pemerintahan dalam negeri tahun 2000
lalu menempuh pendidikan S2 magister
Administrasi Publik Universitas Gadjah
Mada pada tahun 2003 dan S3 program PSDM
Universitas Airlangga pada tahun 2019
nah beliau ini juga aktif di beberapa
platform sosial media diantaranya ada
YouTube Instagram Facebook dan juga ada
websitenya Oke dan beberapa juga beliau
ini telah menulis buku sejak tahun 2006
kurang lebih ada 10 buku yang beliau
Tuliskan dan buku yang terbaru ini
dengan judul advokasi komunikasi
informal se edukasi tentang gender
melalui permainan outbound gender
penerbit Nusa literasi inspirasi tahun
2020 langsung saja kita menyapa Dokter
Ari Cahyono SPP MSI Selamat pagi
baik kita sapa selamat pagi Pak Ari
Selamat pagi Mbak Septi Bagaimana
kabarnya Pak Alhamdulillah sehat dan
semangat tentunya ya sehat dan semangat
itu menjadi prioritas kita saat ini ya
Pak ya sehat dan semangat dengan tema
besarnya yakni pola asuh orang tua di
digital ya pak ya
di sini kan kita memasuki dari selama 2
tahun ini kan banyak ya pergeseran dari
manual ke pergeseran menuju digitalisasi
terlebih kita di era revolusi industri
ini akan membuat kita mau tidak mau siap
atau tidak siap Kita akan menghadapi era
digital tersebut
ya Bahkan ini juga dari Presiden
Republik Indonesia ini sudah
memerintahkan Ayo kita percepatan
transformasi digital ya pak biar tidak
tertinggal begitu ya
Pak Hari ini bagaimana sih potret
penggunaan digital dewasa ini di
Indonesia saat ini
kalau kita berbicara dengan potret
digital indonesia ya Boleh saya share
screen Ini Mbak ya
Ini sangat menarik ya Bapak Ibu sekalian
sobat ASN belajar di manapun berada
kalau mohon maaf sudah terlihat kah
baik izin waktu
belum muncul juga ya
masih loading Pak Ari masih loading saja
Pak dilanjutkan kalau kita berbicara
tentang bagaimana proses digitallisasi
maka Sebenarnya ada ada dua pemantik ya
lebih baik ketinggalan dompet atau lebih
baik ketinggalan handphone
pastinya Jangan sampai ketinggalan
handphone Pak Ari
berarti handphone lebih baik ya lebih
utama daripada dompet ya
keduanya penting namun sekarang
sepertinya yang menjadi prioritas
seperti handphone ya karena m-banking di
dalam Pak data-data ini pencurian data
ini yang harus dihindari ya Pak Hari
benar nggak kalau dompet mungkin yang
hilang adalah uang ID card yang bisa
diurus kembali dan juga mungkin boleh
jadi ibu-ibu atau bapak-bapak atau sobat
ASN di manapun berada ketika bapak ibu
bekerja Ini kan anak-anak meninggalkan
anak-anak mungkin di rumah Gitu kan
nggak sempat merasa artinya dengan
[Musik]
digital market place anak bisa ready di
grappin ya atau di apalah gitu ya
Sehingga food itu bisa dengan baik mohon
izin Apakah sudah terlihat ini
Ya sudah sudah muncul sudah muncul pari
silahkan
ini akan menarik kalau kita melihat dulu
nih ya sebuah gambaran dari
penduduk ya Indonesia berdasarkan hasil
sensus penduduk tahun 2020 nih ya kalau
kita lihat berdasarkan sensus tersebut
ada sejumlah
270,27 juta jiwa
mungkin sahabat ASN dimanapun anda
berada Anda bisa melihat di kelompok
mana kita sebenarnya ada ini menarik di
tahun 2015 waktu
Mendikbud Pak Anis menyampaikan setting
pendidikan kita ya di Indonesia saat ini
masih kita melihat Bagaimana sekolah itu
seperti gedung ya karena prasarana masih
abad 19 sementara gurunya itu hidup di
abad 20 sementara anak didiknya itu
hidup di abad 21 bagaimana kita menyulam
benang Abad tersebut menjadi sebuah
rangkaian yang indah itu Masalahnya Nah
kalau kita lihat teman-teman sahabat ASN
dimanapun berada ya pos
gensei itu ternyata banyak ada sekitar
37 atau 38 sekian perse ya dan di sini
tentunya akan banyak Mereka banyak melek
digital dan sebagainya terus kemudian
disusul kita melihat generasi milenial
25,87 ya kalau kita lihat
gerhana generasi milenial ini
berkutat Usia 24 sampai dengan 39 tahun
sementara kalau tidak dari komposisi
jumlah penduduk juga di generasi X usia
40 sampai dengan 55 tahun berjumlah
21,88% termasuk saya berada di generasi
Oke Enggak tahu kalau enggak setting
masuk generasi mana Ini Mbak safety
Dan ini juga kita melihat kita kita
menyaksikan bersama Bagaimana korelasi
itu di baby Boomer baby Boomer ini
11,56% ya dan ada satu lagi ya generasi
emas itu kita melihat di sini ada satu
koma 87% free Boomer nah rentang-rentang
seperti ini menarik juga manakala
sahabat ASN di manapun Anda berada kita
lihat nih dari data survei penggunaan
teknologi informasi komunikasi dari
kominfo tahun 2019 dan rujukan juga yang
terupdate yaitu dari statistik
Telekomunikasi Indonesia tahun
2021 dari BPS kita melihat bahwasanya
penggunaan teknologi informasi sosial ya
di sini 94% pengguna internet
menggunakan media sosial yang media
sosial yang paling
yang di update sering-paring dilihat itu
Facebook
92,75% YouTube
53,14% Instagram
3785% Twitter dan sebagainya sementara
kalau kita melihat 90% responden
pengguna internet menggunakan layanan
message ya Dan ini banyak kita lakukan
kalau dulu mungkin SMS kalau dulu
mungkin kita sekarang menggunakan banyak
dengan lain-lain seperti ini ya wes
WhatsApp ini WhatsApp WhatsApp terutama
kalau bahkan ini bukan hanya
komunitas-komunitas alumni TK SD SMP
tapi ketika Kelompok kerja seperti para
kunci saya itu peserta lancar
menggunakan wa grup untuk berkoordinasi
termasuk Line telegram Skype ee di
Messenger dan sebagainya nah
sementara itu terjadi pergeseran
penggunaan gawai dari komunikasi telepon
yang seperti saya sebutkan tadi menjadi
chatting ya kita melihat chatting
ada
61.38% sementara telepon hanya
31,51% dan banyak kenal-kenal yang saat
ini sudah updating Ya seperti Instagram
itu juga bisa menggunakan video call dan
sebagainya
dan menarik juga kalau kita lihat dari
survei dari kominfo tahun 2019 akses
layanan masyarakat dari pemerintah
ternyata masyarakat itu merasa sudah
pernah
31.80% sementara yang belum pernah itu
dalam 68 20% ini saya yakin dengan
pergeseran kita selama 2 tahun dari
2020-2021 ini akan semakin meningkat
karena data yang saya dapatkan ini di
tahun 2019
nah budaya informasi ya budaya informasi
kita melihat
74%,
74,54% mencari informasi lebih lanjut
menggunakan mesin pencari bahkan Kalau
saya bilang kecanggihan misalnya
pengajar itu lebih pintar dari lebih
lebih pintar Mbah Google daripada
pengajar karena di sana anak-anak
kita mungkin bisa mencari tahu jawaban
semuanya ya
terus kemudian ada juga yang
mencari sebuah informasi
46,760 bertanya pada teman di komunitas
sosial media atau keluarga dan
sebagainya nah
teknologi informasi komunikasi
berdasarkan survei tadi ternyata
memiliki pengaruh positif nih ya
pengaruh positif terhadap apa terhadap
nilai-nilai masyarakat dimana sekitar 45
sampai dengan 47% pengguna tik ini
berpendapat bahwa nilai kesopanan dan
kejujuran meningkat seiring dengan
masuknya penggunaan tik
oke nah implikasi secara ekonomi kita
juga bisa melihat bagaimana ada
47,6% responden menggunakan teknologi
informasi dan komunikasi untuk
mendapatkan penghasilan tambahan jadi
tidak ada alasan ketika kita
kalau seperti materi di webinar seri
yang sebelumnya itu bagaimana
entrepreneur kita sebagai dengan posisi
kita Kita juga bisa berinterpreneur
terlebih market plate marketplace yang
ready use itu banyak menawarkan
tawaran-tawaran yang menjanjikan juga
dan
kita bijak juga melihat ternyata dari
ini media digunakan
81,73% menggunakan media sosial ada
instant message
73,71% dan marketplace 20% dan
seterusnya ini
Begitu juga dengan banyaknya
marketplace yang yang yang yang yang ada
ya yang ada dengan berbagai macam merk
ya itu semakin memudahkan contoh seperti
saya sebutkan tadi
mungkin kalau paradigma dulu kita orang
tua meninggalkan anak di rumah misalkan
ya anak belajar nanti pulang
Siap semua mulai dari makanan dan
sebagainya Sebelum kita bekerja namun
dewasa ini tersebut mungkin sudah
bergeser ketika orang tuanya sibuk
berkarya dan sebagainya sehingga tidak
sempat masa baginya dengan bermodalkan
dawai gitu kan anak yang di rumah bisa
tercukupi kebutuhan
makannya gitu kan dengan menggunakan
banyak kanal-kanal marketplace yang
menyediakan food delivery
nah
kalau kita melihat tadi ada banyak
sisi-sisi positif namun perlu kita
sadari nih ya
ternyata ada juga konten-konten yang
bersifat negatif ya
di mana Kalau kita melihat responden
yang pernah mengalami cyberbullying
berdasarkan usia itu antara rentang 15
sampai dengan 24 tahun itu adalah
55,6% ini lebih mendominasi daripada
usia-usia yang lain ya sementara konten
negatif yang didapatkan pada saat
penggunaan media online itu ada
78,5% ke berita bohong terus kemudian
ini menarik juga pornografi terlebih
bagi tumbuh dan berkembang anak-anak
kita ya termasuk konten penipuan judi
teroris radikalisme pencemaran nama baik
maupun Sara
nah lebih jauh di BPS kalau tadi data
yang saya Munculkan itu adalah dari
kominfo tapi ini kita melihat dari BPS
ya
ternyata
perbandingan antara laki-laki dan
perempuan bisa terlihat di layar ya
Bapak Ibu sekalian bagaimana jenis
kelamin periode 2019 sampai dengan
2021 ini ya ternyata lebih banyak
laki-lakinya ini ya yang mempergunakan
nah sementara persentasi penduduk usia 5
tahun ke atas yang pernah mengakses
internet dalam 3 bulan terakhir menurut
kelompok umur di tahun 2021 ya data dari
BPS disebutkan kita melihat ternyata
sahabat ASN usia anak kalau kita
berbicara tentang usia anak ini adalah 0
sampai dengan 18 tahun ya kita melihat
begitu banyak ada sekitar mungkin berapa
ini ada sekitar 28 lebih ya persen ya
anak itu menggunakan
akses internet sementara kalau kita
melihat dewasa
19-24 tahun itu ada
15,26% selebihnya di atas 25 itu ada
46,55%
jadi yang menarik di sini
Eh bagaimana anak-anak tersebut karena
anak-anak tersebut adalah terkait dengan
kondisi mereka dalam sebuah pengasuhan
nah
di data BPS survei tahun 2021 juga kita
bisa melihat Bagaimana situasi perkotaan
ya
perdesaan atau dua-duanya antara daerah
perkotaan dan perdesaan
bagaimana mereka bisa mengakses internet
dalam 3 bulan terkait Kenapa gitu karena
sebagai alasan Ternyata kita bisa
melihat presentasinya mereka bekerja
kita bisa terlihat itu sekolah ya
mengurus rumah tangga dan ada lagi yang
lain yang lain ini kita bisa melihat
56,95
64,09 ngapain gitu ya
sementara kalau kita lihat dari 3 bulan
terakhir tentang akses internet menurut
tujuan penggunaan internet ada sekitar
yang paling mendominasi ini kita lihat
mendapatkan informasi untuk proses
pembelajaran Nah ini banyak termasuk
media sosial dan media sosial ini kita
bisa melihat ada pula
88,99% sementara hiburan 63,8%
nah Mbak Septi dan sahabat ASN dimanapun
berada sahabat ASN dimanapun anda berada
kalau kita lihat 3 Provinsi dengan
presentasi rumah tangga yang memiliki
akses internet tertinggi dan di terendah
di tahun 2021 maka kita bisa melihat
ternyata Jakarta itu menempati rangking
pertama Ya ada sekitar
95,40%, 44% sementara Kepulauan Riau itu
ada
93,79% Kalimantan Timur ada
89,67%. sementara kalau kita yang
melihat dari yang terendah ya sistem
terendah itu
dari yang pertama dari Maluku Utara
yaitu
69,43% Nusa Tenggara Timur ada
[Musik]
68,45% dan papua
35.26%
ini menjadi sebuah PR bersama Bagaimana
akses
internet ini bisa menjangkau sama ya di
seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik
Indonesia Nah berdasarkan kata data juga
kita bisa melihat bagaimana prosentase
penggunaan teknologi informasi pada anak
usia dini
kita bisa melihat 29 anak usia dini
Indonesia menggunakan telepon seluler
dalam 3 bulan terakhir ya rinciannya
bayi
yang berusia kurang dari satu tahun
sebesar 3,5% anak balita 1 sampai dengan
4 tahun sebesar
25,9% dan anak prasekolah antara 5
sampai dengan 6 tahun sebesar
47,7% dan di sini juga
20-12% anak-anak pada usia ini mengenal
sistem internet ya anak kelas sekolah
memiliki posisi yang paling besar ini
ada 20,1% dibandingkan anak balita
ini akan kita bahas dengan data-data
tersebut mbak Septi sebenarnya
peta pemetaan pemetaan yang terjadi tadi
kalau kita kaitkan Bagaimana sih relasi
dunia digital dengan pengasuhan
menurut teorinya braven banner ya itu
banyak irisan ada ada lingkungan kita
ada mikro ada makro ada mikro dan
sebagainya anak itu dipengaruhi kalau
dulu ya kalau kita melihat itu ada tiga
ya dalam pergeserannya sekarang menjadi
4 anak itu dipengaruhi dari lingkungan
sekolah
ya keluarga
masyarakat dan yang terakhir ini adalah
media sosial
Sering kali kita bisa melihat anak kita
mungkin baik-baik saja di sekolah tapi
bagaimana kita bisa memotret bagaimana
bagai dia di lingkungan keluarganya
bagaimana dia mendapatkan informasi
Bagaimana Dia membangun sebuah relasi di
lingkungan masyarakatnya Terus yang
lebih utama Bagaimana media sosial itu
mempengaruhi mereka
banyak
contoh-contoh kalau kalian melihat di
media sosial ada konten-konten selain
konten-konten kreatif ada juga
konten-konten yang itu
konten sampah dan itu menjajalin banyak
pada anak-anak kita
yang kalau kita lihat ya kalau lihat
dilihat dari data banyak kekerasan si
berbunyi maupun Heads speak gitu ya eee
terjadi pada anak-anak kita Nah kalau
dari data
BPS tadi ya Ada
28,67% usia anak yang mengakses internet
nah bagaimana ini keluarga karena
keluarga ini identik dengan
pengasuhan tentunya
dalam
pengasuhan dalam pengasuhan ini
kita akan melihat dulu yang namanya
definisi pengasuhan
terus kemudian di dalamnya ada
attachment dan ada pola asuh saya
mengambilnya karena kita sebagai seorang
SN mandatnya ada 3 kita sebagai
pelaksana kebijakan publik pelayan
publik dan kita pemersatu bangsa saya
mengambil rujukan dari definisi
pengasuhan itu dari Peraturan Pemerintah
Nomor 44 tahun 2017 ya tentang
pelaksanaan pengasuhan anak
definisi pengasuhan anak adalah upaya
untuk ya memenuhi kebutuhan akan kasih
sayang
bukan hanya kasih sayang saja tapi
kelekatan
keselamatan dan kesejahteraan tadi Kalau
bahasa itu menyampaikan tadi diprolognya
Bagaimana keterkaitan ya keterkaitan
pembangunan keluarga dengan isu dalam
sustainable Development Goals maka kita
akan melihat di sini ya bagaimana
kesejahteraan tersebut yang menetap dan
berkelanjutan ini demi kepentingan siapa
kepentingan terbaik bagi anak-anak kita
