Webinar 32 Ecoedu.id Optimalisasi Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH)
PGkq9itA2p8 • 2023-06-22
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
salah satunya dapat dilakukan melalui
pelatihan
ekoedu hadir sebagai platform pelatihan
lingkungan hidup yang bertujuan untuk
meningkatkan kinerja dan kualitas sumber
daya manusia
[Musik]
saat ini kami memiliki 15 paket
pelatihan yaitu persetujuan teknis air
limbah persetujuan teknis emisi udara
persetujuan teknis limbah B3 penyusunan
dokumen klhs penyusunan dokumen rpplh
pemodelan kualitas air sungai pemodelan
dispersi udara pemodelan air tanah life
cycle assesment perhitungan emisi gas
rumah kaca pengelolaan banjir dan
sedimentasi Sungai perancangan dan
pemilihan insenator sampah dan limbah B3
pemantauan kualitas udara dan air
menggunakan sensor pelatihan sistem
informasi geografis dan pelatihan remote
alumni pelatihan kami sudah lebih dari
2500 orang yang berasal dari seluruh
Indonesia layanan kami terbuka untuk
perusahaan pemerintahan perorangan
ataupun pemerhati lingkungan Eko Edo
selalu berusaha menyajikan pelatihan
yang berkualitas dengan menghadirkan
pengajar yang berpengalaman
memberikan pengalaman langsung dengan
praktikum
dan e-learning yang dapat diakses di
manapun
[Musik]
jadi awalnya saya mengikuti pelatihan
Eko Id ini memang dari grup-grup di
alumni yang bayarnya setelah itu
pelatihan ini cerita mereka itu sungguh
bisa dianggap menarik ya karena mereka
mengetahui mereka tentang yang pengen
mereka ketahui itu meningkat gitu ya
kemudian skill-skill yang dihasilkan
dari hasil pelatihan itu juga cukup bisa
dilihat begitu ya terasa gitu manfaatnya
di kami terutama untuk para konsumen
sehingga
sempat mengikuti pelatihannya juga dan
itu terbukti benar
saya lihat Instagram itu ada dua itu ya
masyarakat pelatihan
terlebih dahulu
[Musik]
nah Menurut saya itu menjadi hal yang
membuat tertarik untuk pelatihan
saya sering lihat di Instagram gitu
Bagaimana
sih selalu terkini terus mengikuti zaman
dan juga pelatihnya atau mengantarnya
itu bagus-bagus dan
terbaiklah kehidupannya
[Musik]
yang pertama memang Tentu saja Ini
meningkatkan dan maksimalkan skill-skill
yang kayak harapkan begitu namun dalam
penyusunan dokumen Anda terus saya jadi
bisa lebih efektif juga punya update
update persoalan-persoalan dalam
kebiasaan Anda terkini dari ahlinya
langsung di lapangan begitu yang
pengalamannya tidak dilakukan menurut
saya pelatihan yang disediakan
bermanfaat sekali dan mudah untuk
aktifnya jadi ada teknologi terbaru yang
dapat
[Musik]
mempereratnya juga mudah sekali untuk
dipahami Alhamdulillah bisa mengikuti
dan juga menambah ilmu pengetahuan yang
banyak banget
[Musik]
e-learning ini memang di memang sangat
diperlukan sekali ya terutama untuk
pihak yang dengan keterbatasan
pengetahuan kemudian juga waktu itu
memberikan kita kesempatan untuk kembali
mengingat kembali mendengarkan hafalan
yang mungkin kurang jelas kemudian juga
kita bisa mengulang sesering mungkin
yang kita inginkan kita juga bisa Redmi
kembali sehingga belajar kita bisa lebih
efektif dan efisien itu membantu sekali
ketika pada saat penyampaian materi ada
yang ketinggalan gitu Jadi saya bisa
lihat materi itu bisa
sangat membantu Mbak jadi saya ambil
materi terus lihat video yang bisa
diakses kapan aja dan gimana
[Musik]
4 juta dengan informasi yang kami
peroleh itu jauh dari sebelumnya jadi
apa namanya ya Kalau saya bilang terlalu
murah itu jadi
[Musik]
pun sangat membantu ya dalam
menyelesaikan satu pekerjaan yang ada di
lingkungan saya sendiri
[Musik]
e-ktp
efektif tepat dan profesional
dan Hebat Keren profesional dan juga
kedinginan
[Musik]
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat datang Bapak Ibu
semua di webinar ke-32 yang
diselenggarakan oleh Indonesia hari ini
kita akan membahas mengenai optimalisasi
rencana perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup yang akan kita bahas
dari pukul 10 hingga pukul 12 siang
nanti sebelumnya Perkenalkan nama saya
Silvi saya yang akan menemani bapak ibu
semua di webinar pada hari ini kita akan
buka webinar ini dengan membaca doa
menurut agama dan kepercayaannya
masing-masing Berdoa dimulai
Ya berdoa di cukupkan kita juga akan
buka dengan menyanyikan lagu Indonesia
Raya bersama-sama
[Musik]
[Tepuk tangan]
[Musik]
saya ucapkan terima kasih banyak kepada
200 peserta yang sudah bergabung di zoom
meeting pada hari ini mungkin saya akan
sahabat terlebih dahulu ini Bapak Ibu
yang sudah on kirim Saya ingin tahu nih
Bapak dan Ibu berasal dari provinsi mana
atau kota mana Dan juga mungkin boleh
nanti disebutkan alasan kenapa mengikuti
webinar pada hari ini Oke di sini sudah
ada Ibu Monalisa buku Monalisa
pagi buat Mbak Iya Bagaimana Bu kabarnya
baik sehat baik sehat
dari provinsi mana atau dari kota manamu
Saya dari provinsi Riau Bapak dalil bank
provinsi yang Oke Baik Ibu boleh Ibu
diceritakan mungkin
hari ini mungkin Apakah pembahasannya
memang
berhubungan dengan yang sedang ibu
kerjakan
Kebetulan saya banyak menulis terkait
dengan air kualitas air jadi saya butuh
informasi terbaru tentang
perairan sungai
nah kemudian saya juga perlu tahu
tentang apa daya beban pencemar mungkin
cara lain menghitungnya selama ini kita
akan tahu daya tampung beban Summer itu
dihitung dari daya tampung baku mutu
dikurangi daya tampung terukur Nah ada
informasi katanya Ada cara lain Saya
lagi nunggu nih terkait dengan bapak
Profesor ya yang suka tiap kali ini kan
hanya satu orang gitu dalam beberapa
pertanyaan saya kan saya menanyakan
apakah ada cara lain selain menghitung
itu memang ada sih yang raja Masa Tapi
itu agak rumit gitu menurut saya Karena
saya biasanya suka berhitung dengan
angka-angka gitu Mbak Jadi kalau
memungkinkan yang seperti itu bisa
dibantu kami ini
Oke baik mungkin nanti kamu juga buka
sesi tanya jawab ya mungkin nanti bisa
ditanyakan secara langsung ataupun nanti
ada di selain hidup Oke terima kasih bu
semoga sehat selalu ya Bu Amin semoga
Oke selanjutnya ini
Selatan
Selamat pagi Pak
Halo selamat pagi pak ya selamat pagi
sudah terima kasih
Saya dari Provinsi Sulawesi Tenggara
tepatnya di Kabupaten konares Selatan
saya tertarik untuk mengikuti
webinar hari ini dengan topik
optimalisasi RPP lah ya karena ini
merupakan
tupoksi saya di dinas lingkungan hidup
saya
tahun ini sementara menyusun rpplk Jadi
