File TXT tidak ditemukan.
Webinar 91 Strategi Penguatan Aksi Lokal Pengendalian Perubahan Iklim
yJB9p4j5hm0 • 2024-10-24
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Pan dokumen klhs penyusunan dokumen rpph
pemodelan kualitas air sungai pemodelan
dispersi udara pemodelan air tanah life
cycle assessment perhitungan emisi gas
rumah kaca pengelolaan banjir dan
sedimentasi Sungai perancangan dan
pemilihan insenerator sampah dan limbah
B3 pemantauan kualitas udara dan air
menggunakan sensor pelatihan sistem
informasi geografis dan pelatihan
sensingni Pan kami sudah lebih dari
2.500 orang yang berasal dari seluruh
Indonesia pelayanan kami terbuka untuk
perusahaan pemerintahan perorangan
ataupun pemerhati lingkungan ekoedu
selalu berusaha menyajikan pelatihan
yang berkualitas dengan menghadirkan
pengajar yang
[Musik]
berpengalaman memberikan pengalaman
langsung dengan
praktikum dan e-learning yang dapat
diakses di mana pun
[Musik]
jadi awalnya saya mengikuti pelatihan
Mang dari grup-grup di alumni yaak perah
ikut pelatihan ini cerita mereka itu
sungguh bisa dianggap menarik ya karena
mereka pengetahuan mereka tentang yang
peng mereka ketahui itu meningkat gitu
ya kemudian sksk yang dihasilkan dari
pelan
ituaa dilihat begitu ya terasa gitu
manfaatnya di kami terutama untuk e Para
konsultan yang memerlukan tenaga-tenaga
ahli sehingga saya memilih
ekoedu dan sempat mengikuti pelatihannya
juga dan itu terbukti benar nah saya
lihat Instagram itu ada ya ya yang
menarahkan pelatihan nah di situ juga
saya baca-baca terlebih dahulu ya
terkait tentang informasi yang diiatkan
olehu nah Menurut saya itu menjadi hal
yang membuat tertarik UNT patihan jadi
saya sering lihat di Instagram gitu
bimana menyampaikan
informasinya itu bagus
karenatip selalu terini terus mengikuti
zaman dan juga pelatihnya atau mentornya
itu bagusbagus dan terbaiklah di
[Musik]
bidangnya I yang pertamaang
katkan dan maksimalkan skill-skill yang
saya harapkan begitu ya tertama dalam
penyusunan dokumendal kinerja saya jadi
bisa lebih produktif lebih efektif juga
e punya update Gitu ya update-update
persoalan-persoalan dalam penan terkini
dari ahlinya langsung di lapangan begitu
yang pengalamannya Tidak diragukan
menurut saya pelatihan yang disediakan
ini sangat bermanfaat sekali dan mudah
untuk aksesnya jadi ada teknologi
terbaru yang saya dapat di earning ya
itu luar biasa pelajarannya juga mudah
sekali untuk dipahami Alhamdulillah bisa
mengikuti dan juga menambah ilmu
pengetahuan yang banyak
[Musik]
banget e eLearning ini memang memang
sangat diperlukan sekali ya terutama
untuk kita yang dengan keterbatasan
pengetahuan kemudian juga waktu mungkin
E itu memberikan kita kesempatan untuk
kembali meng kembali mendengarkan
paparan-paparan yang mungkin kurang
jelas kemudian juga kita bisa mengulang
sesering mungkin yang kita inginkan kita
juga bisa review kembali sehingga
belajar kita bisa lebih efektif dan
efisien itu membantu sekali ketika pada
saat penyampaian materi ada yang
ketinggalan gitu ya jadi E saya bisa
lihat materi itu
Diat sangat membantu Mbak Jadi saya eh
ambil materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan di manana
[Musik]
aja 4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari katas padan
sebenarnya jadi apa namanya ya Kalau
saya bilang terlalu murah itu sebnya
jadi sepadanlah ini menurut sepadan Bu
karena memang pelatihannya ini pun
sangat membantu ya dalam menyelesaikan
satu pekerjaan yang ada di sekitar
lingkungan saya sendiri gitu nah saya
kira sepat sesuailah dengan apa yang
didapatkan
[Musik]
ekpp efektif tepat dan profesional hemat
cermat dan Hebat Keren profesional dan
juga kekinian
[Musik]
Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi
bapak dan ibu Selamat datang kembali di
webinar dari
ekoedu yang mengangkat tema strategi
penguatan aksi lokal pengendalian
perubahan iklim bersama saya Budi yang
akan menemani Bapak dan Ibu sampai
selesai nanti Sebelum kita mulai webinar
pagi ini alangkah baiknya kita berdoa
menurut agama dan kepercayaan
masing-masing berdoa
dipersilakan berdoa
dicukupkan selanjutnya Mari kita
menyanyikan lagu Indonesia Raya terlebih
dahulu bagi Bapak dan Ibu Dimohon untuk
duduk tegap
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
baik sekarang sudah 206 hadirin yang ada
di zoom mungkin supaya kita lebih akrab
saya akan sapa salah satu dari peserta
yang ada di zoom Mungkin saya akan sapa
pakek Dar Perda
tirtaag Selamat pagi
pak Mungkin boleh Dim dulu Pak Selamat
pagi pak ya Salam sehat selalu untuk
semua Pakam
kabarnya Pak hari ini Alhamdulillah saat
ini diberikan kesehatan
Eh dan alhamdulillah mudah-mudahan
sebuah pagi yang cerah ya Pak yang penuh
berkah Amin baik boleh tahu bisa share
Pak Mengapa mengikuti webinar dari
ekedu baik eh terima kasih atas
pertanyaannya dan
alhamdulillah
ketika ikut webinar mungkin yang pertama
ee sebagai menambah wawasan dan Memang
sebagai ilmu pengetahuan
eh yang pertama informasi dari eh
mungkin sebuah grup yang sudah selalu
ikut dan ke depan kalau memang kami
Sebuah bidang untuk ee rundda eh ada
manfaat yang harus diberikan dan mungkin
aplikasinya bisa dilaksanakan dan eh
kebetulan dengan Eko idu ini saya
kalaupun ada selalu ikut gitu Pak siap
Oke jadi sudah sering ya pakut E webinar
dari ekoidu dan tentunya sudah
mengetahui ya Pak ekoidu itu apa begik
Iya siap Baik terima kasih terima kasih
Pak Eko atas sama-sama baik baik baik ee
mungkin di sini ada beberapa bapak dan
ibu Yang penasaran apa sih ekoedu karena
mungkin baru pertama kali mendengar atau
mengikuti webinar dari
ekoedu ya jadi
ekoedu atau PT ekoedu Indonesia
merupakan pusat pelatihan bersertifikat
yang berfokus pada pelatihan lingkungan
hidup pelatihan ini diselenggarakan
untuk meningkatkan kinerja dan kualitas
sumber daya manusia baik secara individu
maupun instansi pelayanan kami terbuka
untuk perusahaan pemerintah perorangan
pemerhati lingkungan dan pihak lain yang
ingin meningkatkan kompetensi lingkungan
pelatihan kami diselenggarakan secara
online maupun
offline untuk pelatihan yang kami
selenggarakan ada penyusunan dokumen
seperti klhs e dasar AMDAL persetujuan
teknis 5b3 emisi udara dan a limbah
kemudian ada pemodelan seperti pemodelan
dispersi udara pemodelan kualitas air
sungai dasar untuk lingkungan KW dan
wasp eh serta perhitungan emisi grk dan