nah sahabat ASN di manapun
anda berada
penting diingat
bahwasanya keadaan emosi fisik psikologi
anak
berhubungan erat dengan siapa dengan
pengasuh mereka
beberapa waktu yang lalu saya melihat
sebuah tayangan video yang itu
berdasarkan responden
video tersebut bagus sekali menayangkan
tentang bagaimana relasi ya hubungan
erat si anak dengan pengasuh ternyata
pengasuh lebih tahu dunia anak Si Anak
punya pacar atau tidak di mana pacarnya
ternyata pengasuhnya itu lebih tahu
daripada orang tuanya
nah ini menjadi melihat bagaimana
kelekatan di era saat ini Ya untuk itu
maka sebaiknya pengasuhan di sini harus
bersifat individual
sehingga
dapat membangun sebuah kelekatan atau
attachment
kelekatan atau attachment di sini
merupakan hubungan psikologis yang
terus-menerus ya Antar orang yang pada
awal kehidupan
kelipatan ini sangat penting
untuk apa untuk bertahan hidup Tujuannya
adalah untuk mendekatkan pengasuh
terutama jika anak itu rentan terhadap
resiko
kelekatan akan berhasil ya dengan
pengasuh yang berkualitas manakala kita
bisa melihat dari pertama mudah
dijangkau pengasuh selalu ada baik
secara fisik maupun emosional
cepat tanggap pengasuh memenuhi
kebutuhan anak dengan Sensitif ya akurat
dan langsung nah ini menjadi pertanyaan
kita kelekatan attachment jangan-jangan
kelekatan attachment anak-anak kita ya
itu Justru lebih lekat dengan dunia
media sosial mereka daripada kita
sebagai orang tuanya ini menjadi sebuah
catatan juga ya oke
contoh pembangun kelekatan atau
attachment
kedekatan fisik sentuhan fisik dan kasih
sayang akan membentuk sebuah kelekatan
itu
dan apa sih sebenarnya fungsi dari
kelekatan itu atau attachment yang
pertama
sobat ASN belajar dimanapun anda berada
attachment atau kelekatan itu
menyediakan rasa aman
dan rasa percaya
dimana rasa aman dan rasa percaya ini
ada pada setiap anak-anak kita
rasanya kalau rasa aman dan rasa percaya
ini tidak kita bangun Mulai sejak dini
jangan sampai nih anak-anak malah
lekatnya dengan orang di luar kita yang
kedua attachment itu adalah mengatur
perasaan emosi dan kesadaran si anak
Bagaimana mengontrol diri
misal gitu kan anak-anak kita lagi
nangis dan karena kelekatannya mungkin
ini kelele katanya dengan ibunya atau
mamanya atau dengan bapaknya ya kita
peluk ya bagaimana terus kemudian kita
berikan akson sebuah
mereka mereka Langsung memeluk dan
mereka mungkin menangis menguapkan
emosinya dan menyampaikan seperti ini
ini adalah sebagai serasa aman dan rasa
percaya pada orang tuanya dan fungsi
kelekatan yang ketiga itu adalah
mempromosikan ekspresi pera dan
komunikasi dari si anak tersebut ya dan
yang terakhir adalah sebagai strategi
kelangsungan hidup dari anak tersebut
sobat ASN belajar dimanapun anda berada
ya berdasarkan penelitian dari friends
and Carson dalam bukunya esensial touch
ia mengatakan bahwa
sentuhan itu sangat penting bagi manusia
ya jadi sobat ASN Ya bagi suami istri
yang disentuh bukan hanya suami atau
istrinya yang terpenting kalau punya
anak sentuh anak tersebut bahkan
sentuhan itu sendiri telah dimulai
sebelum manusia itu terlahir fisik di
dunia
semenjak manusia berada dalam rahim maka
janin mendapat sentuhan dari kontraksi
uterus
kontraksi ini bagaimana attachment ini
saya dulu bercerita kelekatan kelekatan
ini dua anak saya Ketika dalam kandungan
mereka
di sini attachment
kelekatan itu dibangun dengan bagaimana
kita bisa berkomunikasi kita sering
menyapa dia berkomunikasi dengan
sholawat dengan ngaji dan sebagainya
ternyata attachment itu lebih lebih
cepat gitu kan bahkan ketika terlahir
dalam proses selanjutnya
kelekatan-kelekatan itu terus terbangun
nah
dalam bukunya
dari hasil penelitian tersebut tadi sslr
touch pada abad ke-13 Raja Jerman ferdik
kedua itu memerintahkan untuk mengambil
bayi dari ibunya
Raja ingin tahu bagaimana bayi tidak
diasuh dan diajak bicara seperti apa
yang akan mereka gunakan bayi tersebut
hanya diberi susu dan dimandikan
seperlunya lalu ditinggal di tempat
tidur Sang Raja tidak pernah menemukan
jawaban karena bayi-bayi tersebut pada
akhirnya meninggal satu persatu Coba
Bapak Ibu sekalian kita bisa melihat
bagaimana attachment itu mempengaruhi
bukan hanya anak tersebut diberi makan
saja ya
minum kebutuhan yang lain
Nah di sini
Bagaimana sebenarnya dengan pola asu
pola asuh kita dalam keluarga kita
saya bebaskan dari babon teorinya
baumrin ya mengkategorikan pola asuh
menjadi tiga jenis yaitu para asuh
otoriter
demokratis dan pola asuh permisip
meskipun ya menurut harlock dan happy
eyes ini sama sebenarnya yaitu otoriter
demokratis dan permisif di tahun 2019
tanpa itu menambahkan lagi ya
berdasarkan penelitian juga ada dua Tapi
saya lebih cenderung pada tiga pola asuh
yaitu pola asuh otoriter demokratis dan
permisif
Bapak Ibu sekalian yang pertama pola
asuh demokrasi
ini memberikan apa sih kebebasan itu kan
kebebasan kepada anak dengan penuh
tanggung jawab
pola asuh demokratis ini ditandai dengan
adanya pengakuan orang tua terhadap
kemampuan anak anak diberi kesempatan
untuk tidak selalu bergantung kepada
orang tuanya
dimana dengan sedikit memberi kebebasan
kepada anak itu untuk memilih yang
terbaik bagi dirinya anak didengarkan
pendapatnya dilibatkan dalam pembicaraan
terutama yang menyangkut kehidupan anak
itu sendiri dan dalam pola asuh
demokratis ini
anak diberikan akses ya untuk
mengembangkan yang namanya control
internal sehingga sedikit demi sedikit
berlatih untuk bertanggung jawab kepada
dirinya sendiri
ini menarik kalau kita
melihat atau berkelibat pada teorinya
Mas Milo Profesor atau Michel di tahun
1960 menyampaikan tentang bagaimana save
control ya step kontrol itu didapatkan
Bagaimana anak itu bisa ya
mengontrol emosinya sejak dini Dan dari
hasil penelitian dari Profesor itu
namanya marshmallow test ya anak-anak
itu
di challenge
seperti ini anak-anak jika kamu bisa ini
di depan kalian adalah marshmello Jika
kamu bisa bertahan dengan durasi sekian
menit maka nanti saya akan menambahkan
kamu Mas Milo lagi
Oke dari beberapa sampel anak-anak
tersebut Ternyata banyak anak yang gagal
karena nunggu males ya udah makan ada
yang ngintip bagi anak-anak yang bisa
bertahan anak-anak akan mendapatkan
reward
Oke dan disitu dicek satu persatu
sekitar beberapa puluh tahun kemudian
20 tahun 30 tahun kemudian Profesor
watermeiser itu mengidentifikasi
anak-anak yang
berhasil mendapatkan Mas milonya dan
anak-anak yang gagal mendapatkan
marshmallow ternyata watermeiser
menyampaikan bahwasanya anak-anak yang
bisa ya bisa bertahan mendapatkan
kedua atau mendapatkan reward masa
depannya lebih baik daripada anak-anak
yang tidak bisa
menyelesaikan cairan tersebut ini
menarik ya terus kemudian pola asuh
otoriter pola asu otoriter di sini
merupakan cara ya
mendidik anak dengan menggunakan
kepemimpinan otoriter dimana orang tua
menentukan semua kebijakan ada langkah
dan tugas yang harus dijalankan
ini mencerminkan sikap orang tua yang
bertindaknya secara keras dan cenderung
diskriminatif kemudian
kalau kita melihat dari studi Pagan
menunjukkan bahwa saya dalam pola
otoriter ini keterkaitan antara faktor
keluarga dan tingkat kenakalan dimana
keluarga yang berpenghum itu kurangnya
kebersamaan dan interaksi antar keluarga
dan orang tua yang otoriter ini
cenderung apa menghasilkan atau
memproduk remaja yang bermasalah dan
pada akhirnya hal ini akan berpengaruh
pada kualitas karakter anak-anak kita
anak-anak yang tinggal dengan otot orang
tua otoriter tanggung jawabnya kurang
Kenapa karena orang tua lah yang membuat
sebuah keputusan dan ketergantungan anak
pada orang tuanya ini hampir terjadi
dalam semua hal itu menurut studiovagan
sementara
signifikan yang ditemukan antara gaya
pengasuhan otoriter ini ya dan depresi
studio ini menunjukkan anak-anak dari
orang tua otoriter memiliki lebih banyak
tekanan dibandingkan anak-anak yang
diasuh oleh orang tuanya yang permisif
Oke selanjutnya yang ketiga kita
berbicara tentang pola asuh permisip
pola asu permisitif ini
mempunyai karakter atau mempunyai
ciri-ciri Di mana orang tua itu
memberikan kebebasan penuh ya kepada
anak-anak untuk berbuat sehingga
terkadang anak melakukan tindakan yang
melawan aturan nah pola Permisi ini
adalah membiarkan anak bertindak sesuai
dengan keinginannya orang tua tidak
memberikan hukuman dan pengendalian pola
asuh ini ditandai dengan adanya
kebebasan tanpa batas pada anak untuk
berperilaku sesuai dengan keinginannya
sendiri karena apa orang tua tidak
pernah memberikan aturan dan pengarahan
pada anak sehingga anak berperilaku
sesuai dengan keinginan sendiri
lihat tergadang itu bertentangan dengan
norma-norma yang ada terutama di
norma-norma sosial dari pola asuh
tersebut kita bisa melihat ya Bapak Ibu
sekalian sobat ASN belajar di manapun
Anda berada
mengutip dari jenbers 2011 ternyata
Parenting Itu adalah sebuah proses
ya Yang kalau kita lihat proses ini
terus Berjalan
seiring waktu
Kenapa kalau kita melihat
catatan di Parenting Parenting itu
identik dengan anak PAUD
jadi seolah-olah anak SD anak SMP anak
SMA nggak membutuhkan itu Parenting
padahal Parenting itu penting terlebih
berdasarkan rentang usia
kita tidak bisa memperlakukan anak SD
dengan para Parenting yang sama dengan
anak-anak PAUD pun sama anak-anak SMP
anak-anak SMA pun
ini ada banyak case ya Beberapa Nah
nanti aja mungkin kalau nanti saya pada
waktu untuk menyampaikan sebuah kiss
berkaitan dengan ini
yang berikutnya
Parenting itu identik dengan kelasnya
emak-emak
beberapa kali saya membahas kegiatan
Parenting pola asuh di beberapa
kabupaten kota menyampaikan terutama
saya berbicara tentang
fatherless country
yang kehilangan figur ayah
hari ini sebaiknya materinya bagus gitu
kan Tapi jangan saya yang mendengar nih
kan emak-emak sebaiknya bapak-bapak yang
mendengar ini ya kan mendengar informasi
ini terlebih Pak Hari tadi berbicara
tentang fadores country negeri yang
kehilangan figur Ayah karena di manapun
semua di level-level dasar nih level
PAUD ya level TK hampir semua pendidik
itu dari perempuan
Apa karena alasannya
perempuan lebih punya kasih sayang
daripada laki-laki ini berarti bias
gender dong
Emang laki-laki tidak punya perasaan Nah
itu kan jadi sebuah pertanyaan juga
nah
waktu di sekolah hanya kurang lebih dari
sepertiga
kalau kita lihat dari 24 jam ya anak
mungkin dari 8 jam lah kurang lebih 8
jam Lalu bagaimana dengan 2/3 ini
Apakah dia mendapatkan haknya
Apakah dia juga mendapatkan
perlindungannya
seringkali terjadi contoh saya bilang
dalam sebuah keluarga ketika terjadi
KDRT
relasi ketimpangan gender antara suami
dan istri kita pilih adalah yang lagi
viral ya artis ini
bisa kita lihat
mungkin relasi kuasa atau mungkin relasi
puasanya suaminya lebih besar lebih gede
karena istrinya hanya seorang ibu rumah
tangga tidak punya posisi power dia
sementara dia punya 5 anak mereka kita
bisa melihat relasi ini maka
pada posisi tawar yang rendah Ya udahlah
aku Terimalah gitu kan menerima setiap
kami gampang dan sebagainya demi apa
demi anak-anak itu sudah alasan tanpa
memperhitungkan Bagaimana safety dia
yang terjadi sesabar-sabarnya seorang
ibu akhirnya turun juga ya ke anaknya
mereka yang pertama
anak pertama
[Musik]
si anak yang pertama dia berpikir nggak
mungkin saya akan meneruskan pada
adik-adik saya maka kenapa kalau saya
harus meneruskan Kekerasan ini pada
adik-adik saya maka saya akan berhadapan
dengan ayah dan ibunya Apa yang
dilakukan dia melakukan kekerasan itu
dengan rekan sebayanya atau juniornya di
sekolah maka Bapak Ibu pendidik kita
harus mengetahui ketika ada jadi
kekerasan tersebut yuk
Boleh jadi bagaimana Dua pertiga anak
tersebut berpengaruh pada mereka
bagaimana dari lingkungan keluarganya
lingkungan masyarakat atau yang saya
tadi bilang media sosial
ini menyangkut tadi saya bilang anak
dipengaruhi oleh lingkungan sekitar
keluarga masyarakat dan media sosial
media sosial ini acap kali banyak sangat
mempengaruhi ya kita kita lihat ya
Mari tadi kok menyampaikan banyak-banyak
hal yang negatif sih kan ada juga yang
positif Iya betul mungkin
sobat ASN belajar di manapun Anda berada
ya kalau saya tadi bilang
kita terbiasa sebagai jiwa konsumtif ya
jiwa konsumtif artinya
ada ada kita
bukan lagi jiwa produktif
banyak hal itu ya Mulai dari kurikulum
ayah ibu beli kepada ibu beli sayur ke
pasar dan sebagainya dan sebagainya
Bagaimana kalau
diksi-diksi tersebut diganti terlebih
kalau kita dengan marketplace banyak ya
delivery food dan sebagainya mungkin
kalau bagi saya dulu di pengasuhan kami
Lihatlah di mungkin di kulkas Ada apa ya
udah masak itu aja
mungkin karena zaman dulu tidak ada
delivery food sehingga kita bisa
berkreasi dan sebagainya muncul lah
makanan dan untuk memenuhi kebutuhan
hidup kita tapi saat ini dengan food
delivery maka mau tidak mau jiwa
konsumtif itu sudah diajarkan pada
anak-anak kita ini akan berbeda ya ini
ada viral bocah
ya kelas 4 SD ini ya ternyata dia jualan
di marketplace awal mula si Ibu hanya
menyediakan marketplace tersebut untuk
si anak membeli alat kebutuhan tulis
sekolahnya
tapi ternyata dia ngapain dia itu
mencoba menjadi produsen
dia akhirnya Belajarlah di situ ternyata
di acc dia apa jualan hasil gambar dia
jualan hasil gambar itu dihargai sekitar
2.000 3.000 dan sebagainya ini menarik
ya
sobat ASN Nah kalau kita melihat si anak
tersebut
ternyata ternyata nih kita lihat
berulang dari apa pola asuh
pola asuhnya Kenapa Berdasarkan
informasi dari Ibunya Bu Vera ya Dewa
ini sukanya mengamati lingkungan sekitar
anak yang detail ketika dia berbelanjaan
dia selalu memanjang terlebih dulu ya
karena dia
Bagaimana ayahnya berjualan maka itu
muncul kalau ingat kalau kita lihat
teorinya
baik
waktu anda terbatas sekali Pak Hari
Terima kasih banyak nih untuk
presentasinya luar biasa sekali tadi
dimulai dari peran asuh orang tua
digital gitu ya di awalnya dengan data
penggunaan lalu pengasuhan anak dan juga
dunia gadget itu relasinya bagaimana
begitu ya Pak dan juga tadi bagaimana
orang tua untuk bisa menyikapinya nanti
kita akan susu dengan sesi tanya jawab
begitu Pak Ari namun sebelumnya saya