pingin lebih apa
bagaimana sih proses apa namanya itu
urutan-urutan untuk menyusun sebuah rpph
Jadi mungkin kegiatan hari ini merupakan
sangat berarti bagi saya ya
mudah-mudahan saya bisa mendapatkan
masukan-masukan sehingga
apa sangat membantu di dalam pelaksanaan
tugas saya nantinya demikian
Terima kasih pak Mungkin nanti boleh ya
Pak sama nanti kami ada sesi tanya jawab
mungkin
selanjutnya ada Ibu yusnani
Selamat pagi ibu
Selamat pagi Bu
atau mungkin di sini ada apa aja
Selamat pagi Pak
Oke
atau kita beralih ke bapak Firdaus
mungkin
Selamat pagi Pak
ya Selamat pagi Bu Bagaimana pak
kabarnya
dari provinsi ataupun dari kota mana Pak
Ya baik terima kasih Bu saya Perkenalkan
diri saya Firdaus Habibie saya berasal
dari dinas lingkungan hidup Kabupaten
Morowali Provinsi Sulawesi Tengah
oke Ya mungkin Boleh Pak ini diceritakan
juga Pak Kenapa Bapak ingin mengikuti
webinar di pagi hari ini mungkin Pak Ya
baik jadi memang untuk
kegiatan dokumen penyusunan-dokumen
rpplh ini kan merupakan satu dokumen
perencanaan untuk
pembangunan
Kabupaten maupun provinsi kedepan
sehingga ini kami sendiri dari dinas
lingkungan hidup sangat penting untuk
mempelajari ini ketika misalnya sudah
ada dokumennya itu kita bisa lakukan
evaluasi sendiri atau mungkin bisa
melakukan apa perubahan-perubahan
dokumen karena
di tempat kami sendiri itu terkait
masalah investasi itu sangat sangat
tinggi sehingga mungkin
perubahan-perubahan dokumen kedepannya
itu bisa kita lakukan untuk khusus
Kabupaten Morowali Saya kira itu Bu
terima kasih Oke baik ya terima kasih
banyak ya Pak sudah menyempatkan untuk
hadir di webinar pada pagi hari ini Oke
Mungkin saya juga sebelum mulai materi
nanti saya akan sedikit
memperkenalkannya mengenai bapak dan ibu
semua masih baru mendengar
Oke Mungkin saya akan memperkenalkan
sedikit mengenai
pusat pelatihan bersertifikat yang
berfokus pada pelatihan lingkungan hidup
pelatihan kami ini diselenggarakan
bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan
kualitas sumber daya manusia baik secara
individu maupun instansi lalu pelayanan
kami juga terbuka untuk perusahaan
pemerintah perorangan pemerhati
lingkungan dan pihak lain yang ingin
meningkatkan kompetensinya di bidang
lingkungan pelatihan kami juga ini
diselenggarakan secara online maupun
offline
nah lalu pelatihan kami juga ini
berbasis SPL yang pertama yaitu silabus
yang komprehensif lalu pengajian yang
berkualitas dan juga kami selalu
mengedepankan latihan praktis
mengutamakan pembelajaran dengan praktik
melalui studi kasus dan juga akses
e-learning yang mana Dengan e-learning
ini bapak ibu semua peserta pelatihan
kami itu dapat mengakses materi dan
mengulang materi dimanapun
Nah berikut beberapa pengajaran yang ada
di Eco edu ada dari
mayoritas merupakan
dosen-dosen dari ITB dari berbagai
keilmuan ada dari teknik lingkungan
matematika rekayasa kehutanan lalu juga
ada teknik kimia Lalu ada teknik geodesi
dan geomatika dan masih banyak lagi
pengajar-pengajar yang ada di
berikut juga ada 15 paket pelatihan yang
kami selenggarakan mulai dari penyusunan
dokumen salah satunya ada penyusunan
dokumen yang akan menjadi pembahasan
pada hari ini lalu juga ada
asesment lalu juga ada mengenai
persetujuan teknis lalu pemodelan
perhitungan grk ada juga Sig lalu
pemantauan kualitas udara dan air
menggunakan sensor perancangan dan
pengelolaan banjir dan sedimentasi
sungai juga
Nah berikut saya informasikan mengenai
beberapa pelatihan terdekat yang akan
kami selenggarakan Jadi bagi bapak ibu
semua yang berminat mungkin bisa
langsung untuk melakukan pendaftaran di
pendaftaran dot Eko
pendaftaran.e.co.id Nah untuk yang
terdekat ini ada setelah
Idul Adha ya bapak ibu semua ada
pelatihan penunjang dokumen
teknis untuk emisi udara lalu di
berbarengan dengan pelatihan pengelolaan
banjir dan sedimentasi Sungai
menggunakan hackers lalu selanjutnya ada
pelatihan perhitungan emisi gas rumah
kaca dan untuk ketiga pelatihan ini
masih ada diskon bapak ibu semua jadi
Silahkan untuk segera mendaftar sebelum
diskonnya habis
lalu juga kami menyelenggarakan
pelatihan pemantauan kualitas udara dan
air menggunakan teknologi sensor dan
analizer Lalu ada juga pelatihan
perancangan dan pemilihan instalator
dalam pengelolaan sampah dan limbah B3
dan ini selanjutnya ada pelatihan
penyusunan dokumen rpplh menggunakan
metode gips dan sistem dinamic ini bagi
bapak ibu semua yang ingin mempelajari
lebih lanjut mengenai penyusunan dokumen
rpplh setelah mengikuti webinar ini
silahkan langsung Segera mendaftar
karena diskon ini memiliki batas
waktu.id
[Musik]
oke baiklah jika bapak ibu semua
ada yang masih ingin ditanyakan mengenai
pelatihan yang akan kami selenggarakan
boleh untuk mengunjungi sosial media
kami maupun melalui WhatsApp di sini ada
dua admin kami ada adminris dan
adminissa silahkan untuk bagi yang masih
bertanya-tanya ataupun Ingin mendaftar
silahkan untuk menghubungi
semua sudah
memutuskan ingin apa saja boleh langsung
mengisi pendaftaran di pendaftaran
oke nah itu saja mungkin perkenalan
sedikit perkenalan mengenai
pelatihan karena pelatihan kami ini
diselenggarakan 5 hari jadi mungkin akan
lebih leluasa untuk bapak ibu semua bisa
bertanya dan mencoba juga bagaimana
terkait penyusunan dokumennya
dan di pelatihan kami juga ini bapak ibu
semua tidak terbatas bertanya hanya saat
pelatihan saja tapi Bapak Ibu bisa
bertanya setelah pelatihan Jika ada
hal-hal yang ingin didiskusikan terkait
pelatihan ataupun yang Bapak kerjakan
boleh
tetap menghubungi kami setelah pelatihan
Jadi berkepanjangannya Bapak Ibu
semuanya diskusinya untuk bagi alumni
pelatihan kami saja mungkin kita kembali
lagi ke topik webinar kita pada hari ini
mengenai optimalisasi rencana
perlindungan dan pengelolaan lingkungan
hidup atau rpplh Ya setahu bahwa
Lingkungan Hidup itu harus kita jaga
karena itu sangat penting untuk
keberlangsungan hidup kita salah satunya
ini kita lindungi dengan rencana
perlindungan dan pengelolaan lingkungan
hidup nah Bagaimana sih cara
mengoptimalisasi dari rplh ini agar
tidak hanya sebatas dokumen saja Oke
kita akan membahas hari ini mengenai
topik tersebut dengan
bapak dokter Sofyan STMT yang merupakan
dosen teknik lingkungan
Selamat pagi Pak Asep Selamat pagi Mbak
Silvi dan juga bapak ibu semua yang
hadir pada acara webinar pagi hari ini
