Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur berdasarkan transkrip yang Anda berikan.
Tutorial Menulis Artikel Ilmiah dengan Referensi 100% Scopus Menggunakan Scite.ai
Inti Sari (Executive Summary)
Video ini menjelaskan strategi dan langkah teknis dalam menulis artikel ilmiah bereputasi (khususnya untuk jurnal terindeks Scopus) menggunakan bantuan kecerdasan buatan. Pembahasan berfokus pada penggunaan platform Scite.ai untuk memastikan bahwa seluruh sitasi dan referensi yang dihasilkan oleh AI berasal eksklusif dari jurnal-jurnal yang terindeks Scopus, melalui fitur Custom Dashboard dan Assistant.
Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)
- Tantangan Menulis Scopus: Artikel untuk jurnal Scopus mensyaratkan mayoritas referensi berasal dari jurnal terindeks Scopus, yang sulit dipastikan jika menggunakan AI biasa.
- Solusi Scite.ai: Platform ini memungkinkan pengguna membatasi sumber literatur AI hanya pada kumpulan referensi yang telah ditentukan pengguna sendiri.
- Metode Pengumpulan Data: DOI (Digital Object Identifier) artikel Scopus dapat dikumpulkan melalui akses langganan institusi (Scopus langsung) atau menggunakan tools gratis seperti Publish or Perish (PoP).
- Integrasi Data: DOI yang dikumpulkan diimpor ke dalam Dashboard khusus di Scite.ai untuk dijadikan basis pengetahuan AI.
- Harga & Akses: Scite.ai menawarkan masa uji coba gratis 7 hari dan biaya berlangganan yang terjangkau (sekitar Rp100.000), dengan pembayaran melalui kartu kredit/debit.
Rincian Materi (Detailed Breakdown)
1. Konsep Dasar dan Pendaftaran Akun
Menulis artikel untuk jurnal Scopus memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam memastikan bahwa referensi yang digunakan valid dan berasal dari jurnal terindeks Scopus. Meskipun AI dapat membantu menyusun draf, seringkali AI menghasilkan referensi yang tidak relevan atau fiktif. Untuk mengatasi ini, video ini memperkenalkan Scite.ai (disebut sebagai "Site Ai" dalam transkrip), sebuah platform yang memungkinkan pengguna menulis artikel dengan referensi 100% Scopus.
Langkah awalnya adalah membuat akun di Scite.ai dengan mendaftar menggunakan akun Google. Meskipun ada opsi gratis, penggunaan fitur penuh (seperti yang didemonstrasikan) memerlukan akun premium.
2. Mempersiapkan Referensi (Pengumpulan DOI)
Agar AI hanya mengutip referensi Scopus, pengguna harus menyediakan database DOI (Digital Object Identifier) artikel-artikel tersebut. Ada dua metode yang dibahas:
-
Metode 1: Akses Langsung ke Scopus (Memerlukan Langganan Institusi)
- Masuk ke situs Scopus (contoh: melalui akses Universitas Muhammadiyah Malang).
- Lakukan pencarian menggunakan kata kunci spesifik (misalnya: "covid-19", "learning", "thinking skill").
- Terapkan filter: Rentang tahun (misal: 2020-2025), Tipe Dokumen (Article), Sumber (Journal), Bahasa (English), dan Status (Final).
- Pilih semua hasil pencarian, lalu pilih opsi Export.
- Pilih format CSV dan hanya centang kolom DOI.
- Buka file CSV di Excel, gunakan fitur Text to Columns (pilih Delimited -> Comma) untuk merapikan data.
- Salin (copy) daftar DOI yang sudah rapi.
-
Metode 2: Menggunakan Publish or Perish (PoP)
- Digunakan jika tidak memiliki akses langganan Scopus.
- Pastikan Publish or Perish sudah terinstal dan memiliki API Key.
- Pilih sumber data Scopus pada aplikasi PoP.
- Masukkan kata kunci dan rentang tahun yang diinginkan untuk mencari artikel.
3. Membuat Dashboard Khusus di Scite.ai
Setelah DOI terkumpul, langkah selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam sistem Scite.ai:
- Buka menu My Profile lalu pilih Dashboard.
- Klik Create new dashboard.
- Beri nama untuk dashboard ini (misalnya: "covid 19 on thinking skill").
- Tempel (paste) daftar DOI yang telah disalin sebelumnya ke kolom yang disediakan, lalu klik Submit.
- Sistem akan memproses data; misalnya, video ini menunjukkan keberhasilan pengambilan metadata untuk 119 artikel (dan di bagian kedua disebutkan 197 artikel untuk topik berbeda).
4. Menghasilkan Tulisan dengan Sitasi Scopus (Fitur Assistant)
Ini adalah inti dari penggunaan tools tersebut untuk menulis:
- Buka fitur Assistant di Scite.ai.
- Tulis topik atau perintah penulisan dalam bahasa Inggris (misalnya: "importance of thinking skills").
- Pada pengaturan (Settings), aktifkan opsi Always use references.
- Pilih Dashboard yang telah dibuat sebelumnya sebagai sumber referensi (misalnya: dashboard "thinking skill").
- Pilih panjang respon yang diinginkan (Full, Medium, atau Short), lalu klik Apply.
- Scite.ai akan membuat paragraf dalam bahasa Inggris yang dilengkapi sitasi. Sitasi ini diambil secara eksklusif dari artikel-artikel Scopus yang ada di dashboard pengguna, bukan dari sumber acak di internet.
- Pengguna dapat mengganti dashboard sesuai dengan sub-topik yang sedang dibahas untuk memastikan relevansi referensi.
5. Informasi Berlangganan dan Validasi
Meskipun algoritma membantu menyusun kalimat dan sitasi, pengguna tetap diingatkan untuk melakukan validasi terhadap hasil tulisan.
- Cara Berlangganan: Disarankan untuk berlangganan langsung melalui website resmi Scite.ai, bukan melalui pihak ketiga seperti Shopee, untuk menghindari akun ilegal.
- Harga: Biaya berlangganan disebutkan sangat terjangkau, sekitar Rp100.000.
- Masa Uji Coba: Tersedia free trial selama 7 hari.
- Pembayaran: Dapat menggunakan kartu kredit atau kartu ATM debit (memerlukan nomor kartu, tanggal kedaluwarsa > 2025, dan kode CVC).
Kesimpulan & Pesan Penutup
Penggunaan Scite.ai dengan fitur Custom Dashboard memberikan solusi efektif bagi peneliti untuk menyusun artikel ilmiah dengan referensi yang kredibel dan terjamin sumbernya (100% Scopus). Metode ini menggabungkan efisiensi AI dengan ketelitian pemilihan literatur manual. Video diakhiri dengan ajakan untuk mencoba masa uji coba gratis dan informasi bahwa akan ada pembahasan mengenai tools AI lainnya pada jadwal tayangan berikutnya.