A Simple Literature Review Research Published in SCOPUS Q1
0w1T_VX6qzA • 2021-11-12
Transcript preview
Open
Kind: captions
Language: id
Hai assalamualaikum warohmatullohi
wabarokatuh berjumpa lagi dengan saya di
channel YouTube saya ensiklopedia Ahmad
Fauzi channel yang menjelaskan berbagai
hal yang berkaitan dengan publikasi
penelitian analisis data dan berbagai
pengetahuan lain yang mungkin dapat
meningkatkan pengetahuan ataupun
keterampilan kalian di video kali ini
saya ingin berbagi pengalaman melakukan
penelitian review sederhana namun
alhamdulillahnya Meskipun sederhana
penelitian tersebut bisa publikasi di
jurnal terindeks scopus kuartil teratas
alias Q1 oke Saya tunjukkan terlebih
dahulu artikel saya nah ini artikel yang
saya maksud tadi ya insya Allah nanti
link url nya akan saya sempatkan akan
saya Tuliskan di bagian bawah di
deskripsi video ini Sehingga anda bisa
mengakses artikel ini sedikit cerita
artikel ini corresponding authornya saya
jadinya Saya punya ide melakukan review
terhadap berbagai ya artikel yang telah
dipublikasikan di Indonesia dan telah
terakreditasi Shinta kemudian ide
tersebut saya share kepada senior saya
Bu Eko susetyarini dan beliau setuju
kemudian saya mengumpulkan berbagai
artikel tersebut kemudian saya analysis
design nya dan analisis datanya saya
lihat jenisnya jenis penelitiannya
kemudian analisis datanya untuk lebih
jelasnya kita lihat metode di naskah ini
nanti juga akan kita coba praktikan yang
langkah demi langkah bagaimana caranya
mengumpulkan data dan menganalisisnya ok
Hai di sini langsung saja kita mulai
seperti saya katakan tadi langkah
pertama saya adalah mengumpulkan data
mohon maaf mengumpulkan artikel yang
telah diakreditasi oleh Shinta Dan yang
saya analisis sesuai dengan judulnya
disini adalah artikel-artikel yang
dipublikasikan di jurnal pendidikan
biologi Indonesia agar saya mendapatkan
artikel-artikel tersebut maka saya harus
mengakses internet Shinta resep
bin.go.id kenapa Karena di batasan
penelitian Saya hanya jurnal jurnal
pendidikan biologi yang terakreditasi
cintalah yang akan saya review kemudian
Bagaimana caranya agar saya mendapatkan
list jurnal terakreditasi Shinta
tersebut Nah di sini ada menu sources
ini kita pilih kemudian kita pilih
Journals and Hai ini contoh kasusnya
saya melakukan analisis pada jurnal
terakreditasi Taya bila anda ingin
mengembangkan penelitiannya sesuai
dengan keinginan Anda misalkan bukan
menggunakan Shinta tetapi Gunakan Google
schooler Monggo nanti silahkan dicari
dari Google schooler ingin lebih tinggi
lagi menggunakan dokumen-dokumen scopus
juga silahkan kemudian setelah data-data
tersebut terkumpul lalu dilakukan
analisis sesuai dengan apa yang akan
saya jelaskan di dalam video ini Nah
sekarang kembali lagi dengan contoh
kasus saya saya menggunakan jurnal
terakreditasi cinta yang jurnal tersebut
merupakan jurnal pendidikan biologi
saat ini kita sudah masuk di menu
Journals ya kemudian sekarang kita cari
jurnal jurnal pendidikan biologi kita
tidak perlu membaca satu persatu disini
kita langsung masukkan saja kata
kuncinya disini kita ingin mencarinya
pendidikan biologi maka disini bisa
langsung kita tulis biologi seperti ini
kemudian kita enter sehingga akan muncul
list jurnal-jurnal yang di judulnya
mengandung kata biologi Nah ini banyak
ya
Hai Tinggal kita buka satu persatu saja