bagaimana Pak sehat hari ini
Alhamdulillah sehat alhamdulillah
yang ingin bertanya kami akan kirimkan
link selanjutnya di kolom
baik bismillahirrahmanirrahim
assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Bapak Ibu yang saya hormati
kembali kita membahas salah satu topik
lingkungan yang sangat penting pada pagi
hari ini yaitu tentang rpplh
saya akan mulai dengan regulasi rpplh
jadi regulasi rpplh ini ada di
undang-undang 32
tahun
2009 ya
kemudian
ada di undang-undang 11 2020 kita kerja
dan juga undang-undang Nomor 6 Tahun
jadi undang-undang tentang lingkungan
hidup itu ada di undang-undang 32 Tahun
2009 Kemudian pada tahun 2020
undang-undang
329 ini menjadi salah satu undang-undang
yang terkena omnibus law
ya Sehingga
lahirlah undang-undang nomor 11 tahun
2020 tentang Cipta kerja
nah Apa itu omnibus slow ya omnibu slow
adalah
menggabungkan
beberapa undang-undang menjadi satu ya
secara bersamaan
sehingga undang-undang 32 2009 ini ada
di dalam undang-undang 11 tahun 2020
apa yang terjadi dengan undang-undang 32
Tahun 2009
undang-undang 32 Tahun 2009 ada yang
dihapus pasalnya
ada yang diubah
dan ada juga yang tetap
Nah karena ada pasal-pasal di
undang-undang 32 Tahun 2009 yang tetap
tidak dihapus atau diubah
melalui omnibus Law undang-undang 11
tahun 2020
maka undang-undang 32 yang tidak
dihapus dan tidak diubah itu tetap
berlaku
jadi kita bisa menyebutkan undang-undang
tahun 2009
Joe undang-undang 11 tahun 2020 ya
kemudian
ada perkembangan baru ya
yaitu putusan Mahkamah Konstitusi nomor
91 tahun 2020
yang menginginkan undang-undang Cipta
kerja ini diperbaiki paling lambat tahun
2022 ya karena diberi waktu dari tahun
2020 ini selama 2 tahun
kemudian
di bulan Desember
2022 keluarlah
undang-undang nomor 6
tahun 2003 tentang penetapan
Perpu Nomor 2 Tahun 2022 menjadi
undang-undang
jadi setelah adanya
keberatan dari Beberapa elemen
masyarakat tentang undang-undang Cipta
kerja
masyarakat melayangkan
ke mahkamah konstitusi dan Mahkamah
Konstitusi memerintahkan agar ada
perbaikan selama 2 tahun
dikeluarkanlah Perpu Nomor 2
dan kemudian keluarlah undang-undang
Nomor 6 Tahun 2023
jadi kita bisa katakan bahwa
undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 ini
menjadi pengganti undang-undang cinta
kerja
kemudian kita coba lihat dari mulai
undang-undang 32 2009 ya
definisi rpplh itu ada di pasal 1 ayat 4
di undang-undang cipta kerja
undang-undang 11 2020 pasal 1 ini diubah
namun kalimat definisi rpplh ini tetap
jadi tetap isinya sama dengan
undang-undang 32 2009
ya tidak diubah ada di ayat 4 demikian
juga di undang-undang nomor 6 dan 2023
isinya Sama persis dengan
undang-undang 11 2020 jadi di dalam
undang-undang
623 ini tidak semua
undang-undang 11 2020 ini diubah jadi
hanya sebagian saja yang menjadi
perhatian Mahkamah Konstitusi
kebanyakan itu isinya sama ya atau tetap
termasuk untuk
rpplh ini
di undang-undang 6 2023 ini
tidak diubah ya tidak diubah sama dengan
undang-undang 11 2020
kemudian
undang-undang 32 2009 pasal 9 dan 10
tentang Ketentuan rpplh di dalam
undang-undang Cipta kerja maupun
undang-undang 6 2023 itu tetap bunyinya
tidak diubah ya artinya pasal 9 dan 10
ini masih berlaku demikian juga pasal 12
ini juga tetap artinya masih berlaku
kemudian pasal 63
di undang-undang 32 2009 ini diubah di
undang-undang 11 2020 dan juga di
undang-undang 6 2023 namun perihal rpplh
isi kalimat ini tetap
Nah jadi di sini kita ada
pasal 9 10 dan 12 yang isinya tetap sama
dengan undang-undang 32 kemudian ada
pasal 1 dan pasal 63 yang pasalnya
diubah tetapi perubahannya bukan tentang
rpplh artinya rpplh tetap isinya sama
dengan undang-undang 32 2009
kemudian
selain undang-undang rpplh juga diatur
di dalam surat edaran Menteri Lingkungan
Hidup nomor 5 tahun 2016 tentang pedoman
penyusunan rpplh
Jadi Bapak Ibu yang berkesempatan hadir
pada saat ini silahkan untuk mendownload
surat edaran nomor 5 tahun 2016 nanti
tinggal masuk ke Google cari surat
edaran nomor 5 tahun 2016 nanti akan
muncul file yang bisa di download
kemudian kita akan bahas kembali ya
tentang ini tentang apa saja regulasi
rpplh di dalam undang-undang
yang masih berlaku yang pertama definisi
rpplh definisi yang ada di undang-undang
32 ini masih dipertahankan di
undang-undang Nomor 6 Tahun 2023
jadi rpplh adalah perencanaan tertulis
yang memuat potensi
masalah lingkungan hidup serta upaya
perlindungan dan pengelolaannya dalam
kurun waktu tertentu
kemudian
Pasal 10 ayat 4 Tahun 2009 kita tahu ya
bahwa pasal 10 ini
adalah pasal yang tidak diubah oleh
undang-undang Cipta kerja maupun
undang-undang Nomor 6 Tahun 2023 jadi
Isinya tetap
rpplh memuat rencana tentang pemanfaatan
pencadangan
pemeliharaan perlindungan pengendalian
dan adaptasi serta mitigasi perubahan
iklim
demikian juga di pasal 12
rpplh menjadi dasar penyusunan rpjmd dan
rpjpd
pemanfaatan sumber daya alam dilakukan
berdasarkan rpplh dalam hal rpplh belum
disusun pemanfaatan berdasarkan daya
dukung daya tampung
kemudian
di pasal 14 ini juga termasuk pasal yang
tidak diubah jadi pasal di 32 itu mulai
diubah di pasal 20 ya jadi pasal 1
definisi diubah kemudian pasal 20
sehingga pasal 2 sampai pasal 19 itu
tidak termasuk yang diubah oleh omnibus
slow di pasal 14 di sini ada instrumen
pencegahan dan kalau kita lihat kita
ambil
slide dari klhk yang menjelaskan tentang
posisi dan peran rpph
terhadap
instrumen pencegahan lainnya di sini
kita lihat
rpplh ini sangat strategis
karena rpplh ini
merupakan
Masukan ya jadi sumber informasi untuk
penyusunan klhs untuk penyusunan AMDAL
untuk pembuatan kebijakan rencana dan
program jadi posisi rpplh ini sangat
strategis
sangat penting
Kemudian
dari sisi input ya Nah inputnya di sini
ada Eco region
inventarisasi LH dan sistem informasi
sistem informasi yang kita miliki
Saya mengutip dari
slidenya klhk ya tentang rpplh tadi juga
sudah kita bahas di sini bahwa rpplh
provinsi dan atau Kabupaten kota
merupakan bagian dari kerangka
perencanaan pembangunan provinsi
jadi rpph ini tidak terpisahkan tidak
berdiri sendiri tapi merupakan bagian
dari kerangka pembangunan nasional dan
juga daerah
muatan rpplh harus sebagai
ya sebagai pelindung
penjaga dari lingkungan dan juga menjadi
dasar dan dimuat Jadi bagi
rpjpn rpjmn rpjmd
yang belum mengacu memuat
rpplh
itu adalah salah
karena rpplh ini ada di dalam
undang-undang
