File TXT tidak ditemukan.
Webinar 91 Strategi Penguatan Aksi Lokal Pengendalian Perubahan Iklim
yJB9p4j5hm0 • 2024-10-24
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Pan dokumen klhs penyusunan dokumen rpph pemodelan kualitas air sungai pemodelan dispersi udara pemodelan air tanah life cycle assessment perhitungan emisi gas rumah kaca pengelolaan banjir dan sedimentasi Sungai perancangan dan pemilihan insenerator sampah dan limbah B3 pemantauan kualitas udara dan air menggunakan sensor pelatihan sistem informasi geografis dan pelatihan sensingni Pan kami sudah lebih dari 2.500 orang yang berasal dari seluruh Indonesia pelayanan kami terbuka untuk perusahaan pemerintahan perorangan ataupun pemerhati lingkungan ekoedu selalu berusaha menyajikan pelatihan yang berkualitas dengan menghadirkan pengajar yang [Musik] berpengalaman memberikan pengalaman langsung dengan praktikum dan e-learning yang dapat diakses di mana pun [Musik] jadi awalnya saya mengikuti pelatihan Mang dari grup-grup di alumni yaak perah ikut pelatihan ini cerita mereka itu sungguh bisa dianggap menarik ya karena mereka pengetahuan mereka tentang yang peng mereka ketahui itu meningkat gitu ya kemudian sksk yang dihasilkan dari pelan ituaa dilihat begitu ya terasa gitu manfaatnya di kami terutama untuk e Para konsultan yang memerlukan tenaga-tenaga ahli sehingga saya memilih ekoedu dan sempat mengikuti pelatihannya juga dan itu terbukti benar nah saya lihat Instagram itu ada ya ya yang menarahkan pelatihan nah di situ juga saya baca-baca terlebih dahulu ya terkait tentang informasi yang diiatkan olehu nah Menurut saya itu menjadi hal yang membuat tertarik UNT patihan jadi saya sering lihat di Instagram gitu bimana menyampaikan informasinya itu bagus karenatip selalu terini terus mengikuti zaman dan juga pelatihnya atau mentornya itu bagusbagus dan terbaiklah di [Musik] bidangnya I yang pertamaang katkan dan maksimalkan skill-skill yang saya harapkan begitu ya tertama dalam penyusunan dokumendal kinerja saya jadi bisa lebih produktif lebih efektif juga e punya update Gitu ya update-update persoalan-persoalan dalam penan terkini dari ahlinya langsung di lapangan begitu yang pengalamannya Tidak diragukan menurut saya pelatihan yang disediakan ini sangat bermanfaat sekali dan mudah untuk aksesnya jadi ada teknologi terbaru yang saya dapat di earning ya itu luar biasa pelajarannya juga mudah sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti dan juga menambah ilmu pengetahuan yang banyak [Musik] banget e eLearning ini memang memang sangat diperlukan sekali ya terutama untuk kita yang dengan keterbatasan pengetahuan kemudian juga waktu mungkin E itu memberikan kita kesempatan untuk kembali meng kembali mendengarkan paparan-paparan yang mungkin kurang jelas kemudian juga kita bisa mengulang sesering mungkin yang kita inginkan kita juga bisa review kembali sehingga belajar kita bisa lebih efektif dan efisien itu membantu sekali ketika pada saat penyampaian materi ada yang ketinggalan gitu ya jadi E saya bisa lihat materi itu Diat sangat membantu Mbak Jadi saya eh ambil materi terus lihat video yang bisa diakses kapan aja dan di manana [Musik] aja 4 juta dengan informasi yang kami peroleh itu jauh dari katas padan sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu murah itu sebnya jadi sepadanlah ini menurut sepadan Bu karena memang pelatihannya ini pun sangat membantu ya dalam menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di sekitar lingkungan saya sendiri gitu nah saya kira sepat sesuailah dengan apa yang didapatkan [Musik] ekpp efektif tepat dan profesional hemat cermat dan Hebat Keren profesional dan juga kekinian [Musik] Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi bapak dan ibu Selamat datang kembali di webinar dari ekoedu yang mengangkat tema strategi penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim bersama saya Budi yang akan menemani Bapak dan Ibu sampai selesai nanti Sebelum kita mulai webinar pagi ini alangkah baiknya kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing berdoa dipersilakan berdoa dicukupkan selanjutnya Mari kita menyanyikan lagu Indonesia Raya terlebih dahulu bagi Bapak dan Ibu Dimohon untuk duduk tegap [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] baik sekarang sudah 206 hadirin yang ada di zoom mungkin supaya kita lebih akrab saya akan sapa salah satu dari peserta yang ada di zoom Mungkin saya akan sapa pakek Dar Perda tirtaag Selamat pagi pak Mungkin boleh Dim dulu Pak Selamat pagi pak ya Salam sehat selalu untuk semua Pakam kabarnya Pak hari ini Alhamdulillah saat ini diberikan kesehatan Eh dan alhamdulillah mudah-mudahan sebuah pagi yang cerah ya Pak yang penuh berkah Amin baik boleh tahu bisa share Pak Mengapa mengikuti webinar dari ekedu baik eh terima kasih atas pertanyaannya dan alhamdulillah ketika ikut webinar mungkin yang pertama ee sebagai menambah wawasan dan Memang sebagai ilmu pengetahuan eh yang pertama informasi dari eh mungkin sebuah grup yang sudah selalu ikut dan ke depan kalau memang kami Sebuah bidang untuk ee rundda eh ada manfaat yang harus diberikan dan mungkin aplikasinya bisa dilaksanakan dan eh kebetulan dengan Eko idu ini saya kalaupun ada selalu ikut gitu Pak siap Oke jadi sudah sering ya pakut E webinar dari ekoidu dan tentunya sudah mengetahui ya Pak ekoidu itu apa begik Iya siap Baik terima kasih terima kasih Pak Eko atas sama-sama baik baik baik ee mungkin di sini ada beberapa bapak dan ibu Yang penasaran apa sih ekoedu karena mungkin baru pertama kali mendengar atau mengikuti webinar dari ekoedu ya jadi ekoedu atau PT ekoedu Indonesia merupakan pusat pelatihan bersertifikat yang berfokus pada pelatihan lingkungan hidup pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sumber daya manusia baik secara individu maupun instansi pelayanan kami terbuka untuk perusahaan pemerintah perorangan pemerhati lingkungan dan pihak lain yang ingin meningkatkan kompetensi lingkungan pelatihan kami diselenggarakan secara online maupun offline untuk pelatihan yang kami selenggarakan ada penyusunan dokumen seperti klhs e dasar AMDAL persetujuan teknis 5b3 emisi udara dan a limbah kemudian ada pemodelan seperti pemodelan dispersi udara pemodelan kualitas air sungai dasar untuk lingkungan KW dan wasp eh serta perhitungan