Webinar 56 Teknologi Remediasi untuk Pemulihan Kualitas Lingkungan
8klN-2vt4BI • 2024-01-18
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] baik Bapak dan Ibu semuanya di sini sudah tergabung ada sekitar 300 peserta di zoom meeting eh sebelum dimulai eh saya ingin berkenalan sedikit dengan bapak dan ibu jadi dimohon kepada bapak dan ibu untuk menyalakan kameranya terlebih dahulu ee baik di sini saya akan menyapa ee Ibu Tirta Halo Ibu Tirta e mungkin ada kendala ya E saya akan berpindah kepada Ibu Anis wiayanti halo Ibu Anis Selamat pagi Bu pagi pagi Mbak Bagaimana Bu kabarnya hari ini Alhamdulillah luar biasa sebelumnya ibu apakah sudah pernahu mengikuti webinar di ekoedu alhamdulillah baru kali ini Mbak baru bisa mengikuti hari ini Iya untuk lokasinya ibu sekarang sedang berada di mana Bu Surabaya di kantor mbak I Oh berada di kantor ya Bu Baik bu terima kasih Bu eh salam kenal ya bu semoga sehat S salam Ken sama-sama baik selanjutnya di sini saya akan menyapa Bapak Roni Halo Bapak Roni Selamat pagi Pak Pak Selamat pagi Mbak Bagaimana pak kabarnya Alhamdulillah eh sehatak sebelumnya Bapak e tahu informasi webinar Eh ini tuh dari mana nih Pak eh dari wa grup Oh wa grup Oh berarti sebelumnya Bapak apakah sudah pernah mengikuti webinar eh pernah sekali sebelumnya ikut webinar sebelumnya Sekali Ini yang kedua kalinya Oh iya berarti sudah alumni ya pak e i untuk hari ini kenapa nih Bapak mengikuti webinar eh tertarik sama materinya apa tentang remediasi teknologi remediasi lingkungan Oh iya jadi pengin tahu banyak tentang materinya yang akan disampaikan nanti Baik Pak eh terima kasih atas waktunya dan terima kasih sudah hadir ya Pak di webinar ekoedu hari ini eh baik sebelumnya eh saya akan e memperkenalkan sedikit mengenai ekoedu barangkali dari bapak dan ibu ada yang belum mengetahui apa itu ekoedu jadi PT ekoedu Indonesia ini merupakan pusat pelatihan bersertifikat yang berfokus pada pelatihan lingkungan hidup di mana pelatihan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kinerja dan kualitas sumber daya manusia baik secara individu maupun instansi pelayanan kami ini terbuka untuk berbagai pihak diantaranya untuk perusahaan pemerintah perorangan dan juga pemerhati lingkungan pelatihan kami ini dapat diselenggarakan secara online maupun offline Nah selanjutnya untuk pelatihan di ekedu ini berbasis SP untuk yang pertama yaitu silabus komprehensif di sini kami menyediakan materi yang menyeluruh mudah dipahami dan menyajikan materi pelatihan dengan regulasi yang Terate lalu yang kedua di sini kami juga menyediakan pengajar yang berkualitas di sini kami menghadirkan pengajar yang ahli dan berpengalaman dari berbagai instansi dan perguruan tinggi yang terkemuka selanjutnya di sini kami juga mengepankan latihan praktis di mana kami mengutamakan pembelajaran dengan praktik langsung melalui studi kasus Selanjutnya kami juga menyediakan e-learning yang praktis dan juga dapat diakses di Manun untuk mengulangi materi Nah berikut merupakan pengajar-pengajar di pelatihan ekoedu mayoritas itu berasal dari dosen ITB dan tentunya juga berasal dari e bidang yang berbeda-beda ada dari teknik lingkungan matematika teknik kimia rekayasa Kehutanan dan juga ada dari teknik geodesi dan biomatika Nah selanjutnya di sini ada beberapa pelatihan yang diselenggarakan oleh ekoedu diantaranya ada penyusunan dokumen terdiri dari dokumen klhs dan kumen rpph Lalu ada pelatihan life cycle assessment dasar-dasar AMDAL berbagai macam persetujuan teknis Lalu ada perhitungan emisi gas rumah kaca perencanaan dan pemilihan inserator sampah dan limbah btig Lalu ada pemantauan kualitas udara dan air menggunakan sensor pengelolaan banjir dan sedimentasi dan berbagai macam pemodelan Nah di sini ada beberapa pelatihan yang e pelatihan ke depan yang ak kami selenggarakan di antaranya ada pelatihan lcea yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 hingga 26 Januari tahun 2024 selanjutnya ada pelatihan pemodelan kualitas air sungai menggunakan KTU KW dan wasp pada tanggal 29 Januari hingga 2 Februari 2024 dan ada pelatihan penunjang Dokumen Amdal dan slo persetujuan teknis untuk emisi udara yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 hingga 9 Februari tahun 2024 baik Bapak dan Ibu semuanya pelatihan ketiga pelatihan ini masih memiliki diskon 10% harganya dari R juta menjadi 3,6 juta dan selanjutnya bagi Bapak dan Ibu yang tertarik atau ingin mengikuti pelatihan dapat langsung mendaftar di link pendaftaran kami yaitu pendaftaran.ekoedu.id dan bagi Bapak Ibu yang ingin bertanya terkait pelatihan ini dapat juga menghubungi ee Nara hubung kami yaitu adminis dan adminisa baik Bapak Ibu di sini kami juga ee akan mengadakan pelatihan dasar AMDAL di mana ee pelatihan ini terbatas hanya untuk 30 orang saja dan untuk ee jadwal pelatihannya akan diselenggarakan pada tanggal 26 Februari hingga 5 Maret tahun 2024 dengan biaya pelatihan itu sebesar rp4,2 juta Rp2 juta per orangnya Nah selanjutnya bagi Bapak dan Ibu yang mungkin ingin mengetahui lebih lanjut terkait eh ekoedu dapat juga mengunjungi berbagai sosial media kami ada Instagram YouTube Facebook dan Twitter atau bisa eh mengunjungi juga website kami yaitu www.ekoedu.id atau eh yang ingin bertanya secara langsung dapat juga menghubungi admin kita yaitu admin RIS dan adminesa EE Baik bapak bak dan ibu semua di sini selain kami menyediakan pelatihan reguler kami juga menyediakan inhouse training di mana materi dan waktu pelatihannya dapat menyesuaikan dari instansi Bapak dan Ibu semuanya mungkin eh sekian e perkenalan ekoedu dari saya eh baik Kami tunggu Bapak dan Ibu semuanya di pelatihan baik selanjutnya eh saya akan kembali ke materi webinar yaitu terkait teknologi remediasi untuk pemulihan kualitas lingkungan ee sebelum dimulai ee saya akan berkenalan sedikit dengan ibu Hanis jadi ibu Hanis ambarari ini Memulai eh pendidikan sarjananya di Texas University pada bidang eh ilmu mikrobiologi dan melanjutkan gelar magisternya di Lincoln University Eh pada bidang eh sains terapan eh ilmu lingkungan dan selanjutnya melanjutkan gelar doktornya itu diu University pada bidang pertanian Nah untuk riwayat pekerjaan dari ibu hanar ini sudah banyak sekali diantaranya yaitu pernah menjadi resarchist ofvironmental technolog laboratory