jadi posisinya sangat kuat
tadi disebutkan bagi yang belum menyusun
rpplh maka harus berdasarkan analisis
daya dukung dan daya tampung
yang dalam hal ini dikerjakan oleh klhs
sehingga klhs juga memiliki posisi yang
kuat di dalam perencanaan pembangunan
nasional dan juga daerah
rpplh provinsi merupakan acuan bagi
rpplh kabupaten kota
kemudian juga di sini
harmonisasi pembangunan dengan daya
dukung daya tampung ini menjadi mutlak
kemudian juga
kelestarian ekosistem keberlangsungan
kehidupan tata kelola pemerintahan
perubahan iklim ini harus masuk di dalam
rpjmd rpjpd
karena itu merupakan amanat rpplh
Nah itu adalah tentang regulasi regulasi
yang bisa Bapak Ibu lihat di
undang-undang 32 2009 undang-undang 6
2023 dan juga tadi surat edaran ya Nomor
5 tahun 2016 Sekarang kita akan masuk ke
dalam konsep dan metodologi rpplh
jadi di dalam konsep rpplh ya kita sudah
tahu tadi gambaran besarnya bahwa
rpplh ini harus menjadi perangkat yang
bisa menjaga melindungi lingkungan
nah tentu
harus ada persiapan ya Nah di sini ada
persiapan berupa tim inventarisasi LH
kemudian juga data dan informasi
data dan informasi ini menjadi sangat
penting karena kalau data dan
informasinya salah bisa jadi rpplh nya
juga salah
sehingga
identifikasi data dan informasi ini
harus
dipersiapkan termasuk metodologi rencana
kerja dan juga penyiapan kunjungan
lapangan
Setelah itu dilakukan pengumpulan data
dan informasi
pengumpulan data dan informasi ini Baik
data sekunder maupun data primer
basisnya harus menggunakan peta Eco
region dan valuasi ekonomi lingkungan
hidup nanti kita akan bahas lebih jauh
tentang valuasi ekonomi lingkungan hidup
kemudian
kita lakukan analisis spasial
jadi setelah datanya terkumpul kita
lakukan analisis spasial dan juga DPS
Kita tentukan daya dukung daya tampung
lingkungan hidup untuk air pangan laut
dan juga yang lainnya
baru kita rumuskan muatan rpplh arah
kebijakan strategi implementasi mulai
dari rencana pemanfaatan pemeliharaan
pengendalian dan juga perubahan iklim
nanti kita lakukan
Run Perda rpplh untuk menyusun
Rancangan peraturan daerah
nah di dalam pelaksanaannya kita harus
melibatkan pihak terkait
baik instansi perguruan tinggi lembaga
maupun masyarakat
karena ini merupakan rencana bersama
antara pemerintah dan masyarakat
hal yang paling penting di dalam rpplh
adalah data
Nah kita sudah tahu bahwa data di kita
ini seringkali tidak konsisten ya antar
satu instansi dan instansi lain misalnya
dinas a dengan dinas B angkanya berbeda
nah ini harus disinkronkan dulu angka
mana yang akan diambil ya kemudian juga
kita harus cek yang pertama potensi dan
ketersediaan
ya
kita punya apa saja
sumber daya alam yang ada di daerah kita
jadi kalau rpplh provinsi levelnya
provinsi rpph kabupaten kota levelnya
kabupaten kota misalnya rpplh provinsi
di provinsi kita kita memiliki sumber
daya alam hayati apa saja non hayati apa
saja baik yang terbarukan maupun yang
tidak terbarukan
potensi dan ketersediaannya apa saja ya
jangan sampai misalnya luas hutan kita
tidak tahu data yang pasti tentu ini
menjadi lemah di dalam kita membuat
rpplh karena datanya tidak pasti antar
dinas ada yang bilang 1 juta hektar yang
satu 1,2 juta hektar ini ada selisih Ya
tentu ini harus disinkronkan dulu
kemudian bentuk kerusakan
bentuk kerusakan ini juga harus
dipetakan di dalam analisis spasial
jenis yang dimanfaatkan bentuk
penguasaan pengetahuan pengelolaan dan
konflik serta penyebab konflik
pengelolaan
di dalam data-data daerah bentuk
penguasaan ini seringkali tidak
dimunculkan oleh instansi terkait nah
ini akan menimbulkan pertanyaan mengapa
bentuk penguasaan Ya baik itu izin
tambang izin perkebunan ataupun izin
usaha yang lainnya Mengapa ini tidak
menjadi
dokumen publik
di dalam rpplh ini Harus
ditampilkan ya sebagai dokumen
input sebagai data masukan
kemudian nanti ya kalau di tingkat
Kementerian tentu di sini ada menteri LH
kalau di tingkat provinsi tentu di sini
adalah
instansi yang terkait jadi di dalam
inventaris
inventarisasi Lingkungan Hidup ini tidak
bisa beda-beda antara Nasional Pulau
provinsi dan juga kabupaten kota
ini harus terintegrasi
di dalam data
juga harus berbasis spasial
di dalam spasial ini kita sudah banyak
mengalami kemajuan dengan adanya
one map polisi ya kebijakan satu peta di
sana ada pengawasan dari dig
di dalam
mengawasi peta supaya sama
tinggal nanti bagaimana
ketersediaan data di tiap daerah Nah
jadi ini adalah langkah yang paling
penting di dalam menghasilkan
rpplh yang bagus jadi datanya Ini harus
ada
contoh data yang harus ada adalah
status dan kondisi ekosistem yang cemas
kinerja jasa lingkungan hidup D3 tlh
ancaman ruang penghidupan masyarakat
ancaman terhadap kawasan tertentu risiko
kesehatan emisi grk ini harus ada
datanya dalam bentuk spasial
kemudian nanti
data-data ini
dianalisis menggunakan batas
administrasi dan juga batas fungsional
Mengapa diperlukan batas fungsional
karena
kadang-kadang dampak lingkungan ini
tidak mengenal batas administrasi
kerusakan lingkungan di daerah hulu
misalnya kabupaten yang terletak di Hulu
itu menyebabkan banjir di daerah Hilir
yang merupakan kabupaten yang berbeda
demikian juga terjadi kebakaran hutan di
salah satu kabupaten menyebabkan
pencemaran udara di kabupaten lain yang
tidak memiliki
kebakaran hutan
jadi baik itu berbasis Das maupun
wilayah udara ini harus dipertimbangkan
di dalam rpplh karena rpplh ini bersifat
dinamis dan juga bersifat
komprehensif
artinya lintas batas
ya kalau kita melakukan analisis rpplh
ini sangat spesifik hanya kabupaten kita
saja tentu ini tidak relevan
dengan tujuan dari rpplh untuk
melindungi wilayah kita baik yang
terjadi di lingkungan kita ataupun dari
wilayah lain
dan juga dari wilayah kita ke wilayah
lain
Nah jadi di sini kita harus melihat
suatu batas ekologis atau fungsional
yang tepat untuk studi rpplh kita
sehingga kita bisa mendapatkan
hasil rpph yang maksimal apa yang
optimal
kemudian juga
di dalam melihat rpplh karena berbasis
spasial Artinya kita melihat sebagai
wilayah
kita lihat sebagai suatu wilayah di sini
rpplh kalau kita lihat
ya
rpplh kalau kita lihat di sini menjadi
satu dokumen tertulis perencanaan
terhadap potensi jadi kita lihat
potensinya
kemudian permasalahan
tentu potensi harus terukur kita ukur
pakai daya dukung daya tampung
kemudian permasalahan
kita lihat baku mutu kerusakan dan