emisi grk dan penilaian life cycle assessment kemudian berikut adalah tiga pelatihan yang akan kami selenggarakan dalam waktu dekat ini yakni pertama ada pelatihan sistem informasi geografis untuk analisis lingkungan yang akan diselenggarakan pada hari Senin tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2 24 jadi sekitar 4 hari lagi ya Bapak dan Ibu Jika Bapak dan Ibu berminat bisa langsung mendaftar kemudian di minggu depannya lagi ada pelatihan penunjang Dokumen Amdal dan slo persetujuan teknis untuk emisi udara yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 8 November 2024 lalu terakhir yaitu pelatihan life cycle assessment atau lca yang akan diselenggarakan pada tanggal 11 hingga 15 November 2024 Kemudian kami juga akan menyelenggarakan pelatihan yang akan dimulai hari Senin besok yaitu tanggal 28 Oktober dan juga dilaksanakan selama hampir sebulan yaitu sampai 26 November 2024 yakni pelatihan penyusun AMDAL yang terakreditasi Pusdiklat SDM lhk bagi Bapak dan Ibu yang berminat mengikuti pelatihan penyusun AMDAL syarat utamanya yakni Bapak dan Ibu harus lulus pelatihan dasar AMDAL yang telah terakreditasi ee Pusdiklat SDM lhk bagi Bapak dan Ibu yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut bapak dan ibu dapat menghubungi WhatsApp admin kami yakni di sini ada admin Riris dan adminisa kemudian bapak dan ibu dapat mengunjungi sosial media kami yakni ada Instagram youtube channel Facebook Twitter atau X dan website utama kami yakni di www.ekoedu.co.id bagi Bapak dan Ibu yang sudah memutuskan untuk mengikuti pelatihan apa dari kami Bapak dan Ibu dapat mendaftar melalui link pendaftaran.ekoedu.co.id oleh karena bapak dan ibu kami tunggu di pelatihan salam Lestari Baik bapak dan ibu kita kembali lagi ke tema webinar Kamis ini yang mengangkat tema strategi penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim yang akan dibawakan ole Ibut selaku pemerhati lingkungan ik di ee pendengaran kita dan beritanya sudah banyak kita dengar di mana di seluruh media oleh karena itu banyak sekali aksi untuk melakukan pengendaliannya salah satunya aksi lokal tentu kita Penasaran ya Bagaimana aksi lokal ini ya sebelum webinar dimulai Saya mungkin akan sapa terlebih dahulu kepada pemateri kita Ibu Selamat pagi Selamat pagi bapak dan ibu Selamat pagi Pak Budi ya betul Bu Pak Budi Bagimana kabarnya Bu hari ini Alhamdulillah sehat semua ya Bapak Ibu Alhamdulillah sudah siap bu untuk menyampaikan materi webinar e Insyaallah iya oke baik kalau begitu untuk ruangan Zoom dan waktunya saya persilakan kepada ibuday oke saya izin Share screen ya Bapak dan Ibu Ya baik eh Bapak dan Ibu sudah kelihatan belum ya Pak Pak Budi sudah terlihat bu tapi ini sudah full screen bu sudah full screen ya Oke I eh Bismillahirrahmanirrahim jadi sesuai dengan yang disampaikan oleh Pak Budi sebagai moderator kita pada pagi ini eh Izinkan saya berbagi informasi dan juga mungkin berdiskusi dengan bapak dan ibu ee peserta webinar hari ini eh terkait dengan topik Bagaimana kita bisa mengembangkan strategi penguatan aksi lokal pengendalian perubahan iklim karena seperti yang tadi Pak Budi sampaikan eh perubahan iklim ini sudah sangat sering dibicarakan mungkin ya Bapak dan Ibu dan juga sudah cukup e dengan bapak dan ibu tapi pada saat kita ee mencoba untuk menapakkan aksi-aksi yang EE merupakan kesepakatan global ke dalam ke tingkat ee lokal ke tingkat ee tapak itu tentu perlu strategi-strategi yang yang EE bisa kita ee coba terapkan secara ee bertahap Jadi Bapak dan Ibu ee ini sebagai pengantar bahwa eh dari badan PBB itu sudah meng-highlight Bahwa saat ini dunia dihadapkan pada tiga krisis ee yang EE harus dihadapi oleh kita semua eh untuk ee krisis di bumi ini yaitu terkait dengan perubahan iklim kemudian ada ee pencemaran atau polusi dan juga ee biodiversity loss atau kehilangan keanekaragaman hayati jadi ini merupakan ee merupakan tiga hal yang EE menjadi satu krisis yang harus disikapi sebagai tantangan dan di di Ee kita bersama-sama untuk mencari solusi yang terbaik nah khusus untuk kegiatan Pada hari ini saya akan ee secara garis besar yang akan dibahas itu itu adalah fokus kepada yang terkait dengan perubahan iklim meskipun pada saat kita bicara perubahan iklim itu tentu tidak terlepas dengan ee dua isu utama lainnya yaitu Kehilangan keenekaragaman hayati dan juga ee pencemaran karena ini merupakan satu isu yang saling kait-mengkait ee perubahan iklim dapat menyebabkan juga kehilangan eh biodiversity dan kemudian pencemaran itu juga bisa ee mempengaruhi kondisi atmosfer kita khususnya untuk ee pencemaran yang EE dihasilkan dari diemisikan dari berbagai kegiatan baik domestik maupun industri nah ee Bapak dan Ibu ini yang perlu kita garis bawahi juga bahwa ee Berdasarkan pengamatan kondisi ee atmosfer bumi kita dan juga berdasarkan ee berbagai indikator e indikator iklim ternyata saat ini ditemukan bahwa eh perubahan iklim ini masih terus terjadi dengan laju yang lebih cepat dari yang diperkirakan semula karena ee sejak perubahan iklim ini mengemuka isunya itu kemudian secara intensif para ilmuwan itu melakukan pencatatan-pencatatan tentang kondisi atmosfer bumi kita termasuk beberapa ee beberapa indikator kuncinya nah bapak dan ibu saya ingin memperlihatkan eh fakta yang dihadapi yang ada saat ini terkait dengan eh perubahan iklim ini di mana Pada saat kita bicara tentang perubahan iklim tentu ini tidak terlepas dengan kondisi atmosfer kita di mana Eh terjadi akumulasi yang disebut dengan gas rumah kaca yang kemudian dikonversikan menjadi CO2 eh meskipun sumber dari emisi gas rumah kaca ini bukan hanya CO2 tetapi eh untuk jenis-jenis emisi yang lain itu dihitung sebagai ee ke dalam satuan CO2 nah ini bapak dan ibu kita lihat bahwa dari tahun 19 160 sampai dengan saat ini dari ee Noa Noa itu adalah ee lembaga yang melakukan observasi kondisi atmosferik bumi itu menyatakan bahwa kenaikan dari eh CO2 yang mengakibatkan terperangkapnya panas di atmosfer bumi kita ini itu dari tahun ke tahun semakin meningkat nah ini eh data yang saya ambil yang saya lihat terakhir ini ee terjadi peningkatan yang cukup signifikan Jadi kalau 10 tahun yang lalu di tahun 2014 ee konsentrasi CO2 di atmosfer eh bumi kita ini pada level 395 PPM nah Minggu kemarin ee itu tercatat 422 PPM sementara 1 tahun yang lalu itu masih