Webinar 126 Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air Sungai
e2OUZScjHH8 • 2025-09-18
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Asalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh. Selamat pagi menjelang
siang Bapak, Ibu, dan rekan-rekan
sekalian. Selamat datang kembali di
webinar Ekoed Edu ke-126.
Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak
Ibu semua yang sudah selalu setia untuk
mengikuti acara webinar ini. Dan hari
ini webinar Ekoed Edu akan mengangkat
tema perlindungan dan pengelolaan mutu
air sungai. Baik, perkenalkan saya Dini
yang akan bertugas sebagai moderator
pada acara ini. Dan baik kepada Bapak
Ibu semuanya sebelum kita mulai webinar
pada siang ini alangkah baiknya kita
berdoa bersama-sama sesuai dengan agama
dan kepercayaan masing-masing. Untuk itu
berdoa dipersilakan.
Berdoa dicukupkan.
Untuk selanjutnya mari kita menyanyikan
lagu Indonesia Raya secara bersama-sama.
Diharapkan kepada Bapak Ibu untuk duduk
tegak.
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
Baik Bapak Ibu semuanya, untuk
selanjutnya di sini izinkan saya untuk
mempromosikan tiga pelatihan dalam waktu
dekat ini yang akan diselenggarakan oleh
kami yaitu yang pertama adalah pelatihan
penunjang dokumen AMDAL dan SLO
persetujuan teknis untuk emisi udara
gelombang 20 yang akan dilaksanakan pada
tanggal 22 hingga 26 September 2025.
Kemudian di minggu selanjutnya yaitu ada
pelatihan dan sertifikasi penanggung
jawab pengendalian pencemaran air atau
PPPA pada gelombang 3 yang akan
dilaksanakan pada tanggal 29 September
hingga 3 Oktober 2025. Dan dilanjutkan
lagi di minggu selanjutnya yaitu
pelatihan penyusunan laporan pemantauan
lingkungan RKL RPL gelombang 4 yang akan
dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 8
Oktober 2025. Adapun untuk pelatihan
penunjang dokumen AMDAL dan SLO untuk
persetujuan teknis emisi udara dan
RKLRPL itu Bapak Ibu ketika melakukan
pembayaran pada ha 1 pelatihan Bapak Ibu
cukup melakukan pembayaran investasi
sebesar Rp3.600.000.
Lalu kemudian apabila Bapak Ibu ingin
mengikuti pelatihan ee penanggung jawab
pengendalian pencemaran air itu Bapak
Ibu melakukan investasi sebesar
Rp8.500.000.
Dan untuk informasi lebih lanjut dapat
menghubungi admin kami Riris Danisa
ataupun Bapak Ibu bisa mengunjungi
sosial media kami yaitu ada Instagram,
YouTube channel, Facebook, Twitter, dan
juga Bapak Ibu bisa mengunjungi ee
website resmi kami di www.poedu.co.id
ecoedu.co.id ataupun Bapak Ibu jika
tertarik langsung mendaftar, Bapak Ibu
silakan saja diakses ke
pendaftaran.co.id.
Dan selain itu juga kami terdapat
inhouse training yang dapat dilakukan
secara offline sesuai dengan permintaan
dari instansi atau perusahaan Bapak Ibu
semuanya. Nah, jadi kami tunggu Bapak
Ibu semuanya di pelatihan Ekoedu.
Dan baik Bapak Ibu untuk selanjutnya
kita akan langsung saja masuk pada
kegiatan utama kita di mana webinar kali
ini kita akan berdiskusi mengenai
perlindungan dan pengelolaan mutu air
sungai dan kami juga telah menghadirkan
narasumber yang sangat kompeten di
bidangnya untuk memberikan materi dan
wawasan yang bermanfaat ini. Baik,
langsung saja saya memperkenalkan
narasumber kita hari ini yaitu Bapak
Safrudin. Beliau merupakan fungsional
pengendalian dampak lingkungan di
Direktorat Perlindungan dan Pengelolaan
Mutu Air di Kementerian Lingkungan
Hidup. Dan mungkin langsung saja saya
akan sapa terlebih dahulu kepada Pak
Safrudin. Selamat siang, Pak Safrudin.
Selamat siang Bu.
Bagaimana Pakudin kabarnya pagi ini?
Alhamdulillah. Ee baik. Alhamdulillah
baik.
Alhamdulillah. Semoga kita selalu dalam
keadaan baik ya, Pak ya.
Amin. Amin.
Iya. Baik Bapak mungkin ee sebelum kita
mulai izinkan saya untuk menyampaikan
beberapa teknis terlebih dahulu. Yaitu
yang pertama untuk pemaparan
dilaksanakan selama 1 seteng jam.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya
jawab dengan menggunakan aplikasi Saidu
dan dilanjutkan lagi dengan tanya jawab
secara langsung. Baik, untuk
mengefektifkan waktu saya serahkan
ruangan Zoom ini kepada Pak Sarfin dan
kepada Bapak Ibu semuanya selamat
mengikuti webinar.
Baik, ee terima kasih ee Bu Dini selaku
ee pengatur acara pada
kegiatan pagi ini. Ee asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat siang dan salam sejahtera bagi
kita semua. Bapak, Ibu sekalian
ee apa namanya? Pagi ini saya ingin e
berbagi cerita saja. Berbagi cerita juga
berbagi apa yang saya ketahui ee selama
ee apa namanya? menangani pengendalian
pencemaran air di apa namanya di ee
Indonesia ini ee yang mungkin akan ee
coba saya rangkum dalam ee paparan yang
akan coba ee saya sampaikan.
Ee sebenarnya
istilah ee sekarang perlindungan dan
pengelolaan mutu air itu ee ber
transformasi dari ee dulu hanya sebagai
pengendalian pencemaran air kemudian di
Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 90
kemudian ee berubah menjadi pengelolaan
kualitas air dan pengendalian pencemaran
air ee di PP82 tahun 2021 dan sekarang
itu ee perlindungan dan pengelolaan ee
mutu air sesuai dengan PP 22 tahun 2021
itu pun mengikuti dari Undang-Undangnya.
Jadi Undang-Undang ee nomor 4 Tahun 2
kemudian Undang-Undang
Lingkungan Hidup ee nomor 23 tahun
saya lupa 9
90-an. kemudian baru undang 32 tahun 99.
Jadi itu yang ingin saya coba ee
diskusikan bahas bersama Bapak Ibu
sekalian permasalahan-permasalahan apa
yang ada di ee pengelolaan sungai kita.
Saya share screen boleh kita mulai
ya. dipersilakan, Pak.
Sudah terlihat.
Ee sudah, Pak.
Baik. Ee terima kasih Bapak Ibu
sekalian. Jadi ee seperti biasa ini ee
isu dalam pengelolaan ekosistem daerah
alam sungai adalah ee
dua kuantitas dan kualitas. Sebenarnya
kalau kita mau ee dengan apa namanya ee
penyediaan air itu ada ee kontinuitas
juga. Jadi selain kuantitas dan kualitas
juga ada kontinuitas. Tapi khusus ee
terkait dengan perlindungan pengelolaan
ee mutu air di sini saya hanya
menginikan pada dua ee isu dari
kuantitas air dan kualitas air. Jadi
sering sekali kita ee
mengalami kejadian
bahwa
banjir di musim penghujan dan kekeringan
pada musim kemarau.
ee
untungnya pada 2 tahun atau bahkan
setelah pandemi ini ee kemarau kita
tidak kemarau ee kemarau kita ada
kemarau basah. Jadi ee apa namanya
relatif ee sedikit sekali di tahun-tahun
ini ee mengalami kekeringan. Bahkan yang
sering ee terjadi adalah peristiwa
banjir yang
terjadi di lokasi-lokasi yang tidak kita
perkirakan sebelumnya.
Ini yang ee menjadi ee isu ee itu ee
saya kira karena permasalahan di ee
daerah ee aliran sungai ee tangkapan
airnya.