pencemaran
ya dan juga
upaya-upaya ke depan ya upaya ke depan
tentu di sini ada rencana tata ruang
rencana pembangunan yang merupakan upaya
daerah itu untuk mencapai kehidupan yang
maju sejahtera adil dan makmur
jadi di sini rpplh melihat
tiga hal ini secara terintegrasi mulai
dari potensi
masalah dan rencana dilihat
ya
dari sisi perspektif waktu
rencana ini 20 tahun ya
tapi rpph itu lebih panjang 30 tahun
30 tahun ke depan kita lihat
tentunya kita harus lihat kalau bapak
ibu menyusun rpph di tahun 2023 ini
artinya kita harus lihat bagaimana
potensi dalam bentuk daya dukung dan
daya tampung di tahun 2023 ini
Jadi bukan melihat daya dukung 20 tahun
yang lalu atau 30 tahun yang lalu karena
mungkin sudah berubah jadi data yang
[Musik]
dalam hal ini data yang update itu
menjadi sangat penting karena kita ingin
memotret
potensi sekarang
dan juga kerusakan sekarang kita lihat
dan juga rencana
jadi ketiga hal ini kita lihat dalam
konteks spasial
tahapan pembuatan rpplh ada di dalam
surat edaran
nomor 5 tahun 2016 ya dimulai dengan
inventarisasi lingkungan hidup
pengolahan data dan informasi
analisis data dan informasi untuk
menyepakati isu pokok
penentuan target
rpplh 30 tahun dan penyusunan muatan
untuk 30 tahun jadi di sini langkah
pertama tentunya Sumber data ya
slhd 5 tahun terakhir profil
daerah-daerah dalam angka 5 tahun
terakhir
iklh 3 tahun terakhir peta indikasi daya
dukung daya tampung data dan informasi
kehutanan tingkat provinsi kabupaten
kota
ini di buat dalam tahap inventarisasi
lingkungan hidup tentunya harus memiliki
data-data spasial seperti yang tadi kita
sebutkan kemudian kita olah kita
kelompokkan data-data itu menjadi 3
pertama adalah potensi ya dan kondisi
lingkungan hidup yang kedua adalah upaya
pengelolaan lingkungan hidup yang ketiga
adalah kejadian bencana pencemaran dan
kerusakan lingkungan hidup yang terjadi
di wilayah tersebut
sehingga nanti dari sana kita buat
sebuah daftar isu strategis
berupa tabulasi atau Tabel data potensi
dan kondisi
indikasi daya dukung daya tampung
dibandingkan dengan keberlangsungan
fungsi lingkungan
jadi kalau kita bandingkan dengan
analisis SWOT ya
kalau kita bandingkan dengan analisis
SWOT strength weakness opportunity dan
treat
Strange kira-kira potensi ya
potensi dan kondisi lingkungan hidup
kemudian witness ini adalah bencana
pencemaran dan kerusakan
kemudian opportunity ini adalah upaya
dan trik itu adalah ancaman dari luar
misalnya perubahan iklim
jadi
kerangka di dalam pengolahan data ini
mirip dengan analisis SWOT tetapi kita
tuangkan dalam bentuk tabel
jadi ada tabel potensi
ada tabel upaya ada tabel
kerusakan dan pencemaran
nah tentu di dalam analisis SWOT ya
kita bisa tahu
bahwa untuk mencapai
pembangunan yang maksimum kita harus
memaksimalkan strength kekuatan dan
opportunity
dan mengurangi weakness serta thread
atau ancaman
jadi di dalam SWOT
SWOT
kita harus
maksimalkan strength dan opportunity dan
kurangi witness serta
treat jadi di sini string adalah potensi
kita harus maksimalkan potensi
tapi di sini ada bencana pencemaran dan
kerusakan ini yang harus ya sebagai
witness ini harus kita turunkan
kemudian tentunya di sini ada
opportunity ya peluang pemanfaatan dari
potensi yang ada di kita dan juga ada
ancaman yang harus Kita waspadai
Nah jadi dengan kerangka
SWOT itu
kita sepakat mana yang paling
pokok ya Nah untuk mengetahui yang mana
paling kokoh kita bisa menggunakan DPR
jadi DPS CR ini merupakan alat yang kita
gunakan untuk melihat mana yang paling
prioritas
nanti kita akan bahas ya tentang DPR
tetapi kita sudah tahu
instrumen dan kerangka berpikirnya
pertama adalah SWOT
kedua adalah DPR sehingga kita memiliki
target rpplh 30 tahun
target-target ini harus menggunakan
yang kuantitatif ya yang terukur
misalnya dengan iklh
diusahakan terukur
baru dari sana kita turunkan lagi di
dalam muatan rpph untuk 30 tahun berupa
arahan kebijakan strategi implementasi
dan indikasi program
jadi tentunya setelah kita analisis
potensi upaya dan masalah
Kita harus melakukan optimalisasi
berupa
optimalisasi
pemanfaatan atau pencadangan
juga pemeliharaan pengendalian dan
adaptasi
dan mitigasi terhadap perubahan iklim
jadi kita membuat rencana 30 tahun ke
depan ya yang berdasarkan
analisis mulai dari analisis data
analisis SWOT analisis DPR
nanti setelah selesai kita Tuliskan
dokumennya diverifikasi ditetapkan dan
juga dilakukan monitoring pelaporan dan
review
kemudian ini sama dengan yang tadi cuman
bentuknya
agak beda ya di sini bentuknya
ke bawah gini ini bentuknya ke kanan
tapi isinya sama
isinya sama ya dari kiri sampai ke kanan
nah
di sini yang perlu menjadi perhatian
bahwa
rpplh harus memperhatikan karakter dan
fungsi ekologis
jadi di dalam merencanakan pembangunan
ini harus melihat karakter dan fungsi
ekologis
misalnya daerah yang memiliki
keterbatasan air
jangan
merencanakan kegiatan-kegiatan yang
menghabiskan air
daerah yang
daerah banjir rawan banjir
harus menyesuaikan program
pembangunannya yang sesuai dengan
karakter dan fungsi ekologis
termasuk kalau daerah kita daerah gambut
jangan dipaksakan
kegiatan-kegiatan di tanah mineral
dilaksanakan di daerah gambut
nanti akan terjadi
kegagalan di dalam pembangunan
sehingga analisis
karakter dan fungsi ekologis ini
harus menjadi dasar
di dalam penyusunan rpplh
juga sebaran penduduk potensi SDA
aspirasi masyarakat dan juga perubahan
iklim nanti
rpplh akan kita susun secara hits atau
hits holistik integratif tematik dan
spasial
kemudian
penulisan dokumen rpplh
ini ada isi dari pendahuluan
kondisi
permasalahan arahan nanti silakan Bapak
Ibu lihat ya
lebih detil tentang penulisan dokumen
nah ini adalah dpsr yang tadi kita bahas
ya jadi DPS Ir ini
sebagai alat untuk
menyepakati isu pokok karena isu ini kan
banyak sekali di sini ini kita sudah
Buat tabel
Isinya banyak sekali Nah sekarang mana
yang menjadi isu pokok Nah kita coba
susun menggunakan DPS ya
jadi DPS Ir ini terdiri dari ya mungkin
saya gambarnya ini saja
driver
pressure
dps-nya
impact r nya respon
jadi kalau kita lihat di sini
di dalam surat edaran ya
silakan Nanti dibaca oleh Bapak Ibu
driver ini merupakan
hal yang mendorong terjadinya perubahan
lingkungan
misalnya pertumbuhan penduduk
pembangunan infrastruktur ya Nah jadi di
dalam
merencanakan 30 tahun ke depan
kita harus merencanakan
memprediksi pertumbuhan penduduk sampai