misalkan ya kita buka ini kita buka ini
kemudian kita buka ini juga saya
contohkan salah satu yang ini by Saya
klik start maka kita langsung diarahkan
ke halaman Shinta yang
membersihkan DPD dan di sini ada
websitenya nah websitenya ini kita klik
Hai maka kita akan langsung diarahkan ke
website by tersebut
I make ya ini halaman dari jppi website
dari GPDI kemudian Bagaimana caranya
agar kita mendapatkan artikel-artikel
yang telah dipublikasikan oleh GB in
kita bisa menuju menu arsip ini ya
berkas ini kalau kita klik menu berkas
ini kita akan disajikan dengan data-data
volume dan nomor dari jurnal pendidikan
biologi Indonesia kalau kita klik salah
satu kita akan dialihkan ke halaman yang
berisikan artikel-artikel yang masuk di
volume tersebut misalkan di sini ya
volume 7 nomor dua kita kembali ke
penelitian saya tadi Nah di sini kita
lihat ya
Hai penelitian yang saya lakukan itu
mereview artikel yang kajiannya adalah
keterampilan berpikir kritis kalau kita
lihat DJ PB ini ini ada berbagai macam
artikel kita bisa cek satu persatu
artikel mana yang mengkaji keterampilan
berpikir kritis tapi itu terlalu lama
nah pada umumnya website jurnal itu
memiliki menu set memiliki menu
pencarian ini bisa kita manfaatkan ini
bisa kita klik kemudian disini kita
masukkan kata kunci yang kita inginkan
tadi saya ingin mengkaji artikel-artikel
yang membahas keterampilan berpikir
kritis maka disinilah saya Tuliskan
critical thinking Nah misalkan seperti
ini kemudian kita enter maka kita akan
diarahkan ke artikel yang ada kata
critical thinking nya disini kemudian
ada yang bisa didownload kemudian karena
jurnal ini jurnal bahasa Indonesia
memang jurnal dari Indonesia bisa saja a
soal teori ke awal di edisi-edisi awal
itu tidak menggunakan bahasa Inggris
tetapi menggunakan bahasa Indonesia
sehingga setelah ini kita download kita
bisa menggunakan kata kunci yang lain
kata kunci dalam bahasa Indonesia
misalkan berpikir kritis
Hai nah disini ternyata tidak ada kita
coba gunakan istilah lain yang mungkin
bisa mewakili kritisnya saja misalkan
kemudian kita enter lalu
Hai ternyata juga tidak ada jadinya kita
coba cari dengan menggunakan berbagai
kata kunci yang mungkin bisa mengarahkan
kita mendapatkan naskah-naskah tersebut
bisa Misalkan ya critical saja sekarang
ini kita harus pintar
mengapa yang mendata mendata keyboard
apa saja yang bisa kita gunakan untuk
mendapatkan naskah yang kita inginkan
nah ini critical muncul banyak sehingga
untuk mendapatkan artikel yang mengkaji
keterampilan berpikir kritis tadi saya
menggunakan istilah critical thinking
kemudian berpikir kritis kemudian kritis
saja sekarang critical saja ini nanti
bisa dilihat
kemudian nanti download satu persatu
begitu juga di jurnal-jurnal lainnya
sehingga nanti hasilnya seperti ini nah
ini data saya dahulu kumpulan artikel
yang membahas keterampilan berpikir
kritis Indonesia
Hai Kemudian untuk memudahkan kita kita
beri nama file-nya seperti ini ada nomor
kemudian ada nama jurnal misalkan dari
GB Iya YPPI artikel yang pertama yang
saya dapat kemudian makan namanya ada
kata-kata JD Iya Nah kalau kita lihat di
sini tadi kan GB bukan nomor satu dulu
waktu saya melakukan pencarian jurnal
pendidikan biologi di Shinta yang muncul
paling atas itu Kalau tidak salah
biosaintifika
Kemudian yang kedua adalah Unnes journal
biology education kemudian jdi-01
Hai paling tidak salah seperti itu
