KLHS Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) oleh Dr. Asep Sofyan | Webinar PSLH-ITB
U7mu5VEYvOY • 2020-09-21
Transcript preview
Open
Kind: captions Language: id Ayo kita akan membahas pertama tentang tatacara penyelenggaraan klhs dan isu pembangunan berkelanjutan jadi kalau kita lihat disini ini adalah 11 langkah klhs yang merupakan ringkasan dari materi pelatihan kita selama lima hari jadi selama lima hari kita akan mempelajari 11 langkah ini Nah untuk yang pertama eh kita melihat ada beberapa bagian ya dari klhs Mungkin saya akan sebutkan ada beberapa bagian yang pertama adalah bagian in lebih ya Nah ini saya Tandai bagian atas bagian input kedua ini juga bagian input-input dari masyarakat ya kemudian ini input dari kyb nanti akan kita jelaskan.apa.itu KRT kemudian di sini ada bagian Analisis Pengaruh kemudian di sini ada bagian analisis Namu Akan Kemudian di sini ada finalisasi nah kira-kira seperti itu kita boleh dari bagian yang pertama yaitu eh tahap identifikasi isu PB isu PB yang strategis dan isu PB prioritas nah tahap pertama ini kita mulai dengan Apa tujuan dari klhs ya Jadi klhs ini Khan untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan dilaksanakan secara berkelanjutan nah Apa itu perencanaan pembangunan nah disini perencanaan pembangunan bisa berbentuk rencana tata ruang wilayah bisa berbentuk rencana detail tata ruang bisa berbentuk rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil bisa berbentuk rencana pembangunan jangka panjang atau jangka menengah dan lainnya nah sini ada krp terdiri dari kebijakan rencana dan program demikian juga masyarakat bisa mengusulkan sebuah Rp bisanya waktu klhs di Gunung kendang itu kan usulan dari masyarakat ya di sana tidak berbentuk sebuah rencana ataupun program tetapi disana ada keluhan masyarakat dan kemudian diajukan menjadi bisa juga kita sebut sebagai krp masyarakat nah eh yang diwajibkan dalam PP 46 2016 bahwa setiap rencana tata ruang maupun rencana pembangunan ya erp rpjmd itu harus melalui klhs Nah mungkin pertanyaannya Mengapa harus melalui klhs Nah karena ingin artinya pembangunan Indonesia Ingin Lebih berkelanjutan nah sehingga klhs ini bisa bersifat sebagai Expose ya Expose itu ada temannya satu lagi ex-ante Ya Nah jadi kalau ex-ante itu artinya dilakukan Hai sebelum air b kalau Expose dilakukan setelah KRT contoh kwini bersifat eksanti ketika mengerjakan rpjpd dan rpjmd Nah kenapa Karena di rpjpd dan rpjmd ini klhs sebagai dasar dari rpjpd dan rpjmd Nah karena sebagai dasar maka klhs ini yg buat dulu lebih awal baru kemudian disusul dengan dokumen rpjp dan RPJM Desa sedangkan Expose itu dilakukan setelah ya jadi setelah ada Tata ruangnya baru klhs dibuat sebagai second opinion ya pendapat kedua terhadap nah ARB tersebut nah eh sebagai Expose ini umumnya untuk rencana tata ruang jadi rtrw rdtr RZ itu Expose ya sedangkan yang ex-ante adalah rpjmd Nah untuk yang Expose maupun ex Ante ini sebetulnya bisa berjalan beriringan Jadi bersamaan begitu ya antara klhs dengan krp namun tetap mana yang lebih dulu itu harus terlihat ya contoh misalnya walaupun berbarengan untuk klhs rpjmd Maka klhs nya harus sedikit lebih dulu dari klhs rpjmd demikian juga untuk Expose klhs rtrw Maka klhs rtrw nya harus akhir-akhir dari rt-rw Kenapa demikian karena kalau ex-ante dia harus memberikan dasar bagi rpjmd sehingga harus lebih dulu sedangkan Expose dia ada fase atau tahap dia akan mengevaluasi air pink jadi kayaknya harus sudah jadi dulu ya baru Ayah esnya bisa selesai Nah itu barangkali perbedaan antara Expose dengan x Abdul Nah sekarang kita kembali ke gambar ini jadi krp nya ini bisa berbentuk rencana tata ruang rencana pembangunan maupun krp dari masyarakat nah kemudian tahap pertama ini kita lihat pendapat masyarakat nya dengan konsultasi publik yang pertama ada identifikasi isu PB kemudian nanti difilter ditapis mana yang paling strategis mana yang paling prioritas kemudian tahap berikutnya yaitu tahap 4 kita melihat knp ini kan sangat banyak ya jadi contoh dalam sebuah rtrw mungkin ada 200 KRT tentu tidak semuanya Eh berdampak lingkungan ya nah jadi nanti ada sebuah metode Bagaimana krp ini kita filter ya kita pilih mana yang berdampak lingkungan mana yang tidak nah contohnya Disini di dapat masyarakat desanya disebuah kota kita tanyakan apa keluhan yang dirasakan dengan oleh otak tersebut saja Nah bisanya aneh keluhannya banjir ya Nah banjir begitu dan tentu banyak yang lainnya selain banjir nah tapi kita ambil contoh saja banjir nah kemudian disini Rp yang kira-kira berdampak lingkungan ada pembangunan jalan ya Ada pembangunan Jalan Lingkar yang cukup panjang nah kemudian kita tanya Apakah pembangunan Jalan Lingkar itu akan memperbarui banjir nah kira-kira begitu Jadi tahap 5 ini atau Analisis Pengaruh pada dasarnya adalah sebuah pertanyaan Apakah krp ini akan memperbarui isu PB prioritas itu ya atau Bahasa sederhananya apakah program-program yang sedang kita evaluasi ini memperbudak permasalahan yang ada di daerah kalau mau perburuk berarti dia harus kita detil kan harus kita kaji lebih dalam harus kita lanjut Apakah Ji lebih detil lebih lebih rinci di dalam tahap 6 jadi eh tahap 5 ini fungsinya sebagai filter juga ya sebagai filter dari sekian banyak krp yang berdampak lingkungan ini mana yang memperbudak permasalahan kalau memperberat permasalahan Teguh harus kita cegah dan harus kita analisis maka krp yang memperbodoh isu pembangunan berkelanjutan di daerah itu harus kita analisis lebih detil di dalam analisisna muatan itu akhirnya nah kemudian setelah dianalisis Dina muatan tentu kita jadi tahu seberapa besar masalah itu atau seberapa besar krp itu akan berdampak terhadap masalah yang sudah ada nanti setelah dianalisis tentunya kita akan dapat Suatu kondisi yang lebih detil yang lebih rinci tentang permasalahan tersebut dan tim klhs harus membuat rumusan alternatif dan rekomendasi setelah ada rekomendasi maka kita melakukan self assessment ya atau penjaminan kualitas jadi penjaminan kualitas itu pada dasarnya adalah tim klhs mengevaluasi dokumennya secara mandiri berupa menjawab pertanyaan-pertanyaan Apakah sudah dilakukan identifikasi subscribe gitu Jadi kita melise lagi apakah langkah-langkah ini sudah dilakukan atau belum ya nah jadi kita melakukan self assessment dan