Kemudian ee yang kedua adalah masalah ee
kualitas pada ee airnya. Jadi terlalu
banyak ee zat pencemar yang
masuk ke dalam ee
sumber air atau kepada ke dalam badan
air sehingga tidak dipulih, tidak bisa
dipulihkan kembali oleh ee sungai ee
yang memang seharusnya berfungsi untuk
itu. Jadi salah satu fungsi sungai
adalah pemanfaatan untuk keperluan
kebutuhan sehari-hari dan memang ee
biasa digunakan sebagai ee lokasi ee
tempat pembuangan air karena ada ee
fungsi pengenceran di sana.
[Musik]
Itu ee saya kira yang akan coba kita
bahas dan mungkin juga Bapak Ibu di ee
wilayah masing-masing punya permasalahan
ini ee di ini dengan ee konteks
kompleksitas dan juga ee permasalahan
yang ee berbeda-beda.
[Musik]
Jadi
ini ee apa namanya?
Kadang-kadang kita juga ee
mengalami pada saat kondisi
air melimpah karena banjir dan
sebagainya, air bersih malah jadi susah.
Ini juga ee menjadi hal yang harus ee
kita ee perhatikan, yang harus kita ee
cari ee solusinya. kemudian
permasalahan-permasalahan sampah, ee
permasalahan-permasalahan limbah dan ee
lain sebagainya yang harus ee terus kita
ee tangani ee bersama ee supaya
tujuan kita ee menciptakan mutu air yang
sesuai dengan ee peruntukan yang kita
inginkan bisa ee tercapai dengan baik.
Itu saya kira ee gambaran ee latar
belakang awal dari ee apa yang akan
menjadi
ee bahan diskusi kita pada ee
siang ini.
Sebenarnya dari segi regulasi kita sudah
ee ee memiliki ee banyak peraturan ee
paling tidak ada dua undang-undang yang
ee langsung terkait dengan ee sungai
yaitu Undang-Undang 329 tentang
perlindungan pengolan lingkungan hidup,
kemudian juga Undang-Undang Nomor ee 17
2019 tentang sumber daya air. Kemudian
ee peraturan pemerintah nomor 30 2024
tentang pengolan sumber daya air.
Kemudian
untuk yang kegiatan usaha atau peraturan
pemerintah nomor 28 tahun 2005 2025
tentang penyelenggaraan perizinan
berusaha berbasis risiko ya. ini ee
sebenarnya tidak terkait langsung dengan
pengelolaan
sungai, tetapi lebih ee nanti lebih
banyak terkait dengan ee
tata cara penderatan Pertek pemenuhan
baku mutu air limbah karena ini ee
mengubah ee
selain kewenangan juga ke tata
laksananya.
yang ini nanti akan berimplikasi pada
ee
perubahan pada peraturan Menteri LHK
nomor 5 tahun 2021. Kemudian juga
saya kira yang ee sangat yang akan coba
kita diskusikan sebenarnya di sini ya ee
Peraturan Pemerintah Nomor 22 tahun 2021
tentang penyelenggaraan perlindungan
pengolan lingkungan hidup dan ee ada
satu peraturan lagi ya
ee tentang indeks kualitas air ee itu
indeks batas lingkungan hidup sebenarnya
ee tapi di sini ee apa namanya ee
peraturan LH nomor 14 tahun 2025 tentang
status dan kondisi lingkungan hidup
serta respon terhadap perubahan
lingkungan hidup mengenai ee bagaimana
tata cara penghitungan indeks kualitas
ee air
itu ee ininya. Kemudian juga ee
ini isi dari PP 222 tahun 2021.
Jadi untuk yang perlindungan pengolahan
ee mutu air itu ada di ee
bab 3 ee dan ee lampiran 4 eh sori
lampiran 6 mengenai bak mutu air
nasionalnya.
Kemudian juga ada lampiran 15 tentang ee
jenis kriteria pelanggaran terhadap ee
kewajiban dan perizinan. ini juga
menyangkut ee kewajiban salah satunya
menyangkut kewajiban-kewajiban terhadap
ee perlindungan dan pengelolaan mutu air
yang tadi nanti ee apa namanya besaran
ee denda dan sanksinya itu ada di ee
mungkin Permen 14
tahun 2000
24 kalau saya enggak salah.
Nah,
ee
secara umum di PP ini memang tidak hanya
ee tidak hanya bicara mengenai
perlindungan pengelolan mutu air, tetapi
ee penyelenggaraan perlindungan dan
pengelolaan lingkungan hidup ee secara
umum. Jadi ee dari mulai AMDAL sampai ee
keseluruhan. Nah, ini saya kira Bapak
Ibu sudah ee paham semua. Kemudian
bagaimana penyajian dari PP2 ini? Yang
pertama adalah ee perencanaan,
kemudian pemanfaatan ee pengendalian
yang isinya merupakan pencegahan
penanggulangan dan pemulihan serta
pemeliharaan. Jadi perencanaan itu
terkait dengan inventerasi sesumber air,
baku mutu air, alokasi bahan pencamar,
dan rencana perlindungan dan pengelolaan
mutu air. Apa isi dari rencana
perlindungan pengelolan bentut air itu?
Nah, isinya itu adalah ee pemanfaatan,
pengendalian, dan pemeliharaan. Jadi, ee
pengelolaan ee sungai itu didasarkan
pada RPPMA.
Jadi, bagaimana dimanfaatkannya,
bagaimana pengendalian dan bagaimana
pemeliharaan itu harus dibuat dulu dalam
satu rencana perlindungan dan
pengurangan air.
Dan rencananya itu harus ee disusun
berdasarkan pemantauan.
Jadi harus ada dulu data pemantauan ee
mutu air yang ada di wilayah Bapak Ibu
sekalian. Kemudian dari sana dilakukan
evaluasi untuk menetapkan bak mutu air
dan dibuat alokasi beban pencemar
airnya. Ini yang ee diinikan. Kemudian
mengenai pemantauan sendiri ee itu ada
yang dilakukan secara manual dan atau e
otomatis terusmenerus. Jadi pemantauan
ini ada dua. Ada dua selalu biasanya
kita inikan. Ada yang untuk ee
di stream,
ada yang juga untuk di ee air limbahnya
itu. Ee kemudian
tadi ee yang pertama adalah ee
perencanaan. Jadi inventarisasi badan
air, penyusunan dan penetapan bok mutu
air, perhitungan penetapan alokasi buah
corar air dan ee penyusunan dan
pendapawan RPPMH-nya.
Apa kegiatan dari inventarisasi badan
air? tadi ada dua mengidentifikasikan
ee badan air dan mengkarakterisasi badan
air. Jadi dari sana kita lihat untuk ee
badan air tersebut, sungai tersebut itu
DAS. Ee dalam DAS biasanya kita basisnya
DAS di sini ee identifikasinya. Jadi
eisalkan satu DAS, maka di kita akan
inventarisasi sampai ke subd, subd dan
ee sebagainya. Kemudian dari sana juga
dilihat ee karakterisasinya termasuk ee
mutu airnya tentu saja ee kemudian juga
karakteristik hidrologinya dan ee
sebagainya. Kemudian
dari sana kita tetapkan baku mutu
airnya. Jadi mutu air ee sungai,
penggunaan landisting, pola ruang dalam
tata ruang, pemanfaatan air, rasio debit
ee maksimum dan minimum. Jadi ee ada
Kepmen LH nomor 1 tahun 2007
ee tentang ee kajian penetapan kelas air
yang
menyatakan bahwa salah satu ee bukan
salah satu bahwa cara dalam menetapkan
Butuh air dan kelas air adalah ee
melalui lima hal ini. Tetapi di Kepmen
itu tidak dijelaskan secara kuantitatif.
Jadi hanya kualitatif saja harus
mempertimbangkan ee lima ee faktor ini.
Nah,
dalam apa namanya?
