Analisis Lingkungan Berdasarkan Target SDGs
z_pvXHD_zNo • 2022-09-08
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
[Musik]
Hai sahabat lingkungan
ini akan menjelaskan mengenai
pelatihan-pelatihan yang akan diadakan
oleh Eco edu selama 1 tahun Nah
kira-kira pertama pelatihan apa aja sih
yang diadakan oleh Eko Edo ini Kak nah
yang pertama untuk pelatihan yang akan
ikut lakukan yang pertama adalah dasar
senam untuk dasar-dasar AMDAL ini
Apabila teman-teman sudah
menyelesaikannya teman-teman bisa
melanjutkan untuk pelatihan perfect
untuk air limbah emisi serta B3 Oh gitu
kalau misalkan pelatihan mengenai
pemodelan kira-kira ada juga tidak ada
banget dong Nah untuk modelan ini di
equido menyediakan dua jenis yang
pertama adalah untuk dispersi udara dan
yang kedua adalah untuk air sungai Nah
untuk memudahkan air sungai di sini kita
menggunakan aplikasi quality
Sedangkan untuk pemodelan udara kita
menggunakan software air mode
nah selain itu kita juga ada nih
pelatihan tentang perhitungan emisi grk
yang bisa teman-teman ikuti untuk
menghitung inventarisasi grh gitu
ternyata banyak juga ya Kak selain itu
juga aku sebelumnya aku cek ternyata ada
juga loh pelatihan mengenai dokumen
lingkungan kira-kira di equidi ini ada
pelatihan dokumen lingkungan apa aja sih
Kan ada banget dong Nah untuk pelatihan
dokumen ini aku ada melakukan pelatihan
tentang rpplh serta plhs Nah kamu tahu
nggak sih kalau misalnya pelatihan rpplh
dan plhs ini dokumennya itu membutuhkan
peta-peta yang rumit Nah kalau misalnya
teman-teman kesulitan dalam melakukan
pemetaan di sini equidah juga
menyediakan pelatihan yang berhubungan
dengan peta-peta yang pertama adalah
pelatihan Sig sistem informasi geografis
dan yang kedua adalah remote sensi yang
bisa teman-teman ikuti Oh ternyata cukup
lengkap ya pelatihan di Eco ini kalau
teman-teman sobat lingkungan ingin cek
lebih lanjut mengenai
informasi-informasi pelatihan
teman-teman bisa cek di website kami di
eco2.id dan cek social media kami di
Instagram Facebook dan Twitter dan
jangan lupa untuk like comment subscribe
dan bagikan video ini ke sahabat
sampai jumpa di pelatihan salam Lestari
[Musik]
baik Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi bapak dan ibu
sekalian peserta webinar analisis
lingkungan berdasarkan target sdgs Kamis
di hari yang cerah ini Izinkan saya
memperkenalkan diri Nama saya Tiah Hari
ini saya akan menjadi moderator untuk
webinar kita pada pagi hari ini untuk
materi kita hari ini nanti akan
dipaparkan oleh dokter Asep Sofyan dari
teknik lingkungan ITB Tapi sebelum kita
masuk ke Sesi webinar ada baiknya kita
melakukan doa terlebih dahulu supaya
acaranya dapat berlangsung lancar dan
dapat bermanfaat maka dari itu berdoa di
persilahkan menurut agama dan
kepercayaannya masing-masing
baik
semoga acara hari ini bisa berlangsung
lancar serta bermanfaat bagi Bapak dan
Ibu sekalian peserta webinar baik
mungkin setelah itu marilah kita
melakukan menyanyikan lagu Indonesia
Raya maka dari itu dipersilahkan bapak
dan ibu untuk hikmat
[Musik]
baik untuk Sesi selanjutnya kita akan
mendengarkan sambutan dari ketua
pelaksana webinar kita pada pagi hari
ini dipersilahkan kepada bapak Satria
yang di haratua spwk untuk menyampaikan
sambutannya
baik Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Selamat pagi kepada Bapak
Ibu sekalian pertama-tama Saya ucapkan
terima kasih kepada Bapak Ibu sekalian
telah berkenan untuk mengikuti webinar
ada teledor pada hari Kamis ini tanggal
bulan September Tahun 2022 dan mungkin
ini merupakan webinar keempat equido
pada Tahun 2022 ini dan saya sangat
mengapresiasi antusiasme dari para
peserta ya fotonya dua ekspektasi kami
sebagai panitia pelaksana akhir kalimat
Semoga dapat bermanfaat serta mampu
meningkatkan wawasan dan juga semakin
mengalahkan lembaga penegak edu sebagai
salah satu lembaga pelatihan lingkungan
terbesar di Indonesia terima kasih
Baik terima kasih Mas supriyandi atas
sambutannya sesuai dengan apa yang sudah
disampaikan oleh Bapak satriyandi tadi
maka dari itu webinar kita pada pagi
hari ini resmi dibuka Saya ucapkan
selamat datang juga kepada teman-teman
yang baru bergabung pada Zoom kita pagi
hari ini mungkin di sini Saya ingin
menyapa terlebih dahulu karena kita baru
berjumpa mungkin ya di sini Saya ingin
menyapa beberapa sahabat lingkungan yang
sudah Semangat ini ada yang on kayak
mungkin di sini ada Pak Abdul Rahman
mungkin bisa memperkenalkan diri Pak
menyapa teman-teman semuanya di sini
mungkin di sini ada yang lain ibu
Ibu mursyidah boleh Ibu memperkenalkan
diri silahkan
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh
Waalaikumsalam Selamat pagi Ibu
bagaimana hari ini baik
Alhamdulillah baik sehat dan saya
semangat mengikuti webinar dari eko edu
ini
di lingkungan hidup Kabupaten Bengkulu
Oke selamat
paginya saya mengikuti
kita disini
apabila kami melanggar menyelenggarakan
pelatihan offline ya Bu senang sekali
ini sangat semangat untuk mengikuti
webinar kita hari ini
Kemudian untuk kalender nanti untuk
tahun depan kira-kira nanti untuk
offline-nya akan hilang diselenggarakan
tahun depan ya Bapak Ibu nanti akan kami
rilis barangkali Bapak dan Ibu di sini
ada yang berminat untuk mengikuti
pelatihan offline oke di sini Saya ingin
menyapa lagi ada Ada Pak Josephin
Tambunan Boleh Pak untuk ibu untuk
memperkenalkan diri mohon maaf
Met pagi Saya dari dinas lingkungan
hidup Kabupaten Humbang Hasundutan Bu
Saya sangat tertarik dengan cara materi
pada hari ini Terima kasih sama-sama
kenal juga salam untuk teman-teman di
dlh tempat ibu bekerja kemudian saya
ingin menyapa juga di sini ada
ada
Pak Alfian mungkin Boleh berkenalan Pak
terlebih dahulu pagi hari ini bagaimana
kabarnya
Oke baik mungkin untuk supaya kita bisa
langsung mengikut menyimak webinar hari
ini mungkin saya ingin memperkenalkan
terlebih dahulu untuk materi kita hari
ini adalah Bapak Asep Sofyan dari teknik
lingkungan ITB di sini mungkin sudah
bergabung Pak Asep bersama kita mungkin
saya ingin menyapa terlebih dahulu
Selamat pagi Pak Selamat pagi
sehat pak hari ini Alhamdulillah
semoga dalam keadaan sehat Bapak dan
keluarga untuk mungkin ini teman-teman
dari peserta ini ada yang penasaran
kalau misalnya sekarang Bapak Asep ini
kegiatannya apa saya aja pak mungkin
yang sedang
penuh-penuhnya di minggu ini ataupun di
