Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id [Musik] Hai sahabat lingkungan ini akan menjelaskan mengenai pelatihan-pelatihan yang akan diadakan oleh Eco edu selama 1 tahun Nah kira-kira pertama pelatihan apa aja sih yang diadakan oleh Eko Edo ini Kak nah yang pertama untuk pelatihan yang akan ikut lakukan yang pertama adalah dasar senam untuk dasar-dasar AMDAL ini Apabila teman-teman sudah menyelesaikannya teman-teman bisa melanjutkan untuk pelatihan perfect untuk air limbah emisi serta B3 Oh gitu kalau misalkan pelatihan mengenai pemodelan kira-kira ada juga tidak ada banget dong Nah untuk modelan ini di equido menyediakan dua jenis yang pertama adalah untuk dispersi udara dan yang kedua adalah untuk air sungai Nah untuk memudahkan air sungai di sini kita menggunakan aplikasi quality Sedangkan untuk pemodelan udara kita menggunakan software air mode nah selain itu kita juga ada nih pelatihan tentang perhitungan emisi grk yang bisa teman-teman ikuti untuk menghitung inventarisasi grh gitu ternyata banyak juga ya Kak selain itu juga aku sebelumnya aku cek ternyata ada juga loh pelatihan mengenai dokumen lingkungan kira-kira di equidi ini ada pelatihan dokumen lingkungan apa aja sih Kan ada banget dong Nah untuk pelatihan dokumen ini aku ada melakukan pelatihan tentang rpplh serta plhs Nah kamu tahu nggak sih kalau misalnya pelatihan rpplh dan plhs ini dokumennya itu membutuhkan peta-peta yang rumit Nah kalau misalnya teman-teman kesulitan dalam melakukan pemetaan di sini equidah juga menyediakan pelatihan yang berhubungan dengan peta-peta yang pertama adalah pelatihan Sig sistem informasi geografis dan yang kedua adalah remote sensi yang bisa teman-teman ikuti Oh ternyata cukup lengkap ya pelatihan di Eco ini kalau teman-teman sobat lingkungan ingin cek lebih lanjut mengenai informasi-informasi pelatihan teman-teman bisa cek di website kami di eco2.id dan cek social media kami di Instagram Facebook dan Twitter dan jangan lupa untuk like comment subscribe dan bagikan video ini ke sahabat sampai jumpa di pelatihan salam Lestari [Musik] baik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi bapak dan ibu sekalian peserta webinar analisis lingkungan berdasarkan target sdgs Kamis di hari yang cerah ini Izinkan saya memperkenalkan diri Nama saya Tiah Hari ini saya akan menjadi moderator untuk webinar kita pada pagi hari ini untuk materi kita hari ini nanti akan dipaparkan oleh dokter Asep Sofyan dari teknik lingkungan ITB Tapi sebelum kita masuk ke Sesi webinar ada baiknya kita melakukan doa terlebih dahulu supaya acaranya dapat berlangsung lancar dan dapat bermanfaat maka dari itu berdoa di persilahkan menurut agama dan kepercayaannya masing-masing baik semoga acara hari ini bisa berlangsung lancar serta bermanfaat bagi Bapak dan Ibu sekalian peserta webinar baik mungkin setelah itu marilah kita melakukan menyanyikan lagu Indonesia Raya maka dari itu dipersilahkan bapak dan ibu untuk hikmat [Musik] baik untuk Sesi selanjutnya kita akan mendengarkan sambutan dari ketua pelaksana webinar kita pada pagi hari ini dipersilahkan kepada bapak Satria yang di haratua spwk untuk menyampaikan sambutannya baik Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Selamat pagi kepada Bapak Ibu sekalian pertama-tama Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Ibu sekalian telah berkenan untuk mengikuti webinar ada teledor pada hari Kamis ini tanggal bulan September Tahun 2022 dan mungkin ini merupakan webinar keempat equido pada Tahun 2022 ini dan saya sangat mengapresiasi antusiasme dari para peserta ya fotonya dua ekspektasi kami sebagai panitia pelaksana akhir kalimat Semoga dapat bermanfaat serta mampu meningkatkan wawasan dan juga semakin mengalahkan lembaga penegak edu sebagai salah satu lembaga pelatihan lingkungan terbesar di Indonesia terima kasih Baik terima kasih Mas supriyandi atas sambutannya sesuai dengan apa yang sudah disampaikan oleh Bapak satriyandi tadi maka dari itu webinar kita pada pagi hari ini resmi dibuka Saya ucapkan selamat datang juga kepada teman-teman yang baru bergabung pada Zoom kita pagi hari ini mungkin di sini Saya ingin menyapa terlebih dahulu karena kita baru berjumpa mungkin ya di sini Saya ingin menyapa beberapa sahabat lingkungan yang sudah Semangat ini ada yang on kayak mungkin di sini ada Pak Abdul Rahman mungkin bisa memperkenalkan diri Pak menyapa teman-teman semuanya di sini mungkin di sini ada yang lain ibu Ibu mursyidah boleh Ibu memperkenalkan diri silahkan Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam Selamat pagi Ibu bagaimana hari ini baik Alhamdulillah baik sehat dan saya semangat mengikuti webinar dari eko edu ini di lingkungan hidup Kabupaten Bengkulu Oke selamat paginya saya mengikuti kita disini apabila kami melanggar menyelenggarakan pelatihan offline ya Bu senang sekali ini sangat semangat untuk mengikuti webinar kita hari ini Kemudian untuk kalender nanti untuk tahun depan kira-kira nanti untuk offline-nya akan hilang diselenggarakan tahun depan ya Bapak Ibu nanti akan kami rilis barangkali Bapak dan Ibu di sini ada yang berminat untuk mengikuti pelatihan offline oke di sini Saya ingin menyapa lagi ada Ada Pak Josephin Tambunan Boleh Pak untuk ibu untuk memperkenalkan diri mohon maaf Met pagi Saya dari dinas lingkungan hidup Kabupaten Humbang Hasundutan Bu Saya sangat tertarik dengan cara materi pada hari ini Terima kasih sama-sama kenal juga salam untuk teman-teman di dlh tempat ibu bekerja kemudian saya ingin menyapa juga di sini ada ada Pak Alfian mungkin Boleh berkenalan Pak terlebih dahulu pagi hari ini bagaimana kabarnya Oke baik mungkin untuk supaya kita bisa langsung mengikut menyimak webinar hari ini mungkin saya ingin memperkenalkan terlebih dahulu untuk materi kita hari ini adalah Bapak Asep Sofyan dari teknik lingkungan ITB di sini mungkin sudah bergabung Pak Asep bersama kita mungkin saya ingin menyapa terlebih dahulu Selamat pagi Pak Selamat pagi sehat pak hari ini Alhamdulillah semoga dalam keadaan sehat Bapak dan keluarga untuk mungkin ini teman-teman dari peserta ini ada yang penasaran kalau misalnya sekarang Bapak Asep ini kegiatannya apa saya aja pak mungkin yang sedang penuh-penuhnya di minggu ini ataupun di bulan ini minggu ini sudah satu bulan ya