lalu sebagai Head of analtical laboratory and researcher ofutevironmentalcholog lalu sebagaiarch eh student of laboratory of microbal technologi lalu sebagai PHD of laboratory of mchnolog lalu sebagai Head of microbi laboratory and laorv ada sebagai ofarungk dariak dan iua sudah tidak sabar ingin mendengarkan pematerian dari ibu Hanis langsung saya saya panggil saja Ibu Hanis Halo ibu Halo Mbak asalamualaikum mbakina Ya iya Bu Selamat pagi Bu Waalaikumsalam Selamat pagi semuanya bagaimana Bu kabarnya hari ini Alhamdulillah sehat Alhamdulillah sehat ya Bu Iya eh untuk lokasinya Ibu sebelumnya sekarang berada di mana nih Bu di ee Serpong di kst Oke Baik bu ee mungkin apakah sudah siap bu untuk menyampaikan materi webinar pada ee pagi hari ini insyaallah insyaallah apabila sudah siap saya persilakan kepada ibu Hanis untuk menyampaikan materinya saya share screen dulu ya sudah terlihat Mbak masih loading Bu di saya Oh ini emang daerah sekitar puspk agak ini mbak ya sinyalnya agak lelet jadi sekarang sudah muncul bu sudah ya I sudah muncul ppt-nya sebentar Baik saya mulai aja Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi semuanya Bapak Ibu salam sejahtera buat kita semua terima kasih atas kehadirannya pada acara webinar kita kali ini ya Insyaallah nanti ee slide saya ee sebagaian slide adalah dalam bahasa Inggris tapi saya akan menyampaikannya dalam bahasa Indonesia jadi Sengaja saya eh tidak Translate ke bahasa Indonesia supaya bapak ibu semua juga familiar dengan istilah-istilah teknis yang nantinya mungkin kita temui di jurnal-jurnal internasional ya karena sekarang kita kan harus e mengikuti perkembangan di Global ya di di luar Indonesia gitu Kebetulan kami di BR juga outputnya adalah ditekankan untuk eh publikasi internasional ini eh Sebenarnya saya sharing pengalaman aja ya bukan berarti saya yang paling pintar di tentang teknologi ini tapi saya sering pengalaman karena selama masuk ke BPT dan juga sekarang ke Brin itu memang bidang saya di bidang remediasi terutama yang bioremediasi dan kebetulan sejak adanya Brin bergabung antara bbpt Lipi dan sebagainya itu saya diberi amanah sebagai ketua kelompok riset ee remediasi pencemaran jadi mudah-mudahan dari presentasi saya kali ini kita saling bisa berkenalan antara kelompok riset kami di Brin dengan bapak ibu semua yang ada di seluruh Indonesia Ya mungkin saya lihat tadi ada sekitar hampir 400 ya mudah-mudahan nanti kita bisa saling menjalin networking ya dan kerja sama untuk berikutnya eh mungkin untuk perkenalan itu aja dulu ya sekarang kita langsung ke materinya karena waktunya terbatas jadi ini ada mungkin Bapak Ibu sudah pernah mendengar ya ada istilah polutan ada senobioti gitu ya karena adanya banyak industri yang ada di Indonesia atau di negara lain di seluruh dunia itu banyak sekali bahan-bahan pencemar yang sekarang semakin berkembang juga jenisnya ya Jadi sebenarnya ee kontaminan dari lingkungan pencemaran lingkungan itu dibagi menjadi dua sebenarnya dua bagian besar yang satu termasuk golongan polutan dan yang lainnya adalah xobiotics Bedanya apa kalau polutan itu dia sebenarnya eh sudah ada di dalam lingkungan gitu misalnya minyak bumi batubara gitu ya tapi dia ee kalau misalnya jumlahnya banyak dan tidak di apa namanya tidak diovery atau tidak dimanfaatkan itu bisa menjadi polutan juga contohnya misalnya minyak bumi atau batu bara atau e senyawa fosfat atau Juga misalnya logam berat itu sebenarnya sudah ada di dalam lingkungan kita nah kelompok yang lainnya yang besar lainnya adalah senobiotic Nah itu eobioti itu adalah senywa-senyawa kimia yang yang dibuat dibuat oleh manusia itu Dari berbagai macam campuran bahan kimia ya sehingga dia sifat nya itu eh susah untuk terdegradasi secara alamiah gitu contohnya misalnya pestisida herbisida plastik ya dan lain-lain yang sekarang tu banyak banyak e mungkin menjadi salah satu masalah dalam lingkungan kita [Musik] juga bentar saya e slide screen ya mudah-mudahan sinyalnya nah ini sumber-sumber pencemaran itu ada dari berbagai sumber bisa dari bocoran atau apa tumpahan dari ee industri-industri yang ipalnya mungkin kurang bagus gitu ya atau juga misalnya ada ee genangan-genangan genangan-genangan bahan pencemar yang di lingkungan yang basa biasanya industri yang tidak punya Ipal itu langsung dibuang ke bikin kayak eh empang-empang gitu ya langsung dibang situ atau juga eh dalam bentuk eh tangki-tangki atau pipa penyimpanan yang bocor gitu ya Ada juga dalam bentuk landfill atau dumping Open dumping itu biasanya juga kalau yang nakal industrinya bisa langsung dibuang aja seperti itu atau Juga misalnya dari ee sumber injeksi ini terjadi di di sekitar ini ya sumber minyak biasanya yang terjadi ee bocoran Sedangkan untuk Misalnya ini industri-industri berbagai macam industri yang bisa menyebabkan pencemaran tuh bisa kita lihat di sini berbagai macam Indi contohnya ada contohnya salah satunya adalah ee industri eh apa namanya tinta ya industri tinta farmaseutikal bahkan juga yang pabrik-pabrik R itu juga bisa menyebabkan ee polutan-polutan juga ke lingkungan dan juga yang dry cleaner ya sekarang kan banyak juga lrilaundri itu yang yang kadang kurang diatur ya k kadang kurang kita monitor Eh ipalnya bagaimana mereka dibuangnya ke mana Nah itu juga bisa menyebabkan e pencemaran lingkungan atau juga eh bengkel-bengkel mobil juga ada beberapa teknis yang EE bisa dipakai untuk remediasi pencemaran Lung ungan baik secara fisika maupun kimia ya tapi yang paling yang paling kami fokuskan di kelompok riset Kami adalah bioremediasi Kenapa karena karena dia e relatif lebih mudah ya lebih mudah lebih murah hemat energi dan juga Eh bisa sustainable gitu tapi sebenarnya eh dalam pengalaman kami itu bisa tergantung dari jumlah apa namanya konsentrasi valutannya itu bisa dikombinasikan antara fisika kimia dan biologi nanti saya Jelaskan juga di slide berikutnya ya Nah apa sebenarnya bioremediasi itu istilah bioremediasi itu sebenarnya ee segala bentuk jenis pemulihan kualitas lingkungan yang dilakukan oleh agen hayati agen hayati itu bisa meliputi bakteria atau fja ya fanja itu jamur-jamur gitu ya atau juga oleh tanaman bahkan oleh binatang ya binatang juga seperti cacing ya seperti cacing atau serangga itu ternyata bisa di ee ternyata diketahui dari hasil riset