bulan ini
minggu ini sudah satu bulan ya Kuliah
offline di ITB jadi makin sibuk di
kampus
Oke Baik Pak kalau misal begitu ini
kayak sepertinya tadi teman-teman di
peserta juga sudah sangat bersemangat
terkait dengan topik yang akan Bapak
bawakan hari ini Jadi mungkin saya
persilahkan kepada Pak Asep untuk
memaparkan materinya Saya ucapkan
selamat mengikuti webinar Bapak dan Ibu
Semoga bisa menyimak dengan baik dan
materinya bisa bermanfaat saya
persilahkan resep terima kasih
bagaimana
sudah terdengar mungkin bisa langsung
untuk materinya ini seperti ini sudah
tidak sabar teman-teman
Assalamualaikum warahmatullahi
wabarakatuh Bapak Ibu yang saya hormati
terima kasih atas
perhatian Bapak Ibu sudah menghadiri
webinar pada pagi hari ini
saya akan Share screen Oh ini masih
disable ya
oke
baik
kita akan
bagaimana Mbak Tyas sudah terlihat sudah
Pak sudah terlihat sepertinya ya Oke
kita akan awali dengan pengertian
pembangunan berkelanjutan Saya yakin
Bapak Ibu sudah tahu tapi kita ulang
sedikit ya di sini bahwa pembangunan
berkelanjutan
didasari oleh dokumen PBB tahun 87 ya
yang menyampaikan tentang
keseimbangan antara lingkungan sosial
dan ekonomi jadi saat ini dianggap
ekonomi terlalu besar ya Sedangkan
sosial dan lingkungan ini
kurang diperhatikan sehingga terjadi
ketimpangan sosial dan ketimpangan
lingkungan dengan sdgs ini kita upayakan
ada keseimbangan antara ekonomi sosial
dan lingkungan
jadi tidak ada yang tertinggal atau
nolep Behind
sdgs ada 17 Sudah Bapak Ibu ketahui
semua dan sdgs ini kelanjutan dari MDGS
dianggap berhasil menaikkan
kesejahteraan masyarakat dunia kemudian
dilanjutkan dengan sdgs
sdgs ini ditargetkan 2030 akan tercapai
yaitu 8 tahun lagi ya dari sekarang ada
17 tujuan yang ingin dicapai mulai dari
tpb nomor 1 tanpa kemiskinan TPP nomor 2
tanpa kelaparan dan seterusnya sampai
tpb ke-17
ini adalah deskripsi yang lebih lengkap
dari tiap tujuan contoh untuk tpb nomor
di tahun 2030 seluruh dunia termasuk
Indonesia
bertekad untuk mengakhiri segala bentuk
kemiskinan dimanapun
kemudian juga di tahun 2030 kita
bertekad untuk menghilangkan kelaparan
mencapai ketahanan pangan dan gizi yang
baik serta meningkatkan pertanian
berkelanjutan
kemudian juga kita ingin menjamin
kehidupan yang sehat dan meningkatkan
kesejahteraan seluruh penduduk semua
usia silahkan nanti Bapak Ibu baca lagi
ini ada 17
target ya Ada 17 tujuan yang ingin kita
capai
nah
dari cerita tadi kita menyimpulkan bahwa
sdgs ini memang produk luar negeri ya
produk asing produk
PBB produk dunia
bukan produk asli Indonesia
Namun demikian
berdasarkan Perpres 59 kita atau
Indonesia meratifikasi Konvensi PBB
tersebut
pada tahun 2015 dan mengadopsi
standar internasional itu ke dalam
standar nasional tentu di sini
perlu penyesuaian ya jadi contoh
misalnya dari
169 target itu
indikator nasional jadi 94
karena banyak target-target yang tidak
relevan ya di Indonesia
misalnya target pengurangan kepemilikan
senjata api itu kan kita tidak
tidak memang tidak dibolehkan ya
memiliki senjata api Nah itu kita hapus
gitu tapi indikatornya di sini bertambah
ya dari 241 jadi 319
kemudian
kita bagi ya oleh Bappenas dibagi
menjadi 4 matra matra sosial ekonomi
lingkungan serta hukum dan tata kelola
untuk detailnya Bapak Ibu bisa lihat di
sini tpb mana saja yang masuk ke pada
matras sosial ekonomi lingkungan dan
tata kelola
kemudian
karena Indonesia memiliki kewenangan
yang berbeda-beda antara kabupaten kota
Provinsi pusat maka dari mungkin kita
lihat lagi ke sini ya dari 319 itu
pusat memegang 308 ya
ini ada 308 kemudian provinsi 235
indikator Kabupaten 220 kota
Nah sekarang kita lihat
Bagaimana pencapaian sdgs dari tahun
sampai 2021
artinya
sdg sendiri diresmikan 2015 ya tapi
datanya
ini sudah dirangkum oleh salah satu
lembaga
dunia
bisa dilihat di website ini ya
dashboard.sdg index.org
lembaga dunia ini
membuat sebuah laporan yaitu sustainable
development report 2022 dan disana
ditunjukkan bagaimana
pada awal-awal
ini diperkenalkan ya ini mengalami
kenaikan
tapi di tahun 2019 sampai 2021 ini
mengalami stagnan yang disebabkan oleh
covid 19 jadi ketika covid 19 pencapaian
sdgs ini terhambat
di seluruh dunia ya bukan hanya di
Indonesia di seluruh dunia
kemudian kalau kita lihat
ranking pencapaian sdgs di dunia ini
Indonesia rangking 82 ya
82 dari
163 negara kita ada di tengah-tengah
dari 163 negara kita rangking 82
nah ini juga posisi Indonesia ya Jadi
kalau dari skor yang skor tertinggi di
sini di angka 90-an Indonesia di sini
ada di angka mungkin kita cek lagi ya 62
Indonesia itu Coba kita cek ya 69 oke
jadi Indonesia ini 70 kurang ya 69,2
Kemudian dari sisi komitmen Pemerintah
ini skornya di Kisaran
64-63 gitu ya 63 64
jadi
relatif baik untuk
komitmen Pemerintah untuk nilai sedang
ya ada di tengah-tengah
Kemudian dari 10 besar
pencapaian sdgs
kedua Denmark ketiga Swedia ya 4 Norway
dan seterusnya kemudian Indonesia tadi
sudah kita sebut Indonesia ada di
ranking 82
dari 163 negara dengan skor 69,16 di
tahun 2021 nah yang perlu kita
perhatikan di sini
Indonesia masih lebih buruk ya dari Sri
Lanka yang kemarin apa ada krisis
ekonomi
juga dari Malaysia kita masih kalah ya
dari Malaysia
Singapura China Nah di sini yang yang
mengagetkan adalah angka Thailand ya
Thailand dia
berada di atas Singapore
Singapore sendiri ada di angka 60
Thailand ini skornya 74,13
di peringkat 44 dan Vietnam di peringkat
55 Nah jadi di sini Indonesia perluas
pada
karena mungkin ya
mungkin Indonesia menganggap masih lebih
bagus dari Thailand dan Vietnam
ternyata di sini angka menunjukkan
Thailand dan Vietnam memiliki angka sdgs
yang lebih bagus dari Indonesia Nah
tentunya kita harus jadi perhatian
Indonesia ya sebagai negara besar
seharusnya
berada di ranking yang tinggi ya artinya
Apakah 20 besar atau 30 besar gitu ya
kita masih berada di tengah-tengah di
skor 82
nah kemudian kalau kita lebih jauh lihat
ke Indonesia ini kalau kita lihat di
sini ada
tanda ini ya Nah ini panah ini artinya
meningkat secara moderat
kalau yang hijau ini
on track
ya jadi
kontrak itu artinya sesuai dengan yang
direncanakan
kemudian di sini ada yang
panahnya ke kanan ini stagnan ya
nah memang di Indonesia tidak ada yang
menurun di sini dikrising secara umum ya
dikriting tidak ada nah tapi kalau kita
lihat
yang nilainya bagus itu
tpb nomor 4 ya dinilai bagus nomor 6