sehingga urutan nama Disini yang muncul
di UseeTV kadulu kemudian Unes kemudian
JD
kemudian Selain nama jurnal saya juga
memberi nama file-nya dengan nomor urut
tujuannya apa untuk mempermudah kita
nanti untuk analisis Nanti akan saya
jelaskan manfaatnya nah ini sudah
terkumpul ini
jurnal-jurnal nya Eh maaf
artikel-artikelnya yang akan kita
analisis kemudian sekarang kita siapkan
Excel untuk mengumpulkan data yang kita
inginkan
Hai Nah di sini ada file ada nomor ada
jurnal ada tahun dan seterusnya
Hai Di sini ada berbagai poin yang saya
jadikan
tinjauan dalam penelitian saya kemudian
Hai Nah nanti kalau anda membaca artikel
saya di bap metode di bagian metode nah
disini saya Jelaskan apa saja yang seri
Vi yang pertama Ya aspek yang saya itung
adalah Jumlah publikasi per tahun yang
kedua adalah tipe penelitiannya yang
ketiga adalah subjek penelitiannya yang
keempat adalah topik yang dikaji karena
saya penelitian pendidikan yang salah
tajimaka saya Tuliskan juga topik apa
sih mata pelajarannya biologi namun
Materi apa yang dilibatkan di dalam
penelitian tersebut kemudian
perlakuannya dalam penelitian tersebut
apa kemudian instrument pengumpulan
datanya kemudian metode analisis data
yang
Hai nah kemudian dalam melakukan
penelitian kita harus menyiapkan
instrumen pengumpulan data nah ini
instrumen saya instrumen pengumpulan
data saya adalah panduan melakukan
analisis dan ini bisa anda gunakan Anda
modifikasi berdasarkan bidang penelitian
Anda
di sini ya dari berbagai aspek disini
saya bisa membuat tabel semacam ini dan
salah satu tips ketika kita publikasi di
jurnal terindeks scopus
Hai instrumen yang kita gunakan itu
sebaiknya kuat salah satu kriteria dari
instrumen yang kuat adalah instrumen
tersebut sudah digunakan atau sudah
dikembangkan oleh peneliti lain Oleh
karena itu kalau anda tertarik melakukan
penelitian semacam ini maka sebaiknya di
metode penelitian Anda menyampaikan
instrumen yang digunakan untuk mereview
artikel di dalam penelitian ini
hai menggunakan instrumen yang
dikembangkan oleh Setyarini dan Fauzi
tahun 2020 nah meskipun dimodifikasi
tetap sitasi instrumen yang digunakan
dalam penelitian ini merupakan instrumen
hasil modifikasi dari instrumen yang
dikembangkan oleh susetyarini dan Fauzi
saat ini kita lihat aja
Hai di sini ya aspek pertama adalah
tahun maka disini tidak saya masukkan ke
instrumen gitar tahun itu langsung
ditulis aja isinya ada keterangannya
Nomor 14 dan 53 dijadikan di dalam tabel
ini kemudian poin nomor dua tipe
penelitian secara umum tipe penelitian
itu kan ada dua kualitatif dan
kuantitatif namun di penelitian
pendidikan ada dua tipe penelitian yang
tidak bisa dimasukkan kedalam kualitatif
maupun kuantitatif yang pertama adalah
PTK atau flash classroom action research
disingkat cari Nia yang kedua adalah
penelitian pengembangan system
development maka disini saya keluarkan
saya dirikan sendiri saya Munculkan
secara terpisah dari kualitatif maupun
kuantitatif
Hai kemudian penelitian kuantitatif itu
kan macamnya banyak maka nomor 2 ini
saya pecah menjadi dua adan2 b disini
tipe penelitian kuantitatif Saya subkhan
lagi saya perjelas lagi ya kalau
kuantitatif itu dia masuk apa true
eksperimen kuasi eksperimen
pre-eksperimen expost facto atau
penelitian kuantitatif kebetulan di sini
kualitatifnya tidak saya pecah alasannya
