Transcript
bqG8o0LqNtw • WEBINAR ASN BELAJAR SERI 40 - PEMBANGUNAN KELUARGA ERA DIGITAL DI INDONESIA
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/BPSDMJATIMTV/.shards/text-0001.zst#text/0055_bqG8o0LqNtw.txt
Kind: captions Language: id dari keputusan [Musik] kita keputusan untuk Terus berbenah keputusan untuk meraih mimpi-mimpi keputusan untuk terus mengakui kelemahan diri keputusan untuk tidak menyerah keputusan untuk terus belajar demi senantiasa memberikan yang terbaik bpsdm Jawa Timur hebat di presiden Jawa Timur jos banget bpsdm Jawa Timur berjaya dalam inovasi bpsdm Jawa Timur hebat ppsdm terapi hijau Timur Jaya leuwir biasa hasilnya ini Jawa Timur semakin besar bpsdm Jawa Timur bangkit Jawa Timur mantap sukses bpsdm Provinsi Jawa Timur keren Jawa Timur Jaya luar biasa Jawa Timur pokoknya [Musik] bpsdm Provinsi Jawa Timur memang keren bpsdm Jatim pancen top dan Oke teman-teman ppsdm Provinsi Jawa Timur Salam Satu Jiwa bksdm top markotop bpsdm Jawa Timur luar biasa ppsdm Provinsi Jawa Timur menjadi pusat unggulan BPS Jatim luar biasa saya saksinya bahwa hebat Jawa Timur berjaya dalam inovasi apa yang sudah diinisiasi oleh bpjsdm dengan berbagai apresiasi yang sudah didapatkan dengan tugas dan mandat sebagai corporate University tentu kita berharap bahwa bpsdm akan terus bisa memberikan layanan terbaik bagi pengembangan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara baik dari Jawa Timur maupun dari berbagai daerah lain Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam ASN belajar yang dipersembahkan oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur sebelum memulai acara kita hari ini ada beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan agar nantinya rangkaian acara kita berjalan dengan baik dan lancar yang pertama gunakanlah nama sesuai dengan format yaitu nama spasi instansi sobat ASN agar acara ini berjalan dengan lancar kami mohon sobat ASN untuk mengaktifkan kamera dan menonaktifkan microphone selama acara ini jika sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif sobat ASN dapat menggunakan relay action mengangkat tangan atau riskhand pada Zoom meeting siapkan pula alat tulis sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal yang penting Hal ini dapat mempertajam memahami sobat ASN tentang materi yang akan disampaikan kenakanlah pakaian dan sopan dan posisikan kamera tidak membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN dapat terlihat dengan jelas pada webinar kali ini kami juga menyediakan virtual background Jadi kami mohon sobat ASN gunakan juga ya virtual background nya untuk mendapatkan sertifikat elektronik pada sesi narasumber kedua nanti kami akan memberikan link absensi yang bisa sobat ASN isi jangan lupa ya linknya harus diisi agar sertifikat elektronik sobat ASN dapat langsung diunduh dan harapan kami sobat ASN mengisi form absensi dengan benar untuk mempermudah pencetakan sertifikat elektronik itulah beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini selamat webinar dan tetap semangat untuk mendapatkan insertifikat di AFN belajar Yang Pertama masukkan alamat yang terdapat pada flyer ASN belajar bit.ly garis miring ikut seri yang ke berapa nih kita Contohkan seri 22 ya kemudian sobat ASN akan diminta untuk akses lokasi pilih low atau izinkan setelahnya masukkan email Google dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu mengisi data diri dengan benar isi setiap kolom dengan benar ya nama lengkap ini adalah nama yang akan dipakai di sertifikat sobat ASN NIP kemudian selanjutnya adalah pangkat golongan ditulis lengkap setelah itu Tuliskan juga jabatan lembaga atau instansi dari mana sobat ASN berasal dan jangan lupa juga kota atau Kabupaten dan yang penting nomor handphone ini harus yang terhubung dengan Whatsapp sobat ASN jangan lupa cek dulu ya sebelum klik submit pastikan sudah benar karena data ini tidak bisa direvisi pilih submit setelah klik submit sobat ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp sobat ASN yang berisikan tentang pendaftaran webinar ASN belajar jangan lupa Save nomor index Gateway agar semua linknya langsung aktif dan menjadi hyperlink terdapat juga link virtual background kemudian presensi nah link presensi ini bisa diakses pada saat hari H atau hari pelaksanaan sobat ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu semua datanya dan tanda tangan pada kolom tanda tangan dan submit sobat link notifikasi pada WA untuk mengisi Monas Mohon diisi ya kuisioner monev-nya kalau sudah diisi sobat ASN akan langsung mendapatkan link sertifikat yang bisa sobat ASN langsung unduh semua notifikasi ini akan masuk pada WA ya bukan email mudah cepat dan bisa dilakukan sendiri Indah emang paling bisa ada yang baru lagi nih di bpsdm provinsi Jawa Timur ruang bermain anak tempat yang satu ini adalah solusi bagi para orang tua yang masih memiliki anak kecil Kita sebagai orang tua pasti khawatir ya apalagi kalau ditinggal kerja nih Wah kira-kira anak saya aman gak ya di rumah kira-kira anak saya bermain atau belajar dengan baik nggak ya di rumah sobat ASN kalau dikirim Diklat di bpsdm provinsi Jawa Timur sekarang udah nggak perlu khawatir lagi karena di bpsdm provinsi Jawa Timur ruang bermain anaknya lengkap banget fasilitasnya mulai ada Tempat bermain tempat tidur untuk mereka bisa istirahat kemudian buku-buku edukatif dan ada ruang Nursery juga untuk ibu menyusui kamar mandinya pun lengkap dan bersih dan yang gak ketinggalan penting sobat ASN bisa langsung pantau lewat CCTV keren banget kan jadi Mami and Daddy sekarang gak perlu khawatir lagi ya [Musik] era digital telah mengubah berbagai sendi kehidupan tanpa terkecuali kalangan anak-anak anak yang sedang dalam perkembangan baik fisik maupun mental sangat membutuhkan pengawasan khusus akan apa saja yang ia lakukan dan apa saja yang ada di sekelilingnya di satu sisi era digital telah menyuguhkan berbagai perangkat canggih dengan beragam fitur yang menarik perhatian mata kalangan manapun maka menjadi penting untuk memahami dampak yang bisa ditimbulkan dari merebaknya perangkat digital dan bagaimana cara membangun pola asuh keluarga di era digital ini [Musik] Apa sih yang kita inginkan untuk masa depan keluarga yang sehat pendidikan yang merata akses untuk air bersih ekonomi yang kuat atau lingkungan yang terawat semua itu adalah cita-cita kita bersama melalui sustainable deepment goals atau sdgs negara-negara termasuk Indonesia telah turut serta dalam mewujudkan tujuan bersama tersebut Indonesia sendiri sudah membuat banyak pencapaian seperti tingkat kemiskinan yang terus berkurang akses pelayanan publik yang semakin baik pendidikan besar yang semakin tercukupi dan tingkat literasi nasional yang tinggi akan tetapi kita tidak boleh lemah sebab masih banyak tantangan yang Menghadang di depan mata ketimpangan sosial masih sangat sosial yang masih sangat terasa kebakaran dan kerusakan kebakaran dan kerusakan hutan kekerasan terhadap perempuan terhadap perempuan sampah plastik yang merusak lingkungan pengangguran anak muda yang masih tinggi pekerjaan-pekerjaan yang belum usai ini harus segera kita tuntaskan semua tantangan ini bisa kita taklukkan hanya bila kita bergerak bersama Sebab saya yakin tanpa kamu kebakaran hutan akan terus ada perempuan akan terus berhadapan dengan kekerasan tanpa kamu anak-anak Indonesia masih terus belajar tanpa lampu tanpa kamu anak-anak Indonesia masih juga tidak mendapatkan gizi yang cukup dan tanpa kamu potensi anak muda menjadi pengangguran akan terus ada tanpa kamu tujuan-tujuan kita itu hanyalah mimpi belaka jadi mari kita berjalan beriringan mari kita berjalan beriringan mewujudkan cita-cita kita bersama mewujudkan cita-cita kita bersama dan pastikan Tak ada satupun kawan kita yang tertinggal di belakang Indonesia yang lebih baik Mari kita bangun Indonesia bersama-sama Halo sobat ASN kita jumpa lagi dalam ASN belajar yang dipersembahkan oleh bpsdm Provinsi Jawa Timur sebelum memulai acara kita hari ini ada beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan agar nantinya rangkaian acara kita berjalan dengan baik dan lancar yang pertama gunakanlah nama sesuai dengan format yaitu nama spasi instansi sobat ASN agar acara ini berjalan dengan lancar kami mohon sobat ASN untuk mengaktifkan kamera dan menonaktifkan microphone selama acara ini jika sobat ASN ingin mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi interaktif sobat ASN dapat menggunakan relay action mengangkat tangan atau riskhand pada Zoom meeting siapkan pula alat tulis sobat ASN selain untuk mencatat hal-hal yang penting Hal ini dapat mempertajam pemahaman sobat ASN tentang materi yang akan disampaikan kenakanlah pakaian dan sopan dan posisikan kamera tidak membelakangi cahaya agar wajah sobat ASN dapat terlihat dengan jelas pada webinar kali ini kami juga menyediakan virtual background Jadi kami mohon sobat ASN gunakan juga ya virtual background nya untuk mendapatkan sertifikat elektronik pada sesi narasumber kedua nanti kami akan memberikan link absensi yang bisa sobat ASN isi jangan lupa ya linknya harus diisi agar sertifikat elektronik sobat ASN dapat langsung diunduh dan harapan kami sobat ASN mengisi form absensi dengan benar untuk mempermudah pencetakan sertifikat elektronik itulah beberapa hal yang patut sobat ASN perhatikan selama mengikuti webinar ini selamat webinar dan tetap semangat Halo sobat afm Apa kabar pasti udah pada tahu kan waktunya ikutan ASN belajar setiap hari Kamis apalagi di webinar RS yang belajar ini sobat ASN bisa mendapatkan insertifikat gratis tanpa Biaya apapun Hanya sobat ASN harus ikuti persyaratannya Nah berikut ini saya akan ajak sobat aset untuk mengikuti tutorial cara menggunakan aplikasi index untuk mendapatkan insertifikat di ASN belajar Yang Pertama masukkan alamat yang terdapat pada flyer ASN belajar bit.ly/ikut seri yang keberapa nih kita Contohkan seri 22 ya udah kemudian sobat ASN akan diminta untuk akses lokasi pilih allow atau ijinkan setelahnya masukkan email Google dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu mengisi data diri dengan benar isi setiap kolom dengan benar ya nama lengkap ini adalah nama yang akan dipakai di sertifikat sobat ASN NIP kemudian selanjutnya adalah pangkat golongan ditulis lengkap setelah itu Tuliskan juga jabatan lembaga atau instansi dari mana sobat ASN berasal dan jangan lupa juga kota atau Kabupaten dan yang penting nomor handphone ini harus yang terhubung dengan Whatsapp sobat ASN jangan lupa cek dulu ya sebelum klik submit pastikan sudah benar karena data ini tidak bisa direvisi pilih submit setelah klik submit so but ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp sobat ASN yang berisikan tentang pendaftaran webinar ASN belajar jangan lupa Save nomor indeft Gateway agar semua linknya langsung aktif dan menjadi hyperlink [Musik] terdapat juga link virtual background kemudian presensi nah link presensi ini bisa diakses pada saat hari H atau hari pelaksanaan sobat ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu semua datanya dan tanda tangan pada kolom tanda tangan dan submit sobat alasan akan langsung menerima link notifikasi pada WA untuk mengisi Monas Mohon diisi ya kuisioner monev nya kalau sudah diisi sobat ASN akan langsung mendapatkan link sertifikat yang bisa sobat asset langsung unduh semua notifikasi ini akan masuk pada WA ya bukan email mudah cepat dan bisa dilakukan sendiri Indah emang paling bisa [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] kedua satu Hallo selamat pagi sobat ASN Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Shalom budaya salam kebajikan dan juga Rahayu Salam sehat untuk kita semuanya bagaimana kabarnya sobat ASN semoga dalam keadaan sehat walafiat dan tetap bersemangat ya Dan saya safety di agent yang menjadi Host dalam acara hari ini seneng banget nih karena saya melihat hari ini sobat ASN yang bergabung di dua platform yakni Zoom dan juga YouTube sudah ada 5000 peserta luar biasa sekali antusiasnya Nah sobat ASN tentunya kita hadir lagi dalam ASN belajar seri 40 Tema kita kali ini sangat mendukung terwujudnya sustainable Development Goals ya ini merupakan program dunia khususnya ini poin nomor 3 dengan salah satu tujuannya yakni meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia maka Tema kita kali ini yakni pembangunan keluarga era digital di Indonesia dan tentu saja dengan pemilihan tema ini adalah bagian dari upaya bpsdm Jawa Timur Dalam melaksanakan corpora University berlandaskan sdgs ya untuk membuka webinar di pagi hari ini kita akan mendengarkan bersama opening speech yang akan dibawakan oleh Kepala bpsdm Jawa Timur Mari kita sambut bersama yang terhormat Bapak Aris Agung [Tepuk tangan] Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi sobat ASN yang kami banggakan di seluruh Indonesia hari ini kita melaksanakan ASN belajar seri 40 tidak terasa waktu begitu berlalu dan kita sudah memasuki seri ke-40 tentunya di setiap serinya banyak hal yang dapat kita ambil ilmu pengetahuan tentang pengembangan kompetensi bagi ASN di seluruh Indonesia sobat Jawa Timur melaksanakan ASN belajar tentunya Untuk menjangkau para aset kita dari berbagai institusi dan juga berbagai profesi yang kalau kita laksanakan dalam bentuk Diklat tentu tidak memenuhi waktu yang dimana para esensi kita banyak melakukan aktivitas di pagi hari sampai dengan sore hari maka oleh sebab itu ASN belajar sangat efektif bagi aset kita untuk mengembangkan potensinya dimanapun berada seri 40 ini tentunya sangat luar biasa dimana tahapan-tahapan seri yang sebelumnya sudah kami laksanakan dengan berbagai tema maka di tema pada kali ini pembangunan manusia keluarga di era digital sangat dibutuhkan oleh sebab itu pada kesempatan ini kami mengundang para narasumber kita ada ibu boros riastuti dari direktur bapaknas Republik Indonesia dan juga Bapak Aris Cahyono yang adalah Timur akan memberikan berbagai ilmu pengetahuan dan berbagai hal yang tentunya diharapkan Bagaimana tema ini kita dapat membangun keluarga dengan era di disrupsi yang sangat luar biasa Pada kesempatan ini tentunya kita berharap bahwa anak-anak kita keluarga kita selamat di berbagai hal terutama di dalam pengembangan kompetensi kita terutama keluarga kita kita berharap bahwa anak kita walaupun dengan adanya dunia digital yang begitu cepat saat ini tapi dapat bermanfaatkan dengan baik maka oleh sebab itu tidak ada salahnya di era saat ini ASN juga belajar membangun keluarga dengan era digital yang ada saat ini kita berharap bahwa keluarga dapat memanfaatkan dengan baik era digital saat ini dengan berbagai informasi dan bagaimana kita menyaring hoax terhadap dunia saat ini terjadi kita berharap ini menjadi pengembangan kompetensi kita bersama ikuti terus ASN belajar di seri-seri berikutnya Kami yakin tema-tema yang kami angkat sangat bermanfaat buat essence seluruh Indonesia Selamat mengikuti ASN belajar seri 40 Sukses selalu untuk sobat ASN berkarirlah dan terus berjuang untuk kemakmuran rakyat Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Kami mengucapkan banyak terima kasih tentunya kepada kepala bpsdm Provinsi Jawa Timur Bapak Aris Agung payway sstpmf atas opening speech yang begitu luar biasa di pagi hari ini Nah pastinya hari ini kita akan bergabung dengan dua narasumber yang spesial akan kami hadirkan tentunya dengan sobat ASN Sebelum kita lanjutkan dengan narasumber kita mau ingetin dulu untuk sobat ASN bahwa link presensi sudah bisa diakses Langsung loh Langsung aja Klik di bit.ly slide hadir FA dari 40 seperti running text di layar sobat ASN saat ini ya dan link presensi hanya berlaku hari ini saja sampai pukul 2359 waktu indonesia barat so jangan kelewatan dan Pastikan data yang dimasukkan benar karena data yang sobat ASN masukkan adalah data yang akan digunakan untuk penerbitan dari es sertifikat dan juga data ini tidak bisa direvisi manual so data yang sudah masuk ini sistemnya tidak bisa direvisi dan tentu saja pada setiap ASN belajar yang bekerjasama dengan wipro communication sobat ASN berkesempatan untuk mendapatkan 10 merchandise eksklusif ASN belajar diantaranya ada headset power bank clutch dan juga t-shirt so saya mengajak seluruhnya sobat ASN di sini untuk bisa aktif bertanya nanti pada setiap kesempatan dari tiap-tiap eh narasumber di sini ya karena enam penanya akan kami Berikan hadiah dan juga kami ajak untuk bisa mengikuti kegiatan giveaway kami yang akan kami Adakan di Instagram langsung langsung aja follow dan kunjungi Instagram kami @bpsdmjatim dan juga @wipercommunication baik dan kita tentunya akan menjumpai narasumber yang pertama tapi sebelumnya saya akan