akan mengajak seluruhnya sobat ASN untuk
menyaksikan bersama di sini kita
memiliki video peran orang tua dalam
tubuh kembang anak
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
peran orang tua sangat penting bagi
tumbuh kembang anak apalagi di masa
perkembangan teknologi informasi seperti
sekarang ikut mengawasi anak saat
menonton mengarahkan apa yang mereka
lihat dan menilai tayangan tersebut
dapat membentuk karakter anak di masa
depan
[Tepuk tangan]
dampingi dan berikan mereka tontonan
yang layak untuk anak Jadikanlah sebagai
media pendidikan dan komunikasi bagi
anak karena anak adalah generasi penerus
bangsa yang harus kita lindungi
[Musik]
kita kembali lagi sobat ASN dan langsung
saja mau saya dengan narasumber kita pak
Ari kita buka untuk sesi q&a silahkan
dari sobat sini yang memiliki pertanyaan
boleh atau bisa menggunakan reaction
Zoom nanti house Zoom kami akan memilih
peserta pertama yang sudah rise hand ya
kita sudah memiliki penanda di sini kita
akan bacakan yuk sudah masuk di sini ada
Ibu Faiza dari dinas pendidikan Ya baik
yang lainnya juga kami ajak tentunya
seluruhnya untuk bisa menye mendapatkan
pertanyaan anda jangan lupa untuk like
share terlebih dahulu dan menggunakan
reaction Zoom yang untuk bisa
mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari
kami juga ya Ibu Faiza dari dinas
pendidikan
ya
bisa diaktifkan microphone ibu
baik kita nantikan ya
baik selamat pagi menjelang siang Ibu
Faiza boleh dibantu untuk mengaktifkan
microphone Ya sudah terdengar ibu
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi yang pertanyaan
Bagaimana cara menumbuhkan rasa tanggung
jawab
dan kewajiban anak terhadap orang tua
karena selama ini saya merasa kesulitan
untuk
menuntut atau mengajarkan tanggung
jawabnya dan memerintahkan tentang
kewajibannya
yang anaknya
sangat sudah
terpengaruhi oleh gadget itu aja
daripada Assalamualaikum
Baik Terima kasih Bu Faiza bagaimana
tadi pertanyaan luar biasa
pendidikan bagaimana kita
menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada
orang tua ya pada anak-anak kita nih
Bapak Ibu sekalian sahabat ASN belajar
di manapun anda berada ketika kita
berbicara tentang proses tanggung jawab
ya di sini Kita juga bisa melihat si
anak tersebut ya dengan direntang usia
berapa kah ini apakah yang pertama kita
sudah memperkenalkan bagaimana mereka
bertanggung jawab sejak dini seperti
halnya ya anak suka dengan memelihara
ikan cupang
anak suka dengan memelihara
kura-kura atau hewan-hewan peliharaan
Nah di sini kalau kita menerapkan
tentang disiplin positif maka kita bisa
menyampaikan pada mereka nak Mama setuju
kamu bagus itu untuk hiburan kamu tapi
kamu yakin nggak
bisa memenuhi
kebutuhan dari ikan tersebut seperti
contoh ngasih makan ya itu hal-hal kecil
dari hal-hal yang kecil dari hal-hal
yang kecil nah bagaimana diproses-proses
berikutnya
ketika proses-proses berikutnya kita
lihat anak tersebut masuk kalau saya
membagi adalah di
tiga periode
tumbuh kembang anak 7 tahun pertama 7
tahun kedua dan 7 tahun ketiga nah di
saat 7 tahun pertama kita
bisa memperkenalkan itu sejati ini tapi
pada 7 tahun kedua ini 7 tahun kedua nih
7 tahun kedua ini
sebagaimana ungkapan dari sahabat Ali
radhiyallahu Anhu menyampaikan
bahwasanya 7 tahun kedua ini bagaimana
Parenting kita ini bisa kita melihat
anaknya seperti tawanan seperti ini
seperti layangan kita tarik Kapan kita
melepas Kapan kita menarik dalam posisi
ini maka begining kita harus tahu ya
sebenarnya ini akan sangat menarik Mbak
Silvi gitu kan
saya itu ada periodisasi
saya
lihatkan dulu ada periodisasi
si anak tersebut
berapa
jam si anak tersebut boleh mempergunakan
handphone ya
ingin memunculkan
[Musik]
Masih proses Pak Ary
proses sebentar sebentar ya
sudah kan mbak Septi masih terproses
pari boleh dilanjutkan
dengan berbincang-bincang terlebih
dahulu oke
dalam posisi-posisi tersebut ketika
dalam periode 7 tahun kedua dalam
periodisasi 7 tahun kedua anak itu ada
batasan-batasannya begitu juga di
periode 7 tahun terakhir 3 tahun
terakhir 3 Terakhir 3 tahun terakhir
atau 7 periode 7 tahun ketiga
itu anak adalah sebagai teman ada
sebagai sahabat kita malah bisa banyak
berdiskusi tentang bagaimana si anak itu
ya Nah ini nih sudah terlihat Ya
baik nih
nah ini kita bisa melihat tadi karena
berbicara tentang gadget Bapak Ibu
sekalian di usia 0 sampai 6 tahun ya ini
gadget bisa memberikan stimulus ya kita
menonton YouTube atau bermain game
online atau offline
rentangnya di sini kita bisa melihat
tidak lebih dari satu jam perhari
terus kemudian 6 sampai dengan 12 tahun
6 sampai dengan 12 tahun di sini
anak semakin matan dalam perkembangan
sensorik dan motoriknya mereka kita bisa
menaikkan lagi dengan 2 jam perhari dan
sesekali Anda dapat mendampingi orang
tua parent memberikan stimulan dari
aktivitas tersebut
sementara kalau kita melihat 1318 tahun
ini kan sebagaimana banyak yang
sebagai cukup besar dalam bermain gadget
orang tua ya perlu membatasi dan
mengawasi dan bermain agar tidak Abai
dengan sekitar terutama mengerjakan
tugas-tugasnya sekolah Nah
hal ini menarik karena kalau usia
rentang 13 dan 18 tahun
ini adalah masuk dalam periode ketiga
anak bisa diajak kita diskusi misal kamu
kalau bermain gadget Terus apa sih
manfaatnya
atau kita bisa berdiskusi Mungkin dia
lihat mungkin hiburan atau kalau ini
yang yang bermain ada ada yang namanya
anak ketergantungan gadget karena game
ketergantungan gadget karena game ini
ada piranti khusus ya untuk untuk
menerapinya
jadi seperti itu Bu Faiza
kita sebagai orang tua ya kita melihat
nih anak kita di masuk di generasi yang
keberapa 7 tahun pertama kah atau 7
tahun kedua atau 7 tahun ketiga
kalau 7 tahun ketiga maka kita banyak
diskusi konsekuensi konsekuensi Nak kamu
kalau seperti ini apa sih Nah ketika
kamu mama mau bikin aturan seperti ini
ketika kamu
Abai dengan aturan yang Mama buat apa
konsekuensinya ada hal-hal yang perlu
diselesaikan ada rivet dan punishment
dan tentunya ini berdasarkan
komitmen antara orang tua dan anak-anak
kita Terasa seperti itu mbak Septi Baik
terima kasih banyak juga Pak Ari yang
sudah bantu menjawab pertanyaan dari ibu
Faiza pendidikan terima kasih dan kita
beranjak untuk Pertanyaan selanjutnya
ada datang dari ibu Aditya ya Ibu Ditya
ini dari bpsdm Kalbar ya langsung saja
Ibu Aditya
Baik Ibu Ditya dipersilakan untuk bisa
memberikan pertanyaan kepada Pak Ari
Baik terima kasih atas kesempatannya
mohon izin Bapak narasumber langsung
saja Saya ingin bertanya terkait tentang
[Musik]
Parenting perbedaan Parenting ketika
kita menghadapi perbedaan
Parenting dengan orang terdekat dalam
hal ini mungkin adalah pasangan kita
Ataupun mungkin orang tua atau mertua
dalam penggunaan gadget terhadap anak
yang ingin saya tanyakan itu Bagaimana
menghadapi perbedaan pendapat ini gitu
karena kalau ketika menurut saya saya
sudah berusaha disiplin menerapkan
pembatasan jam penggunaan gadget kepada
anak saya kebetulan anak saya ini ada
dua memasuki di usia 9 bulan dan 3 tahun
Pak jadi saya sering sekali berdebat
tentang sebenarnya
bagi orang tua saya mertua saya dan
suami saya ketika diberikan gadget itu
mereka lebih anteng nah sedangkan saya
sebagai ibu saya punya batasan bahwa
anak saya untuk usia 9 bulan tidak saya
Perkenalkan gadget
kebetulan karena saya bekerja anak-anak
kan diasuh oleh orang lain gitu dan
kadang tanpa sepengetahuan saya gadget
ini diberikan menurut saya lebih dari
batas waktu yang udah kita tetapkan nah
ini mohon arahannya pak dan masukannya
bagaimana untuk memberitahu kepada orang
terdekat Makasih Pak Terima kasih ini
permasalahan Ibu Ditya ini hampir mirip
dengan saya nih pak Ari karena kalau
Papa dan Mamanya bekerja dititipkan ke
neneknya udah ditontonkan gadget saja
biar Antum ya mohon pencerahannya
Seperti apa Pak Hari Baik terima kasih
ini seperti biasa ya saya pun juga
mengalami budeta dan safety ya karena
ini berdasarkan case ya dan
Bapak Ibu sekalian sahabat ASN di
manapun Anda berada kita melihat
tipologi orang tua apalagi lansia nih
lansia ya makanya saya kadang bilang
mbah atau yang di Kakek Nenek kalau
sudah ketemu sama cucunya lebih sayang
cucunya daripada anaknya artinya lebih
perhatian dan kalau kita melihat
tipologi
lansia pada umumnya Nih Bapak Ibu
sekalian mereka nggak mau rewel nggak
mau repot ketika anak nangis dan
sebagainya udah diikutin semuanya ya
Enggak ini terjadi pada anak saya suatu
ketika anak saya bingung ya tiba-tiba
Kau suka sekali ke orang tua gitu kan ke
Mbahnya Kenapa di sana selidik punya
selidik ternyata di sana tahu nggak
Putri itu
kita boleh main handphonenya Mbak Putri
bermain macam-macam gitu kan
tiba-tiba Gimana nih saya berhadapan
dengan orang tua satu sisi orang tua
nanti jangan sampai malah dalam
Parenting kemudian nanti muncul seperti
ini sebuah kata statement gitu kan dulu
kamu itu dibesarkan dulu kamu dididik
supaya pinter kok sekarang malah melawan
orang tua kita bukan seperti itu saya
menggunakan sebuah strategi
Ketika saya menyampaikan Bu anak
sebaiknya enggak Kalau ke sini jangan
dikasih gadget anak untuk pintar dan
sebagainya
kalau kamu di rumah nggak ada gadget
biar aku yang kasih gadget gitu kan
Terus saya sampaikan nggak masuk Nah
suatu ketika nih saya menarik ada
pemberitaan anak tidak diberi gadget ya
tidak diberi handphone langsung membakar
rumah itu ada pemberitaan saya share itu
kepada ibu saya terus tiba-tiba
saya cerita saya menyampaikan secara
detail kalau gitu
nggak mau tak kasih ini karena kita bisa
melihat
waktu-waktu dan tipologi yang kita
pahamkan ya itu ketika kita dengan orang
tua nah bagaimana dengan pasangan kita
Nah dengan pasangan kita ini tentunya
harus banyak-banyak berkomunikasi kita
menyampaikan saya sering diskusi dengan
pasangan saya ini anak saya anak kita
mau kemana gitu kan karena kita jangan
berarti gadget Oke kita sepakat jadi
parent atau sobat AST dimanapun berada
Ketika kita menyampaikan kepada
anak-anak kita kita ini satu suara
antara mama dan Papanya Jangan sampai
justru ketika
mamanya
ilegalkan itu
hanya melegalkan maka ini menjadi
sebaiknya dengan mama deh sebaiknya
dengan papa padahal pola Parenting ini
berkaitan juga bagaimana role model
ketika orang tuanya ada perbedaan cara
pandang sesuaikan jangan di depan anak
ya Kita pingin visi misi anak kita
bagaimana ini kita lihat Bapak Ibu
sekalian Mungkin Nanti akan saya kalau
sempat ini saya ada ada video bagus
sekali Bagaimana pengaruh gadget ya
anak-anak yang menonton pornografi itu
kerusakan otaknya lebih parah daripada
nafza mungkin boleh nggak diizinkan
nanti Mbak safety di selang waktu jeda
aja nanti saya menyampaikan ini jadi
sekali lagi
ketika kita sebagai parent sebagai orang
tua suami istri Harus satu kata ya
menyampaikan Tapi sebelumnya sebelum
satu kata ya diskusi dulu Mau Dibawa
Kemana anak ini mau ngapain dan
sebagainya sebagainya harus dipahami
seperti itu dan kalau kita lihat kalau
Ibu tadi
putra-putrinya ada yang 9 bulan dan 3
tahun ya dengan periode itu kan adalah
masa-masa Golden period golden age ya Di
mana
attachment itu harus lebih banyak kepada
orang di sekitar
daripada dengan gadget
pembatasan-pembatasan ini harus kita
sepakati bersama ya
ketika dengan suami Oke baru kita
bersama-sama dengan orang tua kita Nah
mungkin manakala orang tua tersebut
belum memahami tentang informasi ini itu
yang kedua yang ketiga termasuk ini Bu
Dita adalah budida juga bisa memberi
pemahaman kepada siapa pengasuhnya ya
yang ancap kali saya dulu pernah
terlepas Ketika pak yogane
anaknya tadi itu main peletik-pletikan
karena
gaptek ya
mainan game gitu kan Nah saya tanya
kenapa kamu main game habis touring dan
sebagainya Oke boring kamu pingin apa ya
kita kita bisa diskusi dan di situ saya
bisa kita memberikan
ada pada yang bersangkutan terus
kemudian ada reward yang
ternyata setelah misalkan nak ini
daripada kamu main game
punya challenge ini ada botol Aqua ada
kita perlengkapan dan sebagainya Yuk
kita lihat YouTube Bagaimana menjadikan
bahan bekas ini sebagai bahan mainan
untuk kamu Nah itu barang-barang kita
dan setelah anak itu bisa
membutuhkan membuat sebuah pernik-pernik
mainan tersebut maka reward itu harus
datang dan itu terus-menerus
saya rasa itu
monggo
tadi atas penjelasan dari Pak Ari
mungkin tadi Pak Ari ada request
khususnya bahwa akan menayangkan sebuah
video mungkin saya berikan saran Mari
boleh di bantu untuk diupload di Google
Drive saja nanti pak Ari bisa
mencantuman itu di kolom Chat Zoom ada
juga YouTube mungkin bisa diakses oleh
seluruh peserta demikian karena
mengingat Keterbatasan waktu kita buka
dulu pertanyaan lagi ya Pak Arya dan
kemudian dari Kota Blitar hadirnya
kemudian dipersilahkan
kami menanti ibu Dian dari Kota Blitar
dipersilakan ibu Dian pertanyaannya
untuk pak Ari
ya dibantu untuk mengaktifkan microphone
ibu Dian
dibantu untuk menganut ibu
ya kami masih belum mendengar suaranya
Bu Dian
baik tentunya dari penyelenggaraan acara
ini masih berlangsung dan kita masih
memiliki satu narasumber lagi untuk bisa
kita dengarkan bersama ayah kami
nantikan
Iya Ibu diam mungkin kami bisa
memberikan saran untuk bisa melepaskan
headset dan berbicara langsung ibu
boleh dicoba kembali
ya untuk kabelnya juga termasuk harus
dicabut ibu
baik Kami nanti kan ibu Dian masih
bergabung ya
baik kami mungkin sembari menanti Bu
Dian mengingatkan juga untuk seluruh
sobat ASN tadi yang sudah memberikan
pertanyaan ada ibu Faiza dan juga Ibu
Ditya untuk bisa mengirimkan alamatnya
ke kontak person yang sudah ada di
running text nanti kami akan Munculkan
mungkin saya bisa bantu di kosong 8211
9411 jadi data diri Anda untuk bisa kami
kirimkan hadiah ya Oke kita berlanjut
untuk penanya terakhir di sini ada Ibu
Siwi dari inspektorat SD a dipersilakan
Ibu Siwi
baik kami nantikan Ibu Siwi dari
inspektorat Sidoarjo
kira-kira Pertanyaan selanjutnya Seperti
apa ya Pak Ari ya tentunya masih dalam
pola seorang tua memang sangat
mempostingkan Pak Ari sebagai orang tua
dan ilmu Parenting itu banyak sekali ya
sudah bergabung juga Ibu TV
dipersilahkan dibantu untuk menganut ibu