penilaian life cycle
assessment kemudian berikut adalah tiga
pelatihan yang akan kami selenggarakan
dalam waktu dekat ini yakni pertama ada
pelatihan sistem informasi geografis
untuk analisis lingkungan yang akan
diselenggarakan pada hari Senin tanggal
28 Oktober hingga 1 November 2 24 jadi
sekitar 4 hari lagi ya Bapak dan Ibu
Jika Bapak dan Ibu berminat bisa
langsung mendaftar kemudian di minggu
depannya lagi ada pelatihan penunjang
Dokumen Amdal dan slo persetujuan teknis
untuk emisi udara yang akan
diselenggarakan pada tanggal 4 hingga 8
November
2024 lalu terakhir yaitu pelatihan life
cycle assessment atau lca yang akan
diselenggarakan pada tanggal 11 hingga
15 November 2024
Kemudian kami juga akan menyelenggarakan
pelatihan yang akan dimulai hari Senin
besok yaitu tanggal 28 Oktober dan juga
dilaksanakan selama hampir sebulan yaitu
sampai 26 November 2024 yakni pelatihan
penyusun AMDAL yang terakreditasi
Pusdiklat SDM lhk bagi Bapak dan Ibu
yang berminat mengikuti pelatihan
penyusun AMDAL syarat utamanya yakni
Bapak dan Ibu harus lulus pelatihan
dasar AMDAL yang telah terakreditasi ee
Pusdiklat SDM
lhk bagi Bapak dan Ibu yang ingin
mengetahui informasi lebih lanjut bapak
dan ibu dapat menghubungi WhatsApp admin
kami yakni di sini ada admin Riris dan
adminisa kemudian bapak dan ibu dapat
mengunjungi sosial media kami yakni ada
Instagram youtube channel Facebook
Twitter atau X dan website utama kami
yakni di
www.ekoedu.co.id bagi Bapak dan Ibu yang
sudah memutuskan untuk mengikuti
pelatihan apa dari kami Bapak dan Ibu
dapat mendaftar melalui link
pendaftaran.ekoedu.co.id oleh karena
bapak dan ibu kami tunggu di pelatihan
salam
Lestari Baik bapak dan ibu kita kembali
lagi ke tema webinar Kamis ini yang
mengangkat tema strategi penguatan aksi
lokal pengendalian perubahan iklim yang
akan dibawakan ole
Ibut selaku pemerhati
lingkungan ik
di ee pendengaran kita dan beritanya
sudah banyak kita dengar di mana di
seluruh media oleh karena itu banyak
sekali aksi untuk melakukan
pengendaliannya salah satunya aksi lokal
tentu kita Penasaran ya Bagaimana aksi
lokal ini ya sebelum webinar dimulai
Saya mungkin akan sapa terlebih dahulu
kepada pemateri kita
Ibu Selamat pagi
Selamat pagi bapak dan ibu Selamat pagi
Pak Budi ya betul Bu Pak Budi Bagimana
kabarnya Bu hari ini Alhamdulillah sehat
semua ya Bapak Ibu Alhamdulillah sudah
siap bu untuk menyampaikan materi
webinar
e Insyaallah iya oke baik kalau begitu
untuk ruangan Zoom dan waktunya saya
persilakan kepada
ibuday oke saya izin Share screen ya
Bapak dan
Ibu Ya baik eh Bapak dan Ibu sudah
kelihatan belum ya Pak Pak Budi sudah
terlihat bu tapi ini sudah full screen
bu sudah full screen ya Oke I eh
Bismillahirrahmanirrahim jadi sesuai
dengan yang disampaikan oleh Pak Budi
sebagai moderator kita pada pagi ini eh
Izinkan saya berbagi informasi dan juga
mungkin berdiskusi dengan bapak dan ibu
ee peserta webinar hari ini eh terkait
dengan topik Bagaimana kita bisa
mengembangkan strategi penguatan aksi
lokal pengendalian perubahan iklim
karena seperti yang tadi Pak Budi
sampaikan
eh perubahan iklim ini sudah sangat
sering dibicarakan mungkin ya Bapak dan
Ibu dan juga sudah cukup e dengan bapak
dan ibu tapi pada saat kita
ee mencoba untuk menapakkan aksi-aksi
yang EE merupakan kesepakatan global ke
dalam ke tingkat ee lokal ke tingkat ee
tapak itu tentu perlu strategi-strategi
yang yang EE bisa kita ee coba terapkan
secara ee bertahap Jadi Bapak dan Ibu ee
ini sebagai pengantar bahwa eh dari
badan PBB itu sudah
meng-highlight Bahwa saat ini dunia
dihadapkan pada tiga krisis ee yang
EE harus dihadapi oleh kita semua eh
untuk ee krisis di bumi ini yaitu
terkait dengan perubahan iklim kemudian
ada ee pencemaran atau polusi dan juga
ee biodiversity loss atau kehilangan
keanekaragaman hayati jadi ini merupakan
ee merupakan tiga hal yang EE menjadi
satu krisis yang
harus disikapi sebagai tantangan dan di
di
Ee kita bersama-sama untuk mencari
solusi yang terbaik nah khusus untuk
kegiatan Pada hari ini saya
akan ee secara garis besar yang akan
dibahas itu itu adalah fokus kepada yang
terkait dengan perubahan iklim meskipun
pada saat kita bicara perubahan iklim
itu tentu tidak terlepas dengan ee dua
isu utama lainnya yaitu Kehilangan
keenekaragaman hayati dan juga ee
pencemaran karena ini merupakan satu isu
yang saling kait-mengkait ee perubahan
iklim dapat menyebabkan juga kehilangan
eh biodiversity dan kemudian pencemaran
itu juga bisa ee mempengaruhi kondisi
atmosfer kita khususnya untuk ee
pencemaran yang EE dihasilkan dari
diemisikan dari berbagai kegiatan baik
domestik maupun industri nah ee Bapak
dan Ibu ini yang perlu kita garis bawahi
juga bahwa ee Berdasarkan pengamatan
kondisi ee atmosfer bumi kita dan juga
berdasarkan ee berbagai indikator e
indikator iklim ternyata saat ini
ditemukan bahwa eh perubahan iklim ini
masih terus terjadi dengan laju yang
lebih cepat dari yang diperkirakan
semula karena ee sejak
perubahan iklim ini mengemuka isunya itu
kemudian secara intensif para ilmuwan
itu melakukan
pencatatan-pencatatan tentang kondisi
atmosfer bumi kita termasuk beberapa ee
beberapa indikator kuncinya nah bapak
dan ibu saya ingin memperlihatkan eh
fakta yang dihadapi yang ada saat ini
terkait dengan eh perubahan iklim ini di
mana Pada saat kita bicara tentang
perubahan iklim tentu ini tidak terlepas
dengan kondisi atmosfer kita di mana Eh
terjadi
akumulasi yang disebut dengan gas rumah
kaca yang kemudian dikonversikan menjadi
CO2 eh meskipun sumber dari emisi gas
rumah kaca ini bukan hanya CO2 tetapi eh
untuk jenis-jenis
emisi yang lain itu dihitung sebagai ee
ke dalam satuan CO2 nah ini bapak dan
ibu kita lihat bahwa dari tahun 19 160
sampai dengan saat ini dari ee Noa Noa
itu adalah ee lembaga yang melakukan
observasi kondisi atmosferik bumi itu
menyatakan bahwa kenaikan dari eh CO2
yang mengakibatkan terperangkapnya panas
di atmosfer bumi kita ini itu dari tahun
ke tahun semakin meningkat nah ini eh
data yang saya ambil yang saya lihat
terakhir ini
ee terjadi peningkatan yang cukup
signifikan Jadi kalau 10 tahun yang lalu
di tahun 2014 ee konsentrasi CO2 di
atmosfer eh bumi kita ini pada level 395
PPM nah Minggu kemarin ee itu tercatat
422 PPM sementara 1 tahun yang lalu itu
masih di angka 418 ee ee PPM ini dari