Dalam penetapan bak mutu air
Kementerian Lingkungan Hidup dalam hal
ini Direktorat
Pengendalian Perlindungan dan
Pengelolaan Mutu Air sedang
mengembangkan ee
instrumen untuk penetapan baku mutu air
ini secara
ee kuantitatif. Jadi ee dibuatlah bobot
untuk mutu air ini ee ee dikasih bobot
en penggunaan lahan 5, pola ruang 4,
pemanfaatan air 3, dan rasio debit ee
itu ee bobotnya dua dan masing-masing
bobot itu punya skor nanti. Jadi skornya
itu maksimum 5. Artinya ketika
penjumlahan bobotnya ada 20 dikalikan 5
maka ee nilainya jadi 100. Nangal 3 100.
Maka dilihat ke bawah. Kalau rentang
nilainya antara 85 sampai 100 itu
direkomendasikan untuk masuk ke dalam
kelas 1.
Ee ketika rentangnya antara 70 sampai 85
direkomendasikan ee kelas 2 dan
seterusnya.
Kemudian berikutnya adalah ee penetapan
alokasi beban pencemaran air. Jadi ada
perhitungan potensi dan kontribusi beban
pencemaran air secara sektoral. Jadi
baik itu dari domestik, kemudian
pertanian, perikanan, industri dan
sebagainya maupun secara spasial
berdasarkan wilayah administrasi
misalkan. Kemudian analisis mutu air dan
model kualitas air sungai secara numerik
ataupun ee spasial saya kira secara ee
apa namanya?
Ee analitik juga bisa digunakan.
Kemudian juga ada perhitungan alokasi
beban. Nah, ini juga ee
ee sebenarnya ee
Kementerian Lingkungan Hidup sudah
memiliki
regulasi terkait ini yaitu Kepmen LH
nomor 110 tahun 2003.
Meskipun itu juga di-highlight juga di
lampiran dua kalau saya enggak salah
lampiran DU di eh Permen LH nomor 20
nomor 5 tahun 2021. ee tentang
kajian untuk pembuangan air limbah.
Jadi di sana dijelaskan bagaimana ee
metode perhitungan untuk ee alokasi
beban pencemaran air yang pada Permen ee
dahulu disebutnya sebagai daya tampung
beban pencemaran.
Dan berikutnya yang ee keempat adalah
rencana perlindungan dan pola mutu air,
yaitu berapa rencana hakri yang sudah
dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan.
Ini saya kira tadi pemantauan. Jadi
pemantauannya badan air dan ee airbah.
Nah, ininya kemudian juga hal-hal yang
diperlukan ee dalam ee pemantauan ada
pengambilan contoh penentuan titik ee
lokasi personil dan seterusnya. Kemudian
ee cara-nya bisa manual maupun otomatis.
Kalau otomatis ee melalui ee untuk air
permukaan itu ada onlimo. Jadi paling
tidak sekarang sudah terbangun di
ada 500 lebih stasiun onlim. Kemudian
untuk air limbah itu sparing. Jadi ada
12 jenis industri yang wajib
ee memasang Semaring. Ini ada ee
permennya tersendiri saya kira.
Dan ini ada ee parameter-parameter untuk
ee jenis industri ee tersebut
untuk yang diwajibkan ee sparing.
Jadi yang otomatis ada 519 stasiun dari
das. Kemudian juga untuk ee sungai dan
danau yang kita lakukan pemantauan itu
ada sekitar 594
data dari 661 lokasi di hampir 2 lebih
ee sungai.
Kemudian
J kita buatkan ee apa namanya ee itu
dibuatkan nilai IKA dan juga ee status
mutunya ini sesuai dengan ee lampiran 6
tadi PP221.
Sementara untuk ee
IKA menggunakan delan ee parameter. Nah,
ini Permen LHK 27 2021 sudah dicabut
dengan Permen LHK nomor 14 tahun 2025.
Jadi ee kita buat indeks kualitas air
dan ee status mutunya. Kalau indeks
kualitas air adalah nilai yang
menggambarkan kondisi kualitas air yang
merupakan nilai komposit parameter
kualitas air dalam wilayah ee tertentu.
Sedangkan status mutu air adalah kondisi
mutu air yang menunjukkan kondisi cemar
atau kondisi baik. Jadi ini tadi di ya
ini bunyi di ee PP 22 tahun 2021
indeks ee kualitas air. Jadi yang ini ee
metode perhitungannya dikembangkan oleh
P3 KL ee KLHK. Jadi dulu tuh besar pedal
jadi namanya berubah-rubah ya saat itu
ee di namanya P3 KL saya juga
lupa itu singkatan P3 KL
jadi bersama dengan para pakar
lingkungan Hidup di Indonesia untuk ee
menyusun ee
indeks kualitas air yang dimodifikasi
untuk ee Indonesia. Jadi menggunakan
metode Delpi dengan acuan eh National
Sanitization Foundation Water Quality
Index, ada pemilihan dan pembuatan
parameter. Kemudian transformasi, satuan
parameter dan agregasi dari subindeks.
parameternya ini dipilih akhirnya
delapan
delapan ee parameter ee
dari asalnya sebenarnya ee 10 parameter.
Kemudian karena ada ee misalkan
parameter TDS itu ee tidak cocok ee
karena banyak sungai di Indonesia yang
terpengaruh pasang surut dan ee
sebagainya. ini sehingga
pensubindekannya agak ee repot sehingga
dipilih ee delan ee parameter ini
referensinya ee tadi saya sudah
disampaikan Permen MH nomor ee 14 tahun
2025 di lampiran 3.
Jadi metode ini merupakan metode untuk
menilai mutu air permukaan dengan
mengkombinasikan beberapa parameter.
Penetapannya menggunakan para ahli 8
parameter. Kemudian juga setiap
parameter memiliki bobot tertentu dan ee
perhitungan nilai indeks tidak
dibandingkan dengan bak mutu. Jadi ini
nilai indeksnya sudah apa namanya di
tergantung pada tadi ee bobot dan ee
bobot dari ee parameter dan skor yang
ada ee dari hasil perhitungan di
grafik ya.
nilai ik-nya ee kita bagi tiga kategori.
Jadi sangat baik ya di atas 85 60 sampai
85 itu sedang dan jadi ke bawah 60
adalah buruk. Kemudian ee
ini adalah
informasi ee bagaimana informasi
kualitas air di satu lokasi. Kemudian
juga tren perubahan kualitas berdasarkan
lokasi. Jadi tren perubahan kualitas
waktu dan sebagainya itu ee tujuan dari
ee penggunaan IKA bisa digunakan oleh ee
siapapun untuk ee menilai kualitas air
dan ee bagaimana melakukan pengelolaan
kualitas air.
Ini kurva subindek dan persamaan kurva
subendeksnya. Kemudian juga ada bobot ee
parameternya.
rentangnya ini ee
kategori ee indeks kualitas airnya jadi
baik, sedang, dan buruk. Ini ee di
SK-nya 86. E ininya ini ada salah ee
tulis saya kira. Kemudian beberat
parameternya yang paling tinggi adalah
ee do. Jadi berdasarkan metode Delpi ee
di kita bahwa yang sangat berpengaruh
terhadap kualitas air adalah do kemudian
ee vekal kolipom
baru setelah itu
ee COD, PH ee BOD dan seterusnya.
ee nilai IK adalah ee penjumlahan dari
seluruh ee bobot dan ee subendek dari
kedelapan parameter tersebut.
ini bagaimana cara melakukan perhitungan
ee dari
ee indeks kualitas air.
Kemudian
ika dari suatu sungai adalah rata-rata
IKA adalah disud pantau di sungai danau.
Jadi kemudian ika sungai atau danau itu
adalah ika dari ee penjumlahan dari ika
titik pantau dibagi dengan jumlah ee
titik pantau. Kemudian bagaimana
menghitung kabupaten, kota, dan provinsi
semua juga sudah ada dalam ee peraturan
e tersebut.
Dan ini adalah perhitungan IK per
pemantauan. Misalkan contoh ee untuk
kategori ee dari hitungan-hitungan ini
masuk ke dalam 64,61 termasuk kategori
sedang.