tidak bisa juga boleh dibantu mungkin
headsetnya dilepas Ibu tidak tanpa perlu
headset lagi
Selamat pagi Bapak mohon izin mau
bertanya
untuk pendidikan anak di era digital
memiliki Putra usia
sekitar 12 tahun Pak
ya sekarang kelas 5 SD nah kebetulan kan
Putra saya ini ada di Dekar Bapak
Jadi kami mohon
masukan Bagaimana cara memanage
penggunaan gadget terus kemudian
Bagaimana cara menumbuhkan kesadaran
anak saya ini agar apa ya lebih awal
untuk tugas-tugas sekolahnya karena kami
sendiri untuk memberikan gadget ke anak
kami juga seperti buah simalakama Bapak
karena posisi anak kami kan di bengkel
sedangkan saya sendiri juga bekerja sama
saya bekerja
ketika tidak diberikan gadget juga kami
juga agak kesusahan untuk menjalin
komunikasi misal ketika dia pulang
sekolah atau yang lainnya
demikian Bapak Terima kasih terima kasih
untuk penggunaan gadget dan juga untuk
lebih aware pada tugas sekolah mohon
izin Pak Ari mohon berkenan untuk bisa
menjawab secara singkat karena
keterbatasan waktu dipersilahkan Baik
Terima kasih Bu Bu Siwi ini kita
berbicara anak dalam pengasuhan daycare
ya Bapak Ibu sekalian kita memastikan
pastikan daycare dari anak-anak tersebut
itu tersertifikasi artinya mempunyai
karakter-karakter yang memang itu
terbaik bagi tumbuh kembang anak gitu
kan Mbak terbaik dengan tumbuh kembang
anak ini bukan berarti wi-fi-nya entar
di loss pokoknya semuanya gitu kan tidak
ada CCTV tidak ada apa ngerem gitu kan
Nah komunikasi sekali lagi yang dibangun
parent orang tua dengan pengelola
daycare ini penting ya kan Jangan sampai
kita ada beberapa kasus ya Ada daycare
gitu kan anak-anak justru menonton
tayangan yang tidak pantas bagi mereka
gitu kan dan itu pun juga dilihat
tiba-tiba Apa karena kelalaian dari para
pengasuhnya ini yang penting nah Seperti
yang saya sebut kan tadi ketika anak
usia rentang 12 tahun atau 5 kelas SD
ini ada pembatasan-pembatasan waktu
tanggung jawab itu sudah harus mulai
kita berikan terlebih anak ini mendekati
kelas besar atau kelas tinggi kelas 6
yang itu nanti anak harus bisa kita ajak
mereka berpikir kamu nanti smpnya kemana
sih gitu kan Nah kamu bayanganmu nanti
cita-citamu di sma-nya mana
profesimu apa apakah seperti seperti Ibu
seperti mama atau seperti papa gitu kan
dan itu dilakukan dalam proses Ini
Membutuhkan seperti ini nah gitu kan dan
hal-hal yang mungkin ya Bisa bukan
mungkin yang bisa Ibu komunikasi kan ada
daily activity ya daily activity yang
itu harus disepakati bersama dari
panjenengan Bu Siwi dengan pengelola
daycare anak nanti pulang dari SD jam
berapa nih gitu kan Istirahat jam berapa
setelah istirahat ini memastikan nggak
istirahat jangan-jangan masuk kamar
kemudian dengan main gadget gitu kan di
luar pengawasan dari pengasuhnya ini kan
juga pengabean namanya kalau pengambean
ini berarti
harus kita lihat bersama dan ada juga
ketika daily activity itu harus di cross
check juga dengan siapa dengan mungkin
dengan temannya yang sama-sama di
daycare jadi Mas Mas misalnya mas Fulan
tadi benar enggak melakukan ini nah ini
attachment ini juga kita bisa melihat
dari rentang teman-teman eee usia mereka
yang ada di daycare dan sekali lagi
deker bertanggung jawab juga Bu bukan
hanya ngelos untuk eee fase akses
internet tapi mereka juga ada sesi-sesi
mungkin jam untuk ibadah jam untuk
bermain jam untuk mungkin ngaji dan
sebagainya ini harus kita lihat dan
amati bersama-sama Saya rasa itu aja deh
bu Baik terima kasih juga Sorry Terima
kasih juga untuk ibu siswi penanya
terakhir tadi dari sesinya Pak Ari
begitu ya Ada ibu Faiza Ibu Diti ada Ibu
jangan lupa untuk mengirimkan alamat ke
kotak person yang sudah ada di running
text begitu data diri begitu untuk bisa
kami kirimkan hadiah yang akan kami
berikan kepada seluruh sobat yang sudah
bertanya baik izin saya akan merekat
dari penjelasannya Pak hari terkait pola
asuh orang tua di digital tapi sudah
menjelaskan datanya ya angkanya bahkan
ini yang mengejutkan 3,5% bayi sudah
menggunakan ponsel katanya seperti itu
wah luar biasa sekali teknologi
informasi ini dengan perkembangan
zamannya ternyata bisa memberikan efek
yang positif kalau kita bisa melihat
dari sektor ekonomi itu maju tentunya ya
dengan perkembangan digital dan juga ada
eee sektor pendidikan lalu responden
yang pernah mengalami cyberbulling
berdasarkan usia ini ternyata yang
mendominasi adalah kalangan remaja 15
sampai 20 tahun mungkin kita bisa lebih
fokus lagi kepada anak-anak kita ya di
masa-masa remaja itu karena ternyata ini
angka yang sangat mendominasi baik lalu
dimasukkan juga oleh Pak Ari bahwa
pengasuhan anak adalah upaya untuk
memenuhi kebutuhan kebutuhan anak kasih
sayang kelekatan lalu keselamatan dan
juga kesejahteraan yang menetap dan juga
berkelanjutan demi kepentingan terbaik
bagi para anak dibutuhkan juga yakni
hubungan individual begitu ya Pak Ari ya
dan juga diantaranya kelekatan itu akan
berhasil dengan pola asuh yang tepat
contohnya mungkin dengan sentuhan ada
juga tiga jenis pola asuh yang pertama
otoriter demokratis dan juga permisitif
demikian Terima kasih banyak Pak Ari ini
sekali lagi pemaparan yang sangat
bermanfaat sekali untuk kita karena
kembali lagi eee Parenting ini tidak
hanya seorang ibu yang akan memberikan
ilmu ini tapi juga disertai dengan peran
bapak yang dibutuhkan sekali lagi terima
kasih Fahri atau suka yang bermanfaat
baik sobat ASN kita masih berlanjut
tentunya dan kali ini kita akan
menjumpai untuk narasumber yang kedua
namun sebelumnya tapi di sini akan
mengajak sobat ASN untuk menyaksikan
sebuah tayangan terkait mendidik anak di
era digital
salah satu tanda perubahan zaman yang
dialami yang akan kita sekarang adalah
informasi dan media ada begitu banyak
mereka hal ini berbeda dengan masa waktu
kita sebagai orang tua sendiri anak-anak
terbiasa dengan begitu banyak informasi
yang ada di dunia digital
kita seringkali ketakutan atau lebih
gagal dalam menghadapi teknologi
dibandingkan anak-anak tetapi jangan
sampai Ayah Bunda kemudian menjadi
melarang anak dan bukannya memberikan
mereka pelajaran agar pada akhirnya bisa
cerdas digital
teknologi memberikan banyak Kesempatan
agar anak siap untuk cerdas di masa
depannya anak bisa belajar untuk bisa
menggunakan teknologi dan media dengan
aman Tahu betul mana informasi yang bisa
diabadikan atau mana tontonan-tontonan
yang cocok untuk usianya dia apabila
kita memberikan bimbingan anak juga bisa
belajar untuk berkolaborasi dengan apa
yang ada di sosial media anak bisa
mengumpulkan sumbangan untuk orang yang
jauh anak bisa belajar dari banyak
sumber informasi yang tidak mungkin
datang ke kelas atau ke rumah sendiri
anak-anak yang ditumbuhkan untuk cerdas
digital juga pada akhirnya bisa melatih
kemampuannya untuk terus kritis biasakan
anak untuk menilai Apakah informasi ini
benar biasakan anak untuk tidak mudah
menyebar apa yang dia tonton atau apa
yang dia baca di media massa tanpa
mengeceknya terlebih dahulu anak-anak
yang dilatih untuk bisa cerdas digital
dan menguasai literasi media juga pada
akhirnya tumbuh menjadi anak-anak yang
krea bukan hanya sekedar menjadi pembaca
koran tapi pada akhirnya bisa menuangkan
gagasan dalam bentuk tulisan bukan
sekedar menjadi penonton video di
internet tapi pada akhirnya bisa
berkreasi dengan menciptakan
produksi-produksi diri sendiri media
yang begitu berlimpah dan ada di sekitar
anak ada kesempatan belajar kesempatan
mereka untuk mempersiapkan diri untuk
masa depan Apakah mereka mendapat
manfaat atau justru punya resiko akan
tergantung pada dukungan kita sebagai
orang tua semoga kita terus menumbuhkan
kebiasaan anak untuk menggunakan media
dengan aman untuk terus tumbuh kritis
[Musik]
Izinkanlah saya untuk memperkenalkan
narasumber kedua kita direktur keluarga
perempuan anak pemuda dan juga olahraga
dari Kementerian perencanaan pembangunan
Bappenas dan untuk pendidikan beliau
telah menempuh pendidikan S1 Planologi
ITB dan juga S2 internasional
miskin dan yang terakhir direktur
keluarga perempuan anak pemuda dan
olahraga 2016 hingga saat ini Mari kita
sambut bersama ibu woro Sri Hastuti
sulistyaningrum stmids
ibu borostuti sulistyaningrum atau yang
akrab dipanggil ibu Lisa Selamat siang
Ibu selamat siang
baik alhamdulillah baik alhamdulillah
baik baik ibu Lisa kali ini kita membuka
tema dengan pembangunan keluarga
perlindungan anak di era digital Benar
ya Ibu Ya
baik saat ini dunia menghadapi
perkembangan teknologi yang sangat pesat
termasuk digitalisasi
tersebut bagaimana pengaruhnya terhadap
tumbuh kembang anak
baik terima kasih banyak mohon maaf
karena saya masuknya Agak terlambat jadi
ada beberapa hal yang ingin kamu
sampaikan di sini terkait dengan
pembangunan keluarga dan perlindungan
anak di era digital kita mulai dari
struktur penduduk Indonesia dulu ya
Karena pada saat kita bicara tentang
pembangunan keluarga Perlindungan Anak
kita harus tahu dulu siapa sih
sebenarnya yang disasar
nah ini gambarannya ya bagaimana
sekarang ini penduduk Indonesia kita
adalah 270 juta
70 juta jiwa yang dimana separuhnya
lebih itu adalah mereka yang ada di
dalam kelompok muda kita kelompok muda
anak-anak itu menempati hampir sekitar
29%
30% dari penduduk Indonesia artinya
merupakan potensi yang sangat luar biasa
yang harus kita benar-benar perhatikan
karena
merekalah nanti akan mengisi pembangunan
Artinya kita harus memastikan Bagaimana
kualitas sdm kita dalam hal ini
anak-anak kita benar-benar memang baik
yang supaya nanti bisa menjadi
pembangunan kemudian kalau kita bicara
dari keluarga ada 68,9 hampir 69
apa 69 juta keluarga Indonesia Nah ini
artinya juga dengan jumlah yang sangat
besar ini kita tentunya banyak sekali
program-program yang bisa kita Arahkan
untuk menguatkan keluarga di dalam salah
satunya terkait dengan pengasuhan anak
ini jadi memang ini perlu menjadi
perhatian kita bersama Bagaimana kalau
kita mau mengetahui seperti apa apa
misalnya Bagaimana keluarga anak kelima
anak di dalam kita harus tahu dulu
struktur penduduk Indonesia kita seperti
apa jumlah laki perempuan hampir bersama
ya anak laki-laki anak perempuan juga
nggak terlalu beda jauh jumlahnya
artinya Pada saat kita
melakukan upaya intervensi atau
kebijakan untuk apa pembangunan
Perlindungan Anak maupun keluarga ini
harusnya apa memperhatikan
kebutuhan-kebutuhan yang berimbang
antara laki dan perempuan anak laki
maupun anak perempuan jadi ini ini
adalah gambarannya Bapak Ibu pada saat
kita bicara apa SDM Indonesia saat ini
naik saja
ini adalah situasi yang masih kita
hadapi pada saat kita lihat bahwa
jumlahnya sangat besar tetapi isu
permasalahannya pun juga tidak terlalu
bukan satu hal yang kita cukup apa
banggakan ya ini ini adalah gambarannya
jadi
ini kalau kita lihat persentase Penduduk
miskin di Indonesia kita ini
cukup tinggi ya masih cukup tinggi dan
apa
menjadi PR besar kita pada saat kemudian
kita bicara keluarga pada kesatuan Itu
keluarga miskin nah ini juga kembali
lagi isu pengasuhan ada yang sudah
banyak disampaikan oleh Pak Ari mengenai
isi pengasuhan itu akan sangat juga
terdampak pada saat kondisi keluarganya
juga tidak dalam kondisi yang tidak baik
ya Nah ini yang juga menjadi catatan
apalagi Kemudian pada saat kemudian kita
melihat bahwa ada keluarga-keluarga yang
tidak lengkap artinya misalnya orang
tuanya tunggal dan banyak juga
keluarga-keluarga yang dikepalai oleh
keluarganya ini adalah perempuan nah ini
juga menjadi catatan dalam hal masalah
tadi pengasuhan ya bahwa pada saat
kemudian dihadapi keluarga itu adalah
keluarga yang tidak lengkap ya dalam
arti misalnya keluarga tunggal mereka
harus dituntut untuk juga memenuhi
kebutuhannya dengan bekerja Nah itu
pengasuhan kembali menjadi sorotan nah
ini menjadi tantangan-tantangan ya pada
saat kita bicara tentang
pembangunan saat ini yang di mana kita
akan menghadapi isu digitalisasi ya yang
memang sudah kita akan apa kedepannya
akan kita hadapi nah kemudian kita juga
masih menghadapi isu-isu terkait dengan
apa
rumah tangga rumah tangga yang masih
menghadapi tantangan di dalam bicara
terkait dengan apa pemenuhan hak-hak
anak ya karena masih ada tidak bisa
memenuhi dari sisi
air bersih sanitasi dan seterusnya next
saja mbak Mungkin saya
nah ini juga terkait dengan kaitannya
dengan
istilahnya apa ya keutuhan keluarga
ketahanan keluarga pada saat kemudian
sudah terjadi adanya satu perceraian
kembali lagi itu pengasuhan ini yang
catatan penting bagi kita kalau kita
lihat datanya menunjukkan peningkatannya
dari tahun ke tahun angka 2021 juga
sudah meningkat lagi dari yang 2020 nah
ini ini juga menjadi satu catatan bagi
kita bagaimana Pada saat kemudian kita
bicara mau melakukan pengasuhan di
tengah ke apa di tengah keluarga yang
tidak utuh seperti ini dimana terjadi
konflik di dalam keluarga dan sebagainya
nah hal-hal ini yang juga menjadi
perhatian kita ya pada saat kemudian
kita bicara tentang
Perlindungan Anak ataupun pengasuhan
anak di era digital dihadap yang
dimaksud kita hadapi adalah situasi
situasi seperti ini belum lagi kita
bicara isu perkawinan anak dimana anak
masih anak untuk keluarga mereka tidak
punya kemampuan untuk dalam hal
memberikan pengasuhan Nah inilah menjadi
tantangan kita bersama gitu ya Jadi
mereka sendiri masih sulit untuk
bicara memenuhi apa yang menjadi
Keinginan mereka kebutuhan mereka tapi
kemudian mereka memiliki tanggung jawab
untuk kemudian apa memelihara anak-anak
mereka yang yang di mana Ini masih belum
memiliki kemampuan cukup ya untuk bisa
melakukan pengasuhan dan sebagainya
Walaupun memang anak ini sudah mengalami
penurunan tetapi yang perlu kita cermati
ya di sini yang menikah di bawah 15
tahun ini semakin meningkat ada
kecenderungan semakin meningkat jadi ini
PR yang sangat luar biasa ya kalau kita
bicara disaat kita masih sudah
menghadapi isu digitalisasi Tapi kita
masih dihadapi juga isu terkait dengan
pembangunan keluarga yang bukan satu hal
yang mudah ya untuk kita selesaikan
karena masih banyak
problem-problem yang kita hadapi belum
lagi kita bicara perkawinan Siri
perkawinan Siri lebih-lebih lagi
anak-anak kan tidak memiliki identitas