Kuliah offline di ITB jadi makin sibuk di kampus Oke Baik Pak kalau misal begitu ini kayak sepertinya tadi teman-teman di peserta juga sudah sangat bersemangat terkait dengan topik yang akan Bapak bawakan hari ini Jadi mungkin saya persilahkan kepada Pak Asep untuk memaparkan materinya Saya ucapkan selamat mengikuti webinar Bapak dan Ibu Semoga bisa menyimak dengan baik dan materinya bisa bermanfaat saya persilahkan resep terima kasih bagaimana sudah terdengar mungkin bisa langsung untuk materinya ini seperti ini sudah tidak sabar teman-teman Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Bapak Ibu yang saya hormati terima kasih atas perhatian Bapak Ibu sudah menghadiri webinar pada pagi hari ini saya akan Share screen Oh ini masih disable ya oke baik kita akan bagaimana Mbak Tyas sudah terlihat sudah Pak sudah terlihat sepertinya ya Oke kita akan awali dengan pengertian pembangunan berkelanjutan Saya yakin Bapak Ibu sudah tahu tapi kita ulang sedikit ya di sini bahwa pembangunan berkelanjutan didasari oleh dokumen PBB tahun 87 ya yang menyampaikan tentang keseimbangan antara lingkungan sosial dan ekonomi jadi saat ini dianggap ekonomi terlalu besar ya Sedangkan sosial dan lingkungan ini kurang diperhatikan sehingga terjadi ketimpangan sosial dan ketimpangan lingkungan dengan sdgs ini kita upayakan ada keseimbangan antara ekonomi sosial dan lingkungan jadi tidak ada yang tertinggal atau nolep Behind sdgs ada 17 Sudah Bapak Ibu ketahui semua dan sdgs ini kelanjutan dari MDGS dianggap berhasil menaikkan kesejahteraan masyarakat dunia kemudian dilanjutkan dengan sdgs sdgs ini ditargetkan 2030 akan tercapai yaitu 8 tahun lagi ya dari sekarang ada 17 tujuan yang ingin dicapai mulai dari tpb nomor 1 tanpa kemiskinan TPP nomor 2 tanpa kelaparan dan seterusnya sampai tpb ke-17 ini adalah deskripsi yang lebih lengkap dari tiap tujuan contoh untuk tpb nomor di tahun 2030 seluruh dunia termasuk Indonesia bertekad untuk mengakhiri segala bentuk kemiskinan dimanapun kemudian juga di tahun 2030 kita bertekad untuk menghilangkan kelaparan mencapai ketahanan pangan dan gizi yang baik serta meningkatkan pertanian berkelanjutan kemudian juga kita ingin menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia silahkan nanti Bapak Ibu baca lagi ini ada 17 target ya Ada 17 tujuan yang ingin kita capai nah dari cerita tadi kita menyimpulkan bahwa sdgs ini memang produk luar negeri ya produk asing produk PBB produk dunia bukan produk asli Indonesia Namun demikian berdasarkan Perpres 59 kita atau Indonesia meratifikasi Konvensi PBB tersebut pada tahun 2015 dan mengadopsi standar internasional itu ke dalam standar nasional tentu di sini perlu penyesuaian ya jadi contoh misalnya dari 169 target itu indikator nasional jadi 94 karena banyak target-target yang tidak relevan ya di Indonesia misalnya target pengurangan kepemilikan senjata api itu kan kita tidak tidak memang tidak dibolehkan ya memiliki senjata api Nah itu kita hapus gitu tapi indikatornya di sini bertambah ya dari 241 jadi 319 kemudian kita bagi ya oleh Bappenas dibagi menjadi 4 matra matra sosial ekonomi lingkungan serta hukum dan tata kelola untuk detailnya Bapak Ibu bisa lihat di sini tpb mana saja yang masuk ke pada matras sosial ekonomi lingkungan dan tata kelola kemudian karena Indonesia memiliki kewenangan yang berbeda-beda antara kabupaten kota Provinsi pusat maka dari mungkin kita lihat lagi ke sini ya dari 319 itu pusat memegang 308 ya ini ada 308 kemudian provinsi 235 indikator Kabupaten 220 kota Nah sekarang kita lihat Bagaimana pencapaian sdgs dari tahun sampai 2021 artinya sdg sendiri diresmikan 2015 ya tapi datanya ini sudah dirangkum oleh salah satu lembaga dunia bisa dilihat di website ini ya dashboard.sdg index.org lembaga dunia ini membuat sebuah laporan yaitu sustainable development report 2022 dan disana ditunjukkan bagaimana pada awal-awal ini diperkenalkan ya ini mengalami kenaikan tapi di tahun 2019 sampai 2021 ini mengalami stagnan yang disebabkan oleh covid 19 jadi ketika covid 19 pencapaian sdgs ini terhambat di seluruh dunia ya bukan hanya di Indonesia di seluruh dunia kemudian kalau kita lihat ranking pencapaian sdgs di dunia ini Indonesia rangking 82 ya 82 dari 163 negara kita ada di tengah-tengah dari 163 negara kita rangking 82 nah ini juga posisi Indonesia ya Jadi kalau dari skor yang skor tertinggi di sini di angka 90-an Indonesia di sini ada di angka mungkin kita cek lagi ya 62 Indonesia itu Coba kita cek ya 69 oke jadi Indonesia ini 70 kurang ya 69,2 Kemudian dari sisi komitmen Pemerintah ini skornya di Kisaran 64-63 gitu ya 63 64 jadi relatif baik untuk komitmen Pemerintah untuk nilai sedang ya ada di tengah-tengah Kemudian dari 10 besar pencapaian sdgs kedua Denmark ketiga Swedia ya 4 Norway dan seterusnya kemudian Indonesia tadi sudah kita sebut Indonesia ada di ranking 82 dari 163 negara dengan skor 69,16 di tahun 2021 nah yang perlu kita perhatikan di sini Indonesia masih lebih buruk ya dari Sri Lanka yang kemarin apa ada krisis ekonomi juga dari Malaysia kita masih kalah ya dari Malaysia Singapura China Nah di sini yang yang mengagetkan adalah angka Thailand ya Thailand dia berada di atas Singapore Singapore sendiri ada di angka 60 Thailand ini skornya 74,13 di peringkat 44 dan Vietnam di peringkat 55 Nah jadi di sini Indonesia perluas pada karena mungkin ya mungkin Indonesia menganggap masih lebih bagus dari Thailand dan Vietnam ternyata di sini angka menunjukkan Thailand dan Vietnam memiliki angka sdgs yang lebih bagus dari Indonesia Nah tentunya kita harus jadi perhatian Indonesia ya sebagai negara besar seharusnya berada di ranking yang tinggi ya artinya Apakah 20 besar atau 30 besar gitu ya kita masih berada di tengah-tengah di skor 82 nah kemudian kalau kita lebih jauh lihat ke Indonesia ini kalau kita lihat di sini ada tanda ini ya Nah ini panah ini artinya meningkat secara moderat kalau yang hijau ini on track ya jadi kontrak itu artinya sesuai dengan yang direncanakan kemudian di sini ada yang panahnya ke kanan ini stagnan ya nah memang di Indonesia tidak ada yang menurun di sini dikrising secara umum ya dikriting tidak ada nah tapi kalau kita lihat yang nilainya bagus itu tpb nomor 4 ya dinilai bagus nomor 6 Nomor 8 dan nomor 12 kemudian yang dinilai