Transcript
XpX-wRcpSos • Webinar 115 Analisis Risiko Kesehatan Polusi Udara di Kawasan Industri
/home/itcorpmy/itcorp.my.id/harry/yt_channel/out/EcoEduid/.shards/text-0001.zst#text/0149_XpX-wRcpSos.txt
Kind: captions Language: id Pemerhati lingkungan. Ekoed Edu selalu berusaha menyajikan pelatihan yang berkualitas dengan menghadirkan pengajar yang berpengalaman, memberikan pengalaman langsung dengan praktikum dan e-learning yang dapat diakses di manapun. Jadi awalnya saya mengikuti pelatihan Eco Edio ini memang dari grup-grup di alumni ya, Mbak ya, yang pernah ikut pelatihan ini. Cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya karena mereka pengetahuan mereka tentang yang pengin mereka ketahui itu meningkat gitu ya. Kemudian skill-skill yang dihasilkan dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa dilihat begitu ya, terasa gitu manfaatnya di kami terutama untuk e para konsult hutan yang melakukan tenaga-tenaga ahli gitu. Sehingga saya memilih Eco Edu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar gitu. Nah, saya lihat Instagram itu ada Eko Edu ya yang akan menyelenggarakan pelatihan. Nah, di sini juga saya baca baca terlebih dahulu ya terkait tentang informasi yang diselu. Nah, menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik untuk ikut latihan di situ. Jadi, saya sering lihat di Instagram gitu bagaimana Eko Idu menyampaikan informasinya. Eko edu itu bagus karena pelatihan-patihnya itu selalu terdini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya itu bagus-bagus dan terbaiklah ke bidangnya. [Musik] Iya. Ee yang pertama memang tentu saja ini meningkatkan dan maksimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya. bertahan dalam penyusunan dokumen AMD saya jadi bisa lebih produktif, lebih efektif juga ee punya update gitu ya, update-update persoalan-persoalan dalam jurusan AMDA terkini dari ahlinya langsing di lapangan begitu yang pengalamannya tidak diragukan. Menurut saya pelatihan yang disediakan ED ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aktifnya gitu. Jadi ada teknologi terbaru yang saya dapat itu di e-learning ya itu luar biasa ee pembelajarannya juga mudah sekali untuk dipahami. Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak banget. [Musik] eh e-learning ini memang di emang sangat diperlukan sekali ya, terutama untuk kita yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungkin ee itu memberikan kita kesempatan untuk kembali mengingat, kembali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas. Kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan. Kita juga bisa review kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisien. itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya. Jadi ee saya bisa lihat materi itu di al sangat membantu Mbak. Jadi saya ee ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan di mana aja. R juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari kas padan sebenarnya. Jadi apa namanya ya kalau saya bilang terlalu murah itu jadi sepadanlah. Jadi menurut saya padan Bu karena memang e pelatihannya itu pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di e sekitar lingkungan saya sendiri gitu. E saya kira sepat sesuailah dengan apa yang didapatkan. [Musik] EKP efektif, tepat, dan profesional, hemat, cermat, dan hebat. Keren, profesional, dan juga keginian. [Musik] Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi Bapak dan Ibu peserta webinar ke-115 yang diselenggarakan oleh Ekoed Edu. Terima kasih telah ee setia menantikan webinar-webinar Ekoedu yang selalu diselenggarakan di hari Kamis setiap minggunya. Perkenalkan saya Wajid yang akan menjadi moderator untuk di acara kali ini. Sebelum memulai acara, alangkah baiknya kita berdoa terlebih dahulu menurut agama dan kepercayaannya masing-masing. Berdoa dipersilakan. Berdoa dicukupkan. Untuk acara selanjutnya kita akan menyanyikan Indonesia secara bersama-sama. Kepada Bapak dan Ibu dimohon untuk berhidmat. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Baik Bapak Ibu, terima kasih atas ee menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya sebelum kita memulai ke pematerian ee saya izin untuk menyampaikan terlebih dahulu pelatihan-pelatihan terdekat yang akan diselenggarakan oleh Ekoedu. Yang pertama ada pelatihan dan sertifikasi penanggung jawab operasional instalasi pengendalian pencemaran udara atau yang biasa dikenal dengan POPU yang akan dilaksanakan pada 16 sampai 20 Juni 2025. Dan untuk ee biaya investasi pelatihan dan sertifikasi ini Rp6.500. Dan untuk ee POPU ini sudah bersertifikat dari BNSP. Lalu selanjutnya pelatihan perhitungan emisi gas rumah kaca dan perdagangan karbon yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 hingga 27 Juni 2025. Untuk pelatihan perhitungan emisi gas rumah kaca ini, Bapak dan Ibu cukup berinvestasi sebesar Rp3,6 juta. Untuk informasi lebih lanjut, silakan Bapak dan Ibu untuk menghubungi admin Riris dan admin NISA. lalu bisa melihat di sosial media kami yaitu di Instagram, Facebook, X atau di website kami yaitu di ecoedu.co.id. Lalu jika Bapak dan Ibu sudah ee berminat untuk mengikuti pelatihan silakan untuk mengunjungi di pendaftaran.co.id. Baik, mungkin ee kami tunggu Bapak dan Ibu di pelatihan Ekoed Eedo dan bertumbuh bersama kami. Kita kembali lagi ke acara inti yaitu webinar mengenai analisis risiko kesehatan polusi udara di kawasan industri yang akan disampaikan oleh Ibu Prof. Ir. Indah Rahmatiah Siti Salami, M.Sc., PhD ee selaku dosen di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung. Kebetulan Ibu Indah sudah hadir di ruangan Zoom ini. Selamat pagi Prof. Indah. Selamat pagi, Mas Wajid. Bagaimana warahmatullahi wabarakatuh? Waalaikumsalam baik-baik, alhamdulillah. Baik. Mungkin agar tidak memperluama waktu untuk ruangan Zoom saya serahkan kepada Prof. Indah dan kepada Bapak dan Ibu selamat mengikuti webinar. Dipersilakan, Prof. Baik, terima kasih, Mas Hajid. Ee Bapak, Ibu sekalian. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Oke, barangkali senang sekali saya di sini bisa bertemu Bapak Ibu sekalian ee dalam rangka webinar yang disenggarakan oleh Eko Edu. Terima kasih atas undangan ee yang diberikan kepada saya pada hari ini. Mungkin ee sebelum dimulai saya sebetulnya ini mungkin men apa ya, kalau boleh kita sharing saja ya. Barangkali Bapak, Ibu juga mungkin sudah punya banyak pengalaman dari yang sudah diberikan atau ee mungkin sudah banyak pengalaman dari ee daripada saya begitu ya, karena mungkin bidang saya juga ee cukup beragam gitu. Baik, mungkin saya izin barangkali untuk menyampaikan materi atau men-share screen dari ee materi yang sudah diberikan atau disiapkan. Baik, ee atas permintaan dari ee Eko Edu, saya mencoba menyampaikan ee judul dari analisis resiko kesehatan polusi udara di kawasan industri. Sebetulnya mungkin ini ee apa ya tadi mungkin semacam kayak kuliah saja ya barangkali e ini saya lihat ada kelihatannya ada beberapa yang saya kenal wajahnya ee mudah-mudahan juga tidak bosan bisa bertemu dan melihat materi yang barangkali sering saya ulang di dalam kuliah di Institut Teknologi Bandung khususnya di Teknik Lingkungan. Baik, ee untuk outline-nya. Jadi, pada pagi hari ini kita akan membahas mulai dari yang namanya polusi dan dampaknya, kemudian ada polusi udara dan kesehatan, kemudian analisa risiko kesehatan, dan barangkali terakhir adalah contoh kasus hasil penelitian risiko kesehatan khususnya ee dari pencemaran udara di sekitar Bandung. Mungkin demikian yang akan saya ee sampaikan pada outline ee hari ini. Nah, sebelum dimulai barangkali kita bisa melihat ini kondisi-kondisi yang sering kita temukan di sekitar kita. Pada dasarnya pencemaran itu masih banyak ditemukan di Indonesia. baik itu di air, itu di udara atau mungkin saat ini kita belum menyadari banyak tentang ee juga barangkali pencemaran di lingkungan tanah gitu ya. Jadi kalau lihat pemandangan ini mungkin masih banyak ditemukan sungai berwarna karena mungkin ada industri di sebelahnya. Langit ee masih ada kepulan-kepulan dari industri ataupun mungkin di perairan yang juga sudah terganggu dengan adanya aktivitas manusia di sekelilingnya. Nah, kondisi seperti ini tentu saja tidak enak dipandang mata. Namun juga kita barangkali menyatakan ini dampaknya, bahayanya seperti apa. Barangkali kita juga memerlukan pengukuran dan bukti begitu ya. Sehingga kadang-kadang kondisi seperti ini masih ditemukan dan orang atau masyarakat masih juga beraktivitas dan merasa ini ee baik-baik saja gitu. ee walaupun secara ke jangka panjang atau mungkin ke depan bisa saja ada dampak yang kemungkinan bisa kita temukan baik itu di ekosistem atau lingkungan atau mungkin nanti di dalam hubungannya dengan kesehatan dan kesejahteraan manusia. Baik. Nah, masalah pencemaran ini sebetulnya sesuatu yang ee menjadi problem bukan hanya di Indonesia sebetulnya ya. Seluruh dunia menyatakan bahwa kita ini di bumi, di bumi seluruh dunia ini mempunyai krisis ee disebut sebagai eh triple planetary crisis atau krisis yang ditemukan di bumi ini. Apa itu triple? Karena ternyata ada tiga hal yang memberikan masalah di bumi ini. Pertama adalah perubahan iklim. Saya kira Bapak, Ibu atau teman-teman ini adik-adik mungkin juga pernah mengetahui perubahan iklim sedang berjalan dan kita juga mungkin sudah menerima atau ee apa ya baik itu menyaksikan atau merasakan dampak-dampak yang terjadi dari perubahan iklim. Kemudian yang kedua yang menjadi masalah lagi atau krisis lagi adalah polusi dan limbah. tadi sudah diperlihatkan gambar-gambar di Indonesia tadi ya ee seperti apa kondisi-kondisi yang mungkin ditemukan sekeliling kita ada polusi, ada limbah baik itu ee limbah cair, limbah ke udara yang ternyata juga mungkin pada dasarnya ini bisa memberikan krisis yang salah satunya yang paling ditemukan atau dijadikan krisis ee disepakati menjadi krisis adalah biodiversity crisis. artinya krisis terhadap biodiversitas di mana pencemar atau limbah-limbah atau polusi ini dibuang ke lingkungan akibat kegiatan manusia yang kemudian ternyata kegiatan manusia ini memberikan juga dampak bagi biodiversitas atau keanekaaragaman hayati khususnya artinya asalnya mungkin diversity-nya ee baik ee kaya begitu artinya diversity itu kan banyak makhluk hidup atau dalam ekosistem itu kaya dengan makhluk hidupnya karena dia bisa hidup di tempat tersebut tidak mengalami kematian. Sementara ketika ada biodiversity krisis artinya terjadilah apa kemusnahan atau hilangnya mungkin beberapa ee keanekaragaman tadi. Jadi artinya asalnya beraneka ragam yang bisa hidup ee di tempat suatu tempat. Tapi karena adanya kondisi yang menyebabkan kemudian beberapa jenis populasi itu juga kemudian musnah, maka yang tadi divers atau keanekaannya tinggi itu berkurang. Jadi ini sebetulnya sudah dicanang sudah disepakati kelihatannya ya bahwa bumi kita ini mengalami krisis tiga ini. Perubahan iklim, polusi, biodiversity. ini sebetulnya krisis yang satu sama lain itu ee bersangkut apa istilnya berinteraksi ya ber saling menentukan kurang lebih. Nah, ini mungkin yang paling ee tadi sebutkan biodiversity crisis itu ya tadi asalnya tadi kaya lingkungannya diverse begitu tapi ternyata kemudian itu mengalami penurunan dari keragaman. ee perubahan iklim juga ee terjadi ini mungkin dari data-data yang saya kumpulkan saja saya ambil begitu ya, bahwa ternyata ada peningkatan suhu di bumi ini ee meningkat ee 1 derajat ee rata-rata dan ketika itu 1 derajat meningkat itu sebetulnya katanya akan hilang 68% dari biodiversitas. Kalau dilihat lagi mungkin biodiversitas tuh banyaknya adalah dihitung dari ee keanekaragaman hayati makhluk hidup selain manusia. Tentu mungkin kita berpikir ah apa apa dampaknya bagi kita begitu ya. Karena kita bukan mereka artinya lingkungan kita, ekosistem kita, kita tidak masuk di dalamnya gitu ya. Mungkin manusia merasa baik-baik aja barangkali dengan ada perubahan ini. Beberapa sekelompok tentu saja. Tapi mungkin jangan lupa bahwa ekosistem yang ada sekeliling kita itu adalah penopang kehidupan manusia. Terutama karena kemungkinan dia kalau masuk ke dalam rantai makanan ujung-ujungnya manusia juga yang akan mendapatkan akibat. Jadi pada dasarnya kehilangan biodiversitas diversitis itu sebetulnya bukan berarti tidak ada apa-apa kepada manusia. Sebetulnya itu pada dasarnya akan menjadi masalah ketika masuk ke dalam atau mengganggu ratai makanan. Baik dari segi kuantitas, jumlah-jumlahnya atau mungkin dari segi diversity-nya. Saya kira ini yang mungkin harus kita sadari karena kadang-kadang manusia makanan masih ada begitu ya ee ikan masih ada ditemukan. Tapi sebetulnya dalam skala-skala kecil tertentu di suatu tempat itu biodiversitas itu sudah tidak ada. Ya, pengalaman saya mungkin dengan mahasiswa ada sungai itu kelihatan betul ya. Di mana pada sungai yang tercemar ya tidak ada lagi keanekaaman, tidak ada lagi hidup makhluk-makhluk atau ekosistem itu tidak terbentuk lagi karena sudah semuanya dihilangkan karena ada gangguan dari pencabaran tersebut dan tentu saja ini tidak kita inginkan ya. Nah, akibatnya tadi kalau sudah masuk rantai makanan, manusia juga menjadi salah satu ee apa namanya? Tingkat level tropik yang dari rantai makanan tertinggi juga sama-sama akan mendapatkan akibatnya. Baik itu ketika mungkin ada ee pencemaran akhirnya tidak ada air bersih yang bisa kita gunakan atau mungkin kalaupun ada air bersih kita tidak bisa menggunakan air kotor untuk konsumsi sehingga kebutuhan untuk pengolahan menjadi lebih berat lagi. Ujung-ujungnya sebetulnya karena kita hidup di bumi ini membutuhkan lingkungan ya kita bisa mendapatkan akibatnya ketika lingkungan tadi rusak ya. Nah, kalau dilihat di sini ee kesehatan manusia yang tadi kita anggap akan sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan itu ada dua penyakit apa? Dua gangguan kesehatan biasanya pada manusia itu ya. Yang pertama adalah dikategorikan penyakit-penyakit yang disebut sebagai penyakit menular karena penyakit-penyakit akibat atau penyebabnya makhluk hidup baik bakteri, virus ataupun makhluk hidup yang menyebabkan penyakit