Jadi ee dijumlahkan ee nilai IK per
titiknya jadi 60,24. Kemudian
dijumlahkan dengan kota ee ee lain kota
A, kota B dan bukan dirata-rata untuk ke
provinsi dan ee menjadi ke nasional
itu. Ee
contohnya. Kemudian juga untuk status
mutu. Nah, ini status mutu itu di
referensinya di Kepmen LH nomor 115
tahun 2003. Meskipun ini sedang ee
di coba direvisi juga. Kemudian
perhitungannya adalah ee konsentrasi
dengan dibagi dengan ee baku mutu dan
juga ada dua metode sebenarnya di
Kepmen LH eh 115 tahun 2003 yaitu
storage dan eh indeks pencemar. Tapi
kita sekarang lebih banyak menggunakan
metode indeks pencemar ee karena memang
dalam sistem pengindekan ee storage itu
hanya sebagai ee data penyimpanan aja
sebenarnya. Jadi data penyimpanan secara
statistik dan secara pengindekan yang ee
ada dalam ee literatur adalah ee indeks
pencemar
ini ee apa namanya?
Metode perhitungannya seperti apa?
Jadi ee tadi perbandingan antara
konsentrasi dibagikan dengan baku mutu
kemudian di inikan nilai IP-nya adalah
rata-rata dan sebagainya
baru dievaluasi nilai ee indeks
pencemarnya. Kalau rentangnya antara 0
sampai 1 maka memenuhi. Kalau antara 15
cemar ringan dan seterusnya sampai di
atas 10 itu aduh cemar berat.
Nah, khusus untuk ee parameter do ini
harus dibandingkan dengan ee do
jenuhnya. Ini yang sering juga ee
terjadi permasalahan dalam pemantauan
adalah ee di do ini jadi seringki
nilainya nilai
pemantauannya
melebih ee do-nya melebihi do jenuh itu
padahal ee apa namanya?
ee tidak mungkin sehingga perlu ada
dikoreksi terhadap ee data-data
tersebut. Kemudian juga untuk yang
berupa rentang yaitu ee pH dibuat
ee rata-rata terlebih dahulu sebelum
dilakukan perhitungan untuk mendapatkan
C/LI-nya
ya.
Kemudian ada peredaman khusus lagi. Jika
CE/ LI hasil pengukuran ee lebih besar
daripada 1, maka dihitung dulu ee dengan
persamaan ee 1 + 5 log C/ LI pengukuran.
Ini metode dari ee indeks pencemaran.
Metode ini ee digunakan pada saat satu
tertentu dan semua nilai baik yang
memenuhi maupun tidak akan mempengaruhi
nilai indeks. Salah satu pengaruh utama
diberikan kegan terbesar oleh satu
parameter. Jadi ee kalau ada parameter
yang e lewat itu akan menjadi ee
perhitungan karena dia akan menjadi C/
max yang jadi dihitung di dalam e
IP-nya.
Kemudian ee nilai pelampauan yang dari
bak ter jauh ee akan direndam tadi oleh
ee penjumlahan dari
1 plus ee 5 log tadi. Ini ee apa
namanya? Evaluasi utami dari ee
penggunaan indeks ee pencemar ini.
Kemudian ini hasil dari e IKA rumusan ee
apa namanya tahun 2024 dari ee
seluruh provinsi. Saya kira ininya ini
ee apa namanya? Saya ambil dari
ee
hasil ee diseminasi dari hasil indeks
kitas 2024
umumnya berada di ee sedang.
Kemudian ee bagaimana dengan tentang
status mutu air indek pencemar di hasil
pemantauan? ini selama
hampir ee 10 tahun ee sebenarnya ada
sedikit ee peningkatan untuk yang
memenuhi dari
21% di 2015 menjadi 25% ee di 2024 ini.
Kemudian di Cemar berat juga ada ee
penurunan
ee dari 4% menjadi 1,2.
Ini sebenarnya akan lebih menarik kalau
dibuatkan e grafik ininya ya, slop-nya
seperti apa ininya. Tapi saya tidak
sempat bikin itu ininya. Kemudian untuk
yang cemar sedang juga ada sedikit
kenaikan dan untuk yang cemaringan ada
sedikit ee ee penurunan.
ini ee
tadi saya sampaikan juga kemungkinan
karena ee beberapa tahun ini kita
mengalami kemarau ee basah sementara di
terlihat sebenarnya di 2018 itu terutama
itu mungkin ee pada saat ee musim ee
kemarau ee yang agak panjang.
Jadi memang selain dari
pengendalian pencemaran yang kita
lakukan ee iklim itu berpengaruh ee
terhadap ee kualitas ee air ini ee
grafik
secara ininya jadi
ada fluktuatif meskipun angkanya di
sekitar ee 25%-an
untuk yang memenuhi artinya sebenarnya
nya
secara umum sedikit membaik.
Kemudian ini untuk yang ee indeks
kualitas air capaian sampai dengan 2024
itu dari
target sebenarnya 55 dan ee ini
capaiannya ada 54,78.
Kemudian kalau kita bandingkan perubahan
status dari 2022 ke 2023
ee ada yang membaik 17% dan ee memburuk
15 berarti tetap 68%.
Kemudian dari yang ee tetap ini ada 28
ee
lokasi yang
cemar berat. Nah, dan setelah kami
lakukan dilakukan evaluasi oleh ee
Direktur Pengan Pencemaran
Perlindungan Pengelan Mut air,
ternyata memang fekal kolifom
dan eh
COD dan eh total fosfat yang banyak
melebihi baku mutuaya.
Ee kalau dilihat dari total vekal
kolipom
sebenarnya kita melihat bahwa
pengelolaan lembah domestik yang
mungkin masih menjadi ee kendala kita
yang masih belum tertanangani ee dengan
baik.
Kemudian ee yang berikutnya adalah ee
baku mutu air. Jadi nilai-nilai baku
mutu air tadi untuk penetapan IKA
dari 8 parameter
kita hitung.
Jadi untuk menetapkan bak mutu air tadi
saya ee sudah sampaikan bahwa ada lima
kriteria ini untuk yang keenam itu sudah
tahu. Jadi lima kriteria jadi mutu air,
luas penggunaan lahan, luas pola ruang,
pemanfaatan air, dan rasio debit. Nah,
dari lima ini yang pertama adalah ee
mutu air. Jadi untuk ee mutu air
kita buat ee apa namanya? Hitung ee
IKA-nya. Kemudian dari sana muncul angka
misalkan
ee 60 ee 29.
Kemudian untuk
rentang-rentang ee tersebut.
dikasih ee
klasifikasi dan skor. Jadi, setiap
kriteria tadi dari
lima ee kriteria itu skornya maksimum
adalah e 5 juga.
Perhitungan IKA diberi nilai 6. Jadi
kalau nilainya paling tinggi di sini
adalah ee 5, artinya ee skornya
menjadi 30. Kalau dia
nilai IK-nya paling tinggi.
Berikutnya, penggunaan lahan. Jadi ini
ada kelas-kelas penggunaan lahan sama ee
apa namanya? kita klasifikasikan
ada 10 ee penggunaan ee klasifikasi
penggunaan lahan yang diinikan. Kemudian
dari sana dikasih skor yang paling
rendah ee sampai yang paling tinggi
dengan maksimum lima dengan ee bobotnya
penggunaan lahan adalah 5 artinya nilai
maksimumnya 25. Kemudian kita scoring
sehingga ee muncullah ee angkanya
menjadi
25 maksimum.
Sama seperti yang ee diinikan. Kemud.
Nah, ini kalau untuk yang ini adalah
kita ambil tiga terbesar di
wilayah ee segmen tersebut. Jadi untuk
misalkan setelah segmentasi kita
tentukan maka melalui ee peta saya kira
di inikan
besaran dari
masing-masing ee penggunaan lahan di
segmen tersebut diambil tiga besarnya
untuk di buatkan persentase dan
dikalikan nilai skornya sehingga muncul
ee
angka tertentu dan itu nanti dikalikan.