disini jangan lupa ada pendokumentasian misalnya foto-foto waktu melakukan konsultasi publik begitu ya kemudian berita acara yang dibuat oleh kelompok kerja atau Pokja klhs dan seterusnya dan nanti dilakukan validasi berdasarkan hasil simulasi kami validasi ini akan ringan kalau penjaminan kualitas ini sudah sudah dilakukan dengan dengan baik tetapi kalau misalnya penjaminan kualitas tidak kita lakukan secara serius nah sebetulnya nanti Khan ditemui oleh validator sehingga evaluasinya lebih sulit karena ada batas waktu ya validasi itu ada batas waktu nah sedangkan penjaminan kualitas kan masih internal jadi kita bisa perbaiki sehingga tahapan penjaminan kualitas ini menjadi sangat penting di dalam LKS A itu kira-kira 11 langkah ya 11 langkah dari klhs dan disini jangan lupa ada konsultasi publik minimal dua kali boleh lebih bisa kita lakukan di tahap 1 yang itu yang paling penting dan tahap 7 itu minimal minimal dua kali konsultasi publik yaitu pada tahap satu dan tahap oke nah kemudian Ken ke kita masuk ke slide berikutnya ya Nah ini tadi sudah saya jelaskan apa itu klhs ekspos dan x18plus gaib untuk baca karena slide kita sangat banyak Nah di dalam plss ini kita harus membuat Pokja ya Tim penyusun Kelompok kerja klhs kemudian juga disini di lampiran permen lhk 69 2017 di lampiran 3 ada penjelasan tentang Pokja silakan Bapak Ibu Dibaca juga siapa saja yang harus diundang di dalam konsultasi publik ya kemudian ketika kita membuat klhs kita harus membuat ngan kerangka acuan kerja nah ini yang disebut dengan identifikasi isu PB jadi ada pertemuan konsultasi publik masyarakat kita tanya apa keluhan ya keluhan jadi kita hanya mencari yang negatif saja apa keluhan yang dirasakan di daerah itu ya Nah di dalam Ami mengumpulkan isu PB ini tentu kita usahakan sedesa besarnya atau seluas-luasnya masyarakat bisa diundang di dalam konsultasi publik nah kemudian kita bisa pakai alat bantu menggunakan stikynot siap untuk membantu semakin banyak isu yang bisa dijaring oleh tim klhs Karena ke Misalnya menggunakan lisan siapa yang akan menyampaikan pendapat itu waktunya tidak akan cukup dengan Sekian banyak orang jadi bagusnya diberi kertas begitu kemudian Mengapa diberi warna yang berbeda-beda ya nanti Misalnya warna merah untuk isu ekonomi kuning isu sosial hijau isu lingkungan kemudian biru isu tata kelola begitu ya jadi eh nanti dikelompokkan setiap isu itu untuk menjadi longlist longlist itu artinya seluruh pendapat dari anggota konsultasi publik nah sedangkan short list ini pada dasarnya adalah mengelompokkan isu-isu yang sama misalnya ada isu sampah tidak diangkut TPS kurang yang Abang lehan sampah belum baik sampah di pasar belum terangkut misalnya begitu Joe banyak sekali pendapat yang mirip itu kita kelompokkan menjadi shortlist yaitu isu pengelolaan sampah bisa jadi Anggaplah dari longlist bisa jadi 100 isu setelah di short list bisa jadi hanya 20 misalnya nah dari Pupuh nanti setelah dibuat servicenya dibuat berita acara seperti ini jangan lupa bahwa klhs tidak hanya mementingkan hasil tapi juga mementingkan proses ya jadi berita acara ini harus selalu dibuat dan dilampirkan nanti di dalam laporan klhs Nah itu tadi tahap 1 yaitu tahap identifikasi subscribe ya nah Kang kita masuk ke tahap dua dari sekian banyak short list yang sudah kita kumpulkan itu mana yang paling strategis Nah untuk menentukan pemakaian paling strategis atau tidak Kita lihat atau kita ukur menggunakan enam kriteria Jadi yang pertama Karakteristik wilayah nanti ada pertanyaan kalau misalnya banjir misalnya ya ada yang mengusulkan banjir apakah banjir itu memang selalu terjadi di wilayah itu kalau selalu terjadinya berarti dia karakteristik wilayahnya memang sering banjir ya tapi kalau tidak terlalu sering Mungkin kita bisa aduk katakan bahwa bukan merupakan karakteristik wilayah kemudian apakah banjir itu menjadi isu yang penting ya saat ini tentu pendapat dari masyarakat yang akan menentukan dan juga dari anggota Pokja ya yang mengisi form ini nanti Bapak Ibu siang hari akan praktikum untuk mengisi form ini sehingga ada pengalaman yang untuk mengerjakan klhs jadi tingkat pentingnya potensi dampak tentu sangat tergantung kepada dampak di istrinya itu seberapa besar nanti bisa katakan bahwa itu penting atau tidak Apakah itu sangat terkait yang nomor tiga Nah kalau isu banjir tentu sangat terkait dengan isu yang lain banjir terkait dengan sampah banjir terkait dengan alih fungsi lahan ya tapi ada juga isu yang mungkin berdiri sendiri yang tidak saling terkait kemudian juga antara materi muatan qa Rp Hai apakah saling terkait atau tidak jadi tentu kalau pembangunan jalan dengan alih fungsi lahan dengan banjir itu tentu akan sangat terkait ya Misalnya isu banjir dengan jalan-jalan juga ini merupakan rangkaian KRD yang mungkin berkaitan dengan krp lainnya ada juga yang dia sebetulnya hanya bersinggungan dengan satu KLB saja ya tidak merupakan sebuah keterkaitan Nah kalau terkait kita anggap itu sebagai strategis yang kelima adalah muatan rpplh rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup jika di daerah itu telah memiliki Dokumen rpph itu harus kita baca harus kita lihat karena rpplh itu pada dasarnya adalah alokasi sumber daya alam yang ada di daerah itu selama tiga puluh tahun jadi aku Khan akan diapakan lahan perkebunan akan diapakan lahan perkotaan akan diapakan selama tiga puluh tahun kedepan Nah itu kita baca ya kemudian kalau ya kalau misalnya RPP hanya belum ada ya kita bisa skip ya berlima nah nomer 6 keterkaitan dengan hierarki di atasnya ya Jadi kalau krp nya berupa rtrw Kabupaten tentu di atasnya ada rtrw provinsi dan rtrw nasional jadi bentuk beberapa daerah banyak program yang sebetulnya program nasional dan atau program provinsi jadi misalnya ada jalan tol yang dikelola oleh nasional maka kita harus pertimbangkan itu bukan hanya dari sisi air pillow kamu ya tetapi juga TWRP yang diatas cce dari enam ini kita bisa gunakan menggunakan checklist ia atau tidak sehingga nanti kita bisa Tentukan kira-kira Berapa jumlah checklist ya dari kriteria ini nah mengenai penentuan Apakah dua sudah dianggap strategis misalnya ya Atau harus tiga atau harus 4 nah ini silakan nanti tiap Pokja untuk berdiskusi ya kira-kira berapa kriteria sehingga kita ketegori kan strategis atau tidak