infeksi biasanya disebutnya. Tapi juga bisa saja penyakitnya bukan penyakit-penyakit menular yang disebabkan karena bukan makhluk hidup. Mungkin kita mengenal tadi sudah ada pencemaran yang akhirnya baik itu dari industri, dari kegiatan manusia ada yang dikeluarkan masuk ke lingkungan udara. Apakah itu debu, apakah itu CO2 dan sebagainya. Nah, kemudian tentu saja manusia sendiri pasti akan bernafas dan tidak bisa tidak akan menggunakan udara tersebut walaupun udaranya enggak kelihatan kotor, baik kelihatan bersih-bersih saja tapi yang namanya di sini disebutkan PM 2,5 atau partikulat meters 2,5 atau yang ukurannya kecil lebih kecil dari 2,5 mikrm. Jadi kalau dilihat oleh mata enggak kelihatan itu bisa terhirup dan akhirnya masuk ke dalam sistem pernaapasan. Sehingga inilah yang barangkali yang kemudian kita terjadi tadi penyakit-penyakit yang disebabkan karena lingkungan udara. Nah, tadi penyakit itu di lingkungan udara ada apa saja? Macam-macam bisa ada tadi bakteri di udara bisa sehingga mungkin kalau terhirup bisa menyebabkan penyakit infeksi atau mungkin juga tadi pencemar-pencemaran bahan kimia yang ada di dalam ee udara yang juga masuk ke dalam ee pernapasan itu akan mengganggu kesehatan juga. tapi disebutkan penyakitnya tidak menular tadi ya kurang lebih. Nah, saya kira ini kesehatan manusia sangat sekali tergantung dari kondisi lingkungan dan ini ya yang diakibatkan karena ada krisis polusi tadi. Saya kira mungkin demikian pengantarnya begitu ya. Mohon maaf ini kita jadikan pengantar dulu ya. Nah, kalau ada karena kita ada judulnya adalah polusi udara maka mungkin akan sedikit saya tambahkan bagaimana polusi udara ini bisa mengganggu kesehatan. Sekali lagi kadang-kadang tidak langsung terjadi sakit. Paparan ee polusi udara yang tinggi itu pada dasarnya masuk tentu saja ke pernafasan. Pasti penyakit pertama yang diserang adalah ee saluran pernapasan yang akan mengalami akibatnya. Tapi kalau kondisi pernapasan terganggu bisa juga akhirnya jantung mengalami gangguan. Mungkin juga ada gangguan dari materi kimia yang ada di dalam udara itu ujungnya pada jangka panjang bisa meningkatkan resiko bakar misalnya paru-paru. Jadi ini kalau kita lihat tidak selalu habis menghirup langsung sakit begitu. Ini yang selalu kita harus sadari bahwa manusia itu sebetulnya penyakit-penyakit itu tidak terjadi karena dosis besar atau karena konsentrasi tinggi. Tapi konsentrasi yang rendah pun dalam waktu jangka panjang maka itu bisa menyebabkan sakit di kemudian hari. Ya. Jadi jangka panjang paparan jangka panjang beberapa polutan ini juga akan ada mengakibatkan dampak kesehatan kronis jangka panjang. Dan kalau kalau kita bicara manusia, manusia juga beragam. Ada yang kuat, ada yang lemah, ada yang tua, ada yang muda. Nah, beberapa kelompok manusia atau kelompok ee golongan orang manusia ini mempunyai kemungkinan terkena penyakitnya lebih tinggi atau dikatakan sebagai dia lebih rentan. Nah, ini biasanya kelompok-kelompok itu sering sekali berhubungan dengan usia itu anak-anak atau orang tua atau bahkan secara ekonomi disebutkan lagi bahwa kelompok masyarakat yang miskin itu juga lebih rentan. Nanti mungkin kita akan bahas lagi berikutnya yai ya. Tapi ini secara data kurang lebih seperti ini. Nah, mungkin kalau dari udara polutan yang barangkali paling berbahaya bukan paling berbahaya sebetulnya ya yang sering kita hadapi itu adalah perutan yang tadi berasal dari PM 2,5 tadi yang dikatakan partikulat mets atau partikulat partikel dengan ukuran kecil. Karena saking kecilnya dia bisa masuk menembus sampai ke dalam saluran pernapasan kita. Sekali lagi kita tidak merasakan itu terjadi dengan artinya kalau penghirup itu tidak langsung ee gatal-gatal dan sebagainya karena ini sangat halus ya dan kita biasanya ee tidak menyadari itu. Nah, saya kira ini yang biasanya menjadi pertimbangan kita. Kenapa polusi di udara itu dampaknya akan sangat ee langsung kepada manusia karena kita memang bernafas tidak bisa kita menahan nafas lebih dari katakanlah katanya berapa menit. Mungkin penyelam-penyelam yang bisa menahan nafas itu bisa lebih panjang karena latihan begitu ya. Tapi beberapa orang yang normal itu biasanya tidak bisa menahan nafas tengah jangan lama sehingga semua yang terhirup dari ada di udara itu bisa masuk dan mungkin nanti bisa masuk ke dalamnya sampai bagian mana dari paru-paru pernafasan kita itu sangat tergantung dari ee partikelnya atau ee jenis-jenisnya ya. Dan partikel halus ini tidak saja berbentuk partikel tetapi dia juga mungkin masih mempunyai kemungkinan mengandung sesuatu dari partikel tersebut. baik itu tadi mungkin mikroba atau juga bahkan bahan kimia. Jadi ini yang mungkin perlu dipahami oleh semua orang ya barangkali. Oke. Nah, apa sih efeknya dari polusi di udara ini? Pertama tadi sudah disebutkan bahwa utamanya adalah sistem pernaapasan. Nah, kalau sistem pernaapasan terganggu sebetulnya tadi setiap orang bisa macam-macam gangguannya. anggannya macam-macam tergantung dari faktor berapa banyak yang dia terpaparnya, berapa lama dia terpaparnya dan termasuk juga kondisi dirinya sendiri. Kalau dianya kuat tadi mampu menahan ee apa istilahnya ya melawan ketika ada yang masuk. Karena pada dasarnya tubuh manusia itu mampu membuat atau kita mempunyai mekanisme mengeratkan racun gitu. sesuatu yang dianggap asing oleh tubuh, maka dia akan usahakan keluar. Namun beberapa kasus banyak yang tidak berhasil sehingga akhirnya yang tadi tidak bisa dikeluarkan itu akan ada di dalam dan mungkin akan mengganggu. Nah, dari data mungkin atau dari saya subat sumber di sini ya ee ee ada disebut sebagai piramida efek dari revolusi udara. Jadi umumnya mungkin sebanyak apa katakanlah banyak orang mengalami gangguan itu ya yang paling bawah ini ketika ada polusi udara yang mungkin ada gangguan pada ee paru-paru inflamasi, mungkin ada gangguan pernapasan. Nah, kemudian ini umumnya orang kalau banyaknya kebanyakan ini tapi kemudian ada beberapa kelompok atau bukan kelompok tadi beberapa proportion dari orang itu mungkin juga mengalami dampak yang lebih parah sehingga mungkin dia ada gejala sehingga ada membutuhkan obat. Beberapa kasus mungkin yang penyakit asma itu bisa muncul. Nah, ini kalau dilihat jumlahnya yang menderita itu akan semakin kecil dengan semakin bertambahnya efek bagi manusia. Nah, kalau mungkin meningkat lagi itu akan jadi sudah sakit, maka tentu harus ke rumah sakit, harus ke dokter. Ee kalau yang harusnya kerja tidak bisa kerja begitu. Nah, ini maka jumlahnya akan berkurang lagi. Ee kalau sudah masuk harus dirawat dan sebagainya bahkan ada heart attack ya. Ya, tadi sudah disebutkan gangguan pada pernapasan sering akan berefek berefek juga pada gangguan jantung dan ujung-ujungnya juga sampailah kepada barangkali ee yang paling fatal adalah kematian. Nah, mungkin kalau ada Bapak, Bapak, Ibu atau Adik-adik di sini bisa melihat jumlahnya tuh seperti piramida. Yang paling banyak ditemukan dampaknya tuh ya di bawah ini. Baru sebagian mungkin masuk ke atas, semakin ke atas ke atas tergantung kondisi biasanya dengan berbagai banyak faktor tadi. Entah pemaparnya, entah fisik atau ee tubuh dari orang tersebut ya. Karena tadi setiap orang itu juga berbeda-beda kondisinya, baik itu kemampuan untuk ber menahan, kemampuan tadi mengeluarkan racun dan sebagainya atau imunitas dan sebagainya itu memang akhirnya berbeda-beda sehingga akhirnya seperti piramida seperti ini. Tentu saja kalau kita lihat ee tidak ingin harap ee ada terjadi sampai banyak kematian. Tapi kemungkinan besar ket ketika ada ee pencemaran udara yang paling banyak dirasakan tuh biasanya adalah yang paling bawah ini. Ee banyak orang mengalami itu ya kurang lebih. Jadi kalau dari efek dan berapa yang terkena korbannya sangat tergantung dari individunya sendiri dan berbagai aspek lain yang tadi apakah lebih banyak terkontaknya dan seterusnya sehingga akhirnya kita juga menyadari tidak semuanya langsung meninggal begitu ya. tapi pasti ada ee kondisi piramida seperti ini. Nah, baik. Barangkali kita lanjut lagi. Kita masih bercerita latar belakang ya. Nah, kalau tadi sudah diketahui bahwa ada bisa menyebabkan penyakit, maka penyakit sudah disebutkan tadi di awal juga ada yang namanya penyakit yang muncul karena ee porsi udara itu long term atau jangka panjang dan ada short term. Short term jangka pendek. Nah, biasanya jangka pendek itu apa gejalanya? Mungkin tadi asma atau batuk-batuk, bersin-bersin atau nafas yang terganggu, pernafasannya lebih pendek-pendek begitu ya. Jadi biasanya ini adalah short term. Termasuk kalau sangat berdebu, mata juga akan terganggu. Barangkali hidung dan tenggorokan juga bisa terganggu. Nah, barangkali ee ini yang sering ditemukan kalau Bapak, Ibu, Adik-adik semua masuk ke tempat ee kotor atau berpolusi udara, mungkin ini akan biasanya langsung dirasakan karena short term. Nah, sementara kalau long term, nah, long term tidak kelihatan secara langsung itu paparannya tadi pajanannya panjang begitu ya, walaupun tidak besar. Kalau panjang ujung-ujungnya ketika sudah menumpuk tidak bisa dikeluarkan dari tubuh maka bisa saja ada longterm efek seperti kanker paru-paru atau ksi pernaapasan yang sudah terganggu gitu. Nanti kita kenal ada yang namanya COPD dan sebagainya atau PPOK misalnya ya. atau bahkan kadang-kadang juga sampai bukan hanya pernafasannya terganggu, tapi juga tadi jantung dan juga bisa saja sampai ke stroke. Nah, ini tentu saja tidak kita harapkan sehingga barangkali kita menyadari bahwa ee udara itu sangat penting untuk bersih dan aman untuk kesehatan kita sebagai manusia. Kalau dibiarkan long term ini bisa akan mengurangi usia harapan hidup. Nah, sementara kalau l short term itu barangkali akan lebih banyak orang masuk sakitnya begitu ya. Nah, ini efek ee pada dasarnya bisa short dan long term ini. Ini barangkali juga yang tidak disadari oleh kita. Mungkin kalau kita menjadi secara awam sering sekali mengatakan bahwa polusi udara menyebabkan gangguan pernapasan paru-paru. Tapi tadi mungkin sudah mudah-mudahan dengan cerita ini saya juga dapatnya karena saya bukan dokter tapi saya mendapatkan dari informasi dari literatur begitu. tadi kalau pernaapasan terganggu, jantung juga bisa mengalami gangguan karena jantung dan pernapasan itu saling berhubungan membutuhkan oksigen ada memompa, itu ada jantung tapi oksigen diambil dari pernapasan sehingga akhirnya juga bisa bukan hanya pernapasan yang ee sori sistem pernapasan yang terganggu, tapi juga jantung seperti misalnya penyakit jantung dan pembuluh darah itu darah juga bisa disebabkan karena polusi udara. tadi sudah disebutkan lagi di dalam gambar ini sampai bisa ke otak dan benar juga berkontribusi pada demensia dan penurunan kognitif. Nah, kalau sudah begini kan siapa yang rugi? Kita juga semuanya ya. Kalau ini penurunan kognitif ditemukan atau mengal apa diterima oleh anak-anak maka itu secara jangka panjang anak-anak mengalami gangguan kognitif itu juga kerugian yang sangat ee besar bagi ee manusia ya kurang lebih. Nah, ini juga bukan hanya itu. Nah, ini mungkin ada ditemukan dari penelitian juga bahwa pencemaran udara itu ternyata juga berhubungan dengan ee lahir bayi lahir dengan berat lahir rendah. Kok bisa masuk ke bayi ya? Nah, karena ibunya ketika hamil dia terpapar udara, kotor, pencemar udara dan di pencemar udara ketika masuk ke dalam tubuh ibu, beberapa pencemar itu bisa masuk sampai ke janin dan ketika di dalam janin maka dia bisa mempengaruhi proses perkembangan janin. sehingga tadi ini akhirnya dihubungkanlah ee penelitian mendapatkan bahwa pencabaran udara itu juga akan berkorelasi berasosiasi dengan adanya bayi lahir dengan berat badan rendah. Kenapa berat badan rendah itu tidak diinginkan? Ya, karena berat badan rendah itu akan menjadi rentan terhadap kemungkinan penyakit-penyakit. Tapi tidak berarti juga bayi lahir berat badan besar tidak masalah. Nah, kalau di negara-negara seperti Indonesia, Asia, mungkin berat badan bayi standar atau rata-rata itu 2,5 kg. Karena memang kita tuh rata-rata seperti itulah dikatakan ee normal, tapi bisa lebih rendah atau lebih tinggi. Nah, yang menjadi lebih rendah dari 2,5 kg it inilah yang menjadi tidak diinginkan karena dia akan lebih rentan terhadap ee gangguan penyakit ee kemudian hari. Nah, bayi ini kan sangat-sangat lemah dalam ee ee sistem imunitas dan daya tahan. Makanya ini menjadi masalah juga untuk kesehatan si bayi sampai ke depannya karena tidak diinginkan juga ya. Jadi ini disbutnya secara jangka panjang ee bisa masuk sampai ke mana-mana ini pencemaran udara bukan hanya sistem pernapasan saja. Nah, ee apa berapa besar sih bahaya ini menjadi apa istilahnya kalau dimonetize gitu ya atau dihitung begitu. Sebetulnya ketika sakit pasti ada biaya yang dikeluarkan dan ketika biaya itu dihitung itu sakit apapun ada sebetulnya hitungannya. Beberapa negara sangat ee punya banyak ee apa penelitian pelat ini. Saya saya mungkin saya Indonesia juga belum saya belum banyak mungkin mencari di Indonesia tapi ini kebetulan yang dapat dari Inggris. ee dampak kesehatan dari polusi udara itu ternyata katanya bisa menyebabkan atau diperkirakan kerugiannya 8 miliar sampai 20 miliar pound sterling. Nah, ini berarti kan ada kerugian negara untuk me apa istilahnya menyembuhkan dari orang-orang yang sakit karena polusi udara. Nah, tadi ee dari ee bahaya bukan bahaya, dari cost perhitungan cost ini tentu saja ini menjadi kerugian yang tidak diinginkan oleh negara ya. Nah, kalau kita bisa memperbaiki katanya kualitas udara berdasarkan data di Inggris begitu ya. Jadi kalau dia kita bisa menurunkan katanya ee 1 mikrogram per me kubik ee pencamaran udara partikel partikelat e debuah begitu itu bisa mengurangi sampai kejadian penyakitnya dari ee penyakit jantung coronary heart disease itu 50.000 kasus atau stroke juga diturunkan. Jadi artinya secara cost, finansial, ekonomi itu akan menguntungkan ketika pencemaran diturunkan. Nah, tentu saja ini biasanya yang suka orang-orang melihat atau secara ee manajemen, secara government ini yang harusnya bisa dijadi ee apa ee pertimbangan gitu. Ketika sakit dibiarkan