Nah, nah ini ee bobotnya ee 5 * 5
artinya nanti ee 25 maksimum.
Kemudian pola ruang sama dengan
hampir sama dengan pemanfaatan lahan
tadi yang ini dibagi ke dalam tiga
kriteria. ada kawasan lindung ee
kemudian kawasan hutan produksi
pariwisata, kawasan pertanan perikanan,
pemukiman, dan kawasan peruntukan bus
pertambangan dan bahan energi.
Elektrikasi ini nilai satu ini ee juga
penetapan ee pola ruang diberikan nilai
tertinggi ketiga yaitu 4. Jadi artinya
maksimum nilainya adalah ee 20.
ini hasil-hasil ee contoh simulasi dari
perhitungan-perhitungan
yang kami lakukan untuk e mendapatkan
nilai
ee baku mutu air.
Berikutnya, pemanfaatan air, air ee air
baku, air minum, reakasi air, perikanan,
ee pertanian dan kebutuhan industri.
Jadi ada ee
dikasih bobot 3 dan kemudian nanti
hasilnya ee dibuat ee rata-rata dari
pemanfaatan yang ada di segmen ee
tersebut.
Berikutnya debit air. Nah, ini ee skor
ee KRS-nya di dihitung berdasarkan ee
curah hujan. Kalau untuk yang curah
hujan lebih dari 2.000 mm per tahun,
maka koefisien rezim sungainya
ee dibagi ke dalam lima kategori dengan
ee nilai maksimum yang kurang dari 20
yaitu nilainya 5. Ee ee demikian
berikutnya sampai ke yang buruk yang
lebih besar dari 110. Sementara untuk
yang kurang ee dari 2.000 maka
ee
nilai KRS lebih besar dari 20 itu juga
sudah termasuk ee buruk kalau ee curah
hujannya kurang dari 2.000
kita per tahun dan perhitungan
ee scoring-nya juga.
Nah, itu mendapat nilai 2 * 5 artinya ee
10 untuk yang ee debit air ini.
sehingga ee ketika kita jumlahkan semua
tadi misalkan untuk ee segmen satu ee
mutu airnya dapat ee skor 4 ee maka
nilai akhirnya 24. Kemudian penggunaan
lahan ee nilainya 4,07
bobotnya 5 menjadi 20,4
polangnya sekian dan akhirnya dijumlah
menjadi ee baku mutahir 83 kita
klasifikasikan 83 adalah ee kelas 2.
Berikutnya sampai misalkan di segmen 6
mutu airnya ee dapat skornya 3,
penggunaan lahannya 3,88
dan seterusnya dijumlahkan sehingga ee
baku mutu airnya 64,6 jadi kelas 3. ini
yang ee apa namanya diajukan,
direkomendasikan untuk menjadi baku mutu
air yang menjadi bagian dari rencana
perlindungan dan ee pengelolaan mutu
air.
Kemudian ee berikutnya ada perhitungan
dan ee penetapan alokasi ee beban
pencemar. Jadi, bupati dan ee walikota
saya kira ee apa namanya melakukan
perhitungan alokasi ee ban pencemar.
Nanti dihitungnya hasil karakteristik
badan air dan bak mutu air berdasarkan
segmentasi dan zonasi di badan air. Jadi
hasil ee bak mutu air di
bagian tadi digunakan untuk
ee menghitung
alokasi beban. Karakteristik
karakterisasi badan air itu termasuk
adalah mutu air, hasil pemantauan, dan
sumber pencemar. Kemudian juga ee
terutama data ee debit ee data debit
yang diindukan kemudian dilakukan
perhitungan.
Ee saya kira banyak ee metode
perhitungan yang paling sederhana adalah
metode neraca massa
itu ee apa namanya
ee
tidak memperhitungkan daya swapuli dan
ee sebagainya. Tapi ini paling sederhana
dan ee saya kira paling bisa di
ikuti oleh semua. Mungkin
ini ee
hasil hitungan data tampung pencemaran
di 15 das ee prioritas.
Nah, jadi selama dari 2017 sampai 2000
itu
sudah ada 15 ee KPEN LH tentang
LHK tentang ee daya tampung bon ee
pencemaran
dan hasilnya masih ada beberapa ee
secara total ada beberapa yang memenuhi
ee
tapi ee sebagian besar juga sudah ee
terlewati baku ee mutunya,
terlewati ee daya tampung bahan
pencemarannya.
Kemudian secara total ee jadi domestik
mendominasi ada 51%.
Jadi ini ee sebenarnya hanya statistik
saja. Jadi tidak berarti apa-apa ininya
karena memang ee
sumber pencemar itu harus diinikan
berdasarkan DAS masing-masing. Jadi
kalau misalnya mau lihat ee kontribusi
dari masing-masing bisa dilihat di eh
Kepmen LHK yang ee KHK masing-masing
untuk melihat kontribusi di
masing-masing di masing-masing DAS dan
ee masing-masing segmen tersebut.
secara umum ee domestik itu lebih dari
50% ee%.
Kemudian ada ee nonpin source industri
dan ee peternakan.
Berikutnya ada ee rencana perlindungan
dan ee pengelolaan mutu air. Jadi,
bagaimana strategi mengintegrasikan
program dan kegiatan ee ke dalam
penataan ruang. Kemudian juga
bagaimana ee pengintegrasian program
kegiatan ee ke dalam penganggaran
dan pemilian pencemaran kerusakan
lingkungan dari mulai pembangunan air
limbah domestik, pengurangan dan
penanganan sampah, pendataan industri,
pembangunan unit pengolah air limbah
ternak, penegakan rukuh dan penyelamatan
ekosistem
ee dan daerah tangkapan air. Kemudian
penerapan hasil riset, pemantauan,
evaluasi dan sebagainya, serta
pengembangan sosial ekonomi. Ini juga ee
penting saya kira pengembangan sosial
ekonomi, penguatan kelembagaan, dan
peningkatan peran pemangku ee
kepentingan.
Ini contoh strategi program dan ee
ininya. Jadi programnya misalkan untuk
pengolahan mutu air, kegiatannya
pemantauan, evaluasi mutu air,
penyusunan dan seterusnya sehingga di
siapa pelaksananya dan pelaksananya
selama apakah selama 5 tahun atau nanti
ya untuk evaluasi misalkan ee setiap 5
tahun sekali.
Penyusunan bak mutu air, alokasi beban
setiap 5 tahun sekali misalkan
pembinaan daerah atau juga pembinaan
kepada ee masyarakat. penyuluhan
masyarakat itu juga ee harus dilakukan
ee setiap hari dan ee ini juga
strateginya. Kemudian ini juga untuk
yang di bidang pengendalian pencemaran
air misalkan inventarisasi dan identitas
sumber pencemar,
praktik
ee berbasis
alasi beban pencemaran, kemudian
pemanfaatan air limbah atau 5R,
pembangunan IPAL domestik dan ee
seterusnya.
pembangunan IPAL peternakan, kemudian
juga edukasi dan penyuluhan kepal
peternak, pengolahan air limbah
pertanian dan ini kegiatan-kegiatan yang
di ee bagian pengendalian penyemaran
air.
Kemudian untuk yang ee sampah
ee jadi kegiatan-kegiatannya
dan ini kegiatan ini ee sifatnya umum
jadi ee apa namanya? pemerintah ee
daerah bisa me lebih mendetailkan ee
bagaimana
strategi ee program dan rencana aksi di
dalam
RPPMA ini.
Kemudian ee penataan ruang dalam DAS
berbasis daya dukung dan daya tampung
lingkungan hidup. Ada penyusunan
KLAS-nya, review RTRW-nya,
penyusunan ee RTWasan dan seterusnya.
Kemudian ee penguatan budaya, ada
penataan ruang publik
misalkan membuat ee apa namanya? Euri
varian dan sebagainya, edukasi dan
penyuluhan masyarakat terhadap sempadan
sungai,
gerakan penghijauan
ee gerakan bersih sungai, patroli sungai
dan ee seterusnya.