Nomor 8 dan nomor 12
kemudian yang dinilai stagnan
itu yang yang buruk ya yang buruk ini
ada di tpb nomor 11
Nomor 14 nomor 15 dan nomor 17
ini rata-rata nasional
nah kemudian kalau kita lihat per
indikator ini juga sama tandanya ya Jadi
kalau
hijau ini artinya dia on track
ini ada yang panah kuning ini moderat
kemudian yang
kanan panahnya stagnan
dan yang turun ini yang merah turun ya
jadi kita bisa lihat untuk sdgs nomor 1
tidak ada kemiskinan Dianggap
kemiskinan ini sudah bisa dikendalikan
ya
dibandingkan tahun sebelumnya jadi 2021
dianggap lebih baik dari 2020 karena di
sini
rasionya
1,9 dollar per hari
kemudian juga di sini masih ada
tantangan ya Ini tantangan
jadi tantangan ini warnanya merah bulat
karena
targetnya 3,2 dollar per hari
nah ini masih masih jauh jadi on track
sampai nanti mudah-mudahan tercapai di
2030 namun di sini masih ada tantangan
ya
kemudian juga untuk kelaparan
ada yang warnanya hijau ada yang stagnan
ya di sini ada yang
tandanya kuning moderat ya Nah ini
silakan nanti bapak ibu
bisa dibaca secara detail ya di slide
yang akan dibagikan oleh panitia
ini tpb 1 2 dan 3 ini
ini TBB 8 9 10 11
12 13 14 dan 15 ya nah saya akan fokus
di
tpb nomor 13 14 dan 15 ya karena topik
kita adalah analisis lingkungan
jadi di sini untuk
SD 13 atau aksi untuk iklim di sini
untuk mitigasi
gas rumah kaca itu dianggap stagnan
kemudian kegiatan import nih kita sudah
lebih terkendali
Kemudian ada beberapa yang tidak ada
data
Kemudian untuk kehidupan perairan dan
laut
di sini yang dianggap bagus
ada penangkapan ikan
yang makin teratur ya
nah yang dianggap stagnan
daerah perlindungan perairan ini masih
dianggap kurang dan indeks kesehatan
laut juga ini masih dianggap stagnan ya
juga adanya penangkapan ikan
menggunakan trolling
ini mungkin catatan-catatan yang perlu
kita lihat dari sisi
SD 13 14 15 juga untuk di darat ya
ekosistem daratan
kita
untuk
deforestasi ini dianggap sudah menurun
kemudian yang stagnan
perlindungan
laut Apa danau ya danau dan sungai dan
juga
biodiversity ini dianggap stagnan nah
ini yang
keanekaragaman hayati yang terancam
punah ini dianggap terjadi kemunduran
Nah itu kira-kira indikator tpb
Indonesia menurut dunia
Indonesia juga sudah membuat dashboard
yang sama sudah dibuat oleh Bappenas
jadi nanti Silahkan Bapak Ibu yang
tertarik di sini ada alamat websitenya
sdgs.bapernas.id dashboard jadi
data-data kabupaten kota di sini ada ya
mungkin Bapak Ibu ingin lebih tertarik
mengetahui provinsi saya urutan berapa
ini ada di
jadi nanti silakan bapak ibu
cek Ya Di Bappenas go id
sdgs.bapanas.go.id/
Saya tidak akan bahas ini karena
saya pikir Bapak Ibu bisa melihat
sendiri ya
data-data di setiap kabupaten kota dan
juga provinsi
nah
kita masuk ke topik utama kalau tadi
pengantar ya Apa itu sdgs bagaimana
status sdgs Indonesia di level dunia
kemudian bagaimana status
sdgs provinsi Bapak Ibu di level
Indonesia itu silahkan Tadi dilihat di
website-website yang sudah kita bahas
Nah sekarang kita akan membahas analisis
lingkungan berdasarkan target sdgs
sesuai dengan topik webinar kita pada
hari ini jadi analisis lingkungan
berdasarkan target is digis ini ada 4
tahap ya Jadi yang pertama adalah
optimalisasi data lingkungan untuk
mendukung pencapaian target sdgs yang
pertama Kemudian yang kedua meminimalkan
trade off dalam indikator sdgs kemudian
yang ketiga memaksimalkan Sinergi di
dalam sdgs
yang keempat mengoptimalkan keterkaitan
sdgs khususnya dari sdgs tentang
lingkungan yaitu sdgs 13 14 dan 15 ke
sdgs lainnya Jadi
sebetulnya analisis lingkungan
berdasarkan target sdd ini banyak ya
bukan hanya ini tapi di kesempatan pagi
hari ini kita akan bahas 4 hal ini
yang pertama adalah optimalisasi data
lingkungan
jadi
Ketika kita melihat sdgs dari kacamata
lingkungan
maka
lingkungan ini
adalah pondasi ya jadi di sini kita
lihat ada ilustrasi
yang
menggambarkan bagaimana suatu
sdgs itu sebaiknya dibangun
yang pertama yang paling bawah itu
adalah sdgs nomor 13
14 dan 15
jadi sdgs tentang 13 tentang perubahan
iklim 14 ekosistem laut 15 ekosistem
darat ini menjadi pondasi karena berada
di
paling bawah ya jadi disebutnya base itu
basis ya atau pondasi
nah kemudian
ketika
pondasi ini sudah terbangun
maka pondasi ini akan memberikan manfaat
berupa jasa ekosistem kepada
tahap di atasnya
nah tahap di atasnya adalah
produksi dan konsumsi yang
berkelanjutan untuk menunjang
kemakmuran dan kesejahteraan
yaitu tpb nomor
26789 11 dan 12
dan setelah kesejahteraan
masyarakat ini terpenuhi akan terjadi
pertumbuhan ekonomi
jadi akan terjadi pertumbuhan ekonomi
di sini kita bisa sebut
[Musik]
pengentasan kemiskinan jadi di sini
sudah tercapai
kesejahteraan yang lebih tinggi lagi
Nah di sini ada
kalau kita lihat
tpd nomor 1 ya 3 4 5 dan 10
dan terakhir nanti ada tab PBB 16
tentang kedamaian dan 17 tentang
kerjasama
jadi
di sini
16 ya 16 dia mengarah ke sana 17
mengarah ke sini
di kedua arah 16 dan 17 ini harus
menjiwai seluruh
tujuan sdgs
karena kita Sedang membahas tentang
lingkungan maka kita akan lihat aspek
lingkungan yaitu tpb nomor 13
tentang perubahan iklim 14 tentang
ekosistem laut dan 15 tentang ekosistem
darat
kemudian di sini
ini adalah
tpb yang kita ingin
capai ya Nah tadi sudah kita sampaikan
bahwa
kalau kita punya target sdgs dan kita
sebagai orang lingkungan
ingin mendukung pencapaian sdgs maka
tentu yang pertama yang akan kita kejar
adalah sdgs nomor
yang paling bawah ini ya 13 14 dan 15 13
tentang perubahan iklim 14 tentang
ekosistem laut dan 15 tentang ekosistem
darat itu dulu ya yang akan kita capai
nah bagaimana cara mencapainya tentu
kita harus tahu
data-data lingkungan ke arah sana
saya menyebutnya optimalisasi data
lingkungan nah
optimalisasi data lingkungan yang
pertama adalah data keanekaragaman
hayati
jadi keanekaragaman hayati ini yang ada
di daerah masing-masing
kabupaten masing-masing di provinsi
masing-masing itu tentu
merupakan kekayaan yang harus dilindungi
karena kalau keanekaragaman hayati
hilang Maka kalau kita lihat ya Ini kan
ada pondasi
nah di dalam pondasi sdgs ini
salah satunya adalah keanekaragaman
hayati
Jadi kalau keanekaragaman hayatinya
hilang maka pondasi sdgs nya ini juga
hilang
Padahal kita tahu Ya dari keanekaragaman
hayati ini baik dia sebagai ekosistem
spesies atau gen ini yang akan
menghasilkan jasa ekosistem