stagnan itu yang yang buruk ya yang buruk ini ada di tpb nomor 11 Nomor 14 nomor 15 dan nomor 17 ini rata-rata nasional nah kemudian kalau kita lihat per indikator ini juga sama tandanya ya Jadi kalau hijau ini artinya dia on track ini ada yang panah kuning ini moderat kemudian yang kanan panahnya stagnan dan yang turun ini yang merah turun ya jadi kita bisa lihat untuk sdgs nomor 1 tidak ada kemiskinan Dianggap kemiskinan ini sudah bisa dikendalikan ya dibandingkan tahun sebelumnya jadi 2021 dianggap lebih baik dari 2020 karena di sini rasionya 1,9 dollar per hari kemudian juga di sini masih ada tantangan ya Ini tantangan jadi tantangan ini warnanya merah bulat karena targetnya 3,2 dollar per hari nah ini masih masih jauh jadi on track sampai nanti mudah-mudahan tercapai di 2030 namun di sini masih ada tantangan ya kemudian juga untuk kelaparan ada yang warnanya hijau ada yang stagnan ya di sini ada yang tandanya kuning moderat ya Nah ini silakan nanti bapak ibu bisa dibaca secara detail ya di slide yang akan dibagikan oleh panitia ini tpb 1 2 dan 3 ini ini TBB 8 9 10 11 12 13 14 dan 15 ya nah saya akan fokus di tpb nomor 13 14 dan 15 ya karena topik kita adalah analisis lingkungan jadi di sini untuk SD 13 atau aksi untuk iklim di sini untuk mitigasi gas rumah kaca itu dianggap stagnan kemudian kegiatan import nih kita sudah lebih terkendali Kemudian ada beberapa yang tidak ada data Kemudian untuk kehidupan perairan dan laut di sini yang dianggap bagus ada penangkapan ikan yang makin teratur ya nah yang dianggap stagnan daerah perlindungan perairan ini masih dianggap kurang dan indeks kesehatan laut juga ini masih dianggap stagnan ya juga adanya penangkapan ikan menggunakan trolling ini mungkin catatan-catatan yang perlu kita lihat dari sisi SD 13 14 15 juga untuk di darat ya ekosistem daratan kita untuk deforestasi ini dianggap sudah menurun kemudian yang stagnan perlindungan laut Apa danau ya danau dan sungai dan juga biodiversity ini dianggap stagnan nah ini yang keanekaragaman hayati yang terancam punah ini dianggap terjadi kemunduran Nah itu kira-kira indikator tpb Indonesia menurut dunia Indonesia juga sudah membuat dashboard yang sama sudah dibuat oleh Bappenas jadi nanti Silahkan Bapak Ibu yang tertarik di sini ada alamat websitenya sdgs.bapernas.id dashboard jadi data-data kabupaten kota di sini ada ya mungkin Bapak Ibu ingin lebih tertarik mengetahui provinsi saya urutan berapa ini ada di jadi nanti silakan bapak ibu cek Ya Di Bappenas go id sdgs.bapanas.go.id/ Saya tidak akan bahas ini karena saya pikir Bapak Ibu bisa melihat sendiri ya data-data di setiap kabupaten kota dan juga provinsi nah kita masuk ke topik utama kalau tadi pengantar ya Apa itu sdgs bagaimana status sdgs Indonesia di level dunia kemudian bagaimana status sdgs provinsi Bapak Ibu di level Indonesia itu silahkan Tadi dilihat di website-website yang sudah kita bahas Nah sekarang kita akan membahas analisis lingkungan berdasarkan target sdgs sesuai dengan topik webinar kita pada hari ini jadi analisis lingkungan berdasarkan target is digis ini ada 4 tahap ya Jadi yang pertama adalah optimalisasi data lingkungan untuk mendukung pencapaian target sdgs yang pertama Kemudian yang kedua meminimalkan trade off dalam indikator sdgs kemudian yang ketiga memaksimalkan Sinergi di dalam sdgs yang keempat mengoptimalkan keterkaitan sdgs khususnya dari sdgs tentang lingkungan yaitu sdgs 13 14 dan 15 ke sdgs lainnya Jadi sebetulnya analisis lingkungan berdasarkan target sdd ini banyak ya bukan hanya ini tapi di kesempatan pagi hari ini kita akan bahas 4 hal ini yang pertama adalah optimalisasi data lingkungan jadi Ketika kita melihat sdgs dari kacamata lingkungan maka lingkungan ini adalah pondasi ya jadi di sini kita lihat ada ilustrasi yang menggambarkan bagaimana suatu sdgs itu sebaiknya dibangun yang pertama yang paling bawah itu adalah sdgs nomor 13 14 dan 15 jadi sdgs tentang 13 tentang perubahan iklim 14 ekosistem laut 15 ekosistem darat ini menjadi pondasi karena berada di paling bawah ya jadi disebutnya base itu basis ya atau pondasi nah kemudian ketika pondasi ini sudah terbangun maka pondasi ini akan memberikan manfaat berupa jasa ekosistem kepada tahap di atasnya nah tahap di atasnya adalah produksi dan konsumsi yang berkelanjutan untuk menunjang kemakmuran dan kesejahteraan yaitu tpb nomor 26789 11 dan 12 dan setelah kesejahteraan masyarakat ini terpenuhi akan terjadi pertumbuhan ekonomi jadi akan terjadi pertumbuhan ekonomi di sini kita bisa sebut [Musik] pengentasan kemiskinan jadi di sini sudah tercapai kesejahteraan yang lebih tinggi lagi Nah di sini ada kalau kita lihat tpd nomor 1 ya 3 4 5 dan 10 dan terakhir nanti ada tab PBB 16 tentang kedamaian dan 17 tentang kerjasama jadi di sini 16 ya 16 dia mengarah ke sana 17 mengarah ke sini di kedua arah 16 dan 17 ini harus menjiwai seluruh tujuan sdgs karena kita Sedang membahas tentang lingkungan maka kita akan lihat aspek lingkungan yaitu tpb nomor 13 tentang perubahan iklim 14 tentang ekosistem laut dan 15 tentang ekosistem darat kemudian di sini ini adalah tpb yang kita ingin capai ya Nah tadi sudah kita sampaikan bahwa kalau kita punya target sdgs dan kita sebagai orang lingkungan ingin mendukung pencapaian sdgs maka tentu yang pertama yang akan kita kejar adalah sdgs nomor yang paling bawah ini ya 13 14 dan 15 13 tentang perubahan iklim 14 tentang ekosistem laut dan 15 tentang ekosistem darat itu dulu ya yang akan kita capai nah bagaimana cara mencapainya tentu kita harus tahu data-data lingkungan ke arah sana saya menyebutnya optimalisasi data lingkungan nah optimalisasi data lingkungan yang pertama adalah data keanekaragaman hayati jadi keanekaragaman hayati ini yang ada di daerah masing-masing kabupaten masing-masing di provinsi masing-masing itu tentu merupakan kekayaan yang harus dilindungi karena kalau keanekaragaman hayati hilang Maka kalau kita lihat ya Ini kan ada pondasi nah di dalam pondasi sdgs ini salah satunya adalah keanekaragaman hayati Jadi kalau keanekaragaman hayatinya hilang maka pondasi sdgs nya ini juga hilang Padahal kita tahu Ya dari keanekaragaman hayati ini baik dia sebagai ekosistem spesies atau gen ini yang akan menghasilkan jasa ekosistem jadi keanekaragaman hayati hutan