hukum yang jelas legalitasnya nggak
jelas ya kemudian juga apa pada saat
kemudian kita bicara apa mereka untuk
mendapatkan layanan dan sebagainya Itu
juga konsisten tentunya menjadi
terhambat karena apa mereka tidak apa
memiliki dasar hukum atau legalitas tadi
Nah ini ini yang tentu menjadi
tantangan-tantangan apa pada saat kita
bicara tadi yang masalah masalah
nah kemudian kalau kita lihat di sini
dari sisi perlindungan anaknya sendiri
ya tentang perlindungan anak ini kan
adalah suatu kegiatan untuk menjamin dan
nilai-nilai anak-anak kita supaya
terpenuhi haknya agar mereka bisa tumbuh
kembang secara optimal bisa berkembang
secara optimal bisa berpartisipasi bisa
Apa bisa mendapatkan perlindungan dari
kekerasan dan apa diskriminasi itu
adalah kalau kita katakan sebagai
Perlindungan Anak gitu ya namun pada
saat kita melihat bahwa jumlah anaknya
cukup besar itu yang tadi kita yang saya
sampaikan hampir 30% tapi juga masih
terjadi
kekerasan terhadap anak gitu ya walaupun
angka prevalensif kekerasan terhadap
anak mengalami penurunan tetapi angkanya
masih catat cukup tinggi kemudian kita
juga melihat dari sisi pengasuhan Di
sini masih ada balita-balita yang tidak
mendapatkan pengasuhan yang tidak layak
memang angkanya Mengalami penurunan juga
gitu ya tapi ini menjadi catatan bagi
kita bersama bahwa masih ada anak-anak
kita terutama balita yang tidak
mendapatkan pengasuhan tidak layak kita
mempunyai target di RPJM semen kita
untuk kita turunkan ke 3,47 nah ini juga
menjadi tantangan bagi kita untuk
meningkatkan kualitas dari pengasuhan
dalam keluarga ini naik saja
kemudian ini yang tadi saya katakan kita
juga masih memiliki apa catatan-catatan
ya pada saat kemudian kita melihat ada
pengasuhan dalam keluarga selama pandemi
yang ternyata kemarin pandemi covid kita
2 tahun ternyata mempengaruhi sekali di
dalam pengasuhan dalam keluarga Karena
semua dilakukan di dalam keluarga kita
bicara tentang apa sekolah mau kita
bekerja kita beraktivitas itu semuanya
dilakukan di dalam apa keluarga itu
sendiri nah muncul banyak sekali apa
kekerasan di dalam keluarga karena
tekanan-tekanan akibat adanya pandemi
covid yang kemudian berdampak kepada itu
Umi ternyata juga memberikan tekanan
kepada keluarga belum lagi
dengan adanya pembelajaran jarak jauh ya
yang dilaksanakan selama 8 menit Tidak
semua orang tua mampu mendampingi
anak-anaknya Dan ini juga menyebabkan
tekanan lagi kepada orang tua di dalam
memberikan pengasuhan sehingga
terjadinya kerentanan terhadap kekerasan
terhadap anaknya juga meningkat nah ini
ini sebagai gambaran belum lagi kita
bicara selama pandemic profit kemarin ya
Ini anak-anak juga ada yang ditinggal
oleh orang tuanya apakah karena mereka
diisolasi orang tuanya ataukah meninggal
dan sebagainya kemudian ada yang
terjadinya kehilangan pengasuh ini juga
menjadi catatan dan belum lagi kita
lihat bahwa selama pandemi covid kemarin
ini ada muncul atau tingginya ya
kekerasan berbasis gender cyber atau
kekerasan berbasis gender online dan
angkanya cukup tinggi angkanya meningkat
berkali-kali lipat nah ini yang juga
menjadi apa catatan bagi kita dalam hal
bicara tentang pengasuhan kemudian
bagaimana
dengan keterbatasan-keterbatasan yang
ada dalam hal pengasuhan di keluarga ini
menjadi tantangan besar bagi kita pada
saat kita menghadapi era digitalisasi
seperti saat sekarang ini saja
nah ini yang kita katakan pengasuhan di
masa pandemi ya Jadi kalau kita lihat di
sini
79% orang tua mengizinkan anaknya
menggunakan Gadget slide untuk belajar
dan 71,3% anak telah memiliki gadgetnya
sendiri jadi artinya sudah cukup banyak
ya dan persentase yang artinya 3/4 lebih
ya ini orang tua mengizinkan anaknya
menggunakan Gadget untuk keperluan lain
namun kemudian pada saat kemudian kita
tanyakan apakah orang tua itu melakukan
menjelaskan manfaat dan dampak
negatifnya itu belum semuanya memberikan
pemahaman tentang hal tersebut seperti
contoh Ibu hanya 68% dan Ayah Hanya 59%.
Jadi tetap kayaknya duduk masih
didominasi oleh ibu ya di sini ya dan
lebih banyak Ayah yang tidak menjelaskan
mengenai dampak penggunaan gadget kepada
anaknya dibandingkan ibunya lalu
kemudian 90% orang tua menjelaskan
dampak negatif penggunaan gadget itu
terkait dengan masalah kecanduan saja
lebih selebihnya adalah terkait dengan
melihat iklan atau tayangan yang tidak
so 30% memperlihatkan diperlihatkan atau
dikirim foto atau video tidak sopan jadi
memang ini yang menjadi catatan bagi
kita bahwa belum semua orang tua itu
yang dalam hal ini sebagai pengatur dari
anak-anak itu memberikan pemahamannya
tentang dampak penggunaan gadget dan
kemudian
Apakah mereka juga mendampingi di dalam
penggunaan gadget selama pandemi covid
ternyata juga tidak karena yang paling
sering adalah Ibu memang itu 63%
melakukan pendampingan sementara Ayah
hanya 52%. ini juga menjadi catatan bagi
kita pada saat kemudian orang tua sudah
membiarkan anak-anaknya menggunakan
Gadget tapi pada kenyataannya
pendampingan memberikan pemahaman itu
belum semuanya dilakukan oleh orang tua
memang di sini menjadi pentingnya bagi
orang tua itu adalah memberikan komitmen
komitmen mereka ada juga memberikan apa
istilahnya memberikan pemahaman dan juga
Waktu mereka untuk memberikan apa
mengasuh anak-anak mereka di dalam
lingkungan yang memang sudah berubah
sekarang ini ya dengan adanya
digitalisasi ini Jadi ini memang apa
penting bagi orang tua untuk memberi apa
melakukan apa ya tadi yang disampaikan
oleh Pak Ari mungkin kedekatan kepada
anak Ya jadi mentang-mentang anaknya
sudah pegang gadget sudah diam tidak
melakukan hal-hal yang menurut mereka
dianggap negatif yang keluyuran dan
sebagian tapi sebenarnya itu bukan satu
hal yang baik ya karena kita tetap harus
melakukan komunikasi
dengan baik ya kepada anak-anak mengenai
dampaknya dan sebagainya Supaya
anak-anak paham next
ini adalah bagaimana kita lihat analisa
situasi kekerasan terhadap anak pada
ranah daring yang dimana kalau kita
lihat yang tadi saya katakan muncul
sangat banyak ya kekerasan berbasis
gender online ya Dan kalau kita lihat di
sini kasus eksploitasi seksual anak di
Indonesia melalui media online ini cukup
beragamnya mulai dari aplikasi chatting
atau media sosial itu 33% WeChat 31%
dengan menggunakan WhatsApp 12% Facebook
14% tiktok dan seterusnya jadi artinya
ini adalah
aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan
oleh kita dan juga anak-anak dan ini
ternyata sangat rentan terkait dengan
eksploitasi seksual anak gitu ya Dan
kalau kita lihat dari kasus prostitusi
anak online 70 kasus yang tersebar 22
provinsi di 41 kabupaten kota di
Indonesia yang tertinggi di DKI Jakarta
dan Jawa Timur ini adalah
penggambarannya Bapak Ibu jadi bagaimana
tentang perlunya suatu pendampingan yang
sangat intensif ya kepada anak-anak kita
karena kita melihat bahwa ada
kasus-kasus yang muncul dan ini yang
menjadi catatan bagi kita bersama gitu
jadi perlu perhatian kita bersama Memang
benar bahwa next saja
Memang benar bahwa apa ini sedikit
gambaran lagi
memang benar kalau kita lihat di sini
yang namanya media digital dalam tubuh
kembang anak itu
ada dampak positif dan ada dampak
negatifnya ya Jadi kalau kita lihat
kalau memang kita benar-benar
menggunakan media digital itu untuk hal
yang positif dengan kita dan tinggi
orang tua itu mendampingi atau pengasuh
itu mendampingi itu bisa memberikan
dampak yang cukup baik misalnya pada
anak usia 13 tahun itu bisa melakukan
akses dengan media digital itu menambah
kosakata
kan misalnya diperdengarkan dengan
lagu-lagu tentunya lagu-lagu anak-anak
Ya ini kemarin juga baru ribut lagi nih
anak-anak punya nyanyi lagu orang dewasa
gitu ya Nah ini ini yang tentunya hal
yang hal yang bagus sekali gitu ya jadi
ini yang penting bapak bagaimana kita
memberikan pendampingan supaya
media digital itu bisa digunakan secara
positif
karena dengan adanya media digital itu
sebenarnya anak-anak itu bisa menambah
kosakata angkat mengenal angka mengenal
lagu pada anak-anak ya terus kemudian
anak belajar mengenal perbedaan
menumbuhkan sikap peduli dan berbagi itu
bisa selama kita mendampingi Kemudian
untuk usia 47 sampai 7 tahun bisa
meningkatkan keterampilannya gitu
mengenalkan Huruf angka dan pengetahuan
dasar karena
dengan media
secara kita bisa melihat ya tidak hanya
mendengar tapi dengan kita melihat itu
kita bisa dengan mudah mendirikan apa
pembelajaran mengenai huruf-huruf
angka-angka dan sebagainya membedakan
hal yang baik dan buruk mengenai fakta
dan juga mana fakta dan fantasi nah ini
juga bisa dilakukan lalu untuk yang 8 12
tahun juga bisa memberikan pemahaman
tentang anggota tubuh meningkatkan daya
imajinasi anak kemudian juga yang sudah
lebih eee apa dewasa lagi kita bisa
gunakan untuk memperkenalkan berbagai
keragaman keras etnis situasi ekonomi
untuk mengenakan apa sebagai media untuk
belajar media untuk blog ya melatih
anak-anak untuk menuangkan idenya untuk
terbiasa menulis oh bukan hanya membaca
ya tadi dan juga memanfaatkan kekayaan
untuk memperluas pengetahuan wawasan dan
mendiskusikannya ini terjadi ini saya
sambil saya ambil contoh Apa yang anda
lakukan oleh ini keponakan saya yang
sudah punya anak jadi cucu saya dan
orang tuanya sangat mendampingi sekali
anak-anaknya dalam memanfaatkan install
ini anak-anaknya diajarkan untuk memulai
belajar menggambar dengan menggunakan
media apa apa digital ini dan kemudian
mengirimkannya dalam bentuk blognya
mereka Jadi mereka sudah dibiasakan
untuk membangun blog terus kemudian
mereka menulis di situ sehingga akhirnya
anak ini sekarang sedia SD itu sudah
bisa mengeluarkan kalau dulu kita punya
kita kalau bapak ibu tahu mungkin
kecil-kecil punya karya Ya itu salah
satunya yang mengisi itu adalah cucu
cucu itu cukup ponakan saya karena
memang sudah diajarkan dari kecil dari
mereka itu masih mungkin TK ya waktu itu
akan lebih muda lagi
memanfaatkan media itu untuk hal-hal
yang positif untuk mereka belajar dan
seterusnya jadi itu yang itu yang
dilakukan sekarang bisa menulis kemarin
baru ikut lomba untuk apa lomba menulis
ya tingkat
kota dan menjadi juara jadi ini yang
yang kembali lagi
kalau memang kita bisa mendampingi
dengan baik mengarahkan anak-anak kita
dengan baik sebenarnya media digital itu
sangat bagus ya untuk bisa membantu
tumbuh kembang anak secara optimal gitu
hanya tadi yang perlu dihindari supaya
jangan mengakses pada tayangan-tayanan
yang mengandung unsur kekerasan
seksualitas bahasa yang tidak senonoh
Penyimpangan di gender dan antisosial
jadi ini yang harus kita perhatikan
Namun kita juga tidak menafikan bahwa
media digitalnya juga memberikan dampak
yang negatif juga gitu ya Seperti
contohnya gangguan fisik ya apabila
menggunakan teknologi digital secara
berlebihan ini nanti bisa ada gangguan
mata ya ini contohnya juga
pakai kacamata ya usia masih muda tapi
sudah pakai kacamata Karena memang tadi
terbiasa di depan apa komputer atau
laptop itu ternyata membawa dampak
kepada kesehatan mata juga memang harus
sering-sering diperiksakan
lalu kemudian masalah tidur jam dan lama
waktu tidur itu menjadi tidak teratur
karena apa
cenderung kalau sudah asik lupa waktu
tapi kembali lagi Tinggal bagaimana kita
mendampingi memberikan pemahaman kepada
orang tua untuk mendisiplinkan dari sisi
waktunya juga kesulitan konsentrasi ini
kalau memang Yayasan main game gitu ya
dan sebagainya gitu susah deh
konsentrasi kepada yang pelajarannya
yang dipikirkan Aduh ini saya sudah
level sekian nih pendek level sekian
gitu ya ini kan masalah karena efek dari
teknologi ya itu kemudian
ketidakseimbangan perkembangan motorik
kasar dan halusnya anak terbiasa duduk
hanya melihat kepada apa gadgetnya saja
sampai lupa kalau mereka sebenarnya
harus beraktivitas fisik nah ini yang
juga menjadi Apa efek dari efek negatif
dari teknologi gangguan pencernaan
karena sering menahan lapar
nanti dulu ah lagi bacanya lagi seru nih
gitu ya Nah seringkali seperti itu
kemudian ketidaksamaan Dan juga mungkin
juga ada yang asik makan melulu gitu ya
sambil baca atau sambil apa gitu di
media Apa itu online lainnya
tanpa sadar mereka juga jarang bergerak
sehingga akhirnya tadi ada obesitas
masalah obesitas kemudian risiko kedua
adalah gangguan perkembangan bahasa dan
sosial jadi memang ini menunda
perkembangan bicara dan bahasa anak bisa
terjadi kalau anak-anak terbiasa untuk
melihat yang bukan hal-hal yang sifatnya
untuk melatih Mereka bicara ya jadi
karena sudah terbiasa hanya melihat
gadget dan segala macamnya lupa gitu
untuk mereka diajar untuk berbicara eee
apa Belajar bahasa terutama untuk
anak-anak yang dibawa usia 2 tahun ini
lalu kemudian membatasi pergaulan sosial
ya karena lebih suka bermain sendiri
jadi
karena individu jadi anak-anak itu
menjadi seperti itu ini dan mereka
biasanya sudah punya komunitas yang
berbeda dibandingkan anak-anak yang
mungkin ada di lingkungan sekitar mereka
ini yang sering terjadi termasuk
mengurangi waktu berkualitas bersama
keluarga karena mereka sudah asik
sendiri dengan dunianya mereka sendiri
selain itu juga efek negatif
memang di sini kalau apa
Kalau kami lihat memang perlu adanya
suatu pendampingan ya kepada
anak-anak ini dalam menggunakan
perangkat digital gitu ya bahwa orang
tua itu harus tahu harus paham jadi
tidak asal Oh ya sudah anak-anaknya main
udah kita diem saja tanpa tahu apa gitu
tapi harus memahami dulu sebenarnya apa
sih aplikasinya bener nggak sih
programnya memberikan edukasi kepada
anak-anak atau malah jangan-jangan apa
memberikan pengaruh negatif kepada
anak-anak ini yang harus tahu dan itu
makanya penting bagi orang tua itu untuk
mendampingi pada saat anak-anak itu
bermain media digital dan juga gunakan
perangkat digital bersama saat
dipinjamkan kepada anak gitu ya jadi
supaya juga tahu juga tracknya ya kita
bisa mentris gitu ya apa sih sebenarnya
dibuka oleh anak-anak kita gitu ya dan
orang tua juga
teknologi juga gitu apa Kita juga harus
mengikuti perkembangan zaman lah kalau
saya mengatakan seperti itu Jadi kita
tahu apa saja situs-situs anak-anak yang
biasa dikunjungi dan sebagainya supaya