bisa membant proses pemilihan kualitas lingkungan juga eei ee secara khususnya untuk istilah bioremediasi itu Biasanya kita gunakan istilah itu untuk eh eh proses proses remediasi yang menggunakan bakteri sedangkan yang menggunakan vanjai atau tanaman atau cacing itu akan akan ada istilah lainnya juga nanti nanti ada di slide saya Nah ini nih slide-nya Ini kan ada fitur remediasi ada nah itu kalau menggunakan tanaman namanya fitoremediasi Terus kalau menggunakan ee mikroalga jadi ada istilah lain kita pakai eh viic remediation ya viicemediasi kalau misalnya memakai tanaman berkayu ada juga istilahnya jadi ada istilah juga berkembang itu namanya zendremediasi yait kalau menggunakan yang tanaman berkayu kalau dia menggunakan jamur namanya mikoremediasi ya Jadi macam-macam ada juga nah sekarang juga berkembang Dia memakai teknologi nano nanoremediasi itu contohnya menggunakan eh jamur-jamur yang ada di yang yang ada di dalam sel tanaman gitu ya dalam indovitic vanjai gitu Jadi semakin berkembang juga istilah-istilah atau teknologi teknologi remediasi ini dari sejarahnya sebenarnya eemediasi ini baru dimulai tahun 1900 ya sebelumnya itu belum belum mulai dikenal ya Nah tahun itu baru e bioremediasi yang secara organik gitu secara organik yang biasa gitu misalnya Eh misalnya E kayak komposting itu juga termasuk dalam remediasi kualitas lingkungan ya karena di situ ada bakteri-bakteri alami yang yang berperan di situ dan mulai ada tahun 1950 baru tuh ada eh Wi water treatment di untuk industri ya untuk limbah industri sudah mulai ada pengolahan air limbahnya Kemudian untuk 190 itu ada terhadap eh chemical sinteti gitu ya senyawa kimia sintetis dan sampai tahun 2003 itu baru ada tentang genomik ya tentang genomik eraediation jadi menggunakan eh rekayas rekayasa genetika di situ dari tahun 2003 kenapa Eh keuntungan dari bioremediasi terhadap dibandingkan dari remediasi yang lain yang pertama itu dia sifatnya ya Jadi kalau misalnya ee polutan sudah bisa didegradasi itu tidak akan balik lagi gitu jadi ee kontaminan itu akan didegradasi menjadi unsur unsur-unsur yang lebih lebih alami gitu ya Misalnya kalau hidrokarbon dia diasi menjadi CO2 dan H2O gitu ya jadi yang yang menjadi unsur-unsur yang memang sudah ada di alam dan tidak berbahaya kemudian dia juga eh relatif lebih murah ya Misalnya ini ada 60 sampai 90% lebih murah daripada teknologi yang lainnya tapi ini juga ee tergantung karakteristik limbahnya dulu di awal gitu ya apakah dia tinggi persentasenya atau tidak jadi tidak bisa langsung diklaim seperti ini juga jadi harus kasus perkasus kemudian juga eh eh perawatannya itu mudah ya dan tidak perlu di jadi begitu kita langsung aplikasikan tidak perlu dilihat hari per hari tapi misalnya bisa dilihat Sesekali aja gitu Kalau misalnya kita misalnya pakai enaman atau pakai bakteri itu paling ee seminggu sekali dibolak-balik atau ee seminggu sekali di apa namanya dipupuk lagi atau Bagaimana jadi enggak perlu tiap hari tiap saat dicek gitu dan juga dia bisa ee apa ya tidak menimbulkan ee polutan-polutan baru kan kalau menggunakan bahan kimia baru kan nanti kita menambahkan bahan kimia lain ke lingkungan jadi menimbulkan polusi lagi gitu dan juga ee hemat waktu ya ya Nah ini contohnya contohnya remediasi di lahan pertambangan minyak itu kalau misalnya kita ee per tonnya ya biaya per tonnya itu 80 sampai 100 dolar gitu untuk eh insitu tapi kalau kita eksavasi untuk kita inserasi misalnya itu 1 tonnya itu 400 do ya lebih mahal gitu Dan kalau dari biro mediasi itu diketahui 90% bahan-bahan polutan itu sudah bisa didegradasi yang sekarang itu yang yang diketahui sampai sekarang ya 90% bisa didegradasi tapi kembali lagi ke eh kadar konsentrasinya juga karena bakteri itu juga terbatas gitu ya tidak bisa di eh pukul rata Nah untuk yang apa namanya tantangan yang masih ada gitu ya tadi saya Sebutkan ada polutan dan sinobiotik yang masih menantang sampai sekarang itu seperti saya bilang tadi itu untuk yang polutan itu Dia ee SEC kalau dia konsentrasinya rendah memang tidak bahaya tapi kalau sudah tinggi sekali Nah itu baru dia menjadi bahaya toksik gitu ya dan juga ee degradasi dari polutan yang misalnya minyak bumi atau ee senyawa-senyawa hidrokarbon yang atau heavy metal itu itu juga tergantung pada ketersediaan nutrisi yang ada di lingkungan bakteria atau agen hayati itu sedangkan kalau untuk yang sinobiotik yang senyawa senyawa kimia sintetis itu ee kendalanya adalah tantangannya sampai sekarang adalah belum banyak diketahui mikroba yang bisa mendegradasi eh bahan-bahan sinobiotik itu jadi Emang masih Mari masih terus berjalan ya exploring kita untuk mencari super mikroba itu gitu ya dan juga biasanya dia tidak bisa bekerja sendiri mikrobanya jadi dia biasanya sejauh pengalaman saya selama ini tuh tidak ada single strin atau single spes yang yang efektif kerjanya sendiri tapi biasanya dia lebih efektif dengan konsorsium atau ee gabungan dari beberapa spesies mikroba sedangkan level dari eh polutan itu juga dipisah-pisah ya ada yang gampang terdegradasi itu kita bilang eadable ya seperti minyak bumi dan juga apahidrokarbon gitu ya Ada juga yang bisa di tapi perlu usaha agak ekstrak gitu ya seperti PCB atau PCB gitu ya atau misalnya dia ada juga yang susah untuk digasi tapi masih ada beberapa super mikroba yang bisa mendegradasi seperti eh tce atau beberapa pestisida dan herbisida ini makanya eh biasanya kan petani-petani itu disarankan supaya tidak menggunakan pestisida atau herbisida secara sembarangan karena memang itu termasuk dari bahan kimia yang susah untuk didegradasi gitu ada juga yang Eh rekalitran jadi dia tuh Enggak mempan gitu ya sampai sekarang tuh belum diketahui ya bakteri yang bisa mendegrasi dioksin atau PCB gitu ya ini baru baru tahun ini e kelompok riset kami akan memulai riset untuk degradasi PCB salah satu kendalanya adalah eh untuk analisa dioksin dan PCB itu di Indonesia itu sangat mahal baru ada di eh Brin ya kerja sama dengan UNIDO dapat dana dari UNIDO kerja sama dengan klhk ada PCB sudah ada alatnya tapi harga harga analisa satu sampelnya itu hampir 4 juta ya dan juga untuk membeli standar pcb-nya untuk misalnya kita variasi pelakuan konsentrasi kita membeli standar pcb-nya itu ternyata di Indonesia enggak ada jadi harus beli ke luar negeri