mengajak anda untuk menyaksikan bersama-sama tayangan dari digital Parenting Halo ini akan membahas edukasi tentang penggunaan teknologi digital anak Smart parents cara dan pola pengembangan orang tua sebagai DJ terhadap anak sebagai digital native harus di upgrade jangan sampai kelihatan anak menggunakan teknologi digital mengganggu pola pengasuhan dari orang tua Smart parents sebenarnya tugas orang tua dalam mengasuh anak soal teknologi digital sangat sederhana yaitu membimbing cara penggunaannya dan mengenalkan konten digital yang dikonsumsi anak untuk mengasuh anak di era digital secara umum Smart parents perlu melakukan setidaknya 5 hal pertama menambah pengetahuan tentang teknologi digital yang berkembang saat ini terutama fungsi fitur dan cara mengoperasikannya kedua pahami resiko teknologi digital bagi keselamatan anak orang tua harus menyadarkan anak tentang resiko dan bahaya di dunia maya misalnya penipuan penculikan Saber bullying stress dan sebagainya ketiga memonitor penggunaan teknologi digital baik terkait dengan aplikasi maupun konten pastikan aplikasi yang digunakan anak bermanfaat dan monitor konten yang dilihat anak seperti riwayat penelusuran agar tidak memuat konten negatif seperti kekerasan pornografi dan penyimpangan sosial keempat Smart parent juga perlu membuat kesepakatan dengan anak tentang waktu durasi dan saat yang tepat untuk menggunakan teknologi digital ini akan membantu anak dalam mengatur waktu dan berdisiplin terutama menyeimbangkan waktu bermain dan belajar serta menjaganya tetap aktif di dunia nyata dengan pemakaian yang positif dan terkontrol prestasi anak dapat terjaga bahkan meningkat kelima Smart parents perlu merancang aktivitas luar ruang yang menarik bagi anak sehingga dapat mengurangi ketergantungannya pada teknologi Smart parents edukasi teknologi digital bagi anak perlu disesuaikan dengan usia dan perkembangan anak [Musik] pada usia bayi dapat kita sebaiknya jangan paparkan anak dengan gadget tapi perkenalkan anak dengan aktivitas fisik untuk mengembangkan kemampuan otak dan motoriknya pada usia 3 hingga 7 tahun gunakan teknologi digital untuk membantu anak belajar misalnya dengan mengenalkan angka huruf atau benda-benda sekitar tunda pembuatan akun media sosial bagi si kecil dan juga batasi akses gadget hingga usia anak cukup Jangan jadikan gadget sebagai alat bantu menenangkan si kecil yang rewel Dengan begitu kita dapat mengurangi dan bahkan mencegah paparan konten negatif gangguan konsentrasi gangguan perkembangan otak dan fisik serta gangguan bersosialisasi di dunia nyata dan yang pasti membantu memperkuat interaksi anak dengan orang tua di usia 7 Hingga 12 tahun ajak anak berdiskusi tentang hal-hal yang dilihat dan dipahaminya dari dunia digital Jangan hanya menyuruh atau melarang anak tapi juga Jelaskan mengapa suatu konten boleh atau dilarang untuk dilihat agar anak Mengerti bagaimana menyikapi konten digital di masa depan Selain itu gunakan teknologi digital sebagai sarana merangsang dan memfasilitasi kreativitas anak pada usia remaja Ingatkan risiko dan bahaya berbagi Informasi pribadi seperti data diri foto alamat rumah dan password tanpa si izin orang tua Selain itu bimbingan anak untuk berperilaku dan berkomunikasi di dunia maya dengan baik dan sopan Smart parent juga selayaknya memberikan edukasi mengenai Bagaimana mendapatkan mengolah dan menyebarkan informasi di dunia maya supaya anak terhindar dan tidak menyebarkan provokasi hoax ataupun konten negatif lainnya [Musik] dorong anak untuk menggunakan teknologi digital sebagai media untuk mengeksplorasi minat bakatnya meningkatkan kreativitas mengasah daya Nalar dan kritis serta mendorong produktivitas anak misalnya dengan melatih anak untuk menulis blog atau mengunggah konten kreatif lain sekian seri cfdc Express kali ini semoga bermanfaat bagi keluarga khususnya sebuah hadiah Smart parents Sampai ketemu di seri cfdge berikutnya jangan lupa subscribe dan tonton video-video kami yang lain sampai jumpa [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] baik tanpa perlu berlama-lama lagi kita akan berjumpa dengan narasumber kita yang pertama secara virtual tapi Izinkanlah saya untuk bisa membacakan profiling beliau terlebih dahulu dengan jabatan Widya Suara ahli madya di instansi badan pengembangan sumber daya manusia bpsdm Provinsi Jawa Timur baik data pendidikan beliau S1 Sekolah Tinggi pemerintahan dalam negeri tahun 2000 lalu menempuh pendidikan S2 magister Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada pada tahun 2003 dan S3 program PSDM Universitas Airlangga pada tahun 2019 nah beliau ini juga aktif di beberapa platform sosial media diantaranya ada YouTube Instagram Facebook dan juga ada websitenya Oke dan beberapa juga beliau ini telah menulis buku sejak tahun 2006 kurang lebih ada 10 buku yang beliau Tuliskan dan buku yang terbaru ini dengan judul advokasi komunikasi informal se edukasi tentang gender melalui permainan outbound gender penerbit Nusa literasi inspirasi tahun 2020 langsung saja kita menyapa Dokter Ari Cahyono SPP MSI Selamat pagi baik kita sapa selamat pagi Pak Ari Selamat pagi Mbak Septi Bagaimana kabarnya Pak Alhamdulillah sehat dan semangat tentunya ya sehat dan semangat itu menjadi prioritas kita saat ini ya Pak ya sehat dan semangat dengan tema besarnya yakni pola asuh orang tua di digital ya pak ya di sini kan kita memasuki dari selama 2 tahun ini kan banyak ya pergeseran dari manual ke pergeseran menuju digitalisasi terlebih kita di era revolusi industri ini akan membuat kita mau tidak mau siap atau tidak siap Kita akan menghadapi era digital tersebut ya Bahkan ini juga dari Presiden Republik Indonesia ini sudah memerintahkan Ayo kita percepatan transformasi digital ya pak biar tidak tertinggal begitu ya Pak Hari ini bagaimana sih potret penggunaan digital dewasa ini di Indonesia saat ini kalau kita berbicara dengan potret digital indonesia ya Boleh saya share screen Ini Mbak ya Ini sangat menarik ya Bapak Ibu sekalian sobat ASN belajar di manapun berada kalau mohon maaf sudah terlihat kah baik izin waktu belum muncul juga ya masih loading Pak Ari masih loading saja Pak dilanjutkan kalau kita berbicara tentang bagaimana proses digitallisasi maka Sebenarnya ada ada dua pemantik ya lebih baik ketinggalan dompet atau lebih baik ketinggalan handphone pastinya Jangan sampai ketinggalan handphone Pak Ari berarti handphone lebih baik ya lebih utama daripada dompet ya keduanya penting namun sekarang sepertinya yang menjadi prioritas seperti handphone ya karena m-banking di dalam Pak data-data ini pencurian data ini yang harus dihindari ya Pak Hari benar nggak kalau dompet mungkin yang hilang adalah uang ID card yang bisa diurus kembali dan juga mungkin boleh jadi ibu-ibu atau bapak-bapak atau sobat ASN di manapun berada ketika bapak ibu bekerja Ini kan anak-anak meninggalkan anak-anak mungkin di rumah Gitu kan nggak sempat merasa artinya dengan [Musik] digital market place anak bisa ready di grappin ya atau di apalah gitu ya Sehingga food itu bisa dengan baik mohon izin Apakah sudah terlihat ini Ya sudah sudah muncul sudah muncul pari silahkan ini akan menarik kalau kita melihat dulu nih ya sebuah gambaran dari penduduk ya Indonesia berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2020 nih ya kalau kita lihat berdasarkan sensus tersebut ada sejumlah 270,27 juta jiwa mungkin sahabat ASN dimanapun anda berada Anda bisa melihat di kelompok mana kita sebenarnya ada ini menarik di tahun 2015 waktu Mendikbud Pak Anis menyampaikan setting pendidikan kita ya di Indonesia saat ini masih kita melihat Bagaimana sekolah itu seperti gedung ya karena prasarana masih abad 19 sementara gurunya itu hidup di abad 20 sementara anak didiknya itu hidup di abad 21 bagaimana kita menyulam benang Abad tersebut menjadi sebuah rangkaian yang indah itu Masalahnya Nah kalau kita lihat teman-teman sahabat ASN dimanapun berada ya pos gensei itu ternyata banyak ada sekitar 37 atau 38 sekian perse ya dan di sini tentunya akan banyak Mereka banyak melek digital dan sebagainya terus kemudian disusul kita melihat generasi milenial 25,87 ya kalau kita lihat gerhana generasi milenial ini berkutat Usia 24 sampai dengan 39 tahun sementara kalau tidak dari komposisi jumlah penduduk juga di generasi X usia 40 sampai dengan 55 tahun berjumlah 21,88% termasuk saya berada di generasi Oke Enggak tahu kalau enggak setting masuk generasi mana Ini Mbak safety Dan ini juga kita melihat kita kita menyaksikan bersama Bagaimana korelasi itu di baby Boomer baby Boomer ini 11,56% ya dan ada satu lagi ya generasi emas itu kita melihat di sini ada satu koma 87% free Boomer nah rentang-rentang seperti ini menarik juga manakala sahabat ASN di manapun Anda berada kita lihat nih dari data survei penggunaan teknologi informasi komunikasi dari kominfo tahun 2019 dan rujukan juga yang terupdate yaitu dari statistik Telekomunikasi Indonesia tahun 2021 dari BPS kita melihat bahwasanya penggunaan teknologi informasi sosial ya di sini 94% pengguna internet menggunakan media sosial yang media sosial yang paling yang di update sering-paring dilihat itu Facebook 92,75% YouTube 53,14% Instagram 3785% Twitter dan sebagainya sementara kalau kita melihat 90% responden pengguna internet menggunakan layanan message ya Dan ini banyak kita lakukan kalau dulu mungkin SMS kalau dulu mungkin kita sekarang menggunakan banyak dengan lain-lain seperti ini ya wes WhatsApp ini WhatsApp WhatsApp terutama kalau bahkan ini bukan hanya komunitas-komunitas alumni TK SD SMP tapi ketika Kelompok kerja seperti para kunci saya itu peserta lancar menggunakan wa grup untuk berkoordinasi termasuk Line telegram Skype ee di Messenger dan sebagainya nah sementara itu terjadi pergeseran penggunaan gawai dari komunikasi telepon yang seperti saya sebutkan tadi menjadi chatting ya kita melihat chatting ada 61.38% sementara telepon hanya 31,51% dan banyak kenal-kenal yang saat ini sudah updating Ya seperti Instagram itu juga bisa menggunakan video call dan sebagainya dan menarik juga kalau kita lihat dari survei dari kominfo tahun 2019 akses layanan masyarakat dari pemerintah ternyata masyarakat itu merasa sudah pernah 31.80% sementara yang belum pernah itu dalam 68 20% ini saya yakin dengan pergeseran kita selama 2 tahun dari 2020-2021 ini akan semakin meningkat karena data yang saya dapatkan ini di tahun 2019 nah budaya informasi ya budaya informasi kita melihat 74%, 74,54% mencari informasi lebih lanjut menggunakan mesin pencari bahkan Kalau saya bilang kecanggihan misalnya pengajar itu lebih pintar dari lebih lebih pintar Mbah Google daripada pengajar karena di sana anak-anak kita mungkin bisa mencari tahu jawaban semuanya ya terus kemudian ada juga yang mencari sebuah informasi 46,760 bertanya pada teman di komunitas sosial media atau keluarga dan sebagainya nah teknologi informasi komunikasi berdasarkan survei tadi ternyata memiliki pengaruh positif nih ya pengaruh positif terhadap apa terhadap nilai-nilai masyarakat dimana sekitar 45 sampai dengan 47% pengguna tik ini berpendapat bahwa nilai kesopanan dan kejujuran meningkat seiring dengan masuknya penggunaan tik oke nah implikasi secara ekonomi kita juga bisa melihat bagaimana ada 47,6% responden menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendapatkan penghasilan tambahan jadi tidak ada alasan ketika kita kalau seperti materi di webinar seri yang sebelumnya itu bagaimana entrepreneur kita sebagai dengan posisi kita Kita juga bisa berinterpreneur terlebih market plate marketplace yang ready use itu banyak menawarkan tawaran-tawaran yang menjanjikan juga dan kita bijak juga melihat ternyata dari ini media digunakan 81,73% menggunakan media sosial ada instant message 73,71% dan marketplace 20% dan seterusnya ini Begitu juga dengan banyaknya marketplace yang yang yang yang yang ada ya yang ada dengan berbagai macam merk ya itu semakin memudahkan contoh seperti saya sebutkan tadi mungkin kalau paradigma dulu kita orang tua meninggalkan anak di rumah misalkan ya anak belajar nanti pulang Siap semua mulai dari makanan dan sebagainya Sebelum kita bekerja namun dewasa ini tersebut mungkin sudah bergeser ketika orang tuanya sibuk berkarya dan sebagainya sehingga tidak sempat masa baginya dengan bermodalkan dawai gitu kan anak yang di rumah bisa tercukupi kebutuhan makannya gitu kan dengan menggunakan banyak kanal-kanal marketplace yang menyediakan food delivery nah kalau kita melihat tadi ada banyak sisi-sisi positif namun perlu kita sadari nih ya ternyata ada juga konten-konten yang bersifat negatif ya di mana Kalau kita melihat responden yang pernah mengalami cyberbullying berdasarkan usia itu antara rentang 15 sampai dengan 24 tahun itu adalah 55,6% ini lebih mendominasi daripada usia-usia yang lain ya sementara konten negatif yang didapatkan pada saat penggunaan media online itu ada 78,5% ke berita bohong terus kemudian ini menarik juga pornografi terlebih bagi tumbuh dan berkembang anak-anak kita ya termasuk konten penipuan judi teroris radikalisme pencemaran nama baik maupun Sara nah lebih jauh di BPS kalau tadi data yang saya Munculkan itu adalah dari kominfo tapi ini kita melihat dari BPS ya ternyata perbandingan antara laki-laki dan perempuan bisa terlihat di layar ya Bapak Ibu sekalian bagaimana jenis kelamin periode 2019 sampai dengan 2021 ini ya ternyata lebih banyak laki-lakinya ini ya yang mempergunakan nah sementara persentasi penduduk usia 5 tahun ke atas yang pernah mengakses internet dalam 3 bulan terakhir menurut kelompok umur di tahun 2021 ya data dari BPS disebutkan kita melihat ternyata sahabat ASN usia anak kalau kita berbicara tentang usia anak ini adalah 0 sampai dengan 18 tahun ya kita melihat begitu banyak ada sekitar mungkin berapa ini ada sekitar 28 lebih ya persen ya anak itu menggunakan akses internet sementara kalau kita melihat dewasa 19-24 tahun itu ada 15,26% selebihnya di atas 25 itu ada 46,55% jadi yang menarik di sini Eh bagaimana anak-anak tersebut karena anak-anak tersebut adalah terkait dengan kondisi mereka dalam sebuah pengasuhan nah di data BPS survei tahun 2021 juga kita bisa melihat Bagaimana situasi perkotaan ya perdesaan atau dua-duanya antara daerah perkotaan dan perdesaan bagaimana mereka bisa mengakses internet dalam 3 bulan terkait Kenapa gitu karena sebagai alasan Ternyata kita bisa melihat presentasinya mereka bekerja kita bisa terlihat itu sekolah ya mengurus rumah tangga dan ada lagi yang lain yang lain ini kita bisa melihat 56,95 64,09 ngapain gitu ya sementara kalau kita lihat dari 3 bulan terakhir tentang akses internet menurut tujuan penggunaan internet ada sekitar yang paling mendominasi ini kita lihat mendapatkan informasi untuk proses pembelajaran Nah ini banyak termasuk media sosial dan media sosial ini kita bisa melihat ada pula 88,99% sementara hiburan 63,8% nah Mbak Septi dan sahabat ASN dimanapun berada sahabat ASN dimanapun anda berada kalau kita lihat 3 Provinsi dengan presentasi rumah tangga yang memiliki akses internet tertinggi dan di terendah di tahun 2021 maka kita bisa melihat ternyata Jakarta itu menempati rangking pertama Ya ada sekitar 95,40%, 44% sementara Kepulauan Riau itu ada 93,79% Kalimantan Timur ada 89,67%. sementara kalau kita yang melihat dari yang terendah ya sistem terendah itu dari yang pertama dari Maluku Utara yaitu 69,43% Nusa Tenggara Timur ada [Musik] 68,45% dan papua 35.26% ini menjadi sebuah PR bersama Bagaimana akses internet ini bisa menjangkau sama ya di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia Nah berdasarkan kata data juga kita bisa melihat bagaimana prosentase penggunaan teknologi informasi pada anak usia dini kita bisa melihat 29 anak usia dini Indonesia menggunakan telepon seluler dalam 3 bulan terakhir ya rinciannya bayi yang berusia kurang dari satu tahun sebesar 3,5% anak balita 1 sampai dengan 4 tahun sebesar 25,9% dan anak prasekolah antara 5 sampai dengan 6 tahun sebesar 47,7% dan di sini juga 20-12% anak-anak pada usia ini mengenal sistem internet ya anak kelas sekolah memiliki posisi yang paling besar ini ada 20,1% dibandingkan anak balita ini akan kita bahas dengan data-data tersebut mbak Septi sebenarnya peta pemetaan pemetaan yang terjadi tadi kalau kita kaitkan Bagaimana sih relasi dunia digital dengan pengasuhan menurut teorinya braven banner ya itu banyak irisan ada ada lingkungan kita ada mikro ada makro ada mikro dan sebagainya anak itu dipengaruhi kalau dulu ya kalau kita melihat itu ada tiga ya dalam pergeserannya sekarang menjadi 4 anak itu dipengaruhi dari lingkungan sekolah ya keluarga masyarakat dan yang