di angka 418 ee ee PPM ini dari website-nya yang mengobservasi ataupun menganalisa data-data kondisi ee CO2 di bumi dan ya Ini juga ee sudah tercatat bahwa konsentrasi rata-rata Global CO2 di atmosfer yang menyebabkan bumi kita semakin panas itu meningkat dari 49% meningkat 49% dari 277 PPM menjadi di tahun 2020 itu 414 PPM dan kalau kita eh part pmilon ya ppm dan kalau kita lihat di tahun ini itu sudah naik lagi menjadi 422 berarti ee persentasenya juga naik nah ini merupakan hasil kajian eh Yang dilaporkan Eh pada laporan Global e cararbon budget di tahun 2021 jadi ini e merupakan satu yang harus kita ee menjadi landasan dari aksi-aksi lokal yang Ee Kita akan kembangkan atau kita akan lakukan karena bumi bumi kita ini pada saat ini pun masih dalam kondisi ee krisis tadi jadi belum aman belum aman terhadap keberlangsungan kehidupan di Bumi nah ee Bapak dan Ibu ee tentu Bapak dan Ibu juga sudah beberapa kali mungkin sudah sebelumnya juga mendapatkan materi bahwa CO2 akumulasi CO2 di atmosfer itu menyebabkan kenaikan suhu bumi dan ini pada saat kita sandingkan antara kondisi ee kenaikan ee konsentrasi CO2 di atmosfer ternyata ini ee sejalan dengan kenaikan temperatur ee hasil pengampatan EE temperatur bumi jadi di sini disebutkan bahwa ee pada bulan Agustus 2024 jadi 2 bulan yang lalu ee terjadi kenaikan suhu bumi itu sudah naik sekitar 1,56 1,56 derajat Celcius ini adalah rata-rata suhu global bumi ee yang diobservasi nah ini ee dari mana dihitungnya itu dihitungnya itu pada peroda masa preindustri tahun 1880 sampai 1920 nah kemudian juga eh data hasil pencatatan observasi itu juga menyebutkan bahwa di bulan Agustus 2024 merupakan bulan terhangat sejak Agustus 18 80 dan kenaikannya itu sudah mencapai 1,4,4 1,44 derajat Celcius jadi ini tentu ee meyakinkan kepada kita bahwa ada hal-hal yang kemudian mendasari Kenapa perubahan iklim itu ditetapkan sebagai salah satu krisis eh yang mengancam kehidupan di ee planet bumi ini nah bapak dan ibu ee hal ini sudah menjadi perhatian ee di tingkat intern nasional di mana badan ee badan PBB itu menyebutkan bahwa ee perubahan iklim ini ee bukan merupakan sumber dari eh penyakit tetapi mempunyai multiplier effect atau efek yang eh berganda dan eh merupakan faktor yang menyebabkan adanya ketidakstabilan konflik dan terorism jadi ini adalah sudah diingatkan oleh eh Sekjen eh PBB ee pada tahun 2021 jadi 3 tahun atau hampir 4 tahun yang lalu nah kemudian yang apa yang harus kemudian kita juga catat dan kita garis bawahi bahwa ee sekarang tadi sudah disebutkan bahwa kondisi bumi kita ini sudah terjadi kenaikan 1,56 derajat Celcius pada saat ini Nah kalau tidak ada upaya yang cukup dari kita semua untuk menahan laju kenaikan suhu bumi maka ee bukan tidak mungkin kurban ikim ini dapat mengakibatkan temperatur Global meningkat lebih dari 3 derajat Celcius nah pada saat tersebut tentu saat sekarang saja di mana kenaikannya itu ee mencapai 1,5 itu sudah berbagai dampak yang kita kita rasakan ee termasuk juga di mana badai dan kejadian bencana itu semakin ee sering terjadi dan mengancam tentunya ketersediaan ee kebutuhan dasar dari manusia ee seperti pangan dan air yang kemudian juga ini akan memicu terjadinya konflik Jadi jika tidak ada ee upaya yang memadai dari kita semua maka akan terjadi kerugian yang lebih besar di masa mendatang nanti akan ee saya perlihatkan data-data yang e mendukung dari eh statement-statement ataupun pernyataan-pernyataan para ilmuwan dan termasuk juga eh eh dari eh secara global Nah kemudian eh kerugiannya itu seperti apa salah satunya itu adalah mengancam menjadi Ancaman bagi keberlanjutan Kemajuan pembangunan yang telah dicapai pada tahun-tahun sebelumnya jadi pada saat kemudian Indonesia sudah termasuk juga negara-negara lain sudah melakukan berbagai eh upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan di negara masing-masing tapi pada saat kemudian ada kejadian bencana terkait eh perubahan iklim ini seperti misalnya tadi kekurang an pangan kekurangan air kemudian juga ada ee badai atau angin topan beliung yang semakin sering tentu ini akan menghancurkan investasi pembangunan yang sudah diilaksanakan oleh eh negaranegara dan ini terutama untuk negara-negara ee berkembang yang mempunyai keterbatasan-keterbatasan itu akan ee dampaknya itu akan lebih parah dibandingkan mungkin negara-negara yang sudah lebih siap dalam menghadapi berbagai ancaman ini ee kemudian ee satu hal lagi yang juga ee perlu Kita waspadai bahwa perubahan iklim ini yang merupakan ee salah satu isu global yang eh lintas batas sifatnya itu apabila tidak ditangani secara ee secara baik itu akan bisa juga menyebabkan terjadinya migrasi secara masif jadi perpindahan dari ee daerah-daerah yang semula aman tapi kemudian ada kerugi iiankererugian ataupun ada kejadian-kejadian bencana terkait iklim ini tentu akan berpindah kepada daerah-daerah ataupun ee negara-negara lain yang lebih aman sehingga ini tentu akan menimbulkan juga permasalahan permasalahan baru ee baik di negara yang ditinggalkan ataupun di daerah yang ditinggalkan maupun di negara yang menerima dari e migrasi ini Jadi ini yang EE perlu juga kita eh waspadai bahwa perubahan iklim ini ternyata dan nya sedemikian besar nah bapak dan ibu ee tadi sudah disebutkan bahwa eh perubahan iklim ini memicu terjadinya bencana-bencana terkait dengan eh eh cuaca ekstrem eh dan ini adalah data yang dikeluarkan oleh BNPB untuk di bulan Oktober eh tahun ini itu kalau kita lihat komposisinya Eh sebagian besar bencana yang terjadi di Indonesia itu adalah terkait dengan dengan ee cuaca ekstrem yang EE seperti misalnya ada banjir kemudian juga kebakaran hutan lahan kemudian ada ee apa cuaca ekstrem khususnya misalnya hujan yang EE sedemikian deras atau kemudian juga adanya ee bahaya longsor ee sementara mungkin di ee di ee daerah-daerah lain yang kekurangan air itu terjadi kekeringan ini termasuk juga gelombang ee gelombang pasang ee dan abrasi ini adalah merupakan mendominasi dari berbagai bencana yang terjadi di Indonesia nah ee yang juga eh perlu diwaspadai oleh kita bersama bahwa salah satu dampak perubahan iklim yang perlu diantisipasi adalah perubahan frekuensi dan intensitas dari bencana hidrometeorologi ini jadi memang eh pola bencana sendiri itu sudah ada perubahan trennya dari yang eh 20 tahun yang lalu