website-nya yang mengobservasi ataupun
menganalisa data-data kondisi ee CO2 di
bumi dan ya Ini juga ee sudah tercatat
bahwa konsentrasi rata-rata Global CO2
di atmosfer yang menyebabkan bumi kita
semakin panas itu meningkat dari 49%
meningkat 49% dari 277 PPM menjadi di
tahun 2020 itu 414 PPM dan kalau kita eh
part pmilon ya ppm dan kalau kita lihat
di tahun ini itu sudah naik lagi menjadi
422 berarti ee persentasenya juga naik
nah ini merupakan hasil kajian eh Yang
dilaporkan Eh pada laporan Global e
cararbon budget di tahun 2021 jadi ini e
merupakan satu yang harus kita
ee menjadi
landasan dari aksi-aksi lokal yang Ee
Kita akan kembangkan atau kita akan
lakukan karena bumi bumi kita ini pada
saat ini pun masih dalam kondisi ee
krisis tadi jadi belum aman belum aman
terhadap keberlangsungan kehidupan di
Bumi nah ee Bapak dan Ibu ee tentu Bapak
dan Ibu juga sudah beberapa kali mungkin
sudah sebelumnya juga mendapatkan materi
bahwa CO2 akumulasi CO2 di atmosfer itu
menyebabkan kenaikan suhu bumi dan ini
pada saat kita sandingkan antara kondisi
ee kenaikan ee konsentrasi CO2 di
atmosfer ternyata ini
ee sejalan dengan kenaikan temperatur ee
hasil pengampatan EE temperatur bumi
jadi di sini disebutkan bahwa
ee pada bulan Agustus 2024 jadi 2 bulan
yang lalu
ee terjadi kenaikan suhu bumi itu sudah
naik sekitar
1,56 1,56 derajat Celcius ini adalah
rata-rata suhu global bumi ee yang
diobservasi nah ini
ee dari mana dihitungnya itu dihitungnya
itu pada peroda masa preindustri tahun
1880 sampai
1920 nah kemudian juga eh data hasil
pencatatan observasi itu juga
menyebutkan bahwa di bulan Agustus
2024 merupakan bulan terhangat sejak
Agustus 18 80 dan kenaikannya itu sudah
mencapai
1,4,4 1,44 derajat Celcius jadi ini
tentu ee meyakinkan kepada kita bahwa
ada hal-hal yang kemudian mendasari
Kenapa perubahan iklim itu ditetapkan
sebagai salah satu krisis
eh yang mengancam kehidupan di ee planet
bumi ini nah bapak dan ibu ee hal ini
sudah menjadi perhatian ee di tingkat
intern nasional di mana badan ee badan
PBB itu menyebutkan bahwa ee perubahan
iklim ini ee bukan merupakan sumber dari
eh penyakit tetapi mempunyai multiplier
effect atau efek yang eh berganda dan eh
merupakan faktor yang menyebabkan adanya
ketidakstabilan konflik dan terorism
jadi ini adalah sudah diingatkan oleh eh
Sekjen eh PBB ee pada tahun 2021 jadi 3
tahun atau hampir 4 tahun yang lalu nah
kemudian yang apa yang harus kemudian
kita juga catat dan kita garis bawahi
bahwa ee sekarang tadi sudah disebutkan
bahwa kondisi bumi kita ini sudah
terjadi kenaikan
1,56 derajat Celcius pada saat ini Nah
kalau tidak ada upaya yang cukup dari
kita semua untuk menahan laju kenaikan
suhu bumi maka ee bukan tidak mungkin
kurban ikim ini dapat mengakibatkan
temperatur Global meningkat lebih dari 3
derajat Celcius nah pada saat tersebut
tentu saat sekarang saja di mana
kenaikannya itu ee mencapai 1,5 itu
sudah berbagai dampak yang kita kita
rasakan ee termasuk juga di mana badai
dan kejadian bencana itu semakin ee
sering terjadi dan mengancam tentunya
ketersediaan ee kebutuhan dasar dari
manusia ee seperti pangan dan air yang
kemudian juga ini akan memicu terjadinya
konflik Jadi jika tidak ada ee upaya
yang memadai dari kita semua maka akan
terjadi kerugian yang lebih besar di
masa mendatang nanti akan ee saya
perlihatkan data-data yang e mendukung
dari
eh statement-statement ataupun
pernyataan-pernyataan para ilmuwan dan
termasuk juga eh eh dari
eh secara global Nah kemudian eh
kerugiannya itu seperti apa salah
satunya itu adalah mengancam menjadi
Ancaman bagi keberlanjutan Kemajuan
pembangunan yang telah dicapai pada
tahun-tahun sebelumnya jadi pada saat
kemudian Indonesia sudah termasuk juga
negara-negara lain sudah melakukan
berbagai eh upaya untuk meningkatkan
kesejahteraan dan pembangunan di negara
masing-masing tapi pada saat kemudian
ada kejadian bencana terkait eh
perubahan iklim ini seperti misalnya
tadi kekurang an pangan kekurangan air
kemudian juga ada ee badai atau angin
topan beliung yang semakin sering tentu
ini akan menghancurkan investasi
pembangunan yang sudah diilaksanakan
oleh eh negaranegara dan ini terutama
untuk negara-negara ee berkembang yang
mempunyai
keterbatasan-keterbatasan itu akan ee
dampaknya itu akan lebih parah
dibandingkan mungkin negara-negara yang
sudah lebih siap dalam menghadapi
berbagai ancaman ini ee kemudian ee satu
hal lagi yang juga ee perlu Kita
waspadai bahwa perubahan iklim ini yang
merupakan ee salah satu isu global yang
eh lintas batas sifatnya itu apabila
tidak ditangani secara ee secara baik
itu akan bisa juga menyebabkan
terjadinya migrasi secara masif jadi
perpindahan dari ee daerah-daerah yang
semula aman tapi kemudian ada kerugi
iiankererugian ataupun ada
kejadian-kejadian bencana terkait iklim
ini tentu akan berpindah kepada
daerah-daerah ataupun ee negara-negara
lain yang lebih aman sehingga ini tentu
akan menimbulkan juga permasalahan
permasalahan baru ee baik di negara yang
ditinggalkan ataupun di daerah yang
ditinggalkan maupun di negara yang
menerima dari e migrasi ini Jadi ini
yang EE perlu juga kita eh waspadai
bahwa perubahan iklim ini ternyata dan
nya sedemikian besar nah bapak dan ibu
ee tadi sudah disebutkan bahwa eh
perubahan iklim ini memicu terjadinya
bencana-bencana terkait dengan eh eh
cuaca ekstrem eh dan ini adalah data
yang dikeluarkan oleh BNPB untuk di
bulan Oktober eh tahun ini itu kalau
kita lihat komposisinya Eh sebagian
besar bencana yang terjadi di Indonesia
itu adalah terkait dengan dengan ee
cuaca ekstrem yang EE seperti misalnya
ada banjir kemudian juga kebakaran hutan
lahan kemudian ada ee apa cuaca ekstrem
khususnya misalnya hujan yang EE
sedemikian deras atau kemudian juga
adanya ee bahaya longsor ee sementara
mungkin di ee di ee daerah-daerah lain
yang kekurangan air itu terjadi
kekeringan ini termasuk juga gelombang
ee gelombang pasang ee dan abrasi ini
adalah merupakan mendominasi dari
berbagai bencana yang terjadi di
Indonesia nah ee yang juga eh perlu
diwaspadai oleh kita bersama bahwa salah
satu dampak perubahan iklim yang perlu
diantisipasi adalah perubahan frekuensi
dan intensitas dari bencana
hidrometeorologi ini jadi memang eh pola
bencana sendiri itu sudah ada perubahan
trennya dari yang
eh 20 tahun yang lalu dibandingkan