terakhir ini adalah media sosial Sering kali kita bisa melihat anak kita mungkin baik-baik saja di sekolah tapi bagaimana kita bisa memotret bagaimana bagai dia di lingkungan keluarganya bagaimana dia mendapatkan informasi Bagaimana Dia membangun sebuah relasi di lingkungan masyarakatnya Terus yang lebih utama Bagaimana media sosial itu mempengaruhi mereka banyak contoh-contoh kalau kalian melihat di media sosial ada konten-konten selain konten-konten kreatif ada juga konten-konten yang itu konten sampah dan itu menjajalin banyak pada anak-anak kita yang kalau kita lihat ya kalau lihat dilihat dari data banyak kekerasan si berbunyi maupun Heads speak gitu ya eee terjadi pada anak-anak kita Nah kalau dari data BPS tadi ya Ada 28,67% usia anak yang mengakses internet nah bagaimana ini keluarga karena keluarga ini identik dengan pengasuhan tentunya dalam pengasuhan dalam pengasuhan ini kita akan melihat dulu yang namanya definisi pengasuhan terus kemudian di dalamnya ada attachment dan ada pola asuh saya mengambilnya karena kita sebagai seorang SN mandatnya ada 3 kita sebagai pelaksana kebijakan publik pelayan publik dan kita pemersatu bangsa saya mengambil rujukan dari definisi pengasuhan itu dari Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2017 ya tentang pelaksanaan pengasuhan anak definisi pengasuhan anak adalah upaya untuk ya memenuhi kebutuhan akan kasih sayang bukan hanya kasih sayang saja tapi kelekatan keselamatan dan kesejahteraan tadi Kalau bahasa itu menyampaikan tadi diprolognya Bagaimana keterkaitan ya keterkaitan pembangunan keluarga dengan isu dalam sustainable Development Goals maka kita akan melihat di sini ya bagaimana kesejahteraan tersebut yang menetap dan berkelanjutan ini demi kepentingan siapa kepentingan terbaik bagi anak-anak kita nah sahabat ASN di manapun anda berada penting diingat bahwasanya keadaan emosi fisik psikologi anak berhubungan erat dengan siapa dengan pengasuh mereka beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah tayangan video yang itu berdasarkan responden video tersebut bagus sekali menayangkan tentang bagaimana relasi ya hubungan erat si anak dengan pengasuh ternyata pengasuh lebih tahu dunia anak Si Anak punya pacar atau tidak di mana pacarnya ternyata pengasuhnya itu lebih tahu daripada orang tuanya nah ini menjadi melihat bagaimana kelekatan di era saat ini Ya untuk itu maka sebaiknya pengasuhan di sini harus bersifat individual sehingga dapat membangun sebuah kelekatan atau attachment kelekatan atau attachment di sini merupakan hubungan psikologis yang terus-menerus ya Antar orang yang pada awal kehidupan kelipatan ini sangat penting untuk apa untuk bertahan hidup Tujuannya adalah untuk mendekatkan pengasuh terutama jika anak itu rentan terhadap resiko kelekatan akan berhasil ya dengan pengasuh yang berkualitas manakala kita bisa melihat dari pertama mudah dijangkau pengasuh selalu ada baik secara fisik maupun emosional cepat tanggap pengasuh memenuhi kebutuhan anak dengan Sensitif ya akurat dan langsung nah ini menjadi pertanyaan kita kelekatan attachment jangan-jangan kelekatan attachment anak-anak kita ya itu Justru lebih lekat dengan dunia media sosial mereka daripada kita sebagai orang tuanya ini menjadi sebuah catatan juga ya oke contoh pembangun kelekatan atau attachment kedekatan fisik sentuhan fisik dan kasih sayang akan membentuk sebuah kelekatan itu dan apa sih sebenarnya fungsi dari kelekatan itu atau attachment yang pertama sobat ASN belajar dimanapun anda berada attachment atau kelekatan itu menyediakan rasa aman dan rasa percaya dimana rasa aman dan rasa percaya ini ada pada setiap anak-anak kita rasanya kalau rasa aman dan rasa percaya ini tidak kita bangun Mulai sejak dini jangan sampai nih anak-anak malah lekatnya dengan orang di luar kita yang kedua attachment itu adalah mengatur perasaan emosi dan kesadaran si anak Bagaimana mengontrol diri misal gitu kan anak-anak kita lagi nangis dan karena kelekatannya mungkin ini kelele katanya dengan ibunya atau mamanya atau dengan bapaknya ya kita peluk ya bagaimana terus kemudian kita berikan akson sebuah mereka mereka Langsung memeluk dan mereka mungkin menangis menguapkan emosinya dan menyampaikan seperti ini ini adalah sebagai serasa aman dan rasa percaya pada orang tuanya dan fungsi kelekatan yang ketiga itu adalah mempromosikan ekspresi pera dan komunikasi dari si anak tersebut ya dan yang terakhir adalah sebagai strategi kelangsungan hidup dari anak tersebut sobat ASN belajar dimanapun anda berada ya berdasarkan penelitian dari friends and Carson dalam bukunya esensial touch ia mengatakan bahwa sentuhan itu sangat penting bagi manusia ya jadi sobat ASN Ya bagi suami istri yang disentuh bukan hanya suami atau istrinya yang terpenting kalau punya anak sentuh anak tersebut bahkan sentuhan itu sendiri telah dimulai sebelum manusia itu terlahir fisik di dunia semenjak manusia berada dalam rahim maka janin mendapat sentuhan dari kontraksi uterus kontraksi ini bagaimana attachment ini saya dulu bercerita kelekatan kelekatan ini dua anak saya Ketika dalam kandungan mereka di sini attachment kelekatan itu dibangun dengan bagaimana kita bisa berkomunikasi kita sering menyapa dia berkomunikasi dengan sholawat dengan ngaji dan sebagainya ternyata attachment itu lebih lebih cepat gitu kan bahkan ketika terlahir dalam proses selanjutnya kelekatan-kelekatan itu terus terbangun nah dalam bukunya dari hasil penelitian tersebut tadi sslr touch pada abad ke-13 Raja Jerman ferdik kedua itu memerintahkan untuk mengambil bayi dari ibunya Raja ingin tahu bagaimana bayi tidak diasuh dan diajak bicara seperti apa yang akan mereka gunakan bayi tersebut hanya diberi susu dan dimandikan seperlunya lalu ditinggal di tempat tidur Sang Raja tidak pernah menemukan jawaban karena bayi-bayi tersebut pada akhirnya meninggal satu persatu Coba Bapak Ibu sekalian kita bisa melihat bagaimana attachment itu mempengaruhi bukan hanya anak tersebut diberi makan saja ya minum kebutuhan yang lain Nah di sini Bagaimana sebenarnya dengan pola asu pola asuh kita dalam keluarga kita saya bebaskan dari babon teorinya baumrin ya mengkategorikan pola asuh menjadi tiga jenis yaitu para asuh otoriter demokratis dan pola asuh permisip meskipun ya menurut harlock dan happy eyes ini sama sebenarnya yaitu otoriter demokratis dan permisif di tahun 2019 tanpa itu menambahkan lagi ya berdasarkan penelitian juga ada dua Tapi saya lebih cenderung pada tiga pola asuh yaitu pola asuh otoriter demokratis dan permisif Bapak Ibu sekalian yang pertama pola asuh demokrasi ini memberikan apa sih kebebasan itu kan kebebasan kepada anak dengan penuh tanggung jawab pola asuh demokratis ini ditandai dengan adanya pengakuan orang tua terhadap kemampuan anak anak diberi kesempatan untuk tidak selalu bergantung kepada orang tuanya dimana dengan sedikit memberi kebebasan kepada anak itu untuk memilih yang terbaik bagi dirinya anak didengarkan pendapatnya dilibatkan dalam pembicaraan terutama yang menyangkut kehidupan anak itu sendiri dan dalam pola asuh demokratis ini anak diberikan akses ya untuk mengembangkan yang namanya control internal sehingga sedikit demi sedikit berlatih untuk bertanggung jawab kepada dirinya sendiri ini menarik kalau kita melihat atau berkelibat pada teorinya Mas Milo Profesor atau Michel di tahun 1960 menyampaikan tentang bagaimana save control ya step kontrol itu didapatkan Bagaimana anak itu bisa ya mengontrol emosinya sejak dini Dan dari hasil penelitian dari Profesor itu namanya marshmallow test ya anak-anak itu di challenge seperti ini anak-anak jika kamu bisa ini di depan kalian adalah marshmello Jika kamu bisa bertahan dengan durasi sekian menit maka nanti saya akan menambahkan kamu Mas Milo lagi Oke dari beberapa sampel anak-anak tersebut Ternyata banyak anak yang gagal karena nunggu males ya udah makan ada yang ngintip bagi anak-anak yang bisa bertahan anak-anak akan mendapatkan reward Oke dan disitu dicek satu persatu sekitar beberapa puluh tahun kemudian 20 tahun 30 tahun kemudian Profesor watermeiser itu mengidentifikasi anak-anak yang berhasil mendapatkan Mas milonya dan anak-anak yang gagal mendapatkan marshmallow ternyata watermeiser menyampaikan bahwasanya anak-anak yang bisa ya bisa bertahan mendapatkan kedua atau mendapatkan reward masa depannya lebih baik daripada anak-anak yang tidak bisa menyelesaikan cairan tersebut ini menarik ya terus kemudian pola asuh otoriter pola asu otoriter di sini merupakan cara ya mendidik anak dengan menggunakan kepemimpinan otoriter dimana orang tua menentukan semua kebijakan ada langkah dan tugas yang harus dijalankan ini mencerminkan sikap orang tua yang bertindaknya secara keras dan cenderung diskriminatif kemudian kalau kita melihat dari studi Pagan menunjukkan bahwa saya dalam pola otoriter ini keterkaitan antara faktor keluarga dan tingkat kenakalan dimana keluarga yang berpenghum itu kurangnya kebersamaan dan interaksi antar keluarga dan orang tua yang otoriter ini cenderung apa menghasilkan atau memproduk remaja yang bermasalah dan pada akhirnya hal ini akan berpengaruh pada kualitas karakter anak-anak kita anak-anak yang tinggal dengan otot orang tua otoriter tanggung jawabnya kurang Kenapa karena orang tua lah yang membuat sebuah keputusan dan ketergantungan anak pada orang tuanya ini hampir terjadi dalam semua hal itu menurut studiovagan sementara signifikan yang ditemukan antara gaya pengasuhan otoriter ini ya dan depresi studio ini menunjukkan anak-anak dari orang tua otoriter memiliki lebih banyak tekanan dibandingkan anak-anak yang diasuh oleh orang tuanya yang permisif Oke selanjutnya yang ketiga kita berbicara tentang pola asuh permisip pola asu permisitif ini mempunyai karakter atau mempunyai ciri-ciri Di mana orang tua itu memberikan kebebasan penuh ya kepada anak-anak untuk berbuat sehingga terkadang anak melakukan tindakan yang melawan aturan nah pola Permisi ini adalah membiarkan anak bertindak sesuai dengan keinginannya orang tua tidak memberikan hukuman dan pengendalian pola asuh ini ditandai dengan adanya kebebasan tanpa batas pada anak untuk berperilaku sesuai dengan keinginannya sendiri karena apa orang tua tidak pernah memberikan aturan dan pengarahan pada anak sehingga anak berperilaku sesuai dengan keinginan sendiri lihat tergadang itu bertentangan dengan norma-norma yang ada terutama di norma-norma sosial dari pola asuh tersebut kita bisa melihat ya Bapak Ibu sekalian sobat ASN belajar di manapun Anda berada mengutip dari jenbers 2011 ternyata Parenting Itu adalah sebuah proses ya Yang kalau kita lihat proses ini terus Berjalan seiring waktu Kenapa kalau kita melihat catatan di Parenting Parenting itu identik dengan anak PAUD jadi seolah-olah anak SD anak SMP anak SMA nggak membutuhkan itu Parenting padahal Parenting itu penting terlebih berdasarkan rentang usia kita tidak bisa memperlakukan anak SD dengan para Parenting yang sama dengan anak-anak PAUD pun sama anak-anak SMP anak-anak SMA pun ini ada banyak case ya Beberapa Nah nanti aja mungkin kalau nanti saya pada waktu untuk menyampaikan sebuah kiss berkaitan dengan ini yang berikutnya Parenting itu identik dengan kelasnya emak-emak beberapa kali saya membahas kegiatan Parenting pola asuh di beberapa kabupaten kota menyampaikan terutama saya berbicara tentang fatherless country yang kehilangan figur ayah hari ini sebaiknya materinya bagus gitu kan Tapi jangan saya yang mendengar nih kan emak-emak sebaiknya bapak-bapak yang mendengar ini ya kan mendengar informasi ini terlebih Pak Hari tadi berbicara tentang fadores country negeri yang kehilangan figur Ayah karena di manapun semua di level-level dasar nih level PAUD ya level TK hampir semua pendidik itu dari perempuan Apa karena alasannya perempuan lebih punya kasih sayang daripada laki-laki ini berarti bias gender dong Emang laki-laki tidak punya perasaan Nah itu kan jadi sebuah pertanyaan juga nah waktu di sekolah hanya kurang lebih dari sepertiga kalau kita lihat dari 24 jam ya anak mungkin dari 8 jam lah kurang lebih 8 jam Lalu bagaimana dengan 2/3 ini Apakah dia mendapatkan haknya Apakah dia juga mendapatkan perlindungannya seringkali terjadi contoh saya bilang dalam sebuah keluarga ketika terjadi KDRT relasi ketimpangan gender antara suami dan istri kita pilih adalah yang lagi viral ya artis ini bisa kita lihat mungkin relasi kuasa atau mungkin relasi puasanya suaminya lebih besar lebih gede karena istrinya hanya seorang ibu rumah tangga tidak punya posisi power dia sementara dia punya 5 anak mereka kita bisa melihat relasi ini maka pada posisi tawar yang rendah Ya udahlah aku Terimalah gitu kan menerima setiap kami gampang dan sebagainya demi apa demi anak-anak itu sudah alasan tanpa memperhitungkan Bagaimana safety dia yang terjadi sesabar-sabarnya seorang ibu akhirnya turun juga ya ke anaknya mereka yang pertama anak pertama [Musik] si anak yang pertama dia berpikir nggak mungkin saya akan meneruskan pada adik-adik saya maka kenapa kalau saya harus meneruskan Kekerasan ini pada adik-adik saya maka saya akan berhadapan dengan ayah dan ibunya Apa yang dilakukan dia melakukan kekerasan itu dengan rekan sebayanya atau juniornya di sekolah maka Bapak Ibu pendidik kita harus mengetahui ketika ada jadi kekerasan tersebut yuk Boleh jadi bagaimana Dua pertiga anak tersebut berpengaruh pada mereka bagaimana dari lingkungan keluarganya lingkungan masyarakat atau yang saya tadi bilang media sosial ini menyangkut tadi saya bilang anak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar keluarga masyarakat dan media sosial media sosial ini acap kali banyak sangat mempengaruhi ya kita kita lihat ya Mari tadi kok menyampaikan banyak-banyak hal yang negatif sih kan ada juga yang positif Iya betul mungkin sobat ASN belajar di manapun Anda berada ya kalau saya tadi bilang kita terbiasa sebagai jiwa konsumtif ya jiwa konsumtif artinya ada ada kita bukan lagi jiwa produktif banyak hal itu ya Mulai dari kurikulum ayah ibu beli kepada ibu beli sayur ke pasar dan sebagainya dan sebagainya Bagaimana kalau diksi-diksi tersebut diganti terlebih kalau kita dengan marketplace banyak ya delivery food dan sebagainya mungkin kalau bagi saya dulu di pengasuhan kami Lihatlah di mungkin di kulkas Ada apa ya udah masak itu aja mungkin karena zaman dulu tidak ada delivery food sehingga kita bisa berkreasi dan sebagainya muncul lah makanan dan untuk memenuhi kebutuhan hidup kita tapi saat ini dengan food delivery maka mau tidak mau jiwa konsumtif itu sudah diajarkan pada anak-anak kita ini akan berbeda ya ini ada viral bocah ya kelas 4 SD ini ya ternyata dia jualan di marketplace awal mula si Ibu hanya menyediakan marketplace tersebut untuk si anak membeli alat kebutuhan tulis sekolahnya tapi ternyata dia ngapain dia itu mencoba menjadi produsen dia akhirnya Belajarlah di situ ternyata di acc dia apa jualan hasil gambar dia jualan hasil gambar itu dihargai sekitar 2.000 3.000 dan sebagainya ini menarik ya sobat ASN Nah kalau kita melihat si anak tersebut ternyata ternyata nih kita lihat berulang dari apa pola asuh pola asuhnya Kenapa Berdasarkan informasi dari Ibunya Bu Vera ya Dewa ini sukanya mengamati lingkungan sekitar anak yang detail ketika dia berbelanjaan dia selalu memanjang terlebih dulu ya karena dia Bagaimana ayahnya berjualan maka itu muncul kalau ingat kalau kita lihat teorinya baik waktu anda terbatas sekali Pak Hari Terima kasih banyak nih untuk presentasinya luar biasa sekali tadi dimulai dari peran asuh orang tua digital gitu ya di awalnya dengan data penggunaan lalu pengasuhan anak dan juga dunia gadget itu relasinya bagaimana begitu ya Pak dan juga tadi bagaimana orang tua untuk bisa menyikapinya nanti kita akan susu dengan sesi tanya jawab begitu Pak Ari namun sebelumnya saya akan mengajak seluruhnya sobat ASN untuk menyaksikan bersama di sini kita memiliki video peran orang tua dalam tubuh kembang anak [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] peran orang tua sangat penting bagi tumbuh kembang anak apalagi di masa perkembangan teknologi informasi seperti sekarang ikut mengawasi anak saat menonton mengarahkan apa yang mereka lihat dan menilai tayangan tersebut dapat membentuk karakter anak di masa depan [Tepuk tangan] dampingi dan berikan mereka tontonan yang layak untuk anak Jadikanlah sebagai media pendidikan dan komunikasi bagi anak karena anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi [Musik] kita kembali lagi sobat ASN dan langsung saja mau saya dengan narasumber kita pak Ari kita buka untuk sesi q&a silahkan dari sobat sini yang memiliki pertanyaan boleh atau