dan harganya mahal jadi 100 mili itu sekitar 14 juta ya Kalau enggak salah 100 mili untuk membuat ee larutan standar PCB ya tapi biasanya kita menggunakan air limbah dari traavo PLN yang yang waktu itu sudah pernah di apa namanya diukur kentrasi pcp-nya di lab kami di lab kami kerja sama dengan jonido dan klhk Nah nanti mungkin Rencananya sih pakai itu aja gitu karena Emang terlalu mahal dan perlu impor untuk yang larut pcb-nya Eh ini beberapa teknis dari bioremediasi ya yang pertama itu ex2 ex2 itu maksudnya eh tanah-tanah kontaminasi itu digali dipindahin ke lahan-lahan ee perlakuan gitu ya jadi tidak di di tidak di berlakukan atau tidak diproses di tempat itu nah ini biasanya memerlukan biaya yang lebih mahal karena tadi Seperti yang slide yang sebelumnya kan ada biaya 400 ton eh 400lar per ton ya untuk untuk yang exitu biremediasi terhadap lahan minyak bumi gitu tapi untuk yang insitu itu yang yang dianjurkan gitu karena kita melakukan proses itu di tempat gitu Nah untuk instittu ini ada dua macam ada tiga macam yang pertama itu Eh naturalation jadi atau nasi secara alami ya kita menggunakan bakteri-bakteri lokal di situ dan kita tidak apa-apain gitu ya jadi kita Biarkan aja dia mendegradasi secara alamiah dan itu bisa juga tapi perlu waktu yang sangat lama gitu ya Ee ada juga yang di yang kita stimulasi dengan menambahkan nutrisi-nutrisi terhadap dari lokal itu namanya biostimulasi ya atau enhance bioremediation gitu kita tambahkan e nutrisi-nutrisinya ada juga yang bioagmentasi itu kita menambahkan konsorsium mikroba dari luar Jadi kalau misalnya kita cek di lingkungan yang tercemar itu populasi bakterinya tidak ada atau sedikit ya maka kita bisa menambahkan eh konsosium bakteri yang sudah kita ketahui bisa mendegradasi minyak bumi misalnya ya Jadi kita tambahkan di situ Biasanya sih kalau misalnya mik isolat mikrob yang kita tambahkan itu dari wilayah Indonesia sih tidak perlu izin khusus ya tapi kalau kita sudah beli dari luar negeri itu ada ada ada peraturan MTA ya material transfer agreement itu ada izin-izin perizinannya di dulu di Kementerian rity tapi enggak tahu sekarang saya mungkin di Brin ada Ya kurang tahu juga ya kementerian apa Sekarangnya Bi sih kita memakai bakteri-bakteri lokal selama ini kita enggak pernah belum pernah impor belum pernah impor bakteri yang dari luar negeri ada juga eh untuk isitu itu bisa digabungkan dengan fitur remediasi jadi kita gabungkan kerja sama antara bakteria dengan tanaman jadi bakteria itu kita ee tempelkan ya kita injeksikan ke bagian akar tanaman itu sehingga proses transformasi atau biodegradasinya semakin cepat nah bagaimana si bakteria itu memakai eh kontaminan ya jadi bakteri itu bisa menggunakan kontamin sebagai makanan utamanya atau primary substrate jadi sebagai satu-satunya sumber energi dia nah ini yang nanti prosesnya bisa lebih cepat kalau seperti ini ya atau juga dia menggunakannya sebagai ee makanan tambahan gitu sebagai suplemen aja sebagai camilan aja gitu ya sebagai ee apa ya ya bukan makanan utama l bukan makanan pokok gitu ya Ini dia juga menghasilkan energi buat bakterinya tapi dia ee enggak cukup enggak cukup banyak untuk melakukan metabolisme gitu Nah yang berikutnya itu dia e sebagai kometabolic substrate jadi dia eh ya sebagai selingan aja gitu sebagai kalau dia pengin dia makan itu gitu ya jadi enggak enggak bisa di enggak bisa di apa namanya enggak bisa dijadikan sebagai makanan Pokoknya makanya kita harus tahu bakteri itu dia makanan utamanya itu apa gitu ya supaya supaya dia bisa prosesnya berjalan dengan cepat ini mekanisme yang terjadi di dalam sel bakteria ya Ada beberapa proses ada yang aptik dan reflaks aptik itu ee dimakan reflak itu kayak di ee keluarkan lagi gitu ya dalam bentuk sekresi gitu ya Ada juga mobilisasi dan imobilisasi jadi dia diabilisasi si senyawa-senyawa pencemar yang masih radikal yang masih berjalan ke mana-mana itu diimobilisasi supaya tidak ee menyebar ke tempat yang lebih luas lagi ada juga ee kompleksasi pembentukan sinal Kompleks di dalam sel bakterianya ada juga ee presipitasi atau penguapan ya Ee penguapan dan pe eh solidifikasi ya solidifikasi presifitasi Jadi diuapkan nanti di apa Eh kontaminanya itu di apa namanya diolidify di dalam tubuh bakterianya itu ada juga yang diserap ya disorsi atau penyerapan ada juga yang EE asimilasi ke dalam sel tubuhnya ini ada beberapa jenis bakteria yang sudah diketahui bisa mendegadasi beberapa macam polutan yang hidrokarbon ya ini ada beberapa jenis senyawa hidrokarbon baik yang aromatik atau yang yang monosiklik ada yang macam-macam di sini ya saya enggak enggak banyak ini ya nanti ada juga yang terutama sih kalau bakteria tanah itu biasanya basilus sudomonas ya yang yang banyak mendominasi gitu ya jenis sudomonas basilus itu yang atau alkaligens itu yang tiga itu ini juga untuk yang industri tekstil sudah diketahui juga bisa dari risteria juga ya kalau yang minyak-minyak bumi itu biasanya basilus sudomonas kalau yang selain itu biasanya kayak pewarna-pewarna itu baru yang eh bakteri-bakteri yang bahkan ada yang bakteri-bakteri yang ini ya fermentatif gitu ya Ada juga ini sakaromisesev yang biasa dipakai untuk apa namanya membuat etanol dia bisa juga untuk remediasi logam berat ya merkuri dan merkuri ini contoh aja mungkin kita lanjut aja nah ini sekarang fitur remediasi Nah fitoremediasi itu sampai sekarang sedikitnya diketahui ada sekitar 350 jenis tanaman yang bisa di yang bisa untuk mengakumulasi Sebenarnya dia ya mengakumulasi Ee senyawa-senyawa yang toksik gitu antara lain di situ disebutkan ee Bunga Matahari ya jadi hati-hati e makanya nih Bunga matahari itu hati-hati juga kadang ada orang enggak mau makan apa biji bunga matahari takutnya itu dipakai untuk fitur remediasi itu makanya harus kita harus tahu sumbernya itu bunga mataharinya itu dari dari per kebunan Apa perkebunannya itu perkebunan lahan tercemar atau enggak gitu ya Ada juga yang eh apa namanya eceng gondok nah ini eceng gondok itu juga sangat bagus dia untuk e fitur remendasi perairan ya dia sudah diketahui bisa mendegradasi banyak senyawa di situ antara lain arsenik ya logam berat juga gitu Jadi ada juga yang beberapa jenis tanaman lain yang bisa dipakai di situ tapi ee kendalanya kalau fitor remediasi itu dia cuma bisa membersihkan