30 tahun yang akan datang
karena ini merupakan driver
dan juga sebarannya Misalnya ini ada
sebuah daerah
kemudian pertumbuhan penduduk terbesar
di utara
di selatan ini tidak terlalu ya
berarti
yang akan menjadi isu pokok adalah
daerah Utara
Tadi saya sudah sampaikan bahwa DPS Ir
ini menjadi
penentu isu pokok karena isu itu kan
sangat banyak yang mana yang isu
prioritas yang mana yang menjadi isu
pokok
nah isu pokok kita lihat dari dpsir
mulai dari driver atau pendorong
jadi pertumbuhan penduduk
ini kita proyeksikan selama 30 tahun
dari sekarang
ya
dan sebarannya di mana Jadi kalau
misalnya
kabupaten apa rpplh kabupaten berarti
Kecamatan mana yang akan tumbuh paling
banyak
kalau misalnya provinsi kabupaten atau
kota mana yang pertumbuhannya paling
tinggi
misalnya ini provinsi ini akan terlihat
pertumbuhan penduduk dari tiap kabupaten
kota
ada yang pertumbuhannya sangat tinggi
misalnya ini ya
ada yang pertumbuhannya sangat rendah
Nah jadi kita bisa melihat
bagaimana dinamika antar daerah selama
30 tahun
termasuk di situ ya
pembangunan infrastruktur karena
pembangunan infrastruktur ini menjadi
penentu
arah pembangunan ketika infrastrukturnya
disediakan pembangunan akan lebih baik
akan lebih meningkat akan lebih lancar
juga ketika kita menetapkan satu
industri
kawasan industri
di sebuah daerah itu juga menjadi faktor
pendorong
dan juga
permintaan komoditas tertentu
misalnya provinsi kita merupakan daerah
perkebunan dari 10 komoditas dan kita
prediksi 30 tahun yang akan datang salah
satu komoditas ini akan naik terus
permintaannya
maka kita harus antisipasi
daerah tersebut karena daerah tersebut
adalah penghasil komoditas yang akan
naik terus
termasuk juga komoditas yang suatu saat
akan turun
nah tentu
driver ini akan menyebabkan pressure
ya tekanan
jadi pertumbuhan penduduk di suatu
daerah ini akan terjadi pemekaran
perkotaan
Jadi kalau misalnya satu provinsi
memiliki 5 Kabupaten
di satu kabupaten pertumbuhan
penduduknya sangat tinggi Maka Kabupaten
itu akan berubah menjadi kota
nah pemekaran perkotaan ini bisa terjadi
teratur
atau tidak teratur
ya yang kita sebut dengan Scroll ya
pengembangan perkotaan yang
tidak teratur
dan ini akan menimbulkan masalah
sehingga nanti ini harus kita antisipasi
kita berikan rekomendasi rpplh daerah
tersebut agar
penyusunan RT RW nya lebih intensif
dibandingkan dengan darah yang lain
kalau perlu
seluruh kecamatan yang ada di daerah itu
harus memiliki
rdtr
rencana detail tata ruang
karena satu daerah yang tidak begitu
cepat perkembangannya tidak perlu diatur
tetapi daerah yang sangat cepat
perkembangannya harus ada rdtr prioritas
karena kalau tidak diatur
yang namanya masyarakat pelaku usaha kan
tidak melihat
kota sebagai sebuah
pandangan dari atas helikopter
kalau kita sebagai perencana melihatnya
dari
atas kita lihat daerah secara
keseluruhan daerah mana yang akan maju
dan daerah mana yang akan menjadi korban
dari kemajuan itu itu
penyusun rpplh melihatnya dari atas
tapi pelaku usaha masyarakat kan tidak
melihatnya seperti itu yang jelas saya
beli lahan di situ saya ubah dari sawah
menjadi perumahan
tidak melihatnya seperti para perencana
Nah makanya di sini dokumen rencananya
harus sangat detail
dimulai dari RT RW sampai rtr
jadi para pelaku usaha
para masyarakat itu diatur di dalam rdtn
itulah fungsi dari
rdtr membantu masyarakat untuk memilih
lokasi
ya dan bidang usaha
kemudian juga akan terjadi konversi dan
pembukaan lahan nah ini harus diatur di
dalam rpplh
jangan sampai masalahnya sudah terjadi
sudah ada izin usaha baru kemudian
kita baru berteriak
seharusnya daerah itu tidak boleh dibuka
untuk pertambangan
seharusnya daerah itu tidak boleh
diizinkan untuk perkebunan Sudah
Terlambat
artinya
perencanaan tidak bisa mengantisipasi
yang baik adalah rpplh sudah bisa
mengantisipasi dan memberikan arahan
agar nanti RT RW dan rpjmd mengikuti
arahan itu
itu urutannya
rpplh Baru RT RW rpjmd
nah ini merupakan
fungsi peran strategis rpplh yang saat
ini
belum kita laksanakan
dari prediksi 30 tahun ke depan juga
tekanan-tekanan apa yang akan muncul 30
tahun ke depan di setiap lokus daerah
di wilayah kita tentunya di sini akan
menimbulkan
dampak
nya ini berupa status
kalau di sungai ada yang disebut indeks
kualitas air
kalau sekarang indeks kualitas airnya
tercemar ringan 30 tahun lagi apakah
akan menjadi
tercemar berat ini adalah tugas rpplh
untuk membuat prediksi
ya tugas rpplh untuk membuat prediksi
bahwa kalau ini dibiarkan
tidak diatur maka akan mengubah sungai
yang sekarang tercemar ringan menjadi
tercemar berat dalam 30 tahun yang akan
datang
juga akan terjadi perluasan wilayah
banjir
akan
meningkatkan perluasan daerah kekeringan
laju sedimentasi dan seterusnya
jadi dalam 30 tahun ke depan
sebetulnya bisa diprediksi
berdasarkan skenario skenario dalam
rpplh
jadi skenario biasanya ada tiga skenario
kita tidak melakukan apapun atau bisnis
es visual kemudian
skenario moderat Artinya kita melakukan
upaya
tapi kemungkinan
banyak hambatan tidak berhasil
moderat saja dan ada
skenario ambisius skenario optimis
contoh misalnya skenario optimis atau
ambisius
Bagaimana sungai ini dalam 30 tahun
kedepan tetap tercemar
kalau bisa menjadi tidak tercemar
nah ini ambisius sekali bagaimana
mempertahankan bahkan memperbaiki sungai
dan skenario ambisius itulah yang harus
dijadikan pedoman
karena tidak ada gunanya kita
merencanakan kalau bisnis essesual
ini harus memberikan arahan
skenario ambisius
demikian juga di dalam dampak
ya Jadi kalau status ini lebih kepada
angka-angka kuantitatif
kalau dampak ini lebih kepada Bagaimana
pengaruh
status tersebut terhadap
produksi pangan
keselamatan masyarakat kesehatan
masyarakat
pertumbuhan ekonomi jadi dampak ini
adalah kalau sungai ini jadi berubah
tercemar berat tentu di sana akan banyak
korban
daerah pertanian yang akan rusak
produksi pangan turun
karena sungai ini menjadi sumber
irigasi contohnya jadi kita kaitkan
dengan berbagai sektor ekonomi dan
sosial yang akan terkena dampak
respon ini adalah tindakan-tindakan kita
untuk mengatasi semua itu
jadi
respon ini dia
harus bisa mengatasi
ya kalau misalnya menurut rpplh ini
daerah Utara ini terlalu berat bebannya
maka responnya adalah bagaimana daerah
Utara ini dikurangi bebannya pertumbuhan
ekonominya dipindah ke selatan
jadi seimbang Utara Selatan contoh ya