bisa menggunakan reaction Zoom nanti house Zoom kami akan memilih peserta pertama yang sudah rise hand ya kita sudah memiliki penanda di sini kita akan bacakan yuk sudah masuk di sini ada Ibu Faiza dari dinas pendidikan Ya baik yang lainnya juga kami ajak tentunya seluruhnya untuk bisa menye mendapatkan pertanyaan anda jangan lupa untuk like share terlebih dahulu dan menggunakan reaction Zoom yang untuk bisa mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari kami juga ya Ibu Faiza dari dinas pendidikan ya bisa diaktifkan microphone ibu baik kita nantikan ya baik selamat pagi menjelang siang Ibu Faiza boleh dibantu untuk mengaktifkan microphone Ya sudah terdengar ibu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi yang pertanyaan Bagaimana cara menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kewajiban anak terhadap orang tua karena selama ini saya merasa kesulitan untuk menuntut atau mengajarkan tanggung jawabnya dan memerintahkan tentang kewajibannya yang anaknya sangat sudah terpengaruhi oleh gadget itu aja daripada Assalamualaikum Baik Terima kasih Bu Faiza bagaimana tadi pertanyaan luar biasa pendidikan bagaimana kita menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada orang tua ya pada anak-anak kita nih Bapak Ibu sekalian sahabat ASN belajar di manapun anda berada ketika kita berbicara tentang proses tanggung jawab ya di sini Kita juga bisa melihat si anak tersebut ya dengan direntang usia berapa kah ini apakah yang pertama kita sudah memperkenalkan bagaimana mereka bertanggung jawab sejak dini seperti halnya ya anak suka dengan memelihara ikan cupang anak suka dengan memelihara kura-kura atau hewan-hewan peliharaan Nah di sini kalau kita menerapkan tentang disiplin positif maka kita bisa menyampaikan pada mereka nak Mama setuju kamu bagus itu untuk hiburan kamu tapi kamu yakin nggak bisa memenuhi kebutuhan dari ikan tersebut seperti contoh ngasih makan ya itu hal-hal kecil dari hal-hal yang kecil dari hal-hal yang kecil nah bagaimana diproses-proses berikutnya ketika proses-proses berikutnya kita lihat anak tersebut masuk kalau saya membagi adalah di tiga periode tumbuh kembang anak 7 tahun pertama 7 tahun kedua dan 7 tahun ketiga nah di saat 7 tahun pertama kita bisa memperkenalkan itu sejati ini tapi pada 7 tahun kedua ini 7 tahun kedua nih 7 tahun kedua ini sebagaimana ungkapan dari sahabat Ali radhiyallahu Anhu menyampaikan bahwasanya 7 tahun kedua ini bagaimana Parenting kita ini bisa kita melihat anaknya seperti tawanan seperti ini seperti layangan kita tarik Kapan kita melepas Kapan kita menarik dalam posisi ini maka begining kita harus tahu ya sebenarnya ini akan sangat menarik Mbak Silvi gitu kan saya itu ada periodisasi saya lihatkan dulu ada periodisasi si anak tersebut berapa jam si anak tersebut boleh mempergunakan handphone ya ingin memunculkan [Musik] Masih proses Pak Ary proses sebentar sebentar ya sudah kan mbak Septi masih terproses pari boleh dilanjutkan dengan berbincang-bincang terlebih dahulu oke dalam posisi-posisi tersebut ketika dalam periode 7 tahun kedua dalam periodisasi 7 tahun kedua anak itu ada batasan-batasannya begitu juga di periode 7 tahun terakhir 3 tahun terakhir 3 Terakhir 3 tahun terakhir atau 7 periode 7 tahun ketiga itu anak adalah sebagai teman ada sebagai sahabat kita malah bisa banyak berdiskusi tentang bagaimana si anak itu ya Nah ini nih sudah terlihat Ya baik nih nah ini kita bisa melihat tadi karena berbicara tentang gadget Bapak Ibu sekalian di usia 0 sampai 6 tahun ya ini gadget bisa memberikan stimulus ya kita menonton YouTube atau bermain game online atau offline rentangnya di sini kita bisa melihat tidak lebih dari satu jam perhari terus kemudian 6 sampai dengan 12 tahun 6 sampai dengan 12 tahun di sini anak semakin matan dalam perkembangan sensorik dan motoriknya mereka kita bisa menaikkan lagi dengan 2 jam perhari dan sesekali Anda dapat mendampingi orang tua parent memberikan stimulan dari aktivitas tersebut sementara kalau kita melihat 1318 tahun ini kan sebagaimana banyak yang sebagai cukup besar dalam bermain gadget orang tua ya perlu membatasi dan mengawasi dan bermain agar tidak Abai dengan sekitar terutama mengerjakan tugas-tugasnya sekolah Nah hal ini menarik karena kalau usia rentang 13 dan 18 tahun ini adalah masuk dalam periode ketiga anak bisa diajak kita diskusi misal kamu kalau bermain gadget Terus apa sih manfaatnya atau kita bisa berdiskusi Mungkin dia lihat mungkin hiburan atau kalau ini yang yang bermain ada ada yang namanya anak ketergantungan gadget karena game ketergantungan gadget karena game ini ada piranti khusus ya untuk untuk menerapinya jadi seperti itu Bu Faiza kita sebagai orang tua ya kita melihat nih anak kita di masuk di generasi yang keberapa 7 tahun pertama kah atau 7 tahun kedua atau 7 tahun ketiga kalau 7 tahun ketiga maka kita banyak diskusi konsekuensi konsekuensi Nak kamu kalau seperti ini apa sih Nah ketika kamu mama mau bikin aturan seperti ini ketika kamu Abai dengan aturan yang Mama buat apa konsekuensinya ada hal-hal yang perlu diselesaikan ada rivet dan punishment dan tentunya ini berdasarkan komitmen antara orang tua dan anak-anak kita Terasa seperti itu mbak Septi Baik terima kasih banyak juga Pak Ari yang sudah bantu menjawab pertanyaan dari ibu Faiza pendidikan terima kasih dan kita beranjak untuk Pertanyaan selanjutnya ada datang dari ibu Aditya ya Ibu Ditya ini dari bpsdm Kalbar ya langsung saja Ibu Aditya Baik Ibu Ditya dipersilakan untuk bisa memberikan pertanyaan kepada Pak Ari Baik terima kasih atas kesempatannya mohon izin Bapak narasumber langsung saja Saya ingin bertanya terkait tentang [Musik] Parenting perbedaan Parenting ketika kita menghadapi perbedaan Parenting dengan orang terdekat dalam hal ini mungkin adalah pasangan kita Ataupun mungkin orang tua atau mertua dalam penggunaan gadget terhadap anak yang ingin saya tanyakan itu Bagaimana menghadapi perbedaan pendapat ini gitu karena kalau ketika menurut saya saya sudah berusaha disiplin menerapkan pembatasan jam penggunaan gadget kepada anak saya kebetulan anak saya ini ada dua memasuki di usia 9 bulan dan 3 tahun Pak jadi saya sering sekali berdebat tentang sebenarnya bagi orang tua saya mertua saya dan suami saya ketika diberikan gadget itu mereka lebih anteng nah sedangkan saya sebagai ibu saya punya batasan bahwa anak saya untuk usia 9 bulan tidak saya Perkenalkan gadget kebetulan karena saya bekerja anak-anak kan diasuh oleh orang lain gitu dan kadang tanpa sepengetahuan saya gadget ini diberikan menurut saya lebih dari batas waktu yang udah kita tetapkan nah ini mohon arahannya pak dan masukannya bagaimana untuk memberitahu kepada orang terdekat Makasih Pak Terima kasih ini permasalahan Ibu Ditya ini hampir mirip dengan saya nih pak Ari karena kalau Papa dan Mamanya bekerja dititipkan ke neneknya udah ditontonkan gadget saja biar Antum ya mohon pencerahannya Seperti apa Pak Hari Baik terima kasih ini seperti biasa ya saya pun juga mengalami budeta dan safety ya karena ini berdasarkan case ya dan Bapak Ibu sekalian sahabat ASN di manapun Anda berada kita melihat tipologi orang tua apalagi lansia nih lansia ya makanya saya kadang bilang mbah atau yang di Kakek Nenek kalau sudah ketemu sama cucunya lebih sayang cucunya daripada anaknya artinya lebih perhatian dan kalau kita melihat tipologi lansia pada umumnya Nih Bapak Ibu sekalian mereka nggak mau rewel nggak mau repot ketika anak nangis dan sebagainya udah diikutin semuanya ya Enggak ini terjadi pada anak saya suatu ketika anak saya bingung ya tiba-tiba Kau suka sekali ke orang tua gitu kan ke Mbahnya Kenapa di sana selidik punya selidik ternyata di sana tahu nggak Putri itu kita boleh main handphonenya Mbak Putri bermain macam-macam gitu kan tiba-tiba Gimana nih saya berhadapan dengan orang tua satu sisi orang tua nanti jangan sampai malah dalam Parenting kemudian nanti muncul seperti ini sebuah kata statement gitu kan dulu kamu itu dibesarkan dulu kamu dididik supaya pinter kok sekarang malah melawan orang tua kita bukan seperti itu saya menggunakan sebuah strategi Ketika saya menyampaikan Bu anak sebaiknya enggak Kalau ke sini jangan dikasih gadget anak untuk pintar dan sebagainya kalau kamu di rumah nggak ada gadget biar aku yang kasih gadget gitu kan Terus saya sampaikan nggak masuk Nah suatu ketika nih saya menarik ada pemberitaan anak tidak diberi gadget ya tidak diberi handphone langsung membakar rumah itu ada pemberitaan saya share itu kepada ibu saya terus tiba-tiba saya cerita saya menyampaikan secara detail kalau gitu nggak mau tak kasih ini karena kita bisa melihat waktu-waktu dan tipologi yang kita pahamkan ya itu ketika kita dengan orang tua nah bagaimana dengan pasangan kita Nah dengan pasangan kita ini tentunya harus banyak-banyak berkomunikasi kita menyampaikan saya sering diskusi dengan pasangan saya ini anak saya anak kita mau kemana gitu kan karena kita jangan berarti gadget Oke kita sepakat jadi parent atau sobat AST dimanapun berada Ketika kita menyampaikan kepada anak-anak kita kita ini satu suara antara mama dan Papanya Jangan sampai justru ketika mamanya ilegalkan itu hanya melegalkan maka ini menjadi sebaiknya dengan mama deh sebaiknya dengan papa padahal pola Parenting ini berkaitan juga bagaimana role model ketika orang tuanya ada perbedaan cara pandang sesuaikan jangan di depan anak ya Kita pingin visi misi anak kita bagaimana ini kita lihat Bapak Ibu sekalian Mungkin Nanti akan saya kalau sempat ini saya ada ada video bagus sekali Bagaimana pengaruh gadget ya anak-anak yang menonton pornografi itu kerusakan otaknya lebih parah daripada nafza mungkin boleh nggak diizinkan nanti Mbak safety di selang waktu jeda aja nanti saya menyampaikan ini jadi sekali lagi ketika kita sebagai parent sebagai orang tua suami istri Harus satu kata ya menyampaikan Tapi sebelumnya sebelum satu kata ya diskusi dulu Mau Dibawa Kemana anak ini mau ngapain dan sebagainya sebagainya harus dipahami seperti itu dan kalau kita lihat kalau Ibu tadi putra-putrinya ada yang 9 bulan dan 3 tahun ya dengan periode itu kan adalah masa-masa Golden period golden age ya Di mana attachment itu harus lebih banyak kepada orang di sekitar daripada dengan gadget pembatasan-pembatasan ini harus kita sepakati bersama ya ketika dengan suami Oke baru kita bersama-sama dengan orang tua kita Nah mungkin manakala orang tua tersebut belum memahami tentang informasi ini itu yang kedua yang ketiga termasuk ini Bu Dita adalah budida juga bisa memberi pemahaman kepada siapa pengasuhnya ya yang ancap kali saya dulu pernah terlepas Ketika pak yogane anaknya tadi itu main peletik-pletikan karena gaptek ya mainan game gitu kan Nah saya tanya kenapa kamu main game habis touring dan sebagainya Oke boring kamu pingin apa ya kita kita bisa diskusi dan di situ saya bisa kita memberikan ada pada yang bersangkutan terus kemudian ada reward yang ternyata setelah misalkan nak ini daripada kamu main game punya challenge ini ada botol Aqua ada kita perlengkapan dan sebagainya Yuk kita lihat YouTube Bagaimana menjadikan bahan bekas ini sebagai bahan mainan untuk kamu Nah itu barang-barang kita dan setelah anak itu bisa membutuhkan membuat sebuah pernik-pernik mainan tersebut maka reward itu harus datang dan itu terus-menerus saya rasa itu monggo tadi atas penjelasan dari Pak Ari mungkin tadi Pak Ari ada request khususnya bahwa akan menayangkan sebuah video mungkin saya berikan saran Mari boleh di bantu untuk diupload di Google Drive saja nanti pak Ari bisa mencantuman itu di kolom Chat Zoom ada juga YouTube mungkin bisa diakses oleh seluruh peserta demikian karena mengingat Keterbatasan waktu kita buka dulu pertanyaan lagi ya Pak Arya dan kemudian dari Kota Blitar hadirnya kemudian dipersilahkan kami menanti ibu Dian dari Kota Blitar dipersilakan ibu Dian pertanyaannya untuk pak Ari ya dibantu untuk mengaktifkan microphone ibu Dian dibantu untuk menganut ibu ya kami masih belum mendengar suaranya Bu Dian baik tentunya dari penyelenggaraan acara ini masih berlangsung dan kita masih memiliki satu narasumber lagi untuk bisa kita dengarkan bersama ayah kami nantikan Iya Ibu diam mungkin kami bisa memberikan saran untuk bisa melepaskan headset dan berbicara langsung ibu boleh dicoba kembali ya untuk kabelnya juga termasuk harus dicabut ibu baik Kami nanti kan ibu Dian masih bergabung ya baik kami mungkin sembari menanti Bu Dian mengingatkan juga untuk seluruh sobat ASN tadi yang sudah memberikan pertanyaan ada ibu Faiza dan juga Ibu Ditya untuk bisa mengirimkan alamatnya ke kontak person yang sudah ada di running text nanti kami akan Munculkan mungkin saya bisa bantu di kosong 8211 9411 jadi data diri Anda untuk bisa kami kirimkan hadiah ya Oke kita berlanjut untuk penanya terakhir di sini ada Ibu Siwi dari inspektorat SD a dipersilakan Ibu Siwi baik kami nantikan Ibu Siwi dari inspektorat Sidoarjo kira-kira Pertanyaan selanjutnya Seperti apa ya Pak Ari ya tentunya masih dalam pola seorang tua memang sangat mempostingkan Pak Ari sebagai orang tua dan ilmu Parenting itu banyak sekali ya sudah bergabung juga Ibu TV dipersilahkan dibantu untuk menganut ibu tidak bisa juga boleh dibantu mungkin headsetnya dilepas Ibu tidak tanpa perlu headset lagi Selamat pagi Bapak mohon izin mau bertanya untuk pendidikan anak di era digital memiliki Putra usia sekitar 12 tahun Pak ya sekarang kelas 5 SD nah kebetulan kan Putra saya ini ada di Dekar Bapak Jadi kami mohon masukan Bagaimana cara memanage penggunaan gadget terus kemudian Bagaimana cara menumbuhkan kesadaran anak saya ini agar apa ya lebih awal untuk tugas-tugas sekolahnya karena kami sendiri untuk memberikan gadget ke anak kami juga seperti buah simalakama Bapak karena posisi anak kami kan di bengkel sedangkan saya sendiri juga bekerja sama saya bekerja ketika tidak diberikan gadget juga kami juga agak kesusahan untuk menjalin komunikasi misal ketika dia pulang sekolah atau yang lainnya demikian Bapak Terima kasih terima kasih untuk penggunaan gadget dan juga untuk lebih aware pada tugas sekolah mohon izin Pak Ari mohon berkenan untuk bisa menjawab secara singkat karena keterbatasan waktu dipersilahkan Baik Terima kasih Bu Bu Siwi ini kita berbicara anak dalam pengasuhan daycare ya Bapak Ibu sekalian kita memastikan pastikan daycare dari anak-anak tersebut itu tersertifikasi artinya mempunyai karakter-karakter yang memang itu terbaik bagi tumbuh kembang anak gitu kan Mbak terbaik dengan tumbuh kembang anak ini bukan berarti wi-fi-nya entar di loss pokoknya semuanya gitu kan tidak ada CCTV tidak ada apa ngerem gitu kan Nah komunikasi sekali lagi yang dibangun parent orang tua dengan pengelola daycare ini penting ya kan Jangan sampai kita ada beberapa kasus ya Ada daycare gitu kan anak-anak justru menonton tayangan yang tidak pantas bagi mereka gitu kan dan itu pun juga dilihat tiba-tiba Apa karena kelalaian dari para pengasuhnya ini yang penting nah Seperti yang saya sebut kan tadi ketika anak usia rentang 12 tahun atau 5 kelas SD ini ada pembatasan-pembatasan waktu tanggung jawab itu sudah harus mulai kita berikan terlebih anak ini mendekati kelas besar atau kelas tinggi kelas 6 yang itu nanti anak harus bisa kita ajak mereka berpikir kamu nanti smpnya kemana sih gitu kan Nah kamu bayanganmu nanti cita-citamu di sma-nya mana profesimu apa apakah seperti seperti Ibu seperti mama atau seperti papa gitu kan dan itu dilakukan dalam proses Ini Membutuhkan seperti ini nah gitu kan dan hal-hal yang mungkin ya Bisa bukan mungkin yang bisa Ibu komunikasi kan ada daily activity ya daily activity yang itu harus disepakati bersama dari panjenengan Bu Siwi dengan pengelola daycare anak nanti pulang dari SD jam berapa nih gitu kan Istirahat jam berapa setelah istirahat ini memastikan nggak istirahat jangan-jangan masuk kamar kemudian dengan main gadget gitu kan di luar pengawasan dari pengasuhnya ini kan juga pengabean namanya kalau pengambean ini berarti harus kita lihat bersama dan ada juga ketika daily activity itu harus di cross check juga dengan siapa dengan mungkin dengan temannya yang sama-sama di daycare jadi Mas Mas misalnya mas Fulan tadi benar enggak melakukan ini nah ini attachment ini juga kita bisa melihat dari rentang teman-teman eee usia mereka yang ada di daycare dan sekali lagi deker bertanggung jawab juga Bu bukan hanya ngelos untuk eee fase akses internet tapi mereka juga ada sesi-sesi mungkin jam untuk ibadah jam untuk bermain jam untuk mungkin ngaji dan sebagainya ini harus kita lihat dan amati bersama-sama Saya rasa itu aja deh bu Baik terima kasih juga Sorry Terima kasih juga untuk ibu