kerugian tuh mungkin bukan hanya pada orang yang mengalami sakit, tapi ada cost yang dihasilkan. atau yang ditimbulkan karena orang sakit membutuhkan pengobatan dan sebagainya. Belum lagi kerugian waktu dan seterusnya. Sehingga ini tadi tingkat permasalahan yang bisa mulai membuat orang membuka mata itu biasanya adalah kerugiannya berapa ketika ada kasus sakit terjadi. Nah, ini mungkin yang biasanya ee secara artinya gini logically kalau kita berpikir ada kerugian ekonomis biasanya tentu orang akan berpikir untuk menurunkan kerugian. Nah, biasanya tadi kalau manajer-manajer mungkin orang-orang pengambil keputusan kalau diturunkan dengan cost itu baru berpikir, "Oh, iya ternyata ada kerugian besar." Begitu ya. Nah, jadi ini sebaiknya ee kita menyadari ini bukan hanya menunggu terjadi, tapi baiknya mungkin e kita akan upayakan menurunkan pencemaran itu jauh lebih membawa keuntungan baik itu jangka pendek, baik jangka pendek, ataupun jangka menang ee jangka panjang kurang lebih ya. Nah, saya kira ee cost tadi bisa dilihat dari cost kehilangan usia harapan hidup yang turun itu akan menimbulkan kerugian ekonomi atau penyakit-penyakit dan mungkin ini kita bisa lihat lagi cost ketika harus masuk ke dalam atau dirawat atau sakit akibat ee pencabaran udara tadi ya kurang lebih. Jadi ini sebenarnya cost itu dihitungnya seperti itu. Baik, mungkin kita lanjut lagi. Ee F star mungkin kalau kita lihat lagi tadi sudah sebut awal adalah ee pencemaran udara yang paling sering ee kita deteksi atau kita ukur adalah pencemaran debu atau partikulat meters. Nah, tadi sudah disebutkan partikulat metr yang kita hitung atau kita ukur yang membahayakan adalah yang ukuran ee lebih kecil dari 2,5 mikr karena dia tadi semakin kecil itu semakin bisa masuk ke dalam sistem saluran pernapasan. Sementara kalau yang besar-besar relatively enggak bisa masuk. Mungkin di hidung akan nempel. Kalau kemudian masuk ke dalam bagian-bagian atas dulu, kadang-kadang kita ketika masuk ke tempat berdebu, kita bersin itu sebenarnya mekanisme tubuh mengeluarkan debu-debu yang kita yang tidak diinginkan itu bisa mekanismenya seperti itu. Tapi kalau sudah sangat kecil atau ee halus halus sekali, maka si debu-debu atau ultraine particulat mets ini bisa masuk sampai ke sistem pernapasan yang lebih dalam, bahkan sampai ke alveoli, sampai ke nah inilah yang nanti akhirnya bisa memberikan gangguan-gangguan yang tadi sudah disebutkan di depan. Apakah itu asma akan muncul, fungsi paru-paru yang tadinya baik menjadi mungkin tidak baik menurun dan termasuk mungkin batuk-batuk itu adalah salah satu mekanisme bagi mekanisme ketika masuk dalam tubuh itulah yang dilihat gejalanya seperti itu. Nah, saya kira ini mungkin kondisinya tengah tergantung dari PM-nya. Makanya kalau dilihat PM yang kita ukur kan selalu ada PM25 atau PM 10 di dalam baku mutu. Tapi yang biasanya dikategorikan ingin akan mempengaruhi kesehatan biasanya adalah partikel halus yaitu adalah yang lebih kecil dari PM 2,5. Karena mekanisme tubuh tidak bisa menyaring yang 2,5 ini. Jadi dia mampu lolos sampai ke bawah atau bagian dalam paru-paru. Sementara kalau yang agak besar-besar hidung itu ada bulu-bulu hidung. Ada gerakan di sini bagian tenggorokan yang mengeluarkan sehingga Anda bisa bersin-bersin dan batuk-batuk. Itu adalah mekanisme melukan yang agak besar-besar. Tapi kalau sudah sampai ke bawah ee bagian ee bawah maka itulah yang menyebabkan penyakit kurang lebih. Baik, saya kira itu. Nah, tadi sudah disebutkan juga polusi udara itu mempengaruhi semua orang. bukan hanya orang dewasa, tapi juga anak-anak, tapi juga ibu hamil, tapi juga orang tua yang ada di bumi ini. Karena kita tadi semua selalu akan apa? memerlukan ee udara untuk bernafas. Nah, ini mungkin sebagai resume-nya atau singkatannya atau ringkasannya ee ibu hamil pik terpengaruh atau sekelilingnya banyak pencebaran udara tadi sudah didengar dia bisa masuk ke dalam tubuhnya, masuk ke dalam janin dan menimbulkan yang namanya bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Kemudian juga kalau anak-anak, anak-anak sering main di luar, maka kalau main di luar terpopar dengan lingkungan udara yang buruk itu akan meningkat. Maka itu biasanya pada anak-anak sering ditimbulkan banyak adanya serangan asma atau barangkali ini jangka panjang dia bisa mempengaruhi pertumbuhan atau kesehatan dari fungsi paru-parunya dan mungkin juga ada perkembangan pertumbuhan yang terganggu ya. ini beberapa yang mungkin karena anak-anak. Nah, kalau dilihat lagi ini sebetulnya untuk anak-anak tadi ee apa sudah saya sampaikan kalau anak-anak terkena penyakit pada saat anak itu akan dia bawa penyakit tersebut sampai ya sampai dewasa dan itu biasanya akan menjadi kerugian anak-anak dengan mungkin penyakit astmatik atau penyakit gangguan atau paru-paru yang fungsinya menurun maka dia akan membawa kondisi itu sampai dewasa sehingga akan mempengaruhi status kesehat kesehatan anak tersebut sampai dewasa nanti yang itu akan kerugian bagi anak-anak. Makanya kenapa ee resiko bagi anak-anak itu sering sekali dihitung karena ditakutkan dia itu akan membawa resiko itu secara jangka panjang sampai dia usi dewasa. Itu kurang baik biasanya. Nah, sementara untuk dewa orang dewasa bukan tidak terpengaruh dari pencemaran udara juga sama-sama dia terpengaruh sampai masuk ke tadi yang tadi kalau dewasa itu bisa asma ada beberapa orang yang asma dan waktu kalau ada pencipan udara dia akan tambah ee asmanya bertambah begitu tapi tadi sudah didengarkan dari awal bisa saja dia mengganggu jantung ee beda ada stroke, bisa ada lung cancer atau kanker paru-paru dan ini mungkin yang sering ditemukan bukan lagi adalah ini ya CO ee COPD ya chronic obstructive pulmonary disease kalau di Indonesia kan PPOK penyakit paru obstraktif kronis jadi ini kronisnya karena jangka panjang baru muncul sehingga itu terjadilah penyakit obstraktif pulmonari nanti ee ini juga sebetulnya ee ya karena dia kronis ya jadi itu bisa mengganggu kesehatan secara keseluruhan juga dan dari data yang saya dapatkan ini ni ini dari UK ya. Ternyata juga bisa mempengaruhi diabetik atau penyakit gula bagi orang dewasa. Nah, bagaimana dengan orang tua? Nah, orang tua tadi sudah disebutkan bahwa orang tua itu adalah kelompok manusia yang mempunyai rentan yang lebih tinggi daripada kelompok usia lainnya. Nah, untuk kasus orang tua ini bisa saja mempengaruhi toksi paru-paru adalah kanser, diabetes, termasuk tadi demensiat ya. Jadi ini ternyata kalau dari data-data literaturnya seperti ini. Jadi kalau kita lihat begini ya sebetulnya mau tidak mau ya kita harus menjaga sekali agar tidak terjadi pencemaran udara karena dampaknya sangat besar. Jadi ini yang mungkin harus kita sadari bersama-sama. Tidak langsung terasa, tidak langsung ada gejala karena rata-rata jarang sekali yang sampai konsentrasi tinggi. Kalau konsentrasi tinggi pasti semua orang sudah mengalami atau menyatakan atau komplain ya. Baik pandangan mata enggak kelihatan karena sangat berdebu, mungkin batuk-batuk tidak enak. Nah, tapi yang ditakutkan lagi kalau ada polusi udara dengan jumlah yang relatif lebih rendah, tidak terlalu tampak tapi dia ternyata bisa masuk dan mempengaruhi kesehatan secara jangka panjang. Mudah-mudahan mungkin bisa memberikan ee apa ee pengetahuan ya, bahwa yang terkenal bukan hanya satu dua orang, tapi semua orang terkenal. Dan inilah yang biasanya menjadi perhatian kita untuk melakukan pengelolaan lingkungan udara. Baik, mungkin kita lanjut lagi. Nah, ee kelompok-kelompok manusia yang ber lebih berisiko ini yang harus kita ee sadari dan kita jaga ya. orang-orang tertentu mempunyai resiko kesehatannya lebih tinggi daripada yang lainnya karena kondisi tubuhnya tadi ya. Nah, seseorang yang punya penyakit jantung atau paru-paru seperti asma tadi. Nah, ini akan mengalami dampak-tambak kesehatan yang lebih parah lagi biasanya. Nah, mungkin masih ingat waktu COVID itu sering disebutkan kalau ada komorbid. Jadi, orang-orang tertentu dampaknya bisa lebih parah karena ada dia sudah menderita kondisi tertentu atau kondisi yang mungkin mempengaruhi. Nah, ini juga sama. Jadi seseorang yang sudah punya masalah jantung, paru-paru dan sebagainya tadi PPOK tadi PPOK sudah disebutkan ya diabetes maka kalau ada serangan lagi penyakit lagi dia akan lebih rentan mengalami dampak penyakit-penyakit tersebut. Begitu orang-orang yang merawat orang sakit atau merawat anak-anak termasuk juga remaja-remaja yang tadi masih berkembang itu juga tadi sudah disebutkan kalau dia sudah mengalami gangguan sejak usia dini maka sampai dewasa dia akan membawa gangguan tersebut sehingga mungkin akan memberi ee dampak kesehatan yang lebih parah pada jangka panjang untuk ee usia dewasa. Anak-anak tadi sudah disebutkan dengan orang-orang seorang dengan diabet diabetes akan lebih rentan tak ada kemungkinan memiliki penyakit pembuluh darah. Jadi saling berhubungan mengetah wanita hamil itu akan lebih rentan karena nanti dapat mempengaruhi juga ke ee kehamilannya ya. Kurang lebih mungkin kita lanjut lagi. Nah, ini ee kalau digambarkan ee kelompok-kelop itu adalah tadi yang mana yang lebih rentan dari punya gangguan sakitnya adalah older people, orang-orang tua, pregnant woman, children, orang-orang dewasa pun yang pernah ada sakit. Nah, sakit-sakit ini ataupun tadi ditambahkan orang-orang maaf miskin ya. Kenapa tidak orang miskin ditambahkan di sini? Karena orang miskin itu biasanya punya kondisi tempat hidup yang kurang memadai untuk kesehatan. Mungkin kalau mendengar SDG, SDG nomor satu itu adalah poverty. Karena biasanya kemakin dia ee mampu untuk menyediakan fasilitas maka dia bisa akan lebih sejahtera. Oleh karena itu, ini juga salah satu ee kelompok-kelompok yang biasanya harus diperhatikan di dalam ee penanganan dampak yang lebih besar pada masyarakat. Baik, saya kira mungkin demikian kita lanjut lagi. Nah, ini mungkin sedikit penjelasan bagaimana mekanisme ee pencemaran udara itu bisa mempengaruhi kesehatan itu. Jadi, kalau ada pencemaran udara itu, nah pencemaran udara sendiri kan tadi sudah disebutkan ee umumnya dikatakan sebagai debu. Tapi debu itu kan berukurannya macam-macam sampai ukuran yang halus sampai gas begitu ya. sehingga nanti ada kategori pencemarnya kita disebut sebagai kategori pencemar inorganik seperti di sini disbutkan ada ozon ee CO NO2 SO2 ini biasanya yang paling utama ya diukur tuh ini. Tapi juga mungkin ada pah pH itu organik ya. Organik itu adalah komponen kimia yang mengandung ada C-nya, ada H-nya, ada N. ini mungkin kalau digambarkan seperti ring ya, seperti apa? Ee ya ring ya, apa namanya? Eh, sori, maaf salah. Jadi ee eh maaf ya ini artinya ada maaf salah di sini. Sudah. Nah, ini jadi ini ada ring-ring itu karena dia organik ya. Dan ini macam-macam sekali jenisnya. Bahan kimia organik banyak. bahan kimia organik itu enggak enggak selalu besar-besar, bisa saja ukurannya juga kecil begitu ya. Jadi ini sesuatu yang bisa terjadi di udara. Termasuk juga alergen. Alergen itu adalah zat-zat yang bisa menyebabkan alergi. Ini kadang-kadang alergen ini bisa dari yang natural tapi bisa juga dari bahan kimia. Nah, termasuk tadi sebutkan ini kandungan kimianya, tapi juga bisa saja partikel. Partikel tu artinya ya partikel ya ada ee apa debu dan ukurannya lebih besar. Nah, ini ee bisa saja juga karena diesel yang dikeluarkan ee pembakaran dan sebagainya dan kalau masuk ke orang maka tadi ibu janin ibu hamil itu bisa masuk sampai ke ee janinnya. Seharusnya mekanisme tubuh tuh kalau tadi ada benda asing masuk maka itu akan dihancurkan oleh si makrofag ini. Namun kadang-kadang itu tidak mampu ya sehingga mungkin akhirnya terjadilah masuk sampai ada dan mengganggu ee tubuh baik itu orangnya ataupun tubuh manusianya ya. Ini mungkin digambarkan bagaimana kalau seorang bayi sebetulnya bayi itu kan ada plasentanya, ada cairan apa? Cairan ketumbahan lah gitu ya sebagai pelindung. Tapi beberapa kasus bahan kimia dia bisa menembus plasenta dan dia basuh ya. Nah ini yang menjadi ditakutkan untuk mempengaruhi ee bayi atau janin tadi. Nah kalau sudah tumbuh atau menjadi masuk ke dalam manusia maka dia bisa menyebabkan tadi penyakit sudah disebutkan ya. Ada asma, ada bersin-bersin, ada ekzim juga masuk. Nah, ini mungkin disebutkan satu lagi lower FV. FV itu adalah satu indikator yang menyatakan fungsi paru-paru force expiratory volume 1 detik. Jadi, manusia itu setiap orang punya kapasitas paru-paru untuk menyimpan oksigen sehingga kalau semakin besar kapasitas paru-parunya semakin sehat dan semakin baik. Nah, pencemaran udara bisa menurunkan FV ini sehingga nanti salah satu yang sering kita gunakan di dalam ngecek apakah seseorang terganggu karena kualitas udaranya atau pencemaran udara itu salah satunya adalah mengukur kapasitas fungsi paru-parunya dengan mengukur FIV ini ya. Jadi ini beberapa kalau sudah di apa ditunjukkan dari penyakitnya ada asma dan sebagainya tadi ini lower FEV ah mungkin ada juga penyakit karena alergi dan tadi COPD ya atau PPOK atau penyakit paru obstraktif yang kronis ya dan ini mungkin akan mengenai orang. Nah, saya kira ini tadi terjadinya bisa jangka pendek dengan jangka panjang. Mekanismenya sebetulnya tubuh punya mekanisme tapi tidak selalu mekanisme ini berhasil sehingga akhirnya bisa menyebabkan dampak bagi baik itu janin ataupun bagi manusia atau bukan artinya baik anak-anak dewasa itu e bisa saja mengalami gangguan. Biasanya prinsipnya adalah ketika zat kimia atau masuk ke dalam tubuh itu dia akan menimbulkan stres pada suatu organ dan fungsi organ sehingga itulah yang akan menjadi penggangguan fungsi, gangguan organ dan seterusnya. Kurang lebih seperti itu. Mohon maaf mungkin saya menyampaikan ini agar ee ya kita sama-sama belajar aja begitu ya. Bahwa dari e pencamaran udara itu sebutnya banyak sekali ee visa masuknya seperti apa dan tadi mungkin prinsipnya ini pencepatan udara itu bisa berbagai macam yang ada di dalamnya baik itu inorganik, organik atau partikulat ya kurang lebih dan mungkin disebut ada secara khusus ada alergan. Baik, saya kira mungkin itu. Nah, tadi yang berikutnya yang