Berikut adalah rangkuman komprehensif dan terstruktur dari konten video yang Anda berikan:
Panduan Praktis: Cara Menemukan Jurnal Scopus Sesuai Bidang Riset dan Memverifikasi Kredibilitasnya
Inti Sari (Executive Summary)
Video ini menjelaskan tutorial langkah demi langkah cara menemukan jurnal terindeks Scopus berdasarkan bidang studi spesifik tanpa terikat pada penerbit tertentu. Pembicara, Ahmad Fauzi, mendemonstrasikan cara memfilter hasil pencarian berdasarkan kuartil (Q1–Q4) dan memberikan tips krusial mengenai verifikasi masa berlaku indeksasi (Scopus Coverage Years) untuk menghindari jurnal yang sudah tidak aktif. Video ini juga menyinggung risiko discontinuasi indeksasi yang lebih tinggi pada jurnal kuartil bawah dibandingkan kuartil atas.
Poin-Poin Kunci (Key Takeaways)
- Akses Langsung: Anda dapat mencari jurnal berdasarkan bidang studi secara langsung melalui situs resmi
scopus.comtanpa perlu login. - Filter Spesifik: Fitur "Subject area" memungkinkan peneliti menemukan jurnal yang relevan dengan topik penelitian, yang kemudian bisa difilter ulang berdasarkan kuartil (Q1–Q4) dan tipe sumber (Jurnal).
- Cek Masa Berlaku: Hal terpenting dalam memilih jurnal adalah memeriksa "Scopus Coverage Years" untuk memastikan jurnal tersebut masih terindeks hingga tahun sekarang (Present).
- Hindari Jurnal Mati: Jangan pilih jurnal yang masa cakupan indeksasinya berhenti di masa lalu (misalnya tahun 2019), karena kemungkinan besar jurnal tersebut sudah tidak beroperasi atau dihentikan oleh Scopus.
- Risiko Kuartil: Jurnal Q1 cenderung lebih aman dan memiliki jangkauan indeksasi yang lebih panjang dibandingkan jurnal Q3 atau Q4 yang memiliki risiko lebih tinggi untuk dihentikan.
Rincian Materi (Detailed Breakdown)
1. Pendahuluan dan Konteks
Video ini merupakan kelanjutan dari seri pembahasan mengenai riset, publikasi, dan analisis data. Pada video sebelumnya, pembicara telah membahas cara mengecek perbedaan kuartil antara Scopus dan SJR/Scimago, serta cara mencari jurnal target berdasarkan abstract untuk penerbit besar (seperti Elsevier atau Taylor & Francis). Pada kesempatan kali ini, fokus pembahasan adalah cara menemukan jurnal Scopus berdasarkan bidang riset secara umum, tanpa batasan penerbit tertentu.
2. Langkah-Langkah Pencarian di Scopus.com
Berikut adalah prosedur yang dijelaskan untuk menemukan jurnal:
* Buka browser (contoh: Mozilla Firefox) dan akses scopus.com.
* Klik menu "Source" di bagian atas halaman. Pengguna tidak perlu login untuk melakukan pencarian ini.
* Pada kolom pencarian, ubah filter menjadi "Subject area" (bukan Title, ISSN, atau Publisher).
* Masukkan bidang subjek yang dicari, misalnya "Education".
* Klik tombol pencarian (ikon play).
* Sistem akan menampilkan daftar jurnal; contoh yang diberikan menunjukkan ada 1.472 jurnal untuk bidang Pendidikan.
3. Memfilter Hasil Pencarian
Untuk menyaring jurnal yang sesuai dengan kualitas dan kebutuhan:
* Filter Kuartil: Gunakan menu di sisi kiri (sidebar) untuk memilih kuartil. Misalnya, memilih hanya Q1 akan mengurangi jumlah hasil dari 1.472 menjadi 430 jurnal. Sebaliknya, memilih Q4 menghasilkan sekitar 230 jurnal.
* Filter Tipe Sumber: Pastikan untuk mencentang "Journals" pada bagian Source Type untuk menyingkirkan Book Series atau Conference Proceedings yang tidak relevan dengan kebutuhan publikasi artikel jurnal.
4. Verifikasi Detail Jurnal (Poin Krusial)
Setelah menemukan jurnal target, langkah verifikasi sangat penting dilakukan:
* Klik nama jurnal yang dipilih (contoh: "Educational Leadership").
* Perhatikan bagian "Scopus Coverage Years".
* Pastikan cakupan berlanjut hingga "Present" (Sekarang).
* Jangan memilih jurnal yang masa cakupannya berhenti di tahun-tahun sebelumnya (misalnya berakhir di tahun 2019), karena ini mengindikasikan jurnal tersebut sudah tidak aktif lagi atau di-discontinue oleh Scopus.
* Pembicara mencontohkan jurnal yang baik, yaitu "Review of Educational Research" yang merupakan jurnal Q1 dengan cakupan indeksasi dari tahun 1931 hingga Present.
5. Catutan Tambahan mengenai Kuartil
Meskipun kuartil bisa dicek melalui Scimago, pembicara menegaskan bahwa metode langsung di Scopus (seperti yang dijelaskan di video ini) lebih lengkap. Secara umum, jurnal kuartil atas (Q1) memiliki masa indeksasi yang lebih aman dan panjang. Sebaliknya, jurnal kuartil bawah (Q3 dan Q4) memiliki risiko yang lebih tinggi untuk dihentikan indeksasinya (discontinued).
Kesimpulan & Pesan Penutup
Video ini menekankan pentingnya tidak hanya menemukan jurnal yang sesuai dengan topik, tetapi juga memastikan bahwa jurnal tersebut masih aktif dan terindeks hingga saat ini. Memeriksa "Scopus Coverage Years" adalah langkah vital untuk menghindari pengiriman artikel ke jurnal yang sudah "mati". Di akhir video, pembicara memberikan teaser untuk video selanjutnya yang akan membahas mengenai portal penyedia jurnal dengan biaya publikasi gratis atau gratis biaya pemrosesan artikel (APC).