misalnya dia akan menghasilkan jasa ekosistem atau jasa lingkungan ya ekosistem atau jasa lingkungan penyediaan kayu pengaturan iklim ya untuk budaya dan juga untuk pendukung sirkulasi zat hara Nah kalau tidak ada keanekaragaman hayati ya jasa ekosistem juga tidak ada jadi keanekaragaman hayati ini harus kita jaga supaya bisa memberikan jasa ekosistem yang optimal nah jasa ekosistem dia hanya Supply sedangkan daya dukung dan daya tampung ini supply versus Diman ya nah jadi Apa beda antara jasa ekosistem dengan daya dukung daya tampung kalau jasa ekosistem ini apa yang diberikan oleh alam sedangkan daya dukung dan daya tampung suplai dari alam dikurangi dengan pemakaian oleh manusia ya Jadi kalau misalnya kita buat garis di sini ya ini adalah supply nah supply itu pasti kita anggap dia sama ya Nah kemudian di sini ada penduduk naik terus ya naik terus penduduk naik terus ya tentu dengan kenaikan penduduk maka suplai ini akan akan turun ya akan turun kita sebut bahwa daya dukung daya tampung ini turun karena tadi Iman atau kebutuhan manusia sudah melebihi dari Supply Ya sudah melebihi dari supply Nah di sini orang Lingkungan harus melakukan neraca sumber daya alam dan valuasi lingkungan neraca SDA adalah tadi ya tabel suplaidiman valuasi lingkungan adalah menghargakan nilai-nilai alam jadi kalau misalnya penyediaan ya profession misalnya hutan menghasilkan kayu nah kayunya memang sudah di rupiahkan 1 ton kayu itu harganya berapa juta rupiah misalnya nah tapi bagaimana dengan pengaturan Iklim dari hutan Apakah sudah dirupiahkan pengaturan dari bencana ya manfaat budaya Apakah sudah dirupiahkan pendukung sirkulasi zat hara Apakah sudah dirupiahkan karena dalam konteks pembangunan segalanya ini dia harus kita rupiahkan karena kita ingin menghitung misalnya tingkat pendapatan penduduk itu ada pendapatan perkapita berapa rupiah per tahun ya kemudian segala sesuatu di dalam sdgs itu ada angkanya ya ada angkanya sekarang bagaimana dengan kualitas dan kuantitas alam bagaimana kita menghargai yaitu valuasi lingkungan sini klhk sudah mengeluarkan ya PP 46 2017 tentang ekonomi lingkungan nanti silakan Bapak Ibu cek di internet kemudian juga ada beberapa permen tentang valuasi lingkungan Kehutanan dan gambut ya bisa di searching di internet Nah jadi efisiensi SDA ini menjadi kunci dari rekomendasi orang lingkungan jadi orang lingkungan ini berdasarkan data keanekaragaman hayati jasa ekosistem dan daya dukung ya apa rekomendasi orang lingkungan di sini ya terhadap efisiensi SDA dan di sini banyak sekali metode yang bisa kita pakai selain neraca SDA dan valuasi lingkungan mungkin di sini saya cantumkan dua saja nah Bagaimana kalau tidak efisien Apakah kita bisa lihat tanda-tandanya ya contoh tidak efisien misalnya ada deforestasi yang jelas kalau tidak efisien kita akan bisa melihat dampak yang terjadi di lingkungan ada risiko lingkungan di sana ya Ada ketimpangan ekonomi dan ketimpangan sosial kemudian ditambah dengan bahaya perubahan iklim ini akan menjadi risiko perubahan iklim yang mana resiko lingkungan dan risiko perubahan iklim ini akan mengurangi kualitas kuantitas dari keanekaragaman hayati yang ada di kita nah ini kalau ini negatif ini kan tandanya negatif ya Nah kalau itu terus berkurang ini siklus ini akan menjadi siklus yang negatif Jadi kalau siklus negatif artinya pembangunan tidak terjadi secara berkelanjutan nah tapi kalau dia ada efisien efisien ya dia akan berkelanjutan ya akan meningkatkan pencapaian sdgs jadi di sini sebagai orang lingkungan kita perlu mengoptimalkan data-data lingkungan untuk menghitung efisiensi SDA sebagai input di dalam peningkatan sdgs dan juga kita bisa melihat apakah sdgs ini sudah tercapai atau tidak salah satunya dengan adanya risiko lingkungan dan risiko perubahan iklim Nah itu adalah langkah pertama ya di dalam analisis lingkungan berdasarkan target sdgs nanti kita breakdown ya sdgs Nomor 13 targetnya apa saja 14 apa saja 15 apa saja nanti bagaimana kaitannya dengan efisiensi sumber daya alam itu bisa kita detailkan ya saya tidak bahas satu-satu tetapi lebih kepada konsepnya dulu di sini Yang jelas Bapak Ibu bisa menggunakan ya tabel ini atau gambar ini sebagai pendekatan di dalam optimalisasi data lingkungan nah kemudian langkah yang berikutnya di sini oke nah yang berikutnya adalah kita coba analisis sinergitas antar indikator tpb jadi sinergitas itu sebetulnya Bagaimana sih karakteristik antara tpb 1 dengan TBB lain apakah saling Sinergi atau tidak nah ini ada satu studi dari Raden 2017 ya yang menghitung sinergitas dari setiap sdgs dan di sini ada warna ya Jadi kalau warna hijau itu warna hijau artinya dia sinergitasnya dari 0,6 sampai 1 kemudian kalau dia warnanya merah ini dia artinya negatif ya tidak Sinergi dia skornya dari minus 6 menjadi minus 1 nah menurut penelitian ini dikatakan bahwa tanpa kemiskinan ini relatif Semuanya setuju ya semua stakeholder setuju demikian juga tanpa kelaparan ini buktinya tpb 1 sampai 4 ini relatif tidak ada trade off jadi lawan dari Sinergi ini adalah trade off itu di dalam bahasa Indonesia artinya tarik ulur saya lompat dulu ke definisi oke nah Ini ya jadi trade off ini adalah tarik ulur trade off adalah situasi ketika kita harus mengoptimalkan keputusan terhadap dua hal yang saling bertentangan jadi ada dua hal yang saling bertentangan contohnya ketika kita ingin alih fungsi lahan menjadi lahan pertanian di sana akan ada peningkatan tpb nomor 2 yaitu ketahanan pangan tapi di sana akan mengurangi TBB nomor 15 ekosistem darat Nah di sini ekosistem darat tpb nomor 15 dengan tpb nomor 2 untuk kasus alih fungsi lahan untuk lahan pertanian ini terjadi ada dua kondisi yang saling bertentangan karena ketika kita memutuskan untuk membangun lahan pertanian di hutan tpb nomor 2 naik positif angka produksi pertanian naik ketahanan pangan naik tapi dari sisi konservasi hutan Dia turun dan sebaliknya kalau tidak jadi dibangun konservasi hutan naik tapi ketahanan pangan turun jadi ini yang disebut dengan trade off atau tarik ulur jadi trade off itu adalah situasi ketika kita harus mengoptimalkan keputusan terhadap dua hal yang saling bertentangan Nah di sini kita mau tidak mau harus mengorbankan salah satu aspek dibandingkan aspek lainnya baik itu kualitas ataupun kuantitas ya tadi