Dan ee ada juga kegiatan penegakan
hukumnya.
Jadi pengawasan,
ee penaatan
dan juga pembinaan. Ini harus ee
dilakukan termasuk sebenarnya juga
pelaporan perseduan lingkungan
ee dan SPPL.
Jadi
seringki ee apa namanya
kita mengabaikan ee masalah pelaporan
padahal ee baru terasa ketika ee terjadi
satu ee kejadian.
Nah, saat ini sudah ada tiga
keputusan Menteri Lingkungan Hidup
tentang RPPMA yaitu untuk Das Citarum,
Ciliwung, dan ee Cipinang. sementara
sedang ee sebenarnya sedang disusun
mungkin ee sekitar
lima lagi 5 atau enam lagi. Tapi yang ee
mungkin dalam waktu dekat akan ini
adalah mengenai brantas Benguan Solo ee
Cisadani dan ee Badu. Apa isinya?
Secara umum seperti ini.
Saya ambil salah satu contoh untuk yang
ee Cipinang misalkan.
Jadi ee RPPMA-nya ada tadi tiga, peta
perlindungan pengolaannya,
baku mutu airnya, dan alokasi bebannya
tadi. Jadi yang apa namanya yang peta
perlindungan untuk yang Cipinang ini
kebetulan
segmen ee
tidak terlalu besar. Jadi hanya melewati
dua
provinsi dan dua kota. Depok dan Jakarta
Timur, DKI, DKI
daerah
Provinsi Jawa Barat dan
Jakarta.
Kemudian ee
dari ini apa namanya?
Yang penting dari adalah Gubernur dan
Bupati Walikota yang berada dalam
wilayah daerah aerol sungai dapat
menetapkan rencana yang lebih rinci
sesuai kebutuhan di wilayahnya yang ee
dengan acuan ee
putusan ini.
Ini isi dari peta perlindungannya. nya.
Jadi ee ada empat dibuat dalam empat
segmen.
Ee segmen satu dari ee bawah naik ke
atas sampai segmen ee 47.
Kemudian dari sana dari hasil hitungan
yang tadi untuk ubah pemutu air ee
daerah Larin sipinang maka segmen satu
itu adalah kelas 3 ya. itu ee kemudian
segmen 2 kelas 4, segmen 3 kelas 4, dan
ee segmen 4 menjadi kelas 4. Nilai
alokasi bebannya, hasil hitungannya
untuk segmen satu
ee
itu
alokasi bebannya ee 1.000 ee kemudian
juga eksisinya 3.000. RIB artinya harus
diturunkan ee sebesar 2.000. Kemudian
juga segmen 2 dari 10.800
ee BP-nya 3. Jadi harus diturunkan
sekitar 7.000 dan setnya secara total ee
yang harus diturunkan adalah ee 16.675.
Kemudian
untuk per
sektornya ee maka ee domestik ee
mendominasi jadi hampir 90
ee 95%
di atas 95% itu dari domestik baru ee
setelah itu dari ee industri
ininya. Kemudian
apa strateginya? ini saya ambil dari ee
strategi ketiganya. Jadi, pembangunan
sistem pengolahan lembah domestik. Nah,
misalkan ee SPAL DS. Jadi, bagai
pembangunan tangki saf tank eh kedap air
skala individual. Jadi, semua segmen
misalkan targetnya adalah satu tangki
perumah, kemudian juga pembangunan
tangki skala komunal didasarkan pada
rencana induk.
Terus misalkan perlu ada pengadaan tinja
dan air limbah ee apa namanya? Air
limbah.
ini berdasarkan ee rencana induk.
Kemudian juga yang bagian B untuk yang
pembangunan dan pemeliharaan sistem
pengelolaan elistik terpusat. Jadi
pembangunan pembelan
eh PLT termasuk ee jaringan. Nah, ini
siapa yang ee nanti ee
punya kewenangan dan juga di sana
diinikan target tahunnya 2025 sampai
2009. Jadi kira-kira itu isi dari
ee
keputusan Menteri LH ee
yang isinya tentang ee rencana
perlindungan dan pengelola butuh air.
Jadi untuk yang nomor 127 tahun 2025 ee
untuk Airlin Sunai Cipinang kemudian
untuk yang ee Citarum dan
Ciliwung juga sudah ada nomor 12
39 dan 1253.
Kemudian berikutnya
penyelenggaraan ee PPMA adalah
pemanfaatan.
Jadi pemanfaatan air pada bandaan air
dilakukan berdasarkan rencana
perlindungan dan pengolahan butuh air.
Jadi rencana perlindungan pengulan butuh
airnya tadi sudah ada
untuk yang sudah dibuatkan dan sedang ee
kalau
tidak ada ee maka kita mengacu pada
untuk yang bakum mutu air mengacu pada
bak mutu ee air ee kelas 2 hit itumnya.
rencana PPMH-nya disusunnya. Kemudian
pemanfaatan air dapat dilakukan pada
seluruh badan air
atau juga ee
sesuai dengan ee
baku mutu air dan mutu air sasaran.
Selbuuh badan pada segmen-segmen
tertentu sebenarnya ininya. Kemudian
badan air dapat dimanfaatkan sebagai
penerima air limbah
dengan tidak melampaui baak mutu air dan
mutu air sasaran. Nah, ini yang harus di
ee inikan. Jadi,
pembuatan RPPMH tadi ee terkait ee
dengan pemanfaatan itu adalah yang
pertama ee
baku mutu airnya digunakan nanti untuk
apa kelas 1, kelas 2, kelas 3 dan
kemudian juga ee apa namanya?
Nanti ketika dijadikan tempat pembuangan
penerima ee air limbah ini harus dilihat
apakah
baku mutu air atau mutu air sasarannya
terlampaui atau alokasi beban
pencemarannya sudah terlewati.
Ini secara ee gambaran. Jadi
ketika satu kegiatan
akan melakukan pembuangan air limbah,
maka
dia harus ee melakukan pengujian di ee
upstream
di Astrim sungai.
Apakah baku mutu air ee hasil pemantauan
mutu air di upstream tersebut telah
terlampaui atau tidak.
Nah, kalau misalkan sudah terlampaui
artinya dengan ee ketentuan ini bahwa
dia tidak boleh membuang ee ke sana.
Jadi tidak boleh dimanfaatkan kecuali
nanti ada ee ini nanti di bagian
belakang ee kita bahas secara
umum bahwa
pemanfaatan air limbah
sori pembuangan air limbah boleh
dilakukan ee ketika streamnya ee belum
ee terlampau
melaku mutu airnya dan
ketika Jika air lima termasuk tersebut
masuk ke dalam ee aliran sungai di
downstream-nya itu tidak menyebabkan
terlampauinya baku bentuk air. Jadi ini
ee diikan jadi dari ee apa namanya ada
kira-kira kan apa namanya
baku mutu air
di outlet kan range-nya di ee angka
sekitar 30 sampai 150 lah BOD-nya. Nah,
sementara untuk yang baku mutu kelas 2
itu 3.
Kemudian yang paling
longgar itu kelas 4 ada 12.
Artinya kan sebenarnya
sungai itu punya fungsi pengenceran.
Jadi kalau misalkan debit sungainya
terlalu kecil
ee itu
sulit untuk dijadikan sebagai tempat ee
pembuangan air limbah yang bisa memenuhi
ee ketentuan sehingga setelah dilakukan
pembuangan air limbah
tidak
menyebabkan ee
bak mutu airnya ee terlampaui.
Nah, ini ee pemanfaatan air. Jadi
kelas kelas air untuk pemanfaatan. Jadi
kelas 1, kelas 2, kelas 3. Saya kira
Bapak Ibu sudah
paham semua ininya. Kemudian juga ini
untuk yangau dan sejenisnya.
Ini
konsep ee alokasi beban.
Jadi ee secara prinsip hanya boleh
membuang di segmen yang
baku mutu airnya belum terlampaui.