jadi keanekaragaman hayati hutan
misalnya dia akan menghasilkan jasa
ekosistem atau jasa lingkungan ya
ekosistem atau jasa lingkungan
penyediaan kayu
pengaturan iklim ya untuk budaya dan
juga untuk pendukung
sirkulasi zat hara Nah kalau tidak ada
keanekaragaman hayati ya jasa ekosistem
juga tidak ada
jadi keanekaragaman hayati ini harus
kita jaga supaya bisa
memberikan jasa ekosistem yang optimal
nah jasa ekosistem dia hanya Supply
sedangkan daya dukung dan daya tampung
ini
supply versus Diman ya nah jadi
Apa beda antara jasa ekosistem dengan
daya dukung daya tampung
kalau jasa ekosistem ini apa yang
diberikan oleh alam
sedangkan daya dukung dan daya tampung
suplai dari alam dikurangi dengan
pemakaian oleh manusia ya Jadi kalau
misalnya kita buat garis
di sini
ya ini adalah supply nah supply itu
pasti kita anggap dia
sama
ya Nah kemudian di sini ada penduduk
naik terus ya naik terus penduduk naik
terus ya tentu dengan kenaikan penduduk
maka
suplai ini akan akan turun ya akan turun
kita sebut bahwa daya dukung daya
tampung ini turun
karena tadi
Iman atau kebutuhan manusia sudah
melebihi dari Supply
Ya sudah melebihi dari supply Nah di
sini orang Lingkungan harus melakukan
neraca
sumber daya alam dan valuasi lingkungan
neraca SDA adalah tadi ya tabel
suplaidiman valuasi lingkungan adalah
menghargakan nilai-nilai alam
jadi
kalau misalnya penyediaan ya profession
misalnya hutan menghasilkan kayu nah
kayunya memang sudah di rupiahkan
1 ton kayu itu harganya berapa juta
rupiah misalnya nah tapi bagaimana
dengan pengaturan Iklim dari hutan
Apakah sudah dirupiahkan
pengaturan dari bencana ya
manfaat budaya Apakah sudah dirupiahkan
pendukung sirkulasi zat hara Apakah
sudah dirupiahkan karena dalam konteks
pembangunan
segalanya ini dia harus kita rupiahkan
karena kita ingin menghitung misalnya
tingkat pendapatan penduduk itu ada
pendapatan perkapita berapa rupiah per
tahun ya kemudian segala sesuatu di
dalam
sdgs itu ada angkanya ya ada angkanya
sekarang bagaimana dengan
kualitas dan kuantitas alam
bagaimana kita menghargai
yaitu valuasi lingkungan sini
klhk sudah mengeluarkan ya PP 46 2017
tentang ekonomi lingkungan nanti silakan
Bapak Ibu cek
di internet
kemudian juga ada beberapa permen
tentang valuasi lingkungan Kehutanan dan
gambut ya bisa di searching di internet
Nah jadi
efisiensi SDA ini menjadi kunci dari
rekomendasi orang lingkungan
jadi orang lingkungan ini berdasarkan
data keanekaragaman hayati jasa
ekosistem dan daya dukung ya
apa
rekomendasi orang lingkungan di sini ya
terhadap efisiensi SDA dan di sini
banyak sekali metode yang bisa kita
pakai selain neraca SDA dan valuasi
lingkungan
mungkin di sini saya cantumkan dua saja
nah
Bagaimana kalau tidak efisien Apakah
kita bisa lihat tanda-tandanya
ya contoh tidak efisien misalnya ada
deforestasi yang jelas kalau tidak
efisien kita akan bisa melihat
dampak yang terjadi di lingkungan
ada risiko lingkungan di sana ya Ada
ketimpangan ekonomi dan ketimpangan
sosial kemudian ditambah dengan bahaya
perubahan iklim ini akan menjadi risiko
perubahan iklim yang mana resiko
lingkungan dan risiko perubahan iklim
ini akan
mengurangi kualitas kuantitas dari
keanekaragaman hayati yang ada di kita
nah ini kalau ini negatif ini kan
tandanya negatif ya
Nah kalau itu terus berkurang ini siklus
ini akan menjadi siklus yang negatif
Jadi kalau siklus negatif artinya
pembangunan tidak terjadi secara
berkelanjutan
nah tapi kalau dia ada efisien efisien
ya dia akan berkelanjutan ya akan
meningkatkan pencapaian sdgs jadi di
sini sebagai orang lingkungan kita perlu
mengoptimalkan data-data lingkungan
untuk menghitung efisiensi SDA sebagai
input di dalam
peningkatan sdgs
dan juga kita bisa melihat apakah sdgs
ini sudah tercapai atau tidak salah
satunya dengan
adanya risiko lingkungan dan risiko
perubahan iklim
Nah itu adalah langkah pertama ya di
dalam analisis lingkungan berdasarkan
target sdgs nanti kita breakdown ya sdgs
Nomor 13 targetnya apa saja 14 apa saja
15 apa saja nanti bagaimana kaitannya
dengan efisiensi sumber daya alam itu
bisa kita detailkan ya saya tidak bahas
satu-satu tetapi
lebih kepada konsepnya dulu di sini Yang
jelas Bapak Ibu bisa menggunakan ya
tabel ini atau gambar ini sebagai
pendekatan di dalam optimalisasi data
lingkungan
nah kemudian langkah yang berikutnya
di sini
oke
nah yang berikutnya adalah kita coba
analisis sinergitas antar indikator tpb
jadi sinergitas itu
sebetulnya Bagaimana sih karakteristik
antara tpb 1 dengan TBB lain apakah
saling Sinergi atau tidak nah ini ada
satu studi dari
Raden 2017 ya yang menghitung sinergitas
dari setiap sdgs
dan di sini ada
warna ya Jadi kalau warna hijau itu
warna hijau artinya dia sinergitasnya
dari 0,6 sampai 1
kemudian kalau dia warnanya merah ini
dia artinya negatif ya tidak Sinergi dia
skornya dari minus 6 menjadi minus 1
nah menurut penelitian ini dikatakan
bahwa tanpa kemiskinan ini relatif
Semuanya setuju ya
semua stakeholder setuju demikian juga
tanpa kelaparan ini buktinya
tpb 1 sampai 4 ini
relatif tidak ada
trade off jadi lawan dari Sinergi ini
adalah trade off
itu di dalam bahasa Indonesia artinya
tarik ulur saya lompat dulu ke definisi
oke nah Ini ya jadi trade off ini adalah
tarik ulur trade off adalah situasi
ketika kita harus mengoptimalkan
keputusan terhadap dua hal yang saling
bertentangan
jadi ada dua hal yang saling
bertentangan
contohnya ketika kita ingin
alih fungsi lahan menjadi lahan
pertanian di sana akan ada peningkatan
tpb nomor 2 yaitu ketahanan pangan
tapi di sana
akan mengurangi TBB nomor 15
ekosistem darat Nah di sini ekosistem
darat tpb nomor 15 dengan tpb nomor 2
untuk kasus alih fungsi lahan untuk
lahan pertanian ini terjadi
ada dua kondisi yang saling bertentangan
karena ketika kita
memutuskan untuk membangun lahan
pertanian di hutan
tpb nomor 2 naik positif angka produksi
pertanian naik
ketahanan pangan naik tapi
dari sisi konservasi hutan Dia turun
dan sebaliknya kalau tidak jadi dibangun
konservasi hutan naik tapi ketahanan
pangan turun jadi ini yang disebut
dengan trade off atau tarik ulur jadi
trade off itu adalah situasi ketika kita
harus
mengoptimalkan keputusan terhadap dua
hal yang saling bertentangan
Nah di sini kita mau tidak mau harus
mengorbankan
salah satu aspek dibandingkan aspek
lainnya baik itu kualitas ataupun