kita juga paham gitu dan yang penting
disiplin waktu jadi akhirnya kita
menetapkan jadwal dalam menggunakan
perangkat digital saat di rumah nah ini
Tentunya butuh komitmen kita bersama
tidak hanya si anak tapi kitanya juga
harus memiliki komitmen yang sama jadi
pada saat kita sama-sama Oke kita
sekian saja kita menggunakan apa gadget
selebihnya tidak menggunakan Gadget Nah
itu harus kita sepakati bersama itu yang
repotnya kita orang tua ya yang di mana
kita punya tanggung jawab untuk
pekerjaan Juga misalnya apa
istilahnya panggilan atau misalnya
perintah atau apa dari pimpinan nggak
bisa kita lakukan ya Nah ini yang harus
pintar-pintarnya juga kita mengatur
waktu untuk bisa apa memastikan disiplin
dan Sisi waktu ya lalu kemudian
memonitor aktivitas dunia maya anak dan
mengunci situs-situs yang tidak layak
untuk anak
kembali lagi ini juga ada
ada hal-hal yang sudah bisa kita lakukan
untuk mencegah itu tetapi kembali lagi
teknologi semakin canggih orang-orangnya
juga semakin belajar juga sehingga
kadang-kadang yang sudah di filter bisa
dibuka juga nah ini kembali lagi kita
harus keep update terhadap hal-hal
tersebut ya lalu kemudian mengajak anak
beraktivitas dan bermain langsung untuk
meningkatkan interaksi antara anak
dengan keluarga nah cuma memang saya
langsung saja ya Mbak Saya ingin bicara
tentang keluarganya juga nih pada saat
kemudian bisa balik lagi Mbak bisa balik
lagi ke yang tadi yang keluarga nah cuma
memang pada saat kemudian kita
dihadapkan apa untuk membangun apa
menguatkan dari sisi keluarga maka
pendekatan dan pembangunan Keluarga ini
harus kita lakukan secara komprehensif
nggak bisa sepotong-sepotong gitu ya
Artinya kita harus memperhatikan siklus
hidup karena
untuk bisa kita
memastikan tadi dalam hal pengasuhan itu
baik tidak hanya kita mencari pengasuhan
tapi kita bicara mencakup keseluruhannya
gitu ya karena membangun keluarga itu
artinya mewujudkan keluarga yang
berkualitas berketahanan dan sejahtera
yang hidup dalam lingkungan yang sehat
artinya berkualitas berketahanan
Sejahtera lingkungannya harus sehat dan
ini harus kita lihat dalam setiap
tahapan kehidupan dan juga harus kita
perhatikan intervensinya juga
berbeda-beda gitu Jadi pada saat kita
bicara membangun keluarga untuk bisa
memiliki pengasuhan yang baik itu harus
dimulai dari kita mempersiapkan selama
sebelum mereka masuk ke lembaga
pernikahan tadi gitu ya jadi
diperanikannya kita siapkan gitu makanya
kenapa kalau saya tadi mengatakan
perkawinan anak itu menjadi menjadi
salah satu isu mengemuka sekarang ini
dalam hal pembangunan keluarga juga
karena mereka tidak siap tapi mau
dipaksa untuk berkeluarga dan kemudian
akan mempengaruhi dari sisi kualitas
keluarganya terhadap kita tujuannya
adalah ingin membangun keluarga yang
berkualitas karena tidak persiapkan di
masa pranikahnya gitu ya lalu kemudian
di saat kamu kehamilan pasca
melahirkannya usia anak remaja produktif
sampai kepada lansia itu pun sendiri
menjadi hal yang harus kita
pertimbangkan di saat kita bicara
tentang pembangunan keluarga prinsipnya
adalah kita harus responsif gender harus
sektor karena ini sifatnya tidak bisa
diselesaikan oleh salah satu pihak dalam
membangun keluarga ini tapi harus
melibatkan berbagai pihak dan
komprehensif artinya dari hulu ke
hilirnya Kemudian dari individu
sampainya harus kita selesaikan harus
kita pastikan untuk bisa membangun
keluarga berkualitas pada saat kita
sudah siapkan individu masing-masing
dalam keluarga itu kita kuatkan tapi
kemudian lingkungannya tidak kita
kuatkan itu pasti akan mempengaruhi juga
nah ini tentu maka menjadi satu hal
pendekatan yang harus kita lakukan
secara komprehensif dalam membangun
keluarga termasuk harus memperhatikan
dinamika yang terjadi karena sekarang
ini di dalam bentuk keluarga itu sudah
mulai ada pergeseran pergeseran dulu
family bahkan sekarang banyak sekali
keluarga-keluarga yang juga
tentu saja Bahkan ada sekarang mulai apa
tadi ya anak-anaknya pada dititipkan
kepada apa keluarga besarnya atau di
tempat penitipan sementara dan
seterusnya jadi ini hal-hal yang harus
kita pertimbangkan di dalam kita bicara
pengasuhan dengan mempertimbangkan tadi
pembangunan keluarganya dulu next
kemudian
jadi kalau kita lihat di sini bisa
bicara membangun keluarga itu harus yang
komprehensif dan terintegrasi karena
membangun keluarga yang terintegrasi
terintegrasi ini tidak hanya kita bicara
meningkatkan ketahanan keluarga dengan
memastikan adanya legalitas dan juga
keutuhan keluarganya atau kesalahan
gendernya bicara tentang pengasuhan dan
perawatannya bicara tentang ekonomi
keluarganya kebutuhan dasar kebutuhannya
dan psikologinya tapi juga kita
memperhatikan lingkungannya lingkungan
di sini adalah dari sisi Apakah sarana
prasarananya mendukung Apakah
masyarakatnya komunitasnya dunia usaha
akademisi juga mendukung untuk
upaya-upaya mewujudkan lingkungan yang
kondusif dalam membangun keluarga yang
berkualitas tadi termasuk Bagaimana
penguatan regulasi penegakan hukum dan
lingkungan yang kondusif jadi Artinya
kita tidak hanya bicara di dalam satuan
keluarganya tapi kita juga melihat
kepada lingkungan yang lebih luas untuk
bisa memastikan keluarga itu berkualitas
dan ini juga harus diperkuat dengan
bagaimana kita menguatkan mekanisme
Sinergi dan koordinasi dari berbagai
kebijakan yang ada karena tadi
membicarakan pembangunan keluarga itu
tidak bisa diselesaikan oleh salah satu
sektor tapi harus sinergis ya dengan
berbagai sektor-sektor yang lainnya jadi
ada termasuk juga regulasinya kan sangat
beragam nah bagaimana kita melihat dari
sisi harmonisasi regulasi dan
kebijakannya Bagaimana kita bicara
koordinasi kelembagaan terbesar dan
daerahnya dan bagaimana kita menerapkan
pendekatan keluarga ke dalam bentuk
kebijakan program dan kegiatannya sampai
menguatkan data dan sistem informasi
keluarganya karena kalau kita tidak
punya data yang kuat yang akurat kita
sulit dalam melakukan intervensi
intervensi untuk membangun keluarga jadi
ini ini adalah kalau kita bicara
membangun satu keluarga yang
komprehensif dan terintegrasi untuk
memastikan bahwa keluarga memiliki
ketahanan tadi dan berkualitas gitu ya
jadi ini ini yang apa perlu menjadi
perhatian kita bersama saya cukupkan
dulu sampai di sini Mbak mungkin
ada hal yang saya akan lari-lari kepada
kebijakan ya
silahkan baik ya terima kasih banyak
tentunya Ibu Lisa nah ini memang ya
dengan budaya yang baru dengan budaya
yang baru tentunya yaitu budaya
digitallisasi maka sekelilingnya kita
perlu adaptif begitu Ibu Lisa Ya peran
orang tua kembali harus
dipentingkan itu dia nah
tentunya sebelum kita membuka untuk sesi
q&a dan juga saya akan meresume dari
materinya Ibu Lisa Saya akan mengajak
anda untuk menyaksikan bersama video
tayangan peran penting orang tua bagi
pertumbuhan anak
[Musik]
langsung saja yang sobat ASN kita buka
untuk sesi tanya jawab bisanya Ibu Lisa
masih dengan temanya yakni pembangunan
keluarga perlindungan anak di era
digital
kami meminta tentunya untuk
Penanganannya silahkan untuk raisain
atau bisa menggunakan reaction Zoom
nanti dari Tim kami atau dari host Zoom
kami akan memilih peserta yang pertama
kali untuk bisa rise hand kita sudah
memiliki penanya di sini yang pertama
ada Bapak Sugeng karjono baik langsung
saja kami hadirkan Selamat siang pak
Sugeng dipersilakan untuk bisa
memberikan pertanyaan langsung kepada
Ibu Lisa
Selamat siang Ibu Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
ibu
sudah terdengar halo
[Musik]
Ibu dari tayangan Tadi saya maaf
terlebar bahwa penduduk kita
270,20 tahun 2020 yang saya lihat tadi
persentase kemiskinan 81 gendernya
untuk kemiskinan itu berapa kalau kita
lihat tayangan tadi malam di media
televisi bahwa Indonesia ini hari ini
masuk negara
terkait dengan kemiskinan ini bahwa
dengan media sosial ini Tentunya kan
orang-orang yang mampu suatu misal Saya
dari keluarga miskin itu memegang HP
kalaupun punya HP itu HP yang Maaf jadul
gitu saja
kita untuk parential ini kan untuk
menuju kepada keluarga
Bagaimana bisa memanfaatkan untuk maju
kalau kita ambil Bu Bagaimana kebijakan
dari bapernas itu terkait dengan
medsos ini dalam menggunakan media ini
apakah ada kebijakan misalnya
ya mudah-mudahan kita tidak miskin 100%
ya hanya berapa tapi ada artinya
mempercayai saya kebijakan yang
bagaimana artinya dari pihak negara kita
melalui Bappenas itu program-program
untuk mengeteskan kemiskinan ini
khususnya
berfokus kepada
penggunaan media ini bagi warga kita
itu aja ibu yang kami pertanyakan dan
yang kedua kepada host atau admin Ibu
saya nggak bisa chatting mohon materi
dari narasumber
Terima kasih mohon maaf Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
yang pertama lalu untuk materi silahkan
Pak Sugeng nanti kami akan
menginformasikan untuk terkait linknya
yang untuk bisa mengakses begitu ya Baik
Ibu Lisa ini sekali lagi data tayangan
kemiskinan yang tadi ibu sudah muncul
kan begitu ya dan katanya
sudah mendapatkan data lagi katanya
memang ini memang sudah menjadi fokus
perhatian bahwa ternyata Indonesia
banyak warganya yang masih miskin
terlebih dalam memiliki gadget begitu ya
untuk gadget ada mungkin yang masih yang
yang jadul begitu Ibu Lalu seperti apa
kebijakan Bappenas sendiri untuk warga
miskin terlebih dari sisi digitalisasi
dipersilahkan
Terima kasih
Bapak atas pertanyaannya mohon izin saya
tidak akan touch untuk kemiskinannya ya
karena kebetulan
ada Direktorat atau bagian yang
menangani tentang kemiskinan langsung ya
saya akan lebih banyak kepada kebijakan
perlindungan anaknya dan juga
pembangunan keluarga yang sudah kita
siapkan di dalam dokumen perencanaan
kita mungkin bisa ditayangkan ya Mbak
bantu untuk paparan saya ini tadi saya
paparannya saya potong karena memang
pasti nanti akan ada pertanyaan ke sana
supaya tidak terlalu banyak saya yang
bicara jadi kalau kita lihat di sini
bahwa sebenarnya kalau kita bicara
tentang apa Perlindungan Anak itu
sebenarnya sudah sudah kita tuangkan di
dalam dokumen perencanaan pembangunan
kita yaitu rpjmn 2020-2024
sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo
bahwa RPJM ini nanti harus bisa menjadi
acuan kita di dalam pelaksanaan
pembangunan jadi artinya dia harus
memuat apa yang menjadi target kita ke
depan dan ini yang harus dijalankan oleh
semuanya jadi harus menjadi menjadi apa
acuan bagi semua pihak untuk bergerak
naik saja dan kalau kita lihat di sini
di dalam rpjmn 2020 2024 ini pada saat
kita bicara tentang perlindungan anak
dan pembangunan keluarga ini paling
tidak ada di dua prioritas nasional
Prioritas pertama
adalah terkait dengan meningkatkan SD
berkualitas dan budaya sains dan
meningkatkan dan juga prioritas nasional
keempat terkait dengan revolusi mental
dan pembangunan kebudayaan Nah kalau
kita lihat dipritas nasional yang ketiga
ini ada program prioritas next saja atau
arah kebijakan yang di mana di dalamnya
salah satunya adalah terkait dan
meningkatkan kualitas anak perempuan dan
pemuda termasuk di dalamnya pemenuhan
hak dan perlindungan anak sebagai salah
satu kegiatan prioritasnya di luar dari
perlindungan perempuan kemudian kualitas
Pemuda dan juga ada
program-program prioritas yang
sebenarnya juga terkait dalam hal
pemenuhan hak anak yang sebelumnya
hak anak
yang memang melekat di dalam
program-program prioritas lainnya
seperti misalnya program pemerintah satu
pengendalian penduduk dan penguatan tata
kelola kependudukan ini bicara tentang
pemenuhan hak dalam hal legalitas anak
itu akta kelahiran ada di sana kemudian
perlindungan sosial ini adalah terkait
dengan isu kemiskinan juga ada bantuan
sosialnya harus yang subsidinya tepat
sasaran ini kalau kita bicara tentang
bagaimana kita menyasar kepada
mereka-mereka atau kelompok-kelompok
atau rumah tangga rumah tangga yang
Rentan Rentan dalam hal ini rentang
miskin dan sebagainya nah ini ini yang
kita lakukan melalui program prioritas
ini dan kemudian kita juga punya Manager
Project reformasi perlindungan sosial
yang Makanya sekarang ini salah satunya
dengan kita melakukan pendataan kembali
Reksa registrasi sosial ekonomi yang
bapernas dengan BPS saat ini sedang akan
melaksanakan mulai 14 Oktober ini Jadi
ini adalah bagian dari kita untuk
menajamkan kita dalam hal targeting
supaya lebih tepat dalam nanti kita
memberikan apa perlindungan sosial ini
dalam bentuk bantuan maupun jaminannya
nantinya ya dinas sosialnya lalu
kemudian kalau kita bicara tentang
kesehatan ini ada bicara juga tentang
bagaimana memastikan imunisasi dasar
lengkap pemberian ASI dan sebagainya ini
ada di dalamnya di dalam peningkatan
akses dan modul layanan kesehatan yang
pendidikan program prioritas yang
keempat yang peningkatan pemerataan
layanan pendidikan dan yang berkualitas
ini kita bicara untuk bagaimana kita
memenuhi hak-hak anak kita dalam hal
apa pendidikannya terutama kita menyasar
juga kepada anak-anak yang anak-anak
yang tidak sekolah lagi kita tarik
mereka ke sekolah anak-anak yang di apa
misalnya menjadi bagian dari masyarakat
adat yang terpencil dan seterusnya itu
adalah bagian anak-anak yang bekerja itu
menjadi bagian yang kita garap melalui
program prioritas yang ada di program
prioritas tempat ini nah khusus yang
kelima ini kita bicara tentang
gambaran besarnya kita untuk bisa
memenuhi pemenuhan hak dan perlindungan
anak dan juga termasuk secara spesifik
kita bicara perlindungan anak-anak dari
kekerasan penelantaran dan tidak pidana
perdagangan orang nah ini yang yang
masuk di dalamnya jadi ini ini yang ini
yang apa kalau kita lihat di Prioritas
nasional ketiga ini sifatnya adalah
memang menyebar di beberapa area pada
saat kita bicara pemenuhan hak anak
tetapi secara spesifik kita ada bicara
tentang pemenuhan hak dan perlindungan
anak di dalam rpjmn next saja Nah untuk
yang keluarga ini ada di Prioritas
nasional yang keempat yang di mana Di
dalam prioritas nasional keempatnya
adalah upaya kita untuk membangun
karakter melalui keluarga jadi di sini
kita memastikan Bagaimana kesiapan kita
dalam
berkeluarga itu juga menjadi satu hal
yang penting yang harus kita pastikan