kita sudah beri contoh Ketika kita memilih pertanian berarti kualitas lingkungan dikorbankan begitu demikian juga kalau 15 yang kita pilih kuantitas dari tangan ya akan dikorbankan itu kira-kira trade off ya nah jadi kita balik lagi ke sini jadi yang warna kuning ini merah ya Anggaplah ini merah yang merah ini adalah potensi trade off dan di sini kita lihat di nomor 9 ini potensi trade offnya relatif besar demikian juga ini tadi 15 sudah kita bahas 17 itu potensi try out-nya besar nah tentu ketika ada potensi trade off ini ini akan lebih sulit di dalam mewujudkan sdgs ya Karena disana ada pertentangan kita lanjut ke slide berikutnya ini sama dengan yang tadi masih penelitiannya Pak Raden 2017 tapi di sini sudah di breakdown Misalnya ini antara satu dengan dua itu lebih banyak hijau ya Coba kita tes dengan kasus yang tadi antara 15 nah ini 15 ya dengan dua ini ya 15 dengan 2 Nah berarti kita sudah menemukan Ininya ini di sini nih nah 15 dengan 2 itu lebih banyak trade off di sini kita akan menemukan masalah contohnya masalah yang tadi kita sampaikan suatu daerah ingin meningkatkan sdgsnya salah satunya ingin meningkatkan ketahanan pangan tapi sudah tidak ada lahan yang ada hanya lahan hutan ini bagaimana ya karena di sini secara potensial terlihat trade offnya ini lebih besar daripada Sinergi dan ya ini adalah langkah langkah pertama ya jadi langkah pertama Bapak Ibu di dalam menganalisis sdgs adalah meneliti mana yang Sinergi mana yang trade off jadi contoh di sini antara ini misalnya ya antara nomor satu dengan nomor 4 ini besar sekali sinerginya jadi Sinergi antara kelaparan kemiskinan dengan kesehatan ya artinya mengentaskan kemiskinan itu sama saja dengan meningkatkan kesehatan jadi ini sinerginya banyak untuk Sinergi yang banyak kita harus jadi prioritas yang paling dulu jadi program-program yang lebih banyak atau tpb yang lebih banyak sinerginya itu kita jadikan jadi kalau misalnya kita punya strategi peningkatan tpb 2022 sampai 2030 maka yang harus kita lakukan di Tahun 2022 ataupun 2023 dalam waktu dekat itu yang tpb 1234 kira-kira begitu ya Karena itu adalah yang paling mudah dilakukan jadi kalau kita balik lagi tadi ke slide yang ini yang atas nah ini ya Jadi kita cari dulu yang hijaunya yang banyak di sini kita lihat 1 2 3 4 6 10 11 12 13 Nah itu kita prioritaskan di tahun-tahun awal Nah nanti yang banyak merahnya ini ya Yang banyak merahnya di sini itu kita tahun berikutnya atau dimulai dari tahun ini tapi jangan terlalu cepat targetnya itu kita kita susun kita Beri waktu dia dua atau tiga tahun gitu dibandingkan dengan yang tpb yang banyak sinerginya jadi yang banyak sinerginya bisa kita prioritaskan di awal tapi yang banyak trade offnya kita Beri waktu lebih panjang nah kemudian ini juga sama sebetulnya ya dari penulis yang sama jadi beberapa pasang tpb dominan bersinergi yang sebelah kiri nah ini 11 dengan 13 ini dia rangking 1 bersinergi ya kemudian disusul dengan nomor 1 dengan 4 dan seterusnya yang kanan ini adalah yang red off begitu ya yang trade off tadi kita sudah lihat yang [Musik] contoh yang 15 ya Nah ini 15 dengan nomor 1 aja misalnya bagaimana menyelesaikan kemiskinan di konfirmasi ya digabung dengan menjaga hutan Emang ada konsepnya yaitu kehutanan sosial Ya sudah banyak produk-produknya yang mencoba untuk trade off itu antara pengentasan kemiskinan dengan kehutanan tentu yang trade of trade off ini akan lebih susah menyusun mitigasinya dibandingkan yang sejalan atau Sinergi jadi untuk yang bersinergi itu kita selesaikan lebih dahulu sedangkan yang trade off perlu kerjasama dan koordinasi yang lebih intensif istilahnya di sini ya Oke sekarang kita menangani trade off dalam pencapaian tpd tadi sudah definisi jadi strategi menangani tren off dalam pencapaian tpb ini satu harus multidimensional kedua kerjasama multi pihak perspektif jangka panjang dan internalisasi dampak lingkungan dan sosial dalam pertumbuhan contoh tadi kita selalu pakai contoh bagaimana kita menanam lahan pangan dengan alih fungsi hutan nah kalau kita bertindak secara tidak multidimensional ini akan kompleks tapi kalau kita lihat secara multidimensional kita lihat dari berbagai segi dari sisi ekonomi dari sosial dari sisi lingkungan maka permasalahan trade off ini akan menjadi lebih ringan demikian juga dengan kerjasama multi pihak Karena tanpa ada kerjasama multi pihak mustahil kita bisa menyelesaikan trade off itu juga kita harus melihat perspektif jangka panjang seperti apa dampak jangka panjang dari pilihan turn off yang kita lakukan Apapun pilihan kita ya Apakah pilihan kita alih fungsi lahan dari hutan ke lahan pertanian itu atau kita tidak melakukan alih fungsi lahan Justru malah meningkatkan kualitas hutan dengan pembatasan kegiatan yang lebih intensif misalnya itu kan dua pilihan yang mungkin saja kita ambil Nah untuk bisa memutuskan mana yang paling baik ada 4 syarat di sini harus dari berbagai dimensi kita melihatnya Ya multidimensional kemudian multi pihak perspektif jangka panjang dan internalisasi dampak lingkungan dan sosial internalisasi tadi itu memasukkan dampak lingkungan bukan hanya yang terlihat ya Misalnya hutan itu memiliki kayu kayu perton berapa juta bukan hanya itu tapi hutan dengan segala jasa lingkungan yang dimilikinya dan semuanya ini kan bisa jadi rupiah contoh misalnya ketika hutan itu tidak ada berubah menjadi lahan pertanian maka fungsi hutan ya di dalam perlindungan iklim lokal itu akan hilang karena dia beralih fungsi dengan tutupan lahan yang lebih rendah kerapatannya nah ini tentu akan mempengaruhi iklim lokal yang ada di sana misalnya ada kenaikan berapa derajat nah bagaimana pengaruhnya terhadap tanaman nanti yang akan ditanam Nah jadi kita perlu menghitung ya dan menginternalisasikannya ke dalam rencana itu Nah itu kira-kira pendekatan valuasi lingkungan kita masukkan valuasi lingkungan ke dalam perencanaan kita nah di gambar di sini ditunjukkan bahwa misalnya untuk menyelesaikan masalah Air ini dia tidak bisa berdiri sendiri ya ada stj lain yang terkait baik yang terkait dekat maupun terkait jauh jadi kita harus selalu Melihatnya sebagai multidimensional jadi di sini kerjasama semua pemangku kepentingan adalah kunci dalam menangani trend off dalam pencapaian tpb jadi tidak bisa lagi sektoral tidak bisa