kuantitas ya tadi kita sudah beri contoh
Ketika kita memilih pertanian berarti
kualitas lingkungan
dikorbankan
begitu demikian juga kalau 15 yang kita
pilih
kuantitas dari
tangan
ya akan dikorbankan itu kira-kira trade
off ya nah jadi kita balik lagi ke sini
jadi yang warna kuning ini merah ya
Anggaplah ini merah yang merah ini
adalah potensi trade off
dan di sini kita lihat di nomor 9 ini
potensi trade offnya relatif besar
demikian juga ini tadi 15 sudah kita
bahas 17
itu potensi try out-nya besar
nah tentu ketika ada potensi trade off
ini
ini akan lebih sulit di dalam
mewujudkan sdgs ya Karena disana ada
pertentangan
kita lanjut ke slide berikutnya
ini sama dengan yang tadi
masih penelitiannya Pak Raden 2017 tapi
di sini sudah di breakdown Misalnya ini
antara satu dengan dua itu lebih banyak
hijau ya
Coba kita tes dengan kasus yang tadi
antara 15 nah ini 15 ya
dengan dua
ini ya 15 dengan 2 Nah berarti kita
sudah menemukan Ininya ini di sini nih
nah
15 dengan 2
itu lebih banyak trade off
di sini kita akan menemukan masalah
contohnya masalah yang tadi kita
sampaikan
suatu daerah ingin meningkatkan sdgsnya
salah satunya ingin meningkatkan
ketahanan pangan
tapi sudah tidak ada lahan yang ada
hanya lahan hutan ini bagaimana ya
karena di sini secara potensial terlihat
trade offnya ini lebih besar daripada
Sinergi
dan ya ini adalah
langkah langkah pertama ya jadi langkah
pertama Bapak Ibu di dalam menganalisis
sdgs adalah
meneliti mana yang Sinergi mana yang
trade off jadi contoh di sini antara ini
misalnya ya antara nomor satu dengan
nomor 4
ini besar sekali sinerginya jadi Sinergi
antara
kelaparan
kemiskinan dengan kesehatan ya
artinya mengentaskan kemiskinan itu sama
saja dengan meningkatkan kesehatan jadi
ini sinerginya banyak
untuk Sinergi yang banyak
kita harus jadi prioritas yang paling
dulu
jadi program-program yang lebih banyak
atau tpb yang lebih banyak
sinerginya itu kita jadikan jadi kalau
misalnya kita punya strategi
peningkatan
tpb 2022 sampai 2030 maka yang harus
kita lakukan di Tahun 2022 ataupun 2023
dalam waktu dekat itu yang tpb
1234 kira-kira begitu ya
Karena itu adalah yang paling mudah
dilakukan
jadi kalau kita balik lagi tadi ke slide
yang ini
yang atas nah ini ya Jadi kita cari dulu
yang
hijaunya yang banyak di sini kita lihat
1 2 3 4 6
10 11 12 13 Nah itu kita prioritaskan di
tahun-tahun awal Nah nanti yang banyak
merahnya ini ya Yang banyak merahnya di
sini
itu kita tahun berikutnya atau dimulai
dari tahun ini tapi jangan terlalu
cepat
targetnya itu kita
kita susun kita Beri waktu dia dua atau
tiga tahun gitu dibandingkan dengan yang
tpb yang banyak sinerginya jadi yang
banyak sinerginya bisa kita prioritaskan
di awal tapi yang banyak trade offnya
kita Beri waktu lebih panjang
nah kemudian ini juga sama sebetulnya ya
dari penulis yang sama jadi beberapa
pasang tpb dominan bersinergi yang
sebelah kiri
nah ini 11 dengan 13 ini
dia rangking 1 bersinergi ya
kemudian disusul dengan nomor 1 dengan 4
dan seterusnya yang kanan ini adalah
yang
red off begitu
ya yang trade off tadi kita sudah lihat
yang
[Musik]
contoh yang 15 ya Nah ini 15 dengan
nomor 1 aja
misalnya
bagaimana
menyelesaikan kemiskinan
di konfirmasi ya digabung dengan menjaga
hutan
Emang ada konsepnya yaitu
kehutanan sosial Ya sudah banyak
produk-produknya yang mencoba untuk
trade off itu antara
pengentasan kemiskinan dengan kehutanan
tentu
yang trade of trade off ini akan lebih
susah
menyusun mitigasinya dibandingkan yang
sejalan atau Sinergi
jadi untuk yang bersinergi itu
kita selesaikan lebih dahulu sedangkan
yang trade off perlu kerjasama dan
koordinasi yang lebih intensif
istilahnya di sini ya
Oke sekarang kita menangani trade off
dalam pencapaian tpd tadi sudah definisi
jadi strategi menangani tren off dalam
pencapaian tpb ini satu harus
multidimensional
kedua kerjasama multi pihak perspektif
jangka panjang dan internalisasi dampak
lingkungan dan sosial dalam pertumbuhan
contoh tadi kita selalu pakai contoh
bagaimana kita menanam
lahan pangan dengan alih fungsi hutan
nah
kalau kita bertindak secara
tidak
multidimensional ini akan kompleks
tapi kalau kita lihat secara
multidimensional kita lihat dari
berbagai segi dari sisi ekonomi dari
sosial dari sisi lingkungan maka
permasalahan trade off ini akan menjadi
lebih ringan demikian juga dengan
kerjasama multi pihak
Karena tanpa ada kerjasama multi pihak
mustahil kita bisa menyelesaikan trade
off itu
juga kita harus melihat perspektif
jangka panjang seperti apa
dampak jangka panjang dari pilihan turn
off yang kita lakukan
Apapun pilihan kita ya Apakah pilihan
kita
alih fungsi lahan dari hutan ke lahan
pertanian itu atau kita tidak melakukan
alih fungsi lahan
Justru malah meningkatkan kualitas hutan
dengan pembatasan kegiatan yang lebih
intensif misalnya itu kan dua pilihan
yang mungkin saja kita ambil Nah untuk
bisa
memutuskan mana yang paling baik ada 4
syarat di sini harus dari berbagai
dimensi kita melihatnya Ya
multidimensional kemudian multi pihak
perspektif jangka panjang dan
internalisasi dampak lingkungan dan
sosial internalisasi tadi itu memasukkan
dampak lingkungan
bukan hanya yang
terlihat ya Misalnya
hutan itu memiliki kayu kayu perton
berapa juta bukan hanya itu tapi hutan
dengan segala
jasa lingkungan yang dimilikinya dan
semuanya ini kan bisa jadi rupiah contoh
misalnya ketika hutan itu tidak ada
berubah menjadi lahan pertanian maka
fungsi hutan ya di dalam
perlindungan iklim lokal itu akan hilang
karena dia beralih fungsi dengan tutupan
lahan yang lebih rendah kerapatannya nah
ini tentu akan mempengaruhi
iklim lokal yang ada di sana misalnya
ada kenaikan berapa derajat nah
bagaimana pengaruhnya terhadap
tanaman nanti yang akan ditanam Nah jadi
kita perlu
menghitung ya
dan
menginternalisasikannya ke dalam rencana
itu Nah itu kira-kira pendekatan valuasi
lingkungan
kita masukkan valuasi lingkungan ke
dalam perencanaan kita
nah di gambar di sini ditunjukkan bahwa
misalnya untuk menyelesaikan masalah Air
ini dia tidak bisa berdiri sendiri ya
ada stj lain yang terkait baik yang
terkait dekat maupun terkait jauh
jadi kita harus selalu Melihatnya
sebagai multidimensional
jadi di sini kerjasama semua pemangku
kepentingan adalah kunci dalam menangani
trend off dalam pencapaian tpb jadi
tidak bisa lagi sektoral tidak bisa lagi