banget Karena penelitian kualitatif
Indonesia asumsi saya adalah masih
sedikit jenisnya tidak terlalu beragam
begitu bagi Anda yang pingin penelitian
kualitatif kualitatif jadi pecah Ya
sudah instrumen ini dimodifikasi
sehingga nanti ada dua C2C adalah tipe
penelitian kualitatif
Hai kemudian subjek penelitian karena
saya menganalisis penelitian pendidikan
maka subjek penelitiannya kebanyakan
adalah siswa dan guru maka disini saya
pecah siswa kelas 7 kelas 8 hingga dosen
di sini juga ada Ini juga guru-guru ini
mahasiswa kemudian instrument
pengumpulan datanya dari lembar
kuesioner hingga tidak diidentifikasi
tidak diidentifikasi ini maksudnya
adalah si peneliti tidak secara jelas
menginformasikan dia menggunakan
instrumen apa kemudian metode analisis
data hanya darat ada persentase ada
engine hingga ancova korelasi kemudian
tidak teridentifikasi Atau lainnya
lainnya di sama Nova mancova dan
sebagainya ini panduan
Hai panduan analisisnya sudah tersedia
Excel untuk pengumpulan data sudah kita
siapkan kemudian sekarang kita melakukan
analisis terhadap artikel yang kita
kumpulkan tadi misalkan tadi ya di sini
saya mengumpulkan puluhan artikel ini
tinggal dibaca satu persatu Biasanya
kalau artikelnya bagus kita cukup baca
abstrak saja data yang kita inginkan
sudah terkumpul Tetapi kalau artikelnya
mohon maaf standarnya kurang bagus maka
kita harus baca di metodenya juga kita
harus baca di pembahasannya untuk
menemukan data yang kita inginkan
Hai instrumen yang kita gunakan ini
kemudian tabel pengumpulan data disini
nah kemudian ini saya sampaikan
saya memberikan nama file semacam ini
tujuannya apa untuk mempermudah kita
ketika kita mengumpulkan data dan kita
cakep kita bellini di sini ada file
kemudian ada nomor
ini maksudnya apa file disini adalah
Diavel keberapa misalkan ini sudah ada
beberapa 123 dan sebagai misalkan file
ke-101 nomornya sementara kita tulis
sate juga
Hai kemudian jurnalnya disini jurnalnya
adalah biosaintifika langsung saja
ditulis di sini kemudian nanti kita buka
dia terbitnya Tahun berapa volume berapa
Nomor berapa kemudian nama penulisnya
siapa Nah sekarang kita lihat jenis
penelitiannya setelah kita baca data
yang kita peroleh dicocokkan disini dia
termasuk mana sih kualitatif kuantitatif
tah pengembangan cah PTK
kalau tadi sering saya katakan kalau
penelitiannya bagus makanya bagus
diakses sudah dijelaskan jenis
penelitiannya apa kalau tidak kurang
bagus kita baca metode nya nanti kita
simpulkan dia termasuk jenis penelitian
apa kemudian subjek penelitiannya dia
melibatkan siswa guru atau dosen kalau
siswa kelas berapa ditulis kemudian dia
melakukan penelitian di mata kuliah apa
kalau penelitiannya di perguruan tinggi
atau kalau di SMA atau di SMP dia di
Materi apa biologi itu kan konsepnya
banyak materi banyak misalkan sistem
pencernaan mohon maaf sistem pencernaan
nanti ditulis di topik sedangkan
mapelnya ditulis biologi kalau SMA kalau
penelitiannya di SMP maka mapelnya IPA
topiknya
perlakuannya ia peneliti tersebut
memberikan perlakuan apa sih misalkan
pembelajaran berbasis masalah
pembelajaran berbasis proyek ditulisin
kemudian instrument pengumpulan datanya
kembali lagi kesini mohon maaf ke sini
ke instrumennya nah disini ada pilihan
tinggal kita pilih dia menggunakan
kuisioner kah membawa observasi atau dia
tidak menjelaskan instrumennya
Hai nah kemudian saya ingatkan lagi ya