siswi penanya terakhir tadi dari sesinya Pak Ari begitu ya Ada ibu Faiza Ibu Diti ada Ibu jangan lupa untuk mengirimkan alamat ke kotak person yang sudah ada di running text begitu data diri begitu untuk bisa kami kirimkan hadiah yang akan kami berikan kepada seluruh sobat yang sudah bertanya baik izin saya akan merekat dari penjelasannya Pak hari terkait pola asuh orang tua di digital tapi sudah menjelaskan datanya ya angkanya bahkan ini yang mengejutkan 3,5% bayi sudah menggunakan ponsel katanya seperti itu wah luar biasa sekali teknologi informasi ini dengan perkembangan zamannya ternyata bisa memberikan efek yang positif kalau kita bisa melihat dari sektor ekonomi itu maju tentunya ya dengan perkembangan digital dan juga ada eee sektor pendidikan lalu responden yang pernah mengalami cyberbulling berdasarkan usia ini ternyata yang mendominasi adalah kalangan remaja 15 sampai 20 tahun mungkin kita bisa lebih fokus lagi kepada anak-anak kita ya di masa-masa remaja itu karena ternyata ini angka yang sangat mendominasi baik lalu dimasukkan juga oleh Pak Ari bahwa pengasuhan anak adalah upaya untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan anak kasih sayang kelekatan lalu keselamatan dan juga kesejahteraan yang menetap dan juga berkelanjutan demi kepentingan terbaik bagi para anak dibutuhkan juga yakni hubungan individual begitu ya Pak Ari ya dan juga diantaranya kelekatan itu akan berhasil dengan pola asuh yang tepat contohnya mungkin dengan sentuhan ada juga tiga jenis pola asuh yang pertama otoriter demokratis dan juga permisitif demikian Terima kasih banyak Pak Ari ini sekali lagi pemaparan yang sangat bermanfaat sekali untuk kita karena kembali lagi eee Parenting ini tidak hanya seorang ibu yang akan memberikan ilmu ini tapi juga disertai dengan peran bapak yang dibutuhkan sekali lagi terima kasih Fahri atau suka yang bermanfaat baik sobat ASN kita masih berlanjut tentunya dan kali ini kita akan menjumpai untuk narasumber yang kedua namun sebelumnya tapi di sini akan mengajak sobat ASN untuk menyaksikan sebuah tayangan terkait mendidik anak di era digital salah satu tanda perubahan zaman yang dialami yang akan kita sekarang adalah informasi dan media ada begitu banyak mereka hal ini berbeda dengan masa waktu kita sebagai orang tua sendiri anak-anak terbiasa dengan begitu banyak informasi yang ada di dunia digital kita seringkali ketakutan atau lebih gagal dalam menghadapi teknologi dibandingkan anak-anak tetapi jangan sampai Ayah Bunda kemudian menjadi melarang anak dan bukannya memberikan mereka pelajaran agar pada akhirnya bisa cerdas digital teknologi memberikan banyak Kesempatan agar anak siap untuk cerdas di masa depannya anak bisa belajar untuk bisa menggunakan teknologi dan media dengan aman Tahu betul mana informasi yang bisa diabadikan atau mana tontonan-tontonan yang cocok untuk usianya dia apabila kita memberikan bimbingan anak juga bisa belajar untuk berkolaborasi dengan apa yang ada di sosial media anak bisa mengumpulkan sumbangan untuk orang yang jauh anak bisa belajar dari banyak sumber informasi yang tidak mungkin datang ke kelas atau ke rumah sendiri anak-anak yang ditumbuhkan untuk cerdas digital juga pada akhirnya bisa melatih kemampuannya untuk terus kritis biasakan anak untuk menilai Apakah informasi ini benar biasakan anak untuk tidak mudah menyebar apa yang dia tonton atau apa yang dia baca di media massa tanpa mengeceknya terlebih dahulu anak-anak yang dilatih untuk bisa cerdas digital dan menguasai literasi media juga pada akhirnya tumbuh menjadi anak-anak yang krea bukan hanya sekedar menjadi pembaca koran tapi pada akhirnya bisa menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan bukan sekedar menjadi penonton video di internet tapi pada akhirnya bisa berkreasi dengan menciptakan produksi-produksi diri sendiri media yang begitu berlimpah dan ada di sekitar anak ada kesempatan belajar kesempatan mereka untuk mempersiapkan diri untuk masa depan Apakah mereka mendapat manfaat atau justru punya resiko akan tergantung pada dukungan kita sebagai orang tua semoga kita terus menumbuhkan kebiasaan anak untuk menggunakan media dengan aman untuk terus tumbuh kritis [Musik] Izinkanlah saya untuk memperkenalkan narasumber kedua kita direktur keluarga perempuan anak pemuda dan juga olahraga dari Kementerian perencanaan pembangunan Bappenas dan untuk pendidikan beliau telah menempuh pendidikan S1 Planologi ITB dan juga S2 internasional miskin dan yang terakhir direktur keluarga perempuan anak pemuda dan olahraga 2016 hingga saat ini Mari kita sambut bersama ibu woro Sri Hastuti sulistyaningrum stmids ibu borostuti sulistyaningrum atau yang akrab dipanggil ibu Lisa Selamat siang Ibu selamat siang baik alhamdulillah baik alhamdulillah baik baik ibu Lisa kali ini kita membuka tema dengan pembangunan keluarga perlindungan anak di era digital Benar ya Ibu Ya baik saat ini dunia menghadapi perkembangan teknologi yang sangat pesat termasuk digitalisasi tersebut bagaimana pengaruhnya terhadap tumbuh kembang anak baik terima kasih banyak mohon maaf karena saya masuknya Agak terlambat jadi ada beberapa hal yang ingin kamu sampaikan di sini terkait dengan pembangunan keluarga dan perlindungan anak di era digital kita mulai dari struktur penduduk Indonesia dulu ya Karena pada saat kita bicara tentang pembangunan keluarga Perlindungan Anak kita harus tahu dulu siapa sih sebenarnya yang disasar nah ini gambarannya ya bagaimana sekarang ini penduduk Indonesia kita adalah 270 juta 70 juta jiwa yang dimana separuhnya lebih itu adalah mereka yang ada di dalam kelompok muda kita kelompok muda anak-anak itu menempati hampir sekitar 29% 30% dari penduduk Indonesia artinya merupakan potensi yang sangat luar biasa yang harus kita benar-benar perhatikan karena merekalah nanti akan mengisi pembangunan Artinya kita harus memastikan Bagaimana kualitas sdm kita dalam hal ini anak-anak kita benar-benar memang baik yang supaya nanti bisa menjadi pembangunan kemudian kalau kita bicara dari keluarga ada 68,9 hampir 69 apa 69 juta keluarga Indonesia Nah ini artinya juga dengan jumlah yang sangat besar ini kita tentunya banyak sekali program-program yang bisa kita Arahkan untuk menguatkan keluarga di dalam salah satunya terkait dengan pengasuhan anak ini jadi memang ini perlu menjadi perhatian kita bersama Bagaimana kalau kita mau mengetahui seperti apa apa misalnya Bagaimana keluarga anak kelima anak di dalam kita harus tahu dulu struktur penduduk Indonesia kita seperti apa jumlah laki perempuan hampir bersama ya anak laki-laki anak perempuan juga nggak terlalu beda jauh jumlahnya artinya Pada saat kita melakukan upaya intervensi atau kebijakan untuk apa pembangunan Perlindungan Anak maupun keluarga ini harusnya apa memperhatikan kebutuhan-kebutuhan yang berimbang antara laki dan perempuan anak laki maupun anak perempuan jadi ini ini adalah gambarannya Bapak Ibu pada saat kita bicara apa SDM Indonesia saat ini naik saja ini adalah situasi yang masih kita hadapi pada saat kita lihat bahwa jumlahnya sangat besar tetapi isu permasalahannya pun juga tidak terlalu bukan satu hal yang kita cukup apa banggakan ya ini ini adalah gambarannya jadi ini kalau kita lihat persentase Penduduk miskin di Indonesia kita ini cukup tinggi ya masih cukup tinggi dan apa menjadi PR besar kita pada saat kemudian kita bicara keluarga pada kesatuan Itu keluarga miskin nah ini juga kembali lagi isu pengasuhan ada yang sudah banyak disampaikan oleh Pak Ari mengenai isi pengasuhan itu akan sangat juga terdampak pada saat kondisi keluarganya juga tidak dalam kondisi yang tidak baik ya Nah ini yang juga menjadi catatan apalagi Kemudian pada saat kemudian kita melihat bahwa ada keluarga-keluarga yang tidak lengkap artinya misalnya orang tuanya tunggal dan banyak juga keluarga-keluarga yang dikepalai oleh keluarganya ini adalah perempuan nah ini juga menjadi catatan dalam hal masalah tadi pengasuhan ya bahwa pada saat kemudian dihadapi keluarga itu adalah keluarga yang tidak lengkap ya dalam arti misalnya keluarga tunggal mereka harus dituntut untuk juga memenuhi kebutuhannya dengan bekerja Nah itu pengasuhan kembali menjadi sorotan nah ini menjadi tantangan-tantangan ya pada saat kita bicara tentang pembangunan saat ini yang di mana kita akan menghadapi isu digitalisasi ya yang memang sudah kita akan apa kedepannya akan kita hadapi nah kemudian kita juga masih menghadapi isu-isu terkait dengan apa rumah tangga rumah tangga yang masih menghadapi tantangan di dalam bicara terkait dengan apa pemenuhan hak-hak anak ya karena masih ada tidak bisa memenuhi dari sisi air bersih sanitasi dan seterusnya next saja mbak Mungkin saya nah ini juga terkait dengan kaitannya dengan istilahnya apa ya keutuhan keluarga ketahanan keluarga pada saat kemudian sudah terjadi adanya satu perceraian kembali lagi itu pengasuhan ini yang catatan penting bagi kita kalau kita lihat datanya menunjukkan peningkatannya dari tahun ke tahun angka 2021 juga sudah meningkat lagi dari yang 2020 nah ini ini juga menjadi satu catatan bagi kita bagaimana Pada saat kemudian kita bicara mau melakukan pengasuhan di tengah ke apa di tengah keluarga yang tidak utuh seperti ini dimana terjadi konflik di dalam keluarga dan sebagainya nah hal-hal ini yang juga menjadi perhatian kita ya pada saat kemudian kita bicara tentang Perlindungan Anak ataupun pengasuhan anak di era digital dihadap yang dimaksud kita hadapi adalah situasi situasi seperti ini belum lagi kita bicara isu perkawinan anak dimana anak masih anak untuk keluarga mereka tidak punya kemampuan untuk dalam hal memberikan pengasuhan Nah inilah menjadi tantangan kita bersama gitu ya Jadi mereka sendiri masih sulit untuk bicara memenuhi apa yang menjadi Keinginan mereka kebutuhan mereka tapi kemudian mereka memiliki tanggung jawab untuk kemudian apa memelihara anak-anak mereka yang yang di mana Ini masih belum memiliki kemampuan cukup ya untuk bisa melakukan pengasuhan dan sebagainya Walaupun memang anak ini sudah mengalami penurunan tetapi yang perlu kita cermati ya di sini yang menikah di bawah 15 tahun ini semakin meningkat ada kecenderungan semakin meningkat jadi ini PR yang sangat luar biasa ya kalau kita bicara disaat kita masih sudah menghadapi isu digitalisasi Tapi kita masih dihadapi juga isu terkait dengan pembangunan keluarga yang bukan satu hal yang mudah ya untuk kita selesaikan karena masih banyak problem-problem yang kita hadapi belum lagi kita bicara perkawinan Siri perkawinan Siri lebih-lebih lagi anak-anak kan tidak memiliki identitas hukum yang jelas legalitasnya nggak jelas ya kemudian juga apa pada saat kemudian kita bicara apa mereka untuk mendapatkan layanan dan sebagainya Itu juga konsisten tentunya menjadi terhambat karena apa mereka tidak apa memiliki dasar hukum atau legalitas tadi Nah ini ini yang tentu menjadi tantangan-tantangan apa pada saat kita bicara tadi yang masalah masalah nah kemudian kalau kita lihat di sini dari sisi perlindungan anaknya sendiri ya tentang perlindungan anak ini kan adalah suatu kegiatan untuk menjamin dan nilai-nilai anak-anak kita supaya terpenuhi haknya agar mereka bisa tumbuh kembang secara optimal bisa berkembang secara optimal bisa berpartisipasi bisa Apa bisa mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan apa diskriminasi itu adalah kalau kita katakan sebagai Perlindungan Anak gitu ya namun pada saat kita melihat bahwa jumlah anaknya cukup besar itu yang tadi kita yang saya sampaikan hampir 30% tapi juga masih terjadi kekerasan terhadap anak gitu ya walaupun angka prevalensif kekerasan terhadap anak mengalami penurunan tetapi angkanya masih catat cukup tinggi kemudian kita juga melihat dari sisi pengasuhan Di sini masih ada balita-balita yang tidak mendapatkan pengasuhan yang tidak layak memang angkanya Mengalami penurunan juga gitu ya tapi ini menjadi catatan bagi kita bersama bahwa masih ada anak-anak kita terutama balita yang tidak mendapatkan pengasuhan tidak layak kita mempunyai target di RPJM semen kita untuk kita turunkan ke 3,47 nah ini juga menjadi tantangan bagi kita untuk meningkatkan kualitas dari pengasuhan dalam keluarga ini naik saja kemudian ini yang tadi saya katakan kita juga masih memiliki apa catatan-catatan ya pada saat kemudian kita melihat ada pengasuhan dalam keluarga selama pandemi yang ternyata kemarin pandemi covid kita 2 tahun ternyata mempengaruhi sekali di dalam pengasuhan dalam keluarga Karena semua dilakukan di dalam keluarga kita bicara tentang apa sekolah mau kita bekerja kita beraktivitas itu semuanya dilakukan di dalam apa keluarga itu sendiri nah muncul banyak sekali apa kekerasan di dalam keluarga karena tekanan-tekanan akibat adanya pandemi covid yang kemudian berdampak kepada itu Umi ternyata juga memberikan tekanan kepada keluarga belum lagi dengan adanya pembelajaran jarak jauh ya yang dilaksanakan selama 8 menit Tidak semua orang tua mampu mendampingi anak-anaknya Dan ini juga menyebabkan tekanan lagi kepada orang tua di dalam memberikan pengasuhan sehingga terjadinya kerentanan terhadap kekerasan terhadap anaknya juga meningkat nah ini ini sebagai gambaran belum lagi kita bicara selama pandemic profit kemarin ya Ini anak-anak juga ada yang ditinggal oleh orang tuanya apakah karena mereka diisolasi orang tuanya ataukah meninggal dan sebagainya kemudian ada yang terjadinya kehilangan pengasuh ini juga menjadi catatan dan belum lagi kita lihat bahwa selama pandemi covid kemarin ini ada muncul atau tingginya ya kekerasan berbasis gender cyber atau kekerasan berbasis gender online dan angkanya cukup tinggi angkanya meningkat berkali-kali lipat nah ini yang juga menjadi apa catatan bagi kita dalam hal bicara tentang pengasuhan kemudian bagaimana dengan keterbatasan-keterbatasan yang ada dalam hal pengasuhan di keluarga ini menjadi tantangan besar bagi kita pada saat kita menghadapi era digitalisasi seperti saat sekarang ini saja nah ini yang kita katakan pengasuhan di masa pandemi ya Jadi kalau kita lihat di sini 79% orang tua mengizinkan anaknya menggunakan Gadget slide untuk belajar dan 71,3% anak telah memiliki gadgetnya sendiri jadi artinya sudah cukup banyak ya dan persentase yang artinya 3/4 lebih ya ini orang tua mengizinkan anaknya menggunakan Gadget untuk keperluan lain namun kemudian pada saat kemudian kita tanyakan apakah orang tua itu melakukan menjelaskan manfaat dan dampak negatifnya itu belum semuanya memberikan pemahaman tentang hal tersebut seperti contoh Ibu hanya 68% dan Ayah Hanya 59%. Jadi tetap kayaknya duduk masih didominasi oleh ibu ya di sini ya dan lebih banyak Ayah yang tidak menjelaskan mengenai dampak penggunaan gadget kepada anaknya dibandingkan ibunya lalu kemudian 90% orang tua menjelaskan dampak negatif penggunaan gadget itu terkait dengan masalah kecanduan saja lebih selebihnya adalah terkait dengan melihat iklan atau tayangan yang tidak so 30% memperlihatkan diperlihatkan atau dikirim foto atau video tidak sopan jadi memang ini yang menjadi catatan bagi kita bahwa belum semua orang tua itu yang dalam hal ini sebagai pengatur dari anak-anak itu memberikan pemahamannya tentang dampak penggunaan gadget dan kemudian Apakah mereka juga mendampingi di dalam penggunaan gadget selama pandemi covid ternyata juga tidak karena yang paling sering adalah Ibu memang itu 63% melakukan pendampingan sementara Ayah hanya 52%. ini juga menjadi catatan bagi kita pada saat kemudian orang tua sudah membiarkan anak-anaknya menggunakan Gadget tapi pada kenyataannya pendampingan memberikan pemahaman itu belum semuanya dilakukan oleh orang tua memang di sini menjadi pentingnya bagi orang tua itu adalah memberikan komitmen komitmen mereka ada juga memberikan apa istilahnya memberikan pemahaman dan juga Waktu mereka untuk memberikan apa mengasuh anak-anak mereka di dalam lingkungan yang memang sudah berubah sekarang ini ya dengan adanya digitalisasi ini Jadi ini memang apa penting bagi orang tua untuk memberi apa melakukan apa ya tadi yang disampaikan oleh Pak Ari mungkin kedekatan kepada anak Ya jadi mentang-mentang anaknya sudah pegang gadget sudah diam tidak melakukan hal-hal yang menurut mereka dianggap negatif yang keluyuran dan sebagian tapi sebenarnya itu bukan satu hal yang baik ya karena kita tetap harus melakukan komunikasi dengan baik ya kepada anak-anak mengenai dampaknya dan sebagainya Supaya anak-anak paham next ini adalah bagaimana kita lihat analisa situasi kekerasan terhadap anak pada ranah daring yang dimana kalau kita lihat yang tadi saya katakan muncul sangat banyak ya kekerasan berbasis gender online ya Dan kalau kita lihat di sini