terhadap pressure bagaimana
sungai
supaya tidak cepat berubah menjadi
tercemar berat apa yang harus diupayakan
ya
statusnya Bagaimana supaya dia
terus membaik dan juga dampaknya
Bagaimana supaya dia bisa diatasi ya
jadi dpsr ini kita lakukan di dalam
pembuatan rpplh
sehingga dari sana kita tahu mana yang
menjadi driver
kita tidak mulai dari dampak
karena kalau mulai dari dampak itu
namanya strategi pemadam kebakaran
kita mengatasi dari dampak yang terlihat
di dalam rpph kita tidak menggunakan
strategi pemadam kebakaran
di rpplh kita melakukan strategi
pencegahan
dengan mengenali
driver dan driver ini yang harus kita
kendalikan dari sekarang
jangan sampai 30 tahun lagi itu terjadi
jadi rpplh ini bukan perencanaan jangka
pendek rpplh adalah perencanaan jangka
panjang
yang mengharuskan kita mengetahui driver
ya penyebab segala masalah itu akan
terjadi
nanti akan kita Urutkan dari driver ke
pressure ke state ke Impact
ya dan ini akan menimbulkan respon kita
juga akan
memberikan
rekomendasi klhs rekomendasi rpplh
jadi respon ini nanti bentuknya
muatan rpplh jadi kalau kita lihat ya
muatan rpplh itu adalah
respon
ya pada dasarnya adalah respon target
juga merupakan konsekuensi dari respon
dari DPS
kemudian
di sini kita sudah tahu
DPR nah
dari DPS Ir ini kita buat target
ya
target selama 30 tahun Biasanya kita
bagi menjadi
5 tahun
jadi 30 tahun itu kita bagi menjadi 6 ya
1 2 3 4 5 6 6 * 5 tahun kita Tuliskan
demikian juga dengan arahan
baik itu kebijakan
strategi indikasi program dan perangkat
daerah yang bertanggung jawab
jadi setelah kita analisis dpsis itu
kita detailkan di dalam kebijakan
strategi indikasi dan penanggung jawab
dan di sana kita juga
Jelaskan ya Mulai dari
rencana pemanfaatan dan pencadangan
kemudian rencana pemeliharaan dan
perlindungan jadi dibedakan ya antara
rencana pemanfaatan rencana pemeliharaan
dan juga rencana pengendalian
karena di sini kalau rencana pemanfaatan
pencadangan ini lebih kepada potensi
pemeliharaan perlindungan
lebih kepada upaya
dan pengendalian lebih kepada tadi
Masalah Jadi bagaimana mengatasi masalah
karena di sini berbeda karakter kalau
suatu masalah tentu rencananya di sini
harus rencana taktis
yang langsung bisa diaplikasikan jadi
ada perbedaan
karakter dari rencana sehingga kita Kita
bedakan
antara
pencadangan tadi ya pemeliharaan dan
pengendalian
kemudian
arahan tadi kan target ya target rencana
dan kemudian
arahan nanti Bapak Ibu bisa baca Lebih
Detail ya mengenai arahan
ada semuanya di dalam surat edaran nomor
5 tahun 2016 Nah sekarang kita masuk ke
topik utama webinar kita tentang
optimalisasi rpplh
kita lihat di media massa bahwa pada
tanggal 31 Mei 2023
klhk Tengah menyusun dokumen rpplh
nasional 2025
ya dan di sini
Kementerian lingkungan hidup
menekankan
ada agenda strategis lingkungan hidup
seperti sdgs Paris agreement visi
Indonesia 2045 dan net Zero emission
kemudian juga mengingatkan tentang
tantangan
ya tantangan Indonesia ke depan ada
triple planningtrick Crisis Global RIS
megatren 2045 sdgs dan fuka volatility
uncertainty complexity ambiguity
juga peningkatan Kebutuhan sumber daya
alam persaingan memperebutkan sumber
daya alam ke depan dan juga perubahan
gaya hidup jadi
Oke ini juga ada informasi tambahan
d3tlh mengacu ke udara atmosfer lahan
air laut dan keanekaragaman hayati
indeks pembangunan manusia serta
berbagai target-target lainnya
jadi yang disebut dengan
optimalisasi
rpplh adalah
prosedur atau tata cara penyusunan rpplh
yang sudah kita bahas tadi kita masukkan
juga isu-isu terkini ya karena kita 30
tahun
dalam 30 tahun setiap provinsi setiap
kabupaten kota itu harus
mempertimbangkan
2045 sdgs dan
vokal juga target pemulaan pemulihan
ekonomi daerah ya kalau ini nasional
tentu di daerah juga sama mengalami
dampak
covid ya
pencapaian target sdgs
Indonesia
2030 global biodiversive
terlepas dari middle income Trap dan
juga Indonesia emas 2045
walaupun ini adalah target-target
nasional tetapi tentunya target ini
merupakan gabungan dari target-target
daerah
karena National itu ya daerah
nasional merupakan gabungan dari
berbagai daerah yang ada di Indonesia
artinya optimalisasi rpplh jadi kalau
bapak ibu
membuat
rpplh saat ini tidak bisa hanya
menggunakan pendekatan klasik
tidak bisa hanya menggunakan pendekatan
yang
[Musik]
biasa saja
kita harus memasukkan isu-isu ini ke
dalam rpplh
agar rpph ini optimal
karena kalau misalnya rpplh ininya tidak
mutakhir tidak update dengan isu-isu
terkini maka
tidak akan optimal rpph yang kita buat
jadi akan kadaluarsa
tidak akan up to date dengan masalah
yang sekarang sedang kita hadapi
kita akan bahas satu-satu ya Tapi cepat
saja karena waktunya juga sudah mau
habis yang pertama adalah triple
planetary Crisis krisis iklim
nah saat ini
tidak semua daerah sudah memiliki studi
perubahan iklim di daerahnya tentu ini
menjadi kelemahan bagi daerah tersebut
juga keanekaragaman hayati biodiversitas
sedikit sekali data-data tentang
keanekaragaman hayati yang ada di daerah
tentunya ini juga menjadi kelemahan bagi
daerah tersebut di dalam mengatasi
kerugian biodiversitas juga untuk polusi
sedikit sekali data-data Polusi yang
dimiliki oleh daerah
ya Ini juga merupakan kelemahan yang
harus kita atasi
kemudian
Global Mega trend
bagi daerah-daerah yang sudah maju
tentunya akan lebih merasakan Global
megatren ini
kemudian juga
vokal volatility uncertainty complexity
dan ambiguity
fuka muncul dalam teori
kepemimpinan Warren bennis dan bernanus
pada tahun 87
sampai sekarang ini jadi
[Musik]
menjadi bahan pelatihan
untuk pelatihan kepemimpinan dan
perencanaan strategis termasuk rpplh
rpplh tadi kita sudah bahas RPP Lan
merupakan perencanaan yang sangat
strategis jadi di dalam rpplh yang nanti
akan kita susun kita harus
mempertimbangkan volatilitas
yaitu perubahan cepat dalam industri
atau pasar
perubahan teknologi kejutan ekonomi
peristiwa politik ya Bapak Ibu tahu
peristiwa politik
yang akan terjadi di Indonesia
tahun 2024 yaitu pemilihan presiden
yang tentunya ini harus diantisipasi
oleh rpph yang akan kita susun
dalam bentuk
Siapa pemimpin daerah yang akan memimpin
itu harus berwawasan lingkungan
karena rpplh ini bisa menjadi bahan bagi
masyarakat untuk menentukan
kriteria pemimpin
nah masalahnya
dokumen-dokumen lingkungan yang sudah
kita hasilkan ini hanya dimengerti oleh