lagi apalagi ada arogansi ya arogansi sektoral arogansi kepentingan Nah di sini memang untuk trade off ini tidak bisa kita lakukan sendiri-sendiri di sini Kita harus melakukan kerjasama yang intensif ya jadi satu masalah diselesaikan semua stakeholder mulai dari pemerintah masyarakat dia juga pemangku kepentingan lainnya Nah itu kira-kira menangani trade off ya jadi menangani trade off Ini pertama kita kenali tpb mana saja yang mengenali trade off dan juga kita sinergikan nah bagaimana dengan yang Sinergi kita optimalkan caranya bagaimana caranya adalah optimalisasi relasi antar sdgs jadi itu kan saling terkait ya saling terkait Nah itu kita Optimalkan kita Optimalkan jadi contoh Misalnya ini ya di sini kita lihat dari tpb nomor 15 ini mana yang Sinergi ya kira-kira apa yang Sinergi dengan nomor 15 misalnya yang Sinergi ini adalah nomor 6 air kita optimalkan ini bagaimana jasa lingkungan dari hutan ini bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas air nanti kita gunakan optimalisasi data-data lingkungan jasa lingkungan ke dalam analisis sdgs kemudian juga di sini Bagaimana dampak dari kerusakan hutan dampak kerusakan hutan ini juga merupakan trade off ya dari sdgs nomor 15 yang harus kita kenali dan bagaimana dengan pertambangan [Musik] jadi pertambangan juga Sama ya jadi di sini [Musik] ada tiga langkah ya yang pertama identifikasi di sektor pertambangan ini mana yang trade off mana yang Sinergi Kemudian yang kedua solusinya harus terintegrasi di sini ya dan nanti di dalam implementasinya harus multi stakeholder dan diharapkan kepedulian lingkungan dan sosial ini bukan hanya sebagai CSR CSR dari si perusahaan tapi harus menjadi satu value dari perusahaan Itu yang kita harapkan mungkin kalau dibahas satu-satu setiap bidang ini cukup lama ya jadi saya secara garis besar saja kecuali ada yang mau bertanya silahkan nanti tulis di kolom chat atau di kolom yang sudah disediakan panitia jadi kita bisa menganalisis tpb misalnya kita perusahaan tambang ingin mengimplementasikan sdgs ya di dalam perusahaan kita itu bisa saja kita yang pertama tadi analisis red off dan Sinergi kemudian nanti relasinya juga seperti apa ada yang sangat langsung ya berkaitan dengan tambang ini ada sdgs yang berkait sangat langsung kemudian ini dibagi ada yang mitigasi ya di bawah yang harus di mitigasi sangat langsung dan ada yang harus ditingkatkan ada 3 sdgs ada yang moderat ada yang indirect nanti dari sana kita bisa susun suatu strategi pencapaian sdgs di lingkungan pertambangan yang bapak ibu kerjakan kemudian Bagaimana dengan pertanian pertanian juga sama ya memiliki keterkaitan yang kuat dengan sektor-sektor lainnya juga di perkotaan ya jadi di sini kalau kita ulang lagi yang pertama tadi optimalisasi data lingkungan untuk pencapaian sdgs yang kedua bagaimana kita menangani trade off yang ketiga bagaimana kita mengoptimalkan Sinergi melalui link jadi language ini kita harus kenali nah referensi-referensi tentang Land case ini sudah banyak ya salah satunya saya Tuliskan di sini misalnya kita ingin melihat Bagaimana cara meningkatkan kualitas air ya Nah ini kan pasti sangat dipengaruhi dari efisiensi penggunaan air kemudian dengan meningkatnya kualitas air ini bisa menjaga air di ekosistem yang juga bisa dia meningkatkan konservasi hutan jadi keterkaitan keterkaitan ini kita cari ya kita Optimalkan untuk tadi Sinergi bukan hanya Sinergi tapi Sinergi juga saling mempercepat karena kalau kita percepat satu sektor di sini ini bisa mempercepat sektor lainnya atau indikator lainnya karena dia saling saling terhubung ya baik dalam satu sdgs Misalnya ini kalau sdgs 6 dengan sdgs 6 lain tapi beda indikator atau dengan yang berbeda ya dari tpb 6 ke PPB 2 kemudian ini contoh lain ya Bapak Ibu bisa pelajari ini contoh saja artinya tidak harus begini kita bisa membuat relasi-relasi sendiri dari satu indikator ke indikator yang lain ya nanti pilihan indikatornya juga silahkan di tergantung ya tergantung kepada kebutuhan bapak ibu ini untuk tpb yang ke-11 tentang kota dan pemukiman yang berkelanjutan PPD 12 FPB 15 Nah itu tadi contoh ada juga satu lembaga namanya Jepang yang membuat language tadi itu interaktif jadi nama toolsnya sdgs versi 4 nanti Bapak Ibu bisa lihat di website ini ya nanti Bapak Ibu cek aja kalau di Google juga tulis saja IGS ya IGS nama lembaganya IGS Inter language saja nah ini nanti muncul ke halaman ini jadi tools ini sama dengan ini Ya tapi kalau ini kan manual kita tarik dari satu ke indikator lain kalau ini dia otomatis begitu nah saya akan ambil contoh Saya ingin tahu pengaruh positif ya jadi pengaruh positif tpb 15 terhadap indikator tpb lainnya nah ini kalau pengaruh dari TPP 15 kan berarti di sini linknya keluar ya out the grilling case jadi dari tpb 15 ke tpb lainnya dan kita pilih yang positif language atau Sinergi di sini terlihat ini misalnya 16.4 dia itu Sinergi ke mana ya Nah dari sini dari gambar ini kita bisa optimalkan tadi jadi kan kita adalah ada 4 strategi ya tadi yang pertama mengoptimalkan data lingkungan kedua mengatasi travel yang ketiga mengoptimalkan Sinergi ya di tahap ketiga ini mengoptimalkan Sinergi ini kita bisa gunakan tools ini jadi di sini kan ada yang negatif juga ya trade off Jadi sebetulnya trade off juga bisa kita pakai di contoh yang yang trade off nah ini yang trade off ya jadi trade off di sini Saya klik off out the Gree jadi pilihannya bisa allch out the Gree in degree ya atau titik masuk bisa positif bisa negatif Oke kita akan bahas dari yang pertama Dulu kita ingin tahu kalau kita ngelola hutan dengan baik khususnya 15.4 ya nanti kita bisa lihat 15.4 ini bunyinya apa ada di website tersebut ini kalau kita [Musik] mengejar ya indikator 15.4 itu kira-kira nanti kalau dua angka itu target ya jadi kan ada gold ada target ada indikator Jadi kalau titiknya 2 itu kira-kira target Nah dari target 15.4 itu dia bisa berpengaruh positif terhadap target mana saja Misalnya di sini dia bisa ke target ke 9.5 ya dia juga bisa ke 14 titik 5 ini kita bisa Coba ya Jadi kita bisa coba website ini untuk membantu kita mengoptimalkan yang Sinergi nah kemudian yang berikutnya ini juga sama tapi ini yang masuk ya jadi saya pilih di sini in the grilling cache jadi integriling case itu artinya apa yang bisa meningkatkan indikator 