kasus eksploitasi seksual anak di Indonesia melalui media online ini cukup beragamnya mulai dari aplikasi chatting atau media sosial itu 33% WeChat 31% dengan menggunakan WhatsApp 12% Facebook 14% tiktok dan seterusnya jadi artinya ini adalah aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan oleh kita dan juga anak-anak dan ini ternyata sangat rentan terkait dengan eksploitasi seksual anak gitu ya Dan kalau kita lihat dari kasus prostitusi anak online 70 kasus yang tersebar 22 provinsi di 41 kabupaten kota di Indonesia yang tertinggi di DKI Jakarta dan Jawa Timur ini adalah penggambarannya Bapak Ibu jadi bagaimana tentang perlunya suatu pendampingan yang sangat intensif ya kepada anak-anak kita karena kita melihat bahwa ada kasus-kasus yang muncul dan ini yang menjadi catatan bagi kita bersama gitu jadi perlu perhatian kita bersama Memang benar bahwa next saja Memang benar bahwa apa ini sedikit gambaran lagi memang benar kalau kita lihat di sini yang namanya media digital dalam tubuh kembang anak itu ada dampak positif dan ada dampak negatifnya ya Jadi kalau kita lihat kalau memang kita benar-benar menggunakan media digital itu untuk hal yang positif dengan kita dan tinggi orang tua itu mendampingi atau pengasuh itu mendampingi itu bisa memberikan dampak yang cukup baik misalnya pada anak usia 13 tahun itu bisa melakukan akses dengan media digital itu menambah kosakata kan misalnya diperdengarkan dengan lagu-lagu tentunya lagu-lagu anak-anak Ya ini kemarin juga baru ribut lagi nih anak-anak punya nyanyi lagu orang dewasa gitu ya Nah ini ini yang tentunya hal yang hal yang bagus sekali gitu ya jadi ini yang penting bapak bagaimana kita memberikan pendampingan supaya media digital itu bisa digunakan secara positif karena dengan adanya media digital itu sebenarnya anak-anak itu bisa menambah kosakata angkat mengenal angka mengenal lagu pada anak-anak ya terus kemudian anak belajar mengenal perbedaan menumbuhkan sikap peduli dan berbagi itu bisa selama kita mendampingi Kemudian untuk usia 47 sampai 7 tahun bisa meningkatkan keterampilannya gitu mengenalkan Huruf angka dan pengetahuan dasar karena dengan media secara kita bisa melihat ya tidak hanya mendengar tapi dengan kita melihat itu kita bisa dengan mudah mendirikan apa pembelajaran mengenai huruf-huruf angka-angka dan sebagainya membedakan hal yang baik dan buruk mengenai fakta dan juga mana fakta dan fantasi nah ini juga bisa dilakukan lalu untuk yang 8 12 tahun juga bisa memberikan pemahaman tentang anggota tubuh meningkatkan daya imajinasi anak kemudian juga yang sudah lebih eee apa dewasa lagi kita bisa gunakan untuk memperkenalkan berbagai keragaman keras etnis situasi ekonomi untuk mengenakan apa sebagai media untuk belajar media untuk blog ya melatih anak-anak untuk menuangkan idenya untuk terbiasa menulis oh bukan hanya membaca ya tadi dan juga memanfaatkan kekayaan untuk memperluas pengetahuan wawasan dan mendiskusikannya ini terjadi ini saya sambil saya ambil contoh Apa yang anda lakukan oleh ini keponakan saya yang sudah punya anak jadi cucu saya dan orang tuanya sangat mendampingi sekali anak-anaknya dalam memanfaatkan install ini anak-anaknya diajarkan untuk memulai belajar menggambar dengan menggunakan media apa apa digital ini dan kemudian mengirimkannya dalam bentuk blognya mereka Jadi mereka sudah dibiasakan untuk membangun blog terus kemudian mereka menulis di situ sehingga akhirnya anak ini sekarang sedia SD itu sudah bisa mengeluarkan kalau dulu kita punya kita kalau bapak ibu tahu mungkin kecil-kecil punya karya Ya itu salah satunya yang mengisi itu adalah cucu cucu itu cukup ponakan saya karena memang sudah diajarkan dari kecil dari mereka itu masih mungkin TK ya waktu itu akan lebih muda lagi memanfaatkan media itu untuk hal-hal yang positif untuk mereka belajar dan seterusnya jadi itu yang itu yang dilakukan sekarang bisa menulis kemarin baru ikut lomba untuk apa lomba menulis ya tingkat kota dan menjadi juara jadi ini yang yang kembali lagi kalau memang kita bisa mendampingi dengan baik mengarahkan anak-anak kita dengan baik sebenarnya media digital itu sangat bagus ya untuk bisa membantu tumbuh kembang anak secara optimal gitu hanya tadi yang perlu dihindari supaya jangan mengakses pada tayangan-tayanan yang mengandung unsur kekerasan seksualitas bahasa yang tidak senonoh Penyimpangan di gender dan antisosial jadi ini yang harus kita perhatikan Namun kita juga tidak menafikan bahwa media digitalnya juga memberikan dampak yang negatif juga gitu ya Seperti contohnya gangguan fisik ya apabila menggunakan teknologi digital secara berlebihan ini nanti bisa ada gangguan mata ya ini contohnya juga pakai kacamata ya usia masih muda tapi sudah pakai kacamata Karena memang tadi terbiasa di depan apa komputer atau laptop itu ternyata membawa dampak kepada kesehatan mata juga memang harus sering-sering diperiksakan lalu kemudian masalah tidur jam dan lama waktu tidur itu menjadi tidak teratur karena apa cenderung kalau sudah asik lupa waktu tapi kembali lagi Tinggal bagaimana kita mendampingi memberikan pemahaman kepada orang tua untuk mendisiplinkan dari sisi waktunya juga kesulitan konsentrasi ini kalau memang Yayasan main game gitu ya dan sebagainya gitu susah deh konsentrasi kepada yang pelajarannya yang dipikirkan Aduh ini saya sudah level sekian nih pendek level sekian gitu ya ini kan masalah karena efek dari teknologi ya itu kemudian ketidakseimbangan perkembangan motorik kasar dan halusnya anak terbiasa duduk hanya melihat kepada apa gadgetnya saja sampai lupa kalau mereka sebenarnya harus beraktivitas fisik nah ini yang juga menjadi Apa efek dari efek negatif dari teknologi gangguan pencernaan karena sering menahan lapar nanti dulu ah lagi bacanya lagi seru nih gitu ya Nah seringkali seperti itu kemudian ketidaksamaan Dan juga mungkin juga ada yang asik makan melulu gitu ya sambil baca atau sambil apa gitu di media Apa itu online lainnya tanpa sadar mereka juga jarang bergerak sehingga akhirnya tadi ada obesitas masalah obesitas kemudian risiko kedua adalah gangguan perkembangan bahasa dan sosial jadi memang ini menunda perkembangan bicara dan bahasa anak bisa terjadi kalau anak-anak terbiasa untuk melihat yang bukan hal-hal yang sifatnya untuk melatih Mereka bicara ya jadi karena sudah terbiasa hanya melihat gadget dan segala macamnya lupa gitu untuk mereka diajar untuk berbicara eee apa Belajar bahasa terutama untuk anak-anak yang dibawa usia 2 tahun ini lalu kemudian membatasi pergaulan sosial ya karena lebih suka bermain sendiri jadi karena individu jadi anak-anak itu menjadi seperti itu ini dan mereka biasanya sudah punya komunitas yang berbeda dibandingkan anak-anak yang mungkin ada di lingkungan sekitar mereka ini yang sering terjadi termasuk mengurangi waktu berkualitas bersama keluarga karena mereka sudah asik sendiri dengan dunianya mereka sendiri selain itu juga efek negatif memang di sini kalau apa Kalau kami lihat memang perlu adanya suatu pendampingan ya kepada anak-anak ini dalam menggunakan perangkat digital gitu ya bahwa orang tua itu harus tahu harus paham jadi tidak asal Oh ya sudah anak-anaknya main udah kita diem saja tanpa tahu apa gitu tapi harus memahami dulu sebenarnya apa sih aplikasinya bener nggak sih programnya memberikan edukasi kepada anak-anak atau malah jangan-jangan apa memberikan pengaruh negatif kepada anak-anak ini yang harus tahu dan itu makanya penting bagi orang tua itu untuk mendampingi pada saat anak-anak itu bermain media digital dan juga gunakan perangkat digital bersama saat dipinjamkan kepada anak gitu ya jadi supaya juga tahu juga tracknya ya kita bisa mentris gitu ya apa sih sebenarnya dibuka oleh anak-anak kita gitu ya dan orang tua juga teknologi juga gitu apa Kita juga harus mengikuti perkembangan zaman lah kalau saya mengatakan seperti itu Jadi kita tahu apa saja situs-situs anak-anak yang biasa dikunjungi dan sebagainya supaya kita juga paham gitu dan yang penting disiplin waktu jadi akhirnya kita menetapkan jadwal dalam menggunakan perangkat digital saat di rumah nah ini Tentunya butuh komitmen kita bersama tidak hanya si anak tapi kitanya juga harus memiliki komitmen yang sama jadi pada saat kita sama-sama Oke kita sekian saja kita menggunakan apa gadget selebihnya tidak menggunakan Gadget Nah itu harus kita sepakati bersama itu yang repotnya kita orang tua ya yang di mana kita punya tanggung jawab untuk pekerjaan Juga misalnya apa istilahnya panggilan atau misalnya perintah atau apa dari pimpinan nggak bisa kita lakukan ya Nah ini yang harus pintar-pintarnya juga kita mengatur waktu untuk bisa apa memastikan disiplin dan Sisi waktu ya lalu kemudian memonitor aktivitas dunia maya anak dan mengunci situs-situs yang tidak layak untuk anak kembali lagi ini juga ada ada hal-hal yang sudah bisa kita lakukan untuk mencegah itu tetapi kembali lagi teknologi semakin canggih orang-orangnya juga semakin belajar juga sehingga kadang-kadang yang sudah di filter bisa dibuka juga nah ini kembali lagi kita harus keep update terhadap hal-hal tersebut ya lalu kemudian mengajak anak beraktivitas dan bermain langsung untuk meningkatkan interaksi antara anak dengan keluarga nah cuma memang saya langsung saja ya Mbak Saya ingin bicara tentang keluarganya juga nih pada saat kemudian bisa balik lagi Mbak bisa balik lagi ke yang tadi yang keluarga nah cuma memang pada saat kemudian kita dihadapkan apa untuk membangun apa menguatkan dari sisi keluarga maka pendekatan dan pembangunan Keluarga ini harus kita lakukan secara komprehensif nggak bisa sepotong-sepotong gitu ya Artinya kita harus memperhatikan siklus hidup karena untuk bisa kita memastikan tadi dalam hal pengasuhan itu baik tidak hanya kita mencari pengasuhan tapi kita bicara mencakup keseluruhannya gitu ya karena membangun keluarga itu artinya mewujudkan keluarga yang berkualitas berketahanan dan sejahtera yang hidup dalam lingkungan yang sehat artinya berkualitas berketahanan Sejahtera lingkungannya harus sehat dan ini harus kita lihat dalam setiap tahapan kehidupan dan juga harus kita perhatikan intervensinya juga berbeda-beda gitu Jadi pada saat kita bicara membangun keluarga untuk bisa memiliki pengasuhan yang baik itu harus dimulai dari kita mempersiapkan selama sebelum mereka masuk ke lembaga pernikahan tadi gitu ya jadi diperanikannya kita siapkan gitu makanya kenapa kalau saya tadi mengatakan perkawinan anak itu menjadi menjadi salah satu isu mengemuka sekarang ini dalam hal pembangunan keluarga juga karena mereka tidak siap tapi mau dipaksa untuk berkeluarga dan kemudian akan mempengaruhi dari sisi kualitas keluarganya terhadap kita tujuannya adalah ingin membangun keluarga yang berkualitas karena tidak persiapkan di masa pranikahnya gitu ya lalu kemudian di saat kamu kehamilan pasca melahirkannya usia anak remaja produktif sampai kepada lansia itu pun sendiri menjadi hal yang harus kita pertimbangkan di saat kita bicara tentang pembangunan keluarga prinsipnya adalah kita harus responsif gender harus sektor karena ini sifatnya tidak bisa diselesaikan oleh salah satu pihak dalam membangun keluarga ini tapi harus melibatkan berbagai pihak dan komprehensif artinya dari hulu ke hilirnya Kemudian dari individu sampainya harus kita selesaikan harus kita pastikan untuk bisa membangun keluarga berkualitas pada saat kita sudah siapkan individu masing-masing dalam keluarga itu kita kuatkan tapi kemudian lingkungannya tidak kita kuatkan itu pasti akan mempengaruhi juga nah ini tentu maka menjadi satu hal pendekatan yang harus kita lakukan secara komprehensif dalam membangun keluarga termasuk harus memperhatikan dinamika yang terjadi karena sekarang ini di dalam bentuk keluarga itu sudah mulai ada pergeseran pergeseran dulu family bahkan sekarang banyak sekali keluarga-keluarga yang juga tentu saja Bahkan ada sekarang mulai apa tadi ya anak-anaknya pada dititipkan kepada apa keluarga besarnya atau di tempat penitipan sementara dan seterusnya jadi ini hal-hal yang harus kita pertimbangkan di dalam kita bicara pengasuhan dengan mempertimbangkan tadi pembangunan keluarganya dulu next kemudian jadi kalau kita lihat di sini bisa bicara membangun keluarga itu harus yang komprehensif dan terintegrasi karena membangun keluarga yang terintegrasi terintegrasi ini tidak hanya kita bicara meningkatkan ketahanan keluarga dengan memastikan adanya legalitas dan juga keutuhan keluarganya atau kesalahan gendernya bicara tentang pengasuhan dan perawatannya bicara tentang ekonomi keluarganya kebutuhan dasar kebutuhannya dan psikologinya tapi juga kita memperhatikan lingkungannya lingkungan di sini adalah dari sisi Apakah sarana prasarananya mendukung Apakah masyarakatnya komunitasnya dunia usaha akademisi juga mendukung untuk upaya-upaya mewujudkan lingkungan yang kondusif dalam membangun keluarga yang berkualitas tadi termasuk Bagaimana penguatan regulasi penegakan hukum dan lingkungan yang kondusif jadi Artinya kita tidak hanya bicara di dalam satuan keluarganya tapi kita juga melihat kepada lingkungan yang lebih luas untuk bisa memastikan keluarga itu berkualitas dan ini juga harus diperkuat dengan bagaimana kita menguatkan mekanisme Sinergi dan koordinasi dari berbagai kebijakan yang ada karena tadi membicarakan pembangunan keluarga itu tidak bisa diselesaikan oleh salah satu sektor tapi harus sinergis ya dengan berbagai sektor-sektor yang lainnya jadi ada termasuk juga regulasinya kan sangat beragam nah bagaimana kita melihat dari sisi harmonisasi regulasi dan kebijakannya Bagaimana kita bicara koordinasi kelembagaan terbesar dan daerahnya dan bagaimana kita menerapkan pendekatan keluarga ke dalam bentuk kebijakan program dan kegiatannya sampai menguatkan data dan sistem informasi keluarganya karena kalau kita tidak punya data yang kuat yang akurat kita sulit dalam melakukan intervensi intervensi untuk membangun keluarga jadi ini ini adalah kalau kita bicara membangun satu keluarga yang komprehensif dan terintegrasi untuk memastikan bahwa keluarga memiliki ketahanan tadi dan berkualitas gitu ya jadi ini ini yang apa perlu menjadi perhatian kita bersama saya cukupkan dulu sampai di sini Mbak mungkin ada hal yang saya akan lari-lari kepada kebijakan ya silahkan baik ya terima kasih banyak tentunya Ibu Lisa nah ini memang ya dengan budaya yang baru dengan budaya yang baru tentunya yaitu budaya digitallisasi maka sekelilingnya kita perlu adaptif begitu Ibu Lisa Ya peran orang tua kembali harus dipentingkan itu dia nah tentunya sebelum kita membuka untuk sesi q&a dan juga saya akan meresume dari materinya Ibu Lisa Saya akan mengajak anda untuk menyaksikan bersama video tayangan peran penting orang tua bagi pertumbuhan anak [Musik] langsung saja yang sobat ASN kita buka untuk sesi tanya jawab bisanya Ibu Lisa masih dengan temanya yakni pembangunan keluarga perlindungan anak di era digital kami meminta tentunya untuk Penanganannya silahkan untuk raisain atau bisa menggunakan reaction Zoom nanti dari Tim kami atau dari host Zoom kami akan memilih peserta yang pertama kali untuk bisa rise hand kita sudah memiliki penanya di sini yang pertama ada Bapak Sugeng karjono baik langsung saja kami hadirkan Selamat siang pak Sugeng dipersilakan untuk bisa memberikan pertanyaan langsung kepada Ibu Lisa Selamat siang Ibu Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ibu sudah terdengar halo [Musik] Ibu dari tayangan Tadi saya maaf terlebar bahwa penduduk kita 270,20 tahun 2020 yang saya lihat tadi persentase kemiskinan 81 gendernya untuk kemiskinan itu berapa kalau kita lihat tayangan tadi malam di media televisi bahwa Indonesia ini hari ini masuk negara terkait dengan kemiskinan ini bahwa dengan media sosial ini Tentunya kan orang-orang yang mampu suatu misal Saya dari keluarga miskin itu memegang HP kalaupun punya HP itu HP yang Maaf jadul gitu saja kita untuk parential ini kan untuk menuju kepada keluarga Bagaimana bisa memanfaatkan untuk maju kalau kita ambil Bu Bagaimana kebijakan dari bapernas itu terkait dengan medsos ini dalam menggunakan media ini apakah ada kebijakan misalnya ya mudah-mudahan kita tidak miskin 100% ya hanya berapa tapi ada artinya mempercayai saya kebijakan yang bagaimana artinya dari pihak negara kita melalui Bappenas itu program-program untuk mengeteskan kemiskinan ini khususnya berfokus kepada penggunaan media ini bagi warga kita itu aja ibu yang kami pertanyakan dan yang kedua kepada host atau admin Ibu saya nggak bisa chatting mohon materi dari narasumber Terima kasih mohon maaf Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh yang pertama lalu untuk materi silahkan Pak