sebagian kecil masyarakat
Sebagian besar masyarakat tidak memahami
apa yang sudah dirumuskan oleh kita
akhirnya masyarakat salah memilih
pemimpin
ini kesalahan Karena kita juga
tidak bisa melakukan edukasi yang baik
pada masyarakat sehingga masyarakat
salah memilih pemimpin misalnya ya di
sebuah daerah
jadi dengan
edukasi
pemimpin yang berwawasan lingkungan
berpihak pada lingkungan
tentunya ini akan memberikan
peran
yang baik untuk rpplh jadi dimulai dari
rpph yang bagus Nah nanti
disosialisasikan di dalam kriteria
pemimpin yang akan datang
juga dari ketidakpastian
kita tahu bahwa perencanaan pembangunan
sekarang menjadi lebih sulit karena
adanya
ketidakpastian tentang masa depan
perubahan politik ekonomi sosial
menghadapi
masa depan kompleksitas dan
ketidakjelasan ini harus menjadi dasar
pertimbangan RPP lah Jangan menganggap
rpph ini akan akan statis
tapi ada volatilitas
ketidakpastian kompleksitas dan
ketidakjelasan
kemudian juga isu perubahan iklim net
Zero emission harus dipahami oleh rpplh
tahun 2060 kita atau Indonesia sudah
berkomitmen untuk
kalau sekarang
emisi Indonesia ini akan terus naik ya
nanti akan datar di tahun 2060 jadi
jumlah yang kita keluarkan itu harus
sama dengan jumlah yang diserap
saat ini secara global ini naik terus ya
demikian juga di Indonesia bagaimana
kita mengatasi itu nanti di tahun 2060
Bagaimana 2060 kita bisa mencapai
kemudian mungkin ini
saya tidak bahas ya nanti
eee silakan kalau ada yang mau tanya net
sing follow juga masuk di dalam
pertimbangan rpplh nasional yaitu
Bagaimana
mempersiapkan
sektor kehutanan sebagai penyerap Jadi
kalau sekarang sektor kehutanan masih
menghasilkan emisi ini nanti di tahun
2030 ini mulai menyerap tidak ada emisi
itu adalah semangat dari
net sing volume
2030 karena kita ingin menghadapi net
Zero emission artinya harus ada ya
harus ada yang menyerap
karena emisi kan pasti kita akan terus
mengeluarkan walaupun dikurangi tapi
masih ada yang dikeluarkan nah supaya
dia
kecepatannya tidak naik terus tapi dia
nol ya jadi kecepatannya ini sampai 0 di
sini
maka
sektor kehutanan menjadi sangat penting
dia harus bisa menyerap
kemudian
sumber daya alam berkelanjutan
banyak daerah yang menganggap daerahnya
surplus secara ekonomi
secara PDRB
karena daerah menghasilkan tapi daerah
itu tidak menghitung dampak ekonomi
dari kerusakan lingkungan
di dalam penyusunan rpph ke depan
seharusnya kita menghitung total ekonomi
value
jadi kerusakan lingkungan ya ini juga
harus masuk
kerusakan lingkungan pencemaran
lingkungan itu harus
dimasukkan sebagai biaya negatif
bisa jadi setelah kita masukkan biaya
negatif ternyata daerah kita ini
minus negatif
artinya uang yang kita hasilkan
sebenarnya kalau kita hitung kerusakan
lingkungan yang
terjadi itu sebetulnya tidak ada
apa-apanya
ya jumlah hasil uang dari tambang yang
kita hasilkan
kalau uang itu kita bayarkan untuk
memperbaiki lingkungan karena kan untuk
memperbaiki lingkungan itu perlu biaya
ya reklamasi misalnya di dalam
kita kenal
konservasi lingkungan ya kita kenal
perbaikan lingkungan
itu semuanya memerlukan biaya Nah kalau
biaya itu kita hitung di dalam rpph
bisa jadi apa yang kita hasilkan itu
tidak sebanding
misalnya kita menghasilkan pendapatan 10
triliun
ternyata setelah kita hitung
kerusakannya 100 triliun berarti kan 10
triliun ini tidak ada artinya
dibandingkan kerusakan yang kita
hasilkan kerusakan ini tidak pernah
dihitung di dalam rpplh kita harus
hitung ke depan ya di dalam alokasi
sumber daya alam berkelanjutan
ini mungkin nanti saya jelaskan kalau
ada yang bertanya
ini adalah pendekatan-pendekatan tentang
daya dukung jasa ekosistem
yang mungkin sudah banyak dijelaskan di
dalam
forum-forum lain ya saya akan skip saja
nah juga ada isu sdgs
ini bagaimana
perhatian kita yang terlalu besar
terhadap ekonomi ini menjadi seimbang
ekonomi sosial dan lingkungan
ya Jadi sdgs ini menjadi input tentang
sdgs sudah banyak dibahas sdgs ini
saling berkaitan ya kita bisa lihat
keterkaitan antara indikator sdgs
kemudian juga kita bisa menggunakan
seluruh isu itu jadi kalau kita bahas
kita sudah tahu rpplh bagaimana cara
menyusunnya dan bagaimana mengoptimalkan
rpplh supaya tidak ketinggalan zaman
Jadi rpph kita ini jangan sampai udah
dibuat terus tidak ada gunanya maka
harus kita optimalkan tadi ya dengan isu
SD
dengan berbagai isu yang sudah kita
bahas tadi
itu kan terlalu banyak terlalu rumit
terlalu kompleks
kita bisa menggunakan sistem dinamic ya
jadi sistem dinamik ini menjadi alat
bantu kita untuk merangkai
berbagai isu itu
nah tentang sistem dinamik ini juga
pernah saya sampaikan dalam satu Dinar
mungkin saya tidak akan terlalu panjang
karena saya ingin lebih banyak diskusi
ya Bapak Ibu kita masih ada waktu
setengah jam
yang jelas sistem dinamic ini alat bantu
yang sangat efektif ya di dalam kita
merangkai isu-isu di dalam
rpplh ini saya ambil contoh ya
[Musik]
bagaimana kita merangkai seluruh isu itu
di dalam
sebuah rpplh
yang
memasukkan sdgs
dan di sana juga tergantung
kita bisa memasukkan net Zero emission
2060 Kita juga bisa memasukkan triple
planning Crisis dan seterusnya
ini juga
pembahasan yang cukup panjang ya tetapi
mungkin saya untuk sesi ini lebih kepada
gambaran secara umum ya bagaimana
mengoptimalkan
rpplh dengan isu-isu terkini dan juga
bagaimana merangkai isu itu dalam
konteks sistem dinamik dan kalau sudah
dibuat sistem dinamic seperti ini
sebetulnya kita bisa melihat
permasalahan itu bukan hanya di
permukaan kita bisa melihat struktur ya
itulah manfaat dari sistem dinamik
karena
kita akan melihat perilaku sistem dari
sistem dinamik itu contoh misalnya
Mungkin ini yang basicnya saya skip aja
ya mungkin langsung kepada
limit to grow jadi
melalui sistem dinamik nanti kita bisa
lihat Kenapa pertumbuhan ekonomi di
daerah kita ini tidak naik-naik dia akan
berhenti di sini ya ini kenapa kita bisa
lihat dari sistem dinamik kemudian juga
[Musik]
masalah pencemaran ini sudah kita
selesaikan Muncul lagi Muncul lagi
Muncul lagi Jadi Masalah ini tidak
selesai-selesai
ini kenapa saya masalah kemiskinan
masalah pencemaran kerusakan
ini juga bisa kita lihat menggunakan
sistem dinamik
ya kemudian juga
shifting the burden artinya ada satu
penyelesaian masalah yang kemudian
muncul masalah lain
nah ini jug
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:00 UTC
Categories
Manage