ingin saya sampaikan adalah mengenai analisa resiko. Apa sih itu analisa resiko? Nah, sebetulnya tadi kita sudah tahu bahwa kalau kita tercemar bisa masuk ke dalam tubuh, ada resiko kesehatan. Analisa resiko sendiri sebetulnya bisa digunakan untuk berbagai penggunaan. Ya, mungkin yang kita akan bahas di sini adalah analisa resiko kesehatan. Analisa resiko kesehatan itu apa sebetulnya? Nah, yaitu adalah teknik atau proses sistematis untuk menganalisis resiko dari suatu kemungkinan kalau di sini kita bukan kesehatan ya ee resiko bagi kesehatan atau mungkin toxicolog. Jadi ini sebenarnya pemakaiannya banyak ya. Jadi ketika ada suatu dikeluar lingkungan itu bagaimana resikonya? kita bisa melakukan analisa resiko. Nah, ini mungkin disebutkan ada di dalamnya ada ee apa resiko terhadap kesehatan atau mungkin ee menyebabkan toksikologi atau sifat racun atau kalau di dalam higiene industri juga industri itu ee di industri itu juga ada risiko pencemaran lingkungan kerja yang disebabkan karena zat-zat atau material-material atau proses-proses yang digunakan di industri ya. Jadi akan membentuk juga mungkin gangguan atau ajaran bagi pekerja termasuk di AMDAL. AMDAL itu artinya apa? Amdal itu kan berarti kita memasukkan sesuatu kegiatan, tapi kegiatan itu akan kita ee apa akan kita keluarkan ke dalam lingkungan itu sehingga nanti gangguan lingkungan terjadi gitu. Nah, ini ee AMDAL itu kan harapannya kita tidak ingin ada gangguan lingkungan terjadi dan itu juga kita akan menilai resiko juga dan seterusnya ya. Jadi itu cukup banyak penggunaannya. Cuma dalam hal ini kita akan melihat bahwa itu metodenya itu adalah metode yang ada secara sistematis. Jadi ada urutannya, ada teknik-tekniknya. Kurang lebih biasanya metodenya itu mencakup adalah identifikasi bahaya. Artinya bahaya apa saja yang ee ditimpulkan dari yang dikeluarkan ke lingkungan. Dan kemudian nanti kita akan menilai resikonya seberapa besar. Ya, nanti apakah resiko itu signifikan atau tidak. sehingga kalau memang itu signifikan biasanya kita juga perlu mengkomunikasikan resiko itu. Sehingga kalau itu resikonya tidak bisa kita terima, maka kita biasanya akan melakukan manajemen risiko ya. Nah, jadi secara keseluruhan kurang lebih ee analisa resiko itu selalu akan diilakukan ini khusus untuk kesehatan. Lihat dari konteksnya dulu apakah masalahnya begitu. Nah, dari masalah ini kita mengidentifikasi apakah bahayanya. Bahaya di sini misalnya apakah ada zat pencemarnya, apakah ada apa dan ini bahaya. Nah, dari identifikasi bahaya biasanya kita akan mengevaluasi juga apa ini bahaya itu memapari orangnya bagaimana. Karena orang itu terpapar bisa saja lewat udara, lewat makanan atau lewat kulit begitu ya. Nah, ini biasanya akan dievaluasi. Selain itu kita juga setelah mengetahui bahwa ada ee apa namanya? Ee sebentar saya kok mau cari dulu. Oh, enggak bisa kok saya lupa ya. Oh, ini maaf. Ah, enggak. Jadi, ee kalau kita tuh ada berapa zatnya, maka kita juga akan melihat itu tuh bahayanya sebesar apa. Dia mungkin akan mengganggunya kalau dosisnya berapa. Nanti kita juga akan biasanya melakukan evaluasi dos respon dengan pertimbangan bahaya tadi masuknya lewat mana, berapa sering, berapa banyak, dan bahaya banyaknya berapa. besar, maka kita juga tahu kalau sekian itu akan menimbulkan penyakit apa, maka kita bisa akan melakukan karakterisasi resiko. Karakterisasi resiko itu adalah menilai, menunjukkan angkanya berapa resiko itu. Nah, nanti kalau resikonya besar, maka kita harus melakukan manajemen resiko. Ya, kurang lebih. Jadi, ini ee analisa resiko itu cakupannya sebetulnya hanya di bagian sampai karakterisasi resiko. Tapi setelah karakterisasi resiko maka apakah resiko itu besar atau tidak? Kalau tidak besar ya biasanya orang ah ya sudahudah. kecil resikonya tidak melakukan apa-apa. Tapi ketika misalnya resikonya besar kita ee harus melakukan agar resiko itu tidak ee apa tidak merugikan ee bagi kita atau bagi manusia. Ya, kurang lebih mudah-mudahan ini ini ee teorinya aja begitu ya. Biar Bapak, Ibu atau teman-teman, Adik-adik semua tahu kira-kira analisa resiko tu seperti itu. Baik, Kang kita akan lihat dulu. Sori. Mungkin kita akan lanjut lagi. Nah, jadi analisa resiko kesehatan itu sebetulnya kita akan gunakan untuk menilai ketika ada pajanan di lingkungan tadi yang beragam itu yang bermacam-macam dari kegiatan manusia yang mungkin tadi dari kegiatan manusia itu akan menghasilkan beberapa pencemar ke lingkungan. Maka kita ingin melihat apakah ada dampaknya atau tidak. Kurang lebih seperti itu. Kurang lebih. Nah, ini ee pemanfaatannya seperti itu. Menentukan berapa besar dampak atau resiko yang akan terjadi. Tapi kemudian juga dari pengetahuan ini kita bisa mengaplikasikannya juga dengan berbagai aplikasi yang lain. Misalnya ada satu teknologi akan menghasilkan ini resikonya berapa besar itu juga bisa digunakan digunakan seperti itu. Nah, atau juga mungkin cari mungkin di tempat ini ada yang banyak konsentrasi pencemarnya seperti tempat lain tidak. Maka kita juga bisa menilai di suatu tempat itu apakah berapa besar resikonya. Nah, ini kurang lebih seperti itu aplikasinya ya. Termasuk juga mungkin menentukan aktivitas-aktivitas yang perlu diperlakukan untuk menindaklanjuti ketika ditemukan resiko yang besar tadi ya. Nah, secara ee keilmuan atau bukan keilmuan ya, pemanfaatannya lagi risk assessment atau penilaian risiko itu ada pada tahap di sini. Jadi ketika ada pencemar masuk ke lingkungan di lingkungan dia mungkin akan ada bisa saja berpindah-pindah transport atau bergerak atau berubah dan mungkin ketika di lingkungan ada organisme, nah organisme akan terpapar. Organisnya tadi sudah disebutkan terpapar itu sebetulnya bisa ada yang ee hidup ada yang mengalami kematian ee gangguan pertumbuhan dan sebagainya. Itu ada dampaknya di target organism. Nah, ini biasanya tidak kita inginkan. Tadi biodiversity hilang tidak kita inginkan, orangnya sakit tidak kita inginkan. Nah, oleh karena itu ya t kita biasa biasanya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan tadi, kita lakukan analisa risiko ris assessment untuk biasanya menentukan health dan environmental kriteria. Jadi baku mutu, baku mutu itu adalah mencegah terjadinya tadi adanya biodiversity loss atau mencegah terjadinya dampak kesehatan atau tadi menurunkan penyakit kanker dan sebagainya gitu ya. Nah, ini sebetulnya pada populasi itu macam-macam sekali yang bisa terjadi kan dari adanya ee lingkungan yang tercemat tadi. Ini tadi kita bicara baru cerita tentang udara saja. Padahal sebetulnya bukan hanya udara, dari air kita bisa mendapatkan masukan pencemar kepada manusia dari makanan dan dari kegiatan kita sehari-hari itu ya dari transportasi dan sebagainya. Makanya biasanya kita mencoba mencegah itu dengan melakukan kegiatan analisa resiko. Kemudian kita akan menilai apakah ada dibutuhkan penanganan atau mungkin juga kita menentukan baku butuh-baku mutu sehingga nanti kalau tidak ingin resiko itu terjadi sekian batasnya yang dibolehkan. Kurang lebih seperti itu. Jadi kalau Bapak, Ibu, teman-teman, adik-adik ini bisa ingin tahu bagaimana sebetulnya baku mutu ditetapkan, harusnya sih seperti ini begitu ya. Jadi kita akan menilai Bapak apa yang ada. Kemudian apakah ini tidak bisa kita terima. Maka kita bisa melihat lagi apakah baku bututunya ee masih baik. Karena mungkin kejadiannya karena melebihi baku mutu berarti kan baku mutunya enggak salah. Tapi misalnya baku mutasnya sudah ada, tapi kemudian kita di bawah baku mutu itu ada dampak, ada resiko, maka biasanya kita biasa harus melakukan evaluasi kembali untuk menetapkan kriteria atau baku mutu yang baru barangkali ya. Jadi teorinya seperti itu harusnya ya. Jadi bukan tiba-tiba, tapi kita menetapkan baku mutu itu didasarkan pada apa yang terjadi dan apa resiko yang ada sehingga kita akhirnya ujungnya kita bisa meningkatkan secara terus-menerus ee kehidupan dan kesejahteraan manusia. Ya, mungkin Bapak Ibu juga pernah dengar baku mutunya diturunkan dalam arti asalnya 10 jadi lima gitu. Nah, itu sebetulnya pasti ada pertimbangan kena karena resikonya lebih tinggi ternyata masih ada resiko ketika dengan 10 maka akhirnya baku mutunya diturunkan. Nah, jadi kalau menceritakan bagaimana dapat baku mutu itu sebetulnya itu ya baik itu untuk environment. Environment itu biasanya untuk merempati biodiversitas apa ekosistem tapi juga ee baku mutu untuk kesehatan. Nah, mudah-mudahan dengan penjelasan ini sudah terbayang ya, bahwa lingkungan kita itu sebetulnya kurang lebih seperti ini. Ada yang kita guna kita kita beraktivitas aktivitas kita mengeluarkan sesuatu ke lingkungan. Lingkungan mungkin nanti ada kemungkinan mengandung ee materi-materi yang mungkin membahayakan dan barulah nanti organisme akan terpapar, manusia akan terpapar. Nah, tadi sudah sebutkan kalau manusia terpapar itu mungkin ada efek dan ee ee penyakit atau efek jangka panjang, jangka pendek yang merugikan. Nah, itu yang kita akan lalu selalu kita akan kelola untuk itu untuk tidak terjadi dan tujuan kita seluruh ya individu, negara dan sebagainya kan untuk meningkatkan kesejahteraan ya termasuk juga meningkatkan ee tidak ada penyakit ee jangka panjang yang menurunkan usia harapan hidup. Baik, saya kira mungkin ini analisa resiko. Ee berikutnya yang saya akan coba sampaikan adalah ee mencoba memberikan hasil penelitian dari kami ini sebetnya mahasiswa kami ee sebagai contoh bagaimana penilaian resiko kesehatan pada lingkungan udara itu kita akan ee lakukan dan bagaimana itu nanti hasilnya seperti apa ee untuk kasus saja ya. Nah, ini ee penan resiko kesehatan ee di ini saya kira yang kami lakukan ee adalah mencoba di industri karena tuju apa tadi kita lihat di industri ya apa namanya judul kita ya ee kalau kita lihat lagi di sini adalah konsentrasi ee pencamaran udara PM 10 ini ada data penelitian dari Novianti dan Semeru begitu ya itu di Kabupaten Bandung itu ternyata di industri itu lebih besar daripada non industri ya begitu Begitu pula konsentrasi PM 2,5 dan PM ee ee dari penderitaan yang jadi ini cukup ee untuk menunjukkan bahwa sebetulnya di daerah industri itu memang ternyata PM 2,5 dan PM10-nya lebih besar daripada pertanian atau pemukiman ya. Dan saya kira dari data-data kesehatan juga sudah ditemukan ya sering sekali banyak kasus-kasus di sekitar kita ini. Penyakit-penyakit yang ada di puskesmas yang terdata itu adalah terbanyak itu penyakit ISPA ya. ISPA itu infeksi saluran pernapasan akut ya. Nah, ini berhubungan dengan pernafasan. Nasofaring akut berarti pernaapasan. Hipertensi ternyata juga ini datanya tapi ini belum tentu ya ee ee apa namanya? Artinya secara tidak langsung itu berasosiasi dengan kualitas udara sehingga akhirnya kita melakukan penelitian ee untuk melihat bagaimana analisa resiko dari pencapatan udara ee di berbagai tempat sebetulnya. Namun nanti kita akan lihat bahasanya dengan industri bar. Jadi kita ingin melihat polutan-polutan yang ada yang di dalam udara itu ada PM25, PM10, PM ee NO2, CO, SO2, ozon dan termasuk di dalamnya adalah kandungan logam berat yang mungkin ditemukan ada di dalam PM2,5. Jadi partikel itu debu itu bisa mengandung zat kimia. Tadi sudah dibayangkan ya, sudah ada gambarnya. Bisa saja inorganik organik. Kebetulan yang kita bahas pada penelitan ini adalah kandungan loga berat ya. dan juga kita mencoba melihat pengukuran dampaknya. Tadi mungkin sudah disebutkan dampak itu salah satu yang mudah atau bukan salah satu yang disebutkan adalah mengganggu atau menurunkan fungsi paru-paru. Nah, penelitan kita akan melakukan uji fungsi paru pada anak di sekitar daerah yang kita perlu kita evaluasi. Nah, nanti kita akan melihat bagaimana angka resiko kesehatannya. Nah, resiko kesehatan selalu akan dihubungkan dengan penilaian resiko terhadap ee penyakit kanker atau resiko tidak kanker atau nonkarsinogen dan karsinogen. Nah, baik mungkin ini kita coba ya. Nah, ini sebetulnya tadi saya lihat ini katanya ee De Vita ada ya. Tadi saya lihat dari yang hadir ada Devita nih. Devita ini penelitiannya saya sampaikan di sini ya. Saya izin begitu dan memang ini pendetaan kita bersama waktu yuk ee kita masih kuliah diik lingkungan ya bersama Winda ya. Jadi kita melakukan penelitian di daerah tiga daerah di Kabupaten Bandung. Ada daerah pemukiman yang kita anggap pemukiman ada daerah industri kita anggap industri dan ada satu daerah ee pertanian. Di daerah tersebut kita lakukan pengukuran menggunakan pengukuran kualitas udara. kita bekerja sama dengan DLH begitu menggunakan AKMS ya, air quality monitoring eh system ee dan eh kita juga mengukur kertas udara dan mengukur nanti dengan low volume sampler. Maaf saya lupa ini ada low volume sampler ya. Jadi ada kualitas udara yang terus-menerus diukur di sini alatnya. Tapi kita juga mengambil sampel kualitas udara dengan menggunakan low vol centler. ee ditambah ada grab, tapi ini kita enggak akan bahas, ya. Nah, dari udara yang kita sampling, kita bisa mengetuai kualitas udara ambiennya di sini, tapi kita juga bisa mendapatkan debu. Nah, dari debu itu kita juga akan evaluasi kandungan logam beratnya. Ini menggunakan X-ray eh fraction eh X-ray diffraction begitu. Ee dan nanti kita akan tahu ada di dalam debut-sebut ada berapa banyak gitu ya elemen-elemen yang ada terkandung dalam debu. Nah, selain ada paparan yang ada di udaranya, kita juga mengukur fungsi paru-paru pada anak. Ini ada alat namanya sperometer. Ini kita punya alat ee apa? Kita melakukan pengukuran. Kami mengukur pengukuran ya sama ee Devita dengan Wida ini ee mengukur di 340 anak SD ya di daerah-daerah tersebut secara total. dan kita akan cek apakah anak-anak tersebut sudah mulai gangguan ee pernapasan atau paru-paru atau fungsi paru dan sebagainya. Jadi ini pelaksanaannya. Nah, ini hasilnya kurang lebihnya hasil yang didapatkan adalah ee karena ini ditempatkan kurang lebih 1 minggu ya, 1 minggu ee pengukuran dan kalau lihat dari grafik ini bisa terlihat bahwa ini yang sebelah kiri ini adalah PM 2,5, sebelah kanan adalah PM 10. Nah, bisa dilihat daerah industri itu lebih besar. Ini yang orange ya, industri. Sementara daerah