dengan yang sekarang ternyata
kejadian-kejadian bencana terkait
hidrometeorologi yang tadi sudah
disampaikan jadi di luar bencana alam
seperti gempa bumi dan eh erupsi gunung
api itu ternyata sudah mendominasi dari
kejadian-kejadian bencana dan
mengakibatkan kerugian ee baik kerugian
materi maupun juga kehilangan jiwa Nah
Bapak dan Ibu ini ada salah satu yang
contoh yang eh salah satu contoh yang
saya saya ambil di mana ee e pada saat
saya tinggal di daerah Tangerang Selatan
di Tangerang Selatan itu sampai hari ini
belum saya masih nunggu-nunggu hujan dan
ee apa cuacanya suhunya itu gerah hedang
kalau kata orang ee Sunda gitu nah
sementara di di daerah di daerah saya
itu masih Hujannya belum datang tetapi
di di Bekasi di tanggal 21 Oktober 2024
jadi beberapa yang lalu itu terjadi
angin puting beliung ee akibat yang
dibarengi dengan hujan ekstrem dan
akibatnya apa ee ini ee atap dari
stadiun stadion yang sedang diperbaiki
oleh eh salah satu instansi yang
berwenang itu kemudian rusak ini adalah
salah satu yang e mengkonfirmasi bahwa
tadi pada saat terjadi angin puting
beliung ataupun cuaca ekstrem yang yang
tidak kita prediksi kapan bisa datangnya
n itu akan ada kerusakan-kerusakan
terhadap investasi yang sudah kita
tanamkan di berbagai ee sektor kehidupan
termasuk juga
ee kemudian di sini ada kemungkinan
untuk ini investasi yang sudah
ditanamkan itu hilang begitu saja karena
adanya dari ee kerusakan yang
diakibatkan oleh cuaca ekstrm tadi ini
sebagai salah satu contoh dan kalau
bapak dan ibu ee coba untuk mengumpulkan
informasi terkait dengan kejadian
kejadian yang tadi saya sampaikan ini
adalah kejadian
hidrometeorologi terkait dengan cuaca
ekstrem ee dan EE perubahan iklim ini
tentu akan sangat banyak yang
mengkonfirmasi bahwa memang kerugian ee
akibat ee peningkatan frekuensi dan
intensitas bencana hidrometodologi itu
sudah bukan ee hal yang EE bisa kita
sikapi dengan Ee tidak melakukan apa-apa
tetapi kita harus melakukan sesuatu yang
memang perlu untuk untuk ee mengamankan
ee kegiatan pembangunan maupun
mengamankan
ee kekayaan ee yang dimiliki oleh
Indonesia baik secara negara maupun
secara
ee ee secara kelompok masyarakat maupun
individu ee Bapak dan Ibu
ee dari berbagai
ee hasil pengamatan dan juga
peringatan-peringatan yang sudah
disampaikan oleh para ahli kemudian ee e
perlu mungkin saya menyampaikan sepintas
kesepakatan apa sebetulnya yang ada di
tingkat internasional yang kemudian
menjadi landasan bagi kita semua bahwa
eh perubahan iklim itu selain menjadi
perhatian dari eh seluruh masyarakat
dunia tetapi juga sudah ada
kesepakatan-kesepakatan di tingkat
Global yang harus ditindaklanjuti dengan
aksi-aksi nyata di tingkat lokal nah eh
sebagai seb sebagai
eh landasan yang kemudian perlu kita eh
Catat itu adalah eh Pada momen
penyelenggaraan konferensi para pihak eh
unfc di tahun 2015 yaitu di ee kop ke-21
di mana pada tahun tersebut disepakati
bahwa mobilisasi aksi iklim yang lebih
kuat dan ambisius itu mendesak untuk
dilakukan agar agar tujuan Paris
agreement dapat tercapai jadi pada kod
ke-21 ini di diadopsi yang namanya Paris
agreement di mana tujuan utamanya adalah
untuk menahan peningkatan suhu rata-rata
Global di bawah 2 derajat Celcius di
atas eh rata-rata tingkat prainustri dan
sedapat mungkin itu jangan sampai 2
derajat Celcius tetapi 1,5 derajat
Celcius nah ini adalah target-target
yang Yang perlu kita dorong ee untuk
terus tercapai nah bapak dan ibu kalau
ee tadi Mungkin mencatat bahwa berapa
sih sekarang suhu rata-rata di bumi itu
ternyata sudah Ee lebih dari 1,5 derajat
Celcius 1,56 jadi artinya ee bahwa dan
target ini di di diupayakan untuk dapat
direalisasikan dengan target tahun
2030 jadi dari kalau dari sekarang itu
tinggal ee sekitar 5 tahun 6 tahun
Karena sekarang kita sudah mendekati
tahun
2025 jadi ini adalah kerja keras yang
harus kita lakukan secara bersama-sama
Nah siapa yang harus melakukan aksi aksi
ini harus dilakukan oleh pemerintah
Pemerintah Daerah dunia usaha investor
dan juga seluruh pihak termasuk eh eh
komunitas lokal jadi nanti ee saya akan
sampai kepada ee apa sebetulnya yang
mendasari bahwa ini perlu dilakukan oleh
juga eh komunitas ataupun eh para
pemangku kepentingan di tingkat lokal
nah bapak dan ibu menyadari bahwa
Indonesia pun merupakan salah satu
negara yang rentas ee terhadap perubahan
iklim ini maka ee pemerintah Indonesia
dalam hal ini ibu menteri ee Lingkungan
Hidup dan Kehutanan di tahun 2016 pada
saat itu eh mewakili pemerintah
Indonesia menandatangani perjanjian
Paris tentang perubahan iklim pada eh
kegiatan eh High Level Signature
ceremony jadi pada upacara untuk yang
sifatnya ini adalah High Level tingkat
tinggi ee di PBB di ee New York di
kantor PBB New York jadi ini merupakan
satu satu hal yang EE kemudian juga eh
artinya Indonesia itu bukan bukan bukan
Eh Boleh Ikut atau tidak ikut tetapi ini
sudah merupakan komitmen di mana kita
harus bersama-sama menangani
eh permasalahan yang sudah menjadi e ee
krisis krisis secara global Nah Bapak
dan Ibu eh dalam eh
kesepakatan-kesepakatan yang ditetapkan
dalam eh pertemuan para pihak atau yang
dikenal dengan conference of the parties
tersebut ini disepakati dan juga di
eh
ditetapkan
keputusan-keputusan yang kemudian
mendorong berbagai pihak termasuk negara
yang menandatangani dan seluruh eh
parti-parti di negara tersebut seluruh
pihak di negara tersebut yang kemudian
mewujud ee perlu untuk untuk
bersama-sama
e melakukan aksi-aksi yang dapat
mendukung tercapainya tujuan dari Paris
agriiman ini nah bapak dan ibu salah
satu yang juga sudah ditetapkan dalam eh
dalam pertemuan yang
menetapkan kesepakatan Paris tersebut
terdapat keputusan-keputusan terkait
menggaris bawahi Bahwa perlu adanya
peran serta yang disebut dengan nonpy
stakeholder siapa saja nonpy stakeholder
nonpy stakeholder ini termasuk dari eh
masyarakat kemudian eh dunia usaha
institusi keuangan kemudian juga
pemerintah daerah di sini eh disebut
Cities and other National authorities
Nah apa yang diharapkan dari nonparty
stakeholder ini yang diharapkan itu
adalah meningkatkan
eh upaya dan dukungan aksinya untuk
mengurangi emisi gas rumah kaca dan
membangun ketahanan terhadap perubahan
ee dengan mengurangi kerentanannya nah
ini adalah merupakan ee yang diputuskan
ataupun ditetapkan di tahun 2015 Apakah