yang ada di bagian akarnya aja kebanyakan ya yang bisa di ini ya yang bisa di apa namanya didegradasi untuk yang tanaman-tanaman yang melekat gitu dan juga clean up-nya itu bisa memerlukan beberapa waktu yang lama bisa mm paling cepat tuh 6 bulan lah ya 6 bulan atau setahun paling cepat tapi untuk tanaman-tanaman yang berkayu itu perlu beberapa tahun karena dia memerlukan waktu juga untuk dia tumbuh dan membentuk perakaran yang kuat ya untuk mendegrasi ini beberapa mekanisme yang terjadi dalam proses fitoremediasi ya ini ada volatilisasi ya dari daerah daunnya kemudian ee ada imobilisasi juga ada ekstraksi ya Ada stabilisasi ada filtrasi dan stimulasi gitu ya ini keuntungan antara vitediasi keuntungan dan kerugian dari vitoremediasi dan proses fakasi jadi keuntungannya itu kalau vitoremediasi itu dia bisa mengembalikan ee lokasi lahan yang tercemah itu bisa bernilai estetik estetika ya Ada dibikin taman atau lapangan apa ya Ee ekowisata gitu ya dan juga dia lebih murah eh dan sustainable dan juga dia mendukung biodiversitas di lokasi tersebut gitu dan juga bisa mendukung ini ya Eh carbon sequestration yang mendukung eh pencegahan gas rumah kaca gitu ya selain itu juga e kayu-kayunya bisa dipakai asalkan dia bukan Edible plan ya bukan tanaman-tanaman yang bukan tanaman pangan gitu Jadi kalau untuk fitur remediasi itu dianjurkan bukan pakai tanaman yang pangan karena Takutnya nanti ternak-ternak di sekitar situ akan memakan tanaman itu sehingga ee bahan pencemarnya seperti logam berat atau yang lainnya itu Akan berpindah ke hewan ternak tadi dan akan masuk ke tubuh manusia kalau hewan ternak itu dikonsumsi oleh manusia ini contoh-contohnya yang tanaman yang ter yang terdeteksi dapat dipakai sebagai fitur remediasi ya kebanyakan tuh tanaman-tanaman rumput ya ya tanaman-tanaman gulma gitu ya at ada juga yang tanaman berkayu gitu biasanya ada biasanya yang dipakai adalah tanaman-tanaman yang menghasilkan energi nanti biomassanya kita pakai sebagai ee salah satu biopelet misalnya biopelet untuk ee bio bio biomassa untuk energi ya seperti misalnya komposkpos biomassa itu kita bisa pakai dari tanaman-tanaman tadi yang dipakai sebagai fitur remediator ini fitur remediasi yang di perairan jadi Kita pakai sistem floating system ya kita memakai floating Mat atau bahan-bahan pengapung ya b tumbuh-tumbuhan air atau juga bahkan tumbuhan-tumbuhan yang tumbuhan-tumbuhan rumput yang biasa di darah juga bisa kalau misalnya dia bisa tumbuh di perairannya seperti eh akar wangi itu bisa di dipakai sebagai vitoremediator di perairan Jadi kita pakai ee media pengapung dulu sebagai tempat pengapungan si akar wangi tadi sehingga nanti akar-akarnya dia akan ee melakukan proses degradasi terhadap bahan pencemar yang ada di perairan tersebut untuk eh fiturediator terhadap polusi udara ini juga sudah mulai ini ya sekarang kemarin kan lagi booming tuh ada polusi udara ya ini sumber-sumber polusi udara baik yang dari dalam rumah maupun yang dari luar rumah nah itu kita bisa untuk yang dari dalam rumah itu kita bisa fitur fitur rem bisa dengan menggunakan tanaman-tanaman dalam pot ya kuncinya adalah dari daun-daunnya jadi kalau bisa itu semakin banyak Daunnya itu semakin bagus dia untuk menyerap si polutan-polutan udara ya semakin karena semakin tinggi Dia ee Surface areanya permukaan luas permuka ya untuk menyerap si polutan tadi dia biasanya akan dimasukkan ke dalam proses fotosintesis dia ya sebagai ya sebagai kometobalik e kometobalik eh substrate berarti ya kayak semacam ee camilannya dia gitu ya diserap tapi ada juga yang yang seperti logam berat itu ya dia harus setelah setelah dia penuh tanamannya harus di harus dikumpulkan juga ya diolah lagi nah itu yang biasanya biasanya agak susah nanti setelah dia menyerap tanaman menyerap logan-logam berat atau zat-jat yang tosik itu nanti dikemanakan itu sih tanamannya nah itu yang harus dipikirkan juga Bagaimana pemanfaatan tanaman-tanaman remediator itu setelah dipakai sebagai fitur remediator ee Ini contoh lagi untuk yang polusi polusi udara yang di luar rumah ya yang dari kebakaran hutan pabrik gitu ya pesawat terbang dan lain sebagainya ya ini yang yang sekarang Mestinya Kita Harus eh perbanyak eh tanaman-tanaman fitur remediator khusus untuk polusi udara ya bukan hanya di perkotaan tapi juga di di daerah-daerah lain yang dekat-dekat pabrik itu terutama ya selama ini kan kita lihat daerah-daerah pabrik itu malah banyak banyak yang ggak ada tanamannya ya banyak yang Gang gitu Nah itu harusnya semakin banyak ditanamin tanaman gitu supaya e ja di udara itu bisa diserap oleh tanaman tadi yang paling bagus sih tanaman-tanaman kayu ya karena dia ee lebih lebih lama tumbuhnya gitu ya dan juga dia penyerapannya lebih banyak karena dia daunnya kan daunnya kan ada proses ee regenerasi daun gitu ya Nah ini contoh ee contoh proses yang terjadi di penyerapan di daun ya teradap berbagai jenis polutan polusi udara ini beberapa jenis tanaman yang bisa dipakai dalam fitoremediasi dan juga zat jenis zat-zat senyawa yang bisa di eh remediasi oleh beberapa tanaman tadi ya proses yang dipakai di situ ada eh rumput-rumput ya rumput-rumputan dia detoksifikasi eh metallor ya ada juga yang pakai aptik degradasi PCB juga bisa ini PCB yang pakai Alfa jenis jenis alfava atau rumput-rumputan dia bisa mengakumulasi mendegradasi PCB gitu di dalam di dalam sistem metabolisme batangnya ya batang dan daunnya kemudian ada juga TNT juga bisa beberapa tanaman juga bisa ya ini ada yang menggunakan soibin tapi ini tidak dianjurkan ya jagung atau gandum atau soibin dan padi itu tidak dianjurkan sebagai tanaman ee remediator karena takutnya malah dimakan oleh manusia ya jadi kebanyakan tuh tanaman-tanaman e rumput-rumputan tanaman tanaman-tanaman gulma itu sebennya bisa juga ya yang tanaman-tanaman gulma nanti setelah setelah dipanen atau setelah itu bisa menjadi e bahan bakar gitu ya bahan bakar pelet pelet bahan bakar misalnya sebagai tanaman energi juga ini contoh lain beberapa jenis bioakumulator a berat beberapa jenis tanaman ada juga yang lemna ya lemna miner gitu yang ada di perairan juga bisa hazol Pinata ya perairan juga nah ini untuk yang menggunakan mikroalga jadi magga itu sudah banyak dipakai sebagai remediator khususnya dekat-dekat eh industri ya industri