dibandingkan dengan yang sekarang ternyata kejadian-kejadian bencana terkait hidrometeorologi yang tadi sudah disampaikan jadi di luar bencana alam seperti gempa bumi dan eh erupsi gunung api itu ternyata sudah mendominasi dari kejadian-kejadian bencana dan mengakibatkan kerugian ee baik kerugian materi maupun juga kehilangan jiwa Nah Bapak dan Ibu ini ada salah satu yang contoh yang eh salah satu contoh yang saya saya ambil di mana ee e pada saat saya tinggal di daerah Tangerang Selatan di Tangerang Selatan itu sampai hari ini belum saya masih nunggu-nunggu hujan dan ee apa cuacanya suhunya itu gerah hedang kalau kata orang ee Sunda gitu nah sementara di di daerah di daerah saya itu masih Hujannya belum datang tetapi di di Bekasi di tanggal 21 Oktober 2024 jadi beberapa yang lalu itu terjadi angin puting beliung ee akibat yang dibarengi dengan hujan ekstrem dan akibatnya apa ee ini ee atap dari stadiun stadion yang sedang diperbaiki oleh eh salah satu instansi yang berwenang itu kemudian rusak ini adalah salah satu yang e mengkonfirmasi bahwa tadi pada saat terjadi angin puting beliung ataupun cuaca ekstrem yang yang tidak kita prediksi kapan bisa datangnya n itu akan ada kerusakan-kerusakan terhadap investasi yang sudah kita tanamkan di berbagai ee sektor kehidupan termasuk juga ee kemudian di sini ada kemungkinan untuk ini investasi yang sudah ditanamkan itu hilang begitu saja karena adanya dari ee kerusakan yang diakibatkan oleh cuaca ekstrm tadi ini sebagai salah satu contoh dan kalau bapak dan ibu ee coba untuk mengumpulkan informasi terkait dengan kejadian kejadian yang tadi saya sampaikan ini adalah kejadian hidrometeorologi terkait dengan cuaca ekstrem ee dan EE perubahan iklim ini tentu akan sangat banyak yang mengkonfirmasi bahwa memang kerugian ee akibat ee peningkatan frekuensi dan intensitas bencana hidrometodologi itu sudah bukan ee hal yang EE bisa kita sikapi dengan Ee tidak melakukan apa-apa tetapi kita harus melakukan sesuatu yang memang perlu untuk untuk ee mengamankan ee kegiatan pembangunan maupun mengamankan ee kekayaan ee yang dimiliki oleh Indonesia baik secara negara maupun secara ee ee secara kelompok masyarakat maupun individu ee Bapak dan Ibu ee dari berbagai ee hasil pengamatan dan juga peringatan-peringatan yang sudah disampaikan oleh para ahli kemudian ee e perlu mungkin saya menyampaikan sepintas kesepakatan apa sebetulnya yang ada di tingkat internasional yang kemudian menjadi landasan bagi kita semua bahwa eh perubahan iklim itu selain menjadi perhatian dari eh seluruh masyarakat dunia tetapi juga sudah ada kesepakatan-kesepakatan di tingkat Global yang harus ditindaklanjuti dengan aksi-aksi nyata di tingkat lokal nah eh sebagai seb sebagai eh landasan yang kemudian perlu kita eh Catat itu adalah eh Pada momen penyelenggaraan konferensi para pihak eh unfc di tahun 2015 yaitu di ee kop ke-21 di mana pada tahun tersebut disepakati bahwa mobilisasi aksi iklim yang lebih kuat dan ambisius itu mendesak untuk dilakukan agar agar tujuan Paris agreement dapat tercapai jadi pada kod ke-21 ini di diadopsi yang namanya Paris agreement di mana tujuan utamanya adalah untuk menahan peningkatan suhu rata-rata Global di bawah 2 derajat Celcius di atas eh rata-rata tingkat prainustri dan sedapat mungkin itu jangan sampai 2 derajat Celcius tetapi 1,5 derajat Celcius nah ini adalah target-target yang Yang perlu kita dorong ee untuk terus tercapai nah bapak dan ibu kalau ee tadi Mungkin mencatat bahwa berapa sih sekarang suhu rata-rata di bumi itu ternyata sudah Ee lebih dari 1,5 derajat Celcius 1,56 jadi artinya ee bahwa dan target ini di di diupayakan untuk dapat direalisasikan dengan target tahun 2030 jadi dari kalau dari sekarang itu tinggal ee sekitar 5 tahun 6 tahun Karena sekarang kita sudah mendekati tahun 2025 jadi ini adalah kerja keras yang harus kita lakukan secara bersama-sama Nah siapa yang harus melakukan aksi aksi ini harus dilakukan oleh pemerintah Pemerintah Daerah dunia usaha investor dan juga seluruh pihak termasuk eh eh komunitas lokal jadi nanti ee saya akan sampai kepada ee apa sebetulnya yang mendasari bahwa ini perlu dilakukan oleh juga eh komunitas ataupun eh para pemangku kepentingan di tingkat lokal nah bapak dan ibu menyadari bahwa Indonesia pun merupakan salah satu negara yang rentas ee terhadap perubahan iklim ini maka ee pemerintah Indonesia dalam hal ini ibu menteri ee Lingkungan Hidup dan Kehutanan di tahun 2016 pada saat itu eh mewakili pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian Paris tentang perubahan iklim pada eh kegiatan eh High Level Signature ceremony jadi pada upacara untuk yang sifatnya ini adalah High Level tingkat tinggi ee di PBB di ee New York di kantor PBB New York jadi ini merupakan satu satu hal yang EE kemudian juga eh artinya Indonesia itu bukan bukan bukan Eh Boleh Ikut atau tidak ikut tetapi ini sudah merupakan komitmen di mana kita harus bersama-sama menangani eh permasalahan yang sudah menjadi e ee krisis krisis secara global Nah Bapak dan Ibu eh dalam eh kesepakatan-kesepakatan yang ditetapkan dalam eh pertemuan para pihak atau yang dikenal dengan conference of the parties tersebut ini disepakati dan juga di eh ditetapkan keputusan-keputusan yang kemudian mendorong berbagai pihak termasuk negara yang menandatangani dan seluruh eh parti-parti di negara tersebut seluruh pihak di negara tersebut yang kemudian mewujud ee perlu untuk untuk bersama-sama e melakukan aksi-aksi yang dapat mendukung tercapainya tujuan dari Paris agriiman ini nah bapak dan ibu salah satu yang juga sudah ditetapkan dalam eh dalam pertemuan yang menetapkan kesepakatan Paris tersebut terdapat keputusan-keputusan terkait menggaris bawahi Bahwa perlu adanya peran serta yang disebut dengan nonpy stakeholder siapa saja nonpy stakeholder nonpy stakeholder ini termasuk dari eh masyarakat kemudian eh dunia usaha institusi keuangan kemudian juga pemerintah daerah di sini eh disebut Cities and other National authorities Nah apa yang diharapkan dari nonparty stakeholder ini yang diharapkan itu adalah meningkatkan eh upaya dan dukungan aksinya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan membangun ketahanan terhadap perubahan ee dengan mengurangi kerentanannya nah ini adalah merupakan ee yang diputuskan ataupun ditetapkan di