berhenti setelah itu ternyata kemudian
keputusan-keputusan ini dilanjutkan
dengan menekankan pentingnya dari ee
peran serta komunitas lokal dan juga
masyarakat secara umum Termasuk ee
generasi muda dan anak-anak dalam
merespon terhadap perubahan iklim ini
yang kemudian menjadi salah satu juga
keputusan yang ditetapkan di ee kop
ke-26 Jadi kalau tadi di Paris itu kop
21 nah di kop 26 pada tahun 2021 itu
juga eh dihighlight di garis bawahi
tentang e pentingnya peran dari
komunitas lokal nah eh bapak dan ibu
dalam
eh pertemuan kop 26 yang diselenggarakan
di Glasgow ini juga
ada yang namanya eh Glasgow climate P
itu jadi merupakan salah satu
fakta dari perubahan iklim ini di mana
di sini direkognisi peran penting dari
nonpy stakeholder yang tadi disebutkan
termasuk tadi ada masyarakat ada eh
masyarakat e lokal kemudian juga eh
anak-anak
dan generasi muda eh serta kemudian juga
ada Pan penting dari pemerintah daerah
dan holder yang lain termasuk tadi ada
private sektor kemudian ada lembaga
keuangan dan juga dari pihak-pihak yang
memang harus eh dapat bergerak untuk
melakukan penyelamatan bumi ini ee nah
kemudian Bapak dan Ibu lebih jauh lagi
di Tahun
2022 di kop 27 ini kembali digaris
bawahi jadi e pada beberapa
eh pertemuan para pihak yang dimulai
dari tahun 2015 sampai sekarang
peran penting dari eh masyarakat ataupun
aksi-aksi lokal itu selalu muncul dalam
kesepakatan-kesepakatan para pihak jadi
ini memberikan makna bahwa memang
kesepakatan global itu adalah
kesepakatan yang dilakukan di tingkat
Internasional tetapi tidak hanya
berhenti pada saat kesepakatan itu
diabdopsi harus ada aksi nyata di
tingkat tapak yang kemudian perlu kita
kembangkan kita kolaborasikan sama-sama
eh jadi bapak dan ibu I ini ee saya
menggaris bawahi bahwa aksi lokal ini
perlu dibangun dan terus diperkuat
mengingat perubahan iklim itu mempunyai
dampak yang signifikan pada seluruh
tingkat jadi tidak hanya regional tapi
lokal seperti tadi contohnya eh angin
puting beliung di eh Kabupaten Bekasi
yang baru terjadi Minggu lalu dan kalau
kita lihat catatan dari rekaman eh data
rekaman eh sejarah dari yang dicatat
oleh BNPB ternyata memang
eh kejadian-kejadian bencana terkait
iklim ini semakin terus bertambah baik
frekuensi dan intensitasnya nah bapak
dan ibu k yang mendasari Kenapa aksi
lokal ini diperlukan tentu perubahan
iklim itu sudah kita pahami bahwa ini
adalah masalah Global pada saat emisi
gas rumah kaca di terlepas ke atmosfer
itu kemudian tidak akan bisa
dikotak-kotakkan ini adalah CO2 dari
Indonesia atau CO2 dari ee eh Amerika
atau dari Eropa ataupun dari di
negara-negara yang lain itu semua akan
terakumulasi di dalam sistem ee atmosfer
bumi kita jadi ini e oleh karena itulah
ee perubahan iklim yang kemudian
diakibatkan dengan akumulasi gas rumah
kaca ini bersifat lintas batas jadi
tidak tidak bisa dibatasi oleh
eh satu wilayah saja jadi oh ini adalah
eh CO2 atau pemanasan yang terjadi 1,eng
derajat 1,5 derajat Celcius itu adalah
memang berasal dari dari satu negara
tetapi ini adalah merupakan
ee akumulasi dari seluruh kegiatan yang
ada di bumi ini sehingga terjadi
eh akumulasi CO2 dan yang memanaskan
bumi kita yang memerangkap panas sinar
matahari dan menyebabkan kenaikan suhu
bumi di ee di di sekitar kita Kemudian
Bapak dan Ibu eh seperti tadi juga sudah
disampaikan bahwa perjanjian Paris yang
merupakan kesepakatan global itu tidak
akan punyai makna apa-apa apabila tidak
ada implementasinya di tingkat nasional
daerah maupun lokal sehingga kemudian
pelibatan para pemaku kepentingan
termasuk di sini komunitas lokal itu
akan membangun rasa kepemilikan terhadap
program Jadi kalau program yang dibangun
bersama-sama dan disepakati bersama-sama
itu secara berjenjang kita bangun itu
tentu akan memberikan eh satu
keterlibatan dari seluruh pihak yang
memang perlu untuk melakukan aksi-aksi
tersebut karena kalau kita lihat sumber
emisi gas rumah kacanya itu sendiri itu
merupakan ee hasil dari kegiatan yang
dilakukan oleh EE seluruh ee masyarakat
baik masyarakat di tingkat lokal di
tingkat nasional maupun masyarakat
secara global Karena pada saat kita
bicara sumber emisi gas rumah kacanya
itu ada di sekitar kita Dan kita pun
turut menyumbangkan
ee terjadinya penambahan gas rumah kaca
di atmosfer nah ee Bapak dan Ibu Selain
itu tentu dengan melakukan aksi lokal
yang terus dibangun dan diperkuat itu
akan ee akan kita dapat mengoptimalisasi
sumber daya lokal untuk solusi yang
lebih efisien dan berkelanjutan Jadi
kalau tentu yang memahami apa
permasalahan yang di ada di tingkat
lokal dan apa yang paling pas untuk ee
solusi yang bisa di ee dilaksanakan di
daerah tersebut itu adalah dari eh para
pemangku kepentingan di tingkat lokal
jadi antara kegiatan-kegiatan yang
dilakukan di perkotaan atau di perdesaan
itu tentu tidak harus seragam jadi
pengendalian perubahan iklim ini akan
sangat bergantung kepada kondisi
wilayahnya prioritas daerahnya apa
kemudian Sumber daya apa yang bisa
dioptimalkan untuk kemudian Ee kita
semua melakukan aksi-aksi nyata di
tingkat lapangan nah kemudian dengan
adanya aksi lokal ini tentu ee
diharapkan dapat memicu inovasi berbagai
aktor kunci untuk penguatan aksi yang
tepat sasaran di tingkat tapak kemudian
juga mendorong perubahan pola pikir dan
gaya hidup yang lebih ramah lingkungan
dan e ramah iklim Nah Bapak dan Ibu Eh
pada intinya strategi yang perlu
dibangun karena tadi kita sudah lihat
bahwa nonpy stakeholder itu perlu
bekerja bersama-sama dengan
eh party stakeholder dalam ini negara
yang diwakili oleh pemerintah
masing-masing negara itu untuk melakukan
kolaborasi multipihak di seluruh tingkat
dalam upaya pengendilan perubahan dikim
jadi ini
ee menerapkan ataupun eh pendekatan dari
kolaborasi model pentahelix eh yang
perlu dilaksanakan eh komunikasi yang
baik dan komunikasi yang erat dan juga
kolaborasi yang berjalan secara harmonis
itu antara pemerintah kemudian juga
antar dengan komunitas dengan akademisi
dengan dunia usaha dengan media masassa
ee yang ikut menyebarlaskan
ee berita-berita mengenai pentingnya
perubahan iklim pengendalian dampaknya
maupun aksi-aksi yang dapat dilakukan
itu menjadi satu yang perlu kita terus
bangun dan kembangkan nah eh di sini
saya menampilkan eh beberapa best
practice ataupun beberapa eh good
practice yang sudah dikembangkan di
tingkat ee nasional daerah maupun ee