organik ya contohnya di industri susu atau industri yang menghasilkan limbah-limbah organik itu sekarang banyak dipakai ee mikroaga dalam proses remediasi Anya juga dan juga dia bisa menyerap gas-gas yang dihasilkan oleh industri tadi ya biasanya menggunakan fotobioreaktor di situ nah nanti setelah dipanen mikroagnya itu kita bisa ekstrak menjadi biopigmen atau menjadi zat-zahat yang lain gitu ya biopig terutama biopigment yang tidak dimakan ya atau juga sebagai Bio Oil gitu ya sebagai eh Bio Oil atau juga eh ada juga yang bisa menjadi biogas gitu Kalau misalnya ini kalau sudah menjadi ampas setelah kita ekstrak ini proses yang terjadi di dalam sel mikroaga mikroaga itu kan eh juga bel satu ya mikroaga itu Aga yang bersel sat ini terjadi proses-proses di dalamnya itu ada juga Eh ada akumulasi ada namanya eh absorsi ya diabsorsi ada degradasi juga di dalamnya beberapa jenis tanaman mikroaga yang diketahui bisa ini kalau di lab kami itu kemarin e ada spirulinaorella gitu ya adaesmus e ada juga diatom ya itu kami isolasi dari sungai ya Kal Cideng yang di dekat bbpt Jakarta Pusat itu kita bisa ada lima Isol mikroaga yang kita dapatkan di situ dan bisa e mendegradasi beberapa jenis polutan ini yang menggunakan vanjai atau jamur ya jamur-jamuran Jadi ada proses juga di dalam sel jamurnya vanjai vanjai yang mikrojamur ya m jamur itu terjadi di situ oksidasi reduksi hidrolisis ya Ada penyerapan juga juga ada apa namanya ee ekskresi ya ekskresi setelah diserap dia diekskresikan menjadi zat-zat yang sudah tidak berbahaya gitu ya setelah diproses secara enzimatik di dalam sel tubuh SI F tadi ini contohnya eh mekanisme yang di dalam sel F untuk eh degradasi hidrokarbon dan juga logam berat ya Kalau yang ini adalah menggunakan cacing kita pakai istilah fermi remediasi ya fermi remediasi fermi cacing kita menggunakan cacing juga bahkan ada jenis ulat juga yang bisa mendegradasi plastik ya Beberapa plastik seperti ulat Jerman ulat Hongkong gitu ya itu juga bisa diketahui bisa mendegradasi plastik-plastik seperti ldpi hdpi gitu ya dari riset-riset yang sedang dilakukan sekarang gitu ya ini contoh ya ini ee cacing-cacing yang megrasi hidrokarbon ya ini sudah sudah banyak dilakukan fmiremediasi vermiomposting vermi remediasi itu salah satu jenis ee teknologi remediasi juga yang menggunakan eh hewan hewan cacing ini untuk yang EE air limbah Jadi kita pakai filtrasi biofiltrasi menggunakan salah satu lapisan ada cacingnya di situ ya Jadi ada tanamannya ada cacingnya ada ee batu-batu kkelnya ada karbonaktifnya di situ ya Jadi beberapa layer beberapa lapisan sehingga nanti yang keluar dari biofilter ini itu sudah bersih dan sudah aman gitu ya sudah e polutannya sudah di serap atau disaring oleh lapisan-lapisan filtrasi tadi Nah Kesimpulannya adalah untuk yang Teori ini Kesimpulannya adalah banyak faktor yang mengendali ikan proses eh degradasi dari bahan-bahan polutan lingkungan itu ya Jadi sebelum kita melakukan suatu proses bioremediasi atau proses remediasi untuk menghilangkan ee jaza pencemaan dalam lingkungan itu kita harus mengetahui dulu harus mengkarakterisasi eh kondisi awal berapa konsentrasinya Bagaimana E nutrisi yang ada di lingkungan itu apakah ada bakteri yang cukup atau perlu ditambahkan dari luar Bagaimana kondisi tanaman-tanaman yang ada di situ Apakah perlu ditambahkan dari luar tanamannya juga gitu jadi banyak faktor yang harus kita pertimbangkan sebelum mendesain atau memberlakukan suatu ee proses e remediasi ee ee ada senyawa organik juga yang bisa terdegradasi secara biologis tapi juga banyak yang memerlukan kondisi tertentu ya terutama sekarang kan banyak sekali yang sen-swa sintetis yang semakin canggih gitu ya seperti steroform steroform mikroplastik dan lain-lain itu sekarang masih masih dalam tahap riset di laboratorium ya terutama untuk stofor ini yang tantangan juga buat kita ya mudah-mudahan nanti bisa bisa mendapatkan teknologi yang lebih cepat kalau sekarang untuk e daur ulang stof itu kan diubah menjadi semacam zat eh untuk zat material lukisan aja gitu ya Setahu saya saya ada kami ada Mitra Mitra salah satu eh Yayasan atau Mitra ini ya yang mendaur ulang ser itu menjadi bahan untuk lukisan dan juga untuk dekoratif gitu dan yang penting lagi yang terakhir adalah tidak ada superbak tidak ada satu mikroba atau bakteria atau agen hayati yang bisa kerja sendirian gitu ya jadi dia harus melakukan kerja sama atau kolaborasi dengan agen hayati atau eh pureediator yang lain supaya bisa melakukan pemulian kualitas lungan itu secara tepat dan secara komprehensif gitu ya itu kesimpulan yang yang yang bisa kami sampaikan dan ini yang berikutnya adalah sekalian promosi kelompok riset kami yang di Brin ya ini kelompok riset remediasi pencemaran kami ada di pusat riset lingkungan dan teknologi bersih organisasi riset hayati dan lingkungan ini yang satu-satunya kelompok riset yang fokus di teknologi remediasi khususnya eh bioremediasi ya tapi juga kita mengkombinasi dengan ee remediasi fisika dan kimia juga gitu ya kalau misalnya ya kondisinya memang membutuhkan itu Ini ada 11 personil gabungan dari bbt Lipi ada klhk yang sudah lama ya melakukan ee riset di bagian remediasi lingkungan ini eh salah satu ruang lingkup e beberapa ruang lingkup dan topik riset yang sedang kami lakukan remediasi lahan dan peran tercemar minyak bahan organik merkuri dan logam berat B3 dan Pop Po ya Pops dan IPS IPS itu seperti antibiotik mikroplastik dan lain-lain kemudian juga eh bioprospeki agen hayati pemilian fungsi dan kualitas lingkungan lahan dan perairan yang kritis dan tercemar yang kritis itu maksudnya lahan-lahan yang kering Ya seperti yang apa namanya yang lahan kering yang yang sudah unsur haranya itu sedikit gitu ya Misalnya atau tidak ada itu itu termasuk lahan dan lahan yang kritis atau juga lahan yang tercemar kemudian remediasi dan recovery material dari mining landfield dan lingkungan pask tambang ada juga bioprospeki agen hati mengembangkan teknologi produksi enzim atau metabolid untuk percepatan proses remediasi lingkungan dan juga pemanfaatan limbah organik untuk media perbanyakan agen biromediator ini beberapa contoh topik ret kami yang yang kami lakukan sampai sekarang ya bisa di ada ada karakterisasi lahan dan peran tercemar ada delineasi lahan dan