apalagi ada arogansi ya arogansi
sektoral arogansi kepentingan Nah di
sini memang
untuk trade off ini tidak bisa kita
lakukan sendiri-sendiri di sini Kita
harus
melakukan kerjasama yang intensif ya
jadi satu masalah diselesaikan semua
stakeholder mulai dari pemerintah
masyarakat
dia juga pemangku kepentingan lainnya
Nah itu kira-kira
menangani trade off ya jadi menangani
trade off Ini pertama kita kenali tpb
mana saja yang mengenali trade off dan
juga kita sinergikan
nah bagaimana dengan yang Sinergi
kita optimalkan caranya bagaimana
caranya adalah
optimalisasi
relasi antar sdgs jadi
itu kan saling terkait ya saling terkait
Nah itu kita Optimalkan
kita Optimalkan
jadi contoh Misalnya ini ya
di sini kita lihat dari tpb nomor 15 ini
mana yang Sinergi
ya
kira-kira apa yang Sinergi dengan
nomor 15 misalnya yang Sinergi ini
adalah nomor 6 air
kita optimalkan ini bagaimana
jasa lingkungan dari hutan ini bisa
meningkatkan
kuantitas dan kualitas air
nanti kita gunakan optimalisasi
data-data lingkungan jasa lingkungan
ke dalam
analisis sdgs
kemudian juga di sini
Bagaimana dampak dari kerusakan hutan
dampak kerusakan hutan ini juga
merupakan trade off ya dari
sdgs nomor 15 yang harus kita kenali
dan bagaimana dengan pertambangan
[Musik]
jadi pertambangan juga Sama ya jadi di
sini
[Musik]
ada tiga langkah ya yang pertama
identifikasi
di sektor pertambangan ini mana yang
trade off mana yang Sinergi
Kemudian yang kedua
solusinya harus
terintegrasi di sini ya
dan nanti di dalam implementasinya harus
multi stakeholder
dan diharapkan
kepedulian lingkungan dan sosial ini
bukan hanya sebagai CSR CSR dari si
perusahaan tapi harus menjadi satu value
dari perusahaan Itu yang kita harapkan
mungkin
kalau dibahas satu-satu setiap bidang
ini
cukup lama ya jadi saya secara garis
besar saja kecuali ada yang mau bertanya
silahkan nanti tulis di kolom chat atau
di kolom yang sudah disediakan panitia
jadi
kita bisa menganalisis
tpb misalnya kita perusahaan tambang
ingin
mengimplementasikan sdgs ya di dalam
perusahaan kita itu bisa saja kita
yang pertama tadi analisis red off dan
Sinergi kemudian nanti relasinya juga
seperti apa ada yang sangat langsung ya
berkaitan dengan tambang ini
ada sdgs yang berkait sangat langsung
kemudian ini dibagi ada yang mitigasi ya
di bawah
yang harus di mitigasi sangat langsung
dan ada yang harus ditingkatkan
ada 3 sdgs ada yang moderat ada yang
indirect
nanti dari sana kita bisa susun suatu
strategi pencapaian sdgs di lingkungan
pertambangan yang bapak ibu
kerjakan
kemudian Bagaimana dengan pertanian
pertanian juga sama
ya memiliki keterkaitan yang kuat dengan
sektor-sektor lainnya
juga di perkotaan ya jadi di sini
kalau kita ulang lagi yang pertama tadi
optimalisasi data lingkungan untuk
pencapaian sdgs yang kedua
bagaimana kita menangani trade off yang
ketiga bagaimana kita mengoptimalkan
Sinergi melalui link jadi language ini
kita harus kenali
nah
referensi-referensi tentang Land case
ini sudah banyak ya
salah satunya saya
Tuliskan di sini
misalnya kita ingin melihat
Bagaimana cara meningkatkan kualitas air
ya
Nah ini kan pasti sangat dipengaruhi
dari efisiensi penggunaan air
kemudian dengan meningkatnya kualitas
air ini bisa menjaga
air di ekosistem yang juga bisa dia
meningkatkan konservasi hutan
jadi keterkaitan keterkaitan ini kita
cari ya kita Optimalkan
untuk tadi
Sinergi bukan hanya Sinergi tapi Sinergi
juga saling mempercepat
karena kalau kita percepat satu sektor
di sini ini bisa mempercepat sektor
lainnya atau indikator lainnya karena
dia saling saling terhubung ya
baik dalam satu sdgs Misalnya ini kalau
sdgs 6 dengan sdgs 6 lain tapi beda
indikator atau dengan
yang berbeda ya dari tpb 6 ke PPB 2
kemudian
ini contoh lain ya
Bapak Ibu bisa
pelajari ini contoh saja artinya tidak
harus begini
kita bisa membuat
relasi-relasi sendiri
dari satu indikator ke indikator yang
lain ya nanti
pilihan indikatornya juga silahkan
di tergantung ya tergantung kepada
kebutuhan bapak ibu
ini untuk tpb yang ke-11
tentang kota dan pemukiman yang
berkelanjutan
PPD 12
FPB 15
Nah itu tadi contoh
ada juga satu lembaga namanya
Jepang yang
membuat
language tadi itu interaktif
jadi nama toolsnya sdgs
versi 4
nanti Bapak Ibu bisa lihat di website
ini ya
nanti Bapak Ibu cek aja kalau di Google
juga tulis saja IGS ya IGS nama
lembaganya
IGS Inter language saja nah ini nanti
muncul ke
halaman ini
jadi
tools ini sama dengan ini Ya tapi kalau
ini kan
manual kita tarik dari satu ke indikator
lain kalau ini dia otomatis begitu
nah
saya akan ambil contoh Saya ingin tahu
pengaruh positif ya
jadi pengaruh positif tpb 15 terhadap
indikator tpb lainnya
nah ini kalau pengaruh dari TPP 15 kan
berarti di sini
linknya keluar ya out the grilling case
jadi
dari tpb 15 ke tpb lainnya
dan kita pilih yang positif language
atau Sinergi
di sini terlihat ini misalnya 16.4 dia
itu Sinergi ke mana ya
Nah dari sini dari gambar ini kita bisa
optimalkan tadi jadi kan kita adalah ada
4 strategi ya
tadi yang pertama mengoptimalkan data
lingkungan kedua mengatasi travel yang
ketiga mengoptimalkan Sinergi
ya
di tahap ketiga ini mengoptimalkan
Sinergi ini kita bisa gunakan tools ini
jadi
di sini kan ada yang negatif juga ya
trade off Jadi sebetulnya trade off juga
bisa kita pakai di contoh yang yang
trade off nah ini yang trade off ya jadi
trade off di sini Saya klik off
out the Gree jadi pilihannya bisa
allch out the Gree in degree
ya atau titik masuk bisa positif bisa
negatif
Oke kita akan
bahas dari yang pertama Dulu
kita ingin tahu
kalau kita ngelola hutan dengan baik
khususnya 15.4 ya nanti kita bisa lihat
15.4 ini bunyinya apa
ada di website tersebut ini kalau kita
[Musik]
mengejar ya
indikator 15.4
itu kira-kira nanti
kalau dua angka itu target ya jadi kan
ada gold ada target ada indikator Jadi
kalau titiknya 2 itu kira-kira target
Nah dari target 15.4 itu dia bisa
berpengaruh positif terhadap target mana
saja Misalnya di sini dia bisa ke target
ke 9.5
ya dia juga bisa ke 14 titik 5 ini
kita bisa Coba ya Jadi kita bisa coba
website ini untuk membantu kita
mengoptimalkan yang Sinergi nah kemudian
yang berikutnya ini juga sama
tapi ini yang masuk ya jadi saya pilih
di sini in the grilling cache jadi
integriling case itu artinya apa yang
bisa
meningkatkan indikator 15.4
sini indikator 6.6 itu bisa ini