ee pertanian dan pemukiman itu relatif lebih rendah ya kurang lebih. Namun pemukiman sendiri ya bisa lihat sebenarnya cukup lumayan juga ya. Kadang-kadang ada yang tingginya begitu. Nah, ini untuk PM 2,5. Sementara untuk PM 10. Nah, ini bisa tergambarkan kurang lebih mirip gitu. Industri selalu lebih besar. Nah, kalau dari angkanya ini juga bisa kelihatan bahwa secara jam ke jam itu ee angka-angkanya ternyata ee pagi-pagi itu cukup besar ya, cukup tinggi pada pagi-pagi baik dari semua tempat pagi-pagi itu lebih tinggi konsentrasinya dibanding pada siang hari gitu. Nah, jadi ini kondisi yang ada dari hasil penelitian temukan baik itu untuk PM 2,5 atau PM10. ee kurang lebih seperti ini ya angka-angkanya dari dari hasil monitoring ee AGMS ya. Baik, jadi ini hasilnya. Kemudian kita lihat lagi. Nah, kalau dari hasil itu dibandingkan dengan baku mutu bagaimana begitu. Nah, ini ee sudah dilihat lagi baku mutunya katanya ini ada satu area ee e kiri itu adalah pemukiman saya lupa ya. Ini ya Cipara itu pegas pemukiman. Kedua industri dan ketiga ee pertanian. Jadi dari gambar ini bisa kelihatan juga bahwa ada fluktuasi tadi ya ee minggunya, harinya. Nah, ini dan ternyata kalau dilihat selalu ee agak sedikit tinggi ya untuk industri baik itu untuk PM 2,5 atau PM2 ee 10 dan ee ada beberapa yang sudah bisa melebihi baku putu juga kalau dari hasil pemantauan yang ini. Nah, bagaimana dengan kondisi parameter lain? Nah, ini kita akan melihat ee kondisi ee parameter dari ee ee kandungan CO, karbon monoksida, ozon, dan juga NO2. Nah, kalau dilihat juga sama kurang lebihnya naik turun begitu dari hari ke hari. Tapi ini agak sedikit berbeda ya. Kalau tadi sebelah kiri agak tinggi, kok sebelahnya naiknya ada di sini. Ah, jadi ini kalau lihat lagi ee sama tadi industri ee ini konsentrasinya ya. ini konsentrasinya CO itu yang kuning, ee ozon itu yang ee biru, dan NO2 yang hijau. Nah, ini kurang lebih kondisinya seperti ini. Kalau dibandingkan ketiga-tiganya, kelihatannya yang kelihatan terlebih tinggi adalah yang di tengah ini ya. Yang di tengah ini adalah industri. Sementara kalau dilihat dari pertanian itu kelihatannya ee jauh lebih rendah kondisinya ya. mungkin juga peletakannya dekat sawah sih mungkin waktu itu. Jadi ya memang ya enggak apa-apa ini karena kita metode kita ya pengukurannya seperti itu ya. Jadi secara umum kelihatan lagi inilah kondisi ee konsentrasi untuk CO, ozon, dan juga NO2 di berbagai tempat tadi menunjukkan hasil yang berbeda dan mempunyai pola ee fluktuasi yang ee berbeda juga gitu kurang lebih ya. Nah, ini kalau dilihat dari SO2 tadi kan tadi SO2 belum masuk ini kita lihat juga ee sama-sama tetap industri kelihatan paling tinggi ya. Ee kemudian pemukiman ee berikutnya dan baru pertanian. Nah, jadi kalau kita lihat makanya sama pendapat apa sama hasil dari yang PM tadi kurang lebih seperti ini. Dan ini kalau dilihat ee konsentrasi harian karena pengamatannya ee beberapa hari ya 5 hari eh 7 hari seminggu maka kelihatan fluktuasinya berbeda antara hari 1, 2, dan 3 ya kurang lebih. Nah, masih dianggap e SO2 itu masih di bawahku mutu kurang lebih. Nah, ini hasil pengukuran kita. Nah, kalau kita lihat secara keseluruhan bagaimana disatukan begitu. Nah, ini PM 2,5, PM 10 dan seterusnya. Nah, kelihatan lagi sama-sama ada apa Bapak Ibu bisa lihat atau adik-adik semua industri selalu lebih besar katanya ya dari konsentrasi yang ditemukan di sini. Ini hasil e penelitan kita. Nah, berikutnya kita juga akan melihat bagaimana dengan ee fungsi paru-paru tadi yang kita ukur. Fungsi paru-paru itu diukur tuh biasanya adalah hasilnya liter ya, liter per per orang per apa berapa liter kapasitas paru-paru. Jadi memang kebetulan bukan liternya tapi kita sudah ee konversi dengan gangguannya. Jadi ada nanti dari hasil tadi mungkin Bapak Ibu masih ingat ada penjelasan kita mengukur FV kapasitas force expiratory volume 1 detik itu eh berapa liter. Nah, nanti kita bandingkan dengan force eh vital capacity nanti ada rasionya begitu. Nah, nanti ini akan menentukan apakah gangguannya restriktif, gangguannya obstruktif atau kombinasi atau normal. Mungkin tadi masih ingat ada PPOK. PPOK itu adalah penyakit paru obstruktif kronis. Nah, ini biasanya dihubungkan dengan tadi gangguan obstruktif ya. Nah, kalau dilihat bagaimana gangguan fungsi paru-paru pada anak-anak dari peneritaan kita itu bisa dilihat dari grafik di sini. Maaf ini gampang ini ya. Kalau dilihat yang normal itu berarti yang biru. Nah, kalau lihat di gini dengan mudah kita bisa mengatakan ya mana yang normal yang paling kecil berarti itu paling banyak gangguan. Yang dilihat lagi sama-sama industri itu gangguan fungsi paru-parunya lebih rendah. Paling sori gangguan paru-parunya sori ee fungsi paru-parunya ee normalnya lebih sedikit paling sedikit berarti paling banyak gangguannya. Dan kalau lihat dari gambar sini normal di pertanian itu lebih besar begitu ya. Di pemukiman ya 71% di sini 83%. Sementara di daerah industri itu anak-anak yang normal fungsi parupolnya hanya 35%. Sementara yang 50%-nya mengalami kondisi restriktif, ada gangguan kapasitas fungsinya sudah dikategorikan restriktif. Sementara kalau restriktif di ee pemukiman dan itu relatif lebih kecil ya. Nah, jadi ini bisa dibay diperlihatkan ee fungsi parupnya kurang lebih seperti ini. Jadi semakin kita melihat bahwa ada ternyata gangguan fungsi paru-paru pada anak dengan memperhatikan perbedaan tempat di industri dan bukan industri kurang lebih. Cuman kalau dilihat lagi yang domestik ini ada tambahan ya, ada 3% mengalami kombinasi ini dari 341 anak ya. Baik, kita lanjut lagi. Nah, kemudian kita lihat lagi fungsi paru-paru tadi apakah berhubungan dengan pencemaran di udara. Dan kalau dilihat lagi di sini fungsi paru-parunya ternyata FIV tadi ya. Jadi FIV nilainya semakin rendah ketika konsentrasi pencemarnya meningkat. Jadi kalau dari gambar ini ada ee trennya seperti itu ya. Ini untuk PM2,5 sama PM2,nya kalau meningkat konsentrasinya sebelah kanan maka fungsi paru-parunya semakin menurun ya. Ini gambar kami seperti ini ya. Begitu pula dengan PM10 trennya ke arah kanan menggeser atau menurun ke arah yang semakin tercemar ya. Begitu pula dengan SO2, begitu pula dengan CO, begitu pula dengan oxjon dan begitu pula dengan NO2. Jadi kalau dilihat berarti sudah ada data dari penelitian kita ini. Fungsi paru-paru anak-anak akan menurun dengan meningkatnya pencemaran udara dari parameter-parameter yang dilakukan penelitian atau pengukuran baik itu PM2,5, PM dan seterusnya kurang lebih ya. Inilah salah satu yang kita cari atau kita dapatkan dari hasil penelitian kita ya. Nah, dari kalau kita lihat analisa resiko tadi kita baru lihat untuk ee fungsi paru-parunya. Nah, analisa resiko ada memang perhitungan ya. Biasanya kita akan tunjukkan dengan penilaian nilai HI. Hi itu adalah hazard index. Hazard index itu adalah jumlah dari eh hazard question untuk masing-masing parameter. Tadi parameter kita kan ada parameter PM dan sebagainya itu dianggap sebagai ee parameter atau indikatornya. Dari masing-masing ini akan memberikan hazard berapa besar gitu. Nah, kalau dijumlahkan maka itu akan menjadikan HI atau total dari hazard question dari berbagai parameter yang kita uji gitu. Nah, di ditemukan di sini hasilnya seperti ini. Sama-sama kalau dilihat ini kita gunakan untuk perhitungan bagi anak. Karena tadi sudah kita tahu bahwa anak itu punya kemungkinan rentan, lebih rentan ee sehingga menjadi kelompok usia yang kita akan ee bisa kita hitung dan hi untuk dewasa. Kalau dari gambar sebelah kiri nomor 15 ini terlihat bahwa nilai HI yang besar semakin besar berarti hazardnya hazard indeksnya semakin tinggi. Artinya dia mempunyai resiko lebih besar untuk menimbulkan penyakit begitu. Nah, di sini kelihatan industri itu hazardat indeksnya lebih besar baik itu pada anak atau pada dewasa. Tapi kalau kita lihat selalu pada anak hazard indeks lebih tinggi daripada pada dewasa. Nah, kod angka-angkanya ini sebetulnya angka-angkanya lebih kecil dari satu hazard indeksnya. Biasanya yang dinyatakan tadi beresiko itu adalah ketika hazard indeksnya melebihi satu. Nah, jadi kalau kita lihat begini ternyata hazard indeksnya ee tidak melebihi satu, tapi kelihatan bahwa di daerah industri itu lebih besar dibandingkan daerah-daerah lainnya. industri yang pertama pemukiman baru kemudian pertanian ya. Jadi mudah ee bisa terbayanglah kondisinya seperti itu ya. Baik. Nah, kita juga ingin tahu apa sih yang menyebabkan ee resiko itu ee apa saja begitu ya. Berhubungan dengan apa saja resiko itu dilihat dari karakteristik ee anak-anaknya. Kita perhatikan untuk tinggi badan jenis kelamin lama tinggal di daerah tersebut pajanannya itu berapa lama dia sering keluar dan sebagainya. Kemudian apakah sudah ada keluhan pernafasan sebelumnya? Apakah kemudian juga jarak rumah dengan jarak jalan raya? Karena terus terang jalan ee debu itu kan bisa dihasilkan dari berbagai sumber termasuk kegiatan di jalan, transportasi juga bisa memberikan tambahan ee percemar udara ya. Nah, ini mungkin beberapa kita anggap beberapa faktor yang kita waktu itu uji untuk menilai apakah ada resikonya terhadap ee fungsi paru-paru ya. Nah, kalau dilihat ternyata yang memberikan faktor penentu adalah tinggi badan, jenis kelamin, dan mungkin keluhan pernafasan. Tematnya rupanya dari data sampel kita belum bisa membuktikan bahwa adanya ee faktor yang ee signifikan ya. Signifikan itu secara tasistik signifikan. Tapi kalau dilihat dari OR, OR itu adalah rasio. Orderasi ASIO itu adalah ee bagaimana ee apa ya? AS itu adalah kemungkinan ee resiko ee dari ee pencemaran itu lebih tinggi daripada orang yang tidak terpapar pencemaran begitu. Or rasio itu didapatkan nilai-nilai yang lebih dari satu ini ya untuk semua aspek ini. Berarti artinya sebetulnya ada semakin dia terpapar atau semakin dia ee terpapar sini adalah di sini ya faktor-faktor yang ini kategori ini ee maka itu ternyata memberikan resiko lebih tinggi dari adanya fungsi paru-paru yang menurun kurang lebih. Nah, ini ternyata semuanya bisa di satu ee dan ini akhirnya menentukan kalau yang paling besar di sini adalah tinggi badan karena memang betul fungsi paru-paru itu ditentukan lebih besar banyak. Jadi fungsi paru-paru manusia itu atau orang ditentukan oleh rongga ee paru-parunya ya atau rongga dadanya. Karena semakin tinggi semakin ee usianya juga apa besar besar rongga ini maka akan kapasitas paru-parunya akan menentukan ya. Jadi kurang lebih seperti itu. Namun kalau dilihat ini ee ada beberapa kemungkinan juga paparan rokok sebetulnya lebih dari satu, obat nyampuk bakar ada lebih dari satu. Namun secara statistik ternyata kurang ee apa? Kurang ee penting atau kurang ee signifikan ya. Kurang lebih. Nah, jadi ini ee hasil dari ee faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi fungsi paru-paru dan kelihatan di sini mungkin ee kondisinya adalah seperti ini. Kenapa ini tidak bisa dibuka dengan konsentrasinya? Karena kita waktu itu tidak punya data untuk setiap anak berapa konsentrasi paparannya ya. Tapi ini setidaknya memberikan gambaran ee fungsi ee apa saja yang faktor apa saja mempengaruhi fungsi paru-paru dari responden anak-anak kita pada saat itu ya. Kurang lebih baik. Nah, kita juga tertarik ini untuk melihat ee bagaimana sih resiko untuk mendapatkan ee gangguan fungsi paru pada orang atau pada anak-anak khususnya yang tinggal di industri dibandingkan dengan pemukiman. Dan ternyata kalau lihat angkanya lebih dari satu, maka itu akan menunjukkan bahwa ee anak-anak yang tinggal di daerah industri itu mempunyai resiko 4,5 kali lebih besar untuk mengalami gangguan fungsi paru-paru dibanding di daerah pemukiman. Itu kurang lebih ya. Bagaimana dengan industri dan pertanian? Nah, pembandingkannya kalau industri pertanian angkanya lebih besar lagi ternyata. Jadi, anak-anak yang tinggal di daerah industri akan mempunyai kemungkinan gangguan fungsi paru-paru kali lebih besar dibandingkan anak-anak yang tinggal dekat pertanian. Nah, sementara permukiman juga dengan pertanian juga ada satu konsep. Jadi, ini upaya kita untuk melihat apa sih perbedaannya resiko ketika tinggal di daerah industri, pemukiman ataupun pertanian. dilihat dari hasil penelitian untuk pengukuran fungsi paru pada anak kita ya kurang lebih. Baik, berikutnya barangkali kita akan lihat lagi. Nah, ini ditambah lagi ini yang ee hasil pengukuran kita melihat tadi di dalam debu yang kita ukur, kita sampling itu kita memeriksa ada berapa parameter elemen kurang lebih unsur apa yang ada dikandung di dalam debu itu. Nah, ini ini dari Devita ya. ada 21 ee yang diukur itu ee ternyata ee macam-macam. Ternyata tiap daerah bisa beda-beda begitu ya yang komponennya. Ee pemukiman ternyata ada TI, titanium, magnesium dan iron. Kemudian ada kecamatan Dayak Cololotnya itu ada Czing TI dan ee sebentara daerah pertanian itu ada TI, CD, dan ee ya perak ya. Jadi ini umumnya yang bisa didapatkan. Nah, pada dasarnya ini juga sebetulnya kan belum tentu dari kegiatan-kegiatan industri saja, bisa saja juga dari kegiatan-kegiatan di sekitarnya, baik itu transportasi, baik itu dari ee alami, karena alami juga kan ada debu dan sebagainya ya. Sehingga akhirnya kalau kita lihat ini hanya untuk tujukan saja kepada ee semua yang hadir pada apa yang dari pendetaan ini bahwa di balik debu yang kita kumpulkan itu dari masing-masing daerah ternyata mempunyai ee kandungan unsur yang banyak ya termasuk unsur-unsur yang mungkin di sini kromium data cukup tinggi ditemukan baik itu di semua daerah ya. Ada kromium kemudian ada eh maaf ada juga kadmium gitu ya dan ada perak begitu ya. Nah, ini ee kalau kita dapat konsentrasi logamnya, maka kita juga bisa mencoba menghitung analisa resiko dari paparan logam pada ee ee daerah-daerah tersebut. Ahah. Kita akan berlanjut kepada pengukuran ee resikonya. Oh, sebetul. Jadi ini kod komposisinya kurang lebih seperti ini yang didapatkan dari masing-masing daerah. Jadi, tidak sama antara daerah pemukiman, daerah industri, dan juga daerah pertanian ya. Nah, saya kira ini. Baik, kita lanjut lagi. Nah, kalau kita hitung lagi ee