peran tercemar gitu ya Ada juga pengembahan mikroorganisme pengembahan ee metabolit ya penghasil metabolit dan enzim kemudian tanaman remediator pengembangan metode remediasi berbasis fisikokimia dan biologis ya kemudian pengembangan teknologi pengurangan dan penghapusan merkuri dan longkang berat ini contoh beberapa kegiatan kami ada seminar Ada workshop Ada workshop online dan offline gitu ya dan juga kolaborasi dengan eh kelompok riset dan pusat riset lainnya dan juga akademisi ini salah satu contoh pali kami waktu kita melakukan fitur remediasi lahan tercemar minyak bumi ya terpapar minyak bumi menggunakan akar wangi Dan swangi ini ini kami menggunakan demplod-dempl di lapangan ya dan alhamdulillah Hasilnya sangat memuaskan ya dan sampai sekarang dia jadi awalnya itu sebelum kami Tanami itu lah apa tanahnya Tanahnya itu menggumpal-gumpal dan banyak banyak minyaknya gitu ya tapi setelah dan tidak ada tanaman yang bisa tumbuh gitu Nah setelah sekarang kami pakai vitoremediator ituh sekarang sudah udah lebat ini di sekitar situ sudah banyak tanaman-tanaman lain yang bisa tumbuh ini contoh lagi untuk veter medediasi lahan basar tercemar alimba Rumah Sakit ya ini baru skala skala ini ya skala di laboratorium di Greenhouse kalau yang tengah ini kalau yang tengah ini di Bangka Tengah ini lahan tahan bekas tambang timah ya tahan timah di Bangka Tengah kemudian ini minyak bumi dan juga yang tambang nikel ya di situ Ini untuk e fitur medasi antibiotik kita baru melakukan sampling di daerah-daerah sawah dan juga sungai n ya sekitarnya untuk mendapatkan isolat-isolat bakteri atau fjai yang bisa mendegradasi antibiotik ya sekarang masih sedang berjalan juga ini adalah pengambilan tanah sampling tanah yang di dekat Sumur migas di Papua ya dan sudah kita sudah kita isolasi dan karakterisasinya bakterianya dia bisa tahan di minyak bumi ee tinggi gitu ya sehingga kita biasanya Kita uji resistensinya itu pakai konsentrasi yang tinggi-tinggi gitu sekalian sampai seberapa tinggi dia bakterianya bisa mampu untuk hidup dan berkembang biak di situ baru kita nanti akan eh scale up ya scale up untuk skill dan skala lapangan kita coba berbagai macam media selektif ya kita formulasi media tumbuhnya dan juga media perbanyakannya itu kita juga menggunakan mencoba menggunakan dari air limbah organik ya dari industri-industri makanan dan minuman yang ada di jab BK ya kita punya Mitra salah satu perusahaan di situ kita mendapatkan air limbah dari industri organiknya dari Mitra kami itu dan kami coba sebagai media perbanyakan bakteri-bakteri atau vanja bioremediator Nih salah ini Mitra kami yang di ja PK ya kami sudah mengambil air limbahnya di sana jadi banyak banget air limbahnya itu ada yang produk-produk EE sirup reject ya jus-jus reject gitu ya kan sayang tuh Kalau dibuang ituit hanya kami coba untuk bahan perbanyakan bakteri-bakteri agen bioremediator juga gitu selain juga sebagai eh media perbanyakan larva magot bsf ya ini contoh salah satu kegiatan riset kami dengan magot memanfaatkan kulit limbah limbah kulit ee jeruk nipis ya ditambah dengan sirup reject gitu jadi ternyata ee magotnya bisa tumbuh dengan baik juga gitu ya dan juga Dia ee kandungan lipidnya bisa naik dengan variasi e pelakuan sirup yang berbeda-beda ya terima kasih Mungkin itu saja bahan paparan kami Mungkin kita bisa lanjutkan dengan tanya jawab atau sharing-sharing pengalaman ya saya juga ingin belajar dari Bapak Ibu semuanya di sini mudah-mudahan bermanfaat apa yang Sudah saya sampaikan dan mohon maaf kalau ada yang kurang-kurang ya terima kasih asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Baik terima kasih kepada Ibu Hanis yang sudah menyampaikan materinya selanjutnya akan ada sesi tanya jawab di sini ee akan dibacakan terlebibih dahulu ee pertanyaan yang ada di slide untuk pertanyaan yang pertama boleh langsung dijawab saja Bu Eh mengenai keefektifan bioremediasi menggunakan cacing itu eh sejauh ini yang kami yang kami ketahui itu dia eh sangat efektif dan juga ee apa ya dia itu lebih tahan ya daripada kadang lebih tahan daripada mikroba juga ya kebanyakan kita pakai untuk yang bioremediasi plastik itu dia bisa ee memakan si plastik itu untuk pertumbuhannya gitu untuk perpanjangan badannya gitu ya itu juga riset yang baru kami lakukan untuk degradasi plastik gitu ya tapi yang kalau di Ris luar negeri yang biremediasi minyak itu emang dia banyak menggunakan cacing ya untuk ee biremediasi lahan-lahan minyak ya lahanl minyak ya terutama yang yang kedalamannya itu tidak bisa di tidak bisa di apa namanya tidak bisa dijangkau oleh tanaman yang berakar panjang ya Misalnya atau oleh bakteri gitu ya jadi si cacing itu bisa mencari jalan sendiri gitu karena cacing itu juga bisa membantu untuk ee menggemburkan tanah itu sehingga jadi ee tanah-tanah yang menggumpal karena banyaknya minyak misalnya ya itu bisa digemburkan oleh si cacing sehingga membantu kerja bakteri Jadi biasanya dia kerja sama dengan bakteri juga ya jadi dia bisa membantu memperluas luas permukaannya supaya si bakteri tadi itu bisa melakukan proses degradasi dengan dengan baik gitu dengan lebih baik jadi si cacing itu membantu untuk menggemburkan tanah membuka membuka pori-pori tanah gitu itu mungkin ya Eh yang berikutnya adalah mana tadi yang kedua ya bagaimana memastikan bahwa remediasi lingkungan efektif dalam menghilangkan polutan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap ekos sistem dan manusia jadi e remediasi lingkungan yang efek yang tidak membahayakan itu ya harusnya yang yang menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan ya Kalaupun dia menggunakan enzim atau misalnya ee apa namanya eh dispersan atau absorben itu kalau bisa sumbernya sumbernya adalah dari bahan-bahan organik jadi kita ada juga riset yang mengembangkan produk produksi dari biodispersan atau bioabsorben gitu ya sekarang itu larinya ke situ Jadi kalau misalnya untuk yang pengolahan air limbah misalnya kan biasanya pakai flokulan koagulan ya tapi supaya dia bisa ee apa ya ramah lingkungan atau tidak berbahaya terhadap lingkungan kita sarankan untuk menggunakan eh bioflokulan atau biokoagulan jadi dari bahan-bahan yang organik tidak dari bahan-bahan yang sintetis mungkin yang itu aja mungkin ya Eh pertanyaan kedua yang ketiga Bagaimana cara