Sugeng nanti kami akan menginformasikan untuk terkait linknya yang untuk bisa mengakses begitu ya Baik Ibu Lisa ini sekali lagi data tayangan kemiskinan yang tadi ibu sudah muncul kan begitu ya dan katanya sudah mendapatkan data lagi katanya memang ini memang sudah menjadi fokus perhatian bahwa ternyata Indonesia banyak warganya yang masih miskin terlebih dalam memiliki gadget begitu ya untuk gadget ada mungkin yang masih yang yang jadul begitu Ibu Lalu seperti apa kebijakan Bappenas sendiri untuk warga miskin terlebih dari sisi digitalisasi dipersilahkan Terima kasih Bapak atas pertanyaannya mohon izin saya tidak akan touch untuk kemiskinannya ya karena kebetulan ada Direktorat atau bagian yang menangani tentang kemiskinan langsung ya saya akan lebih banyak kepada kebijakan perlindungan anaknya dan juga pembangunan keluarga yang sudah kita siapkan di dalam dokumen perencanaan kita mungkin bisa ditayangkan ya Mbak bantu untuk paparan saya ini tadi saya paparannya saya potong karena memang pasti nanti akan ada pertanyaan ke sana supaya tidak terlalu banyak saya yang bicara jadi kalau kita lihat di sini bahwa sebenarnya kalau kita bicara tentang apa Perlindungan Anak itu sebenarnya sudah sudah kita tuangkan di dalam dokumen perencanaan pembangunan kita yaitu rpjmn 2020-2024 sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo bahwa RPJM ini nanti harus bisa menjadi acuan kita di dalam pelaksanaan pembangunan jadi artinya dia harus memuat apa yang menjadi target kita ke depan dan ini yang harus dijalankan oleh semuanya jadi harus menjadi menjadi apa acuan bagi semua pihak untuk bergerak naik saja dan kalau kita lihat di sini di dalam rpjmn 2020 2024 ini pada saat kita bicara tentang perlindungan anak dan pembangunan keluarga ini paling tidak ada di dua prioritas nasional Prioritas pertama adalah terkait dengan meningkatkan SD berkualitas dan budaya sains dan meningkatkan dan juga prioritas nasional keempat terkait dengan revolusi mental dan pembangunan kebudayaan Nah kalau kita lihat dipritas nasional yang ketiga ini ada program prioritas next saja atau arah kebijakan yang di mana di dalamnya salah satunya adalah terkait dan meningkatkan kualitas anak perempuan dan pemuda termasuk di dalamnya pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai salah satu kegiatan prioritasnya di luar dari perlindungan perempuan kemudian kualitas Pemuda dan juga ada program-program prioritas yang sebenarnya juga terkait dalam hal pemenuhan hak anak yang sebelumnya hak anak yang memang melekat di dalam program-program prioritas lainnya seperti misalnya program pemerintah satu pengendalian penduduk dan penguatan tata kelola kependudukan ini bicara tentang pemenuhan hak dalam hal legalitas anak itu akta kelahiran ada di sana kemudian perlindungan sosial ini adalah terkait dengan isu kemiskinan juga ada bantuan sosialnya harus yang subsidinya tepat sasaran ini kalau kita bicara tentang bagaimana kita menyasar kepada mereka-mereka atau kelompok-kelompok atau rumah tangga rumah tangga yang Rentan Rentan dalam hal ini rentang miskin dan sebagainya nah ini ini yang kita lakukan melalui program prioritas ini dan kemudian kita juga punya Manager Project reformasi perlindungan sosial yang Makanya sekarang ini salah satunya dengan kita melakukan pendataan kembali Reksa registrasi sosial ekonomi yang bapernas dengan BPS saat ini sedang akan melaksanakan mulai 14 Oktober ini Jadi ini adalah bagian dari kita untuk menajamkan kita dalam hal targeting supaya lebih tepat dalam nanti kita memberikan apa perlindungan sosial ini dalam bentuk bantuan maupun jaminannya nantinya ya dinas sosialnya lalu kemudian kalau kita bicara tentang kesehatan ini ada bicara juga tentang bagaimana memastikan imunisasi dasar lengkap pemberian ASI dan sebagainya ini ada di dalamnya di dalam peningkatan akses dan modul layanan kesehatan yang pendidikan program prioritas yang keempat yang peningkatan pemerataan layanan pendidikan dan yang berkualitas ini kita bicara untuk bagaimana kita memenuhi hak-hak anak kita dalam hal apa pendidikannya terutama kita menyasar juga kepada anak-anak yang anak-anak yang tidak sekolah lagi kita tarik mereka ke sekolah anak-anak yang di apa misalnya menjadi bagian dari masyarakat adat yang terpencil dan seterusnya itu adalah bagian anak-anak yang bekerja itu menjadi bagian yang kita garap melalui program prioritas yang ada di program prioritas tempat ini nah khusus yang kelima ini kita bicara tentang gambaran besarnya kita untuk bisa memenuhi pemenuhan hak dan perlindungan anak dan juga termasuk secara spesifik kita bicara perlindungan anak-anak dari kekerasan penelantaran dan tidak pidana perdagangan orang nah ini yang yang masuk di dalamnya jadi ini ini yang ini yang apa kalau kita lihat di Prioritas nasional ketiga ini sifatnya adalah memang menyebar di beberapa area pada saat kita bicara pemenuhan hak anak tetapi secara spesifik kita ada bicara tentang pemenuhan hak dan perlindungan anak di dalam rpjmn next saja Nah untuk yang keluarga ini ada di Prioritas nasional yang keempat yang di mana Di dalam prioritas nasional keempatnya adalah upaya kita untuk membangun karakter melalui keluarga jadi di sini kita memastikan Bagaimana kesiapan kita dalam berkeluarga itu juga menjadi satu hal yang penting yang harus kita pastikan supaya nanti bisa keluarga ini mengawal pembangunan karakter yang bisa dilakukan melalui keluarga Karena membangun karakter ini kan bisa dilakukan melalui masyarakat melalui pemerintah sendiri dan juga melalui satuan pendidikan dan juga melalui keluarga nah ini yang bisa yang harus kita perkuat yang melalui keluarga ini melalui persiapan pembangunan keluarga kita next saja nah ini Bapak jadi secara garis besar di dalam prioritas nasional ketiga yang kita bicara tentang peningkatan kualitas anak perempuan dan pemuda memang kita tidak secara spesifik kebijakan terkait dengan Oh yang terkait dengan media daring gitu ya tidak tetapi yang kita lakukan untuk bisa menjawab indikator-indikator kita terkait dengan indeks Perlindungan Anak menurunkan kekerasan terhadap anak perkawinan anak ya menurunkan perkawinan anak ini adalah ada 10 strategi yang strateginya adalah bagaimana menguatkan pengasuhan di lingkungan keluarga dan mahasiswa sementara destitusi lainnya jadi memang masih menjadi payung besar ya sehingga nanti penerapannya itu akan dilaksanakan oleh masing-masing sektor tadi saya katakan bahwa di dalam kita bicara tentang pembangunan keluarga Perlindungan Anak itu bukan satu isu yang bisa diselesaikan oleh salah satu sektor saja tetapi harus bisa garap oleh berbagai sektor Nah nanti diterjemahkan oleh masing-masing sektornya di dalam kebijakan sektor masing-masing untuk bisa memastikan bahwa penguatan pengawasan itu berjalan loh di lingkungan keluarga dan juga di apa di pengasuhan sementara di institusi lainnya seperti kita bicara nanti di apa Dipati Panti di kemudian kita bicara di lpka dan seterusnya nah ini yang apa atau di Lapas nah ini adalah hal-hal yang harus kita kuatkan ya supaya pengasuhan bisa berjalan dengan baik supaya bisa membentuk anak-anak kita tadi berkualitas tadi jadi memang secara tadi spesifik terkait dengan kemiskinan kemudian penggunaan medsos itu tidak spesifik kita ke sana tapi kita bicara di tataran yang umum ya kalau kita di kalau kita bicara mengacu kepada rpjmn yang ada namun kembali lagi di dalam pelaksanaannya ini kan butuh kebijakan-kebijakan sektornya Nah kalau seperti itu nanti kita akan kembali kepada misalnya Apa kebijakan di sektor kominfo mereka sendiri dalam rangka mengatasi tadi apa perkembangan di era digital yang sangat luar biasa ini yang ternyata memberikan dampak yang baik positif maupun negatif ya Nah yang bagaimana kemudian mereka menyiapkan kebijakan-kebijakan itu nah memang kalau misalnya tadi tanya untuk yang masyarakat miskin mereka tidak tidak melek apa misalnya gadget juga hanya terbatas yang mungkin gadgetnya gadget yang bukan yang smartphone yang bisa dilakukan di sini adalah menguatkan dari sisi program-program yang dilakukan dalam hal pengentasan kemiskinan untuk membawa konten-konten atau substansi substansi yang harus diperkuat dalam hal pengasuhan ini sebagai contoh misalnya program keluarga harapan itu kan ada family developmentsation Jadi mereka Bapak Ibu mudah-mudahan tahu ya bahwa ini kan bantuan yang diberikan kepada rumah tangga keluarga rumah tangga miskin yang supaya mendorong anak-anak yang bersekolah anak-anaknya untuk periksakan kesatuan kesehatan untuk bisa mendapatkan ASI yang lengkap dan seterusnya dan ibu-ibu hamilnya juga terjaga dari kesehatan dan sebagainya nah di dalam program keluarga harapan ini itu ada kita bangun yang namanya family developmentation ini diberikan pembekalan-pembekalan kepada ibu-ibunya kebetulan memang kan sebagai penerima bantuan dari program harapannya dan ibu-ibunya ya itu dalam hal pengasuhan terhadap anak-anaknya jadi itu yang bisa dilakukan jadi apa konten-konten materi terkait dengan Bagaimana dampak media digital terhadap anak-anak itu sebenarnya bisa dimasukkan melalui program-program tersebut gitu beberapa sudah kita lakukan misalnya contoh kemarin dengan kita punya stunting ya Nah itu program stunting itu sudah memasukkan apa memasukkan konten terkait dengan bagaimana pencegahan stunting memberi makanan yang sehat kepada anak dan seterusnya itu ke dalam program keluarga harapan ini ini adalah salah satu hal yang bagaimana kita bisa perkuat berbagai program yang ada ini dengan menambahkan konten untuk memberikan pemahaman Jadi mungkin tidak bisa diberikan pemahaman melalui online bagi orang tua yang memang terbatas dari sisi gadgetnya gitu tetapi ini yang kita lakukan dengan menambahkan informasi-informasi kepada program-program yang sudah ada itu supaya mereka lebih bisa masuk kepada kelompok-kelompok masyarakat ada yang disampaikan oleh Bapak mengenai kelompok-kelompok masyarakat yang memang belum bisa terjangkau melalui media online media online ini sehingga mereka tetap bisa diinformasikan dengan like Bagaimana dampak apa buruk dari dari apa atau dampak positif dampak negatif dari apa media online ini jadi itu mungkin bisa kami lakukan yang bisa disampaikan tapi memang kembali lagi di dalam rpjmn kita sudah buatkan payung-payungnya termasuk pada saat kita bicara apa pengasuhan gitu ya tadi di dalam strateginya itupun sudah dikawal melalui misalnya contohnya untuk kayak masyarakat miskin dengan program pkh-nya itu adalah bagaimana memberikan pengasuhan yang baik kepada anak-anak belum lagi kemudian kita punya misalnya dengan program apa di BKK dengan BKB BKR itu kan juga ada pendekatan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang melalui apa binar-binanya tadi kelompok-kelompok tadi Nah ini yang kemudian juga di kekuatan dari sisi kontennya Bagaimana apa mengasuh anak ya apa di masa pandemi kemarin kita masukkan untuk konten itu bagaimana mengasuh anak-anak di era digital itu sudah ada Jadi ini yang cara-cara kita jadi artinya Pada saat kita punya payung bahwa penguatan pengasuhan lingkungan keluarga dan pengawasan sementara instruksi lainnya itu bisa diterjemahkan oleh berbagai sektor melalui kebijakan-kebijakan sektoralnya melalui berbagai program-program mereka gitu Kalau tidak salah misalnya Kementerian Pendidikan pun juga sudah melakukan hal tersebut kan mereka punya apa punya modul-modul orang tua Hebat ya dulu ya atau sekarang masih di gunakan apa tidak ya orang tua hebat gitu ya Dan itu salah satunya ada mengasuh anak di era digital kemudian juga pkkbn juga punya modul-modul itu kalau kalau kalau kalau kendikbud itu dilakukan melalui satuan pendidikan sementara ketika kkbn dilakukannya melalui apa kelompok-kelompok masyarakat tadi melalui benda-bendanya jadi kembali lagi memang sebenarnya payungnya kebijakannya sudah ada secara umum namun tadi secara eksplisit atau secara spesifik itu dikerjakan oleh masing-masing sektor dengan berbagai program-programnya mereka itu mungkin yang bisa saya sampaikan sebagai gambaran ya bagaimana penerapan dari kebijakan yang secara umum ini nanti bisa diterapkan sangat beragam dengan berbagai inovasi-inovasi yang dilakukan oleh masing-masing sektor Dan juga mungkin daerah saya yakin daerah juga mempunyai mempunyai inovasi-inovasi di dalam apa pelaksanaan Bagaimana apa ya mensosialisasikan kan tadi kan pertanyaannya sebenarnya Bagaimana sosialisasikan disaat kemudian mereka tidak punya gadget yang bisa digunakan sebagai media untuk mensosialisasikan misalnya seperti itu saya pikir platformnya akan banyak sekali yang bisa digunakan Terima kasih banyak juga Ibu Lisa tentunya atas jawaban yang begitu sekali lagi informatif begitu detail mudah-mudahan menjawab Ya pertanyaan dari Pak sugu kardjono kita beranjak untuk Pertanyaan selanjutnya hadirnya dari bapak Koko Cahyo dari dinas ppkbp3a kabupaten Blitar langsung saja kami hadirkan baik selamat siang Pak Koko dipersilakan untuk bisa memberikan pertanyaan kepada Ibu Lisa Selamat siang Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh dan ini mungkin agak mirip-mirip dengan Pak Sugeng hanya ini terkait bahwa seperti kita ketahui bersama Indonesia ini pengirim tenaga kerja ke luar negeri dengan jumlah yang relatif besar bagaimana pembangunan keluarga terhadap keluarga yang orang tuanya menjadi TKI terus kemudian dengan adanya revolusi industri mengingat kondisi masyarakat yang heterogen dan beragam juga pendapatannya itu terjadi disparitas tentunya akan memunculkan gap digital yang akan dialami oleh keluarga Strategi apa yang dilaksanakan oleh pemerintah terhadap permasalahan ini dan kemudian sebenarnya ini tanggung jawab siapa dan siapa saja yang harus berperan dalam mengatasi permasalahan ini kemudian tadi juga disampaikan harus ditangani secara komprehensif dan terintegrasi kalau berbicara terkait terintegrasi ini mudah diucapkan tetapi kenyataannya seperti yang saya lihat mungkin ini saya juga salah bahwa masing-masing Kementerian ini sepertinya berdiri sendiri terkait penanganan program pameran pemerintah mereka punya prioritas prioritas sendiri sulit diintegrasikan ini bagaimana kondisi di pemerintahan pusat mungkin itu yang bisa saya sampaikan terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Terima kasih banyak juga Pak kokoh bersedia untuk menjawab mohon izin Ibu Lisa karena keterbatasan waktu boleh dijawab dengan singkat dipersilahkan Baik terima kasih Jadi kalau terkait dengan tadi ya masalah TKI gitu ya terus kemudian ada game digital Memang sekarang ini Kalau boleh saya berikan informasi ya bapak Koko terkait dengan TKI ini sekarang modusnya sudah berubah nih modus kita di dalam apa untuk misalnya tindak pidana perdagangan orang gitu ya untuk mempekerjakan orang tua negeri itu sekarang sudah tidak pakai tatap muka lagi kebanyakan sekarang adalah pakai online jadi rekrutmen dan segala macam kalau dulu kita harus saling temu sekarang juga sekarang kita modelnya model pakai digital ini nah memang yang di sini kembali lagi kalau tadi ada apa digital gap memang yang perlu dilakukan di sini adalah melakukan sosialisasi Memang secara langsung kepada masyarakat jadi pembekalan mulai dari pemerintah desanya ini harus penting karena kan diawali dari orang-orang Indonesia tapi pemerintah desanya harus bergerak untuk bisa kemudian memberikan informasi kepada masyarakatnya karena kalau misalnya tadi ditanyakan oleh Bapak itu memang susah ya Pak ya artinya kan kita tidak bisa memaksa orang untuk punya gadget yang apa gadget yang mumpuni dan juga perlu adanya literasi digital nah ini yang juga menjadi satu catatan literasi digital ini menjadi hal yang kemudian dijawab juga oleh kominfo mereka punya program untuk meningkatkan literasi digital nah Memang nanti yang perlu dilakukan di sini adalah Sinergi untuk bisa memberikan siapa sih target sasaran yang harus diberikan terkait dengan literasi digital ini artinya kalaupun kemudian mereka mengakses itu mereka diberikan pemahaman hal-hal mana konten-konten yang memang harus percaya hindari yang memang kearah yang sifatnya negatif dan hal mana yang memang sifatnya adalah positif yang memang mereka bisa akses dan sebagainya nah ini yang memang kalau ditanyakan Siapa yang bertanggung jawab kalau memang terkait dengan digitalisasi ini memang ada di kominfo tetapi kembali lagi kalau sudah masuk kepada substansi kegiatan misalnya tadi misalnya terkait dengan PKI ya ini harus nanti bekerja samakan juga dengan tenaga kerja dan juga BNP2TKI nggak bisa tidak jadi artinya kominfo harus berkoordinasi dengan mereka dan kemudian harus diperkoordinasi juga dengan siapa dengan Kementerian Desa Kenapa