beberap berapa yang kemudian bisa kita
lakukan bersama-sama untuk memperkuat
aksi lokal ini dari sisi kebijakan
kemudian landasan peraturan dan juga
program Nasional Indonesia sudah
mempunyai ee kebijakan dan peraturan
serta juga program yang cukup
komprehensif jadi
eh saya ini akan Sebutkan beberapa yang
nanti mungkin Bapak dan Ibu bisa lebih
kembangkan untuk melihat dari
masing-masing kebijakan peraturan yang
perlu kita kita ee rujuk perlu kita
pelajari lebih lanjut itu yang yang mana
yang kemudian akan bisa memperkuat
aksi-aksi lokal yang EE dapat menahan
laju kenaikan suhu bumi ini dan juga
dapat membangun ketahanan iklim ee dalam
menghadapi eh dampak perubahan iklim
yang eh tadi sifatnya itu ee juga sudah
semakin perlu Kita waspadai jadi sebagai
ee landasan pertama itu adalah
undang-undang
ee nomor 16 tahun 2016 di mana melalui
undang-undang ini
ee ditetapkan bahwa Indonesia ikut
meratifikasi kesepakatan Paris ee yang
menjadi landasan bahwa Indonesia itu
harus juga melakukan upaya-upaya untuk
menurunkan emisi gas rumah kaca dan juga
membangun ketahanan iklim Nah sebagai
tindak lanjut dari pengesahan
undang-undang jadi ini sifatnya sudah Ee
wajib ya Bapak dan Ibu karena ini
undang-undang Nah setelah ditetap ya
undang-undang ratifikasi kesepakatan
Paris tadi di tahun 2016 pemerintah
Indonesia sudah mengeluarkan dan sudah
eh menyusun dan menyerahkan komitmen eh
yang disebut dengan eh nationally
determin contribution jadi kontribusi
yang ditetapkan secara nasional Untuk
apa untuk menurunkan emisi gas rumah
kaca dan membangun ketahanan iklim tadi
jadi sampai saat ini sudah ada eh
tiga dokumen yang diserahkan di ubmit eh
sebagai bentuk komitmen tertulis dari
pemerintah Indonesia kepada eh dunia
internasional terkait dengan
implementasi eh implementasi dari
eh Paris agreement tersebut yaitu ada
yang pertama itu dikeluarkan first NC
itu ditetapkan di tahun eh
2016 kemudian sudah diupdate di tahun
2021 dan yang terakhir itu di Tahun 2022
itu sudah juga sampaikan
eh yang disebut dengan NDC yang
diperkuat atau enhance NDC jadi ini
adalah TK dokumen yang sudah di eh
disubmit oleh Indonesia secara formal
kepada sekretariat unfc dan eh sebagai
informasi juga bapak dan ibu eh
Indonesia saat ini di mana Di Tahun 2022
sudah keluar enhance NC Nah sekarang ini
Indonesia sedang menyiapkan eh Yang eh
namanya karena tadi kita bicaranya itu
adalah first NC jadi NDC pertama nah
yang sekarang sedang disiapkan itu
adalah NDC kedua atau second NC nah
mudah-mudahan dalam waktu dekat ini juga
ee bisa dengan dalam kabinet
ee kabinet merah putih di bawah
kepemimpinan bapak presiden ee yang EE
saat ini sudah sah itu kemudian akan
kelihatan bagian mana yang kemudian akan
diperkuat dalam ee NDC untuk ee periode
kedua tersebut nah ini jadi masih dalam
tahap eh menunggu persetujuan ataupun eh
approval dari bapak presiden nah bapak
dan ibu selain yang tadi Eh kalau tadi
kita bicara tentang first NC itu adalah
eh untuk rentang waktu sampai tahun 2030
dan second NC itu nanti akan
diperpanjang sampai tahun eh komitmen
untuk sampai tahun 2035 eh Indonesia
juga sudah menyusun yang namanya
Indonesia long term strategy for low
carbon and climate resilient di tahun
2050 jadi eh visi jangka panjang dari
Indonesia itu sudah sudah di sudah di e
keluarkan juga sudah ditetapkan dan di
sini kemudian menggaris bawahi juga
bahwa eh untuk mengimplementasikan yang
namanya low carbon and climate resilient
strategy Ini Membutuhkan juga
keterlibatan dari berbagai sebagai pihak
termasuk lokal komunitas jadi ini Bapak
dan Ibu yang kemudian ee dari sisi
kebijakan dan peraturan ini sudah Ee
sangat e kuat untuk Bagaimana
aksial-aksi lokal ini kita terus bangun
dan kita terus laksanakan berkolaborasi
dengan berbagai pihak nah bapak dan ibu
pada tahun 2021 itu juga sudah keluar eh
sudah ditetapkan Peraturan Presiden
nomor 98 tahun 2021 tentang
penyelenggaraan nilai ekonomi karbon
untuk pencapaian target NDC tadi jadi
target eh kontribusi yang ditetapkan
secara nasional dan pengendalian emisi
gas rumakaca dalam pembangunan nasional
dalam Perpres ini disebutkan bahwa Siapa
saja yang harus melaksanakan
mengimplementasikan dari eh
peraturan-peraturan ataupun
ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam
peraturan presiden tersebut ada tiga
pasal paling tidak yang menyebutkan
bahwa eh di pasal 28 pemerintah daerah
daerah provinsi dan kabupaten kota
kemudian juga pelaku usaha dan atau
masyarakat itu berperan dalam
pengurangan emisi grk kemudian pelaku
usaha dan masyarakat berperan serta
dalam peningkatan ketahanan iklim
kemudian ee di sini juga disebutkan
dalam pasal 46 bahwa penyelenggaraan Eh
nilai ekonomi karbon tadi dilaksanakan
oleh Kementerian lembaga kemudian juga
ada pemerintah daerah pelaku usaha dan
masyarakat jadi artinya bapak dan ibu eh
apa yang kemudian disepakati di tingkat
eh internasional ditetapkan sebagai
keputusan global itu sudah
ditindaklanjuti oleh pemerintah eh
nasional dalam dengan mengeluarkan eh
serangkaian kebijakan dan juga
landasan-landasan peraturan nah bapak
dan ibu eh selain Peraturan Presiden
peraturan-peraturan yang tadi sudah
disebutkan yaitu peraturan presiden
tahun 98 tahun
2021 ini juga sudah dikeluarkan kalau
kita lihat dari ee berbagai berbagai ee
peraturan yang dikeluarkan itu ada yang
disebut dengan eh Peraturan Presiden
nomor 11 eh 11 Tahun
2022 di mana Peraturan Presiden ini
ee memuat tentang pelaksanaan pencapaian
tujuan pembangunan berkelanjutan dan
kalau kita lihat tujuan pembangunan
berkelanjutan di sini salah satunya itu
adalah gol 13 itu terkait dengan ee
perubahan iklim jadi artinya ee ini
merupakan juga salah satu ee yang harus
diperhatikan dan perlu kita
tindaklanjuti dengan aksi-aksi sampai ke
tingkat lokal nah bapak dan ibu ee
selain dari yang sudah dikeluarkan oleh
EE di tingkat
ee nasional terkait dengan pembangunan
berkelanjutan ee sudah juga ada
kebijakan dari Kementerian desa untuk
kemudian membuat
ataupun mendukung dari tuunjuan
pembangunan berkelanjutan di tingkat
nasional ini dengan mengeluarkan yang
namanya sdgis Desa selain itu juga
pemerintahan Indonesia sudah mempunyai
kebijakan pembangunan berketahanan iklim
jadi ini merupakan serangkaian dari
kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan
di tingkat nasional termasuk juga