supaya nanti bisa keluarga ini mengawal
pembangunan karakter yang bisa dilakukan
melalui keluarga Karena membangun
karakter ini kan bisa dilakukan melalui
masyarakat melalui pemerintah sendiri
dan juga melalui satuan pendidikan dan
juga melalui keluarga nah ini yang bisa
yang harus kita perkuat yang melalui
keluarga ini melalui persiapan
pembangunan keluarga kita next saja
nah ini Bapak jadi
secara garis besar di dalam prioritas
nasional ketiga yang kita bicara tentang
peningkatan kualitas anak perempuan dan
pemuda memang kita tidak secara spesifik
kebijakan terkait dengan Oh yang terkait
dengan media daring gitu ya tidak tetapi
yang kita lakukan untuk bisa menjawab
indikator-indikator kita terkait dengan
indeks Perlindungan Anak menurunkan
kekerasan terhadap anak perkawinan anak
ya menurunkan perkawinan anak ini adalah
ada 10 strategi yang strateginya adalah
bagaimana menguatkan pengasuhan di
lingkungan keluarga dan mahasiswa
sementara destitusi lainnya jadi memang
masih menjadi payung besar ya sehingga
nanti penerapannya itu akan dilaksanakan
oleh masing-masing sektor tadi saya
katakan bahwa di dalam kita bicara
tentang pembangunan keluarga
Perlindungan Anak itu bukan satu isu
yang bisa diselesaikan oleh salah satu
sektor saja tetapi harus bisa garap oleh
berbagai sektor Nah nanti diterjemahkan
oleh masing-masing sektornya di dalam
kebijakan sektor masing-masing untuk
bisa memastikan bahwa penguatan
pengawasan itu berjalan loh di
lingkungan keluarga dan juga di apa di
pengasuhan sementara di institusi
lainnya seperti kita bicara nanti di apa
Dipati Panti di kemudian kita bicara di
lpka dan seterusnya nah ini yang apa
atau di Lapas nah ini adalah hal-hal
yang harus kita kuatkan ya supaya
pengasuhan bisa berjalan dengan baik
supaya bisa membentuk anak-anak kita
tadi berkualitas tadi jadi memang secara
tadi spesifik terkait dengan kemiskinan
kemudian penggunaan medsos itu tidak
spesifik kita ke sana tapi kita bicara
di tataran yang umum ya kalau kita di
kalau kita bicara mengacu kepada rpjmn
yang ada namun kembali lagi di dalam
pelaksanaannya ini kan butuh
kebijakan-kebijakan sektornya Nah kalau
seperti itu nanti kita akan kembali
kepada misalnya
Apa kebijakan di sektor kominfo mereka
sendiri dalam rangka mengatasi tadi apa
perkembangan di era digital yang sangat
luar biasa ini yang ternyata memberikan
dampak yang baik positif maupun negatif
ya Nah yang bagaimana kemudian mereka
menyiapkan kebijakan-kebijakan itu nah
memang kalau misalnya tadi tanya untuk
yang masyarakat miskin mereka tidak
tidak melek apa misalnya gadget juga
hanya terbatas yang mungkin gadgetnya
gadget yang bukan yang smartphone
yang bisa dilakukan di sini adalah
menguatkan dari sisi program-program
yang dilakukan dalam hal pengentasan
kemiskinan untuk membawa konten-konten
atau substansi substansi yang harus
diperkuat dalam hal pengasuhan ini
sebagai contoh misalnya
program keluarga harapan itu kan ada
family developmentsation Jadi mereka
Bapak Ibu mudah-mudahan tahu ya bahwa
ini kan bantuan yang diberikan kepada
rumah tangga keluarga rumah tangga
miskin yang supaya mendorong anak-anak
yang bersekolah anak-anaknya untuk
periksakan kesatuan kesehatan untuk bisa
mendapatkan ASI yang lengkap dan
seterusnya dan ibu-ibu hamilnya juga
terjaga dari kesehatan dan sebagainya
nah di dalam program keluarga harapan
ini itu ada kita bangun yang namanya
family developmentation
ini diberikan pembekalan-pembekalan
kepada ibu-ibunya kebetulan memang kan
sebagai penerima bantuan dari program
harapannya dan ibu-ibunya ya itu dalam
hal pengasuhan terhadap anak-anaknya
jadi itu yang bisa dilakukan jadi apa
konten-konten materi terkait dengan
Bagaimana dampak media digital terhadap
anak-anak itu sebenarnya bisa dimasukkan
melalui program-program tersebut gitu
beberapa sudah kita lakukan misalnya
contoh kemarin dengan kita punya
stunting ya Nah itu program stunting itu
sudah memasukkan apa memasukkan konten
terkait dengan bagaimana pencegahan
stunting memberi makanan yang sehat
kepada anak dan seterusnya itu ke dalam
program keluarga harapan ini ini adalah
salah satu hal yang bagaimana kita bisa
perkuat berbagai program yang ada ini
dengan menambahkan konten untuk
memberikan pemahaman Jadi mungkin tidak
bisa diberikan pemahaman melalui online
bagi orang tua yang memang terbatas dari
sisi gadgetnya gitu tetapi ini yang kita
lakukan dengan menambahkan
informasi-informasi kepada
program-program yang sudah ada itu
supaya mereka lebih bisa masuk kepada
kelompok-kelompok masyarakat ada yang
disampaikan oleh Bapak mengenai
kelompok-kelompok masyarakat yang memang
belum bisa terjangkau melalui media
online media online ini sehingga mereka
tetap bisa diinformasikan dengan like
Bagaimana dampak apa buruk dari dari apa
atau dampak positif dampak negatif dari
apa media online ini jadi itu mungkin
bisa kami lakukan yang bisa disampaikan
tapi memang kembali lagi
di dalam rpjmn kita sudah buatkan
payung-payungnya termasuk pada saat kita
bicara apa pengasuhan gitu ya tadi di
dalam strateginya itupun sudah dikawal
melalui misalnya contohnya untuk kayak
masyarakat miskin dengan program pkh-nya
itu adalah bagaimana memberikan
pengasuhan yang baik kepada anak-anak
belum lagi kemudian kita punya misalnya
dengan program apa di BKK dengan BKB BKR
itu kan juga ada pendekatan kepada
kelompok-kelompok masyarakat yang
melalui apa
binar-binanya tadi kelompok-kelompok
tadi Nah ini yang kemudian juga di
kekuatan dari sisi kontennya Bagaimana
apa
mengasuh anak ya apa di masa pandemi
kemarin kita masukkan untuk konten itu
bagaimana mengasuh anak-anak di era
digital itu sudah ada Jadi ini yang
cara-cara kita jadi artinya Pada saat
kita punya payung bahwa penguatan
pengasuhan lingkungan keluarga dan
pengawasan sementara instruksi lainnya
itu bisa diterjemahkan oleh berbagai
sektor melalui kebijakan-kebijakan
sektoralnya melalui berbagai
program-program mereka gitu Kalau tidak
salah misalnya Kementerian Pendidikan
pun juga sudah melakukan hal tersebut
kan mereka punya apa punya modul-modul
orang tua Hebat ya dulu ya atau sekarang
masih di gunakan apa tidak ya orang tua
hebat gitu ya Dan itu salah satunya ada
mengasuh anak di era digital kemudian
juga pkkbn juga punya modul-modul itu
kalau kalau kalau kalau
kendikbud itu dilakukan melalui satuan
pendidikan sementara ketika kkbn
dilakukannya melalui apa
kelompok-kelompok masyarakat tadi
melalui benda-bendanya jadi kembali lagi
memang
sebenarnya payungnya kebijakannya sudah
ada secara umum namun tadi secara
eksplisit atau secara spesifik itu
dikerjakan oleh masing-masing sektor
dengan berbagai program-programnya
mereka itu mungkin yang bisa saya
sampaikan sebagai gambaran ya bagaimana
penerapan dari kebijakan yang secara
umum ini nanti bisa diterapkan sangat
beragam dengan berbagai inovasi-inovasi
yang dilakukan oleh masing-masing sektor
Dan juga mungkin daerah saya yakin
daerah juga mempunyai mempunyai
inovasi-inovasi di dalam apa pelaksanaan
Bagaimana apa ya
mensosialisasikan kan tadi kan
pertanyaannya sebenarnya Bagaimana
sosialisasikan disaat kemudian mereka
tidak punya gadget yang bisa digunakan
sebagai media untuk mensosialisasikan
misalnya seperti itu saya pikir
platformnya akan banyak sekali yang bisa
digunakan
Terima kasih banyak juga Ibu Lisa
tentunya atas jawaban yang begitu sekali
lagi informatif begitu detail
mudah-mudahan menjawab Ya pertanyaan
dari Pak sugu kardjono kita beranjak
untuk Pertanyaan selanjutnya hadirnya
dari bapak Koko Cahyo dari dinas
ppkbp3a kabupaten Blitar langsung saja
kami hadirkan
baik selamat siang Pak Koko dipersilakan
untuk bisa memberikan pertanyaan kepada
Ibu Lisa
Selamat siang Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
dan ini mungkin agak mirip-mirip dengan
Pak Sugeng hanya ini terkait bahwa
seperti kita ketahui bersama
Indonesia ini pengirim tenaga kerja ke
luar negeri dengan jumlah yang relatif
besar
bagaimana pembangunan keluarga terhadap
keluarga yang orang tuanya menjadi TKI
terus kemudian
dengan adanya revolusi industri
mengingat kondisi masyarakat yang
heterogen dan beragam juga pendapatannya
itu terjadi disparitas tentunya akan
memunculkan gap digital
yang akan dialami oleh keluarga
Strategi apa yang dilaksanakan oleh
pemerintah terhadap permasalahan ini dan
kemudian sebenarnya ini tanggung jawab
siapa dan siapa saja yang harus berperan
dalam mengatasi permasalahan ini
kemudian tadi juga disampaikan harus
ditangani secara komprehensif dan
terintegrasi
kalau berbicara terkait terintegrasi ini
mudah diucapkan tetapi kenyataannya
seperti yang saya lihat mungkin ini saya
juga salah bahwa masing-masing
Kementerian ini sepertinya berdiri
sendiri terkait penanganan program
pameran pemerintah mereka punya
prioritas prioritas sendiri sulit
diintegrasikan ini bagaimana kondisi di
pemerintahan pusat mungkin itu yang bisa
saya sampaikan terima kasih
assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Terima kasih banyak juga Pak kokoh
bersedia untuk menjawab mohon izin Ibu
Lisa karena keterbatasan waktu boleh
dijawab dengan singkat dipersilahkan
Baik terima kasih Jadi kalau terkait
dengan tadi ya masalah TKI gitu ya terus
kemudian ada game digital Memang
sekarang ini
Kalau boleh saya berikan informasi ya
bapak Koko terkait dengan TKI ini
sekarang
modusnya sudah berubah nih modus kita di
dalam apa untuk misalnya tindak pidana
perdagangan orang gitu ya untuk
mempekerjakan orang tua negeri itu
sekarang sudah tidak pakai tatap muka
lagi kebanyakan sekarang adalah pakai
online jadi rekrutmen dan segala macam
kalau dulu kita harus saling temu
sekarang juga sekarang kita modelnya
model pakai digital ini nah memang yang
di sini kembali lagi kalau tadi ada apa
digital gap memang yang perlu dilakukan
di sini adalah melakukan sosialisasi
Memang secara langsung kepada masyarakat
jadi pembekalan mulai dari pemerintah
desanya ini harus penting karena kan
diawali dari orang-orang Indonesia tapi
pemerintah desanya harus bergerak untuk
bisa kemudian memberikan informasi
kepada masyarakatnya karena kalau
misalnya tadi ditanyakan oleh Bapak
itu memang susah ya Pak ya artinya kan
kita tidak bisa memaksa orang untuk
punya gadget yang apa gadget yang
mumpuni dan juga perlu adanya literasi
digital nah ini yang juga menjadi satu
catatan literasi digital ini menjadi hal
yang kemudian dijawab juga oleh kominfo
mereka punya program untuk meningkatkan
literasi digital nah Memang nanti yang
perlu dilakukan di sini adalah Sinergi
untuk bisa memberikan siapa sih target
sasaran yang harus diberikan terkait
dengan literasi digital ini artinya
kalaupun kemudian mereka mengakses itu
mereka diberikan pemahaman hal-hal mana
konten-konten yang memang harus percaya
hindari yang memang kearah yang sifatnya
negatif dan hal mana yang memang
sifatnya adalah positif yang memang
mereka bisa akses dan sebagainya nah ini
yang memang kalau ditanyakan Siapa yang
bertanggung jawab kalau memang terkait
dengan digitalisasi ini memang ada di
kominfo tetapi kembali lagi kalau sudah
masuk kepada substansi kegiatan misalnya
tadi misalnya terkait dengan PKI
ya ini harus nanti bekerja samakan juga
dengan tenaga kerja dan juga BNP2TKI
nggak bisa tidak jadi artinya kominfo
harus berkoordinasi dengan mereka dan
kemudian harus diperkoordinasi juga
dengan siapa dengan Kementerian Desa
Kenapa Kementerian Desa karena
Kementerian desa yang punya pangan
sampai nanti kepada desa-desanya yang
mengawal pembangunan di tingkat Desa
dimana sumber-sumber Apa TKI atau itu
ada di sana gitu nah ini yang artinya
kembali lagi dan saya katakan tidak bisa
bekerja sendiri Memang kalau kita
katakan Bagaimana ya kita bicara tentang
eee apa mencegah atau misalnya kita
bicara untuk digital literasi memang ada
ininya kominfo tetapi tidak semuanya
saya katakan tidak semuanya kemudian
dikerjakan oleh kominfo karena kalau
sudah masuk kepada substansi saya
katakan substansi TKI ya harusnya kita
bekerjasamanya dengan kemenaker dan
wnp2tki kemudian dengan Kementerian Desa
karena kembali lagi kepada
kantong-kantong TKI itu kan ada di
desa-desa tadi ini yang harus harus
dikerjakan gitu nah ini yang memang
bukan hal yang mudah pak benar pak
tetapi harus kita kita mulai laksanakan
gitu kalau ditanya di mana Bagaimana
dengan di pusat Di pusat pun juga bukan
berarti hal yang mudah untuk
mensinergikan itu kita punya kemenko PMK
kita punya kemenku polhukam kita punya
perekonomian disitulah yang kemudian
mencoba untuk mengisikan dari sini
tatanan pelaksanaannya gitu jadi memang
memang
saya katakan ini bukan hal yang sulit
tapi harus kita laksanakan dan itu sudah
mulai kita lakukan dengan mulai dikawal
di Sinergi perencanaannya Jadi kami
bahwa penat berupaya untuk melakukan
Sinergi perencanaan dengan menyiapkan
tadi ada Major Project kemudian kita
menyiapkan prioritas nasional ini kan
sebenarnya untuk bisa kemudian melihat
Sinergi dengan berbagai sektor-sektor
yang harus dilakukan untuk menjawab
prioritas tertentu dengan berbagai
sektor-sektor untuk menjawab mengejar
Project tertentu jadi itu yang kita
lakukan dari sisi perencanaan di
pelaksanaan kita nanti
punyaku tadi untuk mengkoordinasikan
dari sisi pelaksanaannya tapi kembali
lagi Pak kami akui ini bukan hal yang
mudah gitu ya Jadi kami pun juga masih
struggling kami masih masih apa
istilahnya berjuang juga untuk bisa
mensinergikan hal tersebut gitu ambil
contoh Kami punya program untuk
sinergikan Bagaimana perencanaan
penganggaran terintegrasi untuk
kesehatan reproduksi dalam menurunkan
angka kematian ibu yang penting ada
target sasarannya dulu tujuan kita mau
apa dulu kalau kita punya tujuan yang
jelas tingginya menjadi jelas contohnya
tadi angka kematian ibu lalu kemudian
Contohnya apa konstanting Jadi kalau
kita punya tema-tema yang lebih fokus
itu akan lebih memudahkan kita melakukan
Sinergi Dan harapannya nanti juga di
daerah pun juga demikian juga selama
kita punya tema-tema yang spesifik yang
mau kita garap untuk bisa menyelesaikan
suatu isu di daerah tersebut itu akan