sebaliknya ya jadi
kalau kita ingin meningkatkan indikator
ekosistem darat misalnya tentang hutan
154 itu kira-kira indikator lain mana
yang bisa berpengaruh positif ya
berpengaruh positif Karena kita pilih di
sininya positif
kemudian yang berikutnya di sini kita
pilih yang negatif
kita pilih yang negatif atau trade off
nah tentu ini kita harus hati-hati
karena trade off tadi sudah kita bahas
trade off ini artinya
bertentangan ya jadi ketika kita
lihat 15.4 dia akan bertentangan dengan
misalnya 12.2
itu artinya kita harus mengorbankan
salah satu
kemudian di sini
ada
kita gabung misalnya ya
tapi biasanya pusing Saya biasanya suka
yang ya dipecah-pecah begitu seperti ini
kan lebih bisa terlihat ya
karena kalau digabung semua ini ada
gambarnya seperti ini ya ini kita gabung
semua nih
kita gabung semua dia
rumit sekali gambarnya jadi Biasanya
kita pecah-pecah
Oke ini tadi sudah sudah Nah ini kita
coba gabung positif
negatifnya kita gabung saja ini sudah
tidak terbaca ya Jadi mungkin
bagusnya tadi satu-satu aja seperti ini
Jadi lebih lebih terlihat nah
Mungkin saya akan demokan ininya ya
websitenya
supaya bapak ibu bisa mencoba di
di rumah
nah ini saya coba Share screen
nah ini
bagaimana sudah terlihat sudah Pak sudah
terlihat oke nah jadi alamat websitenya
ini ya
Nah kita akan praktekkan apa yang tadi
sudah saya
saya jelaskan ya
jadi langkah pertama ini kita pilih dulu
nomor satu di sini nomor satu Indonesia
ya tentunya bukan hanya Indonesia di
sini ya
ini banyak negara
karena kita ingin meneliti Indonesia Oke
kita klik Indonesia ya
itu yang nomor pertama nomor 2 Mana yang
mau kita analisis ya jadi nomor 2 ini
ada
17 sdgs
kita mau nganalisis yang mana yang akan
jadi
jadi subjek Nah contoh misalnya
kita pilih nomor 15 nah misalnya
Saya hanya ingin
15.1 kalau tadi kan semua titik 15 ya
kita bisa pilih juga beberapa atau semua
itu bisa
misalnya kita ingin
15.1 aja
[Musik]
fresh water ya terkait dengan
sumber daya air fresh water kita ingin
meneliti tentang
kemudian
kita coba dulu
fresh water out nah ini ya Misalnya kita
out
the grilling
positif Oke jadi kalau kita menangani
sumber daya air permukaan
kira-kira berdampak positif kepada
PBB yang mana gitu kan pertanyaannya
dan kita klik Run nomor 3 Run ya Nah ini
Udah muncul
jadi
misalnya di sini
di sini ada ada kalau kita Mouse kita
kita dekatkan ya Nah ini dia muncul
tulisannya
15.1 tentang sumber daya air permukaan
itu akan meningkatkan misalnya
ya dia bisa meningkatkan kesehatan ya
mengurangi prematur mortality dari
penyakit yang tidak komunikable terus
misalnya di sini nomor 8
untuk pekerjaan
untuk
bisa untuk perdagangan
bisa untuk meningkatkan ekspor
bisa untuk sustainable apa sustanable
resource Misalnya ini untuk
ya
memerangi kekeringan ya
jadi kira-kira ini manfaat-manfaat yang
bisa kita
ya tentunya membantu dengan tools ini
kita nggak usah tadi gambar
satu ya
kita bisa langsung pakai tools ini ya
lebih mudah
sekarang misalnya
apa yang bisa meningkatkan Nah jadi kita
balik in degree ini ya
kemudian kita Run lagi jadi Setelah itu
kita klik lagi Run
ini adalah yang
yang mendukung
contoh misalnya di sini 9.2
ya
kalau kita mempromosikan
industrialisasi yang sustainable dan
inklusif maka akan meningkatkan
dan ini misalnya 72
akan meningkatkan
press water
2.4 food production system dan jadi
di sini kita bisa melihat yang mendukung
Nah sekarang bagaimana kalau yang trade
off
jadi kita ganti di sini
bukan yang positif ya kita ganti ke
trade off
apa yang bisa
bertentangan
kemudian kita running lagi
ini yang rate of nya ya
kita lihat yang trend off
salah satunya adalah Misalnya ini ya
[Musik]
Oke mungkin kadang-kadang kita juga
tidak begitu paham ya kecuali kita baca
lagi dokumen detailnya bagaimana
partisipasi ini bisa trade off mungkin
karena sulit ya sulit implementasinya
nah ini
peningkatan akses dari pelayanan
keuangan
kita perlu baca Lebih Detail
istilahnya yang ini ya
proteksi ekosistem terkait dengan air
di sini kita menemukan bahwa
ada
trade off ya
misalnya protect water related ekosistem
jadi ketika kita ingin melakukan
perlindungan tentu bisa juga ini dananya
kan keambil
ya Misalnya ke dalam proteksi
dana terambil bisa saja itu bisa
mengurangi dana untuk konservasi
misalnya ya jadi di sini trade off ini
bisa jadi optimalisasi sumber daya
manusia
optimalisasi sumber daya keuangan atau
memang secara alami dia saling
bertentangan ya Yang jelas
memang untuk bisa memahami isi dari
hasil riset ini ya kita perlu banyak
latihan ya tidak bisa
Bagaimana kalau misalnya Bapak Ibu mau
buat sendiri ya boleh saja ini kan hasil
karya
salah satu lembaga riset ya di Jepang
namanya Aedes
yang jelas ini silahkan kita pakai
Apakah bisa dipakai atau tidak
jadi di sini kita bebas ya Misalnya
oleng
positif negatif
kemudian kita Run lagi
ini sudah semakin Kompleks ya
apalagi kalau misalnya sdgsnya kita
iseng-iseng aja ya
makin Kompleks lagi begitu
apalagi kalau di sini select all ya
loadingnya juga lama ya
nah ini
ini udah
tapi ini kita bisa tarik-tarik ya
Misalnya si
angka 3 ini mau kita tarik
3C ini mau kita tarik misalnya ya
ini bisa
kira-kira begitu
ya
baik
kita akan kembali ke slide
jadi tadi kita sudah coba ya Praktekkan
dan Bapak Ibu tentunya
melihat tadi tidak mudah juga ya untuk
menginterpretasikan mengapa dia Sinergi
mengapa dia trade off nah tentu di sini
kita harus eksplorasi lebih jauh
dokumen laporan ijs ya yang ada di
website itu nanti kita bisa telaah lagi
Kemudian Bagaimana kalau mau bikin
sendiri ya kalau mau bikin sendiri Ini
contohnya ya sudah saya sampaikan dia
kita pilih ya berdasarkan
konsen kita jadi kan dari 169 indikator
itu
tidak tidak kita pilih semua misalnya
kita pilih beberapa terus kita
kait-kaitkan ya ini contohnya sudah
disampaikan juga di sini kalau kita mau
manual kalau mau otomatis tadi
menggunakan
website dari
bisa diedit juga ada fasilitasnya nanti
Silahkan dicoba-coba Bapak Ibu bisa
mengganti ya panahnya misalnya dari
dari merah tadi ke jadi hitam atau dari
hitam putih merah itu bisa juga
pakai menu edit
oke nah kita sudah
pelajari Cara pakainya nanti Bapak Ibu
bisa coba sendiri di sini ada
pilihan-pilihan ya yang bisa diambil
metode lain adalah dengan sistem dinamik
Apa bedanya yang tadi dengan sistem
dinamika yang interlingkes itu kan hanya
melihat secara kualitatif ya language