Kemudian ini contoh dari ee
rekapitalasinya. Jadi kalau misalkan
beban pencemaran eksisinya 500, daya
tampungnya 700, selisis bebannya 200,
maka masih tersedia diatur alokasi
bebannya. Tapi ketika ee beban eksisnya
100, daya tampungnya 700, selisihnya
300, maka itu terlampaui. Maka penurunan
ee harus dilakukan adalah ee penurunan
ee beban pencemaran
ini ee apa namanya?
Jadi
ada beberapa kondisi yang ee mungkin
bisa menyebabkan
di titik B itu terlampaui baku mutunya.
Nah, itu yang ee sebenarnya masuk ke
dalam ee
definisi ee tercemar.
Nah, ee pada kondisi ee
suatu sungai ditetapkan sebagai kelas 2
dengan BOD 3 mg/L. Artinya pada kondisi
tiga ketika BOD-nya sudah 5 mg/ itu
tidak boleh dilakukan ee
pembuangan air limbah di situ.
Kecuali ya misalkan dengan e tadi nanti
diinginkan pemanfaatan dan atau
kompensasi ya itu ee lain hal. Tapi
secara prinsip ee seperti itu. Nah,
namun ketika masih datanya di A-nya 2
dan menyebabkan
di
titik B-nya menjadi 3,5 itu pun
dikategorikan sebenarnya ee menyebabkan
terjadinya ee pencemaran. Oleh karena
itu perlu dilakukan
perhitungan-perhitungan tertentu
itu ee
itu yang ee apa namanya
harus dilakukan ee
perhitungan-perhitungan
ee sehingga
pemanfaatan
pemanfaatan sungai sebagai tempat
pembuangan air itu tidak menyebabkan
kualitas AS air sungai menurun sampai ee
terlewati baku mutu airnya.
Ini ee yang saya sampaikan tadi bahwa
ee untuk kondisi C alokasi beban
pencemar sudah terlewati.
penanggung usaha kegiatan
tidak diperbolehkan untuk ee melakukan
pembuangan air limbah atau
beliau wajib melakukan pemanfaatan air
limbah atau melakukan alternatif lain
atau dalam nilai ee
kompensasi
ini. ini ee kira-kira contoh
hitung-hitungan sederhana yang tadi.
Jadi, ketika daya tampungnya adalah ee
dikurangi 2,5 itu adalah konsentrasi BOD
di titik A misalkan dikalikan dengan
debitnya 2 m/detik dikalikan 1000
konversi.
Jadi 1000 mg/ detik sehingga ketika di
satuannya disamakan menjadi 86,4 kg
perhi. Sementara kalau beban dari
industri
ee 150 mg/l
1200 itu 180 kg/ hari. Jadi biasanya ee
memang
praktik ee penetapan bak mutu yang lama
itu hanya acuannya langsung bak mutu
nasional. Padahal ee
sekarang dengan saya kira sudah 4 tahun
ini dengan PP 2221 maka kita harus
memperhitungkan daya tampung ini. Jadi
setelah kita lakukan perhitungan
ee dengan
masuknya 180 kg per hari maka di bagian
hilirnya menjadi 3,5 mg/lit. Artinya
sungai tersebut sudah
akan
menyebabkan terjadinya ee pencemaran ee
sehingga
kegiatan tersebut
tidak diizinkan membuang dengan debit
dan konsentrasi yang diusulkan. Jadi
biasanya ini
usulan untuk usulan tersebut setelah
dievaluasi maka tidak diizinkan.
Lalu berapa alternatifnya? Jadi ada
beberapa alternatif
batasannya kan 86,4.
Artinya
beban pencemar yang harus
yang boleh masuk hanya 86,4.
Jadi debit diturunkan dengan konsentrasi
tetap.
alternatif du konsentrasi diturunkan
debit tetap atau
kombinasi dari itu misalkan ee
konsentrasinya di angka 100 tapi tentu
debitnya harus ee turun jadi berapa.
Nah, ini ee pilihan-pilihan yang bisa di
ee ambil, pilihan-pilihan yang ee bisa
diambil sehingga
ee apa namanya? usaha kegiatan tersebut
harus ee melakukan beberapa
perbaikan. misalkan di efisiensi airnya,
ada recycle-nya, produksi bersih atau
peningkatan kapasitas IPA.
Ee peningkatan IPAL baik dari segi
kapasitasan maupun teknologi atau
penurunan ee jumlah ee produksi
itu ee
dari sisi pemanfaatan.
Kemudian kita masuk ke bagian
pengendalian.
Jadi ee pengendalian ini
terdiri dari tiga unsur, yaitu
pencegahan,
penanggulangan,
dan
pemulihan.
Jadi untuk yang ee pencegahan dilakukan
pada sumber titik dan nir titik atau
istilah ee ininya
poins source dan nonp source. Jadi kalau
untuk nonpos pakai base eh
management practice.
Kemudian untuk yang titik gitu dan
sedapat mungkin dari nir titik itu
diubah menjadi ee sumber titik.
Dan untuk yang titik ada penyediaan
sarana dan prasarana. Kemudian ee 5R,
ada baku mutu air limbah, persetujuan
teknis,
kompetensi personil yang tadi ee
disampaikan ada pelatihannya ya nanti di
akhir bulan ini. Internalisasi biaya dan
perlindungan pengan utir dan sistem
perdagangan alokasi beban.
Kemudian untuk penanggulangan ada
pengisolasian pencemaran air,
penggantian sumber cemaran air dan cara
lain sesuai dengan perkembangan
pengetahuan dan ee teknologi.
Untuk pemulihan air ada pembersihan
unsur ee pencemar,
remediasi, rehabilitasi, restasi, dan ee
cara lain sesuai dengan perkembangan
ilmu ee pengetahuan.
ini
saya kira kebijakan pengun dalam
pencemaran air berbasis alokasi beban
pencemaran Jadi setelah tadi RPPM-nya
ditetapkan, strategi program rencananya
ada ee base management practice-nya
untuk nonpes, ada pating dan sebagainya.
Kemudian juga kegiatan-kegiatannya
pembangunan pengoperasian perawatan.
Jadi ada ee
untuk ee rumah tetangga usk ee kemudian
juga untuk teknologi pemanku kualitas
diband air dan bagaimana menginikan
estimasi penangaran dan sakit yang
terlibat. Kemudian ada pembinaan,
pemantauan dan evaluasi sumber untuk
yang unnow point source. Kemudian juga
ada perizinan, pengawasan, pembinaan
untuk yang
ee
poins soos.
Ini ee saya kira secara gambaran tadi
titik dan nir titik. Jadi kalau untuk
yang titik itu secara sederhana di
outlet tadi ee di outlet-outlet ini.
Kemudian untuk yang
nonp sebenarnya sedapat mungkin
dibuatkan poin source-nya
atau paling tidak dikelola dengan eh
base management practice.
Kemudian yang ee pertama mengenai sarana
dan prasarana terutama tadi ee kita ini
kan dari data bahwa pengelolaan air
limbah domestik ini paling
menjadi sumber dari limbah domestik
menjadi yang ee dominan ee berdasarkan
super data dari ee BPENAS bahwa
saya saya ee saya kira mungkin ini sudah
ee ee berubah ya K ini data 2019
mudah-mudahan ee sudah membaik. Jadi
memang yang sudah ee ada sanitasi
terpesat cuma ee 2% kemudian ada yang
masih sanitasi setempat dan juga masih
yang ee masih ada 9% yang sembarangan.
Konsep pengolahan ininya. Jadi ada
pengelolaan elemen domestik setempat,
ada juga yang ee terpadu.
Jadi ada skala-skalanya ininya ee
ada limpah tinja, kemudian juga ada IPAL
skala perkotaan, permukiman, dan skala
ee ee kawasan tertentu.
Nah, di
Indonesia sebenarnya sudah ada 12 atau
valde skala perkotaan yang telah
terbangun dengan kapasitas yang lumayan
besar. Ee paling besar itu di Bandung
ya, Bojong Soang ini kayaknya 80.000
m³ per hari sistemnya lagon. Kemudian
juga ada di suung di Denpasar itu
50.000.