15.4 sini indikator 6.6 itu bisa ini sebaliknya ya jadi kalau kita ingin meningkatkan indikator ekosistem darat misalnya tentang hutan 154 itu kira-kira indikator lain mana yang bisa berpengaruh positif ya berpengaruh positif Karena kita pilih di sininya positif kemudian yang berikutnya di sini kita pilih yang negatif kita pilih yang negatif atau trade off nah tentu ini kita harus hati-hati karena trade off tadi sudah kita bahas trade off ini artinya bertentangan ya jadi ketika kita lihat 15.4 dia akan bertentangan dengan misalnya 12.2 itu artinya kita harus mengorbankan salah satu kemudian di sini ada kita gabung misalnya ya tapi biasanya pusing Saya biasanya suka yang ya dipecah-pecah begitu seperti ini kan lebih bisa terlihat ya karena kalau digabung semua ini ada gambarnya seperti ini ya ini kita gabung semua nih kita gabung semua dia rumit sekali gambarnya jadi Biasanya kita pecah-pecah Oke ini tadi sudah sudah Nah ini kita coba gabung positif negatifnya kita gabung saja ini sudah tidak terbaca ya Jadi mungkin bagusnya tadi satu-satu aja seperti ini Jadi lebih lebih terlihat nah Mungkin saya akan demokan ininya ya websitenya supaya bapak ibu bisa mencoba di di rumah nah ini saya coba Share screen nah ini bagaimana sudah terlihat sudah Pak sudah terlihat oke nah jadi alamat websitenya ini ya Nah kita akan praktekkan apa yang tadi sudah saya saya jelaskan ya jadi langkah pertama ini kita pilih dulu nomor satu di sini nomor satu Indonesia ya tentunya bukan hanya Indonesia di sini ya ini banyak negara karena kita ingin meneliti Indonesia Oke kita klik Indonesia ya itu yang nomor pertama nomor 2 Mana yang mau kita analisis ya jadi nomor 2 ini ada 17 sdgs kita mau nganalisis yang mana yang akan jadi jadi subjek Nah contoh misalnya kita pilih nomor 15 nah misalnya Saya hanya ingin 15.1 kalau tadi kan semua titik 15 ya kita bisa pilih juga beberapa atau semua itu bisa misalnya kita ingin 15.1 aja [Musik] fresh water ya terkait dengan sumber daya air fresh water kita ingin meneliti tentang kemudian kita coba dulu fresh water out nah ini ya Misalnya kita out the grilling positif Oke jadi kalau kita menangani sumber daya air permukaan kira-kira berdampak positif kepada PBB yang mana gitu kan pertanyaannya dan kita klik Run nomor 3 Run ya Nah ini Udah muncul jadi misalnya di sini di sini ada ada kalau kita Mouse kita kita dekatkan ya Nah ini dia muncul tulisannya 15.1 tentang sumber daya air permukaan itu akan meningkatkan misalnya ya dia bisa meningkatkan kesehatan ya mengurangi prematur mortality dari penyakit yang tidak komunikable terus misalnya di sini nomor 8 untuk pekerjaan untuk bisa untuk perdagangan bisa untuk meningkatkan ekspor bisa untuk sustainable apa sustanable resource Misalnya ini untuk ya memerangi kekeringan ya jadi kira-kira ini manfaat-manfaat yang bisa kita ya tentunya membantu dengan tools ini kita nggak usah tadi gambar satu ya kita bisa langsung pakai tools ini ya lebih mudah sekarang misalnya apa yang bisa meningkatkan Nah jadi kita balik in degree ini ya kemudian kita Run lagi jadi Setelah itu kita klik lagi Run ini adalah yang yang mendukung contoh misalnya di sini 9.2 ya kalau kita mempromosikan industrialisasi yang sustainable dan inklusif maka akan meningkatkan dan ini misalnya 72 akan meningkatkan press water 2.4 food production system dan jadi di sini kita bisa melihat yang mendukung Nah sekarang bagaimana kalau yang trade off jadi kita ganti di sini bukan yang positif ya kita ganti ke trade off apa yang bisa bertentangan kemudian kita running lagi ini yang rate of nya ya kita lihat yang trend off salah satunya adalah Misalnya ini ya [Musik] Oke mungkin kadang-kadang kita juga tidak begitu paham ya kecuali kita baca lagi dokumen detailnya bagaimana partisipasi ini bisa trade off mungkin karena sulit ya sulit implementasinya nah ini peningkatan akses dari pelayanan keuangan kita perlu baca Lebih Detail istilahnya yang ini ya proteksi ekosistem terkait dengan air di sini kita menemukan bahwa ada trade off ya misalnya protect water related ekosistem jadi ketika kita ingin melakukan perlindungan tentu bisa juga ini dananya kan keambil ya Misalnya ke dalam proteksi dana terambil bisa saja itu bisa mengurangi dana untuk konservasi misalnya ya jadi di sini trade off ini bisa jadi optimalisasi sumber daya manusia optimalisasi sumber daya keuangan atau memang secara alami dia saling bertentangan ya Yang jelas memang untuk bisa memahami isi dari hasil riset ini ya kita perlu banyak latihan ya tidak bisa Bagaimana kalau misalnya Bapak Ibu mau buat sendiri ya boleh saja ini kan hasil karya salah satu lembaga riset ya di Jepang namanya Aedes yang jelas ini silahkan kita pakai Apakah bisa dipakai atau tidak jadi di sini kita bebas ya Misalnya oleng positif negatif kemudian kita Run lagi ini sudah semakin Kompleks ya apalagi kalau misalnya sdgsnya kita iseng-iseng aja ya makin Kompleks lagi begitu apalagi kalau di sini select all ya loadingnya juga lama ya nah ini ini udah tapi ini kita bisa tarik-tarik ya Misalnya si angka 3 ini mau kita tarik 3C ini mau kita tarik misalnya ya ini bisa kira-kira begitu ya baik kita akan kembali ke slide jadi tadi kita sudah coba ya Praktekkan dan Bapak Ibu tentunya melihat tadi tidak mudah juga ya untuk menginterpretasikan mengapa dia Sinergi mengapa dia trade off nah tentu di sini kita harus eksplorasi lebih jauh dokumen laporan ijs ya yang ada di website itu nanti kita bisa telaah lagi Kemudian Bagaimana kalau mau bikin sendiri ya kalau mau bikin sendiri Ini contohnya ya sudah saya sampaikan dia kita pilih ya berdasarkan konsen kita jadi kan dari 169 indikator itu tidak tidak kita pilih semua misalnya kita pilih beberapa terus kita kait-kaitkan ya ini contohnya sudah disampaikan juga di sini kalau kita mau manual kalau mau otomatis tadi menggunakan website dari bisa diedit juga ada fasilitasnya nanti Silahkan dicoba-coba Bapak Ibu bisa mengganti ya panahnya misalnya dari dari merah tadi ke jadi hitam atau dari hitam putih merah itu bisa juga pakai menu edit oke nah kita sudah pelajari Cara pakainya nanti Bapak Ibu bisa coba sendiri di sini ada pilihan-pilihan ya yang bisa diambil metode lain adalah dengan sistem dinamik Apa bedanya yang tadi dengan sistem dinamika yang interlingkes itu