tidak semua aspek yang saya teliti itu
muncul di instrumen di sini ya tadi
tahun-tahun itu tidak muncul di tabel
kemudian perlakuan-perlakuan juga tidak
saya Munculkan Kenapa karena tentunya
perlakuan itu banyak sekali maka di
metode penelitian disini saya jelaskan
point perlakuan poin nomor 5 di sini ya
tidak ditentukan diawal tidak dimasukkan
di instrumen awal kenapa agar nanti bisa
beragam perlakuan itu kemudian analisis
data analisis data itu kan ada
bermacam-macam namun bisa kita
kelompokkan maka masuk ke instrumen ini
kita baca artikel yang kita analisis
kita cek dia menggunakan analisis apa
saja
nah kemudian selain itu kita juga Coba
lihat kesimpulan atau temuan atau
hasilnya kita tulis Disini
Hai hasil sederhana saja ada misalkan
yang ada pengaruh pembelajaran berbasis
masalah terhadap berpikir kritis cukup
itu saja sehingga nanti hasilnya seperti
ini nah ini hasil analisis saya terhadap
puluhan artikel yang terakreditasi
Shinta dari ada banyak di sini
kemudian di sini tadi saya katakan ada
file ada nomor file ini merupakan angka
yang muncul di penamaan file kita di
awal tetep sedangkan nomor disini adalah
nomor dari artikel yang bisa kita
analisis Kenapa karena Adakalanya ada
artikel yang tidak bisa kita analisis
misalkan
Ayo kita sudah download tadi kita
mengambil penelitian mengambil artikel
yang berpikir kritis menggunakan kata
kunci tadi Namun ternyata setelah kita
download dan kita baca
ternyata
disitu tidak membahas sama sekali
keterampilan berpikir kritis
Hai jadinya mungkin ada kesalahan ketika
download atau mungkin ketika kita
subsidiary muncul setelah dibaca dia
tidak membahas keterampilan berpikir
kritis maka artikel tersebut tidak jadi
kita lanjutkan untuk kita analisis
sehingga ini saya kuning-kuning dan dia
tidak termasuk artikel yang dianalisis
sehingga di sini nomornya loncat disini
tidak diberi nomor nomor 16 baru di velg
17 begitu begitu juga yang ini cat
ternyata punya hapsarini tidak bisa
dianalisis dengan alasan tertentu
misalkan dan tidak membahas berpikir
kritis maka file ini tidak usah
dianalisis langsung nomor 17 adalah file
Nomor 19 dan seterusnya begitu nah
kemudian di sini nanti kita tinggal
hitung saja
di tahun 2018 sedia itu publikasi
berpikir kritis ada berapa kemudian
selama sekian tahun kita analisis jenis
Melati yang mana yang paling banyak
dilakukan mana yang paling jarang nah
penelitian yang jarang ini bisa menjadi
analisis bisa untuk merekomendasi
penelitian lain untuk melakukan
penelitian dengan jenis penelitian itu
dan seterusnya nanti kita lihat kemudian
kita buat grafiknya nah ini grafiknya
contohnya ya Tren jumlah publikasi tiap
tahun kita lihat di sini nanti kita
analisisswot tiap tahun penelitian
berpikir kritis semakin banyak di
Indonesia kenapa bisa dibahas menarik
kemudian jenis penelitiannya nah ini
menarik ini
Hai ternyata paling banyak adalah
kuantitatif
kemudian PTK kemudian gantian
pengembangan sedangkan penelitian
kualitatif belum pernah Nah ini bisa
menjadi rekomendasi penelitian berpikir
kritis yang dipublikasikan di jurnal
Indonesia belum ada yang kualitatif maka
harapannya penelitian selanjutnya
diperbanyak penelitian berpikir kritis
yang
menggunakan peneliti pendekatan
kualitatif menarik semuanya sangat
penting jadi panitianya sederhana tetapi
penuh penemuannya Insyaallah sangat
berharga
Hai kemudian ini
Hai tadi ya Sebelum saya katakan karena