sebagai pegangan biasanya 50% plus satu ya Jadi kalau misalnya 40 itu checklist ya Itu sudah pasti strategis nah Tetapi beberapa waktu cerah bisa menentukan sendiri ya Bisa menentukan sendiri untuk beberapa kasus [Musik] menggunakan enam kriteria ini cukup sulit ya Nah kalau cukup sulit kita bisa menggunakan kriteria yang lain yaitu lintas sektor lintas wilayah lintas pemangku kepentingan dan lintas waktu ada juga klhs yang menggabungkan ya Jadi ini bukan atau tetapi dan ya nah jadi selain enam isu yang diatas juga empat isu yang di bawah nah jadi ada beberapa pilihan ya tetapi yang paling umum adalah menggunakan enam kriteria yang sudah kita Jelaskan barusan Hai kemudian kita akan lanjut ke area ini contohnya ya Jadi Bapak Ibu nanti bisa praktek di seksi setelah ini nah eh isu PD prioritas pada dasarnya adalah mengurutkannya dari yang sudah strategis Jadi kalau strategis ini memotong ya atau memilih mana yang paling strategis karena kalau isu pb-nya terlalu banyak nanti tidak fokus ya biasanya dipilih sekitar 7 yaitu biasa ya tidak berarti harus bisa 10 bisa 11 bisa dibawa 10 ya jadi antara tujuh dengan 10 begitu tergantung dari eh urgency isu tersebut tentunya dari hasil pstg nah tentu Anggaplah bisanya ada 10 isu PB strategis Hai dari 10 itu mana yang paling prioritas Nah untuk prioritas nanti kita gunakan metode ceklis lagi ya di sini ada 10 kriteria untuk menentukan apakah yang atau yang mana yang strategis nah di dalam checklist ini kan isinya adalah satu dan nol Ya kalau di dalam excel Nah kadang-kadang mungkin ada dua isu PB strategis yang nilainya sama nah sehingga untuk menghindari itu kita gunakan skor 1-0 jadi lima sangat setuju ya 473 cukup setuju kemudian dua tidak setuju satu sangat tidak setuju misalnya ya kita bisa gunakan 1-5 sehingga antara nomor satu dengan dua itu bisa jadi ada selisih sehingga kita mudah untuk buat ranking jadi untuk 10 langkah ini kita Buat checklist ya dari angka satu sampai lima misalnya Apakah isu PB strategis misalnya tadi banjir ya apakah dia berhubungan atau berdampak dengan kapasitas daya dukung dan daya tampung ya kemudian perkiraan dampak dan risiko lingkungan hidup kinerja layanan dan jasa ekosistem jadi kita tanya dari nomor 1 sampai 10 nah ini untuk menghitung PBB strategis kemudian nah ini tadi ya 1-5 skornya nah sehingga kalau 1-5 hasilnya itu Hai ada 3538 contoh disini nah ini hasilnya akan ada selisih yang sehingga kita mudah KSO PT pratesis kebencanaan ini nilainya 38 sehingga urutan prioritas nah itu kira-kira nah sekarang udah Rika Rp ya tahap nomor 4 PRP ini sangat banyak jadi nanti krp kita buat listnya misalnya ada jalan ada jembatan ada Pelabuhan ya kalau di rtrw Neng nanti kita lihat apakah jalan ini berdampak Hai terhadap perubahan iklim Nah jadi disini kita isi dengan plus minus 10 Kalau plus artinya berpengaruh positif negatif artinya berpengaruh negatif nol artinya tidak berpengaruh ya namun disini tidak boleh dijumlahkan ya karena kalau plus plus minus minus jadi nol Nah jadi kita cukup melihat yang negatifnya sejak kalau misalnya negatifnya lebih dari dua ya ada negatif negatif negatif itu berarti dia sudah berdampak ya Nah tetapi ada beberapa Pokja yang memilih negatifnya hanya Hai asal dia berdampak negatif satu langsung dianggap berdampak terhadap lingkungan Ya silahkan saja itu keputusan pop Jaya tetapi pada umumnya dia kalau negatifnya ada tiga sini kan dari ada 7 ya Nah kalau tiga negatifnya Ada tiga itu dianggap dia berdampak net Hai ini juga metodenya checklist ya nanti untuk memilih mana yang kira-kira berdampak negatif dan berdampak positif nanti kita bisa bagi kalau di rtrw rencana struktur ruang nya Apa saja rencana pola ruang nya apa saja Kemudian nanti kita bisa beri plus dan minus ini pun nanti akan ada praktikumnya ya siang jadi Bapak Ibu bisa lebih memperdalam lagi untuk [Musik] Hai tahap keempat ini nah tahap kelima pada dasarnya tadi kita Jejer Pan antara di sini ada krp tentu krp yang sudah hasil pemilihan ya krp yang sudah kita filter yang sudah kita tapis di tahap 4 Jadi bukan semua krp hanya KRT yang sudah lolos di tahap 4 yaitu KMP yang berdampak negatif terhadap lingkungan nah kemudian di sini ada isu PB prioritas yaitu hasil tadi tiga tahapan mulai dari isu PB kemudian isu PB strategi subscribe prioritas De nanti kita bertanya apakah krp satu ya Bisanya pembangunan jalan memperbaruhi banjir bisanya ya atau tidak kemudian bakal pembangunan jalan memperboros alih fungsi lahan ya atau tidak Dan Seterusnya ya kemudian nanti kita juga bisa membuat kesepakatan dengan Pokja berapa checklist yang diperlukan sehingga dia harus dianalisis lebih kecil di kajian muatan Hai nah kemudian setelah kita peroleh ya Nah krp ini kita masuk ke Hai Na muatan Hai Na muatan itu ada di sini dikatakan di dalam pasal 13 pp46 2016 analisis klhs paling sedikit Jadi sebetulnya kalau sebuah daerah memerlukan kajian yang lain gitu dipersilahkan Tapi minimal atau paling sedikit ada enam muatan yang pertama adalah kapasitas daya dukung dan daya tampung kedua perkiraan dampak dan risiko lingkungan hidup ketiga kinerja layanan atau jasa ekosistem keempat efisiensi pemanfaatan seperti alam kelima tingkat kerentanan dan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim yang keenam tingkat ketahanan dan potensi keanekaragaman hayati Nah coba sekarang kita lihat ya Hai met ini ada gambar dari klh kaya yang menjelaskan tentang [Musik] Hai hubungan antara tahapan-tahapan itu ya Nah mungkin saya akan Coba jelaskan yang Coba dibuat oleh pslh ITB [Musik] Hai jadi kalau kita lihat disini sebuah wilayah ya sebuah wilayah yang kita yang kita analisis itu pasti terdiri dari beberapa ekosistem jadi kalau kita lihat gambar Sydney Eh ada ekosistem sungai ya kan sesuai ada ekosistem perkotaan ekosistem pantai ekosistem laut begitu ya nah jadi pada dasarnya bahwa lagi2 mulai dari gambar yang paling bawah di sini Hai bahwa semua daerah itu memiliki Hai keanekaragaman hayati ekosistem ya memang keanekaragaman hayati ini ada tiga ada ekosistem spesies dan game kita karena didalam sebuah wilayah yang luas maka kita hitung sebagai keanekaragaman hayati ekosistem jadi daerah yang kita analisis pasti memiliki berbagai ekosistem nah setiap ekosistem itu memiliki fungsi ya Nah fungsi penyediaan fungsi pengaturan fungsi