tahun 2015 Apakah berhenti setelah itu ternyata kemudian keputusan-keputusan ini dilanjutkan dengan menekankan pentingnya dari ee peran serta komunitas lokal dan juga masyarakat secara umum Termasuk ee generasi muda dan anak-anak dalam merespon terhadap perubahan iklim ini yang kemudian menjadi salah satu juga keputusan yang ditetapkan di ee kop ke-26 Jadi kalau tadi di Paris itu kop 21 nah di kop 26 pada tahun 2021 itu juga eh dihighlight di garis bawahi tentang e pentingnya peran dari komunitas lokal nah eh bapak dan ibu dalam eh pertemuan kop 26 yang diselenggarakan di Glasgow ini juga ada yang namanya eh Glasgow climate P itu jadi merupakan salah satu fakta dari perubahan iklim ini di mana di sini direkognisi peran penting dari nonpy stakeholder yang tadi disebutkan termasuk tadi ada masyarakat ada eh masyarakat e lokal kemudian juga eh anak-anak dan generasi muda eh serta kemudian juga ada Pan penting dari pemerintah daerah dan holder yang lain termasuk tadi ada private sektor kemudian ada lembaga keuangan dan juga dari pihak-pihak yang memang harus eh dapat bergerak untuk melakukan penyelamatan bumi ini ee nah kemudian Bapak dan Ibu lebih jauh lagi di Tahun 2022 di kop 27 ini kembali digaris bawahi jadi e pada beberapa eh pertemuan para pihak yang dimulai dari tahun 2015 sampai sekarang peran penting dari eh masyarakat ataupun aksi-aksi lokal itu selalu muncul dalam kesepakatan-kesepakatan para pihak jadi ini memberikan makna bahwa memang kesepakatan global itu adalah kesepakatan yang dilakukan di tingkat Internasional tetapi tidak hanya berhenti pada saat kesepakatan itu diabdopsi harus ada aksi nyata di tingkat tapak yang kemudian perlu kita kembangkan kita kolaborasikan sama-sama eh jadi bapak dan ibu I ini ee saya menggaris bawahi bahwa aksi lokal ini perlu dibangun dan terus diperkuat mengingat perubahan iklim itu mempunyai dampak yang signifikan pada seluruh tingkat jadi tidak hanya regional tapi lokal seperti tadi contohnya eh angin puting beliung di eh Kabupaten Bekasi yang baru terjadi Minggu lalu dan kalau kita lihat catatan dari rekaman eh data rekaman eh sejarah dari yang dicatat oleh BNPB ternyata memang eh kejadian-kejadian bencana terkait iklim ini semakin terus bertambah baik frekuensi dan intensitasnya nah bapak dan ibu k yang mendasari Kenapa aksi lokal ini diperlukan tentu perubahan iklim itu sudah kita pahami bahwa ini adalah masalah Global pada saat emisi gas rumah kaca di terlepas ke atmosfer itu kemudian tidak akan bisa dikotak-kotakkan ini adalah CO2 dari Indonesia atau CO2 dari ee eh Amerika atau dari Eropa ataupun dari di negara-negara yang lain itu semua akan terakumulasi di dalam sistem ee atmosfer bumi kita jadi ini e oleh karena itulah ee perubahan iklim yang kemudian diakibatkan dengan akumulasi gas rumah kaca ini bersifat lintas batas jadi tidak tidak bisa dibatasi oleh eh satu wilayah saja jadi oh ini adalah eh CO2 atau pemanasan yang terjadi 1,eng derajat 1,5 derajat Celcius itu adalah memang berasal dari dari satu negara tetapi ini adalah merupakan ee akumulasi dari seluruh kegiatan yang ada di bumi ini sehingga terjadi eh akumulasi CO2 dan yang memanaskan bumi kita yang memerangkap panas sinar matahari dan menyebabkan kenaikan suhu bumi di ee di di sekitar kita Kemudian Bapak dan Ibu eh seperti tadi juga sudah disampaikan bahwa perjanjian Paris yang merupakan kesepakatan global itu tidak akan punyai makna apa-apa apabila tidak ada implementasinya di tingkat nasional daerah maupun lokal sehingga kemudian pelibatan para pemaku kepentingan termasuk di sini komunitas lokal itu akan membangun rasa kepemilikan terhadap program Jadi kalau program yang dibangun bersama-sama dan disepakati bersama-sama itu secara berjenjang kita bangun itu tentu akan memberikan eh satu keterlibatan dari seluruh pihak yang memang perlu untuk melakukan aksi-aksi tersebut karena kalau kita lihat sumber emisi gas rumah kacanya itu sendiri itu merupakan ee hasil dari kegiatan yang dilakukan oleh EE seluruh ee masyarakat baik masyarakat di tingkat lokal di tingkat nasional maupun masyarakat secara global Karena pada saat kita bicara sumber emisi gas rumah kacanya itu ada di sekitar kita Dan kita pun turut menyumbangkan ee terjadinya penambahan gas rumah kaca di atmosfer nah ee Bapak dan Ibu Selain itu tentu dengan melakukan aksi lokal yang terus dibangun dan diperkuat itu akan ee akan kita dapat mengoptimalisasi sumber daya lokal untuk solusi yang lebih efisien dan berkelanjutan Jadi kalau tentu yang memahami apa permasalahan yang di ada di tingkat lokal dan apa yang paling pas untuk ee solusi yang bisa di ee dilaksanakan di daerah tersebut itu adalah dari eh para pemangku kepentingan di tingkat lokal jadi antara kegiatan-kegiatan yang dilakukan di perkotaan atau di perdesaan itu tentu tidak harus seragam jadi pengendalian perubahan iklim ini akan sangat bergantung kepada kondisi wilayahnya prioritas daerahnya apa kemudian Sumber daya apa yang bisa dioptimalkan untuk kemudian Ee kita semua melakukan aksi-aksi nyata di tingkat lapangan nah kemudian dengan adanya aksi lokal ini tentu ee diharapkan dapat memicu inovasi berbagai aktor kunci untuk penguatan aksi yang tepat sasaran di tingkat tapak kemudian juga mendorong perubahan pola pikir dan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dan e ramah iklim Nah Bapak dan Ibu Eh pada intinya strategi yang perlu dibangun karena tadi kita sudah lihat bahwa nonpy stakeholder itu perlu bekerja bersama-sama dengan eh party stakeholder dalam ini negara yang diwakili oleh pemerintah masing-masing negara itu untuk melakukan kolaborasi multipihak di seluruh tingkat dalam upaya pengendilan perubahan dikim jadi ini ee menerapkan ataupun eh pendekatan dari kolaborasi model pentahelix eh yang perlu dilaksanakan eh komunikasi yang baik dan komunikasi yang erat dan juga kolaborasi yang berjalan secara harmonis itu antara pemerintah kemudian juga antar dengan komunitas dengan akademisi dengan dunia usaha dengan media masassa ee yang ikut menyebarlaskan ee berita-berita mengenai pentingnya perubahan iklim pengendalian dampaknya maupun aksi-aksi yang dapat dilakukan itu menjadi satu yang perlu kita terus bangun dan kembangkan nah eh di sini saya menampilkan eh beberapa best practice ataupun beberapa eh good practice yang sudah dikembangkan