pemulan kualitas San secara alami yang tidak membutuhkan anggaran yang besar Nah itu untuk untuk yang mengurangi hemat biaya itu Kalau kami sarankan itu menggunakan agen-agen remedator yang ada di situ jadi kita karakterisasi dulu di situ ya Misalnya ada lahan tercemar nih lahan tercemar kita cek dulu di situ eh e ph-nya berapa misalnya kan Terus eh eh mikrobanya ada enggak di situ terus nutrisinya ada enggak nutrisi-nutrisi dasar yaisi chn misalnya atau nutrisi NPK yang lainnya yang diperlukan oleh si mikrobanya tadi misalnya atau tanamannya gitu ya kalau misalnya kurang baru kita tambahkan mikroba dari luar dan nutrisi dari luar yang murah aja gitu ya jadi misalnya kita pupuknya itu pupuk-pupuk kompos atau pupuk-pupuk yang murah gitu bukan bukan yang mahal-mahal gitu kalau bisa sih pakai kompos aja sudah cukup Sebenarnya ya kan kompos juga dia lebih RAM lkungan daripada pupuk-pupuk sintetis gitu itu mungkin saran yang untuk yang berikutnya ya untuk yang Pertanyaan selanjutnya Apakah polutan akan terakumulasi ke tanaman atau mikkoba yang digunakan sebagai media untuk remediasi dan bagaimana efeknya ke lingkungan Nah untuk mikroba untuk mikroba itu dia biasanya dia akan apa ya dia kan bisa bisa hidup sendiri gitu Ya enggak perlu dikumpulkan juga enggak apa-apa jadi dia biasanya dalam selnya itu dia bisa mendegradasi secara sempurna gitu ya ataupun kalau diakumulasi dia akan ee tetap tinggal di situ gitu di di tanah itu ya tapi kalau tanaman ini kalau tanaman ini agak resiko kalau kita menggunakan tanaman pangan jadi karena dia kan kelihatan dari atas gitu ya Kelihatan daunnya atau apa gitu kalau dia tanaman pangan seperti rumput atau atau tanaman yang bisa dimakan ternak itu biasanya akan menarik menarik minat si ternak tadi itu untuk makan daun-daunnya itu nah itu yang bahaya karena kalau dia mengakumulasi logam berat misalnya nah itu akan pindah ke si hewan ternak tadi gitu makanya disarankan ee memakai tanaman-tanaman yang tidak disukai oleh hewan gitu ya kalaupun rumput ya jangan rumput gajah lah jangan rumput yang disenangi oleh hewan gitu ya sekarang juga susah juga ya kalau misalnya pakai tanaman yang disukai orang sebagai lalapan juga bahaya juga makanya kita harus benar-benar pastikan bahwa tanaman itu tidak disukai oleh hewan atau manusia gitu kemudian yang berikutnya mm seberapa efektif teknologi remediasi digunakan untuk pemulihan kualitas lingkungan bekas tambang nah ini ini ini banyak faktor ya yang menentukan efektif tidaknya teologi remediasi gitu ya jadi kita harus lihat dulu ee konsentrasi si pencemat tadi contohnya misalnya kalau di lingkungan bekas tambang minyak gitu kita lihat dulu minyaknya ada berapa persen gitu ya kalau dia minyaknya lebih dari 25% gitu ya itu terlalu tinggi buat bakteria ya apalagi tanaman itu terlalu tinggi jadi bakteria itu bisa efektif kalau minyaknya itu paling paling tinggi 25% tapi kalau misalnya lebih dari itu misalnya sampai 100% ee apa 70% atau 50% itu harus dikombinasikan dengan ee ekstraksi ya dengan ekstraksi atau recovery minyak dulu gitu ya dengan dengan di dengan di apa namanya menggunakan menggunakan enzim atau menggunakan zat kimia yang organik gitu ya untuk menyerap dulu sih minyaknya tadi ya menyerap mengakumulasi minyaknya dulu sehingga dia berkurang persentase konsentrasi minyak yang pencemarnya itu baru dipakai bakteri gitu bakteri tuh antara 10 sampai 20 lah 25% itu kadang enggak banyak juga bakteri yang bisa ya jadi 10 sampai 20 itu untuk bakteri kita bisa pakai bakteri remediasi minyak Nah setelah sudah 10% bisa kita coba dengan tanaman untuk mengurangi cost ya untuk mengurangi costedasi dengan bakteri karena remedasi dengan bakteri kan juga memerlukan biaya untuk perbanyakan bakterianya kan Tapi kalau dengan tanaman itu lebih murah Jadi kalau sudah mencapai 10% kita bisa Pak Kakak tanaman jadi kombinasi antara ee kimia e fisika kimia apa bakteri dan tanaman itu tergantung pada kondisi awal konsentrasi si pencemaran minyaknya tadi itu contoh di remediasi minyak ya kalau yang di bekas tambang misalnya ee apa namanya logam-logam Tima atau apa itu ee ya itu tadi tergantung tergantung kondisi awal Apakah di situ ada bakteri atau tanaman yang bisa tumbuh di lingkungan itu atau tidak Gitu ya jadi banyak faktor yang harus dipertimbangkan untuk untuk supaya efektif nah yang berikutnya anomali hasil data tph berdasarkan kegiatan biinasi dengan teknik bioagmentasi adanya Ah ini ya bioagmentasi itu kan berarti penambahan ya penambahan bakteri dari luar ya sebenarnya sebenarnya kalau kondisi awal silahan yang tercemar tadi sudah ada bakterinya itu lebih baik Pakai biostimulasi aja jadi ditambah kompos-kompos aja gitu ya ditambah pupuk-pupuk nutrisinya aja gitu karena di dalam kompos itu kan juga ada bakterinya juga kan sebenarnya kan Nah itu eh untuk anomali hasil data itu bisa ada beberapa faktor juga tidak hanya dari prosesnya yang yang harus dicek tapi juga dari eh alat ukur alat ukur tph-nya gitu ya kan ada sekarang alat tph itu pakai rem Scan ya untuk screening yang cepat itu pakai rem scan itu tapi tapi R scan itu kan juga ada punya kelemahan ya dia harus ee lebih banyak titik yang diukur supaya hasilnya semakin valid gitu tapi kalau misalnya yang eh standar pengukuran analisa tph yang kita gunakan adalah dengan GC GC ya g gcms gitu ya Jadi emang ada beberapa perbedaan hasil analisa tph tergantung dari jenis alat yang digunakan dan juga ee metode pengujian yang dipakai itu yang dipakai sebagai rujukan ya untuk berikutnya secara praktik di lapangan Apakah ibu bisa memberikan contoh di daerah mana sedang dilakukan remediasi lahan atau lokasi yang bisa dilihat oleh masyarakat eh terakhir kami sebelum masuk ke brint kita punya proek pilot study Fit remediasi lahan tercemar minyak bumi di di Pekanbaru ya di sebelumevron sebelumevron sebelumevron diakuisisi Pertamina bisa dilihat di situ ya tapi selama di Brin ini kita belum belum yang skala lapangan kita juga pernah ke ada eh remediasi bioremediasi di pesisir pantai di Cilacap dengan Pertamina Cilacap Tapi waktu itu baru apa ya bukan ya deplnya kecil-kecil aja ya Dan juga mungkin sekarang sudah enggak ada gitu ya itu tahun 2015 2016 tapi untuk yang Tahun 2022 ke sini belum ada yang secara lapangan kemudian Bagaimana kita bisa
Resume
Categories