budaya fungsi pendukung yang kita sebut sebagai jasa ekosistem ya ini kita tidak menghitung supply-demand disini kita hanya menghitung fungsi ya atau supply saja ketika kita sudah bandingkan dengan Hai kebutuhan manusia maka kita sebut sebagai daya dukung dan daya tampung ya jadi perbedaan antara jasa ekosistem dengan daya dukung dan Dante dapat daya tampung jasa Ekosistem adalah fungsi daya dukung dan daya tampung adalah kapasitas ya atau kita sebut dengan supply-demand nah kemudian efisiensi sumber daya alam adalah pemanfaatan jadi contohnya misalnya seperti ini di sebuah daerah memiliki sebuah hutan tentu hutan itu bisa menyediakan kayu ya mengatur iklim kemudian juga bisa untuk tempat rekreasi dan juga zat hara nah artinya hutan itu memiliki banyak sekali jasa ekosistem kemudian hutan itu mau akan oleh manusia ya mau dimanfaatkan oleh manusia misalnya ndak 50% dari hutan itu akan ditebang ya untuk kebutuhan kayu nah sebelum ditebang kita hitung dulu daya dukungnya karena kalau 50% ditebang mungkin terlalu banyak ya nah kemudian kita hitung daya dukungnya ternyata yang bisa ditebang itu hanya 10% supaya hutan itu bisa tumbuh kembali setahun kemudian kita sebut sebagai berkelanjutan nah kemudian di efisiensi sdanya ternyata 50% Nah kita katakan kalau daya dukungnya hanya 10% tapi ditebangnya 10% Hai ini bisa tidak efisiennya secara lingkungan nanti akan terjadi deforestasi akibatnya ada banjir ada longsor ya untuk yang kita sebut sebagai risiko lingkungan nah Tetapi kalau misalnya daya dukungnya hanya 10% dimanfaatkan 10% nah ini akan menimbulkan pembangunan yang berkelanjutan sehingga disini bisa mendukung tpb atau esdijis ya kita sebut ini adalah siklus positif yang sebelah kiri ya jadi siklus positif adalah pembangunan terjadi secara berkelanjutan Nah jadi disini kita Memahami sebuah lingkaran kapan dia akan menimbulkan risiko lingkungan kapan dia akan meningkatkan xdidj next next Laudya menimbulkan resiko lingkungan kita sebut sebagai pembangunan yang terjadi secara tidak berkelanjutan Nah apalagi sekarang ada perubahan iklim ya jadi risiko lingkungan yang ada akan henti per De raadt dengan adanya perubahan iklim sehingga bahaya perubahan iklim ini bisa meningkatkan risiko lingkungan nanti risiko lingkungan dan risiko perubahan iklim ini akan mengurangi keanekaragaman hayati ya jadi si dampak negatif ini yang siklus yang kanan ya Nah tentu ini akan bisa mengurangi keanekaragaman hayati kalau karena keragaman hayatinya berkurang tentu jasa ekosistemnya berkurang daya dukung daya tampungnya makin berkurang kemudian ya akan mengurangi defisiensi itu kira-kira eh siklus pembangunan berkelanjutan dan pembangunan tidak berkelanjutan yang kita kaitkan dengan enam muatan klhs sehingga di dalam klhs contoh misalnya ada sebuah pembangunan jalan yang nanti akan melintasi ada sawah hutan bisanya ya Nah nanti kita lihat Apakah pembangunan jalan itu bisa kita buat efisien ya nah bagaimana dengan dampak-dampak yang terjadi Jadi klhs pada dasarnya adalah ikut memikirkan keberlanjutan dari pembangunan di sebuah wilayah yang jadi nanti kita coba analisis setiap kira Bagaimana supaya dia bisa berkelanjutan Mungkin ada yang dengan rekomendasi klhs itu bisa diselamatkan sehingga bisa berkelanjutan tapi ada juga yang mungkin dampaknya terlalu besar artinya lebih baik ditunda ya si pembangunan itu ditunda atau digeser atau diubah Nah jadi nanti dari hasil 6 muatan ini kita bisa menghasilkan alternatif alternatif terhadap tiap krp Nah sekarang bagaimana kita melakukan kajian klhs itu bisa dengan menggunakan Kya sistem dinamis multikriteria analisis telp evaluasi ekonomi dan proyeksi berbasis skenario ini adalah metode guys yang akan kita pelajari dengan sangat yo yo di dalam pelatihan kita ya Jadi nanti pada dasarnya jiashini adalah kita akan mengoverlay berbagai kondisi mulai dari krp kemudian daerah rawan bencana misalnya yang rawan banjir ataupun daerah hutan nanti sehingga kita bisa lihat analisis dampak dari setiap krp itu berdasarkan overlay peta kemudian sistem dinamis sebetulnya lebih cocok untuk klhs rpjmd ya karena didalam kailash rpjmd kita dipaksa untuk membuat sebuah perencanaan selama lima tahun kedepan dari berbagai parameter nah sebetulnya sistem dinamis Ini bisa juga dipakai untuk KSR trw Apa itu sistem dinamis sistem dinamis pada dasarnya adalah cara membuat korelasi antar setiap faktor pembangunan jadi nanti kita coba akan simulasikan ya simulasikan berbagai aspek pembangunan misalnya mulai dari ekonomi sosial lingkungan kemudian juga aspek-aspek lain dia di dalam sebuah kausal Loop diagram sehingga nanti kita bisa simulasikan tapi penjelasan tentang sistem dinamis akan kita bahas di sesi khusus ya multikriteria analisis pada dasarnya adalah menetapkan kriteria-kriteria tertentu untuk sebuah keputusan sebetulnya kita setiap menggunakan kriteria dari sejak awal ya Mulai dari penentuan isu PB strategis kita sudah pakai kriteria kemudian prioritas juga Ya sudah pakai kriteria Jadi sebetulnya kriteria ini sudah kita pakai yah dengan kriteria tertentu Kita menentukan keputusan tertentu akhirnya kita memilih mana yang strategis sebagai prioritas berdasarkan kriteria-kriteria tertentu kritiknya ini bisa kita kembangkan berusia untuk analisis ke analisis klhs Nganjuk selanjutnya sedangkan metode adalah suatu metode untuk memperoleh kesepakatan atau konsensus jadi misalnya ada sebuah masalah yang sangat sulit ini ada sebuah pembangunan jalan yang melintasi daerah pertanian padahal pertanian ini sangat syukur Apakah kita akan mengorbankan daerah pertanian ini sehingga ketahanan pangan kita terganggu atau kita putuskan jalan ini melintasi daerah pertanian untuk meningkatkan di daerah tersebut Nah kalau permasalahan ini dianggap sangat sulit kita bisa memberikan kuesioner pada beberapa ahli nanti Kuta ahli akan mengisi pendapat mereka dan bedanya metode Delphi dengan diskusi Biasa eh para ahli ini tidak dipertemukan dalam sebuah forum ya jadi dihubungi melalui terpisah dan tidak saling bertemu antara satu ahli dengan ahli lainnya Mengapa dibuat terpisah seperti itu supaya tidak ada saling mempengaruhi Emang kalau misalnya ada sebuah diskusi mungkin ada seorang ahli yang sangat dominan sehingga nanti pendapatnya menjadi pendapat bersama begitu nah ini menghindari adanya