tadi sama-sama analisa resikonya tadi dinyatakan dengan HI. Hi itu adalah untuk menyatakan resiko nonkarsinogenik. Nah, ini dari PM ee PM 2,5 sama ya hasilnya dengan penelitian yang karena memang kemarin kita melakukan penelitian itu dua cara pengukuran debunya ya. sehingga kita mendapatkan tapi sama-sama ee resiko hazard indeks dari ee industri untuk PM itu lebih besar dari ee ee di industri daripada pemukiman dan pertanian. Namun kalau kita bicara tadi ee unsur-unsurnya atau logam-logamnya, maka ternyata kita dapatkan nilai yang berbeda. Jadi artinya ternyata resiko yang ditemukan pada ee daerah permukiman itu HI-nya cukup banyak karena ternyata di sana ada arsen, ada karpium dan sebagainya. Dan kalau ditotal-totalkan maka ternyata lebih tinggi ee dari satu gitu. Nah, berarti kan ini tapi di set dari situ ternyata pemukimannya daerah pemukiman yang ternyata paling banyak ditemukan ee nilai hazard indeksnya dibanding dengan ee industri ini ya kurang lebih ini hasil penelitian kita seperti ini ya. Jadi mungkin agak sedikit berbeda dengan PM saja atau tadi dengan SO dan sebagainya. Baik, saya kira kalau lihat lagi mana unsur yang paling menentukan bahayanya ternyata dari kromi ya, baik itu di daerah pemukiman, daerah pertanian itu kromium yang paling dominan di daerah Bandung kurang lebih. Nah, selain ee resiko terhadap ee nonkar karsinogenik yang dikatakan dengan ee nilai hazat ITEK, kita juga bisa menilai analisa resikonya untuk penyakit karsinogenik atau kemungkinan terjadinya kanker. Nah, dari ini bisa dihitung dari mana? Dari logam-logam yang kita ukur tadi memang ada perhitungan dan seterusnya. kita akan ee hitung begitu dengan ee baku ee apa kemungkinan dia slope faktor isinya kalau untuk ee resiko kanker. Nah, ternyata kalau kita lihat resiko kanker itu ee angkanya biasanya nanti angkanya tuh dilihat aman tidaknya itu antara 10^ -6 sampai 10^ -4 begitu ya. Nah, ini ditemukan nih kelihatannya ada yang 10^ -3 berarti itu lebih besar resikonya dibanding yang resiko tadi ECR ini ya. Dan namun kalau dilihat dari hasilnya sama-sama ECR juga. jatuh ses kanseris itu pada anak lebih tinggi dan ternyata kalau kita lihat lagi ini ditemukan di daerah permukiman justru yang lebih tinggi ya karena yang ada angka ini ya ada angka ee lebih besar nilainya dan apa komponen yang utama sama-sama kita lihat lagi adalah komponen kromium dan juga ada katmium kurang lebih yang menyebabkan itu. Baik, mungkin secara keseluruhan dari hasil perend tersebut mungkin bisa disimpulkanlah kurang lebih bahwa sebetulnya dari pengukuran kita waktu itu kami waktu itu adalah konsentrasi pencemaran udara di daerah ee industri itu ternyata lebih tinggi untuk kasus-kasus PM2,5 atau parameter parameter PM2,5, PM10, SO2, COJ, dan NO2 ya dibanding daerah permukiman dan pertanian. Kemudian tadi juga sudah didapatkan bahwa betul ternyata kapasitas paru-paru anak-anak itu ternyata ee yang lebih banyak gangguan paru-parunya, fungsi paru itu temukan di daerah pertanian ya. Dan kemudian tadi juga kita sudah mendapatkan bahwa pencamaran udara PM 2,5 dan seterusnya tadi itu meningkat ee menurunkan fungsi paru-paru ya. E namun kalau dari senilai resiko tadi kan kalau yang untuk ee PM 10 dan sebagainya itu resikonya lebih kecil dari ee satu berarti masih tidak terlalu menjadi ee pertimbangan risiko. Tapi kalau dilihat dari logam berat ternyata memang sudah ada hasil didapatkan baik itu untuk HI, hazat indeks, pan, logam berat dan paparan eh ee sori HI non karsinogenic risk ataupun ee eh cancer risk ee itu ternyata lebih tinggi di daerah pemukiman ya. Nah, dari penelitian ini mungkin secara keseluruhan kami bisa men menyampaikan bahwa kita bisa menggunakan ee ee apa? Jadi, kalau ada pencemaran begitu ya, kita bisa menghitung ee analisa resiko kesehatan yang mungkin ditimbulkannya. Jadi, Nus kesehat itu sebenarnya probability kemungkinan dia mendapatkan resiko kesehatan dan akhirnya kalau kita bisa menemukan tadi apakah di daerah mana yang lebih tinggi dan seterusnya, maka tentu saja kita juga usaha kita untuk mengantisipasi atau menangani kemungkinan ee dampak yang lebih ee buruknya itu seharusnya kita bisa siapkan. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan untuk ee kali ini. Lebih kurangnya saya mohon maaf dan terima kasih atas ee perhatian dan kesabarannya. Saya enggak tahu ini apakah terlalu lama ee presentasinya. Mungkin saya kembalikan kepada ee panitia maka saya persilakan. Hatur nuhun. Saya kira demikian dari saya. Terima kasih. Sama-sama. Baik, terima kasih Prof. Indah atas penyampaian materi ee yang ee tadi disampaikan. Mungkin ee sebelum kita ke pertanyaan langsung ee kita ke pertanyaan yang sudah ee Bapak Ibu sampaikan di Slidu, saya izin untuk ee menayangkannya terlebih dahulu. Mungkin dari Prof. Inda bisa dijawab satu persatu, Prof. dari yang paling atas. ee pengendalan seperti laporan semester ee apakah tersebut sudah terkendali dengan menit. Mm terus terang, Pak. Mungkin kalau ee ini kalau saya lihat ee kita tuh memang bagaimana kita mencoba mencegah ee atau mengendalikan ini sebetulnya memang betul adalah mencoba melihat data-data yang kita kumpulkan gitu ya. mau data laporan kualitas udara atau penyakit begitu. Kalau untuk masyarakat barangkali memang ee data penyakit itu akan sangat penting ya ee melihat naik turunnya dan ee apa namanya ee apakah sudah terjadi lebih besar kejadiannya atau tidak. Itu memang dari data. Ee saya kurang tahu apakah ini maksudnya CAM itu yang apa ya kalau boleh tahu ee sebentar saya. Apakah data yang ee laporan yang secara umum atau bagaimana? Saya kurang maaf, kurang paham. Tapi pada dasarnya begini. Jadi intinya ee selama ini setahu saya pencatatan data penyakit itu hanya didapat ee dari puskesmas atau dari laporan orang datang gitu. Tapi kan orang tidak semuanya datang sakit begitu. Tadi kan sudah di dalam piramida sehingga kalau dia tidak datang tidak sakit tidak akan ada datanya. Itu kelemahan kita ya. Nah, sementara barangkali mungkin ee perlu saya ee kalau memang kita bisa mengantisipasi lebih jauh lagi sebenarnya harusnya ada mekanisme lain untuk memberikan ee apa ya ee laporan atau ee kondisi itu tidak harus yang sakit dulu gitu. Nah, ini yang sebetulnya kalau dari menurut saya ini yang belum ada di tempat kita atau di daerah ee di Indonesia bagaimana mekanisme untuk mendapatkan informasi gangguan ini tanpa sebelum dia sakit gitu ya. Karena kalau sudah sakit kan berarti memang bisa didapatnya dari ee data-data penyakit. Kurang lebih mungkin itu sudah terkendali atau tidak. Saya kira harus dilihat dari datanya sih. Kalau datanya dikatakan terkendali itu biasanya mm data penyakit itu kan ada angkanya begitu ya. Jadi nanti ada angka ee rata-rata dan sebagainya. Biasanya kita mengatakan terkendali itu kalau masih di bawah ee ada apa masih dalam sekitar rata-rata ee ditambah mungkin belum terjadi kasus luar biasa. Nah, itu biasanya kita anggap terkendali begitu. Ee mungkin itu mungkin ya saya enggak tahu apakah menjawab atau tidak gitu. Apa langsung ke yang lain atau ada mau ditanya ada ada penanyaannya juga Pak Mas Wajid? Boleh ee langsung dulu saja Prof. Oh, oke. Baik. Nah, baik. Yang kedua, jadi ee eh yang mana ini, ya? Tadi sebentar, Prof. E banyak sekali soalnya, ya. Betul. Nah, ee mungkin dari atas saja, Prof. Oke. Bagaimana mitikasi terbaik kita untuk daerah tempat daerah industri mengeval? Ya, intinya sih sebetulnya ee harusnya ada dua bukan bukan bukan usaha sendiri ya. Tadi berbagai usaha e berbagai ee ee stakeholder lah harus bersama-sama. Industri juga berangkali jangan sampai mengeluarkan pencemaran. keluar karena kan sebetulnya institusi terkena aturan emisi ya itu emisi ee seperti apa itu harusnya ditepak apa tetap ee dilakukan tapi masalahnya kan pencemaran udara tuh memang tadi bukan hanya industri saja tapi juga bukan dari industri tapi mungkin dari kegiatan transportasi dan sebagainya itu semua bisa menimbulkan pencemaran ya sebetulnya ee ada cara lagi kalau kita ingin mengetahui ee suatu tempat itu kandungannya sekian itu sumbernya apa saja saja ada beberapa metode lagi cuma kita mungkin saat ini tidak belum kita lakukan sehingga kita juga bisa mendeteksi apakah zat-zat tersebut itu dari sumbernya mana itu ada pendekatan itu ya. Ee tapi pada dasarnya kalau menurut saya kalau tinggal di daerah industri ya kalau memang terasa ada gangguan lebih baik mungkin apakah kalau bagi manusia sih paling mudah adalah membuat pakai masker begitu ya. Kalau bagi industrinya ya tadi pem dari ee pengawas atau KLH atau DLH mungkin melakukan ee apa istilahnya pengukuran kalau melanggar berarti harus ditindak apa di apa di apa namanya ditindak apa disanksi itu itu upaya kita. Jadi memang ee tidak bisa satu sendiri saja ya. Jadi sama-sama industrinya iya masyarakatnya kalau memang ingin menjaga ya barangkali pakailah masker. barangkali kalau memang dianggap itu sudah tidak ee tidak nyaman dan sebagainya begitu ya. Ee dan pemerintah juga tetap melakukan ee upaya inspeksi, pengukuran sehingga barangkali mana yang melanggar itu ya di disksi diberikan ee hukuman mungkin kurang lebih seperti itu ya. Saya kira itu jadi enggak bisa sendirian harus bersama-sama. Baik, mungkin nomor dua berbagai macam jenis P seperti ini ya. Dampaknya sebetulnya berbeda-beda ya. Ee jadi macam-macamlah tapi mungkin ee saya tidak bisa sebutkan sini karena mekanisme dia mempengaruhi ee pada ee pada apa namanya pada tubuh itu beda-beda ya. Ee saya enggak hafal persis ya, cuma yang paling saya hafal sih paling ya ada yang ma tuh menyebabkan iritasi gitu ya. Rata-rata sih pasti pernafasan, tapi bentuknya ada bentuk iritasi, ada bentuk juga yang mungkin seperti CO itu kan lebih berbahaya ya karena CO itu bisa mengikat oksigen sehingga bisa menyebabkan kematian dan sebagainya. Jadi ini ee memang berbeda-beda bahayanya. mungkin silakan dibaca lagi ke atau carita tuh gampanglah banyak kok ini sebetulnya ya ee dampak dari CO2 SO2 kalau ee biasanya yang menjadi masalah tuh SO2 NO2 NO2 atau NOX atau SOK itu ya yang paling banyak termasuk juga PM gitu tapi memang berbeda-beda ee sedikit berbeda ee ee apa dampaknya untuk dari masing-masing tersebut tadi ya mungkin ada yang mekanismenya mengiritasi ada yang bereaksi dengan oksigen dan seterusnya. Oke mudah-mudahan menjawab ya. Berikutnya adalah bagaimana hubungan residu resurgensi dan resistasi OPT patogen. Aduh saya kurang paham ini. Opt patogen itu apa tuh? Dan juga krisis biodiversitas. Mungkin kalau boleh saya lihat patogen itu kalau bagi saya patogen itu adalah ee penyebab penyakit ya. Jadi, penyebab penyakit itu ee sering dihubungkan adalah dari organisme ya ee mikroba-mikroba kecil tadi. Nah, kita tidak tahu sebetulnya ee di udara itu kan mungkin ada gitu waktu zaman mungkin kita bisa melihat zaman COVID kan, kenapa orang tertular padahal enggak kelihatan apa-apa ya memang di udaranya ada e virusnya itu bisa menyebar ke mana-mana gitu. Nah, akhirnya memang semungkinan besar terjadi ee patogen, organisme patogen ya memang ada. Kalau dalam hubungan dengan krisis biodiversitas ee mungkin tidak terlalu secara langsung ya. Ee yang jelas kalau krisis biodiversitas itu bisa saja ada mungkin saya menilai karena yang menjadi sakit itu bukan hanya manusia ya. Bisa saja yang menjadi gangguan kesehatan itu Pak ditemukan juga bukan jadi langsung mati. musnah gitu ya ee tanaman dan sebagainya. Tapi mungkin aja ada gangguan kesehatan bagi tanaman dari pencemaran udara juga mungkin ya. J sebetulnya ee kalau sampai lebih parah lagi ya bisa saja mungkin menyebabkan pertumbuhan terganggu kematian mungkin bisa saja tapi ee rasanya ee mungkin masalah dosis dan ee konsentrasinya itu yang mungkin menentukan ya. Jadi kalau saya lihat ee hubungannya sih ee dengan jadi kalau dilihat saya nangkapnya saya enggak tahu mohon maaf ini kalau saya kurang pasti menjawabnya tapi saya menangkap bahwa di dalam polusi udara ada kemungkinan mengandung organisme patogen itu. Betul. Kalau dihubungkan dengan polusi udara dengan biodiversitas sebetulnya polusi udara juga bisa menyebabkan gangguan pada tanaman dan hewan, gitu. Namun barangkali ee tingkatannya ee tingkatannya bisa tidak selalu mati habis biodesat musnah. Bisa saja dia mengganggu nekrosis ee daun-daun yang mungkin kuning dan sebagainya pertumbuhan terganggu itu bisa seperti itu. Sehingga ujung-ujungnya mungkin nanti dia mengalami diversitas bisa saja ya kurang lebih mudah-mudahan menjawab. Baik berikutnya metodologi mempengaruhi ya. Betul, sangat betul ya. Bagaimana metodologi angin suhu, kelebaban itu. Karena di udara itu kalau kita mau melakukan pengukuran mengkualitas udara selalu akan kita coba cek arah anginnya ke mana, windrose-nya ke mana. Sehingga dari wintros itu kita juga mungkin bisa saja sumbernya dari mana tapi masuk ke daerah kita. Ya itu memang harus dipertimbangkan. Ee tentu saja ee kalau nanti misalnya mengukur ya tadi ee kalau dari industri berarti ee betul enggak itu tuh dari arah industri itu ee ke daerah masyarakatnya atau mungkin bahwa bahkan ada daerah ee sumber-sumber lain yang bisa menjadi sumber ee yang membawa ee percbaran itu ke daerah ke masyarakat misal. Jadi itu menentukan. Betul. Makanya biasanya selalu ada pertimbangan ee windrose ya di dalam pengukuran di mana yang paling tepat untuk mengukur kualitas udara. Oke. Barangkali ee apa tindakan yang pemerintah dan perusahaan industri dalam rangka mengatasi proses bilang ya. Pada dasarnya tadi pemerintah sih sebetulnya kan sudah kalau semua kegiatan, semua industri itu kan harusnya terkena kewajiban melaporkan melakukan pengukuran, melaporkan konsentrasi emisi tadi ee berapa dan sebagainya itu sebetulnya ada ya. Itu upayanya adalah kalau dia tidak mau dinyatakan melanggar ya berarti harus memenuhi ee emisinya, batasan emisinya tapi baku mutu emisinya berapa begitu. Kalau ini diyakinkan bahwa dia memang begitu, berarti sebetulnya dia sudah berkontribusi untuk tidak mencemari. Ya, sementara kalau pemerintah saya kira ya tadi mengamati dan mengukur kualitas udara di berbagai tempat ee secara rutin itu seara sebetulnya itu adalah salah