berbagai program yang dikembangkan untuk
mendukung aksi-aksi di tingkat lokal
sebagai salah satu contohnya Ini adalah
Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan itu sejak tahun 2000 12 itu
sudah mengembangkan yang namanya program
Kampung iklim dan EE program Kampung
iklim ini di tahun
20120 ee 4 ini sudah kemudian ee juga di
bertransformasi menjadi program
komunitas untuk iklim jadi ini sudah ada
rekonseptualisasi dan ini ee sudah ada
landasan ee peraturannya yaitu keputusan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
yang ee di keluarkan di tahun 2024 ee
bulan Oktober ini Jadi ini adalah ee
berbagai ee berbagai peraturan atau
kebijakan yang dikembangkan di tingkat
nasional ee kalau tadi kita bicara salah
satu contoh programnya itu adalah
program Eh proklim nah ini kemudian juga
kita lihat ternyata di berbagai
Kementerian lembaga pun ada
kegiatan-kegiatan yang bisa ee diarahkan
bisa di
dioptimalisasikan untuk mendukung ee
pengendalian perubahan iklim ini sebagai
contoh ini ee di Badan Nasional
penanggulangan bencana itu sudah
mengembangkan yang namanya desa
kelurahan tangguh bencana di mana Kalau
kita lihat tadi bencana yang EE dimaksud
di sini adalah tentunya terkait juga
termasuk juga dengan bencana
hidrometeorologi yang eh Menurut data
BNPB itu mendominasi dari kejadian
bencana yang terkait e saat ini jadi
BNPB itu sudah mempun e punya program
yang namanya Desa tangkap rcana demikian
pun ee di contoh lain yang sudah
dikembangkan di Kementerian
ee saat ini adalah
eh kolaborasi aksi Desa berketahanan
iklim yang di sudah diillaunching sudah
diluncurkan oleh Kementerian Desa eh
Desa pdtt pada saat tersebut yaitu di
Bali pada bulan September jadi bulan
lalu eh Kementerian Desa itu sudah
menyampaikan komitmen juga untuk
Bagaimana memperkuat aksi Desa
berketahan iklim ini tentu dikaitkan
juga dengan ee komitmen dari Kementerian
Desa itu dalam mengimplementasikan sdgis
desa dan
eh berbagai peraturan eh pendukung untuk
kegiatan eh terkait dengan aksi Desa
berketahanan iklim ini juga sudah
ditetapkan dan terus akan diperkuat oleh
Kementerian Desa dalam mendukung upaya
aksi pengendalan perubahan iklim seperti
yang di eh launching bulan lalu terkait
dengan ee aksi Desa berketahanan iklim
Nah Bapak dan Ibu kalau tadi kita lihat
beberapa peraturan yang sudah
dikeluarkan di tingkat nasional demikian
pula dengan daerah yang sudah mencoba
menyusun dan Menindaklanjuti untuk eh
peraturan-peraturan di tingkat daerah
ini saya mengambil contoh ee dalam
artian ini bukan hanya sebatas ini
peraturannya tetapi Bapak dan Ibu eh
karena ini Kebetulan pesertanya dari
seluruh Indonesia ya Pak Budi ya Jadi
mungkin e bapak dan ibu di tingkat ee di
masing-masing daerah ee itu bisa
kemudian juga mencoba mencari informasi
di wilayahnya di daerahnya sudah ada
peraturan pemerintah daerah dalam hal
ini provinsi ataupun kabupaten kota apa
yang kemudian mendukung upaya
pengendalian perubahan iklim eh dalam
rangka pemenuhan target Indonesia
sebagai negara pihak dari eh Paris
agreement tersebut karena ee
peraturan-peraturan ini sangat
diperlukan tentunya dalam arti menjadi
payung bagi aksi-aksi lokal yang
dilakukan oleh berbagai pihak di tingkat
tapak Nah sebagai contoh di sini eh saya
ambil contoh e Gubernur Kalimantan Timur
itu sudah mengeluarkan peraturan daerah
provinsi Kaltim tentang adaptasi dan
mitigasi perubahan iklim di tahun
2019 kemudian gubernur Sumatera Selatan
itu juga sudah menyusun
eh rencana aksi daerah penurunan emisi
gas rumah kaca untuk
ee untuk ee kabupaten kota di provinsi
Sumatera Selatan demikian juga dengan eh
Gubernur Jawa Tengah itu sudah
mengeluarkan peraturan Gubernur jadi
bentuk peraturannya itu dan eh spesifik
spesifik muatannya itu tentu sangat
tergantung kepada kesiapan dan juga ee
prioritas yang ada di daerah
masing-masing jadi ini merupakan Sal
salah satu yang EE tadi disebutkan juga
bahwa inovasi itu bukan hanya inovasi di
di dalam hal aksi tetapi inovasi juga
dalam hal kebijakan dan eh penyusunan
penyiapan peraturan-peraturan di tingkat
eh daerah yang dapat memayungi aksi-aksi
di tingkat lokal nah yang Gubernur Jawa
Tengah ini Eh sudah menyusun Peraturan
Gubernur untuk untuk program Kampung
iklim Jawa Tengah dan dikeluarkan di
tahun 2019 jadi nanti ee ee bapak dan
ibu ibu tentu bisa mulai juga mencari
tahu kira-kira di daerahnya sudah ada
peraturan-peraturan apa yang dapat
menjadi yang harus ee dirujuk dalam
rangka memperkuat aksi lokal
pengendalian perubahan ikl Nah Bapak dan
Ibu kalau tadi kita lihat beberapa
contoh ee peraturan di tingkat daerah
dalam hal ini provinsi tetapi kabupaten
kota juga sudah cukup banyak yang
mengeluarkan peraturan-peraturan jadi
nanti bapak dan ibu ee setelah mungkin
nanti melihat Apakah di tingkat provinsi
ada peraturannya itu kemudian juga
melihat di tingkat kabupaten kota
peraturan-peraturan apa yang sudah ada
dan perlu ditindaklanjuti dengan aksi
lokal itu Eh bisa diperkaya dengan e
kajian-kajian dari bapak dan ibu nah di
tingkat Desa ini beberapa contoh yang
saya saya ambil itu ternyata juga jadi e
sudah melakukan eh pan-penyusunan
peraturan untuk memperkuat aksi di
tingkat tapak jadi sebagai contoh itu di
Kabupaten Bone itu ada Keputusan Kepala
Desa eh poleonro tentang pembentukan
Pokja proklim dosen jadi karena tadi
perubahan iklim ini sangat multisektor
Jadi bukan hanya salah satu sektor yang
terdampak ataupun yang perlu
melaksanakan aksi Eh tapi bersifat
lintas sektor Oleh karena itu penting
dan sangat bermanfaat jika di tingkat
Desa pun dapat dibentuk ee Kelompok
kerja-kelompok kerja yang akan menangani
berbagai isu terkait dengan ee perubahan
iklim ini baik dari sisi penurunan emisi
gas rumah kacanya maupun dalam dari sisi
untuk membangun ketahanan iklim nah
pendekatan ataupun yang di ee pendekatan
ataupun pola yang dikembangkan di desa
poleonro ini adalah dengan membentuk
Pokja di mana pokjanya sendiri
beranggotakan dari ee berbagai
kelompok-kelompok masyarakat dan juga
perangkat desa yang mempunyai
kepentingan yang harus dilibatkan untuk
tadi membangun eh rasa kepemilikan
terhadap program yang akan dilaksanakan
di tingkat eh tapak demikian juga eh
dengan
Eh ini setelah eh Desa Polewali ini di
tingkat Desa itu membuat eh pokjanya
kemudian juga diikuti dengan
pembaruan-pembaruan ee kemud an juga
dengan