pendapat dominan sehingga tidak di pertemukan di tanya satu persatu diharapkan pendapatnya menjadi lebih beragam itu kira-kira Hai perbedaan antara metode Chelsea dengan metode yang lainnya ya kemudian valuasi ekonomi pada dasarnya adalah implementasi dari tahap yang ini ya mungkin saya jelaskan nanti efisiensi SDA jadi di dalam efisiensi SDA ini ada yang disebut dengan valuasi lingkungan evaluasi lingkungannya eh jadi ketika kita menentukan suatu daerah itu eh efisien di dalam menjalankan pembangunan kita bisa menggunakan valuasi ekonomi evaluasi ekonomi bedanya dengan analisis ekonomi lainnya kalau analisis ekonomi lainnya hanya fokus kepada disebut dengan Directions value ya thericis value itu adalah nilai-nilai wushu khususnya untuk yang bisa bernilai pasar ya misalnya untuk melihat Efisiensi sebuah hutan itu adalah hasil penjualan kayu untuk melihat efisiensi perkebunan adalah hasil penjualan produk atau bangunan nah itu yang biasa dilakukan di dalam analisis ekonomi nah tetapi untuk analisis valuasi lingkungan tidak hanya yang bersifat market ya atau bersifat bisa dijual di pasar di sana juga kita harus menghitung manfaat lainnya misalnya untuk rekreasi ya untuk budaya Kemudian untuk pengendalian banjir ngapa untuk cadangan karbon ya nah jadi semua dihitung misalnya untuk pengendalian banjir dirupiahkan dia kalau dia terjadi banjir berapa kerugiannya ingat ketika dia menjaga banjir berarti berapa rupiah yang bisa dipetik dihemat ya itu masuk ke dalam manfaat kemudian juga cadangan karbon dan seterusnya ketika kita menggunakan valuasi lingkungan di sana kita menghitung manfaat dari jasa ekosistem Jadi bukan hanya yang laku di pasar tapi juga semua jasa ekosistem itu kita nilai rupiahnya itu kira-kira pendekatan evaluasi lingkungannya nah sedangkan model proyeksi berbasis skenario ini sebetulnya sudah banyak Ya sudah umum kita pakai ya terutama nanti di dalam klhs rpjmd kita memang harus membuat proyeksi sampai 2030 ya jadi ketika esdijis itu akan dicapai kita akan membuat skenario skenario itu kira-kira enam muatan Nah untuk eh apa saja alternatif yang perlu kita buat ini ada di dalam pasal 26 permen lhk No 69 jadi kita lihat lagi 11 langkah setelah selangkah 1 identifikasi isu PB langkah2 disurvei strategis langkah 3 isu PB prioritas langkah 4 analisis krp kemudian langkah kelima uji silang langkah keenam analisis muatan klhs diharapkan kita sudah memiliki gambaran tentang masalahan yang ada nasi hingga kita di langkah ke tujuh adalah membuat alternatif klhs dalam membuat alternatif PKS di sini ada abcdefgh saya mulai dari yang gih yang gini artinya yang paling ringan klhs ya karena ternyata permasalahannya tidak terlalu berat dampaknya tidak terlalu besar maka rekomendasi klhs berupa pemberian arahan pemberian arahan nih atau rambu-rambu mitigasi ya nah jadi kate Hai cukup memberikan arahan dan rambu-rambu mitigasi atau arahan dan rambu-rambu untuk mempertahankan atau meningkatkan fungsi ekosistem jadi ini dua ini kira-kira untuk kasus-kasus yang ringan bagaimana untuk kasus-kasus yang sedang bisa jadi harus ditunda ya atau urutannya diubah prioritasnya dirubah ya atau prosesnya dirubah metodenya dirubah contoh misalnya asalnya akan membuat apa membangun Kawasan Industri logam dasar misalnya itu ternyata pencemaran di sungai di sekitar daerah itu Hai sudah sangat berat apalagi kalau nanti ada pengolahan kimia dasar logam dasar itu limbahnya akan sangat banyak maka kita bisa lihat apa bisa jadi ditunda dulu sampai kondisi lingkungannya bagus atau bisa juga harus ada metode dan proses Ipal yang sangat bagus atau bisa jadi prioritasnya diubah ya jadi banyak sekali usulan-usulan kita yang bisa kita sampaikan tergantung kepada nah atau misalnya kita bisa usulkan disini mengubah segalanya ya asalnya misalnya 100 sektor menjadi misalnya lu tuh hektare gitu ya atau lokasinya bisa di geser ya Nah atau misalnya tujuannya dirubah ya jangan Kawasan Industri logam Dasar atau kimia dasar tapi kawasan industri jasa hitungan tujuan targetnya diubah karena supaya pencemarannya tidak terlalu besar jadi tergantung kepada permasalahannya kalau hanya ringan kita bisa berikan rambu-rambu kalau sedang tidak bisa ubah prosesnya tapi kalau misalnya berat kita bisa pindahkan lokasinya atau ukurannya diperkecil atau strateginya dirubah ya target dan tujuannya juga dirubah itu tergantung kepada permasalahannya di kita bisa gunakan ada tujuh alternatif yang bisa kita sampaikan di LKS nah tentu disini untuk menyempurnakan alternatif ini kita pakai kriteria kita pilih manfaat yang lebih besar risiko yang lebih kecil kepastian untuk keselamatan dan kesejahteraan dan juga integrasi dampak dan risiko yang lebih efektifnya itu adalah para 7 dan 8 ya untuk alternatif trembucker rekomendasi dan rekomendasi kemudian yang ke-9 penjaminan kualitas pada dasarnya adalah self-assessment tim klhs mengevaluasi kembali hasil akhirnya kemudian yang ke-10 adalah penduduk mental Dian jangan lupa kita harus kumpulkan semua berita acara foto-foto ya untuk dokumentasi dan terakhir adalah validasi validasi ini dilakukan oleh lembaga di atasnya misalnya untuk klhs rtrw kabupaten kota itu dikerjakan oleh provinsi ya Nah untuk level provinsi validasinya dikerjakan oleh nasional itu adalah site yang pertama kita sudah selesaikan sekitar satu G silahkan kalau ada pertanyaan lebih sini ya yang Pak Asep ya siapa yang akan aset ada pertanyaan Pak untuk yang satu jam Ririn silakan saya izin Share screen ya pak ya Oh ya Baik Pak eh ada pertanyaan dari sebentar Baik Pak yang pertama saya akan bacakan terlebih dahulu dari Pak Diki Pak jadi eh artinya isu PB PB strategis akan memiliki jumlah yang sama dengan prioritas ya Pak ini saya langsung jawab saja ya Jadi pada dasarnya tujuan dari prioritas itu mengurutkan tetapi bisa juga ketika setelah diprioritaskan Pokja menentukan dari 10 prioritas dari 1-10 Pokja menentukan kita pilih 7 saja itu khan ya jadi tujuan asalnya prioritas itu hanya mengurutkan Tetapi kalau Pokja dengan satu dan lain hal ingin mengurangi lagi itu dipersilakan jadi kekuatan terbesar di dalam klhs ini adalah rapat Pokja ya Nah tentu banyak alasan kenapa Eh isu pb-nya ingin diuji fokuskan ya jadi lebih lebih fokus kepada beberapa isu tertentu ya itu dipersilahkan jadi isu PB prioritas bisa = TB