di tingkat ee nasional daerah maupun ee beberap berapa yang kemudian bisa kita lakukan bersama-sama untuk memperkuat aksi lokal ini dari sisi kebijakan kemudian landasan peraturan dan juga program Nasional Indonesia sudah mempunyai ee kebijakan dan peraturan serta juga program yang cukup komprehensif jadi eh saya ini akan Sebutkan beberapa yang nanti mungkin Bapak dan Ibu bisa lebih kembangkan untuk melihat dari masing-masing kebijakan peraturan yang perlu kita kita ee rujuk perlu kita pelajari lebih lanjut itu yang yang mana yang kemudian akan bisa memperkuat aksi-aksi lokal yang EE dapat menahan laju kenaikan suhu bumi ini dan juga dapat membangun ketahanan iklim ee dalam menghadapi eh dampak perubahan iklim yang eh tadi sifatnya itu ee juga sudah semakin perlu Kita waspadai jadi sebagai ee landasan pertama itu adalah undang-undang ee nomor 16 tahun 2016 di mana melalui undang-undang ini ee ditetapkan bahwa Indonesia ikut meratifikasi kesepakatan Paris ee yang menjadi landasan bahwa Indonesia itu harus juga melakukan upaya-upaya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan juga membangun ketahanan iklim Nah sebagai tindak lanjut dari pengesahan undang-undang jadi ini sifatnya sudah Ee wajib ya Bapak dan Ibu karena ini undang-undang Nah setelah ditetap ya undang-undang ratifikasi kesepakatan Paris tadi di tahun 2016 pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan dan sudah eh menyusun dan menyerahkan komitmen eh yang disebut dengan eh nationally determin contribution jadi kontribusi yang ditetapkan secara nasional Untuk apa untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan membangun ketahanan iklim tadi jadi sampai saat ini sudah ada eh tiga dokumen yang diserahkan di ubmit eh sebagai bentuk komitmen tertulis dari pemerintah Indonesia kepada eh dunia internasional terkait dengan implementasi eh implementasi dari eh Paris agreement tersebut yaitu ada yang pertama itu dikeluarkan first NC itu ditetapkan di tahun eh 2016 kemudian sudah diupdate di tahun 2021 dan yang terakhir itu di Tahun 2022 itu sudah juga sampaikan eh yang disebut dengan NDC yang diperkuat atau enhance NDC jadi ini adalah TK dokumen yang sudah di eh disubmit oleh Indonesia secara formal kepada sekretariat unfc dan eh sebagai informasi juga bapak dan ibu eh Indonesia saat ini di mana Di Tahun 2022 sudah keluar enhance NC Nah sekarang ini Indonesia sedang menyiapkan eh Yang eh namanya karena tadi kita bicaranya itu adalah first NC jadi NDC pertama nah yang sekarang sedang disiapkan itu adalah NDC kedua atau second NC nah mudah-mudahan dalam waktu dekat ini juga ee bisa dengan dalam kabinet ee kabinet merah putih di bawah kepemimpinan bapak presiden ee yang EE saat ini sudah sah itu kemudian akan kelihatan bagian mana yang kemudian akan diperkuat dalam ee NDC untuk ee periode kedua tersebut nah ini jadi masih dalam tahap eh menunggu persetujuan ataupun eh approval dari bapak presiden nah bapak dan ibu selain yang tadi Eh kalau tadi kita bicara tentang first NC itu adalah eh untuk rentang waktu sampai tahun 2030 dan second NC itu nanti akan diperpanjang sampai tahun eh komitmen untuk sampai tahun 2035 eh Indonesia juga sudah menyusun yang namanya Indonesia long term strategy for low carbon and climate resilient di tahun 2050 jadi eh visi jangka panjang dari Indonesia itu sudah sudah di sudah di e keluarkan juga sudah ditetapkan dan di sini kemudian menggaris bawahi juga bahwa eh untuk mengimplementasikan yang namanya low carbon and climate resilient strategy Ini Membutuhkan juga keterlibatan dari berbagai sebagai pihak termasuk lokal komunitas jadi ini Bapak dan Ibu yang kemudian ee dari sisi kebijakan dan peraturan ini sudah Ee sangat e kuat untuk Bagaimana aksial-aksi lokal ini kita terus bangun dan kita terus laksanakan berkolaborasi dengan berbagai pihak nah bapak dan ibu pada tahun 2021 itu juga sudah keluar eh sudah ditetapkan Peraturan Presiden nomor 98 tahun 2021 tentang penyelenggaraan nilai ekonomi karbon untuk pencapaian target NDC tadi jadi target eh kontribusi yang ditetapkan secara nasional dan pengendalian emisi gas rumakaca dalam pembangunan nasional dalam Perpres ini disebutkan bahwa Siapa saja yang harus melaksanakan mengimplementasikan dari eh peraturan-peraturan ataupun ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam peraturan presiden tersebut ada tiga pasal paling tidak yang menyebutkan bahwa eh di pasal 28 pemerintah daerah daerah provinsi dan kabupaten kota kemudian juga pelaku usaha dan atau masyarakat itu berperan dalam pengurangan emisi grk kemudian pelaku usaha dan masyarakat berperan serta dalam peningkatan ketahanan iklim kemudian ee di sini juga disebutkan dalam pasal 46 bahwa penyelenggaraan Eh nilai ekonomi karbon tadi dilaksanakan oleh Kementerian lembaga kemudian juga ada pemerintah daerah pelaku usaha dan masyarakat jadi artinya bapak dan ibu eh apa yang kemudian disepakati di tingkat eh internasional ditetapkan sebagai keputusan global itu sudah ditindaklanjuti oleh pemerintah eh nasional dalam dengan mengeluarkan eh serangkaian kebijakan dan juga landasan-landasan peraturan nah bapak dan ibu eh selain Peraturan Presiden peraturan-peraturan yang tadi sudah disebutkan yaitu peraturan presiden tahun 98 tahun 2021 ini juga sudah dikeluarkan kalau kita lihat dari ee berbagai berbagai ee peraturan yang dikeluarkan itu ada yang disebut dengan eh Peraturan Presiden nomor 11 eh 11 Tahun 2022 di mana Peraturan Presiden ini ee memuat tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dan kalau kita lihat tujuan pembangunan berkelanjutan di sini salah satunya itu adalah gol 13 itu terkait dengan ee perubahan iklim jadi artinya ee ini merupakan juga salah satu ee yang harus diperhatikan dan perlu kita tindaklanjuti dengan aksi-aksi sampai ke tingkat lokal nah bapak dan ibu ee selain dari yang sudah dikeluarkan oleh EE di tingkat ee nasional terkait dengan pembangunan berkelanjutan ee sudah juga ada kebijakan dari Kementerian desa untuk kemudian membuat ataupun mendukung dari tuunjuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional ini dengan mengeluarkan yang namanya sdgis Desa selain itu juga pemerintahan Indonesia sudah mempunyai kebijakan pembangunan berketahanan iklim jadi ini merupakan serangkaian dari kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan di tingkat nasional termasuk juga berbagai program yang dikembangkan untuk mendukung aksi-aksi di tingkat lokal sebagai salah satu contohnya Ini adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu sejak tahun 2000 12 itu sudah mengembangkan yang namanya program Kampung iklim dan EE program Kampung iklim ini di tahun 20120 ee 4 ini sudah kemudian ee juga di bertransformasi menjadi program komunitas untuk iklim jadi ini sudah ada rekonseptualisasi dan ini ee sudah ada landasan ee peraturannya yaitu keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang ee di keluarkan di tahun 2024 ee bulan Oktober ini Jadi ini adalah ee berbagai ee berbagai peraturan atau kebijakan yang dikembangkan di tingkat nasional ee kalau tadi kita bicara salah satu contoh programnya itu adalah program Eh proklim nah ini kemudian juga kita lihat ternyata di berbagai Kementerian lembaga pun ada kegiatan-kegiatan yang bisa ee diarahkan bisa di dioptimalisasikan untuk mendukung ee pengendalian perubahan iklim ini sebagai contoh ini ee di Badan Nasional penanggulangan bencana itu sudah mengembangkan yang namanya desa kelurahan tangguh bencana di mana Kalau kita lihat tadi bencana yang EE dimaksud di sini adalah tentunya terkait juga termasuk juga dengan bencana hidrometeorologi yang eh Menurut data BNPB itu mendominasi dari kejadian bencana yang terkait e saat ini jadi BNPB itu sudah mempun e punya program yang namanya Desa tangkap rcana demikian pun ee di contoh lain yang sudah dikembangkan di Kementerian ee saat ini adalah eh kolaborasi aksi Desa berketahanan iklim yang di sudah diillaunching sudah diluncurkan oleh Kementerian Desa eh Desa pdtt pada saat tersebut yaitu di Bali pada bulan September jadi bulan lalu eh Kementerian Desa itu sudah menyampaikan komitmen juga untuk Bagaimana memperkuat aksi Desa berketahan iklim ini tentu dikaitkan juga dengan ee komitmen dari Kementerian Desa itu dalam mengimplementasikan sdgis desa dan eh berbagai peraturan eh pendukung untuk kegiatan eh terkait dengan aksi Desa berketahanan iklim ini juga sudah ditetapkan dan terus akan diperkuat oleh Kementerian Desa dalam mendukung upaya aksi pengendalan perubahan iklim seperti yang di eh launching bulan lalu terkait dengan ee aksi Desa berketahanan iklim Nah Bapak dan Ibu kalau tadi kita lihat beberapa peraturan yang sudah dikeluarkan di tingkat nasional demikian pula dengan daerah yang sudah mencoba menyusun dan Menindaklanjuti untuk eh peraturan-peraturan di tingkat daerah ini saya mengambil contoh ee dalam artian ini bukan hanya sebatas ini peraturannya tetapi Bapak dan Ibu eh karena ini Kebetulan pesertanya dari seluruh Indonesia ya Pak Budi ya Jadi mungkin e bapak dan ibu di tingkat ee di masing-masing daerah ee itu bisa kemudian juga mencoba mencari informasi di wilayahnya di daerahnya sudah ada peraturan pemerintah daerah dalam hal ini provinsi ataupun kabupaten kota apa yang kemudian mendukung upaya pengendalian perubahan iklim eh dalam rangka pemenuhan target Indonesia sebagai negara pihak dari eh Paris agreement tersebut karena ee peraturan-peraturan ini sangat diperlukan tentunya dalam arti menjadi payung bagi aksi-aksi lokal yang dilakukan oleh berbagai pihak di tingkat tapak Nah sebagai contoh di sini eh saya ambil contoh e Gubernur Kalimantan Timur itu sudah mengeluarkan peraturan daerah provinsi Kaltim tentang adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tahun 2019 kemudian gubernur Sumatera Selatan itu juga sudah menyusun eh rencana aksi daerah penurunan emisi gas rumah kaca untuk ee untuk ee kabupaten kota di provinsi Sumatera Selatan demikian juga dengan eh Gubernur Jawa Tengah itu sudah mengeluarkan peraturan Gubernur jadi bentuk peraturannya itu dan eh spesifik spesifik muatannya itu tentu sangat tergantung kepada kesiapan dan juga ee prioritas yang ada di daerah masing-masing jadi ini merupakan Sal salah satu yang EE tadi disebutkan juga bahwa inovasi itu bukan hanya inovasi di di dalam hal aksi tetapi inovasi juga dalam hal kebijakan dan eh penyusunan penyiapan peraturan-peraturan di tingkat eh daerah yang dapat memayungi aksi-aksi di tingkat lokal nah yang Gubernur Jawa Tengah ini Eh sudah menyusun Peraturan Gubernur untuk untuk program Kampung iklim Jawa Tengah dan dikeluarkan di tahun 2019 jadi nanti ee ee bapak dan ibu ibu tentu bisa mulai juga mencari tahu kira-kira di daerahnya sudah ada peraturan-peraturan apa yang dapat menjadi yang harus ee dirujuk dalam rangka memperkuat aksi lokal pengendalian perubahan ikl Nah Bapak dan Ibu kalau tadi kita lihat beberapa contoh ee peraturan di tingkat daerah dalam hal ini provinsi tetapi kabupaten kota juga sudah cukup banyak yang mengeluarkan peraturan-peraturan jadi nanti bapak dan ibu ee setelah mungkin nanti melihat Apakah di tingkat provinsi ada peraturannya itu kemudian juga melihat di tingkat kabupaten kota peraturan-peraturan apa yang sudah ada dan perlu ditindaklanjuti dengan aksi lokal itu Eh bisa diperkaya dengan e kajian-kajian dari bapak dan ibu nah di tingkat Desa ini beberapa contoh yang saya saya ambil itu ternyata juga jadi e sudah melakukan eh pan-penyusunan peraturan untuk memperkuat aksi di tingkat tapak jadi sebagai contoh itu di Kabupaten Bone itu ada Keputusan Kepala Desa eh poleonro tentang pembentukan Pokja proklim dosen jadi karena tadi perubahan iklim ini sangat multisektor Jadi bukan hanya salah satu sektor yang terdampak ataupun yang perlu melaksanakan aksi Eh tapi bersifat lintas sektor Oleh karena itu penting dan sangat bermanfaat jika di tingkat Desa pun dapat dibentuk ee Kelompok kerja-kelompok kerja yang akan menangani berbagai isu terkait dengan ee perubahan iklim ini baik dari sisi penurunan emisi gas rumah kacanya maupun dalam dari sisi untuk membangun ketahanan iklim nah pendekatan ataupun yang di ee pendekatan ataupun pola yang dikembangkan di desa poleonro ini adalah dengan membentuk Pokja di mana pokjanya sendiri beranggotakan dari ee berbagai kelompok-kelompok masyarakat dan juga perangkat desa yang mempunyai kepentingan yang harus dilibatkan untuk tadi membangun eh rasa kepemilikan terhadap program yang akan dilaksanakan di tingkat eh tapak demikian juga eh dengan Eh ini setelah eh Desa Polewali ini di tingkat Desa itu membuat eh pokjanya kemudian juga diikuti dengan pembaruan-pembaruan