lebih mudah kita mengidentifikasi
aktor-aktor yang bermain itu dan siapa
bagaimana kita melakukan sinerginya sama
kami di pusat juga demikian jadi kita
sudah menempatkan ada beberapa isu-isu
strategis yang harus kita garap
bersama-sama untuk kita kerjakan secara
sinergis itu caranya saja sih Pak tapi
kembali lagi
bukan hal yang mudah kita masih juga
sama-sama berjuang Pak untuk bisa
melakukan Sinergi kebijakan sampai
program kegiatannya itu
Terima kasih
yang sudah diutarakan oleh Pak Koko
begitu ya yang sudah ditanyakan juga ini
kita kembalikan kepada lembaga-lembaga
terkait untuk bisa bersinergi demikian
dan kita masih memiliki satu pertanyaan
lagi Bu Lisa Ini pertanyaannya hadir
dari peserta yang join di Youtube dari
Pak Ahmad Zaini Bagaimana dengan
keduanya adalah orang tua yang sibuk
perhatian ke anak cuma dari materi dan
pembantu Bagaimanakah kondisi mental dan
sifat anak selanjutnya berikanlah untuk
menjawab Ibu Lisa secara singkat baik
Nah kalau sudah orang tua sibuk ini saya
bertanya lagi mereka pada saat membangun
keluarga itu bagaimana komitmen Ya itu
kan pertanyaan yang pertama jadi makanya
menjadi sangat penting sekali bagi kita
mempersiapkan apa diri di dalam
membangun keluarga saya selalu punya
saya selalu punya ini apa seperti ini
kita mau bekerja kita sekolah dari TK SD
SMP SMA S1 S2 bahkan S3 itu udah berapa
20 tahun ya kita kita sekolah untuk
bekerja bekerja Ada batas waktunya kita
bisa pensiun nah membangun keluarga kita
nggak bisa pensiun tapi tidak ada
pendidikannya pendidikan untuk kita
membangun keluarga makanya menjadi
sangat penting sekali kalau saya
membekali diri kita menguatkan diri kita
untuk membangun keluarga sehingga siap
nanti pada saat dihadapkan pada situasi
di mana memang Lo harus dua-duanya sibuk
Nah memang harus ada pembagian peran
yang yang setara antara laki dan
perempuan antara suami dan istri dalam
keluarga kalau sama sekali tidak bisa
saya katakan benar-benar Udah nggak
mampu karena apa ekonominya sudah apa
mepet dan seharusnya kita memang harus
sama-sama bekerja gitu ya Nah Artinya
kita harus meminta kepada
lembaga-lembaga atau institusi-institusi
pengganti keluarga saya katakan yang
memang harus kita perkuat saya tadi
mendengar sedikit dari Pak Ari ya yang
mengatakan bahwa terkait dengan tempat
penitipan anak dan sebagainya Itu adalah
sebagai salah satu solusi bagi kita
namun kembali lagi tempat penitipan anak
itu kan sebagai alternatif terakhir
kalau saya mengatakan gitu Tetapi kalau
kita memang harus memaksakan kepada
tempat penitipan anak Artinya kita harus
membuat standarisasi dulu terhadap
tempat penitipan anak karena ternyata
sangat banyak sekali tempat penitipan
anak yang yang berkembang apakah itu di
kantor-kantor yang memang disediakan
atau di komunitas itu sangat berkembang
dan ini harus kita standarisasi untuk
bisa memastikan anak-anak kita tetap
terpenuhi hak-haknya pada saat mereka
dititipkan di dalam apa tempat penitipan
sementara atau tempat penitipan anak ini
gitu ya Nah makanya KPPS sekarang ini
sedang menyiapkan yang namanya
standarisasi terkait dengan tempat
penitipan anak yang kedua adalah Kita
juga harus memastikan pada saat kita itu
standarisasinya tidak ada tempatnya
tetapi juga dari sisi tenaga-tenaga yang
atau profesi-profesi yang bekerja di
situ Itu juga harus tertandarisasi jadi
ini untuk memastikan bagaimana kita
menitipkan anak ya kita terjamin gitu
jadi atau kalau misalnya
sebagai tempat yang terakhir mungkin
kepada keluarga ya tetapi kembali lagi
kalau menurut kami kalau kita bisa
berbagi peran yang setara diantara suami
istri ini saya pikir ini bisa kita kita
apa kita lakukan dengan baik tanpa harus
kita melakukan penitipan penitipan
kembali lagi itu adalah menjadi solusi
terakhir kalau menurut kami untuk bisa
memastikan anak-anak diasuh dengan baik
karena Biar bagaimanapun pengasuhan
terbaik itu harusnya dengan orang tua
kalau katakan kepada orang tua itu yang
menjadi satu hal yang sangat penting
sekali itu Ibu Terima kasih karena harus
singkat dari saya singkat sebenarnya
banyak yang banyak yang mau saya
ceritakan Terima kasih banyak Ibu Lisa
Sekali lagi semoga menjawab pertanyaan
dari Pak Ahmad Zaidi begitu ya mungkin
alternatifnya adalah pertama harus
dititipkan ke keluarga terdekat dan kita
bisa memilih alternatif yang terakhir
adalah ke lembaga penitipan yang
terpercaya tentunya yaitu
terima kasih dan kepada seluruh penanya
ada pak Sugeng Pak Koko Cahyo dan juga
Pak Zaini dipersilakan untuk bisa
mengirimkan data diri ke kontak person
yang ada di running text atau bisa saya
bantu di 0821 tahun 90411 sekali lagi
190411 Izinkanlah Saya sedikit mereka
dari persentase yang sudah disampaikan
Ibu Lisa terkait pembangunan keluarga
perlindungan anak di era digital
ternyata ada temuan anak di bawah umur
15 tahun yang meningkat ini per lain
dari isu digitalisasi mungkin tapi saya
kalau bisa melihat ibu Lisa yang mungkin
ini sebenarnya ada kaitannya juga bahwa
ternyata banyak sekali Ketika
menggunakan sosial media mereka
menemukan jodohnya di sana akhirnya
mungkin juga di sana ya betul betul
sekali
pernikahan di bawah umur begitu harus
selanjutnya banyak dampak negatif saat
anak kecanduan gadget maka dibutuhkan
pendampingan penggunaan media digital
pada anak agar penggunaannya secara
positif selanjutnya dibutuhkan pemahaman
yang baik dalam penggunaan gadget
dimulai dari orang tua terlebih dahulu
mungkin contohnya dari mengerti
penggunaan aplikasi program edukasi
mengerti sosial media lalu bisa juga
menerapkan jadwal penggunaan gadget
kepada anak dan mendampingi anak saat
penggunaan gadget begitu mengawal
pembentukan karakter melalui keluarga
yang utama dan terapkan pembangunan
keluarga yang komprehensif dan juga
terintegrasi demikian sekali lagi terima
kasih Ibu Lisa atas kehadiran dan juga
sekali lagi informasi-informatif banget
untuk seluruh sobat ASN hari ini Terima
kasih bapak ibu semua Terima kasih dan
tentu saja pada setiap ASN belajar yang
bekerjasama dengan we Pro communication
sobat ASN berkesempatan sekali lagi bisa
mendapatkan 10 merchandise eksklusif ASN
belajar diantaranya ada headset power
bank launch dan juga passion masih ada
empat Mercedes dan juga giveaway yang
bisa anda ikut sertakan silahkan bisa
kunjungi di Instagram kami officialnya
di fbpsdm Jatim dan juga @wipe
communication dan sobat ASN kita mau
ingetin dulu untuk sobat ASN bahwa link
presentris sudah dapat diakses langsung
saja bisa Klik debit.ly family 40
seperti running test di layar sobat ASN
saat ini dan Lee Presta hanya berlaku
hari ini saja sampai pukul 23.59 waktu
indonesia barat jadi pastikan ya
semuanya dimasukkan benar karena data
sobat ASN ini Tentunya nanti akan
berkaitan dengan penerbitan dari S
sertifikat dan data ini tidak bisa
direvisi manual so sekali lagi data yang
masuk harus ini benar-benar yang valid
begitu ya dan tentunya kita sudah di
penghujung acara Tidak terasa saya ingin
mengucapkan banyak terima kasih dulu
kepada Bapak Aris Agung eh payway sstpmm
Dokter Ari Cahyo S STP MSI dan juga yang
terakhir resume kita ibu guru saya stuti
sulistyaningrum stmids sekali lagi
represiasi hari ini saja sampai pukul
23.59 dan juga layanan kota person wa
Silahkan di
082119.411 hanya sampai tanggal 15
Oktober pukul 21.00 Waktu Indonesia
Barat tidak menerima permintaan
sertifikat sesudah tanggal 15 Oktober
2022 jangan dile maka ya dan tentunya
kami masih memiliki seri lanjutan yakni
seri 41 yang akan diselenggarakan pada
hari kamis 20 Oktober
2022 ASN belajar seri 40 dipersembahkan
bpsdm Provinsi Jawa Timur yang
berkolaborasi dengan wipro communication
Akhir kata Saya save video mewakili dari
pihak penyelenggara pamit undur diri
Sulawesi yang dan wabilahi Taufiq wal
hidayah wassalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
[Tepuk tangan]
kabar pasti udah pada tahu kan waktunya
ikutan ASN belajar setiap hari Kamis
apalagi di webinar RSM belajar ini sobat
ASN bisa mendapatkan insertifikat gratis
tanpa Biaya apapun Hanya sobat ASN harus
ikuti pertanian Nah berikut ini saya
akan ajak sobat asset untuk mengikuti
tutorial cara menggunakan aplikasi index
untuk mendapatkan insertifikat di ASN
belajar
Yang Pertama masukkan alamat yang
terdapat pada flyer ASN belajar
bit.ly garis miring ikut seri yang
keberapa nih kita Contohkan seri 22 ya
kemudian sobat ASN akan diminta untuk
akses lokasi pilih allow atau ijinkan
setelahnya masukkan email Google
dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu
mengisi data diri dengan benar isi
setiap kolom dengan benar ya nama
lengkap ini adalah nama yang akan
dipakai di sertifikat sobat ASN NIP
kemudian selanjutnya adalah pangkat
golongan ditulis lengkap
setelah itu Tuliskan juga jabatan
lembaga atau instansi dari mana sobat
ASN berasal dan jangan lupa juga kota
atau Kabupaten
dan yang penting nomor handphone ini
harus yang terhubung dengan Whatsapp
sobat ASN
jangan lupa cek dulu ya sebelum klik
submit
pastikan sudah benar karena data ini
tidak bisa direvisi
pilih submit
[Musik]
setelah klik submit sobat ASN akan
langsung mendapatkan pesan di WhatsApp
sobat ASN yang berisikan tentang
pendaftaran webinar ASN belajar jangan
lupa Save nomor indeft Gateway agar
semua linknya langsung aktif dan menjadi
hyperlink
terdapat juga link virtual background
kemudian presensi
nah link presensi ini bisa diakses pada
saat hari H atau hari pelaksanaan sobat
ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu
semua datanya dan tanda tangan pada
kolom tanda tangan dan submit
sobat
link notifikasi pada WA untuk mengisi
mones Mohon diisi ya kuisioner monev nya
kalau sudah diisi sobat ASN akan
langsung mendapatkan link sertifikat
yang bisa sobat ASN langsung unduh semua
notifikasi ini akan masuk pada WA ya
bukan email mudah cepat dan bisa
dilakukan sendiri Indah emang paling
bisa
Halo sobat ASN Apa kabar pasti udah pada
tahu kan waktunya ikutan ASN belajar
setiap hari Kamis apalagi di webinar RSM
belajar ini sobat ASN bisa mendapatkan
insertifikat gratis tanpa Biaya apapun
Hanya sobat ASN harus ikuti
persyaratannya Nah berikut ini saya akan
ajak sobat aset untuk mengikuti tutorial
cara menggunakan aplikasi index untuk
mendapatkan insertifikat di ASN belajar
Yang Pertama masukkan alamat yang
terdapat pada flyer ASN belajar
bit.ly garis miring ikut seri yang
keberapa nih kita Contohkan seri 22 ya
kemudian sobat ASN akan diminta untuk
akses lokasi pilih low atau izinkan
setelahnya masukkan email Google
dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu
mengisi data diri dengan benar isi
setiap kolom dengan benar ya nama
lengkap ini adalah nama yang akan
dipakai di sertifikat sobat ASN NIP
kemudian selanjutnya adalah pangkat
golongan ditulis lengkap
setelah itu Tuliskan juga jabatan
lembaga atau instansi dari mana sobat
ASN berasal dan jangan lupa juga kota
atau Kabupaten
dan yang penting nomor handphone ini
harus yang terhubung dengan Whatsapp
sobat hsn
jangan lupa cek dulu ya sebelum klik
submit
pastikan sudah benar karena data ini
tidak bisa direvisi
pilih submit
setelah klik submit sobat ASN akan
langsung mendapatkan pesan di WhatsApp
sobat ASN yang berisikan tentang
pendaftaran webinar ASN belajar jangan
lupa Save nomor index Gateway agar semua
linknya langsung aktif dan menjadi
hyperlink
terdapat juga link virtual background
kemudian presensi
nah link presensi ini bisa diakses pada
saat hari H atau hari pelaksanaan sobat
ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu
semua datanya dan tanda tangan pada
kolom tanda tangan dan submit
sobat
link notifikasi pada WA untuk mengisi
mones Mohon diisi ya kuishare monev-nya
kalau sudah diisi sobat hsn akan
langsung mendapatkan link sertifikat
yang bisa sobat ASN langsung unduh semua
notifikasi ini akan masuk pada WA ya
bukan email mudah cepat dan bisa
dilakukan sendiri Indah emang paling
bisa
Apa kabar pasti udah pada tahu kan
waktunya ikutan ASN belajar setiap hari
Kamis apalagi di webinar RS yang belajar
ini sobat ASN bisa mendapatkan
insertifikat gratis tanpa Biaya apapun
Hanya sobat ASN harus ikuti
persyaratannya Nah berikut ini saya akan
ajak sobat aset untuk mengikuti tutorial
cara menggunakan aplikasi index untuk
mendapatkan usertifikat di ASN belajar
Yang Pertama masukkan alamat yang
terdapat pada flyer ASN belajar
bit.ly/ikut seri yang keberapa nih kita
Contohkan seri 22 ya
kemudian sobat ASN akan diminta untuk
akses lokasi pilih allow atau ijinkan
setelahnya masukkan email Google
dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu
mengisi data diri dengan benar isi
setiap kolom dengan benar ya nama
lengkap ini adalah nama yang akan
dipakai di sertifikat sobat ASN NIP
kemudian selanjutnya adalah pangkat
golongan ditulis lengkap
setelah itu Tuliskan juga jabatan
lembaga atau instansi dari mana sobat
ASN berasal dan jangan lupa juga kota
atau Kabupaten
dan yang penting nomor handphone ini
harus yang terhubung dengan Whatsapp
sobat ASN
jangan lupa cek dulu ya sebelum klik
submit
pastikan sudah benar karena data ini
tidak bisa direvisi
pilih submit
[Musik]
setelah klik submit sobat ASN akan
langsung mendapatkan pesan di WhatsApp
sobat ASN yang berisikan tentang
pendaftaran webinar ASN belajar jangan
lupa Save nomor index Gateway agar semua
linknya langsung aktif dan menjadi
hyperlink
terdapat juga link virtual background
kemudian presensi
nah link presensi ini bisa diakses pada
saat hari H atau hari pelaksanaan sobat
ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu
semua datanya dan tanda tangan pada
kolom tanda tangan dan submit
sobat
link notifikasi pada WA untuk mengisi
Monas Mohon diisi ya kuesioner monev nya
kalau sudah diisi sobat ASN akan
langsung mendapatkan link sertifikat
yang bisa sobat asset langsung unduh
semua notifikasi ini akan masuk pada WA
ya bukan email mudah cepat dan bisa
dilakukan sendiri Indah emang paling
bisa
Halo sobat afm Apa kabar pasti udah pada
tahu kan waktunya ikutan ASN belajar
setiap hari Kamis apalagi di webinar RS
yang belajar ini sobat ASN bisa
mendapatkan insertifikat gratis tanpa
biaya