seperti apa
Tapi bagaimana kalau ingin menghitung
kuantitatif ya tidak bisa di sini di
sini hanya melihat languagenya saja bisa
sebagai alat bantu ketika menyusun
konsep ya Tapi ketika kita
kuantifikasi ingin tahu itu tidak bisa
pakai alat yang tadi kita pakai tools
yang lain yaitu sistem dinamik
disini kita bisa definisikan ya tpb
nomor berapa yang ingin kita
analisis kemudian
kita pakai tanda positif negatif tadi
kan ada
ada Sinergi dan trade off ya jadi dia
kalau negatif
kita kasih tanda positif dan negatif
contoh misalnya di sini
kelahiran akan menambah ya menambah
populasi semakin banyak populasi semakin
banyak yang lahir
jadi ini positif
atau R ya reinforsing
kemudian
semakin banyak orang
bertambah kematian
semakin banyak yang meninggal populasi
berkurang
kalau siklusnya ada satu saja yang
negatif kita sebut siklus negatif ya
atau balancing
Jadi
konsep yang tadi
menambah dan mengurangi itu kalau mau di
kuantifikasi bisa
Kita pakai sistem dinamik
nah
kemudian nanti kita
masukkan ke dalam
Sebuah software ya namanya sistem
dinamic softwarenya bebas bisa pakai
pensil Stella dinamo ya macam-macam
nanti disana ada yang disebut dengan
stop dan rate kalau stok itu dia
berakumulasi
ya tergantung kita ingin menghitung apa
misalnya kalau
jumlah populasi ingin kita cari maka
populasi ini kita jadikan stop ya
misalnya tingkat pencemaran sungai atau
debit sungai
atau misalnya jumlah hutan jumlah kayu
di hutan ya ingin kita jadikan stok bisa
kita tinggal buat sebagai stok nanti
yang lain sebagai rate itu artinya yang
menyuplai data ya Jadi yang menyuplai
data populasi ini adalah data kelahiran
yang menyuplai atau yang mengurangi
populasi ini data kematian jadi nanti
kita buat sebagai stok dan flow
Ini contohnya ya Misalnya
sistem dinamic dapat dijadikan tools
untuk analisis trade off dalam
pencapaian
kita buat dulu ininya ya
gak usah Loop diagramnya tadi kemudian
nanti kita masukkan ke dalam
software ini namanya Stella ya
tampilannya agak beda ini fanshim ini
Stella tapi prinsipnya sama saja hanya
beda tampilan jadi nanti kita masukkan
ini
stok dan flow-nya kita definisikan
misalnya di sini stoknya yang pertama
ada populasi manusia
dipengaruhi oleh laju kelahiran kematian
dan ada beberapa konstansi ya Yang yang
mempengaruhi
laju kelahiran Saya di sini
human capital ya
sumber daya manusia ini
mempengaruhi kelahiran
kemudian juga fungsi ekologi ini
mempengaruhi kematian
konsumsi perkapita juga mempengaruhi
laju kematian jadi kita definisikan ya
angka yang berkontribusi terhadap
stok ini populasi manusia ini cara
ngitungnya bagaimana kita definisikan
kemudian ada stock konsumsi manusia di
sini ada konsumsi energi ya mungkin saya
sekilas saja karena sudah hampir jam
setengah 12
ada polusi stop polusi stop biosfer
iklim potensi manusia sumber daya sosial
sumber daya keuangan
sumber daya ekologi
nanti
kita running ya keluar
pattern ya pola
ada yang polanya relatif lurus ya
Misalnya ini lurus ada yang dia agak
melengkung begitu ya nah ini nanti kita
analisis
[Musik]
menggunakan
perilaku model jadi dia masuknya ke
model mana Apakah dia eksponensial
kita lihat
[Musik]
periode waktu jadi periode waktu dia
Misalnya ini ya seperti ini
ya naik gitu naik di sampai tahun berapa
melandai di tahun berapa ya makin
melandai lagi di tahun berapa gitu ini
kita bisa analisis
nah ini ya kita bagi periodenya dia jadi
4 atau 5 bebas saja gitu nah kemudian
nanti
sistem dinamic dapat dijadikan tools
untuk analisis strate-off ya dalam
pencapaian kita ada skenario-skenario
kira-kira misalnya ya
contoh yang tadi Kalau lahan
pertaniannya 20% dulu
itu apa yang terjadi
Bagaimana kalau 50%
Bagaimana kalau 100% langsung dikonversi
ke lahan pertanian
jadi
sistem dinamic ini
tools untuk trade of Study jadi trade
off itu bisa kita optimalkan menggunakan
sistem dinamika tentu di sini
datanya harus kita input dulu ya
50% effort kita di dalam sistem Dinamika
adalah memasukkan data karena kalau
datanya kurang juga dia tidak akan
optimal makanya datanya kita masukkan
dulu
data luas hutan existing rate kerusakan
ya tingkat kerusakan hutan per tahun itu
semua kita masukkan Nah nanti setelah
data ini masuk semua nah ini mudah kita
mau
analisis tpb nomor berapa itu bisa ya
contoh di sini ada tpb nomor 6 13 14 15
ya tentu tergantung kepada contoh
kasusnya
bisa juga kita misalnya 6.1 6.2 jadi
kita masuk ke target itu bisa saja ya
ini contohnya
di level tujuan Nah di sini mungkin ini
terlalu pendek ya sejam setengah jadi
saya diberi info oleh Eco edu ada
pelatihan di tanggal 19 sampai 23
September
jadi minggu depan dia 2 minggu lagi ya
dua minggu lagi dari sekarang
itu nanti akan ada instalasi software
sistem dinami ada praktikumnya juga
terus kita bahas lagi enter language
yang tadi ya
terus aplikasi sistem dinamic untuk
misalnya klhs atau rpplh dan
pengelolaan persawahan udara air limbah
Jadi bukan hanya sdgs ini aplikasinya
banyak ya dari sistem
silahkan yang tertarik
lebih lanjut bisa dilihat di www.id
Terima kasih Bapak Ibu Ya ini
materinya cukup berat jadi saya agak
pelan-pelan ya
penyampaiannya Oke silahkan
Mbak Tia saya kembalikan ke Mbak Tia
Terima kasih Baik Pak Asep Terima kasih
banyak atas paparannya Nah di sini sudah
ada para Mukhlis yang recehan mungkin
saya persilahkan untuk Pak Muklis untuk
menyampaikan pertanyaannya ya Pak kita
masuk ke Sesi pertanyaan silahkan
komunis untuk menyampaikan pertanyaan
Oke mungkin sambil menunggu kamu Please
nanti saya ini akan memperlihatkan ada
beberapa pertanyaan Pak Asep yang sudah
masuk ke video saya coba Share screen
terlebih dahulu
di sini ada pertanyaan yang pertama dari
terkait dengan cara mencapai
kesetimbangan 3 aspek pembangunan
berkelanjutan dan berapa idealnya
perbandingan ketiganya indikatornya apa
saja dan jika keseimbangan ini terjadi
ya terima kasih pertanyaannya bagus
sekali ya Jadi kalau kita lihat
skor kita itu kan tadi diangkat
69,12 ya jadi menuju 70 tapi belum
nyampe sedangkan Finlandia jadi 94 Ya
jadi
ya sebetulnya
kalau ditanya
berapa idealnya
[Musik]
itu di akumulasikan jumlahnya dia
maksimum
jumlahnya maksimum tentu
ketika semuanya tercapai ya itu
mendekati Finlandia begitu
Nah kalau kita
di angka 69 ini
kalau saya Lihat sepintas ya dari data
SD kita yang sudah 
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:09:14 UTC
Categories
Manage