strategis juga bisa lebih sedikit ya gloritas Nah kalau aturan dasarnya prioritas hanya mengurutkan saja Tetapi kalau misalnya Pokja inginkan prioritas ini memfilter kembali itu dipersilahkan tentunya difilter dipilih prioritas satu artinya yang paling tinggi ya nanti beberapa prioritas yang di bawah silahkan kalau mau di drop ini balik lagi kepada keputusan e-pokja kemudian saya baca saja langsung ya Mbak Ririn ya ya dan Tia dan semuanya mantap Nuri tas ya Nah yang wajib dilakukan oleh konsultasi publik yang wajib ya yang wajib itu ada dua pertama adalah ketika pengumpulan isu TB atau longlist Nah itu longlist wajib oleh konsultasi publik Nah yang kedua ketika Ia menyampaikan hasil analisis 6 muatan yaitu berupa rekomendasi rekomendasi alternatif rekomendasi itu wajib nah Tetapi kalau misalnya klhs ini memiliki waktu yang cukup banyak kemudian memiliki sumber daya yang cukup banyak konsultasi publik ini bisa diperbanyak juga ya Nah di sini ada dua opsi bisa jadi untuk isu PB strategis dan teoritas tanpa melalui konsultasi publik atau bisa juga menggunakan konsultasi publik jadi opsional nah Tetapi kalau longlist atau ISP itu wajib ya menggunakan konsultasi publik tetapi untuk PB strategis prioritas opsional Nah kalau misalnya tidak memungkinkan dilakukan menggunakan konsultasi publik berarti hingga rapat Pokja nah single pop dianya ini memang harus aktif ya harus bisa mendukung pengambilan keputusan di dalam lhs kemudian Apakah ada al-quran angka negatif nah memang di dalam maka LKS itu yang paling menentukan adalah rapat Pokja ya Mengapa tidak bisa dipastikan angka Karena tiap daerah bisa jadi berbeda-beda contoh ya di sebuah daerah Metropolitan itu air penyokan sangat banyak bisa sampai 200/300 krp nanti kalau misalnya tidak terlalu ketat di dalam filtering ya jadi difilter itu longgar maka kita harus menganalisis bisa sampai 200 KFC mungkin masalah waktu ya masalah waktu itu menjadi sangat panjang dan Jadi kurang fokus sehingga untuk PRP yang demikian banyak sebaiknya lebih ketat ya filtering nya itu bisa jadi tidak angka negatif sesuai dengan arahan dari regulasi tiga angka negatif tetapi bisa jadi ada sebuah daerah yang air penyok sedikit saja hanya ada 10 misalnya TWRP nah di sana bisa saja anggota Pokja memilih ya negatifnya satu saja artinya tidak akan banyak krp yang didrop Ya karena memang airnya juga tidak terlalu banyak sehingga klhs bisa menghandle semua Nah jadi disini perlu ada kebijaksanaan dari objek tujuan klhs tetap ingin menghasilkan studi yang terbaik studi yang maksimal nah tetapi klhs juga dibatasi waktu ya kayak harus dibatasi waktu si sehingga pokoknya harus memilih dengan waktu yang ada kira-kira seperti apa jalan yang terbaik jadi acuannya tetap ada ya tiga negatif tetapi bisa juga ada keputusan lain kalau Pokja membuat atau memiliki pemikiran yang berbeda itu berkali dari Mbak hafizatunnisa Ayah mungkin bisa pindah ke slide berikutnya pak mohon izin bisa Pak tanya Pak Hai Mbak Sundari Iya pertanyaan yang sebelumnya atau Iya terkait jawaban Bapak tadi tentang isu PB dan penilaiannya nah ini untuk klhs rtrw atau kwalian dengan kkmjm Depag memang dasarnya kita Hai isu strategis itu kita nilai juga kan kalau klhs rpjmd kan sifatnya tadi X ini ya Pak sampekan jadi bukan ekspos begitu atau kaya yang kita bahas tadi biarkan yang rtrw ya Iya baik-baik karena untuk rpjmd itu akan kita bahas besok ya baik soalnya tadi di awal kan dijelaskan ada rtrw ada ini jadi ya ya Pak baik-baik berarti memang dari isu strategis sampai pada penilaian krp itu memang khusus untuk klhs rtrw ya ya hari ini husus untuk rtrw nanti besok kita bahas untuk rpjmd ya Terima kasih Bu Sundari atas konfirmasinya Kemudian dari Mbak Lisa Pratiwi ada nyaan Ya tentu Tiap orang sendiri-sendiri ya sendiri-sendiri dulu kemudian digabung kemudian disimpulkan sehingga menjadi kesepakatan pop jadi sehingga nanti skornya mungkin tidak boleh latihan kalau ada 20 anggota Pokja nanti dirata-ratakan begitu kemudian ya disimpulkan dan dibuat kesepakatan ya jadi betul nah bisa jadi pertama kita bagikan lembar itu ke yang anggota Pokja anggota Pokja mengisi kemudian nanti dikumpulkan dikumpulkan kemudian dirata-ratakan gitu dirata-ratakan kemudian ditampilkan eh Inilah hasil pendapat Pokja nanti ada pembahasan Oh ya tentu disini tetap kita mengedepankan musyawarah mufakat ya di dalam keputusan Pokja Oke nanti akan ada ini lagi ya Eh pembahasan pertanyaan kita akan lanjut dulu ke slide yang kedua slide kedua adalah Apa perbedaan antara klhs rtrw dan rdtrk Iya nah ini juga penting gimana Apakah sudah terlihat sudah Pak Asep ya tidak Hah Sebetulnya saya tadi mau tanya saya tadi Apakah no sih saya sebelumnya ini enggak kelihatan enggak yang saya buat garis-garis gitu ya kan Pak ini kelihatan ya sekarang juga oke bagus Nah bagaimana Hai jadi tadi kita sudah bahas 11 langkah ya di dalam klhs Nah sekarang kita ingin mengeksplorasi tentang krp ya Jadi kita akan eksplorasi ke Rp itu apa sih ya Nah Rp itu apa kira-kira seperti itu kita akan eksplorasi nah ternyata krp itu sangat banyak ya Jadi kalau kita lihat ada krp nasional krp provinsi krp kabupaten ada kota ya kemudian juga ada yang di laut ada yang di darat kemudian juga ada rencana tata ruang Pulau radka tegis nasional Nah jadi knp ini sangat Hai nah Apa yang harus kita pahami sebagai tim klhs terhadap krp ini yang pertama kita harus menyadari bahwa tiap krp memiliki fungsi sendiri-sendiri ya yang kedua selain fungsi juga memiliki skala yang berbeda fungsi yang berbeda Skala yang berbeda ya skala analisis biasanya menggunakan skala peta dan juga memiliki karakteristik yang berbeda jadi ketika kita ini kita belum bicara rpjmd ya rpjmd kita bahas besok jadi kah kita menganalisis klhs rtrw kita harus pahami HRP nya itu apa itu ya Nah jadi HRP nih khususnya tata ruang di undang-undang 26 2007 ya tentang tata ruang di sana sudah ditetapkan bahwa Rp ini bisa berbentuk KMP nasional provinsi kabupaten dan kota kemudian ada yang disebut dengan rencana umum bisa juga disebut dengan rencana Rich ada yang berbentuk perkotaan ya artinya berada di perkotaan Ada yang nih pedesaan Nah jadi setiap krp ini berbeda itu intinya jadi tim klhs harus menyadari krp nya ini seperti apa Ya karakteristiknya seperti apa sehingga nanti di dalam tim klhs diusahakan