eh penguatan dari kelompok kerja tadi
dengan membentuk seksi-seksi terkait
dengan aksi di tingkat tapak jadi ini
merupakan salah satu contoh bapak dan
ibu dan EE Bapak dan Ibu karena ini juga
yang hadir tentu ee bervariasi dari
berbagai pihak ini merupakan eh salah
satu yang perlu kita kembangkan
bersama-sama dengan
ee pihak-pihak yang memang dapat
memperkuat aksi lokal jadi tadi dari
secara nasional kita perlu cermati
peraturan tingkat nasional kemudian di
tingkat kabupaten kota dan di tingkat ee
daerah di tingkat provinsi itu apa saja
yang sudah ada dan itu perlu menjadi
rujukan dan EE kemudian inilah yang
dituangkan dengan peraturan-peraturan di
tingkat Desa maupun Kelurahan yang dapat
memayungi aksi-aksi ee di tingkat lokal
Nah Bapak dan Ibu yang EE perlu juga
kemudian kita kita
eh menjadikan strategi dari penguatan
aksi tentu pada saat kita bicara tentang
aksi lokal eh Kita harus melakukan
paling tidak tiga kegiatan yang menjadi
komponen utama untuk mengendalian
peruban iklim yaitu kegiatan adaptasi
adaptasi ini adalah bagaimana kita
melakukan
eh penyesuaian terhadap
perubahan-perubahan yang sudah terjadi
pada saat kemudian ada potensi ataupun
risiko ancaman B an iklim itu bagaimana
kemudian aksi lokal diarahkan untuk
melakukan pengendalian kekeringan banjir
dan longsor dengan adanya ketidakpastian
terhadap ee Cuaca dan e cuaca ekstrm
tadi kemudian juga bagaimana untuk
meningkatkan ketahanan pangan Karena
pada saat kemudian ee terjadi
ketidakpastian ee Kapan musim penghujan
datang kapan musim kering tiba nah ini
kemudian harus juga dilakukan
upaya-upaya untuk Bagaimana bisa
meningkatkan ketahanan pangan dengan
berbagai inovasi Teknologi yang
dikembangkan yang EE sudah diperkenalkan
ee oleh berbagai ee badan ee riset
ataupun e Kementerian lembaga juga
pengendalian penyakit terkait iklim
karena salah satu yang menjadi ancaman
dari perubahan iklim itu adalah semakin
mewabahnya penyakit terkait iklim
Seperti contohnya ee malaria DBD
kemudian juga penyakit-penyakit eh
infeksi pernapasan itu juga bisa pada
saat kemudian contohnya terjadi
kebakaran hutan lahan itu tentu akan ee
akan ada ancaman terhadap eh infeksi
saluran pernafasan atau misalnya pada
saat kemudian terjadi banjir ataupun
terjadi kekeringan itu tentu terkait
dengan eh sanitasi yang kemudian akan
juga menimbulkan ee ataupun memicu
terjadinya wabah penyakit seperti
misalnya diare ataupun penyakit-penyakit
yang terkait dengan sanitasi lingkungan
jadi ini adalah yang harus dikembangkan
untuk pengayaan aksi nya dalam hal
mitigasi tentu kita harus melihat
mengelola Bagaimana kegiatan-kegiatan
yang menghasilkan emisi ikut
berkontribusi menghasilkan emisi gas
rumah kaca itu bisa di ee diturunkan
ataupun tetap dilaksanakan tetapi dengan
cara-cara dengan teknologi-teknologi dan
pendekatan e pendekatan yang lebih
rendah emisi gas rumah kaca yang lebih
ee ramah terhadap iklim jadi di sini ee
beberapa yang perlu di dilakukan itu
adalah bagaimana mengelola sampah limbah
padat dan cair dengan meminimalkan ee
timbulnya emisi gas rumah kaca dalam hal
ini khususnya gas metal kemudian
bagaimana energi yang saat ini masih
terfokus masih banyak menggunakan energi
ee pembangkit dari energi fosil yang
ikut berkontribusi memanaskan suhu bumi
kita itu beralih menjadi energi baru
terbarukan dan juga ada upaya ya untuk
melakukan Penghematan energi agar ee
dapat berkontribusi untuk menurunkan
emisi gas rumah kaca kemudian juga ee
dalam sektor pertanian itu juga perlu
diperkenalkan budiaya pertanian rendah
emisi gas rumah kaca sebagai contoh yang
mudah itu adalah bagaimana Pada saat ee
setelah panen itu tidak dilakukan Ee
tidak di menjadi kebiasaan praktik untuk
membakar ee
membakar dari sisa padi-padi hasil panen
itu tidak dibakar
eeitu saja karena itu akan ikut
berkontribusi untuk menambah emisi gas
rumah kaca atau misalnya Bagaimana
pertanian ini yang semula menggunakan
pupuk kimia itu beralih menjadi pupuk ee
lebih mengintensifkan Penggunaan pupuk
organik nah ini tentu eh perlu ada
eh keterkaitan juga antara satu kegiatan
dan kegiatan lain sebagai contoh
misalnya dalam kita melakukan
pengelolaan sampah di mana sampah
organik itu dipisahkan dari sampah
anorganik dan sampah organik itu
kemudian dijadikan pupuk ini Kemudian
dari hasil pengelolaan sampah dan
pemilihan Spa ini bisa dimanfaatkan
untuk
ee mengurangi emisi gas ruma kaca dengan
beralih dari Emis ee dari pupuk kimia
menjadi pupuk organik ini sebagai salah
contoh ee adanya keterkaitan antara satu
kegiatan dengan kegiatan lain ee dan
kemudian juga yang perlu dari sisi
mitigasi itu adalah bagaimana
meningkatkan atau mempertahankan tutupan
vegetasi Karena pada saat kemudian kita
kehilangan pohon-pohon kehilangan e
tanaman-tanaman berbatang keras yang
dapat menyerap emisi gas rumah kaca ee
atau bahkan pada saat kemudian terjadi
kebakaran hutan dan lahan ini tentu akan
berkontribusi Terhadap Peningkatan emisi
gas rumah kaca di atmos
jadi ini adalah kegiatan-kegiatan baik
kegiatan-kegiatan yang perlu Ee kita
laksanakan di tingkat lokal untuk
Bagaimana ee pengendalian perubahan
iklim ini dan ini kalau kita lihat
merupakan satu aksi yang memang ada di
sekitar kita dan kita sebagai masyarakat
ataupun sebagai kelompok masyarakat bisa
ikut berkontribusi untuk melakukan aksi
nyata pengendalan perubahan Ikbin Nah
bukan hanya adaptasi dan mitigasi tetapi
juga perlunya ada penguatan kelembagaan
dan dukungan keberlanjutan ee di mana
dalam hal dukung kelembagaan dan
dukungan keberlanjutan ini tentu ada
hal-hal yang EE perlu kita terus perkuat
agar aksi-aksi baik yang EE perlu
dikembangkan terkait dengan adaptasi dan
mitigasi itu bisa terjaga
keberlanjutannya dan juga ee bisa
dikembangkan secara bertahap sesuai
dengan kebutuhan dari e masing-masing
daerah nah ee bapak dan ibu dalam ee
saya secara spesifik ini ingin juga
menggaris bawahi pentingnya kelembagaan
lokal ini karena pada saat kita bicara
kelembagaan ee lokal atau kelembagaan
masyarakat yang menjadi eh aktor utama
dalam eh pelaksanaan aksi di tingkat
lokal itu menjadi landasan bagi
kehidupan sosial yang lebih teratur
inklusif dan berkelanjutan jadi pada
saat akan berbeda pada saat kemudian
kegiatan ini dilaksanakan secara
individu per individu tapi pada saat
kemudian ini 
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:30 UTC
Categories
Manage