berpikir mohon maaf karena
Hai Karena penelitian kuantitatif itu
macamnya banyak maka saya pecah lagi
kuantitatifnya apa Nah disini ternyata
yang paling banyak adalah kuasi
eksperimen eksperimen sedangkan
penelitian jenis lain Lebih darah
sehingga bisa kita rekomendasikan nanti
Hai nah kemudian di sini ada ya Yang
lain subjek penelitiannya
Hai Disini yang paling jarang adalah
kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA Kenapa
karena biasanya flash akhir kelas 9
ataupun plus 12 itu susah diajak
penelitian karena mau ujian nasional
tetapi penting dilakukan maka
direkomendasikan
kalau lagi penelitiannya kalau bisa
ditingkatkan subjek penelitian yang dari
kelas 12 atau kelas 9 SMP dan disini S2
belum ada maka ini menjadi peluang kita
untuk melawan penelitian
Kenapa karena dengan mengidentifikasi
ini pun kita bisa mencari
Hai peluang novelty kita ingin melakukan
penelitian dan pengujian kita ingin kita
publikasikan di jurnal Lex fokus
kebaruan atau novelty kita itu harus
nampak disini terlihat berbagai
penelitian berpikir kritis yang
dipublikasikan di jurnal Shinta belum
ada yang mau kan penelitian di kelas 9
ataupun di S2 nah ini menjadi peluang
kita kita sampaikan nanti kita makan
penelitian di S2 kemudian di bagian
pendahuluan tidak sampaikan berbagai
penelitian PBL sudah dilakukan di
Indonesia namun belum ada yang melakukan
poligami S2 atau di kelas 9 SMP nah ini
menjadi kebaruan penelitian kita jadinya
banyak ya manfaatnya dari penelitian
sederhana ini
Hai Bisa merekomendasikan peneliti lain
bisa juga menjadi dasar kita memunculkan
novelty untuk menikah kita selanjutnya
kemudian ini treatmentnya paling banyak
PBL
nah kemudian ini instrumennya nah paling
banyak adalah lembar tes karena berpikir
kritis itu paling-paling mudah
dikumpulkan menggunakan ujian ya
Sehingga instrumennya lebar tes
kemudian ini metode analisis datanya
beragam paling banyak ternyata uji-t nah
disini menarik disini Saya bahas
penelitiannya itu datanya Ini Tetapi kok
paling banyak uji-t kok didoakan kova
padahal blablablabla bisa menjadi kajian
baru terkait kesesuaian antara desain
penelitian instrumen yang digunakan dan
metode analisisnya Apakah sudah tepat
sudah sesuai ini bisa kita bahas juga
Hai nah begitu sehingga disini bisa kita
simpulkan ya penelitiannya Insyaallah
sangat sederhana sangat cepat tidak
membutuhkan biaya waktunya pun juga
tidak terlalu lama tapi ada berbagai
temuan yang bisa kita dapat berbagai
bahasan yang bisa kita explore dan
berbagai manfaat yang bisa kita terima
merekomendasikan peneliti selanjutnya
atau Mencari peluang memunculkan novelty
untuk penelitian kita di selanjutnya
sehingga
normal ya penelitian semacam ini bisa
habis sih Q1 Alhamdulillah Nah sekarang
waktu anda untuk bisa menerapkan
penelitian semacam ini di bidang
penelitian Anda masing-masing kemudian
coba Anda susun menjadi naskah yang
layak kemudian coba dipublikasikan di
scopus dan semoga bisa fabel di scopus
Q1 juga
Hai demikian penjelasan saya terima
kasih di episode selanjutnya akan saya
bahas bagaimana melakukan penelitian
review juga lebih tepatnya penelitian
bibliometric ya menggunakan berbagai
program misalkan fossilwork yang juga
berpeluang habis di scopus hingga kisah
terima kasih assalamualaikum
warohmatullahi wabarokatuh
Resume
Read
file updated 2026-02-12 02:11:18 UTC
Categories
Manage