ada satu tenaga kali yang memahami tentang KRT misalnya dari Planologi ya lo dari atau ruang yang memahami tentang tata ruang saya lihat peserta banyak yang background nya dari Planologi ya berarti dah pas ya Bapak Ibu yang dari Planologi tinggal mendalami aspek lingkungannya Karena untuk aspek air BBnya sudah paham Babel apa bagi Bapak Ibu yang bukan berasal dari Planologi tentu perlu melengkapi pemahaman tentang tata ruang ya Atau bisa juga merekrut tenaga ahli dari tata ruang sehingga nyambung begitu ya antara klhs yang kita buat dengan subjek yang kita analisis nah Disini udah digambarkan hubungan antara tiap tata ruang jadi tata ruang itu saling terhubung baik itu yang nasional provinsi kota Kabupaten baik yang bersifat detil maupun yang umum sehingga lagi klhs rtrw Kabupaten seharusnya membaca juga rtrw provinsi ya Jadi sebetulnya Kabupaten ini di konteks provinsi dia ini sebagai apa gitu ya jadi karena ada sebuah kabupaten yang diposisikan sebagai daerah konservasi begitu ya ada yang diungsikan sebagai daerah penyangga atau daerah utama kita jadi perlu tahu gambaran besar daerah itu dengan membaca tata ruang di ia jadi kalau kita bicara rtr di level Kecamatan kita lihat di level Kabupaten kotanya itu kira-kira seperti apa sih fungsi Kecamatan itu demikian juga kalau kita rtrw kabupaten kita lihat di rtrw provinsi nya Kabupaten itu di posisi apa kemudian juga dari sisi petak Ya ini yang sering jadi masalah di dalam tata ruang skala analisis dibedakan berdasarkan peta jadi nanti akan ada kuliah khusus tentang peta ya tetapi saya akan menjelaskan secara garis besar misalnya ada sebuah kotak ya satu sentimeter * 1 m ya nyanyi contoh misalnya gitu di ditekan kalau peta itu adalah peta rdtr ya atau level Kecamatan berarti satu cm di peta ini sama dengan 5000 cm di kenyataan Jadi kalau 5000 cm Ini artinya 50meter ya Nah ya anggap saja ada sebuah lapangan sepak bola eh 50kali 50 M maka akan terlihat sebagai sebuah kotak satu kali satu senti nah tetapi Ketika kita bicara di rtrw Kabupaten dengan skala 1 banding Rp50.000 berarti satu senti = Rp50.000 sentia-me intrusa Hai atuh sama dengan 500 m nah Berarti lapangan bola tadi yang 50 m kali 50meter itu hanya sebuah titik saja gitu nah jadi dengan skala analisis yang berbeda maka orientasi ataupun targetnya menjadi berbeda di dalam rtrw kabupaten kita tidak bisa bicara sebuah blog lapangan sepakbola itu ya karena dia hanya sebagai sebuah titik hanya sebagai sebuah tipe-x Dita rtrw kita tidak bisa bicara banyak berarti kita bisa bicara dengan kawasan yang lebih luas tetapi dengan di rdtr kita bisa melihat [Musik] ngan sepakbola itu menjadi sebuah kawasan yang bisa kita analisis Nah jadi disini ini yang sering menjadi masalah ketika kita mengusulkan suatu sistem lingkungan ya karena didalam sistem lingkungan kita tidak mengenal skala contoh misalnya ketika kita membicarakan pengelolaan sampah di level provinsi maka yang kita katakan adalah mengelola sampah di level provinsi dimulai dari pengumpulan di rumah tangga misalnya ya yaitu adanya pemilahan pemilahan kemudian ada pengumpulan ya kemudian ke TPS dari TPS ke TPA Nah itu nah menurut rtrw Kabupaten atau apalagi rtrw provinsi untuk menggambarkan sebuah TPS itu kan tidak sesuai dengan skala petanya nah tetapi dari sisi lingkungan TPS itu sangat penting karena kalau tidak ada TPS maka pengelolaan lingkungan itu menjadi terputus nah ini yang sering tidak ketemu antara klhs dengan krp tata ruang di dalam pendekatan lingkungan itu semuanya harus terhubung mulai dari sumber kemudian PT ya atau transport dan akhirnya pengolahan akhir ini yang harus dicari titik temunya Bagaimana antara skala peta yang berbeda dengan analisis lingkungan yang memang bedakan berdasarkan skala artinya walaupun dia di level provinsi masalah pemilahan masalah pengumpulan masalah pewadahan itu tetap pentingnya Walaupun dia di skala provinsi tetapi dengan adanya kesepahaman antara tim klhs yang memahami bahwa di rtrw Kabupaten itu hanya arahan pengembangan usahanya di rdtr baru dia ada persyaratan teknis gitu nah bisa dicari titik temu itu kira-kira eh manfaat dari kita memahami air b ya Jadi bahwa krp ini dia dibatasi oleh skala peta sehingga ketika petaknya dia tidak bisa mengadopsi maka dianggap itu menjadi tanggungjawab level yang lebih detil Jadi silakan nanti di dalam diskusi-diskusi akan ketemu ya kira-kira Bagaimana jalan keluarnya bisa saja di dalam peta memang tidak dituliskan tetapi di dalam analisis akhirnya dibuat yang detil yang bisa menunjang ke dalam air p itu sendiri ya kemudian hal lain yang harus kita lihat bahwa isi dari rtrw nasional provinsi kabupaten kota itu berbeda ya Jadi nanti silakan lebay Bu pelajari khususnya yang bukan berasal dari Planologi Apa beda antara substansi ya rtrw nasional provinsi kabupaten kota juga rdtr kemudian disana juga ada yang disebut dengan rencana struktur ruang rencana pola ruang nah menurut bahasa yang mudah segala sesuatu yang berbentuk area itu kita sebut pola ruang di area misalnya pola ruang pemukiman pola ruang [Musik] misalnya perkebunan gitu ya pola ruang nih tapi kalau struktur ruang itu berbentuk garis ya Bisanya jaringan Jalan jaringan drainase jaringan telekomunikasi itu disebutnya struktur ruang jadi Apakah dia berbentuk area atau berbentuk garis nanti kita bisa sesuaikan di dalam analisis klhs jadi klhs perlu memahami apa isi dari krp Bagaimana struktur laporan di dalam krp nah kemudian kita yang menganalisis kita yang menyesuaikan dengan bahasa-bahasa di air b kemudian juga untuk rdtr ya Nah rdtr ini pada dasarnya adalah menjalankan amanat dari rtrw kabupaten atau atau kota jadi dalam sebuah kabupaten atau kota seringkali ada rencana ya Misalnya sebuah kota ingin mengembangkan asalnya di bagian barat ya kemudian bagian timur ingin dikembangkan nah ketika akan mengembangkan daerah Timur ini tentu harus diamankan investasi yang ada di daerah Timur harus ada kepastian wilayah ya Mana bagian yang boleh sebagian yang tidak maka rtrw kabupaten atau rtrw kota mengamanatkan ada beberapa daerah yang harus dibuat rdtr ibuan rdtr pada dasarnya adalah dibuat alokasi ruang yang lebih jelas sehingga investor akan merasa aman dan nyaman beraktivitas di sana karena ada kepastian hukum Ya emang nanti dari rdtr akan jadi rtbl dan perizinan Ya