2000 m³ ee per hari. Tapi memang ee
ada beberapa
kendala. Saya enggak tahu apakah
sekarang sudah teratasi bahwa
kapasitas ini ee belum terisi ee penuh
karena memang ee ada kesulitan dalam
ee sistem penyaluran dari ee
pemipaan dari rumah-rumah masuk ke dalam
ee sistem ee IPAL tersebut.
ini ee sistemnya ada yang ebisi di
Banjarmasin dan ee Manado. Kemudian juga
ada yang ee
ert
kolam erasi juga ada yang e hanya beruk
lagun-lagun saja.
Jakarta juga sedang mengembangkan lagi
kalau saya tidak salah untuk di IPAL ee
skala perkotaan ini domestik skala
perkotaan ini
ini ee
kenapa menjadi ee masalah tadi di inikan
karena secara
bahwa apa namanya
limbah domestik ini cukup tinggi ee
BOD-nya sekitar 300-an.
Sementara standar yang kita ee tetapkan
di
Permen LH nomor 11 tahun 2025
itu
75 untuk yang kurang dari 3 m³ per hari.
Jadi untuk yang 3 sampai 50 itu ee 50
dan untuk yang lebih dari 50 adalah ee
30. Kemudian juga
di
Permen LH nomor 11 2025 ini juga ada ee
baku mutu air limbah untuk yang dibuang
ke drainase dan saluran irigasi dan juga
untuk pemanfaatan air limbah yang ee
BOD-nya di angka 12 eh COD 780
TSS 30 dan residual corinnya nya ee satu
ini ee
revisi terhadap Permen LHK nomor 68
tahun
ini juga di ini apa namanya?
Selain ee waktu mutu air limbahnya juga
ada standar teknologinya. Nah, jadi ini
salah satu alternatif dari standar
teknologi untuk sistem pengolahan ee air
limbah domestik untuk skala 3 sampai 50
m³ per hari.
Jadi dari mulai ada unit ekualisasi ee
aerobik eh desinfektan ee dan baru
kemudian
ada pilihan-pilihan unit lain tergantung
pada kondisi tertentu.
Kemudian untuk ee limbah USK skala kecil
jadi identifikasi sin teknologinya pakai
bas management practice dengan
mempertimbangkan aspek pembiayaan
operasional pemulan dan akses lahan
kemudian pembinaan teknis berkaitan
dengan peningkat tingatan kesadaran
pemahaman dan penataan lingkungan terap
dan bantuan teknis ee pembangunan
infrastruktur pengelolaan limbah ee
sebagai ee percontohan
ini contoh untuk yang ee biogas ee sapi
saya kira seperti itu ininya ini
model-model ee biogas untuk yang ee
sapi. Kemudian yang kanan ini yang e
untuk yang tahu
ee ada juga sebenarnya hitungan-hitungan
ee berapa gas yang ee dihasilkan ee
kemudian juga itu cukup untuk ee
memenuhi kebutuhan
berapa hari dan ee sebagainya.
Kemudian ee berikutnya tentang ee 5R. Ee
jadi
terkait dengan pemanfaatan ini
ee saya kira
ee apa namanya
ini sangat di ee dorong sangat didorong
untuk melakukan wer use. Jadi
ada kutipan dari Profesor Asano
University of eh Kalpor eh Davis. Jadi
air darulang merupakan tantangan
terbesar di abad 21 di mana sumber air
terbatas dan permintaan air meningkat
karena peningkatan populasi dan konsumsi
per kapita. Ya, saya kira konsekuensi
dari peningkatan populasi ee adalah
tentu
penggunaan air yang lebih besar dan juga
ee
gaya hidup dan ee tingkat kesejahteraan
meningkat. Tentu juga konsumsi ee airnya
akan meningkat. Jadi, penggunaan air
daur ulang memenuhi dua fungsi utama.
Efluen yang telah diolah digunakan
sebagai sumber air untuk kegiatan yang
menguntungkan.
Efen yang tidak dibuang ke sungai dan
pantai mengurangi polusi pada ee air
permukaan dan air tanah. Jadi ini dua
keuntungan dan dilakukan pemanfaatan.
Sebenarnya yang paling populer di
Indonesia untuk pemanfaatan ini adalah
untuk aplikasi
ee
pada industri ee kelapa sawit. Ini sudah
ee
izin pertama LAN aplikasi itu sekitar
2000 awal 2003 atau 2004 awal. Jadi
sekarang hampir sudah 20 tahunan.
ee karena aplikasi ini ee
pemanfaatan ini dilakukan karena dari
beberapa
penelitian, beberapa kajian ee
menyatakan bahwa air limbah sawit itu
masih mengandung unsur hara yang tinggi
dengan pada tingkat ee BOD dan ee COD
tertentu.
Jadi pemanfaatan
air limbah
akan ee
sangat menguntungkan
ee sebagai ee satu sumber air.
permasalahannya adalah
di kita lebih banyak sumber air yang ee
murah sehingga
ee jarang yang tertarik untuk
memanfaatkan
sebagai sumber air. Nah, ini yang
menjadi ee tantangan.
Maka
ketika ee misalkan harga air tanah naik
atau ada pembatasan
mengenai
penggunaan air tanah ini
ee pemanfaatan
akan ee menjadi lebih ee menarik.
Kemudian juga yang kedua saya kira jelas
bahwa ee yang tidak dibuang ke sungai
maka akan ee mengurangi polusi pada ee
air permukaan dan air tanah karena dia
harus diolah dulu sampai ke tingkat ee
tertentu.
Ini juga faktor yang ee harus
dipertimbangkan jumlah air limbah yang
berhasil dicegah dan dikurangi. Kemudian
penghematan dan ee keuntungan yang dapat
diperoleh. Saya kira itu sudah jelas
tadi ee
saya sampaikan bahwa
kebanyakan
karena harga yang diinikan tingkat
kesulitan hambatan, biaya implementasi,
dampak kons penge regulasi. Nah, ini
terkait dengan regulasi ini juga ee tadi
ee ketika
pembuangan air limbah tidak boleh
dilakukan pada
bak pada apa sungai yang bakut airnya
terlampaui maka pemanfaatan air limbah
menjadi ee meningkat drastis
ini ee apa namanya sekarang
terutama untuk air limbah ee domestik.
Sebagian besar untuk hari limbah lang
domestik ini sekarang sudah banyak ee
dilakukan pemanfaatan.
[Musik]
A-nya saja. Jadi
memang untuk melakukan pemanfaatan perlu
meningkatkan
ee teknologi IPAL-nya. Jadi ee dari ee
semakin ee
[Musik]
semakin
baik mutu air yang akan dimanfaatkan ee
yang semakin tinggi, maka teknologi ee
pengolahannya semakin
ee advance. Jadi,
jadi pemakaian air ulang skala besar
terutama untuk irigasi dan industri.
Jadi diri kita tuh ee apa namanya ee
sawit itu termasuk untuk ee irigasi dan
juga ee untuk ee kegiatan industri
misalkan untuk cooling water dan
sebagainya dan banyak dilakukan oleh
negara berkembang dan negara dengan
sumber air terbatas.
Nah, permasalahannya di Indonesia
kita belum merasa bahwa sumber air kita
terbatas.
Jadi ee ini yang masih
ee apa namanya
ya? Jadi banyak di beberapa daerah masih
ee murah harga air tanah untuk keperluan
ee industrinya sebagai ee mungkin
sebagai insentif untuk investasi. Tetapi
di sisi lain ini ee mengurangi minat
untuk melakukan ee recycle
di Jakarta. mungkin yang sudah
ee air tanahnya sudah cukup mahal.
Jadi sudah ee apa namanya? Banyak ee
usaha kegiatan terutama misalkan ee
hotel dan apartemen dan sebagainya sudah
melakukan recycle untuk ee
keperluan-keperluan seperti ee toilet
passing juga ee penyiraman dan ee
sebagainya.
ini aplikasi
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:12 UTC
Categories
Manage