satu upaya kita untuk melihat apakah terjadi per ee percemaran udara atau tidak. Mungkin demikian apa enggak? Mudah-mudahan menjawab. Mohon maaf. Baik, sudah semuanya barangkali atau mau langsung ke mana? Mangga boleh. Ee kita sekarang beralih ke pertanyaan secara langsung. Di sini Pak Sugeng sudah ee res hand. Silakan kepada Pak Sugeng untuk menyampaikan pertanyaannya. Iya, bisa didengar ya? Terima kasih, Bu. Bisa, Pak. Nah, Bu, saya tertarik itu tadi, Bu yang nonkarsinogen dan yang karsinogen ya, Bu, ya? He yang yang nonkarsinogin tadi dalam studi kasus atau penelitian tadi di tiga wilayah tadi itu kan yang nonkarsinogin itu dampak terpaparnya atau analisis risiko kesehatannya itu yang ee apa ee industri itu lebih tinggi dibandingkan dengan pemukiman dan paling kecil itu pertanian ya itu kira-kira penyebabnya apa Bu ya kok seperti itu. Kemudian yang sebaliknya yang karsinogen yang menyebabkan kanker tadi itu justru di pemukiman itu lebih tinggi daripada yang di industri. Kemudian yang tengah-tengah tadi pertanian. Ini kira-kira apa ya Bu ya yang menjadi penyebab itu? Karena saya itu tanya ya kadang-kadang di dulu pernah saudara itu ada yang kena kanker keparu ya. Kemudian saya tanya itu kira-kira penyebabnya apa, Dok? Itu di Jogja Bu. Di Jogja. Wah, itu penyebabnya mungkin karena rokok ya. Ini kan saya masih tanya-tanya itu kok rokok ya, kenapa ya rokok ya gitu. Nah, ini terkait dengan ini mungkin kanker ini tadi kan yang di karsinogin tadi yang justru di pemukiman dan pertanian itu lebih tinggi daripada yang di industri. Nah, ini kira-kira penyebabnya apa? Kemudian yang kedua, kira-kira di industri tadi itu kan misalnya di tiga wilayah tadi industri yang dominan itu industri-industri apa ya? Ini ini kita belum jelas Bu. Jadi kira-kira industri utamanya di Bandung tadi kira-kira apa? Karena industri itu bisa bermacam-macam dan itu menjadi sumber pulutan udara. Di samping itu juga tadi Ibu katakan tidak hanya dari tapi juga dari daerah-daerah secara alami itu jika mengeluarkan polusi. Misalnya kawasan pertambangan itu lebih-lebih yang tambang terbuka itu kan kadang-kadang ada polusi yang PM 2,5 itu bisa sampai membawa logam berat. Mungkin juga ee ada juga misalnya letusan gunung api itu membawa pasir kuasa yang ukurannya bisa lebih kecil dari PM 2,5 dan bisa juga PM10. Nah, ini ini mestinya harus ada kriteria yang untuk menjadi pembeda atau dominansi penyebab pulutan itu apa gitu loh. Jadi ini ee menjadi kunci untuk memitigasi selanjutnya. Jadi mitigasi yang akan dilakukan itu seperti apa? baik untuk industrinya sendiri, kemudian bagi masyarakat yang tadi secara secara mudah itu ya pakai masker gitu ya. Nah, ini terutama untuk industri. Industri itu apa yang harus dilakukan untuk mencegah karena penggunaan BBM fosil itu kan sekarang juga semakin tinggi. Ini ini juga menjadi sumber pulutan udara yang sangat tinggi. Saya kira itu, Bu. Terima kasih Bu. Baik, terima kasih Pakeng. Ee saya kira pertanyaannya mungkin ee pasti pertanyaan yang ee apa banyak ya mungkin salah mendengar tadi dan sebagainya. Ee begini Bapak, jadi kalau kita melakukan analisa resiko itu sebetulnya itu upaya kita untuk memprediksi ya Pak ya. Sekali lagi analisa resiko itu tidak tepat Pak, tapi upaya kita melihat kemungkinan atau probability ada resiko itu kita hitung gitu. Ee tadi kita saya katakan resiko itu dibagi dua. Kalau perhitungan analisa resiko itu apakah resiko terhadap nonkarsinogen dan resiko terhadap karsinogen itu penyebab kanker atau menyebabkan kanker ya. Nah, sebetulnya perhitungannya itu kenapa bisa dapat angka besar, kecil dan sebagainya itu sebetulnya sangat tergantung dari ee bahan kimianya atau katakanlah indikator ya atau parameter apa yang ada di tempat tersebut gitu. Jadi kalau katakanlah ee katakanlah ada zat ee seperti arsen misalnya, arsen itu sudah dinyatakan orang atau sudah sepakat begitu ya ee itu adalah karsinogen. Kemudian ee krom krom 6 plus itu adalah karsinogen. Jadi kalau kita mengatakan ada suatu hasil resiko ada karsinogen, berarti kemungkinan yang dihitung itu adalah yang tadi zat-zat yang dianggap karsinogen tadi, Pak. Ee jadi kalau mengatakan ee kenapa dapat angka begitu ya, kami di sini melakukan pengukuran di daerah tersebut ada cacat-cat apa saja. Nah, cacat apa saja itu nanti kita akan lihat dari literaturnya apakah dia karsinogen atau tidak karsinogen. Kalau dia tidak karsinogen biasanya ada yang namanya referendose. Jadi referendose tuh angkanya sekian yang dianggap aman. Nah, jadi kalau nanti kita tahu bahwa ada angka konsentrasi zat ini nonkarsinogen sekian di tempat tersebut, kita hitung paparannya, jangka waktunya, durasi dan sebagainya. Nah, nanti kita akan bandingkan dengan baku mutunya. Kalau bak mutu refernandusnya itu ee tidak dilapui, berarti ini tidak memberikan kemungkinan tadi probability memberikan ee hazard ee memberikan resiko non kasinogen rendah karena kurang dari satu. Sementara kalau ee karsinogen itu sama-sama prinsipnya zat-zatnya kita lihat tergantung kesepakatan di yang berlaku begitu ya. Sepakatan berlaku tuh sebetulnya kita mengacu kepada literatur-literatur bahwa zat ini sudah dikatakan ee ee karsinogen atau menyebabkan kanker bagi manusia. Itu sebetulnya bukan sembarangan. Jadi itu ada yang mengeluarkan kari ada Iris gitu ya, ada IAR IARC. Jadi itu sebenarnya banyak yang mengembangkan tapi di Indonesia saya kurang tahu. Tapi kita biasanya mengacu ke luar negeri. Jadi mengatakan zat itu menyebabkan kanker atau tidak itu sebetulnya ada bukti literaturnya, ada bukti ee penelitian-penelitian sehingga nanti akhirnya dinyatakan zat ini adalah karsinogen. Nah, nanti penentuan resikonya nanti ada perhitungannya lagi gitu, Pak. Nanti didapatlah zat ini menyebabkan resikonya dengan konsentrasi di tempat tersebut sekian hitungan-hitungan tersebut maka akan ee dapatlah angka resiko angkanya berapa. Nah, nanti angka ini dihubungkan apakah dia ee kalau tadi nonkarsinogen kan nanti nilai HQ atau HI lebih dari satu atau tidak. Sementara kalau untuk ee karsinogen atau ee resiko karsinogen atau kanker itu dilihat dari tadi 10^-4 atau sampai 10^-6 ini ee kita lihat angkanya itu. Jadi menyatakan dia penyebabnya ee menyebabkan tadi anisa resiko tua adalah memprediksi atau bukan memprediksi ee apa sih namanya? probability menyebabkan resiko lebih besar dari satu atau lebih besar dari tadi angka kasinogen 10^-6 misalnya itu ee ada atau tidak di daerah tersebut. Jadi sebetulnya itu perhitungan saja, Pak. Nah, kalau tadi Bapak mengatakan ada ee di Yogyakarta ada yang sakit kanker ee paru-paru gitu, penyebabnya apa gitu? Sebetulnya penyebab kanker tuh sampai saat ini belum dinyatakan secara kalau ada seseorang sakit begitu paruh ee kanker masih sulit, Pak, ditemukan penyebabnya apa gitu. Tapi tadi kita mengacu kepada yang sudah dari konvensi itu apakah dia terpapar zat-zat yang dikatakan kasinogen begitu, Pak. Misalnya saya enggak dirok itu zatnya banyak sekali. yang ketika orang merokok itu saya lupa ya katanya ada yang bilang 30 bahan kimia itu sebetulnya ada yang dihisab dari rokok itu. Nah, kalau di dalam 30 itu ada yang kasih bisa saja itu mungkin memberikan kontribusi kejadian paru-paru pada penderita kanker paru-paru eh sori kanker paru-paru ya. Jadi kalau mengatakan, "Ah, saudara saya kenapa ya, Pak? Penyebabnya apa ya?" ya bisa macam-macam sekali gitu. Tapi kalau dia merokok mungkin saja dari rokok itu ada kandungan zat-zat tadi. Mungkin saja di tempat tersebut ada paparan yang tadi kasinogen. Bisa saja itu seperti itu. Jadi kadang-kadang ee mengatakan seseorang ee kanker itu sebetulnya kita agak sulit karena ini karena ini gitu. Biasanya kanker itu ee didanya dari kemungkinan-kemungkinan paparan yang sangat bermacam-macam tadi, Pak. Biasanya seperti itu. Kecuali mungkin ada satu orang betul-betul ee terus-terusan peran yang memang karsinogen tadi ya sudah dia pasti akan mendapat paparan dan bisa saja. dari karena tersebut ya mungkin contohnya ee saya pernah mendapatkan informasi ada industri di suatu tempat begitu ya di ee saya tahulah ada di mana bukan hanya bukan hanya di di bukan di Indonesia begitu ya. Jadi ada tempat kerja di tempat kerja tersebut ternyata ditemukan ee pekerjanya kanker gitu. Tahun pertama dia hanya satu. Kemudian berikutnya eh ketemu lagi ada orang lain lagi di tempat kerja tersebut kanker lagi begitu. Nah, kalau sudah begitu kemungkinan besar kita pasti akan mencurigai di tempat kerja tersebut ada apa gitu dan haruslah diukur ada apa saja yang ada memapari di sana. Kalau nanti dia memapari jejatnya itu tenan kasinogen ya akhirnya bisa dikatakan bahwa oh mungkin di tempat tersebut ee dikeluarkan diemisikan zat-zat karsinogen ini sehingga pekerja-pekerjanya terpapar dalam jangka waktu yang panjang secara tidak disadari dan akhirnya akan membentuk atau mempengaruhi atau menyebabkan penyakit kanker tersebut gitu. Kurang lebih begitu mungkin Pak Sugeng mohon maaf apakah sudah cukup jelas ya. Jadi, jadi prediksi ee ya maaf ya, Pak. Tadi prediksi dokter tadi mungkin juga masih hipotesis ya. Ya, ya, Prof ya. Jadi kemungkinan ada parameter-parameter lain yang sebetulnya ee ikut bermain di situ gitu ya. Ya. Jadi kalau kalau analisa resiko itu itu adalah mencoba menilai kemungkinan ada resiko tadi dengan suatu metode perhitungan gitu, Pak. Nah, itu sebetulnya kita ini berguna karena tadi kita bisa membandingkan, oh daerah sini pencemarannya seperti ini, daerah ini pencemarannya begini. Resikonya ini tuh seberapa besar untuk penimbulkan kanker atau non kanker begitu. Nah, itu dipengaruhi oleh apa? Oleh pcemar-pencemarnya. Ada apa aja begitu, Pak. Nah, jadi kalau ini sudah dapat angkanya kan berarti katakanlah oh ini ternyata melebihi yang resiko yang kita terima. katakanlah tadi sudah lebih dari angka satu atau mungkin angkanya 10. Biasanya sih antara angka satu biasanya masih oke-oke aja lah gitu. Tapi kalau misalnya sudah angkanya puluhan itu biasanya menunjukkan tuh tempat tersebut sudah tercemar cukup besar atau cukup tinggi sehingga resikonya pun besar dihitung dari analisa resiko tersebut. Makanya kalau itu sudah besar kita harus melakukan manajemen risiko. Apa penyebabnya? udarakah, airkah atau apa ya nanti kalau udara berarti nanti dia harus menurunkan ee sumbernya apa industri atau sumbernya yang apa gitu kan maka itu harus diturunkan. Nah, begitu kurang lebih mungkin Pak kalau secara apa ya ee ya principalnya kalau tadi setelah secara keterkait dengan kondisi wilayah ya mungkin lingkungan wilayah ya antara industri kemudian apa pemukiman dan pertanian tadi kira-kira kalau yang nonkarsinogin tadi kan yang paling paling gede itu kawasan industri ya yang istilahnya banyak terpapar ee pernapasan ya Pak kemudian yang nonkarsi e Kasinogin yang sebaliknya ini keterkaitan antara tiga lingkungan itu apa? Perbedaan lingkungannya itu mempengaruhi ya Bu ya. Sehingga unsur-unsur pulutannya itu berbeda gitu. Iya, betul betul Pak. Ya, betul itu. Jadi ke kami itu sebetulnya ee ingin tahu kan Pak ya daerah yang banyak industrinya gimana. Nah, industri yang di Bandung tuh kan macam-macam. Tadi Bapak mungkin menanyakan industri Bandung mungkin daerah ee Bandung tuh banyak ada tekstil ya ee ada farmasi juga ada tapi Bandung itu relatif kabupaten ya itu banyak tekstil Pak banyak sekali industri tekstil ee dominan lah gitu ya cuma ada ee usaha-usaha lain sebenarnya ada. Nah nanti kan setiap industri itu kan sebetulnya emisinya bisa beda-beda kan Pak gitu. Jadi memang kalau kita mengatakan ee darah satu dengan darah lain pasti akan berbeda-beda. Termasuk tadi saya katakan juga alamiah pun dari tanah. Kalau debu yang di tanah ke atas tuh kan ada kandungannya. Tanah sendiri kan kandungan F me itu banyak juga. Banyak. Betul. Betul Pak. Begitu. Iya mudah-mudahan cukup jelas Pak. Mohon maaf kalau kurang. Iya karena karena ini industri ini menarik mungkin nanti juga ke industri yang sekarang baru marak. Ini kan industri pertambangan ya, Bu ya. Ya. Iya. Ini marah sekali. Makasih, Bu. Betul. Betul. Baik, terima kasih, Pak Sugeng. Pertanyaan. Baik. Ee terima kasih Pak Sugeng atas penyampaian ee pertanyaannya. Mungkin kita lanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Silakan Pak Irwan untuk menyampaikan pertanyaannya, Pak. Ya. Halo. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih. Ee saya mau bertanya sedikit nih ee Bu Prof tentang ada nampaknya ada di suatu daerah itu industri kelapa sawit nih. Ee saya tidak tahu apakah memang arah anginnya berubah atau seperti apa. ee secara teknis yang namanya cerobong boleh katakan boiler lah Bu ya ee itu mungkin sudah memenuhi ee teknis. Akan tetapi pada saat ini saya melihat ee industri tersebut ee asap ee atau emisi dari boiler tersebut itu menjebar di ee hampir seluruh ee industri industri sawit nih Bu nih. Nah, kemudian tidak hanya di situ saja, dia menyebar ke bawah dia Bu, ke bawah ke bahkan ke ee daerah ee mungkin sedikit ke pemukiman lah gitu. Jadi yang saya ingin tanyakan apakah hanya memakai masker tok atau memang apa kira-kira ee solusinya untuk ee kalangan pemerintahlah sebagai pengawas. di daerah tersebut atau apa juga solusi kepada masyarakat agar tidak ee terdampak daripada ee emisi atau asap dari cerobong boiler tersebut. Karena saya lihat memang sering dia hampir selama beroperasi industri tersebut ee dia menyebar hampir ke seluruh industri. tentunya yang paling fatal dampaknya ke ee karyawan di industri tersebut. Ee mungkin itu saja, Bu Prof. Ee terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik, terima kasih Pak Irwan. Memang sih, Pak, kalau yang namanya industri itu ee tadi beragam jenis-jenisnya. boiler itu sebetulnya boiler tuh kan saya enggak tahu sawit itu memang di apa ada pemanasan ya Pak ya untuk mengupas dan sebagainya. Tapi itu kalau dari aspek pemerintah harusnya dicek juga ee saya enggak hafal Pak ya dari kedustip sawit itu kalau ada cerobong itu berarti harusnya ada pengukuran dicerobongnya berapa ee baku mutunya tadi. Nah baku mutunya harus bagaimana. Nah, kalau dia misalnya baku mutunya tidak memenuhi, maka seharusnya kan dia akan menurunkan baku apa melakukan sesuatu agar dikeluarkan dari cerobong itu memenuhi baku mutu. Sebetulnya semua industri itu kalau punya emisi ee pencemaran udara lewat cerobong dia harus kalau misalnya tinggi konsentrasinya maka untuk memenuhi ee agar tidak mau lebih emis itu dia harus mempunyai alat apa kalau bilangnya alat pengendali penyeman udara atau eh air cleaning device kalau bahasa Inggrisnya ya. Jadi kan cerobong tuh ada asapnya dan sebagainya ada debu itu bisa ditangkap Pak. Jadi metodenya macam-macam. penangkapan sebelum dikeluarkan ke cerobong keluar itu ada teknologinya. Memang sih tentu saja berafiliasi dengan biaya dan sebagainya. Makanya ini sebetulnya kalau untuk industri ini yang harusnya dilakukan begitu. Karena dengan menangkap sebelum dikeluarkan ke ee langit ke atas begitu berarti dia akan mengurangi kemungkinan pencemaran dari tempat tersebut kan, Pak ya. Karena kalau sudah lewat cerobong ada angin ke mana-mana ya itu bisa sampai ke mana-mana begitu ya. Itu yang susahnya. Dan udara itu kan kalau semakin dia kecil semakin halus menyebarnya semakin jauh begitu kan. Apalagi kalau gas-gas itu kan sebetulnya ada ada ukurannya tapi sangat halus sehingga penyebarannya lebih jauh ya. sehingga kalau menurut saya ya industri itu kalau dia mengeluarkan mengemisikan sesuatu pencemaran berupa gas ke udara ataupun apa namanya ee tebu, maka dia seharusnya melengkapi peralatannya untuk menangkap debu-debu tersebut sehingga yang dikeluarkan dari cerbong itu sudah memenuhi bakumutu sudah tidak ada lagi pencemaran gitu. Nah, itu yang paling mudah tuh itu Pak sebetulnya di industrinya ditangkap dulu gitu jangan sampai keluar cerobong karena kalau sudah keluar cerobong gimana menangkapnya lagi kan begitu ya. Nah, kalau sudah keluar cerobong berarti kalau masuk ke manusia atau bukan manusia masuk ke pemukiman manusia bisa terpapar ya. Ya, paling mudah menurut saya ya tadi sih ee pakai masker itu paling mudah karena kan sudah tidak bisa apa-apa lagi. Enggak bisa kita nangkap dari ee udara yang luar itu kan enggak bisa ya. Tapi dari sumbernya itu yang harusnya ditangkap, dibersihkan sehingga yang dikeluarkan dari cerobong sudah memenuhi gitu kurang lebih. Nah, jadi perannya sih industri harusnya begitu. Nah, agar dia mematuhi kan harusnya ada pengukuran ya ee pemantauan, ada apa istilahnya pelaporan. Karena kalau di AMDAL kan ada pelaporan nanti kalau dia mengemisikan harus ada laporannya berapa yang di capis itu sudah memenuhi baku mutu atau tidak. Jadi sebetulnya industri harus punya alat itu ya. Saud ada pemantauan tidak melebihi baku mutu, pemerintah pun mungkin melakukan upaya. Kan pemerintah juga bukan diam saja ya. Karena beberapa tempat itu setahu saya beberapa DLH itu punya titik-titik pemantauan udara, Pak. Cuma ini memang mahal gitu ya, tidak semua tempat ada begitu. Tapi mungkin beberapa metode banyak yang mengembangkan. Ada yang menggunakan pasif, pasif tuh yang relatif low cost begitu. Ada yang seperti itu, tapi ada yang mungkin yang bagaimana tapi tergantung kemampuan ya. Nah, harusnya pemerintah juga mempunyai data-data monitoring ini yang juga lebih ee baik dan lebih banyak begitu. Nah, berikutnya mungkin ee manusia ya, masyarakat ya dia mungkin juga bisa saja manusia juga menjadi sumber ya, Pak ya. Kegiatan manusia domestik pun bisa menjadi sumber juga tadi. Entah itu dari fosil fuel yang dibakar-bakar itu kan sebetulnya bisa memberikan kontribusi kepada penceparan udara juga ya. Ya, masyarakat jangan seperti itu juga begitu. Nah, pembakaran-pembakaran sampah itu sebenarnya membawa pencemaran kan begitu ke udara ya yang juga bisa saja kandungan sampah yang dibakarnya apa, bisa saja yang keluarkan pencemar yang mungkin toksik begitu juga bisa sehingga saya kira ya semuanya bisa ee berperan seperti itu. Ee dan mungkin kalau kita tidak bisa lagi mengantisipasi apa-apa ya paling mudah res apa kita tuh penerimanya ya mungkin menjaga agar tidak terpapar lebih banyak ya mungkin masker dan sebagainya itu paling mudahnya seperti itu mungkin Pak atau kita mengatur wah jangan terus sering di luar rumah misalnya seperti itu bisa juga terserah kita kita bisa mengakur mengakur mengukur apa untuk melakukan apa untuk mengurangi pencabaran yang memapari kita mungkin mungkin demikian Pak Iran mohon maaf kalau apakah menjawab atau tidak Pak ya terima kasih banyak Bu Baik, sama-sama, Pak. Terima kasih. Sama-sama. Baik, terima kasih Pak Irwan atas penyampaian pertanyaannya. Mungkin dilanjutkan ke penanya terakhir dikarenakan waktu sudah menunjukkan pukul 11.57. Silakan kepada Pak Piti untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung. Silakan, Pak. I selamat pagi, Pak. Bagaimana? Selamat pagi juga, Pak. Ya, selamat pagi. Saya dari Sulawesi Utara, Manado, Pak. Bagaimana cara menyusun ingin menanyakan kepada Ibu Prof. terkait masalah pencemaran karena memang di ee wilayah kami, Pak. tahun. Jadi kita harus benar-benar cepat belajar, cepat sama-sama menjadi lebih ngerti, lebih kuat, belajar bareng-bareng, satu sama lain. Mohon maaf, Pak untuk suaranya ada yang bocor, Pak. Mungkin bisa dimute terlebih dahulu bersama-sama dan melakukan perubahan bersama-sama. Terima kasih. Halo. Iya, Pak. Silakan, Pak. ya. Maaf. I. Oke. Ee jadi begini, Pak. Ini terkait masalah proses penyulingan nilam. Di mana di daerah kami hampir kurang lebih sekitar ee petani itu 70% itu petani nilam, Pak. Ee dan di mana proses penyulingan ini yang saya ee pantau itu melakukan proses pembakaran. Nah, ini pembakaran ini, Pak. ee kalau dihitung-hitung itu kurang lebih sekitar ee sampai 8 jam sampai menghasilkan hasil seperti minyak begitu, Pak. Jadi secara otomatis itu limbah kayu yang mereka bakar itu sampai boleh dikatakan berapa kilo gitu dalam sekali proses ee apa penyulingan ee nilam menjadi cairan minyak gitu, Pak. Nah, kira-kira ee tanggapan pandangan dari ee sudut pandang pencemaran udara dari Kementerian Lingkungan Hidup ini itu bagaimana? Karena jujur saja sampai saat ini kami melihat pemerintah tidak ada apa ya pendampingan ataupun ee penindakan secara hukum terkait masalah hal-hal ini. nya ee mungkin ada masukan kepada kami selaku pegiat lingkungan apa yang kira-kira kami bisa atau ada dasar-dasar berapa hitungannya agar supaya itu bisa kami sampaikan kepada para pelaku industri khususnya ee apa namanya tempat penyelingan diam itu sendiri, Pak. Terima kasih, Pak. Baik, terima kasih, Paki. Mungkin dipersilakan ee untuk Prof. Indah menyampaikan jawabannya, Prof. Oke. Baik, terima kasih, Pak Piti. Ee sebetulnya prinsipnya seperti tadi saja, Pak, barangkali. Tapi memang ini ee penyulingan nilam tuh untuk jadi minyak ASIRI dan kosmetik mungkin ya, Pak. Kelihatannya ya itu potensinya memang sangat besar atanya ekonomically mungkin menarik begitu ya. Ee kembali lagi prinsipnya seperti tadi saja sih sebetulnya Pak ya. penyulingan itu kan e pembakaran pasti ada pembakaran untuk menyuling. Nyulingnya sih pasti sudah ditangkap ya, Pak ya. Tapi pembakarannya itu yang mungkin akan menyebabkan pencemaran udara. Memang kalau penyebabnya pembakaran itu dari kayu bakar dan sebagainya, kemungkinan besar pencemaran udaranya yang dikeluarkan adalah ee semacam jelaga begitu ya, hidrokarbon ee SO2, CO2 itu akin akar luar ya. Kalau ee melihat begitu ee mohon maaf nih saya kemarin sebetulnya saya ada kegiatan bukan saya tapi ee ada teman begitu ya ke penyulingan seperti ini juga cuma saya enggak melihat seperti apa. Mungkin harusnya barangkali ee daerah-daerah yang atau tempat-tempat yang untuk pembakarannya itu ee dilakukan upaya untuk saya juga enggak tahu sih berapa besar size-nya ya, tapi upaya pemakukan pembakarannya itu yang mungkin dikurangi untuk menyebar ke udara gitu. Ee kalau untuk ee kuda maksudnya menyebar keudara itu ke udara luar ya. Itu karena sekali lagi tadi peristiwa udara itu di sumbernya ditangani gitu. Ee cuma saya enggak bisa belum bisa membayangkan pembakarannya apakah seperti tungku biasa atau bagaimana. Kalau tungku biasa seberapa besar? Sebetulnya kan ada teknik bukan teknik lagi ya. Kalau di dapur itu kan suka ada apa namanya? Ada apa Pak? Ee cerobong yang cerobong ee exhaus Pak ya. Nah ekhaus itu ya kalau dari ekha bisa bisa diekhaus dihisap gitu. Nah hisapannya itu kalau boleh ya seperti tadi Pak ditangkap dulu gitu. ditangkap itu saya ee pilihannya macam-macam. Kalau jelaga dan sebagainya bisa macam-macam ee tergantung yang sesuai begitu ya. Ee cuma kalau bakaran biasa saja ya memang di exhost itu yang paling memudahkan kalau menurut saya, Pak. Kalau dari tadi penyulingan ya karena penyulingan kan enggak saya membayangkannya tidak besar banget begitu sampai seruangan besar. Tapi dari itu ada yang mengekhaus sehingga apa menghisap ee ee asap-asapnya dan kalau sudah dihisap itu kalau bisa ditangkap dulu karena kadang-kadang penangkapannya ada yang bisa sederhana ya. ada yang ditangkap kan itu bentuknya ada yang gas nanti disalurkan karena tangkapan itu kan diekhaus ada pipanya karena di ini pasti ada kompresor ya menghisap udara nanti dia dimasukkanlah ke cairan penangkap misal itu ada juga yang seperti itu. Jadi katakanlah ee tergantung ada gasnya apa, ada yang pakai zat kimia apa gitu tapi ada yang pakai air saja mungkin ada yang ketangkap. Nah, itu saya mohon maaf kurang tahu secara persis ya karena tiap setiap material bisa ada penangkapnya. ee atau pakai alat yang tadi saya katakan scrubber atau air cleaning device kalau memungkinkan. Tapi kalau itu tidak memungkinkan, kadang-kadang ee ada teknik yang tadi menghisap asapnya itu dicampurkan ke cairan sesuatu cairan itu nanti dia akan ditangkap dan kemudian tadi udara bersihnya bisa dikeluarkan. Mungkin itu yang saya bisa sampaikan walaupun mungkin harus dicek lagi, Pak. Tapi intinya sih semua pembakaran memang ee ada hasil yang ee dikeluarkan ke udara. Bagaimana industri-industri kecil atau itu tuh menjaga agar itu kalau dia sangat toksik ya itu berbahayanya itu ya. Ee tapi beberapa tapi yang pembakaran seperti kayu bakar saja kan itu ada pembakarannya ke udara juga tetap ada CO2, SO2 tuh tetap ada Pak gitu ya. Nah, gimana caranya itu mungkin mengurangi agar tidak masuk ke udara luar atau udara ambient itu usaha kita seperti seperti itu walaupun caranya mungkin bisa beragam ya barangkali. Mohon maaf kalau belum tidak. Terima kasih. Terima kasih Bu Prof. Engak sama-sama Pak ya. Dikembalikan kepada moderator. Baik terima kasih Prof. Inda atas penyampaian jawabannya. Mungkin dikarenakan waktu sedang menikan pukul 12.4 lebih empat. Untuk sesi tanya jawab secara langsung kita akhiri. Ee terima kasih sekali lagi kepada Prof. Inda atas ee penyampaian materi untuk di webinar kali ini. Ee mungkin sebelum mengakhiri webinarnya ada closing statement mungkin Prof. dari Prof. Indra. Persilakan. Aduh. Hmm. Baik, terima kasih Pak Wajid. Bapak Ibu sekalian, teman-teman mungkin adik-adik sini. ini saya kira dengan hadir cukup banyak ya dari berbagai ee tempat seluruh Indonesia. Saya sangat ee senang sekali bisa ee hadir di sini ee dan mudah-mudahan apa yang diberikan memberikan sedikit pengetahuan tambahan mungkin mudah-mudahan ee dan bisa ke memberikan ee awareness pada kita begitu ya. Karena pada dasarnya lingkungan ini kan milik kita semua. Kita ada di sini yang bisa menjaga ya kita juga begitu. Jadi semuanya memang harus sama-sama terlibat, sama-sama ee berkontribusi bagaimana kita menjaga agar lingkungan kita tidak ee menjadi tambah buruk karena nanti yang menerima akibatnya kita lagi ataupun lingkungan lagi yang tentu ee dampak belelakangannya atau jangka panjang juga sangat ee mempengaruhi dan apa menurunkan kesejahteraan. Mungkin dari saya sih ee terima kasih sekali ini ya ee atas undangan dan kesempatan yang diberikan. saya bertemu Bapak Ibu sekalian. Mudah-mudahan apa yang diberikan juga bisa memberikan ee manfaat dan pengetahuan sedikit pengetahuan bagi Bapak, Ibu dan semua yang hadir. Ee lebih kurangnya saya juga mohon maaf mudah-mudahan kita dengan ee lebih baik lagi ke depan menjaga lingkungan kita sehingga kita lebih sejahtera dan lebih ee maju lagi ke depan dalam hal lingkungan ini. Mungkin demikian saja dari saya, Pak Waji. Sekali lagi terima kasih dan ee dan mohon maaf apabila banyak kekurangan dari saya. Sekali lagi terima kasih, Pak. Itu saja mungkin dari saya. Terima kasih, Prof. Indah atas eh closing statement-nya. Mungkin sebelum Prof. Indah meninggalkan ruangan Zoom, saya izin mendokumentasikan terlebih dahulu kepada Bapak dan Ibu yang bisa menyalakan kameranya boleh dinyalakan terlebih dahulu. Dikarenakan ini ada 20 slide mungkin saya hanya ee mendokumentasikan tiga slide saja. Jadi ee siapa tahu Bapak Ibu terpilih di slide-nya bisa membuka kameranya saja. Persilakan Bapak dan Ibu. Saya izin dokumentasikan. 3 2 1 3 2 1 Baik, terima kasih sudah terdokumentasi kepada Prof. Indah. Terima kasih banyak atas penyampaian materi di hari ini. Semoga kita bisa bekerja sama dan bertemu lagi di kesempatan lainnya. Semoga sehat selalu, Prof. Ee jika ingin meninggalkan ruangan Zoom sudah bisa dipersilakan. Terima kasih, Bapak Ibu sekalian semuanya. Terima kasih, Pak Wajib dan semua yang hadir dan juga dari Edox. Saya izin asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Baik Bapak Ibu, dengan demikian untuk webinar di hari ini kita cukupkan. Ee namun sebelum itu saya izin menginformasikan, silakan Bapak dan Ibu mengisi link presensi kehadiran sudah hadir di layar ee Zoom-nya. Mohon pastikan ee menulis ee linknya itu sesuai dengan huruf besar dan huruf kecilnya seperti yang ada di layar. Dan pastikan juga email dan nama Bapak Ibu yang diisikan itu sudah benar. karena jika nanti ada perubahan tidak bisa kami akomodir untuk perubahannya. Mungkin seperti itu Bapak dan Ibu untuk acara webinar di siang hari ini atau di hari ini. Terima kasih atas kehadirannya. Sampai bertemu lagi di webinar selanjutnya Ekoed Edu. Ee kurang lebihnya mohon maaf. Wabillahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat beristirahat dan selamat melanjutkan aktivitasnya masing-masing. Terima kasih Bapak dan Ibu. Sampai bertemu lagi di webinar selanjutnya.