gimana daerah yang diijinkan untuk dibangun mana daerah yang tidak boleh dibangun itu menjadi lebih jelas dibandingkan kalau di rtrw ya karena rtrw itu tadi kita sudah bahas masalah skala tidak bisa mengatur wilayah yang kecil ya Misalnya satu hektar dua hektar itu sulit ya diatur di rtrw kabupaten ataupun pakan sehingga harus ditempelkan di dalam rdtr nanti ketika sudah di detil kan rdtr nya akan jelas disana pertama adalah tujuan ya nah ini Jadi yang pertama adalah tujuan sebetulnya rdtr nya ini tujuannya apa-apa sebagai perencanaan kota yang baru ya atau sebagai daerah Suburban ya sebagai pendukung penyangga atau sebagai daerah komersil daerah industri Nah itu akan bisa kita lihat dari tujuan si rdtr itu kemudian rdtr biasanya dibagi menjadi bwp atau banyak wilayah perencanaan yang ada beberapa BW bisa2 bisa tiga yang bergantung kepada rencana Hai di RCTI tuh sama seperti rtrw rdtr juga nanti ada struktur ruang dan pola ruang jika ada setiap sub dp-nya ini atau gimana Ya kemudian juga ada ketentuan pemanfaatan ruang dan peraturan zonasi ratu-ratu zonasi ada yang kita kenal dengan ITB ya itbx itu hidupnya diizinkan atau terbatas atau dilarang ya jadi di dalam rdtr ini tentu ada aturan-aturan yang lebih detil yang lebih rinci dari sebuah alokasi ruang nah kemudian kalau kita lihat Apa peran klhs di dalam rtrw kabupaten dan Apa peran KLX di rdtr eh sebuah wilayah biasanya bisa satu Kecamatan Atau Dua Kecamatan digabung menjadi satu er drakor124 Angeles disini lebih kepada arahan ya Jadi kalau kita lihat bedanya antara rtrw Kabupaten dengan rdtr ini lebih kepada arahannya jadi kepada lebih kepada arahan nah Tetapi kalau rdtr lebih kepada ketentuan sehingga disini mksd juga berbeda kalau rtrw Kabupaten karena berbentuk arahan jadi lebih kepada strategis Tapi kalau RTV media sudah sangat detil berarti lebih kepada pendekatan dapat jadi klhs nya lebih kepada pendekatan dampak kalau untuk level yang lebih luas lebih ada strategis Nah kalau lebih kepada dapat Berarti ada yang disebut dengan KSA AMDAL Nah jadi bagi Bapak Ibu yang sudah terbiasa mengerjakan AMDAL tentu tidak tidak akan asing ya dengan hal ini tapi bagi Bapak Ibu yang belum terbiasa dengan Amdal silahkan dipelajari Jadi kalau Bapak Ibu ingin mengerjakan klhs rdtr maka bentuk klhs nya menjadi KSA AMDAL ya Apa itu klhs terasam dah gitu Diatur di dalam permen lhk No 24 tahun 2018 nanti silahkan di cek ya regulasinya permen lhk 24 tahun 2018 ini tentang klhs rasa AMDAL Nah kalau misalnya Bapak Ibu sudah mengerjakan LKS rdtr rasa AMDAL ini makan nanti bisa diajukan sebagai pengecualian AMDAL itu kira-kira beda antara LKS rtrw kabupaten kota Provinsi dan nasional dengan https kemudian kita akan lanjut ke slide berikutnya nah ini adalah struktur di rtrw dan rdtrk Jadi Bapak Ibu bisa pelajari Mungkin banyak hal-hal baru ya terutama bagi yang bukan dari perencanaan wilayah dan kota Nah sebagai tim klhs tentu kita harus harus siap belajar ya harus belajar apa itu struktur ruang Apa itu pola ruang Iya sehingga nanti bisa nyambung dengan tim tata ruang Nah tadi kita sudah bahas bahwa didalam penyusunan tata ruang ini ada proses teknis ada proses partisipatif dan juga proses legislasi ini adalah struktur dari permen teh dari undang-undang 26 tahun 2007 tentang penataan ruang jadi lebay bisa lihat dan bisa pelajari lebih detil nah di dalam penyusunan tata ruang menggunakan overlay peta = klhs sehingga sebetulnya data-data klhs dengan rdtr ini harusnya data-data yang sama sehingga tidak ada perbedaan Pak ya Nah kemudian ini ada penjelasan tentang bagaimana sebuah tata ruang itu dibuat mulai dari analisis kebijakan kondisi internal ya analisis daya tampung Nah jadi kalau kita lihat proses pembuatan rtrw atau pembuatan tata ruang dengan klhs itu banyak kesamaan nah sehingga kita bisa saling sharing data sharing pengalaman juga sering metodologi Bagaimana sih tim tata ruang misalnya menghitung daya dukung dan daya tampung uh kalau tata ruang begini metodenya saya menggunakan SKL ya Permen PU 20 tahun 2007 atau yang terbaru menggunakan analisis DPK dari Kementerian ATR bisanya Oh kalau dari klhs kami menggunakan ermen lupa ya nanti bisa saling diskusi ya isu saling diskusi Hai akibatnya e-mails nya itu menjadi sangat powerfull ya sangat membantu penyusunan tata ruang artinya bisa kira-kira begini oke deh kata tim terong untuk analisis lingkungannya kami serahkan kepada klhs sehingga nanti kita bisa buat tata ruang yang lebih berkelanjutan nah itu yang diharapkan jadi antara klhs dengan tata ruang bisa saling bekerjasama Sinergi sehingga diperoleh produk tata ruang yang lebih berkualitas kemudian ini juga ada tahap ya tahap penyusunan tata ruang di sini yang eh warna coklat ini tahap penyusunan tata ruang yang kanan ada tahap penyusunan klhs nah sebetulnya ini bisa ada interaksi yang antara tim Kayla es dengan tim tata ruang kemudian di sini ada yang tadi saya Sebutkan ya bisa pendekatan tampak bisa pendekatan strategis artinya kalau untuk rptl kita sebaiknya sudah masuk ke dalam pendekatan dampak ya bukan pendapat legislatif kalau untuk rtrw Kabupaten ataupun provinsi ya kalau provinsi pendekatan strategis ya kalau Kabupaten sebagian strategi sebagian dampak kalau rdtr full pendekatan dampak ya Jadi ada perbedaan dekatan kemudian disini tadi ya sudah kita bahas untuk strategis dan dampak memiliki tingkat kedetailan yang berbeda Nah kalau kita sehat di sini ada tahapan klhs yang diatas adalah tahapan klhs ya murni dilakukan oleh tim klhs tapi ketika sudah masuk tahap kelima ya tahap 4 dan 5 ini sudah bersinggungan dengan tim tata ruang sehingga nanti bisa dilakukan diskusi ya antara tingkah lhs dengan tim tata ruang sehingga hasilnya nanti lebih efektif kemudian di sini kita lihat sering muncul pertanyaan dari tim tata ruang ketika mereka melihat hasil Ting klhs mereka Suka bertanya ini metode Apa yang dilakukan gitu ya bagaimana menghitung daya dukung daya tampung kemudian Apa kriteria q&a sebaiknya antara tingkat lhs dengan tim tata ruang saling memahami Ia baik metode kriteria kemudian asumsi-asumsi itu silahkan sharing ya Nah sehingga muncul kesepahaman demikian juga tetap ruangnya jenisnya apa Apakah kota ya Nah contoh misalnya di sini ada ada kota apa tadi saya atau campuran nah ini juga memili
Resume
Categories