kan hanya melihat secara kualitatif ya language seperti apa Tapi bagaimana kalau ingin menghitung kuantitatif ya tidak bisa di sini di sini hanya melihat languagenya saja bisa sebagai alat bantu ketika menyusun konsep ya Tapi ketika kita kuantifikasi ingin tahu itu tidak bisa pakai alat yang tadi kita pakai tools yang lain yaitu sistem dinamik disini kita bisa definisikan ya tpb nomor berapa yang ingin kita analisis kemudian kita pakai tanda positif negatif tadi kan ada ada Sinergi dan trade off ya jadi dia kalau negatif kita kasih tanda positif dan negatif contoh misalnya di sini kelahiran akan menambah ya menambah populasi semakin banyak populasi semakin banyak yang lahir jadi ini positif atau R ya reinforsing kemudian semakin banyak orang bertambah kematian semakin banyak yang meninggal populasi berkurang kalau siklusnya ada satu saja yang negatif kita sebut siklus negatif ya atau balancing Jadi konsep yang tadi menambah dan mengurangi itu kalau mau di kuantifikasi bisa Kita pakai sistem dinamik nah kemudian nanti kita masukkan ke dalam Sebuah software ya namanya sistem dinamic softwarenya bebas bisa pakai pensil Stella dinamo ya macam-macam nanti disana ada yang disebut dengan stop dan rate kalau stok itu dia berakumulasi ya tergantung kita ingin menghitung apa misalnya kalau jumlah populasi ingin kita cari maka populasi ini kita jadikan stop ya misalnya tingkat pencemaran sungai atau debit sungai atau misalnya jumlah hutan jumlah kayu di hutan ya ingin kita jadikan stok bisa kita tinggal buat sebagai stok nanti yang lain sebagai rate itu artinya yang menyuplai data ya Jadi yang menyuplai data populasi ini adalah data kelahiran yang menyuplai atau yang mengurangi populasi ini data kematian jadi nanti kita buat sebagai stok dan flow Ini contohnya ya Misalnya sistem dinamic dapat dijadikan tools untuk analisis trade off dalam pencapaian kita buat dulu ininya ya gak usah Loop diagramnya tadi kemudian nanti kita masukkan ke dalam software ini namanya Stella ya tampilannya agak beda ini fanshim ini Stella tapi prinsipnya sama saja hanya beda tampilan jadi nanti kita masukkan ini stok dan flow-nya kita definisikan misalnya di sini stoknya yang pertama ada populasi manusia dipengaruhi oleh laju kelahiran kematian dan ada beberapa konstansi ya Yang yang mempengaruhi laju kelahiran Saya di sini human capital ya sumber daya manusia ini mempengaruhi kelahiran kemudian juga fungsi ekologi ini mempengaruhi kematian konsumsi perkapita juga mempengaruhi laju kematian jadi kita definisikan ya angka yang berkontribusi terhadap stok ini populasi manusia ini cara ngitungnya bagaimana kita definisikan kemudian ada stock konsumsi manusia di sini ada konsumsi energi ya mungkin saya sekilas saja karena sudah hampir jam setengah 12 ada polusi stop polusi stop biosfer iklim potensi manusia sumber daya sosial sumber daya keuangan sumber daya ekologi nanti kita running ya keluar pattern ya pola ada yang polanya relatif lurus ya Misalnya ini lurus ada yang dia agak melengkung begitu ya nah ini nanti kita analisis [Musik] menggunakan perilaku model jadi dia masuknya ke model mana Apakah dia eksponensial kita lihat [Musik] periode waktu jadi periode waktu dia Misalnya ini ya seperti ini ya naik gitu naik di sampai tahun berapa melandai di tahun berapa ya makin melandai lagi di tahun berapa gitu ini kita bisa analisis nah ini ya kita bagi periodenya dia jadi 4 atau 5 bebas saja gitu nah kemudian nanti sistem dinamic dapat dijadikan tools untuk analisis strate-off ya dalam pencapaian kita ada skenario-skenario kira-kira misalnya ya contoh yang tadi Kalau lahan pertaniannya 20% dulu itu apa yang terjadi Bagaimana kalau 50% Bagaimana kalau 100% langsung dikonversi ke lahan pertanian jadi sistem dinamic ini tools untuk trade of Study jadi trade off itu bisa kita optimalkan menggunakan sistem dinamika tentu di sini datanya harus kita input dulu ya 50% effort kita di dalam sistem Dinamika adalah memasukkan data karena kalau datanya kurang juga dia tidak akan optimal makanya datanya kita masukkan dulu data luas hutan existing rate kerusakan ya tingkat kerusakan hutan per tahun itu semua kita masukkan Nah nanti setelah data ini masuk semua nah ini mudah kita mau analisis tpb nomor berapa itu bisa ya contoh di sini ada tpb nomor 6 13 14 15 ya tentu tergantung kepada contoh kasusnya bisa juga kita misalnya 6.1 6.2 jadi kita masuk ke target itu bisa saja ya ini contohnya di level tujuan Nah di sini mungkin ini terlalu pendek ya sejam setengah jadi saya diberi info oleh Eco edu ada pelatihan di tanggal 19 sampai 23 September jadi minggu depan dia 2 minggu lagi ya dua minggu lagi dari sekarang itu nanti akan ada instalasi software sistem dinami ada praktikumnya juga terus kita bahas lagi enter language yang tadi ya terus aplikasi sistem dinamic untuk misalnya klhs atau rpplh dan pengelolaan persawahan udara air limbah Jadi bukan hanya sdgs ini aplikasinya banyak ya dari sistem silahkan yang tertarik lebih lanjut bisa dilihat di www.id Terima kasih Bapak Ibu Ya ini materinya cukup berat jadi saya agak pelan-pelan ya penyampaiannya Oke silahkan Mbak Tia saya kembalikan ke Mbak Tia Terima kasih Baik Pak Asep Terima kasih banyak atas paparannya Nah di sini sudah ada para Mukhlis yang recehan mungkin saya persilahkan untuk Pak Muklis untuk menyampaikan pertanyaannya ya Pak kita masuk ke Sesi pertanyaan silahkan komunis untuk menyampaikan pertanyaan Oke mungkin sambil menunggu kamu Please nanti saya ini akan memperlihatkan ada beberapa pertanyaan Pak Asep yang sudah masuk ke video saya coba Share screen terlebih dahulu di sini ada pertanyaan yang pertama dari terkait dengan cara mencapai kesetimbangan 3 aspek pembangunan berkelanjutan dan berapa idealnya perbandingan ketiganya indikatornya apa saja dan jika keseimbangan ini terjadi ya terima kasih pertanyaannya bagus sekali ya Jadi kalau kita lihat skor kita itu kan tadi diangkat 69,12 ya jadi menuju 70 tapi belum nyampe sedangkan Finlandia jadi 94 Ya jadi ya sebetulnya kalau ditanya berapa idealnya [Musik] itu di akumulasikan jumlahnya dia maksimum jumlahnya maksimum tentu ketika semuanya tercapai ya itu mendekati Finlandia begitu Nah kalau kita di angka 69 ini kalau saya Lihat sepintas ya dari data SD kita yang sudah
Resume
Categories