Kementerian Desa karena Kementerian desa yang punya pangan sampai nanti kepada desa-desanya yang mengawal pembangunan di tingkat Desa dimana sumber-sumber Apa TKI atau itu ada di sana gitu nah ini yang artinya kembali lagi dan saya katakan tidak bisa bekerja sendiri Memang kalau kita katakan Bagaimana ya kita bicara tentang eee apa mencegah atau misalnya kita bicara untuk digital literasi memang ada ininya kominfo tetapi tidak semuanya saya katakan tidak semuanya kemudian dikerjakan oleh kominfo karena kalau sudah masuk kepada substansi saya katakan substansi TKI ya harusnya kita bekerjasamanya dengan kemenaker dan wnp2tki kemudian dengan Kementerian Desa karena kembali lagi kepada kantong-kantong TKI itu kan ada di desa-desa tadi ini yang harus harus dikerjakan gitu nah ini yang memang bukan hal yang mudah pak benar pak tetapi harus kita kita mulai laksanakan gitu kalau ditanya di mana Bagaimana dengan di pusat Di pusat pun juga bukan berarti hal yang mudah untuk mensinergikan itu kita punya kemenko PMK kita punya kemenku polhukam kita punya perekonomian disitulah yang kemudian mencoba untuk mengisikan dari sini tatanan pelaksanaannya gitu jadi memang memang saya katakan ini bukan hal yang sulit tapi harus kita laksanakan dan itu sudah mulai kita lakukan dengan mulai dikawal di Sinergi perencanaannya Jadi kami bahwa penat berupaya untuk melakukan Sinergi perencanaan dengan menyiapkan tadi ada Major Project kemudian kita menyiapkan prioritas nasional ini kan sebenarnya untuk bisa kemudian melihat Sinergi dengan berbagai sektor-sektor yang harus dilakukan untuk menjawab prioritas tertentu dengan berbagai sektor-sektor untuk menjawab mengejar Project tertentu jadi itu yang kita lakukan dari sisi perencanaan di pelaksanaan kita nanti punyaku tadi untuk mengkoordinasikan dari sisi pelaksanaannya tapi kembali lagi Pak kami akui ini bukan hal yang mudah gitu ya Jadi kami pun juga masih struggling kami masih masih apa istilahnya berjuang juga untuk bisa mensinergikan hal tersebut gitu ambil contoh Kami punya program untuk sinergikan Bagaimana perencanaan penganggaran terintegrasi untuk kesehatan reproduksi dalam menurunkan angka kematian ibu yang penting ada target sasarannya dulu tujuan kita mau apa dulu kalau kita punya tujuan yang jelas tingginya menjadi jelas contohnya tadi angka kematian ibu lalu kemudian Contohnya apa konstanting Jadi kalau kita punya tema-tema yang lebih fokus itu akan lebih memudahkan kita melakukan Sinergi Dan harapannya nanti juga di daerah pun juga demikian juga selama kita punya tema-tema yang spesifik yang mau kita garap untuk bisa menyelesaikan suatu isu di daerah tersebut itu akan lebih mudah kita mengidentifikasi aktor-aktor yang bermain itu dan siapa bagaimana kita melakukan sinerginya sama kami di pusat juga demikian jadi kita sudah menempatkan ada beberapa isu-isu strategis yang harus kita garap bersama-sama untuk kita kerjakan secara sinergis itu caranya saja sih Pak tapi kembali lagi bukan hal yang mudah kita masih juga sama-sama berjuang Pak untuk bisa melakukan Sinergi kebijakan sampai program kegiatannya itu Terima kasih yang sudah diutarakan oleh Pak Koko begitu ya yang sudah ditanyakan juga ini kita kembalikan kepada lembaga-lembaga terkait untuk bisa bersinergi demikian dan kita masih memiliki satu pertanyaan lagi Bu Lisa Ini pertanyaannya hadir dari peserta yang join di Youtube dari Pak Ahmad Zaini Bagaimana dengan keduanya adalah orang tua yang sibuk perhatian ke anak cuma dari materi dan pembantu Bagaimanakah kondisi mental dan sifat anak selanjutnya berikanlah untuk menjawab Ibu Lisa secara singkat baik Nah kalau sudah orang tua sibuk ini saya bertanya lagi mereka pada saat membangun keluarga itu bagaimana komitmen Ya itu kan pertanyaan yang pertama jadi makanya menjadi sangat penting sekali bagi kita mempersiapkan apa diri di dalam membangun keluarga saya selalu punya saya selalu punya ini apa seperti ini kita mau bekerja kita sekolah dari TK SD SMP SMA S1 S2 bahkan S3 itu udah berapa 20 tahun ya kita kita sekolah untuk bekerja bekerja Ada batas waktunya kita bisa pensiun nah membangun keluarga kita nggak bisa pensiun tapi tidak ada pendidikannya pendidikan untuk kita membangun keluarga makanya menjadi sangat penting sekali kalau saya membekali diri kita menguatkan diri kita untuk membangun keluarga sehingga siap nanti pada saat dihadapkan pada situasi di mana memang Lo harus dua-duanya sibuk Nah memang harus ada pembagian peran yang yang setara antara laki dan perempuan antara suami dan istri dalam keluarga kalau sama sekali tidak bisa saya katakan benar-benar Udah nggak mampu karena apa ekonominya sudah apa mepet dan seharusnya kita memang harus sama-sama bekerja gitu ya Nah Artinya kita harus meminta kepada lembaga-lembaga atau institusi-institusi pengganti keluarga saya katakan yang memang harus kita perkuat saya tadi mendengar sedikit dari Pak Ari ya yang mengatakan bahwa terkait dengan tempat penitipan anak dan sebagainya Itu adalah sebagai salah satu solusi bagi kita namun kembali lagi tempat penitipan anak itu kan sebagai alternatif terakhir kalau saya mengatakan gitu Tetapi kalau kita memang harus memaksakan kepada tempat penitipan anak Artinya kita harus membuat standarisasi dulu terhadap tempat penitipan anak karena ternyata sangat banyak sekali tempat penitipan anak yang yang berkembang apakah itu di kantor-kantor yang memang disediakan atau di komunitas itu sangat berkembang dan ini harus kita standarisasi untuk bisa memastikan anak-anak kita tetap terpenuhi hak-haknya pada saat mereka dititipkan di dalam apa tempat penitipan sementara atau tempat penitipan anak ini gitu ya Nah makanya KPPS sekarang ini sedang menyiapkan yang namanya standarisasi terkait dengan tempat penitipan anak yang kedua adalah Kita juga harus memastikan pada saat kita itu standarisasinya tidak ada tempatnya tetapi juga dari sisi tenaga-tenaga yang atau profesi-profesi yang bekerja di situ Itu juga harus tertandarisasi jadi ini untuk memastikan bagaimana kita menitipkan anak ya kita terjamin gitu jadi atau kalau misalnya sebagai tempat yang terakhir mungkin kepada keluarga ya tetapi kembali lagi kalau menurut kami kalau kita bisa berbagi peran yang setara diantara suami istri ini saya pikir ini bisa kita kita apa kita lakukan dengan baik tanpa harus kita melakukan penitipan penitipan kembali lagi itu adalah menjadi solusi terakhir kalau menurut kami untuk bisa memastikan anak-anak diasuh dengan baik karena Biar bagaimanapun pengasuhan terbaik itu harusnya dengan orang tua kalau katakan kepada orang tua itu yang menjadi satu hal yang sangat penting sekali itu Ibu Terima kasih karena harus singkat dari saya singkat sebenarnya banyak yang banyak yang mau saya ceritakan Terima kasih banyak Ibu Lisa Sekali lagi semoga menjawab pertanyaan dari Pak Ahmad Zaidi begitu ya mungkin alternatifnya adalah pertama harus dititipkan ke keluarga terdekat dan kita bisa memilih alternatif yang terakhir adalah ke lembaga penitipan yang terpercaya tentunya yaitu terima kasih dan kepada seluruh penanya ada pak Sugeng Pak Koko Cahyo dan juga Pak Zaini dipersilakan untuk bisa mengirimkan data diri ke kontak person yang ada di running text atau bisa saya bantu di 0821 tahun 90411 sekali lagi 190411 Izinkanlah Saya sedikit mereka dari persentase yang sudah disampaikan Ibu Lisa terkait pembangunan keluarga perlindungan anak di era digital ternyata ada temuan anak di bawah umur 15 tahun yang meningkat ini per lain dari isu digitalisasi mungkin tapi saya kalau bisa melihat ibu Lisa yang mungkin ini sebenarnya ada kaitannya juga bahwa ternyata banyak sekali Ketika menggunakan sosial media mereka menemukan jodohnya di sana akhirnya mungkin juga di sana ya betul betul sekali pernikahan di bawah umur begitu harus selanjutnya banyak dampak negatif saat anak kecanduan gadget maka dibutuhkan pendampingan penggunaan media digital pada anak agar penggunaannya secara positif selanjutnya dibutuhkan pemahaman yang baik dalam penggunaan gadget dimulai dari orang tua terlebih dahulu mungkin contohnya dari mengerti penggunaan aplikasi program edukasi mengerti sosial media lalu bisa juga menerapkan jadwal penggunaan gadget kepada anak dan mendampingi anak saat penggunaan gadget begitu mengawal pembentukan karakter melalui keluarga yang utama dan terapkan pembangunan keluarga yang komprehensif dan juga terintegrasi demikian sekali lagi terima kasih Ibu Lisa atas kehadiran dan juga sekali lagi informasi-informatif banget untuk seluruh sobat ASN hari ini Terima kasih bapak ibu semua Terima kasih dan tentu saja pada setiap ASN belajar yang bekerjasama dengan we Pro communication sobat ASN berkesempatan sekali lagi bisa mendapatkan 10 merchandise eksklusif ASN belajar diantaranya ada headset power bank launch dan juga passion masih ada empat Mercedes dan juga giveaway yang bisa anda ikut sertakan silahkan bisa kunjungi di Instagram kami officialnya di fbpsdm Jatim dan juga @wipe communication dan sobat ASN kita mau ingetin dulu untuk sobat ASN bahwa link presentris sudah dapat diakses langsung saja bisa Klik debit.ly family 40 seperti running test di layar sobat ASN saat ini dan Lee Presta hanya berlaku hari ini saja sampai pukul 23.59 waktu indonesia barat jadi pastikan ya semuanya dimasukkan benar karena data sobat ASN ini Tentunya nanti akan berkaitan dengan penerbitan dari S sertifikat dan data ini tidak bisa direvisi manual so sekali lagi data yang masuk harus ini benar-benar yang valid begitu ya dan tentunya kita sudah di penghujung acara Tidak terasa saya ingin mengucapkan banyak terima kasih dulu kepada Bapak Aris Agung eh payway sstpmm Dokter Ari Cahyo S STP MSI dan juga yang terakhir resume kita ibu guru saya stuti sulistyaningrum stmids sekali lagi represiasi hari ini saja sampai pukul 23.59 dan juga layanan kota person wa Silahkan di 082119.411 hanya sampai tanggal 15 Oktober pukul 21.00 Waktu Indonesia Barat tidak menerima permintaan sertifikat sesudah tanggal 15 Oktober 2022 jangan dile maka ya dan tentunya kami masih memiliki seri lanjutan yakni seri 41 yang akan diselenggarakan pada hari kamis 20 Oktober 2022 ASN belajar seri 40 dipersembahkan bpsdm Provinsi Jawa Timur yang berkolaborasi dengan wipro communication Akhir kata Saya save video mewakili dari pihak penyelenggara pamit undur diri Sulawesi yang dan wabilahi Taufiq wal hidayah wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh [Tepuk tangan] kabar pasti udah pada tahu kan waktunya ikutan ASN belajar setiap hari Kamis apalagi di webinar RSM belajar ini sobat ASN bisa mendapatkan insertifikat gratis tanpa Biaya apapun Hanya sobat ASN harus ikuti pertanian Nah berikut ini saya akan ajak sobat asset untuk mengikuti tutorial cara menggunakan aplikasi index untuk mendapatkan insertifikat di ASN belajar Yang Pertama masukkan alamat yang terdapat pada flyer ASN belajar bit.ly garis miring ikut seri yang keberapa nih kita Contohkan seri 22 ya kemudian sobat ASN akan diminta untuk akses lokasi pilih allow atau ijinkan setelahnya masukkan email Google dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu mengisi data diri dengan benar isi setiap kolom dengan benar ya nama lengkap ini adalah nama yang akan dipakai di sertifikat sobat ASN NIP kemudian selanjutnya adalah pangkat golongan ditulis lengkap setelah itu Tuliskan juga jabatan lembaga atau instansi dari mana sobat ASN berasal dan jangan lupa juga kota atau Kabupaten dan yang penting nomor handphone ini harus yang terhubung dengan Whatsapp sobat ASN jangan lupa cek dulu ya sebelum klik submit pastikan sudah benar karena data ini tidak bisa direvisi pilih submit [Musik] setelah klik submit sobat ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp sobat ASN yang berisikan tentang pendaftaran webinar ASN belajar jangan lupa Save nomor indeft Gateway agar semua linknya langsung aktif dan menjadi hyperlink terdapat juga link virtual background kemudian presensi nah link presensi ini bisa diakses pada saat hari H atau hari pelaksanaan sobat ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu semua datanya dan tanda tangan pada kolom tanda tangan dan submit sobat link notifikasi pada WA untuk mengisi mones Mohon diisi ya kuisioner monev nya kalau sudah diisi sobat ASN akan langsung mendapatkan link sertifikat yang bisa sobat ASN langsung unduh semua notifikasi ini akan masuk pada WA ya bukan email mudah cepat dan bisa dilakukan sendiri Indah emang paling bisa Halo sobat ASN Apa kabar pasti udah pada tahu kan waktunya ikutan ASN belajar setiap hari Kamis apalagi di webinar RSM belajar ini sobat ASN bisa mendapatkan insertifikat gratis tanpa Biaya apapun Hanya sobat ASN harus ikuti persyaratannya Nah berikut ini saya akan ajak sobat aset untuk mengikuti tutorial cara menggunakan aplikasi index untuk mendapatkan insertifikat di ASN belajar Yang Pertama masukkan alamat yang terdapat pada flyer ASN belajar bit.ly garis miring ikut seri yang keberapa nih kita Contohkan seri 22 ya kemudian sobat ASN akan diminta untuk akses lokasi pilih low atau izinkan setelahnya masukkan email Google dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu mengisi data diri dengan benar isi setiap kolom dengan benar ya nama lengkap ini adalah nama yang akan dipakai di sertifikat sobat ASN NIP kemudian selanjutnya adalah pangkat golongan ditulis lengkap setelah itu Tuliskan juga jabatan lembaga atau instansi dari mana sobat ASN berasal dan jangan lupa juga kota atau Kabupaten dan yang penting nomor handphone ini harus yang terhubung dengan Whatsapp sobat hsn jangan lupa cek dulu ya sebelum klik submit pastikan sudah benar karena data ini tidak bisa direvisi pilih submit setelah klik submit sobat ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp sobat ASN yang berisikan tentang pendaftaran webinar ASN belajar jangan lupa Save nomor index Gateway agar semua linknya langsung aktif dan menjadi hyperlink terdapat juga link virtual background kemudian presensi nah link presensi ini bisa diakses pada saat hari H atau hari pelaksanaan sobat ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu semua datanya dan tanda tangan pada kolom tanda tangan dan submit sobat link notifikasi pada WA untuk mengisi mones Mohon diisi ya kuishare monev-nya kalau sudah diisi sobat hsn akan langsung mendapatkan link sertifikat yang bisa sobat ASN langsung unduh semua notifikasi ini akan masuk pada WA ya bukan email mudah cepat dan bisa dilakukan sendiri Indah emang paling bisa Apa kabar pasti udah pada tahu kan waktunya ikutan ASN belajar setiap hari Kamis apalagi di webinar RS yang belajar ini sobat ASN bisa mendapatkan insertifikat gratis tanpa Biaya apapun Hanya sobat ASN harus ikuti persyaratannya Nah berikut ini saya akan ajak sobat aset untuk mengikuti tutorial cara menggunakan aplikasi index untuk mendapatkan usertifikat di ASN belajar Yang Pertama masukkan alamat yang terdapat pada flyer ASN belajar bit.ly/ikut seri yang keberapa nih kita Contohkan seri 22 ya kemudian sobat ASN akan diminta untuk akses lokasi pilih allow atau ijinkan setelahnya masukkan email Google dan Ikutilah petunjuk berikutnya yaitu mengisi data diri dengan benar isi setiap kolom dengan benar ya nama lengkap ini adalah nama yang akan dipakai di sertifikat sobat ASN NIP kemudian selanjutnya adalah pangkat golongan ditulis lengkap setelah itu Tuliskan juga jabatan lembaga atau instansi dari mana sobat ASN berasal dan jangan lupa juga kota atau Kabupaten dan yang penting nomor handphone ini harus yang terhubung dengan Whatsapp sobat ASN jangan lupa cek dulu ya sebelum klik submit pastikan sudah benar karena data ini tidak bisa direvisi pilih submit [Musik] setelah klik submit sobat ASN akan langsung mendapatkan pesan di WhatsApp sobat ASN yang berisikan tentang pendaftaran webinar ASN belajar jangan lupa Save nomor index Gateway agar semua linknya langsung aktif dan menjadi hyperlink terdapat juga link virtual background kemudian presensi nah link presensi ini bisa diakses pada saat hari H atau hari pelaksanaan sobat ASN bisa langsung klik kemudian cek dulu semua datanya dan tanda tangan pada kolom tanda tangan dan submit sobat link notifikasi pada WA untuk mengisi Monas Mohon diisi ya kuesioner monev nya kalau sudah diisi sobat ASN akan langsung mendapatkan link sertifikat yang bisa sobat asset langsung unduh semua notifikasi ini akan masuk pada WA ya bukan email mudah cepat dan bisa dilakukan sendiri Indah emang paling bisa Halo sobat afm Apa kabar pasti udah pada tahu kan waktunya ikutan ASN belajar setiap hari Kamis apalagi di webinar RS yang belajar ini sobat ASN bisa mendapatkan insertifikat gratis tanpa biaya