ee kemud an juga dengan eh penguatan dari kelompok kerja tadi dengan membentuk seksi-seksi terkait dengan aksi di tingkat tapak jadi ini merupakan salah satu contoh bapak dan ibu dan EE Bapak dan Ibu karena ini juga yang hadir tentu ee bervariasi dari berbagai pihak ini merupakan eh salah satu yang perlu kita kembangkan bersama-sama dengan ee pihak-pihak yang memang dapat memperkuat aksi lokal jadi tadi dari secara nasional kita perlu cermati peraturan tingkat nasional kemudian di tingkat kabupaten kota dan di tingkat ee daerah di tingkat provinsi itu apa saja yang sudah ada dan itu perlu menjadi rujukan dan EE kemudian inilah yang dituangkan dengan peraturan-peraturan di tingkat Desa maupun Kelurahan yang dapat memayungi aksi-aksi ee di tingkat lokal Nah Bapak dan Ibu yang EE perlu juga kemudian kita kita eh menjadikan strategi dari penguatan aksi tentu pada saat kita bicara tentang aksi lokal eh Kita harus melakukan paling tidak tiga kegiatan yang menjadi komponen utama untuk mengendalian peruban iklim yaitu kegiatan adaptasi adaptasi ini adalah bagaimana kita melakukan eh penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang sudah terjadi pada saat kemudian ada potensi ataupun risiko ancaman B an iklim itu bagaimana kemudian aksi lokal diarahkan untuk melakukan pengendalian kekeringan banjir dan longsor dengan adanya ketidakpastian terhadap ee Cuaca dan e cuaca ekstrm tadi kemudian juga bagaimana untuk meningkatkan ketahanan pangan Karena pada saat kemudian ee terjadi ketidakpastian ee Kapan musim penghujan datang kapan musim kering tiba nah ini kemudian harus juga dilakukan upaya-upaya untuk Bagaimana bisa meningkatkan ketahanan pangan dengan berbagai inovasi Teknologi yang dikembangkan yang EE sudah diperkenalkan ee oleh berbagai ee badan ee riset ataupun e Kementerian lembaga juga pengendalian penyakit terkait iklim karena salah satu yang menjadi ancaman dari perubahan iklim itu adalah semakin mewabahnya penyakit terkait iklim Seperti contohnya ee malaria DBD kemudian juga penyakit-penyakit eh infeksi pernapasan itu juga bisa pada saat kemudian contohnya terjadi kebakaran hutan lahan itu tentu akan ee akan ada ancaman terhadap eh infeksi saluran pernafasan atau misalnya pada saat kemudian terjadi banjir ataupun terjadi kekeringan itu tentu terkait dengan eh sanitasi yang kemudian akan juga menimbulkan ee ataupun memicu terjadinya wabah penyakit seperti misalnya diare ataupun penyakit-penyakit yang terkait dengan sanitasi lingkungan jadi ini adalah yang harus dikembangkan untuk pengayaan aksi nya dalam hal mitigasi tentu kita harus melihat mengelola Bagaimana kegiatan-kegiatan yang menghasilkan emisi ikut berkontribusi menghasilkan emisi gas rumah kaca itu bisa di ee diturunkan ataupun tetap dilaksanakan tetapi dengan cara-cara dengan teknologi-teknologi dan pendekatan e pendekatan yang lebih rendah emisi gas rumah kaca yang lebih ee ramah terhadap iklim jadi di sini ee beberapa yang perlu di dilakukan itu adalah bagaimana mengelola sampah limbah padat dan cair dengan meminimalkan ee timbulnya emisi gas rumah kaca dalam hal ini khususnya gas metal kemudian bagaimana energi yang saat ini masih terfokus masih banyak menggunakan energi ee pembangkit dari energi fosil yang ikut berkontribusi memanaskan suhu bumi kita itu beralih menjadi energi baru terbarukan dan juga ada upaya ya untuk melakukan Penghematan energi agar ee dapat berkontribusi untuk menurunkan emisi gas rumah kaca kemudian juga ee dalam sektor pertanian itu juga perlu diperkenalkan budiaya pertanian rendah emisi gas rumah kaca sebagai contoh yang mudah itu adalah bagaimana Pada saat ee setelah panen itu tidak dilakukan Ee tidak di menjadi kebiasaan praktik untuk membakar ee membakar dari sisa padi-padi hasil panen itu tidak dibakar eeitu saja karena itu akan ikut berkontribusi untuk menambah emisi gas rumah kaca atau misalnya Bagaimana pertanian ini yang semula menggunakan pupuk kimia itu beralih menjadi pupuk ee lebih mengintensifkan Penggunaan pupuk organik nah ini tentu eh perlu ada eh keterkaitan juga antara satu kegiatan dan kegiatan lain sebagai contoh misalnya dalam kita melakukan pengelolaan sampah di mana sampah organik itu dipisahkan dari sampah anorganik dan sampah organik itu kemudian dijadikan pupuk ini Kemudian dari hasil pengelolaan sampah dan pemilihan Spa ini bisa dimanfaatkan untuk ee mengurangi emisi gas ruma kaca dengan beralih dari Emis ee dari pupuk kimia menjadi pupuk organik ini sebagai salah contoh ee adanya keterkaitan antara satu kegiatan dengan kegiatan lain ee dan kemudian juga yang perlu dari sisi mitigasi itu adalah bagaimana meningkatkan atau mempertahankan tutupan vegetasi Karena pada saat kemudian kita kehilangan pohon-pohon kehilangan e tanaman-tanaman berbatang keras yang dapat menyerap emisi gas rumah kaca ee atau bahkan pada saat kemudian terjadi kebakaran hutan dan lahan ini tentu akan berkontribusi Terhadap Peningkatan emisi gas rumah kaca di atmos jadi ini adalah kegiatan-kegiatan baik kegiatan-kegiatan yang perlu Ee kita laksanakan di tingkat lokal untuk Bagaimana ee pengendalian perubahan iklim ini dan ini kalau kita lihat merupakan satu aksi yang memang ada di sekitar kita dan kita sebagai masyarakat ataupun sebagai kelompok masyarakat bisa ikut berkontribusi untuk melakukan aksi nyata pengendalan perubahan Ikbin Nah bukan hanya adaptasi dan mitigasi tetapi juga perlunya ada penguatan kelembagaan dan dukungan keberlanjutan ee di mana dalam hal dukung kelembagaan dan dukungan keberlanjutan ini tentu ada hal-hal yang EE perlu kita terus perkuat agar aksi-aksi baik yang EE perlu dikembangkan terkait dengan adaptasi dan mitigasi itu bisa terjaga keberlanjutannya dan juga ee bisa dikembangkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dari e masing-masing daerah nah ee bapak dan ibu dalam ee saya secara spesifik ini ingin juga menggaris bawahi pentingnya kelembagaan lokal ini karena pada saat kita bicara kelembagaan ee lokal atau kelembagaan masyarakat yang menjadi eh aktor utama dalam eh pelaksanaan aksi di tingkat lokal itu menjadi landasan bagi kehidupan sosial yang lebih teratur inklusif dan berkelanjutan jadi pada saat akan berbeda pada saat kemudian kegiatan ini dilaksanakan secara individu per individu tapi pada saat kemudian ini
Resume
Categories